Metode Penelitian Kualitatif A.

Pengantar

Dalam penelitian sosial, masalah penelitian, tema, topik, dan judul penelitian berbeda secara kualitatif maupun kuantitatif. Baik substansial maupun materil kedua penelitian itu berbeda berdasarkan filosofis dan metodologis. Masalah kuantitatif lebih umum memiliki wilayah yang luas, tingkat variasi yang kompleks namun berlokasi dipermukaan. Akan tetapi masalah-masalah kualitatif berwilayah pada ruang yang sempit dengan tingkat variasi yang rendah namun memiliki kedalaman bahasan yang tak terbatas.

Menurut Strauss dan Corbin (2003) penelitian kualitatif dimaksud sebagai jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan lainnya. Metode kualitatif dapat memberikan rincian yang lebih kompleks tentang fenomena yang sulit diungkapkan oleh metode kuantitatif.

Penelitian kualitatif dilakukan pada kondisi alamiah dan bersifat penemuan. Dalam penelitian kualitatif, peneliti adalah instrumen kunci. Oleh karena itu, peneliti harus memiliki bekal teori dan wawasan yang luas jadi bisa bertanya, menganalisis, dan mengkonstruksi obyek yang diteliti menjadi lebih jelas. Penelitian ini lebih menekankan pada makna dan terikat nilai. Penelitian kualitatif digunakan jika masalah belum jelas, untuk mengetahui makna yang tersembunyi, untuk memahami interaksi sosial, untuk mengembangkan teori, untuk memastikan kebenaran data, dan meneliti sejarah perkembangan.

B. Sistematika Penelitian Kualitatif -

Judul Abstrak Kata Pengantar Daftar Isi Bab I : Pendahuluan Konteks Penelitian Fokus Kajian Penelitian Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian Bab II: Perspektif Teoritis dan Kajian Pustaka

-

-

Penelitian kualitatif memiliki 5 jenis penelitian. dan bukan kesan selintas peneliti apalagi hasil karangan atau manipulasi peneliti itu sendiri. 2. 3. yaitu: C. perspektif teori menyajikan tentang teori yang digunakan sebagai perpektif baik dalam membantumerumuskan fokus kajian penelitian maupun dalam melakukan analisis data atau membahas temuan-temuan penelitian. Analisis temuan– temuan penelitian. juga dapat merangsang minat dan selera orang lain untuk membacanya. Abstrak. yaitu: 1. Dalam melakukan pembahasan terhadap temuan-temuan penelitian. Jenis-jenis Penelitian Kualitatif . Temuan-temuan penelitian yang disajikan dalam laporan penelitian merupakan serangkaian fakta yang sudah direduksi secara cermat dan sistematis. 4. Perspektif teoritis dan kajian pustaka. Penulisan judul sedapat mungkin menghindari berbagai tafsiran yang bermacammacam dan tidak bias makna. singkat dan jelas serta mengisyaratkan fenomena dan fokus kajian penelitian. Hasil temuan memerlukan pembahasan lebih lanjut dan penafsiran lebih dalam untuk menemukan makna di balik fakta. 6. menyajikan seluruh temuan penelitian yang diorganisasikan secara rinci dan sistematis sesuai urutan pokok masalah atau fokus kajian penelitian. Abstrak penelitian selain sangat berguna untuk membantu pembaca memahami dengancepat hasil penelitian. menyajikan secara rinci metode yang digunakan dalam proses penelitian.- Bab III: Metode Penelitian Pengumpulan Data Analisis Data Keabsahan data Bab IV: Bab VI: Hasil dan pembahasan Kesimpulan dan saran - Daftar pustaka Lampiran Penjelasan secara ringkas keseluruhan unsur yang ada dalam penelitian kualitatif. Metode yang digunakan. 5. ditulis sesingkat mungkin tetapi mencakup keseluruhan apa yang tertulis di dalam laporan penelitian. Judul. Sementara kajian pustaka menyajikan tentang studi-studi terdahulu dalam konteks fenomena dan masalah yang sama atau serupa. Temuan–temuan penelitian. peneliti harus kembali mencermati secara kritis dan hati-hati terhadap perspektif teoritis yang digunakan.

bahasa. dan interaksi dalam kelompok. atau terlibat dalam suatu proses sebagai respon terhadap suatu peristiwa. Konsep epoche adalah membedakan wilayah data (subjek) dengan interpretasi peneliti. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap turning point moment atau epipani yaitu pengalaman menarik yang sangat mempengaruhi atau mengubah hidup seseorang. sehingga tidak ada batasan dalam memaknai atau memahami fenomena yang dikaji. Sebagai proses. Fenomenologi Penelitian fenomenologi mencoba menjelaskan atau mengungkap makna konsep atau fenomena pengalaman yang didasari oleh kesadaran yang terjadi pada beberapa individu. Penundaan ini biasa disebut epoche (jangka waktu). Grounded theory Walaupun suatu studi pendekatan menekankan arti dari suatu pengalaman untuk sejumlah individu. dimana dalam pengamatan tersebut peneliti terlibat dalam keseharian hidup responden atau melalui wawancara satu per satu dengan anggota kelompok tersebut. Peneliti menginterpretasi subjek seperti subjek tersebut memposisikan dirinya sendiri. bertindak. etnografi melibatkan pengamatan yang cukup panjang terhadap suatu kelompok. 3. 5. Penelitian ini dilakukan dalam situasi yang alami. 2. dan cara hidup. Etnografi adalah sebuah proses dan hasil dari sebuah penelitian. kebiasaan. 4. Etnografi Etnografi adalah uraian dan penafsiran suatu budaya atau sistem kelompok sosial. Inti dari pendekatan grounded theory adalah pengembangan suatu teori yang berhubungan erat kepada konteks peristiwa dipelajari. Menurut Creswell (1998:54). peneliti menguji kelompok tersebut dan mempelajari pola perilaku. Biografi Penelitian biografi adalah studi tentang individu dan pengalamannya yang dituliskan kembali dengan mengumpulkan dokumen dan arsip-arsip. Pendekatan fenomenologi menunda semua penilaian tentang sikap yang alami sampai ditemukan dasar tertentu. Studi kasus Penelitian studi kasus adalah studi yang mengeksplorasi suatu masalah dengan . tujuan pendekatan grounded theory adalah untuk menghasilkan atau menemukan suatu teori yang berhubungan dengan situasi tertentu . Konsep epoche menjadi pusat dimana peneliti menyusun dan mengelompokkan dugaan awal tentang fenomena untuk mengerti tentang apa yang dikatakan oleh responden. Peneliti mempelajari arti atau makna dari setiap perilaku. Situasi di mana individu saling berhubungan.1.

yaitu autoanamnesa (wawancara yang dilakukan dengan subjek atau responden) dan aloanamnesa (wawancara dengan keluarga responden). 2. peneliti melakukan dua jenis wawancara. mulai dengan informasi fakta. dan kasus yang dipelajari berupa program. Wawancara mendalam (in– depth interview) adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan informan atau orang yang diwawancarai. Wawancara Wawancara merupakan alat re-cheking atau pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang diperoleh sebelumnya. aktivitas. hindari pertanyaan multiple. dan kontrol emosi negatif. kontak mata. untuk membantu mengerti perilaku manusia. Bungin (2007: 115) mengemukakan beberapa bentuk observasi yang dapat digunakan dalam penelitian kualitatif. dan perasaan. dan observasi kelompok tidak terstruktur. atau individu. dan menyertakan berbagai sumber informasi. Alasan peneliti melakukan observasi adalah untuk menyajikan gambaran realistik perilaku atau kejadian. jangan menanyakan pertanyaan pribadi sebelum building raport. pelaku. Metode Pengumpulan Data Beberapa metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif. kecepatan berbicara. Beberapa tips saat melakukan wawancara adalah mulai dengan pertanyaan yang mudah. dan kepekaan nonverbal. Penelitian ini dibatasi oleh waktu dan tempat. berikan kesan positif. observasi tidak terstruktur. Dalam mencari informasi. Observasi Beberapa informasi yang diperoleh dari hasil observasi adalah ruang (tempat). . Tehnik wawancara yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah wawancara mendalam. memiliki pengambilan data yang mendalam. kejadian atau peristiwa. untuk menjawab pertanyaan. kegiatan. perbuatan. yaitu: 1. waktu. ulang kembali jawaban untuk klarifikasi. peristiwa. yaitu observasi partisipasi. dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara. di mana pewawancara dan informan terlibat dalam kehidupan sosial yang relatif lama. Beberapa hal yang perlu diperhatikan seorang peneliti saat mewawancarai responden adalah intonasi suara. sensitifitas pertanyaan.batasan terperinci. dan untuk evaluasi yaitu melakukan pengukuran terhadap aspek tertentu melakukan umpan balik terhadap pengukuran tersebut. objek. D.

klipping. stimulus kontrol (kondisi dimana perilaku muncul). catatan harian. Sifat utama data ini tak terbatas pada ruang dan waktu sehingga memberi peluang kepada peneliti untuk mengetahui hal-hal yang pernah terjadi di waktu silam. Focus Group Discussion (FGD) Focus Group Discussion (FGD) adalah teknik pengumpulan data yang umumnya dilakukan pada penelitian kualitatif dengan tujuan menemukan makna sebuah tema menurut pemahaman sebuah kelompok. cenderamata. laporan. intensitas atau kekuatan respon. pernikahan. Observasi kelompok adalah observasi yang dilakukan secara berkelompok terhadap suatu atau beberapa objek sekaligus. E. dan lain-lain. memorial. artefak. FGD juga dimaksudkan untuk menghindari pemaknaan yang salah dari seorang peneliti terhadap fokus masalah yang sedang diteliti. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam observasi adalah topografi. yaitu: a. Tahap tersebut berupa tahap kanak-kanak. buku atau catatan harian. Secara detail bahan dokumenter terbagi beberapa macam. dewasa dan lansia yang ditulis secara kronologis atau seperti pengalaman pendidikan. Biografi Langkah-langkah analisis data pada studi biografi. Teknik ini digunakan untuk mengungkap pemaknaan dari suatu kalompok berdasarkan hasil diskusi yang terpusat pada suatu permasalahan tertentu. Observasi tidak berstruktur adalah observasi yang dilakukan tanpa menggunakan guide observasi. Sebagian besar data yang tersedia adalah berbentuk surat-surat. Membaca keseluruhan kisah kemudian direduksi dan diberi kode. foto. yaitu otobiografi. surat-surat pribadi. Pada observasi ini peneliti atau pengamat harus mampu mengembangkan daya pengamatannya dalam mengamati suatu objek.• • • Observasi partisipasi (participant observation) adalah metode pengumpulan data yang digunakan untuk menghimpun data penelitian melalui pengamatan dan pengindraan dimana observer atau peneliti benar-benar terlibat dalam keseharian responden. Dokumen Sejumlah besar fakta dan data tersimpan dalam bahan yang berbentuk dokumentasi. . dokumen pemerintah atau swasta. dan pekerjaan. 3. data tersimpan di website. dan sebagainya. 4. remaja. yaitu: 1. Beberapa bentuk analisis data dalam penelitian kualitatif. jumlah dan durasi. b. data di server dan flashdisk. Mengorganisir file pengalaman objektif tentang hidup responden seperti tahap perjalanan hidup dan pengalaman. dan kualitas perilaku. Teknik Analisis Data Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif di dasarkan pada pendekatan yang digunakan.

e. b. 3. Selanjutnya. Kemudian. Fenomenologi Langkah-langkah analisis data pada studi fenomenologi. ideologi. Grounded theory Langkah-langkah analisis data pada studi grounded theory. gabungan dari gambaran tersebut ditulis. Kemudian mengembangkan textural description (mengenai fenomena yang terjadi pada responden) dan structural description (yang menjelaskan bagaimana fenomena itu terjadi). Selanjutnya peneliti mengidentifikasi dan mengkaji makna kisah yang dipaparkan. seperti interaksi sosial didalam sebuah kelompok. Menemukan dan mengelompokkan makna pernyataan yang dirasakan oleh responden dengan melakukan horizonaliting yaitu setiap pernyataan pada awalnya diperlakukan memiliki nilai yang sama. c. e. f. d. budaya. Setelah itu. serta mencari epipani dari kisah tersebut. yaitu: . Peneliti juga melihat struktur untuk menjelaskan makna. riwayat hidup responden di tulis dengan berbentuk narasi yang berfokus pada proses dalam hidup individu. sehingga yang tersisa hanya horizons (arti tekstural dan unsur pembentuk atau penyusun dari phenomenon yang tidak mengalami penyimpangan). Selanjutnya peneliti mengembangkan uraian secara keseluruhan dari fenomena tersebut sehingga menemukan esensi dari fenomena tersebut. dan konteks sejarah. d. Peneliti kemudian memberikan penjelasan secara naratif mengenai esensi dari fenomena yang diteliti dan mendapatkan makna pengalaman responden mengenai fenomena tersebut. Pernyataan tersebut kemudian di kumpulkan ke dalam unit makna lalu ditulis gambaran tentang bagaimana pengalaman tersebut terjadi.c. Kisah yang didapatkan kemudian diatur secara kronologis. Membaca data secara keseluruhan dan membuat catatan pinggir mengenai data yang dianggap penting kemudian melakukan pengkodean data. g. yaitu: a. Membuat laporan pengalaman setiap partisipan. 2. f. kemudian memberi interpretasi pada pengalaman hidup individu. teori yang berhubungan dengan pengalaman hidupnya dan keunikan hidup individu tersebut. Peneliti memulai mengorganisasikan semua data atau gambaran menyeluruh tentang fenomena pengalaman yang telah dikumpulkan. pernyataan yang tidak relevan dengan topik dan pertanyaan maupun pernyataan yang bersifat repetitif atau tumpang tindih dihilangkan.

Membaca keseluruhan informasi dan memberi kode. mengidentifikasi setiap kondisi-kondisi. Mengorganisir informasi.a. Menyajikan secara naratif. dan sumber data kualitatif yang kurang credible akan mempengaruhi hasil akurasi penelitian. Mengorganisir file. Axial coding. sejarah. Selanjutnya peneliti melakukan interpretasi dan mengembangkan generalisasi natural dari kasus baik untuk peneliti maupun untuk penerapannya pada kasus yang lain. menyelidiki kondisi-kondisi yang menyebabkannya. d. c. d. e. Keabsahan Data Banyak hasil penelitian kualitatif diragukan kebenarannya karena beberapa hal. gambar. Selective coding. dan kondisi ekonomi yang mempengaruhi peristiwa. Membuat suatu uraian terperinci mengenai kasus dan konteksnya. Menginterpretasi penemuan. Menguraikan setting sosial dan peristiwa yang diteliti. Peneliti menetapkan pola dan mencari hubungan antara beberapa kategori. Selanjutnya peneliti boleh mengembangkan dan menggambarkan suatu acuan yang menerangkan keadaan sosial. peneliti mengidentifikasi suatu jalan cerita dan mengintegrasikan kategori di dalam model axial coding. yaitu: a. yaitu: . Open coding. dibutuhkan beberapa cara menentukan keabsahan data. e. peneliti mengidentifikasi suatu peristiwa. f. peneliti membentuk kategori informasi tentang peristiwa dipelajari. Membaca keseluruhan informasi dan memberi kode. c. 5. yaitu subjektivitas peneliti merupakan hal yang dominan dalam penelitian kualitatif. Membaca keseluruhan informasi dan memberi kode. F. dan menggambarkan peristiwa tersebut. c. atau uraian. d. Mengorganisir data b. b. Etnografi Langkah-langkah analisis data pada studi etnografi. 4. e. Oleh karena itu. Menyajikan presentasi baratif berupa tabel. Studi kasus Langkah-langkah analisis data pada studi kasus. alat penelitian yang diandalkan adalah wawancara dan observasi mengandung banyak kelemahan ketika dilakukan secara terbuka dan apalagi tanpa kontrol. b. yaitu: a.

d. yaitu: a. 3. untuk menemukan ciri-ciri dan unsur-unsur dalam situasi yang sangat relevan dengan persoalan atau isu yang sedang diteliti. dan untuk membangun kepercayaan para responden terhadap peneliti dan juga kepercayaan diri peneliti sendiri. Beberapa kriteria dalam menilai adalah lama penelitian. c. Pengamatan yang terus menerus. Dependability yaitu apakah hasil penelitian mengacu pada kekonsistenan peneliti dalam mengumpulkan data. triangulasi. bisa mempelajari kebudayaan dan dapat menguji informasi dari responden. Cara memperoleh tingkat kepercayaan hasil penelitian. observasi yang detail. Triangulasi.1. serta denganmengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang data. . Peer debriefing (membicarakannya dengan orang lain) yaitu mengekspos hasil sementara atau hasil akhir yang diperoleh dalam bentuk diskusi analitik dengan rekan-rekan sejawat. Mengadakan member check yaitu dengan menguji kemungkinan dugaan-dugaan yang berbeda dan mengembangkan pengujian-pengujian untuk mengecek analisis. Konfirmabilitas yaitu apakah hasil penelitian dapat dibuktikan kebenarannya dimana hasil penelitian sesuai dengan data yang dikumpulkan dan dicantumkan dalam laporan lapangan. 2. 4. e. membentuk. per debriefing. analisis kasus negatif. b. Transferabilitas yaitu apakah hasil penelitian ini dapat diterapkan pada situasi yang lain. dan member check. dan menggunakan konsep-konsep ketika membuat interpretasi untuk menarik kesimpulan. Hal ini dilakukan dengan membicarakan hasil penelitian dengan orang yang tidak ikut dan tidak berkepentingan dalam penelitian dengan tujuan agar hasil dapat lebih objektif. pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data tersebut. membandingkan dengan hasil penelitian lain. Memperpanjang masa pengamatan memungkinkan peningkatan derajat kepercayaan data yang dikumpulkan. Kredibilitas Apakah proses dan hasil penelitian dapat diterima atau dipercaya. dengan mengaplikasikannya pada data. serta memusatkan diri pada hal-hal tersebut secara rinci.

79% dari populasi sampel. Reliabilitas Reliabilitas penelitian kualitatif dipengaruhi oleh definisi konsep yaitu suatu konsep dan definisi yang dirumuskan berbeda-beda menurut pengetahuan peneliti. Metode Penelitian Kuantitatif Penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Penelitian kuantitatif adalah definisi. pada umumnya. teori-teori dan/atau hipotesis yang berkaitan dengan fenomena alam. Istilah penelitian kuantitatif sering dipergunakan dalam ilmu-ilmu sosial untuk membedakannya dengan penelitian kualitatif. 95 kali dari seratus. Menurut ketentuan ukuran sampel statistik yang berlaku. Anda akan mendapatkan respon yang sama) dan plus / minus 5 persentase poin margin dari kesalahan. serta hubungan peneliti dengan responden. Proses pengukuran adalah bagian yang sentral dalam penelitian kuantitatif karena hal ini memberikan hubungan yang fundamental antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari hubungan-hubungan kuantitatif. situasi dan kondisi sosial. Pendekatan ini juga digunakan sebagai cara untuk meneliti berbagai aspek dari pendidikan. mengatakan bahwa mereka lebih percaya pada diri mereka pribadi masa depan mereka dari setahun yang lalu hingga hari ini. status dan kedudukan peneliti dihadapan responden. Sebagai contoh: 240 orang. dari fisika dan biologi hingga sosiologi dan jurnalisme. Banyak survei sampel dirancang untuk menghasilkan margin yang lebih kecil dari kesalahan. . Tujuan penelitian kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model-model matematis. maka 79% dari penemuan dapat diproyeksikan ke seluruh populasi dari sampel yang telah dipilih. Ukuran sampel untuk survei oleh statistik dihitung dengan menggunakan rumusan untuk menentukan seberapa besar ukuran sampel yang diperlukan dari suatu populasi untuk mencapai hasil dengan tingkat akurasi yang dapat diterima. para peneliti mencari ukuran sampel yang akan menghasilkan temuan dengan minimal 95% tingkat keyakinan (yang berarti bahwa jika Anda survei diulang 100 kali.G. Penelitian kuantitatif banyak dipergunakan baik dalam ilmu-ilmu alam maupun ilmuilmu sosial. metode pengumpulan dan analisis data. pengambilan data ini adalah disebut sebagai survei kuantitatif atau penelitian kuantitatif. pengukuran data kuantitatif dan statistik objektif melalui perhitungan ilmiah berasal dari sampel orang-orang atau penduduk yang diminta menjawab atas sejumlah pertanyaan tentang survei untuk menentukan frekuensi dan persentase tanggapan mereka.

J.wikipedia. inferensial dan deduktif-hipotetik Orientasi hasil Reliabel:data dapat direplikasi Dapat digeneralisasi. eksplorasi. 2. 3. deskriptif. ekspansionis. B. Prenada Media Group: Jakarta. 2007. B. Inc: California 4. Qualitatif Inquiry and Research Design. http://id. reduksionis. dan induktif Orientasi proses Valid studi kasus tunggal Holistik Asumsi realitas dinamik Daftar Pustaka 1. 1998. Bungin. Bungin. studi multi kasus Partikularistik Asumsi realitis stabil Jakarta. W. orientasi verifikasi. Penelitian Kualitatif. orientasi diskoveri.Perbandingan kualitatif dan kualitatif Kualitatif Observasi tidak terkontrol dan naturalistik Subyektif Dekat dengan data: merupakan perspektif Grounded. PT Rajagrafindo Persada: Kuantitatif Pengukuran terkontrol dan menonjol Obyektif Jauh dari data: data merupakan perspektif Tidak grounded. Sage Publications. Analisis Data Penelitian Kualitatif. 2003. konfirmatori.org/wiki/Penelitian_kuantitatif . Creswell.

REMEDIAL TUTORIAL BLOK13 NAMA NIM : Alexandra Niken Larasati : 0861050024 MAKALAH METODE PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF .