P. 1
Pengertian model relasional dengan contoh table

Pengertian model relasional dengan contoh table

|Views: 2,537|Likes:
Published by Azz Guz

More info:

Published by: Azz Guz on Mar 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

pdf

text

original

TUGAS MAKALAH Pengantar Teknologi SIM 2 “MODEL DATA RELASIONAL”

DISUSUN OLEH: NAMA KELAS DOSEN : Azziza gusta f { 10208228 } : 3EA08 : WIDYA KHAFA NOFA

FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN UNIVERSITAS GUNADARMA SALEMBA JAKARTA 2010

Model Data Relasional

Model data relasional adalah model data yang diciptakan berdasarkan teori-relasional seperti relational algebra, dan relational calculus. Salah seorang pencetus awal dari basis data relasional adalah E.F.Codd yang juga telah menciptakan serangkaian operasi matematika relasional terhadap model data relasional. Atau juga bisa disebut RDBMS (Relational Database Management System) Pengertian model relasional dengan contoh table-tabel dan keterhubungannya: Pada model relasional, basis data akan “disebar” atau dipilah-pilah ke dalam berbagai tabel dua dimensi. Setiap tabel selalu terdiri atas lajur mendatar yang disebut baris data (row / record) dan lajur vertikal yang biasa disebut dengan kolom (column / field). Atau mudahnya pengertian model relasional merupakan sebuah data yang di relasionalkan dalam bentuk tabel yang terdiri dari baris dan kolom. Banyaknya organisasi yang menggunakan model relasional Karena kelebihannya yaitu dengan bentuk model yang sangat sederhana, serta mudah di presentasikan sehingga menjadi alat komunikasi yang bagus bagi pemakai dan perancang.

Pada prinsipnya model data relasional dapat di-representasikan dalam bentuk table (tabel) data, dimana:

satu tabel mewakili satu “domain” data atau entity, bila direkam merupakan satu file yang hanya memiliki satu tipe record saja, setiap record adalah baris setiap record terdiri atas beberapa field (atribut) atau tuple, atau kolom

• •

jumlah tuple / field pada setiap record sama setiap record memiliki atribut kunci utama (primary key) yang unik dan dapat dipakai untuk mengenali satu record record dapat diurutkan menurut kunci utama,

Contoh: domain mahasiswa dapat diwakili oleh satu tabel mahasiswa dengan kunci utama adalah NIM (Nomor Induk Mahasiswa), dan domain matakuliah dapat diwakili oleh satu tabel kuliah dengan kunci utama kode-mkuliah. tabel mahasiswa Nim 011234 011345 011456 Nama_mhs Ahmad Bobby Charles Alamat_mhs Jl. Melati 50 Jl. Mawar 103 Jl. Mangga 145 tabel kuliah Kode_mkuliah Nama_Mkuliah 315KP2 Pemrograman Visual 317KP2 Pemrograman Web 319MP2 Analisis Numerik sks 2 2 2 5 5 5 Semester Tgl_lahir 21-3-1980 13-5-1980 17-8-1980

Hubungan antara kedua domain ini dinyatakan dalam bentuk relasi, ada tiga kemungkinan relasi antar dua domain yaitu:

relasi satu-satu (one-to-one relation) : bahwa satu mahasiswa hanya boleh mengambil satu matakuliah, dan satu matakuliah hanya boleh diambil oleh satu mahasiswa, relasi disingkat dengan simbol 1-to-1. Dalam implementasi dua file yang memiliki relasi 1-to-1 dapat digabung menjadi satu file.

relasi satu-banyak (one-to-many relation) : bahwa satu mahasiswa boleh ambil banyak matakuliah tetapi satu matakuliah hanya boleh diambil oleh satu mahasiswa, relasi disingkat dengan simbol 1-to-M atau M-to-1. Pada relasi 1-to-M atau M-to-1, kunci record dari file pada sisi-1 harus ditambahkan sebagai kunci-tamu pada file sisi-M

relasi banyak-banyak (many-to-many relation) : bahwa satu mahasiswa boleh ambil banyak matakuliah, dan satu matakuliah boleh diambil oleh banyak mahasiswa, relasi disingkat dengan simbol M-to-M. Pada relasi M-to-M harus diciptakan sebuah file ‘relasi’ yang berisi minimal dua field kunci record dari masing-masing file yang berelasi.

Contoh relasi antara domain mahasiswa dan matakuliah secara logis hanya bisa diterima pada jenis relasi banyak-banyak (M-to-M). Perwujudan dari relasi banyak-banyak ini diwakili oleh tabel relasi yang minimal memuat kunci utama masing-masing domain yang berelasi. Nim 011234 011234 011345 011345 011345 011456 011456 Kode_kuliah 315KP2 319MP2 315KP2 317KP2 319MP2 317KP2 319MP2 Nilai A B C A C D B

Keuntungan model relasional :
1. Bentuknya sederhana dengan model jaringan/network atau model hirarki.

2. Mudah melakukan berbagai operasi data yaitu dalam melakukan berbagai operasi data (query, insert, update, delete, dan lainnya).

Contoh model hirarki

contoh model jaringan/network

Kekurangan model relasional : 1. Kelompok informasi/table yang berbeda harus dihubungkan untuk mengambil data 2. Pengguna Lebih sulit implementasinya terutama untuk data dalam jumlah besar dan tingkat kompleksitasnya tinggi. 3. Proses pencarian data lambat, karena beberapa tabel tidak dihubungkan secara fisik.

Tujuan dari model data relasional adalah:

• Untuk menekankan kemandirian data. • Untuk mengatasi ketidak konsistenan dan duplikasi data dengan menggunakan konsep normalisasi • Untuk meningkatkan kemampuan akses data Karakteristik Database Relasional • Satu Bahasa digunakan untuk semua pemakai • Data dihubungkan melalui nilai data

Istilah istilah dalm model relasional:
-

Relasi merupakan sebuah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan beberapa baris. Relasi menunjukkan adanya hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Entitas merupakan individu yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dengan yang lainnya.

-

Atribut = merupakan kolom pada sebuah relasi. Setiap entitas pasti memiliki aribut yang mendeskripsikan karakter dari entitas tersebut. Penentuan atau pemilihan atribut-atribut yang relevan bagi sebuah entitas merupakan hal penting dalam pembentukan model data.

-

Tupel = merupakan baris pada sebuah relasi atau kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi tentang seseorang, misalnya : NPM,nama mahasiswa, alamat, kota, dll.

-

Domain = Kumpulan nilai yang valid untuk satu atau lebih atribut

-

Derajat = Jumlah atribut dalam sebuah relasi

-

Cardinality = Jumlah tupel dalam sebuah relasi

Relational Keys

Super Key

adalah sebuah atau sekumpulan atribut yang secara unik mengidentifikasi sebuah tupel dalam tabel relasi. Berdasarkan contoh tabel MHS sebelumnya, super key yang mungkin adalah (NPM), (NPM, Nama), (NPM, Alamat), (Nama, Alamat), dan (NPM, Nama, Alamat).

Candidate Key

adalah super key yang himpunan bagian yang sebenarnya tidak ada yang menjadi super key juga. Berdasarkan contoh super key sebelumnya, candidate key yang mungkin adalah (NPM) dan (Nama, Alamat). Atribut Nama dan Alamat dapat dijadikan candidate key jika kombinasi keduanya bisa menjadi pengidentifikasi yang unik untuk sebuah tabel relasi.

Primary Key

adalah candidate key yang dipilih sebagai pengidentifikasi unik untuk sebuah tabel relasi. Berdasarkan contoh candidate key sebelumnya, primary key yang dipilih adalah (NPM), karena nilai NPM sangat unik dan tidak ada 2 mahasiswa yang memiliki NPM yang sama.

Alternate Key

adalah candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key. Berdasarkan contoh candidate key sebelumnya, alternate key adalah (Nama, Alamat).

Referensi : - Database System Concepts Silberschatz-Korth-Sudarshan, McGraw Hill, Fourth Edition, 2002. - teknik-informatika.com/model-data/

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->