PROPOSAL KERJA PRAKTEK

PT PERTAMINA UP VI BALONGAN INDRAMAYU

Departemen Teknik Mesin Jurusan Teknik Perkapalan Universitas Indonesia

PROPOSAL KERJA PRAKTEK

Tim Penyusun Kelompok 4 Ragil Tri Indrawati (0806316726) Edwin Dwi Novianto (0806338325) Agus Julianto (0806459122) Indah Puspitasari (0806459210)

Page 2

PROPOSAL KERJA PRAKTEK

Puji syukur penulis panjatkan ke Tuhan Yang Maha Esa bahwa penulis telah menyelesaikan tugas makalah Manajemen Transportasi dan Pelabuhan dengan membahas permasalahan pelayaran di Indonesia. Dalam penyusunan tugas ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan orang tua,dosen serta teman-teman sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Bapak Rico Butar butar, dosen 2. Ibu Arinta Sihombing 3. Orang tua yang telah turut membantu, membimbing, dan mengatasi berbagai kesulitan sehingga tugas ini selesai. 4. Teman-teman dari jurusan Teknik Perkapalan Universitas Indonesia. Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi penulis sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai, Amiin.

Depok, November 2010

Penulis

Daftar Isi
Page 3

Kondisi Laut dari Bulk Carrier Pelabuhan dan alat bongkar Bulk Carrier Ketentuan dari aturan peraturan yang berlaku Jenis Kontrak yang dirasa menguntungkan BAB III Penutup Kesimpulan Saran 2 3 5 6 6 8 14 17 24 28 33 34 Daftar Pustaka 29 BAB I PENDAHULUAN Page 4 .PROPOSAL KERJA PRAKTEK Tim Penyusun Kata Pengantar BAB I Pendahuluan Latar Belakang Tujuan Penulisan Metode Penulisan BAB II Pembahasan Perkembangan Pasar Bulk Carrier Rute Pelayaran.

com Page 5 . sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar. Didalam industri pelayaran akan banyak melibatkan hal-hal sebagai berikut seperti : Perkembangan pasar (market) dari tipe kapal yang bersangkutan. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan. rute pelayaran. manajemen sangat penting sekali sehingga melibatkan beberapa aspek ilmu terkait seperti keuangan. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan. Sedangkan untuk daerah/negara yang belum berkembang perekonomiannya. pengorganisasian. pelabuhan serta SDM itu sendiri. terorganisir. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.PROPOSAL KERJA PRAKTEK a. Dari setiap aspek tersebut sangat berkaitan satu sama lain. Latar Belakang Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement. peran perdagangan merupakan pemacu timbulnya industri jasa angkutan laut dan perkapalan. Saat ini dunia pelayaran secara global di seluruh dunia mengalami tren yang sangat menguntungkan dimana berbagai komoditi siap untuk di angkut ke tempat tujuan masing-masing. Untuk negara/daerah dengan perekonomian yang telah maju. Di dalam industri pelayaran. Namun terlihat bahwasanya di Indonesia hal tersebut masih sangat jauh dari hal yang diharapkan. yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Terdapat hubungan timbal balik antara dunia perdagangan industry dengan industry jasa angkutan laut dan perkapalan. mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. transportasi. ketersediaan prasarana dan saran transportasi terutama pelabuhan pelayaran dan kapal serta infrastruktur pendukungnya merupakan pendorong kemajuan perdagangan. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi Ricky W. dimana dunia pelayaran mempengaruhi juga perkembangan dan peningkatan daya saung industri pelayaran. pengkoordinasian.wikipedia. kondisi 1 www. dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. dan sesuai dengan jadwal1. Istilah ini disebut Ships Follow The Trade And Ships Promote The Trade. Mary Parker Follet. misalnya.

Untuk mengetahui definisi perusahaan pelayaran 2. BAB II PEMBAHASAN Page 6 . b. ketentuan dari aturan SOLAS. MARPOL serta jenis kontrak yang dirasa menguntungkan. Metode Penulisan Adapun dalam membuat makalah ini adalah penulis mencari bahan tertulis seperti buku.PROPOSAL KERJA PRAKTEK laut. pelabuhan dan alat bongkar muatnya. makalah. Untuk mengetahui jenis kontrak yang dirasa menguntungkan untuk bulk carrier c. jurnal mengenai bulk carrier serta mencari dari sumber media online seperti wikipedia maupun situs-situs terkait. MARPOL untuk bulk carrier 5. Untuk mengetahui pelabuhan untuk bulk carrier serta alat bongkar muat bulk carrier 4. Untuk mengetahui ketentuan aturan SOLAS. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari di buatnya makalah ini adalah : 1. Untuk mengetahui perkembangan pasar dari bulk carrier 3.

Perkembangan pasar bulk carrier Bulk Carrier merupakan kapal yang dirancang khusus untuk mengangkut barangbarang curah seperti biji-bijian.6 121. Produksi & pangsa penjualan batu bara Indonesia (juta ton) 2002 2003* 2004* Produksi 108.3 3.5 AS 3. dan memberikan dampak pada perdagangan batu bara dunia. Korea dan Taiwan terus meningkat pada saat Cina mengonsentrasikan kebutuhan domestik dan mengurangi ekspornya. apalagi pada saat yang sama produsen Australia sedang mengalami penguatan mata uangnya terhadap US$ secara terus menerus.8 Eropa 10. batu bara maupun semen. seperti layaknya balap mobil Formula I yang tak lama lagi diadakan di Sirkuit Syah Alam. sebesar apa dan seberapa lama harga batu bara akan terus melejit? Dan. Kebutuhan batu bara untuk pasar Jepang. Kekuatan ekonomi membuat kapal jenis ini kian tumbuh semakin hari di kedepannya. Se-pang.2 Total penjualan 103.52 Ini tentu menjadi catatan tersendiri yang mengembirakan bagi para produsen batu bara di Pasific Rim.7 123. tidak tampak poster.0 31. tempat konferensi berlangsung. spanduk maupun pawai kontestan.1 99.0 83.5 131. Namun.0 76. sejauh mana pengaruh Cina terhadap pasar batu bara ke depan? Seluruh pasar batu bara Asia berubah cepat.4 32.5 10.3 10.6 135. 2 Sumber : Mc Closkey Asian Coal Conference Page 7 . tiga jam perjalanan dari Kuala Lumpur. Hal yang membuat kapal batu bara terus berkembang adalah ukuran maupun kecanggihan dari kapal jenis ini.6 5. 8 Maret lalu.3 Domestik 29. Kapal ini dirancang khusus untuk memaksimalkan kapasitas. Perdebatan yang selalu ditunggu selama konferensi. Pada saat pembukaan Konferensi Batubara Asia Mc Closkey‟s di Kuala Lumpur.PROPOSAL KERJA PRAKTEK 1. Salah satu topik „panas‟ yang dibahas adalah melesatnya harga batu bara dunia.4 A sia 61. efisiensi maupun dari segi keamanan pengangkutan itu sendiri. pemilu di negeri jiran ini tinggal 13 hari lagi.6 90.0 Ekspor 74. Suasana tenang di jalanan sangat kontras dengan suasana di Hotel Shangri-la.

Kondisi pasar Pada dasarnya pasar batu bara secara ekonomi sudah tersegmenkan.4 juta ton pada 2004 dan juga perkiraan tingkat ekspor mencapai 99. dan diperkirakan kebutuhan Asia terus meningkat menjadi 250. Tahun lalu. Asia menguasai 244.4 juta ton. kondisi pasar dunia yang belum pernah terjadi ini harus dimanfaatkan dengan baik. Afrika Selatan. Afrika Selatan dan Kolumbia ke Eropa. Tingkat poduksi di atas 150 juta ton dipastikan akan terwujud pada 2006. akan terjadi peningkatan kebutuhan batu bara sebesar 32.3 juta ton.3 juta ton. sebelumnya untuk memasuki pasar Asia harus berhadapan dengan produsen dari Australia.89 juta ton. Indonesia menjadi eksportir batu bara nomor dua di dunia. Cina.19 juta ton. Sampai-sampai salah satu pemilik perusahaan batu bara yang cukup besar di Kalimantan Timur yang secara rutin bermain golf menghentikan olah raga favoritnya itu demi menangguk keuntungan dalam kondisi saperti ini. Dari tahun ke tahun tingkat produksi dalam negeri terus meningkat. Bagi produsen Indonesia. namun dengan kondisi perubahan Page 8 . Di pasar domestik pun. pasar batu bara Asia menjadi fenomena yang cukup menarik dan unik. Australia dan Indonesia ke Asia dan kawasan Atlantik. Dengan tingkat perkiraan produksi sebesar 135. Saat ini. Peningkatan akan terjadi pada 2007 dengan beroperasinya secara penuh PLTU (pembangkit listrik tenaga uap) Tanjung Jati-B serta kemungkinan besar PLTU Cilacap. Pada 2003 produksi nasional 123. Kolumbia. maka tentunya selama waktu tersebut devisa ekspor batu bara Indonesia akan meningkat tajam sejalan dengan kenaikan produksi batu bara Indonesia. pertumbuhan kebutuhan batu bara di Asia menjadi sangat penting.6 juta ton dan diperkirakan akan meningkat terus di tahun ini sebesar 135. dari pasar batu bara sebesar 441. Bagi produsen Indonesia.2 juta ton. Kondisi ini akan meningkatkan masukan royalti yang relatif cukup besar bagi pemerintah pusat maupun daerah. Dengan kondisi pasar sekarang dan khususnya pada sisi harga batu bara yang diperkirakan akan bertahan tinggi selama dua tahun ke depan. Terlebih lagi harga batu bara diperkirakan akan masih tetap tinggi.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Bagi Indonesia.

Juga.wordpress. rencana industri yang ada serta kondisi pasar batu bara domestik dan ekspor. telah menyetujui pembelian batu bara satu panamax dari Xstrata‟s Mount Owen (Australia) seharga US$55 per ton FOB (freight on board) atas dasar nilai kalori 6. tidak seperti di Indonesia yang ma-sing-masing produsen atau trader dapat melakukan ekspor. dengan kejadian padamnya listrik di 21 provinsi di kuartal ke-4 2003 akibat pasokan batu bara. Filipina (NPC) dengan kondisi stok batu bara di PLTU Masicloc.608 miliar ton pada 2003 atau naik 15 % dari produksi 2002 yang besarnya 1. Dengan tingkat perkiraan pertumbuhan GDP (gross domestic product) Cina sebesar 7 %.3 Pengapalan dari Newcastle ke Masinloc pun sudah mencapai US$27 per ton. dan Minmetal.PROPOSAL KERJA PRAKTEK yang yang terjadi di Cina sampai dengan saat ini. National Power Corp. maka tingkat kenaikan kebutuhan listrik akan dapat mencapai 15 %. Cina melalui National Development and Reform Commission (NDRC) dan Ministry of Commerce (MOC). berat bersaing dengan produsen Indonesia. Dipertegas juga setiap kebijaksanaan dalam menentukan perhitungan kuota ekspor batu bara harus didahului dengan perhitungan pertimbangan keamanan ekonomi.50 per ton. namun juga kenaikan biaya pengangkutan laut yang lebih dari 200%.39 miliar ton. menjadi pelajaran bagi Cina dalam membuat kebijakan ekspor batu baranya. walaupun tingkat produksi batu bara Cina mencapai 1. telah merencanakan pembatasan ekspor batu bara pada 2004. yang seminggu sebelumnya masih pada US$47. maka bagi produsen Afrika Selatan dan Kolumbia. Shanxi Coal. Dan. Dengan kondisi ini. yang tidak saja mempengaruhi harga batu bara dunia. maka Pemerintah Cina (NDRC) sampai saat ini hanya mengizinkan ekspor kepada China Coal. sehingga CFR dapat mencapai US$82 per ton atau harga yang belum pernah terbayangkan saat itu. Shenhua. Fenomena pasar batu bara Asia menjadi unik dengan terciptanya kompetisi antara sesama produsen Indonesia dalam memperebutkan transaksi di pasar Asia.45 per ton (Barlow Jonker Spot-11 Maret 2004).300 kcal/kg (ar) untuk pengapalan April atau Mei tahun ini. 3 Sumber : ilmubatubara. penggunaan sumber daya batu bara yang rasional. pembatasan ekspor sebesar 80 juta ton pada 2004 diperkirakan meleset dan jauh dari angka itu. pertama kalinya harga menembus US$50. Bahkan. Sepanjang sejarah perdagangan batu bara.com Page 9 . maka untuk dapat memenuhi kebutuhan batu bara di dalam negeri.

Page 10 . atau 37 % dari perdagangan dunia. Dengan tingginya harga batu bara di pasar internasional yang diperkirakan masih akan berlangsung panjang. maka hal ini tentu menjadi peluang bagi seluruh produsen batu bara di dalam negeri. dan PLTU Swasta Paiton I &II. khususnya kondisi menjelang pemilu pada April 2004 sampai dengan terbentuknya pemerintahan baru nantinya. Sedangkan. Namun. dengan kebijakan bebas ekspor bagi setiap produsen ataupun trader diharapkan tidak akan mengganggu pasokan kebutuhan batu bara di dalam negeri. PT PLN (PT Indonesia Power dan PT Pembangkitan Jawa Bali) sebagai pembeli dan pemakai terbesar harus melakukan komunikasi intensif secepatnya dan terus menerus dengan produsen agar keamanan jaminan pasokan tidak terganggu. atau naik 520 juta ton pada 2003. biaya pengangkutan laut juga diperkirakan akan tetap tinggi karena Cina masih memerlukan banyak armada laut untuk memenuhi kebutuhan impor bijih besi sampai 700 juta ton pada 2007. Akhirnya. apapun segala isi bumi di Indonesia pelu dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat harus tetap menjadi tujuan utama. Dengan tingginya batu bara di pasaran ekspor dan di sisi lain tidak adanya pengaturan perdagangan batu bara oleh Pemerintah Indonesia terhadap batu bara. diperkirakan harga batu bara tetap akan bertahan tinggi (di atas US$40 per ton) selama dua tahun ke depan. khususnya untuk pembangkit-pembangkit besar seperti PLTU Suralaya. PLTU Paiton 1 & 2 .PROPOSAL KERJA PRAKTEK Melihat kondisi yang ada. Harga yang harus dibayar dengan terhentinya pasokan batu bara ke pembangkitpembangkit tersebut di atas akan menghasilkan multiplier effects yang secara ekonomi ruginya justru lebih besar nilainya dari kenaikan harga batu bara yang di dapat.

4 Sumber : Baltic Dry Index Page 11 .BDI merosot tajam lebih dari 93 persen sepanjang periode Mei 2008 hingga Desember 2008 seiring melemahnya permintaan ekspor dan harga komoditas bahan mentah . seperti batu bara. Supramax. juga tergambar pada luruhnya Baltic Dry Index (BDI). BDI pun ikut terkerek naik hingga 5.2 persen dari kuartal yang sama tahun lalu (gambar 2). Panamax. kebutuhan akan angkutan laut pun kembali pulih.3 persen sejak awal tahun 2010. BDI adalah indeks komposit (termasuk kapal jenis Baltic Capesize. Naiknya BDI berguna sebagai sinyal ekspektasi naiknya produksi industri dan pertumbuhan ekonomi di masa depan. BDI dianggap sebagai salah satu indikator utama untuk melihat perubahan permintaan pengiriman bahan mentah yang akan diolah industri. baja. dan Handysize) yang menggambarkan perubahan ongkos jasa angkut transportasi laut untuk komoditas bahan mentah. dengan bangkitnya transaksi ekonomi lintas batas. nilai total ekspor negara di dunia telah kembali meningkat 27.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Bagan 1pertumbuhan nilai ekspor jasa transportasi dunia 4 Melemahnya permintaan jasa transportasi. semen. Namun. khususnya angkutan bahan mentah. Di kuartal I-2010. dan bijih besi.

2009.4 persen.blogspot. Sektor transportasi air pun setali tiga uang. di mana pertumbuhan kargo yang dimuat dan dibongkar masing-masing sebesar 13. Tanjung Perak. kondisinya cenderung lebih baik. sedangkan kargo yang dibongkar tumbuh melambat sebesar 2. pertumbuhan kargo yang dimuat untuk tujuan internasional turun hingga 27. kebutuhan akan angkutan laut Turunnya permintaan barang-barang di dunia juga menyebabkan aktivitas ekspor impor lesu.2 persen. Sektor transportasi tumbuh melambat dari 6. yang pertumbuhannya merosot dari 9. dan Ujung Pandang).1 persen.4 persen pada tahun 2009.5 5 ram-xp. Tanjung Priok. Sementara itu. di pasar domestik. menjadi minus 4. Pada periode tahun 2006. Hal ini bisa dilihat pada turunnya total angkutan barang yang dibongkar dan dimuat pada empat pelabuhan utama Indonesia (Belawan.6 persen pada tahun 2006 menjadi hanya 5.Hal yang sama juga terjadi pada sektor jasa transportasi nasional.2 persen.6 persen.6 persen dan 3.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Bagan 2.com Page 12 .

Menilik lebih dalam pada pasar jasa transportasi perairan. yaitu mencapai 79 persen. Kapal-kapal asing ini masih diberi tenggat waktu beroperasi di pasar domestik hingga periode tahun 2010-2011.6 Meski demikian.7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. jasa angkutan asing memegang 93 persen pasar. terpaan krisis pada tahun 2008 tak pelak memengaruhi kinerja jasa transportasi air. menjadi penyokong naiknya permintaan jasa transportasi dan distribusi barang komoditas ke daerah. kapasitas armada niaga tersedia nyatanya masih rendah. ekspor Indonesia periode Januari-Mei 2010 telah menguat sebesar 47. Kenyataan ini agak ironis mengingat Indonesia sebagai eksportir besar dunia (urutan 30 versi Organisasi Perdagangan Dunia/WTO). Lebaran. porsi pasar yang dinikmati perusahaan angkutan nasional dengan perusahaan angkutan luar negeri terbilang jomplang. Pangsa pasar perusahaan nasional di angkutan domestik termasuk besar. dan libur akhir tahun. di tengah prospek yang gemilang. Naiknya aktivitas perdagangan biasanya akan mengerek kinerja jasa transportasi.Sayangnya. Hal positif selanjutnya terkait dengan implementasi sejumlah pasal dalam UndangUndang (UU) No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Data UNCTAD 6 Versi perdagangan WTO Page 13 . yang dalam periode tahun 2006-2009 terjadi antara kuartal kedua dan keempat. ruang pasar angkutan perairan diperkirakan makin lega pada masa depan.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Pertumbuhan sektor transportasi perairan biasanya memiliki pola musiman yang cenderung berulang setiap tahun. Sektor ini langsung berkontraksi dari 1. Sebagai catatan. UU Pelayaran menyebutkan bahwa kapal asing dilarang melayani angkutan perairan domestik. Pada pasar pengiriman luar negeri (mayoritas tujuan ekspor). Masa liburan sekolah. sedangkan untuk pasar angkutan luar negeri hanyalah 7 persen. tetapi pengangkutan komoditas jualannya ternyata masih didominasi asing.6 persen (kuartal IV-2008). Hal pertama berhubungan dengan menguatnya kembali permintaan ekspor produk Indonesia dipasar global.7 persen (kuartal III-2007) menjadi minus 10. khususnya niaga. di mana aktivitas ekonomi di kuartal pertama cenderung masih rendah dan mulai meningkat pada kuartal kedua hingga kuartal keempat. Aturan ini tentu angin segar bagi pengusaha nasional untuk lebih berkiprah dan berusaha lebih banyak di perairan Nusantara. Namun.

Unsurunsur utamanya terdiri dari karbon. Kebijakan DTO sendiri tidak hanya menguntungkan bisnis jasa transportasi.97 persen dan Malaysia 0. Penambahan armada kapal tentu sangat dibutuhkan guna menggapai kebutuhan pengangkutan yang diprediksi akan semakin besar. Pengertian umumnya adalah batuan sedimen yang dapat terbakar.PROPOSAL KERJA PRAKTEK menunjukkan bahwa pangsa kapasitas angkut armada kapal Indonesia terhadap total kapasitas angkut kapal di seluruh dunia sangatlah kecil (berdasarkan bobot mati/DWT). tetapi juga ikut memberdayakan industri galangan kapal dan pendukungnya lebih maju. Kesempatan besar memaksimalkan potensi pelayaran nasional perlu diraih secepat mungkin sehingga layar transportasi niaga nasional makin terkembang. bisnis jasa transportasi akan kembali berlayar kencang.86 juta ton (tahun 2008). general cargo.85 persen.6 persen. Bandingkan dengan pangsa armada kapal angkut Singapura yang mencapai 4. Diskusi di atas menunjukkan bahwa seiring membaiknya aktivitas perdagangan global. Kebutuhan armada niaga ini akan makin menjulang apabila kebijakan domestic transporter obligation (DTO) sebesar 30 persen di sektor pengangkutan batu bara diterapkan. Kondisi Laut dari bulk carrier Berdasarkan hasil diskusi kelompok kami. Adapun bulk carrier ini akan mengangkut bisnis batu bara. Batu bara adalah salah satu bahan bakar fosil. Kondisi ini tentu jangan disia-siakan pebisnis nasional.67 juta ton (tahun 2003) menjadi 6. utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan dan terbentuk melalui proses pembatubaraan. dan others ship) naik dari 4. Page 14 . tetapi porsinya terhadap kapasitas angkut kapal di seluruh dunia hanya sebesar 0. hidrogen dan oksigen. terbentuk dari endapan organik. container ship. Meski total kapasitas angkut kapal yang teregistrasi dengan bendera Indonesia (mencakup oil tanker. 2. Rute Pelayaran. rute yang akan kami tetapkan adalah rute pelabuhan kutai (Kalimantan Timur) ke Shanghai (RRC). bulk carrier.

kelebihan produksi yang tidak terserap domestik akan diekspor ke sejumlah negara. Untuk tahun ini. maka volume ekspor batu bara ke China diperkirakan akan meningkat pesat karena hambatan tarif yang selama ini ada sudah dihapuskan. pemberlakukan kebijakan DMO batu bara tidak mengganggu kinerja ekspor karena kapasitas produksi sudah dinaikkan. Bagan 3Data pengekspor batu bara di dunia (Sumber mohammedfikrie. China.com) Sejauh ini batu bara dari Indonesia banyak diekspor ke Jepang.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Gambar rute pelayaran Kalimantan Timur . Dengan pemberlakuan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) ASEAN-China. dan India. Page 15 . Karena itu. Analisa unsur memberikan rumus formula empiris seperti C137H97O9NS untuk bituminus dan C240H90O4NS untuk antrasit. permintaan domestik batu bara diprediksi hanya sebesar 75 ton.shanghai Batu bara juga adalah batuan organik yang memiliki sifat-sifat fisika dan kimia yang kompleks yang dapat ditemui dalam berbagai bentuk. Korea. sedangkan kapasitas produksi mencapai 280 juta ton.wordpress.

temperatur perairan mempengaruhi hambatan pada kapal. Jadi secara tidak langsung. diperairan dangkal panjang gelombang yang lebih besar dibanding perairan dalam (Schlichting. maka semakin besar bahan bakar yang diperlukan dalam rute pelayaran tersebut. perlu diperhatikan kondisi temperatur perairan yang mempengaruhi hambatan kapal.  Angin  Dipengaruhi oleh kecepatan angin. Kondisi laut terdiri dari beberapa faktor yang mempengaruhinya.119º 00' BT dengan melihat kondisi pulau yang terletak di tepi laut dan samudera yang membentang Page 16 kecepatan kapal. Kalimantan Timur berada pada letak geografis 2º 25' LS . sebagai contoh yaitu stabilitas kapal. hambatan kapal dan kekuatan kapal.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Bagan 4kondisi perairan di indonesia Kondisi laut yang akan dilalui sangat berpengaruh terhadap kondisi pada kapal itu sendiri. solusinya adalah dengan menggunakan bulbous.  Kedalaman Jika kedalaman perairan berubah menjadi dangkal maka tahanan kapal menjadi lebih besar.  Gelombang ombak dan frekuensi badai Untuk memecah gelombang dibutuhkan daya tambahan sehingga gelombang ombak disebut hambatan. arah kecepatan dan luas permukaan bidang diatas permukaan angin. Sehingga. Viskositas air laut yang dilalui oleh kapal juga berpengaruh terhadap hambatan pada kapal.4º 24' LU 113º 44' . .1934) dan juga berpengaruh pada ukuran kapal. antara lain ialah :  Temperatur perairan Temperatur perairan sangat berpengaruh terhadap viskositas air laut. Semakin tinggi suhu. karena semakin besar hambatan kapal. maka nilai viskositas makin kecil.

Crane 3.69 Tahun 2001 mengatur tentang pelabuhan dan fungsi serta penyelengaraannya. Tempat Labuh 4. Adapun beberapa inti fasilitas yang harus di miliki pelabuhan untuk Bulk Carrier adalah : 1. Peraturan Pemerintah RI No. Crane dan gudang berpendingin juga disediakan oleh pihak pengelola maupun pihak swasta yang berkepentingan. Oleh Page 17 . Pelabuhan dan alat bongkar muat untuk bulk carrier Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera. Tongkang 5. . Fasilitas Bongkar Muat 2. Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang berlabuh. atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya. Sering pula disekitarnya dibangun fasilitas penunjang seperti pengalengan dan pemrosesan barang. Kegiatan pelayaran niaga timbul karena adanya kebutuhan untuk mengangkut barang barang niaga yang dihasilkan di suatu tempat dan akan dijual di tempat lain sehingga timbulah semboyan The Flag Follow The Trade (bendera atau kapal mengikuti perdagangan). Untuk shanghai terletak di 31°13'N and 121°28'E dengan kondisi perairan yang luas dan kedalaman laut yang cukup untuk bulk carrier serta sudah di bangunnya segala infrastruktur di pelabuhan shanghai sehingga memudahkan penulis untuk menjalankan bisnis ini. Bunker Saat ini industri bongkar muat merupakan industri yang sangat menguntungkan mengingat bisnis perdagangan antar negara saat ini sanga gencar di lakukan.PROPOSAL KERJA PRAKTEK sangat memungkinkan bulk carrier untuk masuk ke wilayah ini termasuk pelabuhan yang di bangun di dalamnya dan untuk pulau kalimantan timur itu sendiriterletak di 2000 m di atas permukaan laut sehingga tidak ada alasan untuk membangun suatu perusahaan pelayaran yang terletak di kawasan kalimantan timur. 3. Akses Kereta Api 6. sungai.

masih terdapat pihak-pihak yang tidak saling berhubungan hukum/tidak diatur oleh undang-undang namun memiliki peranan yang yang sangat penting dalam dunia pelayaran. forwader. yaitu orang atau badan hukum kepada siapa barang kiriman ditujukan Hak dan kewajiban ketiga pihak dalam pengapalan diatur oleh perundang-undangan nasional/peraturan pemerintah dan beberapa konvensi internasional yang telah dibentuk guna mengatur masalah pelayaran. Pengirim Barang (Shipper). baik segi teknis-nautis pelayaran maupun segi niaganya. Untuk muatan ekspor. Page 18 . Disamping ketiga pihak tersebut. Penerima barang (consignee). Ekspeditur menjadi wakil dari pengirim/penerima barang muatan kapal laut.PROPOSAL KERJA PRAKTEK karena itu dalam suatu pengiriman atau pengapalan barang dengan kapal laut terdapat 3 (tiga) pihak yang saling berhubungan hukum satu sama lain: 1. tugas dan kewajiban ekspeditur dianggap selesai bila barangbarang sudah dimuat ke atas kapal dan Bill of Lading (B/L) sudah diambil untuk diserahkan kepada orang yang memberi kuasa untuk mengurus pemuatan kepada Bank Devisa. 3.  Perusahaan Pergudangan (warehousing) yaitu usaha penyimpanan barang di dalam gudang pelabuhan. dimulai dengan pembuatan dokumen-dokumen impor (invoerpass. Pengangkut barang (carrier). dan lain-lain) sampai pembayaran dan biaya-biaya yang berkenaan dengan pengeluaran barang dari gudang pabean untuk selanjutnya diserahkan kepada prinsipal di daerah bebas (di luar daerah pengawasan bea dan cukai). dan lain-lain). yaitu perusahaan pelayaran yang melaksanakan pengangkutan barang dari pelabuhan muat untuk diangkut/disampaikan ke pelabuhan tujuan dengan kapal. adalah perusahaan yang menyelenggarakan usaha mengurus dokumen-dokumen dan formalitas yang diperlukan untuk mengirim/ mengeluarkan barang ke/dari kapal atau ke/dari gudang/lapangan penumpukan container di pelabuhan. 2. yaitu orang atau badan hukum yang mempunyai muatan kapal untuk dikirim dari suatu pelabuhan tertentu (pelabuhan pemuatan) untuk diangkut ke pelabuhan tujuan. Untuk muatan impor. menunggu pemuatan ke atas kapal atau pengeluaran dari gudang. yaitu:  Ekspeditur (perusahaan ekspedisi muatan kapal laut.

Bagan 5Kondisi Bulk Carrier yang sedang berlabuh industri pelayaran jasa bongkar muat selalu ada dalam setiap industri bulk carrier. Kami mengambil tempat di kalimantan timur mengingat potensi sumber daya alam yang ada di Indonesia ada di Kalimantan Tengah. Hal ini sering dilakukan apabila waktu menunggu giliran penambatan terlalu lama atau fasilitas tambat kapal terlalu sedikit. Oleh karena itu seiring meningkatnya industri ekspor impor maka akan semakin meningkat pula industri kargo di indonesia.PROPOSAL KERJA PRAKTEK  Perusahaan Bongkar Muat (Stevedoring) yaitu usaha pemuatan atau pembongkaran barang-barang muatan kapal. Berdasarkan data. Prosedur Sertifikasi Alat Bongkar Muat :   Mengajukan permohonan ke cabang BKI terdekat. Surveyor BKI melaksanakan pengujian operasi dan uji beban terhadap peralatan bongkar muat. Sering kali perusahaan stevedoring bekerja sama dengan perusahaan angkutan pelabuhan melalui tongkang. industri ekspor impor secara keseluruhan meningkat di tahun 2010 sebesar 34 %. Pelabuhan yang akan kami gunakan adalah pelabuhan yang terdapat di Kalimantan Timur mengingat industri dari makalah ini adalah industri batu bara.  Lembaga Jasa Pengurusan Transportasi (Freight Forwader) adalah perusahaan yang mengkoordinir angkutan multimoda sehingga terselenggara angkutan secara terpadu sejak dari door shipper sampai dengan door consignee.  Penerbitan "Cargo Gear Book" Page 19 .

Adapun metode yang digunakan dalam perhitungan kinerja kedua crane tersebut yaitu menggunakan metode waktu baku. "Cargo Gear Book" dikukuhkan (endorse) setelah selesai survey. Dalam melakukan efisiensi terhadap bongkar muat maka hal-hal yang harus diperhatikan adalah (1) mengetahui sistem operasional bongkar muat peti kemas. Maka dari itu penulis mengajukan perbaikan terhadap sistem Page 20 . Pengamatan dan pengukuran kinerja terhadap kedua crane tersebut dilakukan secara langsung dilapangan serta melakukan wawancara kepada para managemen dan para pekerja pelabuhan. Salah satu peralatan bongkar muat peti kemas yang kritis adalah crane kapal dan crane mobil yang bisa dikatakan sebagai “engsel pintu” dalam kegiatan opersional bongkar muat tersebut.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Peralatan Bongkar Muat yang telah memiliki "Cargo Gear Book" harus melaksanakan survey periodik yang dilaksanakan oleh Surveyor BKI. Pelabuhan Makassar mempunyai lima fungsi pelayanan salah satunya yaitu pelayanan peti kemas dimana dalam pelayanan peti kemas ini terdapat kegiatan bongkar dan muat dalam pengoperasiannya. Penggunaan crane dalam bongkar muat peti kemas sangat penting. karena kedua crane tersebut yang digunakan dalam melakukan pembongkaran dan pemuatan peti kemas di dalam kapal ke dermaga pelabuhan. faktor metode kerja. khususnya menggunakan crane kapal dan crane mobil. baik crane kapal dan crane mobil dalam kegiatan bongkar muat peti kemas. Dengan mengetahui bahwa crane kapal dan crane mobil sangat berpengaruh terhadap pelayanan bongkar muat peti kemas di pelabuhan maka perlu dipantau dan diperhatikan agar tetap baik dan produktif. ini disebabkan oleh beberapa faktor penghambat dari sistem kerja kedua crane tersebut yaitu faktor operator. (3) memperbaiki sistem operasional bongkar muat peti kemas melalui peningkatan kinerja alat crane kapal dan crane mobil. (2) Mengetahui dan membandingkan kinerja kedua alat crane tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Makassar masih belum maksimal dalam pengoperasiaannya. Terdapat suatu penelitian di pelabuhan makasar. sehingga perlu dilakukan pengukuran dan melakukan analisis agar kedua crane tersebut dapat meningkatkan kinerja dalam pelayanan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Makassar. faktor lingkungan tempat kerja dan faktor perawatan.

sehingga menghasilkan frekuensi arus barang dan jasa melalui pelabuhan-pelabuhan di Indonesia semakin meningkat pula.3 Tahun 1991 tentang Kebijaksanaan Kelancaran Arus Barang untuk 29 Menunjang Kegiatan Ekonomi. baik dari kapal pengangkut ke dermaga atau ke tongkang maupun sebaliknya dari dermaga atau tongkang ke atas dek kapal pengangkut. dapat diketahui bahwa pada dasarnya bongkar muat barang tersebut merupakan kegiatan pemindahan barang angkutan.4 Tahun 1985 yang masih sesuai dengan perkembangan yang ada masih tetap berlaku. perkembangan perusahaan jasa pengangkutan melalui laut berikut perusahaan-perusahaan yang erat kaitannya dengan kegiatan pengangkutan tersebut. Kegiatan bongkar muat barang dari dan ke kapal itu sendiri dirumuskan sebagai berikut : “Pekerjaan membongkar barang dari atas dek/palka kapal dan menempatkannya di atas dermaga atau ke dalam tongkang atau kebalikannya memuat dari atas dermaga atau dari dalam tongkang dan menempatkannya ke atas dek atau ke dalam palka kapal yang mempergunakan Derek kapal”. 4 Tahun 1985 yaitu “perusahaan yang secara khusus berusaha di bidang bongkar muat dari dan ke kapal baik dari dan ke gudang Lini I maupun langsung ke alat 7 Data diambil di pelabuhan makassar Page 21 .PROPOSAL KERJA PRAKTEK kerja dari kedua crane tersebut dengan mengajukan usulan perbaikan terhadap faktorfaktor penghambat dari kedua crane tersebut7 Kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan dari dan ke kapal pada dasarnya merupakan salah satu mata rantai kegiatan pengangkutan 28 melalui laut. Namun demikian pada prinsipnya beberapa ketentuan khususnya ketentuan pelaksanaan Inpres No. seperti perusahaan Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) maupun Perusahaan Bongkar Muat (PBM) juga semakin banyak bermunculan. Guna mengatur pertumbuhan perusahaan-perusahaan tersebut. terutama mengenai kegiatan perdagangan internasional. Pengertian Perusahaan Bongkar Muat (PBM) Sejalan dengan semakin meningkatnya perkembangan ekonomi dewasa ini di Indonesia.Dari pengertian kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan diatas. maka Pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) No. Untuk itu. Mengenai Perusahaan Bongkar Muat Barang(PBM) ini telah dirumuskan di dalam Inpres No.

305/Phb-85. Fungsi Perusahaan Bongkar Muat (PBM) di Pelabuhan Penyelengaraan kegiatan usaha bongkar muat barang dari dan ke kapal di pelabuhan. sehingga fungsinyapun berbeda dengan pengangkut. yaitu memindahkan barang angkutan dari dan ke kapal.PROPOSAL KERJA PRAKTEK angkutan. dalam arti bahwa adanya kegiatan pengangkutan barang tersebut dituntut untuk mampu meningkatkan kegunaan dan nilai barang pada saat sebelum dan sesudah dilakukannya pengangkutan barang yang bersangkutan. Berdasarkan ketentuan di atas. akan tetapi kegiatan bongkar muat barang angkutannya sendiri. Sedangkan fungsi PBM dalam kedudukannya sebagai mata rantai kegiatan pengangkutan barang melalui laut. secara khusus diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan No. setiap barang angkutan yang akan diangkut ke atas kapal memerlukan pembongkaran dan dipindahkan ke dalam gudang Lini I di pelabuhan maupun langsung ke alat angkutan barang berikutnya.88/AL. 2. Penyelengaraan bongkar muat barang dari dan ke kapal dilakukan oleh perusahaan yang khusus didirikan untuk kegiatan bongkar muat tersebut. dapat diketahui bahwa perusahaan pelayaran (pengangkut) yang menyelengarakan pengangkutan barang melalui laut dari satu pelabuhan ke pelabuhan lainnya tidak diperbolehkan melakukan kegiatan bongkar muat barang angkutannya sendiri.88/AL. Perusahaan Pelayaran dilarang menyelenggarakan bongkar muat barang dari dan ke kapal. sebagaiman ketentuan pasal 3 ayat (1) Keputusan Menteri Perhubungan No.” dengan memahami pengertian PBM di atas menunjukkan bahwa kegiatan perusahaan jasa ini pada prinsipnya merupakan bagian dari kegiatan pengangkutan barang melalui kapal laut. KM. Page 22 .305/Phb-85 tentang Perusahaan Bongkar Muat Barang dari dan ke kapal. Perusahan Pelayaran dalam kedudukannya sebagai pengangkut dalam kedudukannya sebagai pengangkut dalam menyelenggarakan pengangkutan barang melalui laut berfungsi untuk meningkatkan kegunaan dan nilai barang yang diangkut. Dalam hal mana. Dalam hal mana Pasal 3 Keputusan tersebut menetapkan : 1. akan tetapi kegiatan harus diserahkan pelaksanaannya kepada pihak lain atau perusahaan lain yang bergerak di bidang bongkar muat barang di pelabuhan yaitu PBM. KM. Dengan demikian pada prinsipnya kedudukan PBM terpisah dengan perusahaa pelayaran (pengangkut).

KM. Cargodoring maupun Receiving/Delivery. ke dan menyusun di dalam gudang Lini I atau lapangan penumpukan barang atau sebaliknya. truk atau memuat dari/ke dermaga. Kegiatan Stevedoring yaitu kegiatan jasa pelayanan membongkar dari/ke kapal. Ruang Lingkup Kegiatan Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Sebagaimana telah diterangkan di atas. Berdasarkan jenis kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan tersebut . Dengan demikian dalam melakukan fungsinya untuk memindahkan barang angkutan . Dalam hal mana. KM. Mengingat dari ketiga kegiatan pemindahan barang di pelabuhan tersebut tidak memungkinkan untuk dilakukan secara bersamaam waktunya.305. yaitu kegiatan jasa pelayanan yang berupa pekerjaan mengeluarkan sling (extackle) dari lambung kapal di atas dermaga. 3 Tahun 1991 tentang Kebijaksanaan Kelancaran Arus Barang Page 23 .305/Phb-85 tentang Perusahaan Bongkar Muat Barang dari dan ke kapal menegaskan bahwa ruang lingkup kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan meliputi: 1.88/AL.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Dalam melakukan fungsinya tersebut. dapat diketahui bahwa pada hakekatnya ruang lingkup kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan terdiri dari 3 bentuk kegiatan pemindahan barang dari dan ke kapal. bahwa fungsi PBM adalah memindahkan barang angkutan dari dan ke kapal baik dari dan ke Gudang Lini I maupun langsung ke alat angkutan. kegiatan pemindahan barang tersebut terdiri dari kegiatan Stevedoring. PBM dapat melakukan kegiatan bongkar muat barang dari dan ke kapal baik dalam bentuk kegiatan Stevedoring.88/AL. Kegiatan Cargodoring.Phb-85. Kegiatan Receiving /Delivery. truk ke/dalam palka kapal dengan menggunakan Derek kapal. tongkang. dermaga. Cargodoring maupun Receiving/Delivery. maka lebih lanjut lampiran Inpres No. 2. sesuai dengan Ketentuan Pasal 1 ayat (a) Keputusan Menteri Perhubungan No. yaitu kegiatan jasa pelayanan yang berupa pekerjaan mengambil dari timbunan barang/tempat penumpukan barang di gudang lini I atau lapangan penumpukan barang dan menyerahkan barang sampai tersusun di atas kendaraan /alat angkut secara rapat di pintu darat lapangan penumpukan barang atau sebaliknya. Tongkang. 3. PBM dapat melakukan kegiatan pemindahan barang angkutan dari dan ke kapal baik dari gudang Lini I yang berada di pelabuhan maupun pemindahan barang angkutan secara langsung dari dan ke alat angkutan darat. Lebih lanjut Keputusan Menteri Perhubungan No.

00-16. yaitu : “Bahwa peranan pengusaha Stevedoring.KM. Sesuai dengan penetapan jadwal kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan berikut sasarannya yang telah ditetapkan oleh Pemerintah tersebut menunjukkan bahwa sesuai dengan jenis kegiatan bongkar muat barang memungkinkan dalam pelaksanaannya dikerjakan oleh tiga buah PBM. telah mengatur jadwal kegiatan bongkar muat barang sebagai berikut : a.00 b.00 Dengan adanya pembagian giliran kerja (shift) dalam kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan tersebut. spesialisasi penanganan bidang kegiatan bongkar muat barang tersebut juga memberikan peluang kesempatan yang lebih luas. maka dimungkinkan mampu meningkatkan kelancaran arus barang dan keamanan lalu lintas di pelabuhan.PROPOSAL KERJA PRAKTEK untuk Menunjang Kegiatan Ekonomi. atau PBM yang bidang usahanya hanya menangani kegiatan usaha pelayanan jasa Receiving/Delivery saja.305/Phb-85. bagi PBM yang memiliki kemampuan permodalan yang cukup memadai. tidak menutup kemungkinan untuk menangani semua jenis kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan. Giliran Kerja I : pukul 08.88/AL.00 c. Dengan meningkatkan efisiensi dan efektifitas serta pelayanan kegiatan bongkar muat barang tersebut. PBM yang bergerak di bidang Cargodoring. Giliran Kerja III : pukul 24. Namun demikian. yaitu PBM yang hanya bergerak di bidang Stevedoring. Hal ini selaras dengan sasaran yang digariskan Pemerintah melalui Keputusan Menteri Perhubungan No. Giliran Kerja II : pukul 16. menunjukkan adanya upaya pemerintah (Departemen Perhubungan) dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan bongkar muat barang di pelabuhan. Disisi lain. merupakan peluang bagi berkembangnya kesempatan berusaha bagi para investor yang berminat untuk menanamkan modal usahanya di sektor kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan.00-08. Dengan adanya pembagian kegiatan bidang usaha bongkar muat barang angkutan di pelabuhan tersebut. Page 24 .00-24. disamping untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada para pemakai jasa bongkar muat barang. Cargodoring dan Receiving/Delivery dapat menunjang pembangunan ekonomi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi kelancaran dan keamanan lalu lintas barang di pelabuhan”.

sesi ke-85. Kode menyoroti bahaya yang terkait dengan pengiriman beberapa jenis barang curah.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Biasanya untuk jenis kapal bulk carrier ini tidak di lengkapi peralatan bongkar muat dan oleh karena itu di haruskan bekerja sama dengan perusahaan bongkar muat. Tujuannya adalah untuk membawa kepada perhatian mereka yang peduli metode yang diterima secara internasional berurusan dengan bahaya keamanan yang mungkin ditemui ketika membawa muatan dalam jumlah besar. Some 5. menyediakan layanan penting untuk transportasi komoditas dunia. batu bara dan bijih besi.000 bulk carrier perdagangan di seluruh dunia. dan amandemen SOLAS bab VI untuk membuat Kode wajib. Kode internasional Aman Praktik untuk Solid Bulk Kargo (SM Kode) mencakup rekomendasi kepada Pemerintah. Muatan kapal harus dilakukan dengan hati-hati. pada tahun 2008. Kode IMSBC akan menggantikan Kode Aman Praktik untuk Solid Bulk Kargo (SM Code). Perubahan diharapkan mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2011. memberikan panduan mengenai berbagai prosedur yang harus diadopsi. yang pertama kali diadopsi sebagai kode rekomendasi tahun 1965 dan telah diperbarui secara berkala sejak itu. International Maritime Solid Bulk Cargoes Code (IMSBC Code) Maritim Internasional Solid Bulk Kargo Code (IMSBC Code). untuk memastikan kargo tidak bisa mengalihkan selama perjalanan menuju masalah stabilitas besar mencakup harus kedap air dan aman. Bulk carrier operator harus menyadari permasalahan keamanan spesifik yang berhubungan untuk jenis kapal. operator kapal dan shipmasters. daftar produk Page 25 . 4. Untuk melakukan bongkar muat maka harus di gunakan pompa dan sistem perpipaan.000 Beberapa 5. Ketentuan Dari Aturan yang berlaku Bulk carrier dikembangkan pada tahun 1950 untuk membawa sejumlah besar komoditas non-dikemas seperti biji-bijian. Tujuan dari Kode IMSBC wajib untuk memfasilitasi penyimpanan yang aman dan pengiriman kargo bulk solid dengan memberikan informasi mengenai bahaya yang terkait dengan pengiriman beberapa jenis kargo dan petunjuk pada prosedur yang tepat untuk diadopsi. yang diadopsi oleh Komite Keselamatan Maritim (MSC).

Setelah publikasi 1998 laporan ke dalam tenggelamnya bulk carrier Derbyshire. Kode berisi sejumlah peringatan umum dan mengatakan itu adalah penting mendasar yang kargo massal secara benar didistribusikan ke seluruh kapal sehingga struktur tidak tertekan dan kapal tersebut memiliki standar yang memadai stabilitas. Pada bulan Desember 2002.Keselamatan Tambahan Usaha Bulk Carriers. Bab XII .Additional Safety Measures for Bulk Carriers XII Para SOLAS baru bab XII Tindakan Keselamatan tambahan untuk Bulk Carriers diadopsi oleh Konferensi diselenggarakan pada bulan November 1997 dan mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 1999. Perubahan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2006. IMO pada bulan November 1997 yang diadopsi peraturan baru dalam SOLAS berisi persyaratan keselamatan khusus untuk kapal curah. Komite Keselamatan Maritim (MSC) memulai penelaahan lebih lanjut keselamatan bulk carrier.PROPOSAL KERJA PRAKTEK khas yang dikirimkan secara massal.862 (20). Peraturan menyatakan bahwa semua kapal curah baru 150 meter atau lebih panjang (dibangun setelah 1 Juli 1999) kargo membawa dengan kepadatan 1. memberikan nasihat tentang sifat mereka dan bagaimana mereka harus ditangani. MSC mengadopsi amandemen SOLAS bab XII dan 1988 Load Lines Protokol dan juga setuju untuk sejumlah rekomendasi untuk lebih meningkatkan keselamatan bulk carrier. SOLAS Chapter XII . Pada bulan yang sama. Majelis 20 IMO mengadopsi "BLU Kode" . dan menjelaskan berbagai Uji prosedur yang harus digunakan untuk menentukan sifat-sifat karakteristik kargo.193 (79) Tata cara pelaksanaan yang aman untuk kargo bulk solid. 2004 SOLAS Chapter XII Additional Safety Measures for Bulk Carriers Setelah serentetan kerugian kapal curah pada awal 1990-an. Pada bulan Desember 2004. menggabungkan revisi beberapa peraturan dan persyaratan baru yang berkaitan dengan sisi ganda bulk carrier kulit.Sebuah versi revisi Kode diadopsi tahun 2004 sebagai Resolusi MSC.Kode Tata Laku untuk bongkar muat aman dan kapal curah (resolusi A.000 kg/m3 dan di atas Page 26 . pada sidang 76 nya. yang melibatkan penggunaan Formal Safety Assessment (FSA) studi untuk membantu menilai apa lebih lanjut perubahan peraturan mungkin dibutuhkan. MSC mengadopsi teks baru untuk SOLAS bab XII.

bulk carrier harus permanen ditandai dengan segitiga yang solid pada shell sisinya. sebagai lanjutan dari rekomendasi dari Inggris Laporan dibuka kembali penyelidikan formal ke hilangnya Derbyshire.780 kg/m3 dan atas. Rekomendasi untuk pemasangan alarm tersebut pertama kali disorot dalam pertemuan Kelompok Kerja pada Bulk Carrier Keselamatan diadakan selama sesi 74 MSC pada bulan Desember 2001. untuk mendeteksi masuknya air.PROPOSAL KERJA PRAKTEK harus memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan banjir dari kargo satu. baja. tetapi tidak lebih dari 1 Juli 2002. Page 27 . surveyor dapat mempertimbangkan pembatasan rekening pada kargo yang diangkut dalam mempertimbangkan kebutuhan. Untuk kapal yang ada (dibangun sebelum 1 Juli 1999) tercatat kargo curah dengan kepadatan 1. dan luasnya.000 kg/m3. sekat kedap air melintang antara dua kargo terkemuka memegang dan bagian bawah ganda dari kargo terkemuka harus memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan banjir dan efek dinamis terkait di kargo terkemuka. dan kayu. Ketika pembatasan kargo yang dikenakan. penguatan sekat kedap air melintang atau bawah ganda. Bulk pembawa kurang dari 15 tahun harus memenuhi dengan tanggal survei berkala pertama setelah kapal mencapai 15 tahun. Bulk carrier yang 20 tahun dan lebih dari 1 Juli 1999 harus memenuhi dengan tanggal survei antara atau periodik pertama setelah tanggal tersebut. tetapi tidak lebih dari tanggal kapal mencapai 17 tahun. bauksit dan semen. Bulk carrier berusia 1520 tahun harus memenuhi oleh survei berkala pertama setelah 1 Juli 1999.780 kg/m3 dan atas (kargo berat) mencakup bijih besi. tetapi dengan kepadatan lebih dari 1. Dalam Bab XII. pig iron. December 2002 SOLAS amendments relating to bulk carrier safety MSC pada sesi ke-76 pada bulan Desember 2002 mengadopsi amandemen ke bab XII (Ukuran Keselamatan Tambahan untuk Bulk Carriers) dari Konvensi Internasional untuk Keselamatan Jiwa di Laut (SOLAS). Tanggal penerapan Bab baru untuk kapal curah yang ada tergantung pada usia mereka. dengan mempertimbangkan dinamis efek yang dihasilkan dari adanya air di dalam palka dan mempertimbangkan rekomendasi diadopsi oleh IMO. sebagaimana diubah untuk memerlukan pemasangan alarm tingkat tinggi dan sistem pemantauan tingkat di semua operator curah. mana yang lebih cepat. Kargo dengan kepadatan 1. termasuk biji-bijian seperti gandum dan beras. 1974.

kami memutuskan bahwa sistem penyewaan kapal yang paling efisien adalah time charter. ballast air dan detektor ruang tingkat kering akan memerlukan pemasangan alarm tersebut pada semua kapal curah tanggal berapapun mereka konstruksi.105 (73)8 5. menurut prosedur penerimaan diam-diam. dimana setiap kapal harus dilengkapi berbagai system yang sesuai dengan regulasi ini: Marpol untuk Bulk Carrier .marpol.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Para XII/12 peraturan baru di Tahan.744 (18).49 resolusi (66) dan MSC. Setiap system dan peralatan yang ada di kapal yang bersifat menunjang peraturan ini harus mendapat sertifikasi dari klas. Time Charter sistem penyewaan pada kapal 8 Sumber www.com Page 28 . sebagaimana telah diubah dengan resolusi 2 dari SOLAS 1997 Konferensi dan oleh MSC. Sistem Penyewaan Pada industri pengangkutan bulk carrier. Persyaratan ini diharapkan mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2004. sebagaimana telah diubah berarti Pedoman Peningkatan Program Inspeksi selama Survei Bulk Carriers dan Tanker Minyak diadopsi oleh Majelis dari Maritim Internasional Organisasi dengan resolusi A. MARPOL Adalah sebuah peraturan Internasional yang bertujuan untuk mencegah terjadinya pencemaran di laut.744 (18). Berikut ruang lingkup MARPOL. Annex 1 Guidelines on enhanced programme of inspections during surveys of bulk carriers and oil tankers (2001 edition) IMO-265E Resolusi A.

dan begitu sarat akan dilanjutkan dengan semua pengiriman mungkin baik ke tempat tertentu atau untuk tempat untuk diberi nama pada tertentu pelabuhan panggilan .PROPOSAL KERJA PRAKTEK berdasarkan lama waktu pemakaian. biaya operasional. dan setiap cara yang cocok untuk perjalanan. biasanya juga klausul yang membutuhkan kargo yang akan dibawa ke dan diambil dari samping di's risiko pedagang dan beban. Ada klausul yang menyediakan untuk jumlah pengiriman yang harus dibayar dan cara dan waktu pembayaran. biasanya digambarkan sebagai hari berbaring. dan untuk demurrage yang akan dibayar jika kapal tersebut ditahan di luar berbaring hari. dan ada pengiriman kargo ke penyewa atau mereka memberikan. perbedaan tersebut harus dibayar oleh penyewa untuk menguasai sebelum berlayar kapal). akan beban di suatu tempat bernama tertentu muatan penuh salah satu barang dari deskripsi tertentu atau dari barang umum. di mana penyewa Tanggung jawab di bawah charter party adalah untuk berhenti pada pengapalan kargo . (1) Charter Party untuk perjalanan adalah perjanjian formal dibuat antara pemilik kapal dan penyewa dengan yang disepakati bahwa kapal yang ketat. pemilik kapal Page 29 . dan biasanya ada apa yang disebut klausa cesser. Tabel Pembagian biaya Pemilik Kapal Depresiasi Asuransi Survey Over Head Gaji Nakhoda Klaim Muatan Brokeage Penyewa Kapal Uang Sewa Bunker Uang Pelabuhan Stevedoring Ballast Charter-parties seperti yang kita telah menjelaskan. jika total tagihan angkutan lading lebih kecil dari jumlah hutang angkutan di bawah partai-piagam. karena waktu. sebuah klausul yang menguasai akan menandatangani bills of loading untuk kargo dikirim baik di tingkat yang sama angkut seperti Hutang di bawah charter party atau sangat umum pada setiap tingkat angkut (tetapi dalam hal ini dengan ketentuan bahwa. uang penyewaan biasanya dihitung per DWT. dipertimbangkan untuk bongkar muat. baik untuk perjalanan atau untuk jangka waktu tertentu. kokoh dan kuat.

Kadang-kadang jumlah hari dimana kapal tersebut dapat terus demurrage di tingkat disepakati ditetapkan oleh pihak-charter.PROPOSAL KERJA PRAKTEK pengambilan lien pada kargo untuk barang. Klausul dalam Piagam-pihak bervariasi. dead freight dan demurrage. komisi alamat yang harus dibayar kepada agen untuk Kapal di pelabuhan bongkar. berbicara dengan benar. dan pada klausa cesser. Ini mungkin diinginkan untuk menambahkan beberapa kata di demurrage. Kontrak tersebut biasanya menetapkan bahwa hari Minggu dan hari libur harus dikecualikan dalam menghitung berbaring hari. tempat pengiriman. dan hal-hal detail lainnya. atau. tapi di atas mungkin merupakan garis besar yang cukup dari bentuk biasa dari partai-piagam untuk perjalanan. dan kapal tidak memuat atau pemakaian luar berbaring hari. tanpa batas. Apa yang telah dikatakan mengenai bills of lading untuk pelayaran. Freight mati. jumlah yang tetap per hari atau per jam disepakati untuk dibayar oleh penyewa untuk setiap waktu selama kapal tersebut ditahan di loading atau pemakaian di atas dan di atas waktu yang diberikan. biasanya digambarkan sebagai awam hari. Kadang-kadang tidak ada waktu ditetapkan oleh pihak-piagam untuk loading atau pemakaian. ganti rugi atas penahanan akan dipulihkan. Jika tidak ada demurrage disediakan oleh pihak-charter. yang. tentu saja. Page 30 . Bila klaim adalah untuk penahanan dan tidak demurrage kerugian yang sebenarnya dapat diperoleh kembali. pemilik kapal berhak untuk meminta ganti rugi sehubungan dengan kerugian yang ia telah diderita oleh penahanan kapal. pemilik kapal akan berhak untuk meminta ganti rugi atas penahanan kapal. dan kewajiban pemilik kapal dan gadai nya berlaku sama untuk menyewa-pihak. pengecualian dan bahaya dikecualikan. yang mungkin lebih atau mungkin kurang dari tarif yang disepakati demurrage. seperti telah kita katakan. jika kapal tersebut sedang ditahan di luar jumlah tetap hari demurrage. Ada juga biasanya klausul menyediakan komisi yang akan dibayarkan kepada broker pada penandatanganan charter party. tetapi kecuali secara tegas ditetapkan pengecualian ini tidak berlaku untuk perhitungan masa penahanan setelah berbaring hari telah berakhir. tetapi belum tentu ukuran benar. Tingkat demurrage (jika ada) akan diterima secara umum sebagai ukuran kerusakan untuk penahanan. Piagam-partai dibuat tunduk pada pengecualian serupa dengan yang ditemukan dalam bill of loading. dan jika loading atau pemakaian tidak dilakukan dengan segera dan wajar seperti itu. Kewajiban dalam kasus tersebut untuk memuat atau debit dengan rasional yang mungkin dan masuk akal dalam situasi. Demurrage adalah.

Kesulitan yang kadang-kadang muncul. Sebuah tempat biasanya bernama di mana Page 31 . Hal ini telah menjadi aturan yang ditetapkan untuk pembangunan klausul cesser bahwa. Pengaruh klausa adalah bahwa ketika para penyewa telah mengirimkan muatan penuh mereka telah memenuhi semua kewajiban mereka. pemilik kapal tersebut selanjutnya dijamin dengan ketentuan yang sudah disebut. atau dengan kata lain. Ketentuan cesser telah datang ke umum digunakan karena sangat sering para penyewa tidak secara pribadi tertarik pada kargo dikapalkan. (2) A time charter pihak adalah suatu kontrak antara pemilik kapal dan penyewa. angkutan barang atau mati yang mungkin menjadi hutang kepadanya. dan kecuali bill of lading tegas cadangan itu. penyewa dibebaskan dari kewajiban tersebut hanya untuk yang hak gadai diberikan kepada pemilik kapal tersebut. adalah bahwa meskipun sebuah gadai cukup diberikan oleh pihak-piagam. pemilik kapal dilepaskan mereka dari segala tanggung jawab lebih lanjut dan mengambil sebagai gantinya lien pada kargo untuk pembayaran semua demurrage. Pihak pengirim barang di bawah bills of lading. bahwa jika jumlah hutang barang di bawah bills of lading kurang dari angkutan carteran penuh perbedaan harus dibayarkan kepada pemilik kapal sebelum kapal layar. mereka tidak tunduk pada lien untuk pengiriman yang disewa. See Kruger v. Tapi dia sering dimasukkan ke dalam kesulitan dengan klausul agak boros dalam partai-piagam yang membutuhkan dia untuk tanda bills of lading yang disajikan. jika bahasa yang digunakan akan mengizinkan itu. cesser dari kewajiban diasumsikan untuk menjadi co-luas hanya dengan lien yang diberikan kepada pemilik kapal itu. baik secara umum dalam perdagangan sah atau pada saat perjalanan dalam batas-batas tertentu . meskipun tindakan pencegahan ini. dimana pemilik kapal setuju untuk membiarkan dan penyewa untuk menyewa kapal untuk jangka waktu tertentu untuk pekerjaan. jika mereka bukan penyewa. Mereka mungkin agen belaka. tidak bertanggung jawab atas angkutan carteran. Lihat Kruger v. tapi hanya untuk bill of lading barang. 1907 AC 272. dan karena itu dipulihkan oleh pemilik kapal dari penyewa sebagai ganti rugi jika muatan penuh dan lengkap tidak dimuat sesuai dengan persyaratan dari partai-charter. Moel Tryvan. master mungkin menjaga terhadap kesulitan ini dengan menolak untuk menandatangani bills of lading yang tidak mempertahankan lien pemilik kapal untuk angkutan penuh charter nya.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Dead freight adalah nama yang diberikan dengan jumlah barang yang hilang. atau mereka mungkin telah menyewa kapal sebagai spekulasi untuk membuat keuntungan pada bill of lading pengiriman. Tryvan Moel. ketentuan bills of lading mungkin tidak cukup untuk melestarikan gadai luas sama seperti terhadap pemegang bill of lading. 1907 AC 272.

seperti yang telah kita tunjukkan. dan kontrak dibuat sesuai dengan pengecualian yang sama dengan yang ada di tagihan pihak piagam lading dan perjalanan-. para penyewa menikmati keuntungan dan kontrol pekerjaan tersebut. dan para penyewa menyediakan batubara dan membayar biaya pelabuhan. tetapi meskipun instrumen dimana kapal dibiarkan dapat disebut sebuah piagam-partai. itu tidak benar-benar suatu kontrak affreightment. tetapi tidak ada kematian benar. jika ia telah mengambil bill of lading tanpa pengetahuan tentang persyaratan partai charter-. dan penyediaan dibuat untuk suspensi dari menyewa dalam kasus tertentu jika kapal dinonaktifkan. sesuai dengan keadaan masing-masing kasus. Dalam bahasa waktu piagam partai biasa-kapal dibiarkan kepada penyewa. seperti yang kita sudah dijelaskan di awal artikel ini. diperlukan untuk mematuhi perintah penyewa mengenai kerja kapal. dapat menahan pemilik jawab atas kinerja tempo kontrak ditandatangani oleh master dalam kegiatan tugas-tugasnya. walaupun sebenarnya dalam menandatangani bill of lading master itu bertindak sebagai agen untuk dan di arah menyewa waktu. namun bentuk dan klausa mereka bervariasi. kapal tetap dalam kepemilikan pemilik kapal. Hasil ini. dan untuk tujuan dan keuntungan dari. dan bukan pemilik kapal tersebut. seperti yang telah sudah menunjukkan. Namun. penyewa. dan dibayarkan bulanan di muka. Ini adalah garis besar umum dari bentuk biasa dari partai-time charter. mereka setuju untuk mengganti pemilik dari semua tanggung jawab yang mereka mungkin terpapar oleh master penandatanganan bills of lading atau mematuhi perintah penyewa. yang menunjuk tuannya sendiri dan awak. pengiriman biasanya tetap pada tingkat tertentu per ton mendaftar kotor per bulan. Dimana kepemilikan kapal diberikan sampai penyewa. meskipun ia biasanya adalah dan tetap menjadi hamba pemilik. karena. pemiliknya hampir selalu membayar gaji para master dan kru. pertimbangan yang berbeda berlaku. bahwa pemegang bill of lading ditandatangani oleh master. Hal ini terlihat bahwa di bawah partai-sewa waktu pemilik kapal untuk suatu bagian sebagian besar dengan kontrol-nya kapal . sangat banyak. sedangkan master. tentu saja. yang tetap bertanggung jawab kepada pemiliknya untuk keselamatan dan tepat navigasi dari kapal .PROPOSAL KERJA PRAKTEK kapal harus kembali dikirim ke pemilik pada akhir semester. pemilik kapal terus dalam kepemilikan kapalnya oleh Nya hamba master. yang digunakan dalam batas-batas tertentu sesuai dengan keinginan dan arah. dan pengangkutan yang dibayar sampai seperti-pengiriman kembali. Page 32 . dan sesuai dengan kewenangannya nyata sebagai pelayan pemilik kapal.

Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dan penulis Page 33 . Oleh karena itu penulis memilih topik bulk carrier untuk usaha pelayaran yang akan kami kembangkan. MARPOL serta jenis kontrak yang dirasa menguntungkan. rute pelayaran. Makalah ini berisikan berbagai permasalahan yang terjadi di industri pelayaran di indonesia mulai dari Perkembangan pasar (market) dari tipe kapal yang bersangkutan. Sumber daya alam ini sudah berkembang dan mengalami tren positif setiap tahunnya.PROPOSAL KERJA PRAKTEK BAB III PENUTUP Kesimpulan Sebagai penghasil batu bara terbesar sudah seharusnya kita bisa memanfaatkan nya secara efisien. kondisi laut. pelabuhan dan alat bongkar muatnya. ketentuan dari aturan SOLAS. Saran. China yang merupakan peng impor batu bara dari indonesia akan terus mengimpor mengingat kemajuan industrinya yang sangat pesat.

wikipedia. Teori Merancang Kapal .php?menuku. www.com www.marpol.wikipedia. (1994). Perencanaan Kapal. (1985).gatewayt. Makasar.htm en.PROPOSAL KERJA PRAKTEK Daftar Pustaka   Soekarsono N A.com Page 34 .org/wiki/Por www.com/ajax/lain.com/stevedoring.klasifikasiindonesia. Jakarta: Universitas Dharma Persada. Marcus Albert Talahatu. FTUI www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful