BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Dewasa ini bancana alam terus terjadi di belahan bumi manapun. Bencana alam tidak mengenal waktu dan tempat. Ia akan terus datang seperti bola bumi yang terus berputar. Dalam dunia ilmu pengetahuan, bencana tersebut menjadi suatu hal yang harus dianalisis. Salah satunya adalah faktor-faktor yang mengakibatkan bencana itu terjadi di suatu wilayah. Tsunami dan gempa bumi adalah segelintir bencana bumi yang kian marak terjadi belakangan ini. Pergerakan lempeng yang terjadi di bumi adalah salah satu faktor terjadinya tsunami dan gempa bumi. Tetapi jika ditinjau lebih dalam lagi, bencana -bencana tersebut dapat dianalisis dan dipelajari dari jenis-jenis batuan, mineral, dan tanah yang ada di setiap bagian belahan bumi atau wilayah suatu negara. Ditinjau dari klasi fikasi dan karakteristik batuan kita dapat menganalisa bencana-bencana apa saja yang rawan terjadi di wilayah tersebut. Karena dalam setiap belahan bumi atau di setiap wilayah memiliki jenis batuan, mineral, dan tanah yang berbeda. Oleh karena itu di setiap wilayah bencana yang terjadi juga beraneka ragam dan mempunyai ukuran yang berbeda-beda. Dalam dunia teknik sipil mengetahui jenis batuan , mineral, dan tanah akan sangat bermanfaat untuk pengalokasian pembangunan. Misalnya saja dari batuan seorang teknik sipil dapat menentukan ketahanan dan bangunan konstruksi seperti apa yang cocok dengan wilayah tersebut ditinjau dari jenis batuan dan penyebab dari batuan tersebut. Jenis -jenis batuan dapat memperkuat dan menjadi pelengkap di dalam sebuah pembangunan konstruksi. Batuan, mineral, dan tanah memiliki klasifikasi, karakteristik, dan sifat yang berbeda. Oleh karena itu sangatlah penting kita mempelajari klasifikasi, karakteristik, dan sifat dari batuan, mineral, dan tanah yang ada di muka bumi ini.

1

1.2 RUMUSAN MASALAH

Pembahasan dalam makalah ini telah kami urutkan sesuai dengan perumusan masalah yang kami buat, yaitu: 1. Apa sajakah jenis-jenis batuan, mineral, dan tanah yang ada di muka bumi meliputi karakteristik dan sifatnya? 2. Bagaimana karakteristik batuan, mineral, dan tanah yang terdapat di wilayah Asia? 3. Bagaimana karakteristik batuan, mineral, dan tanah yang terdapat di Jepang? 4. Apa penyebab dari karakteristik dan sifatbatuan, mineral, dan tanah yang terdapat di Jepang?

1.3 TUJUAN PENYUSUNAN MAKALAH

Dalam penyusunan makalah yang berjudul Penyebaran jenis batuan, tanah, dan mineral dan penyebab yang ditimbulkan dari karakteristik dan sifat batuan, tanah, dan mineral di Benua Asia . sekiranya dapat dijadikan referensi dan mampu memberikan informasi mengenai klasifikasi, karakteristik, dan sifat batuan, mineral, dan tanah yang ada di Asia khususnya wilayah Jepang serta akibat yang ditimbulkan dari batuan, mineral, dan tanah tersebut. Dilain hal, makalah ini dibuat sebagai tugas dalam mata kuliah Geologi Teknik.

2

BAB II PEMBAHASAN

1. BENUA DAN SAMUDRA
A. Karakteristik Benua dan Samudra sebagai Kesatuan Wilayah Menurut pembentukannya benua di permukaan bumi telah mengalami pergeseran dan perubahan bentuk. Sekitar th. 1900 para ahli geologi telah mengetahui bahwa kerak bumi bagian luar mengapung diatas lapisan yang lunak. Beberapa teori tentang gerakan yang disampaikan oleh para ahli antara lain : 1. Alfred Lothar Wegener (1880 ± 1930). A.l. Wgener dalam bukunya ³Die Enstehung der Kontinente und Ozeane´ (Asal-usul Benua) 1915 pertama kali mengungkap teori pergeseran benua. Menurutnya di permukaan bumi pada mulanya hanya ada satu benua yaitu Pagea dan satu samudra yaitu Tethys. Pada zaman Trias akhir, Pagea pecah menjadi 2 benua besar yaitu Gondwana dan Laurasia. Pada zaman Karbon (65 juta th,yl) pemisahan benua sudah tampak seperti sekarang, tetapi daratan India belum bersatu dengan Asia. Selanjutnya benua-benua pecah dan bergeser dengan kecepatan 3 ± 13 cm per tahun hingga pada bentuk sekarang. Temuan/ bukti yang menjadi titik tolak teori A.L Wegener sebagai berikut : a. Terdapat persamaan yang menyolok antara garis pantai timur Benua Amerika Utara dan Selatan dengan garis pantai barat Eropa dan Afrika. b. daerah Greenland sekarang bergerak menjauhi daratan Eropa dengan kecepatan 3,6 cm per tahun, kep. Madagaskar menjauhi Afrika Selatan dengan kecepatan 9 cm per tahun. c. Samudra Atlantik semakin luas karena benua Amerika terus bergerak ke barat. d. Adanya kegiatan seismik (gempa bumi) yang luar biasa disepanjang patahan San Andreas dekat pantai barat Amerika Serikat.

3

batas Samudra Hindia makin mendesak ke utara. Jalur pegunungan lipatan (folded mountain belt) Yaitu jalur pegunungan yang terdapat pada tepi-tepi benua yang saling bertumbukan (konvergensi). anak Benua India semula diduga agak panjang karena gerakan keutara maka India makin makin menyempit dan mendekat ke benuat Asia.e. palung new Britain dan palung Izu. Perisai benua (Shield) yaitu lapisan benua paling bawah (dasar benua). b. Wilayah benua dan samudra bersambung membentuk satu kesatuan wilayah yang saling terkait 1. karena yang lain sudah tenggelam dibawah permukaan laut. Missal : palung sunda. 4 . Igir tengah samudra (mid oceanic ridge) yaitu jalur gunung api yang memanjang di tengah samudra. palung filiphina. India. Jalur ini merupakan pusat pemekaran (spreading center) yang menyebabkan benua-benua pecah dan bergeser letaknya.Yang melingkari Samudra Pasifik (Sirkum Pasifik) dan jalur pegunungan yang melingkari Laut Mediterania. Permukaan benua dibagi atas 3 kelompok utama yaitu : a. Dataran Stabil (stable platform) yaitu dataran yang sangat luas terdiri atas batuan sedimen berlapis-lapis yang terhampar diatas perisai benua. Lapisan ini tersusun atas batuan beku yang mengalami metamorfosis (perubahan wujud). Edward Suess 1831 ± 1914 Edward menyatakan bahwa persamaan geologi yang terdapat di Amerika Selatan. terbentuk didaerah sepanjang zona tumbukan antara lempeng benua dan lempeng samudra yang berada didasar laut. Jalur pegunungan lipatan misalnya jalur peg. c. Benua yang besar tinggal sisanya. dasar samudra Hindia.Jalur ini juga merupakan pusat-pusat gempa bumi. b. palung jepang. Australi dan Antartika disebabkan oleh bersatunya daratan-daratan itu pada awal mulanya yang merupakan satu benua disebut Gondwana. Asia Selatan dan Indonesia (Sirkum Mediterania). Bagian Penampang Samudra. Lantai Abisal yaitu lantai dasar samudra dengan kedalaman kurang dari 3000 m. missal : dasar samudra Pasifik. c. dan samudra Atlantik.(menimbulkan lipatan pegunungan Himalaya) 2. a. Palung Laut yaitu jurang di dasar laut yang dalam.

000 5 . Bagian Penampang Benua. Sirkum pasifik dan mediterania. Shelf atau tepi benua disebut juga paparan benua yaitu bagian dari benua yang tertutup air laut sampai kedalaman 200 m. Karakteristik Fisik dan Sosial.000. dangkalan sunda (paparan benua Asia).000. Amerika utara bagian tengah dan Australia. Missal : daratan Asia. Pegunungan lipatan tepi benua. missal : dangkalan sahul (paparan benua Australia). 1.000 8. a.000 km2 terdiri atas samudra 361.Missal : igir tengah samudra atlantik.059. 2. b.000 10.000 km2 sisanya daratan/ benua dengan kata lain 70% air dan 30% darat. Lereng Benua yaitu tebing curam yang merupakan peralihan dari benua ke dasar samudra. d. Daratan terdiri atas beberapa benua antara lain : Benua dan Luas di permukaan Bumi Luas (Km2) No Nama Benua 1 2 3 4 5 6 Asia Amerika Afrika Eropa Australia Antartika 47. c.000 46.000 33.000. B.000. Misalnya : rangkaian peg.000 889. Karakteristik Fisik dan Sosial Benua dan Samudra. Stable Platform atau daratan stabil yaitu daratan luas yang terhampar di atas Shield.000. Luas permukaan bumi 509.951.

766 juta jiwa. tempat tertinggi (G. sungai Yenisai. Bentang alam Asia secara umum terbagi menjadi 4 bagian yaitu : a) Dataran rendah bagian utara (The northern lowlands) merupakan gabungan dari 3 lembah sungai besar : sungai Ob. membentuk segitiga dan merupakan bagian dari rangkaian pegunungan lipatan muda Mediterania. entang alam asia B memiliki ciri yang khas dibandingkan dengan benua yana lai n 1.215 juta jiwa. 2002 mencapai 3.Benua Asia Nama Asia berasal dari kata Asu (salah satu et is penduduk di wilayah Timur tengah) artinya daratan matahari terbit Selain wilayah yang luas. Filiphina kedalaman 10. Everest 8.848 m) dan terendah (Sekitar Laut mati 394 m dpl) serta palung laut terdalam (palung Mindanao. dan sungai Lena yang bermuara di laut Es Utara yang p musim ada dingin muara selalu membeku.830 m) di dunia terletak di Asia. Bentang Alam Benua Asia memiliki karakteristik yang khas. jumlah penduduk juga besar pada th. Wilayah dataran ini meliputi sebagian besar Siberia. b) Daerah Lipatan Pegunungan Muda ( The young folded mountains ) Daerah ini di bagian tengah Asia. 6 . sedang jumlah penduduk dunia 6.

Peg. Peg. c) Plato-plato tua plato-plato tua terdapat di bagian selatan ( The old plateaus of the south ). Ledok dan Gurun antara lain : (1) Plato Turki dipagari oleh peg. Nan Shan. Di simpul Pamir rangkaian pegunungannya seperti Peg.Taurus. peg. 7 .Elbruz . Gangga dan Brahmaputra. melandai ke timur sampai lembah sungai Tigris. Taurus. Peg. Kunlun. (4) Ledok Tarim dipagari oleh peg. Himalaya dan peg. Tien Shan. peg. Pontic dan peg. d) Lembah-lembah dan sungai besar ( the great river valleys ). Wilayah ini meliputi : (1) Dataran rendah Mesopotamia di lembah sungai Tigris dan Euphrat. (2) Plato Iran dipagari oleh peg. Sulaiman dan peg. Barat dan meland ke timur ai membentuk peg. Himalaya. Altyn Tagh dan peg. terdiri atas batua dan tanah alluvial yang relative subur. Elburz dan Zagros. (2) Plato Dekan terdapat di semenanjung India memiliki lereng yang curam kearah barat dan membentuk peg.Pegunungan ini membentuk dua simpul yaitu simpul Armenia di barat daya dan simpul Pamir di bagian selatan Asia.Kunlun. Peg. Zagros. (3) Plato Yunan membentang dari Shan States di Myanmar ke timur sampai Vietnam dan ke selatan sampai semenanjung Malaysia. Peg. Terletak diantara plato-plato tua dengan peg. (2) Dataran rendah Hindustan di lembah sungai Indus. Tien Shan dan peg. (3) lembah sungai Irawadi (4) Lembah sungai Yangtze. Tien Shan. Hindustan. Di simpul Armenia rangkaian pegunungannya seperti Pontic. Diantara rangkaian pegunungan tersebut terdapat beberapa Plato. Peg. Sulaiman. Kaukasus. (3) Plato Tibet dipagari oleh peg. (5) Gurun Gobi dipagari oleh peg. (1) Plato Arabia memiliki lereng curam kearah laut merah. Karakoram.Altai.Timur. daerah ini terdiri dari batuan kristalin tua yang keras seperti granit.Lipatan muda.

50 LU . 2. iklim subtropis basah.50 LU. taklamakan. sedang musim kemarau terjadi pada saat berembus angin musim dari Asia Tengah. curah hujan tinggi pengaruh angin musim tenggara dari samudra pasifik. Iklim gurun terdapat didaerah-daerah gurun Asia seperti : gurun gobi. pantai barat India. Iklim Kutub wilayah ini terletak antara lintang 66.50 LU ± 900 LU meliputi Siberia Utara. meliputi sebagian kecil Asia Timur. c. Wilayah ini meliputi : sebagian besar Asia Timur. Curah hujan tinggi b. Curah hujan sangat rendah karena angin yang berasal dari daratan yang kering. Mongolia. Iklim Berdasarkan letak lintang dan keadaan fisik (bentang alam) iklim di Benua Asia dibedakan atas beberapa macam yaitu : iklim tropis. Iklim tropis dipengaruhi angin musim meliputi : sebagian besar wilayah Asia Tenggara. iklim kutub dan iklim gurun. Tibet dan Jazirah Arab. Iklim subtropis basah iklim ini terletak diantara 23. Klasifikasi dan Karakt ristikBatuan-batuan di bumi (J nis dan t rb ntuknya)         8 . Pada saat berhembus angin timur dari arah kutub suhu udara sangat rendah.300 LU. Iklim sedang wilayah ini terletak antara lintang 300 LU ± 66. d. suhu sangat rendah karena didominasi oleh pengaruh kutub dan pada musim dingin suhu dibawah titik beku. iklim sedang. a. curah hujan rendah.(5) Lembah sungai mekhong dan sebelah sungai Hoang ho. e.

Akan tetapi karena daratan adalah bagian dari kulit bumi yang dapat kita amati langsung dengan dekat maka banyak halhal yang dapat pula kita ketahui dengan cepat dan jelas. pelapukan kimia. dan batuan metamorfosa/malihan (metamorphic rocks). s perti proses penghancuran atau e disintegrasi batuan. Batuan metamorf terbentuk dari berbagai jenis batuan yang telah terbentuk lebih dahulu kemudian mengalami peningkatan temperature atau tekanan yang cukup tinggi. Proses alamiah tersebut bisa berbeda-beda dan membentuk jenis batuan yang berbeda pula.Bagian luar bumi tertutupi oleh daratan dan lautan dimana bagian dari lautan lebih besar daripada bagian daratan. Dari jenisnya batuan -batuan tersebut dapat digolongkan menjadi 3 jenis golongan. : batuan sediment (sedimentary rocks). Salah satu diantaranya adalah kenyataan bahwa daratan tersusun oleh beberapa jenis batuan yang berbeda satu sama lain. proses kimiawi dan organis serta proses penguapan/ evaporasi. Jenis Jenis Batuan Batu adalah sejenis bahan yang terdiri daripada mineral dan dikelaskan menurut komposisi mineral. 9 . Batuan-batuan tersebut berbeda-beda materi penyusunnya dan berbeda pula proses terbentuknya. Pembekuan magma akan membentuk berbagai jenis batuan beku. Batuan sedimen bisa terbentuk karena berbagai proses alamiah. namun peningkatan temperature itu sendiri maksimal di bawah temperature magma . Letusan gunung api sendiri dapat menghasilkan batuan piroklastik. Terbentu n aBatuan Pembentukan berbagai macam mineral di alam akan menghasilkan berbagai jenis batuan tertentu. Mereka adalah batuan beku (igneous rocks).

terbentuklah batuan beku luar atau batuan beku ekstrusif. Tekstur batu. Bentuknya tidak beraturan. Perbedaan ini mencerminkan bervariasinya magma pembentuk batholit.Bila membeku di bawah permukaan bumi. Kebanyakan batolit merupakan kumpulan massa dari sejumlah tubuh-tubuh intrusi yang berkomposisi agak berbeda.Beberapa batholit mencapai lebih dari 1000 km panjangnya dan 250 km lebarnya. c. b. yaitu ukuran dan bentuk hablur-hablur mineral di dalam batu. dan jenjang volkanik. d. bila magma dapat mencapai permukaan bumi kemudian membeku. tergantung pada kondisi magma dan batuan di sekitarnya.Pengkelasan ini dibuat dengan berdasarkan: a. Batu b ku Magma dapat mendingin dan membeku di bawah atau di atas permukaan bumi. Struktur batu.Sedangkan. merupakan tubuh batuan beku dalam yang paling besar dimensinya. terbentuklah batuan yang dinamakan batuan beku dalam atau disebut juga batuan beku intrusive (sering juga dikatakan sebagai batuan beku plutonik). termasuk di dalamnya adalah batholit. * Batholit. yaitu susunan hablur mineral di dalam batu. Bentuk-bentuk batuan beku yang memotong struktur batuan di sekitarnya disebut diskordan. menjadi tubuh batuan beku intrusive.Tubuh batuan beku dalam mempunyai bentuk dan ukuran yang beragam. dyke. memungkinkan tumbuhnya kristal-kristal yang besar dan sempurna bentuknya. Kandungan mineral yaitu jenis-jenis mineral yang terdapat di dalam batu ini. Proses pembentukan 1. stok. memotong lapisan-lapisan batuan yang diterobosnya. Batuan Beku Dalam Magma yang membeku di bawah permukaan bumi. pendinginannya sangat lambat (dapat mencapai jutaan tahun).Magma dapat menyusup pada batuan di sekitarnya atau menerobos melalui rekahan-rekahan pada batuan di sekelilingnya. Dari penelitian ¡ 10 .

maka batuan beku yang bentuknya kurang lebih silindris dan menonjol dari topografi disekitarnya. bentuknya mirip dengan lakolit hanya saja bagian atas dan bawahnya cekung ke atas.Tidak semua magma terlarut dan mengendap di dasar dapur magma. * Jenjang Volkanik. Blok-blok hasil stopping lebih padat dibandingkna magma yang naik. membentuk kubah landai. Yang membedakan adalah bentuk bagian atasnya. tidak lebih dari 10 km. karena tidak ada rekahan yang sebesar dimensi batolit. Bentuknya tabular. * Dyke. disebut juga gang.Batuan-batuan beku luar secara tekstur digolongkan ke dalam kelompok batuan beku fanerik. sebagai lembaran yang kedua sisinya sejajar. Akibat proses-proses geologi. sehingga mengendap. berdimensi kecil. sejenis dengan sill. tentunya ada proses lain yang bekerja. seperti batolit. Kemudaia setelah batuan yang menutupi di sekitarnya tererosi. * Lakolit. Karena besarnya. bentuknya tidak beraturan dan dimensinya lebih kecil dibandingkan dengan batholit. Berbentuk tabular dan sisi-sisinya sejajar.Saat mengendap fragmen-fragmen ini bereaksi dan sebagian terlarut dalam magma. batuan beku dapt tersingka di permukaan. Meskipun batuan yang diterobos dapat tertekan ke atas oleh magma yang bergerak ke atas secara perlahan. merupakan salah satu badan intrusi yang dibandingkan dengan batholit. Proses ini dinamakan stopping. Stock merupakan penyerta suatu tubuh batholit atau bagian atas batholit. adalah intrusi batuan beku yang konkordan atau sejajar terhadap perlapisan batuan yang diterobosnya.geofisika dan penelitian singkapan di lapangan didapatkan bahwa tebal batholit antara 20-30 km. lakolit dan lopolit. memotong struktur (perlapisan) batuan yang diterobosnya. Batuan beku dalam selain mempunyai berbagai bentuk tubuh intrusi. juga terdapat jenis batuan berbeda. adalah pipa gunung api di bawah kawah yang mengalirkan magma ke kepundan. maupun gaya eksogen. * Stock. 11 . batuan yang diterobosnya melengkung atau cembung ke atas. baik oleh gaya endogen. berdasarkan pada komposisi mineral pembentuknya.Setiap frgamen batuan yang berada dalam tubuh magma yang sudah membeku dinamakan Xenolith. bagian bawahnya mirip dengan Sill. Magma yang naik melepaskan fragmen-fragmen batuan yang menutupinya. * Lopolit.Sedangkan. Bentuk-bentuk yang sejajar dengan struktur batuan di sekitarnya disebut konkordan diantaranya adalah sill. * Sill. batholit dapat mendorong batuan yang di1atasnya. Batholite tidak terbentuk oleh magma yang menyusup dalam rekahan.

Afanitik (fine grained texture). Magma dapat mengalir melaui lereng. dinamakan demikian karena pembentukannya di bawah tekanan air. menjadi hamparan lava basalt yang disebut plateau basalt. Apabila magma membeku di bawah permukaan air terbentuklah lava bantal (pillow lava). Klasifikasi Batuan Beku Pengelompokan atau klasifikasi batuan beku secara sederhana didasarkan atas tekstur dan komposisi mineralnya. tidak berbutir atau tidak memiliki Kristal (amorf) 2. Keluarnya magma di permukaan bumi melalui rekahan disebut sebagai fissure eruption.Pada umumnya magma basaltis yang viskositasnya rendah dapat mengalir di sekitar rekahannya. sedangkan komposisi mineral bergantung pada kandungan unsure kimia magmainduk dan lingkungan krsitalisasinya. keluar melalui rekahan atau lubang kepundan gunung api sebagai erupsi. bebrutir sangat halus à hanya dapat dilihat dengan mikroskop 12 .Keragaman tekstur batuan beku diakibatkan oleh sejarah pendinginan magma. Erupsi yang keluar melalui lubang kepundan gunung api dinamakan erupsi sentral. Tekstur Batuan Beku Beberapa tekstur batuan beku yang umum adalah: 1. sebagai aliran lava atau ikut tersembur ke atas bersama gas-gas sebagai piroklastik.Lava terdapat dalam berbagai bentuk dan jenis tergantung apda komposisi magmanya dan tempat terbentuknya.Batuan Beku Luar Magma yang mencapai permukaan bumi. Gelas (Glassy). mendingin dengan cepat dan membeku menjadi batuan ekstrusif. Dalam klasifikasi batuan beku batuan beku luar terklasifikasi ke dalam kelompok batuan beku afanitik.

lanau. 4. Transportasi dari sedimen menyebabkan pembundaran dengan cara abrasi dan pemilahan (sorting). metamorf yang tertransport dan terendapkan kemu dian terlithifikasi. Ada dua tipe sedimen yaitu: detritus dan kimiawi. Batu edi an Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk dari pecahan atau hasil abrasi dari sedimen. batuan beku. Batuan sedimen klastik à terbentuk dari fragmen batuan lain ataupun mineral 2. Partikel sedimen diklasifikasikan menurut ukuran butir. merupakan tekstur yang khusus di mana terdapat campuran antara butiran -butian kasar di dalam massa dengan butiran-butiran yang lebih halus. dan lempung.Fanerik (coarse grained texture). Detritus terdiri dari partikel-2 padat hasil dari pelapukan mekanis. Contoh batu be u: 2. Batuan sedimen dapat dibagi menjadi 3 golongan: 1. Porfiritik. Batuan sedimen kimiawi à terbentuk karena penguapan. Sedimen kimiawi terdiri dari mineral sebagai hasil kristalisasi larutan dengan proses inorganik atau aktivitas organisme. pasir. Nilai kebundaran dan sortin sangat tergantung pada g ukuran butir. Proses litifikasi dari sedimen menjadi batuan sedimen terjadi melalui kompaksi dan sementasi. evaporasi 3. Butiran besar yang bentuknya relative sempurna disebut Fenokrist sedangkan butiran halus di sekitar fenokrist disebut massadasar. berbutir cukup besar sehingga komponen mineral pembentuknya dapat dibedakan secara megaskopis. jarak transportasi dan proses pengendapan.3. Batuan sedimen organic à terbentuk dari sisa-sisa kehidupan hewan/ tumbuhan ¤ ¢ £ 13 . cobble dan pebble). gravel (termasuk bolder.

oleh karenanya digunakan skala Wentworth. Embry-Klovan.Klasifikasi batuan sedimen klastik adalah berdasarkan besar bu tirnya. Tekanan terjadi diakibatkan oleh beban perlapisan diatas (lithostatic pressure) atau tekanan diferensial sebagai hasil berbagai stress misalnya tektonik stress (differential stress). Proses metamorfosa diakibatkan oleh dua facto utama yaitu Tekanan dan Temperatur (P dan r T). 14  ¨ © ¨ 3. Batuan metamorf adalah jenis batuan yang secara genetis terebntuk oleh perubahan secara fisik dari komposisi mineralnya serta perubahan tekstru dan strukturnya akibat pengaruh tekanan (P) dan temperature (T) yang cukup tinggi. Fluida yang berasal dari batuan sedimen dan magma dapat mempercepat reaksi kima yang berlangsung pada saat proses metamorfosa yang dapat menyebabkan pembentukan mineral baru. Metamorfosis dapat terjadi di setiap kondisi tektonik. Batuan elihan Batuan § ¦¥ Contoh batu se en eta orf) . Kondisi kondisi yang harus terpenuhi dalam pembentukan batuan metamorf adalah: · Terjadi dalam suasana padat · Bersifat isokimia · Terbentuknya mineral baru yang merupakan mineral khas metamorfosa · Terbentuknya tekstur dan struktur baru. tetapi yang paling umum dijumpai pada daerah kovergensi lempeng. Sedangkan untuk klasifikasi batuan sedimen kimiawi dilakukan berdasarkan matriks maupun fragmennya dengan klasifikasi dari Dunham. Panas dari intrusi magma adalah sumber utama yang menyebabkan metamorfosa.

Beberapa contoh mineral index antara lain: · Staurolite: intermediate à high-grade metamorphism · Actinolite: low à intermediate metamorphism · Kyanite: intermediate à high-grade · Silimanite: high grade metamorphism · Zeolite: low grade metamorphism · Epidote: contact metamorphism Pada prinsipnya batuan metamorfosa diklasifikasikan berdasarkan struktur. Urut-urutannya adalah: slate à phyllite à schist à gneiss. misalnya mineral mika (muskovit. biotit) 15 . Sedangkan.Salah satu ciri khas batuan metamorf yang dapat teridentifikasi adalah kenampakkan kilap mika. Batuan metamorf befoliasi membentuk urutan berdasarkan besar butir dan atau berdasarkan perkembangan foliasi. untuk tekstur mineral pada batuan metamorfosa dapat diklasifikasikan sebagai berikut: · Lepidoblastik : terdiri dari mineral-mineral tabular/pipih. Mineral-mineral itu disebut sebagai mineral index. Struktur foliasi terjadi akibat orientasi dari mineral. Sementara itu. untuk batuan metamorf non-foliasi contohnya adalah marmer. sedangkan non-foliasi yang tidak memperlihatkan orientasi mineral.Jenis-jenis metamorfosa adalah: * Metamorfosa kontak à dominan pengaruh suhu * Metamorfosa dinamik à dominan pengaruh tekanan * Metamorfosa Regional à kedua-duanya (P dan T) berpengaruh Fasies metamorfosis dicirikan oleh mineral atau himpunan mineral yang mencirikan sebaran T dan P tertentu. kuarsit dan hornfels. Selain menunjukkan besar butir dan derajat foliasi urut-urutan ini juga menunjukkan kandungan mika yang semakin banyak dari kiri ke kanan.Foliasi merujuk kepada kesejajaran dan segregasi mineral-mineral pada batuan metamorf yang inequigranular.

Batuan Piro lasti   Contoh batu se en (batu metamorf)  16 . kfelspar. · Tekstur Homeoblastik : bila terdiri dari satu tekstur saja. misalnya lepidoblastik dan granoblastik Proses-proses tersebut berlangsung sepanjang waktu baik di masa lampau maupun masa yang akan datang. piroksen · Granoblastik : terdiri dari mineral-mineral granular (equidimensional). Kejadian alam dan proses geologi yang berlangsung sekaranginilah yang memberikan gambaran apa yang telah terjadi di masa lampau seperti diungkapkan oleh a hli geologi ³JAME PAST´ TTO ´ dengan teorinya ³THE PRESENT IS THE KEY TO THE Berdasarkan kata pembentuknya: Pyro à pijar Klastik à fragmen Dapat disimpulkan bahwa batuan piroklastik adalah suatu batuan yang terbentuk dari hasil langsung letusan gunung api (direct blast) yang kemudian terendapkan pada permukaan sesuai dengan keadaan permukaannya (endapan piroklastik) dan lalu mengalami litifik asi  4.· Nematoblastik : terdiri dari mineral-mineral prismatik. dengan batas -batas sutura (tidak teratur). misalnya mineral plagioklas. · Tekstur Hetereoblastik : bila terdiri lebih dari satu tekstur. misalnya lepidoblastik saja. misalnya kuarsa. dengan bentuk mineral anhedral.

bagian bawah : pyroclastic surge deposits · Pyroclastic Fall Deposits · Pyroclastic Surge Deposits Partikel. Strukturnya cross-bedding dengan sortasi yang buruk.untuk menjadi batuan piroklastik. litik. 1981) Endapan piroklastik T fra (tak t rkonsolidasi) (t rkonsolidasi) > 64 mm Bom. Mekanisme pengendapan piroklast adalah sebagai berikut: · Pyroclastic Flow Deposits Macam : ± block & ash flows -scoria flows -pumice / ash flows Distribusi / penyebaran : di lembah / depresi. paralel laminasi). gas dan air vulkanik konsentrasi rendah yang mengalir dalam mekanisme turbulensi sebagai sebuah gravity flow (runtuhan). ground dan ash cloud. Klasifikasi batuan piroklastik berdasrkan ukurannya (Schmid. dan gelas (pumis). breksi piroklastik     Ukuran iroklas Batuanpiroklastik 17 . struktur : perlapisan (graded bedding. blok Lapisan bom / blok Tefra bom atau blok Aglomerat. Macam-macamnya adalah base. terdiri dari kristal. tekstur : sortasi buruk.

Kristalin 18 . Gelas/ Amorf 2. fragmen piroklast dapat dibagi menjadi: · Juvenile pyroclasts : hasil langsung akibat letusan.2 64 mm lapili Lapisan lapili atau Tefra lapili Batulapili (lapillistone) 1/16 2 mm Abu/debu kasar Abu kasar Tuf kasar < 1/16 mm Abu/debu halus Abu/debu halus tuf halus Berdasarkan terbentuknya. kristal pirojenik) · Cognate pyroclasts : fragmen batuan hasil erupsi terdahulu (dari gunungapi yang sama) · Accidental pyroclasts : fragmen batuan berasal dari basement (komposisi berbeda) Fragmen: 1. Litik 3. membeku dipermukaan (fragmen gelas.

dan dari simbul tersebut dapat diketahui jenisnya dan sifatnya. Ada 2 cara klasifika yang umum yang si digunakan: y y cara UNIFIED cara AASHTO Klasifikasi menurut sistem UNIFIED Setiap tanah diberi simbul dua hurup. lanau dan lempung). misalnya: G = kerikil (gravel) S = pasir (sand) M = lanau (silt) C = lempung (clay)       19 . Klasifikasi bermaksud membagi tanah menjadi beberapa golongan tanah dengan kondisi dan sifat yang mirip diberi simbul nama yang sama. pasir.Klasifi asi dan Kara teristi Tanah di bu i Jenis dan terbentu n a) Dalam jenis dan sifat tanah sangat bervariasi. sifat plastisitas butir halus. Hurup pertama menunjukkan jenisnya. hal ini ditentukan oleh ± perbandingan banyaknya fraksi-fraksi (kerikil.

OH. 2. Perbandingan buttir kasar dan butir halus. jika butir kasarnya lebih banyak dari butir halusnya (lihat batas ukuran butir halus dan butir kasar). Gradasi tanah (Cu dan Co). Tanah butir halus dibagi menjadi 2 kelompok. Jika butir halusnya lebih banyak dari butir kasarnya. Tanah dibagiatas 3 kelompok besar : a). dan yang sifat plastisnya tinggi (WL > 50%). ML. Langsung diberi simbul Pt (plat). yaitu tanah butir halus yang sifat plastisnya rendah (WL < 50 %. Tanah berbutir kasar. Kemudian dihitung IP batas = 0. Dengan data WL dan IP diplotkan dalam diagram. OL. Simbul tanah butir halus ditetapkan dengan menggunakan diagram plastisitas Casagrade didapat CH. (dari diagram gradasinya atau dilihat di lapangan). c). MH. Batas konsistensi tanah butir halus (WL dan IP). Tanah butir kasar juga di bagi menjadi dua bagian yaitu kelompok kerikil jika butir kasarnya fraksi kerikilnya lebih besar dari fraksi pasir (G). banyaknya fraksi kerikil dan pasir. Tanah organik jika tampak organik misal humus dan gambut. b). 3. Sifat organik tanah.73(1VL ± 20 . 4. jika fraksi pasirnya lebih besar dari fraksi kerikil (S). Tanah berbutir halus. CL. (alu dilihat secara analisis WL < 50% atau WL > 50%.O = tanah organik Huruf kedua menunjukkan sifatnya W = bergradasi baik (well graded) P = bergradasi jelek (poorly graded) M = mengandung lanau C = mengandung lempung L = bersifat plastis rendah (low plasticity) H = bersifat plastis tinggi (high plasticity) Sifat Index (sifat general) yang digunakan untuk mengklasifikasikan tanah adalah : 1. Dan yang kedua adalah pasir.

maka kemungkinan simbul GW-GC. selanjutnya dilihat pada diagram casagrade. 2. GP-GM. GW-GM. 1. SP-SC. Tanah butir kasar bersih (fraksi halus < 5%). SW-SC. tanah butir kasar yang bersih ini disebut punya gradasi baik jika Cu > 4 dan 1 < cc < 3 untuk pasir dan Cu > 6 dan 1 < Cc < 6. kedua dianggapcampuran jika fraksi halusnya >12% dan ketiga peralian jika fraksi halusnya antara 5-12%. Pada tanah ini diberikan simbul ganda. 3. dan disebut poorly graded (simbul P) jika tidak dipenuhi salah satu kriteria diatas. Jika diatas garis A berarti fraksi halusnya lempung. Jika tidak bersih (fraksihalus >12%). Untuk menetapkan W atau P harus dilihat dulu Cu dan Cc. (di dapat tailah GC dan SC) bial dibawah garis A berarti lanau maka diperoleh tanah GM dan SM. Untuk menetapkan apakah termasuk keluargaC atau M maka perlu diperiksa WL atau IP. Tanah butir halus juga dapat diberi simbul ganda misal CL ± ML. GP-GC. Untuk tanah kasar Disini ada 3 emungkinan pertama bersih bila fraksi halusnya < 5%. Jika fraksi halus antara 5% -12%. SW-SM. fraksi halus dipisahkan dan dicari batas-bats konsistensinya (WL dan WP). # "! Klasifi asi dan Kara teristi ineral di bu i ! ! 21 .20). jika pada diagram casagrade terletak diatas garis Adan nilai IP nya antara 4 ± 7. jika IP > Ip batas berarti diatas garis A dan sebaliknya. SP-SM. tanh ini tidak perlu dicari Cu dan Cc.

Beberapa contoh mineral alterasi antara lain: · Kalkopirit · Pirit · Limonit 22 . Proses alterasi merupakan peristiwa sekunder. Sebagaimana kita ketahui ada mineral yang berbentuk : y y y y Lempeng Tiang Limas Kubus Batu permata kalau ditelaah adalah merupakan campuran dari unsur-unsur mineral. Mineral-Mineral Alterasi Alterasi = Metasomatisme Merupakan perubahan komposisi mineralogy batuan (dalam keadaan padat) karena pengaruh Suhu dan Tekanan yang tinggi dan tidak dalam kondisi isokimia menghasilkan mineral lempung. kuarsa. yaitu suatu wajah lahiriah yang dihasilkan struktur kristalen (bentuk kristal). yang kadang-kadang dapat menjelma dalam bentuk geometris tertentu. bahwa mineral ialah satu frase yang terdapat dalam alam. Istilah mineral dapat mempunyai bermacam-macam makna. oksida atau sulfida logam. yang artinya tak mempunyai bangunan dan susunan kristal sendiri (mis kaca & opal). Ada mineral dalam keadaan Amorf. tidak selayaknya metamorfisme yang merupakan peristiwa primer. sukar untuk mendefinisikan mineral dan oleh karena itu kebanyakan orang mengatakan. Setiap mineral yang dapat membesar tanpa gangguan akan memperkembangkan bentuk kristalnya yang khas. Alterasi terjadi pada intrusi batuan beku yang mengalami pemanasan dan pada struktur tertentu yang memungkinkan masuknya air meteoric untuk dapat mengubah komposisi mineralogy batuan.Mineral adalah suatu zat yang terdapat dalam alam dengan komposisi kimia yang khas dan biasanya mempunyai struktur kristal yang jelas. Tiap-tiap pengkristalan akan makin bagus hasilnya jika berlangsungnya proses itu makin tenang dan lambat.

Kristal artinya mempunyai bentuk yang agak setangkup (symetris) dan yang pada banyak sisinya terbatas oleh bidang datar.· Garnierit · Epidote · Malakit · Khlorit · Orphiment · Realgar · Galena Kristal Kristal adalah sebuah benda yang homogen. Kubus atau ISOMETRIK ketiga poros sama panjang dan berpotongan tegak lurus satu sama lain (contoh : intan.karena bangunan kisi-kisi kristal tersebut berbeda-beda maka sifatnya juga berlainan. rutil. dua poros sama panjang sedangkan poros ketiga berbeda (contoh chalkopirit. korundum). pirit. zircon). topaz) 23 . tiga poros sama panjang dan terletak dalam satu bidang. ORTOROMBIS (irisan wajik) ketiga poros tidak sama panjang du poros berpotongan siku-siku dan poros ketiga memotong miring bidang kedua poros tadi (berit. Ada 32 macam gelas kristal yang dipersatukan dalam 6 sistem kristal. HEKSAGONAL (berbintang enam) Hablur ini mempunyai empat poros. belerang. sehingga memberi bangin yang tersendiri sifatnya kepada mineral yang bersangkutan. beryl. REGULER. Benda padat yang terdiri dari atom-atom yang tersusun rapi dikatakan mempunyai struktur kristalen. 3. Dalam suasana yang baik benda kristalen dapat mempunyai batas bidang rata-rata & benda itu dinamakan kristal (HABLUR) & bidang rata itu disebut muka krsital. TETRAGONAL (berbintang empat) ketiga poros tegak lurus satu sama lain. Kristal dapat terbentuk dalam alam (mineral) atau di laboratorium. berbentuk sangat geometris dan atom-atomnya tersusun dalam sebuah kisi-kisi kristal. tetapi poros ke-empat tegak lurus atas bidang itu dan panjangnya berbeda (contoh apalit. garam batu) 2. yaitu: 1. bersilangdengan sudut 120 derajat (60 derajat). 4.

yang dipengaruhi oleh tata letak intern dari atom. Kalsit. dua dari porosnya berpotongan sorong & poros ketiga tegak lurus atas kedua poros tadi (gips. MONOKLIN (miring sebelah) ketiga poros tidak sama panjang. mudah digores dengan kuku ibu jari 2. mudah digores dengan pisau 4. dapat mengores topaz 24 . dapat menggores kaca 8. Untuk mengukur kekerasan mineral dipakai Skala Kekerasan MOHS (1773-1839). mudah digores dengan pisau 5. muskovit. Fluorit. Topaz. Hematit (Fe2 O3) yang berkilap kelogam ± logaman atau memberigaris merah darah Fluisvat memberikan garis putih (mineral yang berwarna terang tetapi memberi garis putih) Skala Kekerasan M H's Kekerasan adalah sebuah sifat fisik lain. Apatit. Talk.5. distin) Bentuk kristal dibagi dalam 6 tata hablur yang didasarkan: y y perbandingan panjang poros ± poros hablur besarnya sudut persilangan poros ± poros hablur Gores kristal / mineral yang mempunyai kekerasan < 7 jika digosokkan pada lempengan porselin yang kasar biasanya meninggalkan ditempat penggosokan tsb suatu garis yang karakteristik dan seringkali berwarna lain dari mineral itu sendiri. y y y Pirit yang warnanya kuning emas meninggalkan garis hitam. Kwarsa. dapat menggores kaca 9. GIPS. augit) 6. TRIKLIN (miring. anortit. dapat dipotong dengan pisau (agak sukar) 6. mudah digores dengan kuku ibu jari 3. Ortoklas. dapat dicuwil tipis-tipis dengan pisau dibagian pinggir 7. Korundum. 1. ketiga arah) ketiga poros tidak sama panjang dan berpotongan serong satu sama lain(albit.

K = 2 : Gips (CaSO4 ). Silikat alumunium yang mengandung borium.E. K = 7 : Kwarsa. sebagian besar terdiri dari asam kersik (kiezelzuur). keculai pirus (tuquois) 4. artinya no. Batu permata Kelas III Batu permata kelas ini tergolong jenis batu mulia dan batu mulia tanggung. Dari segi kekerasan mutlak skala ini masih dapat dipakai sampai yang ke 9. K = 6 : Veldspat. K = 4 : Vluispat (CaF2) 5. nilai kerasnya kira-kira 7. nilai keras antara 4 ± 7 5. 9 kira-kira 9 kali sekeras no. K = 10 : intan batu permata Masing-masing mineral tersebut diatas dapat menggores mineral lain yang bernomor lebih kecil dan dapat digores oleh mineral lain yang bernonor lebih besar. batunya sedikit 25 . tidak tembus cahaya. K = 9 : Korsum (Al2 O3 dalam corak merah. corak biru batu nilam/safir) 10. kaca tingkap 7. batu tahu 3. Kinge (1860) dalam Han Sam Kay mengelompokkan batu permata yang dijadikan perhiasan dalam lima belas kelas sebagai berikut : 1. 1. Batu permata Kelas I. Intan. Nilai Keras antara 8 s/d 10 2.10. 1 K. K = 3 : Kalsit (CaCo3 ) 4. Dengan lain perkataan SKALA MOHS adalah Skala relative. K = 1 : Talk/Silikat magnesia yang mengandung air 2. batu permata delima. pisau dari baja 8. 10 adalah 42 kali sekeras no. Batu Permata kelas II. dapat menggores korundum Bentuk Kristal Intan ialah benda padat besisi delapan (OKTAHEDRON) 1. K = 8 : Topas. Batu-Batu mulia Tanggung yaitu batu kelas IV. tetapi bagi no. Batu kelas V Batu kelas V nilai kerasnya dan kadar berat jenisnya sangat berbeda-beda. Warnanya gelap (kusam) dan kebanyakan agak keruh. batu permata 9. Nilai Keras antara 7 s/d 8 3. K = 5 : Apatit mengandung chloor 6.

sedangkan yang mengandung alumunium biasanya terlihat berwarna cerah. Ketika terjadi pemindahan panjang gelombang akan memengaruhi energi dan akan terjadi perubahan warna dan jika permata itu mengandung besi biasanya akan terlihat berwarna kelam.mengkilap. nila dan violet. augit warnanya hijau. beberapa menyerap panjang gelombang spesifik dari spektrum yang dapat dilihat. oranye. Belahan ialah sifat untuk menjadi belah menurut bidang yang agak sama licinnya y y y y y belahan baik sekali baik sedang buruk tidak ada belahan sama sekali Warna Kenapa kita dapat meli at berbagai warna ? Warna dapat dilihat ketika terjadi beberapa proses pemindahan panjang gelombang. terkurungnya sesuatu benda (inclusion) $ 2 . Dalam kelas ini termasuk batu marmer dan batu kelas V tidak tergolong batu mulia. kuning. dan harganyapun amat murah bila dibandingkan dengan harga batu mulia. hal ini disebabkan kehadiran zat warna (pigmen). gutit warnanya kuning hingga coklat. hematite warnanya merah dsbnya. biru. azurite warnanya biru. magatit warnanya hitam. malakit warnanya hijau. Belahan Belah adalah kecenderungan batu permata untuk membelah kearah tertentu menyusur permukaan bidang rata. hijau. tetapi juga ada mineral yang berwarna tetap seperti air (berkristal) dan dinamakan Idhiochromatic Disini warna merupakan sifat pembawaan disebabkan karena ada sesuatu zat dalam permata sebagai biang warna (pigment agent) yang merupakan mineral-mineral yaitu : belerang warnanya kuning. Spektrum yang dapat dilihat terdiri dari warna merah. pirit warnanya kuning. lebih spesifik lagi ia menunjukkan kearah mana ikatan-ikatan diantara atom relative lemah dan biasanya reta-retak menunjukan arah belah. Ada juga mineral yang mempunyai warna bermacam-macam dan diistilahkan allokhromatik.

contoh intan yang hanya terdiri dari satu unsur mineral yakni zat arang merupakan benda yang padat yang bersisi delapan karena adanya zat campuran yang berbeda akan menyebabkan warna yang berbeda : tidak berwarna. Fe. Ni. merah muda. Cu. tanda demikian antara lain diperlihatkan oleh banyak mineral.20 27 .62 oligoklas: 2.atau kehadiran zat campuran (Impurities). V. Impurities adalah unsur-unsur yang antara lain terdiri dari Ti.68 mineral berat y y y Labradorit: 2.68 mineral ringan y y y kwarsa: 2.70 Anortit: 2. Mineral yang lebih besar dan tebal selalu memberi kesan yang hitam. kuning. Banyak mineral hanya memperlihatkam warna yan g terang pada bagian-bagian yang tipis sekali. kuning muda.57 albit: 2. Berat Jenis (BD) Untuk mengetahui mineral yang belum diketahui Bdnya dipakai alat yang disebut cairan berat : y y y Pertama : Bromoform (ChBr) Kedua : Joodmethylin (Ch2 J2) Ketiga : Cclerici yaitu larutan Thallium malonat formiat Mineral dengan BD < 2.64 Mineral dengan BD > 2. dan biasanya tidak hadir dalam campuran murni. merah jambu. biru agak hijau. Aneka warna batu permata ini sangat mempersona manusia sehingga manusia memberi gelar ³mulia´ pada batu-batu itu. unsur-unsur yang terkonsentrasi dalam batu permata rendah. merah. Warna hijau muda. jika warna tersebut makin tua berarti makin bertambah Kadar Fe didalam molekulnya. agak kuning coklat. agak kebiru-biruan. Mn. hitam yang dinamakan carbonado. hijau daun.76 Augit hornblende: 3. Cr. Co.

struktur kristalnya baru tampak jika dilihat dengan menggunakan mikroskop š Oniks. jenis kristalnya jenis kripto (kwarsa kripto kristalen) = k = 7.y y y y Maskotit: 2.65 Mineral tergolong dalam fraksi enteng dan bias rangkapnya tergolong rendah yaitu terdiri dari š Kuarsa kristalen.00 Korundum: 3. jenis kristalnya jenis kripto (kwarsa kripto kristalen) = k = 7.3 ± 4 mineral amat berat y y y olifin starolit granat / garnet Mineral dengan BD > 4 dan kekerasan = 7 y Zirkon BD = 2. apabila dipanaskan mengeluarkan air yang menunjukkan bahwa ia terbentuk dalam suasana hidro (perhatikan adanya gugusan OH) atau dikenal sebagai AMFIBOL. adanya garis kembar. š agat. bergkristal (tidak berwarna).3 š Nefrit = Jade = Giok {Ca2 (Mg.9 ± 3. hijau tua. hitam. bentuk menyerabut atau asbes tiform. warna kelabu.90 Biotitit: 3.20 Turmalin Mineral dengan BD 3. tembus cahaya (Translucent) atau opal. BD = 2. k = 7. K = 5 ± 6. kadang-kadang tembus pandang (transparan). warna plagioklas putih. bidang belah berpotongan dengan sudut 550 dan 1250 . Fe)5 (OH)2Si8O22} aktinolit atau Amfibol kalsium magnesium besi. kadang ± kadang kehijau-hijauan. struktur kristalnya baru tampak jika dilihat dengan menggunakan mikroskop. 28 . jenis kristalnya jenis kripto (kwarsa kripto kristalen). struktur kristalnya baru tampak jika dilihat dengan menggunakan mikroskop š jaspis š besi kersik š opal tanggung (half opal) = sifat membelah tidak ada pecahannya berupa kerang. amathis atau kecubung š opal = sebetulnya gel asam kersik š chalsedon. kehijau-hijauan atau kekuning-kuningan. coklat.

belahannya seringkali buruk BD = 4.hijau kekuning-kuningan. mengristal monoklin. terdapat jenis yang berwarna merah.5.5 ± 8. 2 . merah coklat.6.8 karat.2 š Ortit termasuk golongan Epidot hanya dalam persenyawaannya berbeda disebabkan kadar Ce yang tinggi. turmalin biru agak jarang diketemukan. batu sapphire 7 karat dsbnya. Mn). dari batu-batuan endapan atau sedimen yang lebih tua. kristal reguler. Hijau. Bias sedang. belahan buruk. Bias tinggi. tidak berwarna sama sekali. bias cahaya dan bias rangkap kuat. tidak dikatakan berat intan 1 gram tetapi berat intan adalah 5 karat. K= 5. kuning dan hijau jarang. Coklat biru sampai hitam. Bias rangkapnya rendah.9 ± 4. K = 9. BD = 3. Karat adalah satuan berat yang setimbang dengan seperlima gram. Tiap-tiap batu permata yang sudah dikenal berat jenisnya dapat diketahui nilai keras batu. Jika kita timbang berat intan.OH)2Si4O19}. belahan baik. jernis seperti air.3 ± 3. belahan baik.3 š Granat/Garnet (M3´ M2´¶ SiO3O12). Oktahedron/Hexagonal. Heksagonal. kristal gemuk seperti prisma. demikian yang lain batu rubi beratnya 17. dari berat batu dapatlah dihitung kari dari permata tersebut. š Turmalin {H9Al3(B. merah coklat. tak berwarna ±bermacam-macam warna. Pleokroisnya sangat kuat. Zr. K = 7.1) š Spinel (M´ = Mg. M´). K= 7. K = 7.5 ± 5. (3.6 š Epidot ( H2 M4 ³M6´¶ Si6O26. hijau tua. Satuan ini disebut karat metric. bias cahaya keras. dari batuan sedimen tua. M´¶ = Cr. Mengkristal secara reguler. tidak berbias rangkap (Isotrop). Fe. warna merah.BD = 3. bersifat isotrop dalam optiknya. Biasnya tinggi. BD = 4 š Korundum (Al2O3) tersusun sangat padat. prisma. coklat merah tua ± kuning atau coklat kuning. Al. k = 6.

Oleh karena itu. Pada musim dingin. dan Kyushu. dan hujan lebat. Gempa bumi yang merusak sering menyebabkan tsunami. Honshu. Sekitar 70% hingga 80% dari wilayah Jepang terdiri daripegunungan yang berhutan-hutan. kondisi tanah yang lunak.000 pulau yang terletak di pesisir Lautan Pasifik di timur benua Asia. Setiap abadnya. namun sebaliknya wilayah Jepang bagian selatan beriklim subtropis. Gempa bumi besar yang terjadi akhir-akhir ini di Jepang adalah Gempa bumi Ch etsu 2004 dan Gempa bumi besar Hanshin tahun 1995. permukiman penduduk terpusatdi kawasan pesisir. Jepang berada di kawasan beriklim sedang dengan dengan pembagian empat musim yang jelas.Jepang Jepang memiliki lebih dari 3. Keadaan geografi menyebabkan Jepang memiliki banyak sumber mata air panas. Walaupun demikian. Gempa bumi berkekuatan rendah dan sesekali letusan gunung berapi sering dialami Jepang karena letaknya di atas Lingkaran Api Pasifik di pertemuan tiga lempeng tektonik. dan sebagian besar di antaranya telah dibangun sebagai daerah tujuan wisata. di Jepang terjadi beberapa kali tsunami. terdapat perbedaan iklim yang mencolok antara wilayah bagian utara dan wilayah bagian selatan. serta Kepulauan Ryukyu yang berada di selatan Kyushu. Hokkaido. Jepang bagian utara seperti Hokkaido mengalami musim salju. Jepang termasuk salah satu negara berpenduduk terpadat di dunia. Shikoku. 30 . dari utara ke selatan. industri. Daerah yang curam berbahaya untuk dihuni karena risiko tanah longsor akibat gempa bumi.dan cocok untuk pertanian. serta permukiman. Istilah Kepulauan Jepang merujuk kepada empat pulau besar.

Pada musim panas. hangat sewaktu musim dingin dan suhu yang tinggi sepanjang musim panas. awal musim hujan dimulai pertengahan Juni dan berlangsung selama enam minggu. Iklim Jepang terbagi atas enam zona iklim: y Hokkaido: Kawasan paling utara beriklim sedang dengan musim dingin yang panjang dan membekukan. y Samudra Pasifik: Kawasan pesisir bagian timur Jepang mengalami musim dingin yang sangat dingin. Perbedaan suhu antara malam hari dan siang hari juga sangat mencolok. y Kepulauan Ryukyu: Kepulauan di barat daya Jepang termasuk Kepulauan Ryukyu beriklim subtropis. suhu di kawasan ini kadangkala dapat menjadi sangat tinggi akibat fenomena angin fohn. Walaupun demikian. Penyebabnya adalah tekanan tropis di garis khatulistiwa yang bergerak dari barat daya ke timur laut. Musim hujan dimulai lebih awal di Okinawa. namun tidak banyak turun salju. tiupan angin dari barat laut membawa salju yang sangat lebat. 31 . Presipitasi tidak besar. namun salju banyak turun ketika musim dingin. sehingga kawasan ini sepanjang tahun beriklim sedang.6 °F) pada 16 Agustus 2007. Sebaliknya. dan sering membawa hujan yang sangat lebat. Taifun sering terjadi sepanjang September dan Oktober. musim panas menjadi begitu lembap akibat tiupan angin musim dari tenggara. Taifun sangat sering terjadi. Garis depan musim hujan bergerak ke utara. Presipitasi sangat tinggi. dan sebaliknya pada musim panas. y Dataran Tinggi Tengah: Wilayah ini beriklim pedalaman dengan perbedaan suhu ratarata musim panas-musim dingin yang sangat mencolok. Suhu tertinggi yang pernah tercatat di Jepang adalah 40. y Laut Jepang: Di pantai barat Pulau Honshu. kawasan ini lebih sejuk dibandingkan kawasan Pasifik. serta musim panas yang sejuk. namun berakhir di Jepang utara sebelum mencapai Hokkaido.Iklim juga dipengaruhi tiupan angin musim yang bertiup dari benua Asia ke Lautan Pasifik pada musim dingin. yakni sejak awal Mei. Di sebagian besar wilayah Honshu.9 °C (105. y Laut Pedalaman Seto: Barisan pegunungan di wilayah Chugoku dan Shikoku menghalangi jalur tiupan angin musim. terutama selama musim hujan.

bijih besi. tanah. dan mineral Penggunaan lahan: y y y y y Tanah pertanian: 11% Lahan permanen: 1% Lahan hijau: 2% Hutan: 67% Lainnya: 19% (perkiraan 1993) Lahan irigasi: 27. tetapi frekuensi gempa dan tsunami lebih sering terjadi. maka Jepang merupakan salah satu negara yang rawan dengan gempa dan tsunami. Berikut adalah fenomena yang terjadi di Jepang: Ge pa dan tsuna i % % 32 . perikanan.Sumber daya alam: batu bara (sedikit sekali).820 km² (perkiraan 1993) Feno ena Ala di Jepang Dilihat dari karakteristik dan sifat dari batuan. dan mineral yang terkandung di Jepang. Jepang memiliki 2 lempeng yang menyebabkan seringnya gwmpa terguncang di negara tersebut. Walaupun titik gempa dan tsunami di jepang tidak setinggi di Indonesia. minyak bumi.

33 .

Tembok tsunami ketika mengalir akan mengikuti pola dari rupture atau pola dari oatahan yang terpatahan. Retakan atau rekahan ini menyebabkan air tersembul keatas. Innalilahi wainnailaihi rojium ! Ketika mencapai pantai terjadi perubahan bentuk dari tembok air ini karena morfologi dasar air dan morfologi garis pantai. Ketika mendekati pantai kecepatan air yang tidak terganggu akan terus melaju.Termasuk rumah. sampai menyapu segalanya yang dilewati. kendaraan. dan membuat tembok air tsunami. Belokan inilah yang akhirnya menyebabkan terbentuknya pusar n air. a 34 . tetapi yang terganggu garis pantai akan berbelok.Pusaran air raksasa ini terlihat telah mengombang-ambingkan kapal yang berada didalamnya. Tembok air tsunami berubah menjadi pusaran. bangunan. Bagaimana terbentuknya ?Dibawah ini ada penjelasan mekanisme terbentuknya turbulensi atau olakan atau pusaran air iti. Menurut perkiraan visual dari ketinggian dari tembok air ini mencapai 30 meter. dan tentusaja manusia yang tidak sempat mengevakuasi.Dan hingga lebih dari 10 meter ketika mencapai daratan.Pusaran Raksasa Akibat Tsunami Jepang 2011 Sebuah pusaran air raksasa terbentuk di perairan sebelah timur Jepang setelah terjadinya tsunami.

Kapal boat yang terombang-ambing pusaran air. Untuk memberikan seberapa besar pusaran air ini. 35 . Perhatikan bentuk dan pola garis pantai Timur Jepang yang berkelok -kelok. Tentusaja terbentuknya pusaran ini akan sangat mungkin terjadi. dapat dilihat kapal sebagai pembandingnya.Bentuk garis pantai timur Jepang yang dapat mempengaruhi bentuk tembok air dan membuat pusaran air. Yang dib awah ini salah satu pusaran yang terlihat dari helikopter pengamat.Lihat dibawah ini.

3 .

BAB III PENUTUP KESIMPULAN SARAN 37 .

web.com/2006/10/06/batuan-batuan-di-bumi-jenis-dan-terbentuknya/ http://www.shvoong.wikipedia.wikipedia.membuatblog.html http://id.1 http://doddys.org/wiki/Daftar_mineral http://id.org/wiki/Jepang 38 .id/2010/03/klasifikasi-tanah.DAFTAR PUSTAKA http://www.wordpress.wordpress.com/batuan-macam-dan-pembentukannya/ http://id.org/mw/Jenis-jenis_batuan_7.crayonpedia.com/exact-sciences/earth-sciences/1928347-batuan/ http://kuningtelorasin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful