AVES INDONESIA Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Taksonomi Hewan Vertebrata MAKALAH

Disusun Oleh : Ade Zulkarnain Syafi Syaiqur Rahman Depita Ariningtyas Devi Novitasari (04 (090210103030) (090210103033) (090210103042)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER 2011

Jenis-Jenis Aves Yang Terdapat Di Indonesia Aves merupakan kelas tersendiri dalam kingdom animalia, aves atau burung memiliki ciri umum yaitu berbulu dan kebanyakan diantara mereka bisa terbang. Kelas aves adalah satu-satunya kelompok hewan yang memiliki bulu, Hal ini merupakan keunikan tersendiri dari kelompok hewan tersebut.

Jenis-Jenis Aves Endemik di Indonesia ENDEMIK SUMATERA
Beberapa burung yang merupakan Endemik Sumatera yaitu :  Beo Nias         Kuau Raja Bangau nganga Elang rawa katak Puyuh gonggong sumatera Sempidan aceh Kuau kerdil sumatera      Trulek gelambir merah Trinil kaki kuning Gelatik Batu Sultan Luntur kepala merah Rangkong papan Srigunting Sumatera Pelatuk jambul kuning

Namun disini kami hanya akan menjelaskan beberapa species saja antara lain: 1. Bangau Nganga  Klasifikasi Kingdom Phylum Subphylum Classis Ordo Familia Genus Species : Animalia : Chordata : Vertebrata : Aves : Ciconii ormes : Ciconiidae : Anast

: Anast

(Boddaert, 1783)

¢¡   ¢¡  

s s oscitans

 Deskri si Umum Berukuran cukup besar (± 81 cm), berwarna abu-abu dengan sela yang khas pada paruhnya dalam keadaan tertutup. Pada musim dingin, bulu utama abu-abu dengan sayap dan ekor hitam. Iris coklat keputihputihan, paruh kehijauan atau abu-abu krem, tungkai dan kaki kemerahjambuan. Biasanya tidak bersuara, tetapi kadang-kadang berupa erangan rendah dan keprakan paruh. Memiliki kebiasaan yaitu berdiri di atas pesisir berlumpur mencari moluska. Terlihat terbang berkelompok di sepanjang pesisir Sumatera sebelah Utara pada tahun 1977 dan 1979.

2. Puyuh Gonggong Sumatera  Klasi ikasi Kingdom Phylum Classis Ordo Familia Genus Species : Animalia : Chordata : Aves : Galliformes : Phasianidae : Arborophila : Arbhorophila rubrirostris 

Deskri si Umum Berukuran sedang (± 30 cm), berwarna coklat, kepala berwarna belang. Mahkota dan sisi kepala hitam dengan bintik-bintik putih kecil, tenggorokan putih dengan bintik-bintik hitam. Luas warna putih pada kepala sangat bervariasi, semakin ke utara akan semakin putih. Bagian atas coklat, bergaris melintang hitam sempit.terdapat bercak besar hitam pada sayap, dada coklat pucat dengan bintik-bintik putih kecil, perut abu-abu berbintik hitam. Iris coklat, paruh merah, kulit lingkar mata merah, kaki merah. Siulan keras bersama ³kioow´ dengan nada meninggi. Memiliki kebiasaan yaitu pemalu dan tinggal di atas tanah dalam kelompok kecil. Lebih menyukai parit berlumut dan tumbuhan bawah yang rapat di

punggung bukit. Biasa terlihat di bukit barisan, Sumatera, di hutan pegunungan antara ketinggian 900-2500 m.

3. Sempidan Aceh  Klasi ikasi Kingdom Phylum Classis Ordo Familia Genus Species : Animalia : Chordata : Aves : Galliformes : Phasianidae : Lophura : Lophura hoogerwerfi 

Deskri si Umum Berukuran besar (± 40-50 cm), berwarna gelap. Betina mirip sekali dengan sempidan sumatera, hitam kebiruan mengilap dan tanpa jambul. Tetapi punggung lebih coklat, tubuh bagian bawah kurang coklat dan seluruhnya bercoretkan hitam. Terlihat lebih seragam tanpa pola sisik pada bulu tengah yang berwarna pucat yang terdapat pada sempidan Sumatera. Tubuh bagian bawah coklat kekuningan, tengorokan keputih-putihan, ekor hitam. Iris kuning lulur, paruh abu-abu biru, kulit muka gundul merah, kaki biru tua. Kebiasaan hidup di lantai pegunungan, dalam kelompok kecil dengan satu jantan dan beberapa betina. Dikenal dari Sumatera Utara di hutan pegunungan antara ketinggian 1200-2000 m. status taksonomi belum pasti, oleh beberapa pakar mungkin dimasukkan sebagai ras dari Sempidan Sumatera.

Rangkong Papan  Klasi ikasi Kingdom Phylum Classis Ordo Familia Genus Species : Animalia : Chordata : Aves : Coraciiformes : Bucerotidae : Buceros : Buceros Bicornis . Mirip dengan Srigunting jambul-rambut yang menggantikannya di Sumatera. 5. Srigunting Sumatera  Klasi ikasi Phylum Subphylum Classis Ordo Subordo Familia Genus Species : Chordata : Vertebrata : Aves : Passeriformes : Passeri : Dicruridae : Dicrurus : Dicrurus sumatranus  Deskri si Umum Berukuran agak besar (± 29 cm). paruh lebih pendek. tetapi lebih kecil. dan lebih sedikit bintiknya yang mengilap.4. paruh hitam. ekor lebih pendek dengan bulu terluar sedikit melengkung. hitam mengilap dengan ekor sedikit menggarpu dan lebar. kaki hitam. Memiliki nyanyian yang keras berirama dengan kadang-kadang suara pekikan serak. Iris merah.

6. UU No. kaki hitam. Makan dan istirahat pada tajuk hutan primer.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang dipertegas dengan SK Menteri Kehutanan No. lebih kasar daripada rangkong badak. Enggang berleher hitam dan bertanduk lebih besar. kadangkadang muncul dalam koleksi burung sangkar (diduga kuat merupakan hasil persilangan antara jenis ini dan rangkong badak). Burung Rangkong termasuk hewan yang dilindungi berdasarkan Peraturan Perlindungan Binatang Liar No. Muka hitam. 301/Kpts-II/1991 tentang Inventarisasi Satwa yang dilindungi UU dan No. dengan asal-usul yang tidak diketahui. tanduk gepeng dan cekung ke atas. hutan bekas tebangan dan hutan rawa. Deskri si Umum Jenis burung rangkong sangat unik dan memiliki keindahan yang tidak dapat dijelaskan dengan hanya melihat gambar. Umumnya berpasangan. Iris merah (pada jantan) atau keputih-putihan (pada betina). Suara keras menyalak ³gok´ atau ³wer-gok´. terbang rebut di atas hutan. paruh kuning. 882/Kpts-II/1992 tentang Penetapan Tambahan Beberapa Jenis Satwa yang dilindungi UU. Ada garis hitam lebar melintang pada ekor yang putih dan garis putih kekuningan pada sayap yang hitam. berwarna hitam dan krem. Berukuran sangat besar (± 125 cm). leher dan dada yang berbulu putih kadang-kadang dikotori warna kuning. Paruh dan tanduk kuning. Gelatik Batu Sultan  Klasi ikasi Phylum Subphylum Classis Ordo Subordo : Chordata : Vertebrata : Aves : Passeriformes : Passeri Superfamilia : Sylvioidea . 226 tahun 1931.

sedangkan nama ilmiahnya yalah Spizaetus cirrhatus. Siulan melengking keras. Hidup di tajuk primer dan sekunder. berulang ³tsyiri-tsyiritsyiri´. Betina mirip jantan. dan berwarna kuning. berukuran agak kecil (± 20 cm).Familia Genus Species : Paridae : Melanochlora : Melanochlora sultanea  Deskri si Umum Mudah dikenali. Dinamai demikian kemungkinan karena warnanya yang berbercak-bercak (pada bentuk yang berwarna terang). tetapi tenggorokan dan dada berwarna kuning zaitun gelap dan tubuh bagian atas tersapu warna zaitun. dan panggilan bahaya mengocek bergetar. kaki abu-abu. aktif mencari serangga besar. Namanya dalam bahasa Inggris adalah Changeable Hawk-eagle karena warnanya yang sangat bervariasi dan berubah-ubah. Iris coklat. 7. Elang Brontok Klasifikasi ilmiah Kerajaan : Animalia Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Chordata : Aves : Accipitriformes : Accipitridae : Spizaetus : S. dalam kelompok campuran. paruh hitam. cirrhatus Nama binomial Spizaetus cirrhatus Elang Brontok adalah sejenis burung pemangsa anggota suku Accipitridae. berwarna hitam dan kuning dengan jambul luar biasa panjang. . lembut.

Betina serupa dengan yang jantan. Tidak jarang burung ini merampok kawanan ayam di pedesaan. dengan sedikit perbedaan pada bentuk sayap.Burung elang yang berukuran sedang sampai besar. Sayap yang panjang. Terdapat pula bentuk yang gelap (hitam) dan yang lebih terang daripada bentuk normal. Bentuk yang gelap berwarna coklat gelap seluruhnya. Burung ini menyukai berburu di tempat terbuka dan menyerang mangsanya yang berupa reptil. Telur satu butir (jarang dua) berwarna putih dengan . dibuat dari ranting-ranting pohon dan dedaunan di pohon yang tinggi. hanya bertubuh agak besar. terbentang mendatar tatkala terbang. sabana dan padang rumput. burung ini didapati di Sumatra. membedakannya dengan jenis elang lainnya. Sarangnya berukuran besar. Bali dan Nusa Tenggara. Bentuk gelap ini ketika terbang hampir serupa dengan elang hitam (Ictinaetus malayensis). burung atau mamalia kecil dari tempatnya bertengger di pohon kering atau dari udara. dengan garis hitam pada ujung ekor yang cukup kontras dengan bagian lain dari ekor. dengan panjang tubuh diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor sekitar 60-72 cm. putih di sisi bawah tubuh dan ekor yang coklat kemerahan. Bentuk yang normal berwarna coklat di sebelah atas. terutama di lapangan. Terdapat coret-coret membujur berwarna hitam di leher dan bercak-bercak kecoklatan di dada. burung yang muda dengan kepala yang berwarna lebih pucat dan pola warna yang lebih samar. Elang brontok hanya berpasangan di musim berbiak. dengan ujung (susunan bulu primer) yang nampak membulat. Warnanya yang sangat berubah-ubah menyulitkan identifikasi. dikombinasikan dengan ekor yang panjang dan pola warna di atas. Ras-ras tertentu memiliki jambul panjang yang tersusun dari empat helai bulu di belakang kepalanya. Jawa. Di Indonesia. sedangkan ras yang lainnya sama sekali atau nyaris tidak berjambul. Kalimantan. dan di luar waktu-waktu tersebut sering ditemukan menjelajah sendirian di hutan-hutan terbuka. dengan garis-garis hitam melintang pada sayap dan ekor yang nampak jelas ketika terbang.

Undang-undang No. : Sturnidae.bintik kemerah-merahan. Nama Latin (Nama Trinomial): Gracula religiosa robusta. Di Jawa. Beo Nias Klasi ikasi Ilmiah: Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Chordata. Subspesies beo yang mempunyai nama latin Gracula religiosa robusta ini sering disebut juga sebagai Ciong atau Tiong. 8. Burung beo nias (Gracula religiosa robusta) merupakan satwa endemik Sumatera Utara yang hanya bisa dijumpai di Pulau . Beo Nias ditetapkan sebagai fauna identitas provinsi Sumatera Utara. Subspesies Gracula religiosa robusta. Sumatera Utara. Surat Keputusan Menteri Pertanian No. elang brontok bersarang antara bulan April sampai sekitar Agustus atau Oktober. : Passeriformes. Habitat dan Persebaran. Burung populasinya lebih banyak terdapat di dalam sangkar ketimbang di alam bebas padahal burung endemik yang langka ini termasuk satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Perlindungan Binatang Liar Tahun 1931. : Aves. : Gracula. 7 Tahun 1999. 421/Kpts/Um/8/1970. : G. 5 Tahun 1990. dan Peraturan pemerintah No. Beo nias yang mempunyai ukuran paling besar dibandingkan subspesies beo lainnya paling populer dan banyak diminati oleh para penggemar burung beo lantaran kepandaiannya dalam menirukan berbagai macam suara termasuk ucapan manusia. Dalam bahasa Inggris. beo nias yang endemik Sumatera Utara ini semakin hari semakin langka. burung endemik ini biasa disebut Common Hill Myna. Nama Indonesia: Beo Nias Beo nias merupakan salah satu subspesies (anak jenis) burung beo yang hanya terdapat (endemik) di pulau Nias. religiosa. Sayang.

dihiasi dengan bintik-bintik besar menyerupai mata serangga atau oceli. . Populasi dan Konservasi. Kuau Raja Kerajaan : Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : : : : : : Animalia Chordata Aves Galliformes Phasianidae Argusianus A. Secara umum spesies beo didaftar sebagai Least Concern dalam IUCN Redlist dan dimasukkan dalam CITES Apendiks II. argus Kuau Raja atau dalam nama ilmiahnya Argusianus argus adalah salah satu burung yang terdapat di dalam suku Phasianidae. Burung jantan dewasa berukuran sangat besar. Burung beo nias menyukai hutan yang dekat perkampungan atau tempat terbuka pada daerah dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter dpl. sebagai habitatnya. 9. Bahkan IPB bersama Kementerian Kehutanan yang pernah melakukan penelitian dari 1996-1997 hanya bisa menemukan 7 ekor burung beo nias saja. Burung jantan dewasa juga memiliki bulu sayap dan ekor yang sangat panjang. Di atas kepalanya terdapat jambul dan bulu tengkuk berwarna kehitaman.Burung beo nias (Gracula religiosa robusta) endemik Sumatera Utara. panjangnya sekitar 75cm. Pulau Simo dan Pulau Bangkaru.Nias dan sekitarnya seperti Pulau Babi. Populasi burung endemik yang menjadi fauna identitas Sumatera Utara ini hingga sekarang tidak diketahu dengan pasti. Namun yang pasti semakin hari burung pengicau ini semakin sulit ditemukan di alam liar. Pulau Tuangku. panjangnya dapat mencapai 200cm. Kuau Raja mempunyai bulu berwarna coklat kemerahan dan kulit kepala berwarna biru. namun populasi beo nias yang terdapat di alam liar semakin langka. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan.

Bulu ekor dan sayap betina tidak sepanjang burung jantan. burung jantan memamerkan bulu sayap dan ekornya di depan burung betina. Spesies ini ditemukan di hutan tropis Sumatra. Bulu-bulu sayapnya dibuka membentuk kipas. berdasarkan dari raksasa bermata seratus bernama Argus di mitologi Yunani. ENDEMIK IRIAN Beberapa burung yang merupakan Endemic Irian yaitu :             Cendrawasih Kuning Cendrawasih Botak Cendrawasih Mati-kawat Cendrawasih Merah Cendrawasih Panji Cendrawasih Biru Cendrawasih Goldi Cendrawasih Kaisar Cendrawasih Kuning-kecil Cendrawasih Raggiana Paruh Sabit Kuri-kuri Penghisap Madu Elo . dan hanya dihiasi dengan sedikit oceli. Nama binomial spesies ini diberikan oleh Carolus Linnaeus. Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan serta penangkapan liar yang terus berlanjut. Burung betina menetaskan hanya dua telur saja. memamerkan "ratusan mata" di depan pasangannya. Burung ini didaftarkan dalam CITES Appendix II. Borneo dan Semenanjung Malaysia.dengan jambul kepala berwarna kecoklatan. Pada musim berbiak. Populasi Kuau Raja tersebar di Asia Tenggara. Kuau Raja dievaluasikan sebagai beresiko Hampir Terancam di dalam IUCN Red List.

Ia tersebar di hutan dataran rendah dan bukit di barat daya pulau Irian dan pulau Aru. biji serta serangga kecil. Makanannya terdiri dari buahbuahan. Cendrawasih Botak  Klasi ikasi Kingdom Phylum Classis Ordo Familia Genus Spesies : Animalia : Chordata : Aves : Passeriformes : Paradisaeidae : Cicinnurus : Cicinnurus respublica .Namun disini kami hanya akan menjelaskan beberapa species saja antara lain : 1. Cendrawasih Kuning  Klasi ikasi Kingdom Phylum Classis Ordo Familia Genus Spesies  : Animalia : Chordata : Aves : Passeriformes : Paradisaeidae : Paradisea : Paradisea minor Deskripsi Umum Merupakan burung cendrawasih berukuran besar. 2. Burung Cendrawasih Kuning-besar ini burung terbesar dari genus Paradisaea. sepanjang sekitar 43 cm. Burung jantan dihiasi bulu-bulu panggul yang besar warna kuning dan punya sepasang ekor kawat yang panjang. berwarna coklat marun dan bermahkota kuning. Tenggorokannya berwarna hijau zamrud dan bantalan dadanya cokelat kehitaman. Indonesia. Burung betina berbulu cokelat marun tak bergaris.

Seperti kebanyakan spesies burung lainnya di suku . Kulit kepalanya berwarna biru muda terang dengan pola salib ganda hitam. 3. mulut hijau terang. Burung ini berparuh panjang lancip berwarna hitam dengan iris mata berwarna merah. Burung jantan dewasa mempunyai bulu berwarna hitam mengilap. Cendrawasih Mati-kawat  Klasi ikasi Kingdom Phylum Classis Ordo Familia Genus Spesies : Animalia : Chordata : Aves : Passeriformes : Paradisaeidae : Seleucidis : Seleucidis melanoleucus  Deskripsi Umum Sejenis burung pengicau berukuran sedang. Cendrawasih Botak hanya ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau Waigeo dan Batanta di kabupaten Raja Ampat. Burung betina berwarna coklat dengan kulit kepala biru muda. Deskripsi Umum Sejenis burung pengicau berukuran kecil. Endemik Indonesia. dengan panjang sekitar 21cm long. Burung jantan dewasa memiliki bulu berwarna merah dan hitam dengan tengkuk berwarna kuning. dari marga Cicinnurus. Cendrawasih Mati-kawat ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau Irian. dengan panjang sekitar 33cm. pada bagian sisi perutnya dihiasi bulu-bulu berwarna kuning dan duabelas kawat berwarna hitam. Pakan burung Cendrawasih Botak terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga kecil. dari genus tunggal Seleucidis. berukuran lebih kecil dari burung jantan dan tanpa dihiasi bulu-bulu berwarna kuning ataupun keduabelas kawat di sisi perutnya. Burung betina berwarna coklat. kaki berwarna biru dan dua bulu ekor ungu melingkar.

4.Paradisaeidae. Setelah kopulasi. Burung jantan memikat pasangan dengan ritual tarian yang memamerkan bulu-bulu hiasannya. Pakan burung Cendrawasih Mati-kawat terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga. dengan muka berwarna coklat tua dan tidak punya bulu-bulu hiasan. Setelah kopulasi. Endemik Indonesia. burung jantan meninggalkan betina . Cendrawasih Merah adalah poligami spesies. Burung ini berwarna kuning dan coklat. Burung betina menetaskan dan mengasuh anak burung sendiri. Burung jantan dewasa berukuran sekitar 72cm yang termasuk bulu-bulu hiasan berwarna merah darah dengan ujung berwarna putih pada bagian sisi perutnya. provinsi Irian Jaya Barat. burung jantan meninggalkan betina dan mulai mencari pasangan yang lain. Burung jantan memikat pasangan dengan menggunakan keduabelas kawat pada ritual tariannya. Cendrawasih Merah  Klasi ikasi Kingdom Phylum Classis Ordo Familia Genus Spesies : Animalia : Chordata : Aves : Passeriformes : Paradisaeidae : Paradisaea : Paradisaea rubra  Deskripsi Umum Sejenis burung pengicau berukuran sedang. dan berparuh kuning. bulu muka berwarna hijau zamrud gelap dan diekornya terdapat dua buah tali yang panjang berbentuk pilin ganda berwarna hitam. dari marga Paradisaea. Cendrawasih Merah hanya ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau Waigeo dan Batanta di kabupaten Raja Ampat. Cendrawasih Mati-kawat adalah poligami spesies. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan. dengan panjang sekitar 33cm.

Burung jantan dewasa mempunyai bulu berwarna hitam dan kuning tua. 5.dan mulai mencari pasangan yang lain. Iris mata berwarna coklat tua. Cendrawasih Panji  Klasi ikasi Kingdom Phylum Classis Ordo Familia Genus Spesies : Animalia : Chordata : Aves : Passeriformes : Paradisaeidae : Pteridophora : Pteridophora alberti  Deskripsi Umum Sejenis burung pengicau berukuran kecil. Daerah sebaran Cendrawasih Panji adalah di hutan pegunungan pulau Irian. Burung betina menetaskan dan mengasuh anak burung sendiri. Cendrawasih Panji adalah poligami spesies. dengan panjang sekitar 22cm. Burung jantan memikat pasangan dengan menggunakan bulu mantel dan ke dua kawat di kepalanya pada ritual tarian. Bulu mantel dan punggung tumbuh memanjang berbentuk tudung berwarna hitam. Betina berukuran lebih kecil dari burung jantan dan tanpa dihiasi mantel atau bulu kawat hiasan. yang panjangnya mencapai 40cm dan dapat ditegakkan pada waktu memikat betina. Pakan burung Cendrawasih Panji terdiri dari buah-buahan. dikepalanya terdapat dua helai bulu kawat bersisik biru-langit mengilap. Pakan burung Cendrawasih Merah terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga. beri dan aneka serangga. Burung betina berwarna abu-abu kecoklatan dengan garis-garis dan bintik gelap. burung . dari genus tunggal Pteridophora. kaki berwarna abu-abu kecoklatan dan paruh berwarna hitam dengan bagian dalam mulut berwarna hijau laut. Seperti kebanyakan spesies burung lainnya di suku Paradisaeidae. Setelah kopulasi.

perbukitan dan pegunungan pulau Irian bagian selatan. Burung jantan memikat pasangan dengan ritual tarian yang memamerkan bulu-bulu hiasannya. berparuh abu-abu kebiruan. burung jantan meninggalkan betina dan mulai mencari pasangan . iris mata berwarna kuning dan kaki berwarna abu-abu coklat keunguan. dari genus Paradisaea.jantan meninggalkan betina dan mulai mencari pasangan yang lain. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan. bulu bagian dada berwarna coklat tua dan diekornya terdapat dua buah tali yang panjang berwarna hitam. Setelah kopulasi. Burung ini berwarna kuning dan coklat. dari permukaan laut sampai ketinggian 1. dengan panjang sekitar 34cm. dengan muka berwarna coklat dan tidak punya bulu-bulu hiasan. Burung betina menetaskan dan mengasuh anak burung sendiri. Daerah sebaran Cendrawasih Raggiana terdapat di hutan hujan tropis.500 meter Cendrawasih Raggiana adalah poligami spesies. mulut merah muda. tenggorokan berwarna hijau zamrud gelap. jingga dan warna campuran antara merah-jingga pada bagian sisi perutnya. 6. Cendrawasih Raggiana Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Chordata Aves Passeriformes Paradisaeidae Paradisaea Spesies: Paradisaea raggiana Cendrawasih Raggiana atau dalam nama ilmiahnya Paradisaea raggiana adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang. Burung jantan dewasa memiliki bulu-bulu hiasan beraneka warna merah. hutan dataran rendah.

Paruh Sabit Kurikuri Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: spesies: Chordata Aves Passeriformes Paradisaeidae Epimachus Epimachus fastuosus Paruh sabit Kurikuri atau dalam nama ilmiahnya Epimachus fastuosus adalah sejenis burung cendrawasih yang berukuran besar dari genus Epimachus.yang lain. Burung ini didaftarkan dalam CITES Appendix II. Bulu bagian atas berwarna hitam keunguan. Burung jantan dewasa merupakan salah satu burung terbesar di antara burung cendrawasih. Jantan berukuran sekitar 110cm yang termasuk bulu ekor hiasan berwarna biru ungu dengan ujung runcing dan sangat panjang. Spesies ini mempunyai daerah sebaran yang luas dan masih sering ditemukan di habitatnya. kaki hitam keabuan dan bagian dalam mulut berwarna kuning terang. Pada sisi dadanya terdapat bulu hiasan seperti kipas berwarna merah. coklat dan hitam dengan ujung warna pelangi. Pakan burung Cendrawasih Raggiana terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga. dan ungu di sekitar dagu dan leher. Burung betina . Burung ini memiliki paruh hitam melengkung seperti sabit dan berekor panjang. 7. Cendrawasih Raggiana dievaluasikan sebagai beresiko rendah di dalam IUCN Red List. kepala dan punggung berwarna biru hijau. tubuh bagian bawah berwarna hitam. coklat. iris mata merah. Burung betina biasanya menetaskan dua butir telur berwarna merah muda dan mengasuh anak burung sendiri.

casuarius Kasuari Gelambir-ganda atau dalam nama ilmiahnya Casuarius casuarius adalah salah satu burung dari tiga spesies Kasuari. Pakan burung Paruh-sabit Kurikuri terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga. dan biasanya berukuran lebih besar dan lebih dominan. Daerah sebaran Paruh-sabit Kurikuri terdapat di hutan-hutan pegunungan pulau Irian. Kasuari Gelambir-ganda Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Chordata Aves Struthioniformes Casuariidae Casuarius Spesies: C. 8. dan memiliki bulu berwarna hitam yang keras dan kaku. Setelah kopulasi. Seperti umumnya . Burung betina menetaskan dan mengasuh anak burung sendiri. bagian bawah tubuh hitam dengan totol putih di bagian belakang. dan memiliki bulu coklat kemerahan. Jari-jari kaki burung ini sangat berbahaya karena diperlengkapi dengan cakar yang sangat tajam. Burung jantan memikat pasangan dengan ritual tarian yang memamerkan bulu-bulu hiasannya disertai dengan nyanyian. Seperti kebanyakan burung-burung cendrawasih. Burung Kasuari mempunyai kaki yang besar dan kuat dengan tiga buah jari pada masing-masing kakinya. Paruh-sabit Kurikuri adalah poligami spesies. Di atas kepalanya terdapat tanduk yang tinggi berwarna kecoklatan. iris mata coklat dan tidak punya bulu-bulu kipas hiasan. burung jantan meninggalkan betina dan mulai mencari pasangan yang lain. Burung betina serupa dengan burung jantan.berukuran lebih kecil dari burung jantan. Burung dewasa berukuran besar. dengan ketinggian mencapai 170cm. Kulit lehernya berwarna biru dan terdapat dua buah gelambir berwarna merah pada lehernya.

Burung betinanya yang kurang menarik . Anak burung dierami dan dibesarkan oleh burung jantan.spesies burung-burung yang berukuran besar. Burung jantan bermahkota warna ungu dan ungu-pucat mengkilat dan warna pelindung dadanya hijau zamrud. Bidadari Halmahera  Klasi ikasi Kingdom Phylum Classis Ordo Famili Genus Spesies  : Animalia : Chordata : Aves : Passeriformes : Paradisaeidae : Semioptera : Semioptera wallacii Deskripsi Umum Jenis cendrawasih berukuran sedang. burung Kasuari Gelambirganda tidak dapat terbang. Kasuari Gelambir-ganda dievaluasikan sebagai rentan di dalam IUCN Red List. Cendrawasih ini merupakan satu-satunya anggota genus Semioptera. Cirinya yang paling mencolok adalah dua pasang bulu putih yang panjang yang keluar menekuk dari sayapnya dan bulu itu dapat ditegakkan atau diturunkan sesuai keinginan burung ini. Spesies ini merupakan satu-satunya burung di marga Casuarius yang terdapat di benua Australia. ENDEMIK MALUKU 1. sekitar 28cm. Populasi Kasuari Gelambir-ganda tersebar di hutan dataran rendah di Australia. berpasangan hanya pada waktu musim berbiak. pulau Irian dan pulau Seram di provinsi Maluku. Pakan burung Kasuari Gelambir-ganda terdiri dari aneka buahbuahan yang terjatuh di dasar hutan. Penangkapan liar dan hilangnya habitat hutan mengancam keberadaan spesies ini. Burung Kasuari biasanya hidup sendiri. berwarna cokelat-zaitun.

kaki abu-abu. Jantan dan betina serupa. meluncur dengan sayapnya dan mengembangkan bulu pelindung dadanya yang berwarna hijau mencolok sementara bulu putih panjangnya di punggungnya dikibar-kibarkan. Biasanya betina berukuran lebih kecil dan berwarna lebih kelam dibanding burung jantan. Mereka berkumpul dan menampilkan tarian udara yang indah. dan buah-buahan. ENDEMIK SULAWESI 1. paruh jingga dan bulu sisi bawah berwarna merah-muda keputihan. dengan panjang sekitar 55cm. Burung ini memiliki bulu berwarna hitam. Makanannya terdiri dari serangga. artropoda. dan merupakan satu-satunya burung di dalam genus tunggal Macrocephalon. Populasi hewan endemik Indonesia ini . kulit sekitar mata berwarna kuning. Burung Bidadari Halmahera adalah burung endemik kepulauan Maluku dan merupakan jenis burung cenderawasih sejati yang tersebar paling barat. Burung jantan bersifat poligami. Di atas kepalanya terdapat tanduk atau jambul keras berwarna hitam. iris mata merah kecoklatan.berwarna cokelat zaitun dan berukuran lebih kecil serta punya ekor lebih panjang dibandingkan burung jantan. Maleo Senkawor  Klasi ikasi Kingdom Phylum Classis Ordo Familia Genus Species : Animalia : Chordata : Aves : Galliformes : Megapodiidae : Macrocephalon : Macrocephalon maleo  Deskripsi Umum Sejenis burung gosong berukuran sedang.

kacang dan aneka buah-buahan. . semut. seperti ular. dan harus mencari makan sendiri dan menghindari hewan pemangsa. Maleo Senkawor adalah monogami spesies. Timor Barat dan Timor Timur. kumbang serta berbagai jenis hewan kecil. mencapai lima kali lebih besar dari telur ayam. Burung betina menetaskan antara dua sampai tiga telur dalam sarangnya di lubang pohon. Sulawesi. kulit di sekitar matanya berwarna kebiruan dan kakinya berwarna abu-abu. Kakatua-kecil Jambul-kuning berparuh hitam. Kakatua Jambul Kuning Kerajaan : Animalia Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Chordata : Aves : Psittaciformes :Cacatuidae : Cacatua : C. kadal. Daerah sebaran Kakatua-kecil Jambul-kuning adalah di kepulauan Sunda Kecil. dengan panjang sekitar 35 cm. anak Maleo menggali jalan keluar dari dalam tanah dan bersembunyi ke dalam hutan. kucing. Anak Maleo ini sudah dapat terbang. dari marga cacatua. Burung betina serupa dengan burung jantan. Pakan burung Kakatua-kecil Jambul-kuning terdiri dari biji-bijian. sulphurea Burung ini memiliki ukuran sedang. Bulu-bulu terbang dan ekornya juga berwarna kuning. daerah sekitar pantai gunung berapi dan daerah-daerah yang hangat dari panas bumi untuk menetaskan telurnya yang berukuran besar. Pakan burung ini terdiri dari aneka biji-bijian. Maleo bersarang di daerah pasir yang terbuka. Setelah menetas. babi hutan dan burung elang. 2. buah. Burung ini hampir semua bulunya berwarna putih. Di kepalanya terdapat jambul berwarna kuning yang dapat ditegakkan. Bali.hanya ditemukan di hutan tropis dataran rendah pulau Sulawesi. dimana terdapat hutanhutan primer dan sekunder.

yang dalam nama ilmiahnya Macrocephalon maleo adalah sejenis burung gosong berukuran sedang. Populasi . 3. Di atas kepalanya terdapat tanduk atau jambul keras berwarna hitam. Diperkirakan jumlahnya kurang dari 10. Yang unik dari maleo adalah. dan perbandingannya sekitar 5 hingga 8 kali lipat dari ukuran telur ayam. Burung ini memiliki bulu berwarna hitam. Namun saat ini mulai terancam punah karena habitat yang semakin sempit dan telur-telurnya yang diambil oleh manusia. dengan panjang sekitar 55cm. saat baru menetas anak burung maleo sudah bisa terbang Ukuran telur burung maleo beratnya 240 gram hingga 270 gram per butirnya.Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan dan penangkapan liar yang terus berlanjut untuk perdagangan. Burung Maleo Kerajaan: Hewan Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Chordata Burung Galliformes Megapodiidae Macrocephalon Spesies: M. kakatua-kecil jambul-kuning dievaluasikan sebagai kritis di dalam IUCN Red List. iris mata merah kecoklatan. serta daerah dan populasi dimana burung ini ditemukan sangat terbatas. dan merupakan satu-satunya burung di dalam genus tunggal Macrocephalon. kaki abu-abu. paruh jingga dan bulu sisi bawah berwarna merah-muda keputihan.000 ekor saat ini. maleo Maleo Senkawor atau Maleo. Jantan dan betina serupa. kulit sekitar mata berwarna kuning. ukuran rata-rata 11 cm. Biasanya betina berukuran lebih kecil dan berwarna lebih kelam dibanding burung jantan.

Sulawesi Tengah. babi hutan dan burung elang. sehingga ia bisa terbang. kemampuan sayap pada anak maleo sudah seperti unggas dewasa. Populasi maleo di Sulawesi mengalami penurunan sebesar 90% semenjak tahun 1950-an. kucing. daerah sekitar pantai gunung berapi dan daerah-daerah yang hangat dari panas bumi untuk menetaskan telurnya yang berukuran besar. Populasi hewan endemik Indonesia ini hanya ditemukan di hutan tropis dataran rendah pulau Sulawesi khususnya daerah Sulawesi Tengah. ladang peneluran hanya ditemukan di daerah yang memliki sejarah geologi yang berhubungan dengan lempeng pasifik atau Australasia. Pakan burung ini terdiri dari aneka biji-bijian. semut. seperti ular. hal ini dikarenakan nutrisi yang terkandung didalam telur maleo lima kali lipat dari telur biasa.Tolitoli. kumbang serta berbagai jenis hewan kecil.Tidak semua tempat di Sulawesi bisa ditemukan maleo. anak Maleo menggali jalan keluar dari dalam tanah dan bersembunyi ke dalam hutan. Makanan Maleo Senkawor adalah monogami spesies. Habitat Maleo bersarang di daerah pasir yang terbuka. anak maleo harus mencari makan sendiri dan menghindari hewan pemangsa. buah. kadal. . yakni di daearah Kabupaten Donggala (Desa Pakuli dan sekitarnya) dan Kabupaten Luwuk Banggai. Setelah menetas. jumlah populasi dari maleo terus berkurang dari tahun ke tahun karena dikonsumsi dan juga telur-telur yang terus diburu oleh warga. Berdasarkan pantauan di Tanjung Matop. mencapai lima kali lebih besar dari telur ayam. Berbeda dengan anak unggas pada umumnya yang pada sayapnya masih berupa bulu-bulu halus. Sejauh ini.

Jepang. Jawa. Jalak Bali Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Chordata Aves Accipitriformes Sturnidae Leucopsar Spesies: Leucopsar rothschildi Orang memang mengenalnya sebagai jalak bali (Leucopsar rothschildi). meski nama aslinya adalah curik bali. Warna biru di seputar mata dan kaki membuatnya cantik. daerah sekitar kelopak mata tidak berbulu dengan warna biru tua. meski jalak bali banyak diminati orang karena kicauannya yang indah. y Mata Mata berwarna coklat tua. Namun.ENDEMIK BALI 1. meski mereka hidup dalam kandang. kecuali bulu ekor dan ujung sayapnya berwarna hitam. Adapun ciri-ciri/karakteristik dari Jalak Bali dapat dikemukakan sebagai berikut : y Bulu Sebagian besar bulu Jalak Bali berwarna putih bersih. berbulu putih bersih dengan ujung ekor dan sayap berwarna hitam. . keberhasilan penangkaran membuat jalak bali kini bisa ditemui di mana-mana: Eropa. Burung ini tidak lebih dari 25 cm. Jalak bali adalah binatang endemik karena hanya dapat ditemukan di Bali.

y Jambul Burung Jalak Bali mempunyai jambul yang indah. y Paruh Paruh runcing dengan panjang 2 . Warna paruh abu-abu kehitaman dengan ujung berwarna kuning kecoklatcoklatan. .5 cm. y Telur Jalak Bali mempunyai telur berbentuk oval berwarna hijau kebiruan dengan rata-rata diameter terpanjang 3 cm dan diameter terkecil 2 cm. Musim Berbiak di Habitat Di habitat (alam) Jalak Bali menunjukkan proses berbiak pada periode musim penghujan. Penyebaran dan Populasi Habitat terakhir Jalak Bali di Taman Nasional Bali Barat hanya terdapat di Semenanjung Prapat Agung (tepatnya Teluk Brumbun dan Teluk Kelor). berkisar pada bulan Nopember sampai dengan Mei. dengan bentuk yang khas dimana pada bagian atasnya terdapat peninggian yang memipih tegak.Singaraja (± 50 km sebelah Timur kawasan. y Kaki Jalak Bali mempunyai kaki berwarna abu-abu biru dengan 4 jari jemari (1 ke belakang dan 3 ke depan). 5. Hal ini menarik karena dalam catatan sejarah penyebaran Jalak Bali pernah sampai ke daerah Bubunan . baik pada jenis kelamin jantan maupun pada betina. namun secara umum yang jantan agak lebih besar dan memiliki kuncir yang lebih panjang. Habitat. y Ukuran Sulit membedakan ukuran badan burung Jalak Bali jantan dan betina.

Kepodang merupakan salah satu jenis burung yang sulit dibedakan antara jantan dan betinanya berdasarkan bentuk fisiknya. Burung kepodang Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Chordata Aves Passeriformes Oriolidae Oriolus Spesies: O. Penyebaran Burung kepodang berasal dari daratan China dan penyebarannya mulai dari India. panjang mulai ujung ekor hingga paruh berkisar 25 cm.2. Burung kepodang termasuk jenis burung kurungan karena dibeli oleh masyarakat sebagai penghias rumah. termasuk Indonesia yang meliputi Sumatera. rapi. Burung ini menghuni hutan terbuka. Kalimantan. Morfologi Burung kepodang berukuran relatif sedang. ukuran panjang paruh kurang lebih 3 cm. Bali. hutan mangrove. oleh karenanya burung ini masuk dalam komoditas perdagangan yang membuat populasinya semakin kecil. bentuk paruh meruncing dan sedikit melengkung ke bawah. iris merah. Asia Tenggara. kaki hitam. dan bersih termasuk dalam membuat sarang. Burung ini hidup di hutan-hutan terutama di daerah tropis dan sedikit di daerah sub tropis dan biasanya hidup berpasangan . Sulawesi dan Nusa Tenggara. . bulu terbang sebagian besar hitam. Burung ini berwarna hitam dan kuning dengan strip hitam melewati mata dan tengkuk. chinensis Kepodang adalah burung berkicau (Passeriformes) yang mempunyai bulu yang indah dan juga terkenal sebagai burung pesolek yang selalu tampil cantik. Jawa. Di pulau Jawa dan Bali burung kepodang sering disebut dengan kepodang emas. kepulauan Philipina. Tubuh bagian bawah keputih-putihan dengan burik hitam.

Ayam hutan diyakini sebagai nenek moyang sebagian ayam peliharaan yang ada di Nusantara. ayam alas (Jw.). Penutup pinggul berupa bulu-bulu panjang meruncing kuning keemasan dengan tengah berwarna hitam. Burung yang berukuran besar. seperti canghegar atau cangehgar (Sd. varius Nama binomial Gallus varius Ayam hutan hijau adalah nama sejenis burung yang termasuk kelompok unggas dari suku Phasianidae. Ayam hutan hijau Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Chordata Aves Galliformes Phasianidae Gallus Spesies: G. merak. mencolok & terbangnya menggelombang. dan sempidan. panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 60 cm pada ayam jantan. tengkuk dan mantel hijau berkilau dengan tepian (margin) kehitaman. merah. Jengger pada ayam jantan tidak bergerigi. ENDEMIK JAWA 1. melainkan membulat tepinya.). perlahan. ajem allas atau tarattah (Md.). Ayam ini disebut dengan berbagai nama di berbagai tempat. dengan warna kebiruan di tengahnya. yakni keluarga ayam. Sisi bawah tubuh hitam.hutan pantai. Bulu-bulu pada leher. dan ekor . dan 42 cm pada yang betina. nampak seperti sisik ikan. di tempat-tempat tersebut dapat dikenali dengan kepakan sayapnya yang kuat. puyuh.

kodok dan kadal kecil. Tak seperti keturunannya ayam kampung. Pagi dan sore ayam ini biasa mencari makanan di tempat-tempat terbuka dan berumput. Pada malam hari. Ayam betina lebih kecil. dan kaki kekuningan atau agak kemerahan. Ayam yang menyukai daerah terbuka dan berpadang rumput. Selain memburu serangga yang terusik oleh hewan-hewan besar itu. sedangkan pada siang hari yang terik berlindung di bawah naungan tajuk hutan. Di Jawa Barat tercatat hidup hingga ketinggian 1. Telur 3-4 butir berwarna keputih-putihan.hitam berkilau kehijauan. atau serangga yang memakan kotoran itu.500 m dpl.5 4 m di atas tanah. sapi atau banteng. 2 7 ekor atau lebih. mencari makanan di rerumputan di dekat kumpulan ungulata besar seperti kerbau. Terbang mendatar. di Jawa Timur hingga 3. Ayam-hutan Hijau diketahui senang membongkar dan mengais-ngais kotoran herbivora tersebut untuk mencari biji-bijian yang belum tercerna. Anak ayam hutan ini telah mampu terbang menghindari bahaya dalam beberapa minggu saja. tepi hutan dan daerah dengan bukit-bukit rendah dekat pantai. Ayam-hutan Hijau mampu terbang lurus hingga beberapa ratus . Ayam-hutan Hijau memakan aneka biji-bijian. Ayam hutan hijau berbiak antara bulan Oktober-Nopember di Jawa Barat dan sekitar Maret-Juli di Jawa Timur. Sarang dibuat secara sederhana di atas tanah berlapis rumput. dalam lindungan semak atau rumput tinggi. dengan garis-garis dan bintik hitam. aneka serangga. atau daun-daun palem hutan pada ketinggian 1. cacing. pucuk rumput dan dedaunan. Ayam yang dewasa mampu terbang seketika dan vertikal ke cabang pohon di dekatnya pada ketinggian 7 m atau lebih. Ayam-hutan Hijau diketahui menyebar terbatas di Jawa dan kepulauan Nusa Tenggara termasuk Bali. Ayam-hutan Hijau pandai terbang. Iris merah.000 m dpl dan di Lombok hingga 2. kelompok ayam hutan ini tidur tak berjauhan di rumpun bambu. kuning kecoklatan. serta berbagai jenis hewan kecil seperti laba-laba.400 m dpl. Ayam ini kerap terlihat dalam kelompok. perdu-perduan. paruh abu-abu keputihan.

Cici padi Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Spesies: Chordata Aves Passeriformes Cisticolidae Cisticola Cisticola juncidis Cici padi adalah nama sejenis burung pengicau yang bertubuh kecil mungil. dan terutama untuk mendapatkan ayam dengan kokok yang khas. Bali dan pulau-pulau Nusa Tenggara lainnya... ayam-hutan hijau tersebar di Jawa. Ayam hutan merah yang menyebar luas mulai dari Himalaya. Karena suaranya. Tiongkok selatan. ayam bekisar dapat mencapai harga yang sangat mahal. Di musim berbiak. Suaranya dik-dik. Asia Tenggara. dalam bahasa Inggris dinamai sebagai Zitting Cisticola. Pada pihak lain. ayam hutan merah (Gallus gallus).zit-zit berulangulang. burung jantan kerap terbang tinggi. . Bekisar dikembangkan orang untuk menghasilkan ayam hias yang indah bulunya. Bekisar juga menjadi lambang fauna daerah Jawa Timur. dik-dik atau zit-zit . Bekisar adalah persilangan antara ayam hutan hijau dengan ayam kampung. hingga ke Sumatra dan Jawa.meter. Ayam hutan hijau adalah kerabat dekat leluhur ayam peliharaan. naik turun dan berputar-putar di suatu tempat sambil berbunyi-bunyi khas untuk menarik perhatian betinanya. Karenanya. bahkan diyakini mampu terbang dari pulau ke pulau yang berdekatan melintasi laut. 2. Ayam hutan dari Jawa Timur dikenal sebagai sumber tetua untuk menghasilkan ayam bekisar.

Di Indonesia didapati di Sumatra. Jawa. di mana burung jantan sesekali keluar untuk memikat betinanya. Bali. Di Sumatra. kaki putih sampai kemerahan. terutama dekat air. Memangsa aneka jenis serangga. Jawa dan Bali umum terdapat sampai ketinggian 1. sisi leher dan tengkuk berwarna pucat. Perenjak Jawa Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Chordata Aves Passeriformes Cisticolidae Prinia .200 m dpl. paruh coklat. sehingga burung ini juga dinamai Fan-tailed Warbler. Sarang berupa mangkuk dibuat di antara batang-batang rumput yang lebat dan tersembunyi. kawin dengan beberapa betina dalam satu musim. Nusa Tenggara dan Sulawesi. Di bagian atasnya. Pemalu. Tungging kuning tua kemerahan dengan ujung ekor berwarna putih menyolok. Burung jantan bersifat polygamous. sering dijahitkan beberapa lembar daun atau rumput untuk menutupi dan menyamarkan sarang. Telur 3-6 butir. Alis putih. Sarang ini tersusun dari daun-daun rumput yang dianyam dan dijahit dengan aneka serat tumbuhan dan jaring laba-laba. panjang tubuh dari ujung paruh hingga ujung ekor sekitar 10 cm. Menghuni padang rumput dan persawahan. Cici padi lebih banyak menjelajah di sela-sela kerimbunan batang-batang rumput yang tinggi. Ekor kerap digerak-gerakkan menutup dan membuka serupa kipas. 3. sisi bawah tubuh agak pucat. jarang terlihat kecuali pada musim berbiak. Sisi atas tubuh kecoklatan bergaris-garis atau bercoret kehitaman. lebih putih daripada Cici merah.Berukuran kecil. Iris mata coklat.

dengan panjang total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 13 cm. Sarang berbentuk bola kecil dianyam dari rerumputan dan serat tumbuhan. perenjak jawa berburu mulai dari permukaan tanah hingga tajuk pepohonan. Dua atau tiga ekor. kerap terlihat berkejaran sementara mencari makanan di antara semak semak. hingga ke hutan bakau. ciblek-ciblek-ciblekciblek. pekarangan. sebelah atas berwarna kehitaman dan sebelah bawah kekuningan. Sisi dada dan paha keabu-abuan. perut dan pantat kekuningan. sedangkan di Jawa dan Bali umum sampai ketinggian 1. merujuk pada dua garis putih pada setiap sayapnya. ! Ekor yang tipis digerakkan ke atas saat berkicau. Jawa dan Bali. Di Sumatra tidak jarang sampai ketinggian 900 m dpl. Paruh panjang runcing. Perenjak jawa adalah burung endemik (menyebar terbatas) di wilayah Sumatra. Kebiasaan dan penyebaran Burung yang ramai dan lincah..500 m dpl. Mencari mangsanya yang berupa aneka serangga dan ulat. hutan sekunder. Juga kerap teramati di perkebunan teh. Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal sebagai bar-winged Prinia. Nama ilmiahnya adalah Prinia familiaris Morfologi Burung kecil ramping. sambil berbunyi-bunyi keras cwuit-cwuit-cwuit. Tenggorokan dan dada putih. atau lebih. Ciri khasnya sayap dengan dua garis putih. serta ekor panjang dengan ujung berwarna hitam dan putih. yang sering ditemui di tempat terbuka atau daerah bersemak di taman..Spesies: Prinia familiaris Perenjak jawa atau yang juga dikenal dengan nama ciblek adalah sejenis burung pengicau dari suku Cisticolidae (pada banyak buku masih dimasukkan ke dalam suku Sylviidae). tepi sawah. . Burung ini membuat sarangnya di rerumputan atau semak-semak hingga ketinggian sekitar 1. Kaki langsing dan rapuh berwarna coklat kemerahan atau merah jambu.5 m di atas tanah. Hampir seluruh sisi atas badan berwarna coklat hijau-zaitun.

4. Dalam bahasa Inggris disebut Straw-headed Bulbul. dan kaki coklat gelap. . mengacu pada warna kepalanya yang kuning-jerami pucat. dan pantat kuning. setrip malar di sisi dagu dan garis kekang yang melintasi mata berwarna hitam. cucak rawa biasa ditemukan di paya-paya dan rawa-rawa di sekitar sungai. Iris mata berwarna kemerahan. atau di tepi hutan. Burung ini juga dikenal umum sebagai cucakrawa. Kebiasaan dan Penyebaran Seperti namanya. Cucak Rawa Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Chordata Aves Passeriformes Pycnonotidae Pycnonotus Spesies: Pycnonotus zeylanicus Cucak rawa adalah sejenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae. Punggung coklat zaitun bercoret-coret putih. paruh hitam. Dagu dan tenggorokan putih atau keputihan. Sering bersembunyi di balik dedaunan dan hanya terdengar suaranya yang khas. panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 28 cm. leher dan dada abu-abu bercoret putih. perut abu-abu.atau kuningjerami pucat. Nama ilmiahnya adalah Pycnonotus zeylanicus Burung yang berukuran sedang. Mahkota (sisi atas kepala) dan penutup telinga berwarna jingga. sayap dan ekor kehijauan atau hijau coklat-zaitun.

dengan lukisan serupa sisik berwarna coklat pada dada dan sisi tubuh. Orang Jawa menyebutnya emprit peking. Sisi bawah putih. Jantan tidak berbeda dengan betina dalam penampakannya. Burung yang berukuran kecil. menunjuk kepada warna bulu-bulu di dadanya. Di Malaysia burung ini disebut pipit pinang. dengan coretan-coretan agak samar berwarna muda. dan dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Scaly-breasted Munia --lagi-lagi terkait dengan bintik di dadanya yang mirip gambaran sisik. punctulata Bondol peking atau pipit peking (Lonchura punctulata) adalah sejenis burung kecil pemakan padi dan biji-bijian. dari paruh hingga ujung ekor sekitar 11 cm. orang Sunda menamainya piit peking atau manuk peking. Nama punctulata berarti berbintik-bintik. Burung muda dengan dada dan perut kuning tua sampai agak coklat kotor. berirama baku yang merdu. Burung dewasa berwarna coklat kemerahan di leher dan sisi atas tubuhnya. . 5. Perut bagian bawah sampai pantat putih. prit peking. Kerap kali terdengar bersahutsahutan. meniru bunyi suaranya.Suara lebih berat dan lebih keras dari umumnya cucak dan merbah. Bondol peking Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Chordata Aves Passeriformes Estrildidae Lonchura Spesies: L. Siulan jernih. jelas.

bondol ini sering memilih pohon pinang atau palma lainnya. Kelompok bondol ini pada awalnya mungkin hanya terdiri dari beberapa ekor saja. Kelompok yang besar semacam ini dapat menimbulkan kerugian yang besar kepada para petani. lapangan terbuka bervegetasi dan kebun. Kelompok ini umumnya lincah dan bergerak bersamasama. diletakkan tersembunyi di antara daun-daun dan ranting. akan tetapi di musim panen padi dapat membesar hingga mencapai ratusan ekor. paruh khas pipit berwarna abu-abu kebiruan. bondol peking sering teramati bergerombol memakan bulir biji-bijian di semak rerumputan atau bahkan turun ke atas tanah. Bondol peking kerap menghuni kebun. Terlihat menyolok di sore hari pada saat terbang dan hinggap bersama-sama di pohonpohon tempat tidurnya. masing-masing berukuran sekitar 15 x 11 mm. seperti dengan bondol jawa (L. padang rumput. Telurnya berwarna putih.Iris mata coklat gelap. Sarang berbentuk bola atau botol dibangun dari rerumputan. Makanan utama burung ini adalah aneka biji rumput-rumputan termasuk padi. leucogastroides) atau yang lain. Seperti tercermin dari namanya di Malaysia. kaki hitam keabu-abuan. 6. terutama di dekat persawahan atau tegalan. Hidup berpasangan atau dalam kelompok kecil. Kebiasaan Bondol peking sering ditemui di lingkungan pedesaan dan kota. Berbiak di sepanjang tahun. Burung ini tidak segan untuk bercampur dengan jenis bondol lainnya. Oleh sebab itu bondol peking kerap mengunjungi sawah. pohon atau semak yang tinggi. 4-6(-10) butir. pekarangan dan tepi jalan. untuk tempatnya bersarang. Burung Merbuk Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Chordata Aves .

Jari-jari perkutut berguna untuk bertengger. Pada bulu sayap terdapat garis melintang berwarna cokelat tua. Persilangan (hibrida) antara perkutut dan tekukur dikenal dalam dunia burung hias sebagai "sinom" (bahasa Jawa) dan memiliki kekhasan pola suara tersendiri. Dalam tradisi Indonesia. Paruhnya panjang meruncing dengan berwarna biru keabu-abuan. familia Columbidae) adalah sejenis burung berukuran kecil. Morfologi Ciri Morfologisnya : 1. 5. Burung perkutut bertubuh kecil.berwarna abu-abu. Jadi jumlah jari sebelah kaki adalah 4. dan merpati. berwarna abu-abu yang banyak dipelihara orang karena keindahan suaranya.Panjangnya berkisar antara 20-25 cm. Perkutut masih berkerabat dekat dengan tekukur. 2. 9. Jari-jari perkutut berjumlah 8 dengan kuku-kuku yang runcing.Ordo: Famili: Genus: Columbiformes Columbidae Geopelia Spesies: G. Bulu disekitar dada dan leher membentuk pola garis melintang berwarna hitam dan putih. 8. 4. Kepalanya membulat kecil. terutama Jawa. Bulu yang menutupi badan perkutut berwarna kecokelatan. striata Merbuk atau perkutut (Geopelia striata. 10. 11. Mata burung perkutut bulat dengan iris berwarna abu-abu kebiru-biruan. Tiga dari empat jarinya ada di depan dan sebuah jari di belakang. 3. burung ini sangat dikenal dan digemari. . 12. bahkan agak lebih "dimuliakan" dibandingkan dengan burung peliharaan lainnya. Lehernya agak panjang dan ditumbuhi bulu-bulu halus. puter. 7. 6. Bulu ekornya yang juga berwarna cokelat agak panjang.

Telur yang dihasilkan mempunyai cangkang keras di dalam sarang yang ditempatinya. Burung Merak Hijau terdapat di hutan terbuka dengan padang ilalang di China. Burung Merak Hijau Kingdom Animalia Filum : Kordata Subfilum : Vertebrata Kelas Order Genus Spesies : Aves : Passeriformes : Pavo : P. tetapi kini telah punah. Bangladesh dan Semenanjung Malaysia. Merak Hijau adalah burung yang pandai terbang. . Ruang atas dikenali sebagai atrium. Jantung Burung Merak Hijau terdiri dari 4 ruang seperti manusia.7. Vietnam. Upaya re-introduksi (pembiakan ulang) Merak Hijau sedang digalakkan di alam liar. mempunyai sayap dan tubuh yang diselubungi bulu pelepah. Thailand. muticus ialah salah satu hewan yang terdapat di Indonesia. Nama sainsnya Pavo muticus. Kemboja. Ciri-ciri Burung Merak Hijau adalah hewan yang tergolong dalam kelas aves. Indonesia. Laos. Burung Merak Hijau adalah hewan berdarah panas. dan Jawa. sementara ruang bawah dikenali sebagai ventrikel. Perkembang biakan Sebagai burung. Walaupun berukuran sangat besar. Myanmar. Sebelumnya Merak Hijau terdapat juga di India. Burung mempunyai paruh tanpa gigi. Burung Merak Hijau berkembangbiak dengan cara bertelur.

gallus Upaspesies: G. domesticus Ayam peliharaan (Gallus gallus domesticus) adalah unggas yang biasa dipelihara orang untuk dimanfaatkan untuk keperluan hidup pemeliharanya. pengujian . ayam hutan hijau. yang menghasilkan hibrida mandul yang jantannya dikenal sebagai ayam bekisar. Gallus gallus) yang hidup di India. g. yang paling umum adalah ayam potong (untuk dipotong) dan ayam petelur (untuk diambil telurnya). Kawin silang antarras ayam telah menghasilkan ratusan galur unggul atau galur murni dengan bermacam-macam fungsi. Ayam memasok dua sumber protein dalam pangan: daging ayam dan telur. Ayam peliharaan (selanjutnya disingkat "ayam" saja) merupakan keturunan langsung dari salah satu subspesies ayam hutan yang dikenal sebagai ayam hutan merah (Gallus gallus) atau ayam bangkiwa (bankiva fowl). Namun demikian. Dengan populasi lebih dari 24 miliar pada tahun 2003. Ayam biasa dapat pula dikawin silang dengan kerabat dekatnya. Biologi dan Habitat Ayam peliharaan berasal dari domestikasi ayam hutan merah (ayam bangkiwa. Ayam Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Spesies: Animalia Chordata Aves Galliformes Phasianidae Gallus G.8. Firefly's Bird Encyclopaedia menyatakan ada lebih banyak ayam di dunia ini daripada burung lainnya.

berjengger kecil. mereka lebih banyak menghabiskan waktu di tanah atau kadang-kadang di pohon. Berdasarkan fungsi Menurut fungsinya. sonneratii. memiliki jalu panjang. asalkan tersedia makanan baginya. dan tidak diseleksi khusus sebagai ayam pedaging. . orang mengenal y ayam pedaging atau ayam potong (broiler). y ayam sabung. berukuran lebih besar. Sebagai hewan peliharaan. untuk dijadikan permainan sabung ayam. untuk dimanfaatkan telurnya. ayam hias atau ayam timangan (pet. Ayam menunjukkan perbedaan morfologi di antara kedua tipe kelamin (dimorfisme seksual). Ayam jantan (jago. untuk dilepas di kebun/taman atau dipelihara dalam kurungan karena kecantikan penampilan atau suaranya (misalnya ayam katai dan ayam pelung. muncul berbagai istilah teknis akibat kegiatan penangkaran dan peternakan ayam. dan bulu ekornya panjang menjuntai. untuk dimanfaatkan dagingnya. Ayam betina (babon. hen) relatif kecil. Hewan ini sangat adaptif dan dapat dikatakan bisa hidup di sembarang tempat. jalu pendek atau nyaris tidak kelihatan. klangenan). Istilah ayam sayur dipakai untuk ayam kampung atau ayam aduan yang selalu kalah. rooster) lebih atraktif. Macam-macamnya Karena ayam termasuk unggas peliharaan populer dan murah. berukuran kecil.molekular menunjukkan kemungkinan sumbangan plasma nutfah dari G. Karena kebanyakan ayam peliharaan sudah kehilangan kemampuan terbang yang baik. dan bulu ekor pendek. y y ayam petelur (layer). berjengger lebih besar. ayam bekisar dapat pula digolongkan ke sini meskipun bukan ayam peliharaan sejati). ayam mampu mengikuti ke mana manusia membawanya. karena ayam hutan merah tidak memiliki sifat kulit warna kuning yang menjadi salah satu ciri ayam peliharaan.

termasuk ayam hias. ras lokal dan mulia dari Nunukan. atau untuk acara ritual. y ayam nunukan. ayam timangan (pet). Dalam pengertian "ayam ras" menurut istilah itu yang dimaksud sebenarnya adalah ras yang dikembangkan untuk usaha komersial massal. ras lokal dan unggul dari Priangan (Kabupaten Cianjur) yang memiliki kokokan yang khas (panjang dan bernada unik). . Kaltim. y ayam kedu (termasuk ayam cemani). termasuk ayam pedaging dan ayam hias.Berdasarkan ras Ayam Sumatra Di Indonesia dikenal istilah ayam ras dan ayam bukan ras (buras. Berikut ini adalah ras lokal ayam di Nusantara yang telah dikembangkan untuk sifat/penampilan tertentu: y ayam pelung. seperti Leghorn ("lehor"). atau kampung). Ke dalam kelompok ayam buras terdapat pula ras lokal ayam yang khas namun tidak dikembangkan untuk usaha komersial massal. Ayam-ayam ras lokal demikian sekarang mulai dikembangkan (dimurnikan) sebagai ayam sabung. ras lokal dan mulia dari daerah Kedu dengan ciri khas warna hitam legam hingga moncong dan dagingnya. dengan bentuk badan tegap dan ukuran besar. termasuk ayam pedaging dan hias. keturunan ayam aduan.

Umumnya burung ini memakan buah-buahan dan biji-bijian.ENDEMIK NUSA TENGGARA 1. ikan kecil. adalah burung dalam keluarga Meliphagidae. 2. Philemon buceroides. NTB. Burung ini menjadi maskot Kota Mataram sehingga dalam lambangnya terdapat gambar cucak timor. Walik Kembang Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Chordata Aves Columbiformes . Cucak Timor Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Chordata Aves Passeriformes Meliphagidae Philemon Spesies: P. Burung ini juga dikenal sebagai koak kao di daerah Nusa Tenggara Barat (NTB). dan katak. Salah satu daerah konservasi cucak timor ini adalah di taman buru Pulau Moyo. hutan lembab dataran rendah. Burung ini pada habitatnya ditemukan di Australia dan Indonesia. dan daerah hutan bakau. buceroides Nama binomial Philemon buceroides Cucak timor. namun selain itu terkadang burung ini juga memangsa serangga. Habitat asli burung ini adalah daerah kering hutan subtropis hingga tropis.

tenggorokan kuning. Nusa Tenggara Barat dan pulau-pulau disekitarnya. tengkuk hitam. dengan panjang mencapai 24cm.Famili: Genus: Columbidae Ptilinopus Spesies: Ptilinopus melanos pilus Walik Kembang atau dalam nama ilmiahnya Ptilinopus melanospilus adalah sejenis burung yang terdapat di dalam suku burung merpati Columbidae. Jantan dewasa memiliki kepala abu-abu. Di Indonesia. beri dan ficus. pulau Sulawesi. spesies ini ditemukan di hutan dataran rendah dan perbukitan kepulauan Sunda Kecil. Malaysia dan Filipina. perut bagian bawah kuning emas dan penutup ekor bawah merah muda. Burung betina biasanya menetaskan sebutir telur berwarna putih. Maluku. Populasi Walik Kembang tersebar di Indonesia. Spesies ini memiliki daerah sebaran yang luas dan masih sering ditemukan di habitat aslinya. Spesies ini memiliki bulu berwarna hijau dengan paruh dan iris mata berwarna kekuningan. . Betina dan burung muda memiliki bulu yang hampir keseluruhan berwarna hijau. Pakan burung Walik Kembang terdiri dari aneka buah-buahan. Burung Walik Kembang berukuran sedang.

di samping warna putih. burung ini dapat tiba-tiba menukik dan menyelam ke air untuk memburu mangsanya. melalui bentuk lensa matanya yang mirip telur. dengan mengikuti taksonomi baru yang dirintis Sibley-Ahlquist di tahun 1990an. Sebagian jenis lagi hidup di pedalaman hutan. Raja-udang dikaruniai kemampuan untuk mengira-ngira posisi tepat mangsanya di dalam air. terutama biru berkilau dan coklat kemerahan. memecah suku ini menjadi tiga suku: Alcedinidae. Kebiasaan Sebagian jenis raja-udang hidup tak jauh dari air. nampak kurang seimbang dengan ukuran tubuhnya yang relatif kecil. dan Cerylidae). Kaki pendek. Asia dan Australasia. Bertengger diamdiam di ranting kering atau di bawah lindungan dedaunan dekat air. Halcyonidae. saling melekat sebagian di pangkalnya. Banyak dari para anggotanya yang memiliki warna cerah. Raja-udang perairan memburu ikan. Pusat keragamannya adalah di daerah tropis di Afrika. . Semua anggotanya berkepala besar. Raja-udang Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Ordo: Chordata Aves Coraciiformes Subordo: Alcedines Raja udang adalah nama umum bagi sejenis burung pemakan ikan dari suku Alcedinidae. kodok dan serangga. Pola warna sangat beragam. Tiga jari yang menghadap ke muka.3. Di seluruh dunia. terdapat kurang lebih 90 spesies burung raja-udang. memiliki paruh yang besar pula. begitu juga lehernya. Raja-udang merupakan burung yang berukuran kecil hingga sedang. panjang dan runcing. baik kolam. (Sementara penulis. maupun sungai. danau.

tebing sungai. Mangsa dibunuh dengan memukul mukulkannya ke batang pohon atau ke batu. ENDEMIK KALIMANTAN 1. hidup terbatas di bagian timur Indonesia: Nusa Tenggara.Raja-udang hutan kerap berdiam di kegelapan ranting pohon di bawah tajuk. 1992). yakni separuh dari kekayaan jenis dunia. Lebih dari setengahnya. Ragam Jenis Di Indonesia terdapat sekitar 45 spesies raja-udang. Ia memburu aneka reptil. misalnya dari marga Alcedo. Bersarang dalam lubang di tanah. dan sangat bervariasi. Maluku dan Papua (Andrew. biasanya keputih-putihan dan hampir bundar. Beberapa jenis yang lebih besar kerap mengeluarkan suara yang keras dan kasar seperti pekikan. Habitat . kodok dan serangga yang nampak di atas tanah atau di semak-semak. namum juga gaya bertarungnya yang sangat aktrakti . malabaricus y Nama binomial : Copsychus malabaricus Burung murai batu (Copychus malabaricus) adalah anggota keluarga Turdidae. Beberapa spesies. 26 spesies. batang pohon atau sarang rayap. baru dimakan. kerap terlihat terbang cepat dekat permukaan air dalam lintasan lurus. sambil mengeluarkan suara berderik nyaring. K etenaran burung murai batu bukan hanya sekedar dari suaranya yang merdu. bermelodi. Burung Murai Batu y Kerajaan y Filum y Kelas y Ordo y Famili y Genus y Spesies : Animalia : Chordata : Aves : Passeri ormes : Muscicapidae : Copsychus : C. Telur antara 2-5 butir. Burung keluarga Turdidae dikenal memiliki kemampuan berkicau yang baik dengan suara merdu.

panjang ekor 15 Tengah dan Kalimantan Barat. Bukit Lawang. Panjang ekor 27 30 cm. Jambi. y Murai Palangka (Borneo). 18 cm. di kaki G Leuser wilayah Aceh. Murai batu Nias.Jenis-jenis murai batu yang dikenal di Indonesia adalah sebagai berikut: y Murai batu medan. y Murai Banjar (Borneo). karena sering merajai berbagai lomba di Kalimantan. Tubuh jauh lebih kecil dari murai medan. y y Murai Aceh. Bohorok. Murai batu Lampung. hidup di Krakatau. Panjang ekor 25 30 cm. Penyebaran di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Ukuran tubuh lebih besar dari Murai Medan. hidup di Bengkulu. Jenis ini sudah sangat langka ditemukan. hidup di Jawa Tengah dan Jawa Barat. . Sumatra Selatan. Lampung. Panjang ekor 10 12 cm. panjang ekor 20 hitam. Ekor keseluruhan berwarna y y Murai Jambi. Panjang ekor 8 10 cm. Hidup di Kalimantan y Larwo (Murai Jawa). Panjang ekor 15 20 cm. jenis ini paling populer di Kalimantan. 25 cm. kaki G Leuser wilayah Sumatra Utara.