P. 1
BEBERAPA PANDANGAN TENTANG PERUBAHAN KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT

BEBERAPA PANDANGAN TENTANG PERUBAHAN KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT

|Views: 541|Likes:
Published by Boedi Rapikom

More info:

Published by: Boedi Rapikom on Mar 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2013

pdf

text

original

BEBERAPA PANDANGAN TENTANG PERUBAHAN KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT

PENDAHULUAN
‡ Memahami proses perubahan kebudayaan dan masyarakat harus memahami beberapa perbedaan kebudayaan yang ada di masyarakat di dunia ‡ Untuk memahaminya harus didekati dengan kerangka berpikir pada jamannya ‡ Pendekatan evolusionistis misalnya, ternyata tidak mampu menyajikan bukti-bukti yang dapat mendukung teorinya, maka orang mencoba menggunakan pendekatan yang lain

bahkan akhirnya berimbas pada kalangan ilmuwan lain termasuk di dalamnya antropologi dan ilmu-ilmu sosial lain. telah mengalami perkembangan yang lambat (evolusi) dari tingkat yang rendah dan sederhana ke tingkat yang makin tinggi dan kompleks ‡ Dialamai oleh semua manusis dan masyarakat meski tidak selalu sama percepatannya . ‡ Muncul konsep Proses Evolusi Sosial yang Universal ‡ Yakni: manusia dengan segala cirinya yaitu biologis dan budaya termasuk di dalamnya bahasa.ALIRAN EVOLUSI ‡ Teori Darwin tentang evolusi yang berkembang pertengahan abad ke-19 sangat populer.

tetapi tahap-tahap yang dilalui pasti sama) ‡ Oleh karena itu jika sekarang masih dijumpai kehidupan manusia-manusia yang primitif seperti jaman batu sangat wajar karena perkembangan mereka baru pada tahap permulaan evolusi .B. Tylor (1832-1917) dan Lewis H.TOKOH EVOLUSIONISTIS ‡ E.Morgan (18181881) ‡ Menurut Morgan dan Tylor: Tiap kebudayaan itu berkembang sendiri-sendiri mengikuti sejarah perkembangannya sendiri melalui serangkaian tahapan yang sama yang bersifat unilinier (kecepatan perkembangan kebudayaan itu antara masyarakat yang satu dengan yang lain tidak sama.

lanjutan ‡ Sementara ada sebagian bangsa lain ada pada tingkat pertemngahan evolusi. manusia hidup meramu ‡ Tingkat keliaran madya. sebagaian lagi sudah berada pada tingkat evolusi tertinggi ‡ Menurut Morgan: Masyarakat dan kebudayaan manusia itu berevolusi melalui delapan tingkat evolusi yang universal. terdiri dari: ‡ Tingkat keliaran rendah (tua) jaman sejak adanya manusis sampai menemukan api. yaitu: 1. manusia hidup berburu ‡ Tingkat keliaran tinggi (muda) sejak ditemukan busur dan panah sampai mampu membuat barang-barang tembikar . sejak manusia menemukan api sampai mampu membuat busur dan panah. Tingkat Keliaran.

sejak jaman manusia mampu betrenak atau bercocok tanam sampai mampu membuat benda-benda dari logam ‡ Tingkat kebiadaban tinggi. yaitu sejak jaman mampu membuat tembikar sampai memiliki kepandaian beternak dan bercocok tanam. Tingkat Kebiadaban (barbar) yakni: ‡ Kebiadaban terendah. membuat rumah dari bata ‡ Tingkat kebiadaban madya. mengatur perairan.lanjutan 2. sejak manusia mampu membuat benda-benda dari logam sampai mengenal tulisan .

yang terdiri dari: ‡ Jaman peradaban Purba ‡ Jaman peradaban masa kini Teori Morgan mendapat kritika dari ahli antropologi dari Inggris dan Amerika terutama dilakukan oleh Clyde M Woods . Tingkat peradaban dimulai sejak manusia mengenal tulisan sampai masa kini.lanjutan 3.

Proses perkembangan yang sama pada setiap bangsa tidak didukung oleh bukti-bukti. Konsep Morgan tentang perkembangan kebudayaan yang unilinier dipandang tidak sesuai dengan kenyataan-kenyataan 1. Tidak selamanya perkembangan itu berlangsung tahap-demi tahap seperti urutan yang disusunnya.KRITIKAN WOODS 1. Mungkin saja beberapa tahap dilewati .

ALIRAN DIFUSI KEBUDAYAAN .

Aliran historisme dari amerika Serikat . Aliran Historisme dari Jerman dan Austria.‡ Jika para ahli evolusi membangun skema perkembangan kebudayaan atas dasar independent invention. yakni: Aliran Pan Egyption dari Inggris. aliran Difusi membangun teorinya atas dasar peminjaman kebudayaan (Cultural Borrowing) ‡ Menurut Teori Difusi: Manusia lebih banyak meniru daripada mencipta ‡ Ada tiga aliran teori Difusi.

Persamaan kebudayaan di berbagai tempat di muka bumi ini terjadi karena adanya difusi 3. Makhluk manusia pada dasarnya tidak dapat menemukan satu unsur kebudayaan baru untuk ke dua kali 2.J.Aliran Pan Egyption ‡ Tokoh: G Elliot Smith dan W. ‡ Teori yang dikembangkan terkenal dengan Heliolithic Theory dikembangkan oleh G. Elliot Smith ‡ Prinsip dasarnya: 1. Perry. Dalam proses difusi itu kebudayaan Mesir memegang peranan penting sebagai sumber utama .

bangunan seni pahat. dibawa oleh bangsa-bangsa yang di dalam zaman purba berpindah-pindah dari suatu tempat di muka bumi ke tempat yang lain untuk mencari kekayaan di dalam bentuk emas dan mutiara. sistem kepercayaan. seni membuat benda-benda. irigasi. sistem masyarakat berdasarkan motherright.ISI SINGKAT TEORI DIFUSI PAN EGYPTION ‡ Di dalam Zaman purba ada suatu difusi kebudayaan secara besar-besaran yang berpangkal di Mesir. upacara berkorban manusia. religi menyembah matahari. adat perkawinan exogam dll) . Perpindahan bangsa itu berpangkal di Mesir yang dibawa terdiri dari unsur-unsur kebudayaan sebagai berikut: (pertanian.

misalnya dikatakan bahwa hilangnya pertanian menyebabkan hilangnya prestise Dewi Bumi.lanjutan Kritikan: teori Perry mengandung banyak kelemahan: 1. Keterangan-keterangan yang disampaikan kurang sesuai dengan kenyataan. Unsur-unsur di dalam kompleks Heliolithic Civilization yang digambarkan Perry itu satu dengan yang lain tidak sama dalam hal bentuk .Untuk memperkuat keterangannya semata-mata hanya mendasarkan pada native explanation 3. arti dan fungsinya 2. menyebabkan hilangnya mother-right dan tumbuhnya father-right .

dan dan selanjutnya melahirkan perubahan 3. Dengan penelitian tentang kebudayaan atau daerah kebudayaan secara hati-hati. Perkembangan kebudayaan bukan terutama karena penemuan sendiri melainkan karena peminjaman kebudayaan 2. orang dapat mendeteksi originalitas jenis-jenis kebudayaan dan merekonstruksi jalan yang dilalui kebudayaan itu bermigrasi dan berdifusi . Beberapa jenis kebudayaan lahir di Asia yang akhirnya menyebar ke segala penjuru dunia mengadakan kontak satu dengan yang lain.ALIRAN DIFUSI HISTORISME JERMAN DAN AUSTRIA ‡ Tokoh di Jerman: Franz Graebner ‡ Tokoh di Austria: Pater Wilhelm Schmidt ‡ Aliran ini secara khusus disebut aliran kultur historis ‡ Pendapat: 1.

bahkan akhirnya tak dijumpai lagi ungkapan yang serupa dengan kebudayaan pusat. makin tipis ungkapan kebudayaan yang sama dengan kebudayaan pusat.ALIRAN HISTORISME AMERIKA SERIKAT ‡ Tokoh Franz Boas (1858-1942) ‡ Mengembangkan pada konsep wilayah kebudayaan (Cultur Area) yang mendasarkan pada adanya unsur-unsur kebudayaan dan kompleks kebudayaan ‡ Kebudayaan mempunyai suatu pusat tertentu ‡ Bila orang menjauhi pusat itu akan dilihatnya perubahanperubahan mengenai ungkapan-ungkapan atau perwujudan kebudayaan ‡ Makin jauh meninggalkan pusat kebudayaan. dan akan dijumpainya pusat kebudayaan baru ‡ Daerah peralihan yang terdapat diberbagai daerah itu dinamai daerah marginal .

ditambah lagi adanya pengaruh lingkungan dari keduanya ‡ Boas melahirkan teori tentang kebudayan dan kehidupan modern yang masuk dalam Antropologi modern .Lanjutan«. ‡ Boas menolak generalisasi yang meluas dari ahli-ahli evolusionisme yang klasik dan ahli difusionisme yang ekstrem ‡ Ia menganjurkan orang untuk mempertimbangkan kemungkinan adanya penemuan sendiri sebagai pendorong perkembangan dari dalam selain adanya difusi sebagai pengaruh dari luar..

ALIRAN NEO EVOLUSI .

Makin efisien produksi pertanian membebaskan orang dari pertanian dan beralih pada lapangan pekerjaan lain. maka berkemabnglah sistem stratifikasi sosial. Sosiologi. ketika spesialis-spesialis itu memperoleh kekuatan yang dinyatakan dalam ketidak saman hak dan kewajiban. Sistem-sistem sosial dan dilsafat merupakan fungsi dari teknologi yang menjadi pendorong utama dari teknologi yang menjadi pendorong utama dalam hukum dasar evolusi kebudayaan 3. alasan ini diperkuat dengan ide-ide filsafati (ideologi) . dan Ideologi 2. Kebudayaan terdiri dari tiga subsitem yaitu: Teknologi.TOKOH ‡ Leslie White dan Julian Steward (1902-1972) ‡ Pandangan White: Perkembangan kebudayaan dihubungakan dengan energi 1.

Lanjutan« ‡ White menganggap perkembangan kebudayaan manusia itu mula-mula berjalan sangat lambat kemudian bertambah cepat ketika manusia sudah menguasai energi atau berbagai sumber tenaga ‡ Penemuan sumber etenaga yang baru akhirnya menjadi pendorong gerak kebudayaan ‡ Awal perkembangan manusia hidup sangat sederhana lama kelamaan berkembang menjadi masyarakat yang sangat kompleks ‡ Evolusi berkembang menjadi Revolusi kebudayaan .

REVOLUSI KEBUDAYAAN V. GORDON CHILDE Revolusi kebudayaan disebut Revolusi Pengetahuan Manusia (Revolution in Human Knowledge) Diawali dengan ditemukannya tulisan kemudian berkembang dengan cepat sampai adanya Revolusi Industri .

karena berkembangnya kebudayan sekunder bersifat unik maka jika ada persamaan antara daerah satu dnegan yang lain dapat diinterpretasikan karena adanya Difusi . Steward ‡ Berkembang aliran Multi Linear Evolution memberi perhatian pada keanekaragaman proses evolusi pada tiap-tiap kebudayaan ‡ Proses perkembangan di dunia ada yang sejajar. sistem kemasyarakatan. yakni sekunder.Julian H. dan sistem religi ‡ Proses perkembangan yang khas/unik terjadi pada unsur-unsur kebudayaan yang bukan universal atau primer. ada pula yang khas atau unik ‡ Proses perkembangan yang sejajar adalah proses perkembangan unsur-unsur kebudayaan yang universal sistem mata pencaharian.

Dalam tahap ini dikaji seberapa jauh efektivitas kebudayaan yang bersangkutan memanfaatkan sumberdaya yang ada untuk kepentingan pangan dan papan anggotanya 2. Memastikan hubungan antara pola-pola perilaku dan unsurunsur lain dalam sistem budaya yang bersangkutan. Menganilis hubungan anatra teknologi sesuatu kebudayaan dengan lingkungannya.Memahami Pertumbuhan Kebudayaan (menurut Steward) 1. Menganilis hubungan antara pola perilaku dengan teknologi dalam kebudayaan yang bersangkutan. Dalam tahap ini dikaji pengaruh pekerjaan yang dilakukan supaya bisa mempertahankan kelangsungan hidupnya terhadap sikap dan pandangan hidupnya terhadap kegiatan sosial dan hubungan pribadi . Dalam tahap ini dikaji pola-pola perilaku anggota masyarakat dalam melaksanakan kegiatannya agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->