Pengertian Pendidikan Agama Islam menurut berbagai pakar a. Menurut Drs. Ahmad D.

Marimba : Pendidikan Agama Islam adalah bimbingan jasmani, rohani berdasarkan hukum-hukum agama Islam menuju kepada terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran-ukuran Islam. Dengan pengertian yang lain sering kali beliau mengatakan kepribadian yang memiliki nalai-nilai agama Islam, memilih dan memutuskan serta berbuat berdasarkan nilai-nilai Islam, dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam. b. Menurut Abdul Rahman Nahlawi; Artinya; ³Pendidikan Islam ialah pengaturan pribadi dan masyarakat yang karenanya dapatlah memeluk Islam secara logis dan sesuai secara keseluruhan baik dalam kehidupan individu maupun kehidupan kolektif´. c. Menurut Drs. Burlian Shomad : Pendidikan Agama Islam ialah pendidikan yang bertujuan membentuk individu menjadi makhluk yang bercorak diri berderajat tinggi menurut ukuran Allah dan isi pendidikannya untuk mewujudkan tujuan itu adalah ajaran Allah. Secara rinci Beliau mengemukakan pendidikan itu baru dapat disebut Pendidikan Agama Islam apabila memiliki dua ciri khas yaitu : 1). Tujuannya untuk membentuk individu menjadi bercocok diri tertinggi menurut ukuran Al-Qur`an. 2). Isi pendidikannya ajaran Allah yang tercantum dengan lengkap dalam Al-Qur`an dan pelaksanaannya di dalam praktek kehidupan sehari-hari sebagaimana di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW. d. Menurut Mustofa Al-Ghulayani : Bahwa Pendidikan Agama Islam ialah menanamkan akhlak yang mulia di dalam jiwa anak dalam masa pertumbuhannya dan menyiraminya dengan petunjuk dan nasihat, sehingga ahklak itu menjadi salah satu kemampuan (meresap dalam) jiwanya kemudian buahnya berwujud keutamaan, kebaikan dan cinta bekerja untuk kemanfaatan tanah air. e. Menurut Syah Muhammad A. Naquib Al-Atas : Pendidikan Agama Islam ialah usaha yang dilakukan pendidik terhadap anak didik untuk pengenalan dan pengakuan tempat-tempat yang benar dari segala sesuatu di dalam tatanan penciptaan sehingga membimbing kearah pengenalan dan pengakuan akan tempat Tuhan yang tepat di dalam tatanan wujud dan kepribadian. f. Menurut Prof. Dr. Hasan Langgulung : Pendidikan Agama Islam ialah Pendidikan yang memiliki 4 macam fungsi, yaitu : 1). Menyiapkan generasi muda untuk memegang peranan-peranan tertentu dalam masyarakat pada masa yang akan datang. Peranan ini berkaitan erat dengan kelanjutan hidup (survival) masyarakat sendiri 2). Memindahkan ilmu pengetahuan yang bersangkutan dengan peranan-peranan tersebut dari generasi tua kepada generasi muda. 3). Memindahkan nilai-nilai yang bertujuan memelihara keutuhan dan kesatuan masyarakat yang menjadi syarat mutlak bagi kelanjutan hidup (surviral) suatu masyarakat dan peradaban. Dengan kata lain, tanpa nilai-nilai keutuhan (integrity) dan kesatuan (integration) suatu masyarakat, maka kelanjutan hidup tersebut tidak akan dapat terpelihara dengan baik yang akhirnya akan berkesudahan dengan kehancuran masyarakat itu sendiri. g. Hasil seminar pendidikan Islam se-Indonesia tanggal 7 sampai dengan 11mei 1960 di Cipayung Bogor menyatakan : ³Pendidikan Agama Islam adalah bimbingan terhadap pertumbuhan rohani dan jasmani menurut ajaran Islam dengan hikmah mengarahkan, mengajarkan, melatih, mengasuh, dan mengawasi berlakunya semua ajaran Islam.´ h. Menurut M. Yusuf al-Qardhawi : Pendidikan Agama Islam adalah pendidikan manusia seutuhnya, akal dan hatinya, rohani dan jasmaninya, akhlak dan keterampilannya. Karena itu, pendidikan agama islam menyiapkan manusia untuk hidup baik dalam keadaan damai maupun perang, dan menyiapkannya untuk menghadapi masyarakat dengan segala kebaikan dan kejahatannya, manis dan pahitnya. i. Menurut Endang Saifuddin Anshari : Pendidikan Agama Islam adalah proses bimbingan (pimpinan, tuntunan, usulan) oleh obyek didik terhadap perkembangan jiwa (pikiran, perasaan, kemauan, intuisi, dan

sebagainya ), dan raga obyek didik dengan bahan-bahan materi tertentu, pada jangka waktu tertentu, dengan metode tertentu, dan dengan alat perlengkapan yang ada kearah terciptanya pribadi tertentu disertai evaluasi sesuai dengan ajaran agama Islam. j. Menurut Zakiah Darajat : Pendidikan Agama Islam adalah Pendidikan mela lui ajaran-ajaran agama islam, yaitu berupa bimbingan dan asuhan terhadap anak didik agar nantinya setelah selesai dari pendidikan itu ia dapat memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran-ajaran agama islam yang telah diyakininya secara menyeluruh, serta menjadikan ajaran agama islam sebagai suatu pandangan hidupnya demi keselamatan dan kesejahteraan hidup di dunia maupun di akhirat kelak. Dari uraian tersebut di atas dapat diambil kesimpulan bahwa para ahli didik Islam berbeda pendapat mengenai rumusan Pendidikan Agama Islam. Ada yang menitik beratkan pada segi pembentukan akhlak anak, ada pula yang menuntut pendidikan teori pada praktek, sebagian lagi menghendaki terwujudnya kepribadian muslim dan lain-lain. Namun dari perbedaan pedapat tersebut dapat di ambil kesimpulan, bahwa adanya titik persamaan yang secara ringkas dapat di kemukakan sebagai berikut: pendidikan agama Islam ialah bimbingan yang dilakukan oleh seorang dewasa kepada terdidik dalam masa pertumbuhan agar ia memiliki kepribadian muslim yang sejati. Jika direnungkan Syariat Islam tidak akan di hayati dan diamalkan orang kalau hanya diajarkan saja, tetapi harus didirikan melalui proses pendidikan.. Nabi telah mengajak orang untuk beriman dan beramal serta berakhlak baik sesuai ajaran Islam dengan berbagai metode dan pendekatan. Dari satu segi melihat, bahwa pendidikan Islam itu lebih banyak di tunjukan ke pada perbaikan sikap mental yang akan terwujud dalam amal perbuatan, baik bagi keperluan diri sendiri maupun orang lain. Dari segi lainnya Pendidikan Agama Islam tidak hanya bersifat teoritis saja, tetapi juga praktis. Ajaran Agama Islam tidak memisahkan antara iman dan amal saleh. Oleh karena itu Pendidikan Agama Islam adalah sekaligus pendidikan iman dan pendidikan amal. Dan karena ajaran Islam berisi ajaran tentang sikap dan tingkah laku pribadi masyarakat. Menuju kesejahteraan hidup perorangan dan bersama, maka orang pertama yang bertugas mendidik masyarakat adalah para Nabi dan Rasul, selanjutnya para ulama dan para cendikiawan sebagai penerus tugas dan kewajiban mereka.

Pengertian dan Tujuan Pendidikan Agama Islam
Oleh Abdul Aziz | 9 Sya'ban 1430 Pendidikan merupakan kata yang sudah sangat umum. Karena itu, boleh dikatakan bahwa setiap orang mengenal istilah pendidikan. Begitu juga Pendidikan Agama Islam ( PAI ). Masyarakat awam mempersepsikan pendidikan itu identik dengan sekolah , pemberian pelajaran, melatih anak dan sebagainya. Sebagian masyarakat lainnya memiliki persepsi bahwa pendidikan itu menyangkut berbagai aspek yang sangat luas,termasuk semua pengalaman yang diperoleh anak dalam pembetukan dan pematangan pribadinya, baik yang dilakukan oleh orang lain maupun oleh dirinya sendiri. Sedangkan Pendidikan Agama Islam merupakan pendidikan yang didasarkan pada nilai-nilai Islam dan berisikan ajaran Islam. Pendidikan sebagai suatu bahasan ilmiah sulit untuk didefinisikan. Bahkan konferensi internasional pertama tentang pendidikan Muslim ( 1977 ) , seperti yang dikemukakan oleh Muhammad al-Naquib al-Attas, ternyata belum berhasil menyusun suatu definisi pendidikan yang dapat disepakati oleh para ahli pendidikan secara bulat . Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 1 menyebutkan bahwa : "Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara" . Sedangkan definisi pendidikan agama Islam disebutkan dalam Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam SD dan MI adalah : "Pendidikan agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, mengimani, bertakwa, berakhlak mulia, mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya kitab suci Al-Quran dan Hadits, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman." Sedangkan menurut Ahmad Tafsir, Pendidikan Agama Islam adalah usaha sadar untuk menyiapkan siswa agar memahami ajaran Islam ( knowing ), terampil melakukan atau mempraktekkan ajaran Islam ( doing ), dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan seharihari ( being ). Dari pengertian di atas dapat dipahami bahwa tujuan Pendidikan Agama Islam adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang ajaran Islam, keterampilan mempraktekkannya, dan meningkatkan pengamalan ajaran Islam itu dalam kehidupan sehari-hari. Jadi secara ringkas dapat dikatakan bahwa tujuan utama Pendidikan Agama Islam adalah keberagamaan, yaitu menjadi seorang Muslim dengan intensitas keberagamaan yang penuh kesungguhan dan didasari oleh keimanan yang kuat.

Upaya untuk mewujudkan sosok manusia seperti yang tertuang dalam definisi pendidikan di atas tidaklah terwujud secara tiba-tiba. Upaya itu harus melalui proses pendidikan dan kehidupan, khususnya pendidikan agama dan kehidupan beragama. Proses itu berlangsung seumur hidup, di lingkungan keluarga , sekolah dan lingkungan masyarakat. Salah satu masalah yang dihadapi oleh dunia pendidikan agama Islam saat ini, adalah bagaimana cara penyampaian materi pelajaran agama tersebut kepada peserta didik sehingga memperoleh hasil semaksimal mungkin. Apabila kita perhatikan dalam proses perkembangan Pendidikan Agama Islam, salah satu kendala yang paling menonjol dalam pelaksanaan pendidikan agama ialah masalah metodologi. Metode merupakan bagian yang sangat penting dan tidak terpisahkan dari semua komponen pendidikan lainnya, seperti tujuan, materi, evaluasi, situasi dan lain-lain. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan Pendidikan Agama diperlukan suatu pengetahuan tentang metodologi Pendidikan Agama, dengan tujuan agar setiap pendidik agama dapat memperoleh pengertian dan kemampuan sebagai pendidik yang profesional Guru-guru Pendidikan Agama Islam masih kurang mempergunakan beberapa metode secara terpadu. Kebanyakan guru lebih senang dan terbiasa menerapkan metode ceramah saja yang dalam penyampaiannya sering menjemukan peserta didik. Hal ini disebabkan guru-guru tersebut tidak menguasai atau enggan menggunakan metode yang tepat, sehingga pembelajaran agama tidak menyentuh aspek-aspek paedagogis dan psikologis. Setiap guru Pendidikan Agama Islam harus memiliki pengetahuan yang cukup mengenai berbagai metode yang dapat digunakan dalam situasi tertentu secara tepat. Guru harus mampu menciptakan suatu situasi yang dapat memudahkan tercapainya tujuan pendidikan. Menciptakan situasi berarti memberikan motivasi agar dapat menarik minat siswa terhadap pendidikan agama yang disampaikan oleh guru. Karena yang harus mencapai tujuan itu siswa, maka ia harus berminat untuk mencapai tujuan tersebut. Untuk menarik minat itulah seorang guru harus menguasai dan menerapkan metodologi pembelajaran yang sesuai. Metodologi merupakan upaya sistematis untuk mencapai tujuan, oleh karena itu diperlukan pengetahuan tentang tujuan itu sendiri. Tujuan harus dirumuskan dengan sejelas-jelasnya sebelum seseorang menentukan dan memilih metode pembelajaran yang akan dipergunakan. Karena kekaburan dalam tujuan yang akan dicapai, menyebabkan kesulitan dalam memilih dan menentukan metode yang tepat. Setiap mata pelajaran memiliki kekhususan-kekhususan tersendiri dalam bahan atau materi pelajaran, baik sifat maupun tujuan, sehingga metode yang digunakan pun berlainan antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran lainnya. Misalnya dari segi tujuan dan sifat pelajaran tawhid yang membicarakan tentang masalah keimaman, tentu lebih bersifat filosofis, dari pada pelajaran fiqih, seperti tentang shalat umpamanya yang bersifat praktis dan menekankan pada aspek keterampilan. Oleh karena itu, cara penyajiannya atau metode yang dipakai harus berbeda.

Selain dari kekhususan sifat dan tujuan materi pelajaran yang dapat membedakan dalam penggunaan metode. jenis lembaga pendidikan. dan sarana atau fasilitas yang berbeda baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. . perbedaan pribadi serta kemampuan guru . untuk itu komentar dan opininya sangat saya harapkan. tingkat kemampuan berpikir. Uraian singkat ini tentu tidak akan memuaskan Anda. Hal ini semua sangat mempengaruhi guru dalam memilih metode yang tepat dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. juga faktor tingkat usia.

Mâlik) Dan masih banyak lagi dalil-dalil baik dari Al-Qur-ân maupun Al-Hadits atau As-Sunnah yang menegaskan hal ini.Pengertian Aqidah Arti µAqîdah dari segi bahasa ialah : ³Apa (sesuatu) yang dipeluk sebagai agama oleh seorang manusia dan dia meyakininya´. yaitu Kitabullâh dan Sunnah Rasul-Nya´. Beliau telah menyusun sebuah kitab yang diberi nama : . tidak akan sesat kalian selama berpegang pada keduanya. Begitupula penjelasan dari para µulamⶠsejak dahulu sampai sekarang. Suriya yang saat ini menjadi pengajar di ³Dârul-Hadîts Al-Khairiiyah di Al-Makkatul-Mukarramah´. Dengan kata-lain ² sebagai muslim ² µAqîdah atau apa yang kita jadikan keyakinan harus berdasarkan Al-Qur-ân dan As-Sunnah. ia tidak perduli. seperti misalnya Syaikh Muhammad bin Jamîl Zainû. Seorang Yahûdî meyakini dan percaya sepenuhnya terhadap ajaran agamanya yang bersumber dari kitab Talmud. : ³Telah aku tinggalkan dua perkara di tengah-tengah kalian.R. seorang µulamⶠkelahiran Hilb. Ia percaya bahwa Yesus anak Allâh yang mati disalib untuk menebus dosa. Begitu juga kita. ia yakin dan percaya sepenuhnya terhadap ajaran agamanya yang dia katakan berasal dari kitab Injîl. Atau. karena Al-Qur-ân dan As-Sunnah merupakan nara sumber sekaligus petunjuk (hudan) bagi kaum Muslimîn. sebagaimana sabda Rasûlullâh saw. µAqîdah adalah keyakinan dan kepercayaan seorang terhadap ajaran agamanya. Jadi. µAqîdah adalah ajaran agama yang diyakini dan dipercayai sepenuh hati oleh pemeluknya. sehingga hal ini bisa dinyatakan sebagai perkara yang qath¶î (pasti). sebagai seorang muslim kita harus meyakini dan percaya sepenuhnya terhadap Al-Islâm dan seluruh ajarannya yang sempurna yang bersumber dari Al-Qur-ân dan As-Sunnah. (H. Ia yakin bahwa Allâh pernah berkelahi dengan nabi Ya¶kûb dan Allâh kalah dalam perkelahian itu. bunda Maria ibu Tuhan yang dapat mengabulkan do¶a siapa saja yang berdo¶a kepadanya. meskipun di dalam kitab Injîl yang sekarang banyak terdapat kontradiksi dan perkara yang kontroversial. Demikian pula dengan seorang Nasrani.

yang menyatakan bahwa agama selain Islâm juga diterima di sisi Allâh dan para pemeluknya pun berhak masuk sorga. Karena. tidak boleh ragu-ragu sedikit pun.³Ambillah µAqîdah-mu dari Al-Kitâb dan As-Sunnah´. Lalu disajikan dengan kata-kata yang indah dan menarik sehingga orang-orang Islâm yang dangkal pengetahuan agamanya dan lemah imânnya berhasil dibuat ragu terhadap pernyataan Al-Qur-ân yang menyebutkan bahwa agama yang diterima di sisi Allâh hanyalah AlIslâm (surah Âli µImrân (3) ayat 19). Al-Qur-ân mengatakan bahwa agama yang diterima di sisi Allâh hanyalah Islâm. Sebagai contoh. Dan Al-Qur-ân juga menyatakan bahwa seluruh agama selain Islâm tidak akan diterima oleh Allâh. sebagaimana disebutkan dalam surah Âli µImrân (3) ayat 19 : ³Sesungguhnya agama yang (diridhai) di sisi Allâh hanyalah Islâm´. Seorang muslim harus meyakini dan mempercayai serta membenarkan pernyataan-pernyataan dari Al-Qur-ân tersebut di atas. begitu-pula dengan para pemikut agama lainnya. sementara kita sendiri tidak yakin atau ragu-ragu terhadap sumber µAqîdah kita. keraguan terhadap pernyataan tersebut merupakan penyimpangan µAqîdah atau penyimpangan keyakinan yang amat berbahaya bagi orang yang bersangkutan. maka . Terutama sekali diakhir satu dasawarsa ini telah muncul berbagai pernyataan dari sekelompok orang yang menyebut dirinya sebagai cendikiawan Islâm. sebagaimana dinyatakan dalam surah Âli µImrân (3) ayat 85 : ³Barang-siapa yang mencari agama selain Islâm. dan siapa pun yang mengambil agama selain Islâm. Oleh karena itu tidak dibenarkan bagi seorang muslim mengambil µAqîdah. maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya. Dalam berargumentasi mereka pun menggunakan ayat-ayat Al-Qur-ân yang diambil sepotong-sepotong dan ditafsirkan menurut pikiran dan hawa nafsu mereka tanpa menggunakan disiplin ilmu yang seharusnya. bila kaum Yahûdî dan Nasrani begitu yakin dengan kebenaran µAqîdah mereka. Adalah sangat naif. dan dia di akhirat termasuk orangorang yang rugi´. meyakini atau mempercayai segala sesuatu ² terutama yang berkaitan dengan urusan agamanya ² yang tidak bersumber dari Al-Qur-ân dan As-Sunnah apalagi yang bertentangan dengan keduanya.

tidak akan diterima µamal-¶ibadahnya oleh Allâh dan di akhirat kelak ia akan dimasukkan ke dalam neraka (Âli µImrân (3) ayat 85). Hal semacam ini jelas merupakan penyimpangan µAqîdah yang sama-sekali tidak dapat dibenarkan. .

Dan kata tersebut diambil dari kata kerja: " Aqadahu" "Ya'qiduhu" (mengikatnya). Jika hal tersebut tidak sampai pada singkat keyakinan yang kokoh. al-Ibraam (pengesahan). Dengan kata lain.. Sedang pengertian aqidah dalam agama maksudnya adalah berkaitan dengan keyakinan bukan perbuatan. hukum-Nya maupun ketaatan kepada-Nya serta meneladani Rasulullah SAW. para Rasul-Nya. pokok-pokok agama dan apa yang sudah disepakati oleh Salafush Shalih dengan ketundukkan yang bulat kepada Allah Ta'ala baik dalam perintah-Nya. " Aqdan" (ikatan sumpah). Seperti aqidah dengan adanya Allah dan diutusnya pada Rasul. . "Al. Bentuk jamak dari aqidah adalah aqa-id. al-Qaamuusul Muhiith dan al-Mu'jamul Wasiith: (bab: Aqada). Uluhiyyah-Nya. maka tidak dinamakan aqidah. Di antaranya juga mempunyai arti alyaqiin(keyakinan) dan al-jazmu(penetapan). dan " Uqdatun Nikah" (ikatan menikah). keimanan yang pasti tidak terkandung suatu keraguan apapun pada orang yang menyakininya. Dan harus sesuai dengan kenyataannya.aqdu" yaitu ar-rabth(ikatan). baik itu benar ataupun salah. asy-syaddu biquwwah(pengikatan dengan kuat). Allah Ta'ala berfirman. sehingga menjadi suatu kenyataan yang teguh dan kokoh. kuat). hari Kiamat.Aqdu" (ikatan) lawan kata dari al-hallu(penguraian. Aqidah Islamiyyah: Maknanya adalah keimanan yang pasti teguh dengan Rububiyyah Allah Ta'ala. tetapi dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja .. semua yang terdapat dalam masalah yang ghaib. Dinamakan aqidah. apa yang telah menjadi ketetapan hati seorang secara pasti adalah aqidah. pelepasan). (Lihat kamus bahasa: Lisaanul Arab. alihkam(penguatan). karena orang itu mengikat hatinya diatas hal tersebut." (Al-Maa-idah : 89).Definisi Aqidah dari : Abdullah bin Abdul Hamid Al-Atsari Pengertian Aqidah Secara Bahasa (Etimologi) : Kata " aqidah" diambil dari kata dasar "al. "Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah). takdir baik maupun buruk. yang tidka tercampuri oleh keraguan dan kebimbangan. Aqidah artinya ketetapan yang tidak ada keraguan pada orang yang mengambil keputusan. at-tawatstsuq(menjadi kokoh. Pengertian Aqidah Secara Istilah (Terminologi) Yaitu perkara yang wajib dibenarkan oleh hati dan jiwa menjadi tenteram karenanya. at-tamaasuk(pengokohan) dan al-itsbaatu(penetapan). Jadi kesimpulannya. yang tidak menerima keraguan atau prasangka.

Aqidah Islamiyyah: Jika disebutkan secara mutlak. cet. 33-35. . Tabi'in dan orang yang mengikuti mereka dengan baik. as-Sunnah. Al-Wajiiz fii Aqiidatis Salafis Shaalih (Ahlis Sunnah wal Jama'ah). Farid bin Muhammad Bathathy(Pustaka Imam Syafi'i. Sumber: Diadaptasi dari Abdullah bin Abdul Hamid Al-Atsari. maka yang dimaksud adalah aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah. at-Tauhid. Nama lain Aqidah Islamiyyah: Menurut Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Ushuluddiin. terj. al-Fiqbul Akbar. Aqidah Islamiyyh adalah aqidah tiga generasi pertama yang dimuliakan yaitu generasi sahabat. sinonimnya aqidah Islamiyyah mempunyai nama lain. di antaranya. Nama-nama itulah yang terkenal menurut Ahli Sunnah dalam ilmu aqidah. karena itulah pemahaman Islam yang telah diridhai oleh Allah sebagai agama bagi hamba-Nya. atau Intisari Aqidah Ahlus Sunah wal Jama'ah). Asy-Syari'iah dan al-Iman. hlm.I).

Yang termasuk ke dalam pengertian positif adalah segala tingkah laku. jika memenuhi syarat berikut ini. Sedang yang termasuk pengertian akhlak atau budi pekerti yang buruk adalah semua tingkah laku. dan katakan bahwa alhaq datangnya dari Tuhamnu. 1. akhlak adalah. mungkin baik mungkin buruk. Intinya hampir sama dengan isi yang dikandung oleh perkataan akidah. dendam. suatu sifat yang tertanam dalam jiwa (manusia) yang dapat melahirkan suatu perbuatan yang mudah dilakukan. Maka jika sifat tersebut melahirkan suatu perbuatan atau tindakan yang terpuji menurut ketentuan akal dan norma agama. Tetapi manakala ia melahirkan perbuatan yang jahat. Dilakukan berulang-ulang sehingga hampir menjadi suatu kebiasaan . dan lain-lain sifat yang buruk. Menurut definisi yang dikemukakan oleh Al-Ghazali. amanah. sabar. tergantung pada palaksanaan atau penerapannya melalu tingkah laku yang mungkin positif. tabiat. dinamakan akhlak yang baik. Suatu perbuatan baru dapat disebut sebagai cerminan akhlak. Perkataan ihsan (tersebut di atas) berasal dari kata ahsana-yuhsinu-ihsanan yang berarti berbuat baik. watak sombong. maka dinamakan akhlak yang buruk. syari'ah dan akhlak. rendah hati dan lain-lain sifat yang baik. Dari sinilah asal perumusan ilmu akhlak yang merupakan koleksi ugeran yang memungkinkan timbulnya hubtmgan yang baik antara makhluk dan Khalik serta antara makhluk dengan makhluk lain. Yang menentukan apakah suatu perbuatan itu baik apa buruk adalah nilai dan norma agama. tanpa telalu banyak pertimbangan dan pemikiran yang larna. Baik kebajikan maupun kebaikan rapat hubungamrya dengan akhlak Kata akhlaq (kemudian dalam bahasa Indonesia menjadi akhlak) berasal dari kata khilqun. (Mahyudin. pemaaf. Di dalam Al~Qur ' an terdapat kata ihsan yang artinya berbuat kebajikan atau kebaikan (antara lain pada surat an-Nahl (16) ayat 90) dan kebaikan ( pada surat ar-Rahman (55) ayat 60). Iman dan Ihsan yang ditanyakan Jibril kepada Beliau.AKHLAK 1. syan`´ah dan akhlak. watak dan perangai yang sifatnya benar. perangai. kianat. mungkin negatif. Baik budi pekerti maupun akhlak mengandung makna yang ideal. yang mengandung segi-segi persesuaian kata khaliq dan makhluq. Penggolongan itu didasarkan pada penjelasan Nabi Muhammad kepada Malaikat Jibril di depan para sahabatnya mengenai arti Islam. 1991 15) Kata dalam bahasa Indonesia yang lebih mendekati maknanya dengan akhlak adalah budi pekerti. dengki. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP AKI-ILAK Sebagaimana telak kita ketahui bahwa komponen (utama) agama Islam adalah akidah.

sungguh memiliki akhlak yang agung. karena tidak mengenal butir-butir akhlak agama Islam. pada bulan Rabi'ul awal diadakan han' lahir Nabi Muhammad. dalam praktek. sehingga. tingkah laku kebanyakan orang Islam tidak sesuai dengan akhlak Islami yang disebut di dalam Al-Qur'an dan dicontohkan oleh Nabi Muhamad dalam kehidupan beliau sehari-hari. karena bersumber dari wahtu Allah yang kini terdapat dari Al-Qur´an yang menjadi sumber utama agama dan ajaran Islam. Timbul dengan sendirinya. akibatnya.R. yang diutus menyempumakan akhlak manusia itu. Pentingnya kedudukan akhlak. Menurut Siti Aisyah (salah satu Isteri Rasulullah). Dahulu. dan benar. yang akan dibicarakan nanti. Di kalangan umat Islam masalah yang penting ini sering kurang digambarkan secara baik benar kalau dibandingkan dengan penggambaran tentang syari'at. akhlak nabi Muhamad. tanpa pertimbangan yang lama dan dipikir-pikir terlebih dahulu.wi aj) ) ³Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak ´ (HR. Suri teladan yang diberikan Rasulullah selama hidup beliau merupakan contoh akhlak yang tercantum dalam Al-Qur´an. Dan. akhlak Nabi Muhammad adalah (seluruh) isi Al-Qur 'an. Akhlak menempati posisi yang sangat penting dalam Islam. terutama yang berhubungan dengan shalat. Ia dengan takwa. bercabang dan berdaun syari'ah. dapat dilihat dari berbagai sunnah qauliyah (sumah dalam bentuk perkataan) Rasulullah.. Butir-butir akhlak yang baik yang disebut dalam berbagai ayat yang tersebar didalam al-Qur°an terdapat juga dalam Al-Hadits yang memuat perkataan. Diantaranya adalah . juga sekarang. manusia yang sesungguhnya wajib menjadi idola kaum muslimin dan muslimat itu (seperti) kurang dikenal oleh ummat Islam sendiri karena tidak mempelajari sejarah hidup Rasulullah secara sistematis. Al-Qalam: 4) Umat Islam seharusnya bersyukur karena Allah telah mengutus seorang insan kamil (manusia sempuma) kedunia ini untuk diteladani. yang disebut maulid Nabi tidak lagi dibarengi hidangan yang enak-enak. Sayang sekali. Dan di dalam Al-Qur°an pun Rasulullah dipuji oleh Allah dengan Firman-Nya : ³Dan engkau Muhammad. merupakan ³buah´ pohon Islam yang berakarkan akidah. tetapi dengan acara khusus menjelaskan .Pendidikan Agama Islam 7 5 Page 2 2. tindakan dan sikap diam Nabi Muhammad selama kerasulan beliau 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah. yang banyak sekali meriwayatkan sunnah Rasulullah. disebut akhlak Islam atau akhlak Islami. ( . Tannizi).´ (QS. Ahmad) ³Mukmin yang paling sempurna imanya adalah orang yang paling baik akhlaknya ´ U-I.

maka ruang lingkup . itu. Dimasa lampau peringatan maulid Nabi Muhammad yang semula dimaksud untuk menghormati dan mencontoh akhlaknya. disebut al-ahkam al-khamsah seperti yang telah di uraikan di muka. Oleh karena keadaanya demikian. Akhlak adalah sikap yang melahirkan perbuatan dan tingkah laku manuisia. pada suatu ketika. Ihsan. misalnya dengan baik dan khusuk (sungguh-sungguh. Sunnat dan makruh tennasuk ke dalam kategori kesusilaan umum atau kesusilaan masyarakat sedang mubah atau ja'iz termasuk dalam kategori kesusilaan atau akhlak pribadi. peringatan maulid Nabi Muhammad diselenggarakan dengan membaca kitab barzanji yang di tulis dalam bahasa Arab yang tidak di ketahui artinya oleh pendengar. Ini kentara benar kalau dihubungkan dengan ihsan dalam melakukan ibadah. Kalau tidak dapat membayangkan melihat Allah. asal dalam setiap upacara di tampilkan. Syari°ah mempunyai lima kategori pemilaian tentang perbuatan dan tingkah laku manusia. makruh dan mubah serta j a´ iz. selain dengan akidah. tidak di tampilkan dalam acara tersebut. diteladani umat Isalarn. dalam beribadat.riwayat hidup Nabi Muhammad dalam berbagai aspeknya. sekurang-kurangnya. sedang sunnat. dilakukan kampung76 Pendidikan Agama Islam Page 3 kampung dengan suatu dengan suatu upacara khusus yang di akhiri dengan makan bersama menikmati makanan sumbangan masyarakat bersangkutan di tempat. tennasuk kategori hukum (duniawi) terutama. Sebabnya adalah karena akhlak Rasulullah mengenai berbagai bidang hidup dan kehidupan manusia. terutama aspek akhlak yang seyogyanya di teladani oleh umat Islam baik dia muslim maupun muslimat. tetapi juga sunnat. Dahulu. perayaan maulid Nabi Muhammad dinyatakan tidak ada gunanya diselenggarakan. Sesungguhnya peringatan maulid Nabi Muhamrnad. pemah. kata Hadits Nabi yang berasal dari Umar bin Khattab itu. dengan kerendahan hati) seolah-olah yang melakukan shalat itu sedang melihat atau berhadapan langsung dengan Allah. baik di adakan. penuh penyerahan dan kebulatan hati. adalah melakukan shalat. akhlak tidak dapat dipisahkan dengan syari´ah. Karena syari´ah atau hukum Islam mencakup segenap aktivitas manusia. Karena. Kategori penilaian itu tidak hanya wajib dan haram. makruh dan mubah termasuk dalam kategori kesusilaan atau akhlak. Wajib dan haram. secara umum akhlak beliau yang perlu di cuntoh. sekurang-kurangnya yang bersangkutan merasakan Allah melihat dia.

supaya kedengarannya lebih ³modem´ dan ³mendunia'. Butir-butir masing-masing akhlak ini akan disebutkan di bawah. PERBANDINGAN UKURAN BAIK BURUK DALAM AKHLAK DENGAN ALIRAN DALAM FILSAFAT ETIKA Selain dengan kata-kata tersebut dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1989). perkataan akhlak sering juga disamakan dengan kesusilaan. Perkataan moral berasal dari bahasa Latin mores. akhlak terhadap orang tua. ilmu akhlak adalah ilmu yang menentukan batas baik dan buruk. seperti telah disebut di depan. akhlak dibagi dua pertama adalah akhlak terhadap Allah atau Khalik (pencipta). air. Akhlak terhadap bukan manusia dapat dipecah lagi menjadi. Akhlak terhadap Allah dijelaskan dan dikembangkan oleh Ilrnu Tasawuf dan tarikat-tarikat. budi pekerti dan lain-lain itu. udara dan sebagainya. . akhlak terhadap masyarakat. yang kedua adalah akhlak terhadap makhluk (semua ciptaan Allah). misalnya akhlak terhadap tanah.akhlak pun dalam Islam meliputi semua aktivitas manusia dalam segala bidang hidup dan kehidupan. dilihat dari sudut etimologi ialah upaya untuk mengenal budi pekerti. Akhlak terhadap manusia dan bukan manusia. kini disebut akhlak terhadap lingkungan hidup. Ilmu akhlak. tingkah laku. sedang akhlak terhadap makhluk dijelaskan oleh ilmu akhlak. perkataan akhlak. kini sering diganti dengan kata moral atau etika. antara yang terpuji dengan yang tercela tentang perkataan dan perbuatan manusia lahir dan batin (Asmaran AS. 1994 : 4. 2. atau tabi°at seorang sesuai dengan sensasinya. Bahkan. akhlak karib terhadap kerabat. dan (ii) akhlak terhadap makhluk (mati) bukan manusia. akhlak terhadap tetangga. Dalam garis besamya.5). Akhlak terhadap manusia dibagi lagi menjadi Pendidikan Agama Islam 77 Page 4 (a) akhlak terhadap diri sendiri sedang (b) akhlak terhadap orang lain dapat disebut misalnya akhlak terhadap Rasulullah. Penggantian itu sah-sah saja dilakukan. (i) akhlak terhadap makhluk hidup bukan manusia. Akhlak terhadap makhluk. atau sopan santun. (dalam bahasa asing disebut ethics). Dipandang dari terminologi. (1) akhlak terhadap manusia dan (2) akhlak terhadap bukan manusia. dapat dibagi dua yaitu . jamak kata mos yang berarti adat kebiasaan. asal saja orang mengetahui dan memahami perbedaan arti kata-kata dimaksud. misahiya akhlak terhadap tumbuh-tumbuhan (Àora) dan hewan (fauna).

salah. baik atau buruk suatu perbuatan secara moral. tidak ada salahnya kalau disebut juga padanan lain akhlak yaitu kesusilaan. kata etika diartikan sebagai ilrnu. pendapat atau perbuatan yang layak dikatakan benar. Kecuali mempelajari nilai-nilai. jelas menunjukkan salah satu perbedaan moral dengan akhlak. budi pekerti. Dalam kepustakaan. Moral bersifat lokal. Makna etika dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. sebab salah benar adalah penilaian dipandang dari sudut hukum yang di dalam agama Islam tidak dapat dicerai pisahkan dengan akhlak. ukuran yang dipergunakannya adalah akal pikiran. Oleh karena itu pula untuk mengukur tingkah laku manusia. etika merupakan pengetahuan tentang nilai~nilai itu sendiri. buruk. moral artinya ajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan . Dimasukkannya penilaian benar atau salah ke dalam moral.Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tersebut di atas. Di dalam Ensiklopedi Pendidikan tersebut di atas diterangkan bahwa etika adalah ¿lsafat tentang 73 Pendidikan Agama Islam Page 5 nilai. akhlak. Sebelum membandingkan akhlak dengan moral dan etika. sikap. Sebagai cabang filsafat yang mempelajari tingkah laku manusia untuk menentukan nilai perbuatan baik atau buruk. Perkataan etika berasal dari bahasa Yunani ethos yang berarti kebiasaan. Moral adalah istilah yang digunakan untuk menentukan batas-batas suatu sifat. adat istiadat menjadi dasar untuk menentukan apakah perbuatan seseoran baik atau buruk. baik atau buruk. etika bersifat umum (regional). bersifat lokal (Asmaran AS. Kesusilaan berasal dari kata susila yang mendapat awalan ke dan . seperti telah disinggung di atas. kehendak. maka dapat dikatakan. misalnya. adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral atau akhlak. kewajiban. sesuai dengan makna aslinya dalam bahasa Latin (mos). Yang dimaksud adalah kebiasaan baik atau kebiasaan buruk. perangai. dapat dilihat apakah perbuatan itu sesuai dengan adat istiadat yang umum diterima kesatuan sosial atau lingkungan tertentu. Karena demikian halnya. Akallah yang menentukan apakah perbuatan manusia itu baik atau buruk. kesusilaan tentang baik dan buruk. moral lebih bersifat praktis. Kalau moral dan etika diperbandingkan. sedang etika bersifat teoritis. umumnya. baik. 1994 : 9). Dalam Ensiklopedi Pendidikan (1976) Sugarda Poerbakawatja menyebutkan.

dasar. kesusilaan artinya perihal susila (beradab. kehalusan dan kebaikan budi pekerti) dan sopan santun. Butir-butir akhlak di dalam Al-Qur°an dan Al-Hadits bertebaran laksana gugusan bintangbintang di langit. walupun dalam masyarakat ketiga istilah itu disinonim dan dipakai silih berganti untuk menunjukkan sesuatu yang baik atau buruk. tertib). Karena banyaknya tidak semua dicatat di ruang ini. IIVIPLEMENTASI AKI-ILAK DALAM KEHIDUPAN BERSAMA. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. 3. Perbedaannya dapat dilihat terutama dari sumber yang menentukan mana yang baik mana yang buruk. Pendidikan Agama Islam 79 . tidak sesuai dengan nilai dan nonna agama serta nilai dan nonna masyarakat. moral dan etika. Su artinya baik atau bagus dan sila berarti sikap. akhlak Islam bersifat mutlak. Susila dalam bahasa Sansekerta terdiri dari su dan sila. akhlak Islami bersifat tetap dan berlaku untuk selamaselamanya. makin lama makin terdesak. bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Yang menentukan perbuatan baik atau buruk dalam moral dan etika adalah adat-istiadat dan pikiran manusia dalam masyarakat pada suatu tempat di suatu masa. tampaknya. sedang moral dan etika bersifat relatif (nisbi). Yang baik menurut akhlak adalah segala sesuatu yang berguna. Oleh karena itu. Dalam ruangan ini. Yang menetukan baik atau buruk suatu sikap (akhlak) yang melahirkan perilaku atau perbuatan manusia. nilai serta norma yang terdapat dalam masyarakat. hanya dicantumkan beberapa saja sebagai contoh. Yang buruk adalah segala sesuatu yang tidak berguna. berkenaan dengan adab (kesopanan. selain satu butir dapat dilihat dari berbagai segi juga mempunyai kaitan bahkan persamaan dengan takwa. menurut kebiasaan di suatu tempat pada suatu masa. sopan. dipandang dari sumbemya.akhiran an. Perbedaan pengertian ini harus dipahami supaya kita dapat membedakan sifat dan isi akhlak. sesuai dengan norma-nonna tata susila (Asmaran AS 1994: 10). di dalam agama dan ajaran Islam adalah Al-Qur'an yang dijelaskan dan dikembangkan oleh Rasulullah dengan sunnah beliau yang kini dapat dibaca dalam kitab-kitab hadis. merugikan masyarakat dan diri sendiri. Konsekuensinya. yang sesuai dengan nilai dan norma agama. kendatipun istilah akhlak. Akhlak Islami berbeda dengan moral dan etika. sedang moral dan etika berlaku selama masa tertentu di suatu tempat tertentu. peraturan hidup atau nonna. karena itu. Lagi pula.

Kecintaan kita kepada Allah diwujudkan dengan cara melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. dibagi dua: I. Mendidik anak-anak dengan kasih sayang. membuat ibu-bapak ridha e. Berbakti kepada ibu-bapak. d. dan dengan tertib melaksanakan semua perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. b. Memelihara kesucian diri. c. b. yaitu mensyukuri nikmat dan kanmia Allah. g. Qana'ah. Berlaku adil terhadap diri sendiri dan orang lain. Al-Hubb. Berbuat baik kepada ibu-bapak dengan sebaik-baiknya. d. e. As-Syukr. Akhlak terhadap Allah (Khalik) antara lain adalah: a. tidak melakukan apa yang dilarang-Nya. b. Karib Kerabat.Page 6 l. tidak menyinggung perasaan dan menyakiti hatinya.) Akhlak terhadap Keluarga. Mencintai Rasulullah secara tulus dengan mengikuti semua sunnahnya. 80 Pendidikan Agama Islam Page 7 (4. d. dengan mengikuti nasehat baiknya. antara lain: a. tidak lagi melakukan perbuatan sama yang dilarang Allah. menurut hukum dan akhlak Islam). Malu melakukan perbuatanjahat. c. c. yaitu menerima dengan ikhlas semua kada dan kadar Ilahi setelah berikhtiar maksimal (sebanyak-banyaknya.Akhlak terhadap Manusia. c. Merendahkan diri kepada keduanya diiringi perasaan kasih sayang. Menutup aurat (bagian tubuh yang tidak boleh kelihatan. Memohon ampun hanya kepada Allah. Menjadikan Rasulullah sebagai idola. Saling menunaikan kewajiban untuk memperoleh hak. antara lain: a. dapat dirinci menjadi: (1). b. Akhlak terhadap Makhluk. yaitu mencintai Allah melebihi cinta kepada apa dan siapapun juga dengan mempergunakan firman-Nya dalam Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dan kehidupan. yaitu mengharapkan karunia dan berusaha memperoleh keridaan Allah. f. suri teladan dalam hidup dan kehidupan. Tawakkal (berserah diri) kepada Allah. e. c. (2). antara lain: a. Akhlak terhadap Rasulullah (Nabi Muhammad). Menj auhi segala perkataan dan perbuatan sia-sia. Saling membina rasa cinta dan kasih sayang dalam kehidupan keluarga. d. e. (3) Akhlak terhadap Diri Sendiri. Taubat yang paling tinggi adalah taubat nasuha yaitu taubat benar-benar taubat. hingga batas te1tinggi). Mencintai mereka melebihi cinta kepada kerabat lainnya. antara lain: a. Mendo'akan keselamatan dan keampunan bagi mereka kendatipun seorang atau kedua-duanya telah meninggal dunia. Menjalankan apa yang disuruh-Nya. Berkomunikasi dengan orang tua dengan khidmat. Akhlak terhadap Orang tua (birrul walidain). /T At-Taubat. g. Jujur dalam perkataan dan berbuat Ikhlas dan rendah hati. Memelihara hubungan silahturrahim dan melanjutkan silaturrahmi yang dibina orang tua yang . 2. b. AI-Raja. mempergunakan kata-kata lemah lembut. Menjauhi dengki dan menjauhi dendam. bertaubat hanya kepada Allah.

Menunaikan amanah dengan jalan melaksanakan kepercayaan yang diberikan seseorang atau masyarakat kepada kita. (6). Memuliakan tamu. d. ~ Akhlak baik atau terpuji (Akhlaqul Mahmudah). Menjaga dan memanfaatkan alam terutama hewani dan nabati. antara lain: a. saling hormat-menghormati. perbuatan buruk dengan sesama manusia dan makhluk yang laimiya. Saling menolong dalam melakukan kebajikan dan takwa. Menepati janji. Memberi makan fakir miskin dan berusaha melapangkan hidup dan kehidupamrya. Saling bantu di waktu senang lebih-lebih tatkala susah. Saling mengunjungi. c. b. Sadar dan memelihara kelestarian lingkungan hidup. (mahyuddin. Sedangkan akhlak yang buruk merupakan sifat syaitan dan orang-orang tercela. g. b. Menghormati nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat bersangkutan.telah meninggal dunia. fauna dan Àora (hewan dan tumbuh-turnbuhan) yang sengaja diciptakan Tuhan untuk kepentingan manusia dan makhluk lainnya. yakni perbuatan baik terhadap Tuhan (alKhaliq). Dengan demikian akhlak terbagi menjadi dua jenis. sehingga tidak mau mengakui kekuasaan Allah di alam ini. b. Berrnusyawarah dalam segala urusan mengenai kepentingan bersama. Sayang pada sesama makhluk. e. Takabbur (Al-Kibru) yaitu sikap yang menyombongkan diri. 1991: 9) Pendidikan Agama Islam 31 Page 8 Berikut akan diuraikan secara singkat mengenai akhlak yang buruk: Akhlak buruk terhadap Allah: a. c. d. f. Akhlak terhadap Tetangga. yaitu. tennasuk mengingkari nikmat Allah yang ada padanya. perbuatan buruk terhadap Tuhan (AlKhaliq). 1997: 458) Butir butir di atas merupakan akhlak yang baik. II. Menganjurkan anggota masyarakat termasuk diri sendiri berbuat baik dan mencegah diri sendiri dan orang lain melakukan perbuatan jahat (mungkar).(Mohammad Daud Ali. Ulama Akhlak menyatakan bahwa akhlak yang baik merupakan sifat para Nabi dan orang-orang shiddiq. c. Akhlak terhadap Masyarakat. Musyrik (A I-Syirk) yaitu sikap yang mempersekutukan Allah dengan makhluk-Nya. (5). antara lain: a. Saling beri-memberi. . terhadap sesama manusia dan makhluk lainnya sebagaimana diuraikan pada butir-butir akhlak di atas. Mentaati putusan yang telah diambil. Saling menghindari pertengkaran dan permusuhan. Akhlak terhadap Bukan Manusia (Lingkungan Hidup) antara lain: a. b. dengan cara menganggapnya bahwa ada suatu makhluk yang menyamai kekuasaan-Nya. dan ~ Akhlak yang tercela (Akhlaqul Madzmumah) yakni. h. i.

Mengumpat (Al-Ghiibah) yaitu suatu perilaku yang suka membicarakan keburukan seseorang kepada orang lain. Mudah Marah (Al-Ghadhab) yaitu kondisi emosi seseorang yang tidak dapat ditahan oleh kesadarannya. g. Maka ia berbuat bukan karena Allah melainkan hanya ingin dipuji oleh sesama manusia. e. baik kerugian matriil maupun non-matriil. Akhlak Buruk terhadap Manusia . g. Tuhan melarang berrsikap boros. (Mahyuddin. merusak perekonomian manusia. Bersikap Congkak (Al-Ash 'aru) yaitu sikap dan perilaku yang menampilkan kesombongan. yaitu melaksanakan perintah Allah dan menjauhi laranganNya. ff Boros atau Beifoya-foya (Al-Israaj) yaitu perbuatan yang selalu melarnpui batas-batas ketentuan agama. Jadi perbuatan ini. kebalikan dari sikap ikhlas. BerbuatAniaya (Azh-Zhulmu) yaitu suatu perbuatan yang merugikan orang lain. b. Dan ada juga yang mengatakan. sehingga selalu ingin menambah apa yang seharusnya ia miliki. maupun perkataannya. untuk menjadi kafir. baik dilihat dari tingkah lakunya. merusak hubungan sosial. termasuk perbuatan dzalim (menganiaya). Iri-hati atau Dengki (Al-Hasadu atau Al-Hiqdu) yaitu sikap kejiwaan seseorang yang selalu menginginkan agar kenikmatan dan kebahagiaan hidup orang lain bisa hilang sama sekali. Mengadu-adu (An-Namiimah) yaitu perilaku yang suka memindahkan perkataan seseorang kepada orang lain. termasuk kebalikan dari rasa cukup (Al-Qanaa 'ah) dan merupakan akhlaq buruk terhadap Allah. serta merusak diri sendiri. dengan maksud agar hubungan sosial keduanya rusak. e. Untuk lebih memperluasnya pengertian taqwa. d Muna¿q (An-Nifaaq) yaitu suatu sikap yang menampilkan dirinya bertentangan dengan kemauan hatinya dalam kehidupan beragama. antara lain: a. berikut ini akan diuraikan mengenai taqwa . Murtad (Ar-Riddah) yaitu sikap yang meninggalkan atau keluar dari agama Islam. Rakus atau Tamak (Al-Hirshu atau Ath-Thama 'u) yaitu suatu sikap yang tidak pemah merasa cukup. karena melanggar ketentuan larangan-Nya. . 1991 : 26-32) Pendidikan Agama Islam Page 9 Penggolongan sikap manusia dalam butir-butir akhlak tersebut di atas sebenamya merupakan sebagian aplikasi dari kata taqwa.c. sehingga menonjolkan sikap dan perilaku yang tidak menyenangkan orang lain. Hal ini. d. ff Sikap Kikir (Al-Bukhlu) yaitu suatu sikap yang tidak mau memberikan nilai materi dan jasa kepada orang lain. tanpa memperhatikan hak-hak orang lain. bahwa seseorang yang mengambil hak-hak orang lain. c. Riya' (Ar-Riyaa ') yaitu suatu sikap yang selalu menunjuk-nunjukkan perbuatan baik yang dilakukannya. karena hal itu dapat melakukan dosa terhadap-Nya.

Seseorang datang kepada Rasulullah saww dari arah muka dan bertanya: Wahai Rasulullah. agama tidak mengutarakan wejangan-wejangan akhlaknya semata tanpa dibebani oleh rasa tanggung jawab.s. Dalam hadis lain beliau bersabda: Akhlak yang mulia adalah setengah dari agama . Menurut teori ini. Akan tetapi sebaliknya. Akidah adalah gudang akhlak yang kokoh. Akhlak adalah perilaku yang dimiliki oleh manusia. akidah-akidah hasil rekayasa manusia berjalan sesuai dengan langkah hawa nafsu manusia dan menanamkan akar-akar egoisme dalam sanubarinya. Salah seorang sahabat bertanya kepada belaiu: Anugerah apakah yang paling utama yang diberikan kepada seorang muslim? Beliau menjawab: Akhlak yang mulia . Lalu laki-laki itu mendatangi beliau dari arah kanan dan bertanya: Apakah agama itu? Akhlak yang mulia . Akhirnya lali-laki itu mendatangi beliau dari arah belakang dan bertanya: Apakah agama itu? Rasulullah saww menoleh kepadanya dan bersabda: Apakah kau tidak memahami agama? Agama adalah hendaknya engkau jangan suka marah . berkata: (Sifat utama seorang mukmin adalah kemuliaan akhlaknya). baik akhlak yang terpuji atau akhlakul karimah maupun yang tercela atau akhlakul madzmumah. Atas dasar ini. Setiap manusia harus mengikuti apa yang diperintahkanNya dan menjauhi laranganNya. Ia mampu menciptakan kesadaran diri bagi manusia untuk berpegang teguh kepada norma dan nilai-nilai akhlak yang luhur.Aqidah adalah ilmu yang mengajarkan manusia mengenai kepercayaan yang pasti wajib dimiliki oleh setiap orang di dunia. Karena agama tersusun dari keyakinan (akidah) dan perilaku. Akhlak mendapatkan perhatian istimewa dalam akidah Islam. Imam Baqir a. Kemudian laki-laki itu mendatangi beliau dari arah kiri dan bertanya: Apakah agama itu? Beliau menjawab: Akhlak yang mulia . Alquran mengajarkan akidah tauhid kepada kita yaitu menanamkan keyakinan terhadap Allah SWT yang satu yang tidak pernah tidur dan tidak beranak-pinak. Orang yang tidak percaya terhadap rukun iman disebut sebagai orang-orang kafir. Rasulullah saww bersabda: (Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia). berkata: (Mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang paling mulia akhlaknya).s. Dan akhlak mencerminkan sisi perilaku tersebut. Bahkan agama menganggap akhlak sebagai penyempurna ajaran-ajarannya. Allah SWT mengutus Nabi Muhammd SAW tidak lain dan tidak bukan adalah untuk memperbaiki akhlaq. agama menganjurkan setiap individu untuk berakhlak mulia dan menjadikannya sebagai kewajiban (taklif) di atas pundaknya yang dapat mendatangkan pahala atau siksa baginya. Amirul Mukminin a. jawab beliau untuk yang ketiga kalinya. apakah agama itu? Rasulullah saww menjawab: Akhlak yang mulai . Islam menggabungkan antara agama yang hak dan akhlak. Percaya kepada Allah SWT adalah salah satu butir rukun iman yang pertama. .

niscaya tujuan utama manusia dalam setiap tingkah lakunya adalah berfoya-foya dengan kenikmatan dunia yang fana dan tenggelam dalam lautan kehidupan materi. Akhlak adalah pengaman dari berkobarnya api kejahatan yang sudah lama tersimpan dalam diri manusia. Ia akan membangkitkan mereka kembali dan menghisabnya.s. Setelah itu. berkata: (Apabila kita tidak mengharap surga dan tidak takut neraka. Menjanjikan Pahala Ukhrawi bagi Orang yang Berakhlak Mulia. membangun sebuah masyarakat tanpa didukung oleh tuntunan-tuntunan akhlak bagaikan membangun sebuah bangunan di atas tumpukan pasir. Taqwa adalah faktor penolak internal bagi manusia dari mengerjakan dosa. tidak karena Ia butuh kepadanya. Rasulullah saww bersabda: (Seorang hamba dengan akhlaknya yang mulia bisa mencapai derajat akhirat yang agung dan tempat yang mulia kendatipun sedikit ibadahnya). Ia akan memberikan pahala kepada orang yang berbuat baik karena perbuatan baik (yang pernah ia kerjakan di dunia) dan menyiksa orang yang berbuat jelek karena kejelekan (yang pernah perbuat di dunia). Ia mencipatakan segala sesuatu dengan aturan yang terbaik. sebenarnya akidah-akidah tersebut telah memusnahkan satu sumber utama nilai-nilai akhlak (dalam kehidupan manusia). Amirul Mukminin a. Kemudian mereka akan kekal dalam nikmat atau siksa. Metode-metode tersebut antara lain: 1. Metode Akidah dalam Membentuk Manusia Berakhlak Akhlak memperoleh perhatian khusus dalam ajaran-ajaran akidah Islam. termasuk manusia memiliki Tuhan Yang Esa dan abadi yang segala sesuatu tidak tersembunyi dari ilmu-Nya dan tidak ada kekuatan lain yang dapat menundukkan kekuasaan-Nya. Dan jelas.Allamah Thabathaba i menulis: Akhlak tidak akan dapat membahagiakan sebuah masyarakat dan mengarahkan manusia untuk memperbaiki amalnya kecuali jika akhlak itu bersandar kepada tauhid. Karena akhlak mulia dapat menunjukkan kepada kita jalan keselamatan). jika akhlak berlandaskan kepada akidah semacam ini. dalam usaha membentuk manusia berakhlak mulia dan terselamatkan dari dekadensi moral. maka tugas manusia hanyalah mengharapkan keridlaan Allah dalam segala tingkah lakunya. Akhlak adalah satu kebutuhan vital masyarakat. Yaitu keyakinan bahwa alam semesta. dan siksa yang pedih bagi orang yang berakhlak tidak terpuji dan menyembah hawa nafsunya. akidah mengikuti metode-metode yang beraneka ragam demi mencapai hal itu. Dengan ini. maka sepatutnya kita mencari akhlak yang mulia. Akidah-akidah yang memiliki paham Atheisme dengan persepsinya yang memusnahkan rasa ketergantungan manusia kepada Penciptanya yang maha sempurna dan rasa bertanggungjawab kepadaNya. Atas dasar ini. Dalam hadis yang lain beliau bersabda: . dan ia tidak akan mampu menemukan sumber lain sekuat sumber itu sebagai gantinya. Seandainya akhlak tidak bersandarkan kepada akidah ini (akidah tauhid). Akidah menjanjikan pahala yang besar dan derajat yang tinggi di akhirat kelak bagi orang yang berakhlak mulia. dan tidak mengharap pahala dan siksa.

. ia akan jatuh dalam jurang kegelapan. maka bersikaplah kasar). Menjelaskan Efek-efek Duniawi Akhlak.. berkata: (Jika engkau ingin dihormati. Rasulullah saww bersabda: (Akhlak yang terpuji dapat melanggengkan kecintaan). tidak disenangi oleh sesamanya dan akhirnya akan terjerumus ke dalam jurang kesesatan yang tidak memiliki akibat yang terpuji.Dan dalam akhlak yang mulia tersembunyi simpanan-simpanan rizki). niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat). Adapun orang yang tidak memiliki nilai dan prinsip-prinsip moral. Seseorang yang berakhlak terpuji akan mampu beradaptasi dengan sesamanya. berilah makan (kepada orang-orang fakir) dan bertutur katalah yang baik. maka berlemah lembutlah dan jika kau ingin dihina. Imam Ali a. Beliau juga bersabda: (Akhlak yang terpuji dapat mencairkan kejelekan sebagaimana matahari mencairkan es). berkata: . juga berkata: Sesungguhnya Allah SWT akan memberikan pahala kepada hambanya karena akhlaknya yang terpuji seperti Ia memberi pahala kepada seorang mujahid di jalan Allah .s.. tentram dan melangkah dengan mantap. Imam Ash-Shadiq a.(Orang yang berakhlak terpuji dapat menyamai derajat orang yang berpuasa dan shalat malam).s. Beliau berwasiat kepada Bani Abdul Muthalib: (Wahai Bani Abdul Muthalib. sambunglah tali kekerabatan. . Imam Ash-Shadiq a. (.s.. hidup bahagia. sebarkanlah salam. hidup dalam kecemasan dan kebingungan sehingga dirinya tersiksa.

ibadah hati. . ada yang mubah dan adapula yang makruh atau haram. membaca Al Qur¶an dan lain sebagainya adalah termasuk bagian dari ibadah. mengharapkan rahmat (kasih sayang)-Nya. Penghinaan diri dan ketundukan kepada Allah µazza wa jalla. merasa takut dari siksa-Nya dan lain sebagainya itu semua juga termasuk bagian dari ibadah kepada Allah´ (Al µUbudiyah. makruh dan haram. Muta¶abbad bihi. haji. 28). memerintahkan yang ma¶ruf. Oleh karena itu mengetahuinya adalah sebuah keniscayaan. sunnah. Maka shalat. inabah (kembali taat) kepada-Nya. merasa ridha terhadap qadha/takdir-Nya. Penulis syarah Al-Wajibat menjelaskan. berjihad melawan orang-orang kafir dan munafiq. ada yang sunnah. bersabar terhadap keputusan (takdir)-Nya. orang miskin. ibnu sabil (orang yang kehabisan bekal di perjalanan). melarang dari yang munkar.IBADAH Memahami tauhid tanpa memahami konsep ibadah adalah mustahil. makruh dan haram. menyambung tali kekerabatan. menunaikan amanah. ada yang wajib. berbuat baik kepada tetangga. para ulama memberikan beberapa definisi yang beraneka ragam. Dalam ibadah hati ada perkara-perkara yang hukumnya wajib. Yaitu sarana yang digunakan dalam menyembah Allah. Dalam ibadah lisan juga demikian. 6). zakat. Maktabah Darul Balagh hal. sunnah. ³Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya. bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya. Ta¶abbud dan Muta¶abbad bih Syaikh Muhammad bin Shalih Al µUtsaimin rahimahullah di dalam kitabnya yang sangat bagus berjudul Al Qaul Al Mufid menjelaskan bahwa istilah ibadah bisa dimaksudkan untuk menamai salah satu diantara dua perkara berikut : 1. yang tersembunyi (batin) maupun yang nampak (lahir). Ta¶abbud. ibadah lisan dan ibadah anggota badan. baik yang tersembunyi (batin) maupun yang tampak (lahir)´. Demikian kurang lebih kandungan keterangan Ibnul Qayyim yang dinukil oleh Syaikh Abdurrahman bin Hasan dalam Fathul Majid. Adapun secara istilah syari¶at. berbakti kepada kedua orang tua. ³Ibadah secara bahasa berarti perendahan diri. memanjatkan do¶a. Inilah pengertian ibadah yang dimaksud dalam definisi Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Beliau rahimahullah mengatakan. menepati janji. Di antara definisi terbaik dan terlengkap adalah yang disampaikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. tawakal kepada-Nya. berdzikir. ³Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya. cet. Ada yang yang wajib. berbuat baik kepada orang atau hewan yang dijadikan sebagai pekerja. Begitu pula rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Sehingga apabila dijumlah ada 15 bagian. baik berupa perkataan maupun perbuatan. 2. Hal ini dibuktikan dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan yang dilandasi kecintaan dan pengagungan kepada Dzat yang memerintah dan melarang (Allah ta¶ala). mubah. Begitu pula dalam ibadah anggota badan. baik berupa perkataan maupun perbuatan. mubah. Dari keterangan di atas kita bisa membagi ibadah menjadi tiga. hal. ketundukan dan kepatuhan. takut kepada Allah.´ (Tanbihaat Mukhtasharah. puasa. berbicara jujur. anak yatim. memurnikan agama (amal ketaatan) hanya untuk-Nya.

Sehingga orang-orang kafir pun termasuk hamba dalam kategori ini. Penghambaan ini meliputi semua makhluk. Al Israa¶ [17] : 3). Penghambaan ini disebut juga µubudiyah kauniyah. 37). Syarh Tsalatsatul Ushul. hal. ³Sesungguhnya dia adalah seorang hamba yang pandai bersyukur´ (QS. dsb). mengatur. mencipta. 2. Adapun penghambaan sangat khusus ialah penghambaan para Rasul µalaihimush shalatu was salam. Adapun segala gerakan dan bacaan yang terdapat di dalam rangkaian sholat itulah yang disebut muta¶abbad bihi. ³Tidak ada sesuatupun di langit maupun di bumi melainkan pasti akan datang menemui Ar Rahman sebagai hamba´ (QS. penghambaan jenis kedua dan ketiga ini bisa juga disebut µubudiyah syar¶iyah (Al-Qaul Al-Mufid I/16. Al Furqan [25] : 63). Macam-macam penghambaan Syaikh Muhammad bin Shalih Al µUtsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa penghambaan ada tiga macam : 1.Mufid. Penghambaan sangat khusus. Allah ta¶ala berfirman (yang artinya). Al Baqarah [2] : 23). Oleh sebab itu orang yang merendahkan diri kepada Allah dengan cara melaksanakan keislaman secara fisik namun tidak disertai dengan unsur ruhani berupa rasa cinta kepada Allah dan pengagungan kepada-Nya tidak disebut sebagai hamba yang benar-benar beribadah kepada-Nya. Melaksanakan sholat disebut ibadah karena ia termasuk bentuk ta¶abbud (menghinakan diri kepada Allah). Hal itu seperti halnya perilaku orang-orang munafiq yang secara lahir bersama umat Islam. . Pengertian ibadah secara lengkap Dengan penjelasan di atas maka ibadah bisa didefinisikan secara lengkap sebagai : µPerendahan diri kepada Allah karena faktor kecintaan dan pengagungan yaitu dengan cara melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya sebagaimana yang dituntunkan oleh syari¶at-Nya. Allah ta¶ala berfirman (yang artinya). mengucapkan syahadat dan melakukan rukun Islam yang lainnya akan tetapi hati mereka menyimpan kedengkian dan permusuhan terhadap ajaran Islam. Penghambaan umum. Sedangkan penghambaan khusus ialah penghambaan berupa ketaatan secara umum.¶ (Syarh Tsalatsati Ushul. Penghambaan ini meliputi semua orang yang beribadah kepada Allah dengan mengikuti syari¶at-Nya. Begitu pula pujian Allah kepada para Rasul yang lain di dalam ayat-ayat yang lain. 38-39). 3.Seperti contohnya sholat. Hal itu sebagaimana yang Allah firmankan tentang Nuh µalaihissalam (yang artinya). Maka apabila disebutkan kita harus mengesakan Allah dalam beribadah itu artinya kita harus benar-benar menghamba kepada Allah saja dengan penuh perendahan diri yang dilandasi kecintaan dan pengagungan kepada Allah dengan melakukan tata cara ibadah yang disyari¶atkan (Al-Qaul Al. ³Dan hamba-hamba Ar Rahman adalah orang-orang yang berjalan di atas muka bumi dengan rendah hati´ (QS. Allah juga berfirman tentang Nabi Muhammad shallallahu µalaihi wa sallam (yang artinya). Maryam [19] : 93). Penghambaan umum adalah penghambaan terhadap sifat rububiyah Allah (berkuasa. I/7). ³Dan apabila kalian merasa ragu terhadap wahyu yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad)«´ (QS. hal. Penghambaan khusus.

Karena pada penghambaan yang pertama manusia tidak melakukannya dengan sebab perbuatannya. Atau apabila dia tertimpa musibah maka dia bersabar. dsb) yang menimpanya bisa juga menyebabkan pujian dari Allah kepadanya. Walaupun peristiwa-peristiwa yang ada di dunia ini (nikmat. .Di antara ketiga macam penghambaan ini. hal. 38-39). Misalnya saja ketika seseorang memperoleh kelapangan maka dia pun bersyukur. maka yang terpuji hanyalah yang kedua dan ketiga. musibah. Adapun penghambaan yang kedua dan ketiga jelas terpuji karena ia terjadi berdasarkan hasil pilihan hamba dan perbuatannya. bukan karena suatu sebab yang berada di luar kekuasaannya semacam datangnya musibah dan lain sebagainya (Syarh Tsalatsatil Ushul.

PERAN. Yang artinya adalah Aku mengaku tidak ada tuhan selain Allah dan Aku mengaku Muhammad Utusan Allah. Berikut adalah peran dan fungsi ibadah: A.zakat.yaitu: 1. Ikrar pertama yang diucapakan dalam syahadat adalah pernyataan suci penyaksian dan keyakinan yang sungguh-sungguh tentang keesaan Allah. Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku y Peran dan fungsi ibadah secara khusus Peran dan fungsi ibadah secara khusus ini meliputi fungsi masing-masing dari jenis ibadah.fungsi dan tujuan dalam kehidupan manusia. 2. Ibadah mempunyai peran. Bagian yang pertama ini mengandung pengingkaran mutlak tentang adanya ilah-ilah. Jenis-jenis ibadah ini dapat dikelompokkan menjadi lima bagian atau biasa disebut Rukun Islam yang terdiri dari syahadat. seperti seorang suami pergi ke kantor guna mencukupi kebutuhan keluarganya. kalimat ini sejatinya berfungsi untuk menimbulkan . PERAN DAN FUNGSI IBADAH Peran dan fungsi ibadah terbagi menjadi 2 yaitu peran dan fungsi ibadah secara umum dan secara khusus y Peran dan fungsi ibadah secara umum Secara umum ibadah dapat berperan sebagai alat untuk menumbuhkan kesadaran pada diri manusia bahwa ia sebagai insan diciptakan Allah khusus untuk mengabdi kepada diri-Nya.FUNGSI DAN TUJUAN IBADAH Ibadah menurut asal bahasanya berarti segala usaha lahir dan batin yang sesuai perintah agama yang harus dituruti pemeluknya atau upacara yang berhubungan dengan agama. Ibadah dalam pengertian khusus.yaitu ³Lima Rukun Islam´ yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim dengan beberapa pengecualian pada kondisi khusus.yaitu segala perbuatan yang dilakukan seseorang dengan niat untuk mencari keridaan Allah.shalat. dan pergi haji jika mampu.tuhan-tuhan ataupun dewa-dewa lain dalam segala bentuknya selain Allah. Sedangkan menurut islam. Ini jelas disebutkan dalam Al Qur¶an surat Az Zariyat ayat 56 56. v Peran dan fungsi Syahadat Kalimat syahadat berbunyi : Asyhadu allaa ilaaha illa Allaah wa asyhadu anna Muhammad Rasuul Allaah. ibadah mempunyai dua pengertian.puasa. Kalimat ini membebaskan manusia dari pengkultusan individu (pendewaan seseorang) Bagi orang beriman. Ibadah dalam pengertian luas atau umum.

sebagaimana firman Allah dalam surat Al.dan tak mudah lupa daratan jika mendapat kenikmatan/kesenangan.kesadaraan akan harga dirinya sebagai manusia.sehingga orang tidak mudah kecewa/gelisah mentalnya jika menghadapi musibah. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan. yang diwahyukan kepadaku: ³Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa. Seorang muslim mengaku bahwa Nabi Muhammad adalah manusia biasa yang dipilih Allah untuk menjadi Utusan-Nya.perbuatan) keji dan mungkar.barangsiapa yang . Ikrar selanjutnya ialah pengakuan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.barangsiapa yang menghancurkannya dia menghancurkan agama. y Menyehatkan Fisik . y Mencegah seseorang melakukan pernuatan keji dan munkar. Mengenai ini. Katakanlah( Muhammad) Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu.´ Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan y Menumbuhkan Disiplin Pribadi Dalam shalat kita dituntut untuk fokus dan selalu tepat waktu sehingga akan menumbuhkan rasa disiplin bagi setiap individu yang melaksanakan shalat.ajaran islam hanya memberikan tempat yang sewajarnya saja kepada Rasul Allah. yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). 22.merasa lebih dari orang lain. Peran dan fungsi shalat antara lain: y Shalat dapat memberikan ketentraman dan ketabahan hati. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir. v Peran dan Fungsi Shalat Shalat adalah suatu ibadah yang mengandung beberapa ucapan dan perbuatan tertentu.´ Hal ini berfungsi untuk mencegah pegkultusan Nabi Muhammad seperti yang telah dilakukan kaum Nasrani yang telah mengkultuskan Nabi Isa as menjadi sekutu Allah. Seperti yang telah difirmankan Allah dalam surat Al Kahfi ayat 110: 110. Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu. 21. maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.Maarij ayat 20-22 20.sebagaimana firman Allah dalam Al Qur¶an surat al Ankabut ayat 45: 45. kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat. Shalat adalah tiang agama.menegakkannya maka dia telah menegakkan agama. dengan menutup segala kemungkinan untuk menyombongkan diri.yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam.

manfaat shalat juga berupa manfaat fisik.Ternyata tak hanya manfaat shalat tak hanya berupa manfaat ruhani tapi. . Telah banyak penelitian yang dilakukan oleh para ahli yang menyatakn bahwa posisi dalam shalat sangat berguna untuk kesehatan fisik. Hal ini dapat menyebabkan pikiran kita terasa lebih jernih. Salah satunya adalah posisi badan ketika sujud yang dapat memperlancar darah masuk ke otak sehingga otak lebih banyak mendapat pasokan oksigen dan nutrisi.

raghbah (senang). Aku tidak menghen-daki rizki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi makan kepada-Ku. Ibadah inilah yang menjadi tujuan penciptaan manusia. ia adalah sombong. Definisi Ibadah Ibadah secara bahasa (etimologi) berarti merendahkan diri serta tunduk. [2]. Sesungguhnya Allah Dia-lah Maha Pemberi rizki Yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh. maka ia .PENGERTIAN IBADAH DALAM ISLAM[1] Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas A. Serta masih banyak lagi macam-macam ibadah yang berkaitan dengan amalan hati. Rasa khauf (takut). ibadah mempunyai banyak definisi. Sedangkan shalat. Ibadah adalah merendahkan diri kepada Allah Azza wa Jalla. baik berupa ucapan atau perbuatan. mahabbah (cinta). [3]. tawakkal (ketergantungan). Ibadah adalah sebutan yang mencakup seluruh apa yang dicintai dan diridhai Allah Azza wa Jalla. Sedangkan tasbih. Sedangkan menurut syara (terminologi). Dan Allah Mahakaya. Yang ketiga ini adalah definisi yang paling lengkap. zakat. dan anggota badan. dan jihad adalah ibadah badaniyah qalbiyah (fisik dan hati). takbir. raja (mengharap). Definisi itu antara lain adalah: [1]. Ibadah adalah taat kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya melalui lisan para Rasul-Nya. lisan. dan rahbah (takut) adalah ibadah qalbiyah (yang berkaitan dengan hati). [Adz-Dzaariyaat : 56-58] Allah Azza wa Jalla memberitahukan bahwa hikmah penciptaan jin dan manusia adalah agar mereka melaksanakan ibadah hanya kepada Allah Azza wa Jalla. Siapa yang beribadah kepada-Nya tetapi dengan selain apa yang disyari atkan-Nya. akan tetapi merekalah yang membutuhkan-Nya. haji. maka ia adalah mubtadi (pelaku bid ah). tahmid dan syukur dengan lisan dan hati adalah ibadah lisaniyah qalbiyah (lisan dan hati). yang zhahir maupun yang bathin. maka barangsiapa yang menolak beribadah kepada Allah. lisan dan badan. Allah berfirman: Artinya : Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. Ibadah terbagi menjadi ibadah hati. tahlil. yaitu tingkatan tunduk yang paling tinggi disertai dengan rasa mahabbah (kecintaan) yang paling tinggi. Dan barangsiapa yang beribadah kepada-Nya hanya dengan apa yang disyari atkan-Nya. karena ketergantungan mereka kepada Allah. tetapi makna dan maksudnya satu. tidak membutuhkan ibadah mereka.

yaitu: hubb (cinta). Dalam setiap ibadah harus terkumpul unsur-unsur ini. maka ia adalah murji [4]. maka amalan tersebut tertolak.adalah mukmin muwahhid (yang mengesakan Allah). Siapa yang beribadah kepada Allah dengan rasa cinta saja. karena ia menuntut wajib-nya taat kepada Rasul. maka ia adalah zindiq [3]. siapa yang beribadah kepada-Nya dengan raja saja. [Al-Maa-idah: 54] Artinya : Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cinta-nya kepada Allah. Dan siapa yang beribadah kepada-Nya hanya dengan khauf. . C. Dan ibadah itu tidak bisa dikatakan benar kecuali dengan adanya dua syarat: [a]. maka ia adalah mukmin muwahhid. bebas dari syirik besar dan kecil. dan raja . maka ia adalah haruriy [5]. sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam Syarat yang pertama merupakan konsekuensi dari syahadat laa ilaaha illallaah. Ittiba . karena ia mengharuskan ikhlas beribadah hanya kepada Allah dan jauh dari syirik kepada-Nya. ibadah disyaratkan harus benar. sedang-kan khauf harus dibarengi dengan raja . [b]. B. [6] Agar dapat diterima. raja (harapan). Pilar-Pilar Ubudiyyah Yang Benar Sesungguhnya ibadah itu berlandaskan pada tiga pilar pokok. Sedangkan syarat kedua adalah konsekuensi dari syahadat Muhammad Rasulullah. ãóäú Úóãöáó ÚóãóáÇð áóíúÓó Úóáóíúåö ÃóãúÑõäóÇ Ýóåõæó ÑóÏøñ. Dan mereka adalah orangorang yang khusyu kepada Kami. [Al-Anbiya : 90] Sebagian Salaf berkata [2]. Barangsiapa yang beribadah kepada-Nya dengan hubb. khauf (takut). Ikhlas karena Allah semata. Allah berfirman tentang sifat hamba-hamba-Nya yang mukmin: Artinya : Dia mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya. Syarat Diterimanya Ibadah Ibadah adalah perkara tauqifiyah yaitu tidak ada suatu bentuk ibadah yang disyari atkan kecuali berdasarkan Al-Qur-an dan As-Sunnah. [Al-Baqarah: 165] Artinya : Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan dan mereka berdo a kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Artinya : Barangsiapa yang beramal tanpa adanya tuntunan dari kami. Rasa cinta harus disertai dengan rasa rendah diri. khauf. Apa yang tidak disyari atkan berarti bid ah mardudah (bid ah yang ditolak) sebagaimana sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.

barangsiapa beribadah kepada-Nya bukan dengan cara yang diperintahkan-Nya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.mengikuti syari atnya dan meninggal-kan bid ah atau ibadah-ibadah yang diada-adakan. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman. tidak dengan bid ah. [Az-Zumar: 2] [2]. Muhammad Rasulullah. Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam telah menjelaskan bagai-mana cara kita beribadah kepada Allah. . Maka. Hak Tasyri adalah hak Allah semata. maka baginya pahala di sisi Rabb-nya dan tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. Sebagaimana Allah berfirman. Sesungguhnya Allah memerintahkan untuk mengikhlaskan ibadah kepada-Nya semata. dan kita tidak beribadah kecuali dengan apa yang Dia syari at-kan. Maka kita wajib membenarkan dan mempercayai beritanya serta mentaati perintahnya. [Al-Baqarah: 112] Aslama wajhahu (menyerahkan diri) artinya memurnikan ibadah kepada Allah. Artinya : Maka barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabb-nya maka hendaknya ia mengerjakan amal shalih dan janganlah ia mempersekutukan sesuatu pun dalam ber-ibadah kepada Rabb-nya. Artinya : Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya. Pada yang pertama. Sesungguhnya Allah mempunyai hak dan wewenang Tasyri (memerintah dan melarang). maka ia telah melibatkan dirinya di dalam Tasyri . kita tidak beribadah kecuali kepada-Nya. bahwasanya Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah utusan-Nya yang menyampaikan ajaran-Nya. Inti agama ada dua pilar yaitu kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah. Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan bahwa semua bid ah itu sesat. beribadah kepada selain Allah di samping beribadah kepada-Nya adalah kesyirikan. [7] Bila ada orang yang bertanya: Apa hikmah di balik kedua syarat bagi sahnya ibadah tersebut? Jawabnya adalah sebagai berikut: [1]. Pada yang kedua. [AlKahfi: 110] Hal yang demikian itu merupakan manifestasi (perwujudan) dari dua kalimat syahadat Laa ilaaha illallaah. Artinya : (Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah. Maka. dan ia berbuat kebajikan. Wahua muhsin (berbuat kebajikan) artinya mengikuti Rasul-Nya Shallallahu 'alaihi wa sallam Syaikhul Islam mengatakan. dan beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kita dari hal-hal baru atau bid ah.

maka setiap orang menjadi memiliki caranya tersendiri dalam ibadah. . Sesungguhnya Allah telah menyempurnakan agama bagi kita[8] Maka. orang yang membuat tata cara ibadah sendiri dari dirinya. padahal agama Islam mengajarkan kebersamaan dan kesatuan menurut syari at yang diajarkan Allah dan RasulNya. maka yang terjadi di dalam ke-hidupan manusia adalah kekacauan yang tiada taranya karena perpecahan dan pertikaian akan meliputi ke-hidupan mereka disebabkan perbedaan kehendak dan perasaan. Jika demikian halnya. berarti ia telah menambah ajaran agama dan menuduh bahwa agama ini tidak sempurna (mempunyai kekurangan). Dan sekiranya boleh bagi setiap orang untuk beribadah dengan tata cara dan kehendaknya sendiri. [4].[3].

.

Pengertian Akhlak Menurut Sarjana lslam a) Imam Al-Ghazali menyebut akhlak ialah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa . sesuatu yang mencirikan akhlak itu ialah kehendak yang dibiasakan. Ertinya. Ahmad Amin mendefinasikan akhlak sebagai kehendak yang dibiasakan . kehendak itu apabila membiasakan sesuatu. Daripada kehendak dan kebiasaan ini mempunyai kekuatan ke arah menimbulkan apa yang disebut sebagai akhlak. maka kebiasaan itu dinamakan akhlak. Dr. Daripada jiwa itu . Manakala kebiasaan pula ialah perbuatan yang diulang-ulang sehingga mudah melakukanya. c) Ibnu Maskawayh mengatakan akhlak ialah suatu keadaan bagi diri atau jiwa yang mendorong (diri atau .timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa melakukan pertimbangan fikiran. Maksudnya. b) Prof. Ahmad Amin menjelaskan erti kehendak itu ialah ketentuan daripada beberapa keinginan manusia.

.jiwa itu) untuk melakukan perbuatan dengan senang tanpa didahului oleh daya pemikiran kerana sudah menjadi kebiasaan.

perangai. Ruang Lingkup Akhlak a) Akhlak pribadi Yang paling dekat dengan seseorang itu adalah dirinya sendiri. Yang dimaksudkan dengan ilmu tersebut adalah pengetahuan tentang kehinaan-kehinaan jiwa untuk mensucikannya. ada kalanya bentuk jelek (Qobi¶ah) dan adakalanya bentuk baik (jamilah).mengasuh. Dari dua istilah tersebut dapat kita pahami. maka hendaknya seseorang itu menginsyafi dan menyadari dirinya sendiri. dengan ajaran ±ajaran yang bijak. kehormatan dan kemuliaan. sedangkan untuk rohaniyah manusia menggunakan istilah khuluqun. etika. anak. kemudian merasa bahwa mereka mempunyai harga diri. dalam islam mengarahkan para orang tua dan pendidik untuk memperhatikan anak-anak secara sempurna. Kewjiban orang tua terhadap anak. bahwa manusia terdiri dari dua susunan jasmaniyah dan batiniyah. perangai. karena hanya dengan insyaf dan sadar kepada diri sendirilah. tingkah laku. Akhlak yang baik disebut adab. Dan coba ketahuilah bahwa . berguna dalam masyarakat. Seorang anak haruslah mencintai kedua orang tuanya karena mereka lebih berhak dari segala manusia lainya untuk engkau cintai. budi yang tinggi. maka artinya adalah bagus dari bentuk lahiriah dan rohaniyah. pangkal kesempurnaan akhlak yang utama. Kedua komponen ini memilih gerakan dan bentuk sendiri-sendiri. dan mendidik. kata akhlak sering diidentikkan dengan kata kholqun (bentuk lahiriyah) dan Khuluqun (bentuk batiniyah). jika dikaitkan dengan seseorang yang bagus berupa kholqun dan khulqunnya. yaitu tata cara sopan santun dalam masyarakat guna memelihara hubungan baik antar mereka. Dalam bahasa Indonesia akhlak dapat diartikan dengan moral. mencintai dengan ikhlas agar engkau menjadi seseorang yang baik. terutama bapak-bapak dan ibu-ibu untuk memiliki akhlak yang luhur.et 2010 Pengertian Akhlak Pengertian Akhlak Akhlak dari kata Al-Akhlak. terdidik untuk berani berdiri sendiri. jamak dari Al-khuluq yang artinya kebiasaan. budi pekertim. taati dan hormati. b) Akhlak Berkeluarga Akhlak ini meliputi kewajiban orang tua. watak. atau al-hikmat al. islam telah memerintahkan kepada setiap oarang yang mempunyai tanggung jawab untuk mengarahkan dan mendidik. Karena keduanya memelihara.khuluqiyyat. dan karib kerabat. disamping itu manusia telah mempunyai fitrah sendiri. Manusia terdiri dari jasmani dan rohani. Akhlak disebut juga ilmu tingkah laku / perangai (Imal-Suluh) atau Tahzib al-akhlak (Filsafat akhlak). berbahagia dunia dan akhirat. dengan semuanya itu manusia mempunyai kelebihan dan dimanapun saja manusia mempunyai perbuatan.menyekolahkan engkau. dan kesusilaan. tabiat dan agama. Untuk jasmaniyah manusia sering menggunakan istilah kholqun. sikap lemah lembut dan perlakuan kasih sayang. Sehingga anak akan tumbuh secara istiqomah. atau Al-hikmat al-Amaliyyat. Menurut Al Gazali. Kata adab juga digunakan dalam arti etiket.

baik secara vertikal dengan Tuhan. Akhl. Akhlak terhadap Rasullah Swt 3. mereka menolong. yaitu cinta dan hormat pada tetangga. Akhlak dalam keluarga 5. Kesusilaan/moral selalu tumbuh dan berkembang sesuai dengan kemajuan dan perkembangan masyarakat. orang tuamu cinta dan hormat pada mereka maka wajib atasmu mengikuti ayah dan ibumu. menolong ayah dan ibumu dalam mendidikmu. dan bersam-sama mencari kemanfaatan dan menolak kemudhorotan.norma kesusilaan yang berlaku. c) Akhlak Bermasyarakat Tetanggamu ikut bersyukur jika orang tuamu bergembira dan ikut susah jika orang tuamu susah.ak bernagara Dalam konsep akhlak segala sesuatu dinilai baik atau buruk. d) Akhlak Bernegara Mereka yang sebangsa denganmu adalah warga masyarakat yang berbahasa yang sama denganmu. Akhlak terhadap Allah SWT 2. Berangkat dari sistematika diatas dengan sedikit modifikasi penulis membagi pembahasan ruang lingkup akhlak antar lain: 1. maupun secara horizontal dengan sesama makhluk Tuhan. tetapi berkelompok-kelompok. Pendidikan kesusilaan/akhlak tidak dapat terlepas dari pendidikan sosial kemasyarakatan. serta hanya berkaitan dengan tingkah laku lahiriah. Akhlak Pribadi 4. Sejak dahulu manusia tidak dapat hidup sendiri±sendiri dan terpisah satu sama lain. saling membutuhkan dan saling mepengaruhi. mereka gembira bilamana engkau gembira dan membelamu bilamana perlu. Kehidupan dan perkembangan masyarakat dapat lancar dan tertib jika tiap-tiap individu sebagai anggota masyarakat bertindak menuruti aturan-aturan yang sesuai dengan norma. e) Akhlak Beragama Akhlak ini merupakan akhlak atau kewajiban manusia terhadap tuhannya. Pamanmu. . bibimu dan anak-anaknya mereka sayang kepadamu dan ingin agar engkau selamat dan berbahagia. bantu-membantu. karena itulah ruang lingkup akhlak sangat luas mencakup seluruh aspek kehidupan. tidak segan berkorban untuk kemuliaan tanah airmu. Akhlak bermasyarakat 6. semata-mata karena syara (Qu¶an dan Sunah) yang menilainya demikian. Dan ketahuilah bahwa engkau adalah salah seorang dari mereka dan engkau timbul tenggelam bersama mereka. ini merupakan apa yang disebut masyarakat. kesusilaan/moral timbul didalam masyarakat. engkau hidup bersama mereka dengan nasib dab penanggungan yang sama. terpuji atau tercela. Namun akhlak dalam ajaran agama tidak dapat disamakan dengan etika. karena mereka mencintai ayah dan ibumu dan menolong keduanya disetiap keperluan.saudaramu laki-laki dan permpuan adalah putera ayah dan ibumu yang juga cinta kepada engkau. jikqa etika dibatasi pada sopan santun antar sesame manusia.

Peristiwa-peristiwa yang berlalu. yaitu : 1. Menanamkan atau menghilangkan kebiasaan. Metode Pendidikan Akhlak Yang dimaksud dengan metode disini ialah semua cara yang digunakan dalam upaya mendidik.Pembinaan Akhlak Pembinaan adalah suatu usaha untuk membina. Metode ini dapat dilakukan melalui ibadah shalat. Menurut Al-Gazaly adalah menunjukkan suatu hikmah bahwa anak puber tersebut memerlukan bekal untuk mengisi kekosongan jiwanya melalui sublimasi dan ³way out´ dari problema yang dihindarinya. haji dan ijtihad. Contoh yang baik dan jujur 4. Perintah kepada kebaikan. antara lain : . kesabaran dan kasih sayang. dapat diartikan sebagai bimbingan secara sadar oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama. keragu-raguan. yang penuh dengan aturan-aturan dan norma-norma kesusilaan. Menurut al-nahlawi metode pendidikan yang diajurkan. Pada masa sekarang ini demoralisasi telah merajalela dalam kehidupan masyarakat. 5. yakni pengajaran dan pembiasaan. 10. 2. zakat. maka dari itu diperlukan usaha-usaha pendidikan dalam mengupayakan pembinaan akhlak terutama pada masa remaja. Pengajaran tentang cara beramal dan pengalaman / ketrampilan. Membina adalah memelihara dan mendidik. Oleh karena itu perlulah anak di didik. dipimpin kearah yang dapat dan sanggup hidup menuruti aturan-aturan dan norma-norma kesusilaan. Hal ini berarti bahwa anak harus berkembang menjadi manusia yang dapat hidup dan menyesuaikan dari dalam masyarakat. Menggemarkan dan menakutkan atau dorongan dan ancaman. Menyalurkan bakat. puasa. Yang dimaksud dengan pengajaran adalah sebagai dimensi teoritis dalam upaya perbaikan dan pendidikan. Tamsil 8. 9. keyakinan agama. karena pada masa pubertas dan usia baligh anak mengalami kekosongan jiwa yang merupakan gejala kegoncangan pikiran. yang diringkasnya menjadi 11 (sebelas) macam. Ali Kholil Abu¶Ainin didalam kitabnya : Falsafahtul Tarbiyatul Islamiyahtu Al-Qur¶anil karim´ mengemukakan secara panjang lebar tentang metode pendidikan Islam. larangan perbuatan munkar saling berwasiat kebenaran. Adapun metode Islam dalam upaya perbaikan terhadap akhlak adalah mengacu pada dua hal pokok. 11. Anak didik adalah anak yang masih dalam proses perkembangan menuju kearah kedewasaan. Sedangkan yang dimaksud dengan pembiasaan untuk dimensi praktis dalam upaya pembentukan (pembinaan) dan persiapan. atau kehilangan agama. Kisah-kisah 7. Jadi maksud dari tujuan pendidikan akhlak atau kesusilaan adalah memimpin anak setia serta mengerjakan segala sesuatu yang baik dan meninggalkan yang buruk atas kemauan sendiri dalam segala hal dan setiap waktu. Nasihat-nasihat 6. Mempergunakan akal 3.

2. Metode kisah Qur¶ani dan Nabawi Dalam pendidikan Islam. Kadang-kadang pembicaraan sampai pada satu kesimpulan. Metode Teladan Secara psikologis anak menang senang meniru. segala kecakapan dan . Dalam surah Al-Ankabut ayat 41 Allah mengumpamakan sesembahan atau Tuhan orang kafir dengan sarang laba-laba. b) Perumpamaan dapat merangsang kesan terhadap makna yang tersirat dalam perumpamaan tersebut. Metode amtsal (perumpamaan) Metode ini banyak kita temui dalam Al-qur¶an. seni. masingmasing mengambil pelajaran untuk menentukan sikap pada dirinya. Kisah Qur¶ani adalah untuk mendidik perasaan keimanan. yang menyentuh hati umat manusia. c) Merupakan pendidikan agar bila menggunakan perumpamaan haruslah logis dan mudah dipahami. yang jelekpun ditirunya. dan memang cukup efektif untuk melatih anak didik lebih mandiri karena mereka dapat berdialog dari hasil bacaan mereka sendiri pada tema yang telah di tentukan oleh gurunya. bahwa anak yang baru dilahirkan dapat di umpamakan sebagai kertas putih bersih yang belum ditulisi. Metode Hiwar Qur¶ani dan Nabawi Hiwar (dialog) ialah percakapan silih berganti antara dua pihak atau lebih mengenai suatu topik. Metode Hiwar pada saat ini masih efektif dipakai dalam belajar mengajar. untuk dapat merenungkan kisahnya. Perumpamaan orang-orang kafir itu adalah seperti orang yang menyalakan api. padahal rumah yang paling lemah adalah rumah labalaba. dan dengan sengaja diarahkan kepada satu tujuan yang dikehendaki (dalam hal ini oleh guru). dll. Perumpamaan orang-orang yang berlindung kepada selain Allah atau seperti laba-laba yang membuat rumah. Dalam percakapan itu bahan pembicaraan tidak dibatasi. dapat digunakan berbagai konsep sains. yakni sama dengan diskusi pada zaman sekarang ini. 4. karena salah satu pihak tidak puas terhadap pendapat pihak lain. terutama pendidikan agama Islam (sebagai suatu bidang studi). Kebaikan dari metode ini adalah : a) Memudahkan siswa memahami konsep yang abstrak. 3. kisah sebagai suatu metode pendidikan amatlah penting. Yang manapun ditemukan hasilnya dari segi pendidikan tidak jauh berbeda. wahyu. d) Perumpamaan Qur¶ani dan Nabawi memberikan motivasi kepada pendengarnya untuk berbuat amal baik dan menjauhi kejahatan.1. filsafat. kadangkadang tidak sampai pada kesimpulan. antara lain : Dalam surah Al-Baqarah ayat 17. tidak saja yang baik. Dalam teori tabula rasa (John Lock dan Francis Bacon).

tumbuhan dan sebagainya. metode mendidik anak murid pada masa kini. dengan melihat gunung. c) Peragaan. Yang menetapkan bahwa dengan cara mengulang ±ngulangi pengalaman dalam berbuat sesuatu dapat meninggalkan kesan-kesan yang baik dalam jiwanya. antara lain : a) Perintah / larangan b) Cerita tentang orang-orang yang taat dan orang-orang yang berdosa (kotor) serta akibat-akibat dari perbuatannya. Metode Pembiasaan Inti dari pembiasaan adalah pengulangan. h) Function (pelajaran dihidupkan dengan praktek) misalnya nabi mengajarkan tentang hukumhukum dan syarat-syarat haji. . bahwa dalam Al-Qur¶an dan sunah nabi dapat ditemukan metode-metode untuk pendidikan agama. Sedangkan menurut Prof. seperti ayat-ayat yang memerintahkan bersembahyang dan sebagainya. Dr. misalnya menyebutkan sifat-sifat orang yang beriman. yang memberikan rasa nikmat jika diamalkan sesuai dengan akhlak yang telah terbentuk dalam dirinya. d) Instruksional (bersifat pengajaran). Metode Targib dan Tarhib Targib ialah janji terhadap kesenangan. misalnya nabi mengajar sahabat tentang caracara sembah yang dengan contoh perbuatan yang mendemonstrasikannya. Tarhib ialah ancaman karena dosa yang dilakukan. misalnya manusia disuruh melihat kejadian dalam alam ini. yang dihadapi. 7. i) Explanation (memberi penjelasan tentang hal-hal yang kurang jelas) misalnya nabi memberi penafsiran ayat-ayat Al-Qur¶an. kenilematan akhirat yang disertai bujukan.H.pengetahuan manusia timbul dari pengalaman yang masuk melalui alat indra. 6. kemudian nabi bersama-sama untuk mempraktekannya. yang menyebabkan hati mengakuinya. e) Acquisition (self : aducation). laut. dan dari aspek inilah anak akan mendapatkan kenikmatan pada waktu mengulang-ngulangi pengalaman yang baik itu. kemudian baru menjelaskan pelajarannya. f) Mutual Education (mengajar dalam kelompok). Adapun Mu¶idah ialah nasihat yang lembut yang diterima oleh hati dengan cara menjelaskan pahala atau ancamannya. begini dan begitu dan lain sebainya. dengan menggunakan nalar. g) Exposition (dengan menyajikan) yang didahului dengan motivasion (menumbuhkan minat) yakni dengan memberikan muqodimah lebih dahulu. hujan. misalnya menyebutkan tingkah laku orang yang munafik itu merugikan diri mereka sendiri. terutama karena pembiasaan itu dapat berpengaruh baik terhadap jiwa manusia.M Arifin Med. Konsep pendidikan modern saat ini sejalan dengan pandangan al-Gazaly tentang pentingnya pembiasaan melakukan suatu perbuatan sebagai suatu metode pembentukan akhlak yang utama. Metode Ibrah dan mau¶idah Ibrah ialah suatu kondisi psikis yang menyampaikan manusia kepada intisari sesuatu yang disaksikan. 5. dengan maksud manusia jangan menjadi munafik dan mau mendidik dirinya sendiri kearah iman yang sesungguhnya. berbeda dengan pengalaman-pengalaman tanpa melalui praktik.

(Q. yang jangankan manusia. tidak peduli aib itu benar atau salah. malaikat pun tidak akan mampu menjunjungkan hakikatnya. Akhlak lebih luas maknanya daripada yang telah dikemukakan terlebih dahulu serta mencakup pula beberapa hal yang tidak merupakan sifat lahiriah. Sehingga kebajikan dan moralitas dan pengertian yang terkandung didalam cerita-cerita tidak mungkin dipindahkan (transformasikan) kedalam jiwa anak untuk menjadi akhlaknya. binatang. b) Akhlak Terhadap Sesama Manusia Banyak sekali rincian yang dikemukakan Al-Qur¶an berkaitan dengan perlakuan terhadap sesama manusia. John Dewey. Pandangan Al-Gazaly tersebut sesuai dengan pandangan ahli pendidikan Amerika Serikat. hingga kepada sesama makhluk (manusia. yang mengatakan ³Pendidikan moral itu terbentuk dari proses pendidikan dalam kehidupan dan kegiatan yang dilakukan oleh murid secara terus menerus´. Tujuan Pembinaan Akhlak Akhlak dalam ajaran agama tidak dapat disamakan dengan etika.S. 263 :/ 2 ( ) Artinya : ³Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang disertai dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan sipenerima)´. serta hanya berkaitan dengan tingkah laku lahiriah. Disisi lain Al-Qur¶an menekankan bahwa setiap orang hendaknya didudukan secara wajar. tumbuh-tumbuhan. berbeda dengan pengalaman yang diperoleh dengan tanpa melalui praktek. dapat dipercaya dengan jujur. a) Akhlak Terhadap Allah Titik tolak akhlak terhadap Allah atau pengukuran dan kesadaran bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. akan tetapi hanya dapat diajarkan melalui praktek yang manusiawi saja. dimulai dari akhlak terhadap Allah. maka kesan yang ditinggalkan adalah jelek. Petunjuk mengenai hal ini bukan hanya dalam bentuk larangan melakukan halhal negatif seperti membunuh. demikian Agung sifat terpuji itu.Begitu juga metode mendidik anak pada masa kini yang menetapkan bahwa dengan cara mengulang-ulangi pengalaman dalam berbuat sesuatu dapat meninggalkan kesan-kesan yang baik dalam jiwanya. Akhlak diniah (agama) mencakup berbagai aspek. jika etika diatasi pada sopan santun antar sesama manusia. walaupun sambil memberikan materi kepada yang disakiti hatinya itu. John Dewey berpendapat bahwa akhlak (moralitas) tidak dapat diajarkan kepada anak dengan melalui cerita-cerita yang dikisahkannya. yang kemudian berinteraksi dengan anak lain berdasarkan atas pemeliharaan keutamaan-keutamaannya. Dia memiliki sifat-sifat terpuji. atau mengambil harta hati dengan jalan menceritakan aib seseorang dibelakangnya. menyakiti badan. dan benda-benda tak bernyawa). dan dari aspek inilah anak akan mendapatkan kenikmatan pada waktu mengulang-ulangi pengalaman yang baik itu. Al-Baqarah/2 : 263). Nabi . Misalnya yang berkaitan dengan sikap batin maupun pikiran. Oleh karena itu pendidikan akhlak menurut John Dewey adalah pendidikan dengan berbuat dan berkegiatan (learning by doing) yang terdiri dari pada tolong menolong. berbuat kebajikan dan melayani orang lain. akhlak (moralitas) hanya dapat diajarkan dengan cara membiasakan dengan perbuatan praktis.

misalnya dinyatakan sebagai manusia yang sempurna. namun dinyatakan pula sebagai Rosul yang memperoleh penghormatan melebihi manusia lain. Karena itu AlQur¶an berpesan kepada orang-orang .Muhammad SAW.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful