P. 1
TENS adalah singkatan dari Transcutaneous Electrical Nerves Stimulation

TENS adalah singkatan dari Transcutaneous Electrical Nerves Stimulation

|Views: 1,322|Likes:
Published by qwepoi2000

More info:

Published by: qwepoi2000 on Mar 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

TUGAS PKDK II TENS (Transcutaneous Electrical Nerves Stimulation

)

Oleh

2001) Mekanisme lain yang dapat dicapai oleh TENS ialah mengaktivasi system saraf otonom yang akan menimbulkan tanggap rangsang vasomotor yang dapat mengubah kimiawi jaringan.1995. 1998). (Hansson. TENS merupakan teknik penghilang nyeri yang non-invasive . Stimulasi antidromik dapat mengakibatkan terlepasnya materi P dari neuron sensoris yang akan berakibat terjadinya vasodilatasi arteriole yang merupakan dasar bagi terjadinya triple responses. nyeri paska operasi. atau bidan. Robertson and Spurritt. TENS merupakan suatu cara penggunaan energi listrik yang berguna untuk merangsang sistem saraf melalui permukaan kulit dan terbukti efektif untuk mengurangi berbagai tipe nyeri (Meryl Roth. yang telah digunakan secara luas di dunia medis oleh ahli fisioterapi. nyeri neuropatik. Pope. Menon and Corabian. TENS biasanya juga digunakan untuk meringankan berbagai jenis nyeri. nyeri akibat artritis. (Slamet Parjoto. nyeri kepala. 1996. seperti nyeri paska persalinan.TENS Pengertian TENS adalah singkatan dari Transcutaneous Electrical Nerves Stimulation. TENS dapat juga menimbulkan efek analgetik lewat sistem inhibisi opioid endogen dengan cara mengaktivasi batang otak. 1999). Reeve. (Johnson. nyeri punggung. TENS mampu mengaktivasi baik serabut saraf berdiameter besar maupun berdiameter kecil yang akan menyampaikan berbagai informasi sensoris ke sistem saraf pusat. nyeri menstruasi. Stimulasi listrik yang diberikan cukup jauh dari .tidak menyebabkan adiksi. 1992). Mockett and Wright. perawat. dan migrain. dan hampir tanpa efek samping yang bermakna. TENS merupakan sebuah teknik penghilang nyeri (analgesik) yang sederhana dan noninvasive. Lewat stimulasi antidromik TENS dapat memblokir hantaran rangsang dari nociceptor ke medulla spinalis. Postulat lain menyatakan bahwa TENS dapat mengurangi nyeri melalui pelepasan opioid endogen di SSP. 1997. Efektivitas TENS dapat diterangkan lewat teori kontrol gerbang (gate control )nya Melzack dan Wall yang diaplikasikan dengan intensitas comfortable.

jaringan yang cidera /rusak. Sedangkan kontra indikasi dari TENS yaitu pada penderita dengan alat pacu jantung. causalgia. sehingga jaringan yang menimbulkan nyeri tetap efektif untuk memodulasi nyeri. Indikasinya dibagi menjadi 2 yaitu nyeri akut dan nyeri kronis. MN Jenie. musculoskeletal. MN Jenie. (Slamet Parjoto. (Taswin-Yacob. alat-alat listrik yang ditemukan pada tubuh pasien. Reaksi tersebut biasanya disebabkan oleh gel pada waktu menempelkan elektroda. 2001) Pada penggunaan TENS perlu diperhatikan beberapa hal yaitu tentang indikasi dan kontra indikasi pada penggunaan TENS. 1991) . neuralgia. 1991) Efek samping penggunaan TENS Efek samping dari TENS yang sering timbul adalah alergi pada kulit dimana elektroda ditempelkan. (Taswin-Yacob. indikasinya meliputi : Nyeri akibat trauma. sindroma kompresi neurovaskuler.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->