POSYANDU

1. Pengertian Pengertian Posyandu adalah suatu wadah komunikasi alih teknologi dalam pelayanan kesehatan masyarakat dari Keluarga Berencana dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat dengan dukungan pelayanan serta pembinaan teknis dari petugas kesehatan dan keluarga berencana Posyandu adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Jadi, Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab kepala desa. A.A. Gde Muninjaya (2002:169) mengatakan : ”Pelayanan kesehatan terpadu (yandu) adalah suatu bentuk keterpaduan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di suatu wilayah kerja Puskesmas. Tempat pelaksanaan pelayanan program terpadu di balai dusun, balai kelurahan, RW, dan sebagainya disebut dengan Pos pelayanan terpadu (Posyandu)”.

2. Tujuan penyelenggara Posyandu 1. Menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu ( ibu Hamil, melahirkan dan nifas) 2. Membudayakan NKKBS. 3. Meningkatkan peran serta dan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan KB Berta kegiatan lainnya yang menunjang untuk tercapainya masyarakat sehat sejahtera. 4. Berfungsi sebagai Wahana Gerakan Reproduksi Keluarga Sejahtera, Gerakan Ketahanan Keluarga dan Gerakan Ekonomi Keluarga Sejahtera. 3. Pengelola Posyandu. 1. Penanggungjawab umum : Kades/Lurah 2. Penggung jawab operasional : Tokoh Masyarakat 3. Ketua Pelaksana : Ketua Tim Penggerak PKK 4. Sekretaris : Ketua Pokja IV Kelurahan/desa

5. yang dibantu Petugas KB-Kes (Puskesmas). biaya posyandu b. unsur kesehatan dan KB . Pelatihan kader Posyandu. Pembinaan. Kegiatan Pokok Posyandu : 1. prasarana posyandu. Pembentukan Posyandu. b. 5. a. 5. Kader Posyandu Pengertian Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah orang yang mempunyai tugas untuk melaksanakan program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Kriteria pembentukan Posyandu. 5. KB 3. Pelaksana: Kader PKK. Kriteria kader Posyandu : 1) Dapat membaca dan menulis. 4. KIA 2. a. Pembentukan Posyandu sebaiknya tidak terlalu dekat dengan Puskesmas agar pendekatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat lebih tercapai sedangkan satu Posyandu melayani 100 balita. . Survey mawas diri yang dilaksanakan oleh kader PKK di bawah bimbingan teknis Musyawarah masyarakat desa membicarakan hasil survey mawas diri. 4. Gizi. Langkah – langkah pembentukan : 1) 2) 3) 4) 5) 6) Pertemuan lintas program dan lintas sektoral tingkat kecamatan. sarana dan Pemilihan kader Posyandu. Penggulangan Diare. lmunisasi.

Meja II : Penimbangan Meja III : Pengisian KMS Meja IV : Penyuluhan perorangan berdasarkan KMS. Kosultasi KB-Kesehatan Petugas pada Meja I s/d IV dilaksanakan oleh kader PKK sedangkan Meja V merupakan meja pelayanan paramedis (Jurim. Meja V : Pelayanan KB & Kes : • • • • • Imunisasi Pemberian vitamin A Dosis Tinggi berupa obat tetes ke mulut tiap bulan Februari dan Agustus. Peserta Posyandu mendapat pelayanan meliputi : . Mengetahui adat istiadat serta kebiasaan masyarakat. Bertempat tinggal di wilayah Posyandu. Pembagian pil atau kondom Pengobatan ringan. Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan serta petugas kesehatan dari Puskesmas. Bindes. perawat dan petugas KB). Sasaran Posyandu : • • • 1. b. Berpenampilan ramah dan simpatik. WUS dan PUS. 6. Diterima masyarakat setempat.2) 3) 4) 5) 6) 7) Berjiwa sosial dan mau bekerja secara relawan. Pelaksanaan Kegiatan Posyandu. Kesehatan ibu dan anak : c. Bayi/Balita. dilakukan pelayanan masyarakat dengan system 5 meja yaitu : Meja I : Pendaftaran. Posyandu dilaksanakan sebulan sekali yang ditentukan oleh Kader. Mempunyai waktu yang cukup. Ibu hamil/ibu menyusui. a.

. Keberhasilan Posyandu berdasarkan : 1 ) D / S : baik/kurangnya peran serta masyarakat 2) N / D : Berhasil tidaknyaProgram posyandu d. Dana pelaksanaan Posyandu berasal dari swadaya masyarakat melalui gotong royong dengan kegiatan jimpitan beras dan hasil potensi desa lainnya serta sumbangan dari donatur yang tidak mengikat yang dihimpunan melalui kegiatan Dana Sehat. 3. Keluarga berencana. Dana. Keberhasilan program terlihat melalui grafik pada kartu KMS setiap bulan.• • • • • Pemberian pil tambah darah (ibu hamil) Pemberian vitamin A dosis tinggi ( bulan vitamin A pada bulan Februarii PMT Imunisasi. Pemberian Oralit dan pengobatan. pembagian Pil KB dan Kondom. Keberhasilan Posyandu tergambar melalui cakupan SKDN S : Semua baita diwilayah kerja Posyandu. K : Semua balita yang memiliki KMS. D : Balita yang ditimbang. 4. Penyuluhan kesehatan lingkungan dan penyuluhan pribadi sesuai permasalahan dilaksanakan oleh kader PKK melalui meja IV dengan materi dasar dari KMS baita dan ibu hamil. Penimbangan balita rutin perbulan sebagai pemantau kesehatan balita dan Agustus) melalui pertambahan berat badan setiap bulan. 2. N : Balita yang naik berat badannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful