MEMBANGUN “LAKU” PRIHATIN

MEMBANGUN “ LAKU PRIHATIN” YANG PENER & PAS Menggapai Sukses Lahir dan Batin
Pertanyaan ; Mas Wangsit, bagaimana saya harus memulai “laku” prihatin agar supaya saya bisa keluar dari keadaan hidup saya yang selama ini banyak terbentur kesulitan, masalah, salah langkah, dan mengalami berbagai penderitaan yang tak kunjung selesai ? Jawab : 1. Jadilah seorang yang berbakti kepada orang tua. Saya sudah buktikan sendiri, dan menyaksikan apa yang saya alami dan dialami oleh rekan-rekan, para sahabat saya yang kehidupannya mapan, yang sukses lahir batin. Pastilah mereka adalah anak paling berbakti kepada kedua orang tuanya. 2. Jangan sampai panjenengan menjadi generasi penerus yang durhaka kepada para leluhur yang menurunkan anda. 3. Rubahlah prinsip menjalani kehidupan ini untuk menjadi berkah bagi sesama manusia, makhluk gaib, hewan, lingkungan alam. Dengan dasar rasa welas asih. 4. Lakukan donodriyah. 5. Sadar atau tidak, sengaja atau tidak, hidup musti selalu hati-hati, jangan sampai kita menyakiti hati orang lain. Usahakan sebisa mungkin dan lakukan setiap saat di manapun anda berada. Terimakasih tak terhingga atas kiat-kiat suksesnya, mohon maaf saya selama ini selalu banyak bertanya kepada Mas Sabdo, yang tidak bosan-bosannya membimbing dan mengarahkan saya, hingga masalah demi masalah yang saya hadapi bisa selesai. Hidup saya sekeluarga menjadi selamat, tenteram, kecukupan, bahagia. Mohon kiranya Mas Sabdo berkenan menjabarkan ke lima point di atas ? Agar saya tidak keliru memahami. Sebelumnya terimakasih, semoga mas Sabdo sekeluarga selalu dalam anugerah Ilahi. Jawab : POINT SATU

“Berbakti kepada kedua orang tua merupakan pintu gerbang mencapai kesuksesan hidup di dunia maupun kehidupan setelah ajal.” Kita harus selalu lapang hati untuk berbagi rejeki kepada orang tua. Jangan pelit, jangan terlalu perhitungan materi dengan ortu. Jangan sampai kita dalam gelimang harta sementara ortu kita dalam gelimang derita. Bahkan jika anda harus memberikan seluruh penghasilan anda sebulan, atau beberapa bulan demi menyelamatkan jiwa ortu. Jangan pernah berpamrih bila memberikan sesuatu kepada ortu, apalagi hanya sekedar uang banyak. Jangan pernah mentangmentang pula hanya karena anda sudah mampu memberi banyak sekali pada kedua ortu. Kita musti sadar diri, setiap anak pasti “berhutang” kepada ortunya, adalah hutang yang tak pernah bisa kita lunasi sampai kapanpun, sekalipun dengan ratusan milyar atau trilyun rupiah. Karena hutang kita berupa hutang darah, dan hutang, nyawa.
Jalan untuk berbakti kepada ortu ada banyak cara, misalnya dengan bersikap persuasif, sopan santun, menentramkan hati, sekalipun anda tidak setuju dengan saran dan permintaan ortu yang keliru atau tidak tepat. Bila ortu kita keliru, ingatkan dan luruskan

. Mendoakan di sini saya artikan sebagai upaya penyelarasan. Mendoakan . dan tanpa ada rasa khawatir hidup anda menjadi melarat. maka setelah itu pintu rejeki anda seperti terbuka. pasti tidak akan luput dari kesialan dirinya sendiri. maka tidak akan lepas dari prinsip kita musti berbakti kepada orang-orang yang menurunkan kita. Berdoa untuk para leluhur bisa dilakukan dari rumah sembari tiduran leyeh-leyeh. “Berbakti kepada kedua orang tua merupakan pintu gerbang mencapai kesuksesan hidup. Kran-kran rejeki seperti dibuka bersamaan. kemudian anda bersihkan. Setelah anda menyelamatkan jiwa. atau membayar seluruh beaya berobat ortu tanpa berkeluh kesah.dengan cara-cara yang jauh lebih arif dan bijaksana. maka mendoakan dari rumah belum termasuk kategori laku prihatin yang berkualitas tinggi. sejauh yang saya saksikan (tidak sekedar yakin) efeknya sangat tidak signifikan. nasib kita kelak di alam keabadian mutlak ditentukan pada saat kita hidup di dunia ini. Sebab nasib manusia di alam kehidupan sejati sudah paten. mengobati. melebihi kearifan sikap ortu terhadap anak. Leluhur adalah para pendahulu kita yang sudah hidup di alam kehidupan sejati tanpa ragawi. Tentu cara ini memiliki efek yang jauh lebih besar bagi kehidupan anda. pengorbanan material anda demi keselamatan jiwa raga orang tua. Karena harta adalah barang yang selalu dicari setiap orang. Berbagai urusan menjadi mudah. dan merawat makamnya. Inilah wujud anak durhaka secara terselubung. Karena sedekah harta dengan setulus hati merupakan perbuatan yang relatif paling sulit dilakukan manusia di bumi ini. atau sambil meditasi. teknis dan medianya yang berbeda. sepenuh jiwa raga. Sangat berbeda bila anda harus jauh-jauh pulang kampung lalu mendatangi makamnya. Jika berdoa diartikan sebagai sarana PERUBAH NASIB para leluhur di alam kehidupan sejati. Setelah dengan susah-payah mendapatkan uang. pada akhirnya digunakan untuk menutup kebutuhan darurat ortu. Maka sebaiknya kita lebih berhatihati menjalani kehidupan ini. Ini sangat tidak mudah. Tetapi jika dilihat dari tingkat tantangan dan kesulitannya. Cara berbakti kepada para leluhur . Leluhur dekat adalah orang-orang yang menurunkan kita sebagai generasi penerus kehidupan ini. Sedangkan berbakti kepada para leluhur merupakan pintu gerbang meraih kesuksesan hidup. ortu disebut pula sebagai leluhur paling dekat. Jika anda percaya dan menghargai prinsip anak yang harus berbakti kepada ortu. yakni menyambung tali rasa dengan para leluhur yang anda doakan. Walau anak kandung sendiri. POINT DUA . Hanya saja. mengobatkan. Cara-cara berbakti kepada leluhur. dan pintu gerbang paling mudah ke dalam interaksi dengan rahasia gaib”. sikap perbuatannya sangat tega kepada ortu. dan saksikan sendiri mujizat di balik itu. namun seorang anak teladan dan berbakti dituntut bisa melakukannya. pada hakekatnya sama dengan berbakti kepada ortu. 1. dilakukan setulus hati. harta anda justru tidak akan habis. Karena leluhur sudah tidak mengurusi urusan duniawi kecuali untuk urusan yang darurat.” Contoh . Lakukan saja dengan tulus tanpa perasaan takut uang anda habis. merupakan “project” paling besar efeknya pada kesuksesan hidup anda sendiri. kenyataannya banyak sekali yang tanpa sadar. Apabila ortu sudah meninggal dunia. Kuncinya : Seberapapun harta/uang yang anda berikan untuk menyelamatkan jiwa raga ortu anda. Namun demikian. bahkan tidak dengan cara yang mudah. Laku perbuatannya sendirilah yang mendatangkan sebel sial. Anak demikian. daripada doa dari rumah hanya sekedar ucapan lisan tanpa ada action yang konkrit. Bahkan harta anda akan berlipat ganda melalui berbagai pintu-pintu rejeki. sinergisme.

Selain itu. misalnya memperingatkan anda melalui mimpi karena akan datang marabahaya. dengan tujuan dapat menyambung tali rasa sejati kita dengan rasa sejati para leluhur yang sudah di alam kelanggengan. atau sikap penghormatan dan peluhuran terhadap para leluhur yang menurunkan kita. Bagi anda yang takut dengan hantu-hantu makam. dan menghilangkan kesan kusam dan menyeramkan. tetapi harus dengan jawabe. Kamis malam atau malam Jumat (Legi dan Kliwon). mawar merah dan mawar putih). Taburkan bunga setaman. Tindakan-tindakan konkrit yang bisa dilakukan antara lain . atau malam Selasa Kliwon. bunga-bungaan di pusara para leluhur sesuai adat dan tradisi masing-masing daerah. jadi bukan bermaksud menganggu atau menakuti orang. Bunga memiliki banyak arti dan makna. para leluhur perintis bangsa. harta benda. atau minimal sebulan sekali ambil waktu malam Jumat Kliwon. Tindakan konkrit berbeda dengan berdoa yang hanya berupa getaran jiwa yang diucapkan melalui lisan (apalagi doa yang hanya sekedar lips service). Saya tidak mempersoalkan ragam terminologi tersebut. Leluhur yang menurunkan sukma dan darah dalam jiwa dan raga kita. idealnya kita siapkan sesaji setiap malam-malam khusus tersebut. Oleh sebab itu. para leluhur “turun ke bumi” mengunjungi anak turunnya. dan pada malam-malam lainnya apabila ada sesuatu yang sifatnya darurat. Kita hargai dan luhurkan makam leluhur agar supaya berbeda dengan kuburan binatang. seperti sudah sering saya kemukakan di Media Tanya Jawab dan posting saya tentang Bancakan Weton. Atau barangkali dalam tradisi Islam dikatakan para malaikat turun dari langit. Misalnya makam Jerukpurut Jakarta Selatan yang terkenal angker. Sesaji di sini dimaksudkan sebagai simbol penyambutan (gayung bersambut). tidak hanya sekedar mulut atau omong doang. kalau mau pilih bunga sendiri yang bagus karena untuk syarat. Kemudian leluhur bangsa yang menurunkan bumi pertiwi. teh tubruk. Kalau mau cari “aman” (tidak melihat) ya justru masuklah ke dalam makam. Jawa itu jawabe. siangpun tampak berkeliaran karena memang saerahnya. bunga-bunga tabur akan membuat indah dan wangi makam. sehingga sekarang masih bisa kita nikmati. Sesaji. Saya hanya menekankan bahwa peristiwa tersebut bukan hanya sekedar mitologi tetapi sungguh ada dan nyata. Adapun malam-malam saat rawuhnya para leluhur berkunjung menengok anak turun dalam tradisi nusantara adalah setiap malam Selasa (Kliwon). Dilakukan berbagai tindakan konkrit. Barangkali peristiwa ini sepadan dalam tradisi Hindu dengan apa yang dikatakan “para Dewa turun dari kahyangan”. kopi tubruk disuguhkan dalam gelas/cangkir tanpa ditutup. Saat ziarah kita melakukan perenungan/refleksi betapa besar jasa para leluhur yang sudah mewariskan harta dan pusaka warisan berupa ilmu. tanah perdikan. melati. bumi pertiwi yang hingga kini masih bisa kita semua nikmati. Maksudnya. dan pada saat akan memberikan dawuh kepada anak turun yang dijangkungnya. Sebab hantu tidak akan bertempat tinggal di kuburan. atau pembuktian secara nyata. biasanya penjual bunga sudah • • . Sebelumnya minta ijin penjual bunga. melainkan tinggal di lingkungan luar makam. Tetapi makhluk halus tersebut tidak singgah di dalam kuburannya. agar supaya anak turun kita kelak masih bisa menikmati tanah pusaka yang saat ini kita jaga kelestariannya. Tindakan konkrit ini adalah upaya kita berbakti kepada para leluhur dengan cara mewujudkannya dalam tindakan nyata. Saat anda beli bunga. Tindakan Konkrit .2. hal itu sebenarnya tak beralasan. Lalu siapkan kembang setaman (kantil. Kita contoh laku prihatin beliau sewaktu masih hidup di bumi. para leluhur yang dulu sangat ketat menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. Tetapi di lingkungan luar sekitar kuburan. • Mengunjungi/menziarahi makam leluhur dimulai dari leluhur terdekat. dan leluhur manapun jika ada yang berkenan menengok (rawuh) ke rumah kita. Adapun sesaji yang disiapkan adalah . pungut saja sendiri bunga-bunga sesuai dengan gerak keinginan hati anda lalu bayar berapa harganya tanpa menawar. kenanga. atau malam Jumat Legi (malam agung khusus untuk para leluhur). Pada malam-malam tertentu.

Akhirnya. dan jiwanya terkunci rapat dari luasnya ilmu pengetahuan Ilahi. maka diri kita akan semakin jauh dari tali rasa dengan para leluhur. Tetapi anda JANGAN MENAWAR berapapun harga bunganya. Sugeng rawuh. Saat anda makan usahakan jangan menambah nasi dan lauk-pauknya. “Kepareng ngaturaken pisungsun sekar arum gondo arum. adalah apa hakekat puasa mutih. pikiran. bondo lan bejo kang teko. Kemudian kita persilahkan para leluhur untuk makan bersama (ngaturi dahar para leluhur). Dan juga untuk urusan yang bersifat DARURAT. Sebaliknya. akan sulit sekali memahami hakekat kehidupan ini. jika lauknya habis duluan. Sebab. sambil makan nasi putih saja sebanyak tiga kali suap. Padahal dirinya belum pernah merasakan “pergi” ke alam gaib untuk menyaksikan sendiri hakekat apa yang terjadi. tak perlu dibakar). Puasa mutih seumur hidup. di antaranya mengenai 2012 yang tidak perlu dikhawatirkan. bisa kita lakukan dengan cara : sewaktu kita mau makan. menyan madu (ratus/dupa manten) dumateng para leluhur ingkang sami nurunaken kula (lan simah kula. Sehingga sesuatu yang lain dari apa yang sudah diyakininya dianggap sesat dan salah. Artinya kita tidak bisa main-main hanya untuk suatu urusan yang sepele. Hal itu tidak lain karena akan membongkar rahasia gaib yang dapat meruntuhkan status quo. hanya dengan modal keyakinan membabi buta dan mudah terjebak fanatisme yang mengungkung kesadaran mikro dan makrokosmos. 3. Karena kehidupan para leluhur sudah pindah ke alam lain. Puasa ini jauh lebih berat daripada tidak makan apa-apa selama 12 jam dalam sehari. atau tetenger (kode isyarat) bahwa kita sedang meluhurkan para leluhur yang kita hormati. Konsekuensinya. tetapi ia hanyalah keyakinan dengan cara membabi buta. woro-woro. Belum lama saya mendapat wejangan dari Kanjeng Ratu Batang. Hubungan dengan para leluhur harus kita lakukan seperti MENJEMPUT BOLA. Nah. perasaan yang galau dan berat. bisa pula dengan dupa manten (ratus). . Jika nasi putih habis lebih dulu. anda jangan menambah nasi putih dermi menghabiskan lauk. Tansah manggih wilujeng rahayu ingkang tinemu. Dan penyesalan itu sudah tak berfungsi apa-apa selain menyiksa dirinya sendiri. Hal ini juga utk melatih kecermatan dalam mengendalikan nafsu makan. garwa padmi Kanjeng Sultan Agung Prabu Hanyakrakusuma. Menyan madu di sini bukan makanan setan/makhluk halus. rasa nasi putih jika dimakan dalam kondisi perut juga lapar. barulah nasi putih dituang pake kuah. Namun jika kita bisa melakukan dengan penuh kesabaran. kecuali minum dan buah-buahan. Berapapun nasi dan lauk yang anda ambil. Pada waktu itu beliau juga berpesan beberapa hal. yang menentang. kita mengambil nasi putih saja dalam piring. hubungan dengan leluhur sangat dikharamkan. Orang-orang yang antipati. Yang dilakukan hanyalah meraba-raba dalam ketidakjelasan. hati. maka hasilnya akan bagus sekali untuk menjaga keseimbangan diri lahir batin. keyakinan yang mapan yang sudah didukung oleh kekuatan politik. wejangan paling utama. Jika nasi dan lauk sudah habis. Tetapi sebagai pertanda. sudah tidak mengurusi urusan duniawi. jangan menambah lauk pauk untuk mengabiskan nasi. sisakan ruang untuk air minum dan buah jika ada buah-buahan. harus dihabiskan. Puasa mutih seumur hidup. menimbulkan emosi. bila sudah berumahtangga). penyesalan mendalam terjadi setelah jasadnya mati. Untuk lebih lengkapnya siapkan secuil menyan madu (jika baunya akan menganggu. diberi lauk pauk dan makanlah seperti biasanya. Semua sesaji tersebut haturkan dengan kalimat berikut . kecuali untuk urusan anak turunnya. Setelah itu. sangat tidak enak. dan tidak mempercayai peran leluhur. dan terutama mematangkan jiwa. Usahakan agar supaya anda berhenti makan sebelum perut merasa kenyang.sangat memahami. Sebab hal ini untuk mengetes seberapa besar ketulusan anda untuk berbakti kepada para leluhur. Bahkan dalam konteks tertentu. Sedaya saking kersaning Gusti. Semakin cuek apalagi tidak tidak percaya kita kepada para leluhur. mugya kersa tansah njangkung lan njampangi lampah kula sekeluarga. jangan menambah makan lagi.

bondo lan bejo kang teko. bondo lan bejo kang teko. “Niat ingsun ngebaki kulah/bak mandi. untuk mendukung upaya penyeimbangan alam semesta. Wilujeng rahayu kang tinemu. Wilujeng rahayu kang tinemu. meluber ke seluruh anggota keluarga. bukaken kang wis cedak. Jika digambarkan. dan kepada seluruh makhluk). ewang-ewangono aku. Bersihkan/buang. Setiap hari lakukan hal tersebut. Penuhi bak mandi/kulah dengan air sampai luber. Atau sedekah. Dalam prakteknya pun kita sebisa mungkin memberi makan dan minum minimal kepada satu orang. Agar rumah dalam kondisi bersih pada saat para “tamu” sudah hadir untuk menengok anak turunnya. terhadap hewan. Wilujeng rahayu kang tinemu. 5.4. hentakkan kaki/tumit ke tanah 3 kali (boleh memakai sandal atau tidak) kemudian lakukan di bawah ini : • • • • • Hadap ke TIMUR sambil mengucap . Donodriyah ada 4 .” (Niat ingsun memenuhi bak mandi. selamat semuanya. kadangku kang ono ing keblat LOR. bondo lan bejo kang teko. Jangan sampai tertidur sebelum jam 24. cedakno rejeki kang isih adoh. Hadap ke UTARA sambil mengucap . dukno (turunkan) rejeki kang isih ono ing langit. lan jumedulno kang isih ono ing jero bumi. kadangku kang ono ing keblat KIDUL. terhadap makhluk yang tidak tampak (makhluk halus). Wilujeng rahayu kang tinemu. lingkungan alam. POINT KE TIGA Pada intinya. POINT KE EMPAT Donodriyah. supaya omah iki kebak rejeki. sumrambah kanggo wong sak omah lan tiyang kathah. kadangku kang ono ing keblat WETAN. kebak berkah. lakukan kebaikan kepada sesama (orang lain) dengan setulus hati. menolong. 6. Hadap ke LANGIT lalu kepala tunduk hadap ke BUMI dan ucapkan . meringankan beban orang lain. ewang-ewangono aku. bondo lan bejo kang teko. Bersihkan dan buang semua sampah dari dalam bak. Setelah jam 12 malam. lan kabeh titahing Pengeran . PANCERKU kang ono ing LANGIT lan BUMI ewang-ewangono aku. bukaken kang wis cedak. Terhadap sesama manusia. Wilujeng rahayu kang tinemu. Jika airnya belum meluber kran air jangan dimatikan. dalam hati ucapkan . kadangku kang ono ing keblat KULON. didasari rasa welas alis. cedakno rejeki kang isih adoh. Lakukan prihatin cegah guling. meluber kepada sesama. slamet sakabehane. bondo lan bejo kang teko. Saat anda menghidupkan kran air atau menimba air. PANCER anda.00 (12 malam). keluarlah di halaman rumah anda untuk melakukan meditasi sebentar. memanfaatkan harta kita untuk membantu. Hadap ke SELATAN sambil mengucap . setiap hari kita harus memberikan walau sekedar sesuap nasi kepada orang-orang yang lapar. bukaken kang wis cedak. penuh berkah. wong-wong kang kepradah. tumbuhan. Caranya : sebelum mulai (sebagai pembukaan). supaya rumah ini penuh rejeki. memberikan seteguk air minum kepada orang-orang yang kehausan. ewang-ewangono aku. kepada yang membutuhkan pertolongan. cedakno rejeki kang isih adoh. dan sampah-sampah yang ada di dalam rumah. bukaken kang wis cedak. Posisi meditasi bisa sambil duduk atau berdiri yang penting konsentrasi dengan tujuan maneges pada SEDULUR PAPAT KEBLAT dan KELIMA . Hadap ke BARAT sambil mengucap . cedakno rejeki kang isih adoh. welas tanpo alis. memberi sesuap nasi dan seteguk air minum merupakan kiasan yang menggambarkan kebaikan. ewangewangono aku. Kabeh soko kersaning Gusti. Ketulusan dan kasih sayang tanpa pamrih. atau melek-melek.

Walau donodriyah doa bisa saja sangat berpengaruh terhadap orang yang kita doakan. dapat berupa saran dan nasehat. tutur kata termasuk di dalamnya perilaku yang menentramkan hati sesama (kinarya karyenak ing tyas sesama). Sekali lagi. Yakni mendoakan orang lain yang sedang menderita. bukan sekedar teori. anda akan menemui berbagai anugrah dan mujizat Tuhan. Donodriyah tenaga. Jika antara kehendak rasa sejati dengan perbuatan sudah sinkron.ah mati. hal itu akan menjadikan “doa” yang tak terucapkan tetapi berlangsung sepanjang waktu. dengan dalih NIAT anda adalah BAIK. 2. Mensinergikan diri dengan PANCERING diri yakni GURU SEJATI anda sendiri (nuruti kareping rasa/rasa sejati). AKHIR KALIMAT Rangkaian “laku” di atas sebagai upaya penyatuan diri pribadi atau Jagad Kecil dengan alam semesta atau Jagad Besar. malah balik menyalahkan orang yang sakit hati karena anda tersebut. meliputi unsur gaib dan wadag. Sekarang tinggal mau pilih yang mana. Termasuk di dalamnya adalah mencelakai orang lain. Karena banyaknya pertanyaan yang sama. NIAT memili makna BIAS yang sangat besar. yang paling berat adalah donodriyah harta. tetapi dicari uang. Menyakiti hati orang lain termasuk penyakit hati yang sulit dibersihkan. mau menjadi medan magnet positif. Adapun ke empat donodriyah tersebut adalah sbb . Donodriyah doa/harapan. sebab harta paling sulit dicari. tetapi sudah saya buktikan sendiri hingga saat ini. Maka janganlah semata-mata mengandalkan niat untuk berbuat baik. Sebaliknya niat buruk. Dengan laku prihatin seperti di atas. biasanya anda tidak merasa bersalah. maka akan menimbulkan efek positif bagi anda sendiri. tetapi donodriyah doa ini efeknya paling kecil terhadap kehidupan kita sendiri. jalan yang ditempuh belum tentu baik/tepat. anda bisa merasakan dan menyaksikan sendiri perubahan yang jauh lebih baik pada diri anda sendiri. mengalami musibah. 1. Jadi. Niat baik. Lebih penting adalah KONSISTENSI Adalam perbuatan. hasilnyapun belum tentu buruk. Sebab. Kebahagiaan dan kesuksesan anda adalah kebahagian saya pula. 3. atau anda jalani selama 7 bulan berturut turut. Donodriyah harta. semua hal yang baik pula. Hidup adalah pilihan. akan menebarkan dan sekaligus memiliki daya tarik bagi semua yang senyawa. bahwa apa yang saya kemukakan di atas. Diri kita bagaikan menjadi pusat dari medan magnet. maka ada baiknya jawaban ini saya persembahkan untuk seluruh pembaca . Khusus untuk POINT KEDUA jika anda jalani minimal 7 kali setiap malam Jumat atau Selasa. ditempuh tidak selalu melalui jalan yang buruk. Bahkan selama anda melakukan ritual “laku” prihatin di atas. membuat diri kita semakin dipercaya untuk tempat singgahnya rejeki dan kemudahan. akibat yang ditimbulkan inilah yang sangat menentukan kemuliaan hidup anda di bumi maupun setelah mati. Donodriyah kata-kata. NIAT juga merupakan pandangan yang bersifat SUBYEKTIF dari kacamata diri sendiri. saya mencapai tataran di mana tidak lagi mecari uang. Jika tahu ada orang lain sakit hati karena ulah anda pun. 4. Saya ingin anda mengalami seperti apa yang saya alami. hasilnya pun belum tentu baik. mari kita lihat saja manifestasi perbuatan dan AKIBAT yang ditimbulkan. menganiaya.macam tararan. di muka bumi maupun dalam kehidupan sejati setel. sehingga membuat orang mudah saja mengartikan niatnya sesuai kepentingannya sendiri. sebaliknya menjadi medan magnet negatif akan mendatangkan semua unsur negatif pada diri anda. Karena orang seringkali tidak merasa telah menyakiti hati orang lain. Hatihati dengan NIAT. sebab niat seringkali dijadikan perisai diri sebagai alasan pembenar. Anda akan mendapat kemudahan dalam meraih kesuksesan lahir dan batin. niat juga tersimpan rapat jauh di dalam hati. menyiksa. membuat menderita. Menyakiti hati memiliki dimensi yang luas. POINT KELIMA Jangan menyakiti hati orang lain.

Semoga bermanfaat. khususnya yang mau mengambil hikmah di balik semua laku prihatin di atas. .yang budiman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful