P. 1
MEMBANGUN Jiwa

MEMBANGUN Jiwa

|Views: 75|Likes:
Published by cr4wl3r

More info:

Published by: cr4wl3r on Mar 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/26/2011

pdf

text

original

MEMBANGUN “LAKU” PRIHATIN

MEMBANGUN “ LAKU PRIHATIN” YANG PENER & PAS Menggapai Sukses Lahir dan Batin
Pertanyaan ; Mas Wangsit, bagaimana saya harus memulai “laku” prihatin agar supaya saya bisa keluar dari keadaan hidup saya yang selama ini banyak terbentur kesulitan, masalah, salah langkah, dan mengalami berbagai penderitaan yang tak kunjung selesai ? Jawab : 1. Jadilah seorang yang berbakti kepada orang tua. Saya sudah buktikan sendiri, dan menyaksikan apa yang saya alami dan dialami oleh rekan-rekan, para sahabat saya yang kehidupannya mapan, yang sukses lahir batin. Pastilah mereka adalah anak paling berbakti kepada kedua orang tuanya. 2. Jangan sampai panjenengan menjadi generasi penerus yang durhaka kepada para leluhur yang menurunkan anda. 3. Rubahlah prinsip menjalani kehidupan ini untuk menjadi berkah bagi sesama manusia, makhluk gaib, hewan, lingkungan alam. Dengan dasar rasa welas asih. 4. Lakukan donodriyah. 5. Sadar atau tidak, sengaja atau tidak, hidup musti selalu hati-hati, jangan sampai kita menyakiti hati orang lain. Usahakan sebisa mungkin dan lakukan setiap saat di manapun anda berada. Terimakasih tak terhingga atas kiat-kiat suksesnya, mohon maaf saya selama ini selalu banyak bertanya kepada Mas Sabdo, yang tidak bosan-bosannya membimbing dan mengarahkan saya, hingga masalah demi masalah yang saya hadapi bisa selesai. Hidup saya sekeluarga menjadi selamat, tenteram, kecukupan, bahagia. Mohon kiranya Mas Sabdo berkenan menjabarkan ke lima point di atas ? Agar saya tidak keliru memahami. Sebelumnya terimakasih, semoga mas Sabdo sekeluarga selalu dalam anugerah Ilahi. Jawab : POINT SATU

“Berbakti kepada kedua orang tua merupakan pintu gerbang mencapai kesuksesan hidup di dunia maupun kehidupan setelah ajal.” Kita harus selalu lapang hati untuk berbagi rejeki kepada orang tua. Jangan pelit, jangan terlalu perhitungan materi dengan ortu. Jangan sampai kita dalam gelimang harta sementara ortu kita dalam gelimang derita. Bahkan jika anda harus memberikan seluruh penghasilan anda sebulan, atau beberapa bulan demi menyelamatkan jiwa ortu. Jangan pernah berpamrih bila memberikan sesuatu kepada ortu, apalagi hanya sekedar uang banyak. Jangan pernah mentangmentang pula hanya karena anda sudah mampu memberi banyak sekali pada kedua ortu. Kita musti sadar diri, setiap anak pasti “berhutang” kepada ortunya, adalah hutang yang tak pernah bisa kita lunasi sampai kapanpun, sekalipun dengan ratusan milyar atau trilyun rupiah. Karena hutang kita berupa hutang darah, dan hutang, nyawa.
Jalan untuk berbakti kepada ortu ada banyak cara, misalnya dengan bersikap persuasif, sopan santun, menentramkan hati, sekalipun anda tidak setuju dengan saran dan permintaan ortu yang keliru atau tidak tepat. Bila ortu kita keliru, ingatkan dan luruskan

Berdoa untuk para leluhur bisa dilakukan dari rumah sembari tiduran leyeh-leyeh. Cara-cara berbakti kepada leluhur.” Contoh . Bahkan harta anda akan berlipat ganda melalui berbagai pintu-pintu rejeki. Laku perbuatannya sendirilah yang mendatangkan sebel sial. Tetapi jika dilihat dari tingkat tantangan dan kesulitannya. maka tidak akan lepas dari prinsip kita musti berbakti kepada orang-orang yang menurunkan kita. Cara berbakti kepada para leluhur . Setelah anda menyelamatkan jiwa. 1. Kuncinya : Seberapapun harta/uang yang anda berikan untuk menyelamatkan jiwa raga ortu anda. Anak demikian. Tentu cara ini memiliki efek yang jauh lebih besar bagi kehidupan anda. Sedangkan berbakti kepada para leluhur merupakan pintu gerbang meraih kesuksesan hidup. Leluhur dekat adalah orang-orang yang menurunkan kita sebagai generasi penerus kehidupan ini. pasti tidak akan luput dari kesialan dirinya sendiri. teknis dan medianya yang berbeda. nasib kita kelak di alam keabadian mutlak ditentukan pada saat kita hidup di dunia ini. . Maka sebaiknya kita lebih berhatihati menjalani kehidupan ini. kenyataannya banyak sekali yang tanpa sadar. dan tanpa ada rasa khawatir hidup anda menjadi melarat. pada akhirnya digunakan untuk menutup kebutuhan darurat ortu. maka mendoakan dari rumah belum termasuk kategori laku prihatin yang berkualitas tinggi. Jika anda percaya dan menghargai prinsip anak yang harus berbakti kepada ortu. sikap perbuatannya sangat tega kepada ortu. mengobatkan. sepenuh jiwa raga. Mendoakan di sini saya artikan sebagai upaya penyelarasan. Hanya saja. ortu disebut pula sebagai leluhur paling dekat. merupakan “project” paling besar efeknya pada kesuksesan hidup anda sendiri. Apabila ortu sudah meninggal dunia. atau membayar seluruh beaya berobat ortu tanpa berkeluh kesah. melebihi kearifan sikap ortu terhadap anak. namun seorang anak teladan dan berbakti dituntut bisa melakukannya. Setelah dengan susah-payah mendapatkan uang. yakni menyambung tali rasa dengan para leluhur yang anda doakan. Jika berdoa diartikan sebagai sarana PERUBAH NASIB para leluhur di alam kehidupan sejati. Lakukan saja dengan tulus tanpa perasaan takut uang anda habis. Walau anak kandung sendiri.dengan cara-cara yang jauh lebih arif dan bijaksana. harta anda justru tidak akan habis. sejauh yang saya saksikan (tidak sekedar yakin) efeknya sangat tidak signifikan. Sebab nasib manusia di alam kehidupan sejati sudah paten. mengobati. atau sambil meditasi. Karena leluhur sudah tidak mengurusi urusan duniawi kecuali untuk urusan yang darurat. Sangat berbeda bila anda harus jauh-jauh pulang kampung lalu mendatangi makamnya. bahkan tidak dengan cara yang mudah. Karena harta adalah barang yang selalu dicari setiap orang. Berbagai urusan menjadi mudah. Namun demikian. daripada doa dari rumah hanya sekedar ucapan lisan tanpa ada action yang konkrit. Kran-kran rejeki seperti dibuka bersamaan. sinergisme. kemudian anda bersihkan. Leluhur adalah para pendahulu kita yang sudah hidup di alam kehidupan sejati tanpa ragawi. dan saksikan sendiri mujizat di balik itu. dan pintu gerbang paling mudah ke dalam interaksi dengan rahasia gaib”. dan merawat makamnya. POINT DUA . pengorbanan material anda demi keselamatan jiwa raga orang tua. “Berbakti kepada kedua orang tua merupakan pintu gerbang mencapai kesuksesan hidup. Inilah wujud anak durhaka secara terselubung. Mendoakan . pada hakekatnya sama dengan berbakti kepada ortu. dilakukan setulus hati. maka setelah itu pintu rejeki anda seperti terbuka. Ini sangat tidak mudah. Karena sedekah harta dengan setulus hati merupakan perbuatan yang relatif paling sulit dilakukan manusia di bumi ini.

• Mengunjungi/menziarahi makam leluhur dimulai dari leluhur terdekat. atau pembuktian secara nyata. Selain itu. agar supaya anak turun kita kelak masih bisa menikmati tanah pusaka yang saat ini kita jaga kelestariannya. Lalu siapkan kembang setaman (kantil. Tindakan-tindakan konkrit yang bisa dilakukan antara lain . siangpun tampak berkeliaran karena memang saerahnya. kopi tubruk disuguhkan dalam gelas/cangkir tanpa ditutup. Sesaji. dengan tujuan dapat menyambung tali rasa sejati kita dengan rasa sejati para leluhur yang sudah di alam kelanggengan. para leluhur yang dulu sangat ketat menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. pungut saja sendiri bunga-bunga sesuai dengan gerak keinginan hati anda lalu bayar berapa harganya tanpa menawar. Kemudian leluhur bangsa yang menurunkan bumi pertiwi. biasanya penjual bunga sudah • • . atau malam Jumat Legi (malam agung khusus untuk para leluhur). Saat ziarah kita melakukan perenungan/refleksi betapa besar jasa para leluhur yang sudah mewariskan harta dan pusaka warisan berupa ilmu. dan pada saat akan memberikan dawuh kepada anak turun yang dijangkungnya. dan pada malam-malam lainnya apabila ada sesuatu yang sifatnya darurat. sehingga sekarang masih bisa kita nikmati. dan menghilangkan kesan kusam dan menyeramkan. Saya hanya menekankan bahwa peristiwa tersebut bukan hanya sekedar mitologi tetapi sungguh ada dan nyata. teh tubruk. bunga-bunga tabur akan membuat indah dan wangi makam. kenanga. Kalau mau cari “aman” (tidak melihat) ya justru masuklah ke dalam makam. melati. tanah perdikan. para leluhur perintis bangsa. dan leluhur manapun jika ada yang berkenan menengok (rawuh) ke rumah kita. mawar merah dan mawar putih). Oleh sebab itu. misalnya memperingatkan anda melalui mimpi karena akan datang marabahaya. Saya tidak mempersoalkan ragam terminologi tersebut. para leluhur “turun ke bumi” mengunjungi anak turunnya. Tindakan Konkrit .2. bumi pertiwi yang hingga kini masih bisa kita semua nikmati. Pada malam-malam tertentu. Kita hargai dan luhurkan makam leluhur agar supaya berbeda dengan kuburan binatang. Bagi anda yang takut dengan hantu-hantu makam. Tindakan konkrit ini adalah upaya kita berbakti kepada para leluhur dengan cara mewujudkannya dalam tindakan nyata. melainkan tinggal di lingkungan luar makam. Sebab hantu tidak akan bertempat tinggal di kuburan. bunga-bungaan di pusara para leluhur sesuai adat dan tradisi masing-masing daerah. Bunga memiliki banyak arti dan makna. atau sikap penghormatan dan peluhuran terhadap para leluhur yang menurunkan kita. Sesaji di sini dimaksudkan sebagai simbol penyambutan (gayung bersambut). tidak hanya sekedar mulut atau omong doang. Tetapi makhluk halus tersebut tidak singgah di dalam kuburannya. Tindakan konkrit berbeda dengan berdoa yang hanya berupa getaran jiwa yang diucapkan melalui lisan (apalagi doa yang hanya sekedar lips service). Tetapi di lingkungan luar sekitar kuburan. Sebelumnya minta ijin penjual bunga. Kita contoh laku prihatin beliau sewaktu masih hidup di bumi. Taburkan bunga setaman. Adapun sesaji yang disiapkan adalah . kalau mau pilih bunga sendiri yang bagus karena untuk syarat. Misalnya makam Jerukpurut Jakarta Selatan yang terkenal angker. jadi bukan bermaksud menganggu atau menakuti orang. harta benda. Saat anda beli bunga. seperti sudah sering saya kemukakan di Media Tanya Jawab dan posting saya tentang Bancakan Weton. atau malam Selasa Kliwon. Kamis malam atau malam Jumat (Legi dan Kliwon). Dilakukan berbagai tindakan konkrit. tetapi harus dengan jawabe. Maksudnya. Adapun malam-malam saat rawuhnya para leluhur berkunjung menengok anak turun dalam tradisi nusantara adalah setiap malam Selasa (Kliwon). Jawa itu jawabe. Leluhur yang menurunkan sukma dan darah dalam jiwa dan raga kita. hal itu sebenarnya tak beralasan. Barangkali peristiwa ini sepadan dalam tradisi Hindu dengan apa yang dikatakan “para Dewa turun dari kahyangan”. idealnya kita siapkan sesaji setiap malam-malam khusus tersebut. Atau barangkali dalam tradisi Islam dikatakan para malaikat turun dari langit. atau minimal sebulan sekali ambil waktu malam Jumat Kliwon.

Semakin cuek apalagi tidak tidak percaya kita kepada para leluhur. sisakan ruang untuk air minum dan buah jika ada buah-buahan. dan jiwanya terkunci rapat dari luasnya ilmu pengetahuan Ilahi. Kemudian kita persilahkan para leluhur untuk makan bersama (ngaturi dahar para leluhur). Puasa ini jauh lebih berat daripada tidak makan apa-apa selama 12 jam dalam sehari. tak perlu dibakar). Sebab. Jika nasi dan lauk sudah habis. Namun jika kita bisa melakukan dengan penuh kesabaran. diberi lauk pauk dan makanlah seperti biasanya. maka diri kita akan semakin jauh dari tali rasa dengan para leluhur. Menyan madu di sini bukan makanan setan/makhluk halus. hanya dengan modal keyakinan membabi buta dan mudah terjebak fanatisme yang mengungkung kesadaran mikro dan makrokosmos. Semua sesaji tersebut haturkan dengan kalimat berikut . Belum lama saya mendapat wejangan dari Kanjeng Ratu Batang. woro-woro. bila sudah berumahtangga). Hal itu tidak lain karena akan membongkar rahasia gaib yang dapat meruntuhkan status quo. “Kepareng ngaturaken pisungsun sekar arum gondo arum. Pada waktu itu beliau juga berpesan beberapa hal. maka hasilnya akan bagus sekali untuk menjaga keseimbangan diri lahir batin. kita mengambil nasi putih saja dalam piring. wejangan paling utama. Sehingga sesuatu yang lain dari apa yang sudah diyakininya dianggap sesat dan salah. anda jangan menambah nasi putih dermi menghabiskan lauk. bisa pula dengan dupa manten (ratus). kecuali minum dan buah-buahan. kecuali untuk urusan anak turunnya. penyesalan mendalam terjadi setelah jasadnya mati. dan tidak mempercayai peran leluhur. Tetapi anda JANGAN MENAWAR berapapun harga bunganya. Dan juga untuk urusan yang bersifat DARURAT.sangat memahami. Konsekuensinya. tetapi ia hanyalah keyakinan dengan cara membabi buta. . atau tetenger (kode isyarat) bahwa kita sedang meluhurkan para leluhur yang kita hormati. keyakinan yang mapan yang sudah didukung oleh kekuatan politik. 3. pikiran. Karena kehidupan para leluhur sudah pindah ke alam lain. Puasa mutih seumur hidup. Sugeng rawuh. perasaan yang galau dan berat. sudah tidak mengurusi urusan duniawi. akan sulit sekali memahami hakekat kehidupan ini. Sebaliknya. menyan madu (ratus/dupa manten) dumateng para leluhur ingkang sami nurunaken kula (lan simah kula. Jika nasi putih habis lebih dulu. menimbulkan emosi. bondo lan bejo kang teko. rasa nasi putih jika dimakan dalam kondisi perut juga lapar. Usahakan agar supaya anda berhenti makan sebelum perut merasa kenyang. yang menentang. di antaranya mengenai 2012 yang tidak perlu dikhawatirkan. hati. Padahal dirinya belum pernah merasakan “pergi” ke alam gaib untuk menyaksikan sendiri hakekat apa yang terjadi. hubungan dengan leluhur sangat dikharamkan. Akhirnya. Nah. Tetapi sebagai pertanda. Bahkan dalam konteks tertentu. bisa kita lakukan dengan cara : sewaktu kita mau makan. Untuk lebih lengkapnya siapkan secuil menyan madu (jika baunya akan menganggu. Sebab hal ini untuk mengetes seberapa besar ketulusan anda untuk berbakti kepada para leluhur. Artinya kita tidak bisa main-main hanya untuk suatu urusan yang sepele. jangan menambah makan lagi. jika lauknya habis duluan. Orang-orang yang antipati. harus dihabiskan. adalah apa hakekat puasa mutih. Saat anda makan usahakan jangan menambah nasi dan lauk-pauknya. barulah nasi putih dituang pake kuah. mugya kersa tansah njangkung lan njampangi lampah kula sekeluarga. Setelah itu. Yang dilakukan hanyalah meraba-raba dalam ketidakjelasan. Hal ini juga utk melatih kecermatan dalam mengendalikan nafsu makan. Hubungan dengan para leluhur harus kita lakukan seperti MENJEMPUT BOLA. Berapapun nasi dan lauk yang anda ambil. dan terutama mematangkan jiwa. garwa padmi Kanjeng Sultan Agung Prabu Hanyakrakusuma. jangan menambah lauk pauk untuk mengabiskan nasi. Dan penyesalan itu sudah tak berfungsi apa-apa selain menyiksa dirinya sendiri. Puasa mutih seumur hidup. sambil makan nasi putih saja sebanyak tiga kali suap. sangat tidak enak. Sedaya saking kersaning Gusti. Tansah manggih wilujeng rahayu ingkang tinemu.

untuk mendukung upaya penyeimbangan alam semesta. slamet sakabehane. Hadap ke LANGIT lalu kepala tunduk hadap ke BUMI dan ucapkan . Penuhi bak mandi/kulah dengan air sampai luber. selamat semuanya. kadangku kang ono ing keblat WETAN. Agar rumah dalam kondisi bersih pada saat para “tamu” sudah hadir untuk menengok anak turunnya. Wilujeng rahayu kang tinemu. cedakno rejeki kang isih adoh. bukaken kang wis cedak. penuh berkah. ewang-ewangono aku. 6. Lakukan prihatin cegah guling. Donodriyah ada 4 . kadangku kang ono ing keblat KIDUL. atau melek-melek. Jika digambarkan. menolong. Caranya : sebelum mulai (sebagai pembukaan). meluber kepada sesama. Wilujeng rahayu kang tinemu. PANCERKU kang ono ing LANGIT lan BUMI ewang-ewangono aku. hentakkan kaki/tumit ke tanah 3 kali (boleh memakai sandal atau tidak) kemudian lakukan di bawah ini : • • • • • Hadap ke TIMUR sambil mengucap . memberikan seteguk air minum kepada orang-orang yang kehausan. keluarlah di halaman rumah anda untuk melakukan meditasi sebentar. lingkungan alam. Saat anda menghidupkan kran air atau menimba air. bukaken kang wis cedak. sumrambah kanggo wong sak omah lan tiyang kathah. POINT KE TIGA Pada intinya. ewangewangono aku. setiap hari kita harus memberikan walau sekedar sesuap nasi kepada orang-orang yang lapar. Terhadap sesama manusia. Ketulusan dan kasih sayang tanpa pamrih. POINT KE EMPAT Donodriyah. wong-wong kang kepradah. cedakno rejeki kang isih adoh. lakukan kebaikan kepada sesama (orang lain) dengan setulus hati. tumbuhan. bukaken kang wis cedak. dukno (turunkan) rejeki kang isih ono ing langit. kadangku kang ono ing keblat KULON. meluber ke seluruh anggota keluarga. kepada yang membutuhkan pertolongan. Hadap ke SELATAN sambil mengucap . Dalam prakteknya pun kita sebisa mungkin memberi makan dan minum minimal kepada satu orang. cedakno rejeki kang isih adoh. lan jumedulno kang isih ono ing jero bumi. PANCER anda. dan kepada seluruh makhluk). Wilujeng rahayu kang tinemu. Jika airnya belum meluber kran air jangan dimatikan. bondo lan bejo kang teko. supaya omah iki kebak rejeki.4. dalam hati ucapkan . dan sampah-sampah yang ada di dalam rumah. Hadap ke BARAT sambil mengucap .” (Niat ingsun memenuhi bak mandi. Wilujeng rahayu kang tinemu. kebak berkah. bondo lan bejo kang teko. ewang-ewangono aku. bondo lan bejo kang teko. Kabeh soko kersaning Gusti. bukaken kang wis cedak. memanfaatkan harta kita untuk membantu. memberi sesuap nasi dan seteguk air minum merupakan kiasan yang menggambarkan kebaikan. terhadap hewan. welas tanpo alis.00 (12 malam). ewang-ewangono aku. bondo lan bejo kang teko. terhadap makhluk yang tidak tampak (makhluk halus). Setiap hari lakukan hal tersebut. supaya rumah ini penuh rejeki. cedakno rejeki kang isih adoh. Atau sedekah. Wilujeng rahayu kang tinemu. bondo lan bejo kang teko. Setelah jam 12 malam. “Niat ingsun ngebaki kulah/bak mandi. Jangan sampai tertidur sebelum jam 24. Bersihkan dan buang semua sampah dari dalam bak. meringankan beban orang lain. Bersihkan/buang. kadangku kang ono ing keblat LOR. Hadap ke UTARA sambil mengucap . 5. lan kabeh titahing Pengeran . Posisi meditasi bisa sambil duduk atau berdiri yang penting konsentrasi dengan tujuan maneges pada SEDULUR PAPAT KEBLAT dan KELIMA . didasari rasa welas alis.

Jadi. hasilnyapun belum tentu buruk. maka ada baiknya jawaban ini saya persembahkan untuk seluruh pembaca . Sebaliknya niat buruk. sehingga membuat orang mudah saja mengartikan niatnya sesuai kepentingannya sendiri. 2. meliputi unsur gaib dan wadag. akibat yang ditimbulkan inilah yang sangat menentukan kemuliaan hidup anda di bumi maupun setelah mati. tetapi dicari uang. AKHIR KALIMAT Rangkaian “laku” di atas sebagai upaya penyatuan diri pribadi atau Jagad Kecil dengan alam semesta atau Jagad Besar. Adapun ke empat donodriyah tersebut adalah sbb . niat juga tersimpan rapat jauh di dalam hati. saya mencapai tataran di mana tidak lagi mecari uang. membuat menderita. 1. mau menjadi medan magnet positif. 4. Hidup adalah pilihan. semua hal yang baik pula. Bahkan selama anda melakukan ritual “laku” prihatin di atas. menyiksa. Kebahagiaan dan kesuksesan anda adalah kebahagian saya pula. Jika antara kehendak rasa sejati dengan perbuatan sudah sinkron. POINT KELIMA Jangan menyakiti hati orang lain. NIAT juga merupakan pandangan yang bersifat SUBYEKTIF dari kacamata diri sendiri. Yakni mendoakan orang lain yang sedang menderita. Menyakiti hati orang lain termasuk penyakit hati yang sulit dibersihkan. NIAT memili makna BIAS yang sangat besar. Karena banyaknya pertanyaan yang sama. jalan yang ditempuh belum tentu baik/tepat. mengalami musibah. atau anda jalani selama 7 bulan berturut turut. akan menebarkan dan sekaligus memiliki daya tarik bagi semua yang senyawa. Jika tahu ada orang lain sakit hati karena ulah anda pun. Saya ingin anda mengalami seperti apa yang saya alami. mari kita lihat saja manifestasi perbuatan dan AKIBAT yang ditimbulkan. Lebih penting adalah KONSISTENSI Adalam perbuatan. Donodriyah kata-kata. sebab niat seringkali dijadikan perisai diri sebagai alasan pembenar. Maka janganlah semata-mata mengandalkan niat untuk berbuat baik. dapat berupa saran dan nasehat. hasilnya pun belum tentu baik. hal itu akan menjadikan “doa” yang tak terucapkan tetapi berlangsung sepanjang waktu. Karena orang seringkali tidak merasa telah menyakiti hati orang lain.ah mati. ditempuh tidak selalu melalui jalan yang buruk. Hatihati dengan NIAT. tutur kata termasuk di dalamnya perilaku yang menentramkan hati sesama (kinarya karyenak ing tyas sesama). bahwa apa yang saya kemukakan di atas. anda akan menemui berbagai anugrah dan mujizat Tuhan. Khusus untuk POINT KEDUA jika anda jalani minimal 7 kali setiap malam Jumat atau Selasa. malah balik menyalahkan orang yang sakit hati karena anda tersebut. Menyakiti hati memiliki dimensi yang luas. Dengan laku prihatin seperti di atas. yang paling berat adalah donodriyah harta.macam tararan. Anda akan mendapat kemudahan dalam meraih kesuksesan lahir dan batin. Walau donodriyah doa bisa saja sangat berpengaruh terhadap orang yang kita doakan. tetapi sudah saya buktikan sendiri hingga saat ini. tetapi donodriyah doa ini efeknya paling kecil terhadap kehidupan kita sendiri. Donodriyah harta. 3. Mensinergikan diri dengan PANCERING diri yakni GURU SEJATI anda sendiri (nuruti kareping rasa/rasa sejati). Sekarang tinggal mau pilih yang mana. sebaliknya menjadi medan magnet negatif akan mendatangkan semua unsur negatif pada diri anda. menganiaya. bukan sekedar teori. Sekali lagi. Niat baik. Sebab. sebab harta paling sulit dicari. Donodriyah doa/harapan. membuat diri kita semakin dipercaya untuk tempat singgahnya rejeki dan kemudahan. Termasuk di dalamnya adalah mencelakai orang lain. maka akan menimbulkan efek positif bagi anda sendiri. dengan dalih NIAT anda adalah BAIK. di muka bumi maupun dalam kehidupan sejati setel. Diri kita bagaikan menjadi pusat dari medan magnet. biasanya anda tidak merasa bersalah. Donodriyah tenaga. anda bisa merasakan dan menyaksikan sendiri perubahan yang jauh lebih baik pada diri anda sendiri.

. Semoga bermanfaat. khususnya yang mau mengambil hikmah di balik semua laku prihatin di atas.yang budiman.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->