MEMBANGUN “LAKU” PRIHATIN

MEMBANGUN “ LAKU PRIHATIN” YANG PENER & PAS Menggapai Sukses Lahir dan Batin
Pertanyaan ; Mas Wangsit, bagaimana saya harus memulai “laku” prihatin agar supaya saya bisa keluar dari keadaan hidup saya yang selama ini banyak terbentur kesulitan, masalah, salah langkah, dan mengalami berbagai penderitaan yang tak kunjung selesai ? Jawab : 1. Jadilah seorang yang berbakti kepada orang tua. Saya sudah buktikan sendiri, dan menyaksikan apa yang saya alami dan dialami oleh rekan-rekan, para sahabat saya yang kehidupannya mapan, yang sukses lahir batin. Pastilah mereka adalah anak paling berbakti kepada kedua orang tuanya. 2. Jangan sampai panjenengan menjadi generasi penerus yang durhaka kepada para leluhur yang menurunkan anda. 3. Rubahlah prinsip menjalani kehidupan ini untuk menjadi berkah bagi sesama manusia, makhluk gaib, hewan, lingkungan alam. Dengan dasar rasa welas asih. 4. Lakukan donodriyah. 5. Sadar atau tidak, sengaja atau tidak, hidup musti selalu hati-hati, jangan sampai kita menyakiti hati orang lain. Usahakan sebisa mungkin dan lakukan setiap saat di manapun anda berada. Terimakasih tak terhingga atas kiat-kiat suksesnya, mohon maaf saya selama ini selalu banyak bertanya kepada Mas Sabdo, yang tidak bosan-bosannya membimbing dan mengarahkan saya, hingga masalah demi masalah yang saya hadapi bisa selesai. Hidup saya sekeluarga menjadi selamat, tenteram, kecukupan, bahagia. Mohon kiranya Mas Sabdo berkenan menjabarkan ke lima point di atas ? Agar saya tidak keliru memahami. Sebelumnya terimakasih, semoga mas Sabdo sekeluarga selalu dalam anugerah Ilahi. Jawab : POINT SATU

“Berbakti kepada kedua orang tua merupakan pintu gerbang mencapai kesuksesan hidup di dunia maupun kehidupan setelah ajal.” Kita harus selalu lapang hati untuk berbagi rejeki kepada orang tua. Jangan pelit, jangan terlalu perhitungan materi dengan ortu. Jangan sampai kita dalam gelimang harta sementara ortu kita dalam gelimang derita. Bahkan jika anda harus memberikan seluruh penghasilan anda sebulan, atau beberapa bulan demi menyelamatkan jiwa ortu. Jangan pernah berpamrih bila memberikan sesuatu kepada ortu, apalagi hanya sekedar uang banyak. Jangan pernah mentangmentang pula hanya karena anda sudah mampu memberi banyak sekali pada kedua ortu. Kita musti sadar diri, setiap anak pasti “berhutang” kepada ortunya, adalah hutang yang tak pernah bisa kita lunasi sampai kapanpun, sekalipun dengan ratusan milyar atau trilyun rupiah. Karena hutang kita berupa hutang darah, dan hutang, nyawa.
Jalan untuk berbakti kepada ortu ada banyak cara, misalnya dengan bersikap persuasif, sopan santun, menentramkan hati, sekalipun anda tidak setuju dengan saran dan permintaan ortu yang keliru atau tidak tepat. Bila ortu kita keliru, ingatkan dan luruskan

Tentu cara ini memiliki efek yang jauh lebih besar bagi kehidupan anda. melebihi kearifan sikap ortu terhadap anak. Sangat berbeda bila anda harus jauh-jauh pulang kampung lalu mendatangi makamnya. pengorbanan material anda demi keselamatan jiwa raga orang tua. sejauh yang saya saksikan (tidak sekedar yakin) efeknya sangat tidak signifikan. Leluhur adalah para pendahulu kita yang sudah hidup di alam kehidupan sejati tanpa ragawi. Karena harta adalah barang yang selalu dicari setiap orang. Bahkan harta anda akan berlipat ganda melalui berbagai pintu-pintu rejeki. pada akhirnya digunakan untuk menutup kebutuhan darurat ortu. “Berbakti kepada kedua orang tua merupakan pintu gerbang mencapai kesuksesan hidup. nasib kita kelak di alam keabadian mutlak ditentukan pada saat kita hidup di dunia ini. . Karena sedekah harta dengan setulus hati merupakan perbuatan yang relatif paling sulit dilakukan manusia di bumi ini. Cara-cara berbakti kepada leluhur. mengobati. Berbagai urusan menjadi mudah. Sebab nasib manusia di alam kehidupan sejati sudah paten. Berdoa untuk para leluhur bisa dilakukan dari rumah sembari tiduran leyeh-leyeh. Kran-kran rejeki seperti dibuka bersamaan. 1. Leluhur dekat adalah orang-orang yang menurunkan kita sebagai generasi penerus kehidupan ini. Ini sangat tidak mudah. Walau anak kandung sendiri. dan saksikan sendiri mujizat di balik itu. Mendoakan . Kuncinya : Seberapapun harta/uang yang anda berikan untuk menyelamatkan jiwa raga ortu anda. Anak demikian.dengan cara-cara yang jauh lebih arif dan bijaksana. Jika anda percaya dan menghargai prinsip anak yang harus berbakti kepada ortu. sikap perbuatannya sangat tega kepada ortu. Namun demikian. Hanya saja. Setelah dengan susah-payah mendapatkan uang. pada hakekatnya sama dengan berbakti kepada ortu. Inilah wujud anak durhaka secara terselubung. ortu disebut pula sebagai leluhur paling dekat. mengobatkan. Setelah anda menyelamatkan jiwa.” Contoh . Sedangkan berbakti kepada para leluhur merupakan pintu gerbang meraih kesuksesan hidup. merupakan “project” paling besar efeknya pada kesuksesan hidup anda sendiri. sinergisme. harta anda justru tidak akan habis. maka mendoakan dari rumah belum termasuk kategori laku prihatin yang berkualitas tinggi. maka tidak akan lepas dari prinsip kita musti berbakti kepada orang-orang yang menurunkan kita. Cara berbakti kepada para leluhur . kemudian anda bersihkan. Maka sebaiknya kita lebih berhatihati menjalani kehidupan ini. Apabila ortu sudah meninggal dunia. Karena leluhur sudah tidak mengurusi urusan duniawi kecuali untuk urusan yang darurat. pasti tidak akan luput dari kesialan dirinya sendiri. kenyataannya banyak sekali yang tanpa sadar. sepenuh jiwa raga. POINT DUA . namun seorang anak teladan dan berbakti dituntut bisa melakukannya. dan merawat makamnya. dan tanpa ada rasa khawatir hidup anda menjadi melarat. Lakukan saja dengan tulus tanpa perasaan takut uang anda habis. bahkan tidak dengan cara yang mudah. Tetapi jika dilihat dari tingkat tantangan dan kesulitannya. Jika berdoa diartikan sebagai sarana PERUBAH NASIB para leluhur di alam kehidupan sejati. maka setelah itu pintu rejeki anda seperti terbuka. daripada doa dari rumah hanya sekedar ucapan lisan tanpa ada action yang konkrit. yakni menyambung tali rasa dengan para leluhur yang anda doakan. atau membayar seluruh beaya berobat ortu tanpa berkeluh kesah. dan pintu gerbang paling mudah ke dalam interaksi dengan rahasia gaib”. dilakukan setulus hati. Laku perbuatannya sendirilah yang mendatangkan sebel sial. teknis dan medianya yang berbeda. atau sambil meditasi. Mendoakan di sini saya artikan sebagai upaya penyelarasan.

Kalau mau cari “aman” (tidak melihat) ya justru masuklah ke dalam makam. Sebab hantu tidak akan bertempat tinggal di kuburan. atau minimal sebulan sekali ambil waktu malam Jumat Kliwon. bumi pertiwi yang hingga kini masih bisa kita semua nikmati. Adapun malam-malam saat rawuhnya para leluhur berkunjung menengok anak turun dalam tradisi nusantara adalah setiap malam Selasa (Kliwon). Tetapi makhluk halus tersebut tidak singgah di dalam kuburannya. Atau barangkali dalam tradisi Islam dikatakan para malaikat turun dari langit. Tindakan konkrit berbeda dengan berdoa yang hanya berupa getaran jiwa yang diucapkan melalui lisan (apalagi doa yang hanya sekedar lips service). Pada malam-malam tertentu. Saya hanya menekankan bahwa peristiwa tersebut bukan hanya sekedar mitologi tetapi sungguh ada dan nyata. bunga-bungaan di pusara para leluhur sesuai adat dan tradisi masing-masing daerah. tetapi harus dengan jawabe. Saat anda beli bunga. harta benda. biasanya penjual bunga sudah • • . bunga-bunga tabur akan membuat indah dan wangi makam. dan pada malam-malam lainnya apabila ada sesuatu yang sifatnya darurat. • Mengunjungi/menziarahi makam leluhur dimulai dari leluhur terdekat. Adapun sesaji yang disiapkan adalah . Dilakukan berbagai tindakan konkrit. Tindakan Konkrit . dan menghilangkan kesan kusam dan menyeramkan. para leluhur yang dulu sangat ketat menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. para leluhur “turun ke bumi” mengunjungi anak turunnya. kalau mau pilih bunga sendiri yang bagus karena untuk syarat. hal itu sebenarnya tak beralasan. kopi tubruk disuguhkan dalam gelas/cangkir tanpa ditutup. seperti sudah sering saya kemukakan di Media Tanya Jawab dan posting saya tentang Bancakan Weton. tidak hanya sekedar mulut atau omong doang. Bunga memiliki banyak arti dan makna. melati. Tindakan konkrit ini adalah upaya kita berbakti kepada para leluhur dengan cara mewujudkannya dalam tindakan nyata. Kemudian leluhur bangsa yang menurunkan bumi pertiwi. kenanga. atau sikap penghormatan dan peluhuran terhadap para leluhur yang menurunkan kita. Tindakan-tindakan konkrit yang bisa dilakukan antara lain . Leluhur yang menurunkan sukma dan darah dalam jiwa dan raga kita. Lalu siapkan kembang setaman (kantil. Saat ziarah kita melakukan perenungan/refleksi betapa besar jasa para leluhur yang sudah mewariskan harta dan pusaka warisan berupa ilmu. Maksudnya. sehingga sekarang masih bisa kita nikmati. jadi bukan bermaksud menganggu atau menakuti orang. siangpun tampak berkeliaran karena memang saerahnya. Taburkan bunga setaman. dan pada saat akan memberikan dawuh kepada anak turun yang dijangkungnya. Barangkali peristiwa ini sepadan dalam tradisi Hindu dengan apa yang dikatakan “para Dewa turun dari kahyangan”. Saya tidak mempersoalkan ragam terminologi tersebut. Bagi anda yang takut dengan hantu-hantu makam. tanah perdikan. teh tubruk. para leluhur perintis bangsa. Selain itu. mawar merah dan mawar putih). atau malam Jumat Legi (malam agung khusus untuk para leluhur). Sesaji. idealnya kita siapkan sesaji setiap malam-malam khusus tersebut. Jawa itu jawabe. atau pembuktian secara nyata. agar supaya anak turun kita kelak masih bisa menikmati tanah pusaka yang saat ini kita jaga kelestariannya. melainkan tinggal di lingkungan luar makam. Oleh sebab itu. Kita contoh laku prihatin beliau sewaktu masih hidup di bumi. misalnya memperingatkan anda melalui mimpi karena akan datang marabahaya. Sebelumnya minta ijin penjual bunga. atau malam Selasa Kliwon. Kita hargai dan luhurkan makam leluhur agar supaya berbeda dengan kuburan binatang. Kamis malam atau malam Jumat (Legi dan Kliwon). dengan tujuan dapat menyambung tali rasa sejati kita dengan rasa sejati para leluhur yang sudah di alam kelanggengan. dan leluhur manapun jika ada yang berkenan menengok (rawuh) ke rumah kita. Misalnya makam Jerukpurut Jakarta Selatan yang terkenal angker.2. Sesaji di sini dimaksudkan sebagai simbol penyambutan (gayung bersambut). Tetapi di lingkungan luar sekitar kuburan. pungut saja sendiri bunga-bunga sesuai dengan gerak keinginan hati anda lalu bayar berapa harganya tanpa menawar.

Artinya kita tidak bisa main-main hanya untuk suatu urusan yang sepele. bisa kita lakukan dengan cara : sewaktu kita mau makan. Semua sesaji tersebut haturkan dengan kalimat berikut . Semakin cuek apalagi tidak tidak percaya kita kepada para leluhur. Tetapi anda JANGAN MENAWAR berapapun harga bunganya. Sebaliknya. Namun jika kita bisa melakukan dengan penuh kesabaran. wejangan paling utama. Sedaya saking kersaning Gusti. Puasa ini jauh lebih berat daripada tidak makan apa-apa selama 12 jam dalam sehari. Hubungan dengan para leluhur harus kita lakukan seperti MENJEMPUT BOLA. rasa nasi putih jika dimakan dalam kondisi perut juga lapar. Kemudian kita persilahkan para leluhur untuk makan bersama (ngaturi dahar para leluhur).sangat memahami. jangan menambah lauk pauk untuk mengabiskan nasi. perasaan yang galau dan berat. mugya kersa tansah njangkung lan njampangi lampah kula sekeluarga. kecuali minum dan buah-buahan. Hal itu tidak lain karena akan membongkar rahasia gaib yang dapat meruntuhkan status quo. Jika nasi dan lauk sudah habis. Sugeng rawuh. Yang dilakukan hanyalah meraba-raba dalam ketidakjelasan. bisa pula dengan dupa manten (ratus). Hal ini juga utk melatih kecermatan dalam mengendalikan nafsu makan. adalah apa hakekat puasa mutih. Berapapun nasi dan lauk yang anda ambil. kecuali untuk urusan anak turunnya. Setelah itu. Menyan madu di sini bukan makanan setan/makhluk halus. . Akhirnya. jika lauknya habis duluan. Sebab. woro-woro. tetapi ia hanyalah keyakinan dengan cara membabi buta. Belum lama saya mendapat wejangan dari Kanjeng Ratu Batang. Tansah manggih wilujeng rahayu ingkang tinemu. “Kepareng ngaturaken pisungsun sekar arum gondo arum. Puasa mutih seumur hidup. Nah. sisakan ruang untuk air minum dan buah jika ada buah-buahan. Untuk lebih lengkapnya siapkan secuil menyan madu (jika baunya akan menganggu. dan terutama mematangkan jiwa. dan tidak mempercayai peran leluhur. Jika nasi putih habis lebih dulu. bondo lan bejo kang teko. diberi lauk pauk dan makanlah seperti biasanya. hanya dengan modal keyakinan membabi buta dan mudah terjebak fanatisme yang mengungkung kesadaran mikro dan makrokosmos. akan sulit sekali memahami hakekat kehidupan ini. Orang-orang yang antipati. garwa padmi Kanjeng Sultan Agung Prabu Hanyakrakusuma. maka diri kita akan semakin jauh dari tali rasa dengan para leluhur. Konsekuensinya. Usahakan agar supaya anda berhenti makan sebelum perut merasa kenyang. Sebab hal ini untuk mengetes seberapa besar ketulusan anda untuk berbakti kepada para leluhur. anda jangan menambah nasi putih dermi menghabiskan lauk. barulah nasi putih dituang pake kuah. harus dihabiskan. Tetapi sebagai pertanda. Puasa mutih seumur hidup. menyan madu (ratus/dupa manten) dumateng para leluhur ingkang sami nurunaken kula (lan simah kula. Bahkan dalam konteks tertentu. 3. penyesalan mendalam terjadi setelah jasadnya mati. yang menentang. di antaranya mengenai 2012 yang tidak perlu dikhawatirkan. Saat anda makan usahakan jangan menambah nasi dan lauk-pauknya. Dan juga untuk urusan yang bersifat DARURAT. sangat tidak enak. maka hasilnya akan bagus sekali untuk menjaga keseimbangan diri lahir batin. atau tetenger (kode isyarat) bahwa kita sedang meluhurkan para leluhur yang kita hormati. Karena kehidupan para leluhur sudah pindah ke alam lain. pikiran. sambil makan nasi putih saja sebanyak tiga kali suap. Pada waktu itu beliau juga berpesan beberapa hal. hubungan dengan leluhur sangat dikharamkan. dan jiwanya terkunci rapat dari luasnya ilmu pengetahuan Ilahi. Sehingga sesuatu yang lain dari apa yang sudah diyakininya dianggap sesat dan salah. kita mengambil nasi putih saja dalam piring. Dan penyesalan itu sudah tak berfungsi apa-apa selain menyiksa dirinya sendiri. keyakinan yang mapan yang sudah didukung oleh kekuatan politik. hati. menimbulkan emosi. jangan menambah makan lagi. bila sudah berumahtangga). Padahal dirinya belum pernah merasakan “pergi” ke alam gaib untuk menyaksikan sendiri hakekat apa yang terjadi. sudah tidak mengurusi urusan duniawi. tak perlu dibakar).

PANCER anda. Wilujeng rahayu kang tinemu. Saat anda menghidupkan kran air atau menimba air. dan sampah-sampah yang ada di dalam rumah. Setelah jam 12 malam. Donodriyah ada 4 . Hadap ke UTARA sambil mengucap . Wilujeng rahayu kang tinemu. dalam hati ucapkan . cedakno rejeki kang isih adoh. bukaken kang wis cedak. POINT KE EMPAT Donodriyah. Jika digambarkan. PANCERKU kang ono ing LANGIT lan BUMI ewang-ewangono aku. 6. kepada yang membutuhkan pertolongan. supaya omah iki kebak rejeki. meringankan beban orang lain. “Niat ingsun ngebaki kulah/bak mandi. bukaken kang wis cedak. cedakno rejeki kang isih adoh. Penuhi bak mandi/kulah dengan air sampai luber. Agar rumah dalam kondisi bersih pada saat para “tamu” sudah hadir untuk menengok anak turunnya. keluarlah di halaman rumah anda untuk melakukan meditasi sebentar. Dalam prakteknya pun kita sebisa mungkin memberi makan dan minum minimal kepada satu orang. kadangku kang ono ing keblat WETAN. Bersihkan dan buang semua sampah dari dalam bak. ewang-ewangono aku. penuh berkah. Hadap ke SELATAN sambil mengucap . setiap hari kita harus memberikan walau sekedar sesuap nasi kepada orang-orang yang lapar. meluber ke seluruh anggota keluarga. Ketulusan dan kasih sayang tanpa pamrih.00 (12 malam). memberi sesuap nasi dan seteguk air minum merupakan kiasan yang menggambarkan kebaikan. ewangewangono aku. kadangku kang ono ing keblat LOR. supaya rumah ini penuh rejeki. 5. Lakukan prihatin cegah guling. Hadap ke BARAT sambil mengucap . bondo lan bejo kang teko. lan kabeh titahing Pengeran . lan jumedulno kang isih ono ing jero bumi. Atau sedekah. sumrambah kanggo wong sak omah lan tiyang kathah. atau melek-melek. Wilujeng rahayu kang tinemu.” (Niat ingsun memenuhi bak mandi. memanfaatkan harta kita untuk membantu. Kabeh soko kersaning Gusti. hentakkan kaki/tumit ke tanah 3 kali (boleh memakai sandal atau tidak) kemudian lakukan di bawah ini : • • • • • Hadap ke TIMUR sambil mengucap . didasari rasa welas alis. Posisi meditasi bisa sambil duduk atau berdiri yang penting konsentrasi dengan tujuan maneges pada SEDULUR PAPAT KEBLAT dan KELIMA . selamat semuanya. kadangku kang ono ing keblat KIDUL. bondo lan bejo kang teko. Jika airnya belum meluber kran air jangan dimatikan. terhadap makhluk yang tidak tampak (makhluk halus). bukaken kang wis cedak. Terhadap sesama manusia. POINT KE TIGA Pada intinya. bondo lan bejo kang teko. Setiap hari lakukan hal tersebut. Jangan sampai tertidur sebelum jam 24. kadangku kang ono ing keblat KULON. Wilujeng rahayu kang tinemu. bondo lan bejo kang teko. bukaken kang wis cedak. ewang-ewangono aku. menolong. dan kepada seluruh makhluk). bondo lan bejo kang teko. cedakno rejeki kang isih adoh. meluber kepada sesama. welas tanpo alis. Bersihkan/buang. tumbuhan. lingkungan alam. cedakno rejeki kang isih adoh. Wilujeng rahayu kang tinemu. dukno (turunkan) rejeki kang isih ono ing langit. kebak berkah. ewang-ewangono aku.4. terhadap hewan. lakukan kebaikan kepada sesama (orang lain) dengan setulus hati. slamet sakabehane. memberikan seteguk air minum kepada orang-orang yang kehausan. untuk mendukung upaya penyeimbangan alam semesta. Caranya : sebelum mulai (sebagai pembukaan). wong-wong kang kepradah. Hadap ke LANGIT lalu kepala tunduk hadap ke BUMI dan ucapkan .

macam tararan. jalan yang ditempuh belum tentu baik/tepat. Donodriyah doa/harapan. malah balik menyalahkan orang yang sakit hati karena anda tersebut. Diri kita bagaikan menjadi pusat dari medan magnet. maka akan menimbulkan efek positif bagi anda sendiri. Karena banyaknya pertanyaan yang sama. dengan dalih NIAT anda adalah BAIK. Lebih penting adalah KONSISTENSI Adalam perbuatan. saya mencapai tataran di mana tidak lagi mecari uang. mau menjadi medan magnet positif. yang paling berat adalah donodriyah harta. ditempuh tidak selalu melalui jalan yang buruk. NIAT juga merupakan pandangan yang bersifat SUBYEKTIF dari kacamata diri sendiri. sehingga membuat orang mudah saja mengartikan niatnya sesuai kepentingannya sendiri. dapat berupa saran dan nasehat. di muka bumi maupun dalam kehidupan sejati setel. akan menebarkan dan sekaligus memiliki daya tarik bagi semua yang senyawa. sebaliknya menjadi medan magnet negatif akan mendatangkan semua unsur negatif pada diri anda. Jadi. Bahkan selama anda melakukan ritual “laku” prihatin di atas. Donodriyah tenaga. mengalami musibah. Adapun ke empat donodriyah tersebut adalah sbb . Kebahagiaan dan kesuksesan anda adalah kebahagian saya pula. tutur kata termasuk di dalamnya perilaku yang menentramkan hati sesama (kinarya karyenak ing tyas sesama). Sekarang tinggal mau pilih yang mana.ah mati. 1. Mensinergikan diri dengan PANCERING diri yakni GURU SEJATI anda sendiri (nuruti kareping rasa/rasa sejati). sebab niat seringkali dijadikan perisai diri sebagai alasan pembenar. anda bisa merasakan dan menyaksikan sendiri perubahan yang jauh lebih baik pada diri anda sendiri. menyiksa. Walau donodriyah doa bisa saja sangat berpengaruh terhadap orang yang kita doakan. hasilnyapun belum tentu buruk. niat juga tersimpan rapat jauh di dalam hati. Anda akan mendapat kemudahan dalam meraih kesuksesan lahir dan batin. anda akan menemui berbagai anugrah dan mujizat Tuhan. NIAT memili makna BIAS yang sangat besar. Sebab. tetapi donodriyah doa ini efeknya paling kecil terhadap kehidupan kita sendiri. Menyakiti hati orang lain termasuk penyakit hati yang sulit dibersihkan. Termasuk di dalamnya adalah mencelakai orang lain. Saya ingin anda mengalami seperti apa yang saya alami. 4. bahwa apa yang saya kemukakan di atas. 3. Karena orang seringkali tidak merasa telah menyakiti hati orang lain. Sebaliknya niat buruk. Hatihati dengan NIAT. tetapi sudah saya buktikan sendiri hingga saat ini. Niat baik. membuat diri kita semakin dipercaya untuk tempat singgahnya rejeki dan kemudahan. Khusus untuk POINT KEDUA jika anda jalani minimal 7 kali setiap malam Jumat atau Selasa. POINT KELIMA Jangan menyakiti hati orang lain. Menyakiti hati memiliki dimensi yang luas. tetapi dicari uang. maka ada baiknya jawaban ini saya persembahkan untuk seluruh pembaca . sebab harta paling sulit dicari. Jika tahu ada orang lain sakit hati karena ulah anda pun. Donodriyah harta. Maka janganlah semata-mata mengandalkan niat untuk berbuat baik. bukan sekedar teori. Dengan laku prihatin seperti di atas. biasanya anda tidak merasa bersalah. membuat menderita. menganiaya. Jika antara kehendak rasa sejati dengan perbuatan sudah sinkron. Yakni mendoakan orang lain yang sedang menderita. akibat yang ditimbulkan inilah yang sangat menentukan kemuliaan hidup anda di bumi maupun setelah mati. Sekali lagi. atau anda jalani selama 7 bulan berturut turut. semua hal yang baik pula. Donodriyah kata-kata. hal itu akan menjadikan “doa” yang tak terucapkan tetapi berlangsung sepanjang waktu. hasilnya pun belum tentu baik. AKHIR KALIMAT Rangkaian “laku” di atas sebagai upaya penyatuan diri pribadi atau Jagad Kecil dengan alam semesta atau Jagad Besar. Hidup adalah pilihan. 2. meliputi unsur gaib dan wadag. mari kita lihat saja manifestasi perbuatan dan AKIBAT yang ditimbulkan.

yang budiman. Semoga bermanfaat. khususnya yang mau mengambil hikmah di balik semua laku prihatin di atas. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful