MEMBANGUN “LAKU” PRIHATIN

MEMBANGUN “ LAKU PRIHATIN” YANG PENER & PAS Menggapai Sukses Lahir dan Batin
Pertanyaan ; Mas Wangsit, bagaimana saya harus memulai “laku” prihatin agar supaya saya bisa keluar dari keadaan hidup saya yang selama ini banyak terbentur kesulitan, masalah, salah langkah, dan mengalami berbagai penderitaan yang tak kunjung selesai ? Jawab : 1. Jadilah seorang yang berbakti kepada orang tua. Saya sudah buktikan sendiri, dan menyaksikan apa yang saya alami dan dialami oleh rekan-rekan, para sahabat saya yang kehidupannya mapan, yang sukses lahir batin. Pastilah mereka adalah anak paling berbakti kepada kedua orang tuanya. 2. Jangan sampai panjenengan menjadi generasi penerus yang durhaka kepada para leluhur yang menurunkan anda. 3. Rubahlah prinsip menjalani kehidupan ini untuk menjadi berkah bagi sesama manusia, makhluk gaib, hewan, lingkungan alam. Dengan dasar rasa welas asih. 4. Lakukan donodriyah. 5. Sadar atau tidak, sengaja atau tidak, hidup musti selalu hati-hati, jangan sampai kita menyakiti hati orang lain. Usahakan sebisa mungkin dan lakukan setiap saat di manapun anda berada. Terimakasih tak terhingga atas kiat-kiat suksesnya, mohon maaf saya selama ini selalu banyak bertanya kepada Mas Sabdo, yang tidak bosan-bosannya membimbing dan mengarahkan saya, hingga masalah demi masalah yang saya hadapi bisa selesai. Hidup saya sekeluarga menjadi selamat, tenteram, kecukupan, bahagia. Mohon kiranya Mas Sabdo berkenan menjabarkan ke lima point di atas ? Agar saya tidak keliru memahami. Sebelumnya terimakasih, semoga mas Sabdo sekeluarga selalu dalam anugerah Ilahi. Jawab : POINT SATU

“Berbakti kepada kedua orang tua merupakan pintu gerbang mencapai kesuksesan hidup di dunia maupun kehidupan setelah ajal.” Kita harus selalu lapang hati untuk berbagi rejeki kepada orang tua. Jangan pelit, jangan terlalu perhitungan materi dengan ortu. Jangan sampai kita dalam gelimang harta sementara ortu kita dalam gelimang derita. Bahkan jika anda harus memberikan seluruh penghasilan anda sebulan, atau beberapa bulan demi menyelamatkan jiwa ortu. Jangan pernah berpamrih bila memberikan sesuatu kepada ortu, apalagi hanya sekedar uang banyak. Jangan pernah mentangmentang pula hanya karena anda sudah mampu memberi banyak sekali pada kedua ortu. Kita musti sadar diri, setiap anak pasti “berhutang” kepada ortunya, adalah hutang yang tak pernah bisa kita lunasi sampai kapanpun, sekalipun dengan ratusan milyar atau trilyun rupiah. Karena hutang kita berupa hutang darah, dan hutang, nyawa.
Jalan untuk berbakti kepada ortu ada banyak cara, misalnya dengan bersikap persuasif, sopan santun, menentramkan hati, sekalipun anda tidak setuju dengan saran dan permintaan ortu yang keliru atau tidak tepat. Bila ortu kita keliru, ingatkan dan luruskan

Sedangkan berbakti kepada para leluhur merupakan pintu gerbang meraih kesuksesan hidup. Berdoa untuk para leluhur bisa dilakukan dari rumah sembari tiduran leyeh-leyeh. Karena leluhur sudah tidak mengurusi urusan duniawi kecuali untuk urusan yang darurat. Tentu cara ini memiliki efek yang jauh lebih besar bagi kehidupan anda. mengobati. teknis dan medianya yang berbeda. “Berbakti kepada kedua orang tua merupakan pintu gerbang mencapai kesuksesan hidup. sepenuh jiwa raga. 1. Maka sebaiknya kita lebih berhatihati menjalani kehidupan ini. pasti tidak akan luput dari kesialan dirinya sendiri. ortu disebut pula sebagai leluhur paling dekat. Leluhur dekat adalah orang-orang yang menurunkan kita sebagai generasi penerus kehidupan ini. kenyataannya banyak sekali yang tanpa sadar. maka mendoakan dari rumah belum termasuk kategori laku prihatin yang berkualitas tinggi. Cara berbakti kepada para leluhur . dilakukan setulus hati. Mendoakan . Karena harta adalah barang yang selalu dicari setiap orang. Bahkan harta anda akan berlipat ganda melalui berbagai pintu-pintu rejeki. Leluhur adalah para pendahulu kita yang sudah hidup di alam kehidupan sejati tanpa ragawi. bahkan tidak dengan cara yang mudah. Tetapi jika dilihat dari tingkat tantangan dan kesulitannya. dan saksikan sendiri mujizat di balik itu. namun seorang anak teladan dan berbakti dituntut bisa melakukannya. Inilah wujud anak durhaka secara terselubung. Laku perbuatannya sendirilah yang mendatangkan sebel sial. sikap perbuatannya sangat tega kepada ortu. kemudian anda bersihkan. Apabila ortu sudah meninggal dunia. mengobatkan. Sebab nasib manusia di alam kehidupan sejati sudah paten. melebihi kearifan sikap ortu terhadap anak. daripada doa dari rumah hanya sekedar ucapan lisan tanpa ada action yang konkrit. Lakukan saja dengan tulus tanpa perasaan takut uang anda habis. Jika anda percaya dan menghargai prinsip anak yang harus berbakti kepada ortu. harta anda justru tidak akan habis. atau membayar seluruh beaya berobat ortu tanpa berkeluh kesah. Mendoakan di sini saya artikan sebagai upaya penyelarasan. dan tanpa ada rasa khawatir hidup anda menjadi melarat. sejauh yang saya saksikan (tidak sekedar yakin) efeknya sangat tidak signifikan. Setelah dengan susah-payah mendapatkan uang. Sangat berbeda bila anda harus jauh-jauh pulang kampung lalu mendatangi makamnya. atau sambil meditasi. pada akhirnya digunakan untuk menutup kebutuhan darurat ortu. Berbagai urusan menjadi mudah. Cara-cara berbakti kepada leluhur. maka setelah itu pintu rejeki anda seperti terbuka. Kran-kran rejeki seperti dibuka bersamaan. maka tidak akan lepas dari prinsip kita musti berbakti kepada orang-orang yang menurunkan kita. dan merawat makamnya. Ini sangat tidak mudah. sinergisme. pada hakekatnya sama dengan berbakti kepada ortu. Kuncinya : Seberapapun harta/uang yang anda berikan untuk menyelamatkan jiwa raga ortu anda. merupakan “project” paling besar efeknya pada kesuksesan hidup anda sendiri. pengorbanan material anda demi keselamatan jiwa raga orang tua. POINT DUA . Hanya saja. Namun demikian. dan pintu gerbang paling mudah ke dalam interaksi dengan rahasia gaib”. Anak demikian. nasib kita kelak di alam keabadian mutlak ditentukan pada saat kita hidup di dunia ini. Jika berdoa diartikan sebagai sarana PERUBAH NASIB para leluhur di alam kehidupan sejati. Setelah anda menyelamatkan jiwa.” Contoh .dengan cara-cara yang jauh lebih arif dan bijaksana. Walau anak kandung sendiri. Karena sedekah harta dengan setulus hati merupakan perbuatan yang relatif paling sulit dilakukan manusia di bumi ini. yakni menyambung tali rasa dengan para leluhur yang anda doakan. .

Tindakan-tindakan konkrit yang bisa dilakukan antara lain . • Mengunjungi/menziarahi makam leluhur dimulai dari leluhur terdekat. Leluhur yang menurunkan sukma dan darah dalam jiwa dan raga kita. Sebelumnya minta ijin penjual bunga. sehingga sekarang masih bisa kita nikmati. Saya tidak mempersoalkan ragam terminologi tersebut.2. Kita contoh laku prihatin beliau sewaktu masih hidup di bumi. hal itu sebenarnya tak beralasan. melati. jadi bukan bermaksud menganggu atau menakuti orang. Atau barangkali dalam tradisi Islam dikatakan para malaikat turun dari langit. teh tubruk. Selain itu. Tindakan Konkrit . Tindakan konkrit ini adalah upaya kita berbakti kepada para leluhur dengan cara mewujudkannya dalam tindakan nyata. Maksudnya. Lalu siapkan kembang setaman (kantil. tidak hanya sekedar mulut atau omong doang. dan pada malam-malam lainnya apabila ada sesuatu yang sifatnya darurat. para leluhur perintis bangsa. Adapun malam-malam saat rawuhnya para leluhur berkunjung menengok anak turun dalam tradisi nusantara adalah setiap malam Selasa (Kliwon). Tetapi di lingkungan luar sekitar kuburan. Saat ziarah kita melakukan perenungan/refleksi betapa besar jasa para leluhur yang sudah mewariskan harta dan pusaka warisan berupa ilmu. Barangkali peristiwa ini sepadan dalam tradisi Hindu dengan apa yang dikatakan “para Dewa turun dari kahyangan”. Sesaji. kenanga. kalau mau pilih bunga sendiri yang bagus karena untuk syarat. seperti sudah sering saya kemukakan di Media Tanya Jawab dan posting saya tentang Bancakan Weton. para leluhur “turun ke bumi” mengunjungi anak turunnya. Oleh sebab itu. Tindakan konkrit berbeda dengan berdoa yang hanya berupa getaran jiwa yang diucapkan melalui lisan (apalagi doa yang hanya sekedar lips service). dan leluhur manapun jika ada yang berkenan menengok (rawuh) ke rumah kita. mawar merah dan mawar putih). tanah perdikan. atau pembuktian secara nyata. Kita hargai dan luhurkan makam leluhur agar supaya berbeda dengan kuburan binatang. atau minimal sebulan sekali ambil waktu malam Jumat Kliwon. bumi pertiwi yang hingga kini masih bisa kita semua nikmati. biasanya penjual bunga sudah • • . melainkan tinggal di lingkungan luar makam. Adapun sesaji yang disiapkan adalah . Kalau mau cari “aman” (tidak melihat) ya justru masuklah ke dalam makam. siangpun tampak berkeliaran karena memang saerahnya. Misalnya makam Jerukpurut Jakarta Selatan yang terkenal angker. kopi tubruk disuguhkan dalam gelas/cangkir tanpa ditutup. misalnya memperingatkan anda melalui mimpi karena akan datang marabahaya. Taburkan bunga setaman. pungut saja sendiri bunga-bunga sesuai dengan gerak keinginan hati anda lalu bayar berapa harganya tanpa menawar. atau malam Jumat Legi (malam agung khusus untuk para leluhur). Bunga memiliki banyak arti dan makna. harta benda. agar supaya anak turun kita kelak masih bisa menikmati tanah pusaka yang saat ini kita jaga kelestariannya. Saya hanya menekankan bahwa peristiwa tersebut bukan hanya sekedar mitologi tetapi sungguh ada dan nyata. idealnya kita siapkan sesaji setiap malam-malam khusus tersebut. Tetapi makhluk halus tersebut tidak singgah di dalam kuburannya. Pada malam-malam tertentu. dengan tujuan dapat menyambung tali rasa sejati kita dengan rasa sejati para leluhur yang sudah di alam kelanggengan. bunga-bunga tabur akan membuat indah dan wangi makam. atau malam Selasa Kliwon. Bagi anda yang takut dengan hantu-hantu makam. Kemudian leluhur bangsa yang menurunkan bumi pertiwi. dan menghilangkan kesan kusam dan menyeramkan. Kamis malam atau malam Jumat (Legi dan Kliwon). tetapi harus dengan jawabe. dan pada saat akan memberikan dawuh kepada anak turun yang dijangkungnya. Sebab hantu tidak akan bertempat tinggal di kuburan. Jawa itu jawabe. Sesaji di sini dimaksudkan sebagai simbol penyambutan (gayung bersambut). para leluhur yang dulu sangat ketat menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. Saat anda beli bunga. atau sikap penghormatan dan peluhuran terhadap para leluhur yang menurunkan kita. bunga-bungaan di pusara para leluhur sesuai adat dan tradisi masing-masing daerah. Dilakukan berbagai tindakan konkrit.

Semakin cuek apalagi tidak tidak percaya kita kepada para leluhur. sisakan ruang untuk air minum dan buah jika ada buah-buahan. garwa padmi Kanjeng Sultan Agung Prabu Hanyakrakusuma. pikiran. kecuali minum dan buah-buahan. adalah apa hakekat puasa mutih. Akhirnya. barulah nasi putih dituang pake kuah. Hal itu tidak lain karena akan membongkar rahasia gaib yang dapat meruntuhkan status quo. Jika nasi putih habis lebih dulu. Hal ini juga utk melatih kecermatan dalam mengendalikan nafsu makan. Hubungan dengan para leluhur harus kita lakukan seperti MENJEMPUT BOLA. Berapapun nasi dan lauk yang anda ambil. Semua sesaji tersebut haturkan dengan kalimat berikut . Dan penyesalan itu sudah tak berfungsi apa-apa selain menyiksa dirinya sendiri. menyan madu (ratus/dupa manten) dumateng para leluhur ingkang sami nurunaken kula (lan simah kula. dan terutama mematangkan jiwa. kita mengambil nasi putih saja dalam piring. Kemudian kita persilahkan para leluhur untuk makan bersama (ngaturi dahar para leluhur). di antaranya mengenai 2012 yang tidak perlu dikhawatirkan. keyakinan yang mapan yang sudah didukung oleh kekuatan politik. sambil makan nasi putih saja sebanyak tiga kali suap. Namun jika kita bisa melakukan dengan penuh kesabaran. wejangan paling utama. menimbulkan emosi. sangat tidak enak. hanya dengan modal keyakinan membabi buta dan mudah terjebak fanatisme yang mengungkung kesadaran mikro dan makrokosmos. kecuali untuk urusan anak turunnya. Puasa mutih seumur hidup. Orang-orang yang antipati. Belum lama saya mendapat wejangan dari Kanjeng Ratu Batang. atau tetenger (kode isyarat) bahwa kita sedang meluhurkan para leluhur yang kita hormati. Tansah manggih wilujeng rahayu ingkang tinemu. jangan menambah makan lagi. bila sudah berumahtangga). dan jiwanya terkunci rapat dari luasnya ilmu pengetahuan Ilahi. Padahal dirinya belum pernah merasakan “pergi” ke alam gaib untuk menyaksikan sendiri hakekat apa yang terjadi. Bahkan dalam konteks tertentu. tak perlu dibakar). 3. Pada waktu itu beliau juga berpesan beberapa hal. rasa nasi putih jika dimakan dalam kondisi perut juga lapar. penyesalan mendalam terjadi setelah jasadnya mati. Puasa mutih seumur hidup. Sehingga sesuatu yang lain dari apa yang sudah diyakininya dianggap sesat dan salah. Sebab. Setelah itu. bisa kita lakukan dengan cara : sewaktu kita mau makan. Sedaya saking kersaning Gusti. jangan menambah lauk pauk untuk mengabiskan nasi. akan sulit sekali memahami hakekat kehidupan ini. woro-woro. Tetapi sebagai pertanda. Konsekuensinya. yang menentang. “Kepareng ngaturaken pisungsun sekar arum gondo arum. Menyan madu di sini bukan makanan setan/makhluk halus. diberi lauk pauk dan makanlah seperti biasanya. Sebaliknya. Usahakan agar supaya anda berhenti makan sebelum perut merasa kenyang. Dan juga untuk urusan yang bersifat DARURAT. Sebab hal ini untuk mengetes seberapa besar ketulusan anda untuk berbakti kepada para leluhur. harus dihabiskan. perasaan yang galau dan berat. Saat anda makan usahakan jangan menambah nasi dan lauk-pauknya. Tetapi anda JANGAN MENAWAR berapapun harga bunganya. Untuk lebih lengkapnya siapkan secuil menyan madu (jika baunya akan menganggu. hubungan dengan leluhur sangat dikharamkan. Yang dilakukan hanyalah meraba-raba dalam ketidakjelasan. dan tidak mempercayai peran leluhur. Nah. Jika nasi dan lauk sudah habis.sangat memahami. Puasa ini jauh lebih berat daripada tidak makan apa-apa selama 12 jam dalam sehari. maka hasilnya akan bagus sekali untuk menjaga keseimbangan diri lahir batin. sudah tidak mengurusi urusan duniawi. bisa pula dengan dupa manten (ratus). . hati. bondo lan bejo kang teko. tetapi ia hanyalah keyakinan dengan cara membabi buta. mugya kersa tansah njangkung lan njampangi lampah kula sekeluarga. Sugeng rawuh. jika lauknya habis duluan. anda jangan menambah nasi putih dermi menghabiskan lauk. Karena kehidupan para leluhur sudah pindah ke alam lain. Artinya kita tidak bisa main-main hanya untuk suatu urusan yang sepele. maka diri kita akan semakin jauh dari tali rasa dengan para leluhur.

POINT KE EMPAT Donodriyah. bondo lan bejo kang teko. Jika digambarkan. dan sampah-sampah yang ada di dalam rumah. terhadap makhluk yang tidak tampak (makhluk halus). Lakukan prihatin cegah guling. Wilujeng rahayu kang tinemu. Saat anda menghidupkan kran air atau menimba air. Wilujeng rahayu kang tinemu. memberikan seteguk air minum kepada orang-orang yang kehausan. meringankan beban orang lain. hentakkan kaki/tumit ke tanah 3 kali (boleh memakai sandal atau tidak) kemudian lakukan di bawah ini : • • • • • Hadap ke TIMUR sambil mengucap . Posisi meditasi bisa sambil duduk atau berdiri yang penting konsentrasi dengan tujuan maneges pada SEDULUR PAPAT KEBLAT dan KELIMA . ewang-ewangono aku. bondo lan bejo kang teko. Setiap hari lakukan hal tersebut. welas tanpo alis. kepada yang membutuhkan pertolongan. dukno (turunkan) rejeki kang isih ono ing langit. wong-wong kang kepradah. lan jumedulno kang isih ono ing jero bumi. Setelah jam 12 malam. Hadap ke UTARA sambil mengucap . tumbuhan. Hadap ke LANGIT lalu kepala tunduk hadap ke BUMI dan ucapkan . bukaken kang wis cedak. PANCERKU kang ono ing LANGIT lan BUMI ewang-ewangono aku. Kabeh soko kersaning Gusti. Wilujeng rahayu kang tinemu. cedakno rejeki kang isih adoh. Caranya : sebelum mulai (sebagai pembukaan). Terhadap sesama manusia. menolong. bukaken kang wis cedak. meluber kepada sesama. Penuhi bak mandi/kulah dengan air sampai luber. memanfaatkan harta kita untuk membantu. Donodriyah ada 4 . supaya rumah ini penuh rejeki. 5. kadangku kang ono ing keblat KIDUL. selamat semuanya. bondo lan bejo kang teko. atau melek-melek. Wilujeng rahayu kang tinemu. cedakno rejeki kang isih adoh.4. bondo lan bejo kang teko. POINT KE TIGA Pada intinya. cedakno rejeki kang isih adoh. ewang-ewangono aku. kadangku kang ono ing keblat LOR. Wilujeng rahayu kang tinemu. keluarlah di halaman rumah anda untuk melakukan meditasi sebentar. memberi sesuap nasi dan seteguk air minum merupakan kiasan yang menggambarkan kebaikan.” (Niat ingsun memenuhi bak mandi. Jangan sampai tertidur sebelum jam 24. “Niat ingsun ngebaki kulah/bak mandi. Hadap ke BARAT sambil mengucap . Bersihkan/buang. didasari rasa welas alis. bukaken kang wis cedak. PANCER anda. 6. setiap hari kita harus memberikan walau sekedar sesuap nasi kepada orang-orang yang lapar. Dalam prakteknya pun kita sebisa mungkin memberi makan dan minum minimal kepada satu orang. lan kabeh titahing Pengeran . supaya omah iki kebak rejeki.00 (12 malam). penuh berkah. Agar rumah dalam kondisi bersih pada saat para “tamu” sudah hadir untuk menengok anak turunnya. Jika airnya belum meluber kran air jangan dimatikan. Atau sedekah. untuk mendukung upaya penyeimbangan alam semesta. Hadap ke SELATAN sambil mengucap . lingkungan alam. slamet sakabehane. Bersihkan dan buang semua sampah dari dalam bak. ewang-ewangono aku. lakukan kebaikan kepada sesama (orang lain) dengan setulus hati. dalam hati ucapkan . sumrambah kanggo wong sak omah lan tiyang kathah. bukaken kang wis cedak. dan kepada seluruh makhluk). ewangewangono aku. bondo lan bejo kang teko. kadangku kang ono ing keblat WETAN. meluber ke seluruh anggota keluarga. cedakno rejeki kang isih adoh. kebak berkah. terhadap hewan. kadangku kang ono ing keblat KULON. Ketulusan dan kasih sayang tanpa pamrih.

2. hasilnya pun belum tentu baik. Adapun ke empat donodriyah tersebut adalah sbb . NIAT juga merupakan pandangan yang bersifat SUBYEKTIF dari kacamata diri sendiri. Hatihati dengan NIAT. Maka janganlah semata-mata mengandalkan niat untuk berbuat baik. tetapi sudah saya buktikan sendiri hingga saat ini. Sebaliknya niat buruk. Anda akan mendapat kemudahan dalam meraih kesuksesan lahir dan batin. Sekarang tinggal mau pilih yang mana. saya mencapai tataran di mana tidak lagi mecari uang. mari kita lihat saja manifestasi perbuatan dan AKIBAT yang ditimbulkan. 4. membuat menderita. Saya ingin anda mengalami seperti apa yang saya alami. Jadi. Donodriyah doa/harapan. Walau donodriyah doa bisa saja sangat berpengaruh terhadap orang yang kita doakan. meliputi unsur gaib dan wadag. membuat diri kita semakin dipercaya untuk tempat singgahnya rejeki dan kemudahan. Menyakiti hati memiliki dimensi yang luas. Donodriyah harta. hal itu akan menjadikan “doa” yang tak terucapkan tetapi berlangsung sepanjang waktu. sehingga membuat orang mudah saja mengartikan niatnya sesuai kepentingannya sendiri. dapat berupa saran dan nasehat. bahwa apa yang saya kemukakan di atas. biasanya anda tidak merasa bersalah. Bahkan selama anda melakukan ritual “laku” prihatin di atas. bukan sekedar teori. yang paling berat adalah donodriyah harta. 3. menganiaya. sebab niat seringkali dijadikan perisai diri sebagai alasan pembenar. Donodriyah kata-kata. Karena orang seringkali tidak merasa telah menyakiti hati orang lain. Lebih penting adalah KONSISTENSI Adalam perbuatan. Dengan laku prihatin seperti di atas. tetapi donodriyah doa ini efeknya paling kecil terhadap kehidupan kita sendiri. anda bisa merasakan dan menyaksikan sendiri perubahan yang jauh lebih baik pada diri anda sendiri. Khusus untuk POINT KEDUA jika anda jalani minimal 7 kali setiap malam Jumat atau Selasa. tutur kata termasuk di dalamnya perilaku yang menentramkan hati sesama (kinarya karyenak ing tyas sesama). Niat baik.ah mati. mau menjadi medan magnet positif.macam tararan. niat juga tersimpan rapat jauh di dalam hati. maka ada baiknya jawaban ini saya persembahkan untuk seluruh pembaca . Diri kita bagaikan menjadi pusat dari medan magnet. dengan dalih NIAT anda adalah BAIK. ditempuh tidak selalu melalui jalan yang buruk. anda akan menemui berbagai anugrah dan mujizat Tuhan. atau anda jalani selama 7 bulan berturut turut. akan menebarkan dan sekaligus memiliki daya tarik bagi semua yang senyawa. Jika tahu ada orang lain sakit hati karena ulah anda pun. Kebahagiaan dan kesuksesan anda adalah kebahagian saya pula. Menyakiti hati orang lain termasuk penyakit hati yang sulit dibersihkan. Hidup adalah pilihan. 1. Jika antara kehendak rasa sejati dengan perbuatan sudah sinkron. hasilnyapun belum tentu buruk. Yakni mendoakan orang lain yang sedang menderita. NIAT memili makna BIAS yang sangat besar. tetapi dicari uang. Sebab. maka akan menimbulkan efek positif bagi anda sendiri. Sekali lagi. akibat yang ditimbulkan inilah yang sangat menentukan kemuliaan hidup anda di bumi maupun setelah mati. Termasuk di dalamnya adalah mencelakai orang lain. menyiksa. Donodriyah tenaga. Karena banyaknya pertanyaan yang sama. di muka bumi maupun dalam kehidupan sejati setel. Mensinergikan diri dengan PANCERING diri yakni GURU SEJATI anda sendiri (nuruti kareping rasa/rasa sejati). malah balik menyalahkan orang yang sakit hati karena anda tersebut. sebab harta paling sulit dicari. AKHIR KALIMAT Rangkaian “laku” di atas sebagai upaya penyatuan diri pribadi atau Jagad Kecil dengan alam semesta atau Jagad Besar. jalan yang ditempuh belum tentu baik/tepat. semua hal yang baik pula. mengalami musibah. sebaliknya menjadi medan magnet negatif akan mendatangkan semua unsur negatif pada diri anda. POINT KELIMA Jangan menyakiti hati orang lain.

khususnya yang mau mengambil hikmah di balik semua laku prihatin di atas. Semoga bermanfaat.yang budiman. .