MEMBANGUN “LAKU” PRIHATIN

MEMBANGUN “ LAKU PRIHATIN” YANG PENER & PAS Menggapai Sukses Lahir dan Batin
Pertanyaan ; Mas Wangsit, bagaimana saya harus memulai “laku” prihatin agar supaya saya bisa keluar dari keadaan hidup saya yang selama ini banyak terbentur kesulitan, masalah, salah langkah, dan mengalami berbagai penderitaan yang tak kunjung selesai ? Jawab : 1. Jadilah seorang yang berbakti kepada orang tua. Saya sudah buktikan sendiri, dan menyaksikan apa yang saya alami dan dialami oleh rekan-rekan, para sahabat saya yang kehidupannya mapan, yang sukses lahir batin. Pastilah mereka adalah anak paling berbakti kepada kedua orang tuanya. 2. Jangan sampai panjenengan menjadi generasi penerus yang durhaka kepada para leluhur yang menurunkan anda. 3. Rubahlah prinsip menjalani kehidupan ini untuk menjadi berkah bagi sesama manusia, makhluk gaib, hewan, lingkungan alam. Dengan dasar rasa welas asih. 4. Lakukan donodriyah. 5. Sadar atau tidak, sengaja atau tidak, hidup musti selalu hati-hati, jangan sampai kita menyakiti hati orang lain. Usahakan sebisa mungkin dan lakukan setiap saat di manapun anda berada. Terimakasih tak terhingga atas kiat-kiat suksesnya, mohon maaf saya selama ini selalu banyak bertanya kepada Mas Sabdo, yang tidak bosan-bosannya membimbing dan mengarahkan saya, hingga masalah demi masalah yang saya hadapi bisa selesai. Hidup saya sekeluarga menjadi selamat, tenteram, kecukupan, bahagia. Mohon kiranya Mas Sabdo berkenan menjabarkan ke lima point di atas ? Agar saya tidak keliru memahami. Sebelumnya terimakasih, semoga mas Sabdo sekeluarga selalu dalam anugerah Ilahi. Jawab : POINT SATU

“Berbakti kepada kedua orang tua merupakan pintu gerbang mencapai kesuksesan hidup di dunia maupun kehidupan setelah ajal.” Kita harus selalu lapang hati untuk berbagi rejeki kepada orang tua. Jangan pelit, jangan terlalu perhitungan materi dengan ortu. Jangan sampai kita dalam gelimang harta sementara ortu kita dalam gelimang derita. Bahkan jika anda harus memberikan seluruh penghasilan anda sebulan, atau beberapa bulan demi menyelamatkan jiwa ortu. Jangan pernah berpamrih bila memberikan sesuatu kepada ortu, apalagi hanya sekedar uang banyak. Jangan pernah mentangmentang pula hanya karena anda sudah mampu memberi banyak sekali pada kedua ortu. Kita musti sadar diri, setiap anak pasti “berhutang” kepada ortunya, adalah hutang yang tak pernah bisa kita lunasi sampai kapanpun, sekalipun dengan ratusan milyar atau trilyun rupiah. Karena hutang kita berupa hutang darah, dan hutang, nyawa.
Jalan untuk berbakti kepada ortu ada banyak cara, misalnya dengan bersikap persuasif, sopan santun, menentramkan hati, sekalipun anda tidak setuju dengan saran dan permintaan ortu yang keliru atau tidak tepat. Bila ortu kita keliru, ingatkan dan luruskan

Karena harta adalah barang yang selalu dicari setiap orang. teknis dan medianya yang berbeda. dilakukan setulus hati. pada akhirnya digunakan untuk menutup kebutuhan darurat ortu. dan merawat makamnya. kenyataannya banyak sekali yang tanpa sadar. “Berbakti kepada kedua orang tua merupakan pintu gerbang mencapai kesuksesan hidup. sikap perbuatannya sangat tega kepada ortu. Jika berdoa diartikan sebagai sarana PERUBAH NASIB para leluhur di alam kehidupan sejati. Setelah anda menyelamatkan jiwa. Leluhur adalah para pendahulu kita yang sudah hidup di alam kehidupan sejati tanpa ragawi. Laku perbuatannya sendirilah yang mendatangkan sebel sial.” Contoh . Ini sangat tidak mudah. Karena sedekah harta dengan setulus hati merupakan perbuatan yang relatif paling sulit dilakukan manusia di bumi ini. Inilah wujud anak durhaka secara terselubung. yakni menyambung tali rasa dengan para leluhur yang anda doakan. Kran-kran rejeki seperti dibuka bersamaan. Berdoa untuk para leluhur bisa dilakukan dari rumah sembari tiduran leyeh-leyeh. namun seorang anak teladan dan berbakti dituntut bisa melakukannya. Setelah dengan susah-payah mendapatkan uang. sejauh yang saya saksikan (tidak sekedar yakin) efeknya sangat tidak signifikan. Mendoakan . bahkan tidak dengan cara yang mudah. Leluhur dekat adalah orang-orang yang menurunkan kita sebagai generasi penerus kehidupan ini. Maka sebaiknya kita lebih berhatihati menjalani kehidupan ini. Apabila ortu sudah meninggal dunia. dan pintu gerbang paling mudah ke dalam interaksi dengan rahasia gaib”. Walau anak kandung sendiri. Karena leluhur sudah tidak mengurusi urusan duniawi kecuali untuk urusan yang darurat. Mendoakan di sini saya artikan sebagai upaya penyelarasan. mengobatkan. atau sambil meditasi. pada hakekatnya sama dengan berbakti kepada ortu.dengan cara-cara yang jauh lebih arif dan bijaksana. dan tanpa ada rasa khawatir hidup anda menjadi melarat. Sedangkan berbakti kepada para leluhur merupakan pintu gerbang meraih kesuksesan hidup. Cara-cara berbakti kepada leluhur. atau membayar seluruh beaya berobat ortu tanpa berkeluh kesah. melebihi kearifan sikap ortu terhadap anak. Anak demikian. sinergisme. mengobati. sepenuh jiwa raga. 1. Sebab nasib manusia di alam kehidupan sejati sudah paten. pasti tidak akan luput dari kesialan dirinya sendiri. Namun demikian. nasib kita kelak di alam keabadian mutlak ditentukan pada saat kita hidup di dunia ini. Tentu cara ini memiliki efek yang jauh lebih besar bagi kehidupan anda. kemudian anda bersihkan. maka setelah itu pintu rejeki anda seperti terbuka. daripada doa dari rumah hanya sekedar ucapan lisan tanpa ada action yang konkrit. pengorbanan material anda demi keselamatan jiwa raga orang tua. Jika anda percaya dan menghargai prinsip anak yang harus berbakti kepada ortu. maka mendoakan dari rumah belum termasuk kategori laku prihatin yang berkualitas tinggi. maka tidak akan lepas dari prinsip kita musti berbakti kepada orang-orang yang menurunkan kita. merupakan “project” paling besar efeknya pada kesuksesan hidup anda sendiri. Sangat berbeda bila anda harus jauh-jauh pulang kampung lalu mendatangi makamnya. Bahkan harta anda akan berlipat ganda melalui berbagai pintu-pintu rejeki. ortu disebut pula sebagai leluhur paling dekat. Kuncinya : Seberapapun harta/uang yang anda berikan untuk menyelamatkan jiwa raga ortu anda. harta anda justru tidak akan habis. Hanya saja. . dan saksikan sendiri mujizat di balik itu. Lakukan saja dengan tulus tanpa perasaan takut uang anda habis. Cara berbakti kepada para leluhur . Tetapi jika dilihat dari tingkat tantangan dan kesulitannya. POINT DUA . Berbagai urusan menjadi mudah.

bunga-bungaan di pusara para leluhur sesuai adat dan tradisi masing-masing daerah. kenanga. Tindakan-tindakan konkrit yang bisa dilakukan antara lain . atau malam Selasa Kliwon. Tetapi makhluk halus tersebut tidak singgah di dalam kuburannya. para leluhur yang dulu sangat ketat menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. Dilakukan berbagai tindakan konkrit. Lalu siapkan kembang setaman (kantil. Sesaji di sini dimaksudkan sebagai simbol penyambutan (gayung bersambut). seperti sudah sering saya kemukakan di Media Tanya Jawab dan posting saya tentang Bancakan Weton. Saat ziarah kita melakukan perenungan/refleksi betapa besar jasa para leluhur yang sudah mewariskan harta dan pusaka warisan berupa ilmu. Jawa itu jawabe. hal itu sebenarnya tak beralasan. Kamis malam atau malam Jumat (Legi dan Kliwon). siangpun tampak berkeliaran karena memang saerahnya. sehingga sekarang masih bisa kita nikmati. Leluhur yang menurunkan sukma dan darah dalam jiwa dan raga kita. bunga-bunga tabur akan membuat indah dan wangi makam. • Mengunjungi/menziarahi makam leluhur dimulai dari leluhur terdekat. agar supaya anak turun kita kelak masih bisa menikmati tanah pusaka yang saat ini kita jaga kelestariannya. Saya hanya menekankan bahwa peristiwa tersebut bukan hanya sekedar mitologi tetapi sungguh ada dan nyata. tanah perdikan. atau pembuktian secara nyata. atau malam Jumat Legi (malam agung khusus untuk para leluhur). Tindakan konkrit berbeda dengan berdoa yang hanya berupa getaran jiwa yang diucapkan melalui lisan (apalagi doa yang hanya sekedar lips service). harta benda. dan pada malam-malam lainnya apabila ada sesuatu yang sifatnya darurat. dan pada saat akan memberikan dawuh kepada anak turun yang dijangkungnya. tidak hanya sekedar mulut atau omong doang. Sesaji. Saat anda beli bunga. mawar merah dan mawar putih). Tetapi di lingkungan luar sekitar kuburan. Sebelumnya minta ijin penjual bunga. atau minimal sebulan sekali ambil waktu malam Jumat Kliwon. Maksudnya. Adapun malam-malam saat rawuhnya para leluhur berkunjung menengok anak turun dalam tradisi nusantara adalah setiap malam Selasa (Kliwon). teh tubruk. Taburkan bunga setaman. kopi tubruk disuguhkan dalam gelas/cangkir tanpa ditutup. para leluhur perintis bangsa. Oleh sebab itu. Kita hargai dan luhurkan makam leluhur agar supaya berbeda dengan kuburan binatang. Barangkali peristiwa ini sepadan dalam tradisi Hindu dengan apa yang dikatakan “para Dewa turun dari kahyangan”. tetapi harus dengan jawabe. misalnya memperingatkan anda melalui mimpi karena akan datang marabahaya. melainkan tinggal di lingkungan luar makam. biasanya penjual bunga sudah • • . dan menghilangkan kesan kusam dan menyeramkan. Saya tidak mempersoalkan ragam terminologi tersebut. para leluhur “turun ke bumi” mengunjungi anak turunnya. bumi pertiwi yang hingga kini masih bisa kita semua nikmati. dengan tujuan dapat menyambung tali rasa sejati kita dengan rasa sejati para leluhur yang sudah di alam kelanggengan. Sebab hantu tidak akan bertempat tinggal di kuburan.2. Tindakan Konkrit . Misalnya makam Jerukpurut Jakarta Selatan yang terkenal angker. Kita contoh laku prihatin beliau sewaktu masih hidup di bumi. melati. jadi bukan bermaksud menganggu atau menakuti orang. Pada malam-malam tertentu. atau sikap penghormatan dan peluhuran terhadap para leluhur yang menurunkan kita. kalau mau pilih bunga sendiri yang bagus karena untuk syarat. Atau barangkali dalam tradisi Islam dikatakan para malaikat turun dari langit. Bagi anda yang takut dengan hantu-hantu makam. Adapun sesaji yang disiapkan adalah . Selain itu. dan leluhur manapun jika ada yang berkenan menengok (rawuh) ke rumah kita. Kemudian leluhur bangsa yang menurunkan bumi pertiwi. idealnya kita siapkan sesaji setiap malam-malam khusus tersebut. pungut saja sendiri bunga-bunga sesuai dengan gerak keinginan hati anda lalu bayar berapa harganya tanpa menawar. Bunga memiliki banyak arti dan makna. Kalau mau cari “aman” (tidak melihat) ya justru masuklah ke dalam makam. Tindakan konkrit ini adalah upaya kita berbakti kepada para leluhur dengan cara mewujudkannya dalam tindakan nyata.

bondo lan bejo kang teko. diberi lauk pauk dan makanlah seperti biasanya. Sebab hal ini untuk mengetes seberapa besar ketulusan anda untuk berbakti kepada para leluhur. Untuk lebih lengkapnya siapkan secuil menyan madu (jika baunya akan menganggu. adalah apa hakekat puasa mutih. menyan madu (ratus/dupa manten) dumateng para leluhur ingkang sami nurunaken kula (lan simah kula. Belum lama saya mendapat wejangan dari Kanjeng Ratu Batang. Puasa ini jauh lebih berat daripada tidak makan apa-apa selama 12 jam dalam sehari. . Puasa mutih seumur hidup. kecuali untuk urusan anak turunnya. kita mengambil nasi putih saja dalam piring. Orang-orang yang antipati. perasaan yang galau dan berat. Usahakan agar supaya anda berhenti makan sebelum perut merasa kenyang. Dan penyesalan itu sudah tak berfungsi apa-apa selain menyiksa dirinya sendiri. akan sulit sekali memahami hakekat kehidupan ini. Padahal dirinya belum pernah merasakan “pergi” ke alam gaib untuk menyaksikan sendiri hakekat apa yang terjadi. Saat anda makan usahakan jangan menambah nasi dan lauk-pauknya. “Kepareng ngaturaken pisungsun sekar arum gondo arum. hanya dengan modal keyakinan membabi buta dan mudah terjebak fanatisme yang mengungkung kesadaran mikro dan makrokosmos. sudah tidak mengurusi urusan duniawi. Tetapi anda JANGAN MENAWAR berapapun harga bunganya. menimbulkan emosi. Jika nasi dan lauk sudah habis. Tansah manggih wilujeng rahayu ingkang tinemu. yang menentang. Menyan madu di sini bukan makanan setan/makhluk halus. sangat tidak enak. Bahkan dalam konteks tertentu. maka diri kita akan semakin jauh dari tali rasa dengan para leluhur. di antaranya mengenai 2012 yang tidak perlu dikhawatirkan. hati. Artinya kita tidak bisa main-main hanya untuk suatu urusan yang sepele. Karena kehidupan para leluhur sudah pindah ke alam lain. bila sudah berumahtangga). Nah. sisakan ruang untuk air minum dan buah jika ada buah-buahan. Kemudian kita persilahkan para leluhur untuk makan bersama (ngaturi dahar para leluhur). kecuali minum dan buah-buahan. wejangan paling utama. bisa pula dengan dupa manten (ratus). harus dihabiskan. sambil makan nasi putih saja sebanyak tiga kali suap. dan terutama mematangkan jiwa. Namun jika kita bisa melakukan dengan penuh kesabaran. dan jiwanya terkunci rapat dari luasnya ilmu pengetahuan Ilahi. tetapi ia hanyalah keyakinan dengan cara membabi buta. dan tidak mempercayai peran leluhur. tak perlu dibakar). Hal ini juga utk melatih kecermatan dalam mengendalikan nafsu makan. Yang dilakukan hanyalah meraba-raba dalam ketidakjelasan.sangat memahami. Puasa mutih seumur hidup. garwa padmi Kanjeng Sultan Agung Prabu Hanyakrakusuma. jangan menambah makan lagi. jika lauknya habis duluan. rasa nasi putih jika dimakan dalam kondisi perut juga lapar. Jika nasi putih habis lebih dulu. keyakinan yang mapan yang sudah didukung oleh kekuatan politik. Akhirnya. Sebaliknya. Pada waktu itu beliau juga berpesan beberapa hal. Sehingga sesuatu yang lain dari apa yang sudah diyakininya dianggap sesat dan salah. atau tetenger (kode isyarat) bahwa kita sedang meluhurkan para leluhur yang kita hormati. Sedaya saking kersaning Gusti. Setelah itu. anda jangan menambah nasi putih dermi menghabiskan lauk. pikiran. barulah nasi putih dituang pake kuah. Tetapi sebagai pertanda. Dan juga untuk urusan yang bersifat DARURAT. maka hasilnya akan bagus sekali untuk menjaga keseimbangan diri lahir batin. Sebab. penyesalan mendalam terjadi setelah jasadnya mati. Hubungan dengan para leluhur harus kita lakukan seperti MENJEMPUT BOLA. Hal itu tidak lain karena akan membongkar rahasia gaib yang dapat meruntuhkan status quo. hubungan dengan leluhur sangat dikharamkan. mugya kersa tansah njangkung lan njampangi lampah kula sekeluarga. bisa kita lakukan dengan cara : sewaktu kita mau makan. woro-woro. Berapapun nasi dan lauk yang anda ambil. Konsekuensinya. Semakin cuek apalagi tidak tidak percaya kita kepada para leluhur. 3. Sugeng rawuh. jangan menambah lauk pauk untuk mengabiskan nasi. Semua sesaji tersebut haturkan dengan kalimat berikut .

sumrambah kanggo wong sak omah lan tiyang kathah. terhadap hewan. bondo lan bejo kang teko. bukaken kang wis cedak. slamet sakabehane. penuh berkah. Wilujeng rahayu kang tinemu. Wilujeng rahayu kang tinemu. ewang-ewangono aku. Hadap ke SELATAN sambil mengucap . selamat semuanya. Wilujeng rahayu kang tinemu. Wilujeng rahayu kang tinemu. ewang-ewangono aku. supaya omah iki kebak rejeki. cedakno rejeki kang isih adoh. bukaken kang wis cedak. cedakno rejeki kang isih adoh.4. Jika airnya belum meluber kran air jangan dimatikan. Agar rumah dalam kondisi bersih pada saat para “tamu” sudah hadir untuk menengok anak turunnya. 5. meluber ke seluruh anggota keluarga. lingkungan alam. Hadap ke UTARA sambil mengucap . menolong. tumbuhan. Hadap ke LANGIT lalu kepala tunduk hadap ke BUMI dan ucapkan . hentakkan kaki/tumit ke tanah 3 kali (boleh memakai sandal atau tidak) kemudian lakukan di bawah ini : • • • • • Hadap ke TIMUR sambil mengucap . kepada yang membutuhkan pertolongan. Penuhi bak mandi/kulah dengan air sampai luber. ewangewangono aku. untuk mendukung upaya penyeimbangan alam semesta. Terhadap sesama manusia. dan sampah-sampah yang ada di dalam rumah. dukno (turunkan) rejeki kang isih ono ing langit. supaya rumah ini penuh rejeki. dalam hati ucapkan . bondo lan bejo kang teko. terhadap makhluk yang tidak tampak (makhluk halus). cedakno rejeki kang isih adoh. ewang-ewangono aku. Setiap hari lakukan hal tersebut. kadangku kang ono ing keblat KIDUL. cedakno rejeki kang isih adoh. Lakukan prihatin cegah guling. Hadap ke BARAT sambil mengucap . “Niat ingsun ngebaki kulah/bak mandi. meringankan beban orang lain.” (Niat ingsun memenuhi bak mandi. lan kabeh titahing Pengeran . PANCER anda. meluber kepada sesama. memanfaatkan harta kita untuk membantu. didasari rasa welas alis. kadangku kang ono ing keblat WETAN. Jika digambarkan. dan kepada seluruh makhluk). Caranya : sebelum mulai (sebagai pembukaan). keluarlah di halaman rumah anda untuk melakukan meditasi sebentar. lakukan kebaikan kepada sesama (orang lain) dengan setulus hati. bukaken kang wis cedak. PANCERKU kang ono ing LANGIT lan BUMI ewang-ewangono aku. Atau sedekah. lan jumedulno kang isih ono ing jero bumi. Ketulusan dan kasih sayang tanpa pamrih. bukaken kang wis cedak. bondo lan bejo kang teko. welas tanpo alis. 6. Jangan sampai tertidur sebelum jam 24. Saat anda menghidupkan kran air atau menimba air. kadangku kang ono ing keblat KULON. Dalam prakteknya pun kita sebisa mungkin memberi makan dan minum minimal kepada satu orang. memberikan seteguk air minum kepada orang-orang yang kehausan. atau melek-melek. Donodriyah ada 4 . bondo lan bejo kang teko. kadangku kang ono ing keblat LOR.00 (12 malam). wong-wong kang kepradah. bondo lan bejo kang teko. Kabeh soko kersaning Gusti. Wilujeng rahayu kang tinemu. Bersihkan dan buang semua sampah dari dalam bak. POINT KE EMPAT Donodriyah. POINT KE TIGA Pada intinya. Posisi meditasi bisa sambil duduk atau berdiri yang penting konsentrasi dengan tujuan maneges pada SEDULUR PAPAT KEBLAT dan KELIMA . memberi sesuap nasi dan seteguk air minum merupakan kiasan yang menggambarkan kebaikan. setiap hari kita harus memberikan walau sekedar sesuap nasi kepada orang-orang yang lapar. Setelah jam 12 malam. Bersihkan/buang. kebak berkah.

Niat baik. Menyakiti hati orang lain termasuk penyakit hati yang sulit dibersihkan. bahwa apa yang saya kemukakan di atas. Bahkan selama anda melakukan ritual “laku” prihatin di atas. tutur kata termasuk di dalamnya perilaku yang menentramkan hati sesama (kinarya karyenak ing tyas sesama). maka ada baiknya jawaban ini saya persembahkan untuk seluruh pembaca . POINT KELIMA Jangan menyakiti hati orang lain. 2. Menyakiti hati memiliki dimensi yang luas. Adapun ke empat donodriyah tersebut adalah sbb .ah mati. sebab niat seringkali dijadikan perisai diri sebagai alasan pembenar. semua hal yang baik pula. mengalami musibah. Yakni mendoakan orang lain yang sedang menderita. Khusus untuk POINT KEDUA jika anda jalani minimal 7 kali setiap malam Jumat atau Selasa. saya mencapai tataran di mana tidak lagi mecari uang. sehingga membuat orang mudah saja mengartikan niatnya sesuai kepentingannya sendiri. malah balik menyalahkan orang yang sakit hati karena anda tersebut. maka akan menimbulkan efek positif bagi anda sendiri. bukan sekedar teori. Jadi. Karena orang seringkali tidak merasa telah menyakiti hati orang lain. dengan dalih NIAT anda adalah BAIK. NIAT memili makna BIAS yang sangat besar. Jika tahu ada orang lain sakit hati karena ulah anda pun. jalan yang ditempuh belum tentu baik/tepat. akibat yang ditimbulkan inilah yang sangat menentukan kemuliaan hidup anda di bumi maupun setelah mati. Jika antara kehendak rasa sejati dengan perbuatan sudah sinkron. tetapi donodriyah doa ini efeknya paling kecil terhadap kehidupan kita sendiri. hasilnyapun belum tentu buruk. di muka bumi maupun dalam kehidupan sejati setel. sebaliknya menjadi medan magnet negatif akan mendatangkan semua unsur negatif pada diri anda. Kebahagiaan dan kesuksesan anda adalah kebahagian saya pula. Diri kita bagaikan menjadi pusat dari medan magnet. 4. Dengan laku prihatin seperti di atas. Hatihati dengan NIAT. dapat berupa saran dan nasehat. Mensinergikan diri dengan PANCERING diri yakni GURU SEJATI anda sendiri (nuruti kareping rasa/rasa sejati). mari kita lihat saja manifestasi perbuatan dan AKIBAT yang ditimbulkan. Donodriyah tenaga. niat juga tersimpan rapat jauh di dalam hati. atau anda jalani selama 7 bulan berturut turut. Maka janganlah semata-mata mengandalkan niat untuk berbuat baik. Termasuk di dalamnya adalah mencelakai orang lain. Donodriyah doa/harapan. Karena banyaknya pertanyaan yang sama. 3. sebab harta paling sulit dicari. anda akan menemui berbagai anugrah dan mujizat Tuhan. yang paling berat adalah donodriyah harta. tetapi sudah saya buktikan sendiri hingga saat ini. Saya ingin anda mengalami seperti apa yang saya alami. Anda akan mendapat kemudahan dalam meraih kesuksesan lahir dan batin. NIAT juga merupakan pandangan yang bersifat SUBYEKTIF dari kacamata diri sendiri. Sekali lagi. akan menebarkan dan sekaligus memiliki daya tarik bagi semua yang senyawa. membuat menderita. Donodriyah kata-kata. Hidup adalah pilihan. Walau donodriyah doa bisa saja sangat berpengaruh terhadap orang yang kita doakan. tetapi dicari uang. menganiaya. mau menjadi medan magnet positif.macam tararan. membuat diri kita semakin dipercaya untuk tempat singgahnya rejeki dan kemudahan. hal itu akan menjadikan “doa” yang tak terucapkan tetapi berlangsung sepanjang waktu. ditempuh tidak selalu melalui jalan yang buruk. menyiksa. 1. AKHIR KALIMAT Rangkaian “laku” di atas sebagai upaya penyatuan diri pribadi atau Jagad Kecil dengan alam semesta atau Jagad Besar. Sebab. meliputi unsur gaib dan wadag. Donodriyah harta. anda bisa merasakan dan menyaksikan sendiri perubahan yang jauh lebih baik pada diri anda sendiri. Sekarang tinggal mau pilih yang mana. hasilnya pun belum tentu baik. Lebih penting adalah KONSISTENSI Adalam perbuatan. Sebaliknya niat buruk. biasanya anda tidak merasa bersalah.

yang budiman. . khususnya yang mau mengambil hikmah di balik semua laku prihatin di atas. Semoga bermanfaat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful