KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA BUKU KESATU - ATURAN UMUM Bab I Bab II Bab III Bab V Bab

VI Bab VII Batas-batas berlakunya Aturan Pidana dalam Perundang undangan. Pidana. Hal-hal yang Menghapuskan, Mengurangi atau Memberatkan Pidana. Bab IV - Percobaan. Penyertaan Dalam Tindak Pidana. Perbarengan Tindak Pidana. Mengajukan dan Menarik Kembali Pengaduan dalam Hal Kejahatan Pengaduan. Bab VIII Hapusnya Kewenangan Menuntut Pidana dan Menjalankan Pidana. Bab IX Aturan Penutup. BAB I BATAS-BATAS BERLAKUNYA ATURAN PIDANA DALAM PERUNDANG-UNDANGAN Pasal 1 (1) (2) Suatu perbuatan tidak dapat dipidana, kecuali berdasarkan kekuatan ketentuan perundang-undangan pidana yang telah ada. Bilamana ada perubahan dalam perundang-undangan sesudah perbuatan dilakukan, maka terhadap terdakwa diterapkan ketentuan yang paling menguntungkannya. Pasal 2 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan dengan Indonesia diterapkan bagi setiap orang yang melakukan sesuatu tindak pidana di Indonesia. Pasal 3 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi setiap orang yang di luar wilayah Indonesia melakukan tindak pidana di dalam kendaraan air atau pesawat udara Indonesia. - Arti Beberapa Istilah yang kejahatan yang Hanya Dituntut atas

Dipakai dalam Kitab Undang-undang.

Pasal 4 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia diterapkan bagi setiap orang yang melakukan di luar Indonesia: 1. 2. salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104, 106, 107,108,dan 131. suatu kejahatan mengenai mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh negara atau bank, ataupun mengenai meterai yang dikeluarkan dan merek yang digunakan oleh Pemerintah Indonesia. pemalsuan surat hutang atau sertifikat hutang atas tanggungan Indonesia, atas tanggungan suatu daerah atau bagian daerah Indonesia, termasuk pula pemalsuan talon, tanda dividen atau tanda bunga, yang mengikuti surat atau sertifikat itu, dan tanda yang dikeluarkan sebagai pengganti surat tersebut, atau menggunakan surat-surat tersebut di atas, yang palsu atau dipalsukan, seolah-olah asli dan tidak dipalsui. salah satu kejahatan yang tersebut dalam pasal-pasal 438, 444 sampai dengan 446 tentang pembajakan laut dan pasal 447 tentang penyerahan kendaraan air kepada kekuasaan bajak laut dan pasal 479 huruf j tentang penguasaan pesawat udara secara melawan hukum, pasal 479 huruf I, m, n, dan o tentang kejahatan yang mengancam keselamatan penerbangan sipil. Pasal 5 1 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia ditetapkan bagi warga negara yang di luar Indonesia melakukan: 1 2 salah satu kejahatan tersebut dalam Bab I dan II Buku Kedua dan pasalpasal 160, 161, 240, 279, 450, dan 451. salah satu perbuatan yang oleh suatu ketentuan pidana dalam perundang- undangan Indonesia dipandang sebagai kejahatan, sedangkan menurut perundang- undangan negara di mana perbuatan dilakukan diancam dengan pidana.

3.

4.

2

Penuntutan perkara sebagaimana dimaksud dalam butir 2 dapat dilakukan juga jika tertuduh menjadi warga negara sesudah melakukan perbuatan. Pasal 6

Berlakunya pasal 5 ayat 1 butir 2 dibatasi sedemikian rupa sehingga tidak dijatuhkan pidana mati, jika menurut perundang-undangan negara di mana perbuatan dilakukan, terhadapnya tidak diancamkan pidana mati. Pasal 7 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi setiap pejabat yang di luar Indonesia melakukan salah satu tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam bab XXVIII Buku Kedua. Pasal 8

Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi nahkoda dan penumpang perahu Indonesia, yang di luar Indonesia, sekalipun di luar perahu, melakukan salah satu tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Bab XXIX Buku Kedua, dan Bab IX Buku Ketiga; begitu pula yang tersebut dalam peraturan mengenai surat laut dan pas kapal di Indonesia, maupun dalam Ordonansi Perkapalan. Pasal 9 Diterapkannya pasal-pasal 2-5, 7, dan 8 dibatasi oleh pengecualian-pengecualian yang diakui dalam hukum internasional.

BAB II PIDANA Pasal 10 Pidana terdiri atas: a. pidana pokok: 1 2 3 4 5 b. pidana mati. pidana penjara. pidana kurungan. pidana denda. pidana tutupan.

pidana tambahan: 1 pencabutan hak-hak tertentu. 2 3 perampasan barang-barang tertentu. pengumuman putusan hakim. Pasal 11

Pidana mati dijalankan oleh algojo di tempat gantungan dengan menjeratkan tali yang terikat di tiang gantungan pada leher terpidana kemudian menjatuhkan papan tempat terpidana berdiri. Pasal 12 1. 2. Pidana penjara ialah seumur hidup atau selama waktu tertentu. Pidana penjara selama waktu tertentu paling pendek satu hari dan paling lama lima belas tahun berturut-turut.

dan pidana penjara selama waktu tertentu.turut dalam hal kejahatan yang pidananya hakim boleh memilih antara pidana mati. Pidana penjara selama waktu tertentu boleh dijatuhkan untuk dua puluh tahun berturut. Pasal 13 4. . pidana seumur hidup. begitu juga dalam hal batas lima belas tahun dilampaui sebab tambahan pidana karena perbarengan.3. atau antara pidana penjara seumur hidup dan pidana penjara selama waktu tertentu. Para terpidana dijatuhi pidana penjara dibagi-bagi atas beberapa golongan. Pasal 14 Terpidana yang dijatuhkan pidana penjara wajib menjalankan segala pekerjaan yang dibebankan kepadanya berdasarkan ketentuan pelaksanaan pasal 29. Pidana penjara selama waktu tertentu sekali-kali tidak boleh melebihi dua puluh tahun. pengulangan atau karena ditentukan pasal 52.

yang lebih pendek daripada masa percobaannya. 504. disebabkan karena si terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan yang ditentukan dalam perintah tersebut di atas habis.Pasal 14a 1. harus mengganti segala atau sebagian kerugian yang ditimbulkan oleh tindak pidana tadi. 506. 2. kejahatan dan pelanggaran candu hanya dianggap sebagai perkara mengenai penghasilan negara. Hakim juga mempunyai kewenangan seperti di atas. Masa percobaan dimulai pada saat putusan telah menjadi tetap dan telah diberitahukan kepada terpidana menurut cara yang ditentukan dalam undangundang. jika terhadap kejahatan dan pelanggaran itu ditentukan bahwa dalam hal dijatuhkan pidana denda. kecuali dalam perkaraperkara yang mengenai penghasilan dan persewaan negara apabila menjatuhkan pidana denda. tetapi harus ternyata kepadanya bahwa pidana denda atau perampasan yang mungkin diperintahkan pula akan sangat memberatkan si terpidana. . Jika hakim tidak menentukan lain. 3. tidak diterapkan ketentuan pasal 30 a. kecuali hakim setelah menyelidiki dengan cermat berkeyakinan bahwa dapat diadakan pengawasan yang cukup untuk dipenuhinya syarat umum. 2. Dengan perintah yang dimaksud pasal 14a. Masa percobaan bagi kejahatan dan pelanggaran dalam pasal-pasal 492. dan 536 paling lama tiga tahun dan bagi pelanggaran lainnya paling lama dua tahun. 5. dan syaratsyarat khusus jika sekiranya ditetapkan. hakim dapat menetapkan syarat khusus bahwa terpidana tindak pidana .2. Apabila hakim menjatuhkan pidana paling lama satu tahun atau pidana kurungan. Perintah tidak diberikan. Masa percobaan tidak dihitung selama terpidana ditahan secara sah. bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana. Pasal 14c 1. kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain. Pasal 14b 1. atau karena si terpidana selama masa percobaan tidak memenuhi syarat khusus yang mungkin ditentukan lain dalam perintah itu. 3. tidak termasuk pidana kurungan pengganti maka dalam putusnya hakim dapat memerintahkan pula bahwa pidana tidak usah dijalani. hakim dapat menerapkan syarat khusus bahwa terpidana dalam waktu tertentu. Perintah tersebut dalam ayat 1 harus disertai hal-hal atau keadaan-keadaan yang menjadi alasan perintah itu. kecuali jika dijatuhkan pidana denda. maka perintah mengenai pidana pokok juga mengenai pidana pokok juga mengenai pidana tambahan. 4. Dalam menerapkan ayat ini. selain menetapkan syarat umum bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana. 505.

supaya memberi pertolongan atau bantuan kepada terpidana dalam memenuhi syarat-syarat khusus. hakim yang memutus perkara dalam tingkat pertama. kecuali jika sebelum masa percobaan habis. maka boleh diterapkan syarat-syarat khusus lainnya mengenai tingkah laku terpidana yang harus dipenuhi selama masa percobaan atau selama sebagian dari masa percobaan. hakim yang memutus perkara dalam tingkat pertama dapat memerintahkan supaya pidananya dijalankan. dapat mengubah syarat-syarat khusus dalam masa percobaan. diatur dengan undang-undang. atau memerintahkan supaya atas namanya diberi peringatan pada terpidana. Syarat-syarat tersebut di atas tidak boleh mengurangi kemerdekaan beragama atau kemerdekaan berpolitik terpidana. atau kepada pejabat tertentu. atau kepada pemimpin suatu rumah penampungan yang berkedudukan di situ. atau atas permintaan terpidana. 504. Aturan-aturan lebih lanjut mengenai pengawasan dan bantuan tadi serta mengenai penunjukan lembaga dan pemimpin rumah penampungan yang dapat diserahi dengan bantuan itu. ialah pejabat yang berwenang menyuruh menjalankan putusan. paling banyak dengan separuh dari waktu yang paling lama dapat diterapkan untuk masa percobaan. Apabila hakim menjatuhkan pidana penjara lebih dari tiga bulan atau pidana kurungan atas salah satu pelanggaran berdasarkan pasal-pasal 492. Setelah masa percobaan habis. ataupun jika terpidana sebelum masa percobaan habis dijatuhi pemidanaan yang menjadi tetap. supaya memberi bantuan kepada terpidana dan juga boleh memperpanjang masa percobaan satu kali. terpidana dituntut karena melakukan tindak pidana di dalam masa percobaan dan penuntutan itu 2 3 2 . hakim dapat perintah boleh mewajibkan lembaga yang berbentuk badan hukum dan berkedudukan di Indonesia. dan 536. Pasal 14f 1 Tanpa mengurangi ketentuan pasal di atas. atau jika salah satu syarat lainnya tidak dipenuhi. maka atas usul pejabat tersebut dalam pasal 14d ayat 1. hakim harus menentukan juga cara bagaimana memberikan peringatan itu. karena melakukan tindak pidana selama masa percobaan mulai berlaku. perintah supaya pidana dijalankan tidak dapat diberikan lagi. 3. jika kemidian ada perintah untuk menjalankan putusan. Jika ada alasan. Pasal 14d 1 Yang diserahi mengawasi supaya syarat-syarat dipenuhi. 505. 506. Hakim juga boleh memerintahkan orang lain daripada orang yang diperintahkan semula. Pasal 14e Atas usul pejabat dalam pasal ayat 1.2. selama masa percobaan. Ketika memberi peringatan. yaitu jika terpidana selama masa percobaan melakukan tindak pidana dan karenanya ada pemidanaan yang menjadi tetap.

maka ia dapat dikenakan pelepasan bersyarat. Pasal 15 1. Yang diserahi mengawasi supaya segala syarat dipenuhi ialah pejabat tersebut dalam pasal 14d ayat 1. Pasal 15b 1.kemudian berakhir dengan pemidanaan yang menjadi tetap. Dalam hal itu. Selain itu. Jika orang yang diberi pelepasan bersyarat selama masa percobaan melakukan hal-hal yang melanggar syarat-syarat tersebut dalam surat pasnya. 3. 2. dalam waktu dua bulan setelah pemidanaan menjadi tetap. Waktu selama terpidana dilepaskan bersyarat sampai menjalani pidana lagi. Jika terpidana telah menjalani dua pertiga dari lamanya pidana penjara yang dijatuhkan kepadanya. Pasal 15a 1. Menteri Kehakiman dapat menghentikan pelepasan bersyarat tersebut untuk sementara waktu. Jika terpidana harus menjalani beberapa pidana berturut-turut. maka orang itu diberi surat pas baru. 6. asal saja tidak mengurangi kemerdekaan beragama dan kemerdekaan berpolitik. pidana itu dianggap sebagai satu pidana. hakim masih boleh memerintahkan supaya pidananya dijalankan. juga boleh ditambahkan syarat-syarat khusus mengenai kelakuan terpidana. Selama masa percobaan. maka pelepasan bersyarat dapat dicabut. 5. ditentukan pula suatu masa percobaan. ditambah satu tahun. Agar supaya syarat-syarat dipenuhi. . serta ditetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi selama masa percobaan. sekurang-kurangnya harus sembilan bulan. begitu juga dapat diadakan pengawasan khusus. tidak termasuk waktu pidananya. Jika terpidana ada dalam tahanan yang sah.mata harus bertujuan memberi bantuan kepada terpidana. dapat diadakan pengawasan khusus yang semata. karena melakukan tindak pidana tadi. Jika hal-hal yang tersebut dalam ayat di atas dijalankan. syarat-syarat dapat diubah atau di hapus atau dapat diadakan syarat-syarat khusus baru. 2. 4. 2. Pelepasan bersyarat diberikan dengan syarat umum bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana dan perbuatan lain yang tidak baik. Masa percobaan itu lamanya sama dengan sisa waktu pidana penjara yang belum dijalani. Ketika memberikan pelepasan bersyarat. 3. Orang yang mendapat pelepasan bersyarat diberi surat pas yang memuat syarat-syarat yang harus dipenuhinya. Pengawasan khusus itu dapat diserahkan kepada orang lain daripada orang yang semula diserahi. maka waktu itu tidak termasuk masa percobaan. Jika ada sangkaan keras bahwa hal-hal di atas dilakukan.

Sebelum menentukan. 3. harus ditanya dahulu pendapat Dewan Reklasering Pusat. Jika ada pidana yang disebabkan karena perbarengan atau pengulangan atau karena ketentuan pasal 52. kecuali jika sebelum waktu tiga bulan lewat.undang. Pidana kurungan paling sedikit satu hari dan paling lama satu tahun. 15a. 4. Ia diserahi pekerjaan yang lebih ringan daripada orang yang dijatuhi pidana . Ketentuan pelepasan bersyarat ditetapkan oleh Menteri Kehakiman atas usul atau setelah mendapat kabar dari pengurus penjara tempat terpidana. dan setelah mendapat keterangan dari jaksa tempat asal terpidana. Pasal 18 1. orang yang dilepaskan bersyarat orang yang dilepaskan bersyarat dapat ditahan guna menjaga ketertiban umum. 2. 2. pidana kurungan dapat ditambah menjadi satu tahun empat bulan. begitu juga hal-hal yang tersebut dalam pasal 15a ayat 5. dan tuntutan berakhir dengan putusan pidana yang menjadi tetap. Sebelum memutus. harus ditanya dahulu pendapat Dewan Reklasering Pusat. pelepasan bersyarat tidak dapat dicabut kembali. Pidana kurungan sekali-kali tidak boleh lebih dari satu tahun empat bulan. maka orang itu dianggap meneruskan menjalani pidananya mulai dari tahanan. Pasal 16 1. 2. Orang yang dijatuhi pidana kurungan wajib menjalankan pekerjaan yang dibebankan kepadanya. jika ada sangkaan yang beralasan bahwa orang itu selama masa percobaan telah berbuat hal-hal yang melanggar syarat-syarat tersebut dalam surat pasnya. dan 16 diatur dengan undang. ditetapkan oleh Menteri Kehakiman atas usul atau setelah mendapat kabar dari jaksa tempat asal terpidana. Pasal 17 Contoh surat pas dan peraturan pelaksanaan pasal-pasal 15. 3.3. Selama pelepasan masih dapat dicabut. Ketentuan mencabut pelepasan bersyarat. Waktu penahanan paling lama enam puluh hari. Jaksa harus segera memberitahukan penahanan itu kepada Menteri Kehakiman. Pasal 19 1. Jika tiga bulan setelah masa percobaan habis. Jika penahanan disusul dengan penghentian untuk sementara waktu atau pencabutan pelepasan bersyarat. yang tugasnya diatur oleh Menteri Kehakiman. Pelepasan bersyarat masih dapat dicabut dalam waktu tiga bulan bersyarat masih dapat dicabut dalam waktu tiga bulan setelah putusan menjadi tetap berdasarkan pertimbangan bahwa terpidana melakukan tindak pidana selama masa percobaan. terpidana dituntut karena melakukan tindak pidana pada masa percobaan. maka atas perintah jaksa tempat di mana dia berada. sesuai dengan aturan-aturan pelaksanaan pasal 29.

atau kedua-duanya. Pasal 21 Pidana kurungan harus dijalani dalam daerah di mana si terpidana berdiam ketika putusan hakim dijalankan. Hakim yang menjatuhkan pidana penjara atau pidana kurungan paling lama satu bulan. 2. Jika terpidana yang mendapat kebebasan itu mendapat kebebasan itu tidak datang pada waktu dan tempat yang telah ditentukan untuk menjalani pekerjaan yang dibebankan kepadanya. boleh menetapkan bahwa jaksa dapat mengizinkan terpidana bergerak dengan bebas di luar penjara sehabis waktu kerja. 3. 3. maka ia harus menjalani pidananya seperti biasa kecuali kalau tidak datangnya itu bukan karena kehendak sendiri. Pasal 25 Yang tidak boleh diserahi pekerjaan di luar tembok tempat tersebut ialah: 1. tidak berubah sifatnya oleh karena itu. Orang-orang yang di jatuhi pidana penjara seumur hidup. Pasal 23 Orang yang dijatuhi pidana kurungan. segera sehabis pidana habis hilang kemerdekaan itu selesai. kecuali kalau Menteri Kehakiman atas permintaannya terpidana membolehkan menjalani pidananya di daerah lain. Pasal 20 1. dengan biaya sendiri boleh sekedar meringankan nasibnya menurut aturan-aturan yang akan ditetapkan dengan undang-undang. Pidana kurungan karena sebab di atas dijalani di tempat yang khusus untuk menjalani pidana penjara. Para wanita. Ketentuan dalam ayat 1 tidak diterapkan kepada terpidana karena terpidana jika pada waktu melakukan tindak pidana belum ada dua tahun sejak ia habis menjalani pidana penjara atau pidana kurungan. kalau diminta. boleh menjalani kurungan di tempat itu juga. 2. 2. atau pidana kurungan. Orang-orang yang menurut pemeriksaan dokter tidak boleh menjalankan . atau jika tidak punya tempat kediaman. Terpidana yang sedang menjalani pidana hilang kemerdekaan di suatu tempat yang digunakan untuk menjalani pidana penjara. Pasal 24 Orang yang dijatuhi pidana penjara atau pidana kurungan boleh diwajibkan bekerja di dalam atau di luar tembok tempat orang-orang terpidana. Pasal 22 1.penjara. di dalam daerah di mana ia berada.

semuanya itu diatur dengan undangundang sesuai dengan kitab undang. Jika perlu. 4. Pasal 29 1. pidana kurungan. 2. begitu juga hal mengatur dan mengurus tempat-tempat itu.undang sesuai dengan kitab undangundang ini. ia diganti dengan pidana kurungan. Pidana denda paling sedikit tiga rupiah tujuh puluh lima sen. Menteri Kehakiman menetapkan aturan rumah tangga untuk tempat-tempat orang terpidana.duanya. tidak boleh dengan pecahan. Lamanya pidana kurungan pengganti paling sedikit satu hari dan paling lama enam bulan. 2. dan tahun. lamanya pidana kurungan pengganti ditetapkan demikian. jika pidana dendanya tujuh rupiah lima puluh dua sen atau kurungan. Jika pidana denda tidak dibayar. Pasal 27 Lamanya pidana penjara untuk waktu tertentu dan pidana kurungan dalam putusan hakim dinyatakan dengan hari. Hal menunjuk tempat untuk menjalani pidana penjara. Dalam putusan hakim. Pasal 30 1. hal mengatur pemberian pengajaran. dan pakaian. Jika ada pemberatan pidana denda disebabkan karena perbarengan atau pengulangan. hakim menimbang ada alasan. hal membedakan orang terpidana dalam golongan-golongan. maka pidana kurungan pengganti paling lama delapan bulan. minggu. maka dalam putusan ditentukan bahwa terpidana tidak boleh diwajibkan bekerja di luar tembok tempat orang-orang terpidana. penyelenggaraan ibadat. jika lebih dari lima rupiah lima puluh sen. Pasal 28 Pidana penjara dan pidana kurungan dapat dilaksanakan di satu tempat asal saja terpisah. hal makanan. atau kedua. 6. Pidana kurungan pengganti sekali-kali tidak boleh lebih dari delapan bulan. 3. Pasal 26 Jikalau mengingat keadaan diri atau masyarakat terpidana. hal tempat untuk tidur. 5. bulan. di hitung satu hari. tiaptiap tujuh rupiah lima puluh sen di hitung paling banyak satu hari demikian pula sisanya yang tidak cukup tujuh rupiah lima puluh sen. . hal tata tertib. atau karena ketentuan pasal 52.pekerjaan demikian.

baik sebelum maupun sesudah mulai menjalani pidana kurungan yang seimbang dengan bagian yang dibayarnya. dan bagi terpidana lainnya pada hari ketika putusan hakim mulai dijalankan. Pasal 34 Jika terpidana selama menjalani pidana melarikan diri. Ketentuan pasal ini berlaku juga dalam hal terdakwa oleh sebab dituntut bareng karena melakukan beberapa tindak pidana. dan kemudian putusan itu bagi kedua pidana tadi menjadi tetap pada waktu yang sama. Jika dalam putusan hakim dijatuhkan pidana penjara dan pidana kurungan atas beberapa perbuatan pidana. Waktu selama seorang terdakwa dalam tahanan sementara yang tidak berdasarkan surat perintah. Pasal 32 1. maka waktu selama di 2. dan kemudian dia sendiri atau orang lain dengan persetujuannya mengajukan permohonan ampun. Pasal 33a Jika orang yang ditahan sementara di jatuhi pidana penjara atau pidana kurungan. 3. pada hari ketika putusan hakim menjadi tetap. 3.Pasal 31 1. dengan mengingat keadaan perkaranya. 2. kemudian dipidana karena perbuatan lain daripada yang didakwakan kepadanya waktu ditahan sementara. waktu mulai permohonan diajukan hingga ada putusan Presiden. kecuali jika pemotongan itu dinyatakan khusus dalam putusan hakim. tidak dihitung sebagai waktu menjalani pidana. dan pidana kurungan mulai berlaku setelah pidana penjara habis. Pidana penjara dan pidana kurungan mulai berlaku bagi terpidana yang sudah di dalam tahanan sementara. Pasal 33 1. Hakim dalam putusannya boleh menentukan bahwa waktu terpidana ada dalam tahanan sementara sebelum putusan menjadi tetap. maka pidana penjara mulai berlaku pada saat ketika putusan hakim menjadi tetap. seluruhnya atau sebagian di potong dari pidana penjara selama waktu tertentu dari pidana kurungan atau dari pidana denda yang dijatuhkan kepadanya. . Pembayaran sebagian dari pidana denda. sedangkan terpidana sudah ada dalam tahanan sementara karena kedua atau salah satu perbuatan pidana itu. menentukan bahwa waktu itu seluruhnya atau sebagian dihitung sebagai waktu menjalani pidana. dalam hal pidana denda dengan memakai ukuran menurut pasal 31 ayat 3. 4. Ia selalu berwenang membebaskan dirinya dari pidana kurungan pengganti dengan membayar dendanya. Terpidana dapat menjalani pidana kurungan pengganti tanpa menunggu batas waktu pembayaran denda. kecuali jika Presiden. tidak dipotong dari pidananya.

jika dalam aturan. XV. atau dalam aturan umum lainnya ialah: 1 2 3 4 hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan yang tertentu. orang tua atau wali terhadap anak yang belum dewasa yang ada di bawah kekuasaannya. Pasal 37 1 Kekuasaan bapak. hak menjadi wali. wali pengawas. XIX. menjalankan perwalian atau 5 6 2 hak menjalankan mata pencarian tertentu. Pasal 38 1 Jika dilakukan pencabutan hak. bapak. yang tersebut dalam bab XIII. baik atas anak sendiri maupun atas orang lain. hak memasuki Angkatan Bersenjata. hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. 2 Pencabutan tersebut dalam ayat 1 tidak boleh dilakukan oleh hakim pidana terhadap orang-orang yang baginya diterapkan undang-undang hukum perdata tentang pencabutan kekuasaan orang tua. hakim menentukan lamanya pencabutan . XVIII.luar tempat menjalani pidana tidak dihitung sebagai waktu menjalani pidana. kekuasaan wali. dan pengampu pengawas. hak menjalankan kekuasaan pengampuan atas anak sendiri. Pasal 36 Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu dan hak memasuki Angkatan Bersenjata. pengampu. kecuali dalam hal yang diterangkan dalam Buku Kedua. kesempatan atau sarana yang diberikan pada terpidana karena jabatannya. atas orang yang bukan anak sendiri. dapat di cabut dalam hal pemidanaan karena kejahatan jabatan atau kejahatan yang melanggar kewajiban khusus sesuatu jabatan. XIV. dapat dicabut dalam hal pemidanaan: 1 2 orang tua atau wali yang dengan sengaja melakukan kejahatan bersamasama dengan anak yang belum dewasa yang ada di bawah kekuasaannya. pengampu atau pengampu pengawas. Pasal 35 1 Hak-hak terpidana yang dengan putusan hakim dapat dicabut dalam hal-hal yang ditentukan dalam kitab undang-undang ini. atau karena memakai kekuasaan.aturan khusus di tentukan penguasa lain untuk pemecatan itu. Hakim tidak berwenang memecat seorang pejabat dari jabatannya. dan XX Buku Kedua. wali pengawas. hak menjadi penasihat hukum atau pengurus atas penetapan pengadilan. kekuasaan wali dan kekuasaan pengampu. melakukan kejahatan.

Perampasan dapat dilakukan terhadap orang yang bersalah yang diserahkan kepada pemerintah. tidak di bayar. maka hakim dapat menjatuhkan pidana perampasan atas barang-barang itu.sebagai berikut: 1 dalam hal pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. dapat dirampas. Dalam hal pemidanaan karena kejahatan yang tidak dilakukan dengan sengaja atau karena pelanggaran. 3 2 Pencabutan hak mulai berlaku pada hari putusan hakim dapat dijalankan. Barang-barang kepunyaan terpidana yang diperoleh dari kejahatan atau yang sengaja dipergunakan untuk melakukan kejahatan. dalam hal pidana denda. Pidana kurungan pengganti ini paling sedikit satu hari dan paling lama enam bulan. 4. dapat juga dijatuhkan putusan perampasan berdasarkan hal-hal yang ditentukan dalam undang-undang. tiap-tiap tujuh rupiah lima puluh sen dihitung paling banyak satu hari. jika lebih dari tujuh rupiah lima puluh sen. lamanya pencabutan seumur hidup. Jika barang-barang yang dirampas diserahkan. juga dalam hal yang bersalah diserahkan kembali kepada orang tuanya. apabila barang-barang itu tidak diserahkan. Lamanya pidana kurungan pengganti ini dalam putusan hakim ditentukan sebagai berikut: tujuh rupiah lima puluh sen atau kurang di hitung satu hari. mengeluarkan. atau aturanaturan mengenai larangan memasukkan. pidana kurungan pengganti ini 2. lamanya pencabutan paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun lebih lama dari pidana pokoknya. memasukkan atau mengangkut barang-barang dengan melanggar aturan-aturan mengenai pengawasan pelayaran di bagian. 3. . Pasal 41 1.bagian Indonesia yang tertentu. diganti menjadi pidana kurungan. Pasal 40 Jika seorang di bawah umur enam belas tahun mempunyai. 2 dalam hal pidana penjara untuk waktu tertentu atau pidana kurungan. 3. 2. Pasal 39 1. Perampasan atas barang-barang yang disita sebelumnya. 5. tetapi hanya atas barang-barang yang telah disita. Pasal 31 diterapkan bagi pidana kurungan pengganti ini. dan meneruskan pengangkutan barang-barang. atau harganya menurut taksiran dalam putusan hakim. demikian pula sisanya yang tidak cukup tujuh rupiah lima puluh sen. lamanya pencabutan paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun. walinya atau pemeliharanya tanpa pidana apapun.

dan 540 serta belum lewat dua tahun sejak dinyatakan bersalah karena melakukan kejahatan atau salah satu pelanggaran tersebut di atas. 532. walinya atau pemeliharanya. atau menjatuhkan pidana kepada yang bersalah. Pasal 46 1. Jika hakim memerintahkan supaya yang bersalah diserahkan kepada pemerintah. jika perbuatan merupakan kejahatan atau salah satu pelanggaran berdasarkan pasalpasal 489. dan putusannya telah menjadi tetap. Jika ternyata perbuatan itu tidak dapat dipertanggungkan kepada pelakunya karena pertumbuhan jiwanya cacat atau terganggu karena penyakit. paling lama satu tahun sebagai waktu percobaan. hakim dapat menentukan: memerintahkan supaya yang bersalah dikembalikan kepada orang tuanya. 517 . 490. dan segala pendapatan dari pidana denda dan perampasan menjadi milik negara. dan Pengadilan Negeri. 514. 503 . maka hakim dapat memerintahkan supaya orang itu dimasukkan ke rumah sakit jiwa. Barang siapa melakukan perbuatan yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena jiwanya cacat dalam pertumbuhan atau terganggu karena penyakit. MENGURANGI ATAU MEMBERATKAN PIDANA Pasal 44 1. atau memerintahkan supaya yang bersalah diserahkan kepada pemerintah tanpa pidana apa pun. 526. 536.juga di hapus. Pengadilan Tinggi. Pasal 45 Dalam hal penuntutan pidana terhadap orang yang belum dewasa karena melakukan suatu perbuatan sebelum umur enam belas tahun. 2. 3. Ketentuan dalam ayat 2 hanya berlaku bagi Mahkamah Agung. . tidak dipidana. maka ia dimasukkan dalam rumah pendidikan negara supaya menerima pendidikan dari pemerintah atau di kemudian hari dengan cara lain. 492. BAB III HAL-HAL YANG MENGHAPUSKAN.519. 531.505. 496. maka ia harus menetapkan pula bagaimana cara melaksanakan perintah itu atas biaya terpidana. tanpa pidana apa pun. Pasal 43 Apabila hakim memerintahkan supaya putusan diumumkan berdasarkan kitab undang-undang ini atau aturan-aturan umum lainnya. 497. Pasal 42 Segala biaya untuk pidana penjara dan pidana kurungan dipikul oleh negara.

dalam kedua hal di atas. karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat pada saat itu yang melawan hukum. 2. Pasal 50 Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan undang-undang. tidak dipidana. dengan cara lain. 2. 3. atas tanggungan pemerintah. dengan itikad baik mengira bahwa perintah diberikan dengan wewenang dan pelaksanaannya termasuk dalam lingkungan pekerjaannya. atau di kemudian hari. Pasal 51 1. kecuali jika yang diperintah. Pidana tambahan dalam pasal 10 butir b. nomor 1 dan 3. Aturan untuk melaksanakan ayat 1 pasal ini ditetapkan dengan undangundang. tidak dipidana. 2. Pasal 49 1. . tidak dipidana.atau diserahkan kepada seorang tertentu yang bertempat tinggal di Indonesia atau kepada sesuatu badan hukum. paling lama sampai orang yang bersalah itu mencapai umur delapan belas tahun. tidak dipidana. Pasal 48 Barang siapa melakukan perbuatan karena pengaruh daya paksa. tidak menyebabkan hapusnya pidana. yayasan atau lembaga amal yang berkedudukan di Indonesia untuk menyelenggarakan pendidikannya. Perintah jabatan tanpa wewenang. maka maksimum pidana pokok terhadap tindak pidananya dikurangi sepertiga. Tidak dipidana. Jika hakim menjatuhkan pidana. barang siapa melakukan perbuatan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. tidak dapat diterapkan. yang langsung disebabkan oleh keguncangan jiwa yang hebat karena serangan atau ancaman serangan itu. 2. Pembelaan terpaksa yang melampaui batas. kehormatan kesusilaan atau harta benda sendiri maupun orang lain. Pasal 47 1. Jika perbuatan itu merupakan kejahatan yang diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan perintah jabatan yang diberikan oleh penguasa yang berwenang. maka dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Pasal 52a Bilamana pada waktu melakukan kejahatan digunakan bendera kebangsaan Republik Indonesia. Pidana tambahan bagi percobaan sama dengan kejahatan selesai. dan yang turut serta melakukan perbuatan. BAB IV PERCOBAAN Pasal 53 1. Mencoba melakukan kejahatan dipidana. 3. ancaman atau penyesatan. sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan. 2. yang menyuruh melakukan. bukan semata-mata disebabkan karena kehendaknya sendiri. kesempatan atau sarana yang diberikan kepadanya karena jabatannya. pidana untuk kejahatan tersebut ditambah sepertiga. hanya perbuatan yang sengaja dianjurkan sajalah yang . 4. sarana atau keterangan. pidananya dapat ditambah sepertiga. BAB V PENYERTAAN DALAM TINDAK PIDANA Pasal 55 1 Dipidana sebagai pelaku tindak pidana: 1 2 mereka yang melakukan. dan tidak selesainya pelaksanaan itu. Maksimum pidana pokok terhadap kejahatan.Pasal 52 Bilamana seorang pejabat karena melakukan perbuatan pidana melanggar suatu kewajiban khusus dari jabatannya. Jika kejahatan diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. Pasal 54 Mencoba melakukan pelanggaran tidak dipidana. atau dengan memberi kesempatan. dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan kekerasan. atau pada waktu melakukan perbuatan pidana memakai kekuasaan. dalam hal percobaan dikurangi sepertiga. jika niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan. mereka yang dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat. 2 Terhadap penganjur.

diperhitungkan. beserta akibat-akibatnya. Pasal 56 .

Pasal 62 1. anggota. Pasal 58 Dalam menggunakan aturan-aturan pidana. 2. mengurangi atau memberatkan pengenaan pidana. Pidana tambahan bagi pembantuan sama dengan kejahatannya sendiri. Pasal 61 1. tidak dapat dituntut atau sudah menetap di luar Indonesia. atau setelah dimulai penuntutan. penertiban selaku demikian tidak dituntut apabila dalam barang cetakkan disebut nama dan tempat tinggalnya. dikurangi sepertiga. Jika kejahatan diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. pencetaknya selaku demikian tidak dituntut apabila dalam barang cetakkan disebut nama dan 2. dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. sedangkan pembuatnya dikenal. anggota badan pengurus atau komisaris yang ternyata tidak ikut campur melakukan pelanggaran tidak dipidana. pada waktu ditegur pertama kali lalu diberitahukan kepada penerbit. Pasal 57 1. yang diperhitungkan hanya perbuatan yang sengaja dipermudah atau diperlancar olehnya. Dalam hal pembantuan. 3. 4. maksimum pidana pokok terhadap kejahatan.Dipidana sebagai pembantu kejahatan: 1. sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan.anggota badan pengurus atau komisaris-komisaris. . Mengenai kejahatan yang dilakukan dengan percetakan. Pasal 60 Membantu melakukan pelanggaran tidak dipidana. Dalam menentukan pidana bagi pembantu. Aturan ini tidak berlaku jika pelaku pada saat barang cetakkan terbit. maka pengurus. Mengenai kejahatan yang dilakukan dengan percetakan. Pasal 59 Dalam hal-hal di mana karena pelanggaran ditentukan pidana terhadap pengurus. mereka yang sengaja memberi kesempatan. beserta akibatakibatnya. yang menghapuskan. hanya diperhitungkan terhadap pembuat atau pembantu yang bersangkutan itu sendiri. keadaan-keadaan pribadi seseorang. mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan. 2.

maka hanya yang khusus itulah yang diterapkan. Aturan ini tidak berlaku. 2. atau setelah dimulai penuntutan. sedangkan orang yang menyuruh mencetak dikenal. maka hanya diterapkan satu aturan pidana. Maksimum pidana yang dijatuhkan ialah jumlah maksimum pidana yang diancam terhadap perbuatan itu. . 2. Pasal 64 1. maka dijatuhkan hanya satu pidana. dan 406. Jika suatu perbuatan masuk dalam lebih dari satu aturan pidana. 372.tempat tinggalnya. tetapi boleh lebih dari maksimum pidana yang terberat ditambah sepertiga. jika berbeda-beda. jika orang yang menyuruh mencetak pada saat barang cetakkan terbit. maka yang dikenakan hanya salah satu di antara aturan-aturan itu. maka ia dikenakan aturan pidana tersebut dalam pasal 362. Jika antara beberapa perbuatan. sebagai perbuatan berlanjut dan nilai kerugian yang ditimbulkan jumlahnya melebihi dari tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Akan tetapi. pada waktu ditegur pertama kali lalu diberitahukan oleh pencetak. Demikian pula hanya dikenakan satu aturan pidana. tidak dapat dituntut sudah menetap di luar Indonesia. 2. Pasal 65 1. yang dikenakan yang memuat ancaman pidana pokok yang paling berat. Jika suatu perbuatan masuk dalam suatu aturan pidana yang umum. yang diterapkan yang memuat ancaman pidana pokok yang paling berat. meskipun masing-masing merupakan kejahatan atau pelanggaran. 378. yang diancam dengan pidana pokok yang sejenis. ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut. dan menggunakan barang yang dipalsu atau yang dirusak itu. diatur pula dalam aturan pidana yang khusus. 379. jika orang dinyatakan bersalah melakukan pemalsuan atau perusakan mata uang. BAB VI PERBARENGAN TINDAK PIDANA Pasal 63 1. Dalam hal perbarengan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan. jika orang yang melakukan kejahatan-kejahatan tersebut dalam pasal-pasal 364. 3. dan 407 ayat 1. 373. 2. jika berbeda-beda.

Jika ada perbarengan seperti yang dimaksudkan dalam pasal 65 dan 66. Perbandingan beratnya pidana-pidana pokok yang sejenis ditentukan menurut maksimumnya masing-masing. pidana-pidana perampasan barang-barang tertentu. Pidana denda adalah hal itu dihitung menurut lamanya maksimum pidana kurungan pengganti yang ditentukan untuk perbuatan itu. begitu pula halnya dengan pidana kurungan pengganti karena barang-barang tidak diserahkan. Jika hakim memilih antara beberapa pidana pokok. di samping itu tidak boleh dijatuhkan pidana lain lagi kecuali pencabutan hak-hak tertentu. Pasal 67 Jika orang dijatuhi pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. maka dalam perbandingan hanya terberatlah yang dipakai. dijatuhkan sendiri-sendiri tanpa dikurangi. Jika pidana pokok hanya pidana denda saja. 4. tetapi jumlahnya tidak boleh melebihi maksimum pidana yang terberat ditambah sepertiga. 2. 2 pidana kurungan-kurungan delapan bulan. Perbandingan lamanya pidana-pidana pokok yang sejenis ditentukan menurut maksimumnya masing-masing. pidana-pidana pencabutan hak yang sama dijadikan satu. Pasal 69 1. pengganti jumlahnya tidak boleh melebihi 2. tentang pidana tambahan berlaku aturan sebagai berikut: 1. maka lamanya pencabutan hak paling sedikit dua tahun dan paling lama lima tahun. maka dijatuhkan pidana atas tiap-tiap kejahatan. pidana-pidana pencabutan hak yang berlainan dijatuhkan sendiri-sendiri tanpa dikurangi. Pasal 68 1 Berdasarkan hal-hal dalam pasal 65 dan 66. 2. 3. Perbandingan beratnya pidana pokok yang tidak sejenis ditentukan menurut urut-urutan dalam pasal 10.Pasal 66 1. 3. baik . Pasal 70 1. yang diancam dengan pidana pokok yang tidak sejenis. yang lamanya paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun melebihi pidana pokok atau pidana-pidana pokok yang dijatuhkan. Dalam hal perbarengan beberapa perbuatan yang masing-masing harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan. dan pengumuman putusan hakim.

352. atau selama ia berada di bawah pengampuan yang disebabkan oleh hal lain daripada keborosan. dan 70. Pasal 71 Jika seseorang telah dijatuhi pidana. BAB VII MENGAJUKAN DAN MENARIK KEMBALI PENGADUAN DALAM HAL KEJAHATAN-KEJAHATAN YANG HANYA DITUNTUT ATAS PENGADUAN Pasal 72 1. 373. sedangkan jumlah lamanya pidana kurungan pengganti. Jika tidak ada wakil. maka wakilnya yang sah dalam perkara perdata yang berhak mengadu. dan orang itu umurnya belum cukup enam belas tahun dan lagi belum dewasa. 364.perbarengan pelanggaran dengan kejahatan. atas pengaduan seorang keluarga sedarah dalam garis menyimpang sampai derajat ketiga. kemudian dinyatakan bersalah lagi karena melakukan kejahatan atau pelanggaran lain sebelum ada putusan pidana itu. dan 482 dianggap sebagai pelanggaran. atau majelis yang menjadi wali pengawas atau pengampu pengawas. Selama orang yang terkena kejahatan yang hanya boleh dituntut atas pengaduan. dengan pengertian jika dijatuhkan pidana-pidana penjara atas kejahatan-kejahatan itu. jumlah lamanya pidana kurungan dan pidana kurungan pengganti paling banyak satu tahun empat bulan. jumlah paling banyak delapan bulan. atau jika itu tidak ada. Pasal 70 bis Ketika menerapkan pasal-pasal 65. paling banyak delapan bulan. Mengenai pelanggaran. kejahatan-kejahatan berdasarkan pasal-pasal 302 ayat 1. maka pidana yang dahulu diperhitungkan pada pidana yang akan dijatuhkan dengan menggunakan aturan-aturan dalam bab ini mengenai hal perkara-perkara diadili pada saat yang sama. maka untuk tiap-tiap pelanggaran dijatuhkan pidana sendirisendiri tanpa dikurangi. 66. atau wakil itu sendiri yang harus diadukan. maupun pelanggaran dengan pelanggaran.379. Pasal 73 2. juga mungkin atas pengaduan istrinya atau seorang keluarga sedarah dalam garis lurus. . 2. maka penuntutan dilakukan atas pengaduan wali pengawas atau pengampu pengawas.

berhak menarik kembali dalam waktu tiga bulan setelah pengaduan diajukan. termasuk juga hakim pengadilan swapraja dan adat. penuntutan dilakukan atas pengaduan orang tuanya. tidak boleh diadakan penuntutan dalam hal: 1 2 putusan berupa pembebasan dari tuduhan atau lepas dari tuntutan hukum. Pasal 77 Kewenangan menuntut pidana hapus. MENJALANKAN 2. anaknya. Pasal 75 Orang yang mengajukan pengaduan. orang tidak boleh dituntut dua kali karena perbuatan yang oleh hakim Indonesia terhadap dirinya telah diadili dengan putusan yang menjadi tetap. jika bertempat tinggal di Indonesia. Pengaduan hanya boleh diajukan dalam waktu enam bulan sejak orang yang berhak mengadu mengetahui adanya kejahatan. BAB VIII HAPUSNYA KEWENANGAN MENUNTUT PIDANA DAN PIDANA Pasal 76 1 Kecuali dalam hal putusan hakim masih mungkin diulangi. putusan berupa pemidanaan dan telah dijalani seluruhnya atau telah diberi ampun atau wewenang untuk menjalankannya telah hapus karena daluwarsa. di tempattempat yang mempunyai pengadilan-pengadilan tersebut. Jika putusan yang menjadi tetap itu berasal dari hakim lain. 2 . atau suaminya (istrinya) yang masih hidup kecuali kalau ternyata bahwa yang meninggal tidak menghendaki penuntutan. Pasal 74 1. jika tertuduh meninggal dunia. maka terhadap orang itu dan karena tindak pidana itu pula. Jika yang terkena kejahatan berhak mengadu pada saat tenggang waktu tersebut dalam ayat 1 belum habis. atau dalam waktu sembilan bulan jika bertempat tinggal di luar Indonesia. pengaduan masih boleh diajukan hanya selama sisa yang masih kurang pada tenggang waktu tersebut.Jika yang terkena kejahatan meninggal di dalam tenggang waktu yang ditentukan dalam pasal berikut maka tanpa memperpanjang tenggang itu. maka setelah saat itu. Dalam artian hakim Indonesia.

masing-masing tenggang daluwarsa di atas dikurangi menjadi sepertiga. sesudah dua belas tahun. sesudah enam tahun. dimulai tenggang daluwarsa baru. Kewenangan menuntut pelanggaran yang diancam dengan pidana denda saja 3. dipindah ke kantor tersebut. mengenai kejahatan dalam pasal-pasal 328. kecuali dalam hal.Pasal 78 1 Kewenangan menuntut pidana hapus karena daluwarsa: 1 2 mengenai semua pelanggaran dan kejahatan yang dilakukan dengan percetakan sesudah satu tahun.hal berikut: 1. Pasal 82 1. Sesudah dihentikan. tenggang dimulai pada hari sesudah daftar-daftar yang memuat pelanggaranpelanggaran itu. tenggang mulai berlaku pada hari sesudah barang yang dipalsu atau mata uang yang dirusak digunakan. atau telah diberitahukan kepadanya menurut cara yang ditentukan dalam aturan-aturan umum. mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana penjara lebih dari tiga tahun. 2. dan 333. Pasal 81 Penundaan penuntutan pidana berhubung dengan adanya perselisihan prayudisial. menurut aturan-aturan umum yang menentukan bahwa register-register catatan sipil harus dipindah ke kantor panitera suatu pengadilan. menunda daluwarsa. atau pidana penjara paling lama tiga tahun. Tiap-tiap tindakan penuntutan menghentikan daluwarsa. 329. mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana denda. mengenai pelanggaran dalam pasal 556 sampai dengan pasal 558a. 3 4 2 Bagi orang yang pada saat melakukan perbuatan umurnya belum delapan belas tahun. pidana kurungan. sesudah delapan belas tahun. 330. mengenai pemalsuan atau perusakan mata uang. Pasal 79 Tenggang daluwarsa mulai berlaku pada hari sesudah perbuatan dilakukan. Pasal 80 1. asal tindakan itu diketahui oleh orang yang dituntut. . tenggang dimulai pada hari sesudah orang yang langsung terkena oleh kejahatan dibebaskan atau meninggal dunia. 2. mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

dan juga selama terpidana dirampas kemerdekaannya. mengenai kejahatan yang dilakukan dengan sarana percetakan lamanya lima tahun. Dalam hal-hal pidana diperberat karena pengulangan. Jika suatu pelepasan bersyarat dicabut. maka pada esok harinya setelah pencabutan. 3. Bagaimanapun juga. ditambah sepertiga. pemberatan itu tetap berlaku sekalipun kewenangan menuntut pidana terhadap pelanggaran yang dilakukan lebih dahulu telah hapus berdasarkan ayat 1 dan ayat 2 pasal ini. Tenggang daluwarsa mengenai semua pelanggaran lamanya dua tahun.menjadi hapus. Ketentuan-ketentuan dalam pasal ini tidak berlaku bagi orang yang belum dewasa. 2. Pasal 83 Kewenangan menjalankan pidana hapus jika terpidana meninggal dunia. yang pada saat melakukan perbuatan belum berumur enam belas tahun. kalau dengan suka rela dibayar maksimum denda dan biayabiaya yang telah dikeluarkan kalau penuntutan telah dimulai. Jika seorang terpidana melarikan diri selama menjalani pidana. atau harganya harus dibayar menurut taksiran pejabat dalam ayat 1. maka pada esok harinya setelah melarikan diri itu mulai berlaku tenggang daluwarsa baru. dan dalam waktu yang ditetapkan olehnya. BAB IX ARTI BEBERAPA ISTILAH YANG DIPAKAI DALAM KITAB . meskipun perampasan kemerdekaan itu berhubung dengan pemidanaan lain. mulai berlaku tenggang daluwarsa baru. Pasal 84 1. 2. 5. tenggang daluwarsa tidak boleh kurang dari lamanya pidana yang dijatuhkan. dan mengenai kejahatan-kejahatan lainnya lamanya sama dengan tenggang daluwarsa bagi penuntutan pidana. 3. 4. Pasal 85 1. Kewenangan menjalankan pidana hapus karena daluwarsa. Tenggang daluwarsa mulai berlaku pada esok harinya setelah putusan hakim dapat dijalankan. atas kuasa pejabat yang ditunjuk untuk itu oleh aturan-aturan umum. 3. Jika di samping pidana denda ditentukan perampasan. Tenggang daluwarsa tertuduh selama penjalanan pidana ditunda menurut perintah dalam suatu peraturan umum. Wewenang menjalankan pidana mati tidak daluwarsa. 4. maka barang yang dikenai perampasan harus diserahkan pula.

Pasal 88 bis Dengan penggulingan pemerintahan dimaksud meniadakan atau mengubah secara tidak sah bentuk pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar. Pasal 89 Membuat orang pingsan atau tidak berdaya disamakan dengan menggunakan kekerasan. Dengan bapak. kehilangan salah satu panca indera. Dengan anak. kecuali jika dinyatakan sebaliknya oleh suatu aturan.UNDANG Pasal 86 Apabila disebut kejahatan. dimaksud pula kepala keluarga. tidak mampu terus-menerus untuk menjalankan tugas jabatan atau pekerjaan pencarian. seperti dimaksud dalam pasal 53. mendapat cacat berat. apabila dua orang atau lebih telah sepakat akan melakukan kejahatan. Dalam kekuasaan bapak dicakup pula kekuasaan kepala keluarga. Pasal 87 Dikatakan ada makar untuk melakukan suatu perbuatan. Pasal 91 1. 3. atau yang menimbulkan bahaya maut. gugur atau matinya kandungan seorang perempuan. dimaksud pula orang yang ada di bawah kekuasaan yang sama . Dengan orang tua. 4. Pasal 88 Dikatakan ada permufakatan jahat. maka di situ termasuk pembantuan dan percobaan melakukan kejahatan. Pasal 90 Luka berat berarti:        jatuh sakit atau mendapat luka yang tidak memberi harapan akan sembuh sama sekali. dimaksud pula orang yang menjalankan kekuasaan yang sama dengan bapak.UNDANG. baik dalam arti kejahatan pada umumnya maupun dalam arti suatu kejahatan tertentu. terganggunya daya pikir selama empat minggu lebih. 2. menderita sakit lumpuh. apabila niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan.

yang menjalankan kekuasaan yang sah.dengan kekuasaan bapak. menjadi anggota badan pembentuk undangundang. termasuk juga orang-orang yang dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. kecuali nahkoda. Pasal 93 1. begitu juga semua anggota dewan subak. Termasuk pula pesawat udara Indonesia adalah pesawat udara asing yang disewa tanpa awak pesawat dan dioperasikan oleh perusahaan penerbangan Indonesia. Yang disebut pejabat dan hakim termasuk juga hakim wasit. 3. badan pemerintahan.1 Tahun 1946. Yang disebut penumpang ialah semua orang yang ada di kapal. Semua anggota Angkatan Perang juga dianggap sebagai pejabat. Pasal 92 1. dan semua kepala rakyat Indonesia asli dan kepala golongan Timur Asing. atau badan perwakilan rakyat. begitu juga orang-orang yang bukan karena pemilihan. . atau surat izin sebagai pengganti sementara menurut aturan-aturan umum mengenai surat laut dan pas kapal di Indonesia. 3. 2. Yang disebut anak buah kapal ialah semua perwira atau kelasi yang ada di dalam kapal. serta ketua-ketua dan anggota-anggota pengadilan agama. 2. Pasal 95a 1. yang disebut hakim termasuk juga orang-orang yang menjalankan peradilan administratif. Yang disebut pejabat. butir 11. Pasal 95 Yang disebut kapal Indonesia ialah kapal yang mempunyai surat laut atau pas kapal. yang dibentuk oleh pemerintah atau atas nama pemerintah. pasal VIII. Pasal 92 bis Yang disebut pengusaha ialah tiap-tiap orang yang menjalankan perusahaan. Yang dimaksud dengan pesawat udara Indonesia adalah pesawat udara yang didaftarkan di Indonesia. Pasal 94 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. Yang disebut nahkoda ialah orang yang memegang kekuasaan di kapal atau yang mewakilinya. 2.

hingga setelah 24 jam lewat sesudah setiap pendaratan. begitu juga perang saudara. begitu juga menyeberangi selokan atau parit yang digunakan sebagai batas penutup. Yang disebut perang termasuk juga permusuhan dengan daerah-daerah swapraja. 2. 3. Pasal 98 Yang disebut waktu malam yaitu waktu antara matahari terbenam dan matahari terbit.Pasal 95b Yang dimaksud dengan dalam penerbangan adalah sejak saat pintu luar pesawat udara ditutup setelah naiknya penumpang (embarkasi) sampai saat pintu dibuka untuk penurunan penumpang (di embarkasi). segera sesudah diperintahkan mobilisasi Angkatan Perang dan selama mobilisasi itu berlaku. Begitu juga dikatakan masih ada masa perang. . Pasal 96 1. Pasal 100 Yang disebut anak kunci palsu termasuk juga segala perkakas yang tidak dimaksud untuk membuka kunci. Yang disebut musuh termasuk juga pemberontak. yang disebut bulan adalah waktu selama tiga puluh hari. Begitu juga termasuk di situ negara atau kekuasaan yang akan menjadi lawan perang. Pasal 99 Yang disebut memanjat termasuk juga masuk melalui lubang yang memang sudah ada. Dalam hal terjadi pendaratan darurat penerbangan dianggap terus berlangsung sampai saat penguasa yang berwenang mengambil alih tanggung jawab atas pesawat udara dan barang yang ada di dalamnya. Pasal 97 Yang disebut hari adalah waktu selama dua puluh empat jam. Yang disebut masa perang termasuk juga waktu selama perang sedang mengancam. Pasal 95c Yang dimaksud dengan dalam dinas adalah jangka waktu sejak pesawat udara disiapkan oleh awak darat atau oleh awak pesawat untuk penerbangan tertentu. tetapi bukan untuk masuk atau masuk melalui lubang di dalam tanah yang dengan sengaja digali.

I Bab . begitu pula alat-alat yang berhubungan dengan itu. 9. Dengan bangunan-bangunan bangunan listrik. dan alat-alat peringatan.IV Bab . Pasal 102 Ditiadakan dengan Staatsblad 1920 No.perbuatan yang oleh ketentuan perundang-undangan lainnya diancam dengan pidana. binatang memamah biak. 382.IX Kejahatan Terhadap Keamanan Negara Kejahatan-kejahatan Presiden Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Kejahatan-kejahatan Terhadap Negara Sahabat dan Terhadap Kepala Negara Sahabat Serta Wakilnya Kejahatan Terhadap Melakukan Kewajiban dan Hak Kenegaraan Kejahatan Terhadap Ketertiban Umum Perkelahian Tanding Kejahatan yang Membahayakan Keamanan Umum bagi Orang atau Barang Kejahatan Terhadap Penguasa Umum Sumpah Palsu dan Keterangan Palsu Pemalsuan Mata Uang dan Uang Kertas Pemalsuan Meterai dan Merek 10.VII Bab . 8. Pasal 101 bis 1.VI Bab . telegrap dan telepon tidak dimaksudkan 2. ATURAN PENUTUP Pasal 103 Ketentuan-ketentuan dalam Bab I sampai Bab VIII buku ini juga berlaku bagi perbuatan. mengubah. alat-alat pemasang. kecuali jika oleh undang-undang ditentukan lain. 3. Yang dimaksud bangunan listrik yaitu bangunan-bangunan yang gunanya untuk membangkitkan.III Bab . yaitu alat-alat penjaga keselamatan. alat-alat pendukung. atau menyerahkan tenaga listrik. 2. 6. mengalirkan. Bab .VIII Bab . dan babi.XI . Bab . 5. 4. BUKU KEDUA . 7.KEJAHATAN 1.X 11. Bab .Pasal 101 Yang disebut ternak yaitu semua binatang yang berkuku satu.V Bab .II Bab .

XXX Penadahan Penerbitan dan Percetakan BAB I KEJAHATAN TERHADAP KEAMANAN NEGARA Pasal 104 Makar dengan maksud untuk membunuh. pasal VIII. Bab .XXVIII 29. atau merampas kemerdekaan. Pasal 106 Makar dengan maksud supaya seluruh atau sebagian dari wilayah negara.XXII 23. 1 Tahun 1946. Bab .XXVII 28.XIV 15. Bab .XIII 14. Bab . Bab . Bab . Bab .12.XII 13. Bab .XIX 20.XXIX 30. Bab . Bab .XXV 26.XVI 17. Bab .XV 16. Bab . Bab . Bab . butir 13. diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Bab .XXIX Pemalsuan Surat Kejahatan Terhadap Asal-Usul dan Perkawinan Kejahatan Terhadap Kesusilaan Meninggalkan Orang yang Perlu Ditolong Penghinaan Membuka Rahasia Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang Kejahatan Terhadap Nyawa Penganiayaan Menyebabkan Mati atau Luka-luka Karena Kealpaan Pencurian Pemerasan dan Pengancaman Penggelapan Perbuatan Curang Perbuatan Merugikan Pemiutang atau Orang yang Mempunyai Hak Menghancurkan atau Merusakkan Barang Kejahatan Jabatan Kejahatan Pelayaran Kejahatan Penerbangan Sarana/Prasarana Penerbangan dan Kejahatan Terhadap 31. Bab .XVIII 19. Bab . diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama . atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah. Bab . Bab . Bab . Pasal 105 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.XXIII 24.XX 21.XVII 18.XXI 22.XXVI 27.XXIV 25.

dua puluh tahun. Pasal 107 (1) (2) Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Para pemimpin dan pengatur makar tersebut dalam ayat 1, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 108 (1). Barang siapa bersalah karena pemberontakan, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun : 1. 2. orang yang melawan pemerintah Indonesia dengan senjata; orang yang dengan maksud melawan Pemerintah Indonesia menyerbu bersama- sama atau menggabungkan diri pada gerombolan yang melawan Pemerintah dengan senjata.

(2).

Para pemimpin dan para pengatur pemberontakan diancam dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 109

Pasal ini ditiadakan berdasarkan S. 1930 No. 31. Pasal 110 (1). Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan menurut pasal 104, 106, 107, dan 108 diancam berdasarkan ancaman pidana dalam pasal-pasal tersebut. Pidana yang sama diterapkan terhadap orang-orang yang dengan maksud berdasarkan pasal 104, 106, dan 108, mempersiapkan atau memperlancar kejahatan : 1. berusaha menggerakkan orang lain untuk melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan agar memberi bantuan pada waktu melakukan atau memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan; berusaha memperoleh kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan bagi diri sendiri atau orang lain; memiliki persediaan barang-barang yang diketahuinya berguna untuk melakukan kejahatan; mempersiapkan atau memiliki rencana untuk melaksanakan kejahatan yang bertujuan untuk memberitahukan kepada orang lain; berusaha mencegah, merintangi atau menggagalkan tindakan

(2).

2. 3. 4.

5.

yang diadakan pemerintah untuk mencegah atau menindas pelaksanaan kejahatan. (3). Barang-barang sebagaimana dimaksud dalam butir 3 ayat sebelumnya, dirampas. (4). Tidak dipidana barang siapa yang ternyata bermaksud hanya mempersiapkan atau memperlancar perubahan ketatanegaraan dalam artian umum. (5). Jika dalam salah satu hal seperti yang dimaksud dalam ayat 1 dan 2 pasal ini, kejahatan sungguh terjadi, pidananya dapat dilipatkan dua kali. Pasal 111 (1) Barang siapa mengadakan hubungan dengan negara asing dengan maksud menggerakkannya untuk melakukan perbuatan permusuhan atau perang terhadap negara, memperkuat niat mereka, menjanjikan bantuan atau membantu mempersiapkan mereka untuk melakukan perbuatan permufakatan atau perang terhadap negara, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Jika perbuatan permusuhan dilakukan atau terjadi perang, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 111 bis (1). Dengan pidana penjara paling lama enam tahun diancam : 1. barang siapa mengadakan hubungan dengan orang atau badan yang berkedudukan di luar Indonesia, dengan maksud untuk menggerakkan orang atau badan itu supaya membantu mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan untuk menggulingkan pemerintah, untuk memperkuat niat orang atau badan itu atau menjanjikan atau memberi bantuan kepada orang atau badan itu atau menyiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah; barang siapa memaksudkan suatu benda yang dapat digunakan untuk memberi bantuan material dalam mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah, sedangkan diketahuinya atau ada alasan kuat untuk menduga bahwa benda tersebut akan dipergunakan untuk perbuatan tersebut; orang yang mempunyai atau mengadakan perjanjian mengenai suatu benda yang dapat dipergunakan untuk memberikan bantuan material dalam mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah, sedangkan diketahuinya atau ada alasan baginya untuk menduga bahwa benda itu akan dipergunakan untuk perbuatan tersebut atau benda itu atau barang lain sebagai penggantinya, dimaksudkan dengan tujuan tersebut atau untuk dapat

(2)

2.

3.

diperuntukkan bagi tujuan itu berkedudukan di luar Indonesia. (2).

oleh

orang

atau

benda

yang

Benda-benda yang dengan mana atau yang ada hubungan dengan ayat 1 ke-2 dan ke-3 yang dipakai untuk melakukan kejahatan, dapat dirampas. Pasal 112

Barang siapa dengan sengaja mengumumkan surat-surat, berita-berita atau keterangan- keterangan yang diketahuinya bahwa harus dirahasiakan untuk kepentingan negara, atau dengan sengaja memberitahukan atau memberikannya kepada negara asing, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 113 (1) Barang siapa dengan sengaja, untuk seluruhnya atau sebagian mengumumkan, atau memberitahukan maupun menyerahkan kepada orang yang tidak berwenang mengetahui, surat-surat, peta-peta, rencana-rencana, gambar-gambar atau benda-benda yang bersifat rahasia yang bersangkutan dengan pertahanan atau keamanan Indonesia terhadap serangan dari luar, yang ada padanya atau yang isinya, bentuknya atau susunannya bendabenda itu diketahui olehnya, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jika surat-surat atau benda-benda ada pada yang bersalah, atau pengetahuannya tentang itu karena pencariannya, pidananya dapat ditambah sepertiga. Pasal 114 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan surat-surat atau benda- benda rahasia sebagaimana yang dimaksudkan dalam pasal 113 harus menjadi tugasnya untuk menyimpan atau menaruhnya, bentuk atau susunannya atau seluruh atau sebagian diketahui oleh umum atau dikuasai atau diketahui oleh orang lain (atau) tidak berwenang mengetahui, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 115 Barang siapa melihat atau membaca surat-surat atau benda-benda rahasia sebagaimana dimaksud dalam pasal 113, untuk seluruhnya atau sebagian, sedangkan diketahui atau selayaknya harus diduganya bahwa benda-benda itu tidak dimaksud untuk diketahui olehnya, begitu pula jika membuat atau menyuruh membuat salinan atau ikhtisar dengan huruf atau dalam bahasa apa pun juga, membuat atau menyuruh buat teraan, gambaran atau jika tidak menyerahkan benda-benda itu kepada pejabat kehakiman, kepolisian atau pamong praja, dalam hal benda-benda itu ke tangannya, diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun.

(2)

dengan sengaja membuat. persenjataan. Pasal 118 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau denda sembilan ribu rupiah. atau memasuki kapal perang melalui jalan yang bukan jalan biasa. atau oleh penguasa tentara ditentukan sebagai daerah tentara yang dilarang. Pasal 117 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. menyimpan. pemakaian nama atau kedudukan palsu. bentuk. 119 dilakukan dengan akal curang seperti penyesatan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun. atau kekuatan orang dari bangunan pertahanan atau sesuatu hal lain yang bersangkutan dengan kepentingan tentara.Pasal 116 Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 113 dan 115. barang siapa tanpa wenang. Pasal 119 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun : 1. menyimpan. susunan. 118. 115. barang siapa tanpa wenang. yang diketahuinya mempunyai niat atau sedang mencoba untuk mengetahui benda-benda rahasia seperti tersebut dalam pasal 113. Pasal 120 Jika kejahatan tersebut pasal 113. padahal tidak wenang untuk itu. perbekalan. 1. akan diperlukan dalam melaksanakan niat seperti tersebut pada ke-1. menyembunyikan atau petunjuk-petunjuk lain mengenai sesuatu hal yang bersangkutan dengan kepentingan tentara. mengumpulkan. dengan sengaja memasuki bangunan Angkatan Darat atau Angkatan Laut. perlengkapan mesin. . yang oleh Presiden atau atas namanya. mengumpulkan. barang siapa memberi pondokan kepada orang lain. dengan sengaja memasuki daerah. 2. 3. menyamakan. mempunyai. atau 2. atau mempunyai niat atau sedang mencoba untuk mengetahui letak. sengaja membuat. barang siapa menyembunyikan benda-benda yang diketahuinya bahwa dengan cara apapun juga. beserta segala sesuatu yang ada di situ. menyembunyikan atau mengangkut gambar potret atau gambar tangan maupun keterangan-keterangan atau petunjuk-petunjuk lain mengenai daerah seperti tersebut dalam pasal ke-2. mempunyai. 117.

gudang persediaan perang. Diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu atau paling lama dua puluh tahun jika si pembuat : 1. barang siapa dalam masa perang yang tidak menyangkut Indonesia. diancam dengan pidana penjara lima belas tahun. 2. barang siapa dalam masa perang dengan sengaja melanggar aturan yang dikeluarkan dan diumumkan oleh pemerintah guna keselamatan negara. memberitahukan atau memberikan kepada musuh peta. atau dilakukan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. 2. menjadi mata-mata musuh. menghancurkan atau merusakkan sesuatu tempat atau pos yang diperkuat atau diduduki.dengan menawarkan atau menerima. membayangkan atau menjanjikan hadiah. menghalang-halangi atau menggagalkan . atau penulisan mengenai bangunan-bangunan tentara. khusus untuk mempertahankan kenetralan tersebut. merintangi. atau memberikan pondokan kepadanya. diancam dalam hal terakhir jika pecah perang. (2). diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Pasal 122 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. Pidana mati atau pidana seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun dijatuhkan jika si pembuat : 1. maka pidana hilang kemerdekaan dapat diperberat lipat dua. atau dengan sengaja melanggar suatu aturan yang dikeluarkan dan diumumkan oleh pemerintah. pada hal ia mengetahui bahwa negara itu sedang perang dengan negara Indonesia. dengan sengaja melakukan perbuatan yang membahayakan kenetralan negara. dengan sengaja merugikan negara. gambar. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Barang siapa dalam masa perang dengan sengaja memberi bantuan kepada musuh atau merugikan negara terhadap musuh. Pasal 123 Seorang warga negara Indonesia yang dengan suka rela masuk tentara negara asing. atau akan menghadapi perang dengan Indonesia. Pasal 121 Barang siapa ditugaskan pemerintah untuk berunding dengan suatu negara asing. (3). atau kas perang ataupun Angkatan Laut. suatu alat perhubungan. memberitahukan atau menyerahkan kepada musuh. rencana. Pasal 124 (1). keuntungan atau upah dalam bentuk apapun juga. Angkatan Darat atau bagian daripadanya.

menggerakkan atau memperlancar pelarian (desersi) prajurit yang bertugas untuk negara. Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal 127. tidak dengan maksud membantu musuh atau merugikan negara sehingga menguntungkan musuh.barang keperluan Angkatan Laut atau Angkatan Darat. dengan sengaja : 1. Pasal 129 Pidana-pidana yang berdasarkan terhadap perbuatan-perbuatan dalam pasalpasal 124 . 1 .3. membiarkan tipu muslihat itu.127. 2. BAB II KEJAHATAN . 110 125. dapat dipidana pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. Pasal 126 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun barang siapa dalam masa perang.KEJAHATAN TERHADAP MARTABAT PRESIDEN (2) .barang. musuh. Pasal 128 (1) (2) (3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal 104.108. Pasal 125 Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 124. dapat dipidana pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal-pasal 106 . menyebabkan atau memperlancar timbulnya huru-hara. memberikan pondokan kepada mata-mata menyembunyikannya atau membantunya melarikan diri.hak berdasarkan pasal 35 no. yang bersalah dapat dilarang menjalankan pencarian yang dijalankannya ketika melakukan kejahatan itu. 2.suatu untuk menggenangi air atau karya tentara lainnya yang direncanakan atau diselenggarakan untuk menangkis atau menyerang. pemberontakan atau desersi di kalangan Angkatan Perang.4. 1 . 1 .5. diterapkan jika salah satu perbuatan dilakukan terhadap atau bersangkutan dengan negara sekutu dalam perang bersama. Pasal 127 (1) Barang siapa dalam masa perang menjalankan tipu muslihat dalam penyerahan barang. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. dan dapat diperintahkan supaya putusan hakim diumumkan. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa diserahi mengawasi penyerahan barang. dicabut hak. diancam dengan pidana paling lama enam tahun.

Pasal 136 bis Pengertian penghinaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 134 mencakup juga perumusan perbuatan dalam pasal 135. Pasal 136 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. Pasal 135 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. butir 23. 1 Tahun 1946.DAN WAKIL PRESIDEN Pasal 130 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. pasal VIII. atau menempelkan di muka umum tulisan atau lukisan yang berisi penghinaan terhadap Presiden atau Wakil Presiden. 1 Tahun 1946. bertentangan dengan kehendaknya dan oleh karena itu merasa tersinggung. jika itu dilakukan di luar kehadiran yang dihina. dengan maksud supaya isi penghinaan diketahui atau lebih . Pasal 131 Tiap-tiap penyerangan terhadap diri presiden atau Wakil Presiden. Pasal 134 Penghinaan dengan sengaja terhadap Presiden atau Wakil Presiden diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. mempertunjukkan. pasal VIII butir 25. pasal VIII. Pasal 133 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. baik dengan tingkah laku di muka umum. atau di hadapan orang ketiga. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. yang tidak termasuk dalam ketentuan pidana lain yang lebih berat. pasal VIII. butir 21. namun di hadapan lebih dari empat orang. butir 25. butir 23. 1 Tahun 1946. pasal VIII. maupun tidak di muka umum baik lisan atau tulisan. Pasal 137 (1) Barang siapa menyiarkan. atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus ribu rupiah. 1 Tahun 1946. Pasal 132 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. 1 Tahun 1946.

Pasal 140 . diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan. 1 . BAB III KEJAHATAN . 1 .4.3. (1) butir 29. (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 131. 1 Tahun 1946. Pasal 139c Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dirumuskan dalam pasal-pasal 139a dan 139b. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. Pasal 138 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. pasal VIII. dan pada waktu itu belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. pasal VIII. butir 28. 1 Tahun 1946.diketahui oleh umum. Pasal 139b Makar dengan maksud meniadakan atau mengubah secara tidak sah bentuk pemerintahan negara sahabat atau daerahnya yang lain. maka terhadapnya dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. (2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan pada waktu menjalankan pencariannya. Ayat ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.KEJAHATAN TERHADAP NEGARA SAHABAT DAN TERHADAP KEPALA NEGARA SAHABAT SERTA WAKILNYA Pasal 139a Makar dengan maksud melepaskan wilayah atau daerah lain dari suatu negara sahabat untuk seluruhnya atau sebagian dari kekuasaan pemerintah yang berkuasa di situ. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. (3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 134.

mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan atau lukisan yang berisi penghinaan terhadap raja yang memerintah. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Jika makar terhadap nyawa dilakukan dengan rencana terlebih dahulu mengakibatkan kematian. Jika yang bersalah melakukan kejahatan itu pada waktu menjalankan pencariannya. Pasal 144 (1) Barang siapa menyiarkan. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. ia dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. Pasal 142 Penghinaan dengan sengaja terhadap raja yang memerintah atau kepala negara sahabat. atau kepala negara sahabat. dengan maksud supaya penghinaan itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal (2) . diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau wakil negara asing di Indonesia dalam pangkatnya. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 142a Barang siapa menodai bendera kebangsaan negara sahabat diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dan pada saat itu belum lewat dua tahun sejak ada pemidanaan yang tetap karena kejahatan semacam itu juga. diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. 1 . Jika mekar terhadap nyawa mengakibatkan kematian atau dilakukan dengan rencana terlebih dahulu mengakibatkan kematian. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana paling banyak empat ribu lima ratus ribu rupiah. Pasal 141 (2) (3) Tiap-tiap perbuatan penyerangan terhadap diri raja yang memerintah atau kepala negara sahabat.5. Pasal 145 (1) (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 140.(1) Makar terhadap nyawa atau kemerdekaan raja yang memerintah atau kepala negara sahabat. yang tidak termasuk dalam ketentuan pidana yang lebih berat.

BAB IV KEJAHATAN TERHADAP MELAKUKAN KEWAJIBAN DAN KENEGARAAN Pasal 146 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan membubarkan rapat badan pembentuk undang-undang. badan pemerintahan atau badan perwakilan rakyat.141. 1 .4. Pasal 147 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. yang dibentuk oleh atau atas nama Pemerintah. badan pemerintahan atau badan perwakilan rakyat. dan 143. 139b. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.3. 1 . HAK . yang dibentuk oleh atau atas nama Pemerintah. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 335 no. 142. dengan sengaja merintangi ketua atau anggota badan pembentuk undang-undang. (3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal-pasal 139a. atau memaksa badan-badan itu supaya mengambil atau tidak mengambil sesuatu putusan atau mengambil sesuatu putusan atau mengusir ketua atau anggota rapat itu. untuk menghadiri rapat badan-badan itu. diancam dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. 139c.

Pasal 151 Barang siapa memakai nama orang lain untuk ikut dalam pemilihan berdasarkan aturan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 153 (1) (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 146. menyuap seseorang supaya tidak memakai hak pilihnya atau supaya memakai hak itu menurut cara tertentu. Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 ke-3. melakukan tipu muslihat berdasarkan aturan-aturan umum. (2) . diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling lama empat ribu lima ratus rupiah. yang dengan menerima pemberian atau janji. Pasal 152 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum dengan sengaja menggagalkan pemungutan suara yang telah diadakan atau mengadakan tipu muslihat yang menyebabkan putusan pemungutan suara itu lain dari yang seharusnya diperoleh berdasarkan kartu-kartu pemungutan suara yang masuk secara sah atau berdasarkan suara-suara yang dikeluarkan secara sah. Pasal 150 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum.3.aturan umum. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 ke 1 .Pasal 148 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 149 (1) Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum. melakukan tipu muslihat sehingga suara seorang pemilih menjadi tidak berharga atau menyebabkan orang lain daripada yang dimaksud oleh pemilih yang ditunjuk. Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 147 152. dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. dengan memberi atau menjanjikan sesuatu. mau disuap. dengan sengaja merintangi seseorang memakai hak pilihnya dengan bebas dan tidak terganggu.

butir 32. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 156 Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan. 1 Tahun 1946. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 154a Barang siapa menodai bendera kebangsaan Republik Indonesia dan lambang Negara Republik Indonesia. mempertunjukkan atau menempelkan tulisan atau lukisan di muka umum yang mengandung pernyataan perasaan permusuhan. pasal 8. Pasal 153 ter Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.BAB V KEJAHATAN TERHADAP KETERTIBAN UMUM Pasal 153 bis Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. 1 Tahun 1946. kebencian atau penghinaan terhadap Pemerintah Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 155 (1) Barang siapa menyiarkan. Pasal 154 Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan. dengan maksud supaya isinya diketahui atau lebih diketahui oleh umum. butir 32. pasal 8. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena melakukan kejahatan semacam itu juga. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat puluh lima ribu rupiah. yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. Perkataan golongan dalam pasal ini dan (2) . kebencian atau penghinaan terhadap Pemerintah Indonesia. kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia.

agama. penyalahgunaan penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. baik yang diadakan di Indonesia maupun di luar negeri. Pasal 159 Barang siapa turut serta dalam pemilihan umum. baik yang diadakan di Indonesia maupun di luar negeri.pasal berikutnya berarti tiap-tiap bagian dari rakyat Indonesia yang berbeda dengan suatu atau beberapa bagian lainnya karena ras. negeri asal. yang isinya mengandung pernyataan perasaan permusuhan. b. itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat rupiah lima ratus rupiah. asal. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apa pun juga. yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. Pasal 156a Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan : a. kebencian atau penghinaan di antara atau terhadap golongangolongan rakyat Indonesia. dengan maksud supaya isinya diketahui atau lebih diketahui oleh umum. atau Pasal 157 (1) Barang siapa menyiarkan. Pasal 158 Barang siapa menyelenggarakan pemilihan anggota untuk suatu lembaga kenegaraan asing di Indonesia. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut padu waktu menjalankan pencariannya dan pada saat. Pasal 160 Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya (2) . yang pada pokoknya bersifat permusuhan. mempertunjukkan atau menempelkan tulisan atau lukisan di muka umum. seperti yang dimaksudkan dalam pasal 158. atau menyiapkan ataupun memudahkan pemilihan itu. keturunan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau pidana denda paling banyak tujuh ribu lima ratus rupiah. kebangsaan atau kedudukan menurut hukum tata negara. yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa. tempat. diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah.

diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. pasal 8. Pasal 163 (1) Barang siapa menyiarkan. dengan maksud supaya isi yang menghasut diketahui atau lebih diketahui oleh umum. atau menentang sesuatu hal lain seperti tersebut dalam pasal di atas. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan yang menghasut supaya melakukan perbuatan pidana. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. kesempatan atau sarana guna melakukan tindak pidana. Pasal 161 (1) Barang siapa menyiarkan. melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.melakukan perbuatan pidana. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 163 bis (1) Barang siapa dengan menggunakan salah satu sarana tersebut dalam pasal (2) (2) . Pasal 162 Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menawarkan untuk memberi keterangan. Pasal 161 bis Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. menentang penguasa umum dengan kekerasan. kesempatan atau sarana guna melakukan tindak pidana dengan maksud supaya penawaran itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan yang berisi penawaran untuk memberi keterangan. butir 34. yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. 1 Tahun 1946.

dengan sengaja tidak memberitahukannya kepada pihak. dan telah membahayakan nyawa orang pada saat akibat masih dapat dicegah. sedang masih ada waktu untuk mencegah kejahatan itu. dan 108. 187 atau 187 bis. sedang masih ada waktu untuk mencegah kejahatan itu. 107. Pasal 164 Barang siapa mengetahui ada sesuatu permufakatan untuk melakukan kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104.129 dan 131 atau niat untuk lari dari tentara dalam masa perang. 228. dipidana jika kejahatan itu jadi dilakukan. dan 115 . untuk membunuh dengan rencana.113. (2) Aturan tersebut tidak berlaku.pihak tersebut dalam ayat 1. 107. 115. 113. 110 . Pidana tersebut diterapkan terhadap orang yang mengetahui bahwa sesuatu kejahatan berdasarkan ayat 1 telah dilakukan. dan dengan sengaja tidak segera memberitahukan hal itu kepada pejabat kehakiman atau kepolisian atau kepada orang yang terancam oleh kejahatan itu. 124. untuk desersi. dan dengan sengaja tidak segera memberitahukan tentang hal itu kepada pejabat kehakiman atau kepolisian atau kepada orang yang terancam oleh kejahatan itu. 250 atau salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 264 dan 275 sepanjang mengenai surat kredit yang diperuntukkan bagi peredaran. dipidana jika kejahatan itu jadi dilakukan. Pasal 165 (1) Barang siapa mengetahui ada niat untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104. 106. dan kejahatan itu atau percobaan untuk itu dapat dipidana tidak terjadi. sepanjang kejahatan itu membahayakan nyawa orang atau untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasalpasal 224. dan 108. jika tidak mengakibatkan kejahatan atau percobaan kejahatan disebabkan karena kehendaknya sendiri. Pasal 166 Ketentuan dalam pasal 164 dan 165 tidak berlaku bagi orang yang dengan memberitahukan itu mungkin mendatangkan bahaya penuntutan pidana bagi diri (2) .55 ke-2 berusaha menggerakkan orang lain supaya melakukan kejahatan. 106. untuk menculik atau memerkosa atau mengetahui adanya niat untuk melakukan kejahatan tersebut dalam bab 8 dalam kitab undang-undang ini. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. tetapi dengan pengertian bahwa sekali-kali tidak dapat dijatuhkan pidana yang lebih berat daripada yang dapat dijatuhkan karena percobaan kejahatan atau apabila percobaan itu tidak dapat dipidana karena kejahatan itu sendiri.

jika yang melakukan kejahatan dua orang atau lebih dengan bersekutu. dianggap memaksa masuk. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. dengan menggunakan anak kunci palsu. perintah palsu. Pasal 167 (1) Barang siapa memaksa masuk ke dalam rumah. dimungkinkan pembebasan menjadi saksi terhadap orang tersebut. diancam dengan pidana penjara menjadi paling lama satu tahun empat bulan. ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai orang lain dengan melawan hukum atau berada di situ dengan melawan hukum. Barang siapa masuk dengan merusak atau memanjat. dianggap memaksa masuk. dengan menggunakan anak kunci palsu. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. atau turut serta dalam perkumpulan lainnya yang dilarang oleh aturan-aturan umum. dan atas permintaan pejabat yang berwenang tidak pergi dengan segera. atau barang siapa tidak setahu pejabat yang berwenang lebih dahulu serta bukan karena kekhilafan masuk dan kedapatan di situ pada waktu malam. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pidana tersebut dalam ayat 1 dan 3 dapat ditambah sepertiga. (2) (3) (4) (2) (3) (4) . atau berada di situ dengan melawan hukum.sendiri. berhubung dengan jabatan atau pencariannya. Pidana tersebut dalam ayat 1 dan 3 dapat ditambah sepertiga jika yang melakukan kejahatan dua orang atau lebih dengan bersekutu. bagi suami atau bekas suaminya. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 169 (1) Turut serta dalam perkumpulan yang bertujuan melakukan kejahatan. Jika ia mengeluarkan ancaman atau menggunakan sarana yang dapat menakutkan orang. Jika mengeluarkan ancaman atau menggunakan sarana yang dapat menakutkan orang. bagi seorang keluarganya sedarah atau semenda dalam garis lurus atau garis menyimpang derajat kedua atau ketiga. atau bagi orang lain yang jika dituntut. Pasal 168 (1) Barang siapa memaksa masuk ke dalam ruangan untuk dinas umum. Barang siapa masuk dengan merusak atau memanjat. diancam dengan pidana penjara paling lema sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dan atas permintaan yang berhak atau suruhannya tidak pergi dengan segera. atau pakaian jabatan palsu. atau barang siapa tidak setahu yang berhak lebih dahulu serta bukan karena kekhilafan masuk dan kedapatan di situ pada waktu malam.

pidana dapat ditambah sepertiga. Pasal 170 (3) (1). (2). diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. jika kekerasan mengakibatkan maut. butir 37. Pasal 89 tidak diterapkan. 2. umum yang diizinkan. Pasal 171 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang no. Yang bersalah diancam : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.luka. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun. pasal 8. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. atau tanda-tanda bahaya palsu. Pasal 172 Barang siapa dengan sengaja mengganggu ketenangan dengan mengeluarkan teriakan-teriakan. jika ia dengan sengaja menghancurkan barang atau jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka. 3. Pasal 175 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan merintangi pertemuan keagamaan yang bersifat umum dan diizinkan. Terhadap pendiri atau pengurus.(2) Turut serta dalam perkumpulan yang bertujuan melakukan pelanggaran. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. jika kekerasan mengakibatkan luka berat. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 174 Barang siapa dengan sengaja mengganggu rapat umum yang diizinkan dengan jalan menimbulkan kekacauan atau suara gaduh. Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. 1 Tahun 1946. (3). diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. Pasal 173 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan merintangi rapat. atau upacara keagamaan yang .

diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 176 . atau upacara penguburan jenazah.diizinkan.

Pasal 181 Barang siapa mengubur. 2. Pasal 179 Barang siapa dengan sengaja menodai kuburan atau dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan atau merusak tanda peringatan di tempat kuburan. barang siapa menertawakan seorang petugas agama dalam menjalankan tugas yang diizinkan. atau upacara keagamaan yang diizinkan atau upacara penguburan jenazah. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 180 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menggali atau mengambil jenazah atau memindahkan atau mengangkut jenazah yang sudah digali atau diambil. dengan menimbulkan kekacauan atau suara gaduh. Pasal 177 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah : 1. umum dan diizinkan. menyembunyikan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. barang siapa menghina benda-benda untuk keperluan ibadat di tempat atau pada waktu ibadat dilakukan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. membawa lari atau menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian atau kelahirannya. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 178 Barang siapa dengan sengaja merintangi atau menghalang-halangi jalan masuk atau pengangkutan mayat ke kuburan yang diizinkan. BAB VI PERKELAHIAN TANDING Pasal 182 .Barang siapa dengan sengaja mengganggu pertemuan keagamaan yang bersifat.

Dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. barang siapa dengan sengaja meneruskan tantangan. bilamana hal itu mengakibatkan perkelahian tanding. bilamana hal itu mengakibatkan perkelahian tanding. (2) . diancam : (1) barang siapa menantang seorang untuk perkelahian tanding atau menyuruh orang menerima tantangan.

diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. (2). bersalah melakukan perbuatan penipuan atau yang menyimpang dari persyaratan. Para saksi dan dokter yang menghadiri perkelahian tanding. tidak dipidana. atau membiarkan dilakukan penyimpangan daripada syarat-syarat. barang siapa di muka umum atau di hadapan pihak ketiga mencerca atau mengejek seseorang oleh karena yang bersangkutan tidak mau menentang atau menolak tantangan untuk perkelahian tanding. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Percobaan perkelahian tanding tidak dipidana. barang siapa melukai berat tubuh lawannya. dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. Pasal 186 (1). barang siapa melukai tubuh lawannya.Pasal 183 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling tinggi tiga ratus rupiah. . Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. jika persyaratan tidak diatur terlebih dahulu. (5) 2. jika para saksi dengan sengaja dan merugikan salah satu atau kedua belah pihak. 3. 2. maka diterapkan ketentuan-ketentuan mengenai pembunuhan berencana. jika ia dalam perkelahian tanding itu tidak melukai tubuh pihak lawannya. pembunuhan atau penganiayaan : 1. bersalah melakukan perbuatan penipuan atau membiarkan para pihak melakukan perbuatan penipuan. Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun dan empat bulan. jika persyaratan tidak diatur terlebih dahulu. jika pelaku dengan sengaja dan merugikan pihak lawan. Pasal 185 Barang siapa dalam perkelahian tanding merampas nyawa pihak lawan atau melukai tubuhnya. Para saksi diancam : 1. jika perkelahian tanding tidak dilakukan di hadapan saksi kedua belah pihak. atau jika para saksi menghasut para pihak untuk perkelahian tanding. Pasal 184 (1) (2) (3) (4) Seseorang diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. atau jika perkelahian tanding itu dilakukan dengan perjanjian hidup atau mati. Barang siapa yang merampas nyawa lawannya.

. ketentuan-ketentuan mengenai pembunuhan berencana. di mana satu pihak dirampas nyawanya atau menderita karena dilukai tubuhnya. jika ia dengan sengaja dan merugikan pihak itu bersalah melakukan perbuatan penipuan atau membiarkan penyimpangan dari persyaratan yang merugikan yang dikalahkan atau dilukai. pembunuhan atau penganiayaan diterapkan terhadap saksi dalam perkelahian tanding.3.

mengangkut atau memasukkan ke Indonesia bahan-bahan. Tidak mampunya bahan-bahan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. untuk melakukan salah satu kejahatan tersebut dalam pasal 187 dan 187 bis. mempunyai persediaan. Pasal 189 Barang siapa pada waktu ada atau akan ada kebakaran. benda. tidak menghapuskan pengenaan pidana. menyembunyikan. 1960 . benda-benda atau perkakas-perkakas untuk menimbulkan ledakan.1) Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran. jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. 2. Pasal 187 bis (1) Barang siapa membuat. berusaha memperoleh. 3. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. Pasal 187 ter Permufakatan jahat.BAB VII KEJAHATAN YANG MEMBAHAYAKAN KEAMANAN UMUM ORANG ATAU BARANG Pasal 187 Barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran. diancam : 1. dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.N.benda atau perkakas-perkakas yang diketahui atau selayaknya harus diduga bahwa diperuntukkan. ledakan atau banjir. untuk menimbulkan ledakan yang membahayakan nyawa orang atau menimbulkan bahaya umum bagi barang. atau jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. seperti tersebut di atas. menerima. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. atau kalau ada kesempatan akan diperuntukkan. jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. ledakan atau banjir. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya bagi nyawa orang lain. dengan sengaja dan BAGI (2) . jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya umum bagi barang. Pasal 188 ( L.

3. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain.melawan hukum menyembunyikan atau membikin tak dapat dipakai perkakasperkakas atau alat-alat pemadam api atau dengan cara apa pun merintangi atau menghalang-halangi pekerjaan memadamkan api. rusak atau tak dapat dipakai atau menyebabkan jalannya atau bekerjanya bangunan itu terganggu.bangunan pengairan. Pasal 191 ter Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan suatu bangunan listrik hancur. diancam : 1. Pasal 191 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan.perkakas atau menggagalkan usaha untuk membetulkan tanggul-tanggul atau bangunan. atau akan ada banjir. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. diancam : 1. Pasal 191 bis Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. atau menyebabkan jalan atau bekerjanya bangunan itu terganggu. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. 4. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 190 Barang siapa pada waktu ada. atau merintangi usaha untuk mencegah atau menahan banjir. atau usaha untuk menyelamatkan atau membetulkan bangunan itu gagal atau menjadi sukar. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. membikin tak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk menahan atau menyalurkan diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun jika karena perbuatan itu timbul bahaya banjir. atau menggagalkan atau mempersukar usaha untuk menyelamatkan atau membetulkan bangunan itu. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. jika karena perbuatan itu timbul rintangan atau kesukaran dalam penyerahan tenaga listrik untuk kepentingan umum. merusak atau membikin tak dapat dipakai bangunan listrik. ribu lima ratus rupiah. . jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan 2. dengan sengaja dan melawan hukum menyembunyikan atau membikin tak dapat dipakai bahan-bahan untuk tanggul atau perkakas.

paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam : 3. . jika mengakibatkan orang mati. jika membahayakan nyawa orang lain. atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan itu. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. Pasal 192 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. membikin tak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk lalu lintas umum. 2. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. jika menimbulkan rintangan atau kesukaran dalam memberikan tenaga listrik untuk kepentingan umum atau menimbulkan bahaya umum bagi barang. atau merintangi jalan umum darat atau air.

Pasal 194 (1) Barang siapa dengan sengaja menimbulkan bahaya bagi lalu lintas umum yang digerakkan oleh tenaga uap atau berkekuatan mesin lain di jalan kereta api atau trem. Pasal 195 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menimbulkan bahaya bagi lalu lintas umum yang digerakkan oleh tenaga uap atau kekuatan mesin lain di jalan kereta api atau trem. 2. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas. Pasal 196 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. atau menggagalkan bekerjanya atau memasang tanda yang keliru. 2. yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. diancam : 1. yang bersalah diancam pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. merusak. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. jika karena (2) (2) .1. atau usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan itu digagalkan. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. diancam : 1. mengambil atau memindahkan tanda untuk keamanan pelayaran. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas dan mengakibatkan orang mati. Pasal 193 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan bangunan untuk lalu lintas umum dihancurkan. tidak dapat dipakai atau merusak. jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. atau menyebabkan jalan umum darat atau air dirintangi. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas.

jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran dan mengakibatkan tenggelam atau terdamparnya kapal. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. 2. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran. . jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran dan mengakibatkan orang mati. 3.

diambil atau dipindahkan. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. membikin tidak dapat dipakai atau merusak kapal. jika karena perbuatan itu mengakibatkan tenggelam atau terdamparnya kapal. jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. 2. tidak dapat dipakai atau dirusak. Pasal 200 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan atau merusak gedung atau bangunan diancam : 1. diancam : 1. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. diancam : 1. Pasal 198 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menenggelamkan atau mendamparkan. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. ribu lima ratus rupiah. 2. diancam : 1. atau menyebabkan dipasang anda yang keliru. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 2. dihancurkan. . menghancurkan. dirusak. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi orang lain. jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. Pasal 199 Barang siapa karena kesalahan (kealpaannya) menyebabkan kapal tenggelam atau terdampar. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun.Pasal 197 Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan tanda untuk keamanan dihancurkan. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. jika karena perbuatan itu pelayaran tidak aman. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. 3.

3. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. diancam : . dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.2. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. Pasal 201 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan gedung atau bangunan dihancurkan atau dirusak.

sehingga karena perbuatan itu air lalu berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. padahal sifat berbahaya itu tidak diberitahukan. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. menyerahkan atau membagi-bagikan barang yang diketahuinya membahayakan nyawa atau kesehatan orang. padahal diketahuinya bahwa karena perbuatan itu air lalu berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. sumber atau ke dalam perlengkapan air minum untuk umum atau untuk dipakai oleh. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau bersama-sama dengan orang lain. Pasal 205 3. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. jika perbuatan itu menimbulkan bahaya bagi nyawa orang. pompa. jika perbuatan itu menimbulkan bahaya umum bagi barang. Pasal 204 (1) Barang siapa menjual.1. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. Pasal 203 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan bahwa barang sesuatu dimasukkan ke dalam sumur. yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. sumber atau ke dalam perlengkapan air minum untuk umum atau untuk dipakai oleh atau bersama-sama dengan orang lain. menawarkan. pompa. Pasal 202 (1) Barang siapa memasukkan barang sesuatu ke dalam sumur. (2) (2) (2) . 2.

. dijual. diserahkan atau dibagi-bagikan tanpa diketahui sifat berbahayanya oleh yang membeli atau yang memperoleh. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.(1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan barangbarang yang berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang.

barang siapa memberi sesuatu kepada seorang pejabat karena atau berhubung dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. maka yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum suatu tulisan atau lukisan yang memuat penghinaan terhadap penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia dengan maksud supaya isi yang menghina itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. yang bersalah dapat dilarang menjalankan pencariannya ketika melakukan kejahatan tersebut. Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 204 dan 205. (2) 2. Pasal 206 (3) (1) Dalam hal pemidanaan karena salah satu kejahatan berdasarkan bab ini. Pasal 209 (1). Barang-barang itu dapat disita. hakim dapat memerintahkan supaya putusan diumumkan BAB VIII KEJAHATAN TERHADAP PENGUASA UMUM Pasal 207 (2) Barang siapa dengan sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam pencariannya dan ketika itu belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. Pasal 208 (1) Barang siapa menyiarkan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. .(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang pejabat dengan maksud menggerakkannya untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya.

Pencabutan hak tersebut dalam pasal 35 No.dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya. Pasal 210 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : . 1.4 dapat dijatuhkan.

maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.luka berat. Pasal 212 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah. (2) Jika pemberian atau janji dilakukan dengan maksud supaya dalam perkara pidana dijatuhkan pemidanaan. Pasal 213 Paksaan dan perlawanan berdasarkan pasal 211 dan 212 diancam : 1. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. jika (2) . dengan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dengan maksud untuk mempengaruhi nasihat atau pendapat yang akan diberikan berhubung dengan perkara yang diserahkan kepada pengadilan untuk diadili.4 dapat dijatuhkan. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun jika mengakibatkan orang mati. barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang yang menurut ketentuan undang-undang ditentukan menjadi penasihat atau adviseur untuk menghadiri sidang atau pengadilan. Pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. diancam karena melawan pejabat. 2. pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan.1. 3. jika kejahatan atau perbuatan lainnya ketika itu mengakibatkan luka-luka. jika mengakibatkan luka. 1 . Pasal 214 (1) Paksaan dan perlawanan berdasarkan pasal 211 dan 212 jika dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Yang bersalah dikenakan : 1. barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang hakim dengan maksud untuk mempengaruhi putusan tentang perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili. 2. Pasal 211 (3) Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang pejabat untuk melakukan perbuatan jabatan atau untuk tidak melakukan perbuatan jabatan yang sah. atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya.

214 : 1.kejahatan atau perbuatan lainnya ketika itu mengakibatkan lukaluka. pengurus dan para pegawai yang disumpah serta pekerja-pekerja pada jawatan kereta api dan trem untuk lalu lintas umum. Pasal 215 Disamakan dengan pejabat dalam pasal 211 . Disamakan dengan penjahat tersebut di atas.undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut. jika mengakibatkan orang mati. Jika pada waktu melakukan kejahatan belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang. demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. setiap orang yang menurut ketentuan undang-undang terus-menerus atau untuk sementara waktu diserahi tugas menjalankan jabatan umum. Pasal 216 (1) Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu. maka pidananya dapat ditambah sepertiga. (2) (3) . pidana penjara paling lama dua belas tahun. Pasal 218 Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang. 2. pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 217 Barang siapa menimbulkan kegaduhan dalam sidang pengadilan atau di tempat di mana seorang pejabat sedang menjalankan tugasnya yang sah di muka umum. di mana pengangkutan dijalankan dengan tenaga uap atau mesin lainnya. 3. orang yang menurut ketentuan undang-undang terus-menerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan sesuatu jabatan umum. jika mengakibatkan luka berat. 2. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah. atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya. dan tidak pergi sesudah diperintah oleh atau atas nama penguasa yang berwenang.

. dengan maksud untuk mencegah atau menyukarkan orang mengetahui isi maklumat itu. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. ketentuan undang-undang.diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. membikin tak dapat dibaca atau merusak maklumat yang diumumkan atas nama penguasa yang berwenang atau menurut. padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 220 Barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana. Pasal 219 Barang siapa secara melawan hukum merobek.

dengan pidana penjara paling lama enam bulan. menghilangkan. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau barang siapa memberi pertolongan kepadanya untuk menghindari penyidikan atau penahanan oleh penjahat kehakiman atau kepolisian. barang siapa setelah dilakukan suatu kejahatan dan dengan maksud untuk menutupinya. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. 2. . menghancurkan. 2. Pasal 222 Barang siapa dengan sengaja mencegah.Pasal 221 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. dalam perkara lain. menyembunyikan benda-benda terhadap mana atau dengan mana kejahatan dilakukan atau bekas-bekas kejahatan lainnya. atau menariknya dari pemeriksaan yang dilakukan oleh pejabat kehakiman atau kepolisian maupun oleh orang lain. Pasal 224 Barang siapa dipanggil sebagai saksi. atas putusan atau ketetapan hakim. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. diancam: 1. ahli atau juru bahasa menurut undangundang dengan sengaja tidak memenuhi kewajiban berdasarkan undangundang yang harus dipenuhinya. dalam perkara pidana.atau oleh orang lain yang menurut ketentuan undang-undang terus menerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan jabatan kepolisian. atau terhadap suami/istrinya atau bekas suami/istrinya. (2) Aturan di atas tidak berlaku bagi orang yang melakukan perbuatan tersebut dengan maksud untuk menghindarkan atau menghalaukan bahaya penuntutan terhadap seorang keluarga sedarah atau semenda garis lurus atau dalam garis menyimpang derajat kedua atau ketiga. yang menurut ketentuan undang-undang terusmenerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan jabatan kepolisian. menghalang-halangi atau menggagalkan pemeriksaan mayat forensik. barang siapa dengan sengaja menyembunyikan orang yang melakukan kejahatan atau yang dituntut karena kejahatan. atau untuk menghalang-halangi atau mempersukar penyidikan atau penuntutannya. Pasal 223 Barang siapa dengan sengaja melepaskan atau memberi pertolongan ketika meloloskan diri kepada orang yang ditahan atas perintah penguasa umum.

dalam perkara pidana. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. atau yang harus dipakai untuk dibandingkan dengan surat lain yang dianggap palsu atau dipalsukan atau yang kebenarannya disangkal atau tidak diakui. . diancam : 1.Pasal 225 Barang siapa dengan sengaja tidak memenuhi perintah undang-undang untuk menyerahkan surat-surat yang dianggap palsu atau dipalsukan.

padahal ia mengetahui bahwa dengan putusan hakim hak tadi telah dicabut. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. Dengan pidana yang sama. perkumpulan atau yayasan yang dinyatakan pailit. Pasal 226 Barang siapa dinyatakan pailit atau dalam keadaan tak mampu atau sebagai suami/istri orang yang pailit dalam perkawinan dengan persatuan harta kekayaan atau sebagai pengurus atau komisaris suatu perseroan. dalam perkara lain. atau dengan mengetahui bahwa barang ditarik dari situ. Pasal 227 Barang siapa melaksanakan suatu hak. menyembunyikannya.1 Tahun 1946 pasal 8. diancam barang siapa dengan sengaja menghancurkan. atau enggan memberi keterangan yang diminta ataupun dengan sengaja memberi keterangan yang keliru. dengan pidana penjara paling lama enam bulan. Pasal 229 Barang siapa dengan sengaja memakai tanda kebesaran yang berhubungan dengan pangkat atau gelar yang tidak dimilikinya. butir 41.2. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dan dipanggil berdasarkan ketentuan undang-undang untuk memberi keterangan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan sengaja tidak hadir tanpa alasan yang sah. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 228 Barang siapa dengan sengaja memakai tanda kepangkatan atau melakukan perbuatan yang termasuk jabatan yang tidak dijabatnya atau yang ia sementara dihentikan daripadanya. Pasal 231 (1) Barang siapa dengan sengaja menarik suatu barang yang disita berdasarkan ketentuan undang-undang atau yang dititipkan atas perintah hakim. (2) . Pasal 230 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. merusak atau membikin tak dapat dipakai barang yang disita berdasarkan ketentuan undang-undang.

diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. atau sebagai pembantu menolong perbuatan itu. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah.(3) Penyimpan barang yang dengan sengaja melakukan atau membiarkan dilakukan salah satu kejahatan itu. (4) . Jika salah satu perbuatan dilakukan karena kealpaan penyimpan barang.

Pasal 232 (1) Barang siapa dengan sengaja memutus, membuang atau merusak penyegelan suatu benda oleh atau atas nama penguasa umum yang berwenang, atau dengan cara lain menggagalkan penutupan dengan segel, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Penyimpan barang yang dengan sengaja melakukan atau membiarkan perbuatan tersebut, atau sebagai pembantu menolong perbuatan itu, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jika perbuatan dilakukan karena kealpaan penyimpan barang, diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. Pasal 233 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan, merusak, membikin tak dapat dipakai, menghilangkan barang-barang yang digunakan untuk meyakinkan atau membuktikan sesuatu di muka penguasa yang berwenang, akta-akta, surat-surat atau daftar-daftar yang atas perintah penguasa umum, terus-menerus atau untuk sementara waktu disimpan, atau diserahkan kepada seorang pejabat, ataupun kepada orang lain untuk kepentingan umum, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 234 Barang siapa dengan sengaja menarik dari alamatnya, membuka, atau merusak surat- surat atau barang-barang lain yang diserahkan ke kantor pos atau kantor telegram, atau yang telah dimasukkan dalam kotak pos atau dipercayakan kepada seorang pembawa surat, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 235 Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 231 - 234, masuk ke tempat kejahatan dengan membongkar, merusak atau memanjat, dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu, pidananya boleh ditambah menjadi lipat dua. Pasal 236 Barang siapa pada waktu damai dengan memakai salah satu cara berdasarkan pasal 55 No. 2 sengaja menganjurkan seorang anggota tentara dalam dinas negara supaya melarikan diri, atau mempermudahnya menurut salah satu cara berdasarkan pasal 56, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan.

(2)

(3)

Pasal 237 Barang siapa pada waktu damai dengan memakai salah satu cara berdasarkan pasal 55 No. 2 sengaja menganjurkan supaya ada huru-hara atau pemberontakan di kalangan anggota Angkatan Bersenjata dalam dinas Negara atau mempermudahnya menurut sesuatu cara yang berdasarkan pasal 56, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 238 Barang siapa tanpa persetujuan Presiden mengajak masuk seorang menjadi tentara negara asing, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 239 Barang siapa tanpa persetujuan Presiden mengajak seorang warga negara Indonesia bekerja di luar Indonesia atau untuk mempertunjukkan di luar Indonesia cara sewajarnya kehidupan rakyat Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 240 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan : 1. barang siapa dengan sengaja membikin atau menyuruh membikin dirinya tak mampu untuk memenuhi kewajiban berdasarkan pasal 30 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. barang siapa atas permintaan orang lain, dengan sengaja membikin orang itu tak mampu memenuhi kewajiban tersebut.

2. (2)

Jika perbuatan terakhir mengakibatkan kematian. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 241

Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. 2. ditiadakan berdasarkan L.N. 1955 - 28; barang siapa dalam pengangkut ternak yang diwajibkan memakai pas pengantar, pada waktu mengangkut dengan sengaja memakai pas yang diberikan untuk ternak lain, seolah-olah diberikan untuk yang diangkut.

BAB IX SUMPAH PALSU DAN KETERANGAN PALSU Pasal 242

(1)

Barang siapa dalam keadaan di mana undang-undang menentukan supaya memberi keterangan di atas sumpah atau mengadakan akibat hukum kepada keterangan yang demikian, dengan sengaja memberi keterangan palsu di atas sumpah, baik dengan lisan atau tulisan, secara pribadi maupun oleh kuasanya yang khusus ditunjuk untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Jika keterangan palsu di atas sumpah diberikan dalam perkara pidana dan merugikan terdakwa atau tersangka, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Disamakan dengan sumpah adalah janji atau penguatan diharuskan menurut aturan- aturan umum atau yang menjadi pengganti sumpah. Pidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 - 4 dapat dijatuhkan.

(2)

(3) (4)

Pasal 245 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh Negara atau Bank sebagai mata uang atau uang kertas asli dan tidak dipalsu. dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan mata uang atau uang kertas itu sebagai asli dan tidak dipalsu. Pasal 246 Barang siapa mengurangi nilai mata uang dengan maksud untuk mengeluarkan atau menyuruh mengedarkan uang yang dikurangi nilainya itu. ataupun barang siapa menyimpan atau memasukkan ke Indonesia uang yang demikian itu dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkannya sebagai uang yang tidak rusak. Pasal 249 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang yang tidak asli. 1938 No. 240. . padahal ditiru atau dipalsu olehnya sendiri. ataupun barang siapa menyimpan atau memasukkan ke Indonesia mata uang dan uang kertas yang demikian. dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan sebagai uang asli dan tidak dipalsu. atau waktu diterima diketahuinya bahwa tidak asli atau dipalsu. diancam. Pasal 247 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang yang dikurangi nilai olehnya sendiri atau yang merusaknya waktu diterima diketahui sebagai uang yang tidak rusak. Pasal 248 Ditiadakan berdasarkan Stbl. 593. BAB X PEMALSUAN MATA UANG DAN UANG KERTAS Pasal 244 Barang siapa meniru atau memalsu mata uang atau kertas yang dikeluarkan oleh Negara atau Bank. dipalsu atau dirusak atau uang kertas Negara atau Bank yang palsu atau dipalsu. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.Pasal 243 Ditiadakan berdasarkan Stbl. diancam karena merusak uang dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. 1931 No. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

barang siapa meniru atau memalsu tanda tangan.4 dapat dicabut. mungkin dianggap sebagai mata uang. bahan-bahan atau benda-benda yang menilik sifatnya digunakan untuk meniru. uang kertas Negara atau Bank yang palsu atau dipalsukan. barang siapa dengan sengaja dan tanpa izin Pemerintah. barang siapa meniru atau memalsu meterai yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia. atau jika diperlukan tanda tangan untuk sahnya meterai itu. juga apabila barang-barang itu bukan kepunyaan terpidana. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. padahal tidak nyatanyata akan digunakan sebagai perhiasan atau tanda peringatan. . benda yang mengurangi negara atau atau pidana BAB XI PEMALSUAN METERAI DAN MEREK Pasal 253 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 251 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak sepuluh ribu rupiah. baik yang ada maupun yang tidak ada capnya atau dikerjakan sedikit. menyimpan atau memasukkan ke Indonesia keping-keping atau lembar-lembaran perak. Pasal 250 bis Pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam bab ini : maka mata uang palsu. Pasal 250 Barang siapa membuat atau mempunyai persediaan bahan atau diketahuinya bahwa itu digunakan untuk meniru. Pasal 252 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 244 247. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai meterai itu sebagai meterai yang asli dan tidak dipalsu atau yang sah. atau untuk meniru atau memalsu uang kertas bank. maka hak-hak sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 No. memalsu atau nilai mata uang. 1 . memalsu atau mengurangi nilai mata uang atau uang kertas. dipalsu atau dirusak. dirampas.kecuali berdasarkan pasal 245 dan 247. sepanjang dipakai untuk atau menjadi obyek dalam melakukan kejahatan.

barang siapa memberi. Pasal 255 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1. membikin meterai tersebut dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum. yang menurut ketentuan undang-undang harus atau boleh dibubuhi pada barang atau bungkusnya secara palsu pada barang atau bungkus tersebut. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah merek atau tanda dari semula sudah dibubuhkan pada barang itu. 2. Pasal 254 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun : 1. 3. barang siapa dengan maksud yang sama. dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum. barang siapa membubuhi barang yang wajib ditera atau yang atas permintaan yang berkepentingan diizinkan untuk ditera atau ditera lagi dengan tanda tera Indonesia yang palsu. atau dengan tanda keahlian menurut undangundang yang dipalsukan atau memalsu merek atau tanda yang asli dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai seolah-olah merek atau tanda itu asli dan tidak dipalsu. atau barang siapa memalsu tanda tera yang asli.2. barang siapa membubuhi merek lain daripada yang tersebut dalam pasal 254 dan 255. barang siapa dengan maksud yang sama membubuhi merek pada barang tersebut dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum. barang siapa membubuhi barang-barang emas atau perak dengan merek Negara yang dipalsukan. 3. . barang siapa memberi. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah mereknya asli dan tidak dipalsu. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tanda teranya asli dan tidak dipalsu. menambah atau memindahkan tera Indonesia yang asli kepada barang yang lain daripada yang semula dibubuhi tanda itu. 2. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tanda tersebut dari semula diadakan pada barang itu. barang siapa dengan maksud yang sama membubuhi barang-barang tersebut dengan merek atau tanda. barang siapa yang dengan maksud yang sama membubuhi merek pada 2. Pasal 256 Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun : 1. menambah atau memindah merek Negara yang asli atau tanda keahlian menurut undang-undang yang asli pada barang emas atau perak yang lain daripada yang semula dibubuhi merek atau tanda itu.

mempunyai persediaan untuk dijual. tanda atau merek itu asli.barang atau bungkusnya dengan memakai cap yang asli secara melawan hukum. menyerahkan. ataupun tidak dibubuhkan secara melawan hukum pada benda-benda itu. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah merek tersebut ditentukan untuk barang itu. Pasal 257 Barang siapa dengan sengaja memakai. tanda atau merek yang tidak asli. diancam dengan pidana penjara sama dengan yang ditentukan dalam pasal 253 . menawarkan. atau memasukkan ke Indonesia. meterai.256. dipalsu atau dibikin secara melawan hukum. 3. menjual. padahal merek itu bukan untuk barang atau bungkusnya itu. ataupun benda-benda di mana merek itu dibubuhkannya secara melawan hukum seolah-olah meterai. menurut perbedaan yang ditentukan dalam pasal-pasal itu. Pasal 258 (1) Barang siapa memalsu ukuran atau takaran. tidak dipalsu dan tidak dibikin secara melawan hukum. anak timbangan atau timbangan sesudah dibubuhi tanda tera. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai . barang siapa memakai merek yang asli untuk barang atau bungkusnya.

Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai. menghilangkan cap yang gunanya untuk tidak memungkinkan dipakainya lagi. yang menurut ketentuan undang-undang harus dibubuhkan di atas atau pada meterai-meterai tersebut. Pasal 260 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. menjual. ciri atau tanda saat dipakainya dihilangkan. (2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai. jika perbuatan yang diterangkan di situ dilakukan terhadap meterai atau merek yang dipakai oleh Jawatan Pos Indonesia atau suatu negara asing. 257. Pasal 260 bis (1) Ketentuan dalam pasal 253. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai. Pasal 261 (2) (1) Barang siapa menyimpan bahan atau benda yang diketahuinya . (2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai ukuran atau takaran. seolaholah barang itu asli dan tidak dipalsu. anak timbangan atau timbangan yang dipalsu.barang itu seolah-olah asli dan tidak dipalsu. Jika kejahatan dilakukan terhadap meterai atau merek yang dipakai oleh jawatan pos negara asing. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. seolah-olah meterai itu belum dipakai. menyerahkan. dan 260 berlaku juga menurut perbedaan yang ditentukan dalam pasal-pasal itu. menawarkan. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. barang siapa pada meterai Pemerintah Indonesia yang telah dipakai. barang siapa pada meterai Pemerintah Indonesia yang telah dipakai. menyerahkan atau mempunyai persediaan untuk dijual suatu benda yang dihilangkan tanda apkirnya seolah-olah benda itu tidak diapkir. maksimum pidana pokok yang ditentukan bagi kejahatan itu dikurangi sepertiga. 256. dengan maksud yang sama menghilangkan tanda tangan. seolah-olah meterai belum dipakai. Pasal 259 (1) Barang siapa menghilangkan tanda apkir pada barang yang ditera dengan maksud hendak memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tidak diapkir. tanda tangannya. mempunyai persediaan untuk dijual atau memasukkan ke Indonesia meterai yang capnya. menjual. menawarkan. (2) 2. ciri atau tanda saat dipakainya.

diperuntukkan untuk melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 253 atau dalam pasal 260 bis. . berhubung dengan pasal 253. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. (2) Bahan-bahan dan barang-barang itu dirampas.

yang isinya tidak sejati atau yang dipalsukan seolah-olah benar dan tidak dipalsu. surat sero atau hutang atau sertifikat sero atau hutang dari suatu perkumpulan. perikatan atau pembebasan hutang. BAB XII PEMALSUAN SURAT Pasal 263 (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak. yayasan. jika dilakukan terhadap : 1. 5. tanda bukti dividen atau bunga dari salah satu surat yang diterangkan Dalam 2 dan 3. barang siapa dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati. atau tanda bukti yang dikeluarkan sebagai pengganti surat-surat itu. diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian. perseroan atau maskapai : (2) 4. jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian.Pasal 262 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 253 260 bis. jika pemalsuan surat itu dapat menimbulkan kerugian. akta-akta otentik.4 dapat dicabut. karena pemalsuan surat. atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu. maka hak-hak sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 No. Diancam dengan pidana yang sama. Pasal 265 . 2. talon. 1 . Pasal 264 (1) Pemalsuan surat diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. dengan pidana penjara paling lama enam tahun. 3. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat tersebut dalam ayat pertama. surat hutang atau sertifikat hutang dari sesuatu negara atau bagiannya ataupun dari suatu lembaga umum. (2) surat kredit atau surat dagang yang diperuntukkan untuk diedarkan.

dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai akta itu seolah-olah keterangannya sesuai dengan kebenaran. 359 jo.Ditiadakan berdasarkan Stbl. diancam. No. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. 429. jika pemakaian itu dapat menimbulkan kerugian. 1926. Pasal 266 (1) Barang siapa menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh akta itu. . No.

Diancam dengan pidana yang sama. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu supaya diterima dalam pekerjaan atau supaya menimbulkan kemurahan hati dan pertolongan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. kelemahan atau cacat. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. Pasal 268 (2) (3) (1) Barang siapa membuat secara palsu atau memalsu surat keterangan dokter tentang ada atau tidak adanya penyakit. seolah-olah surat itu benar dan tidak dipalsu. barang siapa dengan maksud yang sama memakai surat keterangan yang tidak benar atau yang dipalsu. dengan . kecacatan atau keadaan lain. kartu keamanan. Diancam dengan pidana yang sama. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun Jika keterangan diberikan dengan maksud untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit jiwa atau untuk menahannya di situ. Pasal 270 (2) (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan pas jalan atau surat penggantinya. Pasal 267 (1) Seorang dokter yang dengan sengaja memberikan surat keterangan palsu tentang ada atau tidaknya penyakit. ataupun barang siapa menyuruh beri surat serupa itu atas nama palsu atau nama kecil yang palsu atau dengan menunjuk pada keadaan palsu. surat perintah jalan atau surat yang diberikan menurut ketentuan undang-undang tentang pemberian izin kepada orang asing untuk masuk dan menetap di Indonesia. kemiskinan. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan yang palsu atau yang dipalsukan tersebut dalam ayat pertama. jika pemalsuan surat itu dapat menimbulkan kerugian. seolah-olah surat itu sejati dan tidak dipalsukan. yang isinya tidak sejati atau yang dipalsukan seolah-olah benar dan tidak dipalsu. kecakapan. barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan palsu itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran.(2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat tersebut dalam ayat pertama. dengan maksud untuk menyesatkan penguasa umum atau penanggung. kelemahan atau cacat. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 269 (2) (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsu surat keterangan tanda kelakuan baik.

maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu seolaholah sejati dan tidak dipalsukan atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. (2) Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat yang tidak benar atau yang dipalsu tersebut dalam ayat pertama, seolah-olah benar dan tidak dipalsu atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran.

Pasal 271 (1) Barang siapa membuat palsu atau memalsukan surat pengantar bagi kerbau atau sapi, atau menyuruh beri surat serupa itu atas nama palsu atau dengan menunjuk pada keadaan palsu, dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat yang palsu atau yang dipalsukan tersebut dalam ayat pertama, seolah-olah sejati dan tidak dipalsu atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. Pasal 272 Ditiadakan berdasarkan S. 1926 No. 359 jo. No. 429. Pasal 273 Ditiadakan berdasarkan S. 1926 No. 359 jo. No. 429. Pasal 274 (1) Barang siapa membuat palsu atau memalsukan surat keterangan seorang pejabat selaku penguasa yang sah, tentang hak milik atau hak lainnya atas sesuatu barang, dengan maksud untuk memudahkan penjualan atau penggadaiannya atau untuk menyesatkan pejabat kehakiman atau kepolisian tentang asalnya, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan maksud tersebut, memakai surat keterangan itu seolah-olah sejati dan tidak dipalsukan. Pasal 275 (1) Barang siapa menyimpan bahan atau benda yang diketahuinya bahwa diperuntukkan untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 264 No. 2 - 5, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Bahan-bahan dan benda-benda itu dirampas. Pasal 276 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 263 268, dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 - 4. BAB XIII

(2)

(2)

(2)

KEJAHATAN TERHADAP ASAL-USUL DAN PERKAWINAN Pasal 277 (1) Barang siapa dengan salah satu perbuatan sengaja menggelapkan asal-usul orang, diancam karena penggelapan asal-usul, dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

Pasal 282 (1) Barang siapa menyiarkan. 1 – 5 dapat dinyatakan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. barang siapa mengadakan perkawinan padahal mengetahui bahwa perkawinan atau perkawinan . 2. diancam karena melakukan pengakuan anak palsu dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. Pasal 278 Barang siapa mengakui seorang anak sebagai anaknya menurut peraturan Kitab Undang.undang Hukum Perdata. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan. barang siapa dengan sengaja dan di depan orang lain yang ada di situ bertentangan dengan kehendaknya. padahal diketahuinya bahwa dia bukan ayah dari anak tersebut. perkawinan lalu dinyatakan tidak sah. padahal sengaja tidak memberi tahu kepada pihak lain bahwa ada penghalang yang sah. BAB XIV KEJAHATAN TERHADAP KESUSILAAN Pasal 281 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. barang siapa dengan sengaja dan terbuka melanggar kesusilaan. Pasal 280 (3) Barang siapa mengadakan perkawinan.(2) Pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. (2) Jika yang melakukan perbuatan berdasarkan ayat 1 butir 1 menyembunyikan kepada pihak lain bahwa perkawinan yang telah ada menjadi penghalang yang sah untuk itu diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. 1 . apabila kemudian berdasarkan penghalang tersebut. Pasal 279 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun : 1. melanggar kesusilaan. gambaran atau benda yang telah diketahui isinya melanggar . Pencabutan hak berdasarkan pasal No. barang siapa mengadakan perkawinan padahal mengetahui bahwa perkawinan atau perkawinan-perkawinan pihak lain menjadi penghalang untuk itu.4 dapat dinyatakan.perkawinannya yang telah ada menjadi penghalang yang sah untuk itu. 2.

atau memiliki persediaan. gambaran atau benda tersebut. atau barang siapa dengan maksud untuk disiarkan. menawarkannya atau menunjukkannya sebagai bisa diperoleh. mengeluarkannya dari negeri. ataupun barang siapa secara terang-terangan atau dengan mengedarkan surat tanpa diminta. dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. memasukkannya ke dalam negeri. diancam dengan pidana .kesusilaan. meneruskannya. membikin tulisan.

Kalau yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam ayat pertama sebagai pencarian atau kebiasaan. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan atau alat itu adalah alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan. atau menunjuk sebagai bisa diperoleh. menyerahkan atau memperlihatkan tulisan. barang siapa menawarkan. memberikan untuk terus maupun untuk sementara waktu.penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. (2) Barang siapa menyiarkan. jika ada alasan kuat baginya untuk menduga bahwa tulisan. Diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan. barang siapa menawarkan. jika isi tadi telah diketahuinya. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan. bahwa tulisan. benda atau alat itu telah diketahuinya. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan. Pasal 283 bis Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan tersebut dalam pasal 282 dan 283 dalam menjalankan pencariannya dan ketika itu belum lampau dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi pasti karena kejahatan semacam itu (3) (2) (3) . Pasal 283 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. dapat dijatuhkan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah. diancam. Diancam dengan pidana yang sama. gambaran. ataupun barang siapa secara terang-terangan atau dengan mengedarkan surat tanpa diminta. menawarkan. dengan pidana paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. tulisan. menyerahkan atau memperlihatkan. ataupun barang siapa dengan maksud untuk disiarkan. membikin. memberikan untuk terus maupun untuk sementara waktu. memasukkan ke dalam negeri. barang siapa membacakan isi tulisan yang melanggar kesusilaan di muka orang yang belum dewasa sebagaimana dimaksud dalam ayat yang lalu. meneruskan mengeluarkannya dari negeri. dan yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa umumnya belum tujuh belas tahun. jika isi tulisan. maupun alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan kepada seorang yang belum dewasa. jika ada alasan kuat baginya untuk menduga. maupun alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan kepada seorang yang belum dewasa sebagaimana dimaksud dalam ayat pertama. atau memiliki persediaan. gambaran atau benda itu melanggar kesusilaan.

seorang pria yang telah kawin yang melakukan gendak (overspel). maka dapat di cabut haknya untuk menjalankan pencarian tersebut. padahal .juga. Pasal 284 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan : 1. a.

padahal diketahuinya bahwa yang turut bersalah telah kawin. dalam tenggang waktu tiga bulan diikuti dengan permintaan bercerai atau pisah meja dan ranjang karena alasan itu juga. (3) Terhadap pengaduan ini tidak berlaku pasal 72. kecuali jika umur wanita belum sampai dua belas tahun atau jika ada salah satu hal berdasarkan pasal 291 dan pasal 294. (5) Jika bagi suami-istri berlaku pasal 27 BW. padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umumnya belum lima belas tahun. seorang pria yang turut serta melakukan perbuatan itu. (2) Tidak dilakukan penuntutan melainkan atas pengaduan suami/istri yang tercemar. Pasal 287 (1) Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan. (2) . diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. b. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. bahwa belum waktunya untuk dikawini. 73. Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan. padahal diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya. seorang wanita yang telah kawin yang turut serta melakukan perbuatan itu. pengaduan tidak diindahkan selama Perkawinan belum diputuskan karena perceraian atau sebelum putusan yang menyatakan pisah meja dan tempat tidur menjadi tetap. Pasal 285 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan. padahal diketahui bahwa pasal 27 BW berlaku baginya.diketahui bahwa1 pasal 27 BW berlaku baginya. 2. a. seorang wanita yang telah kawin yang melakukan gendak. padahal diketahui olehnya bahwa yang turut bersalah telah kawin dan pasal 27 BW berlaku baginya. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. dan 75. b. Pasal 286 Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan. dan bilamana bagi mereka berlaku pasal 27 BW. (4) Pengaduan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan dalam sidang pengadilan belum dimulai. atau kalau umurnya tidak jelas.

apabila perbuatan mengakibatkan lukaluka diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.Pasal 288 (1) Barang siapa dalam perkawinan bersetubuh dengan seorang wanita yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa yang bersangkutan belum waktunya untuk dikawini. .

Pasal 291 (1) Jika salah satu kejahatan berdasarkan pasal 286. 2 86. padahal diketahuinya bahwa orang itu pingsan atau tidak berdaya. 287. diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan. atau dengan penyesatan sengaja menggerakkan seorang belum dewasa dan 3. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun. Pasal 290 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. 289 dan 290 mengakibatkan kematian dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dijatuhkan pidana penjara paling lama dua belas tahun. (3) Jika mengakibatkan mati. Pasal 292 Orang dewasa yang melakukan perbuatan cabul dengan orang lain sesama kelamin. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.(2) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. Jika salah satu kejahatan berdasarkan pasal 285. barang siapa membujuk seseorang yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umurnya belum lima belas tahun atau kalau umurnya tidak jelas yang bersangkutan atau belum waktunya untuk dikawini. (2) . Pasal 293 (1) Barang siapa dengan memberi atau menjanjikan uang atau barang. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Pasal 289 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. dan 290 mengakibatkan luka. yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya belum dewasa.luka berat. menyalahgunakan pembawa yang timbul dari hubungan keadaan. atau bersetubuh di luar perkawinan dengan orang lain. 287. barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seorang padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya. dijatuhkan pidana penjara paling lama dua belas tahun. yang bersangkutan belum waktunya untuk dikawini. bahwa umumnya belum lima belas tahun atau kalau umumnya tidak jelas. 2. 289. barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seorang.

Tenggang waktu tersebut dalam pasal 74 bagi pengaduan ini adalah masing-masing sembilan bulan dan dua belas bulan. (2) (3) Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan orang yang terhadap dirinya dilakukan kejahatan itu. diketahui atau selayaknya harus diduganya. .baik tingkah lakunya untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul dengan dia. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. padahal tentang belum kedewasaannya.

(2) 2. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah. anak tirinya. pendidikan atau penjagaannya diserahkan kepadanya. dengan pidana penjara paling lama lima tahun barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan dilakukannya perbuatan cabul oleh anaknya. anak angkatnya. guru. ataupun oleh bujangnya atau bawahannya yang belum cukup umur. Pasal 297 . tempat pekerjaan negara. Pasal 295 (1) Diancam : 1. rumah piatu. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. 2. atau dengan orang yang penjagaannya dipercayakan atau diserahkan kepadanya. dengan pidana penjara paling lama empat tahun barang siapa dengan sengaja menghubungkan atau memudahkan perbuatan cabul. yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang dimasukkan ke dalamnya. Pasal 296 Barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain. yang dilakukan oleh orang yang diketahuinya belum dewasa atau yang sepatutnya harus diduganya demikian. anak angkatnya. pejabat yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang karena jabatan adalah bawahannya. pegawai. maka pidana dapat ditambah sepertiga. dokter. kecuali yang tersebut dalam butir 1 di atas. Diancam dengan pidana yang sama : 1. atau anak di bawah pengawasannya yang belum dewasa. tempat pendidikan. anak di bawah pengawasannya yang belum dewasa. atau dengan orang yang belum dewasa yang pemeliharaannya. anak tirinya. rumah sakit. pengurus. pengawas atau pesuruh dalam penjara.Pasal 294 (1) Barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan anaknya. atau oleh orang yang belum dewasa yang pemeliharaannya. dengan orang lain. (2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan itu sebagai pencarian atau kebiasaan. dengan orang lain. dan menjadikannya sebagai pencarian atau kebiasaan. rumah sakit jiwa atau lembaga sosial. pendidikan atau penjagaannya diserahkan kepadanya atau pun dengan bujangnya atau bawahannya yang belum dewasa.

297. Pasal 298 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 281.290 dan 292 . 1 . diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun.5 dapat dinyatakan. 284 .Perdagangan wanita dan perdagangan anak laki-laki yang belum dewasa. . pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No.

dengan diberitahukan atau ditimbulkan harapan bahwa karena pengobatan itu hamilnya dapat digugurkan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. bidan atau juru obat. (2) (3) (4) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. 2. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat puluh lima ribu rupiah. padahal diketahui bahwa anak itu akan dipakai untuk atau di waktu melakukan pengemisan atau untuk pekerjaan yang berbahaya. Pasal 300 (2) (3) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. Perdagangan wanita dan perdagangan anak laki-laki yang belum dewasa. barang siapa dengan sengaja menjual atau memberikan minuman yang memabukkan kepada seseorang yang telah kelihatan mabuk. dapat dicabut haknya untuk melakukan pencarian itu. Jika yang bersalah berbuat demikian untuk mencari keuntungan. pidananya dapat ditambah sepertiga Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. atau menjadikan perbuatan tersebut sebagai pencarian atau kebiasaan. atau yang dapat merusak kesehatannya. Pasal 299 (1) Barang siapa dengan sengaja mengobati seorang wanita atau menyuruh supaya diobati. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.(2) Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 292 297 dalam melakukan pencariannya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jika perbuatan mengakibatkan kematian. maka hak untuk melakukan pencarian itu dapat dicabut. Pasal 302 . Pasal 301 Barang siapa memberi atau menyerahkan kepada orang lain seorang anak yang ada di bawah kekuasaannya yang sah dan yang umumnya kurang dari dua belas tahun. 3. barang siapa dengan sengaja membikin mabuk seorang anak yang umurnya belum cukup enam belas tahun. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa orang untuk minum minuman yang memabukkan. atau jika dia seorang tabib. dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu.

.(1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah karena melakukan penganiayaan ringan terhadap hewan : 1. dengan sengaja menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau secara melampaui batas.

2. atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. karena penganiayaan hewan. (2) Kalau yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian. atau kepada hewan yang wajib dipeliharanya. maka hewan itu dapat dirampas. atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan untuk itu. (3) (4) Percobaan melakukan kejahatan tersebut tidak dipidana. Di situ termasuk segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain. 2. Yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan. demikian juga segala pertaruhan lainnya. yang seluruhnya atau sebagian menjadi kepunyaannya dan ada di bawah pengawasannya. dengan sengaja menawarkan atau memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk bermain judi atau dengan sengaja turut serta dalam perusahaan untuk itu. Pasal 303 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. menjadikan turut serta pada permainan judi sebagai pencarian. yang diadakan dengan melanggar ketentuan Pasal 303. maka dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu. dengan sengaja tidak memberi makanan yang diperlukan untuk hidup kepada hewan. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan sakit lebih dari seminggu. di mana pada umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung pada peruntungan belaka. barang siapa menggunakan kesempatan main judi. Jika hewan itu milik yang bersalah. barang siapa tanpa mendapat izin : 1. atau cacat atau menderita luka-luka berat lainnya. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau dengan melampaui batas yang diperlukan untuk mencapai tujuan itu. Pasal 303 bis (3) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sepuluh juta rupiah : 1. 3. barang siapa ikut serta main judi di jalan umum atau di pinggir jalan . dengan tidak peduli apakah untuk menggunakan kesempatan adanya sesuatu syarat atau dipenuhinya sesuatu tata cara. juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir. atau mati.2.

kecuali kalau ada izin dari penguasa yang berwenang yang telah memberi izin untuk mengadakan perjudian itu. Pasal 306 (1) Jika salah satu perbuatan berdasarkan pasal 304 dan 305 mengakibatkan luka-luka berat. Pasal 308 Jika seorang ibu karena takut akan diketahui orang tentang kelahiran anaknya. tidak lama sesudah melahirkan.umum atau di tempat yang dapat dikunjungi umum. Pasal 305 Barang siapa menempatkan anak yang umurnya belum tujuh tahun untuk ditemukan atau meninggalkan anak itu dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya. maka pidana yang ditentukan dalam pasal 305 dan 306 dapat ditambah dengan sepertiga. (2) . menempatkan anaknya untuk ditemukan atau meninggalkannya dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya. Pasal 307 Jika yang melakukan kejahatan berdasarkan pasal 305 adalah bapak atau ibu dari anak itu. (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak ada pemidanaan yang menjadi tetap karena salah satu dari pelanggaran ini. Jika mengakibatkan kematian pidana penjara paling lama sembilan tahun. perawatan atau pemeliharaan kepada orang itu. BAB XV MENINGGALKAN ORANG YANG PERLU DITOLONG Pasal 304 Barang siapa dengan sengaja menempatkan atau membiarkan seorang dalam keadaan sengsara. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. maka maksimum pidana tersebut dalam pasal 305 dan 306 dikurangi separuh. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun enam bulan. padahal menurut hukum yang berlaku baginya atau karena persetujuan dia wajib memberi kehidupan. dapat dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak lima belas juta rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

BAB XVI PENGHINAAN Pasal 310 (1) Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal. maka hak-hak tersebut dalam pasal 35 No. Tidak merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis. jika hal yang dituduhkan hanya dapat dituntut atas pengaduan dan pengaduan tidak dimajukan. dan tuduhan dilakukan bertentangan dengan apa yang diketahui. Pasal 313 Pembuktian yang dimaksud dalam pasal 312 tidak dibolehkan. . apabila seorang pejabat dituduh sesuatu hal dalam menjalankan tugasnya. atau karena terpaksa untuk membela diri. Pasal 312 Pembuktian akan kebenaran tuduhan hanya dibolehkan dalam hal-hal berikut : 1. maka diancam karena pencemaran tertulis dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 311 (1) Jika yang melakukan kejahatan pencemaran atau pencemaran tertulis dibolehkan untuk membuktikan apa yang dituduhkan itu benar.3 dapat dijatuhkan.308. apabila hakim memandang perlu untuk memeriksa kebenaran itu guna menimbang keterangan terdakwa.Pasal 309 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 304 . diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 4 dapat dicabut. bahwa perbuatan dilakukan demi kepentingan umum. maka dia diancam melakukan fitnah dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. tidak membuktikannya. Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum. Jika hal itu dilakukan dengan tulisan atau gambaran yang disiarkan. jika perbuatan jelas dilakukan demi kepentingan umum atau karena terpaksa untuk membela diri. Pasal 314 (2) (3) (2) 2. 1 .

diancam karena penghinaan ringan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.(1) Jika yang dihina. Pasal 316 Pidana yang ditentukan dalam pasal-pasal sebelumnya dalam bab ini. atau dengan surat yang dikirimkan atau diterimakan kepadanya. Pasal 315 (2) (3) Tiap-tiap penghinaan dengan sengaja yang tidak bersifat pencemaran atau pencemaran tertulis yang dilakukan terhadap seseorang. maka penuntutan karena fitnah dihentikan sampai mendapat putusan yang menjadi tetap tentang hal yang dituduhkan. dinyatakan bersalah atas hal yang dituduhkan. Jika terhadap yang dihina telah dimulai penuntutan pidana karena hal yang dituduhkan padanya. dapat ditambah dengan sepertiga jika yang dihina adalah seorang pejabat pada waktu atau karena menjalankan tugasnya yang sah. . maka pemidanaan karena fitnah tidak mungkin. maupun di muka orang itu sendiri dengan lisan atau perbuatan. maka putusan itu dipandang sebagai bukti sempurna bahwa hal yang dituduhkan tidak benar. baik di muka umum dengan lisan atau tulisan. Jika dia dengan putusan hakim yang menjadi tetap dibebaskan dari hal yang dituduhkan. dengan putusan hakim yang menjadi tetap.

diancam karena menimbulkan persangkaan palsu. tidak dituntut jika tidak ada pengaduan dari orang yang terkena kejahatan itu. baik secara tertulis maupun untuk dituliskan. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan atau gambaran yang isinya menghina atau bagi orang yang sudah mati mencemarkan namanya. dengan maksud supaya isi surat atau gambar itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. maka kejahatan juga dapat dituntut atas pengaduan orang itu. 1 . kecuali berdasarkan pasal 316. Kejahatan ini tidak dituntut kalau tidak ada pengaduan dari salah seorang keluarga sedarah maupun semenda dalam garis lurus atau menyimpang sampai derajat kedua dari yang mati itu.3 dapat dijatuhkan. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. diancam karena melakukan pengaduan fitnah. Jika karena lembaga matriarkhal kekuasaan bapak dilakukan oleh orang lain daripada bapak. Jika Yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 321 (1) Barang siapa menyiarkan. Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No.Pasal 317 (1) Barang siapa dengan sengaja mengajukan pengaduan atau pemberitahuan palsu kepada penguasa. Pasal 320 (1) Barang siapa terhadap seseorang yang sudah mati melakukan perbuatan yang kalau orang itu masih hidup akan merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis. Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. Pasal 319 Penghinaan yang diancam dengan pidana menurut bab ini. dengan pidana penjara paling lama empat tahun.3 dapat dijatuhkan. 1 . Pasal 318 (1) Barang siapa dengan sesuatu perbuatan sengaja menimbulkan secara palsu persangkaan terhadap seseorang bahwa dia melakukan suatu perbuatan pidana. atau atas pengaduan suami (istri)nya. sedangkan ketika itu belum lampau dua tahun sejak adanya (2) (2) (2) (3) (2) . tentang seseorang sehingga kehormatan atau nama baiknya terserang.

diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. (3) Kejahatan ini tidak dituntut kalau tidak ada pengaduan dari orang yang ditunjuk dalam pasal 319 dan pasal 320. maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang itu. maka dapat. Kejahatan ini hanya dituntut atas pengaduan pengurus perusahaan itu. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. kerajinan atau pertanian. . ayat kedua dan ketiga. Pasal 323 (1) Barang siapa dengan sengaja memberitahukan hal-hal khusus tentang suatu perusahaan dagang. yang harus dirahasiakannya. BAB XVII MEMBUKA RAHASIA Pasal 322 (1) Barang siapa dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pencariannya. (2) (2) BAB XVIII KEJAHATAN TERHADAP KEMERDEKAAN ORANG Pasal 324 Barang siapa dengan biaya sendiri atau biaya orang lain menjalankan perniagaan budak atau melakukan perbuatan perniagaan budak atau dengan sengaja turut serta secara langsung atau tidak langsung dalam salah satu perbuatan tersebut di atas. Pasal 325 (1) Barang siapa sebagai nakhoda bekerja atau bertugas di kapal. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan perniagaan budak.pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. Jika kejahatan dilakukan terhadap seorang tertentu. di mana ia bekerja atau dahulu bekerja. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. dicabut haknya untuk menjalankan pencarian tersebut. baik yang sekarang maupun yang dahulu.

Pasal 329 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum mengangkut orang ke daerah lain. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan atau keperluan perniagaan budak. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.atau dipakai kapal itu untuk perniagaan budak. (2) Bilamana pengangkutan itu mengakibatkan kematian seorang budak atau lebih. maka nakhoda diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. padahal orang itu telah membuat perjanjian untuk bekerja di suatu tempat tertentu. secara langsung atau tidak langsung bekerja sama untuk menyewakan. atau dari pengawasan orang yang berwenang untuk itu. atau untuk menempatkan dia dalam keadaan sengsara. Pasal 326 Barang siapa bekerja sebagai awak kapal di sebuah kapal. Bilamana dalam hal ini dilakukan tipu muslihat. Pasal 327 Barang siapa dengan biaya sendiri atau biaya orang lain. mengangkutkan atau mengasuransikan sebuah kapal. Pasal 331 (2) . diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. Pasal 328 Barang siapa membawa pergi seorang dari tempat kediamannya atau tempat tinggalnya sementara dengan maksud untuk menempatkan orang itu secara melawan hukum di bawah kekuasaannya atau kekuasaan orang lain. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan perniagaan budak. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. kekerasan atau ancaman kekerasan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. dijatuhkan pidana penjara paling lama sembilan tahun. atau bilamana anaknya belum berumur dua belas tahun. Pasal 330 (1) Barang siapa dengan sengaja menarik seorang yang belum cukup umur dari kekuasaan yang menurut undang-undang ditentukan atas dirinya. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. diancam karena penculikan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. atau dengan sukarela tetap bertugas setelah mendengar bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan atau keperluan perniagaan budak.

dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. paling lama sembilan tahun. (4) jika wanita ketika dibawa pergi belum dewasa. b. jika wanita ketika dibawa pergi sudah dewasa. atau dengan sengaja menariknya dari pengusutan pejabat kehakiman atau kepolisian diancam dengan penjara paling lama empat tahun. oleh dia sendiri atau orang lain yang harus memberi izin bila dia kawin. b. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. barang siapa membawa pergi seorang wanita dengan tipu muslihat. oleh dia sendiri atau oleh suaminya. atau dari pengawasan orang yang berwenang untuk itu.Orang siapa dengan sengaja menyembunyikan orang yang belum dewasa yang ditarik atau menarik sendiri dari kekuasaan yang menurut undang-undang ditentukan atas dirinya. atau meneruskan perampasan kemerdekaan yang demikian. atau jika anak itu berumur di bawah dua belas tahun. Pasal 333 (1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum merampas kemerdekaan seseorang. Jika mengakibatkan mati diancam dengan pidana penjara paling lama dua (2) (3) belas tahun (4) Pidana yang ditentukan dalam pasal ini diterapkan juga bagi orang yang dengan sengaja dan melawan hukum memberi tempat untuk perampasan . Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. a. Jika yang membawa pergi lalu kawin dengan wanita yang dibawa pergi dan terhadap perkawinan itu berlaku aturan-aturan Burgerlijk Wetboek. baik di dalam maupun di luar perkawinan. baik di dalam maupun di luar perkawinan. dengan maksud untuk memastikan penguasaannya terhadap wanita itu. dengan maksud untuk memastikan penguasaan terhadap wanita itu. maka tak dapat dijatuhkan pidana sebelum perkawinan itu dinyatakan batal. kekerasan atau ancaman kekerasan. barang siapa membawa pergi seorang wanita yang belum dewasa. Pengaduan dilakukan : a. tanpa dikehendaki orang tuanya atau walinya tetapi dengan persetujuannya. (2) (3) Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan. Pasal 332 (1) Bersalah melarikan wanita diancam dengan pidana penjara. paling lama tujuh tahun.

333 dan pasal 336 ayat kedua. 1 . atau dengan memakai ancaman kekerasan. sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan. kejahatan hanya dituntut atas pengaduan orang yang terkena. Bilamana ancaman dilakukan secara tertulis dan dengan syarat tertentu. dengan perkosaan atau perbuatan yang melanggar kehormatan kesusilaan. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun.kemerdekaan. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. Pasal 337 (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 324 . atau diteruskannya perampasan kemerdekaan yang demikian. (2) (3) Jika mengakibatkan mati. baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain. sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan. tidak melakukan atau membiarkan sesuatu dengan ancaman pencemaran atau pencemaran tertulis. barang siapa mengancam dengan kekerasan terhadap orang atau barang secara terang-terangan dengan tenaga bersama. dengan suatu kejahatan yang menimbulkan bahaya umum bagi keamanan orang atau barang. (2) Dalam hal sebagaimana dirumuskan dalam butir 2. barang siapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan. 2. tidak melakukan atau membiarkan sesuatu. Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat. . maka yang bersalah diancam dengan pidana kurungan paling lama sembilan bulan.4. maka dikenakan pidana penjara paling lama lima tahun. dengan sesuatu kejahatan terhadap nyawa. dengan memakai kekerasan. Pasal 336 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Pasal 334 (1) Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan seorang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum. Pasal 335 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. dengan penganiayaan berat atau dengan pembakaran. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. barang siapa memaksa orang lain supaya melakukan.

Pasal 344 . atau untuk melepaskan diri sendiri maupun peserta lainnya dari pidana dalam hal tertangkap tangan. dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. ataupun untuk memastikan penguasaan barang yang diperolehnya secara melawan hukum. paling lama dua puluh tahun. paling lama dua puluh tahun. diancam karena membunuh anak sendiri. diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan sengaja merampas nyawa anaknya. disertai atau didahului oleh suatu perbuatan pidana. Pasal 339 Pembunuhan yang diikuti. yang dilakukan dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pelaksanaannya. diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu. diancam karena melakukan pembunuhan anak sendiri dengan rencana. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. sebagai pembunuhan atau pembunuhan anak dengan rencana. Pasal 341 Seorang ibu yang karena takut akan ketahuan melahirkan anak pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian. diancam karena pembunuhan dengan rencana.BAB XIX KEJAHATAN TERHADAP NYAWA Pasal 338 Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain. Pasal 340 Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain. Pasal 342 Seorang ibu yang untuk melaksanakan niat yang ditentukan karena takut akan ketahuan bahwa ia akan melahirkan anak pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian merampas nyawa anaknya. Pasal 343 Kejahatan yang diterangkan dalam pasal 341 dan 342 dipandang bagi orang lain yang turut serta melakukan.

. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.Barang siapa merampas nyawa orang lain atas permintaan orang itu sendiri yang jelas dinyatakan dengan kesungguhan hati.

diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun kalau orang itu jadi bunuh diri. bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan berdasarkan pasal 346. 347 dan 348. Pasal 347 (1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita tanpa persetujuannya. karena pembunuhan dengan rencana. Pasal 350 Dalam hal pemidanaan karena pembunuhan. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. BAB XX PENGANIAYAAN Pasal 351 (1) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus (2) (2) . diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. menolongnya dalam perbuatan itu atau memberi sarana kepadanya untuk itu. Pasal 348 (1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya. ataupun melakukan atau membantu melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 347 dan 348. 1.5. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut.Pasal 345 Barang siapa sengaja mendorong orang lain untuk bunuh diri. maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencarian dalam mana kejahatan dilakukan. Pasal 349 Jika seorang dokter. atau karena salah satu kejahatan berdasarkan Pasal 344. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. Pasal 346 Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu.

diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. (2) (3) (4) (5) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.rupiah. Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana. Jika mengakibatkan mati. . Dengan penganiayaan disamakan sengaja merusak kesehatan.

Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian. Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun Pasal 354 (1) (2) Barang siapa sengaja melukai berat orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. jika kejahatan itu dilakukan terhadap seorang pejabat ketika atau karena menjalankan tugasnya yang sah. 353. Pidana dapat ditambah sepertiga bagi orang yang melakukan kejahatan itu terhadap orang yang bekerja padanya. Pasal 355 (1) (2) Penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu.Pasal 352 (1) Kecuali yang tersebut dalam pasal 353 dan 356. Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana. 2. sebagai penganiayaan ringan. 3. 354 dan 355 dapat ditambah dengan sepertiga : 1. dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. istrinya atau anaknya. bapaknya yang sah. Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat. bagi yang melakukan kejahatan itu terhadap ibunya. atau menjadi bawahannya. Pasal 356 Pidana yang ditentukan dalam pasal 351. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. jika kejahatan itu dilakukan dengan memberikan bahan yang berbahaya bagi nyawa atau kesehatan untuk dimakan atau diminum. yang bersalah dikenakan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 353 (1) (2) (3) Penganiayaan dengan rencana lebih dahulu. diancam karena melakukan penganiayaan berat dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun. Pasal 357 (2) . maka penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian. Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian. diancam.

.4. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 30 No.Dalam hal pemidanaan karena salah satu kejahatan berdasarkan pasal 353 dan 355. 1 .

diancam karena pencurian. jika akibatnya ada yang mati. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.Pasal 358 Mereka yang sengaja turut serta dalam penyerangan atau perkelahian di mana terlibat beberapa orang. Pasal 360 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mendapat luka-luka berat. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. diancam : 1. BAB XXI MENYEBABKAN MATI ATAU LUKA-LUKA KARENA KEALPAAN Pasal 359 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain. selain tanggung jawab masing-masing terhadap apa yang khusus dilakukan olehnya. dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum. BAB XXII PENCURIAN Pasal 362 Barang siapa mengambil barang sesuatu. jika akibat penyerangan atau perkelahian itu ada yang luka-luka berat. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. maka pidana ditambah dengan sepertiga dan yang bersalah dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian dalam mana dilakukan kejahatan dan hakim dapat memerintahkan supaya putusannya diumumkan. Pasal 361 Jika kejahatan yang diterangkan dalam bab ini dilakukan dalam menjalankan suatu jabatan atau pencarian. dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau (2) . 2. Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain luka-luka sedemikian rupa sehingga timbul penyakit atau halangan menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian selama waktu tertentu. dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.

Pasal 363 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. . pencurian ternak.pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.

atau gempa laut. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. kecelakaan kereta api. atau untuk sampai pada barang yang diambil. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. Pasal 365 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun pencurian yang didahului. 3. pemberontakan atau bahaya perang. 4. atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri. kapal terdampar. disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. Pasal 364 Perbuatan yang diterangkan dalam pasal 362 dan pasal 363 butir 4. pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan. terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian. kapal karam. dilakukan dengan merusak. pencurian pada waktu ada kebakaran. maka diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. jika perbuatan dilakukan pada waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya. . jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. atau dengan memakai anak kunci palsu. letusan. jika harga barang yang dicuri tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. di berjalan. jika perbuatan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. 2. memotong atau memanjat. untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya. (3) Jika perbuatan mengakibatkan kematian maka diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. (2) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun : 1. jika masuk ke tempat melakukan kejahatan dengan merusak atau memanjat atau dengan memakai anak kunci palsu. begitu pun perbuatan yang diterangkan dalam pasal 363 butir 5. banjir gempa bumi. 4. 3. pencurian di waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya. gunung meletus. yang dilakukan oleh orang yang ada di situ tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh yang berhak. diancam karena pencurian ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. apabila tidak dilakukan dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya.2. 5. (2) Jika pencurian yang diterangkan dalam butir 3 disertai dengan salah satu hal dalam butir 4 dan 5. atau dalam hal tertangkap tangan. huru-hara.

jika perbuatan mengakibatkan luka berat atau kematian dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. 1 dan 3.(4) Diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. Pasal 366 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 362. . 363.4. 1 . disertai pula oleh salah satu hal yang diterangkan dalam no. dan 865 dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No.

dengan ancaman pencemaran baik dengan lisan maupun tulisan. atau supaya membuat hutang atau menghapuskan piutang. dan keempat berlaku bagi kejahatan (2) (3) (2) ini. maka terhadap pembuat atau pembantu itu tidak mungkin diadakan tuntutan pidana. atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang. BAB XXIII PEMERASAN DAN PENGANCAMAN Pasal 368 (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. diancam karena pemerasan dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu. Ketentuan pasal 365 ayat kedua. maka ketentuan ayat di atas berlaku juga bagi orang itu.Pasal 367 (1) Jika pembuat atau pembantu dari salah satu kejahatan dalam bab ini adalah suami (istri) dari orang yang terkena kejahatan dan tidak terpisah meja dan ranjang atau terpisah harta kekayaan. . atau dengan ancaman akan membuka rahasia. memaksa seorang supaya memberikan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang itu atau orang lain. baik dalam garis lurus maupun garis menyimpang derajat kedua maka terhadap orang itu hanya mungkin diadakan penuntutan jika ada pengaduan yang terkena kejahatan. Jika dia adalah suami (istri) yang terpisah meja dan ranjang atau terpisah harta kekayaan. (2) Kejahatan ini tidak dituntut kecuali atas pengaduan orang yang terkena kejahatan. Jika menurut lembaga matriarkhal kekuasaan bapak dilakukan oleh orang lain daripada bapak kandung (sendiri). yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain. Pasal 370 Ketentuan pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang di rumuskan dalam bab ini. ketiga. Pasal 369 (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. atau jika dia adalah keluarga sedarah atau semenda.

terhadap barang sesuatu yang dikuasainya selaku demikian. Pasal 373 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 372 apabila yang digelapkan bukan ternak dan harganya tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. diancam sebagai penggelapan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. atau yang dilakukan oleh wali pengampu. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Pasal 377 . Pasal 376 Ketentuan dalam pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. Pasal 374 Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah untuk itu. 1 .Pasal 37l Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. pengurus atau pelaksana surat wasiat.4. pengurus lembaga sosial atau yayasan. Pasal 375 Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang karena terpaksa diberi barang untuk disimpan. BAB XXIV PENGGELAPAN Pasal 372 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain. tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan.

Pasal 379a Barang siapa menjadikan sebagai mata pencarian atau kebiasaan untuk membeli barang. barang siapa dengan sengaja menjual menawarkan menyerahkan.(1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 372. dengan tipu muslihat. kesenian atau kerajinan. dengan maksud supaya tanpa pembayaran seluruhnya memastikan penguasaan terhadap barang. atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dengan memakai nama palsu atau martabat palsu. barang siapa menaruh suatu nama atau tanda secara palsu di atas atau di dalam suatu hasil kesusastraan.barang itu untuk diri sendiri maupun orang lain diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dan 375 hakim dapat memerintahkan supaya putusan diumumkan dan dicabutnya hak-hak berdasarkan pasal 35 No. . keilmuan. 1 . menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya. 2. 374. atau memalsu nama atau tanda yang asli. BAB XXV PERBUATAN CURANG Pasal 378 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum.4.barang. (2) Jika kejahatan dilakukan dalam menjalankan pencarian maka dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu. ataupun rangkaian kebohongan. Pasal 379 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 378. jika barang yang diserahkan itu bukan ternak dan harga daripada barang. dengan maksud supaya orang mengira bahwa itu benar-benar buah hasil orang yang nama atau tandanya ditaruh olehnya di atas atau di dalamnya tadi. hutang atau piutang itu tidak lebih dari dua puluh lima rupiah diancam sebagai penipuan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. Pasal 380 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak lima ribu rupiah : 1. mempunyai persediaan untuk dijual atau memasukkan ke Indonesia.

atau membikin tak dapat dipakai. mendamparkan. jika perbuatan itu dapat menimbulkan kerugian bagi konkuren-konkurennya atau konkuren-konkuren orang lain. mengenai jenis. yang di dalam atau di atasnya telah ditaruh nama atau tanda yang palsu. dengan menggunakan tipu muslihat. diancam.hasil kesusastraan. kapal yang dipertanggungkan atau yang muatannya maupun upah yang akan diterima untuk pengangkutan muatannya yang dipertanggungkan. seorang penjual yang berbuat curang terhadap pembeli : 1. atau yang nama atau tandanya yang asli telah dipalsui. keilmuan.syarat yang demikian. seakan-akan itu benarbenar hasil orang yang nama atau tandanya telah ditaruh secara palsu tadi. jika diketahuinya keadaan-keadaan sebenarnya diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 382 bis Barang siapa untuk mendapatkan. menghancurkan. karena sengaja menyerahkan barang lain daripada yang ditunjuk untuk dibeli. menimbulkan kebakaran atau ledakan pada suatu barang yang dipertanggungkan terhadap bahaya kebakaran. merusakkan. Pasal 382 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. melangsungkan atau memperluas hasil perdagangan atau perusahaan milik sendiri atau orang lain. atas kerugian penanggung asuransi atau pemegang surat bodemerij yang sah. (2) Jika hasil itu kepunyaan terpidana. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak tiga belas ribu lima ratus rupiah. Pasal 383 bis .keadaan yang berhubungan dengan pertanggungan sehingga disetujui perjanjian. maka boleh dirampas. atau mengaramkan. hal mana tentu tidak akan disetujuinya atau setidak-tidaknya tidak dengan syarat. 2. kesenian atau kerajinan. melakukan perbuatan curang untuk menyesatkan khalayak umum atau seorang tertentu. keadaan atau jumlah barang yang diserahkan. Pasal 383 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. ataupun yang atasnya telah diterima uang bodemerij diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. karena persaingan curang. Pasal 381 Barang siapa dengan jalan tipu muslihat menyesatkan penanggung asuransi mengenai keadaan.

diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. penanaman atau pembenihan di atas tanah yang belum besertifikat. sesuatu hak tanah yang belum besertifikat yang telah dibebani credietverband atau sesuatu gedung bangunan. penanaman atau pembenihan di atas tanah yang juga telah dibebani demikian.Seorang pemegang kognosemen yang sengaja mempergunakan beberapa eksemplar dari surat tersebut dengan titel yang memberatkan. menjual atau menukarkan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat yang telah digadaikan. menggadaikan atau menyewakan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat padahal diketahui bahwa orang lain yang mempunyai atau turut mempunyai hak atas tanah itu : barang siapa dengan maksud yang sama. tanpa memberitahukan tentang adanya beban itu kepada pihak yang lain. bangunan. dengan menyembunyikan kepada pihak lain bahwa tanah yang berhubungan dengan hak tadi sudah digadaikan. sesuatu gedung. 4. menjual. 2. menukarkan atau membebani dengan credietverband. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. jika jumlah keuntungan yang di peroleh tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. barang siapa dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. padahal diketahui bahwa yang mempunyai atau turut mempunyai hak di atasnya adalah orang lain. Pasal 385 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1. menukarkan atau membebani dengan credietverband sesuatu hak tanah yang telah besertifikat. barang siapa dengan maksud yang sama mengadakan credietverband mengenai sesuatu hak tanah yang belum besertifikat. . dan untuk beberapa orang penerima. Pasal 384 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 383. padahal tidak diberitahukannya kepada pihak yang lain bahwa tanah itu telah digadaikan. barang siapa dengan maksud yang sama. barang siapa dengan maksud yang sama menjual. 3. 5.

6. barang siapa yang bertugas mengawasi pembangunan atau penyerahan barang-barang itu. barang siapa dengan maksud yang sama menjual atau menukarkan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat untuk suatu masa. minuman atau obat-obatan yang diketahuinya bahwa itu dipalsui. bahwa tanah itu telah disewakan kepada orang lain untuk masa itu juga. dengan sengaja membiarkan perbuatan yang curang itu. Pasal 387 (2) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun seorang pemborong atau ahli bangunan atau penjual bahan-bahan bangunan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. menghancurkan. atau keselamatan negara dalam keadaan perang. membuang atau membikin tak dapat dipakai sesuatu yang digunakan untuk menentukan batas pekarangan. Pasal 388 (2) (1) Barang siapa pada waktu menyerahkan barang keperluan Angkatan Laut atau Angkatan Darat melakukan perbuatan curang yang dapat membahayakan kesempatan negara dalam keadaan perang diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. minuman atau obat-obatan itu dipalsui jika nilainya atau faedahnya menjadi kurang karena sudah dicampur dengan sesuatu bahan lain. dan menyembunyikan hal itu. Bahan makanan. Diancam dengan pidana yang sama. Pasal 389 (2) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. sengaja membiarkan perbuatan yang curang itu. barang siapa yang bertugas mengawasi penyerahan barang-barang itu. yang pada waktu membuat bangunan atau pada waktu menyerahkan bahanbahan bangunan. menawarkan atau menyerahkan barang makanan. Diancam dengan pidana yang sama. Pasal 386 (1) Barang siapa menjual. melakukan sesuatu perbuatan curang yang dapat membahayakan keamanan orang atau barang. memindahkan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. padahal diketahui. Pasal 390 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain .

firma atau merek yang demikian sekalipun dengan sedikit perubahan. dengan sengaja menyembunyikan atau mengurangkan keadaan yang sebenarnya atau dengan membayang-bayangkan keadaan yang palsu. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dengan menyiarkan kabar bohong yang menyebabkan harga barang. nama firma atau merek yang menjadi hak orang lain atau untuk menyatakan asalnya barang. Pasal 392 Seorang pengusaha. dengan ditambahkan nama atau firma yang khayal. padahal diketahui atau sepatutnya harus diduganya bahwa keterangan-keterangan itu bertentangan dengan yang sebenarnya. menawarkan. atau dalam surat permohonan pailit. Jika pada waktu melakukan kejahatan belum lewat lima tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga dapat dijatuhkan pidana penjara paling lama sembilan bulan. mencoba menggerakkan khalayak umum untuk pendaftaran atau penyertaannya. Pasal 393 (1) Barang siapa memasukkan ke Indonesia tanpa tujuan jelas untuk mengeluarkan lagi dari Indonesia. barang-barang yang diketahui atau sepatutnya harus diduganya bahwa pada barangnya itu sendiri atau pada bungkusnya dipakaikan secara palsu. membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagi-bagikan. nama sebuah tempat tertentu. keterangan-keterangan tentang tempat tinggal atau kediaman tergugat atau penghutang. Diancam dengan pidana yang sama ialah si suami (istri) yang mengajukan (2) (2) . maskapai andil Indonesia atau koperasi.barang dagangan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. seorang pengurus atau komisaris persero terbatas. dana-dana atau surat-surat berharga menjadi turun atau naik diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan Pasal 391 Barang siapa menerima kewajiban untuk. atau sesuatu lembaga umum sero. atau surat hutang sesuatu perkumpulan. ataupun pada barangnya sendiri atau pada bungkusnya ditirukan nama. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. menjual. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun. menyerahkan. Pasal 393 bis (1) Seorang pengacara yang sengaja memasukkan atau menyuruh masukkan dalam surat permohonan cerai atau pisah meja dan ranjang. atau memberi pertolongan pada penempatan surat hutang sesuatu negara atau bagiannya. yang sengaja mengumumkan daftar atau neraca yang tidak benar. yayasan atau perseroan.secara melawan hukum.

Pasal 394 Ketentuan pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini kecuali yang dirumuskan dalam ayat kedua pasal 393 bis. . sepanjang kejahatan dilakukan mengenai keterangan untuk mohon cerai atau pisah meja dan ranjang Pasal 395 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini.gugatan atau si pemiutang yang memasukkan permintaan pailit. hakim dapat memerintahkan pengumuman putusannya dan yang bersalah dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian ketika kejahatan di lakukan. yang sengaja memberi keterangan palsu kepada pengacara yang dimaksudkan dalam ayat pertama.

Pasal 398 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. BAB XXVI PERBUATAN MERUGIKAN PEMIUTANG ATAU YANG MEMPUNYAI HAK Pasal 396 Seorang pengusaha yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang diizinkan melepaskan budel oleh pengadilan.tulisan yang harus disimpannya menurut pasal itu. jika yang bersangkutan dengan maksud untuk menangguhkan kepailitannya telah meminjam uang dengan syarat-syarat yang memberatkan sedang diketahuinya bahwa pinjaman itu tiada mencegah kepailitan. dan tulisan-tulisan yang dimaksud dalam ayat ketiga pasal tersebut. . diancam karena merugikan pemiutang dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan : 1. diancam dengan pidana penjara ORANG 3. diancam karena merugikan pemiutang secara curang jika yang bersangkutan untuk mengurangi hak pemiutang secara curang : 1. 2. Pasal 397 Seorang pengusaha yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau diizinkan melepaskan budel oleh pengadilan. 1 . maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang diperintahkan penyelesaian oleh pengadilan. atau menarik barang sesuatu dari budel. maupun tidak membukukan pendapatan. tidak memenuhi kewajiban untuk mengadakan pencatatan menurut pasal 6 ayat pertama Kitab Undang-undang Hukum Dagang atau untuk menyimpan dan memperlihatkan buku-buku. 3.(2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 378 382.4. 4. jika dia tak dapat memperlihatkan dalam keadaan tak diubah buku-buku dan surat-surat untuk catatan menurut pasal 6 Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan tulisan. dengan suatu cara menguntungkan salah seorang pemiutang di waktu pailitnya atau pada saat di mana diketahui bahwa keadaan tersebut tak dapat dicegah. 388. 385. surat-surat. membikin pengeluaran yang tak ada. telah melijerkan (vervreemden) barang sesuatu dengan cuma-cuma atau jelas di bawah harganya. 2. jika pengeluarannya melewati batas. 387. 393 bis dapat dijatuhkan pencabutan hak-hak berdasarkan pasal No.

perbuatan yang bertentangan dengan anggaran dasar. sehingga oleh karena itu seluruh atau sebagian besar dari kerugian diderita oleh perseroan. maskapai atau perkumpulan. . jika yang bersangkutan dengan maksud untuk menangguhkan kepailitan atau penyelesaian perseroan. jika yang bersangkutan turut membantu atau mengizinkan untuk melakukan perbuatan.paling lama satu tahun empat bulan : 1. turut membantu atau mengizinkan 2. maskapai atau perkumpulan.

tidak dapat di perlihatkan dalam keadaan tak diubah. atau bahwa buku-buku dan surat. membikin pengeluaran yang tak ada. kepailitan atau penyelesaian menarik barang sesuatu dari budel atau menerima pembayaran baik dari hutang yang tak dapat di tagih maupun yang dapat ditagih. Pasal 399 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. dengan sesuatu cara menguntungkan salah seorang pemiutang di waktu kepailitan atau penyelesaian. tidak memenuhi kewajiban mengadakan catatan menurut Kitab Undangundang Hukum Dagang atau pasal 27 ayat pertama ordonansi tentang maskapai andil Indonesia. maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang penyelesaiannya diperintahkan oleh pengadilan.peminjaman uang dengan syarat-syarat yang memberatkan. atau akibat rundingan dengan penghutang. maupun tidak membukukan pendapatan atau menarik barang sesuatu dari budel. Pasal 401 (1) Seorang pemiutang yang menyetujui tawaran persetujuan di muka 4. barang siapa yang mengurangi dengan penipuan hak-hak pemiutang : (1) dalam hal pelepasan budel. di waktu verifikasi piutang-piutang dalam hal pelepasan budel. surat-surat dan tulisan-tulisan menurut pasal-pasal itu. telah melijerkan (vervreemden) barang sesuatu dengan cuma-cuma atau jelas di bawah harganya. 3. ataupun pada saat di mana diketahuinya bahwa kepailitan atau penyelesaian tadi tak dapat dicegah.surat yang memuat catatancatatan dan tulisan-tulisan yang disimpan menurut pasal tadi. mengaku adanya piutang yang tak ada atau memperbesar jumlah piutang yang ada. jika yang bersangkutan dapat dipersalahkan tidak memenuhi kewajiban yang diterangkan dalam pasal 6 ayat pertama Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan pasal 27 ayat pertama ordonansi tentang maskapai andil Indonesia. padahal diketahuinya tak dapat dicegah keadaan pailit atau penyelesaiannya. dalam hal terakhir dengan diketahuinya bahwa kepailitan atau penyelesaian penghutang sudah dimohonkan. 3. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun jika yang bersangkutan mengurangi secara curang hak-hak pemiutang dari perseroan maskapai atau perkumpulan untuk : 1. kepailitan atau penyelesaian. Pasal 400 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. (2) . kepailitan atau penyelesaian atau pada waktu diketahui akan terjadi salah satu di antaranya dan kemudian sungguh disusul dengan pelepasan budel. dan tentang menyimpan dan memperlihatkan buku-buku. 2.

. jika persetujuan itu diterima. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.pengadilan karena telah ada persetujuan dengan penghutang maupun pihak ketiga di mana yang bersangkutan minta keuntungan istimewa.

pada pengurus atau komisaris yang mengadakan persetujuan. untuk seluruhnya atau sebagian. dan oleh karena itu mengakibatkan perseroan. maupun menyembunyikan pendapatan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. 1. dinyatakan dalam keadaan pailit atau dibolehkan melepaskan budel. 3. Pasal 405 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 2. 4. perkumpulan atau yayasan. menguntungkan salah seorang pemiutang dengan sesuatu cara. atau harus dibubarkan. pungut hasil atau pakai atasnya. menarik suatu barang yang olehnya dibebani ikatan panen atau untuk yang memberi ikatan menarik suatu barang yang oleh orang lain itu dibebani ikatan panen. maskapai. Pasal 404 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. atau di waktu ketidakmampuannya. menarik barang milik sendiri atau kalau bukan demikian untuk pemiliknya dari ikatan hipotik barang siapa dengan sengaja. atau pada saat di mana diketahuinya bahwa salah satu dari keadaan tadi tak dapat dicegah. barang siapa dengan sengaja. pelepasan budelnya atau kepailitannya. barang siapa dengan sengaja untuk seluruhnya atau sebagian. maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi di luar ketentuan pasal 398. untuk pemiliknya. atau jika penghutang adalah perseroan. dengan merugikan pemegang ikatan. maskapai atau perkumpulan tak dapat memenuhi kewajibannya. Pasal 402 Barang siapa dinyatakan dalam keadaan jelas tak mampu atau jika bukan pengusaha. atau kalau bukan demikian untuk pemiliknya dari orang lain yang mempunyai hak gadai. diancam dengan pidana denda paling banyak seratus lima puluh ribu rupiah. dengan merugikan pemegang ikatan. menarik suatu barang milik sendiri atau kalau bukan demikian. untuk seluruhnya atau sebagian. dari ikatan kredit atasnya.(2) Diancam dengan pidana yang sama pada penghutang dalam hal seperti di atas. barang siapa dengan sengaja menarik barang milik sendiri. jika yang bersangkutan secara curang mengurangi hak-hak pemiutang dengan mengada-ada pengeluaran yang tak ada. Pasal 403 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. turut membantu atau mengizinkan dilakukan perbuatan yang bertentangan dengan anggaran dasar. . hak menahan. atau menarik barang sesuatu dari budel ataupun telah melijerkan barang sesuatu dengan cumacuma atau terang di bawah harganya.

menerus atau untuk sementara waktu yang sengaja menggelapkan. diancam dengan pidana penjara lama empat tahun. dapat diperintahkan supaya putus hakim diumumkan. Pasal 416 Seorang pejabat atau orang lain yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum terus. perintah penguasa umum menurut undang.undang. 400. atau membiarkan uang atau surat berharga itu diambil atau digelapkan oleh orang lain. yang dengan sengaja menggelapkan uang atau surat berharga yang disimpan karena jabatannya. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Jika pelaksanaan dihalang-halangi oleh perbuatan demikian. Pasal 414 (1) Seorang pejabat yang sengaja minta bantuan Angkatan Bersenjata untuk melawan pelaksanaan ketentuan undang-undang. putusan atau surat perintah pengadilan. ketika diminta oleh penguasa sipil yang berwenang menurut undang-undang. Pasal 415 Seorang pejabat atau orang lain yang ditugaskan menjalankan suatu jabatan umum terus. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.402.397. (2) Pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan seperti yang dirumuskan. yang sengaja membuat secara palsu atau memalsu buku buku-buku daftar-daftar yang khusus untuk pemeriksaan administrasi. atau menolong sebagai pembantu dalam melakukan perbuatan tersebut. Pasal 417 Seorang pejabat atau orang lain yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum terus. BAB XXVIII KEJAHATAN JABATAN Pasal 413 Seorang komandan Angkatan Bersenjata yang menolak atau sengaja mengabaikan untuk menggunakan kekuatan di bawah perintahnya. dan 402 yang bersalah dapat dicabut hak-haknya berdasarkan pasal 35.menerus atau untuk sementara waktu. (2) . 399. dalam pasal 396 .menerus atau untuk sementara waktu. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

menerima hadiah atau janji. padahal diketahui bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk mempengaruhi putusan perkara yang menjadi tugasnya. merusakkan atau membikin tak dapat di pakai barang-barang itu. 2. Pasal 418 Seorang pejabat yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau sepatutnya harus diduganya. seorang hakim yang menerima hadiah atau janji. atau menolong sebagai pembantu dalam melakukan perbuatan itu. akta-akta. menghancurkan. padahal diketahui bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk mempengaruhi nasihat tentang perkara yang harus diputus oleh pengadilan itu. yang menerima hadiah atau janji padahal diketahuinya bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk menggerakkannya supaya melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. atau yang menurut pikiran orang yang memberi hadiah atau janji itu ada hubungan dengan jabatannya diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. bahwa hadiah atau janji itu diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya. tidak melakukan atau membiarkan sesuatu. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. atau membiarkan orang lain menghilangkan. Pasal 421 Seorang pejabat yang menyalahgunakan kekuasaan memaksa seseorang untuk melakukan. maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. 2. Pasal 419 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun seorang pejabat : 1. (2) Jika hadiah atau janji itu diterima dengan sadar bahwa hadiah atau janji itu diberikan supaya dipidana dalam suatu perkara pidana. diancam dengan pidana . merusakkan atau membikin tak dapat dipakai barang-barang yang diperuntukkan guna meyakinkan atau membuktikan di muka penguasa yang berwenang.menghancurkan. yang menerima hadiah mengetahui bahwa hadiah itu diberikan sebagai akibat. surat-surat atau daftar-daftar yang dikuasainya karena jabatannya. Pasal 420 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun : 1. barang siapa menurut ketentuan undang-undang ditunjuk menjadi penasihat untuk menghadiri sidang pengadilan. atau oleh karena si penerima telah melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya.

maupun untuk mendapatkan keterangan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. meminta atau menerima pekerjaan orang atau penyerahan barang seolah olah merupakan hutang kepada dirinya. atau memotong pembayaran. memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu. seolah-olah sesuai dengan aturan. menggunakan tanah negara di atas mana ada hak-hak pakai Indonesia. atau memberi pertolongan pada waktu dilepas atau melepaskan diri. padahal diketahuinya bahwa tidak demikian adanya. Pasal 422 Seorang pejabat yang dalam suatu perkara pidana menggunakan sarana paksaan. Pasal 423 Seorang pejabat dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. Pasal 424 Seorang pejabat dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas. Pasal 426 (1) Seorang pejabat yang diberi tugas menjaga orang yang dirampas kemerdekaannya atas perintah penguasa umum atau atas putusan atau ketetapan pengadilan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. 2.aturan yang bersangkutan telah menggunakan tanah negara yang di atasnya ada hak-hak pakai Indonesia dengan merugikan yang berhak padahal diketahuinya bahwa itu bertentangan dengan peraturan tersebut. padahal diketahuinya bahwa tidak demikian halnya. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas.. menerima. meminta. Pasal 425 Diancam karena melakukan pemerasan dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. . diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. dengan sengaja membiarkan orang itu melarikan diri atau dengan sengaja melepaskannya. baik untuk memeras pengakuan. kepada pejabat lainnya atau kepada kas umum. untuk membayar atau menerima pembayaran dengan potongan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. 3. atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri. dengan menyalahgunakan kekuasaannya. seolah-olah berhutang kepadanya. dengan menyalahgunakan kekuasaannya. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas.penjara paling lama dua tahun delapan bulan.

Pasal 427 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1. seorang kepala lembaga pemasyarakatan tempat menutup orang terpidana.(2) Jika orang itu lari. sengaja tidak memberitahukan hal itu dengan sepera kepada pejabat yang bertugas menyidik perbuatan pidana. (2) . dengan melampaui ke kuasaannya atau tanpa mengindahkan cara-cara yang ditentukan dalam peraturan umum. buku-buku atau kertas-kertas lain.akta yang menurut aturanaturan umum harus ada untuk memasukkan orang di situ. Pasal 428 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 429 (1) Seorang pejabat yang melampaui kekuasaan atau tanpa mengindahkan caracara yang ditentukan dalam peraturan umum. orang tahanan sementara atau orang yang disandera. memeriksa atau merampas surat-surat. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau supaya memperlihatkan register masuk. seorang pejabat dengan tugas menyidik perbuatan pidana. tidak segera pergi atas permintaan yang berhak atau atas nama orang itu. atau akta. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. atau seorang kepala lembaga pendidikan negara atau rumah sakit jiwa. seorang pejabat yang dalam menjalankan tugasnya mengetahui bahwa ada orang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum. seorang pejabat yang pada waktu menggeledah rumah. atau jika berada di situ secara melawan hukum. maka yang bersangkutan diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. memaksa masuk ke dalam rumah atau ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai oleh orang lain. atau yang sengaja tidak memberitahukan hal itu kepada kekuasaan yang lebih tinggi. (2) Seorang pejabat yang bersalah (alpa) menyebabkan apa yang dirumuskan dalam pasal ini terlaksana. dilepaskan. atau melepaskan diri karena kesalahan (kealpaan). Diancam dengan pidana yang sama. yang menolak memenuhi permintaan menurut undang-undang supaya memperlihatkan orang yang dimasukkan di situ. 2. yang sengaja tidak memenuhi permintaan untuk menyatakan bahwa ada orang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum.

Pasal 433 Seorang pejabat telegrap atau telepon. kartu pos atau paket yang dipercayakan kepada lembaga itu. barang atau paket yang diserahkan kepada lembaga pengangkutan umum atau kabar kawat yang dalam tangan pejabat telegrap untuk keperluan umum. surat tertutup. (2) (2) . atau menghancurkan. memiliki sendiri atau mengubah isinya. diancam : 1. atau orang lain yang ditugasi mengawasi pekerjaan telegrap atau telepon yang digunakan untuk kepentingan umum. kabar yang diserahkan kepada jawatan telegrap atau telepon atau kepada lembaga semacam itu.Pasal 430 (1) Seorang pejabat yang melampaui kekuasaannya. Pasal 432 (1) Seorang pejabat suatu lembaga pengangkutan umum yang dengan sengaja memberikan kepada orang lain daripada yang berhak. atau memberitahukan isinya kepada orang lain. menyuruh seorang pejabat telepon atau orang lain yang diberi tugas pekerjaan telepon untuk keperluan umum. Pasal 431 Seorang pejabat. atau memberitahukan kabar telegrap atau telepon kepada orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. suatu lembaga pengangkutan umum yang sengaja dan melawan hukum membuka suatu surat barang tertutup atau paket yang diserahkan kepada lembaga itu. Jika surat atau barang itu bernilai uang. jika ia dengan sengaja dan melawan hukum memberitahukan kepada orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. Pidana yang sama dijatuhkan kepada pejabat yang melampaui kekuasaannya. dengan pidana penjara paling lama dua tahun. maka pemilikan sendiri itu diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. memberi keterangan kepadanya tentang sesuatu percakapan yang dilakukan dengan perantaraan lembaga itu. kartu pos. memeriksa isinya. menghilangkan. menyuruh memperlihatkan kepadanya atau merampas surat. membaca. atau dengan sengaja dan melawan hukum membuka. atau memiliki sendiri barang sesuatu yang ada di dalamnya diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

diancam dengan pidana menurut perbedaan. menghancurkan. telepon atau pada lembaga semacam itu. penyerahan atau persewaan.2. dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Pasal 437 Dalam hal pemidanaan berdasarkan pasal 415. seorang pejabat telegrap atau telepon atau orang lain yang dimaksud dalam pasal 433. 425. Pasal 436 (1) Barang siapa menurut hukum yang berlaku bagi masing-masing pihak mempunyai kewenangan melangsungkan perkawinan seseorang. padahal diketahuinya ada halangan untuk itu berdasarkan undang-undang diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang pada saat dilakukan perbuatan. 3 dan 4. jika ia dengan sengaja memberikan kepada orang lain daripada yang berhak atau. 434. dia ditugaskan mengurus atau mengawasinya. No. atau membantu orang lain dalam perbuatan itu. Pasal 435 Seorang pejabat yang dengan langsung maupun tidak langsung sengaja turut serta dalam pemborongan.perbedaan yang ditetapkan dalam pasal-pasal tersebut. 420. (2) BAB XXIX KEJAHATAN PELAYARAN Pasal 438 . Pasal 434 Seorang pejabat suatu lembaga pengangkutan umum. Barang siapa menurut hukum yang berlaku bagi masing-masing pihak mempunyai kewenangan melangsungkan perkawinan seseorang. yang dengan sengaja membiarkan orang lain melakukan salah satu perbuatan berdasarkan pasal 431 433. untuk seluruh atau sebagian. 419. memiliki sendiri atau mengubah isi suatu berita telegrap atau telepon yang diserahkan kepada jawatan telegrap. dan pasal 436 ayat pertama. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35. 423. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. 432 ayat penghabisan. padahal diketahuinya bahwa perkawinan atau perkawinan-perkawinan orang itu yang telah ada menjadi halangan untuk itu berdasarkan undang-undang. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak delapan belas ribu rupiah. menghilangkan.

barang siapa yang menerima atau melakukan pekerjaan sebagai komandan atau pemimpin . 1939 442." Pasal 440 (2) Diancam karena melakukan pembajakan di pantai dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. barang siapa masuk bekerja menjadi nakhoda atau menjalankan pekerjaan itu di sebuah kapal. jika melampaui apa yang dikuasakan. barang siapa mengetahui tentang tujuan atau penggunaan kapal itu. di perairan Indonesia. S. setelah lebih dahulu menyeberangi lautan seluruhnya atau sebagiannya untuk tujuan tersebut. Pasal 89 tidak diterapkan. demikian juga jika memegang surat kuasa dari negara-negara yang berperang satu dengan yang lainnya. barang siapa dengan memakai kapal melakukan perbuatan kekerasan terhadap kapal lain atau terhadap orang atau barang di atasnya. Pasal 442 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. (2) Disamakan dengan tidak punya surat kuasa. padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan perbuatan-perbuatan kekerasan di lautan bebas terhadap kapal lain atau terhadap orang dan barang di atasnya. 2. Pasal 441 Diancam karena melakukan pembajakan di sungai dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. barang siapa dengan memakai kapal melakukan perbuatan kekerasan di sungai terhadap kapal lain atau terhadap orang atau barang di atasnya. Yang dimaksud dengan wilayah laut Indonesia yaitu wilayah "Territoriale zee en maritieme kringen ordonantie. Pasal 439 (3) (1) Diancam karena melakukan pembajakan di tepi laut dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. masuk bekerja menjadi kelasi kapal tersebut atau dengan suka rela terus menjalankan pekerjaan tersebut setelah hal itu diketahui olehnya. barang siapa yang di darat maupun di air sekitar pantai atau muara sungai. setelah datang ke tempat dan untuk tujuan tersebut dengan kapal dari tempat lain.(1) Diancam karena melakukan pembajakan di laut : 1. ataupun termasuk anak buah kapal tersebut. melakukan perbuatan kekerasan terhadap orang atau barang di situ. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. tanpa mendapat kuasa untuk itu dari sebuah negara yang berperang atau tanpa masuk angkatan laut suatu negara yang diakui.

dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. atau untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . Pasal 446 Barang siapa atas biaya sendiri atau orang lain.441. sesudah diketahui olehnya bahwa kapal itu digunakan seperti diterangkan di atas.buatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . Pasal 443 Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun barang siapa yang menerima atau melakukan pekerjaan sebagai kelasi di sebuah kapal. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh . Pasal 444 Jika perbuatan kekerasan yang diterangkan dalam pasal 438 . jika ia adalah nakhoda kapal itu.441. komandan atau pemimpin kapal dan mereka yang turut serta melakukan perbuatan kekerasan. dalam hal-hal lain. 38. Pasal 445 Barang siapa melengkapi kapal atas biaya sendiri atau orang lain. bajak tepi laut. bajak pantai. Pasal 448 Seorang penumpang kapal Indonesia yang merampas kekuasaan atas kapal secara melawan hukum.441 mengakibatkan seseorang di kapal yang diserang atau seseorang yang diserang itu mati maka nakhoda.441. atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. secara langsung maupun tidak langsung turut melaksanakan penyewaan. pidana penjara seumur hidup. 2. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dan bajak sungai.441 ataupun dengan sukarela tetap tinggal bekerja di kapal itu. pemuatan atau pertanggungan sebuah kapal.sebuah kapal. dengan maksud untuk digunakan sebagai yang dirumuskan dalam pasal 438 atau dengan maksud untuk melakukan salah satu per. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun dalam Pasal 447 Barang siapa dengan sengaja menyerahkan sebuah kapal Indonesia dalam kekuasaan bajak laut. padahal diketahuinya bahwa kapal itu akan digunakan sebagai yang dirumuskan dalam pasal 438. diancam : 1. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. diancam dengan pidana mati.

diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. maupun menerima atau menjalankan pekerjaan sebagai nakhoda sebuah kapal. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. Pasal 451 Seorang warga negara Indonesia yang menerima pekerjaan sebagai kelasi di sebuah kapal. ataupun secara sukarela tetap bekerja sebagai kelasi sesudah diketahuinya tujuan atau penggunaan kapal itu. bajak.tahun. Pasal 449 Seorang nakhoda sebuah kapal Indonesia yang menarik kapal dari pemiliknya atau dari pengusahanya dan memakainya untuk keuntungan sendiri. Pasal 450 Seorang warga negara Indonesia yang tanpa izin Pemerintah Indonesia menerima surat. diancam dengan pidana penjara paling lima tahun. . padahal diketahui bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk pelayaran pembajakan tanpa izin Pemerintah Indonesia. padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk pelayaran pembajakan tanpa izin Pemerintah Indonesia.

dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.olah keterangannya sesuai dengan kenyataan. yang diketahuinya bahwa isinya bertentangan dengan kenyataan. diancam. barang siapa dengan sengaja menggunakan akta itu seolah-olah isinya sesuai dengan kenyataan. jika karena penggunaan akta itu dapat menimbulkan kerugian dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu. (2) (2) . bertentangan dengan kewajibannya menurut persetujuan kerja. yang dengan sengaja dan melawan hukum tidak mengikuti atau tidak meneruskan perjalanan yang telah disetujuinya. menyuruh menulis keterangan palsu tentang suatu keadaan yang kebenarannya harus dinyatakan dalam akta itu dengan maksud untuk menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan akta itu. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. menarik diri dari tugasnya di kapal Indonesia. Diancam dengan pidana yang sama. seorang nakhoda kapal Indonesia yang sesudah dimulai penerimaan atau penyewaan kelasi.Pasal 451 bis (1) Seorang nakhoda sebuah kapal Indonesia yang menyuruh membikin keterangan kapal. Pasal 451 ter Barang siapa untuk memenuhi peraturan dalam ayat ketiga pasal 12 aturan tentang pendaftaran kapal. penumpang atau muatan kapal itu. ada kekhawatiran timbul bahaya bagi kapal. seorang anak buah kapal-kapal Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. jika menurut keadaan di waktu melakukan perbuatan. seorang kelasi yang. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Kelasi-kelasi yang turut serta menyuruh membikin keterangan kapal yang diketahuinya bahwa isinya tidak benar. Pasal 455 Diancam karena melakukan desersi biasa. memperlihatkan surat keterangan yang diketahuinya bahwa isinya tidak benar. karena melakukan desersi. Pasal 454 Diancam. Pasal 452 (1) Barang siapa dalam berita acara suatu keterangan kapal. Pasal 453 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. seolah. tetapi sebelum perjanjian habis dengan sengaja dan melawan hukum menarik diri dari pimpinan kapal itu. jika karena penggunaan itu dapat timbul kerugian.

(2) Tidak dipidana. pemegang buku. diancam karena melakukan pemberontakan di kapal dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Yang bersalah diancam dengan : 1. jika kejahatan itu atau perbuatan. Yang bersalah diancam dengan : 1. atau jika kejahatan dilakukan akibat permufakatan jahat untuk berbuat demikian. Pasal 459 (1) Seorang penumpang kapal Indonesia yang di atas kapal menyerang nakhoda. 34 . pidana penjara paling lama delapan mengakibatkan luka. diancam karena melakukan insubordinasi dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Pasal 460 (1) Insubordinasi yang dilakukan dua orang atau lebih dengan bersekutu. jika dua orang atau lebih dengan bersekutu melakukan kejahatan itu. padahal mengetahui bahwa anak buah kapal itu belum ada sebulan sejak menarik diri dari persetujuannya dengan kapal Indonesia seperti dirumuskan di dalam salah satu pasal 454 atau 455.perbuatan lain yang menyertainya mengakibatkan luka-luka. 3.Pasal 456 Ditiadakan berdasarkan S. atau nakhoda kapal Indonesia yang menerima seorang anak buah kapal untuk bekerja.124 jo. tahun enam bulan jika (2) 2. dengan sengaja merampas kebebasannya untuk bergerak atau seorang anak buah kapal Indonesia yang di atas kapal dalam pekerjaan berbuat demikian terhadap orang yang lebih tinggi pangkatnya. melawannya dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. atau kalau ini tidak ada. pidana penjara paling lama empat tahun. 38 . Pasal 457 Pidana yang ditentukan dalam pasal 454 dan 455 dapat dilipatkan dua. pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan jika (2) .2. Pasal 458 (1) Seorang pengusaha. jika penerimaan kerja dilakukan di luar Indonesia dengan izin konsul Indonesia. atas permintaan penguasa setempat. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.luka berat. jika mengakibatkan kematian. pidana penjara paling lama dua belas tahun.

3. ketika diketahuinya bahwa dia dirampas kemerdekaannya untuk bergerak. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. 3. 3 tidak berlaku jika insubordinasi tidak terjadi. jika yang melakukan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal itu. Pasal 465 Pidana yang diancam pada pasal 448 451 454 464 dapat ditambah sepertiga. masih tetap menolak kerja juga. Pasal 461 Barang siapa di atas kapal Indonesia menghasut supaya memberontak. jika mengakibatkan luka-luka berat. (2) Ketentuan tersebut pada no. yang tidak memberi pertolongan menurut kemampuannya kepada nakhoda. Pasal 462 Penolakan kerja oleh dua orang anak buah kapal Indonesia atau lebih yang dilakukan bersekutu atau akibat permufakatan jahat diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. pidana penjara paling lama lima belas tahun jika mengakibatkan kematian. pidana penjara paling lama dua belas tahun. berpangkat perwira kapal Pasal 466 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang dengan maksud menguntungkan diri . 2. Pasal 464 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah seorang penumpang kapal Indonesia : 1. Pasal 463 Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan seorang anak buah kapal Indonesia yang sesudah dikenakan tindakan disiplin karena menolak kerja.kejahatan itu atau perbuatan-perbuatan lain yang menyertainya mengakibatkan luka-luka. yang sengaja tidak menurut perintah nakhoda yang diberikan untuk keamanan atau untuk meneguhkan ketertiban dan disiplin di atas kapal. yang sengaja tidak memberitahukan kepada nakhoda diketahuinya adanya niat untuk melakukan insubordinasi. ketika 2.

diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh Pasal 467 Seorang nakhoda kapal Indonesia. dan juga menyuruh atau memberi izin kepada anak buahnya untuk berbuat demikian. atau untuk menutupi keuntungan yang demikian. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. Pasal 468 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan atau bertentangan dengan hukum yang berlaku baginya. atau mengurangi kerugian atau belanja. .sendiri atau orang lain dengan melawan hukum atau untuk menutupi perbuatan itu menjual kapalnya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. atau tidak menjaga supaya buku. atau menjual atau menggadaikan kapal itu barang muatan atau barang perbekalan kapal itu.buku harian-harian di kapal dipelihara menurut undang-undang. meninggalkan kapalnya di tengah perjalanan. ataupun tidak mengurus keselamatan surat-surat kapal ketika meninggalkan kapalnya. yang dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. mengubah haluan kapalnya. atau meminjam uang dengan mempertanggungkan kapalnya atau perlengkapan kapal itu atau perbekalannya.

diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Pasal 474 (2) . Pasal 472 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum. Pasal 470 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan sengaja tidak memberi kepada penumpang kapalnya apa yang wajib di berikan padanya.Pasal 469 (1) Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan dan di luar pengetahuan lebih dahulu dari pemilik atau pengusaha kapal. perbekalan atau barang keperluan yang ada dalam kapal. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling tiga bulan. menghancurkan merusakkan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. padahal diketahuinya bahwa dia tidak berhak untuk itu. Seorang penumpang kapal yang di luar keharusan dan di luar pengetahuan lebih dulu dari nakhoda melakukan perbuatan yang sama dengan pengetahuan yang sama pula. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan yang diketahuinya bahwa karena itu kapalnya atau muatannya kemungkinan ditangkap ditahan atau dirintangi diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda sebanyak-banyaknya sembilan ribu rupiah. Pasal 472 bis Barang siapa sebagai penumpang gelap turut berlayar di atas sebuah kapal. atau membikin tak dapat dipakai muatan. Pasal 473 Seorang nakhoda yang memakai bendera Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Pasal 471 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang sengaja membuang barang muatan di luar keharusan dan bertentangan dengan hukum yang berlaku baginya.

. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.Seorang nakhoda yang dengan memakai tanda-tanda pada kapalnya sengaja menimbulkan kesan seakan-akan kapalnya adalah kapal perang Indonesia kapal Angkatan Laut atau kapal penunjuk yang bekerja di perairan atau terusan laut Indonesia.

446. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. maka dia diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 476 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang tanpa alasan yang dapat diterima menolak untuk memenuhi permintaan berdasarkan undang-undang untuk menerima di kapalnya seorang terdakwa atau terpidana beserta benda-benda yang berhubungan dengan perkaranya. BAB XXIX A KEJAHATAN PENERBANGAN DAN KEJAHATAN TERHADAP SARANA/PRASARANA PENERBANGAN Pasal 479a (2) .4. atau melepaskan seorang terdakwa atau terpidana atau memberi bantuan ketika dilepaskan atau melepaskan diri. padahal orang itu diterima di kapalnya atas permintaan berdasarkan undang-undang. Pasal 479 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 488 449. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dilepaskan atau melepaskan dirinya karena kealpaan nakhoda itu. 1 . Jika orang itu lari. dapat dinyatakan pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. Pasal 477 (1) Seorang nakhoda kapal Indonesia yang dengan sengaja membiarkan lari. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.Pasal 475 Barang siapa yang di luar keharusan melakukan pekerjaan nakhoda. juru mudi atau masinis di kapal Indonesia padahal diketahuinya bahwa kewenangannya untuk berlayar telah dicabut oleh penguasa yang berwenang. dan 467. Pasal 478 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang sengaja tidak memenuhi kewajibannya menurut ayat pertama pasal 358a Kitab Undang.undang Hukum Dagang untuk memberi pertolongan kalau kapalnya terlibat dalam suatu tabrakan. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.

Dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas udara. jika karena (2) . membuat tidak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk pengamanan lalu lintas udara atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangun tersebut dipidana dengan pidana penjara selamalamanya sembilan tahun.(1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan.

c. karena kealpaan menyebabkan tanda atau alat untuk pengamanan hancur. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya enam tahun. jika karena (2) (3) Dengan pidana penjara selama-lamanya dua belas tahun. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya tiga tahun. rusak. Pasal 479e Barang siapa dengar. Dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. menghancurkan atau . atau memasang tanda atau alat yang keliru. Pasal 479d (4) Barang siapa penerbangan bekerja atau penerbangan a. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas udara. Dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. Pasal 479c (2) (3) (1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan.(3) Dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan penerbangan. terambil atau pindah atau menyebabkan tidak dapat menyebabkan terpasangnya tanda atau alat untuk pengamanan yang keliru. jika karena perbuatan itu mengakibatkan celakanya pesawat udara. Dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. atau menggagalkan bekerjanya tanda atau alat tersebut. jika karena perbuatan itu menyebabkan penerbangan tidak aman. merusak. dipidana : dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. atau gagalnya usaha untuk pengamanan bangunan tersebut. tidak dapat dipakainya atau rusaknya bangunan untuk pengamanan lalu lintas udara. sengaja dan melawan hukum. jika karena perbuatan itu timbul bahaya keamanan penerbangan dan mengakibatkan matinya orang. Pasal 479b (1) Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan hancurnya. Dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan penerbangan dan mengakibatkan celakanya pesawat udara. dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. mengambil atau memindahkan tanda atau alat untuk pengamanan penerbangan. b. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang.

b. ataupun untuk kepentingan muatan tersebut telah diterima uang tanggungan. hancur. Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum atas kerugian penanggung asuransi. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. dipidana : a. dipidana : a. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun. dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. tidak dapat dipakai atau rusak. b. dipidana dengan pidana penjara selamalamanya sembilan tahun. menyebabkan penumpang pesawat udara yang dipertanggungkan terhadap bahaya mendapat kecelakaan. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara untuk selamalamanya dua puluh tahun. b. dipidana : a. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. dengan pidana penjara selama-lamanya sepuluh tahun. kerusakan atau membuat tidak dapat dipakainya pesawat udara. jika karena dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. membuat tidak dapat dipakai atau merusak pesawat udara. jika karena perbuatan itu menyebabkan luka berat. Apabila yang dimaksud pada ayat (1) pasal ini adalah pesawat udara dalam penerbangan. Pasal 479g Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan pesawat udara celaka. jika karena (2) (3) . kecelakaan. menghancurkan. yang dipertanggungkan terhadap bahaya tersebut di atas atau yang dipertanggungkan muatannya maupun upah yang akan diterima untuk pengangkutan muatannya. Pasal 479h (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun.membuat tidak dapat dipakainya pesawat udara yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain. dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. kehancuran. atas kerugian penanggung asuransi menimbulkan kebakaran atau ledakan. Pasal 479f Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum mencelakakan. perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain.

Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya seseorang atau hancurnya pesawat udara itu. f. d. Pasal 479j Barang siapa dalam pesawat udara dengan kekerasan atau ancaman kekerasan atau ancaman dalam bentuk lainnya merampas atau mempertahankan perampasan atau menguasai pengendalian pesawat udara dalam penerbangan dipidana dengan pidana penjara selama. Pasal 479i Barang siapa di dalam pesawat udara dengan perbuatan yang melawan hukum merampas atau mempertahankan perampasan atau menguasai pesawat udara dalam penerbangan. dipidana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama-lamanya dua puluh tahun.perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. dilakukan dengan maksud untuk merampas kemerdekaan atau meneruskan merampas kemerdekaan seseorang. (2) dilakukan oleh dua orang atau lebih bersama-sama. c. Pasal 479k (1) Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selamalamanya dua puluh tahun.lamanya lima belas tahun. jika perbuatan itu dapat membahayakan keselamatan pesawat udara tersebut. mengakibatkan kerusakan pada pesawat udara tersebut sehingga dapat membahayakan penerbangannya. b. apabila perbuatan dimaksud pasal 479 huruf i dan pasal 479j itu : a. e. dilakukan dengan direncanakan lebih dahulu. mengakibatkan luka berat seseorang. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya dua belas tahun. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. sebagai kelanjutan permufakatan jahat. Pasal 479l Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum melakukan perbuatan kekerasan terhadap seseorang di dalam pesawat udara dalam penerbangan. Pasal 479m Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum merusak pesawat udara dalam dinas atau menyebabkan kerusakan atas pesawat udara tersebut yang .

alat atau bahan yang dapat menghancurkan pesawat udara atau menyebabkan kerusakan pesawat udara tersebut yang membuatnya tidak dapat terbang atau menyebabkan kerusakan pesawat udara tersebut yang dapat membahayakan keamanan dalam penerbangan. dengan cara apa pun. b. pasal 479 huruf m. dilakukan dengan direncanakan lebih dahulu. sebagai kelanjutan dari permufakatan jahat. mengakibatkan luka berat bagi seseorang. dan pasal 479 huruf n itu : a. . dilakukan oleh dua orang atau lebih bersama-sama. c.menyebabkan tidak dapat terbang atau membahayakan keamanan penerbangan. d. Pasal 479n Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menempatkan atau menyebabkan ditempatkannya di dalam pesawat udara dalam dinas. Pasal 479o (1) Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selamalamanya dua puluh tahun apabila perbuatan dimaksud pasal 479 huruf l. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun.

menyewakan.4 dan haknya untuk melakukan pencarian dalam mana kejahatan dilakukan. BAB XXX PENADAHAN PENERBITAN DAN PERCETAKAN Pasal 480 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah : 1. menerima hadiah. 2. menukarkan. yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan penadahan.lamanya satu tahun. Pasal 479p Barang siapa memberikan keterangan yang diketahuinya adalah palsu dan karena perbuatan itu membahayakan keamanan pesawat udara dalam penerbangan. Pasal 479q Barang siapa di dalam pesawat udara. menerima gadai. menukar. menyimpan. Pasal 479r Barang siapa di dalam pesawat udara melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban dan tata tertib di dalam pesawat udara dalam penerbangan. menyewa. 1 . melakukan perbuatan yang dapat membahayakan keamanan dalam pesawat udara dalam penerbangan.(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya seseorang atau hancurnya pesawat udara itu. Yang bersalah dapat dicabut haknya berdasarkan pasal 35 no. atau menyembunyikan barang yang diperoleh dari kejahatan. dipidana dengan pidana penjara selama. barang siapa menarik keuntungan dari hasil sesuatu benda. menyimpan atau menyembunyikan sesuatu benda. menggadaikan. dipidana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama-lamanya dua puluh tahun. menerima gadai. menjual. (2) . barang siapa membeli. Pasal 481 (1) Barang siapa menjadikan sebagai kebiasaan untuk sengaja membeli. menukar. dipidana penjara selama.lamanya lima tahun. mengangkut. atau untuk menarik keuntungan. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

373. diancam karena penadahan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.Pasal 482 Perbuatan sebagaimana dirumuskan dalam pasal 480. jika kejahatan dari mana benda tersebut diperoleh adalah salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 364. dan 379. .

Tanaman dan Pekarangan Bab VIII . diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. pada teguran pertama tidak diberitahukan olehnya. Pasal 484 Barang siapa mencetak tulisan atau gambar yang merupakan perbuatan pidana. 3. 7. Pasal 485 Jika sifat tulisan atau gambar merupakan kejahatan yang hanya dapat dituntut atas pengaduan. si pelaku itu tak dapat dituntut atau akan menetap di luar Indonesia. penerbit sudah mengetahui atau patut menduga bahwa pada waktu tulisan atau gambar itu diterbitkan. diancam dengan pidana paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. si pelaku tidak diketahui namanya dan juga tidak diberitahukan namanya oleh penerbit pada peringatan pertama sesudah penuntutan berjalan terhadapnya. orang yang menyuruh mencetak barang tidak diketahui. jika : 1. 2. 5. Bab I Bab II Bab III Bab IV Bab V Bab VI Tentang Pelanggaran Keamanan Umum bagi Orang atau Barang dan Kesehatan Pelanggaran Ketertiban Umum Pelanggaran Terhadap Penguasa Umum Pelanggaran Mengenai Asal-Usul dan Perkawinan Pelanggaran Terhadap Orang yang Memerlukan Pertolongan Pelanggaran Kesusilaan Bab VII .Pasal 483 Barang siapa menerbitkan sesuatu tulisan atau sesuatu gambar yang karena sifatnya dapat diancam dengan pidana. tidak dapat dituntut atau menetap di luar Indonesia. 6. dan setelah ditentukan penuntutan. 2.Pelanggaran Mengenai Tanah. jika : 1. 2. 4.PELANGGARAN 1. BUKU KETIGA .Pelanggaran Jabatan . pencetak mengetahui atau seharusnya menduga bahwa orang yang menyuruh mencetak pada saat penerbitan. maka penerbit atau pencetak dalam kedua pasal di atas hanya dituntut atas pengaduan orang yang terkena kejahatan itu. 8.

barang siapa tidak menjaga secukupnya binatang buas yang ada di bawah penjagaannya. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. bilamana hewan itu menyerang orang atau hewan yang lagi ditunggangi atau dipasang di muka kereta atau kendaraan. barang siapa diwajibkan menjaga orang gila yang berbahaya bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Pasal 490 Diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. supaya tidak menimbulkan kerugian. 4. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Bab IX - Pelanggaran Pelayaran BAB I TENTANG PELANGGARAN KEAMANAN UMUM BAGI ORANG ATAU BARANG DAN KESEHATAN Pasal 489 1. meninggalkan anak itu tanpa dijaga sehingga oleh karenanya dapat timbul bahaya bagi anak itu atau orang lain. atau tidak menaati peraturan yang diberikan oleh pejabat tersebut tentang hal itu. atau dipasang di muka kereta atau kendaraan. barang siapa menghasut hewan terhadap orang atau terhadap hewan yang sedang ditunggangi. atau sedang memikul muatan: 3. barang siapa tidak mencegah hewan yang ada di bawah penjagaannya. . kerugian atau kesusahan. atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah: 1. barang siapa memelihara binatang buas yang berbahaya tanpa melaporkan kepada polisi atau pejabat lain yang ditunjuk untuk itu. 2. membiarkan orang itu berkeliaran tanpa dijaga.9. Pasal 491 Diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah: 1. Kenakalan terhadap orang atau barang yang dapat menimbulkan bahaya. 2. atau sedang memikul muatan: 2. barang siapa diwajibkan menjaga seorang anak. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari.

yang dilakukan oleh atau atas perintahnya. bahwa ada kemungkinan bahaya. 5. barang siapa menaruh atau menggantungkan sesuatu di atas suatu bangunan. 4. atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. atau mengancam keamanan orang lain. Barang siapa dalam keadaan mabuk di muka umum merintangi lalu lintas. hewan untuk dinaiki. barang siapa tidak mengadakan tindakan seperlunya pada waktu melakukan suatu pekerjaan di atas atau di pinggir jalan umum untuk memberi tanda bagi yang lalu di situ. barang siapa membiarkan di jalan umum. atau melakukan sesuatu yang harus dilakukan dengan hati-hati atau dengan mengadakan tindakan penjagaan tertentu lebih dahulu agar jangan membahayakan nyawa atau kesehatan orang lain. menghalangi sesuatu jalanan untuk umum di darat maupun di air atau menimbulkan rintangan karena pemakaian kendaraan atau kapal yang tidak semestinya. barang siapa membiarkan ternak berkeliaran di jalan umum mengadakan tindakan penjagaan. barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang. atau mengganggu ketertiban. untuk menarik atau hewan muatan tanpa mengadakan tindakan penjagaan agar tidak menimbulkan kerugian. atau karena hal yang dirumuskan dalam pasal 536. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. 6. Pasal 493 Barang siapa secara melawan hukum di jalan umum membahayakan kebebasan bergerak orang lain.Pasal 492 1. melempar atau menuangkan ke luar dari situ sedemikian rupa hingga oleh karena itu dapat timbul kerugian pada orang yang sedang menggunakan jalan umum. dijatuhkan pidana kurungan paling lama dua minggu. atau pada benda yang ditaruh di situ oleh atau atas perintahnya. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. . 2. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. Pasal 494 Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. tanpa 2. agar tidak menimbulkan kerugian. barang siapa tidak mengadakan penerangan secukupnya dan tanda-tanda menurut kebiasaan pada penggalian atau menumpukkan tanah di jalan umum. atau mengikuti orang lain secara mengganggu. 3. atau terus mendesakkan dirinya bersama dengan seorang atau lebih kepada orang lain yang tidak menghendaki itu dan sudah tegas dinyatakan.

ataupun air susu dari 2. 2. membikin obat ledak. barang siapa di jalan umum atau di pinggirnya.9. menawarkan. 33 . Pasal 501 1. Pasal 496 Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. barang siapa menjual. membakar barang tak bergerak kepunyaan sendiri. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sesudah adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. menyerahkan. Pasal 498 dan 499 Ditiadakan berdasarkan S. Pasal 497 Diancam dengan pidana denda paling tinggi tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. diancam dengan pidana kurungan paling lama sepuluh hari atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagikan. ataupun di tempat yang sedemikian dekatnya dengan bangunan atau barang. barang makanan atau minuman yang dipalsu atau yang busuk.143 jo. hingga dapat timbul bahaya kebakaran. Pasal 500 Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. menyalakan api tanpa perlu menembakkan senjata api. mata peluru atau peluru untuk senjata api. 32 . jerat. atau perkakas lain untuk menangkap atau membunuh binatang buas. Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. . di tempat yang dilalui orang memasang ranjau perangkap. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari. diancam dengan pidana denda paling tinggi tujuh ratus lima puluh rupiah. Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. barang siapa melepaskan balon angin di mana digantungkan bahanbahan menyala.Pasal 495 1.

3. menjual. Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga hari atau pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah: (1) (2) barang siapa membikin ingar atau riuh. barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. Barang siapa mengemis di muka umum. diancam karena melakukan pengemisan dengan pidana kurungan paling lama enam minggu. yang berumur di atas enam belas tahun. 4. diancam karena melakukan pergelandangan dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah. 2. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari. 2. membagikan daging ternak yang dipotong karena sakit atau mati dengan sendirinya. Pergelandangan yang dilakukan oleh tiga orang atau lebih. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. 2. di waktu ada ibadat atau sidang. yang berumur di atas enam belas tahun diancam dengan pidana kurungan paling lama enam bulan. menawarkan.ternak yang sakit atau yang dapat mengganggu kesehatan. dapat dirampas. barang siapa membikin gaduh di dekat bangunan untuk menjalankan ibadat yang dibolehkan atau untuk sidang pengadilan. Pengemisan yang dilakukan oleh tiga orang atau lebih. memburu atau membawa senjata api ke dalam hutan negara di mana dilarang untuk itu tanpa izin. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang untuk itu. Binatang yang ditangkap atau ditembak serta perkakas dan senjata yang digunakan dalam pelanggaran. sehingga ketenteraman malam hari dapat terganggu. Pasal 504 1. Pasal 502 1. BAB II PELANGGARAN KETERTIBAN UMUM Pasal 503 2. Pasal 505 (1) Barang siapa bergelandangan tanpa pencarian. Pasal 506 . menyerahkan.

diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat lain yang ditunjuk untuk itu: 1. atau suatu tanda kehormatan Indonesia.undang sehingga patut ia dapat dipandang orang sebagai pegawai atau pejabat itu. Pasal 507 Diancam dengan pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. Pasal 509 Barang siapa tanpa izin meminjamkan uang atau barang dengan gadai. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 508 bis Barang siapa di muka umum tanpa wenang memakai pakaian yang menyamai pakaian jabatan yang ditetapkan untuk pegawai negeri atau pejabat yang bekerja pada negara. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun. barang siapa ketika ditanya oleh penguasa yang berwenang tentang namanya. Pasal 510 (1) Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. manakala itu diperlukan. atau dalam bentuk jual. menerima suatu tanda kehormatan. pada suatu provinsi. mengadakan pesta lain yang ditunjuk untuk itu: mengadakan arak-arakan di jalan umum. barang siapa tanpa izin Presiden.Barang siapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai pencarian. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang nilainya tidak lebih dari seratus rupiah. 3. gelar. sematamata untuk suatu perkumpulan atau personal perkumpulan. 2. . memberi nama yang palsu. atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah. Pasal 508 Barang siapa tanpa wenang memakai dengan sedikit penyimpangan suatu nama atau tanda jasa yang pemakaiannya menurut ketentuan undang-undang. atau personal dinas kesehatan tentara. 2. pada suatu daerah yang berdiri sendiri yang diakui atau yang diatur dengan undang. pangkat atau derajat asing.beli dengan boleh dibeli kembali ataupun dalam bentuk kontrak komisi. barang siapa tanpa wenang memakai suatu gelar ningrat.

Barang siapa diwenangkan melakukan pencarian yang menurut aturanaturan umum harus diberi kewenangan untuk itu. di dalam keadaan yang tidak memaksa. yang bersalah diancam dengan pidana kurungan paling lama dua minggu atau pidana denda dua ribu dua ratus lima puluh rupiah. pemikul atau kuli. diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda setinggi-tingginya seratus lima puluh ribu rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Pasal 511 Barang siapa di waktu ada pesta arak-arakan. paling lama satu bulan. baik khusus maupun sebagai sambilan menjalankan pekerjaan dokter atau dokter gigi dengan tidak mempunyai surat izin. atau dalam penyampaian 2. dalam melakukan pencarian tersebut tanpa keharusan melampaui batas kewenangannya. . diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Pasal 512 1. dan sebagainya. 3. pembawa bungkusan. Pasal 513 Barang siapa menggunakan atau membolehkan digunakan barang orang lain yang ada padanya karena ada hubungan kerja atau karena pencariannya.(2) Jika arak -arakan diadakan untuk menyatakan keinginan-keinginan secara menakjubkan. Pasal 512a Barang siapa sebagai mata pencarian. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 514 Seorang pekerja harian. pesuruh. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama dua bulan. maka dalam hal ayat pertama. tidak menaati perintah dan petunjuk yang diadakan oleh polisi untuk mencegah kecelakaan oleh kemacetan lalu lintas di jalan umum. dan dalam hal ayat kedua. Barang siapa tidak diwenangkan melakukan pencarian yang menurut aturan-aturan umum harus diberi kewenangan untuk itu. yang dalam menjalankan pencariannya melakukan kelalaian atau kekurangan dalam pengembalian perkakas yang diterima untuk dipakai. untuk pemakaian yang tidak diizinkan oleh pemiliknya. melakukannya tanpa keharusan.

atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. tidak menaati peraturan mengenai pencatatan dalam register yang ditentukan dalam aturan-aturan umum. desa atau kampung di mana dia menetap. 2. barang siapa menjadikan kebiasaan atau pencarian untuk membeli barang-barang yang demikian. Pasal 515 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. Pasal 516 1. pencarian atau pekerjaan. atau atas permintaan kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. barang siapa membeli. Barang siapa menjadikan sebagai pencarian untuk memberi tempat bermalam kepada orang lain. 2. (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. hari datang dan perginya orang yang bermalam di situ. (2) Ketentuan dalam ayat pertama tidak berlaku bagi orang yang pindah tempat kediaman dan menetap. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. menggadaikan. barang siapa setelah menetap di bagian kota. pencarian dan tempat asalnya. atau tidak mencatat atau menyuruh catat nama. dengan menyebut nama. barang siapa pindah kediaman dari bagian kota. atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. desa atau kampung. tempat kediaman. tidak memberitahukan hal itu kepada penguasa yang berwenang dalam tenggang waktu empat belas hari. tanpa memberitahukan sebelumnya kepada penguasa yang berwenang dengan menyebut tempat menetap yang baru. meminjamkan atau menyimpankan barang tersebut untuk seorang tentara di bawah pangkat perwira. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari. yang diberikan tanpa izin dari atau nama perwira. pidananya . menukar. gadai. (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. atau menjualkan. menerima untuk ibadah.barang yang diterima untuk diangkut. 1. Pasal 517 2. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. pakai atau simpan dari seorang tentara di bawah pangkat perwira. dan tidak mempunyai register terus-menerus. yang masih di dalam satu kota. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. tidak memperlihatkan register itu.

potongan logam atau benda-benda lain yang bentuknya menyerupai uang kertas. jika ia sendiri. maskapai. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 2. perkumpulan atau yayasan. barang siapa mengumumkan isi apa yang ditangkap lewat pesawat penerima radio yang dipakai olehnya atau yang ada di bawah pengurusannya. Barang siapa membikin. yang setelah mendapat pengunduran bayar hutang. ataupun memasukannya ke Indonesia.dapat dilipatkan dua kali. benda-benda emas atau perak dengan merek negara. jika sepatutnya harus diduganya bahwa itu akan diumumkan dan memang lalu disusul dengan pengumuman. Pasal 519 1. maupun orang dari mana berita itu diterimanya. barang cetakan. Benda -benda yang merupakan pelanggaran dapat dirampas. menjual. atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah: 1. barang siapa mengumumkan berita yang ditangkap lewat pesawat penerima radio. BAB III PELANGGARAN TERHADAP PENGUASA UMUM 2. Pasal 518 Barang siapa tanpa wenang memberi pada atau menerima dari seorang terpidana sesuatu barang. menyiarkan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau disiarkan. seorang pengurus atau komisaris perseroan. dengan kehendak sendiri melakukan perbuatan-perbuatan untuk mana menurut aturan-aturan umum. maupun memberitahukannya kepada orang lain. diharuskan adanya kerja sama dengan pengurus. untuk mana menurut aturan-aturan umum. yang sepatutnya harus diduganya bahwa itu tidak untuk dia atau untuk diumumkan. diharuskan adanya kerja sama dengan pengurus. barang siapa yang setelah mendapat pengunduran pembayaran hutang dengan kehendak sendiri melakukan perbuatan-perbuatan. atau prangko pos. tidak berwenang untuk itu. 2. Pasal 519 bis Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. mata uang. Pasal 520 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan: 1. .

Pasal 522 Barang siapa menurut undang-undang dipanggil sebagai saksi. diancam dengan pidana kurungan paling tinggi tiga hari atau pidana denda paling tinggi sepuluh rupiah. tidak datang sendiri atau dengan perantaraan kuasanya. tanpa alasan yang dapat diterima. barangsiapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa. pekerjaan desa atau pekerjaan perusahaan kebun negara. tanpa alasan yang dapat diterima. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat enam bulan sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Pasal 524 Diancam dengan pidana paling banyak sembilan ratus rupiah: 1. 3. tanpa alasan yang dapat diterima. Pasal 523 Barang siapa tanpa alasan yang sah membiarkan tidak dikerjakannya pekerjaan rodi. atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.Pasal 521 Barang siapa melanggar ketentuan peraturan penguasa umum yang telah diumumkan mengenai pemakaian dan pembagian air dari perlengkapan air atau bangunan pengairan guna keperluan umum. wali atau wali pengawas oleh hakim atau atas perintahnya oleh kepala polisi. dapat diancam dengan pidana kurungan paling tinggi tiga bulan. tidak datang sendiri maupun dengan perantaraan kuasanya jika itu dibolehkan. atau orang yang akan atau sudah dimasukkan dalam rumah sakit jiwa. Pasal 525 1. ahli atau juru bahasa. diancam dengan pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. dipanggil untuk didengar oleh kantor peninggalan harta atau atas permintaannya oleh kepala polisi. tidak datang secara melawan hukum. barang siapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa atau orang yang sudah atau akan di bawah pengampuan. . barang siapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa dipanggil untuk didengar oleh majelis perwalian atau atas permintaannya oleh kepala polisi. Barang siapa ketika ada bahaya umum bagi orang atau barang. dipanggil untuk didengar selaku keluarga sedarah atau semenda. selaku suami/istri. diancam dengan pidana kurungan paling lama dua belas hari. tidak datang sendiri maupun dengan perantaraan kuasanya jika itu dibolehkan. atau orang yang sudah tahu akan di bawah pengampuan. atau ketika 2.

1955 . mengumumkan hal-hal yang termaktub dalam surat-surat tersebut dalam butir 1. jika perintah merahasiakan jelas diberikan karena alasan lain daripada kepentingan dinas atau umum. 2. Ketentuan ini tidak berlaku bagi mereka yang menolak memberi pertolongan karena ingin menghindari atau menghalaukan bahaya penuntutan bagi salah seorang keluarganya sedarah atau semenda dalam garis lurus atau menyimpang. (2) Perbuatan itu tidak dipidana.ada kejahatan tertangkap tangan diminta pertolongannya oleh penguasa umum tetapi menolaknya. membikin tak terbaca atau merusak suatu pemberitahuan di muka umum dari pihak penguasa yang wenang atau karena ketentuan undang¬undang. Pasal 528 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. sampai derajat kedua atau ketiga. membikin salinan atau petikan dari surat-surat jabatan negara dan alat-alatnya. mengumumkan seluruh atau sebagian surat-surat tersebut dalam butir 1. atau bagi suami (istri) atau bekas suaminya (istrinya). diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. Pasa1 527 Ditiadakan berdasarkan L. barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang: 1. BAB IV PELANGGARAN MENGENAI ASAL-USUL DAN PERKAWINAN Pasal 529 Barang siapa tidak memenuhi kewajibannya menurut undang-undang untuk melaporkan pada pejabat Catatan Sipil atau perantaranya tentang kelahiran dan kematian. 3.N. padahal sewajarnya dapat diduga bahwa hal-hal itu harus dirahasiakan.28. . padahal mampu untuk memberi pertolongan tersebut tanpa menempatkan diri langsung dalam keadaan yang membahayakan. yang dengan perintah penguasa umum harus dirahasiakan. Pasal 526 Barang siapa menyobek. 2.

Pasal 530 1. Seorang petugas agama yang melakukan upacara perkawinan, yang hanya dapat dilangsungkan di hadapan pejabat Catatan Sipil, sebelum dinyatakan padanya bahwa pelangsungan di muka pejabat itu sudah dilakukan, diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran sama, pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama dua bulan.

2.

BAB V PELANGGARAN TERHADAP ORANG YANG MEMERLUKAN PERTOLONGAN Pasal 531 Barang siapa ketika menyaksikan bahwa ada orang yang sedang menghadapi maut tidak memberi pertolongan yang dapat diberikan padanya tanpa selayaknya menimbulkan bahaya bagi dirinya atau orang lain, diancam, jika kemudian orang itu meninggal, dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

BAB VI PELANGGARAN KESUSILAAN Pasal 532 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga hari atau pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah: 1. barang siapa di muka umum menyanyikan lagu-lagu yang melanggar kesusilaan; 2. 3. barang siapa di muka umum mengadakan pidato yang melanggar kesusilaan; barang siapa di tempat yang terlihat dari jalan umum mengadakan tulisan atau gambaran yang melanggar kesusilaan. Pasal 533

Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah: 1. barang siapa di tempat untuk lalu lintas umum dengan terang-terangan mempertunjukkan atau menempelkan tulisan dengan judul, kulit, atau isi yang dibikin terbaca, maupun gambar atau benda, yang mampu membangkitkan nafsu berahi para remaja; barang siapa di tempat untuk lalu lintas umum dengan terang-terangan

2.

memperdengarkan isi tulisan yang mampu membangkitkan nafsu berahi para remaja; 3. barang siapa secara terang-terangan atau tanpa diminta menawarkan suatu tulisan, gambar atau barang yang dapat merangsang nafsu berahi para remaja maupun secara terang-terangan atau dengan menyiarkan tulisan tanpa diminta, menunjuk sebagai bisa didapat, tulisan atau gambar yang dapat membangkitkan nafsu berahi para remaja; barang siapa menawarkan, memberikan untuk terus atau sementara waktu, menyerahkan atau memperlihatkan gambar atau benda yang demikian, pada seorang belum dewasa dan di bawah umur tujuh belas tahun; barang siapa memperdengarkan isi tulisan yang demikian di muka seorang yang belum dewasa dan di bawah umur tujuh belas tahun. Pasal 534 Barang siapa secara terang-terangan mempertunjukkan sesuatu sarana untuk mencegah kehamilan maupun secara terang-terangan atau tanpa diminta menawarkan, ataupun secara terang-terangan atau dengan menyiarkan tulisan tanpa diminta, menunjuk sebagai bisa didapat, sarana atau perantaraan (diensten) yang demikian itu, diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah. Pasal 536 1. Barang siapa terang dalam keadaan mabuk berada di jalan umum, diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama atau yang dirumuskan dalam pasal 492, pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari. Jika terjadi pengulangan kedua dalam satu tahun setelah pemidanaan pertama berakhir dan menjadi tetap, dikenakan pidana kurungan paling lama dua minggu. Pada pengulangan ketiga kalinya atau lebih dalam satu tahun, setelah pemidanaan yang kemudian sekali karena pengulangan kedua kalinya atau lebih menjadi tetap, dikenakan pidana kurungan paling lama tiga bulan. Pasal 537 Barang siapa di luar kantin tentara menjual atau memberikan minuman keras atau arak kepada anggota Angkatan Bersenjata di bawah pangkat letnan atau kepada istrinya, anak atau pelayan, diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga minggu atau pidana denda paling tinggi seribu lima ratus rupiah.

4.

5.

2.

3.

4.

Pasal 538 Penjual atau wakilnya yang menjual minuman keras yang dalam menjalankan pekerjaan memberikan atau menjual minuman keras atau arak kepada seorang anak di bawah umur enam belas tahun, diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga minggu atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 539 Barang siapa pada kesempatan diadakan pesta keramaian untuk umum atau pertunjukkan rakyat atau diselenggarakan arak-arakan untuk umum, menyediakan secara cuma-cuma minuman keras atau arak dan atau menjanjikan sebagai hadiah, diancam dengan pidana kurungan paling lama dua belas hari atau pidana denda paling tinggi tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Pasal 540 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama delapan hari atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. 2. barang siapa menggunakan hewan untuk pekerjaan yang terang melebihi kekuatannya; barang siapa tanpa perlu menggunakan hewan untuk pekerjaan dengan cara yang menyakitkan atau yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa menggunakan hewan yang pincang atau yang mempunyai cacat lainnya, yang kudisan, luka-luka atau yang jelas sedang hamil maupun sedang menyusui untuk pekerjaan yang karena keadaannya itu tidak sesuai atau yang menyakitkan maupun yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa mengangkut atau menyuruh mengangkut hewan tanpa perlu dengan cara yang menyakitkan atau yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa mengangkut atau menyuruh mengangkut hewan tanpa diberi atau disuruh beri makan atau minum.

3.

4.

5. (2)

Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama karena salah satu pelanggaran pada pasal 302, dapat dikenakan pidana kurungan paling lama empat belas hari. Pasal 541

(1)

Diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah; 1. barangsiapa menggunakan sebagai kuda beban, tunggangan atau kuda penarik kereta padahal kuda tersebut belum tukar gigi atau kedua gigi dalamnya di rahang atas belum menganggit kedua gigi dalamnya di rahang bawah;

ataupun karena kejahatan berdasarkan pasal 302. barangsiapa memasangkan pakaian kuda pada kuda tersebut dalam butir 1 atau mengikat maupun memasang kuda itu pada kendaraan atau kuda tarikan. tunggangan atau penarik kereta seekor kuda induk. Pasal 543 Ditiadakan berdasarkan S. 3. Pasal 542 Ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. barangsiapa menggunakan sebagai kuda beban. 352.7 Tahun 1974.2. dengan membiarkan anaknya yang belum tumbuh keenam gigi mukanya.23 . (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama atau yang berdasarkan pasal 540.277. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari. mengikutinya. .

membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagikan jimat-jimat atau benda-benda yang dikatakan olehnya mempunyai kekuatan gaib. menawarkan. Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu mengadakan sabungan ayam atau jangkrik di jalan umum atau di pinggirnya. 2. diancam dengan pidana kurungan paling lama sepuluh hari atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. 2. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. maupun di tempat yang dapat dimasuki oleh khalayak umum. Pasal 545 1. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. pidananya dapat dilipatduakan. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. untuk mengadakan peramalan atau penafsiran impian. Pasal 546 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: 1. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Barang siapa menjadikan sebagai pencariannya untuk menyatakan peruntungan seseorang. barang siapa mengajar ilmu-ilmu atau kesaktian-kesaktian yang bertujuan menimbulkan kepercayaan bahwa melakukan perbuatan pidana tanpa kemungkinan bahaya bagi diri sendiri. pidananya dapat dilipatduakan. 3. dalam sidang pengadilan memakai jimatjimat atau benda-benda sakti. yang ketika diminta untuk memberi keterangan di bawah sumpah menurut ketentuan undang-undang. menyerahkan. Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: barang siapa menjual. Pasal 547 Seorang saksi. BAB VII PELANGGARAN MENGENAI TANAH. 2.Pasal 544 1. TANAMAN DAN PEKARANGAN .

diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. Pasal 551 Barang siapa tanpa wenang. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. di padang rumput atau di ladang rumput atau di padang rumput kering. ditugali atau ditanami. . ditugali atau ditanami. BAB VIII PELANGGARAN JABATAN Pasal 552 Seorang pejabat yang berwenang mengeluarkan salinan atau petikan putusan pengadilan. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. di tanah yang sudah ditaburi. baik di tanah yang telah ditaburi. Pasal 550 Barang siapa tanpa wenang berjalan atau berkendaraan di tanah yang sudah ditaburi. Barang siapa tanpa wenang membiarkan ternaknya berjalan di kebun. 35 . 2. jika mengeluarkan salinan atau petikan demikian itu sebelum putusan ditandatangani sebagaimana mestinya. berjalan atau berkendaraan di atas tanah yang oleh pemiliknya dengan cara jelas dilarang memasukinya. dapat dirampas. Pasal 553 Ditiadakan berdasarkan S. Pasal 549 1.576.Pasal 548 Barang siapa tanpa wenang membiarkan unggas ternaknya berjalan di kebun. Ternak yang menyebabkan pelanggaran. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama empat belas hari. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. lihat pasal 528. ditugali atau ditanami atau yang hasilnya belum diambil. 3. ataupun di tanah kepunyaan orang lain oleh yang berhak dilarang dimasuki dan sudah diberi tanda larangan yang nyata bagi pelanggar.

2. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 557 Diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah: 1. seorang bekas pejabat yang tanpa izin penguasa yang berwenang menahan surat-surat jabatan. atau putusan pengadilan. Pasal 557a Seorang perantara catatan sipil yang bertindak berlawanan dengan ketentuan reglemen pemeliharaan register catatan sipil orang-orang Cina diancam dengan denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. yang menerima atau menahan orang dalam tempat itu dengan tidak meminta diperlihatkan kepadanya lebih dahulu surat perintah penguasa yang berwenang. Pasal 556 Seorang pejabat catatan sipil yang sebelum melangsungkan perkawinan tidak minta diberikan padanya bukti-bukti atau keterangan-keterangan yang diharuskan menurut aturan-aturan umum. tempat menahan orang tahanan sementara atau orang yang disandera. Pasal 555 Diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah kepala lembaga pemasyarakatan. Pasal 558 Seorang pejabat catatan sipil yang tidak memasukkan suatu akta dalam register atau menuliskan suatu akta di atas kertas lepas. . mengenai tata cara sebelumnya perkawinan atau pelaksanaan perkawinan. atau kepala rumah pendidikan negara atau rumah sakit jiwa. setiap orang lain penyimpan register itu yang bertindak berlawanan dengan ketentuan aturan-aturan umum mengenai register dan akta catatan sipil. seorang pejabat catatan sipil yang bertindak berlawanan dengan ketentuan aturan.Pasal 554 Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.aturan umum mengenai register atau akta catatan sipil. atau yang alpa menuliskan menurut aturan dalam daftar hal penerimaan itu dan perintah atau keputusan yang menjadi alasan orang itu diterima. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

sebagaimana diharuskan oleh ketentuan undang-undang.Pasal 558a Seorang perantara catatan sipil yang tidak membikin akta daripada suatu pemberitahuan kepadanya menurut ketentuan tentang pemeliharaan register catatan sipil bagi orang. atau menuliskan suatu akta di kertas lepas. Pasal 559 Diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah: 1. seorang pejabat yang tidak melaporkan kepada pejabat catatan sipil.orang Cina. . diancam dengan pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah. 2. seorang pejabat catatan sipil yang tidak melaporkan kepada penguasa yang berwenang sebagaimana diharuskan oleh ketentuan undang-undang.

2. seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak memelihara register pidana yang diharuskan oleh aturan-aturan umum menurut ketentuan undang-undang. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. Pasal 562 Diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: 1. buku-buku dan surat-surat yang diharuskan oleh ketentuan undangundang. Pasal 563 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak mencukupi kewajibannya menurut undang. . atau tidak memperlihatkan buku-buku harian itu di mana dan apabila menurut ketentuan undang-undang itu diharuskan padanya. seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak menjaga supaya buku-buku harian di kapal dipelihara menurut aturan-aturan umum. 3. tidak memberi keterangan kepada hakim sebagaimana diharuskan menurut ketentuan undang-undang. Pasal 564 Seorang nahkoda atau anak buah yang tidak memperhatikan ketentuan undangundang untuk mencegah tabrakan disebabkan karena kapalnya melanggar atau terdampar. 4.BAB IX PELANGGARAN PELAYARAN Pasal 560 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang berangkat sebelum dibikin dan ditandatangani daftar anak buah yang diharuskan oleh ketentuan undangundang. dengan membayar biayanya. pemegang buku atau nahkoda kapal Indonesia yang menolak permintaan untuk memperlihatkan kepada yang berkepentingan buku-buku harian yang dipelihara di kapalnya. seorang pengusaha pelayaran. atau tidak memperlihatkannya di mana dan apabila menurut ketentuan undang¬undang itu diharuskan padanya. seorang nahkoda kapal Indonesia yang jika register pidana tidak ada. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. atau menolak untuk memberi salinan dari buku-buku itu. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.undang mengenai pencatatan dan pemberitahuan kelahiran dan kematian selama perjalanannya. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. Pasal 561 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak mempunyai di kapalnya kertaskertas kapal.

dengan pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah. jika surat lalu dikeluarkan.perahu yang digunakan untuk pekerjaan merawat orang sakit. dengan pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah. . Barang siapa menandatangani surat jalan yang dikeluarkan dengan melanggar ketentuan pasal 533b Kitab Undang-undang Hukum Dagang. begitu pula orang untuk siapa dibutuhkan tanda tangan sesuai dengan kewenangannya. diancam. diancam dengan pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah untuk tiap-tiap orang yang bekerja demikian. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 567 Seorang penguasa pelabuhan atau nahkoda kapal Indonesia yang menggunakan untuk pekerjaan anak buah orang-orang yang tidak mengadakan perjanjian kerja sebagaimana dimaksud pasal 395 Kitab Undang-undang Hukum Dagang atau yang tidak menjalankan perusahaan di kapal atas biaya sendiri. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. barang siapa bertentangan dengan pasal 533b Kitab Undang-undang Hukum dagang. Pasal 566 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak memenuhi kewajiban yang dibebankan padanya menurut Pasal 358a Kitab Undang-undang Hukum Dagang. diancam jika konosemen lalu dikeluarkan. menurut ketentuan undang-undang yang hanya boleh dipakai oleh kapal-kapal rumah sakit. begitu pula orang untuk siapa dibutuhkan tanda tangan sesuai dengan kewenangannya. 2. Diancam dengan pidana yang sama. Pasal 568 Barang siapa menandatangani konosemen yang dikeluarkan dengan melanggar ketentuan pasal 517b Kitab Undang-undang Hukum Dagang. Pasal 569 1. begitu pula orang untuk siapa surat diberikan menurut kewenangannya.Pasal 565 Barang siapa tanpa wewenang menggunakan suatu tanda pengenal walaupun dengan sedikit perubahan. sekoci-sekoci kapal-kapal yang demikian. dalam hal ini diharuskan oleh aturan-aturan umum. maupun perahu. memberikan surat jalan yang tidak ditandatangani. ataupun menggunakan orang-orang yang namanya tidak ada dalam daftar anak buah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful