KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA BUKU KESATU - ATURAN UMUM Bab I Bab II Bab III Bab V Bab

VI Bab VII Batas-batas berlakunya Aturan Pidana dalam Perundang undangan. Pidana. Hal-hal yang Menghapuskan, Mengurangi atau Memberatkan Pidana. Bab IV - Percobaan. Penyertaan Dalam Tindak Pidana. Perbarengan Tindak Pidana. Mengajukan dan Menarik Kembali Pengaduan dalam Hal Kejahatan Pengaduan. Bab VIII Hapusnya Kewenangan Menuntut Pidana dan Menjalankan Pidana. Bab IX Aturan Penutup. BAB I BATAS-BATAS BERLAKUNYA ATURAN PIDANA DALAM PERUNDANG-UNDANGAN Pasal 1 (1) (2) Suatu perbuatan tidak dapat dipidana, kecuali berdasarkan kekuatan ketentuan perundang-undangan pidana yang telah ada. Bilamana ada perubahan dalam perundang-undangan sesudah perbuatan dilakukan, maka terhadap terdakwa diterapkan ketentuan yang paling menguntungkannya. Pasal 2 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan dengan Indonesia diterapkan bagi setiap orang yang melakukan sesuatu tindak pidana di Indonesia. Pasal 3 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi setiap orang yang di luar wilayah Indonesia melakukan tindak pidana di dalam kendaraan air atau pesawat udara Indonesia. - Arti Beberapa Istilah yang kejahatan yang Hanya Dituntut atas

Dipakai dalam Kitab Undang-undang.

Pasal 4 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia diterapkan bagi setiap orang yang melakukan di luar Indonesia: 1. 2. salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104, 106, 107,108,dan 131. suatu kejahatan mengenai mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh negara atau bank, ataupun mengenai meterai yang dikeluarkan dan merek yang digunakan oleh Pemerintah Indonesia. pemalsuan surat hutang atau sertifikat hutang atas tanggungan Indonesia, atas tanggungan suatu daerah atau bagian daerah Indonesia, termasuk pula pemalsuan talon, tanda dividen atau tanda bunga, yang mengikuti surat atau sertifikat itu, dan tanda yang dikeluarkan sebagai pengganti surat tersebut, atau menggunakan surat-surat tersebut di atas, yang palsu atau dipalsukan, seolah-olah asli dan tidak dipalsui. salah satu kejahatan yang tersebut dalam pasal-pasal 438, 444 sampai dengan 446 tentang pembajakan laut dan pasal 447 tentang penyerahan kendaraan air kepada kekuasaan bajak laut dan pasal 479 huruf j tentang penguasaan pesawat udara secara melawan hukum, pasal 479 huruf I, m, n, dan o tentang kejahatan yang mengancam keselamatan penerbangan sipil. Pasal 5 1 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia ditetapkan bagi warga negara yang di luar Indonesia melakukan: 1 2 salah satu kejahatan tersebut dalam Bab I dan II Buku Kedua dan pasalpasal 160, 161, 240, 279, 450, dan 451. salah satu perbuatan yang oleh suatu ketentuan pidana dalam perundang- undangan Indonesia dipandang sebagai kejahatan, sedangkan menurut perundang- undangan negara di mana perbuatan dilakukan diancam dengan pidana.

3.

4.

2

Penuntutan perkara sebagaimana dimaksud dalam butir 2 dapat dilakukan juga jika tertuduh menjadi warga negara sesudah melakukan perbuatan. Pasal 6

Berlakunya pasal 5 ayat 1 butir 2 dibatasi sedemikian rupa sehingga tidak dijatuhkan pidana mati, jika menurut perundang-undangan negara di mana perbuatan dilakukan, terhadapnya tidak diancamkan pidana mati. Pasal 7 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi setiap pejabat yang di luar Indonesia melakukan salah satu tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam bab XXVIII Buku Kedua. Pasal 8

Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi nahkoda dan penumpang perahu Indonesia, yang di luar Indonesia, sekalipun di luar perahu, melakukan salah satu tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Bab XXIX Buku Kedua, dan Bab IX Buku Ketiga; begitu pula yang tersebut dalam peraturan mengenai surat laut dan pas kapal di Indonesia, maupun dalam Ordonansi Perkapalan. Pasal 9 Diterapkannya pasal-pasal 2-5, 7, dan 8 dibatasi oleh pengecualian-pengecualian yang diakui dalam hukum internasional.

BAB II PIDANA Pasal 10 Pidana terdiri atas: a. pidana pokok: 1 2 3 4 5 b. pidana mati. pidana penjara. pidana kurungan. pidana denda. pidana tutupan.

pidana tambahan: 1 pencabutan hak-hak tertentu. 2 3 perampasan barang-barang tertentu. pengumuman putusan hakim. Pasal 11

Pidana mati dijalankan oleh algojo di tempat gantungan dengan menjeratkan tali yang terikat di tiang gantungan pada leher terpidana kemudian menjatuhkan papan tempat terpidana berdiri. Pasal 12 1. 2. Pidana penjara ialah seumur hidup atau selama waktu tertentu. Pidana penjara selama waktu tertentu paling pendek satu hari dan paling lama lima belas tahun berturut-turut.

Pidana penjara selama waktu tertentu boleh dijatuhkan untuk dua puluh tahun berturut. Pidana penjara selama waktu tertentu sekali-kali tidak boleh melebihi dua puluh tahun. begitu juga dalam hal batas lima belas tahun dilampaui sebab tambahan pidana karena perbarengan. atau antara pidana penjara seumur hidup dan pidana penjara selama waktu tertentu.3. Pasal 14 Terpidana yang dijatuhkan pidana penjara wajib menjalankan segala pekerjaan yang dibebankan kepadanya berdasarkan ketentuan pelaksanaan pasal 29.turut dalam hal kejahatan yang pidananya hakim boleh memilih antara pidana mati. Pasal 13 4. pengulangan atau karena ditentukan pasal 52. pidana seumur hidup. Para terpidana dijatuhi pidana penjara dibagi-bagi atas beberapa golongan. . dan pidana penjara selama waktu tertentu.

2. maka perintah mengenai pidana pokok juga mengenai pidana pokok juga mengenai pidana tambahan. 505. Pasal 14c 1. Dengan perintah yang dimaksud pasal 14a. 506.2. Masa percobaan tidak dihitung selama terpidana ditahan secara sah. Masa percobaan bagi kejahatan dan pelanggaran dalam pasal-pasal 492. 4. 3. tetapi harus ternyata kepadanya bahwa pidana denda atau perampasan yang mungkin diperintahkan pula akan sangat memberatkan si terpidana. 5. jika terhadap kejahatan dan pelanggaran itu ditentukan bahwa dalam hal dijatuhkan pidana denda. kejahatan dan pelanggaran candu hanya dianggap sebagai perkara mengenai penghasilan negara. . harus mengganti segala atau sebagian kerugian yang ditimbulkan oleh tindak pidana tadi. kecuali dalam perkaraperkara yang mengenai penghasilan dan persewaan negara apabila menjatuhkan pidana denda.Pasal 14a 1. kecuali jika dijatuhkan pidana denda. dan 536 paling lama tiga tahun dan bagi pelanggaran lainnya paling lama dua tahun. bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana. kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain. tidak termasuk pidana kurungan pengganti maka dalam putusnya hakim dapat memerintahkan pula bahwa pidana tidak usah dijalani. tidak diterapkan ketentuan pasal 30 a. 3. Apabila hakim menjatuhkan pidana paling lama satu tahun atau pidana kurungan. Perintah tersebut dalam ayat 1 harus disertai hal-hal atau keadaan-keadaan yang menjadi alasan perintah itu. Masa percobaan dimulai pada saat putusan telah menjadi tetap dan telah diberitahukan kepada terpidana menurut cara yang ditentukan dalam undangundang. hakim dapat menerapkan syarat khusus bahwa terpidana dalam waktu tertentu. hakim dapat menetapkan syarat khusus bahwa terpidana tindak pidana . Pasal 14b 1. Dalam menerapkan ayat ini. selain menetapkan syarat umum bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana. Hakim juga mempunyai kewenangan seperti di atas. disebabkan karena si terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan yang ditentukan dalam perintah tersebut di atas habis. yang lebih pendek daripada masa percobaannya. dan syaratsyarat khusus jika sekiranya ditetapkan. 2. 504. atau karena si terpidana selama masa percobaan tidak memenuhi syarat khusus yang mungkin ditentukan lain dalam perintah itu. Jika hakim tidak menentukan lain. kecuali hakim setelah menyelidiki dengan cermat berkeyakinan bahwa dapat diadakan pengawasan yang cukup untuk dipenuhinya syarat umum. Perintah tidak diberikan.

Pasal 14d 1 Yang diserahi mengawasi supaya syarat-syarat dipenuhi. 506. 505. Jika ada alasan. Apabila hakim menjatuhkan pidana penjara lebih dari tiga bulan atau pidana kurungan atas salah satu pelanggaran berdasarkan pasal-pasal 492. terpidana dituntut karena melakukan tindak pidana di dalam masa percobaan dan penuntutan itu 2 3 2 . Ketika memberi peringatan. supaya memberi bantuan kepada terpidana dan juga boleh memperpanjang masa percobaan satu kali. atau kepada pemimpin suatu rumah penampungan yang berkedudukan di situ. 3. 504. hakim yang memutus perkara dalam tingkat pertama. ialah pejabat yang berwenang menyuruh menjalankan putusan. atau kepada pejabat tertentu. yaitu jika terpidana selama masa percobaan melakukan tindak pidana dan karenanya ada pemidanaan yang menjadi tetap. atau memerintahkan supaya atas namanya diberi peringatan pada terpidana. hakim dapat perintah boleh mewajibkan lembaga yang berbentuk badan hukum dan berkedudukan di Indonesia. Pasal 14e Atas usul pejabat dalam pasal ayat 1. atau jika salah satu syarat lainnya tidak dipenuhi. Syarat-syarat tersebut di atas tidak boleh mengurangi kemerdekaan beragama atau kemerdekaan berpolitik terpidana. supaya memberi pertolongan atau bantuan kepada terpidana dalam memenuhi syarat-syarat khusus. Pasal 14f 1 Tanpa mengurangi ketentuan pasal di atas. hakim yang memutus perkara dalam tingkat pertama dapat memerintahkan supaya pidananya dijalankan. Hakim juga boleh memerintahkan orang lain daripada orang yang diperintahkan semula. hakim harus menentukan juga cara bagaimana memberikan peringatan itu. dapat mengubah syarat-syarat khusus dalam masa percobaan. kecuali jika sebelum masa percobaan habis. selama masa percobaan. maka boleh diterapkan syarat-syarat khusus lainnya mengenai tingkah laku terpidana yang harus dipenuhi selama masa percobaan atau selama sebagian dari masa percobaan. ataupun jika terpidana sebelum masa percobaan habis dijatuhi pemidanaan yang menjadi tetap. jika kemidian ada perintah untuk menjalankan putusan. karena melakukan tindak pidana selama masa percobaan mulai berlaku. diatur dengan undang-undang. paling banyak dengan separuh dari waktu yang paling lama dapat diterapkan untuk masa percobaan. perintah supaya pidana dijalankan tidak dapat diberikan lagi. maka atas usul pejabat tersebut dalam pasal 14d ayat 1. dan 536. Setelah masa percobaan habis. atau atas permintaan terpidana. Aturan-aturan lebih lanjut mengenai pengawasan dan bantuan tadi serta mengenai penunjukan lembaga dan pemimpin rumah penampungan yang dapat diserahi dengan bantuan itu.2.

Waktu selama terpidana dilepaskan bersyarat sampai menjalani pidana lagi. Jika hal-hal yang tersebut dalam ayat di atas dijalankan. Pengawasan khusus itu dapat diserahkan kepada orang lain daripada orang yang semula diserahi. hakim masih boleh memerintahkan supaya pidananya dijalankan. Jika terpidana harus menjalani beberapa pidana berturut-turut. ditambah satu tahun. Jika terpidana telah menjalani dua pertiga dari lamanya pidana penjara yang dijatuhkan kepadanya. maka pelepasan bersyarat dapat dicabut. 2. tidak termasuk waktu pidananya. pidana itu dianggap sebagai satu pidana. Ketika memberikan pelepasan bersyarat. syarat-syarat dapat diubah atau di hapus atau dapat diadakan syarat-syarat khusus baru. Orang yang mendapat pelepasan bersyarat diberi surat pas yang memuat syarat-syarat yang harus dipenuhinya. Pasal 15b 1.mata harus bertujuan memberi bantuan kepada terpidana. Selain itu. serta ditetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi selama masa percobaan. Jika terpidana ada dalam tahanan yang sah. Agar supaya syarat-syarat dipenuhi. Yang diserahi mengawasi supaya segala syarat dipenuhi ialah pejabat tersebut dalam pasal 14d ayat 1. maka ia dapat dikenakan pelepasan bersyarat. maka orang itu diberi surat pas baru. Selama masa percobaan. begitu juga dapat diadakan pengawasan khusus. Masa percobaan itu lamanya sama dengan sisa waktu pidana penjara yang belum dijalani. 3. Jika ada sangkaan keras bahwa hal-hal di atas dilakukan.kemudian berakhir dengan pemidanaan yang menjadi tetap. Pelepasan bersyarat diberikan dengan syarat umum bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana dan perbuatan lain yang tidak baik. ditentukan pula suatu masa percobaan. Menteri Kehakiman dapat menghentikan pelepasan bersyarat tersebut untuk sementara waktu. juga boleh ditambahkan syarat-syarat khusus mengenai kelakuan terpidana. asal saja tidak mengurangi kemerdekaan beragama dan kemerdekaan berpolitik. Pasal 15a 1. Jika orang yang diberi pelepasan bersyarat selama masa percobaan melakukan hal-hal yang melanggar syarat-syarat tersebut dalam surat pasnya. 4. 2. dalam waktu dua bulan setelah pemidanaan menjadi tetap. dapat diadakan pengawasan khusus yang semata. 6. karena melakukan tindak pidana tadi. sekurang-kurangnya harus sembilan bulan. 2. . 5. Pasal 15 1. maka waktu itu tidak termasuk masa percobaan. Dalam hal itu. 3.

15a. orang yang dilepaskan bersyarat orang yang dilepaskan bersyarat dapat ditahan guna menjaga ketertiban umum. begitu juga hal-hal yang tersebut dalam pasal 15a ayat 5. maka atas perintah jaksa tempat di mana dia berada. harus ditanya dahulu pendapat Dewan Reklasering Pusat. 2. dan tuntutan berakhir dengan putusan pidana yang menjadi tetap. Sebelum menentukan. Ketentuan pelepasan bersyarat ditetapkan oleh Menteri Kehakiman atas usul atau setelah mendapat kabar dari pengurus penjara tempat terpidana. Orang yang dijatuhi pidana kurungan wajib menjalankan pekerjaan yang dibebankan kepadanya. Pasal 19 1. ditetapkan oleh Menteri Kehakiman atas usul atau setelah mendapat kabar dari jaksa tempat asal terpidana. dan setelah mendapat keterangan dari jaksa tempat asal terpidana. jika ada sangkaan yang beralasan bahwa orang itu selama masa percobaan telah berbuat hal-hal yang melanggar syarat-syarat tersebut dalam surat pasnya. kecuali jika sebelum waktu tiga bulan lewat. Pidana kurungan paling sedikit satu hari dan paling lama satu tahun. Pelepasan bersyarat masih dapat dicabut dalam waktu tiga bulan bersyarat masih dapat dicabut dalam waktu tiga bulan setelah putusan menjadi tetap berdasarkan pertimbangan bahwa terpidana melakukan tindak pidana selama masa percobaan. terpidana dituntut karena melakukan tindak pidana pada masa percobaan. Ketentuan mencabut pelepasan bersyarat. pidana kurungan dapat ditambah menjadi satu tahun empat bulan. Sebelum memutus. dan 16 diatur dengan undang. Jika tiga bulan setelah masa percobaan habis. 3.undang. Pasal 18 1. 2. Jaksa harus segera memberitahukan penahanan itu kepada Menteri Kehakiman. harus ditanya dahulu pendapat Dewan Reklasering Pusat. sesuai dengan aturan-aturan pelaksanaan pasal 29. Selama pelepasan masih dapat dicabut. 3. pelepasan bersyarat tidak dapat dicabut kembali. yang tugasnya diatur oleh Menteri Kehakiman. maka orang itu dianggap meneruskan menjalani pidananya mulai dari tahanan. Jika ada pidana yang disebabkan karena perbarengan atau pengulangan atau karena ketentuan pasal 52. Ia diserahi pekerjaan yang lebih ringan daripada orang yang dijatuhi pidana . Jika penahanan disusul dengan penghentian untuk sementara waktu atau pencabutan pelepasan bersyarat.3. Pidana kurungan sekali-kali tidak boleh lebih dari satu tahun empat bulan. Pasal 16 1. Pasal 17 Contoh surat pas dan peraturan pelaksanaan pasal-pasal 15. Waktu penahanan paling lama enam puluh hari. 2. 4.

segera sehabis pidana habis hilang kemerdekaan itu selesai. Pidana kurungan karena sebab di atas dijalani di tempat yang khusus untuk menjalani pidana penjara. Pasal 25 Yang tidak boleh diserahi pekerjaan di luar tembok tempat tersebut ialah: 1. atau jika tidak punya tempat kediaman. Pasal 23 Orang yang dijatuhi pidana kurungan. Pasal 20 1.penjara. tidak berubah sifatnya oleh karena itu. Para wanita. boleh menetapkan bahwa jaksa dapat mengizinkan terpidana bergerak dengan bebas di luar penjara sehabis waktu kerja. 2. Terpidana yang sedang menjalani pidana hilang kemerdekaan di suatu tempat yang digunakan untuk menjalani pidana penjara. Orang-orang yang di jatuhi pidana penjara seumur hidup. 3. Ketentuan dalam ayat 1 tidak diterapkan kepada terpidana karena terpidana jika pada waktu melakukan tindak pidana belum ada dua tahun sejak ia habis menjalani pidana penjara atau pidana kurungan. 3. 2. Hakim yang menjatuhkan pidana penjara atau pidana kurungan paling lama satu bulan. di dalam daerah di mana ia berada. boleh menjalani kurungan di tempat itu juga. dengan biaya sendiri boleh sekedar meringankan nasibnya menurut aturan-aturan yang akan ditetapkan dengan undang-undang. Pasal 21 Pidana kurungan harus dijalani dalam daerah di mana si terpidana berdiam ketika putusan hakim dijalankan. Jika terpidana yang mendapat kebebasan itu mendapat kebebasan itu tidak datang pada waktu dan tempat yang telah ditentukan untuk menjalani pekerjaan yang dibebankan kepadanya. Pasal 22 1. Orang-orang yang menurut pemeriksaan dokter tidak boleh menjalankan . kalau diminta. kecuali kalau Menteri Kehakiman atas permintaannya terpidana membolehkan menjalani pidananya di daerah lain. atau pidana kurungan. Pasal 24 Orang yang dijatuhi pidana penjara atau pidana kurungan boleh diwajibkan bekerja di dalam atau di luar tembok tempat orang-orang terpidana. maka ia harus menjalani pidananya seperti biasa kecuali kalau tidak datangnya itu bukan karena kehendak sendiri. 2. atau kedua-duanya.

4. pidana kurungan. . atau kedua.duanya. tidak boleh dengan pecahan. Dalam putusan hakim. di hitung satu hari. Menteri Kehakiman menetapkan aturan rumah tangga untuk tempat-tempat orang terpidana. Jika perlu. Pasal 30 1. minggu. Pasal 26 Jikalau mengingat keadaan diri atau masyarakat terpidana. maka pidana kurungan pengganti paling lama delapan bulan. Pidana denda paling sedikit tiga rupiah tujuh puluh lima sen. maka dalam putusan ditentukan bahwa terpidana tidak boleh diwajibkan bekerja di luar tembok tempat orang-orang terpidana. tiaptiap tujuh rupiah lima puluh sen di hitung paling banyak satu hari demikian pula sisanya yang tidak cukup tujuh rupiah lima puluh sen. 2. 2. hal makanan. Lamanya pidana kurungan pengganti paling sedikit satu hari dan paling lama enam bulan. jika pidana dendanya tujuh rupiah lima puluh dua sen atau kurungan. Hal menunjuk tempat untuk menjalani pidana penjara. hakim menimbang ada alasan. 6. penyelenggaraan ibadat. dan pakaian. hal membedakan orang terpidana dalam golongan-golongan. ia diganti dengan pidana kurungan. Pidana kurungan pengganti sekali-kali tidak boleh lebih dari delapan bulan. 5. 3. hal tempat untuk tidur. lamanya pidana kurungan pengganti ditetapkan demikian. hal tata tertib. semuanya itu diatur dengan undangundang sesuai dengan kitab undang. bulan. Jika pidana denda tidak dibayar. Pasal 29 1.undang sesuai dengan kitab undangundang ini.pekerjaan demikian. Pasal 27 Lamanya pidana penjara untuk waktu tertentu dan pidana kurungan dalam putusan hakim dinyatakan dengan hari. dan tahun. Jika ada pemberatan pidana denda disebabkan karena perbarengan atau pengulangan. atau karena ketentuan pasal 52. hal mengatur pemberian pengajaran. jika lebih dari lima rupiah lima puluh sen. Pasal 28 Pidana penjara dan pidana kurungan dapat dilaksanakan di satu tempat asal saja terpisah. begitu juga hal mengatur dan mengurus tempat-tempat itu.

4. dalam hal pidana denda dengan memakai ukuran menurut pasal 31 ayat 3. Jika dalam putusan hakim dijatuhkan pidana penjara dan pidana kurungan atas beberapa perbuatan pidana. kecuali jika Presiden. 2. Terpidana dapat menjalani pidana kurungan pengganti tanpa menunggu batas waktu pembayaran denda. . baik sebelum maupun sesudah mulai menjalani pidana kurungan yang seimbang dengan bagian yang dibayarnya. tidak dipotong dari pidananya. Ketentuan pasal ini berlaku juga dalam hal terdakwa oleh sebab dituntut bareng karena melakukan beberapa tindak pidana. waktu mulai permohonan diajukan hingga ada putusan Presiden. seluruhnya atau sebagian di potong dari pidana penjara selama waktu tertentu dari pidana kurungan atau dari pidana denda yang dijatuhkan kepadanya. 3. dan kemudian putusan itu bagi kedua pidana tadi menjadi tetap pada waktu yang sama. Pembayaran sebagian dari pidana denda. maka pidana penjara mulai berlaku pada saat ketika putusan hakim menjadi tetap.Pasal 31 1. sedangkan terpidana sudah ada dalam tahanan sementara karena kedua atau salah satu perbuatan pidana itu. menentukan bahwa waktu itu seluruhnya atau sebagian dihitung sebagai waktu menjalani pidana. dengan mengingat keadaan perkaranya. Waktu selama seorang terdakwa dalam tahanan sementara yang tidak berdasarkan surat perintah. kecuali jika pemotongan itu dinyatakan khusus dalam putusan hakim. Pasal 33a Jika orang yang ditahan sementara di jatuhi pidana penjara atau pidana kurungan. pada hari ketika putusan hakim menjadi tetap. dan pidana kurungan mulai berlaku setelah pidana penjara habis. Pasal 33 1. dan bagi terpidana lainnya pada hari ketika putusan hakim mulai dijalankan. Pidana penjara dan pidana kurungan mulai berlaku bagi terpidana yang sudah di dalam tahanan sementara. maka waktu selama di 2. tidak dihitung sebagai waktu menjalani pidana. Pasal 32 1. kemudian dipidana karena perbuatan lain daripada yang didakwakan kepadanya waktu ditahan sementara. Hakim dalam putusannya boleh menentukan bahwa waktu terpidana ada dalam tahanan sementara sebelum putusan menjadi tetap. dan kemudian dia sendiri atau orang lain dengan persetujuannya mengajukan permohonan ampun. Ia selalu berwenang membebaskan dirinya dari pidana kurungan pengganti dengan membayar dendanya. Pasal 34 Jika terpidana selama menjalani pidana melarikan diri. 3.

hak menjadi wali. hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. dapat di cabut dalam hal pemidanaan karena kejahatan jabatan atau kejahatan yang melanggar kewajiban khusus sesuatu jabatan. 2 Pencabutan tersebut dalam ayat 1 tidak boleh dilakukan oleh hakim pidana terhadap orang-orang yang baginya diterapkan undang-undang hukum perdata tentang pencabutan kekuasaan orang tua. kekuasaan wali dan kekuasaan pengampu. kesempatan atau sarana yang diberikan pada terpidana karena jabatannya. bapak. atau dalam aturan umum lainnya ialah: 1 2 3 4 hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan yang tertentu. wali pengawas. hak memasuki Angkatan Bersenjata. pengampu. Hakim tidak berwenang memecat seorang pejabat dari jabatannya.luar tempat menjalani pidana tidak dihitung sebagai waktu menjalani pidana. orang tua atau wali terhadap anak yang belum dewasa yang ada di bawah kekuasaannya. Pasal 38 1 Jika dilakukan pencabutan hak. atau karena memakai kekuasaan. XVIII. kecuali dalam hal yang diterangkan dalam Buku Kedua.aturan khusus di tentukan penguasa lain untuk pemecatan itu. dan pengampu pengawas. hak menjadi penasihat hukum atau pengurus atas penetapan pengadilan. melakukan kejahatan. XV. wali pengawas. Pasal 36 Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu dan hak memasuki Angkatan Bersenjata. menjalankan perwalian atau 5 6 2 hak menjalankan mata pencarian tertentu. hakim menentukan lamanya pencabutan . atas orang yang bukan anak sendiri. yang tersebut dalam bab XIII. baik atas anak sendiri maupun atas orang lain. XIX. XIV. dan XX Buku Kedua. jika dalam aturan. hak menjalankan kekuasaan pengampuan atas anak sendiri. kekuasaan wali. dapat dicabut dalam hal pemidanaan: 1 2 orang tua atau wali yang dengan sengaja melakukan kejahatan bersamasama dengan anak yang belum dewasa yang ada di bawah kekuasaannya. Pasal 35 1 Hak-hak terpidana yang dengan putusan hakim dapat dicabut dalam hal-hal yang ditentukan dalam kitab undang-undang ini. pengampu atau pengampu pengawas. Pasal 37 1 Kekuasaan bapak.

demikian pula sisanya yang tidak cukup tujuh rupiah lima puluh sen. 2 dalam hal pidana penjara untuk waktu tertentu atau pidana kurungan.bagian Indonesia yang tertentu. 3 2 Pencabutan hak mulai berlaku pada hari putusan hakim dapat dijalankan. tidak di bayar. lamanya pencabutan paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun lebih lama dari pidana pokoknya. Pasal 41 1. dan meneruskan pengangkutan barang-barang. walinya atau pemeliharanya tanpa pidana apapun. atau harganya menurut taksiran dalam putusan hakim. memasukkan atau mengangkut barang-barang dengan melanggar aturan-aturan mengenai pengawasan pelayaran di bagian. Lamanya pidana kurungan pengganti ini dalam putusan hakim ditentukan sebagai berikut: tujuh rupiah lima puluh sen atau kurang di hitung satu hari. 4. 3. lamanya pencabutan seumur hidup. Pasal 40 Jika seorang di bawah umur enam belas tahun mempunyai. juga dalam hal yang bersalah diserahkan kembali kepada orang tuanya. 2. dapat dirampas. Pasal 31 diterapkan bagi pidana kurungan pengganti ini.sebagai berikut: 1 dalam hal pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. Perampasan dapat dilakukan terhadap orang yang bersalah yang diserahkan kepada pemerintah. mengeluarkan. Barang-barang kepunyaan terpidana yang diperoleh dari kejahatan atau yang sengaja dipergunakan untuk melakukan kejahatan. Jika barang-barang yang dirampas diserahkan. maka hakim dapat menjatuhkan pidana perampasan atas barang-barang itu. Perampasan atas barang-barang yang disita sebelumnya. . dapat juga dijatuhkan putusan perampasan berdasarkan hal-hal yang ditentukan dalam undang-undang. dalam hal pidana denda. pidana kurungan pengganti ini 2. Pasal 39 1. 5. lamanya pencabutan paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun. atau aturanaturan mengenai larangan memasukkan. tetapi hanya atas barang-barang yang telah disita. apabila barang-barang itu tidak diserahkan. Dalam hal pemidanaan karena kejahatan yang tidak dilakukan dengan sengaja atau karena pelanggaran. 3. Pidana kurungan pengganti ini paling sedikit satu hari dan paling lama enam bulan. diganti menjadi pidana kurungan. jika lebih dari tujuh rupiah lima puluh sen. tiap-tiap tujuh rupiah lima puluh sen dihitung paling banyak satu hari.

tidak dipidana. 490. 503 . 497. dan Pengadilan Negeri. atau memerintahkan supaya yang bersalah diserahkan kepada pemerintah tanpa pidana apa pun.505. 532. BAB III HAL-HAL YANG MENGHAPUSKAN. 536. 492. dan segala pendapatan dari pidana denda dan perampasan menjadi milik negara. 514. Barang siapa melakukan perbuatan yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena jiwanya cacat dalam pertumbuhan atau terganggu karena penyakit. maka ia dimasukkan dalam rumah pendidikan negara supaya menerima pendidikan dari pemerintah atau di kemudian hari dengan cara lain. Pengadilan Tinggi. tanpa pidana apa pun. 526. 496. dan 540 serta belum lewat dua tahun sejak dinyatakan bersalah karena melakukan kejahatan atau salah satu pelanggaran tersebut di atas. 531. Pasal 46 1. hakim dapat menentukan: memerintahkan supaya yang bersalah dikembalikan kepada orang tuanya. MENGURANGI ATAU MEMBERATKAN PIDANA Pasal 44 1. Pasal 42 Segala biaya untuk pidana penjara dan pidana kurungan dipikul oleh negara. 3.519. Pasal 45 Dalam hal penuntutan pidana terhadap orang yang belum dewasa karena melakukan suatu perbuatan sebelum umur enam belas tahun. jika perbuatan merupakan kejahatan atau salah satu pelanggaran berdasarkan pasalpasal 489. Jika ternyata perbuatan itu tidak dapat dipertanggungkan kepada pelakunya karena pertumbuhan jiwanya cacat atau terganggu karena penyakit. maka ia harus menetapkan pula bagaimana cara melaksanakan perintah itu atas biaya terpidana.juga di hapus. . walinya atau pemeliharanya. 517 . Ketentuan dalam ayat 2 hanya berlaku bagi Mahkamah Agung. Pasal 43 Apabila hakim memerintahkan supaya putusan diumumkan berdasarkan kitab undang-undang ini atau aturan-aturan umum lainnya. dan putusannya telah menjadi tetap. 2. atau menjatuhkan pidana kepada yang bersalah. Jika hakim memerintahkan supaya yang bersalah diserahkan kepada pemerintah. paling lama satu tahun sebagai waktu percobaan. maka hakim dapat memerintahkan supaya orang itu dimasukkan ke rumah sakit jiwa.

nomor 1 dan 3. 2. Aturan untuk melaksanakan ayat 1 pasal ini ditetapkan dengan undangundang.atau diserahkan kepada seorang tertentu yang bertempat tinggal di Indonesia atau kepada sesuatu badan hukum. Jika perbuatan itu merupakan kejahatan yang diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. tidak dipidana. tidak dapat diterapkan. . dengan itikad baik mengira bahwa perintah diberikan dengan wewenang dan pelaksanaannya termasuk dalam lingkungan pekerjaannya. Pembelaan terpaksa yang melampaui batas. tidak menyebabkan hapusnya pidana. Pasal 48 Barang siapa melakukan perbuatan karena pengaruh daya paksa. dengan cara lain. 3. 2. Pasal 47 1. paling lama sampai orang yang bersalah itu mencapai umur delapan belas tahun. tidak dipidana. barang siapa melakukan perbuatan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. tidak dipidana. karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat pada saat itu yang melawan hukum. Perintah jabatan tanpa wewenang. Pasal 49 1. atau di kemudian hari. kecuali jika yang diperintah. yayasan atau lembaga amal yang berkedudukan di Indonesia untuk menyelenggarakan pendidikannya. dalam kedua hal di atas. atas tanggungan pemerintah. 2. Jika hakim menjatuhkan pidana. kehormatan kesusilaan atau harta benda sendiri maupun orang lain. tidak dipidana. maka dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pidana tambahan dalam pasal 10 butir b. 2. Tidak dipidana. yang langsung disebabkan oleh keguncangan jiwa yang hebat karena serangan atau ancaman serangan itu. Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan perintah jabatan yang diberikan oleh penguasa yang berwenang. maka maksimum pidana pokok terhadap tindak pidananya dikurangi sepertiga. Pasal 51 1. Pasal 50 Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan undang-undang.

hanya perbuatan yang sengaja dianjurkan sajalah yang . dan tidak selesainya pelaksanaan itu. dengan kekerasan.Pasal 52 Bilamana seorang pejabat karena melakukan perbuatan pidana melanggar suatu kewajiban khusus dari jabatannya. Jika kejahatan diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. mereka yang dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat. 4. BAB IV PERCOBAAN Pasal 53 1. sarana atau keterangan. BAB V PENYERTAAN DALAM TINDAK PIDANA Pasal 55 1 Dipidana sebagai pelaku tindak pidana: 1 2 mereka yang melakukan. sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan. kesempatan atau sarana yang diberikan kepadanya karena jabatannya. ancaman atau penyesatan. dan yang turut serta melakukan perbuatan. 3. jika niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan. Maksimum pidana pokok terhadap kejahatan. 2 Terhadap penganjur. Pasal 54 Mencoba melakukan pelanggaran tidak dipidana. Pasal 52a Bilamana pada waktu melakukan kejahatan digunakan bendera kebangsaan Republik Indonesia. Pidana tambahan bagi percobaan sama dengan kejahatan selesai. atau dengan memberi kesempatan. bukan semata-mata disebabkan karena kehendaknya sendiri. pidananya dapat ditambah sepertiga. dalam hal percobaan dikurangi sepertiga. 2. yang menyuruh melakukan. pidana untuk kejahatan tersebut ditambah sepertiga. atau pada waktu melakukan perbuatan pidana memakai kekuasaan. dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Mencoba melakukan kejahatan dipidana.

Pasal 56 .diperhitungkan. beserta akibat-akibatnya.

hanya diperhitungkan terhadap pembuat atau pembantu yang bersangkutan itu sendiri. Pasal 61 1.Dipidana sebagai pembantu kejahatan: 1. atau setelah dimulai penuntutan. 2. 3. anggota badan pengurus atau komisaris yang ternyata tidak ikut campur melakukan pelanggaran tidak dipidana. pencetaknya selaku demikian tidak dituntut apabila dalam barang cetakkan disebut nama dan 2. beserta akibatakibatnya. mereka yang sengaja memberi kesempatan. tidak dapat dituntut atau sudah menetap di luar Indonesia. . anggota. maka pengurus. mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan. Pasal 58 Dalam menggunakan aturan-aturan pidana. dikurangi sepertiga. Pasal 60 Membantu melakukan pelanggaran tidak dipidana. sedangkan pembuatnya dikenal. 2. Pasal 62 1.anggota badan pengurus atau komisaris-komisaris. Mengenai kejahatan yang dilakukan dengan percetakan. yang diperhitungkan hanya perbuatan yang sengaja dipermudah atau diperlancar olehnya. 4. Pidana tambahan bagi pembantuan sama dengan kejahatannya sendiri. Pasal 59 Dalam hal-hal di mana karena pelanggaran ditentukan pidana terhadap pengurus. pada waktu ditegur pertama kali lalu diberitahukan kepada penerbit. Aturan ini tidak berlaku jika pelaku pada saat barang cetakkan terbit. yang menghapuskan. Pasal 57 1. keadaan-keadaan pribadi seseorang. Dalam menentukan pidana bagi pembantu. mengurangi atau memberatkan pengenaan pidana. Jika kejahatan diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. penertiban selaku demikian tidak dituntut apabila dalam barang cetakkan disebut nama dan tempat tinggalnya. Dalam hal pembantuan. Mengenai kejahatan yang dilakukan dengan percetakan. sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan. maksimum pidana pokok terhadap kejahatan.

Akan tetapi. maka dijatuhkan hanya satu pidana. yang diterapkan yang memuat ancaman pidana pokok yang paling berat. Aturan ini tidak berlaku. 2. Jika suatu perbuatan masuk dalam lebih dari satu aturan pidana. ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut. 379. jika berbeda-beda. diatur pula dalam aturan pidana yang khusus. meskipun masing-masing merupakan kejahatan atau pelanggaran. 373. dan 406. BAB VI PERBARENGAN TINDAK PIDANA Pasal 63 1. yang diancam dengan pidana pokok yang sejenis. jika orang yang menyuruh mencetak pada saat barang cetakkan terbit. Pasal 65 1. 372. 2. maka yang dikenakan hanya salah satu di antara aturan-aturan itu. 2. tetapi boleh lebih dari maksimum pidana yang terberat ditambah sepertiga. tidak dapat dituntut sudah menetap di luar Indonesia. jika orang dinyatakan bersalah melakukan pemalsuan atau perusakan mata uang. jika orang yang melakukan kejahatan-kejahatan tersebut dalam pasal-pasal 364. dan 407 ayat 1. dan menggunakan barang yang dipalsu atau yang dirusak itu. maka hanya yang khusus itulah yang diterapkan. pada waktu ditegur pertama kali lalu diberitahukan oleh pencetak. 2. 378. maka ia dikenakan aturan pidana tersebut dalam pasal 362. sedangkan orang yang menyuruh mencetak dikenal. sebagai perbuatan berlanjut dan nilai kerugian yang ditimbulkan jumlahnya melebihi dari tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. jika berbeda-beda. Demikian pula hanya dikenakan satu aturan pidana. . yang dikenakan yang memuat ancaman pidana pokok yang paling berat. 3. maka hanya diterapkan satu aturan pidana. Pasal 64 1. atau setelah dimulai penuntutan.tempat tinggalnya. Jika suatu perbuatan masuk dalam suatu aturan pidana yang umum. Jika antara beberapa perbuatan. Maksimum pidana yang dijatuhkan ialah jumlah maksimum pidana yang diancam terhadap perbuatan itu. Dalam hal perbarengan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan.

maka dijatuhkan pidana atas tiap-tiap kejahatan. pidana-pidana pencabutan hak yang berlainan dijatuhkan sendiri-sendiri tanpa dikurangi. 4. tetapi jumlahnya tidak boleh melebihi maksimum pidana yang terberat ditambah sepertiga. Perbandingan lamanya pidana-pidana pokok yang sejenis ditentukan menurut maksimumnya masing-masing. Jika pidana pokok hanya pidana denda saja. di samping itu tidak boleh dijatuhkan pidana lain lagi kecuali pencabutan hak-hak tertentu. 2 pidana kurungan-kurungan delapan bulan. maka lamanya pencabutan hak paling sedikit dua tahun dan paling lama lima tahun. pengganti jumlahnya tidak boleh melebihi 2. 2. 3. tentang pidana tambahan berlaku aturan sebagai berikut: 1. Pasal 68 1 Berdasarkan hal-hal dalam pasal 65 dan 66. yang diancam dengan pidana pokok yang tidak sejenis. 2. Pasal 70 1. Perbandingan beratnya pidana pokok yang tidak sejenis ditentukan menurut urut-urutan dalam pasal 10. pidana-pidana pencabutan hak yang sama dijadikan satu. begitu pula halnya dengan pidana kurungan pengganti karena barang-barang tidak diserahkan. pidana-pidana perampasan barang-barang tertentu. Jika ada perbarengan seperti yang dimaksudkan dalam pasal 65 dan 66. yang lamanya paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun melebihi pidana pokok atau pidana-pidana pokok yang dijatuhkan. maka dalam perbandingan hanya terberatlah yang dipakai. Pasal 67 Jika orang dijatuhi pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. Pidana denda adalah hal itu dihitung menurut lamanya maksimum pidana kurungan pengganti yang ditentukan untuk perbuatan itu. baik . Pasal 69 1. Perbandingan beratnya pidana-pidana pokok yang sejenis ditentukan menurut maksimumnya masing-masing. Jika hakim memilih antara beberapa pidana pokok. 3.Pasal 66 1. dijatuhkan sendiri-sendiri tanpa dikurangi. dan pengumuman putusan hakim. Dalam hal perbarengan beberapa perbuatan yang masing-masing harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan.

352. Jika tidak ada wakil. Pasal 73 2. atau jika itu tidak ada. atau wakil itu sendiri yang harus diadukan. 373. maka wakilnya yang sah dalam perkara perdata yang berhak mengadu. juga mungkin atas pengaduan istrinya atau seorang keluarga sedarah dalam garis lurus. atau selama ia berada di bawah pengampuan yang disebabkan oleh hal lain daripada keborosan. atas pengaduan seorang keluarga sedarah dalam garis menyimpang sampai derajat ketiga. dan 70. Mengenai pelanggaran. maupun pelanggaran dengan pelanggaran. 66. 2. Pasal 70 bis Ketika menerapkan pasal-pasal 65. Pasal 71 Jika seseorang telah dijatuhi pidana.379. BAB VII MENGAJUKAN DAN MENARIK KEMBALI PENGADUAN DALAM HAL KEJAHATAN-KEJAHATAN YANG HANYA DITUNTUT ATAS PENGADUAN Pasal 72 1.perbarengan pelanggaran dengan kejahatan. dan orang itu umurnya belum cukup enam belas tahun dan lagi belum dewasa. Selama orang yang terkena kejahatan yang hanya boleh dituntut atas pengaduan. jumlah paling banyak delapan bulan. kemudian dinyatakan bersalah lagi karena melakukan kejahatan atau pelanggaran lain sebelum ada putusan pidana itu. . dengan pengertian jika dijatuhkan pidana-pidana penjara atas kejahatan-kejahatan itu. sedangkan jumlah lamanya pidana kurungan pengganti. atau majelis yang menjadi wali pengawas atau pengampu pengawas. 364. dan 482 dianggap sebagai pelanggaran. maka untuk tiap-tiap pelanggaran dijatuhkan pidana sendirisendiri tanpa dikurangi. maka penuntutan dilakukan atas pengaduan wali pengawas atau pengampu pengawas. paling banyak delapan bulan. kejahatan-kejahatan berdasarkan pasal-pasal 302 ayat 1. maka pidana yang dahulu diperhitungkan pada pidana yang akan dijatuhkan dengan menggunakan aturan-aturan dalam bab ini mengenai hal perkara-perkara diadili pada saat yang sama. jumlah lamanya pidana kurungan dan pidana kurungan pengganti paling banyak satu tahun empat bulan.

Jika putusan yang menjadi tetap itu berasal dari hakim lain. di tempattempat yang mempunyai pengadilan-pengadilan tersebut. MENJALANKAN 2. jika bertempat tinggal di Indonesia. maka setelah saat itu. Pasal 75 Orang yang mengajukan pengaduan. orang tidak boleh dituntut dua kali karena perbuatan yang oleh hakim Indonesia terhadap dirinya telah diadili dengan putusan yang menjadi tetap. BAB VIII HAPUSNYA KEWENANGAN MENUNTUT PIDANA DAN PIDANA Pasal 76 1 Kecuali dalam hal putusan hakim masih mungkin diulangi. atau suaminya (istrinya) yang masih hidup kecuali kalau ternyata bahwa yang meninggal tidak menghendaki penuntutan. 2 . penuntutan dilakukan atas pengaduan orang tuanya. berhak menarik kembali dalam waktu tiga bulan setelah pengaduan diajukan. Dalam artian hakim Indonesia. atau dalam waktu sembilan bulan jika bertempat tinggal di luar Indonesia. Pasal 74 1.Jika yang terkena kejahatan meninggal di dalam tenggang waktu yang ditentukan dalam pasal berikut maka tanpa memperpanjang tenggang itu. tidak boleh diadakan penuntutan dalam hal: 1 2 putusan berupa pembebasan dari tuduhan atau lepas dari tuntutan hukum. Pasal 77 Kewenangan menuntut pidana hapus. Jika yang terkena kejahatan berhak mengadu pada saat tenggang waktu tersebut dalam ayat 1 belum habis. anaknya. termasuk juga hakim pengadilan swapraja dan adat. putusan berupa pemidanaan dan telah dijalani seluruhnya atau telah diberi ampun atau wewenang untuk menjalankannya telah hapus karena daluwarsa. maka terhadap orang itu dan karena tindak pidana itu pula. pengaduan masih boleh diajukan hanya selama sisa yang masih kurang pada tenggang waktu tersebut. jika tertuduh meninggal dunia. Pengaduan hanya boleh diajukan dalam waktu enam bulan sejak orang yang berhak mengadu mengetahui adanya kejahatan.

mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. tenggang dimulai pada hari sesudah daftar-daftar yang memuat pelanggaranpelanggaran itu. 2. 329. pidana kurungan. menurut aturan-aturan umum yang menentukan bahwa register-register catatan sipil harus dipindah ke kantor panitera suatu pengadilan. 330. Kewenangan menuntut pelanggaran yang diancam dengan pidana denda saja 3.Pasal 78 1 Kewenangan menuntut pidana hapus karena daluwarsa: 1 2 mengenai semua pelanggaran dan kejahatan yang dilakukan dengan percetakan sesudah satu tahun. 2. mengenai pelanggaran dalam pasal 556 sampai dengan pasal 558a. menunda daluwarsa. atau telah diberitahukan kepadanya menurut cara yang ditentukan dalam aturan-aturan umum. tenggang dimulai pada hari sesudah orang yang langsung terkena oleh kejahatan dibebaskan atau meninggal dunia. dan 333. mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana denda. mengenai pemalsuan atau perusakan mata uang. mengenai kejahatan dalam pasal-pasal 328. mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana penjara lebih dari tiga tahun. dimulai tenggang daluwarsa baru. Tiap-tiap tindakan penuntutan menghentikan daluwarsa. dipindah ke kantor tersebut. Pasal 82 1. sesudah enam tahun. Pasal 80 1. atau pidana penjara paling lama tiga tahun. tenggang mulai berlaku pada hari sesudah barang yang dipalsu atau mata uang yang dirusak digunakan. kecuali dalam hal. 3 4 2 Bagi orang yang pada saat melakukan perbuatan umurnya belum delapan belas tahun. masing-masing tenggang daluwarsa di atas dikurangi menjadi sepertiga. sesudah dua belas tahun. asal tindakan itu diketahui oleh orang yang dituntut. sesudah delapan belas tahun.hal berikut: 1. Sesudah dihentikan. . Pasal 79 Tenggang daluwarsa mulai berlaku pada hari sesudah perbuatan dilakukan. Pasal 81 Penundaan penuntutan pidana berhubung dengan adanya perselisihan prayudisial.

dan juga selama terpidana dirampas kemerdekaannya.menjadi hapus. pemberatan itu tetap berlaku sekalipun kewenangan menuntut pidana terhadap pelanggaran yang dilakukan lebih dahulu telah hapus berdasarkan ayat 1 dan ayat 2 pasal ini. mengenai kejahatan yang dilakukan dengan sarana percetakan lamanya lima tahun. dan dalam waktu yang ditetapkan olehnya. 4. 2. maka pada esok harinya setelah melarikan diri itu mulai berlaku tenggang daluwarsa baru. atas kuasa pejabat yang ditunjuk untuk itu oleh aturan-aturan umum. Pasal 84 1. Wewenang menjalankan pidana mati tidak daluwarsa. 3. Pasal 85 1. Kewenangan menjalankan pidana hapus karena daluwarsa. Jika seorang terpidana melarikan diri selama menjalani pidana. maka barang yang dikenai perampasan harus diserahkan pula. ditambah sepertiga. Jika suatu pelepasan bersyarat dicabut. Ketentuan-ketentuan dalam pasal ini tidak berlaku bagi orang yang belum dewasa. 3. mulai berlaku tenggang daluwarsa baru. dan mengenai kejahatan-kejahatan lainnya lamanya sama dengan tenggang daluwarsa bagi penuntutan pidana. Pasal 83 Kewenangan menjalankan pidana hapus jika terpidana meninggal dunia. 4. Tenggang daluwarsa mulai berlaku pada esok harinya setelah putusan hakim dapat dijalankan. Jika di samping pidana denda ditentukan perampasan. tenggang daluwarsa tidak boleh kurang dari lamanya pidana yang dijatuhkan. maka pada esok harinya setelah pencabutan. yang pada saat melakukan perbuatan belum berumur enam belas tahun. atau harganya harus dibayar menurut taksiran pejabat dalam ayat 1. 2. 3. Dalam hal-hal pidana diperberat karena pengulangan. Bagaimanapun juga. kalau dengan suka rela dibayar maksimum denda dan biayabiaya yang telah dikeluarkan kalau penuntutan telah dimulai. BAB IX ARTI BEBERAPA ISTILAH YANG DIPAKAI DALAM KITAB . Tenggang daluwarsa mengenai semua pelanggaran lamanya dua tahun. 5. meskipun perampasan kemerdekaan itu berhubung dengan pemidanaan lain. Tenggang daluwarsa tertuduh selama penjalanan pidana ditunda menurut perintah dalam suatu peraturan umum.

atau yang menimbulkan bahaya maut. 2. dimaksud pula kepala keluarga. dimaksud pula orang yang menjalankan kekuasaan yang sama dengan bapak.UNDANG. tidak mampu terus-menerus untuk menjalankan tugas jabatan atau pekerjaan pencarian. Dengan anak. Pasal 90 Luka berat berarti:        jatuh sakit atau mendapat luka yang tidak memberi harapan akan sembuh sama sekali. gugur atau matinya kandungan seorang perempuan. kehilangan salah satu panca indera. apabila dua orang atau lebih telah sepakat akan melakukan kejahatan. Pasal 88 bis Dengan penggulingan pemerintahan dimaksud meniadakan atau mengubah secara tidak sah bentuk pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar. Pasal 88 Dikatakan ada permufakatan jahat. Pasal 91 1.UNDANG Pasal 86 Apabila disebut kejahatan. terganggunya daya pikir selama empat minggu lebih. Dalam kekuasaan bapak dicakup pula kekuasaan kepala keluarga. apabila niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan. 4. Dengan bapak. kecuali jika dinyatakan sebaliknya oleh suatu aturan. maka di situ termasuk pembantuan dan percobaan melakukan kejahatan. menderita sakit lumpuh. mendapat cacat berat. seperti dimaksud dalam pasal 53. Pasal 89 Membuat orang pingsan atau tidak berdaya disamakan dengan menggunakan kekerasan. dimaksud pula orang yang ada di bawah kekuasaan yang sama . Pasal 87 Dikatakan ada makar untuk melakukan suatu perbuatan. 3. baik dalam arti kejahatan pada umumnya maupun dalam arti suatu kejahatan tertentu. Dengan orang tua.

begitu juga semua anggota dewan subak. kecuali nahkoda. 2. Yang disebut nahkoda ialah orang yang memegang kekuasaan di kapal atau yang mewakilinya. 2. Yang dimaksud dengan pesawat udara Indonesia adalah pesawat udara yang didaftarkan di Indonesia. Semua anggota Angkatan Perang juga dianggap sebagai pejabat. Pasal 95 Yang disebut kapal Indonesia ialah kapal yang mempunyai surat laut atau pas kapal. termasuk juga orang-orang yang dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. Pasal 92 bis Yang disebut pengusaha ialah tiap-tiap orang yang menjalankan perusahaan. atau surat izin sebagai pengganti sementara menurut aturan-aturan umum mengenai surat laut dan pas kapal di Indonesia. yang dibentuk oleh pemerintah atau atas nama pemerintah. Termasuk pula pesawat udara Indonesia adalah pesawat udara asing yang disewa tanpa awak pesawat dan dioperasikan oleh perusahaan penerbangan Indonesia. 3. yang disebut hakim termasuk juga orang-orang yang menjalankan peradilan administratif.dengan kekuasaan bapak. yang menjalankan kekuasaan yang sah. 3.1 Tahun 1946. Pasal 95a 1. Pasal 93 1. butir 11. atau badan perwakilan rakyat. 2. pasal VIII. serta ketua-ketua dan anggota-anggota pengadilan agama. Yang disebut pejabat. Yang disebut anak buah kapal ialah semua perwira atau kelasi yang ada di dalam kapal. dan semua kepala rakyat Indonesia asli dan kepala golongan Timur Asing. Pasal 94 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. menjadi anggota badan pembentuk undangundang. begitu juga orang-orang yang bukan karena pemilihan. Yang disebut penumpang ialah semua orang yang ada di kapal. Pasal 92 1. badan pemerintahan. Yang disebut pejabat dan hakim termasuk juga hakim wasit. .

begitu juga perang saudara. Pasal 100 Yang disebut anak kunci palsu termasuk juga segala perkakas yang tidak dimaksud untuk membuka kunci. Pasal 95c Yang dimaksud dengan dalam dinas adalah jangka waktu sejak pesawat udara disiapkan oleh awak darat atau oleh awak pesawat untuk penerbangan tertentu. Pasal 97 Yang disebut hari adalah waktu selama dua puluh empat jam. segera sesudah diperintahkan mobilisasi Angkatan Perang dan selama mobilisasi itu berlaku. Yang disebut musuh termasuk juga pemberontak. Yang disebut perang termasuk juga permusuhan dengan daerah-daerah swapraja. Begitu juga dikatakan masih ada masa perang.Pasal 95b Yang dimaksud dengan dalam penerbangan adalah sejak saat pintu luar pesawat udara ditutup setelah naiknya penumpang (embarkasi) sampai saat pintu dibuka untuk penurunan penumpang (di embarkasi). Yang disebut masa perang termasuk juga waktu selama perang sedang mengancam. Pasal 96 1. begitu juga menyeberangi selokan atau parit yang digunakan sebagai batas penutup. hingga setelah 24 jam lewat sesudah setiap pendaratan. 3. yang disebut bulan adalah waktu selama tiga puluh hari. 2. Begitu juga termasuk di situ negara atau kekuasaan yang akan menjadi lawan perang. Dalam hal terjadi pendaratan darurat penerbangan dianggap terus berlangsung sampai saat penguasa yang berwenang mengambil alih tanggung jawab atas pesawat udara dan barang yang ada di dalamnya. Pasal 99 Yang disebut memanjat termasuk juga masuk melalui lubang yang memang sudah ada. . Pasal 98 Yang disebut waktu malam yaitu waktu antara matahari terbenam dan matahari terbit. tetapi bukan untuk masuk atau masuk melalui lubang di dalam tanah yang dengan sengaja digali.

III Bab .KEJAHATAN 1. atau menyerahkan tenaga listrik. 382. 5. dan alat-alat peringatan.II Bab . 6.IX Kejahatan Terhadap Keamanan Negara Kejahatan-kejahatan Presiden Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Kejahatan-kejahatan Terhadap Negara Sahabat dan Terhadap Kepala Negara Sahabat Serta Wakilnya Kejahatan Terhadap Melakukan Kewajiban dan Hak Kenegaraan Kejahatan Terhadap Ketertiban Umum Perkelahian Tanding Kejahatan yang Membahayakan Keamanan Umum bagi Orang atau Barang Kejahatan Terhadap Penguasa Umum Sumpah Palsu dan Keterangan Palsu Pemalsuan Mata Uang dan Uang Kertas Pemalsuan Meterai dan Merek 10. 2. 8. 3. yaitu alat-alat penjaga keselamatan. BUKU KEDUA . binatang memamah biak.perbuatan yang oleh ketentuan perundang-undangan lainnya diancam dengan pidana. Bab . Pasal 102 Ditiadakan dengan Staatsblad 1920 No. mengubah. telegrap dan telepon tidak dimaksudkan 2. 9.X 11.VII Bab . Bab .XI . Bab .VIII Bab . alat-alat pemasang.V Bab .I Bab . ATURAN PENUTUP Pasal 103 Ketentuan-ketentuan dalam Bab I sampai Bab VIII buku ini juga berlaku bagi perbuatan. kecuali jika oleh undang-undang ditentukan lain. begitu pula alat-alat yang berhubungan dengan itu. Dengan bangunan-bangunan bangunan listrik. dan babi.IV Bab . Pasal 101 bis 1.Pasal 101 Yang disebut ternak yaitu semua binatang yang berkuku satu. alat-alat pendukung.VI Bab . mengalirkan. Yang dimaksud bangunan listrik yaitu bangunan-bangunan yang gunanya untuk membangkitkan. 7. 4.

atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah. diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.XX 21. atau merampas kemerdekaan. pasal VIII. butir 13.XXVII 28. diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama .XVI 17. Bab . Bab . Bab .XXI 22.XVII 18. Bab . Bab .XXVIII 29.XXII 23.XXIII 24. Pasal 106 Makar dengan maksud supaya seluruh atau sebagian dari wilayah negara. Bab .XXIV 25.XXV 26.XXVI 27.XXIX 30. Bab . Bab . Bab .XIV 15. Bab .XIX 20. Bab . Bab . Bab . Bab .XVIII 19. Bab .12.XXIX Pemalsuan Surat Kejahatan Terhadap Asal-Usul dan Perkawinan Kejahatan Terhadap Kesusilaan Meninggalkan Orang yang Perlu Ditolong Penghinaan Membuka Rahasia Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang Kejahatan Terhadap Nyawa Penganiayaan Menyebabkan Mati atau Luka-luka Karena Kealpaan Pencurian Pemerasan dan Pengancaman Penggelapan Perbuatan Curang Perbuatan Merugikan Pemiutang atau Orang yang Mempunyai Hak Menghancurkan atau Merusakkan Barang Kejahatan Jabatan Kejahatan Pelayaran Kejahatan Penerbangan Sarana/Prasarana Penerbangan dan Kejahatan Terhadap 31. Bab .XXX Penadahan Penerbitan dan Percetakan BAB I KEJAHATAN TERHADAP KEAMANAN NEGARA Pasal 104 Makar dengan maksud untuk membunuh. Pasal 105 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.XIII 14. Bab .XII 13.XV 16. 1 Tahun 1946. Bab . Bab . Bab .

dua puluh tahun. Pasal 107 (1) (2) Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Para pemimpin dan pengatur makar tersebut dalam ayat 1, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 108 (1). Barang siapa bersalah karena pemberontakan, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun : 1. 2. orang yang melawan pemerintah Indonesia dengan senjata; orang yang dengan maksud melawan Pemerintah Indonesia menyerbu bersama- sama atau menggabungkan diri pada gerombolan yang melawan Pemerintah dengan senjata.

(2).

Para pemimpin dan para pengatur pemberontakan diancam dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 109

Pasal ini ditiadakan berdasarkan S. 1930 No. 31. Pasal 110 (1). Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan menurut pasal 104, 106, 107, dan 108 diancam berdasarkan ancaman pidana dalam pasal-pasal tersebut. Pidana yang sama diterapkan terhadap orang-orang yang dengan maksud berdasarkan pasal 104, 106, dan 108, mempersiapkan atau memperlancar kejahatan : 1. berusaha menggerakkan orang lain untuk melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan agar memberi bantuan pada waktu melakukan atau memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan; berusaha memperoleh kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan bagi diri sendiri atau orang lain; memiliki persediaan barang-barang yang diketahuinya berguna untuk melakukan kejahatan; mempersiapkan atau memiliki rencana untuk melaksanakan kejahatan yang bertujuan untuk memberitahukan kepada orang lain; berusaha mencegah, merintangi atau menggagalkan tindakan

(2).

2. 3. 4.

5.

yang diadakan pemerintah untuk mencegah atau menindas pelaksanaan kejahatan. (3). Barang-barang sebagaimana dimaksud dalam butir 3 ayat sebelumnya, dirampas. (4). Tidak dipidana barang siapa yang ternyata bermaksud hanya mempersiapkan atau memperlancar perubahan ketatanegaraan dalam artian umum. (5). Jika dalam salah satu hal seperti yang dimaksud dalam ayat 1 dan 2 pasal ini, kejahatan sungguh terjadi, pidananya dapat dilipatkan dua kali. Pasal 111 (1) Barang siapa mengadakan hubungan dengan negara asing dengan maksud menggerakkannya untuk melakukan perbuatan permusuhan atau perang terhadap negara, memperkuat niat mereka, menjanjikan bantuan atau membantu mempersiapkan mereka untuk melakukan perbuatan permufakatan atau perang terhadap negara, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Jika perbuatan permusuhan dilakukan atau terjadi perang, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 111 bis (1). Dengan pidana penjara paling lama enam tahun diancam : 1. barang siapa mengadakan hubungan dengan orang atau badan yang berkedudukan di luar Indonesia, dengan maksud untuk menggerakkan orang atau badan itu supaya membantu mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan untuk menggulingkan pemerintah, untuk memperkuat niat orang atau badan itu atau menjanjikan atau memberi bantuan kepada orang atau badan itu atau menyiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah; barang siapa memaksudkan suatu benda yang dapat digunakan untuk memberi bantuan material dalam mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah, sedangkan diketahuinya atau ada alasan kuat untuk menduga bahwa benda tersebut akan dipergunakan untuk perbuatan tersebut; orang yang mempunyai atau mengadakan perjanjian mengenai suatu benda yang dapat dipergunakan untuk memberikan bantuan material dalam mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah, sedangkan diketahuinya atau ada alasan baginya untuk menduga bahwa benda itu akan dipergunakan untuk perbuatan tersebut atau benda itu atau barang lain sebagai penggantinya, dimaksudkan dengan tujuan tersebut atau untuk dapat

(2)

2.

3.

diperuntukkan bagi tujuan itu berkedudukan di luar Indonesia. (2).

oleh

orang

atau

benda

yang

Benda-benda yang dengan mana atau yang ada hubungan dengan ayat 1 ke-2 dan ke-3 yang dipakai untuk melakukan kejahatan, dapat dirampas. Pasal 112

Barang siapa dengan sengaja mengumumkan surat-surat, berita-berita atau keterangan- keterangan yang diketahuinya bahwa harus dirahasiakan untuk kepentingan negara, atau dengan sengaja memberitahukan atau memberikannya kepada negara asing, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 113 (1) Barang siapa dengan sengaja, untuk seluruhnya atau sebagian mengumumkan, atau memberitahukan maupun menyerahkan kepada orang yang tidak berwenang mengetahui, surat-surat, peta-peta, rencana-rencana, gambar-gambar atau benda-benda yang bersifat rahasia yang bersangkutan dengan pertahanan atau keamanan Indonesia terhadap serangan dari luar, yang ada padanya atau yang isinya, bentuknya atau susunannya bendabenda itu diketahui olehnya, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jika surat-surat atau benda-benda ada pada yang bersalah, atau pengetahuannya tentang itu karena pencariannya, pidananya dapat ditambah sepertiga. Pasal 114 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan surat-surat atau benda- benda rahasia sebagaimana yang dimaksudkan dalam pasal 113 harus menjadi tugasnya untuk menyimpan atau menaruhnya, bentuk atau susunannya atau seluruh atau sebagian diketahui oleh umum atau dikuasai atau diketahui oleh orang lain (atau) tidak berwenang mengetahui, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 115 Barang siapa melihat atau membaca surat-surat atau benda-benda rahasia sebagaimana dimaksud dalam pasal 113, untuk seluruhnya atau sebagian, sedangkan diketahui atau selayaknya harus diduganya bahwa benda-benda itu tidak dimaksud untuk diketahui olehnya, begitu pula jika membuat atau menyuruh membuat salinan atau ikhtisar dengan huruf atau dalam bahasa apa pun juga, membuat atau menyuruh buat teraan, gambaran atau jika tidak menyerahkan benda-benda itu kepada pejabat kehakiman, kepolisian atau pamong praja, dalam hal benda-benda itu ke tangannya, diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun.

(2)

119 dilakukan dengan akal curang seperti penyesatan. atau mempunyai niat atau sedang mencoba untuk mengetahui letak. atau 2. menyamakan. Pasal 119 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun : 1. sengaja membuat. persenjataan. menyembunyikan atau mengangkut gambar potret atau gambar tangan maupun keterangan-keterangan atau petunjuk-petunjuk lain mengenai daerah seperti tersebut dalam pasal ke-2. Pasal 117 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau oleh penguasa tentara ditentukan sebagai daerah tentara yang dilarang. barang siapa memberi pondokan kepada orang lain. mempunyai. 117. 3. 115. 2. Pasal 120 Jika kejahatan tersebut pasal 113. .Pasal 116 Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 113 dan 115. dengan sengaja memasuki daerah. yang oleh Presiden atau atas namanya. atau memasuki kapal perang melalui jalan yang bukan jalan biasa. padahal tidak wenang untuk itu. beserta segala sesuatu yang ada di situ. dengan sengaja membuat. mengumpulkan. pemakaian nama atau kedudukan palsu. menyembunyikan atau petunjuk-petunjuk lain mengenai sesuatu hal yang bersangkutan dengan kepentingan tentara. menyimpan. 118. mempunyai. akan diperlukan dalam melaksanakan niat seperti tersebut pada ke-1. menyimpan. barang siapa tanpa wenang. susunan. 1. dengan sengaja memasuki bangunan Angkatan Darat atau Angkatan Laut. barang siapa tanpa wenang. atau kekuatan orang dari bangunan pertahanan atau sesuatu hal lain yang bersangkutan dengan kepentingan tentara. mengumpulkan. yang diketahuinya mempunyai niat atau sedang mencoba untuk mengetahui benda-benda rahasia seperti tersebut dalam pasal 113. barang siapa menyembunyikan benda-benda yang diketahuinya bahwa dengan cara apapun juga. perlengkapan mesin. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun. perbekalan. Pasal 118 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau denda sembilan ribu rupiah. bentuk.

Pasal 122 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. memberitahukan atau menyerahkan kepada musuh. Pidana mati atau pidana seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun dijatuhkan jika si pembuat : 1. Pasal 121 Barang siapa ditugaskan pemerintah untuk berunding dengan suatu negara asing. dengan sengaja melakukan perbuatan yang membahayakan kenetralan negara. gudang persediaan perang. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. (3). atau memberikan pondokan kepadanya. membayangkan atau menjanjikan hadiah. barang siapa dalam masa perang yang tidak menyangkut Indonesia. Angkatan Darat atau bagian daripadanya. rencana. Pasal 124 (1). Barang siapa dalam masa perang dengan sengaja memberi bantuan kepada musuh atau merugikan negara terhadap musuh. merintangi. diancam dengan pidana penjara lima belas tahun. barang siapa dalam masa perang dengan sengaja melanggar aturan yang dikeluarkan dan diumumkan oleh pemerintah guna keselamatan negara.dengan menawarkan atau menerima. maka pidana hilang kemerdekaan dapat diperberat lipat dua. atau penulisan mengenai bangunan-bangunan tentara. atau dengan sengaja melanggar suatu aturan yang dikeluarkan dan diumumkan oleh pemerintah. menghancurkan atau merusakkan sesuatu tempat atau pos yang diperkuat atau diduduki. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam dalam hal terakhir jika pecah perang. 2. khusus untuk mempertahankan kenetralan tersebut. menjadi mata-mata musuh. menghalang-halangi atau menggagalkan . atau akan menghadapi perang dengan Indonesia. keuntungan atau upah dalam bentuk apapun juga. pada hal ia mengetahui bahwa negara itu sedang perang dengan negara Indonesia. dengan sengaja merugikan negara. (2). Diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu atau paling lama dua puluh tahun jika si pembuat : 1. memberitahukan atau memberikan kepada musuh peta. atau dilakukan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. gambar. Pasal 123 Seorang warga negara Indonesia yang dengan suka rela masuk tentara negara asing. suatu alat perhubungan. atau kas perang ataupun Angkatan Laut. 2.

dapat dipidana pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. menggerakkan atau memperlancar pelarian (desersi) prajurit yang bertugas untuk negara. pemberontakan atau desersi di kalangan Angkatan Perang. dan dapat diperintahkan supaya putusan hakim diumumkan. Pasal 125 Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 124. Pasal 126 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun barang siapa dalam masa perang. 2. 110 125. 1 .hak berdasarkan pasal 35 no. diterapkan jika salah satu perbuatan dilakukan terhadap atau bersangkutan dengan negara sekutu dalam perang bersama. dengan sengaja : 1.3. 1 . dicabut hak. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa diserahi mengawasi penyerahan barang. memberikan pondokan kepada mata-mata menyembunyikannya atau membantunya melarikan diri.108.127. diancam dengan pidana paling lama enam tahun. Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal 127. 1 .suatu untuk menggenangi air atau karya tentara lainnya yang direncanakan atau diselenggarakan untuk menangkis atau menyerang.4.barang keperluan Angkatan Laut atau Angkatan Darat. Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal-pasal 106 . Pasal 129 Pidana-pidana yang berdasarkan terhadap perbuatan-perbuatan dalam pasalpasal 124 .5. menyebabkan atau memperlancar timbulnya huru-hara. tidak dengan maksud membantu musuh atau merugikan negara sehingga menguntungkan musuh. 2.KEJAHATAN TERHADAP MARTABAT PRESIDEN (2) . membiarkan tipu muslihat itu.barang. Pasal 128 (1) (2) (3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal 104. dapat dipidana pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. yang bersalah dapat dilarang menjalankan pencarian yang dijalankannya ketika melakukan kejahatan itu. musuh. Pasal 127 (1) Barang siapa dalam masa perang menjalankan tipu muslihat dalam penyerahan barang. BAB II KEJAHATAN .

Pasal 136 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. pasal VIII butir 25. atau menempelkan di muka umum tulisan atau lukisan yang berisi penghinaan terhadap Presiden atau Wakil Presiden. 1 Tahun 1946. Pasal 131 Tiap-tiap penyerangan terhadap diri presiden atau Wakil Presiden. pasal VIII. atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus ribu rupiah. butir 21. Pasal 133 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.DAN WAKIL PRESIDEN Pasal 130 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. pasal VIII. namun di hadapan lebih dari empat orang. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. mempertunjukkan. maupun tidak di muka umum baik lisan atau tulisan. dengan maksud supaya isi penghinaan diketahui atau lebih . Pasal 134 Penghinaan dengan sengaja terhadap Presiden atau Wakil Presiden diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. butir 23. yang tidak termasuk dalam ketentuan pidana lain yang lebih berat. pasal VIII. 1 Tahun 1946. 1 Tahun 1946. Pasal 136 bis Pengertian penghinaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 134 mencakup juga perumusan perbuatan dalam pasal 135. 1 Tahun 1946. 1 Tahun 1946. butir 25. Pasal 137 (1) Barang siapa menyiarkan. Pasal 132 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. bertentangan dengan kehendaknya dan oleh karena itu merasa tersinggung. baik dengan tingkah laku di muka umum. atau di hadapan orang ketiga. butir 23. jika itu dilakukan di luar kehadiran yang dihina. pasal VIII. Pasal 135 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.

dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. pasal VIII.diketahui oleh umum. Pasal 139b Makar dengan maksud meniadakan atau mengubah secara tidak sah bentuk pemerintahan negara sahabat atau daerahnya yang lain. dan pada waktu itu belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. Pasal 139c Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dirumuskan dalam pasal-pasal 139a dan 139b.3. 1 Tahun 1946. BAB III KEJAHATAN . maka terhadapnya dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan. (3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 134. pasal VIII. (2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan pada waktu menjalankan pencariannya. 1 .KEJAHATAN TERHADAP NEGARA SAHABAT DAN TERHADAP KEPALA NEGARA SAHABAT SERTA WAKILNYA Pasal 139a Makar dengan maksud melepaskan wilayah atau daerah lain dari suatu negara sahabat untuk seluruhnya atau sebagian dari kekuasaan pemerintah yang berkuasa di situ. Pasal 140 . butir 28. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 138 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. (1) butir 29. Ayat ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. 1 . 1 Tahun 1946.4. (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 131. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

(1) Makar terhadap nyawa atau kemerdekaan raja yang memerintah atau kepala negara sahabat. Jika mekar terhadap nyawa mengakibatkan kematian atau dilakukan dengan rencana terlebih dahulu mengakibatkan kematian. Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal (2) . Pasal 144 (1) Barang siapa menyiarkan. ia dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 141 (2) (3) Tiap-tiap perbuatan penyerangan terhadap diri raja yang memerintah atau kepala negara sahabat. Pasal 142a Barang siapa menodai bendera kebangsaan negara sahabat diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau wakil negara asing di Indonesia dalam pangkatnya. diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana paling banyak empat ribu lima ratus ribu rupiah. Jika makar terhadap nyawa dilakukan dengan rencana terlebih dahulu mengakibatkan kematian. Jika yang bersalah melakukan kejahatan itu pada waktu menjalankan pencariannya. diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. yang tidak termasuk dalam ketentuan pidana yang lebih berat.5. Pasal 142 Penghinaan dengan sengaja terhadap raja yang memerintah atau kepala negara sahabat. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dan pada saat itu belum lewat dua tahun sejak ada pemidanaan yang tetap karena kejahatan semacam itu juga. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. atau kepala negara sahabat. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan atau lukisan yang berisi penghinaan terhadap raja yang memerintah. 1 . Pasal 145 (1) (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 140. dengan maksud supaya penghinaan itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum.

badan pemerintahan atau badan perwakilan rakyat. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. (3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal-pasal 139a. 1 .141. yang dibentuk oleh atau atas nama Pemerintah.3. 139c. dengan sengaja merintangi ketua atau anggota badan pembentuk undang-undang. diancam dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. 142. BAB IV KEJAHATAN TERHADAP MELAKUKAN KEWAJIBAN DAN KENEGARAAN Pasal 146 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan membubarkan rapat badan pembentuk undang-undang. yang dibentuk oleh atau atas nama Pemerintah. Pasal 147 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. 1 . untuk menghadiri rapat badan-badan itu. 139b. dan 143.4. atau memaksa badan-badan itu supaya mengambil atau tidak mengambil sesuatu putusan atau mengambil sesuatu putusan atau mengusir ketua atau anggota rapat itu. HAK . dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 335 no. badan pemerintahan atau badan perwakilan rakyat.

diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling lama empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 150 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 149 (1) Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum. dengan sengaja merintangi seseorang memakai hak pilihnya dengan bebas dan tidak terganggu. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 ke 1 . yang dengan menerima pemberian atau janji.Pasal 148 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum. dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. Pasal 151 Barang siapa memakai nama orang lain untuk ikut dalam pemilihan berdasarkan aturan. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 ke-3. melakukan tipu muslihat berdasarkan aturan-aturan umum. dengan memberi atau menjanjikan sesuatu. mau disuap. Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih. melakukan tipu muslihat sehingga suara seorang pemilih menjadi tidak berharga atau menyebabkan orang lain daripada yang dimaksud oleh pemilih yang ditunjuk. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. Pasal 152 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum dengan sengaja menggagalkan pemungutan suara yang telah diadakan atau mengadakan tipu muslihat yang menyebabkan putusan pemungutan suara itu lain dari yang seharusnya diperoleh berdasarkan kartu-kartu pemungutan suara yang masuk secara sah atau berdasarkan suara-suara yang dikeluarkan secara sah. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 147 152. Pasal 153 (1) (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 146. menyuap seseorang supaya tidak memakai hak pilihnya atau supaya memakai hak itu menurut cara tertentu.3. (2) .aturan umum.

diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat puluh lima ribu rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. butir 32. Pasal 154a Barang siapa menodai bendera kebangsaan Republik Indonesia dan lambang Negara Republik Indonesia. Pasal 153 ter Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. Pasal 156 Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan. butir 32. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena melakukan kejahatan semacam itu juga. kebencian atau penghinaan terhadap Pemerintah Indonesia. 1 Tahun 1946. Perkataan golongan dalam pasal ini dan (2) . diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. kebencian atau penghinaan terhadap Pemerintah Indonesia. Pasal 154 Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan. kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia. 1 Tahun 1946. mempertunjukkan atau menempelkan tulisan atau lukisan di muka umum yang mengandung pernyataan perasaan permusuhan. pasal 8. Pasal 155 (1) Barang siapa menyiarkan.BAB V KEJAHATAN TERHADAP KETERTIBAN UMUM Pasal 153 bis Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. dengan maksud supaya isinya diketahui atau lebih diketahui oleh umum. pasal 8.

dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apa pun juga. atau Pasal 157 (1) Barang siapa menyiarkan. yang pada pokoknya bersifat permusuhan. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut padu waktu menjalankan pencariannya dan pada saat. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau pidana denda paling banyak tujuh ribu lima ratus rupiah. agama. dengan maksud supaya isinya diketahui atau lebih diketahui oleh umum. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat rupiah lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. kebangsaan atau kedudukan menurut hukum tata negara. Pasal 159 Barang siapa turut serta dalam pemilihan umum. tempat. asal. b. Pasal 160 Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya (2) . itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. keturunan. baik yang diadakan di Indonesia maupun di luar negeri. negeri asal. Pasal 158 Barang siapa menyelenggarakan pemilihan anggota untuk suatu lembaga kenegaraan asing di Indonesia. penyalahgunaan penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. Pasal 156a Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan : a. yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa. kebencian atau penghinaan di antara atau terhadap golongangolongan rakyat Indonesia.pasal berikutnya berarti tiap-tiap bagian dari rakyat Indonesia yang berbeda dengan suatu atau beberapa bagian lainnya karena ras. atau menyiapkan ataupun memudahkan pemilihan itu. seperti yang dimaksudkan dalam pasal 158. baik yang diadakan di Indonesia maupun di luar negeri. yang isinya mengandung pernyataan perasaan permusuhan. mempertunjukkan atau menempelkan tulisan atau lukisan di muka umum.

Pasal 162 Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menawarkan untuk memberi keterangan. butir 34. Pasal 163 (1) Barang siapa menyiarkan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 1 Tahun 1946. Pasal 163 bis (1) Barang siapa dengan menggunakan salah satu sarana tersebut dalam pasal (2) (2) . mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan yang menghasut supaya melakukan perbuatan pidana. atau menentang sesuatu hal lain seperti tersebut dalam pasal di atas. menentang penguasa umum dengan kekerasan. melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang. pasal 8. kesempatan atau sarana guna melakukan tindak pidana. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan maksud supaya isi yang menghasut diketahui atau lebih diketahui oleh umum. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan yang berisi penawaran untuk memberi keterangan. Pasal 161 (1) Barang siapa menyiarkan. kesempatan atau sarana guna melakukan tindak pidana dengan maksud supaya penawaran itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 161 bis Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.melakukan perbuatan pidana.

dipidana jika kejahatan itu jadi dilakukan. dan kejahatan itu atau percobaan untuk itu dapat dipidana tidak terjadi. dan dengan sengaja tidak segera memberitahukan tentang hal itu kepada pejabat kehakiman atau kepolisian atau kepada orang yang terancam oleh kejahatan itu. 124. dengan sengaja tidak memberitahukannya kepada pihak. 113.113. sepanjang kejahatan itu membahayakan nyawa orang atau untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasalpasal 224. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 187 atau 187 bis. untuk desersi. 107. untuk menculik atau memerkosa atau mengetahui adanya niat untuk melakukan kejahatan tersebut dalam bab 8 dalam kitab undang-undang ini. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. dipidana jika kejahatan itu jadi dilakukan. 107. 228. jika tidak mengakibatkan kejahatan atau percobaan kejahatan disebabkan karena kehendaknya sendiri. dan dengan sengaja tidak segera memberitahukan hal itu kepada pejabat kehakiman atau kepolisian atau kepada orang yang terancam oleh kejahatan itu. 115. untuk membunuh dengan rencana. sedang masih ada waktu untuk mencegah kejahatan itu. Pasal 166 Ketentuan dalam pasal 164 dan 165 tidak berlaku bagi orang yang dengan memberitahukan itu mungkin mendatangkan bahaya penuntutan pidana bagi diri (2) . dan 108. Pasal 165 (1) Barang siapa mengetahui ada niat untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104. dan 115 . 106. 250 atau salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 264 dan 275 sepanjang mengenai surat kredit yang diperuntukkan bagi peredaran. Pidana tersebut diterapkan terhadap orang yang mengetahui bahwa sesuatu kejahatan berdasarkan ayat 1 telah dilakukan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah.55 ke-2 berusaha menggerakkan orang lain supaya melakukan kejahatan. Pasal 164 Barang siapa mengetahui ada sesuatu permufakatan untuk melakukan kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104.pihak tersebut dalam ayat 1. 110 . 106. (2) Aturan tersebut tidak berlaku. dan telah membahayakan nyawa orang pada saat akibat masih dapat dicegah. dan 108. sedang masih ada waktu untuk mencegah kejahatan itu. tetapi dengan pengertian bahwa sekali-kali tidak dapat dijatuhkan pidana yang lebih berat daripada yang dapat dijatuhkan karena percobaan kejahatan atau apabila percobaan itu tidak dapat dipidana karena kejahatan itu sendiri.129 dan 131 atau niat untuk lari dari tentara dalam masa perang.

bagi suami atau bekas suaminya. perintah palsu. dimungkinkan pembebasan menjadi saksi terhadap orang tersebut. Pasal 168 (1) Barang siapa memaksa masuk ke dalam ruangan untuk dinas umum. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. diancam dengan pidana penjara menjadi paling lama satu tahun empat bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 167 (1) Barang siapa memaksa masuk ke dalam rumah. diancam dengan pidana penjara paling lema sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 169 (1) Turut serta dalam perkumpulan yang bertujuan melakukan kejahatan. Pidana tersebut dalam ayat 1 dan 3 dapat ditambah sepertiga jika yang melakukan kejahatan dua orang atau lebih dengan bersekutu. Barang siapa masuk dengan merusak atau memanjat. Barang siapa masuk dengan merusak atau memanjat. dengan menggunakan anak kunci palsu. bagi seorang keluarganya sedarah atau semenda dalam garis lurus atau garis menyimpang derajat kedua atau ketiga. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika ia mengeluarkan ancaman atau menggunakan sarana yang dapat menakutkan orang. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun.sendiri. Pidana tersebut dalam ayat 1 dan 3 dapat ditambah sepertiga. atau pakaian jabatan palsu. dianggap memaksa masuk. dan atas permintaan pejabat yang berwenang tidak pergi dengan segera. dan atas permintaan yang berhak atau suruhannya tidak pergi dengan segera. atau bagi orang lain yang jika dituntut. atau barang siapa tidak setahu yang berhak lebih dahulu serta bukan karena kekhilafan masuk dan kedapatan di situ pada waktu malam. ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai orang lain dengan melawan hukum atau berada di situ dengan melawan hukum. dianggap memaksa masuk. dengan menggunakan anak kunci palsu. (2) (3) (4) (2) (3) (4) . atau turut serta dalam perkumpulan lainnya yang dilarang oleh aturan-aturan umum. berhubung dengan jabatan atau pencariannya. atau berada di situ dengan melawan hukum. jika yang melakukan kejahatan dua orang atau lebih dengan bersekutu. atau barang siapa tidak setahu pejabat yang berwenang lebih dahulu serta bukan karena kekhilafan masuk dan kedapatan di situ pada waktu malam. Jika mengeluarkan ancaman atau menggunakan sarana yang dapat menakutkan orang.

Pasal 174 Barang siapa dengan sengaja mengganggu rapat umum yang diizinkan dengan jalan menimbulkan kekacauan atau suara gaduh. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. jika kekerasan mengakibatkan maut. pasal 8. (3). dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Yang bersalah diancam : 1. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. jika kekerasan mengakibatkan luka berat. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. Pasal 89 tidak diterapkan. 2. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. jika ia dengan sengaja menghancurkan barang atau jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka. butir 37. atau upacara keagamaan yang . Pasal 172 Barang siapa dengan sengaja mengganggu ketenangan dengan mengeluarkan teriakan-teriakan. (2). Terhadap pendiri atau pengurus. 1 Tahun 1946. Pasal 175 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan merintangi pertemuan keagamaan yang bersifat umum dan diizinkan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun. Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang. umum yang diizinkan. Pasal 170 (3) (1). Pasal 171 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang no. atau tanda-tanda bahaya palsu. Pasal 173 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan merintangi rapat. 3.(2) Turut serta dalam perkumpulan yang bertujuan melakukan pelanggaran.luka. pidana dapat ditambah sepertiga.

atau upacara penguburan jenazah. Pasal 176 . diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.diizinkan.

Barang siapa dengan sengaja mengganggu pertemuan keagamaan yang bersifat. umum dan diizinkan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. barang siapa menertawakan seorang petugas agama dalam menjalankan tugas yang diizinkan. barang siapa menghina benda-benda untuk keperluan ibadat di tempat atau pada waktu ibadat dilakukan. Pasal 181 Barang siapa mengubur. Pasal 178 Barang siapa dengan sengaja merintangi atau menghalang-halangi jalan masuk atau pengangkutan mayat ke kuburan yang diizinkan. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. membawa lari atau menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian atau kelahirannya. menyembunyikan. BAB VI PERKELAHIAN TANDING Pasal 182 . diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. Pasal 177 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah : 1. dengan menimbulkan kekacauan atau suara gaduh. atau upacara keagamaan yang diizinkan atau upacara penguburan jenazah. Pasal 180 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menggali atau mengambil jenazah atau memindahkan atau mengangkut jenazah yang sudah digali atau diambil. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 2. Pasal 179 Barang siapa dengan sengaja menodai kuburan atau dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan atau merusak tanda peringatan di tempat kuburan.

diancam : (1) barang siapa menantang seorang untuk perkelahian tanding atau menyuruh orang menerima tantangan.Dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. (2) . bilamana hal itu mengakibatkan perkelahian tanding. bilamana hal itu mengakibatkan perkelahian tanding. barang siapa dengan sengaja meneruskan tantangan.

Pasal 184 (1) (2) (3) (4) Seseorang diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. Pasal 186 (1). barang siapa di muka umum atau di hadapan pihak ketiga mencerca atau mengejek seseorang oleh karena yang bersangkutan tidak mau menentang atau menolak tantangan untuk perkelahian tanding. dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. pembunuhan atau penganiayaan : 1. jika para saksi dengan sengaja dan merugikan salah satu atau kedua belah pihak. jika persyaratan tidak diatur terlebih dahulu. (5) 2. Barang siapa yang merampas nyawa lawannya. 2. barang siapa melukai tubuh lawannya. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. maka diterapkan ketentuan-ketentuan mengenai pembunuhan berencana. Pasal 185 Barang siapa dalam perkelahian tanding merampas nyawa pihak lawan atau melukai tubuhnya. atau membiarkan dilakukan penyimpangan daripada syarat-syarat. tidak dipidana. jika perkelahian tanding tidak dilakukan di hadapan saksi kedua belah pihak. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. jika persyaratan tidak diatur terlebih dahulu.Pasal 183 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling tinggi tiga ratus rupiah. bersalah melakukan perbuatan penipuan atau membiarkan para pihak melakukan perbuatan penipuan. atau jika para saksi menghasut para pihak untuk perkelahian tanding. barang siapa melukai berat tubuh lawannya. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun dan empat bulan. bersalah melakukan perbuatan penipuan atau yang menyimpang dari persyaratan. atau jika perkelahian tanding itu dilakukan dengan perjanjian hidup atau mati. jika ia dalam perkelahian tanding itu tidak melukai tubuh pihak lawannya. Para saksi diancam : 1. . jika pelaku dengan sengaja dan merugikan pihak lawan. Para saksi dan dokter yang menghadiri perkelahian tanding. 3. Percobaan perkelahian tanding tidak dipidana. (2).

3. ketentuan-ketentuan mengenai pembunuhan berencana. pembunuhan atau penganiayaan diterapkan terhadap saksi dalam perkelahian tanding. di mana satu pihak dirampas nyawanya atau menderita karena dilukai tubuhnya. jika ia dengan sengaja dan merugikan pihak itu bersalah melakukan perbuatan penipuan atau membiarkan penyimpangan dari persyaratan yang merugikan yang dikalahkan atau dilukai. .

Pasal 188 ( L. jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya umum bagi barang. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati.benda atau perkakas-perkakas yang diketahui atau selayaknya harus diduga bahwa diperuntukkan. untuk menimbulkan ledakan yang membahayakan nyawa orang atau menimbulkan bahaya umum bagi barang. atau jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. menyembunyikan. Pasal 187 ter Permufakatan jahat. benda-benda atau perkakas-perkakas untuk menimbulkan ledakan.N. mengangkut atau memasukkan ke Indonesia bahan-bahan. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. ledakan atau banjir. mempunyai persediaan. Tidak mampunya bahan-bahan. 1960 . 3. diancam : 1.BAB VII KEJAHATAN YANG MEMBAHAYAKAN KEAMANAN UMUM ORANG ATAU BARANG Pasal 187 Barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran. jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya bagi nyawa orang lain. Pasal 189 Barang siapa pada waktu ada atau akan ada kebakaran. berusaha memperoleh. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. menerima. Pasal 187 bis (1) Barang siapa membuat. seperti tersebut di atas. ledakan atau banjir.1) Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan sengaja dan BAGI (2) . dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. 2. benda. untuk melakukan salah satu kejahatan tersebut dalam pasal 187 dan 187 bis. tidak menghapuskan pengenaan pidana. atau kalau ada kesempatan akan diperuntukkan.

melawan hukum menyembunyikan atau membikin tak dapat dipakai perkakasperkakas atau alat-alat pemadam api atau dengan cara apa pun merintangi atau menghalang-halangi pekerjaan memadamkan api. Pasal 191 bis Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. ribu lima ratus rupiah. atau menggagalkan atau mempersukar usaha untuk menyelamatkan atau membetulkan bangunan itu. Pasal 191 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. jika karena perbuatan itu timbul rintangan atau kesukaran dalam penyerahan tenaga listrik untuk kepentingan umum. merusak atau membikin tak dapat dipakai bangunan listrik. membikin tak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk menahan atau menyalurkan diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun jika karena perbuatan itu timbul bahaya banjir. dengan sengaja dan melawan hukum menyembunyikan atau membikin tak dapat dipakai bahan-bahan untuk tanggul atau perkakas. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Pasal 191 ter Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan suatu bangunan listrik hancur. 4. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. rusak atau tak dapat dipakai atau menyebabkan jalannya atau bekerjanya bangunan itu terganggu. jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. atau merintangi usaha untuk mencegah atau menahan banjir. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat. atau akan ada banjir.bangunan pengairan. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. Pasal 190 Barang siapa pada waktu ada. atau usaha untuk menyelamatkan atau membetulkan bangunan itu gagal atau menjadi sukar. .perkakas atau menggagalkan usaha untuk membetulkan tanggul-tanggul atau bangunan. diancam : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. atau menyebabkan jalan atau bekerjanya bangunan itu terganggu. 3. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan 2. diancam : 1.

dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. jika membahayakan nyawa orang lain.paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. . atau merintangi jalan umum darat atau air. membikin tak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk lalu lintas umum. atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan itu. jika menimbulkan rintangan atau kesukaran dalam memberikan tenaga listrik untuk kepentingan umum atau menimbulkan bahaya umum bagi barang. 2. Pasal 192 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. diancam : 3. jika mengakibatkan orang mati.

jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. yang bersalah diancam pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. diancam : 1. atau menyebabkan jalan umum darat atau air dirintangi. Pasal 195 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menimbulkan bahaya bagi lalu lintas umum yang digerakkan oleh tenaga uap atau kekuatan mesin lain di jalan kereta api atau trem. mengambil atau memindahkan tanda untuk keamanan pelayaran. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas. Pasal 193 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan bangunan untuk lalu lintas umum dihancurkan. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas.1. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas dan mengakibatkan orang mati. tidak dapat dipakai atau merusak. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. Pasal 194 (1) Barang siapa dengan sengaja menimbulkan bahaya bagi lalu lintas umum yang digerakkan oleh tenaga uap atau berkekuatan mesin lain di jalan kereta api atau trem. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. 2. 2. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. atau menggagalkan bekerjanya atau memasang tanda yang keliru. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. merusak. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. atau usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan itu digagalkan. Pasal 196 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. diancam : 1. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. jika karena (2) (2) . yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.

jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran dan mengakibatkan tenggelam atau terdamparnya kapal. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. 3. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran dan mengakibatkan orang mati. 2. .

Pasal 198 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menenggelamkan atau mendamparkan. diancam : 1. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam : 1. 2. 2. membikin tidak dapat dipakai atau merusak kapal. diambil atau dipindahkan. jika karena perbuatan itu mengakibatkan tenggelam atau terdamparnya kapal. jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. diancam : 1. Pasal 200 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan atau merusak gedung atau bangunan diancam : 1. jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. ribu lima ratus rupiah. dihancurkan. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi orang lain. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. . dirusak. tidak dapat dipakai atau dirusak. Pasal 199 Barang siapa karena kesalahan (kealpaannya) menyebabkan kapal tenggelam atau terdampar. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. menghancurkan. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. atau menyebabkan dipasang anda yang keliru. 3. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. 2.Pasal 197 Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan tanda untuk keamanan dihancurkan. jika karena perbuatan itu pelayaran tidak aman. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat.

3. Pasal 201 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan gedung atau bangunan dihancurkan atau dirusak. diancam : . dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain.2. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.

2. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. pompa. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. padahal sifat berbahaya itu tidak diberitahukan. Pasal 205 3. yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. jika perbuatan itu menimbulkan bahaya bagi nyawa orang. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. sumber atau ke dalam perlengkapan air minum untuk umum atau untuk dipakai oleh atau bersama-sama dengan orang lain. Pasal 202 (1) Barang siapa memasukkan barang sesuatu ke dalam sumur. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 203 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan bahwa barang sesuatu dimasukkan ke dalam sumur. sehingga karena perbuatan itu air lalu berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. menawarkan.1. atau bersama-sama dengan orang lain. padahal diketahuinya bahwa karena perbuatan itu air lalu berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang. sumber atau ke dalam perlengkapan air minum untuk umum atau untuk dipakai oleh. Pasal 204 (1) Barang siapa menjual. pompa. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. menyerahkan atau membagi-bagikan barang yang diketahuinya membahayakan nyawa atau kesehatan orang. jika perbuatan itu menimbulkan bahaya umum bagi barang. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. (2) (2) (2) .

diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.(1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan barangbarang yang berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang. dijual. . diserahkan atau dibagi-bagikan tanpa diketahui sifat berbahayanya oleh yang membeli atau yang memperoleh.

maka yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam pencariannya dan ketika itu belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. Pasal 209 (1). barang siapa memberi sesuatu kepada seorang pejabat karena atau berhubung dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban. Pasal 206 (3) (1) Dalam hal pemidanaan karena salah satu kejahatan berdasarkan bab ini. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum suatu tulisan atau lukisan yang memuat penghinaan terhadap penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia dengan maksud supaya isi yang menghina itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. hakim dapat memerintahkan supaya putusan diumumkan BAB VIII KEJAHATAN TERHADAP PENGUASA UMUM Pasal 207 (2) Barang siapa dengan sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang pejabat dengan maksud menggerakkannya untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. .(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Barang-barang itu dapat disita. Pasal 208 (1) Barang siapa menyiarkan. Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 204 dan 205. yang bersalah dapat dilarang menjalankan pencariannya ketika melakukan kejahatan tersebut. (2) 2.

4 dapat dijatuhkan. Pasal 210 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : .dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya. Pencabutan hak tersebut dalam pasal 35 No. 1.

dengan pidana penjara paling lama lima tahun. atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya. jika mengakibatkan luka. 1 . 3.4 dapat dijatuhkan. Pasal 211 (3) Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang pejabat untuk melakukan perbuatan jabatan atau untuk tidak melakukan perbuatan jabatan yang sah.1. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam karena melawan pejabat. Pasal 213 Paksaan dan perlawanan berdasarkan pasal 211 dan 212 diancam : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang hakim dengan maksud untuk mempengaruhi putusan tentang perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili. jika kejahatan atau perbuatan lainnya ketika itu mengakibatkan luka-luka. Pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. Pasal 212 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah.luka berat. 2. pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. dengan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. jika (2) . barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang yang menurut ketentuan undang-undang ditentukan menjadi penasihat atau adviseur untuk menghadiri sidang atau pengadilan. Yang bersalah dikenakan : 1. maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Pasal 214 (1) Paksaan dan perlawanan berdasarkan pasal 211 dan 212 jika dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. (2) Jika pemberian atau janji dilakukan dengan maksud supaya dalam perkara pidana dijatuhkan pemidanaan. 2. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun jika mengakibatkan orang mati. dengan maksud untuk mempengaruhi nasihat atau pendapat yang akan diberikan berhubung dengan perkara yang diserahkan kepada pengadilan untuk diadili.

jika mengakibatkan luka berat. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. Pasal 216 (1) Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu. di mana pengangkutan dijalankan dengan tenaga uap atau mesin lainnya. atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya. maka pidananya dapat ditambah sepertiga. jika mengakibatkan orang mati.214 : 1. Disamakan dengan penjahat tersebut di atas. 2. (2) (3) . demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah. pengurus dan para pegawai yang disumpah serta pekerja-pekerja pada jawatan kereta api dan trem untuk lalu lintas umum. Pasal 217 Barang siapa menimbulkan kegaduhan dalam sidang pengadilan atau di tempat di mana seorang pejabat sedang menjalankan tugasnya yang sah di muka umum. pidana penjara paling lama dua belas tahun. demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana. setiap orang yang menurut ketentuan undang-undang terus-menerus atau untuk sementara waktu diserahi tugas menjalankan jabatan umum. 3. Pasal 215 Disamakan dengan pejabat dalam pasal 211 . pidana penjara paling lama lima belas tahun. menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang.undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut. dan tidak pergi sesudah diperintah oleh atau atas nama penguasa yang berwenang. Pasal 218 Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang.kejahatan atau perbuatan lainnya ketika itu mengakibatkan lukaluka. 2. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. orang yang menurut ketentuan undang-undang terus-menerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan sesuatu jabatan umum. Jika pada waktu melakukan kejahatan belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga.

padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan. membikin tak dapat dibaca atau merusak maklumat yang diumumkan atas nama penguasa yang berwenang atau menurut. dengan maksud untuk mencegah atau menyukarkan orang mengetahui isi maklumat itu. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. ketentuan undang-undang.diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Pasal 219 Barang siapa secara melawan hukum merobek. Pasal 220 Barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana. .

Pasal 223 Barang siapa dengan sengaja melepaskan atau memberi pertolongan ketika meloloskan diri kepada orang yang ditahan atas perintah penguasa umum. dalam perkara pidana. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. barang siapa dengan sengaja menyembunyikan orang yang melakukan kejahatan atau yang dituntut karena kejahatan. ahli atau juru bahasa menurut undangundang dengan sengaja tidak memenuhi kewajiban berdasarkan undangundang yang harus dipenuhinya. 2. atau barang siapa memberi pertolongan kepadanya untuk menghindari penyidikan atau penahanan oleh penjahat kehakiman atau kepolisian. (2) Aturan di atas tidak berlaku bagi orang yang melakukan perbuatan tersebut dengan maksud untuk menghindarkan atau menghalaukan bahaya penuntutan terhadap seorang keluarga sedarah atau semenda garis lurus atau dalam garis menyimpang derajat kedua atau ketiga. atau terhadap suami/istrinya atau bekas suami/istrinya. barang siapa setelah dilakukan suatu kejahatan dan dengan maksud untuk menutupinya. menyembunyikan benda-benda terhadap mana atau dengan mana kejahatan dilakukan atau bekas-bekas kejahatan lainnya. menghalang-halangi atau menggagalkan pemeriksaan mayat forensik.Pasal 221 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. atas putusan atau ketetapan hakim. diancam: 1. dalam perkara lain. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. 2. menghancurkan. dengan pidana penjara paling lama enam bulan. yang menurut ketentuan undang-undang terusmenerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan jabatan kepolisian.atau oleh orang lain yang menurut ketentuan undang-undang terus menerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan jabatan kepolisian. Pasal 224 Barang siapa dipanggil sebagai saksi. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau menariknya dari pemeriksaan yang dilakukan oleh pejabat kehakiman atau kepolisian maupun oleh orang lain. atau untuk menghalang-halangi atau mempersukar penyidikan atau penuntutannya. menghilangkan. Pasal 222 Barang siapa dengan sengaja mencegah. .

. dalam perkara pidana. diancam : 1. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan.Pasal 225 Barang siapa dengan sengaja tidak memenuhi perintah undang-undang untuk menyerahkan surat-surat yang dianggap palsu atau dipalsukan. atau yang harus dipakai untuk dibandingkan dengan surat lain yang dianggap palsu atau dipalsukan atau yang kebenarannya disangkal atau tidak diakui.

dengan pidana penjara paling lama enam bulan. butir 41. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. Pasal 228 Barang siapa dengan sengaja memakai tanda kepangkatan atau melakukan perbuatan yang termasuk jabatan yang tidak dijabatnya atau yang ia sementara dihentikan daripadanya. atau enggan memberi keterangan yang diminta ataupun dengan sengaja memberi keterangan yang keliru. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. padahal ia mengetahui bahwa dengan putusan hakim hak tadi telah dicabut. Pasal 231 (1) Barang siapa dengan sengaja menarik suatu barang yang disita berdasarkan ketentuan undang-undang atau yang dititipkan atas perintah hakim. Pasal 230 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. merusak atau membikin tak dapat dipakai barang yang disita berdasarkan ketentuan undang-undang. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dan dipanggil berdasarkan ketentuan undang-undang untuk memberi keterangan. Dengan pidana yang sama. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. dengan sengaja tidak hadir tanpa alasan yang sah. Pasal 226 Barang siapa dinyatakan pailit atau dalam keadaan tak mampu atau sebagai suami/istri orang yang pailit dalam perkawinan dengan persatuan harta kekayaan atau sebagai pengurus atau komisaris suatu perseroan. perkumpulan atau yayasan yang dinyatakan pailit. diancam barang siapa dengan sengaja menghancurkan. Pasal 229 Barang siapa dengan sengaja memakai tanda kebesaran yang berhubungan dengan pangkat atau gelar yang tidak dimilikinya.1 Tahun 1946 pasal 8.2. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. (2) . menyembunyikannya. dalam perkara lain. atau dengan mengetahui bahwa barang ditarik dari situ. Pasal 227 Barang siapa melaksanakan suatu hak.

diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. (4) . diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. atau sebagai pembantu menolong perbuatan itu.(3) Penyimpan barang yang dengan sengaja melakukan atau membiarkan dilakukan salah satu kejahatan itu. Jika salah satu perbuatan dilakukan karena kealpaan penyimpan barang.

Pasal 232 (1) Barang siapa dengan sengaja memutus, membuang atau merusak penyegelan suatu benda oleh atau atas nama penguasa umum yang berwenang, atau dengan cara lain menggagalkan penutupan dengan segel, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Penyimpan barang yang dengan sengaja melakukan atau membiarkan perbuatan tersebut, atau sebagai pembantu menolong perbuatan itu, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jika perbuatan dilakukan karena kealpaan penyimpan barang, diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. Pasal 233 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan, merusak, membikin tak dapat dipakai, menghilangkan barang-barang yang digunakan untuk meyakinkan atau membuktikan sesuatu di muka penguasa yang berwenang, akta-akta, surat-surat atau daftar-daftar yang atas perintah penguasa umum, terus-menerus atau untuk sementara waktu disimpan, atau diserahkan kepada seorang pejabat, ataupun kepada orang lain untuk kepentingan umum, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 234 Barang siapa dengan sengaja menarik dari alamatnya, membuka, atau merusak surat- surat atau barang-barang lain yang diserahkan ke kantor pos atau kantor telegram, atau yang telah dimasukkan dalam kotak pos atau dipercayakan kepada seorang pembawa surat, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 235 Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 231 - 234, masuk ke tempat kejahatan dengan membongkar, merusak atau memanjat, dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu, pidananya boleh ditambah menjadi lipat dua. Pasal 236 Barang siapa pada waktu damai dengan memakai salah satu cara berdasarkan pasal 55 No. 2 sengaja menganjurkan seorang anggota tentara dalam dinas negara supaya melarikan diri, atau mempermudahnya menurut salah satu cara berdasarkan pasal 56, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan.

(2)

(3)

Pasal 237 Barang siapa pada waktu damai dengan memakai salah satu cara berdasarkan pasal 55 No. 2 sengaja menganjurkan supaya ada huru-hara atau pemberontakan di kalangan anggota Angkatan Bersenjata dalam dinas Negara atau mempermudahnya menurut sesuatu cara yang berdasarkan pasal 56, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 238 Barang siapa tanpa persetujuan Presiden mengajak masuk seorang menjadi tentara negara asing, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 239 Barang siapa tanpa persetujuan Presiden mengajak seorang warga negara Indonesia bekerja di luar Indonesia atau untuk mempertunjukkan di luar Indonesia cara sewajarnya kehidupan rakyat Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 240 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan : 1. barang siapa dengan sengaja membikin atau menyuruh membikin dirinya tak mampu untuk memenuhi kewajiban berdasarkan pasal 30 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. barang siapa atas permintaan orang lain, dengan sengaja membikin orang itu tak mampu memenuhi kewajiban tersebut.

2. (2)

Jika perbuatan terakhir mengakibatkan kematian. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 241

Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. 2. ditiadakan berdasarkan L.N. 1955 - 28; barang siapa dalam pengangkut ternak yang diwajibkan memakai pas pengantar, pada waktu mengangkut dengan sengaja memakai pas yang diberikan untuk ternak lain, seolah-olah diberikan untuk yang diangkut.

BAB IX SUMPAH PALSU DAN KETERANGAN PALSU Pasal 242

(1)

Barang siapa dalam keadaan di mana undang-undang menentukan supaya memberi keterangan di atas sumpah atau mengadakan akibat hukum kepada keterangan yang demikian, dengan sengaja memberi keterangan palsu di atas sumpah, baik dengan lisan atau tulisan, secara pribadi maupun oleh kuasanya yang khusus ditunjuk untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Jika keterangan palsu di atas sumpah diberikan dalam perkara pidana dan merugikan terdakwa atau tersangka, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Disamakan dengan sumpah adalah janji atau penguatan diharuskan menurut aturan- aturan umum atau yang menjadi pengganti sumpah. Pidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 - 4 dapat dijatuhkan.

(2)

(3) (4)

ataupun barang siapa menyimpan atau memasukkan ke Indonesia mata uang dan uang kertas yang demikian. Pasal 248 Ditiadakan berdasarkan Stbl. atau waktu diterima diketahuinya bahwa tidak asli atau dipalsu. dipalsu atau dirusak atau uang kertas Negara atau Bank yang palsu atau dipalsu. ataupun barang siapa menyimpan atau memasukkan ke Indonesia uang yang demikian itu dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkannya sebagai uang yang tidak rusak. 1938 No. Pasal 249 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang yang tidak asli.Pasal 243 Ditiadakan berdasarkan Stbl. . diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan sebagai uang asli dan tidak dipalsu. 240. diancam karena merusak uang dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam. 593. Pasal 245 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh Negara atau Bank sebagai mata uang atau uang kertas asli dan tidak dipalsu. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. padahal ditiru atau dipalsu olehnya sendiri. dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan mata uang atau uang kertas itu sebagai asli dan tidak dipalsu. 1931 No. Pasal 247 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang yang dikurangi nilai olehnya sendiri atau yang merusaknya waktu diterima diketahui sebagai uang yang tidak rusak. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. BAB X PEMALSUAN MATA UANG DAN UANG KERTAS Pasal 244 Barang siapa meniru atau memalsu mata uang atau kertas yang dikeluarkan oleh Negara atau Bank. Pasal 246 Barang siapa mengurangi nilai mata uang dengan maksud untuk mengeluarkan atau menyuruh mengedarkan uang yang dikurangi nilainya itu.

atau untuk meniru atau memalsu uang kertas bank. memalsu atau nilai mata uang. memalsu atau mengurangi nilai mata uang atau uang kertas. Pasal 251 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak sepuluh ribu rupiah. Pasal 252 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 244 247. Pasal 250 Barang siapa membuat atau mempunyai persediaan bahan atau diketahuinya bahwa itu digunakan untuk meniru. menyimpan atau memasukkan ke Indonesia keping-keping atau lembar-lembaran perak. barang siapa meniru atau memalsu meterai yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia. barang siapa meniru atau memalsu tanda tangan. bahan-bahan atau benda-benda yang menilik sifatnya digunakan untuk meniru. uang kertas Negara atau Bank yang palsu atau dipalsukan. dipalsu atau dirusak.kecuali berdasarkan pasal 245 dan 247. dirampas. atau jika diperlukan tanda tangan untuk sahnya meterai itu. maka hak-hak sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 No. 1 .4 dapat dicabut. Pasal 250 bis Pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam bab ini : maka mata uang palsu. benda yang mengurangi negara atau atau pidana BAB XI PEMALSUAN METERAI DAN MEREK Pasal 253 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. . diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. sepanjang dipakai untuk atau menjadi obyek dalam melakukan kejahatan. mungkin dianggap sebagai mata uang. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai meterai itu sebagai meterai yang asli dan tidak dipalsu atau yang sah. padahal tidak nyatanyata akan digunakan sebagai perhiasan atau tanda peringatan. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. juga apabila barang-barang itu bukan kepunyaan terpidana. baik yang ada maupun yang tidak ada capnya atau dikerjakan sedikit. barang siapa dengan sengaja dan tanpa izin Pemerintah.

dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tanda teranya asli dan tidak dipalsu. barang siapa membubuhi barang yang wajib ditera atau yang atas permintaan yang berkepentingan diizinkan untuk ditera atau ditera lagi dengan tanda tera Indonesia yang palsu. barang siapa yang dengan maksud yang sama membubuhi merek pada 2. barang siapa dengan maksud yang sama membubuhi merek pada barang tersebut dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum. dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum. menambah atau memindahkan tera Indonesia yang asli kepada barang yang lain daripada yang semula dibubuhi tanda itu. atau dengan tanda keahlian menurut undangundang yang dipalsukan atau memalsu merek atau tanda yang asli dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai seolah-olah merek atau tanda itu asli dan tidak dipalsu. . menambah atau memindah merek Negara yang asli atau tanda keahlian menurut undang-undang yang asli pada barang emas atau perak yang lain daripada yang semula dibubuhi merek atau tanda itu. barang siapa memberi.2. barang siapa memberi. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tanda tersebut dari semula diadakan pada barang itu. barang siapa dengan maksud yang sama. barang siapa dengan maksud yang sama membubuhi barang-barang tersebut dengan merek atau tanda. Pasal 256 Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun : 1. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah merek atau tanda dari semula sudah dibubuhkan pada barang itu. 2. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah mereknya asli dan tidak dipalsu. yang menurut ketentuan undang-undang harus atau boleh dibubuhi pada barang atau bungkusnya secara palsu pada barang atau bungkus tersebut. Pasal 254 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun : 1. 3. 2. Pasal 255 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1. atau barang siapa memalsu tanda tera yang asli. 3. membikin meterai tersebut dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum. barang siapa membubuhi merek lain daripada yang tersebut dalam pasal 254 dan 255. barang siapa membubuhi barang-barang emas atau perak dengan merek Negara yang dipalsukan.

mempunyai persediaan untuk dijual.barang atau bungkusnya dengan memakai cap yang asli secara melawan hukum. atau memasukkan ke Indonesia. ataupun tidak dibubuhkan secara melawan hukum pada benda-benda itu. barang siapa memakai merek yang asli untuk barang atau bungkusnya. tanda atau merek yang tidak asli. ataupun benda-benda di mana merek itu dibubuhkannya secara melawan hukum seolah-olah meterai. padahal merek itu bukan untuk barang atau bungkusnya itu. tidak dipalsu dan tidak dibikin secara melawan hukum. 3. diancam dengan pidana penjara sama dengan yang ditentukan dalam pasal 253 . Pasal 257 Barang siapa dengan sengaja memakai. anak timbangan atau timbangan sesudah dibubuhi tanda tera. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai . menjual. tanda atau merek itu asli. menawarkan. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah merek tersebut ditentukan untuk barang itu. menurut perbedaan yang ditentukan dalam pasal-pasal itu. Pasal 258 (1) Barang siapa memalsu ukuran atau takaran. meterai. dipalsu atau dibikin secara melawan hukum.256. menyerahkan.

tanda tangannya. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai. Pasal 260 bis (1) Ketentuan dalam pasal 253. seolah-olah meterai belum dipakai. maksimum pidana pokok yang ditentukan bagi kejahatan itu dikurangi sepertiga. menjual. barang siapa pada meterai Pemerintah Indonesia yang telah dipakai. ciri atau tanda saat dipakainya. dengan maksud yang sama menghilangkan tanda tangan. seolaholah barang itu asli dan tidak dipalsu. menyerahkan. mempunyai persediaan untuk dijual atau memasukkan ke Indonesia meterai yang capnya. menyerahkan atau mempunyai persediaan untuk dijual suatu benda yang dihilangkan tanda apkirnya seolah-olah benda itu tidak diapkir. jika perbuatan yang diterangkan di situ dilakukan terhadap meterai atau merek yang dipakai oleh Jawatan Pos Indonesia atau suatu negara asing. menawarkan. (2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai ukuran atau takaran.barang itu seolah-olah asli dan tidak dipalsu. menghilangkan cap yang gunanya untuk tidak memungkinkan dipakainya lagi. Pasal 260 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. barang siapa pada meterai Pemerintah Indonesia yang telah dipakai. Pasal 259 (1) Barang siapa menghilangkan tanda apkir pada barang yang ditera dengan maksud hendak memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tidak diapkir. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. (2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai. Pasal 261 (2) (1) Barang siapa menyimpan bahan atau benda yang diketahuinya . ciri atau tanda saat dipakainya dihilangkan. anak timbangan atau timbangan yang dipalsu. (2) 2. Jika kejahatan dilakukan terhadap meterai atau merek yang dipakai oleh jawatan pos negara asing. menawarkan. dan 260 berlaku juga menurut perbedaan yang ditentukan dalam pasal-pasal itu. menjual. 256. yang menurut ketentuan undang-undang harus dibubuhkan di atas atau pada meterai-meterai tersebut. 257. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. seolah-olah meterai itu belum dipakai.

diperuntukkan untuk melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 253 atau dalam pasal 260 bis. . (2) Bahan-bahan dan barang-barang itu dirampas. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. berhubung dengan pasal 253.

jika pemalsuan surat itu dapat menimbulkan kerugian. tanda bukti dividen atau bunga dari salah satu surat yang diterangkan Dalam 2 dan 3. akta-akta otentik. talon. 1 . atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu. Pasal 264 (1) Pemalsuan surat diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. surat sero atau hutang atau sertifikat sero atau hutang dari suatu perkumpulan. yayasan. karena pemalsuan surat. barang siapa dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati. 3. jika dilakukan terhadap : 1. (2) surat kredit atau surat dagang yang diperuntukkan untuk diedarkan. perseroan atau maskapai : (2) 4. BAB XII PEMALSUAN SURAT Pasal 263 (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak. Diancam dengan pidana yang sama. maka hak-hak sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 No. perikatan atau pembebasan hutang. diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian. Pasal 265 . 2. yang isinya tidak sejati atau yang dipalsukan seolah-olah benar dan tidak dipalsu. surat hutang atau sertifikat hutang dari sesuatu negara atau bagiannya ataupun dari suatu lembaga umum. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat tersebut dalam ayat pertama.Pasal 262 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 253 260 bis. atau tanda bukti yang dikeluarkan sebagai pengganti surat-surat itu. 5. jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian. dengan pidana penjara paling lama enam tahun.4 dapat dicabut.

dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 266 (1) Barang siapa menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh akta itu. No. 429. 359 jo.Ditiadakan berdasarkan Stbl. diancam. 1926. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai akta itu seolah-olah keterangannya sesuai dengan kebenaran. No. . jika pemakaian itu dapat menimbulkan kerugian.

surat perintah jalan atau surat yang diberikan menurut ketentuan undang-undang tentang pemberian izin kepada orang asing untuk masuk dan menetap di Indonesia. kecakapan. jika pemalsuan surat itu dapat menimbulkan kerugian. Diancam dengan pidana yang sama. kelemahan atau cacat. Diancam dengan pidana yang sama. kelemahan atau cacat. Pasal 267 (1) Seorang dokter yang dengan sengaja memberikan surat keterangan palsu tentang ada atau tidaknya penyakit. kemiskinan. kartu keamanan.(2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat tersebut dalam ayat pertama. yang isinya tidak sejati atau yang dipalsukan seolah-olah benar dan tidak dipalsu. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 269 (2) (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsu surat keterangan tanda kelakuan baik. dengan maksud untuk menyesatkan penguasa umum atau penanggung. Pasal 268 (2) (3) (1) Barang siapa membuat secara palsu atau memalsu surat keterangan dokter tentang ada atau tidak adanya penyakit. dengan . seolah-olah surat itu sejati dan tidak dipalsukan. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. barang siapa dengan maksud yang sama memakai surat keterangan yang tidak benar atau yang dipalsu. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu supaya diterima dalam pekerjaan atau supaya menimbulkan kemurahan hati dan pertolongan. ataupun barang siapa menyuruh beri surat serupa itu atas nama palsu atau nama kecil yang palsu atau dengan menunjuk pada keadaan palsu. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. kecacatan atau keadaan lain. barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan palsu itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun Jika keterangan diberikan dengan maksud untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit jiwa atau untuk menahannya di situ. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan yang palsu atau yang dipalsukan tersebut dalam ayat pertama. seolah-olah surat itu benar dan tidak dipalsu. Pasal 270 (2) (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan pas jalan atau surat penggantinya.

maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu seolaholah sejati dan tidak dipalsukan atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. (2) Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat yang tidak benar atau yang dipalsu tersebut dalam ayat pertama, seolah-olah benar dan tidak dipalsu atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran.

Pasal 271 (1) Barang siapa membuat palsu atau memalsukan surat pengantar bagi kerbau atau sapi, atau menyuruh beri surat serupa itu atas nama palsu atau dengan menunjuk pada keadaan palsu, dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat yang palsu atau yang dipalsukan tersebut dalam ayat pertama, seolah-olah sejati dan tidak dipalsu atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. Pasal 272 Ditiadakan berdasarkan S. 1926 No. 359 jo. No. 429. Pasal 273 Ditiadakan berdasarkan S. 1926 No. 359 jo. No. 429. Pasal 274 (1) Barang siapa membuat palsu atau memalsukan surat keterangan seorang pejabat selaku penguasa yang sah, tentang hak milik atau hak lainnya atas sesuatu barang, dengan maksud untuk memudahkan penjualan atau penggadaiannya atau untuk menyesatkan pejabat kehakiman atau kepolisian tentang asalnya, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan maksud tersebut, memakai surat keterangan itu seolah-olah sejati dan tidak dipalsukan. Pasal 275 (1) Barang siapa menyimpan bahan atau benda yang diketahuinya bahwa diperuntukkan untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 264 No. 2 - 5, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Bahan-bahan dan benda-benda itu dirampas. Pasal 276 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 263 268, dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 - 4. BAB XIII

(2)

(2)

(2)

KEJAHATAN TERHADAP ASAL-USUL DAN PERKAWINAN Pasal 277 (1) Barang siapa dengan salah satu perbuatan sengaja menggelapkan asal-usul orang, diancam karena penggelapan asal-usul, dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. barang siapa dengan sengaja dan di depan orang lain yang ada di situ bertentangan dengan kehendaknya.perkawinannya yang telah ada menjadi penghalang yang sah untuk itu. Pencabutan hak berdasarkan pasal No. Pasal 278 Barang siapa mengakui seorang anak sebagai anaknya menurut peraturan Kitab Undang. melanggar kesusilaan. Pasal 279 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun : 1. padahal sengaja tidak memberi tahu kepada pihak lain bahwa ada penghalang yang sah. 1 . diancam karena melakukan pengakuan anak palsu dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. barang siapa dengan sengaja dan terbuka melanggar kesusilaan. 2. barang siapa mengadakan perkawinan padahal mengetahui bahwa perkawinan atau perkawinan-perkawinan pihak lain menjadi penghalang untuk itu. gambaran atau benda yang telah diketahui isinya melanggar .4 dapat dinyatakan. 2. padahal diketahuinya bahwa dia bukan ayah dari anak tersebut. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan. 1 – 5 dapat dinyatakan. BAB XIV KEJAHATAN TERHADAP KESUSILAAN Pasal 281 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. (2) Jika yang melakukan perbuatan berdasarkan ayat 1 butir 1 menyembunyikan kepada pihak lain bahwa perkawinan yang telah ada menjadi penghalang yang sah untuk itu diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 282 (1) Barang siapa menyiarkan. barang siapa mengadakan perkawinan padahal mengetahui bahwa perkawinan atau perkawinan . apabila kemudian berdasarkan penghalang tersebut.undang Hukum Perdata. Pasal 280 (3) Barang siapa mengadakan perkawinan. perkawinan lalu dinyatakan tidak sah.(2) Pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No.

membikin tulisan. meneruskannya. atau barang siapa dengan maksud untuk disiarkan. diancam dengan pidana . memasukkannya ke dalam negeri. dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. ataupun barang siapa secara terang-terangan atau dengan mengedarkan surat tanpa diminta.kesusilaan. gambaran atau benda tersebut. mengeluarkannya dari negeri. menawarkannya atau menunjukkannya sebagai bisa diperoleh. atau memiliki persediaan.

memberikan untuk terus maupun untuk sementara waktu. diancam. memberikan untuk terus maupun untuk sementara waktu. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan. gambaran atau benda itu melanggar kesusilaan. Kalau yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam ayat pertama sebagai pencarian atau kebiasaan. memasukkan ke dalam negeri. menyerahkan atau memperlihatkan. bahwa tulisan. dan yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa umumnya belum tujuh belas tahun. meneruskan mengeluarkannya dari negeri. menyerahkan atau memperlihatkan tulisan. atau memiliki persediaan. barang siapa menawarkan. menawarkan. maupun alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan kepada seorang yang belum dewasa. membikin. jika ada alasan kuat baginya untuk menduga. dapat dijatuhkan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah. barang siapa membacakan isi tulisan yang melanggar kesusilaan di muka orang yang belum dewasa sebagaimana dimaksud dalam ayat yang lalu. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan. dengan pidana paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. benda atau alat itu telah diketahuinya. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan. ataupun barang siapa dengan maksud untuk disiarkan. jika isi tadi telah diketahuinya. Diancam dengan pidana yang sama. Pasal 283 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. tulisan. Pasal 283 bis Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan tersebut dalam pasal 282 dan 283 dalam menjalankan pencariannya dan ketika itu belum lampau dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi pasti karena kejahatan semacam itu (3) (2) (3) . gambaran. jika ada alasan kuat baginya untuk menduga bahwa tulisan. barang siapa menawarkan. Diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. ataupun barang siapa secara terang-terangan atau dengan mengedarkan surat tanpa diminta. maupun alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan kepada seorang yang belum dewasa sebagaimana dimaksud dalam ayat pertama.penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. (2) Barang siapa menyiarkan. atau menunjuk sebagai bisa diperoleh. jika isi tulisan. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan atau alat itu adalah alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan.

padahal . Pasal 284 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan : 1.juga. a. maka dapat di cabut haknya untuk menjalankan pencarian tersebut. seorang pria yang telah kawin yang melakukan gendak (overspel).

b. Pasal 287 (1) Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan. (5) Jika bagi suami-istri berlaku pasal 27 BW. bahwa belum waktunya untuk dikawini. dan 75. (2) Tidak dilakukan penuntutan melainkan atas pengaduan suami/istri yang tercemar. Pasal 285 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan. Pasal 286 Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan. pengaduan tidak diindahkan selama Perkawinan belum diputuskan karena perceraian atau sebelum putusan yang menyatakan pisah meja dan tempat tidur menjadi tetap.diketahui bahwa1 pasal 27 BW berlaku baginya. diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. 2. seorang wanita yang telah kawin yang turut serta melakukan perbuatan itu. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. dan bilamana bagi mereka berlaku pasal 27 BW. (4) Pengaduan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan dalam sidang pengadilan belum dimulai. padahal diketahuinya bahwa yang turut bersalah telah kawin. dalam tenggang waktu tiga bulan diikuti dengan permintaan bercerai atau pisah meja dan ranjang karena alasan itu juga. kecuali jika umur wanita belum sampai dua belas tahun atau jika ada salah satu hal berdasarkan pasal 291 dan pasal 294. seorang pria yang turut serta melakukan perbuatan itu. padahal diketahui bahwa pasal 27 BW berlaku baginya. (3) Terhadap pengaduan ini tidak berlaku pasal 72. atau kalau umurnya tidak jelas. Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan. padahal diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya. padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umumnya belum lima belas tahun. seorang wanita yang telah kawin yang melakukan gendak. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. padahal diketahui olehnya bahwa yang turut bersalah telah kawin dan pasal 27 BW berlaku baginya. 73. b. a. (2) .

apabila perbuatan mengakibatkan lukaluka diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. .Pasal 288 (1) Barang siapa dalam perkawinan bersetubuh dengan seorang wanita yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa yang bersangkutan belum waktunya untuk dikawini.

atau bersetubuh di luar perkawinan dengan orang lain. Pasal 291 (1) Jika salah satu kejahatan berdasarkan pasal 286. 289. (2) . diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan. 289 dan 290 mengakibatkan kematian dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. (3) Jika mengakibatkan mati. 287. Pasal 290 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. Pasal 289 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. yang bersangkutan belum waktunya untuk dikawini.luka berat. Pasal 293 (1) Barang siapa dengan memberi atau menjanjikan uang atau barang. bahwa umumnya belum lima belas tahun atau kalau umumnya tidak jelas.(2) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. Jika salah satu kejahatan berdasarkan pasal 285. barang siapa membujuk seseorang yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umurnya belum lima belas tahun atau kalau umurnya tidak jelas yang bersangkutan atau belum waktunya untuk dikawini. menyalahgunakan pembawa yang timbul dari hubungan keadaan. dijatuhkan pidana penjara paling lama dua belas tahun. dan 290 mengakibatkan luka. padahal diketahuinya bahwa orang itu pingsan atau tidak berdaya. yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya belum dewasa. Pasal 292 Orang dewasa yang melakukan perbuatan cabul dengan orang lain sesama kelamin. dijatuhkan pidana penjara paling lama dua belas tahun. 2 86. 2. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun. atau dengan penyesatan sengaja menggerakkan seorang belum dewasa dan 3. 287. barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seorang padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seorang.

. (2) (3) Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan orang yang terhadap dirinya dilakukan kejahatan itu. padahal tentang belum kedewasaannya. diketahui atau selayaknya harus diduganya. Tenggang waktu tersebut dalam pasal 74 bagi pengaduan ini adalah masing-masing sembilan bulan dan dua belas bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.baik tingkah lakunya untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul dengan dia.

tempat pekerjaan negara. yang dilakukan oleh orang yang diketahuinya belum dewasa atau yang sepatutnya harus diduganya demikian. pendidikan atau penjagaannya diserahkan kepadanya. anak tirinya. pejabat yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang karena jabatan adalah bawahannya. pengawas atau pesuruh dalam penjara. dan menjadikannya sebagai pencarian atau kebiasaan. atau dengan orang yang penjagaannya dipercayakan atau diserahkan kepadanya. rumah sakit jiwa atau lembaga sosial. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah. pendidikan atau penjagaannya diserahkan kepadanya atau pun dengan bujangnya atau bawahannya yang belum dewasa. dengan orang lain. Pasal 296 Barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain. guru. anak angkatnya. atau dengan orang yang belum dewasa yang pemeliharaannya. Pasal 295 (1) Diancam : 1. dokter. pengurus. tempat pendidikan. 2. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Diancam dengan pidana yang sama : 1. pegawai. atau anak di bawah pengawasannya yang belum dewasa.Pasal 294 (1) Barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan anaknya. dengan pidana penjara paling lama empat tahun barang siapa dengan sengaja menghubungkan atau memudahkan perbuatan cabul. ataupun oleh bujangnya atau bawahannya yang belum cukup umur. maka pidana dapat ditambah sepertiga. dengan orang lain. anak angkatnya. Pasal 297 . dengan pidana penjara paling lama lima tahun barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan dilakukannya perbuatan cabul oleh anaknya. kecuali yang tersebut dalam butir 1 di atas. atau oleh orang yang belum dewasa yang pemeliharaannya. anak tirinya. rumah piatu. (2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan itu sebagai pencarian atau kebiasaan. anak di bawah pengawasannya yang belum dewasa. (2) 2. rumah sakit. yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang dimasukkan ke dalamnya.

Pasal 298 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 281.5 dapat dinyatakan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. 1 .290 dan 292 . pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. .297. 284 .Perdagangan wanita dan perdagangan anak laki-laki yang belum dewasa.

dengan diberitahukan atau ditimbulkan harapan bahwa karena pengobatan itu hamilnya dapat digugurkan. 2. Perdagangan wanita dan perdagangan anak laki-laki yang belum dewasa. barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa orang untuk minum minuman yang memabukkan. bidan atau juru obat. Pasal 302 . atau jika dia seorang tabib. dapat dicabut haknya untuk melakukan pencarian itu. (2) (3) (4) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Jika yang bersalah berbuat demikian untuk mencari keuntungan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat puluh lima ribu rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. barang siapa dengan sengaja membikin mabuk seorang anak yang umurnya belum cukup enam belas tahun. Jika perbuatan mengakibatkan kematian. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya.(2) Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 292 297 dalam melakukan pencariannya. barang siapa dengan sengaja menjual atau memberikan minuman yang memabukkan kepada seseorang yang telah kelihatan mabuk. atau yang dapat merusak kesehatannya. Pasal 301 Barang siapa memberi atau menyerahkan kepada orang lain seorang anak yang ada di bawah kekuasaannya yang sah dan yang umumnya kurang dari dua belas tahun. Pasal 299 (1) Barang siapa dengan sengaja mengobati seorang wanita atau menyuruh supaya diobati. pidananya dapat ditambah sepertiga Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. maka hak untuk melakukan pencarian itu dapat dicabut. padahal diketahui bahwa anak itu akan dipakai untuk atau di waktu melakukan pengemisan atau untuk pekerjaan yang berbahaya. dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu. Pasal 300 (2) (3) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. 3. atau menjadikan perbuatan tersebut sebagai pencarian atau kebiasaan.

(1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah karena melakukan penganiayaan ringan terhadap hewan : 1. dengan sengaja menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau secara melampaui batas. .

barang siapa tanpa mendapat izin : 1. atau mati. Yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan. barang siapa ikut serta main judi di jalan umum atau di pinggir jalan . dengan tidak peduli apakah untuk menggunakan kesempatan adanya sesuatu syarat atau dipenuhinya sesuatu tata cara.2. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau dengan melampaui batas yang diperlukan untuk mencapai tujuan itu. Pasal 303 bis (3) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sepuluh juta rupiah : 1. dengan sengaja tidak memberi makanan yang diperlukan untuk hidup kepada hewan. dengan sengaja menawarkan atau memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk bermain judi atau dengan sengaja turut serta dalam perusahaan untuk itu. barang siapa menggunakan kesempatan main judi. Di situ termasuk segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. atau kepada hewan yang wajib dipeliharanya. 2. di mana pada umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung pada peruntungan belaka. yang seluruhnya atau sebagian menjadi kepunyaannya dan ada di bawah pengawasannya. maka dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu. 3. menjadikan turut serta pada permainan judi sebagai pencarian. (2) Kalau yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. karena penganiayaan hewan. Pasal 303 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah. maka hewan itu dapat dirampas. Jika hewan itu milik yang bersalah. dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian. demikian juga segala pertaruhan lainnya. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan sakit lebih dari seminggu. 2. yang diadakan dengan melanggar ketentuan Pasal 303. (3) (4) Percobaan melakukan kejahatan tersebut tidak dipidana. atau cacat atau menderita luka-luka berat lainnya. atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan untuk itu. juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir. atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah.

Pasal 305 Barang siapa menempatkan anak yang umurnya belum tujuh tahun untuk ditemukan atau meninggalkan anak itu dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya. maka maksimum pidana tersebut dalam pasal 305 dan 306 dikurangi separuh. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun enam bulan. BAB XV MENINGGALKAN ORANG YANG PERLU DITOLONG Pasal 304 Barang siapa dengan sengaja menempatkan atau membiarkan seorang dalam keadaan sengsara. padahal menurut hukum yang berlaku baginya atau karena persetujuan dia wajib memberi kehidupan.umum atau di tempat yang dapat dikunjungi umum. (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak ada pemidanaan yang menjadi tetap karena salah satu dari pelanggaran ini. Pasal 307 Jika yang melakukan kejahatan berdasarkan pasal 305 adalah bapak atau ibu dari anak itu. tidak lama sesudah melahirkan. dapat dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak lima belas juta rupiah. menempatkan anaknya untuk ditemukan atau meninggalkannya dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya. Jika mengakibatkan kematian pidana penjara paling lama sembilan tahun. maka pidana yang ditentukan dalam pasal 305 dan 306 dapat ditambah dengan sepertiga. perawatan atau pemeliharaan kepada orang itu. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. kecuali kalau ada izin dari penguasa yang berwenang yang telah memberi izin untuk mengadakan perjudian itu. Pasal 308 Jika seorang ibu karena takut akan diketahui orang tentang kelahiran anaknya. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. (2) . Pasal 306 (1) Jika salah satu perbuatan berdasarkan pasal 304 dan 305 mengakibatkan luka-luka berat.

jika hal yang dituduhkan hanya dapat dituntut atas pengaduan dan pengaduan tidak dimajukan. diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 1 . maka diancam karena pencemaran tertulis dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. BAB XVI PENGHINAAN Pasal 310 (1) Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal. apabila hakim memandang perlu untuk memeriksa kebenaran itu guna menimbang keterangan terdakwa. tidak membuktikannya. . atau karena terpaksa untuk membela diri. Pasal 311 (1) Jika yang melakukan kejahatan pencemaran atau pencemaran tertulis dibolehkan untuk membuktikan apa yang dituduhkan itu benar. apabila seorang pejabat dituduh sesuatu hal dalam menjalankan tugasnya. Tidak merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis. yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum. jika perbuatan jelas dilakukan demi kepentingan umum atau karena terpaksa untuk membela diri. Pasal 314 (2) (3) (2) 2.3 dapat dijatuhkan. Pasal 313 Pembuktian yang dimaksud dalam pasal 312 tidak dibolehkan.Pasal 309 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 304 . maka dia diancam melakukan fitnah dengan pidana penjara paling lama empat tahun. bahwa perbuatan dilakukan demi kepentingan umum. 4 dapat dicabut.308. Jika hal itu dilakukan dengan tulisan atau gambaran yang disiarkan. maka hak-hak tersebut dalam pasal 35 No. Pasal 312 Pembuktian akan kebenaran tuduhan hanya dibolehkan dalam hal-hal berikut : 1. dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. dan tuduhan dilakukan bertentangan dengan apa yang diketahui. Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No.

Jika dia dengan putusan hakim yang menjadi tetap dibebaskan dari hal yang dituduhkan. maka penuntutan karena fitnah dihentikan sampai mendapat putusan yang menjadi tetap tentang hal yang dituduhkan. Jika terhadap yang dihina telah dimulai penuntutan pidana karena hal yang dituduhkan padanya. maka putusan itu dipandang sebagai bukti sempurna bahwa hal yang dituduhkan tidak benar. Pasal 315 (2) (3) Tiap-tiap penghinaan dengan sengaja yang tidak bersifat pencemaran atau pencemaran tertulis yang dilakukan terhadap seseorang. maka pemidanaan karena fitnah tidak mungkin. atau dengan surat yang dikirimkan atau diterimakan kepadanya.(1) Jika yang dihina. Pasal 316 Pidana yang ditentukan dalam pasal-pasal sebelumnya dalam bab ini. . dapat ditambah dengan sepertiga jika yang dihina adalah seorang pejabat pada waktu atau karena menjalankan tugasnya yang sah. dinyatakan bersalah atas hal yang dituduhkan. dengan putusan hakim yang menjadi tetap. baik di muka umum dengan lisan atau tulisan. maupun di muka orang itu sendiri dengan lisan atau perbuatan. diancam karena penghinaan ringan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

tentang seseorang sehingga kehormatan atau nama baiknya terserang. dengan maksud supaya isi surat atau gambar itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. diancam karena menimbulkan persangkaan palsu. Kejahatan ini tidak dituntut kalau tidak ada pengaduan dari salah seorang keluarga sedarah maupun semenda dalam garis lurus atau menyimpang sampai derajat kedua dari yang mati itu. Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. Pasal 320 (1) Barang siapa terhadap seseorang yang sudah mati melakukan perbuatan yang kalau orang itu masih hidup akan merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis. 1 . Pasal 319 Penghinaan yang diancam dengan pidana menurut bab ini. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan atau gambaran yang isinya menghina atau bagi orang yang sudah mati mencemarkan namanya. baik secara tertulis maupun untuk dituliskan. sedangkan ketika itu belum lampau dua tahun sejak adanya (2) (2) (2) (3) (2) . atau atas pengaduan suami (istri)nya. Jika karena lembaga matriarkhal kekuasaan bapak dilakukan oleh orang lain daripada bapak. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. kecuali berdasarkan pasal 316. Jika Yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. tidak dituntut jika tidak ada pengaduan dari orang yang terkena kejahatan itu. Pasal 321 (1) Barang siapa menyiarkan. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. maka kejahatan juga dapat dituntut atas pengaduan orang itu. Pasal 318 (1) Barang siapa dengan sesuatu perbuatan sengaja menimbulkan secara palsu persangkaan terhadap seseorang bahwa dia melakukan suatu perbuatan pidana.Pasal 317 (1) Barang siapa dengan sengaja mengajukan pengaduan atau pemberitahuan palsu kepada penguasa. diancam karena melakukan pengaduan fitnah.3 dapat dijatuhkan.3 dapat dijatuhkan. 1 .

maka dapat. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan perniagaan budak. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. dicabut haknya untuk menjalankan pencarian tersebut. Pasal 325 (1) Barang siapa sebagai nakhoda bekerja atau bertugas di kapal. . (3) Kejahatan ini tidak dituntut kalau tidak ada pengaduan dari orang yang ditunjuk dalam pasal 319 dan pasal 320. maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang itu.pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. ayat kedua dan ketiga. Jika kejahatan dilakukan terhadap seorang tertentu. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Kejahatan ini hanya dituntut atas pengaduan pengurus perusahaan itu. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. BAB XVII MEMBUKA RAHASIA Pasal 322 (1) Barang siapa dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pencariannya. Pasal 323 (1) Barang siapa dengan sengaja memberitahukan hal-hal khusus tentang suatu perusahaan dagang. (2) (2) BAB XVIII KEJAHATAN TERHADAP KEMERDEKAAN ORANG Pasal 324 Barang siapa dengan biaya sendiri atau biaya orang lain menjalankan perniagaan budak atau melakukan perbuatan perniagaan budak atau dengan sengaja turut serta secara langsung atau tidak langsung dalam salah satu perbuatan tersebut di atas. baik yang sekarang maupun yang dahulu. yang harus dirahasiakannya. di mana ia bekerja atau dahulu bekerja. kerajinan atau pertanian.

Pasal 329 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum mengangkut orang ke daerah lain. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan perniagaan budak. Pasal 327 Barang siapa dengan biaya sendiri atau biaya orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. Pasal 330 (1) Barang siapa dengan sengaja menarik seorang yang belum cukup umur dari kekuasaan yang menurut undang-undang ditentukan atas dirinya. Pasal 331 (2) . padahal orang itu telah membuat perjanjian untuk bekerja di suatu tempat tertentu. kekerasan atau ancaman kekerasan. Pasal 326 Barang siapa bekerja sebagai awak kapal di sebuah kapal. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Bilamana dalam hal ini dilakukan tipu muslihat. atau dengan sukarela tetap bertugas setelah mendengar bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan atau keperluan perniagaan budak. secara langsung atau tidak langsung bekerja sama untuk menyewakan. atau untuk menempatkan dia dalam keadaan sengsara. mengangkutkan atau mengasuransikan sebuah kapal. diancam karena penculikan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. dijatuhkan pidana penjara paling lama sembilan tahun. (2) Bilamana pengangkutan itu mengakibatkan kematian seorang budak atau lebih. maka nakhoda diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan atau keperluan perniagaan budak. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.atau dipakai kapal itu untuk perniagaan budak. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. atau dari pengawasan orang yang berwenang untuk itu. Pasal 328 Barang siapa membawa pergi seorang dari tempat kediamannya atau tempat tinggalnya sementara dengan maksud untuk menempatkan orang itu secara melawan hukum di bawah kekuasaannya atau kekuasaan orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. atau bilamana anaknya belum berumur dua belas tahun.

barang siapa membawa pergi seorang wanita yang belum dewasa. kekerasan atau ancaman kekerasan. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. atau jika anak itu berumur di bawah dua belas tahun. baik di dalam maupun di luar perkawinan. atau dengan sengaja menariknya dari pengusutan pejabat kehakiman atau kepolisian diancam dengan penjara paling lama empat tahun.Orang siapa dengan sengaja menyembunyikan orang yang belum dewasa yang ditarik atau menarik sendiri dari kekuasaan yang menurut undang-undang ditentukan atas dirinya. Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. (4) jika wanita ketika dibawa pergi belum dewasa. b. oleh dia sendiri atau oleh suaminya. (2) (3) Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan. tanpa dikehendaki orang tuanya atau walinya tetapi dengan persetujuannya. Jika mengakibatkan mati diancam dengan pidana penjara paling lama dua (2) (3) belas tahun (4) Pidana yang ditentukan dalam pasal ini diterapkan juga bagi orang yang dengan sengaja dan melawan hukum memberi tempat untuk perampasan . Pasal 332 (1) Bersalah melarikan wanita diancam dengan pidana penjara. jika wanita ketika dibawa pergi sudah dewasa. Pasal 333 (1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum merampas kemerdekaan seseorang. Jika yang membawa pergi lalu kawin dengan wanita yang dibawa pergi dan terhadap perkawinan itu berlaku aturan-aturan Burgerlijk Wetboek. dengan maksud untuk memastikan penguasaannya terhadap wanita itu. a. paling lama sembilan tahun. barang siapa membawa pergi seorang wanita dengan tipu muslihat. atau meneruskan perampasan kemerdekaan yang demikian. Pengaduan dilakukan : a. paling lama tujuh tahun. atau dari pengawasan orang yang berwenang untuk itu. oleh dia sendiri atau orang lain yang harus memberi izin bila dia kawin. maka tak dapat dijatuhkan pidana sebelum perkawinan itu dinyatakan batal. b. dengan maksud untuk memastikan penguasaan terhadap wanita itu. baik di dalam maupun di luar perkawinan.

Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat. dengan suatu kejahatan yang menimbulkan bahaya umum bagi keamanan orang atau barang. Pasal 336 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.333 dan pasal 336 ayat kedua. (2) (3) Jika mengakibatkan mati. atau diteruskannya perampasan kemerdekaan yang demikian. dengan penganiayaan berat atau dengan pembakaran. Pasal 334 (1) Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan seorang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum. (2) Dalam hal sebagaimana dirumuskan dalam butir 2. sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan. maka yang bersalah diancam dengan pidana kurungan paling lama sembilan bulan. . Pasal 337 (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 324 . tidak melakukan atau membiarkan sesuatu dengan ancaman pencemaran atau pencemaran tertulis.4. atau dengan memakai ancaman kekerasan. dengan perkosaan atau perbuatan yang melanggar kehormatan kesusilaan. 2. sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan. kejahatan hanya dituntut atas pengaduan orang yang terkena. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. barang siapa memaksa orang lain supaya melakukan.kemerdekaan. tidak melakukan atau membiarkan sesuatu. Pasal 335 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. maka dikenakan pidana penjara paling lama lima tahun. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. barang siapa mengancam dengan kekerasan terhadap orang atau barang secara terang-terangan dengan tenaga bersama. dengan memakai kekerasan. 1 . baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain. dengan sesuatu kejahatan terhadap nyawa. Bilamana ancaman dilakukan secara tertulis dan dengan syarat tertentu. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun. barang siapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan.

BAB XIX KEJAHATAN TERHADAP NYAWA Pasal 338 Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain. Pasal 340 Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain. Pasal 339 Pembunuhan yang diikuti. diancam karena membunuh anak sendiri. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Pasal 341 Seorang ibu yang karena takut akan ketahuan melahirkan anak pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian. paling lama dua puluh tahun. diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu. yang dilakukan dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pelaksanaannya. Pasal 343 Kejahatan yang diterangkan dalam pasal 341 dan 342 dipandang bagi orang lain yang turut serta melakukan. disertai atau didahului oleh suatu perbuatan pidana. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu. Pasal 344 . ataupun untuk memastikan penguasaan barang yang diperolehnya secara melawan hukum. sebagai pembunuhan atau pembunuhan anak dengan rencana. Pasal 342 Seorang ibu yang untuk melaksanakan niat yang ditentukan karena takut akan ketahuan bahwa ia akan melahirkan anak pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian merampas nyawa anaknya. paling lama dua puluh tahun. diancam karena melakukan pembunuhan anak sendiri dengan rencana. diancam karena pembunuhan dengan rencana. atau untuk melepaskan diri sendiri maupun peserta lainnya dari pidana dalam hal tertangkap tangan. dengan sengaja merampas nyawa anaknya.

. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.Barang siapa merampas nyawa orang lain atas permintaan orang itu sendiri yang jelas dinyatakan dengan kesungguhan hati.

diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. atau karena salah satu kejahatan berdasarkan Pasal 344. bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan berdasarkan pasal 346. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun kalau orang itu jadi bunuh diri.Pasal 345 Barang siapa sengaja mendorong orang lain untuk bunuh diri. Pasal 348 (1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya. Pasal 350 Dalam hal pemidanaan karena pembunuhan. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencarian dalam mana kejahatan dilakukan. Pasal 346 Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu. BAB XX PENGANIAYAAN Pasal 351 (1) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus (2) (2) . 1. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. 347 dan 348.5. karena pembunuhan dengan rencana. Pasal 349 Jika seorang dokter. Pasal 347 (1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita tanpa persetujuannya. ataupun melakukan atau membantu melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 347 dan 348. menolongnya dalam perbuatan itu atau memberi sarana kepadanya untuk itu.

(2) (3) (4) (5) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. .rupiah. Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana. Jika mengakibatkan mati. Dengan penganiayaan disamakan sengaja merusak kesehatan.

atau menjadi bawahannya. bagi yang melakukan kejahatan itu terhadap ibunya. jika kejahatan itu dilakukan dengan memberikan bahan yang berbahaya bagi nyawa atau kesehatan untuk dimakan atau diminum. Pasal 357 (2) . 353. Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun Pasal 354 (1) (2) Barang siapa sengaja melukai berat orang lain. Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana. diancam. Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian. Pidana dapat ditambah sepertiga bagi orang yang melakukan kejahatan itu terhadap orang yang bekerja padanya. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Pasal 355 (1) (2) Penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu. diancam karena melakukan penganiayaan berat dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang bersalah dikenakan pidana penjara paling lama tujuh tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. jika kejahatan itu dilakukan terhadap seorang pejabat ketika atau karena menjalankan tugasnya yang sah. 354 dan 355 dapat ditambah dengan sepertiga : 1. Pasal 356 Pidana yang ditentukan dalam pasal 351. 2. 3. Pasal 353 (1) (2) (3) Penganiayaan dengan rencana lebih dahulu. Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian. bapaknya yang sah. istrinya atau anaknya. maka penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun.Pasal 352 (1) Kecuali yang tersebut dalam pasal 353 dan 356. sebagai penganiayaan ringan.

4. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 30 No.Dalam hal pemidanaan karena salah satu kejahatan berdasarkan pasal 353 dan 355. . 1 .

maka pidana ditambah dengan sepertiga dan yang bersalah dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian dalam mana dilakukan kejahatan dan hakim dapat memerintahkan supaya putusannya diumumkan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. 2. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain. dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. diancam : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 361 Jika kejahatan yang diterangkan dalam bab ini dilakukan dalam menjalankan suatu jabatan atau pencarian. BAB XXI MENYEBABKAN MATI ATAU LUKA-LUKA KARENA KEALPAAN Pasal 359 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati. dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum. Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain luka-luka sedemikian rupa sehingga timbul penyakit atau halangan menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian selama waktu tertentu. diancam karena pencurian. jika akibat penyerangan atau perkelahian itu ada yang luka-luka berat. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. BAB XXII PENCURIAN Pasal 362 Barang siapa mengambil barang sesuatu. dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau (2) . selain tanggung jawab masing-masing terhadap apa yang khusus dilakukan olehnya. jika akibatnya ada yang mati.Pasal 358 Mereka yang sengaja turut serta dalam penyerangan atau perkelahian di mana terlibat beberapa orang. Pasal 360 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mendapat luka-luka berat.

Pasal 363 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1.pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. . pencurian ternak.

pemberontakan atau bahaya perang. disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan. gunung meletus. (2) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun : 1. kecelakaan kereta api. untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya. 3. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. atau gempa laut. dilakukan dengan merusak. . pencurian pada waktu ada kebakaran. jika harga barang yang dicuri tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. huru-hara. apabila tidak dilakukan dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya. Pasal 365 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun pencurian yang didahului. di berjalan. kapal terdampar.2. pencurian di waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya. 5. jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. jika perbuatan dilakukan pada waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya. 4. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. yang dilakukan oleh orang yang ada di situ tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh yang berhak. letusan. atau untuk sampai pada barang yang diambil. jika perbuatan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. kapal karam. memotong atau memanjat. maka diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. diancam karena pencurian ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. (3) Jika perbuatan mengakibatkan kematian maka diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. 4. terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian. Pasal 364 Perbuatan yang diterangkan dalam pasal 362 dan pasal 363 butir 4. atau dalam hal tertangkap tangan. begitu pun perbuatan yang diterangkan dalam pasal 363 butir 5. atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri. banjir gempa bumi. (2) Jika pencurian yang diterangkan dalam butir 3 disertai dengan salah satu hal dalam butir 4 dan 5. 2. atau dengan memakai anak kunci palsu. jika masuk ke tempat melakukan kejahatan dengan merusak atau memanjat atau dengan memakai anak kunci palsu. 3.

Pasal 366 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 362. dan 865 dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No.(4) Diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.4. 1 dan 3. 1 . disertai pula oleh salah satu hal yang diterangkan dalam no. jika perbuatan mengakibatkan luka berat atau kematian dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. . 363.

diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. baik dalam garis lurus maupun garis menyimpang derajat kedua maka terhadap orang itu hanya mungkin diadakan penuntutan jika ada pengaduan yang terkena kejahatan. ketiga. memaksa seorang supaya memberikan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang itu atau orang lain. maka ketentuan ayat di atas berlaku juga bagi orang itu. dan keempat berlaku bagi kejahatan (2) (3) (2) ini. (2) Kejahatan ini tidak dituntut kecuali atas pengaduan orang yang terkena kejahatan. yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain. Pasal 370 Ketentuan pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang di rumuskan dalam bab ini. .Pasal 367 (1) Jika pembuat atau pembantu dari salah satu kejahatan dalam bab ini adalah suami (istri) dari orang yang terkena kejahatan dan tidak terpisah meja dan ranjang atau terpisah harta kekayaan. BAB XXIII PEMERASAN DAN PENGANCAMAN Pasal 368 (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. dengan ancaman pencemaran baik dengan lisan maupun tulisan. Ketentuan pasal 365 ayat kedua. Pasal 369 (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. Jika dia adalah suami (istri) yang terpisah meja dan ranjang atau terpisah harta kekayaan. atau supaya membuat hutang atau menghapuskan piutang. atau dengan ancaman akan membuka rahasia. Jika menurut lembaga matriarkhal kekuasaan bapak dilakukan oleh orang lain daripada bapak kandung (sendiri). diancam karena pemerasan dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. maka terhadap pembuat atau pembantu itu tidak mungkin diadakan tuntutan pidana. memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu. atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang. atau jika dia adalah keluarga sedarah atau semenda.

atau yang dilakukan oleh wali pengampu. pengurus atau pelaksana surat wasiat. Pasal 377 . tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan. Pasal 374 Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah untuk itu. Pasal 373 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 372 apabila yang digelapkan bukan ternak dan harganya tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. terhadap barang sesuatu yang dikuasainya selaku demikian. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. 1 .Pasal 37l Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. diancam sebagai penggelapan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. Pasal 376 Ketentuan dalam pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. BAB XXIV PENGGELAPAN Pasal 372 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain.4. pengurus lembaga sosial atau yayasan. Pasal 375 Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang karena terpaksa diberi barang untuk disimpan. dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.

dengan maksud supaya orang mengira bahwa itu benar-benar buah hasil orang yang nama atau tandanya ditaruh olehnya di atas atau di dalamnya tadi. jika barang yang diserahkan itu bukan ternak dan harga daripada barang. ataupun rangkaian kebohongan. barang siapa dengan sengaja menjual menawarkan menyerahkan. . keilmuan. menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya.barang. hutang atau piutang itu tidak lebih dari dua puluh lima rupiah diancam sebagai penipuan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. Pasal 379a Barang siapa menjadikan sebagai mata pencarian atau kebiasaan untuk membeli barang. Pasal 380 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak lima ribu rupiah : 1.(1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 372. kesenian atau kerajinan. BAB XXV PERBUATAN CURANG Pasal 378 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun. barang siapa menaruh suatu nama atau tanda secara palsu di atas atau di dalam suatu hasil kesusastraan. dengan memakai nama palsu atau martabat palsu. 2. dengan maksud supaya tanpa pembayaran seluruhnya memastikan penguasaan terhadap barang.barang itu untuk diri sendiri maupun orang lain diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. atau memalsu nama atau tanda yang asli. dengan tipu muslihat.4. dan 375 hakim dapat memerintahkan supaya putusan diumumkan dan dicabutnya hak-hak berdasarkan pasal 35 No. (2) Jika kejahatan dilakukan dalam menjalankan pencarian maka dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu. 1 . mempunyai persediaan untuk dijual atau memasukkan ke Indonesia. Pasal 379 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 378. 374.

diancam.keadaan yang berhubungan dengan pertanggungan sehingga disetujui perjanjian. seorang penjual yang berbuat curang terhadap pembeli : 1. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak tiga belas ribu lima ratus rupiah. Pasal 382 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. ataupun yang atasnya telah diterima uang bodemerij diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Pasal 381 Barang siapa dengan jalan tipu muslihat menyesatkan penanggung asuransi mengenai keadaan. kapal yang dipertanggungkan atau yang muatannya maupun upah yang akan diterima untuk pengangkutan muatannya yang dipertanggungkan. atas kerugian penanggung asuransi atau pemegang surat bodemerij yang sah. kesenian atau kerajinan. karena persaingan curang. (2) Jika hasil itu kepunyaan terpidana. menimbulkan kebakaran atau ledakan pada suatu barang yang dipertanggungkan terhadap bahaya kebakaran. atau mengaramkan.syarat yang demikian. jika diketahuinya keadaan-keadaan sebenarnya diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. hal mana tentu tidak akan disetujuinya atau setidak-tidaknya tidak dengan syarat. melakukan perbuatan curang untuk menyesatkan khalayak umum atau seorang tertentu. Pasal 383 bis . menghancurkan. atau membikin tak dapat dipakai. dengan menggunakan tipu muslihat. atau yang nama atau tandanya yang asli telah dipalsui. jika perbuatan itu dapat menimbulkan kerugian bagi konkuren-konkurennya atau konkuren-konkuren orang lain. yang di dalam atau di atasnya telah ditaruh nama atau tanda yang palsu. melangsungkan atau memperluas hasil perdagangan atau perusahaan milik sendiri atau orang lain.hasil kesusastraan. seakan-akan itu benarbenar hasil orang yang nama atau tandanya telah ditaruh secara palsu tadi. 2. maka boleh dirampas. mengenai jenis. keilmuan. merusakkan. Pasal 383 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. keadaan atau jumlah barang yang diserahkan. mendamparkan. Pasal 382 bis Barang siapa untuk mendapatkan. karena sengaja menyerahkan barang lain daripada yang ditunjuk untuk dibeli.

Pasal 385 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1. menjual. barang siapa dengan maksud yang sama. dan untuk beberapa orang penerima. penanaman atau pembenihan di atas tanah yang belum besertifikat. 3. 5. menggadaikan atau menyewakan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat padahal diketahui bahwa orang lain yang mempunyai atau turut mempunyai hak atas tanah itu : barang siapa dengan maksud yang sama. bangunan. barang siapa dengan maksud yang sama menjual. penanaman atau pembenihan di atas tanah yang juga telah dibebani demikian. 4. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. Pasal 384 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 383. menjual atau menukarkan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat yang telah digadaikan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. sesuatu hak tanah yang belum besertifikat yang telah dibebani credietverband atau sesuatu gedung bangunan. padahal tidak diberitahukannya kepada pihak yang lain bahwa tanah itu telah digadaikan. jika jumlah keuntungan yang di peroleh tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. barang siapa dengan maksud yang sama mengadakan credietverband mengenai sesuatu hak tanah yang belum besertifikat. menukarkan atau membebani dengan credietverband. padahal diketahui bahwa yang mempunyai atau turut mempunyai hak di atasnya adalah orang lain. sesuatu gedung.Seorang pemegang kognosemen yang sengaja mempergunakan beberapa eksemplar dari surat tersebut dengan titel yang memberatkan. menukarkan atau membebani dengan credietverband sesuatu hak tanah yang telah besertifikat. dengan menyembunyikan kepada pihak lain bahwa tanah yang berhubungan dengan hak tadi sudah digadaikan. barang siapa dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. . tanpa memberitahukan tentang adanya beban itu kepada pihak yang lain. 2.

memindahkan. membuang atau membikin tak dapat dipakai sesuatu yang digunakan untuk menentukan batas pekarangan. Diancam dengan pidana yang sama. Pasal 388 (2) (1) Barang siapa pada waktu menyerahkan barang keperluan Angkatan Laut atau Angkatan Darat melakukan perbuatan curang yang dapat membahayakan kesempatan negara dalam keadaan perang diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dan menyembunyikan hal itu. menghancurkan. Pasal 390 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain . Pasal 386 (1) Barang siapa menjual. dengan sengaja membiarkan perbuatan yang curang itu. barang siapa dengan maksud yang sama menjual atau menukarkan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat untuk suatu masa. padahal diketahui. atau keselamatan negara dalam keadaan perang. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.6. barang siapa yang bertugas mengawasi penyerahan barang-barang itu. minuman atau obat-obatan yang diketahuinya bahwa itu dipalsui. minuman atau obat-obatan itu dipalsui jika nilainya atau faedahnya menjadi kurang karena sudah dicampur dengan sesuatu bahan lain. bahwa tanah itu telah disewakan kepada orang lain untuk masa itu juga. Bahan makanan. sengaja membiarkan perbuatan yang curang itu. Diancam dengan pidana yang sama. barang siapa yang bertugas mengawasi pembangunan atau penyerahan barang-barang itu. menawarkan atau menyerahkan barang makanan. yang pada waktu membuat bangunan atau pada waktu menyerahkan bahanbahan bangunan. melakukan sesuatu perbuatan curang yang dapat membahayakan keamanan orang atau barang. Pasal 389 (2) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. Pasal 387 (2) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun seorang pemborong atau ahli bangunan atau penjual bahan-bahan bangunan.

menyerahkan. dengan sengaja menyembunyikan atau mengurangkan keadaan yang sebenarnya atau dengan membayang-bayangkan keadaan yang palsu. nama firma atau merek yang menjadi hak orang lain atau untuk menyatakan asalnya barang. seorang pengurus atau komisaris persero terbatas. atau dalam surat permohonan pailit. Pasal 392 Seorang pengusaha. Pasal 393 bis (1) Seorang pengacara yang sengaja memasukkan atau menyuruh masukkan dalam surat permohonan cerai atau pisah meja dan ranjang. barang-barang yang diketahui atau sepatutnya harus diduganya bahwa pada barangnya itu sendiri atau pada bungkusnya dipakaikan secara palsu. menjual. menawarkan.secara melawan hukum. mencoba menggerakkan khalayak umum untuk pendaftaran atau penyertaannya. atau memberi pertolongan pada penempatan surat hutang sesuatu negara atau bagiannya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Jika pada waktu melakukan kejahatan belum lewat lima tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga dapat dijatuhkan pidana penjara paling lama sembilan bulan. ataupun pada barangnya sendiri atau pada bungkusnya ditirukan nama. keterangan-keterangan tentang tempat tinggal atau kediaman tergugat atau penghutang. firma atau merek yang demikian sekalipun dengan sedikit perubahan. yang sengaja mengumumkan daftar atau neraca yang tidak benar. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. dengan ditambahkan nama atau firma yang khayal. maskapai andil Indonesia atau koperasi. dana-dana atau surat-surat berharga menjadi turun atau naik diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan Pasal 391 Barang siapa menerima kewajiban untuk. Diancam dengan pidana yang sama ialah si suami (istri) yang mengajukan (2) (2) .barang dagangan. padahal diketahui atau sepatutnya harus diduganya bahwa keterangan-keterangan itu bertentangan dengan yang sebenarnya. dengan menyiarkan kabar bohong yang menyebabkan harga barang. Pasal 393 (1) Barang siapa memasukkan ke Indonesia tanpa tujuan jelas untuk mengeluarkan lagi dari Indonesia. yayasan atau perseroan. atau sesuatu lembaga umum sero. atau surat hutang sesuatu perkumpulan. nama sebuah tempat tertentu. membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagi-bagikan.

Pasal 394 Ketentuan pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini kecuali yang dirumuskan dalam ayat kedua pasal 393 bis. hakim dapat memerintahkan pengumuman putusannya dan yang bersalah dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian ketika kejahatan di lakukan. .gugatan atau si pemiutang yang memasukkan permintaan pailit. sepanjang kejahatan dilakukan mengenai keterangan untuk mohon cerai atau pisah meja dan ranjang Pasal 395 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini. yang sengaja memberi keterangan palsu kepada pengacara yang dimaksudkan dalam ayat pertama.

maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang diperintahkan penyelesaian oleh pengadilan.tulisan yang harus disimpannya menurut pasal itu. . atau menarik barang sesuatu dari budel. 2. 393 bis dapat dijatuhkan pencabutan hak-hak berdasarkan pasal No. 3.(2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 378 382. tidak memenuhi kewajiban untuk mengadakan pencatatan menurut pasal 6 ayat pertama Kitab Undang-undang Hukum Dagang atau untuk menyimpan dan memperlihatkan buku-buku. surat-surat. dan tulisan-tulisan yang dimaksud dalam ayat ketiga pasal tersebut. 387.4. membikin pengeluaran yang tak ada. jika dia tak dapat memperlihatkan dalam keadaan tak diubah buku-buku dan surat-surat untuk catatan menurut pasal 6 Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan tulisan. 1 . diancam karena merugikan pemiutang dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan : 1. 388. BAB XXVI PERBUATAN MERUGIKAN PEMIUTANG ATAU YANG MEMPUNYAI HAK Pasal 396 Seorang pengusaha yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang diizinkan melepaskan budel oleh pengadilan. 4. diancam karena merugikan pemiutang secara curang jika yang bersangkutan untuk mengurangi hak pemiutang secara curang : 1. 385. telah melijerkan (vervreemden) barang sesuatu dengan cuma-cuma atau jelas di bawah harganya. jika yang bersangkutan dengan maksud untuk menangguhkan kepailitannya telah meminjam uang dengan syarat-syarat yang memberatkan sedang diketahuinya bahwa pinjaman itu tiada mencegah kepailitan. jika pengeluarannya melewati batas. Pasal 397 Seorang pengusaha yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau diizinkan melepaskan budel oleh pengadilan. 2. dengan suatu cara menguntungkan salah seorang pemiutang di waktu pailitnya atau pada saat di mana diketahui bahwa keadaan tersebut tak dapat dicegah. Pasal 398 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. diancam dengan pidana penjara ORANG 3. maupun tidak membukukan pendapatan.

paling lama satu tahun empat bulan : 1. maskapai atau perkumpulan. maskapai atau perkumpulan. sehingga oleh karena itu seluruh atau sebagian besar dari kerugian diderita oleh perseroan.perbuatan yang bertentangan dengan anggaran dasar. jika yang bersangkutan turut membantu atau mengizinkan untuk melakukan perbuatan. turut membantu atau mengizinkan 2. jika yang bersangkutan dengan maksud untuk menangguhkan kepailitan atau penyelesaian perseroan. .

tidak memenuhi kewajiban mengadakan catatan menurut Kitab Undangundang Hukum Dagang atau pasal 27 ayat pertama ordonansi tentang maskapai andil Indonesia.peminjaman uang dengan syarat-syarat yang memberatkan. dan tentang menyimpan dan memperlihatkan buku-buku. maupun tidak membukukan pendapatan atau menarik barang sesuatu dari budel. kepailitan atau penyelesaian atau pada waktu diketahui akan terjadi salah satu di antaranya dan kemudian sungguh disusul dengan pelepasan budel. atau bahwa buku-buku dan surat. kepailitan atau penyelesaian. padahal diketahuinya tak dapat dicegah keadaan pailit atau penyelesaiannya. ataupun pada saat di mana diketahuinya bahwa kepailitan atau penyelesaian tadi tak dapat dicegah. mengaku adanya piutang yang tak ada atau memperbesar jumlah piutang yang ada. barang siapa yang mengurangi dengan penipuan hak-hak pemiutang : (1) dalam hal pelepasan budel. jika yang bersangkutan dapat dipersalahkan tidak memenuhi kewajiban yang diterangkan dalam pasal 6 ayat pertama Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan pasal 27 ayat pertama ordonansi tentang maskapai andil Indonesia. di waktu verifikasi piutang-piutang dalam hal pelepasan budel. atau akibat rundingan dengan penghutang. (2) . Pasal 401 (1) Seorang pemiutang yang menyetujui tawaran persetujuan di muka 4. 2. maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang penyelesaiannya diperintahkan oleh pengadilan. tidak dapat di perlihatkan dalam keadaan tak diubah. telah melijerkan (vervreemden) barang sesuatu dengan cuma-cuma atau jelas di bawah harganya. dengan sesuatu cara menguntungkan salah seorang pemiutang di waktu kepailitan atau penyelesaian. membikin pengeluaran yang tak ada. 3. 3. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun jika yang bersangkutan mengurangi secara curang hak-hak pemiutang dari perseroan maskapai atau perkumpulan untuk : 1. dalam hal terakhir dengan diketahuinya bahwa kepailitan atau penyelesaian penghutang sudah dimohonkan. Pasal 400 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. Pasal 399 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. surat-surat dan tulisan-tulisan menurut pasal-pasal itu. kepailitan atau penyelesaian menarik barang sesuatu dari budel atau menerima pembayaran baik dari hutang yang tak dapat di tagih maupun yang dapat ditagih.surat yang memuat catatancatatan dan tulisan-tulisan yang disimpan menurut pasal tadi.

pengadilan karena telah ada persetujuan dengan penghutang maupun pihak ketiga di mana yang bersangkutan minta keuntungan istimewa. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. . jika persetujuan itu diterima.

1. atau pada saat di mana diketahuinya bahwa salah satu dari keadaan tadi tak dapat dicegah. hak menahan. Pasal 403 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. menguntungkan salah seorang pemiutang dengan sesuatu cara. barang siapa dengan sengaja menarik barang milik sendiri. dari ikatan kredit atasnya. . pungut hasil atau pakai atasnya. atau kalau bukan demikian untuk pemiliknya dari orang lain yang mempunyai hak gadai. maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi di luar ketentuan pasal 398.(2) Diancam dengan pidana yang sama pada penghutang dalam hal seperti di atas. dinyatakan dalam keadaan pailit atau dibolehkan melepaskan budel. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. diancam dengan pidana denda paling banyak seratus lima puluh ribu rupiah. perkumpulan atau yayasan. menarik suatu barang milik sendiri atau kalau bukan demikian. atau jika penghutang adalah perseroan. maskapai atau perkumpulan tak dapat memenuhi kewajibannya. 3. Pasal 402 Barang siapa dinyatakan dalam keadaan jelas tak mampu atau jika bukan pengusaha. Pasal 405 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 2. Pasal 404 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. atau menarik barang sesuatu dari budel ataupun telah melijerkan barang sesuatu dengan cumacuma atau terang di bawah harganya. untuk pemiliknya. menarik suatu barang yang olehnya dibebani ikatan panen atau untuk yang memberi ikatan menarik suatu barang yang oleh orang lain itu dibebani ikatan panen. untuk seluruhnya atau sebagian. pelepasan budelnya atau kepailitannya. barang siapa dengan sengaja untuk seluruhnya atau sebagian. menarik barang milik sendiri atau kalau bukan demikian untuk pemiliknya dari ikatan hipotik barang siapa dengan sengaja. atau di waktu ketidakmampuannya. dengan merugikan pemegang ikatan. 4. maupun menyembunyikan pendapatan. turut membantu atau mengizinkan dilakukan perbuatan yang bertentangan dengan anggaran dasar. dengan merugikan pemegang ikatan. dan oleh karena itu mengakibatkan perseroan. pada pengurus atau komisaris yang mengadakan persetujuan. barang siapa dengan sengaja. maskapai. untuk seluruhnya atau sebagian. atau harus dibubarkan. jika yang bersangkutan secara curang mengurangi hak-hak pemiutang dengan mengada-ada pengeluaran yang tak ada.

(2) Pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan seperti yang dirumuskan. 400.402.menerus atau untuk sementara waktu. Pasal 415 Seorang pejabat atau orang lain yang ditugaskan menjalankan suatu jabatan umum terus. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dapat diperintahkan supaya putus hakim diumumkan. 399.undang. yang sengaja membuat secara palsu atau memalsu buku buku-buku daftar-daftar yang khusus untuk pemeriksaan administrasi.menerus atau untuk sementara waktu. ketika diminta oleh penguasa sipil yang berwenang menurut undang-undang.menerus atau untuk sementara waktu yang sengaja menggelapkan. diancam dengan pidana penjara lama empat tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.397. atau membiarkan uang atau surat berharga itu diambil atau digelapkan oleh orang lain. dan 402 yang bersalah dapat dicabut hak-haknya berdasarkan pasal 35. (2) . Jika pelaksanaan dihalang-halangi oleh perbuatan demikian. dalam pasal 396 . yang dengan sengaja menggelapkan uang atau surat berharga yang disimpan karena jabatannya. Pasal 416 Seorang pejabat atau orang lain yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum terus. Pasal 414 (1) Seorang pejabat yang sengaja minta bantuan Angkatan Bersenjata untuk melawan pelaksanaan ketentuan undang-undang. perintah penguasa umum menurut undang. atau menolong sebagai pembantu dalam melakukan perbuatan tersebut. Pasal 417 Seorang pejabat atau orang lain yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum terus. putusan atau surat perintah pengadilan. BAB XXVIII KEJAHATAN JABATAN Pasal 413 Seorang komandan Angkatan Bersenjata yang menolak atau sengaja mengabaikan untuk menggunakan kekuatan di bawah perintahnya. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

merusakkan atau membikin tak dapat di pakai barang-barang itu. 2. Pasal 421 Seorang pejabat yang menyalahgunakan kekuasaan memaksa seseorang untuk melakukan. barang siapa menurut ketentuan undang-undang ditunjuk menjadi penasihat untuk menghadiri sidang pengadilan. bahwa hadiah atau janji itu diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya. yang menerima hadiah atau janji padahal diketahuinya bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk menggerakkannya supaya melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. Pasal 418 Seorang pejabat yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau sepatutnya harus diduganya. atau yang menurut pikiran orang yang memberi hadiah atau janji itu ada hubungan dengan jabatannya diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau menolong sebagai pembantu dalam melakukan perbuatan itu. padahal diketahui bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk mempengaruhi nasihat tentang perkara yang harus diputus oleh pengadilan itu. tidak melakukan atau membiarkan sesuatu. atau membiarkan orang lain menghilangkan.menghancurkan. akta-akta. Pasal 420 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. merusakkan atau membikin tak dapat dipakai barang-barang yang diperuntukkan guna meyakinkan atau membuktikan di muka penguasa yang berwenang. yang menerima hadiah mengetahui bahwa hadiah itu diberikan sebagai akibat. (2) Jika hadiah atau janji itu diterima dengan sadar bahwa hadiah atau janji itu diberikan supaya dipidana dalam suatu perkara pidana. surat-surat atau daftar-daftar yang dikuasainya karena jabatannya. 2. menghancurkan. padahal diketahui bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk mempengaruhi putusan perkara yang menjadi tugasnya. atau oleh karena si penerima telah melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. diancam dengan pidana . menerima hadiah atau janji. seorang hakim yang menerima hadiah atau janji. Pasal 419 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun seorang pejabat : 1.

3. Pasal 425 Diancam karena melakukan pemerasan dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas. dengan menyalahgunakan kekuasaannya.aturan yang bersangkutan telah menggunakan tanah negara yang di atasnya ada hak-hak pakai Indonesia dengan merugikan yang berhak padahal diketahuinya bahwa itu bertentangan dengan peraturan tersebut. padahal diketahuinya bahwa tidak demikian adanya. dengan menyalahgunakan kekuasaannya. Pasal 422 Seorang pejabat yang dalam suatu perkara pidana menggunakan sarana paksaan. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas. baik untuk memeras pengakuan. atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri. meminta atau menerima pekerjaan orang atau penyerahan barang seolah olah merupakan hutang kepada dirinya. seolah-olah sesuai dengan aturan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. padahal diketahuinya bahwa tidak demikian halnya. 2.. kepada pejabat lainnya atau kepada kas umum. menerima. atau memotong pembayaran. seolah-olah berhutang kepadanya. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas. . atau memberi pertolongan pada waktu dilepas atau melepaskan diri. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. Pasal 424 Seorang pejabat dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. maupun untuk mendapatkan keterangan. meminta. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. untuk membayar atau menerima pembayaran dengan potongan. Pasal 423 Seorang pejabat dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. dengan sengaja membiarkan orang itu melarikan diri atau dengan sengaja melepaskannya. memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu.penjara paling lama dua tahun delapan bulan. menggunakan tanah negara di atas mana ada hak-hak pakai Indonesia. Pasal 426 (1) Seorang pejabat yang diberi tugas menjaga orang yang dirampas kemerdekaannya atas perintah penguasa umum atau atas putusan atau ketetapan pengadilan.

maka yang bersangkutan diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. memeriksa atau merampas surat-surat. tidak segera pergi atas permintaan yang berhak atau atas nama orang itu. atau seorang kepala lembaga pendidikan negara atau rumah sakit jiwa. Pasal 429 (1) Seorang pejabat yang melampaui kekuasaan atau tanpa mengindahkan caracara yang ditentukan dalam peraturan umum.(2) Jika orang itu lari. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. seorang pejabat dengan tugas menyidik perbuatan pidana. atau supaya memperlihatkan register masuk. Pasal 427 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang menolak memenuhi permintaan menurut undang-undang supaya memperlihatkan orang yang dimasukkan di situ. atau jika berada di situ secara melawan hukum. Pasal 428 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. atau yang sengaja tidak memberitahukan hal itu kepada kekuasaan yang lebih tinggi. (2) . seorang pejabat yang pada waktu menggeledah rumah. yang sengaja tidak memenuhi permintaan untuk menyatakan bahwa ada orang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum. seorang pejabat yang dalam menjalankan tugasnya mengetahui bahwa ada orang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum. seorang kepala lembaga pemasyarakatan tempat menutup orang terpidana. sengaja tidak memberitahukan hal itu dengan sepera kepada pejabat yang bertugas menyidik perbuatan pidana. atau akta.akta yang menurut aturanaturan umum harus ada untuk memasukkan orang di situ. dengan melampaui ke kuasaannya atau tanpa mengindahkan cara-cara yang ditentukan dalam peraturan umum. memaksa masuk ke dalam rumah atau ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai oleh orang lain. buku-buku atau kertas-kertas lain. Diancam dengan pidana yang sama. dilepaskan. 2. atau melepaskan diri karena kesalahan (kealpaan). orang tahanan sementara atau orang yang disandera. (2) Seorang pejabat yang bersalah (alpa) menyebabkan apa yang dirumuskan dalam pasal ini terlaksana.

diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. kartu pos. atau menghancurkan. (2) (2) . atau memiliki sendiri barang sesuatu yang ada di dalamnya diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. menyuruh memperlihatkan kepadanya atau merampas surat. atau memberitahukan isinya kepada orang lain. atau dengan sengaja dan melawan hukum membuka.Pasal 430 (1) Seorang pejabat yang melampaui kekuasaannya. jika ia dengan sengaja dan melawan hukum memberitahukan kepada orang lain. barang atau paket yang diserahkan kepada lembaga pengangkutan umum atau kabar kawat yang dalam tangan pejabat telegrap untuk keperluan umum. kartu pos atau paket yang dipercayakan kepada lembaga itu. Pasal 433 Seorang pejabat telegrap atau telepon. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. memberi keterangan kepadanya tentang sesuatu percakapan yang dilakukan dengan perantaraan lembaga itu. Pasal 431 Seorang pejabat. Pidana yang sama dijatuhkan kepada pejabat yang melampaui kekuasaannya. diancam : 1. membaca. Pasal 432 (1) Seorang pejabat suatu lembaga pengangkutan umum yang dengan sengaja memberikan kepada orang lain daripada yang berhak. maka pemilikan sendiri itu diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. suatu lembaga pengangkutan umum yang sengaja dan melawan hukum membuka suatu surat barang tertutup atau paket yang diserahkan kepada lembaga itu. Jika surat atau barang itu bernilai uang. atau orang lain yang ditugasi mengawasi pekerjaan telegrap atau telepon yang digunakan untuk kepentingan umum. memiliki sendiri atau mengubah isinya. kabar yang diserahkan kepada jawatan telegrap atau telepon atau kepada lembaga semacam itu. memeriksa isinya. menghilangkan. dengan pidana penjara paling lama dua tahun. atau memberitahukan kabar telegrap atau telepon kepada orang lain. menyuruh seorang pejabat telepon atau orang lain yang diberi tugas pekerjaan telepon untuk keperluan umum. surat tertutup.

telepon atau pada lembaga semacam itu. yang pada saat dilakukan perbuatan. Pasal 434 Seorang pejabat suatu lembaga pengangkutan umum.2.perbedaan yang ditetapkan dalam pasal-pasal tersebut. 423. 425. dan pasal 436 ayat pertama. 432 ayat penghabisan. diancam dengan pidana menurut perbedaan. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35. 420. dengan pidana penjara paling lama lima tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak delapan belas ribu rupiah. padahal diketahuinya bahwa perkawinan atau perkawinan-perkawinan orang itu yang telah ada menjadi halangan untuk itu berdasarkan undang-undang. Pasal 436 (1) Barang siapa menurut hukum yang berlaku bagi masing-masing pihak mempunyai kewenangan melangsungkan perkawinan seseorang. Pasal 437 Dalam hal pemidanaan berdasarkan pasal 415. memiliki sendiri atau mengubah isi suatu berita telegrap atau telepon yang diserahkan kepada jawatan telegrap. 419. No. jika ia dengan sengaja memberikan kepada orang lain daripada yang berhak atau. Pasal 435 Seorang pejabat yang dengan langsung maupun tidak langsung sengaja turut serta dalam pemborongan. (2) BAB XXIX KEJAHATAN PELAYARAN Pasal 438 . menghilangkan. yang dengan sengaja membiarkan orang lain melakukan salah satu perbuatan berdasarkan pasal 431 433. seorang pejabat telegrap atau telepon atau orang lain yang dimaksud dalam pasal 433. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Barang siapa menurut hukum yang berlaku bagi masing-masing pihak mempunyai kewenangan melangsungkan perkawinan seseorang. untuk seluruh atau sebagian. menghancurkan. atau membantu orang lain dalam perbuatan itu. padahal diketahuinya ada halangan untuk itu berdasarkan undang-undang diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 434. penyerahan atau persewaan. 3 dan 4. dia ditugaskan mengurus atau mengawasinya.

padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan perbuatan-perbuatan kekerasan di lautan bebas terhadap kapal lain atau terhadap orang dan barang di atasnya. jika melampaui apa yang dikuasakan. di perairan Indonesia." Pasal 440 (2) Diancam karena melakukan pembajakan di pantai dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 441 Diancam karena melakukan pembajakan di sungai dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. ataupun termasuk anak buah kapal tersebut.(1) Diancam karena melakukan pembajakan di laut : 1. masuk bekerja menjadi kelasi kapal tersebut atau dengan suka rela terus menjalankan pekerjaan tersebut setelah hal itu diketahui olehnya. barang siapa masuk bekerja menjadi nakhoda atau menjalankan pekerjaan itu di sebuah kapal. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. demikian juga jika memegang surat kuasa dari negara-negara yang berperang satu dengan yang lainnya. barang siapa yang menerima atau melakukan pekerjaan sebagai komandan atau pemimpin . barang siapa dengan memakai kapal melakukan perbuatan kekerasan terhadap kapal lain atau terhadap orang atau barang di atasnya. setelah lebih dahulu menyeberangi lautan seluruhnya atau sebagiannya untuk tujuan tersebut. barang siapa yang di darat maupun di air sekitar pantai atau muara sungai. (2) Disamakan dengan tidak punya surat kuasa. melakukan perbuatan kekerasan terhadap orang atau barang di situ. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 89 tidak diterapkan. 2. barang siapa dengan memakai kapal melakukan perbuatan kekerasan di sungai terhadap kapal lain atau terhadap orang atau barang di atasnya. tanpa mendapat kuasa untuk itu dari sebuah negara yang berperang atau tanpa masuk angkatan laut suatu negara yang diakui. S. Pasal 442 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Yang dimaksud dengan wilayah laut Indonesia yaitu wilayah "Territoriale zee en maritieme kringen ordonantie. setelah datang ke tempat dan untuk tujuan tersebut dengan kapal dari tempat lain. 1939 442. Pasal 439 (3) (1) Diancam karena melakukan pembajakan di tepi laut dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. barang siapa mengetahui tentang tujuan atau penggunaan kapal itu.

dalam hal-hal lain. diancam dengan pidana mati. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun dalam Pasal 447 Barang siapa dengan sengaja menyerahkan sebuah kapal Indonesia dalam kekuasaan bajak laut. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh . padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . pidana penjara seumur hidup. bajak pantai. pemuatan atau pertanggungan sebuah kapal. Pasal 443 Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun barang siapa yang menerima atau melakukan pekerjaan sebagai kelasi di sebuah kapal. dan bajak sungai. Pasal 445 Barang siapa melengkapi kapal atas biaya sendiri atau orang lain. bajak tepi laut.441.441 mengakibatkan seseorang di kapal yang diserang atau seseorang yang diserang itu mati maka nakhoda. 2.sebuah kapal. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. atau untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 .441. Pasal 444 Jika perbuatan kekerasan yang diterangkan dalam pasal 438 . Pasal 448 Seorang penumpang kapal Indonesia yang merampas kekuasaan atas kapal secara melawan hukum. komandan atau pemimpin kapal dan mereka yang turut serta melakukan perbuatan kekerasan. Pasal 446 Barang siapa atas biaya sendiri atau orang lain.buatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . jika ia adalah nakhoda kapal itu. padahal diketahuinya bahwa kapal itu akan digunakan sebagai yang dirumuskan dalam pasal 438. 38. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. secara langsung maupun tidak langsung turut melaksanakan penyewaan. dengan maksud untuk digunakan sebagai yang dirumuskan dalam pasal 438 atau dengan maksud untuk melakukan salah satu per.441 ataupun dengan sukarela tetap tinggal bekerja di kapal itu.441. padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . sesudah diketahui olehnya bahwa kapal itu digunakan seperti diterangkan di atas. diancam : 1.

diancam dengan pidana penjara paling lima tahun. Pasal 451 Seorang warga negara Indonesia yang menerima pekerjaan sebagai kelasi di sebuah kapal. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. bajak. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. maupun menerima atau menjalankan pekerjaan sebagai nakhoda sebuah kapal. padahal diketahui bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk pelayaran pembajakan tanpa izin Pemerintah Indonesia. ataupun secara sukarela tetap bekerja sebagai kelasi sesudah diketahuinya tujuan atau penggunaan kapal itu.tahun. Pasal 450 Seorang warga negara Indonesia yang tanpa izin Pemerintah Indonesia menerima surat. padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk pelayaran pembajakan tanpa izin Pemerintah Indonesia. Pasal 449 Seorang nakhoda sebuah kapal Indonesia yang menarik kapal dari pemiliknya atau dari pengusahanya dan memakainya untuk keuntungan sendiri. .

tetapi sebelum perjanjian habis dengan sengaja dan melawan hukum menarik diri dari pimpinan kapal itu. memperlihatkan surat keterangan yang diketahuinya bahwa isinya tidak benar. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. bertentangan dengan kewajibannya menurut persetujuan kerja. Pasal 453 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. barang siapa dengan sengaja menggunakan akta itu seolah-olah isinya sesuai dengan kenyataan. Pasal 455 Diancam karena melakukan desersi biasa. Pasal 451 ter Barang siapa untuk memenuhi peraturan dalam ayat ketiga pasal 12 aturan tentang pendaftaran kapal. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. menyuruh menulis keterangan palsu tentang suatu keadaan yang kebenarannya harus dinyatakan dalam akta itu dengan maksud untuk menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan akta itu. seorang kelasi yang. menarik diri dari tugasnya di kapal Indonesia. jika menurut keadaan di waktu melakukan perbuatan. karena melakukan desersi. Pasal 452 (1) Barang siapa dalam berita acara suatu keterangan kapal. jika karena penggunaan akta itu dapat menimbulkan kerugian dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. ada kekhawatiran timbul bahaya bagi kapal.Pasal 451 bis (1) Seorang nakhoda sebuah kapal Indonesia yang menyuruh membikin keterangan kapal. penumpang atau muatan kapal itu. Diancam dengan pidana yang sama. (2) (2) . Pasal 454 Diancam.olah keterangannya sesuai dengan kenyataan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. seorang nakhoda kapal Indonesia yang sesudah dimulai penerimaan atau penyewaan kelasi. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. yang dengan sengaja dan melawan hukum tidak mengikuti atau tidak meneruskan perjalanan yang telah disetujuinya. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu. seolah. yang diketahuinya bahwa isinya bertentangan dengan kenyataan. seorang anak buah kapal-kapal Indonesia. Kelasi-kelasi yang turut serta menyuruh membikin keterangan kapal yang diketahuinya bahwa isinya tidak benar. jika karena penggunaan itu dapat timbul kerugian. diancam.

tahun enam bulan jika (2) 2. 34 . jika dua orang atau lebih dengan bersekutu melakukan kejahatan itu. Yang bersalah diancam dengan : 1. Pasal 460 (1) Insubordinasi yang dilakukan dua orang atau lebih dengan bersekutu. Pasal 458 (1) Seorang pengusaha. (2) Tidak dipidana. atau jika kejahatan dilakukan akibat permufakatan jahat untuk berbuat demikian. pidana penjara paling lama delapan mengakibatkan luka. jika mengakibatkan kematian. pidana penjara paling lama dua belas tahun. atas permintaan penguasa setempat. diancam karena melakukan insubordinasi dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. atau nakhoda kapal Indonesia yang menerima seorang anak buah kapal untuk bekerja. Pasal 457 Pidana yang ditentukan dalam pasal 454 dan 455 dapat dilipatkan dua. jika kejahatan itu atau perbuatan.luka berat. 3. atau kalau ini tidak ada. padahal mengetahui bahwa anak buah kapal itu belum ada sebulan sejak menarik diri dari persetujuannya dengan kapal Indonesia seperti dirumuskan di dalam salah satu pasal 454 atau 455. dengan sengaja merampas kebebasannya untuk bergerak atau seorang anak buah kapal Indonesia yang di atas kapal dalam pekerjaan berbuat demikian terhadap orang yang lebih tinggi pangkatnya.2. jika penerimaan kerja dilakukan di luar Indonesia dengan izin konsul Indonesia. pidana penjara paling lama empat tahun. pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan jika (2) . Yang bersalah diancam dengan : 1.124 jo. melawannya dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. 38 . Pasal 459 (1) Seorang penumpang kapal Indonesia yang di atas kapal menyerang nakhoda. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.perbuatan lain yang menyertainya mengakibatkan luka-luka.Pasal 456 Ditiadakan berdasarkan S. pemegang buku. diancam karena melakukan pemberontakan di kapal dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

pidana penjara paling lama lima belas tahun jika mengakibatkan kematian. jika yang melakukan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal itu. yang sengaja tidak memberitahukan kepada nakhoda diketahuinya adanya niat untuk melakukan insubordinasi. Pasal 465 Pidana yang diancam pada pasal 448 451 454 464 dapat ditambah sepertiga. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. (2) Ketentuan tersebut pada no. Pasal 463 Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan seorang anak buah kapal Indonesia yang sesudah dikenakan tindakan disiplin karena menolak kerja. 2. jika mengakibatkan luka-luka berat. 3. berpangkat perwira kapal Pasal 466 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang dengan maksud menguntungkan diri . pidana penjara paling lama dua belas tahun. Pasal 462 Penolakan kerja oleh dua orang anak buah kapal Indonesia atau lebih yang dilakukan bersekutu atau akibat permufakatan jahat diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Pasal 464 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah seorang penumpang kapal Indonesia : 1. ketika diketahuinya bahwa dia dirampas kemerdekaannya untuk bergerak. 3. yang sengaja tidak menurut perintah nakhoda yang diberikan untuk keamanan atau untuk meneguhkan ketertiban dan disiplin di atas kapal.kejahatan itu atau perbuatan-perbuatan lain yang menyertainya mengakibatkan luka-luka. ketika 2. masih tetap menolak kerja juga. yang tidak memberi pertolongan menurut kemampuannya kepada nakhoda. 3 tidak berlaku jika insubordinasi tidak terjadi. Pasal 461 Barang siapa di atas kapal Indonesia menghasut supaya memberontak.

yang dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. . diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh Pasal 467 Seorang nakhoda kapal Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. atau meminjam uang dengan mempertanggungkan kapalnya atau perlengkapan kapal itu atau perbekalannya. ataupun tidak mengurus keselamatan surat-surat kapal ketika meninggalkan kapalnya.sendiri atau orang lain dengan melawan hukum atau untuk menutupi perbuatan itu menjual kapalnya. atau menjual atau menggadaikan kapal itu barang muatan atau barang perbekalan kapal itu. atau untuk menutupi keuntungan yang demikian. dan juga menyuruh atau memberi izin kepada anak buahnya untuk berbuat demikian. Pasal 468 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan atau bertentangan dengan hukum yang berlaku baginya. mengubah haluan kapalnya. atau mengurangi kerugian atau belanja. meninggalkan kapalnya di tengah perjalanan.buku harian-harian di kapal dipelihara menurut undang-undang. atau tidak menjaga supaya buku.

Pasal 470 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan sengaja tidak memberi kepada penumpang kapalnya apa yang wajib di berikan padanya. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.Pasal 469 (1) Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan dan di luar pengetahuan lebih dahulu dari pemilik atau pengusaha kapal. menghancurkan merusakkan. diancam dengan pidana penjara paling tiga bulan. melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan yang diketahuinya bahwa karena itu kapalnya atau muatannya kemungkinan ditangkap ditahan atau dirintangi diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda sebanyak-banyaknya sembilan ribu rupiah. perbekalan atau barang keperluan yang ada dalam kapal. Pasal 474 (2) . padahal diketahuinya bahwa dia tidak berhak untuk itu. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Pasal 471 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang sengaja membuang barang muatan di luar keharusan dan bertentangan dengan hukum yang berlaku baginya. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Seorang penumpang kapal yang di luar keharusan dan di luar pengetahuan lebih dulu dari nakhoda melakukan perbuatan yang sama dengan pengetahuan yang sama pula. Pasal 473 Seorang nakhoda yang memakai bendera Indonesia. atau membikin tak dapat dipakai muatan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Pasal 472 bis Barang siapa sebagai penumpang gelap turut berlayar di atas sebuah kapal. Pasal 472 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum.

Seorang nakhoda yang dengan memakai tanda-tanda pada kapalnya sengaja menimbulkan kesan seakan-akan kapalnya adalah kapal perang Indonesia kapal Angkatan Laut atau kapal penunjuk yang bekerja di perairan atau terusan laut Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. .

diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. BAB XXIX A KEJAHATAN PENERBANGAN DAN KEJAHATAN TERHADAP SARANA/PRASARANA PENERBANGAN Pasal 479a (2) . 446. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dilepaskan atau melepaskan dirinya karena kealpaan nakhoda itu.undang Hukum Dagang untuk memberi pertolongan kalau kapalnya terlibat dalam suatu tabrakan. Pasal 477 (1) Seorang nakhoda kapal Indonesia yang dengan sengaja membiarkan lari. maka dia diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. padahal orang itu diterima di kapalnya atas permintaan berdasarkan undang-undang. juru mudi atau masinis di kapal Indonesia padahal diketahuinya bahwa kewenangannya untuk berlayar telah dicabut oleh penguasa yang berwenang. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. atau melepaskan seorang terdakwa atau terpidana atau memberi bantuan ketika dilepaskan atau melepaskan diri. dan 467. dapat dinyatakan pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. Pasal 476 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang tanpa alasan yang dapat diterima menolak untuk memenuhi permintaan berdasarkan undang-undang untuk menerima di kapalnya seorang terdakwa atau terpidana beserta benda-benda yang berhubungan dengan perkaranya.Pasal 475 Barang siapa yang di luar keharusan melakukan pekerjaan nakhoda. Pasal 478 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang sengaja tidak memenuhi kewajibannya menurut ayat pertama pasal 358a Kitab Undang. Jika orang itu lari.4. 1 . Pasal 479 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 488 449.

Dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas udara. membuat tidak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk pengamanan lalu lintas udara atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangun tersebut dipidana dengan pidana penjara selamalamanya sembilan tahun. jika karena (2) .(1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan.

menghancurkan atau . jika karena perbuatan itu timbul bahaya keamanan penerbangan dan mengakibatkan matinya orang. dipidana : dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan penerbangan dan mengakibatkan celakanya pesawat udara. jika karena perbuatan itu mengakibatkan celakanya pesawat udara. c. Dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. sengaja dan melawan hukum. mengambil atau memindahkan tanda atau alat untuk pengamanan penerbangan. Pasal 479d (4) Barang siapa penerbangan bekerja atau penerbangan a. dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. tidak dapat dipakainya atau rusaknya bangunan untuk pengamanan lalu lintas udara. atau memasang tanda atau alat yang keliru. karena kealpaan menyebabkan tanda atau alat untuk pengamanan hancur. perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan penerbangan. atau gagalnya usaha untuk pengamanan bangunan tersebut. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. Dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. jika karena (2) (3) Dengan pidana penjara selama-lamanya dua belas tahun. terambil atau pindah atau menyebabkan tidak dapat menyebabkan terpasangnya tanda atau alat untuk pengamanan yang keliru. Pasal 479c (2) (3) (1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan. merusak. Pasal 479b (1) Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan hancurnya. Pasal 479e Barang siapa dengar. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya tiga tahun. atau menggagalkan bekerjanya tanda atau alat tersebut. b. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya enam tahun. rusak. jika karena perbuatan itu menyebabkan penerbangan tidak aman. Dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang.(3) Dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. Dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas udara.

hancur. dipidana : a. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. dengan pidana penjara selama-lamanya sepuluh tahun. perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. dipidana : a. kerusakan atau membuat tidak dapat dipakainya pesawat udara. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. kehancuran. kecelakaan. menghancurkan. dipidana : a. b. yang dipertanggungkan terhadap bahaya tersebut di atas atau yang dipertanggungkan muatannya maupun upah yang akan diterima untuk pengangkutan muatannya. dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. Pasal 479g Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan pesawat udara celaka. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. tidak dapat dipakai atau rusak. jika karena perbuatan itu menyebabkan luka berat. atas kerugian penanggung asuransi menimbulkan kebakaran atau ledakan. ataupun untuk kepentingan muatan tersebut telah diterima uang tanggungan. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum atas kerugian penanggung asuransi. Pasal 479h (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum. Apabila yang dimaksud pada ayat (1) pasal ini adalah pesawat udara dalam penerbangan. b. membuat tidak dapat dipakai atau merusak pesawat udara. menyebabkan penumpang pesawat udara yang dipertanggungkan terhadap bahaya mendapat kecelakaan. b. dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. Pasal 479f Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum mencelakakan. jika karena (2) (3) . jika karena dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara untuk selamalamanya dua puluh tahun. dipidana dengan pidana penjara selamalamanya sembilan tahun. dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun.membuat tidak dapat dipakainya pesawat udara yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain.

Pasal 479i Barang siapa di dalam pesawat udara dengan perbuatan yang melawan hukum merampas atau mempertahankan perampasan atau menguasai pesawat udara dalam penerbangan. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya dua belas tahun. f. Pasal 479j Barang siapa dalam pesawat udara dengan kekerasan atau ancaman kekerasan atau ancaman dalam bentuk lainnya merampas atau mempertahankan perampasan atau menguasai pengendalian pesawat udara dalam penerbangan dipidana dengan pidana penjara selama. mengakibatkan luka berat seseorang. (2) dilakukan oleh dua orang atau lebih bersama-sama. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. Pasal 479l Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum melakukan perbuatan kekerasan terhadap seseorang di dalam pesawat udara dalam penerbangan. sebagai kelanjutan permufakatan jahat. d. dilakukan dengan maksud untuk merampas kemerdekaan atau meneruskan merampas kemerdekaan seseorang. c. dipidana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama-lamanya dua puluh tahun.perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. Pasal 479m Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum merusak pesawat udara dalam dinas atau menyebabkan kerusakan atas pesawat udara tersebut yang . e. apabila perbuatan dimaksud pasal 479 huruf i dan pasal 479j itu : a. dilakukan dengan direncanakan lebih dahulu. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya seseorang atau hancurnya pesawat udara itu.lamanya lima belas tahun. Pasal 479k (1) Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selamalamanya dua puluh tahun. b. mengakibatkan kerusakan pada pesawat udara tersebut sehingga dapat membahayakan penerbangannya. jika perbuatan itu dapat membahayakan keselamatan pesawat udara tersebut.

d. alat atau bahan yang dapat menghancurkan pesawat udara atau menyebabkan kerusakan pesawat udara tersebut yang membuatnya tidak dapat terbang atau menyebabkan kerusakan pesawat udara tersebut yang dapat membahayakan keamanan dalam penerbangan. dan pasal 479 huruf n itu : a. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. b. dengan cara apa pun. Pasal 479o (1) Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selamalamanya dua puluh tahun apabila perbuatan dimaksud pasal 479 huruf l. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun.menyebabkan tidak dapat terbang atau membahayakan keamanan penerbangan. mengakibatkan luka berat bagi seseorang. dilakukan oleh dua orang atau lebih bersama-sama. Pasal 479n Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menempatkan atau menyebabkan ditempatkannya di dalam pesawat udara dalam dinas. c. dilakukan dengan direncanakan lebih dahulu. sebagai kelanjutan dari permufakatan jahat. pasal 479 huruf m. .

menggadaikan. yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan penadahan. atau untuk menarik keuntungan. menerima gadai.lamanya satu tahun. menyimpan atau menyembunyikan sesuatu benda. menukar. barang siapa membeli. menerima gadai. atau menyembunyikan barang yang diperoleh dari kejahatan. BAB XXX PENADAHAN PENERBITAN DAN PERCETAKAN Pasal 480 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah : 1. yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan. mengangkut. 2.4 dan haknya untuk melakukan pencarian dalam mana kejahatan dilakukan.lamanya lima tahun. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. menukar. (2) . Pasal 479q Barang siapa di dalam pesawat udara. dipidana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama-lamanya dua puluh tahun. menukarkan. menyewa. dipidana penjara selama.(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya seseorang atau hancurnya pesawat udara itu. menyimpan. barang siapa menarik keuntungan dari hasil sesuatu benda. melakukan perbuatan yang dapat membahayakan keamanan dalam pesawat udara dalam penerbangan. 1 . Pasal 479r Barang siapa di dalam pesawat udara melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban dan tata tertib di dalam pesawat udara dalam penerbangan. Pasal 481 (1) Barang siapa menjadikan sebagai kebiasaan untuk sengaja membeli. menerima hadiah. dipidana dengan pidana penjara selama. Yang bersalah dapat dicabut haknya berdasarkan pasal 35 no. Pasal 479p Barang siapa memberikan keterangan yang diketahuinya adalah palsu dan karena perbuatan itu membahayakan keamanan pesawat udara dalam penerbangan. menjual. menyewakan.

. diancam karena penadahan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.Pasal 482 Perbuatan sebagaimana dirumuskan dalam pasal 480. 373. jika kejahatan dari mana benda tersebut diperoleh adalah salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 364. dan 379.

2. jika : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 7. Pasal 484 Barang siapa mencetak tulisan atau gambar yang merupakan perbuatan pidana. Bab I Bab II Bab III Bab IV Bab V Bab VI Tentang Pelanggaran Keamanan Umum bagi Orang atau Barang dan Kesehatan Pelanggaran Ketertiban Umum Pelanggaran Terhadap Penguasa Umum Pelanggaran Mengenai Asal-Usul dan Perkawinan Pelanggaran Terhadap Orang yang Memerlukan Pertolongan Pelanggaran Kesusilaan Bab VII . orang yang menyuruh mencetak barang tidak diketahui. Tanaman dan Pekarangan Bab VIII . pencetak mengetahui atau seharusnya menduga bahwa orang yang menyuruh mencetak pada saat penerbitan. 6. pada teguran pertama tidak diberitahukan olehnya. si pelaku itu tak dapat dituntut atau akan menetap di luar Indonesia. jika : 1. 5. 2. maka penerbit atau pencetak dalam kedua pasal di atas hanya dituntut atas pengaduan orang yang terkena kejahatan itu.Pasal 483 Barang siapa menerbitkan sesuatu tulisan atau sesuatu gambar yang karena sifatnya dapat diancam dengan pidana. 2. 3. diancam dengan pidana paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. penerbit sudah mengetahui atau patut menduga bahwa pada waktu tulisan atau gambar itu diterbitkan.Pelanggaran Mengenai Tanah. Pasal 485 Jika sifat tulisan atau gambar merupakan kejahatan yang hanya dapat dituntut atas pengaduan. 8. BUKU KETIGA .PELANGGARAN 1.Pelanggaran Jabatan . tidak dapat dituntut atau menetap di luar Indonesia. dan setelah ditentukan penuntutan. 4. si pelaku tidak diketahui namanya dan juga tidak diberitahukan namanya oleh penerbit pada peringatan pertama sesudah penuntutan berjalan terhadapnya.

barang siapa diwajibkan menjaga seorang anak.9. 2. . membiarkan orang itu berkeliaran tanpa dijaga. atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah: 1. Bab IX - Pelanggaran Pelayaran BAB I TENTANG PELANGGARAN KEAMANAN UMUM BAGI ORANG ATAU BARANG DAN KESEHATAN Pasal 489 1. atau dipasang di muka kereta atau kendaraan. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. atau tidak menaati peraturan yang diberikan oleh pejabat tersebut tentang hal itu. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari. barang siapa menghasut hewan terhadap orang atau terhadap hewan yang sedang ditunggangi. Pasal 491 Diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah: 1. barang siapa tidak mencegah hewan yang ada di bawah penjagaannya. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. meninggalkan anak itu tanpa dijaga sehingga oleh karenanya dapat timbul bahaya bagi anak itu atau orang lain. atau sedang memikul muatan: 2. atau sedang memikul muatan: 3. barang siapa memelihara binatang buas yang berbahaya tanpa melaporkan kepada polisi atau pejabat lain yang ditunjuk untuk itu. Kenakalan terhadap orang atau barang yang dapat menimbulkan bahaya. Pasal 490 Diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. 2. supaya tidak menimbulkan kerugian. 4. barang siapa tidak menjaga secukupnya binatang buas yang ada di bawah penjagaannya. barang siapa diwajibkan menjaga orang gila yang berbahaya bagi dirinya sendiri maupun orang lain. kerugian atau kesusahan. bilamana hewan itu menyerang orang atau hewan yang lagi ditunggangi atau dipasang di muka kereta atau kendaraan.

diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. dijatuhkan pidana kurungan paling lama dua minggu. 2. 4. barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang. atau mengikuti orang lain secara mengganggu. yang dilakukan oleh atau atas perintahnya. barang siapa tidak mengadakan penerangan secukupnya dan tanda-tanda menurut kebiasaan pada penggalian atau menumpukkan tanah di jalan umum. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. atau pada benda yang ditaruh di situ oleh atau atas perintahnya.Pasal 492 1. agar tidak menimbulkan kerugian. atau karena hal yang dirumuskan dalam pasal 536. 5. atau mengganggu ketertiban. barang siapa membiarkan ternak berkeliaran di jalan umum mengadakan tindakan penjagaan. atau melakukan sesuatu yang harus dilakukan dengan hati-hati atau dengan mengadakan tindakan penjagaan tertentu lebih dahulu agar jangan membahayakan nyawa atau kesehatan orang lain. atau terus mendesakkan dirinya bersama dengan seorang atau lebih kepada orang lain yang tidak menghendaki itu dan sudah tegas dinyatakan. 6. atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. barang siapa tidak mengadakan tindakan seperlunya pada waktu melakukan suatu pekerjaan di atas atau di pinggir jalan umum untuk memberi tanda bagi yang lalu di situ. Barang siapa dalam keadaan mabuk di muka umum merintangi lalu lintas. barang siapa membiarkan di jalan umum. 3. Pasal 493 Barang siapa secara melawan hukum di jalan umum membahayakan kebebasan bergerak orang lain. tanpa 2. . menghalangi sesuatu jalanan untuk umum di darat maupun di air atau menimbulkan rintangan karena pemakaian kendaraan atau kapal yang tidak semestinya. barang siapa menaruh atau menggantungkan sesuatu di atas suatu bangunan. melempar atau menuangkan ke luar dari situ sedemikian rupa hingga oleh karena itu dapat timbul kerugian pada orang yang sedang menggunakan jalan umum. hewan untuk dinaiki. Pasal 494 Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. untuk menarik atau hewan muatan tanpa mengadakan tindakan penjagaan agar tidak menimbulkan kerugian. atau mengancam keamanan orang lain. bahwa ada kemungkinan bahaya.

Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sesudah adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. diancam dengan pidana kurungan paling lama sepuluh hari atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagikan. 2. Pasal 496 Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. Pasal 497 Diancam dengan pidana denda paling tinggi tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. barang siapa menjual. Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu.Pasal 495 1. jerat. barang siapa di jalan umum atau di pinggirnya. 33 . Pasal 500 Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. diancam dengan pidana denda paling tinggi tujuh ratus lima puluh rupiah. ataupun air susu dari 2. Pasal 498 dan 499 Ditiadakan berdasarkan S. membikin obat ledak. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari. hingga dapat timbul bahaya kebakaran. menyerahkan. di tempat yang dilalui orang memasang ranjau perangkap. menawarkan.9. barang makanan atau minuman yang dipalsu atau yang busuk. barang siapa melepaskan balon angin di mana digantungkan bahanbahan menyala. . diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. ataupun di tempat yang sedemikian dekatnya dengan bangunan atau barang. mata peluru atau peluru untuk senjata api. membakar barang tak bergerak kepunyaan sendiri. 32 . Pasal 501 1. menyalakan api tanpa perlu menembakkan senjata api. atau perkakas lain untuk menangkap atau membunuh binatang buas.143 jo.

di waktu ada ibadat atau sidang. diancam karena melakukan pengemisan dengan pidana kurungan paling lama enam minggu. Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga hari atau pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah: (1) (2) barang siapa membikin ingar atau riuh. menyerahkan. Barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang untuk itu. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Pasal 505 (1) Barang siapa bergelandangan tanpa pencarian. dapat dirampas. yang berumur di atas enam belas tahun. 2. Pasal 504 1. menjual.ternak yang sakit atau yang dapat mengganggu kesehatan. Pasal 506 . membagikan daging ternak yang dipotong karena sakit atau mati dengan sendirinya. BAB II PELANGGARAN KETERTIBAN UMUM Pasal 503 2. sehingga ketenteraman malam hari dapat terganggu. Pasal 502 1. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. diancam karena melakukan pergelandangan dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. memburu atau membawa senjata api ke dalam hutan negara di mana dilarang untuk itu tanpa izin. 4. Binatang yang ditangkap atau ditembak serta perkakas dan senjata yang digunakan dalam pelanggaran. Pergelandangan yang dilakukan oleh tiga orang atau lebih. Barang siapa mengemis di muka umum. Pengemisan yang dilakukan oleh tiga orang atau lebih. menawarkan. barang siapa membikin gaduh di dekat bangunan untuk menjalankan ibadat yang dibolehkan atau untuk sidang pengadilan. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari. yang berumur di atas enam belas tahun diancam dengan pidana kurungan paling lama enam bulan. 2. barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. 2. 3.

diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun. menerima suatu tanda kehormatan. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.Barang siapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai pencarian. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. gelar. atau dalam bentuk jual. barang siapa ketika ditanya oleh penguasa yang berwenang tentang namanya. atau suatu tanda kehormatan Indonesia.beli dengan boleh dibeli kembali ataupun dalam bentuk kontrak komisi. pada suatu daerah yang berdiri sendiri yang diakui atau yang diatur dengan undang. barang siapa tanpa wenang memakai suatu gelar ningrat. barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat lain yang ditunjuk untuk itu: 1. Pasal 507 Diancam dengan pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. 2. . pada suatu provinsi. atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah. barang siapa tanpa izin Presiden. pangkat atau derajat asing. yang nilainya tidak lebih dari seratus rupiah. Pasal 508 Barang siapa tanpa wenang memakai dengan sedikit penyimpangan suatu nama atau tanda jasa yang pemakaiannya menurut ketentuan undang-undang. 2. Pasal 508 bis Barang siapa di muka umum tanpa wenang memakai pakaian yang menyamai pakaian jabatan yang ditetapkan untuk pegawai negeri atau pejabat yang bekerja pada negara. atau personal dinas kesehatan tentara. Pasal 509 Barang siapa tanpa izin meminjamkan uang atau barang dengan gadai. Pasal 510 (1) Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah.undang sehingga patut ia dapat dipandang orang sebagai pegawai atau pejabat itu. memberi nama yang palsu. 3. mengadakan pesta lain yang ditunjuk untuk itu: mengadakan arak-arakan di jalan umum. sematamata untuk suatu perkumpulan atau personal perkumpulan. manakala itu diperlukan.

diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Barang siapa diwenangkan melakukan pencarian yang menurut aturanaturan umum harus diberi kewenangan untuk itu. pemikul atau kuli. Barang siapa tidak diwenangkan melakukan pencarian yang menurut aturan-aturan umum harus diberi kewenangan untuk itu. paling lama satu bulan. baik khusus maupun sebagai sambilan menjalankan pekerjaan dokter atau dokter gigi dengan tidak mempunyai surat izin. pembawa bungkusan. untuk pemakaian yang tidak diizinkan oleh pemiliknya. yang dalam menjalankan pencariannya melakukan kelalaian atau kekurangan dalam pengembalian perkakas yang diterima untuk dipakai. dan sebagainya. Pasal 512a Barang siapa sebagai mata pencarian. tidak menaati perintah dan petunjuk yang diadakan oleh polisi untuk mencegah kecelakaan oleh kemacetan lalu lintas di jalan umum. diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda setinggi-tingginya seratus lima puluh ribu rupiah. atau dalam penyampaian 2. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 514 Seorang pekerja harian. maka dalam hal ayat pertama. dan dalam hal ayat kedua. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. . yang bersalah diancam dengan pidana kurungan paling lama dua minggu atau pidana denda dua ribu dua ratus lima puluh rupiah.(2) Jika arak -arakan diadakan untuk menyatakan keinginan-keinginan secara menakjubkan. 3. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. Pasal 513 Barang siapa menggunakan atau membolehkan digunakan barang orang lain yang ada padanya karena ada hubungan kerja atau karena pencariannya. melakukannya tanpa keharusan. dalam melakukan pencarian tersebut tanpa keharusan melampaui batas kewenangannya. Pasal 511 Barang siapa di waktu ada pesta arak-arakan. pesuruh. Pasal 512 1. di dalam keadaan yang tidak memaksa. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama dua bulan.

Pasal 517 2. tempat kediaman. 2. atau menjualkan. atau tidak mencatat atau menyuruh catat nama. barang siapa pindah kediaman dari bagian kota. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari. pidananya . atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. menukar. barang siapa menjadikan kebiasaan atau pencarian untuk membeli barang-barang yang demikian. 1. tanpa memberitahukan sebelumnya kepada penguasa yang berwenang dengan menyebut tempat menetap yang baru. yang diberikan tanpa izin dari atau nama perwira. 2. desa atau kampung.barang yang diterima untuk diangkut. hari datang dan perginya orang yang bermalam di situ. gadai. (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. pencarian atau pekerjaan. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. Barang siapa menjadikan sebagai pencarian untuk memberi tempat bermalam kepada orang lain. tidak memberitahukan hal itu kepada penguasa yang berwenang dalam tenggang waktu empat belas hari. dengan menyebut nama. menggadaikan. meminjamkan atau menyimpankan barang tersebut untuk seorang tentara di bawah pangkat perwira. Pasal 515 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. pencarian dan tempat asalnya. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. tidak memperlihatkan register itu. yang masih di dalam satu kota. dan tidak mempunyai register terus-menerus. barang siapa membeli. barang siapa setelah menetap di bagian kota. pakai atau simpan dari seorang tentara di bawah pangkat perwira. (2) Ketentuan dalam ayat pertama tidak berlaku bagi orang yang pindah tempat kediaman dan menetap. atau atas permintaan kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. desa atau kampung di mana dia menetap. tidak menaati peraturan mengenai pencatatan dalam register yang ditentukan dalam aturan-aturan umum. atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Pasal 516 1. menerima untuk ibadah.

atau prangko pos. barang cetakan. BAB III PELANGGARAN TERHADAP PENGUASA UMUM 2. . Pasal 519 1. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Pasal 520 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan: 1. seorang pengurus atau komisaris perseroan. diharuskan adanya kerja sama dengan pengurus. maskapai. benda-benda emas atau perak dengan merek negara. Benda -benda yang merupakan pelanggaran dapat dirampas. maupun orang dari mana berita itu diterimanya. potongan logam atau benda-benda lain yang bentuknya menyerupai uang kertas.dapat dilipatkan dua kali. yang setelah mendapat pengunduran bayar hutang. maupun memberitahukannya kepada orang lain. 2. yang sepatutnya harus diduganya bahwa itu tidak untuk dia atau untuk diumumkan. barang siapa mengumumkan isi apa yang ditangkap lewat pesawat penerima radio yang dipakai olehnya atau yang ada di bawah pengurusannya. jika sepatutnya harus diduganya bahwa itu akan diumumkan dan memang lalu disusul dengan pengumuman. Pasal 519 bis Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. untuk mana menurut aturan-aturan umum. barang siapa mengumumkan berita yang ditangkap lewat pesawat penerima radio. ataupun memasukannya ke Indonesia. Barang siapa membikin. mata uang. perkumpulan atau yayasan. menyiarkan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau disiarkan. barang siapa yang setelah mendapat pengunduran pembayaran hutang dengan kehendak sendiri melakukan perbuatan-perbuatan. atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah: 1. Pasal 518 Barang siapa tanpa wenang memberi pada atau menerima dari seorang terpidana sesuatu barang. 2. menjual. diharuskan adanya kerja sama dengan pengurus. dengan kehendak sendiri melakukan perbuatan-perbuatan untuk mana menurut aturan-aturan umum. tidak berwenang untuk itu. jika ia sendiri.

atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. wali atau wali pengawas oleh hakim atau atas perintahnya oleh kepala polisi. tidak datang sendiri maupun dengan perantaraan kuasanya jika itu dibolehkan. Pasal 524 Diancam dengan pidana paling banyak sembilan ratus rupiah: 1.Pasal 521 Barang siapa melanggar ketentuan peraturan penguasa umum yang telah diumumkan mengenai pemakaian dan pembagian air dari perlengkapan air atau bangunan pengairan guna keperluan umum. tidak datang sendiri maupun dengan perantaraan kuasanya jika itu dibolehkan. dipanggil untuk didengar oleh kantor peninggalan harta atau atas permintaannya oleh kepala polisi. selaku suami/istri. Pasal 525 1. dipanggil untuk didengar selaku keluarga sedarah atau semenda. Barang siapa ketika ada bahaya umum bagi orang atau barang. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat enam bulan sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. dapat diancam dengan pidana kurungan paling tinggi tiga bulan. diancam dengan pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. tidak datang secara melawan hukum. atau orang yang akan atau sudah dimasukkan dalam rumah sakit jiwa. . tidak datang sendiri atau dengan perantaraan kuasanya. barang siapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa dipanggil untuk didengar oleh majelis perwalian atau atas permintaannya oleh kepala polisi. diancam dengan pidana kurungan paling tinggi tiga hari atau pidana denda paling tinggi sepuluh rupiah. tanpa alasan yang dapat diterima. Pasal 522 Barang siapa menurut undang-undang dipanggil sebagai saksi. 3. tanpa alasan yang dapat diterima. pekerjaan desa atau pekerjaan perusahaan kebun negara. atau ketika 2. ahli atau juru bahasa. tanpa alasan yang dapat diterima. diancam dengan pidana kurungan paling lama dua belas hari. barang siapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa atau orang yang sudah atau akan di bawah pengampuan. Pasal 523 Barang siapa tanpa alasan yang sah membiarkan tidak dikerjakannya pekerjaan rodi. atau orang yang sudah tahu akan di bawah pengampuan. barangsiapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa.

2. 1955 . 2. padahal mampu untuk memberi pertolongan tersebut tanpa menempatkan diri langsung dalam keadaan yang membahayakan. membikin salinan atau petikan dari surat-surat jabatan negara dan alat-alatnya. mengumumkan hal-hal yang termaktub dalam surat-surat tersebut dalam butir 1. membikin tak terbaca atau merusak suatu pemberitahuan di muka umum dari pihak penguasa yang wenang atau karena ketentuan undang¬undang. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. jika perintah merahasiakan jelas diberikan karena alasan lain daripada kepentingan dinas atau umum. padahal sewajarnya dapat diduga bahwa hal-hal itu harus dirahasiakan. atau bagi suami (istri) atau bekas suaminya (istrinya). barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang: 1. yang dengan perintah penguasa umum harus dirahasiakan. mengumumkan seluruh atau sebagian surat-surat tersebut dalam butir 1. Pasal 528 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. (2) Perbuatan itu tidak dipidana. BAB IV PELANGGARAN MENGENAI ASAL-USUL DAN PERKAWINAN Pasal 529 Barang siapa tidak memenuhi kewajibannya menurut undang-undang untuk melaporkan pada pejabat Catatan Sipil atau perantaranya tentang kelahiran dan kematian. Ketentuan ini tidak berlaku bagi mereka yang menolak memberi pertolongan karena ingin menghindari atau menghalaukan bahaya penuntutan bagi salah seorang keluarganya sedarah atau semenda dalam garis lurus atau menyimpang.N. 3.ada kejahatan tertangkap tangan diminta pertolongannya oleh penguasa umum tetapi menolaknya. Pasal 526 Barang siapa menyobek. . sampai derajat kedua atau ketiga. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah.28. Pasa1 527 Ditiadakan berdasarkan L. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah.

Pasal 530 1. Seorang petugas agama yang melakukan upacara perkawinan, yang hanya dapat dilangsungkan di hadapan pejabat Catatan Sipil, sebelum dinyatakan padanya bahwa pelangsungan di muka pejabat itu sudah dilakukan, diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran sama, pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama dua bulan.

2.

BAB V PELANGGARAN TERHADAP ORANG YANG MEMERLUKAN PERTOLONGAN Pasal 531 Barang siapa ketika menyaksikan bahwa ada orang yang sedang menghadapi maut tidak memberi pertolongan yang dapat diberikan padanya tanpa selayaknya menimbulkan bahaya bagi dirinya atau orang lain, diancam, jika kemudian orang itu meninggal, dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

BAB VI PELANGGARAN KESUSILAAN Pasal 532 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga hari atau pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah: 1. barang siapa di muka umum menyanyikan lagu-lagu yang melanggar kesusilaan; 2. 3. barang siapa di muka umum mengadakan pidato yang melanggar kesusilaan; barang siapa di tempat yang terlihat dari jalan umum mengadakan tulisan atau gambaran yang melanggar kesusilaan. Pasal 533

Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah: 1. barang siapa di tempat untuk lalu lintas umum dengan terang-terangan mempertunjukkan atau menempelkan tulisan dengan judul, kulit, atau isi yang dibikin terbaca, maupun gambar atau benda, yang mampu membangkitkan nafsu berahi para remaja; barang siapa di tempat untuk lalu lintas umum dengan terang-terangan

2.

memperdengarkan isi tulisan yang mampu membangkitkan nafsu berahi para remaja; 3. barang siapa secara terang-terangan atau tanpa diminta menawarkan suatu tulisan, gambar atau barang yang dapat merangsang nafsu berahi para remaja maupun secara terang-terangan atau dengan menyiarkan tulisan tanpa diminta, menunjuk sebagai bisa didapat, tulisan atau gambar yang dapat membangkitkan nafsu berahi para remaja; barang siapa menawarkan, memberikan untuk terus atau sementara waktu, menyerahkan atau memperlihatkan gambar atau benda yang demikian, pada seorang belum dewasa dan di bawah umur tujuh belas tahun; barang siapa memperdengarkan isi tulisan yang demikian di muka seorang yang belum dewasa dan di bawah umur tujuh belas tahun. Pasal 534 Barang siapa secara terang-terangan mempertunjukkan sesuatu sarana untuk mencegah kehamilan maupun secara terang-terangan atau tanpa diminta menawarkan, ataupun secara terang-terangan atau dengan menyiarkan tulisan tanpa diminta, menunjuk sebagai bisa didapat, sarana atau perantaraan (diensten) yang demikian itu, diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah. Pasal 536 1. Barang siapa terang dalam keadaan mabuk berada di jalan umum, diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama atau yang dirumuskan dalam pasal 492, pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari. Jika terjadi pengulangan kedua dalam satu tahun setelah pemidanaan pertama berakhir dan menjadi tetap, dikenakan pidana kurungan paling lama dua minggu. Pada pengulangan ketiga kalinya atau lebih dalam satu tahun, setelah pemidanaan yang kemudian sekali karena pengulangan kedua kalinya atau lebih menjadi tetap, dikenakan pidana kurungan paling lama tiga bulan. Pasal 537 Barang siapa di luar kantin tentara menjual atau memberikan minuman keras atau arak kepada anggota Angkatan Bersenjata di bawah pangkat letnan atau kepada istrinya, anak atau pelayan, diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga minggu atau pidana denda paling tinggi seribu lima ratus rupiah.

4.

5.

2.

3.

4.

Pasal 538 Penjual atau wakilnya yang menjual minuman keras yang dalam menjalankan pekerjaan memberikan atau menjual minuman keras atau arak kepada seorang anak di bawah umur enam belas tahun, diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga minggu atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 539 Barang siapa pada kesempatan diadakan pesta keramaian untuk umum atau pertunjukkan rakyat atau diselenggarakan arak-arakan untuk umum, menyediakan secara cuma-cuma minuman keras atau arak dan atau menjanjikan sebagai hadiah, diancam dengan pidana kurungan paling lama dua belas hari atau pidana denda paling tinggi tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Pasal 540 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama delapan hari atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. 2. barang siapa menggunakan hewan untuk pekerjaan yang terang melebihi kekuatannya; barang siapa tanpa perlu menggunakan hewan untuk pekerjaan dengan cara yang menyakitkan atau yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa menggunakan hewan yang pincang atau yang mempunyai cacat lainnya, yang kudisan, luka-luka atau yang jelas sedang hamil maupun sedang menyusui untuk pekerjaan yang karena keadaannya itu tidak sesuai atau yang menyakitkan maupun yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa mengangkut atau menyuruh mengangkut hewan tanpa perlu dengan cara yang menyakitkan atau yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa mengangkut atau menyuruh mengangkut hewan tanpa diberi atau disuruh beri makan atau minum.

3.

4.

5. (2)

Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama karena salah satu pelanggaran pada pasal 302, dapat dikenakan pidana kurungan paling lama empat belas hari. Pasal 541

(1)

Diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah; 1. barangsiapa menggunakan sebagai kuda beban, tunggangan atau kuda penarik kereta padahal kuda tersebut belum tukar gigi atau kedua gigi dalamnya di rahang atas belum menganggit kedua gigi dalamnya di rahang bawah;

barangsiapa memasangkan pakaian kuda pada kuda tersebut dalam butir 1 atau mengikat maupun memasang kuda itu pada kendaraan atau kuda tarikan.7 Tahun 1974. mengikutinya. 352.277.2.23 . Pasal 543 Ditiadakan berdasarkan S. ataupun karena kejahatan berdasarkan pasal 302. tunggangan atau penarik kereta seekor kuda induk. Pasal 542 Ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. . dengan membiarkan anaknya yang belum tumbuh keenam gigi mukanya. barangsiapa menggunakan sebagai kuda beban. (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama atau yang berdasarkan pasal 540. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari. 3.

3. Pasal 546 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: 1. 2. dalam sidang pengadilan memakai jimatjimat atau benda-benda sakti. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. maupun di tempat yang dapat dimasuki oleh khalayak umum. 2. membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagikan jimat-jimat atau benda-benda yang dikatakan olehnya mempunyai kekuatan gaib. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. untuk mengadakan peramalan atau penafsiran impian. Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu mengadakan sabungan ayam atau jangkrik di jalan umum atau di pinggirnya. Barang siapa menjadikan sebagai pencariannya untuk menyatakan peruntungan seseorang. Pasal 547 Seorang saksi. barang siapa mengajar ilmu-ilmu atau kesaktian-kesaktian yang bertujuan menimbulkan kepercayaan bahwa melakukan perbuatan pidana tanpa kemungkinan bahaya bagi diri sendiri. Pasal 545 1.Pasal 544 1. Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: barang siapa menjual. menawarkan. pidananya dapat dilipatduakan. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. menyerahkan. BAB VII PELANGGARAN MENGENAI TANAH. 2. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. yang ketika diminta untuk memberi keterangan di bawah sumpah menurut ketentuan undang-undang. pidananya dapat dilipatduakan. diancam dengan pidana kurungan paling lama sepuluh hari atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. TANAMAN DAN PEKARANGAN .

576. dapat dirampas. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. ditugali atau ditanami. di tanah yang sudah ditaburi. ditugali atau ditanami atau yang hasilnya belum diambil. 3. Pasal 549 1. Barang siapa tanpa wenang membiarkan ternaknya berjalan di kebun. ataupun di tanah kepunyaan orang lain oleh yang berhak dilarang dimasuki dan sudah diberi tanda larangan yang nyata bagi pelanggar. baik di tanah yang telah ditaburi. Pasal 553 Ditiadakan berdasarkan S. diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. Pasal 551 Barang siapa tanpa wenang. 35 . BAB VIII PELANGGARAN JABATAN Pasal 552 Seorang pejabat yang berwenang mengeluarkan salinan atau petikan putusan pengadilan. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. 2. ditugali atau ditanami. jika mengeluarkan salinan atau petikan demikian itu sebelum putusan ditandatangani sebagaimana mestinya. Ternak yang menyebabkan pelanggaran. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. . diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. lihat pasal 528.Pasal 548 Barang siapa tanpa wenang membiarkan unggas ternaknya berjalan di kebun. di padang rumput atau di ladang rumput atau di padang rumput kering. Pasal 550 Barang siapa tanpa wenang berjalan atau berkendaraan di tanah yang sudah ditaburi. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. berjalan atau berkendaraan di atas tanah yang oleh pemiliknya dengan cara jelas dilarang memasukinya. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama empat belas hari.

diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 557 Diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah: 1. atau putusan pengadilan.aturan umum mengenai register atau akta catatan sipil. Pasal 555 Diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah kepala lembaga pemasyarakatan. mengenai tata cara sebelumnya perkawinan atau pelaksanaan perkawinan. tempat menahan orang tahanan sementara atau orang yang disandera. atau yang alpa menuliskan menurut aturan dalam daftar hal penerimaan itu dan perintah atau keputusan yang menjadi alasan orang itu diterima. Pasal 556 Seorang pejabat catatan sipil yang sebelum melangsungkan perkawinan tidak minta diberikan padanya bukti-bukti atau keterangan-keterangan yang diharuskan menurut aturan-aturan umum. atau kepala rumah pendidikan negara atau rumah sakit jiwa. seorang pejabat catatan sipil yang bertindak berlawanan dengan ketentuan aturan. 2. yang menerima atau menahan orang dalam tempat itu dengan tidak meminta diperlihatkan kepadanya lebih dahulu surat perintah penguasa yang berwenang. Pasal 558 Seorang pejabat catatan sipil yang tidak memasukkan suatu akta dalam register atau menuliskan suatu akta di atas kertas lepas. seorang bekas pejabat yang tanpa izin penguasa yang berwenang menahan surat-surat jabatan. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 557a Seorang perantara catatan sipil yang bertindak berlawanan dengan ketentuan reglemen pemeliharaan register catatan sipil orang-orang Cina diancam dengan denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. .Pasal 554 Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. setiap orang lain penyimpan register itu yang bertindak berlawanan dengan ketentuan aturan-aturan umum mengenai register dan akta catatan sipil.

orang Cina. seorang pejabat yang tidak melaporkan kepada pejabat catatan sipil. atau menuliskan suatu akta di kertas lepas.Pasal 558a Seorang perantara catatan sipil yang tidak membikin akta daripada suatu pemberitahuan kepadanya menurut ketentuan tentang pemeliharaan register catatan sipil bagi orang. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah. sebagaimana diharuskan oleh ketentuan undang-undang. Pasal 559 Diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah: 1. seorang pejabat catatan sipil yang tidak melaporkan kepada penguasa yang berwenang sebagaimana diharuskan oleh ketentuan undang-undang. 2. .

seorang nahkoda kapal Indonesia yang jika register pidana tidak ada.undang mengenai pencatatan dan pemberitahuan kelahiran dan kematian selama perjalanannya. Pasal 563 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak mencukupi kewajibannya menurut undang. . pemegang buku atau nahkoda kapal Indonesia yang menolak permintaan untuk memperlihatkan kepada yang berkepentingan buku-buku harian yang dipelihara di kapalnya. 2. dengan membayar biayanya. buku-buku dan surat-surat yang diharuskan oleh ketentuan undangundang.BAB IX PELANGGARAN PELAYARAN Pasal 560 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang berangkat sebelum dibikin dan ditandatangani daftar anak buah yang diharuskan oleh ketentuan undangundang. seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak menjaga supaya buku-buku harian di kapal dipelihara menurut aturan-aturan umum. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. 3. tidak memberi keterangan kepada hakim sebagaimana diharuskan menurut ketentuan undang-undang. Pasal 561 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak mempunyai di kapalnya kertaskertas kapal. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. seorang pengusaha pelayaran. 4. atau menolak untuk memberi salinan dari buku-buku itu. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau tidak memperlihatkannya di mana dan apabila menurut ketentuan undang¬undang itu diharuskan padanya. Pasal 562 Diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: 1. seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak memelihara register pidana yang diharuskan oleh aturan-aturan umum menurut ketentuan undang-undang. atau tidak memperlihatkan buku-buku harian itu di mana dan apabila menurut ketentuan undang-undang itu diharuskan padanya. Pasal 564 Seorang nahkoda atau anak buah yang tidak memperhatikan ketentuan undangundang untuk mencegah tabrakan disebabkan karena kapalnya melanggar atau terdampar. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah.

dalam hal ini diharuskan oleh aturan-aturan umum. jika surat lalu dikeluarkan. Pasal 568 Barang siapa menandatangani konosemen yang dikeluarkan dengan melanggar ketentuan pasal 517b Kitab Undang-undang Hukum Dagang. sekoci-sekoci kapal-kapal yang demikian. Pasal 569 1. diancam. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah. begitu pula orang untuk siapa dibutuhkan tanda tangan sesuai dengan kewenangannya. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. menurut ketentuan undang-undang yang hanya boleh dipakai oleh kapal-kapal rumah sakit. maupun perahu. barang siapa bertentangan dengan pasal 533b Kitab Undang-undang Hukum dagang.Pasal 565 Barang siapa tanpa wewenang menggunakan suatu tanda pengenal walaupun dengan sedikit perubahan. ataupun menggunakan orang-orang yang namanya tidak ada dalam daftar anak buah. . diancam dengan pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah untuk tiap-tiap orang yang bekerja demikian. begitu pula orang untuk siapa surat diberikan menurut kewenangannya. Pasal 567 Seorang penguasa pelabuhan atau nahkoda kapal Indonesia yang menggunakan untuk pekerjaan anak buah orang-orang yang tidak mengadakan perjanjian kerja sebagaimana dimaksud pasal 395 Kitab Undang-undang Hukum Dagang atau yang tidak menjalankan perusahaan di kapal atas biaya sendiri. Pasal 566 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak memenuhi kewajiban yang dibebankan padanya menurut Pasal 358a Kitab Undang-undang Hukum Dagang. 2. Diancam dengan pidana yang sama. Barang siapa menandatangani surat jalan yang dikeluarkan dengan melanggar ketentuan pasal 533b Kitab Undang-undang Hukum Dagang. memberikan surat jalan yang tidak ditandatangani. begitu pula orang untuk siapa dibutuhkan tanda tangan sesuai dengan kewenangannya. diancam jika konosemen lalu dikeluarkan.perahu yang digunakan untuk pekerjaan merawat orang sakit. dengan pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful