KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA BUKU KESATU - ATURAN UMUM Bab I Bab II Bab III Bab V Bab

VI Bab VII Batas-batas berlakunya Aturan Pidana dalam Perundang undangan. Pidana. Hal-hal yang Menghapuskan, Mengurangi atau Memberatkan Pidana. Bab IV - Percobaan. Penyertaan Dalam Tindak Pidana. Perbarengan Tindak Pidana. Mengajukan dan Menarik Kembali Pengaduan dalam Hal Kejahatan Pengaduan. Bab VIII Hapusnya Kewenangan Menuntut Pidana dan Menjalankan Pidana. Bab IX Aturan Penutup. BAB I BATAS-BATAS BERLAKUNYA ATURAN PIDANA DALAM PERUNDANG-UNDANGAN Pasal 1 (1) (2) Suatu perbuatan tidak dapat dipidana, kecuali berdasarkan kekuatan ketentuan perundang-undangan pidana yang telah ada. Bilamana ada perubahan dalam perundang-undangan sesudah perbuatan dilakukan, maka terhadap terdakwa diterapkan ketentuan yang paling menguntungkannya. Pasal 2 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan dengan Indonesia diterapkan bagi setiap orang yang melakukan sesuatu tindak pidana di Indonesia. Pasal 3 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi setiap orang yang di luar wilayah Indonesia melakukan tindak pidana di dalam kendaraan air atau pesawat udara Indonesia. - Arti Beberapa Istilah yang kejahatan yang Hanya Dituntut atas

Dipakai dalam Kitab Undang-undang.

Pasal 4 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia diterapkan bagi setiap orang yang melakukan di luar Indonesia: 1. 2. salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104, 106, 107,108,dan 131. suatu kejahatan mengenai mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh negara atau bank, ataupun mengenai meterai yang dikeluarkan dan merek yang digunakan oleh Pemerintah Indonesia. pemalsuan surat hutang atau sertifikat hutang atas tanggungan Indonesia, atas tanggungan suatu daerah atau bagian daerah Indonesia, termasuk pula pemalsuan talon, tanda dividen atau tanda bunga, yang mengikuti surat atau sertifikat itu, dan tanda yang dikeluarkan sebagai pengganti surat tersebut, atau menggunakan surat-surat tersebut di atas, yang palsu atau dipalsukan, seolah-olah asli dan tidak dipalsui. salah satu kejahatan yang tersebut dalam pasal-pasal 438, 444 sampai dengan 446 tentang pembajakan laut dan pasal 447 tentang penyerahan kendaraan air kepada kekuasaan bajak laut dan pasal 479 huruf j tentang penguasaan pesawat udara secara melawan hukum, pasal 479 huruf I, m, n, dan o tentang kejahatan yang mengancam keselamatan penerbangan sipil. Pasal 5 1 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia ditetapkan bagi warga negara yang di luar Indonesia melakukan: 1 2 salah satu kejahatan tersebut dalam Bab I dan II Buku Kedua dan pasalpasal 160, 161, 240, 279, 450, dan 451. salah satu perbuatan yang oleh suatu ketentuan pidana dalam perundang- undangan Indonesia dipandang sebagai kejahatan, sedangkan menurut perundang- undangan negara di mana perbuatan dilakukan diancam dengan pidana.

3.

4.

2

Penuntutan perkara sebagaimana dimaksud dalam butir 2 dapat dilakukan juga jika tertuduh menjadi warga negara sesudah melakukan perbuatan. Pasal 6

Berlakunya pasal 5 ayat 1 butir 2 dibatasi sedemikian rupa sehingga tidak dijatuhkan pidana mati, jika menurut perundang-undangan negara di mana perbuatan dilakukan, terhadapnya tidak diancamkan pidana mati. Pasal 7 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi setiap pejabat yang di luar Indonesia melakukan salah satu tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam bab XXVIII Buku Kedua. Pasal 8

Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi nahkoda dan penumpang perahu Indonesia, yang di luar Indonesia, sekalipun di luar perahu, melakukan salah satu tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Bab XXIX Buku Kedua, dan Bab IX Buku Ketiga; begitu pula yang tersebut dalam peraturan mengenai surat laut dan pas kapal di Indonesia, maupun dalam Ordonansi Perkapalan. Pasal 9 Diterapkannya pasal-pasal 2-5, 7, dan 8 dibatasi oleh pengecualian-pengecualian yang diakui dalam hukum internasional.

BAB II PIDANA Pasal 10 Pidana terdiri atas: a. pidana pokok: 1 2 3 4 5 b. pidana mati. pidana penjara. pidana kurungan. pidana denda. pidana tutupan.

pidana tambahan: 1 pencabutan hak-hak tertentu. 2 3 perampasan barang-barang tertentu. pengumuman putusan hakim. Pasal 11

Pidana mati dijalankan oleh algojo di tempat gantungan dengan menjeratkan tali yang terikat di tiang gantungan pada leher terpidana kemudian menjatuhkan papan tempat terpidana berdiri. Pasal 12 1. 2. Pidana penjara ialah seumur hidup atau selama waktu tertentu. Pidana penjara selama waktu tertentu paling pendek satu hari dan paling lama lima belas tahun berturut-turut.

Pasal 13 4. pidana seumur hidup. Pidana penjara selama waktu tertentu boleh dijatuhkan untuk dua puluh tahun berturut. .3.turut dalam hal kejahatan yang pidananya hakim boleh memilih antara pidana mati. atau antara pidana penjara seumur hidup dan pidana penjara selama waktu tertentu. pengulangan atau karena ditentukan pasal 52. dan pidana penjara selama waktu tertentu. Pidana penjara selama waktu tertentu sekali-kali tidak boleh melebihi dua puluh tahun. Para terpidana dijatuhi pidana penjara dibagi-bagi atas beberapa golongan. begitu juga dalam hal batas lima belas tahun dilampaui sebab tambahan pidana karena perbarengan. Pasal 14 Terpidana yang dijatuhkan pidana penjara wajib menjalankan segala pekerjaan yang dibebankan kepadanya berdasarkan ketentuan pelaksanaan pasal 29.

kecuali dalam perkaraperkara yang mengenai penghasilan dan persewaan negara apabila menjatuhkan pidana denda. . selain menetapkan syarat umum bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana. hakim dapat menetapkan syarat khusus bahwa terpidana tindak pidana . tidak termasuk pidana kurungan pengganti maka dalam putusnya hakim dapat memerintahkan pula bahwa pidana tidak usah dijalani. tidak diterapkan ketentuan pasal 30 a. Perintah tersebut dalam ayat 1 harus disertai hal-hal atau keadaan-keadaan yang menjadi alasan perintah itu. maka perintah mengenai pidana pokok juga mengenai pidana pokok juga mengenai pidana tambahan. Pasal 14c 1. kecuali jika dijatuhkan pidana denda. 2. 2. yang lebih pendek daripada masa percobaannya. Jika hakim tidak menentukan lain. hakim dapat menerapkan syarat khusus bahwa terpidana dalam waktu tertentu. disebabkan karena si terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan yang ditentukan dalam perintah tersebut di atas habis. Perintah tidak diberikan. Apabila hakim menjatuhkan pidana paling lama satu tahun atau pidana kurungan. Pasal 14b 1. kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain. Dalam menerapkan ayat ini. bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana. dan 536 paling lama tiga tahun dan bagi pelanggaran lainnya paling lama dua tahun. Masa percobaan bagi kejahatan dan pelanggaran dalam pasal-pasal 492. Masa percobaan tidak dihitung selama terpidana ditahan secara sah. 504.Pasal 14a 1. 5. dan syaratsyarat khusus jika sekiranya ditetapkan.2. 505. jika terhadap kejahatan dan pelanggaran itu ditentukan bahwa dalam hal dijatuhkan pidana denda. kejahatan dan pelanggaran candu hanya dianggap sebagai perkara mengenai penghasilan negara. harus mengganti segala atau sebagian kerugian yang ditimbulkan oleh tindak pidana tadi. kecuali hakim setelah menyelidiki dengan cermat berkeyakinan bahwa dapat diadakan pengawasan yang cukup untuk dipenuhinya syarat umum. 4. 3. Dengan perintah yang dimaksud pasal 14a. 3. 506. Masa percobaan dimulai pada saat putusan telah menjadi tetap dan telah diberitahukan kepada terpidana menurut cara yang ditentukan dalam undangundang. Hakim juga mempunyai kewenangan seperti di atas. tetapi harus ternyata kepadanya bahwa pidana denda atau perampasan yang mungkin diperintahkan pula akan sangat memberatkan si terpidana. atau karena si terpidana selama masa percobaan tidak memenuhi syarat khusus yang mungkin ditentukan lain dalam perintah itu.

hakim dapat perintah boleh mewajibkan lembaga yang berbentuk badan hukum dan berkedudukan di Indonesia. paling banyak dengan separuh dari waktu yang paling lama dapat diterapkan untuk masa percobaan. 506. yaitu jika terpidana selama masa percobaan melakukan tindak pidana dan karenanya ada pemidanaan yang menjadi tetap. maka boleh diterapkan syarat-syarat khusus lainnya mengenai tingkah laku terpidana yang harus dipenuhi selama masa percobaan atau selama sebagian dari masa percobaan. Pasal 14f 1 Tanpa mengurangi ketentuan pasal di atas. 505. 504. ialah pejabat yang berwenang menyuruh menjalankan putusan. perintah supaya pidana dijalankan tidak dapat diberikan lagi.2. Jika ada alasan. Syarat-syarat tersebut di atas tidak boleh mengurangi kemerdekaan beragama atau kemerdekaan berpolitik terpidana. hakim yang memutus perkara dalam tingkat pertama dapat memerintahkan supaya pidananya dijalankan. supaya memberi pertolongan atau bantuan kepada terpidana dalam memenuhi syarat-syarat khusus. atau memerintahkan supaya atas namanya diberi peringatan pada terpidana. Apabila hakim menjatuhkan pidana penjara lebih dari tiga bulan atau pidana kurungan atas salah satu pelanggaran berdasarkan pasal-pasal 492. Pasal 14e Atas usul pejabat dalam pasal ayat 1. dapat mengubah syarat-syarat khusus dalam masa percobaan. supaya memberi bantuan kepada terpidana dan juga boleh memperpanjang masa percobaan satu kali. Ketika memberi peringatan. Setelah masa percobaan habis. 3. atau jika salah satu syarat lainnya tidak dipenuhi. dan 536. Pasal 14d 1 Yang diserahi mengawasi supaya syarat-syarat dipenuhi. hakim yang memutus perkara dalam tingkat pertama. terpidana dituntut karena melakukan tindak pidana di dalam masa percobaan dan penuntutan itu 2 3 2 . atau kepada pejabat tertentu. maka atas usul pejabat tersebut dalam pasal 14d ayat 1. selama masa percobaan. jika kemidian ada perintah untuk menjalankan putusan. kecuali jika sebelum masa percobaan habis. Aturan-aturan lebih lanjut mengenai pengawasan dan bantuan tadi serta mengenai penunjukan lembaga dan pemimpin rumah penampungan yang dapat diserahi dengan bantuan itu. atau kepada pemimpin suatu rumah penampungan yang berkedudukan di situ. ataupun jika terpidana sebelum masa percobaan habis dijatuhi pemidanaan yang menjadi tetap. hakim harus menentukan juga cara bagaimana memberikan peringatan itu. karena melakukan tindak pidana selama masa percobaan mulai berlaku. diatur dengan undang-undang. Hakim juga boleh memerintahkan orang lain daripada orang yang diperintahkan semula. atau atas permintaan terpidana.

serta ditetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi selama masa percobaan. Orang yang mendapat pelepasan bersyarat diberi surat pas yang memuat syarat-syarat yang harus dipenuhinya. Masa percobaan itu lamanya sama dengan sisa waktu pidana penjara yang belum dijalani. maka waktu itu tidak termasuk masa percobaan. Yang diserahi mengawasi supaya segala syarat dipenuhi ialah pejabat tersebut dalam pasal 14d ayat 1. 4. 5. Pasal 15b 1. Pasal 15 1. ditambah satu tahun. pidana itu dianggap sebagai satu pidana. dapat diadakan pengawasan khusus yang semata. Jika hal-hal yang tersebut dalam ayat di atas dijalankan. Selain itu. syarat-syarat dapat diubah atau di hapus atau dapat diadakan syarat-syarat khusus baru. sekurang-kurangnya harus sembilan bulan. Agar supaya syarat-syarat dipenuhi. Waktu selama terpidana dilepaskan bersyarat sampai menjalani pidana lagi. juga boleh ditambahkan syarat-syarat khusus mengenai kelakuan terpidana.mata harus bertujuan memberi bantuan kepada terpidana. Dalam hal itu. begitu juga dapat diadakan pengawasan khusus. Jika orang yang diberi pelepasan bersyarat selama masa percobaan melakukan hal-hal yang melanggar syarat-syarat tersebut dalam surat pasnya. dalam waktu dua bulan setelah pemidanaan menjadi tetap. 2. 2. Pelepasan bersyarat diberikan dengan syarat umum bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana dan perbuatan lain yang tidak baik. Pengawasan khusus itu dapat diserahkan kepada orang lain daripada orang yang semula diserahi. Selama masa percobaan.kemudian berakhir dengan pemidanaan yang menjadi tetap. tidak termasuk waktu pidananya. 6. Jika terpidana harus menjalani beberapa pidana berturut-turut. ditentukan pula suatu masa percobaan. Jika ada sangkaan keras bahwa hal-hal di atas dilakukan. hakim masih boleh memerintahkan supaya pidananya dijalankan. karena melakukan tindak pidana tadi. maka pelepasan bersyarat dapat dicabut. 3. 3. 2. Ketika memberikan pelepasan bersyarat. Jika terpidana telah menjalani dua pertiga dari lamanya pidana penjara yang dijatuhkan kepadanya. Pasal 15a 1. maka ia dapat dikenakan pelepasan bersyarat. Menteri Kehakiman dapat menghentikan pelepasan bersyarat tersebut untuk sementara waktu. asal saja tidak mengurangi kemerdekaan beragama dan kemerdekaan berpolitik. maka orang itu diberi surat pas baru. Jika terpidana ada dalam tahanan yang sah. .

maka atas perintah jaksa tempat di mana dia berada. ditetapkan oleh Menteri Kehakiman atas usul atau setelah mendapat kabar dari jaksa tempat asal terpidana. 3. Jika ada pidana yang disebabkan karena perbarengan atau pengulangan atau karena ketentuan pasal 52. Ketentuan pelepasan bersyarat ditetapkan oleh Menteri Kehakiman atas usul atau setelah mendapat kabar dari pengurus penjara tempat terpidana. Jika penahanan disusul dengan penghentian untuk sementara waktu atau pencabutan pelepasan bersyarat.undang. harus ditanya dahulu pendapat Dewan Reklasering Pusat. Pelepasan bersyarat masih dapat dicabut dalam waktu tiga bulan bersyarat masih dapat dicabut dalam waktu tiga bulan setelah putusan menjadi tetap berdasarkan pertimbangan bahwa terpidana melakukan tindak pidana selama masa percobaan. Ketentuan mencabut pelepasan bersyarat. orang yang dilepaskan bersyarat orang yang dilepaskan bersyarat dapat ditahan guna menjaga ketertiban umum. Waktu penahanan paling lama enam puluh hari. jika ada sangkaan yang beralasan bahwa orang itu selama masa percobaan telah berbuat hal-hal yang melanggar syarat-syarat tersebut dalam surat pasnya. 3. Pidana kurungan paling sedikit satu hari dan paling lama satu tahun. terpidana dituntut karena melakukan tindak pidana pada masa percobaan. Sebelum memutus. kecuali jika sebelum waktu tiga bulan lewat. Pasal 19 1. 2. Pasal 16 1. 15a. dan tuntutan berakhir dengan putusan pidana yang menjadi tetap. Jaksa harus segera memberitahukan penahanan itu kepada Menteri Kehakiman. Jika tiga bulan setelah masa percobaan habis. 4. begitu juga hal-hal yang tersebut dalam pasal 15a ayat 5. Ia diserahi pekerjaan yang lebih ringan daripada orang yang dijatuhi pidana . 2. Selama pelepasan masih dapat dicabut.3. Sebelum menentukan. yang tugasnya diatur oleh Menteri Kehakiman. dan setelah mendapat keterangan dari jaksa tempat asal terpidana. Orang yang dijatuhi pidana kurungan wajib menjalankan pekerjaan yang dibebankan kepadanya. Pasal 18 1. pidana kurungan dapat ditambah menjadi satu tahun empat bulan. dan 16 diatur dengan undang. maka orang itu dianggap meneruskan menjalani pidananya mulai dari tahanan. Pidana kurungan sekali-kali tidak boleh lebih dari satu tahun empat bulan. 2. Pasal 17 Contoh surat pas dan peraturan pelaksanaan pasal-pasal 15. sesuai dengan aturan-aturan pelaksanaan pasal 29. pelepasan bersyarat tidak dapat dicabut kembali. harus ditanya dahulu pendapat Dewan Reklasering Pusat.

atau kedua-duanya. Terpidana yang sedang menjalani pidana hilang kemerdekaan di suatu tempat yang digunakan untuk menjalani pidana penjara. Hakim yang menjatuhkan pidana penjara atau pidana kurungan paling lama satu bulan. atau pidana kurungan. Orang-orang yang menurut pemeriksaan dokter tidak boleh menjalankan . Pasal 22 1. boleh menetapkan bahwa jaksa dapat mengizinkan terpidana bergerak dengan bebas di luar penjara sehabis waktu kerja. Pasal 24 Orang yang dijatuhi pidana penjara atau pidana kurungan boleh diwajibkan bekerja di dalam atau di luar tembok tempat orang-orang terpidana. 2. Pasal 25 Yang tidak boleh diserahi pekerjaan di luar tembok tempat tersebut ialah: 1. Pasal 23 Orang yang dijatuhi pidana kurungan. Pasal 20 1. dengan biaya sendiri boleh sekedar meringankan nasibnya menurut aturan-aturan yang akan ditetapkan dengan undang-undang. Pidana kurungan karena sebab di atas dijalani di tempat yang khusus untuk menjalani pidana penjara. Para wanita. di dalam daerah di mana ia berada. tidak berubah sifatnya oleh karena itu. kecuali kalau Menteri Kehakiman atas permintaannya terpidana membolehkan menjalani pidananya di daerah lain. 2. Pasal 21 Pidana kurungan harus dijalani dalam daerah di mana si terpidana berdiam ketika putusan hakim dijalankan. Ketentuan dalam ayat 1 tidak diterapkan kepada terpidana karena terpidana jika pada waktu melakukan tindak pidana belum ada dua tahun sejak ia habis menjalani pidana penjara atau pidana kurungan. Orang-orang yang di jatuhi pidana penjara seumur hidup. maka ia harus menjalani pidananya seperti biasa kecuali kalau tidak datangnya itu bukan karena kehendak sendiri. segera sehabis pidana habis hilang kemerdekaan itu selesai. 3. boleh menjalani kurungan di tempat itu juga. 2. atau jika tidak punya tempat kediaman. Jika terpidana yang mendapat kebebasan itu mendapat kebebasan itu tidak datang pada waktu dan tempat yang telah ditentukan untuk menjalani pekerjaan yang dibebankan kepadanya.penjara. 3. kalau diminta.

hal mengatur pemberian pengajaran. Jika ada pemberatan pidana denda disebabkan karena perbarengan atau pengulangan. Pasal 28 Pidana penjara dan pidana kurungan dapat dilaksanakan di satu tempat asal saja terpisah. Lamanya pidana kurungan pengganti paling sedikit satu hari dan paling lama enam bulan. semuanya itu diatur dengan undangundang sesuai dengan kitab undang. jika pidana dendanya tujuh rupiah lima puluh dua sen atau kurungan. Jika perlu. hal tata tertib. Dalam putusan hakim. pidana kurungan. 5. hakim menimbang ada alasan. hal tempat untuk tidur. di hitung satu hari. Pasal 26 Jikalau mengingat keadaan diri atau masyarakat terpidana. 2. atau kedua. 3.undang sesuai dengan kitab undangundang ini. tiaptiap tujuh rupiah lima puluh sen di hitung paling banyak satu hari demikian pula sisanya yang tidak cukup tujuh rupiah lima puluh sen.pekerjaan demikian. Pidana denda paling sedikit tiga rupiah tujuh puluh lima sen. lamanya pidana kurungan pengganti ditetapkan demikian. . dan pakaian. jika lebih dari lima rupiah lima puluh sen. hal membedakan orang terpidana dalam golongan-golongan. bulan. 4.duanya. tidak boleh dengan pecahan. Jika pidana denda tidak dibayar. dan tahun. Pasal 29 1. atau karena ketentuan pasal 52. penyelenggaraan ibadat. begitu juga hal mengatur dan mengurus tempat-tempat itu. minggu. ia diganti dengan pidana kurungan. Pasal 30 1. Pidana kurungan pengganti sekali-kali tidak boleh lebih dari delapan bulan. Menteri Kehakiman menetapkan aturan rumah tangga untuk tempat-tempat orang terpidana. hal makanan. Hal menunjuk tempat untuk menjalani pidana penjara. 6. maka dalam putusan ditentukan bahwa terpidana tidak boleh diwajibkan bekerja di luar tembok tempat orang-orang terpidana. Pasal 27 Lamanya pidana penjara untuk waktu tertentu dan pidana kurungan dalam putusan hakim dinyatakan dengan hari. maka pidana kurungan pengganti paling lama delapan bulan. 2.

. dalam hal pidana denda dengan memakai ukuran menurut pasal 31 ayat 3. maka pidana penjara mulai berlaku pada saat ketika putusan hakim menjadi tetap. Ketentuan pasal ini berlaku juga dalam hal terdakwa oleh sebab dituntut bareng karena melakukan beberapa tindak pidana. Pasal 34 Jika terpidana selama menjalani pidana melarikan diri. menentukan bahwa waktu itu seluruhnya atau sebagian dihitung sebagai waktu menjalani pidana. waktu mulai permohonan diajukan hingga ada putusan Presiden. seluruhnya atau sebagian di potong dari pidana penjara selama waktu tertentu dari pidana kurungan atau dari pidana denda yang dijatuhkan kepadanya. dan bagi terpidana lainnya pada hari ketika putusan hakim mulai dijalankan. Pasal 32 1. 4. kecuali jika pemotongan itu dinyatakan khusus dalam putusan hakim. kecuali jika Presiden. 3. dan pidana kurungan mulai berlaku setelah pidana penjara habis. Terpidana dapat menjalani pidana kurungan pengganti tanpa menunggu batas waktu pembayaran denda. maka waktu selama di 2. Waktu selama seorang terdakwa dalam tahanan sementara yang tidak berdasarkan surat perintah. tidak dihitung sebagai waktu menjalani pidana. tidak dipotong dari pidananya. dan kemudian putusan itu bagi kedua pidana tadi menjadi tetap pada waktu yang sama. Pasal 33 1. Pidana penjara dan pidana kurungan mulai berlaku bagi terpidana yang sudah di dalam tahanan sementara. pada hari ketika putusan hakim menjadi tetap. Pembayaran sebagian dari pidana denda. Hakim dalam putusannya boleh menentukan bahwa waktu terpidana ada dalam tahanan sementara sebelum putusan menjadi tetap. baik sebelum maupun sesudah mulai menjalani pidana kurungan yang seimbang dengan bagian yang dibayarnya. dengan mengingat keadaan perkaranya. kemudian dipidana karena perbuatan lain daripada yang didakwakan kepadanya waktu ditahan sementara. 2.Pasal 31 1. 3. Pasal 33a Jika orang yang ditahan sementara di jatuhi pidana penjara atau pidana kurungan. dan kemudian dia sendiri atau orang lain dengan persetujuannya mengajukan permohonan ampun. Ia selalu berwenang membebaskan dirinya dari pidana kurungan pengganti dengan membayar dendanya. sedangkan terpidana sudah ada dalam tahanan sementara karena kedua atau salah satu perbuatan pidana itu. Jika dalam putusan hakim dijatuhkan pidana penjara dan pidana kurungan atas beberapa perbuatan pidana.

Pasal 36 Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu dan hak memasuki Angkatan Bersenjata.luar tempat menjalani pidana tidak dihitung sebagai waktu menjalani pidana. kekuasaan wali. melakukan kejahatan. yang tersebut dalam bab XIII. hak memasuki Angkatan Bersenjata. kekuasaan wali dan kekuasaan pengampu. jika dalam aturan. wali pengawas. baik atas anak sendiri maupun atas orang lain. XIV. dapat dicabut dalam hal pemidanaan: 1 2 orang tua atau wali yang dengan sengaja melakukan kejahatan bersamasama dengan anak yang belum dewasa yang ada di bawah kekuasaannya. dan XX Buku Kedua. hak menjadi wali. 2 Pencabutan tersebut dalam ayat 1 tidak boleh dilakukan oleh hakim pidana terhadap orang-orang yang baginya diterapkan undang-undang hukum perdata tentang pencabutan kekuasaan orang tua. Pasal 35 1 Hak-hak terpidana yang dengan putusan hakim dapat dicabut dalam hal-hal yang ditentukan dalam kitab undang-undang ini. hak menjalankan kekuasaan pengampuan atas anak sendiri. wali pengawas. XV. Pasal 38 1 Jika dilakukan pencabutan hak. pengampu atau pengampu pengawas. orang tua atau wali terhadap anak yang belum dewasa yang ada di bawah kekuasaannya. Hakim tidak berwenang memecat seorang pejabat dari jabatannya. atau dalam aturan umum lainnya ialah: 1 2 3 4 hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan yang tertentu.aturan khusus di tentukan penguasa lain untuk pemecatan itu. atas orang yang bukan anak sendiri. XVIII. hak menjadi penasihat hukum atau pengurus atas penetapan pengadilan. pengampu. dan pengampu pengawas. hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. menjalankan perwalian atau 5 6 2 hak menjalankan mata pencarian tertentu. dapat di cabut dalam hal pemidanaan karena kejahatan jabatan atau kejahatan yang melanggar kewajiban khusus sesuatu jabatan. Pasal 37 1 Kekuasaan bapak. bapak. XIX. hakim menentukan lamanya pencabutan . atau karena memakai kekuasaan. kesempatan atau sarana yang diberikan pada terpidana karena jabatannya. kecuali dalam hal yang diterangkan dalam Buku Kedua.

walinya atau pemeliharanya tanpa pidana apapun. lamanya pencabutan seumur hidup. Lamanya pidana kurungan pengganti ini dalam putusan hakim ditentukan sebagai berikut: tujuh rupiah lima puluh sen atau kurang di hitung satu hari. dalam hal pidana denda. maka hakim dapat menjatuhkan pidana perampasan atas barang-barang itu. Pasal 31 diterapkan bagi pidana kurungan pengganti ini. Jika barang-barang yang dirampas diserahkan. lamanya pencabutan paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun lebih lama dari pidana pokoknya. dapat dirampas. tidak di bayar. tiap-tiap tujuh rupiah lima puluh sen dihitung paling banyak satu hari. mengeluarkan. atau harganya menurut taksiran dalam putusan hakim. 5. Perampasan dapat dilakukan terhadap orang yang bersalah yang diserahkan kepada pemerintah. pidana kurungan pengganti ini 2. Dalam hal pemidanaan karena kejahatan yang tidak dilakukan dengan sengaja atau karena pelanggaran. Pasal 39 1. 2. diganti menjadi pidana kurungan. atau aturanaturan mengenai larangan memasukkan. Barang-barang kepunyaan terpidana yang diperoleh dari kejahatan atau yang sengaja dipergunakan untuk melakukan kejahatan. 3. juga dalam hal yang bersalah diserahkan kembali kepada orang tuanya. tetapi hanya atas barang-barang yang telah disita. dan meneruskan pengangkutan barang-barang. Pasal 41 1. memasukkan atau mengangkut barang-barang dengan melanggar aturan-aturan mengenai pengawasan pelayaran di bagian. jika lebih dari tujuh rupiah lima puluh sen. Pidana kurungan pengganti ini paling sedikit satu hari dan paling lama enam bulan. 3. dapat juga dijatuhkan putusan perampasan berdasarkan hal-hal yang ditentukan dalam undang-undang. 2 dalam hal pidana penjara untuk waktu tertentu atau pidana kurungan. 3 2 Pencabutan hak mulai berlaku pada hari putusan hakim dapat dijalankan. apabila barang-barang itu tidak diserahkan. .sebagai berikut: 1 dalam hal pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. demikian pula sisanya yang tidak cukup tujuh rupiah lima puluh sen. lamanya pencabutan paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun. 4.bagian Indonesia yang tertentu. Pasal 40 Jika seorang di bawah umur enam belas tahun mempunyai. Perampasan atas barang-barang yang disita sebelumnya.

tanpa pidana apa pun. dan segala pendapatan dari pidana denda dan perampasan menjadi milik negara.505. 490. 526. tidak dipidana. Pengadilan Tinggi. Pasal 43 Apabila hakim memerintahkan supaya putusan diumumkan berdasarkan kitab undang-undang ini atau aturan-aturan umum lainnya. maka ia dimasukkan dalam rumah pendidikan negara supaya menerima pendidikan dari pemerintah atau di kemudian hari dengan cara lain. dan 540 serta belum lewat dua tahun sejak dinyatakan bersalah karena melakukan kejahatan atau salah satu pelanggaran tersebut di atas. atau menjatuhkan pidana kepada yang bersalah. 531. Barang siapa melakukan perbuatan yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena jiwanya cacat dalam pertumbuhan atau terganggu karena penyakit. paling lama satu tahun sebagai waktu percobaan. 2. Ketentuan dalam ayat 2 hanya berlaku bagi Mahkamah Agung. MENGURANGI ATAU MEMBERATKAN PIDANA Pasal 44 1. 503 . 497. 536. walinya atau pemeliharanya.519. BAB III HAL-HAL YANG MENGHAPUSKAN. 492. 496. 3. 532. . maka hakim dapat memerintahkan supaya orang itu dimasukkan ke rumah sakit jiwa. Pasal 45 Dalam hal penuntutan pidana terhadap orang yang belum dewasa karena melakukan suatu perbuatan sebelum umur enam belas tahun. 517 . Jika ternyata perbuatan itu tidak dapat dipertanggungkan kepada pelakunya karena pertumbuhan jiwanya cacat atau terganggu karena penyakit. dan putusannya telah menjadi tetap. atau memerintahkan supaya yang bersalah diserahkan kepada pemerintah tanpa pidana apa pun. hakim dapat menentukan: memerintahkan supaya yang bersalah dikembalikan kepada orang tuanya. maka ia harus menetapkan pula bagaimana cara melaksanakan perintah itu atas biaya terpidana. Jika hakim memerintahkan supaya yang bersalah diserahkan kepada pemerintah. jika perbuatan merupakan kejahatan atau salah satu pelanggaran berdasarkan pasalpasal 489.juga di hapus. 514. Pasal 42 Segala biaya untuk pidana penjara dan pidana kurungan dipikul oleh negara. Pasal 46 1. dan Pengadilan Negeri.

2. barang siapa melakukan perbuatan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. . tidak dipidana. Pasal 50 Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan undang-undang. tidak dapat diterapkan. yang langsung disebabkan oleh keguncangan jiwa yang hebat karena serangan atau ancaman serangan itu. Pidana tambahan dalam pasal 10 butir b. kehormatan kesusilaan atau harta benda sendiri maupun orang lain. kecuali jika yang diperintah. Jika perbuatan itu merupakan kejahatan yang diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. 2. Perintah jabatan tanpa wewenang. Tidak dipidana. Pembelaan terpaksa yang melampaui batas. tidak dipidana. 2. atau di kemudian hari. tidak menyebabkan hapusnya pidana. maka maksimum pidana pokok terhadap tindak pidananya dikurangi sepertiga. paling lama sampai orang yang bersalah itu mencapai umur delapan belas tahun. Pasal 51 1. Aturan untuk melaksanakan ayat 1 pasal ini ditetapkan dengan undangundang. nomor 1 dan 3. Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan perintah jabatan yang diberikan oleh penguasa yang berwenang. tidak dipidana. dengan itikad baik mengira bahwa perintah diberikan dengan wewenang dan pelaksanaannya termasuk dalam lingkungan pekerjaannya. tidak dipidana. Jika hakim menjatuhkan pidana. 2. Pasal 48 Barang siapa melakukan perbuatan karena pengaruh daya paksa. Pasal 49 1. maka dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. yayasan atau lembaga amal yang berkedudukan di Indonesia untuk menyelenggarakan pendidikannya. karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat pada saat itu yang melawan hukum.atau diserahkan kepada seorang tertentu yang bertempat tinggal di Indonesia atau kepada sesuatu badan hukum. dalam kedua hal di atas. atas tanggungan pemerintah. Pasal 47 1. 3. dengan cara lain.

mereka yang dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat. hanya perbuatan yang sengaja dianjurkan sajalah yang . pidana untuk kejahatan tersebut ditambah sepertiga. pidananya dapat ditambah sepertiga. Jika kejahatan diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.Pasal 52 Bilamana seorang pejabat karena melakukan perbuatan pidana melanggar suatu kewajiban khusus dari jabatannya. yang menyuruh melakukan. 2 Terhadap penganjur. Mencoba melakukan kejahatan dipidana. BAB IV PERCOBAAN Pasal 53 1. sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan. atau pada waktu melakukan perbuatan pidana memakai kekuasaan. Pasal 54 Mencoba melakukan pelanggaran tidak dipidana. bukan semata-mata disebabkan karena kehendaknya sendiri. 3. kesempatan atau sarana yang diberikan kepadanya karena jabatannya. ancaman atau penyesatan. Maksimum pidana pokok terhadap kejahatan. dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dalam hal percobaan dikurangi sepertiga. dengan kekerasan. 4. jika niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan. dan yang turut serta melakukan perbuatan. 2. atau dengan memberi kesempatan. Pasal 52a Bilamana pada waktu melakukan kejahatan digunakan bendera kebangsaan Republik Indonesia. dan tidak selesainya pelaksanaan itu. sarana atau keterangan. Pidana tambahan bagi percobaan sama dengan kejahatan selesai. BAB V PENYERTAAN DALAM TINDAK PIDANA Pasal 55 1 Dipidana sebagai pelaku tindak pidana: 1 2 mereka yang melakukan.

diperhitungkan. Pasal 56 . beserta akibat-akibatnya.

tidak dapat dituntut atau sudah menetap di luar Indonesia. Pasal 57 1. Mengenai kejahatan yang dilakukan dengan percetakan. Pasal 61 1. Aturan ini tidak berlaku jika pelaku pada saat barang cetakkan terbit. dikurangi sepertiga. anggota. pencetaknya selaku demikian tidak dituntut apabila dalam barang cetakkan disebut nama dan 2. 4. Pasal 58 Dalam menggunakan aturan-aturan pidana. hanya diperhitungkan terhadap pembuat atau pembantu yang bersangkutan itu sendiri. yang diperhitungkan hanya perbuatan yang sengaja dipermudah atau diperlancar olehnya.Dipidana sebagai pembantu kejahatan: 1. maka pengurus. atau setelah dimulai penuntutan. 2. sedangkan pembuatnya dikenal. penertiban selaku demikian tidak dituntut apabila dalam barang cetakkan disebut nama dan tempat tinggalnya. mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan. Pasal 59 Dalam hal-hal di mana karena pelanggaran ditentukan pidana terhadap pengurus. Mengenai kejahatan yang dilakukan dengan percetakan. 3. Jika kejahatan diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. 2. . Dalam menentukan pidana bagi pembantu. mereka yang sengaja memberi kesempatan. Dalam hal pembantuan.anggota badan pengurus atau komisaris-komisaris. Pasal 60 Membantu melakukan pelanggaran tidak dipidana. mengurangi atau memberatkan pengenaan pidana. maksimum pidana pokok terhadap kejahatan. sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan. Pidana tambahan bagi pembantuan sama dengan kejahatannya sendiri. pada waktu ditegur pertama kali lalu diberitahukan kepada penerbit. dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. yang menghapuskan. anggota badan pengurus atau komisaris yang ternyata tidak ikut campur melakukan pelanggaran tidak dipidana. keadaan-keadaan pribadi seseorang. Pasal 62 1. beserta akibatakibatnya.

Maksimum pidana yang dijatuhkan ialah jumlah maksimum pidana yang diancam terhadap perbuatan itu. jika orang yang melakukan kejahatan-kejahatan tersebut dalam pasal-pasal 364. Pasal 65 1. Dalam hal perbarengan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan. Jika suatu perbuatan masuk dalam lebih dari satu aturan pidana. maka yang dikenakan hanya salah satu di antara aturan-aturan itu. jika orang yang menyuruh mencetak pada saat barang cetakkan terbit. 2. yang diancam dengan pidana pokok yang sejenis. maka dijatuhkan hanya satu pidana. Demikian pula hanya dikenakan satu aturan pidana. 2. maka hanya diterapkan satu aturan pidana. tetapi boleh lebih dari maksimum pidana yang terberat ditambah sepertiga. 372. BAB VI PERBARENGAN TINDAK PIDANA Pasal 63 1. ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut. meskipun masing-masing merupakan kejahatan atau pelanggaran. sebagai perbuatan berlanjut dan nilai kerugian yang ditimbulkan jumlahnya melebihi dari tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. 2. 378. Pasal 64 1. maka ia dikenakan aturan pidana tersebut dalam pasal 362.tempat tinggalnya. dan 407 ayat 1. yang dikenakan yang memuat ancaman pidana pokok yang paling berat. maka hanya yang khusus itulah yang diterapkan. Jika antara beberapa perbuatan. 3. dan 406. yang diterapkan yang memuat ancaman pidana pokok yang paling berat. Jika suatu perbuatan masuk dalam suatu aturan pidana yang umum. 379. dan menggunakan barang yang dipalsu atau yang dirusak itu. jika berbeda-beda. 373. . Akan tetapi. pada waktu ditegur pertama kali lalu diberitahukan oleh pencetak. sedangkan orang yang menyuruh mencetak dikenal. 2. jika berbeda-beda. diatur pula dalam aturan pidana yang khusus. jika orang dinyatakan bersalah melakukan pemalsuan atau perusakan mata uang. Aturan ini tidak berlaku. tidak dapat dituntut sudah menetap di luar Indonesia. atau setelah dimulai penuntutan.

Pasal 66 1. yang diancam dengan pidana pokok yang tidak sejenis. Pasal 70 1. pidana-pidana pencabutan hak yang sama dijadikan satu. dan pengumuman putusan hakim. Jika ada perbarengan seperti yang dimaksudkan dalam pasal 65 dan 66. 2 pidana kurungan-kurungan delapan bulan. Dalam hal perbarengan beberapa perbuatan yang masing-masing harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan. Jika pidana pokok hanya pidana denda saja. 3. Pasal 68 1 Berdasarkan hal-hal dalam pasal 65 dan 66. Pasal 67 Jika orang dijatuhi pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. 4. Perbandingan lamanya pidana-pidana pokok yang sejenis ditentukan menurut maksimumnya masing-masing. 2. maka lamanya pencabutan hak paling sedikit dua tahun dan paling lama lima tahun. Perbandingan beratnya pidana pokok yang tidak sejenis ditentukan menurut urut-urutan dalam pasal 10. pidana-pidana pencabutan hak yang berlainan dijatuhkan sendiri-sendiri tanpa dikurangi. pengganti jumlahnya tidak boleh melebihi 2. 2. di samping itu tidak boleh dijatuhkan pidana lain lagi kecuali pencabutan hak-hak tertentu. begitu pula halnya dengan pidana kurungan pengganti karena barang-barang tidak diserahkan. baik . maka dalam perbandingan hanya terberatlah yang dipakai. pidana-pidana perampasan barang-barang tertentu. Pasal 69 1. dijatuhkan sendiri-sendiri tanpa dikurangi. Pidana denda adalah hal itu dihitung menurut lamanya maksimum pidana kurungan pengganti yang ditentukan untuk perbuatan itu. tetapi jumlahnya tidak boleh melebihi maksimum pidana yang terberat ditambah sepertiga. tentang pidana tambahan berlaku aturan sebagai berikut: 1. Jika hakim memilih antara beberapa pidana pokok. Perbandingan beratnya pidana-pidana pokok yang sejenis ditentukan menurut maksimumnya masing-masing. 3. yang lamanya paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun melebihi pidana pokok atau pidana-pidana pokok yang dijatuhkan. maka dijatuhkan pidana atas tiap-tiap kejahatan.

kejahatan-kejahatan berdasarkan pasal-pasal 302 ayat 1. dan 70. Mengenai pelanggaran. 2. atau wakil itu sendiri yang harus diadukan. Jika tidak ada wakil. jumlah lamanya pidana kurungan dan pidana kurungan pengganti paling banyak satu tahun empat bulan. 373. juga mungkin atas pengaduan istrinya atau seorang keluarga sedarah dalam garis lurus. 364.379. . BAB VII MENGAJUKAN DAN MENARIK KEMBALI PENGADUAN DALAM HAL KEJAHATAN-KEJAHATAN YANG HANYA DITUNTUT ATAS PENGADUAN Pasal 72 1. dan orang itu umurnya belum cukup enam belas tahun dan lagi belum dewasa. atau jika itu tidak ada. maka untuk tiap-tiap pelanggaran dijatuhkan pidana sendirisendiri tanpa dikurangi. Pasal 71 Jika seseorang telah dijatuhi pidana. maupun pelanggaran dengan pelanggaran. maka penuntutan dilakukan atas pengaduan wali pengawas atau pengampu pengawas. atas pengaduan seorang keluarga sedarah dalam garis menyimpang sampai derajat ketiga. paling banyak delapan bulan. Pasal 73 2. atau majelis yang menjadi wali pengawas atau pengampu pengawas. maka pidana yang dahulu diperhitungkan pada pidana yang akan dijatuhkan dengan menggunakan aturan-aturan dalam bab ini mengenai hal perkara-perkara diadili pada saat yang sama. sedangkan jumlah lamanya pidana kurungan pengganti. Selama orang yang terkena kejahatan yang hanya boleh dituntut atas pengaduan. maka wakilnya yang sah dalam perkara perdata yang berhak mengadu. Pasal 70 bis Ketika menerapkan pasal-pasal 65. jumlah paling banyak delapan bulan. atau selama ia berada di bawah pengampuan yang disebabkan oleh hal lain daripada keborosan.perbarengan pelanggaran dengan kejahatan. kemudian dinyatakan bersalah lagi karena melakukan kejahatan atau pelanggaran lain sebelum ada putusan pidana itu. dan 482 dianggap sebagai pelanggaran. 66. dengan pengertian jika dijatuhkan pidana-pidana penjara atas kejahatan-kejahatan itu. 352.

di tempattempat yang mempunyai pengadilan-pengadilan tersebut. Pasal 74 1. Jika yang terkena kejahatan berhak mengadu pada saat tenggang waktu tersebut dalam ayat 1 belum habis. anaknya. 2 . Pengaduan hanya boleh diajukan dalam waktu enam bulan sejak orang yang berhak mengadu mengetahui adanya kejahatan. atau suaminya (istrinya) yang masih hidup kecuali kalau ternyata bahwa yang meninggal tidak menghendaki penuntutan. pengaduan masih boleh diajukan hanya selama sisa yang masih kurang pada tenggang waktu tersebut. MENJALANKAN 2. termasuk juga hakim pengadilan swapraja dan adat. maka terhadap orang itu dan karena tindak pidana itu pula. atau dalam waktu sembilan bulan jika bertempat tinggal di luar Indonesia. Dalam artian hakim Indonesia. maka setelah saat itu. Jika putusan yang menjadi tetap itu berasal dari hakim lain. putusan berupa pemidanaan dan telah dijalani seluruhnya atau telah diberi ampun atau wewenang untuk menjalankannya telah hapus karena daluwarsa. BAB VIII HAPUSNYA KEWENANGAN MENUNTUT PIDANA DAN PIDANA Pasal 76 1 Kecuali dalam hal putusan hakim masih mungkin diulangi. jika bertempat tinggal di Indonesia. Pasal 75 Orang yang mengajukan pengaduan. jika tertuduh meninggal dunia. Pasal 77 Kewenangan menuntut pidana hapus. orang tidak boleh dituntut dua kali karena perbuatan yang oleh hakim Indonesia terhadap dirinya telah diadili dengan putusan yang menjadi tetap.Jika yang terkena kejahatan meninggal di dalam tenggang waktu yang ditentukan dalam pasal berikut maka tanpa memperpanjang tenggang itu. tidak boleh diadakan penuntutan dalam hal: 1 2 putusan berupa pembebasan dari tuduhan atau lepas dari tuntutan hukum. berhak menarik kembali dalam waktu tiga bulan setelah pengaduan diajukan. penuntutan dilakukan atas pengaduan orang tuanya.

mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana penjara lebih dari tiga tahun. kecuali dalam hal. sesudah delapan belas tahun. . atau pidana penjara paling lama tiga tahun. 329. sesudah enam tahun. sesudah dua belas tahun. Pasal 81 Penundaan penuntutan pidana berhubung dengan adanya perselisihan prayudisial.hal berikut: 1. tenggang dimulai pada hari sesudah daftar-daftar yang memuat pelanggaranpelanggaran itu. dan 333. 2. Pasal 82 1. Pasal 80 1. Tiap-tiap tindakan penuntutan menghentikan daluwarsa. tenggang dimulai pada hari sesudah orang yang langsung terkena oleh kejahatan dibebaskan atau meninggal dunia. tenggang mulai berlaku pada hari sesudah barang yang dipalsu atau mata uang yang dirusak digunakan. dimulai tenggang daluwarsa baru. Pasal 79 Tenggang daluwarsa mulai berlaku pada hari sesudah perbuatan dilakukan. mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. Kewenangan menuntut pelanggaran yang diancam dengan pidana denda saja 3. menunda daluwarsa. mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana denda. mengenai pelanggaran dalam pasal 556 sampai dengan pasal 558a. 2. dipindah ke kantor tersebut. 3 4 2 Bagi orang yang pada saat melakukan perbuatan umurnya belum delapan belas tahun. menurut aturan-aturan umum yang menentukan bahwa register-register catatan sipil harus dipindah ke kantor panitera suatu pengadilan. atau telah diberitahukan kepadanya menurut cara yang ditentukan dalam aturan-aturan umum. masing-masing tenggang daluwarsa di atas dikurangi menjadi sepertiga. pidana kurungan. 330. Sesudah dihentikan. mengenai kejahatan dalam pasal-pasal 328. asal tindakan itu diketahui oleh orang yang dituntut. mengenai pemalsuan atau perusakan mata uang.Pasal 78 1 Kewenangan menuntut pidana hapus karena daluwarsa: 1 2 mengenai semua pelanggaran dan kejahatan yang dilakukan dengan percetakan sesudah satu tahun.

BAB IX ARTI BEBERAPA ISTILAH YANG DIPAKAI DALAM KITAB . 5. dan dalam waktu yang ditetapkan olehnya. 4. mulai berlaku tenggang daluwarsa baru. maka pada esok harinya setelah pencabutan. Bagaimanapun juga.menjadi hapus. dan mengenai kejahatan-kejahatan lainnya lamanya sama dengan tenggang daluwarsa bagi penuntutan pidana. yang pada saat melakukan perbuatan belum berumur enam belas tahun. 3. maka pada esok harinya setelah melarikan diri itu mulai berlaku tenggang daluwarsa baru. atau harganya harus dibayar menurut taksiran pejabat dalam ayat 1. 4. Dalam hal-hal pidana diperberat karena pengulangan. 3. 3. maka barang yang dikenai perampasan harus diserahkan pula. atas kuasa pejabat yang ditunjuk untuk itu oleh aturan-aturan umum. Pasal 83 Kewenangan menjalankan pidana hapus jika terpidana meninggal dunia. tenggang daluwarsa tidak boleh kurang dari lamanya pidana yang dijatuhkan. 2. ditambah sepertiga. mengenai kejahatan yang dilakukan dengan sarana percetakan lamanya lima tahun. meskipun perampasan kemerdekaan itu berhubung dengan pemidanaan lain. kalau dengan suka rela dibayar maksimum denda dan biayabiaya yang telah dikeluarkan kalau penuntutan telah dimulai. Wewenang menjalankan pidana mati tidak daluwarsa. Pasal 84 1. Kewenangan menjalankan pidana hapus karena daluwarsa. Tenggang daluwarsa mengenai semua pelanggaran lamanya dua tahun. Ketentuan-ketentuan dalam pasal ini tidak berlaku bagi orang yang belum dewasa. Tenggang daluwarsa tertuduh selama penjalanan pidana ditunda menurut perintah dalam suatu peraturan umum. Jika seorang terpidana melarikan diri selama menjalani pidana. Pasal 85 1. 2. Jika suatu pelepasan bersyarat dicabut. Jika di samping pidana denda ditentukan perampasan. dan juga selama terpidana dirampas kemerdekaannya. pemberatan itu tetap berlaku sekalipun kewenangan menuntut pidana terhadap pelanggaran yang dilakukan lebih dahulu telah hapus berdasarkan ayat 1 dan ayat 2 pasal ini. Tenggang daluwarsa mulai berlaku pada esok harinya setelah putusan hakim dapat dijalankan.

apabila dua orang atau lebih telah sepakat akan melakukan kejahatan. Pasal 91 1. mendapat cacat berat.UNDANG Pasal 86 Apabila disebut kejahatan.UNDANG. atau yang menimbulkan bahaya maut. terganggunya daya pikir selama empat minggu lebih. Dengan anak. Dengan bapak. 2. gugur atau matinya kandungan seorang perempuan. maka di situ termasuk pembantuan dan percobaan melakukan kejahatan. kehilangan salah satu panca indera. Pasal 87 Dikatakan ada makar untuk melakukan suatu perbuatan. Pasal 90 Luka berat berarti:        jatuh sakit atau mendapat luka yang tidak memberi harapan akan sembuh sama sekali. Dengan orang tua. apabila niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan. 4. Dalam kekuasaan bapak dicakup pula kekuasaan kepala keluarga. Pasal 88 Dikatakan ada permufakatan jahat. kecuali jika dinyatakan sebaliknya oleh suatu aturan. baik dalam arti kejahatan pada umumnya maupun dalam arti suatu kejahatan tertentu. Pasal 88 bis Dengan penggulingan pemerintahan dimaksud meniadakan atau mengubah secara tidak sah bentuk pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar. menderita sakit lumpuh. seperti dimaksud dalam pasal 53. dimaksud pula kepala keluarga. Pasal 89 Membuat orang pingsan atau tidak berdaya disamakan dengan menggunakan kekerasan. 3. tidak mampu terus-menerus untuk menjalankan tugas jabatan atau pekerjaan pencarian. dimaksud pula orang yang ada di bawah kekuasaan yang sama . dimaksud pula orang yang menjalankan kekuasaan yang sama dengan bapak.

atau surat izin sebagai pengganti sementara menurut aturan-aturan umum mengenai surat laut dan pas kapal di Indonesia. badan pemerintahan. yang disebut hakim termasuk juga orang-orang yang menjalankan peradilan administratif. Pasal 95a 1. 2. 2. 3. serta ketua-ketua dan anggota-anggota pengadilan agama. begitu juga orang-orang yang bukan karena pemilihan. Termasuk pula pesawat udara Indonesia adalah pesawat udara asing yang disewa tanpa awak pesawat dan dioperasikan oleh perusahaan penerbangan Indonesia. begitu juga semua anggota dewan subak. Pasal 95 Yang disebut kapal Indonesia ialah kapal yang mempunyai surat laut atau pas kapal. Pasal 93 1. Pasal 94 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. . 2. yang menjalankan kekuasaan yang sah. Yang dimaksud dengan pesawat udara Indonesia adalah pesawat udara yang didaftarkan di Indonesia. Yang disebut anak buah kapal ialah semua perwira atau kelasi yang ada di dalam kapal. 3. Pasal 92 bis Yang disebut pengusaha ialah tiap-tiap orang yang menjalankan perusahaan. Pasal 92 1. Semua anggota Angkatan Perang juga dianggap sebagai pejabat. Yang disebut penumpang ialah semua orang yang ada di kapal. butir 11. Yang disebut pejabat.1 Tahun 1946. yang dibentuk oleh pemerintah atau atas nama pemerintah. Yang disebut pejabat dan hakim termasuk juga hakim wasit. atau badan perwakilan rakyat. termasuk juga orang-orang yang dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. pasal VIII. Yang disebut nahkoda ialah orang yang memegang kekuasaan di kapal atau yang mewakilinya. kecuali nahkoda. dan semua kepala rakyat Indonesia asli dan kepala golongan Timur Asing.dengan kekuasaan bapak. menjadi anggota badan pembentuk undangundang.

Yang disebut musuh termasuk juga pemberontak. yang disebut bulan adalah waktu selama tiga puluh hari.Pasal 95b Yang dimaksud dengan dalam penerbangan adalah sejak saat pintu luar pesawat udara ditutup setelah naiknya penumpang (embarkasi) sampai saat pintu dibuka untuk penurunan penumpang (di embarkasi). tetapi bukan untuk masuk atau masuk melalui lubang di dalam tanah yang dengan sengaja digali. Pasal 97 Yang disebut hari adalah waktu selama dua puluh empat jam. . Dalam hal terjadi pendaratan darurat penerbangan dianggap terus berlangsung sampai saat penguasa yang berwenang mengambil alih tanggung jawab atas pesawat udara dan barang yang ada di dalamnya. Pasal 98 Yang disebut waktu malam yaitu waktu antara matahari terbenam dan matahari terbit. Pasal 95c Yang dimaksud dengan dalam dinas adalah jangka waktu sejak pesawat udara disiapkan oleh awak darat atau oleh awak pesawat untuk penerbangan tertentu. 3. begitu juga perang saudara. Yang disebut masa perang termasuk juga waktu selama perang sedang mengancam. begitu juga menyeberangi selokan atau parit yang digunakan sebagai batas penutup. Yang disebut perang termasuk juga permusuhan dengan daerah-daerah swapraja. segera sesudah diperintahkan mobilisasi Angkatan Perang dan selama mobilisasi itu berlaku. Pasal 99 Yang disebut memanjat termasuk juga masuk melalui lubang yang memang sudah ada. Begitu juga termasuk di situ negara atau kekuasaan yang akan menjadi lawan perang. Begitu juga dikatakan masih ada masa perang. hingga setelah 24 jam lewat sesudah setiap pendaratan. Pasal 96 1. 2. Pasal 100 Yang disebut anak kunci palsu termasuk juga segala perkakas yang tidak dimaksud untuk membuka kunci.

yaitu alat-alat penjaga keselamatan. mengalirkan. telegrap dan telepon tidak dimaksudkan 2. 9. atau menyerahkan tenaga listrik. begitu pula alat-alat yang berhubungan dengan itu. mengubah. 2.I Bab . dan babi.Pasal 101 Yang disebut ternak yaitu semua binatang yang berkuku satu. Dengan bangunan-bangunan bangunan listrik. alat-alat pendukung. 4. 382. 3. Pasal 101 bis 1. 8.perbuatan yang oleh ketentuan perundang-undangan lainnya diancam dengan pidana.VII Bab . 6.VIII Bab . dan alat-alat peringatan. Bab .III Bab . Bab . ATURAN PENUTUP Pasal 103 Ketentuan-ketentuan dalam Bab I sampai Bab VIII buku ini juga berlaku bagi perbuatan. Yang dimaksud bangunan listrik yaitu bangunan-bangunan yang gunanya untuk membangkitkan. alat-alat pemasang. binatang memamah biak.II Bab .KEJAHATAN 1.IV Bab .IX Kejahatan Terhadap Keamanan Negara Kejahatan-kejahatan Presiden Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Kejahatan-kejahatan Terhadap Negara Sahabat dan Terhadap Kepala Negara Sahabat Serta Wakilnya Kejahatan Terhadap Melakukan Kewajiban dan Hak Kenegaraan Kejahatan Terhadap Ketertiban Umum Perkelahian Tanding Kejahatan yang Membahayakan Keamanan Umum bagi Orang atau Barang Kejahatan Terhadap Penguasa Umum Sumpah Palsu dan Keterangan Palsu Pemalsuan Mata Uang dan Uang Kertas Pemalsuan Meterai dan Merek 10.VI Bab . Pasal 102 Ditiadakan dengan Staatsblad 1920 No. Bab .XI . 5. BUKU KEDUA . kecuali jika oleh undang-undang ditentukan lain.X 11. 7.V Bab .

XXI 22. Pasal 106 Makar dengan maksud supaya seluruh atau sebagian dari wilayah negara. Bab . atau merampas kemerdekaan. Bab . Bab . Bab .XIX 20. Bab . Bab . Bab . Bab . atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah. butir 13.XV 16. Bab .XVI 17.XXVIII 29.XX 21. Bab .XXII 23. Bab . Pasal 105 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.XVIII 19. Bab .XIII 14.XXX Penadahan Penerbitan dan Percetakan BAB I KEJAHATAN TERHADAP KEAMANAN NEGARA Pasal 104 Makar dengan maksud untuk membunuh.XXIX 30. Bab . Bab . pasal VIII. Bab . 1 Tahun 1946. diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama .XXIV 25. Bab . Bab .XXVI 27.XXIX Pemalsuan Surat Kejahatan Terhadap Asal-Usul dan Perkawinan Kejahatan Terhadap Kesusilaan Meninggalkan Orang yang Perlu Ditolong Penghinaan Membuka Rahasia Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang Kejahatan Terhadap Nyawa Penganiayaan Menyebabkan Mati atau Luka-luka Karena Kealpaan Pencurian Pemerasan dan Pengancaman Penggelapan Perbuatan Curang Perbuatan Merugikan Pemiutang atau Orang yang Mempunyai Hak Menghancurkan atau Merusakkan Barang Kejahatan Jabatan Kejahatan Pelayaran Kejahatan Penerbangan Sarana/Prasarana Penerbangan dan Kejahatan Terhadap 31. Bab .XVII 18.XII 13.XXV 26. Bab .12.XIV 15.XXIII 24.XXVII 28. diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Bab .

dua puluh tahun. Pasal 107 (1) (2) Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Para pemimpin dan pengatur makar tersebut dalam ayat 1, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 108 (1). Barang siapa bersalah karena pemberontakan, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun : 1. 2. orang yang melawan pemerintah Indonesia dengan senjata; orang yang dengan maksud melawan Pemerintah Indonesia menyerbu bersama- sama atau menggabungkan diri pada gerombolan yang melawan Pemerintah dengan senjata.

(2).

Para pemimpin dan para pengatur pemberontakan diancam dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 109

Pasal ini ditiadakan berdasarkan S. 1930 No. 31. Pasal 110 (1). Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan menurut pasal 104, 106, 107, dan 108 diancam berdasarkan ancaman pidana dalam pasal-pasal tersebut. Pidana yang sama diterapkan terhadap orang-orang yang dengan maksud berdasarkan pasal 104, 106, dan 108, mempersiapkan atau memperlancar kejahatan : 1. berusaha menggerakkan orang lain untuk melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan agar memberi bantuan pada waktu melakukan atau memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan; berusaha memperoleh kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan bagi diri sendiri atau orang lain; memiliki persediaan barang-barang yang diketahuinya berguna untuk melakukan kejahatan; mempersiapkan atau memiliki rencana untuk melaksanakan kejahatan yang bertujuan untuk memberitahukan kepada orang lain; berusaha mencegah, merintangi atau menggagalkan tindakan

(2).

2. 3. 4.

5.

yang diadakan pemerintah untuk mencegah atau menindas pelaksanaan kejahatan. (3). Barang-barang sebagaimana dimaksud dalam butir 3 ayat sebelumnya, dirampas. (4). Tidak dipidana barang siapa yang ternyata bermaksud hanya mempersiapkan atau memperlancar perubahan ketatanegaraan dalam artian umum. (5). Jika dalam salah satu hal seperti yang dimaksud dalam ayat 1 dan 2 pasal ini, kejahatan sungguh terjadi, pidananya dapat dilipatkan dua kali. Pasal 111 (1) Barang siapa mengadakan hubungan dengan negara asing dengan maksud menggerakkannya untuk melakukan perbuatan permusuhan atau perang terhadap negara, memperkuat niat mereka, menjanjikan bantuan atau membantu mempersiapkan mereka untuk melakukan perbuatan permufakatan atau perang terhadap negara, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Jika perbuatan permusuhan dilakukan atau terjadi perang, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 111 bis (1). Dengan pidana penjara paling lama enam tahun diancam : 1. barang siapa mengadakan hubungan dengan orang atau badan yang berkedudukan di luar Indonesia, dengan maksud untuk menggerakkan orang atau badan itu supaya membantu mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan untuk menggulingkan pemerintah, untuk memperkuat niat orang atau badan itu atau menjanjikan atau memberi bantuan kepada orang atau badan itu atau menyiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah; barang siapa memaksudkan suatu benda yang dapat digunakan untuk memberi bantuan material dalam mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah, sedangkan diketahuinya atau ada alasan kuat untuk menduga bahwa benda tersebut akan dipergunakan untuk perbuatan tersebut; orang yang mempunyai atau mengadakan perjanjian mengenai suatu benda yang dapat dipergunakan untuk memberikan bantuan material dalam mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah, sedangkan diketahuinya atau ada alasan baginya untuk menduga bahwa benda itu akan dipergunakan untuk perbuatan tersebut atau benda itu atau barang lain sebagai penggantinya, dimaksudkan dengan tujuan tersebut atau untuk dapat

(2)

2.

3.

diperuntukkan bagi tujuan itu berkedudukan di luar Indonesia. (2).

oleh

orang

atau

benda

yang

Benda-benda yang dengan mana atau yang ada hubungan dengan ayat 1 ke-2 dan ke-3 yang dipakai untuk melakukan kejahatan, dapat dirampas. Pasal 112

Barang siapa dengan sengaja mengumumkan surat-surat, berita-berita atau keterangan- keterangan yang diketahuinya bahwa harus dirahasiakan untuk kepentingan negara, atau dengan sengaja memberitahukan atau memberikannya kepada negara asing, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 113 (1) Barang siapa dengan sengaja, untuk seluruhnya atau sebagian mengumumkan, atau memberitahukan maupun menyerahkan kepada orang yang tidak berwenang mengetahui, surat-surat, peta-peta, rencana-rencana, gambar-gambar atau benda-benda yang bersifat rahasia yang bersangkutan dengan pertahanan atau keamanan Indonesia terhadap serangan dari luar, yang ada padanya atau yang isinya, bentuknya atau susunannya bendabenda itu diketahui olehnya, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jika surat-surat atau benda-benda ada pada yang bersalah, atau pengetahuannya tentang itu karena pencariannya, pidananya dapat ditambah sepertiga. Pasal 114 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan surat-surat atau benda- benda rahasia sebagaimana yang dimaksudkan dalam pasal 113 harus menjadi tugasnya untuk menyimpan atau menaruhnya, bentuk atau susunannya atau seluruh atau sebagian diketahui oleh umum atau dikuasai atau diketahui oleh orang lain (atau) tidak berwenang mengetahui, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 115 Barang siapa melihat atau membaca surat-surat atau benda-benda rahasia sebagaimana dimaksud dalam pasal 113, untuk seluruhnya atau sebagian, sedangkan diketahui atau selayaknya harus diduganya bahwa benda-benda itu tidak dimaksud untuk diketahui olehnya, begitu pula jika membuat atau menyuruh membuat salinan atau ikhtisar dengan huruf atau dalam bahasa apa pun juga, membuat atau menyuruh buat teraan, gambaran atau jika tidak menyerahkan benda-benda itu kepada pejabat kehakiman, kepolisian atau pamong praja, dalam hal benda-benda itu ke tangannya, diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun.

(2)

sengaja membuat. 117. 118. Pasal 120 Jika kejahatan tersebut pasal 113. mempunyai. menyembunyikan atau mengangkut gambar potret atau gambar tangan maupun keterangan-keterangan atau petunjuk-petunjuk lain mengenai daerah seperti tersebut dalam pasal ke-2. . 2. persenjataan. dengan sengaja memasuki bangunan Angkatan Darat atau Angkatan Laut. perbekalan. mengumpulkan. mengumpulkan. perlengkapan mesin. Pasal 119 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun : 1. barang siapa memberi pondokan kepada orang lain.Pasal 116 Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 113 dan 115. menyembunyikan atau petunjuk-petunjuk lain mengenai sesuatu hal yang bersangkutan dengan kepentingan tentara. bentuk. Pasal 118 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau denda sembilan ribu rupiah. dengan sengaja memasuki daerah. mempunyai. barang siapa tanpa wenang. barang siapa menyembunyikan benda-benda yang diketahuinya bahwa dengan cara apapun juga. padahal tidak wenang untuk itu. 115. Pasal 117 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau kekuatan orang dari bangunan pertahanan atau sesuatu hal lain yang bersangkutan dengan kepentingan tentara. 3. menyamakan. menyimpan. 1. atau mempunyai niat atau sedang mencoba untuk mengetahui letak. atau 2. atau memasuki kapal perang melalui jalan yang bukan jalan biasa. barang siapa tanpa wenang. yang diketahuinya mempunyai niat atau sedang mencoba untuk mengetahui benda-benda rahasia seperti tersebut dalam pasal 113. yang oleh Presiden atau atas namanya. atau oleh penguasa tentara ditentukan sebagai daerah tentara yang dilarang. susunan. menyimpan. beserta segala sesuatu yang ada di situ. dengan sengaja membuat. 119 dilakukan dengan akal curang seperti penyesatan. pemakaian nama atau kedudukan palsu. akan diperlukan dalam melaksanakan niat seperti tersebut pada ke-1. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun.

diancam dengan pidana penjara lima belas tahun. Angkatan Darat atau bagian daripadanya. keuntungan atau upah dalam bentuk apapun juga.dengan menawarkan atau menerima. menghancurkan atau merusakkan sesuatu tempat atau pos yang diperkuat atau diduduki. atau akan menghadapi perang dengan Indonesia. Pidana mati atau pidana seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun dijatuhkan jika si pembuat : 1. atau dilakukan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. gudang persediaan perang. Pasal 124 (1). barang siapa dalam masa perang yang tidak menyangkut Indonesia. suatu alat perhubungan. Diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu atau paling lama dua puluh tahun jika si pembuat : 1. 2. memberitahukan atau menyerahkan kepada musuh. Pasal 122 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. atau kas perang ataupun Angkatan Laut. khusus untuk mempertahankan kenetralan tersebut. membayangkan atau menjanjikan hadiah. menghalang-halangi atau menggagalkan . atau penulisan mengenai bangunan-bangunan tentara. barang siapa dalam masa perang dengan sengaja melanggar aturan yang dikeluarkan dan diumumkan oleh pemerintah guna keselamatan negara. atau memberikan pondokan kepadanya. gambar. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Barang siapa dalam masa perang dengan sengaja memberi bantuan kepada musuh atau merugikan negara terhadap musuh. merintangi. dengan sengaja melakukan perbuatan yang membahayakan kenetralan negara. 2. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. rencana. pada hal ia mengetahui bahwa negara itu sedang perang dengan negara Indonesia. menjadi mata-mata musuh. Pasal 121 Barang siapa ditugaskan pemerintah untuk berunding dengan suatu negara asing. diancam dalam hal terakhir jika pecah perang. dengan sengaja merugikan negara. maka pidana hilang kemerdekaan dapat diperberat lipat dua. atau dengan sengaja melanggar suatu aturan yang dikeluarkan dan diumumkan oleh pemerintah. Pasal 123 Seorang warga negara Indonesia yang dengan suka rela masuk tentara negara asing. memberitahukan atau memberikan kepada musuh peta. (2). (3).

2.hak berdasarkan pasal 35 no. membiarkan tipu muslihat itu.suatu untuk menggenangi air atau karya tentara lainnya yang direncanakan atau diselenggarakan untuk menangkis atau menyerang. diterapkan jika salah satu perbuatan dilakukan terhadap atau bersangkutan dengan negara sekutu dalam perang bersama. BAB II KEJAHATAN . pemberontakan atau desersi di kalangan Angkatan Perang. Pasal 128 (1) (2) (3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal 104. dan dapat diperintahkan supaya putusan hakim diumumkan.barang keperluan Angkatan Laut atau Angkatan Darat.barang. memberikan pondokan kepada mata-mata menyembunyikannya atau membantunya melarikan diri. 1 . yang bersalah dapat dilarang menjalankan pencarian yang dijalankannya ketika melakukan kejahatan itu.3. 1 . dapat dipidana pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. 2. Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal-pasal 106 . musuh. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. menyebabkan atau memperlancar timbulnya huru-hara.4. diancam dengan pidana paling lama enam tahun. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa diserahi mengawasi penyerahan barang. Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal 127. menggerakkan atau memperlancar pelarian (desersi) prajurit yang bertugas untuk negara.KEJAHATAN TERHADAP MARTABAT PRESIDEN (2) . tidak dengan maksud membantu musuh atau merugikan negara sehingga menguntungkan musuh. dapat dipidana pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. 1 . Pasal 126 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun barang siapa dalam masa perang.5. Pasal 125 Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 124.108. dicabut hak. 110 125. dengan sengaja : 1. Pasal 129 Pidana-pidana yang berdasarkan terhadap perbuatan-perbuatan dalam pasalpasal 124 .127. Pasal 127 (1) Barang siapa dalam masa perang menjalankan tipu muslihat dalam penyerahan barang.

mempertunjukkan. atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus ribu rupiah. pasal VIII. 1 Tahun 1946. pasal VIII. jika itu dilakukan di luar kehadiran yang dihina. Pasal 132 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. butir 23. maupun tidak di muka umum baik lisan atau tulisan. pasal VIII butir 25. Pasal 136 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. 1 Tahun 1946. bertentangan dengan kehendaknya dan oleh karena itu merasa tersinggung. 1 Tahun 1946. 1 Tahun 1946. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. Pasal 137 (1) Barang siapa menyiarkan. butir 21. butir 23. yang tidak termasuk dalam ketentuan pidana lain yang lebih berat. atau menempelkan di muka umum tulisan atau lukisan yang berisi penghinaan terhadap Presiden atau Wakil Presiden.DAN WAKIL PRESIDEN Pasal 130 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. namun di hadapan lebih dari empat orang. Pasal 133 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. atau di hadapan orang ketiga. Pasal 135 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. butir 25. Pasal 131 Tiap-tiap penyerangan terhadap diri presiden atau Wakil Presiden. 1 Tahun 1946. pasal VIII. Pasal 136 bis Pengertian penghinaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 134 mencakup juga perumusan perbuatan dalam pasal 135. baik dengan tingkah laku di muka umum. dengan maksud supaya isi penghinaan diketahui atau lebih . pasal VIII. Pasal 134 Penghinaan dengan sengaja terhadap Presiden atau Wakil Presiden diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. (1) butir 29. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 131. 1 . maka terhadapnya dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. butir 28. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.KEJAHATAN TERHADAP NEGARA SAHABAT DAN TERHADAP KEPALA NEGARA SAHABAT SERTA WAKILNYA Pasal 139a Makar dengan maksud melepaskan wilayah atau daerah lain dari suatu negara sahabat untuk seluruhnya atau sebagian dari kekuasaan pemerintah yang berkuasa di situ. 1 Tahun 1946. pasal VIII. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. dan pada waktu itu belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga.diketahui oleh umum.3.4. 1 Tahun 1946. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. Pasal 139b Makar dengan maksud meniadakan atau mengubah secara tidak sah bentuk pemerintahan negara sahabat atau daerahnya yang lain. Ayat ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. Pasal 139c Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dirumuskan dalam pasal-pasal 139a dan 139b. 1 . pasal VIII. (2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan pada waktu menjalankan pencariannya. BAB III KEJAHATAN . Pasal 138 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. Pasal 140 . (3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 134. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan.

1 . diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 145 (1) (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 140. dengan maksud supaya penghinaan itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum.5. ia dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut.(1) Makar terhadap nyawa atau kemerdekaan raja yang memerintah atau kepala negara sahabat. Jika yang bersalah melakukan kejahatan itu pada waktu menjalankan pencariannya. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana paling banyak empat ribu lima ratus ribu rupiah. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. Jika mekar terhadap nyawa mengakibatkan kematian atau dilakukan dengan rencana terlebih dahulu mengakibatkan kematian. Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal (2) . diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan atau lukisan yang berisi penghinaan terhadap raja yang memerintah. atau wakil negara asing di Indonesia dalam pangkatnya. Pasal 142a Barang siapa menodai bendera kebangsaan negara sahabat diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang tidak termasuk dalam ketentuan pidana yang lebih berat. diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 142 Penghinaan dengan sengaja terhadap raja yang memerintah atau kepala negara sahabat. Pasal 141 (2) (3) Tiap-tiap perbuatan penyerangan terhadap diri raja yang memerintah atau kepala negara sahabat. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dan pada saat itu belum lewat dua tahun sejak ada pemidanaan yang tetap karena kejahatan semacam itu juga. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. atau kepala negara sahabat. Jika makar terhadap nyawa dilakukan dengan rencana terlebih dahulu mengakibatkan kematian. Pasal 144 (1) Barang siapa menyiarkan.

(3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal-pasal 139a. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. 139b. badan pemerintahan atau badan perwakilan rakyat. HAK .4.141. dengan sengaja merintangi ketua atau anggota badan pembentuk undang-undang. badan pemerintahan atau badan perwakilan rakyat. yang dibentuk oleh atau atas nama Pemerintah. yang dibentuk oleh atau atas nama Pemerintah. 142. Pasal 147 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. dan 143. 139c. BAB IV KEJAHATAN TERHADAP MELAKUKAN KEWAJIBAN DAN KENEGARAAN Pasal 146 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan membubarkan rapat badan pembentuk undang-undang.3. untuk menghadiri rapat badan-badan itu. 1 . atau memaksa badan-badan itu supaya mengambil atau tidak mengambil sesuatu putusan atau mengambil sesuatu putusan atau mengusir ketua atau anggota rapat itu. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. diancam dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun. 1 . dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 335 no.

Pasal 152 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum dengan sengaja menggagalkan pemungutan suara yang telah diadakan atau mengadakan tipu muslihat yang menyebabkan putusan pemungutan suara itu lain dari yang seharusnya diperoleh berdasarkan kartu-kartu pemungutan suara yang masuk secara sah atau berdasarkan suara-suara yang dikeluarkan secara sah. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 ke 1 .aturan umum. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 ke-3. Pasal 150 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. yang dengan menerima pemberian atau janji.3. Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih.Pasal 148 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum. dengan memberi atau menjanjikan sesuatu. Pasal 153 (1) (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 146. dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. menyuap seseorang supaya tidak memakai hak pilihnya atau supaya memakai hak itu menurut cara tertentu. melakukan tipu muslihat sehingga suara seorang pemilih menjadi tidak berharga atau menyebabkan orang lain daripada yang dimaksud oleh pemilih yang ditunjuk. Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 147 152. dengan sengaja merintangi seseorang memakai hak pilihnya dengan bebas dan tidak terganggu. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling lama empat ribu lima ratus rupiah. melakukan tipu muslihat berdasarkan aturan-aturan umum. Pasal 151 Barang siapa memakai nama orang lain untuk ikut dalam pemilihan berdasarkan aturan. (2) . diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. mau disuap. Pasal 149 (1) Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum.

kebencian atau penghinaan terhadap Pemerintah Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat puluh lima ribu rupiah. butir 32. Pasal 154a Barang siapa menodai bendera kebangsaan Republik Indonesia dan lambang Negara Republik Indonesia. Pasal 154 Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan. Pasal 156 Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena melakukan kejahatan semacam itu juga. kebencian atau penghinaan terhadap Pemerintah Indonesia. Perkataan golongan dalam pasal ini dan (2) . yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. 1 Tahun 1946. Pasal 155 (1) Barang siapa menyiarkan. Pasal 153 ter Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. mempertunjukkan atau menempelkan tulisan atau lukisan di muka umum yang mengandung pernyataan perasaan permusuhan. pasal 8. kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.BAB V KEJAHATAN TERHADAP KETERTIBAN UMUM Pasal 153 bis Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. butir 32. dengan maksud supaya isinya diketahui atau lebih diketahui oleh umum. 1 Tahun 1946. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. pasal 8.

baik yang diadakan di Indonesia maupun di luar negeri. asal. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apa pun juga. tempat. kebencian atau penghinaan di antara atau terhadap golongangolongan rakyat Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. seperti yang dimaksudkan dalam pasal 158. Pasal 156a Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan : a. dengan maksud supaya isinya diketahui atau lebih diketahui oleh umum. atau menyiapkan ataupun memudahkan pemilihan itu. kebangsaan atau kedudukan menurut hukum tata negara. yang pada pokoknya bersifat permusuhan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau pidana denda paling banyak tujuh ribu lima ratus rupiah. penyalahgunaan penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. keturunan. Pasal 160 Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya (2) . Pasal 158 Barang siapa menyelenggarakan pemilihan anggota untuk suatu lembaga kenegaraan asing di Indonesia. baik yang diadakan di Indonesia maupun di luar negeri. b. agama.pasal berikutnya berarti tiap-tiap bagian dari rakyat Indonesia yang berbeda dengan suatu atau beberapa bagian lainnya karena ras. yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa. Pasal 159 Barang siapa turut serta dalam pemilihan umum. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut padu waktu menjalankan pencariannya dan pada saat. yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. mempertunjukkan atau menempelkan tulisan atau lukisan di muka umum. negeri asal. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat rupiah lima ratus rupiah. atau Pasal 157 (1) Barang siapa menyiarkan. yang isinya mengandung pernyataan perasaan permusuhan.

melakukan perbuatan pidana. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 163 bis (1) Barang siapa dengan menggunakan salah satu sarana tersebut dalam pasal (2) (2) . menentang penguasa umum dengan kekerasan. melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang. Pasal 162 Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menawarkan untuk memberi keterangan. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. Pasal 161 bis Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. kesempatan atau sarana guna melakukan tindak pidana. kesempatan atau sarana guna melakukan tindak pidana dengan maksud supaya penawaran itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. Pasal 163 (1) Barang siapa menyiarkan. yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. pasal 8. Pasal 161 (1) Barang siapa menyiarkan. 1 Tahun 1946. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan yang berisi penawaran untuk memberi keterangan. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan yang menghasut supaya melakukan perbuatan pidana. butir 34. atau menentang sesuatu hal lain seperti tersebut dalam pasal di atas. dengan maksud supaya isi yang menghasut diketahui atau lebih diketahui oleh umum. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga.

dan kejahatan itu atau percobaan untuk itu dapat dipidana tidak terjadi.55 ke-2 berusaha menggerakkan orang lain supaya melakukan kejahatan. Pidana tersebut diterapkan terhadap orang yang mengetahui bahwa sesuatu kejahatan berdasarkan ayat 1 telah dilakukan. untuk desersi. sedang masih ada waktu untuk mencegah kejahatan itu. 113. 250 atau salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 264 dan 275 sepanjang mengenai surat kredit yang diperuntukkan bagi peredaran. dan dengan sengaja tidak segera memberitahukan tentang hal itu kepada pejabat kehakiman atau kepolisian atau kepada orang yang terancam oleh kejahatan itu. tetapi dengan pengertian bahwa sekali-kali tidak dapat dijatuhkan pidana yang lebih berat daripada yang dapat dijatuhkan karena percobaan kejahatan atau apabila percobaan itu tidak dapat dipidana karena kejahatan itu sendiri. sedang masih ada waktu untuk mencegah kejahatan itu. 106. 115.pihak tersebut dalam ayat 1. 107. untuk membunuh dengan rencana. sepanjang kejahatan itu membahayakan nyawa orang atau untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasalpasal 224. dan telah membahayakan nyawa orang pada saat akibat masih dapat dicegah. dipidana jika kejahatan itu jadi dilakukan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. Pasal 164 Barang siapa mengetahui ada sesuatu permufakatan untuk melakukan kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. dan 108. dan 108. (2) Aturan tersebut tidak berlaku. 106. Pasal 165 (1) Barang siapa mengetahui ada niat untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dan 115 . dengan sengaja tidak memberitahukannya kepada pihak. dan dengan sengaja tidak segera memberitahukan hal itu kepada pejabat kehakiman atau kepolisian atau kepada orang yang terancam oleh kejahatan itu. untuk menculik atau memerkosa atau mengetahui adanya niat untuk melakukan kejahatan tersebut dalam bab 8 dalam kitab undang-undang ini. 187 atau 187 bis. 107. 124.113. dipidana jika kejahatan itu jadi dilakukan.129 dan 131 atau niat untuk lari dari tentara dalam masa perang. 228. Pasal 166 Ketentuan dalam pasal 164 dan 165 tidak berlaku bagi orang yang dengan memberitahukan itu mungkin mendatangkan bahaya penuntutan pidana bagi diri (2) . jika tidak mengakibatkan kejahatan atau percobaan kejahatan disebabkan karena kehendaknya sendiri. 110 .

Pasal 168 (1) Barang siapa memaksa masuk ke dalam ruangan untuk dinas umum. dianggap memaksa masuk. Pasal 167 (1) Barang siapa memaksa masuk ke dalam rumah. atau pakaian jabatan palsu. bagi seorang keluarganya sedarah atau semenda dalam garis lurus atau garis menyimpang derajat kedua atau ketiga. Jika mengeluarkan ancaman atau menggunakan sarana yang dapat menakutkan orang. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. Pidana tersebut dalam ayat 1 dan 3 dapat ditambah sepertiga. Jika ia mengeluarkan ancaman atau menggunakan sarana yang dapat menakutkan orang. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dan atas permintaan pejabat yang berwenang tidak pergi dengan segera. diancam dengan pidana penjara menjadi paling lama satu tahun empat bulan. Barang siapa masuk dengan merusak atau memanjat. ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai orang lain dengan melawan hukum atau berada di situ dengan melawan hukum. (2) (3) (4) (2) (3) (4) .sendiri. dengan menggunakan anak kunci palsu. atau berada di situ dengan melawan hukum. berhubung dengan jabatan atau pencariannya. dianggap memaksa masuk. dengan menggunakan anak kunci palsu. atau barang siapa tidak setahu pejabat yang berwenang lebih dahulu serta bukan karena kekhilafan masuk dan kedapatan di situ pada waktu malam. bagi suami atau bekas suaminya. perintah palsu. diancam dengan pidana penjara paling lema sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dan atas permintaan yang berhak atau suruhannya tidak pergi dengan segera. Barang siapa masuk dengan merusak atau memanjat. jika yang melakukan kejahatan dua orang atau lebih dengan bersekutu. atau turut serta dalam perkumpulan lainnya yang dilarang oleh aturan-aturan umum. atau barang siapa tidak setahu yang berhak lebih dahulu serta bukan karena kekhilafan masuk dan kedapatan di situ pada waktu malam. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. atau bagi orang lain yang jika dituntut. Pidana tersebut dalam ayat 1 dan 3 dapat ditambah sepertiga jika yang melakukan kejahatan dua orang atau lebih dengan bersekutu. Pasal 169 (1) Turut serta dalam perkumpulan yang bertujuan melakukan kejahatan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. dimungkinkan pembebasan menjadi saksi terhadap orang tersebut.

(2) Turut serta dalam perkumpulan yang bertujuan melakukan pelanggaran. Pasal 173 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan merintangi rapat. Pasal 172 Barang siapa dengan sengaja mengganggu ketenangan dengan mengeluarkan teriakan-teriakan. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. (2). diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun. pasal 8. Pasal 174 Barang siapa dengan sengaja mengganggu rapat umum yang diizinkan dengan jalan menimbulkan kekacauan atau suara gaduh. Pasal 89 tidak diterapkan.luka. atau tanda-tanda bahaya palsu. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. jika kekerasan mengakibatkan luka berat. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 171 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang no. 1 Tahun 1946. (3). umum yang diizinkan. butir 37. 3. Pasal 170 (3) (1). pidana dapat ditambah sepertiga. 2. Yang bersalah diancam : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Terhadap pendiri atau pengurus. atau upacara keagamaan yang . Pasal 175 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan merintangi pertemuan keagamaan yang bersifat umum dan diizinkan. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang. jika kekerasan mengakibatkan maut. jika ia dengan sengaja menghancurkan barang atau jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka.

diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 176 .diizinkan. atau upacara penguburan jenazah.

diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 177 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah : 1. Pasal 180 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menggali atau mengambil jenazah atau memindahkan atau mengangkut jenazah yang sudah digali atau diambil. BAB VI PERKELAHIAN TANDING Pasal 182 . diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 181 Barang siapa mengubur. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. Pasal 178 Barang siapa dengan sengaja merintangi atau menghalang-halangi jalan masuk atau pengangkutan mayat ke kuburan yang diizinkan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. atau upacara keagamaan yang diizinkan atau upacara penguburan jenazah. menyembunyikan.Barang siapa dengan sengaja mengganggu pertemuan keagamaan yang bersifat. membawa lari atau menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian atau kelahirannya. Pasal 179 Barang siapa dengan sengaja menodai kuburan atau dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan atau merusak tanda peringatan di tempat kuburan. dengan menimbulkan kekacauan atau suara gaduh. umum dan diizinkan. barang siapa menghina benda-benda untuk keperluan ibadat di tempat atau pada waktu ibadat dilakukan. 2. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. barang siapa menertawakan seorang petugas agama dalam menjalankan tugas yang diizinkan.

barang siapa dengan sengaja meneruskan tantangan. diancam : (1) barang siapa menantang seorang untuk perkelahian tanding atau menyuruh orang menerima tantangan. bilamana hal itu mengakibatkan perkelahian tanding. (2) . bilamana hal itu mengakibatkan perkelahian tanding.Dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan.

diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. barang siapa melukai berat tubuh lawannya. jika persyaratan tidak diatur terlebih dahulu. bersalah melakukan perbuatan penipuan atau membiarkan para pihak melakukan perbuatan penipuan.Pasal 183 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling tinggi tiga ratus rupiah. barang siapa di muka umum atau di hadapan pihak ketiga mencerca atau mengejek seseorang oleh karena yang bersangkutan tidak mau menentang atau menolak tantangan untuk perkelahian tanding. Para saksi diancam : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 184 (1) (2) (3) (4) Seseorang diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. . jika ia dalam perkelahian tanding itu tidak melukai tubuh pihak lawannya. atau jika perkelahian tanding itu dilakukan dengan perjanjian hidup atau mati. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. pembunuhan atau penganiayaan : 1. jika perkelahian tanding tidak dilakukan di hadapan saksi kedua belah pihak. Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun dan empat bulan. (5) 2. atau jika para saksi menghasut para pihak untuk perkelahian tanding. jika pelaku dengan sengaja dan merugikan pihak lawan. 3. Pasal 186 (1). 2. Barang siapa yang merampas nyawa lawannya. Pasal 185 Barang siapa dalam perkelahian tanding merampas nyawa pihak lawan atau melukai tubuhnya. barang siapa melukai tubuh lawannya. Para saksi dan dokter yang menghadiri perkelahian tanding. maka diterapkan ketentuan-ketentuan mengenai pembunuhan berencana. Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. jika persyaratan tidak diatur terlebih dahulu. tidak dipidana. dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. Percobaan perkelahian tanding tidak dipidana. jika para saksi dengan sengaja dan merugikan salah satu atau kedua belah pihak. atau membiarkan dilakukan penyimpangan daripada syarat-syarat. bersalah melakukan perbuatan penipuan atau yang menyimpang dari persyaratan. (2).

ketentuan-ketentuan mengenai pembunuhan berencana.3. jika ia dengan sengaja dan merugikan pihak itu bersalah melakukan perbuatan penipuan atau membiarkan penyimpangan dari persyaratan yang merugikan yang dikalahkan atau dilukai. di mana satu pihak dirampas nyawanya atau menderita karena dilukai tubuhnya. . pembunuhan atau penganiayaan diterapkan terhadap saksi dalam perkelahian tanding.

dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan sengaja dan BAGI (2) . ledakan atau banjir. menerima. jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya umum bagi barang. jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya bagi nyawa orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. berusaha memperoleh. atau jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. benda. seperti tersebut di atas.1) Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran. 3. diancam : 1. mempunyai persediaan. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. 1960 . untuk melakukan salah satu kejahatan tersebut dalam pasal 187 dan 187 bis. Pasal 187 ter Permufakatan jahat. Tidak mampunya bahan-bahan. ledakan atau banjir.N. jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati.benda atau perkakas-perkakas yang diketahui atau selayaknya harus diduga bahwa diperuntukkan. Pasal 188 ( L. atau kalau ada kesempatan akan diperuntukkan. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. untuk menimbulkan ledakan yang membahayakan nyawa orang atau menimbulkan bahaya umum bagi barang. dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. mengangkut atau memasukkan ke Indonesia bahan-bahan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. menyembunyikan. jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. benda-benda atau perkakas-perkakas untuk menimbulkan ledakan. 2.BAB VII KEJAHATAN YANG MEMBAHAYAKAN KEAMANAN UMUM ORANG ATAU BARANG Pasal 187 Barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran. tidak menghapuskan pengenaan pidana. Pasal 187 bis (1) Barang siapa membuat. Pasal 189 Barang siapa pada waktu ada atau akan ada kebakaran. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Pasal 191 ter Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan suatu bangunan listrik hancur.perkakas atau menggagalkan usaha untuk membetulkan tanggul-tanggul atau bangunan.bangunan pengairan. atau merintangi usaha untuk mencegah atau menahan banjir. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 191 bis Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. atau menyebabkan jalan atau bekerjanya bangunan itu terganggu. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. atau akan ada banjir. diancam : 1. jika karena perbuatan itu timbul rintangan atau kesukaran dalam penyerahan tenaga listrik untuk kepentingan umum. Pasal 190 Barang siapa pada waktu ada. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. atau usaha untuk menyelamatkan atau membetulkan bangunan itu gagal atau menjadi sukar. dengan sengaja dan melawan hukum menyembunyikan atau membikin tak dapat dipakai bahan-bahan untuk tanggul atau perkakas. rusak atau tak dapat dipakai atau menyebabkan jalannya atau bekerjanya bangunan itu terganggu. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan 2. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. membikin tak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk menahan atau menyalurkan diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun jika karena perbuatan itu timbul bahaya banjir. 3. atau menggagalkan atau mempersukar usaha untuk menyelamatkan atau membetulkan bangunan itu. . diancam : 1.melawan hukum menyembunyikan atau membikin tak dapat dipakai perkakasperkakas atau alat-alat pemadam api atau dengan cara apa pun merintangi atau menghalang-halangi pekerjaan memadamkan api. Pasal 191 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. 4. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. merusak atau membikin tak dapat dipakai bangunan listrik.

2. diancam : 3.paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. membikin tak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk lalu lintas umum. atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan itu. jika menimbulkan rintangan atau kesukaran dalam memberikan tenaga listrik untuk kepentingan umum atau menimbulkan bahaya umum bagi barang. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 192 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. jika mengakibatkan orang mati. atau merintangi jalan umum darat atau air. . dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. jika membahayakan nyawa orang lain.

dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. atau menyebabkan jalan umum darat atau air dirintangi.1. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas dan mengakibatkan orang mati. jika karena (2) (2) . yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas. yang bersalah diancam pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. atau usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan itu digagalkan. 2. mengambil atau memindahkan tanda untuk keamanan pelayaran. Pasal 193 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan bangunan untuk lalu lintas umum dihancurkan. Pasal 195 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menimbulkan bahaya bagi lalu lintas umum yang digerakkan oleh tenaga uap atau kekuatan mesin lain di jalan kereta api atau trem. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. tidak dapat dipakai atau merusak. atau menggagalkan bekerjanya atau memasang tanda yang keliru. Pasal 194 (1) Barang siapa dengan sengaja menimbulkan bahaya bagi lalu lintas umum yang digerakkan oleh tenaga uap atau berkekuatan mesin lain di jalan kereta api atau trem. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. merusak. 2. diancam : 1. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam : 1. Pasal 196 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

3. 2. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran dan mengakibatkan orang mati. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran dan mengakibatkan tenggelam atau terdamparnya kapal. . dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

diambil atau dipindahkan. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. diancam : 1. 2. Pasal 199 Barang siapa karena kesalahan (kealpaannya) menyebabkan kapal tenggelam atau terdampar. jika karena perbuatan itu pelayaran tidak aman. 2. 2. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat. diancam : 1. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. 3. dihancurkan. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. jika karena perbuatan itu mengakibatkan tenggelam atau terdamparnya kapal. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi orang lain. membikin tidak dapat dipakai atau merusak kapal. tidak dapat dipakai atau dirusak. atau menyebabkan dipasang anda yang keliru. menghancurkan. diancam : 1. Pasal 200 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan atau merusak gedung atau bangunan diancam : 1. . dirusak. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 198 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menenggelamkan atau mendamparkan. ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.Pasal 197 Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan tanda untuk keamanan dihancurkan.

diancam : . jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain.2. Pasal 201 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan gedung atau bangunan dihancurkan atau dirusak. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. 3.

diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau bersama-sama dengan orang lain. (2) (2) (2) . dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. sumber atau ke dalam perlengkapan air minum untuk umum atau untuk dipakai oleh. jika perbuatan itu menimbulkan bahaya bagi nyawa orang. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati.1. jika perbuatan itu menimbulkan bahaya umum bagi barang. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 204 (1) Barang siapa menjual. yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. Pasal 205 3. 2. Pasal 203 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan bahwa barang sesuatu dimasukkan ke dalam sumur. yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. padahal diketahuinya bahwa karena perbuatan itu air lalu berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang. Pasal 202 (1) Barang siapa memasukkan barang sesuatu ke dalam sumur. menawarkan. sehingga karena perbuatan itu air lalu berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang. menyerahkan atau membagi-bagikan barang yang diketahuinya membahayakan nyawa atau kesehatan orang. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. padahal sifat berbahaya itu tidak diberitahukan. pompa. sumber atau ke dalam perlengkapan air minum untuk umum atau untuk dipakai oleh atau bersama-sama dengan orang lain. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. pompa.

diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dijual.(1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan barangbarang yang berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang. . diserahkan atau dibagi-bagikan tanpa diketahui sifat berbahayanya oleh yang membeli atau yang memperoleh.

hakim dapat memerintahkan supaya putusan diumumkan BAB VIII KEJAHATAN TERHADAP PENGUASA UMUM Pasal 207 (2) Barang siapa dengan sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia. Barang-barang itu dapat disita. . Pasal 206 (3) (1) Dalam hal pemidanaan karena salah satu kejahatan berdasarkan bab ini. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. maka yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. barang siapa memberi sesuatu kepada seorang pejabat karena atau berhubung dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban. barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang pejabat dengan maksud menggerakkannya untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam pencariannya dan ketika itu belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. (2) 2. Pasal 208 (1) Barang siapa menyiarkan. Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 204 dan 205. yang bersalah dapat dilarang menjalankan pencariannya ketika melakukan kejahatan tersebut. Pasal 209 (1). mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum suatu tulisan atau lukisan yang memuat penghinaan terhadap penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia dengan maksud supaya isi yang menghina itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum.

Pencabutan hak tersebut dalam pasal 35 No. 1. Pasal 210 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : .dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya.4 dapat dijatuhkan.

barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang yang menurut ketentuan undang-undang ditentukan menjadi penasihat atau adviseur untuk menghadiri sidang atau pengadilan. 2. jika kejahatan atau perbuatan lainnya ketika itu mengakibatkan luka-luka. Yang bersalah dikenakan : 1.4 dapat dijatuhkan. Pasal 212 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah.luka berat. pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. jika (2) . dengan pidana penjara paling lama lima tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. 2. Pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 . atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya. Pasal 211 (3) Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang pejabat untuk melakukan perbuatan jabatan atau untuk tidak melakukan perbuatan jabatan yang sah. jika mengakibatkan luka. maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dengan maksud untuk mempengaruhi nasihat atau pendapat yang akan diberikan berhubung dengan perkara yang diserahkan kepada pengadilan untuk diadili. diancam karena melawan pejabat. Pasal 214 (1) Paksaan dan perlawanan berdasarkan pasal 211 dan 212 jika dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. (2) Jika pemberian atau janji dilakukan dengan maksud supaya dalam perkara pidana dijatuhkan pemidanaan. dengan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan.1. barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang hakim dengan maksud untuk mempengaruhi putusan tentang perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili. 3. Pasal 213 Paksaan dan perlawanan berdasarkan pasal 211 dan 212 diancam : 1. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun jika mengakibatkan orang mati. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Pasal 216 (1) Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu. 2. pengurus dan para pegawai yang disumpah serta pekerja-pekerja pada jawatan kereta api dan trem untuk lalu lintas umum.undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut. Pasal 217 Barang siapa menimbulkan kegaduhan dalam sidang pengadilan atau di tempat di mana seorang pejabat sedang menjalankan tugasnya yang sah di muka umum. demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah. Pasal 215 Disamakan dengan pejabat dalam pasal 211 . maka pidananya dapat ditambah sepertiga. orang yang menurut ketentuan undang-undang terus-menerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan sesuatu jabatan umum. 2. di mana pengangkutan dijalankan dengan tenaga uap atau mesin lainnya. 3. Jika pada waktu melakukan kejahatan belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. setiap orang yang menurut ketentuan undang-undang terus-menerus atau untuk sementara waktu diserahi tugas menjalankan jabatan umum. jika mengakibatkan orang mati.214 : 1. (2) (3) . pidana penjara paling lama dua belas tahun. pidana penjara paling lama lima belas tahun.kejahatan atau perbuatan lainnya ketika itu mengakibatkan lukaluka. atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya. jika mengakibatkan luka berat. menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang. dan tidak pergi sesudah diperintah oleh atau atas nama penguasa yang berwenang. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Disamakan dengan penjahat tersebut di atas. demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana. Pasal 218 Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang.

dengan maksud untuk mencegah atau menyukarkan orang mengetahui isi maklumat itu. . diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. membikin tak dapat dibaca atau merusak maklumat yang diumumkan atas nama penguasa yang berwenang atau menurut. ketentuan undang-undang. Pasal 219 Barang siapa secara melawan hukum merobek. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Pasal 220 Barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana. padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan.

menghancurkan. (2) Aturan di atas tidak berlaku bagi orang yang melakukan perbuatan tersebut dengan maksud untuk menghindarkan atau menghalaukan bahaya penuntutan terhadap seorang keluarga sedarah atau semenda garis lurus atau dalam garis menyimpang derajat kedua atau ketiga. barang siapa setelah dilakukan suatu kejahatan dan dengan maksud untuk menutupinya. atau untuk menghalang-halangi atau mempersukar penyidikan atau penuntutannya. diancam: 1. dalam perkara pidana. 2. Pasal 224 Barang siapa dipanggil sebagai saksi. atas putusan atau ketetapan hakim. menghalang-halangi atau menggagalkan pemeriksaan mayat forensik. atau barang siapa memberi pertolongan kepadanya untuk menghindari penyidikan atau penahanan oleh penjahat kehakiman atau kepolisian. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. atau menariknya dari pemeriksaan yang dilakukan oleh pejabat kehakiman atau kepolisian maupun oleh orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama enam bulan. menghilangkan. .Pasal 221 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. ahli atau juru bahasa menurut undangundang dengan sengaja tidak memenuhi kewajiban berdasarkan undangundang yang harus dipenuhinya. Pasal 223 Barang siapa dengan sengaja melepaskan atau memberi pertolongan ketika meloloskan diri kepada orang yang ditahan atas perintah penguasa umum. barang siapa dengan sengaja menyembunyikan orang yang melakukan kejahatan atau yang dituntut karena kejahatan. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. yang menurut ketentuan undang-undang terusmenerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan jabatan kepolisian. Pasal 222 Barang siapa dengan sengaja mencegah. 2. atau terhadap suami/istrinya atau bekas suami/istrinya. menyembunyikan benda-benda terhadap mana atau dengan mana kejahatan dilakukan atau bekas-bekas kejahatan lainnya.atau oleh orang lain yang menurut ketentuan undang-undang terus menerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan jabatan kepolisian. dalam perkara lain.

. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. atau yang harus dipakai untuk dibandingkan dengan surat lain yang dianggap palsu atau dipalsukan atau yang kebenarannya disangkal atau tidak diakui.Pasal 225 Barang siapa dengan sengaja tidak memenuhi perintah undang-undang untuk menyerahkan surat-surat yang dianggap palsu atau dipalsukan. diancam : 1. dalam perkara pidana.

(2) . menyembunyikannya. Pasal 226 Barang siapa dinyatakan pailit atau dalam keadaan tak mampu atau sebagai suami/istri orang yang pailit dalam perkawinan dengan persatuan harta kekayaan atau sebagai pengurus atau komisaris suatu perseroan. padahal ia mengetahui bahwa dengan putusan hakim hak tadi telah dicabut. butir 41. diancam barang siapa dengan sengaja menghancurkan. Pasal 228 Barang siapa dengan sengaja memakai tanda kepangkatan atau melakukan perbuatan yang termasuk jabatan yang tidak dijabatnya atau yang ia sementara dihentikan daripadanya. atau enggan memberi keterangan yang diminta ataupun dengan sengaja memberi keterangan yang keliru. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 227 Barang siapa melaksanakan suatu hak. dan dipanggil berdasarkan ketentuan undang-undang untuk memberi keterangan. Pasal 231 (1) Barang siapa dengan sengaja menarik suatu barang yang disita berdasarkan ketentuan undang-undang atau yang dititipkan atas perintah hakim.1 Tahun 1946 pasal 8.2. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dalam perkara lain. Pasal 230 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. Pasal 229 Barang siapa dengan sengaja memakai tanda kebesaran yang berhubungan dengan pangkat atau gelar yang tidak dimilikinya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. perkumpulan atau yayasan yang dinyatakan pailit. dengan pidana penjara paling lama enam bulan. dengan sengaja tidak hadir tanpa alasan yang sah. Dengan pidana yang sama. merusak atau membikin tak dapat dipakai barang yang disita berdasarkan ketentuan undang-undang. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau dengan mengetahui bahwa barang ditarik dari situ.

diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. Jika salah satu perbuatan dilakukan karena kealpaan penyimpan barang. atau sebagai pembantu menolong perbuatan itu.(3) Penyimpan barang yang dengan sengaja melakukan atau membiarkan dilakukan salah satu kejahatan itu. (4) . diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Pasal 232 (1) Barang siapa dengan sengaja memutus, membuang atau merusak penyegelan suatu benda oleh atau atas nama penguasa umum yang berwenang, atau dengan cara lain menggagalkan penutupan dengan segel, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Penyimpan barang yang dengan sengaja melakukan atau membiarkan perbuatan tersebut, atau sebagai pembantu menolong perbuatan itu, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jika perbuatan dilakukan karena kealpaan penyimpan barang, diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. Pasal 233 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan, merusak, membikin tak dapat dipakai, menghilangkan barang-barang yang digunakan untuk meyakinkan atau membuktikan sesuatu di muka penguasa yang berwenang, akta-akta, surat-surat atau daftar-daftar yang atas perintah penguasa umum, terus-menerus atau untuk sementara waktu disimpan, atau diserahkan kepada seorang pejabat, ataupun kepada orang lain untuk kepentingan umum, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 234 Barang siapa dengan sengaja menarik dari alamatnya, membuka, atau merusak surat- surat atau barang-barang lain yang diserahkan ke kantor pos atau kantor telegram, atau yang telah dimasukkan dalam kotak pos atau dipercayakan kepada seorang pembawa surat, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 235 Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 231 - 234, masuk ke tempat kejahatan dengan membongkar, merusak atau memanjat, dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu, pidananya boleh ditambah menjadi lipat dua. Pasal 236 Barang siapa pada waktu damai dengan memakai salah satu cara berdasarkan pasal 55 No. 2 sengaja menganjurkan seorang anggota tentara dalam dinas negara supaya melarikan diri, atau mempermudahnya menurut salah satu cara berdasarkan pasal 56, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan.

(2)

(3)

Pasal 237 Barang siapa pada waktu damai dengan memakai salah satu cara berdasarkan pasal 55 No. 2 sengaja menganjurkan supaya ada huru-hara atau pemberontakan di kalangan anggota Angkatan Bersenjata dalam dinas Negara atau mempermudahnya menurut sesuatu cara yang berdasarkan pasal 56, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 238 Barang siapa tanpa persetujuan Presiden mengajak masuk seorang menjadi tentara negara asing, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 239 Barang siapa tanpa persetujuan Presiden mengajak seorang warga negara Indonesia bekerja di luar Indonesia atau untuk mempertunjukkan di luar Indonesia cara sewajarnya kehidupan rakyat Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 240 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan : 1. barang siapa dengan sengaja membikin atau menyuruh membikin dirinya tak mampu untuk memenuhi kewajiban berdasarkan pasal 30 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. barang siapa atas permintaan orang lain, dengan sengaja membikin orang itu tak mampu memenuhi kewajiban tersebut.

2. (2)

Jika perbuatan terakhir mengakibatkan kematian. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 241

Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. 2. ditiadakan berdasarkan L.N. 1955 - 28; barang siapa dalam pengangkut ternak yang diwajibkan memakai pas pengantar, pada waktu mengangkut dengan sengaja memakai pas yang diberikan untuk ternak lain, seolah-olah diberikan untuk yang diangkut.

BAB IX SUMPAH PALSU DAN KETERANGAN PALSU Pasal 242

(1)

Barang siapa dalam keadaan di mana undang-undang menentukan supaya memberi keterangan di atas sumpah atau mengadakan akibat hukum kepada keterangan yang demikian, dengan sengaja memberi keterangan palsu di atas sumpah, baik dengan lisan atau tulisan, secara pribadi maupun oleh kuasanya yang khusus ditunjuk untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Jika keterangan palsu di atas sumpah diberikan dalam perkara pidana dan merugikan terdakwa atau tersangka, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Disamakan dengan sumpah adalah janji atau penguatan diharuskan menurut aturan- aturan umum atau yang menjadi pengganti sumpah. Pidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 - 4 dapat dijatuhkan.

(2)

(3) (4)

dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan sebagai uang asli dan tidak dipalsu. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. 593. 1931 No. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Pasal 248 Ditiadakan berdasarkan Stbl. BAB X PEMALSUAN MATA UANG DAN UANG KERTAS Pasal 244 Barang siapa meniru atau memalsu mata uang atau kertas yang dikeluarkan oleh Negara atau Bank. dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan mata uang atau uang kertas itu sebagai asli dan tidak dipalsu. Pasal 247 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang yang dikurangi nilai olehnya sendiri atau yang merusaknya waktu diterima diketahui sebagai uang yang tidak rusak. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. padahal ditiru atau dipalsu olehnya sendiri. 240. .Pasal 243 Ditiadakan berdasarkan Stbl. ataupun barang siapa menyimpan atau memasukkan ke Indonesia uang yang demikian itu dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkannya sebagai uang yang tidak rusak. Pasal 249 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang yang tidak asli. Pasal 245 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh Negara atau Bank sebagai mata uang atau uang kertas asli dan tidak dipalsu. diancam. 1938 No. diancam karena merusak uang dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Pasal 246 Barang siapa mengurangi nilai mata uang dengan maksud untuk mengeluarkan atau menyuruh mengedarkan uang yang dikurangi nilainya itu. dipalsu atau dirusak atau uang kertas Negara atau Bank yang palsu atau dipalsu. atau waktu diterima diketahuinya bahwa tidak asli atau dipalsu. ataupun barang siapa menyimpan atau memasukkan ke Indonesia mata uang dan uang kertas yang demikian.

Pasal 251 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak sepuluh ribu rupiah.4 dapat dicabut. dirampas. Pasal 250 bis Pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam bab ini : maka mata uang palsu.kecuali berdasarkan pasal 245 dan 247. uang kertas Negara atau Bank yang palsu atau dipalsukan. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. barang siapa meniru atau memalsu meterai yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia. atau untuk meniru atau memalsu uang kertas bank. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai meterai itu sebagai meterai yang asli dan tidak dipalsu atau yang sah. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. barang siapa meniru atau memalsu tanda tangan. maka hak-hak sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 No. baik yang ada maupun yang tidak ada capnya atau dikerjakan sedikit. benda yang mengurangi negara atau atau pidana BAB XI PEMALSUAN METERAI DAN MEREK Pasal 253 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. padahal tidak nyatanyata akan digunakan sebagai perhiasan atau tanda peringatan. sepanjang dipakai untuk atau menjadi obyek dalam melakukan kejahatan. 1 . memalsu atau mengurangi nilai mata uang atau uang kertas. dipalsu atau dirusak. atau jika diperlukan tanda tangan untuk sahnya meterai itu. memalsu atau nilai mata uang. Pasal 252 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 244 247. juga apabila barang-barang itu bukan kepunyaan terpidana. menyimpan atau memasukkan ke Indonesia keping-keping atau lembar-lembaran perak. . Pasal 250 Barang siapa membuat atau mempunyai persediaan bahan atau diketahuinya bahwa itu digunakan untuk meniru. bahan-bahan atau benda-benda yang menilik sifatnya digunakan untuk meniru. barang siapa dengan sengaja dan tanpa izin Pemerintah. mungkin dianggap sebagai mata uang.

barang siapa yang dengan maksud yang sama membubuhi merek pada 2. barang siapa membubuhi barang yang wajib ditera atau yang atas permintaan yang berkepentingan diizinkan untuk ditera atau ditera lagi dengan tanda tera Indonesia yang palsu. barang siapa dengan maksud yang sama membubuhi barang-barang tersebut dengan merek atau tanda. membikin meterai tersebut dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum. barang siapa memberi. . dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tanda tersebut dari semula diadakan pada barang itu. 3.2. menambah atau memindah merek Negara yang asli atau tanda keahlian menurut undang-undang yang asli pada barang emas atau perak yang lain daripada yang semula dibubuhi merek atau tanda itu. Pasal 256 Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun : 1. barang siapa memberi. Pasal 255 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1. 2. atau dengan tanda keahlian menurut undangundang yang dipalsukan atau memalsu merek atau tanda yang asli dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai seolah-olah merek atau tanda itu asli dan tidak dipalsu. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah merek atau tanda dari semula sudah dibubuhkan pada barang itu. 2. barang siapa dengan maksud yang sama. barang siapa membubuhi barang-barang emas atau perak dengan merek Negara yang dipalsukan. 3. Pasal 254 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun : 1. atau barang siapa memalsu tanda tera yang asli. barang siapa dengan maksud yang sama membubuhi merek pada barang tersebut dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tanda teranya asli dan tidak dipalsu. menambah atau memindahkan tera Indonesia yang asli kepada barang yang lain daripada yang semula dibubuhi tanda itu. barang siapa membubuhi merek lain daripada yang tersebut dalam pasal 254 dan 255. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah mereknya asli dan tidak dipalsu. yang menurut ketentuan undang-undang harus atau boleh dibubuhi pada barang atau bungkusnya secara palsu pada barang atau bungkus tersebut.

3.barang atau bungkusnya dengan memakai cap yang asli secara melawan hukum. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai . menyerahkan. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah merek tersebut ditentukan untuk barang itu. atau memasukkan ke Indonesia. menawarkan. menjual. meterai.256. Pasal 258 (1) Barang siapa memalsu ukuran atau takaran. padahal merek itu bukan untuk barang atau bungkusnya itu. tanda atau merek itu asli. mempunyai persediaan untuk dijual. tidak dipalsu dan tidak dibikin secara melawan hukum. ataupun tidak dibubuhkan secara melawan hukum pada benda-benda itu. ataupun benda-benda di mana merek itu dibubuhkannya secara melawan hukum seolah-olah meterai. barang siapa memakai merek yang asli untuk barang atau bungkusnya. tanda atau merek yang tidak asli. Pasal 257 Barang siapa dengan sengaja memakai. menurut perbedaan yang ditentukan dalam pasal-pasal itu. dipalsu atau dibikin secara melawan hukum. diancam dengan pidana penjara sama dengan yang ditentukan dalam pasal 253 . anak timbangan atau timbangan sesudah dibubuhi tanda tera.

menyerahkan. dan 260 berlaku juga menurut perbedaan yang ditentukan dalam pasal-pasal itu. ciri atau tanda saat dipakainya dihilangkan. menyerahkan atau mempunyai persediaan untuk dijual suatu benda yang dihilangkan tanda apkirnya seolah-olah benda itu tidak diapkir. barang siapa pada meterai Pemerintah Indonesia yang telah dipakai. menghilangkan cap yang gunanya untuk tidak memungkinkan dipakainya lagi. (2) 2. Pasal 259 (1) Barang siapa menghilangkan tanda apkir pada barang yang ditera dengan maksud hendak memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tidak diapkir. ciri atau tanda saat dipakainya. mempunyai persediaan untuk dijual atau memasukkan ke Indonesia meterai yang capnya. menjual. menjual. menawarkan. jika perbuatan yang diterangkan di situ dilakukan terhadap meterai atau merek yang dipakai oleh Jawatan Pos Indonesia atau suatu negara asing. Pasal 260 bis (1) Ketentuan dalam pasal 253. Pasal 260 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. (2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai ukuran atau takaran.barang itu seolah-olah asli dan tidak dipalsu. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. seolaholah barang itu asli dan tidak dipalsu. seolah-olah meterai belum dipakai. yang menurut ketentuan undang-undang harus dibubuhkan di atas atau pada meterai-meterai tersebut. menawarkan. maksimum pidana pokok yang ditentukan bagi kejahatan itu dikurangi sepertiga. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai. dengan maksud yang sama menghilangkan tanda tangan. Jika kejahatan dilakukan terhadap meterai atau merek yang dipakai oleh jawatan pos negara asing. tanda tangannya. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. anak timbangan atau timbangan yang dipalsu. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai. seolah-olah meterai itu belum dipakai. 256. barang siapa pada meterai Pemerintah Indonesia yang telah dipakai. Pasal 261 (2) (1) Barang siapa menyimpan bahan atau benda yang diketahuinya . (2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai. 257.

(2) Bahan-bahan dan barang-barang itu dirampas. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. berhubung dengan pasal 253. .diperuntukkan untuk melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 253 atau dalam pasal 260 bis.

jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian. surat hutang atau sertifikat hutang dari sesuatu negara atau bagiannya ataupun dari suatu lembaga umum. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat tersebut dalam ayat pertama. talon. Pasal 265 . akta-akta otentik. Diancam dengan pidana yang sama.Pasal 262 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 253 260 bis. dengan pidana penjara paling lama enam tahun. atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu. 2. (2) surat kredit atau surat dagang yang diperuntukkan untuk diedarkan. jika pemalsuan surat itu dapat menimbulkan kerugian. barang siapa dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati. maka hak-hak sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 No. tanda bukti dividen atau bunga dari salah satu surat yang diterangkan Dalam 2 dan 3. 5. diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian. 3. atau tanda bukti yang dikeluarkan sebagai pengganti surat-surat itu. 1 . surat sero atau hutang atau sertifikat sero atau hutang dari suatu perkumpulan. karena pemalsuan surat.4 dapat dicabut. perseroan atau maskapai : (2) 4. yayasan. Pasal 264 (1) Pemalsuan surat diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. yang isinya tidak sejati atau yang dipalsukan seolah-olah benar dan tidak dipalsu. BAB XII PEMALSUAN SURAT Pasal 263 (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak. jika dilakukan terhadap : 1. perikatan atau pembebasan hutang.

No. jika pemakaian itu dapat menimbulkan kerugian. 1926. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. diancam. . dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai akta itu seolah-olah keterangannya sesuai dengan kebenaran.Ditiadakan berdasarkan Stbl. Pasal 266 (1) Barang siapa menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh akta itu. No. 429. 359 jo.

kartu keamanan. Pasal 267 (1) Seorang dokter yang dengan sengaja memberikan surat keterangan palsu tentang ada atau tidaknya penyakit. Diancam dengan pidana yang sama. Pasal 268 (2) (3) (1) Barang siapa membuat secara palsu atau memalsu surat keterangan dokter tentang ada atau tidak adanya penyakit. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun Jika keterangan diberikan dengan maksud untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit jiwa atau untuk menahannya di situ.(2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat tersebut dalam ayat pertama. seolah-olah surat itu sejati dan tidak dipalsukan. surat perintah jalan atau surat yang diberikan menurut ketentuan undang-undang tentang pemberian izin kepada orang asing untuk masuk dan menetap di Indonesia. kecacatan atau keadaan lain. kelemahan atau cacat. jika pemalsuan surat itu dapat menimbulkan kerugian. barang siapa dengan maksud yang sama memakai surat keterangan yang tidak benar atau yang dipalsu. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan yang palsu atau yang dipalsukan tersebut dalam ayat pertama. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. kelemahan atau cacat. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu supaya diterima dalam pekerjaan atau supaya menimbulkan kemurahan hati dan pertolongan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 269 (2) (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsu surat keterangan tanda kelakuan baik. kecakapan. ataupun barang siapa menyuruh beri surat serupa itu atas nama palsu atau nama kecil yang palsu atau dengan menunjuk pada keadaan palsu. Pasal 270 (2) (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan pas jalan atau surat penggantinya. seolah-olah surat itu benar dan tidak dipalsu. barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan palsu itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. dengan . kemiskinan. yang isinya tidak sejati atau yang dipalsukan seolah-olah benar dan tidak dipalsu. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Diancam dengan pidana yang sama. dengan maksud untuk menyesatkan penguasa umum atau penanggung.

maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu seolaholah sejati dan tidak dipalsukan atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. (2) Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat yang tidak benar atau yang dipalsu tersebut dalam ayat pertama, seolah-olah benar dan tidak dipalsu atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran.

Pasal 271 (1) Barang siapa membuat palsu atau memalsukan surat pengantar bagi kerbau atau sapi, atau menyuruh beri surat serupa itu atas nama palsu atau dengan menunjuk pada keadaan palsu, dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat yang palsu atau yang dipalsukan tersebut dalam ayat pertama, seolah-olah sejati dan tidak dipalsu atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. Pasal 272 Ditiadakan berdasarkan S. 1926 No. 359 jo. No. 429. Pasal 273 Ditiadakan berdasarkan S. 1926 No. 359 jo. No. 429. Pasal 274 (1) Barang siapa membuat palsu atau memalsukan surat keterangan seorang pejabat selaku penguasa yang sah, tentang hak milik atau hak lainnya atas sesuatu barang, dengan maksud untuk memudahkan penjualan atau penggadaiannya atau untuk menyesatkan pejabat kehakiman atau kepolisian tentang asalnya, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan maksud tersebut, memakai surat keterangan itu seolah-olah sejati dan tidak dipalsukan. Pasal 275 (1) Barang siapa menyimpan bahan atau benda yang diketahuinya bahwa diperuntukkan untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 264 No. 2 - 5, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Bahan-bahan dan benda-benda itu dirampas. Pasal 276 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 263 268, dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 - 4. BAB XIII

(2)

(2)

(2)

KEJAHATAN TERHADAP ASAL-USUL DAN PERKAWINAN Pasal 277 (1) Barang siapa dengan salah satu perbuatan sengaja menggelapkan asal-usul orang, diancam karena penggelapan asal-usul, dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

(2) Pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 . perkawinan lalu dinyatakan tidak sah. gambaran atau benda yang telah diketahui isinya melanggar . padahal diketahuinya bahwa dia bukan ayah dari anak tersebut. Pasal 279 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun : 1. 2. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.perkawinannya yang telah ada menjadi penghalang yang sah untuk itu. barang siapa dengan sengaja dan di depan orang lain yang ada di situ bertentangan dengan kehendaknya. (2) Jika yang melakukan perbuatan berdasarkan ayat 1 butir 1 menyembunyikan kepada pihak lain bahwa perkawinan yang telah ada menjadi penghalang yang sah untuk itu diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 278 Barang siapa mengakui seorang anak sebagai anaknya menurut peraturan Kitab Undang. diancam karena melakukan pengakuan anak palsu dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. Pencabutan hak berdasarkan pasal No. padahal sengaja tidak memberi tahu kepada pihak lain bahwa ada penghalang yang sah.undang Hukum Perdata. barang siapa mengadakan perkawinan padahal mengetahui bahwa perkawinan atau perkawinan . 2. Pasal 280 (3) Barang siapa mengadakan perkawinan. barang siapa dengan sengaja dan terbuka melanggar kesusilaan. apabila kemudian berdasarkan penghalang tersebut. Pasal 282 (1) Barang siapa menyiarkan.4 dapat dinyatakan. BAB XIV KEJAHATAN TERHADAP KESUSILAAN Pasal 281 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. melanggar kesusilaan. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan. 1 – 5 dapat dinyatakan. barang siapa mengadakan perkawinan padahal mengetahui bahwa perkawinan atau perkawinan-perkawinan pihak lain menjadi penghalang untuk itu.

atau memiliki persediaan.kesusilaan. ataupun barang siapa secara terang-terangan atau dengan mengedarkan surat tanpa diminta. gambaran atau benda tersebut. atau barang siapa dengan maksud untuk disiarkan. menawarkannya atau menunjukkannya sebagai bisa diperoleh. mengeluarkannya dari negeri. membikin tulisan. meneruskannya. diancam dengan pidana . dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. memasukkannya ke dalam negeri.

membikin. Pasal 283 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. gambaran atau benda itu melanggar kesusilaan. memberikan untuk terus maupun untuk sementara waktu. menyerahkan atau memperlihatkan tulisan. jika ada alasan kuat baginya untuk menduga. ataupun barang siapa secara terang-terangan atau dengan mengedarkan surat tanpa diminta. tulisan. barang siapa membacakan isi tulisan yang melanggar kesusilaan di muka orang yang belum dewasa sebagaimana dimaksud dalam ayat yang lalu. maupun alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan kepada seorang yang belum dewasa. menyerahkan atau memperlihatkan. jika ada alasan kuat baginya untuk menduga bahwa tulisan.penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. Diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. memberikan untuk terus maupun untuk sementara waktu. Pasal 283 bis Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan tersebut dalam pasal 282 dan 283 dalam menjalankan pencariannya dan ketika itu belum lampau dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi pasti karena kejahatan semacam itu (3) (2) (3) . dan yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa umumnya belum tujuh belas tahun. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan. maupun alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan kepada seorang yang belum dewasa sebagaimana dimaksud dalam ayat pertama. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan. bahwa tulisan. Diancam dengan pidana yang sama. dengan pidana paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. memasukkan ke dalam negeri. menawarkan. gambaran. barang siapa menawarkan. (2) Barang siapa menyiarkan. atau memiliki persediaan. jika isi tulisan. dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. Kalau yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam ayat pertama sebagai pencarian atau kebiasaan. jika isi tadi telah diketahuinya. diancam. ataupun barang siapa dengan maksud untuk disiarkan. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan. benda atau alat itu telah diketahuinya. atau menunjuk sebagai bisa diperoleh. meneruskan mengeluarkannya dari negeri. dapat dijatuhkan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan atau alat itu adalah alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan. barang siapa menawarkan.

seorang pria yang telah kawin yang melakukan gendak (overspel).juga. maka dapat di cabut haknya untuk menjalankan pencarian tersebut. padahal . a. Pasal 284 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan : 1.

padahal diketahui bahwa pasal 27 BW berlaku baginya. (4) Pengaduan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan dalam sidang pengadilan belum dimulai. seorang wanita yang telah kawin yang turut serta melakukan perbuatan itu. Pasal 285 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan. padahal diketahui olehnya bahwa yang turut bersalah telah kawin dan pasal 27 BW berlaku baginya. 2. Pasal 287 (1) Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan. 73. (3) Terhadap pengaduan ini tidak berlaku pasal 72. a. (2) . atau kalau umurnya tidak jelas. b. padahal diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya. padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umumnya belum lima belas tahun. Pasal 286 Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan. seorang pria yang turut serta melakukan perbuatan itu. diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. seorang wanita yang telah kawin yang melakukan gendak. kecuali jika umur wanita belum sampai dua belas tahun atau jika ada salah satu hal berdasarkan pasal 291 dan pasal 294. pengaduan tidak diindahkan selama Perkawinan belum diputuskan karena perceraian atau sebelum putusan yang menyatakan pisah meja dan tempat tidur menjadi tetap. (2) Tidak dilakukan penuntutan melainkan atas pengaduan suami/istri yang tercemar. (5) Jika bagi suami-istri berlaku pasal 27 BW. dan 75. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan. padahal diketahuinya bahwa yang turut bersalah telah kawin.diketahui bahwa1 pasal 27 BW berlaku baginya. dalam tenggang waktu tiga bulan diikuti dengan permintaan bercerai atau pisah meja dan ranjang karena alasan itu juga. b. dan bilamana bagi mereka berlaku pasal 27 BW. bahwa belum waktunya untuk dikawini. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Pasal 288 (1) Barang siapa dalam perkawinan bersetubuh dengan seorang wanita yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa yang bersangkutan belum waktunya untuk dikawini. . apabila perbuatan mengakibatkan lukaluka diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

menyalahgunakan pembawa yang timbul dari hubungan keadaan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan. 287. dijatuhkan pidana penjara paling lama dua belas tahun. 287. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.luka berat. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun. Pasal 289 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. yang bersangkutan belum waktunya untuk dikawini. 2 86. padahal diketahuinya bahwa orang itu pingsan atau tidak berdaya. yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya belum dewasa. Pasal 290 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. dan 290 mengakibatkan luka. untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. barang siapa membujuk seseorang yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umurnya belum lima belas tahun atau kalau umurnya tidak jelas yang bersangkutan atau belum waktunya untuk dikawini. barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seorang. (3) Jika mengakibatkan mati. Jika salah satu kejahatan berdasarkan pasal 285. 2. barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seorang padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya. Pasal 291 (1) Jika salah satu kejahatan berdasarkan pasal 286. (2) . 289. 289 dan 290 mengakibatkan kematian dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 292 Orang dewasa yang melakukan perbuatan cabul dengan orang lain sesama kelamin. atau dengan penyesatan sengaja menggerakkan seorang belum dewasa dan 3. dijatuhkan pidana penjara paling lama dua belas tahun. bahwa umumnya belum lima belas tahun atau kalau umumnya tidak jelas.(2) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. Pasal 293 (1) Barang siapa dengan memberi atau menjanjikan uang atau barang. atau bersetubuh di luar perkawinan dengan orang lain.

Tenggang waktu tersebut dalam pasal 74 bagi pengaduan ini adalah masing-masing sembilan bulan dan dua belas bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. diketahui atau selayaknya harus diduganya. (2) (3) Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan orang yang terhadap dirinya dilakukan kejahatan itu. padahal tentang belum kedewasaannya. .baik tingkah lakunya untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul dengan dia.

atau dengan orang yang belum dewasa yang pemeliharaannya. pengurus. atau dengan orang yang penjagaannya dipercayakan atau diserahkan kepadanya. Pasal 297 . 2. anak tirinya. pegawai. dan menjadikannya sebagai pencarian atau kebiasaan. Pasal 296 Barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain. tempat pendidikan. ataupun oleh bujangnya atau bawahannya yang belum cukup umur. anak tirinya. pendidikan atau penjagaannya diserahkan kepadanya atau pun dengan bujangnya atau bawahannya yang belum dewasa. rumah sakit jiwa atau lembaga sosial. dengan pidana penjara paling lama empat tahun barang siapa dengan sengaja menghubungkan atau memudahkan perbuatan cabul. Diancam dengan pidana yang sama : 1. atau anak di bawah pengawasannya yang belum dewasa. maka pidana dapat ditambah sepertiga. dengan pidana penjara paling lama lima tahun barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan dilakukannya perbuatan cabul oleh anaknya. pendidikan atau penjagaannya diserahkan kepadanya. dokter. tempat pekerjaan negara. pengawas atau pesuruh dalam penjara. anak di bawah pengawasannya yang belum dewasa. atau oleh orang yang belum dewasa yang pemeliharaannya. (2) 2. kecuali yang tersebut dalam butir 1 di atas. dengan orang lain.Pasal 294 (1) Barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan anaknya. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah. pejabat yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang karena jabatan adalah bawahannya. rumah sakit. Pasal 295 (1) Diancam : 1. (2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan itu sebagai pencarian atau kebiasaan. guru. anak angkatnya. anak angkatnya. rumah piatu. dengan orang lain. yang dilakukan oleh orang yang diketahuinya belum dewasa atau yang sepatutnya harus diduganya demikian. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang dimasukkan ke dalamnya.

5 dapat dinyatakan.297. 284 .Perdagangan wanita dan perdagangan anak laki-laki yang belum dewasa. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. 1 . pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. .290 dan 292 . Pasal 298 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 281.

(2) Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 292 297 dalam melakukan pencariannya. atau yang dapat merusak kesehatannya. atau jika dia seorang tabib. padahal diketahui bahwa anak itu akan dipakai untuk atau di waktu melakukan pengemisan atau untuk pekerjaan yang berbahaya. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat puluh lima ribu rupiah. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 300 (2) (3) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. Perdagangan wanita dan perdagangan anak laki-laki yang belum dewasa. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. 3. Pasal 299 (1) Barang siapa dengan sengaja mengobati seorang wanita atau menyuruh supaya diobati. maka hak untuk melakukan pencarian itu dapat dicabut. (2) (3) (4) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. barang siapa dengan sengaja menjual atau memberikan minuman yang memabukkan kepada seseorang yang telah kelihatan mabuk. pidananya dapat ditambah sepertiga Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. 2. bidan atau juru obat. Jika perbuatan mengakibatkan kematian. Jika yang bersalah berbuat demikian untuk mencari keuntungan. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. atau menjadikan perbuatan tersebut sebagai pencarian atau kebiasaan. barang siapa dengan sengaja membikin mabuk seorang anak yang umurnya belum cukup enam belas tahun. Pasal 302 . barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa orang untuk minum minuman yang memabukkan. dapat dicabut haknya untuk melakukan pencarian itu. dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu. dengan diberitahukan atau ditimbulkan harapan bahwa karena pengobatan itu hamilnya dapat digugurkan. Pasal 301 Barang siapa memberi atau menyerahkan kepada orang lain seorang anak yang ada di bawah kekuasaannya yang sah dan yang umumnya kurang dari dua belas tahun.

.(1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah karena melakukan penganiayaan ringan terhadap hewan : 1. dengan sengaja menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau secara melampaui batas.

demikian juga segala pertaruhan lainnya. atau kepada hewan yang wajib dipeliharanya. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan sakit lebih dari seminggu. karena penganiayaan hewan. 2. (2) Kalau yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. Pasal 303 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah. barang siapa tanpa mendapat izin : 1. Di situ termasuk segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain. Yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan. barang siapa menggunakan kesempatan main judi. menjadikan turut serta pada permainan judi sebagai pencarian. Pasal 303 bis (3) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sepuluh juta rupiah : 1.2. maka hewan itu dapat dirampas. dengan sengaja tidak memberi makanan yang diperlukan untuk hidup kepada hewan. atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan untuk itu. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau dengan melampaui batas yang diperlukan untuk mencapai tujuan itu. dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian. (3) (4) Percobaan melakukan kejahatan tersebut tidak dipidana. yang seluruhnya atau sebagian menjadi kepunyaannya dan ada di bawah pengawasannya. di mana pada umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung pada peruntungan belaka. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. Jika hewan itu milik yang bersalah. juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir. dengan sengaja menawarkan atau memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk bermain judi atau dengan sengaja turut serta dalam perusahaan untuk itu. maka dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu. yang diadakan dengan melanggar ketentuan Pasal 303. 2. 3. dengan tidak peduli apakah untuk menggunakan kesempatan adanya sesuatu syarat atau dipenuhinya sesuatu tata cara. barang siapa ikut serta main judi di jalan umum atau di pinggir jalan . atau cacat atau menderita luka-luka berat lainnya. atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. atau mati.

yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun enam bulan.umum atau di tempat yang dapat dikunjungi umum. Jika mengakibatkan kematian pidana penjara paling lama sembilan tahun. perawatan atau pemeliharaan kepada orang itu. Pasal 305 Barang siapa menempatkan anak yang umurnya belum tujuh tahun untuk ditemukan atau meninggalkan anak itu dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya. Pasal 308 Jika seorang ibu karena takut akan diketahui orang tentang kelahiran anaknya. maka pidana yang ditentukan dalam pasal 305 dan 306 dapat ditambah dengan sepertiga. Pasal 307 Jika yang melakukan kejahatan berdasarkan pasal 305 adalah bapak atau ibu dari anak itu. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak ada pemidanaan yang menjadi tetap karena salah satu dari pelanggaran ini. kecuali kalau ada izin dari penguasa yang berwenang yang telah memberi izin untuk mengadakan perjudian itu. menempatkan anaknya untuk ditemukan atau meninggalkannya dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya. Pasal 306 (1) Jika salah satu perbuatan berdasarkan pasal 304 dan 305 mengakibatkan luka-luka berat. tidak lama sesudah melahirkan. dapat dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak lima belas juta rupiah. (2) . BAB XV MENINGGALKAN ORANG YANG PERLU DITOLONG Pasal 304 Barang siapa dengan sengaja menempatkan atau membiarkan seorang dalam keadaan sengsara. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. padahal menurut hukum yang berlaku baginya atau karena persetujuan dia wajib memberi kehidupan. maka maksimum pidana tersebut dalam pasal 305 dan 306 dikurangi separuh.

4 dapat dicabut.Pasal 309 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 304 . apabila hakim memandang perlu untuk memeriksa kebenaran itu guna menimbang keterangan terdakwa. atau karena terpaksa untuk membela diri. jika hal yang dituduhkan hanya dapat dituntut atas pengaduan dan pengaduan tidak dimajukan. Pasal 311 (1) Jika yang melakukan kejahatan pencemaran atau pencemaran tertulis dibolehkan untuk membuktikan apa yang dituduhkan itu benar. Pasal 313 Pembuktian yang dimaksud dalam pasal 312 tidak dibolehkan.308. tidak membuktikannya. Pasal 314 (2) (3) (2) 2. Pasal 312 Pembuktian akan kebenaran tuduhan hanya dibolehkan dalam hal-hal berikut : 1. jika perbuatan jelas dilakukan demi kepentingan umum atau karena terpaksa untuk membela diri. apabila seorang pejabat dituduh sesuatu hal dalam menjalankan tugasnya. Tidak merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis. BAB XVI PENGHINAAN Pasal 310 (1) Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal. maka dia diancam melakukan fitnah dengan pidana penjara paling lama empat tahun. 1 . Jika hal itu dilakukan dengan tulisan atau gambaran yang disiarkan. Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum. maka diancam karena pencemaran tertulis dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. bahwa perbuatan dilakukan demi kepentingan umum. diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. .3 dapat dijatuhkan. maka hak-hak tersebut dalam pasal 35 No. dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. dan tuduhan dilakukan bertentangan dengan apa yang diketahui.

diancam karena penghinaan ringan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. baik di muka umum dengan lisan atau tulisan. Pasal 316 Pidana yang ditentukan dalam pasal-pasal sebelumnya dalam bab ini. maupun di muka orang itu sendiri dengan lisan atau perbuatan. maka pemidanaan karena fitnah tidak mungkin. . Jika dia dengan putusan hakim yang menjadi tetap dibebaskan dari hal yang dituduhkan. Pasal 315 (2) (3) Tiap-tiap penghinaan dengan sengaja yang tidak bersifat pencemaran atau pencemaran tertulis yang dilakukan terhadap seseorang. maka penuntutan karena fitnah dihentikan sampai mendapat putusan yang menjadi tetap tentang hal yang dituduhkan. Jika terhadap yang dihina telah dimulai penuntutan pidana karena hal yang dituduhkan padanya. dapat ditambah dengan sepertiga jika yang dihina adalah seorang pejabat pada waktu atau karena menjalankan tugasnya yang sah.(1) Jika yang dihina. dinyatakan bersalah atas hal yang dituduhkan. dengan putusan hakim yang menjadi tetap. maka putusan itu dipandang sebagai bukti sempurna bahwa hal yang dituduhkan tidak benar. atau dengan surat yang dikirimkan atau diterimakan kepadanya.

dengan maksud supaya isi surat atau gambar itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. Pasal 318 (1) Barang siapa dengan sesuatu perbuatan sengaja menimbulkan secara palsu persangkaan terhadap seseorang bahwa dia melakukan suatu perbuatan pidana. 1 . sedangkan ketika itu belum lampau dua tahun sejak adanya (2) (2) (2) (3) (2) . dengan pidana penjara paling lama empat tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.Pasal 317 (1) Barang siapa dengan sengaja mengajukan pengaduan atau pemberitahuan palsu kepada penguasa. Kejahatan ini tidak dituntut kalau tidak ada pengaduan dari salah seorang keluarga sedarah maupun semenda dalam garis lurus atau menyimpang sampai derajat kedua dari yang mati itu. 1 . kecuali berdasarkan pasal 316. Pasal 320 (1) Barang siapa terhadap seseorang yang sudah mati melakukan perbuatan yang kalau orang itu masih hidup akan merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis. Jika Yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No.3 dapat dijatuhkan. tidak dituntut jika tidak ada pengaduan dari orang yang terkena kejahatan itu. Jika karena lembaga matriarkhal kekuasaan bapak dilakukan oleh orang lain daripada bapak.3 dapat dijatuhkan. atau atas pengaduan suami (istri)nya. baik secara tertulis maupun untuk dituliskan. diancam karena menimbulkan persangkaan palsu. tentang seseorang sehingga kehormatan atau nama baiknya terserang. Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 321 (1) Barang siapa menyiarkan. Pasal 319 Penghinaan yang diancam dengan pidana menurut bab ini. maka kejahatan juga dapat dituntut atas pengaduan orang itu. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan atau gambaran yang isinya menghina atau bagi orang yang sudah mati mencemarkan namanya. diancam karena melakukan pengaduan fitnah.

dicabut haknya untuk menjalankan pencarian tersebut. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. (3) Kejahatan ini tidak dituntut kalau tidak ada pengaduan dari orang yang ditunjuk dalam pasal 319 dan pasal 320. Pasal 323 (1) Barang siapa dengan sengaja memberitahukan hal-hal khusus tentang suatu perusahaan dagang. ayat kedua dan ketiga. maka dapat. BAB XVII MEMBUKA RAHASIA Pasal 322 (1) Barang siapa dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pencariannya. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan perniagaan budak. baik yang sekarang maupun yang dahulu. Kejahatan ini hanya dituntut atas pengaduan pengurus perusahaan itu. Jika kejahatan dilakukan terhadap seorang tertentu. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang itu. .pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. kerajinan atau pertanian. Pasal 325 (1) Barang siapa sebagai nakhoda bekerja atau bertugas di kapal. di mana ia bekerja atau dahulu bekerja. (2) (2) BAB XVIII KEJAHATAN TERHADAP KEMERDEKAAN ORANG Pasal 324 Barang siapa dengan biaya sendiri atau biaya orang lain menjalankan perniagaan budak atau melakukan perbuatan perniagaan budak atau dengan sengaja turut serta secara langsung atau tidak langsung dalam salah satu perbuatan tersebut di atas. yang harus dirahasiakannya.

atau dengan sukarela tetap bertugas setelah mendengar bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan atau keperluan perniagaan budak. maka nakhoda diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. secara langsung atau tidak langsung bekerja sama untuk menyewakan. atau bilamana anaknya belum berumur dua belas tahun. padahal orang itu telah membuat perjanjian untuk bekerja di suatu tempat tertentu. Bilamana dalam hal ini dilakukan tipu muslihat.atau dipakai kapal itu untuk perniagaan budak. (2) Bilamana pengangkutan itu mengakibatkan kematian seorang budak atau lebih. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. Pasal 328 Barang siapa membawa pergi seorang dari tempat kediamannya atau tempat tinggalnya sementara dengan maksud untuk menempatkan orang itu secara melawan hukum di bawah kekuasaannya atau kekuasaan orang lain. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan perniagaan budak. Pasal 329 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum mengangkut orang ke daerah lain. diancam karena penculikan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. mengangkutkan atau mengasuransikan sebuah kapal. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dijatuhkan pidana penjara paling lama sembilan tahun. kekerasan atau ancaman kekerasan. atau untuk menempatkan dia dalam keadaan sengsara. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Pasal 331 (2) . diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 326 Barang siapa bekerja sebagai awak kapal di sebuah kapal. Pasal 327 Barang siapa dengan biaya sendiri atau biaya orang lain. Pasal 330 (1) Barang siapa dengan sengaja menarik seorang yang belum cukup umur dari kekuasaan yang menurut undang-undang ditentukan atas dirinya. atau dari pengawasan orang yang berwenang untuk itu. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan atau keperluan perniagaan budak.

atau dari pengawasan orang yang berwenang untuk itu. jika wanita ketika dibawa pergi sudah dewasa. Jika mengakibatkan mati diancam dengan pidana penjara paling lama dua (2) (3) belas tahun (4) Pidana yang ditentukan dalam pasal ini diterapkan juga bagi orang yang dengan sengaja dan melawan hukum memberi tempat untuk perampasan . atau dengan sengaja menariknya dari pengusutan pejabat kehakiman atau kepolisian diancam dengan penjara paling lama empat tahun.Orang siapa dengan sengaja menyembunyikan orang yang belum dewasa yang ditarik atau menarik sendiri dari kekuasaan yang menurut undang-undang ditentukan atas dirinya. atau meneruskan perampasan kemerdekaan yang demikian. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. barang siapa membawa pergi seorang wanita dengan tipu muslihat. tanpa dikehendaki orang tuanya atau walinya tetapi dengan persetujuannya. paling lama sembilan tahun. b. maka tak dapat dijatuhkan pidana sebelum perkawinan itu dinyatakan batal. kekerasan atau ancaman kekerasan. oleh dia sendiri atau oleh suaminya. dengan maksud untuk memastikan penguasaannya terhadap wanita itu. (2) (3) Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan. paling lama tujuh tahun. Jika yang membawa pergi lalu kawin dengan wanita yang dibawa pergi dan terhadap perkawinan itu berlaku aturan-aturan Burgerlijk Wetboek. dengan maksud untuk memastikan penguasaan terhadap wanita itu. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. barang siapa membawa pergi seorang wanita yang belum dewasa. atau jika anak itu berumur di bawah dua belas tahun. a. oleh dia sendiri atau orang lain yang harus memberi izin bila dia kawin. Pengaduan dilakukan : a. b. Pasal 332 (1) Bersalah melarikan wanita diancam dengan pidana penjara. baik di dalam maupun di luar perkawinan. (4) jika wanita ketika dibawa pergi belum dewasa. baik di dalam maupun di luar perkawinan. Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Pasal 333 (1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum merampas kemerdekaan seseorang.

dengan penganiayaan berat atau dengan pembakaran. Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat. maka dikenakan pidana penjara paling lama lima tahun. baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah.kemerdekaan. dengan perkosaan atau perbuatan yang melanggar kehormatan kesusilaan. kejahatan hanya dituntut atas pengaduan orang yang terkena. tidak melakukan atau membiarkan sesuatu. dengan suatu kejahatan yang menimbulkan bahaya umum bagi keamanan orang atau barang. Pasal 335 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan. 2. barang siapa memaksa orang lain supaya melakukan. Pasal 336 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun. 1 . atau diteruskannya perampasan kemerdekaan yang demikian. dengan memakai kekerasan. (2) (3) Jika mengakibatkan mati. sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan. Bilamana ancaman dilakukan secara tertulis dan dengan syarat tertentu. Pasal 337 (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 324 . dengan sesuatu kejahatan terhadap nyawa. tidak melakukan atau membiarkan sesuatu dengan ancaman pencemaran atau pencemaran tertulis. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. maka yang bersalah diancam dengan pidana kurungan paling lama sembilan bulan.4. barang siapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan. barang siapa mengancam dengan kekerasan terhadap orang atau barang secara terang-terangan dengan tenaga bersama. . atau dengan memakai ancaman kekerasan.333 dan pasal 336 ayat kedua. (2) Dalam hal sebagaimana dirumuskan dalam butir 2. Pasal 334 (1) Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan seorang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum.

paling lama dua puluh tahun. yang dilakukan dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pelaksanaannya. Pasal 341 Seorang ibu yang karena takut akan ketahuan melahirkan anak pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian. Pasal 339 Pembunuhan yang diikuti. sebagai pembunuhan atau pembunuhan anak dengan rencana. Pasal 340 Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain.BAB XIX KEJAHATAN TERHADAP NYAWA Pasal 338 Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain. atau untuk melepaskan diri sendiri maupun peserta lainnya dari pidana dalam hal tertangkap tangan. diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu. dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu. dengan sengaja merampas nyawa anaknya. disertai atau didahului oleh suatu perbuatan pidana. diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. diancam karena pembunuhan dengan rencana. diancam karena membunuh anak sendiri. paling lama dua puluh tahun. Pasal 342 Seorang ibu yang untuk melaksanakan niat yang ditentukan karena takut akan ketahuan bahwa ia akan melahirkan anak pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian merampas nyawa anaknya. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. diancam karena melakukan pembunuhan anak sendiri dengan rencana. Pasal 344 . Pasal 343 Kejahatan yang diterangkan dalam pasal 341 dan 342 dipandang bagi orang lain yang turut serta melakukan. ataupun untuk memastikan penguasaan barang yang diperolehnya secara melawan hukum.

Barang siapa merampas nyawa orang lain atas permintaan orang itu sendiri yang jelas dinyatakan dengan kesungguhan hati. . diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

Pasal 345 Barang siapa sengaja mendorong orang lain untuk bunuh diri. atau karena salah satu kejahatan berdasarkan Pasal 344. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencarian dalam mana kejahatan dilakukan. ataupun melakukan atau membantu melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 347 dan 348. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut. Pasal 347 (1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita tanpa persetujuannya. Pasal 349 Jika seorang dokter. Pasal 346 Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun kalau orang itu jadi bunuh diri.5. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Pasal 348 (1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya. karena pembunuhan dengan rencana. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan berdasarkan pasal 346. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. BAB XX PENGANIAYAAN Pasal 351 (1) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus (2) (2) . diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 350 Dalam hal pemidanaan karena pembunuhan. 1. menolongnya dalam perbuatan itu atau memberi sarana kepadanya untuk itu. 347 dan 348.

diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. .rupiah. (2) (3) (4) (5) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. Dengan penganiayaan disamakan sengaja merusak kesehatan. Jika mengakibatkan mati.

Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun Pasal 354 (1) (2) Barang siapa sengaja melukai berat orang lain. Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana. 354 dan 355 dapat ditambah dengan sepertiga : 1. yang bersalah dikenakan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian. istrinya atau anaknya. dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. jika kejahatan itu dilakukan dengan memberikan bahan yang berbahaya bagi nyawa atau kesehatan untuk dimakan atau diminum. bapaknya yang sah. Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat. atau menjadi bawahannya. 2. Pasal 353 (1) (2) (3) Penganiayaan dengan rencana lebih dahulu. diancam karena melakukan penganiayaan berat dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian. Pasal 355 (1) (2) Penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu. 3. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. maka penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian. diancam. Pasal 356 Pidana yang ditentukan dalam pasal 351. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. sebagai penganiayaan ringan. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun. Pasal 357 (2) .Pasal 352 (1) Kecuali yang tersebut dalam pasal 353 dan 356. bagi yang melakukan kejahatan itu terhadap ibunya. jika kejahatan itu dilakukan terhadap seorang pejabat ketika atau karena menjalankan tugasnya yang sah. Pidana dapat ditambah sepertiga bagi orang yang melakukan kejahatan itu terhadap orang yang bekerja padanya. 353.

.Dalam hal pemidanaan karena salah satu kejahatan berdasarkan pasal 353 dan 355. 1 .4. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 30 No.

BAB XXII PENCURIAN Pasal 362 Barang siapa mengambil barang sesuatu. selain tanggung jawab masing-masing terhadap apa yang khusus dilakukan olehnya. diancam : 1. jika akibat penyerangan atau perkelahian itu ada yang luka-luka berat. maka pidana ditambah dengan sepertiga dan yang bersalah dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian dalam mana dilakukan kejahatan dan hakim dapat memerintahkan supaya putusannya diumumkan. dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum.Pasal 358 Mereka yang sengaja turut serta dalam penyerangan atau perkelahian di mana terlibat beberapa orang. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 361 Jika kejahatan yang diterangkan dalam bab ini dilakukan dalam menjalankan suatu jabatan atau pencarian. Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain luka-luka sedemikian rupa sehingga timbul penyakit atau halangan menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian selama waktu tertentu. BAB XXI MENYEBABKAN MATI ATAU LUKA-LUKA KARENA KEALPAAN Pasal 359 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati. dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau (2) . yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain. 2. jika akibatnya ada yang mati. Pasal 360 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mendapat luka-luka berat. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. diancam karena pencurian.

pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. . pencurian ternak. Pasal 363 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1.

4. diancam karena pencurian ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. jika perbuatan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. 3. pencurian pada waktu ada kebakaran. terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian. 4. apabila tidak dilakukan dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya. pemberontakan atau bahaya perang. (3) Jika perbuatan mengakibatkan kematian maka diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. gunung meletus. . Pasal 365 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun pencurian yang didahului. 2. 3. atau gempa laut. kapal karam. 5. Pasal 364 Perbuatan yang diterangkan dalam pasal 362 dan pasal 363 butir 4. dilakukan dengan merusak. di berjalan.2. jika masuk ke tempat melakukan kejahatan dengan merusak atau memanjat atau dengan memakai anak kunci palsu. begitu pun perbuatan yang diterangkan dalam pasal 363 butir 5. yang dilakukan oleh orang yang ada di situ tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh yang berhak. jika perbuatan dilakukan pada waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya. pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan. atau untuk sampai pada barang yang diambil. atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri. pencurian di waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya. banjir gempa bumi. memotong atau memanjat. jika harga barang yang dicuri tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. maka diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. atau dengan memakai anak kunci palsu. (2) Jika pencurian yang diterangkan dalam butir 3 disertai dengan salah satu hal dalam butir 4 dan 5. huru-hara. (2) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun : 1. letusan. jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. kecelakaan kereta api. kapal terdampar. disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. atau dalam hal tertangkap tangan.

jika perbuatan mengakibatkan luka berat atau kematian dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. 1 dan 3.(4) Diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. Pasal 366 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 362. . dan 865 dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No.4. 1 . 363. disertai pula oleh salah satu hal yang diterangkan dalam no.

Jika dia adalah suami (istri) yang terpisah meja dan ranjang atau terpisah harta kekayaan. (2) Kejahatan ini tidak dituntut kecuali atas pengaduan orang yang terkena kejahatan. memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu. yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain. atau dengan ancaman akan membuka rahasia. maka terhadap pembuat atau pembantu itu tidak mungkin diadakan tuntutan pidana. BAB XXIII PEMERASAN DAN PENGANCAMAN Pasal 368 (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. Ketentuan pasal 365 ayat kedua. atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang. dan keempat berlaku bagi kejahatan (2) (3) (2) ini. memaksa seorang supaya memberikan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang itu atau orang lain. dengan ancaman pencemaran baik dengan lisan maupun tulisan. baik dalam garis lurus maupun garis menyimpang derajat kedua maka terhadap orang itu hanya mungkin diadakan penuntutan jika ada pengaduan yang terkena kejahatan. maka ketentuan ayat di atas berlaku juga bagi orang itu. Pasal 370 Ketentuan pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang di rumuskan dalam bab ini. atau supaya membuat hutang atau menghapuskan piutang. diancam karena pemerasan dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. ketiga.Pasal 367 (1) Jika pembuat atau pembantu dari salah satu kejahatan dalam bab ini adalah suami (istri) dari orang yang terkena kejahatan dan tidak terpisah meja dan ranjang atau terpisah harta kekayaan. Jika menurut lembaga matriarkhal kekuasaan bapak dilakukan oleh orang lain daripada bapak kandung (sendiri). diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 369 (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. . atau jika dia adalah keluarga sedarah atau semenda.

atau yang dilakukan oleh wali pengampu. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. 1 .Pasal 37l Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. Pasal 376 Ketentuan dalam pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini. BAB XXIV PENGGELAPAN Pasal 372 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain. diancam sebagai penggelapan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. terhadap barang sesuatu yang dikuasainya selaku demikian. dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. pengurus atau pelaksana surat wasiat. tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan. Pasal 373 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 372 apabila yang digelapkan bukan ternak dan harganya tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. Pasal 377 . Pasal 374 Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah untuk itu. Pasal 375 Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang karena terpaksa diberi barang untuk disimpan. pengurus lembaga sosial atau yayasan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun.4.

menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya. keilmuan. Pasal 380 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak lima ribu rupiah : 1. dengan maksud supaya tanpa pembayaran seluruhnya memastikan penguasaan terhadap barang. barang siapa dengan sengaja menjual menawarkan menyerahkan.(1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 372. 2. atau memalsu nama atau tanda yang asli. hutang atau piutang itu tidak lebih dari dua puluh lima rupiah diancam sebagai penipuan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun. . dengan memakai nama palsu atau martabat palsu. Pasal 379 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 378. 1 . barang siapa menaruh suatu nama atau tanda secara palsu di atas atau di dalam suatu hasil kesusastraan. dengan maksud supaya orang mengira bahwa itu benar-benar buah hasil orang yang nama atau tandanya ditaruh olehnya di atas atau di dalamnya tadi. Pasal 379a Barang siapa menjadikan sebagai mata pencarian atau kebiasaan untuk membeli barang. (2) Jika kejahatan dilakukan dalam menjalankan pencarian maka dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu. dan 375 hakim dapat memerintahkan supaya putusan diumumkan dan dicabutnya hak-hak berdasarkan pasal 35 No. 374.barang.4.barang itu untuk diri sendiri maupun orang lain diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. jika barang yang diserahkan itu bukan ternak dan harga daripada barang. dengan tipu muslihat. BAB XXV PERBUATAN CURANG Pasal 378 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. kesenian atau kerajinan. ataupun rangkaian kebohongan. mempunyai persediaan untuk dijual atau memasukkan ke Indonesia.

dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak tiga belas ribu lima ratus rupiah. jika diketahuinya keadaan-keadaan sebenarnya diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. melangsungkan atau memperluas hasil perdagangan atau perusahaan milik sendiri atau orang lain. seakan-akan itu benarbenar hasil orang yang nama atau tandanya telah ditaruh secara palsu tadi. melakukan perbuatan curang untuk menyesatkan khalayak umum atau seorang tertentu. karena sengaja menyerahkan barang lain daripada yang ditunjuk untuk dibeli. atau membikin tak dapat dipakai. dengan menggunakan tipu muslihat. keadaan atau jumlah barang yang diserahkan. Pasal 382 bis Barang siapa untuk mendapatkan. mendamparkan. jika perbuatan itu dapat menimbulkan kerugian bagi konkuren-konkurennya atau konkuren-konkuren orang lain. (2) Jika hasil itu kepunyaan terpidana.keadaan yang berhubungan dengan pertanggungan sehingga disetujui perjanjian. kapal yang dipertanggungkan atau yang muatannya maupun upah yang akan diterima untuk pengangkutan muatannya yang dipertanggungkan. Pasal 383 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. keilmuan. atau mengaramkan. 2.hasil kesusastraan. menghancurkan. merusakkan. hal mana tentu tidak akan disetujuinya atau setidak-tidaknya tidak dengan syarat. kesenian atau kerajinan.syarat yang demikian. menimbulkan kebakaran atau ledakan pada suatu barang yang dipertanggungkan terhadap bahaya kebakaran. Pasal 381 Barang siapa dengan jalan tipu muslihat menyesatkan penanggung asuransi mengenai keadaan. atas kerugian penanggung asuransi atau pemegang surat bodemerij yang sah. atau yang nama atau tandanya yang asli telah dipalsui. karena persaingan curang. yang di dalam atau di atasnya telah ditaruh nama atau tanda yang palsu. maka boleh dirampas. ataupun yang atasnya telah diterima uang bodemerij diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. diancam. mengenai jenis. seorang penjual yang berbuat curang terhadap pembeli : 1. Pasal 382 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. Pasal 383 bis .

Pasal 384 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 383. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. 5. 2. sesuatu hak tanah yang belum besertifikat yang telah dibebani credietverband atau sesuatu gedung bangunan. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. jika jumlah keuntungan yang di peroleh tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. menggadaikan atau menyewakan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat padahal diketahui bahwa orang lain yang mempunyai atau turut mempunyai hak atas tanah itu : barang siapa dengan maksud yang sama. penanaman atau pembenihan di atas tanah yang belum besertifikat. bangunan. 4.Seorang pemegang kognosemen yang sengaja mempergunakan beberapa eksemplar dari surat tersebut dengan titel yang memberatkan. . sesuatu gedung. barang siapa dengan maksud yang sama. dengan menyembunyikan kepada pihak lain bahwa tanah yang berhubungan dengan hak tadi sudah digadaikan. menjual. barang siapa dengan maksud yang sama mengadakan credietverband mengenai sesuatu hak tanah yang belum besertifikat. barang siapa dengan maksud yang sama menjual. padahal tidak diberitahukannya kepada pihak yang lain bahwa tanah itu telah digadaikan. penanaman atau pembenihan di atas tanah yang juga telah dibebani demikian. 3. padahal diketahui bahwa yang mempunyai atau turut mempunyai hak di atasnya adalah orang lain. menjual atau menukarkan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat yang telah digadaikan. barang siapa dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. menukarkan atau membebani dengan credietverband sesuatu hak tanah yang telah besertifikat. menukarkan atau membebani dengan credietverband. tanpa memberitahukan tentang adanya beban itu kepada pihak yang lain. dan untuk beberapa orang penerima. Pasal 385 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1.

minuman atau obat-obatan itu dipalsui jika nilainya atau faedahnya menjadi kurang karena sudah dicampur dengan sesuatu bahan lain. dengan sengaja membiarkan perbuatan yang curang itu. Pasal 386 (1) Barang siapa menjual. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. menghancurkan. Pasal 388 (2) (1) Barang siapa pada waktu menyerahkan barang keperluan Angkatan Laut atau Angkatan Darat melakukan perbuatan curang yang dapat membahayakan kesempatan negara dalam keadaan perang diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Bahan makanan. sengaja membiarkan perbuatan yang curang itu.6. Pasal 389 (2) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. dan menyembunyikan hal itu. barang siapa yang bertugas mengawasi pembangunan atau penyerahan barang-barang itu. melakukan sesuatu perbuatan curang yang dapat membahayakan keamanan orang atau barang. padahal diketahui. yang pada waktu membuat bangunan atau pada waktu menyerahkan bahanbahan bangunan. barang siapa yang bertugas mengawasi penyerahan barang-barang itu. Pasal 390 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain . Diancam dengan pidana yang sama. Diancam dengan pidana yang sama. menawarkan atau menyerahkan barang makanan. atau keselamatan negara dalam keadaan perang. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. membuang atau membikin tak dapat dipakai sesuatu yang digunakan untuk menentukan batas pekarangan. minuman atau obat-obatan yang diketahuinya bahwa itu dipalsui. Pasal 387 (2) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun seorang pemborong atau ahli bangunan atau penjual bahan-bahan bangunan. memindahkan. bahwa tanah itu telah disewakan kepada orang lain untuk masa itu juga. barang siapa dengan maksud yang sama menjual atau menukarkan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat untuk suatu masa.

nama firma atau merek yang menjadi hak orang lain atau untuk menyatakan asalnya barang. Pasal 393 bis (1) Seorang pengacara yang sengaja memasukkan atau menyuruh masukkan dalam surat permohonan cerai atau pisah meja dan ranjang. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. menjual. barang-barang yang diketahui atau sepatutnya harus diduganya bahwa pada barangnya itu sendiri atau pada bungkusnya dipakaikan secara palsu. yang sengaja mengumumkan daftar atau neraca yang tidak benar. Jika pada waktu melakukan kejahatan belum lewat lima tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga dapat dijatuhkan pidana penjara paling lama sembilan bulan. atau memberi pertolongan pada penempatan surat hutang sesuatu negara atau bagiannya. dengan sengaja menyembunyikan atau mengurangkan keadaan yang sebenarnya atau dengan membayang-bayangkan keadaan yang palsu. firma atau merek yang demikian sekalipun dengan sedikit perubahan. Diancam dengan pidana yang sama ialah si suami (istri) yang mengajukan (2) (2) . dana-dana atau surat-surat berharga menjadi turun atau naik diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan Pasal 391 Barang siapa menerima kewajiban untuk. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun. dengan ditambahkan nama atau firma yang khayal. keterangan-keterangan tentang tempat tinggal atau kediaman tergugat atau penghutang. Pasal 393 (1) Barang siapa memasukkan ke Indonesia tanpa tujuan jelas untuk mengeluarkan lagi dari Indonesia. Pasal 392 Seorang pengusaha. menawarkan. padahal diketahui atau sepatutnya harus diduganya bahwa keterangan-keterangan itu bertentangan dengan yang sebenarnya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. nama sebuah tempat tertentu. atau sesuatu lembaga umum sero.barang dagangan. yayasan atau perseroan. membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagi-bagikan. maskapai andil Indonesia atau koperasi. dengan menyiarkan kabar bohong yang menyebabkan harga barang. mencoba menggerakkan khalayak umum untuk pendaftaran atau penyertaannya. seorang pengurus atau komisaris persero terbatas.secara melawan hukum. atau surat hutang sesuatu perkumpulan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. ataupun pada barangnya sendiri atau pada bungkusnya ditirukan nama. atau dalam surat permohonan pailit. menyerahkan.

yang sengaja memberi keterangan palsu kepada pengacara yang dimaksudkan dalam ayat pertama. Pasal 394 Ketentuan pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini kecuali yang dirumuskan dalam ayat kedua pasal 393 bis.gugatan atau si pemiutang yang memasukkan permintaan pailit. sepanjang kejahatan dilakukan mengenai keterangan untuk mohon cerai atau pisah meja dan ranjang Pasal 395 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini. . hakim dapat memerintahkan pengumuman putusannya dan yang bersalah dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian ketika kejahatan di lakukan.

. maupun tidak membukukan pendapatan. jika pengeluarannya melewati batas. 387. diancam dengan pidana penjara ORANG 3. 1 . diancam karena merugikan pemiutang dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan : 1. 388. 4. Pasal 398 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. jika yang bersangkutan dengan maksud untuk menangguhkan kepailitannya telah meminjam uang dengan syarat-syarat yang memberatkan sedang diketahuinya bahwa pinjaman itu tiada mencegah kepailitan. dan tulisan-tulisan yang dimaksud dalam ayat ketiga pasal tersebut. 385. 3. telah melijerkan (vervreemden) barang sesuatu dengan cuma-cuma atau jelas di bawah harganya.tulisan yang harus disimpannya menurut pasal itu. surat-surat. atau menarik barang sesuatu dari budel.(2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 378 382. tidak memenuhi kewajiban untuk mengadakan pencatatan menurut pasal 6 ayat pertama Kitab Undang-undang Hukum Dagang atau untuk menyimpan dan memperlihatkan buku-buku. diancam karena merugikan pemiutang secara curang jika yang bersangkutan untuk mengurangi hak pemiutang secara curang : 1. dengan suatu cara menguntungkan salah seorang pemiutang di waktu pailitnya atau pada saat di mana diketahui bahwa keadaan tersebut tak dapat dicegah.4. membikin pengeluaran yang tak ada. Pasal 397 Seorang pengusaha yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau diizinkan melepaskan budel oleh pengadilan. 2. BAB XXVI PERBUATAN MERUGIKAN PEMIUTANG ATAU YANG MEMPUNYAI HAK Pasal 396 Seorang pengusaha yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang diizinkan melepaskan budel oleh pengadilan. 2. jika dia tak dapat memperlihatkan dalam keadaan tak diubah buku-buku dan surat-surat untuk catatan menurut pasal 6 Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan tulisan. 393 bis dapat dijatuhkan pencabutan hak-hak berdasarkan pasal No. maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang diperintahkan penyelesaian oleh pengadilan.

.paling lama satu tahun empat bulan : 1. jika yang bersangkutan turut membantu atau mengizinkan untuk melakukan perbuatan. maskapai atau perkumpulan. turut membantu atau mengizinkan 2. sehingga oleh karena itu seluruh atau sebagian besar dari kerugian diderita oleh perseroan. maskapai atau perkumpulan.perbuatan yang bertentangan dengan anggaran dasar. jika yang bersangkutan dengan maksud untuk menangguhkan kepailitan atau penyelesaian perseroan.

surat yang memuat catatancatatan dan tulisan-tulisan yang disimpan menurut pasal tadi. kepailitan atau penyelesaian atau pada waktu diketahui akan terjadi salah satu di antaranya dan kemudian sungguh disusul dengan pelepasan budel. tidak memenuhi kewajiban mengadakan catatan menurut Kitab Undangundang Hukum Dagang atau pasal 27 ayat pertama ordonansi tentang maskapai andil Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun jika yang bersangkutan mengurangi secara curang hak-hak pemiutang dari perseroan maskapai atau perkumpulan untuk : 1. atau bahwa buku-buku dan surat. dalam hal terakhir dengan diketahuinya bahwa kepailitan atau penyelesaian penghutang sudah dimohonkan. 3. surat-surat dan tulisan-tulisan menurut pasal-pasal itu. atau akibat rundingan dengan penghutang. Pasal 400 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. tidak dapat di perlihatkan dalam keadaan tak diubah. Pasal 399 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. ataupun pada saat di mana diketahuinya bahwa kepailitan atau penyelesaian tadi tak dapat dicegah. dengan sesuatu cara menguntungkan salah seorang pemiutang di waktu kepailitan atau penyelesaian. 3. jika yang bersangkutan dapat dipersalahkan tidak memenuhi kewajiban yang diterangkan dalam pasal 6 ayat pertama Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan pasal 27 ayat pertama ordonansi tentang maskapai andil Indonesia.peminjaman uang dengan syarat-syarat yang memberatkan. Pasal 401 (1) Seorang pemiutang yang menyetujui tawaran persetujuan di muka 4. telah melijerkan (vervreemden) barang sesuatu dengan cuma-cuma atau jelas di bawah harganya. kepailitan atau penyelesaian menarik barang sesuatu dari budel atau menerima pembayaran baik dari hutang yang tak dapat di tagih maupun yang dapat ditagih. membikin pengeluaran yang tak ada. padahal diketahuinya tak dapat dicegah keadaan pailit atau penyelesaiannya. dan tentang menyimpan dan memperlihatkan buku-buku. barang siapa yang mengurangi dengan penipuan hak-hak pemiutang : (1) dalam hal pelepasan budel. kepailitan atau penyelesaian. mengaku adanya piutang yang tak ada atau memperbesar jumlah piutang yang ada. maupun tidak membukukan pendapatan atau menarik barang sesuatu dari budel. 2. maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang penyelesaiannya diperintahkan oleh pengadilan. (2) . di waktu verifikasi piutang-piutang dalam hal pelepasan budel.

jika persetujuan itu diterima. . diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.pengadilan karena telah ada persetujuan dengan penghutang maupun pihak ketiga di mana yang bersangkutan minta keuntungan istimewa.

diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. diancam dengan pidana denda paling banyak seratus lima puluh ribu rupiah. atau jika penghutang adalah perseroan. pungut hasil atau pakai atasnya. dan oleh karena itu mengakibatkan perseroan. dinyatakan dalam keadaan pailit atau dibolehkan melepaskan budel. maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi di luar ketentuan pasal 398. menguntungkan salah seorang pemiutang dengan sesuatu cara. menarik barang milik sendiri atau kalau bukan demikian untuk pemiliknya dari ikatan hipotik barang siapa dengan sengaja. atau pada saat di mana diketahuinya bahwa salah satu dari keadaan tadi tak dapat dicegah.(2) Diancam dengan pidana yang sama pada penghutang dalam hal seperti di atas. maupun menyembunyikan pendapatan. hak menahan. menarik suatu barang yang olehnya dibebani ikatan panen atau untuk yang memberi ikatan menarik suatu barang yang oleh orang lain itu dibebani ikatan panen. perkumpulan atau yayasan. menarik suatu barang milik sendiri atau kalau bukan demikian. atau kalau bukan demikian untuk pemiliknya dari orang lain yang mempunyai hak gadai. dengan merugikan pemegang ikatan. pada pengurus atau komisaris yang mengadakan persetujuan. dari ikatan kredit atasnya. untuk pemiliknya. turut membantu atau mengizinkan dilakukan perbuatan yang bertentangan dengan anggaran dasar. untuk seluruhnya atau sebagian. jika yang bersangkutan secara curang mengurangi hak-hak pemiutang dengan mengada-ada pengeluaran yang tak ada. 1. Pasal 403 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. Pasal 405 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 2. barang siapa dengan sengaja. atau menarik barang sesuatu dari budel ataupun telah melijerkan barang sesuatu dengan cumacuma atau terang di bawah harganya. barang siapa dengan sengaja menarik barang milik sendiri. 4. . untuk seluruhnya atau sebagian. Pasal 404 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. Pasal 402 Barang siapa dinyatakan dalam keadaan jelas tak mampu atau jika bukan pengusaha. pelepasan budelnya atau kepailitannya. 3. dengan merugikan pemegang ikatan. maskapai atau perkumpulan tak dapat memenuhi kewajibannya. maskapai. atau harus dibubarkan. barang siapa dengan sengaja untuk seluruhnya atau sebagian. atau di waktu ketidakmampuannya.

menerus atau untuk sementara waktu yang sengaja menggelapkan. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.menerus atau untuk sementara waktu. yang sengaja membuat secara palsu atau memalsu buku buku-buku daftar-daftar yang khusus untuk pemeriksaan administrasi. Pasal 414 (1) Seorang pejabat yang sengaja minta bantuan Angkatan Bersenjata untuk melawan pelaksanaan ketentuan undang-undang. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.397. perintah penguasa umum menurut undang. diancam dengan pidana penjara lama empat tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 415 Seorang pejabat atau orang lain yang ditugaskan menjalankan suatu jabatan umum terus. dalam pasal 396 . putusan atau surat perintah pengadilan. ketika diminta oleh penguasa sipil yang berwenang menurut undang-undang. dan 402 yang bersalah dapat dicabut hak-haknya berdasarkan pasal 35. BAB XXVIII KEJAHATAN JABATAN Pasal 413 Seorang komandan Angkatan Bersenjata yang menolak atau sengaja mengabaikan untuk menggunakan kekuatan di bawah perintahnya. yang dengan sengaja menggelapkan uang atau surat berharga yang disimpan karena jabatannya. Jika pelaksanaan dihalang-halangi oleh perbuatan demikian. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dapat diperintahkan supaya putus hakim diumumkan. Pasal 416 Seorang pejabat atau orang lain yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum terus. (2) Pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan seperti yang dirumuskan. Pasal 417 Seorang pejabat atau orang lain yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum terus.menerus atau untuk sementara waktu. (2) . 400.undang. atau membiarkan uang atau surat berharga itu diambil atau digelapkan oleh orang lain. 399. atau menolong sebagai pembantu dalam melakukan perbuatan tersebut.402.

menghancurkan. padahal diketahui bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk mempengaruhi nasihat tentang perkara yang harus diputus oleh pengadilan itu. atau oleh karena si penerima telah melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. akta-akta. Pasal 421 Seorang pejabat yang menyalahgunakan kekuasaan memaksa seseorang untuk melakukan. menerima hadiah atau janji. 2. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. merusakkan atau membikin tak dapat di pakai barang-barang itu. padahal diketahui bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk mempengaruhi putusan perkara yang menjadi tugasnya. Pasal 418 Seorang pejabat yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau sepatutnya harus diduganya. atau membiarkan orang lain menghilangkan.menghancurkan. surat-surat atau daftar-daftar yang dikuasainya karena jabatannya. merusakkan atau membikin tak dapat dipakai barang-barang yang diperuntukkan guna meyakinkan atau membuktikan di muka penguasa yang berwenang. 2. Pasal 419 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun seorang pejabat : 1. bahwa hadiah atau janji itu diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya. barang siapa menurut ketentuan undang-undang ditunjuk menjadi penasihat untuk menghadiri sidang pengadilan. tidak melakukan atau membiarkan sesuatu. yang menerima hadiah atau janji padahal diketahuinya bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk menggerakkannya supaya melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. seorang hakim yang menerima hadiah atau janji. (2) Jika hadiah atau janji itu diterima dengan sadar bahwa hadiah atau janji itu diberikan supaya dipidana dalam suatu perkara pidana. atau menolong sebagai pembantu dalam melakukan perbuatan itu. maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam dengan pidana . atau yang menurut pikiran orang yang memberi hadiah atau janji itu ada hubungan dengan jabatannya diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang menerima hadiah mengetahui bahwa hadiah itu diberikan sebagai akibat. Pasal 420 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun : 1.

diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. meminta atau menerima pekerjaan orang atau penyerahan barang seolah olah merupakan hutang kepada dirinya. menggunakan tanah negara di atas mana ada hak-hak pakai Indonesia. seolah-olah berhutang kepadanya. kepada pejabat lainnya atau kepada kas umum.aturan yang bersangkutan telah menggunakan tanah negara yang di atasnya ada hak-hak pakai Indonesia dengan merugikan yang berhak padahal diketahuinya bahwa itu bertentangan dengan peraturan tersebut. Pasal 425 Diancam karena melakukan pemerasan dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. untuk membayar atau menerima pembayaran dengan potongan. Pasal 423 Seorang pejabat dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas. memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu. menerima. dengan menyalahgunakan kekuasaannya. maupun untuk mendapatkan keterangan. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas. dengan menyalahgunakan kekuasaannya. Pasal 424 Seorang pejabat dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. padahal diketahuinya bahwa tidak demikian halnya. . dengan sengaja membiarkan orang itu melarikan diri atau dengan sengaja melepaskannya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. 3.penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Pasal 426 (1) Seorang pejabat yang diberi tugas menjaga orang yang dirampas kemerdekaannya atas perintah penguasa umum atau atas putusan atau ketetapan pengadilan. meminta. atau memotong pembayaran. baik untuk memeras pengakuan. 2. Pasal 422 Seorang pejabat yang dalam suatu perkara pidana menggunakan sarana paksaan. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas.. padahal diketahuinya bahwa tidak demikian adanya. seolah-olah sesuai dengan aturan. atau memberi pertolongan pada waktu dilepas atau melepaskan diri.

seorang pejabat yang dalam menjalankan tugasnya mengetahui bahwa ada orang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum.akta yang menurut aturanaturan umum harus ada untuk memasukkan orang di situ. dengan melampaui ke kuasaannya atau tanpa mengindahkan cara-cara yang ditentukan dalam peraturan umum. atau seorang kepala lembaga pendidikan negara atau rumah sakit jiwa. dilepaskan. Diancam dengan pidana yang sama. atau akta. sengaja tidak memberitahukan hal itu dengan sepera kepada pejabat yang bertugas menyidik perbuatan pidana. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. memeriksa atau merampas surat-surat. seorang pejabat dengan tugas menyidik perbuatan pidana. yang sengaja tidak memenuhi permintaan untuk menyatakan bahwa ada orang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang menolak memenuhi permintaan menurut undang-undang supaya memperlihatkan orang yang dimasukkan di situ. atau jika berada di situ secara melawan hukum. atau melepaskan diri karena kesalahan (kealpaan). (2) Seorang pejabat yang bersalah (alpa) menyebabkan apa yang dirumuskan dalam pasal ini terlaksana.(2) Jika orang itu lari. Pasal 427 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1. (2) . memaksa masuk ke dalam rumah atau ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai oleh orang lain. seorang pejabat yang pada waktu menggeledah rumah. atau supaya memperlihatkan register masuk. buku-buku atau kertas-kertas lain. Pasal 428 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. maka yang bersangkutan diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 2. Pasal 429 (1) Seorang pejabat yang melampaui kekuasaan atau tanpa mengindahkan caracara yang ditentukan dalam peraturan umum. tidak segera pergi atas permintaan yang berhak atau atas nama orang itu. atau yang sengaja tidak memberitahukan hal itu kepada kekuasaan yang lebih tinggi. orang tahanan sementara atau orang yang disandera. seorang kepala lembaga pemasyarakatan tempat menutup orang terpidana.

surat tertutup. jika ia dengan sengaja dan melawan hukum memberitahukan kepada orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. menghilangkan. atau memberitahukan kabar telegrap atau telepon kepada orang lain.Pasal 430 (1) Seorang pejabat yang melampaui kekuasaannya. (2) (2) . barang atau paket yang diserahkan kepada lembaga pengangkutan umum atau kabar kawat yang dalam tangan pejabat telegrap untuk keperluan umum. kartu pos atau paket yang dipercayakan kepada lembaga itu. Pasal 432 (1) Seorang pejabat suatu lembaga pengangkutan umum yang dengan sengaja memberikan kepada orang lain daripada yang berhak. Pasal 431 Seorang pejabat. memeriksa isinya. atau memiliki sendiri barang sesuatu yang ada di dalamnya diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. membaca. kartu pos. diancam : 1. Jika surat atau barang itu bernilai uang. suatu lembaga pengangkutan umum yang sengaja dan melawan hukum membuka suatu surat barang tertutup atau paket yang diserahkan kepada lembaga itu. kabar yang diserahkan kepada jawatan telegrap atau telepon atau kepada lembaga semacam itu. Pasal 433 Seorang pejabat telegrap atau telepon. menyuruh memperlihatkan kepadanya atau merampas surat. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. atau menghancurkan. atau memberitahukan isinya kepada orang lain. dengan pidana penjara paling lama dua tahun. memberi keterangan kepadanya tentang sesuatu percakapan yang dilakukan dengan perantaraan lembaga itu. atau dengan sengaja dan melawan hukum membuka. Pidana yang sama dijatuhkan kepada pejabat yang melampaui kekuasaannya. menyuruh seorang pejabat telepon atau orang lain yang diberi tugas pekerjaan telepon untuk keperluan umum. atau orang lain yang ditugasi mengawasi pekerjaan telegrap atau telepon yang digunakan untuk kepentingan umum. memiliki sendiri atau mengubah isinya. maka pemilikan sendiri itu diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

yang pada saat dilakukan perbuatan.2. dia ditugaskan mengurus atau mengawasinya. memiliki sendiri atau mengubah isi suatu berita telegrap atau telepon yang diserahkan kepada jawatan telegrap. atau membantu orang lain dalam perbuatan itu. seorang pejabat telegrap atau telepon atau orang lain yang dimaksud dalam pasal 433.perbedaan yang ditetapkan dalam pasal-pasal tersebut. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35. 420. No. menghancurkan. Pasal 437 Dalam hal pemidanaan berdasarkan pasal 415. yang dengan sengaja membiarkan orang lain melakukan salah satu perbuatan berdasarkan pasal 431 433. dengan pidana penjara paling lama lima tahun. dan pasal 436 ayat pertama. 3 dan 4. (2) BAB XXIX KEJAHATAN PELAYARAN Pasal 438 . diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak delapan belas ribu rupiah. Pasal 436 (1) Barang siapa menurut hukum yang berlaku bagi masing-masing pihak mempunyai kewenangan melangsungkan perkawinan seseorang. 425. Pasal 435 Seorang pejabat yang dengan langsung maupun tidak langsung sengaja turut serta dalam pemborongan. 419. 432 ayat penghabisan. jika ia dengan sengaja memberikan kepada orang lain daripada yang berhak atau. 423. diancam dengan pidana menurut perbedaan. Pasal 434 Seorang pejabat suatu lembaga pengangkutan umum. 434. Barang siapa menurut hukum yang berlaku bagi masing-masing pihak mempunyai kewenangan melangsungkan perkawinan seseorang. menghilangkan. untuk seluruh atau sebagian. padahal diketahuinya ada halangan untuk itu berdasarkan undang-undang diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. padahal diketahuinya bahwa perkawinan atau perkawinan-perkawinan orang itu yang telah ada menjadi halangan untuk itu berdasarkan undang-undang. penyerahan atau persewaan. telepon atau pada lembaga semacam itu. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

di perairan Indonesia. Pasal 441 Diancam karena melakukan pembajakan di sungai dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. tanpa mendapat kuasa untuk itu dari sebuah negara yang berperang atau tanpa masuk angkatan laut suatu negara yang diakui. Yang dimaksud dengan wilayah laut Indonesia yaitu wilayah "Territoriale zee en maritieme kringen ordonantie. 1939 442. barang siapa dengan memakai kapal melakukan perbuatan kekerasan di sungai terhadap kapal lain atau terhadap orang atau barang di atasnya. Pasal 439 (3) (1) Diancam karena melakukan pembajakan di tepi laut dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. setelah datang ke tempat dan untuk tujuan tersebut dengan kapal dari tempat lain. S. ataupun termasuk anak buah kapal tersebut. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. 2. Pasal 442 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.(1) Diancam karena melakukan pembajakan di laut : 1. barang siapa dengan memakai kapal melakukan perbuatan kekerasan terhadap kapal lain atau terhadap orang atau barang di atasnya. jika melampaui apa yang dikuasakan. masuk bekerja menjadi kelasi kapal tersebut atau dengan suka rela terus menjalankan pekerjaan tersebut setelah hal itu diketahui olehnya. padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan perbuatan-perbuatan kekerasan di lautan bebas terhadap kapal lain atau terhadap orang dan barang di atasnya. setelah lebih dahulu menyeberangi lautan seluruhnya atau sebagiannya untuk tujuan tersebut. barang siapa mengetahui tentang tujuan atau penggunaan kapal itu. barang siapa yang di darat maupun di air sekitar pantai atau muara sungai. barang siapa yang menerima atau melakukan pekerjaan sebagai komandan atau pemimpin . demikian juga jika memegang surat kuasa dari negara-negara yang berperang satu dengan yang lainnya. (2) Disamakan dengan tidak punya surat kuasa. melakukan perbuatan kekerasan terhadap orang atau barang di situ. barang siapa masuk bekerja menjadi nakhoda atau menjalankan pekerjaan itu di sebuah kapal." Pasal 440 (2) Diancam karena melakukan pembajakan di pantai dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 89 tidak diterapkan.

dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. secara langsung maupun tidak langsung turut melaksanakan penyewaan. diancam dengan pidana mati.sebuah kapal. Pasal 443 Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun barang siapa yang menerima atau melakukan pekerjaan sebagai kelasi di sebuah kapal.buatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . padahal diketahuinya bahwa kapal itu akan digunakan sebagai yang dirumuskan dalam pasal 438. komandan atau pemimpin kapal dan mereka yang turut serta melakukan perbuatan kekerasan. 2. pemuatan atau pertanggungan sebuah kapal. atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 .441 mengakibatkan seseorang di kapal yang diserang atau seseorang yang diserang itu mati maka nakhoda. Pasal 444 Jika perbuatan kekerasan yang diterangkan dalam pasal 438 . pidana penjara seumur hidup. dalam hal-hal lain.441. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun dalam Pasal 447 Barang siapa dengan sengaja menyerahkan sebuah kapal Indonesia dalam kekuasaan bajak laut. dan bajak sungai. jika ia adalah nakhoda kapal itu. atau untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . diancam : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.441. sesudah diketahui olehnya bahwa kapal itu digunakan seperti diterangkan di atas. bajak tepi laut. Pasal 446 Barang siapa atas biaya sendiri atau orang lain. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.441. 38. dengan maksud untuk digunakan sebagai yang dirumuskan dalam pasal 438 atau dengan maksud untuk melakukan salah satu per. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh . Pasal 445 Barang siapa melengkapi kapal atas biaya sendiri atau orang lain. bajak pantai. Pasal 448 Seorang penumpang kapal Indonesia yang merampas kekuasaan atas kapal secara melawan hukum. padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 .441 ataupun dengan sukarela tetap tinggal bekerja di kapal itu.

padahal diketahui bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk pelayaran pembajakan tanpa izin Pemerintah Indonesia. . padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk pelayaran pembajakan tanpa izin Pemerintah Indonesia. Pasal 451 Seorang warga negara Indonesia yang menerima pekerjaan sebagai kelasi di sebuah kapal. diancam dengan pidana penjara paling lima tahun. Pasal 449 Seorang nakhoda sebuah kapal Indonesia yang menarik kapal dari pemiliknya atau dari pengusahanya dan memakainya untuk keuntungan sendiri. maupun menerima atau menjalankan pekerjaan sebagai nakhoda sebuah kapal.tahun. bajak. Pasal 450 Seorang warga negara Indonesia yang tanpa izin Pemerintah Indonesia menerima surat. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. ataupun secara sukarela tetap bekerja sebagai kelasi sesudah diketahuinya tujuan atau penggunaan kapal itu. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Pasal 453 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Pasal 452 (1) Barang siapa dalam berita acara suatu keterangan kapal. Pasal 455 Diancam karena melakukan desersi biasa. karena melakukan desersi. memperlihatkan surat keterangan yang diketahuinya bahwa isinya tidak benar. jika menurut keadaan di waktu melakukan perbuatan. seorang kelasi yang. menarik diri dari tugasnya di kapal Indonesia. Pasal 454 Diancam. menyuruh menulis keterangan palsu tentang suatu keadaan yang kebenarannya harus dinyatakan dalam akta itu dengan maksud untuk menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan akta itu. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu. ada kekhawatiran timbul bahaya bagi kapal. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. barang siapa dengan sengaja menggunakan akta itu seolah-olah isinya sesuai dengan kenyataan. seorang anak buah kapal-kapal Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. seorang nakhoda kapal Indonesia yang sesudah dimulai penerimaan atau penyewaan kelasi.olah keterangannya sesuai dengan kenyataan. yang dengan sengaja dan melawan hukum tidak mengikuti atau tidak meneruskan perjalanan yang telah disetujuinya. Pasal 451 ter Barang siapa untuk memenuhi peraturan dalam ayat ketiga pasal 12 aturan tentang pendaftaran kapal. (2) (2) .Pasal 451 bis (1) Seorang nakhoda sebuah kapal Indonesia yang menyuruh membikin keterangan kapal. tetapi sebelum perjanjian habis dengan sengaja dan melawan hukum menarik diri dari pimpinan kapal itu. Diancam dengan pidana yang sama. yang diketahuinya bahwa isinya bertentangan dengan kenyataan. jika karena penggunaan itu dapat timbul kerugian. penumpang atau muatan kapal itu. bertentangan dengan kewajibannya menurut persetujuan kerja. diancam. seolah. jika karena penggunaan akta itu dapat menimbulkan kerugian dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. Kelasi-kelasi yang turut serta menyuruh membikin keterangan kapal yang diketahuinya bahwa isinya tidak benar.

perbuatan lain yang menyertainya mengakibatkan luka-luka. pidana penjara paling lama empat tahun. melawannya dengan kekerasan atau ancaman kekerasan.124 jo. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau kalau ini tidak ada. dengan sengaja merampas kebebasannya untuk bergerak atau seorang anak buah kapal Indonesia yang di atas kapal dalam pekerjaan berbuat demikian terhadap orang yang lebih tinggi pangkatnya. jika kejahatan itu atau perbuatan. 3. (2) Tidak dipidana. Pasal 457 Pidana yang ditentukan dalam pasal 454 dan 455 dapat dilipatkan dua. tahun enam bulan jika (2) 2.Pasal 456 Ditiadakan berdasarkan S. atau nakhoda kapal Indonesia yang menerima seorang anak buah kapal untuk bekerja.luka berat. Yang bersalah diancam dengan : 1. jika penerimaan kerja dilakukan di luar Indonesia dengan izin konsul Indonesia. diancam karena melakukan insubordinasi dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Pasal 458 (1) Seorang pengusaha. pidana penjara paling lama delapan mengakibatkan luka. jika dua orang atau lebih dengan bersekutu melakukan kejahatan itu. Pasal 460 (1) Insubordinasi yang dilakukan dua orang atau lebih dengan bersekutu. jika mengakibatkan kematian. pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan jika (2) . atas permintaan penguasa setempat. padahal mengetahui bahwa anak buah kapal itu belum ada sebulan sejak menarik diri dari persetujuannya dengan kapal Indonesia seperti dirumuskan di dalam salah satu pasal 454 atau 455. Yang bersalah diancam dengan : 1. atau jika kejahatan dilakukan akibat permufakatan jahat untuk berbuat demikian. pidana penjara paling lama dua belas tahun. pemegang buku. 38 . diancam karena melakukan pemberontakan di kapal dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 459 (1) Seorang penumpang kapal Indonesia yang di atas kapal menyerang nakhoda.2. 34 .

2.kejahatan itu atau perbuatan-perbuatan lain yang menyertainya mengakibatkan luka-luka. 3. jika yang melakukan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal itu. 3 tidak berlaku jika insubordinasi tidak terjadi. pidana penjara paling lama lima belas tahun jika mengakibatkan kematian. Pasal 462 Penolakan kerja oleh dua orang anak buah kapal Indonesia atau lebih yang dilakukan bersekutu atau akibat permufakatan jahat diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. Pasal 465 Pidana yang diancam pada pasal 448 451 454 464 dapat ditambah sepertiga. yang tidak memberi pertolongan menurut kemampuannya kepada nakhoda. 3. Pasal 461 Barang siapa di atas kapal Indonesia menghasut supaya memberontak. Pasal 463 Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan seorang anak buah kapal Indonesia yang sesudah dikenakan tindakan disiplin karena menolak kerja. (2) Ketentuan tersebut pada no. ketika diketahuinya bahwa dia dirampas kemerdekaannya untuk bergerak. yang sengaja tidak memberitahukan kepada nakhoda diketahuinya adanya niat untuk melakukan insubordinasi. ketika 2. masih tetap menolak kerja juga. yang sengaja tidak menurut perintah nakhoda yang diberikan untuk keamanan atau untuk meneguhkan ketertiban dan disiplin di atas kapal. berpangkat perwira kapal Pasal 466 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang dengan maksud menguntungkan diri . pidana penjara paling lama dua belas tahun. jika mengakibatkan luka-luka berat. Pasal 464 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah seorang penumpang kapal Indonesia : 1.

diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. mengubah haluan kapalnya. ataupun tidak mengurus keselamatan surat-surat kapal ketika meninggalkan kapalnya. yang dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. meninggalkan kapalnya di tengah perjalanan. atau tidak menjaga supaya buku. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. atau menjual atau menggadaikan kapal itu barang muatan atau barang perbekalan kapal itu.sendiri atau orang lain dengan melawan hukum atau untuk menutupi perbuatan itu menjual kapalnya. atau untuk menutupi keuntungan yang demikian. Pasal 468 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan atau bertentangan dengan hukum yang berlaku baginya. atau meminjam uang dengan mempertanggungkan kapalnya atau perlengkapan kapal itu atau perbekalannya. dan juga menyuruh atau memberi izin kepada anak buahnya untuk berbuat demikian. . atau mengurangi kerugian atau belanja. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh Pasal 467 Seorang nakhoda kapal Indonesia.buku harian-harian di kapal dipelihara menurut undang-undang.

Pasal 472 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum. perbekalan atau barang keperluan yang ada dalam kapal. Pasal 473 Seorang nakhoda yang memakai bendera Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Pasal 471 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang sengaja membuang barang muatan di luar keharusan dan bertentangan dengan hukum yang berlaku baginya. menghancurkan merusakkan. Seorang penumpang kapal yang di luar keharusan dan di luar pengetahuan lebih dulu dari nakhoda melakukan perbuatan yang sama dengan pengetahuan yang sama pula. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Pasal 474 (2) . Pasal 470 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan sengaja tidak memberi kepada penumpang kapalnya apa yang wajib di berikan padanya. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.Pasal 469 (1) Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan dan di luar pengetahuan lebih dahulu dari pemilik atau pengusaha kapal. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. padahal diketahuinya bahwa dia tidak berhak untuk itu. atau membikin tak dapat dipakai muatan. diancam dengan pidana penjara paling tiga bulan. melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan yang diketahuinya bahwa karena itu kapalnya atau muatannya kemungkinan ditangkap ditahan atau dirintangi diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda sebanyak-banyaknya sembilan ribu rupiah. Pasal 472 bis Barang siapa sebagai penumpang gelap turut berlayar di atas sebuah kapal.

diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.Seorang nakhoda yang dengan memakai tanda-tanda pada kapalnya sengaja menimbulkan kesan seakan-akan kapalnya adalah kapal perang Indonesia kapal Angkatan Laut atau kapal penunjuk yang bekerja di perairan atau terusan laut Indonesia. .

4. maka dia diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 446. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Pasal 477 (1) Seorang nakhoda kapal Indonesia yang dengan sengaja membiarkan lari.Pasal 475 Barang siapa yang di luar keharusan melakukan pekerjaan nakhoda. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau melepaskan seorang terdakwa atau terpidana atau memberi bantuan ketika dilepaskan atau melepaskan diri. dilepaskan atau melepaskan dirinya karena kealpaan nakhoda itu. juru mudi atau masinis di kapal Indonesia padahal diketahuinya bahwa kewenangannya untuk berlayar telah dicabut oleh penguasa yang berwenang. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 479 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 488 449. 1 .undang Hukum Dagang untuk memberi pertolongan kalau kapalnya terlibat dalam suatu tabrakan. BAB XXIX A KEJAHATAN PENERBANGAN DAN KEJAHATAN TERHADAP SARANA/PRASARANA PENERBANGAN Pasal 479a (2) . Jika orang itu lari. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 476 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang tanpa alasan yang dapat diterima menolak untuk memenuhi permintaan berdasarkan undang-undang untuk menerima di kapalnya seorang terdakwa atau terpidana beserta benda-benda yang berhubungan dengan perkaranya. dan 467. Pasal 478 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang sengaja tidak memenuhi kewajibannya menurut ayat pertama pasal 358a Kitab Undang. dapat dinyatakan pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. padahal orang itu diterima di kapalnya atas permintaan berdasarkan undang-undang.

(1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan. jika karena (2) . membuat tidak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk pengamanan lalu lintas udara atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangun tersebut dipidana dengan pidana penjara selamalamanya sembilan tahun. Dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas udara.

jika karena perbuatan itu timbul bahaya keamanan penerbangan dan mengakibatkan matinya orang. karena kealpaan menyebabkan tanda atau alat untuk pengamanan hancur. menghancurkan atau . atau memasang tanda atau alat yang keliru. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya tiga tahun. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya enam tahun. terambil atau pindah atau menyebabkan tidak dapat menyebabkan terpasangnya tanda atau alat untuk pengamanan yang keliru. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan penerbangan dan mengakibatkan celakanya pesawat udara. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas udara. tidak dapat dipakainya atau rusaknya bangunan untuk pengamanan lalu lintas udara. dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan penerbangan. jika karena perbuatan itu mengakibatkan celakanya pesawat udara. jika karena perbuatan itu menyebabkan penerbangan tidak aman. c. Dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun. dipidana : dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. rusak. sengaja dan melawan hukum. Pasal 479d (4) Barang siapa penerbangan bekerja atau penerbangan a. Dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. merusak. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. atau gagalnya usaha untuk pengamanan bangunan tersebut. mengambil atau memindahkan tanda atau alat untuk pengamanan penerbangan.(3) Dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. Pasal 479b (1) Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan hancurnya. Pasal 479e Barang siapa dengar. b. jika karena (2) (3) Dengan pidana penjara selama-lamanya dua belas tahun. atau menggagalkan bekerjanya tanda atau alat tersebut. Dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. Dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. Pasal 479c (2) (3) (1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan.

dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. membuat tidak dapat dipakai atau merusak pesawat udara. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. menghancurkan. atas kerugian penanggung asuransi menimbulkan kebakaran atau ledakan. b. kehancuran. dipidana : a. kecelakaan. Apabila yang dimaksud pada ayat (1) pasal ini adalah pesawat udara dalam penerbangan. tidak dapat dipakai atau rusak. dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun. dipidana : a. yang dipertanggungkan terhadap bahaya tersebut di atas atau yang dipertanggungkan muatannya maupun upah yang akan diterima untuk pengangkutan muatannya. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. Pasal 479h (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum. perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. jika karena (2) (3) . menyebabkan penumpang pesawat udara yang dipertanggungkan terhadap bahaya mendapat kecelakaan.membuat tidak dapat dipakainya pesawat udara yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain. dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. b. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. Pasal 479f Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum mencelakakan. dipidana : a. Pasal 479g Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan pesawat udara celaka. kerusakan atau membuat tidak dapat dipakainya pesawat udara. b. ataupun untuk kepentingan muatan tersebut telah diterima uang tanggungan. jika karena dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum atas kerugian penanggung asuransi. dengan pidana penjara selama-lamanya sepuluh tahun. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara untuk selamalamanya dua puluh tahun. hancur. dipidana dengan pidana penjara selamalamanya sembilan tahun. jika karena perbuatan itu menyebabkan luka berat.

(2) dilakukan oleh dua orang atau lebih bersama-sama. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. mengakibatkan kerusakan pada pesawat udara tersebut sehingga dapat membahayakan penerbangannya. Pasal 479l Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum melakukan perbuatan kekerasan terhadap seseorang di dalam pesawat udara dalam penerbangan. f. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya seseorang atau hancurnya pesawat udara itu. apabila perbuatan dimaksud pasal 479 huruf i dan pasal 479j itu : a. e. mengakibatkan luka berat seseorang. sebagai kelanjutan permufakatan jahat. dipidana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama-lamanya dua puluh tahun. Pasal 479m Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum merusak pesawat udara dalam dinas atau menyebabkan kerusakan atas pesawat udara tersebut yang . c. jika perbuatan itu dapat membahayakan keselamatan pesawat udara tersebut. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya dua belas tahun.lamanya lima belas tahun. Pasal 479i Barang siapa di dalam pesawat udara dengan perbuatan yang melawan hukum merampas atau mempertahankan perampasan atau menguasai pesawat udara dalam penerbangan. dilakukan dengan direncanakan lebih dahulu. Pasal 479j Barang siapa dalam pesawat udara dengan kekerasan atau ancaman kekerasan atau ancaman dalam bentuk lainnya merampas atau mempertahankan perampasan atau menguasai pengendalian pesawat udara dalam penerbangan dipidana dengan pidana penjara selama. Pasal 479k (1) Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selamalamanya dua puluh tahun.perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. b. dilakukan dengan maksud untuk merampas kemerdekaan atau meneruskan merampas kemerdekaan seseorang. d.

Pasal 479o (1) Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selamalamanya dua puluh tahun apabila perbuatan dimaksud pasal 479 huruf l. b. alat atau bahan yang dapat menghancurkan pesawat udara atau menyebabkan kerusakan pesawat udara tersebut yang membuatnya tidak dapat terbang atau menyebabkan kerusakan pesawat udara tersebut yang dapat membahayakan keamanan dalam penerbangan.menyebabkan tidak dapat terbang atau membahayakan keamanan penerbangan. dilakukan dengan direncanakan lebih dahulu. dan pasal 479 huruf n itu : a. . c. Pasal 479n Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menempatkan atau menyebabkan ditempatkannya di dalam pesawat udara dalam dinas. pasal 479 huruf m. sebagai kelanjutan dari permufakatan jahat. dengan cara apa pun. dilakukan oleh dua orang atau lebih bersama-sama. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. d. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. mengakibatkan luka berat bagi seseorang.

mengangkut. yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan penadahan. Pasal 479r Barang siapa di dalam pesawat udara melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban dan tata tertib di dalam pesawat udara dalam penerbangan. barang siapa membeli. dipidana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama-lamanya dua puluh tahun. menyimpan atau menyembunyikan sesuatu benda.(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya seseorang atau hancurnya pesawat udara itu. Pasal 481 (1) Barang siapa menjadikan sebagai kebiasaan untuk sengaja membeli. dipidana dengan pidana penjara selama. atau menyembunyikan barang yang diperoleh dari kejahatan. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. melakukan perbuatan yang dapat membahayakan keamanan dalam pesawat udara dalam penerbangan. menerima gadai. menerima gadai.lamanya satu tahun. Pasal 479p Barang siapa memberikan keterangan yang diketahuinya adalah palsu dan karena perbuatan itu membahayakan keamanan pesawat udara dalam penerbangan. yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan. menyewa. atau untuk menarik keuntungan. (2) . dipidana penjara selama. menukar. 2. menukarkan. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. barang siapa menarik keuntungan dari hasil sesuatu benda.lamanya lima tahun. Yang bersalah dapat dicabut haknya berdasarkan pasal 35 no. menjual. menyimpan. BAB XXX PENADAHAN PENERBITAN DAN PERCETAKAN Pasal 480 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah : 1. menggadaikan.4 dan haknya untuk melakukan pencarian dalam mana kejahatan dilakukan. menukar. Pasal 479q Barang siapa di dalam pesawat udara. menyewakan. menerima hadiah. 1 .

Pasal 482 Perbuatan sebagaimana dirumuskan dalam pasal 480. dan 379. 373. jika kejahatan dari mana benda tersebut diperoleh adalah salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 364. diancam karena penadahan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. .

diancam dengan pidana paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.Pelanggaran Jabatan .Pelanggaran Mengenai Tanah. jika : 1. 2. 7. jika : 1. 8. si pelaku tidak diketahui namanya dan juga tidak diberitahukan namanya oleh penerbit pada peringatan pertama sesudah penuntutan berjalan terhadapnya. BUKU KETIGA . 2. Pasal 485 Jika sifat tulisan atau gambar merupakan kejahatan yang hanya dapat dituntut atas pengaduan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Bab I Bab II Bab III Bab IV Bab V Bab VI Tentang Pelanggaran Keamanan Umum bagi Orang atau Barang dan Kesehatan Pelanggaran Ketertiban Umum Pelanggaran Terhadap Penguasa Umum Pelanggaran Mengenai Asal-Usul dan Perkawinan Pelanggaran Terhadap Orang yang Memerlukan Pertolongan Pelanggaran Kesusilaan Bab VII . 2. 4. 3. 5. dan setelah ditentukan penuntutan. Tanaman dan Pekarangan Bab VIII . tidak dapat dituntut atau menetap di luar Indonesia. si pelaku itu tak dapat dituntut atau akan menetap di luar Indonesia. pencetak mengetahui atau seharusnya menduga bahwa orang yang menyuruh mencetak pada saat penerbitan. maka penerbit atau pencetak dalam kedua pasal di atas hanya dituntut atas pengaduan orang yang terkena kejahatan itu.PELANGGARAN 1. orang yang menyuruh mencetak barang tidak diketahui. 6. Pasal 484 Barang siapa mencetak tulisan atau gambar yang merupakan perbuatan pidana. penerbit sudah mengetahui atau patut menduga bahwa pada waktu tulisan atau gambar itu diterbitkan. pada teguran pertama tidak diberitahukan olehnya.Pasal 483 Barang siapa menerbitkan sesuatu tulisan atau sesuatu gambar yang karena sifatnya dapat diancam dengan pidana.

barang siapa tidak menjaga secukupnya binatang buas yang ada di bawah penjagaannya. supaya tidak menimbulkan kerugian. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari. atau sedang memikul muatan: 3. barang siapa diwajibkan menjaga orang gila yang berbahaya bagi dirinya sendiri maupun orang lain. atau sedang memikul muatan: 2. bilamana hewan itu menyerang orang atau hewan yang lagi ditunggangi atau dipasang di muka kereta atau kendaraan. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama.9. barang siapa diwajibkan menjaga seorang anak. Bab IX - Pelanggaran Pelayaran BAB I TENTANG PELANGGARAN KEAMANAN UMUM BAGI ORANG ATAU BARANG DAN KESEHATAN Pasal 489 1. barang siapa memelihara binatang buas yang berbahaya tanpa melaporkan kepada polisi atau pejabat lain yang ditunjuk untuk itu. Kenakalan terhadap orang atau barang yang dapat menimbulkan bahaya. 4. membiarkan orang itu berkeliaran tanpa dijaga. Pasal 491 Diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah: 1. barang siapa menghasut hewan terhadap orang atau terhadap hewan yang sedang ditunggangi. Pasal 490 Diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. atau tidak menaati peraturan yang diberikan oleh pejabat tersebut tentang hal itu. atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah: 1. . 2. 2. kerugian atau kesusahan. meninggalkan anak itu tanpa dijaga sehingga oleh karenanya dapat timbul bahaya bagi anak itu atau orang lain. barang siapa tidak mencegah hewan yang ada di bawah penjagaannya. atau dipasang di muka kereta atau kendaraan.

atau melakukan sesuatu yang harus dilakukan dengan hati-hati atau dengan mengadakan tindakan penjagaan tertentu lebih dahulu agar jangan membahayakan nyawa atau kesehatan orang lain. atau mengganggu ketertiban. atau karena hal yang dirumuskan dalam pasal 536. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Pasal 494 Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. barang siapa tidak mengadakan tindakan seperlunya pada waktu melakukan suatu pekerjaan di atas atau di pinggir jalan umum untuk memberi tanda bagi yang lalu di situ. tanpa 2. barang siapa membiarkan ternak berkeliaran di jalan umum mengadakan tindakan penjagaan. menghalangi sesuatu jalanan untuk umum di darat maupun di air atau menimbulkan rintangan karena pemakaian kendaraan atau kapal yang tidak semestinya. untuk menarik atau hewan muatan tanpa mengadakan tindakan penjagaan agar tidak menimbulkan kerugian. bahwa ada kemungkinan bahaya. barang siapa menaruh atau menggantungkan sesuatu di atas suatu bangunan. yang dilakukan oleh atau atas perintahnya. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. agar tidak menimbulkan kerugian. atau mengikuti orang lain secara mengganggu. dijatuhkan pidana kurungan paling lama dua minggu. 3. barang siapa membiarkan di jalan umum. 5. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. atau pada benda yang ditaruh di situ oleh atau atas perintahnya. melempar atau menuangkan ke luar dari situ sedemikian rupa hingga oleh karena itu dapat timbul kerugian pada orang yang sedang menggunakan jalan umum. . Barang siapa dalam keadaan mabuk di muka umum merintangi lalu lintas. hewan untuk dinaiki. 2. 4.Pasal 492 1. atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. atau mengancam keamanan orang lain. Pasal 493 Barang siapa secara melawan hukum di jalan umum membahayakan kebebasan bergerak orang lain. 6. atau terus mendesakkan dirinya bersama dengan seorang atau lebih kepada orang lain yang tidak menghendaki itu dan sudah tegas dinyatakan. barang siapa tidak mengadakan penerangan secukupnya dan tanda-tanda menurut kebiasaan pada penggalian atau menumpukkan tanah di jalan umum. barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang.

143 jo. barang siapa di jalan umum atau di pinggirnya. Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. barang siapa menjual. menawarkan. atau perkakas lain untuk menangkap atau membunuh binatang buas. 32 . diancam dengan pidana denda paling tinggi tujuh ratus lima puluh rupiah. Pasal 500 Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. hingga dapat timbul bahaya kebakaran. Pasal 496 Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. . menyalakan api tanpa perlu menembakkan senjata api. 33 . jerat. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari. Pasal 498 dan 499 Ditiadakan berdasarkan S. 2. ataupun di tempat yang sedemikian dekatnya dengan bangunan atau barang. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sesudah adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. ataupun air susu dari 2. mata peluru atau peluru untuk senjata api. barang siapa melepaskan balon angin di mana digantungkan bahanbahan menyala. menyerahkan.Pasal 495 1. membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagikan. diancam dengan pidana kurungan paling lama sepuluh hari atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. barang makanan atau minuman yang dipalsu atau yang busuk.9. di tempat yang dilalui orang memasang ranjau perangkap. Pasal 501 1. Pasal 497 Diancam dengan pidana denda paling tinggi tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. membikin obat ledak. membakar barang tak bergerak kepunyaan sendiri.

menawarkan. Pasal 506 . diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah. menjual. diancam karena melakukan pengemisan dengan pidana kurungan paling lama enam minggu. Barang siapa mengemis di muka umum. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Pengemisan yang dilakukan oleh tiga orang atau lebih. 2. 2. Pasal 502 1. Binatang yang ditangkap atau ditembak serta perkakas dan senjata yang digunakan dalam pelanggaran. Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga hari atau pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah: (1) (2) barang siapa membikin ingar atau riuh. dapat dirampas. memburu atau membawa senjata api ke dalam hutan negara di mana dilarang untuk itu tanpa izin. 2. membagikan daging ternak yang dipotong karena sakit atau mati dengan sendirinya. yang berumur di atas enam belas tahun diancam dengan pidana kurungan paling lama enam bulan. sehingga ketenteraman malam hari dapat terganggu. yang berumur di atas enam belas tahun. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari. di waktu ada ibadat atau sidang. diancam karena melakukan pergelandangan dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. Pergelandangan yang dilakukan oleh tiga orang atau lebih. Pasal 504 1. BAB II PELANGGARAN KETERTIBAN UMUM Pasal 503 2. 4. Pasal 505 (1) Barang siapa bergelandangan tanpa pencarian. barang siapa membikin gaduh di dekat bangunan untuk menjalankan ibadat yang dibolehkan atau untuk sidang pengadilan. menyerahkan. Barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang untuk itu. 3.ternak yang sakit atau yang dapat mengganggu kesehatan.

pangkat atau derajat asing. atau dalam bentuk jual. Pasal 508 bis Barang siapa di muka umum tanpa wenang memakai pakaian yang menyamai pakaian jabatan yang ditetapkan untuk pegawai negeri atau pejabat yang bekerja pada negara. Pasal 510 (1) Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. 3. mengadakan pesta lain yang ditunjuk untuk itu: mengadakan arak-arakan di jalan umum. atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah.undang sehingga patut ia dapat dipandang orang sebagai pegawai atau pejabat itu. 2. barang siapa tanpa wenang memakai suatu gelar ningrat. manakala itu diperlukan. atau suatu tanda kehormatan Indonesia. Pasal 507 Diancam dengan pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. pada suatu provinsi. . menerima suatu tanda kehormatan. barang siapa tanpa izin Presiden. pada suatu daerah yang berdiri sendiri yang diakui atau yang diatur dengan undang. memberi nama yang palsu.Barang siapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai pencarian. Pasal 509 Barang siapa tanpa izin meminjamkan uang atau barang dengan gadai.beli dengan boleh dibeli kembali ataupun dalam bentuk kontrak komisi. yang nilainya tidak lebih dari seratus rupiah. atau personal dinas kesehatan tentara. barang siapa ketika ditanya oleh penguasa yang berwenang tentang namanya. gelar. barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat lain yang ditunjuk untuk itu: 1. 2. sematamata untuk suatu perkumpulan atau personal perkumpulan. Pasal 508 Barang siapa tanpa wenang memakai dengan sedikit penyimpangan suatu nama atau tanda jasa yang pemakaiannya menurut ketentuan undang-undang. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan.

pemikul atau kuli. . dalam melakukan pencarian tersebut tanpa keharusan melampaui batas kewenangannya. diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda setinggi-tingginya seratus lima puluh ribu rupiah. yang dalam menjalankan pencariannya melakukan kelalaian atau kekurangan dalam pengembalian perkakas yang diterima untuk dipakai. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 513 Barang siapa menggunakan atau membolehkan digunakan barang orang lain yang ada padanya karena ada hubungan kerja atau karena pencariannya. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. Barang siapa diwenangkan melakukan pencarian yang menurut aturanaturan umum harus diberi kewenangan untuk itu. Pasal 512 1. Pasal 514 Seorang pekerja harian. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. 3. Pasal 512a Barang siapa sebagai mata pencarian. untuk pemakaian yang tidak diizinkan oleh pemiliknya. pesuruh. di dalam keadaan yang tidak memaksa. atau dalam penyampaian 2. Pasal 511 Barang siapa di waktu ada pesta arak-arakan. baik khusus maupun sebagai sambilan menjalankan pekerjaan dokter atau dokter gigi dengan tidak mempunyai surat izin. dan sebagainya. pembawa bungkusan. maka dalam hal ayat pertama. yang bersalah diancam dengan pidana kurungan paling lama dua minggu atau pidana denda dua ribu dua ratus lima puluh rupiah. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama dua bulan. dan dalam hal ayat kedua. melakukannya tanpa keharusan. tidak menaati perintah dan petunjuk yang diadakan oleh polisi untuk mencegah kecelakaan oleh kemacetan lalu lintas di jalan umum. Barang siapa tidak diwenangkan melakukan pencarian yang menurut aturan-aturan umum harus diberi kewenangan untuk itu.(2) Jika arak -arakan diadakan untuk menyatakan keinginan-keinginan secara menakjubkan. paling lama satu bulan.

dengan menyebut nama. tanpa memberitahukan sebelumnya kepada penguasa yang berwenang dengan menyebut tempat menetap yang baru. Pasal 516 1. tidak memberitahukan hal itu kepada penguasa yang berwenang dalam tenggang waktu empat belas hari. atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. 2. hari datang dan perginya orang yang bermalam di situ. (2) Ketentuan dalam ayat pertama tidak berlaku bagi orang yang pindah tempat kediaman dan menetap. pencarian dan tempat asalnya. gadai. yang masih di dalam satu kota. tempat kediaman. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari. barang siapa menjadikan kebiasaan atau pencarian untuk membeli barang-barang yang demikian. pakai atau simpan dari seorang tentara di bawah pangkat perwira. Barang siapa menjadikan sebagai pencarian untuk memberi tempat bermalam kepada orang lain. meminjamkan atau menyimpankan barang tersebut untuk seorang tentara di bawah pangkat perwira. atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. tidak memperlihatkan register itu. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. barang siapa pindah kediaman dari bagian kota.barang yang diterima untuk diangkut. barang siapa setelah menetap di bagian kota. (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. 2. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. desa atau kampung. pidananya . yang diberikan tanpa izin dari atau nama perwira. menukar. atau atas permintaan kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. Pasal 515 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. atau menjualkan. dan tidak mempunyai register terus-menerus. atau tidak mencatat atau menyuruh catat nama. pencarian atau pekerjaan. Pasal 517 2. (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. desa atau kampung di mana dia menetap. menerima untuk ibadah. menggadaikan. tidak menaati peraturan mengenai pencatatan dalam register yang ditentukan dalam aturan-aturan umum. barang siapa membeli. 1.

Pasal 518 Barang siapa tanpa wenang memberi pada atau menerima dari seorang terpidana sesuatu barang. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Barang siapa membikin. menyiarkan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau disiarkan. jika sepatutnya harus diduganya bahwa itu akan diumumkan dan memang lalu disusul dengan pengumuman. ataupun memasukannya ke Indonesia. menjual. benda-benda emas atau perak dengan merek negara. 2. potongan logam atau benda-benda lain yang bentuknya menyerupai uang kertas. BAB III PELANGGARAN TERHADAP PENGUASA UMUM 2. . seorang pengurus atau komisaris perseroan. 2. barang cetakan. tidak berwenang untuk itu. maskapai. barang siapa yang setelah mendapat pengunduran pembayaran hutang dengan kehendak sendiri melakukan perbuatan-perbuatan. maupun orang dari mana berita itu diterimanya. dengan kehendak sendiri melakukan perbuatan-perbuatan untuk mana menurut aturan-aturan umum. Benda -benda yang merupakan pelanggaran dapat dirampas. atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah: 1. barang siapa mengumumkan isi apa yang ditangkap lewat pesawat penerima radio yang dipakai olehnya atau yang ada di bawah pengurusannya. yang sepatutnya harus diduganya bahwa itu tidak untuk dia atau untuk diumumkan. barang siapa mengumumkan berita yang ditangkap lewat pesawat penerima radio. jika ia sendiri. maupun memberitahukannya kepada orang lain. Pasal 519 bis Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. mata uang. perkumpulan atau yayasan. Pasal 520 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan: 1. yang setelah mendapat pengunduran bayar hutang. diharuskan adanya kerja sama dengan pengurus. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 519 1. atau prangko pos. diharuskan adanya kerja sama dengan pengurus. untuk mana menurut aturan-aturan umum.dapat dilipatkan dua kali.

atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. atau orang yang sudah tahu akan di bawah pengampuan. barangsiapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa. Pasal 525 1. Barang siapa ketika ada bahaya umum bagi orang atau barang. diancam dengan pidana kurungan paling lama dua belas hari. atau ketika 2. atau orang yang akan atau sudah dimasukkan dalam rumah sakit jiwa. ahli atau juru bahasa. Pasal 524 Diancam dengan pidana paling banyak sembilan ratus rupiah: 1. tanpa alasan yang dapat diterima. selaku suami/istri. tidak datang sendiri maupun dengan perantaraan kuasanya jika itu dibolehkan. dipanggil untuk didengar selaku keluarga sedarah atau semenda.Pasal 521 Barang siapa melanggar ketentuan peraturan penguasa umum yang telah diumumkan mengenai pemakaian dan pembagian air dari perlengkapan air atau bangunan pengairan guna keperluan umum. diancam dengan pidana kurungan paling tinggi tiga hari atau pidana denda paling tinggi sepuluh rupiah. 3. diancam dengan pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. tidak datang sendiri maupun dengan perantaraan kuasanya jika itu dibolehkan. Pasal 522 Barang siapa menurut undang-undang dipanggil sebagai saksi. barang siapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa atau orang yang sudah atau akan di bawah pengampuan. tidak datang secara melawan hukum. wali atau wali pengawas oleh hakim atau atas perintahnya oleh kepala polisi. dapat diancam dengan pidana kurungan paling tinggi tiga bulan. pekerjaan desa atau pekerjaan perusahaan kebun negara. . Pasal 523 Barang siapa tanpa alasan yang sah membiarkan tidak dikerjakannya pekerjaan rodi. tanpa alasan yang dapat diterima. tidak datang sendiri atau dengan perantaraan kuasanya. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat enam bulan sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. barang siapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa dipanggil untuk didengar oleh majelis perwalian atau atas permintaannya oleh kepala polisi. dipanggil untuk didengar oleh kantor peninggalan harta atau atas permintaannya oleh kepala polisi. tanpa alasan yang dapat diterima.

Ketentuan ini tidak berlaku bagi mereka yang menolak memberi pertolongan karena ingin menghindari atau menghalaukan bahaya penuntutan bagi salah seorang keluarganya sedarah atau semenda dalam garis lurus atau menyimpang.ada kejahatan tertangkap tangan diminta pertolongannya oleh penguasa umum tetapi menolaknya. Pasal 528 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. BAB IV PELANGGARAN MENGENAI ASAL-USUL DAN PERKAWINAN Pasal 529 Barang siapa tidak memenuhi kewajibannya menurut undang-undang untuk melaporkan pada pejabat Catatan Sipil atau perantaranya tentang kelahiran dan kematian. Pasa1 527 Ditiadakan berdasarkan L. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. Pasal 526 Barang siapa menyobek. 2.28. 1955 . . sampai derajat kedua atau ketiga. padahal mampu untuk memberi pertolongan tersebut tanpa menempatkan diri langsung dalam keadaan yang membahayakan. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. mengumumkan hal-hal yang termaktub dalam surat-surat tersebut dalam butir 1. atau bagi suami (istri) atau bekas suaminya (istrinya). (2) Perbuatan itu tidak dipidana. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. jika perintah merahasiakan jelas diberikan karena alasan lain daripada kepentingan dinas atau umum. mengumumkan seluruh atau sebagian surat-surat tersebut dalam butir 1. yang dengan perintah penguasa umum harus dirahasiakan. 3. membikin tak terbaca atau merusak suatu pemberitahuan di muka umum dari pihak penguasa yang wenang atau karena ketentuan undang¬undang. barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang: 1. 2. membikin salinan atau petikan dari surat-surat jabatan negara dan alat-alatnya.N. padahal sewajarnya dapat diduga bahwa hal-hal itu harus dirahasiakan.

Pasal 530 1. Seorang petugas agama yang melakukan upacara perkawinan, yang hanya dapat dilangsungkan di hadapan pejabat Catatan Sipil, sebelum dinyatakan padanya bahwa pelangsungan di muka pejabat itu sudah dilakukan, diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran sama, pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama dua bulan.

2.

BAB V PELANGGARAN TERHADAP ORANG YANG MEMERLUKAN PERTOLONGAN Pasal 531 Barang siapa ketika menyaksikan bahwa ada orang yang sedang menghadapi maut tidak memberi pertolongan yang dapat diberikan padanya tanpa selayaknya menimbulkan bahaya bagi dirinya atau orang lain, diancam, jika kemudian orang itu meninggal, dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

BAB VI PELANGGARAN KESUSILAAN Pasal 532 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga hari atau pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah: 1. barang siapa di muka umum menyanyikan lagu-lagu yang melanggar kesusilaan; 2. 3. barang siapa di muka umum mengadakan pidato yang melanggar kesusilaan; barang siapa di tempat yang terlihat dari jalan umum mengadakan tulisan atau gambaran yang melanggar kesusilaan. Pasal 533

Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah: 1. barang siapa di tempat untuk lalu lintas umum dengan terang-terangan mempertunjukkan atau menempelkan tulisan dengan judul, kulit, atau isi yang dibikin terbaca, maupun gambar atau benda, yang mampu membangkitkan nafsu berahi para remaja; barang siapa di tempat untuk lalu lintas umum dengan terang-terangan

2.

memperdengarkan isi tulisan yang mampu membangkitkan nafsu berahi para remaja; 3. barang siapa secara terang-terangan atau tanpa diminta menawarkan suatu tulisan, gambar atau barang yang dapat merangsang nafsu berahi para remaja maupun secara terang-terangan atau dengan menyiarkan tulisan tanpa diminta, menunjuk sebagai bisa didapat, tulisan atau gambar yang dapat membangkitkan nafsu berahi para remaja; barang siapa menawarkan, memberikan untuk terus atau sementara waktu, menyerahkan atau memperlihatkan gambar atau benda yang demikian, pada seorang belum dewasa dan di bawah umur tujuh belas tahun; barang siapa memperdengarkan isi tulisan yang demikian di muka seorang yang belum dewasa dan di bawah umur tujuh belas tahun. Pasal 534 Barang siapa secara terang-terangan mempertunjukkan sesuatu sarana untuk mencegah kehamilan maupun secara terang-terangan atau tanpa diminta menawarkan, ataupun secara terang-terangan atau dengan menyiarkan tulisan tanpa diminta, menunjuk sebagai bisa didapat, sarana atau perantaraan (diensten) yang demikian itu, diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah. Pasal 536 1. Barang siapa terang dalam keadaan mabuk berada di jalan umum, diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama atau yang dirumuskan dalam pasal 492, pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari. Jika terjadi pengulangan kedua dalam satu tahun setelah pemidanaan pertama berakhir dan menjadi tetap, dikenakan pidana kurungan paling lama dua minggu. Pada pengulangan ketiga kalinya atau lebih dalam satu tahun, setelah pemidanaan yang kemudian sekali karena pengulangan kedua kalinya atau lebih menjadi tetap, dikenakan pidana kurungan paling lama tiga bulan. Pasal 537 Barang siapa di luar kantin tentara menjual atau memberikan minuman keras atau arak kepada anggota Angkatan Bersenjata di bawah pangkat letnan atau kepada istrinya, anak atau pelayan, diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga minggu atau pidana denda paling tinggi seribu lima ratus rupiah.

4.

5.

2.

3.

4.

Pasal 538 Penjual atau wakilnya yang menjual minuman keras yang dalam menjalankan pekerjaan memberikan atau menjual minuman keras atau arak kepada seorang anak di bawah umur enam belas tahun, diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga minggu atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 539 Barang siapa pada kesempatan diadakan pesta keramaian untuk umum atau pertunjukkan rakyat atau diselenggarakan arak-arakan untuk umum, menyediakan secara cuma-cuma minuman keras atau arak dan atau menjanjikan sebagai hadiah, diancam dengan pidana kurungan paling lama dua belas hari atau pidana denda paling tinggi tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Pasal 540 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama delapan hari atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. 2. barang siapa menggunakan hewan untuk pekerjaan yang terang melebihi kekuatannya; barang siapa tanpa perlu menggunakan hewan untuk pekerjaan dengan cara yang menyakitkan atau yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa menggunakan hewan yang pincang atau yang mempunyai cacat lainnya, yang kudisan, luka-luka atau yang jelas sedang hamil maupun sedang menyusui untuk pekerjaan yang karena keadaannya itu tidak sesuai atau yang menyakitkan maupun yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa mengangkut atau menyuruh mengangkut hewan tanpa perlu dengan cara yang menyakitkan atau yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa mengangkut atau menyuruh mengangkut hewan tanpa diberi atau disuruh beri makan atau minum.

3.

4.

5. (2)

Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama karena salah satu pelanggaran pada pasal 302, dapat dikenakan pidana kurungan paling lama empat belas hari. Pasal 541

(1)

Diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah; 1. barangsiapa menggunakan sebagai kuda beban, tunggangan atau kuda penarik kereta padahal kuda tersebut belum tukar gigi atau kedua gigi dalamnya di rahang atas belum menganggit kedua gigi dalamnya di rahang bawah;

Pasal 543 Ditiadakan berdasarkan S. 3. 352. barangsiapa menggunakan sebagai kuda beban. (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama atau yang berdasarkan pasal 540.23 . barangsiapa memasangkan pakaian kuda pada kuda tersebut dalam butir 1 atau mengikat maupun memasang kuda itu pada kendaraan atau kuda tarikan.7 Tahun 1974. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari.2. Pasal 542 Ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. ataupun karena kejahatan berdasarkan pasal 302. tunggangan atau penarik kereta seekor kuda induk. mengikutinya. dengan membiarkan anaknya yang belum tumbuh keenam gigi mukanya.277. .

diancam dengan pidana kurungan paling lama sepuluh hari atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. pidananya dapat dilipatduakan. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. untuk mengadakan peramalan atau penafsiran impian. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. barang siapa mengajar ilmu-ilmu atau kesaktian-kesaktian yang bertujuan menimbulkan kepercayaan bahwa melakukan perbuatan pidana tanpa kemungkinan bahaya bagi diri sendiri. 3. menyerahkan. dalam sidang pengadilan memakai jimatjimat atau benda-benda sakti. 2. BAB VII PELANGGARAN MENGENAI TANAH. Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu mengadakan sabungan ayam atau jangkrik di jalan umum atau di pinggirnya. Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: barang siapa menjual. yang ketika diminta untuk memberi keterangan di bawah sumpah menurut ketentuan undang-undang. Barang siapa menjadikan sebagai pencariannya untuk menyatakan peruntungan seseorang. membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagikan jimat-jimat atau benda-benda yang dikatakan olehnya mempunyai kekuatan gaib. menawarkan. pidananya dapat dilipatduakan. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Pasal 545 1. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. 2.Pasal 544 1. TANAMAN DAN PEKARANGAN . Pasal 546 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: 1. Pasal 547 Seorang saksi. 2. maupun di tempat yang dapat dimasuki oleh khalayak umum.

ditugali atau ditanami. Pasal 553 Ditiadakan berdasarkan S. Ternak yang menyebabkan pelanggaran. Pasal 550 Barang siapa tanpa wenang berjalan atau berkendaraan di tanah yang sudah ditaburi. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. ditugali atau ditanami atau yang hasilnya belum diambil.576. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. 2. Pasal 549 1. jika mengeluarkan salinan atau petikan demikian itu sebelum putusan ditandatangani sebagaimana mestinya. berjalan atau berkendaraan di atas tanah yang oleh pemiliknya dengan cara jelas dilarang memasukinya. Pasal 551 Barang siapa tanpa wenang. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. dapat dirampas. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama.Pasal 548 Barang siapa tanpa wenang membiarkan unggas ternaknya berjalan di kebun. Barang siapa tanpa wenang membiarkan ternaknya berjalan di kebun. ataupun di tanah kepunyaan orang lain oleh yang berhak dilarang dimasuki dan sudah diberi tanda larangan yang nyata bagi pelanggar. BAB VIII PELANGGARAN JABATAN Pasal 552 Seorang pejabat yang berwenang mengeluarkan salinan atau petikan putusan pengadilan. lihat pasal 528. 35 . pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama empat belas hari. . baik di tanah yang telah ditaburi. di tanah yang sudah ditaburi. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. di padang rumput atau di ladang rumput atau di padang rumput kering. 3. ditugali atau ditanami.

Pasal 558 Seorang pejabat catatan sipil yang tidak memasukkan suatu akta dalam register atau menuliskan suatu akta di atas kertas lepas.Pasal 554 Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang menerima atau menahan orang dalam tempat itu dengan tidak meminta diperlihatkan kepadanya lebih dahulu surat perintah penguasa yang berwenang. mengenai tata cara sebelumnya perkawinan atau pelaksanaan perkawinan. seorang pejabat catatan sipil yang bertindak berlawanan dengan ketentuan aturan. seorang bekas pejabat yang tanpa izin penguasa yang berwenang menahan surat-surat jabatan. atau putusan pengadilan. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.aturan umum mengenai register atau akta catatan sipil. atau kepala rumah pendidikan negara atau rumah sakit jiwa. . atau yang alpa menuliskan menurut aturan dalam daftar hal penerimaan itu dan perintah atau keputusan yang menjadi alasan orang itu diterima. setiap orang lain penyimpan register itu yang bertindak berlawanan dengan ketentuan aturan-aturan umum mengenai register dan akta catatan sipil. 2. Pasal 557a Seorang perantara catatan sipil yang bertindak berlawanan dengan ketentuan reglemen pemeliharaan register catatan sipil orang-orang Cina diancam dengan denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. tempat menahan orang tahanan sementara atau orang yang disandera. Pasal 557 Diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah: 1. Pasal 555 Diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah kepala lembaga pemasyarakatan. Pasal 556 Seorang pejabat catatan sipil yang sebelum melangsungkan perkawinan tidak minta diberikan padanya bukti-bukti atau keterangan-keterangan yang diharuskan menurut aturan-aturan umum.

2. seorang pejabat catatan sipil yang tidak melaporkan kepada penguasa yang berwenang sebagaimana diharuskan oleh ketentuan undang-undang. atau menuliskan suatu akta di kertas lepas. seorang pejabat yang tidak melaporkan kepada pejabat catatan sipil.Pasal 558a Seorang perantara catatan sipil yang tidak membikin akta daripada suatu pemberitahuan kepadanya menurut ketentuan tentang pemeliharaan register catatan sipil bagi orang. Pasal 559 Diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah: 1.orang Cina. sebagaimana diharuskan oleh ketentuan undang-undang. . diancam dengan pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah.

Pasal 561 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak mempunyai di kapalnya kertaskertas kapal.undang mengenai pencatatan dan pemberitahuan kelahiran dan kematian selama perjalanannya. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. Pasal 562 Diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: 1. seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak menjaga supaya buku-buku harian di kapal dipelihara menurut aturan-aturan umum. Pasal 564 Seorang nahkoda atau anak buah yang tidak memperhatikan ketentuan undangundang untuk mencegah tabrakan disebabkan karena kapalnya melanggar atau terdampar. seorang pengusaha pelayaran. buku-buku dan surat-surat yang diharuskan oleh ketentuan undangundang. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. dengan membayar biayanya. seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak memelihara register pidana yang diharuskan oleh aturan-aturan umum menurut ketentuan undang-undang. tidak memberi keterangan kepada hakim sebagaimana diharuskan menurut ketentuan undang-undang. Pasal 563 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak mencukupi kewajibannya menurut undang. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau tidak memperlihatkan buku-buku harian itu di mana dan apabila menurut ketentuan undang-undang itu diharuskan padanya. . atau menolak untuk memberi salinan dari buku-buku itu. 2. 4.BAB IX PELANGGARAN PELAYARAN Pasal 560 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang berangkat sebelum dibikin dan ditandatangani daftar anak buah yang diharuskan oleh ketentuan undangundang. atau tidak memperlihatkannya di mana dan apabila menurut ketentuan undang¬undang itu diharuskan padanya. 3. seorang nahkoda kapal Indonesia yang jika register pidana tidak ada. pemegang buku atau nahkoda kapal Indonesia yang menolak permintaan untuk memperlihatkan kepada yang berkepentingan buku-buku harian yang dipelihara di kapalnya.

. Pasal 568 Barang siapa menandatangani konosemen yang dikeluarkan dengan melanggar ketentuan pasal 517b Kitab Undang-undang Hukum Dagang. dengan pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah untuk tiap-tiap orang yang bekerja demikian. barang siapa bertentangan dengan pasal 533b Kitab Undang-undang Hukum dagang. menurut ketentuan undang-undang yang hanya boleh dipakai oleh kapal-kapal rumah sakit. ataupun menggunakan orang-orang yang namanya tidak ada dalam daftar anak buah. diancam. Pasal 566 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak memenuhi kewajiban yang dibebankan padanya menurut Pasal 358a Kitab Undang-undang Hukum Dagang. Barang siapa menandatangani surat jalan yang dikeluarkan dengan melanggar ketentuan pasal 533b Kitab Undang-undang Hukum Dagang. maupun perahu. jika surat lalu dikeluarkan. dengan pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah.perahu yang digunakan untuk pekerjaan merawat orang sakit. sekoci-sekoci kapal-kapal yang demikian. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.Pasal 565 Barang siapa tanpa wewenang menggunakan suatu tanda pengenal walaupun dengan sedikit perubahan. 2. diancam jika konosemen lalu dikeluarkan. Pasal 569 1. begitu pula orang untuk siapa dibutuhkan tanda tangan sesuai dengan kewenangannya. begitu pula orang untuk siapa surat diberikan menurut kewenangannya. memberikan surat jalan yang tidak ditandatangani. dalam hal ini diharuskan oleh aturan-aturan umum. Pasal 567 Seorang penguasa pelabuhan atau nahkoda kapal Indonesia yang menggunakan untuk pekerjaan anak buah orang-orang yang tidak mengadakan perjanjian kerja sebagaimana dimaksud pasal 395 Kitab Undang-undang Hukum Dagang atau yang tidak menjalankan perusahaan di kapal atas biaya sendiri. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Diancam dengan pidana yang sama. begitu pula orang untuk siapa dibutuhkan tanda tangan sesuai dengan kewenangannya.