KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA BUKU KESATU - ATURAN UMUM Bab I Bab II Bab III Bab V Bab

VI Bab VII Batas-batas berlakunya Aturan Pidana dalam Perundang undangan. Pidana. Hal-hal yang Menghapuskan, Mengurangi atau Memberatkan Pidana. Bab IV - Percobaan. Penyertaan Dalam Tindak Pidana. Perbarengan Tindak Pidana. Mengajukan dan Menarik Kembali Pengaduan dalam Hal Kejahatan Pengaduan. Bab VIII Hapusnya Kewenangan Menuntut Pidana dan Menjalankan Pidana. Bab IX Aturan Penutup. BAB I BATAS-BATAS BERLAKUNYA ATURAN PIDANA DALAM PERUNDANG-UNDANGAN Pasal 1 (1) (2) Suatu perbuatan tidak dapat dipidana, kecuali berdasarkan kekuatan ketentuan perundang-undangan pidana yang telah ada. Bilamana ada perubahan dalam perundang-undangan sesudah perbuatan dilakukan, maka terhadap terdakwa diterapkan ketentuan yang paling menguntungkannya. Pasal 2 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan dengan Indonesia diterapkan bagi setiap orang yang melakukan sesuatu tindak pidana di Indonesia. Pasal 3 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi setiap orang yang di luar wilayah Indonesia melakukan tindak pidana di dalam kendaraan air atau pesawat udara Indonesia. - Arti Beberapa Istilah yang kejahatan yang Hanya Dituntut atas

Dipakai dalam Kitab Undang-undang.

Pasal 4 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia diterapkan bagi setiap orang yang melakukan di luar Indonesia: 1. 2. salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104, 106, 107,108,dan 131. suatu kejahatan mengenai mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh negara atau bank, ataupun mengenai meterai yang dikeluarkan dan merek yang digunakan oleh Pemerintah Indonesia. pemalsuan surat hutang atau sertifikat hutang atas tanggungan Indonesia, atas tanggungan suatu daerah atau bagian daerah Indonesia, termasuk pula pemalsuan talon, tanda dividen atau tanda bunga, yang mengikuti surat atau sertifikat itu, dan tanda yang dikeluarkan sebagai pengganti surat tersebut, atau menggunakan surat-surat tersebut di atas, yang palsu atau dipalsukan, seolah-olah asli dan tidak dipalsui. salah satu kejahatan yang tersebut dalam pasal-pasal 438, 444 sampai dengan 446 tentang pembajakan laut dan pasal 447 tentang penyerahan kendaraan air kepada kekuasaan bajak laut dan pasal 479 huruf j tentang penguasaan pesawat udara secara melawan hukum, pasal 479 huruf I, m, n, dan o tentang kejahatan yang mengancam keselamatan penerbangan sipil. Pasal 5 1 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia ditetapkan bagi warga negara yang di luar Indonesia melakukan: 1 2 salah satu kejahatan tersebut dalam Bab I dan II Buku Kedua dan pasalpasal 160, 161, 240, 279, 450, dan 451. salah satu perbuatan yang oleh suatu ketentuan pidana dalam perundang- undangan Indonesia dipandang sebagai kejahatan, sedangkan menurut perundang- undangan negara di mana perbuatan dilakukan diancam dengan pidana.

3.

4.

2

Penuntutan perkara sebagaimana dimaksud dalam butir 2 dapat dilakukan juga jika tertuduh menjadi warga negara sesudah melakukan perbuatan. Pasal 6

Berlakunya pasal 5 ayat 1 butir 2 dibatasi sedemikian rupa sehingga tidak dijatuhkan pidana mati, jika menurut perundang-undangan negara di mana perbuatan dilakukan, terhadapnya tidak diancamkan pidana mati. Pasal 7 Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi setiap pejabat yang di luar Indonesia melakukan salah satu tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam bab XXVIII Buku Kedua. Pasal 8

Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi nahkoda dan penumpang perahu Indonesia, yang di luar Indonesia, sekalipun di luar perahu, melakukan salah satu tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Bab XXIX Buku Kedua, dan Bab IX Buku Ketiga; begitu pula yang tersebut dalam peraturan mengenai surat laut dan pas kapal di Indonesia, maupun dalam Ordonansi Perkapalan. Pasal 9 Diterapkannya pasal-pasal 2-5, 7, dan 8 dibatasi oleh pengecualian-pengecualian yang diakui dalam hukum internasional.

BAB II PIDANA Pasal 10 Pidana terdiri atas: a. pidana pokok: 1 2 3 4 5 b. pidana mati. pidana penjara. pidana kurungan. pidana denda. pidana tutupan.

pidana tambahan: 1 pencabutan hak-hak tertentu. 2 3 perampasan barang-barang tertentu. pengumuman putusan hakim. Pasal 11

Pidana mati dijalankan oleh algojo di tempat gantungan dengan menjeratkan tali yang terikat di tiang gantungan pada leher terpidana kemudian menjatuhkan papan tempat terpidana berdiri. Pasal 12 1. 2. Pidana penjara ialah seumur hidup atau selama waktu tertentu. Pidana penjara selama waktu tertentu paling pendek satu hari dan paling lama lima belas tahun berturut-turut.

Pasal 14 Terpidana yang dijatuhkan pidana penjara wajib menjalankan segala pekerjaan yang dibebankan kepadanya berdasarkan ketentuan pelaksanaan pasal 29. pidana seumur hidup. . dan pidana penjara selama waktu tertentu. Pidana penjara selama waktu tertentu sekali-kali tidak boleh melebihi dua puluh tahun. Pasal 13 4.3. atau antara pidana penjara seumur hidup dan pidana penjara selama waktu tertentu. begitu juga dalam hal batas lima belas tahun dilampaui sebab tambahan pidana karena perbarengan.turut dalam hal kejahatan yang pidananya hakim boleh memilih antara pidana mati. Pidana penjara selama waktu tertentu boleh dijatuhkan untuk dua puluh tahun berturut. Para terpidana dijatuhi pidana penjara dibagi-bagi atas beberapa golongan. pengulangan atau karena ditentukan pasal 52.

Pasal 14c 1. 3. kecuali jika dijatuhkan pidana denda. Dalam menerapkan ayat ini. 2. kejahatan dan pelanggaran candu hanya dianggap sebagai perkara mengenai penghasilan negara. 504. Hakim juga mempunyai kewenangan seperti di atas.2. 505. tidak termasuk pidana kurungan pengganti maka dalam putusnya hakim dapat memerintahkan pula bahwa pidana tidak usah dijalani. harus mengganti segala atau sebagian kerugian yang ditimbulkan oleh tindak pidana tadi. . Perintah tersebut dalam ayat 1 harus disertai hal-hal atau keadaan-keadaan yang menjadi alasan perintah itu. hakim dapat menetapkan syarat khusus bahwa terpidana tindak pidana . selain menetapkan syarat umum bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana. hakim dapat menerapkan syarat khusus bahwa terpidana dalam waktu tertentu. 506. 2. 5. maka perintah mengenai pidana pokok juga mengenai pidana pokok juga mengenai pidana tambahan. kecuali hakim setelah menyelidiki dengan cermat berkeyakinan bahwa dapat diadakan pengawasan yang cukup untuk dipenuhinya syarat umum. kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain. tetapi harus ternyata kepadanya bahwa pidana denda atau perampasan yang mungkin diperintahkan pula akan sangat memberatkan si terpidana.Pasal 14a 1. bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana. dan 536 paling lama tiga tahun dan bagi pelanggaran lainnya paling lama dua tahun. Perintah tidak diberikan. 3. Dengan perintah yang dimaksud pasal 14a. 4. jika terhadap kejahatan dan pelanggaran itu ditentukan bahwa dalam hal dijatuhkan pidana denda. disebabkan karena si terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan yang ditentukan dalam perintah tersebut di atas habis. tidak diterapkan ketentuan pasal 30 a. dan syaratsyarat khusus jika sekiranya ditetapkan. kecuali dalam perkaraperkara yang mengenai penghasilan dan persewaan negara apabila menjatuhkan pidana denda. Masa percobaan bagi kejahatan dan pelanggaran dalam pasal-pasal 492. yang lebih pendek daripada masa percobaannya. Pasal 14b 1. Jika hakim tidak menentukan lain. atau karena si terpidana selama masa percobaan tidak memenuhi syarat khusus yang mungkin ditentukan lain dalam perintah itu. Masa percobaan tidak dihitung selama terpidana ditahan secara sah. Masa percobaan dimulai pada saat putusan telah menjadi tetap dan telah diberitahukan kepada terpidana menurut cara yang ditentukan dalam undangundang. Apabila hakim menjatuhkan pidana paling lama satu tahun atau pidana kurungan.

terpidana dituntut karena melakukan tindak pidana di dalam masa percobaan dan penuntutan itu 2 3 2 . perintah supaya pidana dijalankan tidak dapat diberikan lagi. karena melakukan tindak pidana selama masa percobaan mulai berlaku. ataupun jika terpidana sebelum masa percobaan habis dijatuhi pemidanaan yang menjadi tetap. maka boleh diterapkan syarat-syarat khusus lainnya mengenai tingkah laku terpidana yang harus dipenuhi selama masa percobaan atau selama sebagian dari masa percobaan. hakim harus menentukan juga cara bagaimana memberikan peringatan itu. kecuali jika sebelum masa percobaan habis. hakim yang memutus perkara dalam tingkat pertama. Setelah masa percobaan habis. atau kepada pemimpin suatu rumah penampungan yang berkedudukan di situ. 3. Jika ada alasan. Hakim juga boleh memerintahkan orang lain daripada orang yang diperintahkan semula. maka atas usul pejabat tersebut dalam pasal 14d ayat 1. 504. atau memerintahkan supaya atas namanya diberi peringatan pada terpidana. supaya memberi pertolongan atau bantuan kepada terpidana dalam memenuhi syarat-syarat khusus. dapat mengubah syarat-syarat khusus dalam masa percobaan.2. supaya memberi bantuan kepada terpidana dan juga boleh memperpanjang masa percobaan satu kali. 506. atau kepada pejabat tertentu. atau atas permintaan terpidana. Apabila hakim menjatuhkan pidana penjara lebih dari tiga bulan atau pidana kurungan atas salah satu pelanggaran berdasarkan pasal-pasal 492. Aturan-aturan lebih lanjut mengenai pengawasan dan bantuan tadi serta mengenai penunjukan lembaga dan pemimpin rumah penampungan yang dapat diserahi dengan bantuan itu. hakim yang memutus perkara dalam tingkat pertama dapat memerintahkan supaya pidananya dijalankan. dan 536. diatur dengan undang-undang. Pasal 14d 1 Yang diserahi mengawasi supaya syarat-syarat dipenuhi. hakim dapat perintah boleh mewajibkan lembaga yang berbentuk badan hukum dan berkedudukan di Indonesia. Syarat-syarat tersebut di atas tidak boleh mengurangi kemerdekaan beragama atau kemerdekaan berpolitik terpidana. selama masa percobaan. paling banyak dengan separuh dari waktu yang paling lama dapat diterapkan untuk masa percobaan. Ketika memberi peringatan. Pasal 14e Atas usul pejabat dalam pasal ayat 1. atau jika salah satu syarat lainnya tidak dipenuhi. yaitu jika terpidana selama masa percobaan melakukan tindak pidana dan karenanya ada pemidanaan yang menjadi tetap. Pasal 14f 1 Tanpa mengurangi ketentuan pasal di atas. jika kemidian ada perintah untuk menjalankan putusan. 505. ialah pejabat yang berwenang menyuruh menjalankan putusan.

Selain itu. 2. Ketika memberikan pelepasan bersyarat. syarat-syarat dapat diubah atau di hapus atau dapat diadakan syarat-syarat khusus baru. tidak termasuk waktu pidananya. 4. begitu juga dapat diadakan pengawasan khusus. Orang yang mendapat pelepasan bersyarat diberi surat pas yang memuat syarat-syarat yang harus dipenuhinya. maka ia dapat dikenakan pelepasan bersyarat. dalam waktu dua bulan setelah pemidanaan menjadi tetap. Menteri Kehakiman dapat menghentikan pelepasan bersyarat tersebut untuk sementara waktu. Jika terpidana harus menjalani beberapa pidana berturut-turut. . 3. ditentukan pula suatu masa percobaan. Masa percobaan itu lamanya sama dengan sisa waktu pidana penjara yang belum dijalani. maka pelepasan bersyarat dapat dicabut. 5. Yang diserahi mengawasi supaya segala syarat dipenuhi ialah pejabat tersebut dalam pasal 14d ayat 1. Pasal 15a 1. Pasal 15 1. Waktu selama terpidana dilepaskan bersyarat sampai menjalani pidana lagi. Jika terpidana ada dalam tahanan yang sah. Agar supaya syarat-syarat dipenuhi. 3. Pengawasan khusus itu dapat diserahkan kepada orang lain daripada orang yang semula diserahi. maka orang itu diberi surat pas baru. Jika terpidana telah menjalani dua pertiga dari lamanya pidana penjara yang dijatuhkan kepadanya. serta ditetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi selama masa percobaan. karena melakukan tindak pidana tadi. dapat diadakan pengawasan khusus yang semata. 2. pidana itu dianggap sebagai satu pidana. Dalam hal itu.mata harus bertujuan memberi bantuan kepada terpidana. sekurang-kurangnya harus sembilan bulan. Selama masa percobaan. ditambah satu tahun. 2. Pasal 15b 1. Pelepasan bersyarat diberikan dengan syarat umum bahwa terpidana tidak akan melakukan tindak pidana dan perbuatan lain yang tidak baik. Jika ada sangkaan keras bahwa hal-hal di atas dilakukan.kemudian berakhir dengan pemidanaan yang menjadi tetap. 6. juga boleh ditambahkan syarat-syarat khusus mengenai kelakuan terpidana. asal saja tidak mengurangi kemerdekaan beragama dan kemerdekaan berpolitik. Jika hal-hal yang tersebut dalam ayat di atas dijalankan. maka waktu itu tidak termasuk masa percobaan. Jika orang yang diberi pelepasan bersyarat selama masa percobaan melakukan hal-hal yang melanggar syarat-syarat tersebut dalam surat pasnya. hakim masih boleh memerintahkan supaya pidananya dijalankan.

2. Sebelum memutus. harus ditanya dahulu pendapat Dewan Reklasering Pusat. maka atas perintah jaksa tempat di mana dia berada. dan 16 diatur dengan undang. yang tugasnya diatur oleh Menteri Kehakiman. Pasal 19 1. Jika ada pidana yang disebabkan karena perbarengan atau pengulangan atau karena ketentuan pasal 52. ditetapkan oleh Menteri Kehakiman atas usul atau setelah mendapat kabar dari jaksa tempat asal terpidana. 2. Sebelum menentukan. pidana kurungan dapat ditambah menjadi satu tahun empat bulan. kecuali jika sebelum waktu tiga bulan lewat. Ia diserahi pekerjaan yang lebih ringan daripada orang yang dijatuhi pidana . orang yang dilepaskan bersyarat orang yang dilepaskan bersyarat dapat ditahan guna menjaga ketertiban umum. 4.3. begitu juga hal-hal yang tersebut dalam pasal 15a ayat 5.undang. pelepasan bersyarat tidak dapat dicabut kembali. 15a. Pasal 18 1. sesuai dengan aturan-aturan pelaksanaan pasal 29. dan setelah mendapat keterangan dari jaksa tempat asal terpidana. Waktu penahanan paling lama enam puluh hari. Jaksa harus segera memberitahukan penahanan itu kepada Menteri Kehakiman. maka orang itu dianggap meneruskan menjalani pidananya mulai dari tahanan. Pidana kurungan sekali-kali tidak boleh lebih dari satu tahun empat bulan. Jika tiga bulan setelah masa percobaan habis. Pidana kurungan paling sedikit satu hari dan paling lama satu tahun. Jika penahanan disusul dengan penghentian untuk sementara waktu atau pencabutan pelepasan bersyarat. 3. Ketentuan mencabut pelepasan bersyarat. jika ada sangkaan yang beralasan bahwa orang itu selama masa percobaan telah berbuat hal-hal yang melanggar syarat-syarat tersebut dalam surat pasnya. terpidana dituntut karena melakukan tindak pidana pada masa percobaan. Pasal 16 1. Selama pelepasan masih dapat dicabut. 3. dan tuntutan berakhir dengan putusan pidana yang menjadi tetap. Pasal 17 Contoh surat pas dan peraturan pelaksanaan pasal-pasal 15. 2. Orang yang dijatuhi pidana kurungan wajib menjalankan pekerjaan yang dibebankan kepadanya. harus ditanya dahulu pendapat Dewan Reklasering Pusat. Pelepasan bersyarat masih dapat dicabut dalam waktu tiga bulan bersyarat masih dapat dicabut dalam waktu tiga bulan setelah putusan menjadi tetap berdasarkan pertimbangan bahwa terpidana melakukan tindak pidana selama masa percobaan. Ketentuan pelepasan bersyarat ditetapkan oleh Menteri Kehakiman atas usul atau setelah mendapat kabar dari pengurus penjara tempat terpidana.

dengan biaya sendiri boleh sekedar meringankan nasibnya menurut aturan-aturan yang akan ditetapkan dengan undang-undang. Orang-orang yang di jatuhi pidana penjara seumur hidup. Pasal 24 Orang yang dijatuhi pidana penjara atau pidana kurungan boleh diwajibkan bekerja di dalam atau di luar tembok tempat orang-orang terpidana. di dalam daerah di mana ia berada. atau pidana kurungan. Pasal 21 Pidana kurungan harus dijalani dalam daerah di mana si terpidana berdiam ketika putusan hakim dijalankan. Hakim yang menjatuhkan pidana penjara atau pidana kurungan paling lama satu bulan. boleh menjalani kurungan di tempat itu juga. Pasal 25 Yang tidak boleh diserahi pekerjaan di luar tembok tempat tersebut ialah: 1. boleh menetapkan bahwa jaksa dapat mengizinkan terpidana bergerak dengan bebas di luar penjara sehabis waktu kerja. Para wanita. Terpidana yang sedang menjalani pidana hilang kemerdekaan di suatu tempat yang digunakan untuk menjalani pidana penjara. Pasal 23 Orang yang dijatuhi pidana kurungan. 2. kalau diminta. kecuali kalau Menteri Kehakiman atas permintaannya terpidana membolehkan menjalani pidananya di daerah lain. 2. 2. segera sehabis pidana habis hilang kemerdekaan itu selesai. Pidana kurungan karena sebab di atas dijalani di tempat yang khusus untuk menjalani pidana penjara. atau kedua-duanya. Jika terpidana yang mendapat kebebasan itu mendapat kebebasan itu tidak datang pada waktu dan tempat yang telah ditentukan untuk menjalani pekerjaan yang dibebankan kepadanya. 3. Pasal 22 1. maka ia harus menjalani pidananya seperti biasa kecuali kalau tidak datangnya itu bukan karena kehendak sendiri. Pasal 20 1. Orang-orang yang menurut pemeriksaan dokter tidak boleh menjalankan . atau jika tidak punya tempat kediaman. Ketentuan dalam ayat 1 tidak diterapkan kepada terpidana karena terpidana jika pada waktu melakukan tindak pidana belum ada dua tahun sejak ia habis menjalani pidana penjara atau pidana kurungan. tidak berubah sifatnya oleh karena itu.penjara. 3.

3. Jika pidana denda tidak dibayar. maka dalam putusan ditentukan bahwa terpidana tidak boleh diwajibkan bekerja di luar tembok tempat orang-orang terpidana. maka pidana kurungan pengganti paling lama delapan bulan. di hitung satu hari. Lamanya pidana kurungan pengganti paling sedikit satu hari dan paling lama enam bulan. dan pakaian. hal tempat untuk tidur. Pidana denda paling sedikit tiga rupiah tujuh puluh lima sen. Dalam putusan hakim.duanya. 4. jika pidana dendanya tujuh rupiah lima puluh dua sen atau kurungan. penyelenggaraan ibadat. Pasal 29 1. hal mengatur pemberian pengajaran. Menteri Kehakiman menetapkan aturan rumah tangga untuk tempat-tempat orang terpidana. tidak boleh dengan pecahan. pidana kurungan.pekerjaan demikian. tiaptiap tujuh rupiah lima puluh sen di hitung paling banyak satu hari demikian pula sisanya yang tidak cukup tujuh rupiah lima puluh sen. atau karena ketentuan pasal 52. 2. 2. Pasal 28 Pidana penjara dan pidana kurungan dapat dilaksanakan di satu tempat asal saja terpisah. Pasal 27 Lamanya pidana penjara untuk waktu tertentu dan pidana kurungan dalam putusan hakim dinyatakan dengan hari. hal makanan. minggu. hal tata tertib. dan tahun. hakim menimbang ada alasan. hal membedakan orang terpidana dalam golongan-golongan. Pidana kurungan pengganti sekali-kali tidak boleh lebih dari delapan bulan. 5. jika lebih dari lima rupiah lima puluh sen. atau kedua.undang sesuai dengan kitab undangundang ini. . lamanya pidana kurungan pengganti ditetapkan demikian. 6. Pasal 30 1. bulan. Hal menunjuk tempat untuk menjalani pidana penjara. ia diganti dengan pidana kurungan. Pasal 26 Jikalau mengingat keadaan diri atau masyarakat terpidana. Jika ada pemberatan pidana denda disebabkan karena perbarengan atau pengulangan. semuanya itu diatur dengan undangundang sesuai dengan kitab undang. begitu juga hal mengatur dan mengurus tempat-tempat itu. Jika perlu.

dan kemudian putusan itu bagi kedua pidana tadi menjadi tetap pada waktu yang sama.Pasal 31 1. Pasal 33 1. dan kemudian dia sendiri atau orang lain dengan persetujuannya mengajukan permohonan ampun. pada hari ketika putusan hakim menjadi tetap. 4. Hakim dalam putusannya boleh menentukan bahwa waktu terpidana ada dalam tahanan sementara sebelum putusan menjadi tetap. . Ketentuan pasal ini berlaku juga dalam hal terdakwa oleh sebab dituntut bareng karena melakukan beberapa tindak pidana. maka waktu selama di 2. Ia selalu berwenang membebaskan dirinya dari pidana kurungan pengganti dengan membayar dendanya. dengan mengingat keadaan perkaranya. menentukan bahwa waktu itu seluruhnya atau sebagian dihitung sebagai waktu menjalani pidana. Waktu selama seorang terdakwa dalam tahanan sementara yang tidak berdasarkan surat perintah. maka pidana penjara mulai berlaku pada saat ketika putusan hakim menjadi tetap. kecuali jika Presiden. dan pidana kurungan mulai berlaku setelah pidana penjara habis. Pasal 33a Jika orang yang ditahan sementara di jatuhi pidana penjara atau pidana kurungan. 3. 3. kemudian dipidana karena perbuatan lain daripada yang didakwakan kepadanya waktu ditahan sementara. dalam hal pidana denda dengan memakai ukuran menurut pasal 31 ayat 3. dan bagi terpidana lainnya pada hari ketika putusan hakim mulai dijalankan. Terpidana dapat menjalani pidana kurungan pengganti tanpa menunggu batas waktu pembayaran denda. tidak dihitung sebagai waktu menjalani pidana. Pidana penjara dan pidana kurungan mulai berlaku bagi terpidana yang sudah di dalam tahanan sementara. waktu mulai permohonan diajukan hingga ada putusan Presiden. Pasal 34 Jika terpidana selama menjalani pidana melarikan diri. Jika dalam putusan hakim dijatuhkan pidana penjara dan pidana kurungan atas beberapa perbuatan pidana. tidak dipotong dari pidananya. Pasal 32 1. baik sebelum maupun sesudah mulai menjalani pidana kurungan yang seimbang dengan bagian yang dibayarnya. kecuali jika pemotongan itu dinyatakan khusus dalam putusan hakim. sedangkan terpidana sudah ada dalam tahanan sementara karena kedua atau salah satu perbuatan pidana itu. Pembayaran sebagian dari pidana denda. 2. seluruhnya atau sebagian di potong dari pidana penjara selama waktu tertentu dari pidana kurungan atau dari pidana denda yang dijatuhkan kepadanya.

hak menjadi penasihat hukum atau pengurus atas penetapan pengadilan. XIX. hak memasuki Angkatan Bersenjata. Pasal 36 Hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan tertentu dan hak memasuki Angkatan Bersenjata. atau dalam aturan umum lainnya ialah: 1 2 3 4 hak memegang jabatan pada umumnya atau jabatan yang tertentu. Pasal 35 1 Hak-hak terpidana yang dengan putusan hakim dapat dicabut dalam hal-hal yang ditentukan dalam kitab undang-undang ini. Pasal 38 1 Jika dilakukan pencabutan hak. dan pengampu pengawas.luar tempat menjalani pidana tidak dihitung sebagai waktu menjalani pidana. dapat dicabut dalam hal pemidanaan: 1 2 orang tua atau wali yang dengan sengaja melakukan kejahatan bersamasama dengan anak yang belum dewasa yang ada di bawah kekuasaannya. hakim menentukan lamanya pencabutan . kekuasaan wali. dan XX Buku Kedua. XVIII. menjalankan perwalian atau 5 6 2 hak menjalankan mata pencarian tertentu. melakukan kejahatan. 2 Pencabutan tersebut dalam ayat 1 tidak boleh dilakukan oleh hakim pidana terhadap orang-orang yang baginya diterapkan undang-undang hukum perdata tentang pencabutan kekuasaan orang tua. XV. XIV. hak menjalankan kekuasaan pengampuan atas anak sendiri. Hakim tidak berwenang memecat seorang pejabat dari jabatannya. Pasal 37 1 Kekuasaan bapak. kekuasaan wali dan kekuasaan pengampu. kesempatan atau sarana yang diberikan pada terpidana karena jabatannya. bapak. wali pengawas. orang tua atau wali terhadap anak yang belum dewasa yang ada di bawah kekuasaannya. atas orang yang bukan anak sendiri. atau karena memakai kekuasaan. hak menjadi wali. jika dalam aturan. wali pengawas. pengampu. kecuali dalam hal yang diterangkan dalam Buku Kedua. yang tersebut dalam bab XIII. pengampu atau pengampu pengawas. dapat di cabut dalam hal pemidanaan karena kejahatan jabatan atau kejahatan yang melanggar kewajiban khusus sesuatu jabatan. hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum.aturan khusus di tentukan penguasa lain untuk pemecatan itu. baik atas anak sendiri maupun atas orang lain.

Pidana kurungan pengganti ini paling sedikit satu hari dan paling lama enam bulan. . Barang-barang kepunyaan terpidana yang diperoleh dari kejahatan atau yang sengaja dipergunakan untuk melakukan kejahatan. mengeluarkan. tetapi hanya atas barang-barang yang telah disita. 4. Dalam hal pemidanaan karena kejahatan yang tidak dilakukan dengan sengaja atau karena pelanggaran. Pasal 40 Jika seorang di bawah umur enam belas tahun mempunyai. atau harganya menurut taksiran dalam putusan hakim.sebagai berikut: 1 dalam hal pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. Pasal 39 1. dalam hal pidana denda. tiap-tiap tujuh rupiah lima puluh sen dihitung paling banyak satu hari. Pasal 31 diterapkan bagi pidana kurungan pengganti ini. pidana kurungan pengganti ini 2. walinya atau pemeliharanya tanpa pidana apapun. 2 dalam hal pidana penjara untuk waktu tertentu atau pidana kurungan. lamanya pencabutan seumur hidup. Perampasan dapat dilakukan terhadap orang yang bersalah yang diserahkan kepada pemerintah. Pasal 41 1. atau aturanaturan mengenai larangan memasukkan. juga dalam hal yang bersalah diserahkan kembali kepada orang tuanya. 2. 3 2 Pencabutan hak mulai berlaku pada hari putusan hakim dapat dijalankan. Perampasan atas barang-barang yang disita sebelumnya. jika lebih dari tujuh rupiah lima puluh sen. dapat juga dijatuhkan putusan perampasan berdasarkan hal-hal yang ditentukan dalam undang-undang. lamanya pencabutan paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun. memasukkan atau mengangkut barang-barang dengan melanggar aturan-aturan mengenai pengawasan pelayaran di bagian. lamanya pencabutan paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun lebih lama dari pidana pokoknya. diganti menjadi pidana kurungan. dan meneruskan pengangkutan barang-barang. 5. dapat dirampas. Lamanya pidana kurungan pengganti ini dalam putusan hakim ditentukan sebagai berikut: tujuh rupiah lima puluh sen atau kurang di hitung satu hari. 3. demikian pula sisanya yang tidak cukup tujuh rupiah lima puluh sen. tidak di bayar. 3. maka hakim dapat menjatuhkan pidana perampasan atas barang-barang itu. apabila barang-barang itu tidak diserahkan. Jika barang-barang yang dirampas diserahkan.bagian Indonesia yang tertentu.

536. 2. Jika hakim memerintahkan supaya yang bersalah diserahkan kepada pemerintah. MENGURANGI ATAU MEMBERATKAN PIDANA Pasal 44 1. Pasal 46 1. Pengadilan Tinggi. tanpa pidana apa pun. Barang siapa melakukan perbuatan yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena jiwanya cacat dalam pertumbuhan atau terganggu karena penyakit. atau memerintahkan supaya yang bersalah diserahkan kepada pemerintah tanpa pidana apa pun. Ketentuan dalam ayat 2 hanya berlaku bagi Mahkamah Agung. 532. hakim dapat menentukan: memerintahkan supaya yang bersalah dikembalikan kepada orang tuanya. Pasal 45 Dalam hal penuntutan pidana terhadap orang yang belum dewasa karena melakukan suatu perbuatan sebelum umur enam belas tahun.juga di hapus. 497. 3. 517 . atau menjatuhkan pidana kepada yang bersalah. Jika ternyata perbuatan itu tidak dapat dipertanggungkan kepada pelakunya karena pertumbuhan jiwanya cacat atau terganggu karena penyakit. maka hakim dapat memerintahkan supaya orang itu dimasukkan ke rumah sakit jiwa. walinya atau pemeliharanya. dan Pengadilan Negeri. maka ia dimasukkan dalam rumah pendidikan negara supaya menerima pendidikan dari pemerintah atau di kemudian hari dengan cara lain. 503 . dan segala pendapatan dari pidana denda dan perampasan menjadi milik negara. 490. 531. 492. 496. dan putusannya telah menjadi tetap. tidak dipidana. maka ia harus menetapkan pula bagaimana cara melaksanakan perintah itu atas biaya terpidana.505. dan 540 serta belum lewat dua tahun sejak dinyatakan bersalah karena melakukan kejahatan atau salah satu pelanggaran tersebut di atas. 526. 514. paling lama satu tahun sebagai waktu percobaan. Pasal 42 Segala biaya untuk pidana penjara dan pidana kurungan dipikul oleh negara. Pasal 43 Apabila hakim memerintahkan supaya putusan diumumkan berdasarkan kitab undang-undang ini atau aturan-aturan umum lainnya. . BAB III HAL-HAL YANG MENGHAPUSKAN.519. jika perbuatan merupakan kejahatan atau salah satu pelanggaran berdasarkan pasalpasal 489.

Tidak dipidana. dalam kedua hal di atas. nomor 1 dan 3. dengan cara lain. 2. karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat pada saat itu yang melawan hukum. 2. yang langsung disebabkan oleh keguncangan jiwa yang hebat karena serangan atau ancaman serangan itu. tidak dapat diterapkan. maka dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pidana tambahan dalam pasal 10 butir b. atau di kemudian hari. Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan perintah jabatan yang diberikan oleh penguasa yang berwenang. yayasan atau lembaga amal yang berkedudukan di Indonesia untuk menyelenggarakan pendidikannya. Pasal 50 Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan undang-undang. Aturan untuk melaksanakan ayat 1 pasal ini ditetapkan dengan undangundang. Pasal 49 1. kehormatan kesusilaan atau harta benda sendiri maupun orang lain. Perintah jabatan tanpa wewenang. tidak dipidana. barang siapa melakukan perbuatan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. tidak dipidana. Pasal 47 1. Jika perbuatan itu merupakan kejahatan yang diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. Pembelaan terpaksa yang melampaui batas. tidak dipidana. Pasal 48 Barang siapa melakukan perbuatan karena pengaruh daya paksa. maka maksimum pidana pokok terhadap tindak pidananya dikurangi sepertiga. paling lama sampai orang yang bersalah itu mencapai umur delapan belas tahun.atau diserahkan kepada seorang tertentu yang bertempat tinggal di Indonesia atau kepada sesuatu badan hukum. 3. kecuali jika yang diperintah. tidak dipidana. 2. tidak menyebabkan hapusnya pidana. dengan itikad baik mengira bahwa perintah diberikan dengan wewenang dan pelaksanaannya termasuk dalam lingkungan pekerjaannya. . atas tanggungan pemerintah. Jika hakim menjatuhkan pidana. Pasal 51 1. 2.

3. bukan semata-mata disebabkan karena kehendaknya sendiri. dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. 2. ancaman atau penyesatan. yang menyuruh melakukan. Pasal 54 Mencoba melakukan pelanggaran tidak dipidana. pidananya dapat ditambah sepertiga. pidana untuk kejahatan tersebut ditambah sepertiga. dan tidak selesainya pelaksanaan itu. dalam hal percobaan dikurangi sepertiga. Maksimum pidana pokok terhadap kejahatan.Pasal 52 Bilamana seorang pejabat karena melakukan perbuatan pidana melanggar suatu kewajiban khusus dari jabatannya. atau dengan memberi kesempatan. hanya perbuatan yang sengaja dianjurkan sajalah yang . Jika kejahatan diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. dan yang turut serta melakukan perbuatan. dengan kekerasan. jika niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan. sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan. mereka yang dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat. Mencoba melakukan kejahatan dipidana. sarana atau keterangan. BAB V PENYERTAAN DALAM TINDAK PIDANA Pasal 55 1 Dipidana sebagai pelaku tindak pidana: 1 2 mereka yang melakukan. kesempatan atau sarana yang diberikan kepadanya karena jabatannya. 2 Terhadap penganjur. BAB IV PERCOBAAN Pasal 53 1. atau pada waktu melakukan perbuatan pidana memakai kekuasaan. Pasal 52a Bilamana pada waktu melakukan kejahatan digunakan bendera kebangsaan Republik Indonesia. 4. Pidana tambahan bagi percobaan sama dengan kejahatan selesai.

diperhitungkan. beserta akibat-akibatnya. Pasal 56 .

Pasal 62 1. Dalam hal pembantuan. anggota. dikurangi sepertiga. . Pidana tambahan bagi pembantuan sama dengan kejahatannya sendiri. tidak dapat dituntut atau sudah menetap di luar Indonesia.anggota badan pengurus atau komisaris-komisaris. 2. sedangkan pembuatnya dikenal. maka pengurus. Dalam menentukan pidana bagi pembantu. mereka yang sengaja memberi kesempatan. beserta akibatakibatnya. 2. Pasal 59 Dalam hal-hal di mana karena pelanggaran ditentukan pidana terhadap pengurus. Pasal 61 1. sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan. Aturan ini tidak berlaku jika pelaku pada saat barang cetakkan terbit. penertiban selaku demikian tidak dituntut apabila dalam barang cetakkan disebut nama dan tempat tinggalnya. hanya diperhitungkan terhadap pembuat atau pembantu yang bersangkutan itu sendiri. Pasal 60 Membantu melakukan pelanggaran tidak dipidana. Mengenai kejahatan yang dilakukan dengan percetakan. pencetaknya selaku demikian tidak dituntut apabila dalam barang cetakkan disebut nama dan 2. dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Mengenai kejahatan yang dilakukan dengan percetakan. yang menghapuskan. mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan. Pasal 57 1. Jika kejahatan diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. pada waktu ditegur pertama kali lalu diberitahukan kepada penerbit. maksimum pidana pokok terhadap kejahatan. mengurangi atau memberatkan pengenaan pidana. yang diperhitungkan hanya perbuatan yang sengaja dipermudah atau diperlancar olehnya. 3. 4. keadaan-keadaan pribadi seseorang.Dipidana sebagai pembantu kejahatan: 1. Pasal 58 Dalam menggunakan aturan-aturan pidana. anggota badan pengurus atau komisaris yang ternyata tidak ikut campur melakukan pelanggaran tidak dipidana. atau setelah dimulai penuntutan.

tidak dapat dituntut sudah menetap di luar Indonesia. dan 406. 373. 2. jika berbeda-beda. . 372. Jika antara beberapa perbuatan. atau setelah dimulai penuntutan. diatur pula dalam aturan pidana yang khusus. sebagai perbuatan berlanjut dan nilai kerugian yang ditimbulkan jumlahnya melebihi dari tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. sedangkan orang yang menyuruh mencetak dikenal. Aturan ini tidak berlaku. BAB VI PERBARENGAN TINDAK PIDANA Pasal 63 1. Jika suatu perbuatan masuk dalam suatu aturan pidana yang umum.tempat tinggalnya. dan 407 ayat 1. Demikian pula hanya dikenakan satu aturan pidana. maka dijatuhkan hanya satu pidana. Akan tetapi. 2. 2. dan menggunakan barang yang dipalsu atau yang dirusak itu. Jika suatu perbuatan masuk dalam lebih dari satu aturan pidana. yang dikenakan yang memuat ancaman pidana pokok yang paling berat. jika berbeda-beda. jika orang yang menyuruh mencetak pada saat barang cetakkan terbit. Pasal 65 1. 378. yang diancam dengan pidana pokok yang sejenis. meskipun masing-masing merupakan kejahatan atau pelanggaran. ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut. maka ia dikenakan aturan pidana tersebut dalam pasal 362. Pasal 64 1. maka yang dikenakan hanya salah satu di antara aturan-aturan itu. 3. Dalam hal perbarengan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan. Maksimum pidana yang dijatuhkan ialah jumlah maksimum pidana yang diancam terhadap perbuatan itu. pada waktu ditegur pertama kali lalu diberitahukan oleh pencetak. yang diterapkan yang memuat ancaman pidana pokok yang paling berat. jika orang dinyatakan bersalah melakukan pemalsuan atau perusakan mata uang. 379. maka hanya yang khusus itulah yang diterapkan. maka hanya diterapkan satu aturan pidana. tetapi boleh lebih dari maksimum pidana yang terberat ditambah sepertiga. jika orang yang melakukan kejahatan-kejahatan tersebut dalam pasal-pasal 364. 2.

tentang pidana tambahan berlaku aturan sebagai berikut: 1. dijatuhkan sendiri-sendiri tanpa dikurangi. pengganti jumlahnya tidak boleh melebihi 2. Pasal 67 Jika orang dijatuhi pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. 2 pidana kurungan-kurungan delapan bulan. Jika pidana pokok hanya pidana denda saja. Jika hakim memilih antara beberapa pidana pokok. 4.Pasal 66 1. Pasal 69 1. 3. maka lamanya pencabutan hak paling sedikit dua tahun dan paling lama lima tahun. Perbandingan beratnya pidana-pidana pokok yang sejenis ditentukan menurut maksimumnya masing-masing. di samping itu tidak boleh dijatuhkan pidana lain lagi kecuali pencabutan hak-hak tertentu. baik . yang diancam dengan pidana pokok yang tidak sejenis. Perbandingan beratnya pidana pokok yang tidak sejenis ditentukan menurut urut-urutan dalam pasal 10. Dalam hal perbarengan beberapa perbuatan yang masing-masing harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan. dan pengumuman putusan hakim. 3. pidana-pidana pencabutan hak yang sama dijadikan satu. yang lamanya paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun melebihi pidana pokok atau pidana-pidana pokok yang dijatuhkan. pidana-pidana pencabutan hak yang berlainan dijatuhkan sendiri-sendiri tanpa dikurangi. Perbandingan lamanya pidana-pidana pokok yang sejenis ditentukan menurut maksimumnya masing-masing. Jika ada perbarengan seperti yang dimaksudkan dalam pasal 65 dan 66. Pidana denda adalah hal itu dihitung menurut lamanya maksimum pidana kurungan pengganti yang ditentukan untuk perbuatan itu. Pasal 70 1. pidana-pidana perampasan barang-barang tertentu. Pasal 68 1 Berdasarkan hal-hal dalam pasal 65 dan 66. begitu pula halnya dengan pidana kurungan pengganti karena barang-barang tidak diserahkan. tetapi jumlahnya tidak boleh melebihi maksimum pidana yang terberat ditambah sepertiga. 2. 2. maka dalam perbandingan hanya terberatlah yang dipakai. maka dijatuhkan pidana atas tiap-tiap kejahatan.

maupun pelanggaran dengan pelanggaran. maka untuk tiap-tiap pelanggaran dijatuhkan pidana sendirisendiri tanpa dikurangi. atau wakil itu sendiri yang harus diadukan. maka pidana yang dahulu diperhitungkan pada pidana yang akan dijatuhkan dengan menggunakan aturan-aturan dalam bab ini mengenai hal perkara-perkara diadili pada saat yang sama. jumlah paling banyak delapan bulan. paling banyak delapan bulan. sedangkan jumlah lamanya pidana kurungan pengganti. atau majelis yang menjadi wali pengawas atau pengampu pengawas. juga mungkin atas pengaduan istrinya atau seorang keluarga sedarah dalam garis lurus. Pasal 71 Jika seseorang telah dijatuhi pidana. atau selama ia berada di bawah pengampuan yang disebabkan oleh hal lain daripada keborosan. kemudian dinyatakan bersalah lagi karena melakukan kejahatan atau pelanggaran lain sebelum ada putusan pidana itu. . dengan pengertian jika dijatuhkan pidana-pidana penjara atas kejahatan-kejahatan itu. BAB VII MENGAJUKAN DAN MENARIK KEMBALI PENGADUAN DALAM HAL KEJAHATAN-KEJAHATAN YANG HANYA DITUNTUT ATAS PENGADUAN Pasal 72 1. 2.perbarengan pelanggaran dengan kejahatan. 364. atau jika itu tidak ada. maka wakilnya yang sah dalam perkara perdata yang berhak mengadu. Selama orang yang terkena kejahatan yang hanya boleh dituntut atas pengaduan. maka penuntutan dilakukan atas pengaduan wali pengawas atau pengampu pengawas. dan orang itu umurnya belum cukup enam belas tahun dan lagi belum dewasa.379. atas pengaduan seorang keluarga sedarah dalam garis menyimpang sampai derajat ketiga. 352. jumlah lamanya pidana kurungan dan pidana kurungan pengganti paling banyak satu tahun empat bulan. 373. dan 482 dianggap sebagai pelanggaran. Mengenai pelanggaran. Pasal 70 bis Ketika menerapkan pasal-pasal 65. 66. dan 70. Pasal 73 2. kejahatan-kejahatan berdasarkan pasal-pasal 302 ayat 1. Jika tidak ada wakil.

di tempattempat yang mempunyai pengadilan-pengadilan tersebut. maka terhadap orang itu dan karena tindak pidana itu pula. berhak menarik kembali dalam waktu tiga bulan setelah pengaduan diajukan. Pengaduan hanya boleh diajukan dalam waktu enam bulan sejak orang yang berhak mengadu mengetahui adanya kejahatan. penuntutan dilakukan atas pengaduan orang tuanya. orang tidak boleh dituntut dua kali karena perbuatan yang oleh hakim Indonesia terhadap dirinya telah diadili dengan putusan yang menjadi tetap. Jika yang terkena kejahatan berhak mengadu pada saat tenggang waktu tersebut dalam ayat 1 belum habis. anaknya. tidak boleh diadakan penuntutan dalam hal: 1 2 putusan berupa pembebasan dari tuduhan atau lepas dari tuntutan hukum. atau dalam waktu sembilan bulan jika bertempat tinggal di luar Indonesia. Pasal 75 Orang yang mengajukan pengaduan. jika tertuduh meninggal dunia. Pasal 77 Kewenangan menuntut pidana hapus. putusan berupa pemidanaan dan telah dijalani seluruhnya atau telah diberi ampun atau wewenang untuk menjalankannya telah hapus karena daluwarsa.Jika yang terkena kejahatan meninggal di dalam tenggang waktu yang ditentukan dalam pasal berikut maka tanpa memperpanjang tenggang itu. 2 . pengaduan masih boleh diajukan hanya selama sisa yang masih kurang pada tenggang waktu tersebut. maka setelah saat itu. Pasal 74 1. BAB VIII HAPUSNYA KEWENANGAN MENUNTUT PIDANA DAN PIDANA Pasal 76 1 Kecuali dalam hal putusan hakim masih mungkin diulangi. MENJALANKAN 2. jika bertempat tinggal di Indonesia. Dalam artian hakim Indonesia. termasuk juga hakim pengadilan swapraja dan adat. Jika putusan yang menjadi tetap itu berasal dari hakim lain. atau suaminya (istrinya) yang masih hidup kecuali kalau ternyata bahwa yang meninggal tidak menghendaki penuntutan.

330. tenggang dimulai pada hari sesudah orang yang langsung terkena oleh kejahatan dibebaskan atau meninggal dunia. mengenai kejahatan dalam pasal-pasal 328. 2. dimulai tenggang daluwarsa baru. sesudah delapan belas tahun. mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana penjara lebih dari tiga tahun. mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. tenggang dimulai pada hari sesudah daftar-daftar yang memuat pelanggaranpelanggaran itu. 329. sesudah dua belas tahun. Pasal 80 1. Pasal 81 Penundaan penuntutan pidana berhubung dengan adanya perselisihan prayudisial. Kewenangan menuntut pelanggaran yang diancam dengan pidana denda saja 3. pidana kurungan. 2. atau telah diberitahukan kepadanya menurut cara yang ditentukan dalam aturan-aturan umum. asal tindakan itu diketahui oleh orang yang dituntut. kecuali dalam hal. Tiap-tiap tindakan penuntutan menghentikan daluwarsa. menunda daluwarsa. Pasal 79 Tenggang daluwarsa mulai berlaku pada hari sesudah perbuatan dilakukan. atau pidana penjara paling lama tiga tahun. tenggang mulai berlaku pada hari sesudah barang yang dipalsu atau mata uang yang dirusak digunakan. 3 4 2 Bagi orang yang pada saat melakukan perbuatan umurnya belum delapan belas tahun.Pasal 78 1 Kewenangan menuntut pidana hapus karena daluwarsa: 1 2 mengenai semua pelanggaran dan kejahatan yang dilakukan dengan percetakan sesudah satu tahun. sesudah enam tahun. dan 333. mengenai kejahatan yang diancam dengan pidana denda.hal berikut: 1. Pasal 82 1. menurut aturan-aturan umum yang menentukan bahwa register-register catatan sipil harus dipindah ke kantor panitera suatu pengadilan. dipindah ke kantor tersebut. Sesudah dihentikan. . mengenai pelanggaran dalam pasal 556 sampai dengan pasal 558a. mengenai pemalsuan atau perusakan mata uang. masing-masing tenggang daluwarsa di atas dikurangi menjadi sepertiga.

tenggang daluwarsa tidak boleh kurang dari lamanya pidana yang dijatuhkan. yang pada saat melakukan perbuatan belum berumur enam belas tahun. Pasal 84 1. dan juga selama terpidana dirampas kemerdekaannya. Jika suatu pelepasan bersyarat dicabut. maka pada esok harinya setelah melarikan diri itu mulai berlaku tenggang daluwarsa baru. Pasal 83 Kewenangan menjalankan pidana hapus jika terpidana meninggal dunia. 2. Tenggang daluwarsa mulai berlaku pada esok harinya setelah putusan hakim dapat dijalankan. meskipun perampasan kemerdekaan itu berhubung dengan pemidanaan lain. dan mengenai kejahatan-kejahatan lainnya lamanya sama dengan tenggang daluwarsa bagi penuntutan pidana. kalau dengan suka rela dibayar maksimum denda dan biayabiaya yang telah dikeluarkan kalau penuntutan telah dimulai. 3. 5. 3. BAB IX ARTI BEBERAPA ISTILAH YANG DIPAKAI DALAM KITAB . Bagaimanapun juga. dan dalam waktu yang ditetapkan olehnya. atau harganya harus dibayar menurut taksiran pejabat dalam ayat 1. Kewenangan menjalankan pidana hapus karena daluwarsa. 4.menjadi hapus. mengenai kejahatan yang dilakukan dengan sarana percetakan lamanya lima tahun. Tenggang daluwarsa mengenai semua pelanggaran lamanya dua tahun. Ketentuan-ketentuan dalam pasal ini tidak berlaku bagi orang yang belum dewasa. 2. Wewenang menjalankan pidana mati tidak daluwarsa. maka pada esok harinya setelah pencabutan. Jika di samping pidana denda ditentukan perampasan. mulai berlaku tenggang daluwarsa baru. ditambah sepertiga. pemberatan itu tetap berlaku sekalipun kewenangan menuntut pidana terhadap pelanggaran yang dilakukan lebih dahulu telah hapus berdasarkan ayat 1 dan ayat 2 pasal ini. Pasal 85 1. 4. Jika seorang terpidana melarikan diri selama menjalani pidana. Tenggang daluwarsa tertuduh selama penjalanan pidana ditunda menurut perintah dalam suatu peraturan umum. maka barang yang dikenai perampasan harus diserahkan pula. 3. atas kuasa pejabat yang ditunjuk untuk itu oleh aturan-aturan umum. Dalam hal-hal pidana diperberat karena pengulangan.

seperti dimaksud dalam pasal 53. dimaksud pula orang yang menjalankan kekuasaan yang sama dengan bapak. menderita sakit lumpuh. 4. Pasal 89 Membuat orang pingsan atau tidak berdaya disamakan dengan menggunakan kekerasan.UNDANG Pasal 86 Apabila disebut kejahatan. dimaksud pula orang yang ada di bawah kekuasaan yang sama . Pasal 90 Luka berat berarti:        jatuh sakit atau mendapat luka yang tidak memberi harapan akan sembuh sama sekali. Pasal 88 bis Dengan penggulingan pemerintahan dimaksud meniadakan atau mengubah secara tidak sah bentuk pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar. terganggunya daya pikir selama empat minggu lebih. apabila niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan. apabila dua orang atau lebih telah sepakat akan melakukan kejahatan.UNDANG. kecuali jika dinyatakan sebaliknya oleh suatu aturan. Pasal 88 Dikatakan ada permufakatan jahat. 2. tidak mampu terus-menerus untuk menjalankan tugas jabatan atau pekerjaan pencarian. maka di situ termasuk pembantuan dan percobaan melakukan kejahatan. Dalam kekuasaan bapak dicakup pula kekuasaan kepala keluarga. Dengan orang tua. baik dalam arti kejahatan pada umumnya maupun dalam arti suatu kejahatan tertentu. Dengan bapak. 3. kehilangan salah satu panca indera. Pasal 87 Dikatakan ada makar untuk melakukan suatu perbuatan. mendapat cacat berat. dimaksud pula kepala keluarga. Pasal 91 1. atau yang menimbulkan bahaya maut. Dengan anak. gugur atau matinya kandungan seorang perempuan.

1 Tahun 1946. 3. Yang disebut pejabat dan hakim termasuk juga hakim wasit. pasal VIII. Yang disebut pejabat. atau surat izin sebagai pengganti sementara menurut aturan-aturan umum mengenai surat laut dan pas kapal di Indonesia. Yang disebut nahkoda ialah orang yang memegang kekuasaan di kapal atau yang mewakilinya. Pasal 94 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. 3. atau badan perwakilan rakyat. kecuali nahkoda. yang disebut hakim termasuk juga orang-orang yang menjalankan peradilan administratif. Termasuk pula pesawat udara Indonesia adalah pesawat udara asing yang disewa tanpa awak pesawat dan dioperasikan oleh perusahaan penerbangan Indonesia. 2. badan pemerintahan. butir 11. begitu juga orang-orang yang bukan karena pemilihan. Yang disebut penumpang ialah semua orang yang ada di kapal. Pasal 95 Yang disebut kapal Indonesia ialah kapal yang mempunyai surat laut atau pas kapal. Semua anggota Angkatan Perang juga dianggap sebagai pejabat. Pasal 92 1.dengan kekuasaan bapak. serta ketua-ketua dan anggota-anggota pengadilan agama. 2. begitu juga semua anggota dewan subak. 2. dan semua kepala rakyat Indonesia asli dan kepala golongan Timur Asing. menjadi anggota badan pembentuk undangundang. . yang menjalankan kekuasaan yang sah. yang dibentuk oleh pemerintah atau atas nama pemerintah. termasuk juga orang-orang yang dipilih dalam pemilihan yang diadakan berdasarkan aturan-aturan umum. Yang dimaksud dengan pesawat udara Indonesia adalah pesawat udara yang didaftarkan di Indonesia. Pasal 95a 1. Pasal 93 1. Pasal 92 bis Yang disebut pengusaha ialah tiap-tiap orang yang menjalankan perusahaan. Yang disebut anak buah kapal ialah semua perwira atau kelasi yang ada di dalam kapal.

. Pasal 99 Yang disebut memanjat termasuk juga masuk melalui lubang yang memang sudah ada.Pasal 95b Yang dimaksud dengan dalam penerbangan adalah sejak saat pintu luar pesawat udara ditutup setelah naiknya penumpang (embarkasi) sampai saat pintu dibuka untuk penurunan penumpang (di embarkasi). Yang disebut musuh termasuk juga pemberontak. Pasal 100 Yang disebut anak kunci palsu termasuk juga segala perkakas yang tidak dimaksud untuk membuka kunci. Begitu juga termasuk di situ negara atau kekuasaan yang akan menjadi lawan perang. begitu juga menyeberangi selokan atau parit yang digunakan sebagai batas penutup. Pasal 97 Yang disebut hari adalah waktu selama dua puluh empat jam. 2. Begitu juga dikatakan masih ada masa perang. Dalam hal terjadi pendaratan darurat penerbangan dianggap terus berlangsung sampai saat penguasa yang berwenang mengambil alih tanggung jawab atas pesawat udara dan barang yang ada di dalamnya. begitu juga perang saudara. Pasal 96 1. segera sesudah diperintahkan mobilisasi Angkatan Perang dan selama mobilisasi itu berlaku. Yang disebut masa perang termasuk juga waktu selama perang sedang mengancam. yang disebut bulan adalah waktu selama tiga puluh hari. Pasal 98 Yang disebut waktu malam yaitu waktu antara matahari terbenam dan matahari terbit. hingga setelah 24 jam lewat sesudah setiap pendaratan. Pasal 95c Yang dimaksud dengan dalam dinas adalah jangka waktu sejak pesawat udara disiapkan oleh awak darat atau oleh awak pesawat untuk penerbangan tertentu. Yang disebut perang termasuk juga permusuhan dengan daerah-daerah swapraja. tetapi bukan untuk masuk atau masuk melalui lubang di dalam tanah yang dengan sengaja digali. 3.

IV Bab . 8. mengalirkan. dan babi.IX Kejahatan Terhadap Keamanan Negara Kejahatan-kejahatan Presiden Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Kejahatan-kejahatan Terhadap Negara Sahabat dan Terhadap Kepala Negara Sahabat Serta Wakilnya Kejahatan Terhadap Melakukan Kewajiban dan Hak Kenegaraan Kejahatan Terhadap Ketertiban Umum Perkelahian Tanding Kejahatan yang Membahayakan Keamanan Umum bagi Orang atau Barang Kejahatan Terhadap Penguasa Umum Sumpah Palsu dan Keterangan Palsu Pemalsuan Mata Uang dan Uang Kertas Pemalsuan Meterai dan Merek 10.VII Bab . ATURAN PENUTUP Pasal 103 Ketentuan-ketentuan dalam Bab I sampai Bab VIII buku ini juga berlaku bagi perbuatan. Bab . yaitu alat-alat penjaga keselamatan. Dengan bangunan-bangunan bangunan listrik. BUKU KEDUA .perbuatan yang oleh ketentuan perundang-undangan lainnya diancam dengan pidana.I Bab . dan alat-alat peringatan. Pasal 102 Ditiadakan dengan Staatsblad 1920 No. telegrap dan telepon tidak dimaksudkan 2. 5. Bab .XI . 3. begitu pula alat-alat yang berhubungan dengan itu. 2. mengubah. 9. atau menyerahkan tenaga listrik.II Bab . 6.VIII Bab .Pasal 101 Yang disebut ternak yaitu semua binatang yang berkuku satu. alat-alat pendukung. alat-alat pemasang. 382. Yang dimaksud bangunan listrik yaitu bangunan-bangunan yang gunanya untuk membangkitkan.III Bab . Pasal 101 bis 1.VI Bab . kecuali jika oleh undang-undang ditentukan lain. 7. binatang memamah biak.V Bab . Bab .KEJAHATAN 1. 4.X 11.

Bab . Bab . Bab .XXVIII 29.XXX Penadahan Penerbitan dan Percetakan BAB I KEJAHATAN TERHADAP KEAMANAN NEGARA Pasal 104 Makar dengan maksud untuk membunuh.XVIII 19.XIX 20. Bab .XXI 22. Bab . Bab . Bab . Bab .XXII 23.XXIX Pemalsuan Surat Kejahatan Terhadap Asal-Usul dan Perkawinan Kejahatan Terhadap Kesusilaan Meninggalkan Orang yang Perlu Ditolong Penghinaan Membuka Rahasia Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang Kejahatan Terhadap Nyawa Penganiayaan Menyebabkan Mati atau Luka-luka Karena Kealpaan Pencurian Pemerasan dan Pengancaman Penggelapan Perbuatan Curang Perbuatan Merugikan Pemiutang atau Orang yang Mempunyai Hak Menghancurkan atau Merusakkan Barang Kejahatan Jabatan Kejahatan Pelayaran Kejahatan Penerbangan Sarana/Prasarana Penerbangan dan Kejahatan Terhadap 31. Bab . Pasal 106 Makar dengan maksud supaya seluruh atau sebagian dari wilayah negara.XXIII 24.XVI 17. Bab .XXV 26. pasal VIII.XXIX 30.XII 13. diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama .XXVI 27.XXVII 28.12. Bab . 1 Tahun 1946.XIV 15. Bab .XIII 14. butir 13. Bab . diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Bab . atau merampas kemerdekaan.XVII 18. Bab . Bab .XXIV 25.XV 16. Pasal 105 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. Bab . Bab . Bab . Bab .XX 21. atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah.

dua puluh tahun. Pasal 107 (1) (2) Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Para pemimpin dan pengatur makar tersebut dalam ayat 1, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 108 (1). Barang siapa bersalah karena pemberontakan, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun : 1. 2. orang yang melawan pemerintah Indonesia dengan senjata; orang yang dengan maksud melawan Pemerintah Indonesia menyerbu bersama- sama atau menggabungkan diri pada gerombolan yang melawan Pemerintah dengan senjata.

(2).

Para pemimpin dan para pengatur pemberontakan diancam dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 109

Pasal ini ditiadakan berdasarkan S. 1930 No. 31. Pasal 110 (1). Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan menurut pasal 104, 106, 107, dan 108 diancam berdasarkan ancaman pidana dalam pasal-pasal tersebut. Pidana yang sama diterapkan terhadap orang-orang yang dengan maksud berdasarkan pasal 104, 106, dan 108, mempersiapkan atau memperlancar kejahatan : 1. berusaha menggerakkan orang lain untuk melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan agar memberi bantuan pada waktu melakukan atau memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan; berusaha memperoleh kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan bagi diri sendiri atau orang lain; memiliki persediaan barang-barang yang diketahuinya berguna untuk melakukan kejahatan; mempersiapkan atau memiliki rencana untuk melaksanakan kejahatan yang bertujuan untuk memberitahukan kepada orang lain; berusaha mencegah, merintangi atau menggagalkan tindakan

(2).

2. 3. 4.

5.

yang diadakan pemerintah untuk mencegah atau menindas pelaksanaan kejahatan. (3). Barang-barang sebagaimana dimaksud dalam butir 3 ayat sebelumnya, dirampas. (4). Tidak dipidana barang siapa yang ternyata bermaksud hanya mempersiapkan atau memperlancar perubahan ketatanegaraan dalam artian umum. (5). Jika dalam salah satu hal seperti yang dimaksud dalam ayat 1 dan 2 pasal ini, kejahatan sungguh terjadi, pidananya dapat dilipatkan dua kali. Pasal 111 (1) Barang siapa mengadakan hubungan dengan negara asing dengan maksud menggerakkannya untuk melakukan perbuatan permusuhan atau perang terhadap negara, memperkuat niat mereka, menjanjikan bantuan atau membantu mempersiapkan mereka untuk melakukan perbuatan permufakatan atau perang terhadap negara, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Jika perbuatan permusuhan dilakukan atau terjadi perang, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 111 bis (1). Dengan pidana penjara paling lama enam tahun diancam : 1. barang siapa mengadakan hubungan dengan orang atau badan yang berkedudukan di luar Indonesia, dengan maksud untuk menggerakkan orang atau badan itu supaya membantu mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan untuk menggulingkan pemerintah, untuk memperkuat niat orang atau badan itu atau menjanjikan atau memberi bantuan kepada orang atau badan itu atau menyiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah; barang siapa memaksudkan suatu benda yang dapat digunakan untuk memberi bantuan material dalam mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah, sedangkan diketahuinya atau ada alasan kuat untuk menduga bahwa benda tersebut akan dipergunakan untuk perbuatan tersebut; orang yang mempunyai atau mengadakan perjanjian mengenai suatu benda yang dapat dipergunakan untuk memberikan bantuan material dalam mempersiapkan, memperlancar atau menggerakkan penggulingan pemerintah, sedangkan diketahuinya atau ada alasan baginya untuk menduga bahwa benda itu akan dipergunakan untuk perbuatan tersebut atau benda itu atau barang lain sebagai penggantinya, dimaksudkan dengan tujuan tersebut atau untuk dapat

(2)

2.

3.

diperuntukkan bagi tujuan itu berkedudukan di luar Indonesia. (2).

oleh

orang

atau

benda

yang

Benda-benda yang dengan mana atau yang ada hubungan dengan ayat 1 ke-2 dan ke-3 yang dipakai untuk melakukan kejahatan, dapat dirampas. Pasal 112

Barang siapa dengan sengaja mengumumkan surat-surat, berita-berita atau keterangan- keterangan yang diketahuinya bahwa harus dirahasiakan untuk kepentingan negara, atau dengan sengaja memberitahukan atau memberikannya kepada negara asing, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 113 (1) Barang siapa dengan sengaja, untuk seluruhnya atau sebagian mengumumkan, atau memberitahukan maupun menyerahkan kepada orang yang tidak berwenang mengetahui, surat-surat, peta-peta, rencana-rencana, gambar-gambar atau benda-benda yang bersifat rahasia yang bersangkutan dengan pertahanan atau keamanan Indonesia terhadap serangan dari luar, yang ada padanya atau yang isinya, bentuknya atau susunannya bendabenda itu diketahui olehnya, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jika surat-surat atau benda-benda ada pada yang bersalah, atau pengetahuannya tentang itu karena pencariannya, pidananya dapat ditambah sepertiga. Pasal 114 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan surat-surat atau benda- benda rahasia sebagaimana yang dimaksudkan dalam pasal 113 harus menjadi tugasnya untuk menyimpan atau menaruhnya, bentuk atau susunannya atau seluruh atau sebagian diketahui oleh umum atau dikuasai atau diketahui oleh orang lain (atau) tidak berwenang mengetahui, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 115 Barang siapa melihat atau membaca surat-surat atau benda-benda rahasia sebagaimana dimaksud dalam pasal 113, untuk seluruhnya atau sebagian, sedangkan diketahui atau selayaknya harus diduganya bahwa benda-benda itu tidak dimaksud untuk diketahui olehnya, begitu pula jika membuat atau menyuruh membuat salinan atau ikhtisar dengan huruf atau dalam bahasa apa pun juga, membuat atau menyuruh buat teraan, gambaran atau jika tidak menyerahkan benda-benda itu kepada pejabat kehakiman, kepolisian atau pamong praja, dalam hal benda-benda itu ke tangannya, diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun.

(2)

bentuk. akan diperlukan dalam melaksanakan niat seperti tersebut pada ke-1. dengan sengaja memasuki bangunan Angkatan Darat atau Angkatan Laut. atau oleh penguasa tentara ditentukan sebagai daerah tentara yang dilarang. 118. mempunyai. yang diketahuinya mempunyai niat atau sedang mencoba untuk mengetahui benda-benda rahasia seperti tersebut dalam pasal 113. padahal tidak wenang untuk itu. beserta segala sesuatu yang ada di situ. mempunyai. susunan. 2. atau memasuki kapal perang melalui jalan yang bukan jalan biasa. dengan sengaja membuat. perlengkapan mesin. 3. menyamakan. Pasal 118 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau denda sembilan ribu rupiah. barang siapa menyembunyikan benda-benda yang diketahuinya bahwa dengan cara apapun juga. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun. mengumpulkan. Pasal 117 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 115. menyembunyikan atau mengangkut gambar potret atau gambar tangan maupun keterangan-keterangan atau petunjuk-petunjuk lain mengenai daerah seperti tersebut dalam pasal ke-2. pemakaian nama atau kedudukan palsu. atau 2. mengumpulkan. Pasal 119 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun : 1. menyimpan. 1. menyembunyikan atau petunjuk-petunjuk lain mengenai sesuatu hal yang bersangkutan dengan kepentingan tentara. yang oleh Presiden atau atas namanya. barang siapa memberi pondokan kepada orang lain. . barang siapa tanpa wenang. atau kekuatan orang dari bangunan pertahanan atau sesuatu hal lain yang bersangkutan dengan kepentingan tentara. persenjataan. Pasal 120 Jika kejahatan tersebut pasal 113. atau mempunyai niat atau sedang mencoba untuk mengetahui letak. dengan sengaja memasuki daerah. 117. perbekalan. 119 dilakukan dengan akal curang seperti penyesatan. barang siapa tanpa wenang. sengaja membuat. menyimpan.Pasal 116 Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 113 dan 115.

gudang persediaan perang. atau dengan sengaja melanggar suatu aturan yang dikeluarkan dan diumumkan oleh pemerintah. keuntungan atau upah dalam bentuk apapun juga. menghalang-halangi atau menggagalkan . dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. khusus untuk mempertahankan kenetralan tersebut. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. suatu alat perhubungan. gambar. barang siapa dalam masa perang yang tidak menyangkut Indonesia.dengan menawarkan atau menerima. pada hal ia mengetahui bahwa negara itu sedang perang dengan negara Indonesia. (2). diancam dengan pidana penjara lima belas tahun. menjadi mata-mata musuh. Pasal 121 Barang siapa ditugaskan pemerintah untuk berunding dengan suatu negara asing. memberitahukan atau menyerahkan kepada musuh. rencana. Pidana mati atau pidana seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun dijatuhkan jika si pembuat : 1. (3). membayangkan atau menjanjikan hadiah. maka pidana hilang kemerdekaan dapat diperberat lipat dua. diancam dalam hal terakhir jika pecah perang. dengan sengaja melakukan perbuatan yang membahayakan kenetralan negara. barang siapa dalam masa perang dengan sengaja melanggar aturan yang dikeluarkan dan diumumkan oleh pemerintah guna keselamatan negara. atau memberikan pondokan kepadanya. memberitahukan atau memberikan kepada musuh peta. atau dilakukan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. Diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu atau paling lama dua puluh tahun jika si pembuat : 1. atau kas perang ataupun Angkatan Laut. atau penulisan mengenai bangunan-bangunan tentara. menghancurkan atau merusakkan sesuatu tempat atau pos yang diperkuat atau diduduki. Barang siapa dalam masa perang dengan sengaja memberi bantuan kepada musuh atau merugikan negara terhadap musuh. Pasal 123 Seorang warga negara Indonesia yang dengan suka rela masuk tentara negara asing. 2. Pasal 122 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. Pasal 124 (1). merintangi. dengan sengaja merugikan negara. Angkatan Darat atau bagian daripadanya. 2. atau akan menghadapi perang dengan Indonesia.

musuh. 2. menyebabkan atau memperlancar timbulnya huru-hara. Pasal 127 (1) Barang siapa dalam masa perang menjalankan tipu muslihat dalam penyerahan barang. Pasal 128 (1) (2) (3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal 104. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. dapat dipidana pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. membiarkan tipu muslihat itu. 1 .suatu untuk menggenangi air atau karya tentara lainnya yang direncanakan atau diselenggarakan untuk menangkis atau menyerang. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa diserahi mengawasi penyerahan barang.127. Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal-pasal 106 .barang.108. Dalam hal pemidanaan berdasarkan kejahatan pasal 127. diancam dengan pidana paling lama enam tahun. 1 . BAB II KEJAHATAN .barang keperluan Angkatan Laut atau Angkatan Darat.3. dengan sengaja : 1.KEJAHATAN TERHADAP MARTABAT PRESIDEN (2) . Pasal 126 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun barang siapa dalam masa perang. Pasal 129 Pidana-pidana yang berdasarkan terhadap perbuatan-perbuatan dalam pasalpasal 124 . 1 . dan dapat diperintahkan supaya putusan hakim diumumkan. tidak dengan maksud membantu musuh atau merugikan negara sehingga menguntungkan musuh. dicabut hak.5. dapat dipidana pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. diterapkan jika salah satu perbuatan dilakukan terhadap atau bersangkutan dengan negara sekutu dalam perang bersama. Pasal 125 Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 124.4. yang bersalah dapat dilarang menjalankan pencarian yang dijalankannya ketika melakukan kejahatan itu.hak berdasarkan pasal 35 no. 2. pemberontakan atau desersi di kalangan Angkatan Perang. 110 125. menggerakkan atau memperlancar pelarian (desersi) prajurit yang bertugas untuk negara. memberikan pondokan kepada mata-mata menyembunyikannya atau membantunya melarikan diri.

namun di hadapan lebih dari empat orang. pasal VIII. pasal VIII. butir 25. pasal VIII. atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus ribu rupiah. pasal VIII butir 25. 1 Tahun 1946. maupun tidak di muka umum baik lisan atau tulisan. 1 Tahun 1946. atau menempelkan di muka umum tulisan atau lukisan yang berisi penghinaan terhadap Presiden atau Wakil Presiden. Pasal 132 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. baik dengan tingkah laku di muka umum. 1 Tahun 1946. Pasal 136 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. butir 23. Pasal 137 (1) Barang siapa menyiarkan. Pasal 136 bis Pengertian penghinaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 134 mencakup juga perumusan perbuatan dalam pasal 135. 1 Tahun 1946. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. bertentangan dengan kehendaknya dan oleh karena itu merasa tersinggung. butir 23. mempertunjukkan. 1 Tahun 1946. Pasal 135 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.DAN WAKIL PRESIDEN Pasal 130 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. yang tidak termasuk dalam ketentuan pidana lain yang lebih berat. atau di hadapan orang ketiga. Pasal 131 Tiap-tiap penyerangan terhadap diri presiden atau Wakil Presiden. butir 21. pasal VIII. dengan maksud supaya isi penghinaan diketahui atau lebih . Pasal 134 Penghinaan dengan sengaja terhadap Presiden atau Wakil Presiden diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. jika itu dilakukan di luar kehadiran yang dihina. Pasal 133 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.

1 Tahun 1946. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. 1 . 1 Tahun 1946. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Pasal 139b Makar dengan maksud meniadakan atau mengubah secara tidak sah bentuk pemerintahan negara sahabat atau daerahnya yang lain. maka terhadapnya dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. butir 28. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. (3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 134. pasal VIII. pasal VIII. dan pada waktu itu belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga.diketahui oleh umum. Pasal 140 . Pasal 139c Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan sebagaimana dirumuskan dalam pasal-pasal 139a dan 139b. Ayat ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. (2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan pada waktu menjalankan pencariannya.4. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 138 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. (1) butir 29. (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 131.KEJAHATAN TERHADAP NEGARA SAHABAT DAN TERHADAP KEPALA NEGARA SAHABAT SERTA WAKILNYA Pasal 139a Makar dengan maksud melepaskan wilayah atau daerah lain dari suatu negara sahabat untuk seluruhnya atau sebagian dari kekuasaan pemerintah yang berkuasa di situ. BAB III KEJAHATAN .3. 1 .

Pasal 141 (2) (3) Tiap-tiap perbuatan penyerangan terhadap diri raja yang memerintah atau kepala negara sahabat. Jika yang bersalah melakukan kejahatan itu pada waktu menjalankan pencariannya. Pasal 142a Barang siapa menodai bendera kebangsaan negara sahabat diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. ia dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 144 (1) Barang siapa menyiarkan. diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun. Pasal 142 Penghinaan dengan sengaja terhadap raja yang memerintah atau kepala negara sahabat. dan pada saat itu belum lewat dua tahun sejak ada pemidanaan yang tetap karena kejahatan semacam itu juga. Jika mekar terhadap nyawa mengakibatkan kematian atau dilakukan dengan rencana terlebih dahulu mengakibatkan kematian.(1) Makar terhadap nyawa atau kemerdekaan raja yang memerintah atau kepala negara sahabat. 1 . atau wakil negara asing di Indonesia dalam pangkatnya. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan atau lukisan yang berisi penghinaan terhadap raja yang memerintah. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang tidak termasuk dalam ketentuan pidana yang lebih berat. Jika makar terhadap nyawa dilakukan dengan rencana terlebih dahulu mengakibatkan kematian. Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal (2) . Pasal 145 (1) (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 140. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana paling banyak empat ribu lima ratus ribu rupiah.5. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan maksud supaya penghinaan itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. atau kepala negara sahabat.

diancam dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun. Pasal 147 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. atau memaksa badan-badan itu supaya mengambil atau tidak mengambil sesuatu putusan atau mengambil sesuatu putusan atau mengusir ketua atau anggota rapat itu.4. dengan sengaja merintangi ketua atau anggota badan pembentuk undang-undang. dan 143. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. 142.3. badan pemerintahan atau badan perwakilan rakyat. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. BAB IV KEJAHATAN TERHADAP MELAKUKAN KEWAJIBAN DAN KENEGARAAN Pasal 146 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan membubarkan rapat badan pembentuk undang-undang. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 335 no. 1 . HAK . 139b. badan pemerintahan atau badan perwakilan rakyat.141. untuk menghadiri rapat badan-badan itu. 139c. 1 . (3) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal-pasal 139a. yang dibentuk oleh atau atas nama Pemerintah. yang dibentuk oleh atau atas nama Pemerintah.

Pasal 151 Barang siapa memakai nama orang lain untuk ikut dalam pemilihan berdasarkan aturan. yang dengan menerima pemberian atau janji. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 152 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum dengan sengaja menggagalkan pemungutan suara yang telah diadakan atau mengadakan tipu muslihat yang menyebabkan putusan pemungutan suara itu lain dari yang seharusnya diperoleh berdasarkan kartu-kartu pemungutan suara yang masuk secara sah atau berdasarkan suara-suara yang dikeluarkan secara sah. Pasal 153 (1) (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 146. menyuap seseorang supaya tidak memakai hak pilihnya atau supaya memakai hak itu menurut cara tertentu. dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 ke-3. Pasal 149 (1) Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum. Pasal 150 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. dengan kekerasan atau ancaman kekerasan.3. dengan memberi atau menjanjikan sesuatu. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. melakukan tipu muslihat sehingga suara seorang pemilih menjadi tidak berharga atau menyebabkan orang lain daripada yang dimaksud oleh pemilih yang ditunjuk. (2) . dapat dipidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 ke 1 .aturan umum. Dalam hal pemidanaan berdasarkan perumusan kejahatan dalam pasal 147 152. Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling lama empat ribu lima ratus rupiah. dengan sengaja merintangi seseorang memakai hak pilihnya dengan bebas dan tidak terganggu.Pasal 148 Barang siapa pada waktu diadakan pemilihan berdasarkan aturan-aturan umum. melakukan tipu muslihat berdasarkan aturan-aturan umum. mau disuap.

mempertunjukkan atau menempelkan tulisan atau lukisan di muka umum yang mengandung pernyataan perasaan permusuhan. butir 32. Pasal 154 Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan. pasal 8. yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. 1 Tahun 1946. 1 Tahun 1946. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat puluh lima ribu rupiah. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena melakukan kejahatan semacam itu juga. Perkataan golongan dalam pasal ini dan (2) . pasal 8. Pasal 154a Barang siapa menodai bendera kebangsaan Republik Indonesia dan lambang Negara Republik Indonesia. kebencian atau penghinaan terhadap Pemerintah Indonesia. Pasal 153 ter Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.BAB V KEJAHATAN TERHADAP KETERTIBAN UMUM Pasal 153 bis Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. dengan maksud supaya isinya diketahui atau lebih diketahui oleh umum. Pasal 156 Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan. butir 32. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia. Pasal 155 (1) Barang siapa menyiarkan. kebencian atau penghinaan terhadap Pemerintah Indonesia.

seperti yang dimaksudkan dalam pasal 158. Pasal 158 Barang siapa menyelenggarakan pemilihan anggota untuk suatu lembaga kenegaraan asing di Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. Pasal 156a Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan : a. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau pidana denda paling banyak tujuh ribu lima ratus rupiah. atau menyiapkan ataupun memudahkan pemilihan itu. yang isinya mengandung pernyataan perasaan permusuhan. mempertunjukkan atau menempelkan tulisan atau lukisan di muka umum. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut padu waktu menjalankan pencariannya dan pada saat. baik yang diadakan di Indonesia maupun di luar negeri. b. kebangsaan atau kedudukan menurut hukum tata negara. Pasal 159 Barang siapa turut serta dalam pemilihan umum. kebencian atau penghinaan di antara atau terhadap golongangolongan rakyat Indonesia. dengan maksud supaya isinya diketahui atau lebih diketahui oleh umum. Pasal 160 Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya (2) . dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apa pun juga. agama. tempat. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat rupiah lima ratus rupiah. atau Pasal 157 (1) Barang siapa menyiarkan. penyalahgunaan penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. keturunan. negeri asal. yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa.pasal berikutnya berarti tiap-tiap bagian dari rakyat Indonesia yang berbeda dengan suatu atau beberapa bagian lainnya karena ras. baik yang diadakan di Indonesia maupun di luar negeri. itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. asal. yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. yang pada pokoknya bersifat permusuhan.

Pasal 161 (1) Barang siapa menyiarkan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. kesempatan atau sarana guna melakukan tindak pidana dengan maksud supaya penawaran itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. butir 34. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan yang berisi penawaran untuk memberi keterangan.melakukan perbuatan pidana. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 162 Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menawarkan untuk memberi keterangan. kesempatan atau sarana guna melakukan tindak pidana. pasal 8. melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut pada waktu menjalankan pencariannya dan pada saat itu belum lewat lima tahun sejak pemidanaannya menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. menentang penguasa umum dengan kekerasan. Pasal 163 (1) Barang siapa menyiarkan. atau menentang sesuatu hal lain seperti tersebut dalam pasal di atas. dengan maksud supaya isi yang menghasut diketahui atau lebih diketahui oleh umum. yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. 1 Tahun 1946. Pasal 161 bis Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No. Pasal 163 bis (1) Barang siapa dengan menggunakan salah satu sarana tersebut dalam pasal (2) (2) . mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan yang menghasut supaya melakukan perbuatan pidana. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

sepanjang kejahatan itu membahayakan nyawa orang atau untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasalpasal 224. tetapi dengan pengertian bahwa sekali-kali tidak dapat dijatuhkan pidana yang lebih berat daripada yang dapat dijatuhkan karena percobaan kejahatan atau apabila percobaan itu tidak dapat dipidana karena kejahatan itu sendiri.129 dan 131 atau niat untuk lari dari tentara dalam masa perang. jika tidak mengakibatkan kejahatan atau percobaan kejahatan disebabkan karena kehendaknya sendiri. 187 atau 187 bis. Pasal 164 Barang siapa mengetahui ada sesuatu permufakatan untuk melakukan kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104. dipidana jika kejahatan itu jadi dilakukan. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. dan dengan sengaja tidak segera memberitahukan tentang hal itu kepada pejabat kehakiman atau kepolisian atau kepada orang yang terancam oleh kejahatan itu. 124. 113. 115.pihak tersebut dalam ayat 1. 107. dan dengan sengaja tidak segera memberitahukan hal itu kepada pejabat kehakiman atau kepolisian atau kepada orang yang terancam oleh kejahatan itu. 107. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. 106. Pasal 165 (1) Barang siapa mengetahui ada niat untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104. dan kejahatan itu atau percobaan untuk itu dapat dipidana tidak terjadi.113. dipidana jika kejahatan itu jadi dilakukan. 110 . untuk menculik atau memerkosa atau mengetahui adanya niat untuk melakukan kejahatan tersebut dalam bab 8 dalam kitab undang-undang ini. dan 108. Pasal 166 Ketentuan dalam pasal 164 dan 165 tidak berlaku bagi orang yang dengan memberitahukan itu mungkin mendatangkan bahaya penuntutan pidana bagi diri (2) . sedang masih ada waktu untuk mencegah kejahatan itu. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dan 115 . untuk desersi. 250 atau salah satu kejahatan berdasarkan pasal-pasal 264 dan 275 sepanjang mengenai surat kredit yang diperuntukkan bagi peredaran. 228. dengan sengaja tidak memberitahukannya kepada pihak. 106. dan 108. untuk membunuh dengan rencana. sedang masih ada waktu untuk mencegah kejahatan itu.55 ke-2 berusaha menggerakkan orang lain supaya melakukan kejahatan. Pidana tersebut diterapkan terhadap orang yang mengetahui bahwa sesuatu kejahatan berdasarkan ayat 1 telah dilakukan. (2) Aturan tersebut tidak berlaku. dan telah membahayakan nyawa orang pada saat akibat masih dapat dicegah.

dengan menggunakan anak kunci palsu. dengan menggunakan anak kunci palsu. dianggap memaksa masuk. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. diancam dengan pidana penjara paling lema sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. perintah palsu. diancam dengan pidana penjara menjadi paling lama satu tahun empat bulan. atau pakaian jabatan palsu. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. atau barang siapa tidak setahu yang berhak lebih dahulu serta bukan karena kekhilafan masuk dan kedapatan di situ pada waktu malam. (2) (3) (4) (2) (3) (4) . jika yang melakukan kejahatan dua orang atau lebih dengan bersekutu. Pidana tersebut dalam ayat 1 dan 3 dapat ditambah sepertiga jika yang melakukan kejahatan dua orang atau lebih dengan bersekutu. dan atas permintaan yang berhak atau suruhannya tidak pergi dengan segera. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 167 (1) Barang siapa memaksa masuk ke dalam rumah. berhubung dengan jabatan atau pencariannya. ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai orang lain dengan melawan hukum atau berada di situ dengan melawan hukum. Barang siapa masuk dengan merusak atau memanjat.sendiri. atau bagi orang lain yang jika dituntut. dianggap memaksa masuk. atau barang siapa tidak setahu pejabat yang berwenang lebih dahulu serta bukan karena kekhilafan masuk dan kedapatan di situ pada waktu malam. dimungkinkan pembebasan menjadi saksi terhadap orang tersebut. Barang siapa masuk dengan merusak atau memanjat. Pasal 168 (1) Barang siapa memaksa masuk ke dalam ruangan untuk dinas umum. atau berada di situ dengan melawan hukum. Jika ia mengeluarkan ancaman atau menggunakan sarana yang dapat menakutkan orang. atau turut serta dalam perkumpulan lainnya yang dilarang oleh aturan-aturan umum. bagi suami atau bekas suaminya. bagi seorang keluarganya sedarah atau semenda dalam garis lurus atau garis menyimpang derajat kedua atau ketiga. Pasal 169 (1) Turut serta dalam perkumpulan yang bertujuan melakukan kejahatan. dan atas permintaan pejabat yang berwenang tidak pergi dengan segera. Pidana tersebut dalam ayat 1 dan 3 dapat ditambah sepertiga. Jika mengeluarkan ancaman atau menggunakan sarana yang dapat menakutkan orang.

atau tanda-tanda bahaya palsu. umum yang diizinkan. 1 Tahun 1946. pasal 8. Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang. Pasal 173 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan merintangi rapat. jika ia dengan sengaja menghancurkan barang atau jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka. Pasal 172 Barang siapa dengan sengaja mengganggu ketenangan dengan mengeluarkan teriakan-teriakan. jika kekerasan mengakibatkan maut. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.luka. Pasal 175 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan merintangi pertemuan keagamaan yang bersifat umum dan diizinkan. Terhadap pendiri atau pengurus. Pasal 171 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang no. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. Pasal 170 (3) (1). diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. (3).(2) Turut serta dalam perkumpulan yang bertujuan melakukan pelanggaran. pidana dapat ditambah sepertiga. Pasal 174 Barang siapa dengan sengaja mengganggu rapat umum yang diizinkan dengan jalan menimbulkan kekacauan atau suara gaduh. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. atau upacara keagamaan yang . butir 37. jika kekerasan mengakibatkan luka berat. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. 3. (2). Yang bersalah diancam : 1. Pasal 89 tidak diterapkan. 2.

diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.diizinkan. atau upacara penguburan jenazah. Pasal 176 .

Pasal 178 Barang siapa dengan sengaja merintangi atau menghalang-halangi jalan masuk atau pengangkutan mayat ke kuburan yang diizinkan. dengan menimbulkan kekacauan atau suara gaduh. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. membawa lari atau menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian atau kelahirannya. Pasal 179 Barang siapa dengan sengaja menodai kuburan atau dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan atau merusak tanda peringatan di tempat kuburan. Pasal 177 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. BAB VI PERKELAHIAN TANDING Pasal 182 . barang siapa menertawakan seorang petugas agama dalam menjalankan tugas yang diizinkan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 181 Barang siapa mengubur. Pasal 180 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menggali atau mengambil jenazah atau memindahkan atau mengangkut jenazah yang sudah digali atau diambil. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. barang siapa menghina benda-benda untuk keperluan ibadat di tempat atau pada waktu ibadat dilakukan. 2. menyembunyikan. atau upacara keagamaan yang diizinkan atau upacara penguburan jenazah. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. umum dan diizinkan.Barang siapa dengan sengaja mengganggu pertemuan keagamaan yang bersifat.

bilamana hal itu mengakibatkan perkelahian tanding. (2) . barang siapa dengan sengaja meneruskan tantangan.Dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. diancam : (1) barang siapa menantang seorang untuk perkelahian tanding atau menyuruh orang menerima tantangan. bilamana hal itu mengakibatkan perkelahian tanding.

Para saksi dan dokter yang menghadiri perkelahian tanding. (5) 2. atau membiarkan dilakukan penyimpangan daripada syarat-syarat. dengan pidana penjara paling lama empat tahun.Pasal 183 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling tinggi tiga ratus rupiah. Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. jika pelaku dengan sengaja dan merugikan pihak lawan. Barang siapa yang merampas nyawa lawannya. barang siapa di muka umum atau di hadapan pihak ketiga mencerca atau mengejek seseorang oleh karena yang bersangkutan tidak mau menentang atau menolak tantangan untuk perkelahian tanding. Pasal 185 Barang siapa dalam perkelahian tanding merampas nyawa pihak lawan atau melukai tubuhnya. barang siapa melukai berat tubuh lawannya. pembunuhan atau penganiayaan : 1. 2. atau jika perkelahian tanding itu dilakukan dengan perjanjian hidup atau mati. Percobaan perkelahian tanding tidak dipidana. bersalah melakukan perbuatan penipuan atau yang menyimpang dari persyaratan. . maka diterapkan ketentuan-ketentuan mengenai pembunuhan berencana. jika persyaratan tidak diatur terlebih dahulu. jika persyaratan tidak diatur terlebih dahulu. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. jika perkelahian tanding tidak dilakukan di hadapan saksi kedua belah pihak. Pasal 184 (1) (2) (3) (4) Seseorang diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. bersalah melakukan perbuatan penipuan atau membiarkan para pihak melakukan perbuatan penipuan. (2). 3. Pasal 186 (1). tidak dipidana. Para saksi diancam : 1. jika ia dalam perkelahian tanding itu tidak melukai tubuh pihak lawannya. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun dan empat bulan. dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. atau jika para saksi menghasut para pihak untuk perkelahian tanding. jika para saksi dengan sengaja dan merugikan salah satu atau kedua belah pihak. barang siapa melukai tubuh lawannya.

ketentuan-ketentuan mengenai pembunuhan berencana. .3. jika ia dengan sengaja dan merugikan pihak itu bersalah melakukan perbuatan penipuan atau membiarkan penyimpangan dari persyaratan yang merugikan yang dikalahkan atau dilukai. pembunuhan atau penganiayaan diterapkan terhadap saksi dalam perkelahian tanding. di mana satu pihak dirampas nyawanya atau menderita karena dilukai tubuhnya.

menerima. atau kalau ada kesempatan akan diperuntukkan. atau jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. Pasal 187 bis (1) Barang siapa membuat. jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. 2.N. jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya umum bagi barang. seperti tersebut di atas. mengangkut atau memasukkan ke Indonesia bahan-bahan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. dengan sengaja dan BAGI (2) . berusaha memperoleh. menyembunyikan. jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya bagi nyawa orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. ledakan atau banjir. untuk melakukan salah satu kejahatan tersebut dalam pasal 187 dan 187 bis. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. Pasal 189 Barang siapa pada waktu ada atau akan ada kebakaran. dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. Pasal 188 ( L. untuk menimbulkan ledakan yang membahayakan nyawa orang atau menimbulkan bahaya umum bagi barang.BAB VII KEJAHATAN YANG MEMBAHAYAKAN KEAMANAN UMUM ORANG ATAU BARANG Pasal 187 Barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran.1) Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran. Pasal 187 ter Permufakatan jahat. mempunyai persediaan. ledakan atau banjir. 3. 1960 . diancam : 1.benda atau perkakas-perkakas yang diketahui atau selayaknya harus diduga bahwa diperuntukkan. benda. jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. Tidak mampunya bahan-bahan. tidak menghapuskan pengenaan pidana. benda-benda atau perkakas-perkakas untuk menimbulkan ledakan. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. merusak atau membikin tak dapat dipakai bangunan listrik. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. membikin tak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk menahan atau menyalurkan diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun jika karena perbuatan itu timbul bahaya banjir. Pasal 191 bis Barang siapa dengan sengaja menghancurkan.bangunan pengairan. diancam : 1. dengan sengaja dan melawan hukum menyembunyikan atau membikin tak dapat dipakai bahan-bahan untuk tanggul atau perkakas. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. jika karena perbuatan itu timbul rintangan atau kesukaran dalam penyerahan tenaga listrik untuk kepentingan umum. atau usaha untuk menyelamatkan atau membetulkan bangunan itu gagal atau menjadi sukar. ribu lima ratus rupiah.melawan hukum menyembunyikan atau membikin tak dapat dipakai perkakasperkakas atau alat-alat pemadam api atau dengan cara apa pun merintangi atau menghalang-halangi pekerjaan memadamkan api. Pasal 191 ter Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan suatu bangunan listrik hancur. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. atau menyebabkan jalan atau bekerjanya bangunan itu terganggu. 3. Pasal 190 Barang siapa pada waktu ada. atau merintangi usaha untuk mencegah atau menahan banjir. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. atau menggagalkan atau mempersukar usaha untuk menyelamatkan atau membetulkan bangunan itu. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan 2.perkakas atau menggagalkan usaha untuk membetulkan tanggul-tanggul atau bangunan. 4. rusak atau tak dapat dipakai atau menyebabkan jalannya atau bekerjanya bangunan itu terganggu. Pasal 191 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. . dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat. atau akan ada banjir. diancam : 1. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

jika mengakibatkan orang mati. atau merintangi jalan umum darat atau air. atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan itu. Pasal 192 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. jika membahayakan nyawa orang lain. 2. diancam : 3.paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. . membikin tak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk lalu lintas umum. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. jika menimbulkan rintangan atau kesukaran dalam memberikan tenaga listrik untuk kepentingan umum atau menimbulkan bahaya umum bagi barang.

Pasal 195 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menimbulkan bahaya bagi lalu lintas umum yang digerakkan oleh tenaga uap atau kekuatan mesin lain di jalan kereta api atau trem. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas dan mengakibatkan orang mati. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. yang bersalah diancam pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. atau menyebabkan jalan umum darat atau air dirintangi. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. Pasal 193 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan bangunan untuk lalu lintas umum dihancurkan. 2. diancam : 1. atau menggagalkan bekerjanya atau memasang tanda yang keliru. diancam : 1. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. tidak dapat dipakai atau merusak. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas. yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. 2. Pasal 196 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas.1. merusak. mengambil atau memindahkan tanda untuk keamanan pelayaran. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan itu digagalkan. jika karena (2) (2) . Pasal 194 (1) Barang siapa dengan sengaja menimbulkan bahaya bagi lalu lintas umum yang digerakkan oleh tenaga uap atau berkekuatan mesin lain di jalan kereta api atau trem. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. 2. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran dan mengakibatkan tenggelam atau terdamparnya kapal. . 3. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan pelayaran dan mengakibatkan orang mati.

tidak dapat dipakai atau dirusak. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun.Pasal 197 Barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan tanda untuk keamanan dihancurkan. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. Pasal 200 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan atau merusak gedung atau bangunan diancam : 1. ribu lima ratus rupiah. 2. dirusak. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. jika karena perbuatan itu mengakibatkan tenggelam atau terdamparnya kapal. jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. diambil atau dipindahkan. 2. atau menyebabkan dipasang anda yang keliru. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi orang lain. . Pasal 198 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menenggelamkan atau mendamparkan. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat. menghancurkan. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. 3. dihancurkan. membikin tidak dapat dipakai atau merusak kapal. diancam : 1. Pasal 199 Barang siapa karena kesalahan (kealpaannya) menyebabkan kapal tenggelam atau terdampar. jika karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati. 2. diancam : 1. jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang. diancam : 1. jika karena perbuatan itu pelayaran tidak aman. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Pasal 201 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan gedung atau bangunan dihancurkan atau dirusak. 3.2. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. diancam : .

pompa. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. 2. Pasal 205 3. menyerahkan atau membagi-bagikan barang yang diketahuinya membahayakan nyawa atau kesehatan orang. yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. menawarkan. atau bersama-sama dengan orang lain. padahal diketahuinya bahwa karena perbuatan itu air lalu berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. sehingga karena perbuatan itu air lalu berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang. jika perbuatan itu menimbulkan bahaya bagi nyawa orang. Pasal 204 (1) Barang siapa menjual. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. sumber atau ke dalam perlengkapan air minum untuk umum atau untuk dipakai oleh. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. jika perbuatan itu menimbulkan bahaya umum bagi barang. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. Pasal 202 (1) Barang siapa memasukkan barang sesuatu ke dalam sumur.1. (2) (2) (2) . dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati. padahal sifat berbahaya itu tidak diberitahukan. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. sumber atau ke dalam perlengkapan air minum untuk umum atau untuk dipakai oleh atau bersama-sama dengan orang lain. Pasal 203 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan bahwa barang sesuatu dimasukkan ke dalam sumur. pompa.

(1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan barangbarang yang berbahaya bagi nyawa atau kesehatan orang. . diserahkan atau dibagi-bagikan tanpa diketahui sifat berbahayanya oleh yang membeli atau yang memperoleh. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dijual.

Barang-barang itu dapat disita. Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 204 dan 205. yang bersalah dapat dilarang menjalankan pencariannya ketika melakukan kejahatan tersebut. barang siapa memberi sesuatu kepada seorang pejabat karena atau berhubung dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban. . (2) 2. maka yang bersangkutan dapat dilarang menjalankan pencarian tersebut. barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang pejabat dengan maksud menggerakkannya untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. Pasal 208 (1) Barang siapa menyiarkan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam pencariannya dan ketika itu belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. hakim dapat memerintahkan supaya putusan diumumkan BAB VIII KEJAHATAN TERHADAP PENGUASA UMUM Pasal 207 (2) Barang siapa dengan sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia. Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. Pasal 209 (1). Pasal 206 (3) (1) Dalam hal pemidanaan karena salah satu kejahatan berdasarkan bab ini. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum suatu tulisan atau lukisan yang memuat penghinaan terhadap penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia dengan maksud supaya isi yang menghina itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum.(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati.

1. Pasal 210 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : .4 dapat dijatuhkan. Pencabutan hak tersebut dalam pasal 35 No.dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya.

pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. diancam karena melawan pejabat. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 . dengan maksud untuk mempengaruhi nasihat atau pendapat yang akan diberikan berhubung dengan perkara yang diserahkan kepada pengadilan untuk diadili. atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya. jika mengakibatkan luka. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang hakim dengan maksud untuk mempengaruhi putusan tentang perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili. 3. 2. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun jika mengakibatkan orang mati. maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Pasal 212 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah. dengan pidana penjara paling lama lima tahun. 2. barang siapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seorang yang menurut ketentuan undang-undang ditentukan menjadi penasihat atau adviseur untuk menghadiri sidang atau pengadilan.4 dapat dijatuhkan. (2) Jika pemberian atau janji dilakukan dengan maksud supaya dalam perkara pidana dijatuhkan pemidanaan. Yang bersalah dikenakan : 1. jika kejahatan atau perbuatan lainnya ketika itu mengakibatkan luka-luka. jika (2) .1. Pasal 213 Paksaan dan perlawanan berdasarkan pasal 211 dan 212 diancam : 1. Pasal 211 (3) Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang pejabat untuk melakukan perbuatan jabatan atau untuk tidak melakukan perbuatan jabatan yang sah. dengan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. Pasal 214 (1) Paksaan dan perlawanan berdasarkan pasal 211 dan 212 jika dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu.luka berat.

demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana. Jika pada waktu melakukan kejahatan belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Pasal 215 Disamakan dengan pejabat dalam pasal 211 .214 : 1. jika mengakibatkan luka berat.kejahatan atau perbuatan lainnya ketika itu mengakibatkan lukaluka. pengurus dan para pegawai yang disumpah serta pekerja-pekerja pada jawatan kereta api dan trem untuk lalu lintas umum. 2.undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut. jika mengakibatkan orang mati. pidana penjara paling lama lima belas tahun. orang yang menurut ketentuan undang-undang terus-menerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan sesuatu jabatan umum. 2. pidana penjara paling lama dua belas tahun. di mana pengangkutan dijalankan dengan tenaga uap atau mesin lainnya. (2) (3) . diancam dengan pidana penjara paling lama tiga minggu atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. maka pidananya dapat ditambah sepertiga. demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah. menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang. atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya. dan tidak pergi sesudah diperintah oleh atau atas nama penguasa yang berwenang. 3. setiap orang yang menurut ketentuan undang-undang terus-menerus atau untuk sementara waktu diserahi tugas menjalankan jabatan umum. Pasal 217 Barang siapa menimbulkan kegaduhan dalam sidang pengadilan atau di tempat di mana seorang pejabat sedang menjalankan tugasnya yang sah di muka umum. Pasal 216 (1) Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu. Pasal 218 Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang. Disamakan dengan penjahat tersebut di atas.

padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 219 Barang siapa secara melawan hukum merobek. Pasal 220 Barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana. ketentuan undang-undang.diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. dengan maksud untuk mencegah atau menyukarkan orang mengetahui isi maklumat itu. . membikin tak dapat dibaca atau merusak maklumat yang diumumkan atas nama penguasa yang berwenang atau menurut. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

. atau terhadap suami/istrinya atau bekas suami/istrinya. diancam: 1. menyembunyikan benda-benda terhadap mana atau dengan mana kejahatan dilakukan atau bekas-bekas kejahatan lainnya. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. atau barang siapa memberi pertolongan kepadanya untuk menghindari penyidikan atau penahanan oleh penjahat kehakiman atau kepolisian. dalam perkara lain. Pasal 223 Barang siapa dengan sengaja melepaskan atau memberi pertolongan ketika meloloskan diri kepada orang yang ditahan atas perintah penguasa umum. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 224 Barang siapa dipanggil sebagai saksi. dalam perkara pidana. barang siapa setelah dilakukan suatu kejahatan dan dengan maksud untuk menutupinya. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. barang siapa dengan sengaja menyembunyikan orang yang melakukan kejahatan atau yang dituntut karena kejahatan. Pasal 222 Barang siapa dengan sengaja mencegah.atau oleh orang lain yang menurut ketentuan undang-undang terus menerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan jabatan kepolisian. yang menurut ketentuan undang-undang terusmenerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan jabatan kepolisian. atas putusan atau ketetapan hakim. menghalang-halangi atau menggagalkan pemeriksaan mayat forensik. atau untuk menghalang-halangi atau mempersukar penyidikan atau penuntutannya. dengan pidana penjara paling lama enam bulan. 2. ahli atau juru bahasa menurut undangundang dengan sengaja tidak memenuhi kewajiban berdasarkan undangundang yang harus dipenuhinya. menghilangkan. 2.Pasal 221 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. (2) Aturan di atas tidak berlaku bagi orang yang melakukan perbuatan tersebut dengan maksud untuk menghindarkan atau menghalaukan bahaya penuntutan terhadap seorang keluarga sedarah atau semenda garis lurus atau dalam garis menyimpang derajat kedua atau ketiga. menghancurkan. atau menariknya dari pemeriksaan yang dilakukan oleh pejabat kehakiman atau kepolisian maupun oleh orang lain.

dalam perkara pidana.Pasal 225 Barang siapa dengan sengaja tidak memenuhi perintah undang-undang untuk menyerahkan surat-surat yang dianggap palsu atau dipalsukan. atau yang harus dipakai untuk dibandingkan dengan surat lain yang dianggap palsu atau dipalsukan atau yang kebenarannya disangkal atau tidak diakui. diancam : 1. dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. .

dalam perkara lain. dan dipanggil berdasarkan ketentuan undang-undang untuk memberi keterangan. menyembunyikannya. merusak atau membikin tak dapat dipakai barang yang disita berdasarkan ketentuan undang-undang. Pasal 226 Barang siapa dinyatakan pailit atau dalam keadaan tak mampu atau sebagai suami/istri orang yang pailit dalam perkawinan dengan persatuan harta kekayaan atau sebagai pengurus atau komisaris suatu perseroan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. padahal ia mengetahui bahwa dengan putusan hakim hak tadi telah dicabut. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. atau dengan mengetahui bahwa barang ditarik dari situ. dengan pidana penjara paling lama enam bulan. diancam barang siapa dengan sengaja menghancurkan. Pasal 228 Barang siapa dengan sengaja memakai tanda kepangkatan atau melakukan perbuatan yang termasuk jabatan yang tidak dijabatnya atau yang ia sementara dihentikan daripadanya. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. Pasal 229 Barang siapa dengan sengaja memakai tanda kebesaran yang berhubungan dengan pangkat atau gelar yang tidak dimilikinya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau enggan memberi keterangan yang diminta ataupun dengan sengaja memberi keterangan yang keliru. Dengan pidana yang sama.1 Tahun 1946 pasal 8. (2) . Pasal 227 Barang siapa melaksanakan suatu hak. perkumpulan atau yayasan yang dinyatakan pailit. dengan sengaja tidak hadir tanpa alasan yang sah. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. butir 41. Pasal 230 Pasal ini ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.2. Pasal 231 (1) Barang siapa dengan sengaja menarik suatu barang yang disita berdasarkan ketentuan undang-undang atau yang dititipkan atas perintah hakim.

(4) . diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Jika salah satu perbuatan dilakukan karena kealpaan penyimpan barang.(3) Penyimpan barang yang dengan sengaja melakukan atau membiarkan dilakukan salah satu kejahatan itu. atau sebagai pembantu menolong perbuatan itu. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah.

Pasal 232 (1) Barang siapa dengan sengaja memutus, membuang atau merusak penyegelan suatu benda oleh atau atas nama penguasa umum yang berwenang, atau dengan cara lain menggagalkan penutupan dengan segel, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Penyimpan barang yang dengan sengaja melakukan atau membiarkan perbuatan tersebut, atau sebagai pembantu menolong perbuatan itu, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jika perbuatan dilakukan karena kealpaan penyimpan barang, diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak seribu delapan ratus rupiah. Pasal 233 Barang siapa dengan sengaja menghancurkan, merusak, membikin tak dapat dipakai, menghilangkan barang-barang yang digunakan untuk meyakinkan atau membuktikan sesuatu di muka penguasa yang berwenang, akta-akta, surat-surat atau daftar-daftar yang atas perintah penguasa umum, terus-menerus atau untuk sementara waktu disimpan, atau diserahkan kepada seorang pejabat, ataupun kepada orang lain untuk kepentingan umum, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 234 Barang siapa dengan sengaja menarik dari alamatnya, membuka, atau merusak surat- surat atau barang-barang lain yang diserahkan ke kantor pos atau kantor telegram, atau yang telah dimasukkan dalam kotak pos atau dipercayakan kepada seorang pembawa surat, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 235 Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 231 - 234, masuk ke tempat kejahatan dengan membongkar, merusak atau memanjat, dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu, pidananya boleh ditambah menjadi lipat dua. Pasal 236 Barang siapa pada waktu damai dengan memakai salah satu cara berdasarkan pasal 55 No. 2 sengaja menganjurkan seorang anggota tentara dalam dinas negara supaya melarikan diri, atau mempermudahnya menurut salah satu cara berdasarkan pasal 56, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan.

(2)

(3)

Pasal 237 Barang siapa pada waktu damai dengan memakai salah satu cara berdasarkan pasal 55 No. 2 sengaja menganjurkan supaya ada huru-hara atau pemberontakan di kalangan anggota Angkatan Bersenjata dalam dinas Negara atau mempermudahnya menurut sesuatu cara yang berdasarkan pasal 56, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 238 Barang siapa tanpa persetujuan Presiden mengajak masuk seorang menjadi tentara negara asing, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 239 Barang siapa tanpa persetujuan Presiden mengajak seorang warga negara Indonesia bekerja di luar Indonesia atau untuk mempertunjukkan di luar Indonesia cara sewajarnya kehidupan rakyat Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 240 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan : 1. barang siapa dengan sengaja membikin atau menyuruh membikin dirinya tak mampu untuk memenuhi kewajiban berdasarkan pasal 30 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. barang siapa atas permintaan orang lain, dengan sengaja membikin orang itu tak mampu memenuhi kewajiban tersebut.

2. (2)

Jika perbuatan terakhir mengakibatkan kematian. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 241

Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. 2. ditiadakan berdasarkan L.N. 1955 - 28; barang siapa dalam pengangkut ternak yang diwajibkan memakai pas pengantar, pada waktu mengangkut dengan sengaja memakai pas yang diberikan untuk ternak lain, seolah-olah diberikan untuk yang diangkut.

BAB IX SUMPAH PALSU DAN KETERANGAN PALSU Pasal 242

(1)

Barang siapa dalam keadaan di mana undang-undang menentukan supaya memberi keterangan di atas sumpah atau mengadakan akibat hukum kepada keterangan yang demikian, dengan sengaja memberi keterangan palsu di atas sumpah, baik dengan lisan atau tulisan, secara pribadi maupun oleh kuasanya yang khusus ditunjuk untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Jika keterangan palsu di atas sumpah diberikan dalam perkara pidana dan merugikan terdakwa atau tersangka, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Disamakan dengan sumpah adalah janji atau penguatan diharuskan menurut aturan- aturan umum atau yang menjadi pengganti sumpah. Pidana pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 - 4 dapat dijatuhkan.

(2)

(3) (4)

padahal ditiru atau dipalsu olehnya sendiri. atau waktu diterima diketahuinya bahwa tidak asli atau dipalsu. dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan sebagai uang asli dan tidak dipalsu. 1931 No. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. ataupun barang siapa menyimpan atau memasukkan ke Indonesia mata uang dan uang kertas yang demikian. 593. 1938 No. ataupun barang siapa menyimpan atau memasukkan ke Indonesia uang yang demikian itu dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkannya sebagai uang yang tidak rusak. dipalsu atau dirusak atau uang kertas Negara atau Bank yang palsu atau dipalsu. BAB X PEMALSUAN MATA UANG DAN UANG KERTAS Pasal 244 Barang siapa meniru atau memalsu mata uang atau kertas yang dikeluarkan oleh Negara atau Bank. Pasal 248 Ditiadakan berdasarkan Stbl. 240. . diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 246 Barang siapa mengurangi nilai mata uang dengan maksud untuk mengeluarkan atau menyuruh mengedarkan uang yang dikurangi nilainya itu. dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan mata uang atau uang kertas itu sebagai asli dan tidak dipalsu. diancam karena merusak uang dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 249 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang yang tidak asli.Pasal 243 Ditiadakan berdasarkan Stbl. diancam. Pasal 245 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh Negara atau Bank sebagai mata uang atau uang kertas asli dan tidak dipalsu. Pasal 247 Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang yang dikurangi nilai olehnya sendiri atau yang merusaknya waktu diterima diketahui sebagai uang yang tidak rusak.

benda yang mengurangi negara atau atau pidana BAB XI PEMALSUAN METERAI DAN MEREK Pasal 253 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1.4 dapat dicabut. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau untuk meniru atau memalsu uang kertas bank. Pasal 250 bis Pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam bab ini : maka mata uang palsu. atau jika diperlukan tanda tangan untuk sahnya meterai itu. barang siapa meniru atau memalsu tanda tangan. memalsu atau nilai mata uang. menyimpan atau memasukkan ke Indonesia keping-keping atau lembar-lembaran perak. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai meterai itu sebagai meterai yang asli dan tidak dipalsu atau yang sah. Pasal 252 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 244 247.kecuali berdasarkan pasal 245 dan 247. juga apabila barang-barang itu bukan kepunyaan terpidana. Pasal 251 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak sepuluh ribu rupiah. sepanjang dipakai untuk atau menjadi obyek dalam melakukan kejahatan. dirampas. barang siapa meniru atau memalsu meterai yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia. baik yang ada maupun yang tidak ada capnya atau dikerjakan sedikit. memalsu atau mengurangi nilai mata uang atau uang kertas. Pasal 250 Barang siapa membuat atau mempunyai persediaan bahan atau diketahuinya bahwa itu digunakan untuk meniru. mungkin dianggap sebagai mata uang. 1 . maka hak-hak sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 No. padahal tidak nyatanyata akan digunakan sebagai perhiasan atau tanda peringatan. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. . dipalsu atau dirusak. uang kertas Negara atau Bank yang palsu atau dipalsukan. bahan-bahan atau benda-benda yang menilik sifatnya digunakan untuk meniru. barang siapa dengan sengaja dan tanpa izin Pemerintah.

3. barang siapa memberi. . 2. Pasal 255 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1. menambah atau memindah merek Negara yang asli atau tanda keahlian menurut undang-undang yang asli pada barang emas atau perak yang lain daripada yang semula dibubuhi merek atau tanda itu. barang siapa membubuhi barang-barang emas atau perak dengan merek Negara yang dipalsukan. barang siapa dengan maksud yang sama membubuhi barang-barang tersebut dengan merek atau tanda. barang siapa membubuhi merek lain daripada yang tersebut dalam pasal 254 dan 255. yang menurut ketentuan undang-undang harus atau boleh dibubuhi pada barang atau bungkusnya secara palsu pada barang atau bungkus tersebut. Pasal 256 Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun : 1. menambah atau memindahkan tera Indonesia yang asli kepada barang yang lain daripada yang semula dibubuhi tanda itu. dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum.2. Pasal 254 Diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun : 1. atau dengan tanda keahlian menurut undangundang yang dipalsukan atau memalsu merek atau tanda yang asli dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai seolah-olah merek atau tanda itu asli dan tidak dipalsu. barang siapa membubuhi barang yang wajib ditera atau yang atas permintaan yang berkepentingan diizinkan untuk ditera atau ditera lagi dengan tanda tera Indonesia yang palsu. 2. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tanda teranya asli dan tidak dipalsu. membikin meterai tersebut dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum. atau barang siapa memalsu tanda tera yang asli. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tanda tersebut dari semula diadakan pada barang itu. 3. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah merek atau tanda dari semula sudah dibubuhkan pada barang itu. barang siapa dengan maksud yang sama. barang siapa memberi. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah mereknya asli dan tidak dipalsu. barang siapa dengan maksud yang sama membubuhi merek pada barang tersebut dengan menggunakan cap yang asli secara melawan hukum. barang siapa yang dengan maksud yang sama membubuhi merek pada 2.

menurut perbedaan yang ditentukan dalam pasal-pasal itu. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai . barang siapa memakai merek yang asli untuk barang atau bungkusnya. anak timbangan atau timbangan sesudah dibubuhi tanda tera. Pasal 257 Barang siapa dengan sengaja memakai. dipalsu atau dibikin secara melawan hukum. ataupun benda-benda di mana merek itu dibubuhkannya secara melawan hukum seolah-olah meterai. ataupun tidak dibubuhkan secara melawan hukum pada benda-benda itu. tanda atau merek itu asli.barang atau bungkusnya dengan memakai cap yang asli secara melawan hukum. menyerahkan. tidak dipalsu dan tidak dibikin secara melawan hukum. menjual. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah merek tersebut ditentukan untuk barang itu.256. Pasal 258 (1) Barang siapa memalsu ukuran atau takaran. meterai. tanda atau merek yang tidak asli. atau memasukkan ke Indonesia. diancam dengan pidana penjara sama dengan yang ditentukan dalam pasal 253 . mempunyai persediaan untuk dijual. 3. padahal merek itu bukan untuk barang atau bungkusnya itu. menawarkan.

ciri atau tanda saat dipakainya.barang itu seolah-olah asli dan tidak dipalsu. menawarkan. dengan maksud yang sama menghilangkan tanda tangan. 256. Pasal 260 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. ciri atau tanda saat dipakainya dihilangkan. mempunyai persediaan untuk dijual atau memasukkan ke Indonesia meterai yang capnya. seolaholah barang itu asli dan tidak dipalsu. menyerahkan. dan 260 berlaku juga menurut perbedaan yang ditentukan dalam pasal-pasal itu. tanda tangannya. menghilangkan cap yang gunanya untuk tidak memungkinkan dipakainya lagi. Pasal 260 bis (1) Ketentuan dalam pasal 253. barang siapa pada meterai Pemerintah Indonesia yang telah dipakai. anak timbangan atau timbangan yang dipalsu. seolah-olah meterai itu belum dipakai. (2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai. Jika kejahatan dilakukan terhadap meterai atau merek yang dipakai oleh jawatan pos negara asing. maksimum pidana pokok yang ditentukan bagi kejahatan itu dikurangi sepertiga. menyerahkan atau mempunyai persediaan untuk dijual suatu benda yang dihilangkan tanda apkirnya seolah-olah benda itu tidak diapkir. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. menawarkan. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai. menjual. menjual. seolah-olah meterai belum dipakai. (2) 2. (2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai ukuran atau takaran. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai. yang menurut ketentuan undang-undang harus dibubuhkan di atas atau pada meterai-meterai tersebut. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Pasal 261 (2) (1) Barang siapa menyimpan bahan atau benda yang diketahuinya . jika perbuatan yang diterangkan di situ dilakukan terhadap meterai atau merek yang dipakai oleh Jawatan Pos Indonesia atau suatu negara asing. Pasal 259 (1) Barang siapa menghilangkan tanda apkir pada barang yang ditera dengan maksud hendak memakai atau menyuruh orang lain memakai barang itu seolah-olah tidak diapkir. 257. barang siapa pada meterai Pemerintah Indonesia yang telah dipakai.

(2) Bahan-bahan dan barang-barang itu dirampas. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. berhubung dengan pasal 253.diperuntukkan untuk melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 253 atau dalam pasal 260 bis. .

atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu.4 dapat dicabut. talon. akta-akta otentik. 5. surat hutang atau sertifikat hutang dari sesuatu negara atau bagiannya ataupun dari suatu lembaga umum. diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian. 2. karena pemalsuan surat. jika dilakukan terhadap : 1. tanda bukti dividen atau bunga dari salah satu surat yang diterangkan Dalam 2 dan 3. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat tersebut dalam ayat pertama. perseroan atau maskapai : (2) 4. Pasal 265 . BAB XII PEMALSUAN SURAT Pasal 263 (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak. 1 . 3. jika pemalsuan surat itu dapat menimbulkan kerugian. jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian. surat sero atau hutang atau sertifikat sero atau hutang dari suatu perkumpulan. barang siapa dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati. perikatan atau pembebasan hutang. maka hak-hak sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 No. yang isinya tidak sejati atau yang dipalsukan seolah-olah benar dan tidak dipalsu. (2) surat kredit atau surat dagang yang diperuntukkan untuk diedarkan. dengan pidana penjara paling lama enam tahun.Pasal 262 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 253 260 bis. yayasan. Pasal 264 (1) Pemalsuan surat diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. Diancam dengan pidana yang sama. atau tanda bukti yang dikeluarkan sebagai pengganti surat-surat itu.

Ditiadakan berdasarkan Stbl. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 266 (1) Barang siapa menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh akta itu. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai akta itu seolah-olah keterangannya sesuai dengan kebenaran. No. . 429. diancam. No. 1926. jika pemakaian itu dapat menimbulkan kerugian. 359 jo.

kecakapan. seolah-olah surat itu benar dan tidak dipalsu.(2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat tersebut dalam ayat pertama. dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu supaya diterima dalam pekerjaan atau supaya menimbulkan kemurahan hati dan pertolongan. ataupun barang siapa menyuruh beri surat serupa itu atas nama palsu atau nama kecil yang palsu atau dengan menunjuk pada keadaan palsu. jika pemalsuan surat itu dapat menimbulkan kerugian. kemiskinan. kartu keamanan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dengan maksud untuk menyesatkan penguasa umum atau penanggung. kelemahan atau cacat. Pasal 267 (1) Seorang dokter yang dengan sengaja memberikan surat keterangan palsu tentang ada atau tidaknya penyakit. barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan palsu itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan. dengan . surat perintah jalan atau surat yang diberikan menurut ketentuan undang-undang tentang pemberian izin kepada orang asing untuk masuk dan menetap di Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun Jika keterangan diberikan dengan maksud untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit jiwa atau untuk menahannya di situ. Diancam dengan pidana yang sama. Pasal 270 (2) (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan pas jalan atau surat penggantinya. yang isinya tidak sejati atau yang dipalsukan seolah-olah benar dan tidak dipalsu. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. seolah-olah surat itu sejati dan tidak dipalsukan. Diancam dengan pidana yang sama. Pasal 268 (2) (3) (1) Barang siapa membuat secara palsu atau memalsu surat keterangan dokter tentang ada atau tidak adanya penyakit. kelemahan atau cacat. kecacatan atau keadaan lain. Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat keterangan yang palsu atau yang dipalsukan tersebut dalam ayat pertama. Pasal 269 (2) (1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsu surat keterangan tanda kelakuan baik. barang siapa dengan maksud yang sama memakai surat keterangan yang tidak benar atau yang dipalsu.

maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu seolaholah sejati dan tidak dipalsukan atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. (2) Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat yang tidak benar atau yang dipalsu tersebut dalam ayat pertama, seolah-olah benar dan tidak dipalsu atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran.

Pasal 271 (1) Barang siapa membuat palsu atau memalsukan surat pengantar bagi kerbau atau sapi, atau menyuruh beri surat serupa itu atas nama palsu atau dengan menunjuk pada keadaan palsu, dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat itu seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat yang palsu atau yang dipalsukan tersebut dalam ayat pertama, seolah-olah sejati dan tidak dipalsu atau seolah-olah isinya sesuai dengan kebenaran. Pasal 272 Ditiadakan berdasarkan S. 1926 No. 359 jo. No. 429. Pasal 273 Ditiadakan berdasarkan S. 1926 No. 359 jo. No. 429. Pasal 274 (1) Barang siapa membuat palsu atau memalsukan surat keterangan seorang pejabat selaku penguasa yang sah, tentang hak milik atau hak lainnya atas sesuatu barang, dengan maksud untuk memudahkan penjualan atau penggadaiannya atau untuk menyesatkan pejabat kehakiman atau kepolisian tentang asalnya, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan maksud tersebut, memakai surat keterangan itu seolah-olah sejati dan tidak dipalsukan. Pasal 275 (1) Barang siapa menyimpan bahan atau benda yang diketahuinya bahwa diperuntukkan untuk melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 264 No. 2 - 5, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Bahan-bahan dan benda-benda itu dirampas. Pasal 276 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 263 268, dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 - 4. BAB XIII

(2)

(2)

(2)

KEJAHATAN TERHADAP ASAL-USUL DAN PERKAWINAN Pasal 277 (1) Barang siapa dengan salah satu perbuatan sengaja menggelapkan asal-usul orang, diancam karena penggelapan asal-usul, dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

barang siapa mengadakan perkawinan padahal mengetahui bahwa perkawinan atau perkawinan . 1 . gambaran atau benda yang telah diketahui isinya melanggar . diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. BAB XIV KEJAHATAN TERHADAP KESUSILAAN Pasal 281 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1.4 dapat dinyatakan. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan. apabila kemudian berdasarkan penghalang tersebut. Pasal 282 (1) Barang siapa menyiarkan. Pasal 279 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun : 1. barang siapa mengadakan perkawinan padahal mengetahui bahwa perkawinan atau perkawinan-perkawinan pihak lain menjadi penghalang untuk itu. Pencabutan hak berdasarkan pasal No.perkawinannya yang telah ada menjadi penghalang yang sah untuk itu. padahal diketahuinya bahwa dia bukan ayah dari anak tersebut. barang siapa dengan sengaja dan di depan orang lain yang ada di situ bertentangan dengan kehendaknya. Pasal 280 (3) Barang siapa mengadakan perkawinan. diancam karena melakukan pengakuan anak palsu dengan pidana penjara paling lama tiga tahun.undang Hukum Perdata. 2. Pasal 278 Barang siapa mengakui seorang anak sebagai anaknya menurut peraturan Kitab Undang. perkawinan lalu dinyatakan tidak sah. 2. barang siapa dengan sengaja dan terbuka melanggar kesusilaan. padahal sengaja tidak memberi tahu kepada pihak lain bahwa ada penghalang yang sah.(2) Pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. melanggar kesusilaan. (2) Jika yang melakukan perbuatan berdasarkan ayat 1 butir 1 menyembunyikan kepada pihak lain bahwa perkawinan yang telah ada menjadi penghalang yang sah untuk itu diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. 1 – 5 dapat dinyatakan.

meneruskannya.kesusilaan. ataupun barang siapa secara terang-terangan atau dengan mengedarkan surat tanpa diminta. memasukkannya ke dalam negeri. mengeluarkannya dari negeri. atau memiliki persediaan. membikin tulisan. atau barang siapa dengan maksud untuk disiarkan. gambaran atau benda tersebut. dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. diancam dengan pidana . menawarkannya atau menunjukkannya sebagai bisa diperoleh.

jika ada alasan kuat baginya untuk menduga. memberikan untuk terus maupun untuk sementara waktu. membikin. maupun alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan kepada seorang yang belum dewasa sebagaimana dimaksud dalam ayat pertama. barang siapa menawarkan. jika ada alasan kuat baginya untuk menduga bahwa tulisan. dapat dijatuhkan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah. memasukkan ke dalam negeri. Diancam dengan pidana yang sama. bahwa tulisan. tulisan. meneruskan mengeluarkannya dari negeri. dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. Pasal 283 bis Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan tersebut dalam pasal 282 dan 283 dalam menjalankan pencariannya dan ketika itu belum lampau dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi pasti karena kejahatan semacam itu (3) (2) (3) . benda atau alat itu telah diketahuinya. barang siapa membacakan isi tulisan yang melanggar kesusilaan di muka orang yang belum dewasa sebagaimana dimaksud dalam ayat yang lalu. maupun alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan kepada seorang yang belum dewasa. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan atau alat itu adalah alat untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan. memberikan untuk terus maupun untuk sementara waktu. Pasal 283 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Kalau yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam ayat pertama sebagai pencarian atau kebiasaan. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan. atau memiliki persediaan. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan. diancam. menyerahkan atau memperlihatkan. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan. Diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. atau menunjuk sebagai bisa diperoleh. gambaran. jika isi tadi telah diketahuinya. dan yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa umumnya belum tujuh belas tahun. gambaran atau benda itu melanggar kesusilaan. gambaran atau benda yang melanggar kesusilaan.penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. menawarkan. menyerahkan atau memperlihatkan tulisan. ataupun barang siapa secara terang-terangan atau dengan mengedarkan surat tanpa diminta. jika isi tulisan. (2) Barang siapa menyiarkan. dengan pidana paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. ataupun barang siapa dengan maksud untuk disiarkan. barang siapa menawarkan.

maka dapat di cabut haknya untuk menjalankan pencarian tersebut. Pasal 284 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan : 1. padahal . a.juga. seorang pria yang telah kawin yang melakukan gendak (overspel).

dan 75. Pasal 287 (1) Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan. Pasal 286 Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan. (2) Tidak dilakukan penuntutan melainkan atas pengaduan suami/istri yang tercemar. Pasal 285 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. dalam tenggang waktu tiga bulan diikuti dengan permintaan bercerai atau pisah meja dan ranjang karena alasan itu juga. a. seorang wanita yang telah kawin yang melakukan gendak. (4) Pengaduan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan dalam sidang pengadilan belum dimulai. (5) Jika bagi suami-istri berlaku pasal 27 BW. (3) Terhadap pengaduan ini tidak berlaku pasal 72. padahal diketahuinya bahwa yang turut bersalah telah kawin. Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan. 2. padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umumnya belum lima belas tahun. diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. b.diketahui bahwa1 pasal 27 BW berlaku baginya. padahal diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya. dan bilamana bagi mereka berlaku pasal 27 BW. kecuali jika umur wanita belum sampai dua belas tahun atau jika ada salah satu hal berdasarkan pasal 291 dan pasal 294. (2) . atau kalau umurnya tidak jelas. seorang pria yang turut serta melakukan perbuatan itu. 73. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. b. bahwa belum waktunya untuk dikawini. padahal diketahui bahwa pasal 27 BW berlaku baginya. padahal diketahui olehnya bahwa yang turut bersalah telah kawin dan pasal 27 BW berlaku baginya. pengaduan tidak diindahkan selama Perkawinan belum diputuskan karena perceraian atau sebelum putusan yang menyatakan pisah meja dan tempat tidur menjadi tetap. seorang wanita yang telah kawin yang turut serta melakukan perbuatan itu.

apabila perbuatan mengakibatkan lukaluka diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. .Pasal 288 (1) Barang siapa dalam perkawinan bersetubuh dengan seorang wanita yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa yang bersangkutan belum waktunya untuk dikawini.

Pasal 291 (1) Jika salah satu kejahatan berdasarkan pasal 286. 289. barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seorang padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya. (3) Jika mengakibatkan mati. dijatuhkan pidana penjara paling lama dua belas tahun. (2) . Jika salah satu kejahatan berdasarkan pasal 285. 289 dan 290 mengakibatkan kematian dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 290 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. Pasal 289 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. menyalahgunakan pembawa yang timbul dari hubungan keadaan. yang bersangkutan belum waktunya untuk dikawini. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya belum dewasa. atau bersetubuh di luar perkawinan dengan orang lain. dan 290 mengakibatkan luka. 2 86. atau dengan penyesatan sengaja menggerakkan seorang belum dewasa dan 3. Pasal 292 Orang dewasa yang melakukan perbuatan cabul dengan orang lain sesama kelamin. dijatuhkan pidana penjara paling lama delapan tahun. barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seorang.luka berat. bahwa umumnya belum lima belas tahun atau kalau umumnya tidak jelas. barang siapa membujuk seseorang yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umurnya belum lima belas tahun atau kalau umurnya tidak jelas yang bersangkutan atau belum waktunya untuk dikawini. untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. Pasal 293 (1) Barang siapa dengan memberi atau menjanjikan uang atau barang. diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan. 287. dijatuhkan pidana penjara paling lama dua belas tahun. padahal diketahuinya bahwa orang itu pingsan atau tidak berdaya. 2.(2) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. 287.

diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Tenggang waktu tersebut dalam pasal 74 bagi pengaduan ini adalah masing-masing sembilan bulan dan dua belas bulan. . padahal tentang belum kedewasaannya. diketahui atau selayaknya harus diduganya.baik tingkah lakunya untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul dengan dia. (2) (3) Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan orang yang terhadap dirinya dilakukan kejahatan itu.

dengan pidana penjara paling lama empat tahun barang siapa dengan sengaja menghubungkan atau memudahkan perbuatan cabul. pendidikan atau penjagaannya diserahkan kepadanya atau pun dengan bujangnya atau bawahannya yang belum dewasa. dengan orang lain. anak tirinya. tempat pendidikan. Pasal 295 (1) Diancam : 1. ataupun oleh bujangnya atau bawahannya yang belum cukup umur. atau anak di bawah pengawasannya yang belum dewasa.Pasal 294 (1) Barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan anaknya. rumah sakit jiwa atau lembaga sosial. atau oleh orang yang belum dewasa yang pemeliharaannya. Pasal 297 . diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. (2) Jika yang bersalah melakukan kejahatan itu sebagai pencarian atau kebiasaan. atau dengan orang yang belum dewasa yang pemeliharaannya. dengan pidana penjara paling lama lima tahun barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan dilakukannya perbuatan cabul oleh anaknya. maka pidana dapat ditambah sepertiga. yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang dimasukkan ke dalamnya. anak di bawah pengawasannya yang belum dewasa. Pasal 296 Barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah. anak angkatnya. atau dengan orang yang penjagaannya dipercayakan atau diserahkan kepadanya. yang dilakukan oleh orang yang diketahuinya belum dewasa atau yang sepatutnya harus diduganya demikian. pengawas atau pesuruh dalam penjara. pegawai. rumah piatu. dengan orang lain. 2. rumah sakit. dokter. pejabat yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang karena jabatan adalah bawahannya. dan menjadikannya sebagai pencarian atau kebiasaan. anak angkatnya. anak tirinya. Diancam dengan pidana yang sama : 1. tempat pekerjaan negara. pengurus. pendidikan atau penjagaannya diserahkan kepadanya. (2) 2. guru. kecuali yang tersebut dalam butir 1 di atas.

pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. Pasal 298 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 281.290 dan 292 . 1 . . 284 .Perdagangan wanita dan perdagangan anak laki-laki yang belum dewasa.297.5 dapat dinyatakan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu. (2) (3) (4) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. barang siapa dengan sengaja menjual atau memberikan minuman yang memabukkan kepada seseorang yang telah kelihatan mabuk. Pasal 299 (1) Barang siapa dengan sengaja mengobati seorang wanita atau menyuruh supaya diobati. maka hak untuk melakukan pencarian itu dapat dicabut. bidan atau juru obat. Jika perbuatan mengakibatkan kematian. Jika yang bersalah berbuat demikian untuk mencari keuntungan. Pasal 300 (2) (3) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. dengan diberitahukan atau ditimbulkan harapan bahwa karena pengobatan itu hamilnya dapat digugurkan. barang siapa dengan sengaja membikin mabuk seorang anak yang umurnya belum cukup enam belas tahun. atau menjadikan perbuatan tersebut sebagai pencarian atau kebiasaan. dapat dicabut haknya untuk melakukan pencarian itu. atau jika dia seorang tabib. atau yang dapat merusak kesehatannya. pidananya dapat ditambah sepertiga Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. 3. Perdagangan wanita dan perdagangan anak laki-laki yang belum dewasa.(2) Jika yang bersalah melakukan salah satu kejahatan berdasarkan pasal 292 297 dalam melakukan pencariannya. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. 2. padahal diketahui bahwa anak itu akan dipakai untuk atau di waktu melakukan pengemisan atau untuk pekerjaan yang berbahaya. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa orang untuk minum minuman yang memabukkan. Pasal 302 . Pasal 301 Barang siapa memberi atau menyerahkan kepada orang lain seorang anak yang ada di bawah kekuasaannya yang sah dan yang umumnya kurang dari dua belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat puluh lima ribu rupiah. Jika yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya.

.(1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah karena melakukan penganiayaan ringan terhadap hewan : 1. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau secara melampaui batas. dengan sengaja menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya.

(2) Kalau yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. di mana pada umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung pada peruntungan belaka. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan sakit lebih dari seminggu. demikian juga segala pertaruhan lainnya. karena penganiayaan hewan. 3. barang siapa ikut serta main judi di jalan umum atau di pinggir jalan . yang diadakan dengan melanggar ketentuan Pasal 303. Di situ termasuk segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain. Jika hewan itu milik yang bersalah. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. maka hewan itu dapat dirampas. Pasal 303 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah. dengan sengaja menawarkan atau memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk bermain judi atau dengan sengaja turut serta dalam perusahaan untuk itu. menjadikan turut serta pada permainan judi sebagai pencarian. dengan sengaja tidak memberi makanan yang diperlukan untuk hidup kepada hewan. yang seluruhnya atau sebagian menjadi kepunyaannya dan ada di bawah pengawasannya. 2. atau cacat atau menderita luka-luka berat lainnya. atau kepada hewan yang wajib dipeliharanya. atau mati. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau dengan melampaui batas yang diperlukan untuk mencapai tujuan itu. 2. barang siapa menggunakan kesempatan main judi. juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir. atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. Yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan.2. barang siapa tanpa mendapat izin : 1. dengan tidak peduli apakah untuk menggunakan kesempatan adanya sesuatu syarat atau dipenuhinya sesuatu tata cara. Pasal 303 bis (3) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sepuluh juta rupiah : 1. (3) (4) Percobaan melakukan kejahatan tersebut tidak dipidana. atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan untuk itu. dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian. maka dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu.

padahal menurut hukum yang berlaku baginya atau karena persetujuan dia wajib memberi kehidupan. tidak lama sesudah melahirkan. perawatan atau pemeliharaan kepada orang itu. Pasal 306 (1) Jika salah satu perbuatan berdasarkan pasal 304 dan 305 mengakibatkan luka-luka berat. Pasal 305 Barang siapa menempatkan anak yang umurnya belum tujuh tahun untuk ditemukan atau meninggalkan anak itu dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun enam bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. menempatkan anaknya untuk ditemukan atau meninggalkannya dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.umum atau di tempat yang dapat dikunjungi umum. kecuali kalau ada izin dari penguasa yang berwenang yang telah memberi izin untuk mengadakan perjudian itu. dapat dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak lima belas juta rupiah. BAB XV MENINGGALKAN ORANG YANG PERLU DITOLONG Pasal 304 Barang siapa dengan sengaja menempatkan atau membiarkan seorang dalam keadaan sengsara. (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak ada pemidanaan yang menjadi tetap karena salah satu dari pelanggaran ini. (2) . maka maksimum pidana tersebut dalam pasal 305 dan 306 dikurangi separuh. Pasal 308 Jika seorang ibu karena takut akan diketahui orang tentang kelahiran anaknya. Pasal 307 Jika yang melakukan kejahatan berdasarkan pasal 305 adalah bapak atau ibu dari anak itu. Jika mengakibatkan kematian pidana penjara paling lama sembilan tahun. maka pidana yang ditentukan dalam pasal 305 dan 306 dapat ditambah dengan sepertiga.

apabila hakim memandang perlu untuk memeriksa kebenaran itu guna menimbang keterangan terdakwa. Tidak merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis. jika hal yang dituduhkan hanya dapat dituntut atas pengaduan dan pengaduan tidak dimajukan.308. Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No.3 dapat dijatuhkan. Pasal 313 Pembuktian yang dimaksud dalam pasal 312 tidak dibolehkan. . maka diancam karena pencemaran tertulis dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 312 Pembuktian akan kebenaran tuduhan hanya dibolehkan dalam hal-hal berikut : 1. Pasal 314 (2) (3) (2) 2. dan tuduhan dilakukan bertentangan dengan apa yang diketahui. bahwa perbuatan dilakukan demi kepentingan umum. yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum. atau karena terpaksa untuk membela diri.Pasal 309 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 304 . maka dia diancam melakukan fitnah dengan pidana penjara paling lama empat tahun. tidak membuktikannya. apabila seorang pejabat dituduh sesuatu hal dalam menjalankan tugasnya. 1 . 4 dapat dicabut. Pasal 311 (1) Jika yang melakukan kejahatan pencemaran atau pencemaran tertulis dibolehkan untuk membuktikan apa yang dituduhkan itu benar. dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum. Jika hal itu dilakukan dengan tulisan atau gambaran yang disiarkan. BAB XVI PENGHINAAN Pasal 310 (1) Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal. maka hak-hak tersebut dalam pasal 35 No. jika perbuatan jelas dilakukan demi kepentingan umum atau karena terpaksa untuk membela diri.

maka pemidanaan karena fitnah tidak mungkin. diancam karena penghinaan ringan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. . dinyatakan bersalah atas hal yang dituduhkan. baik di muka umum dengan lisan atau tulisan. Jika dia dengan putusan hakim yang menjadi tetap dibebaskan dari hal yang dituduhkan. Pasal 315 (2) (3) Tiap-tiap penghinaan dengan sengaja yang tidak bersifat pencemaran atau pencemaran tertulis yang dilakukan terhadap seseorang.(1) Jika yang dihina. Pasal 316 Pidana yang ditentukan dalam pasal-pasal sebelumnya dalam bab ini. Jika terhadap yang dihina telah dimulai penuntutan pidana karena hal yang dituduhkan padanya. maupun di muka orang itu sendiri dengan lisan atau perbuatan. maka putusan itu dipandang sebagai bukti sempurna bahwa hal yang dituduhkan tidak benar. maka penuntutan karena fitnah dihentikan sampai mendapat putusan yang menjadi tetap tentang hal yang dituduhkan. atau dengan surat yang dikirimkan atau diterimakan kepadanya. dapat ditambah dengan sepertiga jika yang dihina adalah seorang pejabat pada waktu atau karena menjalankan tugasnya yang sah. dengan putusan hakim yang menjadi tetap.

kecuali berdasarkan pasal 316. diancam karena melakukan pengaduan fitnah. mempertunjukkan atau menempelkan di muka umum tulisan atau gambaran yang isinya menghina atau bagi orang yang sudah mati mencemarkan namanya. sedangkan ketika itu belum lampau dua tahun sejak adanya (2) (2) (2) (3) (2) . Kejahatan ini tidak dituntut kalau tidak ada pengaduan dari salah seorang keluarga sedarah maupun semenda dalam garis lurus atau menyimpang sampai derajat kedua dari yang mati itu. Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. tentang seseorang sehingga kehormatan atau nama baiknya terserang.3 dapat dijatuhkan.3 dapat dijatuhkan. Pasal 321 (1) Barang siapa menyiarkan. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 320 (1) Barang siapa terhadap seseorang yang sudah mati melakukan perbuatan yang kalau orang itu masih hidup akan merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis. 1 . Pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. maka kejahatan juga dapat dituntut atas pengaduan orang itu. dengan maksud supaya isi surat atau gambar itu diketahui atau lebih diketahui oleh umum. diancam dengan pidana penjara paling lama satu bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. diancam karena menimbulkan persangkaan palsu. 1 . Jika Yang bersalah melakukan kejahatan tersebut dalam menjalankan pencariannya. tidak dituntut jika tidak ada pengaduan dari orang yang terkena kejahatan itu. baik secara tertulis maupun untuk dituliskan. Jika karena lembaga matriarkhal kekuasaan bapak dilakukan oleh orang lain daripada bapak.Pasal 317 (1) Barang siapa dengan sengaja mengajukan pengaduan atau pemberitahuan palsu kepada penguasa. Pasal 318 (1) Barang siapa dengan sesuatu perbuatan sengaja menimbulkan secara palsu persangkaan terhadap seseorang bahwa dia melakukan suatu perbuatan pidana. atau atas pengaduan suami (istri)nya. Pasal 319 Penghinaan yang diancam dengan pidana menurut bab ini.

Kejahatan ini hanya dituntut atas pengaduan pengurus perusahaan itu. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. dicabut haknya untuk menjalankan pencarian tersebut. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan perniagaan budak. maka perbuatan itu hanya dapat dituntut atas pengaduan orang itu. di mana ia bekerja atau dahulu bekerja. Pasal 323 (1) Barang siapa dengan sengaja memberitahukan hal-hal khusus tentang suatu perusahaan dagang. Jika kejahatan dilakukan terhadap seorang tertentu. yang harus dirahasiakannya. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. . maka dapat. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. (2) (2) BAB XVIII KEJAHATAN TERHADAP KEMERDEKAAN ORANG Pasal 324 Barang siapa dengan biaya sendiri atau biaya orang lain menjalankan perniagaan budak atau melakukan perbuatan perniagaan budak atau dengan sengaja turut serta secara langsung atau tidak langsung dalam salah satu perbuatan tersebut di atas. kerajinan atau pertanian. BAB XVII MEMBUKA RAHASIA Pasal 322 (1) Barang siapa dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pencariannya. baik yang sekarang maupun yang dahulu. ayat kedua dan ketiga. (3) Kejahatan ini tidak dituntut kalau tidak ada pengaduan dari orang yang ditunjuk dalam pasal 319 dan pasal 320.pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga. Pasal 325 (1) Barang siapa sebagai nakhoda bekerja atau bertugas di kapal.

kekerasan atau ancaman kekerasan. diancam karena penculikan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan perniagaan budak.atau dipakai kapal itu untuk perniagaan budak. Bilamana dalam hal ini dilakukan tipu muslihat. maka nakhoda diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. dijatuhkan pidana penjara paling lama sembilan tahun. secara langsung atau tidak langsung bekerja sama untuk menyewakan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. atau dengan sukarela tetap bertugas setelah mendengar bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan atau keperluan perniagaan budak. atau bilamana anaknya belum berumur dua belas tahun. Pasal 331 (2) . padahal orang itu telah membuat perjanjian untuk bekerja di suatu tempat tertentu. (2) Bilamana pengangkutan itu mengakibatkan kematian seorang budak atau lebih. Pasal 328 Barang siapa membawa pergi seorang dari tempat kediamannya atau tempat tinggalnya sementara dengan maksud untuk menempatkan orang itu secara melawan hukum di bawah kekuasaannya atau kekuasaan orang lain. sedang diketahuinya bahwa kapal itu dipergunakan untuk tujuan atau keperluan perniagaan budak. Pasal 327 Barang siapa dengan biaya sendiri atau biaya orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. mengangkutkan atau mengasuransikan sebuah kapal. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. atau untuk menempatkan dia dalam keadaan sengsara. Pasal 326 Barang siapa bekerja sebagai awak kapal di sebuah kapal. Pasal 330 (1) Barang siapa dengan sengaja menarik seorang yang belum cukup umur dari kekuasaan yang menurut undang-undang ditentukan atas dirinya. Pasal 329 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum mengangkut orang ke daerah lain. atau dari pengawasan orang yang berwenang untuk itu.

b. baik di dalam maupun di luar perkawinan. dengan maksud untuk memastikan penguasaan terhadap wanita itu. Pasal 332 (1) Bersalah melarikan wanita diancam dengan pidana penjara. barang siapa membawa pergi seorang wanita dengan tipu muslihat. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. b. paling lama sembilan tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. atau meneruskan perampasan kemerdekaan yang demikian. dengan maksud untuk memastikan penguasaannya terhadap wanita itu. Jika yang membawa pergi lalu kawin dengan wanita yang dibawa pergi dan terhadap perkawinan itu berlaku aturan-aturan Burgerlijk Wetboek. atau dengan sengaja menariknya dari pengusutan pejabat kehakiman atau kepolisian diancam dengan penjara paling lama empat tahun. Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. atau jika anak itu berumur di bawah dua belas tahun. paling lama tujuh tahun. maka tak dapat dijatuhkan pidana sebelum perkawinan itu dinyatakan batal. baik di dalam maupun di luar perkawinan. oleh dia sendiri atau oleh suaminya. (4) jika wanita ketika dibawa pergi belum dewasa. Pengaduan dilakukan : a.Orang siapa dengan sengaja menyembunyikan orang yang belum dewasa yang ditarik atau menarik sendiri dari kekuasaan yang menurut undang-undang ditentukan atas dirinya. a. (2) (3) Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan. jika wanita ketika dibawa pergi sudah dewasa. tanpa dikehendaki orang tuanya atau walinya tetapi dengan persetujuannya. kekerasan atau ancaman kekerasan. atau dari pengawasan orang yang berwenang untuk itu. Pasal 333 (1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum merampas kemerdekaan seseorang. barang siapa membawa pergi seorang wanita yang belum dewasa. Jika mengakibatkan mati diancam dengan pidana penjara paling lama dua (2) (3) belas tahun (4) Pidana yang ditentukan dalam pasal ini diterapkan juga bagi orang yang dengan sengaja dan melawan hukum memberi tempat untuk perampasan . oleh dia sendiri atau orang lain yang harus memberi izin bila dia kawin.

dengan sesuatu kejahatan terhadap nyawa. barang siapa memaksa orang lain supaya melakukan.kemerdekaan. barang siapa mengancam dengan kekerasan terhadap orang atau barang secara terang-terangan dengan tenaga bersama. dengan memakai kekerasan. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. tidak melakukan atau membiarkan sesuatu dengan ancaman pencemaran atau pencemaran tertulis.4. atau diteruskannya perampasan kemerdekaan yang demikian. 1 . kejahatan hanya dituntut atas pengaduan orang yang terkena. . sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan. atau dengan memakai ancaman kekerasan. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun. sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan.333 dan pasal 336 ayat kedua. Bilamana ancaman dilakukan secara tertulis dan dengan syarat tertentu. baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain. dengan perkosaan atau perbuatan yang melanggar kehormatan kesusilaan. Pasal 334 (1) Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan seorang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum. barang siapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. Pasal 336 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat. dengan suatu kejahatan yang menimbulkan bahaya umum bagi keamanan orang atau barang. Pasal 335 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah : 1. dengan penganiayaan berat atau dengan pembakaran. 2. (2) Dalam hal sebagaimana dirumuskan dalam butir 2. (2) (3) Jika mengakibatkan mati. maka dikenakan pidana penjara paling lama lima tahun. tidak melakukan atau membiarkan sesuatu. maka yang bersalah diancam dengan pidana kurungan paling lama sembilan bulan. Pasal 337 (2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan dalam pasal 324 .

Pasal 340 Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain. Pasal 344 . sebagai pembunuhan atau pembunuhan anak dengan rencana. Pasal 342 Seorang ibu yang untuk melaksanakan niat yang ditentukan karena takut akan ketahuan bahwa ia akan melahirkan anak pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian merampas nyawa anaknya. diancam karena melakukan pembunuhan anak sendiri dengan rencana. ataupun untuk memastikan penguasaan barang yang diperolehnya secara melawan hukum. disertai atau didahului oleh suatu perbuatan pidana. diancam karena membunuh anak sendiri. paling lama dua puluh tahun. yang dilakukan dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pelaksanaannya. dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu. atau untuk melepaskan diri sendiri maupun peserta lainnya dari pidana dalam hal tertangkap tangan. diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. diancam karena pembunuhan dengan rencana. paling lama dua puluh tahun. dengan sengaja merampas nyawa anaknya. diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu. dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 341 Seorang ibu yang karena takut akan ketahuan melahirkan anak pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian.BAB XIX KEJAHATAN TERHADAP NYAWA Pasal 338 Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain. Pasal 343 Kejahatan yang diterangkan dalam pasal 341 dan 342 dipandang bagi orang lain yang turut serta melakukan. Pasal 339 Pembunuhan yang diikuti.

diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. .Barang siapa merampas nyawa orang lain atas permintaan orang itu sendiri yang jelas dinyatakan dengan kesungguhan hati.

Pasal 349 Jika seorang dokter. Pasal 350 Dalam hal pemidanaan karena pembunuhan. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut. BAB XX PENGANIAYAAN Pasal 351 (1) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus (2) (2) . ataupun melakukan atau membantu melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 347 dan 348. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No.5. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. menolongnya dalam perbuatan itu atau memberi sarana kepadanya untuk itu. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. karena pembunuhan dengan rencana. 347 dan 348. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun kalau orang itu jadi bunuh diri. atau karena salah satu kejahatan berdasarkan Pasal 344. bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan berdasarkan pasal 346.Pasal 345 Barang siapa sengaja mendorong orang lain untuk bunuh diri. 1. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 348 (1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya. Pasal 346 Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu. maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencarian dalam mana kejahatan dilakukan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. Pasal 347 (1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita tanpa persetujuannya.

Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Dengan penganiayaan disamakan sengaja merusak kesehatan. (2) (3) (4) (5) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. Jika mengakibatkan mati. . diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.rupiah.

Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian. diancam karena melakukan penganiayaan berat dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana. jika kejahatan itu dilakukan dengan memberikan bahan yang berbahaya bagi nyawa atau kesehatan untuk dimakan atau diminum. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. bagi yang melakukan kejahatan itu terhadap ibunya. Pasal 356 Pidana yang ditentukan dalam pasal 351. 3.Pasal 352 (1) Kecuali yang tersebut dalam pasal 353 dan 356. maka penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian. diancam. istrinya atau anaknya. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 355 (1) (2) Penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu. bapaknya yang sah. Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian. 2. yang bersalah dikenakan pidana penjara paling lama tujuh tahun. jika kejahatan itu dilakukan terhadap seorang pejabat ketika atau karena menjalankan tugasnya yang sah. 353. Pasal 357 (2) . Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat. sebagai penganiayaan ringan. atau menjadi bawahannya. Pasal 353 (1) (2) (3) Penganiayaan dengan rencana lebih dahulu. 354 dan 355 dapat ditambah dengan sepertiga : 1. Pidana dapat ditambah sepertiga bagi orang yang melakukan kejahatan itu terhadap orang yang bekerja padanya. dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika perbuatan itu mengakibatkan kematian yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun Pasal 354 (1) (2) Barang siapa sengaja melukai berat orang lain.

.Dalam hal pemidanaan karena salah satu kejahatan berdasarkan pasal 353 dan 355.4. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 30 No. 1 .

jika akibatnya ada yang mati.Pasal 358 Mereka yang sengaja turut serta dalam penyerangan atau perkelahian di mana terlibat beberapa orang. Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain luka-luka sedemikian rupa sehingga timbul penyakit atau halangan menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian selama waktu tertentu. maka pidana ditambah dengan sepertiga dan yang bersalah dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian dalam mana dilakukan kejahatan dan hakim dapat memerintahkan supaya putusannya diumumkan. diancam : 1. dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum. selain tanggung jawab masing-masing terhadap apa yang khusus dilakukan olehnya. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. Pasal 361 Jika kejahatan yang diterangkan dalam bab ini dilakukan dalam menjalankan suatu jabatan atau pencarian. diancam karena pencurian. BAB XXI MENYEBABKAN MATI ATAU LUKA-LUKA KARENA KEALPAAN Pasal 359 Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati. yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain. dengan pidana penjara paling lama empat tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. jika akibat penyerangan atau perkelahian itu ada yang luka-luka berat. dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. BAB XXII PENCURIAN Pasal 362 Barang siapa mengambil barang sesuatu. Pasal 360 (1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mendapat luka-luka berat. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau (2) . 2.

pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. . Pasal 363 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. pencurian ternak.

pemberontakan atau bahaya perang. apabila tidak dilakukan dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya. kecelakaan kereta api. atau dalam hal tertangkap tangan. 3. (3) Jika perbuatan mengakibatkan kematian maka diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. letusan. yang dilakukan oleh orang yang ada di situ tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh yang berhak. 2. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. 5. atau untuk sampai pada barang yang diambil. gunung meletus. jika masuk ke tempat melakukan kejahatan dengan merusak atau memanjat atau dengan memakai anak kunci palsu. atau gempa laut. jika harga barang yang dicuri tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya. begitu pun perbuatan yang diterangkan dalam pasal 363 butir 5. dilakukan dengan merusak. 3. memotong atau memanjat. diancam karena pencurian ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. (2) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun : 1. disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian. pencurian pada waktu ada kebakaran. pencurian di waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya.2. Pasal 364 Perbuatan yang diterangkan dalam pasal 362 dan pasal 363 butir 4. banjir gempa bumi. perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. kapal terdampar. (2) Jika pencurian yang diterangkan dalam butir 3 disertai dengan salah satu hal dalam butir 4 dan 5. di berjalan. huru-hara. maka diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. 4. jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat. kapal karam. . atau dengan memakai anak kunci palsu. jika perbuatan dilakukan pada waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya. atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri. jika perbuatan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. 4. pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan. Pasal 365 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun pencurian yang didahului.

. Pasal 366 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 362. dan 865 dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 No. 1 dan 3.(4) Diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. disertai pula oleh salah satu hal yang diterangkan dalam no.4. 1 . jika perbuatan mengakibatkan luka berat atau kematian dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. 363.

Jika menurut lembaga matriarkhal kekuasaan bapak dilakukan oleh orang lain daripada bapak kandung (sendiri). atau dengan ancaman akan membuka rahasia. Ketentuan pasal 365 ayat kedua. atau jika dia adalah keluarga sedarah atau semenda.Pasal 367 (1) Jika pembuat atau pembantu dari salah satu kejahatan dalam bab ini adalah suami (istri) dari orang yang terkena kejahatan dan tidak terpisah meja dan ranjang atau terpisah harta kekayaan. maka terhadap pembuat atau pembantu itu tidak mungkin diadakan tuntutan pidana. baik dalam garis lurus maupun garis menyimpang derajat kedua maka terhadap orang itu hanya mungkin diadakan penuntutan jika ada pengaduan yang terkena kejahatan. atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang. diancam karena pemerasan dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. atau supaya membuat hutang atau menghapuskan piutang. yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain. Jika dia adalah suami (istri) yang terpisah meja dan ranjang atau terpisah harta kekayaan. dan keempat berlaku bagi kejahatan (2) (3) (2) ini. Pasal 370 Ketentuan pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang di rumuskan dalam bab ini. memaksa seorang supaya memberikan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang itu atau orang lain. memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu. maka ketentuan ayat di atas berlaku juga bagi orang itu. . ketiga. (2) Kejahatan ini tidak dituntut kecuali atas pengaduan orang yang terkena kejahatan. Pasal 369 (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. BAB XXIII PEMERASAN DAN PENGANCAMAN Pasal 368 (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. dengan ancaman pencemaran baik dengan lisan maupun tulisan. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

1 .Pasal 37l Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35 no. BAB XXIV PENGGELAPAN Pasal 372 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain. Pasal 377 . diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. pengurus atau pelaksana surat wasiat. atau yang dilakukan oleh wali pengampu.4. diancam sebagai penggelapan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. pengurus lembaga sosial atau yayasan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. terhadap barang sesuatu yang dikuasainya selaku demikian. Pasal 376 Ketentuan dalam pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini. Pasal 374 Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah untuk itu. Pasal 373 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 372 apabila yang digelapkan bukan ternak dan harganya tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan. Pasal 375 Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang karena terpaksa diberi barang untuk disimpan.

374.(1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 372. Pasal 379a Barang siapa menjadikan sebagai mata pencarian atau kebiasaan untuk membeli barang. ataupun rangkaian kebohongan. 1 . atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dengan tipu muslihat.4. .barang. kesenian atau kerajinan. barang siapa menaruh suatu nama atau tanda secara palsu di atas atau di dalam suatu hasil kesusastraan. hutang atau piutang itu tidak lebih dari dua puluh lima rupiah diancam sebagai penipuan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. dengan maksud supaya tanpa pembayaran seluruhnya memastikan penguasaan terhadap barang. dan 375 hakim dapat memerintahkan supaya putusan diumumkan dan dicabutnya hak-hak berdasarkan pasal 35 No. menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya. dengan maksud supaya orang mengira bahwa itu benar-benar buah hasil orang yang nama atau tandanya ditaruh olehnya di atas atau di dalamnya tadi. Pasal 380 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak lima ribu rupiah : 1. Pasal 379 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 378. keilmuan. jika barang yang diserahkan itu bukan ternak dan harga daripada barang. 2.barang itu untuk diri sendiri maupun orang lain diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. (2) Jika kejahatan dilakukan dalam menjalankan pencarian maka dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian itu. dengan memakai nama palsu atau martabat palsu. barang siapa dengan sengaja menjual menawarkan menyerahkan. mempunyai persediaan untuk dijual atau memasukkan ke Indonesia. atau memalsu nama atau tanda yang asli. BAB XXV PERBUATAN CURANG Pasal 378 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum.

syarat yang demikian. kapal yang dipertanggungkan atau yang muatannya maupun upah yang akan diterima untuk pengangkutan muatannya yang dipertanggungkan. seorang penjual yang berbuat curang terhadap pembeli : 1. melangsungkan atau memperluas hasil perdagangan atau perusahaan milik sendiri atau orang lain. (2) Jika hasil itu kepunyaan terpidana. keadaan atau jumlah barang yang diserahkan. Pasal 382 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. Pasal 383 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. jika perbuatan itu dapat menimbulkan kerugian bagi konkuren-konkurennya atau konkuren-konkuren orang lain. 2. karena sengaja menyerahkan barang lain daripada yang ditunjuk untuk dibeli. seakan-akan itu benarbenar hasil orang yang nama atau tandanya telah ditaruh secara palsu tadi. Pasal 381 Barang siapa dengan jalan tipu muslihat menyesatkan penanggung asuransi mengenai keadaan. atau mengaramkan. Pasal 382 bis Barang siapa untuk mendapatkan. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak tiga belas ribu lima ratus rupiah. dengan menggunakan tipu muslihat. atas kerugian penanggung asuransi atau pemegang surat bodemerij yang sah. Pasal 383 bis . jika diketahuinya keadaan-keadaan sebenarnya diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.hasil kesusastraan. atau membikin tak dapat dipakai. merusakkan. mendamparkan. keilmuan. atau yang nama atau tandanya yang asli telah dipalsui. maka boleh dirampas. mengenai jenis. hal mana tentu tidak akan disetujuinya atau setidak-tidaknya tidak dengan syarat. menimbulkan kebakaran atau ledakan pada suatu barang yang dipertanggungkan terhadap bahaya kebakaran. diancam. karena persaingan curang. melakukan perbuatan curang untuk menyesatkan khalayak umum atau seorang tertentu. menghancurkan. ataupun yang atasnya telah diterima uang bodemerij diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.keadaan yang berhubungan dengan pertanggungan sehingga disetujui perjanjian. yang di dalam atau di atasnya telah ditaruh nama atau tanda yang palsu. kesenian atau kerajinan.

padahal tidak diberitahukannya kepada pihak yang lain bahwa tanah itu telah digadaikan. jika jumlah keuntungan yang di peroleh tidak lebih dari dua puluh lima rupiah. barang siapa dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. 4. penanaman atau pembenihan di atas tanah yang juga telah dibebani demikian. padahal diketahui bahwa yang mempunyai atau turut mempunyai hak di atasnya adalah orang lain. menukarkan atau membebani dengan credietverband sesuatu hak tanah yang telah besertifikat. menjual. dan untuk beberapa orang penerima. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. . barang siapa dengan maksud yang sama. tanpa memberitahukan tentang adanya beban itu kepada pihak yang lain. penanaman atau pembenihan di atas tanah yang belum besertifikat. menukarkan atau membebani dengan credietverband. barang siapa dengan maksud yang sama mengadakan credietverband mengenai sesuatu hak tanah yang belum besertifikat. 5. sesuatu gedung. menjual atau menukarkan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat yang telah digadaikan. dengan menyembunyikan kepada pihak lain bahwa tanah yang berhubungan dengan hak tadi sudah digadaikan. Pasal 384 Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 383. bangunan. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak dua ratus lima puluh rupiah. Pasal 385 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1. menggadaikan atau menyewakan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat padahal diketahui bahwa orang lain yang mempunyai atau turut mempunyai hak atas tanah itu : barang siapa dengan maksud yang sama.Seorang pemegang kognosemen yang sengaja mempergunakan beberapa eksemplar dari surat tersebut dengan titel yang memberatkan. 2. barang siapa dengan maksud yang sama menjual. sesuatu hak tanah yang belum besertifikat yang telah dibebani credietverband atau sesuatu gedung bangunan. 3.

Pasal 388 (2) (1) Barang siapa pada waktu menyerahkan barang keperluan Angkatan Laut atau Angkatan Darat melakukan perbuatan curang yang dapat membahayakan kesempatan negara dalam keadaan perang diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.6. menghancurkan. Pasal 390 Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain . barang siapa yang bertugas mengawasi penyerahan barang-barang itu. memindahkan. Diancam dengan pidana yang sama. barang siapa dengan maksud yang sama menjual atau menukarkan tanah dengan hak tanah yang belum besertifikat untuk suatu masa. Pasal 387 (2) (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun seorang pemborong atau ahli bangunan atau penjual bahan-bahan bangunan. barang siapa yang bertugas mengawasi pembangunan atau penyerahan barang-barang itu. Diancam dengan pidana yang sama. melakukan sesuatu perbuatan curang yang dapat membahayakan keamanan orang atau barang. minuman atau obat-obatan itu dipalsui jika nilainya atau faedahnya menjadi kurang karena sudah dicampur dengan sesuatu bahan lain. bahwa tanah itu telah disewakan kepada orang lain untuk masa itu juga. sengaja membiarkan perbuatan yang curang itu. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 386 (1) Barang siapa menjual. yang pada waktu membuat bangunan atau pada waktu menyerahkan bahanbahan bangunan. menawarkan atau menyerahkan barang makanan. dengan sengaja membiarkan perbuatan yang curang itu. Pasal 389 (2) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. dan menyembunyikan hal itu. minuman atau obat-obatan yang diketahuinya bahwa itu dipalsui. membuang atau membikin tak dapat dipakai sesuatu yang digunakan untuk menentukan batas pekarangan. Bahan makanan. padahal diketahui. atau keselamatan negara dalam keadaan perang.

atau memberi pertolongan pada penempatan surat hutang sesuatu negara atau bagiannya. atau dalam surat permohonan pailit. padahal diketahui atau sepatutnya harus diduganya bahwa keterangan-keterangan itu bertentangan dengan yang sebenarnya. Pasal 393 bis (1) Seorang pengacara yang sengaja memasukkan atau menyuruh masukkan dalam surat permohonan cerai atau pisah meja dan ranjang. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dengan ditambahkan nama atau firma yang khayal. maskapai andil Indonesia atau koperasi. Diancam dengan pidana yang sama ialah si suami (istri) yang mengajukan (2) (2) . atau surat hutang sesuatu perkumpulan. mencoba menggerakkan khalayak umum untuk pendaftaran atau penyertaannya. nama firma atau merek yang menjadi hak orang lain atau untuk menyatakan asalnya barang. nama sebuah tempat tertentu. menyerahkan. yang sengaja mengumumkan daftar atau neraca yang tidak benar. seorang pengurus atau komisaris persero terbatas. Pasal 393 (1) Barang siapa memasukkan ke Indonesia tanpa tujuan jelas untuk mengeluarkan lagi dari Indonesia. yayasan atau perseroan. membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagi-bagikan. dengan menyiarkan kabar bohong yang menyebabkan harga barang. Pasal 392 Seorang pengusaha. dana-dana atau surat-surat berharga menjadi turun atau naik diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan Pasal 391 Barang siapa menerima kewajiban untuk. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. ataupun pada barangnya sendiri atau pada bungkusnya ditirukan nama.secara melawan hukum. dengan sengaja menyembunyikan atau mengurangkan keadaan yang sebenarnya atau dengan membayang-bayangkan keadaan yang palsu. atau sesuatu lembaga umum sero. keterangan-keterangan tentang tempat tinggal atau kediaman tergugat atau penghutang. Jika pada waktu melakukan kejahatan belum lewat lima tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga dapat dijatuhkan pidana penjara paling lama sembilan bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. menjual. menawarkan. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun.barang dagangan. firma atau merek yang demikian sekalipun dengan sedikit perubahan. barang-barang yang diketahui atau sepatutnya harus diduganya bahwa pada barangnya itu sendiri atau pada bungkusnya dipakaikan secara palsu.

hakim dapat memerintahkan pengumuman putusannya dan yang bersalah dapat dicabut haknya untuk menjalankan pencarian ketika kejahatan di lakukan. Pasal 394 Ketentuan pasal 367 berlaku bagi kejahatan-kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini kecuali yang dirumuskan dalam ayat kedua pasal 393 bis. sepanjang kejahatan dilakukan mengenai keterangan untuk mohon cerai atau pisah meja dan ranjang Pasal 395 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam bab ini.gugatan atau si pemiutang yang memasukkan permintaan pailit. yang sengaja memberi keterangan palsu kepada pengacara yang dimaksudkan dalam ayat pertama. .

.tulisan yang harus disimpannya menurut pasal itu. telah melijerkan (vervreemden) barang sesuatu dengan cuma-cuma atau jelas di bawah harganya. 387. Pasal 398 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. tidak memenuhi kewajiban untuk mengadakan pencatatan menurut pasal 6 ayat pertama Kitab Undang-undang Hukum Dagang atau untuk menyimpan dan memperlihatkan buku-buku.4. maupun tidak membukukan pendapatan. 385. 2. membikin pengeluaran yang tak ada. 388. 393 bis dapat dijatuhkan pencabutan hak-hak berdasarkan pasal No. 1 . dengan suatu cara menguntungkan salah seorang pemiutang di waktu pailitnya atau pada saat di mana diketahui bahwa keadaan tersebut tak dapat dicegah. dan tulisan-tulisan yang dimaksud dalam ayat ketiga pasal tersebut. 3. atau menarik barang sesuatu dari budel. BAB XXVI PERBUATAN MERUGIKAN PEMIUTANG ATAU YANG MEMPUNYAI HAK Pasal 396 Seorang pengusaha yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang diizinkan melepaskan budel oleh pengadilan. surat-surat. diancam karena merugikan pemiutang dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan : 1. jika dia tak dapat memperlihatkan dalam keadaan tak diubah buku-buku dan surat-surat untuk catatan menurut pasal 6 Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan tulisan. jika pengeluarannya melewati batas. diancam dengan pidana penjara ORANG 3. 4. diancam karena merugikan pemiutang secara curang jika yang bersangkutan untuk mengurangi hak pemiutang secara curang : 1. jika yang bersangkutan dengan maksud untuk menangguhkan kepailitannya telah meminjam uang dengan syarat-syarat yang memberatkan sedang diketahuinya bahwa pinjaman itu tiada mencegah kepailitan. Pasal 397 Seorang pengusaha yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau diizinkan melepaskan budel oleh pengadilan. maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang diperintahkan penyelesaian oleh pengadilan. 2.(2) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 378 382.

maskapai atau perkumpulan. . maskapai atau perkumpulan.paling lama satu tahun empat bulan : 1. sehingga oleh karena itu seluruh atau sebagian besar dari kerugian diderita oleh perseroan.perbuatan yang bertentangan dengan anggaran dasar. jika yang bersangkutan dengan maksud untuk menangguhkan kepailitan atau penyelesaian perseroan. turut membantu atau mengizinkan 2. jika yang bersangkutan turut membantu atau mengizinkan untuk melakukan perbuatan.

surat yang memuat catatancatatan dan tulisan-tulisan yang disimpan menurut pasal tadi. membikin pengeluaran yang tak ada. maupun tidak membukukan pendapatan atau menarik barang sesuatu dari budel. 3. barang siapa yang mengurangi dengan penipuan hak-hak pemiutang : (1) dalam hal pelepasan budel. tidak dapat di perlihatkan dalam keadaan tak diubah. dan tentang menyimpan dan memperlihatkan buku-buku. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun jika yang bersangkutan mengurangi secara curang hak-hak pemiutang dari perseroan maskapai atau perkumpulan untuk : 1.peminjaman uang dengan syarat-syarat yang memberatkan. Pasal 401 (1) Seorang pemiutang yang menyetujui tawaran persetujuan di muka 4. ataupun pada saat di mana diketahuinya bahwa kepailitan atau penyelesaian tadi tak dapat dicegah. atau akibat rundingan dengan penghutang. maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi yang dinyatakan dalam keadaan pailit atau yang penyelesaiannya diperintahkan oleh pengadilan. jika yang bersangkutan dapat dipersalahkan tidak memenuhi kewajiban yang diterangkan dalam pasal 6 ayat pertama Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan pasal 27 ayat pertama ordonansi tentang maskapai andil Indonesia. 2. kepailitan atau penyelesaian. padahal diketahuinya tak dapat dicegah keadaan pailit atau penyelesaiannya. tidak memenuhi kewajiban mengadakan catatan menurut Kitab Undangundang Hukum Dagang atau pasal 27 ayat pertama ordonansi tentang maskapai andil Indonesia. telah melijerkan (vervreemden) barang sesuatu dengan cuma-cuma atau jelas di bawah harganya. kepailitan atau penyelesaian menarik barang sesuatu dari budel atau menerima pembayaran baik dari hutang yang tak dapat di tagih maupun yang dapat ditagih. di waktu verifikasi piutang-piutang dalam hal pelepasan budel. 3. atau bahwa buku-buku dan surat. kepailitan atau penyelesaian atau pada waktu diketahui akan terjadi salah satu di antaranya dan kemudian sungguh disusul dengan pelepasan budel. dengan sesuatu cara menguntungkan salah seorang pemiutang di waktu kepailitan atau penyelesaian. Pasal 400 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. surat-surat dan tulisan-tulisan menurut pasal-pasal itu. Pasal 399 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. mengaku adanya piutang yang tak ada atau memperbesar jumlah piutang yang ada. (2) . dalam hal terakhir dengan diketahuinya bahwa kepailitan atau penyelesaian penghutang sudah dimohonkan.

diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. .pengadilan karena telah ada persetujuan dengan penghutang maupun pihak ketiga di mana yang bersangkutan minta keuntungan istimewa. jika persetujuan itu diterima.

barang siapa dengan sengaja menarik barang milik sendiri. Pasal 405 (1) Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 2. dan oleh karena itu mengakibatkan perseroan. untuk pemiliknya. dengan merugikan pemegang ikatan. turut membantu atau mengizinkan dilakukan perbuatan yang bertentangan dengan anggaran dasar. jika yang bersangkutan secara curang mengurangi hak-hak pemiutang dengan mengada-ada pengeluaran yang tak ada. maskapai atau perkumpulan tak dapat memenuhi kewajibannya. atau menarik barang sesuatu dari budel ataupun telah melijerkan barang sesuatu dengan cumacuma atau terang di bawah harganya. . atau kalau bukan demikian untuk pemiliknya dari orang lain yang mempunyai hak gadai. maskapai. maupun menyembunyikan pendapatan. dinyatakan dalam keadaan pailit atau dibolehkan melepaskan budel. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. pelepasan budelnya atau kepailitannya. pungut hasil atau pakai atasnya. 3. menarik suatu barang yang olehnya dibebani ikatan panen atau untuk yang memberi ikatan menarik suatu barang yang oleh orang lain itu dibebani ikatan panen. menarik suatu barang milik sendiri atau kalau bukan demikian. hak menahan. maskapai andil Indonesia atau perkumpulan koperasi di luar ketentuan pasal 398. Pasal 404 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. untuk seluruhnya atau sebagian. diancam dengan pidana denda paling banyak seratus lima puluh ribu rupiah.(2) Diancam dengan pidana yang sama pada penghutang dalam hal seperti di atas. dengan merugikan pemegang ikatan. Pasal 402 Barang siapa dinyatakan dalam keadaan jelas tak mampu atau jika bukan pengusaha. perkumpulan atau yayasan. barang siapa dengan sengaja. menguntungkan salah seorang pemiutang dengan sesuatu cara. 4. pada pengurus atau komisaris yang mengadakan persetujuan. barang siapa dengan sengaja untuk seluruhnya atau sebagian. untuk seluruhnya atau sebagian. 1. menarik barang milik sendiri atau kalau bukan demikian untuk pemiliknya dari ikatan hipotik barang siapa dengan sengaja. Pasal 403 Seorang pengurus atau komisaris perseroan terbatas. atau di waktu ketidakmampuannya. atau harus dibubarkan. dari ikatan kredit atasnya. atau jika penghutang adalah perseroan. atau pada saat di mana diketahuinya bahwa salah satu dari keadaan tadi tak dapat dicegah.

Pasal 414 (1) Seorang pejabat yang sengaja minta bantuan Angkatan Bersenjata untuk melawan pelaksanaan ketentuan undang-undang. yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. atau menolong sebagai pembantu dalam melakukan perbuatan tersebut.undang.402. putusan atau surat perintah pengadilan. atau membiarkan uang atau surat berharga itu diambil atau digelapkan oleh orang lain.397. perintah penguasa umum menurut undang. (2) . BAB XXVIII KEJAHATAN JABATAN Pasal 413 Seorang komandan Angkatan Bersenjata yang menolak atau sengaja mengabaikan untuk menggunakan kekuatan di bawah perintahnya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Jika pelaksanaan dihalang-halangi oleh perbuatan demikian. yang dengan sengaja menggelapkan uang atau surat berharga yang disimpan karena jabatannya. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.menerus atau untuk sementara waktu. dan 402 yang bersalah dapat dicabut hak-haknya berdasarkan pasal 35. Pasal 415 Seorang pejabat atau orang lain yang ditugaskan menjalankan suatu jabatan umum terus. 400.menerus atau untuk sementara waktu yang sengaja menggelapkan. ketika diminta oleh penguasa sipil yang berwenang menurut undang-undang. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dalam pasal 396 . Pasal 417 Seorang pejabat atau orang lain yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum terus. (2) Pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan seperti yang dirumuskan. dapat diperintahkan supaya putus hakim diumumkan. 399. yang sengaja membuat secara palsu atau memalsu buku buku-buku daftar-daftar yang khusus untuk pemeriksaan administrasi. Pasal 416 Seorang pejabat atau orang lain yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum terus.menerus atau untuk sementara waktu. diancam dengan pidana penjara lama empat tahun.

diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. Pasal 419 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun seorang pejabat : 1. merusakkan atau membikin tak dapat di pakai barang-barang itu. seorang hakim yang menerima hadiah atau janji. atau oleh karena si penerima telah melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. yang menerima hadiah atau janji padahal diketahuinya bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk menggerakkannya supaya melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. maka yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. yang menerima hadiah mengetahui bahwa hadiah itu diberikan sebagai akibat. bahwa hadiah atau janji itu diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya. 2. tidak melakukan atau membiarkan sesuatu. Pasal 418 Seorang pejabat yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau sepatutnya harus diduganya. padahal diketahui bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk mempengaruhi putusan perkara yang menjadi tugasnya. Pasal 420 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun : 1. akta-akta. (2) Jika hadiah atau janji itu diterima dengan sadar bahwa hadiah atau janji itu diberikan supaya dipidana dalam suatu perkara pidana. atau membiarkan orang lain menghilangkan. diancam dengan pidana . atau menolong sebagai pembantu dalam melakukan perbuatan itu. barang siapa menurut ketentuan undang-undang ditunjuk menjadi penasihat untuk menghadiri sidang pengadilan.menghancurkan. menerima hadiah atau janji. Pasal 421 Seorang pejabat yang menyalahgunakan kekuasaan memaksa seseorang untuk melakukan. surat-surat atau daftar-daftar yang dikuasainya karena jabatannya. menghancurkan. padahal diketahui bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk mempengaruhi nasihat tentang perkara yang harus diputus oleh pengadilan itu. atau yang menurut pikiran orang yang memberi hadiah atau janji itu ada hubungan dengan jabatannya diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 2. merusakkan atau membikin tak dapat dipakai barang-barang yang diperuntukkan guna meyakinkan atau membuktikan di muka penguasa yang berwenang.

seolah-olah berhutang kepadanya. dengan menyalahgunakan kekuasaannya. dengan sengaja membiarkan orang itu melarikan diri atau dengan sengaja melepaskannya. menerima. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas. padahal diketahuinya bahwa tidak demikian adanya. untuk membayar atau menerima pembayaran dengan potongan. atau memberi pertolongan pada waktu dilepas atau melepaskan diri. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 424 Seorang pejabat dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas. seolah-olah sesuai dengan aturan. Pasal 423 Seorang pejabat dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. atau memotong pembayaran. meminta atau menerima pekerjaan orang atau penyerahan barang seolah olah merupakan hutang kepada dirinya. 2. 3. Pasal 422 Seorang pejabat yang dalam suatu perkara pidana menggunakan sarana paksaan. kepada pejabat lainnya atau kepada kas umum. Pasal 425 Diancam karena melakukan pemerasan dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun : 1. padahal diketahuinya bahwa tidak demikian halnya. memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu.aturan yang bersangkutan telah menggunakan tanah negara yang di atasnya ada hak-hak pakai Indonesia dengan merugikan yang berhak padahal diketahuinya bahwa itu bertentangan dengan peraturan tersebut. Pasal 426 (1) Seorang pejabat yang diberi tugas menjaga orang yang dirampas kemerdekaannya atas perintah penguasa umum atau atas putusan atau ketetapan pengadilan.. maupun untuk mendapatkan keterangan.penjara paling lama dua tahun delapan bulan. atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. meminta. menggunakan tanah negara di atas mana ada hak-hak pakai Indonesia. baik untuk memeras pengakuan. seorang pejabat yang pada waktu menjalankan tugas. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. . dengan menyalahgunakan kekuasaannya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. sengaja tidak memberitahukan hal itu dengan sepera kepada pejabat yang bertugas menyidik perbuatan pidana. maka yang bersangkutan diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang menolak memenuhi permintaan menurut undang-undang supaya memperlihatkan orang yang dimasukkan di situ. Pasal 428 Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. atau akta. (2) Seorang pejabat yang bersalah (alpa) menyebabkan apa yang dirumuskan dalam pasal ini terlaksana. memaksa masuk ke dalam rumah atau ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai oleh orang lain. atau jika berada di situ secara melawan hukum. seorang pejabat yang dalam menjalankan tugasnya mengetahui bahwa ada orang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum. seorang kepala lembaga pemasyarakatan tempat menutup orang terpidana. seorang pejabat dengan tugas menyidik perbuatan pidana.akta yang menurut aturanaturan umum harus ada untuk memasukkan orang di situ. tidak segera pergi atas permintaan yang berhak atau atas nama orang itu.(2) Jika orang itu lari. buku-buku atau kertas-kertas lain. Pasal 427 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun : 1. atau yang sengaja tidak memberitahukan hal itu kepada kekuasaan yang lebih tinggi. dilepaskan. dengan melampaui ke kuasaannya atau tanpa mengindahkan cara-cara yang ditentukan dalam peraturan umum. atau supaya memperlihatkan register masuk. Diancam dengan pidana yang sama. memeriksa atau merampas surat-surat. yang sengaja tidak memenuhi permintaan untuk menyatakan bahwa ada orang dirampas kemerdekaannya secara melawan hukum. seorang pejabat yang pada waktu menggeledah rumah. atau seorang kepala lembaga pendidikan negara atau rumah sakit jiwa. 2. orang tahanan sementara atau orang yang disandera. (2) . diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 429 (1) Seorang pejabat yang melampaui kekuasaan atau tanpa mengindahkan caracara yang ditentukan dalam peraturan umum. atau melepaskan diri karena kesalahan (kealpaan).

jika ia dengan sengaja dan melawan hukum memberitahukan kepada orang lain. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. memeriksa isinya. Jika surat atau barang itu bernilai uang.Pasal 430 (1) Seorang pejabat yang melampaui kekuasaannya. atau dengan sengaja dan melawan hukum membuka. Pidana yang sama dijatuhkan kepada pejabat yang melampaui kekuasaannya. atau memberitahukan kabar telegrap atau telepon kepada orang lain. diancam : 1. atau memberitahukan isinya kepada orang lain. menghilangkan. memberi keterangan kepadanya tentang sesuatu percakapan yang dilakukan dengan perantaraan lembaga itu. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun. maka pemilikan sendiri itu diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dengan pidana penjara paling lama dua tahun. Pasal 432 (1) Seorang pejabat suatu lembaga pengangkutan umum yang dengan sengaja memberikan kepada orang lain daripada yang berhak. memiliki sendiri atau mengubah isinya. kabar yang diserahkan kepada jawatan telegrap atau telepon atau kepada lembaga semacam itu. surat tertutup. membaca. menyuruh seorang pejabat telepon atau orang lain yang diberi tugas pekerjaan telepon untuk keperluan umum. (2) (2) . suatu lembaga pengangkutan umum yang sengaja dan melawan hukum membuka suatu surat barang tertutup atau paket yang diserahkan kepada lembaga itu. Pasal 431 Seorang pejabat. barang atau paket yang diserahkan kepada lembaga pengangkutan umum atau kabar kawat yang dalam tangan pejabat telegrap untuk keperluan umum. menyuruh memperlihatkan kepadanya atau merampas surat. atau menghancurkan. kartu pos. atau memiliki sendiri barang sesuatu yang ada di dalamnya diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. kartu pos atau paket yang dipercayakan kepada lembaga itu. atau orang lain yang ditugasi mengawasi pekerjaan telegrap atau telepon yang digunakan untuk kepentingan umum. Pasal 433 Seorang pejabat telegrap atau telepon.

padahal diketahuinya bahwa perkawinan atau perkawinan-perkawinan orang itu yang telah ada menjadi halangan untuk itu berdasarkan undang-undang. (2) BAB XXIX KEJAHATAN PELAYARAN Pasal 438 . jika ia dengan sengaja memberikan kepada orang lain daripada yang berhak atau. telepon atau pada lembaga semacam itu. seorang pejabat telegrap atau telepon atau orang lain yang dimaksud dalam pasal 433. Pasal 435 Seorang pejabat yang dengan langsung maupun tidak langsung sengaja turut serta dalam pemborongan. atau membantu orang lain dalam perbuatan itu. 420. 419. memiliki sendiri atau mengubah isi suatu berita telegrap atau telepon yang diserahkan kepada jawatan telegrap. Pasal 436 (1) Barang siapa menurut hukum yang berlaku bagi masing-masing pihak mempunyai kewenangan melangsungkan perkawinan seseorang. padahal diketahuinya ada halangan untuk itu berdasarkan undang-undang diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 423. menghancurkan. yang dengan sengaja membiarkan orang lain melakukan salah satu perbuatan berdasarkan pasal 431 433. Pasal 434 Seorang pejabat suatu lembaga pengangkutan umum. penyerahan atau persewaan. untuk seluruh atau sebagian.2. yang pada saat dilakukan perbuatan. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak delapan belas ribu rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. 432 ayat penghabisan. dengan pidana penjara paling lama lima tahun. No. dan pasal 436 ayat pertama. 3 dan 4. dapat dijatuhkan pencabutan hak berdasarkan pasal 35.perbedaan yang ditetapkan dalam pasal-pasal tersebut. 434. Barang siapa menurut hukum yang berlaku bagi masing-masing pihak mempunyai kewenangan melangsungkan perkawinan seseorang. 425. dia ditugaskan mengurus atau mengawasinya. diancam dengan pidana menurut perbedaan. menghilangkan. Pasal 437 Dalam hal pemidanaan berdasarkan pasal 415.

tanpa mendapat kuasa untuk itu dari sebuah negara yang berperang atau tanpa masuk angkatan laut suatu negara yang diakui.(1) Diancam karena melakukan pembajakan di laut : 1. Pasal 439 (3) (1) Diancam karena melakukan pembajakan di tepi laut dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. melakukan perbuatan kekerasan terhadap orang atau barang di situ. Pasal 441 Diancam karena melakukan pembajakan di sungai dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. ataupun termasuk anak buah kapal tersebut." Pasal 440 (2) Diancam karena melakukan pembajakan di pantai dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. masuk bekerja menjadi kelasi kapal tersebut atau dengan suka rela terus menjalankan pekerjaan tersebut setelah hal itu diketahui olehnya. barang siapa masuk bekerja menjadi nakhoda atau menjalankan pekerjaan itu di sebuah kapal. S. demikian juga jika memegang surat kuasa dari negara-negara yang berperang satu dengan yang lainnya. barang siapa dengan memakai kapal melakukan perbuatan kekerasan di sungai terhadap kapal lain atau terhadap orang atau barang di atasnya. jika melampaui apa yang dikuasakan. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. 2. Pasal 89 tidak diterapkan. barang siapa yang menerima atau melakukan pekerjaan sebagai komandan atau pemimpin . Yang dimaksud dengan wilayah laut Indonesia yaitu wilayah "Territoriale zee en maritieme kringen ordonantie. (2) Disamakan dengan tidak punya surat kuasa. barang siapa yang di darat maupun di air sekitar pantai atau muara sungai. di perairan Indonesia. Pasal 442 Diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. barang siapa dengan memakai kapal melakukan perbuatan kekerasan terhadap kapal lain atau terhadap orang atau barang di atasnya. barang siapa mengetahui tentang tujuan atau penggunaan kapal itu. padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan perbuatan-perbuatan kekerasan di lautan bebas terhadap kapal lain atau terhadap orang dan barang di atasnya. setelah lebih dahulu menyeberangi lautan seluruhnya atau sebagiannya untuk tujuan tersebut. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. 1939 442. setelah datang ke tempat dan untuk tujuan tersebut dengan kapal dari tempat lain.

Pasal 443 Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun barang siapa yang menerima atau melakukan pekerjaan sebagai kelasi di sebuah kapal. padahal diketahuinya bahwa kapal itu akan digunakan sebagai yang dirumuskan dalam pasal 438. atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh . diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun dalam Pasal 447 Barang siapa dengan sengaja menyerahkan sebuah kapal Indonesia dalam kekuasaan bajak laut. jika ia adalah nakhoda kapal itu. diancam : 1. dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.441. 38.441.buatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . pidana penjara seumur hidup. diancam dengan pidana mati. bajak pantai. sesudah diketahui olehnya bahwa kapal itu digunakan seperti diterangkan di atas.sebuah kapal. Pasal 448 Seorang penumpang kapal Indonesia yang merampas kekuasaan atas kapal secara melawan hukum.441. Pasal 444 Jika perbuatan kekerasan yang diterangkan dalam pasal 438 . atau untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . bajak tepi laut. Pasal 445 Barang siapa melengkapi kapal atas biaya sendiri atau orang lain. dan bajak sungai. dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. secara langsung maupun tidak langsung turut melaksanakan penyewaan. padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk melakukan salah satu perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 439 . 2. dengan maksud untuk digunakan sebagai yang dirumuskan dalam pasal 438 atau dengan maksud untuk melakukan salah satu per. komandan atau pemimpin kapal dan mereka yang turut serta melakukan perbuatan kekerasan. dalam hal-hal lain.441 ataupun dengan sukarela tetap tinggal bekerja di kapal itu. Pasal 446 Barang siapa atas biaya sendiri atau orang lain. pemuatan atau pertanggungan sebuah kapal.441 mengakibatkan seseorang di kapal yang diserang atau seseorang yang diserang itu mati maka nakhoda. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

padahal diketahui bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk pelayaran pembajakan tanpa izin Pemerintah Indonesia. bajak. padahal diketahuinya bahwa kapal itu diperuntukkan atau digunakan untuk pelayaran pembajakan tanpa izin Pemerintah Indonesia. Pasal 450 Seorang warga negara Indonesia yang tanpa izin Pemerintah Indonesia menerima surat. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. . Pasal 449 Seorang nakhoda sebuah kapal Indonesia yang menarik kapal dari pemiliknya atau dari pengusahanya dan memakainya untuk keuntungan sendiri. Pasal 451 Seorang warga negara Indonesia yang menerima pekerjaan sebagai kelasi di sebuah kapal. ataupun secara sukarela tetap bekerja sebagai kelasi sesudah diketahuinya tujuan atau penggunaan kapal itu.tahun. maupun menerima atau menjalankan pekerjaan sebagai nakhoda sebuah kapal. diancam dengan pidana penjara paling lima tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan.

diancam. menarik diri dari tugasnya di kapal Indonesia. Pasal 455 Diancam karena melakukan desersi biasa. barang siapa dengan sengaja menggunakan akta itu seolah-olah isinya sesuai dengan kenyataan. Pasal 453 Diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. jika karena penggunaan itu dapat timbul kerugian. seorang anak buah kapal-kapal Indonesia. penumpang atau muatan kapal itu. seorang nakhoda kapal Indonesia yang sesudah dimulai penerimaan atau penyewaan kelasi. ada kekhawatiran timbul bahaya bagi kapal. karena melakukan desersi. jika menurut keadaan di waktu melakukan perbuatan. jika karena penggunaan akta itu dapat menimbulkan kerugian dengan pidana penjara paling lama delapan tahun. dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. Kelasi-kelasi yang turut serta menyuruh membikin keterangan kapal yang diketahuinya bahwa isinya tidak benar. (2) (2) . diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. seolah. Pasal 452 (1) Barang siapa dalam berita acara suatu keterangan kapal. menyuruh menulis keterangan palsu tentang suatu keadaan yang kebenarannya harus dinyatakan dalam akta itu dengan maksud untuk menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan akta itu. yang dengan sengaja dan melawan hukum tidak mengikuti atau tidak meneruskan perjalanan yang telah disetujuinya. Pasal 454 Diancam.olah keterangannya sesuai dengan kenyataan. tetapi sebelum perjanjian habis dengan sengaja dan melawan hukum menarik diri dari pimpinan kapal itu. seorang kelasi yang.Pasal 451 bis (1) Seorang nakhoda sebuah kapal Indonesia yang menyuruh membikin keterangan kapal. dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. yang diketahuinya bahwa isinya bertentangan dengan kenyataan. Diancam dengan pidana yang sama. bertentangan dengan kewajibannya menurut persetujuan kerja. memperlihatkan surat keterangan yang diketahuinya bahwa isinya tidak benar. Pasal 451 ter Barang siapa untuk memenuhi peraturan dalam ayat ketiga pasal 12 aturan tentang pendaftaran kapal.

Yang bersalah diancam dengan : 1.124 jo. atau jika kejahatan dilakukan akibat permufakatan jahat untuk berbuat demikian.perbuatan lain yang menyertainya mengakibatkan luka-luka. tahun enam bulan jika (2) 2. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. pemegang buku. melawannya dengan kekerasan atau ancaman kekerasan.luka berat. pidana penjara paling lama delapan mengakibatkan luka. padahal mengetahui bahwa anak buah kapal itu belum ada sebulan sejak menarik diri dari persetujuannya dengan kapal Indonesia seperti dirumuskan di dalam salah satu pasal 454 atau 455. dengan sengaja merampas kebebasannya untuk bergerak atau seorang anak buah kapal Indonesia yang di atas kapal dalam pekerjaan berbuat demikian terhadap orang yang lebih tinggi pangkatnya. jika mengakibatkan kematian.Pasal 456 Ditiadakan berdasarkan S. diancam karena melakukan pemberontakan di kapal dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. pidana penjara paling lama dua belas tahun. (2) Tidak dipidana. atau nakhoda kapal Indonesia yang menerima seorang anak buah kapal untuk bekerja.2. pidana penjara paling lama empat tahun. pidana penjara paling lama delapan tahun enam bulan jika (2) . Pasal 459 (1) Seorang penumpang kapal Indonesia yang di atas kapal menyerang nakhoda. 34 . Pasal 460 (1) Insubordinasi yang dilakukan dua orang atau lebih dengan bersekutu. 38 . atau kalau ini tidak ada. jika penerimaan kerja dilakukan di luar Indonesia dengan izin konsul Indonesia. Yang bersalah diancam dengan : 1. jika dua orang atau lebih dengan bersekutu melakukan kejahatan itu. diancam karena melakukan insubordinasi dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. 3. Pasal 457 Pidana yang ditentukan dalam pasal 454 dan 455 dapat dilipatkan dua. Pasal 458 (1) Seorang pengusaha. atas permintaan penguasa setempat. jika kejahatan itu atau perbuatan.

yang sengaja tidak memberitahukan kepada nakhoda diketahuinya adanya niat untuk melakukan insubordinasi. pidana penjara paling lama lima belas tahun jika mengakibatkan kematian. yang sengaja tidak menurut perintah nakhoda yang diberikan untuk keamanan atau untuk meneguhkan ketertiban dan disiplin di atas kapal. Pasal 464 (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah seorang penumpang kapal Indonesia : 1.kejahatan itu atau perbuatan-perbuatan lain yang menyertainya mengakibatkan luka-luka. jika mengakibatkan luka-luka berat. masih tetap menolak kerja juga. 2. 3. (2) Ketentuan tersebut pada no. 3. Pasal 461 Barang siapa di atas kapal Indonesia menghasut supaya memberontak. Pasal 462 Penolakan kerja oleh dua orang anak buah kapal Indonesia atau lebih yang dilakukan bersekutu atau akibat permufakatan jahat diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. berpangkat perwira kapal Pasal 466 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang dengan maksud menguntungkan diri . ketika diketahuinya bahwa dia dirampas kemerdekaannya untuk bergerak. yang tidak memberi pertolongan menurut kemampuannya kepada nakhoda. pidana penjara paling lama dua belas tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. Pasal 465 Pidana yang diancam pada pasal 448 451 454 464 dapat ditambah sepertiga. Pasal 463 Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan seorang anak buah kapal Indonesia yang sesudah dikenakan tindakan disiplin karena menolak kerja. jika yang melakukan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal itu. ketika 2. 3 tidak berlaku jika insubordinasi tidak terjadi.

atau menjual atau menggadaikan kapal itu barang muatan atau barang perbekalan kapal itu. atau untuk menutupi keuntungan yang demikian.sendiri atau orang lain dengan melawan hukum atau untuk menutupi perbuatan itu menjual kapalnya. dan juga menyuruh atau memberi izin kepada anak buahnya untuk berbuat demikian. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. mengubah haluan kapalnya. Pasal 468 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan atau bertentangan dengan hukum yang berlaku baginya. meninggalkan kapalnya di tengah perjalanan. atau meminjam uang dengan mempertanggungkan kapalnya atau perlengkapan kapal itu atau perbekalannya. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh Pasal 467 Seorang nakhoda kapal Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.buku harian-harian di kapal dipelihara menurut undang-undang. ataupun tidak mengurus keselamatan surat-surat kapal ketika meninggalkan kapalnya. yang dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. atau mengurangi kerugian atau belanja. . atau tidak menjaga supaya buku.

Pasal 471 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang sengaja membuang barang muatan di luar keharusan dan bertentangan dengan hukum yang berlaku baginya. perbekalan atau barang keperluan yang ada dalam kapal. Seorang penumpang kapal yang di luar keharusan dan di luar pengetahuan lebih dulu dari nakhoda melakukan perbuatan yang sama dengan pengetahuan yang sama pula. padahal diketahuinya bahwa dia tidak berhak untuk itu. melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan yang diketahuinya bahwa karena itu kapalnya atau muatannya kemungkinan ditangkap ditahan atau dirintangi diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda sebanyak-banyaknya sembilan ribu rupiah. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 472 bis Barang siapa sebagai penumpang gelap turut berlayar di atas sebuah kapal. diancam dengan pidana penjara paling tiga bulan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 474 (2) . diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. atau membikin tak dapat dipakai muatan. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 473 Seorang nakhoda yang memakai bendera Indonesia.Pasal 469 (1) Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan dan di luar pengetahuan lebih dahulu dari pemilik atau pengusaha kapal. diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Pasal 472 Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum. Pasal 470 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang di luar keharusan sengaja tidak memberi kepada penumpang kapalnya apa yang wajib di berikan padanya. menghancurkan merusakkan.

Seorang nakhoda yang dengan memakai tanda-tanda pada kapalnya sengaja menimbulkan kesan seakan-akan kapalnya adalah kapal perang Indonesia kapal Angkatan Laut atau kapal penunjuk yang bekerja di perairan atau terusan laut Indonesia. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. .

Pasal 476 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang tanpa alasan yang dapat diterima menolak untuk memenuhi permintaan berdasarkan undang-undang untuk menerima di kapalnya seorang terdakwa atau terpidana beserta benda-benda yang berhubungan dengan perkaranya. 446. dan 467. Pasal 479 Dalam hal pemidanaan berdasarkan salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 488 449.4. BAB XXIX A KEJAHATAN PENERBANGAN DAN KEJAHATAN TERHADAP SARANA/PRASARANA PENERBANGAN Pasal 479a (2) . Pasal 478 Seorang nakhoda kapal Indonesia yang sengaja tidak memenuhi kewajibannya menurut ayat pertama pasal 358a Kitab Undang. 1 . padahal orang itu diterima di kapalnya atas permintaan berdasarkan undang-undang. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika orang itu lari. maka dia diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.undang Hukum Dagang untuk memberi pertolongan kalau kapalnya terlibat dalam suatu tabrakan. Pasal 477 (1) Seorang nakhoda kapal Indonesia yang dengan sengaja membiarkan lari. atau melepaskan seorang terdakwa atau terpidana atau memberi bantuan ketika dilepaskan atau melepaskan diri.Pasal 475 Barang siapa yang di luar keharusan melakukan pekerjaan nakhoda. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. dilepaskan atau melepaskan dirinya karena kealpaan nakhoda itu. dapat dinyatakan pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 no. juru mudi atau masinis di kapal Indonesia padahal diketahuinya bahwa kewenangannya untuk berlayar telah dicabut oleh penguasa yang berwenang. diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.

Dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas udara.(1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan. jika karena (2) . membuat tidak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk pengamanan lalu lintas udara atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangun tersebut dipidana dengan pidana penjara selamalamanya sembilan tahun.

tidak dapat dipakainya atau rusaknya bangunan untuk pengamanan lalu lintas udara. Dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. Pasal 479b (1) Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan hancurnya. atau menggagalkan bekerjanya tanda atau alat tersebut. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan lalu lintas udara. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan penerbangan dan mengakibatkan celakanya pesawat udara. Pasal 479d (4) Barang siapa penerbangan bekerja atau penerbangan a. jika karena perbuatan itu mengakibatkan celakanya pesawat udara. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. Dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. jika karena perbuatan itu menyebabkan penerbangan tidak aman. jika karena (2) (3) Dengan pidana penjara selama-lamanya dua belas tahun. Dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. c. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya tiga tahun. menghancurkan atau .(3) Dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. perbuatan itu timbul bahaya bagi keamanan penerbangan. jika karena perbuatan itu timbul bahaya keamanan penerbangan dan mengakibatkan matinya orang. Pasal 479e Barang siapa dengar. Dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun. dipidana : dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. Pasal 479c (2) (3) (1) Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan. sengaja dan melawan hukum. atau gagalnya usaha untuk pengamanan bangunan tersebut. dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya enam tahun. karena kealpaan menyebabkan tanda atau alat untuk pengamanan hancur. b. dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. mengambil atau memindahkan tanda atau alat untuk pengamanan penerbangan. rusak. atau memasang tanda atau alat yang keliru. terambil atau pindah atau menyebabkan tidak dapat menyebabkan terpasangnya tanda atau alat untuk pengamanan yang keliru. merusak.

b. dipidana dengan pidana penjara selamalamanya sembilan tahun. jika karena perbuatan itu menyebabkan luka berat. kecelakaan. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. dipidana : a. kerusakan atau membuat tidak dapat dipakainya pesawat udara. dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum atas kerugian penanggung asuransi. yang dipertanggungkan terhadap bahaya tersebut di atas atau yang dipertanggungkan muatannya maupun upah yang akan diterima untuk pengangkutan muatannya. membuat tidak dapat dipakai atau merusak pesawat udara. b. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun. dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun. perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. kehancuran. jika karena dengan pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun. hancur.membuat tidak dapat dipakainya pesawat udara yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain. dipidana : a. tidak dapat dipakai atau rusak. atas kerugian penanggung asuransi menimbulkan kebakaran atau ledakan. ataupun untuk kepentingan muatan tersebut telah diterima uang tanggungan. dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara untuk selamalamanya dua puluh tahun. Pasal 479f Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum mencelakakan. menghancurkan. menyebabkan penumpang pesawat udara yang dipertanggungkan terhadap bahaya mendapat kecelakaan. Apabila yang dimaksud pada ayat (1) pasal ini adalah pesawat udara dalam penerbangan. dipidana : a. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. Pasal 479g Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan pesawat udara celaka. b. jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain. jika karena (2) (3) . dengan pidana penjara selama-lamanya sepuluh tahun. Pasal 479h (1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum. jika karena perbuatan itu mengakibatkan matinya orang.

perbuatan itu mengakibatkan matinya orang. apabila perbuatan dimaksud pasal 479 huruf i dan pasal 479j itu : a. c. dilakukan dengan maksud untuk merampas kemerdekaan atau meneruskan merampas kemerdekaan seseorang. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. d. f. Pasal 479l Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum melakukan perbuatan kekerasan terhadap seseorang di dalam pesawat udara dalam penerbangan. Pasal 479m Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum merusak pesawat udara dalam dinas atau menyebabkan kerusakan atas pesawat udara tersebut yang . b. jika perbuatan itu dapat membahayakan keselamatan pesawat udara tersebut. dipidana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama-lamanya dua puluh tahun. dilakukan dengan direncanakan lebih dahulu. Pasal 479k (1) Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selamalamanya dua puluh tahun. e.lamanya lima belas tahun. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya dua belas tahun. mengakibatkan kerusakan pada pesawat udara tersebut sehingga dapat membahayakan penerbangannya. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya seseorang atau hancurnya pesawat udara itu. sebagai kelanjutan permufakatan jahat. Pasal 479i Barang siapa di dalam pesawat udara dengan perbuatan yang melawan hukum merampas atau mempertahankan perampasan atau menguasai pesawat udara dalam penerbangan. Pasal 479j Barang siapa dalam pesawat udara dengan kekerasan atau ancaman kekerasan atau ancaman dalam bentuk lainnya merampas atau mempertahankan perampasan atau menguasai pengendalian pesawat udara dalam penerbangan dipidana dengan pidana penjara selama. (2) dilakukan oleh dua orang atau lebih bersama-sama. mengakibatkan luka berat seseorang.

Pasal 479o (1) Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selamalamanya dua puluh tahun apabila perbuatan dimaksud pasal 479 huruf l. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. d. b. dengan cara apa pun.menyebabkan tidak dapat terbang atau membahayakan keamanan penerbangan. dilakukan oleh dua orang atau lebih bersama-sama. Pasal 479n Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum menempatkan atau menyebabkan ditempatkannya di dalam pesawat udara dalam dinas. dilakukan dengan direncanakan lebih dahulu. dan pasal 479 huruf n itu : a. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. mengakibatkan luka berat bagi seseorang. sebagai kelanjutan dari permufakatan jahat. . alat atau bahan yang dapat menghancurkan pesawat udara atau menyebabkan kerusakan pesawat udara tersebut yang membuatnya tidak dapat terbang atau menyebabkan kerusakan pesawat udara tersebut yang dapat membahayakan keamanan dalam penerbangan. c. pasal 479 huruf m.

yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan. melakukan perbuatan yang dapat membahayakan keamanan dalam pesawat udara dalam penerbangan.4 dan haknya untuk melakukan pencarian dalam mana kejahatan dilakukan. atau menyembunyikan barang yang diperoleh dari kejahatan. menukar. dipidana dengan pidana penjara selama. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun. menerima gadai.(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya seseorang atau hancurnya pesawat udara itu. Pasal 479r Barang siapa di dalam pesawat udara melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban dan tata tertib di dalam pesawat udara dalam penerbangan. 2. menyewakan. atau untuk menarik keuntungan. barang siapa menarik keuntungan dari hasil sesuatu benda. menyimpan. menggadaikan. dipidana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama-lamanya dua puluh tahun.lamanya satu tahun. Yang bersalah dapat dicabut haknya berdasarkan pasal 35 no. dipidana penjara selama. menerima gadai. 1 . Pasal 481 (1) Barang siapa menjadikan sebagai kebiasaan untuk sengaja membeli.lamanya lima tahun. menjual. yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan penadahan. (2) . BAB XXX PENADAHAN PENERBITAN DAN PERCETAKAN Pasal 480 Diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah : 1. mengangkut. menukarkan. menukar. menyimpan atau menyembunyikan sesuatu benda. barang siapa membeli. menyewa. Pasal 479p Barang siapa memberikan keterangan yang diketahuinya adalah palsu dan karena perbuatan itu membahayakan keamanan pesawat udara dalam penerbangan. Pasal 479q Barang siapa di dalam pesawat udara. menerima hadiah.

jika kejahatan dari mana benda tersebut diperoleh adalah salah satu kejahatan yang dirumuskan dalam pasal 364.Pasal 482 Perbuatan sebagaimana dirumuskan dalam pasal 480. 373. diancam karena penadahan ringan dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. . dan 379.

2. 4. tidak dapat dituntut atau menetap di luar Indonesia. diancam dengan pidana paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.PELANGGARAN 1. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 2. jika : 1. 8. pencetak mengetahui atau seharusnya menduga bahwa orang yang menyuruh mencetak pada saat penerbitan. pada teguran pertama tidak diberitahukan olehnya. orang yang menyuruh mencetak barang tidak diketahui.Pelanggaran Jabatan .Pelanggaran Mengenai Tanah. 2.Pasal 483 Barang siapa menerbitkan sesuatu tulisan atau sesuatu gambar yang karena sifatnya dapat diancam dengan pidana. maka penerbit atau pencetak dalam kedua pasal di atas hanya dituntut atas pengaduan orang yang terkena kejahatan itu. 5. dan setelah ditentukan penuntutan. BUKU KETIGA . si pelaku itu tak dapat dituntut atau akan menetap di luar Indonesia. si pelaku tidak diketahui namanya dan juga tidak diberitahukan namanya oleh penerbit pada peringatan pertama sesudah penuntutan berjalan terhadapnya. Bab I Bab II Bab III Bab IV Bab V Bab VI Tentang Pelanggaran Keamanan Umum bagi Orang atau Barang dan Kesehatan Pelanggaran Ketertiban Umum Pelanggaran Terhadap Penguasa Umum Pelanggaran Mengenai Asal-Usul dan Perkawinan Pelanggaran Terhadap Orang yang Memerlukan Pertolongan Pelanggaran Kesusilaan Bab VII . penerbit sudah mengetahui atau patut menduga bahwa pada waktu tulisan atau gambar itu diterbitkan. Tanaman dan Pekarangan Bab VIII . jika : 1. 3. 7. Pasal 484 Barang siapa mencetak tulisan atau gambar yang merupakan perbuatan pidana. 6. Pasal 485 Jika sifat tulisan atau gambar merupakan kejahatan yang hanya dapat dituntut atas pengaduan.

Pasal 490 Diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. Kenakalan terhadap orang atau barang yang dapat menimbulkan bahaya. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah: 1. membiarkan orang itu berkeliaran tanpa dijaga. kerugian atau kesusahan. supaya tidak menimbulkan kerugian. barang siapa memelihara binatang buas yang berbahaya tanpa melaporkan kepada polisi atau pejabat lain yang ditunjuk untuk itu. Bab IX - Pelanggaran Pelayaran BAB I TENTANG PELANGGARAN KEAMANAN UMUM BAGI ORANG ATAU BARANG DAN KESEHATAN Pasal 489 1. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari. . atau dipasang di muka kereta atau kendaraan. 4. barang siapa diwajibkan menjaga seorang anak. barang siapa tidak menjaga secukupnya binatang buas yang ada di bawah penjagaannya. barang siapa tidak mencegah hewan yang ada di bawah penjagaannya. 2. barang siapa menghasut hewan terhadap orang atau terhadap hewan yang sedang ditunggangi. atau tidak menaati peraturan yang diberikan oleh pejabat tersebut tentang hal itu. atau sedang memikul muatan: 3. atau sedang memikul muatan: 2. barang siapa diwajibkan menjaga orang gila yang berbahaya bagi dirinya sendiri maupun orang lain. 2. Pasal 491 Diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah: 1. bilamana hewan itu menyerang orang atau hewan yang lagi ditunggangi atau dipasang di muka kereta atau kendaraan. meninggalkan anak itu tanpa dijaga sehingga oleh karenanya dapat timbul bahaya bagi anak itu atau orang lain. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama.9.

atau pada benda yang ditaruh di situ oleh atau atas perintahnya. Pasal 493 Barang siapa secara melawan hukum di jalan umum membahayakan kebebasan bergerak orang lain. hewan untuk dinaiki. atau karena hal yang dirumuskan dalam pasal 536. atau terus mendesakkan dirinya bersama dengan seorang atau lebih kepada orang lain yang tidak menghendaki itu dan sudah tegas dinyatakan. barang siapa membiarkan di jalan umum. yang dilakukan oleh atau atas perintahnya. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. . 4. melempar atau menuangkan ke luar dari situ sedemikian rupa hingga oleh karena itu dapat timbul kerugian pada orang yang sedang menggunakan jalan umum. tanpa 2. atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. 3. 6. atau mengikuti orang lain secara mengganggu. untuk menarik atau hewan muatan tanpa mengadakan tindakan penjagaan agar tidak menimbulkan kerugian. barang siapa tidak mengadakan tindakan seperlunya pada waktu melakukan suatu pekerjaan di atas atau di pinggir jalan umum untuk memberi tanda bagi yang lalu di situ. Pasal 494 Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. barang siapa tidak mengadakan penerangan secukupnya dan tanda-tanda menurut kebiasaan pada penggalian atau menumpukkan tanah di jalan umum. atau melakukan sesuatu yang harus dilakukan dengan hati-hati atau dengan mengadakan tindakan penjagaan tertentu lebih dahulu agar jangan membahayakan nyawa atau kesehatan orang lain. barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang. Barang siapa dalam keadaan mabuk di muka umum merintangi lalu lintas.Pasal 492 1. atau mengancam keamanan orang lain. bahwa ada kemungkinan bahaya. 5. atau mengganggu ketertiban. dijatuhkan pidana kurungan paling lama dua minggu. barang siapa menaruh atau menggantungkan sesuatu di atas suatu bangunan. 2. barang siapa membiarkan ternak berkeliaran di jalan umum mengadakan tindakan penjagaan. agar tidak menimbulkan kerugian. menghalangi sesuatu jalanan untuk umum di darat maupun di air atau menimbulkan rintangan karena pemakaian kendaraan atau kapal yang tidak semestinya. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah.

143 jo. ataupun air susu dari 2. Pasal 500 Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. ataupun di tempat yang sedemikian dekatnya dengan bangunan atau barang. hingga dapat timbul bahaya kebakaran. menyerahkan. atau perkakas lain untuk menangkap atau membunuh binatang buas. Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. 32 . menyalakan api tanpa perlu menembakkan senjata api. barang siapa menjual. Pasal 498 dan 499 Ditiadakan berdasarkan S. barang siapa di jalan umum atau di pinggirnya.Pasal 495 1. membakar barang tak bergerak kepunyaan sendiri. Pasal 496 Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. menawarkan. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. mata peluru atau peluru untuk senjata api. jerat. membikin obat ledak. barang makanan atau minuman yang dipalsu atau yang busuk. barang siapa melepaskan balon angin di mana digantungkan bahanbahan menyala. Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. Pasal 501 1. di tempat yang dilalui orang memasang ranjau perangkap. 2.9. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sesudah adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagikan. 33 . diancam dengan pidana denda paling tinggi tujuh ratus lima puluh rupiah. Pasal 497 Diancam dengan pidana denda paling tinggi tiga ratus tujuh puluh lima rupiah: 1. diancam dengan pidana kurungan paling lama sepuluh hari atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. . pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari.

2. menawarkan. 4. Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga hari atau pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah: (1) (2) barang siapa membikin ingar atau riuh. Binatang yang ditangkap atau ditembak serta perkakas dan senjata yang digunakan dalam pelanggaran.ternak yang sakit atau yang dapat mengganggu kesehatan. yang berumur di atas enam belas tahun diancam dengan pidana kurungan paling lama enam bulan. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. membagikan daging ternak yang dipotong karena sakit atau mati dengan sendirinya. barang siapa membikin gaduh di dekat bangunan untuk menjalankan ibadat yang dibolehkan atau untuk sidang pengadilan. Barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang untuk itu. dapat dirampas. Pergelandangan yang dilakukan oleh tiga orang atau lebih. sehingga ketenteraman malam hari dapat terganggu. Pengemisan yang dilakukan oleh tiga orang atau lebih. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah. Pasal 506 . diancam karena melakukan pergelandangan dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari. menyerahkan. Pasal 504 1. BAB II PELANGGARAN KETERTIBAN UMUM Pasal 503 2. 2. diancam karena melakukan pengemisan dengan pidana kurungan paling lama enam minggu. menjual. di waktu ada ibadat atau sidang. yang berumur di atas enam belas tahun. memburu atau membawa senjata api ke dalam hutan negara di mana dilarang untuk itu tanpa izin. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. 2. Barang siapa mengemis di muka umum. 3. Pasal 505 (1) Barang siapa bergelandangan tanpa pencarian. Pasal 502 1.

. manakala itu diperlukan. Pasal 508 bis Barang siapa di muka umum tanpa wenang memakai pakaian yang menyamai pakaian jabatan yang ditetapkan untuk pegawai negeri atau pejabat yang bekerja pada negara. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. yang nilainya tidak lebih dari seratus rupiah. sematamata untuk suatu perkumpulan atau personal perkumpulan. menerima suatu tanda kehormatan. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. mengadakan pesta lain yang ditunjuk untuk itu: mengadakan arak-arakan di jalan umum. atau personal dinas kesehatan tentara. atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah. atau dalam bentuk jual. Pasal 508 Barang siapa tanpa wenang memakai dengan sedikit penyimpangan suatu nama atau tanda jasa yang pemakaiannya menurut ketentuan undang-undang.undang sehingga patut ia dapat dipandang orang sebagai pegawai atau pejabat itu. Pasal 509 Barang siapa tanpa izin meminjamkan uang atau barang dengan gadai. atau suatu tanda kehormatan Indonesia. diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. pangkat atau derajat asing. barang siapa ketika ditanya oleh penguasa yang berwenang tentang namanya. barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat lain yang ditunjuk untuk itu: 1. pada suatu provinsi. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu tahun. Pasal 510 (1) Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Pasal 507 Diancam dengan pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. barang siapa tanpa izin Presiden. 2. gelar. 2. barang siapa tanpa wenang memakai suatu gelar ningrat. 3.Barang siapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai pencarian. memberi nama yang palsu. pada suatu daerah yang berdiri sendiri yang diakui atau yang diatur dengan undang.beli dengan boleh dibeli kembali ataupun dalam bentuk kontrak komisi.

tidak menaati perintah dan petunjuk yang diadakan oleh polisi untuk mencegah kecelakaan oleh kemacetan lalu lintas di jalan umum. pemikul atau kuli. . Pasal 512a Barang siapa sebagai mata pencarian. maka dalam hal ayat pertama. Barang siapa tidak diwenangkan melakukan pencarian yang menurut aturan-aturan umum harus diberi kewenangan untuk itu. diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. Barang siapa diwenangkan melakukan pencarian yang menurut aturanaturan umum harus diberi kewenangan untuk itu. yang bersalah diancam dengan pidana kurungan paling lama dua minggu atau pidana denda dua ribu dua ratus lima puluh rupiah. baik khusus maupun sebagai sambilan menjalankan pekerjaan dokter atau dokter gigi dengan tidak mempunyai surat izin. pesuruh. pembawa bungkusan. Pasal 514 Seorang pekerja harian. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 3. dan dalam hal ayat kedua. Pasal 513 Barang siapa menggunakan atau membolehkan digunakan barang orang lain yang ada padanya karena ada hubungan kerja atau karena pencariannya. diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda setinggi-tingginya seratus lima puluh ribu rupiah. untuk pemakaian yang tidak diizinkan oleh pemiliknya. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. paling lama satu bulan. dan sebagainya. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama dua bulan. melakukannya tanpa keharusan. yang dalam menjalankan pencariannya melakukan kelalaian atau kekurangan dalam pengembalian perkakas yang diterima untuk dipakai. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Pasal 511 Barang siapa di waktu ada pesta arak-arakan. dalam melakukan pencarian tersebut tanpa keharusan melampaui batas kewenangannya. di dalam keadaan yang tidak memaksa. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Pasal 512 1.(2) Jika arak -arakan diadakan untuk menyatakan keinginan-keinginan secara menakjubkan. atau dalam penyampaian 2.

Pasal 517 2. tidak memberitahukan hal itu kepada penguasa yang berwenang dalam tenggang waktu empat belas hari. hari datang dan perginya orang yang bermalam di situ. barang siapa menjadikan kebiasaan atau pencarian untuk membeli barang-barang yang demikian.barang yang diterima untuk diangkut. menggadaikan. tanpa memberitahukan sebelumnya kepada penguasa yang berwenang dengan menyebut tempat menetap yang baru. meminjamkan atau menyimpankan barang tersebut untuk seorang tentara di bawah pangkat perwira. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama enam hari. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. atau tidak mencatat atau menyuruh catat nama. 2. pencarian dan tempat asalnya. gadai. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. menukar. dengan menyebut nama. desa atau kampung. Pasal 515 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari. desa atau kampung di mana dia menetap. 1. pakai atau simpan dari seorang tentara di bawah pangkat perwira. Pasal 516 1. barang siapa setelah menetap di bagian kota. atau menjualkan. atau atas permintaan kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu. yang masih di dalam satu kota. dan tidak mempunyai register terus-menerus. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. yang diberikan tanpa izin dari atau nama perwira. atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. Barang siapa menjadikan sebagai pencarian untuk memberi tempat bermalam kepada orang lain. pidananya . (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. tidak memperlihatkan register itu. pencarian atau pekerjaan. (2) Ketentuan dalam ayat pertama tidak berlaku bagi orang yang pindah tempat kediaman dan menetap. menerima untuk ibadah. tempat kediaman. barang siapa membeli. 2. barang siapa pindah kediaman dari bagian kota. tidak menaati peraturan mengenai pencatatan dalam register yang ditentukan dalam aturan-aturan umum.

Pasal 519 1. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. barang siapa yang setelah mendapat pengunduran pembayaran hutang dengan kehendak sendiri melakukan perbuatan-perbuatan. . menjual. 2. jika sepatutnya harus diduganya bahwa itu akan diumumkan dan memang lalu disusul dengan pengumuman. Pasal 519 bis Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan. menyiarkan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau disiarkan. potongan logam atau benda-benda lain yang bentuknya menyerupai uang kertas. yang sepatutnya harus diduganya bahwa itu tidak untuk dia atau untuk diumumkan. yang setelah mendapat pengunduran bayar hutang. Pasal 518 Barang siapa tanpa wenang memberi pada atau menerima dari seorang terpidana sesuatu barang. Pasal 520 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan: 1. atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah: 1. BAB III PELANGGARAN TERHADAP PENGUASA UMUM 2. atau prangko pos. maupun memberitahukannya kepada orang lain. untuk mana menurut aturan-aturan umum. benda-benda emas atau perak dengan merek negara. barang cetakan. maupun orang dari mana berita itu diterimanya. seorang pengurus atau komisaris perseroan. ataupun memasukannya ke Indonesia. Barang siapa membikin. Benda -benda yang merupakan pelanggaran dapat dirampas. perkumpulan atau yayasan.dapat dilipatkan dua kali. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. jika ia sendiri. barang siapa mengumumkan berita yang ditangkap lewat pesawat penerima radio. tidak berwenang untuk itu. dengan kehendak sendiri melakukan perbuatan-perbuatan untuk mana menurut aturan-aturan umum. diharuskan adanya kerja sama dengan pengurus. mata uang. barang siapa mengumumkan isi apa yang ditangkap lewat pesawat penerima radio yang dipakai olehnya atau yang ada di bawah pengurusannya. 2. maskapai. diharuskan adanya kerja sama dengan pengurus.

Barang siapa ketika ada bahaya umum bagi orang atau barang. tanpa alasan yang dapat diterima. . pekerjaan desa atau pekerjaan perusahaan kebun negara. barang siapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa atau orang yang sudah atau akan di bawah pengampuan. Pasal 522 Barang siapa menurut undang-undang dipanggil sebagai saksi. diancam dengan pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. barangsiapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa. ahli atau juru bahasa. 3. selaku suami/istri. atau orang yang sudah tahu akan di bawah pengampuan. tanpa alasan yang dapat diterima. tidak datang sendiri atau dengan perantaraan kuasanya. tidak datang secara melawan hukum. atau orang yang akan atau sudah dimasukkan dalam rumah sakit jiwa. tidak datang sendiri maupun dengan perantaraan kuasanya jika itu dibolehkan. wali atau wali pengawas oleh hakim atau atas perintahnya oleh kepala polisi. atau ketika 2. dipanggil untuk didengar oleh kantor peninggalan harta atau atas permintaannya oleh kepala polisi. atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. dipanggil untuk didengar selaku keluarga sedarah atau semenda. Pasal 525 1. barang siapa dalam perkara mengenai orang yang belum dewasa dipanggil untuk didengar oleh majelis perwalian atau atas permintaannya oleh kepala polisi. diancam dengan pidana kurungan paling lama dua belas hari. tidak datang sendiri maupun dengan perantaraan kuasanya jika itu dibolehkan.Pasal 521 Barang siapa melanggar ketentuan peraturan penguasa umum yang telah diumumkan mengenai pemakaian dan pembagian air dari perlengkapan air atau bangunan pengairan guna keperluan umum. dapat diancam dengan pidana kurungan paling tinggi tiga bulan. diancam dengan pidana kurungan paling tinggi tiga hari atau pidana denda paling tinggi sepuluh rupiah. tanpa alasan yang dapat diterima. Pasal 523 Barang siapa tanpa alasan yang sah membiarkan tidak dikerjakannya pekerjaan rodi. Pasal 524 Diancam dengan pidana paling banyak sembilan ratus rupiah: 1. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat enam bulan sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama.

(2) Perbuatan itu tidak dipidana. membikin tak terbaca atau merusak suatu pemberitahuan di muka umum dari pihak penguasa yang wenang atau karena ketentuan undang¬undang. 2. Pasa1 527 Ditiadakan berdasarkan L. Pasal 526 Barang siapa menyobek. membikin salinan atau petikan dari surat-surat jabatan negara dan alat-alatnya. padahal mampu untuk memberi pertolongan tersebut tanpa menempatkan diri langsung dalam keadaan yang membahayakan. 1955 . padahal sewajarnya dapat diduga bahwa hal-hal itu harus dirahasiakan. jika perintah merahasiakan jelas diberikan karena alasan lain daripada kepentingan dinas atau umum. 2. BAB IV PELANGGARAN MENGENAI ASAL-USUL DAN PERKAWINAN Pasal 529 Barang siapa tidak memenuhi kewajibannya menurut undang-undang untuk melaporkan pada pejabat Catatan Sipil atau perantaranya tentang kelahiran dan kematian. . atau bagi suami (istri) atau bekas suaminya (istrinya). Pasal 528 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. mengumumkan hal-hal yang termaktub dalam surat-surat tersebut dalam butir 1.28. mengumumkan seluruh atau sebagian surat-surat tersebut dalam butir 1. 3. yang dengan perintah penguasa umum harus dirahasiakan. Ketentuan ini tidak berlaku bagi mereka yang menolak memberi pertolongan karena ingin menghindari atau menghalaukan bahaya penuntutan bagi salah seorang keluarganya sedarah atau semenda dalam garis lurus atau menyimpang. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. sampai derajat kedua atau ketiga.N. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. barang siapa tanpa izin penguasa yang berwenang: 1.ada kejahatan tertangkap tangan diminta pertolongannya oleh penguasa umum tetapi menolaknya.

Pasal 530 1. Seorang petugas agama yang melakukan upacara perkawinan, yang hanya dapat dilangsungkan di hadapan pejabat Catatan Sipil, sebelum dinyatakan padanya bahwa pelangsungan di muka pejabat itu sudah dilakukan, diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran sama, pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama dua bulan.

2.

BAB V PELANGGARAN TERHADAP ORANG YANG MEMERLUKAN PERTOLONGAN Pasal 531 Barang siapa ketika menyaksikan bahwa ada orang yang sedang menghadapi maut tidak memberi pertolongan yang dapat diberikan padanya tanpa selayaknya menimbulkan bahaya bagi dirinya atau orang lain, diancam, jika kemudian orang itu meninggal, dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

BAB VI PELANGGARAN KESUSILAAN Pasal 532 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga hari atau pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah: 1. barang siapa di muka umum menyanyikan lagu-lagu yang melanggar kesusilaan; 2. 3. barang siapa di muka umum mengadakan pidato yang melanggar kesusilaan; barang siapa di tempat yang terlihat dari jalan umum mengadakan tulisan atau gambaran yang melanggar kesusilaan. Pasal 533

Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah: 1. barang siapa di tempat untuk lalu lintas umum dengan terang-terangan mempertunjukkan atau menempelkan tulisan dengan judul, kulit, atau isi yang dibikin terbaca, maupun gambar atau benda, yang mampu membangkitkan nafsu berahi para remaja; barang siapa di tempat untuk lalu lintas umum dengan terang-terangan

2.

memperdengarkan isi tulisan yang mampu membangkitkan nafsu berahi para remaja; 3. barang siapa secara terang-terangan atau tanpa diminta menawarkan suatu tulisan, gambar atau barang yang dapat merangsang nafsu berahi para remaja maupun secara terang-terangan atau dengan menyiarkan tulisan tanpa diminta, menunjuk sebagai bisa didapat, tulisan atau gambar yang dapat membangkitkan nafsu berahi para remaja; barang siapa menawarkan, memberikan untuk terus atau sementara waktu, menyerahkan atau memperlihatkan gambar atau benda yang demikian, pada seorang belum dewasa dan di bawah umur tujuh belas tahun; barang siapa memperdengarkan isi tulisan yang demikian di muka seorang yang belum dewasa dan di bawah umur tujuh belas tahun. Pasal 534 Barang siapa secara terang-terangan mempertunjukkan sesuatu sarana untuk mencegah kehamilan maupun secara terang-terangan atau tanpa diminta menawarkan, ataupun secara terang-terangan atau dengan menyiarkan tulisan tanpa diminta, menunjuk sebagai bisa didapat, sarana atau perantaraan (diensten) yang demikian itu, diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak tiga ribu rupiah. Pasal 536 1. Barang siapa terang dalam keadaan mabuk berada di jalan umum, diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama atau yang dirumuskan dalam pasal 492, pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari. Jika terjadi pengulangan kedua dalam satu tahun setelah pemidanaan pertama berakhir dan menjadi tetap, dikenakan pidana kurungan paling lama dua minggu. Pada pengulangan ketiga kalinya atau lebih dalam satu tahun, setelah pemidanaan yang kemudian sekali karena pengulangan kedua kalinya atau lebih menjadi tetap, dikenakan pidana kurungan paling lama tiga bulan. Pasal 537 Barang siapa di luar kantin tentara menjual atau memberikan minuman keras atau arak kepada anggota Angkatan Bersenjata di bawah pangkat letnan atau kepada istrinya, anak atau pelayan, diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga minggu atau pidana denda paling tinggi seribu lima ratus rupiah.

4.

5.

2.

3.

4.

Pasal 538 Penjual atau wakilnya yang menjual minuman keras yang dalam menjalankan pekerjaan memberikan atau menjual minuman keras atau arak kepada seorang anak di bawah umur enam belas tahun, diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga minggu atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 539 Barang siapa pada kesempatan diadakan pesta keramaian untuk umum atau pertunjukkan rakyat atau diselenggarakan arak-arakan untuk umum, menyediakan secara cuma-cuma minuman keras atau arak dan atau menjanjikan sebagai hadiah, diancam dengan pidana kurungan paling lama dua belas hari atau pidana denda paling tinggi tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Pasal 540 (1) Diancam dengan pidana kurungan paling lama delapan hari atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah: 1. 2. barang siapa menggunakan hewan untuk pekerjaan yang terang melebihi kekuatannya; barang siapa tanpa perlu menggunakan hewan untuk pekerjaan dengan cara yang menyakitkan atau yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa menggunakan hewan yang pincang atau yang mempunyai cacat lainnya, yang kudisan, luka-luka atau yang jelas sedang hamil maupun sedang menyusui untuk pekerjaan yang karena keadaannya itu tidak sesuai atau yang menyakitkan maupun yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa mengangkut atau menyuruh mengangkut hewan tanpa perlu dengan cara yang menyakitkan atau yang merupakan siksaan bagi hewan tersebut; barang siapa mengangkut atau menyuruh mengangkut hewan tanpa diberi atau disuruh beri makan atau minum.

3.

4.

5. (2)

Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama karena salah satu pelanggaran pada pasal 302, dapat dikenakan pidana kurungan paling lama empat belas hari. Pasal 541

(1)

Diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah; 1. barangsiapa menggunakan sebagai kuda beban, tunggangan atau kuda penarik kereta padahal kuda tersebut belum tukar gigi atau kedua gigi dalamnya di rahang atas belum menganggit kedua gigi dalamnya di rahang bawah;

3.2.277. dengan membiarkan anaknya yang belum tumbuh keenam gigi mukanya. Pasal 542 Ditiadakan berdasarkan Undang-undang No.23 . barangsiapa memasangkan pakaian kuda pada kuda tersebut dalam butir 1 atau mengikat maupun memasang kuda itu pada kendaraan atau kuda tarikan. . barangsiapa menggunakan sebagai kuda beban. (2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun setelah ada pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama atau yang berdasarkan pasal 540.7 Tahun 1974. ataupun karena kejahatan berdasarkan pasal 302. Pasal 543 Ditiadakan berdasarkan S. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama tiga hari. tunggangan atau penarik kereta seekor kuda induk. 352. mengikutinya.

barang siapa mengajar ilmu-ilmu atau kesaktian-kesaktian yang bertujuan menimbulkan kepercayaan bahwa melakukan perbuatan pidana tanpa kemungkinan bahaya bagi diri sendiri. BAB VII PELANGGARAN MENGENAI TANAH. pidananya dapat dilipatduakan. 3. membagikan atau mempunyai persediaan untuk dijual atau dibagikan jimat-jimat atau benda-benda yang dikatakan olehnya mempunyai kekuatan gaib. Pasal 547 Seorang saksi. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. untuk mengadakan peramalan atau penafsiran impian. maupun di tempat yang dapat dimasuki oleh khalayak umum. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. menyerahkan.Pasal 544 1. Barang siapa menjadikan sebagai pencariannya untuk menyatakan peruntungan seseorang. Pasal 545 1. 2. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. menawarkan. yang ketika diminta untuk memberi keterangan di bawah sumpah menurut ketentuan undang-undang. 2. diancam dengan pidana kurungan paling lama sepuluh hari atau pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. pidananya dapat dilipatduakan. TANAMAN DAN PEKARANGAN . dalam sidang pengadilan memakai jimatjimat atau benda-benda sakti. Barang siapa tanpa izin kepala polisi atau pejabat yang ditunjuk untuk itu mengadakan sabungan ayam atau jangkrik di jalan umum atau di pinggirnya. Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: barang siapa menjual. diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. Pasal 546 Diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: 1. 2.

Ternak yang menyebabkan pelanggaran. Pasal 549 1. di padang rumput atau di ladang rumput atau di padang rumput kering. baik di tanah yang telah ditaburi. Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. ditugali atau ditanami. 35 . jika mengeluarkan salinan atau petikan demikian itu sebelum putusan ditandatangani sebagaimana mestinya. diancam dengan pidana denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah. pidana denda dapat diganti dengan pidana kurungan paling lama empat belas hari. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. Pasal 550 Barang siapa tanpa wenang berjalan atau berkendaraan di tanah yang sudah ditaburi. Barang siapa tanpa wenang membiarkan ternaknya berjalan di kebun. berjalan atau berkendaraan di atas tanah yang oleh pemiliknya dengan cara jelas dilarang memasukinya. Pasal 553 Ditiadakan berdasarkan S. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. ditugali atau ditanami. ditugali atau ditanami atau yang hasilnya belum diambil. . ataupun di tanah kepunyaan orang lain oleh yang berhak dilarang dimasuki dan sudah diberi tanda larangan yang nyata bagi pelanggar.Pasal 548 Barang siapa tanpa wenang membiarkan unggas ternaknya berjalan di kebun. lihat pasal 528. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ratus dua puluh lima rupiah. Pasal 551 Barang siapa tanpa wenang. diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah. dapat dirampas. BAB VIII PELANGGARAN JABATAN Pasal 552 Seorang pejabat yang berwenang mengeluarkan salinan atau petikan putusan pengadilan. di tanah yang sudah ditaburi. 2. 3.576.

Pasal 556 Seorang pejabat catatan sipil yang sebelum melangsungkan perkawinan tidak minta diberikan padanya bukti-bukti atau keterangan-keterangan yang diharuskan menurut aturan-aturan umum. Pasal 558 Seorang pejabat catatan sipil yang tidak memasukkan suatu akta dalam register atau menuliskan suatu akta di atas kertas lepas. atau kepala rumah pendidikan negara atau rumah sakit jiwa.aturan umum mengenai register atau akta catatan sipil. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. atau yang alpa menuliskan menurut aturan dalam daftar hal penerimaan itu dan perintah atau keputusan yang menjadi alasan orang itu diterima. Pasal 557 Diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah: 1. yang menerima atau menahan orang dalam tempat itu dengan tidak meminta diperlihatkan kepadanya lebih dahulu surat perintah penguasa yang berwenang. seorang pejabat catatan sipil yang bertindak berlawanan dengan ketentuan aturan. seorang bekas pejabat yang tanpa izin penguasa yang berwenang menahan surat-surat jabatan. 2. setiap orang lain penyimpan register itu yang bertindak berlawanan dengan ketentuan aturan-aturan umum mengenai register dan akta catatan sipil. Pasal 557a Seorang perantara catatan sipil yang bertindak berlawanan dengan ketentuan reglemen pemeliharaan register catatan sipil orang-orang Cina diancam dengan denda paling banyak tujuh ratus lima puluh rupiah.Pasal 554 Diancam dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 555 Diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah kepala lembaga pemasyarakatan. . atau putusan pengadilan. mengenai tata cara sebelumnya perkawinan atau pelaksanaan perkawinan. tempat menahan orang tahanan sementara atau orang yang disandera. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Pasal 559 Diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah: 1.Pasal 558a Seorang perantara catatan sipil yang tidak membikin akta daripada suatu pemberitahuan kepadanya menurut ketentuan tentang pemeliharaan register catatan sipil bagi orang. diancam dengan pidana denda paling banyak dua ribu dua ratus lima puluh rupiah. seorang pejabat yang tidak melaporkan kepada pejabat catatan sipil. seorang pejabat catatan sipil yang tidak melaporkan kepada penguasa yang berwenang sebagaimana diharuskan oleh ketentuan undang-undang. 2.orang Cina. sebagaimana diharuskan oleh ketentuan undang-undang. atau menuliskan suatu akta di kertas lepas. .

2. Pasal 562 Diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah: 1. 4.BAB IX PELANGGARAN PELAYARAN Pasal 560 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang berangkat sebelum dibikin dan ditandatangani daftar anak buah yang diharuskan oleh ketentuan undangundang. . diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak menjaga supaya buku-buku harian di kapal dipelihara menurut aturan-aturan umum. Pasal 564 Seorang nahkoda atau anak buah yang tidak memperhatikan ketentuan undangundang untuk mencegah tabrakan disebabkan karena kapalnya melanggar atau terdampar. Pasal 561 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak mempunyai di kapalnya kertaskertas kapal. seorang pengusaha pelayaran. pemegang buku atau nahkoda kapal Indonesia yang menolak permintaan untuk memperlihatkan kepada yang berkepentingan buku-buku harian yang dipelihara di kapalnya. buku-buku dan surat-surat yang diharuskan oleh ketentuan undangundang. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. tidak memberi keterangan kepada hakim sebagaimana diharuskan menurut ketentuan undang-undang. atau menolak untuk memberi salinan dari buku-buku itu.undang mengenai pencatatan dan pemberitahuan kelahiran dan kematian selama perjalanannya. atau tidak memperlihatkannya di mana dan apabila menurut ketentuan undang¬undang itu diharuskan padanya. seorang nahkoda kapal Indonesia yang jika register pidana tidak ada. dengan membayar biayanya. diancam dengan pidana denda paling banyak seribu lima ratus rupiah. seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak memelihara register pidana yang diharuskan oleh aturan-aturan umum menurut ketentuan undang-undang. 3. Pasal 563 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak mencukupi kewajibannya menurut undang. atau tidak memperlihatkan buku-buku harian itu di mana dan apabila menurut ketentuan undang-undang itu diharuskan padanya. diancam dengan pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. dalam hal ini diharuskan oleh aturan-aturan umum. begitu pula orang untuk siapa dibutuhkan tanda tangan sesuai dengan kewenangannya. Diancam dengan pidana yang sama. jika surat lalu dikeluarkan. Barang siapa menandatangani surat jalan yang dikeluarkan dengan melanggar ketentuan pasal 533b Kitab Undang-undang Hukum Dagang. .perahu yang digunakan untuk pekerjaan merawat orang sakit. 2. sekoci-sekoci kapal-kapal yang demikian. Pasal 568 Barang siapa menandatangani konosemen yang dikeluarkan dengan melanggar ketentuan pasal 517b Kitab Undang-undang Hukum Dagang. diancam jika konosemen lalu dikeluarkan. menurut ketentuan undang-undang yang hanya boleh dipakai oleh kapal-kapal rumah sakit. begitu pula orang untuk siapa surat diberikan menurut kewenangannya. Pasal 566 Seorang nahkoda kapal Indonesia yang tidak memenuhi kewajiban yang dibebankan padanya menurut Pasal 358a Kitab Undang-undang Hukum Dagang. diancam dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pasal 569 1. ataupun menggunakan orang-orang yang namanya tidak ada dalam daftar anak buah. dengan pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah. memberikan surat jalan yang tidak ditandatangani. maupun perahu.Pasal 565 Barang siapa tanpa wewenang menggunakan suatu tanda pengenal walaupun dengan sedikit perubahan. diancam. begitu pula orang untuk siapa dibutuhkan tanda tangan sesuai dengan kewenangannya. barang siapa bertentangan dengan pasal 533b Kitab Undang-undang Hukum dagang. dengan pidana denda paling banyak tujuh puluh lima ribu rupiah. Pasal 567 Seorang penguasa pelabuhan atau nahkoda kapal Indonesia yang menggunakan untuk pekerjaan anak buah orang-orang yang tidak mengadakan perjanjian kerja sebagaimana dimaksud pasal 395 Kitab Undang-undang Hukum Dagang atau yang tidak menjalankan perusahaan di kapal atas biaya sendiri. diancam dengan pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah untuk tiap-tiap orang yang bekerja demikian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful