Tugas Cerpen Bhs Indonesia

LAGU TERAKHIR UNTUK ITA

Nama : Fitria Dewi Kelas : VII H

gadis ini terlihat sangat gelisah. tapi tak ada satu pun pesan masuk yang tampak di hp itu. sahabat Ita yang paling mengerti keadaan Ita hanya bisa menatap iba tubuh sahabatnya yang sekarang terkulai lemah diatas tempat tidur. Ita yang masih stres dengan kenyataan yang menyakitkan itu mendadak jatuh sakit. Dia berharap Ivan akan menghubunginya dan bilang kalau mereka tidak jadi putus. karena tak satu pun SMS dari Ivan yang masuk ke hp-nya. Tapi harapan itu. Ita akhirnya menerima keputusan itu dengan hati yang hancur. Dan malam itu pun berakhir tanpa ada SMS dari keduanya. Wajahnya pucat dan tubuhnya semakin kurus. hingga akhirnya dia harus di rawat di rumah sakit. Maag yang selama ini di deritanya ternyata sudah sangat parah hingga menimbulkan pendarahan. hingga akhirnya balasan yang ditunggu datang. Dia tidak menyangka pacar yang selama ini sangat dicintainya ternyata tega memutuskan hubungan mereka begitu saja. Hal itu membuat Ita yang sejak awal sudah sedih akhirnya menangis di depan sahabatsahabatnya. Secepat kilat dia membuka SMS itu lalu membacanya dengan tidak sabar. hatinya kembali tak tenang ketika sang kekasih belum juga membalas SMS-nya hingga sore hari. Berkali-kali dia mengirimkan SMS. Ita selalu mengirimkan ucapan selamat pagi pada kekasihnya sebelum dia berangkat kuliah. dia merasa ada yang aneh dengan pesan dari kekasihnya itu. Seperti biasa. Tapi pertengkaran itu malah berlanjut hingga malam hari. Gati sangat mengerti perasaan Ita yang merasa sangat kehilangan Ivan kekasihnya.Lagu Terakhir Untuk Ita Sudah hampir dua jam Ita mondar-mandir mengelilingi kamarnya. karena malam telah larut. Malam harinya. hanya menjadi harapan semata. tapi temannya. sebuah SMS masuk dan di layar ponsel itu tertulis My Prince. Setelah membalas SMS itu. setelah mendengar alasan Ivan yang sudah merasa tidak nyaman lagi dengan dia. sih? Kok sms ku nggak di balas-balas´ gerutu Ita sambil memencet nomer telepon dengan cepat. Sebelum Ita sempat menelpon. Namun. Hal itu membuat Ita sangat marah dan tidak membalas SMS itu lagi. Gati. Ternyata orang yang selama ini dia tunggu itu baru saja selesai bertanding dalam turnamen voli. Sudah hampir seminggu Ita sakit.. ³Kamu kemana. Berulang kali dia melirik hp kecil yang ada di tempat tidurnya. Tapi kondisinya belum juga membaik. tapi setelah beberapa kali SMS-an. Pertengkaran kedua pasangan itu berakhir dengan kata putus yang dikirimkan lewat SMS oleh Ivan. Hingga akhirnya dia tahu kalau ternyata yang membalas SMS itu bukanlah Ivan pacarnya. Dokter pun mengatakan kalau salah satu faktor yang menyebabkan penyakit Ita semakin parah adalah stres yang dialaminya hingga membuat kondisi tubuhnya menurun. Meskipun Ivan telah meminta maaf. Keesokan harinya. Ita memejamkan matanya untuk tidur. Namun. Kadang . Dia berharap pacarnya akan menghubunginya dan meminta maaf langsung padanya. -aku udah solat dan makan kokIta langsung membalas SMS itu. Tubuhnya demam dan kadang dia menggigil.. tapi Ita masih juga kesal dengan sikap Ivan yang tidak mau membalas SMS-nya.

tanpa sepengetahuan Ita. ³Aku mohon sama kamu. sih. ³Aku belum bisa menemui dia. Gati akhirnya mengerti kerinduan Ita pada Ivan sangatlah besar hingga menyiksa seluruh tubuhnya bukan hanya hatinya. ³Apa maksud kamu? Memang penyakitnya itu parah?´ . Gati menelpon Ivan yang ada di luar kota.samar-samar dia mendengar Ita menyebut nama Ivan dalam tidurnya. Kenapa?´ ³Enggak apa-apa. Dan seperti mukjizat. dan dia juga meminta Ivan untuk datang menemui Ita. Ita butuh kamu. pasti Ita ingin Ivan ada bersamanya. Rasa kagum dan sedih bercampur di hatinya. Gati tahu di saat sakit seperti itu. ³Apa perlu aku telepon dia untuk kasih tahu keadaan kamu?´ ³Enggak usah.´ Gati hanya bisa diam mendengar jawaban sahabatnya itu. ³Alhamdulillah udah mendingan. Hampir tiga minggu Ita di rawat di rumah sakit. Hingga suatu hari. ya?´ ³Maksud kamu?´ ³Dari kemarin aku dengar kamu memanggil nama Ivan berkali-kali saat kamu lagi tidur. ³Iya. ³Setahu aku. lagipula kehadiranku malah bisa membuat dia semakin sakit´ jawab Ivan. dan nggak meninggalkannya seperti ini. Tolong datanglah ke Jakarta dan temui Ita walaupun hanya sebentar´ ucap Gati. Setiap kali Ita merasa sakit di tubuhnya ataupun tubuhnya demam. ³Satu kali saja. aku kangen sama dia. keadaan Ita perlahan membaik setelah mendengar lagu itu. tolong temui dia. cuma mau tahu aja dia peduli atau nggak´ jawabnya. Kagum akan ketegaran sahabatnya itu. Kamu kepikiran dia lagi?´ tanya Gati cemas. belum ada SMS ataupun telepon dari dia. tapi sedih melihat penderitaan yang harus dialami Ita. ³Kamu masih mikirin Ivan. Atau kamu akan menyesal´ paksa Gati. aku nggak mau dikasihani sama dia. udahlah nggak usah cemas gitu´ jawab Ita. mantan kekasihnya. ³Ta. dan hal itu membuat Gati menangis. Dia menceritakan keadaan Ita pada cowok itu. gimana keadaan kamu sekarang?´ tanya Gati ketika sahabatnya baru saja bangun. wajahnya terlihat pucat. Ita selalu mendengarkan sebuah lagu ciptaan Ivan. Mungkin dengan bertemu denganmu dia bisa sembuh. Ivan masih belum juga mau menemui Ita. wajahnya terlihat sedih. Apa dia menghubungiku?´ jawab Ita. Tapi. dan selama itu juga Gati selalu memperhatikan perkembangan kesehatan sahabatnya itu. tak sanggup melihat penderitaan yang di rasakan oleh sahabatnya itu.

Ivan yang masih merasa terkejut perlahan memegang tangan Ita. sampai Ivan tiba di Jakarta dua hari lagi. sebentar lagi juga dia bangun´ ucap Gati yang berdiri di belakang Ivan. Hari itu akhirnya tiba juga. Beberapa hari setelah telepon itu. kedua matanya tak lepas dari wajah Ita. Aku yang menelpon dia dan meminta dia untuk datang menjengukmu. Sementara Ivan masih terus berbicara pada Ita. Karena aku nggak tega melihat kamu seperti ini terus. matanya terpejam. Sekarang coba kau dengar lagu yang sedang di dengarkan Ita´ ucap Gati sambil melepas satu headset itu dan memberikannya pada Ivan. orang yang selama ini di tunggu kedatangannya oleh Ita dan Gati akhirnya datang. Ita bangun dari tidurnya. Sesampainya di rumah sakit. Suaramu yang sangat dia rindu´ ucap Gati. bisa terima keputusanku untuk mengakhiri hubungan kita. orang yang selama ini kamu rindu´ ucap Gati. Tunggu saja. ³Waktu itu kamu kan udah janji. Ivan terkejut ketika mendengar lagu itu. Tapi sayangnya Ita sedang tidur saat itu. ³Sudah berapa lama dia seperti ini?´ tanya Ivan.³Datang dan lihatlah sendiri keadaan Ita sekarang.´ ³Kenapa kamu bisa sampai kayak gini? Kenapa kamu nggak menjaga kesehatanmu?´ tanya Ivan yang masih tetap menatap wajah Ita. Sebelum kamu menyesal untuk selamanya´ ucap Gati sebelum mengakhiri teleponnya. ya. ³Dia hanya sedang tidur. Ivan mengabari Gati kalau dia akan ke Jakarta untuk menemui Ita. Dan dia terkejut ketika ada seorang cowok duduk di sampinya sambil memegang tangannya. ³Ivan? Kenapa bisa ada disini?´ tanya Ita yang masih terkejut. tapi di kedua telinganya terpasang headset agar Ita bisa selalu mendengarkan lagu musik yang bisa menenangkan. ³Hampir satu bulan dia terbaring di tempat tidur itu. Kedua matanya menatap wajah Ita yang tertidur. ³Itulah yang membuat Ita bertahan selama ini. Selang infus terpasang di tangannya. dia mulai berjalan mendekati tempat tidur Ita. Dan . dan berjanji akan baik-baik saja. Gati hanya bisa menunggu. kini dilihatnya dengan kondisi yang memprihatinkan. Tapi kenapa sekarang kamu kayak gini?´ Ita hanya diam dan memalingkan wajahnya dari Ivan. Ta. Dia Ivan. Dia meminta Gati mengantarkannya ke rumah sakit. Gati yang mendapat kabar menggembirakan itu langsung menemui Ita. Ivan terdiam melihat keadaan gadis yang ada di kamar rawat itu. Tiba-tiba tangan yang di pegang Ivan bergerak. Dia tidak menyangka gadis itu masih menyimpan rekaman lagu itu. Terlihat masih ada kasih sayang yang dalam dari tatapan itu. Sosok yang selama ini tidak pernah di jumpainya. ³Tenang. ³Itu bukan urusanmu´ sahut Ita sambil melepaskan genggaman Ivan. Gati yang melihat itu hanya berharap keadaan Ita akan membaik setelah bertemu Ivan. ³Maaf. Itu yang dia lakukan bila sedang merindukanmu. Ivan. lagu yang pernah dia ciptakan untuk Ita dulu.

³Aku sayang kamu. Ita yang terkejut hanya bisa menatap Ivan. dan selama itu keadaan Ita berangsur membaik. Lalu mencium kening Ita dengan lembut. Berkali-kali dia tersenyum dan tertawa saat bersama Ivan. ³Aku baik-baik aja kok. Aku mau dengar´ ucap Ita dengan suara yang hampir seperti bisikan. sayang?´ tanya orang tua Ita. tiba-tiba drop. ³Ivan. akhirnya mereka menyetujui permintaan Ita itu. Cepat sembuh. Kebahagiaan yang entah akan bertahan sampai kapan. dia ingin melihat sunset bersama orang yang di cintainya. aku bisa mendengar lagu itu secara langsung´ Ucap Ita sambil memandang langit. Suasana mengharukan itu terlihat sangat membahagiakan. tapi demi kesembuhan Ita. nanti kita bisa jalan-jalan lagi´ sahut Ivan. dulu dia pernah meminta Ivan untuk menciptakan lagu dari lirik yang dibuatnya. Setelah beberapa lama menunggu. karena bisa pergi sama kamu. Tolong nyanyikan lagu itu sekarang. akhirnya dokter membolehkan mereka untuk masuk ruangan itu dan melihat kondisi Ita yang sudah sadar. . Setelah itu mereka kembali ke rumah sakit karena Ita masih harus di rawat. Sebuah kabar mengejutkan membuat Ivan dan Gati datang ke rumah sakit lebih pagi dari biasanya. ya´ ucap Ivan. ³Aku bahagia banget hari ini. Semua dokter dan perawat sibuk mengatasi keadaan itu. Dan kini lagu itu telah selesai dan Ivan menyanyikannya secara langsung untuk Ita. ³Iya. Walaupun awalnya dokter. Tapi dia masih tersenyum saat melihat keluarga dan dua orang yang berharga baginya itu masuk ke kamarnya. Dan yang lebih membahagiakan. Pertemuan antara Ita dan Ivan terus berlangsung selama seminggu.ternyata benar. Sedangkan Ivan. Wajah gadis itu semakin pucat dan tubuhnya dingin. Ita ingin pergi ke pantai bersama Ivan. ³Nanti saja. Air mata mengalir dari mata Ita. sekarang kamu istirahat dulu´ sahut Ivan. lalu tersenyum. Keadaan Ita yang belakangan ini mulai membaik. Rasanya aku nggak ingin ini berakhir. orang tua Ita. Makanya kamu harus cepat sembuh. setelah berdebat cukup lama akhirnya Ita dan Ivan mulai akrab kembali. Bu´ sahut Ita yang masih lemah. tertawa dan melihat sunset bersama kamu. Wajah Ita yang tadinya pucat juga mulai berubah cerah. Di pantai itu. Dan pergilah mereka berdua ke pantai untuk melihat sunset. Suatu hari. Ivan menyanyikan lagu yang baru di buatnya untuk Ita. Lagu yang liriknya adalah ciptaan Ita. ³Kamu nggak apa-apa kan.´ Ivan hanya bisa tersenyum mendengar ucapan Ita. ³Aku juga senang bisa jalan sama kamu. Keadaan yang sangat romantis itu membuat Ita bahagia. Bahagia seperti ini. Gati dan keluarga Ita hanya bisa menunggu dan berdoa dari luar ruang ICU. dan Ivan tidak setuju. aku ingin terus bersama kamu. aku mau mendengar kamu menyanyi.

Mereka terus memanggil Ita.´ ³Nyanyikan saja´ ucap Ibu Ita. Maafkan aku yang telah membuatmu seperti ini. Ita juga menggenggamnya dengan erat seperti tak mau lepas lagi. hingga akhirnya sebuah garis muncul di monitor itu. Akhirnya Ivan menyanyikan lagu yang ingin di dengar Ita itu.³Aku mau mendengarnya sekarang. Ivan mencium kening gadis yang pernah di cintainya itu dengan lembut. Ivan yang dari tadi menggenggam tangan Ita merasa tangan Ita perlahan melepas genggamannya. Ita yang mereka kira akan segera sembuh ternyata meninggalkan mereka secepat itu. Semoga kau tenang disana. Aku lelah. ³Selamat jalan. sayang. ingin istirahat.´ . tapi dia tidak juga membuka matanya. karena monitor yang menunjukkan gerakan jantung Ita perlahan berhenti. Air mata seperti tak bisa berhenti mengalir dari mata keluarga. Dan tak ada lagi pergerakan grafik detak jantung Ita. Tangannya menggenggam tangan Ita yang dingin. Gati dan Ivan. dia tidak mengira kalau lagu yang dia nyanyikan itu adalah lagu terakhir untuk Ita. Aku ingin mendengar lagu itu untuk menemani tidurku. Tapi bukan tidur biasa. Dokter juga sudah mengatakan kalau Ita telah pergi untuk selamanya. Perlahan matanya terpejam dan akirnya dia tertidur. Mereka tidak menyangka. Begitu juga Ivan. Sebelum wajah Ita di tutupi kain putih.

Tokoh & Watak :  Ita = Protagonis  Ivan = Protagonis  Gati = Protagonis 2.Unsur Intrinsik yang terdapat dalam cerpen : 1. Suasana : Sedih . Latar : Rumah Sakit dan Pantai 3. Alur : Alur maju 5. Amanat : Cintailah seseorang yang kau cintai dan jangan pernah untuk menyakitinya karena akan membuatmu menyesal 4.