P. 1
evi@ni

evi@ni

|Views: 74|Likes:
Published by Justice On

More info:

Published by: Justice On on Mar 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/27/2011

pdf

text

original

Apa perbedaan proses replikasi virus secara lisogenik dan litik?

y

1 bulan lalu

Lapor Penyalahgunaan

by HollyRib... Anggota sejak: 05 Oktober 2010 Total poin: 239 (Tingkat 1)
y y

Tambah Kontak Blokir

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Penanya
Replikasi virus yang aku tulis di bawah itu replikasi virus jenis faga yang menempel di bakteri E. coli yah Pada daur litik, replikasi virus bisa menyebabkan sel inang pecah (lisis). Ada lima tahap: 1. Tahap Pelekatan (Adsorpsi). Faga menempel pada suatu reseptor atau bagian khusus dari permukaan luar sel E. coli 2. Tahap Penetrasi. Faga melepas enzimnya sehingga dinding sel bakteri E. coli berlubang. Lalu faga menginjeksikan DNA-nya ke dalam sel bakteri. Kemudian dengan cepat DNA si virus merusak DNA bakteri. DNA faga terlindungi karena mengandung modifikasi bentuk sitosin. 3. Tahap Sintesis. Genom faga secara penuh mengendalikan sel dengan cara mengambil alih mesin metabolik untuk menghasilkan berbagai komponen faga (salinan DNA faga dan salinan protein kapsid) 4. Tahap pematangan. DNA faga dan kapsid merakit ratusan partikel virus (virion). Faga juga memproduksi enzim khusus yang digunakan untuk merusak dinding sel bakteri 5. Tahap Pelepasan. Dinding sel inang dirusak dengan menggunakan enzim, akibatnya sel inang menjadi lisis. Kemudian sel-sel faga yang baru akan lepas dan sel inangnya mati. Lisis pada bakteri bisa melepaskan 100 sampai 200 partikel faga yang kemudian menginfeksi sel-sel bakteri yang lain. Pada daur lisogenik replikasi faga tidak segera menghasilkan virus baru. Dalam hal ini faga mengalami masa laten (suatu keadaan tidak aktif melakukan replikasi). Dan daur lisogenik tidak menyebabkan sel inang lisis. Tahapannya sama dengan daur litik, namun di daur lisogenik ini ada Tahap Penggabungan. Tahapan ini memungkinkan terjadinya penggabungan DNA virus ke dalam DNA bakteri tanpa

merusak DNA bakteri. kemudian virus akan memanfaatkan organel-organel sel. Siklus litik dalam virologi merupakan salah satu siklus reproduksi virus selain siklus lisogenik. penyisipan gen virus dan pembelahan sel inang. Ada 2 daur yang terjadi pada virus ketika menginfeksi organisme lain : .contoh virus lisogenik.contoh virus yang menggunakan dua daur adalah virus T4 yang menyerang bakteri Eschericia coli. melakukan penetrasi yaitu dengan cara melubangi membran sel dengan menggunakan enzim. replikasi (biosintesis) dan lisis Siklus lisogenik dalam virologi merupakan siklus reproduksi virus selain siklus litik. Tahap penyisipan tersebut kemudian membentuk provirus Siklus lisogenik secara umum mempunyai tiga tahap. Kalau lisogenik hanya menunda pembuatan virusnya aja. Siklus litik. atau virus yang mempunyai tiga tahap yaitu adsorbsi & penetrasi. . virus akan mengdakan adsorpsi atau attachment yang ditandai dengan menmpelnya virus pada dinding sel. replikasi (biosintesis) dan lisis adalah : HIV. Beberapa faktor lingkungan seperti radiasi sinar ultraviolet dapat menyebabkan profaga masuk ke dalam tahap pematangan dan pelepasan. DNA virus yang bergabung dengan DNA bakteri adalah DNA dalam bentuk tidak aktif. setelah itu virus akan memulai mereplikasi materi genetik dan selubung protein. secara umum mempunyai tiga tahap yaitu adsorbsi & penetrasi. kemudian sel mengalami lisis Proses-proses pada siklus lisogenik: Reduksi dari siklus litik ke profage( dimana materi genetiak virus dan sel inang bergabung). Reproduksi virus Reproduksi virus secera general terbagi menjadi 2 yaitu litik dan lisogenik proses-proses pada siklus litik: pertama.kemudian pada virus tertentu (bakteriofage). DNA yang seperti ini dinamakan profaga. bakteri mengalami pembelan binner. atau virus yang mempunyai tiga tahap. Intinya sih. Vibrio cholerae. perbedaannya yaitu sel inangnya tidak hancur tetapi disisipi oleh asam nukleat dari virus. Tahapan dari siklus ini hampir sama dengan siklus litik. yaitu adsorpsi dan penetrasi. Streptococcus pyogenes . Akibatnya setiap sel dari pembelahan tersebut mengandung DNA bakteri dan DNA virus sekaligus. Sel yang seperti ini disebut sel lisogenik. yaitu adsorpsi dan penetrasi. perbedaannya kalau litik virusnya langsung membuat virus-virus baru dan langsung membuat sel bakteri mati. influenza and virus-virus eukariotik. Siklus litik dianggap sebagai cara reproduksi virus yang utama karena menyangkut penghancuran sel inangnya. penyisipan gen virus dan pembelahan sel inang adalah :lysogenic phage seperti virus-virus yang menghancurkan bakteri-bakteri Corynebacterium diphtheriae. DNA bakteri yang bereplikasi akan ikut mereplikasikan DNA faga. . berupa salinan profaga.contoh virus litik. Pada saat bakteri akan membelah diri. Shigella dysenteriae. dan profage keluar dari kromosom bakteri.

Fase sintesis Fase dimana terjadinya membentukan DNA/RNA baru virus oleh DNA dan RNA bakteri d. Ukuran virus lebih kecil dari bakteri yakni sekitar 200-300 milimikron. 22/12/2008 . e.coli. c. Virus bereproduksi dengan menginfeksi organisme lain dengan memasukan DNA atau RNAnya saja. Contoh virus berbentuk T adalah bakteriofag atu sering disebut fag saja.Fase Perakitan .Kemudian setelah membran tersebut terhidrolisis/rusak barulah virus memasukan DNA/RNAnya kedalam tubuh inang. T dll. Disebut benda mati karena dapat dikristalkan dan tidak mempunyai protoplasma atau aseluler dan di alam bebas virus mengalami dormansi atau istirahat dan akan terbawa oleh angin dan ketika menemukan tempat yang cocok maka virus itu akan aktif dan jika tempat itu tidak cocok maka virus akan terlempar dan terbawa oleh angin lagi. Virus hanya memiliki DNA atau RNA saja. Virus ini menyerang bakteri epidemik misalnya e. berikut fase-fase pada daur ini: a.siklus litik Waktu relatif singkat Menonaktifkan bakteri Berproduksi dengan bebas tanpa terikat pada kromosom bakteri siklus lisogenik Waktu relatif lama Mengkominasi materi genetic bakteri dengn virus Terikat pada kromosom bakteri Jenis/Macam Daur Infeksi Virus (Litik & Lisogenik) + Contoh Virus Pada Hewan Dan Tumbuhan Mon. Virus juga bersifat virulen dan hanya mampu hidup pada organisme yang hidup.Disebut benda hidup karena mempunyai DNA/RNA dan dapat bereproduksi.coli): 1.12:52am ² andrian deri Virus merupakan mahluk peralihan antara benda mati dan benda hidup. Bentuk virus ada yang poligonal. bulat.Fase adsorpsi Fase ini adalah fase melekatnya virus pada membran plasma bakteri b. Ada 2 daur yang terjadi pada virus ketika menginfeksi organisme lain(e.Fase penetrasi/injeksi Fase ini adalah fase virus merusak membran plasma bakteri dengan enzim lisozim yang dipunyanya.Fase replikasi Fase ini fase dimana terjadinya pembentukan selubung protein/kapsid.Daur litik Disebut daur litik karena ketika pada fase pembebasan membran plasma bakteri akan lisis/pecah.

2.Virus Tungro Virus ini menyerang tumbuhan padi dll.Rabies Virus .Fase ini terjadi perakitan fag-fag baru f. b.Fase Penggabungan Pada fase ini DNA/RNA virus bergabung dengan DNA dan RNA bakteri d.Papyloma Virus Virus ini menyebabkan tumor pada manusia dan hewan ternak b. Setelah fase replikasi diatas berarti daur lisogenik telah selesai kemudian dilanjutkan ke fase-fase yang terdapat pada daur litik seperti: e.Fase pembebasan Setelah sejumlah fag-fag baru terbentuk kemudian membran plasma bakteri pecah dan virusvirus tersebut keluar kemudian berpencar dan menginfeksi organisme lainya.HIV(Human Immunodeficiency Virus) Virus ini menyerang sistem kekebalan manusia yang disebut penyakit AIDS(Acquired Immuno Defisiency Sindrome) d.Tumbuhan a.tetapi setelah daur ini selesai dilanjutkan lagi ke daur litik.Fase Replikasi Pada fase ini terjadi pembentukan kapsid/selubung protein virus.CVFDV(Citrus Vein Floem Degeneration Virus) Virus ini menyerang jaringan pengangkut(floem) tumbuhan jeruk sehingga pembuluh floem mengalami degenerasi.Fase Penetrasi/injeksi Fase pemasukan DNA/RNA virus pada bakteri. 2.Paramycovirus Virus ini menyerang manusia dan menyebabkan penyakit influenza c.Fase pembebasan Fase ini adalah fase lisisnya membran bakteri dan keluarnya fag-fag baru yang telah terbentuk ke udara.hospes perantaranya/inang perantarnya adalah bermacam-macam wereng. c.Daur ini terdapat beberapa fase yakni: a. Contoh-contoh virus pada: 1. c.Daur lisogenik Pada daur ini membran plasma tidak mengalami lisis.Fase Adsorpsi Pada fase ini terjadi pelekatan virus pada membran plasma bakteri.Hewan dan Manusia a.Fase Perakitan Kemudian pada fase ini terjadi perakitan fag-fag baru yang sudah sempurna f.TMV(Tobacco Mosaik Virus) Virus ini menyerang daun tumbuhan tembakau sehingga lama kelamaan daun tersebur rusak dan berwarna kuning. b.

f.Mumps Virus.diare.D.Rubella Virus dan Hepatitis Virus(semua tife yakni:Hepartitis tife A.SARS Vi(Severe Accute Respiratory Sindrome Virus) Virus ini menyerang sistem respirasi pada manusia dengan gejala asfiksi.B. G.muntah dan pendarahan luar dan dalam yang diakibatkan rusaknya jaringan luar dan dalam tubuh. i.E) Virus ini menyebabkan peradangan hati(hepatitis) yang akibatnya seluruh bagian tubuh berwarna kekuning-kuningan atau disebut pula penyakit kuning yang akibatnya jika sudah klonis menyebabkan kanker hati. h.sakit badan.H5N1 Virus(Virus Flu Burung Tife A) Virus ini awalnya menyerang unggas kemudian virus tersebut mengalami mutagen dan menyerang manusia dan disebut penyakit flu burung(avian Influenza).2 di dunia.Virus ini pada awalnya menyerang kucing dan anjing kemudian virus ini mengalami mutasi dan sekarang menyerang manusia juga. e.Awalnya virus ini menjangkiti kera afrika dan lama-kelamaan menyerang manusia dengan gejala demam.Ebola Virus Virus ini adalah virus yang menyebabkan kematian no.Poliomycetes Virus Virus ini menyebabkan polio pada anak-anak sehingga menyebabkan kaki berbentuk O atau O .C.ispa dan asma.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->