P. 1
BAGAIMANA STATUS LULUSAN HOMESCHOOLING

BAGAIMANA STATUS LULUSAN HOMESCHOOLING

|Views: 290|Likes:
Published by dienna93

More info:

Published by: dienna93 on Mar 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/08/2014

pdf

text

original

BAGAIMANA STATUS LULUSAN HOMESCHOOLING ?

11 Votes

Bagi siswa siswi yang telah mengikuti kegiatan homeschooling ( sekolah rumah ) baik yang diselenggarakan oleh individu maupun secara berkelompok ( komunitas ) dapat mengikuti suatu ujian kesetaraan yang diselenggarakan oleh pemerintah, dalam hal ini Depdiknas, setelah memenuhi syarat-syarat tertentu. Bila lulus dalam ujian, maka peserta didik berhak untuk memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh Depdiknas langsung. Ijasah atau sertifikat kelulusan ini memiliki derajat yang sama seperti ijasah yang dikeluarkan bagi siswa di sekolah formal. Dapat digunakan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi di sekolah formal seperti dari tingkatSD ke SMP, SMP ke SMU Negeri, atau dari SMU ke perguruan tinggi maupun swasta yang diinginkan. Bahkan untuk mendaftar ke sekolah di luar negeri, ijasah yang diperoleh dapat digunakan. Apabila ada sekolah atau lembaga pendidikan yang menolak ijasah yang telah dikeluarkan oleh Diknas ini, sekolah tersebut wajib dilaporkan ke pemerintah dalam hal ini melalui Depdiknas. Sebab lulusan dari homeschooling sudah disetarakan dengan lulusan pendidikan formal lainnya di Indonesia.

HOMESCHOOLING: SEBUAH PENDIDIKAN ALTERNATIF Oleh Pormadi Simbolon, SS
Pengantar

Setiap orang tua menghendaki anak-anaknya mendapat pendidikan bermutu, nilai-nilai iman dan moral yang tertanam baik, dan suasana belajar anak yang menyenangkan. Kerapkali hal-hal tersebut tidak ditemukan para orangtua di sekolah umum. Oleh karena itu muncullah ide orangtua untuk ³menyekolahkan´ anak-anaknya di rumah. Dalam perkembangannya, berdirilah lembaga sekolah yang disebut sekolah-rumah (homeschooling) atau dikenal juga dengan istilah sekolah mandiri, atau home education atau home based learning.

Latar Belakang

Pengertian umum homeschooling adalah model pendidikan dimana sebuah keluarga memilih untuk bertanggung jawab sendiri atas pendidikan anaknya dengan menggunakan rumah sebagai basis pendidikannya. Kerapkali sekolah formal berorientasi pada nilai rapor (kepentingan sekolah). Memilih untuk bertanggungjawab berarti orangtua terlibat langsung menentukan proses penyelenggaraan pendidikan. Ditambah lagi. banyak murid mengejar nilai rapor dengan mencontek atau membeli ijazah palsu. Keadaan demikian menambah suasana sekolah menjadi tidak menyenangkan. Homeschooling berakar dan bertumbuh di Amerika Serikat. Ketidakpuasan tersebut semakin memicu orangtua memilih mendidik anak-anaknya di rumah. perhatian secara personal pada anak. Selain pemilihan materi dan standar pendidikan sekolah rumah. Peran dan komitmen total orangtua sangat dituntut. Meskipun pemerintah tidak mengatur . Homeschooling dikenal juga dengan sebutan home education. nilai-nilai yang hendak dikembangkan. Sumardiono. dengan tujuan agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Sertifikat dari negeri paman Sam itu diakui di Indonesia (Departemen Pendidikan Nasional) sebagai lulusan sekolah Luar Negeri (Kompas. penentuan arah dan tujuan pendidikan. serta metode dan praktek belajar (bdk. kurikulum dan materi. Di sekolah. home based learning atau sekolah mandiri. Homeschooling menjadi tempat harapan orang tua untuk meningkatkan mutu pendidikan anak-anak. kurang diperhatikan. 20/2003). lebih unggul atau lebih ³cerdas´. 2007:4). bukannya mengedepankan keterampilan hidup dan bersosial (nilai-nilai iman dan moral). 13/3/2005). Banyak orang tua Indonesia yang mempraktekkan homeschooling mengambil materi pelajaran. Dalam Pendidikan Nasional Departemen Pendidikan Nasional menyebut sekolah-rumah dalam pengertian pendidikan homeschooling. mereka juga harus melaksanakan ujian bagi anak-anaknya untuk mendapatkan sertifikat. identitas anak distigmatisasi dan ditentukan oleh teman-temannya yang lebih pintar. Jalur sekolah-rumah ini dikategorikan sebagai jalur pendidikan informal yaitu jalur pendidikan keluarga dan lingkungan (pasal 1 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional ± Sisidiknas No. mengembangkan nilai-nilai iman/ agama dan moral serta mendapatkan suasana belajar yang menyenangkan. Homeschooling Istilah Homeschooling sendiri berasal dari bahasa Inggris berarti sekolah rumah. kecerdasan dan keterampilan.Banyaknya orangtua yang tidak puas dengan hasil sekolah formal mendorong orangtua mendidik anaknya di rumah. bahan ujian dan sertifikat sekolah rumah dari Amerika Serikat. Selain itu. dengan resiko menyediakan banyak waktu dan tenaga. Kegiatan pendidikan informal yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri.

kreatif. Dipicu oleh filosofi tersebut.standar isi dan proses pelayanan pendidikan informal. Yang membunuh kesenangan belajar adalah orang-orang yang berusaha menyelak. akhir tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an. akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya. 1964). Ray dan Dorothy Moor melakukan penelitian mengenai kecenderungan orang tua menyekolahkan anak lebih awal (early childhood education). pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. sehat berilmu. namun hasil pendidikan informal diakui sama dengan pendidikan formal (sekolah umum) dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan (pasal 27 ayat 2). berakhlak mulia. kecerdasan. tetapi disebabkan oleh sistem sekolah itu sendiri. mandiri. Juga dijelaskan sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional (pasal 1). Berdasarkan definisi pendidikan dan sistem pendidikan nasional tersebut. tetapi . Dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. atau mengontrolnya´ (John Cadlwell Holt dalam bukunya How Children Fail. Holt mengatakan bahwa kegagalan akademis pada siswa tidak ditentukan oleh kurangnya usaha pada sistem sekolah. cakap. sekolah rumah menjadi bagian dari usaha pencapaian fungsi dan tujuan pendidikan nasional yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pada waktu yang hampir bersamaan. Sebagai guru dan pengamat anak dan pendidikan. Sejarah Singkat Filosofi berdirinya sekolah rumah adalah ³manusia pada dasarnya makhluk belajar dan senang belajar. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. pengendalian diri. kepribadian. pada tahun 1960-an terjadilah perbincangan dan perdebatan luas mengenai pendidikan sekolah dan sistem sekolah. kita tidak perlu ditunjukkan bagaimana cara belajar. bangsa dan negara. mengatur. Penelitian mereka menunjukkan bahwa memasukkan anak-anak pada sekolah formal sebelum usia 8-12 tahun bukan hanya tak efektif. masyarakat.

Banyak tokoh-tokoh sejarah Indonesia yang sudah mempraktekkan homeschooling seperti KH. tetapi justru orangtua yang harus banyak belajar. Eh. maka sekolah rumah sudah tidak merupakan hal baru. Ia mempersiapkan diri selama 2 tahun sebelum menyekolahkan anaknya di rumah. Holt menerbitkan majalah untuk pendidikan di rumah yang diberi nama: Growing Without Schooling. baru mengambil keputusan. Dia harus mau capek belajar lagi. ³Kebetulan waktu itu kondisi ekonomi sedang krisis sehingga kami banyak di rumah. Istilah homeschooling merupakan khazanah relatif baru di Indonesia.Wanti sadar keputusannya mengandung konsekuensi berat. 2007: 21). dan Buya Hamka (Makalah Dr. dia banting setir. Pada tahun 1977. . Agus Salim. Dalam pengertian homeschooling ala Amerika Serikat. pertumbuhan homeschooling juga banyak dipicu oleh ketidakpuasan atas sistem pendidikan di sekolah formal. Demikian juga Helen Ongko (44). Misalnya Wanti.´ kata Helen yang mulai mengajar anak di rumah tahun 2000 (Kompas. Tahun 1992 Wanti mengeluarkan semua anaknya dari sekolah dan memutuskan mengajar sendiri anak-anaknya di rumah. Dia ingin benar-benar mantap. Melihat risiko yang menurut Wanti sangat mahal harganya. Di Indonesia Perkembangan homeschooling di Indonesia belum diketahui secara persis karena belum ada penelitian khusus tetang akar perkembangannya. Serupa dengan Holt. seorang ibu yang tidak puas dengan sistem pendidikan formal. Namun jika dilihat dari konsep homeschooling sebagai pembelajaran yang tidak berlangsung di sekolah formal alias otodidak. sekolah rumah di Indonesia sudah sejak tahun 1990-an. Selain karena alasan keyakinan (beliefs) . karena bersekolah di rumah berarti bukan anaknya saja yang belajar. sampai harus ke Singapura dan Malaysia mengikuti seminar tentang hal ini. 18 Juni 2006). salah seorang ibu yang mendidik anaknya dengan bersekolah di rumah. Ray dan Dorothy Moore kemudian menjadi pendukung dan konsultan penting homeschooling. homeschooling terus berkembang dengan berbagai alasan. Setelah itu. Ways to Help People Do Things Better. Setelah pemikirannya tentang kegagalan sistem sekolah mendapat tanggapan luas. Holt sendiri kemudian menerbitkan karyanya yang lain Instead of Education. Seto Mulyadi. Ki Hajar Dewantara. Buku ini pun mendapat sambutan hangat dari para orangtua homeschooling di berbagai penjuru Amerika Serikat.sesungguhnya juga berakibat buruk bagi anak-anak. (1976). 13/3/2005). Semua kurikulum dan bahan ajar diimpor dari Amerika Serikat. ternyata enak ya belajar bersama di rumah. khususnya anak-anak laki-laki karena keterlambatan kedewasaan mereka (Sumardiono.

Gardner menggagas teori inteligensi . seperti Morning Star Academy dan lembaga pemerintah berupa Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM). Lembaga pendidikan Kristen ini berdiri sejak tahun 2002 dengan tujuan selain memberikan edukasi yang bertaraf internasional. PKBM sebenarnya menyelenggarakan proses pendidikan selama 3 hari di sekolah. Sekolah rumah ini dinilai dapat menghasilkan didikan bermutu. perkembangan homeschooling di Indonesia dipengaruhi oleh akses terhadap informasi yang semakin terbuka dan membuat para orang tua memiliki semakin banyak pilihan untuk pendidikan anak-anaknya. dan Paket C (setingkat SMA). y Teori Inteligensi ganda Salah satu teori pendidikan yang berpengaruh dalam perkembangan homeschooling adalah Teori Inteligensi Ganda (Multiple Intelligences) dalam buku Frames of Minds: The Theory of Multiple Intelligences (1983) yang digagas oleh Howard Gardner. Para murid harus mengikuti ujian guna mendapatkan ijazah atau melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. B (setingkat SMP). Badan penyelenggara PKBM sudah ada ratusan di Indonesia. tutor mendatangi rumah para murid. Di Jakarta Selatan aja.Di Indonesia baru beberapa lembaga yang menyelenggarakan homeschoooling. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan program pemerintah dalam menyelenggarakan pendidikan jalur informal. ada sekitar 25 lembaga penyelenggara PKBM dengan jumlah siswa lebih kurang 100 orang. Morning Star Academy. PKBM langsung mengeluarkannya dari pusat. Setiap program PKBM terbagi atas Program Paket A (untuk setingkat SD). Perbedaan Ijazah dengan sekolah umum. Saat ini. juga membentuk karakter siswanya. Faktor-Faktor Pemicu dan Pendukung Homechooling y Kegagalan sekolah formal Baik di Amerika Serikat maupun di Indonesia. selebihnya. kegagalan sekolah formal dalam menghasilkan mutu pendidikan yang lebih baik menjadi pemicu bagi keluarga-keluarga di Indonesia maupun di mancanegara untuk menyelenggarakan homeschooling.

Inteligensi matematis-logis. Selebihnya. Sebut saja. Kemudian. ilmuwan. fasilitas bisnis (mall. KH. ia menambahkan 2 jenis inteligensi baru sehingga menjadi 9 jenis inteligensi manusia. jalan raya). ia berhasil menjadi seorang negarawan. perkebunan). panti asuhan. Inteligensi interpersonal. lembaga penelitian). y Sosok homeschooling terkenal Banyaknya tokoh-tokoh penting dunia yang bisa berhasil dalam hidupnya tanpa menjalani sekolah formal juga memicu munculnya homeschooling. stasiun. sebab sistem sekolah formal sering kali malahan memasung inteligensi anak. Fasilitas itu antara lain fasilitas pendidikan (perpustakaan. pada tahun 1999. Teori Gardner ini memicu para orang tua untuk mengembangkan potensi-potensi inteligensi yang dimiliki anak. Inteligensi intrapersonal. pameran. y Tersedianya aneka sarana Dewasa ini. museum. . Sekolah umum seringkali dipandang sebagian orang lebih valid dan disukai. perkembangan homeschooling ikut dipicu oleh fasilitas yang berkembang di dunia nyata. Thomas Alfa Edison. sawah. Inteligensi musikal. fasilitas umum (taman. fasilitas sosial (taman. ia belajar tentang hidup dan berbagai hal dari waktu ke waktu di rumah dan tempat lainnya yang bisa ia jadikan sebagai tempat belajar. restoran. Benyamin Franklin. rumah sakit). dan Inteligensi eksistensial. Inteligensi kinestetik-badani. dia menemukan distingsi 7 jenis inteligensi (kecerdasan) manusia. Franklin hanya menjalani dua tahun mengikuti sekolah karena orang tua tak mampu membayar biaya pendidikan. Ki Hajar Dewantara dan tokoh-tokoh lainnya. Benyamin Franklin misalnya. (Buku acuan yang dapat digunakan mengenai teori inteligensi ganda ini dalam bahasa Indonesia ini. penemu. dan fasilitas teknologi dan informasi (internet dan audivisual). pemimpin sipil dan pelayan publik bukan karena belajar di sekolah formal. Pada awalnya. Agus Salim. Jenis-jenis inteligensi tersebut adalah:Inteligensi linguistik. Inteligensi ruang-visual. Inteligensi ligkungan. Kerapkali sekolah formal tidak mampu mengembangkan inteligensi anak. Teori Inteligensi Ganda. Homeschooling vs Sekolah Umum Model pendidikan yang paling terkenal dan diakui masyarakat adalah sistem sekolah atau pendidikan formal baik yang diselenggarakan pemerintah maupun swasta. pabrik.ganda. oleh Paul Suparno. Kanisius: 2003).

Kelebihan dan Kekurangan Homeschooling Dari perbedaan di atas. tanggung jawab pendidikan anak didelegasikan orang tua kepada guru dan pengelola sekolah. jadwal belajar telah ditentukan dan seragam untuk seluruh siswa. sistem sekolah umum merupakan sekolah yang tidak memuaskan bagi perkembangan diri anak. Pada homeschooling jadwal belajar fleksibel. tanggung jawab pendidikan anak sepenuhnya berada di tangan orang tua. artinya sesuai dengan kebutuhan anak dan kondisi keluarga. tergantung pada kesepakatan antara anak dan orang tua. dan penipu kelas kakap. baik homeschooling maupun sekolah umum. dapat memaksimalkan potensi anak. Hal ini terlihat dari output pendidikan formal banyak menjadi koruptor. Kurikulum dan materi ajar dipilih dan ditentukan oleh orang tua. siap terjun pada dunia nyata. Ada kesesuaian pertumbuhan anak dengan . potensi yang maksimal. Sistem di sekolah terstandardisasi untuk memenuhi kebutuhan anak secara umum. Pengelolaan di sekolah terpusat. pelaku mafia peradilan. seperti pengaturan dan penentuan kurikulum dan materi ajar. Pada hakekatnya. terlindung dari pergaulan menyimpang.Namun bagi sebagian orang. antara lain: adaptable. Pada sistem sekolah. Pada homeschooling. sama-sama sebagai sebuah sarana untuk menghantarkan anak-anak mencapai tujuan pendidikan seperti yang diharapkan. politisi pembohong. tanpa harus mengikuti standar waktu yang ditetapkan sekolah. Output sekolah rumah lebih siap terjun pada dunia nyata karena proses pembelajarannya berdasarkan kegiatan sehari-hari yang ada di sekitarnya. Alasan kekecewaan itulah memicu keluarga-keluarga memilih sekolah rumah alias homeschooling sebagai pendidikan alternatif. mandiri artinya lebih memberikan peluang kemandirian dan kreativitas individual yang tidak didapatkan di sekolah umum. kita dapat menyebutkan kelebihan homeschooling. Sekolah umum menjadi kambing hitam atas output yang dikeluarkannya. Pada sekolah. Pengelolaan pada homeschooling terdesentralisasi pada keinginan keluarga homeschooling. sementara sistem pada homeschooling disesuaikan dengan kebutuhan anak dan kondisi keluarga. Namun homeschooling dan sekolah memiliki perbedaan.

. Soal pilihan atas keduanya. Di sisi lain. mengembangkan nilai iman (agama). Penulis adalah pemerhati pendidikan anak. sesuai dengan harapan dan kebutuhan anak. Baik homeschooling maupun sekolah umum (pendidikan formal) sama-sama mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam menghantarkan peserta didik mencapai tujuan pendidikan. tinggal di Jakarta. Ekonomis. Di sisi lain. Relatif terlindung dari hamparan nilai dan pergaulan yang menyimpang (tawuran. ada sekolah umum yang memberikan bahan ajar dan kurikulum secara terpusat dan seragam. narkoba. homeschooling mempunyai kelemahan-kelemahan yang dapat disebutkan berikut ini: membutuhkan komitmen dan tanggung jawab tinggi dari orang tua. mencontek dan sebagainya). dan menginginkan suasana belajar yang lebih menyenangkan. memiliki kompleksitas yang lebih tinggi karena orangtua harus bertanggung jawab atas keseluruhan proses pendidikan anak.dengan keluarga. biaya pendidikan dapat menyesuaikan dengan kondisi keuangan keluarga. ada resiko kurangnya kemampuan bekerja dalam tim (team work). proteksi berlebihan dari orang tua dapat memberikan efek samping ketidakmampuan menyelesaikan situasi dan masalah sosial yang kompleks yang tidak terprediksi. organisasi dan kepemimpinan. konsumerisme. Penutup Homeschooling merupakan sebuah pilihan dan khazanah alternatif pendidikan bagi orang tua dalam meningkatkan mutu pendidikan. pornografi. keterampilan dan dinamika bersosialisasi dengan teman sebaya relatif rendah. semua diserahkan pada orangtua dan keluarga sesuai dengan kondisi keluarga.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->