Pengaruh ACFTA (ASEAN-China Free Trade Agreement) terhadap Retailer di Indonesia

Posted on Maret 2, 2011 by saepudin ACFTA merupakan perjanjian perdagangan bebas antara negara Asean dengan Negara China. Perjanjian ini mulai berlaku tanggal 1 Januari 2010 dan hal ini merupakan perwujudan perjanjian perdagangan bebas enam negara Asean (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, dan Cina. Sedangkan negara seperti Vietnam, Laos, dan Kamboja baru akan mengikuti CAFTA di tahun 2015. Menurut penjelasan dari Dinas Perindustrian sebanyak 1.516 pos tarif sektor industri akan mengalami penurunan dari 5% menjadi 0%. Dari 1.516 pos tarif, sebanyak 228 pos tarif diusulkan dimodifikasi karena industri bersangkutan belum siap bersaing. Hal ini akan berpotensi menekan daya saing produk industri lokal karena harga produk China yang lebih murah dibandingkan dengan produk lokal. Perjanjian ini menuai pro dan kontra baik di kalangan pebisnis maupun masyarakat umum. Beberapa pihak bahkan menyangsikan kesiapan Indonesia untuk turut serta dalam perjanjian ini. Pada dasarnya ACFTA memiliki sisi positif dan sisi negatifnya. Namun kesiapan pemerintah misalnya dalam persiapan infrastruktur dan peningkatan daya saing industri mutlak diperlukan. Jangan sampai hal ini akan mematikan pasar dalam negeri karena konsumen lebih memilih produk China yang harganya jauh lebih murah. ACFTA ini juga akan berimbas terhadap ritel di Indonesia. Produk China akan membanjiri pasar. Hal ini karena adanya permintaan yang tinggi karena harganya yang murah dibandingkan produk lokal. Produk lokal akan kesulitan untuk bersaing secara harga, tapi secara kualitas produk Indonesia tetap lebih unggul. Oleh karena itu dalam jangka panjang ketika konsumen lebih peduli lagi terhadap kualita peritel akan mulai lagi melirik barang lokal. Kebijakan- kebijakan non tarif lain yang dapat dilakukan pemerintah untuk melindungi produsen dan konsumen lokal di Indonesia yaitu : • Melakukan pengawasan terhadap produk ilegal masuk ke Indonesia seperti produk makanan dan minuman serta beras dan gula karena tidak tercantum dalam perjanjian ACFTA tersebut. • Menerapkan SNI (Standar Nasional Indonesia) terhadap produk China yang masuk ke Indonesia sera menyelaraskan standar produk Indonesia sesuai dengan negara tujuan ekspor. Hal ini akan memungkinkan bagi UKM untuk memasarkan produknya ke China dengan syarat UKM tersebut dapat menyesuaikan dengan standar negara tujuan ekspor. • Instrument label halal dan petunjuk penggunaan dalam bahasa Indonesia. Indonesia dengan mayoritas penduduk muslim hendaknya menjadi pertimbangan dalam pencantuman label hala di produk China dengan pengawasan dari MUI. Selain itu pertimbangan aturan pencantuman cara penggunaan produk berbahasa Indonesia wajib diterapkan. Jadi, mungkin saja suatu saat nanti produk China dengan label halal akan banyak kita temui di ritl-ritel bersaing dengan produk lokal. Beberapa sektor industri yang akan terpengaruh karena pengaruh ACFTA adalah : ♣ Industri tekstil Jauh sebelum diberlakukannya ACFTA produk tekstil China sudah membanjiri pasar. Hal ini sangat menakutkan bagi pengusaha tekstil Indonesia karena terjadi persaingan harga. Produk tekstil China dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan tekstil Indonesia walaupun dari segi kualitas produk Indonesia lebih unggul. Namun bagi konsumen dengan pendapatan yang rendah, kualitas tidak lagi menjadi acuan dalam pertimbangan pembelian suatu produk. Konsumen akan lebih memperhatikan tingkat harga yang sesuai dengan pendapatan mereka. Contohnya saja: baru-baru ini China memproduksi batik yang harganya

lebih murah dari batik Indonesia. Bagi peritel kondisi ini memungkinkan mereka akan menyikapi dengan ikut menyediakan produk buatan China yang sesuai dengan permintaan konsumennya. Namun hal ini tidak mutlak bagi semua peritel karena bagi peritel yang lebih mengutamakan target pasar yang aware terhadap kualitas akan tetap menyediakan barang produsen lokal. ♣ Industri barang elektronik dan IT Adanya ACFTA tidak begitu significant berimbas bagi sektor IT di Indonesia, karena jauh sebelum perjanjian ini produk China sudah banyak beredar di masyarakat. Dengan adanya produk IT dari China dengan harga yang murah akan memancing produsen lokal untuk menciptakan produk seperti itu namun dengan kualitas yang lebih baik. Hal ini akan sangat menguntungkan bagi konsumen karena dapat memiliki banyak pilihan produk. Jadi jangan heran kalau nantinya kita melihat semakin banyaknya produk IT China di rak pengecer IT dengan harga miring. ♣ Kebutuhan Rumah Tangga Hal yang juga patut di waspadai adalah produk rumah tangga yang akan menjamur dipasarkan di Indonesia terkait adanya ACFTA tersebut. Mungkin untuk beberapa jangka waktu ke depan tidak asing bagi kita untuk menemukan barang-barang rumah tangga dari tangan peritel. Hal ini tentu saja disebabkan adanya permintaan terhadap barang itu sendiri. Ibu-ibu rumah tangga lebih cendrung untukmemilih barang dengan kualitas yang lebih murah dan terjangkau.namun bagi peritel yang tetap ingin berjualan produk lokal sebaiknya juga melakukan promosi yang gencar. ♣ Industri makanan dan minuman Terkait dengan adanya ACFTA ini komoditas yang ikut membanjiri pasar ritel di Indonesia adalah produk makanan dan minuman yang banyak didatangkan dari China. Ritel yang mungkin terpengaruh adalah buah-buahan dimana di tangan pengecer akan lebih banyak ditemui buah yang berasal dari China. Sehingga berpotensi untukmematikan usaha lokal jika tidakmampu bersaing di pasaran. Namun produk roti dan makanan kecil tidak termasuk dalam perjanjian itu. Yang patut diperhatikan adalah masalah produk ilegal yang masuk tanpa izin. Beberapa kalangan juga menilai ACFTA juga berdampak positif terhadap bisnis di Indonesia khususnya ritel. Walaupun barang-barang China akan melimpah di pasaran namun hal ini akan memaksa produsen lokal untuk melakukan inovasi terhadap produknya sehingga mampu bersaing. Inovasi ini dapat dengan menciptakan produk baru atau dengan mencari jalan lain yang dapat menekan biaya proses produksi sehingga dari segi harga juga dapat bersaing. Selain itu adanya kesempatan bagi produsen lokal unuk mengekspor produknya ke luar negeri (China). Sehingga tidak hanya ritel di Indonesia yang kebanjiranprodukluar namun bias saja produk Indonesia akan membanjiri China. Hal ini dapat terjadi jika adanya peningkatan (standarisasi produk) sesuai Negara tujuan. Dari berbagai sumber

. tidak bisa lepas dari pengaruh lingkungannya. Globalisasi. Dina HP:081 802 566 xxx 14 06 2009 • Halaman ○ ○ Cara Pemesanan Referensi Jurnal & Skripsi Skripsi Akuntansi Skripsi Ekonomi Pembanguna n Skripsi Manajemen Skripsi Perpajakan Tesis Manajemen BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT PENGUKURAN KINERJA DAN STRATEGI PERUSAHAAN PADA PT.1.com Layanan Referensi Jurnal – Skripsi Ekonomi (2005-2009) Layanan Referensi Jurnal – Skripsi Ekonomi (2005-2009) • • Home Cara Pemesanan Advetorial • Maaf mbak. makasih ya.com Jurnalskripsi.Jurnalskripsi. Latar Belakang Perusahaan di dalam melakukan aktifitas bisnis. file nya udah bisa dibuka kok. merupakan . PLAZA ARAYA SENTRA NIAGA KOTA MALANG Posted by: admin Kategori Skripsi Manajemen • Kategori ○ ○ ○ ○ ○ • BAB I PENDAHULUAN 1..

Semakin bermunculannya bidang bisnis baru. Dengan ditunjang keikutsertaan Negara Cina dalam Kerjasama Perdagangan Internasional (WTO). Pasar merupakan tempat dimana manusia dapat menemukan Top of Form Search • powered by Bottom of Form Results • online stats • Sering dicari: analisis pengaruh analisis per analisis rasio bauran abnormal return bauran pemasaran biaya modal biaya produksi cara inflasi ipo karyawan kepemilikan saham kepuasan konsumen keputusan pembelian keuangan perusahaan kewajiban kinerja keuangan kinerja keuangan perusahaan kompensasi kualitas pelayanan laporan keuangan perusahaan leverage manajemen perusahaan nilai perusahaan pajak .86 %. Kebutuhan merupakan sesuatu yang mutlak bagi kehidupan manusia karena kebutuhan manusia merupakan kebutuhan dasar yang tidak diciptakan masyarakat tetapi sudah terukir dalam hayati serta kondisi manusia. Propinsi Jawa Timur mempunyai beberapa Kota Besar. Khusus untuk Kota Malang sendiri. maka persaingan bisnis semakin ketat sehingga mendorong perusahaan lama berusaha mati-matian mempertahankan posisi bersaingnya sedangkan perusahaan baru harus dapat menampilkan keunggulan dan kapabilitas yang lebih baik untuk dapat berkompetisi dalam industri. Sementara itu. Negara ini mengalami perkembangan industri yang sangat pesat pada berbagai produk. Pengaruh globalisasi yang semakin pesat mempunyai dampak terhadap perkembangan dunia bisnis yang ada di dunia. yang tersebar di lima kecamatan yang ada di Kota Malang. Perkembangan dunia bisnis juga mengikuti pertumbuhan penduduk. minuman. Salah satu negara industri yang saat ini berkembang dengan pesat adalah Cina. berdasarkan data dari badan Pusat Statistik kota Malang. termasuk Indonesia. Pada saat ini telah terjadi perubahan yang besar pada tatanan perekonomian dunia. dan Indonesia termasuk salah satu negara yang mengalami hal tersebut. Perkembangan ini ditandai dengan banyak bermunculan bisnis baru baik yang berbentuk jasa maupun manufaktur. jumlah penduduk tahun 2002 hasil proyeksi sensus penduduk 2000 (SP. Sementara itu. karena dengan adanya peningkatan pertumbuhan penduduk berarti juga akan diikuti dengan peningkatan kebutuhan dan keinginan hidup manusia. kebutuhan manusia terdiri dari makanan. keinginan merupakan hasrat pemuas tertentu dari kebutuhan. keinginan dibentuk oleh kekuatan dan institusi sosial.salah satu variabel lingkungan yang mempengaruhi penetapan strategi sebuah perusahaan kedepan. dan dua perigkat teratas kota terbesar di Propinsi Jawa Timur kota yaitu Surabaya dan Malang. dengan munculnya negara-negara industri baru dengan berbagai keunggulan komparatif yang dimilikinya. tempat tinggal.2000) mencapai sekitar 772. yang mana kedua Kota besar tersebut mulai menunjukkan pertambahan penduduk dari tahun ketahun yang diiringi dengan pertambahan jumlah konsumsi.642 jiwa. hal ini membawa dampak pada semakin mudahnya produk Cina yang memiliki keunggulan pada harga untuk memasuki pasaran Negara-negara lain. rata-rata laju pertumbuhan penduduk pada periode 1990-2000 tiap tahunnya adalah sebesar 0. Pemenuhan kebutuhan dan keinginan bagi manusia dapat terjadi didalam sebuah pasar. pakaian.

Banyak bermunculannya para Kompetitor bagi Plaza Araya sehingga Manajemen Plaza Araya pastinya dituntut untuk senantiasa memberikan yang terbaik bagi para penyewanya. Yang mana pasar tradisional sekarang sudah tersaingi oleh Supermarket. Plaza Araya didalam menjalankan usahanya. Advetorial penghasilan pasar modal pengendalian intern pengungkapan perusahaan manufaktur rasio keuangan roa sistem informasi spi standar akuntansi keuangan start tenaga kerja terhadap harga saham tingkat pendidikan ukuran perusahaan usaha kecil volume penjualan volume perdagangan volume perdagangan saham web • Search Top of Form Bottom of Form Masyarakat sekarang ini bukan hanya sekedar mencari tempat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya saja tetapi juga menemukan tempat yang dapat memberikan kenyamanan dan keamanan dalam berbelanja serta sebagai sarana untuk refresing dari kejenuhan aktifitas yang dijalaninya. Seiring dengan perkembangan jaman.barang – barang yang dapat menunjang kebutuhan hidupnya yang mana penjual dan pembeli dapat bertatap muka secara langsung dan dapat melihat serta meraba barang yang akan ditransaksikan. Plaza. Plaza Araya dituntut untuk memberikan kepuasan dan kenyamanan kepada para pengunjung dan pemilik usaha sehingga para pengunjung merasa aman dan nyaman berada di Plaza Araya. dan pasar-pasar lainnya yang memungkinkan manusia dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan hidupnya. Swalayan. dihadapkan kepada dua konsumen yaitu para penyewa stan (Teenant) dan pengunjung Plaza. karena transaksi dapat dilakukan dengan bantuan teknologi dan berlangsung di dunia maya (Internet). Department Store. terutama bagi masyarakat yang tinggal di Kota Araya. tetapi terkadang dalam operasionalnya sering sekali . Persaingan dibidang bisnis perdagangan seperti Plaza memang sangat ketat sekali mengingat produk-produk yang ada (ditawarkan) adalah produk kebutuhan sehari-hari yang banyak diminati oleh masyarakat. kesamaan fungsi dari plaza ini yang menjadikan tingkat persaingan semakin tinggi. Untuk itu. Alasan tersebut yang mengharuskan pasar-pasar tradisional untuk melakukan pembenahan disegala sektor apalagi ditambah dengan inovasi pasar sekarang yang dapat dilakukan tanpa harus bertemu secara langsung dengan penjual maupun pembelinya. persaingan juga tidak berasal dari sesama Plaza tetapi juga dari pasar-pasar tradisional karena sekarang ini pasar tradisional sudah melakukan renovasi dan pembenahan serta ditata sedemikian rupa sehingga terkesan tidak kumuh lagi dan sehat. Plaza Araya merupakan salah satu tempat pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat Kota Malang. pasar-pasar mulai mengalami perubahan bentuk dan fungsi. sedangkan para penyewa diharapakan untuk dapat merasa untung berada di Plaza Araya dan dapat terus mempertahankan kontrak sewanya. Pasar awalnya yang yang dikenal oleh masyarakat adalah pasar tradisional. sehingga terjadi hubungan yang saling menguntungkan antara Plaza Araya dengan para penyewa.

pelanggan. “Balanced Scorecard dikembangkan sebagai sistem pengukuran kinerja yang memungkinkan para eksekutif memandang perusahaan dari berbagai perspektif secara stimultan” (Sony dkk. Kemudian dapat diketahui kinerja Plaza Araya dengan menghubungkan keempat perspektif tersebut dalam implementasinya dengan visi dan misi yang dikembangkan oleh organisasi korporasinya. Pendekatan ini dipergunakan untuk menganalisis kegiatan manajemen Plaza Araya yang bersifat pendekatan strategis. dan pertumbuhan dan pembelajaran nantinya dapat diketahui dengan melihat tujuan. komplain juga bisa berasal dari para pengunjung Plaza yang merasa kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak manajemen Plaza. Jika hal ini dihubungkan dengan model manajemen strategi maka dapat dikatakan bahwa konsep Balanced Scorecard sebagai sistem manajemen strategis yang berada pada area evaluasi. yaitu dengan melakukan berbagai teknik dan analisis yang ada seperti melihat sisi Keuangan. Salah satu alat tersebut adalah Balanced Scorecard. Pendekatan Balanced Scorecard dengan empat perspektif yaitu perspektif keuangan. Balanced Scorecard sebagai Sistem Manajemen Strategis yang menterjemahkan visi. Untuk mengetahui kinerja Plaza Araya baik secara internal maupun eksternal perlu dilakukan teknik-teknik analisa lingkungan untuk mengetahui apa yang ada di Plaza Araya dan kemungkinan apa yang perlu ditingkatkan untuk melayani penyewa dan pengunjung. Balanced Scorecard merupakan salah satu solusi yang baik untuk mengukur kinerja. ukuran. sasaran. 2002:3). Pada konsepnya. Untuk mengimplementasikan strategi secara sistematis pada Plaza Araya diperlukan suatu alat yang tepat. Konsumen. karena Balanced Scorecard mempunyai keistimewaan dalam hal analisis pengukurannya yang komprehensif. yaitu mempertimbangan kinerja pada perspektif keuangan dan perspektif non keuangan yang mencakup. Operasional. karena apa yang didapatkan akan dijadikan pedoman untuk memperbaiki kinerja Plaza Araya . dan Sumber Daya Manusia di internal perusahaan. perspektif pelanggan. dan inisiatif dari perusahaan. proses bisnis internal. misi dan strategi ke dalam seperangkat tolak ukur yang menyeluruh yang memberi kerangka kerja bagi pengukuran dan sistem manajemen strategis. Komplain biasanya terjadi karena sepinya pengunjung Plaza ataupun karena aturan-aturan yang diterapkan.terdapat kendala-kendala baik yang bersifat teknis maupun non-teknis sehingga menimbulkan komplain dari para penyewa Plaza. Evaluasi kinerja perusahaan sangat penting sekali untuk menghadapi dan memenangkan persaingan di bidang perdagangan seperti fokus usaha dari Plaza Araya. perspektif proses bisnis internal serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran.

produk impor China banyak memiliki keunggulan dibanding produk UMKM. Pertama. Plaza Araya banyak dihadapkan dengan berbagai permasalahan. seperti pesaingan antar sesama plaza. dan berbagai permasalahan lainnya. dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dalam menetapkan strategi perusahaan ? “ . Hal ini menyebabkan UMKM tidak maksimal dalam melakukan promosi dan pemasaran produk. Ketiga. lemahnya penguasaan teknologi informasi. Akibatnya harga produk UMKM di pasar menjadi tidak kompetitif. Jika tidak. Meningkat US$ 5. Rumusan Masalah Plaza Araya merupakan perusahaan jasa yang bertujuan untuk melayani kebutuhan masyarakat.161 miliar atau 48% dibandingkan nilai impor periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$ 10.913 miliar. terbatasnya jaringan atau network yang dimiliki UMKM.2. sedikit demi sedikit keberadaan produk UMKM di pasaran akan hilang dan digantikan oleh barang impor China. sehingga operasional Plaza Araya kurang optimal. Seperti diketahui. 1. keterbatasan dana. serbuan produk impor China berpotensi mengancam eksistensi produk usaha mikro. Celakanya. Setelah keikutsertaan Indonesia dalam kesepakatan perdagangan bebas ASEAN-China (ACFTA) berlaku efektif awal tahun 2010. produk impor China memiliki banyak varian dan model yang menarik. Akibatnya operasional dan manajemen UMKM tidak berjalan efektif dan efisien. Selain itu waktu pengerjaan juga menjadi lebih lama sehingga seringkali tidak bisa memenuhi pesanan dalam jumlah besar. Hingga saat ini masih banyak pengusaha UMKM yang melakukan proses produksi secara manual dengan sistem yang tradisonal. Dalam kegiatannya. Sehingga .kedepannya. Menurut penulis. Hal ini membuat produktifitas menjadi rendah dan sebaliknya biaya produksi menjadi tinggi.752 miliar (Kontan. ada beberapa faktor yang menyebabkan produk UMKM kalah bersaing dengan produk impor China. kecil dan menengah (UMKM) di pasaran. Akibatnya pasar nasional banyak dibanjiri produk impor China. 02 Desember 2010). Tercatat nilai impor sektor non migas dari China sepanjang Januari hingga Oktober 2010 mencapai US$ 15. Hal ini membuat sistem administrasi dan manajemen keuangan UMKM menjadi lemah. rendahnya penguasaan teknologi produksi oleh pelaku UMKM. MENGATASI SERBUAN PRODUK IMPOR CHINA Filed under: Uncategorized — finedu @ 9:35 am Serbuan produk impor China tak tertahankan lagi. perspektif pelanggan. Hal ini harus segera diantisipasi. Kedua. keterbatasan sarana dan prasarana. keterbatasan sumber daya manusia. Untuk itu diperlukan pengukuran kinerja strategi perusahaan agar dapat mengevaluasi kinerja plaza araya selama ini sehingga dapat ditetapkan strategi yang tepat kedepannya. Dikhawatirkan masyarakat akan lebih memilih produk impor China daripada produk UMKM. arus masuk produk impor China terus menunjukkan peningkatan. Selain harganya lebih murah. perspektif bisnis internal. Secara spesifik permasalahan yang diteliti didalam plaza Araya adalah mengenai “Bagaimana kinerja strategi Plaza Araya dilihat dari pengukuran perspektif keuangan.

Untuk itu diperlukan partisipasi aktif pemerintah dalam hal. Ketika order datang. Namun. Dengan adanya sistem klaster. Dengan menggabungkan dan mengintegrasikan pelaku UMKM dari sektor hulu dan hilir dalam satu klaster maka akan tercipta sebuah supply chain management sehingga proses produksi. Pertama. Pertama. saat trend sebuah produk mulai berkurang atau usaha besar mengurangi volume usahanya. penyediaan infrastruktur pendukung sangat tergantung pada inisiatif dan kemampuan pengusaha UMKM. produktifitas klaster meningkat untuk memenuhi tingginya pesanan produk. modal pelaku UMKM sangat terbatas. pembentukan klaster akan memudahkan terjadinya transfer knowledge dan transfer technology. pembentukan klaster menuntut penyatuan bisnis inti. Pada sebagian besar klaster. Pembentukan klaster dimaksudkan untuk mempercepat pertumbuhan UMKM dengan mengintegrasikan usaha sektor hulu dan hilir dalam satu kawasan terpadu sehingga tercipta efisiensi dan efektifitas proses produksi. spesialisasi proses produksi dan kegiatan ekonomi yang terkait dan saling mendukung. pengusaha UMKM tidak perlu melakukan promosi masing-masing. Salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah membentuk klaster usaha mikro. 32 tahun 2002. kecil dan menengah. Mereka hanya perlu memperomosikan klaster sebagai sebuah kesatuan usaha. Masalahnya. penyediaan lokasi tertentu yang bisa digunakan untuk pengembangan klaster. pendukung dan pelengkap dalam satu area agar bisa saling bersinergi secara optimal. pembentukan klaster lebih disebabkan oleh spontanitas akibat trend bisnis atau munculnya usaha besar yang memunculkan booming produk tertentu. Akibatnya timbul persaingan antar pelaku usaha di dalam klaster dan cenderung saling mengalahkan. Ketiga. . Diantaranya. Berdasarkan SK Menteri Negara Koperasi dan UKM No. Dengan berbagai manfaat tersebut diatas. Kedua. minimnya ketersediaan lahan dan mahalnya harga tanah dan bangunan menyebabkan proses pembentukan klaster tidak mudah. Sayangnya. pembentukan klaster UMKM juga memberikan beberapa manfaat lain. Penyediaan lahan ini bisa dilakukan langsung oleh Pemerintah Daerah bekerja sama dengan instansi terkait atau bekerja sama dengan pengusaha besar yang sudah mendirikan usahanya. Kedua. minimnya kreatifitas pelaku UMKM untuk menciptakan berbagai bisnis yang saling mendukung. Sehingga secara bertahap kompetensi pengusaha UMKM dalam proses produksi. produktifitas kegiatan dalam klaster juga ikut menurun. Beberapa faktor tersebut diatas menyebabkan manfaat pembentukan klaster UMKM menjadi tidak optimal. Seperti kita tahu. masih ada beberapa kendala dalam pembentukan klaster. Kebanyakan pelaku UMKM melakukan duplikasi atas bisnis yang sudah berkembang. ketergantungan terhadap trend dan munculnya usaha besar. Pada saat terjadi booming. Pada sebagian klaster UMKM. mempermudah kegiatan promosi. Akan tetapi sebaliknya. kecil dan menengah didefinisikan sebagai pusat kegiatan UMKM pada sentra yang telah berkembang. ditandai dengan munculnya pengusahapengusaha yang lebih maju.seringkali hasil produk UMKM tidak dapat menembus pasar padahal kualitas produknya cukup baik. Keempat. sulitnya menyatukan pelaku usaha dalam satu area tertentu. pertama. pekerjaan akan dibagi sesuai spesialisasi dan kompetensi masing-masing. minimnya ketersediaan infrastruktur pendukung. Selain itu. standarisasi mutu dan pengiriman hasil produksi kepada konsumen menjadi lebih efisien dan efektif. klaster usaha mikro. pembentukan klaster UMKM seharusnya dapat menghasilkan produk unggulan yang mampu bersaing dengan produk impor China. Sehingga seringkali pengusaha UMKM tidak dapat membangun infrastruktur baru dan hanya memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada meskipun minim. pengelolaan keuangan dan administrasi bisnis dapat makin meningkat.

penyediaan infrastruktur pendukung yang dibutuhkan oleh pelaku usaha baik dalam bentuk fisik maupun non fisik. Indonesia. .Thailand. (pernah dimuat di Harian KONTAN. 2010 • Related • Filed Under Filed Under: Umum STRATEGY MENGHADAPI PERDAGANGAN BEBAS ( ACFTA ) Pasti kita sudah mengetahui Indonesia secara geografis terletak di Asia Tenggara bersama dengan sembilan negara lainnya. Kedua. Atas dasar kesamaan letak geografis maka dibentuklah suatu organisasi bernama ASEAN (Asosiation South East Asia Nation). Ketiga. . kecil dan menengah dalam pengembangan klaster dan memberikan layanan pengembangan bisnis dalam rangka meningkatkan kinerja. Malaysia. Laos. Dengan tersedianya infrastruktur yang dibutuhkan. Myanmar dan Vietnam pada tahun 2015.Dalam organisasi tersebut terjalinlah suatu kerjasama dagang dalam wadah AFTA. Philippines. Dengan adanya peran aktif pemerintah tersebut diatas. Perkembangan terakhir AFTA adalah adanya kesepakatan untuk menghapuskan semua bea masuk impor barang bagi Brunai Darussalam pada tahun 2010. . memperluas akses pasar dan mempermudah akses permodalan bagi UMKM. 23 Desember 2010) STRATEGY MENGHADAPI PERDAGANGAN BEBAS ( ACFTA ) March 29th. ASEAN Free Trade Area (AFTA) merupakan wujud dari kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional ASEAN dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia serta serta menciptakan pasar regional bagi 500 juta penduduknya. kegiatan produksi dalam klaster dapat berjalan lebih optimal.Nantinya pengusaha UMKM harus membayar sewa lahan atau membeli dengan cara mengangsur kepada penyedia lahan. Singapura. pendirian lembaga pengembangan bisnis (LPB) atau business development services (BDS). ASEAN Free Trade Area (AFTA) adalah kawasan perdagangan bebas ASEAN dimana tidak ada hambatan tarif (bea masuk 0-5%) maupun hambatan non tarif bagi negara-negara anggota ASEAN.Cambodia. diharapkan pembentukan klaster menjadi lebih optimal sehingga dapat dihasilkan produk-produk UMKM yang berkualitas tinggi yang mampu bersaing dengan produk impor China dan produk luar negeri lainnya. LPB atau BDS didirikan untuk menjadi mitra bagi pelaku usaha mikro.

merkantilisme yang berkarakteristik proteksionisme mendorong terjadinya penjajahan Barat atas Asia dan Afrika. Bagi negara-negara berkembang. Perdagangan bebas telah menciptakan sebuah akselerasi dalam pertumbuhan ekonomi dunia. biaya operasional mampu di tekan sehinnga akan menguntungkan. World Bank merilis sebuah laporan yang menyatakan ”bahwa eliminasi total terhadap hambatan dalam perdagangan akan mengangkat puluhan juta orang dari kemiskinan. banyak yang merespon dengan skeptisisme serta melihat hal ini tak lain adalah bentuk imperialisme gaya baru. AFTA Sendiri dibentuk pada waktu Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke IV di Singapura tahun 1992. Common Effective Preferential Tarif Scheme (CEPT) adalah program tahapan penurunan tarif dan penghapusan hambatan non-tarif yang disepakati bersama oleh negaranegara ASEAN sehingga dalam melakukan perdagangan sesama anggota. tiap bangsa akan mengkonsumsi lebih banyak dibandingyang dapat diproduksinya sendiri. para pendukung Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-China (ACFTA) melihat pelaksanaan kesepakatan perdagangan itu akan bermakna besar bagi kepentingan geostrategis dan ekonomis Indonesia dan Asia Tenggara secara keseluruhan. pembatasan kwantitatif dihapuskan segera setelah suatu produk menikmati konsesi CEPT. Dalam skema CEPT-AFTA barang – barang yang termasuk dalam tarif scheme adalah semua produk manufaktur. Melalui spesialisasi bidang usaha. termasuk barang modal dan produk pertanian olahan. Idonesia bersama negara-negara ASEAN dan CINA dalam perekonomiannya melakukan kegiatan perekonomian kawasan perdagangan pasar bebas. Perdagangan bebas telah bertransformasi menjadi macan-macan Asia yang sekarang malah sebaliknya membuat takut negara-negara Barat yang memperkenalkan pasar Bebas. Di Indonesia. sedangkan hambatan non-tarif dihapuskan dalam jangka waktu 5 tahun setelah suatu produk menikmati konsensi CEPT. liberalisasi perdagangan dapat menjadi powerful tool bagi penghilangan kemiskinan dalam masyarakat” karena dengan dihilangkannya hambatan perdagangan. Dahulu. Thailand menjual radio ke Indonesia. dan Indonesia melengkapi lingkaran tersebut dengan menjual kulit ke Vietnam. Pertumbuhan perekonomian China yang relatif pesat waktu itu menjadikan Negara Tirai Bambu itu salah satu aktor politik dan ekonomi yang patut diperhitungkan Indonesia dan ASEAN. untuk menarik investasi dan meningkatkan perdagangan antar anggota ASEAN Mulai awal tahun ini Indonesia 1 Januari 2010 terjadi pelaksanaan kesepakatan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-China. Dalam skema CEPT. serta produkproduk yang tidak termasuk dalam definisi produk pertanian.Sebagai Con toh : Vietnam menjual sepatu ke Thailand. Negara Barat pertama kali memperkenalkan perdagangan bebas ke negara-negara Asia. Kita juga mengetahui perdagangan bebas (liberalization of trade) tidak bisa di hindari dari suatu perekonomian suatu negara yang terbuka. (Produk-produk pertanian sensitive dan highly sensitive dikecualikan dari skemaCEPT). Namun dalam konsep perdagang tersebut tidak ada hambatan tarif (bea masuk 0-5%) maupun hambatan non-tarif bagi negara – negara ASEAN melalui skema CEPT-AFTA. tentu akan membuat harga barang semakin murah sehingga purchasing power . Mereka yang berpendapat kritis terhadap kesepakatan perdagangan ini melihat potensi ambruknya industri domestik di Indonesia yang akan kesulitan menghadapi tantangan dari membanjirnya impor produk murah dari China. Tujuan AFTA adalah meningkatkan daya saing ekonomi negara-negara ASEAN dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi pasar dunia. Pada pelaksanaan perdagangan bebas khususnya di Asia Tenggara yang tergabung dalam AFTA proses perdagangan tersebut tersistem pada skema CEPTAFTA. Akibat nya terjadi pro dan kontra dampak yang akan di timbulkan dari kegiatan ini .

Namun pihaknya juga akan melakukan promosi penggunaan produksi dalam negeri. memperluas akses pembiayaan dan pengu-rangan biaya bunga. Beberapa pengamat melihat CAFTA hanya akan merugikan Indonesia karena hanya akan membuat defisit perdagangan dengan Cina semakin membesar.5 juta pekerja industri manufaktur kehilangan pekerjaannya.” . menjaga pertumbuhan (Ekonomi. Korea Selatan. dan Uni Eropa. Selain itu. pembenahan sistem logistik. serta penyederhanaan peraturan dan meningkatkan kapasitas kerja. seperti Jepang. Namun apakah penundaan FTA merupakan sebuah solusi permanen atau hanya penyelesaian jangka pendek dari permasalahan mendasar dari industri manufaktur kita. Impor dari China lebih besar daripada ekspor kita ke `Negeri Tirai Bambu’ Banyak Permintaan sejumlah pengusaha lokal Indonesia untuk menunda pelaksanaan penuh ACFTA tapi sebenarnya kurang beralasan. Korea Selatan.. Sedangkan untuk penguatan industri. Banyak Permintaan sejumlah pengusaha lokal Indonesia untuk menunda pelaksanaan penuh ACFTA tapi sebenarnya kurang beralasan. pihak Kementerian Perdagangan berupaya mengoptimalkan peluang pasar China dan ASEAN sekaligus penguatan peran perwakilan luar negeri. Akan tetapi terjadi permasalahan utama bagi pengusaha local adalah ketidakimbangnya antara produk impor dengan harga produk yang di hasilkan oleh para pengusaha local Indonesia sehingga harga produk yang di hasilkan oleh pengusaha local relative lebih mahal. pengamanan perdagangan dalam negeri serta penguatan ekspor. Sebelum era perdagangan bebas ASEAN-China diberlakukan pun. Strategy Menghadapi Perdagangan Bebas Menurut Mentri Perdagangan dan Pengamat Ekonomi Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Ardiansyah Parman memaparkan jurus menghadapi ACFTA. kita sudah tak berdaya menghadapi gempuran barang impor ilegal dari China. Apindo menengarai Indonesia belum siap menghadapi perdagangan bebas dengan Cina. sang raksasa manufaktur. Kementerian berusaha mengembangkan kebijakan dan diplomasi perdagangan di forum internasional. Neraca perdagangan Indonesia dengan China juga berapor merah dalam lima tahun terakhir. pelayanan publik.dan pemerintah malah semakin aktif mendorong terbentuknya kesepakatan perdagangan bebas bilateral dengan negara-negara mitra dagang utama lain. dan politik di negara-negara tersebut. membangun KEK (Kawasan Ekonomi Khusus). seperti Jepang. perdagangan bebas merupakan salah satu instrumen dalam menciptakan kemakmuran. pemberian insentif. FTA akan membuat 7. seperti negara Asia Tenggara lain. dan Uni Eropa. . Antara lain: .” Kementerian Perdagangan telah menetapkan beberapa program dan kegiatan yang bertujuan meningkatkan daya saing komoditi ekspor serta mengamankan perdagangan dalam negeri.”Untuk penguatan daya saing pihak Kementerian akan melaksanakan pembenahan infrastruktur dan energi.Strategi pengamanan pasar domestik akan difokuskan kepada pengawasan tingkat border (pengamanan) serta peredaran barang di pasar lokal. Amerika Serikat. Karena Indonesia.Meningkatkan daya saing. seperti negara Asia Tenggara lain.. CAFTA akan menghancurkan industri manufaktur lokal. Karena Indonesia.dan pemerintah malah semakin aktif mendorong terbentuknya kesepakatan perdagangan bebas bilateral dengan negara-negara mitra dagang utama lain. Masyarakat di berbagai negara berkembang dan di negara miskin yang sudah terlibat dalam perdagangan bebas bilateral sudah dapat melihat bahwa kesepakatan ini dapat berdampak cukup serius terhadap kelangsungan kehidupan ekonomi.masyarakat semakin meningkat. telah diberikan tenggang lima tahun untuk mempersiapkan diri. Amerika Serikat. Menurut Apindo. telah diberikan tenggang lima tahun untuk mempersiapkan diri. sosial. menekan kesenjangan kesejahteraan masyarakat dan lainnya.

Pada 1998. Pebisnis Cina bisa menekan biaya pemasaran karena menggunakan jejaring ini untuk promosi. pemasaran. Mata uang yuan yang dipatok terhadap US$ membuat harga ekspor barang Cina menjadi sangat murah. adanya tax free policy selama tiga tahun pertama untuk perusahaan joint venture. SNI harus diberlakukan terhadap produk-produk buatan pabrik milik perusahaan Cina yang ada di Indonesia. mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur. . meminimalisir ekonomi biaya tinggi. Adanya jejaring keluarga. sekolah dan persahabatan. Produk cina sangat murah pasti ada penyebabnya yaitu : Cina unggul di 12 faktor kompetisi bisnis (GCI Cina di 29. Kecuali faktor efisiensi pasar barang dan jasa. terutama kredit yang dilandasi guanxi (hubungan). menurunkan suku bunga kredit. air bersih. Namun karena ACFTA. kreatif. tetapi juga kesamaan asal daerah. serta dapat memproduksi barang yang bervariasi dalam waktu singkat. dulu pun telah membawa dampak. termasuk produk buatan Cina yang akan masuk.Anggota DPR Komisi VI F-Ge-rindra Edhy Prabowo mengharapkan kalangan industri bisa merubah stigma ancaman dari ACFTA jadi sebuah peluang untuk bersaing dan meningkatkan hasil produksi. investasi luar biasa di sektor pendidikan. bukan semata-mata ancaman yang dipandang sebagai momok menakutkan. ini tak bisa lagi dihindari. ini harus kita hadapi dan dijalani. keuangan. apalagi sekarang yang tanpa di kenakan bea masuk. ada pertemuan tahunan yang disebut Chinese Economists Society. Pemberlakuan kawasan perdagangan bebas ASEAN-China atau ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) mulai Januari 2010 sudah terlanjur kita hadapi. ancaman harus dipandang sebagai pelecut agar dapat berlari mengejar ketertinggalan melalui berbagai upaya yang inovatif. yang tak kalah penting adalah membenahi faktor-faktor yang menyangkut peraturan dan perijinan. iklim usaha dan investasi. Menurut Pengamat Ekonomi Untan. Januari ini. kita harus siap. Contohnya. stabilitas ekonomi. “Penerapan SNI ini penting untuk menciptakan standarisasi produk-produk impor yang masuk ke Indonesia. Suka atau tidak suka dan siap atau tidak siap. sehingga mengurangi biaya riset & pengembangan.Hasil verifikasi itu bisa dicantumkan dalam bentuk sertifikat yang ditempel di setiap barang produk impor yang masuk ke pasar Indonesia. Kemudian segera diberlakukan penggunaan Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap produk impor. teknologi produksi. Cina menang telak di faktor sistem birokrasi yang cepat-tepat. 83% dari 8. serta banyaknya industri pendukung sehingga industri Cina tidak perlu mengimpor barang. Ada trust antarpedagang. jadikanlah pemberlakuan ACFTA ini sebagai kesempatan.738 produk impor Cina bebas masuk ke pasar Indonesia tanpa dikenai bea masuk. inovasi bisnis. pinjaman bank yang hanya 3% per tahun. Hal ini di karenakan produk Cina yang terkenal murah sudah membuat pebisnis lokal ketar-ketir. jalan.4 juta pelajar masuk ke universitas. . efisiensi tenaga kerja dan ukuran pasar (sehingga mampu mencapai economies of scale). 3. Wajarlah terjadi kecemasan. sistem politik di Cina lebih terbuka dan tidak memberangus kritik lagi sehingga mendorong perbaikan bersinambung. kemudian meningkatkan kualitas entrepreneur dan tenaga kerja. Evi Asmayadi mengefektifkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 56/2008 yang mengharuskan setiap barang impor yang masuk ke Indonesia harus lolos verifikasi Sucofindo. Selanjutnya. infrastruktur.5% dari pemerintahan lokal dalam bentuk tax refund. khususnya listrik. dan sinergis. dan pelabuhan. Cina menerapkan strategi Reverse Engineering atau imitasi. Indonesia di 54). Kesimpulan Produk cina tentunya sudah lama masuk di Indonesia tetapi sekarang produk cina mengancam pembisnis Indonesia. subsidi 13. Guanxi ini tidak hanya pada keluarga.

Permasalahan Industri dan Perdagangan Indonesia 1. dan (ii) tersedianya tenaga kerja yang murah – seperti pada industri tekstil. liberalisasi perdagangan. yang kemudian diimpor lagi dalam bentuk mebel (furniture) karena terbatasnya penguasaan desain dan teknologi finishing. satu produk butuh seorang pekerja. dan kayu. Komposisi komoditi ekspor Indonesia pada umumnya bukan merupakan komoditi yang berdaya saing. Karena sebagian besar masyarakat indonesia adalah para petani yang rentan dengan kemiskinan dan tingkat daya beli nya rendah sudah pasti memilih menggunakan produk cina yang murah dari pada produk Indonesia Menurut saya cara mengatasi perdagangan bebas di indonesia yang paling sederhananya adalah dengan mencintai produk indonesia sendiri . Misalnya Indonesia mengekspor kayu dalam bentuk gelondongan.Empat tahun kemudian. sistem industri Indonesia tidak memiliki kemampuan responsif dan adaptif yang mandiri. sifat. Indonesia di 75 dari 133 negara). pendaftaran universitas naik 165% dan siswa Cina yang ke luar negeri naik 152%. bukan keunggulan kompetitif. dan sebagainya. dan barang elektronik. kopi. Industri Indonesia sangat tergantung pada impor sumber-sumber teknologi dari negara lain. Produktivitas pekerja Cina naik 6% per tahun (1978-2003). Ketergantungan yang tinggi terhadap impor teknologi ini merupakan salah satu faktor tersembunyi yang menjadi penyebab kegagalan dari berbagai sistem industri dan sistem ekonomi di Indonesia. Tataran nasional maupun internasional. walau upah tenaga kerja hampir sama. Selain itu. Huawei mengancam Cisco dan Ericsson. karet. Tuntutan perubahan pasar dan persaingan antar industri secara global tidak hanya mencakup perubahan di dalam corak. karena SDM-nya sudah menguasi teknologi. Di Indonesia. serta Haier mengejar GE. Walau awalnya hanya menjadi pabrik alih daya. Komoditi primer yang merupakan andalan ekspor Indonesia pada umumnya dalam bentuk bahan mentah (raw material). pelestarian lingkungan. Whirlpool dan Maytag. terutama negara-negara yang telah maju dalam berteknologi dan berindustri (industrially developed countries). Setelah lulus mereka kembali dan membangun negerinya. Sebaiknya masyarakat tidak berfikir singkat untuk membeli produk cina tersebut umpamanya : kita membeli hp cina yang sangat murah 3x lipat dari pada hp nokia. 6. 4. Kebanyakan Masyarakat Indonesia pada umumnya lebih berminat produk cina karena ia menawarkan tarif yagng lebih murah dari pada produk dalam negri indonesia sendiri hal ini di pengaruhi oleh daya beli masyarakat dan pendapatan yang di hasilkan tiap bulannya . inilah yang dijadikan acuan untuk menarik investor. 3. kualitas. alas kaki. tetapi juga tuntutan lain yang muncul karena berkembangnya idealisme masyarakat dunia terhadap hak azasi manusia. 2. Gerak ekonomi Indonesia sangat tergantung pada arus modal asing yang masuk ke Indonesia serta besarnya cadangan devisa yang terhimpun melalui perdagangan dan hutang luar negeri. dengan fitur dan fasilitas lengkap seperti hp nokia . butuh tiga pekerja. Hal ini sangat dipengaruhi oleh sistem pendidikan formal dan pola pelaksanaan pelatihan yang cebderung masih bersifat umum dan kurang berorientasi pada perkembangan kebutuhan dunia usaha. melainkan karena adanya keunggulan komparatif yang berkaitan dengan (i) tersedianya sumber daya alam – seperti hasil perikanan. tak mengherankan perusahaan Cina seperti Lenovo bisa membeli IBM Thinkpad. buruh Cina bekerja lebih efisien (Cina di peringkat 32. dan harga dari komoditas yang diperdagangkan. Karenanya sangat lemah dalam mengantisipasi perubahan dan tak mampu melakukan tindakan-tindakan preventif untuk menghadapi terjadinya perubahan tersebut. 5. sehingga nilai tambah yang diperoleh sangat kecil. Masih relatif rendahnya kualitas sumber daya manusia. rendahnya kualitas sumber daya manusia akibat dari pola penyerapan tenaga kerja di masa lalu yang masih mementingkan pada jumlah tenaga manusia yang terserap (labor intensive) ketimbang kualitas tenaga manusianya (labor efficiency). Keunggulan komparatif. Di Cina.

pasar domestik Indonesia mulai didera oleh kompetisi yang sangat sengit dengan Cina. Contohnya masyarakat kalangan atas lebih suka berbelanja di luar negri dan mengenakan pakaian yang berasal dari luar negri . Kita harus mencontoh negara jepang yang maju.yangagak mahal jika di bandingkan harga sepintas masyrakat tentunya memilih hp cina karena harganya murah dan fasilitasnya lengkap akan tetapi jika kita berfikir jauh ke depan apakah kualitas hp cina tu sama dengan hp nokia. karena kapabilitas pasar domestik yang masih tertinggal jauh di belakang Cina. apakah mudah rusak dsb. akan kan mudah mencari sperpat hp cina . Mereka tidak mau membeli produk impor karena mereka menyadari bahwa jika industri lokalnya mati maka perekonomian negaranya juga akan terpukul . Kalangan yang kontra menilai bahwa kebijakan partisipasi Indonesia dalam ACFTA ini merupakan ajang bunuh diri. apakah awet dalam penggunaan nya. Namun sebagian publik lain yang pro terhadap produk kebijakan ini – beragumen bahwa sebenarnya kebijakan ini merupakan langkah strategis yang . February 2. Oleh karena itu. Sudah tentunya hal-hal demikian harus lebih di fikirkan sebelum kita memutuskan untuk membeli hp tersebut . Pasca Ratifikasi ASEAN-CHINA FTA Wednesday. Jauh berbeda dengan masayarakat indonesia yang lebih menyukai produk impor mungkin karena gengsi atau sebagai kebanggan mereka dapat membeli produk impor . pasca pemerintah meratifikasi Asean-China Free Trade Area (ACFTA) yang mulai berlaku implementatif sejak awal tahun 2010 lalu. Negara tersebut lebih kecil wilayahnya dan tidak banyak mempunyai sumber daya alam dari pada negara Indonesia tetapi Masyarakat negara Jepang lebih mencintai produk negri nya sendiri dari pada produk impor.Sebagai masyarakat Indonesia sudah sepatutnya mencintai produk negaranya Kebijakan Indonesia dalam Merespon Hegemoni Produk Cina di Pasar Domestik. apakah jika di jual kembali harga tidak jatuh. Bagaimana tidak. tidak mengherankan apabila kemudian ACFTA ini menimbulkan polarisasi opini publik yang pecah dalam dua kubu: pro dan kontra. 2011 Pendahuluan Tahun 2010 lalu diwarnai oleh euphoria episode yang menegangkan dalam sejarah kiprah perdagangan Indonesia. Yang saya ingin ingatkan kualitas produk indonesia tak kalah baiknya dengan produk luar negri mungkin lebih baik .

dimulai dengan Cina – karena Cina kini merupakan “The Emerging Power” di Asia.harus didukung. produk Cina tidak hanya telah berhasil membanjiri pasar domestik secara territorial – tetapi juga telah berhasil merampas pangsa pasar domestik. Kuota produk Cina dalam kuantitas super masif telah berhasil membanjiri pasar domestik Indonesia. Apa saja faktor yang menghambat perkembangan produk lokal sehingga kalah saing dengan produk Cina? 3. Teori “Comparative Advantage” (Keunggulan Komparatif) – karya David Ricardo yang mengatakan bahwa. Sejauh mana respon pemerintah dan pengusaha lokal dalam menanggapi “hegemoni produk Cina di pasar lokal” pasca ratifikasi ACFTA? 2. realita pasar membuktikan bahwa bagi konsumen lokal: produk Cina jauh lebih “magnetis” dibanding produk lokal – harga produk Cina yang jauh lebih murah – telah menarik perhatian konsumen lokal yang notabene-nya memiliki daya beli rendah. Rumusan Masalah: Tulisan ini akan menyoroti tentang: 1. Konsep ini menyebutkan bahwa: “kebijakan suatu negara juga dipengaruhi oleh faktor eksternal yang merujuk pada situasi politik-ekonomi internasional”. “Dalam mekanisme pasar bebas. Apa rekomendasi solutif untuk membuat Indonesia bisa “survive” dalam arena pertarungan dengan Cina tersebut? Kerangka Teori: Dalam kasus ini teori yang relevan adalah: 1. dengan memproduksi komoditas unggulan yang tidak bisa diproduksi oleh negara lain. serta mampu membuat spesialisasi. Jadi intinya. Seperti diketahui bahwa fenomena integrasi pasar kini telah melanda seluruh dunia (adanya Uni Eropa. yang akhirnya akan bermuara pada meningkatnya neraca perdagangan Indonesia. maupun harga. Sehingga konsumen lokal berbondong-bondong mengkonsumsi produk Cina. Karena kebijakan ini mengindikasikan komitmen Kabinet Indonesia Bersatu jilid II untuk menyukseskan proses debottlenecking arus ekspor barang Indonesia ke pasar Cina. dll) – maka sebagai negara yang berdaulat akhirnya Indonesia pun terstimulasi untuk ikut tergabung dalam formasi integrasi pasar bebas. Bahkan lebih jauh. kuantitas. Namun sayangnya fakta yang terjadi malah sebaliknya. Karena kurang kompetitifnya produk Indonesia dalam spekrum pertarungan kualitas. akhirnya secara otomatis menyebabkan fenomena superioritas produk Cina di pasar domesik. 2. Sehingga sirkulasi produk Indonesia dalam kuantitas yang lebih masif dapat lebih ekspansif ke pasar Cina. Teori ini-lah . Konsep “Variabel Sistemile” dalam Perumusan Kebijakan Luar Negeri: Untuk menganalis alasan di balik kebijakan Indonesia dalam meratifikasi ACFTA walaupun tanpa disertai oleh kesiapan pasar domestik tersebut variabel yang paling relevan adalah Variabel Sistemile – yang diadopsi dari pemikiran James N. Rosenau dan disempurnakan oleh Holsti. namun dengan biaya yang lebih murah dibandingkan negara saingannya. NAFTA. suatu negara akan diuntungkan apabila mampu memproduksi barang dan jasa dalam kuota masif.

yang mayoritas UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) belum siap bertarung dengan Cina”. Data ini mengindikasikan bahwa pasar ACFTA adalah blok perdagangan yang sangat potensial dan prosfektif. Neraca perdagangan IndonesiaCina terbukti defisit sejak tahun 2008. Keterlibatan Indonesia dalam ACFTA ini diyakini sebagai sebuah ajang bunuh diri bagi pasar domestik. telah membanjiri pasar Indonesia. baik legal maupun selundupan. tercantumlah 4 poin elementer yang menjadi landasan utama tujuan kerjasama negara-negara anggota ACFTA ini. lahirlah aksiaksi demonstrasi menentang ACFTA – yang marak terjadi di awal hingga pertengahan tahun 2010. Ke-4 poin tersebut terdiri dari: 1. 4. dan investasi antara negara-negara anggota. produk Cina. Tema utama yang diangkat adalah “bahwa pelaku bisnis Indonesia. Memperkuat dan meningkatkan kerjasama ekonomi. Ekspor Indonesia ke Cina sebesar US$11. Kamboja.7 milyar karena ekspor Indonesia lebih rendah . data itulah yang menstimulasi para kepala Negara ASEAN dan RRC untuk meratifikasi ACFTA pada tanggal 4 November 2002 – yaitu dengan ditandatanginya Framework Agreement on Comprehensive Economic Cooperation between the ASEAN and People’s Republic of China di Phnom Penh. karena banyak pihak meragukan kapabilitas pelaku bisnis domestik untuk memenangkan pertarungan melawan Cina tersebut. Myanmar. ACFTA pantas dinobatkan sebagai blok perdagangan dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. perdagangan. Meliberalisasi secara progresif dan meningkatkan perdagangan barang dan jasa serta menciptakan suatu sistem yang transparan dan untuk mempermudah investasi. Dengan didukung jumlah akumulatif penduduk ASEAN plus Cina yang mencapai 1. publik domestik pun bergolak. Tanpa ACFTA saja. dalam formulasi tujuan blok perdagangan ini.2 milyar pada tahun 2008. sedangkan impor dari Cina ke Indonesia mencapai US$ 15.6 milyar. nilai perdagangan ACFTA yang mencapai 200 milyar dollar AS. Namun tak diduga akhirnya ACFTA malah menyebabkan Indonesia terjerat dalam tentakel Cina. 2. ACFTA saat ini merupakan salah satu blok perdagangan terbesar di dunia. 3. dan Vietnam) dan menjembatani kesenjangan pembangunan ekonomi diantara negara-negara anggota. Menyadari implikasi negatif tersebut. Memfasilitasi integrasi ekonomi yang lebih efektif bagi para anggota ASEAN baru (Cambodia. Menggali bidang-bidang kerjasama yang baru dan mengembangkan kebijaksanaan yang tepat dalam rangka kerjasama ekonomi antara negaranegara anggota. membuat blok perdagangan ini pantas dianugerahi kategori sebagai blok perdagangan terbesar ke-3 setelah Uni Eropa dan NAFTA. Pembahasan Menurut peta perdagangan dunia. defisit perdagangan Indonesia-Cina mencapai US$1.yang dapat menjelaskan mengapa pengusaha domestik “kewalahan” menghadapi kompetisi dengan Cina. Data Januari hingga September 2009. Esensialnya. Apalagi dilihat dari sisi volume perdagangan. Laos.9 milyar jiwa. Sehingga kemudian.

kurang sehatnya iklim persaingan karena banyak subsektor industri yang beroperasi dalam kondisi mendekati “monopoli”. sayuran. minyak kelapa/CPO. Ini hanya sekelumit bukti otentik bahwa produk Indonesia terpuruk menghadapi serbuan produk Cina dengan harga murah dan jumlah yang jauh lebih banyak. dan perabotan (SK Menkeu No 356/KMK.d 08 : Binatang hidup. dan buah-buahan (SK Menkeu No 355/KMK. Pungli masih ditemui di jembatan timbang. 4. ekspor. Coklat. tumbuhan. perjanjian ACFTA tak mungkin lagi dapat diabrogasi.01/2004 tanggal 21 Juli 2004 Tentang Penetapan Tarif Bea Masuk atas Impor Barang dalam kerangka EHP ACFTA). Sayangnya. dan pelayanan perijinan baik di pusat maupun daerah. dairy products. Barang dari karet. pemerintah kini masih memiliki banyak 'pekerjaan rumah' yang berkaitan dengan export chain di tahun 2011 ini. Program ini bertujuan untuk mempercepat implementasi penurunan bea masuk barang. 3. hal ini berarti jauh sebelum ACFTA efektif diberlakukan awal tahun 2010 lalu. sepanjang tahun 2010. jika disoroti lebih dalam. Namun semuanya sudah terlanjur terjadi. Program tersebut telah berlaku implementatif terhitung sejak 1 Januari 2004. UMKM. Karena pengusaha domestik masih bergantung pada penggunaan bahan baku impor yang berkisar antara 28-90 persen. sebelum meliberalisasi pasar domestik. lemahnya daya saing produk ekspor Indonesia ternyata disebabkan oleh sejumlah faktor yang menyebabkan “ekonomi biaya tinggi” yang belum diatasi oleh pemeintah. Namun sepanjang tahun 2010. 2. pemerintah tidak sempat mengidentifikasi seberapa jauh kesiapan sektor riil. Biaya mengurus kontainer di pelabuhan (THC) masih tertinggi di ASEAN.daripada impor dari Cina.01/2004 tanggal 21 juli 2004 Tentang Penetapan Tarif Bea Masuk atas Impor Barang Dalam Kerangka EHP Bilateral Indonesia-China FTA). dan masih .5% dari biaya ekspor. Oleh karena itu. Sehingga akhirnya pasar domestik seolah menjadi “gudang” barang Cina. Dari analisis di lapangan. dan industri domestik. Ini masih ditambah biaya parkir dan lewat kontainer yang dinilai memberatkan. Kebijakan partisipasi Indonesia dalam ACFTA ini terlihat bagaikan keputusan yang sangat prematur tanpa disertai kesiapan untuk menanggung konsekwensinya. Rendahnya lokal konten dalam proses produksi industri domestic. Cakupan produk yang masuk dalam EHP adalah: • Chapter 01 s. yaitu: 1. Lebih parahnya lagi. jauh sebelum tahun 2010. ikan. Dengan sangat gegabah mereka meratifikasi perjanjian ACFTA. Biaya pungutan liar (pungli) yang minimal 7. Pemerintah belum secara signifikan berhasil mengurangi sumber-sumber ekonomi biaya tinggi ini. pelabuhan. belum terintegrasinya UMKM dalam satu mata rantai pertambahan nilai dengan industri skala besar. Artikel 6 Perjanjian ACFTA mencantumkan program penurunan tariff yang disebut Early Harvest Programme (EHP) . Masih lemahnya penguasaan dan penerapan teknologi karena industri domestik masih banyak yang bertipe “tukang jahit” dan “tukang rakit”. jalan raya. di samping juga permasalahan rendahnya produktivitas tenaga kerja industri. • Kesepakatan Bilateral (Produk Spesifik) antara lain kopi. pemerintah belum dapat sempat memformulasikan kebijakan yang dapat mengeliminasi dampak negatif tersebut secara signifikan.

Sehingga akhirnya Cina pun berani melakukan manuver politis yang bersifat intimidatif untuk memaksa Indonesia membuat kebijakan yang bisa menguntungkan pengusaha Cina. Indonesia tidak gugup karena telah tertempa dengan baik. Seringkali dalam penyelesaian sengketa perdagangan. Kurang signifikan-nya bargaining position Indonesia dalam melakukan diplomasi ekonomi dengan Cina. dan daya saing sebagai strategi untuk dapat survive dan diperhitungkan di arena kompetisi regional maupun global. Pemerintah harus lebih serius untuk mengeliminasi faktor-faktor yang menyebabkan “ekonomi biaya tinggi”. Indonesia masih di bawah tekanan Cina. Lebih jauh jika ingin disebut negara Industri. misalnya saja tentang penetapan tariff 0%. 6. Misalnya adanya kasus-kasus sengketa perdagangan Indonesia-Cina. Indonesia harus menempa diri untuk berlaga di arena pertarungan ACFTA. Indonesia lebih sering mengalah dengan Cina. sebagai contoh. maka dapat dibayangkan betapa besarnya profit yang mampu diraup oleh pelaku bisnis domestik apabila dapat menguasai pasar Cina. pemerintah belum mampu memformulasikan upaya solutif untuk menyelamatkan pasar domestik. namun di tahun 2011 ini diharapkan . daripada terus mengkritik fenomena ini. walupun harus mengorbankan industri lokal.terkonsentrasinya lokasi industri di pulau Jawa dan Sumatra. Serta pemerintah juga harus lebih percaya diri dalam kerangka diplomasi vis a vis dengan Cina. dengan realitas pasar yang sangat luas dan prosfektif. Kesimpulan dan Rekomendasi Singkatnya. Oleh karena itu hendaknya pemerintah lebih mempertajam strategi untuk menyelamatkan pasar domestik dari hegemoni produk Cina. hubungan perdagangan Indonesia-Cina masih diwarnai banyak hambatan. atau masalah membanjirnya produk batik Cina yang menggeser batik lokal – Indonesia seolah tak bisa berbuat banyak untuk menekan Cina. ACFTA merupakan sentrum tantangan sekaligus peluang. Peluang terbesar yang harus dipertimbangkan adalah bahwa Cina adalah pusat gravitasi perekonomian di Asia. kini Batik Cina pun kian menggeser eksistensi batik lokal. Indonesia masih mengalami fenomena rendahnya keunggulan komparatif. Bahkan dalam formulasi kebijakan perdagangan pun. lebih baik Indonesia segera berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi. Indonesia belum mampu menjadi sentrum produk pertanian. produk industri lokal pun masih belum bisa bersaing dengan produk Cina. Terutama dalam penyelesaian sengketa perdagangan serta mengupayakan terjadinya “FAIR TRADE” (Iklim pasar yang lebih adil dan tidak bersifat predatoris terhadap pengusaha kecil lokal) – sehingga eksistensi dan performa industri lokal dapat terjamin. kapabilitas. 5. bahkan sebagai negara agraris. Indonesia belum mampu menetapkan produk unggulannya. Lagipula sebenarnya ACFTA ini merupakan suatu ajang “uji kapabilitas”. Sepertinya fenomena ini merupakan konsekwensi dari episode globalisasi. agar nantinya ketika menghadapi AEC 2015. Liberalisasi pasar merupakan sebuah fenomena yang tak dapat terelakkan lagi. Walaupun sepanjang tahun 2010 lalu. Sehingga menyebabkan. sebelum nantinya Indonesia berkompetisi di arena “ASEAN ECONOMY COMMUNITY” (AEC) 2015.

listrik. Dimusim yang harusnya kemarau malah terjadi hujan yang terus-menerus. Aktivitas gunung berapi pun masih ada. Indonesia berada di asia tenggara yang mempunyai elemen kayu sehingga diharapkan air akan cukup terkuras oleh elemen kayu ini. Kondisi Alam Kondisi alam 2011 mirip dengan kondisi alam tahun 2010. Cuaca beberapa tahun terakhir memang sulit untuk diprediksi. Atau sebaliknya disaat musim hujan malah terik matahari terus terjadi melebihi waktu yang seharusnya. minyak kelapa sawit. hasil perkebunan. . Pada dasarnya. biro jasa. Musibah yang masih akan menghiasai 2011 adalah kebakaran yang masih akan meluas di mana-mana. pertambangan gas dan batu bara. Di negara kita sebenarnya masalah air dan banjir tidak akan selalu dominan. Kalaupun terjadi banjir itu karena hujan yang merupakan akibat dari ekosistem yang sudah kacau. Kondisi Ekonomi/Bisnis Usaha yang cukup bagus di tahun 2011 adalah mereka yang bergerak dibeberapa bidang yang berelemen api dan kayu. perhotelan. ekspor-impor dan perikanan. kertas. Di tahun 2010 pergerakan tanah ditekan oleh kayu sehingga pergerakan tanah akan mengalami masalah. Namun hal tersebut tidak perlu dikuatirkan secara berlebihan. restoran. Akibatnya banyak terjadi tanah longsor. fashion. Bisnis yang berelemen api misalnya kimia. Tahun 2011 masih akan terjadi longsor dimana-mana dan gempa bumi sesekali masih akan mengguncang negeri ini. minyak pembakar. Sementara itu bisnis yang berelemen kayu yang akan cerah misalnya furnitur. Bisnis yang berelemen air walaupun mengalami sedikit penurunan tapi masih bisa dikatakan cukup menguntungkan yakni biro wisata/perjalanan. Walaupun volumenya tak sebesar tahun 2010 namun jika sampai terjadi maka kualitas letusan tersebut akan lebih besar dari tahun sebelumnya. percetakan.pemerintah mampu bekerja lebih baik agar pasar domestik bisa terus “survive” sepanjang ACFTA ini berlangsung.

diharapkan RI-1 mau meminta pertimbangan dari RI-2 karena posisi RI-2 bintangnya/hokinya sangat terang sekali. Boediono akan tetap mendapatkan kepemimpinan yang luar biasa.Disisi lain. Tahun 2011 adalah tahun yang memusingkan untuk RI-1.kayu.tanah. pertambangan yang elemennya batu/tanah diprediksi tidak baik/ciong. sebaiknya tetap mengacu pada 5 unsur (air. produk serupa dalam negeri akan kalah bersaing yang secara mutu dan harga masih lebih baik. Sangat mungkin akan terjadi banyak perpecahan bahkan tak tertutup kemungkinan koalisi yang ada akan berjalan sendiri-sendiri. dunia perdagangan Indonesia masih kurang menggembirakan. bisnis yang berelemen tanah seperti properti. khususnya telpon genggam yang beragam merk jumlahnya mengalir masuk dengan derasnya ke Indonesia. Setelah ada perjanjian perdagangan bebas dengan china. Saham yang terdiri atas berbagai macam produk juga termasuk bisnis yang berlemen logam. SBY cukup mapan berkuasa namun sayangnya tak memperoleh bantuan yang cukup dari lingkungannya. Jika ingin bermain saham. keuangan/perbankan akan mengalami kondisi yang sulit sehingga para pebisnis tersebut harus fight dan mengeluarkan biaya ekstra untuk berpromosi. Agar bisa bertahan dan memenangkan persaingan di pasar bebas maka mau tidak mau kita harus menggali potensi yang ada pada diri kita sendiri agar kemampuan kita tidak kalah dengan asing. perlu anda lihat dulu saham perusahaan tersebut milik siapa dan sehat atau tidak. Boediono sebagai RI-2 di tahun 2011 akan mendapat siklus yang positif sekali. Boediono juga bisa menggalang bantuan dari banyak pihak. Jadi diharapkan RI-1 bisa menggunakan kemampuan RI-2 untuk melobi atau melakukan tugas penting sehingga diharapkan negara ini pamornya bisa meningkat di dunia internasional. Dampak positifnya konsumen mempunyai banyak pilihan yang disesuaikan dengan kondisi keuangannya dan dampak negatifnya. Di tahun 2011. Jadi di tahun 2011. Kondisi Politik Presiden SBY ber-shio kerbau dan wapres Boediono ber-shio kambing. Untuk itu. asal bisa menahan diri. Walaupun posisinya agak terombang-ambing. Boediono harus berani mengambil tindakan untuk melangkah. Jika mau main di saham batubara. bisnis telekomunikasi akan cukup bagus meski persaingannya yang sangat ketat. Untuk bisnis yang berkaitan dengan elemen logam seperti otomotif. Khusus untuk saham properti sebaiknya berhati-hati karena saham tersebut diprediksi tidak akan mengalami kenaikan yang signifikan. Bagus tidaknya saham tergantung dari produknya. kita bisa merasakan dan melihat bahwa produk dari china.logam) di dalam satu tahun itu seperti apa. .api. Tahun 2011.

negara-negara bagian utara dan selatan di tahun 2011 akan mengalami peruntungan yang cukup bagus termasuk korut dan korsel hubungannya akan lebih baik dan tidak setegang 2010. Indonesia sendiri memang posisinya ada di tenggara dibandingkan negaranegara lain yang sebenarnya memiliki peruntungan yang bagus namun sayang siklusnya tidak lama.Meskipun demikian RI-2 harus memikirkan secara matang sebelum mengambil tindakan dan jangan bersikap otoriter karena jika bersikap demikian akan dimusuhi banyak pihak. yakni antara negara-negara yang tergabung di ASEAN dengan China. ACFTA ini menimbulkan suatu perkembangan baru pada kegiatan perdagangan internasional. Untuk itu diperlukan pemimpin yang jeli /cerdik dan tegas tidak mau didikte. Kondisi Global Secara fengshui. melalui perjanjian ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA). asia timur. asia barat atau tepi barat yang konfliknya masih panjang. katalogblog.. Yang menarik adalah hubungan Indonesia-Malaysia masih tidak menguntungkan karena mendapat tekanan dimana kita selalu berusaha baik namun kurang mendapat respon yang baik pula. Kesiapan menyambut dampak positif dan negatif dari terselenggaranya ACFTA menjadi problematika tersendiri yang menarik untuk dicermati. 2011 by saepudin Pendahuluan Sebuah terobosan yang dilakukan oleh komunitas masyarakat regional yang pada akhirnya terealisasi dalam bentuk komunitas perdagangan bebas.. terutama pada kawasan Asia Tenggara. Untuk itulah negara ini harus lebih fokus membangun diri sendiri dan kekuatan diri sendiri karena jika kita kuat maka otomatis akan disegani negara sekitar./langkah-pemerintah-dan-dunia-usahamenghadapi-acfta/ - mplikasi ASEAN – China Free Trade Area (ACFTA) Terhadap Hukum Investasi di Indonesia Posted on Maret 2. Kondisi yang tidak baik adalah negara bagian barat dan timur seperti masalah israel. terutama di negara Indonesia sebagai salah satu subyek hukum internasional . Ada hal lain yang perlu diwaspadai yakni berupa tekanan dari pihak asing karena mereka bisa menjarah dan mendominasi negara kita.elhusni.com/2011/.

Kendala investasi di Indonesia yang umum terjadi adalah misalnya adalah beberapa hal seperti : pengurusan ijin yang terlalu bertele-tele. akan tetapi China telah menancapkan pondasi kegiatan perekonomian yang kuat. arsipberita. Indonesia dalam Kerangka ACFTA Hubungan antara ASEAN dan China. Indonesia dengan segala potensinya diperhadapkan pada sebuah tantangan untuk dapat bertahan dan meningkatkan posisinya di kancah perdagangan dan investasi. Meskipun pada waktu itu hubungan antara ASEAN dan China terjalin hanya melalui perjanjian bilateral antara China dan negara-negara yang tergabung dalam ASEAN secara individual.com/arsip/dampak-dari-pasar-bebas-di-indonesia. Dalam kegiatan-kegiatan ASEAN di bidang perekonomian. terutama persyaratan-persyaratan yang sangat ketat sehingga rentan terhadap munculnya penyimpangan-penyimpangan. sekaligus penerimaan ASEAN demi kemudahan investasi. adalah suatu kewajaran bilamana China kemudian mendorong adanya perdagangan bebas antara ASEAN-China.yang memiliki potensi comparative advantage. muncul pro-kontra tentang bagaimanakah kemampuan dan kematangan hukum investasi di Indonesia dalam menghadapi era perdagangan bebas versi ACFTA ini. Indonesia diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi investor untuk memasukkan modalnya ke Indonesia. Problematika yang muncul kemudian adalah konteks kesiapan Indonesia dalam ACFTA ini terutama dalam menyediakan sarana keteraturan di bidang hukum investasi. Strategi ini berdampak pada eksistensi China dalam kawasan ASEAN sebagai subyek yang turut serta dalam perkembangan perdagangan internasional kawasan. Namun. Investasi ke dalam dan ke luar negeri dalam konteks ACFTA merupakan peluang yang memiliki dua sisi yang berlawanan. Kemudahan ini menjadi ukuran pasti dikarenakan telah lama Indonesia dianggap oleh investor merupakan negara yang berpotensi namun memiliki hambatan di bidang hukum investasinya.html . oleh karena pengalamannya berdagang di kawasan Asia Tenggara. sebenarnya secara positif sudah terjalin semenjak tahun 90-an. Dengan dibukanya pintu perdagangan bebas versi ACFTA ini. menjanjikan dan/atau justru merugikan. kelemahan infrastruktur yang mendukung investasi. Jadi. atau sejak ASEAN diakui China sebagai suatu komunitas yang menjanjikan di bidang perekonomian. perilaku negatif birokrasi. seringkali China hadir sebagai pihak yang diundang atau bahkan menjadi konsultan ekonomi bagi aktivitas perekonomian ASEAN. pembatasan bidang usaha. bagi masyarakat di Indonesia.