P. 1
BENTUK MUKA BUMI 2

BENTUK MUKA BUMI 2

|Views: 882|Likes:
Published by dyka89

More info:

Published by: dyka89 on Mar 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2013

pdf

text

original

BENTUK MUKA BUMI

Bentuk muka bumi yang menjadi tempat tinggal manusia akan memberikan beberapa kemungkinan sebagai penunjang kehidupan yang terdapat di suatu wilayah. Maka bumi memiliki bentuk yang bermacam- macam dan selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan bentuk muka bumi disebabkan oleh adanya tenaga yang berasal dari dalam bumi yang disebut tenaga endogen dan tenaga yang berasal dari luar bumi yang disebut tenaga eksogen. Akibat adanya kedua tenaga itulah yang menyebabkan permukaan bumi memiliki bentuk yang tidak sama. Ada yang berupa gunung, pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, bukit, lembah, dan sebagainya. Perbedaan tinggi rendah permukaan bumi itu disebut relief.

A. Tenaga Endogen dan Eksogen

1. Tenaga Endogen
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan perubahan pada kulit bumi. Tenaga endogen ini sifatnya membentuk permukaan bumi menjadi tidak rata. Mungkin saja di suatu daerah dulunya permukaan bumi rata (datar) tetapi akibat tenaga en dogen ini berubah menjadi gunung, bukit atau pegunungan. Pada bagian lain permukaan bumi turun menjadikan adanya lembah atau jurang. Secara umum tenaga endogen dibagi dalam tiga jenis yaitu tektonisme, vulkanisme, dan seisme atau gempa.
a. Tektonisme

Tektonisme adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan terjadinya dislokasi (perubahan letak) patahan dan retakan pada kulit bumi dan batuan. Berdasarkan jenis gerakan dan luas wilayah yang mempengaruhinya, tenaga tektonik dapat dibedakan atas gerak orogenesa dan epirogenesa. Gerak orogenesa adalah gerakan tenaga endogen yang relatif cepat dan meliputi daerah yang relatif sempit. Gerakan ini menyebabkan terbentuknya pegunungan. Contohnya terbentuknya deretan lipatan pegunungan muda Sirkum Pasifik.Sedangkan gerak epirogenesa adalah kebalikan dari gerak orogenesa. Gerakan ini sangat lambat, dan meliputi areal yang sangat luas. Bila permukaan bumi bergerak turun, sehingga permukaan laut tampak seolaholah naik, maka gerak epirogenesa disebut gerak epirogenesa positif. Contohnya terjadi di pantai Timor dan pantai Skandinavia. Sebaliknya gerak epirogenesa negatif terjadi apabila permukaan bumi naik, sehingga tampak seolah -olah permukaan air laut turun. Contohnya terjadi di Teluk Hudson.

seperti gua kapur atau terowongan tambang. c. Berdasarkan peristiwa yang menimbulkannya. dan gempa runtuhan: 1) Gempa tektonik merupakan jenis gempa yang terkuat dan bisa meliputi wilayah yang luas. 3) Gempa runtuhan yaitu gempa yang terjadi akibat runtuhnya atap gua yang terdapat di dalam litosfer. Bagaimana terjadinya vulkanisme? Vulkanisme sebenarnya sebagai akibat dari kegiatan tektonisme.b. gempa dibagi menjadi gempa . Kegiatan magma itulah yang dinamakan vulkanisme. Vulkanisme Vulkanisme adalah semua gejala alam yang terjadi akibat adanya aktivitas magma. Seisme (gempa) Gempa terjadi akibat getaran kulit bumi yang disebabkan oleh kekuatan dari dalam bumi. gempa vulkanik. Tenaga dari dalam bumi yang menyebabkan gempa ini bermacam -macam. Bagaimana getaran itu terjadi? Kerak bumi ini merupakan lempengan yang kaku. Pelengkungan pada perbatasan antara dua bagian yang bergeser ini menimbulkan ketegangan yang lama -kelamaan akan patah yang mendadak. Di daerah yang labil. Misalnya di satu bagian terangkat ke atas. Kegiatan tektonisme ini akan mengakibatkan retakan-retakan pada permukaan bumi yang menyebabkan aliran lava dari bagian dalam litosfer ke lapisan atasnya bahkan sampai ke permukaan bumi.tektonik. letak hiposentrumnya. dan letak episentrumnya. sedangkan di bagian sebelahnya menurun atau bertahan pada kedudukannya. Gempa ini hanya terasa di daerah sekitar gunung berapi. Karena itu gempa dapat diklasifikasikan berdasarkan penyebabnya. sehingga tidak begitu kuat jika dibandingkan dengan gempa tektonik. Gempa ini relatif lemah dan hanya terasa di sekitar tempat runtuhan terjadi. Patahan yang mendadak itulah yang menimbulkan getaran gempa. Hasilnya dapat dilihat pada gunung berapi. yaitu gempa linier dan gempa . Masih banyak penggolongan jenis gempa. jarak. lapisan litosfer ini mengalami perubahan letak. dibedakan menjadi 2 macam. Gempa ini merupakan akibat dari gerakan gempa tektonik yaitu berupa pataha n atau retakan. Misalnya berdasarkan bentu k episentrumnya. bentuk episentrumnya. 2) Gempa vulkanik yaitu gempa yang terjadi sebelum atau pada saat gunung berapi meletus.

yaitu gempa dalam. yaitu pelapukan mekanis. pelapukan kimiawi. pembekuan air. perubahan suhu tiba -tiba. Pelapukan dibagi dalam tiga macam. c. Akibat perubahan suhu tiba-tiba . Berdasarkan jarak episentrumnya. 2. Gempa linier yaitu episentrumnya berupa garis. gempa jauh. Akibat pembekuan air Batuan bisa pecah/hancur akibat pembekuan air yang terdapat di dalam batuan. Oleh karena itu dalam sebuah batu pemuaiannya akan berbe da. yaitu gempa setempat. bisa cepat atau lambat. akibatnya batuan menjadi pecah. Akibat pemuaian Tahukah bahwa batuan ternyata tidak homogen.sentral. curah hujan. kelembaban. Pada musim dingin atau malam hari air di pori -pori batuan itu menjadi es. dan pelapukan biologis. Sedangkan gempa sentral yaitu episentrumnya berbentuk suatu titik. air bisa masuk ke pori-pori batuan. 1. perhatikan baik -baik berikut ini: a. volume menjadi besar. dan gempa sangat jauh. Pelapukan Mekanis Pelapukan mekanis atau sering disebut pelapukan fisis adalah penghancuran batuan secara fisik tanpa mengalami perubahan kimiawi. A. dan gempa dangkal. b. gempa intermedier (menengah). Berdasarkan letak episentrumnya. Pelapukan Pelapukan atau weathering (weather) merupakan perusakan batuan pada kulit bumi karena pengaruh cuaca (suhu. atau angin). Untuk lebih jelasnya bagaimana perubahan itu. Misalnya di daerah sedang atau daerah batas salju. pada musim panas. erosi. gempa dapat dibedakan menjadi gempa laut dan gempa darat. atau perbedaan suhu yang sangat besar antara siang dan malam. Berdasarkan letak kedalaman hiposentrumnya dibedakan menjadi tiga macam gempa. gempa dibedakan menjadi tiga macam. Tenaga Eksogen Bentuk permukaan bumi itu akan mengalami perubahan melalui tenaga eksogen. terdiri dari berbagai mineral. Pemanasan matahari akan terjadi peretakan batuan sebagai akibat perbedaan kecepatan dan koefisien pemuaian tersebut. dan mempunyai koefisien pemuaian yang berlainan. Bahasan kali ini kita akan memfokuskan pada tenaga eksogen yang lebih difokuskan pada pelapukan. Penghancuran batuan ini bisa disebabkan oleh akibat pemuaian. dan sedimentasi. Karena menjadi es. Karena itu pelapukan adalah penghancuran batuan dari bentuk gumpalan menjadi butiran yang lebih kecil bahkan menjadi hancur atau larut dalam air.

Pelapukan Kimiawi Pelapukan kimiawi adalah pelapukan yang terjadi akibat peristiwa kimia. dan akhirnya hancur berkeping -keping. stalagtit. Pada perpotongan celah -celah ini biasanya terdapat lubang kecil yang disebut karren. s edangkan pada malam hari turun drastis dan bisa mencapai 2 derajat Celcius. Di dasar dolin diendapkan tanah berwarna merah (terra rossa). ponor. Pada siang hari suhu sangat panas sehingga batuan mengembang. Pelapukan seperti ini Anda bisa perhatikan di daerah gurun. Ketika ada hujan di siang hari menyebabkan suhu batuan mengalami penurunan dengan tiba -tiba. b. Perbedaan suhu yang besar antara siang dan mal am Penghancuran batuan terjadi akibat perbedaan suhu yang sangat besar antara siang dan malam. Hasil pelapukan kimiawi di daerah karst biasa menghasilkan karren. yaitu dolin korosi dan dolin terban. Atau pada saat turun hujan. Ponor dapat dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu dolin dan pipa karst. 2. juga mengandung CO2 dari udara.Kondisi ini biasanya terjadi di daerah gurun. a. Gejala ini terdapat di daerah kapur yang tanahnya dangkal. Biasanya yang menjadi perantara air. Karren Di daerah kapur biasanya terdapat celah -celah atau alur-alur sebagai akibat pelarutan oleh air hujan. Dolin ini dibagi menjadi 2 macam. stalagmit. Penurunan temperatur yang sangat cepat itu menyebabkan batuan menjadi retak-retak dan akhirnya pecah. Oleh karena itu jika Anda perhatikan pada permukaan batuan kapur selalu ada celah celah yang arahnya tidak beraturan. apalagi jika air itu mengenai batuan kapur atau karst. Hal ini dapat menyebabkan hancurnya batuan. Sedangkan pada malam hari temperatur turun sangat rendah (dingin). tiang -tiang kapur. Dolin adalah lubang di daerah karst yang bentuknya seperti corong. terutama air hujan. Batuan kapur mudah larut oleh air hujan. Ponor Ponor adalah lubang masuknya aliran air ke dalam tanah pada daerah kapur yang relatif dalam. Di daerah Timur Tengah (Arab) temperatur siang hari bisa mencapai 60 derajat Celcius. d. yang menyebabkan batuan menjadi pecah. sungai bawah tanah. terjadi penurunan suhu. Oleh karena itu mengandung tenaga untuk melarutkan yang besar. atau gua kapur. Sedangkan dolin terban terjadi karena runtuhnya atap gua kapur . Tentunya Anda masih ingat bahwa air hujan atau air tanah selain senyawa H2O. Dolin korosi terjadi karena proses pelarutan batuan yang disebabkan oleh air.

Batu yang besar itu dihantam dengan palu menjadi kerikil -kerikil kecil yang digunakan untuk bahan bangunan. dan agak tumpul.c. atau manusia. Bakteri merupakan media penghancur batuan yang ampuh. bisa oleh tumbuh -tumbuhan. Pelapukan biologis atau disebut juga pelapukan organis terjadi akibat proses organis. . Pelakunya adalah mahluk hidup. lama kelamaan batuan cadas itu menjadi lapuk. Akibat pengikisan pada tepi sungai menyebabkan sungai menjadi berkelok-kelok dan melebar. Pengikisan batuan oleh angin ini disebut korasi. maka tenaga pengikisannya akan bertambah kuat. ombak atau gelombang laut selalu menerjang tepi pantai. Air sungai juga dapat mengikis tepi atau bagian dasar sungai. Gletser dengan kemampuan mengikisnya (erosi glacial) dapat merubah palung sungai berbentuk V menjadi berbentuk U. Jika air atau gelombang yang mengikis batuan itu membawa material pasir atau batu kecil. runcing dan tengahnya mempunyai lubang rambut. angin. Angin bisa menyebabkan terkikisnya batuan. Air laut juga bisa menyebabkan erosi. Cendawan dan lumut yang menutupi permukaan batuan dan menghisap makanan dari batu bisa menghancurkan batuan tersebut. B. Erosi adalah proses pengikisan terhadap batuan yang dilakukan oleh air. Dua ilustrasi ini merupakan contoh pelapukan biologis. Sedangkan stalakmit adalah endapan kapur yang terdapat pada lantai gua (bawah). Stalaktit adalah endapan kapur yang menggantung pada langit -langit gua (atas). Angin dengan hembusannya di sertai dengan material yang diangkutnya di daerah gurun menabrak gunung -gunung batu. berlapis-lapis. Pelapukan Biologis Kita pernah melihat orang sedang memecahkan batu. sehingga bisa berubah menjadi patung-patung alam. maka akan menjadi tiang kapur (pillar). atau gletser. karena akar mampu mencengkeram batuan. Jika stalaktit dan stalakmit bisa bersambung. Gletser ini juga bisa men jadi pengikisan. Bentuknya tidak berlubang. EROSI Erosi sering disebut juga pengikisan. Gua kapur Pada gua ini sering dijumpai stalaktit dan stalakmit. Apabila Anda perhatikan di sekitar pantai. Bentuknya biasanya panjang. 3. Akar tumbuh-tumbuhan bertambah panjang dapat menembus dan menghancurkan batuan. Gletser adalah es yang mengalir secara lambat. hewan. Atau mungkin Anda pernah melihat burung atau binatang lainnya membuat sarang pada batuan cadas. Air hujan bisa mengikis permukaan tanah terutama yang gundul. Tanah itu bersama air mengalir ke sungai. mengikis sedikit demi sedikit tepi pantai. Pengikisan batuan oleh air laut itu disebut abrasi. Sedangkan pengikisan ke dasar sungai bisa menyebabkan sungai bertambah dalam.

Delta ini makin lama makin sempit. pasir. Pengendapan yang terjadi di sungai disebut sedimen fluvial. Bahkan endapan sungai ini sangat baik dimanfaatkan untuk bahan bangunan atau pengaspalan jalan. Hembusan angin juga bisa mengangkat debu. danau. Hasil pengendapan di laut ini disebut sedimen marin. Delta. yang terdiri dari sisa binatang karang. Keadaannya cenderung tetap (tidak bertambah besar). Bentuk delta dapat dikelompokkan dalam 4 macam. bentuknya seperti busur. Lalu. atau rangka ikan. Proses pengendapan di danau ini disebut sedimen limnis. 2. Pada saat pengikisan terjadi. SEDIMENTASI Batuan hasil pelapukan secara berangsur diangkut ke tempat lain oleh tenaga air. bahkan bahan material yang lebih besar. misalnya delta Tiger dan Nil. karena sungai membawa banyak bahan endapan. kerikil. makin besar pula daya angkutnya. lapisan batu kerikil. Oleh karena itu tidak sedikit orang yang bermata pencaharian mencari pasir. yaitu bagian yang rendah dan luas dari mulut sungai. dan akhirnya sampai di laut. Endapan kapur ini biasanya terjadi di laut dangkal. 3. apa yang dimaksud dengan sedimentasi? Sedimentasi adalah peristiwa pengendapan material batuan yang telah diangkut oleh tenaga air atau angin tadi. Di danau juga bisa terjadi endapan batuan. dan lumpur. Jika yang diikatnya . tetapi memiliki daya angkut besar. danau. dan di laut. Contohnya de lta Missisippi. batuan diendapkan di daerah aliran air tadi. Batuan endapan yang berasal dari hasil penghancuran itu adakalanya mengalami penyatuan kembali menjadi gumpalan besar karena terikat oleh zat kapur atau oksida silikon. c. dan lumpur yang menutupi dasar sungai. angin. Pada saat kekuatan pengangkutannya berkurang atau habis. atau batu hasil endapan itu untuk dijual. Delta terjadi di muara sunga i yang lautnya dangkal dan sungainya membawa banyak bahan endapan. sehingga di laut terjadi proses pengendapan batuan yang paling besar. dihasilkan dari bangkai plankton yang berangka silikon. b. Pengendapan di laut dapat menghasilkan: 1. pasir. Makin kuat hembusan itu. Air mengalir di permukaan tanah atau sungai membawa batuan halus baik terapung. Hasil endapan ini biasanya dalam bentuk delta. Biasanya tumbuh cepat besar. Delta tumpul. bentuknya runcing ke atas menyerupai kerucut. melayang atau digeser di dasar sungai menuju tempat yang lebih rendah. Endapan kapur. pasir. Endapan ini terjadi di dasar laut yang dalam. Di padang pasir misalnya. Karena itu pengendapan ini bisa terjadi di sungai. air membawa batuan mengalir ke sungai. lokan. Delta lobben. Sungai yang mengalir dengan membawa berbagai jenis batuan akhirnya bermuara di laut. d. batu geser. Estuaria. Delta runcing. yaitu: a. kerikil. bentuknya menyerupai kaki burung. Hasil pengendapan ini biasanya berupa batu giling. walaupun lambat gerakannya. Endapan pasir silikon.C. Sedangkan gletser. timbunan pasir yang luas dapat dihembuskan angin dan berpindah ke tempat lain. dan gletser.

misalnya gunung Burangra ng yang merupakan sisa gunung api Sunda di Jawa Barat. dan banyak lagi gunung lainnya. Sedangkan pegunungan merupakan suatu jalur memanjang yang berhubungan antara puncak yang satu dengan puncak lainnya. 2. Namun apabila bongkahan itu terdiri dari batubatu bulat akan menghasilkan konglomerat. Bentuk gunung menjulang tinggi. Gunung berapi ini ada yang masih utuh dengan kepundan di tengahnya. misalnya Pegunungan Yura di Prancis dan Pegunungan Panini di Inggris. Sedimentasi atau pengendapan yang dilakukan secara terus menerus dalam jangka waktu lama dapat mengubah permukaan bumi menjadi dataran yang lebih tinggi. maka pengendapan ini disebut breksi. gunung Dompo Batang. BENTUK ± BENTUK MUKA BUMI DIDARATAN 1. Apa yang menyebabkan terjadinya pegunungan? Pegunungan terbentuk pada waktu terjadinya gerak kerak bumi yang dalam dan luas. Akibatnya daerah yang ada di daerah bawah dan sekitar gunung bisa sering terjadi hujan. Karena itu daerah pegunungan biasanya relatif luas. Adanya hujan ini bisa menjadikan hutan. sehingga lama kelamaan berubah menjadi dataran tinggi. Di daerah sekitar pantai yang lautnya dangkal sedimentasi dapat menghasilkan dataran rendah. misalnya gunung Ciremai. Pengikisan oleh tenaga air atau mungkin angin di daerah pegunungan mengakibatkan adanya pengendapan di daerah yang agak rendah. Misalnya dataran rendah Pulau Jawa. . tajam dan menghasilkan bongkahan. atau pantai Timur Sumatera merupakan daratan hasil sedimentasi. gunung Muria. Hutan dapat berfungsi menyimpan air. Pegunungan lipatan yang paling muda adalah hasil pengangkatan zaman tertier. Dataran Tinggi Gayo. Ada pula gunung berapi yang hanya merupakan sisa dari gunung api lama yang telah terpotong -potong oleh letusan yang hebat pada masa lampau. akibatnya di sekitar hutan sering ditemukan mata air dan sungai-sungai yang sangat bermanfaat bagi kehidupan mahluk hidup. Sedangkan pegunungan muda pada umumnya tinggi dengan puncaknya yang runcing dan lerengnya relatif curam. Misalnya Dataran Tinggi Dieng. misalnya Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik. Pegunungan Apa bedanya antara gunung dan pegunu ngan? Tadi telah dijelaskan di atas bahwa gunung merupakan bentuk muka bumi yang menjulang tinggi berbentuk kerucut atau kubah dan berdiri sendiri. Di Indonesia juga banyak ditemukan pegunungan. Gunung Umumnya gunung merupakan gunung berapi. yang berguna sebagai penahan awan.terdiri dari kerikil runcing. Sungai yang secara terus menerus membawa bahan endapan akan mengendap di laut sehingga menjadikan sebuah daratan. dan Pulau Sertung yaitu bagian sisi gunung Krakatau. Secara sederhana dapat kita membedakan pegunungan tua dan pegunungan muda. Misalnya Pegun ungan Skandinavia dan Pegunungan Australia Timur yang terbentuk pada zaman Primer (Paleozoikum). Pegunungan tua merupakan pegunungan yang relatif rendah dengan puncaknya yang relatif tumpul dan lerengnya landai.

Misalnya Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah) yang diduga oleh proses seperti itu. Pengangkatan kerak bumi ini khususnya sepanjang garis sesar atau garis retakan. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini c. Sedangkan lapisan sedimen yang terlipat ke bawah dinamakan lipatan bawah atau sinklinal. Dataran tinggi biisa juga terjadi oleh b ekas Kaldera luas. Dataran Tinggi Dataran luas yang letaknya di daerah tinggi atau pegunungan disebut dataran tinggi. Dataran Tinggi Malang. Dataran tinggi dinamakan juga plato (plateau). Dataran Tinggi Dieng. Oleh karena itu gunung ini disebut gunung bungkah atau horst. Gunung semacam ini sering juga disebut gunung denudasi atau gunung relik. Dataran Rendah . 3. Akibat proses pelipatan ini. Denudasi adalah peristiwa terbukanya atau terkelupasnya batuan asli pada peristiwa pelapukan. Pegunungan oleh Pengangkatan Kerak Bumi Ada pegunungan yang disebabkan oleh pengangkatan kerak bumi. lebar lapisan sedimen menciut sedangkan tebalnya bertambah. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini! b. yang tertimbun material dari lereng gunung sekitarnya. Pegunungan Lipatan Pegunungan lipatan disebabkan oleh terlipatnya lapisan (strata) sedimen yang besar karena tekanan dari dalam bumi.a. Dataran tinggi terbentuk sebagai hasil erosi dan sedimentasi. misalnya Dataran Tinggi Dekkan. Pegunungan Sisa Kenapa disebut pegunungan sisa? Pegunungan ini terjadi apabila pegunungan yang tinggi terkikis oleh denudasi dalam jangka waktu yang lama. atau Dataran Tinggi Alas. 4. Dataran Tinggi Gayo. Lapisan sedimen yang terlipat itu disebut lipatan atas atau disebut juga antiklinal.

punggung laut Sibolga. Relief dasar laut terdiri dari bentukan-bentukan berupa: 1. Lembah di daerah pegunungan patahan disebut graben atau slenk. Ambang laut atau drempel adalah punggung laut yang memisahkan dua bagian laut atau dua laut yang dalam. Sedangkan lembah di daerah yang bergunung -gunung disebut lembah antar pegunungan. Contohnya. Lubuk Banda. 2. dan sebagainya. Lembah juga merupakan daerah yang mempunyai kedudukan lebih rendah dibandingkan daerah sekitarnya. 4. Maona Loa di Hawaii. dan lain-lain. Contohnya. Irian Jaya bagian barat. Di Indonesia banyak dijumpai dataran rendah. dan sebagainya. 3. pantai selatan Kalimantan. Gunung Krakatau.830 meter). Contohnya. Di Indonesia dataran rendah umumnya hasil sedimentasi sungai. Punggung laut merupakan satuan atau deretan bukit di dalam laut. Kadang -kadang puncak gunung laut muncul tinggi di atas laut. Gunung laut adalah gunung yang kakinya a da di dasar laut. Lembah di daerah pegunungan lipatan sering disebut sinklin. Hal ini disebabkan karena lemahnya erosi dan sedimentasi. merupakan laut ingressi dan bentuknya bulat. Dataran ini biasanya tanahnya subur. Lubuk Sulawesi. 5. Ambang Laut Gibraltar. Contohnya. Lubuk Sulu. misalnya pantai timur Sumatera. Ambang Laut Sulu.450 meter). Palung laut atau trog adalah daerah ingressi di laut yang bentuknya memanjang. sehingga penduduknya lebih padat bila dibandingkan dengan daerah pegunungan. Tanah ini biasanya ditemukan di sekitar pantai.Dataran rendah adalah tanah yang keadaannya relatif datar dan luas sampai ketinggian sekitar 200 m dari permukaan laut. Dataran rendah ini disebut dataran aluvial. Ambang Laut Sulawesi. Dataran rendah terjadi akibat proses sedimentasi. Contohnya. Lubuk laut atau ³basin´ terjadi akibat tenaga tektonik. Dataran aluvial biasanya berhadapan dengan pantai landai la ut dangkal. dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini . Lembah Lembah adalah daerah rendah yang terletak di antara dua pegunungan atau dua gunung. Palung Mindanau (10. 5. tetapi ada juga yang terletak di pedalaman. Palung Sunda (7. pantai utara Jawa Barat. BENTUK ± BENTUK MUKA BUMI DILAUTAN Relief dasar laut tidak begitu besar variasinya dibandingkan dengan relief daratan.

Pembagian ini dimulai dari bagian daratan menuju ke tengah laut. 3. 2 . Deep Sea Plain Deep sea plain meliputi dua pertiga seluruh dasar laut dan terletak pada kedalaman lebih dari 1. 4. merupakan lautan sempit di antara pulau -pulau. Di dasar laut ini sering ditemukan juga lembah yang menyerupai sungai. The Deeps The deeps merupakan kebalikan dari deep sea plain. The deeps permukaan laut adalah dasar laut dengan ciri adanya palung laut (trog) dan mencapai kedalaman yang besar. Lembah beberapa sungai yang terdapat di Continental Shelf ini merupakan bukti bahwa dulunya continental shelf meupakan bagian daratan yang kemudian tenggelam. mulai dari yang rata sampai pada puncak vulkanik yang menyembul di atas permukaan laut sebagai pulau yang erisolasi. misalnya di Samudera Pasifik mencapai kedalaman 75. biasanya relief di daerah ini bervariasi. . 3 . adalah sebagai berikut: 1. Samudra. 4. Laut. merupakan cekungan dalam yang berisi air.. Teluk. Wilayah lautan terdiri atas 1 . merupakan lautan yang menjorok masuk ke daratan. merupakan lautan yang sangat luas dan dalam. Daerah continental slope bisa mencapai kedalaman 1500 m dengan sudut kemiringan biasanya tidak lebih dari 5 derajat. Hanya sebagian kecil dasar lautan sebagai the deeps. 2. Selat. Landasan Benua (Continental Shelf) Continental shelf (landasan benua) adalah dasar laut yang berbatasan dengan benua.500 m.000 m. Secara umum dasar laut terdiri atas empat bagian. Lereng Benua (Continental Slope) Continental slope (lereng benua) biasanya terdapat di pinggir continental shelf.

Anak -anak sungai kemudian tumbuh dari sungai utamanya seperti cabang tumbuh dari pohon. Semakin tuan sungai. siklus kehidupan sungai dimulai ketika tanah baru muncul di atas permukaan laut. Sedangkan ahli teknik sipil. dan masa tua. mengalami masa muda.SUNGAI Sungai merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan manusia. Kemudian memperdalam salurannya dan mengiris ke dasarnya membentuk sisi yang curam. Danau menampung air pada daerah yang cekung. . sejarah perkembangan sungai serta pola pengaliran sungai. meneliti sedimen sungai yang berasal dari buangan limbah serta pengaruhnya terhadap lingkungan. sungai obsekwen yaitu anak sungai subsekwen yang alirannya berlawanan arah dengan sungai konsekwen 4. Hujan kemudian mengikisnya dan membuat parit. sungai subsekwen yaitu sungai yang aliran airnya tegak lurus dengan sungai konsekwen 3. Menurut Davis. William Davis Morris. Ahli sanitari misalnya. tapi kemudian hilang sebagai sebagai sungai dangkal. oleh karena itu penelitian dan manajemen sungai ini dilakukan oleh berbagai profesi. berpendapat bahwa sungai dan lembahnya ibarat organisme hidup. lembahnya semakin dlam dan anak-anak sungainya semakin panjang. lembah bentuk V. Sungai menurut genetiknya dibedakan : 1. seperti morfologi sungai. sungai insekwen yaitu sungai yang alirannya tidak teratur atau terikat oleh lereng daratan 5. sungai resekwen yaitu anak sungai subsekwen yang alirannya searah dengan sungai konsekwen Pada tahun 1880 an seorang geologist berkebangssan Amerika. Untuk keperluan tersebut. pembangunan pelabuhan dan jembatan. diperlukan pengetahuan tentang sungai dan pengalirannya. dewasa. Sungai berubah dari waktu ke waktu. sungai konsekwen yaitu sungai yang arah alirannya searah dengan kemiringan lereng 2. kemudian parit-parit itu bertemu sesamanya dan membentuk sungai. mengelola sungai untuk keperluan reservoir.

Contohnya adalah Laut Galilea di Timur Tengah. Contohnya ialah danau kawah di Oregon ( Amerika Serikat ). aliran sungai. maka terbentuklah sebuah danau. es ini menutupi aliran air keluar danau. Kebanyakan danau adalah air tawar dan juga banyak berada di belahan bumi utara pada ketinggian yang lebih atas. . Danau Toba di Sumatera adalah suatu danau kaldera. Danau adalah cekungan besar di permukaan bumi yang digenangi oleh air bisa tawar ataupun asin yang seluruh cekungan tersebut dikelilingi oleh daratan. atau lubang bulat mirip corong di puncak gunung berapi terkumpul air. dan umumnya dikelompokkan menurut asal usulnya. yang dapat terjadi karena mencairnya gletser.DANAU Danau adalah sejumlah air (tawar atau asin) yang terakumulasi di suatu tempat yang cukup luas. Danau ini umumnya bulat dan dalam. Danau Lekukan gurun terbentuk di daerah kering tempat angin menghasilkan lekukan. Sebuah danau periglasial adalah danau yang di salah satunya terbentuk lapisan es. Danau bendungan lava terbentuk bila aliran lava gunung berapi menyumbat lembah sungai dan menyebabkan terbentuknya danau. Bila dasar lekuk tersebut mencapai muka air tanah. tergantung pada cara terbentuknya. "ice cap" atau gletser. dan olahraga. Danau kawah terbentuk bila dalam kawah. Biasanya danau dapat dipakai sebagai sarana rekreasi. Danau adalah ceruk atau cekungan pada permukaan bumi yang berisi air. Contohnya ialah Danau Leman (Swiss dan Perancis). Danau yang disebabkan oleh kegiatan vulkanik y y y Danau kaldera terbentuk bila di dalam kaldera atau bagian tengah gunung berapi yang runtuh terkumpul air. atau karena adanya mata air. Beberapa danau terbentuk oleh angin atau air hujan. Sejumlah besar danau di dunia terbentuk oleh gletser dan lembaran es.Danau itu sangat berbeda -beda ukuran dan dalamnya. y Danau yang dihasilkan oleh sungai dan laut y Danau tapal kuda dihasilkan bila sungai yang berkelok-kelok melintasi daratan mengambil jalan pintas dan meninggalkan potongan-potongan yang akhirnya membentuk danau tapal kuda. Ada banyak sekali tipe danau. Contohnya ialah oase gurun di seluruh dunia. sedang lainnya aleh gerakan bumi atau kegiatan vulkanik. Danau yang luas kadang kala dinamakan laut: misalnya Laut Kaspia dan Laut Aral. Kemudian ceruk ini terisi air dan membentuk danau. y Danau yang disebabkan oleh pengikisan y y Danau gletser terbentuk bila gletser dan lembaran es mengeruk permukaan bumi dan membentuk ceruk.

Delta-delta terbesar di dunia mempunyai danau delta atau laguna.y Danau delta terbentuk di sepanjang pantai yang arus pantainya mengendapkan pasir dan membentuk gosong pasir. gosong pasir itu sama sekali memisahkan sebagian kecil laut. Contonya ialah Danau Malawi di Lembah Retakan Afrika Timur. maka terbentuklah lekukan atau lembah retak yang kemudian dapat menjadi danau. dan dengan demikian membentuk laguna. . Akhirnya. y Danau yang dihasilkan oleh gerakan bumi y Danau sesar terjadi jika persesaran di kerak bumi.

id/mukabumi www.co.google.com/das.jpeg www.wikipedia.google.ilmualam.article.com/pegunungan.com/sungai .Daftar Pustaka www.com/arsitekturalmukabumi www.jpeg www.

S AYIT SUPRAYITNO PINIUS MAHMUD ( 2411081011 ) ( 2411081014 ) ( 2411081026 ) ( 2411081025 ) ( 24110810 ) UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI BANDUNG CIMAHI 2009 .Morfologi bentuk permukaan bumi ³ M KULIAH GEOLOGI REKAYA A ³ DISUSUN OLEH : ADHIETYA RIEZKY ANDIKA GUSTI B.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->