ISLAM RAHMATAN LIL ALAMIN

MAKALAH Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Agama Islam Yang dibina oleh Bapak Drs. H. Muchsin Zein

Oleh : Asyiqotul Ulya Ali Azyumardi Azra Bidya Nila Giwiwardani Ahmad Hani Pratomo (100533404460) (10053340) (100533405401) (10053340)

S1 Pendidikan Teknik Informatika Offering A

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO 2011

PENDAHULUAN 1. Pakistan juga ikut menyumbang corak kekerasan pada perebutan ‘elite politik’ ber-ideologi ‘muslim’ berikut konstituennya. sebagian Asia bahkan Eropa. butuh kesabaran menganalisa dan memilah persoalan pokok sebagai penyebab utama atau pemicu konflik yang menyertainya. Sementara di benua Eropa Timur khususnya negara bekas Uni Soviet gerilyawan Chechen masih berseteru dengan tentara Rusia merebut kemerdekaan Chechnya. Wilayah Selatan Philipina juga ‘diteror’ oleh Abu Sayyaf pimpinan MILF (Moro Islamic Liberty Front). dimana kelompok yang mengaku ‘Islam’ dan ‘Kristen’ saling baku tembak. Tampak contoh nyata dalam konflik yang melanda Sudan dan Nigeria. Betapapun tidak bisa gegabah menyimpulkan pola dan latar belakang warna kekerasan dan konflik tersebut. 2 perbuatan seseorang atau kelompok orang yg menyebabkan cedera atau matinya orang lain atau menyebabkan . hanya banyak bukti menunjukkan pembenaran atas ‘jalan kekerasan’ sebagai pilihan aksi penyelesaian masalah internal maupun eksternal antar muslim (orang Islam) dengan lingkungannya. Sementara opini Global terlanjur melegitimasi ‘Islam berwarna Keras dan Kejam’. khususnya bagaimana Islam menyikapi konsep kekerasan . hampir seluruh komunitas muslim pada beberapa bagian dunia menampakkan diri dengan corak kekerasan. Dan yang tak pernah lekang diberitakan oleh media masa kabar terung peluru dan nyawa di Afghanistan. Latar Belakang Dunia Islam saat ini dipenuhi warna ‘kekerasan’. Indonesia juga tak kalah ikut-ikutan dengan menghadirkan kasus Bom Bali seri I dan II. Mulai dari negara-negara bagian paling timur benua Afrika. Perusakan hotel JW Marriot dengan ‘Bom Bunuh Diri’. Menyatakan Islam identik dengan kekerasan bukan simpulan yang tepat. ‘Kekerasan’ yang menjadi dasar kajian diambil dari makna “ke·ke·ras·an n 1 perihal (yg bersifat. berciri) keras. Untuk melakukan ‘Evaluasi’ pada rona Islam saat ini perlu kiranya kita telaah Ajaran Islam. Irak dan Palestina.A.

Indonesia adalah dengan mayoritas penduduk Muslim tetapi agama lain memperoleh perlindungan sehingga memperoleh rahmat. Jika merujuk kepada al-Qur’an dan hadits. Islam tidak membenarkan tindak kekerasan terhadap orang atau kelompok lain seperti pembunuhan dengan berbagai bentuknya. yang mereka hadapi adalah tindak terror dan kekerasan.” (dari Kamus besar Bahasa Indonesia). Sebab itulah sejarah membuktikan dan berbicara faktual bahwa di Negara mana umat Islam mayoritas kaum minoritas akan terlindungi dan memperoleh kesejahteraan hidup. baik dibelahan Eropa. 2. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah adalah sebagai berikut: (1) Apakah Islam mendorong umatnya melakukan tindak kekerasan?. (2) Adakah makna kekerasan dalam islam itu berarti jihad? (3) bagaimanakah hakikat Islam sebagai Rahmatan Lil Alamiin? B. yaitu seperti tertuang dalam al. 3 paksaan. Oleh karena itu dibutuhkan adanya klarifikasi dan dalil yang jelas mengenai hakikat jihad dalam islam sehingga tidak menimbulkan adanya pandangan negative tentang islam. Justru yang ada adalah sebaliknya. al. Itulah sebabnya Islam menyebut dirinya sebagai rahmat bagi alam semesta. China.Qur’an dan hadits. yaitu mendorong umat Islam agar berlaku kasih sayang kepada seluruh alam semesta. hewan dan tetumbuhan. Dengan missi pembawa rahmat itulah. . sebagai peristiwa belakangan yang bisa diikuti.kerusakan fisik atau barang orang lain. ternyata tidak ada suatu ayatpun yang membenarkan tindak kekerasan yang bersifat opensif. Hakikat Kekerasan dalam Islam Ajaran Islam menentang tindak kekerasan Menjawab pertanyaan itu tentu harus dirujuk pada ajaran dasar Islam. hidup sejahtera. karena tindakan ini memiliki dosa besar. sebagaimana maksud firman Allah yang artinya: ”Dan tidaklah Kami mengutus engkau kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta” (Q.S. seperti halnya di Indonesia. dan sebagainya.Anbiya: 107). alam. bahkan lebih sejahtera dari umat Islam sendiri. Asia Tenggara. Kenyataan ini tidak terjadi sebaliknya. PEMBAHASAN 1. yaitu ketika Islam minoritas.

Tertekan atau ketidak adilan sebenarnya sangat subyektif. agar faktor itu tidak memiliki daya dorong melahirkan suatu tindak kekerasan. karena memang tindakan seperti ini ada di semua agama dan di semua belahan dunia. maka seakan-akan ia telah membunuh manusia seluruhnya.Namun demikian qishash bukanlah tindakan balas dendam..” Perintah untuk menebarkan rahmat tidak hanya tertuang dalam al. tidak ada pesanteren yang mengajarkan santrinya untuk bersikap keras tanpa konpromi terhadap orang atau kelompok lain. jika dirujuk kepada silabus pesantren. suatu hal yang bisa kita lakukan ialah penyelesaian faktor. Dan jika dilakukan pendekatan faktor (factor approach). Dari ayat ini jelas betapa besarnya resiko menghilangkan nyawa manusia yang memang harus dipertahankan.. Jangankan bicara bom. Penyelesaian faktor Jika demikian halnya. atau mungkin factor rekayasa luar yang tidak ingin Indonesia aman dan maju. faktor ekonomi. Qishash sebagai salah satu ajaran Islam diperintahkan sebenarnya adalah sebagai upaya membela nyawa yang dihilangkan. walaupun pelakunya adalah seorang beragama atau Muslim... Jika faktor-faktor itu yang bicara. tergantung dari sisi mana melihatnya. yang artinya: ”Sesungguhnya dalam qishash itu terdapat kehidupan.Qur’an. seperti faktor psikologi. kamu akan dikasihi orang yang ada di langit”.Pada surat Al-Maidah: 32 secara tegas Allah berfirman: ”Dan karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil bahwa barang siapa yang membunuh seseorang manusia bukan karena orang itu (membunuh) orang lain. maka jika tindakan kekerasan terjadi bukanlah diakibatkan ajaran Islam melainkan oleh factor lain. Jika faktornya adalah kejiwaan berupa rasa tertekan dan tidak memperoleh keadilan. maka tidak ada satu faktor yang dominan yang melahirkan suatu tindakan. melainkan sebagai upaya untuk menyelamatkan nyawa-nyawa lain. Terdapat banyak faktor. maka perasaan itu harus dihilangkan. namun tentulah masalah ini menjadi PR bagi pihak-pihak terkait . seperti yang berbunyi: ”Kasihilah orang yang ada di bumi. sebagaimana firman Allah SWT dalam al. maka tidak ada kaitannya dengan agama atau Islam. Bukan faktor agama Apabila secara tekstual tidak ada ajaran Islam yang membenarkan tindak kekerasan. melainkan juga dalam beberapa hadits. silabus tentang jihad secara khususpun tidak dipelajari di pesantren. atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. Begitu juga dengan pesantren yang disebut terkait dengan peristiwa bom.Qur’an.

maka yang harus kita lakukan ialah lebih mempertebal nasionalisme dan ukhuwah wathaniyah sehingga tidak mudah terpropokasi dengan adu domba asing tersebut. Maka jika ingin permasalahan kekerasan terhapus. Atau jika faktornya adalah ekonomi. Dalam kondisi seperti ini mereka melakukan apa saja untuk menunjukkan ketidak senangan mereka kepada Israel. yang seringkali menggunakan cara yang sama. Dan kepada pihak terkait. sehingga tidak menjadi sebuah mode menghadapi masalah. yaitu sulitnya mencari lapangan pekerjaan dan ketatnya persaingan. maka hal itu terjadi bukan karena dorongan Islam. Dan jika faktornya adalah rekayasa luar. Apalagi kata jihad yang berasal dari kata jaahada dengan sighah mubalaghah. Jika melihat akar tindak kekerasan di dunia Islam. Jika ini yang dilakukan masyarakat akan berkesimpulan bahwa mereka telah terperhatikan sehingga diharapkan memiliki rasa memiliki (sense of belonging) dan rasa bertanggung jawab (sense of responsibility) tersehadap negeri ini. dan jika tindakan ini dilakukan oleh mereka yang menganut Islam (Muslim). melainkan karena faktor lain. maka yang harus kita lakukan ialah dengan bekerja keras sehingga memiliki peran secara ekonomi. menurut bahasa jihad adalah jahadajuhdun dan jahdun sudah mempunyai makna mubalaghah (bersungguh-sungguh). Dibutuhkan kearifan dalam menyelesaikan setiap masalah. jelasnya Pelestina. tentulah . Tindakan yang dilakukan para pemuda Pelestina adalah sebagai bentuk protes terhadap arogansi Israel dan keacuhan dunia sehingga mereka terusir dari kampung halaman mereka. Karena sampai saat ini masalahnya belum selesai. dan rekayasa pihak luar.sehingga masyarakat tidak sampai berkesimpulan seperti itu. maka faktor inilah yang harus diselesaikan oleh dunia internasional. Semoga kita mampu melewati masalah kita ini tanpa kehilangan jati diri dan mengorbankan bangsa. Kita harus tetap komit sebagai negara kesatuan dan persatuan dengan sebuah prinsip menolak campur tangan asing dalam urusan negeri kita sendiri. Jihad dalam Islam Islam menyebut kekerasan dengan jihad. ekonomi. tanpa memandang suku dan agama. seperti Pemerintah dan swasta kiranya memberikan advokasi dan memberikan peluang bereknomi bagi semua pihak. seperti psikologi. nampaknya bermula dari Timur Tengah. akhirnya upaya ini mendapat simpatik dari belahan dunia lain. termasuk dengan cara meledakkan bom. sehingga tidak ada yang merasa terzolimi. 2. Dengan demikian jelaslah bahwa Islam tidak mengajarkan kekerasan.

" Sesungguhnya setan menghadang manusia di setiap jalan kebaikan.كان حقا ع َلى الله أ‬ َ ‫ِ ن ي ُدخل َِه ال ْجن ّة‬ ّ َ َ َ َ َ ُ ْ ْ Dari Sibrah bin Abi Fakihah bahwasanya Rasulullah bersabda. Atau : ‫ا َل ْمشييقة ب ِبييذ ْل أ َقْصييى مييا فييي‬ َ ُ ّ َ َ َ َ ْ ِ ِ ّ ‫الطاقَةِ وال ْوُسع‬ َ ِ ْ “Menanggung kesulitan dengan mengerahkan segala kemampuan”. Ia menghadang manusia di jalan Islam.قال ث ُم قَعَد َ ل َه ب ِط َرِي ْق ال ْجهاد ِ فَقال ل َه: هُوَ جهْد ُ الن ّفييس‬ ْ ُ ُ َ َ ُ ّ َ َ َ ِ َ َ ْ ِ ِ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َ ‫َي‬ ِ‫وال ْمال فَت َقات َل فَت ُقت َل فَت ُن ْك َح ال ْمرأة ُ وَ ي ُقسم ال ْمال ؟ فَعَصياه ُ فَجاهَيد. Ahmad 3/483 no:16054hal:1127. و إن غ َرقَ كان حقاع َلى الله حقيا أ َن ييدخل َه ال ْجنية أ‬ َ ّ َ َ َ ‫وَقَصيت ْه داب ّت ُيه‬ ‫ِ َ ّي‬ َ ُ َ ُ ُ ِ ْ ُ ْ ُ ِ ْ ُ ْ ْ‫َ ّ َ و‬ َ ْ ِ َ َ ّ َ َ ‫. Dan siapa saja terlempar dari kendaraannya (saat hijrah atau jihad) maka sudah menjadi kewajiban Allah untuk memasukkannya ke surga. Shahih al Jami' al Shaghir 1/338 no. 1652/736. sehingga terbunuh dan istrimu diambil orang serta hartamu dibagi-bagi ?" Ia tidak menururti setan dan tetap berjihad. meninggalkan tanah air dan langit yang menanungimu ?Ia tidak menururti setan dan berhijrah maka setan menghadangnya di jalan jihad. agama bapakmu dan agama moyangmu ?" Ia tidak menururti setan dan masuk Islam.” (HR. Ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak saling mengerahkan kemampuan maksimalnya untuk mengalahkan lawannya. Dan siapa saja terbunuh maka sudah menjadi kewajiban Allah untuk memasukkannya ke surga. Dan siapa saja tenggelam (karena jihad atau hijrah—pent) maka sudah menjadi kewajiban Allah untuk memasukkannya ke surga." Kau mau berjihad. Bahkan dalam hadist Rasulullah SAW setan pun mengerti betul bahwa jihad adalah perang : َ َ َ ْ َ ُ َ ِ َ َ ّ ّ َ ْ ُ َ َ ِ ْ ِ ‫ع َن سب ْرة َ ب ْن أب ِي فاك ِهَة: إ ِن الشي ْطان قَعَد َ ل ِب ْن أد َم ب ِأط ْرقِهِ فَقعَد َ ل َيه ب ِط َرِي ْيق ا ْل ِس يل َم‬ ِ ِ َ ْ ِ َ َ َ َ َ َ ‫فَقال ل َه ت ُسل ِم وَ ت َذ َر د ِي ْن َك وَ د ِي ْن أ َبائ ِك وَ أ َبياء أ َب ِييك ؟قيا َل: فَعَصياه ُ فَأ َسيل َم ثيم قَعيد َ ليه‬ َ ّ ُ َ ْ ُ َ ُ ْ ُ َ َ َ ُ َ ِ َ َ َ َ ْ ‫ب ِط َرِي ْق ا ْلهجرةِ فَقال ل َه:ت ُهاجر وت َدع أ َرضك وَسماءك وَإ ِن ّمامث َيل المهَياجرِ ك َمث َيل ال ْفيرس‬ َ ِ ‫َ َ ُ ْ ُ ي‬ ُ ِ َ ُ َ َ َ ْ ِ ِ ِ َ َ ِ َ َ َ ِ ‫فِي الط ّوَل فَقال فَعَصاه ُ فَهاجر. Siapa saja melakukan hal." Apakah kau mau masuk Islam dan meninggalkan agamamu.أ َوْ قُت ِل كان حقا ع َل َيى الليهِ ع َيز وَجيل‬ ‫ي‬ ّ َ َ َ َ ّ َ َ َ َ ْ ُ ِ ْ َ َ ‫أ َن يدخل َه ال ْجنة.) .Maka setan menghadangnya di jalan hijrah.maknanya bersungguh-sungguh kuadrat. Itulah sebabnya para pakar bahasa menyebutkan makna jihad secara bahasa adalah : َ ْ ِ ُ ‫َي‬ ُ ‫ب َيذ ْل أ َقْص يي م يا ي َس يت َط ِي ْعُه ا ْل ِن ْس يان م ين طاقَ يةٍ ل ِن َي ْيل‬ ‫َي‬ ‫َي‬ ْ ُ ِ ‫محب ُوْب أ َوْ ل ِد َفْع مك ْروْه‬ ٍ ُ َ ِ ْ َ ٍ “Mengerahkan seluruh kemampuan untuk mendapatkan kebaikan dan menolak bahaya” . itu maka sudah menjadi kewajiban Allah untuk memasukkannya ke surga." Kau mau hijrah.فَقيال رسيوْل الليه‬ َ ُ ُ َ َ ‫َ َي‬ ُ ّ َ ْ َ ِ َ َ َ َ ّ َ ّ َ ‫فَمن فَعَل ذ َل ِك كا َن حقا ع َلى اللهِ أ َن ي ُد ْخل َه ال ْجن ّة.

jihad yaitu perang melawan orang-orang kafir dalam rangka menegakkan kalimatulloh dan tidak dibawa kepada pengertian-pengertian lain baik thalabul ilmi. menyantuni fakir miskin dan anak-anak yatim dan amal sholih lainnya. sering memaknai ayat tersebut diatas secara menyimpang.Tapi seiring waktu berjalan jihad mengalami distorsi dari orang-orang yang menafikkan kekerasan dalam menegakkan hukum Allah. Sementara dibaliknya sebenarnya ada tujuan lain atau kebodohan lain yang justru bertentangan dengan Islam itu sendiri. damai dan toleransi dimana saja Islam berada. Sebagian orang secara sengaja (karena ada maksud buruk) ataupun tidak sengaja (karena pemahaman Islamnya yang tidak dalam). Ayat di atas sering dijadikan hujjah bahwa Islam adalah agama rahmat. kesulitan atau peperangan seperti di zaman Rasulullah. apalagi sebagai mayoritas. Rahmat Islam itu luas. misalnya memboleh-bolehkan ucapan natal dari seorang Muslim terhadap umat Nasrani atau bersifat permisive terhadap ajaran sesat yang tetap mengaku Islam. yang hanya duduk-duduk untuk mencari-cari alasan untuk tidak pergi berjihad. Makna Islam Sebagai Rahmatan Lil Alamiin Memahami Rahmat Islam “Dan tidaklah Kami mengutus kamu. Tapi bukan berarti kita menafikkan bahwa dakwah dengan lisan tidak penting. seluas dan seluwes ajaran Islam itu sendiri. Artinya untuk menjadi rahmat bagi alam semesta bisa jadi umat Islam harus melalui beberapa ujian. Itu benar.pikiran dan harta. maka seyogyanya keasyikkan dengan dakwah tidak melupakan kita dengan puncaknya agama yaitu jihad di jalan Allah. melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. Itu pun juga pemahaman yang benar.” (QS 21: 107). Mereka ini mengartikan rahmat Islam harus tercermin dalam suasana sosial yang sejuk. Islam sebagai rahmat bagi alam semesta adalah tujuan bukan proses. dakwah. mendirikan pondok pesantren dan madrasah membangun jembatan. dan sebagai alat untuk pembuktian mana orang-orang yang benar-benar teguh dalam berjuang untuk Dien dan mana orangorang yang munafik. padahal di dalam hadist. 3. Karena musuh hari ini telah memerangi umat Islam dari segala arus dan berbagai tipu daya. Lalu masihkah kita menafikan bahwa syariat jihad memang diperintahkan oleh Allah untuk menegakkan Dien yang mulia. Walau tidak selalu harus melalui langkah sulit apalagi perang. hal ini untuk mengingatkan kembali bahwa jihad tidak bisa di pisahkan dari dakwah dengan lisan. namun sejarah manapun selalu mengatakan .

” (QS al-‘Ankabuut: 69). 1. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orangorang yang berbuat baik. Dan tidak akan mendapatkan petunjuk-Nya. “Hai orang-orang yang beriman. Thahaa: 2-3). Allah SWT berfirman. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. Kitab suci terakhir ini memberikan kesempatan bagi manusia untuk beristimbath (mengambil kesimpulan) terhadap hukum-hukum yang bersifat furu’iyah. untuk menjadikan sebuah kota menjadi aman diperlukan kerjakeras polisi dan aparat hukum untuk memberi pelajaran bagi pelanggar hukum. Allah telah mengutus Rasul-Nya sebagai rahmat bagi seluruh manusia agar mereka mengambil petunjuk Allah. “…Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu…. jauh dari kesusahan dan menuntunnya ke puncak kesempurnaan yang hakiki. dimensi rahmat. Bentuk-bentuk Rahmat Islam Ketika seseorang telah mendapat petunjuk Allah. benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dia berfirman. Rahmat Allah yang bernama Islam meliputi seluruh dimensi kehidupan manusia.” (QS Al-Maidah: 3). Jadi logikanya. ia mempunyai banyak bentuk. Manhaj (ajaran). “Kami tidak menurunkan al-Qur'an ini kepadamu agar kamu menjadi susah. Allah SWT berfirman. kecuali mereka yang bersungguh-sungguh mencari keridhaan-Nya. 2.” (QS al-Baqarah: 208) Ada banyak dimensi dari universalitas ajaran Islam. damai dan toleransi kepada pelanggar hukum dengan alasan Islam adalah agama rahmat. Al-Qur'an telah meletakkan dasar-dasar atau pokok-pokok ajaran yang abadi dan permanen bagi kehidupan manusia yang selalu dinamis. maka ia benar-benar mendapat rahmat dengan arti yang seluas-luasnya. “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami. tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah). Misalnya. jangan dikatakan bahwa umat Islam harus bersifat sejuk. Sebaliknya.” (QS. Di ayat lain. kedamaian dan toleransi yang baik maka hukum Islam harus diupayakan dapat dijalankan secara kaffah. Di antara rahmat Allah yang luas adalah manhaj atau ajaran yang dibawa oleh Rasulullah saw berupa manhaj yang menjawab kebahagiaan seluruh umat manusia. Al-Qur'an. Di antaranya adalah. Hal tersebut merupakan konsekuensi . Dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan.kedamaian dan kesejukan selalu didapatkan dengan perjuangan. agar tercipta kesejukan. Dalam tataran praktis. masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya.

Allah mengetahui. kewajiban tersebut hanyalah untuk kebaikan manusia itu sendiri.logis dari tuntutan dinamika kehidupannya. Islam juga tidak pernah mengharamkan manusia untuk menikmati hasil karyanya dalam bentuk kebaikan-kebaikan dunia.” (QS al-Baqarah: 286). Dalam ayat lain berbunyi. Islam memberi petunjuk mana yang baik dan mana yang buruk. seperti kewajiban sholat dan zakat. bukan membatasi potensi manusia. dan sebagainya. Jalan untuk kebaikan. kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan. dunia dan akhirat. dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu. Islam tidak pernah mematikan potensi manusia. Rahmat Islam adalah meningkatkan dan melengkapi kebutuhan manusia agar menjadi lebih sempurna. Rahmat dalam Islam juga bisa berupa ajarannya yang berisi jalan / cara mencapai kehidupan yang lebih baik. “Katakanlah: ‘Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hambaNya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?” (QS al-A`raf: 32). 3. . “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri.” (QS al-Baqarah: 216). sedang kamu tidak mengetahui. kewajiban memakai jilbab bagi wanita dewasa. sedang manusia sering tidak mengetahuinya. “Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Al-Kitab. Begitu juga kesempatan untuk menemukan inovasi dalam hal sarana pelaksanaannya sesuai dengan tuntutan zaman dan kondisi kehidupan. Allah berfirman. Penyempurna kehidupan manusia Di antara rahmat Islam adalah keberadaannya sebagai penyempurna kebutuhan manusia dalam tugasnya sebagai khalifah di muka bumi ini. 4. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu. padahal ia amat baik bagimu. Tidak ada satu pun masalah dalam kehidupan ini kecuali al-Qur'an telah memberikan petunjuk dan solusi. “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Hanya kebanyakan manusia memandang jalan Islam tersebut memiliki beban yang berat. padahal ia amat buruk bagimu. Padahal Allah SWT telah berfirman. “Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (al-Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS al-Isra’: 7). Pada dasarnya. yang semuanya itu tidak boleh bertentangan dengan ushul atau pokok-pokok ajaran yang permanen.” (QS an-Nahl: 89).” (QS al-An’aam: 38). kewajiban amar ma’ruf nahi munkar. Dari sini bisa kita pahami bahwa al-Qur'an itu benar-benar sempurna dalam ajarannya.

Islam sebagai rahmat bagi alam semesta. DAFTAR PUSTAKA diakses pada 2 Maret 2011 : http://www.deshion. Sementara ada tujuan lain yang justru bertentangan dengan Islam itu sendiri. b. bukan rahmat yang dipahami oleh sebagian orang menurut seleranya sendiri. rahmat. Tidak ada stu ayatpun dalam Al-Qur’an dan hadits yang membenarkan tindak kekerasan yang bersifat opensif. yaitu mendorong umat Islam agar berlaku kasih sayang kepada seluruh alam semesta.com/artikel/islam-news/108-maknaislam-sebagai-rahmat-bagi-alam-semesta. hewan dan tetumbuhan. dan sebagainya. baik berupa perintah atau larangan. Allah mengetahui.” (QS al-Baqarah: 216). toleransi. PENUTUP 1. Jangan sampai kita menggunakan ungkapan seperti sejuk. c. sekalipun sebagian orang tidak setuju dengan tindakan tersebut. padahal ia amat baik bagimu. sedang kamu tidak mengetahui. padahal ia amat buruk bagimu. “Diwajibkan atas kamu berperang. meskipun sekelompok manusia tidak suka jihad dan menganggapnya sebagai tindakan kekerasan atau terorisme. Islam menyebut kekerasan dengan jihad. Rahmat dalam Islam adalah rahmat yang sesuai dengan kehendak Allah dan ajaran-Nya. alam. damai. Boleh jadi kamu membenci sesuatu. Jihad melawan orang kafir yang zalim adalahrahmat. Memerangi kemaksiatan itu adalah rahmat.pdf . Kesimpulan a. kemudian dikaitkan dengan kata ‘Islam’. D. tentulah maknanya bersungguh-sungguh kuadrat. C. Hendaknya kita jujur dalam mengungkapkan sebuah istilah. dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu. padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. yang berasal dari kata jaahada dengan sighah mubalaghah. Allah berfirman. kesulitan atau peperangan seperti di zaman Rasulullah. Ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak saling mengerahkan kemampuan maksimalnya untuk mengalahkan lawannya. Justru yang ada adalah sebaliknya.Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa ajaran Islam itu adalah rahmat dalam artian yang luas. hal ini berarti untuk menjadi rahmat bagi alam semesta bisa jadi umat Islam harus melalui beberapa ujian.

diakses pada 2 Maret 2011 : http://www.muslimdaily.net/jurnalis/5509/kekerasandalam-islam .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful