ISLAM RAHMATAN LIL ALAMIN

MAKALAH Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Agama Islam Yang dibina oleh Bapak Drs. H. Muchsin Zein

Oleh : Asyiqotul Ulya Ali Azyumardi Azra Bidya Nila Giwiwardani Ahmad Hani Pratomo (100533404460) (10053340) (100533405401) (10053340)

S1 Pendidikan Teknik Informatika Offering A

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO 2011

Dan yang tak pernah lekang diberitakan oleh media masa kabar terung peluru dan nyawa di Afghanistan. ‘Kekerasan’ yang menjadi dasar kajian diambil dari makna “ke·ke·ras·an n 1 perihal (yg bersifat. hanya banyak bukti menunjukkan pembenaran atas ‘jalan kekerasan’ sebagai pilihan aksi penyelesaian masalah internal maupun eksternal antar muslim (orang Islam) dengan lingkungannya. Wilayah Selatan Philipina juga ‘diteror’ oleh Abu Sayyaf pimpinan MILF (Moro Islamic Liberty Front). dimana kelompok yang mengaku ‘Islam’ dan ‘Kristen’ saling baku tembak. Untuk melakukan ‘Evaluasi’ pada rona Islam saat ini perlu kiranya kita telaah Ajaran Islam. Indonesia juga tak kalah ikut-ikutan dengan menghadirkan kasus Bom Bali seri I dan II. hampir seluruh komunitas muslim pada beberapa bagian dunia menampakkan diri dengan corak kekerasan. Mulai dari negara-negara bagian paling timur benua Afrika. Perusakan hotel JW Marriot dengan ‘Bom Bunuh Diri’. sebagian Asia bahkan Eropa. Menyatakan Islam identik dengan kekerasan bukan simpulan yang tepat. Irak dan Palestina. Sementara di benua Eropa Timur khususnya negara bekas Uni Soviet gerilyawan Chechen masih berseteru dengan tentara Rusia merebut kemerdekaan Chechnya. Latar Belakang Dunia Islam saat ini dipenuhi warna ‘kekerasan’. 2 perbuatan seseorang atau kelompok orang yg menyebabkan cedera atau matinya orang lain atau menyebabkan . butuh kesabaran menganalisa dan memilah persoalan pokok sebagai penyebab utama atau pemicu konflik yang menyertainya. Betapapun tidak bisa gegabah menyimpulkan pola dan latar belakang warna kekerasan dan konflik tersebut.A. Pakistan juga ikut menyumbang corak kekerasan pada perebutan ‘elite politik’ ber-ideologi ‘muslim’ berikut konstituennya. PENDAHULUAN 1. khususnya bagaimana Islam menyikapi konsep kekerasan . berciri) keras. Sementara opini Global terlanjur melegitimasi ‘Islam berwarna Keras dan Kejam’. Tampak contoh nyata dalam konflik yang melanda Sudan dan Nigeria.

Oleh karena itu dibutuhkan adanya klarifikasi dan dalil yang jelas mengenai hakikat jihad dalam islam sehingga tidak menimbulkan adanya pandangan negative tentang islam. baik dibelahan Eropa. Justru yang ada adalah sebaliknya.S. PEMBAHASAN 1. Sebab itulah sejarah membuktikan dan berbicara faktual bahwa di Negara mana umat Islam mayoritas kaum minoritas akan terlindungi dan memperoleh kesejahteraan hidup. alam. 2. Itulah sebabnya Islam menyebut dirinya sebagai rahmat bagi alam semesta. sebagaimana maksud firman Allah yang artinya: ”Dan tidaklah Kami mengutus engkau kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta” (Q. hidup sejahtera. Asia Tenggara. karena tindakan ini memiliki dosa besar. China. hewan dan tetumbuhan. al. Islam tidak membenarkan tindak kekerasan terhadap orang atau kelompok lain seperti pembunuhan dengan berbagai bentuknya. Hakikat Kekerasan dalam Islam Ajaran Islam menentang tindak kekerasan Menjawab pertanyaan itu tentu harus dirujuk pada ajaran dasar Islam. seperti halnya di Indonesia.kerusakan fisik atau barang orang lain.Qur’an dan hadits.” (dari Kamus besar Bahasa Indonesia).Anbiya: 107). yaitu ketika Islam minoritas. (2) Adakah makna kekerasan dalam islam itu berarti jihad? (3) bagaimanakah hakikat Islam sebagai Rahmatan Lil Alamiin? B. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah adalah sebagai berikut: (1) Apakah Islam mendorong umatnya melakukan tindak kekerasan?. yang mereka hadapi adalah tindak terror dan kekerasan. sebagai peristiwa belakangan yang bisa diikuti. yaitu seperti tertuang dalam al. ternyata tidak ada suatu ayatpun yang membenarkan tindak kekerasan yang bersifat opensif. dan sebagainya. Jika merujuk kepada al-Qur’an dan hadits. yaitu mendorong umat Islam agar berlaku kasih sayang kepada seluruh alam semesta. Indonesia adalah dengan mayoritas penduduk Muslim tetapi agama lain memperoleh perlindungan sehingga memperoleh rahmat. Dengan missi pembawa rahmat itulah. Kenyataan ini tidak terjadi sebaliknya. . bahkan lebih sejahtera dari umat Islam sendiri. 3 paksaan.

. Bukan faktor agama Apabila secara tekstual tidak ada ajaran Islam yang membenarkan tindak kekerasan. atau mungkin factor rekayasa luar yang tidak ingin Indonesia aman dan maju... maka tidak ada satu faktor yang dominan yang melahirkan suatu tindakan. Penyelesaian faktor Jika demikian halnya. Dan jika dilakukan pendekatan faktor (factor approach). suatu hal yang bisa kita lakukan ialah penyelesaian faktor. tidak ada pesanteren yang mengajarkan santrinya untuk bersikap keras tanpa konpromi terhadap orang atau kelompok lain. agar faktor itu tidak memiliki daya dorong melahirkan suatu tindak kekerasan. faktor ekonomi..Pada surat Al-Maidah: 32 secara tegas Allah berfirman: ”Dan karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil bahwa barang siapa yang membunuh seseorang manusia bukan karena orang itu (membunuh) orang lain. melainkan juga dalam beberapa hadits. melainkan sebagai upaya untuk menyelamatkan nyawa-nyawa lain.Namun demikian qishash bukanlah tindakan balas dendam. silabus tentang jihad secara khususpun tidak dipelajari di pesantren. maka tidak ada kaitannya dengan agama atau Islam. maka jika tindakan kekerasan terjadi bukanlah diakibatkan ajaran Islam melainkan oleh factor lain. seperti yang berbunyi: ”Kasihilah orang yang ada di bumi. walaupun pelakunya adalah seorang beragama atau Muslim. maka seakan-akan ia telah membunuh manusia seluruhnya. sebagaimana firman Allah SWT dalam al. Jika faktor-faktor itu yang bicara.Qur’an. Tertekan atau ketidak adilan sebenarnya sangat subyektif. maka perasaan itu harus dihilangkan. karena memang tindakan seperti ini ada di semua agama dan di semua belahan dunia. atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. Jika faktornya adalah kejiwaan berupa rasa tertekan dan tidak memperoleh keadilan. tergantung dari sisi mana melihatnya.” Perintah untuk menebarkan rahmat tidak hanya tertuang dalam al. seperti faktor psikologi. Dari ayat ini jelas betapa besarnya resiko menghilangkan nyawa manusia yang memang harus dipertahankan.Qur’an. Jangankan bicara bom. yang artinya: ”Sesungguhnya dalam qishash itu terdapat kehidupan. kamu akan dikasihi orang yang ada di langit”. Terdapat banyak faktor. jika dirujuk kepada silabus pesantren. Begitu juga dengan pesantren yang disebut terkait dengan peristiwa bom. Qishash sebagai salah satu ajaran Islam diperintahkan sebenarnya adalah sebagai upaya membela nyawa yang dihilangkan. namun tentulah masalah ini menjadi PR bagi pihak-pihak terkait .

Atau jika faktornya adalah ekonomi. sehingga tidak menjadi sebuah mode menghadapi masalah. 2. maka yang harus kita lakukan ialah dengan bekerja keras sehingga memiliki peran secara ekonomi. Dan kepada pihak terkait. Tindakan yang dilakukan para pemuda Pelestina adalah sebagai bentuk protes terhadap arogansi Israel dan keacuhan dunia sehingga mereka terusir dari kampung halaman mereka. Jika ini yang dilakukan masyarakat akan berkesimpulan bahwa mereka telah terperhatikan sehingga diharapkan memiliki rasa memiliki (sense of belonging) dan rasa bertanggung jawab (sense of responsibility) tersehadap negeri ini. tanpa memandang suku dan agama. Apalagi kata jihad yang berasal dari kata jaahada dengan sighah mubalaghah. tentulah . nampaknya bermula dari Timur Tengah. Dengan demikian jelaslah bahwa Islam tidak mengajarkan kekerasan. dan rekayasa pihak luar. maka faktor inilah yang harus diselesaikan oleh dunia internasional. Kita harus tetap komit sebagai negara kesatuan dan persatuan dengan sebuah prinsip menolak campur tangan asing dalam urusan negeri kita sendiri. Karena sampai saat ini masalahnya belum selesai. jelasnya Pelestina. Dibutuhkan kearifan dalam menyelesaikan setiap masalah. Maka jika ingin permasalahan kekerasan terhapus. ekonomi. sehingga tidak ada yang merasa terzolimi. Jika melihat akar tindak kekerasan di dunia Islam. Dan jika faktornya adalah rekayasa luar. dan jika tindakan ini dilakukan oleh mereka yang menganut Islam (Muslim). akhirnya upaya ini mendapat simpatik dari belahan dunia lain. seperti psikologi. Jihad dalam Islam Islam menyebut kekerasan dengan jihad. yaitu sulitnya mencari lapangan pekerjaan dan ketatnya persaingan. menurut bahasa jihad adalah jahadajuhdun dan jahdun sudah mempunyai makna mubalaghah (bersungguh-sungguh). maka yang harus kita lakukan ialah lebih mempertebal nasionalisme dan ukhuwah wathaniyah sehingga tidak mudah terpropokasi dengan adu domba asing tersebut. termasuk dengan cara meledakkan bom. melainkan karena faktor lain. Semoga kita mampu melewati masalah kita ini tanpa kehilangan jati diri dan mengorbankan bangsa. Dalam kondisi seperti ini mereka melakukan apa saja untuk menunjukkan ketidak senangan mereka kepada Israel. yang seringkali menggunakan cara yang sama.sehingga masyarakat tidak sampai berkesimpulan seperti itu. seperti Pemerintah dan swasta kiranya memberikan advokasi dan memberikan peluang bereknomi bagi semua pihak. maka hal itu terjadi bukan karena dorongan Islam.

Itulah sebabnya para pakar bahasa menyebutkan makna jihad secara bahasa adalah : َ ْ ِ ُ ‫َي‬ ُ ‫ب َيذ ْل أ َقْص يي م يا ي َس يت َط ِي ْعُه ا ْل ِن ْس يان م ين طاقَ يةٍ ل ِن َي ْيل‬ ‫َي‬ ‫َي‬ ْ ُ ِ ‫محب ُوْب أ َوْ ل ِد َفْع مك ْروْه‬ ٍ ُ َ ِ ْ َ ٍ “Mengerahkan seluruh kemampuan untuk mendapatkan kebaikan dan menolak bahaya” ." Kau mau berjihad. Ahmad 3/483 no:16054hal:1127. Dan siapa saja terlempar dari kendaraannya (saat hijrah atau jihad) maka sudah menjadi kewajiban Allah untuk memasukkannya ke surga. Dan siapa saja tenggelam (karena jihad atau hijrah—pent) maka sudah menjadi kewajiban Allah untuk memasukkannya ke surga. agama bapakmu dan agama moyangmu ?" Ia tidak menururti setan dan masuk Islam.فَقيال رسيوْل الليه‬ َ ُ ُ َ َ ‫َ َي‬ ُ ّ َ ْ َ ِ َ َ َ َ ّ َ ّ َ ‫فَمن فَعَل ذ َل ِك كا َن حقا ع َلى اللهِ أ َن ي ُد ْخل َه ال ْجن ّة.Maka setan menghadangnya di jalan hijrah.قال ث ُم قَعَد َ ل َه ب ِط َرِي ْق ال ْجهاد ِ فَقال ل َه: هُوَ جهْد ُ الن ّفييس‬ ْ ُ ُ َ َ ُ ّ َ َ َ ِ َ َ ْ ِ ِ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َ ‫َي‬ ِ‫وال ْمال فَت َقات َل فَت ُقت َل فَت ُن ْك َح ال ْمرأة ُ وَ ي ُقسم ال ْمال ؟ فَعَصياه ُ فَجاهَيد. Shahih al Jami' al Shaghir 1/338 no. meninggalkan tanah air dan langit yang menanungimu ?Ia tidak menururti setan dan berhijrah maka setan menghadangnya di jalan jihad.” (HR.) .كان حقا ع َلى الله أ‬ َ ‫ِ ن ي ُدخل َِه ال ْجن ّة‬ ّ َ َ َ َ َ ُ ْ ْ Dari Sibrah bin Abi Fakihah bahwasanya Rasulullah bersabda. و إن غ َرقَ كان حقاع َلى الله حقيا أ َن ييدخل َه ال ْجنية أ‬ َ ّ َ َ َ ‫وَقَصيت ْه داب ّت ُيه‬ ‫ِ َ ّي‬ َ ُ َ ُ ُ ِ ْ ُ ْ ُ ِ ْ ُ ْ ْ‫َ ّ َ و‬ َ ْ ِ َ َ ّ َ َ ‫. Ia menghadang manusia di jalan Islam. Ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak saling mengerahkan kemampuan maksimalnya untuk mengalahkan lawannya. Atau : ‫ا َل ْمشييقة ب ِبييذ ْل أ َقْصييى مييا فييي‬ َ ُ ّ َ َ َ َ ْ ِ ِ ّ ‫الطاقَةِ وال ْوُسع‬ َ ِ ْ “Menanggung kesulitan dengan mengerahkan segala kemampuan”. sehingga terbunuh dan istrimu diambil orang serta hartamu dibagi-bagi ?" Ia tidak menururti setan dan tetap berjihad.maknanya bersungguh-sungguh kuadrat. itu maka sudah menjadi kewajiban Allah untuk memasukkannya ke surga." Kau mau hijrah. Siapa saja melakukan hal. Dan siapa saja terbunuh maka sudah menjadi kewajiban Allah untuk memasukkannya ke surga." Sesungguhnya setan menghadang manusia di setiap jalan kebaikan.أ َوْ قُت ِل كان حقا ع َل َيى الليهِ ع َيز وَجيل‬ ‫ي‬ ّ َ َ َ َ ّ َ َ َ َ ْ ُ ِ ْ َ َ ‫أ َن يدخل َه ال ْجنة." Apakah kau mau masuk Islam dan meninggalkan agamamu. 1652/736. Bahkan dalam hadist Rasulullah SAW setan pun mengerti betul bahwa jihad adalah perang : َ َ َ ْ َ ُ َ ِ َ َ ّ ّ َ ْ ُ َ َ ِ ْ ِ ‫ع َن سب ْرة َ ب ْن أب ِي فاك ِهَة: إ ِن الشي ْطان قَعَد َ ل ِب ْن أد َم ب ِأط ْرقِهِ فَقعَد َ ل َيه ب ِط َرِي ْيق ا ْل ِس يل َم‬ ِ ِ َ ْ ِ َ َ َ َ َ َ ‫فَقال ل َه ت ُسل ِم وَ ت َذ َر د ِي ْن َك وَ د ِي ْن أ َبائ ِك وَ أ َبياء أ َب ِييك ؟قيا َل: فَعَصياه ُ فَأ َسيل َم ثيم قَعيد َ ليه‬ َ ّ ُ َ ْ ُ َ ُ ْ ُ َ َ َ ُ َ ِ َ َ َ َ ْ ‫ب ِط َرِي ْق ا ْلهجرةِ فَقال ل َه:ت ُهاجر وت َدع أ َرضك وَسماءك وَإ ِن ّمامث َيل المهَياجرِ ك َمث َيل ال ْفيرس‬ َ ِ ‫َ َ ُ ْ ُ ي‬ ُ ِ َ ُ َ َ َ ْ ِ ِ ِ َ َ ِ َ َ َ ِ ‫فِي الط ّوَل فَقال فَعَصاه ُ فَهاجر.

Sebagian orang secara sengaja (karena ada maksud buruk) ataupun tidak sengaja (karena pemahaman Islamnya yang tidak dalam). Lalu masihkah kita menafikan bahwa syariat jihad memang diperintahkan oleh Allah untuk menegakkan Dien yang mulia.” (QS 21: 107). Sementara dibaliknya sebenarnya ada tujuan lain atau kebodohan lain yang justru bertentangan dengan Islam itu sendiri. padahal di dalam hadist. Ayat di atas sering dijadikan hujjah bahwa Islam adalah agama rahmat. Itu benar. sering memaknai ayat tersebut diatas secara menyimpang. namun sejarah manapun selalu mengatakan . damai dan toleransi dimana saja Islam berada. maka seyogyanya keasyikkan dengan dakwah tidak melupakan kita dengan puncaknya agama yaitu jihad di jalan Allah. misalnya memboleh-bolehkan ucapan natal dari seorang Muslim terhadap umat Nasrani atau bersifat permisive terhadap ajaran sesat yang tetap mengaku Islam. Tapi bukan berarti kita menafikkan bahwa dakwah dengan lisan tidak penting. Itu pun juga pemahaman yang benar. yang hanya duduk-duduk untuk mencari-cari alasan untuk tidak pergi berjihad. Rahmat Islam itu luas. Makna Islam Sebagai Rahmatan Lil Alamiin Memahami Rahmat Islam “Dan tidaklah Kami mengutus kamu. dakwah. kesulitan atau peperangan seperti di zaman Rasulullah. 3.Tapi seiring waktu berjalan jihad mengalami distorsi dari orang-orang yang menafikkan kekerasan dalam menegakkan hukum Allah. Karena musuh hari ini telah memerangi umat Islam dari segala arus dan berbagai tipu daya. menyantuni fakir miskin dan anak-anak yatim dan amal sholih lainnya. seluas dan seluwes ajaran Islam itu sendiri. melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. jihad yaitu perang melawan orang-orang kafir dalam rangka menegakkan kalimatulloh dan tidak dibawa kepada pengertian-pengertian lain baik thalabul ilmi. hal ini untuk mengingatkan kembali bahwa jihad tidak bisa di pisahkan dari dakwah dengan lisan. Walau tidak selalu harus melalui langkah sulit apalagi perang. Islam sebagai rahmat bagi alam semesta adalah tujuan bukan proses. dan sebagai alat untuk pembuktian mana orang-orang yang benar-benar teguh dalam berjuang untuk Dien dan mana orangorang yang munafik. apalagi sebagai mayoritas. Artinya untuk menjadi rahmat bagi alam semesta bisa jadi umat Islam harus melalui beberapa ujian.pikiran dan harta. Mereka ini mengartikan rahmat Islam harus tercermin dalam suasana sosial yang sejuk. mendirikan pondok pesantren dan madrasah membangun jembatan.

“…Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu…. 2. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.kedamaian dan kesejukan selalu didapatkan dengan perjuangan. Al-Qur'an. Di antaranya adalah.” (QS. jangan dikatakan bahwa umat Islam harus bersifat sejuk. tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah). benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Al-Qur'an telah meletakkan dasar-dasar atau pokok-pokok ajaran yang abadi dan permanen bagi kehidupan manusia yang selalu dinamis. Thahaa: 2-3). kedamaian dan toleransi yang baik maka hukum Islam harus diupayakan dapat dijalankan secara kaffah. Sebaliknya. Dia berfirman. Kitab suci terakhir ini memberikan kesempatan bagi manusia untuk beristimbath (mengambil kesimpulan) terhadap hukum-hukum yang bersifat furu’iyah. Hal tersebut merupakan konsekuensi . Bentuk-bentuk Rahmat Islam Ketika seseorang telah mendapat petunjuk Allah. “Hai orang-orang yang beriman. Dan tidak akan mendapatkan petunjuk-Nya. Allah SWT berfirman. 1. Allah telah mengutus Rasul-Nya sebagai rahmat bagi seluruh manusia agar mereka mengambil petunjuk Allah. Di ayat lain.” (QS al-Baqarah: 208) Ada banyak dimensi dari universalitas ajaran Islam. untuk menjadikan sebuah kota menjadi aman diperlukan kerjakeras polisi dan aparat hukum untuk memberi pelajaran bagi pelanggar hukum. Dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. dimensi rahmat. Manhaj (ajaran). masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya. Dalam tataran praktis. Rahmat Allah yang bernama Islam meliputi seluruh dimensi kehidupan manusia. maka ia benar-benar mendapat rahmat dengan arti yang seluas-luasnya. ia mempunyai banyak bentuk. Allah SWT berfirman. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orangorang yang berbuat baik. “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami. Jadi logikanya. kecuali mereka yang bersungguh-sungguh mencari keridhaan-Nya.” (QS Al-Maidah: 3). damai dan toleransi kepada pelanggar hukum dengan alasan Islam adalah agama rahmat. Misalnya. agar tercipta kesejukan. jauh dari kesusahan dan menuntunnya ke puncak kesempurnaan yang hakiki. Di antara rahmat Allah yang luas adalah manhaj atau ajaran yang dibawa oleh Rasulullah saw berupa manhaj yang menjawab kebahagiaan seluruh umat manusia. “Kami tidak menurunkan al-Qur'an ini kepadamu agar kamu menjadi susah.” (QS al-‘Ankabuut: 69).

kewajiban amar ma’ruf nahi munkar. sedang kamu tidak mengetahui. Penyempurna kehidupan manusia Di antara rahmat Islam adalah keberadaannya sebagai penyempurna kebutuhan manusia dalam tugasnya sebagai khalifah di muka bumi ini. kewajiban tersebut hanyalah untuk kebaikan manusia itu sendiri. Rahmat Islam adalah meningkatkan dan melengkapi kebutuhan manusia agar menjadi lebih sempurna. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu. Islam tidak pernah mematikan potensi manusia. bukan membatasi potensi manusia. Hanya kebanyakan manusia memandang jalan Islam tersebut memiliki beban yang berat. dan sebagainya. Dalam ayat lain berbunyi. Islam memberi petunjuk mana yang baik dan mana yang buruk.” (QS al-Isra’: 7).” (QS al-Baqarah: 216).logis dari tuntutan dinamika kehidupannya. sedang manusia sering tidak mengetahuinya. seperti kewajiban sholat dan zakat. Rahmat dalam Islam juga bisa berupa ajarannya yang berisi jalan / cara mencapai kehidupan yang lebih baik. “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri. “Katakanlah: ‘Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hambaNya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?” (QS al-A`raf: 32). “Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Al-Kitab. Allah berfirman. Begitu juga kesempatan untuk menemukan inovasi dalam hal sarana pelaksanaannya sesuai dengan tuntutan zaman dan kondisi kehidupan. 3.” (QS al-An’aam: 38). Pada dasarnya. . Tidak ada satu pun masalah dalam kehidupan ini kecuali al-Qur'an telah memberikan petunjuk dan solusi. Jalan untuk kebaikan. kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan. Dari sini bisa kita pahami bahwa al-Qur'an itu benar-benar sempurna dalam ajarannya. Padahal Allah SWT telah berfirman. dunia dan akhirat. “Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (al-Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. 4. “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. kewajiban memakai jilbab bagi wanita dewasa.” (QS an-Nahl: 89). Allah mengetahui. yang semuanya itu tidak boleh bertentangan dengan ushul atau pokok-pokok ajaran yang permanen. padahal ia amat baik bagimu. dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu. Islam juga tidak pernah mengharamkan manusia untuk menikmati hasil karyanya dalam bentuk kebaikan-kebaikan dunia. padahal ia amat buruk bagimu.” (QS al-Baqarah: 286).

rahmat. padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Justru yang ada adalah sebaliknya. baik berupa perintah atau larangan. dan sebagainya. damai. meskipun sekelompok manusia tidak suka jihad dan menganggapnya sebagai tindakan kekerasan atau terorisme. kemudian dikaitkan dengan kata ‘Islam’.pdf . b. DAFTAR PUSTAKA diakses pada 2 Maret 2011 : http://www. alam.deshion. Allah mengetahui. hal ini berarti untuk menjadi rahmat bagi alam semesta bisa jadi umat Islam harus melalui beberapa ujian. Rahmat dalam Islam adalah rahmat yang sesuai dengan kehendak Allah dan ajaran-Nya.” (QS al-Baqarah: 216). C. dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu. Islam menyebut kekerasan dengan jihad. yang berasal dari kata jaahada dengan sighah mubalaghah. bukan rahmat yang dipahami oleh sebagian orang menurut seleranya sendiri. padahal ia amat buruk bagimu. Tidak ada stu ayatpun dalam Al-Qur’an dan hadits yang membenarkan tindak kekerasan yang bersifat opensif. sedang kamu tidak mengetahui. Kesimpulan a.com/artikel/islam-news/108-maknaislam-sebagai-rahmat-bagi-alam-semesta. hewan dan tetumbuhan. tentulah maknanya bersungguh-sungguh kuadrat. “Diwajibkan atas kamu berperang. D. Jangan sampai kita menggunakan ungkapan seperti sejuk. yaitu mendorong umat Islam agar berlaku kasih sayang kepada seluruh alam semesta. Allah berfirman. Ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak saling mengerahkan kemampuan maksimalnya untuk mengalahkan lawannya. Hendaknya kita jujur dalam mengungkapkan sebuah istilah. toleransi. padahal ia amat baik bagimu. Boleh jadi kamu membenci sesuatu. Sementara ada tujuan lain yang justru bertentangan dengan Islam itu sendiri. Islam sebagai rahmat bagi alam semesta. sekalipun sebagian orang tidak setuju dengan tindakan tersebut. kesulitan atau peperangan seperti di zaman Rasulullah. Jihad melawan orang kafir yang zalim adalahrahmat. Memerangi kemaksiatan itu adalah rahmat.Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa ajaran Islam itu adalah rahmat dalam artian yang luas. c. PENUTUP 1.

muslimdaily.net/jurnalis/5509/kekerasandalam-islam .diakses pada 2 Maret 2011 : http://www.