BAB II PENDAPATAN NASIONAL I. Pendapatan Nasional 1.

Pengertian Pendapatan Nasional Dalam ilmu ekonomi pendapatan nasional merupakan konsep yang menarik untuk dipelajari. Setiap kegiatan ekonomi dalam suatu negara pasti berkaitan pendapatan nasional. Tingkat perkembangan ekonomi suatu negara juga dapat dilihat dari pendapatan nasionalnya. Usaha-usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan oleh setiap negara pasti diarahkan untuk meningkatkan untuk menstabilkan pendapatan nasional. Pendapatan nasional adalah jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian dalam periode tertentu yang dihitung berdasarkan nilai pasar. Setiap negara memiliki suatu sistem perhitungan pendapatan nasional. Sistem tersebut merupakan suatu cara mengumpulkan informasi perhitungan terhadap hal-hal sebagai berikut. a. Nilai berbagai ibarang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara b. Nilai berbagai jenis pengeluaran atas produk nasional c. Jumlah pendapatan yang diterima oleh berbagai faktor produksi yang digunakan untuk menciptakan produk nasional tersebut. 2. Konsep-Konsep Pendapatan Nasional a. Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP) Produk Domestik Bruto adalah jumlah nilai seluruh barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara dalam periode tertentu atau satu tahun termasuk barang dan jasa yang diproduksi oleh perusahaan milik penduduk negara tersebut dan oleh penduduk negara lain yang tinggal di negara bersangkutan. b. Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP) Produk Nasional Bruto adalah total nilai barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu masyarakat suatu negara selama periode tetentu baik yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri. c. Produk Nasional Netto (PNN) atau Net National Product (NNP) Produk Nasional Neto adalah produk nasional bruto dikurangi penyusutan barangbarang pengganti modal dalam proses produksi. d. Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) = NNI Pendapatan Nasional Neto adalah produk nasional neto dikurangi dengan pajak tidak langsung dan ditambah dengan subsidi e. Pendapatan Perorangan (Personal Income = PI) Pendapatan Perongan adalah seluruh jumlah seluruh penerimaan yang benar-benar sampai di tangan masyarakat ditulis dalam rumus: PI = NNI = transfer payment – (laba ditahan + iuran asudanri + iuran jaminan sosial + pajak perseorangan) f. Pendapatan Disposable/ setelah pajak (Disposible Income)

g.Pendapatan Disposible adalah pendapatan perseorangan setelah dikurangi dengan pajak penghasilan. . seperti petani d. Bunga Netto Bunga neto dibayar oleh perusahaan sikurangi dengan bunga uang diterima oleh perusahaan. Nilai tambah adalah selisih antara nilai output dengan nilai input. Rumusnya: Disposible Income = Personal Income – Pajak Penghasilan. ditambah netto yang diterima dari luar negeri Pendapatan nasional berdasarkan pendekatan pendapatan dapat dirumuskan sebagai berikut NI = Yw + Yr + Yi + Yp Keterangan : NI = Pendapatan Nasional Yw= Pendapatan dari upah. dan pendapatan lainnya. a. Pendapatan Usaha Perorangan Merupakan pendapatan yang diterima dari enggunaan tenaga kerja dan hasil usaha orangan. Keuntungan Perusahaan Merupakan pendapatan yang dihasilkan suatu perusahaan karena mengelola sumber daya yang dimilikinya c. Kompensasi untuk pekerja Pekerja mendapat upah dan gaji serta penerimaan lain. Pendapatan Sewa Merupakan balas jasa yang diberikan pada pemilik sumber daya yang digunakan untuk kegiatan ekonomi e. gaji. dan lainnya Yr = Pendapatan bersih dari sewa Yi = Pendapatan dari bunga Yp = Pendapatan dari keuntungan perusahaan dan usaha perorangan 2. Pendekatan Produksi Pendekatan produksi diperoleh dengan cara menjumlahkan nilai tambah eluruh banda dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai sektor di dalam perekonomian. Pendekatan Pendapatan Pendekatan Pendapatan (income a product) adalah suatu pendekatan dimana pendapatan nasional diperoleh dengan cara menjumlahkan pendapatan dari berbagai faktor produksi yang memberi sumbangan terhadap proses produksi. II. Metode Perhitungan Pendapatan Naisonal Ada beberapa pendekatan untu menghitung pendapatan nasional antara lain sebagai berikut: 1. PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Produk Domestik Regional Bruto adalah jumlah keseluruhan dari nilai tambah bruto yang berhasil diciptakan oleh seluruh kegiatan ekonomi yang berada pada suatu wilayah selama periode tertentu. jaminan sosial. seperti pemberian tunjangan pensiun. b.

Pendekatan Pengeluaran Pendapatan nasional diperoleh dengan cara menjumlakan nilai pasar dari pengeluaran sektor rumah tangga untuk barang konsumsi dan jasa (C) pengeluaran investasi (I). Rp .000.10.10.000.25. Pendapatan Nasional Netto (NNI) Transfer payment Dikurangi .171.000.000.000.000.000.000.20. Pendapatan disposibel (DI) III. Pajak langsung g.Laba tak dibagi e.000. Manfaat yang diperoleh dari penghitungan pendapatan nasional adalah sebagai berikut: 146. 4.160. Produk Nasional Netto (NNP) Pajak tak langsung d.6. tabungan (S).000.Dana jamsos .Rp Rp 200.000. pengeluaran pemerintah (G).Manfaat Penghitungan Pendapatan Nasional Tujuan penghitungan pendapatan nasional untuk mengukur tingkat kemakmuran suatu negara dan mendapatkan data-data terperinci mengenai seluruh barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam waktu satu tahun. Pendapatan Perseorangan (PI) f.170. Produk Pamesti Bruto (PPB) Dikurangi pendapatan netto luar negeri b.140.000.11.000.No Sektor produksi 1 2 3 Pertanian Industri Tekstil Perdagangan Nilai output 2000 2500 1500 Nilai input 500 2000 500 Nilai tambah 1500 1500 1000 3.Pajak penghasilan .- . Produk Nasional Bruto (PNB) Penyusutan c.000. pengeluaran sektor ekspor impor (X-M) Pendekatan ini dapat dirumuskan: PDB = C + I + G + (X-M) atau PDB = C + S + G + (XM) Keterangan : PDB : Produk Domestik Bruto C I S G X M : Konsumsi rumah tangga : Investasi : Tabungan : Pengeluaran pemerintah : Total Expor : Total Impor Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 5.180.16.000.000.- Perhitungan Pendapatan Nasional a.

sektor industri 15%. dan lain-lain. pertanian atau jasa. Ada tidaknya perubahan struktur ekonomi c. yaitu sebagai berikut: a. Sewa rumah j. gas. maka perhitungan pendapatan nasional inilah yang kita lihat. Pertanian. Dapat ditentukan pula besarnya sektor-sektor industri. Perdagangan. Berdasarkan pendapatan nasional dapat kita ketahui bahwa Indonesia adalah negara pertanian atau agraris. 4. pertanian. negara-negara di Eropa dan Jepang adalah negara Industri. perekonomian suatu negara terdiri dari 11 sektor usaha. a. Ada tidaknya kenaikan/penurunan perekonomian b. Pertambahan dan pengurangan kemakmuran materiil d. Pertambangan dan penggalian c. Listrik. Jasa-jasa lain 2. pertambangan 12% dan seterusnya. peternakan. sedang Amerika Serikat. Perbandingan tersebut diharapkan dapat memberikan informasi sebagai berikut. Industri pengolahan d.1. Kita dapat membandingkan pendapatan per kapita antara Amerika Serikat dengan Jepang dan antara Jawa Tengah dengan Jawa Timur. maka kita dapat membandingkan besarnya pendapatan nasional suatu negara dari tahun ke tahun. dan air minum e. Bank dan lembaga keuangan lainnya i. Seandainya kita menginginkan pertumbuhan produk nasional bruto setinggi 8%. 3. Merumuskan kebijaksanaan pemerintah Perhitungan pendapatan nasional berguna pula untuk membantu merumuskan kebijakan pemerintah. kehutanan dan perikanan b. Menurut PBB. pertanian 8% itu dialokasikan kepada sektor pertanian misalnya 5%. Membandingkan kemajuan perekonomian dari waktu ke waktu Data mengenai pendapatan nasional dibuat setiap tahun. Pengangkutan dan komunikasi h. kita dapat menggolongkan suatu negara sebagai negara industri. Pemerintah dan pertahanan k. Perbandingan ini berguna untuk menilai seberapa jauh kita tertinggal atau lebih maju dibandingkan dengan negara lain yang yang lebih maju atau lebih terbelakang dari kita. hotel. Dengan mengetahui proporsi masing-masing sektor. dan restoran g. Bangunan f. pertambangan. Mengetahui dan menelaah kondisi atau struktur perekonomian Dari perhitungan pendapatan nasional. . Membandingkan perekonomian antarbangsa atau antar daerah Data perhitungan pendapatan nasional juga dapat digunakan untuk membandingkan perekonomian suatu negara dengan negara laindan antar satu daerah/provinsi dengan daerah/provinsi lain. Kenaikan atau penurunan pendapatan per kapita berdasakarn jumlah penduduknya.

Negara yang berpendapatan tinggi (High Income Economics) Negara yang berpendapatan tinggi yaitu negara yang mempunyai PNB per kapita diatas $ 8.695 3.355 4. IV. Sebagai data untuk kebijakan atau sebgai bahan baku pertimbangan mengambil kebijakan atau sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil langkah ekonomi 4. Sebagai perbandingan tingkat standar hidup suatu negara dengan negara lain 3. biasanya per satu tahun.695 . Pendapatan Per kapita Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata untuk masing-masing penduduk dalam suatu negara selama satu periode tertentu.Dari kecepatan pertumbuhan sektor pertanian dalam subsektor tanaman bahan makanan pemerintah dapat menentukan kebijakan pengadaan pangan. Sebagai data untuk melihat tingkat perbandingan kesejahteraan masyarakat suatu negara Pendapatan per kapita sebagai barometer untuk mengukur taraf hidup rata-rata masyarakat suatu negara masih ada kekurangan-kekurangan. karena ada faktor-faktor lain yang sifatnya relatif atau sangat subjektif sehingga sulit diukur tingkat kesejahteraannya. yaitu negara yang mempunyai PNB per kapita antara $ 2. yaitu negara-negara yang mempunyai PNB per kapita antara $ 675 . Tingginya pendapatan per kapita tidak menjelaskan mengenai masalah pengangguran yang ada serta berapa lama seseorang itu bekerja.$ 2. 1. Negara yang berpendapatan menengah ke bawah (Lower Middle Economics) Negara yang berpendapatan menengah ke bawah. Tingginya pendapatan per kapita suatu negara dalam perhitungannya kurang memperhatikan aspek pemerataan distribusi pendapatan dan harga barang keperluan sehari-hari 2.355 . Berdasarkan Bank Dunia (World Bank) tingkat pendapatan per kapita suatu negara dibedakan menjadi empat kelompok 1.$ 8. Negara yang berpendapatan menengah tinggi (Upper Middle Economics) Negara yang berpendapatan menengah tinggi. hal ini disebabkan oleh berikut ini. Negara berpendapatan rendah (Low Income Economics) Negara berpendapatan rendah yaitu negara yang memiliki PNB per kapita $ 675 atau kurang 2. Sebagai data perbandingan tingkat kesejahteraan suatu negara dengan negara lain 2. Misalnya dapat tidaknya bahan makanan disediakan dari produksi dalam negeri dan seberapa besar masih harus diimpor. Tingginya pendapatan per kapita belum tentu mencerminkan secara realistis tingkat kesejahteraan masyarakat. 1. pemerintah dapat pula menentukan kebijakan kependudukan dan penggunaan dana investasi. 3. Pendapatan per kapita terhitung secara berkala. Adapun rumusnya sebagai berikut. Berdasarkan pendapatan per kapita.

760.0 Tahun 1995 433.400.8 4.710. Untuk mengukur tingkat pemerataan pendapatan biasa digunakan Koefisien Gini (Gini Ratio).5 384.168. tetapi jumlah penduduknya besar maka pendapatan per kapitanya akan rendah.6 359.2 138.346. Berikut ini kita akan melihat PDB yang dihasilkan Indonesia dibandingkan dengan negara lain.0 - . Untuk melihat tingkat perbandingan kesejahteraan masyarakat suatu negara dari tahun ke 1. Hubungan Pendapatan Nasional Penduduk dan Pendapatan Per Kapita Pendapatan nasional sebuah negara tinggi.0 1.0 739.9 332.017. Untuk itu harus ada aspek pemerataan pendapatan.364.4 2.0 1.076.035.605 Manfaat perhitungan pendapatan per kapita: tahun 2. tetapi belum tentu selurh rakyat menikmat kemakmuran.0 497. Cara perhitungan koefisien Gini Negara Lain Amerika Serikat Australia Cina India Jepang Korea Selatan US $ 22.000 Indonesia 605 Malaysia 2. Tabel 1. pendapatan per kapitanya mungkin tinggi.9 236.580. Tahun 1996 376.702. Sebaliknya pendapatan nasional rendah.9 173.902. Sebagai data perbandingan tingkat suatu negara dengan negara lain 3. Adapu kurva yang menggambarkan hubungan kuantitatif antara persentase penduduk sebagai penerima pendapatan dengan persentase pendapatan yang nyata-nyata diterima disebut Kurva Lorenz.881. Membandingkan PDB dan Pendapatan Per Kapita Indonesia dengan Negara Lain Berdasarkan PDB suatu negara bisa menunjukkan tingkat produktivitas masyarakat di negara tersebut dalam menghasilkan barang dan jasa.4 3.029.884. Sebagai perbandingan tingkat standar hidup negara dengan negara lainnya 4. tetapi jumlah penduduk kecil.344. Sebagai data untuk mengambil kebijakan di bidang ekonomi V.322.489 1. PDB Indonesia dan Negara-negara Lain menuruh Harga Konstan (dalam Miliar Rupiah) N o 1 2 3 4 5 6 Negara Indonesia Malaysia Singapura Kanada Hongkong Jepang Tahun 1994 413.Contoh pendapatan per kapita beberapa negara : Negara ASEAN US $ Brunai Darussalam 17.5 244.639.573.764.017.205. Tahun 1997 359.029.245. maka titik-titik akan menjauh dari garis diagonal OB VI.6 581.700.600 Thailand 1.070.475 Philipina 725 Singapura 13.6 540. Pendapatan per kapita yang tinggi memberikan gambaran umum tentang kesejahteraan penduduk.6 814.550 16.797.180 325 310 27.305 6.3 998.770. Apabila pendapatan tidak didistribusikan secara merata. Apabila pendapatan didistribusikan secara merata maka semua titik akan breada pada garis diagonal 2.

720 1.300 12. Pakistan 9. b. Afrika selatan 5.600 19. kita harus menggunakan pendapatan per kapita sebagai patokan.500 1. Saudi Arabia 8.100 6. Singapura 9. PDB yang besar bukan ukuran yang tepat untuk menilai tingkat kemakmuran suatu negara. Argentina 10.200 22. Yunani VII. Untuk membandingkan tingkat kemakmuran .0 835.600 23. Sri langka 5. Rusia 4.200 22. Korea Selatan 9. Portugal 10. Swedia 3. Indonesia C. Jordania 7. India 5. Mesir 3.850 3. Negara Kaya 1. Ghana 6. Berikut ini adalah pendapatan per kapita negara-negara di dunia termasuk Indonesia Negara A.600 4. Jerman 2. Indeks harga adalah angka yang diharapkan dapat dipakai untuk memperlihatkan perubahan mengenai harga-harga barang baik harga untuk semacam maupun berbagai macam barang dalam waktu dan tempat yang sama ataupun berlainan.500 3. Amerika Serikat 10. Nigeria 3. diekspor.050 5. Meksiko 7.100 6. Thailand 6.400 31. a.500 2. Turki 2. Bangladesh 4. dan dijual untuk waktu yang sama ataupun berlainan 730 960 1.000 6.500 2. Australia 4. Pendapatan menengah yang tinggi 1. Swiss 8.051 Dari data di atas tampak bahwa PDB Indonesia bukan yang tekecil .100 22. bahkan PDB Indonesia lebih besar jika dibandingkan dengan Malaysia. Kolombia 9.100 26. Filipina 2. Indeks jumlah adlaah angka yang diharapkan dapat memperlihatkan perubahan mengenai jumlah barang sejenis atau sekompulan barang yang dihasikan guna.000 2.300 10.380 1.100 6. Prancis 5. Pendapatan Rendah 1.450 14.500 3. Angka Indeks dan Macam-macam Angka Indeks .300 26. Cina 8.800 2. Rumania 8.000 4.800 7. Jepang Pendapatan per kapita (US $) 2. Iran D. Papua Nugini 7. Tanzania 2.400 8.600 13. Inggris 6. Belanda 7.700 21.600 6. Pendapatan menengah yang rendah 1.000 10. Nigaragua 10.200 21. Brasil 3. Hongaria 4.400 2.300 9. Malaysia 6. Indek Harga dan Inflasi Angka Indeks adalah angka yang diharapkan dapat memberitahukan perubahanperubahan variabel sebuah / lebih karakteristik pada waktu dan tempat yang sama atau pun berlainan Ada tiga macam indeks yang berguna atau diperlukan dalam bidang ekonomi. Hongkong.840 Pendapatan per kapita (US $) Negara B. Karena negara dengan PDB besar tidak bisa dikategorikan makmur jika jika jumlah penduduk yang dihidupi dari jumlah PDB tersebut juga besar. dan Singapura.

Indeks Paasche Indeks Paasche adalah indeks yang dalam perhitungannya menggunakan kuantitas pada tahun ke-n (tahun yang dicari indeksnya sebagai berikut: Keterangan : Ip = indeks paasche yang dicari Pn = Harga pada tahun diketahui Po = harga pada tahun dasar Qn = kuantitas pada tahun ke-n c. Indeks Lapeyers Indeks Lapeyers adalah indeks yang dihitung dengan menggunakan kuantitas pada tahun dasar sebagai timbangannya. Indeks Harga Konsumen (IHK) IHK dihitung dengan menggunakan data harga konsumen (HK). pertambangan. perumahan. Indeks Harga Produsen (IHP) IHP hasil pertanian dihitung berdasarkan fluktrasi harga hasil pertanian dipedesaan. HK diambil dari data empat kelompok yaitu kelompok makanan. HPB mencakup barang-barang perdagangan dalam jumlah besar yang terdiri lima macam yaitu hasil pertanian. industri. Indeks harga dalam peranan ekonomi Indeks harga adalah perbandingan antara harga rata-rata pada tahun yang dihitung dan harga rata-rata pada tahun dasar Keterangan : Ihn = Indeks harga tahun n (tahun yang dihitung) Po = harga pada tahun dasar Pn = Harga pada tahun diketahui Ada tiga macam indeks harga yang digunakan di Indonesia a. Indeks Harga Konsumen (IHK) .c. IHPB berguna untuk melihat perkembangan perekonomian nasional. sandang dan aneka barang dan jasa. Tujuannya untuk menilai kesejahteraan petani dilihat dai nilai tukar hasil pertaniannya. Indeks nilai adalah angka yang digunakan untuk mengentahui perubahan nilai barang yang sejenis atau sekumpulan barang dalam jangka waktu yang diketahui 2. Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Perhitungan IHPB menggunakan data harga perdangangan besar (HPB). Indeks Harga Timbang Ada beberapa cara untuk menghitung indeks harga timbang antara lain sebagai berikut : a. Keterangan : Po = harga pada tahun dasar Qn = kuantitas pada tahun dasar Pn = Harga pada tahun diketahui Qn = kuantitas pada tahun ke-n b. b. HK adalah harga barang-barang yang diperdagangkan dalam ecerean untuk dikonsumsi sendiri bukan untuk dijual. c. impor dan ekspor.

89% (109.89 – 100) dibanding harga sebelumnya.800 18.400 4 2 Po Indek bawah (Qn Indek Bawah 8.000 4.500 7. Indeks harga merupakan petunjuk/barometer kondisi ekonomi umum Indeks harga umum penting artinya bagi pedagang sebab indeks harga tersebut merupakan pedoman umum bagi kebijaksanaan penetapan harga dan perencanaan persediaan perusahaan b. terutama di bidang pembangunan ekonomi 3) Sebagai penghitungan penyesuaian upah minimum kabupaten (UMK) 4) Mempermudah pemantauan supply dan demand khususnya barang kebutuhan masyarakat yang ada di pasar. harga barang yang dibeli dapat dibandingkan dngan indeks harga eceran atau indeks harga perdagangan besar.000 20.000 IA = 108. Peranan Indeks harga dalam ekonomi a.200 2003 2.500 4. rumusnya sebagai berikut : Dimana : IA = Indeks harga tahun n (tahun yang dihitung) Po = harga pada tahun dasar Pn = Harga pada tahun diketahui Perhatikan tabel berikut ini! N o 1 2 3 4 5 Jenis Barang Beras Telur Gula Ikan Minyak goreng Jumlah Harga Barang 2002 2.000 2.000 4.89 berarti harga naik 9. Indeks Harga Tak Terimbang Indeks harga menurut metode ini merupakan rasio antara penjumlahan harga-harga komoditas dalam satu kelompok pada tahun ke-n dengan penjumlahan harga-harga komoditi dalam kelompok pada tahun dasar.000 Pn Indek bawah (Qn I Indek Bawah 8.500 2.500 3.000 3.adalah ukuran rata-rata perubahan harga dari suati paket komoditas dalam suatu kurun waktu tertentu. Tujuan penghitungan IHK 1) Mengetahui perkembangan harga barang dan jasa yang tergabung pada diagram timbangan IHK 2) Sebagai pedoman untuk menetukan suatu kebijaksanaan yang akan datang. 3.400 6. Indeks harga dapat digunakan sebagai pedoman pembelian barang Agar dapat diukur efisiensi pembelian barang yang bersangkutan. Perhatikan contoh tabel berikut ! Harga Barang Kuantitas barang 2002 2003 2002 2003 (Po indek (Pn Indek (Qo indek (Qn bawah) bawah) bawah) indek atas) 4.800 Nama Barang Beras .

200 6.000 19.100 7.800 Maka indeks Laspeyer tahun 2005 dengan tahun dasar 2004 IL = 112.600 6. Pengertian inflasi Inflasi adalah kondisi dimana terjadi kemerosotan nilai uang karena banyaknya uang yang beredar sehingga menyebabkan naiknya harga barang-barang.200 1. b.200 PnQn 4.600 6.4 Perhatikan contoh tabel berikut ini! Nama Barang Beras Jagung Ketela Sagu Harga Barang 2004 2005 4. Pada inflasi ini orang cenderung menyimpan barang atau orang enggan menabung d) Inflasi sangat berat Inflasi ini sudah mengguncangkan kondisi perekonomian dan sudah dikendalikan walaupun dengan kebijakan moneter dan fiskal 2) Inflasi berdasarkan sumbernya a) Inflasi yang bersumber dari luar negeri Inflasi ini terjadi karena ada kenaikan harga di luar negeri b) Inflasi yang bersumber dari dalam negeri Inflasi ini dapat terjadi karena pencetakan uang baru oleh pemerintah atau penerapan anggaran defisit .5 – 100 = 12.000 2.000 35.000 Maka Indeks Paasche tahun 2005 dengan tahun dasar 2004 Berikut kenaikan harga 112.800 6.400 Kuantitas barang 2004 2005 2 1 3 2 4 2 2 1 PoQn 4. Jenis-jensi inflasi 1) Inflasi berdasarkan tingkat keparahannya a) Inflasi ringan Inflasi ringan adalah inflasi yang belum begitu menggangu keadaan ekonomi b) Inflasi sedang Inflasi ini belum membahayakan kegiatan ekonomi.400 6.000 6. Inflasi a.5% dari harga sebelumnya 4.400 1.400 12.800 6 8 4 4 4 2 8.000 3.000 1. tetapi inflasi ini sudah menurunkan kesejahteraan orang yang berpenghasilan tetap c) Inflasi berat Inflasi ini sudah mengguncangkan kondisi perekonomian.000 3.800 3.Jagung Ketela Sagu 3.200 13.500 1.600 39.800 21.000 6.400 10.000 3.700 800 900 3.

Cara menghitung inflasi Contoh : IHK bulan Mei 2005 sebesar 111. Dampak inflasi terhadap kegiatan ekonomi 1) Terhadap pendapatan Inflasi dapat mengubah pendapatan masyarakat. inflasi dapat mendorong para pengusaha memperluas produksinya. Apabila tingkat inflasi sepanjang Januari 2006 – Januari 2007 cukup tinggi. Penyebab inflasi 1) Kelebihan permintaan 2) Kenaikan biaya produksi 3) Pencetakan uang baru 4) Lembatnya produksi 5) Sikap konsumen 6) Sikap produsen 7) Kebijakan pemerintah d. yang mengakibatkan jumlah penjualan berkurang.91 sementara IHK bulan April 2005 sebesar 110. Dengan demikian. Negara mengalami kerugian karena daya saing barang ekspor berkurang. Devisa yang diperoleh juga semakin kecil. Namun. Misalnya bulan Januari 2006 seseorang menyetorkan uangnya ke bank dalam bentuk deposito satu tahun. Deposito tersebut menghasilkan bunga sebesar misalnya 15% per tahun. Perubahan dapat bersifat menguntungkan atau merugikan. Pada beberapa kondisi ( kodisi inflasi lunak). Inflasi karena kenaikan permintaan Kenaikan permintaan terkadang tidak dipenuhi produsen b. bagi masyarakat berpenghasilan tetap inflasi akan menyebabkan mereka rugi karena penghasilan tetap itu jika ditukarkan dengan barang dan jasa akan semakin sedikit. 3) Terhadap minat orang untuk menabung Pada inflasi. Katakanlah . Inflasi karena kenaikan biaya produksi Kenaikan biaya produksi mengakibatkan harga penukaran barang baik c.83 maka inflasi bulan Mei sebagai berikut e. daya saing untuk barang ekspor berkurang.3) Inflasi berdasarkan penyebabnya a. 2) Terhadap ekspor Pada keadaan inflasi. Inflasi dapat menyulitkan para eksportir dan negara. pendapatan riil para penabung berkurang karena jumlah bunga yang diterima pada kenyataannya berkurang karena laju inflasi. akan tumbuhkesempatan kerja baru sekaligus bertambahnya pendapatan seseorang. Berkurangnya daya saing terjadi karena harga barang ekspor semakin mahal.

Oleh karena itu persentase dari inflasi tidak teratur. kita tidak dapat memastikan berapa pesen inflasi untuk masa tertentu. Beberapa kebijakan yang ditempuh antara lain sebagai berikut: a) Penetapan persediaan kas b) Kebijakan diskonto c) Kebijakan operasi pasar terbuka 2) Kebijakan fiskal Kebijakan fiskal adalah langkah untuk mempengaruhi penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Kebijakan yang ditempuh sebagai berikut: a) Menghemat pengeluaran b) Menaikkan tarif pajak . 4) Terhadap kalkulasi harga pokok Keadaan inflasi menyebabkan penghitungan untuk menetapkan harga pokok dapat terlalu kecil atau bahkan terlalu besar. Cara mengatasi inflasi 1) Kebijakan moneter Kebijakan ini diambil dengan maksud untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dalam masyarakat. Keadaan ini dapat mengacaukan perekonomian terutama untuk produsen f.11% maka pendapatan dari uang yang didepositokan tinggal 4%. Akibatnya. penetapan harga pokok dan harga jual sering tidak tepat. Minat orang untuk menabung akan berkurang.

Metode konsumsi c.Lembar Kegiatan Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas! 1. pengusaha. Apa yang dimaksud dengan deflasi! Jawab : ____________________________________________________________________ I. Metode pendapatan d. Pendapatan nasional d. Jelaskan pembagian indeks harga dan apa perbedaan indek Laspeyers dengan indeks Paasche! Jawab : ____________________________________________________________________ 8. Apa yang dimaksud dengan kebijakan cash ratio? Jawab : ____________________________________________________________________ 4. a. Sebutkan berbagai kebijakan yang dapat diambil pemerintah untk menghadapi inflasi? Jawab : ____________________________________________________________________ 5. c. b. dan pemilik modal adalah …. atau e pada jawaban yang paling tepat! 1. a. Metode produksi b. Jelaskan pentingnya perhitungan indek harga dalam perekonomian! Jawab : ____________________________________________________________________ 7. Berilah tanda silang (x) huruf a. Perhitungan pendapatan nasional dengan menjumlahkan seluruh pendapatan yang diperoleh para pekerja. Isilah tabel dibawah ini dengan menuliskan pihak-pihak yang dirugikan dan diuntungkan dari inflasi serta alasannya! Jawab : ____________________________________________________________________ 6. namun kadangkala berpengaruh positif pada pertumbuhan ekonomi! Jawab : ____________________________________________________________________ 10. d. Pendapatan bersih e. Pendapatan perseorangan b. Metode penjumlahan . Jelaskan mengapa defisit anggaran dapat menyebabkan inflasi. Pendapatan bruto 2. Jelaskan asal terjadinya inflasi dari luar negeri! Jawab : ____________________________________________________________________ 9. Bagaimana dampak inflasi bagi nilai uang dan bagaimana pengaruh inflasi terhadap kemampuan membelanjakan uang? Jawab : ____________________________________________________________________ 3. Disposable income c. Jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan suatu kegiatan apapun disebut…. Sebutkan sebab terjadinya inflasi menurut teori strukturalis! Jawab : ____________________________________________________________________ 2.

PDB > PNB > NNP > NNI > PI < DI . Jumlah nilai produksi yang dihasilkan selama satu tahun d. Jumlah utang piutang masyarakat dalam setahun 6. Produk national netto d. Jumlah pendapatan pajak yang diterima oleh pemerintah e. Pendapatan nasional b. Jumlah uang yang beredar di masyarakat c. PDB > PNB > NNP < NNI < PI < DI d. Personal income 5. Disposable income e. a. Pendapatan nasional bruto c. Pendaptan nasional neto b.e. Jumlah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi adalah …. a. PDB < PNB < NNP < NNI > PI > DI b. Jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh semua warga negara dalam suatu negara dalam satu tahun disebut …. PDB > PNB < NNP > NNI > PI > DI e. a. Pendapatan perseorangan setelah dikurangi pajak penghasilan disebut …. Pengertian pendapatan nasional adalah …. Jumlah uang yang disimpan di bank b. Produk domestik neto e. Pendapatan disposible e. Disposable income e. Perhitungan pendapatan nasional pada negara sedang berkembang setelah dihitung secara umum akan menghasilkan urutan …. Metode pengeluaran 3. Pendapatan per kapita 7. Produk domestik bruto b. Produk domestik bruto b. Pendpaatan perseorangan 8. Personal income 4. Pendapatan nasional bruto d. Produk nasional bruto c. a. a. Pendapatan domestik bruto c. Produk nasional netto d. Pendapatan yang dapat benar-benar dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan adalah …. Produk nasional bruto c. Pendapatan domestik bruto d. PDB < PNB > NNP > NNI > PI > DI c. a.

Jelaskan! Jawab : _________________________________________________________________ 5. Sebutkan kriteria Bank Dunia tentang pengelompokan suatu negara ! Jawab : _________________________________________________________________ 2. Perhitungan pendapatna nasional negara maju setelah dihitung secara umum akan menghasilkan urutan …. Perhatikan data di bawah ini! a. Apakah setiap terjadi inflasi berarti buruh pengaruhnya bagi perekonomian. Sebut dan jelaskan macam inflasi ditinjau dari asal atau sumbernya! Jawab : _________________________________________________________________ 4. PDB < PNB < NNP < NNI > PI > DI b. PDB > PNB > NNP > NNI > PI > DI 10. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah in idengan singkat dan jelas! 1. Gaji dan upah b. Jelaskan pengeertian angka indeks! Jawab : _________________________________________________________________ 3. GNP – depresi + pengganti barang modal e. Sebutkan langkah-langkah pemerintah untuk menekan laju inflasi! Jawab : _________________________________________________________________ III. Produk nasional neto adalah ….000 Rp 43. GNP – penyusutan – pengganti barang modal II. Sebutkan manfaat penghitungan pendapatan nasional! Jawab : _________________________________________________________________ 5. a. Sebutkan konsep pendapatan nasional! Jawab : _________________________________________________________________ 4. GNP – pajak tak langsung – subsidi d.9. Sewa tanah d. a. Jelaskan jelaskan pengertian pendapatan bebas dan pendapatan perorangan! Jawab : _________________________________________________________________ 3.000 Rp 52. Laba usaha Rp 288.000 .000 Rp 16. PDB > PNB > NNP < NNI < PI < DI d.Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas ! 1. Bunga modal c. PDB > PNB < NNP > NNI > PI > DI e. GDP – pendapatan neto luar negeri b. Apakah yang dimaksud pendapatan nasional! Jawab : _________________________________________________________________ 2. GDP + pendapatan neto luar negeri c. PDB < PNB > NNP > NNI > PI > DI c.

Sebutkan pendapatan yang tidak termasuk dalam pendapatan nasional! Jawab : _________________________________________________________________ 8.Berdasarkan data di atas. Apakah yang dimaksud kurva Lorent? Jawab : _________________________________________________________________ . Apakah yang dimaksud pendapatan per kapita? Jawab : _________________________________________________________________ 9. Sebutkan metode penghitungan pendapatan nasional! Jawab : _________________________________________________________________ 7. hitunglah pendapatan nasional berdasarkan pendekatan pendapatan! Jawab : _________________________________________________________________ 6. Sebutkan dua faktor yang mempengaruhi kemakmuran masyarakat! Jawab : _________________________________________________________________ 10.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful