BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut:
1.

ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.

2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah

1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis. 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya: ➢ William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.

Caraghan

delangles

dalam

bukunya’’a

guide

historical

Method’’mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.

Harold

H.Titus

dalam

bukunya

‘’Living

Issues

in

Philosophy’’mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya. 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:

I Charles Singer yang pengetahuan .

yang dikutip dalam bukunya ‘’Critical

Thinking’’mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

John Warfield dalam bukunya ‘’Social Sistem’’ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian .

Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan. B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda –beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa –jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan –kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan –kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaitan dengan proses-proses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi objek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi ,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya: ➢ Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.

Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul “The Study of Man“ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka

sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. ➢ Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. a. Manusia yang hidup bersama b. Bercampur untuk waktu yang lama c. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses-proses sosial adalah interaksi sosial, bahkan ahli sosiologi berpendapat bahwa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor, dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. 2. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. 3. Identifikasi Merupakan kecenderungan-kecenderungan ataupun keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain.

4. Simpati

Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. D. antropologi. geografi sosial. Sebagai academic interprise memiliki pengertian “ bagiman mestinya “. Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetiaan pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. sedangkan bentuk jamaknya. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas dan pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja .METODE ILMIAH . mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. 2. 3. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. RUANG LINGKUP. PENGERTIAN. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. baik itu sebatas kerjasama. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. ekonomi. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. C. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan.Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. ilmuilmu sosial. psikologi. politik. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku “ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. Ilmuilmu sosial mencakup sosiologi.

maupun menyebarkan angket .mekanis.berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan “the World Of Science Encyclopedia”(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada.Antropologi. Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla-pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin. Menurut George Kneller (1978 . Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi.sebagai contoh.observasi.atauj untuk menangani penelitian.Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul “political science”dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran –ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .politik dan sebagainya.118) dalam karyanya “Science as a Human Endeavor “mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji .suatu penelitian tentang gjala-gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei. .ekonomi .geografi . Secara etimologi metide dari bahasa Yunani “meta”yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkahlangkah yang diambil menurut urutan tertentu .

.Oleh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu-ilmu sosial .ilmu pun begitu luas dan kompleka.Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya”Mind and Brain”mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka . Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.pemeriksaan kebenara terhadap hasil-hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.Pengumpulan data 4.Perancangan penyelidikan 3.kealaman maupun humaniora.penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2. Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diantaranya: 1.Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan “metode ilmiah”hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan .jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah. Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses-proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan .Lachman diantarnya: 1.

Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian .1998:7)Contoh.yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau”Code of Conduct” 3. Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia .1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given.dan observer)dan objek (fakta.Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa-gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang.T3.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik.dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia. E. 1.dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff. 4. kebenaran iman dan doktrin-doktrin sbsolut agama.realitas.knowen) . .KEBENARAN ILMIAH Julie Rord dalam :”Paradigms and Fairy Tales(1975)”mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1.knower . Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik .T4. 2. Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka fakta.yaitu : 1.terdapat tiga teori utama kebenaran. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik.yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi .T2.Jakarta adalah ibu kota Indonesia.

2.Contoh.1996:130-131) BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU . Teori Pragmatis(Pragmatism Theory).pernyataan”orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik “. Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi.antara dua atau lebih logika. 3.yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff.dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman .

Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture. 4.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan .Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar-benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi . Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data.ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan . kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data. Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta-fakta 3.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU Menurut Joseph J. B.Schwab dalam tulisanya “Structur Of The Disciplines Meaning and Significance”konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian –bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan . .cara menguji data.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA Menurut Oxford Advanced Learners Dictionary of Current English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1.A.Subtantive conceptual Struktur adalah konsep-konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu . Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal-hal yang benar.

dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif.cantik atau jelek. Kosep deskriptif. Konsep relasional.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep .yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan secara eksplisit dengan bilngan tertentu.pernyatan.1980:58) 2. Suatu penegasan.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris.kapan.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk .PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.mencerminkan adanya alternatif-alternatif yang beragam.di mana dan juga dapat berupa benda-benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin .siapa.5. 1996:5) Menurut James A.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif. 6.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data mentah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial.tanggapan dan pengalaman kompleks. 3. 2. 5.yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel. Konsep disjungtif.erupakan abstraksi. Konsep konjungtif. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa.salah atau benar.yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda . 4. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda. Konsep campuran. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati. C. Konaep evaluatif.

Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1. Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Generalisasi Kausal . Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsepkonsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2.tersebut. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. 2. 7. 4. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut. 2. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara induktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui . 3.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. 5. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: 1. 6. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa . Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu secara cermat melalui simbol-simbol. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal.

Socius yang berarti kawan. Deskripsi. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilahistilah kuncinya 2. PENGERTIAN. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir-butir informasi tertentu. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman –pengalama sebelumnya. Dengan demikian. Penjelasan.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. Definisi.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandainya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E. BAB 4 SOSIOLOGI A. 3. yakni kata dan logos. 4.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. Generalisasi korelatif. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. 3. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol. berkawan. Generalisasi kondisional.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. ataupun socius bermasyarakat.3. secara harfiah istilah Sosiologi dapat . Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. KARAKTERISTIK.hipotesis. 5. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1.

Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok – kelompoknya. kelompok – kelompok. William Ogburn dan Meyer F. Pitirim Sorokin (1928: 760 – 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala – gejala sosial. van Doom dan C. Nimkoff (1959: 12 – 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. 7. seperti agama. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia. 1982: 4. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur – struktur dan proses – proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. 2. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi .J. 4. hukum dengan ekonomi. 3. Selanjutnya. yaitu organisasi sosial.A. lembaga – lembaga sosial. termasuk perubahan – perubahan sosial. yaitu kaidah – kaidah sosial (norma – norma sosial). 6. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi.diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. serta lapisan sosial. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. Abdulsyani. dan sebagainya. gejala keluarga dengan moral. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur – unsur sosial yang pokok. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses –proses sosial. J. 5. David Popenoe (1983: 107 – 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. 1987: 1).A. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa ahli: 1.

sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). Dengan demikian. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok – kelompoknya. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. organisasi sosial. politik.kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. menelusuri asal usul pertumbuhannya. Kelompok tersebut mencakup keluarga. 2. komunitas pemerintahan. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. Jika ditelaah lebih lanjut. mapun perubahan sosial. 1. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. Artinya. Sosiologi mencari apa yang menjadi prinsip – prinsip atau hukum – hukum umum dari interaksi antarmanusia individu . tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal – hal berikut. gejala – gejala sosial. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). struktur sosial. Dengan demikian. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. Horton dan Hunt. Dengan demikian. Artinya. dan sebagainya. 1959: 13. kehidupan hukum dengan agama. proses sosial. budaya. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. agama. 1991: 4). serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses – proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum (nomotetik). dan berbagai organisasi sosial. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. 3. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. kelompok sosial. bisnis. etnis atau suku bangsa.

Mungkin satu – satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola – pola interaksi manusia. 6. maupun proses dari masyarakat manusia. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pada penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. 5. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. 1. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum. faktual. Jadi. serta masyarakat sebagai batasan sehari – hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. struktur.maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. dan rasional. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. 4. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk – bentuk dan pola – pola peristiwa dalam masyarakat. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. 2. perkawinan dan keluarga. . politik dan institusi politik. bentuk. isi. Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. tentara dan perang. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. dan bukan wujudnya tentang masyarakat yang konkret. ras dan etnis. Artinya.

seperti sosiologi pedesaan (rural sociology). kehidupan urban dan persoalan – persoalannya. Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu “kontinum pedesaan – perkotaan”. sosiologi pendidikan (educational sociology). sosiologi keluarga (family sociology). dan sosiologi seni (sociology of art). teknologi informasi. pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. industri dan pekerjaan. agama dan institusi agama. Secara sistematis. sosiologi wanita (woman sociology). 1980). Sepanjang sejarahnya. 1973). sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. sosiologi industri (industrial sociology). 2000: 1032). sosiologi medis (medical sociology). sosiologi perkotaan (urban sociology). Jika tradisi . 1. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. sosiologi medis (medical sociology). serta kesehatan dan kedokteran (Bauman. Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an.pendidikan dan media kultural. Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangkan analisis sistematis tentang produksi pertanian. sosiologi militer (military sociology). kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga – lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan.

. a. akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseorang bekerja. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. perkembangan – perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980-an. adanya globalisasi industri. serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an (Grint. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. Emile Durkheim. Sosiologi Industri (Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran – pemikiran Karl Marx. Dalam perkembangannya. memberikan peluang munculnya lini baru. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. 2000: 488). sosiologi industri sejak tahun 1980-an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset – riset sosiologi industri. yakni feminisme dalam riset. 1994). c. 1992). dan tidak semata – mata didasarkan pada kenyataan yang sama – sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. dan Max Weber. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan – gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi – aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seusai perang) menuju post Fordisme. 2000: 942). Namun. 2. walaupun secara formal. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan – gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes.awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi – lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk – bentuk kehidupan sosial perkotaan. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. b.

Dalam perkembangan selanjutnya. 1. Berhubungan dengan asumsi – asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adalah sebagai bagian integral masalah – masalah sosial. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. dan psikologi sosial. Dalam perspektif medis. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek – aspek sosial dari kondisi sakit (illness). b. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. Sosiologi Perkotaan (Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota – kota besar. dan pengobatan komunitas (Amstrong. Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen – argumen bahwa pola – pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. khususnya tahun 1990-an. 1. 2000: 643 – 644). terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor – faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. Sosiologi Medis (Medical Sociology) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. psikologi. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pasien. geriatrik (perawatan usia lanjut). 2000: 644). 1992: 114). a. 2000: 643). praktik umum (pengobatan keluarga). Bidang ini berkembang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa).d. Kajiannya terutama . pediatri (kesehatan anak).

.dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. dapat dibagi menjadi tiga tahapan. Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. Periode dari 1977 – 1985. Sosiologi Wanita (Woman Sociology) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. dan tempat tinggal terpusat. perdagangan. Hal itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota – kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. c. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki – laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen – argumen mengenai hak – hak kaum wanita. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. di antaranya populasi. Dari 1986 – 1992. ekonomi. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. kendati akar – akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. 2002). ketika sosiologi urban Prancis. terutama kota – kota di Jepang. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. dan lain – lain. Dari 1992 sampai sekarang. b. a. perintisannya sejak tahun 1920an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. 1. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. a. geopolitik.

b. kekuatan. melukiskan sistem – sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. Dalam hal ini. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. Kelompok para teoretisi konflik. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. a. Problem organisasional internal dalam pertempuran. 1. serta kekerasan. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru dimulai selama Perang Dunia II. kepangkatan. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. profil rekrutmen angkatan bersenjata. dan administrasi lainnya. c. Fungsi – fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana – sarananya. serta menguraikan cara – cara subkultur militer dibentuk. 2000: 664). bagi negara – negara berkembang. dan evaluasi motivasi pertempuran. Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi c. Namun. Problem organisasi internal yang menganalisis proses – proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. Sebenarnya. d. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. masalah – masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. Kelompok altenatif. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa . yang menurut Bredow (2000: 665). b. Sosiologi Militer (Military Sociology) bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. Militer dan politik. problem pelatihan dan pendidikan tentara. serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. kepentingan ekonomi. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan sosial dan teknologi. Akan tetapi.

dianalisis tentang aspek – aspek keamanan nasional dan internasional. e. tema universal. masalah penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. seperti sistem pendidikan. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. disorganisasi keluarga. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. 2. perkembangan. 2002). dalam kaitannya dengan agama ini terutama tertuju pada studi praktis. struktur sosial. interaksi. Pendekatan sosiologis dalam melihat keluarga. pengembangan. Dalam hal ini. ekonomi. fungsi dan struktur keluarga.dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. dan positif yang menuju kepada praktik. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. tema universal. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. Mencakup hubungan keluarga dengan sistemsosial lainnya. serta implikasinya terhadap anggota keluarga. 2002: 37). profan. Dengan kata lain. Sosiologi Keluarga (Family Sociology) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. serta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. dan masalah keluarga berencana. bentuk keluarga. pemerintahan. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. . 1. latar belakang historis. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. 1966: 36). peranan.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. struktur sosial. arah perkembangan keluarga pada masa mendatang. latar belakang historis.atribut – atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). Dari definisi di atas.

yaitu sociology of education. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan. muncul istilah baru. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada perbedaan pemilikan kesempatan. Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. hal ini terlihat pada tahun 1914. Menurut Brookover. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut mengarah kepada monopoli pemilikan sumber – sumber sosial maupun keadilan. Pada abad ke-20. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928.3. Bagi Angell. 1988: 2). ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik . 1983: 11). khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. sociology of education. bidang – bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. Selanjutnya. 1976: 6).

10.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur (sociology of art and literature). Sedangkan, sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur, drama, maupun film. Implikasinya, sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel dengan konteks atau politiknya (Wolff, 2000: 41). Namun demikian, sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. A. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS PENELITIAN 1. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke-19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran – pemikiran yang bersifat positivistik, khususnya bagi pendirinya Auguste Comte, namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif, melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto, 1986: 36). Dalam pendekatan kuantitatif, sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga gejala – gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala, indeks, tabel, dan formula yang menggunakan statistik. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif, sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna – makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. 2. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. a. Metode Deskriptif

Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekankan pada kajian masa kini. Secara sngkat, metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi, tentang siapa, di mana, dan kapan. Dengan demikian, dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap sosial maupun politik, seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Dalam metode tersebut, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey, 1982: 110; Spencer dan Inkeles, 1982: 32). b. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa, siapa, kapan, dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. Oleh karena itu, metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”. c. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa – peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip – prinsip umum, yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif, dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan, serta sebab – sebabnya. d. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga – lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. e. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu, kelompok, atau institusi untuk menentukan variabel itu, dan

hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen, 1993: 548). f. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu – ilmu sosial. 1. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi, di antaranya adalah sosiometri, wawancara, observasi,dan observasi partisipan. a. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari, mengukur, dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt, 1991: 235). b. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka (face to face) ketika seseorang, yakni pewawancara mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan, 2004:159). c. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. d. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton, 1980). Dalam hal ini, peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian.

1. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi, seperti statistik, psikologi, etnologi, arkeologi, dan antropologi, di samping ilmu – ilmu sosial lainnya, seperti sejarah, ekonomi, antropologi, politik, hukum, maupun geografi. a. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan – perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil – hasil penelitiannya lebih valid, akurat, dan terukur. b. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan, baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses – proses mentl yang diperlukan keterangan – keterangannya. c. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi – tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Oleh karena itu, etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily, 1984: 20). d. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. e. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. 1. Jenis Penelitian Sosiologi

Dari sisi fokus kajian mikro. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. Penelitian Lengkap b. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. C. 1984: 50 – 52). Akan tetapi. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. 1983: 5). tidak jauh berbeda dengan ilmu – ilmu sosial lainnya. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merupakan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. mengidentifikasi. a. Dengan demikian. penelitian fact finding. dan penelitian interpretasi kritis. Penelitian Fact Finding c. yakni penelitian lengkap. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang – bidang keilmuannya. . SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian – kajian yang penuh kehati – hatian dan objektif. B. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat.Dalam penelitian sosiologi (Shadily. 1986: 339 – 340). sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah – masalah keluarga. seperti disorganisasi keluarga. Penelitian Interpretasi Kritis A.

begitu pun yang mengajar bukan sarjana – sarjana sosiologi. dan Amerika Serikat. Talcot Parsons. 1986:4). Jerman. Herbert Spencer (Inggris). Max Weber. Nama – nama. Erving Goffman.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). merupakan tokoh yang pertama – tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul Principles of Sosiology. beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. Lester F. dan Amerika Serikat (Soekanto. George Herbert Mead. walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. Ralf Dahrendorf (Jerman). Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke-20. Lewis Coser. dan hal ini berbeda dengan di Prancis. Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah – kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. Di Indonesia. Jerman. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda– beda. Karl Marx. Charles Horton Cooley. khususnya di Prancis.Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. Manheim. Pitirim Sorokin (Rusia). 1967). namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin – pemimpin kita yang telah memasukkan unsur – unsur sosiologi dalam ajaran – ajarannya (1965).Ward. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku – buku karya Alfred . walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Georg Simmel. Vilfredo Pareto (Italia). Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Randall Collins (Amerika Serikat). yaitu Herbert Spencer (1820 – 1830).

seperti alasan orang – orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu – isu politik. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka. ilmu sejarah melihat kita ke belakang untuk menggambarkan suatu peristiwa. Lepold von Wise Steinmezt. 2. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. 3. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. begitu pun para ahli sosiologi. urutan. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. psikologi sosial kajiannya dengan . dan Bierens de Haan (Soemardjan. 1965. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. Soekanto. Akan tetapi. Pada sisi lain. Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang – orang dan tempat – tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. 1983: 7).1986: 43 HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya.Vierkandt. 4. Di dalam putaran mereka.

1) Materialisme. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. A. cakupannya dapat dibedakan menjadi dua macam. 5. jelas dalam sosiologi makro tersebut struktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. Sebagai perbandingan. mengasumsikan bahwa kondisi – kondisi material dari eksistensi manusia. FOKUS ANALISIS.cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu – individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep – konsep dan pendekatan antropologi. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. 2) Idealisme. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian – bagian dari dunia itu. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang – orang did dunia. Dengan semikian. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua – duanya. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 – 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). . Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai “… the study of the large scale structures of society and how they relate to one another”.

5) Strategi evolusioner. khususnya dalam keluarga. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. Tingkat Budaya 2. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. Tingkat Struktur Sosial A. memusatkan perhatian kepada upaya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. 6) Strategi elektisisme. Tingkat Interpersonal 4. menurut Johnson (1986: 61 – 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. Tingkat Individual 3. 4) Strategi konflik. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian – bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. berusaha menjelaskan ciri – ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarakat sebagai sistem sosial yang pernah tetap. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap . yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. “… the study of the individual as social being”. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikasikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing – masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya.3) Fungsionalisme.

beberapa bahaya umum terhadap objektivitas adalah kepentingan pribadi. 1947. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya mengatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. 2). At present there are so many different . baik secara objektif maupun subjektif. Dengan demikian. melihat fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. dan tidak tentu. harapan. kepentingan dan nilai – nilai seseorang. KONSEP – KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi. kedapatan. serta mencatat contoh – contoh penggunaan data. B. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep – konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar – samar. Secara sederhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. ambigu. biasanya secara tidak sadar. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. yaitu kritik dari rekan sejawat. usaha untuk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim.penyimpangan – penyimpangan yang mungkin kita lakukan. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. Sosiologists have spent much energy in developing technical definitions. namun hal tersebut dapat dipelajari. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi – preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. dan penyimpangan.

Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. Soekanto. patronase. 1966: 30). perubahan sosial. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. patriarki. 1984:31. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep – konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. kelompok.competing definitions for key sociological notions such as “status” and “social role” that these terms are no more valuable than their counterparts …. 2. norma. Adapun konsep – konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. . 3. peran. permasalahan sosial. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. mencakup masyarakat. sanksi. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. dan hierarki. Horton dan Hunt (1991: 48-49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. globalisasi. 4. 1. penyimpangan. In everyday speech” (Zetterberg. 2. 1993: 446). Sebaliknya. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri dari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. interaksi sosial. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. 1993: 466). konflik sosial.

dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. 2000:227228). Soekanto. makna sosiologisnya baru muncul belakangan. Akan tetapi. kelompok. perlu dibatasi . 1987: 560). ofensif. 7. 1993: 247). Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. 6.Globalisasi .5. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. disensor. organisasi. kelompok. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme sosial (Pawluch. Namun demikian.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . 2000: 995). diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. tidak adail berbahaya. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. 9. Dalam pendekatannya. Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. kultur. istilah penyimpangan tersebut tetap lebih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. 10. 8. 1983: 104.

peringkat kekuatan.Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional. 1980: 6). 12. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. 2002: 3-30). Ditinjau dari historisnya. dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu – ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. seumur hidup. atau prioritas. Dalam pengertian yang lebih luas. namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki – laki atas perempuan (Cannel. 2000: 433). TEORI – TEORI SOSIOLOGI 1. pemerintahan pendeta. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons . 14. prestise. tatanan.Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. dan klien adalah kawula. bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. A. 11. 2000: 734).Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. implisit dianggap mengikat seluruh hidup. dan biasanya Gereja Katolik Roma. 13.Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. 2000:421). Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas.Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu – ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. regional. di mana patron adalah gusti atau juragan.

a. Teori Dramaturgi Erving Goffman 4. Teori Sistem Sosial 1. Ogburn 3. Teori Strukturasi Anthony Giddens 5. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F. Teori Tindakan Sosial b. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 2. Teori Globalisasi “of Nothing” George Ritzer BAB 5 ANTROPOLOGI .

Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat.Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : .A. terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Masalah 5. 1. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4. Masalah asal dan perkembangan manusia secara biologis 2. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. 2.

struktur.a. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. nilai. b. yaitu : a. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. Disinilah antropologilinguistik berperan. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda-benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan-peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. prilaku. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. Seperti yang telah dikemukakan diatas.dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. Secara keseluruhan. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi.selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : . Hanya dengan mempelajari mekanisme.dapat kita ketahui alasan perbedaan keyakinan. serta sarana-sarana diluar diri manusia. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. Pertimbangan politik b. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol-simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. c. yakni alat yang digunakan manusia untuk mentransformasikan dirinya sendiri.

Konsumsi. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial . 3. sarana dalam ilmu antropologi.1.sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif. 2. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi.perdagangan. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Antropologi sosial Dalam kajiannya. antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya melalui berbagai tingkat peradaban. Teknik. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini. dan Jenis Penelitian Antropologi Menurut Gopala. Ilmu Bantu. yaitu 1.serta tinjauan tentang berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya.produksi. A. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi. Metode. 4.Pendekatan. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada.

pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas-asas manusia . yaitu 1. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi. atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat dengan berbagai penggalian. mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari . dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasigeneralisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. baik lahir maupun sifat bagian dalam. 3. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa-sisa tubuh yang telah membatu.2. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu. Penelitian komparatif untik menguji korelasi-korelasi antar unsur. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. antar pranata. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya. 2. dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata-kata. 4.

Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat. Hubungan antropologi dengan psikologi . Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. 2. A. pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses-proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. Selain itu. Ia tidak hanya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. antropologi bermaksud mempelajari umat manusia secara objektif. paling tidak mendekati objektif dan sistematis.bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya-budaya itu lenyap. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. B.Tujuan dan Kegunaan Antropologi Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya.

3. sistem gotongroyong. konsep diri. 5. etnis.Objektifitas Dalam Antropologi di negara-negara. Sedangkan dalam antropologi.Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. seperti motifasi. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara-negara. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan seorang ekonom. 6. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. misalnya sikap terhadap kerja. dan lingkungan sosial dalam arti luas. 4. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antropologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. yaitu lingkungan fisik. Dengan demikian. maupun budayanya. sikap. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal. minat. dan lain-lain. sikap terhadap kekayaan. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi . Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. Untuk pengumpulan keterangan komparatif tersebut. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. A. lingkungan keluarga.

pranata. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etnografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembagalembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. mengamati lembaga-lembaga. dan cara hidup. 3. Jika disimak tentang perkembangan ilmu-ilmu bagian antropologi. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. 2. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Manners. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia.Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. Menurut pemikiran evolusionistis. yaitu: 1.unsur kemanusiaan yang universal. menyentuh umat manusia. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studistudi etnografi yang umumnya menangani komunitas-komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. B. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. . perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang.

Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi-generalisasi mengenai prilaku manusia. Kebudayaan 2. dan kelakuan. Kebudayaan sebagai struktur atau pola-pola kebudayan 6. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya. Tradisui 9. 4. kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses-proses Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol. nilainilai.Stereotip 11. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. Evolusi 3. 5. Kelompok psikologis. Difusi 6.Tabu .Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum.Magis 13. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya.Kekerabatan 12. Culture area 4.4. A. Akulturasi 7. Ras dan etnik 10. Etnosentrisme 8. yaitu : 1. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita-cita. Enkulturasi 5. 1.

Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. . Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. 9. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri.14. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3.Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1.Perkawinan A. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. 7. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur-unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. 8. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur-unsur baru yang akan mendesak unsur-unsur budaya lama ke arah pinggir. 2.

Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan 13. b. d.Teori-Teori Antropologi 1. e. tabu memilki nilai-nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. . 1. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal.Magis Magis memang kejam.10. 12. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut.Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. b. 14. Teori orientasi nilai budaya a. c. Teori evolusi sosiokultural a.Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia.Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. A. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi.

Teori evolusi kebudayaan a. Zaman peradaban purba h. Evolusi konvergen. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. Zaman barbar madya f. d. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. 1. Zaman barbar tua e. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Evolusi divergen. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. d. Zaman liar tua b. Teori evolusi animisme dan magic a. f. Zaman barbar muda g. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. dan evolusi divergen. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. Zaman peradaban masa kini 1. Zaman liar madya c. . Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selalu dengan akal dan sisitem pengetahuannya. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. b. e. Zaman liar muda d. e. evolusi konvergen. Evolusi paralel.c. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia.

Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. Sistem patriarchate. b. d. Pertama magic simpatetis. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. 1. Pada prinsipnya. kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. g. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. Teori upacara sesaji a. terutama darahnya kepada dewa. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. upacara sesaji. Tahap promiskuitas b. Magic memiliki 2 prinsip utama. 1. c. c. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. . dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. dimana ayah menjadi kepala keluarga. Teori evolusi keluarga a. Antara agama dan magic itu berbeda. kedua magic senggol. Upacara religi tersebut.f.

yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. Pengerian bumi dalam geografi. . melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya.PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. maupun gejala proses kehidupannya. baik itu gejala dan proses alamnya. binatang. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh-tumbuhan. geografika berarti tulisan tentang bumi. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. dan manusia sebagai penghuni bumi.

Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri.Secara sederhana. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. 1988:41). Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai “pisau” analisis terhadap fenomenafenomena. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. tata ruang. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. baik alamiah maupu insaniah. Fokusnya adalah sifat dan saling berkaitan antara tiga konsep yaitu. dan . Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. hidrologi permukaan air di wilayah itu. 2. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. 3. 1. why. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. dan how. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. dan tempat. lingkungan. b. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. when. yaitu sebagai berikut: a. where. 4.

Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat-tempat yang saling berjauhan. sub disiplin ini telah mengalami empat fase . 2. distribusi. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston.atmosfer yang terdapat di atasnya. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke-19. Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks. 3. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke-19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. 2000: 267). juga didasarkan pada tempat. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. 2. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. Dalam sejaranhya. 2000:408). pertukaran atau perdagangan. Identitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. Tempat merupakan lingkungan pergaulan.

Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat-sifat. dan lingkugan. dan pluralistik. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. Ia tidak hanya mencakup geografi tradisional yang berhubungan dengan tempat. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yang terfokus pada penyebaran populasi. 4. melainkan juga masalah-masalah modern. yakni lingkunan. 2000: 981). 6. dengan karya yang berusaha memahami faktorFaktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. 7. dan ilmu kedokteran dengan ilmu-ilmu sosial lain. ekonomi. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. politik. serta lansekap. Dengan demikian. budaya. lokasi. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan ilmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. tata ruang.perkembangan utama. 3. Seperti ekologi. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. tata ruang. sosial. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu-ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. biologi manusia. 5. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) .fungional. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. kotak kecil dan besar. analisis wilayah. demografi.

Pendekatan Analisis Keruangan b. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980-an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum. Metode Penelitian Geografi a. dan personil pelaksanaanya. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1. seperti yang disyratkan oleh teorinya. Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris.Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulkan. METODE. Pendekan Kompleks Wilayah • Pedekatan keruangan • Pendekatan ekologi ( ecological approach) • Pendekatan historis ataupun kronologi • Pendekatan sistem (sistem approach) 1. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. perangkat keras. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. menambah. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). memanipulasi. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960-an. menganalisis. Pendekatan Ekologi c. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa . A.PENDEKATAN. menyimpan.

survey. a. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. dan studi pengembangan. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. wawancara. 1988:105). studi dokumentasi. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. Dalam metode deskriptif terbagi-bagi lagi menjadi metode studi kasus. c. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. Kuesioner atau Angket .sekarang. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam penelitian ini peneliti tidak perlu melakuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia-penelitian geografis. c. b. dan studi literatur. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. kuesioner. misalnya observasi lapangan.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. 1. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. b. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. baik formal maupun informal.

kepedulian dan lain-lain. Selain itu. kegiatan organisasi. konsep. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. e. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis.1993:112-113). .pada zaman Homeros dan Hesiodos. 1998: 161). Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. film. motivasi. Oleh karena itu. 1999: 19). (Moleong. terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. yaitu dokumen pribadi dan dokumen resmi.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan-pertanyaan tertulis.Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek-aspek alamiah dan insaniah. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. d. kejadian. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. perasaan. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. prinsip. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi masih sangat dipengaruhi oleh mitologi. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. 1988: 110). Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data dengan megkaji berbagai teori. tuntutan. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. A. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini.SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. (Fraenkel dan Wallen. dan hokum-hukum yang berlaku dalam ilmu geografi.

dan pertahanan. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515-455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. regional. Makin meningkatnya minat pada isu-isu lingkungan. 1979:2).maupun global. peperangan. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. Bagi kepentingan perjalanan. baik tingkat lokal. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. nasional. telah menjadi perhatian para ahli geografi. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. Banyak karya mereka menekankan kedua sisi. perdagangan.Pada zaman Thales (640-548 SM). masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. Sejak itu. . penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. Pada zaman Yunani kuno. terdapat beberapa pendapat. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. Dengan demikian. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan suatu objek telaahan. B.

C. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. perdagangan maupun perindustrian. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376-1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada. angin. 2. dibuat klafikasi iklim. pertanian industry pertambangan. Dalam analisis geografi. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. dan dunia bisnis (Taeuber. Unsure-unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. Laut . 4.KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. untuk menggambarkan keadaan iklim. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. Biasanya. sektor manufaktur. curah hujaan dan penyinaran matahari. 3. 2000: 99). Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian.

pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. pertama-tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). seperti bahan kimia. gravitasi. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. Secara keseluruhan. cahaya. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. Afrika. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. dan Australia. Eropa. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. suhu. Dari pantai ke laut dalam. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. Dalam sejarah. Pada kedalaman 3. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. 6. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung-punggung dibawah permukaan laut.Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. Afrika. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan).0006. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. dan Australia. dan lain-lain. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. Sedangkan secara geografis. yakni Erasia. dan sisannya (71%) adalah luas samudera . atmosfer. seperti tumbuh-tumbuhan. hewwan. 5. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. dan manusia. Amerika. yaitu Asia.

tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. terutama ekonomi. 2000:110). ekonomi bahkan politik sekalipun. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. 9. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. Kedua. 8. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. Pada kajian ini. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. memberikan makna yang oaling spesifik pada tingkat konseptua.7. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah-wilayah pedesaan ke perkotaan. urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan (agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. Pertama. geografi. keadaan budaya.Mortalitas . 1984: 2698-2699). Jika terdapat aspek-aspek kajian kedua. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian. Namun. namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. 2000: 1116). Biasanya. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. 10. Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang datar (Esiklopedia Indonesia. dan sosiologi.

Brazilia. 2000: 219). serta pesisir utara Pulau Waigeo di Papua Barat. 12. Sasak (Sumatera Barat). Ekuador. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. 2000:684). Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. untuk kearah utara disebut gris lintang utara. Teluk Gorontalo. masing-masing 180 derajat. dan Gabon. Colombia. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. Kalimantan Timur.Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi.Tanah . Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas). garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). Zaire.Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. Bagian Selatan Pulau Halmahera. Kongo. angka kelahiran (natalitas) migrasi. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. Kenya.Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor ratarata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. 11. 1984:905). 13. Dari garis lintang nol derajat tersebut. Di Indonesia. Uganda. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk.

1986: 180).Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. menciptakan kawasan-kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulankumpulan tersebut dan menguraikan cirri-ciri khas berbagai bagian dunia. Dengan demikian. 15. ia mencakup udara di atasnya. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. D. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian-bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya). upaya untuk mencapai keseimbangan penyebaran penduduk. dan Bali) ke daerah-daerah yang jarang penduduknya (Martono. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI . Jadi.Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. 2000: 910). 1986: 194). hirologi. di atas atau di bawah wilayah tersebut. 14. kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. kini dan kelak kemudian hari (Vink.Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. bumi dan geologi yang melandasinya. tumbuhan. dan hewan yang ada akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. sejauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. Madura.

perumahan sector manufaktor. dan lain-lain. Dalam praktiknya. 2000:100). Laut . 3.1. 1986: 1). mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. pertambangan. 4. dunia bisnis. yaitu modal dan tenaga kerja. 2. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. pertanian. angkatan kerja prouktif. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. perindustrian. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik-ekonomi. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk didayagunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi.

7. ekonomi. (Evers. perlindungan lingkungan. 1995:49). telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. maupun intelektual. . sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya. 2000: 299). Peta Para birokrat pemerintah. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan-perusahaan pemerintah. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. bisnis. Tranformasitransformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara-negara berkembang tersebut. pertahanan nasional. 5. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya.Sebagai Negara bahari. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. kaum profesional. 6. khususnya bagi kegiatan-kegiatan yang dianggap peka lingkungan. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu proses perubahan sosial yang tercepat. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. pada hakikatnya memerlukan peta. (O’ Riodan. 8. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia.

Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan garis khatulistiwa.wisata. 9. 2000: 111). dan segmental. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. industry. . 2000: 218). memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. Demografi Ledakan demografi dunia. 12. Di tahun 1825. 11. sementara. hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. jelas sangat diperlukan (Monmonier. khususnya di Negara-negara berkembang. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. 10. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. supervisal. 2000: 96). Apalagi jika peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik.

Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistemsistem hidrologi.3 miliar (Kennedy.kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami planet bumi. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. danau. pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di daratan (Vink. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. Sejak pertengahan abad ke-19. 1986:xi. 1995: 28-29). . 1986:9). Perairan terbuka. Akan tetapi. Scholz. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. 13. 1986: 199). program transigrasi bukan sesuatu yang baru. menjelang itu. sungai. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. 14. laut. walaupun pelaksanaanya bukan semata-mata atas dasar kemanusiaan. Dalam seratus tahun berikutnya. 1986: 287).

2. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan.15. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. sekarang kondisi dari daerah-daerah tersebut mengerikan. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. . c. proyeksi kependudukan. Menurutnya. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. H. bahaya. dengan periode-periodedari udara kering dan basah. dan bencana alam. baik melalui natalitas. Mengeringnya wilayah itu saat ini. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terusmenerus dan progresif. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. kelaparan. b. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. c. Sesuai dengan hal itu. pada awal abad ke-20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. b. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. sedangkan peningkatan sarana-sarana kehidupan berjalan lebih lambat. Namun. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau deret ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. perang. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. serta kesejahteraan. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. mortalitas.

dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: 3. Dengan mengambil satu pusat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang-barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. 7. 1.d. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. diperlukan sungai yang membelah kota. 2. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. ssedangkan daerah-daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. 6. Hal itu dapat dipahami. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. Lahan kedua merupakan daerah hutan. e. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. dan daerah tandus. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. 5. . 3. 8.memakan tempat. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. umumnya dari timur ke barat. 4. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah tertentu. 3.

a) Terdapat gangguan yang sering berulang. kecuali dengan biaya yang tinggi. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. makanan dan minuman. e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil.tekstil. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. sunyi. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. seperti penjahit. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. tempat praktik para dokter. seperti took-toko. dan murah. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. Namun sebaliknya. dan berjubel. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. dan nyaman. segar. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. pakaian jadi. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. tukang gigi. terminal bus. f) Hidup di kota terasa sesak. elektronik. c) Dalam dunia bisnis. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar-besaran. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. penat. d) Selain itu. pemangkas rambut dan kecantikan. barang-barang kelontong. pelabuhan. segar. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. perhiassan (emas dan perak). . mainan anak dan sebagainya. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. pengacara. biasanya lebih menyukai lokasi-lokasi ddekat stasiun kereta api. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota.

Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber-sumber . b. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. Pada hakikatnya. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. cukup rapi. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. 3. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. b. Artinya. disebut demikian karena perumahan untuk orangorang kaya. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. c. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. penghuninya kelas menengah. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. seni budaya. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona-zona baru sebagai perluasannya. tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. a. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. Kondisi alamnya masih asri. olahraga. dan kemasyarakatan. Dengan demikian. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. di samping menyediakan pekerjaan. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. luas. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik.perekonomian. Zona Keempat. 3. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. c. Zona ketiga. Zona kelima merupakan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja.f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. pendidikan. kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja.

Selain itu. yang paling terkenal adalah” mikroekonomi vs makroekonomi”. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). Timur Lang. rumah tangga" dan νόμος (nomos)." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya. d. e. hukum. Secara umum. f. aturan. dan Khubilai Kan.” .air untuk jarak yang jauh. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. BAB 8 ILMU EKONOMI A. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. atau "peraturan. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara.Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa.

kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. penelitian ilmiah. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Banyak ahli ekonomi” mainstream” merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. dan metodenya. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining realworld phenomena. perang. invisble hand.mainstream vs heterodox”. kesehatan. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. dan lainnya. bisnis. dan pemerintah. daya tahan ekonomi. briton woods. informatic economy. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of . merkantilisme. walaupun menurut pendapat kritikus. pendidikan. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. dan agama. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. misalnya bidang pendidikan. keluarga dan lainnya. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. teori lingkaran ekonomi. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. pernikahan. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. konsep. kesehatan. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. politik. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. kriminal. hukum. kematian. dan sebagainya.

On the other hand. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini.M. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya” invisible hand” dalam mengatur pembagian sumber daya. Karl Marx. neo klasik. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. new keynesian. .analysis. Edmund Phelps. Keynes. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. J. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. Secara garis besar. dan lain sebagainya. Konsep “invisble hand” ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai” aliran klasik”. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. monetarist. Sebagai penanding aliran klasik. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. Interest. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. Sebagai seorang ekonom. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006.

yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. North. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. dan tingkat kemakmuran dapat diukur . statistik. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. terkait dengan kemakmuran. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. dan teori ekonomi. yang mengkombinasikan matematika. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C.Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. C. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. METODOLOGI Sering disebut sebagai” The queen of social sciences”. Di lain pihak. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan.

Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokohtokoh seperti Alfred Marshall. Karl Marx. Keynes.dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul . hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. Sebagai seorang ekonom. Misalnya: • Ekonomi Indonesia pada tahun 70-an. • Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. J. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. raja-raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk mengatur dan memecahkan persoalan ekonomi.M. ilmu ekonomi kemudian bercabang-cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. Dalam perkembangannya. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. Edmund Phelps. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa.

konsumen. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) . Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. Mikro ekonomi. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. dsb. dsb. ekonomi perbankan. mengkaji tentang pendapatan nasional. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. pengangguran. Menurut asalnya katanya. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. dsb. Di samping itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. kesempatan kerja. inflasi. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. rumah tangga produksi. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teoriteorinya dan untuk menguji kebenaran teori-teori tersebut. misalnya: ekonomi perusahaan. Dalam hal ini makro ekonomi.sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekonomi terapan. ekonomi moneter. Dalam teori yang lebih mendalam. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A.

Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. Setelah itu St. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. Hobbes.sehingga secara etimologis. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles.) Tetapi. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belasLeibnits. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Locke. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. C. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Kant. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. B. di antaranya sebagai berikut : 1.

5. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan. 3. tingkah laku anak yang sedang bermain. dan sebagainya. seberapa sering melakukan penelitiannya. misalnya dari cerita ibunya. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. Angket Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. 2. pendapatnya dan lain-lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. pandangan-pandangannya. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. perilaku orang dalam bencana alam. . tingkah laku pengendara kendaraan bermotor dijalan raya. dan sebagainya. suatu hal pada situasi-situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja.sesuatu yang akan ditelitinya. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar-lembar pertanyaan itu. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. 4. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. kapan akan melakukan penelitian.

Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. merasa.lalu menjawabnya secara tertulis pula. Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar-benar sudah terlatih. sikap seseorang. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi berpikir. yaitu metode umum dan metode khusus. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. transversal. dan berkeinginan. menurut teori ini. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. 6. struktur kepribadian seeorang. D. dan lintas budaya. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki. arah minat seseorang. Kita mengingat . yaitu: 1.

lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. dan pengamatan klinis. serta . dan kedekatan. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. Jerman. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. dan sebagainya. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. 2. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di” University of Leipzig”. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. dengan berdirinya laboratorium ini pula. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. pembayangan melalui subfakultas imaginer. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. introspeksi. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis.melalui subfakultas memori. kontras.

R atau suatu kaitan Stimulus .B. Hasil prediksi berupa prognosa. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: • Menjelaskan. prediksi atau estimasi • Pengendalian. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. D. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif • Memprediksikan. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. yaitu mampu menjelaskan apa. Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. bagaimana. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi.terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar.Respon. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. dan melahirkan banyak sub-aliran. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. bagaimana. dan gangguan psikis lainnya. membandingkan. seperti B. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. ketegangan mental. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang.F. menilai. dan mengapa tingkah laku itu terjadi.Skinner.xx . Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. Pendekatan ini dipelopori oleh J. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap.

Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. E. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. yaitu : . Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. atau dorongan. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. seperti keinginan. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. impuls.Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. konsep tentang dirinya. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya.

1. atau sebaliknya. perilaku meniru dan lain-lain • studi tentang interaksi kelompok. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. motivasi proses belajar. seperti bahasa. Psikologi sekolah . F. 3. atensi. kemampuan memori. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. kemampuan bahasa dan emosi. atribusi (sifat) • studi tentang proses-proses individual bersama. misalnya kepemimpinan.• studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. sikap sosial. proses belajar. komunikasi hubungan kekuasaan. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. kerjasama dalam kelompok. walaupun demikian. dan persaingan. seperti: Persepsi. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. 4. misalnya : studi tentang persepsi. misalnya.

Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. PENGERTIAN. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. BAB 10 ILMU POLITIK A. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . sosialisasi. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak 2. KARAKTERISTIK.Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. dan emosi. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami.

dan system pemilihan. lembaga. Bagi mereka. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. perkembangan. partai politik. politik perbandingan.tujuan Negara.lembaga politik. dan konsekuensi lembaga politik.lembaga yang akan melaksanakan tujuan.lembaga politik.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga. 2. administrasi public. sejarah politik. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri. tujuan.organisasi pemerintahan yang semu. eksekutif. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi.sendiri. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. mengepaluasi. 3. hubungan internasional. 4.tujuan itu .teori kenegaraan. Lembaga. ekonomi politik. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik. dan lembaga. dan menghipotesiskan tentang asal usul. khususnya peranan konstitusi. . Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi. 1. teori politik. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor. teori. yudikatif. Sejarah Politik Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer. birokrasi.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut.

Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu. Low politics 1. administrasi politik. 4.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. 3. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka. pemikiran politik. dan hubungan internasional. 2.tindih dengan hukum dan ekonomi. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara tematis yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam seperti . 5. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi.di sinilah letak hubungan ilmu politik dan ekonomi. serta perang maupun damai. transaksi ekonomi. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. Hight politics b. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional.

politik etnik. budaya politik. dan action research. partai politik. opinionnaire. TEKNIK. questionare. infestigation. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK . Perpektif Intelektual 2. Ilmu Ekonomi g. Sosiologi e. pendekatan kuantitatif b. perwakilan politik. schedule. 4. Pendekatan a. antropologi politik. participant observer. metode perbandingan 3. dan birokrasi politik. interview. metode evaluatif d. PENDEKATAN. pendekatan kualitatif 2. Perspektip Ilmu Politik B. Ilmu Hukum h. sampling. Ilmu Bantu a. Ilmu Geografi A. metode klasifikasi e. ekonomi politik.case study. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. Psikologi Sosial f. POLITIK METODE. metode deskriftif b. Metode a. Sejarah b. A. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. Antropologi d. Perspektip Politik 3. Filsafat c. DAN ILMU BANTU 1. pluralisme politik. direct observation.psikologi politik. rekruitmen politik. metode analisis c.

Dari pernyataan tersebut maka generalisasi. demonstrasi. oposisi.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5.TEORI ILMU POLITIK 1. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. Teori Politik Empiris .GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. KONSEP. C. demokrasi. kedaulatan kontrak social. kekuasaan. Singkatnya. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL D. TEORI. HAM dan voting. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1. E. dalam paradigma politik waktu itu yang terpenting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. GENERALISASI. persamaan. legitimasi.Ilmu politik lahir sejak abad ke. MAZHAB.generalisasi dalam ilmu politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab. behaviorisme. pemerintah. strukturalisme. Negara.konsep yang dimaksud seperti. Hubungan sejarah dengan Politik 4. yakni mazhab institusionalisme. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. plurarisme. system politik. pemilihan umum. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6. dan developmentalisme. G. F. desentralisasi.19.KONSEP POLITIK Adapun konsep. partai politik.

Teori Politik Formal 3. Teori Politik Normatif .2.

3 80.9. 3907.703./.9.  .: /.8.3.. /..3 07.9 93.3 80..: 808047.3/03.35078..9 /03.3 -07.9./../.9.   .3   !844057-.703.3 574808 574808 3/.33. ./.3 07.7 50702-.3..3 2.  805079 -.32:.30:.3:9 :8.2 43908 . 0502253..54084844 /.3. /.3..5.8/.3 3907.3  .8././.3 O 89:/ 9039.3 3/.3 20250.3.9  O 89:/ 9039.7 .3.3 503.3 5844 057-./ /..3 07. 907.947 ..8.3 1.8 848.3.7.7./.9.3.5 848. 50702-.35078058 249.3 /03.35844 !844 ..7 50702-.8 04254  28.3 907.3.9 /03.3 2:8.39745445.3./.3 5844 848./03.32:848.3 202-039: 57. -07..947 1.9: O 89:/ 9039.8 :-:3.39.7: 848. ./03.8.: 808047.8 /.3 .9202-039:057-.5.5 574808 3/./:/. 9039. -078..3.3.8.97-:8 81.73/.8574808-0.507-.3:8.20.3 :.204254 /. .7 8..507-.  .  !84450702-.15.:2037:/./:./.33:5 . 80-..  !844 50702-././:  28. 0-07. -/.3 1034203.2. 507.7:./:90780-:9  !844848.2. 2: . 89:/ 9039.25.5 40 -44 /.32: 5844/.3 /.3.2-8:8  /03.3 89:/ 5844 .2/.3.332025:3.3 .3:.3 -08..3 /73.33.  8.3  42:3.

8047.9/907./.3.7 02.8 /...3-079::.8 202-:.  .337.8.3.9038  02...7 93.   !844804./02  848. .-007.3.3 0248  ..7 50702-.25:.389:.3:8.8... /03.33/4308.: 2.. ..9.3 47.3 89:/ 5844 .907.203.8 0.3 20250. -/..3 02. 057-.:5:3/02.:  28.703.33.3./2. .9 /03..32:338.3 5844 50702-.5. /./.3:39:202-039:23/809.3 89:/ 5844 .2 20302-./..     !8444391 /.3 -07.3.3 438  805079 !078058  574808 -0./: 80.507:8.25:..35844.33.9..38508.5.3 .25:.3. /.25:...9 ..3 /../.3.35844 /. /03../: 9: 803/7 /.. 3/.59.2 -073907.3 3:3.3.3 20250. .7  02.3.#80-:.30248     %#!!$   .7.3 3/. .-07:8.3203/::3-.3 20247  .3 ..907./.5.8..5.8  /. 2.3 -..3.3 /7 /03.8 848.3 5844 848. !844804.3 -0:2907-.47.8.3 3:3.  5844 057-.3...5. 5844503//..2 20308:.3 .8.2./. .3..: 80-.3 07. // /.. -/./.3 -.3 .

3 2083:39:20232. 50307.3 -07.0. /.3  2030.2 202.5.9:47.3/07.8 . 2.7:/.3 89:/ 5844 /.    &! %    !#% #%#$% #&&! ! %  ./: 80/.39.820250.3 3472.3 202570/8307.3 5844 /.-07:-:3. !8443/:897/..../:0.347.3:8.32.307747   !84438 /.8...308.349.7-.3403/.3./.3.2.3 :.8.5.38.. -/.38.3 -073907./.:..30.2-.9:5007.3 3907.9.7..3.3 5844 .8:.09.8 !844 3/:897 20214:8..8:.3.8 /.8/03.3 2083 :2..3 5.3584483/.349.3:8.3 584447. .2 203.3.3/03....3 !0307. 20302-.3202:./.3.    !844070.820203.38.3 /03.8.

:39:20302:.7..3  .:47.8  /... 549 8073 /.2  2.  ..3.30.3 .3.7. 503//.3  9::./.3 9039.9 3472.3 5:7.:.9..3 4380:038 02-.3 9::.39::.8 :/.2 0.3.3.3 .3. ..8 -.3 -072. 9047 549 -.7./. ../03.3802:    $0. :39: 20243947  20305.3 9::.8 47.3 .3 203.3 9:8.38.-070.8  $:--/../. 549  805079 .9:3.3 -0781./03.35..3 202-3.3 39073..7..2.0 /.. 18:1 -08.3549  9047549 02-.  9047  9047 030..3 47039.     !027.8     %047!49 !.3 /03.7.-8./.3  04342 549  .3.:2:.3 39009:.390780-:9  2:549.30.3.3:9.3 908 /.89..390.3.3. 4390254707 .39.843.77 :2:2 .9. 5.5 02-. 02-.25.!49 07:5.. 202 .....8.30.8.2 88902 549 .8079.38..3549..3..220.3 907.7.91 5.8 9047 5493.38.3..0. 02-...7.7. 803/7  803/7  03/. 549  :8:83.3.3.3 9::.9 202 .3 .3 88902 502.!49 .3  /.7.3  #:. 507.3 3:5 /853 2: 549 4390254707 8.3 20.3.39039.3 203.30.9.8 5027.  02-.8. .79..  9:.4:8     02-./.3 3 207:5.7.7.549 /.8 5:-.7..3 .9.3/3.7.85020739.32:549205:95027..7. :8:  50702-.  02-.3 02-..75030/./23897.9.549 549507-. 2070.3:3.3 /.7 .3  :-:3.3 .3 203549088. .8 88902502./.9..9:7.549 80.3 43899:8 080:91 -747.9 :.3 9:  :-:3.32. ..:5:3 0.3!49 $:--/.2..8..3:9 574808503039:.3.7. 9::.8/. /..

380.843../ 2: 84.7.39. /83.9.. .39039.  0.5.3 .3 202-07..7549.8:28 /. 2:73     4342!49 $:-/. 9039./: /.:-:3..8907.30-.3 39073. 90780-:9 8.339073.3:-:3.2:.9:  8.09.39:25.2 20207.7 2: 549.9: 5027.2.3 3 -0794.3 2. /.050393. 9047 507.7 507.339073.8 -  4549./23897. :-:3.549 .3/7.3/3.9:3..:8 507-.  9549.7.7. /../.3 -.304342 /2.: 04342  .304342      %047030.3 8:.3549..730.:-: .7.32:549/.3 9047 549 .3 8.3:3 570/8 /.:890780-:9     /23897..2.3/3..3. 8:-/853 2: 549 . 207:5./:.3 -.5:. 9047 549 4390254707  5027.7. 9/.3::2/.7.3. 207:5. 9047 507.7 5.3 5.580.3:8.3 %047 3 8073 //:.3 507.3 549 .03/07:3907-.-... 14..     :-:3.8549 /.5073.8 89.. 202-.3.3 .8!:-/. 2:.3 :-:3.3 07:5.9.3.8203.5.8.9.7 57028 80/07.3 02578 /..8    !49!07-.3 3472. :39: 203.3&2:2 0/:.3 93//03..37.7 8:.3 549 -.3 -.7.3 .843.: 2070. .3.4390254707  $0..78-08.7:8 -072:.3. 207:5.9 20308.3 .3 5.0 /.3:8.:5:38073-.843.32030..7.: 549 80-.

.3 -.3-747.507.8 97..8 0..7.91 -  503/0.3 390730.3 2: 549 80.70  5. 902.70 8.80507910/47 31089.98 .253 3907.81.7. 549  507.8 /.9.7.804342 8079.3-.8./:3.88 .0  453433.. :-:3.9.-.3/3..1.3/.2 805079 5844 549  5:7.3549 /.8 0  2094/0507-. 7..80 89:/  /.3974544 549  549 093  707:9203 549  5.3 /0.39 4-807.5.22:54980-03.399.3.0/:0  /70.3.7.2. -/.73. /.:2:2907/.9437080.3:...3 -0702-. -  8. 1  2:4342   2:::2   2:047.3 39.    2:.38.20254:8.3.  503/0. 549  04342 549  .320250.8549    !%  %   %   & %& ! %    !03/0. /.  2094/00.2.9 .3.9.3 .3 5.  $0.3 :.3. 7..7.7.  3974544 /  $4844 0  !844$48.:.5.943 .  2094/0/087191 -  2094/0. .943 6:08943. 3 /02..91 /  2094/0.79.1   %&&&$&! % $0.3 .3   %03 %03.9.2 /542..5.:5:3/.3 .9::..3..79.3 -/.39: .23.32.9 4-807.72:549   !07509139009:.3:..91   094/0 .  0-07..99.820 549  -:/./..07  8.

. 2:549 207:5.820  -0.3 /:.8.9.2.8:/805079 0:.8  5078.3.93. . .820      $!  $!! % /.3 -07.3 90780-:9 2..-.  0.47.7 5073. . :39: 203. .3!49     ! % .9.25. 503:. 0745.. 549  /080397...8.9:9:.47820  5:7.380.-. -.3/0.  !0785095!49   !07850952:!49   $#!#! % 2: 549 ./ 0   5.7../03.8  $3..3!844/03.32:!49   :-:3.2.- 2:549907-.8 /.7.3047.8  502...8...3/2.79..3  /0243897./  2.: 0802-.. /.-  2.3!49   :-:3.3 :-:3./.3 5073.3..3 4397.3 .8.3.2 2: .9.3 .3!49   :-:3.7.3 :2:2  5..5:343805 43805..7.820 /../2.34342/03. 207.1/03.- 3899:843.8  45488  88902 549  /0247.  092./.7 8:.3.    && ! %  &  & $ $    :-:3..8.8.3 0/.8.: 0-  . -. 203. 43805 .7.8.8 /.3 2..33974544/03.8  0307.8 9: 207:5.3 2.250304254.0452039.9.9: 080.. 84.7 80.390750393...3!49   :-:3.. 0307.3!49   :-:3.493    #$$ #$$! % 0307.9.3 /853 2: .7820  897:9:7.:.. .  5020739./. 2.3$4844/03.39.549.3/:.3.

-07.9503//.549.38073/02-.320303.3 /03./-.91                  .880-0:23.343805.   %047!49472.390.3/93.9.     % # % #&! %   %047!492578   %047!49472..3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful