BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut:
1.

ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.

2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah

1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis. 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya: ➢ William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.

Caraghan

delangles

dalam

bukunya’’a

guide

historical

Method’’mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.

Harold

H.Titus

dalam

bukunya

‘’Living

Issues

in

Philosophy’’mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya. 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:

I Charles Singer yang pengetahuan .

yang dikutip dalam bukunya ‘’Critical

Thinking’’mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

John Warfield dalam bukunya ‘’Social Sistem’’ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian .

Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan. B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda –beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa –jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan –kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan –kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaitan dengan proses-proses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi objek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi ,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya: ➢ Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.

Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul “The Study of Man“ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka

sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. ➢ Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. a. Manusia yang hidup bersama b. Bercampur untuk waktu yang lama c. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses-proses sosial adalah interaksi sosial, bahkan ahli sosiologi berpendapat bahwa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor, dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. 2. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. 3. Identifikasi Merupakan kecenderungan-kecenderungan ataupun keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain.

4. Simpati

sedangkan bentuk jamaknya. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. C.Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. psikologi. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas dan pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . D.METODE ILMIAH . DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku “ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis. 3. 2. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. baik itu sebatas kerjasama. RUANG LINGKUP. Ilmuilmu sosial mencakup sosiologi. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. politik. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. antropologi. PENGERTIAN. Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetiaan pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. geografi sosial. Sebagai academic interprise memiliki pengertian “ bagiman mestinya “. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. ekonomi. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. ilmuilmu sosial.

Antropologi.berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.maupun menyebarkan angket .untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan “the World Of Science Encyclopedia”(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada.mekanis.politik dan sebagainya.ekonomi .observasi. Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi.suatu penelitian tentang gjala-gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei. Menurut George Kneller (1978 . Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla-pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin.atauj untuk menangani penelitian. .sebagai contoh.geografi . Secara etimologi metide dari bahasa Yunani “meta”yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkahlangkah yang diambil menurut urutan tertentu .118) dalam karyanya “Science as a Human Endeavor “mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji .Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul “political science”dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran –ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .

Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya”Mind and Brain”mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.Perancangan penyelidikan 3. Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J. Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diantaranya: 1.Lachman diantarnya: 1. . Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses-proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan .Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.Pengumpulan data 4.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah.pemeriksaan kebenara terhadap hasil-hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.kealaman maupun humaniora.penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan “metode ilmiah”hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan .Oleh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu-ilmu sosial .ilmu pun begitu luas dan kompleka.

yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian . E. 4.knowen) . kebenaran iman dan doktrin-doktrin sbsolut agama. Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka fakta.yaitu : 1.knower .yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau”Code of Conduct” 3.realitas.T2. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik . 1.Jakarta adalah ibu kota Indonesia.1998:7)Contoh.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik.terdapat tiga teori utama kebenaran.T3.dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia.yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi . .dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff. 2.Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa-gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang. Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.dan observer)dan objek (fakta. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik.T4. Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia .1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given.KEBENARAN ILMIAH Julie Rord dalam :”Paradigms and Fairy Tales(1975)”mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1.

dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman .Contoh.pernyataan”orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik “.antara dua atau lebih logika.yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff. Teori Pragmatis(Pragmatism Theory).2. Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi.1996:130-131) BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU . 3.

. kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data.cara menguji data.Subtantive conceptual Struktur adalah konsep-konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu .bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan . B.ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan . Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar-benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi .Schwab dalam tulisanya “Structur Of The Disciplines Meaning and Significance”konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian –bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan .Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu. Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal-hal yang benar. 4.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data. Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta-fakta 3.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU Menurut Joseph J.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA Menurut Oxford Advanced Learners Dictionary of Current English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1.Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture.A. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2.

yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda . Menurut Schwab (1969:12-14)konsep . 5. Kosep deskriptif.yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel.mencerminkan adanya alternatif-alternatif yang beragam. 4. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa.siapa. 3. C. 2.salah atau benar.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. Konsep relasional. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati. 1996:5) Menurut James A.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk .Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data mentah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial.erupakan abstraksi. Suatu penegasan. Konsep campuran.di mana dan juga dapat berupa benda-benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin . Konaep evaluatif.tanggapan dan pengalaman kompleks.pernyatan. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1. Konsep disjungtif.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan secara eksplisit dengan bilngan tertentu. 6.cantik atau jelek. Konsep konjungtif.kapan.5.1980:58) 2.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif.dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan.

Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah.tersebut. 3. 2. 4. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsepkonsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: 1. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui .yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa . Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. 5. 2. 6. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. Generalisasi Kausal . Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu secara cermat melalui simbol-simbol. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara induktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu. 7. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3.

ataupun socius bermasyarakat. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman –pengalama sebelumnya. Definisi. berkawan. 3.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas.hipotesis. BAB 4 SOSIOLOGI A. 4. PENGERTIAN. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandainya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E. 5.3. Generalisasi korelatif. secara harfiah istilah Sosiologi dapat . Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir-butir informasi tertentu. Socius yang berarti kawan. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. yakni kata dan logos. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. 3.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. Penjelasan.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilahistilah kuncinya 2. Deskripsi. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. Generalisasi kondisional. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. KARAKTERISTIK. Dengan demikian.

Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa ahli: 1. dan sebagainya.diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. 3. 1987: 1). J. hukum dengan ekonomi. kelompok – kelompok. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia.J. 4. lembaga – lembaga sosial. 1982: 4. gejala keluarga dengan moral. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi.A. yaitu kaidah – kaidah sosial (norma – norma sosial). 5. 2. termasuk perubahan – perubahan sosial. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok – kelompoknya. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses –proses sosial. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama.A. Pitirim Sorokin (1928: 760 – 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala – gejala sosial. Nimkoff (1959: 12 – 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. yaitu organisasi sosial. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur – struktur dan proses – proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. Selanjutnya. William Ogburn dan Meyer F. seperti agama. 6. 7. van Doom dan C. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi . serta lapisan sosial. Abdulsyani. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur – unsur sosial yang pokok. David Popenoe (1983: 107 – 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan.

gejala – gejala sosial. 2. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. politik. organisasi sosial. kelompok sosial. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum (nomotetik). mapun perubahan sosial. Artinya. agama. Artinya. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. kehidupan hukum dengan agama. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). Dengan demikian. dan berbagai organisasi sosial. Dengan demikian. komunitas pemerintahan. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. struktur sosial. Jika ditelaah lebih lanjut. 1991: 4). dan sebagainya. menelusuri asal usul pertumbuhannya. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. Kelompok tersebut mencakup keluarga. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. Dengan demikian. Horton dan Hunt. 3. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses – proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. proses sosial. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. 1. Sosiologi mencari apa yang menjadi prinsip – prinsip atau hukum – hukum umum dari interaksi antarmanusia individu . bisnis. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal – hal berikut. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok – kelompoknya. 1959: 13. etnis atau suku bangsa. budaya.kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik.

dan bukan wujudnya tentang masyarakat yang konkret. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. 4. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pada penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola – pola interaksi manusia. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. maupun proses dari masyarakat manusia. 5. isi. meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. politik dan institusi politik. perkawinan dan keluarga. ras dan etnis.maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. struktur. 1. 6. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. bentuk. tentara dan perang. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum. Mungkin satu – satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. 2. . Jadi. dan rasional. serta masyarakat sebagai batasan sehari – hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. Artinya. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk – bentuk dan pola – pola peristiwa dalam masyarakat. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. faktual. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas.

dan sosiologi seni (sociology of art). kehidupan urban dan persoalan – persoalannya. seperti sosiologi pedesaan (rural sociology). kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga – lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. sosiologi industri (industrial sociology). Sepanjang sejarahnya. sosiologi militer (military sociology). sosiologi medis (medical sociology). sosiologi wanita (woman sociology). Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangkan analisis sistematis tentang produksi pertanian. Secara sistematis. Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. Jika tradisi . Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu “kontinum pedesaan – perkotaan”. 2000: 1032). serta kesehatan dan kedokteran (Bauman. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. sosiologi medis (medical sociology). sosiologi pendidikan (educational sociology). teknologi informasi. Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. industri dan pekerjaan. pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. 1980). sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural).pendidikan dan media kultural. agama dan institusi agama. 1973). sosiologi perkotaan (urban sociology). 1. sosiologi keluarga (family sociology).

2. yakni feminisme dalam riset. a. 1992). Namun. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. 2000: 488). Sosiologi Industri (Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran – pemikiran Karl Marx. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. dan tidak semata – mata didasarkan pada kenyataan yang sama – sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. 2000: 942). b. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan – gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes.awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi – lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk – bentuk kehidupan sosial perkotaan. telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan – gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. memberikan peluang munculnya lini baru. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seusai perang) menuju post Fordisme. Dalam perkembangannya. akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseorang bekerja. c. perkembangan – perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980-an. . Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi – aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. dan Max Weber. walaupun secara formal. 1994). Emile Durkheim. adanya globalisasi industri. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. sosiologi industri sejak tahun 1980-an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset – riset sosiologi industri. serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an (Grint.

1992: 114). 2000: 644). pediatri (kesehatan anak). Berhubungan dengan asumsi – asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adalah sebagai bagian integral masalah – masalah sosial. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). dan psikologi sosial. Sosiologi Perkotaan (Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota – kota besar. 1.d. Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. Kajiannya terutama . Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. 2000: 643 – 644). 2000: 643). b. dan pengobatan komunitas (Amstrong. Dalam perkembangan selanjutnya. Bidang ini berkembang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. Dalam perspektif medis. Sosiologi Medis (Medical Sociology) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor – faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pasien. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. khususnya tahun 1990-an. a. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek – aspek sosial dari kondisi sakit (illness). psikologi. Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen – argumen bahwa pola – pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. praktik umum (pengobatan keluarga). geriatrik (perawatan usia lanjut). 1.

di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). Dari 1992 sampai sekarang. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. ketika sosiologi urban Prancis. Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. Dari 1986 – 1992. geopolitik. Sosiologi Wanita (Woman Sociology) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. dapat dibagi menjadi tiga tahapan. Periode dari 1977 – 1985. ekonomi. kendati akar – akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. di antaranya populasi. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. a. 1. b. . terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh.dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. terutama kota – kota di Jepang. c. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. 2002). menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki – laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen – argumen mengenai hak – hak kaum wanita. perintisannya sejak tahun 1920an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. dan lain – lain. perdagangan. a. Hal itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota – kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. dan tempat tinggal terpusat. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut.

serta kekerasan. Militer dan politik. profil rekrutmen angkatan bersenjata. Problem organisasi internal yang menganalisis proses – proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. Akan tetapi. 2000: 664). serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. Namun. kepentingan ekonomi. b. kekuatan. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan sosial dan teknologi. serta menguraikan cara – cara subkultur militer dibentuk. dan evaluasi motivasi pertempuran. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. Dalam hal ini. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. masalah – masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. dan administrasi lainnya. yang menurut Bredow (2000: 665). a. Fungsi – fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana – sarananya. Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi c. Sosiologi Militer (Military Sociology) bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. problem pelatihan dan pendidikan tentara. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. 1. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. Kelompok para teoretisi konflik. bagi negara – negara berkembang. c. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa . Kelompok altenatif.b. kepangkatan. Sebenarnya. d. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. Problem organisasional internal dalam pertempuran. melukiskan sistem – sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru dimulai selama Perang Dunia II.

tema universal. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. ekonomi. masalah penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. 2002: 37). disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. tema universal. serta implikasinya terhadap anggota keluarga.atribut – atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang).dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. . dan positif yang menuju kepada praktik. arah perkembangan keluarga pada masa mendatang. struktur sosial. interaksi. 1. latar belakang historis. struktur sosial. Dari definisi di atas. dan masalah keluarga berencana. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. Pendekatan sosiologis dalam melihat keluarga. bentuk keluarga. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. serta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. peranan. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. perkembangan. disorganisasi keluarga. Dalam hal ini. Sosiologi Keluarga (Family Sociology) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. Mencakup hubungan keluarga dengan sistemsosial lainnya. e. profan. 2. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. seperti sistem pendidikan.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. dianalisis tentang aspek – aspek keamanan nasional dan internasional. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. 1966: 36). Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. dalam kaitannya dengan agama ini terutama tertuju pada studi praktis. 2002). latar belakang historis. pengembangan. fungsi dan struktur keluarga. pemerintahan. Dengan kata lain.

muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. yaitu sociology of education. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. 1983: 11). Bagi Angell. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. 1976: 6). Pada abad ke-20. muncul istilah baru. hal ini terlihat pada tahun 1914. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. Selanjutnya. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. bidang – bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik . (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan.3. Menurut Brookover. 1988: 2). Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut mengarah kepada monopoli pemilikan sumber – sumber sosial maupun keadilan. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada perbedaan pemilikan kesempatan. Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. sociology of education.

10.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur (sociology of art and literature). Sedangkan, sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur, drama, maupun film. Implikasinya, sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel dengan konteks atau politiknya (Wolff, 2000: 41). Namun demikian, sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. A. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS PENELITIAN 1. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke-19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran – pemikiran yang bersifat positivistik, khususnya bagi pendirinya Auguste Comte, namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif, melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto, 1986: 36). Dalam pendekatan kuantitatif, sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga gejala – gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala, indeks, tabel, dan formula yang menggunakan statistik. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif, sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna – makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. 2. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. a. Metode Deskriptif

Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekankan pada kajian masa kini. Secara sngkat, metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi, tentang siapa, di mana, dan kapan. Dengan demikian, dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap sosial maupun politik, seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Dalam metode tersebut, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey, 1982: 110; Spencer dan Inkeles, 1982: 32). b. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa, siapa, kapan, dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. Oleh karena itu, metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”. c. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa – peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip – prinsip umum, yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif, dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan, serta sebab – sebabnya. d. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga – lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. e. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu, kelompok, atau institusi untuk menentukan variabel itu, dan

hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen, 1993: 548). f. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu – ilmu sosial. 1. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi, di antaranya adalah sosiometri, wawancara, observasi,dan observasi partisipan. a. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari, mengukur, dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt, 1991: 235). b. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka (face to face) ketika seseorang, yakni pewawancara mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan, 2004:159). c. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. d. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton, 1980). Dalam hal ini, peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian.

1. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi, seperti statistik, psikologi, etnologi, arkeologi, dan antropologi, di samping ilmu – ilmu sosial lainnya, seperti sejarah, ekonomi, antropologi, politik, hukum, maupun geografi. a. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan – perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil – hasil penelitiannya lebih valid, akurat, dan terukur. b. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan, baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses – proses mentl yang diperlukan keterangan – keterangannya. c. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi – tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Oleh karena itu, etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily, 1984: 20). d. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. e. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. 1. Jenis Penelitian Sosiologi

Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian – kajian yang penuh kehati – hatian dan objektif. Penelitian Lengkap b. dan penelitian interpretasi kritis. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. . dan mengatasi problema sosial (Soekanto. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. Dengan demikian. seperti disorganisasi keluarga. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial.Dalam penelitian sosiologi (Shadily. a. Akan tetapi. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. penelitian fact finding. tidak jauh berbeda dengan ilmu – ilmu sosial lainnya. Penelitian Fact Finding c. 1984: 50 – 52). 1986: 339 – 340). mengidentifikasi. Dari sisi fokus kajian mikro. 1983: 5). C. B. yakni penelitian lengkap. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merupakan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. Penelitian Interpretasi Kritis A. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah – masalah keluarga. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang – bidang keilmuannya.

1967). walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda– beda. merupakan tokoh yang pertama – tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul Principles of Sosiology.Ward. George Herbert Mead. Lewis Coser. dan Amerika Serikat (Soekanto. yaitu Herbert Spencer (1820 – 1830). 1986:4). Georg Simmel. Karl Marx. Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Di Indonesia. Lester F. Randall Collins (Amerika Serikat). Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah – kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke-20. Herbert Spencer (Inggris). walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Max Weber. Nama – nama. beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. Jerman.begitu pun yang mengajar bukan sarjana – sarjana sosiologi. namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin – pemimpin kita yang telah memasukkan unsur – unsur sosiologi dalam ajaran – ajarannya (1965). Manheim. Vilfredo Pareto (Italia). tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku – buku karya Alfred . Talcot Parsons. Jerman. khususnya di Prancis.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. dan hal ini berbeda dengan di Prancis. Erving Goffman. dan Amerika Serikat. Pitirim Sorokin (Rusia). walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. Charles Horton Cooley.Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. Ralf Dahrendorf (Jerman).

Lepold von Wise Steinmezt. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang – orang dan tempat – tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. begitu pun para ahli sosiologi. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka.Vierkandt. Pada sisi lain. ilmu sejarah melihat kita ke belakang untuk menggambarkan suatu peristiwa. Soekanto. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. urutan. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe.1986: 43 HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. psikologi sosial kajiannya dengan . 1983: 7). 2. Di dalam putaran mereka. seperti alasan orang – orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu – isu politik. 3. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. dan Bierens de Haan (Soemardjan. 1965. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. 4. Akan tetapi. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu.

Hubungan Sosiologi dengan Antropologi Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian – bagian dari dunia itu. Sebagai perbandingan. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai “… the study of the large scale structures of society and how they relate to one another”. FOKUS ANALISIS. Dengan semikian. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. 5. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep – konsep dan pendekatan antropologi. . Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. mengasumsikan bahwa kondisi – kondisi material dari eksistensi manusia. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. 2) Idealisme. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang – orang did dunia. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua – duanya. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. cakupannya dapat dibedakan menjadi dua macam. jelas dalam sosiologi makro tersebut struktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern.cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu – individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. A. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. 1) Materialisme. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 – 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20).

menurut Johnson (1986: 61 – 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing – masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikasikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. “… the study of the individual as social being”. 5) Strategi evolusioner. Tingkat Individual 3. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. 6) Strategi elektisisme. khususnya dalam keluarga. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian – bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. 4) Strategi konflik. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. memusatkan perhatian kepada upaya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang.3) Fungsionalisme. berusaha menjelaskan ciri – ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarakat sebagai sistem sosial yang pernah tetap. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. Tingkat Interpersonal 4. Tingkat Budaya 2. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap . Tingkat Struktur Sosial A.

usaha untuk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. Sosiologists have spent much energy in developing technical definitions. yaitu kritik dari rekan sejawat. harapan. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. dan penyimpangan. dan tidak tentu. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. baik secara objektif maupun subjektif. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. kedapatan. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas adalah kepentingan pribadi. Secara sederhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. namun hal tersebut dapat dipelajari.penyimpangan – penyimpangan yang mungkin kita lakukan. B. KONSEP – KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi – preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. melihat fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep – konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar – samar. 2). ambigu. biasanya secara tidak sadar. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. Dengan demikian. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya mengatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. serta mencatat contoh – contoh penggunaan data. 1947. At present there are so many different . Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. kepentingan dan nilai – nilai seseorang.

permasalahan sosial. 4. 1966: 30).competing definitions for key sociological notions such as “status” and “social role” that these terms are no more valuable than their counterparts …. Horton dan Hunt (1991: 48-49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. 1993: 466). . Adapun konsep – konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. dan hierarki. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. In everyday speech” (Zetterberg. 2. sanksi. interaksi sosial. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. peran. globalisasi. perubahan sosial. 1. Sebaliknya. kelompok. 2. penyimpangan. patriarki. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. norma. patronase. Soekanto. konflik sosial. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri dari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. mencakup masyarakat. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep – konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. 3. 1984:31. 1993: 446).

1983: 104. Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. makna sosiologisnya baru muncul belakangan.Globalisasi . ofensif. Namun demikian. kultur. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme sosial (Pawluch. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. 9. kelompok. istilah penyimpangan tersebut tetap lebih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. tidak adail berbahaya. 6.5. 10. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. 2000:227228). 7. dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . 2000: 995). Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. perlu dibatasi . disensor. 8. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. Dalam pendekatannya. Akan tetapi. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. 1993: 247). kelompok. organisasi. Soekanto. 1987: 560).

A.Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu – ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. 12. tatanan.Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. 1980: 6). Dalam pengertian yang lebih luas. dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons . maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. prestise. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu – ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. di mana patron adalah gusti atau juragan. 2000: 433).Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. 11. 2000:421). Ditinjau dari historisnya. atau prioritas. implisit dianggap mengikat seluruh hidup.Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional.Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. 2002: 3-30). pemerintahan pendeta. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. regional. dan klien adalah kawula. TEORI – TEORI SOSIOLOGI 1. dan biasanya Gereja Katolik Roma. 2000: 734). namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki – laki atas perempuan (Cannel. bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. 14. seumur hidup. peringkat kekuatan. 13.

Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F.a. Ogburn 3. Teori Dramaturgi Erving Goffman 4. Teori Strukturasi Anthony Giddens 5. Teori Globalisasi “of Nothing” George Ritzer BAB 5 ANTROPOLOGI . Teori Tindakan Sosial b. Teori Sistem Sosial 1. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 2.

asal kata anthropos berarti maberarti ilmu.A. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : . Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. 2. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia.Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. Masalah asal dan perkembangan manusia secara biologis 2. 1. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4. terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. Masalah 5. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya.

yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda-benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan-peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. serta sarana-sarana diluar diri manusia. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. Seperti yang telah dikemukakan diatas. prilaku. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol-simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum.selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : . cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. Disinilah antropologilinguistik berperan.dapat kita ketahui alasan perbedaan keyakinan.a. yaitu : a. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. nilai. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. Hanya dengan mempelajari mekanisme. c. Pertimbangan politik b.dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. yakni alat yang digunakan manusia untuk mentransformasikan dirinya sendiri. struktur. b. Secara keseluruhan. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang.

Metode. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Teknik.produksi. yaitu 1. sarana dalam ilmu antropologi.Pendekatan. Konsumsi. dan Jenis Penelitian Antropologi Menurut Gopala. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial . 2. Antropologi sosial Dalam kajiannya. sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. 4.1. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi. Ilmu Bantu.perdagangan. A.serta tinjauan tentang berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya melalui berbagai tingkat peradaban.sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif. 3. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini.

2. atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat dengan berbagai penggalian. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas-asas manusia . baik lahir maupun sifat bagian dalam. pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa-sisa tubuh yang telah membatu. dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata-kata. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi. yaitu 1. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5.2. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari . Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya. menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu. 4. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. Penelitian komparatif untik menguji korelasi-korelasi antar unsur. dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasigeneralisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. 3. antar pranata.

Selain itu. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. Ia tidak hanya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya-budaya itu lenyap. paling tidak mendekati objektif dan sistematis. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat. 2. antropologi bermaksud mempelajari umat manusia secara objektif. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses-proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. A.Tujuan dan Kegunaan Antropologi Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya.bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang. Hubungan antropologi dengan psikologi . B. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia.

Objektifitas Dalam Antropologi di negara-negara. sikap. maupun budayanya. etnis. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi . Sedangkan dalam antropologi. Untuk pengumpulan keterangan komparatif tersebut. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. A. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antropologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. dan lain-lain. yaitu lingkungan fisik. 6. seperti motifasi. sikap terhadap kekayaan. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal. 5. sistem gotongroyong. konsep diri. Dengan demikian. misalnya sikap terhadap kerja. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara-negara. 4. lingkungan keluarga.Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan seorang ekonom. minat. dan lingkungan sosial dalam arti luas. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. 3.

boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. B.Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. . Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembagalembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi.unsur kemanusiaan yang universal. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. mengamati lembaga-lembaga. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. pranata. yaitu: 1. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studistudi etnografi yang umumnya menangani komunitas-komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. dan cara hidup. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etnografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. 2. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Manners. 3. menyentuh umat manusia. Jika disimak tentang perkembangan ilmu-ilmu bagian antropologi. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. Menurut pemikiran evolusionistis. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat.

kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses-proses Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol. nilainilai. Akulturasi 7. 1. Culture area 4. Kelompok psikologis. 5. Evolusi 3. Etnosentrisme 8.Tabu . yaitu : 1. 4. Tradisui 9.4. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. Kebudayaan 2. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita-cita. Kebudayaan sebagai struktur atau pola-pola kebudayan 6. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Difusi 6. Ras dan etnik 10. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi-generalisasi mengenai prilaku manusia.Magis 13. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya.Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. A.Stereotip 11. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. Enkulturasi 5. dan kelakuan. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya.Kekerabatan 12.

Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. 9. . 2. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur-unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur-unsur baru yang akan mendesak unsur-unsur budaya lama ke arah pinggir. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. 7. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan.14.Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. 8.Perkawinan A. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5.

Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia.Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. 12. .Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. b. b. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. 14.Teori-Teori Antropologi 1. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. c. A. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. d.Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis.Magis Magis memang kejam. Teori orientasi nilai budaya a. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal. Teori evolusi sosiokultural a.Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. tabu memilki nilai-nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. 1. e.10. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan 13.

1. Zaman liar tua b. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selalu dengan akal dan sisitem pengetahuannya. d. f. Zaman barbar tua e. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c.c. Evolusi divergen. Zaman barbar muda g. Evolusi paralel. dan evolusi divergen. evolusi konvergen. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. Zaman liar muda d. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. Zaman peradaban purba h. Zaman liar madya c. Teori evolusi kebudayaan a. e. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. e. b. Evolusi konvergen. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. . Teori evolusi animisme dan magic a. d. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Zaman barbar madya f. Zaman peradaban masa kini 1. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya.

1. kedua magic senggol. . dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. Tahap promiskuitas b. Antara agama dan magic itu berbeda. g. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok.f. Magic memiliki 2 prinsip utama. Upacara religi tersebut. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. c. Sistem patriarchate. Pada prinsipnya. kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. dimana ayah menjadi kepala keluarga. Pertama magic simpatetis. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. d. Teori upacara sesaji a. c. Teori evolusi keluarga a. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. b. 1. upacara sesaji. terutama darahnya kepada dewa. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama.

baik itu gejala dan proses alamnya. binatang. geografika berarti tulisan tentang bumi. . maupun gejala proses kehidupannya.PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. Pengerian bumi dalam geografi. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh-tumbuhan. dan manusia sebagai penghuni bumi. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes.

Fokusnya adalah sifat dan saling berkaitan antara tiga konsep yaitu. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai “pisau” analisis terhadap fenomenafenomena. 2. 4. 1. tata ruang. 3. hidrologi permukaan air di wilayah itu. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. dan tempat. 1988:41). dan how.Secara sederhana. b. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. dan . when. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. where. baik alamiah maupu insaniah. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. yaitu sebagai berikut: a. why. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. lingkungan. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya.

Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. juga didasarkan pada tempat. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. 3. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke-19. distribusi. pertukaran atau perdagangan. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. 2. 2. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. sub disiplin ini telah mengalami empat fase . Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks. Dalam sejaranhya. Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia.atmosfer yang terdapat di atasnya. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat-tempat yang saling berjauhan. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke-19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. 2000: 267). Identitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. Tempat merupakan lingkungan pergaulan. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. 2000:408).

4. serta lansekap. lokasi. tata ruang. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. 3. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. dan ilmu kedokteran dengan ilmu-ilmu sosial lain. budaya. ekonomi. 5. melainkan juga masalah-masalah modern. analisis wilayah. sosial. yakni lingkunan. Seperti ekologi. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. tata ruang. 2000: 981). politik. Ia tidak hanya mencakup geografi tradisional yang berhubungan dengan tempat. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan ilmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. 6. demografi. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yang terfokus pada penyebaran populasi. dan lingkugan. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi.fungional. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi. dengan karya yang berusaha memahami faktorFaktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut.perkembangan utama. dan pluralistik. 7. biologi manusia. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu-ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. Dengan demikian. kotak kecil dan besar. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) . Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat-sifat. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi.

Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960-an. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1.Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulkan. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa . dan personil pelaksanaanya. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. perangkat keras. seperti yang disyratkan oleh teorinya. Pendekan Kompleks Wilayah • Pedekatan keruangan • Pendekatan ekologi ( ecological approach) • Pendekatan historis ataupun kronologi • Pendekatan sistem (sistem approach) 1. memanipulasi.PENDEKATAN. A. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. Metode Penelitian Geografi a. METODE. Pendekatan Ekologi c. menambah. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. Pendekatan Analisis Keruangan b. menyimpan. menganalisis. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980-an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum.

studi dokumentasi. c. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. Dalam metode deskriptif terbagi-bagi lagi menjadi metode studi kasus. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. misalnya observasi lapangan. dan studi literatur. survey. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam penelitian ini peneliti tidak perlu melakuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. baik formal maupun informal. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. 1988:105). Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia-penelitian geografis. kuesioner. c. dan studi pengembangan. Kuesioner atau Angket . Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. 1. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. b. a. wawancara. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. b.sekarang. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal.

konsep. 1999: 19). sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi masih sangat dipengaruhi oleh mitologi.1993:112-113). Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. d.Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan. Selain itu. dan hokum-hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data dengan megkaji berbagai teori. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. yaitu dokumen pribadi dan dokumen resmi. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek-aspek alamiah dan insaniah. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. Oleh karena itu. . kejadian. kepedulian dan lain-lain. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. e. 1998: 161). tuntutan. A. kegiatan organisasi. film. prinsip.pada zaman Homeros dan Hesiodos. (Moleong.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan-pertanyaan tertulis. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. motivasi. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens.SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. 1988: 110). Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. perasaan. (Fraenkel dan Wallen.

maupun global. terdapat beberapa pendapat. dan pertahanan. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan suatu objek telaahan. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. telah menjadi perhatian para ahli geografi. B. Dengan demikian. Sejak itu. Pada zaman Yunani kuno. penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. perdagangan. peperangan. Bagi kepentingan perjalanan. Makin meningkatnya minat pada isu-isu lingkungan. regional. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. 1979:2). Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515-455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. Banyak karya mereka menekankan kedua sisi. nasional. baik tingkat lokal. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. . sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan.Pada zaman Thales (640-548 SM).

dan dunia bisnis (Taeuber. Laut . untuk menggambarkan keadaan iklim. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. Unsure-unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. perdagangan maupun perindustrian. sektor manufaktur. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376-1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. 4. angin. 3. Dalam analisis geografi. 2. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. curah hujaan dan penyinaran matahari.KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1.C. pertanian industry pertambangan. 2000: 99). Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada. dibuat klafikasi iklim. Biasanya.

Secara keseluruhan. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan).0006. yakni Erasia. dan Australia. cahaya. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung-punggung dibawah permukaan laut. Dari pantai ke laut dalam.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. seperti tumbuh-tumbuhan. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. atmosfer. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. Dalam sejarah. Afrika. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. 6. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. yaitu Asia. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). Eropa. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. hewwan. dan Australia. gravitasi. dan lain-lain. dan sisannya (71%) adalah luas samudera . 5. Pada kedalaman 3. Amerika. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. seperti bahan kimia. Afrika. dan manusia. pertama-tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali.Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. Sedangkan secara geografis. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. suhu.

keadaan budaya. 10. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah-wilayah pedesaan ke perkotaan. geografi. 2000:110). dan sosiologi.Mortalitas . terutama ekonomi. 1984: 2698-2699). Jika terdapat aspek-aspek kajian kedua. Biasanya. memberikan makna yang oaling spesifik pada tingkat konseptua. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. ekonomi bahkan politik sekalipun. Pertama. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. 8.7. 9. namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. Namun. 2000: 1116). Pada kajian ini. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. Kedua. urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan (agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang datar (Esiklopedia Indonesia. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas.

Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor ratarata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. 12. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. serta pesisir utara Pulau Waigeo di Papua Barat. Ekuador. 11. 2000:684). untuk kearah utara disebut gris lintang utara.Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. Kenya. Colombia. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. Di Indonesia. Uganda. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. Kalimantan Timur. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). 2000: 219). 1984:905). dan Gabon. Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas). Bagian Selatan Pulau Halmahera. Dari garis lintang nol derajat tersebut. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. Teluk Gorontalo. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. angka kelahiran (natalitas) migrasi. 13. Sasak (Sumatera Barat).Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan.Tanah . Zaire. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi. Kongo. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. Brazilia. masing-masing 180 derajat.

tumbuhan. di atas atau di bawah wilayah tersebut. dan Bali) ke daerah-daerah yang jarang penduduknya (Martono. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian-bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya). kini dan kelak kemudian hari (Vink.Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. Jadi. Dengan demikian. Madura. hirologi. 15. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. 14. menciptakan kawasan-kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulankumpulan tersebut dan menguraikan cirri-ciri khas berbagai bagian dunia.Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. D. sejauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. ia mencakup udara di atasnya.Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. bumi dan geologi yang melandasinya. 1986: 194). dan hewan yang ada akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI . 2000: 910). 1986: 180). upaya untuk mencapai keseimbangan penyebaran penduduk. kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden.

2. perumahan sector manufaktor. 3. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. dan lain-lain. angkatan kerja prouktif. yaitu modal dan tenaga kerja. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk didayagunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. 1986: 1). Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik-ekonomi. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. perindustrian. pertanian. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. dunia bisnis. Laut .1. pertambangan. Dalam praktiknya. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. 4. 2000:100). Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi.

8. . 1995:49). pada hakikatnya memerlukan peta. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. maupun intelektual. 7. 6. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. (O’ Riodan. pertahanan nasional. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. Peta Para birokrat pemerintah. perlindungan lingkungan. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu proses perubahan sosial yang tercepat. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya.Sebagai Negara bahari. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan-perusahaan pemerintah. bisnis. ekonomi. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. khususnya bagi kegiatan-kegiatan yang dianggap peka lingkungan. (Evers. kaum profesional. Tranformasitransformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara-negara berkembang tersebut. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. 5. 2000: 299).

Demografi Ledakan demografi dunia.wisata. dan segmental. 10. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. . saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. industry. maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. 2000: 96). Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan garis khatulistiwa. 11. 12. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. sementara. 2000: 111). supervisal. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. khususnya di Negara-negara berkembang. 9. Di tahun 1825. jelas sangat diperlukan (Monmonier. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. 2000: 218). Apalagi jika peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik.

Scholz. program transigrasi bukan sesuatu yang baru. menjelang itu.3 miliar (Kennedy. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). Sejak pertengahan abad ke-19. 1986:9). pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. Dalam seratus tahun berikutnya. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. 1995: 28-29). danau. 1986: 199). walaupun pelaksanaanya bukan semata-mata atas dasar kemanusiaan. industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. . 14.kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami planet bumi. 13. Perairan terbuka. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di daratan (Vink. Akan tetapi. 1986: 287). setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. 1986:xi. laut. dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistemsistem hidrologi. sungai. Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia.

dengan periode-periodedari udara kering dan basah. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. baik melalui natalitas. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terusmenerus dan progresif. proyeksi kependudukan. Sesuai dengan hal itu. H. serta kesejahteraan. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. c. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. dan bencana alam. Menurutnya. pada awal abad ke-20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan.15. sedangkan peningkatan sarana-sarana kehidupan berjalan lebih lambat. perang. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. c. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. Mengeringnya wilayah itu saat ini. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau deret ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. bahaya. b. kelaparan. mortalitas. sekarang kondisi dari daerah-daerah tersebut mengerikan. Namun. . 2. b.

Hal itu dapat dipahami. diperlukan sungai yang membelah kota. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. 5. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. . Dengan mengambil satu pusat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang-barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. 3. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah tertentu. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: 3. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. 7.memakan tempat.d. 8. umumnya dari timur ke barat. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. ssedangkan daerah-daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. 1. 6. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. 3. Lahan kedua merupakan daerah hutan. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. 2. e. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. dan daerah tandus. 4.

sulit untuk dikembangakan labih lanjut. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. Namun sebaliknya. kecuali dengan biaya yang tinggi. segar. mainan anak dan sebagainya. pakaian jadi. e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. dan nyaman. segar. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. pemangkas rambut dan kecantikan. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. makanan dan minuman. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. dan berjubel. c) Dalam dunia bisnis. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. perhiassan (emas dan perak). a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. . elektronik. pengacara. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. seperti penjahit. f) Hidup di kota terasa sesak. seperti took-toko. dan murah. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar-besaran. biasanya lebih menyukai lokasi-lokasi ddekat stasiun kereta api. barang-barang kelontong.tekstil. terminal bus. penat. tukang gigi. sunyi. tempat praktik para dokter. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. pelabuhan. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. d) Selain itu.

penghuninya kelas menengah. tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. seni budaya. c. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber-sumber . Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). pendidikan. Pada hakikatnya. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. di samping menyediakan pekerjaan. 3. c. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. Dengan demikian. b. disebut demikian karena perumahan untuk orangorang kaya. luas. Zona ketiga. b. dan kemasyarakatan.f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. 3. olahraga. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona-zona baru sebagai perluasannya.perekonomian. a. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. Artinya. Kondisi alamnya masih asri. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. Zona kelima merupakan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. cukup rapi. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. Zona Keempat. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran.

hukum. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. e. Secara umum. rumah tangga" dan νόμος (nomos).Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga. d. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. f. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa.air untuk jarak yang jauh. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. aturan. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran.” . dan Khubilai Kan. BAB 8 ILMU EKONOMI A. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara. yang paling terkenal adalah” mikroekonomi vs makroekonomi”. Timur Lang. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). atau "peraturan." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. Selain itu.

merkantilisme. kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. briton woods. daya tahan ekonomi. dan metodenya. informatic economy. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas.mainstream vs heterodox”. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining realworld phenomena. perang. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. dan lainnya. bisnis. kesehatan. penelitian ilmiah. dan agama. invisble hand. hukum. dan sebagainya. kriminal. kematian. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of . Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. misalnya bidang pendidikan. kesehatan. pernikahan. politik. teori lingkaran ekonomi. pendidikan. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. konsep. Banyak ahli ekonomi” mainstream” merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. keluarga dan lainnya. dan pemerintah. walaupun menurut pendapat kritikus. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus.

perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai” aliran klasik”. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Sebagai penanding aliran klasik. dan lain sebagainya. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Karl Marx. . Melalui karya besarnya Wealth of Nations. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya” invisible hand” dalam mengatur pembagian sumber daya. Keynes. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. Interest. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. J. neo klasik. Edmund Phelps. On the other hand.analysis. monetarist. new keynesian. Secara garis besar. Sebagai seorang ekonom. Konsep “invisble hand” ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini.M. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical.

Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. terkait dengan kemakmuran. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. dan teori ekonomi. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. statistik. C. yang mengkombinasikan matematika. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). North. dan tingkat kemakmuran dapat diukur .Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. METODOLOGI Sering disebut sebagai” The queen of social sciences”. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. Di lain pihak. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran.

Dalam perkembangannya. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. J. Misalnya: • Ekonomi Indonesia pada tahun 70-an.M. Sebagai seorang ekonom. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. • Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokohtokoh seperti Alfred Marshall. raja-raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk mengatur dan memecahkan persoalan ekonomi. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul . Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. Karl Marx. Edmund Phelps. Keynes. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006.dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. ilmu ekonomi kemudian bercabang-cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri.

BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. Dalam teori yang lebih mendalam. Di samping itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. Dalam hal ini makro ekonomi. Mikro ekonomi. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. rumah tangga produksi. dsb. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) . dsb. pengangguran. Menurut asalnya katanya. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teoriteorinya dan untuk menguji kebenaran teori-teori tersebut. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. mengkaji tentang pendapatan nasional. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi.sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. inflasi. konsumen. ekonomi perbankan. ekonomi moneter. dsb. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekonomi terapan. kesempatan kerja. misalnya: ekonomi perusahaan.

psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. di antaranya sebagai berikut : 1. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Kant. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa.sehingga secara etimologis. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Locke. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belasLeibnits. Setelah itu St. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi. B. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. Hobbes. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an.) Tetapi. C.

dan sebagainya. misalnya dari cerita ibunya. 4. pendapatnya dan lain-lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. . pandangan-pandangannya. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri.sesuatu yang akan ditelitinya. tingkah laku pengendara kendaraan bermotor dijalan raya. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. 5. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. seberapa sering melakukan penelitiannya. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. 2. tingkah laku anak yang sedang bermain. dan sebagainya. 3. Angket Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan. suatu hal pada situasi-situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar-lembar pertanyaan itu. kapan akan melakukan penelitian. perilaku orang dalam bencana alam.

Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19.lalu menjawabnya secara tertulis pula. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki. menurut teori ini. sikap seseorang. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. transversal. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar-benar sudah terlatih. dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. dan lintas budaya. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. arah minat seseorang. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. yaitu metode umum dan metode khusus. dan berkeinginan. struktur kepribadian seeorang. merasa. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. yaitu: 1. Kita mengingat . D. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi berpikir. 6. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi.

dan sebagainya. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. dengan berdirinya laboratorium ini pula. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. serta . introspeksi. 2. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. kontras. dan kedekatan. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. pembayangan melalui subfakultas imaginer. Jerman. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di” University of Leipzig”.melalui subfakultas memori. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. dan pengamatan klinis. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia.

F.Respon. ketegangan mental. Pendekatan ini dipelopori oleh J. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. menilai. yaitu mampu menjelaskan apa. seperti B. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: • Menjelaskan. D. bagaimana. Hasil prediksi berupa prognosa. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. membandingkan. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif • Memprediksikan.B.terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. prediksi atau estimasi • Pengendalian. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . dan gangguan psikis lainnya.R atau suatu kaitan Stimulus . Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali.Skinner. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. bagaimana. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental.xx . dan melahirkan banyak sub-aliran.

Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. yaitu : . Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. konsep tentang dirinya. atau dorongan. seperti keinginan. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. E. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari.Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. impuls.

kerjasama dalam kelompok. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. 4. kemampuan bahasa dan emosi. motivasi proses belajar. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. perilaku meniru dan lain-lain • studi tentang interaksi kelompok. seperti bahasa. 3. belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. atensi. dan persaingan. misalnya. atribusi (sifat) • studi tentang proses-proses individual bersama.• studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. misalnya : studi tentang persepsi. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. misalnya kepemimpinan. walaupun demikian. seperti: Persepsi. komunikasi hubungan kekuasaan. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. kemampuan memori. Psikologi sekolah . WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. F. proses belajar. 1. atau sebaliknya. sikap sosial.

mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . dan emosi. PENGERTIAN. sosialisasi. BAB 10 ILMU POLITIK A.Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. KARAKTERISTIK. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak 2.

tujuan. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. Sejarah Politik Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer.tujuan Negara. Lembaga. dan konsekuensi lembaga politik. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara. Bagi mereka. partai politik. administrasi public.sendiri. 4.lembaga politik.organisasi pemerintahan yang semu. dan system pemilihan.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri. teori.teori kenegaraan. dan menghipotesiskan tentang asal usul. . 3. lembaga.lembaga yang akan melaksanakan tujuan. hubungan internasional. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. perkembangan.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik. 2. ekonomi politik. mengepaluasi. sejarah politik. dan lembaga.tujuan itu . birokrasi. khususnya peranan konstitusi. teori politik. politik perbandingan. 1.lembaga politik. eksekutif. yudikatif. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam.

Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer.Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. 4.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni.di sinilah letak hubungan ilmu politik dan ekonomi. 2. dan hubungan internasional.tindih dengan hukum dan ekonomi. Low politics 1. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu. pemikiran politik. serta perang maupun damai. 3. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara tematis yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam seperti . jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. Hight politics b. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional. transaksi ekonomi. 5. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. administrasi politik.

psikologi politik. dan action research. perwakilan politik. Sosiologi e. questionare. Ilmu Hukum h. pendekatan kuantitatif b. DAN ILMU BANTU 1. budaya politik. POLITIK METODE. Sejarah b. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. TEKNIK. Psikologi Sosial f. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK . Metode a. schedule. metode analisis c. dan birokrasi politik. antropologi politik. Perspektip Politik 3.case study. metode perbandingan 3. pluralisme politik. politik etnik. Pendekatan a. sampling. rekruitmen politik. infestigation. Ilmu Geografi A. PENDEKATAN. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. metode evaluatif d. pendekatan kualitatif 2. participant observer. Antropologi d. metode deskriftif b. opinionnaire. Ilmu Bantu a. Perpektif Intelektual 2. Perspektip Ilmu Politik B. Ilmu Ekonomi g. direct observation. metode klasifikasi e. 4. ekonomi politik. interview. partai politik. Filsafat c. A.

C. E. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6. dan developmentalisme. strukturalisme.TEORI ILMU POLITIK 1. desentralisasi. yakni mazhab institusionalisme. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. G. partai politik. plurarisme.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. oposisi.Ilmu politik lahir sejak abad ke. pemerintah.generalisasi dalam ilmu politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. demonstrasi. kedaulatan kontrak social. legitimasi. MAZHAB.19. dalam paradigma politik waktu itu yang terpenting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. Singkatnya. Negara.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab. F. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1. Hubungan Antropologi dengan Politik 3.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. system politik.KONSEP POLITIK Adapun konsep. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. persamaan. demokrasi. Hubungan sejarah dengan Politik 4. behaviorisme. kekuasaan. TEORI. KONSEP. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. HAM dan voting. pemilihan umum.konsep yang dimaksud seperti. GENERALISASI. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL D. Teori Politik Empiris .

2. Teori Politik Formal 3. Teori Politik Normatif .

3  42:3.3 -07./.  8.3 /73.3 2:8..2/.3 20250.3 07./:  28.3.3 3/..3.  805079 -.: 808047./:/.3 O 89:/ 9039.73/.15.2.25.3 3907.32: 5844/.8 /.5 40 -44 /./. 507.. 50702-./.9 93./:.8574808-0...33.  !84450702-.3 5844 057-.20.9.3/03.32:848.3.54084844 /.7 8. 9039.8.. /.3   !844057-.:2037:/.3.3.3 -08.3 /03.3 80. 2: .8.3.2 43908 ..507-.7.9: O 89:/ 9039.7 50702-.2. 3907.3 07.3:8.9  O 89:/ 9039././ /./03./.35078058 249.  ./03.8.3 503.2-8:8  /03./:90780-:9  !844848.3:.: /.9./.5 848.: 808047.9.33./.9 /03..3. . /./.3.3.3. -078.7 . -/.3 89:/ 5844 .8.3 07...39745445.. -07.3 80. 0-07.3 .9. .3 5844 848.39..3 574808 574808 3/.3 :.  !844 50702-.35078..204254 /.97-:8 81.30:.703.7:.3 /. .3 202-039: 57.3 2.7.32:.9.947 1. 0502253.3  .8/.703.9 /03.9202-039:057-.5.332025:3.8 04254  28.3 1034203.947 .3 .8 848.507-.33:5 . 89:/ 9039.3 907..3.3.8 :-:3.3 1.7 50702-./../.3:9 :8. 80-.7: 848..  .3.35844 !844 .5. 907.5 574808 3/.3.8.   .

25:.3 89:/ 5844 .38508.5.703.9 /03.907..:5:3/02.337.3 3/.#80-:..3.3...47.3-079::.8.3..3 5844 50702-.9.3203/::3-. 8047. /.-007. /03.2.3 02.8 202-:.-07:8.: 80-./. 3/./2.7 02...3 07.9/907.3.9.3...3 20250.203.3 /..25:..8  /./.8.3 -.2 -073907..3 3:3./.25:. /.3:39:202-039:23/809. ..3 ..3 5844 848.8 0.8.   !844804.5./.8.7  02.3 20247  . 5844503//.9 . !844804.. // /.25:.907..7 50702-.9038  02.8 848..507:8.59.3 -.33.3 3:3.3:8.3..35844 /.32:338.8.:  28.3 .3 0248  . 2.7 93.3.3.     !8444391 /.3.3.3./.389:./: 80..3 -07. -/. .30248     %#!!$   .5.7.. .5.. .35844../02  848. -/.. 057-..3 /7 /03.2 20308:.  5844 057-.33/4308..5.33./. /03.3 47.  .: 2./: 9: 803/7 /../.8 /.3 20250.3 .3 .3.3 438  805079 !078058  574808 -0. .. .3 -0:2907-..3 89:/ 5844 .2 20302-.

820250.307747   !84438 /.3 -07. .8 !844 3/:897 20214:8..3 5844 . -/.3 2083 :2.3.3.8..3:8.09.8./.308.39..3 -073907.3 89:/ 5844 /.3:8.38.3  2030.8:.2-.3.    &! %    !#% #%#$% #&&! ! %  .3 /03. 20302-.5..30.3 5.3 3907..3 3472.0.38.347.9:5007.:..349..3/07.8..3.7-..-07:-:3.3 202570/8307./: 80/.3584483/./.349.    !844070.38.8 ./.3/03.2 202.3 5844 /.9.820203.3403/./:0.3. !8443/:897/. 50307.3.7.3 2083:39:20232.32..3202:.3 !0307.8:.5.3 :.2.7:/.8/03..9:47.3 584447. /.2 203. 2...8 /.

. 9::..38..7.9:3.7.3 9:  :-:3.3 .91 5.3 20.39::. :8:  50702-.3. .35.3 203.3 9::.8  /..4:8     02-.2 0./03.3  #:.3 9039...:2:. :39: 20243947  20305..3 ..3  .8079.3549. 549  805079 ..3.843. ..7..32. 02-. 9047 549 -.38.549 80.9.9./..3.75030/. 18:1 -08.3..3 203..3.3.9:7.8     %047!49 !.7.3.3802:    $0.32:549205:95027.3 /.8./03...3 5:7.3 47039.     !027..3  /...2 88902 549 .0 /.3.3.390.8 47. 549 8073 /.3549  9047549 02-.  9047  9047 030.3 9:8.3:9 574808503039:../23897.3  9::.8 -./.3:3./.9 202 .3.7.89.3 .39..3.3 202-3.!49 . 549  :8:83.3 .. 5..3.9.  9:. 803/7  803/7  03/.7.30..3  04342 549  . /.9 3472. 503//.549 549507-..3 907.7./.8 5:-.-8. .3 /03.7 .8 :/.3 39009:.3/3.7.3:9.  02-.79.549 /.30.30.5 02-.7./.2.7.9.30.. 202 .3 3 207:5.8/.38.390780-:9  2:549.8 9047 5493.7. .8 5027..3 203549088.8. 02-.3 39073.  .7.8.3 -0781.3!49 $:--/.:47.77 :2:2 .3 908 /./.3.2....2  2.3 9::.7.25..8  $:--/.:.:5:3 0.3 43899:8 080:91 -747.:39:20302:..-070.3 4380:038 02-. .0.!49 07:5.8. 4390254707 . 507.85020739..3.220.3 9::.7.39039.3.3 .3  :-:3.7.9.3 02-.3 3:5 /853 2: 549 4390254707 8.  02-.3 88902 502.3 . 2070..8 88902502.9 :.9.3 -072.

32030.3 5.     :-:3.39:25.3 .730./ 2: 84.3:8. 9047 549 4390254707  5027. 202-.304342      %047030.30-.843.3 -.7 5./23897. 207:5.:890780-:9     /23897. :39: 203.7.37.380.3/3.9:3.3 39073.. 90780-:9 8.3 07:5.843.4390254707  $0.3 507. .3 5.2:.2.339073...304342 /2.8 89.7..3 02578 /.3.: 04342  .3 93//03./.03/07:3907-. /83.3.: 2070.-.:-: .8907.3::2/. /... 14.7..3:3 570/8 /.3 8:..7. 9047 507.3.. :-:3.9. 2:.3 549 -.8:28 /.9:  8.549 .5073.32:549/.8549 /.8203.580.3 %047 3 8073 //:.09.39. 207:5. 9047 507..3. 9039.3 :-:3. 2:73     4342!49 $:-/.050393.3 9047 549 .7549.5.  0.3&2:2 0/:.9: 5027.:5:38073-. .7 8:..:-:3.3/7.3 202-07.5:.3 .8!:-/.8 -  4549.339073.7 57028 80/07.7.3 8.2.3 2.3/3.8    !49!07-.78-08.3 -.0 /.:8 507-.3 3 -0794.3549.. /.7 507.3.9.: 549 80-.843.7.3:-:3.5.2 20207.7.3 549 .3 3472./: /..9 20308. 8:-/853 2: 549 . 9/.3:8.3 . 207:5.3 .3 -...9.  9549..7.7:8 -072:..3.8.7 2: 549./:.39039.

81. 3 /02.  2094/00.5.  3974544 /  $4844 0  !844$48.7.2. -/.3 2: 549 80.3549 /..:.  $0.3 -/.7.39 4-807.3-.943 .3.7.7.8..3.9::.80507910/47 31089.7.1   %&&&$&! % $0.-.7.73.2 805079 5844 549  5:7.79.2.. ...9 .3.3   %03 %03.9437080..  0-07. 549  04342 549  .3 :.3 5.23. 1  2:4342   2:::2   2:047.3 390730.820 549  -:/.9.91 -  503/0.3:.. 7.8549    !%  %   %   & %& ! %    !03/0.3.  503/0..5.. -  8.3 39. /...9.507.3.8 0  2094/0507-.8 /.20254:8.3.70 8.3974544 549  549 093  707:9203 549  5.9.91   094/0 .:5:3/.91 /  2094/0.3 ..32.88 .3 -..98 .9.72:549   !07509139009:.3-747. 549  507.2 /542..5.8 97.3/3.99. 902.3 -0702-. /./:3.3 .804342 8079..07  8.3 .943 6:08943.79.80 89:/  /. :-:3.3/..1.:2:2907/.0/:0  /70.    2:.253 3907.0  453433.3 /0./.320250.22:54980-03.  2094/0/087191 -  2094/0. 7.38.399.3:.39: .70  5.9 4-807.8 0.

2.250304254.3 /853 2: .3 2.39.3!49   :-:3. ./.8 /./ 0   5.390750393.. 203.820      $!  $!! % /. .3  /0243897.3 0/./  2.3!49   :-:3.9.9. /.  092.3 .9.32:!49   :-:3... 549  /080397.7..7 80.  0.3/0.820 /. 2:549 207:5.3!49   :-:3.  5020739.3 90780-:9 2..3 /:.  !0785095!49   !07850952:!49   $#!#! % 2: 549 .549. .7.47.    && ! %  &  & $ $    :-:3.8./2..8.8  $3.2 2: ..:.25..3$4844/03.33974544/03.8..8. 207./. 0307..- 3899:843.2.3!844/03.8 9: 207:5.3..8.7 5073..: 0802-. 84.8:/805079 0:. 503:.-  2.8  502. . .3.7 8:.. -.3/2.-..3../03.93.493    #$$ #$$! % 0307.820  -0..8.. 0745.7.0452039.5:343805 43805.-.1/03.7.- 2:549907-.34342/03.3 :2:2  5.79.8  0307.: 0-  ./. 43805 ..3!49   :-:3.8 /.3 .8.9: 080. -..8  45488  88902 549  /0247.7..3..380.9.7820  897:9:7.9:9:.8.3 -07.3!49     ! % .3..3 2.3047.3/:.9.8  5078. :39: 203.47820  5:7.3 5073..3 :-:3.3 4397. 2..

9.390.549.38073/02-.880-0:23.     % # % #&! %   %047!492578   %047!49472.3/93.343805.3 /03.91                  .-07..9503//./-.   %047!49472.320303.3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful