BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut:
1.

ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.

2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah

1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis. 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya: ➢ William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.

Caraghan

delangles

dalam

bukunya’’a

guide

historical

Method’’mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.

Harold

H.Titus

dalam

bukunya

‘’Living

Issues

in

Philosophy’’mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya. 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:

I Charles Singer yang pengetahuan .

yang dikutip dalam bukunya ‘’Critical

Thinking’’mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

John Warfield dalam bukunya ‘’Social Sistem’’ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian .

Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan. B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda –beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa –jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan –kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan –kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaitan dengan proses-proses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi objek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi ,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya: ➢ Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.

Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul “The Study of Man“ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka

sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. ➢ Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. a. Manusia yang hidup bersama b. Bercampur untuk waktu yang lama c. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses-proses sosial adalah interaksi sosial, bahkan ahli sosiologi berpendapat bahwa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor, dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. 2. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. 3. Identifikasi Merupakan kecenderungan-kecenderungan ataupun keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain.

4. Simpati

mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. 2. Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetiaan pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. Sebagai academic interprise memiliki pengertian “ bagiman mestinya “. Ilmuilmu sosial mencakup sosiologi. baik itu sebatas kerjasama. PENGERTIAN.Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. politik. sedangkan bentuk jamaknya. ekonomi. geografi sosial. psikologi. D. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. C. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. antropologi. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku “ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis.METODE ILMIAH . 3. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas dan pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. ilmuilmu sosial. RUANG LINGKUP.

mekanis.Antropologi.suatu penelitian tentang gjala-gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei.atauj untuk menangani penelitian. .politik dan sebagainya.maupun menyebarkan angket .ekonomi . Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi.Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul “political science”dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran –ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .118) dalam karyanya “Science as a Human Endeavor “mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji . Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla-pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin. Menurut George Kneller (1978 .untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan “the World Of Science Encyclopedia”(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada. Secara etimologi metide dari bahasa Yunani “meta”yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkahlangkah yang diambil menurut urutan tertentu .observasi.geografi .berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.sebagai contoh.

Lachman diantarnya: 1.Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya”Mind and Brain”mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .pemeriksaan kebenara terhadap hasil-hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan “metode ilmiah”hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan .jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah.kealaman maupun humaniora.penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5. Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses-proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan . . Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.Oleh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu-ilmu sosial .Perancangan penyelidikan 3.ilmu pun begitu luas dan kompleka.Pengumpulan data 4. Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diantaranya: 1.Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.

dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff.knowen) .dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia.1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given. 4. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik .yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian . 2. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik. Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis. Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia .T4.KEBENARAN ILMIAH Julie Rord dalam :”Paradigms and Fairy Tales(1975)”mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1. Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka fakta.terdapat tiga teori utama kebenaran.yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau”Code of Conduct” 3.yaitu : 1.realitas.Jakarta adalah ibu kota Indonesia.1998:7)Contoh.T3.yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi .T2.knower .dan observer)dan objek (fakta. E.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik. . 1.Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa-gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik. kebenaran iman dan doktrin-doktrin sbsolut agama.

yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff.Contoh. 3.pernyataan”orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik “. Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi.dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman .antara dua atau lebih logika.2.1996:130-131) BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU . Teori Pragmatis(Pragmatism Theory).

Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal-hal yang benar.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan .cara menguji data.A. kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data. . Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta-fakta 3.Schwab dalam tulisanya “Structur Of The Disciplines Meaning and Significance”konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian –bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan . 4.Subtantive conceptual Struktur adalah konsep-konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu . Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU Menurut Joseph J.Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar-benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi .Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA Menurut Oxford Advanced Learners Dictionary of Current English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data. B.ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan .

PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan.di mana dan juga dapat berupa benda-benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin .yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda . C.salah atau benar.dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa.yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1.tanggapan dan pengalaman kompleks.kapan. 1996:5) Menurut James A. Suatu penegasan.5. 2. 5. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa.erupakan abstraksi.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data mentah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati. Konsep campuran.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan secara eksplisit dengan bilngan tertentu. Kosep deskriptif.cantik atau jelek. 3.mencerminkan adanya alternatif-alternatif yang beragam. 4.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep .1980:58) 2. 6.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk . Konsep relasional. Konsep disjungtif. Konsep konjungtif. Konaep evaluatif.siapa.pernyatan.

yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa . Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara induktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4. 4. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui .PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu secara cermat melalui simbol-simbol. 2. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: 1. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. 6. 5. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsepkonsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3. 7.tersebut. 2. 3. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. Generalisasi Kausal .

berkawan. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. Generalisasi kondisional. PENGERTIAN. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir-butir informasi tertentu. 3. secara harfiah istilah Sosiologi dapat .memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilahistilah kuncinya 2. ataupun socius bermasyarakat. Penjelasan. 5. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. Generalisasi korelatif. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu.hipotesis. KARAKTERISTIK. yakni kata dan logos. Definisi.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman –pengalama sebelumnya.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas. Deskripsi. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. BAB 4 SOSIOLOGI A. Dengan demikian.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandainya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E.3. 3. Socius yang berarti kawan.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. 4.

gejala keluarga dengan moral. Selanjutnya. serta lapisan sosial. termasuk perubahan – perubahan sosial. Pitirim Sorokin (1928: 760 – 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala – gejala sosial. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses –proses sosial. seperti agama. lembaga – lembaga sosial. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa ahli: 1. yaitu organisasi sosial. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur – struktur dan proses – proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia. 5. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok – kelompoknya. Abdulsyani.diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. dan sebagainya. 1987: 1). J. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi . 2. 3. 7. David Popenoe (1983: 107 – 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan.A. 6. 4. van Doom dan C.A. yaitu kaidah – kaidah sosial (norma – norma sosial). hukum dengan ekonomi. Nimkoff (1959: 12 – 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya.J. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. William Ogburn dan Meyer F. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. 1982: 4. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur – unsur sosial yang pokok. kelompok – kelompok.

kelompok sosial. proses sosial. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok – kelompoknya. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. budaya. 1. mapun perubahan sosial. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum (nomotetik). dan sebagainya. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. Jika ditelaah lebih lanjut. 2. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). agama. 3. menelusuri asal usul pertumbuhannya. Artinya. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial.kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. etnis atau suku bangsa. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses – proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. 1959: 13. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal – hal berikut. Kelompok tersebut mencakup keluarga. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. gejala – gejala sosial. Dengan demikian. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. 1991: 4). organisasi sosial. Horton dan Hunt. struktur sosial. bisnis. Dengan demikian. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. Sosiologi mencari apa yang menjadi prinsip – prinsip atau hukum – hukum umum dari interaksi antarmanusia individu . kehidupan hukum dengan agama. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. dan berbagai organisasi sosial. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). komunitas pemerintahan. Dengan demikian. politik. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. Artinya.

Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. Artinya. Jadi. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. serta masyarakat sebagai batasan sehari – hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. 6. meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. ras dan etnis. 4. faktual. dan rasional. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. dan bukan wujudnya tentang masyarakat yang konkret. Mungkin satu – satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. isi. maupun proses dari masyarakat manusia. perkawinan dan keluarga. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk – bentuk dan pola – pola peristiwa dalam masyarakat. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola – pola interaksi manusia. struktur. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. politik dan institusi politik. . Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum. 2. 1. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pada penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman.maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. 5. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. bentuk. tentara dan perang.

sosiologi militer (military sociology). kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga – lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower.pendidikan dan media kultural. Secara sistematis. Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu “kontinum pedesaan – perkotaan”. sosiologi medis (medical sociology). serta kesehatan dan kedokteran (Bauman. sosiologi wanita (woman sociology). ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. sosiologi keluarga (family sociology). 1980). Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangkan analisis sistematis tentang produksi pertanian. pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. dan sosiologi seni (sociology of art). Jika tradisi . agama dan institusi agama. yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). teknologi informasi. 1. sosiologi pendidikan (educational sociology). 1973). Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. sosiologi industri (industrial sociology). sosiologi medis (medical sociology). industri dan pekerjaan. seperti sosiologi pedesaan (rural sociology). sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. Sepanjang sejarahnya. 2000: 1032). sosiologi perkotaan (urban sociology). kehidupan urban dan persoalan – persoalannya.

a. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. sosiologi industri sejak tahun 1980-an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset – riset sosiologi industri. Namun. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. Sosiologi Industri (Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran – pemikiran Karl Marx. Dalam perkembangannya. perkembangan – perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980-an. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan – gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. dan tidak semata – mata didasarkan pada kenyataan yang sama – sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. b. adanya globalisasi industri. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi – aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan – gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. 2000: 942). 1992). . serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an (Grint. memberikan peluang munculnya lini baru. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seusai perang) menuju post Fordisme. 2. 2000: 488). walaupun secara formal.awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi – lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk – bentuk kehidupan sosial perkotaan. Emile Durkheim. yakni feminisme dalam riset. c. 1994). akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseorang bekerja. dan Max Weber.

Sosiologi Perkotaan (Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota – kota besar. Bidang ini berkembang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. 1. geriatrik (perawatan usia lanjut). 1992: 114). Sosiologi Medis (Medical Sociology) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. 1. a. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pasien.d. khususnya tahun 1990-an. Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. Dalam perspektif medis. psikologi. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). praktik umum (pengobatan keluarga). Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen – argumen bahwa pola – pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. dan pengobatan komunitas (Amstrong. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. Dalam perkembangan selanjutnya. Berhubungan dengan asumsi – asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adalah sebagai bagian integral masalah – masalah sosial. terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor – faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek – aspek sosial dari kondisi sakit (illness). Kajiannya terutama . dan psikologi sosial. pediatri (kesehatan anak). 2000: 644). b. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. 2000: 643). 2000: 643 – 644).

Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. dan tempat tinggal terpusat. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. geopolitik. di antaranya populasi. b. c.dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. a. Dari 1992 sampai sekarang. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. . dan lain – lain. ekonomi. Hal itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota – kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. 2002). a. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. Sosiologi Wanita (Woman Sociology) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). perintisannya sejak tahun 1920an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. kendati akar – akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. ketika sosiologi urban Prancis. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki – laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen – argumen mengenai hak – hak kaum wanita. Periode dari 1977 – 1985. perdagangan. terutama kota – kota di Jepang. 1. Dari 1986 – 1992. dapat dibagi menjadi tiga tahapan.

dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. dan administrasi lainnya. Problem organisasional internal dalam pertempuran. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. Kelompok altenatif. 1. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer.b. serta kekerasan. a. Sosiologi Militer (Military Sociology) bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. Akan tetapi. kekuatan. Dalam hal ini. Problem organisasi internal yang menganalisis proses – proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. kepentingan ekonomi. melukiskan sistem – sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru dimulai selama Perang Dunia II. dan evaluasi motivasi pertempuran. Fungsi – fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana – sarananya. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa . terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. bagi negara – negara berkembang. Namun. profil rekrutmen angkatan bersenjata. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi c. masalah – masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. b. Kelompok para teoretisi konflik. serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. Sebenarnya. yang menurut Bredow (2000: 665). d. 2000: 664). Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan sosial dan teknologi. serta menguraikan cara – cara subkultur militer dibentuk. problem pelatihan dan pendidikan tentara. Militer dan politik. kepangkatan. c.

Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. profan.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. seperti sistem pendidikan. disorganisasi keluarga. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. peranan. arah perkembangan keluarga pada masa mendatang. bentuk keluarga. latar belakang historis. danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. serta implikasinya terhadap anggota keluarga. struktur sosial. struktur sosial. masalah penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. e. tema universal. 1. 2002). fungsi dan struktur keluarga. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. perkembangan. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. Dengan kata lain. interaksi. ekonomi. 2002: 37). latar belakang historis. 1966: 36). serta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. Pendekatan sosiologis dalam melihat keluarga. pemerintahan. pengembangan. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. . dalam kaitannya dengan agama ini terutama tertuju pada studi praktis. Mencakup hubungan keluarga dengan sistemsosial lainnya.atribut – atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang).dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. Sosiologi Keluarga (Family Sociology) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. 2. Dari definisi di atas. dan positif yang menuju kepada praktik. tema universal. Dalam hal ini. dianalisis tentang aspek – aspek keamanan nasional dan internasional. dan masalah keluarga berencana.

sociology of education. Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan. hal ini terlihat pada tahun 1914. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut mengarah kepada monopoli pemilikan sumber – sumber sosial maupun keadilan. Menurut Brookover. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik . terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. Pada abad ke-20. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. bidang – bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. 1983: 11). ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. yaitu sociology of education. Selanjutnya.3. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. 1988: 2). Bagi Angell. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada perbedaan pemilikan kesempatan. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. muncul istilah baru. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. 1976: 6). Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah.

10.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur (sociology of art and literature). Sedangkan, sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur, drama, maupun film. Implikasinya, sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel dengan konteks atau politiknya (Wolff, 2000: 41). Namun demikian, sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. A. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS PENELITIAN 1. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke-19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran – pemikiran yang bersifat positivistik, khususnya bagi pendirinya Auguste Comte, namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif, melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto, 1986: 36). Dalam pendekatan kuantitatif, sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga gejala – gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala, indeks, tabel, dan formula yang menggunakan statistik. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif, sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna – makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. 2. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. a. Metode Deskriptif

Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekankan pada kajian masa kini. Secara sngkat, metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi, tentang siapa, di mana, dan kapan. Dengan demikian, dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap sosial maupun politik, seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Dalam metode tersebut, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey, 1982: 110; Spencer dan Inkeles, 1982: 32). b. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa, siapa, kapan, dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. Oleh karena itu, metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”. c. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa – peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip – prinsip umum, yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif, dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan, serta sebab – sebabnya. d. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga – lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. e. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu, kelompok, atau institusi untuk menentukan variabel itu, dan

hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen, 1993: 548). f. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu – ilmu sosial. 1. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi, di antaranya adalah sosiometri, wawancara, observasi,dan observasi partisipan. a. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari, mengukur, dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt, 1991: 235). b. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka (face to face) ketika seseorang, yakni pewawancara mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan, 2004:159). c. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. d. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton, 1980). Dalam hal ini, peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian.

1. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi, seperti statistik, psikologi, etnologi, arkeologi, dan antropologi, di samping ilmu – ilmu sosial lainnya, seperti sejarah, ekonomi, antropologi, politik, hukum, maupun geografi. a. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan – perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil – hasil penelitiannya lebih valid, akurat, dan terukur. b. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan, baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses – proses mentl yang diperlukan keterangan – keterangannya. c. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi – tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Oleh karena itu, etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily, 1984: 20). d. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. e. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. 1. Jenis Penelitian Sosiologi

Dalam penelitian sosiologi (Shadily. dan penelitian interpretasi kritis. . Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian – kajian yang penuh kehati – hatian dan objektif. 1984: 50 – 52). sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah – masalah keluarga. 1986: 339 – 340). SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. 1983: 5). dan mengatasi problema sosial (Soekanto. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. penelitian fact finding. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. Dengan demikian. C. Penelitian Fact Finding c. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merupakan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. tidak jauh berbeda dengan ilmu – ilmu sosial lainnya. Akan tetapi. Dari sisi fokus kajian mikro. B. Penelitian Lengkap b. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. seperti disorganisasi keluarga. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. mengidentifikasi. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. yakni penelitian lengkap. Penelitian Interpretasi Kritis A. a. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang – bidang keilmuannya. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita.

merupakan tokoh yang pertama – tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul Principles of Sosiology. walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. Lester F. Di Indonesia. ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana.Ward. Ralf Dahrendorf (Jerman). Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. Lewis Coser. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda– beda.Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. dan hal ini berbeda dengan di Prancis. khususnya di Prancis. Max Weber. Vilfredo Pareto (Italia). Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Charles Horton Cooley.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). Erving Goffman. 1986:4). Karl Marx. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah – kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. Talcot Parsons. Georg Simmel. George Herbert Mead. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. Jerman. beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku – buku karya Alfred . Pitirim Sorokin (Rusia). Randall Collins (Amerika Serikat). dan Amerika Serikat (Soekanto. namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin – pemimpin kita yang telah memasukkan unsur – unsur sosiologi dalam ajaran – ajarannya (1965).begitu pun yang mengajar bukan sarjana – sarjana sosiologi. Jerman. Herbert Spencer (Inggris). walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke-20. dan Amerika Serikat. yaitu Herbert Spencer (1820 – 1830). 1967). Nama – nama. Manheim.

dan makna tentang peristiwa yang lampau itu.1986: 43 HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. 4. seperti alasan orang – orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu – isu politik. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka. dan Bierens de Haan (Soemardjan. 1983: 7). 2. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. Lepold von Wise Steinmezt. 3. 1965. urutan. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. begitu pun para ahli sosiologi.Vierkandt. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial. psikologi sosial kajiannya dengan . Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang – orang dan tempat – tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. ilmu sejarah melihat kita ke belakang untuk menggambarkan suatu peristiwa. Akan tetapi. Di dalam putaran mereka. Pada sisi lain. Soekanto. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu.

Hubungan Sosiologi dengan Antropologi Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian – bagian dari dunia itu. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 – 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang – orang did dunia. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. Dengan semikian. Sebagai perbandingan. 5. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro.cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu – individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai “… the study of the large scale structures of society and how they relate to one another”. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua – duanya. FOKUS ANALISIS. A. 2) Idealisme. mengasumsikan bahwa kondisi – kondisi material dari eksistensi manusia. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. 1) Materialisme. . DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. jelas dalam sosiologi makro tersebut struktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. cakupannya dapat dibedakan menjadi dua macam. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep – konsep dan pendekatan antropologi. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek.

6) Strategi elektisisme. Tingkat Budaya 2. “… the study of the individual as social being”. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap .3) Fungsionalisme. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. khususnya dalam keluarga. memusatkan perhatian kepada upaya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. Tingkat Interpersonal 4. 5) Strategi evolusioner. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikasikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). 4) Strategi konflik. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing – masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. Tingkat Individual 3. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian – bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. berusaha menjelaskan ciri – ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarakat sebagai sistem sosial yang pernah tetap. menurut Johnson (1986: 61 – 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. Tingkat Struktur Sosial A. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial.

Dengan demikian. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya mengatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep – konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar – samar. kepentingan dan nilai – nilai seseorang. ambigu. 2). dan tidak tentu. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. yaitu kritik dari rekan sejawat. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. usaha untuk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. kedapatan. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. Sosiologists have spent much energy in developing technical definitions. harapan. namun hal tersebut dapat dipelajari. dan penyimpangan. baik secara objektif maupun subjektif. biasanya secara tidak sadar. 1947. serta mencatat contoh – contoh penggunaan data.penyimpangan – penyimpangan yang mungkin kita lakukan. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. KONSEP – KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi – preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. B. At present there are so many different . Secara sederhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas adalah kepentingan pribadi. melihat fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi.

Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. globalisasi. Soekanto. 3. 1993: 466). 1. peran. 2.competing definitions for key sociological notions such as “status” and “social role” that these terms are no more valuable than their counterparts …. patriarki. 2. 1966: 30). Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri dari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. dan hierarki. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. 1993: 446). Horton dan Hunt (1991: 48-49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep – konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. 4. 1984:31. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. sanksi. penyimpangan. konflik sosial. norma. In everyday speech” (Zetterberg. permasalahan sosial. perubahan sosial. kelompok. mencakup masyarakat. Adapun konsep – konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. interaksi sosial. patronase. Sebaliknya. .

dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. 7. kelompok. Akan tetapi. 10. kelompok. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. 1993: 247). Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. Dalam pendekatannya. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang .5. 6. Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu. Soekanto. 1987: 560). Namun demikian. 9. tidak adail berbahaya. organisasi.Globalisasi . 1983: 104. perlu dibatasi . dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. ofensif. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. makna sosiologisnya baru muncul belakangan. 2000:227228). disensor. 2000: 995). kultur. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. 8. istilah penyimpangan tersebut tetap lebih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme sosial (Pawluch. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi.

Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. Ditinjau dari historisnya. 2000:421). dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. 14. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. peringkat kekuatan. 2000: 433). 2000: 734). implisit dianggap mengikat seluruh hidup. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki – laki atas perempuan (Cannel.Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional.Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. A.Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu – ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. dan klien adalah kawula. pemerintahan pendeta. prestise. maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. di mana patron adalah gusti atau juragan. seumur hidup. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu – ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. dan biasanya Gereja Katolik Roma. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. atau prioritas. TEORI – TEORI SOSIOLOGI 1. 1980: 6).Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. regional. 2002: 3-30). bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. Dalam pengertian yang lebih luas. tatanan. 11. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons . 13. 12.

Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 2. Ogburn 3. Teori Globalisasi “of Nothing” George Ritzer BAB 5 ANTROPOLOGI . Teori Sistem Sosial 1. Teori Strukturasi Anthony Giddens 5. Teori Tindakan Sosial b.a. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F. Teori Dramaturgi Erving Goffman 4.

Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. Masalah 5. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia.A. terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya. 2. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat. 1. Masalah asal dan perkembangan manusia secara biologis 2. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : . Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4.Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3.

yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya. Seperti yang telah dikemukakan diatas. prilaku. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian.dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. Hanya dengan mempelajari mekanisme. yakni alat yang digunakan manusia untuk mentransformasikan dirinya sendiri. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. serta sarana-sarana diluar diri manusia.selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : . Pertimbangan politik b. yaitu : a.dapat kita ketahui alasan perbedaan keyakinan. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda-benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan-peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol-simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. Secara keseluruhan.a. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. b. c. Disinilah antropologilinguistik berperan. struktur. nilai. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang.

Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. Antropologi sosial Dalam kajiannya. sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya. 2. Metode.Pendekatan.1. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi. yaitu 1. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. dan Jenis Penelitian Antropologi Menurut Gopala. 4. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. 3.serta tinjauan tentang berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. Konsumsi. antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya melalui berbagai tingkat peradaban. A. sarana dalam ilmu antropologi. Ilmu Bantu.produksi. Teknik.sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif.perdagangan. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial .

Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi. dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata-kata. atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat dengan berbagai penggalian. 3. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas-asas manusia . Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi. mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari . Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasigeneralisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. Penelitian komparatif untik menguji korelasi-korelasi antar unsur. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu. baik lahir maupun sifat bagian dalam. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya. pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini. antar pranata. yaitu 1. 2. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4.2. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa-sisa tubuh yang telah membatu. 4.

Antropologi memang merupakan studi tentang manusia.Tujuan dan Kegunaan Antropologi Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya.bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang. pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. Selain itu. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. B. Hubungan antropologi dengan psikologi . Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya-budaya itu lenyap. paling tidak mendekati objektif dan sistematis. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses-proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. antropologi bermaksud mempelajari umat manusia secara objektif. Ia tidak hanya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang. A. 2. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat.

sistem gotongroyong. dan lain-lain. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras. sikap. yaitu lingkungan fisik. seperti motifasi. minat. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. sikap terhadap kekayaan. 4. etnis. lingkungan keluarga. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antropologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. A. 5. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi . 6.Objektifitas Dalam Antropologi di negara-negara. maupun budayanya. misalnya sikap terhadap kerja. Sedangkan dalam antropologi. Dengan demikian. dan lingkungan sosial dalam arti luas. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan seorang ekonom. Untuk pengumpulan keterangan komparatif tersebut. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara-negara.Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. 3. konsep diri. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal.

Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. pranata. dan cara hidup. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. 3. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Manners. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. Jika disimak tentang perkembangan ilmu-ilmu bagian antropologi. 2. mengamati lembaga-lembaga. yaitu: 1. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studistudi etnografi yang umumnya menangani komunitas-komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. . Menurut pemikiran evolusionistis. menyentuh umat manusia.unsur kemanusiaan yang universal. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. B. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembagalembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etnografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal.

Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. 4. Evolusi 3. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi-generalisasi mengenai prilaku manusia. 5.Kekerabatan 12. dan kelakuan. kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses-proses Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya. Culture area 4. 1. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. yaitu : 1.4. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. Kebudayaan sebagai struktur atau pola-pola kebudayan 6.Stereotip 11. Tradisui 9. nilainilai. Difusi 6. A. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita-cita.Tabu .Magis 13. Kebudayaan 2. Etnosentrisme 8. Ras dan etnik 10. Akulturasi 7.Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. Enkulturasi 5. Kelompok psikologis.

Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur-unsur baru yang akan mendesak unsur-unsur budaya lama ke arah pinggir. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4. 8.Perkawinan A. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. 7. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial.14. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur-unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja.Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. . 2. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. 9.

Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. 14. Teori orientasi nilai budaya a. A. 12. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. .Magis Magis memang kejam. b.Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11. tabu memilki nilai-nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. b. Teori evolusi sosiokultural a. c. e.Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan 13. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. d. 1. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia.Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks.10.Teori-Teori Antropologi 1.Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis.

1. e. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya.c. evolusi konvergen. Zaman peradaban purba h. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. b. Evolusi konvergen. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. Evolusi divergen. Zaman liar muda d. e. dan evolusi divergen. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. Teori evolusi kebudayaan a. Zaman barbar muda g. . Zaman barbar tua e. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. Teori evolusi animisme dan magic a. Zaman liar madya c. Evolusi paralel. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. f. d. d. Zaman liar tua b. Zaman barbar madya f. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selalu dengan akal dan sisitem pengetahuannya. Zaman peradaban masa kini 1. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c.

Teori upacara sesaji a. b. upacara sesaji.f. 1. . kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. Pada prinsipnya. Antara agama dan magic itu berbeda. 1. Tahap promiskuitas b. d. dimana ayah menjadi kepala keluarga. Pertama magic simpatetis. kedua magic senggol. Upacara religi tersebut. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. terutama darahnya kepada dewa. g. Magic memiliki 2 prinsip utama. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. Sistem patriarchate. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. c. Teori evolusi keluarga a. c.

baik itu gejala dan proses alamnya. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. Pengerian bumi dalam geografi. geografika berarti tulisan tentang bumi. maupun gejala proses kehidupannya. binatang.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. . dan manusia sebagai penghuni bumi.PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh-tumbuhan. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya.

Fokusnya adalah sifat dan saling berkaitan antara tiga konsep yaitu. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. hidrologi permukaan air di wilayah itu. dan tempat. dan how. where. 1988:41). 3. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat.Secara sederhana. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai “pisau” analisis terhadap fenomenafenomena. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. 2. why. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. baik alamiah maupu insaniah. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. 4. 1. lingkungan. b. when. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. tata ruang. yaitu sebagai berikut: a. dan .

3. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. juga didasarkan pada tempat. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat-tempat yang saling berjauhan. Tempat merupakan lingkungan pergaulan. sub disiplin ini telah mengalami empat fase . Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. pertukaran atau perdagangan.atmosfer yang terdapat di atasnya. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke-19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. 2000:408). Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. 2. 2. Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. Identitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. distribusi. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. 2000: 267). sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke-19. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. Dalam sejaranhya. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks.

sosial. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi. Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat-sifat. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yang terfokus pada penyebaran populasi. yakni lingkunan. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) . dan pluralistik. kotak kecil dan besar. Seperti ekologi. 6. analisis wilayah. Ia tidak hanya mencakup geografi tradisional yang berhubungan dengan tempat. budaya. dan lingkugan. 7. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu-ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. serta lansekap. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan ilmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. Dengan demikian. 4. dan ilmu kedokteran dengan ilmu-ilmu sosial lain. 5. 2000: 981). lokasi. 3. tata ruang. politik. demografi.fungional. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. biologi manusia. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. ekonomi. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. dengan karya yang berusaha memahami faktorFaktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. melainkan juga masalah-masalah modern.perkembangan utama. tata ruang.

Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa . Pendekatan Ekologi c. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. menambah. menyimpan.Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulkan. Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. perangkat keras. menganalisis. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). METODE.PENDEKATAN. A. Metode Penelitian Geografi a. Pendekan Kompleks Wilayah • Pedekatan keruangan • Pendekatan ekologi ( ecological approach) • Pendekatan historis ataupun kronologi • Pendekatan sistem (sistem approach) 1. dan personil pelaksanaanya. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960-an. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. Pendekatan Analisis Keruangan b. seperti yang disyratkan oleh teorinya. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. memanipulasi. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980-an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum.

Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. b. 1988:105). Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. baik formal maupun informal. 1. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam penelitian ini peneliti tidak perlu melakuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia-penelitian geografis. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. wawancara. dan studi pengembangan. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. b. kuesioner. dan studi literatur. c. c. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi.sekarang. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. studi dokumentasi. misalnya observasi lapangan.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. survey. Kuesioner atau Angket . a. Dalam metode deskriptif terbagi-bagi lagi menjadi metode studi kasus.

baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan-pertanyaan tertulis.pada zaman Homeros dan Hesiodos.SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya.1993:112-113). kejadian. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. Oleh karena itu. terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. dan hokum-hukum yang berlaku dalam ilmu geografi.Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan. prinsip. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. kepedulian dan lain-lain. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek-aspek alamiah dan insaniah. d. kegiatan organisasi. yaitu dokumen pribadi dan dokumen resmi. tuntutan. e. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. Selain itu. 1988: 110). (Fraenkel dan Wallen. konsep. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. A. 1998: 161). Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data dengan megkaji berbagai teori. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi masih sangat dipengaruhi oleh mitologi. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. film. . 1999: 19). (Moleong. motivasi. perasaan. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja.

Sejak itu. regional.Pada zaman Thales (640-548 SM). B. dan pertahanan. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515-455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. 1979:2). perdagangan. . baik tingkat lokal. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan. telah menjadi perhatian para ahli geografi. nasional. terdapat beberapa pendapat. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. peperangan. Bagi kepentingan perjalanan. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan suatu objek telaahan. Makin meningkatnya minat pada isu-isu lingkungan. Banyak karya mereka menekankan kedua sisi. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. Dengan demikian. penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. Pada zaman Yunani kuno.maupun global. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya.

angin. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. 4. 2000: 99). keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. untuk menggambarkan keadaan iklim. sektor manufaktur. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada.KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. Unsure-unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. 3. curah hujaan dan penyinaran matahari. perdagangan maupun perindustrian. pertanian industry pertambangan. dibuat klafikasi iklim. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. Laut . dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. 2. dan dunia bisnis (Taeuber. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376-1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. Biasanya. Dalam analisis geografi.C.

Sedangkan secara geografis. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. seperti tumbuh-tumbuhan. Pada kedalaman 3. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. hewwan. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. Eropa. dan lain-lain. yakni Erasia. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. yaitu Asia. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. Amerika. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). dan Australia. Afrika. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). Dalam sejarah. Dari pantai ke laut dalam. dan manusia. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. dan Australia. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. 6.Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. dan sisannya (71%) adalah luas samudera . suhu. 5. gravitasi. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung-punggung dibawah permukaan laut. cahaya. atmosfer.0006. Afrika.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. seperti bahan kimia. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. pertama-tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. Secara keseluruhan. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup.

namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. keadaan budaya. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. dan sosiologi. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah-wilayah pedesaan ke perkotaan. 1984: 2698-2699). geografi. 9. memberikan makna yang oaling spesifik pada tingkat konseptua. Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang datar (Esiklopedia Indonesia. Namun. Pertama. terutama ekonomi. 2000: 1116). secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan (agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. 10. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. 2000:110). Biasanya. Kedua.Mortalitas . 8. Jika terdapat aspek-aspek kajian kedua. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama.7. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian. ekonomi bahkan politik sekalipun. Pada kajian ini. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi.

dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. untuk kearah utara disebut gris lintang utara. Ekuador. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. Kongo. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). 13. Dari garis lintang nol derajat tersebut. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia.Tanah . 11.Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. Zaire. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. Kenya. Kalimantan Timur. 1984:905).Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor ratarata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. 12. Sasak (Sumatera Barat). 2000: 219). Teluk Gorontalo. Bagian Selatan Pulau Halmahera. masing-masing 180 derajat. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. Uganda.Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. dan Gabon. Brazilia. serta pesisir utara Pulau Waigeo di Papua Barat. Di Indonesia. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. 2000:684). Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas). angka kelahiran (natalitas) migrasi. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi. Colombia.

Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. 1986: 180). hirologi. Madura. 15. 1986: 194). tumbuhan.Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. bumi dan geologi yang melandasinya. sejauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. upaya untuk mencapai keseimbangan penyebaran penduduk. dan hewan yang ada akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. 14. D. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa.Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. kini dan kelak kemudian hari (Vink. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian-bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya). Dengan demikian. ia mencakup udara di atasnya. dan Bali) ke daerah-daerah yang jarang penduduknya (Martono. Jadi. di atas atau di bawah wilayah tersebut. 2000: 910). kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. menciptakan kawasan-kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulankumpulan tersebut dan menguraikan cirri-ciri khas berbagai bagian dunia. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI .

2000:100). sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. perumahan sector manufaktor. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. pertanian. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. Dalam praktiknya.1. pertambangan. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. 3. 1986: 1). dan lain-lain. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. dunia bisnis. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk didayagunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. angkatan kerja prouktif. 2. perindustrian. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik-ekonomi. Laut . 4. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. yaitu modal dan tenaga kerja.

5. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan-perusahaan pemerintah. 7. perlindungan lingkungan. .Sebagai Negara bahari. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. khususnya bagi kegiatan-kegiatan yang dianggap peka lingkungan. pada hakikatnya memerlukan peta. (O’ Riodan. bisnis. 2000: 299). 1995:49). maupun intelektual. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. kaum profesional. Tranformasitransformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara-negara berkembang tersebut. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. 8. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya. pertahanan nasional. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu proses perubahan sosial yang tercepat. (Evers. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. ekonomi. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. Peta Para birokrat pemerintah. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. 6.

wisata. 2000: 218). 9. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. 2000: 96). Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. 12. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. jelas sangat diperlukan (Monmonier. sementara. 10. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. Di tahun 1825. supervisal. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. dan segmental. Apalagi jika peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. 2000: 111). maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. Demografi Ledakan demografi dunia. industry. hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. 11. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan garis khatulistiwa. khususnya di Negara-negara berkembang. . saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population.

14. 1986: 199). program transigrasi bukan sesuatu yang baru. 1995: 28-29). 13. Perairan terbuka. Dalam seratus tahun berikutnya. laut. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. Scholz. . dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. 1986:xi.kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami planet bumi. menjelang itu. danau. 1986: 287). sungai. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. Akan tetapi. Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. 1986:9). Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. Sejak pertengahan abad ke-19. walaupun pelaksanaanya bukan semata-mata atas dasar kemanusiaan. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat.3 miliar (Kennedy. Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistemsistem hidrologi. dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di daratan (Vink. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi.

mortalitas. dengan periode-periodedari udara kering dan basah. . kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan.15. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. b. H. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau deret ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. kelaparan. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. Menurutnya. b. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. sedangkan peningkatan sarana-sarana kehidupan berjalan lebih lambat. dan bencana alam. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. serta kesejahteraan. perang. proyeksi kependudukan. 2. Sesuai dengan hal itu. pada awal abad ke-20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terusmenerus dan progresif. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. Namun. bahaya. Mengeringnya wilayah itu saat ini. c. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. sekarang kondisi dari daerah-daerah tersebut mengerikan. baik melalui natalitas. c.

ssedangkan daerah-daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. diperlukan sungai yang membelah kota. dan daerah tandus. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. . 1. Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. Dengan mengambil satu pusat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang-barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: 3. 8. umumnya dari timur ke barat. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan.memakan tempat. Hal itu dapat dipahami. 6. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah tertentu. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai.d. 2. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. e. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. 4. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. 3. 3. 7. 5. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). Lahan kedua merupakan daerah hutan.

pengacara. seperti penjahit. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. biasanya lebih menyukai lokasi-lokasi ddekat stasiun kereta api. e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. makanan dan minuman. c) Dalam dunia bisnis.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. pelabuhan. d) Selain itu. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. seperti took-toko.tekstil. . terminal bus. tukang gigi. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. pakaian jadi. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. dan nyaman. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar-besaran. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. f) Hidup di kota terasa sesak. dan berjubel. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. penat. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. elektronik. Namun sebaliknya. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. kecuali dengan biaya yang tinggi. pemangkas rambut dan kecantikan. segar. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. barang-barang kelontong. perhiassan (emas dan perak). tempat praktik para dokter. segar. dan murah. sunyi. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. mainan anak dan sebagainya. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit.

olahraga. b. Kondisi alamnya masih asri.f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber-sumber . Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. a.perekonomian. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. 3. disebut demikian karena perumahan untuk orangorang kaya. Zona kelima merupakan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. Zona ketiga. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. seni budaya. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. dan kemasyarakatan. b. cukup rapi. pendidikan. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. penghuninya kelas menengah. Zona Keempat. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. c. Dengan demikian. luas. Pada hakikatnya. Artinya. c. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona-zona baru sebagai perluasannya. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. 3. di samping menyediakan pekerjaan.

subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. d. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. e. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. f. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. yang paling terkenal adalah” mikroekonomi vs makroekonomi”. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya. Timur Lang. aturan. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa. atau "peraturan.” . Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. dan Khubilai Kan. hukum. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).air untuk jarak yang jauh. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. Selain itu. Secara umum. rumah tangga" dan νόμος (nomos). subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara.Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga. BAB 8 ILMU EKONOMI A." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. bisnis. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. politik. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. briton woods. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. hukum. dan sebagainya. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. konsep. teori lingkaran ekonomi. pendidikan. kriminal. misalnya bidang pendidikan. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. informatic economy. perang. dan lainnya. dan metodenya. dan pemerintah. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. kematian. daya tahan ekonomi. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining realworld phenomena. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. walaupun menurut pendapat kritikus. kesehatan. merkantilisme. kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Banyak ahli ekonomi” mainstream” merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. invisble hand. keluarga dan lainnya. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of . dan agama. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. pernikahan. kesehatan.mainstream vs heterodox”. penelitian ilmiah.

Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. Sebagai seorang ekonom. Keynes. On the other hand. Karl Marx. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B.M. J. Secara garis besar. Sebagai penanding aliran klasik. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya” invisible hand” dalam mengatur pembagian sumber daya. Edmund Phelps. Konsep “invisble hand” ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini.analysis. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. neo klasik. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. dan lain sebagainya. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. . perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai” aliran klasik”. Interest. monetarist. new keynesian. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan.

Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). North. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat. yang mengkombinasikan matematika. metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah. C. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. statistik. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. METODOLOGI Sering disebut sebagai” The queen of social sciences”. dan tingkat kemakmuran dapat diukur . Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. dan teori ekonomi.Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. terkait dengan kemakmuran. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. Di lain pihak. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain.

Karl Marx. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul . • Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. Dalam perkembangannya. Misalnya: • Ekonomi Indonesia pada tahun 70-an.M. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi.dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokohtokoh seperti Alfred Marshall. raja-raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk mengatur dan memecahkan persoalan ekonomi. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Keynes. ilmu ekonomi kemudian bercabang-cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. J. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Edmund Phelps. Sebagai seorang ekonom. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu.

Dalam teori yang lebih mendalam. ekonomi perbankan.sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini makro ekonomi. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. dsb. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) . dsb. dsb. konsumen. Di samping itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekonomi terapan. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teoriteorinya dan untuk menguji kebenaran teori-teori tersebut. misalnya: ekonomi perusahaan. kesempatan kerja. Menurut asalnya katanya. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. inflasi. pengangguran. rumah tangga produksi. ekonomi moneter. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. mengkaji tentang pendapatan nasional. Mikro ekonomi.

Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belasLeibnits. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Locke. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Kant. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. C. di antaranya sebagai berikut : 1. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. Setelah itu St. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi.) Tetapi. B.sehingga secara etimologis. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Hobbes. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan.

misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. 2. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. 3. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah.sesuatu yang akan ditelitinya. kapan akan melakukan penelitian. tingkah laku anak yang sedang bermain. tingkah laku pengendara kendaraan bermotor dijalan raya. 4. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. pandangan-pandangannya. perilaku orang dalam bencana alam. dan sebagainya. misalnya dari cerita ibunya. suatu hal pada situasi-situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. pendapatnya dan lain-lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. Angket Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar-lembar pertanyaan itu. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. dan sebagainya. . 5. seberapa sering melakukan penelitiannya.

Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar-benar sudah terlatih. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. yaitu metode umum dan metode khusus. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. arah minat seseorang. transversal. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal. sikap seseorang. Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki. dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. merasa. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. menurut teori ini. struktur kepribadian seeorang.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. D. Kita mengingat .lalu menjawabnya secara tertulis pula. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. dan lintas budaya. dan berkeinginan. 6. yaitu: 1. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi berpikir.

dan pengamatan klinis. dengan berdirinya laboratorium ini pula. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. serta . introspeksi. 2. pembayangan melalui subfakultas imaginer. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. dan sebagainya. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di” University of Leipzig”. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939.melalui subfakultas memori. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. kontras. dan kedekatan. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. Jerman.

ketegangan mental. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. bagaimana. Hasil prediksi berupa prognosa.Respon. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. dan gangguan psikis lainnya. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . dan mengapa tingkah laku itu terjadi.R atau suatu kaitan Stimulus .B. dan melahirkan banyak sub-aliran. seperti B. Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku.xx . Pendekatan ini dipelopori oleh J.Skinner. prediksi atau estimasi • Pengendalian. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. yaitu mampu menjelaskan apa. membandingkan. bagaimana. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan.F.terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif • Memprediksikan. menilai. D. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: • Menjelaskan.

Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. E. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. impuls. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius.Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. yaitu : . harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. seperti keinginan. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. konsep tentang dirinya. atau dorongan. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya.

1. atau sebaliknya. sikap sosial. perilaku meniru dan lain-lain • studi tentang interaksi kelompok. misalnya. kerjasama dalam kelompok. dan persaingan. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. misalnya : studi tentang persepsi. kemampuan memori. 4. atensi.• studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. seperti: Persepsi. seperti bahasa. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. kemampuan bahasa dan emosi. misalnya kepemimpinan. F. 3. Psikologi sekolah . walaupun demikian. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. komunikasi hubungan kekuasaan. proses belajar. belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. motivasi proses belajar. atribusi (sifat) • studi tentang proses-proses individual bersama.

Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. sosialisasi. BAB 10 ILMU POLITIK A. PENGERTIAN. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. dan emosi. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak 2. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. KARAKTERISTIK. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4.

ekonomi politik. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik. teori politik. teori. 1. administrasi public.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam. politik perbandingan. dan menghipotesiskan tentang asal usul. dan system pemilihan. birokrasi. Bagi mereka. sejarah politik.organisasi pemerintahan yang semu. partai politik. Lembaga. Sejarah Politik Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer.lembaga politik. . dan konsekuensi lembaga politik. tujuan. khususnya peranan konstitusi. mengepaluasi. 4. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi.sendiri. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor. dan lembaga.lembaga yang akan melaksanakan tujuan. 3.tujuan Negara. 2. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara.lembaga politik.tujuan itu . eksekutif. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri. yudikatif. Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. perkembangan. lembaga. hubungan internasional.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga.teori kenegaraan.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut.

Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. pemikiran politik. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara tematis yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam seperti . Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. Low politics 1. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. 5.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. 2. 3. transaksi ekonomi. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. administrasi politik. serta perang maupun damai. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka.di sinilah letak hubungan ilmu politik dan ekonomi. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi. dan hubungan internasional. 4. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu.tindih dengan hukum dan ekonomi. Hight politics b.

metode klasifikasi e. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. Perpektif Intelektual 2. questionare. participant observer. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. DAN ILMU BANTU 1. Sosiologi e. Ilmu Bantu a.case study. Ilmu Hukum h. Perspektip Politik 3. dan birokrasi politik. A. 4. Antropologi d. budaya politik. pendekatan kualitatif 2. metode evaluatif d. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK . politik etnik. TEKNIK. metode deskriftif b. pendekatan kuantitatif b. direct observation. interview. Filsafat c. Ilmu Ekonomi g. opinionnaire. ekonomi politik. Psikologi Sosial f. Ilmu Geografi A. dan action research. Pendekatan a. metode perbandingan 3. partai politik. rekruitmen politik.psikologi politik. perwakilan politik. POLITIK METODE. metode analisis c. Metode a. antropologi politik. Sejarah b. pluralisme politik. PENDEKATAN. schedule. infestigation. sampling. Perspektip Ilmu Politik B.

dalam paradigma politik waktu itu yang terpenting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. E. system politik. demonstrasi. kekuasaan. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1.konsep yang dimaksud seperti.19. TEORI. Singkatnya. demokrasi. yakni mazhab institusionalisme.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. oposisi. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2.Ilmu politik lahir sejak abad ke. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL D. desentralisasi. kedaulatan kontrak social. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6. F. HAM dan voting.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. behaviorisme. Hubungan sejarah dengan Politik 4. partai politik. pemilihan umum. strukturalisme. C. Negara. G. KONSEP.generalisasi dalam ilmu politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. persamaan. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi. dan developmentalisme. GENERALISASI. Teori Politik Empiris . pemerintah. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. legitimasi.TEORI ILMU POLITIK 1.KONSEP POLITIK Adapun konsep.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab. plurarisme. MAZHAB.

Teori Politik Normatif . Teori Politik Formal 3.2.

/./03.3.9. -07./:90780-:9  !844848. .. 507.5.3 80.8.507-.7 50702-.3 3/. -078.7:.8 848./:/.8/.2/.703.3:././ /. 80-.7.9.20.35844 !844 .3   !844057-.947 1.8 /.507-..3.2 43908 .3 5844 057-./:  28.5 40 -44 /.3. .3.39.5 574808 3/. .  !84450702-.9: O 89:/ 9039./03.35078058 249.9 /03.3.8.8./.7 .3 2:8.3 /.32: 5844/.39745445.  !844 50702-.7 8.7 50702-.33.8 :-:3.3 07./.35078. 89:/ 9039.2-8:8  /03.3 -08.3 89:/ 5844 .5 848.15.: /.:2037:/. 3907.30:.3. 0-07...9 /03.9.9202-039:057-.3 /03.5...54084844 /.32:./.3 3907.2./. /.3.9  O 89:/ 9039.3 5844 848.3 .32:848./.204254 /.97-:8 81.3 20250.3.8./.3 :.8.3/03.3:8.3 1034203.3 /73.3.  805079 -.703./.3.   .3 907.8574808-0.332025:3. -/.3 574808 574808 3/..3.33..  . 2: .3  42:3.947 .3.3 07.33:5 . 0502253.7: 848. 907.3:9 :8././:.3 O 89:/ 9039.: 808047.... 9039.  .2..9.3 80.3 503.73/.3 07.3 .25.: 808047.3 202-039: 57.9 93. 50702-..3.7. /.3 2..8 04254  28.  8.3 1.3  .3 -07.3.9...

3:39:202-039:23/809..-07:8./.2.35844 /.3 -07.3-079::.8 /.3 ..33.9038  02.5.3 02.30248     %#!!$   ..907.3 -.8 202-:.3..5.3 ../2./02  848.703.3 07.7  02.3 47...5.8..8 0.7 50702-.337..59.25:. /03..3203/::3-.2 -073907.:5:3/02. 2.. .7.25:.389:.3..3.8 848.2 20308:. 5844503//.-007.     !8444391 /.3 3/.907.5.9/907.25:. /03..:  28.3:8.5....3.9 /03. -/.3 3:3.3 /7 /03.8..3 .32:338.  5844 057-.203../.38508.3. . 8047.3 -0:2907-.3.33/4308.  .2 20302-. .35844.3.3.507:8.3 3:3.47.#80-:. // /./...8.3 20247  ..3 .7 93. ..././.3 20250./.: 2. -/.3 89:/ 5844 .: 80-./: 80.3 0248  .3 20250.3 5844 50702-.8  /.3.8. 3/.3.25:. . /.3 /.9 ./.3.9. /.8.3 5844 848.3./: 9: 803/7 /. 057-.. ..   !844804.. !844804.3 438  805079 !078058  574808 -0.33.3 -.9.7 02...3 89:/ 5844 .

2 203.2-. .3.8 !844 3/:897 20214:8.0.3/07.3/03.3 /03.3:8..7:/.3  2030. !8443/:897/..3.3..38.7.3 5. 20302-.8 .3..8.308.7-.8.9.3 2083 :2.349..3 :.8.3 5844 .3202:../.5./.2 202.8:.3 -073907.8 /.38./:0./.8/03... 50307.3.3.30./: 80/..32..3 584447.2..38.    !844070.3584483/.3 2083:39:20232.3:8.5.8:.349.9:5007. /.3 -07.:.39. 2.    &! %    !#% #%#$% #&&! ! %  .3 202570/8307.3 5844 /.3 89:/ 5844 /.347.307747   !84438 /..-07:-:3.820203. -/.09.9:47..3 !0307.820250.3 3907.3403/.3 3472.

8 5:-.8     %047!49 !.3./23897.30.3 5:7.549 /./03..8 47./.3:9.75030/.3.. 4390254707 .3 3:5 /853 2: 549 4390254707 8.549 80../03. 549  805079 ./.30.3. /.3  .  02-.9:3.3 02-. 9::.3 9039..     !027.3.3:3.7.8 88902502..-070.8  $:--/.3  04342 549  .9 3472...0 /. 202 ..  02-.8 -.3 43899:8 080:91 -747.3 203..3.2 88902 549 ..8..4:8     02-.85020739. 503//..7....7.3 47039.. ..32.!49 07:5.3./. 9047 549 -..8/. .9.2.9.3  9::.25./.:39:20302:.:2:.9 :.77 :2:2 .3 202-3.7.3 9::.3 3 207:5..30..35.390.9 202 .7.7. 549  :8:83.3:9 574808503039:.3!49 $:--/.5 02-.3.220.  9:.. :8:  50702-.3  #:.8079. 549 8073 /. 5.8  /. 803/7  803/7  03/.3802:    $0.3.  9047  9047 030.3 20.  . 02-.3 9:8.2.3  /.3 907.3 39073.3 .39039..3 203.3549..3  :-:3.8 9047 5493..3 .7.9..9:7.7.8 :/.3 -0781.3. . .3 .8.3 4380:038 02-.3 908 /.7.549 549507-. ..39. 18:1 -08.91 5.3.7.3 39009:..3 203549088.3549  9047549 02-.3. :39: 20243947  20305.390780-:9  2:549.3 /.-8.:47.2 0..32:549205:95027.7..3.7. 2070.!49 ./.3 .89.3.3 9::.39::.3 9:  :-:3.38.3. 507.0.3..7 .3 .2  2.3 .:5:3 0.7.79.3 /03.8..7./.9.7. 02-.3 88902 502..38.3 9::.3/3.38..9..8 5027.8.843.:.9.30.3 -072.

3 2.09.7 5.5.3 %047 3 8073 //:. 207:5.8:28 /.3/7.3 549 -.3 02578 /.:-: .3 -.3 3 -0794. .7 8:.5:.:-:3.-.3 .78-08. 9/.3:-:3.843. 14.8    !49!07-.339073.. 9047 549 4390254707  5027.:890780-:9     /23897.:5:38073-..39.0 /./23897.3 5./ 2: 84. 2:73     4342!49 $:-/.32:549/.2.3.  0.549 ..8!:-/..39039.9: 5027..30-./. 9047 507.9:3.2 20207.3&2:2 0/:.8549 /.3::2/.3 93//03.580.3 -.8 89. 207:5..3 9047 549 .730. :-:3.304342 /2.3.7 57028 80/07.3/3...8.9 20308.8203.843. . 90780-:9 8..2:.3/3.3 07:5. 2:.3 202-07.3 39073.3549.3.3 3472.339073..7549. :39: 203.: 549 80-..3:8.: 04342  . /83.37. 9039.7. /.3 .39:25.7.3:8.3 5.7 507.9.7:8 -072:..843. 9047 507./:.7 2: 549. 202-.3 8:.: 2070.7.03/07:3907-.3 -..3:3 570/8 /.3 549 .380.9./: /..7.8 -  4549.:8 507-.3 507.3 8.3.  9549.3 .4390254707  $0.8907.7..     :-:3.7.9.7. 8:-/853 2: 549 .5.2.3 .050393.304342      %047030..7.3.9:  8.5073.32030.3.. /.3 :-:3. 207:5.

80 89:/  /.70 8.80507910/47 31089.5.3 .2 /542. /.3 -0702-.  $0.    2:.3/.72:549   !07509139009:.  2094/00.88 .81.  0-07.943 6:08943..3.. -  8.253 3907.8 97.3-747.91   094/0 .1.. 902.8 0.8 /..9.3   %03 %03.23.3.7.820 549  -:/./:3.-.3-.9. 549  507.39: . :-:3.7.98 .2.3 -/.. /.8.91 -  503/0.38.7.9.943 ..3 .2.3.3 2: 549 80.79.3 .8 0  2094/0507-. 7.91 /  2094/0. 549  04342 549  .320250.3/3.3:.7.0  453433.9 .  2094/0/087191 -  2094/0. -/.7.3 5.0/:0  /70.3549 /.3 390730.. 3 /02.5.07  8. .3.  3974544 /  $4844 0  !844$48.1   %&&&$&! % $0./..70  5. 7. 1  2:4342   2:::2   2:047.:5:3/..507.3 -...5.3 39.8549    !%  %   %   & %& ! %    !03/0.:..804342 8079.3974544 549  549 093  707:9203 549  5.7.3 :.9437080.2 805079 5844 549  5:7.79.:2:2907/.20254:8.32.3 /0...99.3..9.73.39 4-807..9 4-807.  503/0.9::.22:54980-03.3.3:.399.

.3!49   :-:3.3 :2:2  5.8  0307../ 0   5.8. 0745.1/03.3 .3!49   :-:3.390750393..8. .3 4397. 207.3!844/03.8 9: 207:5.2.7.9.2.5:343805 43805.  092.3 5073..- 3899:843.3/2.820  -0. 0307.3 2../2.-  2.3 2.  !0785095!49   !07850952:!49   $#!#! % 2: 549 .3 :-:3.25.3 0/.3!49   :-:3.33974544/03.7 5073..47820  5:7.7820  897:9:7.8.3.: 0-  .2 2: .8  45488  88902 549  /0247.8.9. -.39.34342/03. .7.250304254..7 8:./  2.820 /. :39: 203./.3./.. 84..8 /.93.7.. 43805 .3.8..8:/805079 0:. .-.  0. 2.9: 080./.9.8..47..3!49     ! % . 503:.7 80..32:!49   :-:3.    && ! %  &  & $ $    :-:3. .3  /0243897.79..3.549.:.3$4844/03.3 /:. 2:549 207:5./03.0452039.9.. -..8.493    #$$ #$$! % 0307.3/0.9:9:. ... /.3047.3 /853 2: .  5020739.9.820      $!  $!! % /.3 90780-:9 2.3.7.3 -07.. 549  /080397.3!49   :-:3. 203.380.7..- 2:549907-...8.8 /..8  $3.-.3/:.3 .8  5078.8  502.: 0802-.

91                  .     % # % #&! %   %047!492578   %047!49472.38073/02-.9.3 /03.3/93.343805.3.9503//.320303.880-0:23.390.549.   %047!49472./-.-07..