BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut:
1.

ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.

2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah

1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis. 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya: ➢ William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.

Caraghan

delangles

dalam

bukunya’’a

guide

historical

Method’’mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.

Harold

H.Titus

dalam

bukunya

‘’Living

Issues

in

Philosophy’’mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya. 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:

I Charles Singer yang pengetahuan .

yang dikutip dalam bukunya ‘’Critical

Thinking’’mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

John Warfield dalam bukunya ‘’Social Sistem’’ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian .

Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan. B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda –beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa –jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan –kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan –kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaitan dengan proses-proses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi objek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi ,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya: ➢ Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.

Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul “The Study of Man“ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka

sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. ➢ Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. a. Manusia yang hidup bersama b. Bercampur untuk waktu yang lama c. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses-proses sosial adalah interaksi sosial, bahkan ahli sosiologi berpendapat bahwa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor, dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. 2. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. 3. Identifikasi Merupakan kecenderungan-kecenderungan ataupun keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain.

4. Simpati

Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan.Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. PENGERTIAN. D. Ilmuilmu sosial mencakup sosiologi. 2. baik itu sebatas kerjasama. psikologi. antropologi. geografi sosial. C. Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetiaan pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. sedangkan bentuk jamaknya. ilmuilmu sosial. merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas dan pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . Sebagai academic interprise memiliki pengertian “ bagiman mestinya “. 3. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya.METODE ILMIAH . RUANG LINGKUP. politik. Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku “ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis. ekonomi.

Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla-pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin. .untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan “the World Of Science Encyclopedia”(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada.ekonomi . Secara etimologi metide dari bahasa Yunani “meta”yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkahlangkah yang diambil menurut urutan tertentu .observasi. Menurut George Kneller (1978 .mekanis.Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul “political science”dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran –ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .Antropologi.sebagai contoh.berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara. Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi.atauj untuk menangani penelitian.suatu penelitian tentang gjala-gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei.118) dalam karyanya “Science as a Human Endeavor “mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji .politik dan sebagainya.maupun menyebarkan angket .geografi .

Lachman diantarnya: 1.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah.ilmu pun begitu luas dan kompleka.kealaman maupun humaniora. .Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2. Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diantaranya: 1.Pengumpulan data 4.Oleh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu-ilmu sosial . Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya”Mind and Brain”mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .Perancangan penyelidikan 3.penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.pemeriksaan kebenara terhadap hasil-hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan “metode ilmiah”hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan . Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses-proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan .

Jakarta adalah ibu kota Indonesia. Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa-gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang.1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given. E.1998:7)Contoh. 4.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik.KEBENARAN ILMIAH Julie Rord dalam :”Paradigms and Fairy Tales(1975)”mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1.terdapat tiga teori utama kebenaran. Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka fakta. .yaitu : 1. 1.knowen) . Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia .dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff.yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau”Code of Conduct” 3. Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik.T2. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik . kebenaran iman dan doktrin-doktrin sbsolut agama.realitas. 2.T4. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik.yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian .knower .yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi .dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia.dan observer)dan objek (fakta.T3.

Teori Pragmatis(Pragmatism Theory).yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff.pernyataan”orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik “.Contoh. 3.dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman .antara dua atau lebih logika. Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi.2.1996:130-131) BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU .

kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2.A.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA Menurut Oxford Advanced Learners Dictionary of Current English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan .ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan . 4.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU Menurut Joseph J.Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture.cara menguji data. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar-benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi . B. . Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta-fakta 3.Schwab dalam tulisanya “Structur Of The Disciplines Meaning and Significance”konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian –bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan .Subtantive conceptual Struktur adalah konsep-konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu .Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu. Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal-hal yang benar.

kontruksi logis yang terbentuk dari kesan.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa. 6.yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan secara eksplisit dengan bilngan tertentu.siapa. Konsep campuran.cantik atau jelek. 2.mencerminkan adanya alternatif-alternatif yang beragam. 4.erupakan abstraksi.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris.5. Konsep konjungtif. Kosep deskriptif. Konsep relasional.di mana dan juga dapat berupa benda-benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin .tanggapan dan pengalaman kompleks.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk .yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda . Konaep evaluatif. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. C. 5.dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif.1980:58) 2. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data mentah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial. Konsep disjungtif. Suatu penegasan. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep .adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda.pernyatan. 1996:5) Menurut James A.kapan.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif.yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1. 3.salah atau benar.

Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu secara cermat melalui simbol-simbol.tersebut. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. 2. Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: 1. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa . Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsepkonsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3. Generalisasi Kausal . Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara induktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4. 2. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui . 3. 4. 6. 7. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. 5. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D.

BAB 4 SOSIOLOGI A. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. Generalisasi korelatif. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. 3. 3. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman –pengalama sebelumnya.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol. ataupun socius bermasyarakat.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. KARAKTERISTIK. berkawan. PENGERTIAN. Socius yang berarti kawan. secara harfiah istilah Sosiologi dapat . Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1. Dengan demikian.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. 4.3. 5. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu. Penjelasan. yakni kata dan logos.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandainya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. Generalisasi kondisional.hipotesis. Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir-butir informasi tertentu. Deskripsi.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilahistilah kuncinya 2. Definisi.

David Popenoe (1983: 107 – 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. 5. dan sebagainya. Pitirim Sorokin (1928: 760 – 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala – gejala sosial. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa ahli: 1. lembaga – lembaga sosial. yaitu organisasi sosial. 4. 6. menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur – unsur sosial yang pokok.J. van Doom dan C. gejala keluarga dengan moral. 2. Abdulsyani. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses –proses sosial.A. J. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur – struktur dan proses – proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. seperti agama.A. 3. termasuk perubahan – perubahan sosial. kelompok – kelompok. 1987: 1). 7. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. hukum dengan ekonomi. yaitu kaidah – kaidah sosial (norma – norma sosial). Selanjutnya. serta lapisan sosial. William Ogburn dan Meyer F.diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi . Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok – kelompoknya. Nimkoff (1959: 12 – 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. 1982: 4. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia.

Artinya. mapun perubahan sosial. komunitas pemerintahan. tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal – hal berikut. etnis atau suku bangsa. budaya. bukan merupakan ilmu terapan (applied science). kelompok sosial. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. dan sebagainya. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum (nomotetik). struktur sosial. menelusuri asal usul pertumbuhannya. 1959: 13. Kelompok tersebut mencakup keluarga. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). Dengan demikian. Artinya. organisasi sosial. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. gejala – gejala sosial. Dengan demikian. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. proses sosial. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. 1. kehidupan hukum dengan agama. Dengan demikian. Jika ditelaah lebih lanjut. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses – proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. agama. 1991: 4). bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. Sosiologi mencari apa yang menjadi prinsip – prinsip atau hukum – hukum umum dari interaksi antarmanusia individu . 2. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok – kelompoknya. dan berbagai organisasi sosial.kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. politik. 3. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. Horton dan Hunt. bisnis. serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini.

bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. dan bukan wujudnya tentang masyarakat yang konkret.maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. 6. 2. Artinya. Mungkin satu – satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. ras dan etnis. faktual. politik dan institusi politik. meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. 5. . Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum. maupun proses dari masyarakat manusia. isi. 1. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola – pola interaksi manusia. bentuk. serta masyarakat sebagai batasan sehari – hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. tentara dan perang. Jadi. struktur. dan rasional. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pada penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. 4. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. perkawinan dan keluarga. bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk – bentuk dan pola – pola peristiwa dalam masyarakat.

pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. 2000: 1032). sosiologi pendidikan (educational sociology). Jika tradisi . Secara sistematis. sosiologi industri (industrial sociology). seperti sosiologi pedesaan (rural sociology). 1. Sepanjang sejarahnya. agama dan institusi agama. 1980). Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu “kontinum pedesaan – perkotaan”. serta kesehatan dan kedokteran (Bauman. Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. sosiologi medis (medical sociology). sosiologi militer (military sociology). kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga – lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. kehidupan urban dan persoalan – persoalannya.pendidikan dan media kultural. ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. sosiologi medis (medical sociology). 1973). Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangkan analisis sistematis tentang produksi pertanian. teknologi informasi. sosiologi wanita (woman sociology). sosiologi keluarga (family sociology). yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). sosiologi perkotaan (urban sociology). dan sosiologi seni (sociology of art). industri dan pekerjaan. sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an.

telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan – gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi – aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. b. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. . pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seusai perang) menuju post Fordisme. 2. dan tidak semata – mata didasarkan pada kenyataan yang sama – sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. Namun. a. perkembangan – perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980-an. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. memberikan peluang munculnya lini baru. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur.awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi – lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk – bentuk kehidupan sosial perkotaan. adanya globalisasi industri. dan Max Weber. 2000: 488). Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. yakni feminisme dalam riset. akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseorang bekerja. 1994). Sosiologi Industri (Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran – pemikiran Karl Marx. serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an (Grint. Emile Durkheim. Dalam perkembangannya. walaupun secara formal. sosiologi industri sejak tahun 1980-an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset – riset sosiologi industri. 2000: 942). c. 1992). mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan – gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes.

Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. geriatrik (perawatan usia lanjut). Bidang ini berkembang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. 2000: 644). Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. 2000: 643). terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa).d. Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen – argumen bahwa pola – pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. Kajiannya terutama . praktik umum (pengobatan keluarga). terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor – faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. Sosiologi Perkotaan (Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota – kota besar. dan psikologi sosial. 2000: 643 – 644). minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pasien. dan pengobatan komunitas (Amstrong. Dalam perspektif medis. a. b. 1. khususnya tahun 1990-an. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. pediatri (kesehatan anak). Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek – aspek sosial dari kondisi sakit (illness). psikologi. 1. Berhubungan dengan asumsi – asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adalah sebagai bagian integral masalah – masalah sosial. Sosiologi Medis (Medical Sociology) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. Dalam perkembangan selanjutnya. 1992: 114).

di antaranya populasi. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). . perintisannya sejak tahun 1920an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. 2002).dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. geopolitik. terutama kota – kota di Jepang. Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki – laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen – argumen mengenai hak – hak kaum wanita. 1. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. Dari 1992 sampai sekarang. perdagangan. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. a. ekonomi. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. Periode dari 1977 – 1985. Sosiologi Wanita (Woman Sociology) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. Dari 1986 – 1992. a. dapat dibagi menjadi tiga tahapan. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. dan lain – lain. b. c. dan tempat tinggal terpusat. kendati akar – akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. Hal itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota – kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. ketika sosiologi urban Prancis. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan.

terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. a. yang menurut Bredow (2000: 665). masalah – masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. Sebenarnya. melukiskan sistem – sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. serta menguraikan cara – cara subkultur militer dibentuk. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa . problem pelatihan dan pendidikan tentara. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis. Problem organisasional internal dalam pertempuran. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. Akan tetapi. Fungsi – fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana – sarananya. c. kepentingan ekonomi.b. serta kekerasan. b. Namun. Problem organisasi internal yang menganalisis proses – proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru dimulai selama Perang Dunia II. Militer dan politik. dan evaluasi motivasi pertempuran. 1. d. Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi c. bagi negara – negara berkembang. Kelompok para teoretisi konflik. profil rekrutmen angkatan bersenjata. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. dan administrasi lainnya. terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. kekuatan. Dalam hal ini. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan sosial dan teknologi. Sosiologi Militer (Military Sociology) bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. kepangkatan. 2000: 664). Kelompok altenatif.

struktur sosial. ekonomi. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. profan. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. dianalisis tentang aspek – aspek keamanan nasional dan internasional. pengembangan. pemerintahan. arah perkembangan keluarga pada masa mendatang.dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. seperti sistem pendidikan. tema universal.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. latar belakang historis. 1. disorganisasi keluarga. 2. struktur sosial. Pendekatan sosiologis dalam melihat keluarga. Mencakup hubungan keluarga dengan sistemsosial lainnya. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. 2002). perkembangan. 2002: 37). latar belakang historis. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. Dari definisi di atas. . interaksi. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. dan masalah keluarga berencana. Dengan kata lain. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. Sosiologi Keluarga (Family Sociology) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. serta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. dalam kaitannya dengan agama ini terutama tertuju pada studi praktis. e. serta implikasinya terhadap anggota keluarga.atribut – atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. peranan. bentuk keluarga. dan positif yang menuju kepada praktik. 1966: 36). Dalam hal ini. fungsi dan struktur keluarga. masalah penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. tema universal. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris.

Pada abad ke-20. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut mengarah kepada monopoli pemilikan sumber – sumber sosial maupun keadilan. 1983: 11). muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. 1976: 6). bidang – bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. yaitu sociology of education. sociology of education. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik . Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada perbedaan pemilikan kesempatan. 1988: 2). Menurut Brookover. Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan.3. yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. hal ini terlihat pada tahun 1914. ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. muncul istilah baru. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. Selanjutnya. Bagi Angell.

10.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur (sociology of art and literature). Sedangkan, sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur, drama, maupun film. Implikasinya, sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel dengan konteks atau politiknya (Wolff, 2000: 41). Namun demikian, sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. A. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS PENELITIAN 1. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke-19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran – pemikiran yang bersifat positivistik, khususnya bagi pendirinya Auguste Comte, namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif, melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto, 1986: 36). Dalam pendekatan kuantitatif, sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga gejala – gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala, indeks, tabel, dan formula yang menggunakan statistik. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif, sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna – makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. 2. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. a. Metode Deskriptif

Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekankan pada kajian masa kini. Secara sngkat, metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi, tentang siapa, di mana, dan kapan. Dengan demikian, dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap sosial maupun politik, seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Dalam metode tersebut, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey, 1982: 110; Spencer dan Inkeles, 1982: 32). b. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa, siapa, kapan, dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. Oleh karena itu, metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”. c. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa – peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip – prinsip umum, yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif, dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan, serta sebab – sebabnya. d. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga – lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. e. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu, kelompok, atau institusi untuk menentukan variabel itu, dan

hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen, 1993: 548). f. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu – ilmu sosial. 1. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi, di antaranya adalah sosiometri, wawancara, observasi,dan observasi partisipan. a. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari, mengukur, dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt, 1991: 235). b. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka (face to face) ketika seseorang, yakni pewawancara mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan, 2004:159). c. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. d. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton, 1980). Dalam hal ini, peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian.

1. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi, seperti statistik, psikologi, etnologi, arkeologi, dan antropologi, di samping ilmu – ilmu sosial lainnya, seperti sejarah, ekonomi, antropologi, politik, hukum, maupun geografi. a. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan – perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil – hasil penelitiannya lebih valid, akurat, dan terukur. b. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan, baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses – proses mentl yang diperlukan keterangan – keterangannya. c. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi – tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Oleh karena itu, etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily, 1984: 20). d. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. e. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. 1. Jenis Penelitian Sosiologi

KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. C. B. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. Dengan demikian. a. 1986: 339 – 340). Penelitian Fact Finding c. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merupakan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. 1984: 50 – 52). Penelitian Interpretasi Kritis A. seperti disorganisasi keluarga. berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. . Akan tetapi. Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian – kajian yang penuh kehati – hatian dan objektif. sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah – masalah keluarga. yakni penelitian lengkap. penelitian fact finding. Dari sisi fokus kajian mikro. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. tidak jauh berbeda dengan ilmu – ilmu sosial lainnya. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang – bidang keilmuannya. mengidentifikasi. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. dan penelitian interpretasi kritis. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi.Dalam penelitian sosiologi (Shadily. Penelitian Lengkap b. 1983: 5). SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839.

Erving Goffman. Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer.Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. Lewis Coser. Di Indonesia. Georg Simmel. merupakan tokoh yang pertama – tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul Principles of Sosiology. yaitu Herbert Spencer (1820 – 1830). namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin – pemimpin kita yang telah memasukkan unsur – unsur sosiologi dalam ajaran – ajarannya (1965). dan Amerika Serikat (Soekanto. Pitirim Sorokin (Rusia). walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda– beda.begitu pun yang mengajar bukan sarjana – sarjana sosiologi. walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. 1967). Jerman. Nama – nama. khususnya di Prancis. Manheim. Karl Marx. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku – buku karya Alfred . Vilfredo Pareto (Italia). Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. dan Amerika Serikat. George Herbert Mead. Lester F. Charles Horton Cooley. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris.Ward. walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Talcot Parsons. Herbert Spencer (Inggris). dan hal ini berbeda dengan di Prancis. beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah – kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke-20. Max Weber.seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. 1986:4). Randall Collins (Amerika Serikat). Ralf Dahrendorf (Jerman). Jerman.

seperti alasan orang – orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu – isu politik.1986: 43 HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. dan Bierens de Haan (Soemardjan. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. Pada sisi lain. Lepold von Wise Steinmezt. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. urutan. begitu pun para ahli sosiologi. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang – orang dan tempat – tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. 2. Di dalam putaran mereka. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. Soekanto. 1983: 7). 1965. Akan tetapi. ilmu sejarah melihat kita ke belakang untuk menggambarkan suatu peristiwa. psikologi sosial kajiannya dengan . 4. 3.Vierkandt. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial.

5. jelas dalam sosiologi makro tersebut struktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 – 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20). Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. cakupannya dapat dibedakan menjadi dua macam. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian – bagian dari dunia itu. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. FOKUS ANALISIS. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep – konsep dan pendekatan antropologi. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. Sebagai perbandingan. mengasumsikan bahwa kondisi – kondisi material dari eksistensi manusia. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang – orang did dunia. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. A. 2) Idealisme. Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua – duanya. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL.cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu – individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. Dengan semikian. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai “… the study of the large scale structures of society and how they relate to one another”. . Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. 1) Materialisme.

Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. 6) Strategi elektisisme. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing – masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. menurut Johnson (1986: 61 – 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. Tingkat Budaya 2. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). 4) Strategi konflik. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. Tingkat Struktur Sosial A. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap . memusatkan perhatian kepada upaya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. Tingkat Interpersonal 4. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian – bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia. Tingkat Individual 3.3) Fungsionalisme. khususnya dalam keluarga. berusaha menjelaskan ciri – ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarakat sebagai sistem sosial yang pernah tetap. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. 5) Strategi evolusioner. “… the study of the individual as social being”. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikasikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial.

melihat fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. yaitu kritik dari rekan sejawat. dan penyimpangan. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep – konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar – samar. KONSEP – KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi. biasanya secara tidak sadar. Secara sederhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. Sosiologists have spent much energy in developing technical definitions. 2). Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya mengatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. baik secara objektif maupun subjektif. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas adalah kepentingan pribadi. B. usaha untuk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. harapan. namun hal tersebut dapat dipelajari. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi – preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. serta mencatat contoh – contoh penggunaan data. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. Dengan demikian. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya. kedapatan. kepentingan dan nilai – nilai seseorang. At present there are so many different .penyimpangan – penyimpangan yang mungkin kita lakukan. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. dan tidak tentu. ambigu. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. 1947.

1984:31. In everyday speech” (Zetterberg. 4. 1. 1993: 446). Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. sanksi. interaksi sosial. kelompok. perubahan sosial. Horton dan Hunt (1991: 48-49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. norma.competing definitions for key sociological notions such as “status” and “social role” that these terms are no more valuable than their counterparts …. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. . Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. peran. Sebaliknya. patronase. mencakup masyarakat. Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep – konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. 1993: 466). konflik sosial. Adapun konsep – konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. 3. patriarki. 2. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri dari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. globalisasi. dan hierarki. permasalahan sosial. 2. penyimpangan. 1966: 30). Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. Soekanto.

2000: 995). kelompok. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. 1993: 247). istilah penyimpangan tersebut tetap lebih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. tidak adail berbahaya.5. 2000:227228).Globalisasi . 6. dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. kultur. disensor. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. makna sosiologisnya baru muncul belakangan. Akan tetapi. organisasi. 1983: 104. Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. 7. Soekanto. 8. kelompok. ofensif. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. 1987: 560). perlu dibatasi . 9. 10. Dalam pendekatannya. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme sosial (Pawluch. Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. Namun demikian.

2002: 3-30). 1980: 6).Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional.Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. implisit dianggap mengikat seluruh hidup. di mana patron adalah gusti atau juragan. 2000: 433). seumur hidup. TEORI – TEORI SOSIOLOGI 1. 11. pemerintahan pendeta. dan biasanya Gereja Katolik Roma. namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki – laki atas perempuan (Cannel. peringkat kekuatan. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. prestise. dan klien adalah kawula. secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu – ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. Ditinjau dari historisnya. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. 14.Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. Dalam pengertian yang lebih luas. tatanan. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey. A. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. 2000: 734). atau prioritas. bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. 2000:421).Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. regional. Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons . 13. maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat.Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu – ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. 12.

Teori Strukturasi Anthony Giddens 5.a. Teori Sistem Sosial 1. Teori Globalisasi “of Nothing” George Ritzer BAB 5 ANTROPOLOGI . Teori Tindakan Sosial b. Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 2. Teori Dramaturgi Erving Goffman 4. Ogburn 3. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F.

Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. Masalah 5.A. Masalah asal dan perkembangan manusia secara biologis 2. Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : . terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. 1. 2. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya.

sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. c. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda-benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan-peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. struktur. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol-simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c.dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. yakni alat yang digunakan manusia untuk mentransformasikan dirinya sendiri. yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya. Secara keseluruhan. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. Hanya dengan mempelajari mekanisme. Seperti yang telah dikemukakan diatas. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. Disinilah antropologilinguistik berperan.dapat kita ketahui alasan perbedaan keyakinan.selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : .a. nilai. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. b. Pertimbangan politik b. serta sarana-sarana diluar diri manusia. yaitu : a. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. prilaku.

serta tinjauan tentang berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya melalui berbagai tingkat peradaban. A.perdagangan. sarana dalam ilmu antropologi. Ilmu Bantu.Pendekatan. 2. yaitu 1. Teknik. Metode.produksi. Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial . Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini.1. 4. sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya. 3. Antropologi sosial Dalam kajiannya.sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif. Konsumsi. Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. dan Jenis Penelitian Antropologi Menurut Gopala. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi.

Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi. menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu. 4. atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat dengan berbagai penggalian. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5. baik lahir maupun sifat bagian dalam. pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas-asas manusia . Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3.2. antar pranata. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi. dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata-kata. mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari . 2. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa-sisa tubuh yang telah membatu. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. 3. dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasigeneralisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya. Penelitian komparatif untik menguji korelasi-korelasi antar unsur. yaitu 1.

Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. paling tidak mendekati objektif dan sistematis. antropologi bermaksud mempelajari umat manusia secara objektif. Selain itu. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses-proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya-budaya itu lenyap.bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang. pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. 2. A. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. Ia tidak hanya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang.Tujuan dan Kegunaan Antropologi Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya. Hubungan antropologi dengan psikologi . B.

A. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antropologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya.Objektifitas Dalam Antropologi di negara-negara. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi . maupun budayanya. 3. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan seorang ekonom. sikap terhadap kekayaan. Dengan demikian. Sedangkan dalam antropologi. misalnya sikap terhadap kerja. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. 5. dan lain-lain. seperti motifasi. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara-negara. lingkungan keluarga. 6. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. dan lingkungan sosial dalam arti luas. etnis.Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. minat. sikap. konsep diri. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal. yaitu lingkungan fisik. sistem gotongroyong. 4. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. Untuk pengumpulan keterangan komparatif tersebut. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras.

Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. dan cara hidup. 3. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Manners.Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi.unsur kemanusiaan yang universal. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studistudi etnografi yang umumnya menangani komunitas-komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. 2. Menurut pemikiran evolusionistis. mengamati lembaga-lembaga. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. B. . yaitu: 1. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etnografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. menyentuh umat manusia. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembagalembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi. Jika disimak tentang perkembangan ilmu-ilmu bagian antropologi. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. pranata.

kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses-proses Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. Ras dan etnik 10. 1. A.Kekerabatan 12. Tradisui 9. Kebudayaan 2. Enkulturasi 5. dan kelakuan. Culture area 4. Etnosentrisme 8. 4.Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum.Magis 13. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya.Tabu . nilainilai.Stereotip 11. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Kebudayaan sebagai struktur atau pola-pola kebudayan 6. 5. Akulturasi 7. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi-generalisasi mengenai prilaku manusia. yaitu : 1. Kelompok psikologis. Evolusi 3.4. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita-cita. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. Difusi 6.

7. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur-unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. 2. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur-unsur baru yang akan mendesak unsur-unsur budaya lama ke arah pinggir. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. 9.Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. 8. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4.Perkawinan A. . Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid.14. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja.

Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. tabu memilki nilai-nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. 14. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. . b.Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. c. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan 13. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi. 1. 12. Teori orientasi nilai budaya a.Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis. e. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal. d. A. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia.Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11.Teori-Teori Antropologi 1.Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal.Magis Magis memang kejam. Teori evolusi sosiokultural a. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. b. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu.10.

1. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. Zaman barbar tua e. Teori evolusi animisme dan magic a. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. dan evolusi divergen. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. Zaman liar tua b. Evolusi konvergen.c. d. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Zaman liar muda d. e. Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. . f. e. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. Evolusi paralel. Zaman barbar madya f. Zaman barbar muda g. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selalu dengan akal dan sisitem pengetahuannya. Evolusi divergen. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. d. Teori evolusi kebudayaan a. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa. b. evolusi konvergen. Zaman peradaban purba h. Zaman liar madya c. Zaman peradaban masa kini 1.

kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. terutama darahnya kepada dewa. c. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. dimana ayah menjadi kepala keluarga. Sistem patriarchate. g. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat. Pertama magic simpatetis. d. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. Magic memiliki 2 prinsip utama. Pada prinsipnya.f. . Teori evolusi keluarga a. upacara sesaji. 1. Tahap promiskuitas b. c. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. b. Teori upacara sesaji a. Upacara religi tersebut. 1. Antara agama dan magic itu berbeda. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. kedua magic senggol.

melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A. . yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan. Pengerian bumi dalam geografi. dan manusia sebagai penghuni bumi. maupun gejala proses kehidupannya. baik itu gejala dan proses alamnya. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh-tumbuhan. geografika berarti tulisan tentang bumi. binatang.PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani.

yaitu sebagai berikut: a. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. 1. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai “pisau” analisis terhadap fenomenafenomena. dan how. dan tempat. dan . where. why. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat. Fokusnya adalah sifat dan saling berkaitan antara tiga konsep yaitu. flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. baik alamiah maupu insaniah. tata ruang. lingkungan. hidrologi permukaan air di wilayah itu. when. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. 3. 4. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja.Secara sederhana. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. 1988:41). 2. b. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri.

sub disiplin ini telah mengalami empat fase .atmosfer yang terdapat di atasnya. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks. 2000:408). Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke-19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes. 2. Identitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. Tempat merupakan lingkungan pergaulan. Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. juga didasarkan pada tempat. 3. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. distribusi. 2000: 267). sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke-19. 2. pertukaran atau perdagangan. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. Dalam sejaranhya. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat-tempat yang saling berjauhan. serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya.

Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu-ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. 5. 6. yakni lingkunan. Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat-sifat. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi. ekonomi. dan ilmu kedokteran dengan ilmu-ilmu sosial lain. lokasi. politik. serta lansekap. analisis wilayah. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan ilmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. sosial. Ia tidak hanya mencakup geografi tradisional yang berhubungan dengan tempat. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi.fungional. tata ruang. 4. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) . biologi manusia. 2000: 981). dan lingkugan. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yang terfokus pada penyebaran populasi. 3. dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. melainkan juga masalah-masalah modern. 7. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith. demografi. dan pluralistik. budaya. dengan karya yang berusaha memahami faktorFaktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. Seperti ekologi. tata ruang.perkembangan utama. Dengan demikian. kotak kecil dan besar. Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri.

Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. Metode Penelitian Geografi a. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. Pendekatan Ekologi c. METODE. menganalisis. menambah. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa .PENDEKATAN. A. seperti yang disyratkan oleh teorinya. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1. dan personil pelaksanaanya. Pendekan Kompleks Wilayah • Pedekatan keruangan • Pendekatan ekologi ( ecological approach) • Pendekatan historis ataupun kronologi • Pendekatan sistem (sistem approach) 1. Pendekatan Analisis Keruangan b. memanipulasi. perangkat keras. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). menyimpan. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980-an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960-an.Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulkan.

sekarang. Kuesioner atau Angket . b. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. studi dokumentasi. 1988:105). c. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus.Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam penelitian ini peneliti tidak perlu melakuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. misalnya observasi lapangan. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. c. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. dan studi pengembangan. a. survey. kuesioner. b. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia-penelitian geografis. baik formal maupun informal. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. Dalam metode deskriptif terbagi-bagi lagi menjadi metode studi kasus. wawancara. 1. dan studi literatur.

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. motivasi. tuntutan. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek-aspek alamiah dan insaniah. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian. . kejadian. perasaan. 1999: 19).baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan-pertanyaan tertulis. Selain itu. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. Oleh karena itu. yaitu dokumen pribadi dan dokumen resmi. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya. 1998: 161). (Moleong.1993:112-113). sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi masih sangat dipengaruhi oleh mitologi. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. kepedulian dan lain-lain. kegiatan organisasi.Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan. e. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. d. terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. dan hokum-hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. konsep. 1988: 110). (Fraenkel dan Wallen.pada zaman Homeros dan Hesiodos. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data dengan megkaji berbagai teori. A. film. prinsip.

seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan suatu objek telaahan. B. Pada zaman Yunani kuno. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. perdagangan. Banyak karya mereka menekankan kedua sisi. pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. nasional. 1979:2). Dengan demikian. Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan.Pada zaman Thales (640-548 SM). Sejak itu. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta.maupun global. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515-455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. Makin meningkatnya minat pada isu-isu lingkungan. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. baik tingkat lokal. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. regional. peperangan. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik. telah menjadi perhatian para ahli geografi. Bagi kepentingan perjalanan. . dan pertahanan. terdapat beberapa pendapat.

Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. dan dunia bisnis (Taeuber. Laut . Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. untuk menggambarkan keadaan iklim.C. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. 2. angin. pertanian industry pertambangan. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. 2000: 99). dibuat klafikasi iklim. Unsure-unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376-1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. 3. 4. Biasanya. curah hujaan dan penyinaran matahari. perdagangan maupun perindustrian. dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. sektor manufaktur. Dalam analisis geografi.KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1.

yakni Erasia. cahaya. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. Dalam sejarah. Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism.0006. Pada kedalaman 3. seperti tumbuh-tumbuhan. Amerika. Afrika. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. dan Australia. gravitasi. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. atmosfer. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). hewwan. Eropa. Secara keseluruhan. dan Australia. dan sisannya (71%) adalah luas samudera . Sedangkan secara geografis. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung-punggung dibawah permukaan laut. pertama-tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. dan lain-lain. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). Afrika. dan manusia. suhu. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental.Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. yaitu Asia. 5.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. 6. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. Dari pantai ke laut dalam. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. seperti bahan kimia.

2000:110). 10. ekonomi bahkan politik sekalipun. namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. terutama ekonomi. Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas. 9. Pertama.7. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. memberikan makna yang oaling spesifik pada tingkat konseptua. Jika terdapat aspek-aspek kajian kedua. 1984: 2698-2699). Pada kajian ini. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. Namun. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. 8. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. geografi. dan sosiologi. keadaan budaya. Biasanya. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah-wilayah pedesaan ke perkotaan. Kedua. 2000: 1116). urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan (agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly.Mortalitas . Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang datar (Esiklopedia Indonesia.

2000: 219). 1984:905). 11. Dari garis lintang nol derajat tersebut. dan Gabon. Sasak (Sumatera Barat). Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi. Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. Bagian Selatan Pulau Halmahera.Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. Di Indonesia. Uganda. Kenya. masing-masing 180 derajat. Kongo. Ekuador. 2000:684).Tanah . dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. angka kelahiran (natalitas) migrasi. untuk kearah utara disebut gris lintang utara. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia.Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor ratarata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. 12. serta pesisir utara Pulau Waigeo di Papua Barat. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank. 13.Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. Brazilia. Kalimantan Timur. Zaire. Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas). garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). Colombia. Teluk Gorontalo. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk.

Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian-bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya). dan Bali) ke daerah-daerah yang jarang penduduknya (Martono. 1986: 180). Jadi. hirologi. sejauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. ia mencakup udara di atasnya. 15. 14. Dengan demikian. bumi dan geologi yang melandasinya. kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden. 2000: 910). Madura. 1986: 194).Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus.Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. menciptakan kawasan-kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulankumpulan tersebut dan menguraikan cirri-ciri khas berbagai bagian dunia. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI . D. upaya untuk mencapai keseimbangan penyebaran penduduk. tumbuhan. kini dan kelak kemudian hari (Vink. dan hewan yang ada akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. di atas atau di bawah wilayah tersebut.

sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. 1986: 1). Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. 2000:100). tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk didayagunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja. perumahan sector manufaktor. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. pertambangan. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. 2. angkatan kerja prouktif. dunia bisnis. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. 3. Laut . yaitu modal dan tenaga kerja.1. pertanian. Dalam praktiknya. dan lain-lain. selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik-ekonomi. perindustrian. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. 4. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber.

. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta.Sebagai Negara bahari. maupun intelektual. (O’ Riodan. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. 1995:49). (Evers. bisnis. pertahanan nasional. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan-perusahaan pemerintah. Tranformasitransformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara-negara berkembang tersebut. pada hakikatnya memerlukan peta. kaum profesional. ekonomi. 6. 7. perlindungan lingkungan. 2000: 299). 5. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu proses perubahan sosial yang tercepat. Peta Para birokrat pemerintah. telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya. khususnya bagi kegiatan-kegiatan yang dianggap peka lingkungan. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. 8. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya.

wisata. 9. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. industry. 12. 2000: 96). Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan garis khatulistiwa. Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. khususnya di Negara-negara berkembang. 10. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. 2000: 111). maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. Demografi Ledakan demografi dunia. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. 2000: 218). Apalagi jika peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik. Di tahun 1825. dan segmental. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. sementara. jelas sangat diperlukan (Monmonier. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. . supervisal. 11.

dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. 1986: 287). setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. laut. program transigrasi bukan sesuatu yang baru. dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di daratan (Vink. Scholz.3 miliar (Kennedy. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. Dalam seratus tahun berikutnya. danau. walaupun pelaksanaanya bukan semata-mata atas dasar kemanusiaan. sungai. Perairan terbuka.kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami planet bumi. 13. Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistemsistem hidrologi. 1986: 199). Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. . pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. 1986:xi. 1986:9). Sejak pertengahan abad ke-19. 1995: 28-29). Akan tetapi. menjelang itu. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. 14.

iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terusmenerus dan progresif. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. kelaparan. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum. bahaya. baik melalui natalitas. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau deret ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. perang. Sesuai dengan hal itu. dan bencana alam. 2. H. mortalitas. Namun. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. b. b. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1.15. c. c. serta kesejahteraan. Mengeringnya wilayah itu saat ini. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. sekarang kondisi dari daerah-daerah tersebut mengerikan. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. proyeksi kependudukan. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. Menurutnya. pada awal abad ke-20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. sedangkan peningkatan sarana-sarana kehidupan berjalan lebih lambat. . dengan periode-periodedari udara kering dan basah. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan.

2. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. dan daerah tandus. 8. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: 3. Hal itu dapat dipahami. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota.memakan tempat. e. Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi.d. Lahan kedua merupakan daerah hutan. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. 3. ssedangkan daerah-daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah tertentu. 6. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. umumnya dari timur ke barat. 3. Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. 7. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. diperlukan sungai yang membelah kota. 1. Dengan mengambil satu pusat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang-barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara. . Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). 5. 4. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan.

barang-barang kelontong. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar-besaran. penat. e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. pengacara. pelabuhan. dan murah. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. sunyi. tempat praktik para dokter. d) Selain itu. pakaian jadi. . d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi.tekstil. sulit untuk dikembangakan labih lanjut. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. biasanya lebih menyukai lokasi-lokasi ddekat stasiun kereta api. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. perhiassan (emas dan perak). seperti penjahit.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. kecuali dengan biaya yang tinggi. pemangkas rambut dan kecantikan. segar. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. mainan anak dan sebagainya. dan nyaman. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. makanan dan minuman. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. c) Dalam dunia bisnis. elektronik. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. seperti took-toko. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. tukang gigi. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. f) Hidup di kota terasa sesak. Namun sebaliknya. terminal bus. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. dan berjubel. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. segar.

lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. Zona ketiga. Kondisi alamnya masih asri. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. di samping menyediakan pekerjaan. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber-sumber . kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. penghuninya kelas menengah. disebut demikian karena perumahan untuk orangorang kaya. 3. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar).perekonomian. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian. Zona kelima merupakan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. Pada hakikatnya. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. Zona Keempat. b. Artinya. pendidikan. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona-zona baru sebagai perluasannya.f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. olahraga. cukup rapi. 3. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. dan kemasyarakatan. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. luas. Dengan demikian. b. tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. a. c. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. seni budaya. c.

yang paling terkenal adalah” mikroekonomi vs makroekonomi”. d. BAB 8 ILMU EKONOMI A. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia.air untuk jarak yang jauh. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa. e. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. f. Secara umum. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya. atau "peraturan. Selain itu. dan Khubilai Kan. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif. Timur Lang. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). hukum.Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga. aturan. rumah tangga" dan νόμος (nomos). muncul dari stepa-stepa Jengis Khan.” ." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral.

penelitian ilmiah. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. briton woods. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. konsep. dan agama. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. bisnis. dan pemerintah. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining realworld phenomena. daya tahan ekonomi. dan sebagainya. kriminal. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. kesehatan.mainstream vs heterodox”. dan lainnya. Banyak ahli ekonomi” mainstream” merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of . merkantilisme. kematian. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. invisble hand. pendidikan. informatic economy. pernikahan. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. keluarga dan lainnya. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. politik. perang. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. kesehatan. misalnya bidang pendidikan. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. walaupun menurut pendapat kritikus. dan metodenya. hukum. kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. teori lingkaran ekonomi. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide.

dan lain sebagainya. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall.M. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai” aliran klasik”. Interest. J. Sebagai penanding aliran klasik. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. Sebagai seorang ekonom. Keynes. monetarist. . Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. Edmund Phelps. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. On the other hand. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. neo klasik. Secara garis besar. Karl Marx. Konsep “invisble hand” ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya” invisible hand” dalam mengatur pembagian sumber daya.analysis. new keynesian.

Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Di lain pihak. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. North. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. C. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. dan teori ekonomi. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. statistik. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. yang mengkombinasikan matematika. METODOLOGI Sering disebut sebagai” The queen of social sciences”. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. terkait dengan kemakmuran. dan tingkat kemakmuran dapat diukur .Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain.

raja-raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk mengatur dan memecahkan persoalan ekonomi. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. J.M. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Edmund Phelps. Karl Marx. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul . mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Keynes. Sebagai seorang ekonom. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokohtokoh seperti Alfred Marshall. Misalnya: • Ekonomi Indonesia pada tahun 70-an. • Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. ilmu ekonomi kemudian bercabang-cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri.dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dalam perkembangannya.

inflasi. dsb. ekonomi moneter. rumah tangga produksi. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) . Dalam hal ini makro ekonomi. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. dsb. dsb. Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teoriteorinya dan untuk menguji kebenaran teori-teori tersebut. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. Mikro ekonomi. Di samping itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga.sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekonomi terapan. mengkaji tentang pendapatan nasional. Dalam teori yang lebih mendalam. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi. Menurut asalnya katanya. ekonomi perbankan. misalnya: ekonomi perusahaan. konsumen. kesempatan kerja. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. pengangguran.

METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi. B. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belasLeibnits.sehingga secara etimologis. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. Kant. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi.) Tetapi. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Hobbes. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Setelah itu St. di antaranya sebagai berikut : 1. C. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. Locke. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada .

3. dan sebagainya. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. suatu hal pada situasi-situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. pendapatnya dan lain-lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. 4. Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar-lembar pertanyaan itu. 2. misalnya dari cerita ibunya. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. tingkah laku pengendara kendaraan bermotor dijalan raya. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. seberapa sering melakukan penelitiannya. 5. . Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan.sesuatu yang akan ditelitinya. pandangan-pandangannya. perilaku orang dalam bencana alam. tingkah laku anak yang sedang bermain. kapan akan melakukan penelitian. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. Angket Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. dan sebagainya. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan.

arah minat seseorang. menurut teori ini. Kita mengingat . dan lintas budaya. transversal.lalu menjawabnya secara tertulis pula. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal. yaitu: 1. Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. dan berkeinginan. struktur kepribadian seeorang. 6. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. yaitu metode umum dan metode khusus. dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. D. sikap seseorang. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. merasa. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi berpikir. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar-benar sudah terlatih.

introspeksi. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. kontras. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. 2. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. dan pengamatan klinis.melalui subfakultas memori. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. pembayangan melalui subfakultas imaginer. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. serta . Jerman. dengan berdirinya laboratorium ini pula. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. dan kedekatan. dan sebagainya. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di” University of Leipzig”.

Hasil prediksi berupa prognosa.Skinner.terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. bagaimana. Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa.R atau suatu kaitan Stimulus . D. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. ketegangan mental. dan gangguan psikis lainnya. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: • Menjelaskan. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. membandingkan. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. prediksi atau estimasi • Pengendalian. seperti B. bagaimana. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. Pendekatan ini dipelopori oleh J. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif • Memprediksikan.F. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. dan melahirkan banyak sub-aliran. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. dan mengapa tingkah laku itu terjadi.B. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. yaitu mampu menjelaskan apa. menilai.Respon.xx .

Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. impuls. konsep tentang dirinya. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. atau dorongan. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari. seperti keinginan. E. yaitu : . karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan.Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial.

sikap sosial. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. perilaku meniru dan lain-lain • studi tentang interaksi kelompok. misalnya. seperti: Persepsi. atribusi (sifat) • studi tentang proses-proses individual bersama. misalnya kepemimpinan. seperti bahasa. kemampuan bahasa dan emosi. 3. atau sebaliknya.• studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. kerjasama dalam kelompok. misalnya : studi tentang persepsi. 1. kemampuan memori. proses belajar. 4. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Psikologi sekolah . F. atensi. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. walaupun demikian. komunikasi hubungan kekuasaan. motivasi proses belajar. dan persaingan. belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan.

BAB 10 ILMU POLITIK A.Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. PENGERTIAN. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. dan emosi. Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak 2. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. sosialisasi. KARAKTERISTIK.

Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas.lembaga politik. teori politik. dan konsekuensi lembaga politik. kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. Lembaga. sejarah politik. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara. hubungan internasional. birokrasi.sendiri. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri. lembaga. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. . Sejarah Politik Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer. perkembangan. partai politik. politik perbandingan.teori kenegaraan. ekonomi politik. khususnya peranan konstitusi.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga. 2.tujuan Negara. 4.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam. 3. administrasi public. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik. eksekutif. dan lembaga.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut. teori. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. mengepaluasi.lembaga yang akan melaksanakan tujuan. 1. dan system pemilihan. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain.organisasi pemerintahan yang semu. yudikatif. Bagi mereka. tujuan. dan menghipotesiskan tentang asal usul.lembaga politik. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor.tujuan itu .

Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. 2. 5. Hight politics b. Low politics 1. serta perang maupun damai. dan hubungan internasional. pemikiran politik. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. administrasi politik. transaksi ekonomi. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. 3.Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut.di sinilah letak hubungan ilmu politik dan ekonomi.tindih dengan hukum dan ekonomi. Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional. harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara tematis yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam seperti . 4.

Ilmu Bantu a. politik etnik. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK . perwakilan politik. Ilmu Geografi A. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. dan action research. Metode a. ekonomi politik. Perspektip Ilmu Politik B. POLITIK METODE. Pendekatan a. metode evaluatif d. 4. A. metode klasifikasi e. antropologi politik. interview.case study. questionare. dan birokrasi politik. Filsafat c. Ilmu Hukum h. Perpektif Intelektual 2. participant observer. Sejarah b. TEKNIK. DAN ILMU BANTU 1. metode deskriftif b. rekruitmen politik. sampling. opinionnaire. schedule. Sosiologi e. direct observation. Antropologi d. partai politik. budaya politik. pendekatan kuantitatif b. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work.psikologi politik. pluralisme politik. metode perbandingan 3. Ilmu Ekonomi g. metode analisis c. pendekatan kualitatif 2. Psikologi Sosial f. Perspektip Politik 3. infestigation. PENDEKATAN.

Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL D.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab.generalisasi dalam ilmu politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. persamaan. TEORI. oposisi.19. strukturalisme. yakni mazhab institusionalisme.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih.TEORI ILMU POLITIK 1. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. MAZHAB. HAM dan voting. kedaulatan kontrak social. kekuasaan. Hubungan sejarah dengan Politik 4. pemerintah. desentralisasi. plurarisme. G.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. GENERALISASI. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik.konsep yang dimaksud seperti. partai politik. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. demonstrasi. KONSEP. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6. F. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5.Ilmu politik lahir sejak abad ke.KONSEP POLITIK Adapun konsep. legitimasi. dan developmentalisme. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi. Negara. Teori Politik Empiris . Singkatnya. pemilihan umum. system politik. dalam paradigma politik waktu itu yang terpenting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. C. E. behaviorisme. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1. demokrasi.

Teori Politik Formal 3.2. Teori Politik Normatif .

9 /03.35844 !844 . 2: .. .73/.9.7 50702-.3.8 /.3 -07.8.3 /.3  .8. /.8/.3.2-8:8  /03.20.35078.7: 848.39../.35078058 249. 0-07.: 808047.   .  8.7 50702-..7.3...8 04254  28. -/.33./ /./:/.8.3 3907.9  O 89:/ 9039.9 /03.39745445.9.3.3.3 1.3:8.3 5844 848..3 574808 574808 3/.3 20250./. 0502253..8574808-0../.703.3.: 808047.8 848.5.7.3 07.3 907.3/03..3 07./03.5 40 -44 /.3 5844 057-.204254 /./03.: /.15.3 :. 80-.3 1034203..2/.  !84450702-.3 2. .507-.5 574808 3/.  .703.97-:8 81.54084844 /././. -078.  .7:./.3 503.3 3/.9.2.32: 5844/.7 .3 89:/ 5844 ..9.7 8.30:.3.3 ./.9 93. 9039.3:9 :8. .2 43908 .3 .3 202-039: 57.3 2:8. 3907.3  42:3./.8..3 80.33.3 80.332025:3.947 .3 /03.3./:  28.5 848.3.  805079 -.:2037:/.32:848.3 O 89:/ 9039. 907../:90780-:9  !844848. 50702-.. /.9: O 89:/ 9039. -07.9202-039:057-.3   !844057-.9.3:.3.507-.3 -08./.3 /73./..3 07.8.8 :-:3. 89:/ 9039./:.947 1.3.3.  !844 50702-.33:5 .3. 507.5.32:.2.25..3.

7 93. 2.3 02...8 0. -/.../. .33.3.8  /. ...5.3 0248  .3:8.3.:  28.9.8 202-:.3../..9/907. ..3 ./.#80-:.3 /7 /03.  5844 057-.507:8.8../: 9: 803/7 /.3 20250.33/4308..25:.3 .9.35844.3. 057-.3 -.3 5844 848.7  02.3 -07..907.8 848. /.7 50702-.33..3 -..3 47.8..3.3.3.3 20247  ...907..25:.5.9 /03.35844 /..9 .3./2./02  848.3 /.2 -073907.-007.3 20250.47./.5.2 20308:.59.:5:3/02.32:338.3.: 80-.   !844804./..8.3 07.  .703. 5844503//. // /. !844804.9038  02.25:.3:39:202-039:23/809..3 3:3.3 89:/ 5844 ./..3 3:3.5. 3/.3.3 -0:2907-..3-079::.389:.3 .337.3203/::3-. /03.3 . 8047.30248     %#!!$   .8...2.25:.3 89:/ 5844 . .8 /..38508.3..3 5844 50702-. /. .5. /03.-07:8. .2 20302-.3.3 438  805079 !078058  574808 -0.203./: 80.7.: 2../.8.     !8444391 /. -/.3 3/.7 02.

30..8 !844 3/:897 20214:8.3./.3:8.3/07.3403/. -/.32.7-./: 80/.5.8:.3 202570/8307.    &! %    !#% #%#$% #&&! ! %  ..3.820203./..349.3 /03.3 5844 /.3 2083 :2.3 -07.308.9.:.0.347. 50307.3.3 -073907.3 89:/ 5844 /.5.3 5..    !844070.3:8.3 2083:39:20232.38.8:.38..820250.3202:. 20302-..3 3907.307747   !84438 /.2..8 .9:5007.8. .3 5844 .39.2 203. !8443/:897/.9:47.8..7.349. /.3  2030.8 /../.-07:-:3...3 !0307.2 202.8.3.8/03./:0.3.7:/.3. 2...3584483/.3 3472.3 :.3 584447.3/03.38.09.2-.

9:3.3 -0781.:39:20302:./03.3 . 4390254707 .5 02-.390.:5:3 0.38.3549  9047549 02-.3 9:8..3:9.8.3 203.3./03.7..77 :2:2 . /..3 47039.3 908 /.8 88902502.3.8 9047 5493.220.9:7. 202 .-8.3 .8.3 4380:038 02-.:2:.:47.  02-.3.3 ..7 .7.:.89.7. 02-.7.7..30. 549  :8:83.843. .8/.3 9::.7.3 203549088.7.3.8 5027..3/3.../.3 203.3 /.3 9::..!49 .3. :39: 20243947  20305./. 549  805079 . 503//.7. 507.9.3  /..7.  .  9047  9047 030..9. 2070.8.3 39009:.3...8 5:-.39::.3 /03..32:549205:95027.8     %047!49 !.3:9 574808503039:.  9:..3 907.3.3 202-3. :8:  50702-.85020739.8  $:--/.3 20.9 3472...549 /.549 80.3 9:  :-:3..3 5:7.3  04342 549  . 9047 549 -.9.9 202 .3!49 $:--/.3 .3.3.79.9.8  /.75030/.2 88902 549 .3 3 207:5..3..3  #:.30.9.0.3 43899:8 080:91 -747.3  .7.38..4:8     02-..7.7.3:3.8 -.25.0 /.8 47.3549.. 9::. . 18:1 -08.549 549507-.3 3:5 /853 2: 549 4390254707 8.39.91 5.8.9.7.2.8079. 02-.3  9::..!49 07:5..7.3 .2 0.3 88902 502... 803/7  803/7  03/.3. .3 02-.3 9::.3.     !027.38.8 :/.390780-:9  2:549.3 ..39039./.7.3 -072.3 39073.32..2.30./.. 549 8073 /..9 :. 5.3. .2  2.  02-..3802:    $0.-070./.3  :-:3..3 9039./. .3.3..35./23897.30.

 /.8!:-/.9:  8.3/7.78-08./:.9: 5027.39:25..339073.8203.8:28 /.3 .3/3.3&2:2 0/:.7.. 9047 507. /.30-.3.3 %047 3 8073 //:.3 549 -. 2:73     4342!49 $:-/.7./23897.37.. 207:5.3 07:5.843.8 89.3 202-07.3.3/3.3 5.304342 /2./: /.:-: .5:.9:3.3 .3 :-:3.7.580...2 20207. :39: 203.3 .3 3472.:5:38073-.3.2:..32030.8907.-.7..5.3 507. 14.03/07:3907-.843.3 -.     :-:3.3 5.8.32:549/.:8 507-.  0. 202-.9 20308.2.7 57028 80/07. .730. 90780-:9 8.4390254707  $0.0 /.3:8.7:8 -072:.380.7. .050393.3 02578 /.7.3:8.7.3 549 .09.3 2.3 8:..3 9047 549 .3 .5073..304342      %047030.339073.5. 9039.3 -.7...: 2070./.8    !49!07-.549 .:-:3. 9/.: 04342  .9. 8:-/853 2: 549 .9. 9047 549 4390254707  5027.3 -.: 549 80-..39039.  9549..7 507.3 8.39.:890780-:9     /23897.3 3 -0794.3:3 570/8 /./ 2: 84...7 8:. 207:5.9.7 5.7 2: 549. 207:5.3:-:3.2. 2:.. 9047 507. :-:3.3 39073.3.3549.3 93//03.8 -  4549.7549.3::2/.8549 /.3.843. /83..3.

2.8 /.91   094/0 .3 2: 549 80.  0-07.91 /  2094/0.. 902.3 -.. .9.5. /.9 .91 -  503/0.1.253 3907. -/.820 549  -:/.3.7.:5:3/.399.3/3.3.32.9.3:.3 :.9.79.  2094/0/087191 -  2094/0.8 0  2094/0507-.3:.0  453433.3-747.    2:.2.8 97.3 .7.3549 /..7.7.8 0..39: .0/:0  /70. /.3/.3 .3974544 549  549 093  707:9203 549  5.3 /0..72:549   !07509139009:..  $0..3 5.38.8549    !%  %   %   & %& ! %    !03/0.2 805079 5844 549  5:7.9 4-807..  3974544 /  $4844 0  !844$48..:2:2907/.1   %&&&$&! % $0.7.:.. :-:3.7.2 /542.3 -0702-.3.07  8.70  5.99.73.39 4-807. 549  04342 549  . 1  2:4342   2:::2   2:047.9..5.507.9437080./.3. -  8./:3.  2094/00.3 -/.20254:8.. 7.80507910/47 31089.-.3..3 39..3 .81.. 3 /02.9::. 549  507.80 89:/  /.3.98 .943 .70 8.3 390730.804342 8079.8..23.3-.943 6:08943. 7.22:54980-03.320250.79.5.3   %03 %03.  503/0.88 .

9: 080.380...3/0.9.2....9:9:.8 /.7.. . 549  /080397.47. 0307./.8.8  45488  88902 549  /0247.3 .7. 503:.8 9: 207:5.. .8. 2. -.8  $3.9.5:343805 43805.8 /..3 2. -.33974544/03.8  5078.3 .8  0307.3 0/. /..1/03..250304254.3!49   :-:3.8.3  /0243897.3..820  -0..3 90780-:9 2.3.3 5073.8  502.32:!49   :-:3.549. :39: 203. .2.7.8:/805079 0:.- 2:549907-./ 0   5. 203.7 5073.3!49   :-:3..0452039.34342/03.3!844/03. .79.3 /:.3 :2:2  5..9.  5020739.493    #$$ #$$! % 0307./.8.9. 84.7.3047.3!49     ! % .7.2 2: .-  2.3.3!49   :-:3.8.3/2./.93.7 80.3!49   :-:3.-.7820  897:9:7.820 /..: 0802-.8.47820  5:7.    && ! %  &  & $ $    :-:3.  092..3$4844/03.3/:./2..3 -07. 207.3 :-:3.3 /853 2: ./03.820      $!  $!! % /.. 2:549 207:5. 43805 .-.. .  0....8..- 3899:843.3.:.8.3 2.: 0-  ./  2.7 8:.25. 0745.  !0785095!49   !07850952:!49   $#!#! % 2: 549 .3 4397.9.3.39.390750393..

3 /03.-07.91                  .320303.     % # % #&! %   %047!492578   %047!49472.9503//.343805./-.3.880-0:23.3/93..9.   %047!49472.390.38073/02-.549.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful