BAB 2 PENGERTIAN ILMU SOSIAL, METODE ILMIAH, DAN KEBENARAN ILMIAH

A.PENGERTIAN ILMU Mungkin tidak berlebihan jika seorang filsuf Oxford University kontemporer Jerome R.Ravert dalam karyanya The Philosophy of science ,sanpai saat ini mungkin mengakui bahwa ilmu merupakan sebuah kisah suksea luar biasa .Kemenanga-kemenangan ilmu melambangkansuatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkaian kemenangan tehadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmulah kemudian mengalir arus penemuan yang yang berguna untuk kemajuan hidup manusia. Di Indonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau scien merupakan suatu perkatan yang bermakna jamak ,yaitu sebagai berikut:
1.

ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general) tetentu,ilmu biologi ,antropologi,psikologi ,geograpi,sejarah,ekonomi,dan sebagainya.

2. Pengertian imu yang menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah

1.Ilmu sebagai kumpulan pengetahuan sistematis Pengetian ini lebih menekankan bahwa ilmu merupakan pengetahuan yang sistematis.Ilmu menunjuk pertama-tam a pada kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamata yang objektif. Tidak semua pengetahuan adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistermatis. 2. Ilmu sebagai Metode Penelitian

1. Pengertian ini mengemukakan penekananya bahwa ilmu itu pada hakikatnya sebagai metode penelitian.Para ahli yang nengemukakaan hal tersebut diantaranya: ➢ William J.Goode dalam bukunya Method In Social Research mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman, yakni dunia yang dapat terkena pengalaman oleh manusia.

Caraghan

delangles

dalam

bukunya’’a

guide

historical

Method’’mengemukakan bahwa ilmu pada dasarnya suatu metode untuk menangani masalah.

Harold

H.Titus

dalam

bukunya

‘’Living

Issues

in

Philosophy’’mengemukakan bahwa ilmu adalah suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenaranya. 3.Ilmu sebagai aktivitas penelitian Tokoh yang mengatakan ilmu sebagai aktivitas penelitian diantaranya:

I Charles Singer yang pengetahuan .

yang dikutip dalam bukunya ‘’Critical

Thinking’’mengemukakan bahwa ilmah adalah proses pembuat

John Warfield dalam bukunya ‘’Social Sistem’’ mengatakan tetapi ilmu pun dipandang sebagai proses.Pandangan proses ini paling berkaitan dengan perhatian terhadap penyelidikan karena penyelidikan adalah suatu bagian besar dari ilmu sebagai suatu proses .Dengan demikan jelas bahwa ilmu merupakan aktivitas penelitian .

Kesimpulan ilmu dipandang sebagai keseluruhan pengetahuan kita saat ini ,atau sebagai suatu aktivitas penelitian ,atau sebagai suatu metode untuk memperoleh pengetahuan. B.PENGERTIAN SOSIAL

Istilah sosial (social dalam bahasa inggris )dalam ilmu sosil memiliki arti yang berbeda –beda ,misalkan istilah sosial dalam sosialialisme dengan istilah bepartemen sosial ,jelas keduanya menunjukan makna yang sangat jauh berbeda.Menurut Soekanto apabila istilah sosial pada ilmu sosial mrnunjuk pada objeknya,yaiti masyarakat sosialisme adalah suatu ideologi yang pokok pada prinsip pemilikan umum alat-alat atau produksi dan jasa –jasa bidang ekonomi .sedangkan istilah sosial pada departemen sosial menunjuk pada kegiatan –kegiatan di lapangan sosial .Artinya kegiatan –kegiatan yang ditunjukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam bidang kesejahteraan ,sepeti tuna karya,tuna susila,tuna wisma,orang jompo,anak yatim piatu,dan lain-lain.Selain itu Soekanto mengemukakan bahwa istilah sosial pun berkenaan dengan prilaku interpersonal,atau yang berkaitan dengan proses-proses sosial.Secara keilmuan,masyarakat yang menjadi objek kajian ilmu-ilmu sosial ,dapat dilihat sebagai suatu yang terdiri dari berbagai segi .Dilihat dari segi ekonomi akan bersangkut paut dengan paktor produkdi ,distribusi,penggunaan barang-barang serta jasa-jasa .Dari segi politik antaralain berhubungan dengan penggunaan kekuasan dalam masayarakat.Dari segi antropologi budaya lebih menekanka pada masyarakat dan kebudayaanya,dan begitu seterusnya untuk ilmu-ilmu sosial yang lainya,seperti geografi sosial,sejarah,maupun sosiologi. Begitupun tentang pengertian masyarakat (societi)banyak sarjana terdahulu yang mendepinisikan apa itu masyarakat dintaranya: ➢ Menurut Mac Iver dan Page mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dari pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.

Menurut Ralph Linton dalam bukunya yang bejudul “The Study of Man“ mengemukakan bahwa masyarakat merupakan setiap kelompok manusia uang telah hidup dan bekerja bersama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka

sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang di rumuskan dengan jelas. ➢ Menurut Selo Soemarjan Menyatakan bahwa masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Dari pendapat-pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian masyarakat terdiri atas beberapa unsur. a. Manusia yang hidup bersama b. Bercampur untuk waktu yang lama c. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama Sedangkan yang merupakan bentuk umum pada proses-proses sosial adalah interaksi sosial, bahkan ahli sosiologi berpendapat bahwa interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial yang di dasarkan pada berbagai faktor, dan menurut Soekanto di sebabkan melalui : 1. Imitasi Mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses interaksi interaksi sosial tersebut. Sebab salah satu peran positifnya adalah bahwa proses imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. 2. Sugesti Berlangsungnya apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain secara emosi. 3. Identifikasi Merupakan kecenderungan-kecenderungan ataupun keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi identik atau sama dengan orang lain.

4. Simpati

merasa senang dan tertarik karena faktor-faktor yang menyebabkan ia patut di kaguminya. D. DAN PERKEMBANGAN ILMUILMU SOSIAL Istilah ilmu sosial menurut Ralf Dahrendorf seorang ahli sosiologi Jerman dan penulis buku “ class and Class Conflict Industrial Society yang di kenal sebagai pencetus teori konflik Non-Marxis. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakn sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan. bahkan sejarah walaupun di satu sisi ia termasuk ilmu humaniora. Pendapat Bung Hatta mengenai ilmu sosial : 1. 3. maupun karena merasa adanya keterikatan dengan dirinya. geografi sosial. ilmuilmu sosial. Ilmuilmu sosial mencakup sosiologi. antropologi.Sebenarnya merupakan suatu proses yang di sebabkan oleh ketertarikan seseorang oleh pihak lain. Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. Sebagai academic interprise memiliki pengertian “ bagiman mestinya “. RUANG LINGKUP. Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang keabsahannya tergantung pada kesetiaan pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku. C. psikologi. sedangkan bentuk jamaknya. PENGERTIAN. mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas dan pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja . Merupakan suatu konsef yang ambisius untuk mendefinisikan seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. ekonomi. 2.METODE ILMIAH . politik. baik itu sebatas kerjasama.

maupun menyebarkan angket . Secara etimologi metide dari bahasa Yunani “meta”yang berarti sesudah dan hodos yang berarti jalan Dengan demikian metode merupakan langkahlangkah yang diambil menurut urutan tertentu .untuk mencapai pengetahuan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan (Soeprapto 2003:128) Menurut rumusan “the World Of Science Encyclopedia”(volume 17:181)metode ilmiah diartikan sebagai prosedur yang dipergunakan oleh ilmuan-ilmuan dalam pencarian sistematis terhadap pengrtahuan baru dan peninjauan kembali pengetahuan yang ada.observasi.atauj untuk menangani penelitian. Suatu pendekata dalam menelaah sesuatu dapat dilakukan berdasarkan sudut pandang ataupun tinjauan dari berbagai satu kesatuan karakteristik maupun cabang ilmu seperti sosiologi. Menurut George Kneller (1978 .mekanis.geografi .ekonomi .berbagai teknik yang digunakan misalkan wawancara.politik dan sebagainya.suatu penelitian tentang gjala-gejala kemasyarakatan dapat menggunakan metode survei.sebagai contoh.118) dalam karyanya “Science as a Human Endeavor “mengemukakan bahwa dengan metode ilmiah kami maksudkan struktur rasional dari penyelidikan ilmiah yang hipotesisnya disusun dan diuji .Istilah pendekatan menurut Vernon Van Dyke dalam bukunya yang berjudul “political science”dikemukakan bahwa suatu pendekatan pada prinsipnya adalah ukuran –ukuran untuk memilih masalah dan data yang berkaitan satu sama lain Hal ini diperjelas oleh Kerlinger bahwa pendekata atau rancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran .Antropologi. . Metode merupakan prosedur yang mewujudkan pla-pola dan tata langkah dalam suatu penelitian ilmiah(the Liang Gie1999) Teknik adalah suatu spesipik cara operasional dan yang seringkali data bersipat dalam rutin.

Oleh karena itu membutuhkan strategi penelitian atau inkuiri yang beragam pula antara ilmu-ilmu sosial . Menurut Harold titus metode ilmiah sebagai proses-proses dan langkahlangkah yang membuat ilmu-ilmu menghasilkan pengetetahuan . .kealaman maupun humaniora. Langkah-langkah metode ilmiah menurut Sheldon J.Lachman diantarnya: 1.Menurut Kaplan:Kekhawatiran saya dengan konspsi kesatuan “metode ilmiah”hal itu terasa oleh saya sesuatu justifikasi progmatis yang sungguh mengada ada terus menerus analisis logika kita tidak mampu untuk menerima segalanya secara penuh kedalam catatan .Perumusan hipotesis spesipik atau pertanyaan spesifik untuk penyelidikan 2.jadi tidak benar jika kita memutlakan apa yang disebut metode ilmiah.Menurut Gold Stein :sesungguhnya istilah metode ilmiah adalah menyesatkan 2.Menurut Arturo Rosenblueth (1970 :1)dalam bukunya”Mind and Brain”mengemukakan bahwa metode ilmiah sebagai proswdur dan ukuran yang dipakai oleh ilmuwan-ilmuwan dalam penyusunan dan pengembangan cabang pengetahuan khusus mereka .penggolongan data dan pengembangan generalisasi 5.Perancangan penyelidikan 3.Pengumpulan data 4. Pendapat yang sangat berbeda mengenai metode ilmiah diantaranya: 1.pemeriksaan kebenara terhadap hasil-hasil yaitu terhadap data dan generalisasi-generalisasi Kaplan kebenaran ilmiah itu beragam rentang penomena yang perlu dipelajari.ilmu pun begitu luas dan kompleka.

Teori korespondensi(Correspondence Theory)teori ini beranggapan bahwa seluruh pernyataan itu benar jika apa yang diungkapkanya itu merupaka fakta. 4.sesuatu dianggap benar apabila secara ligis atau matematis konsisten dan koheren dengan apa yang telah diakui sebagai sesuatu yang benar (dalam pengertian T3) atau sesuai dengan apa yang benar menurut kepercayaan metafisik. .1998:7)Contoh.realitas.Jakarta adalah ibu kota Indonesia.yaitu : 1.T3.yaitu yang menunjuk pada perangkat standar moral atau profesional tentang prilaku yang pantas dilakukan termasuk kode etik atau”Code of Conduct” 3. E.terdapat tiga teori utama kebenaran.knowen) . kebenaran iman dan doktrin-doktrin sbsolut agama.yaitu kebenaran yang paling mendasar dan puncak dari seluruh kebenaran atau basic ultimate truth (Supriadi .T4.Sanggahan-sanggahan tersebut mengingatkan kita untuk tidak tergesa-gesa memutlakan keampuha metode ilmiah sebagaimana dekemukaka sebagian orang. 2.dan observer)dan objek (fakta. Kebenaran keempat(T4)adalah kebenaran empirik .knower . Kebenaran Kedua (T2) adalah kebenaran etik.yang lazimnya dipercayai ssebagai landasan pekerjaan para ilmuwan dalam melakukan penelitian . Kebenaran ketiga(T3) kebenaran logis.dalam arti adanya suatu kenyataan yang interaksionaj antara teori dengan realita (Kattsoff. Dalam konteks kebenaran ilmiah yang melibatkan subjek(manusia .dan setelah dicocokan dengan realitanya memang Jakarta adalah ibu kota negara Republik Indonesia.KEBENARAN ILMIAH Julie Rord dalam :”Paradigms and Fairy Tales(1975)”mengemukakan bahwa istilah kebenaran memiliki 4 arti yang berbeda yang ia simbolkan dalam T1. 1. Kebenaran pertama (T1)adalah kebenaran metafisik.T2.1998:5)oleh karena itu harus diterima apa adanya sebagai suatu given.

Teori Pragmatis(Pragmatism Theory).antara dua atau lebih logika.2.Contoh. Teori Koherensi(Coherence Theori)yang beranggapan bahwa sesuatu dianggap benar jika terdapan koherensi atau konsistensi.yang beranggapan bahwa kebenaran itu tersimpul pada asfek fungsional secara praktis (Kattsoff. 3.1996:130-131) BAB 3 STUKTUR DAN PERANAN ILMU .pernyataan”orang yang sederhanakecil kemungkinan untuk berprilaku swrakah maupun materialistik “.dalam arti tidak terjadi kontradiktif pada saat bersaman .

A.Syntactial Structure menyangkut masalh-masalah jalan mana yang akan ditempuh dalam penelitian?cara mengumpulkan data. Sesuatu hal yang dikenal sebagai yang benar-benar ada dan terjadi terutama yang dapat dibuktikan oleh bukti yang benar atau dinyatakan benar-benar terjadi . 4. . B.Menurutnya suatu disiplin ilmu adalah bentuk konsepsi yang membatasi pokok masalah yang diselidiki dari suatu disiplin dan pengawasan atau pengendalian terhadap penelitianya Struktur suatu disiplin ilmu meliputi dua bagian yaitu subtantive conceptual strukture dan syntactial strukture.PENGERTIAN STRUKTUR ILMU Menurut Joseph J. Sesuatu yang digunakan untuk mengacu pada situasi tertentu atau khusus 2.bukan oleh berbagai hal yang telah ditemukan . Kualiatas atau sifat yang aktual atau dibuat atas dasar fakta-fakta 3.Syntactial Stucture berhubungsn dengan penelitian yang dilakukan oleh disiplin itu.ukuran untuk menentukan bahwa dat yang diperoleh relevan atau mungkin tidak relevan .Subtantive conceptual Struktur adalah konsep-konsep yang menjadi kerangka berfikir dalan meneliti sesuatu .cara menguji data. Hal yang terjadi dapay dibuktikan oleh hal-hal yang benar.PENGERTIAN DAN PERANAN FAKTA Menurut Oxford Advanced Learners Dictionary of Current English(2000:449-450)yang dimaksud dengan fakta adalah: 1.Schwab dalam tulisanya “Structur Of The Disciplines Meaning and Significance”konsep struktur bukanlah konsep yang mudah dipahami hal itu mengacu pada bagian –bagian dari suatu objek dan tata cara yang saling berhubungan . kriteria yang dipakai dalam menetapkan kualitas data.

kapan.erupakan abstraksi.pernyatan.yaitu konsep yang berfunhsi untuk menghubungkan dari keberadaan dua atau lebih atribut yang semuanya harus ada(Fraenkel.di mana dan juga dapat berupa benda-benda yang benarbenar ada dan atau peristiwa yang pernah terjadi pada masa lalu(Sjamsudin . Konsep disjungtif. 1996:5) Menurut James A.dalam arti luas adalah sesuatu yang ditampilkan dengan benar atau salah karena memiliki realitas objektif. C. Menurut James Bank konsep adalah suatu kata abstrak atau kata yang bermanfaat untuk mengklasifikasikan atau menggolongkan suatu kelompok berbagai hal gagasan atau peristiwa. Konaep evaluatif.mencerminkan adanya alternatif-alternatif yang beragam.kontruksi logis yang terbentuk dari kesan.salah atau benar.atau informasi yang berisi atau berartimengandung sesuatu yang memiliki kenyataan objektif.yang sifatnya terbatas dan dapat diuji kebenaranya secara empiris.yaitu konssep yang berhubungan dengan pertimbangan baik atau buruk .yang memiliki arti mengandung suatu hubungan khusus antara dua atribut maupun lebih yang dinyatakan secara eksplisit dengan bilngan tertentu.siapa.cantik atau jelek. Jenis-jenis konsep menurut Fraenkel: 1.yaitu suatu konsep yang tidak hanya memberikan penjelasan tentang suatu karakteristik yang dimiliki oleh benda . 6. 3. Kosep deskriptif. Suatu penegasan. Menurut Schwab (1969:12-14)konsep . Konsep campuran.PENGERTIAN DAN PERANAN KONSEP 1. Menurut Bachtiar fakta merupakan abstraksi dari kenyataan yang diamati.tanggapan dan pengalaman kompleks. 2.Bank (977:84)fakta adalah kejadian berbagai hal atau peristawa tertentuyang pada giliranya menjadi data mentah atau pengamatan dari ilmuwan-ilmuwan sosial.5.adalah konsep yang menuntut jawaban tentang gambaran suatu benda. 4. Menurut Sjamsudin fakta adalah erat hubunganya dengan jawaban atas apa. Konsep konjungtif. 5.1980:58) 2. Konsep relasional.

5.PENGERTIAN DAN PERANA GENERALISASI Pengertian generalisasi : 1. Konsep berguna untuk mengonseptualisasikan sesuatu secara cermat melalui simbol-simbol. Konsep berguna sebagai mata rantai penghubung ataupun katalisator antardisiplin ilmu D. 2. 7. Generalisasi Kausal . Melalui konsep itupun adanya klasifikasi atas beberapa individu. Law order Generalization yaitu generalisasi yang digunakan atas data dari dua data atau tiga sampel kecil misalkan tentang kelompok kota pada suatu kawasan tertentu Tipe-tipe generalisasi: 1.yaitu suatu generalisasi yang menjelaskan hubungan sebab akibat terjadi suatu peristiwa .tersebut. Generalisasi adlah kesimpulan yang ditarik secara induktif mengenai dua hubungan fakta-fakta atau lebih yang melahirkan teori 4. Generalisasi deskriftip yaitu suatu generalisasi yang hanya mendeskripsikan suatu hubungan yang ada 2. Generalisasi merupakan pernyataan tentang hubungan antara konsepkonsep dan berfugsi untuk membantu dalam memudahkan pemahaman suatu maksud pernyataan itu 3. Kegunaan konsep bagi kehidupan manusia: 1.tetapi juga sekaligus memberikan sikap ataupun penilaian terhadap pernyataan tersebut. High Order Generalization yaitui generalisasi yang pemakaianya secara universal. 2. Generalisasi adalah pernyataan hubungan dua konsep atau lebih 2. Konsep berguna untuk menjelaskan sesuatu yang dianggap rumit ataupun memerlukan keterangan yang cukup panjang dan rinci. 4. Konsep dapat berfungsi memudahkan kita untuk memecahkan masalah. 3. 6. Konsep berguna untuk melakukan episiensi dan efektivitas bagi manusia. Generalisasi merupakan pernyataan yang menjelaskan hubungan antara konsep-konsep yang berfungsi sebagai penbantu berfikir dan memahami Tingkatan generalisasi: 1. Konsep mengandung konotasi negatif dinamakan stereotif 8. Konsep dapat berfungsi untuk mereduksi keperluan yang sering dikatakan berulang uiang terhadap sesuatu kajian yang serupa dan sudah diketahui . Ntermediat Level Generalization yaitu generalisasi yang digunakan dikawasan tertentu dan kebudayaan tertentu 3.

Teori memberika suatu keragka kerja bagi pengorganisasian butir-butir informasi tertentu.hipotesis. Dengan demikian. ataupun socius bermasyarakat. 5. 4.merupakan sebuah kegiatan yang tanpa ajhir dan selalu belum selesai serta tanpa batas. Teori berfunhsi untuk melakukan prediksi kontrol. Socius yang berarti kawan. Teori mengorganisasikan kembalio pengalaman –pengalama sebelumnya. Generalisasi korelatif. KARAKTERISTIK. secara harfiah istilah Sosiologi dapat . Teori mengemukakan kompleksitas peristiwa-peristiwa yang tamoaknta sederhana. Generalisasi kondisional.3. yakni kata dan logos. Deskripsi.PENGERTIAN DAN PERANAN TEORI Teori adalah suatu suatu preposisi dari masalah yang mengandung variable. BAB 4 SOSIOLOGI A.yaitu suatu generalsasi yang menyarankan apa yang akan terjadi jika seandainya suatu khusus dilaksanakan dengan drmikian adanya suatu persyaratan khusus E. 3. 3.dan saumsi berdasarkan mertode keilmuwan. berkawan.yaitu generalisasi yang menunjukan adanya hubungan satu sama lain 4. Berguna sebagai kerangka kerja untuk melakukan penelitia 2. Sedangkan logos berarti ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. Fungsi teori menurut Suppes dan Kerling: 1. Unsur-unsur teori menurut Capbell: 1. harus melampaui makna deskripsi denga mengatakan hal-hal apakah yang dapat memberikan pada kita suatu pemahaman tertentu mengenai mengapa suatu kenyataan seperti itu.memberitahu kita bagaimana prnulis akan memakai istilahistilah kuncinya 2. PENGERTIAN. DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI Secara terminologi Sosiologi berasal dari bahasa Yunani. Definisi. Penjelasan.

David Popenoe (1983: 107 – 108) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang interaksi manusia dalam masyarakat sebagai suatu keseluruhan. Selanjutnya. van Doom dan C. Sedangkan proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. serta lapisan sosial. 5. Lammers (1964: 24) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang struktur – struktur dan proses – proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. 6. Nimkoff (1959: 12 – 13) berpendapat bahwa Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya. yaitu organisasi sosial. William Ogburn dan Meyer F. Abdulsyani. J. 3. 1982: 4. seperti agama. 2. Roucekj dan Warren (1962: 3) berpendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang hubungan antara manusia dalam kelompok – kelompoknya.A. contohnya antara gejala ekonomi dengan non ekonomi. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi (1982: 14) menyatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu tentang struktur sosial dan proses –proses sosial. 7.J. 1987: 1). Pitirim Sorokin (1928: 760 – 761) mengemukakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu tentang hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala – gejala sosial. umpamanya pengaruh timbal balik antara segi . menurut mereka bahwa struktur sosial keseluruhan jalinan antara unsur – unsur sosial yang pokok. Meta Spencer dan Alex Inkeles (1982: 4) mengemukakan bahwa Sosiologi ilmu tentang kelompok hidup manusia. gejala keluarga dengan moral.A. 4. termasuk perubahan – perubahan sosial. lembaga – lembaga sosial. Di bawah ini terdapat beberapa definisi Sosiologi menurut beberapa ahli: 1. kelompok – kelompok. hukum dengan ekonomi. dan sebagainya. yaitu kaidah – kaidah sosial (norma – norma sosial).diartikan ilmu tentang masyarakat (Spencer dan Inkeles.

bukan merupakan ilmu terapan (applied science). 1959: 13. dan organisasi lainnya (Ogburn dan Nimkoff. Artinya. Dengan demikian. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif. budaya. dan sebagainya. bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun kerohanian. Sosiologi pun mempelajari perilaku dan interaksi kelompok. bisnis. sosiologi dapat dikategorikan sebagai ilmu murni (pure science). serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. kelompok sosial. Sosiologi mencari apa yang menjadi prinsip – prinsip atau hukum – hukum umum dari interaksi antarmanusia individu . Dengan demikian.kehidupan ekonomi dengan segi kehidupan politik. organisasi sosial. 2. menelusuri asal usul pertumbuhannya. 1. agama. Kelompok tersebut mencakup keluarga. kehidupan hukum dengan agama. 3. etnis atau suku bangsa. Artinya. Horton dan Hunt. Sosiologi dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu tentang interaksi sosial. dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi atau seharusnya terjadi. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum (nomotetik). tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986: 17) mencakup hal – hal berikut. Jika ditelaah lebih lanjut. sebagai objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses – proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat. komunitas pemerintahan. Dengan demikian. mapun perubahan sosial. 1991: 4). gejala – gejala sosial. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini. Objek kajian sosiologi adalah masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok – kelompoknya. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial. sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi pada saat ini. proses sosial. melainkan suatu disiplin yang bersifat kategoris. politik. struktur sosial. serta bukan mengenai apa yang terjadi seharusnya terjadi. dan berbagai organisasi sosial.

bahan kajian yang diperhatikan dalam sosiologi adalah bentuk – bentuk dan pola – pola peristiwa dalam masyarakat. Artinya. Fenomena modern lainnya yang khas adalah ketegangan konstan antarmanusia yang muncul dari latar belakang tradisional dan komunal. meskipun tidak terlalu kuat oleh strategi hermeneutika dan ambisi untuk mengoreksi kepercayaan umum. dan rasional. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak. Jadi. . politik dan institusi politik. bentuk. bukan tentang ilmu pengetahuan yang konkret. yang berubah menjadi individu dan menjadi subjek tindakan otonom. ras dan etnis. Sosiologi sebagai ilmu yang memfokuskan pada kajian pola – pola interaksi manusia. tentara dan perang. Mungkin satu – satunya denominator umum dari sejumlah besar mazhab pemikiran dan strategi riset yang mengklaim mengandung sumber sosiologis adalah fokusnya pada masyarakat. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris. Garis batas bidang tersebut mengikuti divisi fungsional serta lembaga di dalam organisasi masyarakat yang menjawab tuntutan efektif dari bidang manajemen yang telah mapan. 6. isi. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang menghasilkan pengertian – pengertian dan pola – pola umum. dalam perkembangannya sering kali lebih banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas. spesialisasi bentuk pengetahuan terakumulasi dengan fokus pada penyimpangan dan kebijakan korektif atau hukuman. 4. Menurut Zygmunt Bauman (2000: 1023) keterkaitan tersebut didasarkan beberapa alasan. 1. maupun proses dari masyarakat manusia. serta masyarakat sebagai batasan sehari – hari terhadap tindakan dari kegiatan individu. perkawinan dan keluarga.maupun kelompok dan perihal sifat hakiki. 5. 2. Sosiologi merupakan disiplin ilmu yang memiliki cakupan luas dan banyak cabang yang dipersatukan. struktur. dan bukan wujudnya tentang masyarakat yang konkret. faktual.

Sepanjang sejarahnya. kehidupan urban dan persoalan – persoalannya. teknologi informasi. sosiologi perkotaan (urban sociology). serta kesehatan dan kedokteran (Bauman. pada tingkat perusahaan maupun struktur agraria(Newby. sosiologi medis (medical sociology). yang berusaha menjelaskan berbagai pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut di sepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota (the most urban) hingga yang paling desa (the most rural). 1. kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian Amerika Serikat untuk meneliti masalah pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerjasama lembaga – lembaga pemerintah beserta organisasi petani (Hightower. seperti sosiologi pedesaan (rural sociology). Salah satu aspek yang paling mengganggu dalam sejarah sosiologi pedesaan adalah kegagalan ilmu ini mengembangkan analisis sistematis tentang produksi pertanian. sosiologi keluarga (family sociology). Secara sistematis. 2000: 1032). ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi. Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology) Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Amerika Serikat tahun 1930-an. industri dan pekerjaan. sosiologi medis (medical sociology). sosiologi pendidikan (educational sociology). Adapun kerangka yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu “kontinum pedesaan – perkotaan”.pendidikan dan media kultural. Jika tradisi . Sehingga nasib sosiologi pedesaan saat ini terperangkap dalam sejumlah kontroversi dan harapan. sosiologi industri (industrial sociology). dan sosiologi seni (sociology of art). sosiologi wanita (woman sociology). 1973). sosiologi militer (military sociology). sosiologi pedesaan tidak pernah dapat secara efektif menyatakan statusnya sebagai disiplin ilmu tersendiri yang memiliki objek penyelidikan dan metode penjelasan yang khusus. 1980). agama dan institusi agama.

2000: 942). Namun. dan tidak semata – mata didasarkan pada kenyataan yang sama – sama memiliki pengalaman pedesaan (Long. yakni feminisme dalam riset. Sosiologi industri yang hanya menekankan gaya tradisional yang patriarkat. Runtuhnya komunisme di Eropa Timur. memberikan peluang munculnya lini baru.awal mengasumsikan bahwa ada perbedaan menyolok antarlokasi pedesaan yang membuat lokasi – lokasi itu memiliki perbedaan dalam hal sosial dan budaya dibandingkan dengan bentuk – bentuk kehidupan sosial perkotaan. sosiologi industri sejak tahun 1980-an terdapat empat tema baru yang muncul dari riset – riset sosiologi industri. Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi – aplikasinya di bidang manufaktur serta perdagangan. Dalam perkembangannya. mengantarkan bangkitnya minat pada peran norma dan dominasi diri yang sering kali dikaitkan dengan gagasan – gagasan Foulcault dan tokoh pascamodernis lainnya (Reed dan Hughes. 1992). dan Max Weber. akhirnya makin banyak peneliti yang berpandangan bahwa lokasi pedesaan hanya sekadar entitas empiris atau geografis tempat seseorang bekerja. b. sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II. . adanya globalisasi industri. walaupun secara formal. pergeseran dari Fordisme (keadaan ekonomi seusai perang) menuju post Fordisme. Keadaan desa tidak mensyaratkan teori atau implikasi metodologis khusus untuk penelitian. telah mendorong bangkitnya kembali minat untuk menerapkan gagasan – gagasan konstruktivis sosial dari sosiologi ilmu pengetahuan serta teknologi ke sosiologi kerja dan industri (Grint dan Woolgar. 2. Emile Durkheim. Sosiologi Industri (Industrial Sociology) Kelahiran bidang ini mendapat inspirasi dari pemikiran – pemikiran Karl Marx. tetapi sangat tergantung pada jenis masalah teoretis dan metodologis yang dikandungnya. 2000: 488). perkembangan – perkembangan teknologi pengawasan dan bangkitnya individualisme tanpa ikatan tahun 1980-an. serta secara matang tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an (Grint. 1994). c. a.

2000: 644).d. minat terhadap studi detail kehidupan sosial pun dilibatkan yang meneliti ekspresi dalam pengalaman sakit pasien. a. dan pengobatan komunitas (Amstrong. Bidang ini berkembang pesat pada sejak tahun 1950-an sampai sekarang. psikologi. praktik umum (pengobatan keluarga). Pada awal kelahirannya yang dominan adalah perspektif medis. khususnya pada masyarakat modern (Amstrong. khususnya tahun 1990-an. 1992: 114). 1. pediatri (kesehatan anak). geriatrik (perawatan usia lanjut). Setidaknya ada dua alasan yang mendorong pesatnya perkembangan bidang ini. Meningkatkan minat terhadap pengobatan dalam aspek – aspek sosial dari kondisi sakit (illness). b. dan psikologi sosial. Berhubungan dengan asumsi – asumsi dan kesadaran bahwa masalah yang terkandung dalam perawatan kesehatan masyarakat modern adalah sebagai bagian integral masalah – masalah sosial. 2000: 643 – 644). terutama pada epidemiologi sosial yang berusaha mengidentifikasi peran dari faktor – faktor sosial terhadap berjangkitnya penyakit menular yang dilakukan oleh para ahli medis dan sosiologi. Kajiannya terutama . 2000: 643). Asumsi bahwa pekerjaan dan produksi merupakan kunci identitas sosial tentang argumen – argumen bahwa pola – pola konsumsi merupakan sumber identitas individual (Hall. Sosiologi Medis (Medical Sociology) Sosiologi medis merupakan bagian dari sosiologi yang kajiannya memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran. terutama berkaitan dengan psikiatri (berhubungan dengan penyakit jiwa). Dalam perspektif medis. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari struktur sosial (kelas sosial) terhadap etiologi dari penyakit psikiatris maupun organis (Amstrong. Sosiologi Perkotaan (Urban sociology) Sosiologi urban atau perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik di antara populasi dalam kota – kota besar. 1. Dalam perkembangan selanjutnya.

geopolitik. Sosiologi perkotaan baru dimulai di Eropa. terutama sekali teori Manuael Castell pernyataannya sangat berpengaruh. ketika sosiologi urban Prancis. memusatkan pada teori pergerakan sosial dan konsep global di kota besar dalam suatu konteks pembaruan. dan tempat tinggal terpusat. ditandai oleh suatu perubahan bentuk sosiologi perkotaan dalam suatu teori ruang kemasyarakatan di bawah globalisasi yang telah begitu besar memengaruhi pekerjaan David Harvey (Kazutaka Hashimoto. perintisannya sejak tahun 1920an dan 1930-an walaupun resminya sejak awal tahun 1970-an yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah khususnya Amerika Serikat. Periode dari 1977 – 1985. menegaskan bahwa tatanan alamiah dominasi laki – laki sebagai suatu perbedaan terhadap argumen – argumen mengenai hak – hak kaum wanita. dapat dibagi menjadi tiga tahapan.dipusatkan pada studi wilayah perkotaan di mana zona industri. c. a. . kendati akar – akar historisnya dapat dilacak sejak lahirnya sosiologi sebagai disiplin akademik. Hal itu pun memengaruhi studi masyarakat lainnya sampai ke kota – kota besar di Jepang pada tahun 1970-an. 2002). di antaranya populasi. Sosiologi Wanita (Woman Sociology) Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita. a. Dilihat dari perspektif pendorong teori sosiologi wanita tersebut. Beberapa tema yang relevan dalam kajian sosiologi urban tersebut. 1. di mana sejarah perintisannya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme yang dipelopori oleh Mary Wollstonecraft dalam bukunya A Vindication of The Right of Woman (1779). dan lain – lain. Kelompok teoretisi positivis atau fungsionalis. b. terdiri atas tiga kelompok kontributor pemikiran sosiologi utama yang terpilih. Dari 1992 sampai sekarang. Dari 1986 – 1992. Selama dua puluh tahun sejak pengenalannya dari Barat. perdagangan. ekonomi. terutama kota – kota di Jepang.

Akan tetapi. Militer dan politik. c. yang menurut Bredow (2000: 665). Problem organisasi internal yang menganalisis proses – proses dalam kelompok kecil dan ritual militer dengan tujuan untuk mengidentifikasi problem disiplin dan motivasi. kepangkatan. Fungsi – fungsi tersebut bertolak dari suatu tujuan organisasi keamanan dan sarana – sarananya. seperti August Comte maupun Herbert Spencer. serta menguraikan cara – cara subkultur militer dibentuk. Dalam hal ini. Angkatan bersenjata dan masyarakat yang mengkaji tentang citra profesi yang berkaitan dengan dampak perubahan sosial dan teknologi. a. d. Bidang kajian ini menyoroti angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi c. dan evaluasi motivasi pertempuran. Namun. Kelompok para teoretisi konflik. b. problem pelatihan dan pendidikan tentara. dianalisis ada suatu perbandingan bahwa pada demokrasi Barat rriset militer. bagi negara – negara berkembang. di mana dalam hal ini dianalisis termasuk seleksi para petinggi militer. Sosiologi Militer (Military Sociology) bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik (Bredow. Kelompok altenatif. memfokuskan berbagai sebab dan konsekuensi dari kudeta militer yang diperankannya dengan membawa . profil rekrutmen angkatan bersenjata.b. melukiskan sistem – sistem penindasan yang secara sistematis membatasi kaum wanita. kekuatan. 1. Sosiologi militer tersebut berkembang pesat khususnya di Amerika Serikat. Problem organisasional internal dalam pertempuran. masalah – masalah seperti itu sudah lama didiskusikan oleh para sosiolog. terdapat lima bidang utama kajian sosiologi militer. dan administrasi lainnya. Sebenarnya. serta kekerasan. serta peran wanita dalam angkatan bersenjata. 2000: 664). terfokus pada kontrol politik terhadap jaringan militer. secara formal studi sosiologi militer tersebut baru dimulai selama Perang Dunia II. kepentingan ekonomi. yakni kelompok aktivis karya sosial dan interaksionis.

1966: 36). dalam kaitannya dengan agama ini terutama tertuju pada studi praktis. disertai peralatan atau perlengkapan dan pengendaliannya. interaksi. pemerintahan. Dalam hal ini. fungsi dan struktur keluarga. tema universal. serta berbagai operasi pemeliharaan perdmaian internasional. 1. Angkatan bersenjata dalam sistem internasional. dianalisis tentang aspek – aspek keamanan nasional dan internasional. struktur sosial. dan masalah keluarga berencana. disorganisasi keluarga. Dari definisi di atas. ekonomi. serta implikasinya terhadap anggota keluarga. 2. bentuk keluarga.permasalahanyang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya. latar belakang historis. pengembangan.atribut – atribut pembangunan dan Praetorisme (bentuk yang biasanya diterapkan oleh militerisme negara berkembang). struktur sosial. dan peran agama dalam masyarakat (Wikipedia. dapat dikemukakan bahwa sosiologi agama merupakan cabang dari sosiologi umum yang bertujuan untuk mencari keterangan ilmiah tentang masyarakat agama khususnya. latar belakang historis. e. Dengan kata lain. hubungan keluarga dengan sistem nilai dan organisasi lainnya. Sosiologi Keluarga (Family Sociology) Mempelajari pembentukan dan perkembangan keluarga. Mencakup hubungan keluarga dengan sistemsosial lainnya. Para ahli sosiologi agama mencoba untuk menjelaskan efek masyarakat itu pada agama maupun efek agama terhadap masyarakat. 2002). danfungsi keluargadalamera modernisasi maupun pembangunan (Goode. arah perkembangan keluarga pada masa mendatang.dan peran agama dalam masyarakat (Goddijn. perkembangan. masalah penyimpangan hubungan dengan sosialisasi. terdapat hubungan yang bersifat dialektis antara keduanya. peranan. 2002: 37). dan positif yang menuju kepada praktik. profan. Pendekatan sosiologis dalam melihat keluarga. seperti sistem pendidikan. Sosiologi Agama Sosiologi agama merupakan studi sosiologis yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris. tema universal. .

yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan (Ballantine. 1983: 11). ia tidak perlu menjanjikan jawaban sosiologis untuk mengatasi permasalahan sosial yang dihadapi dunia pendidikan. maupun terhadap metodenya sehingga pada tahun 1928. yaitu sociology of education. (d) pengaruh sekolah terhadap perilaku anak didik . hal ini terlihat pada tahun 1914. Menurut Brookover. Bagi Angell. Perkembangan ternyata bidang baru tersebut sangat pesat. bidang – bidang kajian materi sociology of education tersebut mencakup (a) hubungan sistem pendidikan dengan sistem sosial lain. terutama kesempatan dalam memperoleh pendidikan. muncul istilah baru. Timbul ketidakpuasan atas educational sociology tersebut dari sosiolog lainnya. Pada abad ke-20. Bidang ini cukup bertugas untuk melakukan berbagai riset dan menjadikan institusi pendidikan sebagai sumber data ilmiah. Sebab perbedaan pemilikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan tersebut mengarah kepada monopoli pemilikan sumber – sumber sosial maupun keadilan. (c) hubungan antarmanusia dalam sistem pendidikan. 1976: 6).3. terutama Robert Angell terhadap nama subdisiplin itu. Ward menegaskan bahwa perbedaan kelas yang terjadi dalam masyarakat bersumber kepada perbedaan pemilikan kesempatan. di mana bidang educational sociology mengandalkan pada problem solving sosial sebagai metodenya (Adiwikarta. khususny di Amerika Serikat telah 14 universitas yang mengadakan program perkuliahan bidang tersebut. Sosiologi Pendidikan (Educational Sociology yang Kemudian Menjadi Sociology of Education) Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisannya selalu dikaitkan dengan sosiolog pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883. Selanjutnya. muncul semangat yang kuat untuk mendirikan sebuah cabang sosiologi yang dinamakan educational sociology (Brookover dalam Pavalko. (b) hubungan sekolah dengan komunitas sekitarnya. sociology of education. 1988: 2).

10.Sosiologi Seni Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of art) atau soiologi seni dan literatur (sociology of art and literature). Sedangkan, sosiologi seni visual relatif jarang dikembangkan dibandingkan sosiologi literatur, drama, maupun film. Implikasinya, sifat generik dari bidang kajian ini mau tidak mau menimbulkan kesulitan dalam analisisnya karena tidak selalu terdapat hubungan linear antara musik dan novel dengan konteks atau politiknya (Wolff, 2000: 41). Namun demikian, sosiologi seni dapat dikatakan sebagai wilayah kajian yang cair karena di dalamnya tidak ada suatu model analisis atau teori yang dominan. A. PENDEKATAN, METODE, TEKNIK, ILMU BANTU, DAN JENIS PENELITIAN 1. Pendekatan Walaupun sosiologi di awal kelahirannya pada abad ke-19 sangat dipengaruhi oleh pemikiran – pemikiran yang bersifat positivistik, khususnya bagi pendirinya Auguste Comte, namun dalam pendekatan sosiologi tidaklah absolut bersifat kuantitatif, melainkan juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif (Soekanto, 1986: 36). Dalam pendekatan kuantitatif, sosiologi mengutamakan bahan dan keterangan dengan angka sehingga gejala – gejala yang ditelitinya dapat diukur dengan mempergunakan skala, indeks, tabel, dan formula yang menggunakan statistik. Sedangkan dalam pendekatan kualitatif, sosiologi selalu dikaitkan dengan epistemologi interpretatif dengan penekanan pada makna – makna yang terkandung di dalamnya atau yang ada di balik kenyataan yang teramati. 2. Metode Para ahli sosiologi dalam penelitiannya banyak menggunakan beberapa metode penelitian. a. Metode Deskriptif

Metode ini sering disebut bagian metode empiris yang menekankan pada kajian masa kini. Secara sngkat, metode deskriptif ini adalah suatu metode yang berupaya untuk mengungkap pengejaran atau pelacakan pengetahuan. Metode tersebut dirancang untuk menemukan apa yang sedang terjadi, tentang siapa, di mana, dan kapan. Dengan demikian, dalam metode ini pun termasuk metode survei dengan jumlah sampel yang begitu banyak untuk mengungkap dan mengukur sikap sosial maupun politik, seperti yang dirintis George Gallup dalam The Literary Digest (1936). Dalam metode tersebut, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan yang disusun melalui angket (kuesioner) terhadap responden untuk mengukur pendapat atau tanggapan publik tentang sesuatu yang diteliti (Bailey, 1982: 110; Spencer dan Inkeles, 1982: 32). b. Metode Eksplanatori Metode ini pun merupakan bagian metode empiris. Popenoe (1983: 28) mengemukakan bahwa jika saja dalam studi deskriptif lebih banyak bertanya tentang apa, siapa, kapan, dan di mana maka dalam studi eksplanatori lebih banyak menjawab mengapa dan bagaimana. Oleh karena itu, metode ini bersifat menjelaskan atas jawaban dari pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”. c. Metode Historis Komparatif Metode ini menekankan pada analisis atas peristiwa – peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip – prinsip umum, yang kemudian digabungkan dengan metode komparatif, dengan menitikberatkan pada perbandingan antara berbagai masyarakat beserta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan, serta sebab – sebabnya. d. Metode Fungsionalisme Metode ini bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga – lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. e. Metode Studi Kasus Metode studi kasus merupakan suatu penyelidikan mendalam dari suatu individu, kelompok, atau institusi untuk menentukan variabel itu, dan

hubungannya di antara variabel memengaruhi status atau perilaku yang saat itu menjadi pokok kajian (Fraenkel dan Wallen, 1993: 548). f. Metode Survei Penelitian survei adalah salah satu bentuk dari penelitian yang umum dalam ilmu – ilmu sosial. 1. Teknik Pengumpulan Data Beberapa teknik pengumpulan data yang banyak digunakan dalam kajian sosiologi, di antaranya adalah sosiometri, wawancara, observasi,dan observasi partisipan. a. Sosiometri Dalam sosiometri berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif dengan menggunakan skala dan angka untuk mempelajari hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat. Bidang ini merupakan bidang keahlian psikologi yang mempelajari, mengukur, dan membuat diagram hubungan sosial yang ada pada kelompok kecil (Horton dan Hunt, 1991: 235). b. Wawancara atau Interview Teknik ini adalah situasi peran antarpribadi yang bertemu muka (face to face) ketika seseorang, yakni pewawancara mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh jawaban yang relevan dengan masalah penelitian kepada seseorang yang diwawancarai atau responden (Supardan, 2004:159). c. Observasi Observasi adalah pengamatan yang diperoleh secara langsung dan teratur untuk memperoleh data penelitian. d. Observasi Partisipan Bentuk pengamatan yang menyeluruh dari semua jenis metode atau strategi (Patton, 1980). Dalam hal ini, peneliti turut serta dalam berbagai peristiwa dan kegiatan sesuai dengan yang dilakukan oleh subjek penelitian.

1. Ilmu Bantu Beberapa ilmu bantu yang sering digunakan dalam sosiologi, seperti statistik, psikologi, etnologi, arkeologi, dan antropologi, di samping ilmu – ilmu sosial lainnya, seperti sejarah, ekonomi, antropologi, politik, hukum, maupun geografi. a. Statistik Statistik sangat diperlukan dalam sosiologi terutama dalam perhitungan – perhitungan yang menyangkut pendekatan kuantitatif agar hasil – hasil penelitiannya lebih valid, akurat, dan terukur. b. Psikologi Psikologi pun sangat diperlukan dalam kajian sosiologi karena dalam psikologi dapat diperoleh keterangan, baik latar belakang seseorang berperilaku maupun proses – proses mentl yang diperlukan keterangan – keterangannya. c. Etnologi Etnologi adalah ilmu tentang adat istiadat suatu bangsa. Ilmu tersebut sangat diperlukan dalam sosiologi karena menyangkut tradisi – tradisi yang berkembang pada bangsa tersebut. Oleh karena itu, etnologi sering disebut juga sosial antropologi (Shadily, 1984: 20). d. Arkeologi Arkeologi adalah ilmu tentang peninggalan ataupun kebudayaan klasik dari suatu bangsa yang telah silam. e. Antropologi Antropologi telah memasuki kajian kelompok maupun etnis atau ras masyarakat kota ataupun yang lebih maju. Maksud dari hasil penelitian bidang antropologi adalah untuk lebih mudah memahami tentang beberapa keunikan secara ideografis serta memberikan pengertian yang mendalam mengenai masyarakat modern yang lebih luas dan kompleks. 1. Jenis Penelitian Sosiologi

Dari sisi fokus kajian mikro. seperti disorganisasi keluarga. sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat. Penelitian Lengkap b. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU YANG NYATA (OBVIOUS) Banyak orang sering memperdebatkan tentang sifat ilmu sosiologi itu. Sosiologi sebagai science of the obvious hanya dapat dilakukan melalui kajian – kajian yang penuh kehati – hatian dan objektif. bahwa kita dapat mengetahui dengan penuh percaya diri dalam menjawab banyak pertanyaan tentang tingkah laku manusia dan masyarakat kita. Penelitian Interpretasi Kritis A.Dalam penelitian sosiologi (Shadily. penelitian fact finding. KEGUNAAN SOSIOLOGI Kegunaan sosiologi secara praktis dapat berfungsi untuk mengetahui. Penelitian Fact Finding c. dan logos yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. 1984: 50 – 52). berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan. 1983: 5). B. Tidak sedikit yang mengemukakan bahwa sosiologi sebagaimana layaknya ilmu sosial. tidak jauh berbeda dengan ilmu – ilmu sosial lainnya. mengidentifikasi. . a. dan mengatasi problema sosial (Soekanto. setidaknya kita mengenal tiga macam penelitian sosiologi. yakni penelitian lengkap. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Sosiologi yang lahir tahun 1839. Dengan demikian. Adapun beberapa problema sosial tersebut jika dilihat fokus kajiannya secara makro dapat dibedakan berdasarkan bidang – bidang keilmuannya. dan penelitian interpretasi kritis. C. di balik itu semua tampak juga yang menekankan bahwa jika sosiologi ingin tetap merupakan sebuah ilmu pengetahuan maka harus merupakan suatu ilmu pengetahuan yang jelas nyata (Popenoe. 1986: 339 – 340). sosiologi juga berfungsi dalam memberikan informasi untuk mengatasi masalah – masalah keluarga. Akan tetapi.

Pitirim Sorokin (Rusia). 1967). Herbert Spencer (Inggris). Sosiologi berkembang dengan pesatnya pada abad ke-20. namun menurut Selo Soemardjan banyak diantara para pujangga dan pemimpin – pemimpin kita yang telah memasukkan unsur – unsur sosiologi dalam ajaran – ajarannya (1965). Vilfredo Pareto (Italia). Karl Marx. Untuk perkembangan sosiologi di Inggris. Nama – nama. walaupun dipopulerkan oleh John Stuart Mill dan Herbert Spencer. Lester F. Ia mengemukakan bahwa kunci memahami gejala sosial atau gejala alamiah itu adalah hukum evolusi universal (Spencer. Max Weber. Tokoh ahli kemasyarakatan dari Inggris. Jerman.begitu pun yang mengajar bukan sarjana – sarjana sosiologi. walaupun secara formal sebelum kemerdekaan belum berkembang sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. tetapi lebih bersifat filsafat sosial dan teoretis berdasarkan buku – buku karya Alfred . dan hal ini berbeda dengan di Prancis. Erving Goffman. Ralf Dahrendorf (Jerman). khususnya di Prancis.Ward.Bagi Comte sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil terakhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. Randall Collins (Amerika Serikat).seperti Auguste Comte dan Emile Durkheim (Prancis). Charles Horton Cooley. Lewis Coser. walaupun arah perkembangan dari ketiga negara tersebut berbeda– beda. Di Indonesia. 1986:4). merupakan tokoh yang pertama – tama menulis tentang masyarakat atas dasar data empiris yang konkret dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul Principles of Sosiology. George Herbert Mead. dan Amerika Serikat (Soekanto. ternyata sosiologi kurang berkembang pesat di sana. Manheim. Rechtshogeschool atau Sekolah Tinggi Hukum yang berkedudukan di Jakarta merupakan lembaga perguruan tinggi di Indonesia yang pertama kali memberikan kuliah – kuliah sosiologi sebelum meletusnya Perang Dunia !!. yaitu Herbert Spencer (1820 – 1830). Georg Simmel. beserta tokoh sosiolog lainnya yang terkemuka dalam perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika. Jerman. dan Amerika Serikat. Talcot Parsons.

Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik Ilmu politik memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan penggunaan kekuatan politis. para ahli sosiologi banyak meminjam peranan penyelidikan historis. Pada sisi lain. Penyelidikan sejarah telah bergeser dari laporan tentang orang – orang dan tempat – tempat untuk menggambarkan kecenderungan sosial yang luas dari waktu ke waktu. psikologi sosial kajiannya dengan . 1965. dan makna tentang peristiwa yang lampau itu.Vierkandt. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah Dalam hal ini. dan hubungan antara politik dan institusi sosial lainnya. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi Hubungan antara ekonomi dan sosiologi bahwa ekonomi yang merupakan basis perilaku sosial yang ikut menentukan tipe dan bentuk interaksi mereka. Akan tetapi. seperti alasan orang – orang ikut serta berpolitik bergabung dalam pergerakan politik atau mendukung isu – isu politik. 3. begitu pun para ahli sosiologi. para ahli sosiologi menjadi lebih tertarik pada pertanyaan perilaku politik. Lepold von Wise Steinmezt. 2. ilmu sejarah melihat kita ke belakang untuk menggambarkan suatu peristiwa. Para ahli sosiologi mengakui bahwa ekonomi dan material itu memiliki pengaruh atas minat serta motivasi kerja pada masyarakat (Popenoe. Para akademisi melihat ilmu politik terutama dari gagasan di belakang sistem pemerintah pada operasi proses politik itu. Soekanto. dan Bierens de Haan (Soemardjan. urutan. Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Psikologi jelas berbeda dengan sosiologi karena dalam kajian psikologi memusatkan pada pengalaman individu dibandingkan dengan sosiologi yang menekankan kelompok sosial.1986: 43 HUBUNGAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU SOSIAL LAINNYA 1. 1983: 7). Di dalam putaran mereka. 4.

Hal itu mendukung metode dan disiplin pengetahuan kedua – duanya. . yakni evolusi biologi manusia dan perbedaan fisik antara orang – orang did dunia. Ilmu antropologi fisik berkonsentrasi pada dua aspek. Sedangkan ilmu antropologi budaya mengkaji pengembangan dan kultur yang sebagian besar difokuskan pada masyarakat dan budaya pramodern. walaupun sekarang objek kajian yang demikian banyak terjadi pergeseran. A. Dengan semikian. Sanderson mengemukakan bahwa paling tidak terdapat enam strategi teoretis berkaitan dengan luasnya kajian sosiologi makro. sosiologi lebih memusatkan pada peradaban modern yang relatif maju. 5. yaitu sosiologi makro dan sosiologi mikro. Sosiologi makro menurut Popenoe (1983: 9) sebagai “… the study of the large scale structures of society and how they relate to one another”. menegaskan signifikasi pikiran manusia dan kreasinya. DAN PERSPEKTIF DOMINAN DALAM SOSIOLOGI Untuk memudahkan pemahaman fokus kajian dalam sosiologi. jelas dalam sosiologi makro tersebut struktur kajian masyarakatnya berskala luas dan mempertanyakan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain. Para ahli sosiologi banyak yang memunjam konsep – konsep dan pendekatan antropologi. KLASIFIKASI KENYATAAN SOSIAL. Sebagai perbandingan. 1) Materialisme. Hubungan Sosiologi dengan Antropologi Antropologi adalah studi biologi manusia dan kebudayaannya dalam semua periode dan dalam semua bagian – bagian dari dunia itu. 2) Idealisme. FOKUS ANALISIS. menurut sosiolog Popenoe (1983: 8 – 9) serta Spencer dan Inkeles (1982: 20).cara memahami kepribadian dan perilaku yang dipengaruhi oleh individu – individu sosial adalah hubungan erat dengan sosiologi. mengasumsikan bahwa kondisi – kondisi material dari eksistensi manusia. cakupannya dapat dibedakan menjadi dua macam.

6) Strategi elektisisme. berusaha menjelaskan ciri – ciri dasar kehidupan manusia sebagai respons terhadap kebutuhan dan permintaan masyarakat sebagai sistem sosial yang pernah tetap. Tidaklah cukup dengan bersedia mengetahui sesuatu sebagaimana adanya. yang dalam praktiknya berarti menggunakan bagian – bagian dari setiap yang ada untuk menjelaskan banyak kehidupan sosial. memberikan toleransi kepada semua sudut pandang yang ada. Tingkat Interpersonal 4. khususnya dalam keluarga. “… the study of the individual as social being”. Tingkat Struktur Sosial A. menurut Johnson (1986: 61 – 62) dapat dibedakan menjadi 4 (empat) tingkatan 1. 4) Strategi konflik. OBJEKTIVITAS DALAM SOSIOLOGI Objektif merupakan sosiologi merupakan hal yang utama jika bukan pertama dalam keharusan ilmiah. Sedangkan untuk kajian sosiologi mikro menurut Popenoe (1983). 5) Strategi evolusioner. memusatkan perhatian kepada upaya mendeskripsikan dan menjelaskan transformasi sosial jangka panjang. memandang masyarakat sebagai arena di mana masing – masing individu dan kelompok bertarung untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginannya. yang diasumsikan akan memperlihatkan arah transformasi untuk seluruh perubahan dalam masyarakat manusia.3) Fungsionalisme. dalam arti lebih memfokuskan pada kajian individual sebagai makhluk sosial. Untuk memudahkan pemahaman dalam mengklasifikasikan berbagai tingkatan dalam kenyataan sosial. Tingkat Budaya 2. Sosiologi mikro tersebut menurut Douglas (1980) sering disebut sebagai the sosiology of everyday life yang bersifat mikro. Tingkat Individual 3. Kita harus mengetahui dan waspada terhadap .

harapan. At present there are so many different . namun hal tersebut dapat dipelajari. seorang pengamat pada akhirnya mungkin dapat mengembangkan kemampuannya untuk menembus berbagai lapisan penipuan diri dan memandang fakta dengan objektivitas ilmiah pada tingkat yang lebih tinggi. studi ilmiah di atas kebanyakan eksperimen. kedapatan. Dengan demikian. beberapa bahaya umum terhadap objektivitas adalah kepentingan pribadi. Kita akan dapat lebih objektif apabila kita semakin waspada terhadap preferensi – preferensi pribadi kita untuk kemudian menyingkirkannya. baik secara objektif maupun subjektif. melihat fakta dalam suatu arah tertentu karena pengaruh kebiasaan. karya yang bermutu rendah akan segera terlihat dan para ilmuan yang membiarkan preferensinya mengatur penggunaan data akan mendapt kritik tajam. Melalui latihan yang tepat dalam metodologi. usaha untuk membuat terminologi yang lebih tepat telah menjadikan sebagian besarnya tanpa hasil (Quated dalam Gitter dan Manheim. Para ilmuan memiliki juga sekutu yang kuat. KONSEP – KONSEP SOSIOLOGI Herbert Blumer. seorang ahli sosiologi yang terpandang menetapkan bahwa konsep – konsep yang menjadi kunci dalam sosiologis adalah samar – samar. yaitu kritik dari rekan sejawat. Sosiologists have spent much energy in developing technical definitions. Secara sederhana penyimpangan adalah suatu kecenderungan. 2). ambigu. but to date they have not achieved a consensus about them that is commensurate with their effort.penyimpangan – penyimpangan yang mungkin kita lakukan. B. dan tidak tentu. 1947. biasanya secara tidak sadar. Zetterberg menuliskan dengan jernih tentang masalah ini sebagai berikut. Sebab bagi seorang pengamat objektivitas tidaklah datang sedemikian mudah. Berkat proses penerbitan dan kritik tersebut. kepentingan dan nilai – nilai seseorang. dan penyimpangan. serta mencatat contoh – contoh penggunaan data. Ilmuan menerbitkan hasil penelitiannya sehingga dengan demikian karya mereka dapat diperiksa oleh para sejawat ilmuan lainnya.

kelompok. 1966: 30). patriarki. 2. permasalahan sosial. 2. 3. penyimpangan. Kita memerlukan konsep yang diutarakan dengan teliti untuk melangsungkan suatu diskusi ilmiiah. globalisasi. Peran Peran adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. konflik sosial. 1984:31. peran.competing definitions for key sociological notions such as “status” and “social role” that these terms are no more valuable than their counterparts …. Sebaliknya. Norma Suatu norma adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. perubahan sosial. Masyarakat Masyarakat adalah golongan besar atau kecil yang terdiri dari beberapa manusia yang dengan sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang saling memengaruhi satu sama lain (Shadily. patronase. Perumusan konser menyebabkan ilmu pengetahuan bertambah. Soekanto. 1. Adapun konsep – konsep yang terdapat dalam sosiologi tersebut. 1993: 446). Mereka beranggapan bahwa studi sosiologi yang menggunakan konsep – konsep tersebut paling tidak ada dua manfaat: 1. Horton dan Hunt (1991: 48-49) mengemukakan pendapat yang jauh berbeda. norma. 1993: 466). mencakup masyarakat. interaksi sosial. 4. In everyday speech” (Zetterberg. Sanksi Sansksi adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan (Soekanto. sanksi. dan hierarki. .

Perubahan Sosial Perubahan sosial mengacu pada variasi hubungan antarindividu.5. 9. perlu dibatasi . Soekanto. Permasalahan Sosial Istilah permasalahan sosial merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan. istilah penyimpangan tersebut tetap lebih luas dari pada kriminalitas karena menyimpang itu tidak sepenuhnya melanggar secara kriminal. 2000: 995). kultur. organisasi. 6. tidak adail berbahaya. Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbala balik antar pribadi. 1987: 560). Akan tetapi.Globalisasi . Dalam pendekatannya. dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzer. kelompok. 2000:227228). disensor. Namun demikian. ofensif. Konflik Sosial Konflik sosial adalah pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain. makna sosiologisnya baru muncul belakangan. maupun pribadi dengan kelompok (Popenoe. kelompok.para sosiolog dan kriminolog mengartikan sebagai perilaku yang terlarang . 1993: 247). 8. Penyimpangan Istilah penyimpangan atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lama ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. diancam hukuman atau label lain yang dianggap buruk sehingga istilah tersebut sering di padankan dengan pelanggaran aturan (Rock. 1983: 104. 10. dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. 7. studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok. yakni pendekatan realis dan objektif dan konstruksionalisme sosial (Pawluch.

Teori Tindakan Sosial dan Sistem Sosial Talcot Parsons . secara umum konsep hierarki diserap oleh ilmu – ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja. maupun teritorial sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di satu tempat. 2000:421). dengan loyalitas primordial sebagai dasar tali perhubungan (Kuntjoro-Jakti. 2000: 734). dan biasanya Gereja Katolik Roma. atau prioritas. Hubungan antara gusti dan kawula tersebut bersifat ikatan pribadi. tatanan. prestise. 11. 12. dan klien adalah kawula. 2000: 433). di mana patron adalah gusti atau juragan. Dalam birokrasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan. 14.Hierarki Konsep hierarki merujuk kepada suatu jenjang. 2002: 3-30).Patriarki Secara harfiah patriarki berarti aturan dari pihak ayah. peringkat kekuatan. merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey.Istilah globalisasi merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional. pemerintahan pendeta. TEORI – TEORI SOSIOLOGI 1. implisit dianggap mengikat seluruh hidup.Patronase Istilah patronase dalam istilah ilmu – ilmu sosial lebih banyak dikaitkan dengan bitokrasi sehingga dikenal birokrasi patrimonial. 1980: 6). namun umumnya memiliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki – laki atas perempuan (Cannel. Ditinjau dari historisnya. bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (Ohmae. seumur hidup.Kelompok Konsep kelompok atau group secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh suatu prinsip dengan pola rekrutmen hak dan kewajiban tertentu (Holy. A. 13. Dalam pengertian yang lebih luas. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas. regional.

Teori Evolusi Sosial Herbert Spencer 2. Teori Tindakan Sosial b. Teori Strukturasi Anthony Giddens 5.a. Teori Dramaturgi Erving Goffman 4. Teori Teknologi dan Ketinggalan Budaya (Cultural Lag) William F. Ogburn 3. Teori Sistem Sosial 1. Teori Globalisasi “of Nothing” George Ritzer BAB 5 ANTROPOLOGI .

Antropologi budaya Memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun cara hidupnya dalam masyarakat. 1. asal kata anthropos berarti maberarti ilmu. Para antropologi sering mengemukakan antropologi merupakan studi tentang umat manusia dan prilakunya.A. Antropologi fisik Mempelajari manusia sebagai organisme biologis yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagai jenis. terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam bahasa yang diucapkan di seluruh dunia Masalah mengenai asas-asas dari masyarakat dan kebudayaan manusia dari aneka ragam suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia masa kini. 2. dan untuk memperolah pengertian atupnusia dan logos un pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Antropolgi budaya lebih menekankan kepada 4 aspek yang tersusun : . Masalah terjadinya aneka ragam ciri fisik manusia 3.Pengertian dan Ruang Lingkup Antropologi Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani. Secara khusus ilmu antropologi terbagi kedalam 5 sub ilmu yang mempelajari : 1. Masalah 5. Masalah terjadinya perkembangan dan persebaran aneka ragam kebudayaan manusia 4. Masalah asal dan perkembangan manusia secara biologis 2.

yakni alat yang digunakan manusia untuk mentransformasikan dirinya sendiri. dialami serta didiskusikan dengan pendukung kebudayaannya. Preferensi dan pemikiran individual dimana terjadi hubungan antara jati diri dan emosi. yang termasuk bidang-bidang khusus secara tematis dalam antropologi lainnya. Hanya dengan mempelajari mekanisme. Etnologi Pendekatan etnologi adalah etnografi. serta sarana-sarana diluar diri manusia. nilai. Pertimbangan politik b. Arkeologi Adalah cabang antropologi kebudayaan yang mempelajari benda-benda peninggalan lama dengan maksud untuk menggambarkan serta menerangkan prilaku manusia karena dalam peninggalan-peninggalan lama itulah terpantul ekspresi kebudayaannya. Seperti yang telah dikemukakan diatas.a. lebih memusatkan perhatiannya pada kebudayaan-kebudayaannya zaman sekarang. cabang antropologi budaya ini dibagi menjadi 3 bagian. sebagaimana yang dapat disaksikan langsung. struktur. Menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan c. Antropologi linguistik Ernest cassirer mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam menggunakan simbol-simbol sehingga manusia disebut homo symbolicum. telaahnya pun terpusat pada prilku manusia. prilaku. yaitu : a. Menyangkut bahasa dalam antropologi budaya d. b. Ia merupakan deskripsi suatu bahasa maupun sejarah bahasa yang digunakan.dapat kita ketahui alasan perbedaan keyakinan.dan bentuk sosial antara kelompok satu dengan yang lainnya. Disinilah antropologilinguistik berperan.selain antropologi fisik dan kebudayaan adalah : . Secara keseluruhan. c.

Antropologi medis Antropologi medis ini banyak membahas hubungan antara penyakit dan kebudayaan yang tampak mempengaruhi evolusi manusia tertuma berdasarkan hasi-hasil penemuan paleopatologi.perdagangan. Ilmu Bantu. 3. antropologi sosial mendeskripsikan proyek evolusionis yang bertujuan merekontruksi masyarakat primitif asli dan mencatat perkembangannya melalui berbagai tingkat peradaban. sarana dalam ilmu antropologi. Metode. sampai sekarang tiadak mudah untuk mendefinisikan subjek kajiannya. dan Jenis Penelitian Antropologi Menurut Gopala. Konsumsi. A.sedikitnya ada 4 macam penelitian komparatif.Pendekatan. Begitu luasnya ruang lingkup antropologi medis ini.1. 2.serta tinjauan tentang berbagai bentuk pengaturan sosial dan ideologis manusia untuk mendukung kehidupan materi manusia. Antropologi ekonomi Bidang ini merupakan cara manusia dalam mempertahankan dan mengekspresikan diri melalui penggunaan barang dan jasa material. Ruang lingkup antropologi ekonomi tersebut mencakup riset tentang teknologi. yaitu 1. Antropologi sosial Dalam kajiannya. Teknik. Penelitian komparatif dengan tujuan menyusun sejarah kebudayaan manusia secara inferesial . Antropologi psikologi Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang hubungan antara individu dengan makna dan nilai dengan kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada. 4.produksi.

Penelitian komparatif untik menguji korelasi-korelasi antar unsur. yaitu 1. antar pranata. menurut Koentjaratningrat mencakup 5 disiplin ilmu. Kemudian jika dilihat dari beberapa ilmu yang merupakan bagian dalam ilmu antropologi. 3. Penelitian komparatif untuk taksonomi kebudayaan 4. Etnolinguistik atau antropologi linguistik Suatu ilmu yang berkaitan erat dengan ilu antropologi. Antropologi fisik Merupakan bagian ilmu antropologi yang mempelajari suatu pengertian tentang sejarah terjadinya aneka warna makhluk manusia jika dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya. baik lahir maupun sifat bagian dalam. dengan berbagiai metode analisis kebudayaan yang berupa daftar kata-kata. Penelitian komparatif untuk menggambarkan suatu kebudayaan 3. Paleoantropologi Merupakan ilmu tentang asal usul atau soal terjadinya evolusi makhluk manusia dengan mempergunakan bahan penelitian melalui sisa-sisa tubuh yang telah membatu. Prehistori Merupakan ilmu tentang perkembangan dan penyebaran semua kebudayaan manusia sejak sebelum manusia mengenal tulisan atau huruf 5.2. atau fosil-fosil manusia dari zaman ke zaman yang tersimpan dalam lapisan bumi dan didapat dengan berbagai penggalian. 4. mempelajari kebudayaan-kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dari . 2. etnologi Merupakan bagian ilmu atropologi tentang asas-asas manusia . pelukisan tentang ciri dan tata bahasa dari beratus-ratus bahasa suku bangsa yang tersebar di berbagai tempat dimuka bumi ini. dan antar gejala kebudayaan untuk membuat generalisasigeneralisasi mengenai tingkah laku manusia pada umumnya.

bangsa-bangsa tertentu yang tersebar dimuka bumi ini pada masa sekarang. Selain itu. A. Sedangkan Antropologi budaya berusaha mempelajari manusia berdasarkan kebudayaan nya. B. Hubungan antropologi dengan psikologi . Hubungan antropologi dengan sosiologi Objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia terutama dari sudut hubungan antar manusia dan proses-proses yang timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat.Tujuan dan Kegunaan Antropologi Setiap antropologi yang memulai penelitian lapangan perdana nya. antropologi bermaksud mempelajari umat manusia secara objektif. pada umumnya mencari suatu bangsa atau kelompok yang belum pernah di teliti. paling tidak mendekati objektif dan sistematis. Sedangkan data yang digunakan ahli antropologi dapat berupa data dari suatu masyarakat atau studi komparatif diantara sejumlah besar masyarakat. 2. Tujuannya sudah jelas adalah untuk memperluas arena perbandingan di samping untuk merekam berbagai budaya sebelum budaya-budaya itu lenyap. Antropologi memang merupakan studi tentang manusia. Hubungan Antropologi dengan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya 1. Antropologi fisik memusatkan perhatiannya pada manusia sebagai organisme biologis yang tekanannya pada upaya melacak evolusi perkembangan manusia dan mempelajari pariasi-pariasi biologis dalam spesies manusia. Ia tidak hanya sebagai suatu disiplin ilmu yang bersifat akademis tetapi juga merupakan suatu cara hidup yang berusaha menyampaikan kepada para mahasiswa apa yang telah diketahui orang.

dan lain-lain. konsep diri. minat. 6. dan sebagainya yang menyangkut bahan komparatif tentang berbagai unsur dari sistem kemasyarakatan seorang ekonom. Sedangkan dalam antropologi.Hal itu tampak karena dalam psikologi pada hakikatnya mempelajari prilaku manusia dan proses-proses mentalnya. misalnya sikap terhadap kerja. Hubungan antropologi dengan ilmu ekonomi Seorang ahli ekonomi yang akan membangun ekonomi di negara-negara. psikologi membahas faktor-faktor penyebab prilaku manusia secara internal. maupun budayanya. Hubungan antara antropologi dengan ilmu politik Agar dapat memahami latar belakang dan adat istiadat tradisional dari suku bangsa itulah maka metode analisis antropologi menjadi penting bagi seorang ahli ilmu politik untuk mendapat pengertian tentang tingkahlaku dari partai politik yang di telitinya. sikap. yaitu lingkungan fisik. tentu akan memerlukan bahan komparatif mengenai. dan lingkungan sosial dalam arti luas. etnis. 3. A. sistem gotongroyong. Hubungan antroplogi dengan ilmu sejarah Konsep-konsep tentang kehidupan masyarakat yang di kembangkan oleh antropologi dan ilmu-ilmu sosial alinnya. akan memberi pengertian banyak kepada seorang ahli sejarah untuk mengisi latar belakang dari peristiwa polotik dalam sejarah yang menjadi objek penyelidikannya. ilmu antropologi memiliki manfaat yang tinggi bagi . Dengan demikian. 4. 5. lingkungan keluarga.Objektifitas Dalam Antropologi di negara-negara. Untuk pengumpulan keterangan komparatif tersebut. sikap terhadap kekayaan. khususnya antropologi budaya lebih bersifat faktor eksternal. seperti motifasi. Hubungan antropologi dengan ilmu geografi Antropologi berusaha menyelami keanekaragaman manusia jika dilihat dari ras.

Sejarah Perkembangan Antropologi Dalam sejarah lahirnya antropologi. mengamati lembaga-lembaga. terutama dalam antropologi karena dalam cara pengumpulan data dasarnya yang rumit dalam persoalan tersebut. orang-orang yang di anggap primitif itu secara kesejarahan dapat memberikan pemahaman tentang cara hidup nenek moyang manusia. antropologi berkecimplung selama satu tahun atau lebih dalam kancah suatu budaya yang eksotik yang dipelajarinya. 3. Barangkali soal inilah yang paling sulit dan menjadi kendala. Sejumlh ahli antropologi yang dipengaruhi oleh etnologi dan kemudian sosio biologi.unsur kemanusiaan yang universal. pranata. 2. menyentuh umat manusia. Koentjaraningrat memaparkan bahwa lembagalembaga antropologi etnologi merupakan awal lahirnya antropologi. Melihat gambaran ilmu-ilmu sosial. meyakini bahwasannya etnografi komparatif akan mengangkat unsur.Masalah lama dalam ilmu-ilmu sosial yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah mengenai kesenjangan peneliti. Jika disimak tentang perkembangan ilmu-ilmu bagian antropologi. boleh jadi etnografi merupakan bagian yang paling sukses dalam antropologi sosial dan budaya. banyak ahli antropologi berpendirian bahwa penelitian dan perbandingan etnografi akan memudahkan perkambangan ilmu sosial yang benar-benar universal. Akan tetapi apa sebenarnya manfaat yang dapat di petik dari studistudi etnografi yang umumnya menangani komunitas-komunitas kecil terasing itu ? menurut Kuper ada 4 jawaban. Secara tradisional menurut David Kapplan dan Albert A Manners. Menurut pemikiran evolusionistis. perkembangan ilmu tersebut melalui suatu tahapan yang panjang. B. yaitu: 1. dan tidak membatasi diri pada studi-studi tentang masyarakay modern barat. . dan cara hidup.

Enkulturasi 5. Ras dan etnik 10. Kebudayaan 2. Etnosentrisme 8. yaitu : 1. Adapun yang merupakan contoh konsep antropologi di antaranya. dan kelakuan.Kekerabatan 12.Tabu . A. Kelompok kebudayaan sebagai keseluruhan kompleks kehidupan manusia 2. Kelompok kebudayaan sebagai warisan sosial atau tradisi 3. Kelompok kebudayaan sebagai cara dan aturan termasuk cita-cita. Culture area 4.Stereotip 11.Magis 13. Tradisui 9.Konsep-Konsep Antropologi Konsep kebudayaan yang paling umum. nilainilai. berpendapat bahwa pemahaman terhadap kehidupan yang asing itu sendiri akan banyak gunanya. kebudayaan sebagai keterkaitan dalam proses-proses Kelompok kebudayaan sebagai sistem simbol. Difusi 6. 5. paling tidak terdapat 7 kelompok pengertiaan kebudayaan. Akulturasi 7. Kelompok psikologis. Evolusi 3. Kebudayaan sebagai struktur atau pola-pola kebudayan 6. 1. Kelompok kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau kecerdasan manusia 7.4. 4. Para humanis yang acap kali skeptis terhadap generalisasi-generalisasi mengenai prilaku manusia.

. melainkan meluas pada bidang sosial dan kebudayaan 3. Difusi Orang dapat saja beranggapan bahwa dengan meluasnya unsur-unsur budaya menyimpulkan bahwa telah terjadi proses difusi budaya 6. 9. Evolusi Evolusi tidak terbatas pada bidang biologi saja. Etnosentrisme Penilaian yang baik terhadap sikap-sikap dan pola kebudayaan kelompoknya sendiri. 7. setiap kebudayaan di samping memiliki kelemahan juga memiliki keunggulan. Culture area Pertumbuhan kebudayaan menyebabkan timbulmnya unsur-unsur baru yang akan mendesak unsur-unsur budaya lama ke arah pinggir. 2.Perkawinan A. Kebudayaan Dalam mengapresiasi budaya bangsa. sekeliling daerah pusat pertumbuhan budaya itu 4.Generalisasi-Generalisasi Antropologi 1. Akulturasi Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. Ras dan etnik Ras merupakan suatu konsep biologi yang valid.14. Enkulturasi Proses enkulturasi seseorang terhadap budaya orang lain itu di perlukan 5. Tradisi Aktivitas kebudayaan yang bermaksud untuk memuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri makhluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. Sedangkan konsep etnik lebih merujuk kepada kesatuan-kesatuan sosial dalam sistem sosial. 8.

b. Dalam kaitannya dengan hubungan antar sesama manusia. Dalam kaitannya dengan makna hidup manusia.10. e. 1. Dalam kaitannya dengan persepsi manusia dengan waktu. Dalam kaitannya dengan makna dari pekerjaan. 14. Evolusi sosiokultural bukanlah proses tunggal.Tabu Dalam pandangan kaum fungsionalis. c. tabu memilki nilai-nilai kegunaan yang perlu dijaga oleh masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. jahat dan mudah disalah gunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan 13. tetapi peranan ayah maupun ibu dalam masyarakat tradisional sangatlah bervariasi. .Stereotip Berkembangnya prasangka dan stereotip antar etnik yang terjadi di indonesia akan memperlemah rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia 11.Magis Magis memang kejam. A.Kekerabatan Ikatan ibu dan anak dapat diamati dan dinilai secara universal. b.Perkawinan Untuk mengatur proses pemilihan pasangan dan perkawinan memiliki norma yang begitu kompleks. 12. Evolusi sosiokultural meliputi seluruh sistem sosiokultural maupun komponen-komponen yang terpisah dari sistem tersebut. d. Teori orientasi nilai budaya a.Teori-Teori Antropologi 1. Teori evolusi sosiokultural a. Berkenaan dengan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.

b. 1. dan evolusi divergen. . Ilmu gaib mulanya hanya untuk mengatasi pemecahan masalah hidup yang berada diluar kemampuan akal dan sistem pengetahuannya. Teori evolusi animisme dan magic a. Zaman liar madya c. Teori evolusi kebudayaan a. Perbedaan tersebut dapat dirinci sebagai evolusi paralelel. Zaman barbar madya f. namun akhirnya mencapai tingkat perkembangan yang jauh berbeda. d. evolusi konvergen. Evolusi divergen. Zaman barbar tua e. Asal mula religi adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa c. Animisme adalah suatu kepercayaan pada semua benda. Zaman liar muda d. merupakan evolusi yang terjadi dalam dua atau lebih sosiobudaya tang berkembang dengan cara yang sama dan dengan tingkat yang pada dasarnya sama. d. Zaman peradaban purba h. Evolusi konvergen. f. e. e. Zaman liar tua b. Evolusi paralel. Manusia memecahkan beberapa persoalan hidupnya selalu dengan akal dan sisitem pengetahuannya. Karena penggunaan magic tidak selalu berhasil maka mulailah diyakini bahwa alam semesta dihuni oleh makhluk-makhluk halus yang lebih berkuasa daripada manusia. Zaman peradaban masa kini 1.c. Zaman barbar muda g. terjadi ketika berbagai masyarakat berbeda perkembangannya. namun akhirnya mengikuti pola yang serupa kemajuannya. terjadi ketika berbagi masyarakat yang semula mengikuti banyak persamaan yang serupa.

Tahap promiskuitas b. tetapi dapat juga dari dalam kelompok yang sama. Pada prinsipnya. upacara sesaji. 1. Pertama magic simpatetis. kedua magic senggol. Antara agama dan magic itu berbeda. Teori upacara sesaji a. Magic memiliki 2 prinsip utama. terutama darahnya kepada dewa. dimana manusia menyajikan sebagian dari seekor binatang. c. Sistem patriarchate. Disamping sistem keyakinan dan doktrin sisitem upacara pun merupakan suatu perwujudan dan religi yang memerlukan studi analisis khusus. dimana ayah menjadi kepala keluarga. kemudian memakan sendiri sisa daging dan darahnya. .f. 1. Perkawinan tidak selalu dari luar kelompok. b. g. d. Upacara religi tersebut. biasnya dilaksanakan oleh banyak warga masyarakat dan memiliki fungsi sosial untuk mengintensifkan solidaritas masyarakat. Teori evolusi keluarga a. c. Lambat laun manusia sadar akan hubungan antara ibu dengan anaknya sebagai suatu kelompok keluarga inti dalam masyarakat.

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi berasal dari bahasa Yunani. . Gejala diproses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh-tumbuhan. geografika berarti tulisan tentang bumi. binatang. maupun gejala proses kehidupannya. Menurut pengertian yang dikemukakan Eratosthenes. melainkan juga meliputi gejala dan prosesnya. tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja. baik itu gejala dan proses alamnya. dan manusia sebagai penghuni bumi. Pengerian bumi dalam geografi. yaitu geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti lukisan atau tulisan.BAB 6 ILMU GEOGRAFI A.

b. tata ruang. 1. why. dan . 1988:41). flora dan fauna yang tertinggal didalamnya. Meningkatkan penelitian praktis untuk kepentingan kehidupan dalam meningkatkan kesejahteraan umat manusia (Sumaatmadja. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat. 2. dan tempat. Fokusnya adalah sifat dan saling berkaitan antara tiga konsep yaitu. yaitu sebagai berikut: a. when. Geografi sebagai suatu sintesis Artinya. Meningkatkan pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi itu sendiri yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat.Secara sederhana. 4. 3. baik alamiah maupu insaniah. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian Hal itu dimaksudkan agar dua haldapat tercapai. lingkungan. pembahasan geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaaan tentang what. dan how. dapat dikemukakan bahwa cakupan dan peranan geografi itu setidaknya memiliki 4 hal yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965: 12-35) maupun Lousbury (1975: 1-6) yaitu: 1. Ilmu geografi kontemporer bahwa secara sederhana geografi merupakan disiplin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. Lapisan tanah yang menutupi permukaan itu. titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang geografi yang harus semakin ditingkatkan. hidrologi permukaan air di wilayah itu. Lingkungan Lingkungan alamiah pada suatu wilayah terdiri atas permukaan lahan itu sendiri. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan Di sini. where. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan Dalam hal ini geografi berperan sebagai “pisau” analisis terhadap fenomenafenomena.

tetapi juga esensi dalam berbagai skala ( antara perkotaan dan perdesaan) terdapat hubungan yang erat. diciptakan oleh manusia dalam konteks persepsi mereka mengenai alam dan sosialnya. juga didasarkan pada tempat. Geografi Politik ( Political Geography) Geografi politik menekankan bahwa teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modern. selain dengan lingkungan fisiknya juga sosialnya. 2. Hal ini bukan semata-mata karena penggunaan lahan oleh manusia selama sekian decade menjadi topik yang penuh perhatian. Adapun cabang-cabang dari geografi manusia ( human man geography) mencakup: 1. Dalam sejaranhya. serta konsumsi atas berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat-tempat yang saling berjauhan. 2000:408). Tempat Tempat merupakan pusat bagi geografi karena peranannya sebagai faktor pembatas dalam perkembangan manusia. distribusi. sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir ke-19. Geografi ekonomi mulai diakui sebagai bidang studi tersendiri pada akhir abad ke-19 dan kebangkitannya bertolak dari kolonialisme Eropa ( Barnes.atmosfer yang terdapat di atasnya. Geografi Ekonomi ( Ecnomic Goegraphy) Geografi ekonomi menguraikan tentang produksi. Tempat merupakan lingkungan pergaulan. Identitas fisik dan sosial budaya dipengaruhi oleh tempat. Tata Ruang Tata ruang merupakan fokus kajian bagi para ahli geografi manusia. pertukaran atau perdagangan. Sebab mengenal siapa dirinya dan orang lain. sub disiplin ini telah mengalami empat fase . 2. 3. 2000: 267). serta mengingat pentingnya tempat sebagai kontruksi dunia ( Johnston. Semua unsure itu terjalin dalam suatu sistem lingkungan yang kompleks.

dan berbagai cara yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proses fisik. analisis wilayah. sosial. politik. budaya. tata ruang. dan ilmu kedokteran dengan ilmu-ilmu sosial lain. bahkan menuntut pentingnya hubungan antara demografi. 3. serta lansekap. yakni lingkunan. melainkan juga masalah-masalah modern. 5. 2000: 981). Geografi Sejarah (Hystorical Geography) Geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. terutama dengan sosiologi serta ilmu ekonomi.fungional. Dengan demikian. bidang ini menempati tempat yang berbeda dan terpisah diantara sub bidang geografi. 7. Geografi Populasi ( Population Geography) Bagian geografi dapat dibedakan tentang karya para ahli yang terfokus pada penyebaran populasi. Dalam geografi sosial menyetarakan keseluruhan dengan geografi manusia yaitu dengan kekuatan ilmu-ilmu sosial dari disiplin ilmu tersebut dalam hubungan manusia ( masyarakat) dengan alam. 6. Ia tidak hanya mencakup geografi tradisional yang berhubungan dengan tempat. Sistem Informasi Geografi ( Geograpical Information Sistem) . biologi manusia. dengan karya yang berusaha memahami faktorFaktor yang mempengaruhi variasi dalam penyebaran tersebut. tata ruang. Geografi Sosial ( Social Geography) Geografi sosial merupakan sebuah sub disiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan ilmu-ilmu sosial dengan ilmu-ilmu alamiah. kotak kecil dan besar. Geografi Urban ( Urban Geography) Geografi urban berkaitan dengan sifat-sifat. dan pluralistik. demografi. ekonomi. serta meliputi topic-topik mulai dari tektonik samapai psikoanalisis( Smith.perkembangan utama. dan lingkugan. 4. lokasi. Seperti ekologi.

Metode diskriptif Metode diskriptif banyak digunakan sejk ilmu geografi lahir sebagai disiplin ilmu yang bersifat akademis. dan personil pelaksanaanya. Pada setiap sistem informasi geografi harus menyertakan data. namun penggunaan sistem ini secara lengkap baru menyebar luas tahun 1980-an ketika biaya pengadaan komputermenurun tajam dan perangkat komputer sudah menjaadi hal yang umum. memanipulasi. Tujuan metode deskriptif adalah untuk mendeskriptikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa . Pendekatan Ekologi c. Pendekatan Analisis Keruangan b. seperti yang disyratkan oleh teorinya. menambah. Metode Penelitian Geografi a. A. dan menampilkan semua bentuk informasi mengenai masalah geogrfis ( Unwin 2000:402). Beberapa macam pendekatan geografi yang sering digunakan diantaranya: a. Sistem informasi geografi ini dikembangkan oleh para ahli geografi sejak tahun 1960-an. menyimpan. METODE. Pendekatan Gegrafi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kuatifikasi dan keyakinan pada keteraturan statistic yang merupakan bukti adanya sebaba akibat empiris. perangkat keras. Pendekan Kompleks Wilayah • Pedekatan keruangan • Pendekatan ekologi ( ecological approach) • Pendekatan historis ataupun kronologi • Pendekatan sistem (sistem approach) 1.PENDEKATAN. menganalisis.Sistem informasi geografi adalah sistem komputer yang terintegrasi yang digunakan untuk mengumpulkan. DAN TEKNIK PENELITIAN GEOGRAFI 1.

survey.sekarang. kuesioner. Teknik ini banyak sekali digunakan untuk penlitia-penelitian geografis. Observasi Lapangan (Field Observation) Observasi lapangan merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmugeografi yang berusaha melihat langsung tentang gejala dan masalah geografis. b. Dalam metode deskriptif terbagi-bagi lagi menjadi metode studi kasus. studi dokumentasi. c. misalnya observasi lapangan. Kuesioner atau Angket . Wawancara (Interview) Wawwancara merupakan teknik pengumpulan data dalam ilmu geografi yang dilakukan oleh peneliti(interviewer) terhadap respon (interviewee) untuk memperoleh keterangan yang lebih jauh dari sekedar observasi. Teknik ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung terhadap responden secara verbal. a. baik formal maupun informal. Metode Eksperimen dan Korelasi Pendekatan ini berkaitan erat dengan kantifikasi. bahkan merupakan teknik pengumpulan data yang paling dominan ( Sumaatmadja. keyakinan pada keteraturan statistikmerupakan bukti adanya hubungan sebab akibat empiris sseperti yang disyaratka oleh teorinya. dan studi pengembangan. 1. dimana variable yang dikaji telah terjadi sebelumnya atau tidak diberiperlakuan khusus. Teknik Penelitian Geografi Teknik penelitian yang banyak digunakan dalam ilmu geografi. 1988:105).Metode ex Post Facto Metode ini untuk melihat dan mengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. Ex Post Facto artinya sesudah fakta karena dalam penelitian ini peneliti tidak perlu melakuakn manipulasi atau perlakuan terhadap variable bebas. c. b. wawancara. dan studi literatur.

motivasi. Studi Kepustakaan Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data dengan megkaji berbagai teori. . serta catatan (record) dokumen dapat dibagi dalam dua kelompok. kepedulian dan lain-lain. tuntutan. pada mulanya hanya dalam bentuk cerita yang disampaikan oleh seseorang kepada yang lainnya.SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU GEOGRAFI Seperti halnya ilmu-ilmu sosial lainnya. (Moleong.1993:112-113). konsep. Pada abad ke-9 sampai ke-8 sebelum Masehi. e. kejadian. film. sebagian orang menganggap pengetahuan tentang bumi masih sangat dipengaruhi oleh mitologi. 1999: 19). Oleh karena itu.pada zaman Homeros dan Hesiodos. prinsip. Studi Dokumentar Studi dokumentar merupakan teknik pengumpulan data yang merupakan upaya untuk mengkaji setiap bahan tertulis. Selain itu. perasaan. (Fraenkel dan Wallen. yaitu untuk mengkontruksi mengenai orang. pada mulanya disiplin geografi tidak tersusun secara sistematis seperti sekarang ini. dan hokum-hukum yang berlaku dalam ilmu geografi. A. sustu penelitian geografi musthail dilakukan tanpa disertai kajian kepustakaan (Sumaatmadja. Tujuannya hampir sama dengan wawancara. Sifat dokumen adalah tidak reaktif sehinga tidak sukar diperoleh dengan teknik kajian isi. pengetahuan mengenai suatu wilayah yang meliputi aspek-aspek alamiah dan insaniah.baik yang bersifat terbuka maupun tertutup dan dilakukan melalui pertanyaan-pertanyaan tertulis. kegiatan organisasi. d. 1988: 110). yaitu dokumen pribadi dan dokumen resmi.Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan. 1998: 161). terutama mitos kosmogonis ( keterangan tentang asal usul serta sifat kejadiankejadian dalam alam semesta) (Bertens. Semuanya ini diperlukan sebagai data teritik yang releven dengan kebutuhan kajian atau penelitian.

pandangan paham geografi sangat dipengaruhi oleh pandangan filsafat spekulatif maupun sejarawan yang berusaha memadukan ilmu pengetahuan geografi dengan sejarah. MANFAAT TERAPAN GEOGRAFI Sebagai disiplin akademis yang memiliki potensi terapan untuk memahami mengenai dunia. Lambat laun pengaruh mitologi itu semakin berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM. Dengan demikian. terdapat beberapa pendapat. Tidak sedikit uraian geografi bersifat sejarah. yakni proses yang terjadi dalam lingkungan fisik dan dampak aktivitas manusia terhadap proses tersebut serta hasilnya. peperangan. atau sebaliknya uraian sejarah bersifat geografi. sehingga corak pengetahuan tentang bumi tersebut mulai memiliki dasar ilmu pasti/ alam yang lebih baik.maupun global. baik tingkat lokal. Bagi kepentingan perjalanan. Banyak karya mereka menekankan kedua sisi. . Hal ini tampak dalam usaha penaksiran dampak lingkungan. peta tersebut sangat membantu dalam memvisualisasikan suatu objek telaahan. dan pertahanan. seberapa perlunya segi terapan ini karena beragamnya tuntutan yang dikemukakan kepada disiplin ini maupun kepada akademisinya secara umum. Pada zaman Yunani kuno. Pendapat itu hilang seabad kemudian setelah Parmenides (515-455 SM) mengemukakan pendapatnya bahwa bumi memiliki bentuk bulat. regional. 1979:2).Pada zaman Thales (640-548 SM). masih beranggapan bahwa bumi berbentuk silinder yang terapung di atas air dengan separuh bola hampa diatasnya. Sejak itu. Kemudian terdorong oleh kebutuhan untuk mempermudah perjalanan berikutnya. telah menjadi perhatian para ahli geografi. secara sederhana pengalaman perjalan itu dilukiskan kedalam bentuk peta. nasional. logos (akal budi dan rasio) mengganti mitos (Bintarto dan Hadisumarno. B. Makin meningkatnya minat pada isu-isu lingkungan. penyelidikan tentang bumi dilakukan dengan memakai logika. perdagangan.

dahulunya lebih berorientasi untuk taksiran kekuatan militer dan perpajakan. Sensus pu dikembangkan untuk mengumpulkan informasi mengenai perumahan. konsep tempat memiliki peran penting karena kedudukan dan konstribusi tempat member banyak arti dan makna bagi manusia serta bagi organisasi lainnya. Klafikasi iklim memiliki tujuan yang berbeda-beda. Iklim Iklim menurut Ensiklopedia Indonesia (1984: 1376-1377) adalah keadaaan rata-rata dari cuaca di suatu daerah dalam periode tertentu. 2. Unsure-unsur yang menggambarkan keadaan cuaca atau iklim meliputi suhu udara kelembaban udara. Tempat Konsep tempat (place) merujuk kepada suatu wilayah di mana orang hidup berada. angin. 4. dibuat klafikasi iklim. 2000: 99). Laut . untuk menggambarkan keadaan iklim.KONSEP-KONSEP GEOGRAFI 1.C. Ada yang bertujuan untuk digunakan dalam bidang pertanian. Sensus Penduduk Sensus penduduk merupakan suatu konsep geografi sosial yang jika dilihat dari sejarah aktivitasnya. Dalam analisis geografi. curah hujaan dan penyinaran matahari. sektor manufaktur. 3. perdagangan maupun perindustrian. keadaan variasinya dari tahun ke tahun dan keadaan ekstremnya. dan dunia bisnis (Taeuber. pertanian industry pertambangan. merupakan salah satu kegiatan statistik tertua dan terluas yang dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia. Biasanya.

Laut dalam Ensiklopedia Indonesia (1984: 1974-1975) diartikan sebagai keseluruhan massa air yang saling berhubungan. suhu. mengelilingi semua sisi daratan di bumi. kemiringan itu menjadi lebih besar berupa lereng kontinental. Eropa. Dari kedalaman lebih kurang 180 meter. gravitasi. yaitu lanjutan lereng daratan di bawah permukaan laut. Amerika. luas benua tersebut mencapai lebih kurang 29% dari seluruh permukaan bumi. Afrika. 6. 5. Pada kedalaman 3. cahaya. seperti bahan kimia. Lingkungan Linkungan dalam ensiklopedia Indonesia (1984: 2021) didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ada di luar suatu organism. atmosfer. dalam mentuk cekungan besar yang dipisahkan oleh punggung-punggung dibawah permukaan laut. dan lain-lain. yakni Erasia. Lingkungan hidup (biaotik) adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas organism hidup. dikenal 5 benua yang dihuni manusia. dan sisannya (71%) adalah luas samudera . meliputi lingkungan benda mati (abiotk) dan lingkungan hidup (biotik). Lingkungan benda mati atau fisik adalah lingkungan di luar suatu organisme yang terdiri atas benda atau faktor alam yang tidak hidup. yakni dataran kontinental yang merupakan lanjutan tanah daratan di bawah permukaan laut. pembagian benua tersebut terbagi atas 3 benua. Secara keseluruhan. dan manusia. Sedangkan secara geografis. dan Australia. hewwan. Afrika. pertama-tama terdapat suatu jalur dasar laut yang datar. Dalam sejarah. Dari pantai ke laut dalam. seperti tumbuh-tumbuhan.000 meter baru terdapat dasar laut yang dalam. Laut yang besar dinyatakan sebagai samudera (lautan). dan Australia. Benua Istilah benua dalam Ensiklopedia Indonesia (1984:449)merujuk pada suatu daratan yang begitu luas sehingga bagian tengah daratan yang luas tersebut tidak mendapat pengaruh angin laut sama sekali.0006. yaitu Asia.

Biasanya. urbanisasi merujuk kepada struktur morfologik yang sedang berubah dari berbagai pemusatan (agglomeration) perkotaan dan perkembangannya (Sly. 10. secara umum istilah kota adalah tempat di wilayah tertentu yang dihuni oleh cukup banyak banyak orang dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Jika terdapat aspek-aspek kajian kedua. 8. tentu saja lebih didasarkan pada kajian yang pertama. Pertama. Urbanisasi Konsep urbanisasi memiliki dua pengertian. dalam beberapa ilmu sosial lainnya. Kedua. hanyalah sebagai supplement karena satu sama lainnya berkaitan. dan sosiologi. 2000: 1116). Studi tentang masyarakat kota tidak hanya terbatas menelaah masyarakat secara luas.7. Gambar itu dapat menyatakan keadaan fisik bumi. ekonomi bahkan politik sekalipun. memberikan makna yang oaling spesifik pada tingkat konseptua. 9. geografi. tiap titik peta itu menunjukan kedudukan geografis menurut skala dan proyeksiyang telah ditentukan. 1984: 2698-2699). terutama ekonomi. Peta Peta adalah pola permukaan bumi yang dilukiskan pada bidang datar (Esiklopedia Indonesia. Namun. Pada kajian ini. namun juga karakterisik-karakteristik tertentu dikehidupan internalnya (Hannerz. para ahli demografi lebih banyak menggunakan istilah ini untuk menunjukan redistribusi penduduk ataupun perpindahan dari wilayah-wilayah pedesaan ke perkotaan. 2000:110). Kota Konsep kota sebenarnya merujuk kepada fenomena yang sangat bervariasi sesuai dengan perbedaan sejarah dan wilayahnya. keadaan budaya.Mortalitas .

dan Gabon. Rangkuman yang sederhana tersebut mengukur efek mortalitas pada laju pertumbuhan penduduk. Ekuador. 13.Demografi Konsep demografi merujuk kepada analisis terhadap berbagai variabel kependudukan. Uganda. yaitu jumlah kematian per tahun per seribu penduduk ( Ewbank.Tanah . 2000:684). Garis ekuator inilah yang sering disebut garis khatulistiwa atau garis lintang nol derajat (Shadily. Kongo. 1984:905). masing-masing 180 derajat. angka kelahiran (natalitas) migrasi. untuk kearah utara disebut gris lintang utara. Kalimantan Timur. garis ekuator melintasi kota Pontianak (Kalimantan Barat). 2000: 219). Colombia. Teluk Gorontalo. dan kearah selatan disebut garis lintang selatan. Mortalitas atau CDR dipengaruhi oleh distribusi umum dari populasi.Khatulistiwa (Ekuator) Khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah konsep yang merujuk kepada garis khayal yang melingkari bola bumi dan membelahnya menjadi dua bagian yang sama besar. Oleh karena itu tidak akan banyak berguna membandingkan mortalitas pada masyarakat yang memiliki tingkat fertilitas yang berbeda atau pada masyarakat yang terpengaruh oleh migrasi. Di Indonesia. Zaire. Bagian Selatan Pulau Halmahera.Konsep mortalitas merujuk kepada rangkuman tingkat kematian kotor ratarata (crude death rate di singkat CDR) penduduk. Brazilia. 11. dan jumlah serta komposisi penduduk atau populasi (Keyfitz. 12. Sasak (Sumatera Barat). Kenya. serta pesisir utara Pulau Waigeo di Papua Barat. Dari garis lintang nol derajat tersebut. Beberapa yang dilalui garis khatulistiwa tersebut adalah Indonesia. Di dalamnya mencakup berbagai metode perhitungan dan hasil substantif dalam riset mengenai angka kematian (mortalitas).

14. Berbagai jenis kumpulan fenomena berada dalam berbagai wilayah. 1986: 180). di atas atau di bawah wilayah tersebut. 1986: 194). kunci dalam geografi kawasan adalah kawasan yang dibangun di atas sebuah unit spasial yang homoddden.Istilah tanah merujuk kepada suatu wilayah permukaan bumi dengan ciri khas mencakup segala sifat yang sepatutnya stabil atau diperkirakan selalu terulang kembali dari lingkungan hidup yang lurus. sejauh semua hal tersebutm menimbulkan pengaruh yang berarti atas penggunaan tanah tersebut oleh manusia. 2000: 910). tumbuhan. Dengan demikian. kini dan kelak kemudian hari (Vink. Jadi. menciptakan kawasan-kawassan sehingga kajian kawasan menyoroti tentang pembentukan kumpulankumpulan tersebut dan menguraikan cirri-ciri khas berbagai bagian dunia.Transmigrasi Transmigrasi adalah suatu sistem pembangunan terpadu. dan hewan yang ada akibat kegiatan manusia di masa lalu dan masa kini. 15. upaya untuk mencapai keseimbangan penyebaran penduduk. dan Bali) ke daerah-daerah yang jarang penduduknya (Martono. Madura. D. bumi dan geologi yang melandasinya. hirologi. Konsep itu tampil sebagai kajian tentang bagaimana bagian-bagian bumi begitu beragam akibat distribusi yang tidak merata dari fenomena alam dan manusianya (termasuk interkasi keduanya). juga dimaksudkan untuk menciptakan perluasan kesempatan kerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui perpindahan penduduk dari darah yang padat ( jawa.Wilayah Konsep wilayah merujuk pada suatu area di permukaan bumi yang relatif homogen dan berbeda dengan sekelilingnya berdasarkan beberapa kritera tertentu (Johnston. ia mencakup udara di atasnya. GENERALISASI-GENERALISAI GEOGRAFI .

pertanian. karena darihasil tersebut dapat memberikan informasi tentang penduduk. 2000:100). dunia bisnis. tetapi sebagian tanah tanah itu tidak cocok untuk didayagunakan menurut pola pertanianmodrn yang mengandalkan penggunakan teknologi mutakhir karena tidak dapat dipupuk secara efektif dengan pupuk mineral (Weischet. Sepanjang tahun mungkin dapat digunakan untuk pertanian. 3. yaitu modal dan tenaga kerja. dan lain-lain. Hal itu telah menimbulkan ketertarikan untuk menciptakan dan menjual tempat kepada berbagai kelompok bisnis. Hal itu disebabkan makin meningkatnya mobilitas ddan faktor utama produksi. Laut . 4. angkatan kerja prouktif. 2. Sensus Penduduk Sensus penduduk memiliki makna multidimensi. sensus penduduk dapat dilakukan secara de facto maupun de jure (di mana ia dihitung walaupu tidak ada ketika sensus berlangsung) (Taeuber. Suatu tempat harus memiliki daya tarik bagi investasi dan pekerja.1. mereka yang terlibat dalam manajemennya harus bekerja dengan tujuan tersebut. Tempat Nilai penting karakteristik suatu tempat dalam masa lalu. perindustrian. sekarang maupun masa sepan terhadap suatu tempat-tempat yang strategis secara ekonomi. 1986: 1). pertambangan. perumahan sector manufaktor. Iklim Masalah-masalah yang sering muncul dalam pembangunan pertanian di daerah tropis dari segi iklim adalah tanah di daerah tropis beriklim lembab. Dalam praktiknya. selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan politik-ekonomi.

sebelumnya perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang dampak lingkungan yang ditimbulkannya. khususnya di negara-negara berkembang bahkan dunia. (O’ Riodan. 1995:49). telah menunjukan pelipat gandaan pertumbuhan demografis yang memprihatinkan. pertahanan nasional. terutama sanagat berperan dalam memperoleh izin resmi usaha tersebut. ekonomi. bangsa Indonesia belum optimal dalam melakukan peberdayaan kelautan atau apa yang dinamakan Revolusi biru masih jalan ditempat. 6. Tranformasitransformasi sosial dan demografis yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya penduduknya kota di Negara-negara berkembang tersebut. khususnya bagi kegiatan-kegiatan yang dianggap peka lingkungan. bisnis. . (Evers. Benua Sebagai penduduk dari benua yang paling banyak dan padat penduduknya. Urbanisasi Urbanisasi merupakan salah satu proses perubahan sosial yang tercepat. tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta. pada hakikatnya memerlukan peta. bangsa asia lebih kompleks menghadapi tantangan kehidupan mendatang disbanding ddenga bangsa Australia yang lebih sedikit dan rendah tingkat kepadatan penduduknya. Dsri keperluan untuk pembangunan ekonomi. maupun intelektual. Peta Para birokrat pemerintah.Sebagai Negara bahari. Hal itu bukan hanya kepada perisahaan-perusahaan pemerintah. 2000: 299). 7. kaum profesional. Lingkungan Dalam setiap proyek pembangunan. perlindungan lingkungan. 8. 5.

Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh beberapa sosiolog yang cenderung pesismis mengenai kemungkinan terciptanya kehidupan manusiawi di perkotaan yang dipenuhi industry (Hannerz. jelas sangat diperlukan (Monmonier. 10. 11. 9. tidak ada alasan untuk merasa takut kekurangan sinar matahari. khususnya di Negara-negara berkembang. 12. sementara. 2000: 96). Khatulistiwa/Ekuator Bagi negara-negara yang dilalaui dengan garis khatulistiwa. 2000: 111). .wisata. 2000: 218). hanya pada bulan-bulan tertentu mereka dapat menikmati hangatnya sinar matahari. Hal ini jelas berbeda dengan daerah-daerah subtropis yang jauh dari garis khatulistiwa. menggambarkan proses perubahan tingkat mortalitas dan natalitas pada suatu masyarakat dari suatu situasi di mana keduanya menunjukan angka yang tinggi (Caldwel. supervisal. Kota Banyak hal tentang kontak-kontak sosial diperkotaan sebagai sesuatu yang bersifat impersonal. maupun untuk memberikan eksplanasi visual dalam ranah-ranah abstrak yang perlu dipahami secara mendalam. industry. Mortalitas Terjadinya transisi demografis (demographic transition) yang dikenal sebagai lingakran siklus demografis. Demografi Ledakan demografi dunia. dan segmental. saat Malthus membuat perubahan akhir atas karya aslinya Essay on Population. Di tahun 1825. memperhatikan kecenderungan yang mencemaskan. Apalagi jika peta itu bentuk dan desainnya lebih bersifat dinamis dan interaktif karena dibuat dengan teknologi yang kian canggih dan menarik.

. dan menjelang tahun 1990 angka itu melaju sampai 5. Etische Politik telah mempengaruhi parlemen Belanda untuk mengetuk dan membuat penelitian tentang kemakmuran rakyat daerah-daerah pedesaan di Jawa (demindere wel vaart onderzoek) yang akhirnya mencanangkan dan melaksanakan program transmigrasi (purboadiwidjojo). Dalam seratus tahun berikutnya. sungai. program transigrasi bukan sesuatu yang baru.kira-kira satu miliyar umat manusia mendiami planet bumi. 13.3 miliar (Kennedy. menjelang itu. Begitupun ketika Indonesia memasuki Program pascakemerdekaan. 1986:9). dan samudera memiliki ekosistem sendiri-sendiri yang juga dapat diteliti dan dipetakan serta sangat dipengaruhi oleh kegiatan manusia di daratan (Vink. 1986: 199). 1995: 28-29). walaupun pelaksanaanya bukan semata-mata atas dasar kemanusiaan. terutama untuk mengatasi ketidakseimbangan demografis antara Pulau Jawa (termasuk Madura da Bali) yang padat penduduknya dengan pulau-pulau luar Jawa yang jarang penduduknya (Swasono. Perairan terbuka. 1986: 287). pemerintah segera mencanangkan Transmigrasi. penduduk dunia berlipat ganda menjadi dua miliar. Akan tetapi. laut. Tanah Banyak pekerjaan dilaksanakan diatas tanah yang diolah melalui sistemsistem hidrologi. Sejak pertengahan abad ke-19. 1986:xi. Scholz. Sistem-sistem ini kerap kali menghubungkan tanah dengan perairan terbuka. industrialisasi dan kedokteran modern memungkinkan penduduk bertambah dengan laju kecepatan yang makin meningkat. danau. Transmigrasi Bagi bangsa Indonesia. setengah abad berikutnya (dari tahun 1925 ke tahun 1976) berlipat ganda lagi menjadi 4 miliar. 14.

b. Mengeringnya wilayah itu saat ini. b. sedangkan peningkatan sarana-sarana kehidupan berjalan lebih lambat. pada awal abad ke-20 diperkirakan terjadinya kemerosotan peradaban yang disebabkan. Peradaban besar yang ada di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat Daya pada zaman kuno. c. cara itu tidak cukup untukmeningkatkan kehidupan masyarakat samapai di atas batas minimum. bahaya. Pertambahan penduduk dapat diibaratkan deret kali atau deret ukur sehingga pelipatgandaan jumlah penduduk dalam setiap 25 tahun. perang. c. yakni menurut deret hitung atau deret tambah. serta kesejahteraan. . dengan periode-periodedari udara kering dan basah. Namun. dan bencana alam. H.15. jumlah penduduk memang diusahakan sesuai dengan sarana kehidupan yang tersedia. iklim yang dahulu jauh lebih lembap dan pada wilayah itu terjadi suatu proses pengeringan yang terusmenerus dan progresif. Masyarakat manusia akan tetap miskin karena kecendrungan pertambahan penduduk berjalan lebih cepat daripada persediaan makanan. sekarang kondisi dari daerah-daerah tersebut mengerikan. baik melalui natalitas. 2. kelaparan. mortalitas. melalui tindakan pantang seksual atau pantangan kawin. Willayah Kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Asia jauh melebihi kompleksitas persoalan-persoalan demografis wilayah Australia. Sesuai dengan hal itu. proyeksi kependudukan. Teori Ledakan Penduduk Thomas Robert Malthus a. Teori Pengaruh Iklim Terhadap Peradaban Ellsworth Hunting Pokok-pokok pikiran Hunting sebagai berikut: a. ia terdorong untuk membuat postulat tentang mengeringnya bumi yang terjadi dalam pulsasi ritmik. TEORI-TEORI GEOGRAFI 1. Menurutnya. kelihatannya tidak sesuai posisinya dahulu sebagai pusat kerajaan. Proses semacam ini menjadi bagian dari suatu proses yang lebih besar dari fenomena-fenomena yang lebih umum.

umumnya dari timur ke barat. Lahan ketiga digunakan untuk menanam tanaman sejenis gandum atau padi-padi. Lahan keenam merupakan daerah perburuan. Hal itu ternyata dapat menghemat 1/6 tranfortasi darat sehingga lahan pertama akan berkembang sepanjang sungai. 7. dan daerah tandus. Lahan keempat berupa daerah penggembalaan ternak. Dengan mengambil satu pusat kota sebagai satu-satunya tempat memproduksi barang-barang yang dibutuhkan oleh seliruh Negara.memakan tempat. Untuk memudahkan dan efesiensi transportasi. . Lahan kelima adalah daerah three field system yang merupakan daerah ilalang. ssedangkan daerah-daerah di sekitarnya hanya sebagai pemasok bahan mentah ke kota. Lahan pertama berada di pusat kota (pasar). 2. 3. Teori Lokasi Lahan Johann Heinrich von Thunen Johann Heinrich von Thunen dalam Der Isolierte Staat (1826) mengemukakan bahwa pada dasarnya penggunaan lahan dapat dibagi dalam beberapa penggunaan. Lahan kedua merupakan daerah hutan. e. Perlu dibuat kombinasi transportasi darat dan sungai sehingga akan sama biaya tranpor darat bagi daerah yang tidak dapat menikmati adanya sungai. 3. Teori Daya Sentrifugal dan Senttripetal Charles O. diperlukan sungai yang membelah kota. dan berat dalam kaitannya dengan transportasi. Begitu pun cerita pengembaraan bangsa Ibrahim (Yahudi) dalam kitab suci berhubungan dengan titik tengah antara masa kekeringan dan masa kebasahan. 5. akan di pakai untuk kegiatan-kegiatan intensif bagi jenis tanaman yang hasilnya cepat rusak. mengingat pada masa itu kebutuhan hasil hutan untuk kayu dan bahan bakar memiliki sifat yang memakan tempat dan berat sehingga harus ditempatkan dekat dari pusat kota. Hal itu dapat dipahami.d. 6. Proses pengeringan yang progresif dari bumi mengikuti arah tertentu. 1. Colby Adapun isi pokok teori yang menyebabkan pada mayarakat kota terjadi daya dan sentrifugal sebagai berikut: 3. 8. 4.

. pelabuhan. segar. makanan dan minuman. perhiassan (emas dan perak). c) Dalam dunia bisnis. serba mungkin untuk memperoleh perumahan yang lebih nyaman. sulit untuk dikembangakan labih lanjut.a) Terdapat gangguan yang sering berulang. pemangkas rambut dan kecantikan. a) Memiliki tempat-tempat di pusat kota yang strategis. tempat praktik para dokter. elektronik. dan murah. biasanya lebih menyukai lokasi-lokasi ddekat stasiun kereta api. seperti took-toko. Berbeda dengan pinggir atau luar kota. b) Dalam pengembangan industry modern dan bessar-besaran. tukang gigi. Hal itu hanya dapat dilakukan di pinggiran kota sebab kondisi kota-kota tua sangat padat. Penyebabnya berkaitan dengan gaya sentripetal. seperti kemacetan lalu lintas serta polusi udara dan bunyi menyebabkan penduduk kota merasa tidak nyaman bertempat tinggal di tempat itu. dan nyaman. maupun pusat-pusat keramaian public lainnya.tekstil. d) Di kota sudah penuh dengan gedung-gedung bertingkat tinggi. c) Harga sewa atau harga beli tanah di pinggir atau diluar kota jauh lebih murah daripada di kota. d) Selain itu. biassanya terdapat pada lokasi yang berdekatan. segar. di kota-kota sudah tersusun pusat-pusat perbelanjaan. kecuali dengan biaya yang sangat tinggi. seperti penjahit. terminal bus. b) Berbagai perusahaan dan bisnis. penat. Namun sebaliknya. kecuali dengan biaya yang tinggi. e) Banyaknya flat-flat atau rumah tersusun untuk masyarakat kecil. f) Hidup di kota terasa sesak. pakaian jadi. barang-barang kelontong. tidak mungkin lagi dapat dibangun baru. e) Kondisi perumahan kota umumnya padat dan sempit. Sedangkan di pinggir atau diluar kota lebih terasa asri. sangat cocok untuk pengembangan industri dan merupakan kemudahan tersendiri dalam operasi industry. lebih menyukai dan kecendrungan adanya konsentrasi-konsentrasi penjual jasa. pengacara. dan berjubel. setidaknya dapat meringankan harga sewa bagi penduduk kota. memerlukan lahan relarif luas serta menjamin kelancaran transportasi dan lalu lintas. banyak juga penduduk di luar atau di pinggir kota yang justtru senang tinggal di kota. mainan anak dan sebagainya. sunyi.

Teori Konflik Antara Suku Bangsa Nomadik Sedenter Jean Bunhes Adapun isi pokok teori Jean Bunhes sebagai berikut. c. dan mewah serta berfungsi sebagai kota kecil untuk beristirahat dan tidur atau disebut dormitory towns. g) Para pegawai dan pekerja kota lainnya. bahkan jika Chicago telah berubah menjadi Chines Town maupun pertokoan dan perkantoran berskala kecil. kota tetap diminati sebagai kebutuhan untuk bertempat tinggal karena dekat dengan tempat bekerja. c. Pada hakikatnya. tidak memungkinkan pengolahan alam yang intensif. Zona kedua sebgai terdapat Zona Peralihan (transtitional zone) yang merupakan kawasan perindustrian.perekonomian. pada setiap saat dapat ditemukan sejumlah zona yang konsentris letaknya sehingga struktur kota menjadi bergelang (melingkar). Di pusat kota terdapat Zona Pertama sebagai Central Bisnis Dictrict (disingkat CBD) jika di Chicago di sebut loop. penghuninya kelas menengah. luas. disebut demikian karena perumahan untuk orangorang kaya. Stepa-stepa padang rumput di Asia dengan musim dingin yang kejam. Dengan demikian. Zona ketiga. kota meluas secara seimbang dan merata dari suatu pusat atau inti sehingga muncul zona-zona baru sebagai perluasannya. memiliki jarak sanitasi yang lebih memadai sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik. 3. Karena dihadapkan dengan suasana keharusan untuk berkeliling untuk mengetahui tentang wilayah perumputan serta sumber-sumber . a. Artinya. sebagai kawasan perumahan para buruh yang kebanyakan kaum imigran. seni budaya. Teori Kota Konsentris Burgess Inti teori kota konsentris tersebut sebagai berikut a. Zona Keempat. cukup rapi. b. disertai oleh rumah-rumah pribadi yang kuno. Tanah secara alami sangat sesuai dengan jenis pastoral (pastoralart) untuk memelihara kawanan ternak dan hewan. di samping menyediakan pekerjaan. Zona kelima merupakan Commuters Zone atau tempat orang yang pergi pulang setiap hari untuk bekerja. Fungsi loop sebagai pusat atau jantung kehidupan perdagangan. olahraga. dan kemasyarakatan. pendidikan.f) Kota pun menyediakan sejumlah tempat hiburan. b. lebih menyukai tempat tinggal yang tidak berjauhan dengan tempat kerjanya. Kondisi alamnya masih asri. 3.

BAB 8 ILMU EKONOMI A. rumah tangga" dan νόμος (nomos). atau "peraturan. hukum. Secara umum. yang paling terkenal adalah” mikroekonomi vs makroekonomi”. muncul dari stepa-stepa Jengis Khan. f. aturan. subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga. dan Khubilai Kan. dan dari subordinasi geografis pada lingkungannya. dari keterampilan yang dianugerahkan kepada pastoral. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity). Selain itu. Beberapa dari penakluk yang paling besar dan apling beerani dalam sejarah. Kelompok pengembala ini bukan massa petani-petani kelompok kecil yang mengerumuni seluruh Asia Selatan Timur yang memimpin dunia. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.” . e. mereka meperoleh rasa gerakan taktis dan strategi yang menempatkan mereka dalam posisi mendaulat terhadap ruang dan menguasai para tetangga mereka. Kualitas dan kemampuan yang menjadi alasan bagi kekuasaanya diperoleh dari stepa. PENGERTIAN EKONOMI Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran.air untuk jarak yang jauh." dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. d. Timur Lang.

keluarga dan lainnya. Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School. merkantilisme. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga. politik. tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. dan metodenya. walaupun menurut pendapat kritikus. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas. teori lingkaran ekonomi. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus. penelitian ilmiah. kematian. invisble hand. dan agama. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya. with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining realworld phenomena. seperti misalnya penelitian perilaku kriminal. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide. briton woods. konsep. kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. dan lainnya. pernikahan. pendidikan. perang. dan pemerintah. kesehatan. bisnis. informatic economy. kriminal. hukum. misalnya bidang pendidikan.mainstream vs heterodox”. dan sebagainya. has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of . kesehatan. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter. daya tahan ekonomi. Banyak ahli ekonomi” mainstream” merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia.

On the other hand. dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. neo klasik. Secara garis besar. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU EKONOMI Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall. dan lain sebagainya. . new keynesian. Karl Marx.M. Konsep “invisble hand” ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction B. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical. J. Sebagai seorang ekonom.analysis. Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. Interest. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya” invisible hand” dalam mengatur pembagian sumber daya. dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai” aliran klasik”. Edmund Phelps. Sebagai penanding aliran klasik. monetarist. and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan. Keynes. Melalui karya besarnya Wealth of Nations.

metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum). yang mengkombinasikan matematika. dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. Kemakmuranitu sendiri diartikan sebagai kondisi dimana semua kebutuhan materi dapat terpenuhi dengan baik. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri. yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya. C. Jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. METODOLOGI Sering disebut sebagai” The queen of social sciences”. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. North. Di lain pihak. Ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial. Ilmu ini mengkaji upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. dan teori ekonomi.Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain. dan tingkat kemakmuran dapat diukur . Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. terkait dengan kemakmuran. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. statistik. seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels.

Misalnya: • Ekonomi Indonesia pada tahun 70-an. ilmu ekonomi kemudian bercabang-cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. Karl Marx. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokohtokoh seperti Alfred Marshall. Melalui karya besarnya Wealth of Nations. Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul . Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi. Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan. Selain itu ilmu ini juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006. mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi. Dalam perkembangannya. Diantaranya yaitu : Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. • Ekonomi Jepang pasca perang dunia II. raja-raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk mengatur dan memecahkan persoalan ekonomi. Sebagai seorang ekonom.M. karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat. Keynes.dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. J. Edmund Phelps.

dsb. rumah tangga produksi. ekonomi perbankan. pengangguran. PENGERTIAN PSIKOLOGI Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. BAB 9 ILMU PSIKOLOGI A. inflasi. dsb. kesempatan kerja. Cabang yang ketiga dari ilmu ini adalah ekonomi terapan. konsumen. Menurut asalnya katanya. psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) . Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teoriteorinya dan untuk menguji kebenaran teori-teori tersebut. Di samping itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi. dsb. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi.sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. misalnya: ekonomi perusahaan. matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. Dalam teori yang lebih mendalam. hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. Dalam hal ini makro ekonomi. Mikro ekonomi. mengkaji tentang pendapatan nasional. ekonomi moneter.

Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belasLeibnits. psikologi melalui sebuah perjalanan panjang. Setelah itu St. Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879. yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu. Ilmu Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. SEJARAH PSIKOLOGI Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Yaitu menentukan akan melakukan apa pada . Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles.) Tetapi. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika. C. Metodologi Eksperimental Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan mengadakan berbagai eksperimen. Peneliti mempunyai kontrol sepenuhnya terhadap jalannya suatu eksperimen. B.sehingga secara etimologis. dan Hume-memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. Kant. di antaranya sebagai berikut : 1. Locke. pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Hobbes. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. METODE PSIKOLOGI Beberapa metodologi dalam psikologi.

5. Agar orang diperiksa itu dapat menemukan isi hatinya itu sendiri. misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang berada di toko serba ada. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis pada lembar-lembar pertanyaan itu. Sejarah Kehidupan Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan sumber data yang penting untuk lebih mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan. seorang anak yang tidak naik kelas mungkin diketahui bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi minatnya sejak kecil memang dibidang musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mengikuti pendidikan di sekolahnya. pendapatnya dan lain-lain sedemikian rupa sehingga orang yang mewawancarai dapat menggali semua informasi yang dibutuhkan. Angket Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. Observasi Ilmiah Pada observasi ilmiah. tingkah laku pengendara kendaraan bermotor dijalan raya. kapan akan melakukan penelitian. pandangan-pandangannya. . Observasi alamiah ini dapat diterapkan pula pada tingkah laku yang lain. 4. misalnya dari cerita ibunya. Melainkan dengan proses ilmiah dan secara spontan. tingkah laku anak yang sedang bermain.sesuatu yang akan ditelitinya. dan orang yang diwawancarai tinggal membaca pertanyaan yang diajukan. dan sebagainya. dan sebagainya. 3. suatu hal pada situasi-situasi yang ditimbulkan tidak dengan sengaja. 2. Wawancara Wawancara merupakan tanya jawab si pemeriksa dan orang yang diperiksa. seberapa sering melakukan penelitiannya. perilaku orang dalam bencana alam.

yaitu: 1. sikap seseorang.METODE PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Pada Metode Psikologi Perkembangan memiliki 2 metode. struktur kepribadian seeorang. Dari pendekatan ini terlihat adanya data yang diperoleh secara keseluruhan perkembangan atau hanya beberapa aspek saja dan bisa juga melihat dengan berbagai faktor dari bawaan dan lingkungan khususnya kebudayaan Sedangkan pada metode khusus merupakan suatu metode yang akan diselidiki dengan suatu proses alat atau perhitungan yang cermat dan pasti. Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. Dalam pendekatan ini dapat digunakan dengan pendekatan eksperimen dan observasi. merasa. alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk mengukur dan untuk mengetahui taraf kecerdasan seseorang. dan berkeinginan. menurut teori ini. arah minat seseorang. 6. yaitu metode umum dan metode khusus. Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki. dan lain-lain dari orang yang diperiksa itu. dan lintas budaya. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas. transversal. dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi berpikir. Pemeriksaan Psikologi Dalam bahasa populernya pemeriksaan psikologi disebut juga dengan psikotes Metode ini menggunakan alat-alat psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang benar-benar sudah terlatih.lalu menjawabnya secara tertulis pula. Kita mengingat . D. pada metode umum ini pendekatan yang dipakai dengan pendekatan longitudinal.

introspeksi.melalui subfakultas memori. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Semenjak tahun 1890an sampai kematiannya di 1939. dan sebagainya. maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. dan pengamatan klinis. pembayangan melalui subfakultas imaginer. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di” University of Leipzig”. Pemahaman Freud tentang pikiran didasarkan pada metode penafsiran. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini. Jerman. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah asosiasi ide yaitu bahwa ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan. 2. Psikologi sebagai ilmu pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. akan tetapi karena kerumitan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. dan kedekatan. dokter berkebangsaan Austria bernama Sigmund Freud mengembangkan metode psikoterapi yang dikenal dengan nama psikoanalisis. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. kontras. dengan berdirinya laboratorium ini pula. serta .

F. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Pendekatan perilaku Menurut pendekatan perilaku. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. dan gangguan psikis lainnya. Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. menilai. dan melahirkan banyak sub-aliran. seperti B. Hasil prediksi berupa prognosa. Pendekatan kognitif Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S . dan mengapa tingkah laku itu terjadi.terfokus pada menyelesaikan konflik alam bawah sadar. bagaimana. membandingkan. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan. FUNGSI PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: • Menjelaskan. intervensi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan. bagaimana.B. prediksi atau estimasi • Pengendalian. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. D.R atau suatu kaitan Stimulus . yaitu mampu menjelaskan apa.Skinner. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. ketegangan mental. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif • Memprediksikan.xx .Respon. Pendekatan ini dipelopori oleh J.

E. Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. yaitu : . Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari. konsep tentang dirinya. dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. seperti keinginan. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: 1. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. Psikologi sosial Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup. impuls. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian.Pendekatan psikoanalisa Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. Kajian psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. atau dorongan. Pendekatan fenomenologi Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut 2. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya.

belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu. misalnya kepemimpinan. WILAYAH TERAPAN PSIKOLOGI Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. atribusi (sifat) • studi tentang proses-proses individual bersama. perilaku meniru dan lain-lain • studi tentang interaksi kelompok. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. proses belajar. 1. seperti: Persepsi. atau sebaliknya. sikap sosial. 4. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. misalnya : studi tentang persepsi. kemampuan bahasa dan emosi. dan persaingan. misalnya. F. seperti bahasa. 3. komunikasi hubungan kekuasaan. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. motivasi proses belajar. kerjasama dalam kelompok. atensi. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. walaupun demikian. kemampuan memori. Psikologi sekolah .• studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu.

Psikologi klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. DAN RUANG LINGKUP POLITIK . Psikologi industri dan organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya 3. sosialisasi. Yang bertujuan untuk membentuk mind set anak 2. KARAKTERISTIK. BAB 10 ILMU POLITIK A. Psikologi kerekayasaan Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error) 4. dan emosi. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal.Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. PENGERTIAN.

dan lembaga.teori kenegaraan. . Ruang lingkup disiplin ilmu politik kontemporer sangat luas. mengepaluasi. 1. khususnya peranan konstitusi. Pemikiran Politik Subbidang ini merupakan akumulasi bangunan teks dan tulisanpara filsuf besar yang membingkai pendidikan intelektual. partai politik.lembaga politik. Lembaga.tujuan itu . kendati memiliki cirri umum yang bersifat normative dalan orientasi teori politiknya yang telah lama berevolusi. birokrasi. teori. seperti aturan pluralitas system pemilihan atau organisasi. hubungan antara Negara dengan warga negaranya serta dengan Negara lain. dan konsekuensi lembaga politik.lembaga politik. yudikatif. Banyak para ahli kontemporer yang menghabiskan waktunya untuk memonitor. eksekutif. sejarah politik. dan system pemilihan.macam kegiatan dalam system politik ataupun Negara yang menyangkut prosespenentuan tujuan sampai dalam melaksanakan tujuan tersebut.sendiri. 4. Teori Politik Para ahli teori politik biasanya memiliki gaya sendiri. politik perbandingan. Sejarah Politik Banyak para ilmuan politik yang menjelaskan tentang sejarah politik walaupun sering bias terhadap sejarah kontemporer.lembaga yang akan melaksanakan tujuan. perkembangan. tujuan.Istilah politik sering dikaitkan dengan bermacam. Bagi mereka. Subbidang utama dari penyelidikan ilmu politik meliputi : pemikiran politik. dan menghipotesiskan tentang asal usul. 2. tugas pemikiran politik adalah untuk menemukan makna dan yang asli dari wacana klasik. lembaga.tujuan Negara. hubungan internasional. ekonomi politik. administrasi public. teori politik. Ilmu politik adalah kajian tentang Negara.organisasi pemerintahan yang semu. 3.Lembaga Politik Merupakan kajian terhadap lembaga.

Hubungan Internasional Hubungan antarnegara merupakan hubungan internasional.tindih dengan hukum dan ekonomi. 2. serta perang maupun damai. Politik Perbandingan Merupakan asumsi dari para ilmuan politik bahwa focus perbandingan memberikan satu. Low politics 1. 4. transaksi ekonomi. jelas istilah tersebut sangat menyesatkan bagi subdisiplin ilmu politik yang mempokuskan pada hubungan lintas Negara dan internegara dalam diplomasi. pemikiran politik. 3.di sinilah letak hubungan ilmu politik dan ekonomi.Secara garis besar politik cenderung terbagi dua kubu : a. dan hubungan internasional. 5. Hight politics b.satunya cara untuk menjadi ilmu social murni. administrasi politik. Ekonomi Politik Subidang ini bertolak dari suatu pemikiran bahwa teori perilaku politik sebagaimana teori perilaku ekonomi. dimana manusia tidak pernah puas menggapai kepentingan diri yang rakus tersebut. Teori Kenegaraan Teori ini sering diduga merupakan teori politik yang paling padu dalam memerikan perhatian bagi teori politik kontemporer. Administrasi Publik dan Kebijakan Umum Keduanya merupakan cabang empiris dan normative dari ilmu politik yang tumpang. Beberapa bidang kajian bidang kajian ilmu politik secara tematis yang berkembang dewasa ini demikian luas dan banyak ragam seperti . harus bermula dari premis sederhana tentang manusia yang suka membangun prediksi dari perilaku mereka.

Filsafat c. interview. pendekatan kualitatif 2. Sosiologi e. Perspektip Ilmu Politik B. Pendekatan a. dan birokrasi politik. Ilmu Bantu a. Ilmu Hukum h. sampling. budaya politik. perwakilan politik. dan action research. A. metode perbandingan 3. TEKNIK. ekonomi politik. Ilmu Ekonomi g. Perspektip Politik 3. metode evaluatif d.case study. metode klasifikasi e. TUJUAN DAN FUNGSI ILMU POLITIK Secara umum terdapat tiga makna tujuan mempelajari ilmu politik 1. antropologi politik. Perpektif Intelektual 2. schedule. Psikologi Sosial f.psikologi politik. rekruitmen politik. DAN ILMU BANTU 1. PENDEKATAN. direct observation. 4. politik etnik. opinionnaire. Metode a. Ilmu Geografi A. Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik sebenarnya banyak ragamnya seperti field work. POLITIK METODE. questionare. partai politik. pluralisme politik. Sejarah b. infestigation. Antropologi d. participant observer. metode analisis c. SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK . metode deskriftif b. pendekatan kuantitatif b.

desentralisasi. plurarisme. Hubungan sejarah dengan Politik 4. Hubungan Sosiologi dengan Politik 2. HUBUNGAN POLITIK DENGAN ILMULAINNYA 1. TEORI.19.mazhab ilmu politik terbagi menjadi 5 mazhab. Negara. dan developmentalisme. Hubungan Antropologi dengan Politik 3. C. G. E. kedaulatan kontrak social.generalisasi dalam ilmu politik yang sering dikembangkan di tingkat pendidikan menengah berkaitan dengan konsep yang telah dibahas sebelumnya. legitimasi.MAZHAB POLITIK Dalam pengelompokan mazhab. pemerintah. Hubungan Ekonomi dengan Politik 6. Hubungan Geografi dengan Ilmu Politik 5. Apabila ilmu politik merupakan disiplin ilmu yang bercorak Amerika maka cikal bakalnya adalah eropa klasik. oposisi. MAZHAB. GENERALISASI. persamaan. Dari pernyataan tersebut maka generalisasi. kekuasaan.TEORI ILMU POLITIK 1. pemilihan umum. demokrasi.Ilmu politik lahir sejak abad ke. yakni mazhab institusionalisme. Hubungan Psikologi dengan Politik ILMU SOSIAL D. behaviorisme. Singkatnya. KONSEP. system politik. Teori Politik Empiris . dalam paradigma politik waktu itu yang terpenting adalah bagaimana untuk mencari suatu keselarasan atau keseimbangan antara penguasa dan yang dikuasai. demonstrasi. partai politik. strukturalisme. HAM dan voting.konsep yang dimaksud seperti.KONSEP POLITIK Adapun konsep. F.GENERALISASI POLITIK Generalisasi itu merupakan pernyataan hubungan dua konsep atau lebih.

Teori Politik Formal 3. Teori Politik Normatif .2.

: 808047.3 89:/ 5844 .2-8:8  /03.3 :.3 /.8.7:./. 89:/ 9039. -07.3 .3.9  O 89:/ 9039.32:.35078058 249..507-. 507./:90780-:9  !844848./:/.8 848.3.9202-039:057-.5 40 -44 /.2..7.3 5844 848..8.5 574808 3/.3  ./.947 1. 0-07. .3 80.35844 !844 . 50702-.5.3 07.9: O 89:/ 9039.9 /03./:  28.5.39.9.3 . 80-.3 5844 057-.3..3 2:8../.30:. -078.33:5 ...7: 848.8.8 /.8/.8.25./.  !844 50702-.3 503. 907.7..  805079 -.32: 5844/.7 8.:2037:/.5 848.33.3 1.3:. 2: ./.3 574808 574808 3/.3 /03.  !84450702-../.947 .3.: /./.20.3 -08.3 07.54084844 /.3 20250.3 /73./.2 43908 .9.  8.39745445.32:848..3 202-039: 57. 9039.: 808047.97-:8 81..9. 3907.3.703. /.507-.15.33. /.3 3/..3  42:3.3.3 3907.2/.8 04254  28.9 /03..3./:.3:9 :8. .3.7 50702-./03./.3.   ./. .703.8 :-:3../03.204254 /.35078.3./ /.3 O 89:/ 9039.3 2.3 907.3. -/.  ..7 .3 07.3.3:8.2.9. 0502253.3 80.3 -07.9.3   !844057-.3/03.8.73/.3.9 93.3.  .8574808-0.3 1034203.7 50702-.332025:3..

3 438  805079 !078058  574808 -0.:  28. 2.8 848.9038  02./.33.3 3:3.3 3:3. /03.907.3 5844 50702-. ./.8  /.33.30248     %#!!$   .3.3 0248  .337.8.9..38508.  5844 057-.3. // /.25:.9..: 80-./: 9: 803/7 /...2 -073907.3 /.3. ....3 .25:.:5:3/02./.35844 /.2 20302-./: 80.3.     !8444391 /.-07:8. 3/././.703.3 07. -/.5.3:39:202-039:23/809.3 47.3 20250.3 -.8 0. . 5844503//.3 20250.8 202-:..907..3 89:/ 5844 .8.59.3 -0:2907-.9/907.   !844804. 8047.507:8..9 .203.7 93.3.25:.33/4308.3 89:/ 5844 .. ./. -/.3 -.: 2.7  02..389:. /.3 5844 848.5.32:338.3 .3 /7 /03.  ..9 /03...3..47..8.5.3 20247  .3 3/..3 -07...7 02.8. !844804. .3..3.3.8./2.35844.#80-:. /.5.7..2.3203/::3-...3 .. 057-..3-079::. .3 02.3 ./.2 20308:. /03.3.5.7 50702-.3./02  848.3.8 /.3:8...-007.25:.

8 /.38. 2.9.39. 20302-.3.32. /.0..3.8 ..9:47.3 /03.3 -07.3/03.3:8.38.-07:-:3.8 !844 3/:897 20214:8.3 584447.3 -073907.9:5007.30.3. ././: 80/.7-.8:.2 203. -/.3:8.8/03.8:./:0.349.09...820250.3 202570/8307.    !844070.347..5..:.3. !8443/:897/..3/07.38.3202:. 50307.3.3403/.3 !0307.307747   !84438 /.8..    &! %    !#% #%#$% #&&! ! %  ..3  2030.3 5844 /.308.3 5844 ..349.3 89:/ 5844 /./.8.3584483/.2-.3 5..3 2083 :2.2.820203.3 2083:39:20232.8.3.7./.5.3 3907.7:/.3 :..2 202..3 3472.

2.  02-.9.3:9 574808503039:.8 5:-.85020739.3 39073.3  #:. 18:1 -08.7.:5:3 0..7.3 88902 502.2 0.  .3.25.549 /.3 202-3.3 .8/.3 47039..39. 02-....9. .7.3. 803/7  803/7  03/./.3 43899:8 080:91 -747..3/3...8 :/.3.4:8     02-. .7.9.220.9..0 /.89..:2:.-070.8 9047 5493.  9:.:39:20302:..38.3 203549088.. 2070.9. 507.3.8 5027.8     %047!49 !..9.390..30./. 9047 549 -.3.3..9 3472.3.3549.3 9:8.30.7 .35.75030/..8.30./. 503//.  9047  9047 030.3 /03.9 202 .7.8. .3 3:5 /853 2: 549 4390254707 8.3.3 203.8  $:--/....549 549507-..3  9::.3.8079.7.32:549205:95027.     !027.2  2./.3  :-:3.!49 07:5.3549  9047549 02-./03.3 907.3..3 9::.8 -.7.9:3.3  .38.91 5... 549 8073 /.5 02-.7.3 203.3 3 207:5.7. :8:  50702-.39039.7...3. 202 . 02-.8.-8.7./. 5.39::.8 88902502.8.3 4380:038 02-. .3 9::. 549  805079 . 549  :8:83.3 5:7../.390780-:9  2:549.3 -072.3 -0781.:47.3 .549 80.7.9 :.3:3.3 ..3 9:  :-:3.2 88902 549 .3. 4390254707 .!49 .3 .3 20.30..3 9::.3 9039.  02-. .0.3  04342 549  .3 ./03.8  /.:.3 908 /.79..3.3!49 $:--/.38.3 /./23897.8 47..3.. 9::.3:9. :39: 20243947  20305.3.77 :2:2 .843.7..3  /.2.7.7.3802:    $0. /..9:7.3 .32.3 02-.3 39009:..

730.9./ 2: 84.7.3&2:2 0/:.7 507.7:8 -072:.32:549/.580. 2:73     4342!49 $:-/.37.7 2: 549.7 5.5.9..304342 /2.3 .39:25. :-:3.3 5.3 5.3 39073.5:.3 93//03.3/3.4390254707  $0.3 .3 .7..39039.9:  8.3 9047 549 .3 07:5.0 /. 8:-/853 2: 549 .3 :-:3.3 2.3.9.3 .3:3 570/8 /.2. 9047 507.3 507..03/07:3907-.8549 /.:-: .7.3 8.8 -  4549.: 2070.3.:5:38073-.:-:3.7. 9047 549 4390254707  5027.843.32030.3.7. 2:. 9047 507./23897.39.843.3:-:3.3 -.. 14.2 20207.050393..5073.3 %047 3 8073 //:. .:8 507-..30-.: 04342  .3 3 -0794. 207:5...339073.8203. 90780-:9 8..8907.3 3472.:890780-:9     /23897..09. 207:5.9: 5027.304342      %047030..3 549 -.3549.3:8.8:28 /.7 57028 80/07.7. /.  0../:.7 8:.  9549... /83.: 549 80-..-.7. :39: 203.3.9 20308./: /.3 8:.2:.9:3. . /. 9/.843. 9039..3.3/3.7.8 89..5.3 202-07.3 549 .3 -.380.7549.339073./.8!:-/.8    !49!07-.3::2/.3.78-08.3 02578 /.8.3:8. 202-.549 .3/7.3 -.2. 207:5.     :-:3.

3 .79. /.3. :-:3.2 /542.8. 7.3..2 805079 5844 549  5:7.  2094/00.39: .72:549   !07509139009:.9.88 ..:2:2907/. -  8.3. 549  507.9.8549    !%  %   %   & %& ! %    !03/0.3 390730.. /.3-.9 .253 3907..5.98 .5..3 .-.20254:8.:5:3/.2.38./.804342 8079.7.3 .    2:.7.80 89:/  /.73.7.3 -.3-747.820 549  -:/.3:.8 0  2094/0507-.70 8.8 0.7.9::.3 2: 549 80. 7.507.2.9. 902.3:.81.3..0/:0  /70.8 97.7.1   %&&&$&! % $0..1./:3..3.  3974544 /  $4844 0  !844$48.3 /0..0  453433.07  8.8 /.5.943 .  $0.9437080. .3/3.  0-07.80507910/47 31089...3549 /.91 -  503/0.23..320250.  2094/0/087191 -  2094/0.7.:.39 4-807.3/.3 -0702-.99.943 6:08943. -/.3974544 549  549 093  707:9203 549  5.3 5.91 /  2094/0.3 :.70  5.. 1  2:4342   2:::2   2:047. 3 /02..  503/0.3...22:54980-03.79.9.399. 549  04342 549  .32.3 39.9 4-807.3   %03 %03.3 -/.91   094/0 .

3 /:.8  5078.8  $3..:.25..7.33974544/03.7.8  45488  88902 549  /0247.9.7. 0307.8 /.93.3.9:9:.3!49   :-:3.380.3 :2:2  5./03.: 0-  . .3./ 0   5.3 4397.3 ./.7 80.3 /853 2: ..820      $!  $!! % /.390750393.9.7820  897:9:7... 503:.5:343805 43805. -.8.8 9: 207:5.9.3.8:/805079 0:.3 ..3!49   :-:3.3  /0243897.3 90780-:9 2.3047.. 84.7./2.  5020739.3 2.3.3/2.  092.3 2.820 /. :39: 203.-..7 5073.1/03. 2:549 207:5.2.3 5073.8.2.3 0/./. 2. .9.8..9: 080../  2..32:!49   :-:3.2 2: .34342/03.3!49   :-:3..3!49     ! % .820  -0.7.3!49   :-:3..549.. .47820  5:7.8.47.79.3/0.8 /.8. 43805 .8. 549  /080397.- 3899:843.3!844/03.- 2:549907-... 207.: 0802-.3/:. -..7 8:.3 :-:3.8. .8  502.0452039./.8.8  0307. 0745. /.39..  0. ..3$4844/03.9.-  2. 203.-.3 -07...3.    && ! %  &  & $ $    :-:3.250304254.  !0785095!49   !07850952:!49   $#!#! % 2: 549 ....493    #$$ #$$! % 0307.

91                  .38073/02-.3.390.3 /03.   %047!49472.343805.-07.     % # % #&! %   %047!492578   %047!49472./-.3/93.9.880-0:23.549.9503//.320303..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful