Sistem Transportasi pada manusia

Transportasi ialah proses pengedaran berbagai zat yang diperlukan ke seluruh tubuh dan pengambilan zat-zat yang tidak diperlukan untuk dikeluarkan dari tubuh.

Alat transportasi pada manusia terutama adalah darah. Di dalam tubuh darah beredar dengan bantuan alat peredaran darah yaitu jantung dan pembuluh darah.

Selain peredaran darah, pada manusia terdapat juga peredaran limfe (getah bening) dan yang diedarkan melalui pembuluh limfe.

Pada hewan alat transpornya adalah cairan tubuh, dan pada hewan tingkat tinggi alat transportasinya adalah darah dan bagian-bagiannya. Alat peredaran darah adalah jantung dan pembuluh darah.

1. Bagian-bagian

Darah darah

Sel-sel

darah

(bagian

yg

padat)

* * *

Eritrosit Leukosit Trombosit

(sel (sel

darah darah (keping

merah) putih) darah)

sel-darah

sel-darah

Plasma

Darah

(bagian

yg

cair)

* *

Serum Fibrinogen

Fungsi Darah mempunyai fungsi sebagai berikut

Darah :

1. Mengedarkan sari makanan ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh plasma darah 2. Mengangkut sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh plasma darah, karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru, urea dikeluarkan melalui ginjal 3. Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar buntu (endokrin) yang dilakukan oleh plasma darah.

4. Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh sel-sel darah merah 5. Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh sel darah putih 6. 7. Menutup luka Menjaga yang dilakuakn kestabilan oleh keping-keping suhu darah tubuh.

2. jantung-manusia

Jantung

jantung-manusia

Jantung manusia dan hewan mamalia terbagi menjadi 4 ruangan yaitu: bilik kanan, bilik kiri, serambi kanan, serambi kiri. Pada dasarnya sistem transportasi pada manusia dan hewan adalah sama.

3.

Pembuluh

Darah

Ada 3 macam pembuluh darah yaitu: arteri, vena, dan kapiler (yang merupakan pembuluh darah halus)

Pembuluh

Nadi

* * * * * * Katup Bila Dinding

Tempat Pembuluh darah

Agak Tebal, Berasal Denyut kuat,

ke dan dari

dalam elastis jantung terasa

Aliran

Hanya ada

disatu luka

tempat Darah

dekat memancar

jantung keluar

Pembuluh

Vena

1. 2. 3. 4.

Dinding Dekat dengan Aliran

Pembuluh permukaan darah Denyut

Tipis, tubuh

tidak (tipis Menuju

elastis kebiru-biruan) jantung terasa

tidak

Terbentuknya cairan ini karena darah keluar melalui dinding kapiler dan melalui ruang antarsel kemudian masuk ke pembuluh halus yang dinamakan pembuluh getah bening (limfe) Penyakit 1. ‡ ‡ Anemia Anemia sel perniosa. 6. sabit pada Sistem Transportasi Anemia merupakan jumlah penyakit eritrosit menurun karena tak bisa kurang vit diobati B12 rendahnya makan . Getah Bening Disamping darah sebagai alat transpor. Peredaran darah ganda pada manusia. hal ini disebut sistem peredaran darah tertutup. ujung arteri bersambung dengan kapiler darah dan kapiler darah bertemu dengan vena terkecil (venula) sehingga darah tetap mengalir dalam pembuluh darah walaupun terjadi pertukaran zat. Peredaran ini melewati jantung sebanyak 2 kali. Bila Katup ada luka Disepanjang Darah Tidak pembuluh memancar 1. terdiri peredaran darah kecil (jantung ±paru-paru ± kembali ke jantung) dan peredaran darah besar (jantung ± seluruh tubuh dan kembali ke jantung). juga terdapat cairan getah bening. Sistem peredaran darah tertutup dan peredaran darah ganda Dalam keadaan normal darah ada didalam pembuluh darah. 5.5.

pembuluh darah oleh zat pembuluh darah oleh pembuluh sulit/tidak bisa darah merah abnormal. Sel 3. Di negara sedang berkembang karbohidrat dikonsumsi sekitar 70-80% dari total kalori. Pelebaran 5. namun karbohidrat lebih banyak di konsumsi sehari-hari sebagai bahan makanan pokok. Sedangkan pada negara maju karbohidrat dikonsumsi hanya sekitar 40-60%. Walaupun lemak menghasilkan enersi lebih besar.2. dimana setiap gramnya menghasilkan 4 kalori. . jumlah sel darah putih kurang dari normal. terutama pada negara sedang berkembang.umur lebih pendek. bahkan pada daerah-daerah miskin bisa mencapai 90%. Hal ini disebabkan sumber bahan makanan yang mengandung karbohidrat lebih murah harganya dibandingkan sumber bahan makanan kaya lemak maupun protein. Darah 4.diasesi dengan Talasemia transfusi darah Hemofili membeku varises vena Atherosklerosis lemak Arteriosklerosis kapur leukopeni Karbohidrat Karbohidrat atau Hidrat Arang adalah suatu zat gizi yang fungsi utamanya sebagai penghasil enersi. Penyumbatan 6. Penyumpatan 7.

Karbohidrat banyak ditemukan pada serealia (beras. batang. Pada tumbuh-tumbuhan. Di dalam tubuh karbohidrat dapat dibentuk dari beberapa asam amino dan sebagian dari gliserol lemak. hanya dijumpai pada otot dan hati dan karbohidrat dalam bentuk laktosa hanya dijumpai di dalam susu.matahari 6 CO2 + 6 H2O C6 H12 O6 + 6 O2 Pada proses fotosintesis. umbi. tanpa matahari tanda-tanda dari kehidupan tidak akan dijumpai. kentang dan sebagainya). dan pada umumnya unsur Hidrogen clan oksigen dalam komposisi menghasilkan H2O. Reaksi fotosintese s. jagung. Definisi Secara umum definisi karbohidrat adalah senyawa organik yang mengandung atom Karbon. gandum. Sumber karbohidrat nabati dalam glikogen bentuk glikogen. karbohidrat di bentuk dari basil reaksi CO2 dan H2O melalui proses foto sintese di dalam sel-sel tumbuh-tumbuhan yang mengandung hijau daun (klorofil). terutama sumber bahan makan yang berasal dari tumbuhtumbuhan. . Enersi kimia yang terbentuk akan disimpan di dalam daun. Matahari merupakan sumber dari seluruh kehidupan. Hidrogen dan Oksigen. buah dan biji-bijian. serta pada biji-bijian yang tersebar luas di alam. klorofil pada tumbuh-tumbuhan akan menyerap dan menggunakan enersi matahari untuk membentuk karbohidrat dengan bahan utama CO2 dari udara dan air (H2O) yang berasal dari tanah. Akan tetapi sebagian besar karbohidrat diperoleh dari bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Penggolongan karbohidrat yang paling sering dipakai dalam ilmu gizi berdasarkan jumlah molekulnya. diserap serta dimetabolisme sebagai karbohidrat. Monosakarida Heksosa (mengandung 6 buah karbon) -Glukosa -Fruktosa -Galaktosa Pentosa (mengandung 5 buah karbon) -Ribosa -Arabinosa . 1. yaitu karbohidrat yang dapat dicerna.Klasifikasi Karbohidrat yang terdapat pada makanan dapat dikelompokkan: Available Carbohydrate (Karbohidrat yang tersedia). sehingga tidak dapat diabsorpsi. Unvailable Carbohydrate (Karbohidrat yang tidak tersedia) Yaitu karbohidrat yang tidak dapat dihidrolisa oleh enzim-enzim pencernaan manusia.

Disakarida -Sukrosa -Maltosa -Laktosa 3. sehingga secara umum disebut juga gula. Monosakarida larut di dalam air dan rasanya manis. fruktosa dan galaktosa. Penamaan kimianya selalu berakhiran -osa. glukosa. Polisakarida -Amilum -Dekstrin -Glikogen -Selulosa Monosakarida Karbohidrat yang paling sederhana (simple sugar).-Xylosa 2. Dalam Ilmu Gizi hanya ada tiga jenis monosakarida yang penting yaitu. Glukosa . oleh karena tidak bisa lagi dihidrolisa.

Banyak dijumpai di alam. Disakarida Merupakan gabungan antara 2 (dua) monosakarida. madu. madu dan hasil hidrolisa dari gula tebu. Galaktosa Tidak dijumpai dalam bentuk bebas di alam. Glukosa dijumpai di dalam aliran darah (disebut Kadar Gula Darah) dan berfungsi sebagai penyedia enersi bagi seluruh sel-sel dan jaringan tubuh. maltosa dan laktosa. Di dalam tubuh glukosa didapat dari hasil akhir pencemaan amilum. Sukrosa . maltosa dan laktosa. galaktosa yang ada di dalam tubuh merupakan hasil hidrolisa dari laktosa.Terkadang orang menyebutnya gula anggur ataupun dekstrosa. Di dalam tubuh fruktosa didapat dari hasil pemecahan sukrosa. Kadar gula darah dapat meningkat melebihi normal disebut hiperglikemia. Merupakan jenis sakarida yang paling manis. sayur-sayuran. banyak dijjumpai pada mahkota bunga. sukrosa. pada bahan makanan disakarida terdapat 3 jenis yaitu sukrosa. Pada keadaan fisiologis Kadar Gula Darah sekitar 80-120 mg %. Fruktosa Disebut juga gula buah ataupun levulosa. terutama pada buah-buahan. keadaan ini dijumpai pada penderita Diabetes Mellitus. sirup jagung dan tetes tebu.

gula nira (50%).Adalah gula yang kita pergunakan sehari-hari. Amilum terdiri dari 2 fraksi (dapat dipisah kan dengan air panas): 1. Maltosa Mempunyai 2 (dua) molekul monosakarida yang terdiri dari dua molekul glukosa. sehingga lebih sering disebut gula meja (table sugar) atau gula pasir dan disebut juga gula invert. Amilopektin -tidak larut dengan air panas -mempunyai sruktur rantai bercabang Peranan perbandingan amilosa dan amilo pektin terlihat pada serelia. beras mengandung amilosa > 2% . Dengan Jodium amilum akan berubah menjadi warna biru. Amilosa -larut dengan air panas -mempunyai struktur rantai lurus 2. lebih mudah dicema dan rasanya lebih enak dan nikmat. bit. Di dalam tubuh maltosa didapat dari hasil pemecahan amilum. semakin lekat nasi tersebut. Sumber: tebu (100% mengandung sukrosa). jelly. semakin kecil kandungan amilosa atau semakin tinggi kandungan amilopektinnya. Contohnya beras. Pulut sedikit sekali amilosanya (1-2%). jam. Mempunyai 2 (dua) molekul monosakarida yang terdiri dari satu molekul glukosa dan satu molekul fruktosa.

Thailand dan Indonesia menyenangi nasi dengan kandungan amilosa medium. flatus dan kejang perut. -susu sapi 4-5% -asi 4-7% Laktosa dapat menimbulkan intolerance (laktosa intolerance) disebabkan kekurangan enzim laktase sehingga kemampuan untuk mencema laktosa berkurang. gembung. Gejala yang sering dijumpai adalah diare. beras (nasi) dapat dibagi menjadi 4 golongan: -amilosa tinggi 25-33% -amilosa menengah 20-25% -amilosa rendah 09-20% -amilosa sangat rendah < 9% Secara umum penduduk di negara-negara Asean. baik untuk sementara maupun secara menetap. sedangkan Jepang dan Korea menyenangi nasi dengan amilosa rendah. khususnya Flipina. Terapi diit dengan .Berdasarkan kandungan amilosanya. karena bayi sering diare. Sumber : hanya terdapat pada susu sehingga disebut juga gula susu. Defisiensi laktase pada bayi dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan. Malaysia. Laktosa kurang larut di dalam air. Loktosa Mempunyai 2 (dua) molekul monosakarida yang terdiri dari satu molekul glukosa dan satu molekul galaktosa. anak dan orang dewasa. Kelainan ini dapat dijumpai pada bayi.

Jagung. karena laktosa diperlukan untuk pertumbu ban sel-sel otak. Amilum tidak larut di dalam air dingin. Setelah tiga bulan. Disamping bahan pangan kaya akan amilumjuga mengandung protein.serealia dan biji-bijian merupakan sumber amilum yang berlimpah ruah oleh karena mudah didapat untuk di konsumsi. dapat mengandung lebih dari 60. dan AI 110 bebas Laktosa. Polisakarida rasanya tawar (tidak manis). tetapi larut di dalam air panas membentuk cairan yang sangat pekat seperti pasta. peristiwa ini disebut "gelatinisasi". Almiron. beras dan gandum kandungan amilurnnya lebih dari 70%. Dekstrin . vitamin. Formula rendah laktosa tidak boleh diberikan terlalu lama (maksimum tiga bulan).000 molekul monosakarida yang tersusun membentuk rantai lurus ataupun bercabang. Sumber: umbi-umbian. tidak seperti monosakarida dan disakarida. glikogen dan selulosa. Prosobee dan Nutramigen. Amilum (zat pati) Merupakan sumber enersi utama bagi orang dewasa di seluruh penduduk dunia. laktosa diberikan secara bertahap sesuai dengan pertumbuhan anak.pemberian formula rendah laktosa seperti LLM. dekstrin. serat dan beberapa zat gizi penting lainnya. sedangkan pada kacang-kacangan sekitar 40%. Di dalam Ilmu Gizi ada 3 (tiga) jenis yang ada hubungannya yaitu amilum. terutama di negara seclang berkembang oleh karena di konsumsi sebagai bahan makanan pokok. Isomil. Polisakarida Merupakan senyawa karbohidrat kompleks. Amilum merupakan karbohidrat dalam bentuk simpanan bagi tumbuh-tumbuhan dalam bentuk granul yang dijumpai pada umbi dan akarnya.

yang sewaktu-waktu dapat diubah kembali menjadi glukosa bila dibutuhkan. lebih mudah larut di dalam air. manusia dan ikan. Akan tetapi pada dasawarsa terakhir ini. terjadi kekejangan (rigor mortis) dan kemudian glikogen dipecah menjadi asam laktat selama post mortum. para ahli sepakat bahwa serat merupakan komponen penyusun diet . Dahulu serat digunakan sebagai indeks dalam menilai kualitas makanan. karena selulosa merupakan bagian yang terpenting dari dinding sel tumbuh-tumbuhan. larut di dalam air (pati nabati tidak larut dalam air) dan bila bereaksi dengan iodium akan menghasilkan warna merah. Meskipun tidak dapat dicerna. terbentuk dari ikatan 1000 molekul. Glikogen Glikogen merupakan "pati hewani". makin tinggi kandungan serat dalam makanan maka nilai gizi makanan tersebut dipandang semakin buruk. Selulosa tidak dapat dicerna oleh tubuh manusia.Merupakan zat antara dalam pemecahan amilum. selulosa berfungsi sebagai sumber serat yang dapat memperbesar volume dari faeses. Selulosa Hampir 50% karbohidrat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan adalah selulosa. Pada waktu hewan disembelih. susu. Molekulnya lebih sederhana. Glikogen terdapat pada otot hewan. sehingga akan memperlancar defekasi. denganjodium akan berubah menjadi wama merah. serealia. Glikogen disimpan di dalam hati dan otot sebagai cadangan enersi. Sumber : banyak terdapat pada kecambah. oleh karena tidak ada enzim untuk memecah selulosa. syrup jagung (26%).

haemorrhoid (ambeyen). appendicitis. Mencegah Penyakit Jantung Koroner Kolesterol telah lama diduga sebagai penyebab terjadinya aterosklerosis yang akhirnya berakibat timbulnya penyakit jantung koroner. Penelitian lain menunjukkan bahwa suku terasing Masai di Afrika yang hidupnya berburu dan suku Venda di Afrika Selatan yang hidupnya bercocok tanam. b. mengakibatkan terjadinya konstipasi (susah buang air besar). Dengan dernikian semakin banyak serat dimakan. Serat yang berasal dari makanan sesampainya di saluran pencernaan akan mengikat asam empedu. divertikulosis. walaupun mereka mengkonsurnsi lemak hewan dalam jumlah yang tinggi. Fungsi serat: a.7 gram. Tanpa adanya serat. diabetes penyakit jantung koroner dan obesitas. yang kadar seratnya diperkirakan 5. Mencegah kanker pada usus besar . Masyarakat yang mengkonsumsi makanan tinggi serat (terutama serat dari seralia dan kacangkacangan).cenderung kadar kolesterol darah rendah serta angka kematian akibat penyakit jantung koroner lebih rendah dibandingkan dengan orang Eropa yang konsumsi seratnya sangat sedikit. Hal tersebut disebabkan mereka makan jagung yang tidak digiling rata-rata 494 gram per-hari. kanker pada usus besar. yaitu masing-rnasing 300 gram dan 126 gram per hari.5 gram per hari. Dibandingkan dengan orang Inggris yang rata-rata hanya mengkonsumsi serat sebanyak 0. Produk akhir metabolisme kolesterol adalah asam empedu. Dalam keadaan terikat. tidak ditemukan adanya penyakit jantung koroner. asam empedu her sarna-sarna serat dikeluarkan dalam bentuk feses. maka semakin banyak lernak dan kolesterol dikeluarkan.manusia yang sangat penting.

6 %. e. c. maka kegemukan dapat dihindari. sehingga untuk membuangnya membutuhkan konstraksi otot yang lebih besar (tekanan bisa mencapai > 90 mm Hg). Jika hal ini dilakukan secara teratur dan berkesinambungan. Mencegah kegemukan Dengan adanya serat. Sedangkan penduduk yang makan serat rata-rata 24. d. Adanya serat kasar yang melalui kolon. yaitu penonjolan bagian luar usus berbentuk bisul yang kadang-kadang disertai peradangan yang dapat menimbulkan infeksi. maka volume kotoran menjadi kecil-kecil dan keras (seperti feses kambing).8 gram per hari hanya ditemukan 0.Kanker pada usus besar (kolon) diakibatkan masuknya benda-benda asing ke dalam usus besar. Mencegah penyakit divertikular Konsumsi serat yang cukup akan menghasilkan feses yang lembut sehingga dengan konstraksi otot yang rendah (< 10 mm Hg) feses dapat dikeluarkan dengan lancar. Apabila tekanan kuat tersebut berlangsung berulang ulang setiap hari dalam jangka waktu yang lama. . yang menunjukkan bahwa pada penduduk yang mengkonsumsi serat rata-rata 6.5 gram per hari ditemukan penderita Diabetes sebanyak 3.05 % penderita. Mencegah penyakit Diabetes Pemyataan ini didukung oleh suatu penelitian yang dilakukan di Capetown. Serat mampu memberikan perasaan kenyang dalam waktu yang cukup lama. maka penyerapan karbohidrat. Apabila konsurnsi serat berkurang. benda-benda asing tersebut akan diubah sifatnya menjadi karsinogenik. Keadaan ini menyebabkan penyakit "divertikular". mengakibatkan lingkungan rnikroba terganggu sehingga aktifitas mikroba tersebut berkurang. lemak dan protein menjadi ber kurang. maka otot-otot kolon menjadi lelah dan lemah.

kedele. nenas dan sebagainya. Di dalam mulut makanan bercampur dengan air ludah yang mengandung enzim amilase (ptyalin).Sumber serat yang baik adalah sayuran. jagung. jeruk. mangga. Kacang-kacangan yang banyak mengandung serat adalah kacang bogar. ikan susu dan telur serta basil-basil olahannya. kemang. cempedak. daun singkong. Seralia yang kaya serat adalah beras. yang semua itu sangat dibutuhkan untuk memelihara kesehatan tubuh manusia. sawi. bayam. kedondong. buah-buahan. serta kacang-kacangan lainnya. alpukat. Produk makanan hewani. umumnya mengandung serat dalam jumlah yang sedikit. belimbing. jali dan jewawut. Memakan sayuran dan buah-buahan dalam jumlah yang banyak. serealia dan kacang-kacangan. karena itu memilih beras sebaiknya jangan yang terlalu bersih (putih). daun kelor. daun beluntas. durian. kacang panjang. buncis. Buah-buahan yang banyak mengandung tinggi serat adalah. kangkung. Enzim amilase bekerja memecah karbohidrat rantai panjang seperti amilum dan dekstrin. kacang ijo. kecipir. kacang merah. Sayuran yang ban yak mengandung serat adalah. akan diurai menjadi molekul yang lebih sederhana . kol dan lain-lain. mepunyai fungsi ganda yaitu disamping sebagai sumber serat juga merupakan sumber vitamin dan mineral. seperti daging. Pencernaan Pencemaan karbohidrat sudah dimulai sejak makanan masuk ke dalam mulut. daun katuk. makanan dikunyah agar dipecah menjadi bagian-bagian kecil. Beras giling mernpunyai kadar swerat dan vitamin (khususnya vitamin B I) lebih rendah dari beras turnbuk. nangka. sehingga jumlah permukaan makanan lebih luas kontak dengan enzim-enzim pencemaan. srikaya.

selama makanan belum bereaksi dengan asam lambung. Hanya sebagian kecil amilum yang dapat dicema di dalam mulut. sukrosa dan laktosa yang berasal dari makanan maupun dari hasil penguraian karbohidrat karbohidrat kompleks akan diubah menjadi mono sakarida dengan bantuan enzim-enzim yang terdapat di usus halus. Pencernaan dalam lambung Proses pemecahan amilum diteruskan di dalam lambung. Dengan proses mekanik. Oleh karena itu sebaiknya makanan dikunyah lebih lama. maltase maltosa 2 (dua) molekul glukosa laktase laktosa galaktosa dan glukosa sukrase sukrosa fruktosa dan glukosa Absorbsi . Sedangkan air ludah berguna untuk melicinkan makanan agar lebih mudah ditelan. Pencernaan dalam usus Di usus halus.maltosa. agar memberi kesempatan lebih banyak pemecahan amilum di rongga mulut. maltosa. makanan ditelan melalui kerongkongan dan selanjutnya akan memasuki lambung. oleh karena makanan sebentar saja berada di dalam rongga mulut.

. sedangkan fruktosa dengan jalan difusi. glukosa dan terakhir fruktosa. Hal ini dibuktikan dengan dijumpainya maltosa. Glukosa dan galaktosa memasuki aliran darah dengan jalan transfer aktif. Berdasarkan urutan.Semua jenis karbohidrat diserap dalam bentuk monosakarida. sukrosa dan laktosa dalam urine apabila mengkonsumsi gula dalam jumlah banyak. Para ahli sepakat bahwa karbohidrat hanya dapat diserap dalam bentuk disakarida. Akhimya berbagai jenis karbohidrat diubah menjadi glukosa sebelum diikut sertakan dalam proses metabolisme. proses penyerapan ini terjadi di usus halus. yang paling cepat di absorpsi adalah galaktosa.

Karbohidrat yang terdapat dalam darah.Metabolisme Setelah melalui dinding usus halus. oleh karena fruktosa dan galaktosa akan diubah terlebih dahulu sebelum memasuki pembuluh darah. sehingga kadar gula darah dapat dipertahankan dalam batas-batas normal (80-120 mg%). . glukosa akan menuju ke hepar melalui vena portae. praktis dalam bentuk glukosa. Sebahagian karbohidrat ini diikat di dalam hati dan disimpan sebagai glikogen.

seperti rasa. dan jika penimbunan dalam bentuk glikogen ini telah mencapai batasnya. Jika dihitung dalam jumlah kalori. Kalau enersi yang diperlukan lebih banyak lagi. timbunan lemak dari jaringan lemak mulai dipergunakan. mendapatkan energi dari basil pembakaran glukosa yang di ambil dari aliran darah. . sebagian besar (2/3) akan disimpan di dalam otot dan selebihnya di dalam hati sebagai glikogen. Sebagian dari karbohidrat diubah langsung menjadi enersi untuk aktifitas tubuh. disusul oleh mobilisasi lemak. Fungsi utamanya sebagai sumber enersi (1 gram karbohidrat menghasilkan 4 kalori) bagi kebutuhan sel-sel jaringan tubuh. Sel-sel tubuh yang sangat aktif dan memerlukan banyak energi. simpanan enersi dalam bentuk lemak jauh melebihi jumlah simpanan dalam bentuk glikogen.Apabila jumlah karbohidrat yang dimakan melebihi kebutuhan tubuh. warna dan tekstur. Bila tubuh memerlukan kembali enersi tersebut. Kadar gula darah akan diisi kembali dari cadangan glikogen yang ada di dalam hati. Kapasitas pembentukan glikogen ini sangat terbatas (maksimum 350 gram). Fungsi karbohidrat Karbohidrat mempunyai peranan penting dalam menentukan karakteristik bahan makanan. clan sebagian lagi disimpan dalam bentuk glikogen di hati dan di otot. simpanan glikogen akan dipergunakan terlebih dahulu. Dalam jaringan lemak diubah ke dalam zat antara yang dialirkan ke hati. Ada beberapa jaringan tubuh seperti sistem syaraf dan eritrosit. kelebihan karbohidrat akan diubah menjadi lemak dan disimpan di jaringan lemak. hanya dapat menggunakan enersi yang berasal dari karbohidrat saja. Fungsi karbohidrat di dalam tubuh adalah: 1.

6. Defisiensi karbohidrat Manusia membutuhkan karbohidrat dalam jumlah tertentu setiap harinya. Ribosa merupakan merupakan komponen yang penting dalam asam nukleat. mengandung serat (dietary fiber) berguna untuk pencernaan. Walaupun tubuh tidak membutuhkan dalam jumlah yang khusus. maka keadaan kekurangan enersi dan protein (KEP) tidak dapat dihindari lagi. Melindungi protein agar tidak dibakar sebagai penghasil enersi. Kebutuhan tubuh akan enersi merupakan prioritas pertama. Selain itu beberapa golongan karbohidrat yang tidak dapat dicerna. Di dalam hepar berfungsi untuk detoksifikasi zat-zat toksik tertentu. Membantu metabolisme lemak dan protein dengan demikian dapat mencegah terjadinya ketosis dan pemecahan protein yang berlebihan. maka protein akan menggantikan fungsi karbohidrat sebagai penghasil enersi. Apabila keadaan ini berlangsung terus menerus. Laktosa rnisalnya berfungsi membantu penyerapan kalsium. memperlancar defekasi. 5.2. Dengan demikian protein akan meninggalkan fungsi utamanya sebagai zat pembangun. kekurangan karbohidrat yang sangat parah akan menimbulkan masalah. bila karbohidrat yang di konsumsi tidak mencukupi untuk kebutuhan enersi tubuh dan jika tidak cukup terdapat lemak di dalam makanan atau cadangan lemak yang disimpan di dalam tubuh. Diperlukan sekitar 2 gram karbohidrat per Kg berat badan sehari untuk mencegah terjadinya ketosis. Beberapa jenis karbohidrat mempunyai fungsi khusus di dalam tubuh. 4. . 3.

Jika asupan karbohidrat ditiadakan. maka sedikit karbohidrat dapat menyebabkan pemecahan dari jaringan otot untuk menghasilkan enersi. tubuh akan memecah asam amino untuk menghasilkan enersi dan mensintesa glukosa tubuh. sehingga tubuh tidak dapat mengoksidasi karbohidrat seluruhnya menjadi CO2 dan H2O.Secara keseluruhan tubuh harus mempertahankan keseimbangan tertentu dalam utilisasi karbohidrat. dan tekanan darah kadang-kadang turun dengan mendadak sewaktu bangkit dari posisi berbaring (hipotensi ortostatik). Jika asupan karbohidrat rendah. Sebagian dari hasil pemecahan lemak itu akan diubah menjadi substansi yang disebut dengan keton bodies. Hal ini sangat berbahaya dan dapat terjadi pada penderita Diabetes Mellitus yang tidak terkontrol. Karbohidrat yang tersedia di dalam makanan. lemak dan protein sebagai sumber enersi. Gejala yang timbul akibat asupan karbohidrat yang rendah adalah fatique. dehidrasi. nafsu makan berkurang. maka cadangan lemak dalam jaringan adiposa akan dimobilisasi sedemikian cepatnya. sehingga jaringan yang membutuhkan gula ini akan mampu menjalankan fungsinya. penting untuk mempertahankan cadangan glikogen yang dibutuhkan pada aktifitas fisik jangka panjang. produksi dalam jumlah besar akan teljadi penumpukan keton bodies di dalam darah dan mengakibatkan terjadinya ketosis. . Peningkatan glikogen otot dengan adanya proses penumpukan karbohidrat akan menambah stamina 30-60 menit lebih lama. Asupan karbohidrat yang adekwat. Walaupun tubuh dapat menggunakan keton bodies ini sebagai penghasil enersi dan dieksresikan melalui urine. Oleh karena sebagian protein tubuh digunakan untuk tujuan ini. Jumlah asupan karbohidrat juga mempengaruhi penggunaan protein sebagai penghasil enersi. mual.

Sumbangan yang berasal dari karbolridrat pada berbagai makanan dapat dilihat pada tabel. . Makanan yang berasal dari tanaman ini juga merupakan satu-satunya sumber serat. 1 dan 2. Sumber utama karbohidrat yang dapat di cerna berasal dari nabati.

Makanan yang berasal dari hewan yang mengandung karbohidrat dalam jumlah cukup banyak adalah susu. tiram dan hati. .

.

Absorbsi Intestinum minor adalah bagian dari Sistem Pencernaan Makanan yang berpangkal pada pilorus dan berakhir pada seikum panjangnya sekitar 6 m. panjangnya sekitar 25cm berbentuk sepatu kuda melengkung kekiri. Pankreas juga menghasilkan amylase. Disebut juga usus 12 jari. yang disebut kelenjar-kelenjar brunner. Dua per lima bagian atas adalah yayenum dengan panjang sekitar 2-3 m. Dan bagian kanan duodenum ini terdapat selaput lendir yang membukit disebut Papila vateri. untuk dikeluarkan ke duodenum melalui duktus koledokus yang fungsinya mengemulsikan lemak dengan bantuan lipase. Yayenum dan Ileum. . mempunyai panjang sekitar 6 m. Dinding duodenum mempunyai lapisan mukosa yang banyak mengandung kelenjar. sirkuler). lapisan otot memanjang (M. mukosa (sebelah dalam). Pada papila vateri ini bermuara saluran empedu (duktus koledokus) dan saluran pankreas (duktus wirsungi / duktus pankreatikus) Empedu dibuat di hati. Lekukan yayenum dan ileum melekat pada dinding abdomen posterior dengan perantaraan lipatan peritoneum yang berbentuk kipas dikenal sebagai mesenterium. yang berfungsi mencerna hidrat arang menjadi disakarida. dan tripsin yang berfungsi mencerna protein menjadi asam amino atau albumin dan polipeptika. pada lengkungan ini terdapat pankreas. merupakan saluran paling panjang tempat proses pencernaan dan absorpsi hasil pencernaan yang terdiri dari: Lapisan usus halus. berfungsi untuk memproduksi getah intestinum. longitudinal) dan lapisan serosa (sebelah luar) Duodenum. Lapisan melingkar ( M. dan ileum dengan panjang sekitar 4-5 m.

berfungsi untuk mencegah cairan dalam kolom assendens tidak masuk kembali kedalam ileum.. Karena vili keluar dari dinding usus maka bersentuhan dengan makanan cair dan lemak yang diabsorbsi ke dalam lakteal kemudian berjalan melalui pembuluh limfe masuk ke dalam pembuluh kapiler darah di vili dan oleh vena porta dibawa ke hati untuk mengalami beberapa perubahan.Akar mesenterium memungkinkan keluar masuknya cabang-cabang arteri dan vena mesentrika superior. Pada penampang melintang vili dilapisi oleh epitel dan kripta yang menghasilkan bermacammacam hormon jaringan dan enzim yang memegang peranan aktif dalam pencernaan. pembuluh darah epitelium dan jaringan otot yang di ikat bersama oleh jaringan limfoid seluruhnya diliputi membran dasar dan ditutupi oleh epitelium. Absorpsi. Ujung bawah ileum berhubungan dengan seikum dengan perantaraan lubang yang bernama orifisium ileoselkalis. Monosakharida: ð Glukosa ð Leavulosa ð Galaktosa Fungsi usus halus. pembuluh limfe dan saraf ke ruang antara 2 lapisan peritoneum yang membentuk mesenterium. Permukaan epitel yang sangat luas melalui lipatan mukosa dan mikrovili memudahkan pencernaan dan absorpsi. terdiri dari. RINGKASAN ABSORPSI Sumber makanan Protein Lemak Hidrat karbon Hasil akhir cernaan Asam amino Gliserin dan asam lemak. Mukosa usus halus. Sambungan antara yayenum dan ileum tidak mempunyai batas yang tegas. . Absorpsi makanan yang sudah dicernakan seluruhnya berlangsung di dalam usus halus melalui 2 (dua) saluran yaitu pembuluh kapiler dalam darah dan saluran limfe di sebelah dalam permukaan vili usus. Orifisium ini diperkuat oleh spinter ileoselkalis dan pada bagian ini terdapat katup valvula seikalis atau valvula baukini. Organ absorpsi Dari epithelium masuk ke pembuluh darah dan aliran darah. Dari epithelium vili masuk ke lacteal dan aliran limfe. Sebuàh vilus berisi lakteal. lipatan ini dibentuk oleh mukosa dan sub mukosa yang dapat memperbesar permukaan usus. Dari epithelium vili dan dinding pembuluh darah masuk aliran darah.

Erepsin mengubah pepton menjadi asam amino. a. mengaktifkan enzim proteolitik. Maltosa mengubah maitosa menjadi monosakarida. 3) Karbohidrat diserap dalam bentuk emulsi.1) Menerima zat-zat rnakanan yang sudab dicerna untuk diserap melalu i kapiler-kapiler darah dan saluran-saluran limfe. 2) Eripsin. b. Di dalam usus halus terdapat kelenjar yang menghasilkan getah usus yang menyempurnakan makanan. Sukrosa mengubah sukrosa menjadi monosakarida Senyawa yang dihasilkan oleh usus halus adalah : Senyawa Kimia Disakaridase Erepsinogen Fungsi Menguraikan disakarida menjadi monosakarida Erepsin yang belum aktif yang akan diubah menjadi erepsin. (Kolesistokinin) Selain itu. 2) Menyerap protein dalam bentuk asam amino. Hormon Sekretin Merangsang kelenjar pancreas mengeluarkan senyawa kimia yang dihasilkan ke usus halus Hormon CCK Merangsang hati untuk mengeluarkan cairan empedu ke dalam usus halus. c. senyawa kimia yang dihasilkan kelenjar pankreas adalah : . 1) Enterokinase. Laktase mengubah laktase menjadi monosakarida. menyempurnakan pencernaan protein menjadi asam amino. lemak.

Amilase Lipase Tripsinogen Kimotripsin Nuklease Mengubah amilum menjadi disakarida Mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol Tripsin yang belum aktif. lebih itu asam dicernakan telah belum semua molekul-molekul molekul-molekul Selama sempurna molekul-molekul di yang yang dicernakan dicernakan serta pati halus. Tripsin mengubah pepton menjadi asam amino. menjadi molekul-molekul .Senyawa Kimia Bikarbonat Enterokinase Fungsi Menetralkan suasana asam dari makanan yang berasal dari lambung Mengaktifkan erepsinogen menjadi erepsin serta mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin. lambung. molekul dicernakan Sementara menjadi protein molekul-molekul dicerna glukosa. lain. Mengubah peptone menjadi asam amino Menguraikan nukleotida menjadi nukleosida dan gugus pospat Hormon Insulin Menurunkan kadar gula dalam darah sampai menjadi kadar normal Hormon Glukagon Menaikkan kadar gula darah sampai menjadi kadar normal Kimus molekul yang pati berasal yang protein lemak usus telah dari lambung di mengandung mulut dan di zat-zat molekullambung.

Pencernaan bersifat membantu Hati. pelarut dan dinding karbonat Garam utama. Cairan air. Akan berperan tersusun 86% tetapi. dinding Getah ini makanan kimiawi. melicinkan usus. berupa Getah cairan bercampur yang pencernaan berperan empedu. dan getah usus. yang kehijauan. a. dalam atas Empedu berupa mengandung pencernaan bahan-bahan mengandung empedu empedu sebagai untuk terjadi mengandung bersifat membasahi iritasi pada natrium alkali. dan semua molekul lemak dicerna menjadi molekul gliserol dan asam lemak. berikut. mucin makanan. Mucin. 1) 2) Air. yang Berbagai terjadi di usus enzim halus lebih banyak untuk ini.amino. macam pencernaan diperlukan kimiawi proses pankreas. usus dan halus kelenjar-kelenjar mampu dengan di kimus usus yang terdapat getah usus ini di dalam menghasilkan di dalam halus pencernaan. getah pankreas. yang empedu duodenum 3) Garam mengakibatkan . halus. empedu dan dan empedu tidak garam Cairan berwarna Cairan kuning enzim. agar berguna berguna tidak empedu.

asam pepsin dari halus. menghentikan gerak dan merangsang peristaltik usus. Cairan Hati yang berfungsi zat-zat darah ini merupakan beratnya dihasilkan kelenjar 2 oleh hati. yaitu dengan dan empedu sebelum empedu berfungsi pencernaan harus itu. yang . b. Empedu masuk berperan lemak terlebih menetralkan aktivitas ke mengalir usus dalam dicernakan. atau berfungsi darurat. pencernaan Perhatikan terbesar sistem Gambar dalam pencernaan. klorida pada protein. bereaksi empedu ini. dan Selain sebagai makanan yang dari telah darah pembentuk darah rusak. Dalam empedu. cairan dalam empedu kimus. dahulu. ke membentuk pembentukan janin dan fibrinogen heparin disalurkan peredaran darah serta pengaturan suhu tubuh. tubuh hati kg. pada tempat unsur hati pada untuk juga keadaan penimbunan besi dari penyerapan itu. Getah Pankreas pankreas ini dihasilkan berperan Getah di sebagai dalam kelenjar organ eksokrin Pankreas pankreas. 6.juga berfungsi menurunkan tegangan permukaan lemak dan air (mengemulsikan lemak). proses lemak Selain hati Dalam melalui proses saluran pencernaan lemak.9.

berfungsi sukrosa Maltase. Pada mampu enzim-enzim 1) mecahan 2) pemecahan 3) pemecahan Laktase. Getah saluran terdapat pemecahan pankreas pankreas tiga macam lemak. ini masuk enzim. tripsin dari ke yaitu pankreas usus lipase halus. pefruktosa. maltosa berfungsi dinding usus halus getah Getah banyak usus. c. yang dalam mengalir Dalam membantu pemecahan melalui pankreas dalam pro- membantu tein. menjadi . proses galaktosa. proses glukosa. dan amilase membantu dalam pemecahan pati. berbentuk Insulin normal agar tetap mencegah diabetes melitus. laktosa Sukrase.menghasilkan dan insulin. pulau berfungsi sebagai getah pankreas ke dalam yang oleh saluran menghasilkan pencernaan hormon pulauini dan kelenjar ini disebut gula endokrin dikeluarkan pulau-pulau darah Hormon yang menjaga sel-sel langerhans. seperti membantu menjadi berfungsi menjadi mempercepat glukosa membantu dua membantu glukosa dan mempercepat molekul mempercepat dan proses terdapat Getah usus kelenjar Usus yang menghasilkan mengandung berikut.

Selain vitamin larut Vitamin-vitamin bersama larut dalam pelarutnya. hasil diserap jejunum diserap. penyerapannya Penyerapan Proses kimia usus. kil (limfa). villi darah. yang pencernaan melalui dan asam terakhir amino. di asam usus usus itu yang dengan halus halus lemak. penyerapannya vitamin jonjot usus. sedangkan dinding ileum. mulai terutama dan dan diabsorpsi di mineral dalam gliserol atau bagian juga lemak. mineral tiap-tiap Sepanjang Na+. dan dilakukan terdapat sini (jonjot-jonjot pembuluh pembuluh asam amino .4) Enzim peptidase. bivalen. berfungsi membantu mempercepat proses pemecahan peptida menjadi asam amino. penyerapannya air dilakukan oleh Penyerapan sifat bagian penyerapan ±. di Di terjadi usus dalam dan sel di halus villi goblet. jejunum. sangat mineral usus tetapi beragam dan halus tidak perbedaan sangat berkaitan struktur efisien untuk dengan bagiandalam Cl HCO3 dan Ion terbatas Fe++ penyerapan usus). ±. Monosakarida. ini Di di duodenum ini dan oleh ion-ion K+ jejunum.

menjadi usus halus empedu. intestinum buntu). tengah villi. yaitu ke dalam pembuluh kil (limfa).glukosa sistem bereaksi emulsi dalam kemudian lemak diserap vena terlebih lemak. Melalui kan pembuluh garam lagi di empedu kil. dahulu Emulsi empedu gliserol asam lemak dan ke diserap ke Selanjutnya asam lemak Lemak dilepaskan. villi. Usus atas Di crassum Pada appendiks besar kolon antara (usus ujung atau kolon Usus memiliki kolon tenue panjang transversum. membentuk gliserin masuk kembali. dan porta diangkut oleh darah menuju hati asam melalui lemak membentuk hepatikus. . masuk emulsi ke lemak dalam menuju darah vena menuju hati tidak usus sedangdan dapat besar dibentuk diserap (kolon). dengan lemak di dalam mengikat yang terbentuk sedangkan garam bersama villi. (usus terdapat terdapat cacing) yang tonjolan berisi 1 dan halus) sekum kecil massa meter kolon dan (usus yang sel dan besar terdiri ascendens. disebut darah besar) sekum (umbai putih yang berperan dalam imunitas. intestinum descendens. akan Bahan-bahan didorong yang menuju 5.

ke sisa belakang masih di dalam dengan usus gerakan banyak tubuh. selesai adanya berhubungan besar ini aktivitas kontraksi mengakibatkan semua proses dengan sempurna. Defekasi rektum Kemudian sfinkter Di dalam diawali akibat akibat yang usus suatu dengan rangsang terjadinya yang penggelembungan disebut refleks rektum terjadinya pencernaan telah bagian gastrokolik. B12. dan otot defekasi. besar ini didorong Zat-zat garam garam kolon. . 1 sampai kembali Zat-zat 4 sisa hari. ini dari oleh berada Pada saat sisa terhadap Escherichia K zat-zat akhir dan sisa dengan mampu dengan sedikit yaitu demi rektum yang Selanjutnya terdorong pencernaan membentuk gerakan sedikit dan saluran akhirnya keluar dengan proses defekasi melewati anus.Zat-zat bagian ini yang kemudian kolon selama pembusukan bakteri vitamin peristaltik. air Air dan dan dinding dalam itu mengandung oleh diperlukan diabsorpsi ascendens. usus terjadi ke sisa mineral mineral yaitu besar proses dibantu peristaltik. zat-zat coli.

Daftar Pustaka Achmad Djaeni Sediaoetama: Ilmu Gizi. New York copyright 1984 Fergus M. Jakarta 1996 Donald S. Jakarta 1989 Bagian Gizi R. Churchill Livingstone Edinburgh London Melbourne and New York. WeStport. Penerbit Dian Rakyat. McLaren: Nutrition and its Disorders. Williams: Nutrition. Principles. Penuntun Diit. Jakarta Edisi kedua. Third Edition 1981 . Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Cipto Mangunkusomo dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia.S Dr.M Moerdowo: Spektrum Diabetes Mellitus.html .blogspot.com/2010/10/sistem-transportasi-pada-manusia. Jakarta 1989 http://lena-unindrabio2a. Eleanor R.Clydesdale: Food Nutrition and Health. Penerbit Djambatan. Connecticut 1995 R. Issues. McGraw-Hill Book Company. The A VI Publishing Company Inc. and Applications.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful