Jalan Puisi , no.

23
• Flickr Photos

More Photos

• Awan Kategori

Gang Rumah Para Cerpenis
• Komentar Terakhir
Esha Tegar Putra on puisi untuk acara diskusi “Per…

gang rumah

para penyair halaman esai Kliping Sajak Sajak-sajak Buat Beberapa Nama sajaksajak yang sudah terbit sajak perjalanan Sesuatu Apa Saja Sesuatu Tentang Kampung Sesuatu yang Dikirim kawan Tidak terkategori

Esha Tegar Putra on Cerpen Umar Kayam

Cicy on Cerpen Djenar Maesa Ayu

faisal Tanjung on Rekonstruksi Tarekat Syattariy…

gibic on Cerpen Umar Kayam


September 2008 S S R K J S M « Feb Okt » 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

September 2008 S S R K J S M 22 23 24 25 26 27 28 29 30

• Arsip
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Juni 2009 Mei 2009 Maret 2009 Februari 2009 Januari 2009 Desember 2008 Oktober 2008 September 2008 Februari 2008

• Tulisan Terakhir
○ ○ ○ ○ ○

puisi untuk acara diskusi “Perpuisian Mutakhir Sumatra Barat” di Komunitas Seni Intro, Payakumbuh, pkl 4 sore hari Sabtu tgl 13 Juni 2009 714 Sajak-sajak Esha Tegar Putra, Koran Tempo, Minggu, 15 Maret 2009 Sajak-sajak Esha Tegar Putra, Koran Kompas, Minggu, 12 April 2009 Lawakan Budaya dalam Kotak

• Blog Stats
○ 38,081 hits

• Halaman
○ ○ ○ ○ ○

Beranda Tamu Kandangpadati Kliping Perca Perjalanan Tentang Saya

• Klik tertinggi
○ ○

pecandubuku.blogspot.com djenar.com

irapuspitaningsih.blogspo…

• Tulisan Teratas
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ •

Cerpen Djenar Maesa Ayu Cerpen Putu Wijaya Cerpen A Mustofa Bisri Cerpen Gde Aryantha Soethama Cerpen Raudal Tanjung Banua Cerpen Puthut EA Cerpen Sunlie Thomas Alexander Cerpen Wildan Yatim Cerpen D. Zawawi Imron Cerpen S Prasetyo Utomo

VodPodPod

Man in a Blizzard 58 views 29 Dec 10 01

NY's Dumbest; NYC sanitation workers destroy a Ford Explorer 59 views 29 Dec 10 02

December 2010 Blizzard Timelapse 383 views 27 Dec 10 03 Trololo Full Version 660 views 22 Dec 10 04 Vegan Meal Time is Like Epic Meal Time With Glasses 527 views 22 Dec 10 05 follow me on vodpod » .

Previous 5 Next 5 • Top of Form Pencarian: Jalankan Bottom of Form • Daftar Blog ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Aan Mansyur abdullah khusairi Adi Toha Adi Wicaksono Agus Noor An. Ismanto Andy Hardiyanti Hastuti Arif Rizky Belajar Wordpress Binhad Nurrohmat blog nekatz Catur Stanis chairan hafzan yurma damhuri muhammad danau puisi Danuedan Si manusia Goblok Deddy Arsya Dedy Tri Riyadi Dewi Penyair Dian Yunita Djenar Maesa Ayu Dony P Herwanto Eko Putra fahmi amrulloh .

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Faiz Ketjil feni efendi Fina Sato Gunawan Maryanto Hasan Aspahani Hudan Nur Icha P’Mails Indah Suryana Indrian Koto Joko Pinurbo Joni Ariadinata Jusuf An Komang Ira Puspita Ningsih Komunitas Rumah Teduh Komunitas Untuk Indonesia M. Badri Mantagisme: Mak Naih Muhidin M Dahlan Mujibrur Rohmah Mustafa Ismail Mutia Sukma Nanang Suryadi Ndari Nilna R Isna Nirwan Dewanto Ook Nugroho Pakcik Ahmad PANDAPOTAN MT SIALLAGAN penulis muda Pinto Anugrah Rahmadanil P’Mails Ramon Damora Ridwan Munawwar Riki Dhamparan Putra .

Benar. aku telah kehilangan sesuatu. Selebihnya hanya kampung yang tidur tenteram. aku tidak tahu posisiku di mana. Sungguh aneh perasaanku saat terjaga. Berarti benar. tentu saja. si tukang gambar Rozi Kembara rumah teduh Sangdenai sastra indonesia universitas andalas Sayyid Madhany Syani Seno Gumira Ajidarma Sobirin Zaini Sriti. Ketika kemudian aku terbangun oleh rem mendadak yang cukup menyentak dan mengejutkan. Aku bahkan asing dengan tempatku berada. susah-payah kukenali. banyak yang bilang padaku selama perjalanan. Tapi tak satupun ada penanda yang dapat kubaca atau dengan segera kukenali. 2008. dan pemandangan ke depan terlihat terang-benderang. Sudah sampai di mana? Aku duduk di muka. pasti hanya . dan Bis yang Berangkat Cerpen Raudal Tanjung Banua (Dimuat di Suara Karya. 7:20 am Diarsipkan di bawah: Gang Rumah Para Cerpenis Seorang Sopir. Sebagai misal. Thendra BP Yulisa Farma P’Mails Yusrizal KW Zelfeni Wimra Zulmasri Cerpen Raudal Tanjung Banua September 20. Semua orang telah tertidur. Sesuatu yang tak mungkin lagi kudapatkan. kecuali satu-dua lentera di rumahrumah yang sunyi. Tak tahu. Entah apa.com Sunlie Thomas Alexander Timur Matahari Ts Pinang Wayan Sunarta Widzar (sireum) Y. apa gerangan tadi di tengah jalan hingga sopir mendadak ngerem. sebaik sang sopir mendapatkannya.○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ rio sadja. di tepi jalan yang legam. karena bis yang dibawanya masih meluncur di jalan raya. di bangku serap di samping sopir. Kampung yang tak bernama. tiba-tiba aku merasa telah kehilangan sesuatu. Seorang Penumpang. 17 April 2005) SOPIR itu masih bangun. dan sopir itu masih terus terjaga. mungkin pula tidak tenteram.

Dan sebagai orang satu-satunya yang bangun. sehingga aku tak bisa tahu sepenuhnya raut wajah itu. boleh dikatakan sopirnya tidak sendirian. Entah mengapa. aku merasakan ia terlihat lebih tenang mendapatkan apapun sepanjang perjalanan. tidur adalah dunia yang damai dan tenteram-kubaca dari raut wajahnya yang kelelahan. tapi irama putaran rodanya masih terjaga-berkat sang sopir yang bersetia. di jalanan Sumatera. tak jauh beda dengan bahu atau bagian tubuhnya yang lain. Karena memandang dari samping. Dan tampaknya ia pun benar-benar tak peduli. lihatlah. kondektur tak mungkin ikut tertidur. Rahangnya tidak terlalu tegas. Akulah penumpang satu-satunya yang kini bangun bersama dia. Begitu pula sepanjang jalan. Sebab sepanjang jalan yang dilalui tiada lain kota demi kota. mestinya aku bersikap tenang karena apa bedanya aku dengan sang sopir? Aku toh menyaksikan juga pemandangan yang sama. Aku teringat bis-bis di Pulau Jawa. hanya air putih dalam botol mineral dan sesekali saja diteguknya. Jika aku naik bis dari Yogya ke Surabaya atau YogyaJakarta. hatiku sukar diajak berdamai. jalan yang membelah kampung dan kawasan hutan. kuduga sang sopir tidaklah sendirian karena ia punya hiburan. Tanpa banyak merokok (gampang disimpulkan ia bukan perokok berat) yang biasanya jadi alasan buat begadang. bahkan dengan kemeja coklat tanah yang agak kebesaran.dia yang tahu. ia masih bangun! Ya. Namun. Tak ada musik. Tapi. Akibatnya. Sedang kondekturnya pun tak mungkin bangun. jarang berselisih dengan kendaraan lain. kepala terkulai. Aku pandang wajahnya dari samping. aku merasakan mereka sungguh sendiri. Ya. atau sesuatu yang melintas tiba-tiba? Mungkin makhluk halus yang suka menggoda-sebagaimana jamak kudengar di kampung-atau setidaknya seekor babi menyeruduk mendadak? Mungkin harimau kumbang yang ke luar dari hutan di kiri-kanan jalan. Situasi ini benar-benar membuatnya sendirian. Entah. tidak sopir itu. ia terlelap dalam posisi yang sangat menyedihkan: tubuhnya tergayut di dinding pintu. ia jarang berpaling. ia terkesan lebih kurus. begitu sabar untuk bertahan. Apalagi dimalam hari. bahkan penumpang pun tak bisa benar-benar tertidur karena selalu ada teriakkan kondektur yang membahana. tidakkah kantuk dan bosan itu telah terlipat di raut wajah? Sayang. sehingga membiarkan semua berlalu begitu saja? Tapi. bis ini sudah tua. entah mengapa. kuduga bahkan tipe-nya sudah tak ada. Tak ada kopi. untuk sekadar membunyikan klakson sebagai bentuk tegur-sapa. tempatnya singgah di banyak terminal. apalagi alkohol yang kulihat. sesekali saja bersirobok dengan kendaraan lain. maka yang paling tampak menonjol adalah hidungnya yang mancung tapi agak bengkok sedikit seperti paruh burung gagak atau kakak tua. Tapi tak ada tanda-tanda tubuh itu akan menyerah oleh jarak dan waktu. Bukankah aku telah kehilangan banyak hal gara-gara kantuk dan lelah. Tak ada kawan berbagi. Dengan suasana semacam ini. Hanya jalanan lengang yang mereka hadang. sebagaimana ia tidak peduli pada penumpangnya yang lain. malah cemburu dan iri yang terus kurasakan. matanya terbuka. berselisih dengan macam-macam kendaraan. atau jembatan rusak yang lantainya menganga. Ada memang beberapa kali ia menoleh ke samping kirike arahku!-tapi entah mengapa aku selalu memilih pura-pura tidak peduli. tanpa harus merasa kehilangan. sopir selalu memiliki hiburan sendiri dengan saling berkejaran sesama bis malam. begitu lurus menatap ke depan. oleh kantuk dan bosan. dia seorang. di mana juga tak seorang pun yang peduli kepadanya. Tiba-tiba aku merasa cemburu kepadanya. katakanlah untuk mengetahui keadaan penumpangnya. Sudah berapa jarak ditempuh sang sopir. Tapi tidak. dan selalu saja ada penumpang yang naik-turun. dan menyalip dengan liar. Apakah ada kendaraan lain yang terlalu menyorong ke tengah? Apakah sebuah lobang. Lihatlah. berapa kampung dan kota yang ia lewati- . Atau. mengingatkan aku pada gambar nabi yang disalibkan. dengan kesunyian seperti itu. tangannya bergerak dan bekerja.

Bis jalan menanjak. Rupanya ada helat khitanan atau kawinan yang menanggap organ-tunggal. saat bis telah berhenti. Bukankah menguap. Juga orang-orang itu. dan itu sudah larut sekali hanyalah bis dari Selatan. Lalu aku menguap dengan menekankan pada efek yang sebaliknya: menguap bukan pertanda ngantuk. transportasi agak jelek. tapi kapal laut dari Teluk Bayur baru akan berangkat pagi hari. kemudian pasar yang hanya ramai sekali sepekan. Dulu. Aku duduk di muka. Sebenarnya dengan jarang pulang. Tapi kini orang telah meninggalkan tradisi itu dan memilih organ tunggal yang . aku akhirnya menaiki bis dari Bengkulu. aku lupa. Semua kejadian ia saksikan. Tapi. tak satu kalimat pun dapat kuucapkan. Ia pun tidak peduli dan dengan segera aku menyesali diri: jangan-jangan aku hanya mengganggu konsentrasinya. sehingga aku bisa menjaga kantukku melihat kampungkampung yang masih bangun. Sedang aku? Aneh. nanti. kami memasuki sebuah kampung yang penuh dengan orang-orang. hanya memanjang di tepi pantai ratusan kilometer dari Tapan hingga Tarusan. tepatnya dari Bengkulu atau Sungaipenuh. Tapi karena kami percaya pada hari baik. Tapi sebenarnya ia tak lagi sendiri. Maklumlah. bagaimanapun identik dengan tidur? Ingin aku mengajaknya bercakap. O. aku selalu melewati jalan ini. tapi mengisyaratkan keterjagaan. Daerahku memang unik. Kupikir tidak efektif. mungkin di sebuah warung nasi atau di sebuah kota kecil sehabis jalanan menurun dan mendaki. aku ingin ke kota Padang dengan naik bis agak siang. kita akan bersua kampung-kampung yang tiba-tiba membuka pepat hutan. aku merasa tolol dan dungu. dan sopir itu masih bangun. Dan malam itu. mungkin dengan bertanya sesuatu entah apa. tapi ia tak hirau sama sekali. Kadang aku berpikir. Diapit Samudera Indonesia dan diapit Bukit Barisan. sudah bertahun-tahun aku tidak pulang. Laut bergemuruh di sisiku. jangan-jangan hutan rimba di kiri-kananku sudah tidak lagi dapat dipercaya. penumpang lain yang mendengkur dan bermimpi. tapi radius sekian meter di kedalaman sudah berlobang dan bolong-bolong. membuat hamparan daratannya tidak terlalu luas. anak semata wayangku yang sebenarnya sedang sakit. Sebab hanya ada satu bangku kosong yang sudah ditempati Ida. Paling mereka hanya akan terjaga. Selepas itu. BIS terus berjalan. dan disimpannya sendiri dalam kepala. tentu saja. aku masih belum mengenali daerah yang dilalui dan dengan susah-payah harus kuusahakan sendiri. Padahal benar. menemaninya? Adakah ia tahu dan peduli? Aku sengaja membuat gerakan menggeliat dengan mengangkat tangan untuk memancing perhatiannya. Biasanya kesenian tradisional rabab semalam suntuk dengan kaba atau lagu-lagu daerah yang hiruk-pikuk. kemudian tanjakan dengan jalan berkelok-kelok. Selepas hutan rimba. jurang dan ngarai yang berbatasan langsung dengan lautan. Maksudku. Bukankah ada aku yang berjaga. Maka tidak apalah agak sedikit malam. di bagian sisi jalan saja yang terkesan lebat dan dibiarkan apa adanya. Dalam kelam. istriku-yang tertidur sambil memeluk Tsabit. Berangkat dan pulang adalah perjalanan yang menyenangkan karena pemandangannya sangatlah mengasyikkan. mungkin menanyakan sudah sampai di mana! Tapi sialan.dengan mata terbuka? Semua panorama miliknya. pada hari-hari tertentu seperti Senin dan Minggu akan penuh. kasihan sesungguhnya mereka-Tsabit dan Ida-jauh-jauh kuajak pulang dari Jawa dengan keadaan cukup menderita. Hanya di kejauhan dapat kusaksikan cahaya lampu bagan (kapal kayu penangkap ikan) bagai ribuan kunang-kunang nun ke ketengahan-laut yang tak berwatas. di bangku serap di samping sopir. semasa bersekolah di kota kabupaten atau sesekali ke ibukota provinsi. aku yang berangkat petang Minggu malam Senin-yang dipercayai sebagai hari baik buat perjalanan jauh tidak kunjung mendapat tumpangan. Satu-satunya bis yang kami tunggu. Maka benar. Ah. kami tak perlu menunda perjalanan. ya. Bis terus berjalan.

yang lain merokok di kedai. di balik kaca yang mulai mengabur oleh embun. atau selimut tebal. Wajah itu masih ngungun di balik pulunan sarung. Sementara orang-orang di luar memandang ke dalam. pikirku. Kebetulan yang bernyanyi seorang perempuan bahenol yang bergoyang kiri-kanan tak ketulungan. beradu pandang dengan mereka yang bergerombol di tepi jalan. aku merasakan tatapan itu kemudian berpindah ke dalam bis. membeli minuman ringan sambil menonton kondektur mencongkel ban. turun dan melongo. sweeter. perpaduan rasa dingin. sebagian berhenti. tapi segera sadar dan terus memandang ke luar. bagai menembus labirin kaca jendela. Kami bertatapan. aku merasakan keasingan yang lain. lalu mencari kamar mandi sekadar untuk kencing-tanpa cuci muka-karena bukankah di bis yang melaju akan melanjutkan tidur lagi? Yang lapar dan punya duit makan. aku tersadar telah sampai di Siguntur. kulihat wajah mereka berubah aneh dan dingin dalam temaram cahaya yang jatuh redup dari plafon bis tua ini. Yang kurus ceking bertanya dari mana dan hendak ke mana bis yang ia naiki ini. Seperti malam ini. bis berhenti di sebuah rumah makan. Seketika mengingatkanku pada karya seorang perupa di Yogya.membuat siapapun bisa berjoget di jalan-jalan. lemah pasrah dan teronggok dingin di kursi-kursi yang kusam. menyeringai. kita bertatapan. kami bersetuju. bagaimana ia bisa menumpang bis yang tidak ia kenali? Tapi. Sementara orang-orang yang berjoget. Aneh juga. dalam diam. mengintip di jendela dan segera saja disergap irama Melayu yang membahana. Kini wajah itu bagai hadir menatapku dalam pulunan kain sarung. Beberapa dari telapak tangan itu tercetak agak kurus di kaca jendela. Tapi mereka tak hendak minggir ketika bis nyaris berhenti. Juga Ida istriku. juga Tsabit anakku. Sebagian bersorak-sorai tak jelas. bukan? Tapi apa yang kita katakan? Tak satupun yang kami katakan. Beberapa penumpang terbangun. Ia pernah berpameran dengan menampilkan sepasang orang terkungkung pakaian pelepah pisang. wajar saja karena mungkin ia naik di lain kota dan tentu tak sepenuhnya bisa . Hei. meninggalkan bekas berembun cukup lama. Ada bahasa yang tak terucapkan. Dua orang bercakap-cakap di sampingku. antara mereka yang tinggal dan mereka yang pergi. Dan sebagaimana kuduga. Atau mencuri pandang pada perempuan penumpang yang entah mengapa di tengah suasana malam semacam ini terasa cantik belaka dan meruapkan semacam aroma seksual. benci dan misteri. Akupun menatap nanap di kaca. Dingin. Beberapa di antara mereka tercengang sebentar. sebenarnya banyak yang kita katakan. Barulah ketika jalan sedikit menurun. ah. menggeliat sebentar melepas penat badan. kepada semua penumpang yang tertidur terbungkus stelan malam-jacket. Kusaksikan tatapan mereka yang di luar berpadu dengan tatapan mereka yang di dalam bis. Mella Jarsama namanya. orang-orang pun bangun dengan cara yang lazim: seperti orang bego. penuh tatapan aneh. Kita bersetuju. sudah larut sekali. Seorang lelaki berpulun kain sarung jelas menatap ke arahku. Pelan sekali bis yang kunaiki ini membelah kerumunan orang kampung yang sedang dihibur irama Melayu alunan orgen tunggal. ngorok bagai digorok. lokan dan manik-manik sehingga wajah mereka seperti tersimpan di balik cadar. Mereka menyadari sebuah bis terkepung di antara mereka-yang selama ini selalu ngebut-dan mereka seperti berebut menempelkan telapak tangannya ke dinding dan kaca bis. bukan? Kami pasti setuju. aku pun menatap matanya. Tapi. terbebas dari tatapan aneh di luar jendela. Membuatku kian dipusing rasa asing. bukan? Ya. Aku melihat wajah semua penumpang seperti menyimpan penderitaan dan ketakutan. Bahkan ketika bis tiba-tiba lepas dari jebakan. Kondektur itu bahkan sudah serupa orang tergantung di dinding pintu. sebuah daerah yang banyak rumah makannya dan biasanya bis-bis berhenti di sini untuk berbagai-bagai keperluan.

tak lama lagi aku akan memasuki kota Padangjalan-jalan sudah kukenal berkat penanda rumah makan di Siguntur. Sebagai sopir. arah jalan ke pelabuhan. sampai sekarang. dengan enteng menyebutnya melarikan diri. musafir abadi. cakrawala yang gaib dan ajaib di kejauhan. dengan perasaan asing. “Sial. dan akan terus ke Medan. Badannya remuk masuk ke dalam sungai. bagai lokan kering dimainkan jari-jari Maut yang panjang. derak dan deru. Fajar sebentar lagi menyingsing. saat tidur semua yang ada padanya sempurna ditelan beban dan lelah malam. Di tangga ke kapal. Sebagian percaya ia hanyut ke laut. sopir itu telah membawanya laju. diapit bukitbukit yang tak sepenuhnya terlihat dalam kelam. dan si kondektur menggerutu. . Dan aku akan turun di simpang Teluk Bayur. nanti. Aku merasa ada yang bakal hilang. Sebab. penuh debu. sebuah bis Jurusan Bengkulu-Medan terguling di jalan. Tak mungkin ia melarikan diri. Tentu saja ia sudah sangat lapar. punya nasibnya sendiri. Aku masih asing sendiri. dalam jarak dan waktu. Entah mengapa aku kembali teringat sang sopir. Panjang dan jauh. Tapi. tapi kudengar ada yang mendesis. Sampai detik terakhir ketika bis akan melaju. Bis menepi dan kondektur dengan gerak lamban menurunkan barang-barang kami. BIS kemudian melanjutkan perjalanan. bocor!” Ketika bangun suaranya keras dan menggelegar. * Rumahlebah Yogyakarta. Kernetnya luka pada lambung. Bis itu lalu akan meninggalkan kami. lantas menemukan rumah makan itu. tentu saja. ia akan singgah sebentar di terminal kota Padang. sebagaimana kau baca di koran-koran (aku juga membacanya sesampai di Tanjung Priok). aku tetap tak mampu bercakap dengan sang sopir barang sepatah pun. menambah angin. bis akhirnya sampai di persimpangan yang kutuju. alam tiada berbatas. Yang gemuk pendek bercerita bahwa bis berangkat jam dua dari Bengkulu. sebentar lagi akan menyaksikan lautan luas terbentang. Rasanya aku baru saja mendarat di ranah asing. mengucur darah. sekaligus haru. tentu. dan tentu saja para polisi. Tapi aku lebih percaya bahwa sang sopir yang sempat kukagumi sekaligus kucemburui sepanjang perjalanan itu. lidah yang kelu! Lalu. Paruh bengkoknya terasa gemerincing dalam ingatan. bis itu telah berangkat. untuk akhirnya terus ke Medan. Sopirnya yang berhidung bengkok seperti paruh burung gagak atau paruh kakak tua dinyatakan hilang. dan aku melihat dirinya bagai seseorang yang tersesat. Berapa lama lagi ia harus bertahan? Ataukah ada yang akan menggantikan? Kondektur menurunkan ban serap. Ah. Tapi seorang penumpang masih mengenangnya. Aku minta berhenti. atau orang berkerudung serat batang pisang di sebuah pameran seni. pasti aku tak bakal melupakan sang sopir yang entah mengapa tiba-tiba mengundang seluruh rasa dalam diriku. Aku kasihan padanya yang bertahan dengan pemandangan itu-itu juga. Aku hanya memandangi Ida. dengan jarak waktu yang sama. aku menatap bis itu melanjutkan perjalanan. Begitulah. aku juga cemburu kepadanya yang menyaksikan semua kejadian di sepanjang perjalanannya yang hening. Aku tahu. 2004-2005 Tinggalkan sebuah Komentar Like Be the first to like this post. Betapa panjang perjalanan. menemukan menu-menu yang sulit kucecap. berderak-derak. Sedang aku. bahkan untuk sekadar mengucapkan terima kasih! Ah. seperti biasa. Apalagi rumah makan itu di tengah hutan.membaca nama dan tujuan. istriku makan dengan lahap. karena dalam bayanganku ia telah menjelma burung gagak ajaib yang tatapannya sedingin lakilaki berpulun kain sarung di tepi jalan.

Tinggalkan sebuah Komentar sejauh ini Tinggalkan komentar RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik .

Meski begitu. Trend peristiwa simbolis tidak begitu memengaruhi. kemiskinan desa. . Jakarta. Cerpen Raudal termasuk realis meski imajinasinya mengalir deras. itulah mayat koruptor yang selama hidupnya perilaku korup berproses menjadi sesuatu yang tidak salah. Dalam “Jejak Tanah”yang kemudian dinyatakan menjadi cerpen terbaik di sebuah harian Jakarta. Salah satu titian popularitas Seno adalah buku kumpulan cerpen Saksi Mata yang hampir semua cerpennya berseting Timor-Timur. dan sebagainya. strategi agar sebuah cerpen bisa lolos seleksi redaktur adalah dengan menulis cerpen berdasarkan peristiwa yang menjadi “headline” media massa. Raudal mandiri untuk banyak hal. mengingatkan pada wilayah-wilayah seperti ini. cara bertutur tentang wilayah konflik itu. Seorang saksi mata datang ke persidangan tanpa mata. penulisan cerpen berdasarkan fakta punya tonggak sendiri. Ketika gadis itu tahu orang yang perangkonya selalu dijilati itu seorang penulis. konflik yang disandang tokoh cerita. Fakta wilayah operasi militer itu (sekarang terpisah dari wilayah RI menjadi negara yang berdaulat) oleh Seno dituturkan menjadi cerita-cerita ajaib. terjadilah dialog seperti ini. Barangkali benar kata Agus Noor. Hampir semua cerpennya berseting wilayah-wilayah yang kita kenali sering menjadi berita media massa. atau peristiwa-peristiwa nyata itu sendiri memang memaksa seorang cerpenis untuk menulis. Danarto yang biasa menulis cerpen “wilayah-wilayah langit” yang tidak gampang disusun. atau mungkin ratusan. kenyataan “fakta dan fiksi” itu kembali teringat ketika membaca 18 cerpen Raudal Tanjung Banua dalam buku Pulau Cinta di Peta Buta. Waktu itu media massa. berkembang pada waktu itu. Timor-Timur. Aceh. wilayah-wilayah konflik menjadi seting emas para penulis cerpen. Raudal berkisah tentang seseorang penulis yang bertemu seorang gadis yang selalu menjilati perangko-perangko surat yang akan dikirimkan. seorang wanita mengoleksi irisan telinga dari orang-orang yang masih hidup kiriman dari pacarnya. Setiap dikuburkan mayat itu muncul lagi ke permukaan. Apapun alasan seorang cerpenis menulis cerpen. Kisah ajaib Seno itu tidak saja diikuti oleh banyak penulis muda. Tokoh yang tidak bisa dilupakan Seno Gumira Ajidarma yang lantang menyatakan “ketika jurnalisme dibungkam sastra harus bicara”. membawa pengaruh bagi cerpenisyang berkembang pada waktu itu. membolak-balikan daya ucap. termasuk majalah dan yang berlabel sastra. Pilihan terhadap tema berdasar peristiwa faktual sendiri mempunyai alasan tersendiri. disinyalir lebih memilih cerpen-cerpen dengan latar peristiwa nyata dan faktual. Mereka menggali ide. bukan sekedar mengikuti trend dan kecenderungan seleksi redaktur media massa. Apapun kecenderungan itu. tapi simbolisme juga merebak di kalangan penulis senior. Sulawesi. Barangkali puluhan cerepnis. juga salah seorang tonggak percerpenan Indonesia.“Cerita pendek dan realitas nyata” pernah menjadi pembicaraan hangat decade 1990-an. Tapi plot yang disusun. Dalam cerpen “Elegi di Kantor Pos” yang membuka buku terbitan Jendela itu. Raudal Tanjung Banua tentunya mengenal trend penulisan cerpen waktu itu. kekumuhan kota. Danarto mengisahkan mayat yang tidak diterima tanah. Pada dekade 1900an itu. atau mungkin masih berlanjut sampai sekarang. Wilayah-wilayah itu barangkali tidak digambarkan secara saklak. menulis cerpencerpen berdasarkan fakta seperti dalam cerpen Jejak Tanah dan 7 Sapi Kurus Memakan 7 Sapi gemuk. Meski tema menggali fakta untuk fiksi menyemangati cerpen-cerpennya.

tapi terasa lebih getir. lapar dan derita. Bahasanya puitis. Hampir setiap malam wanita itu tidak bisa tidur. kekuatan cerpen Raudal lainnya adalah bahasanya yang puitis. sekarat dihajar dendam dan pertikaian…?” Aku merasa mual diserang malu.”Menyerahlah wanita mata-mata. Seekor Kambing Mati Tergantung). Percintaan Cinderella. keseharian. Tentu ceritamu dibaca orang banyak. Bukankah ia seperti menyindirku? Aku tidak menulis tanah-tanah yang ditinggalkan. ada plot. Dia berharap anaknya yang akan lahir disambut oleh ayahnya. ajaib. Cerpen “Tanah Harapan” mengisahkan serombongan imigran gelap dari daerah Lombok. Keluarga bahagia. daerah konflik (cerpen Helena Da Costa. Adakah ia tahu semua itu? Kalau begitu. Karenanya dia menuturkan tentang pemerkosaan terhadap wanita etnis tertentu (cerpen Lengkung Pilu Terompet Waktu). semua cerita Raudal biasa saja. daerah kerusuhan dua etnis atau golongan (cerpen Bis Berhenti di Kampung Lengang. akhirnya mereka mendarat tengah malam di wilayah Nusa Tenggara Barat juga. Ketika trend menulis cerpen mengarahkan para cerpenis muda menulis kekosongan makna dengan “kemegahan bahasa yang meliuk-liuk”. daerah operasi militer (cerpen Purnama di Serambi. Kalaupun dianggap sedikit melelahkan. realis. Cerpen”Seekor Kambing Mati Tergantung” mengisahkan seorang lelaki yang mau gantung diri. meliuk-liuk juga. Ceritaku selalu tentang negeri yang penuh warna. dan kau dapat menuliskan gejolak hatimu karena ada tempat berbagi. Kecuali cerpen “Elegi di Kantor Pos”. Pertemuan di Jakarta). Selain ceritanya yang humoris.“Kau tukang cerita? Oh. dan kecenderungan sebuah cerita lainnya. Cerpen “Purnama di Serambi” mengisahkan seorang wanita hamil yang menunggu suaminya di serambi. orang-orang yang kehilangan. sepanjang malam engkau tidak tidur!” Rasa humoris lainnya banyak mewarnai cerpen Raudal lainnya. Tapi kusembunyikan. wah. sepasukan tentara menyergap. Tapi barangkali harus dimaklumi bahwa Raudal adalah seorang penulis puisi juga . tapi masih mengikuti jalur cerit. tapi ditipu makelar.4) Rasa malu itu yang mewarnai cerpen-cerpen Raudal. perlawanan buruh kecil terhadap kekuasaan kapitalisme (cerpen Truk Berderak Membelah Kelam). menyuruh menyerah. Artinya. Tapi justru cerita sederhana itu kekuatan cerpen-cerpen Raudal. Ada rasa humor nyantai. betapa menyenangkan. Cerpen “Bus Berhenti di Kampung Lengang” juga mengisahkan seorang sopir bus yang berhenti akan menemui ibunya. ada konflik. Tentu kau akan menulis tentang negeri yang rakyatnya miskin dan lapar. kadang semangat berpuisi sering kepanjangan. cerpen Raudal seperti menghindari hal itu. Kemandirian Raudal Tanjung Banua terasa dalam mengolah cerita sebagai sudut pandang memotret sederet peristiwa tragis itu. Rendesvouz). Tapi dia tidak berhasil karena ketika baru menggantung. busnya dikepung sepasukan tentara. Suaminya memang suatu hari “diambil” aparat entah untuk apa. kolusi pengusahapengusaha (cerpen Lembah Riang dan Kemilau Mata Air) dan sederet kisah tragis dari negeri yang carut marut. menakjubkan. bermaksud menyeberang ke Malaysia. Dia tidak mendramatisir menjadi cerita yang hebat. siapakah ia sebenarnya. dan mengangkutnya ke penjara. Tapi yang datang malah sepasukan aparat yang langsung mengepung dan membentak. apa maksudnya menguntitku? (hlm.

“Temu Sastrawan Indonesia III” (TSI III) di Kota Gurindam Negeri Pantun itu. Meski masih belum terlalu jauh dieksplorasi. Polllondou (Kupang). 04/12/2010. Said Parman (Tanjungpinang). Triyanto Triwikromo (Semarang). Acara yang digelar bertepatan dengan Oktober sebagai bulan bahasa itu dihadiri para sastrawan dari kota-kota besar dan kecil di seluruh Indonesia. Tan Lioe Ie (Bali). Raudal Tanjung Banua (Yogyakarta). . antara lain. lihat saja cerpen bermuatan lokal Betawi." Begitulah tulisan pada bagian atas sampul belakang buku “Ujung Laut Pulau Marwah” yang diambil dari Pengantar Kuratorial. yang diundang oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. Timor. pada 28-31 Oktober lalu—setelah TSI I (Jambi. Syafaruddin (Tanjungpinang). dan Zen Hae (Jakarta). atas hasil rekomendasi tim kurator TSI III yang beranggotakan Abdul Kadir Ibrahim (Tanjungpinang). ragam budaya kita yang kaya. Saut Situmorang (Yogyakarta). Melayu. Apa yang mereka lakukan mencerminkan masih ada ruang eksplorasi yang luas bagi penulis Indonesia yang diuntungkan oleh.Ujung Laut Pulau Marwah. Buku ini diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang dalam rangkaian sebuah hajatan budaya. 16:18 WIB " Cerpen-cerpen di dalam buku ini memiliki keragaman ekspresi yang sungguh jamak. Antologi Cerpen Temu Sastrawan Indonesia Sabtu. Jika setia digeluti. “Sastra Indonesia Mutakhir: Kritik dan Keragaman”. namun sudah cukup menunjukkan bahwa lokalitas memberi kegairahan penciptaan Istimewa yang tak kunjung padam. Joni Ariadinata (Yogyakarta). perangkat semacam ini niscaya akan menjadi pembeda dengan cerpen umumnya. Hoesnizar Hood (Tanjungpinang). Mezra E. 2009). Cerpen warna lokal di antaranya masih tampak dijadikan andalan lantaran memang memberi banyak kemungkinan. Madura dan Minang di sini. 2008) dan TSI II (Pangkalpinang.

MT. Yogyakarta. Raja Ali Haji (17081783). “Seperti Natnitnole” (Benny Arnas. DI Yogyakarta). NTT). Hasyim. “Pacar Elektrik” (Miral Shamsara Ratuloli.Tampilnya Tanjungpinang sebagai tuan rumah bukan oleh sebab keberuntungan ataupun “sistem arisan”. Sumatera Utara). atau karya rekan sastrawan yang lain. “Perempuan Petelur” (Igoy el Fitra. DI Yogyakarta). Sulawesi Barat). Yogyakarta. Sumatera Barat). “Kabut Kembahang” (Arman AZ. Tanjungpinang. yang dikenal kemudian hingga hari ini sebagai Bahasa Indonesia. Abdul Kadir Ibrahim. Karya-karya tersebut disusun di dalam buku berdasarkan abjad nama para penulisnya. Kepulauan Riau). “Setelah Rumah” (Indrian Koto. lalu disusul “Bustan’l Katibin” (1857). Raudah Jambak. Jawa Timur). ketika acara berlangsung. “Lelaki dengan Kopiah Resam” (Koko P. Jombang. Raudal Tanjung Banua. Kupang. Caruban. NTT). dan Triyanto Triwikromo. Serang. Madiun. telah mengirimkan kepada 150 orang sastrawan yang diundang. “Kisah si Pemotong Rumput [Seniman Plat Baja]” (Gol A. “Di Ujung Simpul Rafia” (Andri Medianyah. yang menjadi kurator cerpen untuk “Ujung Laut Pulau Marwah”. Hj. Said Parman. “Semburat Petang di Lagoi” (Fakhrunnas MA Jabbar. Jawa Timur). Karya mereka sendiri. Riau). Yogyakarta. Walikota Tanjungpinang. Jawa Barat). surat pemberitahuan berisi perihal sisik-melik TSI III disertai himbauan untuk mengirimkan karya puisi atau cerpennya lantaran akan dibukukan setelah melalui proses seleksi tentunya. Banten). Drs. dan “Kitab Pengetahuan Bahasa” (1859). Medan. dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang. “Hamsat Mencuri Jambu Klutuk” (Idris Pasaribu. para peserta yang hadir sudah memegang buku berisi karya-karya itu. “Sandal Jepit Yong Dolah” (Maswito. Tanjungpinang. Bangka-Belitung). Kota kecil nan indah ini dipilih lantaran sejak beratus tahun lalu mewariskan bahasa Melayu sebagai lingua franca (bahasa pengantar). Balikpapan. “Senandung Perih Dendang Saluang” (M. “Lingkaran Luka” (Panda MT Siallagan. Bandung. “Ujung Laut Perahu Kalianget” (Mahwi Air Tawar. Sumatra Utara). Dan jauh sebelum TSI III digelar. Pekanbaru. tepatnya sejak akhir Juli 2010. Dari Tanjungpinang pula lahir tokoh bahasa dalam sastra klasik Melayu. Sumatera Utara). yakni: “Tuan Guru Sulaiman” (Adi Alimin Arwan. Lampung). DI Yogyakarta). “Babad Mejayan” (Beni Setia. Sumatera Selatan). Medan. Merekalah yang menetapkan 33 cerpen karya 33 orang penulis untuk dapat tampil di dalamnya. Dan hasilnya. “Kemarau pun Singgah di Kampung Kami” (Agustinus Wahyono. Mamuju. Padang. Suryatati A. Tanjungpinang. Gong. “Gurindam Dua Belas” (1847). Manan. Adalah Joni Ariadinata. Kepulauan Riau). yang karya monumentalnya. Pematang . “Kembalinya Anakku yang Hilang” (Endang Purnama Sari. “Djali-Djali Bintang Kedjora” (Chairil Gibran Ramadhan. DKI Jakarta). Medan. “Bai Liang” (Marsel Robot. “Koleksi 932013: Fina Sato” (Fina Sato. “Melawan Rumput” (Mustofa W. Pangkalpinang. Lubuklinggau. “Anggorok dan Anggodot” (Fahrudin Nasrulloh. Kepulauan Riau). Bhairawa. Kalimantan Timur). Kupang. telah mengantarkan ia sebagai Bapak Bahasa Indonesia dan oleh Pemerintah RI kemudian dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2004. Bandarlampung. “15 Hari Bulan” (Hasan Al Bana.

“Kucing Tua” (Ragdi F. “Chairil Gibran Ramadhan”. Jakarta Selatan. “Ujung Laut Pulau Marwah” terbilang menarik lantaran memuat begitu banyak cerpen bernuansa lokal yang membawa nilai-nilai budaya etnik dari masing-masing sastrawan. 2011). DI Yogyakarta (3). Mungkinkah saat pengerjaannya nama kedua sastrawan ini mengingatkan penggarapnya pada drummer Gilang Ramadhan dan komedian Dorce Gamalama? Lantas dengan cara apa dan bagaimana orang-orang yang terlibat sebagai panitia dalam TSI III melakukan ralat atas hal ini? Pada bagian bawah sampul belakang buku “Ujung Laut Pulau Marwah” terdapat kalimat yang diambil dari Pengantar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang. Mantan wartawan. Jawa Barat (1). pada daftar isi dan halaman dalam ditulis “Chairil Gilang Ramadhan” (penulisan secara benar. Sumatera Barat (3). Sedangkan “Yoss Gerard Lema” yang pada daftar isi dan halaman dalam ditulis sama. McGlynn. dapat dipandang sebagai upaya menyigi kembali kejayaan sastra Melayu yang pada era Kerajaan Riau pernah meninggi dan memucuk. Kepulauan Riau). lahir dan besar di Pondok Pinang. dan NTT (4). Sumatera Utara). Lepas dari itu. “Aroma Bangkai di Depan Rumah Mantan Penghulu” (Tarmizi rumahhitam. Daye. Wajah keragaman Nusantara pun tercermin di dalam buku setebal 362 halaman ini. Pematang Siantar. dan editor. . Kalimantan Timur (1). Tanjungpinang. Padang. Abdul Kadir Ibrahim. yang terdapat dalam bagian biodata). Banten (1). Bangka-Belitung (2). Kepulauan Riau (6). Padang. Dari daftar di atas dapat terlihat bahwa daerah kedatangan masing-masing penulis tidaklah sama jumlahnya: Sulawesi Barat (1). kini sastrawan. Jawa Timur (2). “Tanam Pinang Tumbuh Gading” (Pion Ratulolly. eseis. Kepulauan Riau). Batam. NTT). (Catatan CGR: menyigi adalah sisipan atau celah. Kepulauan Riau). Tanjungpinang. “Chairil Gibran Ramadhan” misalnya. Belinyu. Lampung (1). hanya terjadi pada “kesempatan terakhir”.Siantar. Sumatera Barat). Riau (1). yang berbabit. “Malina Dalam Bus Tua” (Yetti A. “Musim Ikan” (Sunlie Thomas Alexander.KA. dan “Air Mata Lelaki Tua di Barak Pengungsi” (Yoss Gerard Lema. ternyata pada bagian biodata ditulis “Yos Gamalama”. Cerpennya tampil di berbagai media nasional serta antologi bersama untuk pasar internasional terbitan The Lontar Foundation: “Menagerie 5” (ed. Maka buku ini sedikit-banyak berhasil menyodorkan fakta tentang sisi lain dunia kesusastraan Indonesia masa kini yang ternyata tak selalu dimenangi oleh cerpen-cerpen bernuansa nasional yang tidak kentara setting tempatnya. dengan sejumlah karya pemuncak. dengan masa itu. Laora Arkeman. Sumatera Utara). ilham bagi masa kini. Raja Ali Haji adalah salah seorang tokoh. “Bentan” (Riawani Elyta. Sumatera Barat). Sumatera Selatan (1). berbabit adalah ikut serta/terlibat secara langsung atau tidak langsung) Penulis. Drs. MT selaku Ketua Pelaksana TSI III: Temu Sastrawan Indonesia (TSI) III/2010 yang dilangsungkan di Kota Tanjungpinang. hingga terjadi kesalahan penulisan nama yang sangat fatal pada dua orang sastrawan. Kupang. BangkaBelitung). DKI Jakarta (1). Namun sangat disesalkan terjadinya ketidaktelitian dalam hal penggarapan isi. NTT). Kupang. Sumatera Utara (5). John H. 2003) dan “I Am Woman” (ed. “Kecapi Terakhir di Malam Minggu” (Thompson Hs. Chairil Gibran Ramadhan. “Tetangga Baru” (Unizara.

Akhir 2010 terbit 3 bukunya dalam antologi bersama: “Ujung Laut Pulau Marwah” (Antologi Cerpen Temu Sastrawan Indonesia III.Antologi tunggal pertamanya “Sebelas Colen di Malam Lebaran” (Masup Jakarta. dan Award Pemkot Jakpus Gelar Atraksi Wisata Betawi Tempo Doeloe 23 Seniman Jaktim Wakili DKI Pentas Budaya di Bali Etnis Betawi akan Miliki Gedung Kesenian Sendiri Jangan Sampai Betawi Tergusur dari Kampungnya Sendiri. Pinang. “Kahlil Gibran di Indonesia” (ed. Oktober 2008). kemudian oleh BLK Jakarta Selatan dipentaskan sebagai topeng betawi di Yogyakarta (Juli 2010). Sebuah cerpen di dalamnya. Orang Jawa. Tj. Eka Budianta. November 2010). TERKAIT : Seniman Betawi. berisi 17 cerpen sastra bernuansa Betawi. Oktober 2010)—dengan kesalahan penulisan nama pada daftar isi dan halaman dalam (kecuali pada biodata).com . RUAS. serta akan menyusul buku terbitan DKJ dari ajang “Panggung Sastra Komunitas” di TIM Jakarta (15 Desember 2010). “Stambul Panjak”. Berpikir Harus Visioner Nikmati berita terkini di handphone anda http://m.berita8.

setelah lama ia bayangkan bakal menuntaskan kunjungan ke sebuah kota "yang dibangun dari menara sekaligus terowongan bawah tanah". Ya. Ia menatap suaminya. mestinya memang demikian. di mana mereka sebagai pengantin pun kaget mendapatkan diri saling pandang di ranjang rumah kontrakan. mengenyahkan sekian rumus rumit berumah tangga. berkah yang menuntaskan pertunanganan menjadi perkawinan seketika.</p> AIDA ”KREOL” Cerpen Raudal Tanjung Banua Share 9 Jul 2009 AIDA ”KREOL” Cerpen Raudal Tanjung Banua INI kepulangan yang mendebarkan. Seharusnya pernikahan mereka di kampung juga. Meski ia sendiri. tak apa. Batal menikah di kampung. Maka begitu sembuh. kata petugas nikah yang arif-bijaksana). jadilah mereka "pengantin malaria". sungguh celaka. anak semata wayangnya tengah bermimpi. Ya. semoga benarlah semua bakal menyenangkan. tapi malaria yang menulari mereka di kapal. inilah rahasia jodoh. ia berharap. membuat mereka memasang nawaitu. betapa laki-laki itu teramat penat didera beban hidup. Menimbang-nimbang. Ah. toh semuanya rampung dengan cepat. (Mengapa tak malaria di kampung saja kalau ternyata membuat kami menikah sekarang juga? Kata Kudal garuk kepala. tiap kali ia mencari tahu apa yang bergolak dalam batinnya (yang sesungguhnya tidak menyenangkan). Tapi lalu terbiasa. yang membawa mereka ke kantor travel. Di sisinya. Ini kepulangan yang kedua kalau dihitung sejak ia bertunangan dengan Kudal. Seolah ia menunggu sesuatu entah apa. tapi dengan membayangkannya saja semuanya terasa menyenangkan.• • • • • Home Tokoh Sastra Kumpulan Puisi Kumpulan Cerpen Download <p>Your browser does not support iframes. mereka pun arif-bijaksana! Benarkah pulang dengan persiapan yang matang membuat semuanya terasa menyenangkan? Aida menduga lagi. jatuh iba. Serta kepulangan pertama sejak Aida menikah dan punya seorang anak yang gemar melukis bis. dan suaminya terpejam dalam dengkur yang bebal. tak sanggup merumuskan sesak karena apa. Sepasang mata mereka basah. O. ini akan menjadi kepulangan yang menuntaskan segala sesak di dada Aida. sebutlah "membayar hutang" kepulangan yang tertunda --o. laki-laki perantauan yang dicintainya. Aneh memang. membulatkan tekad untuk segera menikah jika sembuh --padahal baru saja datang dari kampung yang jauh. . tentu bukan lantaran ia punya sedikit gejala asma. terbenam empuk bangku beludru. Termasuk menyiapkan kepulangan kali ini. yang muncul justru debar. Hanya beberapa jam lalu saja mereka bercakap-cakap di atas taxi bandara.

dengan enteng bercerita bahwa pemeriksaan surat nikah bagi tamu menginap hanya omong kosong. Apa yang dianggap cukup. sekadar membantu ongkos Kudal ke rantau tujuan. dengan dua pertimbangan --tanpa pilihan: tak ada biaya penginapan. Terkekeh. *** TAK kalah menyenangkan tentu saja berwisata ke kota lama. pasti menginap di losmen dekat Muara. Kata Kudal. cepat dan cekatan melewati jalan-jalan sempit di kaki bukit. Setamat kuliah. benarkah ini membuatnya merasakan rasa senang yang berlebih? Memang. "Kita tidur saja. mereka memang menabung cukup baik. melaju. dulu tak ada pilihan lain dari kota propinsi ke kampung suaminya.Dan ketika pintu minibus dihempaskan.kaos Dagadu Asli. tempat yang mempertemukan mereka sebagai dua sejoli. Menikmati hijau bukit. Maklum daerah para buya dan ulama. bagaimana saudara-saudaranya mengumpulkan uang. bisiknya. mereka bekerja keras meski hasilnya tentu sulit dikatakan cukup. mereka tak peduli biaya perjalanan. bahkan satu stel surjan dan blangkon Jawa yang dipesan khusus si ponakan. Padahal. orang-orang itu tidak akan mengerti. tidak apa-apa. masih bersisa sedikit piis yang mereka persiapkan buat jaga-jaga. Dengan dramatis tergambarkan. Dan untuk kepulangan kali ini. Meski kepulangan itu penting bagi perkenalan calon mertua dan menantu.dengan berbisik sesempatnya. kecuali bis-bis tua yang sesak. kalau saya ke Padang sama si Nora (yang kemudian menjadi istrinya). saat ia mengingatkan Kudal bahwa sekadar ongkos bis atau kapal. Ya. dan biru laut di lain sisi. Tapi soalnya adalah. Laki-laki perokok itu pula yang merekomendasikan tempat menginap murah-meriah untuk . itu pun sebatas bahasa pergaulan. Aida mengangguk mahfum. di tengah harga-harga mencekik. kepulangan sekarang tidak seperti pulang lima tahun yang lalu di mana mereka tak punya cukup uang. semalam-malam hari mereka mesti sampai di Payakumbuh. Bali. dan hidup kian kuwalik? Hik! Tapi setidaknya Aida bisa membawakan oleh-oleh kain batik yang terbaik untuk mertua. Meski kemudian Aida merasa tertipu ketika sahabat lama Kudal di Payakumbuh yang blak-blakan itu. Wajahmu tampak lelah sekali. dan kemudian sama-sama memutuskan studi di Jawa. ia ingin sepuasnya menikmati Jam Gadang yang menjulang kokoh dan kuno. Aida. Bahkan untuk ongkos kembali ke Yogya --tempat di mana mereka kuliah-. agar dapat menginap di rumah sahabat lama Kudal. setidaknya tinggal cerita. sebab minimnya biaya perjalanan. laki-perempuan yang hendak menginap di hotel mesti menunjukkan surat nikah jika tak ingin ditolak atau tidur terpisah. ya. tadi.terpaksa ia menerima pemberian uang dari saudara-saudara calon suaminya yang jika ia kenang sekarang sangat tidak menyenangkan." katanya. Toh. lalu ia pun memejamkan mata tapi tidak tidur. satu-satunya bahasa daerah yang mereka kuasai. waktu ngomong di telpon. Ke sejumlah tempat yang dulu sempat Aida singgahi dengan berkendara motor tua bersama laki-laki yang dicintainya. Perihal kendaraan ini sendiri sesuatu yang menyenangkan. ia malah terjaga. paman dan adik-adik --yang ia kumpulkan dengan cara membeli satu per satu sejak dulu-. dengan menyikut tulang rusuk Kudal sambil bicara dalam bahasa Bali. memacu motor tua yang dipinjam dari Paman Markis. Tapi. dan mereka belum lagi sepasang suami-istri. dulu. serba kilat. Menyesal karena mesti bergegas waktu itu. pikirnya. Seingatnya. coba. Sebenarnya Aida enggan menerima waktu itu. Tapi kunjungan itu sungguh tidak sempurna. Dan semua ini sangat menyenangkan. kebijaksanaan pemerintah yang dingin. masuk Lobang Japang dan memandang ngarai yang biru. "Buktinya. Tapi Kudal bilang. Karenanya. Kudal segera pula menghempaskan tubuh dan jiwanya ke alam lain -tidur-. Dan menambahkan (dengan bangga!) bahwa suasana yang melebihi seperti saat itu pernah terjadi ketika ia merantau untuk pertama kali. Amri. tidak bermimpi." Aida tersenyum. Sampai minibus travel yang membawa mereka entah memasuki jam dan kilometer berapa. Kau terutama.

mungkin terkucil. Tentu. ayahnya campuran Bugis. Apa yang istimewa dari sebuah kota wisata dan seorang gadis? Bukankah sebagai gadis Bali sebenarnya ia tak asing dengan pariwisata. tapi menara masjid yang tua. Rumah-rumah di kampungnya tak berbale-bengong. kemiskinan mendera sebagian besar keluarga di kampungnya. ia justru sangat terkesan dan takjub dengan daerah suaminya. karena kampungnya sendiri sudah menjadi bagian dari sejarah tanah dewata. daerah pebukitan yang hanya punya satu jalan. Sementara Aida menyesal tak bisa menyusuri kota itu." jawab Kudal. Dari segi bahasa misalnya. seorang gadis. sebagaimana ia membayangkan dirinya sebagai seorang gadis dengan kisahnya yang manis! Dulu. pemandangan bagai mencipta kegaiban. Ia pun tahu. Makasar. dan Madura. "Pulang besok. dengan jalan raya yang dibiarkan rusak dan lapangan kerja yang sulit. Jika ada jalan yang longsor atau jembatan putus. semisal kemiskinan keluarga yang membuatnya tidak percaya diri. kalau kalian pulang lagi. sebuah kabupaten yang memanjang di pantai barat Sumatera." katanya menyadari. dan anak-anaknya yang sedikit bersekolah itu sering diejek. dan dengan itu keberadaannya seperti malu-malu muncul di peta Ranah Minang. dan bagi yang mendengar. tapi rumah panggung bertiang tinggi. . Beruntung. Bertahun-tahun kampungnya dikenal sebagai kampung udik. Menghadap keluasan Samudera Hindia. Maklum." begitu suaminya pernah bilang. kami sudah jadi suami-istri. melebihi apa pun yang dikatakan kamus wisata. dan diapit deretan Bukit Barisan. bahasa Melayu yang kental. karena lahir dan besar di pulau itu. Ya. terpencil. semua itu tak mungkin membuatnya tertolak sebagai orang Bali. seperti rumah Bali.mereka. Ada yang mencoba menyembunyikan diri sedemikian rupa agar tidak kentara sebagai "anak kampung". Aida telah jatuh cinta sejak pandangan pertama. Lalu di atas semua itu. Ini hanya mungkin dibandingkan dengan perjumpaan pertamanya dengan Kudal di rumah panggung Nenek Syaodah di kampungnya --yang juga ia kenang dengan nada ketersisihan. putus pula hubungannya dengan dunia luar. karena ia dari keluarga "kreol". "Semestinya kau yang jadi bupati. tak bersanggah. serupa lidah Malaysia. "Buat jaga-jaga. seolah mereka akan menginap pada saat itu juga. Tapi secara pribadi. Aida tahu. Dan hal dasar yang tak bisa disembunyikan adalah bahasa ucap mereka. Bagaimanapun. hanya dihubungkan satu jalan utama. Tapi sekarang pun. Jawa. sesuatu yang membuatnya sukar merumuskan diri sebagai seseorang yang "asli". lancar dan hapal di luar kepala. susah juga menduga maunya." Aida pernah menggoda. penuh pesona. rasa disisihkan. "Daerah pantai yang tak punya pelabuhan. Tidak ada pura tentu saja. Ia tidak fasih berbahasa Bali. padahal letaknya hanya berapa ratus meter dari pasar induk kabupaten. Aida tak bisa melepaskan pautan hatinya pada alam daerah ini yang masih terjaga. di saat yang sama ia tiba-tiba ingat nasi kapau dan sate piaman. Namun selalu ada yang tak ia mengerti. di sebuah kampung tua yang sudah ada sejak berabad-abad silam. dan dalam sejumlah hal bahkan terasa membosankan? Kalau mau jujur. nadanya sukar diduga. Meskipun bahasa mereka telah menyerap kosa kata dari berbagai bangsa (bukan suku-bangsa!) seperti Bali. tapi ia tak bisa pula melepaskannya dari pengalaman bersama. dan Aida rasakan nada keterhimpitan di situ. apa yang istimewa? Apa artinya? Ia mencoba berkelit. yang entah bagaimana cocok belaka dengan lidahnya. Anak kita yang nanti jadi gubernur. Mereka tergelak. Dan Kudal menjawab mantap. tentu saja ia memiliki pengalaman-pengalaman tertentu yang membuatnya canggung. itu berlebihan. setidaknya penampilan yang kusam. sebenarnya Aida tetap merasakan demikian. tapi tetap saja mereka berbeda dengan "anak kota". susah-payah merumuskan jatidiri. Bung!" Sahabat baik itu terbahak. jika tidak malu sendiri. pendidikan anak-anak yang terbengkalai. "Tidak. Ia sendiri seharusnya asli seorang Bali. pengalaman personal itu sangat subjektif sifatnya. ibu Jawa. karena kampungnya berbahasa Melayu dengan dialek yang kental. bisiknya. Ya.

Ida Bagus Suemi. "Bukan aku yang meninggalkannya. sedikit gagap dan tidak percaya diri. namun Kudal tak pernah sungguh-sungguh menjawab. tentang kota lama itu. maaf. apalah bedanya. Ini menjadi masa sulit bagi Aida. saya ndak sengaja. surat si gadis datang tak putus. Aneh. meski bertahun-tahun kemudian. "Aduh. yang menyita banyak waktu dan tenaganya sebab harus mengabdi sepenuhnya kepada sang guru. barangkali ia membayangkan dirinya sendiri terlibat di dalamnya. yang digambarkan Kudal sebagai "Kota yang dibangun dari menara sekaligus terowongan bawah tanah. yang jika ia kenang kapan saja. dan Bagus Suemi membayarkan ongkosnya. dan tak dinyana remaja itu membungkuk membersihkannya. Salah satunya.. jangankan punya sepeda. tapi Aida menolak. Seringlah ia berjalan kaki. Ia kerap iri melihat kawan-kawannya punya sepeda. tentu dengan menyebut nama Aida sebagai perempuan yang telah mengisi hidupnya." katanya. sebab sepatu yang ia kenakan tidak lebih sepatu butut yang mulai robek di sana-sini. menghilangkan separoh masa remajanya…. yang konyol. kalau saja guru sekolah memperhatikan bakatnya. Tapi. Aida merasa bisa menulis puisi dan mengarang cerita. Maka. ketika mereka mulai melangkah. Bagus Suemi menginjak sepatu Aida. yang ia rasakan lebih banyak siksaan. dan tak jarang ia dikejar anjing atau diganggu orang." lantaran di sana kisah-kasihnya dengan seorang gadis bermula. niscaya wajahnya akan sama merahnya seperti saat itu! Kenyataan-kenyataan ini. Kerap pula ia tak bisa memilih karena tak setiap hari bapaknya punya uang. "Sore itu kami berdiri di atas tebing Ngarai Sianok. ya. Kudal malah menceritakan yang lain. ia mesti berjalan kaki. Satu-satunya komunikasi yang diingat Aida ialah ketika mereka naik angkot yang sama ke sekolah. Inikah yang membuatku terobsesi pada kota itu. atau sebaliknya. Aida pun percaya. di sana juga mereka berpisah! Rosalina. gadis bahagia sekaligus malang itulah. atau paling tidak lancar-lancar saja naik angkutan kota. Tapi keduanya tak menyatakan apa pun. Tapi dirinya luput setiap kali ada lomba. bayarannya tak cukup buat jajan. tak lama setelah Kudal sampai di Bali. Aidalah yang mengumpulkan dan menyimpan surat-surat itu. Termasuk ketika ia menyukai teman lelaki.Madura dan seterusnya. yang jika ia kenang sekarang sungguh keterlaluan. untuk berbungkusbungkus kerupuk. yang terus membayangi Aida… Entah kenapa Aida sangat tertarik pada kisah kasih sederhana itu. dengan . Meski diterima di sekolah unggulan. Tapi aneh! Masa-masa yang hilang itu serasa Aida temukan dalam masa lalu suaminya. *** DALAM komunitas kampungnya yang "udik". tak bisa menolak karena bapaknya keras dalam urusan agama. padahal Aida membutuhkan sedikitnya dua keperluan setiap hari: ongkos angkot dan jajan." katanya kikuk. dan ingin menjadi gadis lain? Aida bertanya pada dirinya. naik angkot pun tak selamanya bisa. anak itu juga menyukainya. tiap kali Aida bertanya kenapa Kudal tega meninggalkan si gadis. Seharusnya ia bisa lebih percaya diri. Aida tumbuh sebagai gadis pemalu. Uang dari bapaknya pas untuk satu keperluan. Bukittinggi. Sedang ia. dialah yang meninggalkan aku. lewat jalan pintas menempuh pematang sawah. Ini tak kalah menyiksa. masuk gang-gang sepi. Sering Aida menanyakan mengapa Kudal meninggalkan gadis itu. Hanya beberapa saja dibalas Kudal. Belum lagi kalau ia ingat saat-saat belajar mengaji. dan mulai menyusuri kenangannya sendiri…. Bayangkan. kalau ia mau jajan. Padahal Aida tahu. Ia kemudian belajar mencari uang sendiri dengan membungkus kerupuk di sebuah usaha kecil tetangga. Lalu. Aida malah balik sedih kepada gadis itu. pada setiap akhir kata. Rosalina Parete. Yang lebih kikuk tentu saja Aida. tetap saja mereka melafalkan vokal "a" sebagai "e". lewat sorot mata dan tingkahnya.

Kemudian aku berjalan ke semak-semak. lebih dekat lagi ke jurang. "Kalau pun besok atau lusa aku ke kota lama. begitu memasuki kampung suaminya. letih: Apa iya masa lalu seseorang bisa dimasuki seorang lain. Tentu saja ia takut menyaksikan aku bunuh diri. tidak. seperti luluh. itulah milikku! Bisiknya. Ia mendengar suara ombak berdesir di pantai. bagai kapal hendak menepi. aku harus merumuskan masa laluku sendiri! Cukup bagiku meminang lelakiku.tangan tak lagi saling genggam karena semua sudah kami tuntaskan. bahasa. Sebab mereka telah sampai. mungkin bukan untuk mengingat siapa-siapa. Aida merasakan sesuatu memapah dirinya pada kesadaran murni. Sempurna atau retak. Cerpen Marhalim Zaini---Jangan Menyebut Dua Frasa Itu Cerpen Agus Noor-. yang terbiasa merangkai segala yang silam. Tapi siapa yang mau bunuh diri? Wong. menekan debar. lalu membangunkan anak dan suaminya. garis darah.…" Lantas.. meloncati tebing dan remuk di dasar jurang. pikirnya. aku hanya mau kencing kok!" Ia lalu akan tertawa.. /Yogyakarta. "Huh. mentang-mentang punya banyak masa lalu untuk dikenang. sekalipun itu orang yang dicintai? Dengan latar budaya hibrida dan kreol. membuat Aida kian penasaran saja. dan sejarah leluhurnya di sebuah kampung tua yang menyimpan masa lalunya. mungkin saja Aida bisa. Melihat matahari. nyaris berteriak minta tolong. Tapi…." ia berbisik di dalam hati. dengan suatu bisikan halus dalam hati. dan bertanya sendiri. tak perlu masa lalunya! Ajaib. semua ini mengingatkannya pada silsilah. Ia melihat cakrawala. yang tenang dan sunyi. Dengan desir yang aneh. Minibus jalan perlahan. Oktober 2005 Download Download Puisi Cerpen atau Novel yang lain Label: Kumpulan Cerpen Karya Terbaik Artikel Yang Berhubungan Kumpulan Cerpen Karya Terbaik • • • • • • • • • • • • Cerpen Seno Gumira Ajidarma "Rembulan dalam Cappuccino" Cerpen Timbul Nadeak "Peti Mati Ompung Mate" Cerpen Teguh Winarsho AS "Barbie & Monik" Cerpen Putu Fajar Arcana ---Ketika Sunyi Mengusik Sepi Cerpen Damhuri Muhammad---B U Y A Cerpen Yanusa Nugroho--Bisikan Aneh.Pagi Bening Seekor Kupu-Kupu Cerpen Wawan Setiawan--Kupu-Kupu Tidur Cerpen Anton Chekhov--Ninochka Cerpen Sunaryono Basuki Ks---Lelaki dengan Bekas Luka di Jidatnya Cerpen Korrie Layun Rampan----Terbakar . Bulan Bahasa.untuk apa?…perlukah? Tidak. dan secepat itu pula ia mengejarku. peta-peta. "Tapi perlukah aku memungutnya?" *** AIDA meluruskan kaki. lalu dibuang-buang.

pilihlah Anonim jika anda tidak mempunyai akun blogspot atau google.03. terimakasih sudah berkunjung Link ke posting ini .• • • • • • • • • • • • • Cerpen Raudal Tanjung Banua Rumah-rumah menghadap jalan Cerpen Lan Fang --.2004 Cerpen: Antoni--.Sang Pengembara Cerpen A.05. Mustofa Bisri---Konvensi Cerpen Gunawan Maryanto ---.Rimbi Cerpen Susialine Adelia---Lelaki Muda dan Gadis Kecil Cerpen Mustafa Ismail---Mimpi tentang Rumah Cerpen Ratna Indraswari Ibrahim--Pada Suatu Hari Cerpen Guy de Maupassant--Cahaya Bulan Cerpen Badai Ekananda---Cerai Cerpen Abidah El Khalieqy--Laki-Laki Cerpen Ariwibowo--Sepintas Lalu (Paul Sintli Joyodigimin 2) Cerpen Yanusa Nugroho--Senja 0 komentar: Poskan Komentar Silakan berkomentar.

Padang. Sumatra Barat. lahir di Lansano. 19 Januari 1975.Raudal Tanjung Banua Raudal Tanjung Banua. lalu ke Yogyakarta. mendirikan Komunitas Rumahlebah dan bergiat di Lembaga Kajian Kebudayaan AKAR Indonesia . untuk akhirnya memutuskan merantau ke Denpasar. bergabung dengan Sanggar Minum Kopi dan intens belajar pada penyair Umbu Landu Paranggi. Kabupaten Pesisir Selatan. Kenagarian Taratak. Pernah menjadi koresponden Harian Semangat dan Harian Haluan. . menyelesaikan studi di Jurusan Teater Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Bali.sebuah lembaga budaya yang menerbitkan JURNAL CERPEN INDONESIA.

Terdiri dari 3 jilid. misanya: hormat pada orang tua. 2005).Gadis Yomngga dan Ular Naga: Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. Cerita-cerita rakyat ini pada mulanya disampaikan secara lisan. 1996). Namun sekarang. 1993). 1993). jujur. Terdiri dari 3 jilid. Berisi 67 cerita dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Berisi 7 cerita. Untuk apa membaca cerpen cerita rakyat? Kuno! Setting atau latar belakang dalam cerpen cerita rakyat memang kuno (karena sudah berusia ratusan tahun). 1998). Membaca cerpen cerita rakyat antara lain bermanfaat untuk: Menumbuhkan rasa cinta pada budaya sendiriPewarisan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokalMenumbuhkan imajinasiPendidikan moral Berikut beberapa buku kumpulan cerpen cerita rakyat yang dapat menjadi bahan bacaan: 366 Cerita Rakyat Nusantara (Adicita Karya Nusa).Cerita Rakyat dari Yogyakarta (Grasindo. Terdiri dari 2 jilid. tolong-menolong.Cerita Rakyat dari Jawa Barat (Grasindo.Tana Naripi Sosane Basien : Asal Usul Waita ‘Mangaa’ Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. 2002) .Kumpulan Cerita Rakyat Riau (BKPMP dan Adicita. Berisi 24 cerita. 33 Cerita Rakyat Menakjubkan (Dar! Mizan. setia kawan. rajin. turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Berisi 12 cerita.Buku Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Wahyu Media.Cerita Rakyat dari Bengkulu (Grasindo. dan Epos (Ruang Kata. Berisi 366 cerita dari seluruh daerah di Indonesia. Dongeng. 2008).Cerita Rakyat Betawi (Grasindo. Fabel. Berisi 9 cerita. dan sebagainya. 2003)Kumpulan Cerita Rakyat Pakpak (Yayasan Sada Ahmo. 2009)Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Terpopuler. Terdiri dari 19 cerita. 2003). Berisi 10 cerita. Berisi 7 cerita.Cerita Rakyat dari Jember (Grasindo. Kekayaan ragam budaya itu salah satunya dapat dilihat dari cerita-cerita rakyat Indonesia.Cerita Rakyat dari Sumatera Barat (Grasindo). namun pesan moral yang terkandung di dalamnya bersifat evergreen. Terdiri dari 3 jilid Cerita Rakyat Nusantara (Erlangga For Kids.Cerita Rakyat dari Lombok. 2002). kumpulan Cerpen Cerita Rakyat Indonesia jelas mengangkat kekayaan budaya Indonesia.Cerita Rakyat dari Pandeglang. menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kaya dengan keragaman budaya. Jika dibandingkan dengan cerpen jenis lain.Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Grasindo). termasuk yang sudah mulai banyak dilupakan oleh generasi muda. 2002). Masih relevan diletakkan dalam kehidupan masa kini. Terdiri dari 6 jilid.Beratus-ratus suku bangsa yang mendiami kepulauan Indonesia. Banten (Grasindo. Mitos. Berisi 72 cerita. Masing2 terdiri dari 25 dan 23 cerita). 1993). Nusa Tenggara Barat (Grasindo). 2009). 2007).Cerita Rakyat dari Jawa Timur (Grasindo. cerita-cerita rakyat Indonesia ini juga dapat ditemukan di berbagai buku kumpulan cerpen cerita rakyat. 2009-2010). Cerita Rakyat dari Surakarta (Grasindo. Meliputi Legenda. Berisi 16 cerita.Dongeng Rakyat Kabupaten Rembang (2 jilid. mengasihi sesama.

termasuk menghadiri pesta kerajaan. penulis asal Jerman. seorang penulis Prancis. siapa lagi yang akan melakukannya? Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Cinderella adalah seorang gadis piatu. nasib Cinderella berubah. Meskipun ibunya telah tiada. Berbagai versi mengenai kisahnya pun terdengar di penjuru dunia.Alhasil. anak bangsa ini. Ia dapat mencoba sepatu kaca yang memang miliknya lalu menikahi pangeran. kebahagiaan Cinderella berakhir setelah ayahnya menikah lagi. yang mencintai dan melestarikan nilai-nilai budaya kita. Dan. Namun. Mereka pun hidup bahagia selamanya. Di tengah-tengah harapannya menghadiri pesta. karena Cinderella diperingatkan ibu peri untuk pulang sebelum jam 12. penderitaan Cinderella semakin menjadi setelah ayahnya meninggal. Rakyat Posted in Belanja | No Comments » Kepopuleran Cerpen Cinderella December 2nd. Pangeran yang jatuh hati dengan Cinderella mencari ke seluruh pelosok negeri untuk mengetahui pemilik sepatu tersebut. sepatu kaca miliknya tertinggal. Kisah tersebut merupakan gubahan Charles Perrault. Saat datang ke pesta. muncul ibu peri yang mengubah Cinderella bak seorang putri raja. .comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Ibu dan saudara tirinya kerap kali memperlakukan Cinderella layaknya pembantu ketika ayah Cinderella pergi.AnneAhira. 2010 | Siapa yang tidak tahu Cinderella? Kisah mengenai Cinderella sudah terkenal di bagian dunia mana pun. Cinderella hidup bahagia bersama ayahnya. Berkat kesabaran dan kebaikannya.Itulah kisah populer Cinderella yang sering kita dengar. Namun. Indonesia.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • kumpulan cerita rakyat surakarta cerita rakyat nusantara jilid 3 erlangga cerpen cerita rakyat cerpen rakyat kumpulan cerita rakyat nusa tenggara barat Tags: Cerita. Cerpen.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Dikisahkan.Cinderella diperlakukan seperti pembantu dan tidak pernah diperbolehkan keluar rumah. Cinderella menolak keinginan pangeran untuk terus berdansa dengannya. pangeran pun jatuh hati.Mari kita kenali dan cintai kekayaan budaya kita. Jika bukan kita. Lain lagi dengan versi Grimm bersaudara. baik berupa buku maupun cerpen Cinderella.

ia pergi ke Jogja karena mengetahui banyak tempat indah di sana. yang wajahnya mirip dan bertukar peran.AnneAhira. Begitu pula dengan cerita Cinderella dalam bentuk buku.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. “Cinderella” dalam cerita ini adalah Saras. Pangeran yang tahu tipu daya mereka menyuruh merpati mematuki mata mereka hingga buta. penyamaran mereka akhirnya terbongkar.Agenda J00-2007027969 View the original article here . Teman dekatnya justru berubah menjadi musuh. kenapa ketiga cerita tersebut menggunakan judul Cinderella? Sebaiknya Anda cari tahu sendiri. Dan ia semakin kesal saat Oscar mulai ikut campur segala urusannya. Cerita Cinderella telah dituang ke berbagai jenis buku. Karena gerah dicap perawan tua.Versi Indonesia ModernCinderella in Paris disebutkan bukan merupakan Cinderella yang biasa. tetapi dibawakan dengan gaya yang berbeda. Kita tidak mungkin bisa “hidup bahagia selamanya” seperti Cinderella.Hidup Bahagia Selamanya“Hidup bahagia selamanya” adalah kata-kata yang kemudian tampak seperti stereotip Cinderella. Oscar mulai mengenal Dara setelah ia jadi sasaran sepatu dekil milik Dara. Sepulangnya dari Amerika. tapi punya hobi fotografi. Three Days Cinderella (Agnes Jessica).Ceritanya juga diadaptasi ke dalam film dengan versi cerita yang berbeda. seperti buku bergambar dan buku cerita.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Ceritanya berkisah tentang dua orang perempuan. Dara kesal karena sepatu kesayangannya hilang. Semua kisah tersebut tetap fokus kepada Cinderella. Ia adalah seorang perempuan yang menginjak usia matang tapi belum mengakhiri masa lajangnya. dan Cinderella in Pink (Dyan Nuranindya). Ada Ever After yang diperankan oleh Drew Barrymore hingga Cinderella Story yang diperankan oleh Hillary Duff. Namun.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif.saudara tiri Cinderella memotong jari-jari kaki mereka agar kakinya bisa masuk ke dalam sepatu kaca. ada beberapa judul buku yang menggunakan nama Cinderella. Namun. Dara. Hidupnya kemudian diwarnai masalah. meskipun sebenarnya tokoh dan ceritanya tidak sejalan dengan kisah Cinderella yang asli. seperti Cinderella in Paris (Sari Musdar). Andini dan Dianne. baik dalam bentuk buku maupun film. seorang cewek yang cuek dan punya penampilan ajaib berhasil menarik perhatian Oscar. Andini yang merupakan seorang gadis desa tiba-tiba harus berubah peran menjadi Dianne yang merupakan sosok wanita kosmopolitan. Buku Three Days Cinderella lain lagi. Di Indonesia. Begitulah kata-kata yang kemudian sering kita dengar. ia bertekad mengejar karier. lama kelamaan ia bosan dengan perjalanan kariernya. Ia pun memilih menjadi backpacker dan pergi ke Eropa.Buku Cinderella in Pink juga berbeda dengan kisah Cinderella pada umumnya. Saras bertemu dengan seorang pria. Oscar adalah seorang cowok yang malas dan hobi berkelahi.Ada banyak kisah yang menyerupai Cinderella. Di tengah-tengah sakit hatinya.Nah.

“Apa maksudmu?” tanyaku heran. Biar nanti tidak terlalu kecewa. Aku bengong menatap dirinya.” katanya lembut. Kau tak harus terlalu percaya dengan apa yang aku katakan. . dan memungkinkan selesai dalam sekali baca. pendek. salah satunya adalah cerpen tentang cinta pertama.” katanya. “Cinta pertamakah ini?” kataku membatin. Di siang hari yang panas. “Lihat saja nanti. “Pakai pupuk apa?” tanyaku lirih tanpa ada asa yang terbayang. Hatiku berdekup begitu kencang.” kataku sedih. Singkong di Ladang Gersang “Kecil sekali singkongnya.” kataku masih dengan nada keheranan. Kali ini dia menatapku. Aku mengambil kantong itu dengan tangan bergetar. Nanti kalau memang apa yang aku ucapkan benar. aku merasa dingin. Aku pandangi caranya mencabut singkong. “Hamburkan ini. Kepopuleran Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Cinta Pertama: Singkong di Ladang Gersang November 30th.” katanya sambil memberikan sekantong kotoran kelinci. “Kalau menanam sekali lagi. Mata itu begitu berbinar penuh semangat hidup. Aku bingung mengapa aku bisa begini. “Jangan. baru kau boleh percaya padaku. Aku gugup sekali. Cinderella.” terangnya tanpa menatapku. Serba salah dan salah tingkah. aku coba palingkan wajahku. Tubuhku terasa melayang. Bergoyang-goyang ke sana kemari.Incoming search terms for the article: • kisah hidup cinderella yang asli Tags: Cerpen. Aku berjalan dalam bayangannya untuk menghindari panasnya sinar matahari. Aku hampir tak mendengar kata-katanya yang menerangkan tentang kotoran kelincinya yang berbau menyengat. bukan? Cerpen adalah sebuah bacaan singkat. Hatiku begitu tenang walau degupan jantungku terus saja bergemuruh. Baru pertama kalinya aku menatap mata coklatnya yang indah. Rasanya aku belum pernah seperti ini. kita mulai dari sini. Aku seperti nyiur melambai ditiup angin. Saat dia melirik atau melihatku. Tak sanggup aku berdiri atau duduk.” katanya.” ajaknya. “Aku tak mengerti. Kali ini aku tak berani memandang matanya. Aku membeku. Aku iringi langkahnya. “Aku percaya padamu. “Pakai kotoran kelinciku. kita pupuk ya. Aku merasa damai. 2010 | Anda tentu sudah sering mendengar istilah cerita pendek. Berikut adalah sebuah cerpen tentang cinta pertama yang mungkin bisa menginspirasi Anda untuk mencoba menulis kisah Anda dalam sebuah cerpen. Beragam cerita dapat kita tuangkan dalam sebuah cerpen. Aku pegangi daun-daun singkong yang sudah dipetiknya. Aku perhatikan kaki-kakinya yang jenjang.” jawabnya pasti. Seminggu kemudian dia mendatangiku lagi. “Ayo.” jawabnya dengan penuh keoptimisan. “Kau tak percaya aja dulu. Aku semakin gugup. “Lihat saja dulu buktinya. Mata coklat itu membuat aku gugup. “Hebatkah kotoran kelinci?” tanyaku dengan ketakjuban yang tak kusembunyikan.” kataku senang.

Setiap hari aku pandangi stek-stek singkong yang mulai menyembulkan daun-daunnya yang hijau. . Cinta. Aku senang. Selamat mencoba! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www.” kataku. Aku senang bahwa kotoran dan urin kelinci memang hebat. Tapi aku tak bahagia. tunggu apa lagi? Mulailah menulis cerpen versi Anda sendiri.“Ini urin kelinci. Aku tak mengerti makna senyumannya. tapi bau ini kan membuat singkong kita tumbuh lebih subur. Kini kau mulai dengan tidak percaya. 2010 | Harian Kompas adalah surat kabar ternama yang termasuk beroplah tinggi dan beredar cukup merata di penjuru tanah air.” terangnya sambil tersenyum. “Ya. Bagaimana.” Dalam kegugupanku. Ladang.AnneAhira.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Pertama. Aku merasakan lara hati dan jiwa karena cinta pertamaku tertanam kembali ke dalam gundukan tanah tempatku menancapkan stek-stek singkong berikutnya. sudahkah Anda mendapatkan gambaran dari cerpen tersebut? Jika Iya. Singkongnya besar-besar.” katanya.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • cerpen apa kabar cinta Tags: Cerpen. Aku mulai berpikir untuk tidak percaya sebelum ada buktinya. *** Nah. Gersang. “Bau sekali. “Kau murid yang cerdas. Memang tak kupupuk cintaku dengan kotoran dan urin kelinci. Tapi sejak penanaman itu. Ladang gersang itu kini sudah subur. kali ini aku tak sanggup mencium bau urin kelinci yang begitu menyengat. Tapi cintaku masih seperti singkong di ladang gersang. aku tak bertemu lagi dengannya hingga panen tiba. “Bagus juga untuk pupuk. Singkong Posted in Belanja | No Comments » Ruang Cerpen Kompas yang Menjadi Idola November 27th. Aku bayangkan kami berdua berjalan bersama di ladang singkong itu sambil bercerita tentang apa yang akan kami lakukan bila panen nanti. “Benarkah?” kataku tak percaya.” katanya. Sajian berita yang lengkap dan mendalam menjadi andalan harian yang lahir pada 28 Juni 1965 ini. Tapi aku tak menemukan kasihku.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Dia tersenyum. Mari kita buktikan. Namun rasanya cintaku tumbuh lebih subur dari singkong-singkong yang kami tanam.Aku berharap bertemu dengannya. Tubuhku terasa semakin enteng bak kapas mendengar pujiannya.

Namun. Ketertarikan para penulis berlomba-lomba mengirimkan cerpen ke Kompas membuat seleksi yang terjadi cukup ketat hingga terpilih karya terbaik layak muat. Seno Gumira Ajidarma.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Penggunaan kata-kata kasar dan kurang beretika dihindari serta tak menyinggung SARA. Para penulis yang karyanya telah dimuat di Kompas antara lain Danarto. Idola. I Nyoman Darma Putra dalam kata pengantarnya di Buku Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 menyebutkan bahwa tak sedikit mahasiswa Australia yang meneliti tentang cerpen lantas mengambil contoh cerpen yang dimuat di Kompas. Ratna Indraswari Ibrahim. ruang cerpen dan puisi seolah menjadi penyeimbang berita-berita yang dinamis setiap harinya. Djenar Maesa Ayu. Tanpa disadari harian Kompas menjadi semacam “standar” bagi seorang penulis agar karyanya “diakui”.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. Karakteristik Cerpen Kompas Cerpen yang dimuat rata-rata mempunyai nilai original. yang membuatnya unik dan berbeda dengan yang lain. Antologi Cerpen Kompas Tahun 1992 Kompas memulai tradisi membuat buku kumpulan cerpen yang pernah dimuat di media tersebut. Penyebaran Kompas yang cukup luas di tanah air dan kualitas isinya membuat ruang cerpen harian ini menjadi salah satu yang diminati pula.AnneAhira.Salah satu rubrik tetap yang menarik adalah halaman seni dan hiburan. dan cara bercerita. Kriteria pemilihan editor terkadang menuai pro dan kontra. Toh tetap saja kumpulan cerpen Kompas dinanti sebagai pustaka yang menambah kekayaan khasanah sastra tanah air. Beberapa judul antologi cerpen Kompas yang telah terbit adalah Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas. alur. mengingat hal ini sangat terkait dengan selera editor yang bisa jadi berbeda dengan masyarakat awam. Agus Noor. Editor dan timnya akan menentukan beberapa cerpen untuk dimasukkan dalam antologi.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Kebaruan (orisinilitas) ini berlaku pada tema. nama besar dan penyebaran Kompas yang tak diragukan lagi membuat asumsi ini terus berkembang sampai sekarang. isi. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Di bagian seni khususnya. dan Ripin : Cerpen Kompas Pilihan 2005-2006. Eka Kurniawan. Dalam cerpen-cerpen Kompas bisa ditemukan nuansa lokal dan luar yang sama menariknya. Dalam penyusunan buku ini dilakukan proses pemilihan cerpen dari semua naskah yang pernah dimuat dalam Kompas. Cerpen Kompas Cerpen Kompas seakan-akan telah dianggap sebagai barometer cerpen koran Indonesia yang terus tumbuh. Ruang . dan lainnya. Kompas. Menjadi. Meskipun tak berarti karya fiksi di harian lain tak kalah apik dan mengesankan.

tidak memasukkan unsur sugesti didalamnya dan harus objektif. 2. Disusun dengan gaya bahasa yang logis berdasarkan fakta. Secara lebih khusus cerpen dapat dicirikan sebagai sebuah karangan yang memiliki efek tunggal dan fokus pada sebuah konflik. Narasi sugestif Yaitu ada nilai sugesti atau nilai terselubung yang disisipkan dalam karangan tersebut. novelet dan sejenisnya. Oleh karena itu karangan narasi sering kita temukan pada cerpen. Karangan nonfiksi seperti memoar. Fungsi karangan narasi Fungsi karangan narasi sangat penting dalam sebuah cerpen.Posted in Belanja | No Comments » Menulis Cerpen Narasi Yuk! November 22nd. Narasi jenis ini biasanya banyak ditemukan pada tulisan nonfiksi seperti autobiografi. kisah inspiratif dan sejenisnya juga memakai karangan narasi. Pengertian Sedangkan narasi sering diartikan sebagai cerita. 2010 | Cerpen Narasi terdiri dari dua kata yaitu cerpen dan narasi. 3. novel. Namun bukan berarti karangan narasi tidak bisa kita temukan pada karangan non-fiksi. Tokoh yang ditonjolkan biasanya hanya satu orang. . Karangan narasi membuat kita mampu merasakan kisah dalam sebuah tulisan. kisah inspiratif dan sebagainya. Tanpa karangan ini cerpen akan terasa garing dan sepi. Berupa cerita atau kisah Unsur pelaku sangat menonjol. Karangan narasi juga memberikan nilai estetika sehingga tulisan kita terlihat lebih semarak. Disini pengarang mencoba menyampaikan pesan-pesan melalui kisah-kisah indah yang dirangkaikan lewat kata-kata. novel dan karangan fiksi lainnya. Jenis Karangan narasi Secara umum karangan narasi ada dua jenis yaitu: 1. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek sehingga beberapa ahli bahasa sering mendefenisikannya sebagai sebuah karangan yang bisa dibaca sekali duduk. Biasanya kita temukan pada cerita-cerita fiksi seperti cerpen narasi. Secara sederhana definisi dari narasi adalah sebuah karangan yang menceritakan sejelas-jelasnya gambaran dari suatu peristiwa atau konflik. Susunan yang sistematis Jadi cerpen narasi adalah suatu istilah yang timbul kemudian yang menggambarkan bahwa karangan tersebut adalah menceritakan tentang kisah fiktif yang fokus pada satu konflik dan tidak terlalu panjang. 2. Ada tiga hal yang membangun sebuah karangan narasi yaitu: 1. Narasi ekspositorik (narasi teknis) Yaitu sebuah narasi yang tersusun atas fakta dan data-data yang sebenarnya.

4. Temukan tema yang unik dari pengalaman pribadi atau orang lain. latar dan sudut pandang. Cerita tidak akan hidup tanpa konflik yang unik. Terlebih dahulu tentukan tema apa yang akan diangkat menjadi sebuah cerpen narasi yang memikat. tontonan atau hal-hal lain yang mengusik imajinasi kita. Tetapkan pembaca sasaran.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Namun untuk menulis yang diperlukan hanyalah tindakan memproduksi kata-kata. Kadang ada yang memulai dari satu tokoh. Semakin unik watak tokoh dan latar yang diciptakan maka konflik yang bisa dirancang akan semakin menarik. Abaikan urutan langkah di atas jika hal itu membuat kita semakin sulit untuk mulai menulis.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • contoh karangan narasi . Menentukan sebuah tema yang menarik dan unik. ada juga yang menyusun ending terlebih dahulu baru menyusun konflik dan sebagainya. 2. Peristiwa adalah penjabaran dari konflik dalam sebuah cerita. Susun konflik dan alur cerita. Gambarkan peristiwa-peristiwa utama. Selain itu juga bermanfaat untuk menentukan nilai sugestif apa yang mau diselipkan dalam cerita ini nantinya. Hal ini bermanfaat nantinya untuk memfokuskan jalan cerita dan gaya bahasa yang dipakai dalam menulis sebuah cerpen narasi. Tetapkan tokoh. 3. tergantung dimana kita merasa enjoy untuk memulai menulis.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Ini adalah langkah sistematis yang bisa ditempuh dalam menyusun sebuah cerpen narasi. Jadi segeralah menulis dari langkah manapun yang dianggap paling mudah. Bukan mengurutkan setiap langkah-langkah. 5. Atau bisa juga dari bacaan.AnneAhira. Konflik merupakan nyawa dalam sebuah cerpen narasi. Namun secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Empat hal ini nantinya akan berperan penting dalam menciptakan konflik dalam sebuah cerpen narasi. Semua itu sah-sah saja.Langkah praktis menyusun cerpen narasi Setiap penulis memiliki cara-cara tersendiri dalam membuat sebuah cerpen narasi. Tetapkan sebuah peristiwa utama yang akan terjadi dalam cerpen narasi tersebut. perwatakan.

Cerpen yang dibuat di media cetak biasanya maksimal 750 kata saja. kali ini kita akan membahas mengenai cerpen Jepang. karya sastra tercipta dari sebuah cerminan budaya setempat. Kadang. Untuk membuka lebih lanjut tentang cerpen-cerpen Jepang.jp.id atau top-pdf. Salah satu karya sastra adalah cerpen. namun kita dapat menganilis tokoh yang dibangun dalam novelnya adalah memang seorang samurai sejati dengan latar budaya Jepang yang sangat kuat. Mereka cenderung kuat dalam membangun sebuah penokohan dalam cerita. kita bisa mencarinya pada sebuah situs khusus cerpen Jepang.tanpen. sebuah cerpen terdiri atas 500 kata sampai dengan 1000 kata. Cerpen Jepang biasanya sangat diwarnai budaya lokal yang mereka miliki. atau plza. Karena. pengarang jepang tetap kuat dalam membangun metafora yang indah. Latar cerita pun tetap kuat dengan kebudayaan Jepang yang kuat. Orang-orang kesepian yang merindukan kebebasan. 2010 | Berbicara soal sastra. Yang terdiri dari kisah tokoh utama yang mengalami satu konflik utama. Cerpen-cerpen Jepang biasanya bermain dalam karakter tokoh. Selamat membaca dan menyelami cerpen! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : . bahkan ada yang 200 huruf.rakuten.co. Kebanyakan cerpen-cerpen Jepang bicara soal tema-tema psikologis. Orang-orang yang penuh dengan paradoks yang hidup dalam dunia imajiner. www. Dalam situs tersebut termuat cerpen-cerpen yang sangat singkat. jumlah kata yang sangat terbatas itu tidak membuat cerpen-cerpen dalam situs tersebut menjadi hambar akan ide dan karakter. Kesadisan dan kengeringan sering kali tergambar dalam karya sastra Jepang dengan cara yang paling sinis ketika disampaikan pada pembaca. Narasi Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Jepang. Jepang itu sangat mencintai budayanya dan sangat posesif terhadap apa yang menjadi miliknya. Meskipun kumpulan cerpen situs ini sangat terbatas oleh kosa kata. cerpen yang dimuat di media cetak terbatas oleh kolom sehing sebuah cerpen harus dibatasi agar tidak terlalu panjang.id. Cerpen Jepang Bicara soal cerpen. Namun.web. Cerpen adalah sebuah cerita pendek dari satu atau dua alur saja. Contoh yang bisa kita ambil adalah Tokoh Musasi karya Eiji Yoshikawa. Anda bisa mengunjungi yumeko. memang ini adalah sebuah novel. Biasanya.• • • fungsi dari konflik dalam sebuah cerita fungsi konflik dalam cerita Pengertian konflik & fungsi konflik dalam sebuah cerpen Tags: Cerpen. Untuk menemukan cerpen-cerpen Jepang yang bisa dianalisis dengan mudah.com/kumpulan-cerpen-jepang Dalam web tersebut dibahas mengenai cerpen-cerpen Jepang baik dengan tinjuan semiotik atau sosiologi sastra. Pendek tapi Mengena November 21st. Cerpen-cerpen yang dibuat maksimal 1000 huruf saja. Tokoh dan penokohannya tetap berkarakter. berarti kita bicara soal budaya. Menulis.

pecinta buku atau pecinta cerpen. Pendek Posted in Belanja | No Comments » Buku Cerpen = Buku Antologi Cerpen November 21st. Oleh karena itu keberadaan buku cerpen sangat berarti. Tetapi bila di dalam satu buku cerpen itu ada 15 penulis maka ke-15 penulis itu bisa saling patungan untuk biaya mencetak buku. mengedit sendiri. Niscaya dengan semakin banyaknya bermunculan buku cerpen-buku cerpen yang . buku cerpen kurang laku untuk dijual. Contoh sederhana saja. tidak ada salahnya membeli buku cerpen untuk menjadi koleksi Anda. Antologi adalah kumpulan. Tentu saja karena dicetak secara indie maka biaya pun sendiri. Padahal masih banyak pelajar. melay-out sendiri. pasalnya di pasaran. tentu Anda ingin agar kuantitas dan kualitas cerpen dalam dunia sastra Indonesia tidak menjadi surut. Karena biasanya di dalam buku cerpen ada 9 atau 10 cerpen dengan judul berbeda-beda. mahasiswa atau khalayak umum yang masih membutuhkan buku cerpen.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Tetapi betapa sulitnya mereka menemukan referensi cerpen yang berkualitas. cerpen biasanya mempunyai durasi halaman dari 5 sampai 12 halaman ukuran kertas A4 dengan spasi 1.Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Buku cerpen adalah sebutan populer bagi orang yang awam dalam dunia kepenulisan dan perbukuan. Jepang. 2010 | Bila Anda penggemar cerpen. Keberadaan buku cerpen sangat berguna bagi masyarakat. Mengena. tentu beban mereka akan lebih ringan ketimbang membeli sebuah majalah yang hanya memuat satu buah cerpen saja. Jadi setiap anak didik dapat meresensi satu cerpen dari buku itu. Sesuai dengan namanya. Membuat Buku Cerpen Bersama-Sama Bila Anda adalah suka menulis cerpen. Bila sembilan anak didik patungan untuk membeli sebuah buku cerpen.5.AnneAhira. Jadi antologi cerpen adalah kumpulan cerpen. mendesain cover sendiri. Dan tidak semua anak didik mampu membeli majalah atau Koran demi sebuah cerpen.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Saat ini penerbit kurang mau menerbitkan buku cerpen. di sekolah anak didik diharuskan untuk bisa meresensi sebuah cerpen atau membuat cerpen sebagai tugas bahasa Indonesia. Membuat buku cerpen indie berarti mengumpulkan naskah sendiri. Istilah yang tepat untuk buku cerpen adalah buku antologi cerpen. mencetak buku sendiri dan bahkan memasarkannya pun sendiri. Ciri-ciri cerpen adalah bisa dibaca dalam sekali duduk.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. mengandung konflik yang padat dan memberi pesan positif kepada pembacanya. Entah itu kumpulan cerpen pribadi atau kumpulan cerpen bersama. Salah satu cara untuk tetap mempertahankan kualitas dan kuantitas cerpen bersama-sama adalah dengan cara membuat buku cerpen indie. Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek.

nasib buku cerpen akan kembali lagi menjadi primadona. 2010 | Seringkali saat hendak membeli buku cerpen novel. Biasanya sinopsis ada di bagian belakang buku. Bila tidak ada. ada baiknya Anda mengikuti tips di bawah ini: Cover memang menjadi pemikat pertama dalam memilih novel. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Terkadang sampul yang sederhana dan tidak menarik justru menyimpan isi cerita yang fantastis.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • antologi cerpen anak Tags: Antologi. Cerpen Posted in Hobi | No Comments » Berburu Buku Cerpen Novel November 15th. melainkan pendapat pembaca umum. Tetapi kini sudah ada juga bermunculan majalah-majalah baru yang khusus memuat cerpencerpen. Semoga kelak. tetapi isinya ternyata mendidik. Tentu cerita seperti ini tidak baik jika dibaca terlalu sering oleh remaja. memilih buku cerpen novel. konflik hanya berputar-putar di masalah cinta.Jangan malas untuk membaca sinopsis buku cerpen novel yang hendak Anda beli. keren dan mendidik. ternyata terasa biasa-biasa saja saat kita membaca isinya.AnneAhira. Menjadi buku yang dicari-cari dan best seller di toko buku. Misalnya. Bahkan novel dengan cap ‘Best Seller’ dan dipajang di rak buku laris. Bukan endorsement yang ada di sampul. Majalah-majalah khusus cerpen ini harus kita dukung demi perkembangan literasi kita. kita terjebak oleh covernya. dengan cover dan endorsmentnya bagus. Jangan melihat buku dari sampul luarnya saja. Terkadang ada juga sampul buku kumpulan cerpen yang misterius dan agak vulgar. cek juga pendapat-pendapat orang tentang buku itu. Tapi. tidak menjamin isinya bagus. maka keberadaan buku cerpen dalam dunia sastra pun akan terus tumbuh dan diakui oleh masyarakat. isinya juga oke? Tips Pencarian Buku Cerpen Novel Agar tidak kecewa dengan buku yang dibeli. bagaimana. Selain itu. yang covernya oke. Apabila . Anda tinggal menggunakan fasilitas Google untuk mencari sinopsis buku yang diincar.diterbitkan secara indie ataupun diterbitkan oleh penerbit. “don’t jugde the book by it’s cover”. saat menemukan buku kumpulan cerpen. sih.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Seringkali kita mendapati novel remaja yang isinya terlalu vulgar. Jadi.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Karena dengan semakin sedikitnya buku cerpen yang terbit maka semakin sedikit juga buku cerpen yang mengalami cetak ulang dan best seller. ingat pepatah lama.

Anda bisa memulai pencarian dari rak paling bawah atau paling tersembunyi. Di sana Anda bisa mendapatkan aneka buku cerpen novel dengan berbagai macam harga. Biasanya cerita yang unik dan melenceng dari pasar. penerbit C khusus menerbitkan buku islami. Bila ingin membaca cerpen novel dengan genre-genre yang agak unik. perlu dibaca kembali ulasannya. Bila Anda ingin membeli buku asli di bawah harga pasaran. Sekarang. Namun.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • buku cerpen cerpen dengan genre yang sama Cerpen remaja vulgar cerpen sinopsis yang ada penerbit dan pengarang semua novel remaja tebal yang sinopsisnya panjang Tags: Berburu. Biasanya ada penerbit yang selalu menerbitkan cerita dengan gaya yang sama. Novel Posted in Belanja | No Comments » . Cerpen. perlu dicatat bahwa tidak laku bukan berarti ceritanya jelek. Bila buku novel tebal. selalu tidak laku. tunggu saja book fair. Tapi ingat. Namun. Lihat siapa penerbitnya. Selamat membaca. maka Anda tetap harus menyiapkan budget yang sesuai. Misal penerbit A selalu menceritakan cerita gokil. penerbit B selalu memasukkan unsur seks dalam setiap ceritanya.Memilih buku cerpen novel tidak harus mencari buku yang best seller. Tetapi bukan berarti novel yang tipis isinya jelek. jika si penulis favorit Anda menulis buku kumpulan cerpen secara keroyokan. Karena buku dengan bacaan bermutu dan bagus.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. saatnya berburu buku cerpen novel yang bermutu ke toko buku.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.AnneAhira. seandainya hanya cerita penulis favorit Anda saja yang keren.penulis buku cerpen novel incaran sudah sering Anda baca karyanya. biasanya agak sedikit mahal. Apalagi bila bukunya termasuk best seller atau hard cover. tidak perlu lagi meragukan isi ceritanya. biasanya ceritanya lebih panjang dan lebih asyik untuk dinikmati. dan lain sebagainya. Apabila ingin mencari buku cerpen novel yang berkualitas dan haus akan bacaan bermutu. Lihat tebal tipisnya buku cerpen novel yang kita inginkan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Lihat harganya. pastikan buku apa yang Anda incar.

siapa lagi yang akan melakukannya? . Berisi 12 cerita. Berisi 7 cerita.Tana Naripi Sosane Basien : Asal Usul Waita ‘Mangaa’ Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. 33 Cerita Rakyat Menakjubkan (Dar! Mizan. 1993). Berisi 10 cerita.Cerita Rakyat dari Yogyakarta (Grasindo. Terdiri dari 19 cerita.Cerita Rakyat dari Sumatera Barat (Grasindo). Cerita-cerita rakyat ini pada mulanya disampaikan secara lisan. Masing2 terdiri dari 25 dan 23 cerita). Cerita Rakyat dari Surakarta (Grasindo. mengasihi sesama. 2007). namun pesan moral yang terkandung di dalamnya bersifat evergreen. termasuk yang sudah mulai banyak dilupakan oleh generasi muda.Dongeng Rakyat Kabupaten Rembang (2 jilid. Mitos. Untuk apa membaca cerpen cerita rakyat? Kuno! Setting atau latar belakang dalam cerpen cerita rakyat memang kuno (karena sudah berusia ratusan tahun). 1993).Cerita Rakyat dari Jember (Grasindo. 2002) Mari kita kenali dan cintai kekayaan budaya kita.Cerita Rakyat dari Jawa Timur (Grasindo.Beratus-ratus suku bangsa yang mendiami kepulauan Indonesia. 2005). anak bangsa ini. misanya: hormat pada orang tua. 1993). 2002). Meliputi Legenda. Berisi 7 cerita. Berisi 366 cerita dari seluruh daerah di Indonesia. dan Epos (Ruang Kata. 1998). Kekayaan ragam budaya itu salah satunya dapat dilihat dari cerita-cerita rakyat Indonesia.Cerita Rakyat dari Bengkulu (Grasindo.Cerita Rakyat Betawi (Grasindo. tolong-menolong. Dongeng. 2009-2010). Berisi 9 cerita. Terdiri dari 3 jilid. dan sebagainya. turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya.Cerita Rakyat dari Lombok. setia kawan.Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Grasindo). rajin. Berisi 72 cerita. kumpulan Cerpen Cerita Rakyat Indonesia jelas mengangkat kekayaan budaya Indonesia. Terdiri dari 6 jilid. cerita-cerita rakyat Indonesia ini juga dapat ditemukan di berbagai buku kumpulan cerpen cerita rakyat. 2009)Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Terpopuler. Berisi 16 cerita.Gadis Yomngga dan Ular Naga: Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. 2003). Jika dibandingkan dengan cerpen jenis lain. Masih relevan diletakkan dalam kehidupan masa kini. yang mencintai dan melestarikan nilai-nilai budaya kita. jujur. 2009). Fabel. menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kaya dengan keragaman budaya. Berisi 24 cerita. Nusa Tenggara Barat (Grasindo). Terdiri dari 3 jilid Cerita Rakyat Nusantara (Erlangga For Kids. 1996). Banten (Grasindo. 2008). Jika bukan kita. 2003)Kumpulan Cerita Rakyat Pakpak (Yayasan Sada Ahmo. Membaca cerpen cerita rakyat antara lain bermanfaat untuk: Menumbuhkan rasa cinta pada budaya sendiriPewarisan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokalMenumbuhkan imajinasiPendidikan moral Berikut beberapa buku kumpulan cerpen cerita rakyat yang dapat menjadi bahan bacaan: 366 Cerita Rakyat Nusantara (Adicita Karya Nusa). Berisi 67 cerita dari 33 provinsi yang ada di Indonesia.Cerita Rakyat dari Jawa Barat (Grasindo. Terdiri dari 2 jilid.Cerita Rakyat dari Pandeglang. Terdiri dari 3 jilid. 2002).Kumpulan Cerita Rakyat Riau (BKPMP dan Adicita. Namun sekarang.Buku Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Wahyu Media.

Meskipun ibunya telah tiada. Di tengah-tengah harapannya menghadiri pesta. muncul ibu peri yang mengubah Cinderella bak seorang putri raja. Dan. Rakyat Posted in Belanja | No Comments » Kepopuleran Cerpen Cinderella December 2nd. Cinderella hidup bahagia bersama ayahnya. Kisah tersebut merupakan gubahan Charles Perrault. baik berupa buku maupun cerpen Cinderella. Pangeran yang tahu tipu daya mereka menyuruh merpati .Alhasil. Mereka pun hidup bahagia selamanya. Lain lagi dengan versi Grimm bersaudara. Pangeran yang jatuh hati dengan Cinderella mencari ke seluruh pelosok negeri untuk mengetahui pemilik sepatu tersebut.Itulah kisah populer Cinderella yang sering kita dengar. Ia dapat mencoba sepatu kaca yang memang miliknya lalu menikahi pangeran. saudara tiri Cinderella memotong jari-jari kaki mereka agar kakinya bisa masuk ke dalam sepatu kaca. karena Cinderella diperingatkan ibu peri untuk pulang sebelum jam 12. penulis asal Jerman. kebahagiaan Cinderella berakhir setelah ayahnya menikah lagi. Cinderella menolak keinginan pangeran untuk terus berdansa dengannya.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Dikisahkan. Namun. sepatu kaca miliknya tertinggal. Namun. 2010 | Siapa yang tidak tahu Cinderella? Kisah mengenai Cinderella sudah terkenal di bagian dunia mana pun. seorang penulis Prancis. penderitaan Cinderella semakin menjadi setelah ayahnya meninggal.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • kumpulan cerita rakyat surakarta cerita rakyat nusantara jilid 3 erlangga cerpen cerita rakyat cerpen rakyat kumpulan cerita rakyat nusa tenggara barat Tags: Cerita. Indonesia. Cerpen. pangeran pun jatuh hati.Cinderella diperlakukan seperti pembantu dan tidak pernah diperbolehkan keluar rumah. termasuk menghadiri pesta kerajaan. Ibu dan saudara tirinya kerap kali memperlakukan Cinderella layaknya pembantu ketika ayah Cinderella pergi.AnneAhira. Berkat kesabaran dan kebaikannya.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. nasib Cinderella berubah.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Saat datang ke pesta. Berbagai versi mengenai kisahnya pun terdengar di penjuru dunia. Cinderella adalah seorang gadis piatu.

Namun. Buku Three Days Cinderella lain lagi. Ceritanya berkisah tentang dua orang perempuan. Oscar adalah seorang cowok yang malas dan hobi berkelahi. Hidupnya kemudian diwarnai masalah. Teman dekatnya justru berubah menjadi musuh.Buku Cinderella in Pink juga berbeda dengan kisah Cinderella pada umumnya. Namun. Saras bertemu dengan seorang pria. Three Days Cinderella (Agnes Jessica). Andini yang merupakan seorang gadis desa tiba-tiba harus berubah peran menjadi Dianne yang merupakan sosok wanita kosmopolitan. ada beberapa judul buku yang menggunakan nama Cinderella.Versi Indonesia ModernCinderella in Paris disebutkan bukan merupakan Cinderella yang biasa. Karena gerah dicap perawan tua. yang wajahnya mirip dan bertukar peran.Hidup Bahagia Selamanya“Hidup bahagia selamanya” adalah kata-kata yang kemudian tampak seperti stereotip Cinderella.mematuki mata mereka hingga buta. kenapa ketiga cerita tersebut menggunakan judul Cinderella? Sebaiknya Anda cari tahu sendiri.Ceritanya juga diadaptasi ke dalam film dengan versi cerita yang berbeda. Di Indonesia. seperti buku bergambar dan buku cerita.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. tapi punya hobi fotografi. seorang cewek yang cuek dan punya penampilan ajaib berhasil menarik perhatian Oscar.Ada banyak kisah yang menyerupai Cinderella. Semua kisah tersebut tetap fokus kepada Cinderella. Di tengah-tengah sakit hatinya.Agenda J00-2007027969 View the original article here . “Cinderella” dalam cerita ini adalah Saras. Ia pun memilih menjadi backpacker dan pergi ke Eropa. Dara kesal karena sepatu kesayangannya hilang. dan Cinderella in Pink (Dyan Nuranindya). Ada Ever After yang diperankan oleh Drew Barrymore hingga Cinderella Story yang diperankan oleh Hillary Duff. Kita tidak mungkin bisa “hidup bahagia selamanya” seperti Cinderella. Begitu pula dengan cerita Cinderella dalam bentuk buku.AnneAhira. penyamaran mereka akhirnya terbongkar.Nah. seperti Cinderella in Paris (Sari Musdar). Andini dan Dianne. baik dalam bentuk buku maupun film. Dan ia semakin kesal saat Oscar mulai ikut campur segala urusannya. Cerita Cinderella telah dituang ke berbagai jenis buku. lama kelamaan ia bosan dengan perjalanan kariernya. Begitulah kata-kata yang kemudian sering kita dengar. tetapi dibawakan dengan gaya yang berbeda.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Dara. Sepulangnya dari Amerika. ia pergi ke Jogja karena mengetahui banyak tempat indah di sana. Ia adalah seorang perempuan yang menginjak usia matang tapi belum mengakhiri masa lajangnya. Oscar mulai mengenal Dara setelah ia jadi sasaran sepatu dekil milik Dara. ia bertekad mengejar karier. meskipun sebenarnya tokoh dan ceritanya tidak sejalan dengan kisah Cinderella yang asli.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.

Incoming search terms for the article: • kisah hidup cinderella yang asli Tags: Cerpen. “Hamburkan ini.” katanya.” ajaknya. baru kau boleh percaya padaku. Mata itu begitu berbinar penuh semangat hidup. “Hebatkah kotoran kelinci?” tanyaku dengan ketakjuban yang tak kusembunyikan. Aku semakin gugup. Aku seperti nyiur melambai ditiup angin.” kataku masih dengan nada keheranan. Kali ini aku tak berani memandang matanya. Rasanya aku belum pernah seperti ini. “Kalau menanam sekali lagi. . Beragam cerita dapat kita tuangkan dalam sebuah cerpen. Kali ini dia menatapku. Seminggu kemudian dia mendatangiku lagi. kita mulai dari sini. pendek. Hatiku berdekup begitu kencang. Aku mengambil kantong itu dengan tangan bergetar. Aku bingung mengapa aku bisa begini. kita pupuk ya.” jawabnya dengan penuh keoptimisan. Nanti kalau memang apa yang aku ucapkan benar. bukan? Cerpen adalah sebuah bacaan singkat. Aku berjalan dalam bayangannya untuk menghindari panasnya sinar matahari.” katanya. Aku pegangi daun-daun singkong yang sudah dipetiknya. “Lihat saja nanti. Kau tak harus terlalu percaya dengan apa yang aku katakan. 2010 | Anda tentu sudah sering mendengar istilah cerita pendek. Berikut adalah sebuah cerpen tentang cinta pertama yang mungkin bisa menginspirasi Anda untuk mencoba menulis kisah Anda dalam sebuah cerpen. aku coba palingkan wajahku. “Cinta pertamakah ini?” kataku membatin. Aku gugup sekali. dan memungkinkan selesai dalam sekali baca. Baru pertama kalinya aku menatap mata coklatnya yang indah. Bergoyang-goyang ke sana kemari. aku merasa dingin. Aku hampir tak mendengar kata-katanya yang menerangkan tentang kotoran kelincinya yang berbau menyengat. Aku perhatikan kaki-kakinya yang jenjang. Aku pandangi caranya mencabut singkong. Tubuhku terasa melayang. Mata coklat itu membuat aku gugup. Singkong di Ladang Gersang “Kecil sekali singkongnya. Hatiku begitu tenang walau degupan jantungku terus saja bergemuruh. “Apa maksudmu?” tanyaku heran.” katanya lembut. “Lihat saja dulu buktinya. “Pakai kotoran kelinciku. “Aku tak mengerti. “Aku percaya padamu.” jawabnya pasti. Aku bengong menatap dirinya. Aku merasa damai. Biar nanti tidak terlalu kecewa. Tak sanggup aku berdiri atau duduk. Di siang hari yang panas. “Ayo. Cinderella.” terangnya tanpa menatapku. “Kau tak percaya aja dulu. Serba salah dan salah tingkah.” kataku senang.” katanya sambil memberikan sekantong kotoran kelinci. Saat dia melirik atau melihatku.” kataku sedih. Kepopuleran Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Cinta Pertama: Singkong di Ladang Gersang November 30th. “Pakai pupuk apa?” tanyaku lirih tanpa ada asa yang terbayang. salah satunya adalah cerpen tentang cinta pertama. Aku iringi langkahnya. Aku membeku. “Jangan.

Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Gersang. “Ya.” kataku. Tapi aku tak menemukan kasihku. aku tak bertemu lagi dengannya hingga panen tiba. Dia tersenyum. Tapi cintaku masih seperti singkong di ladang gersang. Aku tak mengerti makna senyumannya. kali ini aku tak sanggup mencium bau urin kelinci yang begitu menyengat. Ladang. Setiap hari aku pandangi stek-stek singkong yang mulai menyembulkan daun-daunnya yang hijau. “Bau sekali. “Bagus juga untuk pupuk. Singkongnya besar-besar.AnneAhira. Bagaimana.” terangnya sambil tersenyum. Tapi aku tak bahagia. Aku senang bahwa kotoran dan urin kelinci memang hebat. . Aku senang. Selamat mencoba! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Memang tak kupupuk cintaku dengan kotoran dan urin kelinci. Namun rasanya cintaku tumbuh lebih subur dari singkong-singkong yang kami tanam.” katanya. Sajian berita yang lengkap dan mendalam menjadi andalan harian yang lahir pada 28 Juni 1965 ini. Kini kau mulai dengan tidak percaya.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif.” katanya. Tubuhku terasa semakin enteng bak kapas mendengar pujiannya. 2010 | Harian Kompas adalah surat kabar ternama yang termasuk beroplah tinggi dan beredar cukup merata di penjuru tanah air.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • cerpen apa kabar cinta Tags: Cerpen.Aku berharap bertemu dengannya. Tapi sejak penanaman itu. Pertama. Singkong Posted in Belanja | No Comments » Ruang Cerpen Kompas yang Menjadi Idola November 27th. Ladang gersang itu kini sudah subur. Aku bayangkan kami berdua berjalan bersama di ladang singkong itu sambil bercerita tentang apa yang akan kami lakukan bila panen nanti. “Kau murid yang cerdas. Aku mulai berpikir untuk tidak percaya sebelum ada buktinya. sudahkah Anda mendapatkan gambaran dari cerpen tersebut? Jika Iya. Mari kita buktikan. *** Nah. tunggu apa lagi? Mulailah menulis cerpen versi Anda sendiri. tapi bau ini kan membuat singkong kita tumbuh lebih subur. Aku merasakan lara hati dan jiwa karena cinta pertamaku tertanam kembali ke dalam gundukan tanah tempatku menancapkan stek-stek singkong berikutnya. “Benarkah?” kataku tak percaya.“Ini urin kelinci. Cinta.” Dalam kegugupanku.

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. ruang cerpen dan puisi seolah menjadi penyeimbang berita-berita yang dinamis setiap harinya. Tanpa disadari harian Kompas menjadi semacam “standar” bagi seorang penulis agar karyanya “diakui”. Di bagian seni khususnya. dan lainnya. Cerpen Kompas Cerpen Kompas seakan-akan telah dianggap sebagai barometer cerpen koran Indonesia yang terus tumbuh. Meskipun tak berarti karya fiksi di harian lain tak kalah apik dan mengesankan. I Nyoman Darma Putra dalam kata pengantarnya di Buku Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 menyebutkan bahwa tak sedikit mahasiswa Australia yang meneliti tentang cerpen lantas mengambil contoh cerpen yang dimuat di Kompas. nama besar dan penyebaran Kompas yang tak diragukan lagi membuat asumsi ini terus berkembang sampai sekarang. Ruang . Idola. alur. Seno Gumira Ajidarma. Menjadi. dan cara bercerita.AnneAhira. Ketertarikan para penulis berlomba-lomba mengirimkan cerpen ke Kompas membuat seleksi yang terjadi cukup ketat hingga terpilih karya terbaik layak muat. Dalam penyusunan buku ini dilakukan proses pemilihan cerpen dari semua naskah yang pernah dimuat dalam Kompas. Editor dan timnya akan menentukan beberapa cerpen untuk dimasukkan dalam antologi. Kriteria pemilihan editor terkadang menuai pro dan kontra. yang membuatnya unik dan berbeda dengan yang lain. Para penulis yang karyanya telah dimuat di Kompas antara lain Danarto. Penggunaan kata-kata kasar dan kurang beretika dihindari serta tak menyinggung SARA. Karakteristik Cerpen Kompas Cerpen yang dimuat rata-rata mempunyai nilai original.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. dan Ripin : Cerpen Kompas Pilihan 2005-2006.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Beberapa judul antologi cerpen Kompas yang telah terbit adalah Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas. Namun. Eka Kurniawan. Agus Noor. Kompas.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Djenar Maesa Ayu. mengingat hal ini sangat terkait dengan selera editor yang bisa jadi berbeda dengan masyarakat awam. Penyebaran Kompas yang cukup luas di tanah air dan kualitas isinya membuat ruang cerpen harian ini menjadi salah satu yang diminati pula.Salah satu rubrik tetap yang menarik adalah halaman seni dan hiburan. isi. Toh tetap saja kumpulan cerpen Kompas dinanti sebagai pustaka yang menambah kekayaan khasanah sastra tanah air. Antologi Cerpen Kompas Tahun 1992 Kompas memulai tradisi membuat buku kumpulan cerpen yang pernah dimuat di media tersebut. Kebaruan (orisinilitas) ini berlaku pada tema. Dalam cerpen-cerpen Kompas bisa ditemukan nuansa lokal dan luar yang sama menariknya. Ratna Indraswari Ibrahim.

kisah inspiratif dan sejenisnya juga memakai karangan narasi. Ada tiga hal yang membangun sebuah karangan narasi yaitu: 1. Fungsi karangan narasi Fungsi karangan narasi sangat penting dalam sebuah cerpen. 2. Disusun dengan gaya bahasa yang logis berdasarkan fakta. Disini pengarang mencoba menyampaikan pesan-pesan melalui kisah-kisah indah yang dirangkaikan lewat kata-kata. tidak memasukkan unsur sugesti didalamnya dan harus objektif. Jenis Karangan narasi Secara umum karangan narasi ada dua jenis yaitu: 1. Karangan narasi membuat kita mampu merasakan kisah dalam sebuah tulisan. . novel. kisah inspiratif dan sebagainya. 2. Oleh karena itu karangan narasi sering kita temukan pada cerpen. novelet dan sejenisnya. Susunan yang sistematis Jadi cerpen narasi adalah suatu istilah yang timbul kemudian yang menggambarkan bahwa karangan tersebut adalah menceritakan tentang kisah fiktif yang fokus pada satu konflik dan tidak terlalu panjang. Karangan nonfiksi seperti memoar. novel dan karangan fiksi lainnya. Tokoh yang ditonjolkan biasanya hanya satu orang. Narasi sugestif Yaitu ada nilai sugesti atau nilai terselubung yang disisipkan dalam karangan tersebut. Biasanya kita temukan pada cerita-cerita fiksi seperti cerpen narasi. 2010 | Cerpen Narasi terdiri dari dua kata yaitu cerpen dan narasi. Tanpa karangan ini cerpen akan terasa garing dan sepi. Berupa cerita atau kisah Unsur pelaku sangat menonjol. Secara sederhana definisi dari narasi adalah sebuah karangan yang menceritakan sejelas-jelasnya gambaran dari suatu peristiwa atau konflik. Karangan narasi juga memberikan nilai estetika sehingga tulisan kita terlihat lebih semarak. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek sehingga beberapa ahli bahasa sering mendefenisikannya sebagai sebuah karangan yang bisa dibaca sekali duduk. 3. Secara lebih khusus cerpen dapat dicirikan sebagai sebuah karangan yang memiliki efek tunggal dan fokus pada sebuah konflik.Posted in Belanja | No Comments » Menulis Cerpen Narasi Yuk! November 22nd. Namun bukan berarti karangan narasi tidak bisa kita temukan pada karangan non-fiksi. Narasi jenis ini biasanya banyak ditemukan pada tulisan nonfiksi seperti autobiografi. Pengertian Sedangkan narasi sering diartikan sebagai cerita. Narasi ekspositorik (narasi teknis) Yaitu sebuah narasi yang tersusun atas fakta dan data-data yang sebenarnya.

Konflik merupakan nyawa dalam sebuah cerpen narasi. latar dan sudut pandang.Agenda J00-2007027969 View the original article here . Terlebih dahulu tentukan tema apa yang akan diangkat menjadi sebuah cerpen narasi yang memikat.Langkah praktis menyusun cerpen narasi Setiap penulis memiliki cara-cara tersendiri dalam membuat sebuah cerpen narasi. Namun secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Atau bisa juga dari bacaan. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Semakin unik watak tokoh dan latar yang diciptakan maka konflik yang bisa dirancang akan semakin menarik. 5.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Cerita tidak akan hidup tanpa konflik yang unik. Hal ini bermanfaat nantinya untuk memfokuskan jalan cerita dan gaya bahasa yang dipakai dalam menulis sebuah cerpen narasi.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif.AnneAhira. 3. tontonan atau hal-hal lain yang mengusik imajinasi kita. tergantung dimana kita merasa enjoy untuk memulai menulis. Empat hal ini nantinya akan berperan penting dalam menciptakan konflik dalam sebuah cerpen narasi. Susun konflik dan alur cerita. Selain itu juga bermanfaat untuk menentukan nilai sugestif apa yang mau diselipkan dalam cerita ini nantinya. Namun untuk menulis yang diperlukan hanyalah tindakan memproduksi kata-kata. perwatakan. Temukan tema yang unik dari pengalaman pribadi atau orang lain. Menentukan sebuah tema yang menarik dan unik. ada juga yang menyusun ending terlebih dahulu baru menyusun konflik dan sebagainya. Kadang ada yang memulai dari satu tokoh. Abaikan urutan langkah di atas jika hal itu membuat kita semakin sulit untuk mulai menulis. 4. Tetapkan sebuah peristiwa utama yang akan terjadi dalam cerpen narasi tersebut. Gambarkan peristiwa-peristiwa utama. Jadi segeralah menulis dari langkah manapun yang dianggap paling mudah. 2. Tetapkan pembaca sasaran. Bukan mengurutkan setiap langkah-langkah. Ini adalah langkah sistematis yang bisa ditempuh dalam menyusun sebuah cerpen narasi. Semua itu sah-sah saja. Tetapkan tokoh. Peristiwa adalah penjabaran dari konflik dalam sebuah cerita.

Cerpen-cerpen Jepang biasanya bermain dalam karakter tokoh. Selamat membaca dan menyelami cerpen! . Biasanya. Cerpen adalah sebuah cerita pendek dari satu atau dua alur saja. jumlah kata yang sangat terbatas itu tidak membuat cerpen-cerpen dalam situs tersebut menjadi hambar akan ide dan karakter. Kesadisan dan kengeringan sering kali tergambar dalam karya sastra Jepang dengan cara yang paling sinis ketika disampaikan pada pembaca.Incoming search terms for the article: • • • • contoh karangan narasi fungsi dari konflik dalam sebuah cerita fungsi konflik dalam cerita Pengertian konflik & fungsi konflik dalam sebuah cerpen Tags: Cerpen. cerpen yang dimuat di media cetak terbatas oleh kolom sehing sebuah cerpen harus dibatasi agar tidak terlalu panjang. Namun.id atau top-pdf. berarti kita bicara soal budaya. Yang terdiri dari kisah tokoh utama yang mengalami satu konflik utama. Narasi Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Jepang. Kadang. memang ini adalah sebuah novel. www. Mereka cenderung kuat dalam membangun sebuah penokohan dalam cerita. Untuk membuka lebih lanjut tentang cerpen-cerpen Jepang. Orang-orang kesepian yang merindukan kebebasan. Meskipun kumpulan cerpen situs ini sangat terbatas oleh kosa kata.tanpen.id. atau plza.co. Tokoh dan penokohannya tetap berkarakter. pengarang jepang tetap kuat dalam membangun metafora yang indah. Salah satu karya sastra adalah cerpen. Karena. Contoh yang bisa kita ambil adalah Tokoh Musasi karya Eiji Yoshikawa. Pendek tapi Mengena November 21st. Cerpen Jepang Bicara soal cerpen. Anda bisa mengunjungi yumeko. karya sastra tercipta dari sebuah cerminan budaya setempat. Menulis. Jepang itu sangat mencintai budayanya dan sangat posesif terhadap apa yang menjadi miliknya. kali ini kita akan membahas mengenai cerpen Jepang.rakuten. Untuk menemukan cerpen-cerpen Jepang yang bisa dianalisis dengan mudah. Latar cerita pun tetap kuat dengan kebudayaan Jepang yang kuat. Cerpen-cerpen yang dibuat maksimal 1000 huruf saja. Dalam situs tersebut termuat cerpen-cerpen yang sangat singkat. sebuah cerpen terdiri atas 500 kata sampai dengan 1000 kata.com/kumpulan-cerpen-jepang Dalam web tersebut dibahas mengenai cerpen-cerpen Jepang baik dengan tinjuan semiotik atau sosiologi sastra. namun kita dapat menganilis tokoh yang dibangun dalam novelnya adalah memang seorang samurai sejati dengan latar budaya Jepang yang sangat kuat. 2010 | Berbicara soal sastra. Orang-orang yang penuh dengan paradoks yang hidup dalam dunia imajiner.jp.web. Kebanyakan cerpen-cerpen Jepang bicara soal tema-tema psikologis. Cerpen yang dibuat di media cetak biasanya maksimal 750 kata saja. Cerpen Jepang biasanya sangat diwarnai budaya lokal yang mereka miliki. kita bisa mencarinya pada sebuah situs khusus cerpen Jepang. bahkan ada yang 200 huruf.

Membuat buku cerpen indie berarti mengumpulkan naskah sendiri. Jepang. mengedit sendiri. Entah itu kumpulan cerpen pribadi atau kumpulan cerpen bersama. mencetak buku sendiri dan bahkan memasarkannya pun sendiri. tidak ada salahnya membeli buku cerpen untuk menjadi koleksi Anda. Jadi setiap anak didik dapat meresensi satu cerpen dari buku itu. Oleh karena itu keberadaan buku cerpen sangat berarti. Keberadaan buku cerpen sangat berguna bagi masyarakat. tentu beban mereka akan lebih ringan ketimbang membeli sebuah majalah yang hanya memuat satu buah cerpen saja. Antologi adalah kumpulan. pasalnya di pasaran. Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek. Ciri-ciri cerpen adalah bisa dibaca dalam sekali duduk. Dan tidak semua anak didik mampu membeli majalah atau Koran demi sebuah cerpen. melay-out sendiri. Bila sembilan anak didik patungan untuk membeli sebuah buku cerpen. Saat ini penerbit kurang mau menerbitkan buku cerpen. cerpen biasanya mempunyai durasi halaman dari 5 sampai 12 halaman ukuran kertas A4 dengan spasi 1. Buku cerpen adalah sebutan populer bagi orang yang awam dalam dunia kepenulisan dan perbukuan. pecinta buku atau pecinta cerpen.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. mengandung konflik yang padat dan memberi pesan positif kepada pembacanya. mendesain cover sendiri. Jadi antologi cerpen adalah kumpulan cerpen. Sesuai dengan namanya. Salah satu cara untuk tetap mempertahankan kualitas dan kuantitas cerpen bersama-sama adalah dengan cara membuat buku cerpen indie.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. buku cerpen kurang laku untuk dijual. Istilah yang tepat untuk buku cerpen adalah buku antologi cerpen. tentu Anda ingin agar kuantitas dan kualitas cerpen dalam dunia sastra Indonesia tidak menjadi surut. mahasiswa atau khalayak umum yang masih membutuhkan buku cerpen.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Contoh sederhana saja.5. 2010 | Bila Anda penggemar cerpen. Padahal masih banyak pelajar. . Karena biasanya di dalam buku cerpen ada 9 atau 10 cerpen dengan judul berbeda-beda. di sekolah anak didik diharuskan untuk bisa meresensi sebuah cerpen atau membuat cerpen sebagai tugas bahasa Indonesia. Mengena.AnneAhira. Membuat Buku Cerpen Bersama-Sama Bila Anda adalah suka menulis cerpen. Pendek Posted in Belanja | No Comments » Buku Cerpen = Buku Antologi Cerpen November 21st. Tetapi betapa sulitnya mereka menemukan referensi cerpen yang berkualitas.

Niscaya dengan semakin banyaknya bermunculan buku cerpen-buku cerpen yang diterbitkan secara indie ataupun diterbitkan oleh penerbit.Jangan malas untuk membaca sinopsis buku cerpen novel yang hendak Anda beli. Cerpen Posted in Hobi | No Comments » Berburu Buku Cerpen Novel November 15th. keren dan mendidik. ingat pepatah lama. “don’t jugde the book by it’s cover”. Seringkali kita mendapati novel remaja yang isinya terlalu vulgar. ternyata terasa biasa-biasa saja saat kita membaca isinya.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Misalnya. dengan cover dan endorsmentnya bagus. maka keberadaan buku cerpen dalam dunia sastra pun akan terus tumbuh dan diakui oleh masyarakat. Majalah-majalah khusus cerpen ini harus kita dukung demi perkembangan literasi kita. yang covernya oke. Tentu cerita seperti ini tidak baik jika dibaca terlalu sering oleh remaja. Biasanya sinopsis ada di bagian belakang buku. 2010 | Seringkali saat hendak membeli buku cerpen novel. Jangan melihat buku dari sampul luarnya saja.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • antologi cerpen anak Tags: Antologi. Tapi.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. konflik hanya berputar-putar di masalah cinta. Tetapi kini sudah ada juga bermunculan majalah-majalah baru yang khusus memuat cerpencerpen. Tetapi bila di dalam satu buku cerpen itu ada 15 penulis maka ke-15 penulis itu bisa saling patungan untuk biaya mencetak buku. tidak menjamin isinya bagus. kita terjebak oleh covernya. Menjadi buku yang dicari-cari dan best seller di toko buku. Terkadang sampul yang sederhana dan tidak menarik justru menyimpan isi cerita yang fantastis. sih. Terkadang ada juga sampul buku kumpulan cerpen yang misterius dan agak vulgar. tetapi isinya ternyata mendidik. memilih buku cerpen novel. saat menemukan buku kumpulan cerpen. Semoga kelak. nasib buku cerpen akan kembali lagi menjadi primadona. Bila tidak . Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Karena dengan semakin sedikitnya buku cerpen yang terbit maka semakin sedikit juga buku cerpen yang mengalami cetak ulang dan best seller. ada baiknya Anda mengikuti tips di bawah ini: Cover memang menjadi pemikat pertama dalam memilih novel.Tentu saja karena dicetak secara indie maka biaya pun sendiri. Bahkan novel dengan cap ‘Best Seller’ dan dipajang di rak buku laris. Jadi. bagaimana.AnneAhira. isinya juga oke? Tips Pencarian Buku Cerpen Novel Agar tidak kecewa dengan buku yang dibeli.

Biasanya cerita yang unik dan melenceng dari pasar. Sekarang. Lihat siapa penerbitnya. Lihat harganya. perlu dicatat bahwa tidak laku bukan berarti ceritanya jelek. penerbit B selalu memasukkan unsur seks dalam setiap ceritanya. Di sana Anda bisa mendapatkan aneka buku cerpen novel dengan berbagai macam harga. jika si penulis favorit Anda menulis buku kumpulan cerpen secara keroyokan. maka Anda tetap harus menyiapkan budget yang sesuai. biasanya agak sedikit mahal. tunggu saja book fair.AnneAhira. Lihat tebal tipisnya buku cerpen novel yang kita inginkan. biasanya ceritanya lebih panjang dan lebih asyik untuk dinikmati. penerbit C khusus menerbitkan buku islami. cek juga pendapat-pendapat orang tentang buku itu. Bukan endorsement yang ada di sampul. Bila ingin membaca cerpen novel dengan genre-genre yang agak unik. Apabila ingin mencari buku cerpen novel yang berkualitas dan haus akan bacaan bermutu.ada. Tetapi bukan berarti novel yang tipis isinya jelek. dan lain sebagainya. tidak perlu lagi meragukan isi ceritanya.Memilih buku cerpen novel tidak harus mencari buku yang best seller. Biasanya ada penerbit yang selalu menerbitkan cerita dengan gaya yang sama. Misal penerbit A selalu menceritakan cerita gokil. pastikan buku apa yang Anda incar. Namun. seandainya hanya cerita penulis favorit Anda saja yang keren. Selamat membaca.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Apalagi bila bukunya termasuk best seller atau hard cover.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Selain itu. selalu tidak laku. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Karena buku dengan bacaan bermutu dan bagus. Anda bisa memulai pencarian dari rak paling bawah atau paling tersembunyi. saatnya berburu buku cerpen novel yang bermutu ke toko buku. melainkan pendapat pembaca umum. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi. Anda tinggal menggunakan fasilitas Google untuk mencari sinopsis buku yang diincar. Namun. Bila buku novel tebal. Tapi ingat. perlu dibaca kembali ulasannya. Apabila penulis buku cerpen novel incaran sudah sering Anda baca karyanya.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • buku cerpen cerpen dengan genre yang sama Cerpen remaja vulgar cerpen sinopsis yang ada penerbit dan pengarang semua novel remaja tebal yang sinopsisnya panjang . Bila Anda ingin membeli buku asli di bawah harga pasaran.

Novel Posted in Belanja | No Comments » .Tags: Berburu. Cerpen.

lalu berpusing di runcing bubungan rumah. Tinggal Sang Nenek. ayunan leher sapi-sapi berpunuk. kejayaan yang terpuruk. di beranda. Nalan menduga-duga adalah yang dinanti bakal tiba. belukar pandan yang tak teranyam. 27 Juni 2004 PADA hari kedelapan kepulangan Nalan. sedikit demi sedikit. Sepasang mata tuanya yang kelabu masih cermat melihat setiap tamu atau orang yang mendekat.• • • • Tentang Kami Sejarah Kami Dewan Redaksi Hubungi Kami ○ Download  Blackberry Launcher Cerpen: Tubuh yang Bersekutu 8Jul2008 Filed under: Cerpen Author: admin Visited 470 times. . Selebihnya. Pelan. Jauh di luar. di antara pohon langsat dan batang pinang. sapi tinggal tak seberapa. sedikit irama yang tersisa dari masa jaya kakek-neneknya. Atau suara kumbang. atau berdendang sendirian. Nenek yang selalu duduk di beranda. di padang-padang kebun kelapa. kekokohan rumah gadang – lambang kebesaran masa silam. jenjang rumah gadang itu perlahan sepi dari langkah kaki mereka yang datang bertandang. dan sesekali terhenti entah pada anak tangga ke berapa – pertanda si empunya langkah juga tak kalah berdebar – meski ia berhasil luput dari sergapan sepasang mata. nyaring menggirik dinding papan seakan hendak merobohkan. Kini. satu-satunya yang dinanti Nalan dengan dada berdebar adalah detak kaki seseorang (kadang dari arah tak biasa) yang iramanya mulai ia hafal. penuh perasaan. tak hendak memakai tongkat. 2 so far today Tubuh yang Bersekutu Oleh: Raudal Tanjung Banua Dimuat di harian Koran Tempo. perempuan lantang dan taat. mengunyah sirih. Memandang sisa-sisa kebun kelapa yang menua. Tapi hanya gedesau angin lewat di jendela. Di kamarnya. tak kalah nyaring suara genta. kakeknya sendiri sudah lama bernisan di halaman belakang.

ada saja bahan. Tanpa buang waktu. sampai petatah-petitih yang dibengkokkannya. Nenek ikhlas kau tinggalkan!” Seperti Muna yang diberi kata-kata. “Tak guna baju baru dan lamang-tapai (1). fasih benar menirukan Nenek. Nalan. hingga ke seberang tak apa. Yang penting ibadahmu. Nalan. kepada Muna. punya gelar dan selalu berkirim uang. “Kau pasti lelah dalam perjalanan. maka seseorang – yang ditunggu Nalan – memilih selalu datang pada saat Nenek tak di rumah. Nenek suka membanggakannya. “Apa katamu! Tak sembarang cucuku meminang orang. Nenek dengan enteng – dan lantang – bilang. Sejak hari pertama kepulangan Nalan. Setiap kawan Nalan datang. “Hei berakit-rakit tak sampai hulu. “Terima kasih. Paman Umang – yang mengurus kebun dan sapi – sudah paham apa yang harus dilakukannya. itu terang melanggar adat dan aturan. Ia menawarkan. Ah. tubuhmu mesti dipijat dulu. Atau duduk di tubir jenjang. di saat gembira. Tahu sikap itu belum hilang. “He. ia termenung tiba-tiba. Paman hanyalah anak pungut – meski masih saudara jauh – yang ditampung Nenek sejak di masa jaya. sekolahmu musti tinggi. Nalan pun menyenanginya). tak tidak seorang istri!” Membayangkan ceritanya – disampaikan Etek Talimah dengan upaya seperti aslinya – Nalan menduga Nenek berpantang kalah. namun terkadang sukar diduga. dengan mata menerawang. selagi Nenek sibuk menyiapkan kenduri kepulanganmu. “Ya. “Dasar pemalas. Atau tengah malam. Nah. ia sukses di rantau. Nalan pun memendam kecewa sebenarnya. selagi menjaga diri. Tak jarang misalnya. tak tahu diuntung. Terlambat mengeluarkan sapi di kandang. banyak gadis menyenangi Nalan (salah satunya Muna. sebaiknya sekarang. cucu Mak sukses punya segalanya. Bagaimana kalau Paman carikan tukang pijat?” Nalan tak menolak. Dan seperti biasa. ia bergegas menjemput si tukang pijat. berenang-renang tak sampai tepi. hahaha…. tidak seperti kau: punya istri. begitulah nasib diriku. kepada siapa saja. Nenek akan marah. dari pantun gembira. kepada Paman. ah memuakkan! Meskin konon. Sedang kepada Nalan ia selalu berkata. Tapi mungkin nanti malam saja. yang tak lain adik kandung ayah Nalan. mungkin kawan satu sekolah dengan Nalan atau gadis kampung. Paman. Si Etek. sedang kau puasa pun tidak!” Nalan juga tahu. Apa patut kau mencari cucuku?! Pergilah. Nalan menatap punggung Paman Umang yang kurus membungkuk. sudah terbalik zaman sekarang rupanya. ayahnya penjudi! Kau juga penjudi! Lengkap sudah!” Memang. apa urusan dengang sang cucu. hidup Paman tak berubah. Dan benar.Begitulah caranya memelihara rasa berkuasa. Pintu dapur! *** SEMUA sudah diatur. sampai selesai bertanya ini-itu: dari mana hendak ke mana. pernah Paman berbalas kata. syukur-syukur sudah ditampung!” Bila Hari Raya. Padahal. agar selamat lahir-batin. sang Nenek tak langsung mengizinkan bertemu. “Tak pantas engkau berkarib dengan perempuan. mengendap dalam gelap. ia meminta uang buat anak-istrinya (yang tinggal di seberang sungai) Nenek menceramahinya. nanti belajarnya terganggu. ia kembali membayangkan Paman Umang sebagai Si Malanca – sosok dalam cerita kanaknya – yang mengundang gelak tawa. membuat mereka tak berdaya. lama . dari arah yang tak biasa. Dan bila yang datang anak perempuan. “Lihat. Dan kau tukang menghabiskan!” Nalan paham itu menyakitkan. Baiknya. Dasar tak tahu diri!” Itu semisal kalimat yang kerap terucap.” laki-laki yang mulai beruban itu terpingkal. Sejak dahulu: jauh ketika Nalan masih remaja tanggung di kampung. Nalan tahu penyebabnya. Buyung. kau jagalah cita-citamu. anak gadis mencari anak laki. nasib banyak lelaki.” “Mmm. si Nenek suka memberinya kata-kata. Begitulah Sang Paman. Tapi pahit hidup tak menjauhkannya dari gelak-tawa. sebelum itu.

bukan?” O.” kata Ginjam setelah lama saling diam. “Kau lupa? Kakekku tak hanya pandai bakaba atau bercerita. Ah. “Ada berkabar kau pulang. Ginjam tak mengerti! Jarak dan waktu. karena dengan sarung dan punggung terbuka.berenang. rasa benci itu tak kunjung hilang. seperti nyeri di hati. tapi tak mau larut dalam sentimentil itu.” “Tapi kau sering memijat orang. eh. Terbukti.” . tak banyak yang berubah padanya – ia tahu dari mencuri pandang. Nalan terdiam mengenangnya. tubuhnya telah telungkup di ranjang! Bagai tak sempat berkedip. “Tentu saja. lalu menyesal. Dan ternyata tukang pijak itu Ginjam. kawan yang sudah lama berpisah badan. Kau tahu.” Nalan terguncang. di samping sebagai parewa (3) dan tukang cerita. matahari di kampung kita tambah garang saja. seperti hendak menuntaskan persoalan badan. Selain tambah hitam. hahahahaha…. sambil membayangkan tubuh lelaki (tentu. bahkan tidak melepas rindu! Barulah setelah semuanya selesai. Untunglah Ginjam tertawa menanggapi. Dan nyatanya sampai sekarang. karena Ginjam dianggap suka berbuat onar. kurasa tidak. meski agak pucat kulihat. mencari upah. Terpaksa Ginjam yang kembali buka suara. seperti menguji.” “Yang jelas. dari dulu kerjaku tak berubah. tak mungkin perempuan) telungkup-telentang di ranjang. Tak ada waktu untuk bermain perasaan sekarang. Untung Paman mempertemukan kita. kurasa malah kian hitam. Nalan. seketika itu juga Ginjam mesti melaksanakan tugasnya memijat. ia mengerti belaka hubunga mereka.” hampir saja Nalan terisak. Ginjam terpana. Nalan pun begitu. tidak yang lain! Tidak bercerita. langsung dicarikan tukang pijat. tanpa pertimbangan.” “Karena rantau meminta terlalu banyak. mengapa aku menjadi tukang pijat?” Ah. Lumayan menghibur.” kata Nalan. Ginjam berkata – antara kiasan dan harfiah. “Badanmu terlalu lelah. Tahulah Nalan mengapa Ginjam mesti dijemput selagi neneknya tak di rumah: bukankah Ginjam murid mengaji yang dulu tak disukai Nenek? Itu berlanjut sampai remaja. giliran Nalan merasa bodoh! Ia bagai terpukul benda tumpul. tak senang-senang. Kawan. terlebih Paman punya perhatian kepada Nalan. sehari datang. walau diam-diam. Entah mengapa. “Ya. lebih dari yang diduga. kawan lama Nalan yang hubungan mereka pernah sangat mendalam! Paman cepat mempertemukan mereka sebelum nama Ginjam sempat ditanyakan Nalan. Nalan seakan tak kuasa menatap Ginjam. menikmati jari-jari Ginjam yang jantang (2). Maka dengan sebentuk kegeraman. hilir-mudik dari pematang ke pematang. agaknya membuatnya tak lagi mudah memahami maksud kawan sendiri. Bagaimana ia bisa lupa? Bukankah kakek Ginjam pernah menjadi bagian hidupnya di kampung. Maklum Nenek Guru belum berubah padaku. “Kau tambah hitam saja sekarang. “Eh.” potong Nalan. kau lebih putih. mungkin tak cukup sekali dua kupijatkan. Ginjam tertawa lagi. “Maksudmu. akhirnya karam sendiri!” begitu katanya berumpama. “Ah. lebih kurus. “Mengapa harus memijat?” tanyanya dengan nada ganjil. dari mana kau belajar memijat?” kata Nalan akhirnya. ia merenggut pakaiannya. juga dikenal sebagai “dukun patah”. dengan ceritanya yang liar? Dan si Kakek. tapi aku ragu datang.

Nalan tersenyum. tapi jauh menyelami tubuh. lalu menawarkan cara bersetia yang aman. Dan begitulah Nalan merasakan cahaya hidup terbangkitkan. *** SEKARANG pun Nalan terapung dalam kenangan. Tak seorang pun tahu apa yang tersembunyi di balik kepulanganku ini.” jawab Nalan tertekan. bersama gairah dan kenangan. Setelah itu. sejak dari rantau. pertemuan dua pasang mata yang sama redup cahayanya. seperti dahulu! Sedang aku tak mau lagi mendengar kalimat sakit itu. Sebab rindu telah terlunaskan. Selalu begitu. dari gairah dan sorot mataa. karena sesungguhnya. Dadanya berdebar kencang. ia keluar dari kamar dan mendapatkan Nenek di langkan. Dan langkah penumpang lain yang bergegas adalah waktu yagn memburu. memancarkan harapan. Ia menginginkan tangga kayu itu segera berdetak-berirama. bahkan untuk sekadar melambai atau mengucapkan selamat tinggal. “Seringlah kemari. ternyata terbayar oleh sebuah kepulangan. mengapa engaku pulang seperti rusuh?” . Aromanya! Mengapungkan mereka ke langit-langit kamar. Nalan pun pasrah menyerahkan seluruh tubuh. kadang melebihi pijat sebatang badang. “Kau tambah kurus Nenek pandangi. Tapi Nalan tak hendak bertandang ke tetangga kiri-kanan. bukan. Tak ingin kembali sentimentil. Nalan berontak. Padahal. seakan ragu. Dan itu sama saja dengan kehilangan… Tiba-tiba anak tangga berdetak. Tapi tidak! (Tegas Nalan menolak) Akulah yang secara sadar meninggalkannya. Ia tak berdaya. Detak ujung sepatu terasa bagai detak jantungnya. Bertahun-tahun hidup merantau. Namun bukan langkah yang ia hafal! Sesak dan kecewa. lalu muncullah wajah itu dari balik pintu. Bahkan Ginjam. Ah. tak sekadar mesra di kulit tubuh. Meski Paman tukang ngoceh. rantau yang mengambil tubuhmu diam-diam. kepada Nenek sekali pun! Meski sesungguhnya. tak hendak tergesa melabuhkan. Dan lengang. ia pun bicara lugas. Ia teringat saat langkahnya terbata berat di tangga ke pesawat. Dan aku terdampar di kampung sekarang. tapi bukan tanpa risiko): Aku bisa saja berterus terang.“Ya. Nalan punya jalan. sudah kuduga. tapi pasti paham keganjilan.” Rasanya semua bakal tenang. Tersenyum. kemudian berganti cream atau body lotion. suatu ketika ia akan melakukan lebih dari yang ada. tidak! (Kini dan di sini.” “Kalau begitu. begini saja tubuhku. Untukku. menanggung beban rindu. sambil menunggu Ginjam. Tapi Nenek tak menyesal. Nalan tersentak dari kenangan. “Tidak Nek. Sejak itu. aku lelah. Balsem dan minyak yang biasanya jadi pelicin saat memijat. bercakap dengan diri): Akulah yang meninggalkan semuanya – lebih dari urusan perantauan – ketika sepotong kalimat sakit bergetar pelan di bibir seorang relawan. Pelan. memang seorang demi seorang kawan pergi. Cukup satu kali. bukan rindu itu benar yang memaskanya pulang! Kenangan mengapungkan ingatan. biar lelahku cepat hilang. dialah yang ditinggalkan! Tidak. hari terasa lebih panjang. berbagi dari hati terdalam. Memintanya pergi sebelum aku sendiri mengucapkan kata pulang. Sejenak mereka saling tatap. Tanpa dia yang datang. melebihi perhatian yang selama ini kuterima? Ia pasti meminta lebih. walau retak. (Bimbang Nalan menimbang): Namun. tentu masih bisa Nalan bertahan.” kata Nenek sedih. Kau bisa datang saat nenek pergi atau dari pintu belakang seperti diatur Paman Umang. Namun siapa menjamin Gindam tidak mevonisku sebagai orang yang lancang. si tukang pijat yang memberinya gairah pertemuan. Cuma. seorang dokter. (Memang. belum lagi tahu. sungguh. rantau memberimu banyak. kawan lamaku yang setia memijatkan badan. kalau tahu begini adat merindu. tanpa ragu. Apalagi untuknya. Ginjam datang berulang. bagaimana menjelaskannya? Bagaimana cara menolak kalau pertemuan ini kelak mencapai puncak. Juga Hans. manwarkan cara bertemu. Tak ingin aku mendengar dua kali.

tak tertebus sampai sekarang. Itu ibumu yang membuatkan. malam mengaji. ya. meski berat begi Nalan. konon. dan masih melanggengkan sabung ayam. Kok ada ya. tak tahan dengan sikap Nenek yang kaku – sampai sekarang. Para nabi dan orang suci. saya makan sekarang. “Aneh. Lidi di tangan kiri. Bagaimanakah menebus rasa malu dari masa lalu. Tentu. kulit bersih tak pernah ke ladang (meski orangtuanya tinggal di ladang). misalnya? Itu terjadi saat gotong royong di sekolah. tapi yang iri tak kalah banyak. Nenek menghajarnya dengan pecut rotan. Ketiak ada acara Maulud Nabi di sekolah dan dibuka Nalan denagn membaca Al-Quran. Ketika itu orangtua Nalan memutuskan tinggal di ladang. perempuan itu kelewat menyayanginya. sekalipun di tepi-tepi. Walau terasa lebih buruk sebetulnya. Ketika Nalan tetap melanggar. dia tak ingin mengecewakan Nenek. Nenek tak ingin kegiatan mengaji Nalan terputus di tengah jalan. katnaya. Tapi kalau ada yang perlu disyukuri dari masa lalunya. karena Nalan tak bisa berenang. Apalagi Nenek seorang guru mengaji yang dikenal taat dan keras dalam mengajar. Bagaimana pun.” Sebisanya Nalan memaksakan diri. itu lewat pembibitan khusus. Namun sungguh sayang. Memang. kepala Nalan direbahkan di tangan kanan.Nalan gelagapan. seolah hanya mereka yang mengerti. Tak kau sentuh palai bala (4) kesukaanmu. Padahal siapa tak kenal Kampung Kayu Gadang? Kalau tidak dari kulit mereka yang terbakar sinar matahari (karena mesti membantu orangtua di sawah-ladang). “Sudah awak bilang.” kata Pak Guru Bursal. Segala yang fana dan abadi. ada anak Kampung Kayu Gadang tak bisa mencangkul. ada saja lontaran yang tak enak didengar. Pak. itu kebiasaan Nenek saat berkisah. Inilah yang menjadi penanda dan pujian. itu tak pernah jadi ukuran. Semenjak kecil Nenek merawatnya. Malah jadi penanda yang menyakitkan. “Aku hanya lelah. banyak judi. Padahal Nalan juga mengerti karena ungkapan semacam itu sering dialamatkan ke Kampung Kayu Gadang yang dianggap kampung tertinggal. . Salah satunya Ginjam. Tentu sambil menyingkap alasan yang sebenarnya. Tentang sorga dan neraka. />“Wah. hanya karena ia tak bisa mencangkul. Buyung. dan kawan-kawan Nalan tertawa. siapa menjamin airnya bersih kalau setiap pekan orang berburu babi (5) di hutan-hutan arah hulu?” Begitulah cara Nenek berkasih-sayang. di antara keluh kesahnya pada dunia. *** PADA malam tertentu sehabis mengaji. Tahu. Nek… perjalananku begitu jauh!” “Tapi bahkan kau tak mau makan. Masa kanak dan remajanya terasa karam. Dan Nalan tak bisa berenang. Mandi tak boleh di tepian. di mana ladang telah menjadi perkampungan di Bukit Marapalam. Suaranya merdu dan sudah khatam. tak ingin pendidikan cucu kesayangannya terganggu karena jarak ladang dan sekolah cukup jauh. diantar adikmu dari Marapalam. dari kelincahan mereka berenang. Di tengah situasi itulah Nenek setia mengajar anakanak mengaji. Dan lebih dari itu. Alasannya. Air pancuran lebih suci. Nenek tak mengizinkan Nalan dibawa serta. anak Kampung Kayu Gadang bisa begitu?” kata seorang guru. Hanya Muna yang tidak. Membuat anak-anak takzim menyimak.” jawab yang lain. yang ibunya sudah meninggal dan ayahnya menikah lagi. jangan ke tepian! Itu seburuk-buruk tempat dalam kampung. sambil tersenyum penuh arti. Pagi sekolah. Ia merasa ada yang hilang. mungkin karena Nalan pandai mengaji. tempat aurat kerap tersingkap dari perempuan mandi telanjang! Lagi pula. Nenek akan menyampaikan kisah-kisah. Maka hidup bersama Nenek berarti hidup penuh aturan yang berpantang dilanggar. sembari mencemaskan Nalan terseret arus.” “Baiklah Nek. “Pintar sekali di amengaji.

mereka akhirnya merasa dipersatukan. “Dimakan kucing. Kepergian dan kepulangan. Kasih dan benci tak terelakkan. Katanya malam ini Nenek ada pengajian di Surau Teleng. dan bertanya. Nalan mesti berdusta. Kawan. seolah hendak membalas dendam! Pernah goreng ikan teri tinggal dedak sambal. lihatlah. tapi ia tak mungkin ke puncak. meski perasaan ganjil tak pernah hilang. kelembutan Nalan mampu menjinakkan kenakalan Ginjam. ia mengerang. Kepandaian kakeknya memijat orang terkilir dan yang patah – ya. membiarkan semuanya terjadi? “Ya. tapi ia sulit berhenti saat ke puncak. yang khidmat mengusap badan. Nalan yang bosan dan putus asa. Malahan. aku percaya pada kabar Paman Umang. Padahal. menyingkap pangkal paha yang seharusnya rahasia. Cukup rokok sebagai imbalan. Membuat Nalan dendam kepada Ginjam. selagi asyik bercerita. terpana. walau sebatas nama kenangan. Di sekolah.” katanya bergetar. Iri dan sayang saling bersilang. Sedang kakeknya seorang parewa yang menghabiskan hari ke lepau kopi. Tanpa pesan dan paksaan. Tentang rantau dan negeri jauh. karena tahu Nalan juga tertekan. untuk pertama kalinya Ginjam ingin mereguk penuh gairah pertemuan. ia merasa asing. dan aku mau sekarang!” “Tidak!” Dada Nalan meledak. ia ngin mereguk segala yang hilang! O. dan di rumah. Perasaan aneh di antara mereka. aku . walau sebatas tulisan. aku sedang berada di puncak cerita. Karenanya setiap melihat Nalan disayang Nenek Guru. Namun rasa geram mustahil disembunyikan Ginjam. “si dukun patah” – kurang berguna. malam hari Ginjam datang. Membuatnya tak hirau pada keluarga. keganjilan hubungan mereka dulu dan pertemuan mereka sekarang! *** BEGITULAH.Ginjam tinggal bersama neneknya pula. Ginjam tak menyia-nyiakan kesempatan. tapi haruskah ia menyerah. Tapi anehnya. “Maaf. tak ada jalan lain. segelas kopi. Kekar tubuh Ginjam melindungi Nalan. “Lihat. HANS. Ia kini si pengisap. diam-diam diberi makan. seseorang di rantau pastilah telah menjadi sosok yang coba dikekalkan Nalan. begitu? Kau akan bersetia padanya??” Nalan tahu ini menyakitkan. Dalam waktu yang dirasa lebih leluasa dan panjang. “Rasa membatu tubuhku menunggumu. Nek!” Tak dinyana. tapi miskin dan tidak peduli kepadanya. “Kenapa? Kita belum lagi pernah. meski di sisi lain sangat kasih. “Jangan! Jangan!” Nyaris Ginjam terempas. Ginjam tak senang hati. Ginjam pasang badan. Nenek selalu bilang kucing air mata Nabi. Walau menyakitkan. Selalu menarik diolahnya. saat mabuk dan liar diaduk cemas dan ketakutan. dan membuat hidup Ginjam kian terlunta. “O. “Kumohon tidak! Cukup begini saja!” Sebutlah Ginjam tukang pijat terkutuk. inilah saat yang diduga Nalan. karena ia lebih suka bercerita. belum bisa memijat. Haruskah ia biarkan? Tidak! Tidak! Ia berontak. Aneh. Kalau ada yang mengejek Nalan sebagai “anak nenek”. Sebaliknya. Ginjam mengeja sebuah nama dari tatto yang terukir indah di sana.” begitu ia menolak orang. Tentu waktu kita lebih panjang. makan sepuasnya. Ia paham. Sebab cerita Kakek yang liar memberi ruang bagi keganjilan-keganjilan – setidaknya. Ketika Nenek bertanya. Ginjam sering diajak jajan. “Suruh pulang saja dulu. Nenek menggampar kucing kesayangan Nalan. Dan sebutlah Nalan si perusak gairah pertemuan. ia meregang.” katanya. tak kalah bergetar. Cerita apa saja. akhirnya mendapatkan orang yang ditunggunya sepanjang siang. atau main kartu agak sekelok.” jawab Ginjam. mendapat pembenarannya dari sosok Sang Kakek parewa yang diam-diam lebih dikagumi ketimbang si Nenek Guru. dari belakang. ia tak pernahb isa sepenuhnya membenci. Ia bukan lagi si tukang pijat yang sabar mencari urat-urat.

“Tubuh yang Bersekutu” diterbitkan oleh Koran Tempo 27 Juni 2004 dan termuat dalam kumpulan cerita pendek “Parang tak Berulu” (Gramedia Pustaka Utama. “Astagfirullah! Tak mungkin! Ini pasti pencurian sapi. Kenagarian Taratak. Rumahlebah Yogyakarta.” katanya. tapi… Tuhan. di Institut Seni Yogyakarta. nyata. cerpennya “Cerobong Tua Terus Mendera” memperoleh penghargaan Anugrah Sastra Horison. majalah. Sumatra Barat. Tapi sebuah bintang gemilang dalam kabut. Februari – Juni 2004 Arti: (1) makanan khas Lebaran (2) terang. meski arti sebenarnya jauh lebih luas dan kompleks (4) pepes ikan khas Padang (5) kegiatan/tradisi memusnahkan hama tanaman. Salut! Bravo atas kerja keras kalian! Million thanks for you… . 2005) ShareThisShareThis You can follow any responses to this entry through the RSS 2. 1992) (7) beranak atau diperanak sapi. Anonymous July 12th. namun tak urung terhuyung pulang. nun di atas menara surau. seorang tua masih berzikir ketika salah seorang fakir. dalam hal ini babi hutan yang masih kuat di beberapa daerah di Sumatra Barat (6) dari sebait puisi Goenawan Mohamad. berikan suaraMu…!!! (6) Malam itu. tak kalah dingin. 2008 at 12:21 pm Salut untuk sepocikopi!!! Entah bagaimana kalian bisa menemukan cerpen2 ini. “Mak. lengkung bulan sabi seperti hendak berseteru dengan runcing atap rumah gadang – yang satu hendak menusuk. Tahun 2004. Kabupaten Pesisir Selatan. bukan bersetia atau tidak.0 feed. Karya dipublikasikan di berbagai surat kabar. Kawankawan si Umang menangkap basah si Nalan dan si Ginjam sedang baparanak jawi (7)!” Nenek tua itu bergetar. “Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum” dalam kumpulan Asmaradana (Grasindo. 19 Januari 1975. dan jurnal yang terbit di sejumlah kota di Indonesia. Di dalam surau yang dingin. ada keributan di rumah gadang. membawa kabar. or trackback from your own site. 4 Responses to “Cerpen: Tubuh yang Bersekutu” 1.bersetia!” katanya pedih. Soalnya. selain termuat dalam antologi bersama. yang lain ingin melukai. istilah homoseksual di Minang Tentang Raudal Tanjung Banua: Lahir di Lansano. kekar (3) lelaki preman. puisinya “Pengakuan Si Malin Kundang” memperoleh penghargaan Sih Award dari Jurnal Puisi dan di tahun yang sama. Mendirikan Komunitas Rumahlebah dan bergiat di Lembaga Kajian Kebudayaan AKAR Indonesia – sebuah lembaga budaya yang menerbitkan Jurnal Cerpen Indonesia. You can leave a response. Menyelesaikan studi jurusan Teater.

. romantisme masa lalu. vivo. pesan dalam cerpen: “jangan percaya pada siapapun. karena bisa saja bertanam tebu di pinggir bibir.Sangat menarik untuk direnungkan.penulis yang tidak asing lagi.java 3. 2010 at 7:26 pm paman umang si penggunting dalam lipatan. sang penusuk dari belakang karena dendamnya pada nenek di balaskan lewat sang cucu..Sayang.2. Salam. seandainya saja Nalan dan Ginjam menyadari jika kampung halaman bukanlah tempat yang ideal bagi kelangsungan hubungan mereka…Hanya bagaimana seorang Paman Umang sudah mengetahui hubungan mereka sejak awal masih menjadi teka teki buat aku. 2008 at 11:12 am Mba Lakhs. 2009 at 9:03 am bahasanya…gila bnerrr.Yaaah. Keduanya terjebak pada kenangan.Memang tidak mudah mengelola perasaan dengan kondisi seperti itu. berbuah empedu didalam dada” Leave a reply Top of Form Name (*) E-mail (*) URI Message . Nalan dan Ginjam tidak membangun hubungan “baru” mereka berdasarkan kesadaran dan pilihan hidup. disa October 31st. 4. thanks cerpennya. kren abisss. Anonymous July 13th. noy November 26th.

dan selamat tahun baru 2011 bagi kita semua! Hohohoho. Semakin banyak lesbian yang tidak merasa sendirian lagi.even temen2 saya ga ecka: filmnya kayak keren bgt buat noodle: ". • • Komentar Anda Top Post For Today • • • • • • ithoitho: that's right. tahun 2010 sebentar lagi akan menjadi kenangan.. Apakah 2010 adalah tahun yang sarat dengan memori indah ataukah penuh dengan kesedihan? Enyahkan dukacita sebagai beban hidupmu. jadikan sukacita sebagai harapan dan semangat untuk meninggalkan tahun 2010. Selama tahun 2010.. di akhir tahun ini. Suatu pencapaian yang luar biasa! Bulan depan. dewan redaksi berterimakasih untuk semua teman-teman lesbian yang berani dan rela menulis untuk SepociKopi. Redaksi mengucapkan selamat hari ibu.. SepociKopi akan merayakan ulangtahun ke-4.Jangan menjadi lesbian yang hanya daun: Kl reinkarnasi.. aku pgn jd . semoga usaha kami bekerja di sini tidak sia-sia. Lesbian. kami sudah menyunting lebih dari 500 naskah SepociKopi dan 300 naskah Camilan SepociKopi. Lesbian. semoga semangat bekerja dan saling mengasihi di antara kaum lesbian kepada masyarakat tetap membara.663 Bottom of Form Top of Form Bottom of Form • • Entries (RSS) Comments (RSS) Esensi Espresso Lesbian. selamat Natal bagi yang merayakan...

• • • • • • B kid: bener tuh.. (47 views) ○ Obrolan Cewek: 7 Tips Cara Meminta Maaf Pada Pasangan (25 views) ○ Mata Kekasihku (17 views) ○ Bengkel Menulis: Tips Menulis Novel Remaja (15 views) ○ Catatan Perjalanan Lesbian (12 views) ○ Ngaku Bukan Lesbian.. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo! Salam SepociKopi! CHECK THIS OUT  Camilan Sepoci Kopi Teman Minum Kopi yang Lezat  Say It Out Loud! Topik Bulan Desember 2010: Sweet Honeymoon!  Community and TravelingLesbian Indonesia di berbagai penjuru kota dan sudut dunia 10/26 Balada Sitti Nurbaya di Kota Padang Tercinta Oleh: Naomi Photo by Naomi Namaku Naomi. Rihanna Rilis 'Te Amo' di Internet (10 views) ○ Obrolan Cewek: 12 Tips Selingkuh Aman (10 views) ○ Film: I Can't Think Straight . semuanya saja! Tenang kok. setuju bgt deh.Ringan Tidak Berarti Dangkal (10 views) ○ Tajuk: Kebaruan dan Kita (9 views) ○ Hadiah Natal Terindah (8 views) Stop Press! Para pencinta SepociKopi.slamat datang cherry: @archi&angel : thanks girls Arie Gere: Ehem ehem :p cherry: sepertinya penonton kecewa hahahhahaha ○ Kalau Reinkernasi. cukup saling melirik penuh arti.. kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly. jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini... Powered by Feed Informer . Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara..he3 yup. dua juga pasti nggak.. Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya. kita mampu say czeka: dr mata katanya bs terlihat cumi_cumi_bakar: pemerintah... lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu. Aku dilahirkan di kota kecil bagian barat P.hura2 ngabisin duit anggaran. Satu desain pasti tidak cukup.

facebook.com)  Terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada kami agar kami dapat terus berkarya di masa depan  Redaksi memoderasi semua komen yang masuk  Redaksi berhak menghapus komen yang bersifat SPAM.com/sepocikopi Twitter Buttons Friendly Reminder  Tulisan-tulisan situs SepociKopi adalah karya dan kreasi para penulis lesbian. melecehkan. obrolan chatting.. fitnah. menyerang. Aku dilahirkan di kota kecil bagian barat P. curhat berlebih. Powered by Feed Informer  The Planets Semesta Dunia Lesbian yang Tak Berbatas Senggolan SepociKopi Plurk. ayah belanja blog Gay God humor Intermezzo keluarga kesehatan kesetiaan kuliner label Lagu lingkungan Buku cinta Coming Out curhat dunia maya Ekonomi Film film festival hidup makanan mantan media berita menulis musik narkoba pendidikan Perempuan pergerakan pernik pernikahan sesama jenis Puisi Relationship Remaja sahabat sejarah seksualitas sosial suicide tips Transgender Traveling tubuh .sepocikopi. SARA.com/sepocikopi www.       Home Opini Budaya/Hiburan Berita Humaniora Buku Tamu .  Redaksi meminta dengan hormat kepada para pangunjung dan pembaca setia kami untuk tidak melanggar kode etik serta menghormati hak cipta para penulis.  Silakan mengutip tulisan di situs ini.twitter. menghina. tapi harap cantumkan nama penulis yang bersangkutan dan sertakan link alamat SepociKopi (http://www.: SELAMAT DATANG :. atau tidak relevan dengan isi tulisan.com www.10/26 Balada Sitti Nurbaya di Kota Padang Tercinta Oleh: Naomi Photo by Naomi Namaku Naomi.

Fesyen. gaya berbusana.Film pilihan buat tontonan akhir pekan  Buku .Nikmati cerpen bertema LGBT karya penulis Indonesia yang telah diterbitkan di media umum  Bengkel Menulis .Review buku-buku rekomendasi buat Lesbian  L'Amour .Berita menarik tentang dunia LGBT dari segala penjuru  Side Effect .O.Mutiara inspirasi kehidupan  Obrolan Cewek .Mengenali sejarah.Mengupas gaya hidup manusia modern perkotaan: shopping.Potret kehidupan lesbian lajang  Poling .Musik.Kenali mereka.Tempat untuk meningkatkan kemampuan menulismu  Have Your Say . kebersamaan. hiburan.Pertolongan Pertama Pada Kegilaan  Mix n' Match . kuliner. dan rileksasi  Te. dan asesoris yang dikenakan oleh lesbian Overall Top Posts • • • • • • • • • • Obrolan Cewek: 7 Tips Cara Meminta Maaf Pada Pasangan (17564 views) Kesehatan dan Seksualitas: Selaput Dara (9108 views) Ngaku Bukan Lesbian.Mari kenali tubuhmu  S. temukan faktanya  Puisi . dan budaya homoseksualitas di berbagai belahan bumi  Persona .Cerita tentang cinta. dan kebahagiaan semanis gula  Around The Word .Suara aktual.Lez.Kumpulan sajak bertema LGBT  Kesehatan dan Seksualitas .Rubrik Tetap  Tajuk . masa lalu. Rihanna Rilis 'Te Amo' di Internet (8055 views) Obrolan Cewek: 12 Tips Selingkuh Aman (5514 views) Obrolan Cewek: 9 Tips Kegiatan Setelah Bercinta (5207 views) Eks Lesbian (4998 views) Cinta yang Salah (3992 views) Bengkel Menulis: Tips Menulis Novel Remaja (3453 views) Have Your Say: Pengakuan Berujung Maut (3206 views) Why do All Good Things Come to An End? (2990 views) Berlangganan artikel SepociKopi via e-mail: Top of Form Mau Mengirim Naskah? .Temukan tips seru seputar dunia perempuan  Cuci Mata .Ikuti polingnya.Kop . berita terhangat  Cerpen . tokoh-tokoh yang membuat perbedaan  Film .Catatan pinggir tentang dunia lesbian dari jarak yang dekat  Lagak Lajang .S! . dan segala yang segar dari pop culture  Noktah Merah .

 Kirimkan Tulisan Anda kepada Kami

Visitor Number:
1.377.501 1.377.5001.377.500

Pengunjung Online
Powered by:

Meta
• • • •

Log in Valid XHTML XFN WordPress

Buku SepociKopi Dapatkan di Toko Buku Online
 gramedia.com  inibuku.com  bukabuku.com Copyright © 2007 - Sepoci Kopi - is proudly powered by WordPress Dilectio Theme is created by: Design Disease brought to you by Smashingmagazine.com
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.

Kuliah Kajian Prosa Fiksi dan Drama
Bahan Pengayaan Kuliah Kajian Prosa Fiksi dan Drama II

CERPEN ‘KADO ISTIMEWA’ KARYA JUJUR PRANANTO Kajian Semiotik Roland Barthes

1. Pengantar Di dalam makalah ini akan dibahas sebuah cerpen Indonesia berjudul ‘Kado Istimewa’[1] karya Jujur Prananto, terutama dari sudut tinjau teori struktural (semiotik) sebagaimana dikembangkan oleh Roland Barthes. Cerpen karya Jujur Prananto tersebut dipilih untuk dibahas karena menurut pembacaan awal saya cerpen itu menampilkan tanda-tanda atau kode tertentu yang signifikan, baik dalam hubungannya dengan teks itu sendiri maupun dalam hubungannya dengan (penafsiran) pembaca. Roland Barthes menyatakan bahwa di dalam memahami makna teks (sastra), seseorang (pembaca) pertama-tama harus membedah teks itu baris demi baris, seperti yang ia lakukan ketika membahas cerpen “Sarrasine” karya Honore de Balzac yang kemudian ditulis dalam buku berjudul S/Z (1974). Baris demi baris itu kemudian dikonkretisasikan menjadi satuan-satuan makna tersendiri. Namun, setelah teks itu dibedah baris demi baris, satuan-satuan makna yang dikonkretisasikan itu kemudian diklasifikasikan dan dirangkum menjadi lima sistem kode yang memperhatikan setiap aspek signifikan, baik yang mencakupi aspek sintagmatik maupun aspek semantik. Lima kode itu yang tercakup ke dalam tiga level deskripsi naratif (fungsional, aksi, dan narasi) itu meliputi (l) kode aksi/proairetic code, (2) kode teka-teki/hermeneutik code, (3) kode budaya/cultural code, (4) kode konotatif/connotatif code, dan (5) kode simbolik/symbolic field. Melalui lima sistem kode itulah makna sebuah teks akan dapat dipahami walaupun pemahaman dengan cara demikian tidak menjamin pembaca mampu menangkap keseluruhan makna teks tersebut. Dalam makalah ini, cerpen ‘Kado Istimewa’ tidak akan dibedah baris demi baris, tetapi akan langsung dipusatkan pada lima sistem kode di atas. Alasannya, dalam menentukan totalitas makna teks sastra Barthes akhirnya lebih memusatkan perhatiannya pada lima kode itu daripada satuan-satuan makna baris demi baris. Akan tetapi, sebelum cerpen itu dianalisis secara lebih mendalam, terlebih dahulu dipaparkan sinopsis ‘Kado Istimewa’ dan konsep teori Roland Barthes.

2. Sinopsis Cerpen ‘Kado Istimewa’ ‘Kado Istimewa’ berkisah tentang wanita Jawa bernama Bu Kustiyah. Bu Kustiyah bertekad menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi di Jakarta. Pak Hargi adalah atasan Bu Kustiyah ketika zaman perjuangan dulu. Pada awal cerita, Bu Kus yang tinggal di Kalasan mendapat kabar dari Wawuk, anaknya yang sudah berkeluarga dan menetap di Jakarta. Kabar itu tentang pernikahan putra Pak Hargi, atasan Bu Kus ketika masa perjuangan dahulu. Setelah mendengar kabar itu, Bu Kus bertekad menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi di Jakarta. Pada hari menjelang acara ia bergegas naik kereta menuju Jakarta. Sesampainya di Jakarta, Wawuk sangat kaget menerima kunjungan ibunya karena tidak memberi kabar sebelumnya. Wawuk lebih kaget lagi setelah mengetahui tujuan ibunya datang ke Jakarta untuk menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Wawuk tidak bisa menghalangi niat ibunya walaupun ibunya tidak mendapat undangan. Sebagai pengabdian dan penghormatan kepada Pak Hargi, Bu Kus merasa sepantasnya datang mengucapkan selamat dan ikut berbahagia. Totok, suami Wawuk, segera mencari informasi mengenai waktu dan tempat resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Bu Kus sangat senang sekaligus terkejut ketika diberi tahu bahwa resepsi pernikahan itu dilangsungkan di sebuah hotel berbintang. Bu Kus segera menyiapkan kado untuk putra Pak Hargi. Bu Kus berharap kadonya itu mengingatkan Pak Hargi pada masa perjuangan dulu. Oleh karena itu, Bu Kus membuat tiwul, makanan khas Jawa, yang pada masa perjuangan dulu menjadi makanan sehari-hari. Wawuk sangat cemas melihat sikap ibunya. Pada malam hari ibunya membuat tiwul sendirian. Setelah matang Tiwul itu dimasukkan ke dalam sebuah nampan anyaman bambu yang sudah dilapisi kain putih berbordir. Kemudian makanan itu dibungkus rapi dengan kertas warna coklat. Wawuk melihat ibunya sungguh-sungguh mempersiapkan kado tiwul makanan kesukaan Pak Hargi. Padahal sekarang, Pak Hargi seorang pejabat dan sangat kaya. Wawuk merasa khawatir akan penampilan ibunya pada acara resepsi nanti. Baju kebaya, sandal, dan tas yang akan dikenakan ibunya tidak ada yang baru bahkan sudah beberapa tahun yang lalu. Pada hari H, Wawuk dan suaminya mengantar Bu Kustiyah pergi ke hotel untuk menghadiri resepsi pernikahan Pak Hargi. Penjagaan ketat mewarnai ruang resepsi hotel Sahid Jaya. Di halaman bertebaran petugas security, lengkap mengenakan setelan jas hitam dan handy-talky di tangan. Pintu masuk menggunakan detektor beralarm. Bu Kus melihat semuanya itu dengan pandangan kagum, apalagi ketika diberi tahu presiden juga diundang dan akan hadir. Bu Kus masuk lewat pintu beralarm. Dia menitipkan kadonya pada petugas yang cantik-cantik. Dia juga berpesan agar hati-hati menaruh kadonya jangan sampai terbalik. Tamu yang diundang kurang lebih dua ribu orang. Bu Kus ikut antri menuju pelaminan untuk bersalaman dengan pengantin dan Pak Hargi. Setelah kurang lebih satu jam berdesakan, akhirnya Bu Kus sampai juga di tempat pelaminan. Perasaannya berbinar dan ia pun berbisik dalam hati mengucap syukur pada Yang Maha Kuasa. Dengan tangan gemetar, Bu Kus menghaturkan salam

Element de Semiologie (1964). Prancis. poststrukturalis. kode-kode itu meliputi aspek sintagmatik dan semantiknya (Scholes. Ia merupakan salah seorang penulis kontroversial yang pikiran-pikirannya sangat tajam. rombongan saudara-saudara kandung dan sepupu datang. Pak Hargi hanya mengucapkan terima kasih berkali-kali kepada Bu Kus. Dalam menganalisis cerpen itu Barthes membahas dan menginterpretasikan makna baris demi baris sehingga diperoleh satuan-satuan makna yang terpisah. Kerangka Pendekatan Roland Barthes lahir di Cherbourg. di rumah pengantin baru. Systeme de la Mode (1967). Bu Kus meninggalkan pelaminan dengan perasaan lega. dan lain-lain. 3. . seorang eksistensialis. kunci rumah. Pak Hargi mengerutkan kening walaupun Bu Kus menyebut namanya dan menyebut nama teman-teman seperjuangannya dahulu. dan banyak di antaranya telah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain. misalnya Mythologies (1975). Seminggu kemudian. Menurut Scholes (1977:148). S/Z (1970). Buku Barthes yang berjudul S/Z (1970) banyak mendapat tanggapan dan sorotan. Tentu saja. seorang strukturalis yang membenci struktur. Tidak ada seorang pun yang tahu apa nama makanan itu. Ruang resepsi yang maha indah dan luas itu dirasakannya hangat menyambut kedatangannya. dan sebagainya. Barthes cenderung mengambil posisi radikal dalam mempertahankan dan mempertanyakan sesuatu sehingga didapat hasil yang lebih masuk akal. tetapi mencintai sistem. Satuan-satuan makna itu kemudian dirangkum dan diklasifikasikan ke dalam lima sistem kode yang memperhatikan setiap aspek signifikan dalam teks. Barthes adalah seorang penulis yang benar-benar tidak sistematis. Ketika antrian macet. Tulisan-tulisannya sulit dikelompokkan dalam satu aliran saja. Roland Barthes par Roland Barthes (1975). Ketika salah seorang menemukan kado berbungkus coklat dan berbau busuk. Berdasarkan tulisan-tulisannya. ia menubruk dan menciumi tangan Pak Hargi dan terisak-isak. mencicipi semua jenis makanan.pada Pak Hargi. mereka membukanya. Pak Hargi cepat menguasai diri dan mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bu Kus. antrian kembali berjalan normal. Setelah itu. Bu Kus masih ingin mengingatkan Pak Hargi tentang dirinya tetapi Pak Hargi tidak menanggapinya. Puluhan buku telah dihasilkan oleh Barthes. Bu Kus tidak bisa menahan diri. Buku itu terdiri atas 200 halaman yang merupakan analisis dan interpretasi atas Sarrasine karya Honore de Balzac yang hanya terdiri atas 30 halaman. Essais Critiques (1964). Mereka melihat kado yang tersimpan dalam karungkarung plastik yang belum dibuka sejak resepsi. dan barang-barang mewah lainnya. kado yang diterima kedua mempelai itu ada yang berupa mobil. meskipun belum pernah menjadi anggota partai komunis. strukturalis. Barthes sering disebut seorang marxis. Mereka memanggil pembantu rumah dan menyuruhnya membuang kado makanan busuk itu. Sebagaimana orang kaya. Saudara-saudaranya disuruh memilih dan mengambil kado sesuka hatinya. Ia mengajak Totok dan Wawuk menjelajahi seluruh ruangan. 1977:154-155). tanggal 12 November 1915. dan seorang ahli sastra yang memandang rendah karya sastra. uang.

maka semua itu termasuk dalam pembicaraan kode hermeneutik. 1991:79). Kode ini berhubungan dengan tema-tema sebuah cerita. (3) Kode budaya (cultural code). dan kemudian pembaca memperoleh jawabannya pada cerita itu juga. Dalam hal ini Barthes mengelompokkan semua sistem ilmu pengetahuan dan sistem nilai yang terdapat atau tersirat dalam teks itu. Seperti kode tindakan. berangkat dari titik yang satu ke titik yang lain. (a) Kode Aksi/Tindakan/Proairetik (Proairetic Code) Kode ini merupakan perlengkapan utama teks. Dalam sebuah cerita tindakan-tindakan itu saling berhubungan dan sering tumpang tindih. konsep Roland Barthes yang ditekankan pada lima kode di atas akan dipergunakan sebagai dasar pemahaman makna cerpen ‘Kado Istimewa’ karya Jujur Prananto. Itulah sebabnya. 4. Oleh karena itu. Setiap aksi atau tindakan dalam cerita dapat disusun atau disistematisasikan (codification). Analisis Roland Barthes menyebutkan adanya lima sistem kode untuk memahami makna teks (karya) sastra. misalnya tindakan membuka pintu sampai tindakan kegila-gilaan seorang seniman. Seperti yang sudah dikemukakan di depan. Pada . stereotipe-stereotipe pemahaman realistas manusia. Barthes lebih memusatkan perhatiannya pada lima kode itu daripada satuan-satuan makna yang telah dijabarkan terlebih dahulu. di dalam makalah ini pemahaman atas teks tersebut hanya akan dilakukan berdasarkan lima sistem kode Barthes. Dalam hal ini tindakan adalah sintagmatik. (5) Kode simbolik (symbolic field). Hal ini dilakukan karena dalam menentukan totalitas makna teks sastra. mulai dari titik yang satu dan berakhir pada titik yang lain. misalnya adanya kata-kata mutiara. kebenaran saintifik. analisis yang dilakukan Barthes dalam S/Z itu merupakan kerja yang luar biasa karena rata-rata setiap kata dalam Sarrasine dianalisis menjadi enam atau tujuh kata. Sebagaimana diketahui bahwa S/Z merupakan contoh penerapan teori pascastruktural oleh Barthes yang paling mengesankan. kode hermeneutik termasuk dalam aspek ‘sintaksis’ naratif. Ketika pembaca bertanyatanya tentang siapa itu atau apakah maksudnya. Ia memulainya dengan singgungan atas kesia-siaan ambisi kaum naratologis strukturalis yang berusaha melihat semua cerita di dunia dalam sebuah struktur tunggal saja (Selden. nama yang sama diberi atribut sama pula. Adapun lima kode itu adalah sebagai berikut. Tindakan adalah sintagmatik. dan sebagainya. yaitu tema keseluruhan cerita. Tindakantindakan tersebut saling berhubungan dan sering juga tumpang tindih. lima kode itulah yang akan dipaparkan dalam bahasan ini. (2) Kode hermeneutik (hemeneutic code) atau kode teka-teki.Menurut Sturrock (1979:73). Kode ini berhubungan dengan ‘tema’ dalam arti yang sebenarnya. (1) Kode proairetik (proairetic code) atau kode tindakan. tetapi dalam cerita semua itu akan menjadi sempurna pada bagian akhirnya. Dalam hal ini setiap tindakan dalam cerita perlu diperhatikan. Kode-kode ini melekat pada para tokohnya. (4) Kode konotatif (connotative code).

aksi atau tindakan yang dilakukan tokoh utama (Bu Kus) mengindikasikan suatu gerak aktif dan dinamis. Hal ini dapat dilihat dari sikap Bu Kus dari awal sampai akhir cerita. Tuhan! Ibu mau datang ke resepsi itu????” “Kamu sendiri yang bercerita Pak Gi mau mantu. Sejak pertama kali mendapat kabar. akhirnya Bu Kus sampai juga di Jakarta. Di Stasiun. Tidak bisa tidak. Bu Kus duduk di peron menunggu kereta ekonomi jurusan Jakarta selama tiga jam. Wawuk. Oleh karena itu. anak perempuannya. pakai vip-vipan segala. Bu Kus sibuk mempersiapkan kado. aksi. “Nanti saja. Ia gelisah ingin segera sampai di Jakarta dan bersalam-salaman dengan Pak Hargi..” . “Tempat duduknya belum diatur. Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’..12) Setelah melalui kegelisahan yang panjang. (hlm. Bu Kustiyah bertekad bulat menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Tekad Bu Kus tampak pada kutipan berikut. Bu Kus sudah bertekad untuk pergi. “Ya. kayak nonton wayang orang saja. Wawuk lebih kaget lagi mendengar tujuan ibunya datang ke Jakarta. Bu Kus menyuruh pembantu perempuannya memanggilkan dokar menuju stasiun kereta. Bu Kus datang ke hotel tempat resepsi untuk bersalaman dengan Pak Hargi. yaitu dengan mengenali gerak. Barthes menerapkan juga prinsip penyeleksian. Bu Kus sudah tidak sabar ingin segera sampai Jakarta. kaget setengah mati melihat pagi-pagi ibunya muncul di depan rumah. ketika terdengar peluit kereta.” (hlm.”Pokoknya sampai Jakarta!”.12) “Ibu kan. Sikap Bu Kus yang tampak tidak sabar tampak pada kutipan berikut. Bu! Baru mau dilangsir!” Tapi Bu Kus sudah terlanjur berdiri di bordes. Berapa pun biayanya. Di stasiun. Setelah mengetahui waktu dan tempatnya. Apa pun hambatannya. Bu Kus tergopoh-gopoh naik ke atas gerbong. Dan pada hari yang ditentukan.praktiknya. bu!” “Pokoknya punya karcis!” (hlm. Di Jakarta. Bu Kus meminta menantunya (Totok) untuk mencari informasi resepsi pernikahan.9) Setelah mempersiapkan segala sesuatunya.tidak diundang?” “Lho kalau tidak pakai undangan apa ya lalu ditolak?” “Ah. Ini sudah jadi niatannya sejak lama. atau peristiwa.

13) Sikap Bu kus yang sedikit mengancam Wawuk menunjukkan kesungguhan niatnya. “Tiwul gaplek? Buat apa?” “Berhari-hari saya mencari kado yang tepat untuk putranya Pak Gi. Tiwul yang sudah matang itu kemudian ditata di sebuah nampan. Wawuk terbangun dari tidurnya mendengar suara-suara yang berasal dari dapur. “tolong simpan baik-baik kado saya ini.16) Sikap Bu Kus yang menitip pesan pada penerima tamu itu menunjukkan . Wawuk dan suaminya tidak bisa membantah.” Bu Kus bicara dengan nada dalam. Malamnya. “Ingat. Ia tetap saja memasak tiwul sampai matang. nanti tumpah semua. Nak. Pak Gi pasti akan terkesan sekali dan menerangkan panjang lebar makna makanan ini dalam masa perjuangan. Di dapur. Bu Kus sedikit mengancam Wawuk seperti terlihat pada katakatanya berikut ini. Kado yang sudah dibungkus rapi itu dengan hati-hati dibawanya pada acara resepsi pernikahan.13) Bu Kus ngotot untuk datang ke resepsi pernikahan putra Pak Hargi walaupun tidak diundang.” (hlm.” ` (hlm. tiwul dalam nampan itu ditutup dengan kain putih berbordir. Sesuatu yang khusus. Oleh karena itu. Isinya makanan istimewa. Menaruhnya jangan sampai terbalik. Totok-suami Wawukmencari informasi mengenai resepsi itu sampai berhasil.(hlm. Bu Kus membungkus kadonya dengan kertas coklat. Bu Kus sibuk di dapur. Bu Kus segera menyiapkan kadonya. Setelah rapi. Wuk. Bahkan. yang istimewa. Lain tidak. dan terpenting yang bermakna. Setelah mendapat berita dari Totok tentang waktu dan tempat resepsi itu. Kekhawatiran Bu Kus pada kadonya tampak pada kutipan berikut. Wawuk melihat ibunya memasak dan ia sangat terkejut melihat apa yang dimasak oleh ibunya. Kenapa bukan makanan zaman perjuangan? Melihat kado yang isinya lain dari yang lain ini nanti tentulah putra Pak Gi akan bertanya pada bapaknya.15) Bu Kustiyah tidak mempedulikan Wawuk. (hlm. “Aku jauh-jauh datang ke Jakarta ini yang penting adalah datang pada resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Baru kemarin saya menemukan pilihan yang tepat.

Bu Kus makin lincah saja memasuki ruang resepsi. dan megah ini. mencium tangan itu dan menangis terisak-isak. Rupanya Bu Kus masih penasaran. Ketika sedang bersalaman dengan Pak Hargi. Bu Kus akhirnya sampai juga di tempat pelaminan untuk bersalaman dengan Pak Hargi. menubruk tangan Pak Gi. Bu Kus sudah membayangkan keluarga Pak Hargi itu akan menikmati makanan tiwul buatannya sambil mendengarkan cerita perjuangan zaman dahulu. Benar-benar awet muda. terimakasih. Bu Kus. dan sikapnya itu ditunjukkan dengan menciumi tangan Pak Hargi sambil menangis.perhatiannya. Tapi jangan tanya Nyai Kemuning. Lho.. Dengan tangan gemetar Bu Kus menghaturkan salam.” “Ooo. Akan tetapi. (hlm. Pak Gi. Wawuk.” (hlm.” isak tangis Bu Kus berbaur dengan tawa. Sekarang pada ngumpul di Semarang...17) Bu Kus menangis terisak-isak.. ya. Ketika Pak Hargi terlihat mengerutkan kening.” Rupanya Bu Kus tidak bisa menahan diri.ya. Saya Kustiyah. Dapur umum. Resepsi pernikahan itu akan dihadiri oleh presiden dan kurang lebih dua ribu orang tamu yang diundang. Pak. padahal antrian masih begitu panjang. Pak Gi. “Pos Kalasan. “Kustiyah. Bu Kus menyebutkan nama teman-temannya. Decaknya berkali-kali terdengar menyertai kekagumannya melihat ruangan yang teramat indah. “ “Semua di sana tetap kompak. Bu Kus ingin kadonya itu disimpan dengan hati-hati dan tidak terbalik agar isinya tidak tumpah. Bu Kus sangat kagum dengan ruangan resepsi yang besar dan indah. “Awet muda.16) Setelah kurang lebih satu jam antri. besar. Pak Hargi tidak menanggapinya dan hanya mengucapkan terima kasih.” “Terimakasih. (hlm. Ngatimin cebol. Ia berharap kadonya dibuka dan diketahui oleh Pak Hargi. dan Totok menuju ke tempat resepsi di hotel Sahid Jaya. Selamat Pak Gi. Ia masih bertanya dan menunjukkan perhatiannya pada putra Pak Hargi seperti berikut ini. Pak. Bu Kus tidak bisa menahan diri...17) Bu Kus berusaha membawa ingatan Pak Hargi pada masa lalu dengan menyebut Pos Kalasan dan nama teman-temannya. .. Mas Dal. Mas Aris.

Secara keseluruhan. (hlm. Pak Hargi sempat mengerutkan keningnya. Bu Kus merasa lega perasaannya. ya? Persis Bapak waktu muda dulu. Hal itu terbukti. Terima kasih atas kedatangannya. hal itu terlihat melalui oposisi gerak: aktif. (b) Kode Teka-Teki/Hermeneutik (Hermeneutic Code) Kode ini berkisar pada tujuan atau harapan untuk mendapatkan jawaban atas tekateki (pertanyaan) yang muncul di dalam teks. Akan tetapi. aksi tokoh mengindikasikan gerak aktif dan dinamis. Siapa sebenarnya Bu Kus? Apakah benar Bu Kus pernah berjuang bersama Pak Hargi? Apakah benar Bu Kus itu di bagian dapur umum? Bagaimanakah sikap Bu Kus apabila bertemu dengan Pak Hargi? Apakah Pak Hargi yang akan menikahkan putranya itu benar atasan Bu Kus? Bagaimanakah sikap Pak Hargi menerima kedatangan Bu Kus? Apakah Pak Hargi itu juga mengingat Bu Kus sebagaimana Bu Kus mengingat Pak Hargi? Apakah kado berupa makanan tiwul yang dibuat Bu Kus itu akan menjadi kado yang istimewa bagi Pak Hargi? Dan apa yang akan terjadi dengan kado yang telah dipersiapkan Bu Kus dengan susah payah itu? Pertanyaan-pertanyaan di atas dapat terjawab setelah membaca keseluruhan teks ini.17) Sesungguhnya Bu Kus masih ingin berbicara lebih lama.. Ia menerima Bu Kus sebagaimana menerima . Sikap Bu Kus yang agresif tersebut sangat bertentangan dengan sikap Pak Hargi.17) Setelah bersalaman dengan Pak Hargi.“Kapan kita bisa berbincang lebih banyak. kode tekateki ini juga termasuk ke dalam aspek sintagmatik. Bu Kus datang ke resepsi pernikahan itu untuk mengucapkan selamat atas pernikahan putra Pak Hargi. kapan-kapan saja. tokoh (Bu Kus) langsung melakukan suatu tindakan yang aktif. kode aksi/ tindakan/proairetik yang terdapat dalam cerpen ini cukup bermakna. Oleh karena itu. sejak mendengar kabar dari Wawuk. Pak Hargi tidak menunjukkan sikap berlebihan. Tokoh menyuruh Totok (menantunya. Kode teka-teki dalam cerpen ‘Kado Istimewa’ cukup bagus. Ia kemudian mengajak Wawuk dan suaminya menjelajahi ruangan dan mencicipi semua jenis makanan yang disediakan.. tapi kemudian cepat menguasai keadaan.. Tokoh mempersiapkan kado dengan membuat makanan tiwul seorang diri. suami Wawuk) untuk mencari informasi kapan dan di mana resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Pak Gi?” “Emm. setelah keduanya berhadapan. mengesankan ia sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini..” “Wah ini putranya Pak Gi.” (hlm. Seperti halnya kode aksi. Tokoh segera mempersiapkan diri pergi ke Jakarta. tetapi antrian para tamu masih demikian panjang.

Sampai akhir cerita. Pembaca hanya mengetahui bahwa Pak Hargi adalah seorang pejabat penting yang mengundang presiden pada acara pernikahan putranya.” “Yayaya.. “Busyet! Bau busuk!” Semua perhatian berpusat di sebuah kado berbungkus kertas coklat. (hlm. Ada selembar kertas bertulisan tangan yang sulit terbaca karena tintanya sudah menyebar kena lelehan gula merah. Ia hanya mengucapkan ‘terima kasih’ saja. Melihat kado yang isinya lain dari yang lain ini nanti pasti akan terkesan sekali dan menerangkan panjang lebar makna makanan ini dalam masa perjuangan. Pembaca tidak mengetahui hubungan yang sebenarnya antara Pak Hargi dan Bu Kustiyah. lho.19) .. bagaimana sikap Pak Hargi setelah mengetahui isi kadonya itu. ya.17) Sampai akhir cerita. Di berbagai sudutnya tampak basah.” “Ooo. Bu Kus tidak mengetahui apa yang terjadi dengan kadonya. Mereka tidak tahu apa nama makanan dalam nampan anyaman bambu yang ditutup kain putih berbordir itu. sebab rupanya sudah tak karuan dan berjamur di sana sini.. Bu Kus yang telah bersusah payah menyiapkan kado (tiwul) untuk Pak Hargi itu tidak mengetahui nasib kadonya.. pembaca hanya ingat bahwa Bu Kus tetap akan membayangkan kadonya itu akan dibuka dan dinikmati oleh Pak Hargi.... terimakasih banyak.” (hlm. Kado itu pun dibuka. terimakasih.. tidak juga diceritakan siapa Pak Hargi. “Terimakasih. teka-teki mengenai hubungan Bu Kus dengan Pak Hargi di masa lalu itu tetap menjadi misteri. (hlm.tamu lain yang tidak istimewa. pembaca tidak mengetahui apakah benar Pak Hargi itu betulbetul atasan Bu Kus. Jadi. Pembaca hanya mengetahui dan mengenal tokoh Pak Hargi dari cerita Bu Kus sendiri. Akan tetapi. Teka-teki mengenai kado istimewa Bu Kus hanya diketahui oleh pembaca (real reader) karena ternyata tokoh Pak Hargi tidak dimunculkan setelah acara resepsi itu. Makanan tiwul itu tentulah --dalam bayangan Bu Kus-. ya. Terimakasih. seolah-olah Pak Hargi tidak mengenal Bu Kus dengan baik. pembaca mengetahui ‘nasib’ kado Bu Kustiyah. Sampai akhir cerita.akan membuat Pak Hargi ingat masa lalu (masa perjuangan) dan akan menceritakan pengalaman yang manis itu kepada putra-putrinya. Bu Kus berusaha mengingat kenangan masa lalu dengan menyebutkan beberapa tempat dan nama temanteman seperjuangannya dulu. sedangkan tokoh Pak Hargi tidak menceritakan ‘masa lalu’nya.. Melihat ‘gelagat’ Pak Hargi. seperti berikut. Bahkan.15) Akan tetapi. Melalui percakapan saudara-saudara pengantin. Pak Hargi tetap saja bersikap biasa..

karena ada nampan dan renda berbordir putih. kado makanan busuk itu ada tulisannya ‘Kustijah’. Pembantu perempuan muncul.. benda-benda yang dikenal sebagai benda budaya. Ini berarti kado itu benar-benar kado Bu Kustiyah. dan selop hitam yang dikenakannya.. Bagian akhir cerpen ini telah menjawab teka-teki tentang kado Bu Kustiyah. Mana gua tahu. Pengantin pria tidak menyuruh menyimpan atau menikmati makanan itu. Juga selop hitam itu.. “Bawa keluar. Kain kebaya di dalamnya ia kenal betul sebagai pakaian ibunya lima atau enam tahun yang lalu.. Siapa sih dia?” Pengantin pria mengamati kado ini. Kode budaya dalam cerpen ‘Kado Istimewa’. tetapi menyuruh membuangnya. Kus. Dapat dikatakan bahwa kode budaya tersebut merupakan acuan atau referensi teks. Kustijak. (hlm. Bu Kus juga digambarkan sebagai seorang .14) Bu Kus digambarkan sebagai seorang wanita Jawa setengah baya yang sederhana karena ia dikodifikasi dengan kode-kode budaya tertentu (Jawa) dan hal itu tersirat melalui benda-benda seperti tas kulit. Kustijah. tampak pada kutipan berikut.19) Benar saja. kain kebaya yang sudah lima-enam tahun. mas?” “Disimpan? Buang!!!” (hlm. misalnya. Akhirnya. seperti berikut. Pembaca akhirnya akan merasa yakin bahwa kado itu memang kado istimewanya Bu Kus setelah membaca kutipan berikut. teka-teki mengenai kado Bu Kus itu terjawab pada bagian akhir cerpen.Kado berbungkus coklat yang isinya sudah jamuran itu ternyata makanan. Cerpen ini diakhiri dengan sebuah ending yang cukup mengejutkan.. nih!” “Mau disimpan di mana. dan stereotip pemahaman realitas manusia merupakan beberapa contoh adanya kode budaya. (c) Kode Budaya (Cultural Code) Kode ini berkaitan dengan berbagai sistem pengetahuan atau sistem nilai yang tersirat di dalam teks. Pandangan Wawuk lalu bertumpu pada tas kulit ibunya di pembaringan. Apalagi ciri-ciri kado ‘busuk’ itu sesuai benar dengan kadonya Bu Kus. Tas itu dibukanya. Bahasa atau kata-kata mutiara.19) Kado Bu Kus itu diberikan kepada pembantu rumah tangga. Imaaah!!!” (hlm. “Ibu.

Sementara itu. jenis-jenis makanan yang terhidang. (hlm. yaitu menyiapkan makanan berupa tiwul buatan sendiri. Penjagaan ketat mewarnai ruang resepsi hotel Sahid Jaya. juga pikiran-pikiran sederhananya sebagaimana wanita desa. Di alaman bertebaran petugas security. Bu Kus ingin memberikan kado yang istimewa karena Pak Hargi adalah atasan yang sangat dihormatinya. Hal ini terlihat dari resepsi pernikahan putranya yang diselenggarakan di hotel mewah dengan ribuan tamu. dan lain-lain yang diterima pengantin pun menunjukkan kode budaya kehidupan metropolitan yang kaya dan modern. Kenapa bukan makanan zaman perjuangan? (hlm. tas kulit. “Berhari-hari saya mencari kado yang tepat untuk putranya Pak Gi. dua ribu tamu undangan. Pintu masuk hanya separuh terbuka kurang lebih cuma semeter. Ia berpikiran praktis sebagaimana orang desa (Jawa) pada umumnya.(wanita) yang berpikiran sederhana.15) Penjagaan yang ketat di hotel tempat resepsi. Pak Hargi dan keluarganya mewakili sosok-sosok manusia yang hidup dalam budaya modern. barang elektronik. Keputusan Bu Kus untuk membuat makanan tiwul adalah kenangannya pada makanan ‘favorit’ Pak Hargi pada masa perjuangan dulu. Hal ini menjelaskan kedudukan Pak Hargi dalam hubungannya dengan orang nomor satu di sebuah negara. selop hitam. dan ribuan tamu yang datang. Apa yang dijelaskan di atas. ruang resepsi yang indah. Kado yang berupa rumah. yang istimewa. Kode-kode budaya itu tersirat dalam kata hotel yang mewah. Pakaian kebaya. Bu Kus mengharapkan Pak Hargi akan mengingatnya melalui makanan tiwul. Resepsi pernikahan ini juga mengundang presiden. lemari es. dilengkapi dengan bingkai detektor beralarm. dan beragam makanan yang tersaji lengkap menunjukkan kode budaya kehidupan orang kaya dan modern. Akan tetapi. adalah benda-benda yang dapat mengidintifikasi sosok Bu Kustiyah sebagai wanita desa dari Jawa. Pak Hargi adalah sosok manusia yang berkelas sosial tinggi dan mempunyai kekuasaan di negeri ini. Baru kemarin saya menemukan pilihan yang tepat. Sesuatu yang khusus. tampak pada kutipan berikut ini. dalam cerpen ini terlihat adanya kehidupan manusia dalam konteks budaya yang berbeda: kehidupan Bu Kus yang sederhana dan kehidupan Pak Hargi yang mewah. kehadiran presiden. mobil. tiwul. Pak Hargi digambarkan sebagai seorang pejabat yang kaya raya dan berpengaruh. . lengkap mengenakan setelan jas hitam dan handy-talky di tangan.15) Kesederhanaan Bu Kus dapat dilihat dari kata-kata yang diucapkan kepada Wawuk. dan terpenting yang bermakna. Dengan demikian.

Bu Kus membuat makanan khas (tiwul) sebagai kadonya. Bu Kustiyah bertekad bulat menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. “Pak Hargi adalah atasan saya yang saya hormati. yang tetap awet muda. Sebagai bawahan. Di hadapan Bu Kus. Bu Kus bertekad bulat untuk pergi ke Jakarta setelah mendengar Pak Hargi hendak mantu. (hlm. Apa pun hambatannya. Pak Hargi adalah masih Pak Hargi yang dulu.(d) Kode Konotatif (Conotative Code) Kode ini berkenaan dengan tema-tema yang dapat disusun lewat proses pembacaan teks. Tidak ada seorang pun yang berhak menghalangi niat Bu Kus untuk menghadiri resepsi tersebut. frase. tetapi saya merasa bahagia dan berbangga bisa ikut berjuang bersama Pak Gi. Tekad Bu Kus yang bulat itu tampak pada kutipan di bawah ini. Bu Kus merasa berkewajiban untuk tetap menghaturkan rasa hormat kepada Pak Hargi. Untuk mengenang masa lalunya yang indah. Jika di dalam teks dijumpai konotasi kata. berarti di dalamnya dapat ditemukan tema tertentu. Bahwa suatu saat nanti. Tidak bisa tidak. kalau Pak hargi mantu ataupun ngunduh mantu. semua itu dapat dikelompokkan dengan konotasi kata. atau bahkan kalimat tertentu. atau kalimat yang mirip. Bu Kus menyiapkan kado buatan sendiri. Bu Kustiyah akan datang untuk mengucapkan selamat. “Beliau adalah seorang pejuang sejati.9) Penghormatan dan pengabdian Bu Kus terhadap Pak Hargi diwujudkan dengan berbagai usaha dan cara.Ini sudah jadi niatannya sejak lama. Termasuk di antara yang berjuang mendirikan negeri ini. dan Bu Kus menyalami dan mengucapkan selamat kepada Pak Hargi sambil menangis terisak-isak.9) Perasaan hormat itulah yang mengantarkan Bu Kus sampai di Jakarta dan datang pada resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Pengantin putra . Bu Kus tetap akan datang karena ia merasa bahwa Pak Hargi adalah (mantan) atasannya yang harus tetap dihormati. Bu Kus berusaha mencari informasi tentang waktu dan tempat resepsi. seperti tampak pada kutipan berikut. Walaupun tidak diundang. tokoh Bu Kus adalah tokoh wanita Jawa yang sederhana.” (hlm. Menyatakan kegembiraan. Oleh karena itu. Ia masih pula berpikir dengan pola yang sederhana. frase. Jika di dalam teks ditemukan sekelompok konotasi. Walupun saya cuma bekerja di dapur umum. Menunjukkan bahwa Bu Kus tetap menghormati Pak Gi. Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’. Berapa pun biayanya. Bu Kus datang ke resepsi tanpa membawa undangan.” begitu Bu Kus sering bercerita pada para tetangganya. Bu Kus datang untuk memberikan ucapan selamat dan ikut berbahagia. biarpun zaman sudah berubah. Kode konotatif yang tampak kuat di dalam cerpen ini adalah kode penghormatan dan atau pengabdian. Misalnya.

dipandangnya sebagai Pak Hargi ketika muda dulu dan itu diucapkan Bu Kus seperti berikut ini.. kado tiwul yang dibuat Bu Kus (makanan khas daerah) sangat kontras dengan kadokado yang lain (seperti kunci rumah. “Awet muda. Kedua. putra Pak Hargi.” (hlm. ya? Persis Bapak waktu muda dulu. Selamat Pak Gi. “Kunci mobil ada nggak?’ “Bi-em double-yu.. Sudah tiga puluh tahun Bu Kus tidak bertemu dengan Pak Hargi. gilaaa!!! Kunci rumah?” “Ada deh. Bu Kus menghormati Pak Hargi sebagaimana ia menghormati Pak Hargi di masa lalu.17) Penghormatan Bu Kus terhdap Pak Hargi tidak berubah. “ “Amplop? Amplop?” “Langsung masuk rekening. lho!” “Ai.yaitu tema dalam keseluruhan teks cerita. mobil. Cara-cara Bu Kus rupanya tidak ditanggapi oleh Pak Hargi. Pertama. Hal tersebut dilandasi oleh suatu gagasan bahwa makna dapat diformulasikan dari beberapa oposisi biner (binary oppositions) atau pembedaan. Kado-kado mewah yang diterima pengantin menunjukkan kedudukan atau keberadaan si pemberi kado. Dengan demikian. seusai resepsi. Bu Kus (orang desa) akan menghadiri sebuah resepsi pernikahan putra seorang pejabat (orang kaya) di sebuah hotel berbintang.. “ (hlm.. membuang kado yang telah disiapkan Bu Kus dengan cara istimewa. Seperti tampak dalam kutipan berikut.19) . dan barang-barang elektronik lainnya). uang. Beliau hanya menanggapi Bu Kus dengan sikap yang biasa saja. Pak Gi. yang kontras (berlawanan). Bu Kus tetap berusaha dengan berbagai cara. konotasi yang terdapat dalam cerpen ini ialah: Niat baik (kebaikan) seseorang tidak selalu diterima dengan baik pula. Walaupun Pak Hargi tidak memberi respon seperti yang diharapkannya. rasa hormatnya tetap tidak berubah karena zaman. atau tidak semua orang mampu menghargai pengorbanan orang lain.. Simbol merupakan aspek pengkodean fiksi yang khas bersifat struktural. lemari es. Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’ terdapat oposisi yang menarik. Benar-benar awet muda.” “Wah ini putranya Pak Gi. Akan tetapi. Bahkan. (e) Kode Simbolik (Symbolik Field) Kode simbolik berkaitan dengan tema dalam arti yang sebenarnya --sehingga erat hubungannya dengan kode konotatif-.

analisis seperti itu masih perlu didukung oleh teori atau pendekatan-pendekatan lain agar makna teks sastra itu dapat dipahami secara lebih total. Yang ada di dalam bayangan Bu Kus adalah bahwa Pak Hargi menikmati makanan tiwul buatannya. Bu Kus tidak menyadari kado makanan itu sampai berjamur dan menimbulkan bau busuk. sebab rupanya sudah tak karuan dan berjamur di sana sini. Jadi. atau dengan kata lain. Pak Hargi juga tidak mengetahui isi kado yang diberikan Bu Kus. Bu Kus berusaha keras mewujudkan ‘pengabdian dan rasa hormat’ kepada atasannya. Hal ini disebabkan karena kode-kodenya didasarkan pada aspek yang berbeda-beda satu sama lain. . Sementara itu. dalam cerpen ini. Pak Hargi tidak mengetahui apapun yang telah dilakukan Bu Kus untuk dirinya. meskipun teori Roland Barthes cukup berarti bagi suatu analisis teks sastra.19) Bu Kus tidak mengetahui apa yang terjadi dan bagaimana nasib kadonya. Di samping Pak Hargi. putra Pak Hargi tidak mengetahui alasan apa dan bagaimana pun tentang kado itu. tetapi maknamakna itu terkesan terpisah-pisah. connotative code. latar belakang peristiwa yang terjadi pada satu tokoh tidak diketahui tokoh yang lain. putra-putranya akan mendengarkan cerita pada masa-masa perjuangan dulu. baik Bu Kus maupun Pak Hargi tidak mengetahui peristiwa yang terjadi dengan kado itu. symbolic field) dapat dimanfaatkan untuk menangkap makna yang di dalam cerpen itu cukup beragam. Meskipun keberagaman makna di dalam cerpen itu dapat ditangkap. dan uang yang masuk rekening sangat kontras dengan kado dari Bu Kus yang hanya makanan tradisional. sehingga akhir cerpen ini menggambarkan suatu ketragisan. Akibatnya. dan ironi seperti inilah yang merupakan wujud kode simbolik. mobil. (hlm. seperti tampak pada kutipan berikut. Dari proses pemaknaan itu diperoleh simpulan bahwa ternyata lima kode Roland Barthes itu (proairetic code. Penutup Demikian proses dan hasil pemahaman makna atas cerpen ‘Kado Istimewa’ karya Jujur Prananto berdasarkan konsep seperti yang telah dirumuskan oleh Roland Barthes. makna totalitasnya menjadi kabur. di sisi lain. 5. segala sesuatu yang telah dikerjakan (pengorbanan) Bu Kus tidak mendapat respon (tanggapan) sebagaimana mestinya. Di satu sisi. Oleh karena itu.Kado berupa kunci rumah. Kado itu pun dibuka. cultural code. Sampai akhir cerita. Mereka tak tahu apa nama makanan dalam nampan anyaman banbu yang ditutup kain putih berbordir itu. Ini merupakan sebuah ironi. hermeneutic code. Oposisi biner yang terdapat dalam cerpen ini adalah kehidupan Bu Kus dengan kehidupan Pak Hargi yang sangat kontras (berlawanan).

New Haven and London: Yale University Press. Structuralism in Literature: An introduction. Sturrock. [1] Cerpen ‘Kado Istimewa’ adalah cerpen terbaik harian Kompas tahun 1991. Transleted by Richard Miller. From Levi Strauss to Derrida. Pranoto. 1992. 1970. S/Z.00 Label: Kuliah . Panduan Pembaca Teori Sastra Masa Kini. John. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Luxemburg. Teeuw. Jakarta: Gramedia.DAFTAR PUSTAKA Barthes. ‘Kado Istimewa’ kemudian dijadikan judul kumpulan cerpen bersama lima belas cerpen lainnya dan diterbitkan oleh Gramedia tahun 1992. 1974. New York: Hill and Wang. Sebagai cerpen terbaik. 1977. Kado Istimewa. Selden. Oxford: University Press. Srtucturalism and Since. Jujur. Roland. Jakarta: Gramedia. 1984. (seventh printing). dkk. Jakarta: Pustaka Jaya. Diposkan oleh Jabrohim di 20. Raman. 1991. Pengantar Ilmu Sastra. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. A. Robert. Scholes.

gerakan otonomi karya sastra berarti menempatkan pada ruang yang terpencil.balipost. Pendekatan struktural di negara maju tersebut. Tulisan ini tidak bermaksud mengulas otonomi daerah sesuai dengan UU No. melepaskan karya sastra dari kerangka sejarah sastra. Faktor-faktor ekstrinsik yang disebutkan tadi memberikan andil yang besar kepada pengarang untuk melahirkan karyanya. gerakan otonomi sastra ini memiliki dua kelemahan pokok yaitu. mementingkan analisis karya sastra dari segi bentuk (struktur). bebas dari ikatan sejarah kemasyarakatan. 22 tahun 1998. tetapi sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip otonomi yang disosialisasikan dalam jajaran pemerintah. bahkan boleh dikatakan ditolak. belum merupakan teori sastra. . karya sastra itu “dimenaragadingkan” dan akan kehilangan relevansi sosial budayanya. pendekatan struktur tidak lain merupakan gerakan otonomi karya sastra. Dengan demikian. ekonomi dan psikologis pengarangnya. maka faktor-faktor lingkungan.id/ NAFAS otonomi daerah yang kini digulirkan dalam birokrasi pemerintahan.co. cerpen. Bahkan tidak berdasarkan teori sastra yang tepat dan lengkap sehingga dapat membahayakan pengembangan teori sastra. Gerakan otonomi karya sastra dalam analisis puisi. Teeuw menilai. Akibatnya. Dalam otonomi karya sastra. filsafat psikologi. Hanya mementingkan struktur yaitu unsur-unsur pembangunan karya sastra seperti alur cerita. kebudayaan dan semangat zaman. agama. tetapi lebih memfokuskan pada kesusastraan. Unsur ekstrinsik seperti terkait dengan sejarah. Makna karya sastra (puisi. dan mengasingkan karya sastra dari lingkungan sosial budaya. potensi-potensi budaya diabaikan. Penganut aliran ini menilai karya sastra sebagai suatu benda yang mandiri dan bersifat otonom. penokohan. Arnold Teeuw (1983) mengatakan. sosial dan budaya yang sering muncul dalam karya sastra.Posted by PuJa on October 13. Analisis struktural yang menekankan otonomi teks sastra. yang menekankan kajian strukturalisme. Komponen karya sastra ini lebih populer diistilahkan sebagai unsur intrinsik. Kendatipun aliran struktural ini berkembang pesat. ekonomi. menurut Teeuw. novel) tidak hanya ditentukan oleh struktur itu sendiri. tidak pernah disentuh dalam setiap analisis. justru konsep otonomi pemerintahan memberi peluang yang besar terhadap nilai-nilai sosial budaya yang ada di masing-masing daerah. 2010 I Nyoman Suaka http://www. khususnya di Amerika. latar. sebenarnya sudah sejak lama dikenal dalam analisis karya sastra. sehingga hasil kajiannya agak terbatas dan kurang memberi penghargaan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam sastra sebagai cermin kehidupan masyarakat. tetapi juga latar belakang pengarang. politik. Analisis berdasarkan konsep otonomi karya sastra juga menghilangkan konteksnya dan fungsinya. Semata-mata yang diperhatikan adalah teks sastra. pengisahan serta gaya bahasa. Mengingat sastra tidak bisa dilepaskan dengan realitas kehidupan masyarakat. tak bisa diabaikan. cerita pendek (cerpen) dan novel meniru semangat pendekatan struktural yang dicetuskan dalam teori-teori sastra di negara Barat. lingkungan sosial budaya. mengasingkan aspek sosial budaya. Walaupun dunia kesusastraan telah mengakui otonomi sastra sudah dipraktikkan sejak dulu. Terkait dengan kelemahan yang disebutkan terakhir itu. Guru Besar Universitas Leiden Belanda pakar dalam sastra Indonesia dan Melayu.

Selain itu. Analisis dan kritik sastra akademis sebagian besar tetap bertahan dengan memandang karya sastra yang bersifat otonom. hermeneutik. karya sastra yang bermutu selalu dikaitkan dengan aspek kontekstual zamannya. strukturalisme genetik. Justru lahir polemik yang berkepanjangan dari sastrawan dan budayawan tentang sastra konteksual. sebagian besar berpedoman pada karya sastra bersifat otonomi. Padahal telah terbukti. kurang memberikan tantangan untuk memanfaatkan disiplin ilmu yang lain. Asyik berdebat. telah pula diimbangi dengan teori-teori sastra yang mapan seperti sosiologi sastra. pembahasannya bersifat sambil lalu dan sepintas. resepsi dan lainnya. Semua teori-teori ini diadopsi dari dunia Barat karena di dunia sana mengalami perkembangan yang pesat. Filed under: Esai . Polemik dalam diskusi. teori-teori sastra khas Indonesia sampai kini belum muncul.Pendekatan karya sastra dengan kajian ekstrinsik di Indonesia masih tergolong langka. agama. postmodernisme. Opini tersebut kurang mendapat perhatian. juga kurang mengungkapkan kekayaan karya sastra itu secara maksimal. Mengingat seorang sastrawan dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan sosial budaya yang amat beragam. politik. Sebagai “pisau” untuk “membedah” karya sastra dilihat dari unsur ekstrinsik. Skripsi kesarjanaan (S1) yang mengambil program studi sastra Indonesia. Sebab penelitian dengan prinsip karya sastra memiliki otonomi. maka pendekatan otonomi itu dapat ditinjau lagi untuk mengarahkan dengan pendekatan lain seperti pendekatan sosial budaya. Pro-kontra pun muncul antara sastra dalam tradisi teks dengan sastra kontekstual. Penelitian sastra berdasarkan struktur yang mandiri dan otonom sudah saatnya dialihkan pada aspek ekstrinsik kontekstual untuk menghindari keterpencilan dunia kesusastraan di Indonesia. seminar dan tulisan di media massa waktu itu berhasil dibukukan Ariel Heryanto dengan judul “Perdebatan Sastra Kontekstual” (1985). baik menyangkut sejarah. Bagaimana dengan di Indonesia? Awal 1980-an banyak peneliti dan pengamat sastra mengusulkan perlunya diadakan diskusi di tingkat nasional untuk menyusun teori sastra yang khas untuk situasi di Indonesia. sosial budaya dan lain-lain. Kalau ada yang menyinggung dari sudut luar (kontekstual).

Pusat Bahasa atau lembaga lain yang juga melakukan kegiatan serupa. Sejak 1992. Bersamaan dengan itu. Di sana. berhasil mengangkat citra cerpen secara lebih terhormat. tentu saja disebabkan oleh perubahan yang sangat mendasar dalam sistem pemerintahan. Faktor utama yang memungkinkan sastra Indonesia berkembang seperti itu. novel. Kehidupan pers yang terkesan serbabebas-serbaboleh ikut mendorong terjadinya perkembangan itu. Dibandingkan puisi. tetapi juga pada event atau peristiwa tertentu. Kedua. Kondisi ini dimungkinkan oleh beberapa faktor berikut: Pertama. dan kongres mendatang di Pekanbaru (November 2005). Cerpen Indonesia mutakhir masih tetap tak . dalam hal regenerasi boleh dikatakan belum cukup signifikan. cerpenis dipandang sebagai profesi yang tak lebih rendah dari novelis atau penyair. Maka. cerpen masuk ke ruang publik dengan bebasnya. kesemarakan media massa –suratkabar dan majalah—telah membuka ruang yang makin luas bagi para cerpenis untuk mengirimkan karyanya. Cerpenis tak diperlakukan sebagai orang yang sedang belajar menulis novel. Lampung (2003). harian Kompas memulai tradisi baru dengan memilih cerpen terbaik dan memberi penghargaan khusus untuk penulisnya. usaha sejumlah penerbit melakukan semacam perburuan naskah cerpen untuk diterbitkan. Ketiga. adanya kegiatan lomba menulis cerpen. Majalah Horison setiap tahun menyelenggarakan lomba penulisan cerpen. Kegiatan itu sekaligus untuk menyosialisasikan keberadaan cerpen sebagai bagian dari kegiatan sastra. Di pelosok kota di Indonesia. karya-karya sastra terbit seperti berdesakan dengan tema dan pengucapan yang beraneka ragam. memungkinkan cerpen tak hanya berada di hari Minggu. Bayangkanlah. Masalahnya. para pemainnya seolah-olah boleh berbuat dan melakukan apa saja. Bahkan. Ia tak lagi sebagai selingan di hari Minggu. Kini. Meskipun posisi cerpen berada dalam keadaan yang begitu semarak dan memperoleh tempat istimewa. Begitupun Diknas. seperti berlomba dengan penerbitan novel dan buku lain. serta adanya Kongres Cerpen yang diselenggarakan berkala dalam dua tahun sekali –di Yogyakarta (1999). muncul lagi antologi cerpen yang lain. Di situlah tempat cerpen bertengger dan menyapa para pembacanya. Mahayana Dalam perjalanan sastra Indonesia. Cerpen telah sampai pada jatidirinya. ia seperti sebuah keharusan. Cerpen ditempatkan sama pentingnya dengan rubrik lain. terbitnya Jurnal Cerpen yang diasuh Joni Ariadinata. Dalam kondisi overproduksi itu.Thursday. 27 November 2008 (12:33) | 79 views | 0 komentar | Print this Article Maman S. Maka. Kegiatan ini mengangkat kedudukan cerpen dalam posisi yang istimewa. Ketika kita sedang menimang-nimang isi kocek dan tuntutan kebutuhan lain. periode pasca-reformasi merupakan masa paling semarak dan luar biasa. Bali (2001). setiap minggu kita dihadapkan pada ratusan cerpen yang mengisi lembaran koran Minggu. Kini. rubrik cerpen mendapat tempat yang khas. Pembaca disuguhi beragam pilihan. cerpen Indonesia pada paroh pertama pasca-reformasi mengalami booming. Penerbitan buku antologi cerpen. hari Minggu adalah hari cerpen. dkk. Di sana. dan drama. menyeruak pula sejumlah antologi cerpen. kehidupan sastra Indonesia seperti berada dalam pentas terbuka. Arus besar cerpen Indonesia pascareformasi masih tetap didominasi nama-nama lama yang memang telah menjadi ikon cerpen Indonesia kontemporer. secara substansial sejumlah cerpenis muda yang muncul belakangan. Mereka datang susul-menyusul. memberi harga dan martabat cerpen tampak lebih baik dibandingkan keadaan sebelumnya. belum menunjukkan usahanya mengusung sebuah gerakan estetik yang kemudian menjadi sebuah mainstream. di suratsurat kabar minggu. harus diakui.

Azhari. tiba-tiba merasa ikut menjadi saksi peristiwa yang diangkat cerpen itu. Raudal Tanjung Banua hadir meyakinkan. Cinta tak Ada Mati (2005). Cerpennya. Antologinya. Pembaca dibawa masuk ke dunia entah-berantah. Perempuan Pala (2004) memperlihatkan sosok Azhari yang matang dalam memandang persoalan Aceh dalam tarik-menarik sejarah dan kebudayaannya yang agung dengan kondisi sosial dan politik yang menimpa rakyat Aceh yang justru menebarkan luka dan kepedihan. Style itu memang pilihannya. Mereka masih tetap menjadi bagian penting dalam peta cerpen Indonesia pascareformasi. *** Bagaimana dengan kemunculan cerpenis baru dalam peta cerpen Indonesia? Memang ada geliat yang tak dapat diabaikan. kita terkejut bukan karena ia sebagai pendatang baru. seperti Budi Darma. Dalam antologi cerpen yang terbit belakangan. Martin Aleida misalnya. Hudan Hidayat (Orang . Depdiknas—Creative Writing Institute memperlihatkan kekuatannya dalam mengungkap kepedihan rakyat Aceh yang terjepit dalam konflik bersenjata antara aparat keamanan (: TNI) dan Gerakan Aceh Merdeka. Ziarah bagi yang Hidup (2004). Lelaki Harimau (2004) yang memamerkan kepiawaian melakukan eksperimen. metaforis. semua ikut menyemarakkan peta cerpen Indonesia. Kuntowijoyo. Dengan kekuatan narasi yang hampir sama. Cerpen yang lain. cerpenis kelahiran Aceh adalah pendatang baru yang lain lagi. Setidaknya ia sudah matang sebelum terjadi reformasi. cerpennya ““Cerobong Tua Terus Mendera” terpilih sebagai penerima Anugerah Sastra Horison 2004. Kuda Terbang Maria Pinto (2004) seolah-olah memperlihatkan ketergodaannya pada model dan style yang sedang semarak pada saat itu. Tetapi Martin termasuk pemain lama. cerpenis lama dan baru. Cerpen yang berjudul “Bau Busuk” menunjukkan kesungguhan Eka melakukan eksperimen. dan Linda telah memilih cara itu. ketika terbit Leontin Dewangga (2003). melainkan pada hasratnya mengangkat tema yang tak mungkin muncul pada zaman Orde Baru. Ia juga berhasil menyajikan sebuah potret kultural dan tradisi rakyat Aceh yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan keseharian masyarakat di sana. dan sederet panjang nama lain yang tergolong pemain lama. Lalu. antologi cerpen Corat-Coret di Toilet (2000) mula hadir kurang meyakinkan. Dari sudut itu. namanya mulai diperhitungkan. Boleh jadi antologi ini merupakan potret yang merepresentasikan kegelisahan masyarakat Aceh dalam tarik-menarik itu. Sejumlah nama cerpenis lain yang kelak menjadi sastrawan penting Indonesia. mengangkat tema korban politik bagi mereka yang terlibat PKI. ia telah memperkaya tema cerpen Indonesia. “Tali Rabab” termasuk 15 cerpen terbaik dalam sayembara itu. Hamsad Rangkuti. dapat disebutkan beberapa di antaranya: Teguh Winarsho (Bidadari BersayapBelati. Pengabaian latar tempat dengan permainan pikiran malah seperti sengaja membuyarkan unsur lain –yang dalam kerangka strukturalisme justru menempati posisi yang sama penting.dapat menenggelamkan sejumlah nama yang muncul justru sebelum terjadi reformasi. Kasus Martin Aleida tentu berbeda dengan Linda Christanty yang juga sebenarnya termasuk pemain lama. Salah satu kekuatan Raudal adalah narasinya yang sanggup menciptakan suasana peristiwa begitu intens. kini bertumpukan. Karya pertamanya. “Yang Dibalut Lumut” yang menjadi Juara Pertama Lomba Penulisan Cerpen Festival Kreativitas Pemuda. Eka belum kehilangan semangat eksperimentasinya. dan asosiatif. Jadi. Antologi cerpennya. Pulau Cinta di Peta Buta (2003). Setelah itu terbit pula novel kedua. Maka. Tetapi ketika novelnya Cantik itu Luka (2002) terbit yang ternyata mengundang kontroversi. 2002). Danarto. Lihat saja. dan Parang tak Berulu (2005) menunjukkan perkembangan kepengarangannya yang makin kuat. Pendatang baru yang cukup menjanjikan muncul atas nama Eka Kurniawan. Antologi cerpen pertamanya.

seperti sinyalemen Budi Darma. 2005). 2001. 2004). 2004).COM http://mahayanamahadewa. 2003). Tokoh laki-laki kerap digambarkan tersisih dan kalah sebagai pecundang di bawah kekuasaan perempuan. 2005).Sakit. 2004). Wan Anwar (Sepasang Maut. 2005). mereka akan ikut menentukan perkembangan sastra Indonesia. masih ada deretan cerpenis wanita yang sebenarnya lebih kuat dan matang. 2002. 2002. Nh Dini. Tokoh-tokoh perempuan yang dalam banyak karya para penulis laki-laki kerap menjadi korban dan tersisih. Maya Wulan (Membaca Perempuanku. Satmoko Budi Santoso (Jangan Membunuh di Hari Sabtu. Triyanto Triwikromo (Anak-Anak Mengasah Pisau. Tentu dengan melihat daya tahan dan konsistensinya mempertahankan kualitas dan kontribusi mereka bagi pemerkayaan khazanah cerpen Indonesia mutakhir. 2005). Labibah Zain (Addicted to Weblog: Kisah Perempuan Maya. Chudori. Dawai Kembali Berdenting. 2004). Moh. Yusrizal KW (Kembali ke Pangkal Jalan. cerpenis wanita yang muncul dalam lima tahun terakhir ini. 2003) Maroeli Simbolon (Bara Negeri Dongeng. Djenar Maesa Ayu (Mereka Bilang Saya Monyet. Evi Idawati (Malam Perkawinan. 2004). Leila S. Akhirnya. Nukila Amal (Laluba. 2004). 2002). dalam keadaan overproduksi. Mustofa W Hasyim (Api Meliuk di Atas Batu Apung. Damhuri Muhammad (Laras. mereka juga begitu berani mengangkat perkara seks untuk membungkus pesan ideologi jendernya. Weka Gunawan (Merpati di Trafalgar Square. Keluarga Gila. 2005). Selain Linda Christanty. 2003). Titis Basino. Cinta Tai Kucing. Yang menarik dari karya cerpenis perempuan ini adalah semangatnya melakukan gugatan. Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu. Tubuhku bukan Milikku. Selain itu. 2004. Isbedy Stiawan (Perempuan Sunyi. 2002). juga tidak dapat diabaikan kontribusinya. pengamatan cerpen Indonesia mutakhir dengan analisis yang mendalam. Bercinta di Bawah Bulan. 2005). Dalam lima tahun ke depan. Intan Paramadhita (Sihir Perempuan. patut pula mendapat perhatian. Sumber: MAHAYANA-MAHADEWA. Ucu Agustin (Kanakar. justru cenderung berada dalam posisi yang sebaliknya. Keseluruhan antologi itu menunujukkan kekuatan narasi yang lancar mengalir dan kedalaman tema yang diangkatnya.com/2008/11/27/cerpen-indonesia-kontemporer/#ixzz19qxn0ais Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike . Selain nama-nama itu. *** Deretan panjang nama-nama lain yang kerap muncul di hari Minggu. Kurnia Effendi (Senapan Cinta. 2004). dalam karya para penulis perempuan itu. Mereka berpeluang mengikuti jejak seniornya. 2004. tak mungkin dapat dilakukan dalam rentang waktu yang pendek. Ratna Indrswari Ibrahim atau Abidah el-Khalieqy. Oka Rusmini (Sagra. Kita sekarang ini seperti sedang berhadapan dengan air bah yang bernama cerpen Indonesia kontemporer dan kita hanyut terseret dalam gelombang besar deras arusnya. 2003).

Posted on Thursday. meski ada yang dibikinkan atau dikelola orang lain.lain semua punya alamat blog sendiri. Blog.tanggung. sebuah doktrin untuk kita . dimensi kasusastraan dalam konteks penciptaan terpaut antara dunia yang nyata dan dunia yang maya. Sujiwo Tejo. Saat ini hampir semua orang dengan berbagai profesi. menjadi bentuk komunikasi baru di tengah maraknya bacaan masyarakat. Tetapi sekelas Gonawan Mohamad. komunitas sastra dunia maya terus tumbuh subur. Putu Wijaya. dan lain. pemerintah sudah menetapkan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional. Arena ekspresi dan luapan rasa kedirian serta kemauan dan kemampuan menulis/ berpose sepuassemaunya. Tidak tanggung. baik itu di blogspot. Bukan hanya para penulis pemula. blog dan website pribadi tak henti bermunculan dan secara rutin menampilkan karya-karya sastra si empunya. mampu memberikan bius untuk ditonton karena Hanung Bramantyo. film AyatAyat Cinta. multiply. Sebab. sudah memiliki blog pribadi. peresmiannya dilakukan oleh Menteri Negara Komunikasi dan Informatika (Meneg Kominfo) Muhammad Nuh. Kini blog berkembang luar biasa pesat. Ada semacam kesan bahwa blog adalah pelarian bagi mereka yang sering dikecewakan oleh dunia cetak. dan semacamnya. Joko Pinurbo. kaum muda. dan dijamin “bebas” tanpa pembredelan. diminati. Dunia maya (cyberspace) adalah dunia tanpa batas dan bisa memberi peluang kepada siapa pun untuk berkarya. Seno Gumira Ajidarma. dan remaja saja.com. Ada kabar. yang menurut penulis juga. FS. Bahkan. Dewi Lestari. Helvy Tiana Rosa. sutradaranya sangat rutin memberikan deskripsi dan narasi pembuatan filmnya melalui blog di multiply. wordpress. selalu terbuka ruang dialogis bahkan dialektika. Emha. di hadapan 500 peserta Pesta Blogger 2007. March 13 @ 05:46:15 EDT by redaksi-2 Anonymous writes " Memperbincangkan sastra.

Secara otomatis. Jawa Tengah.kenesnya merendahkan kasta sakral seorang sastrawan. Blog dan komunitas. kata hati norak. asosial.sastrawan muda (atau yang baru mau jadi sastrawan). Pada perbincangan tentang komunitas sastra yang digelar Komunitas Sastra Indonesia (KSI) di Kudus. dan kesunyian dalam dunia nge-blog-nya. Yang memperoleh gelar mulia itu dengan bermodal kongkow. tetapi dalam relevansinya dengan sastra yang lahir dari blog dan komunitas. Ada jebakan keterasingan dan semakin asketis.imut akibat nyentrik. “sastrawan”. Term berpikir saat ini mengarah. “saya sastrawan”. yang sudah membuat semarak peta sastra nasional. megalomaniak.film Hanung. Blog (masuk di dalamnya media cetak yang menampung sastra) dan komunitas adalah proses penelusuran berkarya untuk menemukan makna (the meaning) memang. sebenarnya hanyalah ruang kosong hampa makna. ego sektoral. juga mendapatkan ruang apresiasi dalam manifestasi teks diwujudkan dengan bentuk Kongres Komunitas Sastra Indonesia. eksklusif. pada 19. . jika bernaung dalam wadah komunitas sastra menjadi oase prospek serta kegandrungan tersendiri di kalangan sastrawan (apalagi) sastrawan.kongkow saja dalam komunitas sastrawan. Langsung ingat teman yang lucu dan imut. Sedangkan komunitas. Tak jarang. di KTP status pekerjaanya tertulis. komunitas. Ada beberapa teman yang saya sendiri belum pernah membaca karyanya (dalam bentuk buku tentu saja). Keduanya terarah secara sistemik untuk “menjadi” tokoh imajiner dari pikiran kosongnya sendiri. sebagai bagian integral dari kemunculan sastra menjadi perhatian serius. Tentu saja jika disepakati sastrawan adalah juga profesi yang dapat membuat strata sosial seseorang terangkat. risih rasanya telinga ketika ada yang menyebut secara narsis. memiliki titik dan semangat membahayakan eksistensi sastra baik itu teks ataupun nilainya.21 Januari 2008 lalu bertema Meningkatkan Peran Komunitas Sastra sebagai Basis Perkembangan Sastra Indonesia. Minimal membuat jejaring untuk ikutan nongol menyabet status sastrawan.semakin penasaran pada film. Duh. Sebagai langkah menjanjikan untuk produktifitas dan pangsa pasar karyanya. dan metagila dalam ber-komunitas-nya. minimal tidak disebut pengangguran intelektual. Ada dunia kecongkakan. Yah. karyanya kemudian sekedar menjadi teks cacimaki dan tumpukan keluh.

Peta sastra, jika dilakukan melalui komunitas seringkali terjebak pada siapa pengarangnya dan dimana aktifnya dengan menisbikan karya. Sedangkan jika melalui blog, yang lahir adalah kebinalan dan kegenitan sastra yang tendensius pada kefrustasiannya.

Maka blog dan komunitas, seyogyanya hanya diletakan pada pijakan awal, sebagai media kontemplasi dan promosi, bukan penegasan peta sebuah karya sastra. Sebab dikhawatirkan yang ada dan dihadirkan hanyalah “kepentingan” kedirian yang naïf, imajiner, dan utopis, sedangkan yang real tergusur ke tombol delrecycle bin. Dan pada akhirnya empty recycle bin sastra berkualitas. Apalagi alasannya hanya karena tak punya blog dan tidak aktif berkomunitas.

Sastra itu Bertugas Pablo Neruda, peraih Nobel Sastra dari Chili, menegaskan bahwa para sastrawan adalah pendidik bangsa. Ejawantah dari kekuatan sastra dalam rangka praksissosial, ditransformasikan oleh Pramudya Ananta Tour dalam kalimat yang tajam yakni, sastra itu bertugas, mempunyai fungsi praktis. Konsekwensi dari paham pemegang mandat “pendidik” hingga “bertugas” itulah, para sastrawan mulai aktif dalam komunitas- komunitas. Saat ini, setelah dominasi sastra koran (mungkin masih, sebab belum ada kajian intensif yang mencabut postulat itu) yang sebelumnya termediasi hanya dalam ranah cetakan berbentuk jurnal dan buku, muncul blog dalam rangka kreatifitas interpersonal untuk melawan dominasi media cetak. Jika ditilik kajian historis kesusastraan sekarang, parade diskusi yang mensosialisasikan cyberspace, bahkan diskusi maya (mailing list) belakangan ini diramaikan dengan blog dan komunitas. Inilah kemudian yang penulis maksud, mengarah pada peniadaan bahwa sastra itu bertugas. Canon Sastra yang Membias Canon sebagai peta arah rujukan perkembangan sastra, lantaran tenggelam pada isu komunitas dan blog, alat ukur baru pemetaan sastra semakin kabur dan bias. Dan semua yang terkait dalam sejarah sastra yang benar pun, masih menjadi polemik tak berkesudahan. Menariknya, polemik itu jarang sekali yang serius berbasiskan kekuatan teks, melainkan sekedar ungkapan tendensius pada proses membenarkan diri (baca; komunitasnya) dan menyalahkan yang di luar dirinya. Parahnya lagi, jika ada unsur

kekuasaan ekonomi-politik yang turut ambil bagian dalam arah perkembangan sastra. Akar masalahnya, tentu ranah pembeda dan pengkotakan sastra yang pernah menghangat, bahkan panas. Tetapi mengukir sejarah sastra misalnya, polemik kebudayaan, Manikebu, serta pengugatan pada Angkatan 45. Sekarang pernyataan Sastrawan Ode Kampung (Boemipoetra) yang melawan eksploitasi seksual dalam karya sastra yang diarahkan pada Komunitas Utan Kayu (KUK) yang dituduh sebagai pengusung sastra kelamin (baca; fiksi alat kelamin/ FAK) , disebut salah satunya terdapat dalam karya Ayu Utami “Saman”. Ada anggapan Ayu Utami mampu menembus pentas sastra nasional, dengan novel perdananya itu lantaran bernaung dalam KUK. Padahal, sebagaimana dihina Saut Situmorang, dominasi-tunggal atas dunia sastra kita adalah ambisi ekstra-literer dimulai dengan skandal menangnya novel jelek berjudul Saman di Sayembara Roman Dewan Kesenian Jakarta 1998. Lebih lanjut, dalam tulisan dari milis PPI-India yang diposting sendiri oleh Saut Situmorang itu, siapa saja bebas menafsirkan legenda yang diciptakan seputar Saman, sama seperti para penilai Prince Claus Award yang memenangkan Ayu Utami pada tahun 2000 untuk novel satu-satunya itu (sebelum munculnya Larung). Ayu Utami sekedar menghasilkan cakar-ayam, yang dinilai sebagai kolom di koran nasional tiap hari Minggu. Maka, semakin ada kesadaran yang mulai membumi bahwa perumusan canon sastra, agar tak bias haruslah terpisah dari ekslusifitas baik dalam berkarya (melalui blog) atau pun bernaung (dalam komunitas). Lihat saja fakta menyeruaknya cacimaki sekarang, bermaksud membuat peta kesejarahan sastra tetapi terbelenggu dalam ruang ego sentris yaitu, blog dan komunitas. Sebenarnya blog dan komunitas hanyalah fakta ketakmampuan merealisasikan teks sastra yang menjadi penunjuk arah, tepatnya adalah sebagai ekspresi kegagalan.

Archive for the ‘Yusi Avianto Pareanom’ Category
Edelweiss Melayat ke Ciputat November 28, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 28 November 2010) MINGGU, 10-10-10. Beberapa orang memilih menikah atau melahirkan pada hari bertanggal biner itu. Aya ditemukan pada hari tersebut dengan tubuh terpotong sepuluh dalam empat kantong plastik hitam besar. Kantong-kantong yang ditaruh di pembatas jalur di jalan raya depan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, itu selama tiga hari [...] Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | 1 Comment »

Ajal Anwar Sadat di Cempaka Putih July 27, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 25 Juli 2010) ANWAR Sadat menemui ajalnya pada hari pertama ia menginjakkan kaki di Jakarta. Ia datang dari Semarang. Usianya pada hari naas itu 28 tahun. Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | 1 Comment »

Penyakit-penyakit yang Mengundang Tawa February 28, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 28 Februari 2010) 1 SEEKOR kalajengking mengeram di tenggorokannya. Setiap gerakan capit dan ekor tajam binatang itu sungguh menyiksanya. Jangankan makan, menelan air pun terasa menyakitkan. Itulah yang ia rasakan pada hari keempat dihajar cacar air, penyakit yang sebelumnya ia berhasil hindari dengan lihai selama 41 tahun lebih. Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | Leave a Comment »

dan dharmasastra.Menyampaikan Ideologi Lewat Sastra Selasa. arthasastra. Tiap sajak pada hakekatnya adalah perwujudan keinginan. sajak. sajak. Pun ada yang mengartikan sastra adalah sejarah yang diromanisasikan. ia mengemukakan bahwa sastra adalah pencerminan segala apa yang berada dalam sanubari manusia. Dengan demikian definisi yang diungkpakan oleh Djoko Damono sama seperti definisi kata sastra yang terdapat dalam KBBI. membaca novel. Dr. dengan cara tak disadari kita sebenarnya mengambil tahu dunia pikiran orang-orang yang dikisahkan dan keadaan masyarakat yang bersangkutan. Tiap hasil sastra sebenarnya tak lain dan tak bukan melainkan sebuah petunjuk dari sesuatu yang berada dalam lubuk hati manusia. aliran formalisme Rusia juga sependapat bila sastra diartikan demikian. Prof. Tak salah bila selama ini konsepsi pikiran kita selalu berkata bahwa sastra adalah yang indah dan romantis. dan idam-idaman semua umat manusia. Sapardi Djoko Damono selaku presiden sastra Indonesia yang juga mantan dekan fakultas sastra Universtas Indonesia yang kini berubah menjadi fakultas budaya mendefinisikan sastra sebagai sebuah kegiatan berbahasa. gaya bahasa dan tulisan. pengharapan. tetapi dengan berbuat demikian. Senada dengan diatas. Sastra Jepang adalah sastra yang ditulis dalam bahasa Jepang. Sebab karya sastra tidak hanya terbatas pada keindahan dan romantisme belaka. Kedua. Tak salah bila kemudian ada yang bilang bahwa sastra adalah cerminan ide dalam bentuk tulisan atau karyaSeperti halnya dengan apa yang diungkapkan oleh Nio Joe Lan.oleh : admin Oleh: Hamid Afif Mencari definisi sastra sama sulitnya dengan mencari jarum jatuh di tumpukan jerami. semisal kitab negarakartagama. 12 Agustus 2008 20:04:10 . Dia menyebutkan bahwa sastra Indonesia adalah sastra yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Makanya membaca novel. begitu seterusnya. bahkan al-Qur’an dan hadits. Padahala ketiga kitab itu adalah kitab-undang-undang. Bila demikian adanya maka aliran ini bertentangan dengan fungsi sastra itu sebagai pencatat sejarah. Pertama. layaknya Nio Joe Lan dan aliran formalisme rusia. dan sandiwara mempunyai dua arti. sastra berarti huruf. . malahan mereka mengatakan bahwa sastra adalah pembantu khusus bahasa. Permasalahanya karena dari dulu sampai sekarang belum ada kata sepakat mengenai definisi itu dari pakar dan ahli sastra. Dari pengertian ini berarti sastra adalah sebuah karya dalam bentuk tulisan. dan sandiwara untuk melewati waktu yang luang. kita membaca sebuah hasil karya sastra bukan sebagai pelewat waktu yang lapang melainkan juga oleh karena kita secara sadar memang ingin mengetahui apa yang terjadi dengan seseorang atau beberapa orang tertentu. bahasa dan karya. Begitu juga bila ditelisik dari asal kata sastra itu sendiri (sangsekerta) maka sastra berarti huruf . khayalan.

Bila sudah demikian. Namun bisa jadi unsur yang mempengaruhi adalah pola pandang. foto dan lain sebagainya. Di Rusia kita tahu aliran marxisme. penulis lebih suka memaknai sastra sebagai ekspresi terhadap sesuatu dengan atau tidak memakai tulisan. Intinya sastra bagi penulis adalah ekspresi bahasa sebagai perantara. Sastrawan dalam satu waktu tertentu biasa dipanggil pujangga. Sastrawan Indonesia yang bisa dikategorikan kedalam aliran modernisme adalah W. ideology. Atau bisa juga audio-visual layaknya sebuah film.Seiring dengan berjalannya waktu maka alat atau wahana untuk mengaktualisasikan segala cerminan ide dan pikiran tidak hanya terbatas pada bahasa yang direfleksikan dengan tulisan saja. Seperti aliran marxisme. lukisan karikatur. Aliran-aliran inilah yang kemudian membawa ideologinya masingmasing. Seperti definsi yang diungkapkan Enrique Anderson Imbert dalam muqadimah Manahiju alnaqd al-adabi. formalisme. Bisa juga karena kondisi geografi yang kemudian memberi corak sastra. ilustrasi puisi. romantisme. Tokoh seperti ini bisa dinisbatkan kepada Hamzah Fansuri yang mana sajak-sajaknya selalu mengikuti kaidah dan rima akhir. Dari beberapa pengertian diatas. Selain itu. Yang pasti kedua-duanya sangat berpengaruh dalam sebuah karya sastra. Mereka dengan . Dari beberapa unsur tersebut bisa dirampingkan menjadi dua unsur yakni unsur ekstrinsik sastra dan unsur intrinsik sastra. Semisal cerminan ide direfleksikan dalam bentuk gambar (visual). apakah masih layak jika definisi sastra diartikan sebagai cerminan ide dalam bentuk tulisan? Jawabannya ada benak masing-masing. Dengan demikian bisa dimaklumi jika dikemudian ada macam dan corak warna sastra yang begitu banyaknya. ideology yang dibawa dan diusung dalam karyakaryanya adalah hal-hal yang berbau sosial. Atau bisa jadi karena kondisi politik. khariji (ekstrinsik) dan dakhili(intrinsik). Dengan unsur yang membangun tersebut kemudian lahirlah apa yang dinamakan aliranaliran sastra. bahwa unsur pembangun sastra ada dua. melainkan juga bisa melalui alat atau media yang lainya. pemahaman. Ini semua disebabkana karena pengaruh Plato yang sangat dominan. maka hal yang diusung dan dijunjung tinggi dalam karya-karyanya adalah keindahan bahasa. Tidak ada yang bisa disalahkan. Hal ini sesuai dengan apa yang dijelaskan Enrique Anderson Imbert. suara (audio). tapi bahasa(dalam arti luas). dan modernisme. Beda dengan aliran formalisme. Di Indonesia kita mengenal aliran realisme. karena apa yang mereka perbuat berdasarkan apa yang mempengaruhi mereka. dalam sastra modern yang diwakili oleh Shake Spear lebih menekankan pada makna bahasa ketimbang keindahan struktur kata. sandiwara dan cerita. surealisme dan lain sebagainya. dan keyakinan yang dianut.S Rendra. Dua Unsur Pembangun Sastra Mahmud Tsanie dalam buku Bahasa Indonesia-nya menjelaskan bahwa unsur yang mempengaruhi sastra banyak sekali. Bisa dari budaya dimana sastrawan itu tinggal yang kemudian berpengaruh terhadap karya sastranya. baik terpengaruh dari unsur intrinsik atau ekstrinsik.

Dalam dunia sastra.” Sebagai contoh kasus adalah sajaknya Muchtar Lubis yang berjudul harimau. adanya kosong karena adanya penuh. Biasanya mereka yang bergerak dalam wilayah ekspresi adalah pekerja sastra sekaligus penikmat. wilayah aprsesiatif yang bergerak dalam bidang apresiasi sastra. dan adanya pemikiran hari ini adalah karena adanya pemikiran hari kemarin. Dia memaparkan hubungan antara agama dan sastra sebagai berikut. Pada tataran ekpresi. Menggunakannya sesuai dengan apa yang jadi imaginasi mereka. Tapi siapa yang menyangka bila kata harimau di situ berarti manusia. Kalaupun bisa mencerna apa maksud yang terkandung didalamnya harus mengerutkan kening terlebih dahulu guna mendalami makna apa yang dimaksud oleh penulis. Seperti telah disinggung diatas bahwa unsur intrisnsik (ideologi) sangat berpengaruh terhadap sebuah karya sastra. ditangan para sastrawan bisa digubah dengan penafsiran sastrawan itu sendiri dengan indah.” Islamisme Sastra Adanya hari ini karena adanya hari kemarin. wilayah sastra dibagi menjadi dua. Dalam banyak hal. bukan berarti menafikan yang lain. “keindahan mutlak hanya terdapat pada tingkat dunia ide-ide yang mengatasi dunia ilahi. Dan sekarang ini sedang marak-maraknya. Hal yang demikian itu sah-sah saja karena sebagai sistem komunikasi dan alat ekspresi bahasa antara lain memiliki sifat arbitrer (manasuka). Hubungan pertama yang paling jelas antara sastra dan agama adalah kenyataan bahwa banyak karya sastra yang merupakan ungkapan penghayatan seseorang terhadap Tuhan. Rahman dan Ahmadi Thoha mengatakan bahwa tingkat paling artistik sebuah karya sastra bila bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sulit dimengerti oleh pembaca. Semua orang pasti akan mendefinisikan kata “harimau” sebagai seekor hewan. Lain halnya dengan yang bergerak dalam wilayah ekspresi. Kedua. Sebenarnya bila mau ditelisik agak jauh maka kita akan menemukan beberapa hubungan antara agama dan sastra seperti dikatakan Hamdan dalam esai sastranya di Cybersastra. sastrawan yang dipengaruhi oleh unsur intrinsik (ideologi) cenderung menggunakan sastra sebagai “kendaraan kebenaran” yang mereka anut dan mengesampingkan yang lain. dan seterusnya maka dalam beberapa tahun terakhir ini muncul sekte sastra baru beridiologi ajaran agama (Islam). tapi memang begitu kenyataanya. Ini sesuai dengan apa yang diungkapkan Plato. sosialisme.seenaknya memperkosa bahasa secara kreatif. Seperti halnya sejarah telah mengatakan. Beda dengan sastrawan yang memang memfungsikan sastra sebagai “pernyataan suatu perasaan tergerak. Pertama. romantisme. Tak berlebihan bila sastrawan kaliber Jamal D. khususnya ditanah air. unsur pembangun yang paling menonjol dalam karakter karya sastra adalah unsur intrinsik yang dalam hal ini ideologi. Kadang bahasa yang menurut kita adalah bahasa yang sudah jelas makna dan maksudnya. Hubungan . Biasanya yang bergerak dalam wilayah kedua ini adalah penikmat dan pemerhati sastra. wilayah ekprsesif yang bergerak dalam bidang ekpresi. yang tidak langsung terjangkau oleh manusia tetapi paling banter didekati lewat pemikiran. Kalau dibelahan dunia lain kita mengenal sastrawan humanisme.

. ada sebuah pemahan bahwa karya sastra dianggap sebagai kendaraan kebenaran pengarang. karya sastra dipahami sebagai tiruan alam semesta atau kehidupan. sedangkan pengarang yang lain menganggap karya sastra bebas dari pengaruh agama. Tidak melulu hanya dari satu model. Pembaca yang berorientasi pada agama. Perbedaan pendapat ini mengakibatkan terjadinya perbedaan pendapat di kalangan para sastrawan dan ahli sastra. Yang ketiga adalah mimietik. Tapi ketika harus dibenturkan dengan pendekatan objektivitas maka akan ditemukan garis singgung yang bisa jadi dapat membuat kelompok lain tidak enak. Ini juga mengundang kerawanan. Yang dimaksud pragmatik disini karya sastra dipandang sebagai sarana mencapai tujuan pada pembaca. Seperti telah disinggung diatas. Dan ini menjadi penting karena karya tersebut merupakan potret dan konsep ideal yang diinginkan pengarang. misalnya agama. misalnya agama. pembaca karya sastra menggunakan cakrawala harapannya dalam memahami karya sastra. Maksudnya adalah. Ini yang tidak bisa. karyanya tetap harus mengandung nilai-nilai estetika dan sesuai dengan konvensi sastra. tentunya mengharapkan karya sastra itu tidak menentang agama (dalam arti agama formal) sehingga penentangan agama lewat karya sastra akan mereka tanggapi secara negatif. Pendekatan yang kedua adalah pendekatan pragmatik. dalam artian sastra dianggap sebagai sesuatu yang berdiri sendiri. bisa dikatakan bahwa pengarang itu taat beragama atau tidak. siapa saja yang akan memberikan keterangan secara ilmiah mengenai keterkaitan sastra dengan bidang lain. Dari hubungan diatas setidaknya kita bisa mengadakan beberapa pendekatan dalam rangka mengharmoniskan gesekan antar aliran. dalam menciptakan karya sastra. Kemudian perspektif. memiliki peran memberikan penjelasan ilmiah mengenai kaitan sastra dengan bidang-bidang lain di luar sastra. harus dipandang dari berbagai macam sudut dan pola pandang. sebagai sebuah pengetahuan ilmiah. keenam. ilmu sastra. Ketiga. Kelima. Keempat. Dengan demikian. Pendekatan yang pertama adalah pendekatan ekspresif.yang kedua adalah penggunaan simbol-simbol berupa kosakata yang sudah umum dipakai dalam kehidupan beragama sebagai tanda-tanda dalam karya sastra. Karena kecenderungan pendekatan objektivisme mendorong pada penilaian relative. Tidak terkungkung oleh apa adan siapa. Dan yang terakhir adalah pendekatan objektif. harus bersandar pada nilai-nilai dogmatis. banyak pengarang yang tetap menjadikan agama sebagai patokan. Masyarakat sastralah yang akan memberikan penilaian karena kebesaran karya sastra ditentukan dengan kriteria di luar estetika. Bagaimanapun. harus pula memahami ilmu sastra. Selain relative juga absolute. karya sastra dipandang sebagai ekspresi pengarang. Dari empat pendekatan diatas antara agama (Islam) dan sastra tidak ada masalah berarti. Ini juga tidak bisa karena bisa jadi dogma Islam akan berseberangan dengan dogma lain. bila karya sastra diakui bernilai pada suatu tempat dan waktu maka pada saat yang bersamaan juga harus diakui bernilai ditempat lain.

Kalaupun harus menyampaikan ideologi maka sudah seharusnya tetap menghargai yang lain dengan tidak membuat kapling sastra tersendiri. Kritik Insani Pada akhirnya pembaca yang akan menilai sebuah karya sastra. Dan sastra tidak akan pernah sirna selama orang masih bergelut dengan dunia ekspresi bahasa. tapi untuk ikut memberikan sumbangsih kritik konstruktif terhadap hasil karya pekerja sastra.Dengan demikian jelaslah bahwa pemaksaan satu ideologi terhadap sastra dan mengesampingkan yang lain hanya akan membuat yang lain merasa tidak dianggap dan bahkan mengundang persengketaan dan dan perebutan wilayah garapan sastra. Biarkan hubungan kelembagaan sastra yang membidani lahirnya aturan dan konvensi-konvensi sastra. apalagi acuh dan merasa diri paling baik diantara yang lain. Bukan untuk apa. Harus hati-hati dalam mengolah kata agar yang lain tidak merasa asing dan terasing dengan idiom kosa kata baru. Dari uraian diatas maka sebisa mungkin untuk tidak menggunakan simbol-simbol agama untuk sebuah kepentingan. Wallahu a’lamu bil shawab. Tapi tidak sepatutunya menutup diri dengan yang lain. kirim ke teman | versi cetak . yakni dengan cara memasukkan nilai saja tanpa bajunya sekalian. Agama tidak usah diperturutkan. Pakai ataupun tidak pakai ideologi agama sastra akan tetap ada. Sastra bukanlah agama tapi agama bisa menunggangi sastra sebagai kendaraan kebenaran agama. Kita menggunakan cara lain. Dan pembacalah sebenarnya objek dari karya sastra. Kalau bisa tidak usah pakai symbol atau petunjuk-petunjuk agama unutk mengantarkan sebuah nilai pada para pembaca. Harus diingat bahwa masyarakt sastra kita membentang luas dari barat ketimur dan dari utara ke selatan dengan berbagai varian komunitas. Sekedar memberikan penilain dengan pendekatan mana yang ia kehendaki. karena sastra adalah sastra. Idealnya mungkin begitu tapi pada kenyataannya sastra memang memberi kesempatan pada siapa saja untuk melakukan penjajahan wilayah dan karena penjajahan serta pencaplokan suatu wilayah akan menjadikan sastra semakin melebar sayapnya kemana-mana. pembaca karya sastra mau tidak mau harus sudi kiranya meluangkan waktu sejenak untuk menilai sebuah karya sastra. Selain memang tidak ada secara de facto sebuah aturan yang melarang untuk begitu itu. Maka. Ini yang seharusnya dijauhi karena semestinya antar sesama yang bekerjasama dalam kesamaan harus beda dan bersengketa hanya gara-gara masalah yang sebenarnya tidak harus dipermasalahkan. Sedari itu makanya bagi segenap pengrajin dan pekerja ekspresif sastra untuk tidak sembrono menggunakan petunjuk-petunjuk agama (Islam) dalam berkarya. Yang semakin lama semakin menimbulkan warna warni dalam sastra itu sendiri.

Berita "Sastra" Lainnya Kenangan Ku Tradisi Sastra Lisan Mulai Terlupakan Cinta. Ambang Percaya dan Tidak Percaya Puisi-puisi C Anwar Cermin Disiplin Kerja .