Jalan Puisi , no.

23
• Flickr Photos

More Photos

• Awan Kategori

Gang Rumah Para Cerpenis
• Komentar Terakhir
Esha Tegar Putra on puisi untuk acara diskusi “Per…

gang rumah

para penyair halaman esai Kliping Sajak Sajak-sajak Buat Beberapa Nama sajaksajak yang sudah terbit sajak perjalanan Sesuatu Apa Saja Sesuatu Tentang Kampung Sesuatu yang Dikirim kawan Tidak terkategori

Esha Tegar Putra on Cerpen Umar Kayam

Cicy on Cerpen Djenar Maesa Ayu

faisal Tanjung on Rekonstruksi Tarekat Syattariy…

gibic on Cerpen Umar Kayam


September 2008 S S R K J S M « Feb Okt » 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

September 2008 S S R K J S M 22 23 24 25 26 27 28 29 30

• Arsip
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Juni 2009 Mei 2009 Maret 2009 Februari 2009 Januari 2009 Desember 2008 Oktober 2008 September 2008 Februari 2008

• Tulisan Terakhir
○ ○ ○ ○ ○

puisi untuk acara diskusi “Perpuisian Mutakhir Sumatra Barat” di Komunitas Seni Intro, Payakumbuh, pkl 4 sore hari Sabtu tgl 13 Juni 2009 714 Sajak-sajak Esha Tegar Putra, Koran Tempo, Minggu, 15 Maret 2009 Sajak-sajak Esha Tegar Putra, Koran Kompas, Minggu, 12 April 2009 Lawakan Budaya dalam Kotak

• Blog Stats
○ 38,081 hits

• Halaman
○ ○ ○ ○ ○

Beranda Tamu Kandangpadati Kliping Perca Perjalanan Tentang Saya

• Klik tertinggi
○ ○

pecandubuku.blogspot.com djenar.com

irapuspitaningsih.blogspo…

• Tulisan Teratas
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ •

Cerpen Djenar Maesa Ayu Cerpen Putu Wijaya Cerpen A Mustofa Bisri Cerpen Gde Aryantha Soethama Cerpen Raudal Tanjung Banua Cerpen Puthut EA Cerpen Sunlie Thomas Alexander Cerpen Wildan Yatim Cerpen D. Zawawi Imron Cerpen S Prasetyo Utomo

VodPodPod

Man in a Blizzard 58 views 29 Dec 10 01

NY's Dumbest; NYC sanitation workers destroy a Ford Explorer 59 views 29 Dec 10 02

December 2010 Blizzard Timelapse 383 views 27 Dec 10 03 Trololo Full Version 660 views 22 Dec 10 04 Vegan Meal Time is Like Epic Meal Time With Glasses 527 views 22 Dec 10 05 follow me on vodpod » .

Previous 5 Next 5 • Top of Form Pencarian: Jalankan Bottom of Form • Daftar Blog ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Aan Mansyur abdullah khusairi Adi Toha Adi Wicaksono Agus Noor An. Ismanto Andy Hardiyanti Hastuti Arif Rizky Belajar Wordpress Binhad Nurrohmat blog nekatz Catur Stanis chairan hafzan yurma damhuri muhammad danau puisi Danuedan Si manusia Goblok Deddy Arsya Dedy Tri Riyadi Dewi Penyair Dian Yunita Djenar Maesa Ayu Dony P Herwanto Eko Putra fahmi amrulloh .

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Faiz Ketjil feni efendi Fina Sato Gunawan Maryanto Hasan Aspahani Hudan Nur Icha P’Mails Indah Suryana Indrian Koto Joko Pinurbo Joni Ariadinata Jusuf An Komang Ira Puspita Ningsih Komunitas Rumah Teduh Komunitas Untuk Indonesia M. Badri Mantagisme: Mak Naih Muhidin M Dahlan Mujibrur Rohmah Mustafa Ismail Mutia Sukma Nanang Suryadi Ndari Nilna R Isna Nirwan Dewanto Ook Nugroho Pakcik Ahmad PANDAPOTAN MT SIALLAGAN penulis muda Pinto Anugrah Rahmadanil P’Mails Ramon Damora Ridwan Munawwar Riki Dhamparan Putra .

tentu saja. di tepi jalan yang legam. kecuali satu-dua lentera di rumahrumah yang sunyi.○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ rio sadja. Sungguh aneh perasaanku saat terjaga. Entah apa. karena bis yang dibawanya masih meluncur di jalan raya. Tak tahu. 17 April 2005) SOPIR itu masih bangun. Semua orang telah tertidur. Benar. aku telah kehilangan sesuatu. dan pemandangan ke depan terlihat terang-benderang. dan Bis yang Berangkat Cerpen Raudal Tanjung Banua (Dimuat di Suara Karya. Thendra BP Yulisa Farma P’Mails Yusrizal KW Zelfeni Wimra Zulmasri Cerpen Raudal Tanjung Banua September 20. dan sopir itu masih terus terjaga. pasti hanya . susah-payah kukenali. tiba-tiba aku merasa telah kehilangan sesuatu. mungkin pula tidak tenteram. Sebagai misal. di bangku serap di samping sopir. apa gerangan tadi di tengah jalan hingga sopir mendadak ngerem. aku tidak tahu posisiku di mana. banyak yang bilang padaku selama perjalanan. Sesuatu yang tak mungkin lagi kudapatkan. Kampung yang tak bernama. Selebihnya hanya kampung yang tidur tenteram. Aku bahkan asing dengan tempatku berada. Ketika kemudian aku terbangun oleh rem mendadak yang cukup menyentak dan mengejutkan. Berarti benar.com Sunlie Thomas Alexander Timur Matahari Ts Pinang Wayan Sunarta Widzar (sireum) Y. si tukang gambar Rozi Kembara rumah teduh Sangdenai sastra indonesia universitas andalas Sayyid Madhany Syani Seno Gumira Ajidarma Sobirin Zaini Sriti. sebaik sang sopir mendapatkannya. 7:20 am Diarsipkan di bawah: Gang Rumah Para Cerpenis Seorang Sopir. 2008. Sudah sampai di mana? Aku duduk di muka. Tapi tak satupun ada penanda yang dapat kubaca atau dengan segera kukenali. Seorang Penumpang.

matanya terbuka. tidur adalah dunia yang damai dan tenteram-kubaca dari raut wajahnya yang kelelahan. ia jarang berpaling. sehingga aku tak bisa tahu sepenuhnya raut wajah itu. aku merasakan mereka sungguh sendiri. berapa kampung dan kota yang ia lewati- . Ya. Namun. Dan sebagai orang satu-satunya yang bangun. katakanlah untuk mengetahui keadaan penumpangnya. Atau. sehingga membiarkan semua berlalu begitu saja? Tapi. kepala terkulai. kuduga bahkan tipe-nya sudah tak ada. ia terlelap dalam posisi yang sangat menyedihkan: tubuhnya tergayut di dinding pintu. dia seorang. Entah. Dan tampaknya ia pun benar-benar tak peduli. Sebab sepanjang jalan yang dilalui tiada lain kota demi kota. dan selalu saja ada penumpang yang naik-turun. Tiba-tiba aku merasa cemburu kepadanya. kuduga sang sopir tidaklah sendirian karena ia punya hiburan. untuk sekadar membunyikan klakson sebagai bentuk tegur-sapa. di jalanan Sumatera. dengan kesunyian seperti itu. berselisih dengan macam-macam kendaraan. oleh kantuk dan bosan. Tapi tidak. Ada memang beberapa kali ia menoleh ke samping kirike arahku!-tapi entah mengapa aku selalu memilih pura-pura tidak peduli. Hanya jalanan lengang yang mereka hadang. sesekali saja bersirobok dengan kendaraan lain. Rahangnya tidak terlalu tegas. tapi irama putaran rodanya masih terjaga-berkat sang sopir yang bersetia. lihatlah. Aku teringat bis-bis di Pulau Jawa. Apakah ada kendaraan lain yang terlalu menyorong ke tengah? Apakah sebuah lobang. malah cemburu dan iri yang terus kurasakan. hatiku sukar diajak berdamai. Aku pandang wajahnya dari samping. mengingatkan aku pada gambar nabi yang disalibkan. tangannya bergerak dan bekerja. Akulah penumpang satu-satunya yang kini bangun bersama dia. Sedang kondekturnya pun tak mungkin bangun. Situasi ini benar-benar membuatnya sendirian. di mana juga tak seorang pun yang peduli kepadanya. kondektur tak mungkin ikut tertidur. Tanpa banyak merokok (gampang disimpulkan ia bukan perokok berat) yang biasanya jadi alasan buat begadang. Sudah berapa jarak ditempuh sang sopir. jarang berselisih dengan kendaraan lain. Jika aku naik bis dari Yogya ke Surabaya atau YogyaJakarta. bahkan penumpang pun tak bisa benar-benar tertidur karena selalu ada teriakkan kondektur yang membahana. boleh dikatakan sopirnya tidak sendirian. atau jembatan rusak yang lantainya menganga. hanya air putih dalam botol mineral dan sesekali saja diteguknya. apalagi alkohol yang kulihat. tanpa harus merasa kehilangan.dia yang tahu. begitu lurus menatap ke depan. Akibatnya. atau sesuatu yang melintas tiba-tiba? Mungkin makhluk halus yang suka menggoda-sebagaimana jamak kudengar di kampung-atau setidaknya seekor babi menyeruduk mendadak? Mungkin harimau kumbang yang ke luar dari hutan di kiri-kanan jalan. dan menyalip dengan liar. sebagaimana ia tidak peduli pada penumpangnya yang lain. Bukankah aku telah kehilangan banyak hal gara-gara kantuk dan lelah. Begitu pula sepanjang jalan. tempatnya singgah di banyak terminal. Karena memandang dari samping. ia masih bangun! Ya. Dengan suasana semacam ini. Tak ada kopi. Lihatlah. tidakkah kantuk dan bosan itu telah terlipat di raut wajah? Sayang. mestinya aku bersikap tenang karena apa bedanya aku dengan sang sopir? Aku toh menyaksikan juga pemandangan yang sama. bahkan dengan kemeja coklat tanah yang agak kebesaran. maka yang paling tampak menonjol adalah hidungnya yang mancung tapi agak bengkok sedikit seperti paruh burung gagak atau kakak tua. aku merasakan ia terlihat lebih tenang mendapatkan apapun sepanjang perjalanan. Tapi tak ada tanda-tanda tubuh itu akan menyerah oleh jarak dan waktu. begitu sabar untuk bertahan. ia terkesan lebih kurus. Tak ada kawan berbagi. tidak sopir itu. Entah mengapa. Apalagi dimalam hari. Tapi. bis ini sudah tua. sopir selalu memiliki hiburan sendiri dengan saling berkejaran sesama bis malam. tak jauh beda dengan bahu atau bagian tubuhnya yang lain. entah mengapa. Tak ada musik. jalan yang membelah kampung dan kawasan hutan.

penumpang lain yang mendengkur dan bermimpi. tepatnya dari Bengkulu atau Sungaipenuh. menemaninya? Adakah ia tahu dan peduli? Aku sengaja membuat gerakan menggeliat dengan mengangkat tangan untuk memancing perhatiannya. tentu saja. Kadang aku berpikir. jurang dan ngarai yang berbatasan langsung dengan lautan. aku yang berangkat petang Minggu malam Senin-yang dipercayai sebagai hari baik buat perjalanan jauh tidak kunjung mendapat tumpangan. Dan malam itu. aku masih belum mengenali daerah yang dilalui dan dengan susah-payah harus kuusahakan sendiri. Tapi sebenarnya ia tak lagi sendiri. BIS terus berjalan. istriku-yang tertidur sambil memeluk Tsabit. aku ingin ke kota Padang dengan naik bis agak siang. kami tak perlu menunda perjalanan. Maksudku. Sebab hanya ada satu bangku kosong yang sudah ditempati Ida. bagaimanapun identik dengan tidur? Ingin aku mengajaknya bercakap. membuat hamparan daratannya tidak terlalu luas. Sedang aku? Aneh. Maka benar. Juga orang-orang itu. Dalam kelam. Tapi kini orang telah meninggalkan tradisi itu dan memilih organ tunggal yang . dan itu sudah larut sekali hanyalah bis dari Selatan. Bukankah ada aku yang berjaga. sudah bertahun-tahun aku tidak pulang. Ia pun tidak peduli dan dengan segera aku menyesali diri: jangan-jangan aku hanya mengganggu konsentrasinya. Tapi karena kami percaya pada hari baik. mungkin di sebuah warung nasi atau di sebuah kota kecil sehabis jalanan menurun dan mendaki. kasihan sesungguhnya mereka-Tsabit dan Ida-jauh-jauh kuajak pulang dari Jawa dengan keadaan cukup menderita. ya. aku akhirnya menaiki bis dari Bengkulu. tapi radius sekian meter di kedalaman sudah berlobang dan bolong-bolong. O. tapi kapal laut dari Teluk Bayur baru akan berangkat pagi hari. Lalu aku menguap dengan menekankan pada efek yang sebaliknya: menguap bukan pertanda ngantuk. Sebenarnya dengan jarang pulang. Laut bergemuruh di sisiku. Maklumlah. Semua kejadian ia saksikan. pada hari-hari tertentu seperti Senin dan Minggu akan penuh. Bis jalan menanjak. hanya memanjang di tepi pantai ratusan kilometer dari Tapan hingga Tarusan. Ah. Hanya di kejauhan dapat kusaksikan cahaya lampu bagan (kapal kayu penangkap ikan) bagai ribuan kunang-kunang nun ke ketengahan-laut yang tak berwatas. aku selalu melewati jalan ini. Kupikir tidak efektif. nanti. aku lupa. Aku duduk di muka. sehingga aku bisa menjaga kantukku melihat kampungkampung yang masih bangun.dengan mata terbuka? Semua panorama miliknya. transportasi agak jelek. Biasanya kesenian tradisional rabab semalam suntuk dengan kaba atau lagu-lagu daerah yang hiruk-pikuk. Selepas itu. aku merasa tolol dan dungu. Padahal benar. anak semata wayangku yang sebenarnya sedang sakit. tak satu kalimat pun dapat kuucapkan. tapi mengisyaratkan keterjagaan. Maka tidak apalah agak sedikit malam. semasa bersekolah di kota kabupaten atau sesekali ke ibukota provinsi. dan disimpannya sendiri dalam kepala. kami memasuki sebuah kampung yang penuh dengan orang-orang. kemudian pasar yang hanya ramai sekali sepekan. kita akan bersua kampung-kampung yang tiba-tiba membuka pepat hutan. Diapit Samudera Indonesia dan diapit Bukit Barisan. dan sopir itu masih bangun. Bukankah menguap. Bis terus berjalan. Satu-satunya bis yang kami tunggu. jangan-jangan hutan rimba di kiri-kananku sudah tidak lagi dapat dipercaya. Daerahku memang unik. kemudian tanjakan dengan jalan berkelok-kelok. mungkin dengan bertanya sesuatu entah apa. Selepas hutan rimba. Berangkat dan pulang adalah perjalanan yang menyenangkan karena pemandangannya sangatlah mengasyikkan. Dulu. tapi ia tak hirau sama sekali. di bagian sisi jalan saja yang terkesan lebat dan dibiarkan apa adanya. saat bis telah berhenti. Rupanya ada helat khitanan atau kawinan yang menanggap organ-tunggal. di bangku serap di samping sopir. Paling mereka hanya akan terjaga. Tapi. mungkin menanyakan sudah sampai di mana! Tapi sialan.

Kebetulan yang bernyanyi seorang perempuan bahenol yang bergoyang kiri-kanan tak ketulungan. bukan? Ya. turun dan melongo. Kami bertatapan. Dingin. Mereka menyadari sebuah bis terkepung di antara mereka-yang selama ini selalu ngebut-dan mereka seperti berebut menempelkan telapak tangannya ke dinding dan kaca bis. menyeringai. Seorang lelaki berpulun kain sarung jelas menatap ke arahku. juga Tsabit anakku. dalam diam. lemah pasrah dan teronggok dingin di kursi-kursi yang kusam. kulihat wajah mereka berubah aneh dan dingin dalam temaram cahaya yang jatuh redup dari plafon bis tua ini. lokan dan manik-manik sehingga wajah mereka seperti tersimpan di balik cadar. Membuatku kian dipusing rasa asing. atau selimut tebal. ngorok bagai digorok. Sementara orang-orang yang berjoget. mengintip di jendela dan segera saja disergap irama Melayu yang membahana. Aneh juga. Mella Jarsama namanya. ah. lalu mencari kamar mandi sekadar untuk kencing-tanpa cuci muka-karena bukankah di bis yang melaju akan melanjutkan tidur lagi? Yang lapar dan punya duit makan. Ia pernah berpameran dengan menampilkan sepasang orang terkungkung pakaian pelepah pisang. sebuah daerah yang banyak rumah makannya dan biasanya bis-bis berhenti di sini untuk berbagai-bagai keperluan.membuat siapapun bisa berjoget di jalan-jalan. Barulah ketika jalan sedikit menurun. bis berhenti di sebuah rumah makan. meninggalkan bekas berembun cukup lama. Pelan sekali bis yang kunaiki ini membelah kerumunan orang kampung yang sedang dihibur irama Melayu alunan orgen tunggal. benci dan misteri. Sementara orang-orang di luar memandang ke dalam. Beberapa dari telapak tangan itu tercetak agak kurus di kaca jendela. Seperti malam ini. antara mereka yang tinggal dan mereka yang pergi. perpaduan rasa dingin. bagaimana ia bisa menumpang bis yang tidak ia kenali? Tapi. aku merasakan keasingan yang lain. bagai menembus labirin kaca jendela. Tapi. Aku melihat wajah semua penumpang seperti menyimpan penderitaan dan ketakutan. bukan? Tapi apa yang kita katakan? Tak satupun yang kami katakan. Tapi mereka tak hendak minggir ketika bis nyaris berhenti. kita bertatapan. sudah larut sekali. orang-orang pun bangun dengan cara yang lazim: seperti orang bego. Hei. kami bersetuju. Bahkan ketika bis tiba-tiba lepas dari jebakan. penuh tatapan aneh. Ada bahasa yang tak terucapkan. sebenarnya banyak yang kita katakan. terbebas dari tatapan aneh di luar jendela. aku tersadar telah sampai di Siguntur. Kini wajah itu bagai hadir menatapku dalam pulunan kain sarung. Sebagian bersorak-sorai tak jelas. aku pun menatap matanya. Akupun menatap nanap di kaca. Kita bersetuju. Dua orang bercakap-cakap di sampingku. Beberapa di antara mereka tercengang sebentar. beradu pandang dengan mereka yang bergerombol di tepi jalan. di balik kaca yang mulai mengabur oleh embun. Yang kurus ceking bertanya dari mana dan hendak ke mana bis yang ia naiki ini. sweeter. bukan? Kami pasti setuju. Juga Ida istriku. Wajah itu masih ngungun di balik pulunan sarung. aku merasakan tatapan itu kemudian berpindah ke dalam bis. yang lain merokok di kedai. pikirku. Kondektur itu bahkan sudah serupa orang tergantung di dinding pintu. Seketika mengingatkanku pada karya seorang perupa di Yogya. Kusaksikan tatapan mereka yang di luar berpadu dengan tatapan mereka yang di dalam bis. Atau mencuri pandang pada perempuan penumpang yang entah mengapa di tengah suasana malam semacam ini terasa cantik belaka dan meruapkan semacam aroma seksual. wajar saja karena mungkin ia naik di lain kota dan tentu tak sepenuhnya bisa . kepada semua penumpang yang tertidur terbungkus stelan malam-jacket. menggeliat sebentar melepas penat badan. tapi segera sadar dan terus memandang ke luar. membeli minuman ringan sambil menonton kondektur mencongkel ban. Beberapa penumpang terbangun. sebagian berhenti. Dan sebagaimana kuduga.

* Rumahlebah Yogyakarta. menemukan menu-menu yang sulit kucecap. Entah mengapa aku kembali teringat sang sopir. saat tidur semua yang ada padanya sempurna ditelan beban dan lelah malam. Bis itu lalu akan meninggalkan kami. dan tentu saja para polisi. diapit bukitbukit yang tak sepenuhnya terlihat dalam kelam. sebuah bis Jurusan Bengkulu-Medan terguling di jalan. Rasanya aku baru saja mendarat di ranah asing. Sebab. Apalagi rumah makan itu di tengah hutan. karena dalam bayanganku ia telah menjelma burung gagak ajaib yang tatapannya sedingin lakilaki berpulun kain sarung di tepi jalan. Aku minta berhenti. sekaligus haru. dan si kondektur menggerutu. Paruh bengkoknya terasa gemerincing dalam ingatan. ia akan singgah sebentar di terminal kota Padang. dan aku melihat dirinya bagai seseorang yang tersesat. lidah yang kelu! Lalu. Betapa panjang perjalanan. Tapi. berderak-derak. sebagaimana kau baca di koran-koran (aku juga membacanya sesampai di Tanjung Priok). istriku makan dengan lahap. alam tiada berbatas. aku menatap bis itu melanjutkan perjalanan. Tentu saja ia sudah sangat lapar. pasti aku tak bakal melupakan sang sopir yang entah mengapa tiba-tiba mengundang seluruh rasa dalam diriku. Begitulah. arah jalan ke pelabuhan. Bis menepi dan kondektur dengan gerak lamban menurunkan barang-barang kami. nanti. dan akan terus ke Medan. Tapi aku lebih percaya bahwa sang sopir yang sempat kukagumi sekaligus kucemburui sepanjang perjalanan itu. Aku hanya memandangi Ida. derak dan deru. punya nasibnya sendiri. Yang gemuk pendek bercerita bahwa bis berangkat jam dua dari Bengkulu. bis itu telah berangkat. Sedang aku. untuk akhirnya terus ke Medan. tentu. sebentar lagi akan menyaksikan lautan luas terbentang. Aku tahu. Sebagai sopir. atau orang berkerudung serat batang pisang di sebuah pameran seni. BIS kemudian melanjutkan perjalanan. Tak mungkin ia melarikan diri. 2004-2005 Tinggalkan sebuah Komentar Like Be the first to like this post. bocor!” Ketika bangun suaranya keras dan menggelegar. Fajar sebentar lagi menyingsing.membaca nama dan tujuan. Aku masih asing sendiri. sopir itu telah membawanya laju. “Sial. Panjang dan jauh. penuh debu. aku juga cemburu kepadanya yang menyaksikan semua kejadian di sepanjang perjalanannya yang hening. musafir abadi. bagai lokan kering dimainkan jari-jari Maut yang panjang. Sebagian percaya ia hanyut ke laut. Badannya remuk masuk ke dalam sungai. Ah. Dan aku akan turun di simpang Teluk Bayur. mengucur darah. Aku merasa ada yang bakal hilang. bahkan untuk sekadar mengucapkan terima kasih! Ah. sampai sekarang. dengan perasaan asing. Tapi seorang penumpang masih mengenangnya. seperti biasa. Di tangga ke kapal. menambah angin. cakrawala yang gaib dan ajaib di kejauhan. Sopirnya yang berhidung bengkok seperti paruh burung gagak atau paruh kakak tua dinyatakan hilang. dengan jarak waktu yang sama. bis akhirnya sampai di persimpangan yang kutuju. Aku kasihan padanya yang bertahan dengan pemandangan itu-itu juga. Sampai detik terakhir ketika bis akan melaju. tentu saja. tapi kudengar ada yang mendesis. dengan enteng menyebutnya melarikan diri. Kernetnya luka pada lambung. Berapa lama lagi ia harus bertahan? Ataukah ada yang akan menggantikan? Kondektur menurunkan ban serap. aku tetap tak mampu bercakap dengan sang sopir barang sepatah pun. lantas menemukan rumah makan itu. tak lama lagi aku akan memasuki kota Padangjalan-jalan sudah kukenal berkat penanda rumah makan di Siguntur. . dalam jarak dan waktu.

Tinggalkan sebuah Komentar sejauh ini Tinggalkan komentar RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik .

Dalam cerpen “Elegi di Kantor Pos” yang membuka buku terbitan Jendela itu. Barangkali puluhan cerepnis. tapi simbolisme juga merebak di kalangan penulis senior. Wilayah-wilayah itu barangkali tidak digambarkan secara saklak. Tapi plot yang disusun. Meski begitu. mengingatkan pada wilayah-wilayah seperti ini. Fakta wilayah operasi militer itu (sekarang terpisah dari wilayah RI menjadi negara yang berdaulat) oleh Seno dituturkan menjadi cerita-cerita ajaib. Kisah ajaib Seno itu tidak saja diikuti oleh banyak penulis muda. kekumuhan kota. Apapun alasan seorang cerpenis menulis cerpen. atau mungkin ratusan. dan sebagainya.“Cerita pendek dan realitas nyata” pernah menjadi pembicaraan hangat decade 1990-an. membawa pengaruh bagi cerpenisyang berkembang pada waktu itu. berkembang pada waktu itu. Dalam “Jejak Tanah”yang kemudian dinyatakan menjadi cerpen terbaik di sebuah harian Jakarta. Apapun kecenderungan itu. Barangkali benar kata Agus Noor. bukan sekedar mengikuti trend dan kecenderungan seleksi redaktur media massa. termasuk majalah dan yang berlabel sastra. kenyataan “fakta dan fiksi” itu kembali teringat ketika membaca 18 cerpen Raudal Tanjung Banua dalam buku Pulau Cinta di Peta Buta. atau peristiwa-peristiwa nyata itu sendiri memang memaksa seorang cerpenis untuk menulis. seorang wanita mengoleksi irisan telinga dari orang-orang yang masih hidup kiriman dari pacarnya. . Raudal mandiri untuk banyak hal. Cerpen Raudal termasuk realis meski imajinasinya mengalir deras. Waktu itu media massa. Mereka menggali ide. Raudal Tanjung Banua tentunya mengenal trend penulisan cerpen waktu itu. penulisan cerpen berdasarkan fakta punya tonggak sendiri. menulis cerpencerpen berdasarkan fakta seperti dalam cerpen Jejak Tanah dan 7 Sapi Kurus Memakan 7 Sapi gemuk. Raudal berkisah tentang seseorang penulis yang bertemu seorang gadis yang selalu menjilati perangko-perangko surat yang akan dikirimkan. itulah mayat koruptor yang selama hidupnya perilaku korup berproses menjadi sesuatu yang tidak salah. Trend peristiwa simbolis tidak begitu memengaruhi. Setiap dikuburkan mayat itu muncul lagi ke permukaan. Ketika gadis itu tahu orang yang perangkonya selalu dijilati itu seorang penulis. Tokoh yang tidak bisa dilupakan Seno Gumira Ajidarma yang lantang menyatakan “ketika jurnalisme dibungkam sastra harus bicara”. kemiskinan desa. terjadilah dialog seperti ini. Danarto yang biasa menulis cerpen “wilayah-wilayah langit” yang tidak gampang disusun. wilayah-wilayah konflik menjadi seting emas para penulis cerpen. konflik yang disandang tokoh cerita. Timor-Timur. cara bertutur tentang wilayah konflik itu. atau mungkin masih berlanjut sampai sekarang. Sulawesi. Salah satu titian popularitas Seno adalah buku kumpulan cerpen Saksi Mata yang hampir semua cerpennya berseting Timor-Timur. strategi agar sebuah cerpen bisa lolos seleksi redaktur adalah dengan menulis cerpen berdasarkan peristiwa yang menjadi “headline” media massa. Pilihan terhadap tema berdasar peristiwa faktual sendiri mempunyai alasan tersendiri. Aceh. juga salah seorang tonggak percerpenan Indonesia. membolak-balikan daya ucap. Meski tema menggali fakta untuk fiksi menyemangati cerpen-cerpennya. Danarto mengisahkan mayat yang tidak diterima tanah. Pada dekade 1900an itu. disinyalir lebih memilih cerpen-cerpen dengan latar peristiwa nyata dan faktual. Seorang saksi mata datang ke persidangan tanpa mata. Hampir semua cerpennya berseting wilayah-wilayah yang kita kenali sering menjadi berita media massa. Jakarta.

cerpen Raudal seperti menghindari hal itu. Ketika trend menulis cerpen mengarahkan para cerpenis muda menulis kekosongan makna dengan “kemegahan bahasa yang meliuk-liuk”. daerah operasi militer (cerpen Purnama di Serambi. Dia tidak mendramatisir menjadi cerita yang hebat. Ceritaku selalu tentang negeri yang penuh warna. ada konflik. keseharian. Pertemuan di Jakarta). betapa menyenangkan. dan kau dapat menuliskan gejolak hatimu karena ada tempat berbagi. daerah konflik (cerpen Helena Da Costa. Tapi kusembunyikan. Tapi justru cerita sederhana itu kekuatan cerpen-cerpen Raudal. wah. Cerpen “Bus Berhenti di Kampung Lengang” juga mengisahkan seorang sopir bus yang berhenti akan menemui ibunya. Cerpen “Purnama di Serambi” mengisahkan seorang wanita hamil yang menunggu suaminya di serambi. Tentu kau akan menulis tentang negeri yang rakyatnya miskin dan lapar. Cerpen “Tanah Harapan” mengisahkan serombongan imigran gelap dari daerah Lombok. Karenanya dia menuturkan tentang pemerkosaan terhadap wanita etnis tertentu (cerpen Lengkung Pilu Terompet Waktu).4) Rasa malu itu yang mewarnai cerpen-cerpen Raudal. ada plot. menakjubkan. lapar dan derita. Keluarga bahagia. daerah kerusuhan dua etnis atau golongan (cerpen Bis Berhenti di Kampung Lengang. busnya dikepung sepasukan tentara. ajaib. sepasukan tentara menyergap. orang-orang yang kehilangan. Rendesvouz). Kalaupun dianggap sedikit melelahkan. siapakah ia sebenarnya. Artinya.“Kau tukang cerita? Oh. tapi ditipu makelar. perlawanan buruh kecil terhadap kekuasaan kapitalisme (cerpen Truk Berderak Membelah Kelam). sepanjang malam engkau tidak tidur!” Rasa humoris lainnya banyak mewarnai cerpen Raudal lainnya. Percintaan Cinderella. sekarat dihajar dendam dan pertikaian…?” Aku merasa mual diserang malu. apa maksudnya menguntitku? (hlm. Kecuali cerpen “Elegi di Kantor Pos”. tapi terasa lebih getir. semua cerita Raudal biasa saja. bermaksud menyeberang ke Malaysia. Cerpen”Seekor Kambing Mati Tergantung” mengisahkan seorang lelaki yang mau gantung diri. Adakah ia tahu semua itu? Kalau begitu. kekuatan cerpen Raudal lainnya adalah bahasanya yang puitis. kadang semangat berpuisi sering kepanjangan. Selain ceritanya yang humoris. Tentu ceritamu dibaca orang banyak. Suaminya memang suatu hari “diambil” aparat entah untuk apa. Kemandirian Raudal Tanjung Banua terasa dalam mengolah cerita sebagai sudut pandang memotret sederet peristiwa tragis itu. Tapi dia tidak berhasil karena ketika baru menggantung. Tapi yang datang malah sepasukan aparat yang langsung mengepung dan membentak. Bahasanya puitis. akhirnya mereka mendarat tengah malam di wilayah Nusa Tenggara Barat juga. Dia berharap anaknya yang akan lahir disambut oleh ayahnya. realis. Tapi barangkali harus dimaklumi bahwa Raudal adalah seorang penulis puisi juga . tapi masih mengikuti jalur cerit. menyuruh menyerah. dan mengangkutnya ke penjara. meliuk-liuk juga. kolusi pengusahapengusaha (cerpen Lembah Riang dan Kemilau Mata Air) dan sederet kisah tragis dari negeri yang carut marut. dan kecenderungan sebuah cerita lainnya. Ada rasa humor nyantai. Hampir setiap malam wanita itu tidak bisa tidur.”Menyerahlah wanita mata-mata. Seekor Kambing Mati Tergantung). Bukankah ia seperti menyindirku? Aku tidak menulis tanah-tanah yang ditinggalkan.

Raudal Tanjung Banua (Yogyakarta). 2009). Meski masih belum terlalu jauh dieksplorasi. antara lain. dan Zen Hae (Jakarta). Apa yang mereka lakukan mencerminkan masih ada ruang eksplorasi yang luas bagi penulis Indonesia yang diuntungkan oleh. namun sudah cukup menunjukkan bahwa lokalitas memberi kegairahan penciptaan Istimewa yang tak kunjung padam. Said Parman (Tanjungpinang). yang diundang oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. perangkat semacam ini niscaya akan menjadi pembeda dengan cerpen umumnya. Syafaruddin (Tanjungpinang). Antologi Cerpen Temu Sastrawan Indonesia Sabtu. 16:18 WIB " Cerpen-cerpen di dalam buku ini memiliki keragaman ekspresi yang sungguh jamak. Buku ini diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang dalam rangkaian sebuah hajatan budaya. Joni Ariadinata (Yogyakarta). Timor. . atas hasil rekomendasi tim kurator TSI III yang beranggotakan Abdul Kadir Ibrahim (Tanjungpinang)." Begitulah tulisan pada bagian atas sampul belakang buku “Ujung Laut Pulau Marwah” yang diambil dari Pengantar Kuratorial. Hoesnizar Hood (Tanjungpinang). Tan Lioe Ie (Bali). 04/12/2010. Saut Situmorang (Yogyakarta). ragam budaya kita yang kaya. Cerpen warna lokal di antaranya masih tampak dijadikan andalan lantaran memang memberi banyak kemungkinan. “Temu Sastrawan Indonesia III” (TSI III) di Kota Gurindam Negeri Pantun itu. pada 28-31 Oktober lalu—setelah TSI I (Jambi. Acara yang digelar bertepatan dengan Oktober sebagai bulan bahasa itu dihadiri para sastrawan dari kota-kota besar dan kecil di seluruh Indonesia. 2008) dan TSI II (Pangkalpinang. Mezra E. Madura dan Minang di sini. Melayu. “Sastra Indonesia Mutakhir: Kritik dan Keragaman”. Triyanto Triwikromo (Semarang). Polllondou (Kupang). lihat saja cerpen bermuatan lokal Betawi. Jika setia digeluti.Ujung Laut Pulau Marwah.

DI Yogyakarta). Drs. Caruban. Sulawesi Barat). Medan. Madiun. Kupang. “Sandal Jepit Yong Dolah” (Maswito. yang dikenal kemudian hingga hari ini sebagai Bahasa Indonesia. Sumatera Utara). Balikpapan. Yogyakarta. “Babad Mejayan” (Beni Setia. Manan. lalu disusul “Bustan’l Katibin” (1857). Tanjungpinang. para peserta yang hadir sudah memegang buku berisi karya-karya itu. MT. Jawa Timur). Bandarlampung. “Kembalinya Anakku yang Hilang” (Endang Purnama Sari. Pangkalpinang. Riau). “Bai Liang” (Marsel Robot. Raudal Tanjung Banua. Suryatati A. “Kabut Kembahang” (Arman AZ. “Seperti Natnitnole” (Benny Arnas. Dari Tanjungpinang pula lahir tokoh bahasa dalam sastra klasik Melayu. Dan hasilnya. yang menjadi kurator cerpen untuk “Ujung Laut Pulau Marwah”. Sumatera Selatan). Raudah Jambak. Kepulauan Riau). Kalimantan Timur). Karya mereka sendiri. telah mengantarkan ia sebagai Bapak Bahasa Indonesia dan oleh Pemerintah RI kemudian dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2004. Sumatra Utara). Lampung). Tanjungpinang. Hasyim. ketika acara berlangsung. “Hamsat Mencuri Jambu Klutuk” (Idris Pasaribu. yakni: “Tuan Guru Sulaiman” (Adi Alimin Arwan. Bhairawa. Medan. Jombang. dan “Kitab Pengetahuan Bahasa” (1859). “Djali-Djali Bintang Kedjora” (Chairil Gibran Ramadhan. Merekalah yang menetapkan 33 cerpen karya 33 orang penulis untuk dapat tampil di dalamnya. Medan. “Kemarau pun Singgah di Kampung Kami” (Agustinus Wahyono. Padang. DI Yogyakarta). Kepulauan Riau). Adalah Joni Ariadinata. Bandung. Jawa Barat).Tampilnya Tanjungpinang sebagai tuan rumah bukan oleh sebab keberuntungan ataupun “sistem arisan”. Pematang . NTT). Mamuju. DKI Jakarta). “Senandung Perih Dendang Saluang” (M. Banten). Bangka-Belitung). “Semburat Petang di Lagoi” (Fakhrunnas MA Jabbar. “Ujung Laut Perahu Kalianget” (Mahwi Air Tawar. “Lelaki dengan Kopiah Resam” (Koko P. Hj. “Anggorok dan Anggodot” (Fahrudin Nasrulloh. NTT). dan Triyanto Triwikromo. Jawa Timur). Serang. Raja Ali Haji (17081783). Lubuklinggau. Dan jauh sebelum TSI III digelar. Kupang. “Pacar Elektrik” (Miral Shamsara Ratuloli. “Setelah Rumah” (Indrian Koto. Gong. “Perempuan Petelur” (Igoy el Fitra. atau karya rekan sastrawan yang lain. DI Yogyakarta). Yogyakarta. Said Parman. Walikota Tanjungpinang. Sumatera Utara). Tanjungpinang. Kepulauan Riau). yang karya monumentalnya. surat pemberitahuan berisi perihal sisik-melik TSI III disertai himbauan untuk mengirimkan karya puisi atau cerpennya lantaran akan dibukukan setelah melalui proses seleksi tentunya. “15 Hari Bulan” (Hasan Al Bana. Yogyakarta. telah mengirimkan kepada 150 orang sastrawan yang diundang. “Di Ujung Simpul Rafia” (Andri Medianyah. “Koleksi 932013: Fina Sato” (Fina Sato. Karya-karya tersebut disusun di dalam buku berdasarkan abjad nama para penulisnya. Sumatera Barat). dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang. tepatnya sejak akhir Juli 2010. Pekanbaru. “Melawan Rumput” (Mustofa W. Abdul Kadir Ibrahim. Kota kecil nan indah ini dipilih lantaran sejak beratus tahun lalu mewariskan bahasa Melayu sebagai lingua franca (bahasa pengantar). “Lingkaran Luka” (Panda MT Siallagan. “Gurindam Dua Belas” (1847). “Kisah si Pemotong Rumput [Seniman Plat Baja]” (Gol A.

Drs.Siantar. dapat dipandang sebagai upaya menyigi kembali kejayaan sastra Melayu yang pada era Kerajaan Riau pernah meninggi dan memucuk. Sumatera Utara (5). Tanjungpinang. Sumatera Barat). Tanjungpinang. yang berbabit. Pematang Siantar. dengan sejumlah karya pemuncak. DI Yogyakarta (3). Kepulauan Riau). Sumatera Barat). “Kucing Tua” (Ragdi F. Sumatera Utara). BangkaBelitung). Kepulauan Riau (6). MT selaku Ketua Pelaksana TSI III: Temu Sastrawan Indonesia (TSI) III/2010 yang dilangsungkan di Kota Tanjungpinang. Namun sangat disesalkan terjadinya ketidaktelitian dalam hal penggarapan isi. Mungkinkah saat pengerjaannya nama kedua sastrawan ini mengingatkan penggarapnya pada drummer Gilang Ramadhan dan komedian Dorce Gamalama? Lantas dengan cara apa dan bagaimana orang-orang yang terlibat sebagai panitia dalam TSI III melakukan ralat atas hal ini? Pada bagian bawah sampul belakang buku “Ujung Laut Pulau Marwah” terdapat kalimat yang diambil dari Pengantar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang. John H. (Catatan CGR: menyigi adalah sisipan atau celah.KA. ternyata pada bagian biodata ditulis “Yos Gamalama”. lahir dan besar di Pondok Pinang. Maka buku ini sedikit-banyak berhasil menyodorkan fakta tentang sisi lain dunia kesusastraan Indonesia masa kini yang ternyata tak selalu dimenangi oleh cerpen-cerpen bernuansa nasional yang tidak kentara setting tempatnya. Daye. hanya terjadi pada “kesempatan terakhir”. Kepulauan Riau). berbabit adalah ikut serta/terlibat secara langsung atau tidak langsung) Penulis. “Tanam Pinang Tumbuh Gading” (Pion Ratulolly. Sedangkan “Yoss Gerard Lema” yang pada daftar isi dan halaman dalam ditulis sama. eseis. 2003) dan “I Am Woman” (ed. dan NTT (4). Cerpennya tampil di berbagai media nasional serta antologi bersama untuk pasar internasional terbitan The Lontar Foundation: “Menagerie 5” (ed. McGlynn. “Chairil Gibran Ramadhan” misalnya. dengan masa itu. “Malina Dalam Bus Tua” (Yetti A. Padang. Jawa Barat (1). . hingga terjadi kesalahan penulisan nama yang sangat fatal pada dua orang sastrawan. Banten (1). Riau (1). NTT). 2011). Raja Ali Haji adalah salah seorang tokoh. Lampung (1). Kepulauan Riau). “Tetangga Baru” (Unizara. Kupang. Kalimantan Timur (1). “Musim Ikan” (Sunlie Thomas Alexander. Abdul Kadir Ibrahim. Batam. “Chairil Gibran Ramadhan”. “Kecapi Terakhir di Malam Minggu” (Thompson Hs. Bangka-Belitung (2). dan “Air Mata Lelaki Tua di Barak Pengungsi” (Yoss Gerard Lema. Jawa Timur (2). Lepas dari itu. Laora Arkeman. Padang. ilham bagi masa kini. yang terdapat dalam bagian biodata). Jakarta Selatan. NTT). Chairil Gibran Ramadhan. Sumatera Selatan (1). Sumatera Barat (3). “Ujung Laut Pulau Marwah” terbilang menarik lantaran memuat begitu banyak cerpen bernuansa lokal yang membawa nilai-nilai budaya etnik dari masing-masing sastrawan. pada daftar isi dan halaman dalam ditulis “Chairil Gilang Ramadhan” (penulisan secara benar. “Bentan” (Riawani Elyta. DKI Jakarta (1). Sumatera Utara). Kupang. Dari daftar di atas dapat terlihat bahwa daerah kedatangan masing-masing penulis tidaklah sama jumlahnya: Sulawesi Barat (1). kini sastrawan. dan editor. Mantan wartawan. Wajah keragaman Nusantara pun tercermin di dalam buku setebal 362 halaman ini. “Aroma Bangkai di Depan Rumah Mantan Penghulu” (Tarmizi rumahhitam. Belinyu.

berisi 17 cerpen sastra bernuansa Betawi. “Kahlil Gibran di Indonesia” (ed. Orang Jawa. Tj. Pinang. Sebuah cerpen di dalamnya. RUAS. Oktober 2010)—dengan kesalahan penulisan nama pada daftar isi dan halaman dalam (kecuali pada biodata). kemudian oleh BLK Jakarta Selatan dipentaskan sebagai topeng betawi di Yogyakarta (Juli 2010). Akhir 2010 terbit 3 bukunya dalam antologi bersama: “Ujung Laut Pulau Marwah” (Antologi Cerpen Temu Sastrawan Indonesia III. TERKAIT : Seniman Betawi. dan Award Pemkot Jakpus Gelar Atraksi Wisata Betawi Tempo Doeloe 23 Seniman Jaktim Wakili DKI Pentas Budaya di Bali Etnis Betawi akan Miliki Gedung Kesenian Sendiri Jangan Sampai Betawi Tergusur dari Kampungnya Sendiri.berita8.com . Eka Budianta. November 2010). Berpikir Harus Visioner Nikmati berita terkini di handphone anda http://m. Oktober 2008). “Stambul Panjak”.Antologi tunggal pertamanya “Sebelas Colen di Malam Lebaran” (Masup Jakarta. serta akan menyusul buku terbitan DKJ dari ajang “Panggung Sastra Komunitas” di TIM Jakarta (15 Desember 2010).

toh semuanya rampung dengan cepat. tak apa. setelah lama ia bayangkan bakal menuntaskan kunjungan ke sebuah kota "yang dibangun dari menara sekaligus terowongan bawah tanah". Ah. Menimbang-nimbang. mengenyahkan sekian rumus rumit berumah tangga. sungguh celaka. Seolah ia menunggu sesuatu entah apa. dan suaminya terpejam dalam dengkur yang bebal. Meski ia sendiri. . berkah yang menuntaskan pertunanganan menjadi perkawinan seketika. Ia menatap suaminya. jadilah mereka "pengantin malaria". kata petugas nikah yang arif-bijaksana).• • • • • Home Tokoh Sastra Kumpulan Puisi Kumpulan Cerpen Download <p>Your browser does not support iframes. Tapi lalu terbiasa. Aneh memang. mereka pun arif-bijaksana! Benarkah pulang dengan persiapan yang matang membuat semuanya terasa menyenangkan? Aida menduga lagi. (Mengapa tak malaria di kampung saja kalau ternyata membuat kami menikah sekarang juga? Kata Kudal garuk kepala.</p> AIDA ”KREOL” Cerpen Raudal Tanjung Banua Share 9 Jul 2009 AIDA ”KREOL” Cerpen Raudal Tanjung Banua INI kepulangan yang mendebarkan. tak sanggup merumuskan sesak karena apa. membuat mereka memasang nawaitu. anak semata wayangnya tengah bermimpi. tapi dengan membayangkannya saja semuanya terasa menyenangkan. Batal menikah di kampung. yang muncul justru debar. ini akan menjadi kepulangan yang menuntaskan segala sesak di dada Aida. di mana mereka sebagai pengantin pun kaget mendapatkan diri saling pandang di ranjang rumah kontrakan. Maka begitu sembuh. inilah rahasia jodoh. ia berharap. tiap kali ia mencari tahu apa yang bergolak dalam batinnya (yang sesungguhnya tidak menyenangkan). tentu bukan lantaran ia punya sedikit gejala asma. Termasuk menyiapkan kepulangan kali ini. Ya. sebutlah "membayar hutang" kepulangan yang tertunda --o. Seharusnya pernikahan mereka di kampung juga. tapi malaria yang menulari mereka di kapal. Sepasang mata mereka basah. Ini kepulangan yang kedua kalau dihitung sejak ia bertunangan dengan Kudal. mestinya memang demikian. Hanya beberapa jam lalu saja mereka bercakap-cakap di atas taxi bandara. yang membawa mereka ke kantor travel. terbenam empuk bangku beludru. Di sisinya. betapa laki-laki itu teramat penat didera beban hidup. Ya. jatuh iba. Serta kepulangan pertama sejak Aida menikah dan punya seorang anak yang gemar melukis bis. laki-laki perantauan yang dicintainya. semoga benarlah semua bakal menyenangkan. membulatkan tekad untuk segera menikah jika sembuh --padahal baru saja datang dari kampung yang jauh. O.

dan biru laut di lain sisi. *** TAK kalah menyenangkan tentu saja berwisata ke kota lama. Bali. bisiknya. dan hidup kian kuwalik? Hik! Tapi setidaknya Aida bisa membawakan oleh-oleh kain batik yang terbaik untuk mertua. tempat yang mempertemukan mereka sebagai dua sejoli. masuk Lobang Japang dan memandang ngarai yang biru. Terkekeh. waktu ngomong di telpon. Dengan dramatis tergambarkan. Aida mengangguk mahfum. Menyesal karena mesti bergegas waktu itu." Aida tersenyum. melaju. Kau terutama. Ke sejumlah tempat yang dulu sempat Aida singgahi dengan berkendara motor tua bersama laki-laki yang dicintainya. Amri. "Buktinya. Sampai minibus travel yang membawa mereka entah memasuki jam dan kilometer berapa. Bahkan untuk ongkos kembali ke Yogya --tempat di mana mereka kuliah-. kebijaksanaan pemerintah yang dingin. setidaknya tinggal cerita. lalu ia pun memejamkan mata tapi tidak tidur. semalam-malam hari mereka mesti sampai di Payakumbuh. mereka tak peduli biaya perjalanan. ya. serba kilat. Karenanya. bahkan satu stel surjan dan blangkon Jawa yang dipesan khusus si ponakan. coba. orang-orang itu tidak akan mengerti. sebab minimnya biaya perjalanan. Tapi. Ya. agar dapat menginap di rumah sahabat lama Kudal. Setamat kuliah. tidak bermimpi. dulu. Meski kemudian Aida merasa tertipu ketika sahabat lama Kudal di Payakumbuh yang blak-blakan itu. Menikmati hijau bukit. dengan menyikut tulang rusuk Kudal sambil bicara dalam bahasa Bali. "Kita tidur saja. Kata Kudal. bagaimana saudara-saudaranya mengumpulkan uang. Wajahmu tampak lelah sekali. Dan semua ini sangat menyenangkan. satu-satunya bahasa daerah yang mereka kuasai. dan kemudian sama-sama memutuskan studi di Jawa. Padahal. dan mereka belum lagi sepasang suami-istri. di tengah harga-harga mencekik. Seingatnya. cepat dan cekatan melewati jalan-jalan sempit di kaki bukit. Dan menambahkan (dengan bangga!) bahwa suasana yang melebihi seperti saat itu pernah terjadi ketika ia merantau untuk pertama kali. dengan enteng bercerita bahwa pemeriksaan surat nikah bagi tamu menginap hanya omong kosong. Laki-laki perokok itu pula yang merekomendasikan tempat menginap murah-meriah untuk . Tapi Kudal bilang. Kudal segera pula menghempaskan tubuh dan jiwanya ke alam lain -tidur-. memacu motor tua yang dipinjam dari Paman Markis. ia malah terjaga. Tapi soalnya adalah. tidak apa-apa. benarkah ini membuatnya merasakan rasa senang yang berlebih? Memang. Sebenarnya Aida enggan menerima waktu itu. pasti menginap di losmen dekat Muara. dulu tak ada pilihan lain dari kota propinsi ke kampung suaminya. kalau saya ke Padang sama si Nora (yang kemudian menjadi istrinya). laki-perempuan yang hendak menginap di hotel mesti menunjukkan surat nikah jika tak ingin ditolak atau tidur terpisah. mereka memang menabung cukup baik. mereka bekerja keras meski hasilnya tentu sulit dikatakan cukup. kepulangan sekarang tidak seperti pulang lima tahun yang lalu di mana mereka tak punya cukup uang.Dan ketika pintu minibus dihempaskan. itu pun sebatas bahasa pergaulan. Dan untuk kepulangan kali ini. ia ingin sepuasnya menikmati Jam Gadang yang menjulang kokoh dan kuno. dengan dua pertimbangan --tanpa pilihan: tak ada biaya penginapan.terpaksa ia menerima pemberian uang dari saudara-saudara calon suaminya yang jika ia kenang sekarang sangat tidak menyenangkan. sekadar membantu ongkos Kudal ke rantau tujuan. paman dan adik-adik --yang ia kumpulkan dengan cara membeli satu per satu sejak dulu-. Aida." katanya. Apa yang dianggap cukup. Maklum daerah para buya dan ulama. Perihal kendaraan ini sendiri sesuatu yang menyenangkan. Tapi kunjungan itu sungguh tidak sempurna. kecuali bis-bis tua yang sesak. tadi. saat ia mengingatkan Kudal bahwa sekadar ongkos bis atau kapal. Meski kepulangan itu penting bagi perkenalan calon mertua dan menantu.kaos Dagadu Asli. Toh.dengan berbisik sesempatnya. pikirnya. masih bersisa sedikit piis yang mereka persiapkan buat jaga-jaga.

Dari segi bahasa misalnya. Bertahun-tahun kampungnya dikenal sebagai kampung udik. pengalaman personal itu sangat subjektif sifatnya. Menghadap keluasan Samudera Hindia. ayahnya campuran Bugis. bisiknya. Ya. setidaknya penampilan yang kusam. Namun selalu ada yang tak ia mengerti. rasa disisihkan. dengan jalan raya yang dibiarkan rusak dan lapangan kerja yang sulit. di saat yang sama ia tiba-tiba ingat nasi kapau dan sate piaman. Bung!" Sahabat baik itu terbahak. "Tidak. Sementara Aida menyesal tak bisa menyusuri kota itu. Makasar. Dan Kudal menjawab mantap. "Buat jaga-jaga. Tapi secara pribadi. terpencil. seorang gadis. yang entah bagaimana cocok belaka dengan lidahnya. karena kampungnya sendiri sudah menjadi bagian dari sejarah tanah dewata. Meskipun bahasa mereka telah menyerap kosa kata dari berbagai bangsa (bukan suku-bangsa!) seperti Bali. tak bersanggah. putus pula hubungannya dengan dunia luar. serupa lidah Malaysia. Ya. Aida tak bisa melepaskan pautan hatinya pada alam daerah ini yang masih terjaga. dan anak-anaknya yang sedikit bersekolah itu sering diejek. tapi rumah panggung bertiang tinggi. tapi menara masjid yang tua. pemandangan bagai mencipta kegaiban. seperti rumah Bali. kami sudah jadi suami-istri. hanya dihubungkan satu jalan utama. Mereka tergelak." begitu suaminya pernah bilang. tapi tetap saja mereka berbeda dengan "anak kota". . Ia tidak fasih berbahasa Bali. dan Madura. kalau kalian pulang lagi. semua itu tak mungkin membuatnya tertolak sebagai orang Bali. penuh pesona. sebuah kabupaten yang memanjang di pantai barat Sumatera." Aida pernah menggoda. ia justru sangat terkesan dan takjub dengan daerah suaminya. dan dengan itu keberadaannya seperti malu-malu muncul di peta Ranah Minang. daerah pebukitan yang hanya punya satu jalan. Bagaimanapun. dan bagi yang mendengar. apa yang istimewa? Apa artinya? Ia mencoba berkelit.mereka. kemiskinan mendera sebagian besar keluarga di kampungnya. tentu saja ia memiliki pengalaman-pengalaman tertentu yang membuatnya canggung. dan diapit deretan Bukit Barisan. Jika ada jalan yang longsor atau jembatan putus. Maklum. mungkin terkucil. "Daerah pantai yang tak punya pelabuhan. sebenarnya Aida tetap merasakan demikian. dan dalam sejumlah hal bahkan terasa membosankan? Kalau mau jujur. di sebuah kampung tua yang sudah ada sejak berabad-abad silam. sebagaimana ia membayangkan dirinya sebagai seorang gadis dengan kisahnya yang manis! Dulu. susah juga menduga maunya. Beruntung. bahasa Melayu yang kental. Ia pun tahu. Ini hanya mungkin dibandingkan dengan perjumpaan pertamanya dengan Kudal di rumah panggung Nenek Syaodah di kampungnya --yang juga ia kenang dengan nada ketersisihan. Dan hal dasar yang tak bisa disembunyikan adalah bahasa ucap mereka. "Semestinya kau yang jadi bupati. melebihi apa pun yang dikatakan kamus wisata. Lalu di atas semua itu. karena ia dari keluarga "kreol". "Pulang besok. Anak kita yang nanti jadi gubernur. dan Aida rasakan nada keterhimpitan di situ. susah-payah merumuskan jatidiri. ibu Jawa. lancar dan hapal di luar kepala. seolah mereka akan menginap pada saat itu juga. Aida tahu. Ia sendiri seharusnya asli seorang Bali. Apa yang istimewa dari sebuah kota wisata dan seorang gadis? Bukankah sebagai gadis Bali sebenarnya ia tak asing dengan pariwisata. Rumah-rumah di kampungnya tak berbale-bengong. Aida telah jatuh cinta sejak pandangan pertama." jawab Kudal. itu berlebihan. Tapi sekarang pun. Tentu. karena kampungnya berbahasa Melayu dengan dialek yang kental. tapi ia tak bisa pula melepaskannya dari pengalaman bersama. Tidak ada pura tentu saja. padahal letaknya hanya berapa ratus meter dari pasar induk kabupaten. semisal kemiskinan keluarga yang membuatnya tidak percaya diri." katanya menyadari. jika tidak malu sendiri. nadanya sukar diduga. karena lahir dan besar di pulau itu. pendidikan anak-anak yang terbengkalai. sesuatu yang membuatnya sukar merumuskan diri sebagai seseorang yang "asli". Ada yang mencoba menyembunyikan diri sedemikian rupa agar tidak kentara sebagai "anak kampung". Jawa.

tentang kota lama itu. yang menyita banyak waktu dan tenaganya sebab harus mengabdi sepenuhnya kepada sang guru. meski bertahun-tahun kemudian. tetap saja mereka melafalkan vokal "a" sebagai "e"." lantaran di sana kisah-kasihnya dengan seorang gadis bermula. Seharusnya ia bisa lebih percaya diri. di sana juga mereka berpisah! Rosalina. Belum lagi kalau ia ingat saat-saat belajar mengaji. Satu-satunya komunikasi yang diingat Aida ialah ketika mereka naik angkot yang sama ke sekolah. Yang lebih kikuk tentu saja Aida. sebab sepatu yang ia kenakan tidak lebih sepatu butut yang mulai robek di sana-sini. lewat jalan pintas menempuh pematang sawah. Tapi aneh! Masa-masa yang hilang itu serasa Aida temukan dalam masa lalu suaminya. dialah yang meninggalkan aku. Sering Aida menanyakan mengapa Kudal meninggalkan gadis itu. Ida Bagus Suemi. lewat sorot mata dan tingkahnya. Salah satunya. Aneh.." katanya kikuk. naik angkot pun tak selamanya bisa. namun Kudal tak pernah sungguh-sungguh menjawab. menghilangkan separoh masa remajanya…. dan Bagus Suemi membayarkan ongkosnya. tak bisa menolak karena bapaknya keras dalam urusan agama. untuk berbungkusbungkus kerupuk. Kudal malah menceritakan yang lain. tiap kali Aida bertanya kenapa Kudal tega meninggalkan si gadis. yang jika ia kenang sekarang sungguh keterlaluan.Madura dan seterusnya. Bagus Suemi menginjak sepatu Aida. saya ndak sengaja. Sedang ia. "Sore itu kami berdiri di atas tebing Ngarai Sianok. padahal Aida membutuhkan sedikitnya dua keperluan setiap hari: ongkos angkot dan jajan. Seringlah ia berjalan kaki. ketika mereka mulai melangkah. Lalu. niscaya wajahnya akan sama merahnya seperti saat itu! Kenyataan-kenyataan ini. Aida merasa bisa menulis puisi dan mengarang cerita. Meski diterima di sekolah unggulan. tentu dengan menyebut nama Aida sebagai perempuan yang telah mengisi hidupnya. yang konyol. tapi Aida menolak. Bayangkan. yang digambarkan Kudal sebagai "Kota yang dibangun dari menara sekaligus terowongan bawah tanah. Tapi keduanya tak menyatakan apa pun. dan ingin menjadi gadis lain? Aida bertanya pada dirinya. Ia kemudian belajar mencari uang sendiri dengan membungkus kerupuk di sebuah usaha kecil tetangga. dan tak jarang ia dikejar anjing atau diganggu orang. yang jika ia kenang kapan saja. maaf. kalau ia mau jajan. yang ia rasakan lebih banyak siksaan. yang terus membayangi Aida… Entah kenapa Aida sangat tertarik pada kisah kasih sederhana itu. Aida tumbuh sebagai gadis pemalu. Tapi dirinya luput setiap kali ada lomba. Ini menjadi masa sulit bagi Aida." katanya. Aida malah balik sedih kepada gadis itu. "Bukan aku yang meninggalkannya. anak itu juga menyukainya. bayarannya tak cukup buat jajan. Ia kerap iri melihat kawan-kawannya punya sepeda. "Aduh. Termasuk ketika ia menyukai teman lelaki. Ini tak kalah menyiksa. *** DALAM komunitas kampungnya yang "udik". Hanya beberapa saja dibalas Kudal. dan mulai menyusuri kenangannya sendiri…. jangankan punya sepeda. apalah bedanya. surat si gadis datang tak putus. Tapi. Aida pun percaya. masuk gang-gang sepi. ia mesti berjalan kaki. Maka. Aidalah yang mengumpulkan dan menyimpan surat-surat itu. Inikah yang membuatku terobsesi pada kota itu. Kerap pula ia tak bisa memilih karena tak setiap hari bapaknya punya uang. Padahal Aida tahu. kalau saja guru sekolah memperhatikan bakatnya. Bukittinggi. barangkali ia membayangkan dirinya sendiri terlibat di dalamnya. gadis bahagia sekaligus malang itulah. atau paling tidak lancar-lancar saja naik angkutan kota. dan tak dinyana remaja itu membungkuk membersihkannya. atau sebaliknya. Rosalina Parete. sedikit gagap dan tidak percaya diri. tak lama setelah Kudal sampai di Bali. Uang dari bapaknya pas untuk satu keperluan. dengan . ya. pada setiap akhir kata.

Sebab mereka telah sampai.. dan bertanya sendiri. aku hanya mau kencing kok!" Ia lalu akan tertawa. seperti luluh. yang terbiasa merangkai segala yang silam. dengan suatu bisikan halus dalam hati. bahasa.…" Lantas. yang tenang dan sunyi. lalu dibuang-buang. Melihat matahari. Ia melihat cakrawala. mungkin saja Aida bisa. "Huh. mentang-mentang punya banyak masa lalu untuk dikenang. Sempurna atau retak. pikirnya.tangan tak lagi saling genggam karena semua sudah kami tuntaskan. Tapi siapa yang mau bunuh diri? Wong.untuk apa?…perlukah? Tidak. garis darah. mungkin bukan untuk mengingat siapa-siapa. peta-peta. Cerpen Marhalim Zaini---Jangan Menyebut Dua Frasa Itu Cerpen Agus Noor-. Bulan Bahasa. menekan debar. Ia mendengar suara ombak berdesir di pantai. Kemudian aku berjalan ke semak-semak. dan sejarah leluhurnya di sebuah kampung tua yang menyimpan masa lalunya. semua ini mengingatkannya pada silsilah. sekalipun itu orang yang dicintai? Dengan latar budaya hibrida dan kreol.Pagi Bening Seekor Kupu-Kupu Cerpen Wawan Setiawan--Kupu-Kupu Tidur Cerpen Anton Chekhov--Ninochka Cerpen Sunaryono Basuki Ks---Lelaki dengan Bekas Luka di Jidatnya Cerpen Korrie Layun Rampan----Terbakar . tak perlu masa lalunya! Ajaib. tidak. Dengan desir yang aneh. Tapi…. lebih dekat lagi ke jurang. Oktober 2005 Download Download Puisi Cerpen atau Novel yang lain Label: Kumpulan Cerpen Karya Terbaik Artikel Yang Berhubungan Kumpulan Cerpen Karya Terbaik • • • • • • • • • • • • Cerpen Seno Gumira Ajidarma "Rembulan dalam Cappuccino" Cerpen Timbul Nadeak "Peti Mati Ompung Mate" Cerpen Teguh Winarsho AS "Barbie & Monik" Cerpen Putu Fajar Arcana ---Ketika Sunyi Mengusik Sepi Cerpen Damhuri Muhammad---B U Y A Cerpen Yanusa Nugroho--Bisikan Aneh. /Yogyakarta.. meloncati tebing dan remuk di dasar jurang. aku harus merumuskan masa laluku sendiri! Cukup bagiku meminang lelakiku. lalu membangunkan anak dan suaminya. letih: Apa iya masa lalu seseorang bisa dimasuki seorang lain. "Tapi perlukah aku memungutnya?" *** AIDA meluruskan kaki." ia berbisik di dalam hati. Aida merasakan sesuatu memapah dirinya pada kesadaran murni. membuat Aida kian penasaran saja. Tentu saja ia takut menyaksikan aku bunuh diri. itulah milikku! Bisiknya. bagai kapal hendak menepi. begitu memasuki kampung suaminya. dan secepat itu pula ia mengejarku. Minibus jalan perlahan. "Kalau pun besok atau lusa aku ke kota lama. nyaris berteriak minta tolong.

• • • • • • • • • • • • • Cerpen Raudal Tanjung Banua Rumah-rumah menghadap jalan Cerpen Lan Fang --.03.Rimbi Cerpen Susialine Adelia---Lelaki Muda dan Gadis Kecil Cerpen Mustafa Ismail---Mimpi tentang Rumah Cerpen Ratna Indraswari Ibrahim--Pada Suatu Hari Cerpen Guy de Maupassant--Cahaya Bulan Cerpen Badai Ekananda---Cerai Cerpen Abidah El Khalieqy--Laki-Laki Cerpen Ariwibowo--Sepintas Lalu (Paul Sintli Joyodigimin 2) Cerpen Yanusa Nugroho--Senja 0 komentar: Poskan Komentar Silakan berkomentar. pilihlah Anonim jika anda tidak mempunyai akun blogspot atau google.05.Sang Pengembara Cerpen A.2004 Cerpen: Antoni--. Mustofa Bisri---Konvensi Cerpen Gunawan Maryanto ---. terimakasih sudah berkunjung Link ke posting ini .

lahir di Lansano. Padang. Kabupaten Pesisir Selatan. bergabung dengan Sanggar Minum Kopi dan intens belajar pada penyair Umbu Landu Paranggi. menyelesaikan studi di Jurusan Teater Institut Seni Indonesia Yogyakarta. lalu ke Yogyakarta.sebuah lembaga budaya yang menerbitkan JURNAL CERPEN INDONESIA. Bali. Pernah menjadi koresponden Harian Semangat dan Harian Haluan. Sumatra Barat. Kenagarian Taratak. mendirikan Komunitas Rumahlebah dan bergiat di Lembaga Kajian Kebudayaan AKAR Indonesia . 19 Januari 1975.Raudal Tanjung Banua Raudal Tanjung Banua. . untuk akhirnya memutuskan merantau ke Denpasar.

kumpulan Cerpen Cerita Rakyat Indonesia jelas mengangkat kekayaan budaya Indonesia. Jika dibandingkan dengan cerpen jenis lain. Meliputi Legenda.Cerita Rakyat dari Bengkulu (Grasindo. 1996).Buku Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Wahyu Media. 2009-2010). Namun sekarang. 2002).Cerita Rakyat dari Pandeglang. Berisi 67 cerita dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Berisi 9 cerita.Cerita Rakyat dari Jawa Timur (Grasindo. turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Membaca cerpen cerita rakyat antara lain bermanfaat untuk: Menumbuhkan rasa cinta pada budaya sendiriPewarisan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokalMenumbuhkan imajinasiPendidikan moral Berikut beberapa buku kumpulan cerpen cerita rakyat yang dapat menjadi bahan bacaan: 366 Cerita Rakyat Nusantara (Adicita Karya Nusa). Cerita Rakyat dari Surakarta (Grasindo. dan Epos (Ruang Kata. 2005).Gadis Yomngga dan Ular Naga: Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. Cerita-cerita rakyat ini pada mulanya disampaikan secara lisan.Cerita Rakyat dari Sumatera Barat (Grasindo). dan sebagainya. Berisi 72 cerita. Masing2 terdiri dari 25 dan 23 cerita). Terdiri dari 3 jilid Cerita Rakyat Nusantara (Erlangga For Kids. 2009)Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Terpopuler. 2002). 1993). Terdiri dari 2 jilid.Cerita Rakyat dari Yogyakarta (Grasindo. Masih relevan diletakkan dalam kehidupan masa kini.Cerita Rakyat Betawi (Grasindo. Banten (Grasindo. 1998). Untuk apa membaca cerpen cerita rakyat? Kuno! Setting atau latar belakang dalam cerpen cerita rakyat memang kuno (karena sudah berusia ratusan tahun). Berisi 7 cerita. Berisi 7 cerita. mengasihi sesama.Dongeng Rakyat Kabupaten Rembang (2 jilid. Mitos.Cerita Rakyat dari Lombok. 2003). 2003)Kumpulan Cerita Rakyat Pakpak (Yayasan Sada Ahmo. 1993). setia kawan.Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Grasindo). Berisi 12 cerita. misanya: hormat pada orang tua. namun pesan moral yang terkandung di dalamnya bersifat evergreen. Berisi 24 cerita.Beratus-ratus suku bangsa yang mendiami kepulauan Indonesia. Terdiri dari 3 jilid. 2009). 1993). Kekayaan ragam budaya itu salah satunya dapat dilihat dari cerita-cerita rakyat Indonesia. rajin.Cerita Rakyat dari Jawa Barat (Grasindo.Cerita Rakyat dari Jember (Grasindo. tolong-menolong. termasuk yang sudah mulai banyak dilupakan oleh generasi muda.Kumpulan Cerita Rakyat Riau (BKPMP dan Adicita. Berisi 366 cerita dari seluruh daerah di Indonesia. 33 Cerita Rakyat Menakjubkan (Dar! Mizan. Terdiri dari 3 jilid. Berisi 16 cerita. menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kaya dengan keragaman budaya.Tana Naripi Sosane Basien : Asal Usul Waita ‘Mangaa’ Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. 2002) . Dongeng. Nusa Tenggara Barat (Grasindo). jujur. 2008). cerita-cerita rakyat Indonesia ini juga dapat ditemukan di berbagai buku kumpulan cerpen cerita rakyat. Berisi 10 cerita. 2007). Fabel. Terdiri dari 19 cerita. Terdiri dari 6 jilid.

Cinderella adalah seorang gadis piatu. Namun.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Cerpen. baik berupa buku maupun cerpen Cinderella. nasib Cinderella berubah.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • kumpulan cerita rakyat surakarta cerita rakyat nusantara jilid 3 erlangga cerpen cerita rakyat cerpen rakyat kumpulan cerita rakyat nusa tenggara barat Tags: Cerita. karena Cinderella diperingatkan ibu peri untuk pulang sebelum jam 12. Ia dapat mencoba sepatu kaca yang memang miliknya lalu menikahi pangeran. penderitaan Cinderella semakin menjadi setelah ayahnya meninggal.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. penulis asal Jerman. Rakyat Posted in Belanja | No Comments » Kepopuleran Cerpen Cinderella December 2nd. siapa lagi yang akan melakukannya? Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Saat datang ke pesta.Mari kita kenali dan cintai kekayaan budaya kita.AnneAhira. Mereka pun hidup bahagia selamanya. . Lain lagi dengan versi Grimm bersaudara. kebahagiaan Cinderella berakhir setelah ayahnya menikah lagi. anak bangsa ini. Di tengah-tengah harapannya menghadiri pesta. Dan. termasuk menghadiri pesta kerajaan.Itulah kisah populer Cinderella yang sering kita dengar. yang mencintai dan melestarikan nilai-nilai budaya kita. Meskipun ibunya telah tiada. sepatu kaca miliknya tertinggal. Cinderella menolak keinginan pangeran untuk terus berdansa dengannya. Kisah tersebut merupakan gubahan Charles Perrault. 2010 | Siapa yang tidak tahu Cinderella? Kisah mengenai Cinderella sudah terkenal di bagian dunia mana pun. Jika bukan kita. Namun. Ibu dan saudara tirinya kerap kali memperlakukan Cinderella layaknya pembantu ketika ayah Cinderella pergi. Indonesia. Pangeran yang jatuh hati dengan Cinderella mencari ke seluruh pelosok negeri untuk mengetahui pemilik sepatu tersebut. Berbagai versi mengenai kisahnya pun terdengar di penjuru dunia. Berkat kesabaran dan kebaikannya. Cinderella hidup bahagia bersama ayahnya. seorang penulis Prancis. Dikisahkan.Cinderella diperlakukan seperti pembantu dan tidak pernah diperbolehkan keluar rumah.Alhasil. muncul ibu peri yang mengubah Cinderella bak seorang putri raja. pangeran pun jatuh hati.

Buku Three Days Cinderella lain lagi.Hidup Bahagia Selamanya“Hidup bahagia selamanya” adalah kata-kata yang kemudian tampak seperti stereotip Cinderella. Begitu pula dengan cerita Cinderella dalam bentuk buku. dan Cinderella in Pink (Dyan Nuranindya).Agenda J00-2007027969 View the original article here .Buku Cinderella in Pink juga berbeda dengan kisah Cinderella pada umumnya. ia pergi ke Jogja karena mengetahui banyak tempat indah di sana. Begitulah kata-kata yang kemudian sering kita dengar. ada beberapa judul buku yang menggunakan nama Cinderella. penyamaran mereka akhirnya terbongkar.saudara tiri Cinderella memotong jari-jari kaki mereka agar kakinya bisa masuk ke dalam sepatu kaca. seperti buku bergambar dan buku cerita.Nah.Ada banyak kisah yang menyerupai Cinderella. Teman dekatnya justru berubah menjadi musuh. Namun. Dan ia semakin kesal saat Oscar mulai ikut campur segala urusannya. tetapi dibawakan dengan gaya yang berbeda. Dara. Karena gerah dicap perawan tua. Dara kesal karena sepatu kesayangannya hilang. seperti Cinderella in Paris (Sari Musdar). Oscar mulai mengenal Dara setelah ia jadi sasaran sepatu dekil milik Dara. Namun. Ada Ever After yang diperankan oleh Drew Barrymore hingga Cinderella Story yang diperankan oleh Hillary Duff. yang wajahnya mirip dan bertukar peran. Andini yang merupakan seorang gadis desa tiba-tiba harus berubah peran menjadi Dianne yang merupakan sosok wanita kosmopolitan. Ia adalah seorang perempuan yang menginjak usia matang tapi belum mengakhiri masa lajangnya. lama kelamaan ia bosan dengan perjalanan kariernya. tapi punya hobi fotografi. Sepulangnya dari Amerika.Ceritanya juga diadaptasi ke dalam film dengan versi cerita yang berbeda. “Cinderella” dalam cerita ini adalah Saras.AnneAhira. Di Indonesia. Hidupnya kemudian diwarnai masalah. baik dalam bentuk buku maupun film. Semua kisah tersebut tetap fokus kepada Cinderella. Ia pun memilih menjadi backpacker dan pergi ke Eropa. Di tengah-tengah sakit hatinya. Oscar adalah seorang cowok yang malas dan hobi berkelahi. seorang cewek yang cuek dan punya penampilan ajaib berhasil menarik perhatian Oscar.Versi Indonesia ModernCinderella in Paris disebutkan bukan merupakan Cinderella yang biasa. Pangeran yang tahu tipu daya mereka menyuruh merpati mematuki mata mereka hingga buta. Kita tidak mungkin bisa “hidup bahagia selamanya” seperti Cinderella. ia bertekad mengejar karier. kenapa ketiga cerita tersebut menggunakan judul Cinderella? Sebaiknya Anda cari tahu sendiri. Ceritanya berkisah tentang dua orang perempuan. meskipun sebenarnya tokoh dan ceritanya tidak sejalan dengan kisah Cinderella yang asli. Cerita Cinderella telah dituang ke berbagai jenis buku.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Andini dan Dianne. Saras bertemu dengan seorang pria. Three Days Cinderella (Agnes Jessica).Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.

“Kalau menanam sekali lagi. “Hebatkah kotoran kelinci?” tanyaku dengan ketakjuban yang tak kusembunyikan. “Kau tak percaya aja dulu. Mata coklat itu membuat aku gugup. Aku seperti nyiur melambai ditiup angin. baru kau boleh percaya padaku. . Nanti kalau memang apa yang aku ucapkan benar. Beragam cerita dapat kita tuangkan dalam sebuah cerpen. Seminggu kemudian dia mendatangiku lagi.” katanya lembut. “Apa maksudmu?” tanyaku heran. “Pakai pupuk apa?” tanyaku lirih tanpa ada asa yang terbayang. Aku bingung mengapa aku bisa begini. Bergoyang-goyang ke sana kemari. bukan? Cerpen adalah sebuah bacaan singkat.” kataku senang. Aku bengong menatap dirinya.” terangnya tanpa menatapku. Tak sanggup aku berdiri atau duduk. dan memungkinkan selesai dalam sekali baca. pendek. Rasanya aku belum pernah seperti ini. Berikut adalah sebuah cerpen tentang cinta pertama yang mungkin bisa menginspirasi Anda untuk mencoba menulis kisah Anda dalam sebuah cerpen. Mata itu begitu berbinar penuh semangat hidup. “Hamburkan ini. Aku mengambil kantong itu dengan tangan bergetar. Aku berjalan dalam bayangannya untuk menghindari panasnya sinar matahari. “Lihat saja nanti. Kali ini dia menatapku.Incoming search terms for the article: • kisah hidup cinderella yang asli Tags: Cerpen. “Aku tak mengerti. “Ayo. Di siang hari yang panas. Kau tak harus terlalu percaya dengan apa yang aku katakan.” jawabnya pasti. Aku membeku. aku coba palingkan wajahku. Tubuhku terasa melayang. “Lihat saja dulu buktinya.” katanya.” kataku masih dengan nada keheranan. Hatiku berdekup begitu kencang. 2010 | Anda tentu sudah sering mendengar istilah cerita pendek. Aku pandangi caranya mencabut singkong. Aku pegangi daun-daun singkong yang sudah dipetiknya. Saat dia melirik atau melihatku.” kataku sedih. Singkong di Ladang Gersang “Kecil sekali singkongnya. Biar nanti tidak terlalu kecewa. Aku semakin gugup. Cinderella.” katanya sambil memberikan sekantong kotoran kelinci. “Jangan. aku merasa dingin. Aku gugup sekali. kita mulai dari sini. salah satunya adalah cerpen tentang cinta pertama. Kepopuleran Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Cinta Pertama: Singkong di Ladang Gersang November 30th. kita pupuk ya. Baru pertama kalinya aku menatap mata coklatnya yang indah. Aku hampir tak mendengar kata-katanya yang menerangkan tentang kotoran kelincinya yang berbau menyengat. “Aku percaya padamu.” ajaknya. Aku perhatikan kaki-kakinya yang jenjang. “Cinta pertamakah ini?” kataku membatin. Aku iringi langkahnya.” jawabnya dengan penuh keoptimisan. Serba salah dan salah tingkah. Kali ini aku tak berani memandang matanya. Hatiku begitu tenang walau degupan jantungku terus saja bergemuruh. Aku merasa damai. “Pakai kotoran kelinciku.” katanya.

Aku bayangkan kami berdua berjalan bersama di ladang singkong itu sambil bercerita tentang apa yang akan kami lakukan bila panen nanti. “Kau murid yang cerdas. *** Nah. aku tak bertemu lagi dengannya hingga panen tiba. Selamat mencoba! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Ladang. tapi bau ini kan membuat singkong kita tumbuh lebih subur. Namun rasanya cintaku tumbuh lebih subur dari singkong-singkong yang kami tanam. Aku senang bahwa kotoran dan urin kelinci memang hebat. Pertama. . Tubuhku terasa semakin enteng bak kapas mendengar pujiannya. Bagaimana.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Ladang gersang itu kini sudah subur. Aku merasakan lara hati dan jiwa karena cinta pertamaku tertanam kembali ke dalam gundukan tanah tempatku menancapkan stek-stek singkong berikutnya. Tapi aku tak menemukan kasihku. kali ini aku tak sanggup mencium bau urin kelinci yang begitu menyengat. Tapi sejak penanaman itu.“Ini urin kelinci. Sajian berita yang lengkap dan mendalam menjadi andalan harian yang lahir pada 28 Juni 1965 ini. Aku tak mengerti makna senyumannya. Gersang. “Bau sekali. Singkong Posted in Belanja | No Comments » Ruang Cerpen Kompas yang Menjadi Idola November 27th. Singkongnya besar-besar. Setiap hari aku pandangi stek-stek singkong yang mulai menyembulkan daun-daunnya yang hijau.” kataku. Tapi cintaku masih seperti singkong di ladang gersang. Dia tersenyum. tunggu apa lagi? Mulailah menulis cerpen versi Anda sendiri. Aku senang.” Dalam kegugupanku.Aku berharap bertemu dengannya.AnneAhira. Mari kita buktikan. “Ya.” katanya. Memang tak kupupuk cintaku dengan kotoran dan urin kelinci. sudahkah Anda mendapatkan gambaran dari cerpen tersebut? Jika Iya. 2010 | Harian Kompas adalah surat kabar ternama yang termasuk beroplah tinggi dan beredar cukup merata di penjuru tanah air.” katanya.” terangnya sambil tersenyum.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • cerpen apa kabar cinta Tags: Cerpen. “Bagus juga untuk pupuk. Aku mulai berpikir untuk tidak percaya sebelum ada buktinya. Cinta. “Benarkah?” kataku tak percaya.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Tapi aku tak bahagia. Kini kau mulai dengan tidak percaya.

alur. isi.AnneAhira.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. dan cara bercerita. Editor dan timnya akan menentukan beberapa cerpen untuk dimasukkan dalam antologi. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Menjadi. Tanpa disadari harian Kompas menjadi semacam “standar” bagi seorang penulis agar karyanya “diakui”. dan lainnya. Para penulis yang karyanya telah dimuat di Kompas antara lain Danarto. I Nyoman Darma Putra dalam kata pengantarnya di Buku Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 menyebutkan bahwa tak sedikit mahasiswa Australia yang meneliti tentang cerpen lantas mengambil contoh cerpen yang dimuat di Kompas. Toh tetap saja kumpulan cerpen Kompas dinanti sebagai pustaka yang menambah kekayaan khasanah sastra tanah air. yang membuatnya unik dan berbeda dengan yang lain. Kebaruan (orisinilitas) ini berlaku pada tema. Idola. Meskipun tak berarti karya fiksi di harian lain tak kalah apik dan mengesankan. Dalam penyusunan buku ini dilakukan proses pemilihan cerpen dari semua naskah yang pernah dimuat dalam Kompas. nama besar dan penyebaran Kompas yang tak diragukan lagi membuat asumsi ini terus berkembang sampai sekarang. Karakteristik Cerpen Kompas Cerpen yang dimuat rata-rata mempunyai nilai original. Antologi Cerpen Kompas Tahun 1992 Kompas memulai tradisi membuat buku kumpulan cerpen yang pernah dimuat di media tersebut. Djenar Maesa Ayu. Namun. Penyebaran Kompas yang cukup luas di tanah air dan kualitas isinya membuat ruang cerpen harian ini menjadi salah satu yang diminati pula. Ketertarikan para penulis berlomba-lomba mengirimkan cerpen ke Kompas membuat seleksi yang terjadi cukup ketat hingga terpilih karya terbaik layak muat. Kompas.Salah satu rubrik tetap yang menarik adalah halaman seni dan hiburan. dan Ripin : Cerpen Kompas Pilihan 2005-2006. Dalam cerpen-cerpen Kompas bisa ditemukan nuansa lokal dan luar yang sama menariknya. Ratna Indraswari Ibrahim. Cerpen Kompas Cerpen Kompas seakan-akan telah dianggap sebagai barometer cerpen koran Indonesia yang terus tumbuh. Kriteria pemilihan editor terkadang menuai pro dan kontra. ruang cerpen dan puisi seolah menjadi penyeimbang berita-berita yang dinamis setiap harinya. Eka Kurniawan. Di bagian seni khususnya. Penggunaan kata-kata kasar dan kurang beretika dihindari serta tak menyinggung SARA. Ruang . Agus Noor. Seno Gumira Ajidarma. mengingat hal ini sangat terkait dengan selera editor yang bisa jadi berbeda dengan masyarakat awam.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. Beberapa judul antologi cerpen Kompas yang telah terbit adalah Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas.

Karangan narasi membuat kita mampu merasakan kisah dalam sebuah tulisan. Fungsi karangan narasi Fungsi karangan narasi sangat penting dalam sebuah cerpen. tidak memasukkan unsur sugesti didalamnya dan harus objektif. Narasi sugestif Yaitu ada nilai sugesti atau nilai terselubung yang disisipkan dalam karangan tersebut. Jenis Karangan narasi Secara umum karangan narasi ada dua jenis yaitu: 1. Ada tiga hal yang membangun sebuah karangan narasi yaitu: 1. Narasi jenis ini biasanya banyak ditemukan pada tulisan nonfiksi seperti autobiografi. Karangan nonfiksi seperti memoar. kisah inspiratif dan sejenisnya juga memakai karangan narasi. Susunan yang sistematis Jadi cerpen narasi adalah suatu istilah yang timbul kemudian yang menggambarkan bahwa karangan tersebut adalah menceritakan tentang kisah fiktif yang fokus pada satu konflik dan tidak terlalu panjang. novel.Posted in Belanja | No Comments » Menulis Cerpen Narasi Yuk! November 22nd. Tokoh yang ditonjolkan biasanya hanya satu orang. Disini pengarang mencoba menyampaikan pesan-pesan melalui kisah-kisah indah yang dirangkaikan lewat kata-kata. Namun bukan berarti karangan narasi tidak bisa kita temukan pada karangan non-fiksi. Tanpa karangan ini cerpen akan terasa garing dan sepi. novelet dan sejenisnya. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek sehingga beberapa ahli bahasa sering mendefenisikannya sebagai sebuah karangan yang bisa dibaca sekali duduk. 3. 2. Karangan narasi juga memberikan nilai estetika sehingga tulisan kita terlihat lebih semarak. Biasanya kita temukan pada cerita-cerita fiksi seperti cerpen narasi. Berupa cerita atau kisah Unsur pelaku sangat menonjol. Disusun dengan gaya bahasa yang logis berdasarkan fakta. Oleh karena itu karangan narasi sering kita temukan pada cerpen. . 2010 | Cerpen Narasi terdiri dari dua kata yaitu cerpen dan narasi. Secara lebih khusus cerpen dapat dicirikan sebagai sebuah karangan yang memiliki efek tunggal dan fokus pada sebuah konflik. Narasi ekspositorik (narasi teknis) Yaitu sebuah narasi yang tersusun atas fakta dan data-data yang sebenarnya. kisah inspiratif dan sebagainya. 2. novel dan karangan fiksi lainnya. Secara sederhana definisi dari narasi adalah sebuah karangan yang menceritakan sejelas-jelasnya gambaran dari suatu peristiwa atau konflik. Pengertian Sedangkan narasi sering diartikan sebagai cerita.

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Peristiwa adalah penjabaran dari konflik dalam sebuah cerita. ada juga yang menyusun ending terlebih dahulu baru menyusun konflik dan sebagainya. Gambarkan peristiwa-peristiwa utama. Terlebih dahulu tentukan tema apa yang akan diangkat menjadi sebuah cerpen narasi yang memikat. Tetapkan pembaca sasaran. Konflik merupakan nyawa dalam sebuah cerpen narasi. Abaikan urutan langkah di atas jika hal itu membuat kita semakin sulit untuk mulai menulis. Selain itu juga bermanfaat untuk menentukan nilai sugestif apa yang mau diselipkan dalam cerita ini nantinya. Susun konflik dan alur cerita. 2. Temukan tema yang unik dari pengalaman pribadi atau orang lain. Kadang ada yang memulai dari satu tokoh. Jadi segeralah menulis dari langkah manapun yang dianggap paling mudah. Cerita tidak akan hidup tanpa konflik yang unik. Menentukan sebuah tema yang menarik dan unik. perwatakan. 5. 3. Tetapkan tokoh. Empat hal ini nantinya akan berperan penting dalam menciptakan konflik dalam sebuah cerpen narasi.Langkah praktis menyusun cerpen narasi Setiap penulis memiliki cara-cara tersendiri dalam membuat sebuah cerpen narasi. tergantung dimana kita merasa enjoy untuk memulai menulis.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Namun untuk menulis yang diperlukan hanyalah tindakan memproduksi kata-kata. Tetapkan sebuah peristiwa utama yang akan terjadi dalam cerpen narasi tersebut. Bukan mengurutkan setiap langkah-langkah. Hal ini bermanfaat nantinya untuk memfokuskan jalan cerita dan gaya bahasa yang dipakai dalam menulis sebuah cerpen narasi. Semakin unik watak tokoh dan latar yang diciptakan maka konflik yang bisa dirancang akan semakin menarik. Atau bisa juga dari bacaan.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • contoh karangan narasi . Ini adalah langkah sistematis yang bisa ditempuh dalam menyusun sebuah cerpen narasi. 4.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Namun secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Semua itu sah-sah saja. tontonan atau hal-hal lain yang mengusik imajinasi kita. latar dan sudut pandang.AnneAhira.

Latar cerita pun tetap kuat dengan kebudayaan Jepang yang kuat. pengarang jepang tetap kuat dalam membangun metafora yang indah. kita bisa mencarinya pada sebuah situs khusus cerpen Jepang. Pendek tapi Mengena November 21st. Dalam situs tersebut termuat cerpen-cerpen yang sangat singkat. Cerpen adalah sebuah cerita pendek dari satu atau dua alur saja. jumlah kata yang sangat terbatas itu tidak membuat cerpen-cerpen dalam situs tersebut menjadi hambar akan ide dan karakter. Anda bisa mengunjungi yumeko. 2010 | Berbicara soal sastra. Selamat membaca dan menyelami cerpen! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : . Biasanya. Kesadisan dan kengeringan sering kali tergambar dalam karya sastra Jepang dengan cara yang paling sinis ketika disampaikan pada pembaca. Cerpen Jepang biasanya sangat diwarnai budaya lokal yang mereka miliki. Narasi Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Jepang. www. berarti kita bicara soal budaya. Orang-orang kesepian yang merindukan kebebasan.id. Jepang itu sangat mencintai budayanya dan sangat posesif terhadap apa yang menjadi miliknya. Untuk membuka lebih lanjut tentang cerpen-cerpen Jepang. Mereka cenderung kuat dalam membangun sebuah penokohan dalam cerita. Karena.id atau top-pdf. karya sastra tercipta dari sebuah cerminan budaya setempat. Yang terdiri dari kisah tokoh utama yang mengalami satu konflik utama. kali ini kita akan membahas mengenai cerpen Jepang.co. Untuk menemukan cerpen-cerpen Jepang yang bisa dianalisis dengan mudah. Meskipun kumpulan cerpen situs ini sangat terbatas oleh kosa kata.rakuten. Namun.com/kumpulan-cerpen-jepang Dalam web tersebut dibahas mengenai cerpen-cerpen Jepang baik dengan tinjuan semiotik atau sosiologi sastra. Orang-orang yang penuh dengan paradoks yang hidup dalam dunia imajiner. Cerpen Jepang Bicara soal cerpen. cerpen yang dimuat di media cetak terbatas oleh kolom sehing sebuah cerpen harus dibatasi agar tidak terlalu panjang. Menulis. bahkan ada yang 200 huruf.tanpen. Tokoh dan penokohannya tetap berkarakter. Kadang. Cerpen-cerpen yang dibuat maksimal 1000 huruf saja.jp. Kebanyakan cerpen-cerpen Jepang bicara soal tema-tema psikologis. Contoh yang bisa kita ambil adalah Tokoh Musasi karya Eiji Yoshikawa.• • • fungsi dari konflik dalam sebuah cerita fungsi konflik dalam cerita Pengertian konflik & fungsi konflik dalam sebuah cerpen Tags: Cerpen. namun kita dapat menganilis tokoh yang dibangun dalam novelnya adalah memang seorang samurai sejati dengan latar budaya Jepang yang sangat kuat.web. atau plza. sebuah cerpen terdiri atas 500 kata sampai dengan 1000 kata. memang ini adalah sebuah novel. Cerpen-cerpen Jepang biasanya bermain dalam karakter tokoh. Salah satu karya sastra adalah cerpen. Cerpen yang dibuat di media cetak biasanya maksimal 750 kata saja.

pecinta buku atau pecinta cerpen. Bila sembilan anak didik patungan untuk membeli sebuah buku cerpen. tentu Anda ingin agar kuantitas dan kualitas cerpen dalam dunia sastra Indonesia tidak menjadi surut. Padahal masih banyak pelajar. Dan tidak semua anak didik mampu membeli majalah atau Koran demi sebuah cerpen. Keberadaan buku cerpen sangat berguna bagi masyarakat. mencetak buku sendiri dan bahkan memasarkannya pun sendiri. tidak ada salahnya membeli buku cerpen untuk menjadi koleksi Anda.AnneAhira. Jadi antologi cerpen adalah kumpulan cerpen. Entah itu kumpulan cerpen pribadi atau kumpulan cerpen bersama. Jepang. Tentu saja karena dicetak secara indie maka biaya pun sendiri. Buku cerpen adalah sebutan populer bagi orang yang awam dalam dunia kepenulisan dan perbukuan. mendesain cover sendiri. melay-out sendiri. Tetapi bila di dalam satu buku cerpen itu ada 15 penulis maka ke-15 penulis itu bisa saling patungan untuk biaya mencetak buku. tentu beban mereka akan lebih ringan ketimbang membeli sebuah majalah yang hanya memuat satu buah cerpen saja. cerpen biasanya mempunyai durasi halaman dari 5 sampai 12 halaman ukuran kertas A4 dengan spasi 1. Sesuai dengan namanya. 2010 | Bila Anda penggemar cerpen. Antologi adalah kumpulan.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. mahasiswa atau khalayak umum yang masih membutuhkan buku cerpen. Tetapi betapa sulitnya mereka menemukan referensi cerpen yang berkualitas. Contoh sederhana saja. buku cerpen kurang laku untuk dijual.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. Saat ini penerbit kurang mau menerbitkan buku cerpen. mengedit sendiri. Membuat Buku Cerpen Bersama-Sama Bila Anda adalah suka menulis cerpen. Oleh karena itu keberadaan buku cerpen sangat berarti. Mengena.5. di sekolah anak didik diharuskan untuk bisa meresensi sebuah cerpen atau membuat cerpen sebagai tugas bahasa Indonesia. Pendek Posted in Belanja | No Comments » Buku Cerpen = Buku Antologi Cerpen November 21st. Membuat buku cerpen indie berarti mengumpulkan naskah sendiri. mengandung konflik yang padat dan memberi pesan positif kepada pembacanya. Karena biasanya di dalam buku cerpen ada 9 atau 10 cerpen dengan judul berbeda-beda. Ciri-ciri cerpen adalah bisa dibaca dalam sekali duduk. Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek. pasalnya di pasaran.Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Niscaya dengan semakin banyaknya bermunculan buku cerpen-buku cerpen yang . Istilah yang tepat untuk buku cerpen adalah buku antologi cerpen. Salah satu cara untuk tetap mempertahankan kualitas dan kuantitas cerpen bersama-sama adalah dengan cara membuat buku cerpen indie.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Jadi setiap anak didik dapat meresensi satu cerpen dari buku itu.

Apabila . melainkan pendapat pembaca umum. tidak menjamin isinya bagus. cek juga pendapat-pendapat orang tentang buku itu. Terkadang sampul yang sederhana dan tidak menarik justru menyimpan isi cerita yang fantastis. Majalah-majalah khusus cerpen ini harus kita dukung demi perkembangan literasi kita. Cerpen Posted in Hobi | No Comments » Berburu Buku Cerpen Novel November 15th.Jangan malas untuk membaca sinopsis buku cerpen novel yang hendak Anda beli. maka keberadaan buku cerpen dalam dunia sastra pun akan terus tumbuh dan diakui oleh masyarakat. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Tapi. yang covernya oke. Anda tinggal menggunakan fasilitas Google untuk mencari sinopsis buku yang diincar.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Misalnya. Seringkali kita mendapati novel remaja yang isinya terlalu vulgar. Tentu cerita seperti ini tidak baik jika dibaca terlalu sering oleh remaja. Semoga kelak.diterbitkan secara indie ataupun diterbitkan oleh penerbit. tetapi isinya ternyata mendidik. Karena dengan semakin sedikitnya buku cerpen yang terbit maka semakin sedikit juga buku cerpen yang mengalami cetak ulang dan best seller. Bukan endorsement yang ada di sampul. Bahkan novel dengan cap ‘Best Seller’ dan dipajang di rak buku laris. keren dan mendidik. saat menemukan buku kumpulan cerpen. kita terjebak oleh covernya. ternyata terasa biasa-biasa saja saat kita membaca isinya. Selain itu. Tetapi kini sudah ada juga bermunculan majalah-majalah baru yang khusus memuat cerpencerpen. sih. Jangan melihat buku dari sampul luarnya saja. 2010 | Seringkali saat hendak membeli buku cerpen novel. isinya juga oke? Tips Pencarian Buku Cerpen Novel Agar tidak kecewa dengan buku yang dibeli.AnneAhira. “don’t jugde the book by it’s cover”. bagaimana.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Bila tidak ada. ada baiknya Anda mengikuti tips di bawah ini: Cover memang menjadi pemikat pertama dalam memilih novel. Jadi. ingat pepatah lama. nasib buku cerpen akan kembali lagi menjadi primadona. Biasanya sinopsis ada di bagian belakang buku.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • antologi cerpen anak Tags: Antologi. Terkadang ada juga sampul buku kumpulan cerpen yang misterius dan agak vulgar. Menjadi buku yang dicari-cari dan best seller di toko buku. konflik hanya berputar-putar di masalah cinta. dengan cover dan endorsmentnya bagus. memilih buku cerpen novel.

Biasanya ada penerbit yang selalu menerbitkan cerita dengan gaya yang sama. Biasanya cerita yang unik dan melenceng dari pasar. Lihat siapa penerbitnya. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. maka Anda tetap harus menyiapkan budget yang sesuai. seandainya hanya cerita penulis favorit Anda saja yang keren. Di sana Anda bisa mendapatkan aneka buku cerpen novel dengan berbagai macam harga. pastikan buku apa yang Anda incar. Misal penerbit A selalu menceritakan cerita gokil. Tetapi bukan berarti novel yang tipis isinya jelek. Namun.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • buku cerpen cerpen dengan genre yang sama Cerpen remaja vulgar cerpen sinopsis yang ada penerbit dan pengarang semua novel remaja tebal yang sinopsisnya panjang Tags: Berburu. Karena buku dengan bacaan bermutu dan bagus.penulis buku cerpen novel incaran sudah sering Anda baca karyanya.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi. saatnya berburu buku cerpen novel yang bermutu ke toko buku. biasanya agak sedikit mahal. Bila Anda ingin membeli buku asli di bawah harga pasaran. tidak perlu lagi meragukan isi ceritanya. Anda bisa memulai pencarian dari rak paling bawah atau paling tersembunyi. perlu dibaca kembali ulasannya. Bila buku novel tebal. selalu tidak laku. Lihat tebal tipisnya buku cerpen novel yang kita inginkan. tunggu saja book fair. perlu dicatat bahwa tidak laku bukan berarti ceritanya jelek. Apalagi bila bukunya termasuk best seller atau hard cover. Cerpen.AnneAhira. jika si penulis favorit Anda menulis buku kumpulan cerpen secara keroyokan. dan lain sebagainya. Apabila ingin mencari buku cerpen novel yang berkualitas dan haus akan bacaan bermutu. Tapi ingat. Lihat harganya. penerbit B selalu memasukkan unsur seks dalam setiap ceritanya.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.Memilih buku cerpen novel tidak harus mencari buku yang best seller. Sekarang. biasanya ceritanya lebih panjang dan lebih asyik untuk dinikmati. Selamat membaca. Namun. Bila ingin membaca cerpen novel dengan genre-genre yang agak unik. Novel Posted in Belanja | No Comments » . penerbit C khusus menerbitkan buku islami.

turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. yang mencintai dan melestarikan nilai-nilai budaya kita. namun pesan moral yang terkandung di dalamnya bersifat evergreen. Terdiri dari 2 jilid. Meliputi Legenda. dan sebagainya. Masih relevan diletakkan dalam kehidupan masa kini. Berisi 7 cerita.Kumpulan Cerita Rakyat Riau (BKPMP dan Adicita. Terdiri dari 3 jilid. Cerita-cerita rakyat ini pada mulanya disampaikan secara lisan.Cerita Rakyat Betawi (Grasindo. Berisi 24 cerita. 2009). Kekayaan ragam budaya itu salah satunya dapat dilihat dari cerita-cerita rakyat Indonesia. 2003)Kumpulan Cerita Rakyat Pakpak (Yayasan Sada Ahmo. 1996). Terdiri dari 3 jilid Cerita Rakyat Nusantara (Erlangga For Kids.Cerita Rakyat dari Bengkulu (Grasindo. anak bangsa ini. Berisi 67 cerita dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Membaca cerpen cerita rakyat antara lain bermanfaat untuk: Menumbuhkan rasa cinta pada budaya sendiriPewarisan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokalMenumbuhkan imajinasiPendidikan moral Berikut beberapa buku kumpulan cerpen cerita rakyat yang dapat menjadi bahan bacaan: 366 Cerita Rakyat Nusantara (Adicita Karya Nusa).Buku Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Wahyu Media. Jika bukan kita. 2002). 1993). dan Epos (Ruang Kata. jujur. 2002). Terdiri dari 3 jilid. Berisi 10 cerita.Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Grasindo). kumpulan Cerpen Cerita Rakyat Indonesia jelas mengangkat kekayaan budaya Indonesia. mengasihi sesama.Cerita Rakyat dari Pandeglang. Cerita Rakyat dari Surakarta (Grasindo. 33 Cerita Rakyat Menakjubkan (Dar! Mizan. 1993).Cerita Rakyat dari Jember (Grasindo. Dongeng. Berisi 12 cerita. Berisi 366 cerita dari seluruh daerah di Indonesia.Tana Naripi Sosane Basien : Asal Usul Waita ‘Mangaa’ Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. 2002) Mari kita kenali dan cintai kekayaan budaya kita. 2003).Cerita Rakyat dari Sumatera Barat (Grasindo). Berisi 9 cerita. Untuk apa membaca cerpen cerita rakyat? Kuno! Setting atau latar belakang dalam cerpen cerita rakyat memang kuno (karena sudah berusia ratusan tahun). Berisi 7 cerita.Cerita Rakyat dari Jawa Barat (Grasindo. setia kawan. rajin. Masing2 terdiri dari 25 dan 23 cerita).Dongeng Rakyat Kabupaten Rembang (2 jilid. Banten (Grasindo. Terdiri dari 6 jilid. tolong-menolong.Cerita Rakyat dari Jawa Timur (Grasindo. 1998). Namun sekarang. 2005).Cerita Rakyat dari Lombok.Cerita Rakyat dari Yogyakarta (Grasindo. Berisi 16 cerita. 2007). 2008). Berisi 72 cerita. 2009-2010). siapa lagi yang akan melakukannya? .Beratus-ratus suku bangsa yang mendiami kepulauan Indonesia. 2009)Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Terpopuler. 1993). Fabel. misanya: hormat pada orang tua.Gadis Yomngga dan Ular Naga: Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. Terdiri dari 19 cerita. Nusa Tenggara Barat (Grasindo). Mitos. Jika dibandingkan dengan cerpen jenis lain. termasuk yang sudah mulai banyak dilupakan oleh generasi muda. menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kaya dengan keragaman budaya. cerita-cerita rakyat Indonesia ini juga dapat ditemukan di berbagai buku kumpulan cerpen cerita rakyat.

Pangeran yang tahu tipu daya mereka menyuruh merpati . Rakyat Posted in Belanja | No Comments » Kepopuleran Cerpen Cinderella December 2nd. Di tengah-tengah harapannya menghadiri pesta. Dan. Ia dapat mencoba sepatu kaca yang memang miliknya lalu menikahi pangeran. Pangeran yang jatuh hati dengan Cinderella mencari ke seluruh pelosok negeri untuk mengetahui pemilik sepatu tersebut. Berbagai versi mengenai kisahnya pun terdengar di penjuru dunia. Cinderella adalah seorang gadis piatu.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Mereka pun hidup bahagia selamanya. Dikisahkan. sepatu kaca miliknya tertinggal. kebahagiaan Cinderella berakhir setelah ayahnya menikah lagi.AnneAhira. seorang penulis Prancis. pangeran pun jatuh hati. Cinderella hidup bahagia bersama ayahnya. Cinderella menolak keinginan pangeran untuk terus berdansa dengannya. Kisah tersebut merupakan gubahan Charles Perrault. Ibu dan saudara tirinya kerap kali memperlakukan Cinderella layaknya pembantu ketika ayah Cinderella pergi. Saat datang ke pesta. termasuk menghadiri pesta kerajaan.Cinderella diperlakukan seperti pembantu dan tidak pernah diperbolehkan keluar rumah. Namun. Meskipun ibunya telah tiada. muncul ibu peri yang mengubah Cinderella bak seorang putri raja.Alhasil. Cerpen.Itulah kisah populer Cinderella yang sering kita dengar. baik berupa buku maupun cerpen Cinderella. 2010 | Siapa yang tidak tahu Cinderella? Kisah mengenai Cinderella sudah terkenal di bagian dunia mana pun. karena Cinderella diperingatkan ibu peri untuk pulang sebelum jam 12. nasib Cinderella berubah. saudara tiri Cinderella memotong jari-jari kaki mereka agar kakinya bisa masuk ke dalam sepatu kaca. penulis asal Jerman.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Lain lagi dengan versi Grimm bersaudara. Berkat kesabaran dan kebaikannya. Indonesia. penderitaan Cinderella semakin menjadi setelah ayahnya meninggal. Namun.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • kumpulan cerita rakyat surakarta cerita rakyat nusantara jilid 3 erlangga cerpen cerita rakyat cerpen rakyat kumpulan cerita rakyat nusa tenggara barat Tags: Cerita.

ada beberapa judul buku yang menggunakan nama Cinderella. Andini dan Dianne. Cerita Cinderella telah dituang ke berbagai jenis buku. Namun. yang wajahnya mirip dan bertukar peran. kenapa ketiga cerita tersebut menggunakan judul Cinderella? Sebaiknya Anda cari tahu sendiri. Oscar adalah seorang cowok yang malas dan hobi berkelahi.Ceritanya juga diadaptasi ke dalam film dengan versi cerita yang berbeda. tapi punya hobi fotografi.Versi Indonesia ModernCinderella in Paris disebutkan bukan merupakan Cinderella yang biasa. dan Cinderella in Pink (Dyan Nuranindya). Dara kesal karena sepatu kesayangannya hilang. Begitulah kata-kata yang kemudian sering kita dengar. baik dalam bentuk buku maupun film.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Andini yang merupakan seorang gadis desa tiba-tiba harus berubah peran menjadi Dianne yang merupakan sosok wanita kosmopolitan. Di tengah-tengah sakit hatinya. Namun. Three Days Cinderella (Agnes Jessica). “Cinderella” dalam cerita ini adalah Saras.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.Ada banyak kisah yang menyerupai Cinderella.Hidup Bahagia Selamanya“Hidup bahagia selamanya” adalah kata-kata yang kemudian tampak seperti stereotip Cinderella. Sepulangnya dari Amerika. Ia pun memilih menjadi backpacker dan pergi ke Eropa. Teman dekatnya justru berubah menjadi musuh. Kita tidak mungkin bisa “hidup bahagia selamanya” seperti Cinderella.Nah. Semua kisah tersebut tetap fokus kepada Cinderella. seperti buku bergambar dan buku cerita. Ia adalah seorang perempuan yang menginjak usia matang tapi belum mengakhiri masa lajangnya. Ceritanya berkisah tentang dua orang perempuan. Dara. Ada Ever After yang diperankan oleh Drew Barrymore hingga Cinderella Story yang diperankan oleh Hillary Duff. meskipun sebenarnya tokoh dan ceritanya tidak sejalan dengan kisah Cinderella yang asli. Karena gerah dicap perawan tua. ia bertekad mengejar karier. lama kelamaan ia bosan dengan perjalanan kariernya. seperti Cinderella in Paris (Sari Musdar).comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif.Buku Cinderella in Pink juga berbeda dengan kisah Cinderella pada umumnya. Di Indonesia. Dan ia semakin kesal saat Oscar mulai ikut campur segala urusannya.Agenda J00-2007027969 View the original article here .AnneAhira. tetapi dibawakan dengan gaya yang berbeda. Begitu pula dengan cerita Cinderella dalam bentuk buku. ia pergi ke Jogja karena mengetahui banyak tempat indah di sana. seorang cewek yang cuek dan punya penampilan ajaib berhasil menarik perhatian Oscar. Saras bertemu dengan seorang pria.mematuki mata mereka hingga buta. Oscar mulai mengenal Dara setelah ia jadi sasaran sepatu dekil milik Dara. Hidupnya kemudian diwarnai masalah. penyamaran mereka akhirnya terbongkar. Buku Three Days Cinderella lain lagi.

” ajaknya. “Aku tak mengerti. salah satunya adalah cerpen tentang cinta pertama. Aku berjalan dalam bayangannya untuk menghindari panasnya sinar matahari. Aku hampir tak mendengar kata-katanya yang menerangkan tentang kotoran kelincinya yang berbau menyengat.” kataku masih dengan nada keheranan. Serba salah dan salah tingkah. Aku bengong menatap dirinya. Beragam cerita dapat kita tuangkan dalam sebuah cerpen. Baru pertama kalinya aku menatap mata coklatnya yang indah. Tubuhku terasa melayang. Bergoyang-goyang ke sana kemari. Singkong di Ladang Gersang “Kecil sekali singkongnya. Aku pandangi caranya mencabut singkong. Mata itu begitu berbinar penuh semangat hidup.” katanya. Aku perhatikan kaki-kakinya yang jenjang. baru kau boleh percaya padaku.” katanya. dan memungkinkan selesai dalam sekali baca.” katanya sambil memberikan sekantong kotoran kelinci. “Pakai kotoran kelinciku. Cinderella. Kali ini dia menatapku. “Hamburkan ini. “Pakai pupuk apa?” tanyaku lirih tanpa ada asa yang terbayang. Biar nanti tidak terlalu kecewa. “Lihat saja nanti. “Kau tak percaya aja dulu. Hatiku berdekup begitu kencang. “Kalau menanam sekali lagi. Aku membeku. Rasanya aku belum pernah seperti ini. kita mulai dari sini. “Ayo. Tak sanggup aku berdiri atau duduk. Di siang hari yang panas. Hatiku begitu tenang walau degupan jantungku terus saja bergemuruh. Kepopuleran Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Cinta Pertama: Singkong di Ladang Gersang November 30th. Kau tak harus terlalu percaya dengan apa yang aku katakan.” kataku senang. “Jangan.” jawabnya dengan penuh keoptimisan. Saat dia melirik atau melihatku.Incoming search terms for the article: • kisah hidup cinderella yang asli Tags: Cerpen.” katanya lembut. Aku pegangi daun-daun singkong yang sudah dipetiknya. Nanti kalau memang apa yang aku ucapkan benar. Aku iringi langkahnya. bukan? Cerpen adalah sebuah bacaan singkat. . Aku merasa damai. Aku bingung mengapa aku bisa begini. “Cinta pertamakah ini?” kataku membatin. kita pupuk ya. “Hebatkah kotoran kelinci?” tanyaku dengan ketakjuban yang tak kusembunyikan. aku merasa dingin. “Apa maksudmu?” tanyaku heran.” terangnya tanpa menatapku. Aku seperti nyiur melambai ditiup angin. “Lihat saja dulu buktinya.” jawabnya pasti.” kataku sedih. Aku mengambil kantong itu dengan tangan bergetar. pendek. Kali ini aku tak berani memandang matanya. Aku semakin gugup. Aku gugup sekali. “Aku percaya padamu. Mata coklat itu membuat aku gugup. Berikut adalah sebuah cerpen tentang cinta pertama yang mungkin bisa menginspirasi Anda untuk mencoba menulis kisah Anda dalam sebuah cerpen. aku coba palingkan wajahku. 2010 | Anda tentu sudah sering mendengar istilah cerita pendek. Seminggu kemudian dia mendatangiku lagi.

2010 | Harian Kompas adalah surat kabar ternama yang termasuk beroplah tinggi dan beredar cukup merata di penjuru tanah air. Aku senang bahwa kotoran dan urin kelinci memang hebat. Gersang. Dia tersenyum. sudahkah Anda mendapatkan gambaran dari cerpen tersebut? Jika Iya. Aku senang.Aku berharap bertemu dengannya. Ladang. “Bagus juga untuk pupuk. Setiap hari aku pandangi stek-stek singkong yang mulai menyembulkan daun-daunnya yang hijau. Tubuhku terasa semakin enteng bak kapas mendengar pujiannya. Memang tak kupupuk cintaku dengan kotoran dan urin kelinci. Tapi aku tak menemukan kasihku. Tapi sejak penanaman itu.” katanya. Aku mulai berpikir untuk tidak percaya sebelum ada buktinya. Sajian berita yang lengkap dan mendalam menjadi andalan harian yang lahir pada 28 Juni 1965 ini. “Benarkah?” kataku tak percaya. *** Nah. kali ini aku tak sanggup mencium bau urin kelinci yang begitu menyengat.” katanya. Selamat mencoba! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www.AnneAhira. Aku merasakan lara hati dan jiwa karena cinta pertamaku tertanam kembali ke dalam gundukan tanah tempatku menancapkan stek-stek singkong berikutnya. Aku tak mengerti makna senyumannya. Singkongnya besar-besar. “Bau sekali. Tapi aku tak bahagia. Tapi cintaku masih seperti singkong di ladang gersang. Mari kita buktikan. Bagaimana. Cinta. tunggu apa lagi? Mulailah menulis cerpen versi Anda sendiri. Kini kau mulai dengan tidak percaya. Ladang gersang itu kini sudah subur. Pertama. “Ya. . Namun rasanya cintaku tumbuh lebih subur dari singkong-singkong yang kami tanam. tapi bau ini kan membuat singkong kita tumbuh lebih subur. “Kau murid yang cerdas.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • cerpen apa kabar cinta Tags: Cerpen.” kataku. Singkong Posted in Belanja | No Comments » Ruang Cerpen Kompas yang Menjadi Idola November 27th.” Dalam kegugupanku. aku tak bertemu lagi dengannya hingga panen tiba.” terangnya sambil tersenyum.“Ini urin kelinci.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Aku bayangkan kami berdua berjalan bersama di ladang singkong itu sambil bercerita tentang apa yang akan kami lakukan bila panen nanti.

Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. Kompas. Agus Noor. Penyebaran Kompas yang cukup luas di tanah air dan kualitas isinya membuat ruang cerpen harian ini menjadi salah satu yang diminati pula. Dalam cerpen-cerpen Kompas bisa ditemukan nuansa lokal dan luar yang sama menariknya. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Ketertarikan para penulis berlomba-lomba mengirimkan cerpen ke Kompas membuat seleksi yang terjadi cukup ketat hingga terpilih karya terbaik layak muat. dan Ripin : Cerpen Kompas Pilihan 2005-2006. Kebaruan (orisinilitas) ini berlaku pada tema. Djenar Maesa Ayu. dan lainnya. Antologi Cerpen Kompas Tahun 1992 Kompas memulai tradisi membuat buku kumpulan cerpen yang pernah dimuat di media tersebut. Seno Gumira Ajidarma. Para penulis yang karyanya telah dimuat di Kompas antara lain Danarto. Editor dan timnya akan menentukan beberapa cerpen untuk dimasukkan dalam antologi. Dalam penyusunan buku ini dilakukan proses pemilihan cerpen dari semua naskah yang pernah dimuat dalam Kompas. mengingat hal ini sangat terkait dengan selera editor yang bisa jadi berbeda dengan masyarakat awam.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. yang membuatnya unik dan berbeda dengan yang lain. isi. Namun. Toh tetap saja kumpulan cerpen Kompas dinanti sebagai pustaka yang menambah kekayaan khasanah sastra tanah air. Tanpa disadari harian Kompas menjadi semacam “standar” bagi seorang penulis agar karyanya “diakui”. Ruang . dan cara bercerita. I Nyoman Darma Putra dalam kata pengantarnya di Buku Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 menyebutkan bahwa tak sedikit mahasiswa Australia yang meneliti tentang cerpen lantas mengambil contoh cerpen yang dimuat di Kompas. Beberapa judul antologi cerpen Kompas yang telah terbit adalah Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas. Idola. Karakteristik Cerpen Kompas Cerpen yang dimuat rata-rata mempunyai nilai original. Ratna Indraswari Ibrahim.Salah satu rubrik tetap yang menarik adalah halaman seni dan hiburan. Eka Kurniawan. Cerpen Kompas Cerpen Kompas seakan-akan telah dianggap sebagai barometer cerpen koran Indonesia yang terus tumbuh. alur. Menjadi.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Kriteria pemilihan editor terkadang menuai pro dan kontra. Di bagian seni khususnya. ruang cerpen dan puisi seolah menjadi penyeimbang berita-berita yang dinamis setiap harinya. nama besar dan penyebaran Kompas yang tak diragukan lagi membuat asumsi ini terus berkembang sampai sekarang.AnneAhira. Meskipun tak berarti karya fiksi di harian lain tak kalah apik dan mengesankan. Penggunaan kata-kata kasar dan kurang beretika dihindari serta tak menyinggung SARA.

Berupa cerita atau kisah Unsur pelaku sangat menonjol. Tanpa karangan ini cerpen akan terasa garing dan sepi. 2010 | Cerpen Narasi terdiri dari dua kata yaitu cerpen dan narasi. Karangan narasi membuat kita mampu merasakan kisah dalam sebuah tulisan. Namun bukan berarti karangan narasi tidak bisa kita temukan pada karangan non-fiksi. novel. Secara sederhana definisi dari narasi adalah sebuah karangan yang menceritakan sejelas-jelasnya gambaran dari suatu peristiwa atau konflik. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek sehingga beberapa ahli bahasa sering mendefenisikannya sebagai sebuah karangan yang bisa dibaca sekali duduk. Disusun dengan gaya bahasa yang logis berdasarkan fakta. Narasi ekspositorik (narasi teknis) Yaitu sebuah narasi yang tersusun atas fakta dan data-data yang sebenarnya. Biasanya kita temukan pada cerita-cerita fiksi seperti cerpen narasi. Oleh karena itu karangan narasi sering kita temukan pada cerpen. tidak memasukkan unsur sugesti didalamnya dan harus objektif. novelet dan sejenisnya. kisah inspiratif dan sebagainya. . Narasi sugestif Yaitu ada nilai sugesti atau nilai terselubung yang disisipkan dalam karangan tersebut. Ada tiga hal yang membangun sebuah karangan narasi yaitu: 1. Susunan yang sistematis Jadi cerpen narasi adalah suatu istilah yang timbul kemudian yang menggambarkan bahwa karangan tersebut adalah menceritakan tentang kisah fiktif yang fokus pada satu konflik dan tidak terlalu panjang. Jenis Karangan narasi Secara umum karangan narasi ada dua jenis yaitu: 1. Pengertian Sedangkan narasi sering diartikan sebagai cerita. Tokoh yang ditonjolkan biasanya hanya satu orang. novel dan karangan fiksi lainnya. Secara lebih khusus cerpen dapat dicirikan sebagai sebuah karangan yang memiliki efek tunggal dan fokus pada sebuah konflik. Narasi jenis ini biasanya banyak ditemukan pada tulisan nonfiksi seperti autobiografi. kisah inspiratif dan sejenisnya juga memakai karangan narasi. 2. Karangan nonfiksi seperti memoar. 3. Karangan narasi juga memberikan nilai estetika sehingga tulisan kita terlihat lebih semarak. Disini pengarang mencoba menyampaikan pesan-pesan melalui kisah-kisah indah yang dirangkaikan lewat kata-kata.Posted in Belanja | No Comments » Menulis Cerpen Narasi Yuk! November 22nd. Fungsi karangan narasi Fungsi karangan narasi sangat penting dalam sebuah cerpen. 2.

Hal ini bermanfaat nantinya untuk memfokuskan jalan cerita dan gaya bahasa yang dipakai dalam menulis sebuah cerpen narasi.AnneAhira. Peristiwa adalah penjabaran dari konflik dalam sebuah cerita. 2. Tetapkan tokoh. Namun untuk menulis yang diperlukan hanyalah tindakan memproduksi kata-kata. 4. Empat hal ini nantinya akan berperan penting dalam menciptakan konflik dalam sebuah cerpen narasi. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Konflik merupakan nyawa dalam sebuah cerpen narasi. Menentukan sebuah tema yang menarik dan unik. Bukan mengurutkan setiap langkah-langkah. Atau bisa juga dari bacaan. Abaikan urutan langkah di atas jika hal itu membuat kita semakin sulit untuk mulai menulis. Temukan tema yang unik dari pengalaman pribadi atau orang lain. Terlebih dahulu tentukan tema apa yang akan diangkat menjadi sebuah cerpen narasi yang memikat. Tetapkan sebuah peristiwa utama yang akan terjadi dalam cerpen narasi tersebut. Cerita tidak akan hidup tanpa konflik yang unik. Semakin unik watak tokoh dan latar yang diciptakan maka konflik yang bisa dirancang akan semakin menarik. Susun konflik dan alur cerita. Gambarkan peristiwa-peristiwa utama. ada juga yang menyusun ending terlebih dahulu baru menyusun konflik dan sebagainya. 5. perwatakan.Agenda J00-2007027969 View the original article here . 3. Ini adalah langkah sistematis yang bisa ditempuh dalam menyusun sebuah cerpen narasi. Namun secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut: 1.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. tontonan atau hal-hal lain yang mengusik imajinasi kita. Semua itu sah-sah saja.Langkah praktis menyusun cerpen narasi Setiap penulis memiliki cara-cara tersendiri dalam membuat sebuah cerpen narasi. Kadang ada yang memulai dari satu tokoh. Jadi segeralah menulis dari langkah manapun yang dianggap paling mudah. latar dan sudut pandang. Tetapkan pembaca sasaran. Selain itu juga bermanfaat untuk menentukan nilai sugestif apa yang mau diselipkan dalam cerita ini nantinya. tergantung dimana kita merasa enjoy untuk memulai menulis.

kali ini kita akan membahas mengenai cerpen Jepang. Cerpen Jepang Bicara soal cerpen. Tokoh dan penokohannya tetap berkarakter.co. Kadang. www. Orang-orang yang penuh dengan paradoks yang hidup dalam dunia imajiner. Dalam situs tersebut termuat cerpen-cerpen yang sangat singkat.Incoming search terms for the article: • • • • contoh karangan narasi fungsi dari konflik dalam sebuah cerita fungsi konflik dalam cerita Pengertian konflik & fungsi konflik dalam sebuah cerpen Tags: Cerpen. Cerpen yang dibuat di media cetak biasanya maksimal 750 kata saja. Kesadisan dan kengeringan sering kali tergambar dalam karya sastra Jepang dengan cara yang paling sinis ketika disampaikan pada pembaca. Menulis.rakuten. Latar cerita pun tetap kuat dengan kebudayaan Jepang yang kuat.web.com/kumpulan-cerpen-jepang Dalam web tersebut dibahas mengenai cerpen-cerpen Jepang baik dengan tinjuan semiotik atau sosiologi sastra. Salah satu karya sastra adalah cerpen. Karena. Cerpen-cerpen Jepang biasanya bermain dalam karakter tokoh.tanpen. Untuk menemukan cerpen-cerpen Jepang yang bisa dianalisis dengan mudah. Anda bisa mengunjungi yumeko. Namun. Kebanyakan cerpen-cerpen Jepang bicara soal tema-tema psikologis. Cerpen Jepang biasanya sangat diwarnai budaya lokal yang mereka miliki. Biasanya. sebuah cerpen terdiri atas 500 kata sampai dengan 1000 kata. Cerpen adalah sebuah cerita pendek dari satu atau dua alur saja.id. Selamat membaca dan menyelami cerpen! . cerpen yang dimuat di media cetak terbatas oleh kolom sehing sebuah cerpen harus dibatasi agar tidak terlalu panjang. atau plza. Pendek tapi Mengena November 21st. Mereka cenderung kuat dalam membangun sebuah penokohan dalam cerita. Cerpen-cerpen yang dibuat maksimal 1000 huruf saja. Meskipun kumpulan cerpen situs ini sangat terbatas oleh kosa kata. Untuk membuka lebih lanjut tentang cerpen-cerpen Jepang.jp. Jepang itu sangat mencintai budayanya dan sangat posesif terhadap apa yang menjadi miliknya. karya sastra tercipta dari sebuah cerminan budaya setempat. 2010 | Berbicara soal sastra. Narasi Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Jepang. Yang terdiri dari kisah tokoh utama yang mengalami satu konflik utama. pengarang jepang tetap kuat dalam membangun metafora yang indah. jumlah kata yang sangat terbatas itu tidak membuat cerpen-cerpen dalam situs tersebut menjadi hambar akan ide dan karakter. kita bisa mencarinya pada sebuah situs khusus cerpen Jepang.id atau top-pdf. memang ini adalah sebuah novel. Orang-orang kesepian yang merindukan kebebasan. berarti kita bicara soal budaya. Contoh yang bisa kita ambil adalah Tokoh Musasi karya Eiji Yoshikawa. namun kita dapat menganilis tokoh yang dibangun dalam novelnya adalah memang seorang samurai sejati dengan latar budaya Jepang yang sangat kuat. bahkan ada yang 200 huruf.

mahasiswa atau khalayak umum yang masih membutuhkan buku cerpen. Salah satu cara untuk tetap mempertahankan kualitas dan kuantitas cerpen bersama-sama adalah dengan cara membuat buku cerpen indie. Entah itu kumpulan cerpen pribadi atau kumpulan cerpen bersama. Contoh sederhana saja. pasalnya di pasaran. Saat ini penerbit kurang mau menerbitkan buku cerpen. Bila sembilan anak didik patungan untuk membeli sebuah buku cerpen.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. buku cerpen kurang laku untuk dijual. Karena biasanya di dalam buku cerpen ada 9 atau 10 cerpen dengan judul berbeda-beda. Keberadaan buku cerpen sangat berguna bagi masyarakat. Jadi antologi cerpen adalah kumpulan cerpen. Istilah yang tepat untuk buku cerpen adalah buku antologi cerpen.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. cerpen biasanya mempunyai durasi halaman dari 5 sampai 12 halaman ukuran kertas A4 dengan spasi 1. melay-out sendiri. di sekolah anak didik diharuskan untuk bisa meresensi sebuah cerpen atau membuat cerpen sebagai tugas bahasa Indonesia. tentu Anda ingin agar kuantitas dan kualitas cerpen dalam dunia sastra Indonesia tidak menjadi surut.5. Membuat Buku Cerpen Bersama-Sama Bila Anda adalah suka menulis cerpen. Antologi adalah kumpulan.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. mencetak buku sendiri dan bahkan memasarkannya pun sendiri. . Pendek Posted in Belanja | No Comments » Buku Cerpen = Buku Antologi Cerpen November 21st. pecinta buku atau pecinta cerpen. 2010 | Bila Anda penggemar cerpen. Jadi setiap anak didik dapat meresensi satu cerpen dari buku itu. Tetapi betapa sulitnya mereka menemukan referensi cerpen yang berkualitas. mengandung konflik yang padat dan memberi pesan positif kepada pembacanya. Ciri-ciri cerpen adalah bisa dibaca dalam sekali duduk. Sesuai dengan namanya.AnneAhira. tentu beban mereka akan lebih ringan ketimbang membeli sebuah majalah yang hanya memuat satu buah cerpen saja. tidak ada salahnya membeli buku cerpen untuk menjadi koleksi Anda. Jepang.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Buku cerpen adalah sebutan populer bagi orang yang awam dalam dunia kepenulisan dan perbukuan. Mengena. Oleh karena itu keberadaan buku cerpen sangat berarti. Membuat buku cerpen indie berarti mengumpulkan naskah sendiri. Padahal masih banyak pelajar. mengedit sendiri. Dan tidak semua anak didik mampu membeli majalah atau Koran demi sebuah cerpen. mendesain cover sendiri. Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek.

Jangan melihat buku dari sampul luarnya saja. konflik hanya berputar-putar di masalah cinta.AnneAhira. Misalnya. Biasanya sinopsis ada di bagian belakang buku. Tapi.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • antologi cerpen anak Tags: Antologi.Jangan malas untuk membaca sinopsis buku cerpen novel yang hendak Anda beli. ingat pepatah lama. Niscaya dengan semakin banyaknya bermunculan buku cerpen-buku cerpen yang diterbitkan secara indie ataupun diterbitkan oleh penerbit. yang covernya oke. memilih buku cerpen novel. Terkadang ada juga sampul buku kumpulan cerpen yang misterius dan agak vulgar. Tetapi bila di dalam satu buku cerpen itu ada 15 penulis maka ke-15 penulis itu bisa saling patungan untuk biaya mencetak buku. Seringkali kita mendapati novel remaja yang isinya terlalu vulgar. 2010 | Seringkali saat hendak membeli buku cerpen novel. dengan cover dan endorsmentnya bagus. isinya juga oke? Tips Pencarian Buku Cerpen Novel Agar tidak kecewa dengan buku yang dibeli. Bahkan novel dengan cap ‘Best Seller’ dan dipajang di rak buku laris. ternyata terasa biasa-biasa saja saat kita membaca isinya. Menjadi buku yang dicari-cari dan best seller di toko buku. Karena dengan semakin sedikitnya buku cerpen yang terbit maka semakin sedikit juga buku cerpen yang mengalami cetak ulang dan best seller.Tentu saja karena dicetak secara indie maka biaya pun sendiri. Semoga kelak. nasib buku cerpen akan kembali lagi menjadi primadona. Terkadang sampul yang sederhana dan tidak menarik justru menyimpan isi cerita yang fantastis. kita terjebak oleh covernya. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Tetapi kini sudah ada juga bermunculan majalah-majalah baru yang khusus memuat cerpencerpen. Cerpen Posted in Hobi | No Comments » Berburu Buku Cerpen Novel November 15th. saat menemukan buku kumpulan cerpen. Jadi.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. bagaimana. “don’t jugde the book by it’s cover”. Tentu cerita seperti ini tidak baik jika dibaca terlalu sering oleh remaja. ada baiknya Anda mengikuti tips di bawah ini: Cover memang menjadi pemikat pertama dalam memilih novel. sih.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. maka keberadaan buku cerpen dalam dunia sastra pun akan terus tumbuh dan diakui oleh masyarakat. tidak menjamin isinya bagus. tetapi isinya ternyata mendidik. Bila tidak . Majalah-majalah khusus cerpen ini harus kita dukung demi perkembangan literasi kita. keren dan mendidik.

biasanya agak sedikit mahal. Tetapi bukan berarti novel yang tipis isinya jelek. Biasanya cerita yang unik dan melenceng dari pasar. Bila buku novel tebal. Apabila ingin mencari buku cerpen novel yang berkualitas dan haus akan bacaan bermutu. Anda bisa memulai pencarian dari rak paling bawah atau paling tersembunyi.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. jika si penulis favorit Anda menulis buku kumpulan cerpen secara keroyokan. Lihat siapa penerbitnya. Bukan endorsement yang ada di sampul. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi. Biasanya ada penerbit yang selalu menerbitkan cerita dengan gaya yang sama. Sekarang. Anda tinggal menggunakan fasilitas Google untuk mencari sinopsis buku yang diincar. Karena buku dengan bacaan bermutu dan bagus. Selamat membaca. Lihat tebal tipisnya buku cerpen novel yang kita inginkan. Apalagi bila bukunya termasuk best seller atau hard cover.Memilih buku cerpen novel tidak harus mencari buku yang best seller. tunggu saja book fair. dan lain sebagainya. maka Anda tetap harus menyiapkan budget yang sesuai. perlu dibaca kembali ulasannya. Misal penerbit A selalu menceritakan cerita gokil.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif.ada. perlu dicatat bahwa tidak laku bukan berarti ceritanya jelek.AnneAhira. Di sana Anda bisa mendapatkan aneka buku cerpen novel dengan berbagai macam harga. cek juga pendapat-pendapat orang tentang buku itu. Selain itu. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. pastikan buku apa yang Anda incar. saatnya berburu buku cerpen novel yang bermutu ke toko buku.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • buku cerpen cerpen dengan genre yang sama Cerpen remaja vulgar cerpen sinopsis yang ada penerbit dan pengarang semua novel remaja tebal yang sinopsisnya panjang . Lihat harganya. Tapi ingat. Namun. Namun. Apabila penulis buku cerpen novel incaran sudah sering Anda baca karyanya. penerbit C khusus menerbitkan buku islami. biasanya ceritanya lebih panjang dan lebih asyik untuk dinikmati. Bila Anda ingin membeli buku asli di bawah harga pasaran. melainkan pendapat pembaca umum. penerbit B selalu memasukkan unsur seks dalam setiap ceritanya. seandainya hanya cerita penulis favorit Anda saja yang keren. Bila ingin membaca cerpen novel dengan genre-genre yang agak unik. tidak perlu lagi meragukan isi ceritanya. selalu tidak laku.

Cerpen.Tags: Berburu. Novel Posted in Belanja | No Comments » .

• • • • Tentang Kami Sejarah Kami Dewan Redaksi Hubungi Kami ○ Download  Blackberry Launcher Cerpen: Tubuh yang Bersekutu 8Jul2008 Filed under: Cerpen Author: admin Visited 470 times. perempuan lantang dan taat. di padang-padang kebun kelapa. di beranda. Sepasang mata tuanya yang kelabu masih cermat melihat setiap tamu atau orang yang mendekat. mengunyah sirih. satu-satunya yang dinanti Nalan dengan dada berdebar adalah detak kaki seseorang (kadang dari arah tak biasa) yang iramanya mulai ia hafal. nyaring menggirik dinding papan seakan hendak merobohkan. atau berdendang sendirian. jenjang rumah gadang itu perlahan sepi dari langkah kaki mereka yang datang bertandang. belukar pandan yang tak teranyam. Pelan. Tapi hanya gedesau angin lewat di jendela. penuh perasaan. kejayaan yang terpuruk. Kini. Nalan menduga-duga adalah yang dinanti bakal tiba. Memandang sisa-sisa kebun kelapa yang menua. Nenek yang selalu duduk di beranda. Di kamarnya. kakeknya sendiri sudah lama bernisan di halaman belakang. di antara pohon langsat dan batang pinang. tak kalah nyaring suara genta. tak hendak memakai tongkat. dan sesekali terhenti entah pada anak tangga ke berapa – pertanda si empunya langkah juga tak kalah berdebar – meski ia berhasil luput dari sergapan sepasang mata. sapi tinggal tak seberapa. 2 so far today Tubuh yang Bersekutu Oleh: Raudal Tanjung Banua Dimuat di harian Koran Tempo. sedikit demi sedikit. sedikit irama yang tersisa dari masa jaya kakek-neneknya. 27 Juni 2004 PADA hari kedelapan kepulangan Nalan. Atau suara kumbang. Jauh di luar. . kekokohan rumah gadang – lambang kebesaran masa silam. Tinggal Sang Nenek. Selebihnya. lalu berpusing di runcing bubungan rumah. ayunan leher sapi-sapi berpunuk.

Nenek suka membanggakannya. Nalan pun menyenanginya). itu terang melanggar adat dan aturan. “Tak guna baju baru dan lamang-tapai (1). Padahal. sedang kau puasa pun tidak!” Nalan juga tahu. tak tahu diuntung. Paman hanyalah anak pungut – meski masih saudara jauh – yang ditampung Nenek sejak di masa jaya. ia meminta uang buat anak-istrinya (yang tinggal di seberang sungai) Nenek menceramahinya. Ah. Nalan pun memendam kecewa sebenarnya. berenang-renang tak sampai tepi. Tapi mungkin nanti malam saja. kepada Paman. “Hei berakit-rakit tak sampai hulu. Nenek akan marah. cucu Mak sukses punya segalanya. nanti belajarnya terganggu. tak tidak seorang istri!” Membayangkan ceritanya – disampaikan Etek Talimah dengan upaya seperti aslinya – Nalan menduga Nenek berpantang kalah. selagi Nenek sibuk menyiapkan kenduri kepulanganmu. Setiap kawan Nalan datang. tidak seperti kau: punya istri. maka seseorang – yang ditunggu Nalan – memilih selalu datang pada saat Nenek tak di rumah.Begitulah caranya memelihara rasa berkuasa. Nalan tahu penyebabnya. Terlambat mengeluarkan sapi di kandang. apa urusan dengang sang cucu. lama . “Kau pasti lelah dalam perjalanan. pernah Paman berbalas kata. Si Etek. sekolahmu musti tinggi. sebaiknya sekarang. ia kembali membayangkan Paman Umang sebagai Si Malanca – sosok dalam cerita kanaknya – yang mengundang gelak tawa. fasih benar menirukan Nenek. Sejak hari pertama kepulangan Nalan. Dan seperti biasa. Tak jarang misalnya. selagi menjaga diri. ia sukses di rantau. mengendap dalam gelap. Dasar tak tahu diri!” Itu semisal kalimat yang kerap terucap. ia termenung tiba-tiba. sebelum itu. anak gadis mencari anak laki. kepada Muna. Nalan menatap punggung Paman Umang yang kurus membungkuk. “Terima kasih. ada saja bahan. Apa patut kau mencari cucuku?! Pergilah. yang tak lain adik kandung ayah Nalan. Nalan. “Lihat. Bagaimana kalau Paman carikan tukang pijat?” Nalan tak menolak. Atau tengah malam. Buyung. Sejak dahulu: jauh ketika Nalan masih remaja tanggung di kampung. sang Nenek tak langsung mengizinkan bertemu. kau jagalah cita-citamu. Yang penting ibadahmu. Nenek ikhlas kau tinggalkan!” Seperti Muna yang diberi kata-kata. Paman. Tapi pahit hidup tak menjauhkannya dari gelak-tawa. Baiknya. hingga ke seberang tak apa. Dan kau tukang menghabiskan!” Nalan paham itu menyakitkan. “Apa katamu! Tak sembarang cucuku meminang orang. “Ya. Ia menawarkan. ia bergegas menjemput si tukang pijat. Nah.” “Mmm. dari pantun gembira. dengan mata menerawang. Sedang kepada Nalan ia selalu berkata. si Nenek suka memberinya kata-kata. Nalan. dari arah yang tak biasa. syukur-syukur sudah ditampung!” Bila Hari Raya. Paman Umang – yang mengurus kebun dan sapi – sudah paham apa yang harus dilakukannya. punya gelar dan selalu berkirim uang. hahaha…. nasib banyak lelaki. di saat gembira.” laki-laki yang mulai beruban itu terpingkal. begitulah nasib diriku. Begitulah Sang Paman. Dan benar. membuat mereka tak berdaya. Dan bila yang datang anak perempuan. “Dasar pemalas. tubuhmu mesti dipijat dulu. banyak gadis menyenangi Nalan (salah satunya Muna. hidup Paman tak berubah. sampai selesai bertanya ini-itu: dari mana hendak ke mana. Pintu dapur! *** SEMUA sudah diatur. sampai petatah-petitih yang dibengkokkannya. agar selamat lahir-batin. ah memuakkan! Meskin konon. namun terkadang sukar diduga. sudah terbalik zaman sekarang rupanya. “Tak pantas engkau berkarib dengan perempuan. “He. mungkin kawan satu sekolah dengan Nalan atau gadis kampung. kepada siapa saja. Atau duduk di tubir jenjang. Tanpa buang waktu. Tahu sikap itu belum hilang. Nenek dengan enteng – dan lantang – bilang. ayahnya penjudi! Kau juga penjudi! Lengkap sudah!” Memang.

” Nalan terguncang. lebih kurus. “Ada berkabar kau pulang. tak senang-senang.” “Tapi kau sering memijat orang. kawan yang sudah lama berpisah badan. walau diam-diam.” potong Nalan. bukan?” O. tapi tak mau larut dalam sentimentil itu. seperti nyeri di hati. Kawan. mungkin tak cukup sekali dua kupijatkan.” kata Ginjam setelah lama saling diam. seketika itu juga Ginjam mesti melaksanakan tugasnya memijat. eh. Tahulah Nalan mengapa Ginjam mesti dijemput selagi neneknya tak di rumah: bukankah Ginjam murid mengaji yang dulu tak disukai Nenek? Itu berlanjut sampai remaja. sehari datang. Dan ternyata tukang pijak itu Ginjam. Ah. mengapa aku menjadi tukang pijat?” Ah. “Kau lupa? Kakekku tak hanya pandai bakaba atau bercerita. terlebih Paman punya perhatian kepada Nalan. Tak ada waktu untuk bermain perasaan sekarang. “Ah. kurasa tidak. agaknya membuatnya tak lagi mudah memahami maksud kawan sendiri. Nalan terdiam mengenangnya. tak banyak yang berubah padanya – ia tahu dari mencuri pandang. di samping sebagai parewa (3) dan tukang cerita. lalu menyesal. Bagaimana ia bisa lupa? Bukankah kakek Ginjam pernah menjadi bagian hidupnya di kampung. akhirnya karam sendiri!” begitu katanya berumpama. Dan nyatanya sampai sekarang. tak mungkin perempuan) telungkup-telentang di ranjang. “Ya.” kata Nalan. meski agak pucat kulihat. tanpa pertimbangan. hahahahaha…. Entah mengapa. Nalan pun begitu. tidak yang lain! Tidak bercerita. Lumayan menghibur. Maka dengan sebentuk kegeraman. lebih dari yang diduga. karena Ginjam dianggap suka berbuat onar. karena dengan sarung dan punggung terbuka. seperti menguji.” “Karena rantau meminta terlalu banyak. bahkan tidak melepas rindu! Barulah setelah semuanya selesai. tubuhnya telah telungkup di ranjang! Bagai tak sempat berkedip. Ginjam tak mengerti! Jarak dan waktu. Nalan seakan tak kuasa menatap Ginjam. giliran Nalan merasa bodoh! Ia bagai terpukul benda tumpul.” . Terbukti. Kau tahu. Ginjam tertawa lagi. ia mengerti belaka hubunga mereka. Nalan. mencari upah. “Mengapa harus memijat?” tanyanya dengan nada ganjil. dengan ceritanya yang liar? Dan si Kakek. kurasa malah kian hitam. rasa benci itu tak kunjung hilang. Maklum Nenek Guru belum berubah padaku. Terpaksa Ginjam yang kembali buka suara. kau lebih putih. “Badanmu terlalu lelah. hilir-mudik dari pematang ke pematang. Selain tambah hitam. Untunglah Ginjam tertawa menanggapi. langsung dicarikan tukang pijat. dari mana kau belajar memijat?” kata Nalan akhirnya. Ginjam berkata – antara kiasan dan harfiah. Ginjam terpana.” hampir saja Nalan terisak. menikmati jari-jari Ginjam yang jantang (2). tapi aku ragu datang. seperti hendak menuntaskan persoalan badan. Untung Paman mempertemukan kita. matahari di kampung kita tambah garang saja. “Maksudmu. sambil membayangkan tubuh lelaki (tentu. ia merenggut pakaiannya. “Kau tambah hitam saja sekarang. “Eh. dari dulu kerjaku tak berubah. “Tentu saja.berenang.” “Yang jelas. kawan lama Nalan yang hubungan mereka pernah sangat mendalam! Paman cepat mempertemukan mereka sebelum nama Ginjam sempat ditanyakan Nalan. juga dikenal sebagai “dukun patah”.

Tersenyum. menanggung beban rindu. lalu muncullah wajah itu dari balik pintu. Kau bisa datang saat nenek pergi atau dari pintu belakang seperti diatur Paman Umang. Juga Hans. Nalan punya jalan. rantau memberimu banyak. dialah yang ditinggalkan! Tidak. seperti dahulu! Sedang aku tak mau lagi mendengar kalimat sakit itu. seakan ragu. tapi bukan tanpa risiko): Aku bisa saja berterus terang. Selalu begitu. bukan rindu itu benar yang memaskanya pulang! Kenangan mengapungkan ingatan. Bertahun-tahun hidup merantau. karena sesungguhnya. Tak ingin kembali sentimentil. manwarkan cara bertemu.“Ya. Dan itu sama saja dengan kehilangan… Tiba-tiba anak tangga berdetak. dari gairah dan sorot mataa. Pelan. Padahal. Ia menginginkan tangga kayu itu segera berdetak-berirama. bagaimana menjelaskannya? Bagaimana cara menolak kalau pertemuan ini kelak mencapai puncak. ia keluar dari kamar dan mendapatkan Nenek di langkan. Meski Paman tukang ngoceh. begini saja tubuhku. mengapa engaku pulang seperti rusuh?” . Balsem dan minyak yang biasanya jadi pelicin saat memijat. si tukang pijat yang memberinya gairah pertemuan. (Memang. Dan begitulah Nalan merasakan cahaya hidup terbangkitkan. lalu menawarkan cara bersetia yang aman. Setelah itu. kepada Nenek sekali pun! Meski sesungguhnya. bukan. Namun bukan langkah yang ia hafal! Sesak dan kecewa. “Kau tambah kurus Nenek pandangi.” kata Nenek sedih. Sejak itu. ternyata terbayar oleh sebuah kepulangan. Apalagi untuknya. belum lagi tahu. Dan langkah penumpang lain yang bergegas adalah waktu yagn memburu. bercakap dengan diri): Akulah yang meninggalkan semuanya – lebih dari urusan perantauan – ketika sepotong kalimat sakit bergetar pelan di bibir seorang relawan. tanpa ragu. Aromanya! Mengapungkan mereka ke langit-langit kamar. walau retak. kalau tahu begini adat merindu. melebihi perhatian yang selama ini kuterima? Ia pasti meminta lebih. tentu masih bisa Nalan bertahan. Nalan berontak. Tapi Nalan tak hendak bertandang ke tetangga kiri-kanan. Nalan tersenyum. sejak dari rantau. Ah. Untukku. hari terasa lebih panjang. (Bimbang Nalan menimbang): Namun. Dan aku terdampar di kampung sekarang. tak sekadar mesra di kulit tubuh. kadang melebihi pijat sebatang badang.” Rasanya semua bakal tenang. Dan lengang. sambil menunggu Ginjam. Dadanya berdebar kencang. Bahkan Ginjam. Cukup satu kali.” jawab Nalan tertekan. sudah kuduga. tapi pasti paham keganjilan. biar lelahku cepat hilang. Tapi Nenek tak menyesal. Sejenak mereka saling tatap. kemudian berganti cream atau body lotion. Sebab rindu telah terlunaskan. bahkan untuk sekadar melambai atau mengucapkan selamat tinggal. Tanpa dia yang datang. Ia teringat saat langkahnya terbata berat di tangga ke pesawat. ia pun bicara lugas. Cuma. rantau yang mengambil tubuhmu diam-diam. suatu ketika ia akan melakukan lebih dari yang ada.” “Kalau begitu. Tapi tidak! (Tegas Nalan menolak) Akulah yang secara sadar meninggalkannya. berbagi dari hati terdalam. “Seringlah kemari. bersama gairah dan kenangan. sungguh. Tak seorang pun tahu apa yang tersembunyi di balik kepulanganku ini. memang seorang demi seorang kawan pergi. memancarkan harapan. Nalan tersentak dari kenangan. Ia tak berdaya. pertemuan dua pasang mata yang sama redup cahayanya. tak hendak tergesa melabuhkan. *** SEKARANG pun Nalan terapung dalam kenangan. Ginjam datang berulang. tidak! (Kini dan di sini. “Tidak Nek. Detak ujung sepatu terasa bagai detak jantungnya. Tak ingin aku mendengar dua kali. kawan lamaku yang setia memijatkan badan. tapi jauh menyelami tubuh. seorang dokter. aku lelah. Namun siapa menjamin Gindam tidak mevonisku sebagai orang yang lancang. Nalan pun pasrah menyerahkan seluruh tubuh. Memintanya pergi sebelum aku sendiri mengucapkan kata pulang.

perempuan itu kelewat menyayanginya. tak ingin pendidikan cucu kesayangannya terganggu karena jarak ladang dan sekolah cukup jauh. ada saja lontaran yang tak enak didengar. di mana ladang telah menjadi perkampungan di Bukit Marapalam. sekalipun di tepi-tepi. “Pintar sekali di amengaji. hanya karena ia tak bisa mencangkul. itu kebiasaan Nenek saat berkisah. diantar adikmu dari Marapalam. Tentu sambil menyingkap alasan yang sebenarnya. Malah jadi penanda yang menyakitkan. Tapi kalau ada yang perlu disyukuri dari masa lalunya. ada anak Kampung Kayu Gadang tak bisa mencangkul. banyak judi. dia tak ingin mengecewakan Nenek. ya. Ketika Nalan tetap melanggar. kulit bersih tak pernah ke ladang (meski orangtuanya tinggal di ladang). Padahal Nalan juga mengerti karena ungkapan semacam itu sering dialamatkan ke Kampung Kayu Gadang yang dianggap kampung tertinggal. Namun sungguh sayang. Bagaimanakah menebus rasa malu dari masa lalu. di antara keluh kesahnya pada dunia.” Sebisanya Nalan memaksakan diri. Apalagi Nenek seorang guru mengaji yang dikenal taat dan keras dalam mengajar. “Aku hanya lelah. Tentang sorga dan neraka. tak tahan dengan sikap Nenek yang kaku – sampai sekarang. dari kelincahan mereka berenang. Membuat anak-anak takzim menyimak. Inilah yang menjadi penanda dan pujian. Tak kau sentuh palai bala (4) kesukaanmu. Kok ada ya. Ia merasa ada yang hilang. dan kawan-kawan Nalan tertawa. anak Kampung Kayu Gadang bisa begitu?” kata seorang guru. Masa kanak dan remajanya terasa karam. seolah hanya mereka yang mengerti. Suaranya merdu dan sudah khatam. Maka hidup bersama Nenek berarti hidup penuh aturan yang berpantang dilanggar. Hanya Muna yang tidak. Di tengah situasi itulah Nenek setia mengajar anakanak mengaji.” kata Pak Guru Bursal. mungkin karena Nalan pandai mengaji. Nek… perjalananku begitu jauh!” “Tapi bahkan kau tak mau makan. Nenek tak mengizinkan Nalan dibawa serta. Bagaimana pun. tapi yang iri tak kalah banyak. yang ibunya sudah meninggal dan ayahnya menikah lagi. sembari mencemaskan Nalan terseret arus. />“Wah. Dan Nalan tak bisa berenang. Tentu. siapa menjamin airnya bersih kalau setiap pekan orang berburu babi (5) di hutan-hutan arah hulu?” Begitulah cara Nenek berkasih-sayang. meski berat begi Nalan. Pak. “Sudah awak bilang. sambil tersenyum penuh arti. katnaya. konon. jangan ke tepian! Itu seburuk-buruk tempat dalam kampung. Ketiak ada acara Maulud Nabi di sekolah dan dibuka Nalan denagn membaca Al-Quran. Ketika itu orangtua Nalan memutuskan tinggal di ladang. Salah satunya Ginjam. tempat aurat kerap tersingkap dari perempuan mandi telanjang! Lagi pula. *** PADA malam tertentu sehabis mengaji. Pagi sekolah. Nenek akan menyampaikan kisah-kisah. “Aneh. Buyung. misalnya? Itu terjadi saat gotong royong di sekolah. Para nabi dan orang suci. Tahu. dan masih melanggengkan sabung ayam.Nalan gelagapan. Alasannya. Memang. malam mengaji. Air pancuran lebih suci. Lidi di tangan kiri. Walau terasa lebih buruk sebetulnya. tak tertebus sampai sekarang. Mandi tak boleh di tepian. kepala Nalan direbahkan di tangan kanan. Dan lebih dari itu.” jawab yang lain. Nenek tak ingin kegiatan mengaji Nalan terputus di tengah jalan. Itu ibumu yang membuatkan. karena Nalan tak bisa berenang. itu lewat pembibitan khusus. Semenjak kecil Nenek merawatnya. Nenek menghajarnya dengan pecut rotan. saya makan sekarang. Segala yang fana dan abadi. Padahal siapa tak kenal Kampung Kayu Gadang? Kalau tidak dari kulit mereka yang terbakar sinar matahari (karena mesti membantu orangtua di sawah-ladang). itu tak pernah jadi ukuran.” “Baiklah Nek. .

ia merasa asing. Cukup rokok sebagai imbalan. inilah saat yang diduga Nalan. Padahal. Sedang kakeknya seorang parewa yang menghabiskan hari ke lepau kopi. untuk pertama kalinya Ginjam ingin mereguk penuh gairah pertemuan. Perasaan aneh di antara mereka. Ginjam tak menyia-nyiakan kesempatan. Ia bukan lagi si tukang pijat yang sabar mencari urat-urat. Nenek menggampar kucing kesayangan Nalan. dari belakang. mendapat pembenarannya dari sosok Sang Kakek parewa yang diam-diam lebih dikagumi ketimbang si Nenek Guru. Di sekolah. saat mabuk dan liar diaduk cemas dan ketakutan. HANS. atau main kartu agak sekelok. malam hari Ginjam datang. mereka akhirnya merasa dipersatukan. Nek!” Tak dinyana. Dalam waktu yang dirasa lebih leluasa dan panjang. meski di sisi lain sangat kasih. “si dukun patah” – kurang berguna. Ginjam sering diajak jajan. ia ngin mereguk segala yang hilang! O. tak kalah bergetar. Membuatnya tak hirau pada keluarga. Cerita apa saja. Kalau ada yang mengejek Nalan sebagai “anak nenek”.” jawab Ginjam. karena ia lebih suka bercerita. Malahan. walau sebatas nama kenangan. aku percaya pada kabar Paman Umang. seseorang di rantau pastilah telah menjadi sosok yang coba dikekalkan Nalan. Namun rasa geram mustahil disembunyikan Ginjam. belum bisa memijat. Kepandaian kakeknya memijat orang terkilir dan yang patah – ya. segelas kopi. Walau menyakitkan. Kasih dan benci tak terelakkan. Ginjam pasang badan. kelembutan Nalan mampu menjinakkan kenakalan Ginjam. lihatlah. diam-diam diberi makan. Selalu menarik diolahnya. Kekar tubuh Ginjam melindungi Nalan. membiarkan semuanya terjadi? “Ya. Kawan. dan di rumah. Sebaliknya. Ginjam mengeja sebuah nama dari tatto yang terukir indah di sana. dan bertanya. makan sepuasnya. Dan sebutlah Nalan si perusak gairah pertemuan. dan aku mau sekarang!” “Tidak!” Dada Nalan meledak. “Kenapa? Kita belum lagi pernah. aku sedang berada di puncak cerita. meski perasaan ganjil tak pernah hilang. Ketika Nenek bertanya. Nalan yang bosan dan putus asa. Tentang rantau dan negeri jauh. Membuat Nalan dendam kepada Ginjam. Tapi anehnya. Aneh. “Rasa membatu tubuhku menunggumu. karena tahu Nalan juga tertekan. “O. Haruskah ia biarkan? Tidak! Tidak! Ia berontak. Karenanya setiap melihat Nalan disayang Nenek Guru.” begitu ia menolak orang. tak ada jalan lain. “Kumohon tidak! Cukup begini saja!” Sebutlah Ginjam tukang pijat terkutuk. seolah hendak membalas dendam! Pernah goreng ikan teri tinggal dedak sambal. Nenek selalu bilang kucing air mata Nabi. “Lihat. “Dimakan kucing. Nalan mesti berdusta. “Maaf. dan membuat hidup Ginjam kian terlunta. ia tak pernahb isa sepenuhnya membenci. “Suruh pulang saja dulu.Ginjam tinggal bersama neneknya pula. tapi ia sulit berhenti saat ke puncak. akhirnya mendapatkan orang yang ditunggunya sepanjang siang. Katanya malam ini Nenek ada pengajian di Surau Teleng. ia meregang. terpana. ia mengerang. menyingkap pangkal paha yang seharusnya rahasia. Ia paham. tapi haruskah ia menyerah.” katanya. Iri dan sayang saling bersilang. Sebab cerita Kakek yang liar memberi ruang bagi keganjilan-keganjilan – setidaknya. “Jangan! Jangan!” Nyaris Ginjam terempas. Ia kini si pengisap. selagi asyik bercerita. Tanpa pesan dan paksaan. walau sebatas tulisan. Kepergian dan kepulangan. tapi miskin dan tidak peduli kepadanya. aku .” katanya bergetar. Tentu waktu kita lebih panjang. Ginjam tak senang hati. yang khidmat mengusap badan. keganjilan hubungan mereka dulu dan pertemuan mereka sekarang! *** BEGITULAH. tapi ia tak mungkin ke puncak. begitu? Kau akan bersetia padanya??” Nalan tahu ini menyakitkan.

Anonymous July 12th. berikan suaraMu…!!! (6) Malam itu. meski arti sebenarnya jauh lebih luas dan kompleks (4) pepes ikan khas Padang (5) kegiatan/tradisi memusnahkan hama tanaman. Tapi sebuah bintang gemilang dalam kabut. nun di atas menara surau. 19 Januari 1975.bersetia!” katanya pedih. 4 Responses to “Cerpen: Tubuh yang Bersekutu” 1. puisinya “Pengakuan Si Malin Kundang” memperoleh penghargaan Sih Award dari Jurnal Puisi dan di tahun yang sama. 2008 at 12:21 pm Salut untuk sepocikopi!!! Entah bagaimana kalian bisa menemukan cerpen2 ini. yang lain ingin melukai. ada keributan di rumah gadang. Mendirikan Komunitas Rumahlebah dan bergiat di Lembaga Kajian Kebudayaan AKAR Indonesia – sebuah lembaga budaya yang menerbitkan Jurnal Cerpen Indonesia. di Institut Seni Yogyakarta.0 feed. membawa kabar. cerpennya “Cerobong Tua Terus Mendera” memperoleh penghargaan Anugrah Sastra Horison. or trackback from your own site. “Mak. dalam hal ini babi hutan yang masih kuat di beberapa daerah di Sumatra Barat (6) dari sebait puisi Goenawan Mohamad. lengkung bulan sabi seperti hendak berseteru dengan runcing atap rumah gadang – yang satu hendak menusuk. Soalnya. istilah homoseksual di Minang Tentang Raudal Tanjung Banua: Lahir di Lansano. “Astagfirullah! Tak mungkin! Ini pasti pencurian sapi. tak kalah dingin. Kabupaten Pesisir Selatan. You can leave a response. majalah. Tahun 2004. Salut! Bravo atas kerja keras kalian! Million thanks for you… . dan jurnal yang terbit di sejumlah kota di Indonesia. Kawankawan si Umang menangkap basah si Nalan dan si Ginjam sedang baparanak jawi (7)!” Nenek tua itu bergetar. namun tak urung terhuyung pulang. bukan bersetia atau tidak. “Tubuh yang Bersekutu” diterbitkan oleh Koran Tempo 27 Juni 2004 dan termuat dalam kumpulan cerita pendek “Parang tak Berulu” (Gramedia Pustaka Utama. Di dalam surau yang dingin.” katanya. selain termuat dalam antologi bersama. seorang tua masih berzikir ketika salah seorang fakir. Karya dipublikasikan di berbagai surat kabar. kekar (3) lelaki preman. Sumatra Barat. Menyelesaikan studi jurusan Teater. Kenagarian Taratak. 2005) ShareThisShareThis You can follow any responses to this entry through the RSS 2. 1992) (7) beranak atau diperanak sapi. “Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum” dalam kumpulan Asmaradana (Grasindo. Rumahlebah Yogyakarta. Februari – Juni 2004 Arti: (1) makanan khas Lebaran (2) terang. tapi… Tuhan. nyata.

Sangat menarik untuk direnungkan. pesan dalam cerpen: “jangan percaya pada siapapun.java 3.. Salam. thanks cerpennya. noy November 26th. romantisme masa lalu. 2010 at 7:26 pm paman umang si penggunting dalam lipatan.penulis yang tidak asing lagi. seandainya saja Nalan dan Ginjam menyadari jika kampung halaman bukanlah tempat yang ideal bagi kelangsungan hubungan mereka…Hanya bagaimana seorang Paman Umang sudah mengetahui hubungan mereka sejak awal masih menjadi teka teki buat aku. Nalan dan Ginjam tidak membangun hubungan “baru” mereka berdasarkan kesadaran dan pilihan hidup.Memang tidak mudah mengelola perasaan dengan kondisi seperti itu. Anonymous July 13th. 2008 at 11:12 am Mba Lakhs. kren abisss. 2009 at 9:03 am bahasanya…gila bnerrr. vivo.. sang penusuk dari belakang karena dendamnya pada nenek di balaskan lewat sang cucu. karena bisa saja bertanam tebu di pinggir bibir. disa October 31st.Yaaah. 4.2. berbuah empedu didalam dada” Leave a reply Top of Form Name (*) E-mail (*) URI Message .Sayang. Keduanya terjebak pada kenangan.

tahun 2010 sebentar lagi akan menjadi kenangan. jadikan sukacita sebagai harapan dan semangat untuk meninggalkan tahun 2010.. Lesbian. Apakah 2010 adalah tahun yang sarat dengan memori indah ataukah penuh dengan kesedihan? Enyahkan dukacita sebagai beban hidupmu. selamat Natal bagi yang merayakan.. Lesbian. aku pgn jd . dan selamat tahun baru 2011 bagi kita semua! Hohohoho.. Semakin banyak lesbian yang tidak merasa sendirian lagi.even temen2 saya ga ecka: filmnya kayak keren bgt buat noodle: ". SepociKopi akan merayakan ulangtahun ke-4. semoga semangat bekerja dan saling mengasihi di antara kaum lesbian kepada masyarakat tetap membara. kami sudah menyunting lebih dari 500 naskah SepociKopi dan 300 naskah Camilan SepociKopi. Redaksi mengucapkan selamat hari ibu.. Suatu pencapaian yang luar biasa! Bulan depan.. dewan redaksi berterimakasih untuk semua teman-teman lesbian yang berani dan rela menulis untuk SepociKopi..663 Bottom of Form Top of Form Bottom of Form • • Entries (RSS) Comments (RSS) Esensi Espresso Lesbian.Jangan menjadi lesbian yang hanya daun: Kl reinkarnasi. • • Komentar Anda Top Post For Today • • • • • • ithoitho: that's right. Selama tahun 2010. di akhir tahun ini. semoga usaha kami bekerja di sini tidak sia-sia.

Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya.. Satu desain pasti tidak cukup.. (47 views) ○ Obrolan Cewek: 7 Tips Cara Meminta Maaf Pada Pasangan (25 views) ○ Mata Kekasihku (17 views) ○ Bengkel Menulis: Tips Menulis Novel Remaja (15 views) ○ Catatan Perjalanan Lesbian (12 views) ○ Ngaku Bukan Lesbian. semuanya saja! Tenang kok..slamat datang cherry: @archi&angel : thanks girls Arie Gere: Ehem ehem :p cherry: sepertinya penonton kecewa hahahhahaha ○ Kalau Reinkernasi. jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini...Ringan Tidak Berarti Dangkal (10 views) ○ Tajuk: Kebaruan dan Kita (9 views) ○ Hadiah Natal Terindah (8 views) Stop Press! Para pencinta SepociKopi. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo! Salam SepociKopi! CHECK THIS OUT  Camilan Sepoci Kopi Teman Minum Kopi yang Lezat  Say It Out Loud! Topik Bulan Desember 2010: Sweet Honeymoon!  Community and TravelingLesbian Indonesia di berbagai penjuru kota dan sudut dunia 10/26 Balada Sitti Nurbaya di Kota Padang Tercinta Oleh: Naomi Photo by Naomi Namaku Naomi... kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly. Rihanna Rilis 'Te Amo' di Internet (10 views) ○ Obrolan Cewek: 12 Tips Selingkuh Aman (10 views) ○ Film: I Can't Think Straight . setuju bgt deh. Powered by Feed Informer . lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.• • • • • • B kid: bener tuh. cukup saling melirik penuh arti.hura2 ngabisin duit anggaran..he3 yup. Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara. dua juga pasti nggak.. Aku dilahirkan di kota kecil bagian barat P. kita mampu say czeka: dr mata katanya bs terlihat cumi_cumi_bakar: pemerintah.

tapi harap cantumkan nama penulis yang bersangkutan dan sertakan link alamat SepociKopi (http://www.com/sepocikopi www. Powered by Feed Informer  The Planets Semesta Dunia Lesbian yang Tak Berbatas Senggolan SepociKopi Plurk. atau tidak relevan dengan isi tulisan.com www.: SELAMAT DATANG :.facebook. fitnah. obrolan chatting.. melecehkan. menghina. Aku dilahirkan di kota kecil bagian barat P.       Home Opini Budaya/Hiburan Berita Humaniora Buku Tamu . ayah belanja blog Gay God humor Intermezzo keluarga kesehatan kesetiaan kuliner label Lagu lingkungan Buku cinta Coming Out curhat dunia maya Ekonomi Film film festival hidup makanan mantan media berita menulis musik narkoba pendidikan Perempuan pergerakan pernik pernikahan sesama jenis Puisi Relationship Remaja sahabat sejarah seksualitas sosial suicide tips Transgender Traveling tubuh .  Silakan mengutip tulisan di situs ini.twitter.com)  Terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada kami agar kami dapat terus berkarya di masa depan  Redaksi memoderasi semua komen yang masuk  Redaksi berhak menghapus komen yang bersifat SPAM.  Redaksi meminta dengan hormat kepada para pangunjung dan pembaca setia kami untuk tidak melanggar kode etik serta menghormati hak cipta para penulis.com/sepocikopi Twitter Buttons Friendly Reminder  Tulisan-tulisan situs SepociKopi adalah karya dan kreasi para penulis lesbian. menyerang.sepocikopi. SARA.10/26 Balada Sitti Nurbaya di Kota Padang Tercinta Oleh: Naomi Photo by Naomi Namaku Naomi. curhat berlebih.

dan segala yang segar dari pop culture  Noktah Merah . masa lalu.Fesyen.Lez.Catatan pinggir tentang dunia lesbian dari jarak yang dekat  Lagak Lajang .Mengupas gaya hidup manusia modern perkotaan: shopping.Berita menarik tentang dunia LGBT dari segala penjuru  Side Effect .Mari kenali tubuhmu  S.Nikmati cerpen bertema LGBT karya penulis Indonesia yang telah diterbitkan di media umum  Bengkel Menulis . kebersamaan. gaya berbusana.Kop .Kumpulan sajak bertema LGBT  Kesehatan dan Seksualitas .S! .Mutiara inspirasi kehidupan  Obrolan Cewek .Ikuti polingnya. tokoh-tokoh yang membuat perbedaan  Film .Pertolongan Pertama Pada Kegilaan  Mix n' Match . dan budaya homoseksualitas di berbagai belahan bumi  Persona .Mengenali sejarah.Potret kehidupan lesbian lajang  Poling . berita terhangat  Cerpen .Kenali mereka.Tempat untuk meningkatkan kemampuan menulismu  Have Your Say . kuliner. hiburan.Suara aktual. dan asesoris yang dikenakan oleh lesbian Overall Top Posts • • • • • • • • • • Obrolan Cewek: 7 Tips Cara Meminta Maaf Pada Pasangan (17564 views) Kesehatan dan Seksualitas: Selaput Dara (9108 views) Ngaku Bukan Lesbian. Rihanna Rilis 'Te Amo' di Internet (8055 views) Obrolan Cewek: 12 Tips Selingkuh Aman (5514 views) Obrolan Cewek: 9 Tips Kegiatan Setelah Bercinta (5207 views) Eks Lesbian (4998 views) Cinta yang Salah (3992 views) Bengkel Menulis: Tips Menulis Novel Remaja (3453 views) Have Your Say: Pengakuan Berujung Maut (3206 views) Why do All Good Things Come to An End? (2990 views) Berlangganan artikel SepociKopi via e-mail: Top of Form Mau Mengirim Naskah? .Temukan tips seru seputar dunia perempuan  Cuci Mata .Film pilihan buat tontonan akhir pekan  Buku .O.Musik.Rubrik Tetap  Tajuk . dan kebahagiaan semanis gula  Around The Word .Review buku-buku rekomendasi buat Lesbian  L'Amour .Cerita tentang cinta. dan rileksasi  Te. temukan faktanya  Puisi .

 Kirimkan Tulisan Anda kepada Kami

Visitor Number:
1.377.501 1.377.5001.377.500

Pengunjung Online
Powered by:

Meta
• • • •

Log in Valid XHTML XFN WordPress

Buku SepociKopi Dapatkan di Toko Buku Online
 gramedia.com  inibuku.com  bukabuku.com Copyright © 2007 - Sepoci Kopi - is proudly powered by WordPress Dilectio Theme is created by: Design Disease brought to you by Smashingmagazine.com
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.

Kuliah Kajian Prosa Fiksi dan Drama
Bahan Pengayaan Kuliah Kajian Prosa Fiksi dan Drama II

CERPEN ‘KADO ISTIMEWA’ KARYA JUJUR PRANANTO Kajian Semiotik Roland Barthes

1. Pengantar Di dalam makalah ini akan dibahas sebuah cerpen Indonesia berjudul ‘Kado Istimewa’[1] karya Jujur Prananto, terutama dari sudut tinjau teori struktural (semiotik) sebagaimana dikembangkan oleh Roland Barthes. Cerpen karya Jujur Prananto tersebut dipilih untuk dibahas karena menurut pembacaan awal saya cerpen itu menampilkan tanda-tanda atau kode tertentu yang signifikan, baik dalam hubungannya dengan teks itu sendiri maupun dalam hubungannya dengan (penafsiran) pembaca. Roland Barthes menyatakan bahwa di dalam memahami makna teks (sastra), seseorang (pembaca) pertama-tama harus membedah teks itu baris demi baris, seperti yang ia lakukan ketika membahas cerpen “Sarrasine” karya Honore de Balzac yang kemudian ditulis dalam buku berjudul S/Z (1974). Baris demi baris itu kemudian dikonkretisasikan menjadi satuan-satuan makna tersendiri. Namun, setelah teks itu dibedah baris demi baris, satuan-satuan makna yang dikonkretisasikan itu kemudian diklasifikasikan dan dirangkum menjadi lima sistem kode yang memperhatikan setiap aspek signifikan, baik yang mencakupi aspek sintagmatik maupun aspek semantik. Lima kode itu yang tercakup ke dalam tiga level deskripsi naratif (fungsional, aksi, dan narasi) itu meliputi (l) kode aksi/proairetic code, (2) kode teka-teki/hermeneutik code, (3) kode budaya/cultural code, (4) kode konotatif/connotatif code, dan (5) kode simbolik/symbolic field. Melalui lima sistem kode itulah makna sebuah teks akan dapat dipahami walaupun pemahaman dengan cara demikian tidak menjamin pembaca mampu menangkap keseluruhan makna teks tersebut. Dalam makalah ini, cerpen ‘Kado Istimewa’ tidak akan dibedah baris demi baris, tetapi akan langsung dipusatkan pada lima sistem kode di atas. Alasannya, dalam menentukan totalitas makna teks sastra Barthes akhirnya lebih memusatkan perhatiannya pada lima kode itu daripada satuan-satuan makna baris demi baris. Akan tetapi, sebelum cerpen itu dianalisis secara lebih mendalam, terlebih dahulu dipaparkan sinopsis ‘Kado Istimewa’ dan konsep teori Roland Barthes.

2. Sinopsis Cerpen ‘Kado Istimewa’ ‘Kado Istimewa’ berkisah tentang wanita Jawa bernama Bu Kustiyah. Bu Kustiyah bertekad menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi di Jakarta. Pak Hargi adalah atasan Bu Kustiyah ketika zaman perjuangan dulu. Pada awal cerita, Bu Kus yang tinggal di Kalasan mendapat kabar dari Wawuk, anaknya yang sudah berkeluarga dan menetap di Jakarta. Kabar itu tentang pernikahan putra Pak Hargi, atasan Bu Kus ketika masa perjuangan dahulu. Setelah mendengar kabar itu, Bu Kus bertekad menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi di Jakarta. Pada hari menjelang acara ia bergegas naik kereta menuju Jakarta. Sesampainya di Jakarta, Wawuk sangat kaget menerima kunjungan ibunya karena tidak memberi kabar sebelumnya. Wawuk lebih kaget lagi setelah mengetahui tujuan ibunya datang ke Jakarta untuk menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Wawuk tidak bisa menghalangi niat ibunya walaupun ibunya tidak mendapat undangan. Sebagai pengabdian dan penghormatan kepada Pak Hargi, Bu Kus merasa sepantasnya datang mengucapkan selamat dan ikut berbahagia. Totok, suami Wawuk, segera mencari informasi mengenai waktu dan tempat resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Bu Kus sangat senang sekaligus terkejut ketika diberi tahu bahwa resepsi pernikahan itu dilangsungkan di sebuah hotel berbintang. Bu Kus segera menyiapkan kado untuk putra Pak Hargi. Bu Kus berharap kadonya itu mengingatkan Pak Hargi pada masa perjuangan dulu. Oleh karena itu, Bu Kus membuat tiwul, makanan khas Jawa, yang pada masa perjuangan dulu menjadi makanan sehari-hari. Wawuk sangat cemas melihat sikap ibunya. Pada malam hari ibunya membuat tiwul sendirian. Setelah matang Tiwul itu dimasukkan ke dalam sebuah nampan anyaman bambu yang sudah dilapisi kain putih berbordir. Kemudian makanan itu dibungkus rapi dengan kertas warna coklat. Wawuk melihat ibunya sungguh-sungguh mempersiapkan kado tiwul makanan kesukaan Pak Hargi. Padahal sekarang, Pak Hargi seorang pejabat dan sangat kaya. Wawuk merasa khawatir akan penampilan ibunya pada acara resepsi nanti. Baju kebaya, sandal, dan tas yang akan dikenakan ibunya tidak ada yang baru bahkan sudah beberapa tahun yang lalu. Pada hari H, Wawuk dan suaminya mengantar Bu Kustiyah pergi ke hotel untuk menghadiri resepsi pernikahan Pak Hargi. Penjagaan ketat mewarnai ruang resepsi hotel Sahid Jaya. Di halaman bertebaran petugas security, lengkap mengenakan setelan jas hitam dan handy-talky di tangan. Pintu masuk menggunakan detektor beralarm. Bu Kus melihat semuanya itu dengan pandangan kagum, apalagi ketika diberi tahu presiden juga diundang dan akan hadir. Bu Kus masuk lewat pintu beralarm. Dia menitipkan kadonya pada petugas yang cantik-cantik. Dia juga berpesan agar hati-hati menaruh kadonya jangan sampai terbalik. Tamu yang diundang kurang lebih dua ribu orang. Bu Kus ikut antri menuju pelaminan untuk bersalaman dengan pengantin dan Pak Hargi. Setelah kurang lebih satu jam berdesakan, akhirnya Bu Kus sampai juga di tempat pelaminan. Perasaannya berbinar dan ia pun berbisik dalam hati mengucap syukur pada Yang Maha Kuasa. Dengan tangan gemetar, Bu Kus menghaturkan salam

seorang eksistensialis. Kerangka Pendekatan Roland Barthes lahir di Cherbourg. S/Z (1970). Pak Hargi cepat menguasai diri dan mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bu Kus. kunci rumah. dan lain-lain. dan seorang ahli sastra yang memandang rendah karya sastra. Tentu saja. . Bu Kus tidak bisa menahan diri. misalnya Mythologies (1975). Mereka melihat kado yang tersimpan dalam karungkarung plastik yang belum dibuka sejak resepsi. Bu Kus masih ingin mengingatkan Pak Hargi tentang dirinya tetapi Pak Hargi tidak menanggapinya. Saudara-saudaranya disuruh memilih dan mengambil kado sesuka hatinya. mencicipi semua jenis makanan. Systeme de la Mode (1967). Puluhan buku telah dihasilkan oleh Barthes. meskipun belum pernah menjadi anggota partai komunis. strukturalis. Pak Hargi hanya mengucapkan terima kasih berkali-kali kepada Bu Kus. Tulisan-tulisannya sulit dikelompokkan dalam satu aliran saja. Barthes adalah seorang penulis yang benar-benar tidak sistematis. Ruang resepsi yang maha indah dan luas itu dirasakannya hangat menyambut kedatangannya. Essais Critiques (1964). Menurut Scholes (1977:148). Setelah itu.pada Pak Hargi. Ketika salah seorang menemukan kado berbungkus coklat dan berbau busuk. Roland Barthes par Roland Barthes (1975). Sebagaimana orang kaya. poststrukturalis. Dalam menganalisis cerpen itu Barthes membahas dan menginterpretasikan makna baris demi baris sehingga diperoleh satuan-satuan makna yang terpisah. Satuan-satuan makna itu kemudian dirangkum dan diklasifikasikan ke dalam lima sistem kode yang memperhatikan setiap aspek signifikan dalam teks. kado yang diterima kedua mempelai itu ada yang berupa mobil. antrian kembali berjalan normal. seorang strukturalis yang membenci struktur. Ketika antrian macet. Ia mengajak Totok dan Wawuk menjelajahi seluruh ruangan. Pak Hargi mengerutkan kening walaupun Bu Kus menyebut namanya dan menyebut nama teman-teman seperjuangannya dahulu. dan barang-barang mewah lainnya. uang. Ia merupakan salah seorang penulis kontroversial yang pikiran-pikirannya sangat tajam. Prancis. Barthes cenderung mengambil posisi radikal dalam mempertahankan dan mempertanyakan sesuatu sehingga didapat hasil yang lebih masuk akal. tetapi mencintai sistem. di rumah pengantin baru. tanggal 12 November 1915. Buku Barthes yang berjudul S/Z (1970) banyak mendapat tanggapan dan sorotan. Element de Semiologie (1964). kode-kode itu meliputi aspek sintagmatik dan semantiknya (Scholes. Bu Kus meninggalkan pelaminan dengan perasaan lega. Barthes sering disebut seorang marxis. Seminggu kemudian. 1977:154-155). dan banyak di antaranya telah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain. Buku itu terdiri atas 200 halaman yang merupakan analisis dan interpretasi atas Sarrasine karya Honore de Balzac yang hanya terdiri atas 30 halaman. mereka membukanya. Berdasarkan tulisan-tulisannya. ia menubruk dan menciumi tangan Pak Hargi dan terisak-isak. Tidak ada seorang pun yang tahu apa nama makanan itu. dan sebagainya. 3. Mereka memanggil pembantu rumah dan menyuruhnya membuang kado makanan busuk itu. rombongan saudara-saudara kandung dan sepupu datang.

Dalam sebuah cerita tindakan-tindakan itu saling berhubungan dan sering tumpang tindih. Hal ini dilakukan karena dalam menentukan totalitas makna teks sastra. Kode ini berhubungan dengan tema-tema sebuah cerita. berangkat dari titik yang satu ke titik yang lain. Pada . Analisis Roland Barthes menyebutkan adanya lima sistem kode untuk memahami makna teks (karya) sastra. Itulah sebabnya. Seperti kode tindakan. yaitu tema keseluruhan cerita. dan kemudian pembaca memperoleh jawabannya pada cerita itu juga. misalnya adanya kata-kata mutiara. kebenaran saintifik. Ia memulainya dengan singgungan atas kesia-siaan ambisi kaum naratologis strukturalis yang berusaha melihat semua cerita di dunia dalam sebuah struktur tunggal saja (Selden. (2) Kode hermeneutik (hemeneutic code) atau kode teka-teki. maka semua itu termasuk dalam pembicaraan kode hermeneutik. lima kode itulah yang akan dipaparkan dalam bahasan ini. nama yang sama diberi atribut sama pula. Tindakantindakan tersebut saling berhubungan dan sering juga tumpang tindih. Adapun lima kode itu adalah sebagai berikut. misalnya tindakan membuka pintu sampai tindakan kegila-gilaan seorang seniman. (a) Kode Aksi/Tindakan/Proairetik (Proairetic Code) Kode ini merupakan perlengkapan utama teks. konsep Roland Barthes yang ditekankan pada lima kode di atas akan dipergunakan sebagai dasar pemahaman makna cerpen ‘Kado Istimewa’ karya Jujur Prananto.Menurut Sturrock (1979:73). analisis yang dilakukan Barthes dalam S/Z itu merupakan kerja yang luar biasa karena rata-rata setiap kata dalam Sarrasine dianalisis menjadi enam atau tujuh kata. (4) Kode konotatif (connotative code). mulai dari titik yang satu dan berakhir pada titik yang lain. Dalam hal ini setiap tindakan dalam cerita perlu diperhatikan. Tindakan adalah sintagmatik. Seperti yang sudah dikemukakan di depan. tetapi dalam cerita semua itu akan menjadi sempurna pada bagian akhirnya. Barthes lebih memusatkan perhatiannya pada lima kode itu daripada satuan-satuan makna yang telah dijabarkan terlebih dahulu. Kode-kode ini melekat pada para tokohnya. Oleh karena itu. Kode ini berhubungan dengan ‘tema’ dalam arti yang sebenarnya. Setiap aksi atau tindakan dalam cerita dapat disusun atau disistematisasikan (codification). 1991:79). kode hermeneutik termasuk dalam aspek ‘sintaksis’ naratif. stereotipe-stereotipe pemahaman realistas manusia. Ketika pembaca bertanyatanya tentang siapa itu atau apakah maksudnya. (3) Kode budaya (cultural code). (5) Kode simbolik (symbolic field). Dalam hal ini Barthes mengelompokkan semua sistem ilmu pengetahuan dan sistem nilai yang terdapat atau tersirat dalam teks itu. di dalam makalah ini pemahaman atas teks tersebut hanya akan dilakukan berdasarkan lima sistem kode Barthes. dan sebagainya. Sebagaimana diketahui bahwa S/Z merupakan contoh penerapan teori pascastruktural oleh Barthes yang paling mengesankan. 4. Dalam hal ini tindakan adalah sintagmatik. (1) Kode proairetik (proairetic code) atau kode tindakan.

Bu Kus sudah tidak sabar ingin segera sampai Jakarta.12) Setelah melalui kegelisahan yang panjang. “Nanti saja.tidak diundang?” “Lho kalau tidak pakai undangan apa ya lalu ditolak?” “Ah.” . bu!” “Pokoknya punya karcis!” (hlm. “Ya. Hal ini dapat dilihat dari sikap Bu Kus dari awal sampai akhir cerita. Bu Kus menyuruh pembantu perempuannya memanggilkan dokar menuju stasiun kereta. Oleh karena itu. Apa pun hambatannya. Bu Kus tergopoh-gopoh naik ke atas gerbong.12) “Ibu kan.9) Setelah mempersiapkan segala sesuatunya. Ini sudah jadi niatannya sejak lama. Wawuk lebih kaget lagi mendengar tujuan ibunya datang ke Jakarta.. Sejak pertama kali mendapat kabar. Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’. Berapa pun biayanya. Di Jakarta. Bu Kus datang ke hotel tempat resepsi untuk bersalaman dengan Pak Hargi. Dan pada hari yang ditentukan. Bu Kus duduk di peron menunggu kereta ekonomi jurusan Jakarta selama tiga jam. kaget setengah mati melihat pagi-pagi ibunya muncul di depan rumah. pakai vip-vipan segala. aksi atau tindakan yang dilakukan tokoh utama (Bu Kus) mengindikasikan suatu gerak aktif dan dinamis. Tuhan! Ibu mau datang ke resepsi itu????” “Kamu sendiri yang bercerita Pak Gi mau mantu. Ia gelisah ingin segera sampai di Jakarta dan bersalam-salaman dengan Pak Hargi. Bu Kus sibuk mempersiapkan kado. akhirnya Bu Kus sampai juga di Jakarta. kayak nonton wayang orang saja. “Tempat duduknya belum diatur.”Pokoknya sampai Jakarta!”. Bu! Baru mau dilangsir!” Tapi Bu Kus sudah terlanjur berdiri di bordes. Wawuk. (hlm. Tekad Bu Kus tampak pada kutipan berikut. Tidak bisa tidak.” (hlm. Bu Kustiyah bertekad bulat menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Di Stasiun. yaitu dengan mengenali gerak. anak perempuannya. Di stasiun.praktiknya. aksi. Setelah mengetahui waktu dan tempatnya. Bu Kus meminta menantunya (Totok) untuk mencari informasi resepsi pernikahan.. Bu Kus sudah bertekad untuk pergi. ketika terdengar peluit kereta. atau peristiwa. Barthes menerapkan juga prinsip penyeleksian. Sikap Bu Kus yang tampak tidak sabar tampak pada kutipan berikut.

Kenapa bukan makanan zaman perjuangan? Melihat kado yang isinya lain dari yang lain ini nanti tentulah putra Pak Gi akan bertanya pada bapaknya. Baru kemarin saya menemukan pilihan yang tepat. Menaruhnya jangan sampai terbalik. Bu Kus sedikit mengancam Wawuk seperti terlihat pada katakatanya berikut ini. dan terpenting yang bermakna. Isinya makanan istimewa. Ia tetap saja memasak tiwul sampai matang. Bu Kus segera menyiapkan kadonya. (hlm. Wawuk melihat ibunya memasak dan ia sangat terkejut melihat apa yang dimasak oleh ibunya.” (hlm. Pak Gi pasti akan terkesan sekali dan menerangkan panjang lebar makna makanan ini dalam masa perjuangan. Wawuk dan suaminya tidak bisa membantah. “tolong simpan baik-baik kado saya ini. Setelah rapi. Tiwul yang sudah matang itu kemudian ditata di sebuah nampan.16) Sikap Bu Kus yang menitip pesan pada penerima tamu itu menunjukkan . Bu Kus sibuk di dapur.(hlm. Di dapur.15) Bu Kustiyah tidak mempedulikan Wawuk.13) Bu Kus ngotot untuk datang ke resepsi pernikahan putra Pak Hargi walaupun tidak diundang. Bu Kus membungkus kadonya dengan kertas coklat. nanti tumpah semua.” Bu Kus bicara dengan nada dalam. Totok-suami Wawukmencari informasi mengenai resepsi itu sampai berhasil. Nak. Wuk. “Ingat. Bahkan. Oleh karena itu. yang istimewa. “Tiwul gaplek? Buat apa?” “Berhari-hari saya mencari kado yang tepat untuk putranya Pak Gi. Lain tidak.13) Sikap Bu kus yang sedikit mengancam Wawuk menunjukkan kesungguhan niatnya. Kado yang sudah dibungkus rapi itu dengan hati-hati dibawanya pada acara resepsi pernikahan. Kekhawatiran Bu Kus pada kadonya tampak pada kutipan berikut. “Aku jauh-jauh datang ke Jakarta ini yang penting adalah datang pada resepsi pernikahan putra Pak Hargi.” ` (hlm. Setelah mendapat berita dari Totok tentang waktu dan tempat resepsi itu. Sesuatu yang khusus. Malamnya. Wawuk terbangun dari tidurnya mendengar suara-suara yang berasal dari dapur. tiwul dalam nampan itu ditutup dengan kain putih berbordir.

. Sekarang pada ngumpul di Semarang. Mas Aris. Wawuk. Ia berharap kadonya dibuka dan diketahui oleh Pak Hargi. Mas Dal. Ketika sedang bersalaman dengan Pak Hargi. Akan tetapi. “ “Semua di sana tetap kompak. ya.” isak tangis Bu Kus berbaur dengan tawa. “Kustiyah.. Lho. Bu Kus ingin kadonya itu disimpan dengan hati-hati dan tidak terbalik agar isinya tidak tumpah..17) Bu Kus menangis terisak-isak. dan Totok menuju ke tempat resepsi di hotel Sahid Jaya. dan sikapnya itu ditunjukkan dengan menciumi tangan Pak Hargi sambil menangis. Ketika Pak Hargi terlihat mengerutkan kening. Bu Kus. Tapi jangan tanya Nyai Kemuning. Selamat Pak Gi. (hlm.” (hlm. “Pos Kalasan.17) Bu Kus berusaha membawa ingatan Pak Hargi pada masa lalu dengan menyebut Pos Kalasan dan nama teman-temannya. Bu Kus tidak bisa menahan diri. menubruk tangan Pak Gi. (hlm. Dengan tangan gemetar Bu Kus menghaturkan salam.” Rupanya Bu Kus tidak bisa menahan diri. Pak Gi.16) Setelah kurang lebih satu jam antri. terimakasih.” “Ooo. Pak Gi. Pak. mencium tangan itu dan menangis terisak-isak. Rupanya Bu Kus masih penasaran..” “Terimakasih. dan megah ini. Resepsi pernikahan itu akan dihadiri oleh presiden dan kurang lebih dua ribu orang tamu yang diundang.. “Awet muda.. Decaknya berkali-kali terdengar menyertai kekagumannya melihat ruangan yang teramat indah.. Pak Hargi tidak menanggapinya dan hanya mengucapkan terima kasih. Benar-benar awet muda. padahal antrian masih begitu panjang. Pak. Ngatimin cebol. Bu Kus akhirnya sampai juga di tempat pelaminan untuk bersalaman dengan Pak Hargi. Saya Kustiyah. Bu Kus sudah membayangkan keluarga Pak Hargi itu akan menikmati makanan tiwul buatannya sambil mendengarkan cerita perjuangan zaman dahulu. Ia masih bertanya dan menunjukkan perhatiannya pada putra Pak Hargi seperti berikut ini. Dapur umum. Bu Kus sangat kagum dengan ruangan resepsi yang besar dan indah. . Bu Kus makin lincah saja memasuki ruang resepsi.perhatiannya.ya. besar. Bu Kus menyebutkan nama teman-temannya.

Sikap Bu Kus yang agresif tersebut sangat bertentangan dengan sikap Pak Hargi.” “Wah ini putranya Pak Gi. (b) Kode Teka-Teki/Hermeneutik (Hermeneutic Code) Kode ini berkisar pada tujuan atau harapan untuk mendapatkan jawaban atas tekateki (pertanyaan) yang muncul di dalam teks. Ia menerima Bu Kus sebagaimana menerima . mengesankan ia sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini. aksi tokoh mengindikasikan gerak aktif dan dinamis. tapi kemudian cepat menguasai keadaan. Bu Kus datang ke resepsi pernikahan itu untuk mengucapkan selamat atas pernikahan putra Pak Hargi.. Siapa sebenarnya Bu Kus? Apakah benar Bu Kus pernah berjuang bersama Pak Hargi? Apakah benar Bu Kus itu di bagian dapur umum? Bagaimanakah sikap Bu Kus apabila bertemu dengan Pak Hargi? Apakah Pak Hargi yang akan menikahkan putranya itu benar atasan Bu Kus? Bagaimanakah sikap Pak Hargi menerima kedatangan Bu Kus? Apakah Pak Hargi itu juga mengingat Bu Kus sebagaimana Bu Kus mengingat Pak Hargi? Apakah kado berupa makanan tiwul yang dibuat Bu Kus itu akan menjadi kado yang istimewa bagi Pak Hargi? Dan apa yang akan terjadi dengan kado yang telah dipersiapkan Bu Kus dengan susah payah itu? Pertanyaan-pertanyaan di atas dapat terjawab setelah membaca keseluruhan teks ini. Secara keseluruhan. kapan-kapan saja. kode tekateki ini juga termasuk ke dalam aspek sintagmatik.17) Setelah bersalaman dengan Pak Hargi. kode aksi/ tindakan/proairetik yang terdapat dalam cerpen ini cukup bermakna.” (hlm. setelah keduanya berhadapan. tokoh (Bu Kus) langsung melakukan suatu tindakan yang aktif. sejak mendengar kabar dari Wawuk. Seperti halnya kode aksi. Ia kemudian mengajak Wawuk dan suaminya menjelajahi ruangan dan mencicipi semua jenis makanan yang disediakan. suami Wawuk) untuk mencari informasi kapan dan di mana resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Pak Hargi tidak menunjukkan sikap berlebihan. Akan tetapi.. ya? Persis Bapak waktu muda dulu. Tokoh segera mempersiapkan diri pergi ke Jakarta. Terima kasih atas kedatangannya. Bu Kus merasa lega perasaannya. (hlm. Pak Gi?” “Emm. Pak Hargi sempat mengerutkan keningnya. tetapi antrian para tamu masih demikian panjang.. hal itu terlihat melalui oposisi gerak: aktif. Kode teka-teki dalam cerpen ‘Kado Istimewa’ cukup bagus. Oleh karena itu. Hal itu terbukti..“Kapan kita bisa berbincang lebih banyak. Tokoh menyuruh Totok (menantunya. Tokoh mempersiapkan kado dengan membuat makanan tiwul seorang diri.17) Sesungguhnya Bu Kus masih ingin berbicara lebih lama.

Jadi. terimakasih. Pembaca hanya mengetahui dan mengenal tokoh Pak Hargi dari cerita Bu Kus sendiri. teka-teki mengenai hubungan Bu Kus dengan Pak Hargi di masa lalu itu tetap menjadi misteri. tidak juga diceritakan siapa Pak Hargi. Pembaca tidak mengetahui hubungan yang sebenarnya antara Pak Hargi dan Bu Kustiyah. seolah-olah Pak Hargi tidak mengenal Bu Kus dengan baik. pembaca tidak mengetahui apakah benar Pak Hargi itu betulbetul atasan Bu Kus. Kado itu pun dibuka. pembaca mengetahui ‘nasib’ kado Bu Kustiyah. “Busyet! Bau busuk!” Semua perhatian berpusat di sebuah kado berbungkus kertas coklat. Makanan tiwul itu tentulah --dalam bayangan Bu Kus-. Pembaca hanya mengetahui bahwa Pak Hargi adalah seorang pejabat penting yang mengundang presiden pada acara pernikahan putranya. Melihat ‘gelagat’ Pak Hargi..akan membuat Pak Hargi ingat masa lalu (masa perjuangan) dan akan menceritakan pengalaman yang manis itu kepada putra-putrinya. bagaimana sikap Pak Hargi setelah mengetahui isi kadonya itu. (hlm.17) Sampai akhir cerita.. Bahkan. lho.. Sampai akhir cerita.” (hlm. Di berbagai sudutnya tampak basah. Teka-teki mengenai kado istimewa Bu Kus hanya diketahui oleh pembaca (real reader) karena ternyata tokoh Pak Hargi tidak dimunculkan setelah acara resepsi itu.. Ada selembar kertas bertulisan tangan yang sulit terbaca karena tintanya sudah menyebar kena lelehan gula merah. (hlm.. pembaca hanya ingat bahwa Bu Kus tetap akan membayangkan kadonya itu akan dibuka dan dinikmati oleh Pak Hargi. ya. Mereka tidak tahu apa nama makanan dalam nampan anyaman bambu yang ditutup kain putih berbordir itu.19) . Bu Kus berusaha mengingat kenangan masa lalu dengan menyebutkan beberapa tempat dan nama temanteman seperjuangannya dulu.. Akan tetapi.15) Akan tetapi. “Terimakasih. Melihat kado yang isinya lain dari yang lain ini nanti pasti akan terkesan sekali dan menerangkan panjang lebar makna makanan ini dalam masa perjuangan. Bu Kus tidak mengetahui apa yang terjadi dengan kadonya.... terimakasih banyak. Sampai akhir cerita. ya.” “Ooo.” “Yayaya.. seperti berikut. Melalui percakapan saudara-saudara pengantin. sebab rupanya sudah tak karuan dan berjamur di sana sini.tamu lain yang tidak istimewa. Ia hanya mengucapkan ‘terima kasih’ saja. sedangkan tokoh Pak Hargi tidak menceritakan ‘masa lalu’nya. Terimakasih. Pak Hargi tetap saja bersikap biasa. Bu Kus yang telah bersusah payah menyiapkan kado (tiwul) untuk Pak Hargi itu tidak mengetahui nasib kadonya.

Pandangan Wawuk lalu bertumpu pada tas kulit ibunya di pembaringan. kain kebaya yang sudah lima-enam tahun. (hlm. Cerpen ini diakhiri dengan sebuah ending yang cukup mengejutkan. karena ada nampan dan renda berbordir putih. Dapat dikatakan bahwa kode budaya tersebut merupakan acuan atau referensi teks. Mana gua tahu. Kain kebaya di dalamnya ia kenal betul sebagai pakaian ibunya lima atau enam tahun yang lalu.Kado berbungkus coklat yang isinya sudah jamuran itu ternyata makanan.19) Benar saja. nih!” “Mau disimpan di mana.14) Bu Kus digambarkan sebagai seorang wanita Jawa setengah baya yang sederhana karena ia dikodifikasi dengan kode-kode budaya tertentu (Jawa) dan hal itu tersirat melalui benda-benda seperti tas kulit.19) Kado Bu Kus itu diberikan kepada pembantu rumah tangga.. benda-benda yang dikenal sebagai benda budaya. Kode budaya dalam cerpen ‘Kado Istimewa’. Juga selop hitam itu. misalnya. Pengantin pria tidak menyuruh menyimpan atau menikmati makanan itu. kado makanan busuk itu ada tulisannya ‘Kustijah’. Pembaca akhirnya akan merasa yakin bahwa kado itu memang kado istimewanya Bu Kus setelah membaca kutipan berikut.. Kustijah. “Ibu. (c) Kode Budaya (Cultural Code) Kode ini berkaitan dengan berbagai sistem pengetahuan atau sistem nilai yang tersirat di dalam teks. Apalagi ciri-ciri kado ‘busuk’ itu sesuai benar dengan kadonya Bu Kus. tampak pada kutipan berikut. Bu Kus juga digambarkan sebagai seorang . Ini berarti kado itu benar-benar kado Bu Kustiyah. Kus. Imaaah!!!” (hlm. Kustijak. Tas itu dibukanya. Siapa sih dia?” Pengantin pria mengamati kado ini.. Akhirnya. dan stereotip pemahaman realitas manusia merupakan beberapa contoh adanya kode budaya. Bahasa atau kata-kata mutiara. Bagian akhir cerpen ini telah menjawab teka-teki tentang kado Bu Kustiyah. tetapi menyuruh membuangnya.. dan selop hitam yang dikenakannya. teka-teki mengenai kado Bu Kus itu terjawab pada bagian akhir cerpen. Pembantu perempuan muncul.. seperti berikut. “Bawa keluar. mas?” “Disimpan? Buang!!!” (hlm.

yaitu menyiapkan makanan berupa tiwul buatan sendiri. lengkap mengenakan setelan jas hitam dan handy-talky di tangan. Dengan demikian. Pakaian kebaya. Pak Hargi digambarkan sebagai seorang pejabat yang kaya raya dan berpengaruh. Kenapa bukan makanan zaman perjuangan? (hlm. Bu Kus ingin memberikan kado yang istimewa karena Pak Hargi adalah atasan yang sangat dihormatinya. “Berhari-hari saya mencari kado yang tepat untuk putranya Pak Gi. Pintu masuk hanya separuh terbuka kurang lebih cuma semeter. Ia berpikiran praktis sebagaimana orang desa (Jawa) pada umumnya.15) Penjagaan yang ketat di hotel tempat resepsi. dan terpenting yang bermakna. lemari es. selop hitam. Hal ini menjelaskan kedudukan Pak Hargi dalam hubungannya dengan orang nomor satu di sebuah negara. tas kulit. Keputusan Bu Kus untuk membuat makanan tiwul adalah kenangannya pada makanan ‘favorit’ Pak Hargi pada masa perjuangan dulu. Kode-kode budaya itu tersirat dalam kata hotel yang mewah. (hlm. adalah benda-benda yang dapat mengidintifikasi sosok Bu Kustiyah sebagai wanita desa dari Jawa.15) Kesederhanaan Bu Kus dapat dilihat dari kata-kata yang diucapkan kepada Wawuk. Sesuatu yang khusus. dan beragam makanan yang tersaji lengkap menunjukkan kode budaya kehidupan orang kaya dan modern. dan lain-lain yang diterima pengantin pun menunjukkan kode budaya kehidupan metropolitan yang kaya dan modern. Pak Hargi dan keluarganya mewakili sosok-sosok manusia yang hidup dalam budaya modern. Di alaman bertebaran petugas security. juga pikiran-pikiran sederhananya sebagaimana wanita desa. Akan tetapi. dan ribuan tamu yang datang. Baru kemarin saya menemukan pilihan yang tepat. Kado yang berupa rumah. barang elektronik. kehadiran presiden. tiwul. yang istimewa. dilengkapi dengan bingkai detektor beralarm. . ruang resepsi yang indah. mobil. dalam cerpen ini terlihat adanya kehidupan manusia dalam konteks budaya yang berbeda: kehidupan Bu Kus yang sederhana dan kehidupan Pak Hargi yang mewah. Sementara itu. Penjagaan ketat mewarnai ruang resepsi hotel Sahid Jaya. Bu Kus mengharapkan Pak Hargi akan mengingatnya melalui makanan tiwul.(wanita) yang berpikiran sederhana. tampak pada kutipan berikut ini. Apa yang dijelaskan di atas. Hal ini terlihat dari resepsi pernikahan putranya yang diselenggarakan di hotel mewah dengan ribuan tamu. Resepsi pernikahan ini juga mengundang presiden. Pak Hargi adalah sosok manusia yang berkelas sosial tinggi dan mempunyai kekuasaan di negeri ini. jenis-jenis makanan yang terhidang. dua ribu tamu undangan.

atau kalimat yang mirip. Untuk mengenang masa lalunya yang indah. tokoh Bu Kus adalah tokoh wanita Jawa yang sederhana.9) Perasaan hormat itulah yang mengantarkan Bu Kus sampai di Jakarta dan datang pada resepsi pernikahan putra Pak Hargi.Ini sudah jadi niatannya sejak lama. Bu Kus menyiapkan kado buatan sendiri. Tidak ada seorang pun yang berhak menghalangi niat Bu Kus untuk menghadiri resepsi tersebut.” (hlm. dan Bu Kus menyalami dan mengucapkan selamat kepada Pak Hargi sambil menangis terisak-isak. Walaupun tidak diundang. Bu Kus datang untuk memberikan ucapan selamat dan ikut berbahagia. Menunjukkan bahwa Bu Kus tetap menghormati Pak Gi. Bu Kus bertekad bulat untuk pergi ke Jakarta setelah mendengar Pak Hargi hendak mantu. Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’. yang tetap awet muda. Bu Kus tetap akan datang karena ia merasa bahwa Pak Hargi adalah (mantan) atasannya yang harus tetap dihormati. Menyatakan kegembiraan. (hlm. Apa pun hambatannya. Pak Hargi adalah masih Pak Hargi yang dulu. Bahwa suatu saat nanti.9) Penghormatan dan pengabdian Bu Kus terhadap Pak Hargi diwujudkan dengan berbagai usaha dan cara. Ia masih pula berpikir dengan pola yang sederhana. Jika di dalam teks dijumpai konotasi kata. Oleh karena itu. berarti di dalamnya dapat ditemukan tema tertentu. Misalnya. Tekad Bu Kus yang bulat itu tampak pada kutipan di bawah ini.(d) Kode Konotatif (Conotative Code) Kode ini berkenaan dengan tema-tema yang dapat disusun lewat proses pembacaan teks.” begitu Bu Kus sering bercerita pada para tetangganya. Pengantin putra . Bu Kustiyah bertekad bulat menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. frase. seperti tampak pada kutipan berikut. Walupun saya cuma bekerja di dapur umum. Berapa pun biayanya. Jika di dalam teks ditemukan sekelompok konotasi. Bu Kus datang ke resepsi tanpa membawa undangan. frase. “Pak Hargi adalah atasan saya yang saya hormati. Termasuk di antara yang berjuang mendirikan negeri ini. semua itu dapat dikelompokkan dengan konotasi kata. Bu Kus berusaha mencari informasi tentang waktu dan tempat resepsi. tetapi saya merasa bahagia dan berbangga bisa ikut berjuang bersama Pak Gi. Bu Kus membuat makanan khas (tiwul) sebagai kadonya. Sebagai bawahan. biarpun zaman sudah berubah. “Beliau adalah seorang pejuang sejati. atau bahkan kalimat tertentu. Bu Kus merasa berkewajiban untuk tetap menghaturkan rasa hormat kepada Pak Hargi. Tidak bisa tidak. Kode konotatif yang tampak kuat di dalam cerpen ini adalah kode penghormatan dan atau pengabdian. Di hadapan Bu Kus. Bu Kustiyah akan datang untuk mengucapkan selamat. kalau Pak hargi mantu ataupun ngunduh mantu.

Bu Kus menghormati Pak Hargi sebagaimana ia menghormati Pak Hargi di masa lalu. Pertama. mobil. konotasi yang terdapat dalam cerpen ini ialah: Niat baik (kebaikan) seseorang tidak selalu diterima dengan baik pula.19) .” “Wah ini putranya Pak Gi. Kado-kado mewah yang diterima pengantin menunjukkan kedudukan atau keberadaan si pemberi kado. Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’ terdapat oposisi yang menarik.. “Awet muda. “Kunci mobil ada nggak?’ “Bi-em double-yu.. “ “Amplop? Amplop?” “Langsung masuk rekening. Cara-cara Bu Kus rupanya tidak ditanggapi oleh Pak Hargi. Benar-benar awet muda. uang. gilaaa!!! Kunci rumah?” “Ada deh. Pak Gi.17) Penghormatan Bu Kus terhdap Pak Hargi tidak berubah. Beliau hanya menanggapi Bu Kus dengan sikap yang biasa saja.. Sudah tiga puluh tahun Bu Kus tidak bertemu dengan Pak Hargi. Walaupun Pak Hargi tidak memberi respon seperti yang diharapkannya. Selamat Pak Gi. kado tiwul yang dibuat Bu Kus (makanan khas daerah) sangat kontras dengan kadokado yang lain (seperti kunci rumah. Kedua. Bu Kus tetap berusaha dengan berbagai cara. rasa hormatnya tetap tidak berubah karena zaman.dipandangnya sebagai Pak Hargi ketika muda dulu dan itu diucapkan Bu Kus seperti berikut ini. putra Pak Hargi. “ (hlm. Bu Kus (orang desa) akan menghadiri sebuah resepsi pernikahan putra seorang pejabat (orang kaya) di sebuah hotel berbintang. Simbol merupakan aspek pengkodean fiksi yang khas bersifat struktural. atau tidak semua orang mampu menghargai pengorbanan orang lain.. membuang kado yang telah disiapkan Bu Kus dengan cara istimewa.” (hlm. (e) Kode Simbolik (Symbolik Field) Kode simbolik berkaitan dengan tema dalam arti yang sebenarnya --sehingga erat hubungannya dengan kode konotatif-. dan barang-barang elektronik lainnya). lemari es.yaitu tema dalam keseluruhan teks cerita. ya? Persis Bapak waktu muda dulu. Bahkan.. yang kontras (berlawanan). Dengan demikian. Akan tetapi. Hal tersebut dilandasi oleh suatu gagasan bahwa makna dapat diformulasikan dari beberapa oposisi biner (binary oppositions) atau pembedaan. seusai resepsi. Seperti tampak dalam kutipan berikut. lho!” “Ai.

Bu Kus berusaha keras mewujudkan ‘pengabdian dan rasa hormat’ kepada atasannya. Jadi. Oleh karena itu. dan ironi seperti inilah yang merupakan wujud kode simbolik. dan uang yang masuk rekening sangat kontras dengan kado dari Bu Kus yang hanya makanan tradisional. atau dengan kata lain. makna totalitasnya menjadi kabur. Ini merupakan sebuah ironi. Bu Kus tidak menyadari kado makanan itu sampai berjamur dan menimbulkan bau busuk. symbolic field) dapat dimanfaatkan untuk menangkap makna yang di dalam cerpen itu cukup beragam. 5. sehingga akhir cerpen ini menggambarkan suatu ketragisan. Meskipun keberagaman makna di dalam cerpen itu dapat ditangkap. putra-putranya akan mendengarkan cerita pada masa-masa perjuangan dulu. Sampai akhir cerita. Pak Hargi juga tidak mengetahui isi kado yang diberikan Bu Kus. Pak Hargi tidak mengetahui apapun yang telah dilakukan Bu Kus untuk dirinya. Akibatnya. baik Bu Kus maupun Pak Hargi tidak mengetahui peristiwa yang terjadi dengan kado itu. Hal ini disebabkan karena kode-kodenya didasarkan pada aspek yang berbeda-beda satu sama lain. Dari proses pemaknaan itu diperoleh simpulan bahwa ternyata lima kode Roland Barthes itu (proairetic code. hermeneutic code. cultural code. (hlm. latar belakang peristiwa yang terjadi pada satu tokoh tidak diketahui tokoh yang lain. Penutup Demikian proses dan hasil pemahaman makna atas cerpen ‘Kado Istimewa’ karya Jujur Prananto berdasarkan konsep seperti yang telah dirumuskan oleh Roland Barthes. connotative code. dalam cerpen ini. segala sesuatu yang telah dikerjakan (pengorbanan) Bu Kus tidak mendapat respon (tanggapan) sebagaimana mestinya. di sisi lain.19) Bu Kus tidak mengetahui apa yang terjadi dan bagaimana nasib kadonya. analisis seperti itu masih perlu didukung oleh teori atau pendekatan-pendekatan lain agar makna teks sastra itu dapat dipahami secara lebih total. meskipun teori Roland Barthes cukup berarti bagi suatu analisis teks sastra. Yang ada di dalam bayangan Bu Kus adalah bahwa Pak Hargi menikmati makanan tiwul buatannya. sebab rupanya sudah tak karuan dan berjamur di sana sini. Mereka tak tahu apa nama makanan dalam nampan anyaman banbu yang ditutup kain putih berbordir itu. Oposisi biner yang terdapat dalam cerpen ini adalah kehidupan Bu Kus dengan kehidupan Pak Hargi yang sangat kontras (berlawanan). tetapi maknamakna itu terkesan terpisah-pisah. Di satu sisi. Kado itu pun dibuka. seperti tampak pada kutipan berikut. putra Pak Hargi tidak mengetahui alasan apa dan bagaimana pun tentang kado itu. Sementara itu. Di samping Pak Hargi.Kado berupa kunci rumah. . mobil.

Structuralism in Literature: An introduction. Teeuw. 1970. Raman. Panduan Pembaca Teori Sastra Masa Kini. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. S/Z. 1991. 1992. Robert. New Haven and London: Yale University Press.00 Label: Kuliah . ‘Kado Istimewa’ kemudian dijadikan judul kumpulan cerpen bersama lima belas cerpen lainnya dan diterbitkan oleh Gramedia tahun 1992. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. A. Srtucturalism and Since. Jakarta: Pustaka Jaya. New York: Hill and Wang. Transleted by Richard Miller. Sturrock. Sebagai cerpen terbaik. dkk. [1] Cerpen ‘Kado Istimewa’ adalah cerpen terbaik harian Kompas tahun 1991. Oxford: University Press. Selden. Kado Istimewa. Roland. Scholes. Jakarta: Gramedia. John. From Levi Strauss to Derrida. Pranoto. Luxemburg. (seventh printing). 1977.DAFTAR PUSTAKA Barthes. Diposkan oleh Jabrohim di 20. Jakarta: Gramedia. 1974. Pengantar Ilmu Sastra. Jujur. 1984.

tidak pernah disentuh dalam setiap analisis. Guru Besar Universitas Leiden Belanda pakar dalam sastra Indonesia dan Melayu. Teeuw menilai. Unsur ekstrinsik seperti terkait dengan sejarah. menurut Teeuw. kebudayaan dan semangat zaman. Bahkan tidak berdasarkan teori sastra yang tepat dan lengkap sehingga dapat membahayakan pengembangan teori sastra. Terkait dengan kelemahan yang disebutkan terakhir itu. penokohan. khususnya di Amerika. Analisis struktural yang menekankan otonomi teks sastra. Komponen karya sastra ini lebih populer diistilahkan sebagai unsur intrinsik. latar. yang menekankan kajian strukturalisme. Pendekatan struktural di negara maju tersebut. Hanya mementingkan struktur yaitu unsur-unsur pembangunan karya sastra seperti alur cerita. Dengan demikian. ekonomi dan psikologis pengarangnya. lingkungan sosial budaya. cerpen. novel) tidak hanya ditentukan oleh struktur itu sendiri. Tulisan ini tidak bermaksud mengulas otonomi daerah sesuai dengan UU No. Gerakan otonomi karya sastra dalam analisis puisi. gerakan otonomi karya sastra berarti menempatkan pada ruang yang terpencil. gerakan otonomi sastra ini memiliki dua kelemahan pokok yaitu. mementingkan analisis karya sastra dari segi bentuk (struktur). dan mengasingkan karya sastra dari lingkungan sosial budaya. pendekatan struktur tidak lain merupakan gerakan otonomi karya sastra. Makna karya sastra (puisi. belum merupakan teori sastra. 22 tahun 1998. karya sastra itu “dimenaragadingkan” dan akan kehilangan relevansi sosial budayanya. Dalam otonomi karya sastra. tak bisa diabaikan.co. sehingga hasil kajiannya agak terbatas dan kurang memberi penghargaan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam sastra sebagai cermin kehidupan masyarakat.id/ NAFAS otonomi daerah yang kini digulirkan dalam birokrasi pemerintahan. cerita pendek (cerpen) dan novel meniru semangat pendekatan struktural yang dicetuskan dalam teori-teori sastra di negara Barat. Akibatnya. filsafat psikologi. melepaskan karya sastra dari kerangka sejarah sastra. Penganut aliran ini menilai karya sastra sebagai suatu benda yang mandiri dan bersifat otonom.Posted by PuJa on October 13. mengasingkan aspek sosial budaya. justru konsep otonomi pemerintahan memberi peluang yang besar terhadap nilai-nilai sosial budaya yang ada di masing-masing daerah. Walaupun dunia kesusastraan telah mengakui otonomi sastra sudah dipraktikkan sejak dulu. Analisis berdasarkan konsep otonomi karya sastra juga menghilangkan konteksnya dan fungsinya. politik.balipost. Mengingat sastra tidak bisa dilepaskan dengan realitas kehidupan masyarakat. agama. tetapi lebih memfokuskan pada kesusastraan. . potensi-potensi budaya diabaikan. tetapi juga latar belakang pengarang. 2010 I Nyoman Suaka http://www. sebenarnya sudah sejak lama dikenal dalam analisis karya sastra. maka faktor-faktor lingkungan. Semata-mata yang diperhatikan adalah teks sastra. bebas dari ikatan sejarah kemasyarakatan. pengisahan serta gaya bahasa. tetapi sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip otonomi yang disosialisasikan dalam jajaran pemerintah. Faktor-faktor ekstrinsik yang disebutkan tadi memberikan andil yang besar kepada pengarang untuk melahirkan karyanya. Kendatipun aliran struktural ini berkembang pesat. ekonomi. sosial dan budaya yang sering muncul dalam karya sastra. Arnold Teeuw (1983) mengatakan. bahkan boleh dikatakan ditolak.

strukturalisme genetik. pembahasannya bersifat sambil lalu dan sepintas. Polemik dalam diskusi. Opini tersebut kurang mendapat perhatian. Justru lahir polemik yang berkepanjangan dari sastrawan dan budayawan tentang sastra konteksual.Pendekatan karya sastra dengan kajian ekstrinsik di Indonesia masih tergolong langka. Padahal telah terbukti. postmodernisme. Pro-kontra pun muncul antara sastra dalam tradisi teks dengan sastra kontekstual. baik menyangkut sejarah. agama. seminar dan tulisan di media massa waktu itu berhasil dibukukan Ariel Heryanto dengan judul “Perdebatan Sastra Kontekstual” (1985). resepsi dan lainnya. Skripsi kesarjanaan (S1) yang mengambil program studi sastra Indonesia. politik. Sebab penelitian dengan prinsip karya sastra memiliki otonomi. telah pula diimbangi dengan teori-teori sastra yang mapan seperti sosiologi sastra. sosial budaya dan lain-lain. maka pendekatan otonomi itu dapat ditinjau lagi untuk mengarahkan dengan pendekatan lain seperti pendekatan sosial budaya. kurang memberikan tantangan untuk memanfaatkan disiplin ilmu yang lain. Semua teori-teori ini diadopsi dari dunia Barat karena di dunia sana mengalami perkembangan yang pesat. hermeneutik. Penelitian sastra berdasarkan struktur yang mandiri dan otonom sudah saatnya dialihkan pada aspek ekstrinsik kontekstual untuk menghindari keterpencilan dunia kesusastraan di Indonesia. Filed under: Esai . Analisis dan kritik sastra akademis sebagian besar tetap bertahan dengan memandang karya sastra yang bersifat otonom. Selain itu. Sebagai “pisau” untuk “membedah” karya sastra dilihat dari unsur ekstrinsik. Bagaimana dengan di Indonesia? Awal 1980-an banyak peneliti dan pengamat sastra mengusulkan perlunya diadakan diskusi di tingkat nasional untuk menyusun teori sastra yang khas untuk situasi di Indonesia. sebagian besar berpedoman pada karya sastra bersifat otonomi. Mengingat seorang sastrawan dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan sosial budaya yang amat beragam. karya sastra yang bermutu selalu dikaitkan dengan aspek kontekstual zamannya. Asyik berdebat. juga kurang mengungkapkan kekayaan karya sastra itu secara maksimal. Kalau ada yang menyinggung dari sudut luar (kontekstual). teori-teori sastra khas Indonesia sampai kini belum muncul.

harian Kompas memulai tradisi baru dengan memilih cerpen terbaik dan memberi penghargaan khusus untuk penulisnya. Lampung (2003). Dibandingkan puisi. serta adanya Kongres Cerpen yang diselenggarakan berkala dalam dua tahun sekali –di Yogyakarta (1999). adanya kegiatan lomba menulis cerpen. Bersamaan dengan itu. Di sana. Pembaca disuguhi beragam pilihan. Maka. kesemarakan media massa –suratkabar dan majalah—telah membuka ruang yang makin luas bagi para cerpenis untuk mengirimkan karyanya. dalam hal regenerasi boleh dikatakan belum cukup signifikan. cerpenis dipandang sebagai profesi yang tak lebih rendah dari novelis atau penyair. Cerpen ditempatkan sama pentingnya dengan rubrik lain. karya-karya sastra terbit seperti berdesakan dengan tema dan pengucapan yang beraneka ragam. Cerpen telah sampai pada jatidirinya. dan kongres mendatang di Pekanbaru (November 2005). Kegiatan itu sekaligus untuk menyosialisasikan keberadaan cerpen sebagai bagian dari kegiatan sastra. Kedua. Maka. Kegiatan ini mengangkat kedudukan cerpen dalam posisi yang istimewa. Di sana. muncul lagi antologi cerpen yang lain.Thursday. di suratsurat kabar minggu. Dalam kondisi overproduksi itu. Sejak 1992. Masalahnya. Kondisi ini dimungkinkan oleh beberapa faktor berikut: Pertama. menyeruak pula sejumlah antologi cerpen. berhasil mengangkat citra cerpen secara lebih terhormat. Di situlah tempat cerpen bertengger dan menyapa para pembacanya. Pusat Bahasa atau lembaga lain yang juga melakukan kegiatan serupa. Ketika kita sedang menimang-nimang isi kocek dan tuntutan kebutuhan lain. kehidupan sastra Indonesia seperti berada dalam pentas terbuka. seperti berlomba dengan penerbitan novel dan buku lain. tentu saja disebabkan oleh perubahan yang sangat mendasar dalam sistem pemerintahan. Bali (2001). Faktor utama yang memungkinkan sastra Indonesia berkembang seperti itu. secara substansial sejumlah cerpenis muda yang muncul belakangan. setiap minggu kita dihadapkan pada ratusan cerpen yang mengisi lembaran koran Minggu. usaha sejumlah penerbit melakukan semacam perburuan naskah cerpen untuk diterbitkan. Mereka datang susul-menyusul. Mahayana Dalam perjalanan sastra Indonesia. Ia tak lagi sebagai selingan di hari Minggu. tetapi juga pada event atau peristiwa tertentu. harus diakui. 27 November 2008 (12:33) | 79 views | 0 komentar | Print this Article Maman S. belum menunjukkan usahanya mengusung sebuah gerakan estetik yang kemudian menjadi sebuah mainstream. Bahkan. para pemainnya seolah-olah boleh berbuat dan melakukan apa saja. Cerpen Indonesia mutakhir masih tetap tak . Majalah Horison setiap tahun menyelenggarakan lomba penulisan cerpen. hari Minggu adalah hari cerpen. Kehidupan pers yang terkesan serbabebas-serbaboleh ikut mendorong terjadinya perkembangan itu. dan drama. memberi harga dan martabat cerpen tampak lebih baik dibandingkan keadaan sebelumnya. Begitupun Diknas. Ketiga. ia seperti sebuah keharusan. novel. memungkinkan cerpen tak hanya berada di hari Minggu. Kini. Cerpenis tak diperlakukan sebagai orang yang sedang belajar menulis novel. Penerbitan buku antologi cerpen. Meskipun posisi cerpen berada dalam keadaan yang begitu semarak dan memperoleh tempat istimewa. dkk. Kini. terbitnya Jurnal Cerpen yang diasuh Joni Ariadinata. Di pelosok kota di Indonesia. Bayangkanlah. cerpen Indonesia pada paroh pertama pasca-reformasi mengalami booming. cerpen masuk ke ruang publik dengan bebasnya. rubrik cerpen mendapat tempat yang khas. periode pasca-reformasi merupakan masa paling semarak dan luar biasa. Arus besar cerpen Indonesia pascareformasi masih tetap didominasi nama-nama lama yang memang telah menjadi ikon cerpen Indonesia kontemporer.

*** Bagaimana dengan kemunculan cerpenis baru dalam peta cerpen Indonesia? Memang ada geliat yang tak dapat diabaikan. Eka belum kehilangan semangat eksperimentasinya. dan Linda telah memilih cara itu. Dari sudut itu. Salah satu kekuatan Raudal adalah narasinya yang sanggup menciptakan suasana peristiwa begitu intens. “Tali Rabab” termasuk 15 cerpen terbaik dalam sayembara itu. Kuntowijoyo. Style itu memang pilihannya. Kuda Terbang Maria Pinto (2004) seolah-olah memperlihatkan ketergodaannya pada model dan style yang sedang semarak pada saat itu. dan sederet panjang nama lain yang tergolong pemain lama. dan asosiatif.dapat menenggelamkan sejumlah nama yang muncul justru sebelum terjadi reformasi. Lalu. Pulau Cinta di Peta Buta (2003). Antologi cerpennya. Cinta tak Ada Mati (2005). cerpennya ““Cerobong Tua Terus Mendera” terpilih sebagai penerima Anugerah Sastra Horison 2004. kita terkejut bukan karena ia sebagai pendatang baru. namanya mulai diperhitungkan. Jadi. Hudan Hidayat (Orang . semua ikut menyemarakkan peta cerpen Indonesia. Mereka masih tetap menjadi bagian penting dalam peta cerpen Indonesia pascareformasi. tiba-tiba merasa ikut menjadi saksi peristiwa yang diangkat cerpen itu. Raudal Tanjung Banua hadir meyakinkan. 2002). Pembaca dibawa masuk ke dunia entah-berantah. Danarto. Cerpennya. Azhari. Martin Aleida misalnya. Antologi cerpen pertamanya. Karya pertamanya. Tetapi Martin termasuk pemain lama. Boleh jadi antologi ini merupakan potret yang merepresentasikan kegelisahan masyarakat Aceh dalam tarik-menarik itu. Dalam antologi cerpen yang terbit belakangan. metaforis. Lihat saja. kini bertumpukan. cerpenis kelahiran Aceh adalah pendatang baru yang lain lagi. Ziarah bagi yang Hidup (2004). Maka. ketika terbit Leontin Dewangga (2003). Depdiknas—Creative Writing Institute memperlihatkan kekuatannya dalam mengungkap kepedihan rakyat Aceh yang terjepit dalam konflik bersenjata antara aparat keamanan (: TNI) dan Gerakan Aceh Merdeka. Pendatang baru yang cukup menjanjikan muncul atas nama Eka Kurniawan. Dengan kekuatan narasi yang hampir sama. cerpenis lama dan baru. mengangkat tema korban politik bagi mereka yang terlibat PKI. Sejumlah nama cerpenis lain yang kelak menjadi sastrawan penting Indonesia. Tetapi ketika novelnya Cantik itu Luka (2002) terbit yang ternyata mengundang kontroversi. Perempuan Pala (2004) memperlihatkan sosok Azhari yang matang dalam memandang persoalan Aceh dalam tarik-menarik sejarah dan kebudayaannya yang agung dengan kondisi sosial dan politik yang menimpa rakyat Aceh yang justru menebarkan luka dan kepedihan. “Yang Dibalut Lumut” yang menjadi Juara Pertama Lomba Penulisan Cerpen Festival Kreativitas Pemuda. Cerpen yang lain. antologi cerpen Corat-Coret di Toilet (2000) mula hadir kurang meyakinkan. Hamsad Rangkuti. Kasus Martin Aleida tentu berbeda dengan Linda Christanty yang juga sebenarnya termasuk pemain lama. Lelaki Harimau (2004) yang memamerkan kepiawaian melakukan eksperimen. ia telah memperkaya tema cerpen Indonesia. Cerpen yang berjudul “Bau Busuk” menunjukkan kesungguhan Eka melakukan eksperimen. seperti Budi Darma. dan Parang tak Berulu (2005) menunjukkan perkembangan kepengarangannya yang makin kuat. Antologinya. Setelah itu terbit pula novel kedua. dapat disebutkan beberapa di antaranya: Teguh Winarsho (Bidadari BersayapBelati. melainkan pada hasratnya mengangkat tema yang tak mungkin muncul pada zaman Orde Baru. Pengabaian latar tempat dengan permainan pikiran malah seperti sengaja membuyarkan unsur lain –yang dalam kerangka strukturalisme justru menempati posisi yang sama penting. Ia juga berhasil menyajikan sebuah potret kultural dan tradisi rakyat Aceh yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan keseharian masyarakat di sana. Setidaknya ia sudah matang sebelum terjadi reformasi.

Nukila Amal (Laluba. Leila S. Keseluruhan antologi itu menunujukkan kekuatan narasi yang lancar mengalir dan kedalaman tema yang diangkatnya. Selain nama-nama itu. 2005). Oka Rusmini (Sagra. Wan Anwar (Sepasang Maut. pengamatan cerpen Indonesia mutakhir dengan analisis yang mendalam. Intan Paramadhita (Sihir Perempuan. Ucu Agustin (Kanakar. 2004). Labibah Zain (Addicted to Weblog: Kisah Perempuan Maya. Mustofa W Hasyim (Api Meliuk di Atas Batu Apung. Tokoh-tokoh perempuan yang dalam banyak karya para penulis laki-laki kerap menjadi korban dan tersisih. Bercinta di Bawah Bulan.com/2008/11/27/cerpen-indonesia-kontemporer/#ixzz19qxn0ais Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike . Evi Idawati (Malam Perkawinan. 2005).COM http://mahayanamahadewa. juga tidak dapat diabaikan kontribusinya. Triyanto Triwikromo (Anak-Anak Mengasah Pisau. 2003). Chudori. 2004). Selain Linda Christanty. seperti sinyalemen Budi Darma. Moh. mereka juga begitu berani mengangkat perkara seks untuk membungkus pesan ideologi jendernya. Sumber: MAHAYANA-MAHADEWA. *** Deretan panjang nama-nama lain yang kerap muncul di hari Minggu. justru cenderung berada dalam posisi yang sebaliknya. 2004). dalam karya para penulis perempuan itu. Titis Basino. Satmoko Budi Santoso (Jangan Membunuh di Hari Sabtu. Nh Dini. 2003). 2002). 2004). cerpenis wanita yang muncul dalam lima tahun terakhir ini. 2002. Tubuhku bukan Milikku. Isbedy Stiawan (Perempuan Sunyi. Mereka berpeluang mengikuti jejak seniornya. Akhirnya. 2003) Maroeli Simbolon (Bara Negeri Dongeng. Dawai Kembali Berdenting. Djenar Maesa Ayu (Mereka Bilang Saya Monyet. 2004. Yusrizal KW (Kembali ke Pangkal Jalan. Selain itu. 2005). Tokoh laki-laki kerap digambarkan tersisih dan kalah sebagai pecundang di bawah kekuasaan perempuan. Cinta Tai Kucing. patut pula mendapat perhatian. 2001. 2004). Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu. 2005). 2004). 2002). Damhuri Muhammad (Laras. 2004. 2004). 2002. Maya Wulan (Membaca Perempuanku. mereka akan ikut menentukan perkembangan sastra Indonesia. 2005). dalam keadaan overproduksi. Dalam lima tahun ke depan. 2003). tak mungkin dapat dilakukan dalam rentang waktu yang pendek.Sakit. Kurnia Effendi (Senapan Cinta. 2005). Keluarga Gila. masih ada deretan cerpenis wanita yang sebenarnya lebih kuat dan matang. Yang menarik dari karya cerpenis perempuan ini adalah semangatnya melakukan gugatan. Kita sekarang ini seperti sedang berhadapan dengan air bah yang bernama cerpen Indonesia kontemporer dan kita hanyut terseret dalam gelombang besar deras arusnya. Ratna Indrswari Ibrahim atau Abidah el-Khalieqy. Weka Gunawan (Merpati di Trafalgar Square. Tentu dengan melihat daya tahan dan konsistensinya mempertahankan kualitas dan kontribusi mereka bagi pemerkayaan khazanah cerpen Indonesia mutakhir.

di hadapan 500 peserta Pesta Blogger 2007. Helvy Tiana Rosa. dan lain.Posted on Thursday. menjadi bentuk komunikasi baru di tengah maraknya bacaan masyarakat. mampu memberikan bius untuk ditonton karena Hanung Bramantyo. Emha. baik itu di blogspot. yang menurut penulis juga. dan semacamnya. sebuah doktrin untuk kita . Seno Gumira Ajidarma. Joko Pinurbo. FS. Putu Wijaya. kaum muda. Ada semacam kesan bahwa blog adalah pelarian bagi mereka yang sering dikecewakan oleh dunia cetak. meski ada yang dibikinkan atau dikelola orang lain. wordpress. multiply.com. Sebab. Kini blog berkembang luar biasa pesat. selalu terbuka ruang dialogis bahkan dialektika. Saat ini hampir semua orang dengan berbagai profesi. komunitas sastra dunia maya terus tumbuh subur. Arena ekspresi dan luapan rasa kedirian serta kemauan dan kemampuan menulis/ berpose sepuassemaunya. pemerintah sudah menetapkan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional. sutradaranya sangat rutin memberikan deskripsi dan narasi pembuatan filmnya melalui blog di multiply. peresmiannya dilakukan oleh Menteri Negara Komunikasi dan Informatika (Meneg Kominfo) Muhammad Nuh. Ada kabar. sudah memiliki blog pribadi. film AyatAyat Cinta. Sujiwo Tejo. diminati.tanggung.lain semua punya alamat blog sendiri. dimensi kasusastraan dalam konteks penciptaan terpaut antara dunia yang nyata dan dunia yang maya. Tetapi sekelas Gonawan Mohamad. blog dan website pribadi tak henti bermunculan dan secara rutin menampilkan karya-karya sastra si empunya. Bukan hanya para penulis pemula. March 13 @ 05:46:15 EDT by redaksi-2 Anonymous writes " Memperbincangkan sastra. dan remaja saja. Tidak tanggung. Dunia maya (cyberspace) adalah dunia tanpa batas dan bisa memberi peluang kepada siapa pun untuk berkarya. Bahkan. Dewi Lestari. Blog. dan dijamin “bebas” tanpa pembredelan.

sastrawan muda (atau yang baru mau jadi sastrawan). asosial. Tentu saja jika disepakati sastrawan adalah juga profesi yang dapat membuat strata sosial seseorang terangkat. Sebagai langkah menjanjikan untuk produktifitas dan pangsa pasar karyanya. sebenarnya hanyalah ruang kosong hampa makna.kenesnya merendahkan kasta sakral seorang sastrawan. Term berpikir saat ini mengarah. di KTP status pekerjaanya tertulis. . “saya sastrawan”. yang sudah membuat semarak peta sastra nasional. Yah.imut akibat nyentrik. Pada perbincangan tentang komunitas sastra yang digelar Komunitas Sastra Indonesia (KSI) di Kudus. Langsung ingat teman yang lucu dan imut. kata hati norak. pada 19. Duh. eksklusif. ego sektoral. Ada beberapa teman yang saya sendiri belum pernah membaca karyanya (dalam bentuk buku tentu saja).semakin penasaran pada film. Secara otomatis. Ada dunia kecongkakan. risih rasanya telinga ketika ada yang menyebut secara narsis. komunitas. jika bernaung dalam wadah komunitas sastra menjadi oase prospek serta kegandrungan tersendiri di kalangan sastrawan (apalagi) sastrawan. megalomaniak. karyanya kemudian sekedar menjadi teks cacimaki dan tumpukan keluh. tetapi dalam relevansinya dengan sastra yang lahir dari blog dan komunitas. sebagai bagian integral dari kemunculan sastra menjadi perhatian serius. Blog dan komunitas. Keduanya terarah secara sistemik untuk “menjadi” tokoh imajiner dari pikiran kosongnya sendiri. dan kesunyian dalam dunia nge-blog-nya. minimal tidak disebut pengangguran intelektual. Ada jebakan keterasingan dan semakin asketis.kongkow saja dalam komunitas sastrawan. juga mendapatkan ruang apresiasi dalam manifestasi teks diwujudkan dengan bentuk Kongres Komunitas Sastra Indonesia. Yang memperoleh gelar mulia itu dengan bermodal kongkow. memiliki titik dan semangat membahayakan eksistensi sastra baik itu teks ataupun nilainya. Sedangkan komunitas. Tak jarang. Minimal membuat jejaring untuk ikutan nongol menyabet status sastrawan. “sastrawan”. dan metagila dalam ber-komunitas-nya.film Hanung. Jawa Tengah.21 Januari 2008 lalu bertema Meningkatkan Peran Komunitas Sastra sebagai Basis Perkembangan Sastra Indonesia. Blog (masuk di dalamnya media cetak yang menampung sastra) dan komunitas adalah proses penelusuran berkarya untuk menemukan makna (the meaning) memang.

Peta sastra, jika dilakukan melalui komunitas seringkali terjebak pada siapa pengarangnya dan dimana aktifnya dengan menisbikan karya. Sedangkan jika melalui blog, yang lahir adalah kebinalan dan kegenitan sastra yang tendensius pada kefrustasiannya.

Maka blog dan komunitas, seyogyanya hanya diletakan pada pijakan awal, sebagai media kontemplasi dan promosi, bukan penegasan peta sebuah karya sastra. Sebab dikhawatirkan yang ada dan dihadirkan hanyalah “kepentingan” kedirian yang naïf, imajiner, dan utopis, sedangkan yang real tergusur ke tombol delrecycle bin. Dan pada akhirnya empty recycle bin sastra berkualitas. Apalagi alasannya hanya karena tak punya blog dan tidak aktif berkomunitas.

Sastra itu Bertugas Pablo Neruda, peraih Nobel Sastra dari Chili, menegaskan bahwa para sastrawan adalah pendidik bangsa. Ejawantah dari kekuatan sastra dalam rangka praksissosial, ditransformasikan oleh Pramudya Ananta Tour dalam kalimat yang tajam yakni, sastra itu bertugas, mempunyai fungsi praktis. Konsekwensi dari paham pemegang mandat “pendidik” hingga “bertugas” itulah, para sastrawan mulai aktif dalam komunitas- komunitas. Saat ini, setelah dominasi sastra koran (mungkin masih, sebab belum ada kajian intensif yang mencabut postulat itu) yang sebelumnya termediasi hanya dalam ranah cetakan berbentuk jurnal dan buku, muncul blog dalam rangka kreatifitas interpersonal untuk melawan dominasi media cetak. Jika ditilik kajian historis kesusastraan sekarang, parade diskusi yang mensosialisasikan cyberspace, bahkan diskusi maya (mailing list) belakangan ini diramaikan dengan blog dan komunitas. Inilah kemudian yang penulis maksud, mengarah pada peniadaan bahwa sastra itu bertugas. Canon Sastra yang Membias Canon sebagai peta arah rujukan perkembangan sastra, lantaran tenggelam pada isu komunitas dan blog, alat ukur baru pemetaan sastra semakin kabur dan bias. Dan semua yang terkait dalam sejarah sastra yang benar pun, masih menjadi polemik tak berkesudahan. Menariknya, polemik itu jarang sekali yang serius berbasiskan kekuatan teks, melainkan sekedar ungkapan tendensius pada proses membenarkan diri (baca; komunitasnya) dan menyalahkan yang di luar dirinya. Parahnya lagi, jika ada unsur

kekuasaan ekonomi-politik yang turut ambil bagian dalam arah perkembangan sastra. Akar masalahnya, tentu ranah pembeda dan pengkotakan sastra yang pernah menghangat, bahkan panas. Tetapi mengukir sejarah sastra misalnya, polemik kebudayaan, Manikebu, serta pengugatan pada Angkatan 45. Sekarang pernyataan Sastrawan Ode Kampung (Boemipoetra) yang melawan eksploitasi seksual dalam karya sastra yang diarahkan pada Komunitas Utan Kayu (KUK) yang dituduh sebagai pengusung sastra kelamin (baca; fiksi alat kelamin/ FAK) , disebut salah satunya terdapat dalam karya Ayu Utami “Saman”. Ada anggapan Ayu Utami mampu menembus pentas sastra nasional, dengan novel perdananya itu lantaran bernaung dalam KUK. Padahal, sebagaimana dihina Saut Situmorang, dominasi-tunggal atas dunia sastra kita adalah ambisi ekstra-literer dimulai dengan skandal menangnya novel jelek berjudul Saman di Sayembara Roman Dewan Kesenian Jakarta 1998. Lebih lanjut, dalam tulisan dari milis PPI-India yang diposting sendiri oleh Saut Situmorang itu, siapa saja bebas menafsirkan legenda yang diciptakan seputar Saman, sama seperti para penilai Prince Claus Award yang memenangkan Ayu Utami pada tahun 2000 untuk novel satu-satunya itu (sebelum munculnya Larung). Ayu Utami sekedar menghasilkan cakar-ayam, yang dinilai sebagai kolom di koran nasional tiap hari Minggu. Maka, semakin ada kesadaran yang mulai membumi bahwa perumusan canon sastra, agar tak bias haruslah terpisah dari ekslusifitas baik dalam berkarya (melalui blog) atau pun bernaung (dalam komunitas). Lihat saja fakta menyeruaknya cacimaki sekarang, bermaksud membuat peta kesejarahan sastra tetapi terbelenggu dalam ruang ego sentris yaitu, blog dan komunitas. Sebenarnya blog dan komunitas hanyalah fakta ketakmampuan merealisasikan teks sastra yang menjadi penunjuk arah, tepatnya adalah sebagai ekspresi kegagalan.

Archive for the ‘Yusi Avianto Pareanom’ Category
Edelweiss Melayat ke Ciputat November 28, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 28 November 2010) MINGGU, 10-10-10. Beberapa orang memilih menikah atau melahirkan pada hari bertanggal biner itu. Aya ditemukan pada hari tersebut dengan tubuh terpotong sepuluh dalam empat kantong plastik hitam besar. Kantong-kantong yang ditaruh di pembatas jalur di jalan raya depan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, itu selama tiga hari [...] Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | 1 Comment »

Ajal Anwar Sadat di Cempaka Putih July 27, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 25 Juli 2010) ANWAR Sadat menemui ajalnya pada hari pertama ia menginjakkan kaki di Jakarta. Ia datang dari Semarang. Usianya pada hari naas itu 28 tahun. Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | 1 Comment »

Penyakit-penyakit yang Mengundang Tawa February 28, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 28 Februari 2010) 1 SEEKOR kalajengking mengeram di tenggorokannya. Setiap gerakan capit dan ekor tajam binatang itu sungguh menyiksanya. Jangankan makan, menelan air pun terasa menyakitkan. Itulah yang ia rasakan pada hari keempat dihajar cacar air, penyakit yang sebelumnya ia berhasil hindari dengan lihai selama 41 tahun lebih. Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | Leave a Comment »

bahasa dan karya. malahan mereka mengatakan bahwa sastra adalah pembantu khusus bahasa. Padahala ketiga kitab itu adalah kitab-undang-undang. Tiap sajak pada hakekatnya adalah perwujudan keinginan. Dia menyebutkan bahwa sastra Indonesia adalah sastra yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Bila demikian adanya maka aliran ini bertentangan dengan fungsi sastra itu sebagai pencatat sejarah. Senada dengan diatas. Pun ada yang mengartikan sastra adalah sejarah yang diromanisasikan. Dr. khayalan. begitu seterusnya. Tak salah bila selama ini konsepsi pikiran kita selalu berkata bahwa sastra adalah yang indah dan romantis. Begitu juga bila ditelisik dari asal kata sastra itu sendiri (sangsekerta) maka sastra berarti huruf . Permasalahanya karena dari dulu sampai sekarang belum ada kata sepakat mengenai definisi itu dari pakar dan ahli sastra. Tak salah bila kemudian ada yang bilang bahwa sastra adalah cerminan ide dalam bentuk tulisan atau karyaSeperti halnya dengan apa yang diungkapkan oleh Nio Joe Lan. Makanya membaca novel. dan idam-idaman semua umat manusia. dan dharmasastra.Menyampaikan Ideologi Lewat Sastra Selasa. gaya bahasa dan tulisan. aliran formalisme Rusia juga sependapat bila sastra diartikan demikian. Sapardi Djoko Damono selaku presiden sastra Indonesia yang juga mantan dekan fakultas sastra Universtas Indonesia yang kini berubah menjadi fakultas budaya mendefinisikan sastra sebagai sebuah kegiatan berbahasa. sastra berarti huruf. dan sandiwara mempunyai dua arti. Dari pengertian ini berarti sastra adalah sebuah karya dalam bentuk tulisan. membaca novel. Tiap hasil sastra sebenarnya tak lain dan tak bukan melainkan sebuah petunjuk dari sesuatu yang berada dalam lubuk hati manusia. dengan cara tak disadari kita sebenarnya mengambil tahu dunia pikiran orang-orang yang dikisahkan dan keadaan masyarakat yang bersangkutan. bahkan al-Qur’an dan hadits.oleh : admin Oleh: Hamid Afif Mencari definisi sastra sama sulitnya dengan mencari jarum jatuh di tumpukan jerami. Pertama. kita membaca sebuah hasil karya sastra bukan sebagai pelewat waktu yang lapang melainkan juga oleh karena kita secara sadar memang ingin mengetahui apa yang terjadi dengan seseorang atau beberapa orang tertentu. ia mengemukakan bahwa sastra adalah pencerminan segala apa yang berada dalam sanubari manusia. 12 Agustus 2008 20:04:10 . Dengan demikian definisi yang diungkpakan oleh Djoko Damono sama seperti definisi kata sastra yang terdapat dalam KBBI. Sebab karya sastra tidak hanya terbatas pada keindahan dan romantisme belaka. dan sandiwara untuk melewati waktu yang luang. semisal kitab negarakartagama. Kedua. layaknya Nio Joe Lan dan aliran formalisme rusia. pengharapan. sajak. arthasastra. tetapi dengan berbuat demikian. sajak. Sastra Jepang adalah sastra yang ditulis dalam bahasa Jepang. . Prof.

Ini semua disebabkana karena pengaruh Plato yang sangat dominan. ilustrasi puisi. tapi bahasa(dalam arti luas). baik terpengaruh dari unsur intrinsik atau ekstrinsik. Sastrawan dalam satu waktu tertentu biasa dipanggil pujangga. Dari beberapa pengertian diatas. Di Indonesia kita mengenal aliran realisme. apakah masih layak jika definisi sastra diartikan sebagai cerminan ide dalam bentuk tulisan? Jawabannya ada benak masing-masing. karena apa yang mereka perbuat berdasarkan apa yang mempengaruhi mereka. Selain itu. Atau bisa jadi karena kondisi politik. lukisan karikatur. Aliran-aliran inilah yang kemudian membawa ideologinya masingmasing. Namun bisa jadi unsur yang mempengaruhi adalah pola pandang. ideology yang dibawa dan diusung dalam karyakaryanya adalah hal-hal yang berbau sosial. Seperti aliran marxisme. Hal ini sesuai dengan apa yang dijelaskan Enrique Anderson Imbert. Dua Unsur Pembangun Sastra Mahmud Tsanie dalam buku Bahasa Indonesia-nya menjelaskan bahwa unsur yang mempengaruhi sastra banyak sekali. pemahaman. khariji (ekstrinsik) dan dakhili(intrinsik). penulis lebih suka memaknai sastra sebagai ekspresi terhadap sesuatu dengan atau tidak memakai tulisan. Bisa dari budaya dimana sastrawan itu tinggal yang kemudian berpengaruh terhadap karya sastranya. Atau bisa juga audio-visual layaknya sebuah film. Beda dengan aliran formalisme. dan keyakinan yang dianut. Dengan demikian bisa dimaklumi jika dikemudian ada macam dan corak warna sastra yang begitu banyaknya. Dari beberapa unsur tersebut bisa dirampingkan menjadi dua unsur yakni unsur ekstrinsik sastra dan unsur intrinsik sastra. Intinya sastra bagi penulis adalah ekspresi bahasa sebagai perantara. foto dan lain sebagainya. Bisa juga karena kondisi geografi yang kemudian memberi corak sastra. Dengan unsur yang membangun tersebut kemudian lahirlah apa yang dinamakan aliranaliran sastra. Mereka dengan . Tidak ada yang bisa disalahkan. Yang pasti kedua-duanya sangat berpengaruh dalam sebuah karya sastra. dalam sastra modern yang diwakili oleh Shake Spear lebih menekankan pada makna bahasa ketimbang keindahan struktur kata. surealisme dan lain sebagainya. maka hal yang diusung dan dijunjung tinggi dalam karya-karyanya adalah keindahan bahasa. bahwa unsur pembangun sastra ada dua. Di Rusia kita tahu aliran marxisme. Seperti definsi yang diungkapkan Enrique Anderson Imbert dalam muqadimah Manahiju alnaqd al-adabi. Tokoh seperti ini bisa dinisbatkan kepada Hamzah Fansuri yang mana sajak-sajaknya selalu mengikuti kaidah dan rima akhir. formalisme. sandiwara dan cerita. melainkan juga bisa melalui alat atau media yang lainya.S Rendra. ideology. suara (audio). Sastrawan Indonesia yang bisa dikategorikan kedalam aliran modernisme adalah W. dan modernisme. Semisal cerminan ide direfleksikan dalam bentuk gambar (visual). Bila sudah demikian.Seiring dengan berjalannya waktu maka alat atau wahana untuk mengaktualisasikan segala cerminan ide dan pikiran tidak hanya terbatas pada bahasa yang direfleksikan dengan tulisan saja. romantisme.

seenaknya memperkosa bahasa secara kreatif. adanya kosong karena adanya penuh. khususnya ditanah air. yang tidak langsung terjangkau oleh manusia tetapi paling banter didekati lewat pemikiran. Semua orang pasti akan mendefinisikan kata “harimau” sebagai seekor hewan.” Islamisme Sastra Adanya hari ini karena adanya hari kemarin. Hubungan pertama yang paling jelas antara sastra dan agama adalah kenyataan bahwa banyak karya sastra yang merupakan ungkapan penghayatan seseorang terhadap Tuhan. Dan sekarang ini sedang marak-maraknya. wilayah aprsesiatif yang bergerak dalam bidang apresiasi sastra. Kalau dibelahan dunia lain kita mengenal sastrawan humanisme. Menggunakannya sesuai dengan apa yang jadi imaginasi mereka. Seperti halnya sejarah telah mengatakan. Tak berlebihan bila sastrawan kaliber Jamal D. Sebenarnya bila mau ditelisik agak jauh maka kita akan menemukan beberapa hubungan antara agama dan sastra seperti dikatakan Hamdan dalam esai sastranya di Cybersastra. sastrawan yang dipengaruhi oleh unsur intrinsik (ideologi) cenderung menggunakan sastra sebagai “kendaraan kebenaran” yang mereka anut dan mengesampingkan yang lain. tapi memang begitu kenyataanya. Hubungan . Kadang bahasa yang menurut kita adalah bahasa yang sudah jelas makna dan maksudnya. Kedua. wilayah sastra dibagi menjadi dua. Seperti telah disinggung diatas bahwa unsur intrisnsik (ideologi) sangat berpengaruh terhadap sebuah karya sastra. dan adanya pemikiran hari ini adalah karena adanya pemikiran hari kemarin. Hal yang demikian itu sah-sah saja karena sebagai sistem komunikasi dan alat ekspresi bahasa antara lain memiliki sifat arbitrer (manasuka). Beda dengan sastrawan yang memang memfungsikan sastra sebagai “pernyataan suatu perasaan tergerak. ditangan para sastrawan bisa digubah dengan penafsiran sastrawan itu sendiri dengan indah. Dalam dunia sastra. romantisme. dan seterusnya maka dalam beberapa tahun terakhir ini muncul sekte sastra baru beridiologi ajaran agama (Islam). unsur pembangun yang paling menonjol dalam karakter karya sastra adalah unsur intrinsik yang dalam hal ini ideologi. Rahman dan Ahmadi Thoha mengatakan bahwa tingkat paling artistik sebuah karya sastra bila bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sulit dimengerti oleh pembaca. Kalaupun bisa mencerna apa maksud yang terkandung didalamnya harus mengerutkan kening terlebih dahulu guna mendalami makna apa yang dimaksud oleh penulis.” Sebagai contoh kasus adalah sajaknya Muchtar Lubis yang berjudul harimau. Biasanya mereka yang bergerak dalam wilayah ekspresi adalah pekerja sastra sekaligus penikmat. Ini sesuai dengan apa yang diungkapkan Plato. bukan berarti menafikan yang lain. Lain halnya dengan yang bergerak dalam wilayah ekspresi. Pertama. Pada tataran ekpresi. Tapi siapa yang menyangka bila kata harimau di situ berarti manusia. Dalam banyak hal. “keindahan mutlak hanya terdapat pada tingkat dunia ide-ide yang mengatasi dunia ilahi. Biasanya yang bergerak dalam wilayah kedua ini adalah penikmat dan pemerhati sastra. wilayah ekprsesif yang bergerak dalam bidang ekpresi. Dia memaparkan hubungan antara agama dan sastra sebagai berikut. sosialisme.

Yang ketiga adalah mimietik. karya sastra dipahami sebagai tiruan alam semesta atau kehidupan. Ketiga. Dengan demikian. harus bersandar pada nilai-nilai dogmatis. Dari empat pendekatan diatas antara agama (Islam) dan sastra tidak ada masalah berarti. bisa dikatakan bahwa pengarang itu taat beragama atau tidak. misalnya agama. Kemudian perspektif. karya sastra dipandang sebagai ekspresi pengarang. Pembaca yang berorientasi pada agama. keenam. Dan yang terakhir adalah pendekatan objektif. . bila karya sastra diakui bernilai pada suatu tempat dan waktu maka pada saat yang bersamaan juga harus diakui bernilai ditempat lain. banyak pengarang yang tetap menjadikan agama sebagai patokan. Pendekatan yang pertama adalah pendekatan ekspresif. Kelima. Seperti telah disinggung diatas. sebagai sebuah pengetahuan ilmiah. Selain relative juga absolute. Pendekatan yang kedua adalah pendekatan pragmatik. ada sebuah pemahan bahwa karya sastra dianggap sebagai kendaraan kebenaran pengarang. ilmu sastra. tentunya mengharapkan karya sastra itu tidak menentang agama (dalam arti agama formal) sehingga penentangan agama lewat karya sastra akan mereka tanggapi secara negatif. pembaca karya sastra menggunakan cakrawala harapannya dalam memahami karya sastra. harus dipandang dari berbagai macam sudut dan pola pandang. harus pula memahami ilmu sastra. Bagaimanapun. sedangkan pengarang yang lain menganggap karya sastra bebas dari pengaruh agama.yang kedua adalah penggunaan simbol-simbol berupa kosakata yang sudah umum dipakai dalam kehidupan beragama sebagai tanda-tanda dalam karya sastra. memiliki peran memberikan penjelasan ilmiah mengenai kaitan sastra dengan bidang-bidang lain di luar sastra. Ini yang tidak bisa. Dari hubungan diatas setidaknya kita bisa mengadakan beberapa pendekatan dalam rangka mengharmoniskan gesekan antar aliran. dalam menciptakan karya sastra. dalam artian sastra dianggap sebagai sesuatu yang berdiri sendiri. karyanya tetap harus mengandung nilai-nilai estetika dan sesuai dengan konvensi sastra. Ini juga mengundang kerawanan. Tapi ketika harus dibenturkan dengan pendekatan objektivitas maka akan ditemukan garis singgung yang bisa jadi dapat membuat kelompok lain tidak enak. Keempat. Karena kecenderungan pendekatan objektivisme mendorong pada penilaian relative. Masyarakat sastralah yang akan memberikan penilaian karena kebesaran karya sastra ditentukan dengan kriteria di luar estetika. Dan ini menjadi penting karena karya tersebut merupakan potret dan konsep ideal yang diinginkan pengarang. siapa saja yang akan memberikan keterangan secara ilmiah mengenai keterkaitan sastra dengan bidang lain. Ini juga tidak bisa karena bisa jadi dogma Islam akan berseberangan dengan dogma lain. Perbedaan pendapat ini mengakibatkan terjadinya perbedaan pendapat di kalangan para sastrawan dan ahli sastra. Yang dimaksud pragmatik disini karya sastra dipandang sebagai sarana mencapai tujuan pada pembaca. Tidak terkungkung oleh apa adan siapa. Tidak melulu hanya dari satu model. Maksudnya adalah. misalnya agama.

Yang semakin lama semakin menimbulkan warna warni dalam sastra itu sendiri. Pakai ataupun tidak pakai ideologi agama sastra akan tetap ada. Maka. Kalau bisa tidak usah pakai symbol atau petunjuk-petunjuk agama unutk mengantarkan sebuah nilai pada para pembaca. Ini yang seharusnya dijauhi karena semestinya antar sesama yang bekerjasama dalam kesamaan harus beda dan bersengketa hanya gara-gara masalah yang sebenarnya tidak harus dipermasalahkan. Idealnya mungkin begitu tapi pada kenyataannya sastra memang memberi kesempatan pada siapa saja untuk melakukan penjajahan wilayah dan karena penjajahan serta pencaplokan suatu wilayah akan menjadikan sastra semakin melebar sayapnya kemana-mana. Kalaupun harus menyampaikan ideologi maka sudah seharusnya tetap menghargai yang lain dengan tidak membuat kapling sastra tersendiri. Wallahu a’lamu bil shawab. Harus diingat bahwa masyarakt sastra kita membentang luas dari barat ketimur dan dari utara ke selatan dengan berbagai varian komunitas. Harus hati-hati dalam mengolah kata agar yang lain tidak merasa asing dan terasing dengan idiom kosa kata baru. Kritik Insani Pada akhirnya pembaca yang akan menilai sebuah karya sastra. Sedari itu makanya bagi segenap pengrajin dan pekerja ekspresif sastra untuk tidak sembrono menggunakan petunjuk-petunjuk agama (Islam) dalam berkarya. yakni dengan cara memasukkan nilai saja tanpa bajunya sekalian. Dari uraian diatas maka sebisa mungkin untuk tidak menggunakan simbol-simbol agama untuk sebuah kepentingan. Selain memang tidak ada secara de facto sebuah aturan yang melarang untuk begitu itu. karena sastra adalah sastra. Sastra bukanlah agama tapi agama bisa menunggangi sastra sebagai kendaraan kebenaran agama. Kita menggunakan cara lain. apalagi acuh dan merasa diri paling baik diantara yang lain. Dan pembacalah sebenarnya objek dari karya sastra. Sekedar memberikan penilain dengan pendekatan mana yang ia kehendaki. Bukan untuk apa. Tapi tidak sepatutunya menutup diri dengan yang lain. Agama tidak usah diperturutkan. Dan sastra tidak akan pernah sirna selama orang masih bergelut dengan dunia ekspresi bahasa. kirim ke teman | versi cetak . pembaca karya sastra mau tidak mau harus sudi kiranya meluangkan waktu sejenak untuk menilai sebuah karya sastra. Biarkan hubungan kelembagaan sastra yang membidani lahirnya aturan dan konvensi-konvensi sastra. tapi untuk ikut memberikan sumbangsih kritik konstruktif terhadap hasil karya pekerja sastra.Dengan demikian jelaslah bahwa pemaksaan satu ideologi terhadap sastra dan mengesampingkan yang lain hanya akan membuat yang lain merasa tidak dianggap dan bahkan mengundang persengketaan dan dan perebutan wilayah garapan sastra.

Ambang Percaya dan Tidak Percaya Puisi-puisi C Anwar Cermin Disiplin Kerja .Berita "Sastra" Lainnya Kenangan Ku Tradisi Sastra Lisan Mulai Terlupakan Cinta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful