Jalan Puisi , no.

23
• Flickr Photos

More Photos

• Awan Kategori

Gang Rumah Para Cerpenis
• Komentar Terakhir
Esha Tegar Putra on puisi untuk acara diskusi “Per…

gang rumah

para penyair halaman esai Kliping Sajak Sajak-sajak Buat Beberapa Nama sajaksajak yang sudah terbit sajak perjalanan Sesuatu Apa Saja Sesuatu Tentang Kampung Sesuatu yang Dikirim kawan Tidak terkategori

Esha Tegar Putra on Cerpen Umar Kayam

Cicy on Cerpen Djenar Maesa Ayu

faisal Tanjung on Rekonstruksi Tarekat Syattariy…

gibic on Cerpen Umar Kayam


September 2008 S S R K J S M « Feb Okt » 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

September 2008 S S R K J S M 22 23 24 25 26 27 28 29 30

• Arsip
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Juni 2009 Mei 2009 Maret 2009 Februari 2009 Januari 2009 Desember 2008 Oktober 2008 September 2008 Februari 2008

• Tulisan Terakhir
○ ○ ○ ○ ○

puisi untuk acara diskusi “Perpuisian Mutakhir Sumatra Barat” di Komunitas Seni Intro, Payakumbuh, pkl 4 sore hari Sabtu tgl 13 Juni 2009 714 Sajak-sajak Esha Tegar Putra, Koran Tempo, Minggu, 15 Maret 2009 Sajak-sajak Esha Tegar Putra, Koran Kompas, Minggu, 12 April 2009 Lawakan Budaya dalam Kotak

• Blog Stats
○ 38,081 hits

• Halaman
○ ○ ○ ○ ○

Beranda Tamu Kandangpadati Kliping Perca Perjalanan Tentang Saya

• Klik tertinggi
○ ○

pecandubuku.blogspot.com djenar.com

irapuspitaningsih.blogspo…

• Tulisan Teratas
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ •

Cerpen Djenar Maesa Ayu Cerpen Putu Wijaya Cerpen A Mustofa Bisri Cerpen Gde Aryantha Soethama Cerpen Raudal Tanjung Banua Cerpen Puthut EA Cerpen Sunlie Thomas Alexander Cerpen Wildan Yatim Cerpen D. Zawawi Imron Cerpen S Prasetyo Utomo

VodPodPod

Man in a Blizzard 58 views 29 Dec 10 01

NY's Dumbest; NYC sanitation workers destroy a Ford Explorer 59 views 29 Dec 10 02

December 2010 Blizzard Timelapse 383 views 27 Dec 10 03 Trololo Full Version 660 views 22 Dec 10 04 Vegan Meal Time is Like Epic Meal Time With Glasses 527 views 22 Dec 10 05 follow me on vodpod » .

Previous 5 Next 5 • Top of Form Pencarian: Jalankan Bottom of Form • Daftar Blog ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Aan Mansyur abdullah khusairi Adi Toha Adi Wicaksono Agus Noor An. Ismanto Andy Hardiyanti Hastuti Arif Rizky Belajar Wordpress Binhad Nurrohmat blog nekatz Catur Stanis chairan hafzan yurma damhuri muhammad danau puisi Danuedan Si manusia Goblok Deddy Arsya Dedy Tri Riyadi Dewi Penyair Dian Yunita Djenar Maesa Ayu Dony P Herwanto Eko Putra fahmi amrulloh .

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Faiz Ketjil feni efendi Fina Sato Gunawan Maryanto Hasan Aspahani Hudan Nur Icha P’Mails Indah Suryana Indrian Koto Joko Pinurbo Joni Ariadinata Jusuf An Komang Ira Puspita Ningsih Komunitas Rumah Teduh Komunitas Untuk Indonesia M. Badri Mantagisme: Mak Naih Muhidin M Dahlan Mujibrur Rohmah Mustafa Ismail Mutia Sukma Nanang Suryadi Ndari Nilna R Isna Nirwan Dewanto Ook Nugroho Pakcik Ahmad PANDAPOTAN MT SIALLAGAN penulis muda Pinto Anugrah Rahmadanil P’Mails Ramon Damora Ridwan Munawwar Riki Dhamparan Putra .

sebaik sang sopir mendapatkannya. tiba-tiba aku merasa telah kehilangan sesuatu. susah-payah kukenali. mungkin pula tidak tenteram. apa gerangan tadi di tengah jalan hingga sopir mendadak ngerem. 7:20 am Diarsipkan di bawah: Gang Rumah Para Cerpenis Seorang Sopir. Sesuatu yang tak mungkin lagi kudapatkan. Aku bahkan asing dengan tempatku berada. Benar. Tapi tak satupun ada penanda yang dapat kubaca atau dengan segera kukenali. Ketika kemudian aku terbangun oleh rem mendadak yang cukup menyentak dan mengejutkan. aku telah kehilangan sesuatu. si tukang gambar Rozi Kembara rumah teduh Sangdenai sastra indonesia universitas andalas Sayyid Madhany Syani Seno Gumira Ajidarma Sobirin Zaini Sriti. di bangku serap di samping sopir.○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ rio sadja. Sungguh aneh perasaanku saat terjaga. Selebihnya hanya kampung yang tidur tenteram. dan pemandangan ke depan terlihat terang-benderang. Seorang Penumpang. banyak yang bilang padaku selama perjalanan. kecuali satu-dua lentera di rumahrumah yang sunyi. Semua orang telah tertidur. Kampung yang tak bernama. Entah apa. karena bis yang dibawanya masih meluncur di jalan raya. Tak tahu. Sebagai misal. dan Bis yang Berangkat Cerpen Raudal Tanjung Banua (Dimuat di Suara Karya. pasti hanya .com Sunlie Thomas Alexander Timur Matahari Ts Pinang Wayan Sunarta Widzar (sireum) Y. Thendra BP Yulisa Farma P’Mails Yusrizal KW Zelfeni Wimra Zulmasri Cerpen Raudal Tanjung Banua September 20. 2008. aku tidak tahu posisiku di mana. 17 April 2005) SOPIR itu masih bangun. dan sopir itu masih terus terjaga. Berarti benar. Sudah sampai di mana? Aku duduk di muka. tentu saja. di tepi jalan yang legam.

bahkan penumpang pun tak bisa benar-benar tertidur karena selalu ada teriakkan kondektur yang membahana. Apakah ada kendaraan lain yang terlalu menyorong ke tengah? Apakah sebuah lobang. di jalanan Sumatera. jalan yang membelah kampung dan kawasan hutan. kuduga sang sopir tidaklah sendirian karena ia punya hiburan. Tanpa banyak merokok (gampang disimpulkan ia bukan perokok berat) yang biasanya jadi alasan buat begadang. Tak ada kopi. kuduga bahkan tipe-nya sudah tak ada. ia jarang berpaling. jarang berselisih dengan kendaraan lain. atau jembatan rusak yang lantainya menganga. ia masih bangun! Ya. tanpa harus merasa kehilangan. ia terlelap dalam posisi yang sangat menyedihkan: tubuhnya tergayut di dinding pintu. Ya. begitu lurus menatap ke depan. tidak sopir itu. sehingga membiarkan semua berlalu begitu saja? Tapi. aku merasakan ia terlihat lebih tenang mendapatkan apapun sepanjang perjalanan. bis ini sudah tua. Sedang kondekturnya pun tak mungkin bangun. berapa kampung dan kota yang ia lewati- . Akibatnya. katakanlah untuk mengetahui keadaan penumpangnya. Tiba-tiba aku merasa cemburu kepadanya. boleh dikatakan sopirnya tidak sendirian. Jika aku naik bis dari Yogya ke Surabaya atau YogyaJakarta. oleh kantuk dan bosan. Tak ada musik. apalagi alkohol yang kulihat. entah mengapa. lihatlah. tidur adalah dunia yang damai dan tenteram-kubaca dari raut wajahnya yang kelelahan. Dan tampaknya ia pun benar-benar tak peduli. sesekali saja bersirobok dengan kendaraan lain. matanya terbuka. Atau. Dengan suasana semacam ini. Tapi. Tapi tak ada tanda-tanda tubuh itu akan menyerah oleh jarak dan waktu. tempatnya singgah di banyak terminal. hatiku sukar diajak berdamai. berselisih dengan macam-macam kendaraan. Dan sebagai orang satu-satunya yang bangun. tapi irama putaran rodanya masih terjaga-berkat sang sopir yang bersetia. Rahangnya tidak terlalu tegas. Entah mengapa. aku merasakan mereka sungguh sendiri. tak jauh beda dengan bahu atau bagian tubuhnya yang lain. atau sesuatu yang melintas tiba-tiba? Mungkin makhluk halus yang suka menggoda-sebagaimana jamak kudengar di kampung-atau setidaknya seekor babi menyeruduk mendadak? Mungkin harimau kumbang yang ke luar dari hutan di kiri-kanan jalan. Aku pandang wajahnya dari samping. sebagaimana ia tidak peduli pada penumpangnya yang lain. mestinya aku bersikap tenang karena apa bedanya aku dengan sang sopir? Aku toh menyaksikan juga pemandangan yang sama. di mana juga tak seorang pun yang peduli kepadanya. dan selalu saja ada penumpang yang naik-turun. Aku teringat bis-bis di Pulau Jawa. mengingatkan aku pada gambar nabi yang disalibkan. dia seorang.dia yang tahu. dengan kesunyian seperti itu. Begitu pula sepanjang jalan. maka yang paling tampak menonjol adalah hidungnya yang mancung tapi agak bengkok sedikit seperti paruh burung gagak atau kakak tua. hanya air putih dalam botol mineral dan sesekali saja diteguknya. Akulah penumpang satu-satunya yang kini bangun bersama dia. Hanya jalanan lengang yang mereka hadang. sopir selalu memiliki hiburan sendiri dengan saling berkejaran sesama bis malam. untuk sekadar membunyikan klakson sebagai bentuk tegur-sapa. tidakkah kantuk dan bosan itu telah terlipat di raut wajah? Sayang. Lihatlah. kondektur tak mungkin ikut tertidur. kepala terkulai. malah cemburu dan iri yang terus kurasakan. Situasi ini benar-benar membuatnya sendirian. Tapi tidak. Sebab sepanjang jalan yang dilalui tiada lain kota demi kota. Sudah berapa jarak ditempuh sang sopir. ia terkesan lebih kurus. Bukankah aku telah kehilangan banyak hal gara-gara kantuk dan lelah. dan menyalip dengan liar. bahkan dengan kemeja coklat tanah yang agak kebesaran. Tak ada kawan berbagi. Karena memandang dari samping. Ada memang beberapa kali ia menoleh ke samping kirike arahku!-tapi entah mengapa aku selalu memilih pura-pura tidak peduli. Apalagi dimalam hari. Entah. begitu sabar untuk bertahan. Namun. tangannya bergerak dan bekerja. sehingga aku tak bisa tahu sepenuhnya raut wajah itu.

Kadang aku berpikir. aku merasa tolol dan dungu. mungkin menanyakan sudah sampai di mana! Tapi sialan. Bukankah ada aku yang berjaga. Berangkat dan pulang adalah perjalanan yang menyenangkan karena pemandangannya sangatlah mengasyikkan. Dulu. tepatnya dari Bengkulu atau Sungaipenuh. mungkin dengan bertanya sesuatu entah apa. kami memasuki sebuah kampung yang penuh dengan orang-orang. Tapi. Dan malam itu. Tapi kini orang telah meninggalkan tradisi itu dan memilih organ tunggal yang . sehingga aku bisa menjaga kantukku melihat kampungkampung yang masih bangun. Lalu aku menguap dengan menekankan pada efek yang sebaliknya: menguap bukan pertanda ngantuk. tak satu kalimat pun dapat kuucapkan. aku yang berangkat petang Minggu malam Senin-yang dipercayai sebagai hari baik buat perjalanan jauh tidak kunjung mendapat tumpangan. pada hari-hari tertentu seperti Senin dan Minggu akan penuh. tapi mengisyaratkan keterjagaan. Maka tidak apalah agak sedikit malam. aku akhirnya menaiki bis dari Bengkulu. dan itu sudah larut sekali hanyalah bis dari Selatan. kami tak perlu menunda perjalanan. anak semata wayangku yang sebenarnya sedang sakit. ya. Ia pun tidak peduli dan dengan segera aku menyesali diri: jangan-jangan aku hanya mengganggu konsentrasinya. Aku duduk di muka. Maklumlah. nanti. sudah bertahun-tahun aku tidak pulang. aku selalu melewati jalan ini. Bis jalan menanjak. Maksudku. Sedang aku? Aneh. istriku-yang tertidur sambil memeluk Tsabit. kemudian tanjakan dengan jalan berkelok-kelok. Ah.dengan mata terbuka? Semua panorama miliknya. Sebenarnya dengan jarang pulang. Rupanya ada helat khitanan atau kawinan yang menanggap organ-tunggal. kemudian pasar yang hanya ramai sekali sepekan. O. mungkin di sebuah warung nasi atau di sebuah kota kecil sehabis jalanan menurun dan mendaki. Laut bergemuruh di sisiku. dan disimpannya sendiri dalam kepala. tapi ia tak hirau sama sekali. transportasi agak jelek. jangan-jangan hutan rimba di kiri-kananku sudah tidak lagi dapat dipercaya. kasihan sesungguhnya mereka-Tsabit dan Ida-jauh-jauh kuajak pulang dari Jawa dengan keadaan cukup menderita. Bis terus berjalan. penumpang lain yang mendengkur dan bermimpi. kita akan bersua kampung-kampung yang tiba-tiba membuka pepat hutan. jurang dan ngarai yang berbatasan langsung dengan lautan. Hanya di kejauhan dapat kusaksikan cahaya lampu bagan (kapal kayu penangkap ikan) bagai ribuan kunang-kunang nun ke ketengahan-laut yang tak berwatas. aku lupa. Satu-satunya bis yang kami tunggu. aku ingin ke kota Padang dengan naik bis agak siang. Biasanya kesenian tradisional rabab semalam suntuk dengan kaba atau lagu-lagu daerah yang hiruk-pikuk. Diapit Samudera Indonesia dan diapit Bukit Barisan. Padahal benar. aku masih belum mengenali daerah yang dilalui dan dengan susah-payah harus kuusahakan sendiri. Maka benar. tentu saja. hanya memanjang di tepi pantai ratusan kilometer dari Tapan hingga Tarusan. semasa bersekolah di kota kabupaten atau sesekali ke ibukota provinsi. Bukankah menguap. Tapi karena kami percaya pada hari baik. Semua kejadian ia saksikan. BIS terus berjalan. membuat hamparan daratannya tidak terlalu luas. Selepas hutan rimba. saat bis telah berhenti. dan sopir itu masih bangun. Selepas itu. Sebab hanya ada satu bangku kosong yang sudah ditempati Ida. Kupikir tidak efektif. Tapi sebenarnya ia tak lagi sendiri. Paling mereka hanya akan terjaga. Daerahku memang unik. tapi kapal laut dari Teluk Bayur baru akan berangkat pagi hari. tapi radius sekian meter di kedalaman sudah berlobang dan bolong-bolong. menemaninya? Adakah ia tahu dan peduli? Aku sengaja membuat gerakan menggeliat dengan mengangkat tangan untuk memancing perhatiannya. Juga orang-orang itu. di bangku serap di samping sopir. Dalam kelam. bagaimanapun identik dengan tidur? Ingin aku mengajaknya bercakap. di bagian sisi jalan saja yang terkesan lebat dan dibiarkan apa adanya.

aku merasakan keasingan yang lain. Dingin. Ada bahasa yang tak terucapkan. sebenarnya banyak yang kita katakan. menggeliat sebentar melepas penat badan. Barulah ketika jalan sedikit menurun. Ia pernah berpameran dengan menampilkan sepasang orang terkungkung pakaian pelepah pisang. Pelan sekali bis yang kunaiki ini membelah kerumunan orang kampung yang sedang dihibur irama Melayu alunan orgen tunggal. antara mereka yang tinggal dan mereka yang pergi. aku tersadar telah sampai di Siguntur. Mella Jarsama namanya. Beberapa di antara mereka tercengang sebentar. juga Tsabit anakku. sweeter. Tapi mereka tak hendak minggir ketika bis nyaris berhenti. bukan? Kami pasti setuju. Kita bersetuju. meninggalkan bekas berembun cukup lama. pikirku. yang lain merokok di kedai. aku pun menatap matanya. Dan sebagaimana kuduga. perpaduan rasa dingin. bagaimana ia bisa menumpang bis yang tidak ia kenali? Tapi.membuat siapapun bisa berjoget di jalan-jalan. ah. Seorang lelaki berpulun kain sarung jelas menatap ke arahku. Beberapa penumpang terbangun. Mereka menyadari sebuah bis terkepung di antara mereka-yang selama ini selalu ngebut-dan mereka seperti berebut menempelkan telapak tangannya ke dinding dan kaca bis. Kusaksikan tatapan mereka yang di luar berpadu dengan tatapan mereka yang di dalam bis. penuh tatapan aneh. tapi segera sadar dan terus memandang ke luar. menyeringai. ngorok bagai digorok. Akupun menatap nanap di kaca. bis berhenti di sebuah rumah makan. Dua orang bercakap-cakap di sampingku. Tapi. benci dan misteri. Membuatku kian dipusing rasa asing. bukan? Tapi apa yang kita katakan? Tak satupun yang kami katakan. Aneh juga. bukan? Ya. lalu mencari kamar mandi sekadar untuk kencing-tanpa cuci muka-karena bukankah di bis yang melaju akan melanjutkan tidur lagi? Yang lapar dan punya duit makan. di balik kaca yang mulai mengabur oleh embun. kami bersetuju. aku merasakan tatapan itu kemudian berpindah ke dalam bis. Aku melihat wajah semua penumpang seperti menyimpan penderitaan dan ketakutan. Seketika mengingatkanku pada karya seorang perupa di Yogya. wajar saja karena mungkin ia naik di lain kota dan tentu tak sepenuhnya bisa . atau selimut tebal. dalam diam. Juga Ida istriku. kita bertatapan. Kini wajah itu bagai hadir menatapku dalam pulunan kain sarung. Beberapa dari telapak tangan itu tercetak agak kurus di kaca jendela. Wajah itu masih ngungun di balik pulunan sarung. sebuah daerah yang banyak rumah makannya dan biasanya bis-bis berhenti di sini untuk berbagai-bagai keperluan. lokan dan manik-manik sehingga wajah mereka seperti tersimpan di balik cadar. membeli minuman ringan sambil menonton kondektur mencongkel ban. Sementara orang-orang yang berjoget. Sementara orang-orang di luar memandang ke dalam. Yang kurus ceking bertanya dari mana dan hendak ke mana bis yang ia naiki ini. beradu pandang dengan mereka yang bergerombol di tepi jalan. turun dan melongo. mengintip di jendela dan segera saja disergap irama Melayu yang membahana. lemah pasrah dan teronggok dingin di kursi-kursi yang kusam. terbebas dari tatapan aneh di luar jendela. orang-orang pun bangun dengan cara yang lazim: seperti orang bego. Atau mencuri pandang pada perempuan penumpang yang entah mengapa di tengah suasana malam semacam ini terasa cantik belaka dan meruapkan semacam aroma seksual. Kondektur itu bahkan sudah serupa orang tergantung di dinding pintu. kepada semua penumpang yang tertidur terbungkus stelan malam-jacket. kulihat wajah mereka berubah aneh dan dingin dalam temaram cahaya yang jatuh redup dari plafon bis tua ini. Hei. Kami bertatapan. Bahkan ketika bis tiba-tiba lepas dari jebakan. bagai menembus labirin kaca jendela. sudah larut sekali. Kebetulan yang bernyanyi seorang perempuan bahenol yang bergoyang kiri-kanan tak ketulungan. sebagian berhenti. Seperti malam ini. Sebagian bersorak-sorai tak jelas.

berderak-derak. “Sial. mengucur darah. lantas menemukan rumah makan itu. Aku minta berhenti. Paruh bengkoknya terasa gemerincing dalam ingatan. Aku kasihan padanya yang bertahan dengan pemandangan itu-itu juga. menemukan menu-menu yang sulit kucecap. Tapi seorang penumpang masih mengenangnya. bis itu telah berangkat. Yang gemuk pendek bercerita bahwa bis berangkat jam dua dari Bengkulu. dengan enteng menyebutnya melarikan diri.membaca nama dan tujuan. dalam jarak dan waktu. lidah yang kelu! Lalu. dan tentu saja para polisi. dengan perasaan asing. tentu saja. Sebagai sopir. Sedang aku. tapi kudengar ada yang mendesis. dan akan terus ke Medan. BIS kemudian melanjutkan perjalanan. karena dalam bayanganku ia telah menjelma burung gagak ajaib yang tatapannya sedingin lakilaki berpulun kain sarung di tepi jalan. Aku merasa ada yang bakal hilang. Tak mungkin ia melarikan diri. Entah mengapa aku kembali teringat sang sopir. sebentar lagi akan menyaksikan lautan luas terbentang. penuh debu. Rasanya aku baru saja mendarat di ranah asing. tak lama lagi aku akan memasuki kota Padangjalan-jalan sudah kukenal berkat penanda rumah makan di Siguntur. Di tangga ke kapal. Panjang dan jauh. sebagaimana kau baca di koran-koran (aku juga membacanya sesampai di Tanjung Priok). tentu. arah jalan ke pelabuhan. musafir abadi. * Rumahlebah Yogyakarta. Begitulah. Betapa panjang perjalanan. dan si kondektur menggerutu. . Bis itu lalu akan meninggalkan kami. pasti aku tak bakal melupakan sang sopir yang entah mengapa tiba-tiba mengundang seluruh rasa dalam diriku. Sebagian percaya ia hanyut ke laut. Ah. sopir itu telah membawanya laju. Sampai detik terakhir ketika bis akan melaju. saat tidur semua yang ada padanya sempurna ditelan beban dan lelah malam. Aku hanya memandangi Ida. bis akhirnya sampai di persimpangan yang kutuju. Bis menepi dan kondektur dengan gerak lamban menurunkan barang-barang kami. Fajar sebentar lagi menyingsing. Tentu saja ia sudah sangat lapar. seperti biasa. Tapi aku lebih percaya bahwa sang sopir yang sempat kukagumi sekaligus kucemburui sepanjang perjalanan itu. diapit bukitbukit yang tak sepenuhnya terlihat dalam kelam. nanti. Berapa lama lagi ia harus bertahan? Ataukah ada yang akan menggantikan? Kondektur menurunkan ban serap. sekaligus haru. Aku tahu. dengan jarak waktu yang sama. Sebab. Sopirnya yang berhidung bengkok seperti paruh burung gagak atau paruh kakak tua dinyatakan hilang. aku juga cemburu kepadanya yang menyaksikan semua kejadian di sepanjang perjalanannya yang hening. alam tiada berbatas. sampai sekarang. menambah angin. Tapi. Kernetnya luka pada lambung. punya nasibnya sendiri. derak dan deru. aku menatap bis itu melanjutkan perjalanan. cakrawala yang gaib dan ajaib di kejauhan. aku tetap tak mampu bercakap dengan sang sopir barang sepatah pun. Apalagi rumah makan itu di tengah hutan. ia akan singgah sebentar di terminal kota Padang. Dan aku akan turun di simpang Teluk Bayur. bagai lokan kering dimainkan jari-jari Maut yang panjang. sebuah bis Jurusan Bengkulu-Medan terguling di jalan. 2004-2005 Tinggalkan sebuah Komentar Like Be the first to like this post. atau orang berkerudung serat batang pisang di sebuah pameran seni. istriku makan dengan lahap. untuk akhirnya terus ke Medan. Badannya remuk masuk ke dalam sungai. Aku masih asing sendiri. bocor!” Ketika bangun suaranya keras dan menggelegar. bahkan untuk sekadar mengucapkan terima kasih! Ah. dan aku melihat dirinya bagai seseorang yang tersesat.

URI Lacak Balik .Tinggalkan sebuah Komentar sejauh ini Tinggalkan komentar RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

dan sebagainya. juga salah seorang tonggak percerpenan Indonesia. . itulah mayat koruptor yang selama hidupnya perilaku korup berproses menjadi sesuatu yang tidak salah. Waktu itu media massa. seorang wanita mengoleksi irisan telinga dari orang-orang yang masih hidup kiriman dari pacarnya. disinyalir lebih memilih cerpen-cerpen dengan latar peristiwa nyata dan faktual. Pada dekade 1900an itu.“Cerita pendek dan realitas nyata” pernah menjadi pembicaraan hangat decade 1990-an. Meski begitu. Jakarta. membawa pengaruh bagi cerpenisyang berkembang pada waktu itu. cara bertutur tentang wilayah konflik itu. berkembang pada waktu itu. penulisan cerpen berdasarkan fakta punya tonggak sendiri. strategi agar sebuah cerpen bisa lolos seleksi redaktur adalah dengan menulis cerpen berdasarkan peristiwa yang menjadi “headline” media massa. Dalam “Jejak Tanah”yang kemudian dinyatakan menjadi cerpen terbaik di sebuah harian Jakarta. membolak-balikan daya ucap. Cerpen Raudal termasuk realis meski imajinasinya mengalir deras. Raudal Tanjung Banua tentunya mengenal trend penulisan cerpen waktu itu. Seorang saksi mata datang ke persidangan tanpa mata. tapi simbolisme juga merebak di kalangan penulis senior. Tokoh yang tidak bisa dilupakan Seno Gumira Ajidarma yang lantang menyatakan “ketika jurnalisme dibungkam sastra harus bicara”. Timor-Timur. konflik yang disandang tokoh cerita. Kisah ajaib Seno itu tidak saja diikuti oleh banyak penulis muda. kemiskinan desa. Tapi plot yang disusun. Sulawesi. Fakta wilayah operasi militer itu (sekarang terpisah dari wilayah RI menjadi negara yang berdaulat) oleh Seno dituturkan menjadi cerita-cerita ajaib. wilayah-wilayah konflik menjadi seting emas para penulis cerpen. Aceh. Hampir semua cerpennya berseting wilayah-wilayah yang kita kenali sering menjadi berita media massa. termasuk majalah dan yang berlabel sastra. Barangkali puluhan cerepnis. mengingatkan pada wilayah-wilayah seperti ini. terjadilah dialog seperti ini. Pilihan terhadap tema berdasar peristiwa faktual sendiri mempunyai alasan tersendiri. menulis cerpencerpen berdasarkan fakta seperti dalam cerpen Jejak Tanah dan 7 Sapi Kurus Memakan 7 Sapi gemuk. Danarto yang biasa menulis cerpen “wilayah-wilayah langit” yang tidak gampang disusun. Barangkali benar kata Agus Noor. Setiap dikuburkan mayat itu muncul lagi ke permukaan. atau mungkin ratusan. Mereka menggali ide. atau mungkin masih berlanjut sampai sekarang. Trend peristiwa simbolis tidak begitu memengaruhi. Apapun alasan seorang cerpenis menulis cerpen. Ketika gadis itu tahu orang yang perangkonya selalu dijilati itu seorang penulis. bukan sekedar mengikuti trend dan kecenderungan seleksi redaktur media massa. atau peristiwa-peristiwa nyata itu sendiri memang memaksa seorang cerpenis untuk menulis. Meski tema menggali fakta untuk fiksi menyemangati cerpen-cerpennya. Salah satu titian popularitas Seno adalah buku kumpulan cerpen Saksi Mata yang hampir semua cerpennya berseting Timor-Timur. Apapun kecenderungan itu. Wilayah-wilayah itu barangkali tidak digambarkan secara saklak. Raudal mandiri untuk banyak hal. Dalam cerpen “Elegi di Kantor Pos” yang membuka buku terbitan Jendela itu. kekumuhan kota. Raudal berkisah tentang seseorang penulis yang bertemu seorang gadis yang selalu menjilati perangko-perangko surat yang akan dikirimkan. Danarto mengisahkan mayat yang tidak diterima tanah. kenyataan “fakta dan fiksi” itu kembali teringat ketika membaca 18 cerpen Raudal Tanjung Banua dalam buku Pulau Cinta di Peta Buta.

tapi terasa lebih getir. Cerpen “Bus Berhenti di Kampung Lengang” juga mengisahkan seorang sopir bus yang berhenti akan menemui ibunya. daerah konflik (cerpen Helena Da Costa. dan kau dapat menuliskan gejolak hatimu karena ada tempat berbagi. Artinya. Dia tidak mendramatisir menjadi cerita yang hebat. Tapi justru cerita sederhana itu kekuatan cerpen-cerpen Raudal. bermaksud menyeberang ke Malaysia. betapa menyenangkan. tapi masih mengikuti jalur cerit. ada plot. Kalaupun dianggap sedikit melelahkan. Tapi dia tidak berhasil karena ketika baru menggantung. Kecuali cerpen “Elegi di Kantor Pos”. Bukankah ia seperti menyindirku? Aku tidak menulis tanah-tanah yang ditinggalkan. menakjubkan. cerpen Raudal seperti menghindari hal itu. Seekor Kambing Mati Tergantung). orang-orang yang kehilangan. Tapi barangkali harus dimaklumi bahwa Raudal adalah seorang penulis puisi juga . Tentu kau akan menulis tentang negeri yang rakyatnya miskin dan lapar. dan mengangkutnya ke penjara. Percintaan Cinderella. akhirnya mereka mendarat tengah malam di wilayah Nusa Tenggara Barat juga. sekarat dihajar dendam dan pertikaian…?” Aku merasa mual diserang malu. sepanjang malam engkau tidak tidur!” Rasa humoris lainnya banyak mewarnai cerpen Raudal lainnya. Suaminya memang suatu hari “diambil” aparat entah untuk apa. wah. Rendesvouz). Dia berharap anaknya yang akan lahir disambut oleh ayahnya. kekuatan cerpen Raudal lainnya adalah bahasanya yang puitis. Tentu ceritamu dibaca orang banyak. Tapi yang datang malah sepasukan aparat yang langsung mengepung dan membentak. lapar dan derita.“Kau tukang cerita? Oh.4) Rasa malu itu yang mewarnai cerpen-cerpen Raudal. Keluarga bahagia. daerah kerusuhan dua etnis atau golongan (cerpen Bis Berhenti di Kampung Lengang. Hampir setiap malam wanita itu tidak bisa tidur. kolusi pengusahapengusaha (cerpen Lembah Riang dan Kemilau Mata Air) dan sederet kisah tragis dari negeri yang carut marut. Selain ceritanya yang humoris. perlawanan buruh kecil terhadap kekuasaan kapitalisme (cerpen Truk Berderak Membelah Kelam). Ketika trend menulis cerpen mengarahkan para cerpenis muda menulis kekosongan makna dengan “kemegahan bahasa yang meliuk-liuk”. Karenanya dia menuturkan tentang pemerkosaan terhadap wanita etnis tertentu (cerpen Lengkung Pilu Terompet Waktu). Ada rasa humor nyantai. realis. busnya dikepung sepasukan tentara. Adakah ia tahu semua itu? Kalau begitu. tapi ditipu makelar. Cerpen “Tanah Harapan” mengisahkan serombongan imigran gelap dari daerah Lombok. Kemandirian Raudal Tanjung Banua terasa dalam mengolah cerita sebagai sudut pandang memotret sederet peristiwa tragis itu. ada konflik. Pertemuan di Jakarta). keseharian. semua cerita Raudal biasa saja. Bahasanya puitis. kadang semangat berpuisi sering kepanjangan. ajaib. Cerpen “Purnama di Serambi” mengisahkan seorang wanita hamil yang menunggu suaminya di serambi. Ceritaku selalu tentang negeri yang penuh warna. menyuruh menyerah. apa maksudnya menguntitku? (hlm. Cerpen”Seekor Kambing Mati Tergantung” mengisahkan seorang lelaki yang mau gantung diri. Tapi kusembunyikan. meliuk-liuk juga. dan kecenderungan sebuah cerita lainnya. siapakah ia sebenarnya. daerah operasi militer (cerpen Purnama di Serambi.”Menyerahlah wanita mata-mata. sepasukan tentara menyergap.

Tan Lioe Ie (Bali). perangkat semacam ini niscaya akan menjadi pembeda dengan cerpen umumnya. Hoesnizar Hood (Tanjungpinang). atas hasil rekomendasi tim kurator TSI III yang beranggotakan Abdul Kadir Ibrahim (Tanjungpinang). . ragam budaya kita yang kaya. Jika setia digeluti. dan Zen Hae (Jakarta). Buku ini diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang dalam rangkaian sebuah hajatan budaya. Raudal Tanjung Banua (Yogyakarta). Apa yang mereka lakukan mencerminkan masih ada ruang eksplorasi yang luas bagi penulis Indonesia yang diuntungkan oleh. Timor. 16:18 WIB " Cerpen-cerpen di dalam buku ini memiliki keragaman ekspresi yang sungguh jamak. 2008) dan TSI II (Pangkalpinang. Polllondou (Kupang). yang diundang oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. Said Parman (Tanjungpinang). Triyanto Triwikromo (Semarang). pada 28-31 Oktober lalu—setelah TSI I (Jambi. Joni Ariadinata (Yogyakarta). Mezra E. Cerpen warna lokal di antaranya masih tampak dijadikan andalan lantaran memang memberi banyak kemungkinan. “Temu Sastrawan Indonesia III” (TSI III) di Kota Gurindam Negeri Pantun itu. Madura dan Minang di sini. Melayu. Syafaruddin (Tanjungpinang). Meski masih belum terlalu jauh dieksplorasi. Saut Situmorang (Yogyakarta). lihat saja cerpen bermuatan lokal Betawi.Ujung Laut Pulau Marwah. Antologi Cerpen Temu Sastrawan Indonesia Sabtu. antara lain. 04/12/2010." Begitulah tulisan pada bagian atas sampul belakang buku “Ujung Laut Pulau Marwah” yang diambil dari Pengantar Kuratorial. “Sastra Indonesia Mutakhir: Kritik dan Keragaman”. Acara yang digelar bertepatan dengan Oktober sebagai bulan bahasa itu dihadiri para sastrawan dari kota-kota besar dan kecil di seluruh Indonesia. 2009). namun sudah cukup menunjukkan bahwa lokalitas memberi kegairahan penciptaan Istimewa yang tak kunjung padam.

Sumatera Selatan). “Senandung Perih Dendang Saluang” (M. Sulawesi Barat). Banten).Tampilnya Tanjungpinang sebagai tuan rumah bukan oleh sebab keberuntungan ataupun “sistem arisan”. Tanjungpinang. “Seperti Natnitnole” (Benny Arnas. Kepulauan Riau). Suryatati A. “Ujung Laut Perahu Kalianget” (Mahwi Air Tawar. MT. “Djali-Djali Bintang Kedjora” (Chairil Gibran Ramadhan. “Babad Mejayan” (Beni Setia. Pangkalpinang. Said Parman. Dan hasilnya. Tanjungpinang. para peserta yang hadir sudah memegang buku berisi karya-karya itu. Hasyim. “Setelah Rumah” (Indrian Koto. Raudah Jambak. “Bai Liang” (Marsel Robot. telah mengantarkan ia sebagai Bapak Bahasa Indonesia dan oleh Pemerintah RI kemudian dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2004. “Semburat Petang di Lagoi” (Fakhrunnas MA Jabbar. Tanjungpinang. Serang. Adalah Joni Ariadinata. “Lelaki dengan Kopiah Resam” (Koko P. “Kabut Kembahang” (Arman AZ. Sumatra Utara). Padang. “Koleksi 932013: Fina Sato” (Fina Sato. Bhairawa. Bandung. yang karya monumentalnya. “Pacar Elektrik” (Miral Shamsara Ratuloli. “Anggorok dan Anggodot” (Fahrudin Nasrulloh. “Melawan Rumput” (Mustofa W. Bandarlampung. Lubuklinggau. NTT). ketika acara berlangsung. Kalimantan Timur). Walikota Tanjungpinang. yang menjadi kurator cerpen untuk “Ujung Laut Pulau Marwah”. Lampung). “Perempuan Petelur” (Igoy el Fitra. Medan. atau karya rekan sastrawan yang lain. Yogyakarta. Kota kecil nan indah ini dipilih lantaran sejak beratus tahun lalu mewariskan bahasa Melayu sebagai lingua franca (bahasa pengantar). Dari Tanjungpinang pula lahir tokoh bahasa dalam sastra klasik Melayu. Jawa Barat). Madiun. Medan. Manan. Abdul Kadir Ibrahim. yakni: “Tuan Guru Sulaiman” (Adi Alimin Arwan. Karya-karya tersebut disusun di dalam buku berdasarkan abjad nama para penulisnya. Kepulauan Riau). Sumatera Barat). Raudal Tanjung Banua. DI Yogyakarta). “Di Ujung Simpul Rafia” (Andri Medianyah. Pekanbaru. “Kisah si Pemotong Rumput [Seniman Plat Baja]” (Gol A. Balikpapan. Kepulauan Riau). “15 Hari Bulan” (Hasan Al Bana. Dan jauh sebelum TSI III digelar. Kupang. dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang. tepatnya sejak akhir Juli 2010. Medan. telah mengirimkan kepada 150 orang sastrawan yang diundang. Mamuju. Raja Ali Haji (17081783). Karya mereka sendiri. Drs. Gong. Jawa Timur). Hj. “Gurindam Dua Belas” (1847). Yogyakarta. Kupang. surat pemberitahuan berisi perihal sisik-melik TSI III disertai himbauan untuk mengirimkan karya puisi atau cerpennya lantaran akan dibukukan setelah melalui proses seleksi tentunya. “Kembalinya Anakku yang Hilang” (Endang Purnama Sari. “Sandal Jepit Yong Dolah” (Maswito. Sumatera Utara). “Hamsat Mencuri Jambu Klutuk” (Idris Pasaribu. Merekalah yang menetapkan 33 cerpen karya 33 orang penulis untuk dapat tampil di dalamnya. “Lingkaran Luka” (Panda MT Siallagan. dan “Kitab Pengetahuan Bahasa” (1859). Sumatera Utara). dan Triyanto Triwikromo. Pematang . DI Yogyakarta). “Kemarau pun Singgah di Kampung Kami” (Agustinus Wahyono. DKI Jakarta). Bangka-Belitung). Caruban. Yogyakarta. yang dikenal kemudian hingga hari ini sebagai Bahasa Indonesia. NTT). lalu disusul “Bustan’l Katibin” (1857). Riau). DI Yogyakarta). Jawa Timur). Jombang.

. dapat dipandang sebagai upaya menyigi kembali kejayaan sastra Melayu yang pada era Kerajaan Riau pernah meninggi dan memucuk. Banten (1). BangkaBelitung). Kalimantan Timur (1). Padang. hanya terjadi pada “kesempatan terakhir”. ternyata pada bagian biodata ditulis “Yos Gamalama”. Pematang Siantar. Sumatera Utara). eseis. NTT). DKI Jakarta (1). NTT). (Catatan CGR: menyigi adalah sisipan atau celah. ilham bagi masa kini. Wajah keragaman Nusantara pun tercermin di dalam buku setebal 362 halaman ini. yang terdapat dalam bagian biodata). pada daftar isi dan halaman dalam ditulis “Chairil Gilang Ramadhan” (penulisan secara benar. Riau (1). “Chairil Gibran Ramadhan” misalnya. “Ujung Laut Pulau Marwah” terbilang menarik lantaran memuat begitu banyak cerpen bernuansa lokal yang membawa nilai-nilai budaya etnik dari masing-masing sastrawan. “Bentan” (Riawani Elyta. “Tetangga Baru” (Unizara. Kepulauan Riau). berbabit adalah ikut serta/terlibat secara langsung atau tidak langsung) Penulis. “Chairil Gibran Ramadhan”. DI Yogyakarta (3). yang berbabit. lahir dan besar di Pondok Pinang. Belinyu. Batam. dengan masa itu. “Malina Dalam Bus Tua” (Yetti A. hingga terjadi kesalahan penulisan nama yang sangat fatal pada dua orang sastrawan. “Tanam Pinang Tumbuh Gading” (Pion Ratulolly. dan editor. Sumatera Utara). Lepas dari itu. “Aroma Bangkai di Depan Rumah Mantan Penghulu” (Tarmizi rumahhitam. Sumatera Selatan (1). Chairil Gibran Ramadhan. Raja Ali Haji adalah salah seorang tokoh. Kupang. Daye. Cerpennya tampil di berbagai media nasional serta antologi bersama untuk pasar internasional terbitan The Lontar Foundation: “Menagerie 5” (ed. Namun sangat disesalkan terjadinya ketidaktelitian dalam hal penggarapan isi. Kepulauan Riau (6). Sumatera Barat (3). Dari daftar di atas dapat terlihat bahwa daerah kedatangan masing-masing penulis tidaklah sama jumlahnya: Sulawesi Barat (1). Kepulauan Riau). Jakarta Selatan. Drs. Jawa Timur (2). 2003) dan “I Am Woman” (ed. dan NTT (4). Jawa Barat (1). Tanjungpinang. Maka buku ini sedikit-banyak berhasil menyodorkan fakta tentang sisi lain dunia kesusastraan Indonesia masa kini yang ternyata tak selalu dimenangi oleh cerpen-cerpen bernuansa nasional yang tidak kentara setting tempatnya. kini sastrawan. Mantan wartawan. Mungkinkah saat pengerjaannya nama kedua sastrawan ini mengingatkan penggarapnya pada drummer Gilang Ramadhan dan komedian Dorce Gamalama? Lantas dengan cara apa dan bagaimana orang-orang yang terlibat sebagai panitia dalam TSI III melakukan ralat atas hal ini? Pada bagian bawah sampul belakang buku “Ujung Laut Pulau Marwah” terdapat kalimat yang diambil dari Pengantar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang. McGlynn. Laora Arkeman. Sumatera Barat). John H.KA.Siantar. Sumatera Barat). Kupang. Lampung (1). “Musim Ikan” (Sunlie Thomas Alexander. dengan sejumlah karya pemuncak. 2011). Kepulauan Riau). “Kecapi Terakhir di Malam Minggu” (Thompson Hs. MT selaku Ketua Pelaksana TSI III: Temu Sastrawan Indonesia (TSI) III/2010 yang dilangsungkan di Kota Tanjungpinang. Tanjungpinang. Sedangkan “Yoss Gerard Lema” yang pada daftar isi dan halaman dalam ditulis sama. “Kucing Tua” (Ragdi F. Padang. Abdul Kadir Ibrahim. Sumatera Utara (5). Bangka-Belitung (2). dan “Air Mata Lelaki Tua di Barak Pengungsi” (Yoss Gerard Lema.

com .Antologi tunggal pertamanya “Sebelas Colen di Malam Lebaran” (Masup Jakarta. RUAS. kemudian oleh BLK Jakarta Selatan dipentaskan sebagai topeng betawi di Yogyakarta (Juli 2010). Pinang. Oktober 2008). November 2010). dan Award Pemkot Jakpus Gelar Atraksi Wisata Betawi Tempo Doeloe 23 Seniman Jaktim Wakili DKI Pentas Budaya di Bali Etnis Betawi akan Miliki Gedung Kesenian Sendiri Jangan Sampai Betawi Tergusur dari Kampungnya Sendiri.berita8. TERKAIT : Seniman Betawi. “Stambul Panjak”. serta akan menyusul buku terbitan DKJ dari ajang “Panggung Sastra Komunitas” di TIM Jakarta (15 Desember 2010). “Kahlil Gibran di Indonesia” (ed. Orang Jawa. Berpikir Harus Visioner Nikmati berita terkini di handphone anda http://m. Oktober 2010)—dengan kesalahan penulisan nama pada daftar isi dan halaman dalam (kecuali pada biodata). Eka Budianta. berisi 17 cerpen sastra bernuansa Betawi. Tj. Sebuah cerpen di dalamnya. Akhir 2010 terbit 3 bukunya dalam antologi bersama: “Ujung Laut Pulau Marwah” (Antologi Cerpen Temu Sastrawan Indonesia III.

tak apa. tapi dengan membayangkannya saja semuanya terasa menyenangkan. laki-laki perantauan yang dicintainya. yang muncul justru debar. inilah rahasia jodoh. tapi malaria yang menulari mereka di kapal. Ia menatap suaminya.</p> AIDA ”KREOL” Cerpen Raudal Tanjung Banua Share 9 Jul 2009 AIDA ”KREOL” Cerpen Raudal Tanjung Banua INI kepulangan yang mendebarkan. dan suaminya terpejam dalam dengkur yang bebal. ia berharap. Ah. Sepasang mata mereka basah. tentu bukan lantaran ia punya sedikit gejala asma. tak sanggup merumuskan sesak karena apa. yang membawa mereka ke kantor travel. toh semuanya rampung dengan cepat. Termasuk menyiapkan kepulangan kali ini. setelah lama ia bayangkan bakal menuntaskan kunjungan ke sebuah kota "yang dibangun dari menara sekaligus terowongan bawah tanah". mengenyahkan sekian rumus rumit berumah tangga. sebutlah "membayar hutang" kepulangan yang tertunda --o. semoga benarlah semua bakal menyenangkan. anak semata wayangnya tengah bermimpi. betapa laki-laki itu teramat penat didera beban hidup. . membuat mereka memasang nawaitu. terbenam empuk bangku beludru. Ya. membulatkan tekad untuk segera menikah jika sembuh --padahal baru saja datang dari kampung yang jauh. Ini kepulangan yang kedua kalau dihitung sejak ia bertunangan dengan Kudal. Meski ia sendiri. (Mengapa tak malaria di kampung saja kalau ternyata membuat kami menikah sekarang juga? Kata Kudal garuk kepala. berkah yang menuntaskan pertunanganan menjadi perkawinan seketika. mereka pun arif-bijaksana! Benarkah pulang dengan persiapan yang matang membuat semuanya terasa menyenangkan? Aida menduga lagi. Seharusnya pernikahan mereka di kampung juga. Hanya beberapa jam lalu saja mereka bercakap-cakap di atas taxi bandara. Aneh memang. di mana mereka sebagai pengantin pun kaget mendapatkan diri saling pandang di ranjang rumah kontrakan. jadilah mereka "pengantin malaria". jatuh iba.• • • • • Home Tokoh Sastra Kumpulan Puisi Kumpulan Cerpen Download <p>Your browser does not support iframes. mestinya memang demikian. Di sisinya. tiap kali ia mencari tahu apa yang bergolak dalam batinnya (yang sesungguhnya tidak menyenangkan). ini akan menjadi kepulangan yang menuntaskan segala sesak di dada Aida. O. kata petugas nikah yang arif-bijaksana). Serta kepulangan pertama sejak Aida menikah dan punya seorang anak yang gemar melukis bis. sungguh celaka. Menimbang-nimbang. Ya. Seolah ia menunggu sesuatu entah apa. Tapi lalu terbiasa. Batal menikah di kampung. Maka begitu sembuh.

Tapi. tadi. Amri. dengan enteng bercerita bahwa pemeriksaan surat nikah bagi tamu menginap hanya omong kosong. di tengah harga-harga mencekik. mereka tak peduli biaya perjalanan. orang-orang itu tidak akan mengerti. mereka memang menabung cukup baik. Sampai minibus travel yang membawa mereka entah memasuki jam dan kilometer berapa. Menikmati hijau bukit. Perihal kendaraan ini sendiri sesuatu yang menyenangkan. Aida mengangguk mahfum. pasti menginap di losmen dekat Muara. bahkan satu stel surjan dan blangkon Jawa yang dipesan khusus si ponakan. dan biru laut di lain sisi. Setamat kuliah. Maklum daerah para buya dan ulama. Meski kemudian Aida merasa tertipu ketika sahabat lama Kudal di Payakumbuh yang blak-blakan itu. masuk Lobang Japang dan memandang ngarai yang biru. tidak apa-apa. itu pun sebatas bahasa pergaulan. "Kita tidur saja. Wajahmu tampak lelah sekali. Menyesal karena mesti bergegas waktu itu. Tapi soalnya adalah." katanya. sekadar membantu ongkos Kudal ke rantau tujuan. lalu ia pun memejamkan mata tapi tidak tidur. Dengan dramatis tergambarkan. ia ingin sepuasnya menikmati Jam Gadang yang menjulang kokoh dan kuno. laki-perempuan yang hendak menginap di hotel mesti menunjukkan surat nikah jika tak ingin ditolak atau tidur terpisah. dengan menyikut tulang rusuk Kudal sambil bicara dalam bahasa Bali. Seingatnya. Ya.kaos Dagadu Asli. dulu tak ada pilihan lain dari kota propinsi ke kampung suaminya. dan hidup kian kuwalik? Hik! Tapi setidaknya Aida bisa membawakan oleh-oleh kain batik yang terbaik untuk mertua. Dan menambahkan (dengan bangga!) bahwa suasana yang melebihi seperti saat itu pernah terjadi ketika ia merantau untuk pertama kali. Dan untuk kepulangan kali ini. cepat dan cekatan melewati jalan-jalan sempit di kaki bukit. dengan dua pertimbangan --tanpa pilihan: tak ada biaya penginapan. Kau terutama. melaju. Sebenarnya Aida enggan menerima waktu itu." Aida tersenyum. tidak bermimpi. Bahkan untuk ongkos kembali ke Yogya --tempat di mana mereka kuliah-. setidaknya tinggal cerita. paman dan adik-adik --yang ia kumpulkan dengan cara membeli satu per satu sejak dulu-. Apa yang dianggap cukup. Toh. Ke sejumlah tempat yang dulu sempat Aida singgahi dengan berkendara motor tua bersama laki-laki yang dicintainya. bisiknya. Kata Kudal. coba. agar dapat menginap di rumah sahabat lama Kudal. semalam-malam hari mereka mesti sampai di Payakumbuh. kalau saya ke Padang sama si Nora (yang kemudian menjadi istrinya). tempat yang mempertemukan mereka sebagai dua sejoli. mereka bekerja keras meski hasilnya tentu sulit dikatakan cukup. Tapi Kudal bilang. memacu motor tua yang dipinjam dari Paman Markis. Terkekeh. pikirnya.dengan berbisik sesempatnya. Aida. Dan semua ini sangat menyenangkan. waktu ngomong di telpon. Karenanya. Kudal segera pula menghempaskan tubuh dan jiwanya ke alam lain -tidur-.Dan ketika pintu minibus dihempaskan. Padahal. serba kilat. kebijaksanaan pemerintah yang dingin. benarkah ini membuatnya merasakan rasa senang yang berlebih? Memang. saat ia mengingatkan Kudal bahwa sekadar ongkos bis atau kapal. bagaimana saudara-saudaranya mengumpulkan uang. Meski kepulangan itu penting bagi perkenalan calon mertua dan menantu. Bali. sebab minimnya biaya perjalanan. dan kemudian sama-sama memutuskan studi di Jawa. masih bersisa sedikit piis yang mereka persiapkan buat jaga-jaga. satu-satunya bahasa daerah yang mereka kuasai.terpaksa ia menerima pemberian uang dari saudara-saudara calon suaminya yang jika ia kenang sekarang sangat tidak menyenangkan. Tapi kunjungan itu sungguh tidak sempurna. kepulangan sekarang tidak seperti pulang lima tahun yang lalu di mana mereka tak punya cukup uang. dan mereka belum lagi sepasang suami-istri. "Buktinya. *** TAK kalah menyenangkan tentu saja berwisata ke kota lama. dulu. ya. ia malah terjaga. Laki-laki perokok itu pula yang merekomendasikan tempat menginap murah-meriah untuk . kecuali bis-bis tua yang sesak.

Dan Kudal menjawab mantap. Aida tahu. susah-payah merumuskan jatidiri. kami sudah jadi suami-istri. "Daerah pantai yang tak punya pelabuhan. itu berlebihan. dan dengan itu keberadaannya seperti malu-malu muncul di peta Ranah Minang. seorang gadis. semua itu tak mungkin membuatnya tertolak sebagai orang Bali. Bagaimanapun. Tapi sekarang pun. Maklum. Jawa. dan Aida rasakan nada keterhimpitan di situ. sebuah kabupaten yang memanjang di pantai barat Sumatera. Apa yang istimewa dari sebuah kota wisata dan seorang gadis? Bukankah sebagai gadis Bali sebenarnya ia tak asing dengan pariwisata. dan Madura. Menghadap keluasan Samudera Hindia. dan diapit deretan Bukit Barisan. putus pula hubungannya dengan dunia luar. karena kampungnya sendiri sudah menjadi bagian dari sejarah tanah dewata. "Buat jaga-jaga. Meskipun bahasa mereka telah menyerap kosa kata dari berbagai bangsa (bukan suku-bangsa!) seperti Bali. sebagaimana ia membayangkan dirinya sebagai seorang gadis dengan kisahnya yang manis! Dulu. Tidak ada pura tentu saja. ayahnya campuran Bugis. serupa lidah Malaysia. lancar dan hapal di luar kepala. Ini hanya mungkin dibandingkan dengan perjumpaan pertamanya dengan Kudal di rumah panggung Nenek Syaodah di kampungnya --yang juga ia kenang dengan nada ketersisihan. apa yang istimewa? Apa artinya? Ia mencoba berkelit. pendidikan anak-anak yang terbengkalai." Aida pernah menggoda. dan dalam sejumlah hal bahkan terasa membosankan? Kalau mau jujur. Bung!" Sahabat baik itu terbahak. Namun selalu ada yang tak ia mengerti. mungkin terkucil." jawab Kudal. karena lahir dan besar di pulau itu. "Pulang besok. Bertahun-tahun kampungnya dikenal sebagai kampung udik. Ia pun tahu. ia justru sangat terkesan dan takjub dengan daerah suaminya.mereka. Dan hal dasar yang tak bisa disembunyikan adalah bahasa ucap mereka. tapi rumah panggung bertiang tinggi. sesuatu yang membuatnya sukar merumuskan diri sebagai seseorang yang "asli". setidaknya penampilan yang kusam. kalau kalian pulang lagi. Aida tak bisa melepaskan pautan hatinya pada alam daerah ini yang masih terjaga. padahal letaknya hanya berapa ratus meter dari pasar induk kabupaten. Aida telah jatuh cinta sejak pandangan pertama. pemandangan bagai mencipta kegaiban. sebenarnya Aida tetap merasakan demikian. tapi ia tak bisa pula melepaskannya dari pengalaman bersama. jika tidak malu sendiri. "Semestinya kau yang jadi bupati. dengan jalan raya yang dibiarkan rusak dan lapangan kerja yang sulit. "Tidak. bisiknya. Ada yang mencoba menyembunyikan diri sedemikian rupa agar tidak kentara sebagai "anak kampung". Ia sendiri seharusnya asli seorang Bali. semisal kemiskinan keluarga yang membuatnya tidak percaya diri. karena kampungnya berbahasa Melayu dengan dialek yang kental. susah juga menduga maunya. Makasar." katanya menyadari. bahasa Melayu yang kental. di saat yang sama ia tiba-tiba ingat nasi kapau dan sate piaman. Anak kita yang nanti jadi gubernur. yang entah bagaimana cocok belaka dengan lidahnya. melebihi apa pun yang dikatakan kamus wisata. Sementara Aida menyesal tak bisa menyusuri kota itu. seolah mereka akan menginap pada saat itu juga. Dari segi bahasa misalnya. Rumah-rumah di kampungnya tak berbale-bengong. Ya. Tapi secara pribadi." begitu suaminya pernah bilang. penuh pesona. tentu saja ia memiliki pengalaman-pengalaman tertentu yang membuatnya canggung. dan bagi yang mendengar. seperti rumah Bali. tak bersanggah. Tentu. Beruntung. terpencil. tapi tetap saja mereka berbeda dengan "anak kota". nadanya sukar diduga. karena ia dari keluarga "kreol". Mereka tergelak. pengalaman personal itu sangat subjektif sifatnya. daerah pebukitan yang hanya punya satu jalan. Ya. dan anak-anaknya yang sedikit bersekolah itu sering diejek. Ia tidak fasih berbahasa Bali. kemiskinan mendera sebagian besar keluarga di kampungnya. rasa disisihkan. . Jika ada jalan yang longsor atau jembatan putus. hanya dihubungkan satu jalan utama. ibu Jawa. Lalu di atas semua itu. tapi menara masjid yang tua. di sebuah kampung tua yang sudah ada sejak berabad-abad silam.

Tapi aneh! Masa-masa yang hilang itu serasa Aida temukan dalam masa lalu suaminya. yang digambarkan Kudal sebagai "Kota yang dibangun dari menara sekaligus terowongan bawah tanah. Sedang ia. tentang kota lama itu. niscaya wajahnya akan sama merahnya seperti saat itu! Kenyataan-kenyataan ini. lewat jalan pintas menempuh pematang sawah. yang menyita banyak waktu dan tenaganya sebab harus mengabdi sepenuhnya kepada sang guru. apalah bedanya. Ia kemudian belajar mencari uang sendiri dengan membungkus kerupuk di sebuah usaha kecil tetangga. Aneh. ketika mereka mulai melangkah. di sana juga mereka berpisah! Rosalina. Sering Aida menanyakan mengapa Kudal meninggalkan gadis itu. Inikah yang membuatku terobsesi pada kota itu. bayarannya tak cukup buat jajan. Hanya beberapa saja dibalas Kudal. kalau saja guru sekolah memperhatikan bakatnya. tak bisa menolak karena bapaknya keras dalam urusan agama. namun Kudal tak pernah sungguh-sungguh menjawab.Madura dan seterusnya. atau paling tidak lancar-lancar saja naik angkutan kota. surat si gadis datang tak putus." katanya kikuk. masuk gang-gang sepi. sedikit gagap dan tidak percaya diri. ia mesti berjalan kaki. Aida merasa bisa menulis puisi dan mengarang cerita. jangankan punya sepeda. Ini menjadi masa sulit bagi Aida. Aida tumbuh sebagai gadis pemalu. Salah satunya. kalau ia mau jajan. *** DALAM komunitas kampungnya yang "udik". ya. Belum lagi kalau ia ingat saat-saat belajar mengaji. naik angkot pun tak selamanya bisa. yang jika ia kenang kapan saja. pada setiap akhir kata. Kudal malah menceritakan yang lain. Bagus Suemi menginjak sepatu Aida. "Sore itu kami berdiri di atas tebing Ngarai Sianok. "Bukan aku yang meninggalkannya. tapi Aida menolak. Termasuk ketika ia menyukai teman lelaki. yang jika ia kenang sekarang sungguh keterlaluan. Maka. Kerap pula ia tak bisa memilih karena tak setiap hari bapaknya punya uang. tiap kali Aida bertanya kenapa Kudal tega meninggalkan si gadis. Tapi keduanya tak menyatakan apa pun. dan mulai menyusuri kenangannya sendiri…. meski bertahun-tahun kemudian. Rosalina Parete. Lalu. untuk berbungkusbungkus kerupuk. Tapi dirinya luput setiap kali ada lomba. Aidalah yang mengumpulkan dan menyimpan surat-surat itu. dan ingin menjadi gadis lain? Aida bertanya pada dirinya. yang ia rasakan lebih banyak siksaan. Padahal Aida tahu.. Bukittinggi. Meski diterima di sekolah unggulan. dialah yang meninggalkan aku. Seringlah ia berjalan kaki. dengan . Aida pun percaya. Bayangkan. Aida malah balik sedih kepada gadis itu. yang konyol. menghilangkan separoh masa remajanya…. barangkali ia membayangkan dirinya sendiri terlibat di dalamnya. Ini tak kalah menyiksa. yang terus membayangi Aida… Entah kenapa Aida sangat tertarik pada kisah kasih sederhana itu. sebab sepatu yang ia kenakan tidak lebih sepatu butut yang mulai robek di sana-sini. Yang lebih kikuk tentu saja Aida. Tapi. Seharusnya ia bisa lebih percaya diri. padahal Aida membutuhkan sedikitnya dua keperluan setiap hari: ongkos angkot dan jajan." lantaran di sana kisah-kasihnya dengan seorang gadis bermula. atau sebaliknya. lewat sorot mata dan tingkahnya. anak itu juga menyukainya. tak lama setelah Kudal sampai di Bali. tetap saja mereka melafalkan vokal "a" sebagai "e". Satu-satunya komunikasi yang diingat Aida ialah ketika mereka naik angkot yang sama ke sekolah. Ia kerap iri melihat kawan-kawannya punya sepeda. tentu dengan menyebut nama Aida sebagai perempuan yang telah mengisi hidupnya. dan tak jarang ia dikejar anjing atau diganggu orang. dan tak dinyana remaja itu membungkuk membersihkannya. Uang dari bapaknya pas untuk satu keperluan." katanya. maaf. "Aduh. saya ndak sengaja. gadis bahagia sekaligus malang itulah. dan Bagus Suemi membayarkan ongkosnya. Ida Bagus Suemi.

Bulan Bahasa. Oktober 2005 Download Download Puisi Cerpen atau Novel yang lain Label: Kumpulan Cerpen Karya Terbaik Artikel Yang Berhubungan Kumpulan Cerpen Karya Terbaik • • • • • • • • • • • • Cerpen Seno Gumira Ajidarma "Rembulan dalam Cappuccino" Cerpen Timbul Nadeak "Peti Mati Ompung Mate" Cerpen Teguh Winarsho AS "Barbie & Monik" Cerpen Putu Fajar Arcana ---Ketika Sunyi Mengusik Sepi Cerpen Damhuri Muhammad---B U Y A Cerpen Yanusa Nugroho--Bisikan Aneh. bahasa. Sebab mereka telah sampai. seperti luluh.. Tentu saja ia takut menyaksikan aku bunuh diri. dengan suatu bisikan halus dalam hati. Dengan desir yang aneh. dan sejarah leluhurnya di sebuah kampung tua yang menyimpan masa lalunya. lalu dibuang-buang. mungkin saja Aida bisa. Aida merasakan sesuatu memapah dirinya pada kesadaran murni. Kemudian aku berjalan ke semak-semak. nyaris berteriak minta tolong. menekan debar. lebih dekat lagi ke jurang. bagai kapal hendak menepi. "Kalau pun besok atau lusa aku ke kota lama. Cerpen Marhalim Zaini---Jangan Menyebut Dua Frasa Itu Cerpen Agus Noor-. Sempurna atau retak. meloncati tebing dan remuk di dasar jurang. membuat Aida kian penasaran saja. dan secepat itu pula ia mengejarku. pikirnya. mungkin bukan untuk mengingat siapa-siapa.…" Lantas. semua ini mengingatkannya pada silsilah.Pagi Bening Seekor Kupu-Kupu Cerpen Wawan Setiawan--Kupu-Kupu Tidur Cerpen Anton Chekhov--Ninochka Cerpen Sunaryono Basuki Ks---Lelaki dengan Bekas Luka di Jidatnya Cerpen Korrie Layun Rampan----Terbakar . aku harus merumuskan masa laluku sendiri! Cukup bagiku meminang lelakiku. /Yogyakarta.tangan tak lagi saling genggam karena semua sudah kami tuntaskan. Melihat matahari. Ia melihat cakrawala. letih: Apa iya masa lalu seseorang bisa dimasuki seorang lain. lalu membangunkan anak dan suaminya." ia berbisik di dalam hati. Minibus jalan perlahan.. sekalipun itu orang yang dicintai? Dengan latar budaya hibrida dan kreol. dan bertanya sendiri. yang terbiasa merangkai segala yang silam. Tapi siapa yang mau bunuh diri? Wong. "Huh. tidak. yang tenang dan sunyi. itulah milikku! Bisiknya. tak perlu masa lalunya! Ajaib. mentang-mentang punya banyak masa lalu untuk dikenang. Tapi…. Ia mendengar suara ombak berdesir di pantai. aku hanya mau kencing kok!" Ia lalu akan tertawa. peta-peta. "Tapi perlukah aku memungutnya?" *** AIDA meluruskan kaki. begitu memasuki kampung suaminya.untuk apa?…perlukah? Tidak. garis darah.

Mustofa Bisri---Konvensi Cerpen Gunawan Maryanto ---.• • • • • • • • • • • • • Cerpen Raudal Tanjung Banua Rumah-rumah menghadap jalan Cerpen Lan Fang --.Rimbi Cerpen Susialine Adelia---Lelaki Muda dan Gadis Kecil Cerpen Mustafa Ismail---Mimpi tentang Rumah Cerpen Ratna Indraswari Ibrahim--Pada Suatu Hari Cerpen Guy de Maupassant--Cahaya Bulan Cerpen Badai Ekananda---Cerai Cerpen Abidah El Khalieqy--Laki-Laki Cerpen Ariwibowo--Sepintas Lalu (Paul Sintli Joyodigimin 2) Cerpen Yanusa Nugroho--Senja 0 komentar: Poskan Komentar Silakan berkomentar.03. terimakasih sudah berkunjung Link ke posting ini .2004 Cerpen: Antoni--.Sang Pengembara Cerpen A.05. pilihlah Anonim jika anda tidak mempunyai akun blogspot atau google.

sebuah lembaga budaya yang menerbitkan JURNAL CERPEN INDONESIA. 19 Januari 1975. lalu ke Yogyakarta. . Kenagarian Taratak. Bali.Raudal Tanjung Banua Raudal Tanjung Banua. Sumatra Barat. menyelesaikan studi di Jurusan Teater Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Pernah menjadi koresponden Harian Semangat dan Harian Haluan. lahir di Lansano. mendirikan Komunitas Rumahlebah dan bergiat di Lembaga Kajian Kebudayaan AKAR Indonesia . Kabupaten Pesisir Selatan. Padang. bergabung dengan Sanggar Minum Kopi dan intens belajar pada penyair Umbu Landu Paranggi. untuk akhirnya memutuskan merantau ke Denpasar.

Berisi 24 cerita. Banten (Grasindo. Jika dibandingkan dengan cerpen jenis lain. Mitos. 1993). Berisi 72 cerita. 33 Cerita Rakyat Menakjubkan (Dar! Mizan.Cerita Rakyat dari Jember (Grasindo. Berisi 10 cerita. Dongeng.Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Grasindo). setia kawan.Cerita Rakyat dari Bengkulu (Grasindo. 2009)Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Terpopuler. namun pesan moral yang terkandung di dalamnya bersifat evergreen.Cerita Rakyat dari Jawa Barat (Grasindo. Berisi 7 cerita.Kumpulan Cerita Rakyat Riau (BKPMP dan Adicita. 1998). dan Epos (Ruang Kata. kumpulan Cerpen Cerita Rakyat Indonesia jelas mengangkat kekayaan budaya Indonesia.Gadis Yomngga dan Ular Naga: Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. Nusa Tenggara Barat (Grasindo).Cerita Rakyat dari Yogyakarta (Grasindo. misanya: hormat pada orang tua.Dongeng Rakyat Kabupaten Rembang (2 jilid. 1993).Tana Naripi Sosane Basien : Asal Usul Waita ‘Mangaa’ Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. Masih relevan diletakkan dalam kehidupan masa kini. menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kaya dengan keragaman budaya. Meliputi Legenda. Cerita-cerita rakyat ini pada mulanya disampaikan secara lisan. Berisi 7 cerita. Namun sekarang. 1993). 2003). 2009-2010). Terdiri dari 3 jilid. Berisi 67 cerita dari 33 provinsi yang ada di Indonesia.Cerita Rakyat dari Sumatera Barat (Grasindo). 1996). cerita-cerita rakyat Indonesia ini juga dapat ditemukan di berbagai buku kumpulan cerpen cerita rakyat. Membaca cerpen cerita rakyat antara lain bermanfaat untuk: Menumbuhkan rasa cinta pada budaya sendiriPewarisan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokalMenumbuhkan imajinasiPendidikan moral Berikut beberapa buku kumpulan cerpen cerita rakyat yang dapat menjadi bahan bacaan: 366 Cerita Rakyat Nusantara (Adicita Karya Nusa).Cerita Rakyat dari Jawa Timur (Grasindo. 2003)Kumpulan Cerita Rakyat Pakpak (Yayasan Sada Ahmo. Masing2 terdiri dari 25 dan 23 cerita). Terdiri dari 3 jilid Cerita Rakyat Nusantara (Erlangga For Kids.Cerita Rakyat dari Lombok. Kekayaan ragam budaya itu salah satunya dapat dilihat dari cerita-cerita rakyat Indonesia. Berisi 9 cerita.Beratus-ratus suku bangsa yang mendiami kepulauan Indonesia. mengasihi sesama. 2002). Untuk apa membaca cerpen cerita rakyat? Kuno! Setting atau latar belakang dalam cerpen cerita rakyat memang kuno (karena sudah berusia ratusan tahun). rajin. 2002). 2007). dan sebagainya. jujur.Cerita Rakyat Betawi (Grasindo. Terdiri dari 2 jilid.Buku Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Wahyu Media. termasuk yang sudah mulai banyak dilupakan oleh generasi muda. tolong-menolong.Cerita Rakyat dari Pandeglang. Berisi 12 cerita. Terdiri dari 3 jilid. 2009). Cerita Rakyat dari Surakarta (Grasindo. Terdiri dari 19 cerita. turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Fabel. Berisi 366 cerita dari seluruh daerah di Indonesia. 2008). 2005). Berisi 16 cerita. 2002) . Terdiri dari 6 jilid.

karena Cinderella diperingatkan ibu peri untuk pulang sebelum jam 12. anak bangsa ini. Rakyat Posted in Belanja | No Comments » Kepopuleran Cerpen Cinderella December 2nd. Meskipun ibunya telah tiada. termasuk menghadiri pesta kerajaan. Indonesia. baik berupa buku maupun cerpen Cinderella. Cinderella adalah seorang gadis piatu. penderitaan Cinderella semakin menjadi setelah ayahnya meninggal.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif.Itulah kisah populer Cinderella yang sering kita dengar. seorang penulis Prancis. Dan. Di tengah-tengah harapannya menghadiri pesta. 2010 | Siapa yang tidak tahu Cinderella? Kisah mengenai Cinderella sudah terkenal di bagian dunia mana pun.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • kumpulan cerita rakyat surakarta cerita rakyat nusantara jilid 3 erlangga cerpen cerita rakyat cerpen rakyat kumpulan cerita rakyat nusa tenggara barat Tags: Cerita. kebahagiaan Cinderella berakhir setelah ayahnya menikah lagi. nasib Cinderella berubah. sepatu kaca miliknya tertinggal.Mari kita kenali dan cintai kekayaan budaya kita. Saat datang ke pesta. Dikisahkan. Cinderella menolak keinginan pangeran untuk terus berdansa dengannya. Cinderella hidup bahagia bersama ayahnya. . Jika bukan kita. Cerpen. Namun. siapa lagi yang akan melakukannya? Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. penulis asal Jerman. Ibu dan saudara tirinya kerap kali memperlakukan Cinderella layaknya pembantu ketika ayah Cinderella pergi. yang mencintai dan melestarikan nilai-nilai budaya kita. Berbagai versi mengenai kisahnya pun terdengar di penjuru dunia. pangeran pun jatuh hati. muncul ibu peri yang mengubah Cinderella bak seorang putri raja. Ia dapat mencoba sepatu kaca yang memang miliknya lalu menikahi pangeran.AnneAhira.Cinderella diperlakukan seperti pembantu dan tidak pernah diperbolehkan keluar rumah. Berkat kesabaran dan kebaikannya. Namun. Pangeran yang jatuh hati dengan Cinderella mencari ke seluruh pelosok negeri untuk mengetahui pemilik sepatu tersebut. Lain lagi dengan versi Grimm bersaudara.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.Alhasil. Mereka pun hidup bahagia selamanya. Kisah tersebut merupakan gubahan Charles Perrault.

tetapi dibawakan dengan gaya yang berbeda. dan Cinderella in Pink (Dyan Nuranindya). Dara. penyamaran mereka akhirnya terbongkar. Saras bertemu dengan seorang pria. seperti Cinderella in Paris (Sari Musdar).Ada banyak kisah yang menyerupai Cinderella. tapi punya hobi fotografi. ada beberapa judul buku yang menggunakan nama Cinderella. seorang cewek yang cuek dan punya penampilan ajaib berhasil menarik perhatian Oscar. Andini dan Dianne. Sepulangnya dari Amerika. Ada Ever After yang diperankan oleh Drew Barrymore hingga Cinderella Story yang diperankan oleh Hillary Duff. baik dalam bentuk buku maupun film. Teman dekatnya justru berubah menjadi musuh. seperti buku bergambar dan buku cerita. yang wajahnya mirip dan bertukar peran. Begitu pula dengan cerita Cinderella dalam bentuk buku.Agenda J00-2007027969 View the original article here .Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Oscar adalah seorang cowok yang malas dan hobi berkelahi.saudara tiri Cinderella memotong jari-jari kaki mereka agar kakinya bisa masuk ke dalam sepatu kaca. Karena gerah dicap perawan tua. Ia adalah seorang perempuan yang menginjak usia matang tapi belum mengakhiri masa lajangnya. lama kelamaan ia bosan dengan perjalanan kariernya.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www.AnneAhira. Oscar mulai mengenal Dara setelah ia jadi sasaran sepatu dekil milik Dara. Dara kesal karena sepatu kesayangannya hilang.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Three Days Cinderella (Agnes Jessica). Dan ia semakin kesal saat Oscar mulai ikut campur segala urusannya. meskipun sebenarnya tokoh dan ceritanya tidak sejalan dengan kisah Cinderella yang asli. Kita tidak mungkin bisa “hidup bahagia selamanya” seperti Cinderella.Nah. Di Indonesia. Semua kisah tersebut tetap fokus kepada Cinderella. Hidupnya kemudian diwarnai masalah.Versi Indonesia ModernCinderella in Paris disebutkan bukan merupakan Cinderella yang biasa. Namun. Di tengah-tengah sakit hatinya.Buku Cinderella in Pink juga berbeda dengan kisah Cinderella pada umumnya. Ia pun memilih menjadi backpacker dan pergi ke Eropa.Hidup Bahagia Selamanya“Hidup bahagia selamanya” adalah kata-kata yang kemudian tampak seperti stereotip Cinderella. Ceritanya berkisah tentang dua orang perempuan. Buku Three Days Cinderella lain lagi. Andini yang merupakan seorang gadis desa tiba-tiba harus berubah peran menjadi Dianne yang merupakan sosok wanita kosmopolitan. Begitulah kata-kata yang kemudian sering kita dengar. ia pergi ke Jogja karena mengetahui banyak tempat indah di sana. Pangeran yang tahu tipu daya mereka menyuruh merpati mematuki mata mereka hingga buta. Namun.Ceritanya juga diadaptasi ke dalam film dengan versi cerita yang berbeda. Cerita Cinderella telah dituang ke berbagai jenis buku. ia bertekad mengejar karier. kenapa ketiga cerita tersebut menggunakan judul Cinderella? Sebaiknya Anda cari tahu sendiri. “Cinderella” dalam cerita ini adalah Saras.

“Apa maksudmu?” tanyaku heran.” terangnya tanpa menatapku. Hatiku berdekup begitu kencang. Hatiku begitu tenang walau degupan jantungku terus saja bergemuruh.” kataku masih dengan nada keheranan. “Pakai pupuk apa?” tanyaku lirih tanpa ada asa yang terbayang. kita pupuk ya. Aku bengong menatap dirinya. “Jangan. “Pakai kotoran kelinciku. Aku mengambil kantong itu dengan tangan bergetar. Baru pertama kalinya aku menatap mata coklatnya yang indah. Aku hampir tak mendengar kata-katanya yang menerangkan tentang kotoran kelincinya yang berbau menyengat. Aku berjalan dalam bayangannya untuk menghindari panasnya sinar matahari. Aku seperti nyiur melambai ditiup angin. baru kau boleh percaya padaku. Bergoyang-goyang ke sana kemari. Tubuhku terasa melayang. Kau tak harus terlalu percaya dengan apa yang aku katakan. “Aku tak mengerti. Rasanya aku belum pernah seperti ini. Beragam cerita dapat kita tuangkan dalam sebuah cerpen. Aku pandangi caranya mencabut singkong. Aku merasa damai. Serba salah dan salah tingkah. Singkong di Ladang Gersang “Kecil sekali singkongnya.Incoming search terms for the article: • kisah hidup cinderella yang asli Tags: Cerpen. “Lihat saja nanti. “Hamburkan ini.” katanya lembut. Mata itu begitu berbinar penuh semangat hidup. “Aku percaya padamu. Mata coklat itu membuat aku gugup.” ajaknya. Saat dia melirik atau melihatku. Seminggu kemudian dia mendatangiku lagi.” katanya. “Hebatkah kotoran kelinci?” tanyaku dengan ketakjuban yang tak kusembunyikan.” katanya sambil memberikan sekantong kotoran kelinci. Kali ini dia menatapku.” jawabnya pasti.” kataku sedih. 2010 | Anda tentu sudah sering mendengar istilah cerita pendek. bukan? Cerpen adalah sebuah bacaan singkat. “Kau tak percaya aja dulu. dan memungkinkan selesai dalam sekali baca. . pendek. Aku membeku. Kali ini aku tak berani memandang matanya. “Kalau menanam sekali lagi.” katanya. Nanti kalau memang apa yang aku ucapkan benar. kita mulai dari sini.” jawabnya dengan penuh keoptimisan.” kataku senang. Biar nanti tidak terlalu kecewa. Kepopuleran Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Cinta Pertama: Singkong di Ladang Gersang November 30th. Aku semakin gugup. Aku bingung mengapa aku bisa begini. Tak sanggup aku berdiri atau duduk. “Ayo. salah satunya adalah cerpen tentang cinta pertama. Aku pegangi daun-daun singkong yang sudah dipetiknya. Di siang hari yang panas. aku coba palingkan wajahku. Aku gugup sekali. Aku perhatikan kaki-kakinya yang jenjang. “Lihat saja dulu buktinya. Cinderella. aku merasa dingin. “Cinta pertamakah ini?” kataku membatin. Berikut adalah sebuah cerpen tentang cinta pertama yang mungkin bisa menginspirasi Anda untuk mencoba menulis kisah Anda dalam sebuah cerpen. Aku iringi langkahnya.

. sudahkah Anda mendapatkan gambaran dari cerpen tersebut? Jika Iya.” kataku. “Benarkah?” kataku tak percaya.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.” terangnya sambil tersenyum. Namun rasanya cintaku tumbuh lebih subur dari singkong-singkong yang kami tanam. Cinta. Bagaimana.AnneAhira. Singkong Posted in Belanja | No Comments » Ruang Cerpen Kompas yang Menjadi Idola November 27th. “Kau murid yang cerdas.” katanya. “Ya. Sajian berita yang lengkap dan mendalam menjadi andalan harian yang lahir pada 28 Juni 1965 ini. Tapi aku tak menemukan kasihku. *** Nah. Ladang. Aku bayangkan kami berdua berjalan bersama di ladang singkong itu sambil bercerita tentang apa yang akan kami lakukan bila panen nanti. Tapi sejak penanaman itu. Kini kau mulai dengan tidak percaya.Aku berharap bertemu dengannya. Aku senang. Aku senang bahwa kotoran dan urin kelinci memang hebat. Tapi cintaku masih seperti singkong di ladang gersang.“Ini urin kelinci. 2010 | Harian Kompas adalah surat kabar ternama yang termasuk beroplah tinggi dan beredar cukup merata di penjuru tanah air. Aku merasakan lara hati dan jiwa karena cinta pertamaku tertanam kembali ke dalam gundukan tanah tempatku menancapkan stek-stek singkong berikutnya. tunggu apa lagi? Mulailah menulis cerpen versi Anda sendiri. Aku tak mengerti makna senyumannya.” katanya. Gersang. tapi bau ini kan membuat singkong kita tumbuh lebih subur. kali ini aku tak sanggup mencium bau urin kelinci yang begitu menyengat. “Bau sekali. Pertama. Setiap hari aku pandangi stek-stek singkong yang mulai menyembulkan daun-daunnya yang hijau. Mari kita buktikan.” Dalam kegugupanku. Tapi aku tak bahagia. Singkongnya besar-besar. aku tak bertemu lagi dengannya hingga panen tiba. Dia tersenyum. Aku mulai berpikir untuk tidak percaya sebelum ada buktinya. Selamat mencoba! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Ladang gersang itu kini sudah subur. Memang tak kupupuk cintaku dengan kotoran dan urin kelinci. Tubuhku terasa semakin enteng bak kapas mendengar pujiannya.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • cerpen apa kabar cinta Tags: Cerpen. “Bagus juga untuk pupuk.

Ruang . Dalam cerpen-cerpen Kompas bisa ditemukan nuansa lokal dan luar yang sama menariknya. Beberapa judul antologi cerpen Kompas yang telah terbit adalah Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas. Tanpa disadari harian Kompas menjadi semacam “standar” bagi seorang penulis agar karyanya “diakui”. Toh tetap saja kumpulan cerpen Kompas dinanti sebagai pustaka yang menambah kekayaan khasanah sastra tanah air.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Kriteria pemilihan editor terkadang menuai pro dan kontra. Djenar Maesa Ayu. alur.AnneAhira.Salah satu rubrik tetap yang menarik adalah halaman seni dan hiburan. mengingat hal ini sangat terkait dengan selera editor yang bisa jadi berbeda dengan masyarakat awam. Penggunaan kata-kata kasar dan kurang beretika dihindari serta tak menyinggung SARA. Seno Gumira Ajidarma. Para penulis yang karyanya telah dimuat di Kompas antara lain Danarto. Eka Kurniawan. Kompas. Meskipun tak berarti karya fiksi di harian lain tak kalah apik dan mengesankan. nama besar dan penyebaran Kompas yang tak diragukan lagi membuat asumsi ini terus berkembang sampai sekarang. dan Ripin : Cerpen Kompas Pilihan 2005-2006. Antologi Cerpen Kompas Tahun 1992 Kompas memulai tradisi membuat buku kumpulan cerpen yang pernah dimuat di media tersebut. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. I Nyoman Darma Putra dalam kata pengantarnya di Buku Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 menyebutkan bahwa tak sedikit mahasiswa Australia yang meneliti tentang cerpen lantas mengambil contoh cerpen yang dimuat di Kompas. Kebaruan (orisinilitas) ini berlaku pada tema. Cerpen Kompas Cerpen Kompas seakan-akan telah dianggap sebagai barometer cerpen koran Indonesia yang terus tumbuh. Editor dan timnya akan menentukan beberapa cerpen untuk dimasukkan dalam antologi. Karakteristik Cerpen Kompas Cerpen yang dimuat rata-rata mempunyai nilai original. isi. dan cara bercerita. Agus Noor. Namun. Menjadi. ruang cerpen dan puisi seolah menjadi penyeimbang berita-berita yang dinamis setiap harinya. Penyebaran Kompas yang cukup luas di tanah air dan kualitas isinya membuat ruang cerpen harian ini menjadi salah satu yang diminati pula. Idola. Dalam penyusunan buku ini dilakukan proses pemilihan cerpen dari semua naskah yang pernah dimuat dalam Kompas. Di bagian seni khususnya. Ketertarikan para penulis berlomba-lomba mengirimkan cerpen ke Kompas membuat seleksi yang terjadi cukup ketat hingga terpilih karya terbaik layak muat.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. Ratna Indraswari Ibrahim. dan lainnya. yang membuatnya unik dan berbeda dengan yang lain.

Karangan narasi membuat kita mampu merasakan kisah dalam sebuah tulisan. Narasi ekspositorik (narasi teknis) Yaitu sebuah narasi yang tersusun atas fakta dan data-data yang sebenarnya. Tanpa karangan ini cerpen akan terasa garing dan sepi. kisah inspiratif dan sejenisnya juga memakai karangan narasi. kisah inspiratif dan sebagainya. . Biasanya kita temukan pada cerita-cerita fiksi seperti cerpen narasi. 2. Karangan nonfiksi seperti memoar. 2. Secara sederhana definisi dari narasi adalah sebuah karangan yang menceritakan sejelas-jelasnya gambaran dari suatu peristiwa atau konflik. Narasi jenis ini biasanya banyak ditemukan pada tulisan nonfiksi seperti autobiografi. Tokoh yang ditonjolkan biasanya hanya satu orang. novel. 3. Susunan yang sistematis Jadi cerpen narasi adalah suatu istilah yang timbul kemudian yang menggambarkan bahwa karangan tersebut adalah menceritakan tentang kisah fiktif yang fokus pada satu konflik dan tidak terlalu panjang. Narasi sugestif Yaitu ada nilai sugesti atau nilai terselubung yang disisipkan dalam karangan tersebut. novel dan karangan fiksi lainnya. Jenis Karangan narasi Secara umum karangan narasi ada dua jenis yaitu: 1. 2010 | Cerpen Narasi terdiri dari dua kata yaitu cerpen dan narasi. Pengertian Sedangkan narasi sering diartikan sebagai cerita. tidak memasukkan unsur sugesti didalamnya dan harus objektif. Disini pengarang mencoba menyampaikan pesan-pesan melalui kisah-kisah indah yang dirangkaikan lewat kata-kata.Posted in Belanja | No Comments » Menulis Cerpen Narasi Yuk! November 22nd. Karangan narasi juga memberikan nilai estetika sehingga tulisan kita terlihat lebih semarak. Berupa cerita atau kisah Unsur pelaku sangat menonjol. Namun bukan berarti karangan narasi tidak bisa kita temukan pada karangan non-fiksi. novelet dan sejenisnya. Oleh karena itu karangan narasi sering kita temukan pada cerpen. Disusun dengan gaya bahasa yang logis berdasarkan fakta. Ada tiga hal yang membangun sebuah karangan narasi yaitu: 1. Secara lebih khusus cerpen dapat dicirikan sebagai sebuah karangan yang memiliki efek tunggal dan fokus pada sebuah konflik. Fungsi karangan narasi Fungsi karangan narasi sangat penting dalam sebuah cerpen. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek sehingga beberapa ahli bahasa sering mendefenisikannya sebagai sebuah karangan yang bisa dibaca sekali duduk.

tontonan atau hal-hal lain yang mengusik imajinasi kita. Empat hal ini nantinya akan berperan penting dalam menciptakan konflik dalam sebuah cerpen narasi. Tetapkan tokoh. Gambarkan peristiwa-peristiwa utama. Ini adalah langkah sistematis yang bisa ditempuh dalam menyusun sebuah cerpen narasi. tergantung dimana kita merasa enjoy untuk memulai menulis.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • contoh karangan narasi .comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Selain itu juga bermanfaat untuk menentukan nilai sugestif apa yang mau diselipkan dalam cerita ini nantinya. Bukan mengurutkan setiap langkah-langkah. Semua itu sah-sah saja. Temukan tema yang unik dari pengalaman pribadi atau orang lain. Peristiwa adalah penjabaran dari konflik dalam sebuah cerita. perwatakan. Kadang ada yang memulai dari satu tokoh. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Terlebih dahulu tentukan tema apa yang akan diangkat menjadi sebuah cerpen narasi yang memikat.AnneAhira. Jadi segeralah menulis dari langkah manapun yang dianggap paling mudah. Tetapkan sebuah peristiwa utama yang akan terjadi dalam cerpen narasi tersebut.Langkah praktis menyusun cerpen narasi Setiap penulis memiliki cara-cara tersendiri dalam membuat sebuah cerpen narasi. Tetapkan pembaca sasaran. ada juga yang menyusun ending terlebih dahulu baru menyusun konflik dan sebagainya. Namun untuk menulis yang diperlukan hanyalah tindakan memproduksi kata-kata. Susun konflik dan alur cerita. Cerita tidak akan hidup tanpa konflik yang unik.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Namun secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Konflik merupakan nyawa dalam sebuah cerpen narasi. Hal ini bermanfaat nantinya untuk memfokuskan jalan cerita dan gaya bahasa yang dipakai dalam menulis sebuah cerpen narasi. Atau bisa juga dari bacaan. 4. latar dan sudut pandang. Menentukan sebuah tema yang menarik dan unik. Semakin unik watak tokoh dan latar yang diciptakan maka konflik yang bisa dirancang akan semakin menarik. 2. 3. Abaikan urutan langkah di atas jika hal itu membuat kita semakin sulit untuk mulai menulis. 5.

Namun. Untuk menemukan cerpen-cerpen Jepang yang bisa dianalisis dengan mudah. Selamat membaca dan menyelami cerpen! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : . Jepang itu sangat mencintai budayanya dan sangat posesif terhadap apa yang menjadi miliknya. berarti kita bicara soal budaya. Anda bisa mengunjungi yumeko. Meskipun kumpulan cerpen situs ini sangat terbatas oleh kosa kata. Cerpen-cerpen yang dibuat maksimal 1000 huruf saja.id atau top-pdf. Orang-orang yang penuh dengan paradoks yang hidup dalam dunia imajiner.rakuten. atau plza.• • • fungsi dari konflik dalam sebuah cerita fungsi konflik dalam cerita Pengertian konflik & fungsi konflik dalam sebuah cerpen Tags: Cerpen. Orang-orang kesepian yang merindukan kebebasan. Menulis.jp. Kebanyakan cerpen-cerpen Jepang bicara soal tema-tema psikologis. kita bisa mencarinya pada sebuah situs khusus cerpen Jepang. karya sastra tercipta dari sebuah cerminan budaya setempat.com/kumpulan-cerpen-jepang Dalam web tersebut dibahas mengenai cerpen-cerpen Jepang baik dengan tinjuan semiotik atau sosiologi sastra. Salah satu karya sastra adalah cerpen. memang ini adalah sebuah novel. 2010 | Berbicara soal sastra. Tokoh dan penokohannya tetap berkarakter. Pendek tapi Mengena November 21st.tanpen. kali ini kita akan membahas mengenai cerpen Jepang. Biasanya.co. Dalam situs tersebut termuat cerpen-cerpen yang sangat singkat. Karena. Latar cerita pun tetap kuat dengan kebudayaan Jepang yang kuat. Cerpen adalah sebuah cerita pendek dari satu atau dua alur saja. Contoh yang bisa kita ambil adalah Tokoh Musasi karya Eiji Yoshikawa. Kesadisan dan kengeringan sering kali tergambar dalam karya sastra Jepang dengan cara yang paling sinis ketika disampaikan pada pembaca. jumlah kata yang sangat terbatas itu tidak membuat cerpen-cerpen dalam situs tersebut menjadi hambar akan ide dan karakter. bahkan ada yang 200 huruf. Untuk membuka lebih lanjut tentang cerpen-cerpen Jepang. Cerpen Jepang Bicara soal cerpen. www. Cerpen yang dibuat di media cetak biasanya maksimal 750 kata saja. Cerpen Jepang biasanya sangat diwarnai budaya lokal yang mereka miliki.id. namun kita dapat menganilis tokoh yang dibangun dalam novelnya adalah memang seorang samurai sejati dengan latar budaya Jepang yang sangat kuat. cerpen yang dimuat di media cetak terbatas oleh kolom sehing sebuah cerpen harus dibatasi agar tidak terlalu panjang.web. Cerpen-cerpen Jepang biasanya bermain dalam karakter tokoh. Mereka cenderung kuat dalam membangun sebuah penokohan dalam cerita. pengarang jepang tetap kuat dalam membangun metafora yang indah. sebuah cerpen terdiri atas 500 kata sampai dengan 1000 kata. Narasi Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Jepang. Yang terdiri dari kisah tokoh utama yang mengalami satu konflik utama. Kadang.

Contoh sederhana saja. pecinta buku atau pecinta cerpen. Tetapi bila di dalam satu buku cerpen itu ada 15 penulis maka ke-15 penulis itu bisa saling patungan untuk biaya mencetak buku. Bila sembilan anak didik patungan untuk membeli sebuah buku cerpen. Istilah yang tepat untuk buku cerpen adalah buku antologi cerpen. Buku cerpen adalah sebutan populer bagi orang yang awam dalam dunia kepenulisan dan perbukuan. Pendek Posted in Belanja | No Comments » Buku Cerpen = Buku Antologi Cerpen November 21st. Membuat Buku Cerpen Bersama-Sama Bila Anda adalah suka menulis cerpen. Tetapi betapa sulitnya mereka menemukan referensi cerpen yang berkualitas. tidak ada salahnya membeli buku cerpen untuk menjadi koleksi Anda. Saat ini penerbit kurang mau menerbitkan buku cerpen. Jepang. Sesuai dengan namanya. mengandung konflik yang padat dan memberi pesan positif kepada pembacanya. Padahal masih banyak pelajar. tentu beban mereka akan lebih ringan ketimbang membeli sebuah majalah yang hanya memuat satu buah cerpen saja. Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek. Jadi setiap anak didik dapat meresensi satu cerpen dari buku itu. Keberadaan buku cerpen sangat berguna bagi masyarakat. Membuat buku cerpen indie berarti mengumpulkan naskah sendiri. Jadi antologi cerpen adalah kumpulan cerpen. Karena biasanya di dalam buku cerpen ada 9 atau 10 cerpen dengan judul berbeda-beda. 2010 | Bila Anda penggemar cerpen. mencetak buku sendiri dan bahkan memasarkannya pun sendiri. buku cerpen kurang laku untuk dijual. cerpen biasanya mempunyai durasi halaman dari 5 sampai 12 halaman ukuran kertas A4 dengan spasi 1. Tentu saja karena dicetak secara indie maka biaya pun sendiri.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen.Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Ciri-ciri cerpen adalah bisa dibaca dalam sekali duduk. mendesain cover sendiri.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Antologi adalah kumpulan. tentu Anda ingin agar kuantitas dan kualitas cerpen dalam dunia sastra Indonesia tidak menjadi surut.AnneAhira. mahasiswa atau khalayak umum yang masih membutuhkan buku cerpen. di sekolah anak didik diharuskan untuk bisa meresensi sebuah cerpen atau membuat cerpen sebagai tugas bahasa Indonesia. Salah satu cara untuk tetap mempertahankan kualitas dan kuantitas cerpen bersama-sama adalah dengan cara membuat buku cerpen indie. mengedit sendiri. melay-out sendiri. Oleh karena itu keberadaan buku cerpen sangat berarti. Niscaya dengan semakin banyaknya bermunculan buku cerpen-buku cerpen yang . Dan tidak semua anak didik mampu membeli majalah atau Koran demi sebuah cerpen. Entah itu kumpulan cerpen pribadi atau kumpulan cerpen bersama.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. pasalnya di pasaran.5. Mengena.

keren dan mendidik. Anda tinggal menggunakan fasilitas Google untuk mencari sinopsis buku yang diincar. Terkadang ada juga sampul buku kumpulan cerpen yang misterius dan agak vulgar. Bahkan novel dengan cap ‘Best Seller’ dan dipajang di rak buku laris. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. tidak menjamin isinya bagus. Apabila . Tapi. yang covernya oke. sih. saat menemukan buku kumpulan cerpen. Jangan melihat buku dari sampul luarnya saja. Bukan endorsement yang ada di sampul.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. melainkan pendapat pembaca umum. Tentu cerita seperti ini tidak baik jika dibaca terlalu sering oleh remaja. maka keberadaan buku cerpen dalam dunia sastra pun akan terus tumbuh dan diakui oleh masyarakat. Biasanya sinopsis ada di bagian belakang buku. Tetapi kini sudah ada juga bermunculan majalah-majalah baru yang khusus memuat cerpencerpen.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • antologi cerpen anak Tags: Antologi. Majalah-majalah khusus cerpen ini harus kita dukung demi perkembangan literasi kita. Selain itu. kita terjebak oleh covernya.Jangan malas untuk membaca sinopsis buku cerpen novel yang hendak Anda beli. ada baiknya Anda mengikuti tips di bawah ini: Cover memang menjadi pemikat pertama dalam memilih novel.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. bagaimana. konflik hanya berputar-putar di masalah cinta. Semoga kelak. Seringkali kita mendapati novel remaja yang isinya terlalu vulgar. memilih buku cerpen novel. cek juga pendapat-pendapat orang tentang buku itu. Misalnya. Menjadi buku yang dicari-cari dan best seller di toko buku. isinya juga oke? Tips Pencarian Buku Cerpen Novel Agar tidak kecewa dengan buku yang dibeli.AnneAhira. 2010 | Seringkali saat hendak membeli buku cerpen novel. “don’t jugde the book by it’s cover”. ingat pepatah lama.diterbitkan secara indie ataupun diterbitkan oleh penerbit. Terkadang sampul yang sederhana dan tidak menarik justru menyimpan isi cerita yang fantastis. dengan cover dan endorsmentnya bagus. ternyata terasa biasa-biasa saja saat kita membaca isinya. nasib buku cerpen akan kembali lagi menjadi primadona. Bila tidak ada. tetapi isinya ternyata mendidik. Cerpen Posted in Hobi | No Comments » Berburu Buku Cerpen Novel November 15th. Karena dengan semakin sedikitnya buku cerpen yang terbit maka semakin sedikit juga buku cerpen yang mengalami cetak ulang dan best seller. Jadi.

Karena buku dengan bacaan bermutu dan bagus. biasanya agak sedikit mahal.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Anda bisa memulai pencarian dari rak paling bawah atau paling tersembunyi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi. Sekarang. Tetapi bukan berarti novel yang tipis isinya jelek. Tapi ingat. Lihat harganya. Misal penerbit A selalu menceritakan cerita gokil. Biasanya cerita yang unik dan melenceng dari pasar. penerbit B selalu memasukkan unsur seks dalam setiap ceritanya.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Bila Anda ingin membeli buku asli di bawah harga pasaran. tunggu saja book fair. jika si penulis favorit Anda menulis buku kumpulan cerpen secara keroyokan. Bila buku novel tebal. Bila ingin membaca cerpen novel dengan genre-genre yang agak unik. Apabila ingin mencari buku cerpen novel yang berkualitas dan haus akan bacaan bermutu. Cerpen. perlu dicatat bahwa tidak laku bukan berarti ceritanya jelek. Novel Posted in Belanja | No Comments » . dan lain sebagainya.Memilih buku cerpen novel tidak harus mencari buku yang best seller. Namun. maka Anda tetap harus menyiapkan budget yang sesuai. Biasanya ada penerbit yang selalu menerbitkan cerita dengan gaya yang sama.AnneAhira. saatnya berburu buku cerpen novel yang bermutu ke toko buku. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. perlu dibaca kembali ulasannya.penulis buku cerpen novel incaran sudah sering Anda baca karyanya. Selamat membaca. Lihat siapa penerbitnya. biasanya ceritanya lebih panjang dan lebih asyik untuk dinikmati. selalu tidak laku. pastikan buku apa yang Anda incar. Di sana Anda bisa mendapatkan aneka buku cerpen novel dengan berbagai macam harga. tidak perlu lagi meragukan isi ceritanya. seandainya hanya cerita penulis favorit Anda saja yang keren. Apalagi bila bukunya termasuk best seller atau hard cover. Lihat tebal tipisnya buku cerpen novel yang kita inginkan. penerbit C khusus menerbitkan buku islami. Namun.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • buku cerpen cerpen dengan genre yang sama Cerpen remaja vulgar cerpen sinopsis yang ada penerbit dan pengarang semua novel remaja tebal yang sinopsisnya panjang Tags: Berburu.

2007). Masing2 terdiri dari 25 dan 23 cerita). Meliputi Legenda. 1993). 2002). 2002). Berisi 7 cerita.Dongeng Rakyat Kabupaten Rembang (2 jilid. 2002) Mari kita kenali dan cintai kekayaan budaya kita. 2009)Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Terpopuler. 33 Cerita Rakyat Menakjubkan (Dar! Mizan. Untuk apa membaca cerpen cerita rakyat? Kuno! Setting atau latar belakang dalam cerpen cerita rakyat memang kuno (karena sudah berusia ratusan tahun).Cerita Rakyat Betawi (Grasindo. yang mencintai dan melestarikan nilai-nilai budaya kita. dan sebagainya. Terdiri dari 3 jilid.Gadis Yomngga dan Ular Naga: Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. siapa lagi yang akan melakukannya? .Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Grasindo).Cerita Rakyat dari Jember (Grasindo. menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kaya dengan keragaman budaya. Terdiri dari 19 cerita. namun pesan moral yang terkandung di dalamnya bersifat evergreen. Berisi 366 cerita dari seluruh daerah di Indonesia. 2005). termasuk yang sudah mulai banyak dilupakan oleh generasi muda. 1996).Cerita Rakyat dari Yogyakarta (Grasindo. misanya: hormat pada orang tua. rajin. Banten (Grasindo. Berisi 72 cerita.Kumpulan Cerita Rakyat Riau (BKPMP dan Adicita. 2009). 2003)Kumpulan Cerita Rakyat Pakpak (Yayasan Sada Ahmo. jujur. mengasihi sesama. Terdiri dari 3 jilid. Dongeng. Berisi 10 cerita. Kekayaan ragam budaya itu salah satunya dapat dilihat dari cerita-cerita rakyat Indonesia. Berisi 24 cerita. Fabel.Cerita Rakyat dari Pandeglang.Cerita Rakyat dari Jawa Barat (Grasindo. setia kawan. anak bangsa ini. tolong-menolong. Terdiri dari 3 jilid Cerita Rakyat Nusantara (Erlangga For Kids. turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. cerita-cerita rakyat Indonesia ini juga dapat ditemukan di berbagai buku kumpulan cerpen cerita rakyat. Terdiri dari 6 jilid. Membaca cerpen cerita rakyat antara lain bermanfaat untuk: Menumbuhkan rasa cinta pada budaya sendiriPewarisan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokalMenumbuhkan imajinasiPendidikan moral Berikut beberapa buku kumpulan cerpen cerita rakyat yang dapat menjadi bahan bacaan: 366 Cerita Rakyat Nusantara (Adicita Karya Nusa). Cerita Rakyat dari Surakarta (Grasindo. Nusa Tenggara Barat (Grasindo). Berisi 9 cerita. Berisi 16 cerita. 2008). 1993).Cerita Rakyat dari Bengkulu (Grasindo.Cerita Rakyat dari Sumatera Barat (Grasindo).Cerita Rakyat dari Lombok. Masih relevan diletakkan dalam kehidupan masa kini. Cerita-cerita rakyat ini pada mulanya disampaikan secara lisan. Berisi 12 cerita. Berisi 67 cerita dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. 2009-2010).Beratus-ratus suku bangsa yang mendiami kepulauan Indonesia. Berisi 7 cerita. Mitos.Buku Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Wahyu Media. Jika bukan kita. Namun sekarang. Terdiri dari 2 jilid. dan Epos (Ruang Kata.Tana Naripi Sosane Basien : Asal Usul Waita ‘Mangaa’ Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. 1998). Jika dibandingkan dengan cerpen jenis lain.Cerita Rakyat dari Jawa Timur (Grasindo. 2003). kumpulan Cerpen Cerita Rakyat Indonesia jelas mengangkat kekayaan budaya Indonesia. 1993).

Berbagai versi mengenai kisahnya pun terdengar di penjuru dunia. Saat datang ke pesta. saudara tiri Cinderella memotong jari-jari kaki mereka agar kakinya bisa masuk ke dalam sepatu kaca. nasib Cinderella berubah.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Lain lagi dengan versi Grimm bersaudara. Ibu dan saudara tirinya kerap kali memperlakukan Cinderella layaknya pembantu ketika ayah Cinderella pergi. pangeran pun jatuh hati. Mereka pun hidup bahagia selamanya.Alhasil. karena Cinderella diperingatkan ibu peri untuk pulang sebelum jam 12. Ia dapat mencoba sepatu kaca yang memang miliknya lalu menikahi pangeran. Namun.Itulah kisah populer Cinderella yang sering kita dengar. baik berupa buku maupun cerpen Cinderella. Berkat kesabaran dan kebaikannya. kebahagiaan Cinderella berakhir setelah ayahnya menikah lagi.AnneAhira. Namun. Cinderella adalah seorang gadis piatu. Indonesia. 2010 | Siapa yang tidak tahu Cinderella? Kisah mengenai Cinderella sudah terkenal di bagian dunia mana pun. muncul ibu peri yang mengubah Cinderella bak seorang putri raja. Cinderella hidup bahagia bersama ayahnya. Kisah tersebut merupakan gubahan Charles Perrault. Pangeran yang tahu tipu daya mereka menyuruh merpati . Di tengah-tengah harapannya menghadiri pesta. Meskipun ibunya telah tiada. penulis asal Jerman. seorang penulis Prancis. Cerpen. Pangeran yang jatuh hati dengan Cinderella mencari ke seluruh pelosok negeri untuk mengetahui pemilik sepatu tersebut.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • kumpulan cerita rakyat surakarta cerita rakyat nusantara jilid 3 erlangga cerpen cerita rakyat cerpen rakyat kumpulan cerita rakyat nusa tenggara barat Tags: Cerita. Dikisahkan. sepatu kaca miliknya tertinggal.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. penderitaan Cinderella semakin menjadi setelah ayahnya meninggal. Dan.Cinderella diperlakukan seperti pembantu dan tidak pernah diperbolehkan keluar rumah. Cinderella menolak keinginan pangeran untuk terus berdansa dengannya. termasuk menghadiri pesta kerajaan. Rakyat Posted in Belanja | No Comments » Kepopuleran Cerpen Cinderella December 2nd.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.

kenapa ketiga cerita tersebut menggunakan judul Cinderella? Sebaiknya Anda cari tahu sendiri. Andini dan Dianne. Sepulangnya dari Amerika. tapi punya hobi fotografi. yang wajahnya mirip dan bertukar peran.Nah. Ia pun memilih menjadi backpacker dan pergi ke Eropa. Teman dekatnya justru berubah menjadi musuh. “Cinderella” dalam cerita ini adalah Saras.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www.Agenda J00-2007027969 View the original article here . ada beberapa judul buku yang menggunakan nama Cinderella. lama kelamaan ia bosan dengan perjalanan kariernya. Oscar mulai mengenal Dara setelah ia jadi sasaran sepatu dekil milik Dara. Dara kesal karena sepatu kesayangannya hilang. Three Days Cinderella (Agnes Jessica). Dan ia semakin kesal saat Oscar mulai ikut campur segala urusannya. seorang cewek yang cuek dan punya penampilan ajaib berhasil menarik perhatian Oscar. Di tengah-tengah sakit hatinya. Namun. baik dalam bentuk buku maupun film. Semua kisah tersebut tetap fokus kepada Cinderella. tetapi dibawakan dengan gaya yang berbeda.Versi Indonesia ModernCinderella in Paris disebutkan bukan merupakan Cinderella yang biasa. Ada Ever After yang diperankan oleh Drew Barrymore hingga Cinderella Story yang diperankan oleh Hillary Duff.mematuki mata mereka hingga buta. Begitulah kata-kata yang kemudian sering kita dengar.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Buku Three Days Cinderella lain lagi.AnneAhira.Buku Cinderella in Pink juga berbeda dengan kisah Cinderella pada umumnya. dan Cinderella in Pink (Dyan Nuranindya). Oscar adalah seorang cowok yang malas dan hobi berkelahi. Ia adalah seorang perempuan yang menginjak usia matang tapi belum mengakhiri masa lajangnya.Ada banyak kisah yang menyerupai Cinderella.Ceritanya juga diadaptasi ke dalam film dengan versi cerita yang berbeda. Saras bertemu dengan seorang pria. Dara. Cerita Cinderella telah dituang ke berbagai jenis buku. penyamaran mereka akhirnya terbongkar. ia bertekad mengejar karier. Ceritanya berkisah tentang dua orang perempuan. meskipun sebenarnya tokoh dan ceritanya tidak sejalan dengan kisah Cinderella yang asli. Hidupnya kemudian diwarnai masalah. seperti buku bergambar dan buku cerita.Hidup Bahagia Selamanya“Hidup bahagia selamanya” adalah kata-kata yang kemudian tampak seperti stereotip Cinderella. Begitu pula dengan cerita Cinderella dalam bentuk buku. Kita tidak mungkin bisa “hidup bahagia selamanya” seperti Cinderella. Namun. ia pergi ke Jogja karena mengetahui banyak tempat indah di sana.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Di Indonesia. Karena gerah dicap perawan tua. Andini yang merupakan seorang gadis desa tiba-tiba harus berubah peran menjadi Dianne yang merupakan sosok wanita kosmopolitan. seperti Cinderella in Paris (Sari Musdar).

kita pupuk ya. “Pakai kotoran kelinciku. “Ayo. “Hebatkah kotoran kelinci?” tanyaku dengan ketakjuban yang tak kusembunyikan. Aku merasa damai. Kali ini aku tak berani memandang matanya. “Aku percaya padamu.” kataku sedih. Aku bingung mengapa aku bisa begini. Tubuhku terasa melayang.” kataku masih dengan nada keheranan. Aku gugup sekali.” katanya. “Jangan. “Lihat saja nanti. Kepopuleran Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Cinta Pertama: Singkong di Ladang Gersang November 30th. Aku semakin gugup. “Lihat saja dulu buktinya.” katanya sambil memberikan sekantong kotoran kelinci. “Apa maksudmu?” tanyaku heran. pendek. Tak sanggup aku berdiri atau duduk. Aku membeku. Baru pertama kalinya aku menatap mata coklatnya yang indah. Saat dia melirik atau melihatku. “Aku tak mengerti. Aku pegangi daun-daun singkong yang sudah dipetiknya. Aku hampir tak mendengar kata-katanya yang menerangkan tentang kotoran kelincinya yang berbau menyengat. Hatiku begitu tenang walau degupan jantungku terus saja bergemuruh. Berikut adalah sebuah cerpen tentang cinta pertama yang mungkin bisa menginspirasi Anda untuk mencoba menulis kisah Anda dalam sebuah cerpen. aku merasa dingin. Mata coklat itu membuat aku gugup. Bergoyang-goyang ke sana kemari.” katanya.” jawabnya dengan penuh keoptimisan.” ajaknya. . Kau tak harus terlalu percaya dengan apa yang aku katakan. Aku pandangi caranya mencabut singkong. kita mulai dari sini. Aku berjalan dalam bayangannya untuk menghindari panasnya sinar matahari. Kali ini dia menatapku. 2010 | Anda tentu sudah sering mendengar istilah cerita pendek.” jawabnya pasti. “Kalau menanam sekali lagi. “Pakai pupuk apa?” tanyaku lirih tanpa ada asa yang terbayang. Aku iringi langkahnya. salah satunya adalah cerpen tentang cinta pertama.” katanya lembut. “Cinta pertamakah ini?” kataku membatin. Biar nanti tidak terlalu kecewa. Rasanya aku belum pernah seperti ini. bukan? Cerpen adalah sebuah bacaan singkat. dan memungkinkan selesai dalam sekali baca. Cinderella. Hatiku berdekup begitu kencang.” kataku senang. Mata itu begitu berbinar penuh semangat hidup. baru kau boleh percaya padaku. “Hamburkan ini. Serba salah dan salah tingkah. Singkong di Ladang Gersang “Kecil sekali singkongnya. Beragam cerita dapat kita tuangkan dalam sebuah cerpen. Di siang hari yang panas. Aku perhatikan kaki-kakinya yang jenjang. aku coba palingkan wajahku. Aku bengong menatap dirinya.Incoming search terms for the article: • kisah hidup cinderella yang asli Tags: Cerpen. Seminggu kemudian dia mendatangiku lagi. Nanti kalau memang apa yang aku ucapkan benar. Aku seperti nyiur melambai ditiup angin.” terangnya tanpa menatapku. “Kau tak percaya aja dulu. Aku mengambil kantong itu dengan tangan bergetar.

Pertama. Ladang gersang itu kini sudah subur.” kataku. Bagaimana. “Bau sekali. Aku senang bahwa kotoran dan urin kelinci memang hebat. Dia tersenyum. . Singkong Posted in Belanja | No Comments » Ruang Cerpen Kompas yang Menjadi Idola November 27th. Gersang. Namun rasanya cintaku tumbuh lebih subur dari singkong-singkong yang kami tanam. sudahkah Anda mendapatkan gambaran dari cerpen tersebut? Jika Iya. Aku merasakan lara hati dan jiwa karena cinta pertamaku tertanam kembali ke dalam gundukan tanah tempatku menancapkan stek-stek singkong berikutnya. Aku bayangkan kami berdua berjalan bersama di ladang singkong itu sambil bercerita tentang apa yang akan kami lakukan bila panen nanti. *** Nah. Tapi aku tak menemukan kasihku.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • cerpen apa kabar cinta Tags: Cerpen. Tubuhku terasa semakin enteng bak kapas mendengar pujiannya. “Kau murid yang cerdas. 2010 | Harian Kompas adalah surat kabar ternama yang termasuk beroplah tinggi dan beredar cukup merata di penjuru tanah air.” katanya. Mari kita buktikan. Memang tak kupupuk cintaku dengan kotoran dan urin kelinci. Selamat mencoba! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. “Ya.“Ini urin kelinci. Ladang. Tapi cintaku masih seperti singkong di ladang gersang. kali ini aku tak sanggup mencium bau urin kelinci yang begitu menyengat.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. “Benarkah?” kataku tak percaya. Aku tak mengerti makna senyumannya. aku tak bertemu lagi dengannya hingga panen tiba.AnneAhira. Singkongnya besar-besar.” terangnya sambil tersenyum. tapi bau ini kan membuat singkong kita tumbuh lebih subur. “Bagus juga untuk pupuk.” Dalam kegugupanku. Aku senang.” katanya. Sajian berita yang lengkap dan mendalam menjadi andalan harian yang lahir pada 28 Juni 1965 ini. Tapi sejak penanaman itu. tunggu apa lagi? Mulailah menulis cerpen versi Anda sendiri. Setiap hari aku pandangi stek-stek singkong yang mulai menyembulkan daun-daunnya yang hijau. Aku mulai berpikir untuk tidak percaya sebelum ada buktinya. Cinta.Aku berharap bertemu dengannya. Kini kau mulai dengan tidak percaya. Tapi aku tak bahagia.

nama besar dan penyebaran Kompas yang tak diragukan lagi membuat asumsi ini terus berkembang sampai sekarang. Djenar Maesa Ayu. Tanpa disadari harian Kompas menjadi semacam “standar” bagi seorang penulis agar karyanya “diakui”. Dalam penyusunan buku ini dilakukan proses pemilihan cerpen dari semua naskah yang pernah dimuat dalam Kompas. Beberapa judul antologi cerpen Kompas yang telah terbit adalah Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Antologi Cerpen Kompas Tahun 1992 Kompas memulai tradisi membuat buku kumpulan cerpen yang pernah dimuat di media tersebut. I Nyoman Darma Putra dalam kata pengantarnya di Buku Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 menyebutkan bahwa tak sedikit mahasiswa Australia yang meneliti tentang cerpen lantas mengambil contoh cerpen yang dimuat di Kompas. yang membuatnya unik dan berbeda dengan yang lain.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. mengingat hal ini sangat terkait dengan selera editor yang bisa jadi berbeda dengan masyarakat awam. dan lainnya. Ruang . Idola. Namun.AnneAhira. Para penulis yang karyanya telah dimuat di Kompas antara lain Danarto. Karakteristik Cerpen Kompas Cerpen yang dimuat rata-rata mempunyai nilai original. Dalam cerpen-cerpen Kompas bisa ditemukan nuansa lokal dan luar yang sama menariknya. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Cerpen Kompas Cerpen Kompas seakan-akan telah dianggap sebagai barometer cerpen koran Indonesia yang terus tumbuh. Agus Noor. Eka Kurniawan. Editor dan timnya akan menentukan beberapa cerpen untuk dimasukkan dalam antologi. Seno Gumira Ajidarma. dan cara bercerita. Kriteria pemilihan editor terkadang menuai pro dan kontra. Meskipun tak berarti karya fiksi di harian lain tak kalah apik dan mengesankan. Kompas. Di bagian seni khususnya. Toh tetap saja kumpulan cerpen Kompas dinanti sebagai pustaka yang menambah kekayaan khasanah sastra tanah air. Penyebaran Kompas yang cukup luas di tanah air dan kualitas isinya membuat ruang cerpen harian ini menjadi salah satu yang diminati pula. Kebaruan (orisinilitas) ini berlaku pada tema. alur. Ratna Indraswari Ibrahim. isi. Ketertarikan para penulis berlomba-lomba mengirimkan cerpen ke Kompas membuat seleksi yang terjadi cukup ketat hingga terpilih karya terbaik layak muat. ruang cerpen dan puisi seolah menjadi penyeimbang berita-berita yang dinamis setiap harinya. Penggunaan kata-kata kasar dan kurang beretika dihindari serta tak menyinggung SARA.Salah satu rubrik tetap yang menarik adalah halaman seni dan hiburan. dan Ripin : Cerpen Kompas Pilihan 2005-2006.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Menjadi.

Narasi jenis ini biasanya banyak ditemukan pada tulisan nonfiksi seperti autobiografi. novel dan karangan fiksi lainnya. 2. Narasi ekspositorik (narasi teknis) Yaitu sebuah narasi yang tersusun atas fakta dan data-data yang sebenarnya. Berupa cerita atau kisah Unsur pelaku sangat menonjol. Fungsi karangan narasi Fungsi karangan narasi sangat penting dalam sebuah cerpen. Pengertian Sedangkan narasi sering diartikan sebagai cerita. novelet dan sejenisnya. Karangan nonfiksi seperti memoar. Ada tiga hal yang membangun sebuah karangan narasi yaitu: 1. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek sehingga beberapa ahli bahasa sering mendefenisikannya sebagai sebuah karangan yang bisa dibaca sekali duduk. Biasanya kita temukan pada cerita-cerita fiksi seperti cerpen narasi. Namun bukan berarti karangan narasi tidak bisa kita temukan pada karangan non-fiksi. Disini pengarang mencoba menyampaikan pesan-pesan melalui kisah-kisah indah yang dirangkaikan lewat kata-kata. 3.Posted in Belanja | No Comments » Menulis Cerpen Narasi Yuk! November 22nd. 2. Jenis Karangan narasi Secara umum karangan narasi ada dua jenis yaitu: 1. Karangan narasi membuat kita mampu merasakan kisah dalam sebuah tulisan. Oleh karena itu karangan narasi sering kita temukan pada cerpen. . Karangan narasi juga memberikan nilai estetika sehingga tulisan kita terlihat lebih semarak. tidak memasukkan unsur sugesti didalamnya dan harus objektif. Tanpa karangan ini cerpen akan terasa garing dan sepi. Narasi sugestif Yaitu ada nilai sugesti atau nilai terselubung yang disisipkan dalam karangan tersebut. Secara lebih khusus cerpen dapat dicirikan sebagai sebuah karangan yang memiliki efek tunggal dan fokus pada sebuah konflik. Tokoh yang ditonjolkan biasanya hanya satu orang. Susunan yang sistematis Jadi cerpen narasi adalah suatu istilah yang timbul kemudian yang menggambarkan bahwa karangan tersebut adalah menceritakan tentang kisah fiktif yang fokus pada satu konflik dan tidak terlalu panjang. Secara sederhana definisi dari narasi adalah sebuah karangan yang menceritakan sejelas-jelasnya gambaran dari suatu peristiwa atau konflik. kisah inspiratif dan sebagainya. Disusun dengan gaya bahasa yang logis berdasarkan fakta. novel. 2010 | Cerpen Narasi terdiri dari dua kata yaitu cerpen dan narasi. kisah inspiratif dan sejenisnya juga memakai karangan narasi.

Menentukan sebuah tema yang menarik dan unik. 2. Susun konflik dan alur cerita.Agenda J00-2007027969 View the original article here . ada juga yang menyusun ending terlebih dahulu baru menyusun konflik dan sebagainya. Konflik merupakan nyawa dalam sebuah cerpen narasi. Ini adalah langkah sistematis yang bisa ditempuh dalam menyusun sebuah cerpen narasi. Empat hal ini nantinya akan berperan penting dalam menciptakan konflik dalam sebuah cerpen narasi. 5. Namun secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Tetapkan pembaca sasaran. Semua itu sah-sah saja. Semakin unik watak tokoh dan latar yang diciptakan maka konflik yang bisa dirancang akan semakin menarik. Gambarkan peristiwa-peristiwa utama. Atau bisa juga dari bacaan. Jadi segeralah menulis dari langkah manapun yang dianggap paling mudah. tergantung dimana kita merasa enjoy untuk memulai menulis. Kadang ada yang memulai dari satu tokoh. Cerita tidak akan hidup tanpa konflik yang unik. Temukan tema yang unik dari pengalaman pribadi atau orang lain. Tetapkan sebuah peristiwa utama yang akan terjadi dalam cerpen narasi tersebut.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Hal ini bermanfaat nantinya untuk memfokuskan jalan cerita dan gaya bahasa yang dipakai dalam menulis sebuah cerpen narasi. tontonan atau hal-hal lain yang mengusik imajinasi kita.Langkah praktis menyusun cerpen narasi Setiap penulis memiliki cara-cara tersendiri dalam membuat sebuah cerpen narasi. latar dan sudut pandang. 4. Peristiwa adalah penjabaran dari konflik dalam sebuah cerita. 3. Terlebih dahulu tentukan tema apa yang akan diangkat menjadi sebuah cerpen narasi yang memikat. Bukan mengurutkan setiap langkah-langkah. Abaikan urutan langkah di atas jika hal itu membuat kita semakin sulit untuk mulai menulis.AnneAhira. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Selain itu juga bermanfaat untuk menentukan nilai sugestif apa yang mau diselipkan dalam cerita ini nantinya.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Tetapkan tokoh. perwatakan. Namun untuk menulis yang diperlukan hanyalah tindakan memproduksi kata-kata.

Meskipun kumpulan cerpen situs ini sangat terbatas oleh kosa kata. Mereka cenderung kuat dalam membangun sebuah penokohan dalam cerita. Biasanya. kita bisa mencarinya pada sebuah situs khusus cerpen Jepang. Latar cerita pun tetap kuat dengan kebudayaan Jepang yang kuat. Cerpen adalah sebuah cerita pendek dari satu atau dua alur saja. Anda bisa mengunjungi yumeko. Cerpen Jepang Bicara soal cerpen. cerpen yang dimuat di media cetak terbatas oleh kolom sehing sebuah cerpen harus dibatasi agar tidak terlalu panjang. kali ini kita akan membahas mengenai cerpen Jepang. Salah satu karya sastra adalah cerpen. Orang-orang kesepian yang merindukan kebebasan. Orang-orang yang penuh dengan paradoks yang hidup dalam dunia imajiner. Jepang itu sangat mencintai budayanya dan sangat posesif terhadap apa yang menjadi miliknya. Karena.id atau top-pdf. Kadang.id. Dalam situs tersebut termuat cerpen-cerpen yang sangat singkat. Cerpen Jepang biasanya sangat diwarnai budaya lokal yang mereka miliki.Incoming search terms for the article: • • • • contoh karangan narasi fungsi dari konflik dalam sebuah cerita fungsi konflik dalam cerita Pengertian konflik & fungsi konflik dalam sebuah cerpen Tags: Cerpen. Kesadisan dan kengeringan sering kali tergambar dalam karya sastra Jepang dengan cara yang paling sinis ketika disampaikan pada pembaca. atau plza. Kebanyakan cerpen-cerpen Jepang bicara soal tema-tema psikologis. 2010 | Berbicara soal sastra. karya sastra tercipta dari sebuah cerminan budaya setempat.co. Cerpen-cerpen yang dibuat maksimal 1000 huruf saja. Menulis.jp.web. www. Yang terdiri dari kisah tokoh utama yang mengalami satu konflik utama.rakuten. namun kita dapat menganilis tokoh yang dibangun dalam novelnya adalah memang seorang samurai sejati dengan latar budaya Jepang yang sangat kuat. Tokoh dan penokohannya tetap berkarakter. memang ini adalah sebuah novel. Contoh yang bisa kita ambil adalah Tokoh Musasi karya Eiji Yoshikawa. Cerpen yang dibuat di media cetak biasanya maksimal 750 kata saja.com/kumpulan-cerpen-jepang Dalam web tersebut dibahas mengenai cerpen-cerpen Jepang baik dengan tinjuan semiotik atau sosiologi sastra. sebuah cerpen terdiri atas 500 kata sampai dengan 1000 kata. Narasi Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Jepang. Namun.tanpen. pengarang jepang tetap kuat dalam membangun metafora yang indah. Pendek tapi Mengena November 21st. jumlah kata yang sangat terbatas itu tidak membuat cerpen-cerpen dalam situs tersebut menjadi hambar akan ide dan karakter. Cerpen-cerpen Jepang biasanya bermain dalam karakter tokoh. Selamat membaca dan menyelami cerpen! . bahkan ada yang 200 huruf. Untuk menemukan cerpen-cerpen Jepang yang bisa dianalisis dengan mudah. Untuk membuka lebih lanjut tentang cerpen-cerpen Jepang. berarti kita bicara soal budaya.

mendesain cover sendiri. Dan tidak semua anak didik mampu membeli majalah atau Koran demi sebuah cerpen. Jadi setiap anak didik dapat meresensi satu cerpen dari buku itu. tidak ada salahnya membeli buku cerpen untuk menjadi koleksi Anda. Pendek Posted in Belanja | No Comments » Buku Cerpen = Buku Antologi Cerpen November 21st. Karena biasanya di dalam buku cerpen ada 9 atau 10 cerpen dengan judul berbeda-beda. Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek. Sesuai dengan namanya. mahasiswa atau khalayak umum yang masih membutuhkan buku cerpen. tentu Anda ingin agar kuantitas dan kualitas cerpen dalam dunia sastra Indonesia tidak menjadi surut. Mengena. di sekolah anak didik diharuskan untuk bisa meresensi sebuah cerpen atau membuat cerpen sebagai tugas bahasa Indonesia.AnneAhira.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. mengandung konflik yang padat dan memberi pesan positif kepada pembacanya. Keberadaan buku cerpen sangat berguna bagi masyarakat.5. Antologi adalah kumpulan. Buku cerpen adalah sebutan populer bagi orang yang awam dalam dunia kepenulisan dan perbukuan. Salah satu cara untuk tetap mempertahankan kualitas dan kuantitas cerpen bersama-sama adalah dengan cara membuat buku cerpen indie.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Tetapi betapa sulitnya mereka menemukan referensi cerpen yang berkualitas. Membuat buku cerpen indie berarti mengumpulkan naskah sendiri. . pecinta buku atau pecinta cerpen. cerpen biasanya mempunyai durasi halaman dari 5 sampai 12 halaman ukuran kertas A4 dengan spasi 1. Oleh karena itu keberadaan buku cerpen sangat berarti. Ciri-ciri cerpen adalah bisa dibaca dalam sekali duduk. mengedit sendiri. buku cerpen kurang laku untuk dijual. pasalnya di pasaran. Membuat Buku Cerpen Bersama-Sama Bila Anda adalah suka menulis cerpen. mencetak buku sendiri dan bahkan memasarkannya pun sendiri.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. 2010 | Bila Anda penggemar cerpen. Padahal masih banyak pelajar. melay-out sendiri. Contoh sederhana saja. Jadi antologi cerpen adalah kumpulan cerpen. Jepang. tentu beban mereka akan lebih ringan ketimbang membeli sebuah majalah yang hanya memuat satu buah cerpen saja. Bila sembilan anak didik patungan untuk membeli sebuah buku cerpen. Saat ini penerbit kurang mau menerbitkan buku cerpen. Istilah yang tepat untuk buku cerpen adalah buku antologi cerpen.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Entah itu kumpulan cerpen pribadi atau kumpulan cerpen bersama.

memilih buku cerpen novel. ada baiknya Anda mengikuti tips di bawah ini: Cover memang menjadi pemikat pertama dalam memilih novel. Tapi. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Terkadang sampul yang sederhana dan tidak menarik justru menyimpan isi cerita yang fantastis. Niscaya dengan semakin banyaknya bermunculan buku cerpen-buku cerpen yang diterbitkan secara indie ataupun diterbitkan oleh penerbit. ternyata terasa biasa-biasa saja saat kita membaca isinya. Terkadang ada juga sampul buku kumpulan cerpen yang misterius dan agak vulgar. Bila tidak . Jadi.AnneAhira. Biasanya sinopsis ada di bagian belakang buku. Tentu cerita seperti ini tidak baik jika dibaca terlalu sering oleh remaja. maka keberadaan buku cerpen dalam dunia sastra pun akan terus tumbuh dan diakui oleh masyarakat. kita terjebak oleh covernya. Menjadi buku yang dicari-cari dan best seller di toko buku. “don’t jugde the book by it’s cover”.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. tetapi isinya ternyata mendidik. Cerpen Posted in Hobi | No Comments » Berburu Buku Cerpen Novel November 15th. 2010 | Seringkali saat hendak membeli buku cerpen novel. isinya juga oke? Tips Pencarian Buku Cerpen Novel Agar tidak kecewa dengan buku yang dibeli. sih. saat menemukan buku kumpulan cerpen. keren dan mendidik. konflik hanya berputar-putar di masalah cinta.Jangan malas untuk membaca sinopsis buku cerpen novel yang hendak Anda beli. bagaimana. dengan cover dan endorsmentnya bagus. Seringkali kita mendapati novel remaja yang isinya terlalu vulgar.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Karena dengan semakin sedikitnya buku cerpen yang terbit maka semakin sedikit juga buku cerpen yang mengalami cetak ulang dan best seller. tidak menjamin isinya bagus. ingat pepatah lama. Tetapi kini sudah ada juga bermunculan majalah-majalah baru yang khusus memuat cerpencerpen. Bahkan novel dengan cap ‘Best Seller’ dan dipajang di rak buku laris. yang covernya oke.Tentu saja karena dicetak secara indie maka biaya pun sendiri. Misalnya. Tetapi bila di dalam satu buku cerpen itu ada 15 penulis maka ke-15 penulis itu bisa saling patungan untuk biaya mencetak buku. Jangan melihat buku dari sampul luarnya saja. Semoga kelak.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • antologi cerpen anak Tags: Antologi. nasib buku cerpen akan kembali lagi menjadi primadona. Majalah-majalah khusus cerpen ini harus kita dukung demi perkembangan literasi kita.

Biasanya ada penerbit yang selalu menerbitkan cerita dengan gaya yang sama. tunggu saja book fair. perlu dicatat bahwa tidak laku bukan berarti ceritanya jelek. perlu dibaca kembali ulasannya. biasanya agak sedikit mahal. Karena buku dengan bacaan bermutu dan bagus. Lihat tebal tipisnya buku cerpen novel yang kita inginkan.ada. Lihat siapa penerbitnya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi. Anda tinggal menggunakan fasilitas Google untuk mencari sinopsis buku yang diincar. Di sana Anda bisa mendapatkan aneka buku cerpen novel dengan berbagai macam harga. maka Anda tetap harus menyiapkan budget yang sesuai. seandainya hanya cerita penulis favorit Anda saja yang keren. saatnya berburu buku cerpen novel yang bermutu ke toko buku. Biasanya cerita yang unik dan melenceng dari pasar. dan lain sebagainya. selalu tidak laku. Misal penerbit A selalu menceritakan cerita gokil. melainkan pendapat pembaca umum. Bila Anda ingin membeli buku asli di bawah harga pasaran. tidak perlu lagi meragukan isi ceritanya.AnneAhira. Bukan endorsement yang ada di sampul. Selain itu. Namun. Apabila ingin mencari buku cerpen novel yang berkualitas dan haus akan bacaan bermutu. penerbit B selalu memasukkan unsur seks dalam setiap ceritanya. biasanya ceritanya lebih panjang dan lebih asyik untuk dinikmati. penerbit C khusus menerbitkan buku islami. Apabila penulis buku cerpen novel incaran sudah sering Anda baca karyanya. Sekarang. jika si penulis favorit Anda menulis buku kumpulan cerpen secara keroyokan. Lihat harganya. Bila buku novel tebal. Namun. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. cek juga pendapat-pendapat orang tentang buku itu.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • buku cerpen cerpen dengan genre yang sama Cerpen remaja vulgar cerpen sinopsis yang ada penerbit dan pengarang semua novel remaja tebal yang sinopsisnya panjang . pastikan buku apa yang Anda incar. Apalagi bila bukunya termasuk best seller atau hard cover.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Tetapi bukan berarti novel yang tipis isinya jelek. Anda bisa memulai pencarian dari rak paling bawah atau paling tersembunyi. Tapi ingat.Memilih buku cerpen novel tidak harus mencari buku yang best seller.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Bila ingin membaca cerpen novel dengan genre-genre yang agak unik. Selamat membaca.

Tags: Berburu. Novel Posted in Belanja | No Comments » . Cerpen.

. Memandang sisa-sisa kebun kelapa yang menua. di antara pohon langsat dan batang pinang. Tapi hanya gedesau angin lewat di jendela. kekokohan rumah gadang – lambang kebesaran masa silam.• • • • Tentang Kami Sejarah Kami Dewan Redaksi Hubungi Kami ○ Download  Blackberry Launcher Cerpen: Tubuh yang Bersekutu 8Jul2008 Filed under: Cerpen Author: admin Visited 470 times. Nalan menduga-duga adalah yang dinanti bakal tiba. di padang-padang kebun kelapa. atau berdendang sendirian. Pelan. Di kamarnya. Nenek yang selalu duduk di beranda. 27 Juni 2004 PADA hari kedelapan kepulangan Nalan. nyaring menggirik dinding papan seakan hendak merobohkan. Jauh di luar. sapi tinggal tak seberapa. Atau suara kumbang. di beranda. tak hendak memakai tongkat. Sepasang mata tuanya yang kelabu masih cermat melihat setiap tamu atau orang yang mendekat. belukar pandan yang tak teranyam. sedikit irama yang tersisa dari masa jaya kakek-neneknya. jenjang rumah gadang itu perlahan sepi dari langkah kaki mereka yang datang bertandang. mengunyah sirih. Tinggal Sang Nenek. perempuan lantang dan taat. tak kalah nyaring suara genta. ayunan leher sapi-sapi berpunuk. kejayaan yang terpuruk. lalu berpusing di runcing bubungan rumah. penuh perasaan. dan sesekali terhenti entah pada anak tangga ke berapa – pertanda si empunya langkah juga tak kalah berdebar – meski ia berhasil luput dari sergapan sepasang mata. 2 so far today Tubuh yang Bersekutu Oleh: Raudal Tanjung Banua Dimuat di harian Koran Tempo. kakeknya sendiri sudah lama bernisan di halaman belakang. Selebihnya. satu-satunya yang dinanti Nalan dengan dada berdebar adalah detak kaki seseorang (kadang dari arah tak biasa) yang iramanya mulai ia hafal. Kini. sedikit demi sedikit.

dengan mata menerawang. Sejak hari pertama kepulangan Nalan. “Lihat. “Tak guna baju baru dan lamang-tapai (1). selagi Nenek sibuk menyiapkan kenduri kepulanganmu. “He. ia sukses di rantau. hidup Paman tak berubah. syukur-syukur sudah ditampung!” Bila Hari Raya. Baiknya.” “Mmm. Nenek suka membanggakannya. Si Etek. ia kembali membayangkan Paman Umang sebagai Si Malanca – sosok dalam cerita kanaknya – yang mengundang gelak tawa. Nah. fasih benar menirukan Nenek. Setiap kawan Nalan datang. punya gelar dan selalu berkirim uang. Dan benar. nanti belajarnya terganggu. Nenek dengan enteng – dan lantang – bilang. “Dasar pemalas. Padahal. Yang penting ibadahmu. cucu Mak sukses punya segalanya. Nalan. “Tak pantas engkau berkarib dengan perempuan. dari pantun gembira. Terlambat mengeluarkan sapi di kandang. “Apa katamu! Tak sembarang cucuku meminang orang. Nenek ikhlas kau tinggalkan!” Seperti Muna yang diberi kata-kata. Nalan. Dasar tak tahu diri!” Itu semisal kalimat yang kerap terucap. ah memuakkan! Meskin konon. tak tidak seorang istri!” Membayangkan ceritanya – disampaikan Etek Talimah dengan upaya seperti aslinya – Nalan menduga Nenek berpantang kalah. hahaha…. Tapi pahit hidup tak menjauhkannya dari gelak-tawa. berenang-renang tak sampai tepi. kepada Muna. Nenek akan marah. “Kau pasti lelah dalam perjalanan. Dan seperti biasa. di saat gembira. Tahu sikap itu belum hilang. begitulah nasib diriku. Paman. kepada Paman. Nalan pun menyenanginya). selagi menjaga diri.Begitulah caranya memelihara rasa berkuasa. Bagaimana kalau Paman carikan tukang pijat?” Nalan tak menolak. Nalan pun memendam kecewa sebenarnya. Nalan menatap punggung Paman Umang yang kurus membungkuk. Sedang kepada Nalan ia selalu berkata. ia meminta uang buat anak-istrinya (yang tinggal di seberang sungai) Nenek menceramahinya. “Ya. membuat mereka tak berdaya. Buyung. ia termenung tiba-tiba. Begitulah Sang Paman. Paman hanyalah anak pungut – meski masih saudara jauh – yang ditampung Nenek sejak di masa jaya. Tak jarang misalnya. yang tak lain adik kandung ayah Nalan. Ah. itu terang melanggar adat dan aturan. Tanpa buang waktu. apa urusan dengang sang cucu. namun terkadang sukar diduga. “Hei berakit-rakit tak sampai hulu. banyak gadis menyenangi Nalan (salah satunya Muna. kepada siapa saja. mungkin kawan satu sekolah dengan Nalan atau gadis kampung. lama . dari arah yang tak biasa. sekolahmu musti tinggi. maka seseorang – yang ditunggu Nalan – memilih selalu datang pada saat Nenek tak di rumah. sedang kau puasa pun tidak!” Nalan juga tahu. pernah Paman berbalas kata. mengendap dalam gelap. Sejak dahulu: jauh ketika Nalan masih remaja tanggung di kampung. Dan kau tukang menghabiskan!” Nalan paham itu menyakitkan. sampai petatah-petitih yang dibengkokkannya. tak tahu diuntung. sebelum itu. kau jagalah cita-citamu. sebaiknya sekarang. anak gadis mencari anak laki. Atau duduk di tubir jenjang. Paman Umang – yang mengurus kebun dan sapi – sudah paham apa yang harus dilakukannya. Apa patut kau mencari cucuku?! Pergilah. Nalan tahu penyebabnya. tubuhmu mesti dipijat dulu. Atau tengah malam. Tapi mungkin nanti malam saja. nasib banyak lelaki. Pintu dapur! *** SEMUA sudah diatur. sudah terbalik zaman sekarang rupanya.” laki-laki yang mulai beruban itu terpingkal. ia bergegas menjemput si tukang pijat. tidak seperti kau: punya istri. agar selamat lahir-batin. Dan bila yang datang anak perempuan. sang Nenek tak langsung mengizinkan bertemu. ayahnya penjudi! Kau juga penjudi! Lengkap sudah!” Memang. “Terima kasih. si Nenek suka memberinya kata-kata. hingga ke seberang tak apa. Ia menawarkan. ada saja bahan. sampai selesai bertanya ini-itu: dari mana hendak ke mana.

rasa benci itu tak kunjung hilang.” “Tapi kau sering memijat orang. Lumayan menghibur. hilir-mudik dari pematang ke pematang. tapi aku ragu datang. Dan nyatanya sampai sekarang. Untung Paman mempertemukan kita. di samping sebagai parewa (3) dan tukang cerita. kau lebih putih.” hampir saja Nalan terisak. lalu menyesal. lebih dari yang diduga. seperti hendak menuntaskan persoalan badan. seperti menguji. tak banyak yang berubah padanya – ia tahu dari mencuri pandang. agaknya membuatnya tak lagi mudah memahami maksud kawan sendiri. kurasa tidak. dari dulu kerjaku tak berubah. kurasa malah kian hitam. “Mengapa harus memijat?” tanyanya dengan nada ganjil. Ah.” “Karena rantau meminta terlalu banyak. “Ah. langsung dicarikan tukang pijat.” kata Ginjam setelah lama saling diam. meski agak pucat kulihat.” Nalan terguncang. tubuhnya telah telungkup di ranjang! Bagai tak sempat berkedip. ia mengerti belaka hubunga mereka. karena dengan sarung dan punggung terbuka.” “Yang jelas. tapi tak mau larut dalam sentimentil itu. bukan?” O. Ginjam tak mengerti! Jarak dan waktu.” . Terpaksa Ginjam yang kembali buka suara. bahkan tidak melepas rindu! Barulah setelah semuanya selesai. Ginjam berkata – antara kiasan dan harfiah. Tahulah Nalan mengapa Ginjam mesti dijemput selagi neneknya tak di rumah: bukankah Ginjam murid mengaji yang dulu tak disukai Nenek? Itu berlanjut sampai remaja. dengan ceritanya yang liar? Dan si Kakek. kawan lama Nalan yang hubungan mereka pernah sangat mendalam! Paman cepat mempertemukan mereka sebelum nama Ginjam sempat ditanyakan Nalan. Untunglah Ginjam tertawa menanggapi. “Kau lupa? Kakekku tak hanya pandai bakaba atau bercerita. tidak yang lain! Tidak bercerita. akhirnya karam sendiri!” begitu katanya berumpama.” potong Nalan. mengapa aku menjadi tukang pijat?” Ah. Entah mengapa. “Maksudmu. “Eh. kawan yang sudah lama berpisah badan. menikmati jari-jari Ginjam yang jantang (2). hahahahaha…. ia merenggut pakaiannya. Maklum Nenek Guru belum berubah padaku. “Kau tambah hitam saja sekarang. Nalan pun begitu. Ginjam terpana. Nalan. mungkin tak cukup sekali dua kupijatkan. “Tentu saja. Bagaimana ia bisa lupa? Bukankah kakek Ginjam pernah menjadi bagian hidupnya di kampung. Kau tahu. “Badanmu terlalu lelah. giliran Nalan merasa bodoh! Ia bagai terpukul benda tumpul. Nalan terdiam mengenangnya. seperti nyeri di hati. Ginjam tertawa lagi. lebih kurus. sambil membayangkan tubuh lelaki (tentu. sehari datang. juga dikenal sebagai “dukun patah”. Tak ada waktu untuk bermain perasaan sekarang. matahari di kampung kita tambah garang saja. Maka dengan sebentuk kegeraman. dari mana kau belajar memijat?” kata Nalan akhirnya. seketika itu juga Ginjam mesti melaksanakan tugasnya memijat. Dan ternyata tukang pijak itu Ginjam. tak mungkin perempuan) telungkup-telentang di ranjang. Kawan. “Ya. Terbukti. karena Ginjam dianggap suka berbuat onar. eh. walau diam-diam. “Ada berkabar kau pulang. tak senang-senang. Nalan seakan tak kuasa menatap Ginjam. Selain tambah hitam. tanpa pertimbangan. mencari upah. terlebih Paman punya perhatian kepada Nalan.berenang.” kata Nalan.

tentu masih bisa Nalan bertahan. hari terasa lebih panjang. ia pun bicara lugas. Cukup satu kali. Ia tak berdaya. ternyata terbayar oleh sebuah kepulangan. bercakap dengan diri): Akulah yang meninggalkan semuanya – lebih dari urusan perantauan – ketika sepotong kalimat sakit bergetar pelan di bibir seorang relawan. tak hendak tergesa melabuhkan. melebihi perhatian yang selama ini kuterima? Ia pasti meminta lebih. tapi pasti paham keganjilan. “Seringlah kemari. Tanpa dia yang datang. Sejak itu. Tak ingin aku mendengar dua kali. begini saja tubuhku. menanggung beban rindu. Ia menginginkan tangga kayu itu segera berdetak-berirama. Bertahun-tahun hidup merantau. Pelan. bahkan untuk sekadar melambai atau mengucapkan selamat tinggal. tidak! (Kini dan di sini. memancarkan harapan. Untukku. Setelah itu. karena sesungguhnya. Tapi Nalan tak hendak bertandang ke tetangga kiri-kanan.” jawab Nalan tertekan. aku lelah. sambil menunggu Ginjam. Aromanya! Mengapungkan mereka ke langit-langit kamar. bukan rindu itu benar yang memaskanya pulang! Kenangan mengapungkan ingatan. Tersenyum. kalau tahu begini adat merindu. Tak ingin kembali sentimentil. (Memang. Dan aku terdampar di kampung sekarang. sejak dari rantau. ia keluar dari kamar dan mendapatkan Nenek di langkan. Detak ujung sepatu terasa bagai detak jantungnya. walau retak. Tak seorang pun tahu apa yang tersembunyi di balik kepulanganku ini. Nalan berontak. Bahkan Ginjam. sudah kuduga. rantau memberimu banyak. seakan ragu. tanpa ragu. Namun siapa menjamin Gindam tidak mevonisku sebagai orang yang lancang. kadang melebihi pijat sebatang badang. Balsem dan minyak yang biasanya jadi pelicin saat memijat. bagaimana menjelaskannya? Bagaimana cara menolak kalau pertemuan ini kelak mencapai puncak. Dan langkah penumpang lain yang bergegas adalah waktu yagn memburu. Dadanya berdebar kencang. seperti dahulu! Sedang aku tak mau lagi mendengar kalimat sakit itu. lalu muncullah wajah itu dari balik pintu. Meski Paman tukang ngoceh. Ginjam datang berulang. Padahal.” Rasanya semua bakal tenang. Cuma. Dan itu sama saja dengan kehilangan… Tiba-tiba anak tangga berdetak. “Tidak Nek. dialah yang ditinggalkan! Tidak. Tapi Nenek tak menyesal. mengapa engaku pulang seperti rusuh?” . tapi jauh menyelami tubuh. biar lelahku cepat hilang. Nalan punya jalan. Tapi tidak! (Tegas Nalan menolak) Akulah yang secara sadar meninggalkannya. memang seorang demi seorang kawan pergi. kawan lamaku yang setia memijatkan badan.“Ya. kemudian berganti cream atau body lotion. (Bimbang Nalan menimbang): Namun. bersama gairah dan kenangan. kepada Nenek sekali pun! Meski sesungguhnya. Juga Hans. berbagi dari hati terdalam. Ah.” “Kalau begitu. Dan lengang. Nalan pun pasrah menyerahkan seluruh tubuh. Selalu begitu. sungguh. suatu ketika ia akan melakukan lebih dari yang ada. “Kau tambah kurus Nenek pandangi. dari gairah dan sorot mataa.” kata Nenek sedih. belum lagi tahu. rantau yang mengambil tubuhmu diam-diam. si tukang pijat yang memberinya gairah pertemuan. seorang dokter. Nalan tersentak dari kenangan. manwarkan cara bertemu. pertemuan dua pasang mata yang sama redup cahayanya. Sejenak mereka saling tatap. tapi bukan tanpa risiko): Aku bisa saja berterus terang. bukan. Apalagi untuknya. Dan begitulah Nalan merasakan cahaya hidup terbangkitkan. lalu menawarkan cara bersetia yang aman. tak sekadar mesra di kulit tubuh. Kau bisa datang saat nenek pergi atau dari pintu belakang seperti diatur Paman Umang. *** SEKARANG pun Nalan terapung dalam kenangan. Memintanya pergi sebelum aku sendiri mengucapkan kata pulang. Nalan tersenyum. Namun bukan langkah yang ia hafal! Sesak dan kecewa. Sebab rindu telah terlunaskan. Ia teringat saat langkahnya terbata berat di tangga ke pesawat.

Padahal siapa tak kenal Kampung Kayu Gadang? Kalau tidak dari kulit mereka yang terbakar sinar matahari (karena mesti membantu orangtua di sawah-ladang). tak tertebus sampai sekarang. Bagaimana pun. Membuat anak-anak takzim menyimak. Nenek menghajarnya dengan pecut rotan. Itu ibumu yang membuatkan. konon. diantar adikmu dari Marapalam. itu tak pernah jadi ukuran. itu kebiasaan Nenek saat berkisah. Namun sungguh sayang. di mana ladang telah menjadi perkampungan di Bukit Marapalam. Ia merasa ada yang hilang. kulit bersih tak pernah ke ladang (meski orangtuanya tinggal di ladang). perempuan itu kelewat menyayanginya. />“Wah.” “Baiklah Nek. Salah satunya Ginjam.” jawab yang lain. Maka hidup bersama Nenek berarti hidup penuh aturan yang berpantang dilanggar. . Pak. itu lewat pembibitan khusus. sambil tersenyum penuh arti. dan masih melanggengkan sabung ayam. Malah jadi penanda yang menyakitkan. Inilah yang menjadi penanda dan pujian. Para nabi dan orang suci.Nalan gelagapan. mungkin karena Nalan pandai mengaji. hanya karena ia tak bisa mencangkul. Mandi tak boleh di tepian. sembari mencemaskan Nalan terseret arus.” kata Pak Guru Bursal. Pagi sekolah. Dan Nalan tak bisa berenang. dia tak ingin mengecewakan Nenek. Apalagi Nenek seorang guru mengaji yang dikenal taat dan keras dalam mengajar. Walau terasa lebih buruk sebetulnya. tak ingin pendidikan cucu kesayangannya terganggu karena jarak ladang dan sekolah cukup jauh. Tak kau sentuh palai bala (4) kesukaanmu. anak Kampung Kayu Gadang bisa begitu?” kata seorang guru. dan kawan-kawan Nalan tertawa. karena Nalan tak bisa berenang. Tahu. sekalipun di tepi-tepi. ya. Hanya Muna yang tidak. Kok ada ya. Nenek tak ingin kegiatan mengaji Nalan terputus di tengah jalan. Tentu sambil menyingkap alasan yang sebenarnya. misalnya? Itu terjadi saat gotong royong di sekolah. Buyung. Alasannya. Semenjak kecil Nenek merawatnya. Nenek akan menyampaikan kisah-kisah. yang ibunya sudah meninggal dan ayahnya menikah lagi. ada anak Kampung Kayu Gadang tak bisa mencangkul. dari kelincahan mereka berenang. tapi yang iri tak kalah banyak. siapa menjamin airnya bersih kalau setiap pekan orang berburu babi (5) di hutan-hutan arah hulu?” Begitulah cara Nenek berkasih-sayang. Nenek tak mengizinkan Nalan dibawa serta. Lidi di tangan kiri. banyak judi. katnaya. Segala yang fana dan abadi. Di tengah situasi itulah Nenek setia mengajar anakanak mengaji. jangan ke tepian! Itu seburuk-buruk tempat dalam kampung. malam mengaji. Dan lebih dari itu. Masa kanak dan remajanya terasa karam. “Sudah awak bilang. Nek… perjalananku begitu jauh!” “Tapi bahkan kau tak mau makan. kepala Nalan direbahkan di tangan kanan. “Aneh. Memang. Tentu. ada saja lontaran yang tak enak didengar. Padahal Nalan juga mengerti karena ungkapan semacam itu sering dialamatkan ke Kampung Kayu Gadang yang dianggap kampung tertinggal. Suaranya merdu dan sudah khatam. Ketiak ada acara Maulud Nabi di sekolah dan dibuka Nalan denagn membaca Al-Quran. meski berat begi Nalan. Bagaimanakah menebus rasa malu dari masa lalu. Air pancuran lebih suci.” Sebisanya Nalan memaksakan diri. tempat aurat kerap tersingkap dari perempuan mandi telanjang! Lagi pula. saya makan sekarang. “Pintar sekali di amengaji. di antara keluh kesahnya pada dunia. Tentang sorga dan neraka. Ketika itu orangtua Nalan memutuskan tinggal di ladang. *** PADA malam tertentu sehabis mengaji. seolah hanya mereka yang mengerti. tak tahan dengan sikap Nenek yang kaku – sampai sekarang. “Aku hanya lelah. Ketika Nalan tetap melanggar. Tapi kalau ada yang perlu disyukuri dari masa lalunya.

walau sebatas tulisan. tapi ia tak mungkin ke puncak. Ginjam tak senang hati. Katanya malam ini Nenek ada pengajian di Surau Teleng. Sedang kakeknya seorang parewa yang menghabiskan hari ke lepau kopi. Nalan yang bosan dan putus asa. ia meregang. membiarkan semuanya terjadi? “Ya. “Kumohon tidak! Cukup begini saja!” Sebutlah Ginjam tukang pijat terkutuk. Nek!” Tak dinyana. akhirnya mendapatkan orang yang ditunggunya sepanjang siang. “Kenapa? Kita belum lagi pernah. dan aku mau sekarang!” “Tidak!” Dada Nalan meledak. atau main kartu agak sekelok. Kekar tubuh Ginjam melindungi Nalan. Aneh. Dalam waktu yang dirasa lebih leluasa dan panjang. Nenek selalu bilang kucing air mata Nabi.Ginjam tinggal bersama neneknya pula. “Maaf. karena ia lebih suka bercerita. Ia kini si pengisap. Tentang rantau dan negeri jauh.” katanya. Kasih dan benci tak terelakkan. Membuatnya tak hirau pada keluarga. tapi haruskah ia menyerah. Ginjam pasang badan. Ginjam mengeja sebuah nama dari tatto yang terukir indah di sana. diam-diam diberi makan. menyingkap pangkal paha yang seharusnya rahasia. Membuat Nalan dendam kepada Ginjam. malam hari Ginjam datang. “Suruh pulang saja dulu. Iri dan sayang saling bersilang. kelembutan Nalan mampu menjinakkan kenakalan Ginjam. dari belakang.” katanya bergetar. mereka akhirnya merasa dipersatukan. aku sedang berada di puncak cerita. dan di rumah. karena tahu Nalan juga tertekan. saat mabuk dan liar diaduk cemas dan ketakutan. terpana. Namun rasa geram mustahil disembunyikan Ginjam. Sebaliknya. “si dukun patah” – kurang berguna. tapi ia sulit berhenti saat ke puncak. ia tak pernahb isa sepenuhnya membenci. untuk pertama kalinya Ginjam ingin mereguk penuh gairah pertemuan. tak ada jalan lain. Haruskah ia biarkan? Tidak! Tidak! Ia berontak. seseorang di rantau pastilah telah menjadi sosok yang coba dikekalkan Nalan. Tapi anehnya. “Lihat. aku . Selalu menarik diolahnya. Ia paham. “Rasa membatu tubuhku menunggumu. Padahal. Kepergian dan kepulangan. ia ngin mereguk segala yang hilang! O. walau sebatas nama kenangan. inilah saat yang diduga Nalan. Dan sebutlah Nalan si perusak gairah pertemuan. seolah hendak membalas dendam! Pernah goreng ikan teri tinggal dedak sambal. Kepandaian kakeknya memijat orang terkilir dan yang patah – ya. Kawan.” jawab Ginjam. dan membuat hidup Ginjam kian terlunta. HANS.” begitu ia menolak orang. selagi asyik bercerita. segelas kopi. aku percaya pada kabar Paman Umang. Walau menyakitkan. “Jangan! Jangan!” Nyaris Ginjam terempas. Di sekolah. Nenek menggampar kucing kesayangan Nalan. dan bertanya. “Dimakan kucing. Malahan. lihatlah. tapi miskin dan tidak peduli kepadanya. Kalau ada yang mengejek Nalan sebagai “anak nenek”. Ketika Nenek bertanya. Cukup rokok sebagai imbalan. Ia bukan lagi si tukang pijat yang sabar mencari urat-urat. Nalan mesti berdusta. belum bisa memijat. ia merasa asing. meski perasaan ganjil tak pernah hilang. Tentu waktu kita lebih panjang. meski di sisi lain sangat kasih. mendapat pembenarannya dari sosok Sang Kakek parewa yang diam-diam lebih dikagumi ketimbang si Nenek Guru. Ginjam sering diajak jajan. “O. ia mengerang. Perasaan aneh di antara mereka. Karenanya setiap melihat Nalan disayang Nenek Guru. Tanpa pesan dan paksaan. Cerita apa saja. tak kalah bergetar. makan sepuasnya. Ginjam tak menyia-nyiakan kesempatan. yang khidmat mengusap badan. begitu? Kau akan bersetia padanya??” Nalan tahu ini menyakitkan. keganjilan hubungan mereka dulu dan pertemuan mereka sekarang! *** BEGITULAH. Sebab cerita Kakek yang liar memberi ruang bagi keganjilan-keganjilan – setidaknya.

Tapi sebuah bintang gemilang dalam kabut. majalah. ada keributan di rumah gadang. Kawankawan si Umang menangkap basah si Nalan dan si Ginjam sedang baparanak jawi (7)!” Nenek tua itu bergetar. “Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum” dalam kumpulan Asmaradana (Grasindo. Kenagarian Taratak. “Tubuh yang Bersekutu” diterbitkan oleh Koran Tempo 27 Juni 2004 dan termuat dalam kumpulan cerita pendek “Parang tak Berulu” (Gramedia Pustaka Utama. Kabupaten Pesisir Selatan. istilah homoseksual di Minang Tentang Raudal Tanjung Banua: Lahir di Lansano. Sumatra Barat. “Mak. Tahun 2004. You can leave a response. namun tak urung terhuyung pulang. Soalnya. Salut! Bravo atas kerja keras kalian! Million thanks for you… . or trackback from your own site. Di dalam surau yang dingin. yang lain ingin melukai. membawa kabar. tak kalah dingin. 2005) ShareThisShareThis You can follow any responses to this entry through the RSS 2. di Institut Seni Yogyakarta. Mendirikan Komunitas Rumahlebah dan bergiat di Lembaga Kajian Kebudayaan AKAR Indonesia – sebuah lembaga budaya yang menerbitkan Jurnal Cerpen Indonesia. lengkung bulan sabi seperti hendak berseteru dengan runcing atap rumah gadang – yang satu hendak menusuk. nyata.” katanya. kekar (3) lelaki preman. seorang tua masih berzikir ketika salah seorang fakir. 19 Januari 1975. cerpennya “Cerobong Tua Terus Mendera” memperoleh penghargaan Anugrah Sastra Horison. dalam hal ini babi hutan yang masih kuat di beberapa daerah di Sumatra Barat (6) dari sebait puisi Goenawan Mohamad. selain termuat dalam antologi bersama. 4 Responses to “Cerpen: Tubuh yang Bersekutu” 1. tapi… Tuhan. meski arti sebenarnya jauh lebih luas dan kompleks (4) pepes ikan khas Padang (5) kegiatan/tradisi memusnahkan hama tanaman. bukan bersetia atau tidak. dan jurnal yang terbit di sejumlah kota di Indonesia. Menyelesaikan studi jurusan Teater. “Astagfirullah! Tak mungkin! Ini pasti pencurian sapi. puisinya “Pengakuan Si Malin Kundang” memperoleh penghargaan Sih Award dari Jurnal Puisi dan di tahun yang sama.bersetia!” katanya pedih. Februari – Juni 2004 Arti: (1) makanan khas Lebaran (2) terang. nun di atas menara surau. Karya dipublikasikan di berbagai surat kabar. 1992) (7) beranak atau diperanak sapi. Anonymous July 12th. Rumahlebah Yogyakarta. berikan suaraMu…!!! (6) Malam itu. 2008 at 12:21 pm Salut untuk sepocikopi!!! Entah bagaimana kalian bisa menemukan cerpen2 ini.0 feed.

thanks cerpennya. sang penusuk dari belakang karena dendamnya pada nenek di balaskan lewat sang cucu. Nalan dan Ginjam tidak membangun hubungan “baru” mereka berdasarkan kesadaran dan pilihan hidup.. kren abisss. 2008 at 11:12 am Mba Lakhs. berbuah empedu didalam dada” Leave a reply Top of Form Name (*) E-mail (*) URI Message .Memang tidak mudah mengelola perasaan dengan kondisi seperti itu. noy November 26th.java 3. Anonymous July 13th. Salam. pesan dalam cerpen: “jangan percaya pada siapapun. romantisme masa lalu.. karena bisa saja bertanam tebu di pinggir bibir. Keduanya terjebak pada kenangan.Sayang. vivo.Sangat menarik untuk direnungkan. 2009 at 9:03 am bahasanya…gila bnerrr. seandainya saja Nalan dan Ginjam menyadari jika kampung halaman bukanlah tempat yang ideal bagi kelangsungan hubungan mereka…Hanya bagaimana seorang Paman Umang sudah mengetahui hubungan mereka sejak awal masih menjadi teka teki buat aku.Yaaah. 4.penulis yang tidak asing lagi. 2010 at 7:26 pm paman umang si penggunting dalam lipatan.2. disa October 31st.

.. SepociKopi akan merayakan ulangtahun ke-4. Selama tahun 2010. jadikan sukacita sebagai harapan dan semangat untuk meninggalkan tahun 2010. tahun 2010 sebentar lagi akan menjadi kenangan.663 Bottom of Form Top of Form Bottom of Form • • Entries (RSS) Comments (RSS) Esensi Espresso Lesbian... Lesbian. di akhir tahun ini. semoga semangat bekerja dan saling mengasihi di antara kaum lesbian kepada masyarakat tetap membara. Redaksi mengucapkan selamat hari ibu. semoga usaha kami bekerja di sini tidak sia-sia. Lesbian.even temen2 saya ga ecka: filmnya kayak keren bgt buat noodle: ". dan selamat tahun baru 2011 bagi kita semua! Hohohoho. dewan redaksi berterimakasih untuk semua teman-teman lesbian yang berani dan rela menulis untuk SepociKopi..Jangan menjadi lesbian yang hanya daun: Kl reinkarnasi. • • Komentar Anda Top Post For Today • • • • • • ithoitho: that's right. kami sudah menyunting lebih dari 500 naskah SepociKopi dan 300 naskah Camilan SepociKopi. aku pgn jd . Semakin banyak lesbian yang tidak merasa sendirian lagi. selamat Natal bagi yang merayakan. Apakah 2010 adalah tahun yang sarat dengan memori indah ataukah penuh dengan kesedihan? Enyahkan dukacita sebagai beban hidupmu. Suatu pencapaian yang luar biasa! Bulan depan..

(47 views) ○ Obrolan Cewek: 7 Tips Cara Meminta Maaf Pada Pasangan (25 views) ○ Mata Kekasihku (17 views) ○ Bengkel Menulis: Tips Menulis Novel Remaja (15 views) ○ Catatan Perjalanan Lesbian (12 views) ○ Ngaku Bukan Lesbian. lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.slamat datang cherry: @archi&angel : thanks girls Arie Gere: Ehem ehem :p cherry: sepertinya penonton kecewa hahahhahaha ○ Kalau Reinkernasi...Ringan Tidak Berarti Dangkal (10 views) ○ Tajuk: Kebaruan dan Kita (9 views) ○ Hadiah Natal Terindah (8 views) Stop Press! Para pencinta SepociKopi.... semuanya saja! Tenang kok.. kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly. kita mampu say czeka: dr mata katanya bs terlihat cumi_cumi_bakar: pemerintah.he3 yup. cukup saling melirik penuh arti. Aku dilahirkan di kota kecil bagian barat P.• • • • • • B kid: bener tuh. Rihanna Rilis 'Te Amo' di Internet (10 views) ○ Obrolan Cewek: 12 Tips Selingkuh Aman (10 views) ○ Film: I Can't Think Straight . Powered by Feed Informer . jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini... dua juga pasti nggak.. Satu desain pasti tidak cukup.hura2 ngabisin duit anggaran. Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya. setuju bgt deh. Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo! Salam SepociKopi! CHECK THIS OUT  Camilan Sepoci Kopi Teman Minum Kopi yang Lezat  Say It Out Loud! Topik Bulan Desember 2010: Sweet Honeymoon!  Community and TravelingLesbian Indonesia di berbagai penjuru kota dan sudut dunia 10/26 Balada Sitti Nurbaya di Kota Padang Tercinta Oleh: Naomi Photo by Naomi Namaku Naomi.

: SELAMAT DATANG :. menghina. ayah belanja blog Gay God humor Intermezzo keluarga kesehatan kesetiaan kuliner label Lagu lingkungan Buku cinta Coming Out curhat dunia maya Ekonomi Film film festival hidup makanan mantan media berita menulis musik narkoba pendidikan Perempuan pergerakan pernik pernikahan sesama jenis Puisi Relationship Remaja sahabat sejarah seksualitas sosial suicide tips Transgender Traveling tubuh . tapi harap cantumkan nama penulis yang bersangkutan dan sertakan link alamat SepociKopi (http://www.       Home Opini Budaya/Hiburan Berita Humaniora Buku Tamu .  Silakan mengutip tulisan di situs ini. atau tidak relevan dengan isi tulisan.sepocikopi. SARA. Aku dilahirkan di kota kecil bagian barat P.com)  Terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada kami agar kami dapat terus berkarya di masa depan  Redaksi memoderasi semua komen yang masuk  Redaksi berhak menghapus komen yang bersifat SPAM.  Redaksi meminta dengan hormat kepada para pangunjung dan pembaca setia kami untuk tidak melanggar kode etik serta menghormati hak cipta para penulis.com/sepocikopi Twitter Buttons Friendly Reminder  Tulisan-tulisan situs SepociKopi adalah karya dan kreasi para penulis lesbian. curhat berlebih. melecehkan. Powered by Feed Informer  The Planets Semesta Dunia Lesbian yang Tak Berbatas Senggolan SepociKopi Plurk.facebook.com www. obrolan chatting. menyerang.10/26 Balada Sitti Nurbaya di Kota Padang Tercinta Oleh: Naomi Photo by Naomi Namaku Naomi..com/sepocikopi www. fitnah.twitter.

Nikmati cerpen bertema LGBT karya penulis Indonesia yang telah diterbitkan di media umum  Bengkel Menulis .Mengupas gaya hidup manusia modern perkotaan: shopping.Suara aktual.Potret kehidupan lesbian lajang  Poling . kuliner.Musik. temukan faktanya  Puisi . dan asesoris yang dikenakan oleh lesbian Overall Top Posts • • • • • • • • • • Obrolan Cewek: 7 Tips Cara Meminta Maaf Pada Pasangan (17564 views) Kesehatan dan Seksualitas: Selaput Dara (9108 views) Ngaku Bukan Lesbian.Kop .Berita menarik tentang dunia LGBT dari segala penjuru  Side Effect .O. gaya berbusana.Mari kenali tubuhmu  S. dan budaya homoseksualitas di berbagai belahan bumi  Persona . dan rileksasi  Te.Pertolongan Pertama Pada Kegilaan  Mix n' Match . berita terhangat  Cerpen .Rubrik Tetap  Tajuk .Mengenali sejarah.Cerita tentang cinta.Kumpulan sajak bertema LGBT  Kesehatan dan Seksualitas .Catatan pinggir tentang dunia lesbian dari jarak yang dekat  Lagak Lajang . dan kebahagiaan semanis gula  Around The Word . kebersamaan.S! . tokoh-tokoh yang membuat perbedaan  Film .Review buku-buku rekomendasi buat Lesbian  L'Amour .Lez. masa lalu.Kenali mereka.Film pilihan buat tontonan akhir pekan  Buku .Mutiara inspirasi kehidupan  Obrolan Cewek .Temukan tips seru seputar dunia perempuan  Cuci Mata . Rihanna Rilis 'Te Amo' di Internet (8055 views) Obrolan Cewek: 12 Tips Selingkuh Aman (5514 views) Obrolan Cewek: 9 Tips Kegiatan Setelah Bercinta (5207 views) Eks Lesbian (4998 views) Cinta yang Salah (3992 views) Bengkel Menulis: Tips Menulis Novel Remaja (3453 views) Have Your Say: Pengakuan Berujung Maut (3206 views) Why do All Good Things Come to An End? (2990 views) Berlangganan artikel SepociKopi via e-mail: Top of Form Mau Mengirim Naskah? .Fesyen. hiburan. dan segala yang segar dari pop culture  Noktah Merah .Tempat untuk meningkatkan kemampuan menulismu  Have Your Say .Ikuti polingnya.

 Kirimkan Tulisan Anda kepada Kami

Visitor Number:
1.377.501 1.377.5001.377.500

Pengunjung Online
Powered by:

Meta
• • • •

Log in Valid XHTML XFN WordPress

Buku SepociKopi Dapatkan di Toko Buku Online
 gramedia.com  inibuku.com  bukabuku.com Copyright © 2007 - Sepoci Kopi - is proudly powered by WordPress Dilectio Theme is created by: Design Disease brought to you by Smashingmagazine.com
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.

Kuliah Kajian Prosa Fiksi dan Drama
Bahan Pengayaan Kuliah Kajian Prosa Fiksi dan Drama II

CERPEN ‘KADO ISTIMEWA’ KARYA JUJUR PRANANTO Kajian Semiotik Roland Barthes

1. Pengantar Di dalam makalah ini akan dibahas sebuah cerpen Indonesia berjudul ‘Kado Istimewa’[1] karya Jujur Prananto, terutama dari sudut tinjau teori struktural (semiotik) sebagaimana dikembangkan oleh Roland Barthes. Cerpen karya Jujur Prananto tersebut dipilih untuk dibahas karena menurut pembacaan awal saya cerpen itu menampilkan tanda-tanda atau kode tertentu yang signifikan, baik dalam hubungannya dengan teks itu sendiri maupun dalam hubungannya dengan (penafsiran) pembaca. Roland Barthes menyatakan bahwa di dalam memahami makna teks (sastra), seseorang (pembaca) pertama-tama harus membedah teks itu baris demi baris, seperti yang ia lakukan ketika membahas cerpen “Sarrasine” karya Honore de Balzac yang kemudian ditulis dalam buku berjudul S/Z (1974). Baris demi baris itu kemudian dikonkretisasikan menjadi satuan-satuan makna tersendiri. Namun, setelah teks itu dibedah baris demi baris, satuan-satuan makna yang dikonkretisasikan itu kemudian diklasifikasikan dan dirangkum menjadi lima sistem kode yang memperhatikan setiap aspek signifikan, baik yang mencakupi aspek sintagmatik maupun aspek semantik. Lima kode itu yang tercakup ke dalam tiga level deskripsi naratif (fungsional, aksi, dan narasi) itu meliputi (l) kode aksi/proairetic code, (2) kode teka-teki/hermeneutik code, (3) kode budaya/cultural code, (4) kode konotatif/connotatif code, dan (5) kode simbolik/symbolic field. Melalui lima sistem kode itulah makna sebuah teks akan dapat dipahami walaupun pemahaman dengan cara demikian tidak menjamin pembaca mampu menangkap keseluruhan makna teks tersebut. Dalam makalah ini, cerpen ‘Kado Istimewa’ tidak akan dibedah baris demi baris, tetapi akan langsung dipusatkan pada lima sistem kode di atas. Alasannya, dalam menentukan totalitas makna teks sastra Barthes akhirnya lebih memusatkan perhatiannya pada lima kode itu daripada satuan-satuan makna baris demi baris. Akan tetapi, sebelum cerpen itu dianalisis secara lebih mendalam, terlebih dahulu dipaparkan sinopsis ‘Kado Istimewa’ dan konsep teori Roland Barthes.

2. Sinopsis Cerpen ‘Kado Istimewa’ ‘Kado Istimewa’ berkisah tentang wanita Jawa bernama Bu Kustiyah. Bu Kustiyah bertekad menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi di Jakarta. Pak Hargi adalah atasan Bu Kustiyah ketika zaman perjuangan dulu. Pada awal cerita, Bu Kus yang tinggal di Kalasan mendapat kabar dari Wawuk, anaknya yang sudah berkeluarga dan menetap di Jakarta. Kabar itu tentang pernikahan putra Pak Hargi, atasan Bu Kus ketika masa perjuangan dahulu. Setelah mendengar kabar itu, Bu Kus bertekad menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi di Jakarta. Pada hari menjelang acara ia bergegas naik kereta menuju Jakarta. Sesampainya di Jakarta, Wawuk sangat kaget menerima kunjungan ibunya karena tidak memberi kabar sebelumnya. Wawuk lebih kaget lagi setelah mengetahui tujuan ibunya datang ke Jakarta untuk menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Wawuk tidak bisa menghalangi niat ibunya walaupun ibunya tidak mendapat undangan. Sebagai pengabdian dan penghormatan kepada Pak Hargi, Bu Kus merasa sepantasnya datang mengucapkan selamat dan ikut berbahagia. Totok, suami Wawuk, segera mencari informasi mengenai waktu dan tempat resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Bu Kus sangat senang sekaligus terkejut ketika diberi tahu bahwa resepsi pernikahan itu dilangsungkan di sebuah hotel berbintang. Bu Kus segera menyiapkan kado untuk putra Pak Hargi. Bu Kus berharap kadonya itu mengingatkan Pak Hargi pada masa perjuangan dulu. Oleh karena itu, Bu Kus membuat tiwul, makanan khas Jawa, yang pada masa perjuangan dulu menjadi makanan sehari-hari. Wawuk sangat cemas melihat sikap ibunya. Pada malam hari ibunya membuat tiwul sendirian. Setelah matang Tiwul itu dimasukkan ke dalam sebuah nampan anyaman bambu yang sudah dilapisi kain putih berbordir. Kemudian makanan itu dibungkus rapi dengan kertas warna coklat. Wawuk melihat ibunya sungguh-sungguh mempersiapkan kado tiwul makanan kesukaan Pak Hargi. Padahal sekarang, Pak Hargi seorang pejabat dan sangat kaya. Wawuk merasa khawatir akan penampilan ibunya pada acara resepsi nanti. Baju kebaya, sandal, dan tas yang akan dikenakan ibunya tidak ada yang baru bahkan sudah beberapa tahun yang lalu. Pada hari H, Wawuk dan suaminya mengantar Bu Kustiyah pergi ke hotel untuk menghadiri resepsi pernikahan Pak Hargi. Penjagaan ketat mewarnai ruang resepsi hotel Sahid Jaya. Di halaman bertebaran petugas security, lengkap mengenakan setelan jas hitam dan handy-talky di tangan. Pintu masuk menggunakan detektor beralarm. Bu Kus melihat semuanya itu dengan pandangan kagum, apalagi ketika diberi tahu presiden juga diundang dan akan hadir. Bu Kus masuk lewat pintu beralarm. Dia menitipkan kadonya pada petugas yang cantik-cantik. Dia juga berpesan agar hati-hati menaruh kadonya jangan sampai terbalik. Tamu yang diundang kurang lebih dua ribu orang. Bu Kus ikut antri menuju pelaminan untuk bersalaman dengan pengantin dan Pak Hargi. Setelah kurang lebih satu jam berdesakan, akhirnya Bu Kus sampai juga di tempat pelaminan. Perasaannya berbinar dan ia pun berbisik dalam hati mengucap syukur pada Yang Maha Kuasa. Dengan tangan gemetar, Bu Kus menghaturkan salam

Essais Critiques (1964). kado yang diterima kedua mempelai itu ada yang berupa mobil. Tulisan-tulisannya sulit dikelompokkan dalam satu aliran saja. tanggal 12 November 1915. Buku Barthes yang berjudul S/Z (1970) banyak mendapat tanggapan dan sorotan. kode-kode itu meliputi aspek sintagmatik dan semantiknya (Scholes. Barthes adalah seorang penulis yang benar-benar tidak sistematis. Satuan-satuan makna itu kemudian dirangkum dan diklasifikasikan ke dalam lima sistem kode yang memperhatikan setiap aspek signifikan dalam teks. meskipun belum pernah menjadi anggota partai komunis. Sebagaimana orang kaya. Barthes cenderung mengambil posisi radikal dalam mempertahankan dan mempertanyakan sesuatu sehingga didapat hasil yang lebih masuk akal. Buku itu terdiri atas 200 halaman yang merupakan analisis dan interpretasi atas Sarrasine karya Honore de Balzac yang hanya terdiri atas 30 halaman. Mereka memanggil pembantu rumah dan menyuruhnya membuang kado makanan busuk itu. Seminggu kemudian. dan seorang ahli sastra yang memandang rendah karya sastra. Bu Kus masih ingin mengingatkan Pak Hargi tentang dirinya tetapi Pak Hargi tidak menanggapinya. uang. . Saudara-saudaranya disuruh memilih dan mengambil kado sesuka hatinya. Roland Barthes par Roland Barthes (1975). strukturalis. seorang strukturalis yang membenci struktur. Tentu saja. antrian kembali berjalan normal. ia menubruk dan menciumi tangan Pak Hargi dan terisak-isak. Tidak ada seorang pun yang tahu apa nama makanan itu. Pak Hargi mengerutkan kening walaupun Bu Kus menyebut namanya dan menyebut nama teman-teman seperjuangannya dahulu. Barthes sering disebut seorang marxis. Pak Hargi cepat menguasai diri dan mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bu Kus. Bu Kus tidak bisa menahan diri. Setelah itu. dan sebagainya. dan barang-barang mewah lainnya. tetapi mencintai sistem. 1977:154-155). dan lain-lain. Element de Semiologie (1964).pada Pak Hargi. Ia mengajak Totok dan Wawuk menjelajahi seluruh ruangan. Mereka melihat kado yang tersimpan dalam karungkarung plastik yang belum dibuka sejak resepsi. Menurut Scholes (1977:148). poststrukturalis. 3. Systeme de la Mode (1967). di rumah pengantin baru. S/Z (1970). Ruang resepsi yang maha indah dan luas itu dirasakannya hangat menyambut kedatangannya. Ketika salah seorang menemukan kado berbungkus coklat dan berbau busuk. kunci rumah. Ia merupakan salah seorang penulis kontroversial yang pikiran-pikirannya sangat tajam. Berdasarkan tulisan-tulisannya. mencicipi semua jenis makanan. Kerangka Pendekatan Roland Barthes lahir di Cherbourg. Prancis. Pak Hargi hanya mengucapkan terima kasih berkali-kali kepada Bu Kus. Ketika antrian macet. rombongan saudara-saudara kandung dan sepupu datang. Puluhan buku telah dihasilkan oleh Barthes. misalnya Mythologies (1975). seorang eksistensialis. mereka membukanya. Bu Kus meninggalkan pelaminan dengan perasaan lega. dan banyak di antaranya telah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain. Dalam menganalisis cerpen itu Barthes membahas dan menginterpretasikan makna baris demi baris sehingga diperoleh satuan-satuan makna yang terpisah.

dan kemudian pembaca memperoleh jawabannya pada cerita itu juga. lima kode itulah yang akan dipaparkan dalam bahasan ini. kode hermeneutik termasuk dalam aspek ‘sintaksis’ naratif.Menurut Sturrock (1979:73). Seperti yang sudah dikemukakan di depan. konsep Roland Barthes yang ditekankan pada lima kode di atas akan dipergunakan sebagai dasar pemahaman makna cerpen ‘Kado Istimewa’ karya Jujur Prananto. berangkat dari titik yang satu ke titik yang lain. misalnya adanya kata-kata mutiara. Dalam hal ini tindakan adalah sintagmatik. misalnya tindakan membuka pintu sampai tindakan kegila-gilaan seorang seniman. stereotipe-stereotipe pemahaman realistas manusia. Tindakantindakan tersebut saling berhubungan dan sering juga tumpang tindih. kebenaran saintifik. mulai dari titik yang satu dan berakhir pada titik yang lain. (4) Kode konotatif (connotative code). (a) Kode Aksi/Tindakan/Proairetik (Proairetic Code) Kode ini merupakan perlengkapan utama teks. (1) Kode proairetik (proairetic code) atau kode tindakan. Ketika pembaca bertanyatanya tentang siapa itu atau apakah maksudnya. maka semua itu termasuk dalam pembicaraan kode hermeneutik. 4. analisis yang dilakukan Barthes dalam S/Z itu merupakan kerja yang luar biasa karena rata-rata setiap kata dalam Sarrasine dianalisis menjadi enam atau tujuh kata. Ia memulainya dengan singgungan atas kesia-siaan ambisi kaum naratologis strukturalis yang berusaha melihat semua cerita di dunia dalam sebuah struktur tunggal saja (Selden. di dalam makalah ini pemahaman atas teks tersebut hanya akan dilakukan berdasarkan lima sistem kode Barthes. (2) Kode hermeneutik (hemeneutic code) atau kode teka-teki. Dalam hal ini setiap tindakan dalam cerita perlu diperhatikan. Tindakan adalah sintagmatik. Seperti kode tindakan. Barthes lebih memusatkan perhatiannya pada lima kode itu daripada satuan-satuan makna yang telah dijabarkan terlebih dahulu. (3) Kode budaya (cultural code). yaitu tema keseluruhan cerita. Itulah sebabnya. Kode ini berhubungan dengan ‘tema’ dalam arti yang sebenarnya. Dalam hal ini Barthes mengelompokkan semua sistem ilmu pengetahuan dan sistem nilai yang terdapat atau tersirat dalam teks itu. (5) Kode simbolik (symbolic field). Oleh karena itu. Setiap aksi atau tindakan dalam cerita dapat disusun atau disistematisasikan (codification). Hal ini dilakukan karena dalam menentukan totalitas makna teks sastra. Adapun lima kode itu adalah sebagai berikut. Kode ini berhubungan dengan tema-tema sebuah cerita. dan sebagainya. tetapi dalam cerita semua itu akan menjadi sempurna pada bagian akhirnya. Analisis Roland Barthes menyebutkan adanya lima sistem kode untuk memahami makna teks (karya) sastra. Kode-kode ini melekat pada para tokohnya. nama yang sama diberi atribut sama pula. 1991:79). Dalam sebuah cerita tindakan-tindakan itu saling berhubungan dan sering tumpang tindih. Pada . Sebagaimana diketahui bahwa S/Z merupakan contoh penerapan teori pascastruktural oleh Barthes yang paling mengesankan.

Bu Kus tergopoh-gopoh naik ke atas gerbong. bu!” “Pokoknya punya karcis!” (hlm.”Pokoknya sampai Jakarta!”. Bu Kustiyah bertekad bulat menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. ketika terdengar peluit kereta. kaget setengah mati melihat pagi-pagi ibunya muncul di depan rumah.” (hlm. Di Stasiun. Oleh karena itu. Di stasiun. (hlm. Ini sudah jadi niatannya sejak lama. Ia gelisah ingin segera sampai di Jakarta dan bersalam-salaman dengan Pak Hargi.9) Setelah mempersiapkan segala sesuatunya. pakai vip-vipan segala. Bu Kus sudah bertekad untuk pergi... Apa pun hambatannya. Hal ini dapat dilihat dari sikap Bu Kus dari awal sampai akhir cerita. aksi atau tindakan yang dilakukan tokoh utama (Bu Kus) mengindikasikan suatu gerak aktif dan dinamis. Bu Kus sudah tidak sabar ingin segera sampai Jakarta. “Nanti saja.tidak diundang?” “Lho kalau tidak pakai undangan apa ya lalu ditolak?” “Ah. Sejak pertama kali mendapat kabar. Wawuk lebih kaget lagi mendengar tujuan ibunya datang ke Jakarta. “Tempat duduknya belum diatur. “Ya.” . Tuhan! Ibu mau datang ke resepsi itu????” “Kamu sendiri yang bercerita Pak Gi mau mantu. Di Jakarta. Sikap Bu Kus yang tampak tidak sabar tampak pada kutipan berikut. Bu Kus datang ke hotel tempat resepsi untuk bersalaman dengan Pak Hargi. Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’. anak perempuannya.praktiknya. Barthes menerapkan juga prinsip penyeleksian. Dan pada hari yang ditentukan. aksi. Wawuk. Berapa pun biayanya. atau peristiwa. Setelah mengetahui waktu dan tempatnya. Bu Kus duduk di peron menunggu kereta ekonomi jurusan Jakarta selama tiga jam. Bu Kus meminta menantunya (Totok) untuk mencari informasi resepsi pernikahan. yaitu dengan mengenali gerak. Bu Kus sibuk mempersiapkan kado. Tidak bisa tidak.12) Setelah melalui kegelisahan yang panjang. akhirnya Bu Kus sampai juga di Jakarta. Tekad Bu Kus tampak pada kutipan berikut. Bu Kus menyuruh pembantu perempuannya memanggilkan dokar menuju stasiun kereta.12) “Ibu kan. kayak nonton wayang orang saja. Bu! Baru mau dilangsir!” Tapi Bu Kus sudah terlanjur berdiri di bordes.

16) Sikap Bu Kus yang menitip pesan pada penerima tamu itu menunjukkan . Kekhawatiran Bu Kus pada kadonya tampak pada kutipan berikut. Bu Kus membungkus kadonya dengan kertas coklat. Wawuk melihat ibunya memasak dan ia sangat terkejut melihat apa yang dimasak oleh ibunya. Setelah rapi. Pak Gi pasti akan terkesan sekali dan menerangkan panjang lebar makna makanan ini dalam masa perjuangan. Wawuk dan suaminya tidak bisa membantah. (hlm.” Bu Kus bicara dengan nada dalam. Wawuk terbangun dari tidurnya mendengar suara-suara yang berasal dari dapur.(hlm. Lain tidak. nanti tumpah semua. Menaruhnya jangan sampai terbalik. tiwul dalam nampan itu ditutup dengan kain putih berbordir. “Ingat. Setelah mendapat berita dari Totok tentang waktu dan tempat resepsi itu. Di dapur. Bahkan.13) Sikap Bu kus yang sedikit mengancam Wawuk menunjukkan kesungguhan niatnya. Oleh karena itu. Isinya makanan istimewa. Ia tetap saja memasak tiwul sampai matang.15) Bu Kustiyah tidak mempedulikan Wawuk. dan terpenting yang bermakna. Malamnya. Sesuatu yang khusus. Kenapa bukan makanan zaman perjuangan? Melihat kado yang isinya lain dari yang lain ini nanti tentulah putra Pak Gi akan bertanya pada bapaknya. Kado yang sudah dibungkus rapi itu dengan hati-hati dibawanya pada acara resepsi pernikahan. Bu Kus sibuk di dapur. Bu Kus sedikit mengancam Wawuk seperti terlihat pada katakatanya berikut ini. “tolong simpan baik-baik kado saya ini. Bu Kus segera menyiapkan kadonya.” (hlm. Wuk.” ` (hlm. Nak. Tiwul yang sudah matang itu kemudian ditata di sebuah nampan. Baru kemarin saya menemukan pilihan yang tepat.13) Bu Kus ngotot untuk datang ke resepsi pernikahan putra Pak Hargi walaupun tidak diundang. Totok-suami Wawukmencari informasi mengenai resepsi itu sampai berhasil. “Tiwul gaplek? Buat apa?” “Berhari-hari saya mencari kado yang tepat untuk putranya Pak Gi. yang istimewa. “Aku jauh-jauh datang ke Jakarta ini yang penting adalah datang pada resepsi pernikahan putra Pak Hargi.

Bu Kus tidak bisa menahan diri.” “Terimakasih.ya.” “Ooo. Pak Gi. Pak Hargi tidak menanggapinya dan hanya mengucapkan terima kasih..17) Bu Kus menangis terisak-isak. Ketika sedang bersalaman dengan Pak Hargi.perhatiannya. “Awet muda. Ketika Pak Hargi terlihat mengerutkan kening. Bu Kus sudah membayangkan keluarga Pak Hargi itu akan menikmati makanan tiwul buatannya sambil mendengarkan cerita perjuangan zaman dahulu. Benar-benar awet muda. dan Totok menuju ke tempat resepsi di hotel Sahid Jaya. Ia masih bertanya dan menunjukkan perhatiannya pada putra Pak Hargi seperti berikut ini.16) Setelah kurang lebih satu jam antri. Mas Dal. Bu Kus makin lincah saja memasuki ruang resepsi. (hlm.” (hlm. Sekarang pada ngumpul di Semarang. “Pos Kalasan. Bu Kus menyebutkan nama teman-temannya. dan sikapnya itu ditunjukkan dengan menciumi tangan Pak Hargi sambil menangis. besar... Selamat Pak Gi. Pak Gi. ya. “ “Semua di sana tetap kompak.. dan megah ini. Akan tetapi. Wawuk. Pak.” Rupanya Bu Kus tidak bisa menahan diri. Bu Kus sangat kagum dengan ruangan resepsi yang besar dan indah. mencium tangan itu dan menangis terisak-isak. menubruk tangan Pak Gi. (hlm. Decaknya berkali-kali terdengar menyertai kekagumannya melihat ruangan yang teramat indah.. Ia berharap kadonya dibuka dan diketahui oleh Pak Hargi. Bu Kus ingin kadonya itu disimpan dengan hati-hati dan tidak terbalik agar isinya tidak tumpah. Lho. Bu Kus. “Kustiyah. Dapur umum. Tapi jangan tanya Nyai Kemuning. terimakasih.” isak tangis Bu Kus berbaur dengan tawa. Rupanya Bu Kus masih penasaran. Dengan tangan gemetar Bu Kus menghaturkan salam. Pak. Resepsi pernikahan itu akan dihadiri oleh presiden dan kurang lebih dua ribu orang tamu yang diundang. padahal antrian masih begitu panjang.. Mas Aris. Bu Kus akhirnya sampai juga di tempat pelaminan untuk bersalaman dengan Pak Hargi. . Ngatimin cebol.17) Bu Kus berusaha membawa ingatan Pak Hargi pada masa lalu dengan menyebut Pos Kalasan dan nama teman-temannya.. Saya Kustiyah.

“Kapan kita bisa berbincang lebih banyak. Terima kasih atas kedatangannya. aksi tokoh mengindikasikan gerak aktif dan dinamis.” (hlm.. Tokoh segera mempersiapkan diri pergi ke Jakarta. Bu Kus datang ke resepsi pernikahan itu untuk mengucapkan selamat atas pernikahan putra Pak Hargi. Ia menerima Bu Kus sebagaimana menerima . Pak Gi?” “Emm. sejak mendengar kabar dari Wawuk. Hal itu terbukti. suami Wawuk) untuk mencari informasi kapan dan di mana resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Seperti halnya kode aksi. Tokoh mempersiapkan kado dengan membuat makanan tiwul seorang diri. tokoh (Bu Kus) langsung melakukan suatu tindakan yang aktif. Pak Hargi tidak menunjukkan sikap berlebihan. (hlm. tapi kemudian cepat menguasai keadaan.. tetapi antrian para tamu masih demikian panjang. Bu Kus merasa lega perasaannya. Akan tetapi. Pak Hargi sempat mengerutkan keningnya. kode tekateki ini juga termasuk ke dalam aspek sintagmatik. Secara keseluruhan. (b) Kode Teka-Teki/Hermeneutik (Hermeneutic Code) Kode ini berkisar pada tujuan atau harapan untuk mendapatkan jawaban atas tekateki (pertanyaan) yang muncul di dalam teks..17) Setelah bersalaman dengan Pak Hargi. hal itu terlihat melalui oposisi gerak: aktif. Kode teka-teki dalam cerpen ‘Kado Istimewa’ cukup bagus.. setelah keduanya berhadapan.” “Wah ini putranya Pak Gi. Oleh karena itu.17) Sesungguhnya Bu Kus masih ingin berbicara lebih lama. mengesankan ia sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini. kode aksi/ tindakan/proairetik yang terdapat dalam cerpen ini cukup bermakna. Ia kemudian mengajak Wawuk dan suaminya menjelajahi ruangan dan mencicipi semua jenis makanan yang disediakan. kapan-kapan saja. Siapa sebenarnya Bu Kus? Apakah benar Bu Kus pernah berjuang bersama Pak Hargi? Apakah benar Bu Kus itu di bagian dapur umum? Bagaimanakah sikap Bu Kus apabila bertemu dengan Pak Hargi? Apakah Pak Hargi yang akan menikahkan putranya itu benar atasan Bu Kus? Bagaimanakah sikap Pak Hargi menerima kedatangan Bu Kus? Apakah Pak Hargi itu juga mengingat Bu Kus sebagaimana Bu Kus mengingat Pak Hargi? Apakah kado berupa makanan tiwul yang dibuat Bu Kus itu akan menjadi kado yang istimewa bagi Pak Hargi? Dan apa yang akan terjadi dengan kado yang telah dipersiapkan Bu Kus dengan susah payah itu? Pertanyaan-pertanyaan di atas dapat terjawab setelah membaca keseluruhan teks ini. Tokoh menyuruh Totok (menantunya. Sikap Bu Kus yang agresif tersebut sangat bertentangan dengan sikap Pak Hargi. ya? Persis Bapak waktu muda dulu.

Akan tetapi.. Pembaca hanya mengetahui bahwa Pak Hargi adalah seorang pejabat penting yang mengundang presiden pada acara pernikahan putranya. Melihat kado yang isinya lain dari yang lain ini nanti pasti akan terkesan sekali dan menerangkan panjang lebar makna makanan ini dalam masa perjuangan.. (hlm.. sedangkan tokoh Pak Hargi tidak menceritakan ‘masa lalu’nya.19) .. lho.. Pembaca hanya mengetahui dan mengenal tokoh Pak Hargi dari cerita Bu Kus sendiri. bagaimana sikap Pak Hargi setelah mengetahui isi kadonya itu. Pak Hargi tetap saja bersikap biasa. “Terimakasih. tidak juga diceritakan siapa Pak Hargi..15) Akan tetapi. pembaca mengetahui ‘nasib’ kado Bu Kustiyah. pembaca hanya ingat bahwa Bu Kus tetap akan membayangkan kadonya itu akan dibuka dan dinikmati oleh Pak Hargi. ya. Bu Kus berusaha mengingat kenangan masa lalu dengan menyebutkan beberapa tempat dan nama temanteman seperjuangannya dulu. Pembaca tidak mengetahui hubungan yang sebenarnya antara Pak Hargi dan Bu Kustiyah.” (hlm..akan membuat Pak Hargi ingat masa lalu (masa perjuangan) dan akan menceritakan pengalaman yang manis itu kepada putra-putrinya. Ada selembar kertas bertulisan tangan yang sulit terbaca karena tintanya sudah menyebar kena lelehan gula merah. terimakasih. Di berbagai sudutnya tampak basah. Kado itu pun dibuka.. Bu Kus tidak mengetahui apa yang terjadi dengan kadonya.. Teka-teki mengenai kado istimewa Bu Kus hanya diketahui oleh pembaca (real reader) karena ternyata tokoh Pak Hargi tidak dimunculkan setelah acara resepsi itu. (hlm. seolah-olah Pak Hargi tidak mengenal Bu Kus dengan baik.tamu lain yang tidak istimewa. terimakasih banyak. seperti berikut.. Melalui percakapan saudara-saudara pengantin.17) Sampai akhir cerita. Ia hanya mengucapkan ‘terima kasih’ saja.” “Ooo. Melihat ‘gelagat’ Pak Hargi. teka-teki mengenai hubungan Bu Kus dengan Pak Hargi di masa lalu itu tetap menjadi misteri. Sampai akhir cerita. pembaca tidak mengetahui apakah benar Pak Hargi itu betulbetul atasan Bu Kus. Sampai akhir cerita. Makanan tiwul itu tentulah --dalam bayangan Bu Kus-. Bu Kus yang telah bersusah payah menyiapkan kado (tiwul) untuk Pak Hargi itu tidak mengetahui nasib kadonya.” “Yayaya. ya. Bahkan. “Busyet! Bau busuk!” Semua perhatian berpusat di sebuah kado berbungkus kertas coklat. sebab rupanya sudah tak karuan dan berjamur di sana sini. Terimakasih. Mereka tidak tahu apa nama makanan dalam nampan anyaman bambu yang ditutup kain putih berbordir itu. Jadi.

benda-benda yang dikenal sebagai benda budaya. Cerpen ini diakhiri dengan sebuah ending yang cukup mengejutkan. (c) Kode Budaya (Cultural Code) Kode ini berkaitan dengan berbagai sistem pengetahuan atau sistem nilai yang tersirat di dalam teks.Kado berbungkus coklat yang isinya sudah jamuran itu ternyata makanan. Bagian akhir cerpen ini telah menjawab teka-teki tentang kado Bu Kustiyah. tampak pada kutipan berikut. teka-teki mengenai kado Bu Kus itu terjawab pada bagian akhir cerpen. Kustijah. mas?” “Disimpan? Buang!!!” (hlm. “Ibu.. kado makanan busuk itu ada tulisannya ‘Kustijah’. (hlm... Bu Kus juga digambarkan sebagai seorang .. Dapat dikatakan bahwa kode budaya tersebut merupakan acuan atau referensi teks. Kus. Apalagi ciri-ciri kado ‘busuk’ itu sesuai benar dengan kadonya Bu Kus. seperti berikut.. Pembaca akhirnya akan merasa yakin bahwa kado itu memang kado istimewanya Bu Kus setelah membaca kutipan berikut. dan selop hitam yang dikenakannya.19) Benar saja. tetapi menyuruh membuangnya. Juga selop hitam itu. Ini berarti kado itu benar-benar kado Bu Kustiyah. Imaaah!!!” (hlm. Akhirnya.14) Bu Kus digambarkan sebagai seorang wanita Jawa setengah baya yang sederhana karena ia dikodifikasi dengan kode-kode budaya tertentu (Jawa) dan hal itu tersirat melalui benda-benda seperti tas kulit.19) Kado Bu Kus itu diberikan kepada pembantu rumah tangga. Pengantin pria tidak menyuruh menyimpan atau menikmati makanan itu. Kustijak. karena ada nampan dan renda berbordir putih. Siapa sih dia?” Pengantin pria mengamati kado ini. Mana gua tahu. “Bawa keluar. kain kebaya yang sudah lima-enam tahun. Tas itu dibukanya. Kain kebaya di dalamnya ia kenal betul sebagai pakaian ibunya lima atau enam tahun yang lalu. nih!” “Mau disimpan di mana. misalnya. dan stereotip pemahaman realitas manusia merupakan beberapa contoh adanya kode budaya. Pembantu perempuan muncul. Bahasa atau kata-kata mutiara. Kode budaya dalam cerpen ‘Kado Istimewa’. Pandangan Wawuk lalu bertumpu pada tas kulit ibunya di pembaringan.

tas kulit. dan beragam makanan yang tersaji lengkap menunjukkan kode budaya kehidupan orang kaya dan modern. dalam cerpen ini terlihat adanya kehidupan manusia dalam konteks budaya yang berbeda: kehidupan Bu Kus yang sederhana dan kehidupan Pak Hargi yang mewah. Resepsi pernikahan ini juga mengundang presiden. Pak Hargi dan keluarganya mewakili sosok-sosok manusia yang hidup dalam budaya modern. Penjagaan ketat mewarnai ruang resepsi hotel Sahid Jaya. lengkap mengenakan setelan jas hitam dan handy-talky di tangan.15) Penjagaan yang ketat di hotel tempat resepsi. dua ribu tamu undangan. yang istimewa. Sesuatu yang khusus. Ia berpikiran praktis sebagaimana orang desa (Jawa) pada umumnya. Dengan demikian. Di alaman bertebaran petugas security. Kenapa bukan makanan zaman perjuangan? (hlm. selop hitam. juga pikiran-pikiran sederhananya sebagaimana wanita desa. tampak pada kutipan berikut ini. Bu Kus mengharapkan Pak Hargi akan mengingatnya melalui makanan tiwul. “Berhari-hari saya mencari kado yang tepat untuk putranya Pak Gi. jenis-jenis makanan yang terhidang. Pakaian kebaya. dan lain-lain yang diterima pengantin pun menunjukkan kode budaya kehidupan metropolitan yang kaya dan modern. Hal ini menjelaskan kedudukan Pak Hargi dalam hubungannya dengan orang nomor satu di sebuah negara. . Pak Hargi digambarkan sebagai seorang pejabat yang kaya raya dan berpengaruh. yaitu menyiapkan makanan berupa tiwul buatan sendiri. Apa yang dijelaskan di atas. Akan tetapi. adalah benda-benda yang dapat mengidintifikasi sosok Bu Kustiyah sebagai wanita desa dari Jawa. kehadiran presiden. dan ribuan tamu yang datang. Bu Kus ingin memberikan kado yang istimewa karena Pak Hargi adalah atasan yang sangat dihormatinya. Pintu masuk hanya separuh terbuka kurang lebih cuma semeter. Pak Hargi adalah sosok manusia yang berkelas sosial tinggi dan mempunyai kekuasaan di negeri ini.(wanita) yang berpikiran sederhana. lemari es. dilengkapi dengan bingkai detektor beralarm. Kado yang berupa rumah. Baru kemarin saya menemukan pilihan yang tepat. dan terpenting yang bermakna. Sementara itu. ruang resepsi yang indah. Keputusan Bu Kus untuk membuat makanan tiwul adalah kenangannya pada makanan ‘favorit’ Pak Hargi pada masa perjuangan dulu.15) Kesederhanaan Bu Kus dapat dilihat dari kata-kata yang diucapkan kepada Wawuk. barang elektronik. Kode-kode budaya itu tersirat dalam kata hotel yang mewah. (hlm. mobil. tiwul. Hal ini terlihat dari resepsi pernikahan putranya yang diselenggarakan di hotel mewah dengan ribuan tamu.

yang tetap awet muda. Bu Kus berusaha mencari informasi tentang waktu dan tempat resepsi. atau kalimat yang mirip. Jika di dalam teks ditemukan sekelompok konotasi.Ini sudah jadi niatannya sejak lama. frase. Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’. Pak Hargi adalah masih Pak Hargi yang dulu. Walupun saya cuma bekerja di dapur umum.9) Penghormatan dan pengabdian Bu Kus terhadap Pak Hargi diwujudkan dengan berbagai usaha dan cara.” (hlm. Berapa pun biayanya. Kode konotatif yang tampak kuat di dalam cerpen ini adalah kode penghormatan dan atau pengabdian. tetapi saya merasa bahagia dan berbangga bisa ikut berjuang bersama Pak Gi. semua itu dapat dikelompokkan dengan konotasi kata. Bu Kustiyah bertekad bulat menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Jika di dalam teks dijumpai konotasi kata. biarpun zaman sudah berubah. Termasuk di antara yang berjuang mendirikan negeri ini.9) Perasaan hormat itulah yang mengantarkan Bu Kus sampai di Jakarta dan datang pada resepsi pernikahan putra Pak Hargi. berarti di dalamnya dapat ditemukan tema tertentu. Bu Kus menyiapkan kado buatan sendiri. Untuk mengenang masa lalunya yang indah. Tidak bisa tidak. kalau Pak hargi mantu ataupun ngunduh mantu. Tekad Bu Kus yang bulat itu tampak pada kutipan di bawah ini. Apa pun hambatannya. Menyatakan kegembiraan.(d) Kode Konotatif (Conotative Code) Kode ini berkenaan dengan tema-tema yang dapat disusun lewat proses pembacaan teks. Tidak ada seorang pun yang berhak menghalangi niat Bu Kus untuk menghadiri resepsi tersebut. Oleh karena itu. Sebagai bawahan. Menunjukkan bahwa Bu Kus tetap menghormati Pak Gi. Bahwa suatu saat nanti. Bu Kus membuat makanan khas (tiwul) sebagai kadonya. “Beliau adalah seorang pejuang sejati. Bu Kus bertekad bulat untuk pergi ke Jakarta setelah mendengar Pak Hargi hendak mantu. seperti tampak pada kutipan berikut. Bu Kus datang untuk memberikan ucapan selamat dan ikut berbahagia. Di hadapan Bu Kus. Pengantin putra . Bu Kustiyah akan datang untuk mengucapkan selamat. (hlm. Bu Kus datang ke resepsi tanpa membawa undangan. Bu Kus tetap akan datang karena ia merasa bahwa Pak Hargi adalah (mantan) atasannya yang harus tetap dihormati. Ia masih pula berpikir dengan pola yang sederhana. Bu Kus merasa berkewajiban untuk tetap menghaturkan rasa hormat kepada Pak Hargi. Misalnya. dan Bu Kus menyalami dan mengucapkan selamat kepada Pak Hargi sambil menangis terisak-isak. “Pak Hargi adalah atasan saya yang saya hormati. atau bahkan kalimat tertentu. Walaupun tidak diundang.” begitu Bu Kus sering bercerita pada para tetangganya. tokoh Bu Kus adalah tokoh wanita Jawa yang sederhana. frase.

Seperti tampak dalam kutipan berikut. Cara-cara Bu Kus rupanya tidak ditanggapi oleh Pak Hargi.dipandangnya sebagai Pak Hargi ketika muda dulu dan itu diucapkan Bu Kus seperti berikut ini. putra Pak Hargi.. kado tiwul yang dibuat Bu Kus (makanan khas daerah) sangat kontras dengan kadokado yang lain (seperti kunci rumah. yang kontras (berlawanan). Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’ terdapat oposisi yang menarik. Akan tetapi. Pak Gi. mobil.” (hlm.. (e) Kode Simbolik (Symbolik Field) Kode simbolik berkaitan dengan tema dalam arti yang sebenarnya --sehingga erat hubungannya dengan kode konotatif-. Bu Kus tetap berusaha dengan berbagai cara. Beliau hanya menanggapi Bu Kus dengan sikap yang biasa saja. atau tidak semua orang mampu menghargai pengorbanan orang lain. membuang kado yang telah disiapkan Bu Kus dengan cara istimewa. seusai resepsi.. Sudah tiga puluh tahun Bu Kus tidak bertemu dengan Pak Hargi..yaitu tema dalam keseluruhan teks cerita. “Awet muda. Kedua. Bahkan. Dengan demikian.. Pertama. Hal tersebut dilandasi oleh suatu gagasan bahwa makna dapat diformulasikan dari beberapa oposisi biner (binary oppositions) atau pembedaan. gilaaa!!! Kunci rumah?” “Ada deh. “Kunci mobil ada nggak?’ “Bi-em double-yu. Simbol merupakan aspek pengkodean fiksi yang khas bersifat struktural. rasa hormatnya tetap tidak berubah karena zaman. dan barang-barang elektronik lainnya). Bu Kus menghormati Pak Hargi sebagaimana ia menghormati Pak Hargi di masa lalu. Bu Kus (orang desa) akan menghadiri sebuah resepsi pernikahan putra seorang pejabat (orang kaya) di sebuah hotel berbintang. “ “Amplop? Amplop?” “Langsung masuk rekening. konotasi yang terdapat dalam cerpen ini ialah: Niat baik (kebaikan) seseorang tidak selalu diterima dengan baik pula. Selamat Pak Gi.19) . Walaupun Pak Hargi tidak memberi respon seperti yang diharapkannya.” “Wah ini putranya Pak Gi. Kado-kado mewah yang diterima pengantin menunjukkan kedudukan atau keberadaan si pemberi kado.17) Penghormatan Bu Kus terhdap Pak Hargi tidak berubah. ya? Persis Bapak waktu muda dulu. uang. lho!” “Ai. Benar-benar awet muda. “ (hlm. lemari es.

cultural code. sehingga akhir cerpen ini menggambarkan suatu ketragisan.Kado berupa kunci rumah. tetapi maknamakna itu terkesan terpisah-pisah. dalam cerpen ini. Sampai akhir cerita. Di satu sisi. mobil. Pak Hargi tidak mengetahui apapun yang telah dilakukan Bu Kus untuk dirinya. Sementara itu. Bu Kus tidak menyadari kado makanan itu sampai berjamur dan menimbulkan bau busuk. dan ironi seperti inilah yang merupakan wujud kode simbolik. makna totalitasnya menjadi kabur. analisis seperti itu masih perlu didukung oleh teori atau pendekatan-pendekatan lain agar makna teks sastra itu dapat dipahami secara lebih total. seperti tampak pada kutipan berikut. Kado itu pun dibuka. Akibatnya. . Bu Kus berusaha keras mewujudkan ‘pengabdian dan rasa hormat’ kepada atasannya.19) Bu Kus tidak mengetahui apa yang terjadi dan bagaimana nasib kadonya. Mereka tak tahu apa nama makanan dalam nampan anyaman banbu yang ditutup kain putih berbordir itu. Meskipun keberagaman makna di dalam cerpen itu dapat ditangkap. 5. Di samping Pak Hargi. sebab rupanya sudah tak karuan dan berjamur di sana sini. hermeneutic code. di sisi lain. Oposisi biner yang terdapat dalam cerpen ini adalah kehidupan Bu Kus dengan kehidupan Pak Hargi yang sangat kontras (berlawanan). Jadi. symbolic field) dapat dimanfaatkan untuk menangkap makna yang di dalam cerpen itu cukup beragam. connotative code. baik Bu Kus maupun Pak Hargi tidak mengetahui peristiwa yang terjadi dengan kado itu. putra-putranya akan mendengarkan cerita pada masa-masa perjuangan dulu. Hal ini disebabkan karena kode-kodenya didasarkan pada aspek yang berbeda-beda satu sama lain. putra Pak Hargi tidak mengetahui alasan apa dan bagaimana pun tentang kado itu. (hlm. Penutup Demikian proses dan hasil pemahaman makna atas cerpen ‘Kado Istimewa’ karya Jujur Prananto berdasarkan konsep seperti yang telah dirumuskan oleh Roland Barthes. Dari proses pemaknaan itu diperoleh simpulan bahwa ternyata lima kode Roland Barthes itu (proairetic code. dan uang yang masuk rekening sangat kontras dengan kado dari Bu Kus yang hanya makanan tradisional. Ini merupakan sebuah ironi. latar belakang peristiwa yang terjadi pada satu tokoh tidak diketahui tokoh yang lain. meskipun teori Roland Barthes cukup berarti bagi suatu analisis teks sastra. atau dengan kata lain. segala sesuatu yang telah dikerjakan (pengorbanan) Bu Kus tidak mendapat respon (tanggapan) sebagaimana mestinya. Pak Hargi juga tidak mengetahui isi kado yang diberikan Bu Kus. Oleh karena itu. Yang ada di dalam bayangan Bu Kus adalah bahwa Pak Hargi menikmati makanan tiwul buatannya.

1984. 1977. dkk. A. Jakarta: Pustaka Jaya. Sebagai cerpen terbaik. Kado Istimewa. 1974. Diposkan oleh Jabrohim di 20. 1970. (seventh printing). Sturrock. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Srtucturalism and Since.00 Label: Kuliah . ‘Kado Istimewa’ kemudian dijadikan judul kumpulan cerpen bersama lima belas cerpen lainnya dan diterbitkan oleh Gramedia tahun 1992. 1991. Jujur. New York: Hill and Wang. Robert. Oxford: University Press. Selden. Roland. Jakarta: Gramedia. S/Z. Teeuw. Jakarta: Gramedia. Structuralism in Literature: An introduction. New Haven and London: Yale University Press. From Levi Strauss to Derrida. John. [1] Cerpen ‘Kado Istimewa’ adalah cerpen terbaik harian Kompas tahun 1991. Panduan Pembaca Teori Sastra Masa Kini. Raman. Pranoto. Transleted by Richard Miller. Pengantar Ilmu Sastra. Luxemburg. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 1992. Scholes.DAFTAR PUSTAKA Barthes.

tetapi lebih memfokuskan pada kesusastraan. Semata-mata yang diperhatikan adalah teks sastra. mengasingkan aspek sosial budaya. bahkan boleh dikatakan ditolak. mementingkan analisis karya sastra dari segi bentuk (struktur). bebas dari ikatan sejarah kemasyarakatan. karya sastra itu “dimenaragadingkan” dan akan kehilangan relevansi sosial budayanya. sosial dan budaya yang sering muncul dalam karya sastra. justru konsep otonomi pemerintahan memberi peluang yang besar terhadap nilai-nilai sosial budaya yang ada di masing-masing daerah.id/ NAFAS otonomi daerah yang kini digulirkan dalam birokrasi pemerintahan. latar.balipost. Kendatipun aliran struktural ini berkembang pesat. Teeuw menilai. ekonomi dan psikologis pengarangnya. cerpen. Penganut aliran ini menilai karya sastra sebagai suatu benda yang mandiri dan bersifat otonom. lingkungan sosial budaya. tetapi sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip otonomi yang disosialisasikan dalam jajaran pemerintah. gerakan otonomi sastra ini memiliki dua kelemahan pokok yaitu. tidak pernah disentuh dalam setiap analisis. menurut Teeuw. politik. novel) tidak hanya ditentukan oleh struktur itu sendiri. Dengan demikian. Tulisan ini tidak bermaksud mengulas otonomi daerah sesuai dengan UU No. Unsur ekstrinsik seperti terkait dengan sejarah. Guru Besar Universitas Leiden Belanda pakar dalam sastra Indonesia dan Melayu. Akibatnya. ekonomi. Makna karya sastra (puisi. Hanya mementingkan struktur yaitu unsur-unsur pembangunan karya sastra seperti alur cerita. belum merupakan teori sastra. Dalam otonomi karya sastra. Arnold Teeuw (1983) mengatakan. filsafat psikologi.co. . gerakan otonomi karya sastra berarti menempatkan pada ruang yang terpencil. Mengingat sastra tidak bisa dilepaskan dengan realitas kehidupan masyarakat. dan mengasingkan karya sastra dari lingkungan sosial budaya. Gerakan otonomi karya sastra dalam analisis puisi. pengisahan serta gaya bahasa. penokohan. Bahkan tidak berdasarkan teori sastra yang tepat dan lengkap sehingga dapat membahayakan pengembangan teori sastra. yang menekankan kajian strukturalisme. kebudayaan dan semangat zaman. tetapi juga latar belakang pengarang. tak bisa diabaikan. maka faktor-faktor lingkungan. Walaupun dunia kesusastraan telah mengakui otonomi sastra sudah dipraktikkan sejak dulu. Terkait dengan kelemahan yang disebutkan terakhir itu. melepaskan karya sastra dari kerangka sejarah sastra. Analisis struktural yang menekankan otonomi teks sastra. Komponen karya sastra ini lebih populer diistilahkan sebagai unsur intrinsik. sebenarnya sudah sejak lama dikenal dalam analisis karya sastra. Pendekatan struktural di negara maju tersebut. sehingga hasil kajiannya agak terbatas dan kurang memberi penghargaan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam sastra sebagai cermin kehidupan masyarakat. Analisis berdasarkan konsep otonomi karya sastra juga menghilangkan konteksnya dan fungsinya. khususnya di Amerika. 2010 I Nyoman Suaka http://www. Faktor-faktor ekstrinsik yang disebutkan tadi memberikan andil yang besar kepada pengarang untuk melahirkan karyanya. 22 tahun 1998.Posted by PuJa on October 13. cerita pendek (cerpen) dan novel meniru semangat pendekatan struktural yang dicetuskan dalam teori-teori sastra di negara Barat. potensi-potensi budaya diabaikan. pendekatan struktur tidak lain merupakan gerakan otonomi karya sastra. agama.

Penelitian sastra berdasarkan struktur yang mandiri dan otonom sudah saatnya dialihkan pada aspek ekstrinsik kontekstual untuk menghindari keterpencilan dunia kesusastraan di Indonesia. strukturalisme genetik. Filed under: Esai . Opini tersebut kurang mendapat perhatian. sosial budaya dan lain-lain. telah pula diimbangi dengan teori-teori sastra yang mapan seperti sosiologi sastra. karya sastra yang bermutu selalu dikaitkan dengan aspek kontekstual zamannya. Polemik dalam diskusi. Selain itu. Sebagai “pisau” untuk “membedah” karya sastra dilihat dari unsur ekstrinsik. resepsi dan lainnya. kurang memberikan tantangan untuk memanfaatkan disiplin ilmu yang lain. juga kurang mengungkapkan kekayaan karya sastra itu secara maksimal. Padahal telah terbukti. agama. politik. teori-teori sastra khas Indonesia sampai kini belum muncul. Semua teori-teori ini diadopsi dari dunia Barat karena di dunia sana mengalami perkembangan yang pesat. postmodernisme. Skripsi kesarjanaan (S1) yang mengambil program studi sastra Indonesia. Analisis dan kritik sastra akademis sebagian besar tetap bertahan dengan memandang karya sastra yang bersifat otonom. seminar dan tulisan di media massa waktu itu berhasil dibukukan Ariel Heryanto dengan judul “Perdebatan Sastra Kontekstual” (1985). maka pendekatan otonomi itu dapat ditinjau lagi untuk mengarahkan dengan pendekatan lain seperti pendekatan sosial budaya.Pendekatan karya sastra dengan kajian ekstrinsik di Indonesia masih tergolong langka. Pro-kontra pun muncul antara sastra dalam tradisi teks dengan sastra kontekstual. sebagian besar berpedoman pada karya sastra bersifat otonomi. Kalau ada yang menyinggung dari sudut luar (kontekstual). Justru lahir polemik yang berkepanjangan dari sastrawan dan budayawan tentang sastra konteksual. Sebab penelitian dengan prinsip karya sastra memiliki otonomi. Asyik berdebat. hermeneutik. baik menyangkut sejarah. Bagaimana dengan di Indonesia? Awal 1980-an banyak peneliti dan pengamat sastra mengusulkan perlunya diadakan diskusi di tingkat nasional untuk menyusun teori sastra yang khas untuk situasi di Indonesia. pembahasannya bersifat sambil lalu dan sepintas. Mengingat seorang sastrawan dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan sosial budaya yang amat beragam.

Kedua. berhasil mengangkat citra cerpen secara lebih terhormat. seperti berlomba dengan penerbitan novel dan buku lain. Dalam kondisi overproduksi itu. Kehidupan pers yang terkesan serbabebas-serbaboleh ikut mendorong terjadinya perkembangan itu. Ketiga. Bersamaan dengan itu. cerpen Indonesia pada paroh pertama pasca-reformasi mengalami booming. karya-karya sastra terbit seperti berdesakan dengan tema dan pengucapan yang beraneka ragam. para pemainnya seolah-olah boleh berbuat dan melakukan apa saja. hari Minggu adalah hari cerpen. rubrik cerpen mendapat tempat yang khas. Di situlah tempat cerpen bertengger dan menyapa para pembacanya. Kondisi ini dimungkinkan oleh beberapa faktor berikut: Pertama. Lampung (2003). Bali (2001). Mahayana Dalam perjalanan sastra Indonesia. tetapi juga pada event atau peristiwa tertentu. dan kongres mendatang di Pekanbaru (November 2005). harus diakui. Cerpen telah sampai pada jatidirinya. setiap minggu kita dihadapkan pada ratusan cerpen yang mengisi lembaran koran Minggu. memungkinkan cerpen tak hanya berada di hari Minggu. harian Kompas memulai tradisi baru dengan memilih cerpen terbaik dan memberi penghargaan khusus untuk penulisnya. Di sana. Faktor utama yang memungkinkan sastra Indonesia berkembang seperti itu. Cerpen ditempatkan sama pentingnya dengan rubrik lain. Maka. cerpenis dipandang sebagai profesi yang tak lebih rendah dari novelis atau penyair. Penerbitan buku antologi cerpen. Begitupun Diknas. belum menunjukkan usahanya mengusung sebuah gerakan estetik yang kemudian menjadi sebuah mainstream. novel. Maka. 27 November 2008 (12:33) | 79 views | 0 komentar | Print this Article Maman S. Cerpen Indonesia mutakhir masih tetap tak .Thursday. periode pasca-reformasi merupakan masa paling semarak dan luar biasa. Kini. di suratsurat kabar minggu. adanya kegiatan lomba menulis cerpen. kesemarakan media massa –suratkabar dan majalah—telah membuka ruang yang makin luas bagi para cerpenis untuk mengirimkan karyanya. tentu saja disebabkan oleh perubahan yang sangat mendasar dalam sistem pemerintahan. Kegiatan itu sekaligus untuk menyosialisasikan keberadaan cerpen sebagai bagian dari kegiatan sastra. ia seperti sebuah keharusan. Mereka datang susul-menyusul. Dibandingkan puisi. Kini. Pusat Bahasa atau lembaga lain yang juga melakukan kegiatan serupa. Di sana. terbitnya Jurnal Cerpen yang diasuh Joni Ariadinata. Di pelosok kota di Indonesia. memberi harga dan martabat cerpen tampak lebih baik dibandingkan keadaan sebelumnya. Masalahnya. usaha sejumlah penerbit melakukan semacam perburuan naskah cerpen untuk diterbitkan. kehidupan sastra Indonesia seperti berada dalam pentas terbuka. Pembaca disuguhi beragam pilihan. Meskipun posisi cerpen berada dalam keadaan yang begitu semarak dan memperoleh tempat istimewa. secara substansial sejumlah cerpenis muda yang muncul belakangan. cerpen masuk ke ruang publik dengan bebasnya. menyeruak pula sejumlah antologi cerpen. muncul lagi antologi cerpen yang lain. Majalah Horison setiap tahun menyelenggarakan lomba penulisan cerpen. Bahkan. dan drama. Bayangkanlah. serta adanya Kongres Cerpen yang diselenggarakan berkala dalam dua tahun sekali –di Yogyakarta (1999). dkk. dalam hal regenerasi boleh dikatakan belum cukup signifikan. Ia tak lagi sebagai selingan di hari Minggu. Cerpenis tak diperlakukan sebagai orang yang sedang belajar menulis novel. Arus besar cerpen Indonesia pascareformasi masih tetap didominasi nama-nama lama yang memang telah menjadi ikon cerpen Indonesia kontemporer. Sejak 1992. Kegiatan ini mengangkat kedudukan cerpen dalam posisi yang istimewa. Ketika kita sedang menimang-nimang isi kocek dan tuntutan kebutuhan lain.

Pembaca dibawa masuk ke dunia entah-berantah. kini bertumpukan. Raudal Tanjung Banua hadir meyakinkan. cerpennya ““Cerobong Tua Terus Mendera” terpilih sebagai penerima Anugerah Sastra Horison 2004. ketika terbit Leontin Dewangga (2003). Maka. dan Linda telah memilih cara itu. namanya mulai diperhitungkan. Lelaki Harimau (2004) yang memamerkan kepiawaian melakukan eksperimen. dan asosiatif. Lihat saja. Boleh jadi antologi ini merupakan potret yang merepresentasikan kegelisahan masyarakat Aceh dalam tarik-menarik itu. melainkan pada hasratnya mengangkat tema yang tak mungkin muncul pada zaman Orde Baru. Kasus Martin Aleida tentu berbeda dengan Linda Christanty yang juga sebenarnya termasuk pemain lama. mengangkat tema korban politik bagi mereka yang terlibat PKI. ia telah memperkaya tema cerpen Indonesia. Kuda Terbang Maria Pinto (2004) seolah-olah memperlihatkan ketergodaannya pada model dan style yang sedang semarak pada saat itu. 2002). Cerpen yang berjudul “Bau Busuk” menunjukkan kesungguhan Eka melakukan eksperimen. Mereka masih tetap menjadi bagian penting dalam peta cerpen Indonesia pascareformasi. Cerpen yang lain. metaforis. Salah satu kekuatan Raudal adalah narasinya yang sanggup menciptakan suasana peristiwa begitu intens. Lalu. Dalam antologi cerpen yang terbit belakangan. dapat disebutkan beberapa di antaranya: Teguh Winarsho (Bidadari BersayapBelati. Ia juga berhasil menyajikan sebuah potret kultural dan tradisi rakyat Aceh yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan keseharian masyarakat di sana. dan sederet panjang nama lain yang tergolong pemain lama. Pendatang baru yang cukup menjanjikan muncul atas nama Eka Kurniawan. Perempuan Pala (2004) memperlihatkan sosok Azhari yang matang dalam memandang persoalan Aceh dalam tarik-menarik sejarah dan kebudayaannya yang agung dengan kondisi sosial dan politik yang menimpa rakyat Aceh yang justru menebarkan luka dan kepedihan. Antologi cerpennya. “Tali Rabab” termasuk 15 cerpen terbaik dalam sayembara itu. Danarto. Kuntowijoyo. Hudan Hidayat (Orang . Ziarah bagi yang Hidup (2004).dapat menenggelamkan sejumlah nama yang muncul justru sebelum terjadi reformasi. kita terkejut bukan karena ia sebagai pendatang baru. Dari sudut itu. Martin Aleida misalnya. Pulau Cinta di Peta Buta (2003). Eka belum kehilangan semangat eksperimentasinya. tiba-tiba merasa ikut menjadi saksi peristiwa yang diangkat cerpen itu. Dengan kekuatan narasi yang hampir sama. antologi cerpen Corat-Coret di Toilet (2000) mula hadir kurang meyakinkan. Setelah itu terbit pula novel kedua. Cinta tak Ada Mati (2005). Jadi. Depdiknas—Creative Writing Institute memperlihatkan kekuatannya dalam mengungkap kepedihan rakyat Aceh yang terjepit dalam konflik bersenjata antara aparat keamanan (: TNI) dan Gerakan Aceh Merdeka. Karya pertamanya. dan Parang tak Berulu (2005) menunjukkan perkembangan kepengarangannya yang makin kuat. Antologinya. Azhari. Tetapi ketika novelnya Cantik itu Luka (2002) terbit yang ternyata mengundang kontroversi. Hamsad Rangkuti. Style itu memang pilihannya. cerpenis kelahiran Aceh adalah pendatang baru yang lain lagi. Setidaknya ia sudah matang sebelum terjadi reformasi. “Yang Dibalut Lumut” yang menjadi Juara Pertama Lomba Penulisan Cerpen Festival Kreativitas Pemuda. Cerpennya. Pengabaian latar tempat dengan permainan pikiran malah seperti sengaja membuyarkan unsur lain –yang dalam kerangka strukturalisme justru menempati posisi yang sama penting. *** Bagaimana dengan kemunculan cerpenis baru dalam peta cerpen Indonesia? Memang ada geliat yang tak dapat diabaikan. Tetapi Martin termasuk pemain lama. seperti Budi Darma. Sejumlah nama cerpenis lain yang kelak menjadi sastrawan penting Indonesia. semua ikut menyemarakkan peta cerpen Indonesia. Antologi cerpen pertamanya. cerpenis lama dan baru.

2001. Chudori. Selain nama-nama itu. 2005). Tubuhku bukan Milikku. Ucu Agustin (Kanakar. Tokoh laki-laki kerap digambarkan tersisih dan kalah sebagai pecundang di bawah kekuasaan perempuan. Damhuri Muhammad (Laras. Nh Dini. Maya Wulan (Membaca Perempuanku. 2004). Mustofa W Hasyim (Api Meliuk di Atas Batu Apung. Titis Basino. Cinta Tai Kucing. 2004). 2002). Tokoh-tokoh perempuan yang dalam banyak karya para penulis laki-laki kerap menjadi korban dan tersisih. Labibah Zain (Addicted to Weblog: Kisah Perempuan Maya. 2003) Maroeli Simbolon (Bara Negeri Dongeng. 2002. Oka Rusmini (Sagra. Akhirnya. 2004. Sumber: MAHAYANA-MAHADEWA. Yusrizal KW (Kembali ke Pangkal Jalan. dalam keadaan overproduksi. 2005). 2004).COM http://mahayanamahadewa. Mereka berpeluang mengikuti jejak seniornya. Dalam lima tahun ke depan. Bercinta di Bawah Bulan. 2005). patut pula mendapat perhatian. 2003). justru cenderung berada dalam posisi yang sebaliknya. juga tidak dapat diabaikan kontribusinya. 2004). 2002). Dawai Kembali Berdenting. Leila S. Evi Idawati (Malam Perkawinan. 2005). Satmoko Budi Santoso (Jangan Membunuh di Hari Sabtu. Intan Paramadhita (Sihir Perempuan. Keluarga Gila. mereka juga begitu berani mengangkat perkara seks untuk membungkus pesan ideologi jendernya. 2005). Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu. Kurnia Effendi (Senapan Cinta. Kita sekarang ini seperti sedang berhadapan dengan air bah yang bernama cerpen Indonesia kontemporer dan kita hanyut terseret dalam gelombang besar deras arusnya. Selain itu. Nukila Amal (Laluba.com/2008/11/27/cerpen-indonesia-kontemporer/#ixzz19qxn0ais Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike . seperti sinyalemen Budi Darma. Ratna Indrswari Ibrahim atau Abidah el-Khalieqy. pengamatan cerpen Indonesia mutakhir dengan analisis yang mendalam. dalam karya para penulis perempuan itu. Isbedy Stiawan (Perempuan Sunyi. 2004. mereka akan ikut menentukan perkembangan sastra Indonesia. 2005). 2004). 2002.Sakit. *** Deretan panjang nama-nama lain yang kerap muncul di hari Minggu. Selain Linda Christanty. Yang menarik dari karya cerpenis perempuan ini adalah semangatnya melakukan gugatan. Triyanto Triwikromo (Anak-Anak Mengasah Pisau. Moh. cerpenis wanita yang muncul dalam lima tahun terakhir ini. 2003). Wan Anwar (Sepasang Maut. Djenar Maesa Ayu (Mereka Bilang Saya Monyet. 2004). masih ada deretan cerpenis wanita yang sebenarnya lebih kuat dan matang. Tentu dengan melihat daya tahan dan konsistensinya mempertahankan kualitas dan kontribusi mereka bagi pemerkayaan khazanah cerpen Indonesia mutakhir. 2003). tak mungkin dapat dilakukan dalam rentang waktu yang pendek. Keseluruhan antologi itu menunujukkan kekuatan narasi yang lancar mengalir dan kedalaman tema yang diangkatnya. Weka Gunawan (Merpati di Trafalgar Square. 2004).

sutradaranya sangat rutin memberikan deskripsi dan narasi pembuatan filmnya melalui blog di multiply. Arena ekspresi dan luapan rasa kedirian serta kemauan dan kemampuan menulis/ berpose sepuassemaunya. di hadapan 500 peserta Pesta Blogger 2007. selalu terbuka ruang dialogis bahkan dialektika. Bukan hanya para penulis pemula. Kini blog berkembang luar biasa pesat. dan semacamnya. kaum muda. Blog. pemerintah sudah menetapkan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional. mampu memberikan bius untuk ditonton karena Hanung Bramantyo. Ada semacam kesan bahwa blog adalah pelarian bagi mereka yang sering dikecewakan oleh dunia cetak. FS. Dunia maya (cyberspace) adalah dunia tanpa batas dan bisa memberi peluang kepada siapa pun untuk berkarya. yang menurut penulis juga. Seno Gumira Ajidarma. Joko Pinurbo. Tetapi sekelas Gonawan Mohamad. blog dan website pribadi tak henti bermunculan dan secara rutin menampilkan karya-karya sastra si empunya. sudah memiliki blog pribadi.com. wordpress. film AyatAyat Cinta. sebuah doktrin untuk kita . diminati. Bahkan.lain semua punya alamat blog sendiri. March 13 @ 05:46:15 EDT by redaksi-2 Anonymous writes " Memperbincangkan sastra. dan remaja saja. Tidak tanggung. Emha. dan lain. peresmiannya dilakukan oleh Menteri Negara Komunikasi dan Informatika (Meneg Kominfo) Muhammad Nuh. menjadi bentuk komunikasi baru di tengah maraknya bacaan masyarakat. Dewi Lestari. komunitas sastra dunia maya terus tumbuh subur. Sujiwo Tejo. baik itu di blogspot. Putu Wijaya. Sebab.tanggung. dan dijamin “bebas” tanpa pembredelan. Helvy Tiana Rosa.Posted on Thursday. Ada kabar. Saat ini hampir semua orang dengan berbagai profesi. dimensi kasusastraan dalam konteks penciptaan terpaut antara dunia yang nyata dan dunia yang maya. meski ada yang dibikinkan atau dikelola orang lain. multiply.

ego sektoral. karyanya kemudian sekedar menjadi teks cacimaki dan tumpukan keluh. Yang memperoleh gelar mulia itu dengan bermodal kongkow. tetapi dalam relevansinya dengan sastra yang lahir dari blog dan komunitas. Ada beberapa teman yang saya sendiri belum pernah membaca karyanya (dalam bentuk buku tentu saja). jika bernaung dalam wadah komunitas sastra menjadi oase prospek serta kegandrungan tersendiri di kalangan sastrawan (apalagi) sastrawan. sebagai bagian integral dari kemunculan sastra menjadi perhatian serius. dan metagila dalam ber-komunitas-nya. Pada perbincangan tentang komunitas sastra yang digelar Komunitas Sastra Indonesia (KSI) di Kudus. yang sudah membuat semarak peta sastra nasional. Yah. Tentu saja jika disepakati sastrawan adalah juga profesi yang dapat membuat strata sosial seseorang terangkat. juga mendapatkan ruang apresiasi dalam manifestasi teks diwujudkan dengan bentuk Kongres Komunitas Sastra Indonesia. . sebenarnya hanyalah ruang kosong hampa makna. asosial. minimal tidak disebut pengangguran intelektual.sastrawan muda (atau yang baru mau jadi sastrawan). komunitas. megalomaniak. Secara otomatis.kenesnya merendahkan kasta sakral seorang sastrawan. “saya sastrawan”. risih rasanya telinga ketika ada yang menyebut secara narsis. Langsung ingat teman yang lucu dan imut. Jawa Tengah. eksklusif. di KTP status pekerjaanya tertulis. Sedangkan komunitas.imut akibat nyentrik. memiliki titik dan semangat membahayakan eksistensi sastra baik itu teks ataupun nilainya. Tak jarang. Duh. kata hati norak. Keduanya terarah secara sistemik untuk “menjadi” tokoh imajiner dari pikiran kosongnya sendiri. “sastrawan”. dan kesunyian dalam dunia nge-blog-nya. Ada jebakan keterasingan dan semakin asketis. Blog (masuk di dalamnya media cetak yang menampung sastra) dan komunitas adalah proses penelusuran berkarya untuk menemukan makna (the meaning) memang. Minimal membuat jejaring untuk ikutan nongol menyabet status sastrawan. Ada dunia kecongkakan. pada 19.film Hanung. Blog dan komunitas.21 Januari 2008 lalu bertema Meningkatkan Peran Komunitas Sastra sebagai Basis Perkembangan Sastra Indonesia. Sebagai langkah menjanjikan untuk produktifitas dan pangsa pasar karyanya.kongkow saja dalam komunitas sastrawan. Term berpikir saat ini mengarah.semakin penasaran pada film.

Peta sastra, jika dilakukan melalui komunitas seringkali terjebak pada siapa pengarangnya dan dimana aktifnya dengan menisbikan karya. Sedangkan jika melalui blog, yang lahir adalah kebinalan dan kegenitan sastra yang tendensius pada kefrustasiannya.

Maka blog dan komunitas, seyogyanya hanya diletakan pada pijakan awal, sebagai media kontemplasi dan promosi, bukan penegasan peta sebuah karya sastra. Sebab dikhawatirkan yang ada dan dihadirkan hanyalah “kepentingan” kedirian yang naïf, imajiner, dan utopis, sedangkan yang real tergusur ke tombol delrecycle bin. Dan pada akhirnya empty recycle bin sastra berkualitas. Apalagi alasannya hanya karena tak punya blog dan tidak aktif berkomunitas.

Sastra itu Bertugas Pablo Neruda, peraih Nobel Sastra dari Chili, menegaskan bahwa para sastrawan adalah pendidik bangsa. Ejawantah dari kekuatan sastra dalam rangka praksissosial, ditransformasikan oleh Pramudya Ananta Tour dalam kalimat yang tajam yakni, sastra itu bertugas, mempunyai fungsi praktis. Konsekwensi dari paham pemegang mandat “pendidik” hingga “bertugas” itulah, para sastrawan mulai aktif dalam komunitas- komunitas. Saat ini, setelah dominasi sastra koran (mungkin masih, sebab belum ada kajian intensif yang mencabut postulat itu) yang sebelumnya termediasi hanya dalam ranah cetakan berbentuk jurnal dan buku, muncul blog dalam rangka kreatifitas interpersonal untuk melawan dominasi media cetak. Jika ditilik kajian historis kesusastraan sekarang, parade diskusi yang mensosialisasikan cyberspace, bahkan diskusi maya (mailing list) belakangan ini diramaikan dengan blog dan komunitas. Inilah kemudian yang penulis maksud, mengarah pada peniadaan bahwa sastra itu bertugas. Canon Sastra yang Membias Canon sebagai peta arah rujukan perkembangan sastra, lantaran tenggelam pada isu komunitas dan blog, alat ukur baru pemetaan sastra semakin kabur dan bias. Dan semua yang terkait dalam sejarah sastra yang benar pun, masih menjadi polemik tak berkesudahan. Menariknya, polemik itu jarang sekali yang serius berbasiskan kekuatan teks, melainkan sekedar ungkapan tendensius pada proses membenarkan diri (baca; komunitasnya) dan menyalahkan yang di luar dirinya. Parahnya lagi, jika ada unsur

kekuasaan ekonomi-politik yang turut ambil bagian dalam arah perkembangan sastra. Akar masalahnya, tentu ranah pembeda dan pengkotakan sastra yang pernah menghangat, bahkan panas. Tetapi mengukir sejarah sastra misalnya, polemik kebudayaan, Manikebu, serta pengugatan pada Angkatan 45. Sekarang pernyataan Sastrawan Ode Kampung (Boemipoetra) yang melawan eksploitasi seksual dalam karya sastra yang diarahkan pada Komunitas Utan Kayu (KUK) yang dituduh sebagai pengusung sastra kelamin (baca; fiksi alat kelamin/ FAK) , disebut salah satunya terdapat dalam karya Ayu Utami “Saman”. Ada anggapan Ayu Utami mampu menembus pentas sastra nasional, dengan novel perdananya itu lantaran bernaung dalam KUK. Padahal, sebagaimana dihina Saut Situmorang, dominasi-tunggal atas dunia sastra kita adalah ambisi ekstra-literer dimulai dengan skandal menangnya novel jelek berjudul Saman di Sayembara Roman Dewan Kesenian Jakarta 1998. Lebih lanjut, dalam tulisan dari milis PPI-India yang diposting sendiri oleh Saut Situmorang itu, siapa saja bebas menafsirkan legenda yang diciptakan seputar Saman, sama seperti para penilai Prince Claus Award yang memenangkan Ayu Utami pada tahun 2000 untuk novel satu-satunya itu (sebelum munculnya Larung). Ayu Utami sekedar menghasilkan cakar-ayam, yang dinilai sebagai kolom di koran nasional tiap hari Minggu. Maka, semakin ada kesadaran yang mulai membumi bahwa perumusan canon sastra, agar tak bias haruslah terpisah dari ekslusifitas baik dalam berkarya (melalui blog) atau pun bernaung (dalam komunitas). Lihat saja fakta menyeruaknya cacimaki sekarang, bermaksud membuat peta kesejarahan sastra tetapi terbelenggu dalam ruang ego sentris yaitu, blog dan komunitas. Sebenarnya blog dan komunitas hanyalah fakta ketakmampuan merealisasikan teks sastra yang menjadi penunjuk arah, tepatnya adalah sebagai ekspresi kegagalan.

Archive for the ‘Yusi Avianto Pareanom’ Category
Edelweiss Melayat ke Ciputat November 28, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 28 November 2010) MINGGU, 10-10-10. Beberapa orang memilih menikah atau melahirkan pada hari bertanggal biner itu. Aya ditemukan pada hari tersebut dengan tubuh terpotong sepuluh dalam empat kantong plastik hitam besar. Kantong-kantong yang ditaruh di pembatas jalur di jalan raya depan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, itu selama tiga hari [...] Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | 1 Comment »

Ajal Anwar Sadat di Cempaka Putih July 27, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 25 Juli 2010) ANWAR Sadat menemui ajalnya pada hari pertama ia menginjakkan kaki di Jakarta. Ia datang dari Semarang. Usianya pada hari naas itu 28 tahun. Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | 1 Comment »

Penyakit-penyakit yang Mengundang Tawa February 28, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 28 Februari 2010) 1 SEEKOR kalajengking mengeram di tenggorokannya. Setiap gerakan capit dan ekor tajam binatang itu sungguh menyiksanya. Jangankan makan, menelan air pun terasa menyakitkan. Itulah yang ia rasakan pada hari keempat dihajar cacar air, penyakit yang sebelumnya ia berhasil hindari dengan lihai selama 41 tahun lebih. Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | Leave a Comment »

ia mengemukakan bahwa sastra adalah pencerminan segala apa yang berada dalam sanubari manusia. bahasa dan karya.Menyampaikan Ideologi Lewat Sastra Selasa. gaya bahasa dan tulisan. sastra berarti huruf. Pertama. Pun ada yang mengartikan sastra adalah sejarah yang diromanisasikan. tetapi dengan berbuat demikian. begitu seterusnya. membaca novel. Sastra Jepang adalah sastra yang ditulis dalam bahasa Jepang. Permasalahanya karena dari dulu sampai sekarang belum ada kata sepakat mengenai definisi itu dari pakar dan ahli sastra. Dengan demikian definisi yang diungkpakan oleh Djoko Damono sama seperti definisi kata sastra yang terdapat dalam KBBI. dengan cara tak disadari kita sebenarnya mengambil tahu dunia pikiran orang-orang yang dikisahkan dan keadaan masyarakat yang bersangkutan. Tiap hasil sastra sebenarnya tak lain dan tak bukan melainkan sebuah petunjuk dari sesuatu yang berada dalam lubuk hati manusia. dan sandiwara untuk melewati waktu yang luang. dan idam-idaman semua umat manusia. dan dharmasastra. Bila demikian adanya maka aliran ini bertentangan dengan fungsi sastra itu sebagai pencatat sejarah. Dia menyebutkan bahwa sastra Indonesia adalah sastra yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Tiap sajak pada hakekatnya adalah perwujudan keinginan. semisal kitab negarakartagama. arthasastra. Kedua. Dr. Senada dengan diatas. Begitu juga bila ditelisik dari asal kata sastra itu sendiri (sangsekerta) maka sastra berarti huruf . kita membaca sebuah hasil karya sastra bukan sebagai pelewat waktu yang lapang melainkan juga oleh karena kita secara sadar memang ingin mengetahui apa yang terjadi dengan seseorang atau beberapa orang tertentu. Prof. sajak. Tak salah bila selama ini konsepsi pikiran kita selalu berkata bahwa sastra adalah yang indah dan romantis. Sapardi Djoko Damono selaku presiden sastra Indonesia yang juga mantan dekan fakultas sastra Universtas Indonesia yang kini berubah menjadi fakultas budaya mendefinisikan sastra sebagai sebuah kegiatan berbahasa. malahan mereka mengatakan bahwa sastra adalah pembantu khusus bahasa. bahkan al-Qur’an dan hadits. layaknya Nio Joe Lan dan aliran formalisme rusia.oleh : admin Oleh: Hamid Afif Mencari definisi sastra sama sulitnya dengan mencari jarum jatuh di tumpukan jerami. Padahala ketiga kitab itu adalah kitab-undang-undang. Tak salah bila kemudian ada yang bilang bahwa sastra adalah cerminan ide dalam bentuk tulisan atau karyaSeperti halnya dengan apa yang diungkapkan oleh Nio Joe Lan. sajak. . pengharapan. khayalan. dan sandiwara mempunyai dua arti. Dari pengertian ini berarti sastra adalah sebuah karya dalam bentuk tulisan. aliran formalisme Rusia juga sependapat bila sastra diartikan demikian. Makanya membaca novel. 12 Agustus 2008 20:04:10 . Sebab karya sastra tidak hanya terbatas pada keindahan dan romantisme belaka.

foto dan lain sebagainya. Sastrawan Indonesia yang bisa dikategorikan kedalam aliran modernisme adalah W. suara (audio). Tidak ada yang bisa disalahkan. tapi bahasa(dalam arti luas). pemahaman. Dengan demikian bisa dimaklumi jika dikemudian ada macam dan corak warna sastra yang begitu banyaknya. melainkan juga bisa melalui alat atau media yang lainya. dan modernisme. ilustrasi puisi. khariji (ekstrinsik) dan dakhili(intrinsik). dalam sastra modern yang diwakili oleh Shake Spear lebih menekankan pada makna bahasa ketimbang keindahan struktur kata. romantisme. Seperti definsi yang diungkapkan Enrique Anderson Imbert dalam muqadimah Manahiju alnaqd al-adabi. Ini semua disebabkana karena pengaruh Plato yang sangat dominan. Bila sudah demikian. formalisme. Atau bisa juga audio-visual layaknya sebuah film. maka hal yang diusung dan dijunjung tinggi dalam karya-karyanya adalah keindahan bahasa. Dua Unsur Pembangun Sastra Mahmud Tsanie dalam buku Bahasa Indonesia-nya menjelaskan bahwa unsur yang mempengaruhi sastra banyak sekali. sandiwara dan cerita. Intinya sastra bagi penulis adalah ekspresi bahasa sebagai perantara. Aliran-aliran inilah yang kemudian membawa ideologinya masingmasing. lukisan karikatur. Hal ini sesuai dengan apa yang dijelaskan Enrique Anderson Imbert. surealisme dan lain sebagainya. Yang pasti kedua-duanya sangat berpengaruh dalam sebuah karya sastra. Sastrawan dalam satu waktu tertentu biasa dipanggil pujangga. Selain itu. Mereka dengan .S Rendra. Beda dengan aliran formalisme. dan keyakinan yang dianut. ideology yang dibawa dan diusung dalam karyakaryanya adalah hal-hal yang berbau sosial. karena apa yang mereka perbuat berdasarkan apa yang mempengaruhi mereka. penulis lebih suka memaknai sastra sebagai ekspresi terhadap sesuatu dengan atau tidak memakai tulisan. Atau bisa jadi karena kondisi politik. Dengan unsur yang membangun tersebut kemudian lahirlah apa yang dinamakan aliranaliran sastra. Bisa dari budaya dimana sastrawan itu tinggal yang kemudian berpengaruh terhadap karya sastranya. Semisal cerminan ide direfleksikan dalam bentuk gambar (visual). ideology. Seperti aliran marxisme. Bisa juga karena kondisi geografi yang kemudian memberi corak sastra. bahwa unsur pembangun sastra ada dua. Namun bisa jadi unsur yang mempengaruhi adalah pola pandang.Seiring dengan berjalannya waktu maka alat atau wahana untuk mengaktualisasikan segala cerminan ide dan pikiran tidak hanya terbatas pada bahasa yang direfleksikan dengan tulisan saja. Dari beberapa pengertian diatas. Tokoh seperti ini bisa dinisbatkan kepada Hamzah Fansuri yang mana sajak-sajaknya selalu mengikuti kaidah dan rima akhir. apakah masih layak jika definisi sastra diartikan sebagai cerminan ide dalam bentuk tulisan? Jawabannya ada benak masing-masing. Di Rusia kita tahu aliran marxisme. Di Indonesia kita mengenal aliran realisme. baik terpengaruh dari unsur intrinsik atau ekstrinsik. Dari beberapa unsur tersebut bisa dirampingkan menjadi dua unsur yakni unsur ekstrinsik sastra dan unsur intrinsik sastra.

Lain halnya dengan yang bergerak dalam wilayah ekspresi. Pada tataran ekpresi. Dan sekarang ini sedang marak-maraknya. “keindahan mutlak hanya terdapat pada tingkat dunia ide-ide yang mengatasi dunia ilahi. Seperti telah disinggung diatas bahwa unsur intrisnsik (ideologi) sangat berpengaruh terhadap sebuah karya sastra. sastrawan yang dipengaruhi oleh unsur intrinsik (ideologi) cenderung menggunakan sastra sebagai “kendaraan kebenaran” yang mereka anut dan mengesampingkan yang lain. Hubungan pertama yang paling jelas antara sastra dan agama adalah kenyataan bahwa banyak karya sastra yang merupakan ungkapan penghayatan seseorang terhadap Tuhan. yang tidak langsung terjangkau oleh manusia tetapi paling banter didekati lewat pemikiran. wilayah aprsesiatif yang bergerak dalam bidang apresiasi sastra. khususnya ditanah air.seenaknya memperkosa bahasa secara kreatif. Sebenarnya bila mau ditelisik agak jauh maka kita akan menemukan beberapa hubungan antara agama dan sastra seperti dikatakan Hamdan dalam esai sastranya di Cybersastra. romantisme. Dalam banyak hal. Kadang bahasa yang menurut kita adalah bahasa yang sudah jelas makna dan maksudnya. Ini sesuai dengan apa yang diungkapkan Plato. Rahman dan Ahmadi Thoha mengatakan bahwa tingkat paling artistik sebuah karya sastra bila bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sulit dimengerti oleh pembaca. Tapi siapa yang menyangka bila kata harimau di situ berarti manusia. Biasanya mereka yang bergerak dalam wilayah ekspresi adalah pekerja sastra sekaligus penikmat. dan adanya pemikiran hari ini adalah karena adanya pemikiran hari kemarin. Menggunakannya sesuai dengan apa yang jadi imaginasi mereka. dan seterusnya maka dalam beberapa tahun terakhir ini muncul sekte sastra baru beridiologi ajaran agama (Islam). Kalaupun bisa mencerna apa maksud yang terkandung didalamnya harus mengerutkan kening terlebih dahulu guna mendalami makna apa yang dimaksud oleh penulis. tapi memang begitu kenyataanya.” Sebagai contoh kasus adalah sajaknya Muchtar Lubis yang berjudul harimau. Pertama. unsur pembangun yang paling menonjol dalam karakter karya sastra adalah unsur intrinsik yang dalam hal ini ideologi. wilayah sastra dibagi menjadi dua. adanya kosong karena adanya penuh. Kedua. Dalam dunia sastra. Seperti halnya sejarah telah mengatakan. Semua orang pasti akan mendefinisikan kata “harimau” sebagai seekor hewan. wilayah ekprsesif yang bergerak dalam bidang ekpresi. Kalau dibelahan dunia lain kita mengenal sastrawan humanisme. Dia memaparkan hubungan antara agama dan sastra sebagai berikut. Biasanya yang bergerak dalam wilayah kedua ini adalah penikmat dan pemerhati sastra.” Islamisme Sastra Adanya hari ini karena adanya hari kemarin. bukan berarti menafikan yang lain. Beda dengan sastrawan yang memang memfungsikan sastra sebagai “pernyataan suatu perasaan tergerak. Tak berlebihan bila sastrawan kaliber Jamal D. Hal yang demikian itu sah-sah saja karena sebagai sistem komunikasi dan alat ekspresi bahasa antara lain memiliki sifat arbitrer (manasuka). ditangan para sastrawan bisa digubah dengan penafsiran sastrawan itu sendiri dengan indah. Hubungan . sosialisme.

bila karya sastra diakui bernilai pada suatu tempat dan waktu maka pada saat yang bersamaan juga harus diakui bernilai ditempat lain. sedangkan pengarang yang lain menganggap karya sastra bebas dari pengaruh agama. Dari hubungan diatas setidaknya kita bisa mengadakan beberapa pendekatan dalam rangka mengharmoniskan gesekan antar aliran. harus bersandar pada nilai-nilai dogmatis. Seperti telah disinggung diatas. Selain relative juga absolute. Kemudian perspektif. Pembaca yang berorientasi pada agama. siapa saja yang akan memberikan keterangan secara ilmiah mengenai keterkaitan sastra dengan bidang lain. Dan ini menjadi penting karena karya tersebut merupakan potret dan konsep ideal yang diinginkan pengarang. Tidak terkungkung oleh apa adan siapa. Tidak melulu hanya dari satu model. dalam artian sastra dianggap sebagai sesuatu yang berdiri sendiri. Masyarakat sastralah yang akan memberikan penilaian karena kebesaran karya sastra ditentukan dengan kriteria di luar estetika. Yang ketiga adalah mimietik. misalnya agama. karya sastra dipandang sebagai ekspresi pengarang. Pendekatan yang pertama adalah pendekatan ekspresif. Dan yang terakhir adalah pendekatan objektif. Ini yang tidak bisa. Bagaimanapun. Ini juga mengundang kerawanan. sebagai sebuah pengetahuan ilmiah. Pendekatan yang kedua adalah pendekatan pragmatik. Maksudnya adalah. Tapi ketika harus dibenturkan dengan pendekatan objektivitas maka akan ditemukan garis singgung yang bisa jadi dapat membuat kelompok lain tidak enak. Keempat. banyak pengarang yang tetap menjadikan agama sebagai patokan. dalam menciptakan karya sastra. karyanya tetap harus mengandung nilai-nilai estetika dan sesuai dengan konvensi sastra. keenam. Yang dimaksud pragmatik disini karya sastra dipandang sebagai sarana mencapai tujuan pada pembaca. harus dipandang dari berbagai macam sudut dan pola pandang. ada sebuah pemahan bahwa karya sastra dianggap sebagai kendaraan kebenaran pengarang. Ketiga. Perbedaan pendapat ini mengakibatkan terjadinya perbedaan pendapat di kalangan para sastrawan dan ahli sastra. Dengan demikian. pembaca karya sastra menggunakan cakrawala harapannya dalam memahami karya sastra. harus pula memahami ilmu sastra. karya sastra dipahami sebagai tiruan alam semesta atau kehidupan. bisa dikatakan bahwa pengarang itu taat beragama atau tidak. Dari empat pendekatan diatas antara agama (Islam) dan sastra tidak ada masalah berarti. Ini juga tidak bisa karena bisa jadi dogma Islam akan berseberangan dengan dogma lain. ilmu sastra. tentunya mengharapkan karya sastra itu tidak menentang agama (dalam arti agama formal) sehingga penentangan agama lewat karya sastra akan mereka tanggapi secara negatif.yang kedua adalah penggunaan simbol-simbol berupa kosakata yang sudah umum dipakai dalam kehidupan beragama sebagai tanda-tanda dalam karya sastra. Kelima. . Karena kecenderungan pendekatan objektivisme mendorong pada penilaian relative. memiliki peran memberikan penjelasan ilmiah mengenai kaitan sastra dengan bidang-bidang lain di luar sastra. misalnya agama.

Wallahu a’lamu bil shawab. Biarkan hubungan kelembagaan sastra yang membidani lahirnya aturan dan konvensi-konvensi sastra.Dengan demikian jelaslah bahwa pemaksaan satu ideologi terhadap sastra dan mengesampingkan yang lain hanya akan membuat yang lain merasa tidak dianggap dan bahkan mengundang persengketaan dan dan perebutan wilayah garapan sastra. Sastra bukanlah agama tapi agama bisa menunggangi sastra sebagai kendaraan kebenaran agama. Tapi tidak sepatutunya menutup diri dengan yang lain. pembaca karya sastra mau tidak mau harus sudi kiranya meluangkan waktu sejenak untuk menilai sebuah karya sastra. Dan pembacalah sebenarnya objek dari karya sastra. apalagi acuh dan merasa diri paling baik diantara yang lain. Ini yang seharusnya dijauhi karena semestinya antar sesama yang bekerjasama dalam kesamaan harus beda dan bersengketa hanya gara-gara masalah yang sebenarnya tidak harus dipermasalahkan. Kritik Insani Pada akhirnya pembaca yang akan menilai sebuah karya sastra. Kalau bisa tidak usah pakai symbol atau petunjuk-petunjuk agama unutk mengantarkan sebuah nilai pada para pembaca. Pakai ataupun tidak pakai ideologi agama sastra akan tetap ada. Dan sastra tidak akan pernah sirna selama orang masih bergelut dengan dunia ekspresi bahasa. Idealnya mungkin begitu tapi pada kenyataannya sastra memang memberi kesempatan pada siapa saja untuk melakukan penjajahan wilayah dan karena penjajahan serta pencaplokan suatu wilayah akan menjadikan sastra semakin melebar sayapnya kemana-mana. kirim ke teman | versi cetak . Yang semakin lama semakin menimbulkan warna warni dalam sastra itu sendiri. Dari uraian diatas maka sebisa mungkin untuk tidak menggunakan simbol-simbol agama untuk sebuah kepentingan. tapi untuk ikut memberikan sumbangsih kritik konstruktif terhadap hasil karya pekerja sastra. Maka. karena sastra adalah sastra. Harus diingat bahwa masyarakt sastra kita membentang luas dari barat ketimur dan dari utara ke selatan dengan berbagai varian komunitas. Sekedar memberikan penilain dengan pendekatan mana yang ia kehendaki. yakni dengan cara memasukkan nilai saja tanpa bajunya sekalian. Bukan untuk apa. Kita menggunakan cara lain. Sedari itu makanya bagi segenap pengrajin dan pekerja ekspresif sastra untuk tidak sembrono menggunakan petunjuk-petunjuk agama (Islam) dalam berkarya. Harus hati-hati dalam mengolah kata agar yang lain tidak merasa asing dan terasing dengan idiom kosa kata baru. Agama tidak usah diperturutkan. Selain memang tidak ada secara de facto sebuah aturan yang melarang untuk begitu itu. Kalaupun harus menyampaikan ideologi maka sudah seharusnya tetap menghargai yang lain dengan tidak membuat kapling sastra tersendiri.

Ambang Percaya dan Tidak Percaya Puisi-puisi C Anwar Cermin Disiplin Kerja .Berita "Sastra" Lainnya Kenangan Ku Tradisi Sastra Lisan Mulai Terlupakan Cinta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful