P. 1
RAUDAL TANJUNG BANUA

RAUDAL TANJUNG BANUA

|Views: 941|Likes:
Published by La Ode Arfan Dedu

More info:

Published by: La Ode Arfan Dedu on Mar 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2013

pdf

text

original

Jalan Puisi , no.

23
• Flickr Photos

More Photos

• Awan Kategori

Gang Rumah Para Cerpenis
• Komentar Terakhir
Esha Tegar Putra on puisi untuk acara diskusi “Per…

gang rumah

para penyair halaman esai Kliping Sajak Sajak-sajak Buat Beberapa Nama sajaksajak yang sudah terbit sajak perjalanan Sesuatu Apa Saja Sesuatu Tentang Kampung Sesuatu yang Dikirim kawan Tidak terkategori

Esha Tegar Putra on Cerpen Umar Kayam

Cicy on Cerpen Djenar Maesa Ayu

faisal Tanjung on Rekonstruksi Tarekat Syattariy…

gibic on Cerpen Umar Kayam


September 2008 S S R K J S M « Feb Okt » 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

September 2008 S S R K J S M 22 23 24 25 26 27 28 29 30

• Arsip
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Juni 2009 Mei 2009 Maret 2009 Februari 2009 Januari 2009 Desember 2008 Oktober 2008 September 2008 Februari 2008

• Tulisan Terakhir
○ ○ ○ ○ ○

puisi untuk acara diskusi “Perpuisian Mutakhir Sumatra Barat” di Komunitas Seni Intro, Payakumbuh, pkl 4 sore hari Sabtu tgl 13 Juni 2009 714 Sajak-sajak Esha Tegar Putra, Koran Tempo, Minggu, 15 Maret 2009 Sajak-sajak Esha Tegar Putra, Koran Kompas, Minggu, 12 April 2009 Lawakan Budaya dalam Kotak

• Blog Stats
○ 38,081 hits

• Halaman
○ ○ ○ ○ ○

Beranda Tamu Kandangpadati Kliping Perca Perjalanan Tentang Saya

• Klik tertinggi
○ ○

pecandubuku.blogspot.com djenar.com

irapuspitaningsih.blogspo…

• Tulisan Teratas
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ •

Cerpen Djenar Maesa Ayu Cerpen Putu Wijaya Cerpen A Mustofa Bisri Cerpen Gde Aryantha Soethama Cerpen Raudal Tanjung Banua Cerpen Puthut EA Cerpen Sunlie Thomas Alexander Cerpen Wildan Yatim Cerpen D. Zawawi Imron Cerpen S Prasetyo Utomo

VodPodPod

Man in a Blizzard 58 views 29 Dec 10 01

NY's Dumbest; NYC sanitation workers destroy a Ford Explorer 59 views 29 Dec 10 02

December 2010 Blizzard Timelapse 383 views 27 Dec 10 03 Trololo Full Version 660 views 22 Dec 10 04 Vegan Meal Time is Like Epic Meal Time With Glasses 527 views 22 Dec 10 05 follow me on vodpod » .

Ismanto Andy Hardiyanti Hastuti Arif Rizky Belajar Wordpress Binhad Nurrohmat blog nekatz Catur Stanis chairan hafzan yurma damhuri muhammad danau puisi Danuedan Si manusia Goblok Deddy Arsya Dedy Tri Riyadi Dewi Penyair Dian Yunita Djenar Maesa Ayu Dony P Herwanto Eko Putra fahmi amrulloh .Previous 5 Next 5 • Top of Form Pencarian: Jalankan Bottom of Form • Daftar Blog ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Aan Mansyur abdullah khusairi Adi Toha Adi Wicaksono Agus Noor An.

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Faiz Ketjil feni efendi Fina Sato Gunawan Maryanto Hasan Aspahani Hudan Nur Icha P’Mails Indah Suryana Indrian Koto Joko Pinurbo Joni Ariadinata Jusuf An Komang Ira Puspita Ningsih Komunitas Rumah Teduh Komunitas Untuk Indonesia M. Badri Mantagisme: Mak Naih Muhidin M Dahlan Mujibrur Rohmah Mustafa Ismail Mutia Sukma Nanang Suryadi Ndari Nilna R Isna Nirwan Dewanto Ook Nugroho Pakcik Ahmad PANDAPOTAN MT SIALLAGAN penulis muda Pinto Anugrah Rahmadanil P’Mails Ramon Damora Ridwan Munawwar Riki Dhamparan Putra .

17 April 2005) SOPIR itu masih bangun. Kampung yang tak bernama. Benar. dan Bis yang Berangkat Cerpen Raudal Tanjung Banua (Dimuat di Suara Karya. Tak tahu. Aku bahkan asing dengan tempatku berada. Ketika kemudian aku terbangun oleh rem mendadak yang cukup menyentak dan mengejutkan. si tukang gambar Rozi Kembara rumah teduh Sangdenai sastra indonesia universitas andalas Sayyid Madhany Syani Seno Gumira Ajidarma Sobirin Zaini Sriti. di bangku serap di samping sopir. Selebihnya hanya kampung yang tidur tenteram. Sungguh aneh perasaanku saat terjaga. dan sopir itu masih terus terjaga. Sudah sampai di mana? Aku duduk di muka.com Sunlie Thomas Alexander Timur Matahari Ts Pinang Wayan Sunarta Widzar (sireum) Y. pasti hanya . Entah apa. tiba-tiba aku merasa telah kehilangan sesuatu. mungkin pula tidak tenteram. Semua orang telah tertidur. 7:20 am Diarsipkan di bawah: Gang Rumah Para Cerpenis Seorang Sopir. di tepi jalan yang legam. banyak yang bilang padaku selama perjalanan. aku telah kehilangan sesuatu. karena bis yang dibawanya masih meluncur di jalan raya.○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ rio sadja. aku tidak tahu posisiku di mana. Sesuatu yang tak mungkin lagi kudapatkan. kecuali satu-dua lentera di rumahrumah yang sunyi. Thendra BP Yulisa Farma P’Mails Yusrizal KW Zelfeni Wimra Zulmasri Cerpen Raudal Tanjung Banua September 20. susah-payah kukenali. sebaik sang sopir mendapatkannya. apa gerangan tadi di tengah jalan hingga sopir mendadak ngerem. Sebagai misal. tentu saja. dan pemandangan ke depan terlihat terang-benderang. 2008. Berarti benar. Tapi tak satupun ada penanda yang dapat kubaca atau dengan segera kukenali. Seorang Penumpang.

Dan sebagai orang satu-satunya yang bangun. Rahangnya tidak terlalu tegas. di jalanan Sumatera. katakanlah untuk mengetahui keadaan penumpangnya. Bukankah aku telah kehilangan banyak hal gara-gara kantuk dan lelah. tapi irama putaran rodanya masih terjaga-berkat sang sopir yang bersetia. dan selalu saja ada penumpang yang naik-turun. Akulah penumpang satu-satunya yang kini bangun bersama dia. maka yang paling tampak menonjol adalah hidungnya yang mancung tapi agak bengkok sedikit seperti paruh burung gagak atau kakak tua. bahkan dengan kemeja coklat tanah yang agak kebesaran. Sedang kondekturnya pun tak mungkin bangun. hatiku sukar diajak berdamai. tangannya bergerak dan bekerja. oleh kantuk dan bosan. Jika aku naik bis dari Yogya ke Surabaya atau YogyaJakarta. Tapi. Sebab sepanjang jalan yang dilalui tiada lain kota demi kota. bahkan penumpang pun tak bisa benar-benar tertidur karena selalu ada teriakkan kondektur yang membahana. Ada memang beberapa kali ia menoleh ke samping kirike arahku!-tapi entah mengapa aku selalu memilih pura-pura tidak peduli. Dengan suasana semacam ini. kepala terkulai. Karena memandang dari samping. Entah mengapa. Apakah ada kendaraan lain yang terlalu menyorong ke tengah? Apakah sebuah lobang. kuduga sang sopir tidaklah sendirian karena ia punya hiburan. Tanpa banyak merokok (gampang disimpulkan ia bukan perokok berat) yang biasanya jadi alasan buat begadang. malah cemburu dan iri yang terus kurasakan. lihatlah. Tak ada kopi. sehingga membiarkan semua berlalu begitu saja? Tapi. mengingatkan aku pada gambar nabi yang disalibkan. Dan tampaknya ia pun benar-benar tak peduli. Tiba-tiba aku merasa cemburu kepadanya. ia terkesan lebih kurus. Begitu pula sepanjang jalan. Sudah berapa jarak ditempuh sang sopir. apalagi alkohol yang kulihat. jalan yang membelah kampung dan kawasan hutan. Tapi tak ada tanda-tanda tubuh itu akan menyerah oleh jarak dan waktu. begitu sabar untuk bertahan. atau jembatan rusak yang lantainya menganga. mestinya aku bersikap tenang karena apa bedanya aku dengan sang sopir? Aku toh menyaksikan juga pemandangan yang sama. tak jauh beda dengan bahu atau bagian tubuhnya yang lain. Apalagi dimalam hari. kuduga bahkan tipe-nya sudah tak ada. sopir selalu memiliki hiburan sendiri dengan saling berkejaran sesama bis malam. Hanya jalanan lengang yang mereka hadang. Tak ada kawan berbagi. begitu lurus menatap ke depan. Akibatnya. tanpa harus merasa kehilangan. tidak sopir itu. dan menyalip dengan liar. berapa kampung dan kota yang ia lewati- . Tapi tidak. hanya air putih dalam botol mineral dan sesekali saja diteguknya. Aku pandang wajahnya dari samping. ia masih bangun! Ya. tidakkah kantuk dan bosan itu telah terlipat di raut wajah? Sayang. atau sesuatu yang melintas tiba-tiba? Mungkin makhluk halus yang suka menggoda-sebagaimana jamak kudengar di kampung-atau setidaknya seekor babi menyeruduk mendadak? Mungkin harimau kumbang yang ke luar dari hutan di kiri-kanan jalan. tempatnya singgah di banyak terminal. dengan kesunyian seperti itu. kondektur tak mungkin ikut tertidur. berselisih dengan macam-macam kendaraan. ia jarang berpaling. tidur adalah dunia yang damai dan tenteram-kubaca dari raut wajahnya yang kelelahan. aku merasakan mereka sungguh sendiri. Lihatlah. untuk sekadar membunyikan klakson sebagai bentuk tegur-sapa. Ya. aku merasakan ia terlihat lebih tenang mendapatkan apapun sepanjang perjalanan. Atau. jarang berselisih dengan kendaraan lain. sesekali saja bersirobok dengan kendaraan lain. entah mengapa. matanya terbuka. boleh dikatakan sopirnya tidak sendirian. Entah. Namun. Situasi ini benar-benar membuatnya sendirian. di mana juga tak seorang pun yang peduli kepadanya. sehingga aku tak bisa tahu sepenuhnya raut wajah itu. ia terlelap dalam posisi yang sangat menyedihkan: tubuhnya tergayut di dinding pintu. Tak ada musik. sebagaimana ia tidak peduli pada penumpangnya yang lain. dia seorang. Aku teringat bis-bis di Pulau Jawa.dia yang tahu. bis ini sudah tua.

penumpang lain yang mendengkur dan bermimpi. Bukankah menguap. dan disimpannya sendiri dalam kepala. Tapi karena kami percaya pada hari baik. Ia pun tidak peduli dan dengan segera aku menyesali diri: jangan-jangan aku hanya mengganggu konsentrasinya. Kadang aku berpikir. semasa bersekolah di kota kabupaten atau sesekali ke ibukota provinsi. sudah bertahun-tahun aku tidak pulang. Semua kejadian ia saksikan. Satu-satunya bis yang kami tunggu. pada hari-hari tertentu seperti Senin dan Minggu akan penuh.dengan mata terbuka? Semua panorama miliknya. aku merasa tolol dan dungu. Maka tidak apalah agak sedikit malam. aku akhirnya menaiki bis dari Bengkulu. Daerahku memang unik. aku selalu melewati jalan ini. istriku-yang tertidur sambil memeluk Tsabit. tapi radius sekian meter di kedalaman sudah berlobang dan bolong-bolong. Kupikir tidak efektif. Paling mereka hanya akan terjaga. Selepas itu. BIS terus berjalan. Maksudku. Rupanya ada helat khitanan atau kawinan yang menanggap organ-tunggal. jangan-jangan hutan rimba di kiri-kananku sudah tidak lagi dapat dipercaya. aku masih belum mengenali daerah yang dilalui dan dengan susah-payah harus kuusahakan sendiri. menemaninya? Adakah ia tahu dan peduli? Aku sengaja membuat gerakan menggeliat dengan mengangkat tangan untuk memancing perhatiannya. hanya memanjang di tepi pantai ratusan kilometer dari Tapan hingga Tarusan. tentu saja. bagaimanapun identik dengan tidur? Ingin aku mengajaknya bercakap. jurang dan ngarai yang berbatasan langsung dengan lautan. tapi kapal laut dari Teluk Bayur baru akan berangkat pagi hari. mungkin dengan bertanya sesuatu entah apa. Dan malam itu. Diapit Samudera Indonesia dan diapit Bukit Barisan. Biasanya kesenian tradisional rabab semalam suntuk dengan kaba atau lagu-lagu daerah yang hiruk-pikuk. Sedang aku? Aneh. aku ingin ke kota Padang dengan naik bis agak siang. aku yang berangkat petang Minggu malam Senin-yang dipercayai sebagai hari baik buat perjalanan jauh tidak kunjung mendapat tumpangan. Dalam kelam. sehingga aku bisa menjaga kantukku melihat kampungkampung yang masih bangun. Tapi. Tapi kini orang telah meninggalkan tradisi itu dan memilih organ tunggal yang . Hanya di kejauhan dapat kusaksikan cahaya lampu bagan (kapal kayu penangkap ikan) bagai ribuan kunang-kunang nun ke ketengahan-laut yang tak berwatas. dan itu sudah larut sekali hanyalah bis dari Selatan. Bukankah ada aku yang berjaga. transportasi agak jelek. kasihan sesungguhnya mereka-Tsabit dan Ida-jauh-jauh kuajak pulang dari Jawa dengan keadaan cukup menderita. aku lupa. kemudian pasar yang hanya ramai sekali sepekan. saat bis telah berhenti. Laut bergemuruh di sisiku. Selepas hutan rimba. mungkin di sebuah warung nasi atau di sebuah kota kecil sehabis jalanan menurun dan mendaki. Sebenarnya dengan jarang pulang. tak satu kalimat pun dapat kuucapkan. Tapi sebenarnya ia tak lagi sendiri. tepatnya dari Bengkulu atau Sungaipenuh. kami memasuki sebuah kampung yang penuh dengan orang-orang. ya. kemudian tanjakan dengan jalan berkelok-kelok. Dulu. tapi mengisyaratkan keterjagaan. nanti. di bangku serap di samping sopir. Padahal benar. di bagian sisi jalan saja yang terkesan lebat dan dibiarkan apa adanya. Bis terus berjalan. Ah. tapi ia tak hirau sama sekali. dan sopir itu masih bangun. Sebab hanya ada satu bangku kosong yang sudah ditempati Ida. kami tak perlu menunda perjalanan. Maka benar. Bis jalan menanjak. Juga orang-orang itu. mungkin menanyakan sudah sampai di mana! Tapi sialan. kita akan bersua kampung-kampung yang tiba-tiba membuka pepat hutan. Berangkat dan pulang adalah perjalanan yang menyenangkan karena pemandangannya sangatlah mengasyikkan. membuat hamparan daratannya tidak terlalu luas. Aku duduk di muka. Lalu aku menguap dengan menekankan pada efek yang sebaliknya: menguap bukan pertanda ngantuk. Maklumlah. O. anak semata wayangku yang sebenarnya sedang sakit.

bagaimana ia bisa menumpang bis yang tidak ia kenali? Tapi. kita bertatapan. aku tersadar telah sampai di Siguntur. dalam diam. Hei. Dua orang bercakap-cakap di sampingku. sebuah daerah yang banyak rumah makannya dan biasanya bis-bis berhenti di sini untuk berbagai-bagai keperluan. Seperti malam ini. Sementara orang-orang di luar memandang ke dalam. Kini wajah itu bagai hadir menatapku dalam pulunan kain sarung. di balik kaca yang mulai mengabur oleh embun. Membuatku kian dipusing rasa asing. Beberapa di antara mereka tercengang sebentar. wajar saja karena mungkin ia naik di lain kota dan tentu tak sepenuhnya bisa . Sementara orang-orang yang berjoget. Kami bertatapan. Kondektur itu bahkan sudah serupa orang tergantung di dinding pintu. kulihat wajah mereka berubah aneh dan dingin dalam temaram cahaya yang jatuh redup dari plafon bis tua ini. Barulah ketika jalan sedikit menurun. aku merasakan tatapan itu kemudian berpindah ke dalam bis. lokan dan manik-manik sehingga wajah mereka seperti tersimpan di balik cadar. Wajah itu masih ngungun di balik pulunan sarung. sebenarnya banyak yang kita katakan. bis berhenti di sebuah rumah makan. kepada semua penumpang yang tertidur terbungkus stelan malam-jacket. turun dan melongo. ngorok bagai digorok. Kita bersetuju. menggeliat sebentar melepas penat badan. aku pun menatap matanya.membuat siapapun bisa berjoget di jalan-jalan. bagai menembus labirin kaca jendela. Pelan sekali bis yang kunaiki ini membelah kerumunan orang kampung yang sedang dihibur irama Melayu alunan orgen tunggal. sweeter. perpaduan rasa dingin. aku merasakan keasingan yang lain. orang-orang pun bangun dengan cara yang lazim: seperti orang bego. Juga Ida istriku. penuh tatapan aneh. Beberapa penumpang terbangun. pikirku. bukan? Kami pasti setuju. yang lain merokok di kedai. Yang kurus ceking bertanya dari mana dan hendak ke mana bis yang ia naiki ini. Beberapa dari telapak tangan itu tercetak agak kurus di kaca jendela. beradu pandang dengan mereka yang bergerombol di tepi jalan. Akupun menatap nanap di kaca. Kebetulan yang bernyanyi seorang perempuan bahenol yang bergoyang kiri-kanan tak ketulungan. kami bersetuju. menyeringai. Kusaksikan tatapan mereka yang di luar berpadu dengan tatapan mereka yang di dalam bis. tapi segera sadar dan terus memandang ke luar. bukan? Ya. juga Tsabit anakku. Dingin. atau selimut tebal. membeli minuman ringan sambil menonton kondektur mencongkel ban. Atau mencuri pandang pada perempuan penumpang yang entah mengapa di tengah suasana malam semacam ini terasa cantik belaka dan meruapkan semacam aroma seksual. sudah larut sekali. Aku melihat wajah semua penumpang seperti menyimpan penderitaan dan ketakutan. benci dan misteri. antara mereka yang tinggal dan mereka yang pergi. meninggalkan bekas berembun cukup lama. Bahkan ketika bis tiba-tiba lepas dari jebakan. Seorang lelaki berpulun kain sarung jelas menatap ke arahku. bukan? Tapi apa yang kita katakan? Tak satupun yang kami katakan. Tapi mereka tak hendak minggir ketika bis nyaris berhenti. lemah pasrah dan teronggok dingin di kursi-kursi yang kusam. terbebas dari tatapan aneh di luar jendela. sebagian berhenti. Seketika mengingatkanku pada karya seorang perupa di Yogya. Ada bahasa yang tak terucapkan. mengintip di jendela dan segera saja disergap irama Melayu yang membahana. Tapi. ah. Mella Jarsama namanya. Mereka menyadari sebuah bis terkepung di antara mereka-yang selama ini selalu ngebut-dan mereka seperti berebut menempelkan telapak tangannya ke dinding dan kaca bis. Aneh juga. lalu mencari kamar mandi sekadar untuk kencing-tanpa cuci muka-karena bukankah di bis yang melaju akan melanjutkan tidur lagi? Yang lapar dan punya duit makan. Sebagian bersorak-sorai tak jelas. Dan sebagaimana kuduga. Ia pernah berpameran dengan menampilkan sepasang orang terkungkung pakaian pelepah pisang.

dan aku melihat dirinya bagai seseorang yang tersesat. . menemukan menu-menu yang sulit kucecap. 2004-2005 Tinggalkan sebuah Komentar Like Be the first to like this post. Yang gemuk pendek bercerita bahwa bis berangkat jam dua dari Bengkulu. Bis menepi dan kondektur dengan gerak lamban menurunkan barang-barang kami. aku tetap tak mampu bercakap dengan sang sopir barang sepatah pun. Tapi seorang penumpang masih mengenangnya. sampai sekarang. Bis itu lalu akan meninggalkan kami. karena dalam bayanganku ia telah menjelma burung gagak ajaib yang tatapannya sedingin lakilaki berpulun kain sarung di tepi jalan. BIS kemudian melanjutkan perjalanan. istriku makan dengan lahap. bocor!” Ketika bangun suaranya keras dan menggelegar. Sopirnya yang berhidung bengkok seperti paruh burung gagak atau paruh kakak tua dinyatakan hilang. berderak-derak. Aku merasa ada yang bakal hilang.membaca nama dan tujuan. dengan perasaan asing. penuh debu. sebentar lagi akan menyaksikan lautan luas terbentang. nanti. dan tentu saja para polisi. sebuah bis Jurusan Bengkulu-Medan terguling di jalan. derak dan deru. Aku tahu. Sebagai sopir. aku juga cemburu kepadanya yang menyaksikan semua kejadian di sepanjang perjalanannya yang hening. bis akhirnya sampai di persimpangan yang kutuju. lantas menemukan rumah makan itu. untuk akhirnya terus ke Medan. dengan enteng menyebutnya melarikan diri. seperti biasa. “Sial. Dan aku akan turun di simpang Teluk Bayur. alam tiada berbatas. Aku minta berhenti. * Rumahlebah Yogyakarta. sebagaimana kau baca di koran-koran (aku juga membacanya sesampai di Tanjung Priok). tentu. dalam jarak dan waktu. diapit bukitbukit yang tak sepenuhnya terlihat dalam kelam. Tapi aku lebih percaya bahwa sang sopir yang sempat kukagumi sekaligus kucemburui sepanjang perjalanan itu. pasti aku tak bakal melupakan sang sopir yang entah mengapa tiba-tiba mengundang seluruh rasa dalam diriku. sopir itu telah membawanya laju. Di tangga ke kapal. tapi kudengar ada yang mendesis. saat tidur semua yang ada padanya sempurna ditelan beban dan lelah malam. Aku hanya memandangi Ida. menambah angin. ia akan singgah sebentar di terminal kota Padang. Berapa lama lagi ia harus bertahan? Ataukah ada yang akan menggantikan? Kondektur menurunkan ban serap. Tentu saja ia sudah sangat lapar. atau orang berkerudung serat batang pisang di sebuah pameran seni. Aku kasihan padanya yang bertahan dengan pemandangan itu-itu juga. Sampai detik terakhir ketika bis akan melaju. Aku masih asing sendiri. arah jalan ke pelabuhan. Sedang aku. aku menatap bis itu melanjutkan perjalanan. Kernetnya luka pada lambung. Sebab. sekaligus haru. dan akan terus ke Medan. Tapi. lidah yang kelu! Lalu. Entah mengapa aku kembali teringat sang sopir. Apalagi rumah makan itu di tengah hutan. mengucur darah. Fajar sebentar lagi menyingsing. tak lama lagi aku akan memasuki kota Padangjalan-jalan sudah kukenal berkat penanda rumah makan di Siguntur. Begitulah. Paruh bengkoknya terasa gemerincing dalam ingatan. dengan jarak waktu yang sama. Ah. Rasanya aku baru saja mendarat di ranah asing. Panjang dan jauh. Tak mungkin ia melarikan diri. bis itu telah berangkat. bahkan untuk sekadar mengucapkan terima kasih! Ah. tentu saja. dan si kondektur menggerutu. Betapa panjang perjalanan. bagai lokan kering dimainkan jari-jari Maut yang panjang. punya nasibnya sendiri. Badannya remuk masuk ke dalam sungai. cakrawala yang gaib dan ajaib di kejauhan. Sebagian percaya ia hanyut ke laut. musafir abadi.

Tinggalkan sebuah Komentar sejauh ini Tinggalkan komentar RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik .

wilayah-wilayah konflik menjadi seting emas para penulis cerpen. tapi simbolisme juga merebak di kalangan penulis senior. Kisah ajaib Seno itu tidak saja diikuti oleh banyak penulis muda. seorang wanita mengoleksi irisan telinga dari orang-orang yang masih hidup kiriman dari pacarnya. Danarto yang biasa menulis cerpen “wilayah-wilayah langit” yang tidak gampang disusun. Meski begitu. Fakta wilayah operasi militer itu (sekarang terpisah dari wilayah RI menjadi negara yang berdaulat) oleh Seno dituturkan menjadi cerita-cerita ajaib. termasuk majalah dan yang berlabel sastra. bukan sekedar mengikuti trend dan kecenderungan seleksi redaktur media massa. atau mungkin ratusan. Waktu itu media massa. Danarto mengisahkan mayat yang tidak diterima tanah. itulah mayat koruptor yang selama hidupnya perilaku korup berproses menjadi sesuatu yang tidak salah. cara bertutur tentang wilayah konflik itu. berkembang pada waktu itu. Barangkali benar kata Agus Noor. . strategi agar sebuah cerpen bisa lolos seleksi redaktur adalah dengan menulis cerpen berdasarkan peristiwa yang menjadi “headline” media massa. Raudal berkisah tentang seseorang penulis yang bertemu seorang gadis yang selalu menjilati perangko-perangko surat yang akan dikirimkan. penulisan cerpen berdasarkan fakta punya tonggak sendiri. kenyataan “fakta dan fiksi” itu kembali teringat ketika membaca 18 cerpen Raudal Tanjung Banua dalam buku Pulau Cinta di Peta Buta. Seorang saksi mata datang ke persidangan tanpa mata. Mereka menggali ide. Meski tema menggali fakta untuk fiksi menyemangati cerpen-cerpennya. menulis cerpencerpen berdasarkan fakta seperti dalam cerpen Jejak Tanah dan 7 Sapi Kurus Memakan 7 Sapi gemuk. juga salah seorang tonggak percerpenan Indonesia. Raudal Tanjung Banua tentunya mengenal trend penulisan cerpen waktu itu. Pada dekade 1900an itu. terjadilah dialog seperti ini. membawa pengaruh bagi cerpenisyang berkembang pada waktu itu. Setiap dikuburkan mayat itu muncul lagi ke permukaan. Sulawesi. Salah satu titian popularitas Seno adalah buku kumpulan cerpen Saksi Mata yang hampir semua cerpennya berseting Timor-Timur. Raudal mandiri untuk banyak hal. konflik yang disandang tokoh cerita. Wilayah-wilayah itu barangkali tidak digambarkan secara saklak. Dalam “Jejak Tanah”yang kemudian dinyatakan menjadi cerpen terbaik di sebuah harian Jakarta. mengingatkan pada wilayah-wilayah seperti ini. Jakarta. Timor-Timur. Dalam cerpen “Elegi di Kantor Pos” yang membuka buku terbitan Jendela itu. Trend peristiwa simbolis tidak begitu memengaruhi. atau peristiwa-peristiwa nyata itu sendiri memang memaksa seorang cerpenis untuk menulis. Hampir semua cerpennya berseting wilayah-wilayah yang kita kenali sering menjadi berita media massa. membolak-balikan daya ucap. dan sebagainya. Aceh. kekumuhan kota. Barangkali puluhan cerepnis. kemiskinan desa. Tokoh yang tidak bisa dilupakan Seno Gumira Ajidarma yang lantang menyatakan “ketika jurnalisme dibungkam sastra harus bicara”. Apapun kecenderungan itu. Pilihan terhadap tema berdasar peristiwa faktual sendiri mempunyai alasan tersendiri. Cerpen Raudal termasuk realis meski imajinasinya mengalir deras. disinyalir lebih memilih cerpen-cerpen dengan latar peristiwa nyata dan faktual. Ketika gadis itu tahu orang yang perangkonya selalu dijilati itu seorang penulis. Apapun alasan seorang cerpenis menulis cerpen. Tapi plot yang disusun.“Cerita pendek dan realitas nyata” pernah menjadi pembicaraan hangat decade 1990-an. atau mungkin masih berlanjut sampai sekarang.

Kecuali cerpen “Elegi di Kantor Pos”. Ketika trend menulis cerpen mengarahkan para cerpenis muda menulis kekosongan makna dengan “kemegahan bahasa yang meliuk-liuk”. Cerpen “Purnama di Serambi” mengisahkan seorang wanita hamil yang menunggu suaminya di serambi. Cerpen “Tanah Harapan” mengisahkan serombongan imigran gelap dari daerah Lombok.”Menyerahlah wanita mata-mata. siapakah ia sebenarnya. apa maksudnya menguntitku? (hlm. betapa menyenangkan. Ada rasa humor nyantai. Dia berharap anaknya yang akan lahir disambut oleh ayahnya. perlawanan buruh kecil terhadap kekuasaan kapitalisme (cerpen Truk Berderak Membelah Kelam). sekarat dihajar dendam dan pertikaian…?” Aku merasa mual diserang malu. keseharian.4) Rasa malu itu yang mewarnai cerpen-cerpen Raudal. Hampir setiap malam wanita itu tidak bisa tidur. lapar dan derita. Tapi kusembunyikan. Tentu ceritamu dibaca orang banyak. akhirnya mereka mendarat tengah malam di wilayah Nusa Tenggara Barat juga. dan mengangkutnya ke penjara. menakjubkan. semua cerita Raudal biasa saja. daerah kerusuhan dua etnis atau golongan (cerpen Bis Berhenti di Kampung Lengang. bermaksud menyeberang ke Malaysia. Keluarga bahagia. Tapi yang datang malah sepasukan aparat yang langsung mengepung dan membentak. Percintaan Cinderella. sepanjang malam engkau tidak tidur!” Rasa humoris lainnya banyak mewarnai cerpen Raudal lainnya. daerah operasi militer (cerpen Purnama di Serambi. Tapi justru cerita sederhana itu kekuatan cerpen-cerpen Raudal. Tentu kau akan menulis tentang negeri yang rakyatnya miskin dan lapar. Bahasanya puitis. Pertemuan di Jakarta). Dia tidak mendramatisir menjadi cerita yang hebat. Bukankah ia seperti menyindirku? Aku tidak menulis tanah-tanah yang ditinggalkan. Selain ceritanya yang humoris. sepasukan tentara menyergap. Ceritaku selalu tentang negeri yang penuh warna. tapi ditipu makelar. ajaib. Tapi barangkali harus dimaklumi bahwa Raudal adalah seorang penulis puisi juga . meliuk-liuk juga. cerpen Raudal seperti menghindari hal itu. Seekor Kambing Mati Tergantung). Adakah ia tahu semua itu? Kalau begitu. kekuatan cerpen Raudal lainnya adalah bahasanya yang puitis. Cerpen”Seekor Kambing Mati Tergantung” mengisahkan seorang lelaki yang mau gantung diri. Tapi dia tidak berhasil karena ketika baru menggantung. Rendesvouz). dan kecenderungan sebuah cerita lainnya.“Kau tukang cerita? Oh. ada konflik. busnya dikepung sepasukan tentara. daerah konflik (cerpen Helena Da Costa. orang-orang yang kehilangan. tapi terasa lebih getir. kolusi pengusahapengusaha (cerpen Lembah Riang dan Kemilau Mata Air) dan sederet kisah tragis dari negeri yang carut marut. Cerpen “Bus Berhenti di Kampung Lengang” juga mengisahkan seorang sopir bus yang berhenti akan menemui ibunya. wah. Suaminya memang suatu hari “diambil” aparat entah untuk apa. ada plot. Karenanya dia menuturkan tentang pemerkosaan terhadap wanita etnis tertentu (cerpen Lengkung Pilu Terompet Waktu). menyuruh menyerah. realis. tapi masih mengikuti jalur cerit. Kemandirian Raudal Tanjung Banua terasa dalam mengolah cerita sebagai sudut pandang memotret sederet peristiwa tragis itu. Kalaupun dianggap sedikit melelahkan. kadang semangat berpuisi sering kepanjangan. dan kau dapat menuliskan gejolak hatimu karena ada tempat berbagi. Artinya.

perangkat semacam ini niscaya akan menjadi pembeda dengan cerpen umumnya. Apa yang mereka lakukan mencerminkan masih ada ruang eksplorasi yang luas bagi penulis Indonesia yang diuntungkan oleh. 16:18 WIB " Cerpen-cerpen di dalam buku ini memiliki keragaman ekspresi yang sungguh jamak. Raudal Tanjung Banua (Yogyakarta). Madura dan Minang di sini. pada 28-31 Oktober lalu—setelah TSI I (Jambi. Antologi Cerpen Temu Sastrawan Indonesia Sabtu. atas hasil rekomendasi tim kurator TSI III yang beranggotakan Abdul Kadir Ibrahim (Tanjungpinang). Timor. “Temu Sastrawan Indonesia III” (TSI III) di Kota Gurindam Negeri Pantun itu. Jika setia digeluti. Triyanto Triwikromo (Semarang). Tan Lioe Ie (Bali).Ujung Laut Pulau Marwah. namun sudah cukup menunjukkan bahwa lokalitas memberi kegairahan penciptaan Istimewa yang tak kunjung padam. 2008) dan TSI II (Pangkalpinang. lihat saja cerpen bermuatan lokal Betawi." Begitulah tulisan pada bagian atas sampul belakang buku “Ujung Laut Pulau Marwah” yang diambil dari Pengantar Kuratorial. Meski masih belum terlalu jauh dieksplorasi. “Sastra Indonesia Mutakhir: Kritik dan Keragaman”. Buku ini diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang dalam rangkaian sebuah hajatan budaya. Said Parman (Tanjungpinang). Hoesnizar Hood (Tanjungpinang). ragam budaya kita yang kaya. . Mezra E. antara lain. Joni Ariadinata (Yogyakarta). Syafaruddin (Tanjungpinang). Saut Situmorang (Yogyakarta). Cerpen warna lokal di antaranya masih tampak dijadikan andalan lantaran memang memberi banyak kemungkinan. 2009). Polllondou (Kupang). dan Zen Hae (Jakarta). yang diundang oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. Acara yang digelar bertepatan dengan Oktober sebagai bulan bahasa itu dihadiri para sastrawan dari kota-kota besar dan kecil di seluruh Indonesia. 04/12/2010. Melayu.

Dan jauh sebelum TSI III digelar. Sumatera Utara). Kalimantan Timur). Medan. Manan. yang karya monumentalnya. “Melawan Rumput” (Mustofa W. Caruban. “Kembalinya Anakku yang Hilang” (Endang Purnama Sari. “Djali-Djali Bintang Kedjora” (Chairil Gibran Ramadhan. dan Triyanto Triwikromo. MT. Banten). Medan. “Anggorok dan Anggodot” (Fahrudin Nasrulloh. Dari Tanjungpinang pula lahir tokoh bahasa dalam sastra klasik Melayu. dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang. atau karya rekan sastrawan yang lain. DI Yogyakarta). “Kabut Kembahang” (Arman AZ. “Seperti Natnitnole” (Benny Arnas. DI Yogyakarta). “Ujung Laut Perahu Kalianget” (Mahwi Air Tawar. Madiun. Said Parman. “Bai Liang” (Marsel Robot. Padang. dan “Kitab Pengetahuan Bahasa” (1859). “Babad Mejayan” (Beni Setia. yang menjadi kurator cerpen untuk “Ujung Laut Pulau Marwah”. Lampung). Sumatra Utara). Drs. Sumatera Selatan). ketika acara berlangsung. Suryatati A. Yogyakarta. tepatnya sejak akhir Juli 2010. Bandung. Kupang. Tanjungpinang. “Di Ujung Simpul Rafia” (Andri Medianyah. Hasyim. Sumatera Utara). Sulawesi Barat). Pematang . Sumatera Barat). Riau). Bandarlampung. Walikota Tanjungpinang. Pangkalpinang. Jawa Barat). lalu disusul “Bustan’l Katibin” (1857). NTT). “Lelaki dengan Kopiah Resam” (Koko P. Yogyakarta. “Lingkaran Luka” (Panda MT Siallagan. Serang. yang dikenal kemudian hingga hari ini sebagai Bahasa Indonesia. Yogyakarta. Merekalah yang menetapkan 33 cerpen karya 33 orang penulis untuk dapat tampil di dalamnya. “Gurindam Dua Belas” (1847). Karya mereka sendiri. Dan hasilnya. DI Yogyakarta). telah mengirimkan kepada 150 orang sastrawan yang diundang. Jawa Timur). Raja Ali Haji (17081783). Karya-karya tersebut disusun di dalam buku berdasarkan abjad nama para penulisnya. “Kisah si Pemotong Rumput [Seniman Plat Baja]” (Gol A. “Koleksi 932013: Fina Sato” (Fina Sato. Bhairawa. “Sandal Jepit Yong Dolah” (Maswito. Kepulauan Riau). Kota kecil nan indah ini dipilih lantaran sejak beratus tahun lalu mewariskan bahasa Melayu sebagai lingua franca (bahasa pengantar). Bangka-Belitung). Kepulauan Riau). NTT). Gong. Raudah Jambak. telah mengantarkan ia sebagai Bapak Bahasa Indonesia dan oleh Pemerintah RI kemudian dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2004. Jawa Timur). surat pemberitahuan berisi perihal sisik-melik TSI III disertai himbauan untuk mengirimkan karya puisi atau cerpennya lantaran akan dibukukan setelah melalui proses seleksi tentunya. Medan.Tampilnya Tanjungpinang sebagai tuan rumah bukan oleh sebab keberuntungan ataupun “sistem arisan”. “Kemarau pun Singgah di Kampung Kami” (Agustinus Wahyono. Abdul Kadir Ibrahim. “Pacar Elektrik” (Miral Shamsara Ratuloli. Tanjungpinang. “15 Hari Bulan” (Hasan Al Bana. Adalah Joni Ariadinata. “Semburat Petang di Lagoi” (Fakhrunnas MA Jabbar. Balikpapan. Pekanbaru. “Senandung Perih Dendang Saluang” (M. Raudal Tanjung Banua. Kepulauan Riau). Jombang. Kupang. “Hamsat Mencuri Jambu Klutuk” (Idris Pasaribu. Lubuklinggau. Hj. Mamuju. Tanjungpinang. yakni: “Tuan Guru Sulaiman” (Adi Alimin Arwan. “Setelah Rumah” (Indrian Koto. para peserta yang hadir sudah memegang buku berisi karya-karya itu. “Perempuan Petelur” (Igoy el Fitra. DKI Jakarta).

Lepas dari itu. NTT). Mantan wartawan. Sumatera Utara (5). Sumatera Barat). Sumatera Barat (3). “Ujung Laut Pulau Marwah” terbilang menarik lantaran memuat begitu banyak cerpen bernuansa lokal yang membawa nilai-nilai budaya etnik dari masing-masing sastrawan. hanya terjadi pada “kesempatan terakhir”. ilham bagi masa kini. “Malina Dalam Bus Tua” (Yetti A. yang berbabit. Jawa Barat (1). Daye. dan editor. Kalimantan Timur (1). Wajah keragaman Nusantara pun tercermin di dalam buku setebal 362 halaman ini. dengan sejumlah karya pemuncak. Batam. Kepulauan Riau (6). dengan masa itu. “Kecapi Terakhir di Malam Minggu” (Thompson Hs. Laora Arkeman. Namun sangat disesalkan terjadinya ketidaktelitian dalam hal penggarapan isi. DI Yogyakarta (3). McGlynn. Belinyu. hingga terjadi kesalahan penulisan nama yang sangat fatal pada dua orang sastrawan. Kepulauan Riau). Mungkinkah saat pengerjaannya nama kedua sastrawan ini mengingatkan penggarapnya pada drummer Gilang Ramadhan dan komedian Dorce Gamalama? Lantas dengan cara apa dan bagaimana orang-orang yang terlibat sebagai panitia dalam TSI III melakukan ralat atas hal ini? Pada bagian bawah sampul belakang buku “Ujung Laut Pulau Marwah” terdapat kalimat yang diambil dari Pengantar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang. MT selaku Ketua Pelaksana TSI III: Temu Sastrawan Indonesia (TSI) III/2010 yang dilangsungkan di Kota Tanjungpinang. Tanjungpinang. Banten (1). Lampung (1). Sumatera Barat). yang terdapat dalam bagian biodata). Kupang. dapat dipandang sebagai upaya menyigi kembali kejayaan sastra Melayu yang pada era Kerajaan Riau pernah meninggi dan memucuk. ternyata pada bagian biodata ditulis “Yos Gamalama”. “Chairil Gibran Ramadhan”. Padang. “Tetangga Baru” (Unizara.KA. Riau (1). Raja Ali Haji adalah salah seorang tokoh. berbabit adalah ikut serta/terlibat secara langsung atau tidak langsung) Penulis. pada daftar isi dan halaman dalam ditulis “Chairil Gilang Ramadhan” (penulisan secara benar. Chairil Gibran Ramadhan. lahir dan besar di Pondok Pinang. BangkaBelitung). “Kucing Tua” (Ragdi F. Maka buku ini sedikit-banyak berhasil menyodorkan fakta tentang sisi lain dunia kesusastraan Indonesia masa kini yang ternyata tak selalu dimenangi oleh cerpen-cerpen bernuansa nasional yang tidak kentara setting tempatnya. Sumatera Utara). Sumatera Selatan (1). “Musim Ikan” (Sunlie Thomas Alexander. dan NTT (4). dan “Air Mata Lelaki Tua di Barak Pengungsi” (Yoss Gerard Lema. Sedangkan “Yoss Gerard Lema” yang pada daftar isi dan halaman dalam ditulis sama. “Bentan” (Riawani Elyta. “Tanam Pinang Tumbuh Gading” (Pion Ratulolly. Cerpennya tampil di berbagai media nasional serta antologi bersama untuk pasar internasional terbitan The Lontar Foundation: “Menagerie 5” (ed. Dari daftar di atas dapat terlihat bahwa daerah kedatangan masing-masing penulis tidaklah sama jumlahnya: Sulawesi Barat (1). Kupang. (Catatan CGR: menyigi adalah sisipan atau celah. Drs. “Aroma Bangkai di Depan Rumah Mantan Penghulu” (Tarmizi rumahhitam. NTT). Padang. eseis. “Chairil Gibran Ramadhan” misalnya. 2011). Bangka-Belitung (2). Abdul Kadir Ibrahim. . Kepulauan Riau). Jawa Timur (2). DKI Jakarta (1). Kepulauan Riau). Jakarta Selatan. 2003) dan “I Am Woman” (ed. kini sastrawan. Sumatera Utara).Siantar. John H. Pematang Siantar. Tanjungpinang.

Berpikir Harus Visioner Nikmati berita terkini di handphone anda http://m. November 2010). “Stambul Panjak”. “Kahlil Gibran di Indonesia” (ed. Sebuah cerpen di dalamnya. kemudian oleh BLK Jakarta Selatan dipentaskan sebagai topeng betawi di Yogyakarta (Juli 2010).Antologi tunggal pertamanya “Sebelas Colen di Malam Lebaran” (Masup Jakarta. Orang Jawa. berisi 17 cerpen sastra bernuansa Betawi. RUAS. serta akan menyusul buku terbitan DKJ dari ajang “Panggung Sastra Komunitas” di TIM Jakarta (15 Desember 2010). Pinang. dan Award Pemkot Jakpus Gelar Atraksi Wisata Betawi Tempo Doeloe 23 Seniman Jaktim Wakili DKI Pentas Budaya di Bali Etnis Betawi akan Miliki Gedung Kesenian Sendiri Jangan Sampai Betawi Tergusur dari Kampungnya Sendiri.berita8. Akhir 2010 terbit 3 bukunya dalam antologi bersama: “Ujung Laut Pulau Marwah” (Antologi Cerpen Temu Sastrawan Indonesia III. Oktober 2010)—dengan kesalahan penulisan nama pada daftar isi dan halaman dalam (kecuali pada biodata).com . Tj. TERKAIT : Seniman Betawi. Eka Budianta. Oktober 2008).

Hanya beberapa jam lalu saja mereka bercakap-cakap di atas taxi bandara. Maka begitu sembuh. Ya. Ah. jatuh iba. tiap kali ia mencari tahu apa yang bergolak dalam batinnya (yang sesungguhnya tidak menyenangkan). jadilah mereka "pengantin malaria". anak semata wayangnya tengah bermimpi.• • • • • Home Tokoh Sastra Kumpulan Puisi Kumpulan Cerpen Download <p>Your browser does not support iframes. Ia menatap suaminya. toh semuanya rampung dengan cepat. terbenam empuk bangku beludru. dan suaminya terpejam dalam dengkur yang bebal. sebutlah "membayar hutang" kepulangan yang tertunda --o. berkah yang menuntaskan pertunanganan menjadi perkawinan seketika. Meski ia sendiri. tak apa. Ya. yang membawa mereka ke kantor travel. Serta kepulangan pertama sejak Aida menikah dan punya seorang anak yang gemar melukis bis. Aneh memang. tentu bukan lantaran ia punya sedikit gejala asma. Ini kepulangan yang kedua kalau dihitung sejak ia bertunangan dengan Kudal. Sepasang mata mereka basah.</p> AIDA ”KREOL” Cerpen Raudal Tanjung Banua Share 9 Jul 2009 AIDA ”KREOL” Cerpen Raudal Tanjung Banua INI kepulangan yang mendebarkan. tapi dengan membayangkannya saja semuanya terasa menyenangkan. yang muncul justru debar. mengenyahkan sekian rumus rumit berumah tangga. sungguh celaka. Tapi lalu terbiasa. kata petugas nikah yang arif-bijaksana). mereka pun arif-bijaksana! Benarkah pulang dengan persiapan yang matang membuat semuanya terasa menyenangkan? Aida menduga lagi. Seolah ia menunggu sesuatu entah apa. mestinya memang demikian. setelah lama ia bayangkan bakal menuntaskan kunjungan ke sebuah kota "yang dibangun dari menara sekaligus terowongan bawah tanah". di mana mereka sebagai pengantin pun kaget mendapatkan diri saling pandang di ranjang rumah kontrakan. O. Menimbang-nimbang. membulatkan tekad untuk segera menikah jika sembuh --padahal baru saja datang dari kampung yang jauh. tapi malaria yang menulari mereka di kapal. (Mengapa tak malaria di kampung saja kalau ternyata membuat kami menikah sekarang juga? Kata Kudal garuk kepala. ia berharap. . semoga benarlah semua bakal menyenangkan. tak sanggup merumuskan sesak karena apa. Termasuk menyiapkan kepulangan kali ini. Di sisinya. laki-laki perantauan yang dicintainya. betapa laki-laki itu teramat penat didera beban hidup. membuat mereka memasang nawaitu. ini akan menjadi kepulangan yang menuntaskan segala sesak di dada Aida. Seharusnya pernikahan mereka di kampung juga. Batal menikah di kampung. inilah rahasia jodoh.

Bahkan untuk ongkos kembali ke Yogya --tempat di mana mereka kuliah-. Menyesal karena mesti bergegas waktu itu. dan kemudian sama-sama memutuskan studi di Jawa. Kata Kudal. Sampai minibus travel yang membawa mereka entah memasuki jam dan kilometer berapa. Kau terutama. "Kita tidur saja. Padahal. sekadar membantu ongkos Kudal ke rantau tujuan. "Buktinya. Tapi Kudal bilang. bahkan satu stel surjan dan blangkon Jawa yang dipesan khusus si ponakan. Perihal kendaraan ini sendiri sesuatu yang menyenangkan. Maklum daerah para buya dan ulama.terpaksa ia menerima pemberian uang dari saudara-saudara calon suaminya yang jika ia kenang sekarang sangat tidak menyenangkan. kecuali bis-bis tua yang sesak. satu-satunya bahasa daerah yang mereka kuasai. agar dapat menginap di rumah sahabat lama Kudal. Wajahmu tampak lelah sekali. melaju. Bali. Setamat kuliah. dan mereka belum lagi sepasang suami-istri. bagaimana saudara-saudaranya mengumpulkan uang. saat ia mengingatkan Kudal bahwa sekadar ongkos bis atau kapal. pikirnya. dulu tak ada pilihan lain dari kota propinsi ke kampung suaminya. Terkekeh. Amri. mereka memang menabung cukup baik. tempat yang mempertemukan mereka sebagai dua sejoli.kaos Dagadu Asli. Kudal segera pula menghempaskan tubuh dan jiwanya ke alam lain -tidur-. Tapi kunjungan itu sungguh tidak sempurna. mereka bekerja keras meski hasilnya tentu sulit dikatakan cukup. Karenanya. Dengan dramatis tergambarkan. Dan untuk kepulangan kali ini. Tapi soalnya adalah. ia malah terjaga. dengan dua pertimbangan --tanpa pilihan: tak ada biaya penginapan. cepat dan cekatan melewati jalan-jalan sempit di kaki bukit. bisiknya. memacu motor tua yang dipinjam dari Paman Markis.Dan ketika pintu minibus dihempaskan. dan hidup kian kuwalik? Hik! Tapi setidaknya Aida bisa membawakan oleh-oleh kain batik yang terbaik untuk mertua. sebab minimnya biaya perjalanan. semalam-malam hari mereka mesti sampai di Payakumbuh. setidaknya tinggal cerita. Ke sejumlah tempat yang dulu sempat Aida singgahi dengan berkendara motor tua bersama laki-laki yang dicintainya. serba kilat. Aida. Dan menambahkan (dengan bangga!) bahwa suasana yang melebihi seperti saat itu pernah terjadi ketika ia merantau untuk pertama kali. tidak bermimpi. Menikmati hijau bukit.dengan berbisik sesempatnya. tadi. pasti menginap di losmen dekat Muara. Dan semua ini sangat menyenangkan. masih bersisa sedikit piis yang mereka persiapkan buat jaga-jaga. Ya. lalu ia pun memejamkan mata tapi tidak tidur. Toh. ya. Meski kemudian Aida merasa tertipu ketika sahabat lama Kudal di Payakumbuh yang blak-blakan itu. mereka tak peduli biaya perjalanan. Seingatnya. benarkah ini membuatnya merasakan rasa senang yang berlebih? Memang. kepulangan sekarang tidak seperti pulang lima tahun yang lalu di mana mereka tak punya cukup uang. di tengah harga-harga mencekik. dan biru laut di lain sisi. dengan menyikut tulang rusuk Kudal sambil bicara dalam bahasa Bali. ia ingin sepuasnya menikmati Jam Gadang yang menjulang kokoh dan kuno. Aida mengangguk mahfum. kebijaksanaan pemerintah yang dingin. Meski kepulangan itu penting bagi perkenalan calon mertua dan menantu. Laki-laki perokok itu pula yang merekomendasikan tempat menginap murah-meriah untuk . orang-orang itu tidak akan mengerti. Tapi." katanya. laki-perempuan yang hendak menginap di hotel mesti menunjukkan surat nikah jika tak ingin ditolak atau tidur terpisah. waktu ngomong di telpon. dengan enteng bercerita bahwa pemeriksaan surat nikah bagi tamu menginap hanya omong kosong. tidak apa-apa. dulu. *** TAK kalah menyenangkan tentu saja berwisata ke kota lama. Sebenarnya Aida enggan menerima waktu itu. masuk Lobang Japang dan memandang ngarai yang biru. itu pun sebatas bahasa pergaulan. coba. Apa yang dianggap cukup. kalau saya ke Padang sama si Nora (yang kemudian menjadi istrinya)." Aida tersenyum. paman dan adik-adik --yang ia kumpulkan dengan cara membeli satu per satu sejak dulu-.

Ada yang mencoba menyembunyikan diri sedemikian rupa agar tidak kentara sebagai "anak kampung". Dan hal dasar yang tak bisa disembunyikan adalah bahasa ucap mereka. . setidaknya penampilan yang kusam. kemiskinan mendera sebagian besar keluarga di kampungnya. tapi tetap saja mereka berbeda dengan "anak kota". itu berlebihan. sebuah kabupaten yang memanjang di pantai barat Sumatera. Maklum. tapi ia tak bisa pula melepaskannya dari pengalaman bersama. Bagaimanapun. pemandangan bagai mencipta kegaiban. Mereka tergelak. Rumah-rumah di kampungnya tak berbale-bengong. Ya. "Buat jaga-jaga. Tapi sekarang pun. Aida tak bisa melepaskan pautan hatinya pada alam daerah ini yang masih terjaga. tapi menara masjid yang tua. ayahnya campuran Bugis. Anak kita yang nanti jadi gubernur. Jika ada jalan yang longsor atau jembatan putus. Ini hanya mungkin dibandingkan dengan perjumpaan pertamanya dengan Kudal di rumah panggung Nenek Syaodah di kampungnya --yang juga ia kenang dengan nada ketersisihan. Apa yang istimewa dari sebuah kota wisata dan seorang gadis? Bukankah sebagai gadis Bali sebenarnya ia tak asing dengan pariwisata. dan diapit deretan Bukit Barisan. bahasa Melayu yang kental. Makasar. Tentu. dan dengan itu keberadaannya seperti malu-malu muncul di peta Ranah Minang. Dan Kudal menjawab mantap. rasa disisihkan. susah juga menduga maunya. "Tidak." begitu suaminya pernah bilang. "Semestinya kau yang jadi bupati. Bertahun-tahun kampungnya dikenal sebagai kampung udik." Aida pernah menggoda. tapi rumah panggung bertiang tinggi. karena kampungnya sendiri sudah menjadi bagian dari sejarah tanah dewata. Ia sendiri seharusnya asli seorang Bali. Jawa.mereka. ibu Jawa. Lalu di atas semua itu. tentu saja ia memiliki pengalaman-pengalaman tertentu yang membuatnya canggung. bisiknya. "Daerah pantai yang tak punya pelabuhan. pendidikan anak-anak yang terbengkalai. karena kampungnya berbahasa Melayu dengan dialek yang kental. semisal kemiskinan keluarga yang membuatnya tidak percaya diri. kami sudah jadi suami-istri. karena ia dari keluarga "kreol". semua itu tak mungkin membuatnya tertolak sebagai orang Bali. dan Madura. melebihi apa pun yang dikatakan kamus wisata. Namun selalu ada yang tak ia mengerti. yang entah bagaimana cocok belaka dengan lidahnya. dan bagi yang mendengar. sebagaimana ia membayangkan dirinya sebagai seorang gadis dengan kisahnya yang manis! Dulu. kalau kalian pulang lagi. Beruntung. susah-payah merumuskan jatidiri. daerah pebukitan yang hanya punya satu jalan. dengan jalan raya yang dibiarkan rusak dan lapangan kerja yang sulit. Aida telah jatuh cinta sejak pandangan pertama. Aida tahu. Sementara Aida menyesal tak bisa menyusuri kota itu. dan dalam sejumlah hal bahkan terasa membosankan? Kalau mau jujur. padahal letaknya hanya berapa ratus meter dari pasar induk kabupaten. ia justru sangat terkesan dan takjub dengan daerah suaminya. Ia tidak fasih berbahasa Bali. putus pula hubungannya dengan dunia luar. lancar dan hapal di luar kepala. terpencil. Ia pun tahu." jawab Kudal. Dari segi bahasa misalnya. seperti rumah Bali. sebenarnya Aida tetap merasakan demikian. seorang gadis. dan anak-anaknya yang sedikit bersekolah itu sering diejek. seolah mereka akan menginap pada saat itu juga. hanya dihubungkan satu jalan utama. pengalaman personal itu sangat subjektif sifatnya. dan Aida rasakan nada keterhimpitan di situ. nadanya sukar diduga. tak bersanggah. karena lahir dan besar di pulau itu. Ya. Tidak ada pura tentu saja. penuh pesona. Tapi secara pribadi. di sebuah kampung tua yang sudah ada sejak berabad-abad silam. di saat yang sama ia tiba-tiba ingat nasi kapau dan sate piaman. sesuatu yang membuatnya sukar merumuskan diri sebagai seseorang yang "asli". jika tidak malu sendiri. apa yang istimewa? Apa artinya? Ia mencoba berkelit. serupa lidah Malaysia. "Pulang besok. Meskipun bahasa mereka telah menyerap kosa kata dari berbagai bangsa (bukan suku-bangsa!) seperti Bali." katanya menyadari. Bung!" Sahabat baik itu terbahak. mungkin terkucil. Menghadap keluasan Samudera Hindia.

Inikah yang membuatku terobsesi pada kota itu." lantaran di sana kisah-kasihnya dengan seorang gadis bermula. pada setiap akhir kata. ketika mereka mulai melangkah." katanya. Sering Aida menanyakan mengapa Kudal meninggalkan gadis itu. Seharusnya ia bisa lebih percaya diri. menghilangkan separoh masa remajanya…. masuk gang-gang sepi. yang jika ia kenang kapan saja. yang terus membayangi Aida… Entah kenapa Aida sangat tertarik pada kisah kasih sederhana itu. Termasuk ketika ia menyukai teman lelaki. Ida Bagus Suemi. dan tak dinyana remaja itu membungkuk membersihkannya. maaf.Madura dan seterusnya. tentang kota lama itu. lewat jalan pintas menempuh pematang sawah. Lalu. tak lama setelah Kudal sampai di Bali. yang menyita banyak waktu dan tenaganya sebab harus mengabdi sepenuhnya kepada sang guru. ia mesti berjalan kaki. "Bukan aku yang meninggalkannya. "Aduh. Aneh. Ini tak kalah menyiksa. sebab sepatu yang ia kenakan tidak lebih sepatu butut yang mulai robek di sana-sini. Tapi aneh! Masa-masa yang hilang itu serasa Aida temukan dalam masa lalu suaminya. lewat sorot mata dan tingkahnya. gadis bahagia sekaligus malang itulah. Aida malah balik sedih kepada gadis itu. meski bertahun-tahun kemudian. atau sebaliknya. yang digambarkan Kudal sebagai "Kota yang dibangun dari menara sekaligus terowongan bawah tanah. tentu dengan menyebut nama Aida sebagai perempuan yang telah mengisi hidupnya. yang ia rasakan lebih banyak siksaan. dan ingin menjadi gadis lain? Aida bertanya pada dirinya. surat si gadis datang tak putus. tapi Aida menolak. apalah bedanya. *** DALAM komunitas kampungnya yang "udik". bayarannya tak cukup buat jajan. jangankan punya sepeda. Salah satunya. Rosalina Parete. dan mulai menyusuri kenangannya sendiri…. Tapi. Aida pun percaya. Kudal malah menceritakan yang lain. Hanya beberapa saja dibalas Kudal. yang jika ia kenang sekarang sungguh keterlaluan. atau paling tidak lancar-lancar saja naik angkutan kota. "Sore itu kami berdiri di atas tebing Ngarai Sianok. tak bisa menolak karena bapaknya keras dalam urusan agama. dengan . tiap kali Aida bertanya kenapa Kudal tega meninggalkan si gadis. barangkali ia membayangkan dirinya sendiri terlibat di dalamnya." katanya kikuk. anak itu juga menyukainya. sedikit gagap dan tidak percaya diri. Meski diterima di sekolah unggulan. saya ndak sengaja. Padahal Aida tahu. dialah yang meninggalkan aku. Ia kerap iri melihat kawan-kawannya punya sepeda. Tapi keduanya tak menyatakan apa pun.. untuk berbungkusbungkus kerupuk. Yang lebih kikuk tentu saja Aida. niscaya wajahnya akan sama merahnya seperti saat itu! Kenyataan-kenyataan ini. yang konyol. tetap saja mereka melafalkan vokal "a" sebagai "e". Bukittinggi. Maka. Tapi dirinya luput setiap kali ada lomba. Ini menjadi masa sulit bagi Aida. di sana juga mereka berpisah! Rosalina. Belum lagi kalau ia ingat saat-saat belajar mengaji. kalau saja guru sekolah memperhatikan bakatnya. padahal Aida membutuhkan sedikitnya dua keperluan setiap hari: ongkos angkot dan jajan. Sedang ia. Aidalah yang mengumpulkan dan menyimpan surat-surat itu. Seringlah ia berjalan kaki. namun Kudal tak pernah sungguh-sungguh menjawab. naik angkot pun tak selamanya bisa. Bagus Suemi menginjak sepatu Aida. Aida merasa bisa menulis puisi dan mengarang cerita. dan Bagus Suemi membayarkan ongkosnya. Aida tumbuh sebagai gadis pemalu. Uang dari bapaknya pas untuk satu keperluan. Kerap pula ia tak bisa memilih karena tak setiap hari bapaknya punya uang. Satu-satunya komunikasi yang diingat Aida ialah ketika mereka naik angkot yang sama ke sekolah. Bayangkan. ya. Ia kemudian belajar mencari uang sendiri dengan membungkus kerupuk di sebuah usaha kecil tetangga. dan tak jarang ia dikejar anjing atau diganggu orang. kalau ia mau jajan.

"Tapi perlukah aku memungutnya?" *** AIDA meluruskan kaki. Ia mendengar suara ombak berdesir di pantai. itulah milikku! Bisiknya. nyaris berteriak minta tolong. dengan suatu bisikan halus dalam hati. aku harus merumuskan masa laluku sendiri! Cukup bagiku meminang lelakiku. Dengan desir yang aneh. lalu membangunkan anak dan suaminya. Ia melihat cakrawala. sekalipun itu orang yang dicintai? Dengan latar budaya hibrida dan kreol. mungkin saja Aida bisa. Sempurna atau retak. semua ini mengingatkannya pada silsilah. /Yogyakarta.. yang tenang dan sunyi. Kemudian aku berjalan ke semak-semak. lebih dekat lagi ke jurang. dan bertanya sendiri. menekan debar. mentang-mentang punya banyak masa lalu untuk dikenang. Tentu saja ia takut menyaksikan aku bunuh diri. dan secepat itu pula ia mengejarku. Oktober 2005 Download Download Puisi Cerpen atau Novel yang lain Label: Kumpulan Cerpen Karya Terbaik Artikel Yang Berhubungan Kumpulan Cerpen Karya Terbaik • • • • • • • • • • • • Cerpen Seno Gumira Ajidarma "Rembulan dalam Cappuccino" Cerpen Timbul Nadeak "Peti Mati Ompung Mate" Cerpen Teguh Winarsho AS "Barbie & Monik" Cerpen Putu Fajar Arcana ---Ketika Sunyi Mengusik Sepi Cerpen Damhuri Muhammad---B U Y A Cerpen Yanusa Nugroho--Bisikan Aneh. tidak. "Huh. seperti luluh.untuk apa?…perlukah? Tidak. begitu memasuki kampung suaminya. Bulan Bahasa. Tapi…. meloncati tebing dan remuk di dasar jurang. peta-peta. "Kalau pun besok atau lusa aku ke kota lama..Pagi Bening Seekor Kupu-Kupu Cerpen Wawan Setiawan--Kupu-Kupu Tidur Cerpen Anton Chekhov--Ninochka Cerpen Sunaryono Basuki Ks---Lelaki dengan Bekas Luka di Jidatnya Cerpen Korrie Layun Rampan----Terbakar . mungkin bukan untuk mengingat siapa-siapa." ia berbisik di dalam hati. bagai kapal hendak menepi. letih: Apa iya masa lalu seseorang bisa dimasuki seorang lain. Melihat matahari. garis darah. Cerpen Marhalim Zaini---Jangan Menyebut Dua Frasa Itu Cerpen Agus Noor-. aku hanya mau kencing kok!" Ia lalu akan tertawa. bahasa. Tapi siapa yang mau bunuh diri? Wong. yang terbiasa merangkai segala yang silam. pikirnya. lalu dibuang-buang. membuat Aida kian penasaran saja.…" Lantas. Aida merasakan sesuatu memapah dirinya pada kesadaran murni. Sebab mereka telah sampai.tangan tak lagi saling genggam karena semua sudah kami tuntaskan. dan sejarah leluhurnya di sebuah kampung tua yang menyimpan masa lalunya. Minibus jalan perlahan. tak perlu masa lalunya! Ajaib.

terimakasih sudah berkunjung Link ke posting ini .• • • • • • • • • • • • • Cerpen Raudal Tanjung Banua Rumah-rumah menghadap jalan Cerpen Lan Fang --.03.Rimbi Cerpen Susialine Adelia---Lelaki Muda dan Gadis Kecil Cerpen Mustafa Ismail---Mimpi tentang Rumah Cerpen Ratna Indraswari Ibrahim--Pada Suatu Hari Cerpen Guy de Maupassant--Cahaya Bulan Cerpen Badai Ekananda---Cerai Cerpen Abidah El Khalieqy--Laki-Laki Cerpen Ariwibowo--Sepintas Lalu (Paul Sintli Joyodigimin 2) Cerpen Yanusa Nugroho--Senja 0 komentar: Poskan Komentar Silakan berkomentar.2004 Cerpen: Antoni--.05. Mustofa Bisri---Konvensi Cerpen Gunawan Maryanto ---.Sang Pengembara Cerpen A. pilihlah Anonim jika anda tidak mempunyai akun blogspot atau google.

Pernah menjadi koresponden Harian Semangat dan Harian Haluan. lahir di Lansano. Bali. 19 Januari 1975. Padang. Sumatra Barat. mendirikan Komunitas Rumahlebah dan bergiat di Lembaga Kajian Kebudayaan AKAR Indonesia .sebuah lembaga budaya yang menerbitkan JURNAL CERPEN INDONESIA. . lalu ke Yogyakarta. bergabung dengan Sanggar Minum Kopi dan intens belajar pada penyair Umbu Landu Paranggi.Raudal Tanjung Banua Raudal Tanjung Banua. Kabupaten Pesisir Selatan. menyelesaikan studi di Jurusan Teater Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Kenagarian Taratak. untuk akhirnya memutuskan merantau ke Denpasar.

2008). Berisi 67 cerita dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Kekayaan ragam budaya itu salah satunya dapat dilihat dari cerita-cerita rakyat Indonesia.Cerita Rakyat dari Jawa Timur (Grasindo. 2002) . namun pesan moral yang terkandung di dalamnya bersifat evergreen. rajin. Cerita-cerita rakyat ini pada mulanya disampaikan secara lisan. setia kawan.Buku Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Wahyu Media. menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kaya dengan keragaman budaya. jujur. Berisi 10 cerita. cerita-cerita rakyat Indonesia ini juga dapat ditemukan di berbagai buku kumpulan cerpen cerita rakyat. Terdiri dari 3 jilid.Cerita Rakyat dari Yogyakarta (Grasindo. misanya: hormat pada orang tua. 2003). Meliputi Legenda. mengasihi sesama.Cerita Rakyat dari Sumatera Barat (Grasindo).Cerita Rakyat dari Jawa Barat (Grasindo. Nusa Tenggara Barat (Grasindo). Masih relevan diletakkan dalam kehidupan masa kini. 1998).Cerita Rakyat Betawi (Grasindo. Berisi 366 cerita dari seluruh daerah di Indonesia. 2005).Cerita Rakyat dari Pandeglang. Terdiri dari 19 cerita.Dongeng Rakyat Kabupaten Rembang (2 jilid. dan sebagainya. Berisi 24 cerita.Cerita Rakyat dari Jember (Grasindo. Berisi 9 cerita.Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Grasindo). tolong-menolong.Gadis Yomngga dan Ular Naga: Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo.Beratus-ratus suku bangsa yang mendiami kepulauan Indonesia. Mitos. 2002). 2009)Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Terpopuler. 1996). termasuk yang sudah mulai banyak dilupakan oleh generasi muda.Kumpulan Cerita Rakyat Riau (BKPMP dan Adicita. Banten (Grasindo. Terdiri dari 2 jilid. Berisi 72 cerita. 2009-2010).Cerita Rakyat dari Bengkulu (Grasindo. turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Berisi 16 cerita.Cerita Rakyat dari Lombok. Jika dibandingkan dengan cerpen jenis lain. Berisi 7 cerita. Membaca cerpen cerita rakyat antara lain bermanfaat untuk: Menumbuhkan rasa cinta pada budaya sendiriPewarisan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokalMenumbuhkan imajinasiPendidikan moral Berikut beberapa buku kumpulan cerpen cerita rakyat yang dapat menjadi bahan bacaan: 366 Cerita Rakyat Nusantara (Adicita Karya Nusa). kumpulan Cerpen Cerita Rakyat Indonesia jelas mengangkat kekayaan budaya Indonesia. Terdiri dari 6 jilid. 33 Cerita Rakyat Menakjubkan (Dar! Mizan.Tana Naripi Sosane Basien : Asal Usul Waita ‘Mangaa’ Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. Cerita Rakyat dari Surakarta (Grasindo. 2009). 2003)Kumpulan Cerita Rakyat Pakpak (Yayasan Sada Ahmo. Dongeng. 1993). 2007). Terdiri dari 3 jilid. Berisi 12 cerita. Terdiri dari 3 jilid Cerita Rakyat Nusantara (Erlangga For Kids. Berisi 7 cerita. Untuk apa membaca cerpen cerita rakyat? Kuno! Setting atau latar belakang dalam cerpen cerita rakyat memang kuno (karena sudah berusia ratusan tahun). Fabel. 1993). dan Epos (Ruang Kata. Namun sekarang. 2002). Masing2 terdiri dari 25 dan 23 cerita). 1993).

Indonesia. Lain lagi dengan versi Grimm bersaudara. Kisah tersebut merupakan gubahan Charles Perrault. Berbagai versi mengenai kisahnya pun terdengar di penjuru dunia. Rakyat Posted in Belanja | No Comments » Kepopuleran Cerpen Cinderella December 2nd. siapa lagi yang akan melakukannya? Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. . Cinderella adalah seorang gadis piatu. Berkat kesabaran dan kebaikannya. seorang penulis Prancis.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif.Itulah kisah populer Cinderella yang sering kita dengar. anak bangsa ini. penulis asal Jerman. Di tengah-tengah harapannya menghadiri pesta.AnneAhira. muncul ibu peri yang mengubah Cinderella bak seorang putri raja. karena Cinderella diperingatkan ibu peri untuk pulang sebelum jam 12. Namun.Cinderella diperlakukan seperti pembantu dan tidak pernah diperbolehkan keluar rumah. Dikisahkan. Cinderella menolak keinginan pangeran untuk terus berdansa dengannya. nasib Cinderella berubah. pangeran pun jatuh hati. Ibu dan saudara tirinya kerap kali memperlakukan Cinderella layaknya pembantu ketika ayah Cinderella pergi. baik berupa buku maupun cerpen Cinderella. yang mencintai dan melestarikan nilai-nilai budaya kita. Saat datang ke pesta.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. termasuk menghadiri pesta kerajaan.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • kumpulan cerita rakyat surakarta cerita rakyat nusantara jilid 3 erlangga cerpen cerita rakyat cerpen rakyat kumpulan cerita rakyat nusa tenggara barat Tags: Cerita. Dan. Pangeran yang jatuh hati dengan Cinderella mencari ke seluruh pelosok negeri untuk mengetahui pemilik sepatu tersebut. Ia dapat mencoba sepatu kaca yang memang miliknya lalu menikahi pangeran. 2010 | Siapa yang tidak tahu Cinderella? Kisah mengenai Cinderella sudah terkenal di bagian dunia mana pun. Meskipun ibunya telah tiada.Mari kita kenali dan cintai kekayaan budaya kita. penderitaan Cinderella semakin menjadi setelah ayahnya meninggal. Jika bukan kita. sepatu kaca miliknya tertinggal. Namun. Cinderella hidup bahagia bersama ayahnya. Cerpen.Alhasil. Mereka pun hidup bahagia selamanya. kebahagiaan Cinderella berakhir setelah ayahnya menikah lagi.

seorang cewek yang cuek dan punya penampilan ajaib berhasil menarik perhatian Oscar. Namun. ia bertekad mengejar karier. penyamaran mereka akhirnya terbongkar.Nah.Ada banyak kisah yang menyerupai Cinderella. Ceritanya berkisah tentang dua orang perempuan.Buku Cinderella in Pink juga berbeda dengan kisah Cinderella pada umumnya. seperti buku bergambar dan buku cerita. Begitu pula dengan cerita Cinderella dalam bentuk buku. Hidupnya kemudian diwarnai masalah. “Cinderella” dalam cerita ini adalah Saras. Begitulah kata-kata yang kemudian sering kita dengar. Cerita Cinderella telah dituang ke berbagai jenis buku. Oscar mulai mengenal Dara setelah ia jadi sasaran sepatu dekil milik Dara. Oscar adalah seorang cowok yang malas dan hobi berkelahi.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Buku Three Days Cinderella lain lagi. Three Days Cinderella (Agnes Jessica).AnneAhira. tapi punya hobi fotografi. Dan ia semakin kesal saat Oscar mulai ikut campur segala urusannya.Versi Indonesia ModernCinderella in Paris disebutkan bukan merupakan Cinderella yang biasa. Dara.Hidup Bahagia Selamanya“Hidup bahagia selamanya” adalah kata-kata yang kemudian tampak seperti stereotip Cinderella. Sepulangnya dari Amerika. Ada Ever After yang diperankan oleh Drew Barrymore hingga Cinderella Story yang diperankan oleh Hillary Duff.Agenda J00-2007027969 View the original article here . Kita tidak mungkin bisa “hidup bahagia selamanya” seperti Cinderella. lama kelamaan ia bosan dengan perjalanan kariernya. ada beberapa judul buku yang menggunakan nama Cinderella. Di Indonesia. Di tengah-tengah sakit hatinya. kenapa ketiga cerita tersebut menggunakan judul Cinderella? Sebaiknya Anda cari tahu sendiri. seperti Cinderella in Paris (Sari Musdar). Pangeran yang tahu tipu daya mereka menyuruh merpati mematuki mata mereka hingga buta. yang wajahnya mirip dan bertukar peran. ia pergi ke Jogja karena mengetahui banyak tempat indah di sana. Karena gerah dicap perawan tua.Ceritanya juga diadaptasi ke dalam film dengan versi cerita yang berbeda. meskipun sebenarnya tokoh dan ceritanya tidak sejalan dengan kisah Cinderella yang asli. Namun.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.saudara tiri Cinderella memotong jari-jari kaki mereka agar kakinya bisa masuk ke dalam sepatu kaca.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. dan Cinderella in Pink (Dyan Nuranindya). Teman dekatnya justru berubah menjadi musuh. baik dalam bentuk buku maupun film. Semua kisah tersebut tetap fokus kepada Cinderella. Ia pun memilih menjadi backpacker dan pergi ke Eropa. Andini yang merupakan seorang gadis desa tiba-tiba harus berubah peran menjadi Dianne yang merupakan sosok wanita kosmopolitan. Ia adalah seorang perempuan yang menginjak usia matang tapi belum mengakhiri masa lajangnya. Andini dan Dianne. Saras bertemu dengan seorang pria. Dara kesal karena sepatu kesayangannya hilang. tetapi dibawakan dengan gaya yang berbeda.

pendek. baru kau boleh percaya padaku. “Kalau menanam sekali lagi. Di siang hari yang panas.” jawabnya dengan penuh keoptimisan. salah satunya adalah cerpen tentang cinta pertama. . Cinderella. Aku semakin gugup. Aku pandangi caranya mencabut singkong. Aku iringi langkahnya. “Hebatkah kotoran kelinci?” tanyaku dengan ketakjuban yang tak kusembunyikan. Seminggu kemudian dia mendatangiku lagi. Aku bengong menatap dirinya. 2010 | Anda tentu sudah sering mendengar istilah cerita pendek. “Pakai kotoran kelinciku. Kali ini dia menatapku. bukan? Cerpen adalah sebuah bacaan singkat. Aku gugup sekali. “Apa maksudmu?” tanyaku heran. Kau tak harus terlalu percaya dengan apa yang aku katakan. kita pupuk ya. “Lihat saja nanti. Hatiku berdekup begitu kencang. Hatiku begitu tenang walau degupan jantungku terus saja bergemuruh. Baru pertama kalinya aku menatap mata coklatnya yang indah. Aku merasa damai.” terangnya tanpa menatapku. Saat dia melirik atau melihatku. Mata itu begitu berbinar penuh semangat hidup.” katanya lembut. “Ayo. “Pakai pupuk apa?” tanyaku lirih tanpa ada asa yang terbayang. Kepopuleran Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Cinta Pertama: Singkong di Ladang Gersang November 30th.” katanya. Mata coklat itu membuat aku gugup.” katanya sambil memberikan sekantong kotoran kelinci.” katanya.” kataku masih dengan nada keheranan. Aku membeku. Serba salah dan salah tingkah. Kali ini aku tak berani memandang matanya.” jawabnya pasti. Aku pegangi daun-daun singkong yang sudah dipetiknya. Bergoyang-goyang ke sana kemari. “Lihat saja dulu buktinya. “Aku tak mengerti. dan memungkinkan selesai dalam sekali baca. Berikut adalah sebuah cerpen tentang cinta pertama yang mungkin bisa menginspirasi Anda untuk mencoba menulis kisah Anda dalam sebuah cerpen. Nanti kalau memang apa yang aku ucapkan benar. Aku perhatikan kaki-kakinya yang jenjang.” kataku sedih. “Aku percaya padamu. “Cinta pertamakah ini?” kataku membatin. “Hamburkan ini. Tubuhku terasa melayang. Beragam cerita dapat kita tuangkan dalam sebuah cerpen. Aku bingung mengapa aku bisa begini. aku merasa dingin. Aku berjalan dalam bayangannya untuk menghindari panasnya sinar matahari. Rasanya aku belum pernah seperti ini.Incoming search terms for the article: • kisah hidup cinderella yang asli Tags: Cerpen. Biar nanti tidak terlalu kecewa. Singkong di Ladang Gersang “Kecil sekali singkongnya. kita mulai dari sini. Aku hampir tak mendengar kata-katanya yang menerangkan tentang kotoran kelincinya yang berbau menyengat.” ajaknya. “Jangan. “Kau tak percaya aja dulu. Tak sanggup aku berdiri atau duduk. aku coba palingkan wajahku.” kataku senang. Aku mengambil kantong itu dengan tangan bergetar. Aku seperti nyiur melambai ditiup angin.

Singkongnya besar-besar. Kini kau mulai dengan tidak percaya. Tapi aku tak bahagia. Aku senang bahwa kotoran dan urin kelinci memang hebat. tapi bau ini kan membuat singkong kita tumbuh lebih subur. Singkong Posted in Belanja | No Comments » Ruang Cerpen Kompas yang Menjadi Idola November 27th. Setiap hari aku pandangi stek-stek singkong yang mulai menyembulkan daun-daunnya yang hijau.” katanya. Aku bayangkan kami berdua berjalan bersama di ladang singkong itu sambil bercerita tentang apa yang akan kami lakukan bila panen nanti. Sajian berita yang lengkap dan mendalam menjadi andalan harian yang lahir pada 28 Juni 1965 ini. “Bagus juga untuk pupuk. Tubuhku terasa semakin enteng bak kapas mendengar pujiannya. “Benarkah?” kataku tak percaya. Memang tak kupupuk cintaku dengan kotoran dan urin kelinci. Namun rasanya cintaku tumbuh lebih subur dari singkong-singkong yang kami tanam. Ladang gersang itu kini sudah subur. Mari kita buktikan. Ladang. Tapi aku tak menemukan kasihku. Gersang. Aku mulai berpikir untuk tidak percaya sebelum ada buktinya. *** Nah.” terangnya sambil tersenyum.“Ini urin kelinci.” kataku.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • cerpen apa kabar cinta Tags: Cerpen. Tapi cintaku masih seperti singkong di ladang gersang. Bagaimana. Aku tak mengerti makna senyumannya. “Bau sekali. “Kau murid yang cerdas.” Dalam kegugupanku.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif.AnneAhira. tunggu apa lagi? Mulailah menulis cerpen versi Anda sendiri. “Ya. Cinta. Aku merasakan lara hati dan jiwa karena cinta pertamaku tertanam kembali ke dalam gundukan tanah tempatku menancapkan stek-stek singkong berikutnya. Pertama. Dia tersenyum. . Selamat mencoba! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. 2010 | Harian Kompas adalah surat kabar ternama yang termasuk beroplah tinggi dan beredar cukup merata di penjuru tanah air. Aku senang. aku tak bertemu lagi dengannya hingga panen tiba. sudahkah Anda mendapatkan gambaran dari cerpen tersebut? Jika Iya. kali ini aku tak sanggup mencium bau urin kelinci yang begitu menyengat.Aku berharap bertemu dengannya. Tapi sejak penanaman itu.” katanya.

Kriteria pemilihan editor terkadang menuai pro dan kontra. I Nyoman Darma Putra dalam kata pengantarnya di Buku Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 menyebutkan bahwa tak sedikit mahasiswa Australia yang meneliti tentang cerpen lantas mengambil contoh cerpen yang dimuat di Kompas. Tanpa disadari harian Kompas menjadi semacam “standar” bagi seorang penulis agar karyanya “diakui”. isi. Penggunaan kata-kata kasar dan kurang beretika dihindari serta tak menyinggung SARA.Salah satu rubrik tetap yang menarik adalah halaman seni dan hiburan.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. dan cara bercerita. Kebaruan (orisinilitas) ini berlaku pada tema. Agus Noor. Di bagian seni khususnya. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Menjadi. Beberapa judul antologi cerpen Kompas yang telah terbit adalah Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas. Seno Gumira Ajidarma. Editor dan timnya akan menentukan beberapa cerpen untuk dimasukkan dalam antologi. alur. Ratna Indraswari Ibrahim. mengingat hal ini sangat terkait dengan selera editor yang bisa jadi berbeda dengan masyarakat awam. Namun. Karakteristik Cerpen Kompas Cerpen yang dimuat rata-rata mempunyai nilai original. Ketertarikan para penulis berlomba-lomba mengirimkan cerpen ke Kompas membuat seleksi yang terjadi cukup ketat hingga terpilih karya terbaik layak muat.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. dan Ripin : Cerpen Kompas Pilihan 2005-2006. ruang cerpen dan puisi seolah menjadi penyeimbang berita-berita yang dinamis setiap harinya. Toh tetap saja kumpulan cerpen Kompas dinanti sebagai pustaka yang menambah kekayaan khasanah sastra tanah air. Ruang . Idola. Para penulis yang karyanya telah dimuat di Kompas antara lain Danarto. Meskipun tak berarti karya fiksi di harian lain tak kalah apik dan mengesankan. Penyebaran Kompas yang cukup luas di tanah air dan kualitas isinya membuat ruang cerpen harian ini menjadi salah satu yang diminati pula. Dalam penyusunan buku ini dilakukan proses pemilihan cerpen dari semua naskah yang pernah dimuat dalam Kompas. Djenar Maesa Ayu.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Kompas. yang membuatnya unik dan berbeda dengan yang lain. Antologi Cerpen Kompas Tahun 1992 Kompas memulai tradisi membuat buku kumpulan cerpen yang pernah dimuat di media tersebut. nama besar dan penyebaran Kompas yang tak diragukan lagi membuat asumsi ini terus berkembang sampai sekarang. Eka Kurniawan.AnneAhira. Cerpen Kompas Cerpen Kompas seakan-akan telah dianggap sebagai barometer cerpen koran Indonesia yang terus tumbuh. dan lainnya. Dalam cerpen-cerpen Kompas bisa ditemukan nuansa lokal dan luar yang sama menariknya.

Fungsi karangan narasi Fungsi karangan narasi sangat penting dalam sebuah cerpen. Susunan yang sistematis Jadi cerpen narasi adalah suatu istilah yang timbul kemudian yang menggambarkan bahwa karangan tersebut adalah menceritakan tentang kisah fiktif yang fokus pada satu konflik dan tidak terlalu panjang. Tokoh yang ditonjolkan biasanya hanya satu orang. Disusun dengan gaya bahasa yang logis berdasarkan fakta. novel. Disini pengarang mencoba menyampaikan pesan-pesan melalui kisah-kisah indah yang dirangkaikan lewat kata-kata. novel dan karangan fiksi lainnya. Narasi sugestif Yaitu ada nilai sugesti atau nilai terselubung yang disisipkan dalam karangan tersebut. 3. Narasi jenis ini biasanya banyak ditemukan pada tulisan nonfiksi seperti autobiografi. 2. kisah inspiratif dan sebagainya. Secara sederhana definisi dari narasi adalah sebuah karangan yang menceritakan sejelas-jelasnya gambaran dari suatu peristiwa atau konflik. Biasanya kita temukan pada cerita-cerita fiksi seperti cerpen narasi. Pengertian Sedangkan narasi sering diartikan sebagai cerita.Posted in Belanja | No Comments » Menulis Cerpen Narasi Yuk! November 22nd. Namun bukan berarti karangan narasi tidak bisa kita temukan pada karangan non-fiksi. Narasi ekspositorik (narasi teknis) Yaitu sebuah narasi yang tersusun atas fakta dan data-data yang sebenarnya. Jenis Karangan narasi Secara umum karangan narasi ada dua jenis yaitu: 1. Karangan nonfiksi seperti memoar. Oleh karena itu karangan narasi sering kita temukan pada cerpen. tidak memasukkan unsur sugesti didalamnya dan harus objektif. Tanpa karangan ini cerpen akan terasa garing dan sepi. Secara lebih khusus cerpen dapat dicirikan sebagai sebuah karangan yang memiliki efek tunggal dan fokus pada sebuah konflik. Berupa cerita atau kisah Unsur pelaku sangat menonjol. Karangan narasi membuat kita mampu merasakan kisah dalam sebuah tulisan. Karangan narasi juga memberikan nilai estetika sehingga tulisan kita terlihat lebih semarak. kisah inspiratif dan sejenisnya juga memakai karangan narasi. 2. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek sehingga beberapa ahli bahasa sering mendefenisikannya sebagai sebuah karangan yang bisa dibaca sekali duduk. Ada tiga hal yang membangun sebuah karangan narasi yaitu: 1. . 2010 | Cerpen Narasi terdiri dari dua kata yaitu cerpen dan narasi. novelet dan sejenisnya.

4. Cerita tidak akan hidup tanpa konflik yang unik. perwatakan. tontonan atau hal-hal lain yang mengusik imajinasi kita. Konflik merupakan nyawa dalam sebuah cerpen narasi. Selain itu juga bermanfaat untuk menentukan nilai sugestif apa yang mau diselipkan dalam cerita ini nantinya.AnneAhira. tergantung dimana kita merasa enjoy untuk memulai menulis.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.Langkah praktis menyusun cerpen narasi Setiap penulis memiliki cara-cara tersendiri dalam membuat sebuah cerpen narasi. Terlebih dahulu tentukan tema apa yang akan diangkat menjadi sebuah cerpen narasi yang memikat. Tetapkan pembaca sasaran. Abaikan urutan langkah di atas jika hal itu membuat kita semakin sulit untuk mulai menulis. Jadi segeralah menulis dari langkah manapun yang dianggap paling mudah. Atau bisa juga dari bacaan. ada juga yang menyusun ending terlebih dahulu baru menyusun konflik dan sebagainya. Semua itu sah-sah saja. Empat hal ini nantinya akan berperan penting dalam menciptakan konflik dalam sebuah cerpen narasi. latar dan sudut pandang. Bukan mengurutkan setiap langkah-langkah. 5. Temukan tema yang unik dari pengalaman pribadi atau orang lain.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Kadang ada yang memulai dari satu tokoh. Peristiwa adalah penjabaran dari konflik dalam sebuah cerita. Menentukan sebuah tema yang menarik dan unik. Gambarkan peristiwa-peristiwa utama. Tetapkan tokoh. 2.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • contoh karangan narasi . Semakin unik watak tokoh dan latar yang diciptakan maka konflik yang bisa dirancang akan semakin menarik. Ini adalah langkah sistematis yang bisa ditempuh dalam menyusun sebuah cerpen narasi. Namun secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Tetapkan sebuah peristiwa utama yang akan terjadi dalam cerpen narasi tersebut. 3. Susun konflik dan alur cerita. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Namun untuk menulis yang diperlukan hanyalah tindakan memproduksi kata-kata. Hal ini bermanfaat nantinya untuk memfokuskan jalan cerita dan gaya bahasa yang dipakai dalam menulis sebuah cerpen narasi.

Untuk menemukan cerpen-cerpen Jepang yang bisa dianalisis dengan mudah. Kebanyakan cerpen-cerpen Jepang bicara soal tema-tema psikologis. cerpen yang dimuat di media cetak terbatas oleh kolom sehing sebuah cerpen harus dibatasi agar tidak terlalu panjang. Yang terdiri dari kisah tokoh utama yang mengalami satu konflik utama. atau plza. Cerpen yang dibuat di media cetak biasanya maksimal 750 kata saja. kali ini kita akan membahas mengenai cerpen Jepang. Kadang.jp. Dalam situs tersebut termuat cerpen-cerpen yang sangat singkat. Narasi Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Jepang. Contoh yang bisa kita ambil adalah Tokoh Musasi karya Eiji Yoshikawa. jumlah kata yang sangat terbatas itu tidak membuat cerpen-cerpen dalam situs tersebut menjadi hambar akan ide dan karakter. Cerpen Jepang biasanya sangat diwarnai budaya lokal yang mereka miliki. Cerpen Jepang Bicara soal cerpen.• • • fungsi dari konflik dalam sebuah cerita fungsi konflik dalam cerita Pengertian konflik & fungsi konflik dalam sebuah cerpen Tags: Cerpen.tanpen. Karena. berarti kita bicara soal budaya. www.id atau top-pdf.rakuten. bahkan ada yang 200 huruf. Anda bisa mengunjungi yumeko. namun kita dapat menganilis tokoh yang dibangun dalam novelnya adalah memang seorang samurai sejati dengan latar budaya Jepang yang sangat kuat.co. Mereka cenderung kuat dalam membangun sebuah penokohan dalam cerita.web. Namun. Cerpen adalah sebuah cerita pendek dari satu atau dua alur saja. Menulis. Salah satu karya sastra adalah cerpen. Biasanya. Pendek tapi Mengena November 21st. karya sastra tercipta dari sebuah cerminan budaya setempat. Cerpen-cerpen Jepang biasanya bermain dalam karakter tokoh. Meskipun kumpulan cerpen situs ini sangat terbatas oleh kosa kata. Tokoh dan penokohannya tetap berkarakter. Untuk membuka lebih lanjut tentang cerpen-cerpen Jepang. sebuah cerpen terdiri atas 500 kata sampai dengan 1000 kata. Selamat membaca dan menyelami cerpen! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : . memang ini adalah sebuah novel. kita bisa mencarinya pada sebuah situs khusus cerpen Jepang. Orang-orang yang penuh dengan paradoks yang hidup dalam dunia imajiner. 2010 | Berbicara soal sastra. Cerpen-cerpen yang dibuat maksimal 1000 huruf saja.com/kumpulan-cerpen-jepang Dalam web tersebut dibahas mengenai cerpen-cerpen Jepang baik dengan tinjuan semiotik atau sosiologi sastra. Latar cerita pun tetap kuat dengan kebudayaan Jepang yang kuat. Orang-orang kesepian yang merindukan kebebasan.id. pengarang jepang tetap kuat dalam membangun metafora yang indah. Jepang itu sangat mencintai budayanya dan sangat posesif terhadap apa yang menjadi miliknya. Kesadisan dan kengeringan sering kali tergambar dalam karya sastra Jepang dengan cara yang paling sinis ketika disampaikan pada pembaca.

Salah satu cara untuk tetap mempertahankan kualitas dan kuantitas cerpen bersama-sama adalah dengan cara membuat buku cerpen indie. Bila sembilan anak didik patungan untuk membeli sebuah buku cerpen. di sekolah anak didik diharuskan untuk bisa meresensi sebuah cerpen atau membuat cerpen sebagai tugas bahasa Indonesia. Mengena. Karena biasanya di dalam buku cerpen ada 9 atau 10 cerpen dengan judul berbeda-beda. Tetapi bila di dalam satu buku cerpen itu ada 15 penulis maka ke-15 penulis itu bisa saling patungan untuk biaya mencetak buku. tentu Anda ingin agar kuantitas dan kualitas cerpen dalam dunia sastra Indonesia tidak menjadi surut.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Jadi antologi cerpen adalah kumpulan cerpen. Antologi adalah kumpulan. Niscaya dengan semakin banyaknya bermunculan buku cerpen-buku cerpen yang .comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Jepang.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. Membuat buku cerpen indie berarti mengumpulkan naskah sendiri.AnneAhira. Entah itu kumpulan cerpen pribadi atau kumpulan cerpen bersama.5.Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek. pecinta buku atau pecinta cerpen. buku cerpen kurang laku untuk dijual. mendesain cover sendiri. Sesuai dengan namanya. pasalnya di pasaran. Dan tidak semua anak didik mampu membeli majalah atau Koran demi sebuah cerpen. Padahal masih banyak pelajar. 2010 | Bila Anda penggemar cerpen. tentu beban mereka akan lebih ringan ketimbang membeli sebuah majalah yang hanya memuat satu buah cerpen saja. mengedit sendiri. Saat ini penerbit kurang mau menerbitkan buku cerpen. Oleh karena itu keberadaan buku cerpen sangat berarti. Tetapi betapa sulitnya mereka menemukan referensi cerpen yang berkualitas. Istilah yang tepat untuk buku cerpen adalah buku antologi cerpen. Tentu saja karena dicetak secara indie maka biaya pun sendiri. mengandung konflik yang padat dan memberi pesan positif kepada pembacanya. Keberadaan buku cerpen sangat berguna bagi masyarakat. mencetak buku sendiri dan bahkan memasarkannya pun sendiri. Pendek Posted in Belanja | No Comments » Buku Cerpen = Buku Antologi Cerpen November 21st. Ciri-ciri cerpen adalah bisa dibaca dalam sekali duduk. Buku cerpen adalah sebutan populer bagi orang yang awam dalam dunia kepenulisan dan perbukuan. mahasiswa atau khalayak umum yang masih membutuhkan buku cerpen. Contoh sederhana saja. Membuat Buku Cerpen Bersama-Sama Bila Anda adalah suka menulis cerpen. melay-out sendiri. cerpen biasanya mempunyai durasi halaman dari 5 sampai 12 halaman ukuran kertas A4 dengan spasi 1. Jadi setiap anak didik dapat meresensi satu cerpen dari buku itu. tidak ada salahnya membeli buku cerpen untuk menjadi koleksi Anda.

tidak menjamin isinya bagus. bagaimana. ternyata terasa biasa-biasa saja saat kita membaca isinya. keren dan mendidik. tetapi isinya ternyata mendidik. Terkadang sampul yang sederhana dan tidak menarik justru menyimpan isi cerita yang fantastis. Apabila . Selain itu. Cerpen Posted in Hobi | No Comments » Berburu Buku Cerpen Novel November 15th.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Terkadang ada juga sampul buku kumpulan cerpen yang misterius dan agak vulgar. isinya juga oke? Tips Pencarian Buku Cerpen Novel Agar tidak kecewa dengan buku yang dibeli. Bahkan novel dengan cap ‘Best Seller’ dan dipajang di rak buku laris. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Karena dengan semakin sedikitnya buku cerpen yang terbit maka semakin sedikit juga buku cerpen yang mengalami cetak ulang dan best seller.AnneAhira. kita terjebak oleh covernya. cek juga pendapat-pendapat orang tentang buku itu. Anda tinggal menggunakan fasilitas Google untuk mencari sinopsis buku yang diincar. konflik hanya berputar-putar di masalah cinta.Jangan malas untuk membaca sinopsis buku cerpen novel yang hendak Anda beli. Seringkali kita mendapati novel remaja yang isinya terlalu vulgar. dengan cover dan endorsmentnya bagus. Semoga kelak.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • antologi cerpen anak Tags: Antologi. Tapi. Misalnya. Bila tidak ada. melainkan pendapat pembaca umum. ingat pepatah lama.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Majalah-majalah khusus cerpen ini harus kita dukung demi perkembangan literasi kita. “don’t jugde the book by it’s cover”. 2010 | Seringkali saat hendak membeli buku cerpen novel. Bukan endorsement yang ada di sampul.diterbitkan secara indie ataupun diterbitkan oleh penerbit. ada baiknya Anda mengikuti tips di bawah ini: Cover memang menjadi pemikat pertama dalam memilih novel. Jadi. Biasanya sinopsis ada di bagian belakang buku. nasib buku cerpen akan kembali lagi menjadi primadona. saat menemukan buku kumpulan cerpen. maka keberadaan buku cerpen dalam dunia sastra pun akan terus tumbuh dan diakui oleh masyarakat. Tentu cerita seperti ini tidak baik jika dibaca terlalu sering oleh remaja. Menjadi buku yang dicari-cari dan best seller di toko buku. yang covernya oke. memilih buku cerpen novel. sih. Jangan melihat buku dari sampul luarnya saja. Tetapi kini sudah ada juga bermunculan majalah-majalah baru yang khusus memuat cerpencerpen.

perlu dibaca kembali ulasannya. tunggu saja book fair. Apalagi bila bukunya termasuk best seller atau hard cover. seandainya hanya cerita penulis favorit Anda saja yang keren. Di sana Anda bisa mendapatkan aneka buku cerpen novel dengan berbagai macam harga.Memilih buku cerpen novel tidak harus mencari buku yang best seller. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi. Tapi ingat. penerbit C khusus menerbitkan buku islami. Biasanya ada penerbit yang selalu menerbitkan cerita dengan gaya yang sama. Apabila ingin mencari buku cerpen novel yang berkualitas dan haus akan bacaan bermutu. penerbit B selalu memasukkan unsur seks dalam setiap ceritanya. Namun. Cerpen.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • buku cerpen cerpen dengan genre yang sama Cerpen remaja vulgar cerpen sinopsis yang ada penerbit dan pengarang semua novel remaja tebal yang sinopsisnya panjang Tags: Berburu. Anda bisa memulai pencarian dari rak paling bawah atau paling tersembunyi. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Bila buku novel tebal. Lihat siapa penerbitnya. Lihat harganya. Lihat tebal tipisnya buku cerpen novel yang kita inginkan. Biasanya cerita yang unik dan melenceng dari pasar. Namun. Novel Posted in Belanja | No Comments » . Karena buku dengan bacaan bermutu dan bagus. jika si penulis favorit Anda menulis buku kumpulan cerpen secara keroyokan.AnneAhira. pastikan buku apa yang Anda incar. dan lain sebagainya. perlu dicatat bahwa tidak laku bukan berarti ceritanya jelek. Bila ingin membaca cerpen novel dengan genre-genre yang agak unik. biasanya ceritanya lebih panjang dan lebih asyik untuk dinikmati. maka Anda tetap harus menyiapkan budget yang sesuai. saatnya berburu buku cerpen novel yang bermutu ke toko buku. biasanya agak sedikit mahal. tidak perlu lagi meragukan isi ceritanya.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.penulis buku cerpen novel incaran sudah sering Anda baca karyanya. Selamat membaca. Tetapi bukan berarti novel yang tipis isinya jelek. selalu tidak laku.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Misal penerbit A selalu menceritakan cerita gokil. Bila Anda ingin membeli buku asli di bawah harga pasaran. Sekarang.

namun pesan moral yang terkandung di dalamnya bersifat evergreen. 2008). 33 Cerita Rakyat Menakjubkan (Dar! Mizan. dan sebagainya. Terdiri dari 3 jilid. Namun sekarang. Banten (Grasindo. Masing2 terdiri dari 25 dan 23 cerita). 2002). Terdiri dari 19 cerita. 1996). jujur. menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kaya dengan keragaman budaya. Berisi 16 cerita. Berisi 24 cerita. termasuk yang sudah mulai banyak dilupakan oleh generasi muda. Meliputi Legenda.Kumpulan Cerita Rakyat Riau (BKPMP dan Adicita. Masih relevan diletakkan dalam kehidupan masa kini. Berisi 72 cerita.Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Grasindo).Cerita Rakyat dari Yogyakarta (Grasindo. turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Cerita Rakyat dari Surakarta (Grasindo. Membaca cerpen cerita rakyat antara lain bermanfaat untuk: Menumbuhkan rasa cinta pada budaya sendiriPewarisan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokalMenumbuhkan imajinasiPendidikan moral Berikut beberapa buku kumpulan cerpen cerita rakyat yang dapat menjadi bahan bacaan: 366 Cerita Rakyat Nusantara (Adicita Karya Nusa). siapa lagi yang akan melakukannya? .Cerita Rakyat dari Jawa Barat (Grasindo. 2003). Terdiri dari 3 jilid Cerita Rakyat Nusantara (Erlangga For Kids. misanya: hormat pada orang tua.Cerita Rakyat dari Lombok. Jika bukan kita. 2009-2010). Dongeng. 1993). Terdiri dari 6 jilid. Cerita-cerita rakyat ini pada mulanya disampaikan secara lisan. 1993). Berisi 7 cerita.Tana Naripi Sosane Basien : Asal Usul Waita ‘Mangaa’ Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo. Fabel. anak bangsa ini. Berisi 366 cerita dari seluruh daerah di Indonesia.Cerita Rakyat dari Jember (Grasindo. Berisi 9 cerita.Gadis Yomngga dan Ular Naga: Kumpulan Cerita Rakyat Papua (Grasindo.Dongeng Rakyat Kabupaten Rembang (2 jilid. Terdiri dari 3 jilid. Mitos. mengasihi sesama. Untuk apa membaca cerpen cerita rakyat? Kuno! Setting atau latar belakang dalam cerpen cerita rakyat memang kuno (karena sudah berusia ratusan tahun).Cerita Rakyat dari Bengkulu (Grasindo. 2002). rajin.Cerita Rakyat Betawi (Grasindo. 2005). tolong-menolong. 2009). Berisi 67 cerita dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. 1998). Berisi 12 cerita. Nusa Tenggara Barat (Grasindo). 2009)Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Terpopuler.Beratus-ratus suku bangsa yang mendiami kepulauan Indonesia. yang mencintai dan melestarikan nilai-nilai budaya kita. Berisi 10 cerita. Berisi 7 cerita.Buku Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara (Wahyu Media. 2002) Mari kita kenali dan cintai kekayaan budaya kita. Jika dibandingkan dengan cerpen jenis lain. Terdiri dari 2 jilid. cerita-cerita rakyat Indonesia ini juga dapat ditemukan di berbagai buku kumpulan cerpen cerita rakyat. dan Epos (Ruang Kata.Cerita Rakyat dari Jawa Timur (Grasindo. 2003)Kumpulan Cerita Rakyat Pakpak (Yayasan Sada Ahmo.Cerita Rakyat dari Pandeglang. kumpulan Cerpen Cerita Rakyat Indonesia jelas mengangkat kekayaan budaya Indonesia.Cerita Rakyat dari Sumatera Barat (Grasindo). 1993). setia kawan. Kekayaan ragam budaya itu salah satunya dapat dilihat dari cerita-cerita rakyat Indonesia. 2007).

Dan. nasib Cinderella berubah.AnneAhira. termasuk menghadiri pesta kerajaan. 2010 | Siapa yang tidak tahu Cinderella? Kisah mengenai Cinderella sudah terkenal di bagian dunia mana pun. Rakyat Posted in Belanja | No Comments » Kepopuleran Cerpen Cinderella December 2nd. pangeran pun jatuh hati. kebahagiaan Cinderella berakhir setelah ayahnya menikah lagi. sepatu kaca miliknya tertinggal. Ibu dan saudara tirinya kerap kali memperlakukan Cinderella layaknya pembantu ketika ayah Cinderella pergi. Saat datang ke pesta. Cinderella menolak keinginan pangeran untuk terus berdansa dengannya. seorang penulis Prancis. Di tengah-tengah harapannya menghadiri pesta. karena Cinderella diperingatkan ibu peri untuk pulang sebelum jam 12. Namun.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Pangeran yang jatuh hati dengan Cinderella mencari ke seluruh pelosok negeri untuk mengetahui pemilik sepatu tersebut. Namun. saudara tiri Cinderella memotong jari-jari kaki mereka agar kakinya bisa masuk ke dalam sepatu kaca.Cinderella diperlakukan seperti pembantu dan tidak pernah diperbolehkan keluar rumah. Meskipun ibunya telah tiada.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Berkat kesabaran dan kebaikannya. Indonesia. Cerpen. Lain lagi dengan versi Grimm bersaudara. Dikisahkan.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Kisah tersebut merupakan gubahan Charles Perrault. Ia dapat mencoba sepatu kaca yang memang miliknya lalu menikahi pangeran. Berbagai versi mengenai kisahnya pun terdengar di penjuru dunia. Pangeran yang tahu tipu daya mereka menyuruh merpati . muncul ibu peri yang mengubah Cinderella bak seorang putri raja.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • kumpulan cerita rakyat surakarta cerita rakyat nusantara jilid 3 erlangga cerpen cerita rakyat cerpen rakyat kumpulan cerita rakyat nusa tenggara barat Tags: Cerita. penulis asal Jerman.Itulah kisah populer Cinderella yang sering kita dengar. Mereka pun hidup bahagia selamanya. Cinderella hidup bahagia bersama ayahnya. baik berupa buku maupun cerpen Cinderella. Cinderella adalah seorang gadis piatu. penderitaan Cinderella semakin menjadi setelah ayahnya meninggal.Alhasil.

lama kelamaan ia bosan dengan perjalanan kariernya. ia bertekad mengejar karier.Versi Indonesia ModernCinderella in Paris disebutkan bukan merupakan Cinderella yang biasa.Buku Cinderella in Pink juga berbeda dengan kisah Cinderella pada umumnya. Semua kisah tersebut tetap fokus kepada Cinderella. Dan ia semakin kesal saat Oscar mulai ikut campur segala urusannya. penyamaran mereka akhirnya terbongkar. Teman dekatnya justru berubah menjadi musuh. Ia adalah seorang perempuan yang menginjak usia matang tapi belum mengakhiri masa lajangnya. Saras bertemu dengan seorang pria.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Ia pun memilih menjadi backpacker dan pergi ke Eropa.mematuki mata mereka hingga buta. Andini yang merupakan seorang gadis desa tiba-tiba harus berubah peran menjadi Dianne yang merupakan sosok wanita kosmopolitan. Di Indonesia. Three Days Cinderella (Agnes Jessica). tapi punya hobi fotografi. Cerita Cinderella telah dituang ke berbagai jenis buku.Hidup Bahagia Selamanya“Hidup bahagia selamanya” adalah kata-kata yang kemudian tampak seperti stereotip Cinderella. meskipun sebenarnya tokoh dan ceritanya tidak sejalan dengan kisah Cinderella yang asli. Oscar mulai mengenal Dara setelah ia jadi sasaran sepatu dekil milik Dara. kenapa ketiga cerita tersebut menggunakan judul Cinderella? Sebaiknya Anda cari tahu sendiri. seperti buku bergambar dan buku cerita. dan Cinderella in Pink (Dyan Nuranindya). “Cinderella” dalam cerita ini adalah Saras.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.AnneAhira. Oscar adalah seorang cowok yang malas dan hobi berkelahi. Begitulah kata-kata yang kemudian sering kita dengar. Hidupnya kemudian diwarnai masalah. Namun. baik dalam bentuk buku maupun film. Kita tidak mungkin bisa “hidup bahagia selamanya” seperti Cinderella.Ceritanya juga diadaptasi ke dalam film dengan versi cerita yang berbeda. Buku Three Days Cinderella lain lagi.Nah. Dara kesal karena sepatu kesayangannya hilang.Agenda J00-2007027969 View the original article here . Namun.Ada banyak kisah yang menyerupai Cinderella. seorang cewek yang cuek dan punya penampilan ajaib berhasil menarik perhatian Oscar. Andini dan Dianne. yang wajahnya mirip dan bertukar peran. Karena gerah dicap perawan tua.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Di tengah-tengah sakit hatinya. ada beberapa judul buku yang menggunakan nama Cinderella. ia pergi ke Jogja karena mengetahui banyak tempat indah di sana. Sepulangnya dari Amerika. Ceritanya berkisah tentang dua orang perempuan. seperti Cinderella in Paris (Sari Musdar). Begitu pula dengan cerita Cinderella dalam bentuk buku. Ada Ever After yang diperankan oleh Drew Barrymore hingga Cinderella Story yang diperankan oleh Hillary Duff. tetapi dibawakan dengan gaya yang berbeda. Dara.

“Ayo. Aku mengambil kantong itu dengan tangan bergetar. Kali ini dia menatapku. Aku pegangi daun-daun singkong yang sudah dipetiknya. Aku berjalan dalam bayangannya untuk menghindari panasnya sinar matahari. Kali ini aku tak berani memandang matanya. “Kalau menanam sekali lagi. “Cinta pertamakah ini?” kataku membatin. “Lihat saja nanti. dan memungkinkan selesai dalam sekali baca. Biar nanti tidak terlalu kecewa. Tak sanggup aku berdiri atau duduk. Rasanya aku belum pernah seperti ini.Incoming search terms for the article: • kisah hidup cinderella yang asli Tags: Cerpen. Aku pandangi caranya mencabut singkong. “Apa maksudmu?” tanyaku heran. Serba salah dan salah tingkah. Aku hampir tak mendengar kata-katanya yang menerangkan tentang kotoran kelincinya yang berbau menyengat.” katanya. . Di siang hari yang panas. Mata itu begitu berbinar penuh semangat hidup.” kataku senang.” kataku sedih. bukan? Cerpen adalah sebuah bacaan singkat. Berikut adalah sebuah cerpen tentang cinta pertama yang mungkin bisa menginspirasi Anda untuk mencoba menulis kisah Anda dalam sebuah cerpen. Hatiku begitu tenang walau degupan jantungku terus saja bergemuruh. Aku bingung mengapa aku bisa begini.” katanya lembut. kita pupuk ya.” ajaknya.” katanya sambil memberikan sekantong kotoran kelinci. Nanti kalau memang apa yang aku ucapkan benar.” kataku masih dengan nada keheranan. “Hamburkan ini. “Aku percaya padamu. aku coba palingkan wajahku. 2010 | Anda tentu sudah sering mendengar istilah cerita pendek. “Aku tak mengerti.” katanya. “Lihat saja dulu buktinya. Cinderella.” terangnya tanpa menatapku. Singkong di Ladang Gersang “Kecil sekali singkongnya. salah satunya adalah cerpen tentang cinta pertama. baru kau boleh percaya padaku. Saat dia melirik atau melihatku.” jawabnya dengan penuh keoptimisan. Aku bengong menatap dirinya. Kepopuleran Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Cinta Pertama: Singkong di Ladang Gersang November 30th. “Kau tak percaya aja dulu. Aku seperti nyiur melambai ditiup angin. “Jangan. Aku membeku. Seminggu kemudian dia mendatangiku lagi. kita mulai dari sini. Aku perhatikan kaki-kakinya yang jenjang. “Pakai pupuk apa?” tanyaku lirih tanpa ada asa yang terbayang. Aku merasa damai. Bergoyang-goyang ke sana kemari. Aku semakin gugup. Aku gugup sekali. “Pakai kotoran kelinciku. Kau tak harus terlalu percaya dengan apa yang aku katakan. aku merasa dingin. Baru pertama kalinya aku menatap mata coklatnya yang indah.” jawabnya pasti. “Hebatkah kotoran kelinci?” tanyaku dengan ketakjuban yang tak kusembunyikan. Mata coklat itu membuat aku gugup. pendek. Hatiku berdekup begitu kencang. Tubuhku terasa melayang. Beragam cerita dapat kita tuangkan dalam sebuah cerpen. Aku iringi langkahnya.

2010 | Harian Kompas adalah surat kabar ternama yang termasuk beroplah tinggi dan beredar cukup merata di penjuru tanah air. Aku senang bahwa kotoran dan urin kelinci memang hebat. “Kau murid yang cerdas. tapi bau ini kan membuat singkong kita tumbuh lebih subur.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Aku tak mengerti makna senyumannya. Tapi sejak penanaman itu. Sajian berita yang lengkap dan mendalam menjadi andalan harian yang lahir pada 28 Juni 1965 ini. Mari kita buktikan. Bagaimana. Ladang. Gersang. Setiap hari aku pandangi stek-stek singkong yang mulai menyembulkan daun-daunnya yang hijau. “Bagus juga untuk pupuk.Aku berharap bertemu dengannya. tunggu apa lagi? Mulailah menulis cerpen versi Anda sendiri. *** Nah. Singkong Posted in Belanja | No Comments » Ruang Cerpen Kompas yang Menjadi Idola November 27th. Tapi aku tak bahagia. Pertama. Cinta. Tapi cintaku masih seperti singkong di ladang gersang. “Bau sekali. “Ya. Singkongnya besar-besar. aku tak bertemu lagi dengannya hingga panen tiba. sudahkah Anda mendapatkan gambaran dari cerpen tersebut? Jika Iya.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Aku mulai berpikir untuk tidak percaya sebelum ada buktinya.” kataku.” katanya. “Benarkah?” kataku tak percaya.AnneAhira. Memang tak kupupuk cintaku dengan kotoran dan urin kelinci. Namun rasanya cintaku tumbuh lebih subur dari singkong-singkong yang kami tanam.“Ini urin kelinci.” terangnya sambil tersenyum. Aku senang.” katanya. Aku merasakan lara hati dan jiwa karena cinta pertamaku tertanam kembali ke dalam gundukan tanah tempatku menancapkan stek-stek singkong berikutnya.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • cerpen apa kabar cinta Tags: Cerpen. Aku bayangkan kami berdua berjalan bersama di ladang singkong itu sambil bercerita tentang apa yang akan kami lakukan bila panen nanti. Tubuhku terasa semakin enteng bak kapas mendengar pujiannya. Tapi aku tak menemukan kasihku. Ladang gersang itu kini sudah subur.” Dalam kegugupanku. . kali ini aku tak sanggup mencium bau urin kelinci yang begitu menyengat. Selamat mencoba! Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Dia tersenyum. Kini kau mulai dengan tidak percaya.

Dalam penyusunan buku ini dilakukan proses pemilihan cerpen dari semua naskah yang pernah dimuat dalam Kompas. I Nyoman Darma Putra dalam kata pengantarnya di Buku Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2003 menyebutkan bahwa tak sedikit mahasiswa Australia yang meneliti tentang cerpen lantas mengambil contoh cerpen yang dimuat di Kompas.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Kebaruan (orisinilitas) ini berlaku pada tema. Karakteristik Cerpen Kompas Cerpen yang dimuat rata-rata mempunyai nilai original. Antologi Cerpen Kompas Tahun 1992 Kompas memulai tradisi membuat buku kumpulan cerpen yang pernah dimuat di media tersebut. alur. Editor dan timnya akan menentukan beberapa cerpen untuk dimasukkan dalam antologi. yang membuatnya unik dan berbeda dengan yang lain. Di bagian seni khususnya. Ruang . Djenar Maesa Ayu. Namun. Penggunaan kata-kata kasar dan kurang beretika dihindari serta tak menyinggung SARA.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Menjadi. ruang cerpen dan puisi seolah menjadi penyeimbang berita-berita yang dinamis setiap harinya. Dalam cerpen-cerpen Kompas bisa ditemukan nuansa lokal dan luar yang sama menariknya. Ketertarikan para penulis berlomba-lomba mengirimkan cerpen ke Kompas membuat seleksi yang terjadi cukup ketat hingga terpilih karya terbaik layak muat. dan cara bercerita. mengingat hal ini sangat terkait dengan selera editor yang bisa jadi berbeda dengan masyarakat awam. Para penulis yang karyanya telah dimuat di Kompas antara lain Danarto. dan Ripin : Cerpen Kompas Pilihan 2005-2006.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen. Tanpa disadari harian Kompas menjadi semacam “standar” bagi seorang penulis agar karyanya “diakui”. Agus Noor. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Penyebaran Kompas yang cukup luas di tanah air dan kualitas isinya membuat ruang cerpen harian ini menjadi salah satu yang diminati pula. Eka Kurniawan. Ratna Indraswari Ibrahim. dan lainnya. isi. Kompas.Salah satu rubrik tetap yang menarik adalah halaman seni dan hiburan. Meskipun tak berarti karya fiksi di harian lain tak kalah apik dan mengesankan. Beberapa judul antologi cerpen Kompas yang telah terbit adalah Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan: Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas. Toh tetap saja kumpulan cerpen Kompas dinanti sebagai pustaka yang menambah kekayaan khasanah sastra tanah air. Idola.AnneAhira. nama besar dan penyebaran Kompas yang tak diragukan lagi membuat asumsi ini terus berkembang sampai sekarang. Kriteria pemilihan editor terkadang menuai pro dan kontra. Cerpen Kompas Cerpen Kompas seakan-akan telah dianggap sebagai barometer cerpen koran Indonesia yang terus tumbuh. Seno Gumira Ajidarma.

tidak memasukkan unsur sugesti didalamnya dan harus objektif. 3. Disini pengarang mencoba menyampaikan pesan-pesan melalui kisah-kisah indah yang dirangkaikan lewat kata-kata. Oleh karena itu karangan narasi sering kita temukan pada cerpen. Ada tiga hal yang membangun sebuah karangan narasi yaitu: 1. Susunan yang sistematis Jadi cerpen narasi adalah suatu istilah yang timbul kemudian yang menggambarkan bahwa karangan tersebut adalah menceritakan tentang kisah fiktif yang fokus pada satu konflik dan tidak terlalu panjang. Narasi sugestif Yaitu ada nilai sugesti atau nilai terselubung yang disisipkan dalam karangan tersebut. Karangan narasi juga memberikan nilai estetika sehingga tulisan kita terlihat lebih semarak. Fungsi karangan narasi Fungsi karangan narasi sangat penting dalam sebuah cerpen. Pengertian Sedangkan narasi sering diartikan sebagai cerita. Tanpa karangan ini cerpen akan terasa garing dan sepi. Disusun dengan gaya bahasa yang logis berdasarkan fakta. novelet dan sejenisnya.Posted in Belanja | No Comments » Menulis Cerpen Narasi Yuk! November 22nd. novel dan karangan fiksi lainnya. Tokoh yang ditonjolkan biasanya hanya satu orang. Jenis Karangan narasi Secara umum karangan narasi ada dua jenis yaitu: 1. novel. Karangan nonfiksi seperti memoar. Narasi jenis ini biasanya banyak ditemukan pada tulisan nonfiksi seperti autobiografi. Secara lebih khusus cerpen dapat dicirikan sebagai sebuah karangan yang memiliki efek tunggal dan fokus pada sebuah konflik. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek sehingga beberapa ahli bahasa sering mendefenisikannya sebagai sebuah karangan yang bisa dibaca sekali duduk. Secara sederhana definisi dari narasi adalah sebuah karangan yang menceritakan sejelas-jelasnya gambaran dari suatu peristiwa atau konflik. 2010 | Cerpen Narasi terdiri dari dua kata yaitu cerpen dan narasi. Biasanya kita temukan pada cerita-cerita fiksi seperti cerpen narasi. 2. 2. kisah inspiratif dan sebagainya. Berupa cerita atau kisah Unsur pelaku sangat menonjol. . kisah inspiratif dan sejenisnya juga memakai karangan narasi. Namun bukan berarti karangan narasi tidak bisa kita temukan pada karangan non-fiksi. Narasi ekspositorik (narasi teknis) Yaitu sebuah narasi yang tersusun atas fakta dan data-data yang sebenarnya. Karangan narasi membuat kita mampu merasakan kisah dalam sebuah tulisan.

Atau bisa juga dari bacaan. 5. Bukan mengurutkan setiap langkah-langkah. Gambarkan peristiwa-peristiwa utama. Temukan tema yang unik dari pengalaman pribadi atau orang lain. Peristiwa adalah penjabaran dari konflik dalam sebuah cerita. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. perwatakan.Agenda J00-2007027969 View the original article here .comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Tetapkan pembaca sasaran. ada juga yang menyusun ending terlebih dahulu baru menyusun konflik dan sebagainya. Namun secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Menentukan sebuah tema yang menarik dan unik. Jadi segeralah menulis dari langkah manapun yang dianggap paling mudah. Abaikan urutan langkah di atas jika hal itu membuat kita semakin sulit untuk mulai menulis. Cerita tidak akan hidup tanpa konflik yang unik. Susun konflik dan alur cerita. Terlebih dahulu tentukan tema apa yang akan diangkat menjadi sebuah cerpen narasi yang memikat. Namun untuk menulis yang diperlukan hanyalah tindakan memproduksi kata-kata. 3.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Selain itu juga bermanfaat untuk menentukan nilai sugestif apa yang mau diselipkan dalam cerita ini nantinya. tergantung dimana kita merasa enjoy untuk memulai menulis.AnneAhira. 4. Hal ini bermanfaat nantinya untuk memfokuskan jalan cerita dan gaya bahasa yang dipakai dalam menulis sebuah cerpen narasi. Ini adalah langkah sistematis yang bisa ditempuh dalam menyusun sebuah cerpen narasi. latar dan sudut pandang. Tetapkan sebuah peristiwa utama yang akan terjadi dalam cerpen narasi tersebut. tontonan atau hal-hal lain yang mengusik imajinasi kita. 2. Tetapkan tokoh.Langkah praktis menyusun cerpen narasi Setiap penulis memiliki cara-cara tersendiri dalam membuat sebuah cerpen narasi. Konflik merupakan nyawa dalam sebuah cerpen narasi. Kadang ada yang memulai dari satu tokoh. Semua itu sah-sah saja. Empat hal ini nantinya akan berperan penting dalam menciptakan konflik dalam sebuah cerpen narasi. Semakin unik watak tokoh dan latar yang diciptakan maka konflik yang bisa dirancang akan semakin menarik.

co. Contoh yang bisa kita ambil adalah Tokoh Musasi karya Eiji Yoshikawa. Cerpen-cerpen Jepang biasanya bermain dalam karakter tokoh.Incoming search terms for the article: • • • • contoh karangan narasi fungsi dari konflik dalam sebuah cerita fungsi konflik dalam cerita Pengertian konflik & fungsi konflik dalam sebuah cerpen Tags: Cerpen. kita bisa mencarinya pada sebuah situs khusus cerpen Jepang. Salah satu karya sastra adalah cerpen. Namun. sebuah cerpen terdiri atas 500 kata sampai dengan 1000 kata. 2010 | Berbicara soal sastra. memang ini adalah sebuah novel.tanpen. berarti kita bicara soal budaya. Anda bisa mengunjungi yumeko. Meskipun kumpulan cerpen situs ini sangat terbatas oleh kosa kata. cerpen yang dimuat di media cetak terbatas oleh kolom sehing sebuah cerpen harus dibatasi agar tidak terlalu panjang. namun kita dapat menganilis tokoh yang dibangun dalam novelnya adalah memang seorang samurai sejati dengan latar budaya Jepang yang sangat kuat. Orang-orang yang penuh dengan paradoks yang hidup dalam dunia imajiner. Untuk membuka lebih lanjut tentang cerpen-cerpen Jepang. Tokoh dan penokohannya tetap berkarakter. pengarang jepang tetap kuat dalam membangun metafora yang indah.rakuten. Kesadisan dan kengeringan sering kali tergambar dalam karya sastra Jepang dengan cara yang paling sinis ketika disampaikan pada pembaca. Yang terdiri dari kisah tokoh utama yang mengalami satu konflik utama. Dalam situs tersebut termuat cerpen-cerpen yang sangat singkat. Cerpen Jepang Bicara soal cerpen. Biasanya. www. jumlah kata yang sangat terbatas itu tidak membuat cerpen-cerpen dalam situs tersebut menjadi hambar akan ide dan karakter. Cerpen Jepang biasanya sangat diwarnai budaya lokal yang mereka miliki. Selamat membaca dan menyelami cerpen! .web.id atau top-pdf. Latar cerita pun tetap kuat dengan kebudayaan Jepang yang kuat.com/kumpulan-cerpen-jepang Dalam web tersebut dibahas mengenai cerpen-cerpen Jepang baik dengan tinjuan semiotik atau sosiologi sastra. atau plza. Menulis. Orang-orang kesepian yang merindukan kebebasan. Untuk menemukan cerpen-cerpen Jepang yang bisa dianalisis dengan mudah.id. Cerpen adalah sebuah cerita pendek dari satu atau dua alur saja. Karena. Mereka cenderung kuat dalam membangun sebuah penokohan dalam cerita. karya sastra tercipta dari sebuah cerminan budaya setempat. Kebanyakan cerpen-cerpen Jepang bicara soal tema-tema psikologis. bahkan ada yang 200 huruf. Cerpen yang dibuat di media cetak biasanya maksimal 750 kata saja. Pendek tapi Mengena November 21st. Jepang itu sangat mencintai budayanya dan sangat posesif terhadap apa yang menjadi miliknya. Kadang. Cerpen-cerpen yang dibuat maksimal 1000 huruf saja. kali ini kita akan membahas mengenai cerpen Jepang.jp. Narasi Posted in Belanja | No Comments » Cerpen Jepang.

Antologi adalah kumpulan. buku cerpen kurang laku untuk dijual. Pendek Posted in Belanja | No Comments » Buku Cerpen = Buku Antologi Cerpen November 21st. pecinta buku atau pecinta cerpen. Bila sembilan anak didik patungan untuk membeli sebuah buku cerpen. Salah satu cara untuk tetap mempertahankan kualitas dan kuantitas cerpen bersama-sama adalah dengan cara membuat buku cerpen indie. Tetapi betapa sulitnya mereka menemukan referensi cerpen yang berkualitas. Contoh sederhana saja. mendesain cover sendiri. Oleh karena itu keberadaan buku cerpen sangat berarti. tentu Anda ingin agar kuantitas dan kualitas cerpen dalam dunia sastra Indonesia tidak menjadi surut. Mengena. Saat ini penerbit kurang mau menerbitkan buku cerpen. Padahal masih banyak pelajar. Jadi setiap anak didik dapat meresensi satu cerpen dari buku itu. mahasiswa atau khalayak umum yang masih membutuhkan buku cerpen. Karena biasanya di dalam buku cerpen ada 9 atau 10 cerpen dengan judul berbeda-beda.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Entah itu kumpulan cerpen pribadi atau kumpulan cerpen bersama. tidak ada salahnya membeli buku cerpen untuk menjadi koleksi Anda. di sekolah anak didik diharuskan untuk bisa meresensi sebuah cerpen atau membuat cerpen sebagai tugas bahasa Indonesia. Sesuai dengan namanya. Dan tidak semua anak didik mampu membeli majalah atau Koran demi sebuah cerpen. melay-out sendiri.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek. Keberadaan buku cerpen sangat berguna bagi masyarakat. Ciri-ciri cerpen adalah bisa dibaca dalam sekali duduk. pasalnya di pasaran.Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Jadi antologi cerpen adalah kumpulan cerpen.Agenda J00-2007027969 View the original article here Tags: Cerpen.AnneAhira. mengandung konflik yang padat dan memberi pesan positif kepada pembacanya. Buku cerpen adalah sebutan populer bagi orang yang awam dalam dunia kepenulisan dan perbukuan. . cerpen biasanya mempunyai durasi halaman dari 5 sampai 12 halaman ukuran kertas A4 dengan spasi 1.5. Membuat buku cerpen indie berarti mengumpulkan naskah sendiri. tentu beban mereka akan lebih ringan ketimbang membeli sebuah majalah yang hanya memuat satu buah cerpen saja. mencetak buku sendiri dan bahkan memasarkannya pun sendiri. 2010 | Bila Anda penggemar cerpen. Membuat Buku Cerpen Bersama-Sama Bila Anda adalah suka menulis cerpen. Istilah yang tepat untuk buku cerpen adalah buku antologi cerpen. mengedit sendiri. Jepang.

Terkadang ada juga sampul buku kumpulan cerpen yang misterius dan agak vulgar. memilih buku cerpen novel. Jangan melihat buku dari sampul luarnya saja.Tentu saja karena dicetak secara indie maka biaya pun sendiri. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Jadi. Karena dengan semakin sedikitnya buku cerpen yang terbit maka semakin sedikit juga buku cerpen yang mengalami cetak ulang dan best seller. yang covernya oke. Tetapi kini sudah ada juga bermunculan majalah-majalah baru yang khusus memuat cerpencerpen.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • antologi cerpen anak Tags: Antologi. Tentu cerita seperti ini tidak baik jika dibaca terlalu sering oleh remaja. Seringkali kita mendapati novel remaja yang isinya terlalu vulgar. 2010 | Seringkali saat hendak membeli buku cerpen novel. bagaimana. Bila tidak . maka keberadaan buku cerpen dalam dunia sastra pun akan terus tumbuh dan diakui oleh masyarakat. Tetapi bila di dalam satu buku cerpen itu ada 15 penulis maka ke-15 penulis itu bisa saling patungan untuk biaya mencetak buku. kita terjebak oleh covernya. Misalnya. ada baiknya Anda mengikuti tips di bawah ini: Cover memang menjadi pemikat pertama dalam memilih novel. Tapi. Niscaya dengan semakin banyaknya bermunculan buku cerpen-buku cerpen yang diterbitkan secara indie ataupun diterbitkan oleh penerbit. Majalah-majalah khusus cerpen ini harus kita dukung demi perkembangan literasi kita. ingat pepatah lama. Semoga kelak.Jangan malas untuk membaca sinopsis buku cerpen novel yang hendak Anda beli. ternyata terasa biasa-biasa saja saat kita membaca isinya. konflik hanya berputar-putar di masalah cinta. sih. isinya juga oke? Tips Pencarian Buku Cerpen Novel Agar tidak kecewa dengan buku yang dibeli. keren dan mendidik.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No.AnneAhira. Terkadang sampul yang sederhana dan tidak menarik justru menyimpan isi cerita yang fantastis. Cerpen Posted in Hobi | No Comments » Berburu Buku Cerpen Novel November 15th. Menjadi buku yang dicari-cari dan best seller di toko buku. “don’t jugde the book by it’s cover”. dengan cover dan endorsmentnya bagus. saat menemukan buku kumpulan cerpen. Bahkan novel dengan cap ‘Best Seller’ dan dipajang di rak buku laris. nasib buku cerpen akan kembali lagi menjadi primadona. tetapi isinya ternyata mendidik. tidak menjamin isinya bagus.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Biasanya sinopsis ada di bagian belakang buku.

tidak perlu lagi meragukan isi ceritanya. Sekarang. Lihat tebal tipisnya buku cerpen novel yang kita inginkan. Lihat harganya. Bila Anda ingin membeli buku asli di bawah harga pasaran. penerbit C khusus menerbitkan buku islami. Biasanya cerita yang unik dan melenceng dari pasar. maka Anda tetap harus menyiapkan budget yang sesuai. Karena buku dengan bacaan bermutu dan bagus. perlu dibaca kembali ulasannya. perlu dicatat bahwa tidak laku bukan berarti ceritanya jelek. Namun. biasanya ceritanya lebih panjang dan lebih asyik untuk dinikmati. penerbit B selalu memasukkan unsur seks dalam setiap ceritanya. seandainya hanya cerita penulis favorit Anda saja yang keren.Agenda J00-2007027969 View the original article here Incoming search terms for the article: • • • • • buku cerpen cerpen dengan genre yang sama Cerpen remaja vulgar cerpen sinopsis yang ada penerbit dan pengarang semua novel remaja tebal yang sinopsisnya panjang .Memilih buku cerpen novel tidak harus mencari buku yang best seller. saatnya berburu buku cerpen novel yang bermutu ke toko buku. Selain itu. Misal penerbit A selalu menceritakan cerita gokil. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi. Lihat siapa penerbitnya. Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju www. Apabila penulis buku cerpen novel incaran sudah sering Anda baca karyanya. Bila ingin membaca cerpen novel dengan genre-genre yang agak unik. Tapi ingat. Apabila ingin mencari buku cerpen novel yang berkualitas dan haus akan bacaan bermutu. dan lain sebagainya. selalu tidak laku.ada. cek juga pendapat-pendapat orang tentang buku itu. Di sana Anda bisa mendapatkan aneka buku cerpen novel dengan berbagai macam harga. Bukan endorsement yang ada di sampul.AnneAhira. melainkan pendapat pembaca umum. Anda tinggal menggunakan fasilitas Google untuk mencari sinopsis buku yang diincar. Anda bisa memulai pencarian dari rak paling bawah atau paling tersembunyi. Tetapi bukan berarti novel yang tipis isinya jelek. Apalagi bila bukunya termasuk best seller atau hard cover. Biasanya ada penerbit yang selalu menerbitkan cerita dengan gaya yang sama. Namun.Nama “Anne Ahira” dilindungi oleh Direktorat Jendral HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Republik Indonesia No. Bila buku novel tebal. Selamat membaca. biasanya agak sedikit mahal. jika si penulis favorit Anda menulis buku kumpulan cerpen secara keroyokan.comAnda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. pastikan buku apa yang Anda incar. tunggu saja book fair.

Novel Posted in Belanja | No Comments » . Cerpen.Tags: Berburu.

Memandang sisa-sisa kebun kelapa yang menua. Nenek yang selalu duduk di beranda. kejayaan yang terpuruk. Di kamarnya. mengunyah sirih. penuh perasaan. Kini. Atau suara kumbang. perempuan lantang dan taat. Tinggal Sang Nenek. tak hendak memakai tongkat. Selebihnya. ayunan leher sapi-sapi berpunuk. sedikit irama yang tersisa dari masa jaya kakek-neneknya. di padang-padang kebun kelapa. tak kalah nyaring suara genta. Nalan menduga-duga adalah yang dinanti bakal tiba. dan sesekali terhenti entah pada anak tangga ke berapa – pertanda si empunya langkah juga tak kalah berdebar – meski ia berhasil luput dari sergapan sepasang mata. Sepasang mata tuanya yang kelabu masih cermat melihat setiap tamu atau orang yang mendekat. satu-satunya yang dinanti Nalan dengan dada berdebar adalah detak kaki seseorang (kadang dari arah tak biasa) yang iramanya mulai ia hafal. Jauh di luar. lalu berpusing di runcing bubungan rumah. sapi tinggal tak seberapa. nyaring menggirik dinding papan seakan hendak merobohkan. kekokohan rumah gadang – lambang kebesaran masa silam. di beranda. 2 so far today Tubuh yang Bersekutu Oleh: Raudal Tanjung Banua Dimuat di harian Koran Tempo. . Pelan.• • • • Tentang Kami Sejarah Kami Dewan Redaksi Hubungi Kami ○ Download  Blackberry Launcher Cerpen: Tubuh yang Bersekutu 8Jul2008 Filed under: Cerpen Author: admin Visited 470 times. 27 Juni 2004 PADA hari kedelapan kepulangan Nalan. kakeknya sendiri sudah lama bernisan di halaman belakang. di antara pohon langsat dan batang pinang. atau berdendang sendirian. belukar pandan yang tak teranyam. sedikit demi sedikit. Tapi hanya gedesau angin lewat di jendela. jenjang rumah gadang itu perlahan sepi dari langkah kaki mereka yang datang bertandang.

Dasar tak tahu diri!” Itu semisal kalimat yang kerap terucap. cucu Mak sukses punya segalanya. begitulah nasib diriku. fasih benar menirukan Nenek. “Hei berakit-rakit tak sampai hulu. lama . berenang-renang tak sampai tepi. apa urusan dengang sang cucu. nasib banyak lelaki. tak tahu diuntung. “Terima kasih. Tak jarang misalnya. Atau tengah malam. sebelum itu. hidup Paman tak berubah. kepada Paman. Nenek suka membanggakannya. dari pantun gembira. agar selamat lahir-batin. Bagaimana kalau Paman carikan tukang pijat?” Nalan tak menolak. Begitulah Sang Paman. ia bergegas menjemput si tukang pijat. kepada Muna. ia meminta uang buat anak-istrinya (yang tinggal di seberang sungai) Nenek menceramahinya. ada saja bahan. Dan bila yang datang anak perempuan. sedang kau puasa pun tidak!” Nalan juga tahu. Nalan tahu penyebabnya. Paman hanyalah anak pungut – meski masih saudara jauh – yang ditampung Nenek sejak di masa jaya. “He. itu terang melanggar adat dan aturan. sang Nenek tak langsung mengizinkan bertemu. tak tidak seorang istri!” Membayangkan ceritanya – disampaikan Etek Talimah dengan upaya seperti aslinya – Nalan menduga Nenek berpantang kalah. sebaiknya sekarang. Setiap kawan Nalan datang. selagi menjaga diri. Dan seperti biasa. Yang penting ibadahmu. Paman. Nenek ikhlas kau tinggalkan!” Seperti Muna yang diberi kata-kata. mungkin kawan satu sekolah dengan Nalan atau gadis kampung. Sejak hari pertama kepulangan Nalan. di saat gembira. “Ya. hahaha…. Nah. ia termenung tiba-tiba.” laki-laki yang mulai beruban itu terpingkal. nanti belajarnya terganggu. dengan mata menerawang. “Apa katamu! Tak sembarang cucuku meminang orang. “Tak guna baju baru dan lamang-tapai (1). selagi Nenek sibuk menyiapkan kenduri kepulanganmu. “Dasar pemalas. sudah terbalik zaman sekarang rupanya. Buyung. Nalan. ia kembali membayangkan Paman Umang sebagai Si Malanca – sosok dalam cerita kanaknya – yang mengundang gelak tawa. si Nenek suka memberinya kata-kata. membuat mereka tak berdaya. Nalan pun memendam kecewa sebenarnya.Begitulah caranya memelihara rasa berkuasa. Ah. banyak gadis menyenangi Nalan (salah satunya Muna.” “Mmm. Si Etek. punya gelar dan selalu berkirim uang. Baiknya. ah memuakkan! Meskin konon. “Tak pantas engkau berkarib dengan perempuan. Nenek akan marah. Ia menawarkan. Tanpa buang waktu. tidak seperti kau: punya istri. Tapi pahit hidup tak menjauhkannya dari gelak-tawa. hingga ke seberang tak apa. pernah Paman berbalas kata. Nalan menatap punggung Paman Umang yang kurus membungkuk. Paman Umang – yang mengurus kebun dan sapi – sudah paham apa yang harus dilakukannya. Sejak dahulu: jauh ketika Nalan masih remaja tanggung di kampung. Atau duduk di tubir jenjang. Nalan. ia sukses di rantau. kau jagalah cita-citamu. Pintu dapur! *** SEMUA sudah diatur. “Lihat. Tapi mungkin nanti malam saja. ayahnya penjudi! Kau juga penjudi! Lengkap sudah!” Memang. dari arah yang tak biasa. “Kau pasti lelah dalam perjalanan. anak gadis mencari anak laki. sampai petatah-petitih yang dibengkokkannya. kepada siapa saja. mengendap dalam gelap. yang tak lain adik kandung ayah Nalan. sekolahmu musti tinggi. namun terkadang sukar diduga. Nenek dengan enteng – dan lantang – bilang. syukur-syukur sudah ditampung!” Bila Hari Raya. Tahu sikap itu belum hilang. maka seseorang – yang ditunggu Nalan – memilih selalu datang pada saat Nenek tak di rumah. Dan benar. Sedang kepada Nalan ia selalu berkata. Terlambat mengeluarkan sapi di kandang. tubuhmu mesti dipijat dulu. Padahal. Dan kau tukang menghabiskan!” Nalan paham itu menyakitkan. Apa patut kau mencari cucuku?! Pergilah. sampai selesai bertanya ini-itu: dari mana hendak ke mana. Nalan pun menyenanginya).

Ginjam terpana. Ginjam berkata – antara kiasan dan harfiah. tak mungkin perempuan) telungkup-telentang di ranjang. “Kau lupa? Kakekku tak hanya pandai bakaba atau bercerita. Tak ada waktu untuk bermain perasaan sekarang. Ah. Untung Paman mempertemukan kita. agaknya membuatnya tak lagi mudah memahami maksud kawan sendiri. Nalan. dari mana kau belajar memijat?” kata Nalan akhirnya.” potong Nalan. meski agak pucat kulihat. akhirnya karam sendiri!” begitu katanya berumpama.” “Yang jelas. eh.” hampir saja Nalan terisak. “Tentu saja. Untunglah Ginjam tertawa menanggapi. mengapa aku menjadi tukang pijat?” Ah. Bagaimana ia bisa lupa? Bukankah kakek Ginjam pernah menjadi bagian hidupnya di kampung. Lumayan menghibur. giliran Nalan merasa bodoh! Ia bagai terpukul benda tumpul. lalu menyesal. juga dikenal sebagai “dukun patah”. langsung dicarikan tukang pijat. hahahahaha…. “Badanmu terlalu lelah. lebih dari yang diduga.berenang. rasa benci itu tak kunjung hilang. Kau tahu. bukan?” O. Selain tambah hitam.” . mungkin tak cukup sekali dua kupijatkan. tanpa pertimbangan. kawan lama Nalan yang hubungan mereka pernah sangat mendalam! Paman cepat mempertemukan mereka sebelum nama Ginjam sempat ditanyakan Nalan. seperti nyeri di hati. ia merenggut pakaiannya. kurasa malah kian hitam.” “Karena rantau meminta terlalu banyak. “Eh. Ginjam tak mengerti! Jarak dan waktu. mencari upah. Entah mengapa. sehari datang. tapi aku ragu datang.” kata Ginjam setelah lama saling diam. dengan ceritanya yang liar? Dan si Kakek. Maka dengan sebentuk kegeraman. menikmati jari-jari Ginjam yang jantang (2). kau lebih putih. Terpaksa Ginjam yang kembali buka suara. walau diam-diam. “Ah. sambil membayangkan tubuh lelaki (tentu. kurasa tidak. Dan nyatanya sampai sekarang. di samping sebagai parewa (3) dan tukang cerita. Nalan seakan tak kuasa menatap Ginjam.” kata Nalan. seperti menguji. tak senang-senang. kawan yang sudah lama berpisah badan. seperti hendak menuntaskan persoalan badan. “Mengapa harus memijat?” tanyanya dengan nada ganjil. Tahulah Nalan mengapa Ginjam mesti dijemput selagi neneknya tak di rumah: bukankah Ginjam murid mengaji yang dulu tak disukai Nenek? Itu berlanjut sampai remaja. dari dulu kerjaku tak berubah. Ginjam tertawa lagi. matahari di kampung kita tambah garang saja. tak banyak yang berubah padanya – ia tahu dari mencuri pandang.” “Tapi kau sering memijat orang. karena dengan sarung dan punggung terbuka. Nalan terdiam mengenangnya. tapi tak mau larut dalam sentimentil itu. Maklum Nenek Guru belum berubah padaku. “Kau tambah hitam saja sekarang. seketika itu juga Ginjam mesti melaksanakan tugasnya memijat. “Ada berkabar kau pulang. Dan ternyata tukang pijak itu Ginjam. Terbukti. karena Ginjam dianggap suka berbuat onar.” Nalan terguncang. terlebih Paman punya perhatian kepada Nalan. tubuhnya telah telungkup di ranjang! Bagai tak sempat berkedip. hilir-mudik dari pematang ke pematang. ia mengerti belaka hubunga mereka. Kawan. “Ya. bahkan tidak melepas rindu! Barulah setelah semuanya selesai. Nalan pun begitu. tidak yang lain! Tidak bercerita. “Maksudmu. lebih kurus.

bahkan untuk sekadar melambai atau mengucapkan selamat tinggal. Selalu begitu. Dan lengang. tentu masih bisa Nalan bertahan. manwarkan cara bertemu. mengapa engaku pulang seperti rusuh?” . tak sekadar mesra di kulit tubuh. kalau tahu begini adat merindu. Tanpa dia yang datang. tak hendak tergesa melabuhkan. Namun bukan langkah yang ia hafal! Sesak dan kecewa. Tersenyum. Ah.” Rasanya semua bakal tenang. Tapi tidak! (Tegas Nalan menolak) Akulah yang secara sadar meninggalkannya. Detak ujung sepatu terasa bagai detak jantungnya. Balsem dan minyak yang biasanya jadi pelicin saat memijat. sungguh. Nalan berontak. memancarkan harapan. Tak ingin kembali sentimentil.“Ya. Sejenak mereka saling tatap. Setelah itu. Pelan. rantau memberimu banyak. biar lelahku cepat hilang. tapi bukan tanpa risiko): Aku bisa saja berterus terang. karena sesungguhnya. *** SEKARANG pun Nalan terapung dalam kenangan. Apalagi untuknya. Memintanya pergi sebelum aku sendiri mengucapkan kata pulang. si tukang pijat yang memberinya gairah pertemuan. Meski Paman tukang ngoceh. melebihi perhatian yang selama ini kuterima? Ia pasti meminta lebih. bercakap dengan diri): Akulah yang meninggalkan semuanya – lebih dari urusan perantauan – ketika sepotong kalimat sakit bergetar pelan di bibir seorang relawan. memang seorang demi seorang kawan pergi. Tak ingin aku mendengar dua kali. Nalan tersenyum. Sebab rindu telah terlunaskan. (Memang. Dan begitulah Nalan merasakan cahaya hidup terbangkitkan. Ia menginginkan tangga kayu itu segera berdetak-berirama. Ia teringat saat langkahnya terbata berat di tangga ke pesawat. bagaimana menjelaskannya? Bagaimana cara menolak kalau pertemuan ini kelak mencapai puncak. berbagi dari hati terdalam. bersama gairah dan kenangan.” “Kalau begitu. Cuma. dialah yang ditinggalkan! Tidak. hari terasa lebih panjang.” kata Nenek sedih. kepada Nenek sekali pun! Meski sesungguhnya. Aromanya! Mengapungkan mereka ke langit-langit kamar. begini saja tubuhku. Sejak itu. dari gairah dan sorot mataa. tidak! (Kini dan di sini. Cukup satu kali. tapi jauh menyelami tubuh. Juga Hans. Dan itu sama saja dengan kehilangan… Tiba-tiba anak tangga berdetak. (Bimbang Nalan menimbang): Namun. Dan aku terdampar di kampung sekarang. Kau bisa datang saat nenek pergi atau dari pintu belakang seperti diatur Paman Umang. lalu muncullah wajah itu dari balik pintu. Nalan pun pasrah menyerahkan seluruh tubuh. Tapi Nalan tak hendak bertandang ke tetangga kiri-kanan. menanggung beban rindu. bukan rindu itu benar yang memaskanya pulang! Kenangan mengapungkan ingatan. Namun siapa menjamin Gindam tidak mevonisku sebagai orang yang lancang. Nalan tersentak dari kenangan. Padahal. bukan. Ia tak berdaya. “Seringlah kemari. ia keluar dari kamar dan mendapatkan Nenek di langkan. rantau yang mengambil tubuhmu diam-diam. Ginjam datang berulang. tapi pasti paham keganjilan. Tak seorang pun tahu apa yang tersembunyi di balik kepulanganku ini. sejak dari rantau. aku lelah. sambil menunggu Ginjam. Dadanya berdebar kencang. “Tidak Nek. Dan langkah penumpang lain yang bergegas adalah waktu yagn memburu. suatu ketika ia akan melakukan lebih dari yang ada. “Kau tambah kurus Nenek pandangi. seakan ragu.” jawab Nalan tertekan. kadang melebihi pijat sebatang badang. walau retak. Bahkan Ginjam. Untukku. lalu menawarkan cara bersetia yang aman. belum lagi tahu. tanpa ragu. seorang dokter. Nalan punya jalan. seperti dahulu! Sedang aku tak mau lagi mendengar kalimat sakit itu. Tapi Nenek tak menyesal. kawan lamaku yang setia memijatkan badan. Bertahun-tahun hidup merantau. ia pun bicara lugas. ternyata terbayar oleh sebuah kepulangan. kemudian berganti cream atau body lotion. pertemuan dua pasang mata yang sama redup cahayanya. sudah kuduga.

perempuan itu kelewat menyayanginya. Semenjak kecil Nenek merawatnya. tak ingin pendidikan cucu kesayangannya terganggu karena jarak ladang dan sekolah cukup jauh. Lidi di tangan kiri. Tentang sorga dan neraka. Ketika itu orangtua Nalan memutuskan tinggal di ladang. meski berat begi Nalan. Nek… perjalananku begitu jauh!” “Tapi bahkan kau tak mau makan. Inilah yang menjadi penanda dan pujian. Bagaimana pun. Tapi kalau ada yang perlu disyukuri dari masa lalunya. Kok ada ya. Tak kau sentuh palai bala (4) kesukaanmu. Padahal Nalan juga mengerti karena ungkapan semacam itu sering dialamatkan ke Kampung Kayu Gadang yang dianggap kampung tertinggal. Walau terasa lebih buruk sebetulnya. *** PADA malam tertentu sehabis mengaji. Padahal siapa tak kenal Kampung Kayu Gadang? Kalau tidak dari kulit mereka yang terbakar sinar matahari (karena mesti membantu orangtua di sawah-ladang). siapa menjamin airnya bersih kalau setiap pekan orang berburu babi (5) di hutan-hutan arah hulu?” Begitulah cara Nenek berkasih-sayang. tapi yang iri tak kalah banyak. dia tak ingin mengecewakan Nenek.Nalan gelagapan. kepala Nalan direbahkan di tangan kanan. mungkin karena Nalan pandai mengaji. Air pancuran lebih suci. itu lewat pembibitan khusus.” “Baiklah Nek. . hanya karena ia tak bisa mencangkul. dari kelincahan mereka berenang. Nenek akan menyampaikan kisah-kisah.” kata Pak Guru Bursal. Mandi tak boleh di tepian. katnaya. ya. Tentu sambil menyingkap alasan yang sebenarnya. tempat aurat kerap tersingkap dari perempuan mandi telanjang! Lagi pula. dan masih melanggengkan sabung ayam. />“Wah. “Aku hanya lelah. ada saja lontaran yang tak enak didengar. itu kebiasaan Nenek saat berkisah. Malah jadi penanda yang menyakitkan. sembari mencemaskan Nalan terseret arus. dan kawan-kawan Nalan tertawa. ada anak Kampung Kayu Gadang tak bisa mencangkul. Maka hidup bersama Nenek berarti hidup penuh aturan yang berpantang dilanggar. Suaranya merdu dan sudah khatam. di antara keluh kesahnya pada dunia. Di tengah situasi itulah Nenek setia mengajar anakanak mengaji. Nenek menghajarnya dengan pecut rotan. jangan ke tepian! Itu seburuk-buruk tempat dalam kampung. sambil tersenyum penuh arti.” Sebisanya Nalan memaksakan diri. Pagi sekolah. “Sudah awak bilang. Segala yang fana dan abadi. Namun sungguh sayang. “Pintar sekali di amengaji. Salah satunya Ginjam. seolah hanya mereka yang mengerti. Hanya Muna yang tidak. Ia merasa ada yang hilang. malam mengaji. Tahu. Nenek tak ingin kegiatan mengaji Nalan terputus di tengah jalan. Dan Nalan tak bisa berenang. Apalagi Nenek seorang guru mengaji yang dikenal taat dan keras dalam mengajar. di mana ladang telah menjadi perkampungan di Bukit Marapalam. Nenek tak mengizinkan Nalan dibawa serta. Tentu. misalnya? Itu terjadi saat gotong royong di sekolah. Memang. Masa kanak dan remajanya terasa karam. Ketiak ada acara Maulud Nabi di sekolah dan dibuka Nalan denagn membaca Al-Quran. tak tertebus sampai sekarang. konon.” jawab yang lain. Itu ibumu yang membuatkan. sekalipun di tepi-tepi. banyak judi. Dan lebih dari itu. itu tak pernah jadi ukuran. tak tahan dengan sikap Nenek yang kaku – sampai sekarang. karena Nalan tak bisa berenang. Buyung. kulit bersih tak pernah ke ladang (meski orangtuanya tinggal di ladang). saya makan sekarang. Ketika Nalan tetap melanggar. “Aneh. Pak. Alasannya. anak Kampung Kayu Gadang bisa begitu?” kata seorang guru. yang ibunya sudah meninggal dan ayahnya menikah lagi. diantar adikmu dari Marapalam. Para nabi dan orang suci. Bagaimanakah menebus rasa malu dari masa lalu. Membuat anak-anak takzim menyimak.

dan membuat hidup Ginjam kian terlunta. seseorang di rantau pastilah telah menjadi sosok yang coba dikekalkan Nalan. meski di sisi lain sangat kasih. HANS. atau main kartu agak sekelok. Sedang kakeknya seorang parewa yang menghabiskan hari ke lepau kopi. Membuat Nalan dendam kepada Ginjam. tapi haruskah ia menyerah. Dalam waktu yang dirasa lebih leluasa dan panjang.” katanya bergetar. Kawan. Tentang rantau dan negeri jauh. Iri dan sayang saling bersilang. Aneh. karena tahu Nalan juga tertekan. Namun rasa geram mustahil disembunyikan Ginjam. Membuatnya tak hirau pada keluarga. Dan sebutlah Nalan si perusak gairah pertemuan. “Kumohon tidak! Cukup begini saja!” Sebutlah Ginjam tukang pijat terkutuk. Ginjam sering diajak jajan. Karenanya setiap melihat Nalan disayang Nenek Guru. makan sepuasnya. tapi miskin dan tidak peduli kepadanya. tapi ia tak mungkin ke puncak. “Lihat. seolah hendak membalas dendam! Pernah goreng ikan teri tinggal dedak sambal. dan di rumah. Di sekolah. Nenek menggampar kucing kesayangan Nalan. mendapat pembenarannya dari sosok Sang Kakek parewa yang diam-diam lebih dikagumi ketimbang si Nenek Guru. ia tak pernahb isa sepenuhnya membenci. menyingkap pangkal paha yang seharusnya rahasia. aku sedang berada di puncak cerita. segelas kopi. “si dukun patah” – kurang berguna. ia ngin mereguk segala yang hilang! O. Nalan yang bosan dan putus asa. Ginjam mengeja sebuah nama dari tatto yang terukir indah di sana. Kalau ada yang mengejek Nalan sebagai “anak nenek”. inilah saat yang diduga Nalan. ia meregang. keganjilan hubungan mereka dulu dan pertemuan mereka sekarang! *** BEGITULAH. Tapi anehnya. aku . diam-diam diberi makan. Sebaliknya.” jawab Ginjam. Ginjam tak senang hati. walau sebatas tulisan. karena ia lebih suka bercerita. begitu? Kau akan bersetia padanya??” Nalan tahu ini menyakitkan. walau sebatas nama kenangan. Cukup rokok sebagai imbalan. Walau menyakitkan. Ginjam pasang badan. dan bertanya. Cerita apa saja. “Kenapa? Kita belum lagi pernah. Kekar tubuh Ginjam melindungi Nalan. ia merasa asing. tak kalah bergetar. dan aku mau sekarang!” “Tidak!” Dada Nalan meledak. Tentu waktu kita lebih panjang. terpana. Tanpa pesan dan paksaan.” begitu ia menolak orang. Katanya malam ini Nenek ada pengajian di Surau Teleng. belum bisa memijat. Haruskah ia biarkan? Tidak! Tidak! Ia berontak. Selalu menarik diolahnya. “Suruh pulang saja dulu. Ginjam tak menyia-nyiakan kesempatan.Ginjam tinggal bersama neneknya pula. yang khidmat mengusap badan. lihatlah. Nenek selalu bilang kucing air mata Nabi. “Jangan! Jangan!” Nyaris Ginjam terempas. ia mengerang. akhirnya mendapatkan orang yang ditunggunya sepanjang siang. “O. dari belakang. Malahan. “Dimakan kucing. untuk pertama kalinya Ginjam ingin mereguk penuh gairah pertemuan. aku percaya pada kabar Paman Umang. Sebab cerita Kakek yang liar memberi ruang bagi keganjilan-keganjilan – setidaknya. Kasih dan benci tak terelakkan. saat mabuk dan liar diaduk cemas dan ketakutan. tak ada jalan lain. Nalan mesti berdusta. membiarkan semuanya terjadi? “Ya. tapi ia sulit berhenti saat ke puncak. Ia bukan lagi si tukang pijat yang sabar mencari urat-urat. Nek!” Tak dinyana. selagi asyik bercerita. Ia paham. Kepergian dan kepulangan. Kepandaian kakeknya memijat orang terkilir dan yang patah – ya. Perasaan aneh di antara mereka. kelembutan Nalan mampu menjinakkan kenakalan Ginjam. “Rasa membatu tubuhku menunggumu. meski perasaan ganjil tak pernah hilang. Ia kini si pengisap. Ketika Nenek bertanya.” katanya. mereka akhirnya merasa dipersatukan. malam hari Ginjam datang. Padahal. “Maaf.

Rumahlebah Yogyakarta. Tapi sebuah bintang gemilang dalam kabut. Kenagarian Taratak. 4 Responses to “Cerpen: Tubuh yang Bersekutu” 1. meski arti sebenarnya jauh lebih luas dan kompleks (4) pepes ikan khas Padang (5) kegiatan/tradisi memusnahkan hama tanaman. cerpennya “Cerobong Tua Terus Mendera” memperoleh penghargaan Anugrah Sastra Horison. Soalnya.” katanya. Sumatra Barat. lengkung bulan sabi seperti hendak berseteru dengan runcing atap rumah gadang – yang satu hendak menusuk. 2005) ShareThisShareThis You can follow any responses to this entry through the RSS 2. “Tubuh yang Bersekutu” diterbitkan oleh Koran Tempo 27 Juni 2004 dan termuat dalam kumpulan cerita pendek “Parang tak Berulu” (Gramedia Pustaka Utama. “Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum” dalam kumpulan Asmaradana (Grasindo. nun di atas menara surau. seorang tua masih berzikir ketika salah seorang fakir. nyata. yang lain ingin melukai. majalah.bersetia!” katanya pedih. or trackback from your own site. 2008 at 12:21 pm Salut untuk sepocikopi!!! Entah bagaimana kalian bisa menemukan cerpen2 ini. Mendirikan Komunitas Rumahlebah dan bergiat di Lembaga Kajian Kebudayaan AKAR Indonesia – sebuah lembaga budaya yang menerbitkan Jurnal Cerpen Indonesia. You can leave a response. Di dalam surau yang dingin. 1992) (7) beranak atau diperanak sapi. ada keributan di rumah gadang.0 feed. Tahun 2004. di Institut Seni Yogyakarta. 19 Januari 1975. Anonymous July 12th. dan jurnal yang terbit di sejumlah kota di Indonesia. “Mak. kekar (3) lelaki preman. dalam hal ini babi hutan yang masih kuat di beberapa daerah di Sumatra Barat (6) dari sebait puisi Goenawan Mohamad. “Astagfirullah! Tak mungkin! Ini pasti pencurian sapi. selain termuat dalam antologi bersama. Februari – Juni 2004 Arti: (1) makanan khas Lebaran (2) terang. Salut! Bravo atas kerja keras kalian! Million thanks for you… . membawa kabar. tak kalah dingin. puisinya “Pengakuan Si Malin Kundang” memperoleh penghargaan Sih Award dari Jurnal Puisi dan di tahun yang sama. Karya dipublikasikan di berbagai surat kabar. Kawankawan si Umang menangkap basah si Nalan dan si Ginjam sedang baparanak jawi (7)!” Nenek tua itu bergetar. Menyelesaikan studi jurusan Teater. tapi… Tuhan. istilah homoseksual di Minang Tentang Raudal Tanjung Banua: Lahir di Lansano. Kabupaten Pesisir Selatan. berikan suaraMu…!!! (6) Malam itu. bukan bersetia atau tidak. namun tak urung terhuyung pulang.

kren abisss.Sangat menarik untuk direnungkan. Nalan dan Ginjam tidak membangun hubungan “baru” mereka berdasarkan kesadaran dan pilihan hidup.. sang penusuk dari belakang karena dendamnya pada nenek di balaskan lewat sang cucu. 2009 at 9:03 am bahasanya…gila bnerrr.Memang tidak mudah mengelola perasaan dengan kondisi seperti itu. pesan dalam cerpen: “jangan percaya pada siapapun. thanks cerpennya.. seandainya saja Nalan dan Ginjam menyadari jika kampung halaman bukanlah tempat yang ideal bagi kelangsungan hubungan mereka…Hanya bagaimana seorang Paman Umang sudah mengetahui hubungan mereka sejak awal masih menjadi teka teki buat aku. Salam.Yaaah. romantisme masa lalu. Anonymous July 13th. vivo. berbuah empedu didalam dada” Leave a reply Top of Form Name (*) E-mail (*) URI Message .Sayang. 2008 at 11:12 am Mba Lakhs. Keduanya terjebak pada kenangan.penulis yang tidak asing lagi. 4. disa October 31st.java 3. karena bisa saja bertanam tebu di pinggir bibir. noy November 26th.2. 2010 at 7:26 pm paman umang si penggunting dalam lipatan.

.. semoga usaha kami bekerja di sini tidak sia-sia. SepociKopi akan merayakan ulangtahun ke-4.. Lesbian. jadikan sukacita sebagai harapan dan semangat untuk meninggalkan tahun 2010. Suatu pencapaian yang luar biasa! Bulan depan. • • Komentar Anda Top Post For Today • • • • • • ithoitho: that's right.Jangan menjadi lesbian yang hanya daun: Kl reinkarnasi..663 Bottom of Form Top of Form Bottom of Form • • Entries (RSS) Comments (RSS) Esensi Espresso Lesbian. Semakin banyak lesbian yang tidak merasa sendirian lagi. selamat Natal bagi yang merayakan. aku pgn jd .. Lesbian. semoga semangat bekerja dan saling mengasihi di antara kaum lesbian kepada masyarakat tetap membara. Selama tahun 2010. kami sudah menyunting lebih dari 500 naskah SepociKopi dan 300 naskah Camilan SepociKopi. Apakah 2010 adalah tahun yang sarat dengan memori indah ataukah penuh dengan kesedihan? Enyahkan dukacita sebagai beban hidupmu. Redaksi mengucapkan selamat hari ibu. di akhir tahun ini.even temen2 saya ga ecka: filmnya kayak keren bgt buat noodle: ". tahun 2010 sebentar lagi akan menjadi kenangan.. dewan redaksi berterimakasih untuk semua teman-teman lesbian yang berani dan rela menulis untuk SepociKopi. dan selamat tahun baru 2011 bagi kita semua! Hohohoho.

.. dua juga pasti nggak..Ringan Tidak Berarti Dangkal (10 views) ○ Tajuk: Kebaruan dan Kita (9 views) ○ Hadiah Natal Terindah (8 views) Stop Press! Para pencinta SepociKopi. lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.. kita mampu say czeka: dr mata katanya bs terlihat cumi_cumi_bakar: pemerintah.• • • • • • B kid: bener tuh.he3 yup..slamat datang cherry: @archi&angel : thanks girls Arie Gere: Ehem ehem :p cherry: sepertinya penonton kecewa hahahhahaha ○ Kalau Reinkernasi. (47 views) ○ Obrolan Cewek: 7 Tips Cara Meminta Maaf Pada Pasangan (25 views) ○ Mata Kekasihku (17 views) ○ Bengkel Menulis: Tips Menulis Novel Remaja (15 views) ○ Catatan Perjalanan Lesbian (12 views) ○ Ngaku Bukan Lesbian.. setuju bgt deh. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo! Salam SepociKopi! CHECK THIS OUT  Camilan Sepoci Kopi Teman Minum Kopi yang Lezat  Say It Out Loud! Topik Bulan Desember 2010: Sweet Honeymoon!  Community and TravelingLesbian Indonesia di berbagai penjuru kota dan sudut dunia 10/26 Balada Sitti Nurbaya di Kota Padang Tercinta Oleh: Naomi Photo by Naomi Namaku Naomi. kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly. Aku dilahirkan di kota kecil bagian barat P. Rihanna Rilis 'Te Amo' di Internet (10 views) ○ Obrolan Cewek: 12 Tips Selingkuh Aman (10 views) ○ Film: I Can't Think Straight . Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara. cukup saling melirik penuh arti... Powered by Feed Informer .. Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya. Satu desain pasti tidak cukup. jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini.hura2 ngabisin duit anggaran. semuanya saja! Tenang kok.

menghina.com/sepocikopi www. fitnah.com www.  Redaksi meminta dengan hormat kepada para pangunjung dan pembaca setia kami untuk tidak melanggar kode etik serta menghormati hak cipta para penulis.: SELAMAT DATANG :.. tapi harap cantumkan nama penulis yang bersangkutan dan sertakan link alamat SepociKopi (http://www. menyerang. Powered by Feed Informer  The Planets Semesta Dunia Lesbian yang Tak Berbatas Senggolan SepociKopi Plurk.twitter. atau tidak relevan dengan isi tulisan.facebook.10/26 Balada Sitti Nurbaya di Kota Padang Tercinta Oleh: Naomi Photo by Naomi Namaku Naomi. SARA.  Silakan mengutip tulisan di situs ini.sepocikopi. Aku dilahirkan di kota kecil bagian barat P. curhat berlebih.com)  Terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada kami agar kami dapat terus berkarya di masa depan  Redaksi memoderasi semua komen yang masuk  Redaksi berhak menghapus komen yang bersifat SPAM.com/sepocikopi Twitter Buttons Friendly Reminder  Tulisan-tulisan situs SepociKopi adalah karya dan kreasi para penulis lesbian. obrolan chatting.       Home Opini Budaya/Hiburan Berita Humaniora Buku Tamu . melecehkan. ayah belanja blog Gay God humor Intermezzo keluarga kesehatan kesetiaan kuliner label Lagu lingkungan Buku cinta Coming Out curhat dunia maya Ekonomi Film film festival hidup makanan mantan media berita menulis musik narkoba pendidikan Perempuan pergerakan pernik pernikahan sesama jenis Puisi Relationship Remaja sahabat sejarah seksualitas sosial suicide tips Transgender Traveling tubuh .

Review buku-buku rekomendasi buat Lesbian  L'Amour . dan budaya homoseksualitas di berbagai belahan bumi  Persona .Mari kenali tubuhmu  S.Kenali mereka. masa lalu.Mengupas gaya hidup manusia modern perkotaan: shopping.Catatan pinggir tentang dunia lesbian dari jarak yang dekat  Lagak Lajang . temukan faktanya  Puisi . berita terhangat  Cerpen . tokoh-tokoh yang membuat perbedaan  Film .Kop .Temukan tips seru seputar dunia perempuan  Cuci Mata . dan kebahagiaan semanis gula  Around The Word .Ikuti polingnya. kuliner. Rihanna Rilis 'Te Amo' di Internet (8055 views) Obrolan Cewek: 12 Tips Selingkuh Aman (5514 views) Obrolan Cewek: 9 Tips Kegiatan Setelah Bercinta (5207 views) Eks Lesbian (4998 views) Cinta yang Salah (3992 views) Bengkel Menulis: Tips Menulis Novel Remaja (3453 views) Have Your Say: Pengakuan Berujung Maut (3206 views) Why do All Good Things Come to An End? (2990 views) Berlangganan artikel SepociKopi via e-mail: Top of Form Mau Mengirim Naskah? .Kumpulan sajak bertema LGBT  Kesehatan dan Seksualitas .Nikmati cerpen bertema LGBT karya penulis Indonesia yang telah diterbitkan di media umum  Bengkel Menulis .Pertolongan Pertama Pada Kegilaan  Mix n' Match .Musik.Mengenali sejarah.Potret kehidupan lesbian lajang  Poling .S! .Rubrik Tetap  Tajuk .Berita menarik tentang dunia LGBT dari segala penjuru  Side Effect . kebersamaan.Lez. dan rileksasi  Te.Film pilihan buat tontonan akhir pekan  Buku . dan asesoris yang dikenakan oleh lesbian Overall Top Posts • • • • • • • • • • Obrolan Cewek: 7 Tips Cara Meminta Maaf Pada Pasangan (17564 views) Kesehatan dan Seksualitas: Selaput Dara (9108 views) Ngaku Bukan Lesbian. dan segala yang segar dari pop culture  Noktah Merah .Suara aktual. gaya berbusana. hiburan.Fesyen.Tempat untuk meningkatkan kemampuan menulismu  Have Your Say .Cerita tentang cinta.O.Mutiara inspirasi kehidupan  Obrolan Cewek .

 Kirimkan Tulisan Anda kepada Kami

Visitor Number:
1.377.501 1.377.5001.377.500

Pengunjung Online
Powered by:

Meta
• • • •

Log in Valid XHTML XFN WordPress

Buku SepociKopi Dapatkan di Toko Buku Online
 gramedia.com  inibuku.com  bukabuku.com Copyright © 2007 - Sepoci Kopi - is proudly powered by WordPress Dilectio Theme is created by: Design Disease brought to you by Smashingmagazine.com
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.

Kuliah Kajian Prosa Fiksi dan Drama
Bahan Pengayaan Kuliah Kajian Prosa Fiksi dan Drama II

CERPEN ‘KADO ISTIMEWA’ KARYA JUJUR PRANANTO Kajian Semiotik Roland Barthes

1. Pengantar Di dalam makalah ini akan dibahas sebuah cerpen Indonesia berjudul ‘Kado Istimewa’[1] karya Jujur Prananto, terutama dari sudut tinjau teori struktural (semiotik) sebagaimana dikembangkan oleh Roland Barthes. Cerpen karya Jujur Prananto tersebut dipilih untuk dibahas karena menurut pembacaan awal saya cerpen itu menampilkan tanda-tanda atau kode tertentu yang signifikan, baik dalam hubungannya dengan teks itu sendiri maupun dalam hubungannya dengan (penafsiran) pembaca. Roland Barthes menyatakan bahwa di dalam memahami makna teks (sastra), seseorang (pembaca) pertama-tama harus membedah teks itu baris demi baris, seperti yang ia lakukan ketika membahas cerpen “Sarrasine” karya Honore de Balzac yang kemudian ditulis dalam buku berjudul S/Z (1974). Baris demi baris itu kemudian dikonkretisasikan menjadi satuan-satuan makna tersendiri. Namun, setelah teks itu dibedah baris demi baris, satuan-satuan makna yang dikonkretisasikan itu kemudian diklasifikasikan dan dirangkum menjadi lima sistem kode yang memperhatikan setiap aspek signifikan, baik yang mencakupi aspek sintagmatik maupun aspek semantik. Lima kode itu yang tercakup ke dalam tiga level deskripsi naratif (fungsional, aksi, dan narasi) itu meliputi (l) kode aksi/proairetic code, (2) kode teka-teki/hermeneutik code, (3) kode budaya/cultural code, (4) kode konotatif/connotatif code, dan (5) kode simbolik/symbolic field. Melalui lima sistem kode itulah makna sebuah teks akan dapat dipahami walaupun pemahaman dengan cara demikian tidak menjamin pembaca mampu menangkap keseluruhan makna teks tersebut. Dalam makalah ini, cerpen ‘Kado Istimewa’ tidak akan dibedah baris demi baris, tetapi akan langsung dipusatkan pada lima sistem kode di atas. Alasannya, dalam menentukan totalitas makna teks sastra Barthes akhirnya lebih memusatkan perhatiannya pada lima kode itu daripada satuan-satuan makna baris demi baris. Akan tetapi, sebelum cerpen itu dianalisis secara lebih mendalam, terlebih dahulu dipaparkan sinopsis ‘Kado Istimewa’ dan konsep teori Roland Barthes.

2. Sinopsis Cerpen ‘Kado Istimewa’ ‘Kado Istimewa’ berkisah tentang wanita Jawa bernama Bu Kustiyah. Bu Kustiyah bertekad menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi di Jakarta. Pak Hargi adalah atasan Bu Kustiyah ketika zaman perjuangan dulu. Pada awal cerita, Bu Kus yang tinggal di Kalasan mendapat kabar dari Wawuk, anaknya yang sudah berkeluarga dan menetap di Jakarta. Kabar itu tentang pernikahan putra Pak Hargi, atasan Bu Kus ketika masa perjuangan dahulu. Setelah mendengar kabar itu, Bu Kus bertekad menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi di Jakarta. Pada hari menjelang acara ia bergegas naik kereta menuju Jakarta. Sesampainya di Jakarta, Wawuk sangat kaget menerima kunjungan ibunya karena tidak memberi kabar sebelumnya. Wawuk lebih kaget lagi setelah mengetahui tujuan ibunya datang ke Jakarta untuk menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Wawuk tidak bisa menghalangi niat ibunya walaupun ibunya tidak mendapat undangan. Sebagai pengabdian dan penghormatan kepada Pak Hargi, Bu Kus merasa sepantasnya datang mengucapkan selamat dan ikut berbahagia. Totok, suami Wawuk, segera mencari informasi mengenai waktu dan tempat resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Bu Kus sangat senang sekaligus terkejut ketika diberi tahu bahwa resepsi pernikahan itu dilangsungkan di sebuah hotel berbintang. Bu Kus segera menyiapkan kado untuk putra Pak Hargi. Bu Kus berharap kadonya itu mengingatkan Pak Hargi pada masa perjuangan dulu. Oleh karena itu, Bu Kus membuat tiwul, makanan khas Jawa, yang pada masa perjuangan dulu menjadi makanan sehari-hari. Wawuk sangat cemas melihat sikap ibunya. Pada malam hari ibunya membuat tiwul sendirian. Setelah matang Tiwul itu dimasukkan ke dalam sebuah nampan anyaman bambu yang sudah dilapisi kain putih berbordir. Kemudian makanan itu dibungkus rapi dengan kertas warna coklat. Wawuk melihat ibunya sungguh-sungguh mempersiapkan kado tiwul makanan kesukaan Pak Hargi. Padahal sekarang, Pak Hargi seorang pejabat dan sangat kaya. Wawuk merasa khawatir akan penampilan ibunya pada acara resepsi nanti. Baju kebaya, sandal, dan tas yang akan dikenakan ibunya tidak ada yang baru bahkan sudah beberapa tahun yang lalu. Pada hari H, Wawuk dan suaminya mengantar Bu Kustiyah pergi ke hotel untuk menghadiri resepsi pernikahan Pak Hargi. Penjagaan ketat mewarnai ruang resepsi hotel Sahid Jaya. Di halaman bertebaran petugas security, lengkap mengenakan setelan jas hitam dan handy-talky di tangan. Pintu masuk menggunakan detektor beralarm. Bu Kus melihat semuanya itu dengan pandangan kagum, apalagi ketika diberi tahu presiden juga diundang dan akan hadir. Bu Kus masuk lewat pintu beralarm. Dia menitipkan kadonya pada petugas yang cantik-cantik. Dia juga berpesan agar hati-hati menaruh kadonya jangan sampai terbalik. Tamu yang diundang kurang lebih dua ribu orang. Bu Kus ikut antri menuju pelaminan untuk bersalaman dengan pengantin dan Pak Hargi. Setelah kurang lebih satu jam berdesakan, akhirnya Bu Kus sampai juga di tempat pelaminan. Perasaannya berbinar dan ia pun berbisik dalam hati mengucap syukur pada Yang Maha Kuasa. Dengan tangan gemetar, Bu Kus menghaturkan salam

Sebagaimana orang kaya. Element de Semiologie (1964). Pak Hargi hanya mengucapkan terima kasih berkali-kali kepada Bu Kus. di rumah pengantin baru. antrian kembali berjalan normal. Berdasarkan tulisan-tulisannya. Ia merupakan salah seorang penulis kontroversial yang pikiran-pikirannya sangat tajam. meskipun belum pernah menjadi anggota partai komunis. mencicipi semua jenis makanan. Mereka melihat kado yang tersimpan dalam karungkarung plastik yang belum dibuka sejak resepsi.pada Pak Hargi. Bu Kus meninggalkan pelaminan dengan perasaan lega. Seminggu kemudian. tetapi mencintai sistem. poststrukturalis. Tulisan-tulisannya sulit dikelompokkan dalam satu aliran saja. Buku itu terdiri atas 200 halaman yang merupakan analisis dan interpretasi atas Sarrasine karya Honore de Balzac yang hanya terdiri atas 30 halaman. Saudara-saudaranya disuruh memilih dan mengambil kado sesuka hatinya. Pak Hargi cepat menguasai diri dan mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bu Kus. ia menubruk dan menciumi tangan Pak Hargi dan terisak-isak. 1977:154-155). Barthes adalah seorang penulis yang benar-benar tidak sistematis. 3. Setelah itu. Roland Barthes par Roland Barthes (1975). dan barang-barang mewah lainnya. kunci rumah. Menurut Scholes (1977:148). Tentu saja. Puluhan buku telah dihasilkan oleh Barthes. Systeme de la Mode (1967). uang. Satuan-satuan makna itu kemudian dirangkum dan diklasifikasikan ke dalam lima sistem kode yang memperhatikan setiap aspek signifikan dalam teks. Pak Hargi mengerutkan kening walaupun Bu Kus menyebut namanya dan menyebut nama teman-teman seperjuangannya dahulu. dan lain-lain. Bu Kus tidak bisa menahan diri. Mereka memanggil pembantu rumah dan menyuruhnya membuang kado makanan busuk itu. Ia mengajak Totok dan Wawuk menjelajahi seluruh ruangan. mereka membukanya. Barthes cenderung mengambil posisi radikal dalam mempertahankan dan mempertanyakan sesuatu sehingga didapat hasil yang lebih masuk akal. Ketika antrian macet. Buku Barthes yang berjudul S/Z (1970) banyak mendapat tanggapan dan sorotan. S/Z (1970). dan banyak di antaranya telah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain. Bu Kus masih ingin mengingatkan Pak Hargi tentang dirinya tetapi Pak Hargi tidak menanggapinya. Ketika salah seorang menemukan kado berbungkus coklat dan berbau busuk. Kerangka Pendekatan Roland Barthes lahir di Cherbourg. seorang strukturalis yang membenci struktur. Barthes sering disebut seorang marxis. misalnya Mythologies (1975). Tidak ada seorang pun yang tahu apa nama makanan itu. Essais Critiques (1964). dan sebagainya. rombongan saudara-saudara kandung dan sepupu datang. seorang eksistensialis. Prancis. dan seorang ahli sastra yang memandang rendah karya sastra. kode-kode itu meliputi aspek sintagmatik dan semantiknya (Scholes. kado yang diterima kedua mempelai itu ada yang berupa mobil. strukturalis. Dalam menganalisis cerpen itu Barthes membahas dan menginterpretasikan makna baris demi baris sehingga diperoleh satuan-satuan makna yang terpisah. tanggal 12 November 1915. . Ruang resepsi yang maha indah dan luas itu dirasakannya hangat menyambut kedatangannya.

dan sebagainya. Dalam hal ini tindakan adalah sintagmatik. berangkat dari titik yang satu ke titik yang lain. 1991:79). Ketika pembaca bertanyatanya tentang siapa itu atau apakah maksudnya. Kode ini berhubungan dengan tema-tema sebuah cerita. misalnya adanya kata-kata mutiara. konsep Roland Barthes yang ditekankan pada lima kode di atas akan dipergunakan sebagai dasar pemahaman makna cerpen ‘Kado Istimewa’ karya Jujur Prananto. Dalam hal ini setiap tindakan dalam cerita perlu diperhatikan. analisis yang dilakukan Barthes dalam S/Z itu merupakan kerja yang luar biasa karena rata-rata setiap kata dalam Sarrasine dianalisis menjadi enam atau tujuh kata. (5) Kode simbolik (symbolic field). (2) Kode hermeneutik (hemeneutic code) atau kode teka-teki. Seperti kode tindakan. Sebagaimana diketahui bahwa S/Z merupakan contoh penerapan teori pascastruktural oleh Barthes yang paling mengesankan. Adapun lima kode itu adalah sebagai berikut. yaitu tema keseluruhan cerita. Pada . Itulah sebabnya. stereotipe-stereotipe pemahaman realistas manusia.Menurut Sturrock (1979:73). nama yang sama diberi atribut sama pula. Barthes lebih memusatkan perhatiannya pada lima kode itu daripada satuan-satuan makna yang telah dijabarkan terlebih dahulu. kode hermeneutik termasuk dalam aspek ‘sintaksis’ naratif. mulai dari titik yang satu dan berakhir pada titik yang lain. Tindakantindakan tersebut saling berhubungan dan sering juga tumpang tindih. Seperti yang sudah dikemukakan di depan. 4. dan kemudian pembaca memperoleh jawabannya pada cerita itu juga. (1) Kode proairetik (proairetic code) atau kode tindakan. (4) Kode konotatif (connotative code). Hal ini dilakukan karena dalam menentukan totalitas makna teks sastra. lima kode itulah yang akan dipaparkan dalam bahasan ini. Setiap aksi atau tindakan dalam cerita dapat disusun atau disistematisasikan (codification). (a) Kode Aksi/Tindakan/Proairetik (Proairetic Code) Kode ini merupakan perlengkapan utama teks. Kode-kode ini melekat pada para tokohnya. Kode ini berhubungan dengan ‘tema’ dalam arti yang sebenarnya. misalnya tindakan membuka pintu sampai tindakan kegila-gilaan seorang seniman. Tindakan adalah sintagmatik. kebenaran saintifik. tetapi dalam cerita semua itu akan menjadi sempurna pada bagian akhirnya. (3) Kode budaya (cultural code). Oleh karena itu. Dalam hal ini Barthes mengelompokkan semua sistem ilmu pengetahuan dan sistem nilai yang terdapat atau tersirat dalam teks itu. Ia memulainya dengan singgungan atas kesia-siaan ambisi kaum naratologis strukturalis yang berusaha melihat semua cerita di dunia dalam sebuah struktur tunggal saja (Selden. di dalam makalah ini pemahaman atas teks tersebut hanya akan dilakukan berdasarkan lima sistem kode Barthes. Analisis Roland Barthes menyebutkan adanya lima sistem kode untuk memahami makna teks (karya) sastra. Dalam sebuah cerita tindakan-tindakan itu saling berhubungan dan sering tumpang tindih. maka semua itu termasuk dalam pembicaraan kode hermeneutik.

Tidak bisa tidak. aksi. “Tempat duduknya belum diatur. Sikap Bu Kus yang tampak tidak sabar tampak pada kutipan berikut. “Ya. anak perempuannya.. atau peristiwa. Bu Kus sudah bertekad untuk pergi. Wawuk. pakai vip-vipan segala. Di Jakarta. Di stasiun.” . Bu Kus datang ke hotel tempat resepsi untuk bersalaman dengan Pak Hargi. (hlm. Wawuk lebih kaget lagi mendengar tujuan ibunya datang ke Jakarta. Apa pun hambatannya.12) Setelah melalui kegelisahan yang panjang. Di Stasiun. Berapa pun biayanya. Barthes menerapkan juga prinsip penyeleksian. Tuhan! Ibu mau datang ke resepsi itu????” “Kamu sendiri yang bercerita Pak Gi mau mantu.”Pokoknya sampai Jakarta!”. Bu! Baru mau dilangsir!” Tapi Bu Kus sudah terlanjur berdiri di bordes. Bu Kus sudah tidak sabar ingin segera sampai Jakarta. “Nanti saja. bu!” “Pokoknya punya karcis!” (hlm. Hal ini dapat dilihat dari sikap Bu Kus dari awal sampai akhir cerita.12) “Ibu kan. Bu Kustiyah bertekad bulat menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. ketika terdengar peluit kereta. Bu Kus menyuruh pembantu perempuannya memanggilkan dokar menuju stasiun kereta. Sejak pertama kali mendapat kabar. yaitu dengan mengenali gerak.” (hlm. Bu Kus duduk di peron menunggu kereta ekonomi jurusan Jakarta selama tiga jam. Ini sudah jadi niatannya sejak lama. Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’. Ia gelisah ingin segera sampai di Jakarta dan bersalam-salaman dengan Pak Hargi.praktiknya. Setelah mengetahui waktu dan tempatnya.9) Setelah mempersiapkan segala sesuatunya. Bu Kus meminta menantunya (Totok) untuk mencari informasi resepsi pernikahan. kaget setengah mati melihat pagi-pagi ibunya muncul di depan rumah. aksi atau tindakan yang dilakukan tokoh utama (Bu Kus) mengindikasikan suatu gerak aktif dan dinamis. Oleh karena itu. Bu Kus sibuk mempersiapkan kado. Tekad Bu Kus tampak pada kutipan berikut. kayak nonton wayang orang saja. Dan pada hari yang ditentukan.tidak diundang?” “Lho kalau tidak pakai undangan apa ya lalu ditolak?” “Ah. akhirnya Bu Kus sampai juga di Jakarta. Bu Kus tergopoh-gopoh naik ke atas gerbong..

Kekhawatiran Bu Kus pada kadonya tampak pada kutipan berikut. Sesuatu yang khusus. yang istimewa. Setelah rapi. Totok-suami Wawukmencari informasi mengenai resepsi itu sampai berhasil. nanti tumpah semua. “tolong simpan baik-baik kado saya ini. Pak Gi pasti akan terkesan sekali dan menerangkan panjang lebar makna makanan ini dalam masa perjuangan. Bu Kus sibuk di dapur. dan terpenting yang bermakna. Di dapur.” (hlm. Wawuk dan suaminya tidak bisa membantah. Oleh karena itu. Wawuk melihat ibunya memasak dan ia sangat terkejut melihat apa yang dimasak oleh ibunya. Baru kemarin saya menemukan pilihan yang tepat. Bu Kus membungkus kadonya dengan kertas coklat.(hlm. Bahkan. Tiwul yang sudah matang itu kemudian ditata di sebuah nampan. Bu Kus sedikit mengancam Wawuk seperti terlihat pada katakatanya berikut ini. “Aku jauh-jauh datang ke Jakarta ini yang penting adalah datang pada resepsi pernikahan putra Pak Hargi.” ` (hlm. Wawuk terbangun dari tidurnya mendengar suara-suara yang berasal dari dapur.16) Sikap Bu Kus yang menitip pesan pada penerima tamu itu menunjukkan .13) Sikap Bu kus yang sedikit mengancam Wawuk menunjukkan kesungguhan niatnya. Lain tidak.15) Bu Kustiyah tidak mempedulikan Wawuk. tiwul dalam nampan itu ditutup dengan kain putih berbordir. Kado yang sudah dibungkus rapi itu dengan hati-hati dibawanya pada acara resepsi pernikahan. Isinya makanan istimewa.13) Bu Kus ngotot untuk datang ke resepsi pernikahan putra Pak Hargi walaupun tidak diundang. Nak. Malamnya. Menaruhnya jangan sampai terbalik. “Tiwul gaplek? Buat apa?” “Berhari-hari saya mencari kado yang tepat untuk putranya Pak Gi. Ia tetap saja memasak tiwul sampai matang. Kenapa bukan makanan zaman perjuangan? Melihat kado yang isinya lain dari yang lain ini nanti tentulah putra Pak Gi akan bertanya pada bapaknya.” Bu Kus bicara dengan nada dalam. Wuk. Setelah mendapat berita dari Totok tentang waktu dan tempat resepsi itu. “Ingat. (hlm. Bu Kus segera menyiapkan kadonya.

dan megah ini. Pak. Pak Gi. Tapi jangan tanya Nyai Kemuning. Benar-benar awet muda. Wawuk.” isak tangis Bu Kus berbaur dengan tawa. Bu Kus makin lincah saja memasuki ruang resepsi. Dapur umum.” “Terimakasih. Bu Kus ingin kadonya itu disimpan dengan hati-hati dan tidak terbalik agar isinya tidak tumpah. Ia berharap kadonya dibuka dan diketahui oleh Pak Hargi. Decaknya berkali-kali terdengar menyertai kekagumannya melihat ruangan yang teramat indah. mencium tangan itu dan menangis terisak-isak. Saya Kustiyah. Bu Kus tidak bisa menahan diri.ya.. menubruk tangan Pak Gi. Bu Kus akhirnya sampai juga di tempat pelaminan untuk bersalaman dengan Pak Hargi.” Rupanya Bu Kus tidak bisa menahan diri.. Selamat Pak Gi. Pak.16) Setelah kurang lebih satu jam antri. Dengan tangan gemetar Bu Kus menghaturkan salam. “Kustiyah.. Bu Kus menyebutkan nama teman-temannya.” (hlm. “ “Semua di sana tetap kompak. Ia masih bertanya dan menunjukkan perhatiannya pada putra Pak Hargi seperti berikut ini. “Pos Kalasan.. Bu Kus sudah membayangkan keluarga Pak Hargi itu akan menikmati makanan tiwul buatannya sambil mendengarkan cerita perjuangan zaman dahulu. terimakasih. (hlm. ya. Ketika sedang bersalaman dengan Pak Hargi.. Bu Kus sangat kagum dengan ruangan resepsi yang besar dan indah. besar.perhatiannya.. dan sikapnya itu ditunjukkan dengan menciumi tangan Pak Hargi sambil menangis. Mas Aris. Pak Gi. Resepsi pernikahan itu akan dihadiri oleh presiden dan kurang lebih dua ribu orang tamu yang diundang. Sekarang pada ngumpul di Semarang. . Ketika Pak Hargi terlihat mengerutkan kening.” “Ooo. Lho. Bu Kus. padahal antrian masih begitu panjang. dan Totok menuju ke tempat resepsi di hotel Sahid Jaya.. (hlm. Rupanya Bu Kus masih penasaran. Ngatimin cebol. Akan tetapi. Pak Hargi tidak menanggapinya dan hanya mengucapkan terima kasih.17) Bu Kus berusaha membawa ingatan Pak Hargi pada masa lalu dengan menyebut Pos Kalasan dan nama teman-temannya. Mas Dal.17) Bu Kus menangis terisak-isak. “Awet muda.

Tokoh segera mempersiapkan diri pergi ke Jakarta. (b) Kode Teka-Teki/Hermeneutik (Hermeneutic Code) Kode ini berkisar pada tujuan atau harapan untuk mendapatkan jawaban atas tekateki (pertanyaan) yang muncul di dalam teks. Tokoh mempersiapkan kado dengan membuat makanan tiwul seorang diri. Pak Hargi sempat mengerutkan keningnya. setelah keduanya berhadapan.. kode tekateki ini juga termasuk ke dalam aspek sintagmatik. mengesankan ia sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini. Oleh karena itu. tapi kemudian cepat menguasai keadaan. kode aksi/ tindakan/proairetik yang terdapat dalam cerpen ini cukup bermakna.17) Sesungguhnya Bu Kus masih ingin berbicara lebih lama. Terima kasih atas kedatangannya. Siapa sebenarnya Bu Kus? Apakah benar Bu Kus pernah berjuang bersama Pak Hargi? Apakah benar Bu Kus itu di bagian dapur umum? Bagaimanakah sikap Bu Kus apabila bertemu dengan Pak Hargi? Apakah Pak Hargi yang akan menikahkan putranya itu benar atasan Bu Kus? Bagaimanakah sikap Pak Hargi menerima kedatangan Bu Kus? Apakah Pak Hargi itu juga mengingat Bu Kus sebagaimana Bu Kus mengingat Pak Hargi? Apakah kado berupa makanan tiwul yang dibuat Bu Kus itu akan menjadi kado yang istimewa bagi Pak Hargi? Dan apa yang akan terjadi dengan kado yang telah dipersiapkan Bu Kus dengan susah payah itu? Pertanyaan-pertanyaan di atas dapat terjawab setelah membaca keseluruhan teks ini. Tokoh menyuruh Totok (menantunya. Pak Gi?” “Emm.. Pak Hargi tidak menunjukkan sikap berlebihan. (hlm. Bu Kus datang ke resepsi pernikahan itu untuk mengucapkan selamat atas pernikahan putra Pak Hargi. Akan tetapi.. Kode teka-teki dalam cerpen ‘Kado Istimewa’ cukup bagus.” “Wah ini putranya Pak Gi. sejak mendengar kabar dari Wawuk. hal itu terlihat melalui oposisi gerak: aktif.“Kapan kita bisa berbincang lebih banyak. aksi tokoh mengindikasikan gerak aktif dan dinamis. Sikap Bu Kus yang agresif tersebut sangat bertentangan dengan sikap Pak Hargi. Secara keseluruhan. kapan-kapan saja. suami Wawuk) untuk mencari informasi kapan dan di mana resepsi pernikahan putra Pak Hargi.17) Setelah bersalaman dengan Pak Hargi. Seperti halnya kode aksi.. Hal itu terbukti. Ia menerima Bu Kus sebagaimana menerima .” (hlm. Ia kemudian mengajak Wawuk dan suaminya menjelajahi ruangan dan mencicipi semua jenis makanan yang disediakan. ya? Persis Bapak waktu muda dulu. tokoh (Bu Kus) langsung melakukan suatu tindakan yang aktif. Bu Kus merasa lega perasaannya. tetapi antrian para tamu masih demikian panjang.

Makanan tiwul itu tentulah --dalam bayangan Bu Kus-. ya.. Sampai akhir cerita. Melalui percakapan saudara-saudara pengantin. Bu Kus berusaha mengingat kenangan masa lalu dengan menyebutkan beberapa tempat dan nama temanteman seperjuangannya dulu. Bu Kus yang telah bersusah payah menyiapkan kado (tiwul) untuk Pak Hargi itu tidak mengetahui nasib kadonya.akan membuat Pak Hargi ingat masa lalu (masa perjuangan) dan akan menceritakan pengalaman yang manis itu kepada putra-putrinya.” “Ooo. Kado itu pun dibuka. Pembaca hanya mengetahui bahwa Pak Hargi adalah seorang pejabat penting yang mengundang presiden pada acara pernikahan putranya. “Busyet! Bau busuk!” Semua perhatian berpusat di sebuah kado berbungkus kertas coklat. Teka-teki mengenai kado istimewa Bu Kus hanya diketahui oleh pembaca (real reader) karena ternyata tokoh Pak Hargi tidak dimunculkan setelah acara resepsi itu. Pembaca hanya mengetahui dan mengenal tokoh Pak Hargi dari cerita Bu Kus sendiri. sedangkan tokoh Pak Hargi tidak menceritakan ‘masa lalu’nya. bagaimana sikap Pak Hargi setelah mengetahui isi kadonya itu. Melihat ‘gelagat’ Pak Hargi. Di berbagai sudutnya tampak basah...17) Sampai akhir cerita. Ada selembar kertas bertulisan tangan yang sulit terbaca karena tintanya sudah menyebar kena lelehan gula merah. Mereka tidak tahu apa nama makanan dalam nampan anyaman bambu yang ditutup kain putih berbordir itu. Melihat kado yang isinya lain dari yang lain ini nanti pasti akan terkesan sekali dan menerangkan panjang lebar makna makanan ini dalam masa perjuangan. terimakasih. Terimakasih.” (hlm. tidak juga diceritakan siapa Pak Hargi.” “Yayaya. sebab rupanya sudah tak karuan dan berjamur di sana sini.15) Akan tetapi.. seolah-olah Pak Hargi tidak mengenal Bu Kus dengan baik.. “Terimakasih... (hlm. pembaca hanya ingat bahwa Bu Kus tetap akan membayangkan kadonya itu akan dibuka dan dinikmati oleh Pak Hargi.19) . Bahkan. Akan tetapi. Ia hanya mengucapkan ‘terima kasih’ saja.. Sampai akhir cerita. Pembaca tidak mengetahui hubungan yang sebenarnya antara Pak Hargi dan Bu Kustiyah. terimakasih banyak..tamu lain yang tidak istimewa. ya. lho. Pak Hargi tetap saja bersikap biasa. Jadi. Bu Kus tidak mengetahui apa yang terjadi dengan kadonya. pembaca mengetahui ‘nasib’ kado Bu Kustiyah. teka-teki mengenai hubungan Bu Kus dengan Pak Hargi di masa lalu itu tetap menjadi misteri. seperti berikut. (hlm. pembaca tidak mengetahui apakah benar Pak Hargi itu betulbetul atasan Bu Kus..

dan stereotip pemahaman realitas manusia merupakan beberapa contoh adanya kode budaya.. Kode budaya dalam cerpen ‘Kado Istimewa’. Akhirnya. kado makanan busuk itu ada tulisannya ‘Kustijah’. Bahasa atau kata-kata mutiara. dan selop hitam yang dikenakannya.... tampak pada kutipan berikut. “Ibu. Kain kebaya di dalamnya ia kenal betul sebagai pakaian ibunya lima atau enam tahun yang lalu.. nih!” “Mau disimpan di mana. Dapat dikatakan bahwa kode budaya tersebut merupakan acuan atau referensi teks. benda-benda yang dikenal sebagai benda budaya. Kus. (c) Kode Budaya (Cultural Code) Kode ini berkaitan dengan berbagai sistem pengetahuan atau sistem nilai yang tersirat di dalam teks. Pembaca akhirnya akan merasa yakin bahwa kado itu memang kado istimewanya Bu Kus setelah membaca kutipan berikut.19) Kado Bu Kus itu diberikan kepada pembantu rumah tangga.19) Benar saja. (hlm.14) Bu Kus digambarkan sebagai seorang wanita Jawa setengah baya yang sederhana karena ia dikodifikasi dengan kode-kode budaya tertentu (Jawa) dan hal itu tersirat melalui benda-benda seperti tas kulit. tetapi menyuruh membuangnya. Ini berarti kado itu benar-benar kado Bu Kustiyah. Imaaah!!!” (hlm. kain kebaya yang sudah lima-enam tahun. Apalagi ciri-ciri kado ‘busuk’ itu sesuai benar dengan kadonya Bu Kus. “Bawa keluar. seperti berikut. Kustijah. mas?” “Disimpan? Buang!!!” (hlm. Pengantin pria tidak menyuruh menyimpan atau menikmati makanan itu. Juga selop hitam itu. Siapa sih dia?” Pengantin pria mengamati kado ini. Tas itu dibukanya. Bu Kus juga digambarkan sebagai seorang .Kado berbungkus coklat yang isinya sudah jamuran itu ternyata makanan. teka-teki mengenai kado Bu Kus itu terjawab pada bagian akhir cerpen. Cerpen ini diakhiri dengan sebuah ending yang cukup mengejutkan. Mana gua tahu. Bagian akhir cerpen ini telah menjawab teka-teki tentang kado Bu Kustiyah. Pandangan Wawuk lalu bertumpu pada tas kulit ibunya di pembaringan. karena ada nampan dan renda berbordir putih. misalnya. Pembantu perempuan muncul. Kustijak.

Dengan demikian. ruang resepsi yang indah. Bu Kus ingin memberikan kado yang istimewa karena Pak Hargi adalah atasan yang sangat dihormatinya. barang elektronik. Pakaian kebaya. lemari es. dan lain-lain yang diterima pengantin pun menunjukkan kode budaya kehidupan metropolitan yang kaya dan modern. juga pikiran-pikiran sederhananya sebagaimana wanita desa. Pak Hargi digambarkan sebagai seorang pejabat yang kaya raya dan berpengaruh.(wanita) yang berpikiran sederhana. Kado yang berupa rumah. mobil. selop hitam. Baru kemarin saya menemukan pilihan yang tepat. Pak Hargi adalah sosok manusia yang berkelas sosial tinggi dan mempunyai kekuasaan di negeri ini. Penjagaan ketat mewarnai ruang resepsi hotel Sahid Jaya. dan beragam makanan yang tersaji lengkap menunjukkan kode budaya kehidupan orang kaya dan modern. tampak pada kutipan berikut ini. Keputusan Bu Kus untuk membuat makanan tiwul adalah kenangannya pada makanan ‘favorit’ Pak Hargi pada masa perjuangan dulu. yaitu menyiapkan makanan berupa tiwul buatan sendiri. Resepsi pernikahan ini juga mengundang presiden. Apa yang dijelaskan di atas. Pintu masuk hanya separuh terbuka kurang lebih cuma semeter. Akan tetapi.15) Kesederhanaan Bu Kus dapat dilihat dari kata-kata yang diucapkan kepada Wawuk. Sementara itu. tas kulit. Hal ini terlihat dari resepsi pernikahan putranya yang diselenggarakan di hotel mewah dengan ribuan tamu. Bu Kus mengharapkan Pak Hargi akan mengingatnya melalui makanan tiwul. Sesuatu yang khusus. tiwul. dalam cerpen ini terlihat adanya kehidupan manusia dalam konteks budaya yang berbeda: kehidupan Bu Kus yang sederhana dan kehidupan Pak Hargi yang mewah.15) Penjagaan yang ketat di hotel tempat resepsi. (hlm. Di alaman bertebaran petugas security. “Berhari-hari saya mencari kado yang tepat untuk putranya Pak Gi. dua ribu tamu undangan. jenis-jenis makanan yang terhidang. Ia berpikiran praktis sebagaimana orang desa (Jawa) pada umumnya. kehadiran presiden. dan ribuan tamu yang datang. Pak Hargi dan keluarganya mewakili sosok-sosok manusia yang hidup dalam budaya modern. lengkap mengenakan setelan jas hitam dan handy-talky di tangan. dan terpenting yang bermakna. dilengkapi dengan bingkai detektor beralarm. Kode-kode budaya itu tersirat dalam kata hotel yang mewah. Kenapa bukan makanan zaman perjuangan? (hlm. Hal ini menjelaskan kedudukan Pak Hargi dalam hubungannya dengan orang nomor satu di sebuah negara. yang istimewa. . adalah benda-benda yang dapat mengidintifikasi sosok Bu Kustiyah sebagai wanita desa dari Jawa.

Bu Kus membuat makanan khas (tiwul) sebagai kadonya.(d) Kode Konotatif (Conotative Code) Kode ini berkenaan dengan tema-tema yang dapat disusun lewat proses pembacaan teks. Apa pun hambatannya. Bahwa suatu saat nanti. Walupun saya cuma bekerja di dapur umum.9) Penghormatan dan pengabdian Bu Kus terhadap Pak Hargi diwujudkan dengan berbagai usaha dan cara. biarpun zaman sudah berubah. yang tetap awet muda. seperti tampak pada kutipan berikut. Bu Kus merasa berkewajiban untuk tetap menghaturkan rasa hormat kepada Pak Hargi.” begitu Bu Kus sering bercerita pada para tetangganya. Menyatakan kegembiraan. Pengantin putra . Termasuk di antara yang berjuang mendirikan negeri ini. Oleh karena itu. Tidak bisa tidak. atau kalimat yang mirip. Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’.” (hlm. “Beliau adalah seorang pejuang sejati. Bu Kus datang untuk memberikan ucapan selamat dan ikut berbahagia. Bu Kustiyah bertekad bulat menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Jika di dalam teks ditemukan sekelompok konotasi. Berapa pun biayanya. Walaupun tidak diundang. atau bahkan kalimat tertentu. Menunjukkan bahwa Bu Kus tetap menghormati Pak Gi. Bu Kus datang ke resepsi tanpa membawa undangan. Ia masih pula berpikir dengan pola yang sederhana.9) Perasaan hormat itulah yang mengantarkan Bu Kus sampai di Jakarta dan datang pada resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Bu Kus bertekad bulat untuk pergi ke Jakarta setelah mendengar Pak Hargi hendak mantu. Pak Hargi adalah masih Pak Hargi yang dulu.Ini sudah jadi niatannya sejak lama. frase. Sebagai bawahan. Bu Kus menyiapkan kado buatan sendiri. (hlm. dan Bu Kus menyalami dan mengucapkan selamat kepada Pak Hargi sambil menangis terisak-isak. Tekad Bu Kus yang bulat itu tampak pada kutipan di bawah ini. “Pak Hargi adalah atasan saya yang saya hormati. Jika di dalam teks dijumpai konotasi kata. Untuk mengenang masa lalunya yang indah. tokoh Bu Kus adalah tokoh wanita Jawa yang sederhana. semua itu dapat dikelompokkan dengan konotasi kata. Kode konotatif yang tampak kuat di dalam cerpen ini adalah kode penghormatan dan atau pengabdian. Di hadapan Bu Kus. Bu Kus tetap akan datang karena ia merasa bahwa Pak Hargi adalah (mantan) atasannya yang harus tetap dihormati. Tidak ada seorang pun yang berhak menghalangi niat Bu Kus untuk menghadiri resepsi tersebut. Bu Kus berusaha mencari informasi tentang waktu dan tempat resepsi. kalau Pak hargi mantu ataupun ngunduh mantu. tetapi saya merasa bahagia dan berbangga bisa ikut berjuang bersama Pak Gi. Bu Kustiyah akan datang untuk mengucapkan selamat. berarti di dalamnya dapat ditemukan tema tertentu. frase. Misalnya.

. Beliau hanya menanggapi Bu Kus dengan sikap yang biasa saja. uang. rasa hormatnya tetap tidak berubah karena zaman. Dalam cerpen ‘Kado Istimewa’ terdapat oposisi yang menarik. konotasi yang terdapat dalam cerpen ini ialah: Niat baik (kebaikan) seseorang tidak selalu diterima dengan baik pula. Selamat Pak Gi. (e) Kode Simbolik (Symbolik Field) Kode simbolik berkaitan dengan tema dalam arti yang sebenarnya --sehingga erat hubungannya dengan kode konotatif-.. Kedua. “Kunci mobil ada nggak?’ “Bi-em double-yu.. seusai resepsi.” “Wah ini putranya Pak Gi. gilaaa!!! Kunci rumah?” “Ada deh. putra Pak Hargi. ya? Persis Bapak waktu muda dulu. Bu Kus (orang desa) akan menghadiri sebuah resepsi pernikahan putra seorang pejabat (orang kaya) di sebuah hotel berbintang. lho!” “Ai. Seperti tampak dalam kutipan berikut. Akan tetapi. lemari es.19) . atau tidak semua orang mampu menghargai pengorbanan orang lain. Pertama.. Bu Kus menghormati Pak Hargi sebagaimana ia menghormati Pak Hargi di masa lalu. “ “Amplop? Amplop?” “Langsung masuk rekening. Sudah tiga puluh tahun Bu Kus tidak bertemu dengan Pak Hargi.dipandangnya sebagai Pak Hargi ketika muda dulu dan itu diucapkan Bu Kus seperti berikut ini. Benar-benar awet muda. Bu Kus tetap berusaha dengan berbagai cara. Simbol merupakan aspek pengkodean fiksi yang khas bersifat struktural. Bahkan. Pak Gi..” (hlm. dan barang-barang elektronik lainnya). Kado-kado mewah yang diterima pengantin menunjukkan kedudukan atau keberadaan si pemberi kado. “ (hlm. Walaupun Pak Hargi tidak memberi respon seperti yang diharapkannya. Cara-cara Bu Kus rupanya tidak ditanggapi oleh Pak Hargi. kado tiwul yang dibuat Bu Kus (makanan khas daerah) sangat kontras dengan kadokado yang lain (seperti kunci rumah. yang kontras (berlawanan). membuang kado yang telah disiapkan Bu Kus dengan cara istimewa.17) Penghormatan Bu Kus terhdap Pak Hargi tidak berubah. Dengan demikian.yaitu tema dalam keseluruhan teks cerita. “Awet muda. Hal tersebut dilandasi oleh suatu gagasan bahwa makna dapat diformulasikan dari beberapa oposisi biner (binary oppositions) atau pembedaan. mobil.

Di satu sisi. Bu Kus tidak menyadari kado makanan itu sampai berjamur dan menimbulkan bau busuk. segala sesuatu yang telah dikerjakan (pengorbanan) Bu Kus tidak mendapat respon (tanggapan) sebagaimana mestinya. Mereka tak tahu apa nama makanan dalam nampan anyaman banbu yang ditutup kain putih berbordir itu. cultural code. . baik Bu Kus maupun Pak Hargi tidak mengetahui peristiwa yang terjadi dengan kado itu. (hlm. Oleh karena itu.Kado berupa kunci rumah. Yang ada di dalam bayangan Bu Kus adalah bahwa Pak Hargi menikmati makanan tiwul buatannya. Meskipun keberagaman makna di dalam cerpen itu dapat ditangkap. atau dengan kata lain. makna totalitasnya menjadi kabur. Penutup Demikian proses dan hasil pemahaman makna atas cerpen ‘Kado Istimewa’ karya Jujur Prananto berdasarkan konsep seperti yang telah dirumuskan oleh Roland Barthes. Di samping Pak Hargi. Oposisi biner yang terdapat dalam cerpen ini adalah kehidupan Bu Kus dengan kehidupan Pak Hargi yang sangat kontras (berlawanan). sebab rupanya sudah tak karuan dan berjamur di sana sini. dalam cerpen ini. connotative code. Pak Hargi tidak mengetahui apapun yang telah dilakukan Bu Kus untuk dirinya. Sementara itu. symbolic field) dapat dimanfaatkan untuk menangkap makna yang di dalam cerpen itu cukup beragam. analisis seperti itu masih perlu didukung oleh teori atau pendekatan-pendekatan lain agar makna teks sastra itu dapat dipahami secara lebih total. mobil. Bu Kus berusaha keras mewujudkan ‘pengabdian dan rasa hormat’ kepada atasannya. Dari proses pemaknaan itu diperoleh simpulan bahwa ternyata lima kode Roland Barthes itu (proairetic code. meskipun teori Roland Barthes cukup berarti bagi suatu analisis teks sastra. di sisi lain. Akibatnya. hermeneutic code. Ini merupakan sebuah ironi. Hal ini disebabkan karena kode-kodenya didasarkan pada aspek yang berbeda-beda satu sama lain. tetapi maknamakna itu terkesan terpisah-pisah. putra Pak Hargi tidak mengetahui alasan apa dan bagaimana pun tentang kado itu. dan uang yang masuk rekening sangat kontras dengan kado dari Bu Kus yang hanya makanan tradisional. Jadi. dan ironi seperti inilah yang merupakan wujud kode simbolik. Sampai akhir cerita. latar belakang peristiwa yang terjadi pada satu tokoh tidak diketahui tokoh yang lain. sehingga akhir cerpen ini menggambarkan suatu ketragisan. Pak Hargi juga tidak mengetahui isi kado yang diberikan Bu Kus. 5.19) Bu Kus tidak mengetahui apa yang terjadi dan bagaimana nasib kadonya. putra-putranya akan mendengarkan cerita pada masa-masa perjuangan dulu. seperti tampak pada kutipan berikut. Kado itu pun dibuka.

1984. John. Jakarta: Gramedia. (seventh printing). New York: Hill and Wang. dkk.DAFTAR PUSTAKA Barthes. 1977. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Sebagai cerpen terbaik. Robert. Diposkan oleh Jabrohim di 20. ‘Kado Istimewa’ kemudian dijadikan judul kumpulan cerpen bersama lima belas cerpen lainnya dan diterbitkan oleh Gramedia tahun 1992.00 Label: Kuliah . New Haven and London: Yale University Press. Pranoto. Oxford: University Press. A. Transleted by Richard Miller. Sturrock. Kado Istimewa. Teeuw. Raman. Jakarta: Gramedia. Panduan Pembaca Teori Sastra Masa Kini. 1992. Luxemburg. Jujur. 1991. Roland. Structuralism in Literature: An introduction. 1970. From Levi Strauss to Derrida. Selden. Scholes. [1] Cerpen ‘Kado Istimewa’ adalah cerpen terbaik harian Kompas tahun 1991. 1974. Srtucturalism and Since. S/Z. Jakarta: Pustaka Jaya. Pengantar Ilmu Sastra. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra.

pengisahan serta gaya bahasa. yang menekankan kajian strukturalisme. Penganut aliran ini menilai karya sastra sebagai suatu benda yang mandiri dan bersifat otonom. Makna karya sastra (puisi. melepaskan karya sastra dari kerangka sejarah sastra. mengasingkan aspek sosial budaya.id/ NAFAS otonomi daerah yang kini digulirkan dalam birokrasi pemerintahan. politik. Akibatnya. Tulisan ini tidak bermaksud mengulas otonomi daerah sesuai dengan UU No. penokohan. justru konsep otonomi pemerintahan memberi peluang yang besar terhadap nilai-nilai sosial budaya yang ada di masing-masing daerah. filsafat psikologi. Teeuw menilai. Terkait dengan kelemahan yang disebutkan terakhir itu. sehingga hasil kajiannya agak terbatas dan kurang memberi penghargaan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam sastra sebagai cermin kehidupan masyarakat. bahkan boleh dikatakan ditolak. Pendekatan struktural di negara maju tersebut. Arnold Teeuw (1983) mengatakan. tetapi lebih memfokuskan pada kesusastraan. cerpen. . Faktor-faktor ekstrinsik yang disebutkan tadi memberikan andil yang besar kepada pengarang untuk melahirkan karyanya. tak bisa diabaikan. ekonomi dan psikologis pengarangnya. Kendatipun aliran struktural ini berkembang pesat. ekonomi. Bahkan tidak berdasarkan teori sastra yang tepat dan lengkap sehingga dapat membahayakan pengembangan teori sastra. potensi-potensi budaya diabaikan. agama. sebenarnya sudah sejak lama dikenal dalam analisis karya sastra. lingkungan sosial budaya. pendekatan struktur tidak lain merupakan gerakan otonomi karya sastra. Mengingat sastra tidak bisa dilepaskan dengan realitas kehidupan masyarakat. mementingkan analisis karya sastra dari segi bentuk (struktur). Dengan demikian. 2010 I Nyoman Suaka http://www. latar.balipost. maka faktor-faktor lingkungan. 22 tahun 1998. Guru Besar Universitas Leiden Belanda pakar dalam sastra Indonesia dan Melayu. Dalam otonomi karya sastra. khususnya di Amerika. tetapi sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip otonomi yang disosialisasikan dalam jajaran pemerintah. belum merupakan teori sastra. gerakan otonomi sastra ini memiliki dua kelemahan pokok yaitu. menurut Teeuw. tetapi juga latar belakang pengarang. Analisis struktural yang menekankan otonomi teks sastra. cerita pendek (cerpen) dan novel meniru semangat pendekatan struktural yang dicetuskan dalam teori-teori sastra di negara Barat. Gerakan otonomi karya sastra dalam analisis puisi.Posted by PuJa on October 13.co. Semata-mata yang diperhatikan adalah teks sastra. Hanya mementingkan struktur yaitu unsur-unsur pembangunan karya sastra seperti alur cerita. Walaupun dunia kesusastraan telah mengakui otonomi sastra sudah dipraktikkan sejak dulu. Analisis berdasarkan konsep otonomi karya sastra juga menghilangkan konteksnya dan fungsinya. kebudayaan dan semangat zaman. tidak pernah disentuh dalam setiap analisis. gerakan otonomi karya sastra berarti menempatkan pada ruang yang terpencil. dan mengasingkan karya sastra dari lingkungan sosial budaya. novel) tidak hanya ditentukan oleh struktur itu sendiri. Unsur ekstrinsik seperti terkait dengan sejarah. Komponen karya sastra ini lebih populer diistilahkan sebagai unsur intrinsik. sosial dan budaya yang sering muncul dalam karya sastra. bebas dari ikatan sejarah kemasyarakatan. karya sastra itu “dimenaragadingkan” dan akan kehilangan relevansi sosial budayanya.

Semua teori-teori ini diadopsi dari dunia Barat karena di dunia sana mengalami perkembangan yang pesat. karya sastra yang bermutu selalu dikaitkan dengan aspek kontekstual zamannya. maka pendekatan otonomi itu dapat ditinjau lagi untuk mengarahkan dengan pendekatan lain seperti pendekatan sosial budaya. kurang memberikan tantangan untuk memanfaatkan disiplin ilmu yang lain. Sebab penelitian dengan prinsip karya sastra memiliki otonomi. Justru lahir polemik yang berkepanjangan dari sastrawan dan budayawan tentang sastra konteksual. Opini tersebut kurang mendapat perhatian. juga kurang mengungkapkan kekayaan karya sastra itu secara maksimal. politik. pembahasannya bersifat sambil lalu dan sepintas. Bagaimana dengan di Indonesia? Awal 1980-an banyak peneliti dan pengamat sastra mengusulkan perlunya diadakan diskusi di tingkat nasional untuk menyusun teori sastra yang khas untuk situasi di Indonesia. agama. Padahal telah terbukti. resepsi dan lainnya. Asyik berdebat. postmodernisme. Sebagai “pisau” untuk “membedah” karya sastra dilihat dari unsur ekstrinsik. Skripsi kesarjanaan (S1) yang mengambil program studi sastra Indonesia. Analisis dan kritik sastra akademis sebagian besar tetap bertahan dengan memandang karya sastra yang bersifat otonom. baik menyangkut sejarah. sosial budaya dan lain-lain. strukturalisme genetik. telah pula diimbangi dengan teori-teori sastra yang mapan seperti sosiologi sastra. Mengingat seorang sastrawan dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan sosial budaya yang amat beragam.Pendekatan karya sastra dengan kajian ekstrinsik di Indonesia masih tergolong langka. Kalau ada yang menyinggung dari sudut luar (kontekstual). Filed under: Esai . teori-teori sastra khas Indonesia sampai kini belum muncul. Selain itu. Polemik dalam diskusi. hermeneutik. Penelitian sastra berdasarkan struktur yang mandiri dan otonom sudah saatnya dialihkan pada aspek ekstrinsik kontekstual untuk menghindari keterpencilan dunia kesusastraan di Indonesia. Pro-kontra pun muncul antara sastra dalam tradisi teks dengan sastra kontekstual. seminar dan tulisan di media massa waktu itu berhasil dibukukan Ariel Heryanto dengan judul “Perdebatan Sastra Kontekstual” (1985). sebagian besar berpedoman pada karya sastra bersifat otonomi.

ia seperti sebuah keharusan. Maka.Thursday. berhasil mengangkat citra cerpen secara lebih terhormat. Lampung (2003). Kini. dalam hal regenerasi boleh dikatakan belum cukup signifikan. Bayangkanlah. Cerpen Indonesia mutakhir masih tetap tak . rubrik cerpen mendapat tempat yang khas. Bahkan. Mereka datang susul-menyusul. belum menunjukkan usahanya mengusung sebuah gerakan estetik yang kemudian menjadi sebuah mainstream. Kondisi ini dimungkinkan oleh beberapa faktor berikut: Pertama. terbitnya Jurnal Cerpen yang diasuh Joni Ariadinata. Meskipun posisi cerpen berada dalam keadaan yang begitu semarak dan memperoleh tempat istimewa. secara substansial sejumlah cerpenis muda yang muncul belakangan. menyeruak pula sejumlah antologi cerpen. Kini. adanya kegiatan lomba menulis cerpen. 27 November 2008 (12:33) | 79 views | 0 komentar | Print this Article Maman S. cerpen masuk ke ruang publik dengan bebasnya. tentu saja disebabkan oleh perubahan yang sangat mendasar dalam sistem pemerintahan. Sejak 1992. cerpenis dipandang sebagai profesi yang tak lebih rendah dari novelis atau penyair. Begitupun Diknas. Mahayana Dalam perjalanan sastra Indonesia. Pembaca disuguhi beragam pilihan. Di situlah tempat cerpen bertengger dan menyapa para pembacanya. Di sana. Kegiatan ini mengangkat kedudukan cerpen dalam posisi yang istimewa. karya-karya sastra terbit seperti berdesakan dengan tema dan pengucapan yang beraneka ragam. muncul lagi antologi cerpen yang lain. Di sana. dan drama. Bersamaan dengan itu. kehidupan sastra Indonesia seperti berada dalam pentas terbuka. hari Minggu adalah hari cerpen. seperti berlomba dengan penerbitan novel dan buku lain. Kehidupan pers yang terkesan serbabebas-serbaboleh ikut mendorong terjadinya perkembangan itu. dan kongres mendatang di Pekanbaru (November 2005). Dibandingkan puisi. Kedua. serta adanya Kongres Cerpen yang diselenggarakan berkala dalam dua tahun sekali –di Yogyakarta (1999). memberi harga dan martabat cerpen tampak lebih baik dibandingkan keadaan sebelumnya. para pemainnya seolah-olah boleh berbuat dan melakukan apa saja. harian Kompas memulai tradisi baru dengan memilih cerpen terbaik dan memberi penghargaan khusus untuk penulisnya. Majalah Horison setiap tahun menyelenggarakan lomba penulisan cerpen. Kegiatan itu sekaligus untuk menyosialisasikan keberadaan cerpen sebagai bagian dari kegiatan sastra. Ketiga. usaha sejumlah penerbit melakukan semacam perburuan naskah cerpen untuk diterbitkan. setiap minggu kita dihadapkan pada ratusan cerpen yang mengisi lembaran koran Minggu. Bali (2001). cerpen Indonesia pada paroh pertama pasca-reformasi mengalami booming. Pusat Bahasa atau lembaga lain yang juga melakukan kegiatan serupa. Dalam kondisi overproduksi itu. Penerbitan buku antologi cerpen. Maka. Ia tak lagi sebagai selingan di hari Minggu. di suratsurat kabar minggu. memungkinkan cerpen tak hanya berada di hari Minggu. Faktor utama yang memungkinkan sastra Indonesia berkembang seperti itu. Di pelosok kota di Indonesia. periode pasca-reformasi merupakan masa paling semarak dan luar biasa. Cerpen ditempatkan sama pentingnya dengan rubrik lain. Arus besar cerpen Indonesia pascareformasi masih tetap didominasi nama-nama lama yang memang telah menjadi ikon cerpen Indonesia kontemporer. novel. Masalahnya. tetapi juga pada event atau peristiwa tertentu. kesemarakan media massa –suratkabar dan majalah—telah membuka ruang yang makin luas bagi para cerpenis untuk mengirimkan karyanya. Cerpenis tak diperlakukan sebagai orang yang sedang belajar menulis novel. dkk. Cerpen telah sampai pada jatidirinya. harus diakui. Ketika kita sedang menimang-nimang isi kocek dan tuntutan kebutuhan lain.

Kasus Martin Aleida tentu berbeda dengan Linda Christanty yang juga sebenarnya termasuk pemain lama. Dalam antologi cerpen yang terbit belakangan. tiba-tiba merasa ikut menjadi saksi peristiwa yang diangkat cerpen itu. antologi cerpen Corat-Coret di Toilet (2000) mula hadir kurang meyakinkan. *** Bagaimana dengan kemunculan cerpenis baru dalam peta cerpen Indonesia? Memang ada geliat yang tak dapat diabaikan. Danarto. ia telah memperkaya tema cerpen Indonesia. seperti Budi Darma. Pembaca dibawa masuk ke dunia entah-berantah. Ziarah bagi yang Hidup (2004). Martin Aleida misalnya. melainkan pada hasratnya mengangkat tema yang tak mungkin muncul pada zaman Orde Baru. Lalu. 2002). mengangkat tema korban politik bagi mereka yang terlibat PKI. Pendatang baru yang cukup menjanjikan muncul atas nama Eka Kurniawan. Lihat saja. semua ikut menyemarakkan peta cerpen Indonesia. Antologi cerpen pertamanya. Ia juga berhasil menyajikan sebuah potret kultural dan tradisi rakyat Aceh yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan keseharian masyarakat di sana. Tetapi ketika novelnya Cantik itu Luka (2002) terbit yang ternyata mengundang kontroversi. metaforis. dan sederet panjang nama lain yang tergolong pemain lama. Perempuan Pala (2004) memperlihatkan sosok Azhari yang matang dalam memandang persoalan Aceh dalam tarik-menarik sejarah dan kebudayaannya yang agung dengan kondisi sosial dan politik yang menimpa rakyat Aceh yang justru menebarkan luka dan kepedihan. Kuda Terbang Maria Pinto (2004) seolah-olah memperlihatkan ketergodaannya pada model dan style yang sedang semarak pada saat itu. Maka. cerpennya ““Cerobong Tua Terus Mendera” terpilih sebagai penerima Anugerah Sastra Horison 2004. Antologi cerpennya. kita terkejut bukan karena ia sebagai pendatang baru. dan Linda telah memilih cara itu. Mereka masih tetap menjadi bagian penting dalam peta cerpen Indonesia pascareformasi. Style itu memang pilihannya. Dari sudut itu. Depdiknas—Creative Writing Institute memperlihatkan kekuatannya dalam mengungkap kepedihan rakyat Aceh yang terjepit dalam konflik bersenjata antara aparat keamanan (: TNI) dan Gerakan Aceh Merdeka. Tetapi Martin termasuk pemain lama. cerpenis lama dan baru. “Yang Dibalut Lumut” yang menjadi Juara Pertama Lomba Penulisan Cerpen Festival Kreativitas Pemuda.dapat menenggelamkan sejumlah nama yang muncul justru sebelum terjadi reformasi. dapat disebutkan beberapa di antaranya: Teguh Winarsho (Bidadari BersayapBelati. Sejumlah nama cerpenis lain yang kelak menjadi sastrawan penting Indonesia. Eka belum kehilangan semangat eksperimentasinya. Boleh jadi antologi ini merupakan potret yang merepresentasikan kegelisahan masyarakat Aceh dalam tarik-menarik itu. Cerpennya. Dengan kekuatan narasi yang hampir sama. Setelah itu terbit pula novel kedua. Raudal Tanjung Banua hadir meyakinkan. Hamsad Rangkuti. namanya mulai diperhitungkan. Antologinya. cerpenis kelahiran Aceh adalah pendatang baru yang lain lagi. Hudan Hidayat (Orang . Jadi. Lelaki Harimau (2004) yang memamerkan kepiawaian melakukan eksperimen. Cerpen yang berjudul “Bau Busuk” menunjukkan kesungguhan Eka melakukan eksperimen. dan Parang tak Berulu (2005) menunjukkan perkembangan kepengarangannya yang makin kuat. Karya pertamanya. Kuntowijoyo. Cerpen yang lain. Azhari. Pulau Cinta di Peta Buta (2003). dan asosiatif. “Tali Rabab” termasuk 15 cerpen terbaik dalam sayembara itu. Salah satu kekuatan Raudal adalah narasinya yang sanggup menciptakan suasana peristiwa begitu intens. ketika terbit Leontin Dewangga (2003). Pengabaian latar tempat dengan permainan pikiran malah seperti sengaja membuyarkan unsur lain –yang dalam kerangka strukturalisme justru menempati posisi yang sama penting. Cinta tak Ada Mati (2005). kini bertumpukan. Setidaknya ia sudah matang sebelum terjadi reformasi.

Chudori. Dawai Kembali Berdenting. Maya Wulan (Membaca Perempuanku. dalam keadaan overproduksi. 2004. justru cenderung berada dalam posisi yang sebaliknya. Isbedy Stiawan (Perempuan Sunyi. 2002. *** Deretan panjang nama-nama lain yang kerap muncul di hari Minggu. 2004). 2005). Kurnia Effendi (Senapan Cinta. 2004). 2005). Tokoh laki-laki kerap digambarkan tersisih dan kalah sebagai pecundang di bawah kekuasaan perempuan. Wan Anwar (Sepasang Maut. mereka juga begitu berani mengangkat perkara seks untuk membungkus pesan ideologi jendernya. Keluarga Gila. 2003). 2005). 2004). juga tidak dapat diabaikan kontribusinya. Bercinta di Bawah Bulan. masih ada deretan cerpenis wanita yang sebenarnya lebih kuat dan matang. Nh Dini. 2004). Selain Linda Christanty. 2003) Maroeli Simbolon (Bara Negeri Dongeng. Labibah Zain (Addicted to Weblog: Kisah Perempuan Maya. Dalam lima tahun ke depan. 2005). 2004).COM http://mahayanamahadewa. Tubuhku bukan Milikku. Selain itu. Akhirnya. Keseluruhan antologi itu menunujukkan kekuatan narasi yang lancar mengalir dan kedalaman tema yang diangkatnya. cerpenis wanita yang muncul dalam lima tahun terakhir ini. Satmoko Budi Santoso (Jangan Membunuh di Hari Sabtu. Cinta Tai Kucing. 2001. 2004. dalam karya para penulis perempuan itu. Ucu Agustin (Kanakar. Evi Idawati (Malam Perkawinan. Mustofa W Hasyim (Api Meliuk di Atas Batu Apung. Intan Paramadhita (Sihir Perempuan. Ratna Indrswari Ibrahim atau Abidah el-Khalieqy. 2003). 2002). 2004). Yusrizal KW (Kembali ke Pangkal Jalan. Moh. Leila S. seperti sinyalemen Budi Darma. mereka akan ikut menentukan perkembangan sastra Indonesia. Sumber: MAHAYANA-MAHADEWA. 2004). Djenar Maesa Ayu (Mereka Bilang Saya Monyet. patut pula mendapat perhatian. Kita sekarang ini seperti sedang berhadapan dengan air bah yang bernama cerpen Indonesia kontemporer dan kita hanyut terseret dalam gelombang besar deras arusnya. Nukila Amal (Laluba. Triyanto Triwikromo (Anak-Anak Mengasah Pisau.com/2008/11/27/cerpen-indonesia-kontemporer/#ixzz19qxn0ais Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike . Selain nama-nama itu. pengamatan cerpen Indonesia mutakhir dengan analisis yang mendalam. Titis Basino. 2005). Damhuri Muhammad (Laras. 2003). Mereka berpeluang mengikuti jejak seniornya. 2005). tak mungkin dapat dilakukan dalam rentang waktu yang pendek. 2002). 2002. Weka Gunawan (Merpati di Trafalgar Square. Tentu dengan melihat daya tahan dan konsistensinya mempertahankan kualitas dan kontribusi mereka bagi pemerkayaan khazanah cerpen Indonesia mutakhir. Tokoh-tokoh perempuan yang dalam banyak karya para penulis laki-laki kerap menjadi korban dan tersisih. Yang menarik dari karya cerpenis perempuan ini adalah semangatnya melakukan gugatan.Sakit. Oka Rusmini (Sagra. Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu.

mampu memberikan bius untuk ditonton karena Hanung Bramantyo. sebuah doktrin untuk kita . sutradaranya sangat rutin memberikan deskripsi dan narasi pembuatan filmnya melalui blog di multiply. peresmiannya dilakukan oleh Menteri Negara Komunikasi dan Informatika (Meneg Kominfo) Muhammad Nuh. di hadapan 500 peserta Pesta Blogger 2007. Tetapi sekelas Gonawan Mohamad. diminati. kaum muda. Sujiwo Tejo. Sebab. Seno Gumira Ajidarma. selalu terbuka ruang dialogis bahkan dialektika. dan dijamin “bebas” tanpa pembredelan. komunitas sastra dunia maya terus tumbuh subur. Dunia maya (cyberspace) adalah dunia tanpa batas dan bisa memberi peluang kepada siapa pun untuk berkarya. Arena ekspresi dan luapan rasa kedirian serta kemauan dan kemampuan menulis/ berpose sepuassemaunya. Joko Pinurbo. sudah memiliki blog pribadi. Kini blog berkembang luar biasa pesat. menjadi bentuk komunikasi baru di tengah maraknya bacaan masyarakat.Posted on Thursday. meski ada yang dibikinkan atau dikelola orang lain.lain semua punya alamat blog sendiri. Ada kabar.tanggung. Dewi Lestari. Saat ini hampir semua orang dengan berbagai profesi.com. Blog. dan remaja saja. Bukan hanya para penulis pemula. blog dan website pribadi tak henti bermunculan dan secara rutin menampilkan karya-karya sastra si empunya. baik itu di blogspot. wordpress. multiply. March 13 @ 05:46:15 EDT by redaksi-2 Anonymous writes " Memperbincangkan sastra. yang menurut penulis juga. Bahkan. film AyatAyat Cinta. Emha. Tidak tanggung. dan semacamnya. dan lain. Ada semacam kesan bahwa blog adalah pelarian bagi mereka yang sering dikecewakan oleh dunia cetak. Putu Wijaya. Helvy Tiana Rosa. pemerintah sudah menetapkan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional. FS. dimensi kasusastraan dalam konteks penciptaan terpaut antara dunia yang nyata dan dunia yang maya.

imut akibat nyentrik. Tentu saja jika disepakati sastrawan adalah juga profesi yang dapat membuat strata sosial seseorang terangkat. . yang sudah membuat semarak peta sastra nasional. Jawa Tengah. ego sektoral. Tak jarang. Yah. Sedangkan komunitas.kenesnya merendahkan kasta sakral seorang sastrawan. Sebagai langkah menjanjikan untuk produktifitas dan pangsa pasar karyanya. Pada perbincangan tentang komunitas sastra yang digelar Komunitas Sastra Indonesia (KSI) di Kudus. jika bernaung dalam wadah komunitas sastra menjadi oase prospek serta kegandrungan tersendiri di kalangan sastrawan (apalagi) sastrawan. Ada dunia kecongkakan. risih rasanya telinga ketika ada yang menyebut secara narsis. asosial.semakin penasaran pada film. dan metagila dalam ber-komunitas-nya. Blog dan komunitas. sebenarnya hanyalah ruang kosong hampa makna. Blog (masuk di dalamnya media cetak yang menampung sastra) dan komunitas adalah proses penelusuran berkarya untuk menemukan makna (the meaning) memang. di KTP status pekerjaanya tertulis. minimal tidak disebut pengangguran intelektual. “sastrawan”. Keduanya terarah secara sistemik untuk “menjadi” tokoh imajiner dari pikiran kosongnya sendiri. memiliki titik dan semangat membahayakan eksistensi sastra baik itu teks ataupun nilainya. karyanya kemudian sekedar menjadi teks cacimaki dan tumpukan keluh. Ada beberapa teman yang saya sendiri belum pernah membaca karyanya (dalam bentuk buku tentu saja). sebagai bagian integral dari kemunculan sastra menjadi perhatian serius. tetapi dalam relevansinya dengan sastra yang lahir dari blog dan komunitas. “saya sastrawan”. dan kesunyian dalam dunia nge-blog-nya. Minimal membuat jejaring untuk ikutan nongol menyabet status sastrawan. kata hati norak. Duh.kongkow saja dalam komunitas sastrawan. pada 19.21 Januari 2008 lalu bertema Meningkatkan Peran Komunitas Sastra sebagai Basis Perkembangan Sastra Indonesia. Langsung ingat teman yang lucu dan imut. Term berpikir saat ini mengarah.film Hanung.sastrawan muda (atau yang baru mau jadi sastrawan). eksklusif. megalomaniak. Secara otomatis. komunitas. Yang memperoleh gelar mulia itu dengan bermodal kongkow. Ada jebakan keterasingan dan semakin asketis. juga mendapatkan ruang apresiasi dalam manifestasi teks diwujudkan dengan bentuk Kongres Komunitas Sastra Indonesia.

Peta sastra, jika dilakukan melalui komunitas seringkali terjebak pada siapa pengarangnya dan dimana aktifnya dengan menisbikan karya. Sedangkan jika melalui blog, yang lahir adalah kebinalan dan kegenitan sastra yang tendensius pada kefrustasiannya.

Maka blog dan komunitas, seyogyanya hanya diletakan pada pijakan awal, sebagai media kontemplasi dan promosi, bukan penegasan peta sebuah karya sastra. Sebab dikhawatirkan yang ada dan dihadirkan hanyalah “kepentingan” kedirian yang naïf, imajiner, dan utopis, sedangkan yang real tergusur ke tombol delrecycle bin. Dan pada akhirnya empty recycle bin sastra berkualitas. Apalagi alasannya hanya karena tak punya blog dan tidak aktif berkomunitas.

Sastra itu Bertugas Pablo Neruda, peraih Nobel Sastra dari Chili, menegaskan bahwa para sastrawan adalah pendidik bangsa. Ejawantah dari kekuatan sastra dalam rangka praksissosial, ditransformasikan oleh Pramudya Ananta Tour dalam kalimat yang tajam yakni, sastra itu bertugas, mempunyai fungsi praktis. Konsekwensi dari paham pemegang mandat “pendidik” hingga “bertugas” itulah, para sastrawan mulai aktif dalam komunitas- komunitas. Saat ini, setelah dominasi sastra koran (mungkin masih, sebab belum ada kajian intensif yang mencabut postulat itu) yang sebelumnya termediasi hanya dalam ranah cetakan berbentuk jurnal dan buku, muncul blog dalam rangka kreatifitas interpersonal untuk melawan dominasi media cetak. Jika ditilik kajian historis kesusastraan sekarang, parade diskusi yang mensosialisasikan cyberspace, bahkan diskusi maya (mailing list) belakangan ini diramaikan dengan blog dan komunitas. Inilah kemudian yang penulis maksud, mengarah pada peniadaan bahwa sastra itu bertugas. Canon Sastra yang Membias Canon sebagai peta arah rujukan perkembangan sastra, lantaran tenggelam pada isu komunitas dan blog, alat ukur baru pemetaan sastra semakin kabur dan bias. Dan semua yang terkait dalam sejarah sastra yang benar pun, masih menjadi polemik tak berkesudahan. Menariknya, polemik itu jarang sekali yang serius berbasiskan kekuatan teks, melainkan sekedar ungkapan tendensius pada proses membenarkan diri (baca; komunitasnya) dan menyalahkan yang di luar dirinya. Parahnya lagi, jika ada unsur

kekuasaan ekonomi-politik yang turut ambil bagian dalam arah perkembangan sastra. Akar masalahnya, tentu ranah pembeda dan pengkotakan sastra yang pernah menghangat, bahkan panas. Tetapi mengukir sejarah sastra misalnya, polemik kebudayaan, Manikebu, serta pengugatan pada Angkatan 45. Sekarang pernyataan Sastrawan Ode Kampung (Boemipoetra) yang melawan eksploitasi seksual dalam karya sastra yang diarahkan pada Komunitas Utan Kayu (KUK) yang dituduh sebagai pengusung sastra kelamin (baca; fiksi alat kelamin/ FAK) , disebut salah satunya terdapat dalam karya Ayu Utami “Saman”. Ada anggapan Ayu Utami mampu menembus pentas sastra nasional, dengan novel perdananya itu lantaran bernaung dalam KUK. Padahal, sebagaimana dihina Saut Situmorang, dominasi-tunggal atas dunia sastra kita adalah ambisi ekstra-literer dimulai dengan skandal menangnya novel jelek berjudul Saman di Sayembara Roman Dewan Kesenian Jakarta 1998. Lebih lanjut, dalam tulisan dari milis PPI-India yang diposting sendiri oleh Saut Situmorang itu, siapa saja bebas menafsirkan legenda yang diciptakan seputar Saman, sama seperti para penilai Prince Claus Award yang memenangkan Ayu Utami pada tahun 2000 untuk novel satu-satunya itu (sebelum munculnya Larung). Ayu Utami sekedar menghasilkan cakar-ayam, yang dinilai sebagai kolom di koran nasional tiap hari Minggu. Maka, semakin ada kesadaran yang mulai membumi bahwa perumusan canon sastra, agar tak bias haruslah terpisah dari ekslusifitas baik dalam berkarya (melalui blog) atau pun bernaung (dalam komunitas). Lihat saja fakta menyeruaknya cacimaki sekarang, bermaksud membuat peta kesejarahan sastra tetapi terbelenggu dalam ruang ego sentris yaitu, blog dan komunitas. Sebenarnya blog dan komunitas hanyalah fakta ketakmampuan merealisasikan teks sastra yang menjadi penunjuk arah, tepatnya adalah sebagai ekspresi kegagalan.

Archive for the ‘Yusi Avianto Pareanom’ Category
Edelweiss Melayat ke Ciputat November 28, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 28 November 2010) MINGGU, 10-10-10. Beberapa orang memilih menikah atau melahirkan pada hari bertanggal biner itu. Aya ditemukan pada hari tersebut dengan tubuh terpotong sepuluh dalam empat kantong plastik hitam besar. Kantong-kantong yang ditaruh di pembatas jalur di jalan raya depan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, itu selama tiga hari [...] Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | 1 Comment »

Ajal Anwar Sadat di Cempaka Putih July 27, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 25 Juli 2010) ANWAR Sadat menemui ajalnya pada hari pertama ia menginjakkan kaki di Jakarta. Ia datang dari Semarang. Usianya pada hari naas itu 28 tahun. Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | 1 Comment »

Penyakit-penyakit yang Mengundang Tawa February 28, 2010
Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 28 Februari 2010) 1 SEEKOR kalajengking mengeram di tenggorokannya. Setiap gerakan capit dan ekor tajam binatang itu sungguh menyiksanya. Jangankan makan, menelan air pun terasa menyakitkan. Itulah yang ia rasakan pada hari keempat dihajar cacar air, penyakit yang sebelumnya ia berhasil hindari dengan lihai selama 41 tahun lebih. Posted in Yusi Avianto Pareanom | Tagged: Koran Tempo | Leave a Comment »

Tiap hasil sastra sebenarnya tak lain dan tak bukan melainkan sebuah petunjuk dari sesuatu yang berada dalam lubuk hati manusia. sastra berarti huruf. khayalan. Pertama. Padahala ketiga kitab itu adalah kitab-undang-undang. Permasalahanya karena dari dulu sampai sekarang belum ada kata sepakat mengenai definisi itu dari pakar dan ahli sastra. pengharapan. dan sandiwara untuk melewati waktu yang luang. begitu seterusnya. Bila demikian adanya maka aliran ini bertentangan dengan fungsi sastra itu sebagai pencatat sejarah. sajak. Tak salah bila kemudian ada yang bilang bahwa sastra adalah cerminan ide dalam bentuk tulisan atau karyaSeperti halnya dengan apa yang diungkapkan oleh Nio Joe Lan. Begitu juga bila ditelisik dari asal kata sastra itu sendiri (sangsekerta) maka sastra berarti huruf . Makanya membaca novel. bahasa dan karya. Kedua. Dari pengertian ini berarti sastra adalah sebuah karya dalam bentuk tulisan. Tiap sajak pada hakekatnya adalah perwujudan keinginan. Sebab karya sastra tidak hanya terbatas pada keindahan dan romantisme belaka. Dia menyebutkan bahwa sastra Indonesia adalah sastra yang ditulis dalam bahasa Indonesia. kita membaca sebuah hasil karya sastra bukan sebagai pelewat waktu yang lapang melainkan juga oleh karena kita secara sadar memang ingin mengetahui apa yang terjadi dengan seseorang atau beberapa orang tertentu.Menyampaikan Ideologi Lewat Sastra Selasa. malahan mereka mengatakan bahwa sastra adalah pembantu khusus bahasa. Prof. Tak salah bila selama ini konsepsi pikiran kita selalu berkata bahwa sastra adalah yang indah dan romantis. Sapardi Djoko Damono selaku presiden sastra Indonesia yang juga mantan dekan fakultas sastra Universtas Indonesia yang kini berubah menjadi fakultas budaya mendefinisikan sastra sebagai sebuah kegiatan berbahasa. gaya bahasa dan tulisan. arthasastra. bahkan al-Qur’an dan hadits. sajak. Pun ada yang mengartikan sastra adalah sejarah yang diromanisasikan. tetapi dengan berbuat demikian. dengan cara tak disadari kita sebenarnya mengambil tahu dunia pikiran orang-orang yang dikisahkan dan keadaan masyarakat yang bersangkutan. Sastra Jepang adalah sastra yang ditulis dalam bahasa Jepang. Senada dengan diatas. membaca novel. dan idam-idaman semua umat manusia. Dengan demikian definisi yang diungkpakan oleh Djoko Damono sama seperti definisi kata sastra yang terdapat dalam KBBI. ia mengemukakan bahwa sastra adalah pencerminan segala apa yang berada dalam sanubari manusia. 12 Agustus 2008 20:04:10 . . dan sandiwara mempunyai dua arti.oleh : admin Oleh: Hamid Afif Mencari definisi sastra sama sulitnya dengan mencari jarum jatuh di tumpukan jerami. layaknya Nio Joe Lan dan aliran formalisme rusia. semisal kitab negarakartagama. Dr. aliran formalisme Rusia juga sependapat bila sastra diartikan demikian. dan dharmasastra.

sandiwara dan cerita. ilustrasi puisi. Ini semua disebabkana karena pengaruh Plato yang sangat dominan. dalam sastra modern yang diwakili oleh Shake Spear lebih menekankan pada makna bahasa ketimbang keindahan struktur kata.S Rendra. Dari beberapa unsur tersebut bisa dirampingkan menjadi dua unsur yakni unsur ekstrinsik sastra dan unsur intrinsik sastra. Sastrawan Indonesia yang bisa dikategorikan kedalam aliran modernisme adalah W. Yang pasti kedua-duanya sangat berpengaruh dalam sebuah karya sastra. Atau bisa juga audio-visual layaknya sebuah film. Hal ini sesuai dengan apa yang dijelaskan Enrique Anderson Imbert. penulis lebih suka memaknai sastra sebagai ekspresi terhadap sesuatu dengan atau tidak memakai tulisan. Tokoh seperti ini bisa dinisbatkan kepada Hamzah Fansuri yang mana sajak-sajaknya selalu mengikuti kaidah dan rima akhir. Intinya sastra bagi penulis adalah ekspresi bahasa sebagai perantara. melainkan juga bisa melalui alat atau media yang lainya. baik terpengaruh dari unsur intrinsik atau ekstrinsik. bahwa unsur pembangun sastra ada dua. foto dan lain sebagainya. Atau bisa jadi karena kondisi politik. karena apa yang mereka perbuat berdasarkan apa yang mempengaruhi mereka. khariji (ekstrinsik) dan dakhili(intrinsik). Seperti aliran marxisme. suara (audio). ideology. Seperti definsi yang diungkapkan Enrique Anderson Imbert dalam muqadimah Manahiju alnaqd al-adabi. apakah masih layak jika definisi sastra diartikan sebagai cerminan ide dalam bentuk tulisan? Jawabannya ada benak masing-masing. dan modernisme. Dari beberapa pengertian diatas. ideology yang dibawa dan diusung dalam karyakaryanya adalah hal-hal yang berbau sosial. Sastrawan dalam satu waktu tertentu biasa dipanggil pujangga. surealisme dan lain sebagainya. formalisme. Selain itu. Dengan demikian bisa dimaklumi jika dikemudian ada macam dan corak warna sastra yang begitu banyaknya. Di Indonesia kita mengenal aliran realisme. Bisa juga karena kondisi geografi yang kemudian memberi corak sastra. Bisa dari budaya dimana sastrawan itu tinggal yang kemudian berpengaruh terhadap karya sastranya. romantisme. Namun bisa jadi unsur yang mempengaruhi adalah pola pandang. tapi bahasa(dalam arti luas).Seiring dengan berjalannya waktu maka alat atau wahana untuk mengaktualisasikan segala cerminan ide dan pikiran tidak hanya terbatas pada bahasa yang direfleksikan dengan tulisan saja. Beda dengan aliran formalisme. lukisan karikatur. Di Rusia kita tahu aliran marxisme. Bila sudah demikian. Mereka dengan . Semisal cerminan ide direfleksikan dalam bentuk gambar (visual). dan keyakinan yang dianut. Tidak ada yang bisa disalahkan. Dua Unsur Pembangun Sastra Mahmud Tsanie dalam buku Bahasa Indonesia-nya menjelaskan bahwa unsur yang mempengaruhi sastra banyak sekali. maka hal yang diusung dan dijunjung tinggi dalam karya-karyanya adalah keindahan bahasa. pemahaman. Aliran-aliran inilah yang kemudian membawa ideologinya masingmasing. Dengan unsur yang membangun tersebut kemudian lahirlah apa yang dinamakan aliranaliran sastra.

Beda dengan sastrawan yang memang memfungsikan sastra sebagai “pernyataan suatu perasaan tergerak. Hubungan . Tapi siapa yang menyangka bila kata harimau di situ berarti manusia. Tak berlebihan bila sastrawan kaliber Jamal D. Ini sesuai dengan apa yang diungkapkan Plato. Menggunakannya sesuai dengan apa yang jadi imaginasi mereka. khususnya ditanah air. Kalau dibelahan dunia lain kita mengenal sastrawan humanisme. Pertama. Kadang bahasa yang menurut kita adalah bahasa yang sudah jelas makna dan maksudnya. ditangan para sastrawan bisa digubah dengan penafsiran sastrawan itu sendiri dengan indah. sosialisme. Biasanya yang bergerak dalam wilayah kedua ini adalah penikmat dan pemerhati sastra. romantisme. bukan berarti menafikan yang lain. tapi memang begitu kenyataanya. Hubungan pertama yang paling jelas antara sastra dan agama adalah kenyataan bahwa banyak karya sastra yang merupakan ungkapan penghayatan seseorang terhadap Tuhan. Lain halnya dengan yang bergerak dalam wilayah ekspresi. Dan sekarang ini sedang marak-maraknya. wilayah sastra dibagi menjadi dua.” Sebagai contoh kasus adalah sajaknya Muchtar Lubis yang berjudul harimau. unsur pembangun yang paling menonjol dalam karakter karya sastra adalah unsur intrinsik yang dalam hal ini ideologi.” Islamisme Sastra Adanya hari ini karena adanya hari kemarin. yang tidak langsung terjangkau oleh manusia tetapi paling banter didekati lewat pemikiran. Kedua. Sebenarnya bila mau ditelisik agak jauh maka kita akan menemukan beberapa hubungan antara agama dan sastra seperti dikatakan Hamdan dalam esai sastranya di Cybersastra. Semua orang pasti akan mendefinisikan kata “harimau” sebagai seekor hewan. “keindahan mutlak hanya terdapat pada tingkat dunia ide-ide yang mengatasi dunia ilahi. Seperti halnya sejarah telah mengatakan. Dalam banyak hal. dan adanya pemikiran hari ini adalah karena adanya pemikiran hari kemarin. dan seterusnya maka dalam beberapa tahun terakhir ini muncul sekte sastra baru beridiologi ajaran agama (Islam). Dia memaparkan hubungan antara agama dan sastra sebagai berikut. Rahman dan Ahmadi Thoha mengatakan bahwa tingkat paling artistik sebuah karya sastra bila bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sulit dimengerti oleh pembaca. Hal yang demikian itu sah-sah saja karena sebagai sistem komunikasi dan alat ekspresi bahasa antara lain memiliki sifat arbitrer (manasuka). adanya kosong karena adanya penuh. Pada tataran ekpresi. Biasanya mereka yang bergerak dalam wilayah ekspresi adalah pekerja sastra sekaligus penikmat. wilayah ekprsesif yang bergerak dalam bidang ekpresi. Dalam dunia sastra. wilayah aprsesiatif yang bergerak dalam bidang apresiasi sastra. Kalaupun bisa mencerna apa maksud yang terkandung didalamnya harus mengerutkan kening terlebih dahulu guna mendalami makna apa yang dimaksud oleh penulis. Seperti telah disinggung diatas bahwa unsur intrisnsik (ideologi) sangat berpengaruh terhadap sebuah karya sastra. sastrawan yang dipengaruhi oleh unsur intrinsik (ideologi) cenderung menggunakan sastra sebagai “kendaraan kebenaran” yang mereka anut dan mengesampingkan yang lain.seenaknya memperkosa bahasa secara kreatif.

ada sebuah pemahan bahwa karya sastra dianggap sebagai kendaraan kebenaran pengarang. tentunya mengharapkan karya sastra itu tidak menentang agama (dalam arti agama formal) sehingga penentangan agama lewat karya sastra akan mereka tanggapi secara negatif. Pendekatan yang kedua adalah pendekatan pragmatik. Selain relative juga absolute. Masyarakat sastralah yang akan memberikan penilaian karena kebesaran karya sastra ditentukan dengan kriteria di luar estetika. ilmu sastra.yang kedua adalah penggunaan simbol-simbol berupa kosakata yang sudah umum dipakai dalam kehidupan beragama sebagai tanda-tanda dalam karya sastra. Ketiga. Ini yang tidak bisa. Bagaimanapun. Dan ini menjadi penting karena karya tersebut merupakan potret dan konsep ideal yang diinginkan pengarang. karya sastra dipahami sebagai tiruan alam semesta atau kehidupan. Dari empat pendekatan diatas antara agama (Islam) dan sastra tidak ada masalah berarti. sebagai sebuah pengetahuan ilmiah. dalam menciptakan karya sastra. Tidak terkungkung oleh apa adan siapa. harus pula memahami ilmu sastra. bisa dikatakan bahwa pengarang itu taat beragama atau tidak. Tidak melulu hanya dari satu model. Kemudian perspektif. Ini juga tidak bisa karena bisa jadi dogma Islam akan berseberangan dengan dogma lain. karya sastra dipandang sebagai ekspresi pengarang. misalnya agama. karyanya tetap harus mengandung nilai-nilai estetika dan sesuai dengan konvensi sastra. banyak pengarang yang tetap menjadikan agama sebagai patokan. Kelima. pembaca karya sastra menggunakan cakrawala harapannya dalam memahami karya sastra. Ini juga mengundang kerawanan. Yang ketiga adalah mimietik. Pendekatan yang pertama adalah pendekatan ekspresif. Dengan demikian. memiliki peran memberikan penjelasan ilmiah mengenai kaitan sastra dengan bidang-bidang lain di luar sastra. Pembaca yang berorientasi pada agama. Keempat. Dan yang terakhir adalah pendekatan objektif. harus bersandar pada nilai-nilai dogmatis. bila karya sastra diakui bernilai pada suatu tempat dan waktu maka pada saat yang bersamaan juga harus diakui bernilai ditempat lain. Yang dimaksud pragmatik disini karya sastra dipandang sebagai sarana mencapai tujuan pada pembaca. . dalam artian sastra dianggap sebagai sesuatu yang berdiri sendiri. harus dipandang dari berbagai macam sudut dan pola pandang. Tapi ketika harus dibenturkan dengan pendekatan objektivitas maka akan ditemukan garis singgung yang bisa jadi dapat membuat kelompok lain tidak enak. siapa saja yang akan memberikan keterangan secara ilmiah mengenai keterkaitan sastra dengan bidang lain. Seperti telah disinggung diatas. misalnya agama. keenam. Perbedaan pendapat ini mengakibatkan terjadinya perbedaan pendapat di kalangan para sastrawan dan ahli sastra. Dari hubungan diatas setidaknya kita bisa mengadakan beberapa pendekatan dalam rangka mengharmoniskan gesekan antar aliran. Karena kecenderungan pendekatan objektivisme mendorong pada penilaian relative. sedangkan pengarang yang lain menganggap karya sastra bebas dari pengaruh agama. Maksudnya adalah.

Ini yang seharusnya dijauhi karena semestinya antar sesama yang bekerjasama dalam kesamaan harus beda dan bersengketa hanya gara-gara masalah yang sebenarnya tidak harus dipermasalahkan. apalagi acuh dan merasa diri paling baik diantara yang lain. Kita menggunakan cara lain. Bukan untuk apa. Harus diingat bahwa masyarakt sastra kita membentang luas dari barat ketimur dan dari utara ke selatan dengan berbagai varian komunitas. Kalaupun harus menyampaikan ideologi maka sudah seharusnya tetap menghargai yang lain dengan tidak membuat kapling sastra tersendiri. Biarkan hubungan kelembagaan sastra yang membidani lahirnya aturan dan konvensi-konvensi sastra. Pakai ataupun tidak pakai ideologi agama sastra akan tetap ada. pembaca karya sastra mau tidak mau harus sudi kiranya meluangkan waktu sejenak untuk menilai sebuah karya sastra. yakni dengan cara memasukkan nilai saja tanpa bajunya sekalian. Sedari itu makanya bagi segenap pengrajin dan pekerja ekspresif sastra untuk tidak sembrono menggunakan petunjuk-petunjuk agama (Islam) dalam berkarya. Tapi tidak sepatutunya menutup diri dengan yang lain. Sekedar memberikan penilain dengan pendekatan mana yang ia kehendaki. Maka. Dan pembacalah sebenarnya objek dari karya sastra. Kritik Insani Pada akhirnya pembaca yang akan menilai sebuah karya sastra. kirim ke teman | versi cetak . Dan sastra tidak akan pernah sirna selama orang masih bergelut dengan dunia ekspresi bahasa. Selain memang tidak ada secara de facto sebuah aturan yang melarang untuk begitu itu. Harus hati-hati dalam mengolah kata agar yang lain tidak merasa asing dan terasing dengan idiom kosa kata baru. Idealnya mungkin begitu tapi pada kenyataannya sastra memang memberi kesempatan pada siapa saja untuk melakukan penjajahan wilayah dan karena penjajahan serta pencaplokan suatu wilayah akan menjadikan sastra semakin melebar sayapnya kemana-mana. tapi untuk ikut memberikan sumbangsih kritik konstruktif terhadap hasil karya pekerja sastra. Wallahu a’lamu bil shawab. Dari uraian diatas maka sebisa mungkin untuk tidak menggunakan simbol-simbol agama untuk sebuah kepentingan. Agama tidak usah diperturutkan. karena sastra adalah sastra.Dengan demikian jelaslah bahwa pemaksaan satu ideologi terhadap sastra dan mengesampingkan yang lain hanya akan membuat yang lain merasa tidak dianggap dan bahkan mengundang persengketaan dan dan perebutan wilayah garapan sastra. Sastra bukanlah agama tapi agama bisa menunggangi sastra sebagai kendaraan kebenaran agama. Yang semakin lama semakin menimbulkan warna warni dalam sastra itu sendiri. Kalau bisa tidak usah pakai symbol atau petunjuk-petunjuk agama unutk mengantarkan sebuah nilai pada para pembaca.

Berita "Sastra" Lainnya Kenangan Ku Tradisi Sastra Lisan Mulai Terlupakan Cinta. Ambang Percaya dan Tidak Percaya Puisi-puisi C Anwar Cermin Disiplin Kerja .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->