P. 1
34169341-Buku-Ringkasan-PKN

34169341-Buku-Ringkasan-PKN

5.0

|Views: 7,692|Likes:
Published by akangwildan43

More info:

Published by: akangwildan43 on Mar 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2013

pdf

text

original

Pernyataan hak asasi manusia yang dituangkan kedalam pasal-pasal UUD 1945 terbagi menjadi 2, yaitu
penuangan bab khusus tentang hak asasi manusia dan penuangan pada bab atau pasal-pasal lainnya
Hak asasi manusia yang di tuangkan secar khusus pada bab XA tentang HAk Asasi Manusia, yang meniputi pasal
28A sampai dengan pasal 28 J. Di samping itu terdapat ketentuan hak asasi manusia di luar Bab tentang Hak Asasi
Manusia, yaitu bab X tentang Warga Negara dan Penduduk pada pasal 27 sampai dengan 32.
Rumusan Hak Asasi Manusia yang termasuk dalam UUD 1945 tersebut dapat di bagi dalam beberapa aspek,
yaitu hak asasi manusia yang berkaitan dengan:

29

D. INSTRUMEN HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL HAM
1.
Intrumen Hukum Internasional HAM

Perhatian dunia internasional terhadap Hak Asasi Manusia tampak meningkat setelah perang dunia II ( 1939-1945).
Besarnya jumlah korban diberbagai belahan dunia melahirkan perhatian yang mendalam terhadap peristiwa
penistaan terhadap nilai kemanusiaan dalam perang besar itu. Keprihatiaan tersebut kemudian mendorong
kesadaran umat manusia untuk mengedepankan pengakuan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia.
Selanjutnya,tonggak sejarah bagi diakuinya prinsip-prinsip kebebasaan sipil dan hak asasi dalam konteks
internasional tampak nyata dibentuknya perserikatan bangsa-bangsa yang kemudian melahirkan deklarasi universal
Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of human rights) tahun 1948.
Beberapa instruman hukum tentang HAM internasional pasca-Universal Declaration of human rights tahun 1948,

yaitu

NO Tahun Uraian/keterangan

1. 1958

Lahirnya konvensi tentang hak-hak politik perempuan

2. 1966

Covenants of Human Rights telah diratifikasi oleh Negara-negara PBB, yang isinya mencakup:

The international on civil and political rights, yaitu memuat hak-hakdan hak-hak politik (persamaan
hak antara pria dan wanita)

Optional protocol, yaitu adanya kemungkinan seorang warga Negara mengdukan pelanggaran HAM
kepada the human rights commite PBB setelah melalui upaya pengadilan di negaranya.

The international covenant of oconomi,social and cartular rights,yaitu berisi syarat-syarat dan nilai-
nilai bagi system demokrasi ekonomi,sosial, dan budaya.

3. 1976

Konvensi internasional tentang Hak-hak Khusus.

4. 1984

Konvensi tentang penghasupan segala bentuk Diskrimansi terhadap perempuan.

5. 1990

Konvensi tentang Hak-hak anak

6. 1993

Konvensi anti-aperheid Olahraga.

7. 1998

Konvensi menentang penyiksaan dan pengakuan atau hukuman lain yang kejam,tidak
manusiawi,dan merendahkan martabat manusia.

8. 1999

Konvensi tentang penghasupan segala bentuk Diskrimansi Rasial.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->