P. 1
cara wahyu diturunkan

cara wahyu diturunkan

|Views: 888|Likes:
Published by Anton Sumarson

More info:

Published by: Anton Sumarson on Mar 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/20/2013

pdf

text

original

CARA ʹ CARA WAHYU DITURUNKAN

OLEH :
ACHMAD LUTFI


JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH
SEKOLAH TINGGI ILMU AGAMA ISLAM SALAHUDDIN
PASURUAN





































BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Permasalahan
Wahyu dalam arti bahasa meliputi:
1. Ilham sebagai bawaan dasar manusia, seperti wahyu kepada ibu Nabi Musa dalam QS. Al-
Qoshosh [28]: 7.
ãB.1´T´=´´´0.´ bÊ`L´f ´´ó´0 b´´´¬´v
´´´0 ´=H´´´´´:´0 F bß´T´ ´6´´´.
´=´H`1´´ ´=T´f´Ò´0´ ´´´ ´´ó.T´ÒBb
´N.´ Ê´´B·´v ´N.´ ´Ê´ë´´´´´v F
B´ò´f ´`´´Tãb.: ´Ó´HÒ´f
´`¬´1´´C´·.´ ´´´v ´´´´1´´´M´ù´ÒBb
´´´
(7). Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa; "Susuilah Dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya
Maka jatuhkanlah Dia ke sungai (Nil). dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati,
karena Sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan men- jadikannya (salah seorang)
dari Para rasul.
2. Ilham yang berupa naluri pada binatang, seperti wahyu kepada lebah dalam QS. An-Nahl [16]:
68.
:´=´´´0.´ ´Ó´).: Ê`L´f ´V´´´J´Bb ´´´0
´´H´·´vBb .·´v ´XB´P´·´6Bb BoV¬´H´)
.·´v.´ ´M´´´ÒBb B´ù´v.´ ´´¬´´´M´´´·
´´´´
(68). Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon
kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia",
3. Isyarat yang cepat melalui rumusan dan kode, seperti Zakaria dalam QS. Maryam [19]: 11.
´=´M·=´ Ê`V´´ ´´=´v´¬C .·´v
´Lb´M´´ù´ÒBb b´´´´´´0´ ´ò´÷´MÒ´f
´´0 Fb¬´´=Ó´´ 1×´M´N´) B+H´´´´.´
´´´´
(11). Maka ia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu ia memberi isyarat kepada mereka; hendaklah
kamu bertasbih di waktu pagi dan petang.
4. Bisikan dan tipu daya setan untuk menjadikan yang buruk kelihatan indah dalam diri manusia.
Lihat QS. Al-An͛am [6]: 112,121.
´Ó´Ò´AHAH.´ B×o´1´´´¬ ´V´N´Ò
V.´´L´ò bA´´M´´ ´´´´´´.HA´ ´´ò6÷Bb
´´·´´ÒBb.´ ´´´¬´· ´ò´·´´´´´)
Ê`L´f L´´´´) ´B´M´.´´ ´X´¬f´ÒBb
bo:´´×´´ ´¬Ò.´ .´ãBA´ ´Ó´).: B´v
´`¬´1´´´ F ´ò´´´:AH´ B´v.´
´.´´M´ú´´´· ´´´´´
(112). Dan Demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, Yaitu syaitan-syaitan (dari jenis)
manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-
perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)[499]. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya
mereka tidak mengerjakannya, Maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.

[499] Maksudnya syaitan-syaitan jenis jin dan manusia berupaya menipu manusia agar tidak beriman
kepada Nabi.
´N.´ Fb¬´1´m´0V B´ù´v ´óÒ ´MAH´H´·
´ó´´Bb ´ãBb ´=´H`1´´ ´´=´ò´f.´
´C´´´´Ò N ´´´f.´ ´´´´´´.H´´ÒBb
´´¬´=¬´HÒ bÊ`L´f ´ó´·´´ãB.H´Ò´´´0
´ò´H¬´Ò´M´´´H´Ò F ´´´f.´
´ò´´¬´ù´J´´´´0 ´ò´N´ò´f
´´¬´H´M´´´ò=ó ´´´´´
(121). Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika
menyembelihnya[501]. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.
Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika
kamu menuruti mereka, Sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik.
[501] Yaitu dengan menyebut nama selain Allah.

5. Apa yang disampaikan Allah kepada para malaikatnya berupa suatu perintah untuk dikerjakan.
Lihat QS. Al-Anfal [8]: 12.
´ß´f ´´´¬´· ´Ó´).: Ê`L´f
´N´´´´`1´ù´ÒBb Ê´×ë´0 ´ò´N´´´v
Fb¬´J´=1d´ ´´´´C´ãBb Fb¬´1´vb.´
Ê´C´Ò´0´´ Ê´´ ´L¬´1´C ´´´´C´ãBb
Fb´´MA´AH +1´´´MÒBb Fb¬´)´M´´BB´
H´¬´ ´HB×o´´J.Bb Fb¬´)´M´´Bb.´
´ò´÷´8´v ´V´m 6´B.1´) ´´´´
12. (ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku bersama kamu,
Maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman". kelak akan aku jatuhkan rasa ketakutan ke
dalam hati orang-orang kafir, Maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari
mereka[599].
[599] Maksudnya: ujung jari disini ialah anggota tangan dan kaki.
Adapun wahyu Allah kepada para nabi-Nya secara syara͛ didefinisikan sebagai ͞kalam Allah yang
diturunkan kepada seorang nabi͟
B. Rumusan Permasalahan
Bertitik tolak dari latar belakang permasalahan diatas, maka dapat dirumuskan permasalahn sebagai berikut :
Bagaimanakah cara ƛ cara wahyu diturunkan ?
C. Lingkup Pembahasan
Cara Wahyu diturunkan kepada Malaikat
Cara Pewahyuan Al-Qurƞan
D. Sistematika Pembahasan
BAB I : Pendahuluan
BAB II : Cara ƛ cara wahyu diturunkan
BAB III : Kesimpulan dan Saran
















BAB II
CARA ʹ CARA WAHYU DITURUNKAN

A. CARA WAHYU ALLAH TURUN KEPADA MALAIKAT
Di dalam Al-Qur`an terdapat nas mengenai kalam Allah kepada para malaikat-Nya. QS. Al Baqoroh
(2):30.
´ß´f.´ ´XBC ´´´).: ´N´´´´`1´ù´1´Ò
Ê´×ë´f ´V´´C´· Ê´´ ´´´:J.Bb 1A´H´1´. F
Fb´¬´ÒBC ´V´´´·´v´0 B÷M´´ ·´v ´M´´´´´·
B÷M´´ ´Ó´´´´×·.´ .´ãB´v´BãBb ´·´´Næ.´
´A´=Ó+´´ò Aó´M´ù´´m ´´´´Mf´ò.´ ´ÓÒ F
´XBC ´Ê´×ë´f ´ò`1´´´0 B´v ´N ´´¬´ù`1´´V
´´´´
(30). Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang
khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang
akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji
Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
Juga terdapat nas tentang wahyu Allah kepada mereka QS. Al Anfal (8):12.
´ß´f ´´´¬´· ´Ó´).: Ê`L´f ´N´´´´`1´ù´ÒBb
Ê´×ë´0 ´ò´N´´´v Fb¬´J´=1d´ ´´´´C´ãBb
Fb¬´1´vb.´ Ê´C´Ò´0´´ Ê´´ ´L¬´1´C ´´´´C´ãBb
Fb´´MA´AH +1´´´MÒBb Fb¬´)´M´´BB´ H´¬´
´HB×o´´J.Bb Fb¬´)´M´´Bb.´ ´ò´÷´8´v ´V´m
6´B.1´) ´´´´
(12). (ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku bersama kamu, Maka
teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman". kelak akan aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-
orang kafir, Maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka[599].
[599] Maksudnya: ujung jari disini ialah anggota tangan dan kaki.
Juga nas tentang para malaikat yang mengurus urusan dunia menurut perintah-Nya QS.
Adz Dzariyaat (51):4
´6´´ù´´´f´ù´ÒBB´ b´M´v´0 ´´´
(4). Dan (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi urusan[1414],
[1414] Maksudnya ialah membagi-bagikan urusan makhluk yang diperintahkan kepadanya seperti perjalanan
bintang-bintang, menurunkan hujan, rezki dan sebagainya.

QS. An Nazi'at (79):5.
´ò´´M´`)´M´ù´ÒBB´ b±U´ò´0 ´´´
(5). Dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia)[1550].
[1550] Dalam ayat 1 s/d 5 Allah bersumpah dengan malaikat-malaikat yang bermacam-macam sifat dan urusannya,
bahwa manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat. sebahagian ahli tafsir berpendapat, bahwa dalam ayat-ayat itu
Allah bersumpah dengan bintang-bintang.
Nas-nas itu dengan tegas menunjukkan bahwa Allah berbicara kepada para malaikat tanpa perantaraan
dan dengan pembicaraan yang dipahami oleh para malaikat itu.
Kemudian juga terdapat nas bahwa Al-Qur`an telah dituliskan di Lauhil Mahfuzh. [Lihat QS. Al Buruuj
(85): 21-22].
´V´) .¬´´ ´´b.´´M´C ´MH´·´ó ´´´´ Ê´´
ó´´¬Ò ´´¬´´´´´ó ´´´´
(21). Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia,
(22). Yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh.
Demikian pula bahwa Al-Qur`an diturunkan sekaligus ke baitul ͚izzah yang berada di langit dunia pada
Lailatul Qadr. QS. Al Qadr (97):1;
ãB´ò´f ´=´×o´Ò´´ò´0 Ê´´ ´0b´HÒ ´:´Mf´ÒBb
´´´
(1). Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan[1593].
[1593] Malam kemuliaan dikenal dalam bahasa Indonesia dengan malam Lailatul Qadr Yaitu suatu malam yang
penuh kemuliaan, kebesaran, karena pada malam itu permulaan turunnya Al Quran.
QS. Ad Dukhaan (44):3;
ãB´ò´f ´=´×o´Ò´´ò´0 Ê´´ Ó0b´HÒ
LAH´M´´P´v B´ò´f B´1´H .··´:´H1´v ´´´
(3). Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1369] dan Sesungguhnya Kami-lah
yang memberi peringatan.
[1369] Malam yang diberkahi ialah malam Al Quran pertama kali diturunkan. di Indonesia umumnya dianggap jatuh
pada tanggal 17 Ramadhan.
QS. Al Baqarah (2):185.
´M´÷´´ ´´B´´´v.: ´´´C´ãBb ´X´´ò´0 ´=T´´
´´b.´´M´f´ÒBb ´dM´´ ´´B´o1´¹Ò
16´×o´.×´).´ .·´.v N´´M´·´ÒBb
´´BC´M´´´ÒBb.´ ·´ù´ ´M´÷´´ ´ò´No´v
´M´÷´´ÒBb ´=´ù´´.T´1´ F ·´v.´ ´´B´m
B´´·´Uò ´´´0 Ê`V´´ ÒMA´´´ ´×´M´´´
´·´.v vóB´·´0 ´M´.´0 N ´M·´M´· ´ãBb ´ò´P´)
´M´´´T´ÒBb ´N.´ ´M·´M´· ´ò´P´)
.M´´´´´ÒBb Fb¬´1´ù´P´J´Ò.´ `×´M´´´ÒBb
Fb´´M´.ÒAP´J´Ò.´ ´ãBb ´`V´´ B´v ´ò´NV´M´´
´ò´P´1´´Ò.´ ´.´´M´N´´`V ´´´´´
(185). (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan)
Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara
yang hak dan yang bathil). karena itu, Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu,
Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka
(wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki
kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan
hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.


Dari Ibnu Abbas dalam suatu hadits mauquf, ͞Al-Qur`an itu diturunkan secara keseluruhan ke langit
dunia pada Lailatul Qadr. Kemudian diturunkan secara bertahap selama 20 tahun.͟ [HR. Hakim, Baihaqi,
Nasai] [Lihat QS. Al Furqaan (25):33
´N.´ ´Ó´ò¬´V´0´· VVd´ù´) ´N´f ´Ó´×o´´´¬
´´C´´ÒBB´) .·+´´=´0.´ b´MM´´´´V ´´´´
(33). Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan Kami datangkan
kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya[1067].
[1067] Maksudnya: Setiap kali mereka datang kepada Nabi Muhammad s.a.w membawa suatu hal yang aneh berupa
usul dan kecaman, Allah menolaknya dengan suatu yang benar dan nyata.
QS. Al Israa' (17):106
B1òb.´´M´C.´ ´=´×o´C´M´ ´´`´0´M´f´J´Ò
Ê`V´´ ´´B´1ÒBb Ê`V´´ 18´N´v ´=´×o´Ò´´´ò.´
dA·´´4V ´´´´´
(106). Dan Al Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan
kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.
Dan pada tahap pertama, Al-Qur`an turun pada 17 Ramadhan.
͟Telah dipisahkan Al-Qur`an dari Adz-Dzikr, lalu diletakkan di Baitul ͚izzah di langit dunia; kemudian Jibril
menurunkannya kepada Nabi saaw.͟ [HR. Hakim]
Tetapi berdasarkan hadits dari Nawas bin Sam͛an, Jibril menerima Al-Qur`an secara pendengaran dari
Allah dengan lafalnya yang khusus.
͟Apabila Allah hendak memberikan wahyu mengenai suatu urusan, Dia berbicara melalui wahyu; maka
langit pun bergetarlah dengan dahsyat karena takut kepada Allah ͚Azza wa Jalla. Ketika penghuni langit
mendengar hal itu, maka pingsan dan jatuh bersujudlah mereka itu kepada Allah. Yang pertama kali
mengangkat muka di antara mereka itu adalah Jibril, maka Allah membicarakan wahyu itu kepada Jibril
menurut apa yang Dia kehendaki. Kemudian Jibril berjalan melintasi para malaikat. Setiap kali dia
melalui satu langit, maka bertanyalah para malaikat langit kepadanya: Apakah yang telah dikatakan
Tuhan kita wahai Jibril? Jibril menjawab: Dia mengatakan yang haq dan Dialah Yang Mahatinggi lagi
Mahabesar. Para malaikat itu semuanya pun mengatakan seperti apa yang dikatakan Jibril. Lalu Jibril
menyampaikan wahyu itu seperti diperintahkan Allah ͚Azza wa Jalla. [HR. Thabrani dari Nawas bin
Sam͛an]

Jadi Al-Qur`an adalah Kalam Allah dengan lafalnya, bukan kalam Jibril atau kalam Muhammad.
QS. An Naml ayat 6
´Ó´ò´f.´ :´f`1´JÒ ´.b.´´M´f´ÒBb ·´v ´´´B´ã
XóT´N´= XóT´1´´ ´´´
(6). Dan Sesungguhnya kamu benar-benar diberi Al qur'an dari sisi (Allah) yang Maha Bijaksana lagi Maha
mengetahui.
QS. At Taubah ayat 6
´´´f.´ ´M´`´0 .·´.v ´´´´H´M´´´ù´ÒBb
Aó.:B´´J´´Bb ´`´M´¬´0´ ´´/´=
´´´ù´´×· .ò´`1AH ´ãBb ´ó´ó ´=´´´1´)´0
´´=.1´v´0´v ´Ó´Ò´ß ´ò´÷´±´0´) ´ò´¬C
´N ´.¬´ù`1´´´· ´´´
(6). Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, Maka lindungilah ia
supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. demikian itu
disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui.
QS. Yunus ayat 15
bß´f.´ Ê`V´J´V ´ó´·´T`1´´ B.1´VB´·b.´
16´×o´.×´) ´ ´XBC ´´´´C´ãBb ´N
´´¬´¬´M´· B´ò.´ãBf´Ò ´6´´Bb
X´b.´´M´f´) ´M´MA´ ãbAH´´´ ´´´0
´0´ã´´M´) ´V´C B´v ´.¬´N´· ´Ê´L ´´´0
´´0ã´´M´)´0 ·´v ´´ãBf´1´V ´´´´´´´ò F
´´´f ´´´Ó´V´0 ´N´f B´v b´´´¬´· ´´`L´f F
´Ê´×ë´f ´BC.´0 ´´´f ´6´T+´´´ Ê´`V.:
.LbAH´´ vó´¬´· 6óH´´´´ ´´´´
(15). Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang nyata, orang-orang yang tidak mengharapkan
Pertemuan dengan Kami berkata: "Datangkanlah Al Quran yang lain dari ini[675] atau gantilah dia[676]".
Katakanlah: "Tidaklah patut bagiku menggantinya dari pihak diriku sendiri. aku tidak mengikut kecuali apa yang
diwahyukan kepadaku. Sesungguhnya aku takut jika mendurhakai Tuhanku kepada siksa hari yang besar
(kiamat)".

[675] Maksudnya: datangkanlah kitab yang baru untuk Kami baca yang tidak ada di dalamnya hal-hal
kebangkitan kubur, hidup sesudah mati dan sebagainya.
[676] Maksudnya: gantilah ayat-ayat yang menerangkan siksa dengan ayat-ayat yang menerangkan rahmat, dan
yang mencela tuhan-tuhan Kami dengan yang memujinya dan sebagainya.


B. CARA PEWAHYUAN AL-QUR'AN
Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui perantaraan Malaikat Jibril selama 22 tahun 2
bulan 22 hari. Dalam proses pewahyuannya, terdapat beberapa cara untuk menyampaikan wahyu yang
dibawa Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad, diantaranya:
1. Malaikat Jibril memasukkan wahyu ke dalam hati Nabi. Dalam hal ini, Nabi tidak melihat sesuatu
apapun, hanya merasa bahwa wahyu itu sudah berada di dalam kalbunya. Mengenai hal ini, Nabi
mengatakan: Ruhul Qudus mewahyukan ke dalam kalbuku, QS. Asy-Syura:51
B´ò´f ´´´ù´´´ò ´´0 ´M´´´´´· B.1Ò B×o´).:
ãB.1´.H´´´. ´´0 ãB´o´H ´X´´´0
´´´´1´v´´ù´ÒBb ´´´´
(51). Sesungguhnya Kami Amat menginginkan bahwa Tuhan Kami akan mengampuni kesalahan Kami, karena
Kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman".
2. Malaikat menampakkan dirinya kepada Nabi menjadi seorang lelaki yang mengucapkan kata-kata
kepadanya sehingga Nabi mengetahui dan dapat menghafal kata-kata itu.
3. Wahyu datang kepada Nabi seperti gemerincingnya lonceng. Cara ini dirasakan paling berat bagi Nabi.
Kadang pada keningnya berkeringat, meskipun turunnya wahyu di musim dingin. Kadang unta
Baginda Nabi terpaksa berhenti dan duduk karena merasa berat bila wahyu turun ketika Nabi sedang
mengendarai unta.
Diriwayatkan dari ͚Aisyah r.a. : Harits bin Hisyam bertanya kepada Rasulullah SAW,
͞ya Rasulullah ! bagaimana wahyu Allah SWT. Diturunkan kepadamu? Rasulullah SAW menjawab,
͞kadang-kadang ia diturunkan seperti bunyi sebuah lonceng, dari berbagai cara wahyu diturunkan
cara inilah yang paling berat dan kemudian suara (lonceng) itu menghilang setelah aku menerima
wahyu itu. Kadang-kadang malaikat menemuiku dalam wujud seorang laki-laki dan berbicara
kepadaku dan aku mengingat apa pun yang ia katakan .͟ ͚Aisyah r.a. menambahkan : ketika Rasulullah
SAW sedang menerima wahyu pada suatu hari yang dingin aku melihat peluh berjatuhan dari dahinya
hingga wahyu itu selesai diturunkan Allah SWT.
4. Malaikat menampakkan dirinya kepada Nabi, tidak berupa seorang laki-laki, tetapi benar-benar
sebagaimana rupa aslinya QS. an-Najm:13-14
´MfÒ.´ ´`b.´.: ´0ã´´´ò N´´M´.´0
´´´´ ´M1´´ ´×.:´M´´ :´·´J1´ò´óBb ´´´´
(13). Dan Sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,
(14). (yaitu) di Sidratil Muntaha[1430].
[1430] Sidratul Muntaha adalah tempat yang paling tinggi, di atas langit ke-7, yang telah dikunjungi Nabi
ketika mi'raj.


























BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
- Wahyu merupakan Firman (Kalam Allah) yang disampaikan Allah kepada para malaikatnya kemudian
diteruskan kepada para Nabi-Nya yang merupakan suatu perintah untuk dikerjakan bersama
ummatnya;
- Adapun cara ʹ cara wahyu diturunkan :
1. Malaikat Jibril memasukkan wahyu ke dalam hati Nabi
2. Malaikat menampakkan dirinya kepada Nabi menjadi seorang lelaki yang mengucapkan kata-
kata kepadanya sehingga Nabi mengetahui dan dapat menghafal kata-kata itu
3. Wahyu datang kepada Nabi seperti gemerincingnya lonceng
4. Malaikat menampakkan dirinya kepada Nabi, tidak berupa seorang laki-laki, tetapi benar-benar
sebagaimana rupa aslinya

B. SARAN -SARAN
Demikian makalah ini kami buat dalam rangka melaksanakan tugas Mata Kuliah Materi PAI MTs / MA
Semester I tahun Ajaran 2009/2010, apabila ada kekeliruan itu semata-mata merupakan kesalahan kami
dan kami mohon bimbingan dari Bapak Pengajar, semoga Alllah SWT. selalu memberikan Rahmat dan
Hidayah-Nya kepada kita semua, Amiin.

Ilham sebagai bawaan dasar manusia.  [ S $ / F3  sP W< . seperti wahyu kepada ibu Nabi Musa dalam QS. Latar Belakang Permasalahan Wahyu dalam arti bahasa meliputi: 1.BAB I PENDAHULUAN A. AlQoshosh [28]: 7.

 $WT Wr r[O \B $ TTWT l d $ $WT d  n[H  \B (68).U Ok T$ n . dan men. Maryam [19]: 11. seperti wahyu kepada lebah dalam QS. Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit. karena Sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu.  Ol T U k[O TTWT DT \ Um  rT O F1Wk  s 6 lP YWT  4 YWT s PT UdT$ lU [ kWr $ PS  [BWT (7). DT . seperti Zakaria dalam QS. dan di tempat-tempat yang dibikin manusia". Isyarat yang cepat melalui rumusan dan kode. Ilham yang berupa naluri pada binatang. 2. An-Nahl [16]: 68. \B 0 $ M oU O $  SU [T sP! TT U  [N n nUdO  U . 3. "Susuilah Dia. di pohon-pohon kayu. .!S DS " l  n = #  sP [  I . dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati. Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa. dan apabila kamu khawatir terhadapnya Maka jatuhkanlah Dia ke sungai (Nil).jadikannya (salah seorang) dari Para rasul.

4. Dan Demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh. nZ O l d 1U  O   . $ S   U! YWT 1  U 4 WT Wl lP D WT    1 I Wl TT sP 0 S 0  DS j . Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu. Maka ia keluar dari mihrab menuju kaumnya. Al-An am [6]: 112. sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataanperkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)[499].rT PS ET o [ + (112). Lihat QS. Bisikan dan tipu daya setan untuk menjadikan yang buruk kelihatan indah dalam diri manusia. [499] Maksudnya syaitan-syaitan jenis jin dan manusia berupaya menipu manusia agar tidak beriman kepada Nabi. hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang. Jikalau Tuhanmu menghendaki. Maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.121. Yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin. . dan jika kamu menuruti mereka. Sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik. niscaya mereka tidak mengerjakannya.^l WT <Q n   S U O[ DT (11). Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya[501]. lalu ia memberi isyarat kepada mereka. G"   Q. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.  OS [H ) o lU l U  T 4O3 D WT 0  4 FS DS (121). [ [A [ ZT j  ZlZWT "E H   4 WT sP p U d 4/_ 0 I #   SU $ [ $WT    WlZ TS n \ d  FB Wr W Z 0 F rZlU SUWT  .

ketika Tuhanmu mewahyukan kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku bersama kamu. Rumusan Permasalahan Bertitik tolak dari latar belakang permasalahan diatas. maka dapat dirumuskan permasalahn sebagai berikut : Bagaimanakah cara C. [599] Maksudnya: ujung jari disini ialah anggota tangan dan kaki. DW< TS RU  s n d P[. (ingatlah). Apa yang disampaikan Allah kepada para malaikatnya berupa suatu perintah untuk dikerjakan. Cara Wahyu diturunkan kepada Malaikat Cara Pewahyuan Al-Qur an cara wahyu diturunkan ? Sistematika Pembahasan    BAB I BAB II BAB III : Pendahuluan : Cara cara wahyu diturunkan : Kesimpulan dan Saran . Maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka[599].[501] Yaitu dengan menyebut nama selain Allah. m  0 [  S < $W   U WT S ) OU9U  [ Z s T S  o nZ S  o (]  "  U 0 SU M ? $ 12. Maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Al-Anfal [8]: 12. Lingkup Pembahasan   D. sP $ [ s Wr Q6T  S   ^ Q. Lihat QS. Adapun wahyu Allah kepada para nabi-Nya secara syara didefinisikan sebagai kalam Allah yang diturunkan kepada seorang nabi B. 5. kelak akan aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir.

Al Anfal (8):12. RU <RZ l j B P[. Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. QS.BAB II CARA CARA WAHYU DITURUNKAN A. Al Baqoroh (2):30." Juga terdapat nas tentang wahyu Allah kepada mereka QS. CARA WAHYU ALLAH TURUN KEPADA MALAIKAT Di dalam Al-Qur`an terdapat nas mengenai kalam Allah kepada para malaikat-Nya.R T [B s Q6 S d B $ RMo Y7WT W  FjU U! $ G IT$T  U QeWT RMo  Z O^ 4 [U DS .P 4WT Z $ Y  0P s Q6 #U (30). . [\   b Wr " #U m WT r(] s "[  j ." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah. Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.

Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia. rezki dan sebagainya. Maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman". s jl I % DW n S  WS F "  % [ SU (21). (22). [1550] Dalam ayat 1 s/d 5 Allah bersumpah dengan malaikat-malaikat yang bermacam-macam sifat dan urusannya. bahwa manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat.  sP [ S ) OU9U S  s o U S s ^ Wr 0  [ [ TS $  S d m s Q6T < $W Z S  0 M n T WT Q.  n $T / [. Dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia)[1550].RU   U SU   P[. Kemudian juga terdapat nas bahwa Al-Qur`an telah dituliskan di Lauhil Mahfuzh. QS. Yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh. [Lihat QS. D U . sebahagian ahli tafsir berpendapat. Al Buruuj (85): 21-22]. menurunkan hujan. nZ "  ? $  o (] DW<  (12). [599] Maksudnya: ujung jari disini ialah anggota tangan dan kaki. U (4). kelak akan aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orangorang kafir. [1414] Maksudnya ialah membagi-bagikan urusan makhluk yang diperintahkan kepadanya seperti perjalanan bintang-bintang. (ingatlah). . ketika Tuhanmu mewahyukan kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku bersama kamu. :q &T 0 n P[j . An Nazi'at (79):5. Maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka[599]. U (5). Juga nas tentang para malaikat yang mengurus urusan dunia menurut perintah-Nya Adz Dzariyaat (51):4 QS. Dan (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi urusan[1414]. bahwa dalam ayat-ayat itu Allah bersumpah dengan bintang-bintang. Nas-nas itu dengan tegas menunjukkan bahwa Allah berbicara kepada para malaikat tanpa perantaraan dan dengan pembicaraan yang dipahami oleh para malaikat itu.

Allah menghendaki . [1593] Malam kemuliaan dikenal dalam bahasa Indonesia dengan malam Lailatul Qadr Yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan. Al Qadr (97):1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan[1593].  4T  4 (1). I $ # L  4   9j \B  F K$  D $Wr DW / Q. karena pada malam itu permulaan turunnya Al Quran. DU U WT M d  qU& B K$ k   ) WT D Q 0 0 PQ 0 Wk nZ jd jd  sP! n[\ YWT .  j   j   [j M[ B $WT U  B[.U O [ . Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1369] dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. QS. QS.  U lU s \Bd r l< $ O < Q. karena itu. Maka (wajiblah baginya berpuasa). Ad Dukhaan (44):3. di Indonesia umumnya dianggap jatuh pada tanggal 17 Ramadhan. Ok  . Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. kebesaran. pada hari-hari yang lain. Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu. (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan.Demikian pula bahwa Al-Qur`an diturunkan sekaligus ke baitul izzah yang berada di langit dunia pada Lailatul Qadr.  ) WT  T n  TT   $3 dT n Wo o 0 KZ  n d  n d  S $  [j[F  P! ET P" [ UWT (185). r jU  U lU s O Q.   4 4T  RZ n  4  $ (3). [1369] Malam yang diberkahi ialah malam Al Quran pertama kali diturunkan. Al Baqarah (2):185. dan Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka). bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). n n n n Kp M[  WT  [j 0 . sebanyak hari yang ditinggalkannya itu. QS.

 A on Y ""U8[. Yang pertama kali mengangkat muka di antara mereka itu adalah Jibril. Al-Qur`an itu diturunkan secara keseluruhan ke langit dunia pada Lailatul Qadr. [HR. Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil. Jibril menerima Al-Qur`an secara pendengaran dari Allah dengan lafalnya yang khusus. maka langit pun bergetarlah dengan dahsyat karena takut kepada Allah Azza wa Jalla. Dan pada tahap pertama. [HR. dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Baihaqi. Kemudian Jibril berjalan melintasi para malaikat. [1067] Maksudnya: Setiap kali mereka datang kepada Nabi Muhammad s.  nU <4W  n WT 4WT ? $ sP! < sP! 9Zd >U! (106). Hakim] Tetapi berdasarkan hadits dari Nawas bin Sam an. Dia berbicara melalui wahyu. Apabila Allah hendak memberikan wahyu mengenai suatu urusan. Hakim.a. Kemudian diturunkan secara bertahap selama 20 tahun. maka Allah membicarakan wahyu itu kepada Jibril menurut apa yang Dia kehendaki. kemudian Jibril menurunkannya kepada Nabi saaw. lalu diletakkan di Baitul izzah di langit dunia. maka pingsan dan jatuh bersujudlah mereka itu kepada Allah. Nasai] [Lihat QS. Dari Ibnu Abbas dalam suatu hadits mauquf. Al Furqaan (25):33 [ Q. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu. Ketika penghuni langit mendengar hal itu. Dan Al Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian. melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya[1067]. U! \B^  [ 4S ! d YWT  OTWT F[U  (33). n  )  O  Q.kemudahan bagimu. Al Israa' (17):106 PT O Q. maka bertanyalah para malaikat langit kepadanya: Apakah yang telah dikatakan Tuhan kita wahai Jibril? Jibril menjawab: Dia mengatakan yang haq dan Dialah Yang Mahatinggi lagi . supaya kamu bersyukur. Telah dipisahkan Al-Qur`an dari Adz-Dzikr. Setiap kali dia melalui satu langit. Al-Qur`an turun pada 17 Ramadhan.w membawa suatu hal yang aneh berupa usul dan kecaman. QS. Allah menolaknya dengan suatu yang benar dan nyata.

Yunus ayat 15 W< ! Y /  dW  1   I kP #U U o d   $ D 1l  sP! ) / ! Um Q.Mahabesar. QS.P $ d $ Y (6). demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui. [HR.  \0  [  :T OW< . Maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah. Lalu Jibril menyampaikan wahyu itu seperti diperintahkan Allah Azza wa Jalla.[O  T SU 0 M . kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu. Para malaikat itu semuanya pun mengatakan seperti apa yang dikatakan Jibril. At Taubah ayat 6  o  O 2 .  P n 1 1 \B AT U K$ j PT D ( WT  Qe ZWr[H PZ [ Um  ES [. bukan kalam Jibril atau kalam Muhammad. An Naml ayat 6 D   B $ EW n  r P #1k )U [  4 WT [O #1k (6). Thabrani dari Nawas bin Sam an] Jadi Al-Qur`an adalah Kalam Allah dengan lafalnya. QS. A WT  d   Kp n n 4W DS #DW "   $  U  U]T $3 S TT DT Zl [F s  4 ES  U d  nZ $ ! B Y  Fj Fj   D Q6 P  [TS / k^ !T s s PWr d \ Zl . Dan Sesungguhnya kamu benar-benar diberi Al qur'an dari sisi (Allah) yang Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui. QS.

Malaikat menampakkan dirinya kepada Nabi menjadi seorang lelaki yang mengucapkan kata-kata kepadanya sehingga Nabi mengetahui dan dapat menghafal kata-kata itu. meskipun turunnya wahyu di musim dingin. orang-orang yang tidak mengharapkan Pertemuan dengan Kami berkata: "Datangkanlah Al Quran yang lain dari ini[675] atau gantilah dia[676]". Nabi tidak melihat sesuatu apapun. Asy-Syura:51 Q. Dalam proses pewahyuannya. Sesungguhnya aku takut jika mendurhakai Tuhanku kepada siksa hari yang besar (kiamat)". aku tidak mengikut kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.  (51).  d DT DT [. hidup sesudah mati dan sebagainya. . Dalam hal ini. Cara ini dirasakan paling berat bagi Nabi. dan yang mencela tuhan-tuhan Kami dengan yang memujinya dan sebagainya. [675] Maksudnya: datangkanlah kitab yang baru untuk Kami baca yang tidak ada di dalamnya hal-hal kebangkitan kubur. Kadang pada keningnya berkeringat. diantaranya: 1.(15). [676] Maksudnya: gantilah ayat-ayat yang menerangkan siksa dengan ayat-ayat yang menerangkan rahmat. Nabi mengatakan: Ruhul Qudus mewahyukan ke dalam kalbuku. Katakanlah: "Tidaklah patut bagiku menggantinya dari pihak diriku sendiri. karena Kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman". Sesungguhnya Kami Amat menginginkan bahwa Tuhan Kami akan mengampuni kesalahan Kami. QS. Kadang unta Baginda Nabi terpaksa berhenti dan duduk karena merasa berat bila wahyu turun ketika Nabi sedang mengendarai unta. B. W< < Wl $ U 4  4 U [\ . Mengenai hal ini. terdapat beberapa cara untuk menyampaikan wahyu yang dibawa Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. CARA PEWAHYUAN AL-QUR'AN Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui perantaraan Malaikat Jibril selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Wahyu datang kepada Nabi seperti gemerincingnya lonceng. Malaikat Jibril memasukkan wahyu ke dalam hati Nabi. 3. hanya merasa bahwa wahyu itu sudah berada di dalam kalbunya. 2. # Wr W<U TT  n . Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang nyata.

[1430] Sidratul Muntaha adalah tempat yang paling tinggi. Malaikat menampakkan dirinya kepada Nabi. Kadang-kadang malaikat menemuiku dalam wujud seorang laki-laki dan berbicara kepadaku dan aku mengingat apa pun yang ia katakan . ya Rasulullah ! bagaimana wahyu Allah SWT. (14).Diriwayatkan dari Aisyah r.a. menambahkan : ketika Rasulullah SAW sedang menerima wahyu pada suatu hari yang dingin aku melihat peluh berjatuhan dari dahinya hingga wahyu itu selesai diturunkan Allah SWT.a. di atas langit ke-7. (yaitu) di Sidratil Muntaha[1430]. : Harits bin Hisyam bertanya kepada Rasulullah SAW. dari berbagai cara wahyu diturunkan cara inilah yang paling berat dan kemudian suara (lonceng) itu menghilang setelah aku menerima wahyu itu. yang telah dikunjungi Nabi ketika mi'raj. 4. Diturunkan kepadamu? Rasulullah SAW menjawab. an-Najm:13-14  n \  U 4 4 3 PW QWr Wr j jU UWT [j< r[I (< (13). tidak berupa seorang laki-laki. Dan Sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain. . kadang-kadang ia diturunkan seperti bunyi sebuah lonceng. Aisyah r. tetapi benar-benar sebagaimana rupa aslinya QS.

KESIMPULAN . . tidak berupa seorang laki-laki. Malaikat menampakkan dirinya kepada Nabi menjadi seorang lelaki yang mengucapkan katakata kepadanya sehingga Nabi mengetahui dan dapat menghafal kata-kata itu 3.Wahyu merupakan Firman (Kalam Allah) yang disampaikan Allah kepada para malaikatnya kemudian diteruskan kepada para Nabi-Nya yang merupakan suatu perintah untuk dikerjakan bersama ummatnya. tetapi benar-benar sebagaimana rupa aslinya B.Adapun cara cara wahyu diturunkan : 1.BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. apabila ada kekeliruan itu semata-mata merupakan kesalahan kami . Malaikat Jibril memasukkan wahyu ke dalam hati Nabi 2. SARAN -SARAN Demikian makalah ini kami buat dalam rangka melaksanakan tugas Mata Kuliah Materi PAI MTs / MA Semester I tahun Ajaran 2009/2010. Malaikat menampakkan dirinya kepada Nabi. Wahyu datang kepada Nabi seperti gemerincingnya lonceng 4.

Amiin.dan kami mohon bimbingan dari Bapak Pengajar. selalu memberikan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada kita semua. semoga Alllah SWT. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->