P. 1
satlan pelaksana2 bimbingan karier di sekolah

satlan pelaksana2 bimbingan karier di sekolah

|Views: 1,270|Likes:

More info:

Published by: Nisa Marchantya Polimorpha Crenata on Mar 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2012

pdf

text

original

TUGAS KELOMPOK BIMBINGAN KARIR

SATUAN LAYANAN (KONSELOR SEKOLAH SEBAGAI PELAKSANA BIMBINGAN KARIR)
Dosen Pengampu :Sudono, S.Pd.

Disusun Oleh :
1. DIAN ARDIANA.K 09110204 2. HARYANTO

09110212

PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN FAKULTAS ILMU PENGETAHUAN IKIP PGRI SEMARANG 2011

SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Sekolah Kelas/Semester Tahun : SMA HARAPAN PERTIWI : XII IPA/IPS : 2011/2012 : Mengenai Konselor sekolah sebagai pelaksana bimbingan karir B. Bidang Bimbingan C. Jenis Layanan D. Fungsi Layanan E. Tujuan Layanan dan Hasil a. Tujuan Layanan
-

A. Topik Permasalahan

: Bimbingan Karir : Informasi, : Pemahaman : :

Siswa mampu memahami bahwa konselor sekolah termasuk dalam personil pelaksanaan bimbingan karir

-

Siswa dapat mengetahui, memahami, dan mengenal beberapa tugas pokok konselor sekolah.

b. Hasil yang Ingin Dicapai
-

Siswa mampu mengetahui dan mengenal karakteristik seorang konselor sekolah Siswa dapat mengenal kewajiban seorang konselor sekolah. :

F. Tugas Perkembangan

a. Mencapai kematangan dalam pilihan karir b. Bertanggungjawab c. Bisa menentukan hal yang paling dibutuhkan

Uraian Kegiatan Kegiatan N Guru Awal Bimbingan Membuka kegiatan Menanyakan kesiapan - Siswa Waktu Ket Menjawab salam 5 Menit 1.d. Sasaran Layanan : Siswa kelas XII H. Uraian dan Materi Kegiatan : a. intelektual dan ekonomi G. dengan salam materi Siap untuk mendapatkan materi 2. baik secara emosional. Inti Bimbingan - 30 Menit Mengerjakan Memperhatikan Memberi permainan tentang pemahaman tanggung jawab - permainan bakat minat penjelasan dari pembimbing Memahami yang Mengenalkan jenis Memberi pemahaman tugas seorang konselor - . Mencapai kematangan sikap tentang kehidupan mandiri. sosial.

Alat dan Perlengkapan O. Penilaian Hasil : melihat antusias siswa pada saat layanan berlangsung : Mengevaluasi pada siswa. Laiseg. Alat Tulis.Tempat Penyelenggaraan J. Penyelengara L.tentang tanggung jawab seorang konselor Akhir Bimbingan 3. Bermain Permainan : Wali Kelas. Laijapan b. Layanan dan Peranannya N. Metode M. Bahan Materi : a. Mengevaluasi secara Memberi kesempatan Menyimpulkan materi disampaikan pembimbing - Memberikan umpan Bertanya 10 Menit lisan tentang materi siswa untuk bertanya balik - Memahami b. Laijapen. Waktu K. tentang pemahaman Perguruan Tinggi . Penilaian Proses c.Pihak yang diikutsertakan. Rencana Penilaian dan Tindak Lanjut : Ruang Kelas : 1 X 45 Menit : Guru Pembimbing : Klasikal. Memberikan Data Kelas : Media (Power Point). Materi Layanan : Terlampir I.

.09110204 HARYANTO NIP. mulai dari kegiatan penyusunan program sampai tahap pelaksanaan bimbingan karir. Kepala Sekolah DIAN ARDIANA KUSUMADEWI NIP. Layanan bimbingan karir yang efektif dan efesien seharusnya merupakan tugas dan tanggung jawab bersama antara semua staf sekolah.09110212 Lampiran 1 PENDAHULUAN Pelaksana layanan bimbingan karir di sekolah-sekolah yang berwujud dalam bentuk program binbingan karir mencakup perangkat kegiatan dalam layanan bimbingan karir. Konsultasi. Keterkaitan Layanan dengan Layanan Kegiatan Pendukung : konseling perorangan. Dalam arti lain layanan bimbingan karir adalah merupakan tugas bersama atau kelompok (team work). Seluruh personil sekolah hendaknya ikut melibatkan diri secara aktif dalam segala kegiatan bimbingan karir. Catatan Khusus : Semarang. 2011 Koordinator BK Mengetahui.Penempatan Penyaluran. Tindak Lanjut : Melakukan layanan lanjutan pada siswa yang Membutuhkan P.d. Q.

Konselor Sekolah Konselor sekolah sebagai petugas yang profesional dalam pelaksanan bimbingan karir di sekolah-sekolah dapat pula berfungsi sebagai koordinator bimbingan karir. melaksanakan program bimbingan karir Membantu pelaksanaan bimbingan karir Menjadi orang ORANG sumber/nara sumber. tanggung jawab dan wewenang sebagai berikut : . mengkoordinir pelaksanaan bimbingan karir. TUA membantu pelaksanaan PEJABAT bimbingan karir TOKOHmenunjang pelaksanaan TOKOH bimbingan karir MASYARA Pelaksana-pelaksanan pendukung pelaksanaan bimbingan karir di sekolah-sekolah.KEPALA SEKOLA H P E L A K B S I A M N B A I K N A G R A I GURU BIMBING AN WALI KELAS DAN GURU BIDANG STUDI KOORDIN AT BIMBINGA N KONSELO R Bertanggung jawab secara struturat dan fungsional dalam pelaksanaan bimbingan karir di sekolah Menyusun program bk secara menyeluruh dan terpadu . melaksanakan pprogram bibingan Melaksanakan program bimbingan . Konselor di sekolah yang fungsional dan berfungsi sebagai koordinator bimbingan di sekolah dalam pelaksanaan bimbingan karir memiliki tugastugas. KAT meliputi: A.

3. bimbingan karir pad khususnya. penyusunan.wali kelas dan staf sekolah lainnya. pekerjaan. pekerjaan. Melaksanakan bimbingan kelompok maupun bimbingan individual. Memberikan informasi kepada para siswa tentang hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan . TUGAS KELOMPOK BIMBINGAN KARIR SATUAN LAYANAN (GURU PEMBIMBING DAN PETUGAS NON-PROFESIONAL SEBAGAI PELAKSANA BIMBINGAN KARIR) Dosen Pengampu :Sudono. pekerjaan. Membantu tugas bimbingan lainnya untuk mengumpulkan menyusun dan mempergunakan berbagai jenis sumber informasi pendidikan. 9. data pengolahan data. Menyelenggarakan pertemuan dan mengadakan konsultasi dengan guru bidang studi. 10. 8. Membantu para siswa yang menghadapi kesulitan dalam membuat rencana pendidikan. Menyusun program bimbingan karir secara menyeluruh dan terpadu. Mengadakan kerja sama dengan instansi-instansi pemerintah maupun swasta. 4. Mengkoordinasikan pelaksanaan program pengumpulan data.1. 6. S. berkenaan dengan perkembangan siswa. jabatan atau karir. yang kemudian dapat dipergunakan oleh semua staf sekolah dan pihak yang berkepentingan. Mengkoordinasikan pelaksanaan program bimbingan pada umumnya.Pd. 5. 2. jabatan atau karir yang dibutuhkan oleh guru bidang studi dalam kegiatan proses belajar mengajar. . jabatan atau karir. Membantu siswa untuk memahami dan mengadakan penyesuaian kepada diri sendiri dan lingkungan. 7.

RIYANTO 09110213 09119286 PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN FAKULTAS ILMU PENGETAHUAN IKIP PGRI SEMARANG 2011 SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Sekolah Kelas/Semester Tahun : SMA NUSA BANGSA : XII IPA/IPS : 2011/2012 .B 2.Disusun Oleh : 1. IKA NOVITA.

baik secara emosional.A. Tujuan Layanan - Siswa mampu memahami bahwa guru pembimbing dan petugas non profesional termasuk dalam personil pelaksanaan bimbingan karir - Siswa dapat mengetahui. Hasil yang Ingin Dicapai - Siswa mampu mengetahui dan mengenal karakteristik seorang guru pembimbing dan petugas non-profesional - Siswa dapat mengenal kewajiban guru pembimbing dan petugas non-profesional : F. Sasaran Layanan : Siswa kelas XII H. Mencapai kematangan sikap tentang kehidupan mandiri. dan mengenal beberapa tugas pokok guru pembimbing dan petugas non-profesional b. Uraian dan Materi Kegiatan : . : Pemahaman : : E. memahami. Bisa menentukan hal yang paling dibutuhkan d. Bertanggungjawab c. Tujuan Layanan dan Hasil a. Mencapai kematangan dalam pilihan karir b. intelektual dan ekonomi G. Topik Permasalahan : Mengenai Guru pembimbing dan petugas nonprofesional sebagai pelaksana bimbingan karir B. Fungsi Layanan : Bimbingan Karir : Informasi. Tugas Perkembangan a. sosial. Jenis Layanan D. Bidang Bimbingan C.

tugas seorang guru pembimbing dan petugas non-profesional.c. Materi Layanan : Terlampir . dengan salam materi Siap untuk mendapatkan materi Memberi permainan - Mengerjakan Memperhatikan tentang pemahaman tugas dan tanggung jawab - permainan bakat minat penjelasan dari pembimbing Memahami yang disampaikan pembimbing 30 Menit Mengenalkan jenis 2. - Memberi pemahaman tentang tanggung jawab seorang guru pembimbing dan petugas non profesional Akhir Bimbingan 3. Mengevaluasi secara Memberi kesempatan Menyimpulkan materi Memberikan umpan 10 Menit Bertanya lisan tentang materi siswa untuk bertanya balik - Memahami d. Uraian Kegiatan Kegiatan Guru Awal Bimbingan Membuka kegiatan Menanyakan kesiapan Inti Bimbingan - Siswa Waktu Ket - Menjawab salam 5 Menit 1.

Alat dan Perlengkapan O. Alat Tulis.Tempat Penyelenggaraan J. Keterkaitan Layanan dengan Layanan Kegiatan Pendukung : konseling perorangan. Laiseg. Metode M. Penilaian Proses c. Konsultasi.Penempatan Penyaluran.Pihak yang diikutsertakan. Laijapan b. Rencana Penilaian dan Tindak Lanjut : Ruang Kelas : 1 X 45 Menit : Guru Pembimbing : Klasikal. Penyelengara L. tentang pemahaman Perguruan Tinggi d. Bermain Permainan : Wali Kelas. Q. 2011 Koordinator BK Mengetahui. Memberikan Data Kelas : Media (Power Point). Layanan dan Peranannya N. Bahan Materi : a. Tindak Lanjut : Melakukan layanan lanjutan pada siswa yang Membutuhkan P. Laijapen. Waktu K.I. Penilaian Hasil : melihat antusias siswa pada saat layanan berlangsung : Mengevaluasi pada siswa. Catatan Khusus : Semarang. .

Disamping tugas pokoknya mengajar bidang studi tertentu sesuai dengan spesialisasi keahliannya. .Kepala Sekolah IKA NOVITA BINTARIA NIP. Mengidentifikai berbagai kebutuhan dan masalah siswa yang berkaitan dengan pelaksanaan program bimbingan karir di sekolah. Biasanya guru pembimbing adalah membantu konelor sekolah dalam melaksanakan lyanan bimbingan di sekolah. Tugas-tugas wewenang dan tanggung jawab guru pembimbing dalam sangkut pautnya dengan pelaksanaan bimbimngan karir di sekolah-sekolah.09119286 Lampiran 1(materi satlan) A. meliputi : 1. Tetapi secara khusus guru pembimbing atau guru konselor mempunyai tugas. Tugas. Melaksanakan paket atau modul bimbingan karir. wewenang serta tanggung jawab dalam melaksanakan layanan bimbingan karir bagi guru pembimbing atau guru pembimbing atau guru konselor pada prinsipnya adalah sama dengan konselor profesional. Melaksanakan program bimbingan secara keseluruhan. 3. Jadi guru pembimbing adalah berfungsi sebagai petugas bimbingan yang part time. wewenang dan tanggung jawab tertentu. Guru Pembimbing Guru pembimbing atau konselor ialah guru-guru yang dipilih dari sekolah yang bersangkutan. yang diberikan beban tambahan untuk ikut bersama-sama konselor sekolah melaksanakan layanan bimbingan karir di sekolah.09110213 RIYANTO NIP. 2.

Petugas Nonprofesional Petugas-petugas non profesional dalam pelaksanaan layanan bimbingan di sekolah-sekolah memiliki peranan yang sangat penting pula di samping petugas profesional dan semi profesional. Dengan demikian secara langsung dengan segera usaha layanan bimbingan di sekolah-sekolah dapat direalisir tanpa harus berpangku tangan dan terpaku untuk menunggu droping tenaga-tenaga konselor atau pembimbing dari yang berwenang. 5. Mengusahakan bentuk-bentuk pembinaan intern yang inten sif melalui rapatrapat rutin. 2. Petugas-petugas non profesional yang dimaksud disini adalah petugas-petugas yang terlibat dalam kegitan bimbingan tidak memerlukan pendidikan dan latihan khusus secara formal juga pelaksanaan tidak terikat secra formal. insidentil. integral dan operasional denga situasi dan kondisi di sekolah secara tertulis. dan wewenang masingmasing petugas non profesional. dan bimbinhgan kairir pada khususnya.4. Atau dengan arti lain kepala sekolah bertanggung jawab secara struktural dan fungsional dalam pelaksanaan bimbinngan karir di sekolah. dan kemudian mengkonsultasikan dengan konselor sekolah. tanggung jawab. Menyusun secara kolektif program bimbingan karir yang bersifat komperhensif. Untuk lebih jelasnya secara berturut-turut akan teruraikan tugas. Memperhatikan dan mencatat proses perkembangan menuju self consept pada setiap kegiatan dalam pelaksanaan bimbingan karir di kelas dengan sistem paket. Tugas. wewenang dari kepala sekolah dalam program bimbingan pada umumya. dapat diperinci sebagai berikut : 1. B. yaitu: a. pertemuan dengan BP3 . Mencatat segala hal yang menyimpang dan dapat direkam oleh guru pembimbing dalam kegitan bimbingan kegiatan bimbingan berlangsung. Kepala sekolah Kepala sekolah sebagai tenaga non profesional dalam pelaksanan bimbingan karir di sekolah mempunyai tanggung jawab penuh terhadap seluruh program bimbingan di sekolah.

fakta dan informasi tentang sisiwa. pekerjaan. 4. 5. 2.3. Guru bidang sekolah Berkaitan dengan program bimbingan karir di sekolah guru bidang studi berperan dalam membantu pelaksanaan bimbingan karir. Mengumpulkan data. dan meliputi : . Membantu secara aktif penyelenggaraan program bimbingan karir baik di sekolah maupun dimasyarakat. Merintis bentuk-bentuk hubungan kerja sama dengan instansi-instansi /lembaga lain di luar sekolah yang ada sangkut pautnya dengan pelaksanaan program bimbingan karir di sekolah. Mengarahkan para siswa untuk dapat menetapkan pilihan pendidikan dan pekerjaan. dan wewenang dari guru bidang studi dalam bimbingan secara umum dan bimbingan karir secara khusunya. c. Petugas administrasi bimbingan Dalam pelaksanaan bimbingan karir di sekolah petugas administrasi memiliki tugas. Mengkoordinasikan bentuk-bentuk kegiatan petugas bimbingan karir yang terpadu dengan kegiatan pendidikan sekolah secara keseluruhan. jabatan atau karir baik dengan melalui pendekatan secara kelompok maupun individual. b. Tetapi secara terperinci tugas-rugas. tanggung jawab. Mengusahakan tersedianya kebutuhan sarana dan prasaranan untuk menunjang keberhasilan pelaksanaan bimbingan karir di sekolah 4. tanggung jawab dan wewenang dalam menunjang pelaksanaan program bimbingan karir di sekolah tanggung jawab. meliputi : 1. Membantu memberikan informasi kepada sisiwa tentang pendidikan. jabatan atau karir secara tepat. 3.

dansebagainya. 5. 2. S. orang tua. 4. maupun oleh petugas-petugas bimbingan. agenda surat-surat ekspedisi dari surat-surat. Menyiapkan sarana dan prasarana yang di butuhkan dalam proses bimbingan. Mengisi kartu pribadi siswa dengan data yang berasal dari siswa itu sendiri. 3.Pd. Melaksanakan tata laksana perkantoran termasuk di dalamnya mengirim dan menerima surat-surat. TUGAS KELOMPOK BIMBINGAN KARIR SATUAN LAYANAN (KONSELOR SEKOLAH SEBAGAI PELAKSANA BIMBINGAN KARIR) Dosen Pengampu :Sudono. Embantu proses pengumpulan data dan mempersiapkan laporan kegitan bimbingan.1. menyimpan surat-surat. Mengsistematisir dan menyimpan data pad tempat yang telah disediakan. Disusun Oleh : . guru.

Jenis Layanan D. pejabat atau tokoh masyarakat dan petugas-petugas khusus sebagai pelaksana bimbingan karir B. dan mengenal beberapa tugas pokok konselor sekolah. Fungsi Layanan A. . memahami. Topik Permasalahan : Bimbingan Karir : Informasi. KUKUH JONI PRATOMO 09110212 PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN FAKULTAS ILMU PENGETAHUAN IKIP PGRI SEMARANG 2011 SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Sekolah Kelas/Semester Tahun : SMA SELALU AXIS : XII IPA/IPS : 2011/2012 : Mengenai peran orang tua. Tujuan Layanan - Siswa mampu memahami peran orang tua. KHOEROTUN NISA 09110204 2. Bidang Bimbingan C. Tujuan Layanan dan Hasil a. : Pemahaman : : E.1. pejabat atau tokoh masyarakat dan petugas-petugas khusus sebagai pelaksana bimbingan karir Siswa dapat mengetahui.

baik secara emosional. Bertanggungjawab c. sosial. pejabat atau tokoh masyarakat dan petugas-petugas khusus sebagai pelaksana bimbingan karir Siswa dapat mengenal kewajiban seorang konselor sekolah. intelektual dan ekonomi G. Mencapai kematangan dalam pilihan karir b. Uraian dan Materi Kegiatan e. Uraian Kegiatan : Kegiatan N Guru Awal Bimbingan 1. Bisa menentukan hal yang paling dibutuhkan d. Sasaran Layanan : Siswa kelas XII H. Membuka kegiatan Menanyakan kesiapan Menjawab salam 5 Menit Siap untuk Siswa Waktu Ket dengan salam materi mendapatkan materi . Mencapai kematangan sikap tentang kehidupan mandiri. Hasil yang Ingin Dicapai - Siswa mampu mengetahui dan mengenal karakteristik peran orang tua.b. F. Tugas Perkembangan : a.

pejabat atau tokoh masyarakat dan petugas-petugas khusus sebagai pelaksana bimbingan karir. - permainan tentang sikap positif dan menghargai antar sesama Memperhatikan penjelasan dari pembimbing Memahami yang 30 Menit disampaikan pembimbing Mengenalkan peran orang tua. Mengevaluasi secara Memberi kesempatan Menyimpulkan materi Memberikan umpan Bertanya 10 Menit lisan tentang materi siswa untuk bertanya balik - Memahami .Inti Bimbingan - Memberi permainan - Mengerjakan tentang sikap positif dan menghargai antar sesama. pejabat atau tokoh masyarakat dan petugas-petugas khusus sebagai pelaksana 2. Akhir Bimbingan 3. bimbingan karir. - Memberi pemahaman tentang tanggung jawab orang tua.

Metode M.Tempat Penyelenggaraan J. Layanan dan Peranannya N. Materi Layanan : Terlampir : Ruang Kelas : 1 X 45 Menit : Guru Pembimbing : Klasikal. Alat Tulis. Alat dan Perlengkapan O. Penyelengara L. Waktu K. Rencana Penilaian dan Tindak Lanjut : Wali Kelas. Bermain Permainan I. Bahan Materi : .Pihak yang diikutsertakan. Memberikan Data Kelas : Media (Power Point).f.

09110216 KUKUH JONI PRATOMO NIP. Q. Laijapen. Kepala Sekolah KHOEROTUN NISA NIP. tentang pemahaman Perguruan Tinggi d. Tindak Lanjut : Melakukan layanan lanjutan pada siswa yang Membutuhkan P. Laiseg. pejabat atau tokoh masyarakat . Keterkaitan Layanan dengan Layanan Kegiatan Pendukung : konseling perorangan. Orang tua siswa. Laijapan b. Konsultasi.09110170 Lampiran 1 A. Penilaian Hasil : melihat antusias siswa pada saat layanan berlangsung : Mengevaluasi pada siswa.Penempatan Penyaluran. Penilaian Proses c.a. 2011 Koordinator BK Mengetahui. Catatan Khusus : Semarang.

kemampuan. Bantuan dalam menganalisa minat. Penjelasan tentang sifat-sifat yang diperlukan. Peranan Orang Tua Orang tua harus dapat memegang peranan yang paling berpengaruh sebagai model dan konselor terhadap anak-anaknya. Memberi contoh sikap yang telah dihargai oleh semua orang tanpa memerhatikan kedudukan mereka dalam dunia kerja. e. Diskusi tentang kondisi ekonomi keluarga yang berkaitan dengan kebutuhankebutuhan latihan dan pendidikan anak dan bantuan perencanaan kegitan. Diskusi tentang nilai-nilai pekerjaan yang berkembang sebagi hasil pengalaman masa lalu dan konsekuensi pengalamannya. 1. Menyediakan suatu model dan penyuluhan terhadap anak-anaknya dengan berusaha mengembangkan dan membina sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain. c. keterlibatan orang tua secara penuh terhadap kegiatan bimbingan karir di sekolah secara langsung memberikan pemahaman . karyawan dan suber-sumber lainnya dalam meneliti dunia kerja dalam merencanakan dan persiapan peranan anak-anak dalam dunia kerja. d. b. Bantuan dalam menggunakan pengalaman pengetahuan dan layanandari famili. Oleh karena orang tua memerankan peran yang cukup berarti dalam proses pemilihan karir anak-anaknya maka kepada orang tua perlu melibatkan sepenuhnya dalam pengembangan dan pelaksanaan bimbingan karir baik di sekolah maupun di luar sekolah. kawan. f.Peranan orang tua. dan keterbatasan anaknya. minat dan potensi-potensi lainnya dalam memberikan bimbingan khususnya mengarahkan karir anak-anaknya dalam memberikan khususnya mengarahkan karir anak-anaknya sebagai berikut : a. g. Orang tua dapat menggunakan informasi dari sekolah tentang bakat. kondisi-kondisi si kerja dengan gaya hidup pekerja dalm bidang-bidang pekerjaan yang paling dikenal. pejabat atau tokoh masyarakat dalam melaksanakan bimbingan katir tidak bisa diabaikan dan ikut menunjang berhasil tidaknya pelaksanaan bimbingan karir di sekolah-sekolah.

B. Membantu bimbingan karir secara keseluruhan baik berupa fasilitas fisik maupun Petugas-petugas khusus yang juga ikut membantu pelaksanaan bimbingan karir di sekolah-sekolah sesuai dengan profesi. Menunjang kegiatan-kegiatan bimbingan karir lainnya. (1960). Membantu para siswa dalam mengadakan observasi dan wawancara tentang lapanagan Membantu memberikan berbagai bahan atau sumber infomasi jabatan. staf keamanan/ penjaga. 2. klerikal. Crow& Alice Crow dalam bukunya yang berjudul : An Introduction to Guidance”. teknis. asisiten. Petugas lainnya seperti : guru. menyebutkan bebrapa petugas khusus yang ikut berperan dalam kegitan bimbingan ialah : 1. minat. Pekerja sosial sekolah (the school social worker) 2. b. sekolah dan masyarakat. Konselor penempatan jabatan (vocational and placement counsellor) 6. Menurut laster D. Petugas layanan kesehatan (health service personnel) 5.yang mendalam kepada orang tua tentang bakat. . Psikiater (psychiatrist) 4. e. Petugas-Petugas khusus Memberikan informasi tentang pekerjaan. d. Peranan Pejabat atau Tokoh Masyarakat Keterlibatan pejabat atau tokoh masyarakat dalam kegiatan bimbingan karir. c. beberapa diantaranya ialah : a. jabatan atau karir yang sedang di jabatnya. kompetensi dan keahliannya sehingga bisa dipertanggung jawabkan secara profesional. kerja. Psikologi (psychologist) 3. potensi-potensi yang dimiliki anak-anaknya termasuk pula berbagai kelemahan dan kekurangannya. pustakawan.

Petugas sosial sekolah Petugas sosial sekolah ialah khusus yang bertugas untuk menemukan serta menentukan faktor-faktor di luar lingkungan sekolah yang menjadi penyebab . Dengan mengadakan pemeriksaan psikologis kepada para siswa. adalah sebagai berikut : a. maka psikolog sekolah akan dapat menginterpretasikan hasilnya untuk menentukan jenis-jenis bantuan yang perlu diberikan kepada sisiwa. evalusi dan pengukuran psikologis. serta dinamika hubungan interpersonal maka seorang psikolg sekolah akan dapat membantu petugas bimbingan di sekolah. Psikolog sekolah 2.Sedangkan pola yang biasa terdapat diberbagi negara berkembang komposisi dar petugas-petugas khusus bimbingan di sekolah-sekolah adalah sebagai berikut : 1. Dengan keterampilan dan pengaruh dan pengetahuan yang dimilikinya dan dalam bidang psikolog perkembangan. Psikolog sekolah Psikolog sekolah adalah seseorang petugas ahli yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam bidang psikol pendidikan. Bentuk kerja sama yang bisa diterapkan misalnya dalam bentuk referal. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan akan petugas-petugas khusus tersebut perlu dirintis. kepribadian. Dokter sekolah dan jurawat sekolah. b. Dengan pemahaman ini para siswa akan mampu untuk memahami dirinya sendiri. teori-teori belajar. dan bimbingan karir di sekolah-sekolah. minat. dibina dan diusahakan bentuk kerja sama dengan lembaga-lembaga atau instansi-instansi lain di luar sekolah. alih tangan kasus atau rujukan. dibawah ini secara sepintas diuraikan petugaspetugas khusus yang ikut menunjang pelaksanaan bimbingan pada umumnya. Sebagi bahan pelengkap. Pekerja sosial sekolah 3. potensi-potensi dan kelemahan-kelemehan maupun kekuatan yang dimilikinya. Dengan pengukuran psikologis yang ditangani psikolog sekolah para siswa akan mengetahui bakat. intelegensi.

non-profesional. ataukah dengan cara mengadakan peubahan tertentu terhadap lingkungan itu sendiri. Dokter dan juru rawat sekolah Dengan adanya tenaga ini dalam rangka pelaksanaan bimbingan karir kepada para siswa bisa dibantu lapangan kerja mana yang cocok dengan kondisi fisik dan beban kerja untuk menentukan prospek karirnya. semi-profesional. yang terdiri dari petugas profesional. maka daptnla dikatakan yang ikut terlibat adalah semua unur yang menunjang pelaksanaan bimbingan di sekolah. seorang petugas sosial akan mencarikan jalan keluar dengan cara mencairkan linkungan baru yang lebih sesui. c. dan tenaga-tenaga khusus atau tenaga-tenaga ahli.timbulnya maslah pada sisiwa. Kalau dipersempit lagi maka petugas yang ikut melibatkan diri dalam layanan bimbingan di sekolah-sekolah adalah terdiri dari tenaga profesional dan tenaga non-profesional. . Dari uraian tentang petugas-petugas atau pelaksana-pelaksana bimbingan diatas yang ikut melibatkan diri dalam kegiatan layanan bimbingan di sekolahsekolah. Dengan menemukan berbagi faktor yang menyebabkan timbunya masalah pada anak di luar sekolah ini.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->