ABSTRAK Dalam pembelajaran kita belum mengetahaui tentang paragraf narasi, ekposisi, persuasi dan sebagainya.

Kemudian dalam makalah ini akan di sajikan bentuk dan cirri-ciri paragraf narasi. Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian. Dalam karangan atau paragraf narasi terdapat alur cerita, tokoh, setting, dan konflik. Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama Perhatikan contoh berikut! Kemudian mobil meluncur kembali, Nyonya Marta tampak bersandar lesu. Tangannya dibalut dan terikat ke leher. Mobil berhenti di depan rumah. Lalu bawahan suaminya beserta istri-istri mereka pada keluar rumah menyongsong. Tuan Hasan memapah istrinya yang sakit. Sementara bawahan Tuan Hasan saling berlomba menyambut kedatangan Nyonya Marta.

1

. di karenakan belum bisa merangkai kata-kata dengan baik dan kemapuan penulis. Karena paragraf narasi merupakan tugas yang belum saya pahami. Terutama kepada ayah dan ibu saya tak lupa kepada Ibu Asih yang telah memberikan bimbingan dalam belajar. Sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul : Paragraf Narasi dengan tepat waktu. Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini jauh dari sempurna. Penulis DAFTAR ISI ABSTRAK………………………………………………………………………………………. Oleh sebab itu. Jakarta.KATA PENGANTAR Dengan kerja keras dan kekuatan keyakinan terhadap Tuhan Yang M aha Esa. semoga makalah ini bermanfaat bagi penulis dan pembaca menjadi tahu bagaimana paragraf narasi itu. 11 januari 2011 Mettacittena...i 2 . serta teman-teman Mahasiswa yang selalu memberi motivasi dan dukungan sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas ini tepat waktu. Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberi motivasi dalam menyelesaikan makalah ini. sang Tri Ratna dan para Bodhi satva. penulis sangat mengharapkan saran dan kritik sehingga untuk tugas berikutnya bisa menyempurnakan lembali dengansebaik-baiknya dan benar.

1 LATAR BELAKANG……………………………………………………………………….5 CIRI-CIRI NARASI…………………………………………………………………………11 BAB III PENUTUP 3...iii BAB I PENDAHULUAN 1.4 RUMUSAN MASALAH…………………………………………………………………….7 2.2 TUJUAN………………………………………………………………………………………4 1.2 CONTOH PARAGRAF NARASI……………………………………………………………6 2..1 SIMPULAN DAN SARAN DAFTAR PUSTAKA 3 .4 1.4 BAB II ISI 2.KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………….4 PARAGRAF NARASI EKSPOSITORIS……………………………………………………9 2..ii DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………..3 POLA HUBUNGANNYA DALAM PARAGRAF NARASI……………………………….3 MANFAAT……………………………………………………………………………………4 1.1 PENERTIAN PARAGRGAF NARASI………………………………………………………5 2.

alinea.BAB I PENDAHULUAN 1. Memberikan pengalaman estetis kepada pembaca dan penulis.2 TUJUAN Penulis diharapkan seolah-olah mengalami sendiri peristiwa yang diceritakan. 1.1 LATAR BELAKANG Suatu peritiwa komunikasi akan selalu ada dalam kehidupan sehari-hari dan kita mengenal manusia selalu membutuhkan bahkan tidak akan terlepas dari peristiwa komunikasi. 1. tokoh. setting. perasaan secara jelas dan efektif kepada penulis dan pembaca.3 MANFAAT Pada kesempatan ini penulis mengharapkan makalah ini dapat di pahami oleh penulis dan pembaca. Dalam karangan atau paragraf narasi terdapat alur cerita. Proses komunikas selalu berkaitan erat dengan adanya bahasa.4 RUMUSAN MASALAH “Apakah itu paragraf narasi dan bagaimana bentuk serta ciri-ciri dari paragraf narasi”?? 4 . Tujuan karang mengarang yaitu untuk mengungkapkan pikiran. Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian. Hendak memberikan informasi atau wawasan dan memperluas pengetahuan. Sedangkan dijelaskan bahwa paragraf adalah bagian bab dalam suatu karangan (biasanya mengandung satu ide pokok dan penulisannya dimulai dengan garis baru). Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama. Sedangkan bahasa merupaukanmedia yang paling cepat dan tepat untuk berkomunikasi atau berinteraksidengan sesama anggota masyarakat. Semoga bisa bermanfaat bagi penulis dan pembaca. Dalam karangan tentunya terdiri dari beberapa paragraf yang mengandung ide pokok paragraf. dan konflik. 1. Komunikasi merupakan alat untuk melakukan hubungan timbal balik antara sesama anggota masyarakat.

Pasar (1972). Tiga di antara sekian banyak cerpennya yang dimuat di Kompas terpilih sebagai cerpen terbaik Kompas dalam tiga tahun berturut-turut.Bunga (kumpulan cerpen). Jenis karangan ini dapat dilihat pada roman. Budaya dan Masyarakat (1987). Kunto dikenal sebagai sejarawan sekaligus sastrawan andal.BAB II ISI 2. Kuntowijoyo sudah bergelut dengan kegiatan tulismenulis sejak 1958 ketika ia masih duduk di kelas tiga SMP.umput Danau Bento (1968) dan Topeng (1973): naskah drama. riwayat atau laporan perjalanan. dan Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan (1997). hikayat. dan konflik. Cerpen-cerpen awalnya muncul di majalah Sastera dan Horison. cerpen. 2. Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama.2. yakni Laki-laki yang Kawin dengan Peri (1995). khayalan. Beberapa karya sastranya sudah dibukukan. 2.2 Paragraf narasi runtut cerita adalah pola pengembangan yang menceritakan suatu urutan dari tindakan atau perbuatan dalam menciptakan atau menghasilkan sesuatu. cerita perjuangan pahlawan. Buku-bukunya di bidang sejarah. Dalam karangan atau paragraf narasi terdapat alur cerita.2 CONTOH PARAGRAF NARASI Berikut akan kami berikan contoh dari paragraf Narasi.3 Narasi yang mengisahkan peristiwa yang benar-benar terjadi atau cerita nonfiksi. Ketika novel ini dalam prosespenerbitan.2.2. 2. Pistol Perdamaian (1996). Misalnya. 18 Septemberr 1943. dan budaya juga telah terbit. Paragraf narasi menurut jenisnya? merupakan salah satu jenis paragraf yang mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa berdasarkan urutan waktu. Isyarat dan Suluk Awang.1 PENERTIAN PARAGRGAF NARASI ? Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian. 2. tokoh. biografi. dan novel. Kuntowijoyo yang kini tercatat sebagai Koordinator Mata Kuliah Jurusan Sejarah Fakultas 5 . atau imajinasi pengarang. Contoh Paragraf Narasi Runtut cerita LAHIR di Yogyakarta. dongeng.4 Narasi yang hanya mengisahkan suatu hasil rekaan. seperti Dinamika Sejarah mat Islam Indonesia (1985). di antaranya Dilarang Mencintai Bunga. Berdasarkan jenis cerita narasi dibagi menjadi dua macam . dan autobiografi. Paragraf narasi terdiri atas narasi kejadian dan narasi urutan cerita. Kereta Api yang Berangkat Pagi Hari (1966).wung (kumpulan puisi).1 Paragraf narasi kejadian adalah paragraf yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa.2. umput. Meraih gelar doktor dalam bidang sejarah pada Universitas Columbia (1980) dengan disertasi berjudul Social in An Agrarian Society Madura 1 1 (kini dalam proses penerjemahan ulang untuk diterbitkan dalam edisi bahasa Indonesia). Narasi sugestif selalu melibatkan daya khayal atau imajinasi karena sasaran yang ingin dicapai yaitu kesan terhadap peristiwa. Paradigma Islam Interpretasi untuk Aksi (1991). setting. dan adikalisme Petani (1993). dan Khotbah di Atas Bukit (1976): novel. Jenis karangan narasi ini disebut karangan narasi sugestif. 2. baik contoh paragraf narasi kejadian maupun contoh paragraf narasi runtut cerita. sosial.

Pukul empat. Lalu. Awal narasi biasanya berisi pengantar yaitu memperkenalkan suasana dan tokoh. Jawa Tengah. tokoh Abu Kasan Sapari tumbuh dalam suatu proses dialektika dengan zamannya ketika ”bumi gonjang-ganjing. Contoh Paragraf Narasi Kejadian DALAM setting budaya Jawa berikut warna Islam yang selalu mewarnai karya-karya Kuntowijoyo. . langit megap-megap”. dan berbaring sejenak. Beringin itu tumbang! Pohon yang selama ini tegak menghadapi musim hujan dan angin itu terbujur. akar-akarnya mencuat di atas tanah . 6 .1 Pola hubungan kejadian dan runtun peristiwa 2. Orang-orang keluar ke terminal.2. ”Pagi hari. Narasi artinya cerita.00. dan mulailah aku bekerja hingga istirahat pukul 12. salat. Pola hubungan mula dan akhir penekanannya pada penjelasan "mula-mulanya" dan "akhirnya". isyarat bahwa pemerintah yang tengah berkuasa akan segera ambruk. Kata berwarna hijau di atas menunjukkan urutan kejadian atau peristiwa. pada suatu malam pada musim kemarau. Lima jam bekerja membuat pinggangku selalu terasa pegal.” 2.3 POLA HUBUNGANNYA DALAM PARAGRAF NARASI Paragraf narasi artinya paragraf yang berisi cerita.2.Sastra UGM tengah mempersiapkan naskah pidato untuk upacara pengukuhan dirinya sebagai guru besar tetap pada Fakultas Sastra UGM. . Orde Baru! Sampai akhirnya tanda-tanda zaman itu muncul. . Pola narasi secara sederhana berbentuk susunan dengan urutan awal – tengah – akhir. Bagian awal harus dibuat menarik agar dapat mengikat pembaca. Ada beberapa cara mengembangkan paragraf narasi: 2. Sebagai pegawai di sebuah kecamatan di kaki Gunung Lawu. Contoh: Kubuka peralatan kerjaku di bagian sortir. Abu berkesempatan tampil sebagai saksi sejarah menjelang tumbangnya kejayaan sebuah orde yang kemaruk. Satu jam istirahat aku gunakan untuk makan.2 pola hubungan mula dan akhir Pola hubungan kejadian dan runtun peristiwa menggambarkan suatu peristiwa menurut rangkaian kejadian dan urutan peristiwanya. hujan dan angin reda. Tujuannya adalah menceritakan sesuatu. aku menyudahi pekerjaanku untuk memburu bus yang akan membawaku pulang. hujan lebat – oleh masyarakat dinamakan hujan salah musim – itu datang disertai angin ribut.

ada yang singkat. Perbedaan yang lebih jelas antara narasi fiktif dan nonfiktif adalah sebagai berikut: Narasi Fiksi 2. yakni narasi fiksi dan narasi nonfiksi. Narasi nonfiksi adalah narasi yang mengisahkan peristiwa-peristiwa faktual. Konflik lalu diarahkan menuju klimaks cerita. secara berangsur-angsur cerita akan mereda.Bagian tengah merupakan bagian yang memunculkan suatu konflik. Ada yang menceritakannya dengan panjang. Akhirnya. Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian sedemikian rupa sehingga pembaca seolah-olah mengalami sendiri kejadian yang diceritakan itu. naskah yang sudah diatur tata letaknya dibawa ke bagian percetakan. setting. Nyonya Marta tampak bersandar lesu. Selanjutnya. saya mendiskusikan dengan Pak Broto mengenai bentuk akhir majalah. Sementara bawahan Tuan Hasan saling berlomba menyambut kedatangan Nyonya Marta. ada pula yang berusaha menggantungkan akhir cerita dengan mempersilakan pembaca untuk menebaknya sendiri. dan konflik. Lalu bawahan suaminya beserta istri-istri mereka pada keluar rumah menyongsong.2. Narasi ini disebut juga narasi ekspositori. Contohnya : Kemudian mobil meluncur kembali. Contohnya biografi dan laporan perjalanan. suatu yang ada dan benar-benar terjadi. Contohnya: novel dan cerpen. tokoh. Setelah konfik timbul dan mencapai klimaks. Narasi fiksi adalah narasi yang mengisahkan peristiwa-peristiwa imajinatif. Mula-mula saya menyiapkan naskahnya. 2. Mobil berhenti di depan rumah. dan latar ruang atau waktu.3 Menyampaikan makna atau amanat secara tersirat sebagai sarana rekreasi rohaniah. Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama. kita tinggal menunggu hasilnya. Tuan Hasan memapah istrinya yang sakit. Dalam karangan atau paragraf narasi terdapat alur cerita. Dalam paragraf narasi terdapat tiga unsur utama yaitu tokoh-tokoh. Naskah itu lalu saya bawa ke bagian peneriamaan naskah. Narasi fiksi disebut juga narasi sugestif. Akhir cerita yang mereda ini memiliki cara pengungkapan bermacam-macam.2.4 Menggugah majinasi. Berdasarkan materi pengembangannya. paragraf narasi terbagi ke dalam dua jenis. Tangannya dibalut dan terikat ke leher. 7 . kejadian. Kemudian. Contoh: Prosesnya cukup cepat.

Paragraf Narasi Espositoris disebut juga Narasi Teknis adalah karangan yang mencoba menyajikan sebuah peristiwa kepada pembaca apa adanya.2memperluas pengetahuan atau wawasan. Aku mengejarnya. Sebelum aku benar-benar menemukannya.3Penalaran digunakan sebagai sarana untuk mencapai kesepakatan rasional.6Bahasa cenderung figuratif dan menitikberatkan penggunaan konotasi.2.3. 3. benar-benar kata ulang utuh/penih sepeda-sepedaan kata ulang berimbuhan rerimbun kata ulang dwi purwo/parsial berpandang-pandangan kata ulang sebagian bolak-balik kata ulang berubah bunyi 8 . Aku berjalan menuju halaman rumah-rumah yang sunyi. 3. Kami berpandang-pandangan sebelum aku tahu ia benar-benar hilang. 2. dering jam weker cukup mengejutkanku. Ada seorang gadis berbaju hijau mengintipku dari balik rerimbun daun.1menyampaikan informasi yang memperluas pengetahuan. Narasi Nonfiksi 3. ia berhenti di salah satu sudut taman. 3.5 Penalaran difungsikan sebagai alat pengungkap makna.3. Bolak-balik aku mencoba untuk mencarinya.4Bahasanya cenderung informatif dan menitikberatkan penggunaan makna denotasi. Keterangan: rumah-rumah.3. Cahaya matahari sudah menerobos masuk jendela kamarku.2. kalau perlu dapat diabaikan. 2. Aku terus berjalan d kota kecil yang sunyi. Lantas.3.4 PARAGRAF NARASI EKSPOSITORIS Contoh Paragraf Narasi Ekspositoris. hingga kutemukan patung sepeda-sepedaan di tengah taman.2.

2. Tapi aneh. dan akhir cerita. tentang peristiwa tersebut. Menyampaikan informasi mengenai suatu kejadian. waktu. Narasi Sugestif/Fiktif 9 . Terdapat latar tempat. latar. Bahasanya lebih condong ke bahasa informatif dengan titik berat pada penggunaan kata-kata denotatif.2. Langkah-langkah menulis karangan narasi 2. Patih Pranggulang memungut pedang itu dan membacokkan lagi ke tubuh Tunjungsekar.2.2 Tetapkan sasaran pembaca kita.2. Terdapat unsur tokoh yang digambarkan dengan memiliki karakter atau perwatakan yang jelas.5 CIRI-CIRI NARASI a.2. Mempunyai alur atau plot. Alex. Narasi Ekspositoris/Non Fiktif 1. Patih Pranggulang menghunus pedangnya. Tapi aneh. 36-39) b. Dengan cepat ia mengayunkan pedang itu ke tubuh Tunjungsekar.1 Tentukan dulu tema dan amanat yang akan disampaikan. sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar. dan suasana.2. Secara Umum Adanya unsur perbuatan atau tindakan. (Gorys.5 Contoh paragraf sugestif Paragraf narasi sugestif adalah paragraf yang berisi rangkaian peristiwa yang disusun sedemikian rupa seehingga merangsang daya khayal pembaca. Adanya sudut pandang penulis. Berbahasa Indonesia untuk SMA Kelas X hal. (Damayanti. (Suryanto. Berbahasa Indonesia untuk SMK Kelas XI hal.3 Rancang peristiwa-peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk skema alur. Tiga kali Patih Pranggulang melakukan hal itu. perkembangan. pedang itu jatuh ke tanah.6 Susun tokoh dan perwatakan. Keraf: Argumentasi dan Narasi halaman 138-139) c. 2. 2. semunya gagal. 2. 12) Menggunakan urutan waktu dan tempat yang berhubungan secara kausalitas. Adanya unsur rangkaian waktu dan informatif. 3.2. 2007. Memperluas pengetahuan 2. Akan tetapi. 2007.4 Bagi peristiwa utama itu ke dalam bagian awal. Didasarkan pada penalaran untuk mencapai kesepakatan rasional 4. 2.5 Rincian peristia-peristiwa uatama ke dalam detail-detail peristiwa sebagai pendukung cerita. Nani. dan sudut pandang 2. 2. sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar.

Tema adalah pokok pembicaraan yang mencadi dasar penceritaan penulis. sehingga penalaran dapat dilanggar. 10 . 5. 2. Menyampaikan suatu makna atau suatu amanat yang tersirat. 4. bagaimana cerita itu disusun. Watak/karakter berhubungan dengan perangai si pelaku atau tokoh dalam suatu narasi. 5. 2. Banyak menggunakan majas/gaya bahasa. Menimbulkan daya khayal. Suasana berhubungan dengan kesan yang ditimbulkan sehingga pembaca dapat ikut membayangkan dan merasakan suasana yang dihadapi pelaku. Penalaran hanya berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan makna. 3. Alur/plot adalah jalinan cerita. Sudut pandang berhubungan dengan dari mana penulis memandang suatu peristiwa. 2. Bahasanya lebih condong ke bahasa figuratif dengan menitikberatkan penggunaan kata-kata konotatif.1. 4. sehingga peristiwa demi peristiwa dapat terjalin dengan baik. 3.6 UNSUR-UNSUR PEMBANGUN NARASI 1.

BAB III SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan pembasan diatas penulis menarik kesimpulan bahwa : paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian. dan konflik. Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini jauh dari sempurna. Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama. Oleh sebab itu. 11 . penulis sangat mengharapkan saran dan kritik sehingga untuk tugas berikutnya bisa menyempurnakan lembali dengansebaik-baiknya. setting. tokoh. Dalam karangan atau paragraf narasi terdapat alur cerita. di karenakan belum bisa merangkai kata-kata dengan baik dan kemapuan penulis.

com 12 .DAFTAR PUSTAKA www.google.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful