Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar belakang Padi (Oryza sativa L) merupakan komoditi yang mempunyai peranan penting bagi kehidupan rakyat Indonesia sehingga perlu dikembangkan dengan usaha tani yang berwawasan agribisnis, mengingat potensi lahan dan pasar yang cukup memadai. Padi (Oryza sativa L) termasuk salah satu tanaman pangan semusim yang tergolong tanaman rumput-rumputan (gramineae atau poaceae). Padi merupakan bahan makanan pokok untuk manghasilkan beras atau nasi yang mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan tubuh manusia terutama karbohidrat sebagai sumber energi karena beras mangandung zat penguat seperti ; karbohidrat, protein, lemak, serat kasar, abu dan vitamin. Dan juga mengandung unsur-unsur mineral seperti ; kalsium, magnesium, sodium dan fospor. Kebutuhan akan bahan pangan terutama beras akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, sedangkan areal usaha tani semakin berkurang karena pesatnya pembangunan. Untuk memenuhi kebutuhan beras yang begitu tinggi maka pemerintah mengupayakan untuk meningkatkan produksi tanaman pangan. Dalam upaya peningkatan produksi tanaman pangan, perbenihan yang mempunyai peranan yang sangat strategis, oleh karena ketersediaan dan penggunaan benih bersertifikat dari varietas unggul yang memenuhi aspek kualitas dan kuantitas sangat berpengaruh terhadap prodoktivitas, mutu hasil ekonomis produk agribisnis tanaman pangan. Bagi sebagian besar petani, varietas unggul tidak diragukan lagi peranannya dalam meningkatkan produktivitas. Itu tercermin dari luas tanam padi yang dewasa ini telah didominasi oleh varietas unggul baru. Di antara komponen teknologi yang dihasilkan melalui penelitian, varietas unggul memang lebih nyata sumbangannya terhadap peningkatan produksi padi nasional. Akan tetapi, keunggulan suatu varietas dibatasi oleh

Teknologi Benih

1

Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.novapdf.com)

Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang

berbagai faktor, termasuk penurunan ketahanannya terhadap hama dan penyakit tertentu setelah dikembangkan dalam periode tertentu. Varietas IR64 yang semula tahan hama wereng coklat, misalnya, akhir-akhir ini telah menurun ketahanannya. Kalau ditanam terus-menerus sepanjang tahun, varietas yang dilepas pada tahun 1986 ini dikhawatirkan akan terserang oleh hama yang merugikan itu. Oleh sebab itu, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Tanaman Pangan melalui Balai Penelitian Tanaman Padi (Balitpa) terus berupaya merakit varietas unggul baru dengan sifat-sifat yang lebih baik. Hingga saat ini Departemen Pertanian telah melepas lebih dari 175 varietas unggul padi yang sebagian besar dihasilkan oleh Puslitbang Tanaman Pangan. Data survey pada MT 2002/03 di 12 propinsi penghasil padi membuktikan sekitar 90% dari 9,2 juta ha lahan sawah telah ditanami varietas unggul baru. Dari sekitar 80 varietas padi yang telah berkembang di petani, IR64, Way Apoburu, Ciliwung, Memberamo, dan Ciherang lebih disukai, masing-masing dengan luas tanam 4,20 juta ha, 0,80 juta ha, 0,62 juta ha, 0,43 juta ha, dan 0,41 juta ha. Di Jawa Barat, luas areal tanam varietas Ciherang pada MT 2002/03 menduduki urutan kedua setelah IR64, masingmasing 18% dan 33% dari total areal pertanaman padi di sentra produksi nasional ini. Lain halnya di Kabupaten Purwakarta, Subang, dan Indramayu Jawa Barat, varietas Ciherang menduduki posisi pertama dengan luas tanam 36-40%, sedangkan luas tanam IR64 hanya 14- 28% dari total areal pertanaman padi di ketiga kabupaten tersebut. Pada MT 2004, areal tanam varietas Ciherang terus meluas. Data survei di 20 propinsi penghasil padi (Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur) menunjukkan varietas Ciherang telah menempati posisi kedua dengan luas tanam 16,7% dari total areal pertanaman padi. Posisi pertama masih ditempati oleh IR64 dengan luas tanam 33,2%.

Teknologi Benih

2

Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.novapdf.com)

Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang

Seiring banyaknya petani yang menanam padi varietas ciherang tersebut maka kebutuhan benih varietas ciherang meningkat. Untuk itu, pengetahuan mengenai produksi benih varietas ini sangat diperlukan khususnya bagi mahasiswa bidang peminatan teknologi benih.

1.2. Tujuan Tujuan pembuatan makalah ini adalah : 1. Mahasiswa mampu mengetahui teknik produksi benih padi varietas ciherang sehingga diperoleh benih padi yang bersertifikat. 2. Mahasiswa mengetahui tahapan proses pelaksanaan Sertifikasi benih padi. 3. Mahasiswa mengetahui jenis padi yang banyak dibutuhkan petani/ masyarakat yaitu salah satunya benih padi varietas ciherang yang sudah mulai menggeser dominasi benih padi varietas IR64. 4. Mahasiswa mampu mengaplikasikan teknik produksi benih padi varietas ciherang dilapangan. 5. Mahasiswa dapat memberi informasi tentang teknik produksi benih padi varietas ciherang kepada petani/ masyarakat jika dibutuhkan.

Teknologi Benih

3

Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.novapdf.com)

novapdf.com) .1.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Deskripsi Varietas Nama Varietas Kelompok Nomor Seleksi Asal Persilangan : Ciherang : Padi Sawah : S3383-1d-Pn-41--3-1 : IR18349-53-1-3-1-3/IR19661-131-31//IR19661-131-3-1///IR64 ////IR64 Golongan Umur Tanaman Bentuk Tanaman Tinggi Tanaman Anakan Produktif Warna Kaki Warna Batang Warna Daun Telinga Warna Lidah Daun Warna Daun Warna Muka Daun Posisi Daun Daun Bendera Bentuk Gabah Warna Gabah Kerontokan Kerebahan Tekstur Nasi Kadar Amilosa : Cere : 116-125 hari : Tegak : 107-115 cm : 14-17 batang : Hijau : Hijau : Putih : : Hijau : Kasar pada sebelah bawah : Tegak : Tegak : Panjang ramping : Kuning bersih : Sedang : Sedang : Pulen : 23% Teknologi Benih 4 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.

5 t/ha : -Tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan 3 Terhadap : -Tahan terhadap bakteri hawar daun (HDB) strain III dan IV: Terhadap : 2000 : -Cocok ditanam pada musim hujan dan kemarau dengan ketinggian di bawah 500 m dpl. 1. A. padi dapat tumbuh baik di daerah beriklim panas yang lembap. angin dan musim. E.8. Syarat Tumbuh Pada umumnya syarat tumbuh produksi benih padi varietas ciherang hampir sama dengan syarat tumbuh untuk berbagai varietas lainnya. Simanullang.com) . Curah hujan Curah hujan yang dibutuhkan untuk tanaman padi rata-rata 200 mm/bulan atau lebih. Iklim Tanaman padi dapat tumbuh dengan baik di daerah yang berhawa panas dan banyak mengandung uap air. Sehingga untuk persyaratan tumbuh benih varietas ini tidak begitu dibedakan dengan varietas lainnya. dengan distribusi 4 bulan. Z. Daradjat Dilepas Tahun : 2000 2.8. Pengertian iklim ini menyangkut curah hujan.novapdf. ketinggian tempat. 2. Sedangakan curah hujan per tahun sekitar 1500-2000 mm. Dengan kata lain. sinar matahari. Sumadi dan Aan A.2..Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang Bobot 1000 Butir Rata . curah hujan yang baik akan Teknologi Benih 5 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. temperatur. Pemulia Peneliti Teknisi : : 5 ..5 t/ha : -Tarjat T.Rata Produksi Potensi Hasil Ketahanan Hama Ketahanan Penyakit Anjuran : 27-28 g : 5 .

Hal ini akan lebih terasa apabila penggunaan pupuk N berlebihan. sehingga genangan air yang diperlukan tanaman padi sawah dapat tercukupi. suhu yang panas merupakan temperature yang sesuai bagi tanaman padi. Musim Musim berhubungan erat dengan hujan yang berperan di dalam penyediaan air.5 0C-18. dan apabila terjadi angin yang kencang pada saat tanaman berbunga.5 0C-22.5 0C termasuk 96 % dari luas tanah di Jawa cocok untuk tanaman padi b. Tetapi angina juga berpengaruh negatif. Daerah antara 0-650 meter dengan suhu antara 26. 7. adapun salah satu pengaruh suhu terhadap tanaman padi yaitu kehampaan pada biji. Sinar matahari Tanaman padi memerlukan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis. Daerah antara 600-1500 meter dengan suhu antara 22. Tinggi tempat a. sehingga tanaman tumbuh terlalu tinggi. 4. 3. Pengaruh positifnya. Proses pembungaan dan kemasakan bulir berkaitan erat dengan intensitas cahaya/ penyinaran dan keadaan awan. Tanaman padi dapat tumbuh dengan baik pada suhu > 23 0C.com) . dan hujan dapat berpengaruh terhadap pembentukan bulir sehingga sering terjadi bahwa penanaman padi pada musim Teknologi Benih 6 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. 5.7 0C masih cocok untuk tanaman padi. Temperatur Suhu mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan tanaman. karena penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau jamur dapat ditularkan oleh angin. 6. bulir dapat menjadi hampa dan tanaman roboh.novapdf. terutama pada saat tanaman berbunga sampai proses pemasakan bulir. Angin Angin mempunyai pengaruh positif dan negatif terhadap pertumbuhan tanaman padi. terutama pada proses penyerbukan dan pembuahan.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang membawa dampak positif dalam pengairan.

dengan catatan apabila pengairan baik. 2. dalam hal ini ditekankan pada kemurnian genetik benih padi itu sendiri. lahan yang akan digunakan untuk produksi benih harus diketahui sejarahnya. Lahan yang digunakan untuk produksi benih padi senantiasa diperiksa sejarah lahannya.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang kemarau mendapatkan hasil yang lebih tinggi dari pada musim hujan.com) . Dalam menyusun rencana produksi benih. Perencanaan Produksi Benih 1.novapdf. 2. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari banyaknya campuran varietas lain (CVL) dalam pertanaman produksi benih yang padi dengan varietas yang ditanam. hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut: 1) Varietas yang akan ditanam yaitu varietas ciherang 2) Kelas benih yang dihasilkan yaitu kelas benih sebar 3) Luas areal penanaman 4) Rencana waktu penanaman dan pemanenan 5) Isolasi yang digunakan Teknologi Benih 7 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.3. Menyusun Rencana Produksi Benih Penyusun rencana produksi benih. Analisa Sejarah Lapangan / lahan Dalam rangka menghasilkan benih bermutu dan bersertifikat dan sesuai dengan persyaratan dalam sertifikasi benih. yang bisa mengakibatkan tidak lulus seleksi dalam dalam sertifikasi (pemeriksaan lapangan untuk CVL) bila melebihi batas toleransi yang telah ditentukan. harus bekas lahan yang dibera atau bekas tanaman padi dengan varietas yang sama. Lahan yang akan digunakan. mutlak harus dilakukan oleh produsen atau penangkar benih. Bekas tanaman padi dengan varietas yang berbeda pun pada dasarnya diperbolehkan asalkan dapat dibedakan berdasarkan kenampakan fisiknya. Hal ini dilakukan agar pencapaian hasil sesuai target yang direncanakan. guna menjaga mutu benih padi yang dihasilkan.

Pengajuan Sertifikasi Pengajuan permohonan sertifikasi dilakukan oleh produsen benih kepada BPSBTPH setempat. dengan mengisi formulir yang berisi tentang : 1) Nama dan alamat pemoham (penangkar / produsen) 2) Letak areal penanaman 3) Rencana penanaman (waktu) 4) Sejarah lapang 5) Isolasi yang akan dilakukan.novapdf. sarana produksi. Adapun RAB yang dicantumkan di atas. sewa lahan.com) . 3. adalah untuk memprediksikan jumlah kebutuhan dan besarnya pengeluaran serta target profil yang akan dicapai. Perencanaan produksi dilakukan dengan menyusun analisa usaha untuk satu musim tanam dengan menghitung biaya tenaga kerja. Teknologi Benih 8 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang 6) Benih sumber 7) Lokasi penanaman 8) Rencana anggaran biaya (RAB) untuk satu musim tanam. Permohonan diajukan 10 hari sebelum dilakukan penaburan benih untuk persemaian. dsb. dsb. pendapatan hingga keuntungan. kebutuhan benih dalam luasan tertentu menggunakan rumus sebagai berikut : Kebutuhan Benih = Ket A E CD F B 1000 : A : Luasan lahan (m2) B : Jarak tanam (m2) C : Luas lahan efektif yang digunakan (%) D : % Daya kecambah benih E : Berat 1000 butir benih (gr) F : Jumlah tanaman / rumpun / lubang tanam 4. Pengadaan Benih Sumber Secara teknis.

2006)  Prosedur Sertifikasi Oleh BPSBTPH 1) Permohonan sertifikasi oleh penangkar benih Diajukan 10 hari sebelum tabur serta dilampiri bukti sumber benih dan peta areal. fase berbunga dan fase masak. 5) Pengujian laboraturium Kelompok benih harus homogen. 3) Pemeriksaan lapangan Dilaksanakan oleh pengawas benih pada saat sebelum tanam. (Sumber : BPSBTPH.com) . 3) Areal sertifikasi Tidak boleh ditanam varietas yang hamper sama dengan pertanaman yang sebelumnya.novapdf.  Syarat-syarat sertifikasi : 1) Varietas Varietas yang yang akan diproduksi telah dilepas oleh mentri pertanian. 4) Pengambilan contoh benih Teknologi Benih 9 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. 2) Sumber benih Berasal dari kelas benih yang lebih tinggi tingkatnya. peta lapangan dan label dari benih yang akan di tanam. 4) Pemeriksaan lapangan dan alat processing Lapangan harus diseleksi dan peralatan harus bersih. 2) Permohonan pemeriksaan lapangan dan pengambilan contoh benih Produsen mengajukan permohonan pemeriksaan lapangan dan pengambilan sampel benih. 6) Label Dipasang setelah proses sertifikasi selesai.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang Kemudian formulir diserahkan kepada BPSBTPH dengan melampirkan bukti pembelian atau lainnya yang menyatakan sumber benih.

7) Administrasi Pencatatan oleh badan pengawas benih. benih harus melalui proses pengawasan dan pengujian yang ketat dari sebelum tanam sampai pengolahan. (Lita Sutopo.. 2006) Untuk mendapatkan label.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang Dilaksanakan oleh pengawas benih untuk pengujian di laboraturium 5) Pengujian contoh benih.novapdf.12 tahun 1992 dan PP 44 tahun 1995 agar pengguna benih (petani) tidak dirugikan jika benih terjamin mutu dan keasliannya. Pengujian yang dilaksanakan : analisis kemurnian. (sumber : BPSBTPH. penetapan kadar air dan uji daya kecambah. 6) Pelabelan Dilakukan oleh produsen dengan supervisi / bimbingan dari pengawas benih. 1998) Pengujian sertifikasi harus dilakukan oleh setiap produsen benih berdasarkan Undang-Undang No.com) . Teknologi Benih 10 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. campuran varietas lain (CVL).

asal tersedia struktur Lumpur dengan kedalamn 15-30 cm. b. Penyiapan Lahan 1. Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain : a. guna mendapatkan struktur yang baik perlu dilakukan:  Merendam areal yang akan dikerjakan 3-4 hari  Membajak ke 1  Penggenangan dengan air selama 2-3 hari  Pembajakan ke 2  Penggenangan dengan air selama 2-3 hari  Penggaruan ke 1  Penggenangan selama 2-3 hari c.novapdf. Mengaru ke-2 dan meratakan permukaan tanah agar dapat menahan air dengan baik dan merata hingga tanah siap tanam Teknologi Benih 11 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. Hal ini dimaksud untuk menghindari kemungkinan terjadanya pencampuran antara benih varietas ciherang dengan tanaman/ varietas lain. Pengolahan tanah untuk produksi benih dibedakan atas tiga fase (1) penggenagan tanah sampai tahap jenuh air. tidak berbeda dengan pengolahan tanah untuk produksi konsumsi.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang BAB III PRODUKSI BENIH 3. Hanya saja pengolahan tanah pada produksi benih lebih intensif. Tidak memilih jenis tanah. Lahan yang akan digunakan untuk pertanaman harus diperiksa sejarah lapangan terlebih dahulu.com) . (2) pembajakan tanah untuk memecah bongkahan sekaligus membalikan tanah dan (3) penggaruan untuk menghancurkan tanah dan kemudian dilakukan pelumpuran dengan air. Volume air yang dibutuhkan untuk tiga fase pengolahan tanah mencapai sepertiga dari kebutuhan air selama pertumbuhan tanaman. Pengolahan Tanah Pada dasarnya pengolahan tanah untuk produksi benih.1.

Persemaian dipersiapkan 20-30 hari sebelum tanam. dan bukan daerah ondemik hama dan penyakit 3. panjang disesuaikan dengan keperluan. yaitu dengan cara : 1. jarak antara bedengan 20-30 cm.2. Benih sumber yang digunakan adalah benih sumber bermutu 2. sebab benih dipersemaian ini akan menentukan pertumbuhan padi di sawah. terhindar dari deraan cuaca atau deteriorasi prapanen 4. agar pertanaman terindar dari CVL. Penggunaan Benih Sumber Benih sumber merupakan salah satu faktor penting yang menentukan tingkat kemurnian varietas dan produktifitas tanaman. Melakukan panen pada saat yang tepat. persemaian harus benar-benar mendapa perhatian.novapdf. Pupuk persemaian dengan 10 gr urea dan 10 gr TSP per m2 pada waktu membuat bedengan persemaian Teknologi Benih 12 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. Untuk memproduksi benih bermutu dengan vigor awal tinggi perlu dibuat perencanaan yang baik.3. agar harapan untuk mendapatkan bibit padi yang sehat dan subur dapat tercapai.com) . Menanam pada saat atau musim yang tepat di lokasi yang tepat dengan kriteria : tanah subur. Buat persemaian seluas 300-500 m2 untuk pertanaman seluas 1 ha (5% areal tanam). Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat persemaian adalah sebagai berikut: 1. kira-kira 5 cm tepi kiri-kanan bedengan jangan ditabur benih. 3. irigasi tersedia. 3. dengan lebar bedengan 110 cm. Persemaian Pembuatan persemaian memerlukan suatu persiapan yang baik. Menghindari tanam pada off season ( musim hujan ). karena deraan hujan selama periode pasca matang fisiologis sampai panen akan merusak mutu benih Untuk memproduksi benih Sebar (BR) benih sumbernya adalah Benih Pokok (BP) adalah 25 kg/ha. tinggi 15-20 cm. 2.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang 3. Oleh karena itu. Benih disemaikan pada areal khusus.

Isolasi Isolasi pada produksi benih dimaksudkan untuk menghindari kemungkinan terjadinya persarian silang dengan tanaman varietas lain. Isolasi dibedakan menjadi 1. Penanaman dilakukan setelah bibit berumur 21-25 hari. 25 x 25 cm atau sesuai anjuran Dinas Pertanian Tanaman Pangan setempat. 5. Taburkan 20-25 gr benih untuk setiap m2 persemaian. setelah itu benih diinkubasi selama 36-48 jam untuk mematahkan masa dormansi. Lima hari setelah tabur persemaian diairi setinggi 1 cm selama 2 hari seterusnya 5 cm. 2. Teknologi Benih 13 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. 3.4. Pemilihan bibit Bibit yang baik dan sehat mempunyai sifat-sifat : Pertumbuhan dan tinggi tanaman seragam Pelepah daun pendek Bebas dari hama dan penyakit Bibit mempunyai banyak akar dan lebih lebat 2. Pemilihan penggunaan isolasi tergantung kondisi lapangan. perbedaan tanggal dari 2 varietas yang berbeda dan letaknya berdampingan harus diatur sedemikian rupa sehingga saat berbunga tidak dalam waktu yang bersamaan. Sebelum benih tabur. 6.novapdf.com) .5. terlebih dahulu diuji daya tumbuhnya. Penanaman 1. Isolasi Waktu Minimal 30 hari.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang 4. Jarak Tanam Untuk memproduksi benih cukup menggunakan jarak tanam 20 x 20 cm. 3. Isolasi Jarak Antara tanaman untuk benih dengan tanaman untuk konsumsi atau benih dengan varietas berbeda diisolasi dengan jalur kosong atau tanaman lain selebar 3 meter.

Teknologi Benih 14 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. Sebaliknya apabila kekurangan air pada umur tersebut akan mengurangi jumlah anakan. pengairan perlu dilakukan sedikit demi sedikit sampai ketinggian air 7-10 cm dengan tujuan agar suhu tanah tidak naik.novapdf. Penyulaman Beberapa hari setelah tanam (4-5) hari kemungkinan terdapat rumpun yang mati dan perlu disulam dengan menggunakan sisa bibit dan dipilih yang baik. Pemberian air jangan terlalu dalam baik fase vegetatif maupun generatif. 2) Pada fase pertumbuhan anakan (15-30 hst) sawah digenangi terus menerus 3-5 cm. yang bisa mengakibatkan tanaman menjadi layu. Pemeliharaan 1.dalam kondisi seperti ini dilakukan pemupukan N kedua. 3) Setelah itu sawah dikeringkan selama 3 hari dan dibiarkan macakmacak.com) .Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang 3. 3. 2. 3. Apabila tinggi air > 5 cm akan menghambat perkembangan anakan. Pengairan terhadap tanaman dilakukan secara teratur sebagai berikut : 1) Pada awal fase pertumbuhan . Penyiangan Sawah disiangi supaya bersih dari semua tumbuhan pengganggu pada saat-saat tumbuhan pengganggu sangat bersaing dengan tanaman padi yaitu kira-kira umur 21 dan 45 hari setelah tanam. Jumlah bibit Jumlah bibit perumpun untuk menghasilkan benih sebar dapat menggunakan tiga batang bibit per rumpun. Kondisi ini disebut fase krisis I. Pengairan Pemberian air disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat umur tanaman. Sebaliknya apabila kekurangan air pada umur tersebut akan mengurangi jumlah anakan.6.

Pemupukan Takaran pupuk dan cara pemupukan perlu diketahui sebelum diterapkan di suatu wilayah rekomendasi (recommendation domain). air perlu dikurangi dan dikeringkan agar akar dapat bernafas dan berkembang dengan baik. Teknologi Benih 15 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. sawah dikeringkan agar masaknya dapat serempak dan untuk menghindari roboh. Pada setiap wilayah rekomendasi dapat diterapkan sistem usaha tani preskripsi (prescription farming).novapdf.com) . saat ini juga disebut fase krisis II. 8) Pada 7-10 hari sebelum panen. suhu tanah meningkat sehingga aktivitas organisme pun meningkat dan busuk agar bisa dihindari. Kekurangan air pada fase ini akan mengakibatkan kehampaan.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang 4) Memasuki fase pembentukan bulir / primordia (30-50 hst) sawah diairi lagi sampai setinggi 5-10 cm selama 14 hari.7. 6) Pada umur 55 hari dilakukan penggenangan lagi sampai air setinggi 10 cm secara terus-menerus sehingga berbunga serempak. Pada kegiatan ini dilakukan pemupukan N ketiga. 5) Pada umur 50 hst sawah dikeringkan lagi sampai macak-macak selama 5 hari. 7) Setelah fase pembungaan. Puncak kebutuhan air terjadi pada saat pembungaan. Saat-saat pengeringan tersebut dimaksudkan untuk : & Memberikan kesempatan pada akar untuk memperoleh tata udara yang baik sehingga perkembangan akar juga baik serta dapat menjamin pertumbuhan yang baik & Menaikkan suhu tanah sehingga dapat merangsang kegiatan mikroorganisme dalam merubah bahan organk & Mengurangi jumlah anakan yang kurang produktif & Membatasi perpanjangan ruas sehingga tidak mudah roboh & Menyeragamkan pembungaan dan pemasakan sehingga tanaman dapat dipanen secara bersamaan 3. baru kemudian menentukan kebutuhan pupuk optimum. yaitu mengenai ciri dan permasalahan lahan terlebih dahulu.

yaitu : 1. 1/3 Urea dan semua TSP diberikan pada waktu tanam 2. Cara : 1. Pelaksanaan seleksi di lapangan mendapat bimbingan BPSB/LSB TPH setempat. fase berbung dan fase masak. Seleksi / Roguing Selama pertanaman di lapangan dilakukan minimal 3 (tiga) kali seleksi untuk membuang CVL yang dilakukan pada saat : fase vegetatif. Seleksi dimaksudkan untuk membuang tanaman-tanaman yang tidak diinginkan baik berupa tipe simpang (off type).novapdf. pemeriksaan ini dilakukan sebelum pengolahan tanah sampai dengan sebelum tanam.com) .8.9. sehingga kemurnian benih yang akan dihasilkan dapat terjamin. Pemerikasaan lapangan pendahuluan Penangkar mengajukan pemberitahuan perbanyakan benih yang disertai dengan permohonan pemeriksaan lapangan pendahuluan. Oleh karena timbulnya faktor-faktor yang mempengaruhi mutu benih tidak serempak. maupun rerumputan yang berbahaya bagi benih. TSP 15 kg atau dapat juga berpedoman pada rekomendasi daerah setempat. Kebenaran nama dan alamat pemohon yang perlu diperhatikan dalam pemeriksaan Teknologi Benih 16 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. maka pemeriksaan lapangan dilakukan minimal 4 kali.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang Dosis per ha = Urea 300 kg. Pemeriksaan Lapangan Pemeriksaan lapangan suatu kegiatan untuk mengetahui mutu benih dari suatu unit penangkaran dengan mengevaluasi kesesuaian sifat-sifat morfologis tanaman terhadap deskripsi varietas dimaksud. 1/3 Urea diberikan pada umur 4 minggu setelah tanam 3. varietas lain. 1/3 Urea diberikan pada umur 7 minggu setelah tanam 3. 3. Hal-hal pendahuluan : a.

Saran-saran untuk kelancaran proses sertifikasi 2. yang akan digunakan sebagai areal sertifikasi. Dilakukan pada fase vegetatif yaitu : 1) Untuk pertanaman sistem pertanian. Pemeriksaan Lapangan Pertama 1.com) . Tanaman-tanaman yang tumbuh pada waktu pemeriksaan tersebut (voluntir) dapat digunakan sebagai petunjuk untuk mengetahui jenis tanaman musim sebelumnya pada areal tanah tersebut d.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang b. c. sekam mahkota sudah terbuka dan benang sari tampak memutih 2) Pertanaman berbunga lebih dari 5 % pada saat malai tersembul lebih dari 86% (± 30 hari sebelum saat panen) b. pemeriksaan dilakukan ± 30 hari setelah tanam 2) Untuk pertanaman sistem tebar langsung pemeriksaan dilakukan ± 50 hari setelah sebar 2. Dilakukan pada fase berbunga yaitu pada waktu : 1) Malai sudah tersembul dari daun bendera. hama / penyakit dan lain-lain). sejarah lapangan dan isolasi. Pemeriksaan ulangan hanya dilakukan bila dianggap perlu dengan ketentuan : Teknologi Benih 17 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. Kebenaran batas areal sesuai dengan peta lapangan e. Sumber benih. Pemeriksaan ulang hanya dilakukan bila dianggap perlu dengan ketentuan : 1) Fase vegetatif belum berakhir 2) Waktu ditentukan bersama oleh pengawas benih dan penangkar benih 3) Paling lambat dilakukan satu minggu setelah pemeriksaan lapangan pertama 4) Hanya diberikan kesempatan mengulang satu kali 3. Kebenaran letak dan situasi areal (keadaan pengairan.novapdf. Pemeriksaan Lapangan Kedua a.

luas dan tanggal tanam areal pertanaman yang akan diperiksa b. Pemeriksaan a.novapdf. Menghitung jumlah contoh yang diperlukan menurut ketentuan yang berlaku yakni :  untuk luas areal pertanaman sampai dengan 2 ha. Pemeriksaan persyaratan :   bukti lulus pemeriksaan lapangan sebelumnya letak. jumlah contoh ditambah Satu  Rumus : X = Y 8 2 X : jumlah contoh yang diperlukan (dibulatkan keatas) Y : luas areal pertanaman yang akan diperiksa Teknologi Benih 18 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.com) . Tidak dilakukan pemeriksaan ulang Pelaksanaan pemeriksaan lapangan pertama kedua dan ketiga : 1. Pemeriksaan Lapangan Ketiga a. Tetapi Mudah Dipecah Dengan Kuku b.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang 1) Belum menginjak fase masak 2) Waktunya ditentukan bersama oleh pengawas benih dan penangkar benih 3) Paling lambat dilakukan ± 25 hari sebelum saat panen 4) Hanya diberikan kesempatan mengulang satu kali 4. Dilakukan pada fase masak yaitu pada waktu : 1) 7 Hari Sebelum Panen (Paling Lambat) 2) Tanaman Sudah Mulai Menguning 3) Isi Gabah Sudah Keras. Membuat sket / peta areal dan penentuan blok c. diperlukan minimum 5 contoh  selanjutnya untuk setiap penambahan areal sampai dengan 2 ha.

Isolasi waktu Isolasi waktu 30 hari. atau tanpa isolasi tetapi selebar 3 m dari batas kedua areal tersebut pada waktu panen dipisahkan dan tidak dimasukkan sertifikasi.com) . Pemeriksaan global Mengelilingi pertanaman untuk memeriksa a. b. Menghitung rata-rata anakan / malai dalam 1 m2 berdasarkan angka-angka yang diperoleh pada poin a dan b. Pengambilan contoh pendahuluan Tujuannya untuk mengetahui populasi tanaman persatuan luas (m ). tidak diperlikan isolasi jarak 2) Antara satu areal sertifikasi dengan yang bukan sertifikasi diisolasi dengan jalur kosong selebar 3 m. atau dapat diisolasikan dengan jenis tanaman lain selebar 3 m. misalkan angka tersebut X 2 Teknologi Benih 19 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.novapdf. diatur sedemikian rupa sehingga saat berbunga berbeda minimum 30 hari. Caranya adalah : a. yang selanjutnya dipergunakan untuk menentukan luas satu areal contoh yang akan diperiksa. 3. Perbedaan tanggal tanam dari kedua varietas yang berbeda dan bloknya berdampingan. Menghitung jumlah anakan / malai yang terdapat pada areal contoh pendahuluan seluas 1 m2 b.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang  untuk letak areal contoh secara acak pada sket / petak areal pertanaman yang jumlahnya sesuai dengan perhitungan tersebut diatas 2. Isolasi jarak Isolasi jarak paling sedikit 3 m : 1) Antara dua areal sertifikasi yang sama varietasnya. Pada dasarnya yang populasinya tidak dapat dihitung secara langsung (misalnya sebar langsung) perlu dilakukan pengambilan contoh pendahuluan. Mengambil minimum 5 contoh pendahuluan secara acak dalam satu areal / blok tersebut c.

warna lidah daun.c b.  fase berbunga : bentuk / tipe malai. bulu pada ujung gabah. leher malai. Memeriksa dengan teliti   semua individu tanaman yang terdapat pada areal contoh menghitung semua anakan / malai yang diserang hama / penyakit yang dapat ditularkan melalui benih sesuai dengan peraturan yang berlaku b. warna daun. Populasi tanaman setiap areal contoh pemeriksaan adalah 400 rumpun. Letak masing-masing contoh sesuai dengan 1. Mengambil jumlah contoh sesuai dengan hasil perhitungan pada 1.d 5. Menentukan luas minimum setiap satu areal contoh yang akan diperiksa dengan rumus : 2000 Xm misalnya dibulatkan keatas Bagi pertanaman dengan sistem tandur tidak perlu diambil contoh pendahuluan. bulu pada ujung gabah. Menghitug jumlah CVL dan tipe simpang dari hasil pemeriksaan seluruh areal contoh pemeriksaan Teknologi Benih 20 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. kehalusan daun. warna ujung gabah. Pemeriksaan lapangan tiap areal contoh : a.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang d. 4.novapdf. warna leher daun. Cara menghitung persentase campuran varietas lain (CVL) dan tipe simpang : a.  fase masak : bentuk / tipe malai. lebar dan warna pangkal daun. bentuk gabah. warna ujung gabah.d dan diberi tandatanda yang jelas untuk memudahkan pemeriksaan c. leher malai. warna gabah dan sudut daun bendera. Luas masing-masing areal contoh sesuai dengan 3. warna gabah dan sudut daun bendera. Penentuan penyebaran contoh dilapangan a. warna telinga daun. bentuk gabah. warna helai daun.com) . Faktor-faktor yang diperiksa adalah :  fase vegetatif : tipe pertumbuhan. 6.

Pelaksanaannya harus dilakukan secara terkoordinasi dan bersamasama dalam skala yang luas. Kemudian dinyatakan dengan persen dengan cara : 1) untuk pertanaman dengan sistem tebar langsung :  CVL dan tipe simapang (ba tan g ) 1 x x100%  CVL contoh pemeriksaan 2000 2) untuk pertanaman dengan sistem tandur jajar :  CVL dan tipe simapang (rumpun) 1 x x100%  CVL contoh pemeriksaan 400 Hasil pemeriksaan lapangan dimasukkan kedalam formulir yang sudah disediakan oleh BPSB untuk setiap lapangan untuk kemudian dikirim kepada penangkar benih yang bersangkutan.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang b.novapdf.10. intensif dan terus menerus pengolahan tanah sampai fase panen dengan memanfaatkan teknologi pengendalian yang ada. 1984) 3.com) . Disamping berpengaruh terhadap produksi. selambat-lambatnya satu minggu setelah pelaksanaan pemeriksaan lapangan. pengendalian tikus dilakukan secara dini. Adapun dosis pestisida yang digunakan serta waktu pemberian dan caranya disesuaikan dengan rekomendasi yang berlaku. Berikut beberapa contoh hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman padi. Tikus Pada prinsipnya. hama dan penyakit berpengaruh pula terhadap mutu benih yang akan dihasilkan. Pengendalian Hama dan Penyakit Hama dan penyakit merupakan faktor penghambat yang menentukan berhasil tidaknya usaha pertanian. (Sumber : Ditjen Pertanian Pangan. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan seefektif mungkin supaya tidak terdapat tanaman yang tumbuhnya kurang baik dan tidak seragam. Kombinasi sistem perangkap bubu Teknologi Benih 21 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. Direktorat Bina Produksi Tanaman Pangan. A. Pengendalian hama dan penyakit bertujuan untuk mengamankan produksi dan membatasi kehilangan hasil.

jalan raya. terdiri dari pemagaran plastik setinggi 50 cm sepanjang minimal 100 m ditegakkan ajir.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang dengan tanaman perangkap yang ditanam 3-4 minggu lebih awal dari tanaman sekelilingnya efektif mengendalikan tikus. pinggiran saluran dan tempat lainnya. Masa pratanam atau pengolahan tanam  Pemantauan dini populasi tikus di sekitar tanggul irigasi. b.  Perburuan tikus sambil melakukan sanitasi dibantu anjing. memompa lubang dengan lumpur atau air. Tanaman perangkap ditanam di sekeliling areal. saluran irigasi. PBL Teknologi Benih 22 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. 3 minggu lebih awal dari tanaman pokok. bambu. penangkapan tikus menggunakan perangkap bubu. pematang. Masa persemaian  Gropyokkan massal atau berburu tikus pada berbagai habitat dengan cara menggali lubang. c. jala.  Pemagaran persemaian dengan plastik. perkampungan. perangkap jala. sawah. dilengkapi perangkap bubu setiap jarak 20 m. pematang sawah dan batas kampung  Sanitasi habitat tikus di tanggul irigasi. Cara ini dapat dikombinasikan dengan pemasangan perangkap bubu.  Pada daerah endemik.  Penyiapan tanaman perangkap. Fase vegetatif  Penggunaan umpan rodentisida antikoagulan dan emposan belerang  Untuk menjaga adanya migrasi tikus dari daerah sekitar sawah bera. emposan belerang. jalan raya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengendalian tikus pada masing-masing fase : a. emposan belerang dan cara lainnya.com) . Sebaiknya persemaian dikelompokkan pada suatu hamparan untuk memudahkan pengamanan.novapdf. pinggiran saluran atau anak sungai. dilakukan pemasangan perangkap bubu linier (PBL).

B. Fase primordia berbunga. cara pengendalian wereng coklat adalah sebagai berikut : Teknologi Benih 23 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. Hama penggerek batang padi Strategi pengendalian penggerek batang padi dapat ditempuh melalui :  Pengaturan waktu tanam varietas yang disesuaikan dengan populasi serangga  Pengendalian secara biolohis dengan melakukan pengumpilan kelompok telur yang terparasit dan tidak menggunakan insektisida pada awal pertanaman. Dalam pengendalian ini digunakan insektisida Furadan 3G 17 kg/ha untuk mematikan telur yang menetas. Hama wereng coklat Pengendalian wereng cokelat dapat dilakukan dengan penanaman varietas unggul tahan wereng coklat dan aplikasi insektisida dengan formula ambang kendali.   Sanitasi lingkungan pada habitat tikus Pengumpanan kedua dengan rodentisida d.  Pengaplikasian insektisida dengan memperhatikan ambang kendali.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang dipasang di perbatasan habitat tikus selama 3-5 hari atau dapat dipindahkan ke lokasi lain yang memerlukan. C. pematangan bulir dan panen   Pengemposan lubang aktif tikus dengan belerang Pemasangan PBL dengan arah lubang perangkap bubu berselang hingga dapat menangkap tikus dari dua arah. Secara spesifik.novapdf.com) . terutama di areal pertanaman yang terserang tikus sukup berat. yaitu dua kelompok telur/m2  Pengendalian mekanis dengan penangkapan secara massal dengan perangkap feromon seks.  Penanaman tanaman perangkap purun tikus (Eleocharis dulcis) di sudut atau di samping areal tanam sebagai perangkap kelompok telur.

Digul dan lain-lain  Penanaman varietas tahan wereng coklat pada musim kemarau.Cisadane. Penyakit tungro Dalam pengelolaan patogen penyakit tanaman. Insektisida yang efektif untuk pengendalian wereng coklat dan wereng pengung putih diantaranya adalah Regent 50 SC dosis 0.novapdf. Way Apo Buru. Muncul. IR 72. Eliminasi sumber inokulum Teknologi Benih 24 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengendalian penyakit tungro berdasarkan fase tanam adalah : a.5 l/ha dan Confidor 5 WP sebanyak 0. Upaya pengendalian penyakit tungro perlu dimulai sejak masa pratanam sampai tanam. dimulai sejak tanamanberumur2 minggu setelah tanam dan 2 minggu sebelum panen. upaya untuk menjadikan tanaman sehat lebih penting dibanding upaya pengendalian.penggunan insektisida formulasi ambang kendali didasarkan pada populasi musuh alami. Cisanggarung.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang  Penanaman varietas tahan wereng coklat pada musim hujan. Proporsi populasi wereng hijau yang mengandung virus dapat dijadikan suatu indikator dalam peramalan perkembangan tungro pada suatu wilayah endemik. Maros. padi liar dan singgang padi yang dapat berperan sebagai sumber inokulum virus tungro di lapang. yaitu : IR 64.5 kg/ha. Masa pratanam  Eradikasi selektif terhadap tanaman inang pada jenis gulma tertentu (Cyperus rotundus dan Monochoria vaginalis ). D. Membramo. Ciliwung dan lain-lain   Tidak menanam varietas lokal atau galur yang belum dilepas Pemantauan serangan wereng coklat di lapang. Terdapat kaitan antara hara dan ketahanan tanaman terhadap patogen. Dilaukan seminggu sekali atau paling lambat 2 minggu sekali. yaitu : IR 42.com) .

gulma.  Aplikasi insektisida dilakukan berdasarkan pengamatan.000 rumpun tanaman atau pada saat tanaman berumur 3 minggu setelah tanam ditemukan 2 gejala dari 1000 rumpun. Masa tanam  Pemantauan pada saat tanaman berumur 2 atau 3 minggu setelah tanam  Pemantauan sebaiknya dilakukan oleh petani penanggung jawab pengamatan hama dan penyakit dibimbing oleh PHP. b. minimal pada areal seluas 50 ha.  Pergiliran varietas dan menggunakan varietas yang tahan wereng hijau. Blast leher Blast leher merupakan salah satu penyakit utama tanaman padi yang perlu mendapatkan perhatian. misalnya IR 66 digilir dengan IR 72. Mipcin 50 WP. Bassa 50 EC.novapdf. maka perlu aplikasi insektisida. sebar benih hendaknya dilakukan 2 bulan.  Aplikasi insektisida sistemik seperti Furadan 3G atau Confidor 5 WP di persemaian pada daerah pola tanam tidak serempak.  Sebar benih dilakukan setelah pembersihan lahan dari singgang. Apabila pada saat tanaman berumur 2 minggu setelah tanam ditemukan 5 gejala dari 10. IR 74 dan IR 64. Trebon 95 EC dsb. sebelum puncak tangkapan wereng hijau menggunakan lampu perangkap. Pengendalian penyakit ini dapat Teknologi Benih 25 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.com) .  Rencana tanam secara serempak.  Insektisida yang digunakan antara lain : Confidor 5 WP. Furadan 3G. teki dan eceng gondok. Gammon 25 WG. Penanaman serempak pada areal yang lebih luas dapat menekan perkembangan penyakit  Jika memungkinkan untuk mengatur waktu tanam.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang secara dini akan mengurangi peluang terjadinya ledakan penyakit tungro. E.

rimpang kencur. Perontokan Perontokan dapat dilakukan secara tradisional atau secara mekanis. 2. Pengeringan dan Pembersihan a. daun kecubung. Panen Panen dapat dilakukan apabila kemasakannya telah mencapai 90 %. daun kemangi. 3. daun sirih.11. Perontokan secara mekanis perlu hati-hati dengan mengatur perputaran mesin agar tidak terjadi kerusakan fisik. 3. Beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan panen dan pasca panen antara lain :  Saat panen yang tepat adalah pada periode masak optimum.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang menggunakan ekstak nabati sebagai fungisida. Teknologi Benih 26 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. Untuk mendapatkan kering yang merata gabah harus dibolik-balik. misalnya daun cengkeh.  Panen dan pasca panen dilakukan secara hati-hati untuk menekan tingkat kehilangan hasil hingga < 5 %. bawang putih. semua peralatan pengolahan harus diperiksa dan dibersihkan dahulu bebas dari sisa-sisa benih dan kotoran lainnya dari pengolahan sebelumnya. Pasca Panen Untuk menjaga kemurnian benih. dan kayu manis.  Gabah hasil panen dikkeringkan hingga mencapai kadar air 14 %. Untuk menjaga kemurnian benih. 1.12. bengkuang.com) . Penggunaan ekstak nabati diyakini tidak akan merusak lingkungan. yaitu 3336 hari setelah berbunga. Pengeringan secara alami Pada pengeringan ini lapisan gabah jangan terlalu tebal ( 3-5 cm ) agar cepat kering. atau bila 95% malai telah menguning dan kadar air gabah 21-26 %. semua peralatan pengolahan harus diperiksa atau dibersihkan dahulu sehingga bebas dari sisa-sisa benih atau kotoran lainnya dari pengolahan sebelumnya.novapdf.

Untuk pengujian laboraturium diperlukan maksimum 1 kg contoh benih 1 ton s/d 20 ton. Pembersihan dilakukan dengan dua cara :  Tradisional Menggunakan niru/tampi.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang b. ventilasi baik. karung atau wadah lainnya yang memenuhi syarat. kering. Kadar air untuk benih 11%.  Mekanis Menggunakan mesin pembersih (cleaner). dilakukan dengan hati-hati agar tidak terjadi kerusakan calon benih. Teknologi Benih 27 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. bebas dari gangguan hama dan penyakit. Pengeringan gabah dengan kadar air lebih 18% digunakan tempat maksimum 37.13. 3. Pengeringan secara buatan Pengeringan ini menggunakan mesin pengering (dryer). Kegiatan pada tahap ini meliputi : Pengambilan contoh benih Benih yang sudah dikeringkan dan dibersihkan dimasukkan ke dalam karung atau wadah lainnya. Tempat penyimpanan (gudang) harus bersih. Pengambilan contoh benih dilakukan secara acak agar mewakili seluruh benih yang akan diuji. Pengujian Benih Pada tahap ini benih yang sudah dipanen dan diproses akan diuji di laboratorium unutk menentukan apakah benih yang dihasilkan dapat diedarkan dan diperjualbelikan. Penumpukkan karung tidak boleh langsung mengenai lantai. secara berulang-ulang agar diperoleh gabah yang bersih dan bernas.com) .novapdf. Gabah yang telah diproses dan dikeringkan kemudian dibersihkan. Penyimpanan Benih dapat disimpan dalam silo. lalu disimpan di dalam gudang benih. 3. Letak karung dalam tumpukan harus diselang seling agar sirkulasi udara cukup baik dan tidak mudah roboh. c. Perubahan suhu tidak boleh terlalu cepat.80C.

Apabila benih tersebut masih layak atau masih lulus menurut standar laboratorium. Label ditunjukkan oleh penangkar benih kepada BPSBTPH setempat sesuai dengan data yang tercantum dalam label (tonase dan berat benih per kemasan) untuk dicek kebenaran datanya. Cara pengambilan contoh benih di gudang dalam karung.14. penangkar/pedaganag wajib mengisi surat permohonan pelabelan ulang.novapdf. kemudian pengawas benih akan mengirim contoh benih yang diajukan ke laboratorium benih BPSBTPH untuk dilakukan pengujian kembali. Kemasan benih diberi label yang ditulis Teknologi Benih 28 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www. Rumus : X = 5 + 10 % N X : jumlah karung yang ditusuk dengan tirier untuk diambil sample (maks 30 karung) N : jumlah seluruh karung di dalam satu kelompok benih yang akan diambil samplenya 3. petugas BPSBTPH setempat/pengawas benih akan memberikan nomor seri dan dilegalisir.com) . Pengajuan pelabelan ulang diajukan kepada BPSBTPH setempat apabila masa berlaku label telah habis. tanggal panen. macam pengujian yang diminta dan nama serta alamat si pengirim contoh benih.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang Contoh benih ini dimasukkan ke dalam kantong kedap air dan segera dikirim ke laboraturium disertai keterangan antara lain nama varietas. Pelabelan dan Pengemasan Pelabelan dilakukan oleh pihak penangkar atau produsen benih atas sepengetahuan dari pengawas benih. Berdasarkan permohonan tersebut pengawas benih melakukan pemeriksaan dokumen/label contoh benih pada kelompok benih yang bersangkutan. maka atas persetujuan pengawasan benih BPSBTPH benih tersebut dapat dipasarkan kembali dengan diberi atau dicantumkan keterangan LU ( Label Ulang) dengan warna label merah jambu. Setelah itu. sebagai tanda bukti kelayakan benih padi tersebut untuk diperjualbelikan.

.... Masa berlaku label.. Dalam hal pemasaran produsen benih yang bermitra/ mengambil benih sumber dari BPSBTPH atau perusahaan benih dalam hal pemasaran tidak dilakukan. kg. pada begian terakhir ini akan dijelaskan bagaimana perlunya pemasaran dalam proses produksi benih... Teknologi Benih 29 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.... Nomor seri label. Benih murni..com) ... Nama dan alamat perusahaan/produsen. Kelas benih .. Isi kemasan .novapdf. Karena benih yang telah di panen sampai tahap penanganan pasca panen hasilnya akan diserahkan kepada sumber pengirim benih. Kegiatan pemasaran benih merupakan kegiatan yang sangat vital dalam menentukan keberhasilan dalam memproduksi benih....Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang dengan bahan yang aman yang tidak luntur.. data mudah terbaca dengan isi minimal sebagai berikut :              SNI No….. Kotoran benih. Nomor lot.. Kadar air. Pemasaran Setelah membahas hal-hal yang berkaitan dengan produksi benih sampai pengujian dan pengemasan benih... Daya berkecambah/daya tumbuh.15.. Jenis/varietas. 3. Biji tanaman lain/biji gulma.

Sehingga ini merupakan suatu peluang yang harus kita lihat.Makalah Produksi Benih Padi Varietas Ciherang BAB IV PENUTUP 4. Kesimpulan Benih padi varietas Ciherang memang saat ini merupakan varietas yang diminati oleh sebagian besar petani. Kegiatan selanjutnya adalah mulai memproduksi benih sesuai dengan prosedur yang telah ada sehingga hasilnya dapat memenuhi kriteria sebagai benih sebar.novapdf.1.com) . Pada proses selanjutnya melakukan pendaftaran ke BPSBTPH setempat sesuai prosedur yang berlaku. Dalam proses produksi benih padi diperlukan perencanaan produksi sebelum mulai memproduksi benih tersebut. Untuk memenuhi kebuthan akan benih yang diminati petani hendaknya benih yang dihasilkantersebut harus memenuhi prosedur yang berlaku sehingga benih yang diahsilkan merupakan benih yang benar-benar berkualitas dan bersertifikat. Teknologi Benih 30 Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful