P. 1
bab 8

bab 8

|Views: 183|Likes:
Published by Vhito STone

More info:

Published by: Vhito STone on Mar 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/06/2014

pdf

text

original

BAB VIII GEOSTRATEGI INDONESIA

A. Pengertian Geostrategi Geostrategi diartikan sebagai metode atau aturan-aturan untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan melalui proses pembangunan yang memberikan arahan tentang bagaimana membuat strategi pembangunan dan keputusan yang terukur dan terimajinasi guna

mewujudkan masa depan yang lebih baik, lebih aman, dan bermartabat. Sir Balford Mackinder (1861-1947) guru besar geostrategi Universitas London teori yang dikembangkannya tentang ³geostrategic continental´, merupakan teori yang saat ini

digunakan oleh Negara-negara maju Maupin Negara-negara berkembang (Suradinata, 2005: 10). Bagi bangsa Indonesia geostrategic diartikan sebagai metode untuk mewujudkan cita-cita proklamasi, sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUd 1945, melalui proses pembangunan nasional. Karena tujuan itulah maka hal itu sebagai pegangan atau bahkan doktrin dan hal ini lazim disebut sebagai suatu ketahanan nasional. Dalam pembukaan UUd 1945 dijelaskan setelah alinea III tentang pernyataan Proklamasi. Berdasarkan pengertian tersebut maka berkembangnya geostrategi Indonesia sangat terkait dengan hakikat terbentuknya bangsa Indonesia yang terbentuk dari berbagai macam etnis, suku, ras, golongan, agama bahkan terletak dalam teritorial yang terpisah oleh pulau-pulau dan lautan. Selain itu hal itu terwujud karena adanya proses sejarah, nasib serta tujuan untuk mencapai martabat kehidupan yang lebih baik. Dengan lain perkataan menurut Notonegoro terbentuknya bangsa Indonesia karena proses persatuan ³monopluralis´. Oleh karena itu prinsip-prinsip nasionalisme Indonesia adalah sebagai berikut : 1. Kesatuan sejarah, yaitu bangsa Indonesia tumbuh dan berkembang dalam suatu proses sejarah,sejak zaman prasejarah-sejarah, Sriwijaya, Majapahit, Sumpah pemuda 28 Otober 1928 dan samapai proklamasi 17 Agusuts 1945, dan kemudian membentuk bangsa dan Negara Indonesia.

2. Kesatuan nasib, yaitu segenap unsur bangsa berada dalam suatu proses sejarah yang sama dan mengalami nasib yang sama, yaitu dalam penderitaan penjajah dan kebahagian bersama. 3. Kesatuan kebudayaan, yaitu beraneka ragam kebudayaan tukbuh dan berkembang dan secara bersama-sama membentuk puncak-puncak kebudayaan nasional Indonesia. 4. Kesatuan wilayah, yaitu segenap unsur bangsa Indonesia berdiam di segenap wilayah teritorial yang dalam wjud berbagai pulau, denga lautannya, namun merupakan satu kesatuan wilayah tumpah darah Negara dan bangsa Indonesia. 5. Kesatuan asas kerohanian, yaitu adanya kesatuan ide, tujuan, cita-cita, dan nilai-nilai kerohanian yang secara keseluruhan tersimpul dalam dasar filosofi Negara Indonesia Pancasila (Notonagoro, 1975 : 106).

B. Ketahanan Nasional Negara Indonesia sebagai suatu Negara memiliki letak geografis yang sangat strategi di Asia Tenggara. Oleh karena itu dikawasan Asia tenggara Indonesia memiliki posisi yang sangat penting, sehingga tidak menutup kemungkinan di era globalisasi dewasa ini menjadi perhatian nanyak Negara didunia. Berdasarkan peranan dan posisi negara Indonesia, maka tidak menutup kemungkinan akan merupakan ajang perebutan kepentingan kekuatan transnasional. Oleh karena itu sebagai suatu Negara, Indonesia harus memperhatikan dan mengembangkan ketahanan nasional. Pengertian Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa, yang berisi keuletan dan ketangguhan, yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan, baik yang dating dari luar maupun dari dalam negeri, yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negra serta perjuangan dalam mengejar tujuan nasional Indonesia (Suradinata, 2005: 47) Setiap bangsa dalam rangka mempertahankan eksistensinya dan ntuk mewujudkan citacita dan tujuan nasionalnya harus memiliki suatu ketahanan nasional Dalam hubungan dengan realisasi pelaksanaan dan penyelenggaraan Negara, maka filsafat pancasila merupakan esensi dari ³staats fundamentalnorm´ atau pokok kaidah Negara yang fundamental. Konsekuensinya Pancasila merupakan suatu pangkal tolak

derivasi dari seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia, termasuk hokum dasar dan seluruh sistem hokum positif lainnya (Kaelan, 2004). Sementara itu dalam hubungannya dengan ketahanan nasional, dalam konsepsi dan seluruh pelaksanaannya harus memiliki landasan yuridis yang jelas. Atas dasar pengertian inilah maka landasan konstitusional atau landasan yuridis ketahanan nasional Indonesia adalah UUD 1945, yang bersumber pada dasar falsafah Pancasila.

1. Konsepsi Ketahanan Nasional Secara konseptual, ketahan nasional sutau bangsa dilatarbelakangi oleh : a. Kekuatan apa yang ada pada suatu bangsa dan Negara sehingga ia mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya. b. Kekuatan apa yang harus dimiliki oleh suatu bangsa dan Negara sehingga ia selalu mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya, meskipun mengalami berbagai gangguan, hambatan dan ancaman baik dari dalam maupun dari luar. c. Ketahanan atau kemampuan bangsa untuk tetap jaya, mengandung makna keteraturan (regular) dan stabilitas, yang didalamnya terkandung potensi untuk terjadinya perubahan (the stability idea of changes) (Usman, 2003: 5). Berdasarkan konsep pengertiannya maka yang dimaksud dengan ketahanan adalah suatu kekuatan yang membuat suatu bangsa dan Negara dapat bertahan, kuat menghadapi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan. Tantangan adalah merupakan suatu usaha yang bersifat menggugah suatu kemampuan, adapun ancaman adalah suatu usaha untuk mengubah atau merombak kebijaksanaan atau keadaan secara konsepsional dari sudut kriminal maupun politis. Berdasarkan pengertian sifat-sifat dasarnya maka ketahanan nasional adalah : a. Integratif Hal ini mengandung pengertian segenap aspek kehidupan kebangsaan dalam hubungannya dengan lingkungan socialnya, lingkungan alam dan suasana kedalam saling mengadakan penyesuaian yang selaras dan serasi. b. Mawas ke dalam

d. Untuk dapat mencapai tujuan nasional suatu bangsa harus mempunyai kekuatan. Dengan demikian jelaslah bahwa ketahanan nasional harus diwujudkan dengan mempergunakan baik pendekatan kesejahteraan. maupun pendekatan keamanan. Menciptakan kewibawaan Ketahanan Nasional sebagai hasil pandangan yang bersifat integrative mewujudkan suatu kewibawaan nasional serta memiliki deterrent effect. Ketahanan nasional dapat meningkat atau bahkan dapat juga menurun. daya tahan dan keuletan. Dalam hubungan penerapan konsepsi tersebut factor situasi dan kondisi Negara sangat menentukan. Kehidupan nasional tersebut dapat dibagi ke dalam beberapa aspek sebagai berikut : a. kemampuan. oleh karena itu secara etis dapat diterapkan dinegara manapun juga. Pengaruh luarnya adalah hasil yang wajar dari hubungan internasional dengan bangsa lain. Berubah menurut waktu Ketahanan Nasional suatu bangsa pada hakikatnya tidak bersifat tetap. c. untuk mewujudkan hakikat dan sifat nasionalnya. dan hal itu sangat tergantung kepada situasi dan kondisi.Ketahanan Nasional terutama diarahkan kepada diri bangsa dan Negara itu sendiri. melainkan sangat dinamis. yang harus diperhitungkan pihak lain. . Aspek kemasyarakatan yang meliputi : 1) Ideologi 2) Politik 3) Ekonomi 4) Sosial budaya dan hankam 5) Pertahanan dan keamanan Ketahanan Nasional sebagai kondisi Ditinjau dari segi sifatnya maka sebenarnya konsepsi ketahanan nasional tersebut bersifat objektif dan umum. Aspek alamiah yang meliputi 1) Letak geografis Negara 2) Keadaan dan kekayaan alam 3) Keadaan dan kemampuan penduduk b.

Dalam pengertian sehari-hari. ide-ide. Kata ³Idea´ berasal dari kata bahasa yunani ³eidos´ yang berarti ³bentuk´. Disamping itu ada kata lain ³idein´ yang berarti ³melihat´. Sesuai konsepsi ketahanan nasional. konsepsi. I. keyakinan-keyakinan. sedangkan bagi bangsa Indonesia dikembangkan konsepsi strategi ketahanan nasional (Suradinata. adalah kondisi dinamis bangsa dan Negara Indonesia. kepercayaan-kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis yang menyangkut : a) Bidang politik b) Bidang sosial . strategy of limited war.Oleh karena itu berkaitan dengan kondisi ketahanan nasional Indonesia. ruang dan lingkungan sehingga interaksi dari kondisi sangat kompleks dan sulit dipantau. pengertian dasar dan ³logos´ yang berarti ³ilmu´. kata ³idea´ disamakan artinya dengan ³cita-cita´. C. sedang cara dan strategi yang ditentukan berbeda-beda. 2005: 50). Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Konsepsi Tannas sebagaimana dijelaskan didepan yang merupakan suatu gambaran dari kondisi system kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada suatu saat tertentu. Dengan sendirinya berbagai aspek tersebut memiliki sifat dinamis terutama dalam era globalisasi dewasa ini. Pengaruh Aspek Ideologi Istilah ideologi berasal dari kata ³Idea´ yang berarti gagasan. sehingga cita-cita yang bersifat tetap itu sekaligus merupakan suatu dasar. Demikianlah maka ketahanan suatu bangsa adalah merupakan suatu persoalan universal. Terdapat berbagai istilah misalnya strategy of interdepence. Pengertian ideology secara umum dapat dikatakan sebagai kumpulan gagasan-gagasan. Cita-cita yang dimaksud adalah cita-cita yang bersifat tetap yang harus dicapai. Maka secara harfiah. pandangan atau faham. ideologi berarti ilmu tentang pengertian-pengertian dasar. maka kondisi tersebut mengandung suatu kemampuan untuk meyusun kekuatan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Konsekuensinya tiap-tiap aspek senantiasa berubah sesuai kondisi waktu.

sehingga aktivitasnya akan berpengaruh bahkan sering melakukan tekanan terhadap ketahanan ideologi bangsa Indonesia. empirisme dan individualisme maka penerapan ideologi tersebut dalam Negara senantiasa didasari oleh aliran ±aliran serta paham-paham tersebut secara keseluruhan. Dalam masalah ini terdapat dua sudut pandang yang berbeda yang sering digunakan dalam memahami pengertian dan eksistensi masyarakat sipil. empirisme yang mendasarkan atas kebenaran fakta empiris (yang dapat ditangkap Indra manusia). Perubahan tersebut membawa pula perubahan orientasi kehidupan masyarakat baik dalam bidang social. maupun politik. terutama banyak kalangan aktivis poltitk yang justru menjadi budak ideologi asing. rasionalisme. ekonomi. Paham Liberalisme berkembang dari akar-akar rasioanlisme yaitu paham yang mendasar pada rasio sebagai sumber kebenaran tertinggi. Pertama.c) Bidang kebudayaan d) Bidang keagamaan (Soemargono : 8) Pada era reformasi dewasa ini yang sekaligus era global tarik menarik kepentingan ideologi akan sangat mempengaruhi postur ketahanan nasioanal dalam bidang ideology bangsa Indonesia. a) Ideologi Dunia 1) Liberalisme Pada akhir abad ke-18 di Eropa terutama di Inggris terjadilah suatu revolusi dalam bidang ilmu pengetahuan kemudian berkembang kearah revolusi teknologi dan industri. materialism yang meletakkan materi sebagai nilai tertinggi. . serta individualisme yang meletakkan nilai dan kebebasan individu sebagai nilai tertinggi dalam segala aspek kehidupan masyarakat dan Negara. perspektif yang melihat posisi Negara sebagai yang mengungguli masyarakat sipil. Berdasarkan latar belakang timbulnya liberalisme yang merupakan sintesis dari beberapa faham filsafat antara lain materialisme. Perspektif ini sering digunakan sebagai dasar pijak untuk menjelaskan keadaan politik dalam suatu Negara yang menerapkan system otoritarianisme.

tidak mengakui adanya tuhan bahkan anti tuhan. Idelogi komunisme pada hakikatnya bercorak particular yaitu suatu ideology yang hanya membela dan diperuntukkan suatu golongan tertentu. Komunisme Berdasarkan prinsip-prinsip ideologi komunisme maka komunisme berpaham atheis. karena masyarakat sipil adalah Negara itu sendiri dan Negara adalah sebenarnya merupakan organisasi kemasyarakatan yang dibangun oleh masyarakat sipil itu sendiri. Menurut Henningsen bahwa masyarakat sipil pada dasarnya identik dengan ruang public dalam masyarakat modern yang berfungsi dengan baik. domein Negara dengan masyarakat sipil itu tidak lagi relevan untuk dipermasalahkan dan dipertentangkan secara kontradiktif. sehingga hal ini tidak sesuai dengan pandangan hidup dan dasar filsafat bangsa Indonesia yang Ber-ketuhanan Yang Maha Esa. 1999). poso. budaya. Marx menyerukan kepada seluruh kaum buruh diseluruh dunia untuk bersatu memerangi kaum kapitalisme dan agama. Dalam kaitannya dengan sifat dan lingkup pengembangannya maka ideology komunisme bersifat kosmopolitisme yaitu mengembangkan hegemoninya keseluruh dunia.Kedua. dan hal ini sangat jelas kita lihat pada reformasi dewasa ini isu demokrasi. politik. dan lain sebagainya. kebebasan dan HAM dimanfaatkan demi tujuan politik. dan keagamaan yang merupakan unsure vital bagi bangsa Indonesia sangat rentan untuk dikembangkan kearah tingkat konflik. . sehingga berkembanglah konflik diberbagai daerah baik konflik horizontal maupun vertical. Selain itu dalam operasionalisanya komunisme senantiasa menciptakan konflik dan untuk mencapai tujuan senantiasa menghalalkan segala cara. yaitu golongan proletar (Mahendra. seperti Kalimantan yaitu sambas Kalimantan barat. Sampit. Ambon. perspektif yang melihat adanya otonomi dari masyarakat sipil di luar Negara dan yang harus diperjuangkan dalam rangka mengimbangi kekuasaan Negara. Dalam suatu Negara yang telah mencapai perkembangan demokrasi yang matang. Kekuatan social.

Senernya sangatlah sulit untuk menentukan tipologi ideology keagamaan karena. maupun keamanan. Jikalau kita membandingkan dua peristiwa didunia yaitu kasus Rakyat palestina dan Negara Timur Tengah lainnya atas pendudukan dan penjajahan Israel dan kasus Timor-timur yang melibatkan Negara Indonesia. Namun secara keseluruhan terdapat suatu ciri bahwa ideologi keagamaan senantiasa mendasarkan pemikiran. penindasan.2) Ideologi Keagamaan Ideologi keagamaan pada hakikatnya memliki perspektif dan tujuan yang berbeda dengan ideologi liberalisme dan komunisme. Gerakan-gerakan politik yang mendasarkan pada suatu ideologi keagamaan lazimnya sebagai suatu reaksi atas ketidakadilan.Misalnya di Belfas Inggris persoalan Irlandia Utara dan Selatan oleh karena tekanan Inggris maka muncullah gerakan Tentara Republik Irlandia utara yang berbasis pada ideology nasrani. Atas dasar kenyataan poltik dunia yang demikian ini maka muncullah berbagai gerakan yang berbasis pada ideologi keagamaan. Diindonesia sendiri karena ketidakpuasan politik maka timbullah gerakan untuk mendirikan suatu Negara islam yaitu Darul Islam dibawah Kartosuwiryo.untuk melawan ketidakadilan dan kesewenang-wenangan bangsa satu terhadap bangsa lainnya. . sehingga kekerasan terjadi di Inggris. sangat banyak dan beraneka ragam wujud. Kita masih ingat peristiwa penyerahan Timor-timur tahun 1998 yang lalu bagaimana bangsa Indonesia menjadi bulan-bulanan Negara-negara sekutu dibawah Amerika. Berbagai praktek eksploitasi bangsa diberbagai Negara terutama Negara yang sedang berkembang dewasa ini dibawah tekanan internasional baik ekonomi. politik. Pada era reformasi dan era globalisasi dewasa ini dunia dikuasi oleh kekuatan sekutu dibawah komando Amerika. serta pemaksaan terhadap suatu bangsa. entis maupun kelompok yang mendasarkan suatu agama. Di Piliphina merasa kelompok muslim diperlakukan tidak adil atas kelompok lainnya maka muncullah gerakan poltik yang berbasis ideology keagamaan yaitu gerakan pembebasan rakyat Moro. gerak dan tujuan dari ideologi tersebut. cita-cita serta moralnya pada suatu ajaran agama tertentu.

Dapat juga diistilahkan bahwa Pancasila pada hakekatnya merupakan suatu kontrak sosial seluruh elemen bangsa Indonesia dalam mendirikan Negara. sosialisme dan lain sebagainya. Sebenarnya berkembanya ideologi keagamaan memiliki aspek positif dan negatif. saling menyerang dan membuat kekacauan. pembantaian di hebron atas rakyat sipil penyerangan dan pembantaian di wilayah rakyat Palestina. sampai saat ini tidak pernah bisa diselesaikan Oleh PBB karena kekuatan sekutu. sehingga konsekuensinya seluruh aspek dalam penyelenggaraan Negara berasaskan system nilai yang terkandung dalam Pancasila. Proses terjadinya pancasila berbeda dengan ideologi-ideologi besar lainnya seperti liberalisme. Pancasila digali dan dikembangkan oleh para pendiri Negara dengan melalui pengamatan.pembahasan dan konsensus yang cermat nilai-nilai Pancasila yang bersumber dari budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia itu sendiri disublimasikan menjadi suatu prinsip hidup .Bangsa Indonesia yang dahulu disponsori Amerika untuk menarik Rakyat Timortimur untuk berintegrasi kedalam wilayah kekuasaan Negara Indonesia. pembantaian terhadap rakyat sipil di kamp pengungsian Sabra dan Satilla. komunisme. Kausa finalis atau tujuan pokok dirumuskannya Pancasila adalah sebagai dasar filsafat Negara. yang mendasarkan organisasinya atas basis ideologi agama. sebab muncul kekkhawatiran gerakan komunis Fretelin di timor-timur akan menguasai dan Timor-timur dijadikan basis pangkalan uni Sovyet kala itu. Dalam kaitannya dengan konsep Negara juga banyak gerakan politik di berbagai Negara termasuk di Indonesia. Pelanggaran HAM berat telah dilakukan diberbagai wilayah misalnya di Libanon. b) Ideologi Pancasila Pancasila pada hakekatnya merupakan suatu kesepakatan filosofis dan kesepakatan politis dari segenap elemen bangsa Indonesia dalam mendirikan Negara. Sebaliknya bangsa Israel yang melakukan penjajahan diberbagai wilayah dinegara Timur Tengah sejak tahun 1967 tidak pernah bias diselesaikan karena kekuasaan hak veto oleh Negara-negara sekutu. Aspek positif sebenarnya tidak ada satu agamapun mengajarkan kekerasan.

Negara mengatasi semua golongan. Keadaan yang demikian ini memiliki dua kemungkinan : Pertama. Berdasarkan proses kausalitas perumusan dan pembahasan Pancasila tersebut maka sumber materi yang merupakan nilai-nilai kultural dan religius. c) Ketahanan Nasional Bidang Ideologi Bangsa Indonesia merupakan suatu bangsa yang memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi. Oleh karena itu pada awalnya Pancasila adalah merupakan suatu pandangan hidup masyarakat. Selain itu bangsa Indonesia juga tersusun atas golongan. yang dengan sendirinya memiliki beranekaragam budaya masing-masing. akan terjadi . keanekaragaman itu dapat menimbulkan potensi perpecahan. bagian-bagian yang membentuk Negara.Oleh karena itu jikalau unsur-unsur bangsa memiliki wawasan yang sempit maka bukannya tidak mungkin. Berdasarkan proses kausalitas sebagai suatu kausa materialis nilai Pancasila telah dimiliki oleh bangsa Indonesia. Berdasarkan konsep tersebut maka menurut Pancasila Negara pada hakekatnya merupakan satu kesatuan integral dari unsur-unsur yang menyusunnya. Sebagaimana diketahui bersama bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa. jikalau diantara unsur-unsur bangsa tidak memiliki wawasan kebersamaan sebagaimana terkandung dalam ideology Pancasila. kemudian bangsa Indonesia yang dijajah berjuang untuk mewujudkan jati dirinya dan terformulasi dalam suatu prinsip nilai yang konsisten dan komprehensif yaitu nilai-nilai Pancasila. Negara dan bangsa adalah suatu unsur yang membentuk kesatuan tersebut. pada hakekatnya dari bangsa Indonesia sendiri. Negara tidak memihak pada suatu golongan tertentu betapapun golongan itu paling besar. akhirnya atas dasar proses kausalitas tersebut maka Pancasila telah diakui kebenarannya dan kesesuaiannya dengan bangsa Indonesia sehingga akhirnya Pancasila ditentukan sebagai dasar filsafat dan ideologi bangsa dan Negara Indonesia.kebangsaan dan kenegaraan bagi bangsa Indonesia. agama dan atadt istiadat yang beranekaragam.

keanekaragaman itu justru merupakan suatu khasanah budaya bangsa yang dapat dikembangkan serta menguntungkan dalam berbagai kepentingan. Hal ini Nampak pada kondisi bangsa pada era reformasi dewasa ini yang salah memahami kekebasan serta otonomi daerah. serta dapat menumbuhkan kebanggaan nasional serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Konsep Pengertian Ketahanan Ideologi Sejalan dengan prinsip-prinsip diatas. hambatan dan gangguan baik yang datang dari luar Negara Indonesia maupun maupun yang dating dari dalam Negara Indonesia sendiri.perpecahan bangsa disintegrasi bangsa. berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan ideologi di dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. rongrongan. Dengan lain perkataan ideology merupakan suatu konsep yang mendalam mengenai kehidupan yang dicita-citakan serta yang ingin diperjuangkan dalam suatu kehidupan yang nyata. artinya mampu memberikan suatu gambaran masa depan yang ideal (Sastra Pratedja. misalnya dalam bidang pariwisata. Pancasila sebagai suatu ideology bangsa dan Negara Indonesia. juga berfungsi mengarahkam perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya sehingga peranannya sangat penting dalam kehidupan Negara. 1995 : 143). Sebagaimana telah diketahui bersama bahwa secara politis persatuan dan kesatuan itu merupakan suatu syarat mutlak berdirinya suatu Negara dan juga merupakan syarat mutlak bagi terwujudnya tujuan secara keseluruhan. Ideologi adalah suatu perangkat prinsip pengarahan (guiding principles) yang dijadikan dasar serta member arah da tujuan untuk dicapai dalam melangsungkan dan mengembangkan hidup dan kehidupan nasional suatu bangsa dan Negara. Ideologi memiliki sifat futuristik. Ideologi memiliki kecenderungan untuk menentukan karakteristik kelompok manusia. sehingga mampu menyatukan aspirasi atau cita-cita suatu .ketahanan nasional bidang ideology merupakan suatu kondisi dinamis suatu bangsa. kecuali sebagai prinsip persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu fungsi dasar ideology juga memmbentuk identitas suatu kelompok atau bangsa. Dengan demikian dalamkehidupan bernegara ideologi menentukan kepribadian nasional. Kedua.

Pada dasarnya setiap bangsa itu mengembangkan ideologinya sesuai dengan filsafat hidup atau pandangan hidupnya yaitu sistem nilai yang sesuai dengan kepribadian bangsa itu sendiri. maupun dalam kehidupan kenegaraan secara formal. Ideologi bagi suatu Negara merupakan system nilai yang mencakup segenap nilai hidup dan kehidupan bangsa serta Negara baik bersifat interelasi maupun interdependensi. aktualisasi secara objektif. Agar terwujudnya suatu ketahanan nasional bidang ideologi secara ideologis harus diwujudkan baik secara kenegaraan maupun secara kewarganegaraan.kehidupan yang diyakini sebagai terbaik. mahluk social. Artinya suatu ideology harus terealisasikan baik dalam kehidupan perseorangan dalam berbangsa dan bernegara. yaitu pelaksanaan ideology dalam bidang kenegaraan. Memiliki suatu ideologi yang sempurna dan cocok belum menjamin ketahanan nasional bangsa tersebut dibidang ideologi. serta mempersatukan perjuangan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Dalam kaitannya dengan ideology nasional Indonesia maka dasae filsafat Pancasila. di mana setelah melalui suatu proses penyelidikan kedalam BPUPKI kemudian pembahasan serta consensus oleh para komponen dan elemen bangsa yang terwadahi dalam BPUPKI kemudian disahkan secara yuridis oleh PPKI. d) Strategi Pembinaan Ketahanan Ideologi Dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara upaya untuk meningkatkan ketahanan nasional bidang ideology dipengaruhi oleh system nilai. maupun sebagai warga Negara sesuai dengan kodrat manusia sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa. . Hal ini terwujud dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara serta peraturan perundang-undangan lainnya serta dalam segala aspek penyelenggaraan Negara lainnya. Oleh karena itu dalam pelaksanaanya ideology dibedakan atas dua macam aktualisai yaitu : Pertama. sebagai lembaga pembentuk Negara dan termuat dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV. artinya kemanfaatan ideology sangat bergantung kepada serangkaian nilai yang terkandung didalamnya yang dapat memenuhi dan menjamin segala aspirasi dalam masyarakat baik secara pribadi.

dengan melalui realisasi pembangunan nasional yang tertuang dalam program-program pembangunan Negara. nasionalis. f. c. secara realistis. yaitu aktualisasi ideology Negara dalam kehidupan kewarganegaraan secara perseorangan. aktualisasi secara subjektif. yang senantiasa mampu mengantisipasi perkembangan zaman. peradaban. berbangsa. serta dinamika aspirasi masyarakat untuk mencapai cita-cita reformasi. eligius. dan bernegara. demokratis. legislative maupun yudikatif harus mencurahkan kepada cita-cita untuk memperbaiki nasib bangsa pada era reformasi dewasa ini.Kedua. Senantiasa menanamkan dan memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa yang bersumber pada asas kerohanian ideology pancasila yang mengakui keaneka ragaman dalam hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara. berbangsa. Dalam proses reformasi dewasa ini aktualisasi ideology bangsa dan Negara harus dikembangkan kea rah keterbukaan dan kedinamisan ideology. kepribadian setiap warga Negara perseorangan dalam kehidupan bermasyarakat. d. baik aktualisasi objektif maupun subjektif. Secara rinci dalam rangka strategi pembinaan ideology adalah sebagai berikut : a. dan bernegara pada generasi penerus bangsa dengan cara menanamkan ideology pancasila sebagai ideology yang humanis. e. berbangsa. b. Secara prinsip aktualisasi secara kongkrit ideology Negara terus diwujudkan baik dalam bidang kenegaraan maupun pada setiap warga Negara dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara. dan bernegara. Mengembangkan dan menanamkan kesadaran masyarakat. Makin tinggi kesadaran suatu bangsa melaksanakan dan mengaktualisasikan ideology. Hal ini terwujud dalam sikap. prilaku. pada hakekatnya semakin tinggi pula ketahanan bidang ideology bangsa tersebut. dan berkeadilan. . objektif dan actual. Kalangan elit Negara baik itu eksekutif. iptek. Aktualisasi fungsi ideology sebagai perekat pemersatu bangsa harus senantiasa ditanamkan kepada semua warga Negara terutama dalam perwujudan kongkrit dalam bermasyarakat.

Sebagai titik tolak pembahasan. maka pengertian ketahanan nasional bidang politik adalah suatu kondisi dinamis suat bangsa. dan kesemuanya itu dapat dikelompokkan menjadi dua macam yaitu : Pertama : Politik sebagai sarana atau usaha untuk emperoleh kekuasaan dan dukungan dari masyarakat dalam melakukan kehidupan bersama. 1995). memperluas serta mempertahankan kekuasaan yang dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah politics. memperbesar. Pengaruh Aspek Politik a. Kedua : Politik dipergunakan untuk menunjukkan kepada suatu rangkaian kegiatan atau cara-cara yang dilakukan untuk mencapai sesuatu tujuan yang dianggap baik. Dalam kehidupan bernegara. Menumbuhkan sikap positif terhadap warga Negara untuk memilki kesadaran bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Secara singkat politik dapat diartikan sebagai suatu kebijakan yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah policy (Parmono. Dalam proses reformasi mekanisme lima tahunan yang tertuang dalam proses politik selama masa Orde Baru kurang memberikan ruang kepada terwujudnya proses demokrasi. yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan potensi nasional menjadi kekuatan nasional. 1995). politik mengandung makna usaha dalam memperoleh. istilah politik memiliki makna bermacam-macam. ada baiknya dipahami makna politik itu sendiri secara umum. sehingga dapat menagkal dan mengatasi segala kesulitan dan gangguan yang dihadapi oleh Negara baik yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri. Pengertian Sejalan dengan pengertian ketahanan nasional secara umm. Dengan demikian politik dapat dikatakan menyangkut kekuatan hubungan (power relationship. Hal ini dilakukan oleh kalangan eksekutif maupun .) Dengan kata lain. II.g. dengan meningkatkan motifasi dalam pembangunan nasional demi kesejahteraan seluruh bangsa (Partomo.

Atas dasar Undang-Undang politik inilah maka bangsa Indonesia melakukan pemilu dan menghsailkan para wakil rakyat kita sekarang ini (kaelan. agar menjadi pedoman pelaksanaan dalam mewujudkan cita-citanya. Sebagai suatu proses penentuan pilihan kebijakan yang diyakini baik dan benar (the quality of life) dalam hidup bernegara. integritas bangsa serta situasi keamanan. dan diganti dengan Undang-undang politik no. dilakukan oleh suatu institusi yang berwenang. Mengingat bangsa Indonesia itu sangat heterogen. bertindak atas nama rakyat. Dengan demikian hal-hal . 2000).legislative dengan melakukan reformasi terhadap Undang-undang Politik tahun 1985. 4 tahun 1999. Oleh karena itu adanya konotasi negative terhadap pengertian politik. tingkat kemakmuran ekonomi. Politik dilakukan dalam rangka kehidupan bernegara. Sesuai dengan sistematis aspek kehidupan politik tersebut satu dengan lainnya saling mempengaruhi secara menyeluruh. keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Politik dalam arti kebijakan (policy) merupakan suatu proses alokasi system nilai dan norma kehidupan berbangsa dan bernegara. perlu diluruskan. yaitu : Pertama : sektor pemerintahan. tingkah laku seseorang atau sekelompok orang. yang diyakini baik dan benar. kiranya dapat dipahami bahwa didalam kehidupan politik itu sering terjadi perbedaan persepsi. berkaitan dengan tingkat kecerdasan. sehingga untuk memahami ketahanan nasional dalam bidang politik juga memerlukan suatu kajian yang lebih mendalam. Kehidupan politik dapat dibagi dalam 2 sektor. Oleh karena itu perjuangan politik pada akhirnya ditujukan untuk menguasai pemerintahan dalam arti positif. bahkan konflik kepentingan kelompok atau golongan. system pemerintahan mempunyai otoritas menentukan kebijaksanaan umum. kekuasaan politik (political power) berpusat pada pemerintah Negara yang telah memperoleh mandate dari rakyat. keeratan social. perbedaan skala prioritas. Kedua : sektor kehidupan politik masyarakat Berdasarkan ketentuan tersebut maka ruang lingkup studi politik memang amat luas.

viii. partisipasi rakyat yang menentukan kebijaksanaan nasional. Meningkatkan budaya politik dalam arti luas. proses politik. xi. peran. jujur dan adil. dalam arti memelihara dan mengembangkan budaya poliitik v. Saluran-saluran politik itu antara lain : partai politik. Menegakkan keadilan sosial dan keadilan hukum. Menegakkan hukum dan menyelenggarakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Memberikan kesempatan yang optimal kepada saluran-saluran politik untuk memperjuangkan aspirasinya secara proporsional. iii. Memfungsikan lembaga-lembaga Negara.yang menyangkut ketahanan nasional bidang politik meliputi beberapa unsur. x. Unsure-unsurnya terdiri atas struktur politik. kelompok moral. . kewenangan. vii. kebebasan yang menempatkan hak dan kewajiban. kelompok kepentingan agar tumbuh rasa memiliki. Menempatkan secara proporsional kedaulatan rakyat didalam kehidupan Negara. rahasia. bebas. antar lain : i. dalam arti kesempatan. budaya politik. secara demokratis secara langsung. iv. vi. sesuai dengan ketentuan konstitusi yaitu kedudukan. partisipasi dari seluruh rakyat. media massa. Mengupayakan pertahanan dan keamanan nasional. ix. dan produktivitas. sehingga kekuatan social politik sebagai pilar demokrasi dapat melaksanakan hak dan kewajiban dengan semestinya. Mengupayakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. b. Politik Dalam Negeri Politik dalam negeri adalah kehidupan kenegaraan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang mampu menyerap aspirasi dan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam suatu system. Melaksanakan pemilihan umum. hubungan kerja. dan partisipasi politik. walaupun tidak harus menjadi partai oposisi. ii. komunikasi politik. Melaksanakan social control yang bertanggung jawab kepada jalannya pemerintahan Negara. Menciptakan situasi yang kondusif.

3. Struktur politik merupakan wadah penyaluran kepentingan masyarakat dan sekaligus wadah pengkaderan pimpinan nasional. Sistem pemerintahan yang berdasarkan hokum. tidak berdasarkan kekuasaan yang bersifat absolute. Politik Luar Negeri Politik luar negeri adalah salah satu sarana pencapaian kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa. SUSCADOSWAR.1. dan antar kelompok/golongan dalam masyarakat dalam rangka mencapai tujuan nasional dan kepentingan nasional (Lemhanas. berbangsa dan bernegara yang dilaksanakan secara sadar dan rasional melalui pendidikan politik maupun kegiatan politik yang sesuai dengan disiplin nasional. 4. dimana kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR sebagai penjelasan seluruh rakyat. Ketahanan pada Aspek Politik Dalam Negeri 1. c. 2. Kepemimpinan nasional mampu mengakomodasi aspirasi yang hidup dalam masyarakat dan tetap berada dalam lingkup dasar filsafat Pancasila. Budaya politik merupakan pencerminan dari aktualisasi hak dan kewajiban rakyat dalam kehidupan bermasyarakat. Mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. Terjalin komunikasi politik timbal balik antara pemerintah dan masyarakat. 2000). 2. 3. Komunikasi politik merupakan suatu hubungan timbal balik dalam kehidupan bermasyarakat. berbangsa dan bernegara dimana rakyat merupakan sumber aspirasi dan sumber pimpinan nasional. UUD 1945 dan Wawasan nusantara 4. Proses politik merupakan suatu rangkaian pengambilan keputusan tentang berbagai kepentingan politik maupun kepentingan umum yang bersifat nasional dan penentuan dalam pemilihan kepemimpinan yang puncaknya terselenggara melalui pemilu. .

3. Indonesia berperan serta atas dasar cita-cita bangsa yang tercermin dalam pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Sebagai bagian integral dari strategi nasional. dan Indonesia tidak menjadi objek pencaturan dunia Internasional. Daya penyesuaian yang tinggi diperlukan dalam menghadapi dan menanggapi perkembangan-perkembangan tersebut. Politik Luar Negeri juga harus lincah dalam menghadapi dinamika perubahan hubungan antar bangsa yang cepat dan tidak menentu. Bebas artinya bahwa bangsa Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. 2. Citra positif Indonesia terus ditingkatkan dan diperluas . Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antar Negara berkembang serta antara Negara berkembang dengan Negara maju untuk kepentingan nasional. dan memantapkan persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Garis politik luar negeri Indonesia adalah bebas dan aktif. Ketahanan pada Aspek Politik luar Negeri 1.Berdasarkan ketentuan tersebut di atas maka rincian politik luar negeri Indonesia adalah sebagai berikut : 1. Aktif dalam pengertian peran Indonesia dalam pencaturan dunia Internasional tidak bersifat reaktif. Hal tersebut dijiwai oleh filsafat Negara Pancasila sebagai tuntutan moral dan etika. Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerja sama internasional diberbagai bidang atas dasar sikap saling menguntungkan. yaitu politik luar negeri yang merupakan proyeksi kepentingan nasional dalam kehidupan antar bangsa. politik luar negeri Indonesia ditujukan pada kepentingan nasional terutama pembangunan nasional. maka politik luar negeri Indodesia harus bersifat fleksibel dalam arti moderat dalam hal yang kurang prinsipial yang ditentukan dalam pembukaan UUD 1945. Karena Hiteroginitas kepentingan Bangsabangsa didunia. meningkatkan citra positif Indonesia di luar negeri. 2.

Pengertian Perekonomian Bidang ekonomi merupakan suatu bidang kegiatan manusia dalam rangka mencukupi kebutuhannya di samping alat pemuas kebutuhan yang terbatas. perubahan. pelatihan. 5. Sebelumnya kemunculan nation state. distribusi barang dan jasa. Perjuangan mewujudkan suatu tatanan dunia baru dan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. Perjuangan Bangsa Indonesia yang menyangkut kepentingan nasional. kesamaan sikap. pemupukan solidaritas. Pada abad ke-21 ini telah terjadi suatu fenomena yang lain yaitu system perekonomian telah masuk era globalisasi. Perkembangan. perdamaian abadi. penawaran. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia perlu dilaksanakan dengan pembenahan system pendidikan. perdagangan dan . Hal tersebut dalam Ilmu Ekonomi menyangkut bebagai bidang antara lain permintaan. dan keadilan social melalui penggalangan. Pengaruh Aspek Ekonomi 1. 8. 6. tatkala Negara-negara barat melakukan penjajahan atas Negara lain. seperti melindungi kepentingan Indonesia dari Kegiatan Diplomasi negative Negara lain dan melindungi hak-hak warga Negara Republik Inmdonesia diluar Negeri perlu ditingkatkan.4. 7. produksi. (Lemhanas RI. SUSCADOSWAR 2000) internasional serta kerja sama lembaga-lembaga keuangan III. Langkah bersama Negara berkembang dengan industry maju untuk memperkecil ketimpangan dan mengurangi ketidak adilan perlu ditingkatkan melalui perjanjian perdagangan Internasional. dan gejolak dunia terus diikuti dan dikaji dengan seksama agar dampak negative yang mungkin mempengaruhi stabilitas nasional dan menghambat kelancaran pembangunan pencapaian tujuan nasional dapat diperkirakan secara dini. Memang dalam pengertian sempit globalisasi telah mulai Nampak sejak lama. dan penyuluhan calon diplomat secara menyeluruh agar mereka dapat menjawab tantangan tugas yang mereka hadapi. serta kerja sama Internasional dalam berbagai forum Internmasional dan Global.

Bumi dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan sebesarbesarnya oleh rakyat. Dalam pengertian ini individupun memiliki kesempatan untuk melakukan suatu usaha. Sistem ini menekankan bahwa suatu usaha bersama berarti bahwa setiap warga Negara mempunyai hak dan kesempatan yang sama dalam menjalankan roda perekonomian dengan tujuan untuk mensejahterahkan bangsa. Gelombang Globalisasi yang melanda seantero dunia sejak tahun 1980. Sistem ekonomi sosialis komunis juga telah banyak menggunakan system yang merupakan cirri ekonomi kapitalis seperti persaingan. Cabang-cabang poduksi yang penting bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. actor dan event. 2. yang menyebutkan bahwa system perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. social. Politik. Hal inilah yang sangat mempengaruhi perkembangan ekonomi terutama terutama Negara besar yang beperanan dalam bidang ekonomi yang akan mempengaruhi gelombang pasang surut perekonomian Negara lain.migrasi lintas benua juga telah lama berlangsung yang telah membuat interaksi antar suku bangsa yang terjadi secara alamiah. namun dalam kenyataannya kedua system tersebut tidak pernah diterapkan dalam satu Negara secara murni. Perekonomian Indonesia Sebagaimana dijelaskan dimuka bahwa walaupun terdapat system perekonomian besar seperti liberalism dan sosialisme komunis. budaya. ideology melainkan juga telah menjamah ketataran system. jauh berbeda dari segi intensitas dan cakupannya. proses. namun juga pemerintahan Negara sebagai lembaga hidup bersama juga ikut serta dalam kegiatan . sekalipun prosesnya tidak berjalan mulus. Sistem ini secara konstitusional telah dijamin dalam pasal 33 UUd 1945. tidak saja menyangkut ekonomi. sehingga terjadi saling mempengaruhi antara satu dengan lainnya. pemilikan modal oleh individu dengan demikian pula system kapitalis juga telah banyak memperhatikan pemerataan dan lain sebagainya. Proses konvergensi yang kita saksikanakibat dari globalisasi dewasa ini praktis telah menyentuh bergaia sendi kehidupan.

. namun juga masyarakat dapat turut serta dalam kegiatan perekonomian dalam bentuk usaha-usaha swasta dalam berbagai bidang. melalui ekonomi kerakyatan akan menjamin kesinambungan pembangunan nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan Negara berdasarkan UUD 1945. 2. kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan dan dinamika perekonomian baik yang dating dari dalam maupun dari luar Indonesia. dan secara langsung maupun tidak langsung menjamin kelangsungan dan peningkatan perekonomian bangsa dan Negara republic Indonesia yang telah diatur berdasarkan UUD 1945. Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam membentuk monopoli yang merugikan masyarakat dan bertentangan dengan cita-cita keadilan sosial. System Ekonomi Indonesia diarahkan untuk dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata diseluruh wilayah Negara Indonesia. 3. Ekonomi Kerakyatan Harus Menghindarkan diri dari: a. Ketahanan pada Aspek Ekonomi Ketahanan ekonomi adalah merupakan suatu kondisi dinamis kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan. b. Sistem Free Fight Liberalisme yang hanya menguntungkan para pelaku ekonomi yang bermodal tinggi.perekonomian demi kesejahteraan rakyat secara bersama. yaitu: 1. Maka perekonomian tidak hanya dijalankan oleh pemerintah yang berupa kegiatan badan-badan usaha yang miliki Negara. Bumi. dalam artian Negara beserta aparatur Negara bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dan daya saing kreasi unit-unit produksi diluar sector Negara. c. Sitem Etatisme. Secara makro system perekonomian Indonesia dapat disebut system perekonomian kerakyatan. air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pencapaian tingakt ketahanan ekonomi yang diinginmkan memerlukan pembinaan berbagai hal.

Pemerataan pembangunan dan pemanfaatan hasil-hasilnya senantiasa dilaksanakan dengan memperhatikan keseimbangan dan keserasian pembangunan wilayah dan antar sektor. lembaran sejarah. benda seni dan lain sebagainya. yaitusuatu karya kebudayaan manusia yang berupa benda-benda baik berupa prasasti. Pengaruh Aspek Sosial budaya i. candi. Pembangunan ekonomi. dibandingkan dengan mahluk-mahluk lainnya. pemerataan dan stabilitas ekonomi 5. 6. 4. pusaka. Kemampuan bersaing harus ditumbuhkan secara sehat dan dinamis untuk mempertahankan serta meningkatkan eksistensi dan kemandirian perekonomian nasional.3. dan sector informal harus diusahakan demi mewujudkan pertumbuhan. yang merupakan usaha bersama atas dasar asas kekeluargaan dibawah pengawasan anggota masyarakat secara aktif. dimengerti dan dipikirkan 2. rumah. Sistem nilai. koperasi badan usaha swasta. Benda-benda budaya. kerajinan. yaitu pemerintah. Demikianlah ketahanan ekonomi yang hakikatnya merupakan suatu kondisi kehidupan perekonomian bangsa berlandaskan UUD 1945 dan dasar filosofi Pancasila. Menurut koentjaraningrat produk kebudayaan dibedakan atas tiga macam yaitu : 1. Struktur ekonomi dimantapkan secara seimbang dan saling menguntungkan dalam keselarasan dan keterpaduan antara sector pertanian perindustrian dan jasa. badan usaha milik Negara. dan mampu memelihara stabilitas ekonomi yang sehat dan dinamis serta menciptakan kemandirian perekonomian nasional dengan daya saing yang tinggi. Pengertian Budaya Manuasia sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa didalam kehidupan ini mempunyai kedudukan yang tinggi. gagasan-gagasan atau system pemikiran yang bersifat abstrak yang hanya mampu dipahami. 4. . yang menekankan kesejahteraan bersama. Keterkaitan dan kemitraan antar pelaku dalam wadah kegiatan ekonomi.

kerjasama atau memenuhi hasrat emosi dan lain sebagainya. Yang terakhir ini diistilahkan dengan system social (koentjaraningrat.3. Manusia berinteraksi antara satu dengan lainnya untuk memenuhi kebutuhannya. sehingga manusia menjadi mahluk yang berbudaya. Suatu system interaksi antar manusia dalam kehidupan bersama atau sering diistilahkan dengan kehidupan social. Oleh karena itu untuk merumuskan pengertian kebudayaan Nasional tidak bisa dilepaskan dengan eksistensi kebudayaan daerah yang merupakan unsure kebudayaan Nasional. dan masing-masing memiliki kebudayaan sesuai dengan daerah masing-masing. Melalui budayanya itulah manusia berkarya. ekspresi. Dengan demikian individu sebagai anggota masyarakat dalam berbuat itu mengembangkan kepribadiannya kearah yang lebih baik dari keadaan sebelumnya. 1987). Oleh karena itu kebudayaan nasional adalah merupakan hasil interaksi kebudayaan-kebudayaan suku-suku bangsa yang masing-masing memiliki kebudayaan daerah. yang kemudian diterima sebagai nilai bersama dan sebagai suatu identitas bersama sebagai satu bangsa yaitu bangsa Indonesia. terhormat dan beradab. Kondisi Budaya di Indonesia Bangsa Indonesia terdiri dari atas berbagai suku bangsa sub etnis. Jadi kebudayaan nasional Indonesia dalam pengertian ini merupakan suatu totalitas dari keseluruhan akar-akar budaya daerah. ii. Dalam setiap kebudayaan daerah terdapat nilai-nilai budaya yang tidak dapat dipengaruhi budaya asing. Kebudayaan Nasional Bangsa Indonesia terdiri atas bermacam-macam etnis yang mendiami beriburibu pulau. yang masing-masing mempunyai kebudayaan sendiri. yang sering disebut sebagai local genius. .

legenda bahkan takhyul sehingga bangsa Indonesia ketinggalan dalam mengembangkan Iptek. iv. keamanan dansejenisnya. yaitu didalam realita kehidupan masyarakat diperlukan hubungan/relasi. papan. Ketahanan pada Aspek Sosial Budaya Berdasarkan pengertian social dan kebudayaan sebagaimana tersebut diatas maka dapat dirumuskan bahwa ketahanan nasional bidang social budaya adalah suatu kondisi dinamis social budaya suatu bangsa. solidaritas. terdapat tiga unsur penting yaitu : 1 Struktur sosial artinya fungsi utama dari hidup berkelompok dimaksudkan agar mudah dalam menjalankan tugas dan memenuhi kebutuhan hidup. Hal ini telah berlangsung sejak bertahun-tahun lamanya. pangan. ketangguhan dan kemampuan suatu bangsa untuk mengembangkan kekuatan . Lazimnya kebudayaan lama meninggalkan nilai-nilai kebudayaan yang meletakkan manusia dibawah kekuasaan alam lingkungannya. 3 Media sosial. iii. seperti sandang. Untuk menjamin keberadaan dan keberlangsungan hidup masyarakat. namun belum pernah dipikirkan bahwa interaksi manusia dalam mengembangkan kebudayaan senantiasa tidak bisa dilepaskan dengan struktur alam lingkungan dimana mereka hidup.Kebudayaan dan Alam lingkungan Perkembangan kebudayaan dalam suatu wilayah daerah tertentu senantiasa sangat ditentukan oleh alam lingkungan dimana kebudayaan tersebut tumbuh dan berkembang. Akibatnya bangsa Indonesia dikuasai oleh mitos. yang berisi keuletan.Dalam proses ini terkandung didalamnya nilai-nilai kebersamaan. kesamaan nasib sebagai unsure pemersatu kelompok. yaitu merupakan suatu system dan prosedur yang mengatur kegiatan dan tindakan anggota masyarakat dalam berinteraksi satu dengan yang lainnya. 2 Pengawasan sosial. Struktur Sosial di Indonesia Pengertian sosial pada hakikatnya merupakan interaksi dalam pergaulan hidup manusia dalam bermasyarakat. agar tidak terjadi konflik.

v. serta hambatan baik dari luar maupun dari dalam negeri. permasalahan. Esensi pengaturan dan penyelenggaraan kehidupan social budaya bangsa Indonesia dengan demikian adalah pengembangan kondisi social budaya dimana setiap warga masyarakat dapat merealisasikan pribadi dan segenap potensi manusiawinya berdasarkan pandangan hidup. ideology atau sekelompok penguasa atau bahkan bukan untuk reformasi melainkan untuk kesejahteraan dan kebersamaan seluruh elemen bangsa untuk hidup aman. rukun. bersatu. Wujud ketahananbidang social tercermin dalam kebidupan social budaya bangsa. yang tertuang dalam filsafat Negara Pancasila. filsafat hidup dan dasar nilai yang telah ada dan dimilikinya sejak zaman dahulu kala. tidak hanya politik saja melainkan juga sosial. ekonomi bahkan kehidupan umat beragama. Dalam hubungan ketahanan bidang sosial budaya harus diingat bahwa demokrasi harus menyentuh seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat. serasi dan seimbang serta mampu menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional. Oleh karena itu sudah saatnya kalangan intelektual kampus mengembangkan ketahanan nasional bukannya untuk kekuasaan. dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras. berkualitas maju. damai yang Berketuhanan Yang Maha Esa dan berkemanusiaan yang adil dan beradab.nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. yang langsung maupun tidak langsung dapat membahayakan kelangsungan kehidupan social budaya bangsa dan Negara Republik Indonesia. Bagi sekelompok orang yang memandang konsep Negara . budaya . ancaman. yaitu untuk mempertahankan kekuasaan atau meningkatkan supremasi kekuasaan Negara. gangguan. Pengaruh Aspek Pertahanan dan Keamanan 1 Filosofi Pertahanan dan Keamanan Dewasa ini konsep pertahanan dan keamanan Negara sering diartikan negative. yang mampu membentuk dan mengembangkan kehidupan social budaya manusia dan masyarakat Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. tenteram. cinta tanah air.

hambatan baik yang datang dari dalam negeri maupun dari luar negera Indonesia. yaitu merupakan suatu kondisi dinamis suatu bangsa. guna menghadapi dan mengatasi segala ancaman. Namun bagi sementara orang memendang Negara adalah sebagai lembaga hidup bersama yang berkembang dalam masyarakat. rongrongan. Kondisi ini mengandung kemampuan bangsa dalam memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan Negara. serta mempertahankan kedaulatan bangsa dan Negara dan menangkal segala bentuk ancaman yang secara konstitusional berdasarkan UUD 1945 dan dasar falsafah Pancasila. gangguan. berisi keuletan dan ketangguhan. Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia dalam mempertahankan dan mengamankan Negara demi kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pandangan bangsa Indonesia tentang perang dan damai. yang mengandung potensi untuk mengembangkan kemampuan nasional menjadi kekuatan nasional. dan bernegara adalah sebagai berikut . maka akan berpandangan bahwa konsep pertahanan dan keamanan hanya akan memperkuat supremasi kekuasaan Negara. Sejalan dengan pengertian tersebut maka yang dimaksud dengan pengertian ketahanan nasional dalam bidang pertahanan dan keamanan. sehingga dalam kehidupan sehari-harnya dapat tenteram. maka pertahanan dan keamanan adalah sebagai sesuatu yang mutlak harus ada karena masyarakat membentuk Negara salah satu tujuannya adalah untuk mendapatkan jaminan keamanan dari Negara. mengamankan pembangunan dan hasilhasilnya. pertahanan. dan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi oleh kesadaran bela Negara dari seluruh rakyat. . Wujud ketahanan. berbangsa. langsung maupun tidak langsung membahayakan pertahanan dan keamanan bangsa dan Negara. damai dan sejahtera. bahkan kekuasaan sekelompok orang.terpisah dari masyarakat sipil. 1. Prinsip-prinsip nilai yang merupakan dasar keyakinan dan kebenaran bagi kehidupan bermasyarakat.

kerakyatan. yang telah menghasilkan daya gempur yang tinggi dan jarak jangkauan yang jauh. 4. Dalam konteks ini perlu ada pembagian tugas dan fungsi yang jelas antara masalah pertahanan dan masalah keamanan. dan kewilayahan. Hal ini melibatkan segenap potensi dan kekuatan nasional. misi. 5. dilandasi oleh landasan ideal nilai-nilai Pancasila. Pembangunan Kekuatan Hankam Konsepsi hankam perlu mengacu kepada konsep Wawasan Nusantara dimana Hankam mengarah pada upaya pertahanan seluruh wilayah kedaulatan Negara kesatuan republic Indonesia. yang meliputi wilayah laut. dan politik. UUD 1945. Wawasan Nusantara. dan darat termasuk pulau-pulau besar dan kecil. 2 Postur kekuatan Pertahanan dan Keamanan Postur Kekuatan Hankam Postur kekuatan hankam mencakup struktur kekuatan. udara. Terdapat empat pendekatan yang digunakan untuk membangun postur kekuatan hankam. Hakikat Ancaman . yaitu pendekatan ancaman. Segenap kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan rakyat semesta diorganisaikan dalam satu adah tunggal yang dinamakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan POLRI. Hal ini bersifat total. kewilayahan. tingkat kemampuan dan gelar kekuatan. Disamoing itu kekuatan Hankam perlu mengantisipasi prediksi ancaman dari luar sejalan dengan pesatnya perkembangan Iptek militer.2. Penyelenggaraan Pertahanan dan Keamanan Negara kesatuan republic Indonesia. Pertahanan dan Keamanan Negara merupakan suatu upaya nasional terpadu. Pertahanan dan Keamanan Negara Republik Indonesia diselenggarakan dengan Siskamnas (Sishankamrata). 3.

dan TNI AU serta unsure utama keamanan.Namun bila dikaji justru dapat menimbulkan ancaman yang sangat membahayakan integritas bangsa dan Negara kesatuan Republik Indonesia. Pesatnya kemajuan Iptek membawa implikasi meningkatnya kemampuan tempur. yakni TNI AD. Dalam menyikapi perkembangan seperti ini. TNI AL. penegakan hukum.Rumusan ini akan mempengaruhi kebijaksanaan dan strategi pembangunan kekuatan Hankam. dan lingkungan hidup dibalik kepentingan nasional mereka. kita perlu . membawa perubahan besar dalam penerapan kebijaksanaan dan strategi Negara-negara didunia dalam mewujudkan kepentingan nasionalnya masing-masing. bahkan tidak mampu untuk melakukan perang konvensional. Kekeliruan dalam merumuskan hakikat ancaman akan mengakibatkan postur kekuatan Hankam menjadi kurang efektif dalam menghadapi bergai gejolak di dalam negeri. yaitu POLRI. Perkembangan lingkungan Strategis Perkembangan ini mengisyaratkan bahwa pergeseran geopolitik kearah geoekonomi. termasuk daya hancur dan jarak jangkauan. demokrasi. Gejolak dalam Negeri Didalam era globalisasi dewasa ini dan dimasa yang akan datang tidak menutp kemungkinan munculnya campur tangan asing dengan alas an menegakkan nilai-nilai HAM. Pergeseran ini seolah-olah tidak akan mrenimbulkan ancaman yang serius darimluar negeri. Situasi ini kemungkinan besar dapat terjadi apabila unsure-unsur utama kekuatan hankam dan komponen bangsa yang lain tidak mampu mengatasi permasalahan dalam negeri. Dengan demikian pembangunan postur kekuatan hankam masa depan perlu diarahkan ke pembangunan kekuatan secara proporsional dan seimbang antar unsure-unsur utama kekuatan pertahanan. Geopolitik keArah Geoekonomi Kondisi ini mengimplikasi semakin canggihnya upaya diplomasi guna mencapai tujuan politik dan ekonomi.

(2) upaya pertahanan darat. Kamra dan Linmas. Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia Kondisi kehidupan nasional Indonesia merupakan suatu pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek ideology. 2000). Mewujudkan Postur Kekuatan Hankam Perwujudan postur kekuatan Hankam yang memiliki daya bendung dan daya tangkal yang tinggi dalam menghadapi kemungkinan ancaman dari luar membutuhkan anggaran yang sangat besar. (5) pemeliharaan stabilitas nasional dan Tannas secara menyeluruh dan berlanjut. ekonomi. Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional setiap warga Negara Indonesia perlu : 1. Di sisi lain.membangun postur kekuatan hankam yang memiliki profesionalisme yang tinggi untuk melaksanakan : (1) kegiatan intel strategis dalam semua aspek kehidupan nasional. social dan budaya dan pertahanan keamanan. laut dan udara. Pengembangan konsep dengan susunan kekuatan hankam ini meliputi : (1) perlawanan bersenjata yang terdiri atas bala nyata yang merupakan kekuatan TNI yang selalu siap dan yang dibina sebagai kekuatan cadangan serta bala potensial. kita dihadapkan kepada berbagai keterbatasan. yaitu POLRI dan Ratih yang fungsinya sebagai Wanra. dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang dan bencana lainnya (Lemhanas. Linra. (2) perlawanan yang tidak bersenjata yang terdiri atas ratih yang berfungsi sebagai Tibum. politik. (3) pemeliharaan dan penegakkan keamananan dalam negeri secara berlanjut dalam semua aspek kehidupan nasional. (4) pembinaan potensi dan kekuatan wilayah dalam semua aspek kehidupan nasional untuk meningkatkan Tannas. (3) komponen pendukung perlawanan bersenjata dan tidak bersenjata sesuai dengan bidang profesi masing-masing dengan pemanfaatan semua sumber daya nasional. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mapu . sarana.

makmur.mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala tantangan. Sadar dan peduli akan pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideology. gangguan. politik. Demikianlah letak pentingnya pengaruh aspek pertahanan dan keamanan nasional dalam mewujudkan cita-cita nasional. Hakikat tujuan reformasi pada hakikatnya adalah perbaikan nasib bangsa agar menjadi lebih sejahterah. aman dan damai. tentram. dan hambatan yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas. Hal ini menjadi sangat penting sekali terutama pada kondisi bangsa Indonesia yang sedang melakukan reformasi diberbagai bidang dan kondisi bangsa yang sedang mengalami krisis multidimensional dewasa ini. . ekonomi. terutama kerah terwujudnya masyarakat yang berkeadilan dan berkemakmuran. 2. integritas. kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta pencapaian tujuan nasional. ancaman. social budaya dan pertahanan keamanan sehingga setiap warga Negara Indonesia mengeliminir pengaruh tersebut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->