P. 1
SOAL DAN SOLUSI OSN Matematika 2007

SOAL DAN SOLUSI OSN Matematika 2007

|Views: 62|Likes:
Published by Anto San JaYa

More info:

Published by: Anto San JaYa on Mar 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2013

pdf

text

original

SOAL DAN SOLUSI

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2007
SURABAYA
OLEH :
RONALD WIDJOJO
SMAK ST. Louis 1 Surabaya
Soal 1. Misalkan ABC segitiga dengan ° · ∠ · ∠ 70 ACB ABC . Misalkan titik D pada
sisi BC sehingga AD garis tinggi, titik E pada sisi AB sehingga ° · ∠ 10 ACE , dan
titik F adalah perpotongan AD dan CE . Buktikan bahwa BC CF · .
Solusi : ( By Ronald Widjojo )
Perhatikan bahwa segitiga ADC adalah segitiga siku-siku istimewa, maka kita tahu
bahwa DC CF . 2 · .
Sekarang, karena ° · ∠ · ∠ 70 ACB ABC

, maka segitiga ABC adalah segitiga sama kaki,
dan jelas bahwa garis tinggi AD membagi sisi BC menjadi 2 bagian sama besar.
Maka CF CD BD BC · · · . 2 . 2
B C
A
D
F
E
Soal 2. Untuk setiap bilangan asli
n
,
) (n b
menyatakan banyaknya faktor positif
n
dan
) (n p
menyatakan hasil penjumlahan semua faktor positif
n
. Sebagai contoh,
4 ) 14 ( · b

dan
24 ) 14 ( · p
. Misalkan k sebuah bilangan asli yang lebih besar dari .
(a) Buktikan bahwa ada tak berhingga banyaknya bilangan asli
n
yang memenuhi
1 ) (
2
+ − · k k n b .
(b) Buktikan bahwa ada berhingga banyaknya bilangan asli
n
yang memenuhi
1 ) (
2
+ − · k k n p .
Official Solution ( By Prastudy Mungkas Fauzi )
(a). Untuk sembarang bilangan prima
p
dan bilangan asli
m
, pembagi-pembagi dari
m
p
hanyalah
m m
p p p p , ,..., , , 1
1 2 −
sehingga 1 ) ( + · m p d
m
.
Jadi, 1 ) (
2
2
+ − ·

k k p d
k k
untuk setiap bilangan prima
p
. Karena ada tak hingga
banyaknya bilangan prima, maka ada tak hingga banyaknya
n
sehingga 1 ) (
2
+ − · n n n d .
(b). Untuk setiap bilangan bulat positif
n 1 ,
dan
n
adalah pembagi dari
n
.
Jadi, 1 ) ( 1
2
+ ≥ · + − n n s k k
k k n − ≤
2
Jadi hanya ada berhingga banyaknya
n
yang mungkin
Soal 3. Misalkan
c b a , ,
bilangan-bilangan real positif yang memenuhi ketaksamaan
) ( 6 ) ( 5
2 2 2
ca bc ab c b a + + < + + .
Buktikan bahwa ketiga ketaksamaan berikut berlaku:
, , a c b c b a > + > +
dan b a c > + .
Solusi : ( By Ronald Widjojo )
WLOG
b a c , >
Maka b a c > + dan a b c > +
Kita cukup membuktikan bahwa c b a > +
Persamaan yang diberikan :
) ( 6 ) ( 5
2 2 2
ca bc ab c b a + + < + +
ekuivalen dengan
2 2 2 2 2
4 8 4 5 5 5 b ab a bc b ac ac ab a c bc ac + − > + − − + − − − +
0 ) 2 2 ( ) )( 5 (
2
≥ − > − + − − b a c b a b a c
Karena
b a c , >
, maka 0 5 > − − b a c
Sehingga kita peroleh 0 > − + c b a
Atau c b a > +
Sehingga ketiga pertidaksamaan berlaku, dan kita telah membuktikan apa yang diminta.
Soal 4. Suatu susunan 10-angka
9 , 8 , 7 , 6 , 5 , 4 , 3 , 2 , 1 , 0
dikatakan cantik jika
(i) saat dibaca dari kiri ke kanan,
4 , 3 , 2 , 1 , 0
membentuk barisan naik, sedangkan
9 , 8 , 7 , 6 , 5
membentuk barisan turun, dan
(ii) angka 0 tidak berada pada ujung kiri. Sebagai contoh, 9807123654 adalah
susunan cantik. Tentukan banyaknya susunan cantik.
Solusi : ( By Ronald Widjojo )
Perhatikan bahwa angka 0 tak boleh diletakkan di depan, dan yang terdepan haruslah
angka 9.
Alasan :
1. Jika yang terdepan merupakan salah satu dari set {1,2,3,4}; maka barisan naik tak akan
terbentuk.
2. Jika yang terdepan merupakan salah satu dari set {5,6,7,8}; maka barisan turun juga
tak akan terbentuk.
Alternatif 1 :
Maka kita tinggal menghitung cara pemilihan 4 tempat dari 9 tempat yang tersisa untuk
menempatkan bilangan dalam set {5,6,7,8} yaitu
126
4
9
· C
Alternatif II
Kita menghitung cara pemilihan tempat dari tempat yang tersisa untuk menempatkan
bilangan dalam set {0,1,2,3,4} yaitu
126
5
9
· C
Catatan : Kita tidak perlu mengalikan permutasi susunannya karena yang diminta adalah
susunan naik untuk set {0,1,2,3,4} dan susunan turun untuk set {5,6,7,8,9} yang hanya
memiliki 1 cara penyusunan
Soal 5. Misalkan
s r,
dua bilangan asli dan P sebuah `papan catur' dengan
r
baris dan
s

lajur. Misalkan M menyatakan banyak maksimal benteng yang dapat diletakkan pada P
sehingga tidak ada dua benteng yang saling menyerang.
(a) Tentukan M .
(b) Ada berapa cara meletakkan M buah benteng pada pada P sehingga tidak ada dua
benteng yang saling menyerang?
[Catatan: Dalam permainan catur, benteng adalah buah catur yang bergerak dan
menyerang secara horizontal (pada baris) dan vertikal (pada lajur).]
Solusi : ( By Ronald Widjojo )
Karena benteng bisa memakan benteng lain yang berada di lajur atau baris yang sama,
maka dalam setiap baris atau lajur maksimal ada satu benteng.
(a).
} , min{ s r M ·
(b). Bagi 3 kasus :
- Jika
s r >
Maka untuk lajur pertama ada
r
cara. Pada lajur kedua ada
) 1 ( − r
cara, karena di setiap
baris hanya boleh ada 1 benteng, sedangkan 1 baris sudah terisi benteng di lajur pertama.
Di lajur ketiga ada
) 2 ( − r
cara,dst. Di lajur ke s ada
) 1 ( + − s r
cara.
Jadi banyaknya cara adalah
)! (
!
) 1 )...( 2 )( 1 (
s r
r
s r r r r

· + − − −
- Jika
r s >
Maka untuk baris pertama ada
s
cara. Pada baris kedua ada
) 1 ( − s
cara, karena di setiap
lajur hanya boleh ada 1 benteng, sedangkan 1 lajur sudah terisi benteng di baris pertama.
Di lajur ketiga ada
) 2 ( − s
cara,dst. Di baris ke r ada
) 1 ( + − r s
cara.
Jadi banyaknya cara adalah
)! (
!
) 1 )...( 2 )( 1 (
r s
s
r s s s s

· + − − −
- Jika
s r ·
Maka untuk lajur pertama ada
r
cara. Pada lajur kedua ada
) 1 ( − r
cara, karena di setiap
baris hanya boleh ada 1 benteng, sedangkan 1 baris sudah terisi benteng di lajur pertama.
Di lajur ketiga ada
) 2 ( − r
cara,dst. Di lajur ke s ada
1 ) 1 ( · + − s r
cara.
Jadi banyaknya cara adalah
! !
)! (
!
) 1 )...( 2 )( 1 ( s r
s r
r
s r r r r · ·

· + − − −
Soal 6. Tentukan semua tripel bilangan real
) , , ( z y x
yang memenuhi ketiga persamaan
berikut sekaligus
8
3
− + · y y x
8
3
− + · z z y
8
3
− + · x x z
Solusi : ( By Ronald Widjojo )
8
3
− + · y y x
) 2 ( ) 4 2 )( 2 ( ) 2 (
2
− + + + − · − y y y y x
) 5 2 )( 2 ( ) 2 (
2
+ + − · − y y y x
Analog :
) 5 2 )( 2 ( ) 2 (
2
+ + − · − z z z y
) 5 2 )( 2 ( ) 2 (
2
+ + − · − x x x z
Kalikan ketiga persamaan berakibat :
Kasus 1, misalkan
0 ) 2 ( · − x
, maka menyebabkan
2 , 2 · · z y
Solusi pertama
) 2 , 2 , 2 (
Kasus 2 misalkan
0 ) 2 ( ≠ − x
, maka menyebabkan
2 , ≠ z y
Kalikan ketiga ruas..
) 5 2 )( 5 2 )( 5 2 )( 2 )( 2 )( 2 ( ) 2 )( 2 )( 2 (
2 2 2
+ + + + + + − − − · − − − z z y y x x z y x z y x
Karena
2 , , ≠ z y x
, maka kita boleh menyederhanakan kedua ruas
1 ) 5 2 )( 5 2 )( 5 2 (
2 2 2
· + + + + + + z z y y x x
yang tidak mempunyai solusi karena 4 4 ) 1 ( ) 5 2 (
2 2
≥ + + · + + x x x
Sehingga 64 ) 5 2 )( 5 2 )( 5 2 (
2 2 2
≥ + + + + + + z z y y x x
Jadi solusi sistem persamaan ini hanyalah
) 2 , 2 , 2 (
Soal 7. Titik-titik
D C B A , , ,
terletak pada lingkaran S demikian rupa, sehingga AB
merupakan garis tengah S, tetapi CD bukan garis tengah S. Diketahui pula bahwa C dan
D berada pada sisi yang berbeda terhadap AB. Garis singgung terhadap S di C dan D
berpotongan di titik P. Titik-titik Q dan R berturut-turut adalah perpotongan garis AC
dengan garis BD dan garis AD dengan garis BC.
(a) Buktikan bahwa P,Q dan R segaris.
(b) Buktikan bahwa garis QR tegak lurus terhadap garis AB.
Official Solution ( By Dimaz Yuzuf )
(a). Karena AB diameter
lingkaran, maka
2
π
· ∠ · ∠ BDA ACB
, sehingga
DAC AQD CRA ∠ − · ∠ · ∠
2
π
.
Nyatakan O sebagai titik pusat S, maka kita punya
CRD CRA DAC DOC CPD ∠ · ∠ · ∠ − · ∠ − · ∠ 2 2 2 π π , yang berarti P merupakan pusat
lingkaran luar segitiga DRC. Analog, dapat ditunjukkan bahwa P merupakan pusat
lingkaran luar segitiga DQC.
Jadi kita punya :
) 2 ( ) 2 ( PCQ RDP QPC DPR ∠ − + ∠ − · ∠ + ∠ π π
) ( 2 PCQ RDP ∠ − ∠ − · π
¹
'
¹
¹
'
¹

,
`

.
|
∠ − −

,
`

.
|
∠ − − · RCP PDQ
2 2
2
π π
π
) ( 2 RCP PDQ ∠ + ∠ ·
) ( 2 BAC DAB ∠ + ∠ ·
DAC ∠ · 2
DOC ∠ ·
CPD ∠ − · π
Sehingga kita dapatkan
π · ∠ + ∠ + ∠ CPD QPC DPR
, yang berarti P,Q,R segaris.
(b). Berikutnya perhatikan bahwa
AQ CR ⊥
dan
RA DQ ⊥
, sehingga kita simpulkan
perpotongan dari CR dan DQ, yaitu titik B, merupakan titik tinggi dari segitiga AQR. Dari
sini dapat kita simpulkan bahwa
QR AB ⊥
.
Soal 8. Misalkan m dan n dua bilangan asli. Jika ada tak berhingga banyaknya bilangan
bulat k sehingga
2 2
2 m kn k + + adalah bilangan kuadrat sempurna, buktikan bahwa
n m ·
.
Solusi : ( By Raymond Christopher Sitorus )
Assume the contrary
Let ) ( ) ( 2
2 2 2 2 2
n m n k m kn k A − + + · + + ·
- If
n m >
, then
a. 1 + ≥ n m
b.
2
) 1 (
2 ) 1 ( )) 1 ( ( ) (
2 2
2 2 2 2
+ −
≤ ⇒ ≥ + − ⇒ + + ≥ ⇒ + >
n m
k k n m n k A n k A
- If
n m <
, then
a. 1 − ≤ n m
b.
2
) 1 (
) 1 ( 2 )) 1 ( ( ) (
2 2
2 2 2 2
m n
k m n k n k A n k A
− −
≤ ⇒ − − ≤ ⇒ + + ≤ ⇒ + <
From both cases, k is bounded by some nonnegative number, so there exist only a finite
number of k which is nonnegative.
By our assumption, there exists infinitely many negative possible values for k. [1]
If k is a solution (so that A is a perfect square) then so does k n − − 2 . (Trivial)
Let X be the largest nonnegative value of k so that A is a perfect square (such value
exists, i.e.
) 0 · k
.
From [1], we can find a possible negative value of k which is less than X n − − 2 , call it
B, so B n − − 2 is one possible value for k, too. But,
X X n n B n · − − − − > − − ) 2 ( 2 2

which contradicts the definition of X .
THEREFORE,
n m ·

(b). k 2 − k + 1 = s( n) ≥ n + 1 n ≤ k2 − k Jadi hanya ada berhingga banyaknya n yang mungkin . Sebagai contoh. b(n) menyatakan banyaknya faktor positif n dan p (n) menyatakan hasil penjumlahan semua faktor positif n . p 2 .1 dan n adalah pembagi dari n . p. maka ada tak hingga banyaknya n sehingga d (n) = n 2 − n + 1 . Official Solution ( By Prastudy Mungkas Fauzi ) (a).. Jadi.. pembagi-pembagi dari p m hanyalah 1. Jadi.. (b) Buktikan bahwa ada berhingga banyaknya bilangan asli n yang memenuhi p ( n) = k 2 − k + 1 . Karena ada tak hingga banyaknya bilangan prima. Untuk setiap bilangan bulat positif n . d ( p k 2 −k ) = k 2 − k + 1 untuk setiap bilangan prima p . Untuk sembarang bilangan prima p dan bilangan asli m .Soal 2. Untuk setiap bilangan asli n .. p m− 1 . Misalkan k sebuah bilangan asli yang lebih besar dari . (a) Buktikan bahwa ada tak berhingga banyaknya bilangan asli n yang memenuhi b( n) = k 2 − k + 1 . b(14) = 4 dan p (14) = 24 . p m sehingga d ( p m ) = m + 1 .

b .Soal 3. b. Solusi : ( By Ronald Widjojo ) WLOG c > a. maka 5c − a − b > 0 Sehingga kita peroleh a + b − c > 0 Atau a + b > c Sehingga ketiga pertidaksamaan berlaku. . dan c + a > b . Misalkan a. dan kita telah membuktikan apa yang diminta. b Maka c + a > b dan c + b > a Kita cukup membuktikan bahwa a + b > c Persamaan yang diberikan : 5( a 2 + b 2 + c 2 ) < 6(ab + bc + ca) ekuivalen dengan 5ac + 5bc − 5c 2 − a 2 − ab + ac − ac − b 2 + bc > 4a 2 − 8ab + 4b 2 (5c − a − b)(a + b − c) > (2a − 2b) 2 ≥ 0 Karena c > a. c bilangan-bilangan real positif yang memenuhi ketaksamaan 5( a 2 + b 2 + c 2 ) < 6(ab + bc + ca) . Buktikan bahwa ketiga ketaksamaan berikut berlaku: a + b > c. b + c > a.

0.4}.4. Jika yang terdepan merupakan salah satu dari set {1. maka barisan turun juga tak akan terbentuk.9 dikatakan cantik jika (i) saat dibaca dari kiri ke kanan.5.2.8}. 9807123654 adalah susunan cantik.3.1.6.2.4 membentuk barisan naik.7. Sebagai contoh.3.6.2.7. dan (ii) angka 0 tidak berada pada ujung kiri.3. dan yang terdepan haruslah angka 9. Jika yang terdepan merupakan salah satu dari set {5.2.7.6.8} yaitu C = 126 4 Alternatif II Kita menghitung cara pemilihan tempat dari tempat yang tersisa untuk menempatkan 9 bilangan dalam set {0.8.7.1.9 membentuk barisan turun.1. Suatu susunan 10 -angka 0.3. Tentukan banyaknya susunan cantik. sedangkan 5. Solusi : ( By Ronald Widjojo ) Perhatikan bahwa angka 0 tak boleh diletakkan di depan. maka barisan naik tak akan terbentuk. 2. Alternatif 1 : Maka kita tinggal menghitung cara pemilihan 4 tempat dari 9 tempat yang tersisa untuk 9 menempatkan bilangan dalam set {5.Soal 4.6.8.4} yaitu C = 126 5 Catatan : Kita tidak perlu mengalikan permutasi susunannya karena yang diminta adalah . Alasan : 1.

7.2.1.3.9} yang hanya memiliki 1 cara penyusunan .4} dan susunan turun untuk set {5.susunan naik untuk set {0.8.6.

benteng adalah buah catur yang bergerak dan menyerang secara horizontal (pada baris) dan vertikal (pada lajur). karena di setiap baris hanya boleh ada 1 benteng.Jika r > s Maka untuk lajur pertama ada r cara.dst. sedangkan 1 lajur sudah terisi benteng di baris pertama.] Solusi : ( By Ronald Widjojo ) Karena benteng bisa memakan benteng lain yang berada di lajur atau baris yang sama. Bagi 3 kasus : . Misalkan M menyatakan banyak maksimal benteng yang dapat diletakkan pada P sehingga tidak ada dua benteng yang saling menyerang. Pada lajur kedua ada (r − 1) cara.. s dua bilangan asli dan P sebuah `papan catur' dengan r baris dan s lajur. Di lajur ke s ada (r − s + 1) cara.Jika s > r Maka untuk baris pertama ada s cara. Misalkan r. karena di setiap lajur hanya boleh ada 1 benteng. Jadi banyaknya cara adalah r (r − 1)(r − 2).( s − r + 1) = s! ( s − r )! r! (r − s)! . Jadi banyaknya cara adalah s ( s − 1)( s − 2). Di lajur ketiga ada ( s − 2) cara.. s} (b)..(r − s + 1) = . M = min{r . Pada baris kedua ada ( s − 1) cara. Di baris ke r ada ( s − r + 1) cara. maka dalam setiap baris atau lajur maksimal ada satu benteng.. Di lajur ketiga ada (r − 2) cara.dst. (a) Tentukan M . (a). sedangkan 1 baris sudah terisi benteng di lajur pertama. (b) Ada berapa cara meletakkan M buah benteng pada pada P sehingga tidak ada dua benteng yang saling menyerang? [Catatan: Dalam permainan catur.Soal 5.

Di lajur ketiga ada (r − 2) cara.. Di lajur ke s ada (r − s + 1) = 1 cara. karena di setiap baris hanya boleh ada 1 benteng.. Jadi banyaknya cara adalah r ( r − 1)(r − 2).Jika r = s Maka untuk lajur pertama ada r cara. sedangkan 1 baris sudah terisi benteng di lajur pertama. Pada lajur kedua ada (r − 1) cara.(r − s + 1) = r! = r!= s! (r − s )! ..dst.

2) Kasus 2 misalkan ( x − 2) ≠ 0 . y. maka kita boleh menyederhanakan kedua ruas ( x 2 + 2 x + 5)( y 2 + 2 y + 5)( z 2 + 2 z + 5) = 1 yang tidak mempunyai solusi karena ( x 2 + 2 x + 5) = ( x + 1) 2 + 4 ≥ 4 . y. Tentukan semua tripel bilangan real ( x. z ≠ 2 .2.Soal 6. z = 2 Solusi pertama (2. misalkan ( x − 2) = 0 . z ≠ 2 Kalikan ketiga ruas.. ( x − 2)( y − 2)( z − 2) = ( x − 2)( y − 2)( z − 2)( x 2 + 2 x + 5)( y 2 + 2 y + 5)( z 2 + 2 z + 5) Karena x. z ) yang memenuhi ketiga persamaan berikut sekaligus x = y3 + y − 8 y = z3 + z − 8 z = x3 + x − 8 Solusi : ( By Ronald Widjojo ) x = y3 + y − 8 ( x − 2) = ( y − 2)( y 2 + 2 y + 4) + ( y − 2) ( x − 2) = ( y − 2)( y 2 + 2 y + 5) Analog : ( y − 2) = ( z − 2)( z 2 + 2 z + 5) ( z − 2) = ( x − 2)( x 2 + 2 x + 5) Kalikan ketiga persamaan berakibat : Kasus 1. maka menyebabkan y. maka menyebabkan y = 2.

Sehingga ( x 2 + 2 x + 5)( y 2 + 2 y + 5)( z 2 + 2 z + 5) ≥ 64 Jadi solusi sistem persamaan ini hanyalah (2.2.2) .

Karena lingkaran. Official Solution ( By Dimaz Yuzuf ) (a). (b) Buktikan bahwa garis QR tegak lurus terhadap garis AB. D terletak pada lingkaran S demikian rupa. (a) Buktikan bahwa P. sehingga AB merupakan garis tengah S. tetapi CD bukan garis tengah S.Q dan R segaris.Soal 7. C . Garis singgung terhadap S di C dan D berpotongan di titik P. yang berarti P merupakan pusat lingkaran luar segitiga DRC. sehingga π 2 ∠ CRA = ∠ AQD = π − ∠ DAC . dapat ditunjukkan bahwa P merupakan pusat lingkaran luar segitiga DQC. Analog. maka kita punya ∠ CPD = π − ∠ DOC = π − 2∠ DAC = 2∠ CRA = 2∠ CRD . B. Titik-titik A. Diketahui pula bahwa C dan D berada pada sisi yang berbeda terhadap AB. AB diameter maka ∠ ACB = ∠ BDA = . . Titik-titik Q dan R berturut-turut adalah perpotongan garis AC dengan garis BD dan garis AD dengan garis BC. 2 Nyatakan O sebagai titik pusat S.

merupakan titik tinggi dari segitiga AQR. Berikutnya perhatikan bahwa CR ⊥ AQ dan DQ ⊥ RA .Jadi kita punya : ∠ DPR + ∠ QPC = (π − 2∠ RDP) + (π − 2∠ PCQ) = 2(π − ∠ RDP − ∠ PCQ)  π  π  = 2 π −  − ∠ PDQ  −  − ∠ RCP    2   2   = 2(∠ PDQ + ∠ RCP) = 2(∠ DAB + ∠ BAC ) = 2∠ DAC = ∠ DOC = π − ∠ CPD Sehingga kita dapatkan ∠ DPR + ∠ QPC + ∠ CPD = π . yaitu titik B. yang berarti P. sehingga kita simpulkan perpotongan dari CR dan DQ.R segaris. Dari sini dapat kita simpulkan bahwa AB ⊥ QR .Q. (b). .

A < (k + n) 2 ⇒ A ≤ (k + (n + 1)) 2 ⇒ 2k ≤ (n − 1) 2 − m 2 ⇒ k ≤ (n − 1) 2 − m 2 2 From both cases. Jika ada tak berhingga banyaknya bilangan bulat k sehingga k 2 + 2kn + m 2 adalah bilangan kuadrat sempurna. too. call it B. k is bounded by some nonnegative number. we can find a possible negative value of k which is less than − 2n − X . k = 0) . then a. THEREFORE. buktikan bahwa m= n. Misalkan m dan n dua bilangan asli. Solusi : ( By Raymond Christopher Sitorus ) Assume the contrary Let A = k 2 + 2kn + m 2 = (k + n) 2 + (m 2 − n 2 ) . (Trivial) Let X be the largest nonnegative value of k so that A is a perfect square (such value exists. m = n . m ≥ n + 1 b.If m > n . so there exist only a finite number of k which is nonnegative. then m 2 − ( n + 1) 2 2 a.If m < n . From [1]. A > (k + n) 2 ⇒ A ≥ (k + (n + 1)) 2 ⇒ m 2 − (n + 1) 2 ≥ 2k ⇒ k ≤ . − 2n − B > − 2n − (− 2n − X ) = X which contradicts the definition of X . so − 2n − B is one possible value for k. But. [1] If k is a solution (so that A is a perfect square) then so does − 2n − k .e. i. there exists infinitely many negative possible values for k. By our assumption. m ≤ n − 1 b.Soal 8.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->