BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini kami uraikan tentang pengertian, latar belakang, landasan secara yuridis, maksud

, tujuan, ruang lingkup dan sasaran diadakannya Ujian Nasional tahun pelajaran. A. Pengertian dan latar belakang Ujian Nasional Berdasarkan pedoman umum penyelenggaraan administrasi sekolah menengah, Ujian Nasional ialah ujian yang dilaksanakan pada setiap akhir seluruh program sekolah baik siswa kelas tertinggi yang menentukan lulus tidaknya siswa. Implementasi UN didasarkan pada ketentuan yang ditetapkan oleh direktorat Jendral Pendidikan dasar dan Menengah. Ujian Akhir Nasional tahun pelajaran 2009-2010 mempunyai latar belakang sebagai berikut: - Pada setiap program sekolah bagi siswa kelas tertinggi harus mengikuti UN yang menentukan lulus atau tidaknya siswa tersebut - Agar sekolah dapat menyelenggarakan UN sesuai dengan ketentuan yan ditetapkan oleh Dirjen dikdasmen - Untuk memudahkan ujian akhir sekolah kami, sehingga tercapai tujuan dan dapat diselenggarakan dengan efektif dan efisien. B. Dasar (Landasan Hukum) diselenggarakannya Ujian Nasional Adapun yang dijadikan dasar diselnggarakannya Ujian Nasional tahun pelaran 2009-2010: 1. Keputusan Kepala SMP Negeri 2 Darma Kabupaten Kuningan Nomor 424/83 SMPN 2/KP/2009, tanggal 18 Juli 2009 tentang pembagian tugas kepanitian Ujian Nasioanal Tahun Pelajaran 2009-2010 2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 tahun 2009 tentang Ujian nasioanl Tahun Pelajaran 2009-2010 3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasioanal Republik Indonesia Nomor 84 Tahun 2009 tentang Perubahan Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No.75 tahun 2009 tentang Ujian Nasional / madrasah Tahun Pelajaran 2007-2008 4. Petunjuk teknis dan pelaksanaan dari Badan standar Nasional pendidikan (BSNP) Desember 2009 tentang bahan Ujian Nasional dan Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2009-2010 5. Keputusan Bupati Kab. Kuningan Nomor : 422.1/KPTS.105-Disdik / 2009, tanggal 27 Pebruari 2009, tentang penyelenggaraan dan pembentukan Panitia Penyelenggara Ujian Nasional SMP, MTs, SMA, SMK, MA dan Ujian sekolah SD, MI, SMP, SMA, SMK, dan MA Tahun Pelajaran 2009-2010 C. Maksud, Tujuan dan Fungsi Penyelenggara UN Ujian Nasional mempunyai maksud, tujuan dan fungsi sebagai berikut; 1. Maksud Ujian Nasional adalah a. Untuk mengetahui hasil belajar siswa dan untuk memperoleh keterangan mengenai mutu pendidikan pada Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, perlu diselenggarakan penilaian secara nasional pada akhir masa satuan pendidikan. b. Untuk menjaga Akuntabilitas pelaksanaan Manajemen Berbasis sekolah diperlukan adanya standar mutu pendidikan yang terukur secara nasional. c. Ujian Nasional adalah kegiatan penilaian hasil belajar siswa yan telah menyelesaikan jenjang pendidikan pada jalur sekolah yan diselenggarakan secara optimal d. Surat Tanda Lulus (STL) adalah daftar yang memuat nilai hasil ujian nasional yang diberikan pada para siswa yang telah mengikuti ujian seluruh mata pelajaran yang diujikan sebaai tanda sertifikasi kelulusan. 2. Tujuan Ujian Nasional untuk : a. Mengukur pencapaian hasil belajar siswa

b. Mengukur mutu pendidikan di tingkat nasional, provinsi, kabupaten dan sekolah c. Mempertanggungjawabkan penyelengara pendidikan secara nasional, provinsi, kabupaten, sekolah kepada masyarakat. 3. Fungsi Ujian Nasional sebagai : a. Alat pengendali mutu pendidikan secara nasional b. Pendorong Peningkatan mutu pendidikan c. Bahan dalam menentukan kelulusan siswa D. Ruang Lingkup Ujian Nasional Berdasarkan surat keputusan Menteri Pendidikan Nasional yang tersurat pada penjelasan teknis Ujian Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah tahun Pelajaran 2009-2010 adalah sebagai berikut: 1. Peserta Ujian Nasional Peserta UN adalah siswa yang telah duduk di kelas IX dan memiliki nilai semua mata pelajaran sampai dengan semester I dan III, yang tercatat di dalam daftar calon peserta UN pada format model US-1/US-2 atau format model 8355 Tahun Pelajaran 2009-2010 yan ditandatangani Kepala Sekolah dan Kepala Didik yang bersangkutan. 2. Sekolah Penyelenggara Sekolah yang menyelenggarakan UN adalah sekolah negeri/swasta yang ditetapkan sebagai penyelenggara UN sesuai Keputusan Bupati Kuningan. 3. Penyelenggara UN KEGIATAN UJIAN TINGKAT SMP/MTs TAHUN PELAJARAN 2009-2010 a. Mata Pelajaran Ujian Tertulis Nasional 1) Bahasa Indonesia 2) Bahasa Inggris 3) Matematika 4) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) b. Mata Pelajaran Ujian Tertulis Sekolah 1) PPKn 2) Pendidikan Agama 3) IPS 4) Bahasa Sunda 5) TIK 6) Seni Budaya c. Mata Pelajaran Ujian Praktek Sekolah (UPS) 1) Seni Budaya 2) Penjaskes 3) Bahasa Inggris 4) TIK 5) PLH 6) Keterampilan Industri d. Waktu Pelaksanaan Ujian Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2009-2010 dilaksanakan dua kali. 1. Ujian Sekolah (tertulis dan praktik) Utama : 12 – 14 April 2010 2. Ujian Sekolah (tertulis dan praktik) Susulan : 19 – 21 April 2010 3. Ujian Nasional Utama : 29 Maret – 01 April 2010 4. Ujian Nasional Susulan : 05 – 08 April 2010

00 08.00 07. S. 07 April 2010 Kamis. 16 April 2010 waktu 07. 10 April 2010 Senin. S. writing. S. menulis Speaking. S. 29 Maret 2010 Selasa.00 – 10.30 – 12. UJIAN NASIONAL (UN) NO HARI / TANGGAL WAKTU 1 2 3 4 Senin.00 09.30 – 12. 15 April 2010 Jum’at. Indonesia B.Pd Dodo. KUNINGAN 45566 SMP NEGERI 2 DARMA JADWAL UJIAN NASIONAL. 06 April 2010 Rabu. berbicara.00 Mata Pelajaran PAI PKn IPS . 01 April 2010 08. S.30 – 11.Pd/Euis A.00 – 10. 14 April 2010 Kamis. S.30 – 11. listening 5 6 7 07. reading .00 – 10.Pd Keterangan Mendengarkan.UJIAN SEKOLAH (US) No Hari / Tanggal US Utama : Senin.00 07. S. S. UJIAN PRAKTEK DAN UJIAN SEKOLAH SMP NEGERI 2 DARMA TAHUN PELAJARAN 2009-2010 I. 09 April 2010 Sabtu.Pd Nunung. 12 April 2010 Selasa.30 – 12.00 07.Pd Dedi Hernadi.19 April 2010 2 US Utama : Selasa.00 – 09.00 Mata Pelajaran PAI Penjaskes B.00 07. Inggris IPA TIK B.30 – 11.30 – 12. 13 April 2010 Waktu 07. 13 april 2010 Rabu. S.Pd Iksan Megariawan.00 08. 05 April 2010 Selasa.7/Disdik tahun 2009 sebagai berikut PEMERINTAH KABUPATEN KUNINGAN DINAS PENDIDIKAN JALAN RAYA KARANGSARI KEC. 380/423. DARMA KAB. Jadwal Ujian Nasional sesuai dengan Peraturan Mendiknas nomor .00 III.00 08.Pd Diding N Een.00 MATA PELAJARAN Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika IPA UJIAN SUSULAN Senin.Pd Een. 30 Maret 2010 Rabu.00 – 10. 31 Maret 2010 Kamis. UJIAN PRAKTIK (UP) No 1 2 3 4 Hari/tanggal Jum’at.00 07. S.Pd Ugin Sugiono.30 – 12.00 – 09.Jadwal Pelaksanaan ujian sekolah diatur lebih lanjut oleh masing – masing sekolah penyelenggara. 12 April 2010 1 US Susulan : Senin.00 07. 08 April 2010 II.Ag Deni Herdiana.Sunda PLH Seni Budaya Keterampilan Industri Penguji Uud Mauludin.

20 April 2010 09.21 April 2010 09.00 Seni Budaya 3 US Susulan : Rabu.00 Bahasa Sunda E. Metode Penyusunan Program F. perana. Proses dan hasil beljr siswa. Latar Belakang B. Sistematika Penyusunan Program BAB I I ORGANISASI PENYELENGGARAAN UJIAN NASIONAL A. Pelaksanaan Ujian E.00 – 09. Penyiapan Bahan Ujian Sekolah D. mencakup aspek : intelektual. Struktur Organisasi Panitia Penyelenggaraan Ujian Nasional C.00 TIK US Utama : Rabu.30 – 11. Pembentukan Panitia Ujian Nasional B. Pemeriksaan Hasil Ujian BAB III . Landasan Penyelenggaraan Ujian Nasional C. Sasaran E. 14 April 2010 07. terutama bagi siswa kelas tertinggi ang menentukan lulus tidakna siswa pada jenjang pendidikan dasar 3. analisis. pemahaman. Tata Tertib Peserta G.US Susulan : Selasa. Sasaran Ujian Nasional 1. Perhitungan nilai disesuaikan dengan penjelasan Teknis Pelaksanaan Ujian Akhir Nasional dan Dikmenum 5. Persiapan Umum B.30 – 11. sintesis. Seluruh program sekolah. daftar Nilai UN. Buku raport. Sistematika Penyusunan Pedoman Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2009-2010 adalah sebagai berikut : KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN A. Tujuan D. Pembagian Tugas Panitia Penyelenggaraan Ujian Nasional PENYELENGGARAAN UJIAN NASIONAL A. dan evaluasi 2. Sistem Pengawasan Ujian F. Ijazah dan STL bagi siswa yang dinyatakan lulus 4. Penyiapan Bahan Ujian Nasional C. Jumlah peserta Ujian Nasional (UN) SMP Negeri 2 Darma tahun pelajaran 20092010 dapat dilihat pada table berikut: JUMLAH PESERTA UN TAHUN PELAJARAN 2009-2010 JUMLAH PESERTA JUMLAH NO RUANG KETERANGAN TOTAL L P 1 I 10 10 20 2 II 8 12 20 3 III 7 4 11 4 IV 4 6 10 JUMLAH 29 32 61 F.

Rencana Anggaran BAB V PENUTUP LAMPIRAN . Kelulusan I. Evaluasi dan Pelaporan BAB IV PEMBIAYAAN A. Sumber Biaya B. Pemantauan.LAMPIRAN .H.

Mengontrol pelaksanaan ujian nasional e.Pd) . Sekretaris (Dodo Juanda. M. Mengikuti rapat ujian nasional ke rayon 2. Rincian Tugas Panitia UN 1.Pd SEKRETARIS NUNUNG NURHASANAH. dan pembagian tugas dari semua kepanitiaan UN tahun pelajaran 2009-2010.M. A.Pd C. SUPANDI. Organigram Panitia UN Drs. M. susunan panitia.Pd ANGGOTA B.Pd : 1. SUPANDI. S. Penanggung jawab atas ujian nasional b. MAMAT SELAMET. S. S.Si) a. Mengontrol tugas kelompok penyelenggara d. S. UGIN SUGIONO.Pd : NUNUNG NURHASANAH. Ketua (Drs.M.Si KETUA DODO JUANDA.Pd UGIN SUGIONO.BAB 2 PENGORGANISASIAN Pada bab ini akan kami uraikan tentang organigram kepanitiaan. S.Pd BENDAHARA Drs.Pd 2. Drs. S. M. SUPANDI. MAMAT SELAMET. Membentuk kelompok kerja penyelenggara ujian nasional c.Si : DODO JUANDA. S. Susunan Panitia Susunan Panitia UN SMP Negeri 2 Darma tahun pelajaran 2009-2010 sebagai berikut: Ketua Sekretaris Bendahara Anggota : Drs. S.

Menampung nilai hasil ujian nasional f.Pd) a. Membantu dalam pelaksanaan ujian nasional 4. Mempersiapkan administrasi ujian nasional d. meja pengawas. S. Mengepak naskah soal yang telah digandakan i. denah tempat duduk daftar siswa tiap ruangan e. M. menempelkan nomor peserta pada kaca. Menyimpan dan membereskan soal yang telah dipakai di tempat yang aman f. Menata ruang ujian yang akan digunakan ujian. S. Anggota (Ugin Sugiono. Menghimpun nilai hasil ujian nasional pada daftar kolektif nilai 3. Menguasahakan biaya ujian nasional c. Memeriksa naskah ujian praktek dan ujian tulis dan standar kompetensi sesuai dengan petunjuk h. Menggandakan naskah yang telah diketik b.Pd) a. Menghitung naskah setiap ruangan c. Membuat laporan pelaksanaan ujian nasional e. Bendahara (Nunung Nurhasanah. Menggandakan naskah soal yang telah diketik d.Pd) a. Mamat Slamet. Mengetik naskah soal c. menempel nomor peserta pada meja. Memeriksa naskah soal yang telah diketik . daya serap analisis soal dan kunci jawaban f. Membereskan atau menyimpan perlengkapan ujian yang telah dipakai g.a. Membantu ketua dan merencanakan biaya b. b. Membagikan kartu peserta ujian 5. Menyusun naskah sesuai dengan jadwal d. Menyediakan soal ujian yang akan digunakan sesuai dengan ruangan e. Membuat nomor kode pada etiket soal j. Mempersiapkan administrasi umum c. Menyerahkan hasil kerja peserta kepada pemeriksa beserta daftar nilai. denah tempat duduk. Menampung naskah ujian praktek dan ujian tulis utama g. Mengamankan naskah dan menghimpun naskah untuk dibukukan sebagai arsip h. Mempersiapkan program kerja ujian nasional b. Anggota (Drs. Menata ruang ujian nasional yang akan digunakan untuk pemasangan nomor peserta di atas meja.

Menerima daftar kolektif nilai ujian nasional sebagai penentu kelulusan e. Menyusun daftar peserta yang lulus atau tidak lulus dan menyampaikan laporan kepada panitia rayon f. Penyusunan jadwal kegiatan Ujian Nasional Tahun pelajaran 2009/2010 Untuk memperlancar dalam penyelenggaraan Ujian Nasional perlu adanya jadwal kegiatan yang terinci sebagai acuan atau pedoman 3. Memeriksa sampul ujian nasional yang berisi lembar soal. Melaksanakan ujian nasional dan menjaga keamanan. Menyediakan soal ujian b. Membuat laporan penyelenggaraan ujian kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten dan Peanitia Rayon 2. daftar nilai dan berita acara penyelenggara ujian c. ketertiban dan kelancaran pelaksanaannya d. Persiapan Umum 1. daftar hadir. Penyusunan admininstrasi Kegiatan Ujian agar terlaksan dengan baik harus ditunjang administrasi yang lengkap. adapun administrasi pelaksanaan ujian nasional meliputi : a. Pembentukan Kelompok Kerja Penyelenggara (KKP) ujian nasional tahun pelajaran 2009/2010 oleh kepala sekolah Tugas – tugas kelompok kerja penyelenggara ujian nasional adalah sebagai berikut: a. lembar jawaban. Administrasi Umum 1) Surat Keputusan pembentukanKelompok Kerja Penyelenggara Ujian Nasional 2) Susunan Kelompok Kerja Penyelenggara 3) Jadwal Kegiatan pelaksanaan UN 4) Daftar pembagian tugas kelompok kerja 5) Daftar peserta UN 6) Daftar rekapitulasi peserta UN 7) Album photo 8) Daftar peserta tiap ruang 9) Kartu peserta UN 10) Tata tertib peserta UN 11) Tata tertib pengawas UN 12) Rincian tugas pengawas UN 13) Nomor tempat duduk 14) Nomor peserta tiap ruang 15) Denah tempat duduk peserta UN 16) Blangko surat izin masuk bagi peserta yang terlambat 17) Blangko daftar pserta UN 18) Blanko daftar pserta yang tidak hadir 19) Surat pernyataan menjaga kerahasiaan 20) Daftar hadir pengawas 21) Berita acara penyerahan naskah ujian .BAB III PENYELENGGARAAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2009/2010 A.

dengan langkah – langkah sebagai berikut : a. Administrasi Khusus 1) Daftar pelaksanaan ujian praktek 2) Daftar penyusunan naskah ujian nasional praktek 3) Daftar penyusunan ujian tulis 4) Blangko standar komptensi 5) Kartu soal 6) Daftar penguji ujian praktek 7) Daftar pemeriksa ujian tulis 8) Jadwal ujian praktek 9) Blangko daftar nilai ujian praktek 10) Blangko daftar nilai ujian tulis 11) Blangko daftar hadir peserta ujian 12) Blangko berita acara penyelenggaraan ujian 13) Blangko daftar hadir pserta ujian tiap ruang 14) Blangko LJK ujian 15) Kartu peserta ujian 16) Daftar pengaeas silang 17) Daftar pengawas silang dari SMPN 2 Darma 18) Jadwal ujian tulis utama 19) Jadwal ujian tulis susulan 20) Blangko sampul soal 21) Blangko nomor kode sampul soal 22) Daftar kelompok kerja B. Penyusunan kisi – kisi soal Penyusunan UN tingkat pusat menyusun kisi – kisi soal berdasarkan SKL. Mengidentifikasi SKL yang terdapat pada ketiga dokumen tersebut (SKL terinterseksi/SKL irisan ) yangs elanjutnya disebut SKLUN tahun pelajran 2009/2010 c. Penyiapan Bahan UN a. Penyelanggara UN tingkat pusat membuat master copy naskah soal dengan langkah – langkah sebagai berikut: . 2004. dan standar isi (SI) sesuai dengan Permendiknas nomor 22 tahun 2006 b. Mengidentifikasi SKL mata pelajaran dari setiap mata pelajaran yang diujikan pada kurikulum 1994. Mengusulkan kisi – kisi soal tahun pelajaran 2009/2010 kepada Mendiknas untuk ditetapkan sebagai kisi – kisi soal UN tahun pelajaran 2009/2010 2. guru dan pakar penilaian pendidikan d.22) Berita acara penerimaan naskah ujian 23) Denah tempat pelaksanaan ujian 24) Catatan kejadian penting selama ujian 25) Analisis soal 26) Surat Tugas 27) Laporan hasil ujian 28) Rencana pembiayaan 29) Arsip surat – surat 30) Daftar penyerahan ijazah b. Bahan Ujian Nasional 1. Menyusun kisi – kisi soal beradasarkan SKLUN tahun pelajaran 2009/2010 dengan melibatkan dosen.

termasuk mengatur tata letak gambar. pengetikan ulang naskah soal. . LJUN. Bahan UN terdiri dari naskah soal. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Matematika Bahasa Inggris Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Jumlah Butir Soal 50 40 50 40 Alokasi Waktu 120 menit 120 menit 120 menit 120 menit c. editing. Penggandaan Bahan UN a. Mengepak kembali semua dokumen yang telah diperiksa dan menyimpan di tempat yang aman dan rahasia c. mutu dan validitas 5) Menata perwajahan (layout) paket naskah soal UN 6) Memberi kode pada master naskah soal UN 7) Menggandakan dan mengepak master naskah soal UN untuk dikirim ke provinsi 8) Menggandakan bahan UN bahasa inggris listening comprehension yang terdiri dari naskah soal. daftar hadir dan berita acara pelaksanaan UN 4) Pengamplopan bahan UN utama dan UN susulan dibuat secara terpisah yang masing – masing diberi kode tersendiri. Pengiriman Master Naskah Soal UN 1) Penyelenggaraan UN tingkat pusat mengirimkan master copy naskah soal ke penyelenggara UN tingkat propinsi yang serah terimanya dilakukan di perusahaan percetakan disertai berita acara. Penetapan perusahaan percetakan 1) Penyelenggaraan UN tingkat pusat menetapkan persyaratan teknis yang harus dipenuhi oleh perusahaan 2) Penetapan perusahaan percetakan bahan UN sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan kriteria yang ditetapkan oleh BSNP b. maupun mengubah layout. Mengecek jumlah master copy sesuai dengan tincian mata pelajaran yang diujikan b. 2. kaset dan petunjuk pengguanaannya b. 4.1) Mengidentifikasi dan memilih butir – butir soal dari bank soal nasional sesuai dengan kisi – kisi soal UN tahun pelajaran 2009/2010 2) Merakit naskah soal UN dengan memperhatikan sebaran tingkat kesukaran soal 3) Menentukan paket – paket naskah soal UN dengan mempertimbangkan kesetaraan antar paket 4) Memriksa paket – paket naskah soal UN dari segi kesetaraan tingkat kesukaran. Mengisi dan menandatangani berita acara serah terima dengan saksi dari Dinas Provinsi. Percetakan dan Pengamanan Bahan UN 1) Penyelenggaraan UN tingkat provinsi atau perusahaan percetakan tidak dibenarkan melakukan penelaahan soal. Jumlah butir soal dan alokasi waktu UN untuk masing – masing satuan pendidikan adalah sebagai berikut: No 1. Kanwil Departemen Agama dan TPI 3. 3. 2) Perusahaan percetakan melakukan pencetakan bahan UN dengan ketentuan 3) Perusahaan percetakan dengan pengawasan penyelenggara UN tingkat provinsi memasukan bahan UN ke dalam amplop. 2) Penyelenggara UN tingkat provinsi menerima dan memeriksa master copy naskah soal dari penyelenggara UN tingkat pusat dengan ketentuan sebagai berikut : a.

Jadwal pendistribusian bahan UN dilaksanakan sedekat mungkin dengan hari pelaksanaan ujian 2) Penyelenggaraan UN tingkat kabupaten /kota menentukan tempat penyimpanan bahan UN sebelum diserahkan ke satuan pendidikan penyelenggara UN 3) Penyenyelenggara UN tingkat kabupaten / kota menyampaikan bahan UN sekolah/madrasah penyelenggara UN. Jadwal UN a. dan berita acara sejumlah 3 lembar dimasukan ke dalam amplop LJUN per mata pelajaran. • Amplop naskah soal UN. blangko daftar hadir sejumlah 3 lembar. UN dilakukan satu kali. amplop LJUN. kemudian bersama penyelenggara UN tingkat provinsi memusnahkan film / plate tersebut sebulan setelah penyelenggaraan UN. yaitu paket A dan paket B • LJUN sejumlah 20 eksemplar. disaksikan oleh aparat keamanan dan TPI tingkat provinsi dilengkapi dengan berita acara pemusnahan 7) Perusahaan percetakan menyimpan file /plate cetak yang telah digunakan di tempat yang aman. UN susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah c. yang terdiri atas UN utama dan UN susulan b. Distribusi bahan UN 1) Perusahaan percetakan mendistribusikan bahan UN kepada penyelenggara UN kabupaten / kota di bawah pengawasan penyelenggaraan UN tingkat provinsi dan TPI tingkat provinsi dilengkaip dengan berita acara serah terima. dan amplop cadangan untuk setiap sekolah penyelenggara UN dimasukkan ke dalam dus dan dipak • Setiap amplop yang telah diisi bahan ujian ditutup rapat dengan dilak 6) Perusahaan percetakan bersama penyelangggara UN tingkat provinsi segera melakukan pemusnahan bahan UN yang tidak diperlukan atau rusak.5) Hasil cetakan dimasukkan ke dalam amplop dengan prosedur sebagai berikut : • Naskah soal UN terdiri dari 10 eksemplar paket A dan 10 eksemplar paket B yang dimasukkan ke dalam amplop naskah soal per mata pelajaran per ruang ujian.ah dicetak dan dipak sesuai dngan kebutuhan disimpan dalam gudang yang aman c. dilengkapi dengan berita acara serah terima 4) Setiap proses serah terima dan pengiriman bahan UN ke penyelenggara UN tingkat kabupaten / kota dan ke sekolah penyelenggara UN dikawal oleh aparat keamanan C. untuk ruang yang jumlahn siswanya kurang dari 20 orang jumlah naskah soal disesuaikan • Setiap paket mata pelajaran diberi kode pakert yang berbeda. diberi 1 (satu ) amplop cadangan setiap kelipatan 10 ruang UN dengan pembulatan ke atas. Jadwal pelaksanaan UN sebagai berikut : . Pelaksanaan Ujian Nasional 1. dimasukan dalam amplop naskah soal UN cadangan dan dilak • Sekolah / madrasah penyelenggara UN yang memiliki kurang dari 10 ruang UN. yang dilakukan setiap hari sesuai dengan jadwal UN. per ruang ujian • Naskah soal UN dan LJUN cadangan masing – masing sebanyak 10 eksemplar yang terdiri dari 5 eksemplar paket A dan 5 eksemplar paket B. dilengkapi dengan berita acara pemusnahan 8) Naskah bahan UN yang tel.

Tempat duduk peserta UN diatur sebagai berikut : 1) Satu bangku untuk satu orang peserta UN 2) Jarak antara meja yang satu dengan yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 meter 3) Penempatan peserta UN disesuaikan dengan nomor urutan nomor peserta UN (lihat gambar contoh denah ruang UN) . 5 April 2010 UN Utama : Selasa. 6 April 2010 UN Utama : Rabu.00 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Ilmu Pengetahuan Alam 2. Pengumuman hasil UN dilakukan secra serentak di sekolah penyelenggara b. Setiap ruang UN disediakan lak / segel f. Setiap meja diberi nomor dan photo peserta UN d. Gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi UN agar dikeluarkan dari ruang UN g.00 08.00 – 10. 8 April 2010 Waktu 08.No 1 2 3 4 Hari / Tanggal UN Utama : Senin. Penetapan waktu pengumuman hasil a.00 – 10. Ruang kelas yang digunakan aman dan memadai untuk UN b. Waktu pengumuman hasil UN SMP selambat – lambatnya minggu ketiga bulan Juni 2010 3. 29 Maret 2010 UN Susulan : Senin. Ruang UN Sekolah penyelenggara UN menetapkan ruang UN dengan persyaratan sebagai berikut : a.00 – 10.00 08. 1 April 2010 UN Susulan : Kamis. 31 Maret 2010 UN Susulan : Rabu. Ruang kelas yang digunakan paling banyak 20 peserta sesuai dengan denah ruang UN dan 1 meja pengawas UN c.00 – 10. 30 Maret 2010 UN Susulan : Selasa. 7 April 2010 UN Utama : Kamis. Setiap ruang UN disediakan denah tempat duduk peserta UN e.00 08.

Penyelenggaraan UN tingkat kabupaten /kota menetapkan pengawas ruang UN di tingkat satuan pendidikan atas usul dari sekolah penyelenggara b. Pengawas ruang UN a. Pengawas UN harus menandatangani surat pernyataan bersedia untuk menjadi pengawas ruang UN sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus hadir 30 menit sebelum ujian dimulai di lokasi sekolah penyelenggara UN .PENGAWAS 1 2 3 4 8 7 6 5 9 10 11 12 16 15 14 13 17 18 19 20 Keterangan : Nomor ganjil paket A Nomor genap paket B 4.

dan meyakinkan bahwa amplop tersebut dalam kedaan baik dan tertutup rapat (disegel) disaksikan oleh peserta UN setelah seluruh peserta UN selesai mengisi identitas 11) Pengawas ruang UN membagikan naskah soal ujian pada lajur tempat duduk peserta ujian (sesuai denah ruang UN) 12) Pengawas ruang UN meletakan naskah soal UN di atas meja peserta UN dalam posisi tertutup. dan memandu serta memriksa pengisian identitas peserta UN (nomor ujian. jujur. buku atau catatan lain. memeriksa kelengkapan bahan UN.c. alat komunikasi elektronik. bertanggung jawab. Pengawas ruang UN tidak diperkenankan membawa alat komunikasi elektronik ke dalam ruang UN d. peserta UN tidak diperkenankan untuk membukanya sampai tanda waktu UN dimulai 13) Pengawas ruang UN memasukan kelebihan naskah soal yang tidak terpakai ke dalam amplop naskah soal dan tetap disimpan di ruang UN 14) Pengawas ruang UN mempersilahkan peserta UN untuk mengecek kelengkapan naskah soal sebelum dimulainya pengerjaan 15) Pengawas ruang UN wajib menggantikan naskah soal apabila ditemukan ada naskah soal yang cacat atau rusak 16) Pengawas ruang UN meminta peserta UN untuk menuliskan kode paket soal pada LJUN sesuai dengan naskah soal yang diterima 17) Pengawas ruang UN wajib menjaga ketertiban dan ketengan suasana ruang ujian dan melarang orang lain yang tidak berkepntingan memasuki ruang UN . tanggal lahir. kalkulator dan sebagainya ke dalam ruang UN kecuali alat tulis yang akan dipergunakan 6) Pengawas ruang UN membacakan tata tertib 7) Pengawas ruang UN membagikan LJUN kepada peserta. dan amplop LJUN 3) Pengawas ruang UN masuk kedalam ruang UN 20 menit sebelum waktu pelaksanaan UN dan memeriksa kesiapan ruang UN 4) Pengawas ruang UN mempersilahkan peserta UN untuk memasuki ruang UN dan menempati tempat duduk sesuai dengan nomor yang ditentukan 5) Pengawas ruang UN memeriksa setiap peserta UN untuk memastikan peserta tidak membawa tas. teliti dan memegang teguh kerahasiaan e. Tim pengawas ruang UN terdiri atas unsur guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin. dan tanda tangan) kode mata pelajaran dan kode paket naskah soal UN sebelum waktu UN dimulai 8) Pengawas UN mengingatkan peserta UN agar terlebih dahulu membaca petunjuk cara menjawab soal dan cara mengisi LJUN 9) Pengawas ruang UN mengedarkan daftar hadir serta mengecek kesesuaian dengan kartu / tanda pserta sebelum menjawab soal UN 10) Pengawas ruang UN membuka amplop soal. Guru mata pelajaran yang diujikan tidak diperbolehkan berada di lingkungan sekolah saat pelaksanaan UN berlangsung f. nama. LJUN. Penempatan pengawas ruang UN dilakukan oleh penyelenggara UN tingkat kabupaten /kota dengan prinsip sistem silang murni g. naskah soal UN. Setiap ruang diawasi oleh dua orang pengawas ruang UN h. Prosedur pengawasan UN dan tata tertib pengawas ruang UN 1) Pengawas ruang UN menerima penjelasan dan pengarahan dari ketua penyelenggara UN tingkat satuan pendidikan 2) Pengawas ruang UN menerima bahan UN yang berupa amplop naskah soal UN.

Peserta UN yang memperoleh naskah soal yang cacat atau rusak wajib memberitahukan kepada pengawas ruang UN. tas. dan catatan dalam bentuk apapun ke dalam ruang ujian d. yakni 15 (lima belas) menit sebelum UN dimulai b. Peserta UN berhenti mengerjakan soal setelah tanda berakhirnya waktu ujian berbunyi . Peserta UN yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan. buku. Peserta UN memasuki ruangan ujian setelah tanda masuk dibunyikan. Peserta UN dilarang membawa alat komunikasi elektronik. Peserta UN membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B. Peserta UN yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUN dapat bertanya kepada pengawas ruang UN dengan cara mecungkan tangan terlebih dahulu i.18) Pengawas ruang UN memberi peringatan kepada peserta yang melakukan kecurangan dilengkapi dengan berita acara 19) Pengawas ruang dilarang memberi bantuan dalam bentuk apapun kepada peserta bedrkaitan dengan jawaban soal UN yang diujikan 20) Pengawas ruan UN memberi peringatan kepada peserta UN lima belas menit sebelum UN selesai 21) Pengawas ruang UN mempersilahkan peserta untuk berhenti mengerjakan soal setelah waktu UN selesai 22) Pengawas ruang UN memerintahkan peserta untuk meninggalkan ruang ujian setelah selesai menghitung jumlah LJUN sama dengan jumlah peserta UN 23) Pengawas ruang UN mengumpulkan dan mengecek kelengkapan LJUN dan lembar soal UN setelah tanda batas waktu mengerjakan soal selesai 24) Pengawas ruang UN mengumpulkan LJUN sesuai dengan paket soal dan diurutkan dari nomor peserta terkecil 25) Pengawas ruang UN memasukan LJUN paket soal A ke dalam amplop A dan LJUN paket soal B ke dalam amplop B. Selama ujian berlangsung peserta UN hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang UN. Tata Tertib Peserta UN a. sambil menunggu pergantian naskah soal pengganti peserta UN tetap mengerjakan soal yang diterima sebelumnya. Peserta UN yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti UN setelah mendapatkan izin dari ketua penyelenggara UN tingkat satuan pendidikan. penggaris dan bolpoin berwarna hitam / biru dan kartu tanda peserta ujian e. Peserta UN mengisi identitas pada lembar LJUN serta lengkap dan benar serta mencantumkan nomor kode soal UN sesuai dengan kode soal UN yang dikerjakan h. penghapus. k. daftar hadir dan berita acara seluruhnya dimasukkan ke dalam amplop ruang ujian 26) Pengawas ruang UN menyerahkan amplop ruang ujian dan amplop naskah soal UN (termasuk yang tidak terpakai) kepada penanggung jawab sekolah penyelenggara UN dilengkapi dengan berita acara pelaksanaan UN dan disaksikan 27) Naskah soal yang telah diujikan disimpan di sekolah dan dapat dimanfaatkan oleh sekolah sebulan setelah UN 5. kalkulator. dan tidak melakukannya berulang lagi j. Peserta UN mengisi daftar hadir sebelum UN dimulai f. amplop B. Peserta UN yang telah mengerjakan soal sebelum waktu UN berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan m. tanpa diberi perpanjangan waktu c. Peserta UN mulai mengerjakan soal setelah tanda waktu mulai ujian dibunyikan g. Setelah itu amplop A. dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti UN pada mata pelajaran yang terkait l.

April 2010 S. listening No 1 2 3 4 .00 B.Selama UN berlangsung. S.Pd berbicara.00 B.00 09.20 April 2010 US Utama : Rabu.30 – 12.30 – 11. Namun demikian sebagai acuan. 2.00 Mata Pelajaran PAI PKn IPS TIK Seni Budaya Bahasa Sunda n. Mendengarkan. 13 07. 12 07. 10 07.00 PAI Uud April 2010 Mauludin.Pd Senin.19 April 2010 US Utama : Selasa. dapat digunakan jadwal sebagai berikut JADWAL UJIAN SEKOLAH SMP TAHUN PELAJARAN 2009/2010 No 1 2 3 Hari / Tanggal US Utama : Senin. menulis Selasa.Ag Sabtu.21 April 2010 Waktu 07. S. Pelaksanaan Ujian Sekolah 1.30 – 11. Jadwal ujian secara rinci diatur oleh masing – masing sekolah.30 – 11.00 07. atau hari – hari lain sebelum atau sesudah jadwal pelaksanaan ujian sekolah tertulis JADWAL UJIAN SEKOLAH PRAKTIK TAHUN PELAJARAN 2009/2010 Hari/tanggal waktu Mata Penguji Keterangan Pelajaran Jum’at. Peserta dapat meninggalkan ruangan dengan tertib dan tenang setelah tanda batas waktu dibunyikan dan pengawas telah selesai mengumpulkan dan menghitung bahwa jumlah LJUN sama dengan jumlah peserta UN D. 14 April 2010 US Susulan : Rabu. peserta UN dilarang: 1) Menanyakan jawaban soal kepada siapapun 2) Bekerjasama dengan orang lain 3) Memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal 4) Memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain 5) Membawa naskah soal UN dan LJUN keluar dari ruangan ujian 6) Menggantikan atau digantikan oleh orang lain o. april 2010 Sugiono.00 09.30 – 12.30 – 11. Ujian Praktik Jadwal ujian praktek diatur oleh sekolah dengan memanfaatkan hari – hari kosong pada minggu yang sama dengan jadwal ujian sekolah tertulis. Ujian Tertulis Ujian sekolah tulis dilaksanakan setalah Ujian nasional.00 07. Indonesia Dedi Hernadi. 12 April 2010 US Susulan : Senin.00 – 09.00 Penjaskes Deni April 2010 Herdiana.Pd reading . Inggris Ugin Speaking. 09 07.30 – 12.00 – 09. writing.00 09. S.00 – 09. 13 April 2010 US Susulan : Selasa.

S.Pd Iksan Megariawan. Pemantauan.00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4. S.30 – 12. analisis dan pelaporan hasil ujian b. 2. 15 April 2010 Jum’at.30 – 11. BSNP bersama Puspendik mengirimkan hasil UN kepada penyelenggara UN bingkat propinsi dilengkapi berita acara serah terima g. Pengumpulan hasil ujian a.5 Rabu. Penyelenggara UN tingkat propinsi memeriksa kesesuaian jumlah berkas LJUN dengan jumlah peserta UN dari setiap sekolah penyelenggara UN e. Kepala Sekolah penyelenggara UN mengumpulkan amplop LJUN yang telah dilak oleh pengawas ruang UN dan memasukannya ke dalam amplop besar yang disaksikan oleh TPI tingkat sekolah b.Sunda PLH Seni Budaya Keterampilan Industri Nunung. Pengiriman hasil pemindaian dilakkan dalam dua tahap e. Pelaporan . Penyelenggara UN tingkat propinsi mencetak laporan hasil UN F. 16 April 2010 07.Pd/Euis A. Memiliki nilai rata – rata minimal 5.30 – 12. Pemeriksaan Hasil Ujian Nasional 1. Dinas pendidikan propinsi memindai LJUN SMP/ MTs/ SMPLB/SMK/SMALB d.Pd Een. S. Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut : a. Kabupaten dan atau satuan pendidikan dapat menentukan standar kelulusan UN lebih tinggi dari kriteria butir satu sebelum pelaksanaan UN G.Pd Dodo.25 untuk mata pelajaran lainnya.Pd E. Penyelenggara UN tingkat provinsi mengelompokan LJUN per mata pelejaran per sekolah penyelenggara UN per kabupaten 2. BSNP bersama Puspendik mengembangkan sistem dan perangkat lunak (software) untuk pendataan calon peserta.00 07. dengan nilai minimal 4. S. 14 April 2010 07. Kelulusan Ujian Nasional 1. S.Pd Diding N Een. Penyelenggara UN tingkat propinsi mencetak DKHUN h. BSNP bersama Puspendik mengkoordinasikan pelaksanaan pengolahan hasil UN di seluruh propinsi c.00 IPA TIK 6 7 Kamis. Evaluasi. Kepala sekolah penyelenggara UN mengirimkan LJUN ke penyelenggara UN tingkat kabupaten disertai dengan berita acara serah terima c. Pengolahan hasil ujian a. BSNP bersama puspendik melakukan penskoran dan penilaian hasil UN f. S.50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan. Penyelenggara UN tingkat kabupaten mengirimkan LJUN ke penyelenggara UN tingkat provinsi disertai dengan berita acara serah terima yang disaksikan oleh TPI tingkat provinsi d. pemindaian (scanning) LJUN.00 B.

1. kabupaten. transfaransi dan akuntabilitas UN maka dibentuk Tim pemantau Independen (TPI) yang anggota utamanya berasal dari dosen perguruan tinggi. maka pengawas ruang ujian mencatat dan mengusulkan peserta UN tersebut untuk dinyatakan gagal ujian dan ditulis dalam berita acara 2. Biaya Penyelenggaraan Ujian Nasional Biaya penyelenggaraan UN di tingkat satuan pendidikan mencakup komponen – komponen sebagai berikut: (terlampir) I. Penyelenggara UN yang terbukti melenggar ketentuan POS diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku dan tidak akan diikutsertakan dalam penyelenggaraan UN yang akan datang . evaluasi dan pelaporan dilakukan oleh setiap penyelenggara UN tingkat pusat. serta tidak diikutsertakan dalam kegiatan UN yang akan datang 3. propinsi. dan propinsi 4. Apabila peserta UN telah diberi peringatan dan tidak mengindahkan peringatan tersebut. Anggota TPI yang melanggar POS dibebastugaskan dan diganti oleh yang lain. Rincian pembentukan TPI beserta tugas dan wewenangnya akan diatur dalam POS tersendiri H. anggota profesi pendidikan non guru dan mahasiswa tingkat akhir 3. Pemantauan. Pengawas ruang UN dan pengawas satuan pendidikan yang melanggar ketentuan POS dibebastugaskan dan diganti oleh yang lain. serta tidak diikutsertakan dalam kegiatan UN yang akan datang 4. Pemantauan oleh TPI dilakukan pada tingkat sekolah. Untuk meningkatkan obyektifitas. Peserta UN yang melanggar tata tertib diberi peringatan oleh pengawas ruang UN. Sanksi 1. widiaswara. kabupaten serta sekolah penyelenggara UN sesuai dengan tugas dan kewenangannya 2.

Pembelian Soal ke KKS (61 x 6 mp x Rp.000. 2.000.00) f.600. Pemeriksaan Hasil Ujian (6 mp x 2 org x 61 x Rp. Transport piket keamanan soal (2 org x 4 hr x Rp.000. Konsumsi Ujian Tulis (25 org x 3 hr x Rp. 1.00 Rp. Transport Pengawas Silang keluar (8 org x 4 hr x Rp.000.000. 150.00 Rp. 200.000.00) b.350.000.00 Rp.00 Rp.00 Rp. Pengolahan Nilai h. Honor Penguji (10 org x61 siswa x Rp. 3.00 Rp.00) g.00) c. 150. 4. Penyusunan Naskah / kisi – kisi soal (10mp x Rp. 40.000.00) d.000. Kepanitiaan e. 80. 446. 1.000.00 Rp.000.00 Rp.800.000.000. Pengawasan (2 org x 4 rg x 3 hr x Rp.000.000. 20.00) c.000.00) c. Operasional Keamanan Soal di gugus g.00 Rp.00 Rp. 20.098. 300.00 Rp.000.00) JUMLAH Ujian Nasional Tulis a.000.044.00 Rp.00 Rp.00 Rp.800. 20. 150. 400. Transport Polisi 4 hari e.000. 400. 372.00 3 .00 Rp.00 Rp. 7. Konsumsi JUMLAH JUMLAH TOTAL JUMLAH Rp. 122.000. Konsumsi Pemeriksaan (20 org x Rp.00 Rp. Piagam Agama (61 x Rp. 160. 400. 40.000. 3.00) f.00 Rp.00) d. 850. Pemantauan Keamanan soal di gugus h.00 Rp.225.00 Rp. Transport Pengawas Silang masuk (8 org x Rp.244. 3. 640. 4.00 Rp. 4.BAB IV RENCANA BIAYA UJIAN NASIONAL / UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2009/2010 NO URAIAN KEGIATAN 1 Ujian Sekolah Praktek a.00 Rp. 480. 50.000.000. 50.800. Transport TPI 4 hari d.000.247.000. Konsumsi Penguji (10 org x Rp.000. 292.800.00) b. 4.000. ATK penyusunan program kerja b.000.000.00 Rp.00) JUMLAH 2 Ujian Sekolah Tulis a.

kami menyadari masih banyak kekurangan. oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi penyempurnaan kerja berikutnya.BAB V PENUTUP Dengan Program Kerja Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2009/2010 di sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Darma diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan Ujian Nasional dengan baik Program kerja ini selain digunakan sebagai pedoman pelaksanaan Ujian Nasional. Akhirnya semoga program kerja ini bermanfaat bagi kita semua terutama dalam peningkatan mutu pendidikan . mudah – mudahan dapat meningkatkan kinerja para pelaksana Ujian Nasional secara profesional Dalam penyusunan program kerja ini.