P. 1
DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BISNIS

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BISNIS

|Views: 4,075|Likes:
Published by Veronica Hutajulu

More info:

Published by: Veronica Hutajulu on Mar 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2013

pdf

text

original

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BISNIS

1.1. Pengertian Teknologi Informasi Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses ,mendapatkan, menyusun,menyimpan,memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas,yaitu informasi yang relevan,akurat,dan tepat waktu,yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi informasi juaSeperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informal.Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi computer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memroses dan menyimpan informasi,melainkan juga mencakup teknologi komunikasi unTI mengirimkaninformasi.teknologi yang menggabungkan komputasi (computer) dengan jalur komunikasiberkecepatan tinggi yang membawa data,suara dan video. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.

1.2. Perkembangan Teknologi Informasi Membicarakan perkembangan TI dan globalisasi ekonomi ibarat membicarakan dua sisi dari sebuah koin tunggal; keduanya menggambarkan dua karakterisTI penting perkembangan kemasyarakatan di penghujung abad ke-20. Munculnya gagasan tentang information society ataupun knowledge-based society memperlihatkan adanya upaya untuk melihat kedua sisi koin tersebut secara serentak.

1

Tetapi baru pada era 1960-an teknologi komputer dan teknologi elektronik melebur dengan teknologi broadcasting dan telekomunikasi berbasis kabel. industri komunikasi. Pada periode yang sama. control. satelit dan teknologi nir-kabel lainnya. telah dikonsepsikan sebagai “senjata” baru di abad ke-21 ini. computing. digabungkan dengan sistem dan perangkat lunak. remote sensing devices. 2 . Bahkan telemaTIa. sejak 1970-an. management information systems. Meningkatnya permintaan dari sektor bisnis akan sarana untuk mengontrol informasi. seperti microwave dan seluler. Dan secara fisis komputer berevolusi dari berukuran sebesar sebuah ruang tamu sampai menjadi perangkat yang portabel dan personal. meleburkan kedua jenis teknologi tersebut menjadi yang kini lazim disebut information and communication technology (ICT). Permintaan militer juga memacu terjadinya inovasi. Penggunaan dalam militer dikenal dengan teknologi C4I: command. teknologi komputer berevolusi dari sebatas wordprocessing dan accounting menjangkau image dan graphic processing. communications. dan data bases. selain suara. selama masa Perang Dunia Ke II. Kemampuan yang sangat tinggi untuk mengirim dan menerima data dan citra. Teknologi berbasis kabel (wire-based technology) ini menyediakan pondasi bagi perkembangan jejaring telepon. berbagai wilayah yang terpisah oleh laut menjadi terhubungkan menjelang akhir 1900. menjadi pemacu utama pengembangan aplikasi dari telemaTIa (telematics). dan industri hiburan. dan intelligence. di mana kabel tembaga mulai diganti dengan kabel serat opTI. industri perangkat lunak. khususnya yang terkait dengan kegiatan produksi dan distribusi. Inovasi yang berlangsung secara masif berlangsung dalam 25 tahun terakhir. yang membutuhkan penyimpanan dan pengolahan data dalam kapasitas yang sangat besar.Bentuk awal telekomunikasi berskala nasional adalah telegrap. yang pada gilirannya menjangkau bagian yang lebih luas dari permukaan Bumi. khususnya dalam wireless technologies. Dan industri TI hari ini merupakan kombinasi dari sekurang-kurangnya empat jenis industri: industri komputer. atau Teknologi formasi (TI). Dengan penggunaan teknologi kabel lintas-lautan (transoceanic cables). Di awal perkembangannya (seabad yang lalu). seperti computer-aided design (CAD). aplikasi-aplikasi ini didorong oleh kebutuhan-kebutuhan di sektor bisnis. Internet dan World Wide Web (WWW) menjadi wujud utama peleburan kedua jenis teknologi.

dan berbagai aktivitas lainnnya. • Memotivasi kemampuam kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan Teknologi formasi .bekerja. awam menyebutnya sebagai era HiTech sering pula masyarakat menyebutnya NewTech. begitupun dengan Information & Communication Technology (ICT) atau Teknologi Informasi berkembang dengan cepatnya.4. sehingga pembelajaraan dapat lebih optimal .3. kadang kita belum mengetahui sistem yang baru. 1. Manfaat Teknologi Informasi PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI OLEH PERUSAHAAN Perkembangan teknologi demikian pesatnya saat ini. • Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan teknologi komunikasi dan informasi untuk mendukung kegiatan belajar . • Mengembangkan kemampuan belajar berbasis teknologi informasi . Tentunya sebagai konsekuensi logis dari era globalisasi dan liberalisasi yang dipicu dan 3 .1. sudah muncul lagi sistem yang lebih baru.dan terdapat tujuan sebagai berikut : • Menyadarkan kita untuk mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk mengetahui potensi perkembangan teknologi informasi dan komunukasi yang berkembang.sehingga bias menjalani aktivitas dengan teknologi tersebut. Tujuan Teknologi Informasi Didalam perkembangannya teknologi informasi sangatlah mempunyai peran yang amat penting.

Jejaring privat ini hadir di semua industri global. di mana perusahaan multinasional menjadi perusahaan jejaring. karena besarnya biaya. manufaktur dan kepariwisataan. Hari ini. Perusahaan-perusahaan kecil lebih terbatas kemampuannya untuk mengembangkan jejaring TI sendiri ataupun untuk menyewa. Perusahaan multinasional telah dapat mengkoordinasikan produksi dan marketing dengan sistem komunikasi berbasis satelit dengan kapabilitas video-conferencing.dipengaruhi oleh perubahan teknologi yang kontinyu dan sangat cepat tersebut. Apa yang dulunya merupakan biaya untuk menjalankan bisnis. dan jejaring utilitas lain. leluasa. Ini menjadi pilihan yang ekonomik hanya jika organisasi tersebut cukup besar untuk menimbulkan cukup trafik untuk menghasilkan penghematan. antara lain perusahaan-perusahaan layanan finansial. Oleh karena ini. untuk tujuan mengkoordinasikan pengembangan produk dan disain manufaktur. Sektor-sektor yang sangat bergantung pada TI mencakup. maka dunia bisnis dihadapkan pada suatu persaingan yang sangat tajam. perusahaan-perusahaan besar memiliki pilihan untuk mengembangkan sendiri jejaring privat. automated. Pemanfaatan TI di Sektor Bisnis Bagi dunia bisnis. distribusi air. sekarang menjadi sumber keuntungan kompetitif. Perusahaan-perusahaan memiliki pilihan yang terbatas atas layanan yang diperoleh dari penyediaan layanan yang dikelola secara monopoli. jejaring telekomunikasi awalnya digunakan seperti halnya jejaring listrik. para pengguna korporat meletakkan bersama keseluruhan jejaring di bawah kontrol mereka. dengan biaya yang masuk akal. terpadu dan terandalkan. Deregulation dan teknologi digital baru telah mengizinkan perusahaan untuk secara sadar merancang dan mengoperasikan jejaring telekomunikasi internal dan privat untuk meningkatkan posisi kompetitif mereka. memotong-pintas jejaring publik sebagian atau seenuhnya. 4 . Ini merupakan sumber yang penting. Para pengguna bisnis berskala besar memiliki kebutuhan akan sistem yang cost-effective. mulai dari pertambangan dan pertanian sampai layanan finansial. Layanan TI sekarang digunakan oleh semua sektor ekonomik. tetapi dulu perusahaan memiliki pengaruh yang kecil. Jika para penyedia layanan lokal tidak dapat memenuhi kebutuhan ini. perusahaan-perusahaan global merupakan pihak-pihak yang pertama yang mengadopsi TI baru. aman.

Telepon Sebagai media Komunikasi Bisnis Pada awalnya. sebagai contoh pada lingkungan bisnis. mengembangkan suatu sistem. dan mengoptimalkan efesiensi bisnis berbasis teknologi informasi. cepat dan dapat dipercaya. Saat ini kehidupan manusia mulai bergeser ke kehidupan komputasi persasif. Komunikasi adalah persepsi dan apresiasi Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan suatu perusahaan yang dapat menangani akan hal itu diberbagai situasi yang menantang. suatu kehidupan yang meletakkan teknologi informasi sebagai bagian dari kehidupan manusia kapan dan dimana saja. data dan informasi) yang lebih lebih cepat guna mempertahankan pelanggan. Pergerakan bisnis yang semakin cepat menuntut komunikasi (suara. Hal ini dapat diilihat dari prilaku manusia yang sudah mulai terbiasa dengan komputer. Departemen TI pada sebuah perusahaan mulai dibangun dan secara konstan diminta untuk mengembangkan suatu layanan. pemasok. perangkat lunak. sudah mulai terbiasa dengan internet. komunikasi dalam dunia bisnis dilakukan dengan menggunakan suatu perangkat komunikasi yang disebut telepon.Pada ruang lingkup yang lebih luas. dan sudah mulai merasakan bahwa sekumpulan kebutuhannya dapat dibantu oleh teknologi informasi. Era Globalisasi Perkembangan teknologi informasi telah berkembang luar biasa hebatnya baik dari sisi perangkat keras. dan. dalam menghadapi persaingan. bahkan. Komunikasi Bisnis dengan Peranan Teknologi formasi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi diantara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif atau menimbulkan efek tertentu yang diharapkan. Semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual. yang mana bisa semua permasalahan tersebut hanya bisa diselesaikan melalui Teknologi formasi ( ICT ). kehadiran teknologi informasi mulai disadari dapat menghadirkan berbagai solusi yang dapat membantu proses bisnis yang ada. dimana dengan alat ini para pelaku bisnis dapat menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan pihak lain dalam rangka menjalankan 5 . atau sumber daya manusia yang mendayagunakannya.

Strategi perusahaan untuk “berperang” dewasa ini. Dan layaknya sebuah peperangan.Bisnis dan TI Persaingan ketat di pasar sebuah industri saat ini layaknya sebagai sebuah pertempuran dan peperangan. aplikasi-aplikasi bisnis komersial seperti Enterprise Resource Planning–ERP. Teknologi informasi dewasa ini dipandang sebagai salah satu competitive edge tersebut. dari sekadar kemampuan untuk berkirim e-mail hingga kemampuan untuk melakukan mekanisme kolaborasi atau melakukan pertemuan virtual. Keunikan bisa diwujudkan dalam bentuk akhir dari produk yang ditawarkan. maupun keunikan dalam proses bisnis perusahaan tersebut. Di samping itu. Kemenangan dan kekalahan adalah hal yang sangat lumrah. Katakanlah keunikan sebuah perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lainnya adalah pada proses bisnisnya yang sangat efi sien. Cara sebuah perusahaan menjalankan bisnisnya akan sangat mempengaruhi kesuksesannya dalam memenangi persaingan. Tapi menjadi pemenang bukanlah sebuah perkara yang mudah untuk dilakukan. meskipun tetap bukan satu-satunya. di samping itu juga tidak ada yang mau berada di pihak yang kalah. Semua perusahaan saat ini bergelut untuk mampu tetap kompetitif dan selalu memiliki peluang serta potensi untuk menang. 6 . Salah satu jalan untuk menjamin kemenangan ini adalah memiliki keunikan. Di sinilah istilah competitive edge mulai populer. setiap perusahaan berlomba untuk menjadi pemenang. yang membedakannya dari pesaingnya. persaing an bisnis juga memerlukan strategi dan perencanaan taktis di lapangan. Jika kita analogikan gambaran ini dengan sebuah tank. banyak dipengaruhi pada bagaimana teknologi informasi diposisikan dalam perusahaan. Keunikan yang membedakan setiap perusahaan dengan perusahaan lainnya dalam sebuah industri. menekan biaya operasional sehingga produk akhirnya cenderung lebih murah dibanding pesaingpesaingnya. Dengan adanya keunikankeunikan ini. sedemikian rupa. Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat mampu menawarkan berbagai solusi bisnis. juga dengan sendirinya mampu membentuk karakterisTI bisnis sebuah perusahaan. yang tadinya reaktif menjadi lebih proaktif dalam persaingan pasar. maka teknologi informasi adalah mekanisme kendali dan pengarah tembakan tank tersebut. Ujung-ujungnya adalah bagaimana perusahaan tersebut. Keunikan yang memiliki dampak positif bagi bisnis inilah yang dikatakan sebagai competitive edge dari perusahaan tersebut.

Berperan sebagai konservatif untuk mendukung dalam organisasi. meningkatkan hubungan dengan konsumen dan suplier. komunikasi. Penyelarasan strategi bisnis dan IT digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan efisiensi. Perusahaan yang berhasil melakukan integrasi antar teknologi dengan strategi bisnis menunjukkan peningkatan pendapatan yang signifikan. komitmen dan itegrasi dari masing – masing fungsi yang ada dalam perusahaan. Peranaan IT dalam organisasi ini juga akan mempengaruhi penyelarasan yang terjadi dalam perusahaan. Sebuah organisasi yang telah mengadopsi teknologi informasi ke dalam proses bisnis yang dilakukannya. dan menciptakan produk dan solusi bisnis baru. Perusahaan ini memilih menggunakan teknologi IT yang sudah terbukti dan matang. tentunya akan ikut memikirkan peranan yang akan dilakukan oleh IT. perlu melakukan pertimbangan arah strategi bisnis yang jelas. Karena perbedaan ini. maka setiap perusahaan tentunya akan memerlukan penggunaan IT secara berbeda sesuai dengan strategi diterapkan. menciptakan hambatan untuk pendatang baru. Peranan Tekonologi Informasi (IT) dalam strategi bisnis yaitu: 1. mengurangi biaya. Dalam melakukan penyelarasan IT. Ada juga perusahaan yang menggunakan IT sebagai enabler untuk menciptakan kesempatan – kesempatan baru yang mungkin tidak akan dapat dilakukan tanpa dukungan IT. strategi bisnis yang berbasis IT memegang peranan penting dalam mewujudkan strategi bisnis. Penyelarasan antar strategi bisnis dengan teknologi informasi (IT) merupakan permasalahan yang kompleks dan bersifat multidimensi. strategi bisnis yang berbasis IT yang dilakukan oleh sebuah perusahaan akan membedakannya dengan perusahaan – perusahaan lain. 7 . strategi bisnis yang berbasis IT sangat penting bagi perusahaan untuk dapat memenangkan persaingan pasar.Strategi Persaingan Bisnis berbasis Teknologi Informasi (IT) Strategi Persaingan Bisnis berbasis Teknologi Informasi ( IT ) harus memiliki keselarasan dengan strategi bisnis yang dijalankan oleh perusahaan. strategi bisnis yang berbasis IT merupakan arahan dan ruang lingkup dari perusahaan dalam jangka panjang yang akan memberikan keuntungan bagi perusahaan melalui penggunaan sumber daya yang ada dalam lingkungan yang mendukung untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memenuhi harapan dari para stakeholder. Perusahaan dapat memberikan performa yang lebih baik dari para pesaing hanya jika perusahaan dapat menentukan perbedaan yang dimilikinya dan mempertahankannya. Beberapa perusahaan ada yang menggunakan IT untuk menjalankan operasi sehari – hari agar dapat berjalan dengan baik dan efisien. Serta IT juga digunakan sebagai cara baru untuk mengatur fungsi – fungsi yang ada dalam organisasi.

jejaring telekomunikasi awalnya digunakan seperti halnya jejaring listrik. manufaktur dan kepariwisataan. Jika para penyedia layanan lokal tidak dapat memenuhi kebutuhan ini. mulai dari pertambangan dan pertanian sampai layanan finansial. para pengguna korporat meletakkan bersama keseluruhan jejaring di bawah kontrol mereka. di mana perusahaan multinasional menjadi perusahaan jejaring. dengan biaya yang masuk akal. 8 . distribusi air. Layanan TI sekarang digunakan oleh semua sektor ekonomik. Perusahaan yang menggunakan strategi bisnis yang berbasis IT terbukti efektif dalam mengembangkan bisnis. Hari ini. karena IT saat ini telah memegang peranan penting dalam dunia bisnis yang modern dan berebasis teknologi. Deregulation dan teknologi digital baru telah mengizinkan perusahaan untuk secara sadar merancang dan mengoperasikan jejaring telekomunikasi internal dan privat untuk meningkatkan posisi kompetitif mereka. Perusahaan seperti itu juga menganggap IT sebagai investasi yang penting yang akan mempengaruhi performa perusahaan di saat ini dan di masa yang akan datang. tetapi dulu perusahaan memiliki pengaruh yang kecil. sebagai peran yang kritis dan inovatif cendrung untuk lebih selaras dari pada perusahaan yang menggunakan IT secara konservatif. Berperan sebagai inovator dalam bisnis. Apa yang dulunya merupakan biaya untuk menjalankan bisnis.2. Memegang peran yang kritis dan penting dalam organisasi. Para pengguna bisnis berskala besar memiliki kebutuhan akan sistem yang cost-effective. perusahaan-perusahaan besar memiliki pilihan untuk mengembangkan sendiri jejaring privat. automated. Perusahaan ini berkompetisi dalam dunia usaha yang sangat tergantung pada teknologi dan menggunakan IT sebagai alat dalam berkompetisi (competitive weapon). dan jejaring utilitas lain. Jejaring privat ini hadir di semua industri global. 3. Ini merupakan sumber yang penting. leluasa. Perusahaan ini memilih menggunakan dan menginvestasikan pada teknologi IT terkini. memotong-pintas jejaring publik sebagian atau seenuhnya. sekarang menjadi sumber keuntungan kompetitif. Perusahaan-perusahaan memiliki pilihan yang terbatas atas layanan yang diperoleh dari penyediaan layanan yang dikelola secara monopoli. aman. Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi memberikan peranan penting bagi suatu perusahaan dalam memenangkan persaingan dan bekompetisi. Teknologi formasi Bagi Dunia Bisnis Pemanfaatan TI di Sektor Bisnis[4] Bagi dunia bisnis. terpadu dan terandalkan.

Hal ini dapat diilihat dari prilaku manusia yang sudah mulai terbiasa dengan komputer. Komunikasi adalah persepsi dan apresiasi. cepat dan dapat dipercaya. Pada ruang lingkup yang lebih luas. atau sumber daya manusia yang mendayagunakannya.Perusahaan multinasional telah dapat mengkoordinasikan produksi dan marketing dengan sistem komunikasi berbasis satelit dengan kapabilitas video-conferencing.[5] Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan suatu perusahaan yang dapat menangani akan hal itu diberbagai situasi yang menantang. sebagai contoh pada lingkungan bisnis. mengembangkan suatu sistem. suatu kehidupan yang meletakkan teknologi informasi sebagai bagian dari kehidupan manusia kapan dan dimana saja. dan. Telepon Sebagai media Komunikasi Bisnis Pada awalnya. bahkan. Ini menjadi pilihan yang ekonomik hanya jika organisasi tersebut cukup besar untuk menimbulkan cukup trafik untuk menghasilkan penghematan. data dan informasi) yang lebih lebih cepat guna mempertahankan pelanggan. kehadiran teknologi informasi mulai disadari dapat menghadirkan berbagai solusi yang dapat membantu proses bisnis yang ada.[6] Pergerakan bisnis yang semakin cepat menuntut komunikasi (suara. perangkat lunak. pemasok. untuk tujuan mengkoordinasikan pengembangan produk dan disain manufaktur. komunikasi dalam dunia bisnis dilakukan dengan menggunakan suatu perangkat komunikasi yang disebut telepon. dan mengoptimalkan efesiensi bisnis berbasis teknologi informasi. Komunikasi Bisnis dengan Peranan Teknologi formasi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi diantara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif atau menimbulkan efek tertentu yang diharapkan. perusahaan-perusahaan global merupakan pihak-pihak yang pertama yang mengadopsi TI baru. Era Globalisasi Perkembangan teknologi informasi telah berkembang luar biasa hebatnya baik dari sisi perangkat keras. sudah mulai terbiasa dengan internet. Departemen TI pada sebuah perusahaan mulai dibangun dan secara konstan diminta untuk mengembangkan suatu layanan. dalam menghadapi persaingan. Oleh karena ini. dan sudah mulai merasakan bahwa sekumpulan kebutuhannya dapat dibantu oleh teknologi informasi. Perusahaan-perusahaan kecil lebih terbatas kemampuannya untuk mengembangkan jejaring TI sendiri ataupun untuk menyewa. antara lain perusahaan-perusahaan layanan finansial. karena besarnya biaya. yang mana bisa semua permasalahan tersebut hanya bisa diselesaikan melalui Teknologi formasi ( ICT ). Semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual. Sektor-sektor yang sangat bergantung pada TI mencakup. dimana dengan alat ini para pelaku bisnis dapat 9 . Saat ini kehidupan manusia mulai bergeser ke kehidupan komputasi persasif.

Situs web perusahaan misalnya. rekreasi. Mereka juga menggunakan internet untUk berkomunikasi dengan kelompok terpilih (pilihan). Informasi untuk kehidupan profesional/pekerja :sains. menyediakan berbagai informasi. menerima pesanan produk. Informasi untuk kehidupan pribadi :kesehatan. dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif. komoditas. ras. Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak mengenal batas negara. cara dan sarana yang digunakan untuk berdagang senantiasa berubah. yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia. asosiasi profesi. sudah waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia. berita bisnis. sosial. Banyak perusahaan dewasa ini menggunakan situs web unutk mengiklankan produk. berbagai forum komunikasi. meminta umpan balik pelanggan dan menerima karyawan. Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. E-Commerce dalam Komunikasi Bisnis[9] Perdagangan sebenarnya merupakan kegiatan yang dilakukan manusia sejak awal peradabannya. asosiasi bisnis. saham. rohani. Bentuk perdagangan terbaru yang kian memudahkan penggunaannya kini adalah e-commerce. pengembangan pribadi. Secara umum. Manfaat internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu. teknologi. ideologi atau faktor faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. kelas ekonomi. e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk 10 . hobby. Internet sebagai salah satu media Komunikasi Bisnis Pengertian Internet[7] Internet dapat diarTIan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia. Salah satu penggunaan internet sebagai media komunikasi bisnis adalah dengan penggunaan email. Sejalan dengan perkembangan manusia. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode eTI yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat internet [8] Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke internet . karena email adalah sarana internet yang bisa menyajikan tulisan. perdagangan.Berikut ini sebagian dari apa yang tersedia di internet: 1. 2.menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan pihak lain dalam rangka menjalankan bisnisnya.

yaitu : a. maupun 11 . Dalam pengertian lain. sehingga terhindar dari penundaan. EDI didefinisikan oleh International Data Exchabge Association (IDEA) sebagai “transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disepakati. Dan dapat didefinisikan sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi.Di dalam e-commerce. adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi regular yang berulang dalam jumlah besar antara organisasi-organisasi komersial. Internet Commerce. sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain. Dalam lingkup organisasi. Organisasi bisnis yang produktif ditunjang oleh penguasaan komunikasi bisnis para anggota organisasinya. baik penguasaan komunikasi verbal (lisan dan tulisan). organisasi adalah sarana manajemen (dilihat dari aspek kegiatannya). EDI sangat luas penggunaaanya. b. adalah penggunaan internet yang berbasis Teknologi formasi untuk aktivitas perdagangan. Korelasi antara Ilmu Komunikasi dengan Organisasi terletak pada peninjauannya yang berfokus kepada manusia-manusia yang terlibat dalam mencapai tujuan. Secara formal. Kegiatan komersial ini. antara lain pemesanan/pembelian barang dimana barang akan dikirimkan melalui pos atau sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual. Transaksi yang dapat dilakukan di internet. tanpa memerlukan hardcopy atau faktur. Suatu organisasi terdiri dari unit-unit komunikasi dalam hubungan hierarchies antara satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan. Sistem E-commerce dapat diklasifikasikan kedalam tiga tipe aplikasi.[10] KOMUNIKASI YANG EFEKTIF DALAM ORGANISASI BISNIS [11] Komunikasi Bisnis yang efektif diperlukan oleh semua organisasi bisnis dalam upaya mencapai tujuannya. Elektronic Data Interchange (EDI). Bisnis dan Komunikasi Ditinjau dari aspek bisnis. biasanya digunakan oleh kelompok retail besar. sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan.transaksi perdagangan atau perniagaan barang dan jasa dengan menggunakan media elektronik. EMs adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan. EDI memiliki standarisasi pengkodean transaksi perdagangan. para pihak yang melakukan kegiatan perdagangan / perniagaan hanya berhubungan melalui suatu jaringan publik (public network) yang dalam perkembangan terakhir menggunakan media internet. seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. c. yang ditafsirkan sebagai upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan manajemen. Electronic Markets (EMs). kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia. yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer lain dengan menggunakan media elektronik”. yaitu sebuah sarana yang menggunakan Teknologi formasi untuk melakukan atau menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar. tujuan utama komunikasi adalah memperbaiki organisasi. keTIa melakukan transaksi bisnis dengan para supplier mereka. Komunikasi organisasi terjadi setiap saat.

baik komunikator maupun komunikan. Dari sisi teknologi. Faktor hambatan yang biasanya terjadi dalam proses komunikasi. distributor. Untuk dapat melakukan komunikasi yang efektif. Definisi semanTI adalah studi atas pengertian. maka kemampuan untuk mengirimkan pesan atau informasi yang baik. Keterampilan melakukan komunikasi yang efektif akan berperan besar dalam mendukung pencapaian tujuan dari seluruh aktivitas. Penjumlahan aggota dalam tim akan memungkinkan menghasilkan output yang lebih besar dibandingkan output total yang dikerjakan oleh masing-masing individu. Gangguan semanTI menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau idea secara efektif.Hambatan jenis ini muncul dari masalah-masalah pribadi yang dihadapi oleh orang-orang yang terlibat dalam komunikasi. individu yang melakuakn praktek bisnis tersebut perlu berkomunikasi dengan orang lain. komunikasi dengan konsumen.komunikasi non-verbal. Banyak perusahaan dari berbagai industri menerapkan konsep tim kerja dalam melakukan aktifitasnya. dibandingkan penyelesaian aktifitas secara individual. sehingga saluran komunikasi dalam media komunikasi dapat diandalkan serta lebih efisien. Pemakaian tim kerja diyakini banyak pimpinan perusahaan akan lebih efektif. kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik. semua pihak yang berkaitan dengan bisnisnya. pihak lain ). serta keterampilan menggunakan berbagai media atau alat audio visual merupakan bagian yang sangat penting.Untuk menghindari mis-komunikasi semacam ini. pemerintah. 12 . komunikasi dengan pihak ketiga ( seperti pemasok. keberadaan tim kerja semakin populer. keberhasilan tidak akan diperoleh tanpa penguasaan keterampilan komunikasi yang efektif. Tidak peduli seberapa berbakatnya seseorang. seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat dan sesuai dengan karakterisTI komunikannya. Dalam kehidupan organisasi bisnis.[12] Masalah Dalam Komunikasi Komunikasi seringkali terganggu atau bahkan dapat menjadi buntu sama sekali. keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi. serta melihat dan mempertimbangkan kemungkinan penafsiran yang berbeda terhadap kata-kata yang digunakannya. betapapun unggulnya sebuah tim atau seberapapun kuatnya kasus hukum. Kemampuan Individu dalam Komunikasi Bisnis Dalam menjalankan praktek bisnisnya. akan semakin berkurang dengan adanya temuan baru di bidang teknologi komunikasi dan sistim informasi. Fakta empiris dalam dunia organisasi menunjukkan bahwa sebagain besar anggota organisasi melakukan pekerjaannya dengan melakukan komunikasi. Komunikasi antara atasan dengan bawahan. Untuk melakukan praktek bisnis ini para pelaku bisnis kiranya perlu memiliki kemampuan dalam komunikasi bisnis. Pemakaian tim kerja diharapkan dapat menciptakan sinergi yang positif. dapat dibagi dalam 3 jenis sebagai berikut [13]: Hambatan jenis ini timbul karena lingkungan yang memberikan dampak pencegahan terhadap kelancaran pengiriman dan penerimaan pesan. yang diungkapkan lewat bahasa.

isi . dari kalangan atau status sosial mana dan karakterisTI unik lainnya dari sasaran yang kita tuju. majalah. Pesan yang disampaikan haruslah ‘menyentuh’ secara kuat dan telak. Organisasi bisnis yang produktif ditunjang oleh penguasaan komunikasi bisnis para anggota organisasinya. maupun komunikasi non-verbal. televise. 13 .Tantangan seorang manajer di masa depan relatif akan semakin sulit. Tidak penting apakah audiencenya hanya s atu orang atau ribuan orang dan sekalipun di tengah bisingnya lingkungan bisnis dan pemasaran. Salah Audience Topik yang dipilih hendaknya relevan dan sesuai dengan ekspektasi audience. e. tidak sekedar mengelus-elus atau mengingatkan.[15] Kendala Dalam Komunikasi Bisnis[16] Terdapat 6 kendala yang mungkin muncul saat r mengkomunikasikan bisnis organisasinya. Struktur komunikasi yang buruk Struktur komunikasi adalah faktor esensial. yang menentukan baik-buruknya komunikasi bisnis.[14] Komunikasi Bisnis yang efektif diperlukan oleh semua organisasi bisnis dalam upaya mencapai tujuannya.penutup selanjutnya : Umum à Detil à Umum atau Global à Detil à Global b. radio. Dengan demikian. yang menuntut kemampuan untuk mengkomunikasikan ide gagasan dan tujuan dalam lingkungan organisasinya serta bagaimana menyampaikan produk atau jasa yang dimilikinya kepada pelanggan. mengikuti pola : 1. larangan untuk memberikan hadiah kepada klien. yaitu : a. koran dan lain sebagainya. Sementara. baik penguasaan komunikasi verbal (lisan dan tulisan). Jika pesan yang disampaikan sangat kompleks. namun dalam presentasi disajikan tentang analisis situasi poliTI dan pemerintahan. tetapi pada saat yang sama memberikan pengecualian untuk klien-klien baru atau pelanggan VIP yang berpotensi besar pada bisnis perusahaan. sedangkan para pengusaha. apakah pesan itu penting atau impresif. misalnya dalam event pertemuan antara wakil dari Pemerintah dan Pengusaha. c. Namun apabila disampaikannya tanpa “sentuhan yang kuat”. Struktur komunikasi yang baik. kriteria dari klien potensial atau pelanggan VIP tersebut tidak dirinci secara jelas. kamar mandi. sesuai kecepatan mereka. d. berikanlah ruang agar audience kita dapat mencerna pesan tersebut secara lebih leluasa. hasilnya tidak akan dapat menyakinkan orang lain sesuai harapan. pesan yang kuat. Seperti. Disamping itu. pesan yang disampaikan haruslah terdengar dan dimengerti. Fakta empiris dalam dunia organisasi menunjukkan bahwa sebagain besar anggota organisasi melakukan pekerjaannya dengan melakukan komunikasi. Pesan yang campur aduk Pesan yang campur aduk. Penyampaian yang lemah Tidak menjadi menjadi masalah. Penggunaan media yang salah Perlu untuk mempertimbangkan siapa. Sebagai contoh. sehingga kita dapat memilih media yang tepat. hanya akan menimbulkan kebingungan atau bahkan cemoohan dari audience. meskipun telah dilakukan “sentuhan ” yang sudah tepat ternyata seringkali juga masih memerlukan waktu untuk mendapatkan respons. Pembukaan . seperti di kamar tidur. tidak boleh seperti lawakan yang tidak lucu.

informasi yang didapat akan jauh tertinggal. Oleh karena itu. dan bahkan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Teknologi formasi yang semakin hari semakin berkembang dapat dimanfaatkan dalam praktek komunikasi bisnis. sehingga pesan yang disampaikan tidak dapat diterima / didengar secara optimal. Bunyi handphone dari kantong audience. di manapun mereka berada. (seperti raungan sirine ambulan atau suara lalu lintas yang padat ). dsb.sebenarnya lebih mengharapkan penjelasan bagaimana tindakan atau langkah-langkah konkrit yang diambil pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif. komunikasi berkembang menjadi suatu bisnis tersendiri. Lingkungan yang mengganggu Lingkungan yang mengganggu jelas merupakan kendala dalam komunikasi. Dengan semakin mendalamnya keterlibatan setiap negara di dalam jaringan globalisasi ekonomi dan gaya hidup maka tuntutan dan kebutuhan serta kegiatan setiap negara termasuk masyarakatnya yang melibatkan pentingnya peranan informasi menjadi suatu keharusan. perlunya pemilihan tempat yang tepat serta upaya agar audience fokus dengan pesan yang disampaikan. Perkembangan teknologi yang semakin pesat. Informasi dengan mudah dan cepat menyebar. Seperti Suara penyaji yang tidak cukup terdengar oleh Audience. Masalah Komunikasi Bisnis dengan Peranan Teknologi formasi Dalam praktek komunikasi bisnis diperlukan sarana yang dapat menunjang proses komunikasi itu. Dengan solusi mobilitas diharapkan para karyawan akan lebih produktif. Interupsi. Semua prinsip informaTIa tersebut tidak terlepas dari tuntutan dan kebutuhan serta kegiatan manusia dan masyarakat di dalam kehidupannya sehari – hari. terutama dalam mempertahankan pelanggan dan pemasok. sehingga proses komunikasi terjadi setiap saat tanpa berhenti dan berlangsung pada saat yang hampir bersamaan di seluruh belahan dunia.[19] Untuk itu komunikasi bisnis tanpa adanya dukungan infrastruktur sarana dan prasarana Teknologi formasi tentunya tidak akan berjalan dengan lancar. memungkinkan orang untuk berkomunikasi melalui berbagai macam media. Sesi bicara yang menegangkan. Seiring dengan perkembangan teknologi dan sistim informasi.[18] Kesediaan prasarana dan sarana informasi serta tingkat pemilihan akses dan aset terhadap penggunaan informasi merupakan prasyarat untuk dapat memanfaatkan dan memberikan nilai ( volume ) terhadap sesuatu informasi. sehingga mereka membutuhkan komunikasi yang lebih luas dan lebih baik.[17] Perkembangan bisnis masa ini bergerak lebih cepat dibanding sebelumnya. dan akan membawa dampak perkembangan bisnis akan menjadi lambat. 14 . bahkan nyaris tanpa penghalang apapun . Itu karena mereka memiliki akses tertentu terhadap berbagai aplikasi perusahaan melalui berbagai perangkat bergerak atau berbagai akses lainnya. Suara keras dari luar ruangan. f. Perkembangan sistim informasi dan teknologi mempercepat proses Globalisasi. Selain itu tanpa adanya peranan Teknologi formasi praktek komunikasi bisnis akan menjadi ketinggalan zaman.

15 .Kendala yang bisa saja muncul dalam praktek komunikasi bisnis dengan peranan Teknologi formasi adalah selain masalah infrastruktur sarana dan prasarana. Kesimpulan Semakin cepatnya perkembangan Teknologi formasi menuntut manusia untuk mencoba membuat perubahan di segala jenis kehidupannya yang tujuannya adalah mendapatkan hasil maupun kondisi yang terbaik yang dapat dicapai. cepat dan dapat dipercaya. jika manusianya tidak dapat mengoperasikan/ menggunakan peralatan tersebut akan menjadi percuma. Mungkin masih ada beberapa pelaku bisnis yang belum mampu menggunakan alat komunikasi dalam bisnisnya. Banyaknya sektor kehidupan yang ada diharapkan membuka inovasi baru bagi kita untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk kemajuan peradaban manusia[20]. Sarana dan prasarana Teknologi formasi yang terbilang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. juga masalah ketidakmampuan manusia dalam menggunakan Teknologi formasi dengan baik. Masalah yang paling mendasar dalam praktek komunikasi bisnis baik dengan peran Teknologi formasi dan tanpa peran TI tersebut. Walaupun fasilitas komunikasi bisnis telah memadai. • • • masalah infrastruktur. maka secara otomatis praktek komunikasi bisnisnya tetap mengalami kendala. kemampuan individu dalam berkomunikasi. walau telah didukung oleh peranan Teknologi formasi. yang mana bisa semua permasalahan tersebut hanya bisa diselesaikan melalui Teknologi formasi ( ICT ). masalah yang mendasar adalah kemampuan komunikasi dari individu itu sendiri. masalah kemampuan menggunakan Teknologi formasi. Semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual. sehingga walaupun peralatan yang digunakan adalah peralatan dengan teknologi canggih sekalipun. Apabila seseorang memiliki kemampuan komunikasi yang kurang baik. Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan suatu perusahaan yang dapat menangani akan hal itu diberbagai situasi yang menantang. kendala yang bisa saja muncul adalah kemampuan sumber daya manusia dalam memanfaatkan fasilitas tersebut. Cara orang tersebut menyampaikan pesan kepada pihak lain itulah yang menjadi hal yang paling penting untuk diperhaTIan. juga kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik menjadi hambatan yang seringkali muncul dalam praktek komunikasi bisnis. sehingga bagi pelaku bisnis yang memiliki modal yang tidak banyak mengakibatkan kurangnya pembangunan infrastruktur pendukung Komunikasi bisnis.[21] Walaupun praktek komunikasi bisnis menggunakan peran Teknologi formasi akan tetapi keberhasilan komunikasi itu disebabkan oleh kemampuan dari individu itu sendiri.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->