DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BISNIS

1.1. Pengertian Teknologi Informasi Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses ,mendapatkan, menyusun,menyimpan,memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas,yaitu informasi yang relevan,akurat,dan tepat waktu,yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi informasi juaSeperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informal.Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi computer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memroses dan menyimpan informasi,melainkan juga mencakup teknologi komunikasi unTI mengirimkaninformasi.teknologi yang menggabungkan komputasi (computer) dengan jalur komunikasiberkecepatan tinggi yang membawa data,suara dan video. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.

1.2. Perkembangan Teknologi Informasi Membicarakan perkembangan TI dan globalisasi ekonomi ibarat membicarakan dua sisi dari sebuah koin tunggal; keduanya menggambarkan dua karakterisTI penting perkembangan kemasyarakatan di penghujung abad ke-20. Munculnya gagasan tentang information society ataupun knowledge-based society memperlihatkan adanya upaya untuk melihat kedua sisi koin tersebut secara serentak.

1

telah dikonsepsikan sebagai “senjata” baru di abad ke-21 ini. Bahkan telemaTIa. industri komunikasi. Pada periode yang sama. di mana kabel tembaga mulai diganti dengan kabel serat opTI. Inovasi yang berlangsung secara masif berlangsung dalam 25 tahun terakhir. Teknologi berbasis kabel (wire-based technology) ini menyediakan pondasi bagi perkembangan jejaring telepon. Penggunaan dalam militer dikenal dengan teknologi C4I: command. dan data bases. Internet dan World Wide Web (WWW) menjadi wujud utama peleburan kedua jenis teknologi. control. berbagai wilayah yang terpisah oleh laut menjadi terhubungkan menjelang akhir 1900.Bentuk awal telekomunikasi berskala nasional adalah telegrap. Kemampuan yang sangat tinggi untuk mengirim dan menerima data dan citra. aplikasi-aplikasi ini didorong oleh kebutuhan-kebutuhan di sektor bisnis. sejak 1970-an. Di awal perkembangannya (seabad yang lalu). computing. Tetapi baru pada era 1960-an teknologi komputer dan teknologi elektronik melebur dengan teknologi broadcasting dan telekomunikasi berbasis kabel. selama masa Perang Dunia Ke II. satelit dan teknologi nir-kabel lainnya. seperti computer-aided design (CAD). dan intelligence. Dan secara fisis komputer berevolusi dari berukuran sebesar sebuah ruang tamu sampai menjadi perangkat yang portabel dan personal. remote sensing devices. communications. yang pada gilirannya menjangkau bagian yang lebih luas dari permukaan Bumi. yang membutuhkan penyimpanan dan pengolahan data dalam kapasitas yang sangat besar. dan industri hiburan. khususnya yang terkait dengan kegiatan produksi dan distribusi. menjadi pemacu utama pengembangan aplikasi dari telemaTIa (telematics). digabungkan dengan sistem dan perangkat lunak. atau Teknologi formasi (TI). industri perangkat lunak. management information systems. 2 . selain suara. meleburkan kedua jenis teknologi tersebut menjadi yang kini lazim disebut information and communication technology (ICT). khususnya dalam wireless technologies. Dengan penggunaan teknologi kabel lintas-lautan (transoceanic cables). Permintaan militer juga memacu terjadinya inovasi. seperti microwave dan seluler. Dan industri TI hari ini merupakan kombinasi dari sekurang-kurangnya empat jenis industri: industri komputer. teknologi komputer berevolusi dari sebatas wordprocessing dan accounting menjangkau image dan graphic processing. Meningkatnya permintaan dari sektor bisnis akan sarana untuk mengontrol informasi.

awam menyebutnya sebagai era HiTech sering pula masyarakat menyebutnya NewTech. sehingga pembelajaraan dapat lebih optimal .bekerja. sudah muncul lagi sistem yang lebih baru. • Memotivasi kemampuam kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan Teknologi formasi .4. 1. begitupun dengan Information & Communication Technology (ICT) atau Teknologi Informasi berkembang dengan cepatnya. Tujuan Teknologi Informasi Didalam perkembangannya teknologi informasi sangatlah mempunyai peran yang amat penting.3.dan terdapat tujuan sebagai berikut : • Menyadarkan kita untuk mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk mengetahui potensi perkembangan teknologi informasi dan komunukasi yang berkembang. Manfaat Teknologi Informasi PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI OLEH PERUSAHAAN Perkembangan teknologi demikian pesatnya saat ini. • Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan teknologi komunikasi dan informasi untuk mendukung kegiatan belajar . Tentunya sebagai konsekuensi logis dari era globalisasi dan liberalisasi yang dipicu dan 3 . • Mengembangkan kemampuan belajar berbasis teknologi informasi .sehingga bias menjalani aktivitas dengan teknologi tersebut.dan berbagai aktivitas lainnnya. kadang kita belum mengetahui sistem yang baru.1.

dipengaruhi oleh perubahan teknologi yang kontinyu dan sangat cepat tersebut. Jejaring privat ini hadir di semua industri global. para pengguna korporat meletakkan bersama keseluruhan jejaring di bawah kontrol mereka. Perusahaan multinasional telah dapat mengkoordinasikan produksi dan marketing dengan sistem komunikasi berbasis satelit dengan kapabilitas video-conferencing. Ini merupakan sumber yang penting. dan jejaring utilitas lain. Perusahaan-perusahaan memiliki pilihan yang terbatas atas layanan yang diperoleh dari penyediaan layanan yang dikelola secara monopoli. Pemanfaatan TI di Sektor Bisnis Bagi dunia bisnis. maka dunia bisnis dihadapkan pada suatu persaingan yang sangat tajam. terpadu dan terandalkan. automated. Deregulation dan teknologi digital baru telah mengizinkan perusahaan untuk secara sadar merancang dan mengoperasikan jejaring telekomunikasi internal dan privat untuk meningkatkan posisi kompetitif mereka. Sektor-sektor yang sangat bergantung pada TI mencakup. manufaktur dan kepariwisataan. untuk tujuan mengkoordinasikan pengembangan produk dan disain manufaktur. jejaring telekomunikasi awalnya digunakan seperti halnya jejaring listrik. Layanan TI sekarang digunakan oleh semua sektor ekonomik. Perusahaan-perusahaan kecil lebih terbatas kemampuannya untuk mengembangkan jejaring TI sendiri ataupun untuk menyewa. tetapi dulu perusahaan memiliki pengaruh yang kecil. Oleh karena ini. mulai dari pertambangan dan pertanian sampai layanan finansial. Jika para penyedia layanan lokal tidak dapat memenuhi kebutuhan ini. memotong-pintas jejaring publik sebagian atau seenuhnya. Ini menjadi pilihan yang ekonomik hanya jika organisasi tersebut cukup besar untuk menimbulkan cukup trafik untuk menghasilkan penghematan. 4 . Para pengguna bisnis berskala besar memiliki kebutuhan akan sistem yang cost-effective. perusahaan-perusahaan global merupakan pihak-pihak yang pertama yang mengadopsi TI baru. Hari ini. Apa yang dulunya merupakan biaya untuk menjalankan bisnis. distribusi air. leluasa. perusahaan-perusahaan besar memiliki pilihan untuk mengembangkan sendiri jejaring privat. sekarang menjadi sumber keuntungan kompetitif. dengan biaya yang masuk akal. di mana perusahaan multinasional menjadi perusahaan jejaring. karena besarnya biaya. antara lain perusahaan-perusahaan layanan finansial. aman.

komunikasi dalam dunia bisnis dilakukan dengan menggunakan suatu perangkat komunikasi yang disebut telepon. Semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual. atau sumber daya manusia yang mendayagunakannya. Telepon Sebagai media Komunikasi Bisnis Pada awalnya. yang mana bisa semua permasalahan tersebut hanya bisa diselesaikan melalui Teknologi formasi ( ICT ). Komunikasi adalah persepsi dan apresiasi Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan suatu perusahaan yang dapat menangani akan hal itu diberbagai situasi yang menantang. cepat dan dapat dipercaya. Pergerakan bisnis yang semakin cepat menuntut komunikasi (suara. kehadiran teknologi informasi mulai disadari dapat menghadirkan berbagai solusi yang dapat membantu proses bisnis yang ada. dan mengoptimalkan efesiensi bisnis berbasis teknologi informasi.Pada ruang lingkup yang lebih luas. Departemen TI pada sebuah perusahaan mulai dibangun dan secara konstan diminta untuk mengembangkan suatu layanan. suatu kehidupan yang meletakkan teknologi informasi sebagai bagian dari kehidupan manusia kapan dan dimana saja. bahkan. Era Globalisasi Perkembangan teknologi informasi telah berkembang luar biasa hebatnya baik dari sisi perangkat keras. perangkat lunak. sebagai contoh pada lingkungan bisnis. data dan informasi) yang lebih lebih cepat guna mempertahankan pelanggan. dan. dimana dengan alat ini para pelaku bisnis dapat menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan pihak lain dalam rangka menjalankan 5 . dan sudah mulai merasakan bahwa sekumpulan kebutuhannya dapat dibantu oleh teknologi informasi. Komunikasi Bisnis dengan Peranan Teknologi formasi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi diantara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif atau menimbulkan efek tertentu yang diharapkan. Hal ini dapat diilihat dari prilaku manusia yang sudah mulai terbiasa dengan komputer. dalam menghadapi persaingan. sudah mulai terbiasa dengan internet. pemasok. mengembangkan suatu sistem. Saat ini kehidupan manusia mulai bergeser ke kehidupan komputasi persasif.

setiap perusahaan berlomba untuk menjadi pemenang. banyak dipengaruhi pada bagaimana teknologi informasi diposisikan dalam perusahaan. Di sinilah istilah competitive edge mulai populer. maka teknologi informasi adalah mekanisme kendali dan pengarah tembakan tank tersebut. Kemenangan dan kekalahan adalah hal yang sangat lumrah. juga dengan sendirinya mampu membentuk karakterisTI bisnis sebuah perusahaan. yang tadinya reaktif menjadi lebih proaktif dalam persaingan pasar. Strategi perusahaan untuk “berperang” dewasa ini. Semua perusahaan saat ini bergelut untuk mampu tetap kompetitif dan selalu memiliki peluang serta potensi untuk menang. aplikasi-aplikasi bisnis komersial seperti Enterprise Resource Planning–ERP. Cara sebuah perusahaan menjalankan bisnisnya akan sangat mempengaruhi kesuksesannya dalam memenangi persaingan. Salah satu jalan untuk menjamin kemenangan ini adalah memiliki keunikan.Bisnis dan TI Persaingan ketat di pasar sebuah industri saat ini layaknya sebagai sebuah pertempuran dan peperangan. Keunikan yang membedakan setiap perusahaan dengan perusahaan lainnya dalam sebuah industri. meskipun tetap bukan satu-satunya. Keunikan yang memiliki dampak positif bagi bisnis inilah yang dikatakan sebagai competitive edge dari perusahaan tersebut. persaing an bisnis juga memerlukan strategi dan perencanaan taktis di lapangan. di samping itu juga tidak ada yang mau berada di pihak yang kalah. Di samping itu. dari sekadar kemampuan untuk berkirim e-mail hingga kemampuan untuk melakukan mekanisme kolaborasi atau melakukan pertemuan virtual. Tapi menjadi pemenang bukanlah sebuah perkara yang mudah untuk dilakukan. Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat mampu menawarkan berbagai solusi bisnis. sedemikian rupa. Jika kita analogikan gambaran ini dengan sebuah tank. Dengan adanya keunikankeunikan ini. Teknologi informasi dewasa ini dipandang sebagai salah satu competitive edge tersebut. Katakanlah keunikan sebuah perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lainnya adalah pada proses bisnisnya yang sangat efi sien. Ujung-ujungnya adalah bagaimana perusahaan tersebut. Dan layaknya sebuah peperangan. yang membedakannya dari pesaingnya. menekan biaya operasional sehingga produk akhirnya cenderung lebih murah dibanding pesaingpesaingnya. 6 . Keunikan bisa diwujudkan dalam bentuk akhir dari produk yang ditawarkan. maupun keunikan dalam proses bisnis perusahaan tersebut.

Berperan sebagai konservatif untuk mendukung dalam organisasi. dan menciptakan produk dan solusi bisnis baru. strategi bisnis yang berbasis IT yang dilakukan oleh sebuah perusahaan akan membedakannya dengan perusahaan – perusahaan lain. Dalam melakukan penyelarasan IT. Perusahaan ini memilih menggunakan teknologi IT yang sudah terbukti dan matang. Karena perbedaan ini. strategi bisnis yang berbasis IT sangat penting bagi perusahaan untuk dapat memenangkan persaingan pasar. mengurangi biaya. komunikasi. Peranan Tekonologi Informasi (IT) dalam strategi bisnis yaitu: 1. tentunya akan ikut memikirkan peranan yang akan dilakukan oleh IT. strategi bisnis yang berbasis IT merupakan arahan dan ruang lingkup dari perusahaan dalam jangka panjang yang akan memberikan keuntungan bagi perusahaan melalui penggunaan sumber daya yang ada dalam lingkungan yang mendukung untuk memenuhi kebutuhan pasar dan memenuhi harapan dari para stakeholder. maka setiap perusahaan tentunya akan memerlukan penggunaan IT secara berbeda sesuai dengan strategi diterapkan. komitmen dan itegrasi dari masing – masing fungsi yang ada dalam perusahaan. Beberapa perusahaan ada yang menggunakan IT untuk menjalankan operasi sehari – hari agar dapat berjalan dengan baik dan efisien. Penyelarasan antar strategi bisnis dengan teknologi informasi (IT) merupakan permasalahan yang kompleks dan bersifat multidimensi. Serta IT juga digunakan sebagai cara baru untuk mengatur fungsi – fungsi yang ada dalam organisasi. perlu melakukan pertimbangan arah strategi bisnis yang jelas. Ada juga perusahaan yang menggunakan IT sebagai enabler untuk menciptakan kesempatan – kesempatan baru yang mungkin tidak akan dapat dilakukan tanpa dukungan IT.Strategi Persaingan Bisnis berbasis Teknologi Informasi (IT) Strategi Persaingan Bisnis berbasis Teknologi Informasi ( IT ) harus memiliki keselarasan dengan strategi bisnis yang dijalankan oleh perusahaan. Sebuah organisasi yang telah mengadopsi teknologi informasi ke dalam proses bisnis yang dilakukannya. Peranaan IT dalam organisasi ini juga akan mempengaruhi penyelarasan yang terjadi dalam perusahaan. Perusahaan yang berhasil melakukan integrasi antar teknologi dengan strategi bisnis menunjukkan peningkatan pendapatan yang signifikan. meningkatkan hubungan dengan konsumen dan suplier. Penyelarasan strategi bisnis dan IT digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan efisiensi. menciptakan hambatan untuk pendatang baru. Perusahaan dapat memberikan performa yang lebih baik dari para pesaing hanya jika perusahaan dapat menentukan perbedaan yang dimilikinya dan mempertahankannya. strategi bisnis yang berbasis IT memegang peranan penting dalam mewujudkan strategi bisnis. 7 .

Teknologi formasi Bagi Dunia Bisnis Pemanfaatan TI di Sektor Bisnis[4] Bagi dunia bisnis. sekarang menjadi sumber keuntungan kompetitif. aman. mulai dari pertambangan dan pertanian sampai layanan finansial. Perusahaan seperti itu juga menganggap IT sebagai investasi yang penting yang akan mempengaruhi performa perusahaan di saat ini dan di masa yang akan datang. Jejaring privat ini hadir di semua industri global. leluasa. Ini merupakan sumber yang penting. Apa yang dulunya merupakan biaya untuk menjalankan bisnis. Para pengguna bisnis berskala besar memiliki kebutuhan akan sistem yang cost-effective. Perusahaan-perusahaan memiliki pilihan yang terbatas atas layanan yang diperoleh dari penyediaan layanan yang dikelola secara monopoli. sebagai peran yang kritis dan inovatif cendrung untuk lebih selaras dari pada perusahaan yang menggunakan IT secara konservatif. distribusi air. 3. terpadu dan terandalkan. Hari ini. Memegang peran yang kritis dan penting dalam organisasi. Perusahaan ini berkompetisi dalam dunia usaha yang sangat tergantung pada teknologi dan menggunakan IT sebagai alat dalam berkompetisi (competitive weapon). di mana perusahaan multinasional menjadi perusahaan jejaring. automated. 8 . manufaktur dan kepariwisataan. karena IT saat ini telah memegang peranan penting dalam dunia bisnis yang modern dan berebasis teknologi. Perusahaan yang menggunakan strategi bisnis yang berbasis IT terbukti efektif dalam mengembangkan bisnis.2. dan jejaring utilitas lain. tetapi dulu perusahaan memiliki pengaruh yang kecil. memotong-pintas jejaring publik sebagian atau seenuhnya. Layanan TI sekarang digunakan oleh semua sektor ekonomik. Perusahaan ini memilih menggunakan dan menginvestasikan pada teknologi IT terkini. Jika para penyedia layanan lokal tidak dapat memenuhi kebutuhan ini. jejaring telekomunikasi awalnya digunakan seperti halnya jejaring listrik. dengan biaya yang masuk akal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi memberikan peranan penting bagi suatu perusahaan dalam memenangkan persaingan dan bekompetisi. para pengguna korporat meletakkan bersama keseluruhan jejaring di bawah kontrol mereka. perusahaan-perusahaan besar memiliki pilihan untuk mengembangkan sendiri jejaring privat. Deregulation dan teknologi digital baru telah mengizinkan perusahaan untuk secara sadar merancang dan mengoperasikan jejaring telekomunikasi internal dan privat untuk meningkatkan posisi kompetitif mereka. Berperan sebagai inovator dalam bisnis.

dan. dan sudah mulai merasakan bahwa sekumpulan kebutuhannya dapat dibantu oleh teknologi informasi. Ini menjadi pilihan yang ekonomik hanya jika organisasi tersebut cukup besar untuk menimbulkan cukup trafik untuk menghasilkan penghematan. Semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual. pemasok. untuk tujuan mengkoordinasikan pengembangan produk dan disain manufaktur. dimana dengan alat ini para pelaku bisnis dapat 9 . Hal ini dapat diilihat dari prilaku manusia yang sudah mulai terbiasa dengan komputer. Saat ini kehidupan manusia mulai bergeser ke kehidupan komputasi persasif. Pada ruang lingkup yang lebih luas. dalam menghadapi persaingan. Era Globalisasi Perkembangan teknologi informasi telah berkembang luar biasa hebatnya baik dari sisi perangkat keras. yang mana bisa semua permasalahan tersebut hanya bisa diselesaikan melalui Teknologi formasi ( ICT ). atau sumber daya manusia yang mendayagunakannya. Komunikasi adalah persepsi dan apresiasi. data dan informasi) yang lebih lebih cepat guna mempertahankan pelanggan. cepat dan dapat dipercaya.[6] Pergerakan bisnis yang semakin cepat menuntut komunikasi (suara. bahkan. Telepon Sebagai media Komunikasi Bisnis Pada awalnya. sebagai contoh pada lingkungan bisnis. Perusahaan-perusahaan kecil lebih terbatas kemampuannya untuk mengembangkan jejaring TI sendiri ataupun untuk menyewa. sudah mulai terbiasa dengan internet. perangkat lunak. suatu kehidupan yang meletakkan teknologi informasi sebagai bagian dari kehidupan manusia kapan dan dimana saja. Departemen TI pada sebuah perusahaan mulai dibangun dan secara konstan diminta untuk mengembangkan suatu layanan. mengembangkan suatu sistem. Oleh karena ini.[5] Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan suatu perusahaan yang dapat menangani akan hal itu diberbagai situasi yang menantang. antara lain perusahaan-perusahaan layanan finansial. karena besarnya biaya.Perusahaan multinasional telah dapat mengkoordinasikan produksi dan marketing dengan sistem komunikasi berbasis satelit dengan kapabilitas video-conferencing. Komunikasi Bisnis dengan Peranan Teknologi formasi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi diantara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif atau menimbulkan efek tertentu yang diharapkan. perusahaan-perusahaan global merupakan pihak-pihak yang pertama yang mengadopsi TI baru. Sektor-sektor yang sangat bergantung pada TI mencakup. komunikasi dalam dunia bisnis dilakukan dengan menggunakan suatu perangkat komunikasi yang disebut telepon. dan mengoptimalkan efesiensi bisnis berbasis teknologi informasi. kehadiran teknologi informasi mulai disadari dapat menghadirkan berbagai solusi yang dapat membantu proses bisnis yang ada.

teknologi. Internet sebagai salah satu media Komunikasi Bisnis Pengertian Internet[7] Internet dapat diarTIan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia. Informasi untuk kehidupan profesional/pekerja :sains. saham. menerima pesanan produk. Secara umum. Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak mengenal batas negara. Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan pihak lain dalam rangka menjalankan bisnisnya. kelas ekonomi. asosiasi profesi. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode eTI yang dihormati segenap anggotanya. Informasi untuk kehidupan pribadi :kesehatan. rekreasi. perdagangan. sudah waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia. yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia. ideologi atau faktor faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. komoditas. Bentuk perdagangan terbaru yang kian memudahkan penggunaannya kini adalah e-commerce. ras.Berikut ini sebagian dari apa yang tersedia di internet: 1. menyediakan berbagai informasi. asosiasi bisnis. Salah satu penggunaan internet sebagai media komunikasi bisnis adalah dengan penggunaan email. e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk 10 . meminta umpan balik pelanggan dan menerima karyawan. Manfaat internet [8] Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke internet . Banyak perusahaan dewasa ini menggunakan situs web unutk mengiklankan produk. 2. sosial. Mereka juga menggunakan internet untUk berkomunikasi dengan kelompok terpilih (pilihan). berbagai forum komunikasi. hobby. pengembangan pribadi. rohani. Sejalan dengan perkembangan manusia. E-Commerce dalam Komunikasi Bisnis[9] Perdagangan sebenarnya merupakan kegiatan yang dilakukan manusia sejak awal peradabannya. berita bisnis. cara dan sarana yang digunakan untuk berdagang senantiasa berubah. karena email adalah sarana internet yang bisa menyajikan tulisan. Situs web perusahaan misalnya. Manfaat internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu. dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

yaitu : a. Transaksi yang dapat dilakukan di internet. Bisnis dan Komunikasi Ditinjau dari aspek bisnis. b.[10] KOMUNIKASI YANG EFEKTIF DALAM ORGANISASI BISNIS [11] Komunikasi Bisnis yang efektif diperlukan oleh semua organisasi bisnis dalam upaya mencapai tujuannya. seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. Organisasi bisnis yang produktif ditunjang oleh penguasaan komunikasi bisnis para anggota organisasinya. Internet Commerce. yaitu sebuah sarana yang menggunakan Teknologi formasi untuk melakukan atau menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar. EDI sangat luas penggunaaanya. tujuan utama komunikasi adalah memperbaiki organisasi. EDI memiliki standarisasi pengkodean transaksi perdagangan. sehingga terhindar dari penundaan. Suatu organisasi terdiri dari unit-unit komunikasi dalam hubungan hierarchies antara satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan. EMs adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan. Dalam lingkup organisasi. adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi regular yang berulang dalam jumlah besar antara organisasi-organisasi komersial. baik penguasaan komunikasi verbal (lisan dan tulisan). keTIa melakukan transaksi bisnis dengan para supplier mereka. Dalam pengertian lain.Di dalam e-commerce. adalah penggunaan internet yang berbasis Teknologi formasi untuk aktivitas perdagangan. Kegiatan komersial ini.transaksi perdagangan atau perniagaan barang dan jasa dengan menggunakan media elektronik. para pihak yang melakukan kegiatan perdagangan / perniagaan hanya berhubungan melalui suatu jaringan publik (public network) yang dalam perkembangan terakhir menggunakan media internet. Sistem E-commerce dapat diklasifikasikan kedalam tiga tipe aplikasi. c. yang ditafsirkan sebagai upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan manajemen. maupun 11 . biasanya digunakan oleh kelompok retail besar. tanpa memerlukan hardcopy atau faktur. sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain. Dan dapat didefinisikan sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi. sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Electronic Markets (EMs). antara lain pemesanan/pembelian barang dimana barang akan dikirimkan melalui pos atau sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual. EDI didefinisikan oleh International Data Exchabge Association (IDEA) sebagai “transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disepakati. kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia. Korelasi antara Ilmu Komunikasi dengan Organisasi terletak pada peninjauannya yang berfokus kepada manusia-manusia yang terlibat dalam mencapai tujuan. yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer lain dengan menggunakan media elektronik”. Secara formal. organisasi adalah sarana manajemen (dilihat dari aspek kegiatannya). Komunikasi organisasi terjadi setiap saat. Elektronic Data Interchange (EDI).

baik komunikator maupun komunikan. Komunikasi antara atasan dengan bawahan. Untuk dapat melakukan komunikasi yang efektif. Dalam kehidupan organisasi bisnis. akan semakin berkurang dengan adanya temuan baru di bidang teknologi komunikasi dan sistim informasi.[12] Masalah Dalam Komunikasi Komunikasi seringkali terganggu atau bahkan dapat menjadi buntu sama sekali. Gangguan semanTI menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau idea secara efektif. pihak lain ). Fakta empiris dalam dunia organisasi menunjukkan bahwa sebagain besar anggota organisasi melakukan pekerjaannya dengan melakukan komunikasi. Kemampuan Individu dalam Komunikasi Bisnis Dalam menjalankan praktek bisnisnya.Hambatan jenis ini muncul dari masalah-masalah pribadi yang dihadapi oleh orang-orang yang terlibat dalam komunikasi. keberhasilan tidak akan diperoleh tanpa penguasaan keterampilan komunikasi yang efektif. Dari sisi teknologi. kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik. serta keterampilan menggunakan berbagai media atau alat audio visual merupakan bagian yang sangat penting. dapat dibagi dalam 3 jenis sebagai berikut [13]: Hambatan jenis ini timbul karena lingkungan yang memberikan dampak pencegahan terhadap kelancaran pengiriman dan penerimaan pesan. semua pihak yang berkaitan dengan bisnisnya. serta melihat dan mempertimbangkan kemungkinan penafsiran yang berbeda terhadap kata-kata yang digunakannya. pemerintah.Untuk menghindari mis-komunikasi semacam ini. keberadaan tim kerja semakin populer. maka kemampuan untuk mengirimkan pesan atau informasi yang baik.komunikasi non-verbal. Pemakaian tim kerja diharapkan dapat menciptakan sinergi yang positif. keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi. dibandingkan penyelesaian aktifitas secara individual. Penjumlahan aggota dalam tim akan memungkinkan menghasilkan output yang lebih besar dibandingkan output total yang dikerjakan oleh masing-masing individu. individu yang melakuakn praktek bisnis tersebut perlu berkomunikasi dengan orang lain. seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat dan sesuai dengan karakterisTI komunikannya. Banyak perusahaan dari berbagai industri menerapkan konsep tim kerja dalam melakukan aktifitasnya. Keterampilan melakukan komunikasi yang efektif akan berperan besar dalam mendukung pencapaian tujuan dari seluruh aktivitas. Untuk melakukan praktek bisnis ini para pelaku bisnis kiranya perlu memiliki kemampuan dalam komunikasi bisnis. yang diungkapkan lewat bahasa. komunikasi dengan pihak ketiga ( seperti pemasok. komunikasi dengan konsumen. distributor. Tidak peduli seberapa berbakatnya seseorang. Faktor hambatan yang biasanya terjadi dalam proses komunikasi. betapapun unggulnya sebuah tim atau seberapapun kuatnya kasus hukum. Definisi semanTI adalah studi atas pengertian. 12 . sehingga saluran komunikasi dalam media komunikasi dapat diandalkan serta lebih efisien. Pemakaian tim kerja diyakini banyak pimpinan perusahaan akan lebih efektif.

Pesan yang disampaikan haruslah ‘menyentuh’ secara kuat dan telak. seperti di kamar tidur.[15] Kendala Dalam Komunikasi Bisnis[16] Terdapat 6 kendala yang mungkin muncul saat r mengkomunikasikan bisnis organisasinya. mengikuti pola : 1. Tidak penting apakah audiencenya hanya s atu orang atau ribuan orang dan sekalipun di tengah bisingnya lingkungan bisnis dan pemasaran. Sementara. kamar mandi. Organisasi bisnis yang produktif ditunjang oleh penguasaan komunikasi bisnis para anggota organisasinya. berikanlah ruang agar audience kita dapat mencerna pesan tersebut secara lebih leluasa. televise. pesan yang kuat. kriteria dari klien potensial atau pelanggan VIP tersebut tidak dirinci secara jelas. Struktur komunikasi yang buruk Struktur komunikasi adalah faktor esensial. Namun apabila disampaikannya tanpa “sentuhan yang kuat”. sehingga kita dapat memilih media yang tepat. misalnya dalam event pertemuan antara wakil dari Pemerintah dan Pengusaha. yang menuntut kemampuan untuk mengkomunikasikan ide gagasan dan tujuan dalam lingkungan organisasinya serta bagaimana menyampaikan produk atau jasa yang dimilikinya kepada pelanggan.Tantangan seorang manajer di masa depan relatif akan semakin sulit. pesan yang disampaikan haruslah terdengar dan dimengerti. larangan untuk memberikan hadiah kepada klien. 13 .isi . Salah Audience Topik yang dipilih hendaknya relevan dan sesuai dengan ekspektasi audience. e. Dengan demikian. radio. Penyampaian yang lemah Tidak menjadi menjadi masalah. yang menentukan baik-buruknya komunikasi bisnis. sedangkan para pengusaha. Jika pesan yang disampaikan sangat kompleks. Disamping itu. Penggunaan media yang salah Perlu untuk mempertimbangkan siapa. Seperti. baik penguasaan komunikasi verbal (lisan dan tulisan). Fakta empiris dalam dunia organisasi menunjukkan bahwa sebagain besar anggota organisasi melakukan pekerjaannya dengan melakukan komunikasi.[14] Komunikasi Bisnis yang efektif diperlukan oleh semua organisasi bisnis dalam upaya mencapai tujuannya. meskipun telah dilakukan “sentuhan ” yang sudah tepat ternyata seringkali juga masih memerlukan waktu untuk mendapatkan respons. hasilnya tidak akan dapat menyakinkan orang lain sesuai harapan. tidak sekedar mengelus-elus atau mengingatkan. Sebagai contoh. c. yaitu : a.penutup selanjutnya : Umum à Detil à Umum atau Global à Detil à Global b. Pembukaan . majalah. Pesan yang campur aduk Pesan yang campur aduk. apakah pesan itu penting atau impresif. maupun komunikasi non-verbal. tidak boleh seperti lawakan yang tidak lucu. namun dalam presentasi disajikan tentang analisis situasi poliTI dan pemerintahan. dari kalangan atau status sosial mana dan karakterisTI unik lainnya dari sasaran yang kita tuju. Struktur komunikasi yang baik. d. sesuai kecepatan mereka. hanya akan menimbulkan kebingungan atau bahkan cemoohan dari audience. koran dan lain sebagainya. tetapi pada saat yang sama memberikan pengecualian untuk klien-klien baru atau pelanggan VIP yang berpotensi besar pada bisnis perusahaan.

Perkembangan sistim informasi dan teknologi mempercepat proses Globalisasi. Dengan solusi mobilitas diharapkan para karyawan akan lebih produktif. dan bahkan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.[17] Perkembangan bisnis masa ini bergerak lebih cepat dibanding sebelumnya. Suara keras dari luar ruangan. informasi yang didapat akan jauh tertinggal. Seiring dengan perkembangan teknologi dan sistim informasi. sehingga mereka membutuhkan komunikasi yang lebih luas dan lebih baik. sehingga proses komunikasi terjadi setiap saat tanpa berhenti dan berlangsung pada saat yang hampir bersamaan di seluruh belahan dunia. Lingkungan yang mengganggu Lingkungan yang mengganggu jelas merupakan kendala dalam komunikasi. komunikasi berkembang menjadi suatu bisnis tersendiri. memungkinkan orang untuk berkomunikasi melalui berbagai macam media. sehingga pesan yang disampaikan tidak dapat diterima / didengar secara optimal. Oleh karena itu. Bunyi handphone dari kantong audience.sebenarnya lebih mengharapkan penjelasan bagaimana tindakan atau langkah-langkah konkrit yang diambil pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif. Teknologi formasi yang semakin hari semakin berkembang dapat dimanfaatkan dalam praktek komunikasi bisnis. Perkembangan teknologi yang semakin pesat. f. 14 . Itu karena mereka memiliki akses tertentu terhadap berbagai aplikasi perusahaan melalui berbagai perangkat bergerak atau berbagai akses lainnya. Semua prinsip informaTIa tersebut tidak terlepas dari tuntutan dan kebutuhan serta kegiatan manusia dan masyarakat di dalam kehidupannya sehari – hari. terutama dalam mempertahankan pelanggan dan pemasok. dsb.[18] Kesediaan prasarana dan sarana informasi serta tingkat pemilihan akses dan aset terhadap penggunaan informasi merupakan prasyarat untuk dapat memanfaatkan dan memberikan nilai ( volume ) terhadap sesuatu informasi. bahkan nyaris tanpa penghalang apapun . perlunya pemilihan tempat yang tepat serta upaya agar audience fokus dengan pesan yang disampaikan. dan akan membawa dampak perkembangan bisnis akan menjadi lambat. (seperti raungan sirine ambulan atau suara lalu lintas yang padat ). di manapun mereka berada. Informasi dengan mudah dan cepat menyebar. Sesi bicara yang menegangkan. Interupsi.[19] Untuk itu komunikasi bisnis tanpa adanya dukungan infrastruktur sarana dan prasarana Teknologi formasi tentunya tidak akan berjalan dengan lancar. Dengan semakin mendalamnya keterlibatan setiap negara di dalam jaringan globalisasi ekonomi dan gaya hidup maka tuntutan dan kebutuhan serta kegiatan setiap negara termasuk masyarakatnya yang melibatkan pentingnya peranan informasi menjadi suatu keharusan. Seperti Suara penyaji yang tidak cukup terdengar oleh Audience. Masalah Komunikasi Bisnis dengan Peranan Teknologi formasi Dalam praktek komunikasi bisnis diperlukan sarana yang dapat menunjang proses komunikasi itu. Selain itu tanpa adanya peranan Teknologi formasi praktek komunikasi bisnis akan menjadi ketinggalan zaman.

Apabila seseorang memiliki kemampuan komunikasi yang kurang baik. jika manusianya tidak dapat mengoperasikan/ menggunakan peralatan tersebut akan menjadi percuma. cepat dan dapat dipercaya. kemampuan individu dalam berkomunikasi. Banyaknya sektor kehidupan yang ada diharapkan membuka inovasi baru bagi kita untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk kemajuan peradaban manusia[20].[21] Walaupun praktek komunikasi bisnis menggunakan peran Teknologi formasi akan tetapi keberhasilan komunikasi itu disebabkan oleh kemampuan dari individu itu sendiri. kendala yang bisa saja muncul adalah kemampuan sumber daya manusia dalam memanfaatkan fasilitas tersebut. yang mana bisa semua permasalahan tersebut hanya bisa diselesaikan melalui Teknologi formasi ( ICT ). Cara orang tersebut menyampaikan pesan kepada pihak lain itulah yang menjadi hal yang paling penting untuk diperhaTIan. juga kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik menjadi hambatan yang seringkali muncul dalam praktek komunikasi bisnis. Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan suatu perusahaan yang dapat menangani akan hal itu diberbagai situasi yang menantang. • • • masalah infrastruktur. masalah yang mendasar adalah kemampuan komunikasi dari individu itu sendiri. Sarana dan prasarana Teknologi formasi yang terbilang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kesimpulan Semakin cepatnya perkembangan Teknologi formasi menuntut manusia untuk mencoba membuat perubahan di segala jenis kehidupannya yang tujuannya adalah mendapatkan hasil maupun kondisi yang terbaik yang dapat dicapai. Semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual. Mungkin masih ada beberapa pelaku bisnis yang belum mampu menggunakan alat komunikasi dalam bisnisnya. sehingga bagi pelaku bisnis yang memiliki modal yang tidak banyak mengakibatkan kurangnya pembangunan infrastruktur pendukung Komunikasi bisnis. 15 . Masalah yang paling mendasar dalam praktek komunikasi bisnis baik dengan peran Teknologi formasi dan tanpa peran TI tersebut. maka secara otomatis praktek komunikasi bisnisnya tetap mengalami kendala. sehingga walaupun peralatan yang digunakan adalah peralatan dengan teknologi canggih sekalipun. juga masalah ketidakmampuan manusia dalam menggunakan Teknologi formasi dengan baik. masalah kemampuan menggunakan Teknologi formasi. walau telah didukung oleh peranan Teknologi formasi. Walaupun fasilitas komunikasi bisnis telah memadai.Kendala yang bisa saja muncul dalam praktek komunikasi bisnis dengan peranan Teknologi formasi adalah selain masalah infrastruktur sarana dan prasarana.