TUGAS KIMIA KLINIK Oleh : ERLINA KUSUMASTUTI P3.73.34.0.09.

045

PENGAMATAN SEDIMEN URIN

epitel). +. jumlah rata-rata leukosit dan eritrosit dilaporkan per LPB. +. +.Endapan pertama kali diperiksa di bawah mikroskop dengan perbesaran rendah menggunakan lensa obyektif 10X. +++ • Tripel fosfat -. +++ • Amonium urat -. +++ • Amorf Urat -. ++. pemeriksaan dilakukan dengan kekuatan tinggi menggunakan lensa obyektif 40X. Jumlah silinder dilaporkan rataratanya per 1 LPK. +. bakteri. ragi. lekosit. disebut lapang pandang kuat (LPK) atau high power field (HPF) untuk mengidentifikasi sel (eritrosit. ++. +. disebut lapang pandang lemah (LPL) atau low power field (LPF) untuk mengidentifikasi benda-benda besar seperti silinder dan kristal. sel sperma. filamen lendir. +++ (banyak sekali). ++. Pembesaran 10 x/LPK=Lapang Pandang Kecil a. ++. ++. +++ . Selanjutnya. ++ (banyak). Kristal • Calcium oxalat -. Jumlah unsur sedimen yang nampak diberitakan secara semikuantitatif. +++ • Asam urat -. 1. Sel Epithel • Epithel Squamous /LPK • Epithel Renal Tubuli /LPK • Epithel Transisional /LPK c. yaitu jumlah rata-ratanya per LPK atau per LPB. ++. +. Silinder/Cast/Torak terdiri dari : • Silinder Hialin /LPK • Silinder Granular Halus /LPK • Silinder Granular Kasar /LPK • Silinder Leukosit /LPK • Silinder Lilin /LPK • Silinder Fatty /LPK • Silinder Epithelia /LPK • Silinder Hemoglobin /LPK • Silinder Eritrosit /LPK • Silinder Bilirubin /LPK • Silindroid /LPK • Lain-lain Silinder /LPK b. Unsur sedimen yang kurang bermakna tidak dilaporkan secara tadi. umpamanya jumlah sel epitel dan kristal cukup diberitahukan dengan tandatanda atau perkataan : + (ada). Trichomonas. +++ • Amorf fosfat -.

-. +. ++. ++. +.• Natrium urat -. +. +. ++. +. +++ • Trichomonas vaginalis . +++ • Amorf Urat -. +. +++ • Amonium biurat -. ++.atau + • Telur Enterobius vermicularis . Pembesaran 40 x/LPB=Lapang pandang Besar a. +++ • Sulfa (jenisnya) -. Others • Mucus Thread (Benang Lendir) . Kristal Patologis • Cystine -. ++. +.atau + • Telur Schistosoma haematobium . ++.atau + • Spermatozoa . ++. Telur Cacing • Telur Trichuris .atau + g.atau + • Pthyrus pubis . +++ e. Leukosit /LPB b. +++ • Cholesterol -. ++. Sel Glitter (Leukosit Ginjal) /LPB d. ++.atau + • Telur Fasciola hepatica . +. +++ • Bilirubin -. +++ 2.atau + • Other Crystals -. +++ d. +++ • Yeast Cell -. ++. Mikroorganisme • Bakteria -. +.atau + f.atau + • Mites . +++ • Calcium sulfat -. ++. Oval Fat Bodies /LPB SEL EPITEL . +.atau + • Aspergillus . +++ • Hifa Candida sp. +. Eritrosit /LPB c. ++. +++ • Tyrosine -. +.atau + • Sarcoptes Scabei . +++ • Leusine -. ++. +++ • Lain-lain -. +. ++. +. ++. +.

atau uretra. Besar kecilnya ukuran sel epitel transisional tergantung dari bagian saluran kemih yang mana dia berasal. lebih besar dari leukosit. bentuknya berbeda menurut tempat asalnya. Sel Epitel Tubuli ginjal Sel epitel tubulus ginjal berbentuk bulat atau oval. Sel epitel skuamosa adalah sel epitel terbesar yang terlihat pada spesimen urin normal. dan inti bulat kecil. dan agak lebih kecil dari sel epitel skuamosa. bergranula dan . Sel epitel ini tipis. Mereka mungkin hadir sebagai sel tunggal atau sebagai kelompok dengan ukuran bervariasi. mengandung inti bulat atau oval besar. Sel epitel gepeng (skuameus) lebih banyak dilihat dalam urin wanita daripada dalam urin pria dan berasal dari vulva atau dari urethra bagian distal. datar. apalagi yg skuameus dan berasal dari kandung kencing. ukurannya lebih besar dari leukosit. Sel epitel Squamous / epitel gepeng Sel ini berinti satu. 3. inti kecil. Sel epitel ini berbentuk bulat atau oval. besarnya sering dua sampai tiga kali leukosit sedangkan sitoplasma biasanya tanpa struktur tertentu. Sel epitel skuameus mempunyai bentuk yang berbeda-beda. lebih besar dari sel epitel tubulus ginjal. sitoplasma besar. tidak beraturan. bentuk gepeng. ureter. kandung kemih (vesica urinaria). urethra dan vagina. sitoplasma sedikit. 2. Sel Epitel Transisional Sel epitel ini dari pelvis ginjal.1. gelendong dan sering mempunyai tonjolan. Untuk dapat membedakan sel epitel gepeng dari sel transisional tidak selalu mudah dan memerlukan pengalaman yang mendalam. Sel-sel epitel hampir selalu ada.

keracunan salisilat. Sel epitel tubulus dapat terisi oleh banyak tetesan lemak yang berada dalam lumen tubulus (lipoprotein yang menembus glomerulus). Dalam urin asam asam urat. pada sindrom nefrotik. intoksikasi salisilat. Jumlah sel tubulus ≥ 13 / LPK atau penemuan fragmen sel tubulus dapat menunjukkan adanya penyakit ginjal yang aktif atau luka pada tubulus. Selain sel epitel tubulus. Oval fat bodies menunjukkan adanya disfungsi disfungsi glomerulus dengan kebocoran plasma ke dalam urin dan kematian sel epitel tubulus. jumlahnya bisa meningkat. Dalam urin asam atau yang netral atau yang agak lindi calsium oxalat dan kadang-kadang asam hipurat. nekrosis tubuler akut. infeksi virus pada ginjal. c. reaksi penolakan jaringan transplantasi ginjal dan dalam kondisi yang mengarah ke degenerasi saluran kemih. pieloneprithis. . seperti pada nefritis. penolakan transplnatasi ginjal. Namun. air raksa. diabetes mellitus lanjut. kerusakan sel epitel tubulus yang berat karena keracunan etilen glikol. oval fat bodies juga dapat berupa makrofag atau hisiosit.biasanya terbawa ke urin dalam jumlah kecil. Oval fat bodies dapat dijumpai pada sindrom nefrotik. sel-sel seperti ini disebut oval fat bodies / renal tubular fat / renal tubular fat bodies. dan jarang sekali calsium sulfat. KRISTAL Kristal-kristal dalam urin normal : a. Dalam urin lindi atau kadang-kadang dalam yang netral amonium-magnesium fosfat (tripelfosfat) dan jarang-jarang dicalsiumfosfat. natrium urat. b. nekrosis tubulus akut.

cholesterol. leucine. Dari riwayat penderita dan pengobatannya biasanya daoat diperoleh fakta-fakta yang menerangkan wujud dan jenis kristal itu. calciumoxalat. banyaknya makanan. Sangat berhati-hatilah menamakan suatu krisal tyrosin.d. Adanya kristalkristal itu tidak ada pertalian langsung dengan adanya batu kencing. bilirubin dan hematoidin Kristal-kristal yang berasal dari suatu macam obat seperti bermacam-macam sulfonamida Kristal-kristal asam urat. dsb. tyrosine. tetapi merupakan zat sampah metabolisme yang normal. Kalsium Oksalat . Adanya asam-asam amino itu dalam jumlah besar sehingga mengkristal dalam urin berarti kerusakan hati yang lanjut. leucine. kecepatan metabolisme dan konsentrasi urin. amoniumbiurat dan calcium fosfat Kristal-kristal yang menunjukkan kepada keadaan abnormal Cystine. Kalau inging memastikan jenis kristal. Adanya dan banyaknya ikut ditentukan oleh jenis makanan. pakailah salah satu test kimia untuk mengenal kristal itu. Mengatakan dalam laporan :”kristal yang tidak dikenal” lebih dapat dipertanggungjawabkan daripada main tebak saja. triplefosfat sangat sering dilihat dalam sediment dan tidak mempunyai arti apapun juga. Dalam urin lindi calciumkarbonat.

kubis. Mereka dapat terjadi pada urin dari setiap pH. dan bebentuk amplop atau halter. tak berwarna dan larut dalam asam cuka encer. Triple Fosfat Seperti halnya Ca-oxallate. Asam Urat Kristal asam urat tampak berwarna kuning ke coklat. Infeksi saluran kemih dengan bakteri penghasil urease (mis. Adanya 1 – 5 ( + ) kristal Ca-oxallate per LPL masih dinyatakan normal. pembentukan mereka lebih disukai di pH netral ke basa. Meskipun mereka dapat ditemukan dalam setiap pH. terutama pada pH yang asam. banyaknya makanan. Kristal ca-oxallate bervariasi dalam ukuran. Proteus vulgaris) dapat mendukung pembentukan kristal (dan urolithiasis) dengan meningkatkan pH urin dan meningkatkan amonia bebas. dll) dan keracunan ethylene glycol. Kristal bervariasi dalam ukuran dari cukup besar untuk sangat kecil. Kristal dapat muncul di urin setelah konsumsi makan tertentu (buah-buahan). Kristal dapat muncul dalam specimen urine setelah konsumsi makanan tertentu (mis. tak berwarna. asparagus.Kristal ini umum dijumpai pada spesimen urine bahkan pada pasien yang sehat. tetapi jika dijumpai lebih dari 5 (++ atau + ++ ) sudah dinyatakan abnormal. berbentuk belah ketupat (kadang-kadang berbentuk jarum atau mawar). penemuan kristal asam urat dalam urin sedikit memberikan nilai klinis. . triple fosfat juga dapat dijumpai bahkan pada orang yang sehat. tetapi lebih merupakan zat sampah metabolisme normal. Dengan pengecualian langka. Kristal terlihat berbentuk prisma empat persegi panjang seperti tutup peti mati (kadang-kadang juga bentuk daun atau bintang). jumlahnya tergantung dari jenis makanan.

kecepatan metabolisme dan konsentrasi urin. . Ca-karbonat : tak berwarna. kehadiran mereka biasanya tidak patologis atau meningkatkan konsentrasi asam urat. bentuk bulat kecil. halter. bulat berduri. Amonium urat (atau biurat) : warna kuning-coklat. dan dalam keganasan limfoma atau leukemia. Ca-fosfat : tak berwarna. bentuk batang-batang panjang. bentuk bulat tidak teratur. atau bulat bertanduk. Meskipun peningkatan 16% pada pasien dengan gout. berkumpul membentuk rosset.

Kristal ini dapat diamati pada beberapa penyakit keturunan seperti tyrosinosis dan "penyakit Maple Syrup". yang merupakan kelainan metabolisme bawaan cacat yang melibatkan reabsorpsi tubulus ginjal tertentu termasuk asam amino sistin. Kristal ini muncul dalam urin sebagai akibat dari cacat genetic atau penyakit hati yang parah. Kristal ini kadangkadang dapat keliru dengan sel-sel. dengan pusat nukleus yang menyerupai. Kristal dari asam amino leusin dan tirosin sangat jarang terlihat di sedimen urin. Leusin dan Tirosin Leusin dan tirosin adalah kristal asam amino dan sering muncul bersamasama dalam penyakit hati yang parah. Kristal leucine dipandang sebagai bola kuning dengan radial konsentris. Leusin muncul-muncul berminyak bola dengan radial dan konsentris striations. Tirosin tampak sebagai jarum yang tersusun sebagai berkas atau mawar dan kuning. Terbentuk pada pH asam dan ketika konsentrasinya > 300mg. Kristal dan batu sistin dapat dijumpai pada cystinuria dan homocystinuria. Lebih sering kita menemukan kristal ini bersamaan pada pasien dengan penyakit hati berat (sering terminal). Sistin crystalluria atau urolithiasis merupakan indikasi cystinuria. Sering membingungkan dengan kristal asam urat.Kristal Na-Urat Sistin (Cystine) Cystine berbentuk heksagonal dan tipis. .

tetapi diduga memiliki makna klinis seperti oval fat bodies.Kristal Kolesterol Kristal kolesterol tampak regular atau irregular . tampak sebagai pelat tipis empat persegi panjang dengan satu (kadang dua) dari sudut persegi memiliki takik. Kristal Bilirubin Banyak obat diekskresikan dalam urin mempunyai potensi untuk membentuk kristal. Janganlah menyebut begitu saja bahwa kristal itu sulfadiazin. sulfapyridin dan sebagainya. masih ada baiknya mengemukakan sesuatu mengenai kristal-kristal obat-obatan iu dalam sediment urin. Penyebab kehadiran kristal kolesterol tidak jelas. Petunjuk lebih lanjut bisa didapat dengan melakukan test lignin terhadap sulfonamida. . Meskipun derivat-derivat sulfonamida sekarang tidak lagi banyak dipakai dalam klinik. Kehadiran kristal kolesterol sangat jarang dan biasanya disertai oleh proteinuria. transparan.

agregasi protein serum ke dalam mucoprotein. ekor tipis terbentuk di persimpangan lengkung Henle's dan tubulus distal yang rumit disebut silindroid. penyakit glomerular) atau ekstra-ginjal (misalnya. Sedimen urin normal mungkin berisi 0 – 1 silinder hialin per LPL. overflow proteinuria seperti dalam myeloma).kristal Sulfadiazin dan kristal Sulfonamida CAST (SILINDER) Ada bermacam-macam yang harus dibeda-bedakan : a. Hasil disintegrasi awalnya granular kasar. Sekresi protein Tamm-Horsfall membentuk sebuah silinder hialin di saluran pengumpul. jernih. Silinder berbutir Silinder granular adalah silinder selular yang mengalami degenerasi. Silinder hialin. dan ujungujungnya membulat. Silinder protein dengan panjang. Berasal dari degenerasi silinder leukosit. b. Silinder ini homogen (tanpa struktur). tekstur halus. Silinder hialin tidak selalu menunjukkan penyakit klinis. fragmentasi inti. Jumlah yang lebih besar dapat dikaitkan dengan proteinuria ginjal (misalnya. Disintegrasi sel selama transit melalui sistem saluran kemih menghasilkan perubahan membran sel. Silinder hialin dapat dilihat bahkan pada pasien yang sehat. Silinder hialin atau silinder protein terutama terdiri dari mucoprotein (protein Tamm-Horsfall) yang dikeluarkan oleh sel-sel tubulus. kemudian menjadi butiran halus. sisi-sisinya parallel. Bila statis berlangsung lama. dan granulasi sitoplasma. .

sindroma goodpasture. Terdiri dari eritrosit dalam matriks protein menandakan adanya hematuria. kemudian menjadi sebuah silinder granular halus. infark ginjal. d. Silinder lilin adalah silinder tua hasil silinder granular yang mengalami perubahan degeneratif lebih lanjut.c. Silinder eritrosit bersifat granuler dan mengandung hemoglobin dari kerusakan eritrosit. Silinder lilin umumnya terkait dengan penyakit ginjal berat dan amiloidosis ginjal. . Adanya silinder eritrosit disertai hematuria mikroskopik memperkuat diagnosis untuk kelainan glomerulus. Ketika silinder selular tetap berada di nefron untuk beberapa waktu sebelum mereka dikeluarkan ke kandung kemih. dapat dijumpai pada glomerulus nefrotis akut. Kemunculan mereka menunjukkan keparahan penyakit dan dilasi nefron dan karena itu terlihat pada tahap akhir penyakit ginjal kronis. sel-sel dapat berubah menjadi silinder granular kasar. sedangkan ujung-ujungnya sering bersudut. Silinder lilin Tidak berwarna/ berwarna kekuningan/abu-abu. Adakalanya eritrosit tidak jelas kelihatan. menjadi silinder yang licin seperti lilin (waxy). trauma ginjal. mempunyai kilauan seperti permukaan lilin. lebih lebar dari silinder hialin. Silinder eritrosit pada permukaan silinder ini terlihat eritrosit-eritrosit. pinggir-pinggir sering tidak rata oleh adanya lekukan-lekukan. biarpun begitu silinder eritrosit masih memperlihatkan bekas-bekas eritrosit karena ada warna kemerah-merahan. dan akhirnya.

Kehadiran mereka menunjukkan peradangan pada ginjal. sebagai kelanjutan proses degenerasi lemak dari protein tubulus. e. f. Silinder leukosit Silinder lekosit atau silinder nanah.Cedera glomerulus yang parah dengan kebocoran eritrosit atau kerusakan tubular yang parah menyebabkan sel-sel eritrosit melekat pada matriks protein (mukoprotein Tamm-Horsfall) dan membentuk silinder eritrosit. oval . karena silinder tersebut tidak akan terbentuk kecuali dalam ginjal. tetapi juga dapat ditemukan pada penyakit glomerulus (glomerulonefritis). Mengandung butir-butir lemak bebas. Glitter sel (fagositik neutrofil) biasanya akan menyertai silinder lekosit. mengingat pielonefritis dapat berjalan tanpa keluhan meskipun telah merusak jaringan ginjal secara progresif. Silinder lekosit paling khas untuk pielonefritis akut. terjadi ketika leukosit masuk dalam matriks Silinder. Penemuan silinder leukosit yang bercampur dengan bakteri mempunyai arti penting untuk pielonefritis. Silinder lemak Silinder ini mengandung butir-butir lemak.

Organisme ini mudah diidentifikasi dengan cepat dengan melihat adanya flagella dan pergerakannya yang tidak menentu. Paling sering adalah Candida. atau vagina. Harus diingat. yang dapat menginvasi uretra. SLE (Systemic Lupus Erythromatosus) JAMUR Terdapat pada urin penderita DM atau pada urin yang terkontaminasi dengan sekret vagina sewaktu pengambilan urin. kadang-kadang sel ragi dapat dikacaukan oleh eritrosit.fat bodies. Ukuran organisme ini bervariasi antara 1-2 kali diameter leukosit. glomerulonefritis kronik. Dijumpai pada sindroma nefrotik. Trichomonas vaginalis Trichomonas vaginalis adalah parasit menular seksual yang dapat berasal dari urogenital laki-laki dan perempuan. . kandung kemih. kecenderungan bertunas dan tidak dapat dihancurkan dengan asam atau alkali serta tidak dapat diwarnai. bedanya jika sel ragi ada putting.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful