P. 1
KAJIAN STRATEGI PENDANAAN PERGURUAN TINGGI

KAJIAN STRATEGI PENDANAAN PERGURUAN TINGGI

|Views: 2,170|Likes:
Published by Amin Sudarsono
Dokumen kajian strategi pendanaan PT oleh BAPPENAS. Kajian ini penting bagi yang ingin tahu skema BHMN, di kampus UGM, ITB, UPI, UNHAS, UNS, dan PTN lain di Indonesia.
Dokumen kajian strategi pendanaan PT oleh BAPPENAS. Kajian ini penting bagi yang ingin tahu skema BHMN, di kampus UGM, ITB, UPI, UNHAS, UNS, dan PTN lain di Indonesia.

More info:

Categories:Types, Letters
Published by: Amin Sudarsono on Mar 31, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

Pola dan kecenderungan umum pengelolaan pendanaan PT BLU memiliki struktur
pendanaan yang berbeda dengan pola pendanaan PT BHMN yang terlihat dari struktur
dan besaran kontribusi antara pemerintah, masyarakat dan bantuan‐kerjasama
sebagaimana terlihat dalam Gambar 5.4.

Gambar 5.4. Peta Pendanaan PT BLU

Gambar 5.4. memperlihatkan besarnya alokasi dana pemerintah baik secara
nominal maupun proporsional dibanding penerimaan dari masyarakat dan bantuan‐kerja
sama. Berdasar data di atas, selama empat tahun terakhir PT BLU yang terdiri dari PTN
dan PTAIN memperoleh penerimaan yang sangat besar dari dana pemerintah yang

Rp 5,21 triliun

Rp 140 milyar

Rp 3,34 triliun

150

mencapai   5,21 triliun rupiah atau sekira 60 persen dari total penerimaan PT BLU.
Sekalipun PT BLU didominasi oleh pendanaan pemerintah namun penerimaan nominal PT
BLU tersebut tetap di bawah PT BHMN. Hal ini tak dapat dilepaskan dari besarnya jumlah
mahasiswa PT BHMN dan bervariasinya program studi PT BHMN sehingga ada beberapa
program studi yang unit cost‐nya sangat mahal semisal Fakultas Kedokteran Umum dan
Kedokteran Gigi. Di samping itu, dengan rerata PT BHMN yang mapan dan besar sehingga
lebih mampu berkompetisi dalam memperoleh dana tambahan dari pemerintah.
Penerimaan dana masyarakat dalam PT BLU relatif lebih kecil dibanding dana yang
diperoleh dari pemerintah sehingga total dana masyarakat PT BLU selama kurun waktu
empat tahun hanya mencapai   3,34 triliun rupiah atau sebesar 38 persen dari total
penerimaan PT BLU. Beragamnya PT BLU berdampak pada kecilnya penerimaan dana
bantuan dan kerja sama yang hanya mencapai   140 miliar rupiah atau sekitar 2 persen dari
total penerimaan PT BLU. Kondisi ini menunjukkan bahwa secara umum PT BLU memiliki
keterbatasan dalam upaya menggalan dana bantuan dan kerja sama. Keterbatasan
kemampuan ini dapat dimaklumi karena kondisi PT BLU yang bervariasi dan sebagian
besar PTN yang tidak terlalu mapan seperti PT BHMN.
Dengan demikian, maka tingkat ketergantungan PT BLU pada dana pemerintah
masih sangat besar dan menjadi penyangga utama di samping dana masyarakat. Adapun
dana yang berasal dari bantuan dan kerjasama, hanya sebagai dana penunjang PT BLU.
Dilihat dari aspek pengeluaran, sebagaimana PT BHMN, sebagian besar
pengeluaran PT BLU diperuntukkan untuk gaji dan tunjangan serta biaya operasional
pendidikan sebagaimana terlihat dalam Gambar 5.5. di bawah ini.
Dengan melihat struktur pengeluaran di atas, maka terlihat dengan jelas bahwa PT
BLU mengalokasikan dana untuk berbagai kebutuhan yang berkaitan erat dengan proses
pembelajaran PT dan hanya sebagian kecil saja untuk P2M. Mengancik pada rincian
pengeluaran PT BLU, sebagian besar pengeluaran PT BLU yaitu sebesar   2,65 triliun
rupiah atau sekitar 47 persen dari total pengeluaran PT BLU digunakan untuk gaji dan
tunjangan. Selanjutnya, biaya opersaional pendidikan (BOP) mendapat alokasi terbesar
kedua, yaitu sebesar   1,06 triliun rupiah atau sekitar 19 persen dari total pengeluaran PT
BLU selama empat tahun terakhir.

151

Gambar 5.5. Pengeluaran PT BLU

Dengan segala keterbatasannya, PT BLU mengalokasikan dana untuk investasi dan
pembangunan sebesar   700 miliar rupiah atau sekitar 12 persen dari total pengeluaran.
Kenyataan ini menunjukkan bahwa prioritas PT BLU berbeda dengan PT BHMN, di mana
PT BLU lebih pada infrastruktur dibanding penguatan SDM dan PT BHMN lebih pada
penguatan SDM dibanding investasi dan pembangunan. Perbedaan lain antara PT BHMN
dan PT BLU adalah terkait pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan masyarakat
serta bantuan dan kerjasama yang relatif kecil dibanding PT BHMN.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->