TUJUAN DAN SASARAN PENDIDIKAN ISLAM *Disusun Guna Memenuhi Tugas Dalam Mata Kuliah Ushul at-Tarbiyyah Yang

Diampu Oleh Supriyanto Pasir, MA. Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia Oleh Khorirur Rijal Luthfi dan Mohammad Agus Khoirul Wafa A. Pendahuluan Islam sangat mementingkan pendidikan. Dengan pendidikan yang benar dan berkualitas, individu-individu yang beradab akan terbentuk yang akhirnya memunculkan kehidupan sosial yang bermoral. Sayangnya, sekalipun institusi-institusi pendidikan saat ini memiliki kualitas dan fasilitas, namun institusi-institusi tersebut masih belum memproduksi individu-individu yang beradab. Sebabnya, visi dan misi pendidikan yang mengarah kepada terbentuknya manusia yang beradab, terabaikan dalam tujuan institusi pendidikan. Penekanan kepada pentingnya anak didik supaya hidup dengan nilai-nilai kebaikan, spiritual dan moralitas seperti terabaikan. Bahkan kondisi sebaliknya yang terjadi. Saat ini, banyak institusi pendidikan telah berubah menjadi industri bisnis, yang memiliki visi dan misi yang pragmatis. Pendidikan diarahkan untuk melahirkan individu-individu pragmatis yang bekerja untuk meraih kesuksesan materi dan profesi sosial yang akan memakmuran diri, perusahaan dan Negara. Pendidikan dipandang secara ekonomis dan dianggap sebagai sebuah investasi. Gelar dianggap sebagai tujuan utama, ingin segera dan secepatnya diraih supaya modal yang selama ini dikeluarkan akan menuai keuntungan. Sistem pendidikan seperti ini sekalipun akan memproduksi anak didik yang memiliki status pendidikan yang tinggi, namun status tersebut tidak akan menjadikan mereka sebagai individu-individu yang beradab. Pendidikan yang bertujuan pragmatis dan ekonomis sebenarnya merupakan pengaruh dari paradigma pendidikan Barat yang sekular. Dalam budaya Barat sekular, tingginya pendidikan seseorang tidak berkorespondensi dengan kebaikan dan kebahagiaan individu yang bersangkutan. Dampak dari hegemoni pendidikan Barat terhadap kaum Muslimin adalah banyaknya dari kalangan Muslim memiliki pendidikan yang tinggi, namun dalam kehidupan nyata, mereka belum menjadi Muslim-Muslim yang baik dan berbahagia. Masih ada kesenjangan antara tingginya gelar pendidikan yang diraih dengan rendahnya moral serta akhlak kehidupan Muslim. Ini terjadi disebabkan visi dan misi pendidikan yang pragmatis. Sebenarnya, agama Islam memiliki tujuan yang lebih komprehensif

dan integratif dibanding dengan sistem pendidikan sekular yang semata-mata menghasilkan para anak didik yang memiliki paradigma yang pragmatis. Dalam makalah ini penulis berusaha menggali dan mendeskripsikan tujuan dan sasaran pedidikan dalam Islam secara induktif dengan melihat dalil-dalil naqli yang sudah ada dalam alQur¶an maupun al-Hadits, juga memadukannya dalam konteks kebutuhan dari masyarakat secara umum dalam pendidikan, sehingga diharapkan tujuan dan sasaran pendidikan dalam Islam dapat diaplikasikan pada wacana dan realita kekinian. B. Pembahasan B.1. Prinsip-Prinsip Pendidikan Islam Memang tidak diragukan bahwa ide mengenai prinsip-prinsip dasar pendidikan banyak tertuang dalam ayat-ayat al Qur¶an dan hadits nabi. Dalam hal ini akan dikemukakan ayat ayat atau hadits hadits yang dapat mewakili dan mengandung ide tentang prinsip prinsip dasar tersebut, dengan asumsi dasar, seperti dikatakan an Nahlawi bahwa pendidikan sejati atau maha pendidikan itu adalah Allah yang telah menciptakan fitrah manusia dengan segala potensi dan kelebihan serta menetapkan hukum hukum pertumbuhan, perkembangan, dan interaksinya, sekaligus jalan yang harus ditempuh untuk mencapai tujuannya. Prinsip prinsip tersebut adalah sebagai berikut:[1] Pertama, Prinsip Integrasi. Suatu prinsip yang seharusnya dianut adalah bahwa dunia ini merupakan jembatan menuju kampung akhirat. Karena itu, mempersiapkan diri secara utuh merupakan hal yang tidak dapat dielakkan agar masa kehidupan di dunia ini benar benar bermanfaat untuk bekal yang akan dibawa ke akhirat. Perilaku yang terdidik dan nikmat Tuhan apapun yang didapat dalam kehidupan harus diabdikan untuk mencapai kelayakan kelayakan itu terutama dengan mematuhi keinginan Tuhan. Allah Swt Berfirman, ³Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) kampung akhirat, dan janganlah kanu melupakan kebahagiaanmu dari kenikmatan duniawi...´ (QS. Al Qoshosh: 77). Ayat ini menunjukkan kepada prinsip integritas di mana diri dan segala yang ada padanya dikembangkan pada satu arah, yakni kebajikan dalam rangka pengabdian kepada Tuhan. Kedua, Prinsip Keseimbangan. Karena ada prinsip integrasi, prinsip keseimbangan merupakan kemestian, sehingga dalam pengembangan dan pembinaan manusia tidak ada kepincangan dan kesenjangan. Keseimbangan antara material dan spiritual, unsur jasmani dan

rohani. Pada banyak ayat al-Qur¶an Allah menyebutkan iman dan amal secara bersamaan. Tidak kurang dari enam puluh tujuh ayat yang menyebutkan iman dan amal secara besamaan, secara implisit menggambarkan kesatuan yang tidak terpisahkan. Diantaranya adalah QS. Al µAshr: 1-3, ³Demi masa, sesungguhnya manusia dalam kerugian kecuali mereka yang beriman dan beramal sholeh.´ . Ketiga, Prinsip Persamaan. Prinsip ini berakar dari konsep dasar tentang manusia yang mempunyai kesatuan asal yang tidak membedakan derajat, baik antara jenis kelamin, kedudukan sosial, bangsa, maupun suku, ras, atau warna kulit. Sehingga budak sekalipun mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan. Nabi Muhammad Saw bersabda ³Siapapun di antara seorang laki laki yang mempunyai seorang budak perempuan, lalu diajar dan didiknya dengan ilmu dan pendidikan yang baik kemudian dimerdekakannya lalu dikawininya, maka (laki laki) itu mendapat dua pahala´ (HR. Bukhori).

Keempat, Prinsip Pendidikan Seumur Hidup. Sesungguhnya prinsip ini bersumber dari pandangan mengenai kebutuhan dasar manusia dalam kaitan keterbatasan manusia di mana manusia dalam sepanjang hidupnya dihadapkan pada berbagai tantangan dan godaan yang dapat menjerumuskandirinya sendiri ke jurang kehinaan. Dalam hal ini dituntut kedewasaan manusia berupa kemampuan untuk mengakui dan menyesali kesalahan dan kejahatan yang dilakukan, disamping selalu memperbaiki kualitas dirinya. Sebagaimana firman Allah, ³Maka siapa yang bertaubat sesuadah kedzaliman dan memperbaiki (dirinya) maka Allah menerima taubatnya....´ (QS. Al Maidah: 39). Kelima, Prinsip Keutamaan. Dengan prinsip ini ditegaskan bahwa pendidikan bukanlah hanya proses mekanik melainkan merupakan proses yang mempunyai ruh dimana segala kegiatannya diwarnai dan ditujukan kepada keutamaan-keutamaan. Keutamaan-keutamaan tersebut terdiri dari nilai nilai moral. Nilai moral yang paling tinggi adalah tauhid. Sedangkan nilai moral yang paling buruk dan rendah adalah syirik. Dengan prinsip keutamaan ini, pendidik bukan hanya bertugas menyediakan kondisi belajar bagi subjek didik, tetapi lebih dari itu turut membentuk kepribadiannya dengan perlakuan dan keteladanan yang ditunjukkan oleh pendidik

dharb (dipukul) kalau perlu. alam. Berbeda dengan beberapa pandangan teori di atas. kekerasan merupakan bagian dari sifat-sifat buruk.tersebut. Tujuan dan Sasaran Pendidikan Islam Salah satu aspek penting dan mendasar dalam pendidikan adalah aspek tujuan. tujuan pendidikan pada hakekatnya merupakan rumusan-rumusan dari berbagai harapan ataupun keinginan manusia. apalagi pada anak kecil. penggunaan kekerasan dalam pengajaran dapat membahayakan anak didik.´ (HR. ³Hargailah anak anakmu dan baikkanlah budi pekerti mereka.[2] (konsep uqubah dalam Islam) Akan tetapi. agar berbuat baik. Hal tersebut disebabkan pendidikan adalah upaya yang paling utama. Itu artinya pendidikan dengan metode ini juga sekaligus akan membiasakan seseorang untuk berbohong dikarenakan takut dengan hukuman.[4] . Karena itu menurut para ahli pendidikan.3. Merumuskan tujuan pendidikan merupakan syarat mutlak dalam mendefiniskan pendidikan itu sendiri yang paling tidak didasarkan atas konsep dasar mengenai manusia. yang membiasakan mereka untuk melakukan perbuatan yang baik. Orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik mereka agar mentaati syariat ini. Ia juga menambahkan bahwa perbuatan yang lahir dari hukuman tidak murni berasal dari keinginan dan kesadaran anak didik. Ibnu Miskawaih mengatakan bahwa syariat agama memiliki peran penting dalam meluruskan akhlak remaja.2. Nasa¶i). al. Disamping itu.[3] B. B. Hal ini dapat dijalankan melalui al-mau¶izhah (nasehat). sekaligus mempersiapkan diri mereka untuk menerima kearifan. Mekanisme Pendidikan Islam Mengenai mekanisme dalam menjalankan pendidikan Islam Dalam karyanya Tahdzibul Akhlak. Karena dalam pandangan Ibnu Khaldun. dan ilmu serta dengan pertimbangan prinsip prinsip dasarnya. diberi janji yang menyenangkan atau tahdzir (diancam) dengan al-µuqubah (hukuman). Ia mengatakan bahwa kekerasan dalam bentuk apapun seharusnya tidak dilakukan dalam dunia pendidikan. Nabi Saw bersabda. mengupayakan kebajikan dan mencapai kebahagiaan melalui berpikir dan penalaran yang akurat. Ibnu Khaldun justru berpandangan sebaliknya. al-taubikh (dihardik). bahkan satu satunya untuk membentuk manusia menurut apa yang dikehendakinya.

[7] Hujair AH. yaitu ³Rohmatan Lil µAlamin´. yang kemudian dihubungkan dengan Islam -sebagai suatu sistem keagamaan. yakni memberi petunjuk akhlak dan pembersihan jiwa dengan maksud di balik itu membentuk individu-individu yang tertandai dengan sifat-sifat utama dan takwa. sebenarnya konsep dasar filosofis pendidikan Islam lebih mendalam dan menyangkut persoalan hidup multi dimensional.[5] Untuk itu. Pengertian pendidikan dengan seluruh totalitasnya. dan nonformal. ³ta¶lim´ dan ³ta¶dib´ yang harus dipahami secara bersama-sama. Selain itu. kehidupan adalah pendidikan dan pendidikan adalah kehidupan itu. Lodge dalam philosophy of education menyatakan bahwa dalam pengertian yang luas pendidikan itu menyangkut seluruh pengalaman. pengertian pendidikan secara umum. Ketiga istilah itu mengandung makna yang amat dalam menyangkut manusia dan masyarakat serta lingkungan yang dalam hubungannya dengan Tuhan saling berkaitan satu sama lain.menimbulkan pengertian pengertian baru yang secara implisit menjelaskan karakteristik karakteristik yang dimilikinya. harmonis dan lestari sebagaimana diisyaratkan oleh Allah dalam al Qur¶an. Istilah istilah itu sekaligus menjelaskan ruang lingkup pendidikan Islam. formal. Alfred North Whitehead menyusun definisi pendidikan yang menekankan segi ketrampilan menggunakan pengetahuan. Menurutnya pendidikan adalah usaha manusia untuk menyiapkan dirinya untuk suatu kehidupan yang bermakna. yaitu sesuai dengan filsafatnya. Sanaky menyebut istilah tujuan pendidikan Islam dengan visi dan misi pendidikan Islam. informal. Pendidikan .Maka dari itu berdasarkan definisinya. Rupert C. sedangkan segi kepribadian yang dibina adalah aspek kognitif dan kebiasaan. Dengan ini pula keutamaan itu akan merata dalam masyarakat. dinamis. Sehingga dengan kata lain. atau lebih khusus lagi sebagai penyiapan kader-kader khalifah dalam rangka membangun kehidupan dunia yang makmur. Dalam definisi ini tekanan kegiatan pendidikan diletakkan pada pengajaran (instruction).[6] Ghozali melukiskan tujuan pendidikan sesuai dengan pandangan hidupnya dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Sedangkan Joe Pack merumuskan pendidikan sebagai ³the art or process of imparting or acquiring knomledge and habit through instructional as study´. Theodore Meyer Greene mengajukan definisi pendidikan yang sangat umum. yaitu pendidikan yang tidak terpisahkan dari tugas kekhalifahan manusia. Menurutnya sebenarnya pendidikan Islam telah memiki visi dan misi yang ideal. dalam konteks Islam inheren salam konotasi istilah ³tarbiyah´.

[9] Qodri Azizy menyebutkan batasan tentang definisi pendidikan agama Islam dalam dua hal. Tujuan yang terpenting adalah pembentukan akhlak objek didikan sehingga semua tujuan pendidikan dapat dicapai dengan landasan moral dan etika Islam. yaitu untuk membangun kehidupan dunia yang yang makmur. Sehingga pengertian pendidikan agama Islam merupakan usaha secara sadar dalam memberikan bimbingan kepada anak didik untuk berperilaku sesuai dengan ajaran Islam dan memberikan pelajaran dengan materi-materi tentang pengetahuan Islam. termasuk tujuan yang bersifat teleologik itu sebagai berbau mistik dan takhayul dapat dipahami karena mereka menganut konsep konsep ontologi positivistik yang mendasar kebenaran hanya kepada empiris sensual. yakni sesuatu yang teramati dan terukur. damai.[8] Munzir Hitami berpendapat bahwa tujuan pendidikan tidak terlepas dari tujuan hidup manusia. yang tentunya memiliki tujuan kemashlahatan di dalam mencapai tujuan tersebut. sebab visi dan misinya adalah ³Rohmatan Lil µAlamin´. demokratis. adil. terdapat beberapa macam tujuan. pandangan hidup.Islam adalah pendidikan yang ideal.[10] C. Daftar Pustaka Azizy. Yogyakarta: Pustaka Pelajar . Bila dilihat dari ayat-ayat al Qur¶an ataupun hadits yang mengisyaratkan tujuan hidup manusia yang sekaligus menjadi tujuan pendidikan. biarpun dipengaruhi oleh berbagai budaya. yaitu. dan harmonis. Islam dan Permaslahan Sosial. Mencari Jalan Keluar. dinamis. a) mendidik peserta didik untuk berperilaku sesuai dengan nilai-nilai atau akhlak Islam. Kesimpulan Dari beberapa uraian yang telah penulis kemukakan dari beberapa pendapat para tokoh pendidikian Islam bahwa pendidikan pada dasarnya memiliki beberapa tujuan. Ahmad Qodri A. atau keinginan-keinginan lainnya. hal ini tentunya memerlukan kajian yang lebih mendalam sehingga nantinya implementasi dari teori tersebut dapat dipertanggungjawabkan dan dipandang relevan dengan kondisi yang terikat dengan faktorfaktor tertentu. b) mendidik peserta didik untuk mempelajari materi ajaran Islam. 2000. taat hukum. Mengenai mekanisme pelaksanaanya.

Jakarta: Pustaka Firdaus. Muqaddimah Ibnu Khaldun. Yogyakarta: Infinite Press Khaldun. dalam Ibid. 2002. Menggagas Kembali Pendidikan Islam. 25-30 [2] Ibnu Miskawaih. 2003. Tahzib al-Akhlaq. Yogyakarta: Safiria Insania Press dan MSI. hal. Mesir: al-Mathbah al-Husainiyyah Sanaky. 33 [8] Hujair AH. Metodologi Pengajaran Agama Islam. hal. Pendidikan Islam. Membangun Masyarakat Indonesia. 2001. hal. hal. 27 [3]Ibnu Khaldun. Tanpa tahun. 763 [4] Hilda Taba dalam Munzir Hitami. Ibnu. Ibnu. hal. 2004. 2002. Menggagas Kembali Pendidikan Islam. Tahzib al-Akhlaq. 32 [5] Ahmad Tafsir. 2003. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Ibid. 2002. hal. hal. Membangun Masyarakat Indonesia. Yogyakarta: Infinite Press. 142 [9] Munzir Hitami. Ahmad. Jakarta: Logos Wacana Ilmu Hitami. Hujair AH. 2001. Mesir: al-Mathbah al-Husainiyyah. Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Op. hal. Sanaky. Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. hal. Azyumardi. 5 [7] Sulaiman. hal. Metodologi Pengajaran Agama Islam. Paradigma Pendidikan Islam. Yogyakarta: Safiria Insania Press dan MSI Tafsir. Cit. 2002. Pendidikan Islam. Paradigma Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. tanpa tahun. 6 [6] Azyumardi Azra. Mencari Jalan Keluar. 22 Tags: tarbiyah Prev: pengembangan terpadu BMT dan UMK Next: file kegiatan seminar entrepreneurship jama'ah al-Faraby PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN Judul: PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN Bahan ini cocok untuk Semua Sektor Pendidikan bagian PENDIDIKAN / .Azra. Jakarta: Pustaka Firdaus Miskawaih. Islam dan Permaslahan Sosial. Muqaddimah Ibnu Khaldun. Munzir. 2004. Jakarta: Logos Wacana Ilmu. Bandung: PT Remaja Rosdakarya [1] Munzir Hitami. 32 [10] Ahmad Qodri Azizy.

karena manusia wajib menjalani pendidikannya sejak dia dilahirkan sampai dia masuk liang lahad. yang menyebutkan bahwa Alquran adalah sebagai : a) Pedoman hidup yang harus dipegang erat oleh kaum muslimin. h) Bacaan utama yang bernilai ibadah. d) Inspirator dan pemacu terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. sedangkan Allah SWT bertindak sebagai "Maha Guru" nya. Multifungsi Alquran itu terlihat pada ayat-ayatnya dan dikuatkan oleh Al-Hadits. dan manusia) dengan cara bertanya dan menyuruh menjelaskan seluruh materi pelajaran yang diberikan. b) Petunjuk bagi umat manusia. Malaikat. c) Pembeda antara yang benar dan yang salah. keterjaminannya dari percampuran dengan bahasa manusia. Tiga golongan mahluk ciptaan Allah dimaksud yaitu Jin. Berbagai penelitian dan pembahasan. Proses pendidikan terhadap manusia terjadi pertama kali ketika Allah SWT selesai menciptakan Adam Alaihissalam. salah satu di antaranya bagaimana konsep Alquran berbicara masalah pendidikan. Setelah selesai PBM maka Allah SWT mengadakan evaluasi kepada seluruh mahasiswa ( jin. g) Pemberi peringatan bagi orang-orang yang lalai. jangkauannya yang tiada terbatas. dan ternyata Adam lah (dari golongan manusia) yang berhasil menjadi juara dalam ujian tersebut. jasadnya larut ditelan bumi. dan rohnya kembali kepada sang pencipta yaitu Allah SWT. e) Penyembuh bagi orang-orang mukmin. lalu Allah SWT mengumpulkan tiga golongan mahluk yang diciptakan-Nya untuk diadakan Proses Belajar Mengajar (PBM). Pendahuluan Berbicara masalah pendidikan seakan tidak habis-habisnya sampai manusia itu sendiri lenyap dari permukaan bumi alias mati. A. baik yang dilakukan oleh pakar Islam sendiri maupun oleh orientalis menyimpulkan bahwa Alquran memiliki muatan yang universal bagi kehidupan umat manusia secara keseluruhan. dan multifungsinya bagi umat manusia. substansinya. . malaikat. dan Manusia (Adam Alaihissalam) sebagai "mahasiswa" nya. f) Rahmat (limpahan kasih sayang) bagi orang-orang mukmin. Nama & E-mail (Penulis): Didik Supriyanto Saya Guru di KALIRUNGKUT II/514 SURABAYA Topik: Tanggal: 17 September 2008 PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN ABSTRAK Alquran sebagai wahyu dan firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW selalu menjadi pusat sorotan karena daya pikatnya yang luar biasa.EDUCATION. Keluarbiasaan Alquran itu terletak pada aspek-aspeknya antara lain bahasa dan gaya bahasanya.

Pendidikan sebagaimana pengertiannya yang disebutkan dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas adalah "Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. Termasuk yang ada di dalam diri manusia adalah hati. Mereka berkata: 'Mengapa Engkau hendak menjadikan kholifah di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah. padahal kam.manusia seutuhnya dan manusia Indonesia seluruhnya. Bangsa atau masyarakat yang cerdas merupakan pilar bagi kejayaan dan kemajuannya. serta keterampilan yang diperlukan dirinya. dan raga.33 sebagai berikut : "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: 'sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang kholifah dimuka bumi'. bangsa dan Negara".I senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?' Tuhan berfirman: 'Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui'. kepribadian.2 (Al-Baqoroh): 30 . akhlak mulia. yakni pembangunan . pengendalian diri.Kejadian di atas diabadikan Allah SWT dalam firman-Nya QS. sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengatahui lagi Maha Bijaksana. Maka tepat sekali untuk merespon firman Allah di atas. Membangun manusia yang cerdas dan terampil ini merupakan bagian dari hakikat pembangunan nasional. Allah berfirman: 'Bukankah sudah Ku katakana kepadamu. dan pada amandemen tahun 2002 terhadap UUD 1945 disebutkan bahwa. bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?". Kalau kecerdasan banyak berhubungan dengan kemampuan pikir dan nalar yang berbasis pada akal atau rasio." "Allah berfirman : 'Hai Adam. Allah Swt berfirman dalam Alquran yang artinya : Allah tidak akan merubah suatu bangsa sehingga mereka sendiri merubah apa yang ada dalam dirinya. yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. kemudian mengemukakannya kepada para Mlaikt lalu berfirman: 'Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!" "Mereka menjawab: 'Maha suci Engkau. fakir. masyarakat. maka kita bangsa Indonesia akan sanggup menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang. Dengan "mencerdaskan orang banyak" dan "memperbanyak orang cerdas". maka keterampilan berkaitan dengan skill atau keahlian yang dimiliki oleh seseorang. Dalam Pembukaan UUD 1945 tercantum salah satu cita-cita bangsa Indonesia yang luhur." "Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya. . beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini!' Maka setelah diberitahukannya kepada mereka benda-benda itu. tanggung jawab Negara dalam pendidikan diwujudkan dalam APBN sekurang-kurangnya 20 %. Kecerdasan dan keterampilan satu sama lain saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan. Pemerintah bersama-sama DPR mengamandemen UUD 1945 pada tahun 2000 yaitu bahwa pendidikan adalah hak asasi manusia. kecerdasan. tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. rasa.

Olah pikir berorientasi pada pembangunan manusia yang cerdas. serta memanfaatkannya demi kesejahteraan umat manusia baik di dunia maupun di akhirat kelak. Olah pikir berarti membangun manusia agar memiliki kemandirian serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. heart berarti manusia yang mencintai keindahan. yaitu menciptakan anak . Ini adalah aktualisasi dari potensi hati manusia dan merupakan bagian pendidikan yang paling mendasar dan paling penting. Proses pendidikan di atas sejalan dengan QS. Olah Qolbu adalah pendidikan akhlak mulia dan berbudi pekerti luhur sehingga peserta didik memiliki kepribadian yang unggul. melainkan harapan dan doa kehidupan yang sejahtera di akhirat kelak. Dalam istilah pendidikan. olah rasa. tajam pikiran dan sempurna perkembangan akal budinya. tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. sehingga sampai pada suatu kesimpulan bahwa Allah menciptakan alam semesta ini bukan untuk main-main. sensitive. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas di atas adalah pendidikan yang mengarah pada pembentukan manusia yang berkualitas atau manusia seutuhnya yang lebih dikenal dengan istilah insan kamil. yaitu bagaimana membangun manusia berhati baik dan prakarsanya menjadi baik.Pendidikan yang dimaksud dalam UU No. Untuk menuju terciptanya insan kamil di atas. bertafakur mengamati alam semesta. Head adalah manusia yang cerdas. maka peliharalah kami dari siksa neraka. memiliki akhlak yang mulia dan sopan santun. dan olah raga.serta mampu mengekspresikan keindahan dan kehalusan. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas adalah Kecerdasan dan keterampilan yang merupakan bagian dari apa yang kita kenal dengan istilah "The Golden H". Pembangunan pendidikan yang dilaksanakan oleh pemerintah bersama masyarakat merupakan upaya pengejewantahan salah satu cita-cita nasional." Itulah cermin manusia seutuhnya yang menggunakan hati dan fikirannya untuk selalu berdzikir kepada Allah. sebagaimana bunyi Hadits Nabi: "semua perbuatan (amal) berangkat / tergantung dari kualitas niatnya". kesehatan dan berdisiplin tinggi. Insan yang cerdas dan terampil adalah insan dengan kemampuan akalnya dapat memahami berbagai alam dan sosial. Niat yang baik dan positif akan bisa menjadikan manusia bersifat produktif. yaitu head. Sedangkan olah raga merupakan proses pembangunan manusia sehingga bisa menjadikan dirinya sebagai penopang bagi berfungsinya hati. maka pendidikan yang dikembangkan menurut Mendiknas (2006: xix) adalah pendidikan yang memiliki empat segi yaitu : olah kolbu. dan health berarti manusia yang sadar akan kebersihan. heart. olah pikir. hal itu termasuk merupakan aspek afeksi. Maha Suci Engkau. dan health. Ali Imron (3): 191 yang artinya sebagai berikut: "(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi: "Ya Tuhan kami. tetapi dengan tujuan yang amat tinggi dan mulia yaitu tujuan kehidupan manusia yang tidak berhenti di dunia ini saja. kreatif dan inovatif. Ini sangat penting karena tidak akan ada rasa syukur manakala seseorang tidak memiliki apresiasi terhadap keindahan dan kehalusan. hand berarti manusia yang terampil. hand. memiliki skill atau keahlian dan profesionalisme. otak dan rasa. Olah rasa bertujuan menghasilkan manusia yang apresiatif. Sedangkan menurut Irfan Hielmy (1999: 58) kecerdasan dan keterampilan seperti yang disebutkan dalam UU No. Inilah yang dalam istilah popular saat ini disebut dengan kecerdasan spiritual. yang ini semua tergantung atau karena didasarkan pada niat yang baik. pandai dan pintar. Cerdas (ibid: 59) berarti pandai.

Dan sesungguhnya telah kami berikan hikmah kepada Luqmman. hendaklah kita tetap merasa diawasi oleh Allah. Irfan Hielmy (ibid: 53) adalah dengan mengembangkan berbagai potensi yang ada pada diri manusia sesuai dengan fitrahnya. Dan barang siapa bersyukur (kepada Allah) maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri. sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai hamba Allah SWT. dijaga. dan sebagainay) harus dikembangkan secara seimbang. sekaligus memberikan contohnya. Proses pencerdasan dan pemartabatan bangsa dilakukan tidak lepas dari proses belajar mengajar dan pelatihan baik melalui jalur sekolah maupun jalur luar sekolah. sebagaimna Firman-Nya dalam QS. dibina. Konsep pendidikan dalam perspektif Alquran yang direfleksikan Allah SWT dalam QS. jangan mengikuti seruan syirik. harkat. tulang. namun betapa cermat dan mendalam filosofi pendidikan serta hikmah yang dimiliki Luqman untuk dapat dipelajari oleh generasi berikutnya sampai akhir jaman. Pendidikan dalam perspektif Alquran dapat dilihat bagaimana Luqman Al-Hakim memberikan pendidikan yang mendasar kepada putranya. jangan suka menyombongkan diri. kerjakan selalu yang baik dan tinggalkan perbuatan keji. dan barang siapa tidak bersyukur. Walaupun sederhana materi dan metode yang diajarkan Luqman Al-Hakim kepada putranya termasuk kepada kita semua yang hidup di jaman modern ini. ingatlah bahwa manusia itu pasti mati. cerdas. dan rendahkanlah suaramu. Syafaruddin (2001:1) menjelaskan. dan terampil atau "insan kamil" atau manusia paripurna. guna membangun dunia ini sesuai dengan konsep yang diciptakan Allah". B. Pendidikan Dalam Perspektif Alquran Paradigma pendidikan dalam Alquran tidak lepas dari tujuan Allah SWT menciptakan manusia itu seindiri. kolbu atau bathin. Strategi pendidikan nasional ketika itu adalah popularisasi pendidikan yang mengakar pada pemerataan pendidikanb. yaitu : " bersyukurlah kepada Allah. darqh. budi pekerti.bangsa yang cerdas dan bermartabat. firasat. karsa. dan sebaginya) maupun potensi rohani (yaitu akal. juga menunjukkan perbuatannya lewat pengamalan dan sikap mental yang dilakukannya sehari-hari dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT. nafsu. dan kholifah-Nya. Hal itu memberikan peningkatan mutu sangat signifikan dalam pengembangan sumber daya manusia (human recourses development) bangsa kita. maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji". dan martabat bangsa Indonesia". hendaklah selalu mendirikan sholat. . Adz-Dzariyat: 56 : "Tidak semata-mata kami ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah". "Pembangunan bidang pendidikan mengemban misi pemerataan pendidikan yang menimbaulkan ledakan pendidikan (education explotion). Berbicara pembangunan pendidikan di Indonesia. rasa. Lebih jauh semakin dirasakan bahwa pembangunan sekolah-sekolah memiliki fungsi strategis bagi peningkatan kualitas warga Negara. baik potensi jasmani (yakni daging. akhlak. berbuat baiklah kepada kedua orang tua. Diantara wasiat pendidikan 'monumental' yang dicontohkan Luqman lewat materi billisan dan dilakukannya lewat bilamal terlebih dahulu adalah: Jangan sekali-kali menyekutukan Allah. yaitu pendidikan penyerahan diri secara ikhlas kepada sang Kholik yang mengarah pada tercapainya kebahagiaan hidup dunia maupun akhirat. dan dikembangkan melalui suatu proses pendidikan sejak ia lahir sampai berpulang ke rahmatullah. Langkah yang harus dilakukan untuk bisa mencapai derajat manusia Idonesia yang bermartabat. Luqman (31):12-19 selengkapnya berbunyi sebagai berikut : 12. otot. Menurut Armai Arief (2007:175) " bahwa tujuan pendidikan dalam Alquran adalah membina manusia secara pribadi dan kelompok. sederhanalah dalam berpergian.

hingga dapat melahirkan para ahli pendidikan dibidangnya masing-masing sejak Alquran dilauncingkan oleh pembawa risalah terakhir Rosululloh Muhammad SAW empat belas abad yang lalu hingga sekarang bahkan sampai akhir jaman. muamalah. Ketokohan Luqman Al-Hakim seperti dijelaskan di atas merupakan suatu keniscayaan dalam dunia pendidikan. Dalam pandangan yang bersifat internal-global. Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya di waktu ia memberi pelajaran kepada anaknya: "Hai anakku. kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu. . janganlah engkau mempersekutukan Allah. dan menyapihnya dalam dua tahun. 19. juga karya-karya yang mereka temukan tentang fenomena dan rahasia alam semesta ini. Dan Kami perintahkan kepada manusia terhadap dua orang ibu-bapak. biologi. 17. Ia merangkul iptek sedemikian rupa sehingga menganggap suci dan disamakan derajatnya dengan jihad bagi perjuangan orang-orang yang berilmu dan yang mencari ilmu. fisika. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Ia mencakup berbagai disiplin ilmu seperti ilmu sosial. Dan janganlah engkau memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah engkau berjalan di muka bumi dengan angkuh. ilmu-ilmu dalam Alquran dapat dijabarkan ke dalam masalahmasalah akidah. dan ikutilah jalan orang yang kembali kepadaKu. kisah-kisah lampau. general ideas. Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui". dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik. matematika. Hal ini dijelaskan dengan firman Allah dalam QS. hanya kepadaKulah kembalimu. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu-bapakmu. sejarah. 14. akhlak. Hai anakku. Al-Mujadilah ayat 11 : "Allah meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat." Ilmu pengetahuan yang dituju oleh Alquran menurut Widodo (2007: 161) adalah ilmu pengetahuan dengan pengertiannya yang menyeluruh. Dan sederhanalah engkau dalam berjalan dan lunakkan suaramu. niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasnya).berita-berita akan dating. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuannya tentang itu. maka Kuberikan kepadamu apa yang telah engkau kerjakan. maka janganlah engkau mengikuti keduanya. yang mengatur segala yang berhubungan dengan kehidupan dan tidak terbatas pada ilmu syariah dan akidah saja. atau grand theory yang perlu dikem. sesungguhnya mempersekutukan (Allah) itu adalah benar-benar kedzaliman yang besar". astronomi.bangkan lagi oleh akal manusia. (Luqman berkata): "Hai anakkua. ekonomi. syariah. Islam memandang dan memposisikan sendi-sendi keilmuan atau ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai sesuatu yang sangat utama dan urgen. sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). ibadah. dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu. dan geografi dalam bentuk gejala-gejala umum. 15. dan ilmu pengetahuan ilahiah lainnya. 16. ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah lemah.13. 18. Sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai.

Tentang term ini Fahmi Basya (1427H: 95) menjelaskan bahwa Matematika Islam ialah matematika yang menjadikan Alquran dan Sunnah Nabi sebagi postulat. Hal itu sejalan dengan apa yang dikatakan Nabi Muhammad SAW bahwa: " Aku tinggalkan untuk kalian dua urusan. dalam Matematika Islam. Fenomena ini menandakan bahwa Alquran berisi Sains yang perlu difikirkan. C. Dia menciptakan manusia dari segumpal darh. mengontrol atau mengevaluasinya." Sebab itu masih menurut dia." Dalam wahyu pertama di atas. sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi kepentingan seluruh umat manusia. dalam bahasa Inggris disebut science. sebagai mana ditegaskan dalam QS. Kebenaran hasil suatu penyelidikn atau penelitian yang rasional sudah barang tentu mensyaratkan adanya kemampuan berfikir dan bernalar melalui akal yang sehat secara logis untuk menetukan kesimpulan suatu kebenaran yang semuanya bersifat nisbi (sekarang aktual besok basi). Irfan Hielmy (Ibid: 62) mengatakan: "Ilmu. lalu menyebutkan penciptaan manusia secara khusus dan umum. akal yang sehat menjadi syarat utama dapat memperolehnya. Atau sering pula disebut dengan istilah epistemology. sebagai kunci ilmu pengetahuan. Data bilangan dari Alquran dan Nabi. menyebut nikmat-Nya dengan mengajarkan manusia apa yang ia tidak . Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam. memprediksi suatu gejala. alam dan batasan pengetahuan manusia). yaitu "part of philosophy which treats of the possibility. dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. dan yang terpenting adalah untuk mengembangkan teknologi. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. AlBaqarah (2):147: "Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu. kita tidak lagi perlu membuktikan suatu data yang datang dari Allah dan Rasul-Nya. yaitu Kitab Allah (Alquran) dan Sunnah Rasul Allah (Hadits). ilmu berguna untuk merencanakan suatu aktivitas.Demikian lengkapnya berbagai ilmu yang terdapat dalam Alquran. ayat Alquran yang pertama ke hati Rasulullah SAW menunjuk pada keutamaan ilmu pengetahuan. Al-Hasyr ayat 21 sebagai berikut : â?oKalau Kami turunkan Alquran ini kepada gunung. diolah dan dibuat model matematikanya. Yusuf Qardhawi (1998: 91) mengingatkan bahwa. mendorong untuk mencarinya. Allah SWT memulai surat dengan memerintahkan untuk membaca yang timbul dari sifat 'tahu'. alat transformasi ilmu pengetahuan. Tidak ada agama selain Islam. artinya ilmu pengetahuan. sungguh kamu lihat dia tunduk terpecah belah dari takut kepada Allah. yaitu denganmemerintahkannya membaca. karena kebenaran yang hakiki hanyalah milik Allah SWT. Kedudukan Ilmu dalam Alquran Ilmu ialah pengetahuan yang disusun secara sistematis yang diperoleh melalui suatu penyelidikan yang rasional dan empiris.Al-Alaq : 1-5 sebagai berikut : "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. dan tidak ada kitab suci selain Alquran yang demikian tinggi menghargai ilmu pengetahuan. dan memuji orangorang yang menguasainya. Dan Dan itu perumpamaan yang Kami adakan untuk manusia supaya mereka berfikir" Cuplikan ayat di atas menjelaskan bahwa Alquran adalah suatu Formula." Bagi manusia. Matematika Islam seolah membuktikan kebenaran sunnah-sunnah Nabi. kamu tidakakan tersesat selama berpegang kepada keduanya. Untuk memperjelas penemuannya dia mengutip QS. sekalipun nanti dalam perjalananya. nature and limits of human knowledge" (bagian dari ilmu filsafat yang tersusun atas kemungkinan. Oleh karena itu diakhir ayat tadi dikatakan 'itu perumpamaan yang kami adakan untuk manusia supaya mereka berfikir. seperti ditegaskan dengan firman-Nya QS. dan menyebut qalam. tidak terkecuali masalah sains dan matematika. sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orangorang yang ragu". Bacalah. Dengan demikian.

Kedua. rasul-rasul. disebutkan dalam Alquran. setelah melontarkan pertanyaan kepada para Malaikat. Adam Dimuliakan dengan Ilmu Seperti telah penulis cantumkan di awal. Allah Mahatahu lagi Mahbijaksana dari khalifah ini akan lahir makhlukmakhluk pilihan. Ketika Allah menguji mereka dengan ilmu yang dimiliki khalifah ini. D. Dalam tafsir dikatakan bahwa para Malaikat berkata." Allah menjawab. Ibnul Qayyim seperti dikutip Qardhawi (Ibid: 96) berkata : Tentang keutamaan ilmu yang dikisahkan dalam QS. Keempat. beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini! Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu. Ketiga. Saat itu Allah menampakkan keutamaan Adam dengan ilmu yang dimilikinya. Allah SWT mengeluarkan dia (dari syurga yang menjadi tempat tinggal Adam). baik lahir maupun batin. dan kelemahan mereka atas Adam adalah dalam segi ilmu. Allah membalas pertanyaan malaikat ketika mereka menanyakan Allah SWT. dan memberitahukan mereka bahwa keutamaan nabi-Nya adalah dengan ilmu. para syuhada. â?oHai Adam. Setelah menunjukkan keutamaan Adam dengan ilmu yang dimilikinya dan ketidak thuan Malaikat atas ilmu tersebut. Allah SWT melebihkannya dengan ilmu yang dimilikinya. Semua itu menunjukkan kem. Allah SWT berfirman kepada mereka : "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?" (AlBaqarah:33). nabi-nabi. Allah ingin menunjukan kemulian dan keutamaan Adam. Pertama. yaitu ilmunya. dan kegaiban langit. maka mereka segera mengakui kelemahan dan kebodohan ata apa yang mereka tidak ketahui. ketika akan menunjukkan kelebihan Adam dan meninggikan derajatnya. Dengan firmanNya di atas. dan ahli ilmu pengetahuan dan keimanan. Al-Baqarah: 30-33 seperti tercantum di awal tulisan ini. sementara malaikat lebih taat dibanding mereka. serta tentang penciptaan dan penempatannya di bumi yang mengandung banyak hikmah. bapak manusia. "Kenapa Engkau menjadikan khalifah di bumi. Ini menunjukan bahwa ilmu . Sementara. Allah memberitahukan kepada mereka akan ilmu Allah dan bahwa Dia mengetahui segala sesuatu. timbul dari Iblis makhluk yang paling jahat di dunia. juga menjadikannya sebagai khalifah Allah di muka bumi dan meninggikannya di atas malaikat -yang mengisi seluruh waktunya dengan ibadah kepada Allah-yaitu dengan ilmu yang diberikan Allah SWT kepadanya dan mengungguli ilmu malaikat dan jin pada ujian yang dilakukan Allah antara mereka dan manusia. yang lebih baik dari Malaikat. "Allah tidak akan menciptakan makhluk yang lebih mulia dari kita!" Mereka menyangka lebih baik daripada khalifah yang Allah jadikan di muka bumi. Allah menjawab bahwa Dia lebih tahu substansi terdalam semua itu. Allah mengajarkan kepadanya nama-nama. ulama.ketahui. sementara mereka tidak mengetahuinya. kaum shalihin. Dan. Maka. (AlBaqarah:33) mereka mengakui kelebihan Adam. ada beberapa bentuk. "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar" (AlBaqarah:31). Hal itu menunjukkan akan kemuliaan belajar dan ilmu pengetahuan.uliaan ilmu.bahwa Allah memberikan keutamaan kepada Adam.tidak dalam kitab agama lainnya. Allah SWT menjadikan sebagian sifat kesempurnaan pada Adam sehingga ia lebih mulia dari makhluk yang lainnya. "Aku lebih tahu atas apa yang engkau tidak ketahui". "Allah berfirman. Allah memperkenalkan diri kepada merka dengan sifat ilmu. malaikat tidak mengetahui tentang keduanya. maka Allah menampilkan sisi terbaiknya.

sekaligus menyiapkan manusia untuk mengenal undang-undang tersebut dan menggunakannya dengan kesiapan yang juga dianugerahkan Allah kepadanya." Syadid berkesimpulan bahwa pekerjaan memindahkan singgasana dari satu negeri ke negeri yang lain dalam waktu lebih cepat dari sekejap mata disebutkan oleh Alquran bukan sebagai suatu perbuatan sihir. menyeru akal dan hati untuk memikirkan keindahan ciptaan Allah dan ayat-ayat-Nya. cara atau sarananya. penelitian dan pembelajaran.Hal seperti ini sama dengan apa yang terjadi terhadap Nabi Yusuf a. Dengan kata lain. sebelumnya raja itu memenjarakannya karena melihat ketampanannya. Padahal. guna memotivasi akal agar mau berpikir dan mengkaji. mengungkap berbagai macam rahasia penciptaan-Nya.. ia melepaskan bahkan memberikannya kedudukan. serta mendorong kita untuk mengadakan pengkajian. yaitu memegang perbendaharaan Negara. tidak perlu mengemukakan teori. Kisah selengkapnya diabadikan dalam QS. Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar. serta mendorong kita untuk terus menerus meneliti serta mengkajinya. Berkata Ifrit (yang cerdik) dari golongan Jin . sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya. Allah Azza wa Jalla telah menciptakan segala sesuatu dan mengaturnya sesuai dengan undangundang. maka sesungguhnya Robbku Mahakaya lagi Maha Mulia. melainkan perbuatan seseorang karena ilmu yang dimilikinya. mungkin terdapat isyarat Alquran yang mengagumkan untuk bisa menyibak rahasia alam. Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AlKitab: aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip. Dia memperlihatkan kepada raja dan penduduk Mesir ilmu Yusuf a.s. Penutup Pada bagian akhir ini penulis kemukakan keutamaan ilmu dan belajar. Ilmu modernpun telah mampu memindahkan suara melalui gelombang. Ini merupakan bukti bahwa dengan ilmu manusia mampu menundukkan banyak kekuatan alam manakala ia sampai kepada pengenalan terhadap undang-undang-Nya. kekuatan Jin. sang raja menampilkannya dan memberikannya kedudukan. atau mukjizat seoarang Nabi. namun ketika tampak ketinggian ilmu dan pengetahuannya. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya. Alquran cukup hanya menunjukkan kunci-kunci ma'rifah dan rahasia alam. Ini menunjukan bahwa penguasaan ilmu oleh bani Adam lebih dimuliakan dan lebih baik dari bentuk fisik.s. lalu berkembang sehingga mampu memindahkan gambar visual. sehingga bisa melahirkan berbagai macam penemuan. aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu. Sementara para ahli juga mencoba memindahkan badan dengan cara seperti yang dilakukan oleh ilmuwan di zaman Sulaiman tersebut. Pada saat itu. Hal ini penulis . Sementara menurut jalan pemikiran Muhammad Syadid (2003: 132) bahwa Alquran menjadikan alam sebagai 'buku' untuk mengetahui Allah (ma'rifatullah). siapakah diantara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri. Dengan pengarahan ini Alquran membuka pintu ilmu. memerdekakan akal dan pikiran dari belenggu kebodohan dan kebekuan. Selanjutnya Syadid menyitir contoh pada kisah Nabi Sualaiman yang ingin memindahkan singgasana Ratu Bilqis dari Yaman ke istananya sebelum Ratu Bilqis datang memenuhi undangannya. E. Ketika Allah ingin menunjukan keutamaan dan kemuliannya atas seluruh manusiaa pada masanya. Hal itulah yang telah dilakukan oleh rekan Nabi Sulaiman Alaihissalam.adalah sisi yang paling mulia dalam diri manusia dan kemuliaan manusia karena ilmunya. AnNaml (27): 38-40 sebagai berikut : "Berkata Sulaiman: Hai pembesar-pembesar. ia pun berkata: Ini termasuk karunia Robb-ku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya).tentang tabir mimpi yang tidak dapat di pecahkan oleh para ahli. Dan Alquran Al-Karim cukup memotivasi orang untuk berpikir.

menganggap penting karena yang terjadi dan dirasakan sampai sekarang perhatian dan penghargaan masyarakat terhadap prestasi ahli ilmu dan orang yang berjuang mencari ilmu belum maksimal. Reformasi Pendidikan Islam. 1990. DAFTAR PUSTAKA Al-Ghazaly. Terjemah Singkat Tafsir Ibnu Katsier Jilid VI. pemerintah belum secara serius dan menyeluruh melaksanakan Undang-Undang yang mengamanatkan 20 % APBN/APBD untuk meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan. dua orang futurology Amerika Serikat memperkirakan akan terjadinya kebangkitan agama pada millennium ketiga ini. Jika sudah demikian. yakni ilmu dan ibadah. Armai. Sebab. penguasaan dan pengendalian iptek harus menjadi pemikiran serius para pelaku pendidikan. Irfan Hielmy. bahkan John Naisbit dan Patricia Aburdene. Bina Ilmu. Karena berpikir selain untuk ibadah dan ilmu adalah bathil dan sesat. Namun demikian tidak boleh meninggalkan ibadah. Kecenderungan realitas obyektif masyarakat modern yang di satu sisi terbius dengan hedonisme. Bahreisy. Melihat perkembangan masyarakat modern yang semakin menghawatirkan (disatu sisi). Fahmi Basya. karena ilmu adalah pangkal dari segala perbuatan. seperti tercantum dalam QS. Sedangkan Alquran jelas sekali menghargai orang-orang yang berilmu dan berjuang dalam dunia pendidikan. seperti dikemukakan Irfan Hielmy (1999: 106) . 1995 Al-Quran al-Karim Arief. kita akan menjadi kuat dan berhasil . beribadah tanpa bekal ilmu adalah sia-sia. dan sangat mengagung-agungkan ilmu dan teknologi.. hanya hanya aka menghancurkan dunia. upaya pengendalian dan pencegahan dampak negative iptek. Mutiara Ilmu. 1427 H. Sains Spiritual Quran. Salim at. 2007. SSQ Center. Jelaslah bahwa ilmu itu ibarat permata dan lebih utama dari ibadah. Gejala dan kecenderungan masyarakat untuk kembali memaknai agama pun sudah semakin terlihat. kita harus membekali diri dengan ilmu . . Terjemah Minhajul Abidin. namun mulai ada kepercayaan dan ketergantungan kepada semangat spiritualitas agama. Penguasaan iptek mutlak diperlukan mengingat perkembangan global masyarakat modern tidak dapat dipisahkan dari iptek. namun ada sisi menggembirakan. Oleh karena itu untuk kebahagiaan hidup dunia dan akhirat kita harus memiliki keduanya.all. Ciputat Press.banyak di antara tokoh-tokoh di berbagai belahan dunia yang semakin menyadari pentingnya kehadiran agama di tengah-tengah masyarakat. 1999. Masyarakat Madani Suatu Ikhtiar dalam Menyongsong Milenium Baru." Menghadapi era millennium ke 3. Namun demikian. PiP Darussalam. Surabaya. Hendaknya kita memusatkan perhatian dan pikiran hanya hanya untuk ibadah dan ilmu." Sebuah nasihat Imam Al-Ghazaly (1995: 15) perlu kita renungkan dengan baik : "Wahai orang-orang yang ingin terbebas dari segala mara bahaya dan yang ingin beribadah dengan benar. kita harus beribadah dengan disertai ilmu. Al-Mujadilah :11 : "Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di anatara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. juga harus menjadi prioritas pendidikan mengingat nasihat Imam Al-Ghazaly di atas.

karena alQur an enggan menerima orang-orang yang buta hatinya atau orang yang hanya ikut-ikutan saja. . Qardhawi. Hal ini dijelaskan dalam Q. Nimas Multima. Sembodo Ardi.S Az Zumar: 9 yang berbunyi: . Syadid Muhammad. Dalam ayat yang lain .. (Muhaimin.. Pendekatan Keagamaan dalam Menyelesaikan Krisis Kemasyarakatan. (Hamdani Ihsan. 2001: 09) Oleh karena itu banyak ungkapan dalam al-Qur an yang menyuruh manusia untuk melihat. 1998. ( Q. Jakarta. 2007. Dalam hal ini dapat difahami. Al Qur an akan menerima orang yang senantiasa menggunakan akal sehatnya dan jauh dari segala macam pengaruh. Manhaj Tarbiyah Metode Pembinaan dalam Alquran. tidak hanya mencakup ajaran dogmatis. PiP Darussalam. Alquran Berbicara Akal dan Ilmu Pengetahuan. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas UUD 1945 Widodo. Syafaruddin. menganalisa.al-Mujadalah: 11. UU No. memperhatikan. Saya Didik Supriyanto setuju jika bahan yang dikirim dapat dipasang dan digunakan di Homepage Pendidikan Network dan saya menjamin bahwa bahan ini hasil karya saya sendiri dan sah (tidak ada copyright). 2002. Sebagai nabi ia diberi wahyu berupa al Qur an. yaitu: .Rabu. al-Isro 17/50:19) Dengan demikian.S. Jakarta.. CATATAN: «««««. Gema Insani Press.1999. 2003. tetapi juga ilmu pengetahuan. al-Qur an dijadikan panutan dalam berbagai aspek kehidupan. 30 Juni 2010 TUJUAN PENDIDIKAN BERDASAR AL QUR'AN A.Irfan Hielmy. Robbani Press. Hal ini dijelaskan dalam Q.Katakalah: Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang -orang yang tidak mengetahui? Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. Jakarta. bahkan menjelaskan bahwa orang yang tahu (mempunyai pengetahuan) mempunyai peranan yang besar dan derajat yang tinggi. Grasindo. Kajian Filosofis Pendidikan Barat dan Islam. bekerja dan beramal. Al Qur an adalah firman Allah sebagai petunjuk yang diberikan kepada manusia kejalan yang lurus. berfikir. 2006: 16) Allah mengemukakan bahwa tidaklah bisa disamakan antara orang yang tahu dengan orang yang tidak tahu. Yusuf. Pendahuluan Nabi Muhammad adalah nabi yang terakhir sebagai penutup diantara para nabi yang menjadi utusannya.S. Manajemen Mutu Terpadu dalam Pendidikan.

proses pendidikan. akal yang sehat menjadi syarat utama dapat memperolehnya. Pembahasan 1. makalah ini akan membahas dimanakah kedudukan ilmu dalam Al Qur an. (Yusuf Qardhawi. yaitu dengan memerintahkan-Nya membaca. yaitu part of philosophy which treats of the possibility. Tidak ada agama selain Islam. nature and limits of human knowledge (bagian dari ilmu filsafat yang tersusun atas kemungkinan. memprediksi suatu gejala. alam dan batasan pengetahuan manusia).Al-Alaq : 1-5 sebagai berikut : (1) (2) (3) (4) (5) Arti: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. AlBaqarah (2):147 sebagai berikut: (147) Arti: Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu. mendorong untuk mencarinya.. Dan Allah Maha Megetahui apa yang kamu kerjakan. Irfan Hielmy mengatakan: "Ilmu. alat transformasi ilmu pengetahuan. dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu. Bersumber dari permasalahan-permasalahan diatas. Dia menciptakan manusia dari segumpal darh. Untuk itulah diperlukan adanya satu proses dalam kehidupan manusia yang disebut pendidikan. Bacalah.. Namun persoalannya. Kebenaran hasil suatu penyelidikan atau penelitian yang rasional sudah barang tentu mensyaratkan adanya kemampuan berfikir dan bernalar melalui akal yang sehat secara logis untuk menetukan kesimpulan suatu kebenaran yang semuanya bersifat nisbi (sekarang aktual besok basi). Ayat Alquran yang pertama ke hati Rasulullah SAW menunjuk pada keutamaan ilmu pengetahuan. seperti ditegaskan dengan firman-Nya QS.. Dengan penjelasan tersebut. serta tujuan pendidikan manusia dalam hidup berdasarkan Al Qur an B. sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi kepentingan seluruh umat manusia. dan memuji orang-orang yang menguasainya. dan tidak ada kitab suci selain Alquran yang demikian tinggi menghargai ilmu pengetahuan. dapatkah manusia berfikir dan mempergunakan akal secara baik dan benar tanpa melalui proses. Dengan pembahasan tersebut diharapkan agar pembaca memahami kedudukan ilmu. 1998: 91) Ditegaskan dalam QS. ilmu berguna untuk merencanakan suatu aktivitas. dan menyebut qalam. Dengan demikian. serta apakah tujuan pendidikan yang sesungguhnya.niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. mengontrol atau mengevaluasinya. sebagai kunci ilmu pengetahuan. Atau sering pula disebut dengan istilah epistemology. artinya ilmu pengetahuan. dan yang terpenting adalah untuk mengembangkan teknologi.Qur an Ilmu ialah pengetahuan yang disusun secara sistematis yang diperoleh melalui suatu penyelidikan yang rasional dan empiris. maka nampaklah bagi kita bahwa al-Qur an sangat mengagungkan kebebasan berfikir dan menghargai kekuatan akal. dalam bahasa Inggris disebut science. Yang mengajar (manusia) dengan . Kedudukan Ilmu dalam Al. dan proses pendidikan manusia karena tadi dijelaskan bahwa manusia akan bisa menggunakan otaknya dengan baik melalui suatu proses. Bagi manusia. karena kebenaran yang hakiki hanyalah milik Allah SWT.

Hal itu menunjukkan akan kemuliaan belajar dan ilmu pengetahuan. Kata bacalah dalam ayat pertama ini menunjukkan bahwa perintah tersebut dalam kategori mar takwini. Proses Pendidikan Manusia Kata pada ayat 1 dan 3 dari Q. Dalam wahyu pertama di atas. berarti pengumpulan. (Ahmad Tafsir. dan Q. Sebab al-Qur an menjadi pedoman bagi umat manusia agar berbahagia dunia dan akhirat. Allah SWT memulai surat dengan memerintahkan untuk membaca yang timbul dari sifat tahu. Menurut Al Nisaburi. ia berarti menghimpun dan mengumpulkan ilmu pengetahuan. maka kata perintah ini mengandung aspek pendidikan . lalu menyebutkan penciptaan manusia secara khusus dan umum. sebagaimana yang dikutip M. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.S. sedang yang kedua diluar salat.Alaq ( 96/1 ) mempunyai arti perintah membaca. Padahal nabi Muhammad belum pernah membaca suatu kitab apapun sebelum turunnya alQur an. yaitu dengan adanya seseorang membaca. ra dan hamzah. Juz V: 78-79) Kalau kata ini diterjemahkan dengan bacalah.236 ayat yang sebagian besar mendorong kepada ilmu pengetahuan. Keheranan ini akan hilang jika seseorang tersebut menyadari arti dari iqra itu sendiri dan menyadari pula bahwa perintah membaca itu juga untuk umat manusia seluruh alam dalam sejarah kemanusiaan. sedang yang kedua adalah perintah mengajar orang lain. Perintah membaca pada wahyu pertama ini. Dengan kata ini pula menandakan bahwa sejak awal diturunkannya al-Qur an telah memberikan isyarat bahwa betapa pentingnya ilmu pengetahuan.S. 3. penghimpunan. sementara belajar itu sendiri merupakan bagian dari pendidikan. Kata di dalam al-Qur an disebutkan sebanyak tiga kali. Ada yang merasa heran mengapa pertama dari ayat tersebut adalah kata Atau perintah untuk membaca. 2005: 8). al-Isra /17:14 berbunyi: Arti: Bacalah kitabmu. Kata pada ayat ketiga ini merupakan pengulangan dan penguat dari ayat pertama.perantaraan qalam. menyebut nikmat-Nya dengan mengajarkan manusia apa yang ia tidak ketahui.S.Quraish Shihab (1997: 93) adalah sebagai berikut: 1. Untuk bisa membaca memerlukan belajar terlebih dahulu.S. Perintah membaca yang pertama ditujukan kepada pribadi Muhammad Saw sedangkan yang kedua kepada umatnya. 2. . Hal ini memberikan indikasi kepada kita betapa pentingnya perintah membaca tersebut. al-Isra /17: 14. nantinya disusul dengan ayat demi ayat yang berjumlah 6. benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu).al. al-Ankabut (29/85): 48 Arti: Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (al-Qur an) sesuatu kitab pun dan kamu tidak (pernah) menulis sesuatu kitab dengan tangan kananmu. 2. Perintah pertama dimaksudkan sebagai perintah belajar untuk dirinya sendiri. Hal ini sesuai dengan Q. andai kata (kamu pernah membaca dan menulis). yaitu dalam Q. Kata yang berasal dari yang terdiri dari qaf.S. (al-Husain Ahmad ibn Faris ibn Zakariya. cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu. Yang pertama untuk membaca dalam salat. al-A la/96:1 dan 3. serta Q.

pertumbuhan dan peninggian.Juz II. serta diiringi keikhlasan. sementara Allah adalah Rabb al-Alamin yang universal dan tiada batas. 1990: 18) Qurthubi menyebutkan bahwa kata ini merupakan bentuk diskripsi yang diberikan kepada seseorang yang melakukan suatu perbuatan secara paripurna.1997:80) Dari dua pendapat tersebut penulis lebih cenderung pada point yang kedua sebab dalam membaca kita harus selalu bersama nama Tuhan . Huruf ba ( ) yang dibaca bi tersebut adalah sisipan yang tidak menambah suatu makna tertentu melainkan hanya sekedar memberi tekanan kepada perintah tersebut. t. peningkatan. Kata yang berati menjadikan / mendirikan sesuatu tahap demi tahap sampai taraf sempurna.perintah atau titah Allah untuk menjadikan sesuatu. Juz III: 99). 2. dan mu tal berarti penambahan. (Al-Husain Ahmad bin Faris bin Zakariya. Kata rabb dari kata rabba terdiri dari huruf ra . atau memperbaiki. (Ahmad Tafsir. Kata rabb berarti pendidikan karena dari akar kata . atau dari orang tua kepada anaknya . ba . 1999: 248) Ayat pertama sesudah kata adalah kata yang berasal dari kata bi dan ism. peningkatan.t. atau dari seseorang pengajar kepada anak didiknya. Quraish Shihab.th: 1270) Kata rabbuka dalam ayat ini berarti Tuhanmu . Huruf bi biasanya diterjemahkan dengan.TH. ketinggian. sebab Tuhanmulah yang mendidik. Itu semua pada hakekatnya adalah pengembangan. Pendapat ini menjadikan kata ismi ( ) sebagi obyek dari perintah iqra seperti yang dikemukakan di atas.th: 18 19) Maududi menjelaskan bahwa mendidik dan memelihara merupakan salah satu dari sekian banyak makna implisit yang terkandung di dalam kata (Abdurrahman Saleh Abdullah. sebab nama itu harus dijunjung tinggi dan sebagai tanda sesuatu. (M. Sementara Al-Razy membuat perbandingan antara Allah Yang Maha Mendidik yang mengetahui benar kebutuhan-kebutuhan hambanya sebagai peserta didik. Jadi mengaitkan pekerjaan membaca dengan nama Tuhan mengantarkan si pelaku selalu karena Tuhan dan akan menghasilkan keabadian. Kata berarti memberi ukuran sesuatu dan menghaluskan sesuatu. Karena manusia berkomunikasi dan menitik beratkan pendidikan bagi manusia yang ada di bumi ini. (Al Husayn Ahmad bin Faris bin Zkariya. penambahan.: 213). Juz II. perbaikan. (M. (Al Husayn Ahamad bin Faris bin Zakariya. Ada pendapat maksud dari bi ini antara lain: 1. Kedua. Huruf ba ( ) tersebut mengandung arti pernyataan atau mulasabah sehingga ayat tersebut berarti bacalah disertai dengan nama Tuhanmu. Kata tersebut akhirnya mengacu pada arti pengembangan. memperbaiki manusia.duanya merujuk pada makna pemberian bentuk sesuatu yang . (al-Husain Ahmad ibn Faris ibn Zakariya. dan perbaikan.Quraish Shihab.T. Juz II. dan juga dapat berarti tanda. (Ahmad Zaki. pengembangan atau pertumbuhan. karena Allah adalah Sang Pencipta. Kata ismi dari kata sama-yasmu berarti tinggi. memelihara. Pemeliharaan manusia terbatas kepada kelompok tertentu . yaitu manusia. maka akan sangat relevan jika Allah diyakini. yang telah mengajarkan manusia di muka bumu ini dengan nama-nama dari segala sesuatu yang ada. karena Tuhan yang Kekal Abadi. t. (Muhammad Abduh. Dalam bahasa Indonesia diartikan nama. (Abdurrahman Saleh Abdullah 1990: 19) Jadi pendidikan merupakan proses transformasi pengetahuan dari satu generasi.th. meninggikan kemampuan yang menjadi obyek didik.:483) Ada yang mengatakan berarti meningkatkan.1997). 2005: 66) Dapat pula berarti memelihara.

ada pendapat dari (nawsun) berarti pergerakan dan dinamika.hal yang kecil dan sderhana ke bentuk mulia.th:7209) Sedangkan Sayyid Quthub berpendapat bahwa penyifatan Tuhan di sini menunjukkan kemahakuasaan Tuhan. mulia. maka ia berarti nama yang dilekatkan karena kebaikan-Nya dan kemaha murahan-Nya yang tampak (Q. t. kesenangan dan berpengetahuan.Fakhr al-Razi. Kata al alaq dalam ayat ini biasanya diartikan dengan darah yang beku.96/1 al. Dengan demikian . Pertama menjelaskan syarat yang harus dipenuhi seseorang ketika membaca yaitu membaca . setia. (al-Husain Ahmad ibn Faris ibn Zakariya. yaitu pendidik. Kata dalam ayat ini dalam bentuk ism tafdhil mengandung pengertian bahwa Allah menganugerahkan puncak dari segala yang terpuji bagi segala hamba-Nya. dan kebangsawanan. 1979.:16) Al-Qurthubi menyatakan bahwa penyifatan Tuhan dengan mengandung arti kemahabijaksanaan Tuhan akan ketidaktahuan hamba-Nya. ( M.Quraish Shihab (1992 b:27) bahwa mempunyai arti. Jadi kemahamurahan Tuhan disini nampak pada perubahan segumpal darah ke derajat manusia. t. dari kedua pendapat diatas . terhormat. Untuk memperoleh ilmu pengetahuan ada ketergantungan dari pihak luar atau orang lain. Dengan demikian manusia itu tercakup adanya pisik psikis yang mempunyai sifat lupa. jika dihubungkan dengan kalimat kata pada dasarnya bermakna pendidikan sudah dijelaskan sebelumnya. (al-Raghib Al-Ashfahani. dapat disimpulkan bahwa terlihat perbedaan antara perintah membaca pada ayat yang pertama dan perintah membaca pada ayat yang ketiga dari Q. (Al. Didalam prolog turunnya ayat-ayat ini Rasullullah disuruh membaca sampai tiga kali dan dalam ayat-ayatnya ada dua kali sehingga berjumlah lima kali perintah membaca Kata lebih terasa kandungan pendidikannya.S.Alaq. ra dan mim. apabila dikaitkan dengan ayat sebelumnya yang menyebutkan Tuhan menumbuhkan dari hal.th. Kata khalaqa dalam bahasa Indonesia biasa diartiakan menciptakan. maka dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dengan segumpal darah. antara lain: memberikan dengan mudah tanpa pamrih. Di samping itu pula dapat bermakana bahwa Allah lebih tinggi dari segala kemuliaan dengan pengertian bahwa Allah dalam memberi tidak mengharapkan manfaat. Yang dimaksud adalah menciptakan dari tiada. Selain kedua arti tersebut kata dari akar kata (nisyun) berarti lupa. bernilai tinggi. Menurut M. Kata ini asalnya terdiri dari huruf kaf. Untuk makna yang kedua berkenaan dengan sifat kejiwaan manusia seperti keramahan. khususnya dalam perintah membaca.1992:579).Quraish Shihab. maka Dia tergesa-gesa dalam menyiksanya.27/48:40). Kemudian membekalinya dengan ilmu pengetahuan biasa mengolah bumi serta menguasai apa yang ada padanya untuk kepentingan umat manusia. yang berarti mulia pada sesuatu pada dirinya atau mulia pada akhlak. Juz V: 171-172).S. Untuk makna yang pertama relevan dengan penampilan manusia yang dapat dilihat fisiknya yang berbeda jika dilawankan dengan jin sebagai makhluk halus. Selanjutnya kata disifati dengan kata . atau menciptakan tanpa satu contoh terlebih dahulu. Kata yang kedua dalam ayat ke tiga menunjukan adanya perintah membaca yang berulang-ulang. selalu ingin bergerak maju dan dinamis. pujian ganjaran. Namun apabila kata ini disifatkan kepada Allah. (al-Qurthubi.mengarah pada fisik dan pemolesan psikis manusia. apa lagi jika dihubungkan dengan prolog turunnya ayat-ayat ini akan nampak jelas bahwa membaca itu harus berulang-ulang. atau menolak bahaya. Kata berarti sesuatu yang digantungkan pada sesuatu yang tinggi.1997: 86) Kata diterjemahkan dengan manusia berarti keadaan sesuatu yang selalu tampak dan jinak.

Tujuan Pendidikan Salah satu bentuk kalam Allah adalah apa yang dikandung dalam Q. sementara perintah kedua menggambarkan manfaat yang diperoleh dari bacaan tersebut. dan orang yang banyak membaca itu hidup akan mulia. Pengertian ini menggambarkan bagaimana terjadinya pengajaran dari pendidik kepada obyek didik melalui pena. kepribadian dan lain-lain potensi yang dimilikinya. Namun tidak dijelaskan siapa yang diajar dan apa yang diajarkan. Dengan demikian aspek pendidikan terdiri dari aspek eksternal dan aspek internal. baik untuk menulis maupun untuk mengundi. Keterangan tersebut dapat difahami bahwa ayat keempat dari ayat ini menjelaskan peranan pena dalam Pendidikan. Dalam artian bahwa kata yang digunakan berarti alat . yaitu Allah akan menganugerahkan kepdanya ilmu pengetahuan . yaitu penafsiran-penafsiran baru atau pengembangan-pengembangan dari pendapat . 1990: 93-94). yang berbunyi : Ayat ini menerangkan bahwa Tuhanlah yang mengajarkan ilmu kepada manusia tentang apa yang tidak diketahuinya. Kata biasanya diartikan dengan pena. 3. tidak hanya berarti bahwa manusia tidak mempunyai pengetahuan sama sekali. Kata baik dalam bentuk tunggal maupun jamak digunakan oleh al-Qur an dalam arti alat. menggambarkan betapa pentingnya peranan alat tulis bagi umat manusia. Tujuan pertama dapat berarti bahwa pendidikan merupakan pewarisan budaya. maka Dia harus mengajarkan kepada mereka. sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa Tuhan adalah pendidik. Ini berarti bahwa sumber ilmu manusia ialah Allah sendiri. kreatifitas. Dari sini tercermin bagi kita bahwa apa yang belum diketahui. tetapi yang dimaksudkan adalah hasil penggunaan alat tersebut yakni tulisan. dengan adanya hal-hal atau informasi-informasi yang disampaikan kepada seseorang atau masyarakat tersebut. dan wawasan baru. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kemaslahatan pada diri seseorang dan masyarakat. Pemilihan kata sebagai pengganti kata berarti tulisan. Hal ini menunjukkan apa yang dijanjikan Allah terbukti secara sangat jelas dalam membaca ayat alQuran.demi Allah. yang kesemuanya harus berperan untuk mencerdaskan umat manusia. Potensi manusia dapat berupa intelegensia.pendapat yang telah pernah ada. Begitu pula terbuktinya dengan sangat jelas dalam pembacaan alam raya ini dengan bermunculannya penemuan-penemuan baru mebuka rahasia-rahasia alam. al-Alaq (96/1): 4 tersebut menggambarkan bahwa Allah mengajarkan manusia dengan perantaraan . Dalam memberikan kemurahan kepada hambanNya. agar dapat berguna bagi . baik alat itu yang berbentuk sederhana seperti pensil maupunn yang canggih seperti komputer dan alat percetakan. sebab pena adalah alat untuk menulis. al-Alaq (96/1):4 ayat tersebut mensifati Tuhan Yang Maha Pemurah. Kedua adalah menggali potensi yang terdapat dalam diri manusia. sementara tujuan kedua pendidikan berarti pengembangan potensi.S. Kalimat dapat pula memberikan pengertian tentang tujuan pendidikan yang dilihat dari dua aspek pendidikan (Umar Syihab. Dari arti pada ayat ini adalah hasil dari penggunaan alat tersebut. Dalam Q. potensi dalam diri manusia dapat digali secara cermat. Jawaban dari pertanyaan diatas dapat dilihat pada ayat kelima. Lewat pendidikan. Dengan demikian rangkaiannya menerangkan sebagian bentuk atau cara Tuhan melimpahkan kemurahan-Nya.S. yakni tulisan. tetapi dalam diri manusia terdapat potensi-potensi yang perlu digali dan diaktualisasikan. Pertama adanya perubahan dalam diri seseorang atau masyarakat menjadi tahu.

wikipedia. Resmada Rosdakarya: Bandung http://www.com Tafsir. Raja Grafindo Persada: Jakarta Qardhawi.dirinya. Hamdani. dan menggali potensi-potensi yang dimiliki oleh manusia. Nuansa Baru Pendidikan. (1) (2) (3) (4) (5) Dari ayat tersebut diatas dapat diketahui bahwa. Tujuan pendidikan untuk mengadakan perubahan dalam diri manusia.im . Yusuf. agamanya dan masyarakatnya. pertama merupakan pewarisan budaya dan yang ke dua pengembangan potensi oleh manusia agar dapat diaktualisasikan sehingga menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi manusia. Melalui bacaan manusia memperoleh ilmu pengetahuan. Mermbaca dan menulis dua komponen yang melahirkan proses pendidikan. 2005. 2001. Filsafat Pendidikan Islam. baik untuk duniawi ataupun akhirat.wordpress. Kesimpulan Ilmu adalah pengetahuan yang disusun secara sistematis melalui suatu penyelidikan yang rasional dan empiris. PT. Lima ayat yang turun pertama kali ini menjelaskan pentingnya pendidikan.bing. Dan pada manusia ilmu berguna untuk perencanaan suatu aktifitas atau untuk memprediksi suatu gejala dan yang paling penting bermanfaat bagi seluruh umat manusia. Pustaka Setia: Bandung Muhaimin. baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. http://emperordeva. Pendidikan itu sangat penting bagi umat manusia.com http://www. sejak turunnya awal wahyu manusia terdokma jiwa tauhid dan berilmu pengetahuan. DAFTAR PUSTAKA Ihsan. Ilmu dalam Al-Qur an sebagai pembuka suatu pengetahuan yang belum diketahui. . Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam. 1998. Serta di dalam Al-Qur an juaga menjelaskan kemuliaan belajar dan ilmu pengetahuan. Karena manusia hidup selain harus bertauhid juga harus berilmu pengetahuan karena keduanya saling berkesinambungan. Pendidikan Islam. CV. 2006. Ahmad. sehingga perlu jenjang pendidikan yang berkelanjutan dan perlu diulang-ulang. Hidup manusia selain bertauhid termasuk berilmu pengetahuan C. PT.

Penggunaan isyarat jauh ini bertujuan memberi kesan bahwa kitab suci ini berada dalam kedudukan tinggi dan sangat jauh dari jangkauan makhluk. Allahu A lam. hanya Allah yang mengetahui. miim. yang Kami anugerahkan kepada mereka. serta menafkahkan sebagian rezeki yang telah dianugerahkanNya. baik berupa keraguan maupun dalih-dalih yang dikemukakan lawan. Alif. (QS.Pada ayat ini menggunakan isyarat jauh untuk menunjuk al-Qur an. Sudah cukup lama para ulama al-Qur an berbeda pendapat. serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. 4. ayat yang cukup singkat. Dalam alQur an disebutkan Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk.Kajian Tentang Ayat-Ayat Pendidikan Posted on //%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% %%%%%%%%%%%23 May 2009 by Miftah TAFSIR AL QUR AN: Kajian tentang Ayat-Ayat Pendidikan I. Surah al-Baqarah (1-5) 1. dan menafkahkan sebagian rezki. Semua ayat yang menunjuk kepada firman-firman Allah dengan nama al-Qur an (bukan al-Kitab) yang mengarah pada isyarat dekat hadzal Qur an . ia terlebih dahulu disentuh oleh keraguan. namun ketika ia sampai pada tahap yakin. dan rnerekalah orang-orang yang beruntung. 99:76) Pada Ayat ke-3 dari surah al-Baqarah ini mengisyaratkan bahwa yang bertaqwa hendaknya mengimani yang ghaib. Berbeda dengan manusia yang yakin. Lam. karena pengetahuan Yang Maha Mengetahui itu sedemikian jelas sehingga tidak pernah sesat atau sedikitpun disentuh oleh keraguan. itulah jawaban yang dikemukakan oleh para ulama abad pertama hingga abad ketiga. Dan mereka yang beriman kepada Kitab (al Qur an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu. Alif laam miim.Dalam hal ini pula yang dimaksud dengan orang-orang bertakwa adalah orang yang mempersiapkan jiwa mereka untuk menerima petunjuk atau yang telah mendapatkannya tetapi masih mengharapkan kelebihan.Yuqinun atau yakin adalah pengetahuan yang mantap tentang sesuatu dibarengi dengan tersingkirnya apa yang mengeruhkan pengetahuan itu. hanya Allah yang tahu rahasianya. karena ia bersumber dari Allah Yang Maha Tinggi Maha Bijaksana. Dan amal-amal saleh yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Rabbmu dan lebib baik kesudahannya .2. Tampaknya jawaban Allabu A lam yakni Allah lebih mengetahui masih diangap jawaban yang relevan sampai saat ini. mendirikan shalat.5. Sebelum tiba keyakinannya. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib. tetapi sangat dalam maknanya. karena petunjuk Allah tidak terbatas. sedang penggunaan kata hadza ini untuk menunjukkan betapa dekat tuntunantuntunannya pada fitrah manusia. Tujuan Pendidikan Islam A. petunjuk bagi rnereka yang bertaqwa. maka keraguan yang tadinya . yang mendirikan shalat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Rabb-nya. Kitab (al Qur an) ini tidak ada keraguan padanya. meskipun demikian jawaban itu masih dianggap kurang memuaskan. Itu sebabnya pengetahuan Allah tidak dinamai mencapai tingkat yakin. 3.

Mewujudkan bimbingan pada manusia agar tidak binasa dengan hukum-hukum alam 2. petunjuk.Pernyataan Allah ini adalah penjelasan bagi manusia. Surah al-Fath: 29 Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dia adalah keras terhadap orangorang kafir tetapi berkasih sayang sesama mereka: kamu lihat mereka ruku dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya. yaitu seperti tanaman mengeluarkan . serta peringatan bagi orang-orang yang bertaqwa. apa yang mereka alami dalam perang uhud tidak perlu menjadikan mereka berputus asa. maka itu merupakan bagian dari sunnatullah.Dari hal diatas dapat dipahami bahwa surah al-baqarah ayat 1-5 ini sangat dalam pesan moralnya. Pada perang uhud mereka tidak meraih kemenangan bahkan menderita luka dan poembunuhan. atau dengan kata lain ayat ini memberikan informasi tentang keutamaan alQur an yang mengungkap adanya hukum-hukum yang mengatur kehidupan masyarakat. karena ini adalah petunjuk. Dia tidak menyiksa manusia secara mendadak. atau peristiwa lain yang seupa. Ini jika kamu orangorang mukmin.139.ada langsung sirna.Pada ayat 139 ini membicarakan tentang kelompok pada perang uhud. (al Qur an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia. padahal kamulah orang-orang yang paling tingi (derajatnya). kuatkanlah mentalmu. Surah A1i lmran: 138-139 138. Namun demikian. Mewujudkan kesuksesan dalam hidup. kuatkan jasmanimu dan janganlah (pula) kamu bersedih akibat dari apa yang kamu alami dalam perang uhud. Pada ayat 138 dalam surah Ali Imran ini mengandung pesan-pesan yang sangat jelas. juga mengandung makna bahwa Allah tidak menjatuhkan sanksi sebelum manusia mengetahui sanksi tersebut. yakni benar-benar keimanan telah mantap dalam hatimu. janganlah kamu melemah menghadapi musuhmu dan musuh Allah. dan janganlah (Pula) kamu bersedih hati. jika kamu orang-orang yang beriman. menjadikan manusia yang intelek dan mempunyai derajat yang tinggi c.Bila kita kaitkan dengan tujuan dari pendidikan itu sendiri dapat kita ketahui sebagai berikut1. dimana kalaulah dikaitkan dengan tujuan pendidikan itu sendiri dapat penulis simpulkan sebagai berikut:1. Agar manusia mempercayai akan keberadaan Allah3. Di dunia kamu memperjuangkan agama Allah itulah sebuah kebenaran.Mereka itulah orang-orang yang sungguh jauh dan tinggi kedudukannya berada di atas yakni memperoleh dengan mantap petunjuk dari Tuhan Pembimbing mereka dan mereka itulah orang beruntung muflihun memperoleh apa yang mereka dambakan. dan dalam perang badar mereka dengan gemilang meraih kemenangan dan berhasil melawan dan membunuh sekian banyak lawan mereka. di akherat kamu mendapatkan surga Allah. Mewujudkan kebahagiaan pada hambanya 3. Menambah ketaqwaan manusia pada Allah2. di dunia dan di akherat. Mengapa kamu lemah atau bersedih padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya) di sisi Allah. Al-Qur an memang adalah penerangan bagi seluruh manusia. tanda-tanda meraka tampak pada muka mereka dari bekas sujud Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam lnjil. Janganlah kamu bersikap lemah. Karena itu. B. mewujudkan manusia yang banyak beramal shaleh4. Mewujudkan manusia yang percaya akan hari akhir5. dan petunjuk serta pelajaran bagi orangorang yang bertagwa. bahwa al-Qur an secara keseluruhan adalah penerangan yang memberi keterangan dan menghilangkan kesangsian serta keraguan bagi manusia. lagi peringatan. Kitab tersebut berfungsi mengubah masyarakat dan mengeluarkan anggotanya dari kegelapan menuju terang benderang dari kehidupan negative menuju kehidupan positif.

Kalimat asyidda u ala al-kuffar sering kali dijadikan oleh sementara orang sebagai bukti keharusan bersikap keras terhadap non muslim. Mewujudkan manusia yang selalu menyenangkan orang lain d Surah al-Hajj: 41 (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi. dan hari akherat .Al-Qur an mengisyaratkan kedua nilai di atas dalam firman-Nya dalam surah Ali Imran. dan yang telah terbukti dalam sejarah melalui masyarakat Nabi Muhammad SAW dan para sahabat beliau. menyuruh kepada yang ma ruf dan mencegah dari yang munkar.tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya. (QS 3:104) . (QS. kapan dan di manapun. Allah berfirman: Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang diutusnya membawa rahmat bagi seluruh alam dan orang-orang yang bersama dengannya yakni sahabat-sahabat Nabi serta pengikut-pengikut setia beliau adalah orang-orang yang bersikap keras yakni tegas tidak berbasa-basi yang mengorbankan akidahnya terhadap orang-orang kafir.Allab menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan menegakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pabala yang besar . Walau mereka memiliki sikap tegas itu namun mereka berkasih sayang antar sesama mereka.. maka itu dalam konteks peperangan dan penegakan sanksi hukum yang dibenarkan agama. demikian itulah sifat-sifat yang agung dan luhur serta tinggi. Serta mereka menyuruh anggota masyarakatnya agar berbuat yang ma ruf serta mencegah dari yang munkar. menyuruh berbuat yang ma ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar. Mereka juga ruku dan sujud dengan tulus ikhlas karena Allah. syarat.. (QS. dan kepada Allah-lah kembali segala urusan . Allah menjanjikan untuk orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang shaleh di antara mereka yang bersama Nabi serta siapapun yang mengikuti cara hidup mereka dapat mencapai kesempurnaan atau luput dari kesalahan atau dosa. jika kamu beriman kepada Allah. 48:29) Pada ayat ini Allah menjelaskan sifat dan sikap Nabi Muhammad SAW beserta pengikut-pengikut beliau. Kalaupun dipahami sebagai sikap keras. dan sunnah-sunnahnya dan mereka juga menunaikan zakat sesuai kadarnya. Mewujudkan rasa hormat dan rasa kasih saying sesama manusia2. Ini serupa dengan firman-Nya dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah. niscaya mereka mendirikan shalat. Mewujudkan seorang hamba yang ahli sujud dan taubat3. mereka adalah orang-orang yang beruntung . 24:2)Dari hal diatas dapat kita ketahui makna yang terkandung dari ayat diatas sbagai berikut1. (QS. Demikian itulah keadaan orang mukmin pengikut Nabi Muhammad SAW. menunaikan Zakat. yakni Kami berikan mereka kekuasaan mengelola satu wilayah dalam keadaan mereka yang merdeka niscaya mereka melaksanakan shalat secara sempurna rukun. ayat 104 yang berbunyi Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. senantiasa mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya yang agung.Ayat di atas mencerminkan sekelumit dari ciri-ciri masyarakat yang diidamkan Islam. tanaman itu menyenangkan hati penanam penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan orang-orang mu min). 22:47) Ayat ini menerangkan tentang keadaan orang-orang yang diberikan kemenangan dan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi.

55:1)Yang telab mengajarkan al Qur an. Mengarah kepada Allah dengan setiap gerak pada nurani. sekaligus menjadi alasan mengapa manusia harus menyembah Allah SWT semata-mata. Ibnu Nuh. maka redaksi yang digunakan berbentuk tunggal dan tertuju kepada-Nya semata-mata tanpa memheri kesan adanya keterlibatan selain Allah S WT. Ini bukan saja bertujuan menekankan pesan yang di kandungnya tetapi juga untuk mengisyaratkan bahwa perbuatan-perbuatan Allah tidak melibatkan malaikat atau sebab-sebab lainnya. Mewujudkan manusia yang selalu bertawaqqal pada Allah. Subjek Pendidikan a. terlaksanalah makna ibadah. merekapun berhasil membangun peradaban yang cukup megah. 55:4) Al-Qur an adalah firman-firman Allah yang disampaikan oleh malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW dengan lafal dan maknanya yang beribadah siapa yang membacanya. 11:61) Setelah selesai kisah Ad kini giliran kisah suku Tsamud. sekali kali tidak ada bagimu Ilah selain Dia Dia telah meciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan pemakmurnya.Kaitannya dengan tujuan pendidikan itu sendiri dapat kita pahami sebagai berikut:Pertama. tetapi keberhasilan itu menjadikan mereka lengah sehingga mereka kembali menyembah berhala serupa dengan berhala yang disembah kaum Ad. (QS. (QS.Ayat ini mengandung perintah yang jelas kepada manusia langsung maupun tidak langsung untuk membangun bumi dalam kedudukannya sebagai khalifah. Surah . menjadi bukti kebenaran mukjizat Nabi Muhammad SAW.Kedua. Tsamud juga merupakan satu suku terbesar yang telah punah. Dengan demikian silsilah keturunan mereka bertemu dengan Ad pada kakek yang sama yaitu Imran. f. Mewujudkan seorang yang selalu menegakkan kebenaran dan mencegah kemunkaran2. Dengan demikian. Menunjukkan akan luasnya ilmu Tuhan II. pada setiap anggota badan dan setiap gerak dalam hidup. 55:3)Mengajarnya pandai berbicara (QS. Kata al-Qur an dapat dipahami sebagai keseluruhan ayat-ayatnya yang . (QS. Mereka adalah keturunan Tsamud Ibnu Jatsar. karena itu mohanlah ampunan-Nya kemudian bertobatlah kepada-Nya.Kaitannya dengan tujuan pendidikan sebagai berikut:1. Pada masa itulah. karena itu mereka beriman kepada Allah SWT. Surah adz-Dzariyat: 56 Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku .(QS.Kaum Tsamud pada mulanya menarik pelajaran berharga dari pengalaman buruk kaum Ad. Semuanya mengarah hanya kepada Allah secara tulus. 55:2)Dia menciptakan manusia. Ibnu Iram Ibnu Sam. Tidak ada dalam wujud ini kecuali satu Tuhan dan selain-Nya adalah hamba-hamba-Nya. sembahlah Allah.Didahulukannya penyebutan kata al jin/jin dari kata al-ins/manusia karena jin lebih dahulu diciptakan Allah dari pada manusia.Hud: 61 Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. (QS. 59:50) Ayat di atas menggunakan bentuk persona pertama (Aku). Ketika itulah Allah mengutus Nabi Shaleh as mengingatkan mereka agar tidak mempersekutukan Allah tetapi tuntunan dan peringatan beliau tidak disambut baik oleh mayoritas kaum Tsamud. e. Mewujudkan akan keesaan Tuhan3. Mewujudkan seorang hamba yang shaleh2. kemantapan makna penghambaan diri kepada Allah dalam hati setiap insan. Shaleh berkata Hai kaumku.Kaitannya dengan tujuan pendidikan sebagai berikut1. Ar-Rahman: 1-4(Rabb) Yang Maha Pemurah. Mewujudkan manusia yang ahli do a4. Di sini penekanannya adalah beribadah kepada-Nya semata-mata. Sesungguhnya Rabbku amat dekat (rahmat Nya) lagi memperkenankan (do a hamba Nya) .

sejak Adam as. Hingga akhir zaman. baik muslim ataupun non muslim. Mereka adalah orang-orang yang dapat memberi infonnasi tentang kemanusiaan para rasul yang diutus Allah. termasuk seni dan raut muka.enam ribu lebih itu. atau paling tidak ia harus disertai oleh malaikat. Agaknya hal ini mengisyaratkan penghormatan kepada beliau dan bahwa beliau termasuk dalam kelompok rasul-rasul yang diutus Allah. 16:44) Pada ayat ini diuraikan kesesatan pandangan kaum musyrikin menyangkut kerasulan Nabi Muhammad SAW. Bayan atau penjelasan Nabi Muhammad itu bermacam-macam dan bertingkat-tingkat. Namun ia tidak terbatas pada ucapan. (QS. maka ia dapat dipahami pula sebagai perintah bertanya apa saja yang tidak diketahui atau diragukan kebenarannya kepada siapapun yang tahu dan tidak tertuduh objektivitasnya.Penyebutan anugerah Allah kepada Nabi Muhammad secara khusus dan bahwa yang dianugerahkan-Nya itu adalah adz-dzikr mengesankan perbedaan kedudukan beliau dengan para nabi dan para rasul sebelumnya. makhluk yang paling membutuhkan tuntunannya.Bukhori). (HR. AI-Bayan berarti jelas. maka aku mengharap menjadi yang paling banyak pengikutnya di hari kemudian . (QS. Maka wahai orang-orang yang ragu atau tidak tahu bertanyalah kepada ahl dzikr yakni orang-orang yang berpengetahuan jika kamu tidak mengetahui. Nah. Ada juga yang memahami istilah ini dalam arti sejarawan.Ayat di atas mengubah redaksinya dari persona ketiga menjadi persona kedua yang ditujukan langsung kepada mitra bicara. Mereka wajar ditanyai karena mereka tidak dapat dituduh berpihak pada informasi al-Qur an sebab mereka juga termasuk yang tidak mempercayainya.Ayat ini juga menugaskan Nabi Muhammad SAW untuk menjelaskan al-Qur an. agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka supaya meraka memikirkan. kendati demikian persoalan kemanusiaan para rasul. dan dapat juga digunakan untuk menunjuk walau satu ayat saja bagian dari satu ayat. bahkan kedudukan beliau tidak kurang.Kata ahl dzikr pada ayat ini dipahami oleh banyak ulama dalam arti para pemuka Yahudi dan Nasrani. Surah an Nahl: 43-44 Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu. tetapi mencakup segala bentuk ekspresi. Dalam konteks ini Nabi Muhammad SAW bersabda: Tidak seorang nabipun kecuali telah dianugerahkan Allah apa (bukti-bukti indrawi) yang menjadikan manusia percaya padanya.Dimulainya surah ini dengan kata ar-Rahman bertujuan mengundang rasa ingin tahu mereka dengan harapan akan tergugah untuk mengakui nikmat-nikmat dan beriman kepada Allah. kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka. serta siapa yang ditanya tertentu pula. Dan Kami turunkan kepadamu al-Qur an. ayat ini menegaskan bahwa: Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu kepada umat manusia kapan dan di manapun kecuali orang-orang lelaki yakni jenis manusia pilihan. bukan malaikat yang Kami beri wahyu kepada mereka antara lain melalui malaikat Jibril. dalam hal ini adalah Nabi Muhammad SAW. mereka akui. Memang as-Sunah mempunyai fungsi yang berhubungan dengan al-Qur an dan fungsi sehubungan dengan pembinaan . b.Walaupun penggalan ayat ini turun dalam konteks tertentu. 16:43)keteraqan-keterangan (mujizat) dan kitab-kitab. maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui. Dan sesungguhnya aku dianugerahi wahyu (al-Qur an) yang bersifat immaterial dan kekal sepanjang masa. namun karena redaksinya yang bersifat umum.Allah ar-Rahman yang mengajarkan al-Qur an itu ialah yang menciptakan manusia. yakni objek pertanyaan. Kata al-Insan disini mencakup semua jenis manusia. Dalam penolakan terhadap apa yang diturunkan Allah SWT mereka selalu berkata bahwa manusia tidak wajar menjadi rasul atau utusan Allah.

Allah sedikitpun) karena sesunguhnya apa di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah. atau memberi kemudahan kepada keluarga dalam hal pemberian peringatan. 18: 66) Dalam pertemuan kedua tokoh pada ayat ini diceritakan Nabi Musa yang terkesan banyak menanyakan sesuatu kepada salah satu hamba Allah yang memiliki ilmu khusus. bahwa di hadapan sana (masa datang) ada siksa yang pedih . lalu menyeru keluarga dekat beliau dari keluarga besar Ady dan Fihr yang berinduk pada suku Quraisy. sementara ia belum menjangkau secara menyeluruh beritanya. apakah untuk maksud itu engkau mengumpulkan kami? Maka turunlah surah Tabbat Yada Abi Lahab (HR. Dan bagaimana Nabi Musa dapat sabar atas sesuatu. c. merinci. Muslim. Bila ada kelebihan yang berhak mereka peroleh. tidak ada perbedaan antara keluarga atau orang lain. memberi isyarat bahwa seorang pendidik hendaknya menuntun anak didiknya dan rnemberi tahu kesulitan-kesulitan yang akan dihadapi dalam menuntut ilmu. jika aku berkata bahwa:di belakang lembah ini ada pasukan berkuda bermaksud menyerang kalian.Bukhori. Objek Pendidikan a Surah asy-Syu ara: 214 Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat QS. sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dan Rabbmu. apakah kalian mempercayai aku? mereka berkata: Ya. Abu Lahab yang mendengar sabda beliau itu. Ada dua fungsi penjelasan Nabi Muhammad dalam kaitannya dengan al-Qur an yaitu Bayan Ta kid dan Bayan Tafsir. Rasul SAW naik ke puncak bukit Shafa. bahkan membatasi pengertian lahir dari ayat-ayat al-Qur an. Ini berarti Nabi Muhammad SAW dan keluarga beliau tidak kebal hukum.hokum syara . (QS 4: 170) . III. kami belum pernah mendapatkan darimu kecuali kebenaran . Lalu Nabi bersabda: Aku menyampaikan kepada kamu semua sebuah peringatan. 26: 214) Ketika ayat ini turun. sedang yang kedua memperjelas. Yang pertama sekedar menguatkan atau menggarisbawahi kembali apa yang terdapat dalam Al-Qur an.Demikianlah ayat ini mengajarkan kepada rasul SAW dan umatnya agar tidak pilih kasih. itulah yang lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir. di Mekah. Sementara jawaban dari orang tersebut menyatakan bahwa Nabi Musa tidak akan sanggup untuk sabar bersamanya. Abu Lahab pun datang. Ialu Nabi SAW bersabda: bagaimana pendapat kalian. bahkan mengarahkannya untuk tidak mempelajari sesuatu jika sang pendidik mengetahui bahwa potensi anak didiknya tidak sesuai dengan bidang ilmu yang akan dipelajarinya. maka itu disebabkan karena keberhasilan mereka mendekat kepada Allah dan menghiasi diri dengan ilmu serta akhlak yang mulia. Ahmad dan lain-lain melalui Ibn Abbas). Semua keluarga hadir atau mengirim utusan. karena semua adalah hamba Allah. maka berimanlah kamu. b. Surah an Nisa: 170Wahai manusia. Mereka tidak memiliki hak berlebih atas dasar kekerabatan kepada rasul SAW.Ucapan hamba Allah ini. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Surah al-Kahf: 66Musa berkata kepada Khidhr Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu (QS. berteriak kepada Nabi SAW berkata: celakalah engkau sepanjang hari. (maka kekafiran itu tidak merugikan . tidak juga terbebaskan dari kewajiban.

kemudian mengulanginya (kembali). Dia yang mencipta dari tiada.Sebenarnya menciptakan pertama kali. IV. maka kekafiran itu tidak merugikan Allah sedikitpun. Katakanlah: Yang telah menciptakan kamu pada kali yang pertama . Maka mereka akan bertanya Siapa yang akan menghidupkan kami kembali . yakni keimanan itu yang baik bagimu. Itulah. (QS. kini menjadi sangat wajar menyampaikan ajakan kepada seluruh manusia bukan hanya ahl kitab: wahai seluruh manusia.yang demikian itu mudah bagi Allah.Rasul SAW telah membawa kebenaran dari Allah sambil membuktikan keliruan bahkan kesesatan pandangan ahl kitab. apa benar-benarkah kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru (QS. kemudian Allah menjadikannya sekali lagi.Sesungguhnya. 17:49) Al-Qur an memerintahkan Nabi Muhammad SAW menjawab mereka: Katakanlah: Jadilah kamu sekalian batu atau besi. karena sesurgguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah di bawah kendaliNya. (QS. 52:35) Begitu antara lain al-Qur an membuktikan wujud Allah dan sifat-Nya sebagai Mubdi . tidak juga mengurangi kekuasaan dan kepemilikan-Nya. maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya. Keduanya adalah memberi wujud kepada sesuatu. Ini mengadung arti bahwa Allah ada sebelum sesuatu itu ada. agar menerima siapa yang datang dan menerima apa yang di bawanya. Sesungguhnya. serta pernyataan bahwa yang beliau bawa adalah tuntunan dari Tuhan pembimbing dan pemelihara kamu dimaksudkan sebagai rangsangan kepada mitra bicara. 29: 99)Katakanlah: Berjalanlah di (muka) bumi. sama saja bagi Allah dengan menghidupkan kembali. Lalu mereka akan menggelenggelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: Kapan (akan terjadi) Katakanlah: Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat . Dan jika kamu terus menerus kafir. (QS. maka penciptaan kedua juga memberi wujud dan ini dalam logika manusia tentu lebih mudah serta lebih logis dari pada penciptaan pertama itu.Kehadiran rasul yang dinyatakan dating kepadamu. Kewajiban Belajar Mengajar a Surah al-Ankabut: 19-20 Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya.Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (QS 29: 20) Allah yang memulai penciptaan dipahami dalam arti Dia Yang menciptakan segala sesuatu pertama kali dan tanpa contoh sebelumnya . Kalau pada penciptaan pertama yang wujud belum pernah ada. maka karena itu berimanlah dengan iman yang benar.Allah yang pertama kali mewujudkan sesuatu kalau bukan Dia siapa lagi yang mewujudkankannya? Sebagaimana firman-Nya: Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri) (QS. sesungguhnya telah datang kepada kamu rasul yakni Muhammad SAW. 17:51) . maka wujudlah segala sesuatu yang dikehendaki-Nya. 17:50)atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) menurut pikiranmu . dengan membawa tuntunan al-Qur an dan syari at yang mengandung kebenaran dari Tuhan Pembimbing dan Pemelihara kamu. dan ternyata dapat wujud.Kaum musyrikin terheran mendengar pernyataan al-Qur an bahwa setelah kematian mereka akan dihidupkan lagi: Dan mereka berkata: Apakah bila kami telah menjadi tulang-belulang dan benda-benda yang hancur.

maupun dari peninggalan lama yang masih tersisa puing-puingnya. 7:176)Amat buruklah perummpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat zalim. sesungguhnya Kami tingikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu. Tetapi di sini Allah memerintahkan bersikap lebih tegas menerapkan pengecualian yang diperintahkan-Nya pada Qur an surah an-Nisa ayat 148: Allah tidak menyukai ucapan buruk. Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami Maka ceritakanlan (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir (QS. 7:177) Ayat ini menguraikan keadaan siapapun yang melepaskan diri dari pengetahuan yang telah dimilikinya.Thahir ibn Asyur menambahkan bahwa ayat ini mengingatkan rasul agar menyampaikan ajaran agama kepada ahl kitab tanpa menghiraukan kritik dan ancaman mereka. Pandangan kepada hal-hal itu akan mengantarkan seseorang yang menggunakan akalnya untuk sampai kepada kesimpulan bahwa tidak ada yang kekal di dunia ini. Evaluasi Pendidikan a. VI. Teguran keras ini pada hakikatnya tidak sejalan dengan sifat nabi yang cenderung memilih sikap lembut.Dari ayat tersebut di atas (al-Ankabut: 20) memerintahkan untuk melakukan perjalanan. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. pasti Kami menyucikan jiwanya dan meninggikan derajatnya dengannya yakni melalui pengamalannya terhadap ayat-ayat itu. apalagi teguran-teguran pada ayat-ayat yang lalu merupakan teguran yang keras. Metode Pendidikana Surah al-Maidah: 67 Hai Rasul. berarti) kamu hendak menyampatkan amanat-Nya. Allah SWT menyatakan bahwa sekiranya Kami menghendaki. 4: 148) b. tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan bawa nafsunya yang rendah. (QS. (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. dengannya seseorang akan menemukan banyak pelajaran berharga baik melalui ciptaan Allah yang terhampar dan beraneka ragam. bermujadalah dengan yang terbaik. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu. Surah al A raf: 176-177 Dan kalau Kami menghendaki. Surah al-Baqarah: 184 . dan bahwa di balik peristiwa dan ciptaan itu. (QS. maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya juga). karena ayatayat yang mendahuluinya demikian juga sesudahnya berbicara tentang mereka. maka perumpamaannya adalah seperti anjing yang selalu menjulurkan lidahnya. tetapi dia mengekal yakni cenderung menetap terus menerus di dunia menikmati gemerlapnya serta merasa bahagia dan tenang menghadapinya dan menurutkan dengan antusias hawa nafsunya yang rendah. 5: 67) Ar-Razi berpendapat. wujud satu kekuatan dan kekuasaan Yang Maha Besar lagi Maha Esa yaitu Allah SWT: V. bahwa ayat ini merupakan janji Allah kepada nabi-Nya Muhammad SAW bahwa beliau akan dipelihara Allah dari gangguan dan tipu daya orang-orang Yahudi dan Nasrani. sampaikan apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu. Allah memelihara kamu dan gangguan) manusia Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir (QS.

. maka (wajiblab baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Pesan.. Pengertian Pesantren 1... (QS. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan. Kesan.... Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetabui.[3] 1. 2: 184) REFERENSI Shihab. M. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya jika mereka tidak berpuasa).[2] Begitu pula pesantren sebuah kompleks yang mana umumnya terpisah dari kehidupan sekitarnya. an tra berarti seseorang yang berperilaku yang baik dan tra berarti suka menolong. Dapat pula dikatakan pesantren adalah kata santri yaitu orang yang belajar agama Islam. dan Keserasian al-Qur an.[1] Selanjutnya kata pesantren berasal dari kata dasar santri yang mendapat awalan pe dan akhiran an yang berarti tempat tinggal para santri. Bina Ilmu. (Surabaya: PT. 1990) Tafsir Ibnu Katsir. 1997) Departemen agama. Tafsir al-Maragi ( Mesir: Mustafa al-Babi al-Halabi. Menurut Istilah . dalam kompleks itu berdiri beberapa bangunan rumah kediaman pengasuh..... Maka jika di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka). 2. (yaitu) memberi makan seorang miskin. 2001) _______________... Tafsir al-Qur-an al-Karim ( Bandung: : Pustaka Hidayah. 1974) . Pesantren sebagai Basis Penyebaran Ajaran Agama Islam Abied 1 March 2011 1 comment A... Menurut Bahasa Perkataan pesantren berasal dari bahasa sansekerta yang terdiri dari dua kata yaitu Sa dan Tra San yang berarti orang yang berperilaku yang baik....Quraish.. maka itulah yang lebib baik baginya. al-Qur an dan Tafsirnya ( Jakarta: Proyek pengadaan Kitab Suci Al-Qur an.(yaitu) dalam beberapa hari yang tertextu. (Jakarta: Lentera Hati.. membayar fidyab.. 1992) Ahmad Mustafa al-Maragi. Tafsir Al-Misbah....

kadang-kadang lembaga demikian ini mencakup ruang gerak yang luas sekali dan mata pelajaran yang dapat diberikan dan meliputi hadits. maka orientasi secara spontanitas tertuju kepada lembaga pendidikan Islam yang diasuh oleh para kyai atau ulama dengan mengutamakan pendidikan agama dibanding dengan pendidikan umum lainnya. Dalam hubungan dengan pondok pesantren. bukan hanya berpusat di kota-kota besar akan tetapi justru dapat merangkul sebagian besar pelosok pedesaan. maka perlu adanya usaha dan perhatian yang serius dari hal ini harus diakui bahwa teknologi itu memang mempunyai banyak segi positif bagi kehidupan umat manusia akan tetapi tidak dapat dipungkiri pula bahwa nampak negatifnya. Untuk menanggulangi dampak negatif berbagai pihak utamanya kepada pemerintah dan tokoh-tokoh agama saling kerjasama dalam membina dan mendidik umat manusia dengan jalan memberikan pengetahuan yang dapat menjadi penangkal bagi lajunya kebudayaan barat yang setiap saat datang untuk mengancam ketentraman Islam yaitu berusaha untuk ikut dengan budaya yang mereka anut. Abu Ahmadi memberikan definisi sebagai berikut: Pesantren adalah suatu sekolah bersama untuk mempelajari Ilmu agama. [4] Menurut fungsinya. yang di dalamnya terdiri dari pengasuh atau pendidik.[5] Hal ini adalah merupakan faktor yang sangat penting utamanya dalam menanggulangi kemerosotan akhlak muda mudi.Bila mendengar makna pesantren itu sendiri. Pesantren adalah asrama dan tempat para santri belajar ilmu agama juga ilmu yang bersifat umum dan di didik untuk bagaimana hidup mandiri. fiqhi dan ilmu tasawuf. ilmu kalam. Drs. Satu contoh dengan lajunya perkembangan teknologi sekarang ini. maka kebudayaan Barat masuk ke Indonesia berusaha untuk merubah dan menggeser nilai-nilai ajaran Islam yang sejak lama dipelihara dengan baik. Jadi pesantren yang dimaksud dalam hal ini suatu lembaga pendidikan Islam yang didirikan di tengah-tengah masyarakat. santri. Melihat hal yang ditimbulkan. . alat-alat pendidikan dan pengajaran serta tujuan yang akan dicapai. sekaligus merupakan penolong bagi masyarakat dan tetap mendapat kepercayaan di mata masyarakat. pesantren di samping sebagai pendidikan Islam. yang mana disebabkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini. khususnya dalam bidang perkembangan mental spiritual dapat juga ditimbulkan.

Dalam hal ini Drs. M. Dawam Raharjo, menjelaskan dalam Bukunya Pesantren dan Pembaharuan sebagai Berikut:

Pondok pesantren sebagai lembaga tafaqquh fiddin mempunyai fungsi pemeliharaan, pengembangan, penyiaran dan pelestarian Islam, dari segi kemasyarakatan, ia menjalankan pemeliharaan dan pendidikan mental. [6]

Bertolak dari uraian tersebut di atas, maka dapatlah diketahui bahwa dengan berdirinya pondok pesantren dari kota sampai ke pelosok-pelosok desa, telah dirasakan oleh masyarakat seperti adanya bakti sosial bersama dengan masyarakat maupun dalam bidang keagamaan yaitu dengan adanya pengajian-pengajian atau ceramah-ceramah yang dilaksanakan baik terhadap masyarakat umum maupun terhadap santri itu sendiri.

Dalam istilah pesantren juga disebut sebuah kehidupan yang unik karena di dalam pesantren selain belajar santri juga di didik untuk hidup mandiri, sebagaimana yang dapat disimpulkan dari gambaran lahiriahnya. Pesantren adalah sebuah kompleks dengan lokasi yang umumnya terpisah dari kehidupan sekitarnya, dalam kompleks itu berdiri dari beberapa buah bangunan, rumah kediaman pengasuh yang disebut Kyai, dan dimana di dalamnya terdapat sebuah surau atau mesjid dan asrama tempat mondok bagi santri.[7]

Corak tersendiri dalam pesantren dapat dilihat juga dari struktur pengajaran yang diberikan, dari sistematika pengajaran, dijumpai pelajaran yang berulang dari tingkat ke tingkat, tanpa melihat kesudahannya. Persoalan yang diajarkan seringkali pembahasan serupa yang diulang-ulang selama jangka waktu yang bertahun-tahun. [8]

Dari pengertian tersebut di atas, maka dapatlah dipahami bahwa pesantren adalah merupakan wadah yang mana di dalamnya terdapat santri yang dapat diajar dan belajar dengan berbagai ilmu agama. Demikian pula sebagai tempat untuk menyiapkan kader-kader da i yang profesional dibidang penyiaran Islam.

B. Metode Penyiaran Islam

Pesantren Manahilil Ulum DDI Kaballangan dalam penyiaran Islam ialah bagaimana melihat lingkungan masyarakat, sehingga mereka dapat berbuat dan bertindak sesuai apa yang telah digariskan oleh agama.

Penyiaran adalah salah satu dari bagian dakwah.[9] Sehingga penyiaran Islam mempunyai arti yang cukup penting bagi umat Islam untuk disampaikan kepada keluarga, lingkungan masyarakat dan kepada seluruh umat manusia.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut di atas, maka diperlukan adanya penyiaran Islam yang baik dan berkesinambungan serta usaha-usaha yang lain yang berhubungan dengan penyiaran Islam yang dapat mendorong keberhasilan dalam berdakwah.

Melalui penyiaran Islam diharapkan terwujudnya pribadi-pribadi yang nantinya dapat menyebarkan Islam kepada keluarga, lingkungan masyarakat dan seluruh umat manusia, karena dengan aktivitas seperti itulah secara sungguh-sungguh sehingga ilmu agama dapat tersebar ke seluruh pelosok dunia dan dapat berdiri dengan kokoh sekaligus menjadi pedoman hidup bagi manusia.

Sebagai orang mukmin hendaknya mempunyai dorongan dan mau bekerja untuk mewujudkan syiar Islam , mengembangkan ajaran agama Islam, apabila, mereka melihat kemungkaran atau penyimpangan dalam Islam, segera mereka mengembalikannya kepada jalan yang benar. Allah Berfirman dalam QS. Ali Imran (3). 110 sebagai berikut :

Terjemahnya :

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.[10]

Seruan kepada jalan yang baik dan mencegah perbuatan yang mungkar adalah suatu tugas yang sangat suci bagi umat Islam yang harus dilaksanakan dan disukseskan, namun dalam penyampaian tidaklah hanya sekedar menawarkan suatu metode begitu saja dengan ancaman siksaan neraka, dan kelebihan bagi orang-orang yang masuk dalam surga akan tetapi lebih dari itu membutuhkan metodologi perencanaan komunikasi dakwah dengan melihat dan menimbang semua indikator sosiokultural dari sasaran dakwah tersebut.[11]

Penyiaran Islam adalah merupakan pekerjaan yang bersifat propaganda kepada orang lain. Propaganda dapat diterima orang lain, apabila yang membawakan dakwah berlaku baik dan ramah serta ringan tangan untuk melayani sasarannya. Sebaliknya jika mempunyai kepribadian yang membosankan dan tidak menarik dalam penyampaiannya maka kemungkinan dakwahnya dapat berhasil.

Dalam menyiarkan Islam sangat diperlukan adanya kesabaran, rendah hati dan tidak sombong, sabar dalam menyampaikan dakwah bukanlah berarti mengalah di hadapan masyarakat, akan tetapi kesederhanaan, dan tidak mencela orang lain adalah merupakan pangkal keberhasilan dakwah, Sederhana juga bukanlah berarti dalam kehidupan sehari-hari selalu ekonomis dalam memenuhi kebutuhannya, akan tetapi sederhana di sini adalah tidak bermegah, angkuh dan hendaklah juga bertawakkal kepada Allah Swt, karena sifat seperti itu adalah perbuatan yang disukai Allah.[12]

Jelas sekali bahwa menyeru kepada jalan yang diridhai Allah adalah merupakan jalan, ciri-ciri dan sifatsifat para Nabi dan Rasul. Allah mengutus Rasul untuk berwasiat dan menganjurkan kepada umat Islam untuk menyebarkan agama Islam.[13]

Menyampaikan ajaran agama Allah kepada umat manusia merupakan kewajiban bagi hamba Allah, dimanapun mereka berada karena menyeru kepada perjalanan yang diridhai Allah merupakan suatu tindakan nyata yang dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang selalu menunggu siraman rohani yang sejuk.

Dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah tidaklah hanya sekedar agar pesan tersebut dapat disampaikan dan diterima oleh masyarakat, akan tetapi hendaknya pesan tersebut dapat mengerti dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Posisi penyiaran Islam sangatlah penting artinya, dalam kehidupan beragama, ideologi terus berkembang dan berlangsung, sebab suatu ideologi tidak akan terjamin kelangsungan tanpa adanya dakwah Islamiah yang dilaksanakan secara kontinyu sekalipun agama (ideologi agama sangat baik, yang jelas bahwa penyiaran Islam haruslah berjalan terus menerus)[14]

Penyiaran Islam yang terdiri dari berbagai aktivitas sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, dilakukan dalam rangka mencapai nilai tertentu. Nilai tertentu yang diharapkan dapat dicapai dan diperoleh dengan jalan melakukan penyelenggaraan penyiaran Islam dan harus mempunyai tujuan. Karena tanpa adanya tujuan tertentu yang dapat diwujudkan, maka penyelenggaraan penyiaran Islam tidak akan mempunyai arti apa-apa, bahkan merupakan pekerjaan yang sia-sia yang hanya menghamburkan fikiran, tenaga dan biaya.

Sebagai suatu aktivitas dakwah tidaklah mungkin dilaksanakan secara sambil lalu dan seadanya saja, melainkan haruslah ada persiapan yang direncanakan secara matang, dengan memperhatikan segenap segi dan faktor yang mempunyai kaitan dan pengaruh bagi pelaksanaan dakwah Islamiah. Demikian pula sebagai usaha atau aktivitas penyiaran Islam tidak mungkin diharapkan dapat mencapai apa yang menjadi tujuannya dengan hanya melakukan sekali perbuatan saja, tetapi harus melakukan serangkaian atau serentetan perbuatan yang disusun secara tahap demi tahap, dengan sasarannya masing-masing

akan lebih efektif bilamana dilakukan dengan kerja sama yang baik. serta faktor-faktor lain yang berpengaruh dalam penyelenggaraan penyiaran Islam. meskipun penyelenggaraan penyiaran Islam tidak mustahil dapat dilakukan oleh orang seorang secara sendiri-sendiri. maka sangat diperlukan aktivitas penyiaran agama Islam yang berkesinambungan dan usaha-usaha lain yang merupakan penopang dan pendorong keberhasilan dakwah tersebut.yang ditetapkan secara rasional pula. Begitu pula dalam pelaksanaan atau menggunakan pemilihan dan penggunaan sistem. baik obyek. Hal ini dapat terlihat dengan banyaknya bukti-bukti mengenai perubahan perilaku umat manusia yang disebabkan oleh Media Massa.[16] Hal ini semua disebabkan karena banyaknya kampanye yang setiap hari datang. Memang dalam penyiaran Islam sangat diperlukan metode yang baik. baik metode ceramah. baik yang disadari maupun tidak. bilamana didukung oleh beberapa orang yang diatur dan disusun sedemikian rupa. [17] . Maka dalam menghadapi dan memecahkan persoalan-persoalan yang berhubungan dengan masyarakat semacam itu. Rangkaian perbuatan yang dilaksanakan secara bersama-sama dan dapat menghasilkan hasil yang memuaskan. Di samping itu. sehingga merupakan satu kesatuan yang melaksanakan secara bersama-sama tugas dakwah yang sifatnya semakin kompleks itu. kesadaran. Misalnya tata berpakaiannya sudah tidak sesuai lagi dengan ajaran Islam. Dengan tujuan adalah untuk menumbuhkan rasa pengertian. apalagi dengan datangnya pengaruh-pengaruh dari Barat melalui media massa terhadap perilaku. Obyek penyiaran dakwah misalnya. metode tanya jawab dan lain sebagainya. tetapi melihat kompleksnya persoalan dakwah Islamiah.[15] Dengan perkataan lain. para anak muda masih memakai pakaian Indonesia. maupun penyelenggaraannya. dan metode dakwah apa yang tepat. Kompleksitas persoalan dakwah Islamiah itu mencakup segenap aspek dakwah. sendiri-sendiri tidaklah efektif. yang dulunya sebelum dikenalnya media massa khususnya dari Barat. Kampanye yang tidak sengaja dilakukan adalah gayagaya modern yang ditampilkan di media massa yang belum mampu diterima oleh umat Islam. kiranya akan lebih efektif bila mana dilakukan oleh lebih dari satu orang yang saling melakukan kerja sama. Penetapan rasional mengandung arti bahwa sasaran itu haruslah obyektif sesuai dengan kondisi yang ada. penghayatan dan pengalaman ajaran agama Islam yang dibawakan oleh aparat dakwah atau penerang agama. bahkan cara berpakaiannya sangat sederhana. sistem dan metode. baik berupa kampanye yang dilakukan dengan secara sengaja maupun tidak. terdiri dari masyarakat (manusia) yang bermacam-macam dan senantiasa mengalami suatu perubahan dan perkembangan pada sifatnya. maka pelaksanaan penyiaran Islam oleh orang seorang. pelaksanaan penyiaran Islam akan lebih efektif. serta bagaimana penyiaran Islam itu harus diselenggarakan. Untuk menghadapi kendala-kendala seperti yang ada di atas.

sifat ideologi. karena bagaimanapun juga untuk menyiarkan agama Islam kepada masyarakat penerapannya harus sesuai dengan keadaan dan kondisi yang ada dimana mereka berada. Sebagaimana Firman Allah Swt.[19] Perwujudan dakwah bukan sekedar usaha untuk meningkatkan pemahaman agama dalam tingkah laku dan pandangan hidup saja. Al. dalam rangka pemahaman dan pengamalan ajaran agama Islam sangat nyata dalam kehidupan masa lalu. Melalui penyiaran Islam akan dapat terwujud pribadipribadi muslim yang nantinya dapat menjadi muballigh yang menyebarkan agama Islam kepada seluruh umat manusia. Sedangkan yang unik artinya di dalam pelaksanaan dakwah adalah sebagai obyeknya terdiri dari berbagai macam perbedaan. Kompleks seperti bahwa dalam menjalankan dakwah mengikut sertakan keseluruhan aspek kehidupan. baik yang ada hubungannya dengan sifat jasmaniah maupun sifat rohaniah.Penyiaran Islam. perbedaan dalam budaya.Hijr 915) 94 sebagai berikut: Terjemahnya: Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. selama itu pulalah proses dakwah mutlak diperlukan. Penyiaran Islam Adalah suatu proses atau usaha yang tidak pernah mengenal lelah dan selesai pelaksanaannya. mempunyai tanggung jawab yang sangat besar. akan tetapi menuju yang lebih luas. dan manfaat yang didapatkan oleh orang-orang menunaikannya. dalam (QS. karena melalui dakwah akan melahirkan insan-insan yang berkepribadian yang mulia dan termasuk perubahan sikap dan tingkah laku dalam kehidupan umat manusia. secara dan akan datang. . kehendak dan lain sebagainya. juga ditemukan bahwa manusia berkewajiban untuk menegakkan dan mencegah kemungkaran. Di dalam Sunnah Rasulullah saw. pada masa sekarang ini ia harus lebih berperan menuju kepada ajaran agama Islam secara lebih luas yang menyeluruh dalam segala hal. Penyiaran Islam adalah sesuatu proses yang kompleks dan unik. Penyiaran Islam adalah merupakan titik sentral para muballigh dalam menyiarkan Islam di atas persada bumi ini. serta siksaan bagi orang-orang yang melalaikan perintah Allah swt.[18] Jelaslah tugas berdakwah dalam mengembangkan ajaran agama Islam besar sekali.

C. Hukum Penyiaran Islam Penyiaran Islam adalah suatu proses pembentukan watak manusia yang wajib dilakukan oleh setiap umat Islam sebagai pewaris atau pelanjut ajaran Rasulullah Saw. Hasanuddin dalam bukunya Retorika Dakwah Publistik dalam Kepemimpinan Islam. Adapun dasar hukum kewajiban berdakwah tentunya tidak terlepas dari Al. karena seruan kepada jalan Allah.Qur an dan hadits Rasulullah Saw. sebab penyiaran Islam yang merupakan napas gerakan Islam. maka dapat diketahui bahwa penyiaran Islam adalah merupakan rangsangan atau suatu motivasi yang dapat membawa umat manusia kepada jalan yang diridhai Allah Swt. baik yang menyangkut rohaniah maupun jasmaniah. dimanapun mereka berada. Untuk lebih jelas dan dapat dilihat para uraian tersebut: . Dalam menyebarkan dan mengembangkan ajaran Islam ke tengah-tengah masyarakat secara keseluruhan. dan mendatangkan nikmat dan kebahagiaan tersendiri bagi umat Islam.[20] Dari pengertian di atas. Perkembangan dan pertumbuhan manusia dapat ditumbuh-kembangkan terus dengan cara pengarahan-pengarahan serta yang lebih baik. sebab dakwah dapat menjadi pedoman dan tuntunan bagi kehidupan serta bertujuan untuk merubah dan memperbaiki keadaan masyarakat kepada suasana hidup yang baik atas dasar nilai-nilai ajaran agama Islam. itu merupakan suatu tindakan nyata yang dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat Islam yang selalu menunggu siraman rohani yang sejuk.Menyiarkan Islam adalah merupakan kewajiban bagi semua hamba Allah. yang dimulai pada masa Rasulullah. H. sehingga dengan demikian dakwah perlu terus ditingkatkan kualitasnya yang harus menyentuh seluruh sendi-sendi kehidupan umat manusia. Selaras apa yang dikatakan A. bahwa: Dakwah adalah mengajak manusia dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar sesuai dengan perintah Allah untuk keselamatan dan kebahagiaan mereka di dunia dan di akhirat. dengan penyiaran maka ajaran Islam dapat disebar luaskan secara merata dalam kehidupan masyarakat. Serta menjauhkan manusia dari larangan agama. Menyiarkan agama Islam adalah kewajiban bagi kaum muslimin untuk melaksanakannya. dan landasan para Ulama. masa sahabat dan hingga dewasa ini.

. 3. Ali Imran (3) sebagai berikut: Terjemahnya : Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. dan apabila tidak mampu maka hendaklah dengan nasehatnya. bersabda : barang siapa diantara kamu melihat kemungkaran. maka hendaklah merubah dengan tangan/ kekuasaanya. dan apabila tidak mampu pula. menyuruh kepada yang ma ruf dan mencegah dari yang munkar. akan tetapi apakah wajib aini atau kifayah Ulama berbeda pendapat dalam hal ini. berkata: saya telah mendengarkan Rasulullah Saw. Hadis Rasulullah Hadis yang menganjurkan untuk menyiarkan Islam yaitu: Artinya: Dari Abu Sai id Al Hudri ra.[22] Untuk merubah kemungkaran bukan semata-mata kekerasan tetapi dibarengi dengan akal sehat. 104 surat Al Imran yang telah dikemukakan di atas. begitu pula keuntungan-keuntungan para da i dalam menyampaikannya. Al-Qur an Al-Qur an adalah kitab suci bagi umat Islam dan merupakan dasar hukum untuk menyiarkan Islam.[21] Ma ruf: segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah. sedangkan Munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya. Dalam ayat-ayat tersebut antara lain: QS. 2. maka para Ulama sepakat dalam wajibnya dakwah ditunaikan. Pendapat Para Ulama Berdasarkan dari ayat Al-Qur an. itulah itu selemah-lemah Iman. maka hendaklah dengan keimanan hatinya.1. merekalah orang-orang yang beruntung. banyak sekali ayat-ayat yang menyangkut kewajiban untuk menyiarkan agama Islam.

yaitu dengan kata-kata yang lemah lembut dan dapat meresap dalam diri seseorang. Menggunakan kekuasaan. maka menyiarkan Islam adalah merupakan bagian yang sangat penting sekali dalam kehidupan seorang muslim. Hal ini mengandung tiga alternatif dalam mengubah dan mencegah kemungkaran yaitu: 1. yang terkena perintah ini adalah penguasa (pemerintah) juga pemimpin dalam suatu lingkungan wewenang kekuasaannya. 2. menjiwai dan mewarnai seluruh sikap dan tingkah laku manusia dalam kehidupan dan pergaulan hidupnya. hal ini dapat dilaksanakan bila kedua alternatif tersebut di atas. terhadap muridnya. tidak dapat dilakukan.Menyiarkan Islam adalah wajib kifayah menurut Farid Ma ruf Nour. sehingga ajaran Islam menjadi titik tolak atau pedoman yang mendasari. sedang menurut Mufassir Imam Jalaluddin As Suyuti. Ingkar dalam hati. 3. Memberikan peringatan atau nasehat yang baik. Abu Hamid. Sistem Pesantren Madrasah dan Pesantren di Sulawesi Selatan. Berdasarkan keterangan-keterangan tersebut di atas. maka dapat ditegaskan bahwa penyiaran Islam adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh kaum muslimin untuk menjunjung tinggi undangundang Ilahi dalam seluruh aspek kehidupan umat manusia dalam masyarakat. Atas dasar itulah. . menetapkan fardhu kifayah. 3. akan tetapi yang dimaksud mereka adalah tabligh yakni menyampaikan ajaran agama Islam dengan lisan dan tulisan. 1978) h. menolak atau tidak setuju akan perbuatan yang mungkar. [1] Lihat. harus ada usaha untuk mencegahnya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing. bahkan tidak berlebihan kiranya apabila dikatakan bahwa tidak sempurna bahkan sulit dikatakan orang muslim apabila dia menghindari atau membutakan matanya dari tanggung jawab sebagai juru dakwah. seperti guru. Maksudnya dalam berdakwah hanya sebagian kepada suatu bidang tertentu yang memerlukan syarat dan keahlian tertentu. (Ujung Pandang: Fakultas Sastra UNHAS.[23] Konsekuensi sebagai seorang Muslim tidak boleh tinggal diam melihat kemungkaran-kemungkaran yang merajalela dalam masyarakat. orang tua terhadap anak-anaknya.

Gaya Media Pratama.. [4] Abu Hamid. 1981). XV. [3] Lihat Muhammad Ali. h. et. 18. Dasar-Dasar Strategi Dakwah Islam (Surabaya: Al. 42. h. [12] Lihat. Jakarta : Bulan Bintang. 49. Al-Qur an dan Terjemahnya (Semarang: Toha Putra. I. 1999). 83 [7] Lihat. 11. Perguruan tinggi Pesantren Pendidikan alternative masa depan. Abdul Rosyad Saleh. Toha Yahya Omar. [14] Lihat. [15]Lihat.. h. op. 1997). Toha Putra. (Cet.. h. 41.Ikhlas. h. Al. 18. 1983). 191. Ilmu Dakwah (Cet. h. 1980). I. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia (Jakarta: Pustaka Ilmu. h. (Jakarta: LPES. Dawam Raharjo. [8] Lihat. Ibid. 1983) h. Ibid. [11] Lihat Toto Tasmara. h.th) h.th). t. 1987). 310. Studi Tentang Ilmu dakwah. III. Yogyakarta: CV. 11 [16] Lihat. Imam Habib Abdullah al. Pesantren dan Pembaharuan. Jakarta: Penerbit Wijaya. Anwar Masyari.[2] Wahjoetimo. [6] M. Kelengkapan Dakwah (Semarang: CV.Waddad. 123 . [10] Departemen Agama. Gramedia Pustaka Umum. I. h. (Cet. 1. Asmuni Syukir. 1974). [13] Lihat. 1989). Jakarta: Gema Insani Press.cit. h. Bintang Pelajar. II. Jakarta: CV. 40. H. [5]Lihat Mas ud Khasan Abdul Qahar. 1977). (Surabaya: Bina Ilmu. (Jakarta : PT. Kamus Pengetahuan Populer (Cet. t. [9] Lihat. h. 70. Manajemen Dakwah Islam (Cet. Komunikasi Dakwah. Ishadi Dunia Penyiaran Prospek dan Tantangannya.

(Cet.......... 4 [18] Departemen Agama RI.......... h... Arifin.. Cit h.. 93 [22] Imam Abu Zakariya. yaitu: 1) Psyche yang berarti jiwa... [23] Lihat Moto Asmara.. 35.. (Cet.. opcit.. :mrgreen: Salam .... H. h..... Retorika Dakwah Publistik Dalam Kepemimpinan.. Kajian Umum Tentang Psikologi Abied 3 June 2010 No comments Pengertian Psikologi Psikologi yang dalam istilah lama disebut ilmu jiwa berasal dari bahasa Inggris psychology. Kata psychology merupakan dua akar kata yang bersumber dari bahasa Greek (Yunani). 33 [20]Ibid.. 176..... Saya..... Hasanuddin. 4... IX.. Abied... op.... Psikologi Dakwah. h.. [21] Departemen Aagama. Kini berbagai kalangan professional ..... h.. 33.. Surabaya: Pt.. h. Jakarta : Bumi Aksara.. dari sebuah tempat paling indah di dunia. .cit. 1997). (Surabaya: UNAS Nasional.. secara harfiah psikologi berarti ilmu jiwa...... op. 2) Logos yang berarti ilmu....... Jadi. 339 [19]Lihat A.. Bina Ilmu.....[17] Lihat... 1992)... sekurang-kurangnya selama dasawarsa terakhir ini menurut hemat penyusun istilah ilmu jiwa itu sudah sangat jarang dipakai orang. 1994).. M... h..[1] Karena beberapa alasan tertentu (seperti timbulnya konotasi atau arti lain yang menganggap psikologi sebagai ilmu yang langsung menyelidiki jiwa.. Riyadu Salihin..

Apabila seorang raja tidak mengendalikan kerajaannya maka kerajaan itu akan diambil alih oleh gubernur(syahwat) dan oposannya(ghadhab) yang mengakibatkan kekacauan. Namun Pandangan atau bayangan yang demikian adalah tidak benar bahkan keliru. Apa yang hendak diselidiki oleh psikologi ialah segala sesuatu yang dapat memberikan jawaban tentang bagaimana sebenarnya manusia itu. ingin perang dan suka mencekal. Dalam psikologi Islam.baik yang berkecimpung dalam dunia pendidikan maupun dalam dunia-dunia profesi lainnya yang menggunakan layanan jasa kejiwaan itu lebih terbiasa menyebut psikologi daripada ilmu jiwa. Namun apabila sang raja memperdulikan kerajaannya dan ia bermusyawarah dengan perdana mentrinya (akal) maka gubernur dan oposannya mudah diatasi dan berkedudukan di bawahnya. Membahas kata ilmu jiwa . Dalam interaksi itu. Ketika hal ini terjadi maka mereka saling bekerja sama untuk kemakmuran dan kesejahteraan sebuah kerajaan yang akhirnya mendatangkan makrifat Ilahi(al-hadhrah al-ilahiyah) dan mendatangkan kebahagiaan. Woodworth memberi batasan tentang psikologi sebagai berikut: Psychology can be defined as the science of the activities of individual . kalbu memiliki posisi dominan dalam mengendalikan . yang bersifat jasmaniah pada diri manusia tidak menjadi persoalan. Dengan singkat dapat dikatakan bahwa psikologi ialah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia. Tentu saja kata tingkah laku tersebut harus diartikan secara luas. Kalbu ibarat raja(malik) dan akal ibarat mentrinya(wazir). Syahwat ibarat menjadi gubernur (waliy) yang memiliki sifat pendusta. karena psikologi merupakan suatu ilmu yang ingin mempelajari manusia. yang berada dalam diri manusia atau makhluk hidup yang lain. Segala sesuatu yang kelihatan. Ghadhab ibarat menjadi oposan (syihnat) yang sifatnya buruk. Karena hal tersebut merupakan penentuan struktur kepribadian yang tidak lepas dari pembahasan substansi manusia. egois dan sering mengacau. Manusia sebagai suatu kesatuan yang bulat antara jasmaniah dan rohani. apa maksud dan tujuannya ia berbuat demikian.[2] yang berarti bahwa psikologi dapat didefenisikan sebagai ilmu yang mempelajari segala tindakan-tindakan manusia atau perorangan. [4] Kutipan tersebut dapat dipahami bahwa kepribadian manusia sangat ditentukan oleh interaksi komponen-komponen nafs. apa yang mendorongnya berbuat demikian. R.[3] Daya-daya yang terdapat dalam substansi nafs manusia saling berinteraksi satu sama lain dan tidak mungkin dapat dipisahkan.S. mengapa ia berbuat atau bertindak demikian. Al-Ghazaly dalam Kimiyah al-Sa adah menjelaskan: Nafs itu ibarat suatu kerajaan. struktur kepribadian merupakan integrasi system kalbu. akal dan nafsu yang menciptakan tingkah laku. maka yang terbayang pada kita bahwa yang dipelajari oleh ilmu itu ialah sesuatu yang tidak kelihatan (abstrak). Anggota fisiknya ibarat menjadi cahaya(dhiya ).

Super ego. dimana kepentingan umum tidak lagi nomor satu. Pada hakekatnya. Ini adalah representasi internal dari nilai dan prinsip perilaku serta moral.suatu kepribadian yang dapat mempengaruhi kesehatan jiwa seseorang dan perkembangan moral seseorang. System ini biasanya dikendalikan oleh prinsip idealisme. Hal tersebut menjelaskan akan pentinganya akhlak dalam membentuk kepribadian seseorang.. sehingga ia akan berusaha mengenyahkannya untuk mengembalikan keseimbangan mental. Id. Sikap ini mewakili fungsi perasaan(feeling). menguasai perilaku manusia. orang akan merasa terganggu. System ini dikendalikan oleh prinsip kesenangan. 3. Id merupakan gudang insting dan energi mental. menentukan segala sesuatu yang memuaskan hasrat. Dengan kata lain. karena kerusakan moral seseorang akan mengganggu ketentraman yang lain. Jika kita mengambil anjuran agama misalnya agama Islam. sikap dan cara hidup mereka merupakan unsur pendidikan yang tidak langsung. akan tetapi kepentingan pribadilah yang menonjol. Super ego dan realitas. Ego. Kesehatan jiwa berarti energi dan keberhasilan ego untuk merealisasikan keseimbang mental antara tuntutan Id. maka akan dijumpai moral sebagian anggota masyarakat yang telah rusak atau mulai merosot yang disebabkan oleh perkembangan zaman serta intervensi budaya westernisasi. Kepribadian orang tua. apa yang orang tua kedepankan kepada anak akan membatasi jenis serta ruang lingkup lingkungan tempat dimana ia berkembang. Sehubungan dengan hal tersebut. jiwa terdiri dari tiga unsur. [5] Aspek Yang Mempengaruhi Moral Anak Masalah moral adalah suatu masalah yang menjadi perhatian dimana saja. 2. orang tua mempunyai peranan penting karena orang tua merupakan Pembina pribadi yang pertama dalam hidup anak. Sebagaimana sabda Rasulullah : Artinya: Sesungguhnya saya diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia [6]. maka yang terpenting adalah akhlak (moral). yang dengan sendirinya akan masuk ke dalam pribadi anak yang sedang tumbuh tersebut. Menurut Sigmund Freud. dan menentukan keinginan yang tertunda sesuai dengan fakta. Namun melihat keadaan masyarakat terutama di kota-kota besar sekarang ini. maupun dalam masyarakat yang terbelakang. Ketika insting tersebut terusik atau terpicu. yaitu: 1. System ini dikendalikan oleh prinsip realistis. baik dalam masyarakat yang telah maju. sehingga ajarannya yang terpokok adalah untuk memberikan bimbingan moral. .

penuh pengertian dan kasih sayang akan membawa kepada pembinaan pribadi tenang. Ikatan persatuan inilah yang lazim disebut kerukunan. Tetapi kalau anak harus menghadapi situasi-situasi yang tidak menguntungkan dan tidak kondusif yang semakin lama semakin parah. Kemudian ditindak lanjuti dengan mempersiapkan sarana-sarana yang diharapkan dapat membantunya melakukan proses alam dari fase anak-anak hingga sampai akil baligh. Apabila pada periode ini seorang anak hidup dalam iklim keluarga yang tenang yang penuh cinta. Hal itu mengingat kebiasaan-kebiasaan dan kecenderungan-kecenderungan yang dilakukan oleh seseorang pada periode tersebut. karena mereka mendapat kesempatan yang cukup dan baik untuk tumbuh dan berkembang. kasih dan sayang. kebebasan dan keterbukaan yang berlangsung terus menerus dan abadi. hal itu akan membantu pendidik mengenali cara-cara yang baik dan efektif untuk melakukan interaksi dengan mereka pada fase perkembangannya yang berlangsung terus menerus. tentu akan semakin baik karena hal itu sangat berguna bagi upaya pemenuhan berbagai kebutuhannya. perasaan dan sosial. banyak belajar dari pengalamanpengalaman yang dapat membantunya berkembang secara sehat. Interaksi sosial yang matang dalam sebuah keluarga. Dan itu harus diperlihatkan kepada anak. Pendidik tidak hanya dituntut untuk memperhatikan fase anak-anak sebagai fase yang mudah ditumbuhi benih berbagai kekacauan kepribadian. persaudaraan. Hubungan orang tua terhadap anak sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan jiwa anak.[7] Perkembangan anak pada usia-usia pertama dalam hidupnya. menjadi istimewa dengan adanya karakteristikkarakteristik tertentu yang didasarkan pada kasih sayang. akal. Sesungguhnya dengan memahami karakteristik-karakteristik perkembangan anak-anak.[8] Pengaruhpengaruh pertentangan tersebut akan terus menyertai kepribadiannya sewaktu anak sudah dewasa sekalipun. Semakin orang tua mengerti karakteristikkarakteristik perkembangannya dari segi fisik. sudah mengarah pada proses pemantapan yang selanjutnya akan sulit diubah. Sesungguhnya ruang tempat pertumbuhan anak itu memberikan pengaruh yang sangat besar bagi perkembangannya. tentu kepribadiannya akan mengalami kekacauan dan pertentangan.orang tualah yang menciptakan iklim kehidupan untuk anak karena itulah. terbuka dan mudah dididik. karena ia memang merupakan keutuhan urgen untuk . Hubungan yang serasi. ia sanggup berkembang secara sehat sehingga dapat beradaptasi dengan dirinya sendiri dan dengan lingkungan masyarakatnya. penerimaan dan kemantapan yang diinginkannya kalau di antara kedua orang tua tidak ada ikatan persatuan yang kokoh dan mendalam. Apabila ruang tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan-kebutuhan biologis dan psikis anak. kekompakan atau solidaritas. tetapi sekaligus ia juga merupakan fase yang seharusnya diisi dengan asas-asas kepribadian yang sehat berikut medan dan elemen-elemen pembentuknya. Dan kekacauan tersebut akan berembus pada fenomena-fenomena tingkah lakunya. hal itu akan memberikan pengaruh yang nyata bagi tingkah lakunya. merupakan kewajiban orang tua untuk mempersiapkan iklim lingkungan yang baik bagi anak-anak semenjak kelahirannya. Tetapi seorang anak tidak mungkin mendapat rasa cinta.

Keharmonisan suami isteri di depan anaknya merupakan suatu kebutuhan yang realistis. Seorang anak memiliki sensitifitas sangat kuat yang memungkinkannya dapat merasakan perasaan-perasaan emosional yang menciptakan kegelisahan yang mendalam. termasuk hal yang jarang seorang anak bisa ditipu dengan penampilan-penampilan lahiriah. 3. kemudian diiringi dengan pelaksanaan ajaran-ajaran tersebut merupakan benteng moral yang paling kokoh. Adapun faktor-faktor dari kemorosotan moral anak dewasa ini sesungguhnya banyak sekali antara lain yang terpenting adalah: 1.[10] Untuk dapat mencari sebab-sebab dan kekurangan-kekurangan yang dapat dijadikan pelajaran guna perbaikan. kedua orang tua wajib memelihara kesolidan ikatan persatuan. 2. sekolah maupun di masyarakat. 5. Pendidikan moral tidak terlaksana baik di rumah tangga. dalam hal ini hati yang dihiasi dengan ketaqwaan . Suasana rumah yang kurang baik.perkembangannya. resikonya yang paling besar akan menimpa masa depan anak. gambar-gambar. Karena itu penyebab dari kemerosotan anak dewasa ini sesungguhnya terletak pada kondisi keluarga yang mempengaruhi pembinaan pribadi anak tersebut. 4. Diperkenalkannya secara popular obat-obatan dan alat-alat anti hamil. Sekalipun misalnya sedang terjadi konflik di antara mereka. Keadaan itu akan makin diperparah apabila anak masuk dalam lingkungan yang kurang menunjang. 6. Sebagai contoh ajaran Islam. Kurang tertanamnya jiwa agama pada tiap-tiap orang dalam masyarakat. karena setiap konflik atau keretakan yang memecah belah persatuan persatuan mereka. hal itu tidak boleh diperlihatkan kepada anak. Banyaknya tulisan-tulisan. Tetapi sayangnya. Keyakinan beragama yang didasarkan atas pengertian yang sungguh-sungguh tentang ajaran agama yang dianutnya. Kurang adanya bimbingan untuk mengisi waktu luang dengan cara yang baik dan yang membawa kepada pembinaan moral. siaran-siaran kesenian yang tidak mengindahkan dasardasar dan tuntunan moral. Hal itu harus benar-benar mereka jaga demi keseimbangan emosi anak. Besar kemungkinan pada gilirannya akan merembes ke dalam kehidupan masyarakat yang lebih luas lagi. Perasaan seperti ini dapat mengoncang rasa tenang yang harus ada pada masa perkembangannya. (+) Kurang Tertanamnya Jiwa-jiwa Agama Pada Tiap-tiap Orang Dalam Masyarakat. maka akan dianalisa satu persatu dari pokok-pokok tersebut di atas.[9] Oleh sebab itu. kendatipun itu hanya secara lahiriah saja. dimana yang menjadi ukuran bagi mulia dan hinanya seseorang adalah hati dan perbuatannya.

maka dengan sendirinya ia akan berusaha mencari pengertian tentang ajaranajaran Islam yang akan membimbingnya dalam hidup. yang penuh warna rasa cinta dan bahagia. Setiap anak yang lahir belum mengerti mana yang benar dan mana yang salah dan belum mengerti batas-batas dan ketentuan moral yang berlaku dalam lingkungannya. Namun sebaliknya jika anak dilahirkan dan dibesarkan oleh orang tua yang tidak bermoral atau tidak mengerti cara mendidik serta lingkungan masyarakat yang tidak mengajarkan nilai-nilai moral. pendidik dan lingkungan yang sangat penting dimana pendidikan agama telah diterima sejak kecil akan membuatnya berpendirian tegas dan tidak mudah terpengaruh dalam pergaulan hidup dan tidak akan mudah menukar agama dengan nilai-nilai yang lain berupa keduniaan maupun kedudukan. Pada dasarnya. Apabila keyakinan beragama itu betul-betul telah menjadi bagian integral dari kepribadian seseorang. Dengan demikian salah satu alat pengawas dan pengatur moral yang tersisa adalah masyarakat dengan hukum dan peraturannya. Sebelum seorang anak mengenal lingkungan yang lebih luas. perkataan bahkan perasaannya. Sesungguhnya. semakin jauh masyarakat dari agama. (+) Tidak Terlaksananya Pendidikan Moral dengan Baik Faktor kedua adalah tidak terlaksananya pendidikan moral baik dalam rumah tangga. . (+) Suasana Rumah Yang Kurang Baik. maka keyakinan itulah yang akan mengawasi tindakan. Pembinaan moral dalam Islam harus dimulai sejak dini sesuai dengan kemampuan dan umurnya. akal dan jiwanya. sekolah maupun masyarakat. Akan tetapi sudah menjadi suatu tragedi bagi dunia yang maju dimana segala sesuatu hampir dapat dicapai dengan ilmu pengetahuan maka keyakinan beragama mulai terdesak. Pendidikan moral amatlah menjamin terbentuknya seorang manusia yang sehat tubuh. Kepercayaan kepada Tuhan tinggal sebagai simbol.serta perbuatan yang baik. ia terlebih dahulu mengenal lingkungan keluarganya. larangan dan suruhannya tidak diindahkan lagi. pendidikan moral merupakan asas yang harus dipertimbangkan bagi pembinaan keluarga yang kokoh dan harmonis. karena hubungan yang paling intensif dan paling awal terjadi dalam keluarga. Tidak dapat dihindari bahwa keluarga merupakan lingkungan primer hampir setiap individu. Dan juga menjamin terbentuknya masyarakat Islam yang kokoh dan bahagia. Oleh karena itu. pendidikan moral inilah yang menjamin terwujudnya keluarga Islam yang kuat. maka akan tumbuh menjadi anak yang liar yang tidak bermoral. Selanjutnya apabila jiwa dan taqwa telah tertanam dan tumbuh dengan baik dalam pribadi seseorang. Di sinilah peranan keluarga. semakin susah memelihara moral dan semakin kacaulah suasana hidup karena semakin banyaknya pelanggaran-pelanggaran hak dan hukum.

[11] Dewasa ini.[12] Oleh sebab itu. bacaan-bacaan. (+) Diperkenalkannya Obat-obatan dan Alat-alat Anti Hamil. Islam menaruh perhatian khusus bagi terciptanya keluarga yang sakinah. dan merasa tidak betah lagi di keluarganya karena ia merasa kurang mendapat perhatian dan kasih sayang sehingga ia mencari kepuasan tersebut di luar rumah. Siaran-siaran kesenian yang Tidak Mengindahkan Dasar-dasar dan Tuntutan Moral. Suatu hal yang kurang mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah dan tidak disadari dampak negatif terhadap perkembangan moral anak adalah karena diperkenalkannya secara populer obatobatan dan alat-alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan. (+) Banyaknya Tulisan-tulisan. . cemas.[14] (+) Kurang Adanya Bimbingan Untuk Mengisi Waktu Luang. Tidak tampak adanya saling pengertian. faktor yang terlihat dalam masyarakat sekarang adalah kerukunan hidup dalam rumah tangga yang kurang terjamin. Suatu hal yang belakang ini menjadi perhatian kita adalah tulis-tulisan. saling menerima dan saling mencintai di antara suami isteri serta ketidakrukunan orang tua terlebih jika salah satu dari mereka menikah lagi akan menyebabkan anak menjadi takut. pertama kali ia menyerap norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam keluarga. padahal hal tersebut dapat mendorong anak muda terjerumus ke dalam jurang kemororsotan moral. Segi moral dan mental kurang mendapat perhatian.[13] Akhir-akhir ini permasalahan obat-obatan dan alat-alat anti hamil dikalangan generasi muda semakin memprihatinkan terutama pada pemuda dan remaja yang kurang mendapatkan penanaman keimanan dan ketaqwaan kemudian mereka bergaul dengan kondisi yang pornografi maka bukanlah suatu yang mustahil jika remaja akan jatuh dalam berbagai tindakan asusila dan anormatif. benci. mawaddah warahmah yang pada gilirannya akan tercipta suatu masyarakat yang hidup penuh ketentraman sehingga anak akan menjadi generasi pelanjut dan mampu menjadi pemimpin. siaran-siaran kesenian dan permainan yang seolah-olah mendorong anak-anak muda mengikuti arus kemauannya.sebelum mengenal norma-norma dan nilai-nilai dari masyarakat umum.

Di masa remaja waktu luang khususnya libur sekolah adalah salah satu kesempatan emas untuk menumbuhkan kepribadian mereka di atas akidah yang lurus.[15] Namun sebaliknya. Dengan kurangnya atau tidak ada tempat bagi anak-anak yang gelisah dan butuh bimbingan itu. Waktu tersebut merupakan saat yang kondusif bagi pengembangan hobi dan mengembangkan potensi untuk memperoleh prestasi serta menggiatkan mereka dalam kegiatan-kegiatan yang terarah dan berbagai aktivitas yang dapat membuahkan dua hal sekaligus yakni melepas kepenatan sehingga hati dan pikiran menjadi terang dan riang sekaligus menanamkan berbagai bimbingan dan pengarahan-pengarahan.Suatu faktor yang ikut memudahkan retaknya moral anak-anak muda ialah kurangnya bimbingan dalam mengisi waktu luang dengan cara yang baik dan sehat. maupun di sekolah dan dalam masyarakat dimana anak tersebut berada. akhlak yang mulia serta bimbingan yang benar. Berdasarkan uraian tersebut maka dapat dipahami bahwa betapa pentingnya pendidikan moral bagi anak dan betapa besar bahaya yang terjadi akibat kurangnya moral tersebut. Peran Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak Hukum Islam memandang bahwa hubungan orang tua dan anak adalah merupakan hubungan yang mesti terjalin secara harmonis sebagai sebuah jalinan yang timbul dari perasaan kasih sayang yang tulus dan tentunya jalinan hubungan seperti ini hanya akan tumbuh dari pribadi-pribadi yang hidup dalam suasana keluarga yang harmonis pula. umumnya remaja hanya suka berkhayal dan melamunkan hal-hal yang jauh membuat waktu mereka terbuang begitu saja. Untuk itu pendidikan moral harus diintensifkan (dilaksanakan) baik dalam rumah tangga sebagai pendidik pertama dan utama bagi perkembangan moral anak. (+) Kurangnya Markas Bimbingan Perlu dicatat bahwa kurangnya markas bimbingan dan penyuluhan yang akan menampung dan mengeluarkan anak-anak kea rah mental yang sehat. Jika mereka dibiarkan tanpa bimbingan dalam mengisi waktunya maka akan banyak lamunan dan kelakuan yang kurang sehat timbul dari mereka. maka mereka akan muncul kelakuan dan model yang kurang menyenangkan serta kemerosotan moral bagi anak tersebut. Keharmonisan antara orang tua di satu pihak dan anak di pihak lainnya hanya akan tercipta apabila di antara kedua belah pihak masing-masing mengerti akan kedudukannya dalam keluarga dimana antara .

Hal-hal yang dulunya tabu dan langkah justru menjadi kebiasaan yang terpuji. Maka dengan sendirinya seorang laki-laki yang kebetulan menjadi kepala keluarga. memberi makan serta mengajaknya berjalan-jalan bukanlah hal yang patut dilakukan kaum pria.ke dua belah pihak masing-masing mempunyai hak atas pihak lain begitu pula tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh pihak tersebut. mengganti popok. Apabila sejak semula ayah ikut serta secara aktif merawat bayinya. Sekarang ini masih banyak kaum ayah yang beranggapan bahwa memandikan bayi. Ia akan memiliki cara berfikir dan kehidupan perasaan yang kaya dan seimbang karena terbiasa menghadapi dua macam individu yang berbeda secara dekat dan terus menerus. selanjutnya akan dijelaskan tentang hak orang tua yang harus didapatkan dari anaknya yang sekaligus merupakan kewajiban bagi anak.[16] Dalam pandangan anak-anak. begitu pula kewajiban yang harus dilaksanakan orang tua sebagaimana perannya dalam perkembangan anak yang sekaligus merupakan hak bagi anak. mereka akan merasakan manfaat dari hubungan erat ini sampai anak dewasa. tokoh ayah merupakan laki-laki pertama di dunia ini. Sejak meraka lahir. Berdasarkan hal tersebut. Berbagai pengalaman para ahli maupun literatur telah membuktikan bahwa peran ayah dalam membentuk kepribadian anak sangat besar artinya. Sejalan dengan berkembangnya teori tentang perkembangan anak. Proses pendewasaan ini akan banyak menentukan yang membuatnya dewasa. yang dikenalnya secara lahir bathin. Ayah yang membentuk super ego anak. sangat ditentukan oleh tokoh ayah. pandangan masyarakat tentang cara-cara mendidik dan mengasuh anak pun telah mengalami kemajuan yang cukup menggembirakan. Dimana anak-anak yang diasuh secara langsung oleh ibu dan ayahnya adalah anak-anak yang beruntung. Hak Orang Tua Terhadap Anak . figur ayah dalam keluarga dalam sudut pandangan anak-anak merupakan laki-laki ideal-type pertama yang mereka kenal. dan merupakan tokoh super identifikasi serta tokoh ototiter yang sekaligus ditakuti dan dibutuhkan anak. Sejak Sigmund Freud mencanangkan teori psikoanalisis untuk pertama kalinya pada awal abad ke. mereka merasakan adanya figur laki-laki dimana ia harus memanggil laki-laki tersebut sabagai bapak atau ayah . karena mereka tidak hanya mengalami satu tetapi beberapa pendekatan yang membuatnya dewasa. khususnya sewaktu balita.20. Proses pendewasaan ini akan banyak menentukan pembentukan kepribadian anak kelak. Padahal suatu penelitian membuktikan bahwa ikut sertanya ayah dalam perawatan bayinya akan merupakan pengalaman unik yang berharga bagi seorang anak. ia sudah menyatakan bahwa perkembangan kepribadian anak. Tanpa disadari. tanpa disadari pula telah menempatkan dirinya sebagai figur yang patut dihormati dan diteladani.

ibarat kacang yang lupa pada kulitnya.S. Oleh karena itu. An-Nisa (4): 36 yang berbunyi: Terjemahnya: Sembahlah Allah dan janganlah kamu menyekutukanNya dengan sesuatupun. bahkan banyak di antara ketentuan-ketentuan itu yang menjelaskan perintah berbuat baik kepada kedua orang tua berbarengan dengan perintah bertauhid kepada Allah. kepada kedua orang tua [17] Dan berbuat baiklah Pada ayat lain. Secara fitrah. hal ini dikarenakan pengorbanan orang tua terhadap anaknya yang begitu besar. atau anak ayam yang menghisap bahan makanan dari telur maka demikian halnya dengan setiap manusia yang juga menghisap setiap kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya yang berangsur tua dan kemudian wafat. Tanpa itupun. mereka lebih memperhatikan kehidupan dan masa depannya.Dalam hukum Islam. akan tetapi anak kerap kali melupakan itu semua.[18] Kedua ayat di atas. yakni: (+) Hak untuk mendapatkan perlakuan yang baik dari anaknya Ada berbagai macam ketentuan dalam hukum Islam yang menunjukkan tentang kewajiban seorang anak untuk berlaku atau berbuat baik terhadap orang tua. seperti salah satunya ditegaskan dalam Q.S Al-Baqarah (2): 83 juga ditegaskan Terjemahnya: Janganlah kamu sekalian menyembah selain Allah dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua. seharusnya anak sadar sendiri akan kewajiban agama dan . paling tidak memberikan penjelasan bahwa betapa berbuat baik kepada orang tua merupakan sesuatu yang secara mutlak harus dilaksanakan oleh sang anak. Orang tua sebenarnya tidak perlu memerintahkan anak-anaknya untuk berbuat baik dan membalas segala yang telah diperbuatnya. dalam Q. Seperti tumbuhan yang menghisap bahan makanan dari biji. hukum Islam sangat menegaskan tentang perintah berbuat baik kepada orang tua. Ini semua merupakan kebahagiaan orang tua. ada beberapa macam hak orang tua yang harus diperhatikan oleh anak. orang tua selalu terdorong untuk memelihara dan berkorban dengan sekuat tenaga demi anaknya.

[19] Ayat tersebut hendak menggugah hati nurani manusia agar berbuat baik terhadap orang tuanya.. sehingga atas hal tersebut muncul kewajiban bagi sang anak untuk berbuat baik terhadap orang tuanya. untuk berbuat baik terhadap orang tuanya yang telah berjuang dan berkorban demi kebaikannya. sebda Rasulullah di dalam menyayangi keduanya itulah jihadmu . sibuk merancang masa depan sambil melupakan masa lalu den kasih sayang orang tuanya. tetapi juga dalam implementasinya pada kehidupan sehari-hari. Maka ditanya oleh Rasulullah apakah kedua ayah bundamu masih hidup? Jawabnya: ya. sebagaimana terekam dalam sebuah hadits yang berbunyi: Artinya: Abdullah bin Umar ra berkata: seorang datang kepada Nabi SAW minta izin untuk berjihad.[20] Hadits tersebut memberikan gambaran betapa penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap orang tua yang dengan penuh keikhlasan telah merawat dan membimbing anak-anaknya. maka janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Sebagai contoh dalam kehidupan Rasulullah SAW. Jika salah satu di antara keduanya sempai usia lanjut dalam pemeliharaanmu. Al-Isra (17): 23 Terjemahnya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Beberapa referensi dan ketentuan-ketentuan hukum Islam mengatur hal ini yang notabene tidaklah terbatas pada tataran teori saja. mereka perlu diingatkan sebab sering terlena dengan kehidupan pribadinya.S. sebagimana dalam Q.tuntunan nuraninya itu. Hukum Islam memandang kewajiban anak untuk berbuat baik terhadap orang tuanya sebagai sesuatu yang mutlak dilaksanakan. . Allah mengingatkan kewajiban ini secara tegas dengan mengaitkannya dengan kewajiban menyembahNya.

Selain itu. An-Nisa (4): 11 yang berbunyi: Terjemahnya: Dan untuk dua ibu bapak masing-masing seper enam dari harta warisan jika yang meninggal itu mempunyai anak. ayat ini merupakan salah satu dari sekian banyak bentuk penghargaan Islam terhadap Ibu Bapak. Jika yang meninggal itu tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu bapaknya saja maka ibunya mendapat seper tiga . Pada masa itulah kemudian anak mempunyai kewajiban untuk mengurus serta memberikan nafkah kepada orang tuanya sebagaimana apa yang telah dilakukan orang tua dalam menafkahinya Salah satu perwujudan dari kewajiban anak dalam hal ini adalah setiap orang tua berhak mendapatkan warisan dari anaknya. Sejalan dengan tumbuh dan berkembangnya anak menjadi dewasa.S.(+) Hak untuk disejahterahkan. Selain kewajiban untuk berlaku baik terhadap orang tua. Dimana aturan tentang waris merupakan inti dari konsep tafakul yaitu konsep bahwa setiap anggota keluarga berhak mendapatkan jaminan hidup dari anggota lainnya. Bila orang tua diberi umur panjang maka sesuai sunatullah dia akan kembali seperti anak-anak. dan Islam sendiri sebagai agama yang nota bene merupakan agama kemanusiaan melihat hal itu dan memberikan suatu ketetapan hukum atas hak orang tua untuk mendapatkan harta warisan dari anak-anaknya. maka ibunya mendapat seper enam [21] Ayat ini merupakan ketetapan Allah bagi manusia ya paling tidak untuk diperhatikan oleh sang anak akan kewajibannya untuk mewariskan sebagian harta bendanya untuk kesejahteraan orang tuanya. tubuhnya menjadi lemah dan tidak bisa bekerja begitu pula dengan ingatannya yang mulai berkurang. Salah satu ketetapan hukum Islam itu dapat dilihat pada Q. salah satu kewajiban bagi anak dalam hukum Islam adalah kewajiban bagi anak untuk memenuhi segala kebutuhan yang berhubungan dengan kesejahteraan orang tua. jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara. Orang tua dalam pemeliharaannya terhadap anak-anaknya telah banyak berkorban untuk membiayai segala kebutuhan anaknya mulai dari sejak lahirnya sampai anak itu mencapai usia dewasa. orang tua pada dasarnya memang sangat patut untuk mendapatkan harta warisan dari anak-anaknya. para orang tuapun menu usia tua. dinafkahi. . Terlepas dari konsep dasar mawaris ini. serta diwarisi oleh anak-anaknya.

Dalam hukum Islam. akan tetapi jauh sebelum itu yakni pada masa anak itu masih berupa janin di dalam kandungan. seorang isteri berhak menerima atau menuntut dari suaminya nafkah untuk anak yang dikandungnya atau anak yang belum dilahirkannya dengan cara yang sebaik-baiknya. kewajiban orang tua untuk menjaga dan memelihara anak-anaknya tidaklah bermula ketika anak itu lahir.S. tetapi juga mengatur bagaimana cara mengasuh dan mendidik anak. Kedua orang tua merupakan pembimbing dalam setiap rumah tangga dan mereka bertanggung jawab atas keluarganya dan akhirnya akan dipertanggung jawabkan pula kepada Allah. Dalam agama Islam tidak hanya mengatur bagaimana cara beribadah dan berbakti kepada Allah. orang tua sudah dibebani tanggung jawab untuk menjaga dan memelihara janin tersebut.Kewajiban orang tua terhadap anak Orang tua yang terdiri dari ibu dan bapak adalah manusia dewasa yang sudah dibebani tanggung jawab terhadap keluarga. ada beberapa macam hak-hak anak yang harus dipenuhi oleh orang tua sekaligus kewajiban terhadap anak. hal ini dimaksudkan agar bayi yang nanti lahir menjadi bayi yang sehat. Hukum Islam sangat menghargai setiap jiwa yang diciptakan Allah SWT baik itu masih berupa janin lebih-lebih telah terlahir ke dunia. Hal ini sebagaimana ketetapan Allah dalam Q. hidup bersama dalam keluarga atau rumah tangga. Sebagai contoh penghargaan serta jaminan hukum Islam atas hal ini adalah ketika seorang isteri misalnya dalam keadaan hamil kemudian dithalaq oleh suaminya. maka sang suami wajib memberikan nafkahnya atau hak-hak isterinya tersebut sampai ia melahirkan. . Ini merupakan sebuah dasar atas kewajiban orang tua untuk menjaga serta memelihara anaknya yang masih di dalam kandungan. masyarakat dan bangsa. At-Thalaq(65): 6 yang berbunyi: Terjemahnya: Dan jika mereka (isteri -isteri) yang sudah dithalaqitu sedang hamil. maka berikanlah kepada mereka nafkahnya hingga mereka melahirkan [22] Tegasnya. Dalam hukum Islam. Hak-hak itu dijelaskan sebagai berikut: (+) Hak Penjagaan dan Pemeliharaan.

At-Tahrim (66): 6 yang berbunyi: Terjemahnya: Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu .[23] Pelaksanaan kewajiban dalam hal pemeliharaan. dimana dalam Islam ditetapkan dua macam bentuk pemeliharaan terhadap anak yakni pemeliharaan secara fisikal serta pemeliharaan non fisikal. Pemeliharaan secara fisikal berupa pemeliharaan bersifat luar seperti bagaimana merawat anak.S. menjaga kesehatannya dan lain sebagainya. akhlak. Al-Baqarah (2): 233 yang berbunyi: Terjemahnya: Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun bagi yang ingin menyempurnakanpenyusuan. hal tersebut sebagaimana dijelaskan pada Q.[24] Ayat tersebut memberikan penjelasan dalam pelaksanaan kewajiban pemeliharaan dalam hukum Islam terjadi pemisahan tanggung jawab antara suami isteri yang tentunya pembagian itu didasarkan pada fitrahnya. terutama untuk bekalnya dalam menempuh kehidupan di . Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Q. Hal ini disebabkan bahwa asal-usul yang menyangkut keturunannya itu sangat penting. (+) Hak Nasab Seorang anak berhak mengetahui tentang nasabnya. hukum Islam pada dasarnya telah membagi tanggung jawab antara seorang ibu dengan bapak. menafkahi. Dan kewajiban ayah memberikan makanan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma ruf .S. Oleh karena itu.Banyak hal penting yang harus diperhatikan di dalam kehidupan manusia sejak lahir sampai dewasa. serta menjauhkan anak dari hal-hal yang bisa menjerumuskannya kepada kesesatan. satu langkah saja yang keliru dalam melalui proses tersebut maka akan berakibat fatal bagi kebahagiaan dan keberhasilan si anak baik di dunia maupun di akhirat. Islam memberikan metode tersendiri dalam pelaksanaan pemeliharaan dan penjagaan terhadap anak. Selain hal tersebut Islam juga bahkan lebih mengutamakan pemeliharaan secara non fisikal seperti bagaimana memelihara anak dari segi mental.

(+) Hak Menerima Nama Yang Baik. Dengan demikian kejelasan dan ketetapan nasab anak terhadap ayahnya merupakan hak-hak anak yang harus dipenuhi oleh orang tuanya. misalnya karena namanya sama dengan asmaul husna. Kejelasan nasab bagi seorang anak dapat memotivasi anaka dalam memenuhi hak dan kewajiban bahkan juga akan melahirkan ketenangan dan ketentraman jiwa bagi anak itu sendiri. memiliki latar belakang dan motivasi tersendiri sebagaimana sabda Rasulullah yang artinya: Sesungguhnya engkau akan dipanggil nanti pada hari kiamat dengan nama-namamu sekalian serta nama-nama bapakmu. yang menjadi penekanan adalah kenyataan bahwa nama mempunyai efek psikologis terhadap penyandangnya. maka logis kita percayai bahwa arti nama tersebut secara tidak disadari akan memperkuat watak penyandang nama tersebut. Sehubungan dengan nasab ini Allah memberikan petunjuk dalam Q. Dalam Islam pada dasarnya mempunyai kewajiban untuk memberikan nama yang baik.S. Salah satu kewajiban orang tua terhadap anak adalah memberikan nama yang baik terhadap anakanaknya. . itulah yang lebih adil di sisi Allah .bapak mereka. Dalam hal pemberian nama anak sesungguhnya bisa diikuti jejak Rasulullah lantaran selalu memberi nama yang baik dengan penambahan nama ayahnya agar menjadi jelas garis keturunan anak tersebut. Amir Al-Mukminin Ali bin Abi Thalib berkata bahwa peranan orang tua yang pertama terhadap anak adalah memberikan nama yang baik. Berdasarkan realita. nama-nama yang baik dapat mempengaruhi fikiran dan kepribadian seseorang. Terkait dengan itu. maka baguskanlah nama-namamu. maka seorang anak dapat menuntut hak-hak pribadinya terhadap ayahnya. Tentu saja hal ini tidak terlepas dari kasus khusus bahwa ada orang jahat yang mempunyai nama yang baik. jika seorang anak yang siang malam mendengar namanya disebut-sebut.masyarakat kelak. Al-Ahzab (33): 5 yang berbunyi: Terjemahnya: Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan memakai nama bapak.[25] Seorang anak harus dipanggil atau diberi nama dengan nama bapak mereka tentunya hal ini dimaksudkan agar dengan adanya ketetapan dan kejelasan nasab anak itu dengan ayahnya.

[26] Ayat di atas menjelaskan kepada kita untuk menyusui serta memberikan nafkah kepada anak merupakan kewajiban bagi orang tuanya tidak bisa ditawar-tawar lagi serta mutlak harus dilaksanakan.S. Apabila keduanya ingin menyampih (sebelum dua tahun) denga kerelaan keduanya dan permusyawaratan. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Islam telah mensyariatkan kepada seluruh umatnya bahwa dalam hal seorang ibu menyusui anakanaknya.menjaga. Al-Baqarah (2): 233 yang berbunyi: Terjemahnya: Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. sedangkan seorang ayah berkewajiban menjamin. Dan jika kamu ingin anak-anakmu disusukan oleh orang lain. Betapa menyusui anak begitu penting sehingga apabila ada alasan-alasan tertentu seorang ibu tidak bisa menyusui anaknya. dan waris pun berkewajiban demikian. Dan kewajiban memberi makan dan pakaian dengan cara yang ma ruf. bukanlah alasan-alasan seperti menjaga . kuat dan bertenaga serat memiliki perkembangan tubuh dan jiwa yang normal dan sempurna baik lahir maupun bathin. maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. maka tidak dosa atas keduanya. dan memelihara hidup keluarganya. dimana mekanisme dan tatacara pun telah dijelaskan dalam Al-Qur an. Seorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. maka wajib disusui oleh orang lain yang memunculkan kewajiban bagi ayah untuk memberi upah bagi orang yang menyusuinya. sementara seorang anak berhak menerima air susu ibunya minimal dua tahun. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan juga seorang ayah karena anaknya. Allah telah memerintahkan kepada ibu untuk menyusui anaknya demi kemaslahatan anak itu sendiri. lamanya minimal dua tahun yang ditujukan agar anaknya sehat. menyusui anak dalam Islam memang merupakan kewajiban seorang ibu. Adapun alasan-alasan yang memang secara rasional memungkinkan seorang ibu tidak bisa menyusui anaknya. Bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Seperti contoh dalam hal menyusui dan menafkahi anak. Petunjuk serta pedoman dan penjelasan mengenai hak anak dalam menyusui kepada ibunya serta jaminan akan nafkahnya telah lengkap tertuang dalam Q.(+) Hak Untuk Disusui dan Dinafkahi. Sesungguhnya Allah tidak akan pernah mendatangkan kemudharatan bagi umatNya. Berbagai firman Allah yang menunjukkan kepada jaminan hak dan seluruh kemaslahatan yang berhubungan dengan masalah anak.

maka niscaya mereka akan rusak. kasih sayang dan keceriaan. mempertahankan kemontokan tubuhnya. lantaran dengan begitu akan tumbuh dalam hati setiap anak rasa aman. (+) Hak Untuk Diasuh dan Disayangi.a : Rasulullah SAW meletakkan aku di atas sebelah bahunya dan Hasan bin Ali pada bahu yang lain kemudian Nabi SAW berkata: Ya Allah sayangilah mereka sebagaimana aku menyayangi mereka.kecantikannya. (+) Hak Untuk Menerima Warisan Harta Benda . pemberian jaminan bahwa setiap anak dalam keluarga akan mendapat asuhan yang baik. Hal ini mengingat bahwa apabila asuhan terhadap anak tersebut sekali saja kita abaikan. Pada periode awal sesaat setelah kelahiran memang setiap anak membutuhkan kelembutan. hukum Islam pada dasarnya telah memberikan ketertiban hukum mengenai tata cara mengasuh anak dan anjuran untuk memberi kasih sayang terhadap anak. Oleh sebab itu. adil. Pada setiap keluarga muslim. Islam telah mensinyalir hal ini. tentram. mengejar karir atau kesibukan kerja dan lain sebagainya. Dalam hal mengasuh anak. melindungi serta merawat mereka dengan penuh kasih sayang. Minimal tidak akan tumbuh dan berkembang secara sempurna. setiap orang tua harus selalu dapat berusaha meyakinkan mereka bahwa segala sesuatu itu untuk mereka. Hal itu dapat dilihat dari pendekatan berbagai ketentuan-ketentuan hukum Islam mengenai hal ini yang bahkan mengatur hal-hal sedetail mungkin. Seperti pada hadits Rasulullah yang berbunyi: Artinya: Diriwayatkan dari Usmamah bin Zaid r. serta kehangatan kasih sayang dan persahabatan yang erat antara anak dan orang tua. seperti contoh dalam hal menyayangi anak. merata dan bijaksana merupakan suatu kewajiban bagi kedua orang tua. Untuk itu.[27] Hadits di atas merupakan contoh pelaksanaan pengasuhan serta menyanyangi anak yang paling tidak merupakan bukti sekaligus ketentuan akan kewajiban orang tua untuk menyanyanginya dan mengasuh anak-anaknya. setiap keluarga muslim terutama kedua orang tua harus mengasuh anak-anaknya dengan cara yang baik.

Salah satu pertimbangannya adalah bahwa anak merupakan salah satu generasi yang sedang berkembang yang merupakan penerus . maka berhak diwarisi. dianggap sebagai sedekah yang dijanjikan anugerah pahal oleh Allah.S.sampai oleh Islam. seseorang yang memberi makan kepada isterinya atau mendidik anak-anaknya dengan baik serta menanggung kehidupan mereka. Sehingga berbagai himbauan. An-Nisa (4): 11 yang berbunyi: Terjemahnya: Allah mensyari`atkan bagimu tentang (pembagian warisan untuk) anak-anakmu. maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. memberikan rezeki dan memberinya pahala. Sampai. kita akan tahu betapa besar perhatian Islam terhadap keluarga sebagai unit sosial terkecil yang diwarnai dengan kesejahteraan dan kebahagiaan. yakni hak waris atasnya. tetapi juga menyentuh dimensi ketaatan seseorang kepada Tuhan yang telah menciptakan. yakni system pembagian waris Islam selalu dimulai dengan mendahulukan furu (pihak keturunan). Demi pemeliharaan hak-hak anak. jika anak perempuan itu seorang saja. Rasulullah SAW telah menjelaskan hak tersebut dalam sebuah haditsnya yang berbunyi: Apabila terjadi kelahiran.Metode Islam dalam menjaga hak-hak anak atas harta benda berpedoman kepada makna dari hak-hak anak tersebut. maka ia memperoleh separo harta. Sebagai suatu legitimasi atas hal ini. [28] Ayat di atas paling tidak memberikan suatu pelajaran bahwa sekali lagi waris Islam sangat menjunjung tinggi nilai-nilai tafakul terlebih antara orang tua terhadap anak-anaknya. Kalau kita amati semua itu. penjagaan atas mereka itu dilakukan dengan sebaik-baiknya. tidak hanya menyangkut dimensi hubungan yang bersifat material duniawi antara sesama kaum kerabat. Apa yang kemudian ditetapkan oleh hukum Islam tersebut pada intinya merupakan suatu bentuk Tafakul antara anggota keluarga yakni sebagi satu prinsip bahwa setiap anggota keluarga berhak mendapat kesejahteraan dari anggota lainnya terlebih lagi antara anak dan orang tuanya sebagi generasi pelanjut bagi orang tuanya. petunjuk. Hukum Islam telah mengatur sedemikian rupa mengenai tatacara pembagian waris secar komplit. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan. dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua. Sebagaimana disebutkan dalam Q. maka semenjak tangisan pertama anak dilahirkan telah ditetapkan bagian haknya. Penekanan dan pesan Islam mengenai hal ini. Padahal hal itu sudah menjadi kewajibannya.

ditangan masyarakatlah perubahan anak akan terjadi yang tergantung sepenuhnya dari bentuk dan corak masyarakat dimana anak tersebut hidup. serta keluarganya. tentunya ia akan tumbuh dan berkembang pula menjadi seorang muslim dan demikian sebaliknya. Jika anak tersebut hidup dalam lingkungan keluarga muslim. Maka pantaslah jika dalam system Islam melakukan pembagian waris.yang akan meletakkan sejumlah harapan bagi kebaikan masa depan kemanusiaan. karena selaku manusia di samping mempunyai tanggung jawab terhadap sesama. akhlak. Selain itu ada satu sisi yang harus diperhatikan oleh orang tua dalam mendidik anak-anaknya. serta pengetahuan agama anak. Dalam hal ini. Hal ini mengingat bahwa pendidikan anak berpengaruh besar terhadap kehidupan yang kelak akan dijalaninya. kita juga mempunyai tanggung jawab terhadap pencipta. Oleh sebab itu. Al-Luqman (31): 13. tidak bernoda dan tidak cacat sedikitpun.16-19: Terjemahnya: Dan (ingatlah) ketika luqman berkata kepada anaknya ketika dia memberi pelajaran kepadanya: Hai anakku janganlah kamu mempersekutukan Allah. dalam Islam pendidikan kepada anak harus mengarah kepada beberapa hal pokok sebagai mana disebutkan dalam Q. kecukupan harta benda setiap anak sangat diperhatikan sebagai sebuah generasi baru.S.[29] Dalam Islam orang tua disuguhi tanggung jawab untuk mendidik sekalian anak-anak mereka.[30] . yang sangat berperan adalah lingkungan dekatnya yakni bapaknya. ibunya. Dalam hukum Islam. menaruh kesetiaan dan taat serta melaksanakan nilai-nilai. Adapun pendidikan bagi anak itu bermula dalam lingkungan keluarga karena pada dasarnya keluarga merupakan akar terbentuknya masyarakat atau bangsa dan bahkan sebuah peradaban. Jadi kesucian seorang anak akan dipengaruhi oleh keadaan dan lingkungannya. karena sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kedzaliman yang besar. pembenahan terhadap kecerdasan anak merupakan sesuatu yang mutlak yang harus dilaksanakan pada setiap orang tua sebagai bekal bagi anak untuk kemudian terjun dalam kehidupan bermasyarakat untuk bersosialisasi dan sebagai perwujudan dari fitrahnya sebagai makhluk social. (+) Hak Untuk Mendapatkan Pendidikan dan Pengajaran Semua anak yang dilahirkan ke dunia ini selalu dalam keadaan suci. yakni bagaimana membenahi mental. mengabdi. Dalam sebuah keluarga. menghormati. pelajaran pertama yang diperoleh seorang anak adalah mencintai.

Terjemahnya: (Luqman berkata): hai anakku. Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi denagn angkuh. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunkkanlah suaramu. . Ajaran untuk mengajak orang lain dalam hal kebaikan. Hai anakku. Tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. 2. Ajaran untuk memupuk kebaikan walau sekecil apapun. sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi. Ajaran untuk berbuat baik kepada sesama. begitu juga untuk menjauhi keburukan. 4. Ajaran untuk menjauhi sifat sombong. maka disimpulkan bahwa beberapa hal yang harus diajarkan kepada anak serta menjadi peran atau tanggung jawab orang tua untuk mengajarkannya adalah: 1. dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. niscaya Allah akan mendatangkan (membalasinya). sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (Allah). dan berada dalam batu atau langit atau di dalam bumi. Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. 5.[31] Dari ayat-ayat yang disebutkan di atas. Ajaran untuk senantiasa mendirikan shalat. 6. 3.

Saya. Menuju Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah ( Surabaya: Terbit Terang. Ngalim Purwanto. Ajaran untuk hidup sederhana. 26-27.I ( Cet II. 2. Kajian Korelatif Pemikiran Ibnu Qayyim dan Psikologi Modern (Cet. 398. h. Perkawinan dan Keluarga. Bandung: PT. h.7. 58. 2000).. [4] Ibid. V. Abied. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 1996 M/1416 H). [8]Zakiah Darajat. 85. 59-60. Jakarta : Pustaka Azzam. 2006).th. h. Jakarta: PT. Faidhol Qadir Jilid II (Beirut: Darul Fikri. dari sebuah tempat paling indah di dunia. [6] Al-A lamah Muh. Abd. Hubungan Orang tua Mempengaruhi Mental Anak. 2005. Psikologi Pendidikan ( Cet. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru (Cet. [9]Syaikh M. 2002). h. h. h. 1998). Jakarta: Pustaka al-Kautsar. 2007). [7] Lubis Salam. h. [2] M. [3] Abdul Mujib dan Yusuf Mudzakir. :mrgreen: Salam [1]Muhibbin Syah. Jamaluddin Mahfuzh.I. . Rauf Al-Minawi. 100.XIII. h. Psikologi Anak dan Remaja (Cet. No. 43. Nuansa-nuansa Psikologi Islam. 7. [5] Abd. Edisi.). V. Remaja Rosdakarya. t. Aziz bin Abdullah Al Ahmad. Raja Grafindo Persada. Hal tersebut merupakan cakupan pendidikan yang harus diterapkan kepada anak menurut hukum Islam yang dengan sendirinya menjadi tanggung jawab bagi orang tua. Kesehatan Jiwa.

[17] Departemen Agama RI. h. h. Bina Ilmu. op. Tanjung Mas Inti. Psikologi Remaja ( Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. III.. [13] Hasan Basri. . I. 114. 2003).. 21. [12] Sarlito wWirawan Sarwono.. Waktu Luang Bagi Remaja Muslim (Cet. 502. h. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Psikologi Remaja ( Jakarta: PT Raja GrafimdoPersada. 116. h. Al-Qur an dan Terjemahannya ( Semarang: PT. h. [16] Alex Sobur.. [19] Ibid. [18] Ibid. h.. 23. Yogyakarta: Mitra Pustaka. h.. 2005). cit.[10]Hasan Basry. 114. Ilmu Jiwa Agama (cet XIV. 1991). h. 13. Komunikasi Orang tua dan Anak (Bandung: Angkasa. cit. Al-Lu lu Wal Marjan (Cet. 9. 427. h. [20] Muhammad Fu ad Abdul Baqi . [15]Ahmad Hasan Kanzu. [21] Departemen Agama RI. 18. 1993). Remaja Berkualitas. 2005). h. [11]Sarlito Wirawan Sarwono. 123.II. Jakarta: Bulan Bintang. Problematika Remaja dan Solusinya (Cet. 1992). op. 2002). 1996). h. [14] Zakiyah Drajat. 32. h. Surabaya: PT.

.. cit. op. 57. 667. cit... 847.. :mrgreen: Salam . h... Menjadi ayah yang sukses. 116...[22] Ibid.I... cit. [23] Departeman Agama.. h.. h. (Cet... h. h.. Al -Azhim Al-Munziri. [28] Departemen Agama RI..Bandung: Mizan Pustaka. op.. h. Jakarta: Gema Insani Press). I...... op. 955. 655. h... Saya.. Ringkasan Shahih Al-Bukhari (Cet. [29] Adil Fathi Muhammad. h.. [26] Ibid.36. 57.. h... dari sebuah tempat paling indah di dunia..... h.. [27] Zaki al-Din Abd. 654.. 2004). [24] Ibid. Abied... Hadis Pendidikan : Penentuan Tempat dan Waktu Belajar Posted on 9 February 2010 by Miftah i Kasih Nilai . 946... [31] Ibid... [30] Departemen Agama RI... [25] Ibid.

´ (HR. telah datang seorang perempuan kepada Rasulullah saw. dua orang dan dua orang. orang-orang laki-laki pergi (mempelajari) hadismu. : Mengulanginya Terjemah Hadis Dari Musaddad.Quantcast ² [1] Mufradat : Maju. dan ia berkata. . ³Tidak ada perempuan di antara kalian yang mendidik (mengajar) tiga orang anaknya kecuali ia ter-hijab (terhalang) dari api neraka. Bukhari) Penjelasan Hadis Seorang perempuan yang datang kepada Rasulullah dalam hadis di atas adalah Asma¶ binti Zaid ibn As Sakan.[2] Ia datang dengan tujuan agar Rasulullah dapat mengajarkan kepadanya dan kaum wanita pada masa itu segala yang telah Rasul ajarkan kepada kaum laki-laki.´ Rasul menjawab. Beliau menjawab.´ Maka mereka berkumpul dan Rasulullah saw. ³Dua orang. ³Wahai Rasulullah. Hal ini mengisyaratkan bahwa waktu dan tempat merupakan hal penting dalam proses perencanaan dan pengajaran pendidikan. Rasulullah menyetujuinya dan menetapkan hari sekaligus tempat belajar bagi mereka. telah berkata Abu µAwanah dari Abdurrahman ibn Al Ashbahaniy dari Abu Shalih Dzakwan dari Abu Sa¶id. ³Datanglah pada hari ini dan ini di tempat ini dan ini. Kemudian beliau berkata. maka jadikanlah (luangkanlah) untuk kami dari dirimu (waktumu) sehari (dimana) kami bisa menjumpaimu pada hari itu dan engkau mengajarkan kepada kami apa yang telah Allah ajarkan kepadamu. atau (bagaimana kalau) dua orang?´ kemudian dia mengulanginya sampai dua kali. karena tanpa waktu dan tempat yang tepat maka akan menghambat tercapainya tujuan pendidikan. Seorang perempuan di anatar mereka bertanya. mendatangi mereka lalu mengajarkan apa yang telah Allah ajarkan kepada beliau. ³Ya Rasulullah. mengurus. mengajar. Yang dimaksud adalah mendidik.

!!! SKRIPSI TARBIYAH JURUSAN PAI Y 1..... ASPEK-ASPEK KECERDASAN SPIRITUAL DALAM KONSEP PENDIDIKAN LUQMAN (TELAAH SURAT LUQMAN AYAT 12-19) ( 2002) 8. Shahih Bukhari (Beirut: Dar Al Fikr.. <<CONTOH-CONTOH JUDUL SKRIPSI TARBIYAH/PAI>> CONTOH-CONTOH JUDUL SKRIPSI TARBIYAH/PAI ......... 1936).??? BERIKUT INI SAYA SAJIKAN JUDUL-JUDUL SKRIPSI FAKULTAS TARBIYAH JURUASAN PAI.. ANALISIS KUALITAS TES MATA PELAJARAN BAHASA ARAB KELAS III A SMU ASSALAM DI PONDOK 7.images "BINGUNG PILIH JUDUL. ... AKTIVITAS MAJELIS TA LIM NURUL QUR AN SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI IBU RUMAH TANGGA DI KEC GPETE SELATAN CILANDAK JAKSEL ( 1998 ) 4... ASPEK-ASPEK PSIKO RELIGIUS REMAJA DALAM AKTIVITAS PENGAJIAN DI DESA LORGO KEC TAWANG SARI KAB SUKOHARJO ( 2001 ) 3......... AMAL USAHA RANTING MUHAMMADIYAH PANGKAT REJO BIDANG PENDIDIKAN KEC SEKARAN KAB LAMONGAN THN 1952-1963 ( 1992) 6.. STUDI TENTANG EFEKTIFITAS BELAJAR MANDIRI DALAM BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP TERBUKA SUSUKAN BANJAR NEGARA ( 1998 ) 9.com.... Wensick.. AKTIVITAS PEMIRSA KULIAH SUBUH DI TELEVISI SWASTA & PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KLAS III SLTP N I NEGO SARI ( 2000 ) 5... Nasa¶i..... BEBERAPA FAKTOR PENYEBAB & AKIBATNYA ANAK PUTUS SEKOLAH TINGKAT SEKOLAH LANJUTAN PERTAMA & UPAYA ORANG TUA SERTA MASYARAKAT DALAM PEMBINAAN PENYALURAN LEWAT PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI DESA SIDOHARJO KAB SRAGEN ( 91/92) .....blogspot... 1994) [2] Ibn Hajar Al Asqalani............. Fathul Bari.......[3] [1] Bukhari.. W......... Al Mu¶jam Al Mufahras Li Alfadzi Al Hadis Al Nabawi (Leiden: Maktabah Baril.. MUNGKIN INI BISA JADI INSPIRASI ANDA DALAM PENGEMBANGAN JUDUL" Klo belum merasa puas dengan ini dan butuh skripsi yang utuh silahkan berkunjung ke blog saya di http://rumahmentari..Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Kitab I¶tishom Bab Ta¶lim.. Hadis senada juga diriwayatkan oleh Muslim.. [3] A... Ibn Majah dan Ahmad ibn Hanbal. PENDIDIKAN KELUARGA DALAM ISLAM (SUATU KAJIAN TEOLITIK) ( 1999 ) 2.......

.. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI DI SMA MUH I PRAMBANAN SLEMAN ( 1993) 21.. FUNGSI BANTUAN PEMBANGUNAN DESA & PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMABNGUNAN BIDANG PENDIDIKAN DI DESA CEMANI KEC GROGOL KAB SUKOHARJO ( 1991) 23........ EFEKTIFITAS PENGGUNAAN NILAI EBTANAS MURNI (NEM) SEBAGAI ALAT SELEKSI PENERIMAAN SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA ( 1989) 18.. EFEKTIVITAS METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI ANAK-ANAK SEKOLAH LUAR BIASA (BAGIAN C) (CACAT MENTAL) NEGERI 2 YOGYAKARTA ( 1999) 19. HUBUNGAN KETRAMPILAN MENYIMAK BAHASA ARAB . HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS PENGAJARAN DAN ITENSITAS IBADAH PADA IBU-IBU PESERTA PENGAJIAN AISYIYAH DI POTORONO BANGUN TAPAN BANTUL YOGYAKARTA ( 1993) 24.. HUBUNGAN ANTARA INTERAKSI DALAM KELUARGA & PENYESUAIAN DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS II & III SMU UN YOGYAKARTA TH AJARAN 2000/01 ( 2000 ) 25.. BIMBINGAN ORTU & PRESTASI BELAJAR SISWA MADRASAH TSANAWIYAH MUALIMIN SIRAY KEC KEMRAWJEN KAB BANYUMAS (STUDI KORELASI) ( 1998) 12. .... BIAS GENDER DALAM PENDIDIKAN FORMAL (KAJIAN TEO & PRAKTIK) GENDER BIAS IN TORIYAL EDUCATION (THEORITIKAL AND PRAETICAL STUDI) ( 1999 ) 11.. FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT KEBERHASILAN SISWA DALAM MATA PELAJARAN FISIKA DI MTSN LASEM KAB REMBANG ( 1993) 20... DAUROH SEBAGAI LEMBAGA KURIKULER PEMHAJARAN BAHASA ARAB DI MADRASAH ALIYAH MATHATI UL FALAH KAJEN MARGOYOSO PATI ( 1990) 13. EFEKTIFITAS METODE MUSYAWARAH DALAM MENGHAFAL AL-QUR AN DI PONDOK PESANTREN ALMUNAWIR KRAPYAK YOGYAKARTA ( 99) 16....... DEMOKRATISASI DALAM PENDIDIKAN ISLAM (TELAAH ATAS TEORI PENDIDIKAN ANDRA BOBI) ( 1997 & 1998) 14...... * HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA PENGAJARAN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SLTP (isi nama sekolahnya disini) . EFEKTIFITAS PENGAJARAN FISIKA KURIKULUM 1984 DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI BOYOLALI (STUDI EVALUASI PENERAPAN STRATEGI (BSA BIDANG STUDI FISIKA) ( 1993) 17.10............ DIMENSI MORAL KLAIM DALAM BUKU SASMITA TUHAN KEMENANGAN SUARA MORAL KARSA M SOBARY ( 2000 ) 15. FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN ANAK PUTUS SEKOLAH PADA SEKOLAH LANJUTAN PERTAMA DI DESA TRIWIDADI PAJANGAN BANTUL ( 91) 22..

* KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MENURUT ALQURAN (KAJIAN ERHADAP ALQURAN AYAT 13-19) * PROBLEMA GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI SLTP (isi sekolahnya disini) * PENDIDIKAN ANAK DI DESA (STUDI TENTANG TAMAN PENDIDIKAN AL-QURAN) * USAHA GURU AGAMA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA (isi nama sekolahnya disini) * HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA PENGAJARAN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SLTP (isi nama sekolahnya disini) * PENDIDIKAN AGAMA DAN PEMBENTUKAN PRILAKU SISWA SMA (isi sekolahnya disini) * PERANAN RUMAH SINGGAH ANAK JALANAN (tulis nama rumah singgah disini) DALAM MEMBANTU PENDIDIKAN ANAK JALANAN * EFEKTIVITAS PROGRAM REMEDIAL DALAM MENINGKATKAN PRETASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PAI KELAS XI SMA (isi nama sekolahnya disini) * STUDI TENTANG USAHA-USAHA PEMBINAAN KEPRIBADIAN SISWA KELAS KELAS XII SMA (isi nama sekolahnya disini) * PERANAN PONDOK PESANTREN DALAM MENINGKATKAN SDM DI DESA (isi nama desanya disini) * STUDI KORELASI ANTARA PRESTASI BELAJAR DALAM BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN KETERAMPILAN SEKOLAH SISWA KELAS VII SMP (isi nama sekolahnya disini) * USAHA GURU AGAMA DALAMMENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI DESA (isi nama desanya disini) * AKURASI MEDIA AUDIO SEBAGAI SARANA PROSES BELAJAR MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS GURU PAI .

. berikut ada beberapa contoh judul skripsi pendidikan agama islam yang saya kutip dari peperonity.. ANALISIS KUALITAS TES MATA PELAJARAN BAHASA ARAB KELAS III A SMU ASSALAM DI PONDOK 7..... PENDIDIKAN KELUARGA DALAM ISLAM (SUATU KAJIAN TEOLITIK) ( 1999 ) 2..... 1.... AKTIVITAS PEMIRSA KULIAH SUBUH DI TELEVISI SWASTA & PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KLAS III SLTP N I NEGO SARI ( 2000 ) 5..* IMPLIKASI EMOTIONAL QUATION DALAM PEMBELAJARAN PAI KELAS XI SMA (isi nama sekolahnya disini) * SISTEM PENDIDIKAN TRADISIONAL DI PONDOK PESANTREN (isi nama pondok pesantrennya disini) * PELAKSANAAN PELAJARAN ALQURAN HADITS KELAS XI MTSN (isi nama sekolahnya disini) * PELAKSANAAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN DALAM MENUNJANG KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI MADRASAH IBTIDAYAH (isi nama sekolahnya disini) * KEBERADAAN ORGANISASI KEAGAMAAN DALAM MENINGKATKAN UKHUWAH ISLAMIYAH * PERAN ULAM DALAM MEMASYARAKATKAN KEBERSIHAN DAN KESEHATAN LINGKUNGAN DESA (isi nama desanya disini) . ASPEK-ASPEK KECERDASAN SPIRITUAL DALAM KONSEP PENDIDIKAN LUQMAN (TELAAH SURAT LUQMAN AYAT 12-19) ( 2002) ..... AKTIVITAS MAJELIS TA LIM NURUL QUR AN SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI IBU RUMAH TANGGA DI KEC GPETE SELATAN CILANDAK JAKSEL ( 1998 ) 4.. AMAL USAHA RANTING MUHAMMADIYAH PANGKAT REJO BIDANG PENDIDIKAN KEC SEKARAN KAB LAMONGAN THN 1952-1963 ( 1992) 6. Judul Skripsi Pendidikan Agama Islam Bagi yang tengah menyiapkan skripsi tentang pendidikan agama Islam.. ASPEK-ASPEK PSIKO RELIGIUS REMAJA DALAM AKTIVITAS PENGAJIAN DI DESA LORGO KEC TAWANG SARI KAB SUKOHARJO ( 2001 ) 3..

BIMBINGAN ORTU & PRESTASI BELAJAR SISWA MADRASAH TSANAWIYAH MUALIMIN SIRAY KEC KEMRAWJEN KAB BANYUMAS (STUDI KORELASI) ( 1998) 12. EFEKTIVITAS METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI ANAK-ANAK SEKOLAH LUAR BIASA (BAGIAN C) (CACAT MENTAL) NEGERI 2 YOGYAKARTA ( 1999) 19. HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS PENGAJARAN DAN ITENSITAS IBADAH PADA IBU-IBU PESERTA PENGAJIAN AISYIYAH DI POTORONO BANGUN TAPAN BANTUL YOGYAKARTA ( 1993) 24. FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN ANAK PUTUS SEKOLAH PADA SEKOLAH LANJUTAN PERTAMA DI DESA TRIWIDADI PAJANGAN BANTUL ( 91) 22. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI DI SMA MUH I PRAMBANAN SLEMAN ( 1993) 21.8. DIMENSI MORAL KLAIM DALAM BUKU SASMITA TUHAN KEMENANGAN SUARA MORAL KARSA M SOBARY ( 2000 ) 15. FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT KEBERHASILAN SISWA DALAM MATA PELAJARAN FISIKA DI MTSN LASEM KAB REMBANG ( 1993) 20. DAUROH SEBAGAI LEMBAGA KURIKULER PEMHAJARAN BAHASA ARAB DI MADRASAH ALIYAH MATHATI UL FALAH KAJEN MARGOYOSO PATI ( 1990) 13. DEMOKRATISASI DALAM PENDIDIKAN ISLAM (TELAAH ATAS TEORI PENDIDIKAN ANDRA BOBI) ( 1997 & 1998) 14. FUNGSI BANTUAN PEMBANGUNAN DESA & PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMABNGUNAN BIDANG PENDIDIKAN DI DESA CEMANI KEC GROGOL KAB SUKOHARJO ( 1991) 23. EFEKTIFITAS PENGGUNAAN NILAI EBTANAS MURNI (NEM) SEBAGAI ALAT SELEKSI PENERIMAAN SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA ( 1989) 18. BIAS GENDER DALAM PENDIDIKAN FORMAL (KAJIAN TEO & PRAKTIK) GENDER BIAS IN TORIYAL EDUCATION (THEORITIKAL AND PRAETICAL STUDI) ( 1999 ) 11. BEBERAPA FAKTOR PENYEBAB & AKIBATNYA ANAK PUTUS SEKOLAH TINGKAT SEKOLAH LANJUTAN PERTAMA & UPAYA ORANG TUA SERTA MASYARAKAT DALAM PEMBINAAN PENYALURAN LEWAT PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI DESA SIDOHARJO KAB SRAGEN ( 91/92) 10. EFEKTIFITAS PENGAJARAN FISIKA KURIKULUM 1984 DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI BOYOLALI (STUDI EVALUASI PENERAPAN STRATEGI (BSA BIDANG STUDI FISIKA) ( 1993) 17. STUDI TENTANG EFEKTIFITAS BELAJAR MANDIRI DALAM BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP TERBUKA SUSUKAN BANJAR NEGARA ( 1998 ) 9. HUBUNGAN ANTARA INTERAKSI DALAM KELUARGA & PENYESUAIAN DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS II & III SMU UN YOGYAKARTA TH AJARAN 2000/01 ( 2000 ) . EFEKTIFITAS METODE MUSYAWARAH DALAM MENGHAFAL AL-QUR AN DI PONDOK PESANTREN ALMUNAWIR KRAPYAK YOGYAKARTA ( 99) 16.

HUBUNGAN TINGKAT RELIGIUSITAS DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA ( 2001 30. ISTANA PONDOK PESANTREN AN NAWAWI BERJAN PURWOREJO DALAM MENINGKATKAN SDM ( 1997) 31. KONSEP PSIKOTERAPI MENURUT ISLAM DAN IMPLEMENTASINYA DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN (THE CONCERPT OF ISLAMIC PSICOTHERAPI AND IT S IMPLEMENTATION ON EDUCATIONAL INSTUTIONAL) ( 2000) 43. KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMIKIRAN KIAI HAJI HASYIM ASY ARI DAN TELAAH TERHADAP PROGRESIVISME (SEBUAH KAJIAN KOMPERATIF) ( 2000 ) 41. HUBUNGAN PRESTASI MAHASISWA TENTANG PELAYANAN & PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM JURUSAN TARBIYAH UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA YOGYAKARTA ( 1998 ) 29. KARAKTERISTIK PENGAJARAN AGAMA ISLAM PADA PONDOK PESNTREN AL-FITRAH JEJERAN BANTUL YOGYAKARTA ( 1983) 33. KONSEP PENDIDIKAN BUDI PEKERTI MENURUT KI HAJAR DEWANTARA & PENDIDIKAN AKHLAK DALAM ISLAM 40. KONSEP KEBEBASAN MANUSIA DALAM PENDIDIKAN ISLAM (TELAAH EVALUATIF TERHADAP PROGRESIVISME) (98) 38. KAJIAN TENTANG BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMEA MA ARIF TEMON KAB KULON PROGO (TINJAUAN FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PENDUKUNG DAN PEMECAHANNYA) ( 92) 32. HUBUNGAN KETRAMPILAN MENYIMAK BAHASA ARAB DENGAN EXPRESI TULIS SISWA PENDIDIKAN GURU AGAMA NEGRI (PGAN) YOGYAKARTA ( 1988) 26. KEMAMPUAN BAHASA ARAB MAHASISWA FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM JURUSAN TARBIYAH UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA ( 2002 ) 36. KECENDERUNGAN EMOSI REMAJA IMPUKASINYA TERHADAP PEMBINAAN AKHLAK (PENDEKATAN PSIKOLOGIS) ( 2000 ) 34. HUBUNGAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN AGAMA DENGAN PRAKTEK-PRAKTEK TAHAYUL DI DESA MARGO MULYO KEC KEREK KAB TUBAN ( 2000 ) 27.25. KITAB MAKNUL TASHRIF UNTUK PENGAJARAN SHARAF TINGKAT PEMULA ( 1988) 37. KEHARMONISAN DALAM KELUARGA HUBUNGANNYA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA MTS N BANGSAL MOJOKERTO ( 1999 ) 35. HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS II SMP 3 DEPOK SLEMAN 28. KONSEP PENDIDIKAN ISLAM TENTANG UPAYA MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN ANAK ( 2000 ) 42. KONSEP TRI CON KI HAJAR DEWANTARA DALAM PRESPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM ( 1996) . KONSEP MANUSIA MENURUT PSIKOLOGI DAN NAFSIOLOGI ( 2002 ) 39.

NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM IBADAH PUASA (SUATU TINJAUAN PSIKOLOGIS) ( 2000 ) 59. MEDIA ELEKTRONIK DALAM PERSPEKTIF PENGAJARAN BAHASA ARAB (KAJIAN TENTANG TUJUAN & MATERI) ( 1991) 48. NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM NOVEL-NOVEL MATINYA BUSSYE (KAJIAN TENTANG TUJUAN & MATERI) ( 1997) 56. METODE TRANSFER NILAI-NILAI KEISLAMAN DALAM CERITA WAYANG KULIT (STUDI TENTANG LAKON DEWA RUCI) ( 1999 ) 53. METODE PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PONDOK PESANTREN ASSALAFIYYAH MLANGI GAMPING KAB SLEMAN ( 1998) 51. METODE BELAJAR MENGAJAR AL-QUR AN DI PONDOK HUFFADH KANAK-KANAK YAN BUL UL QUR AN KEC KOTA KAB KUDUS ( 96) 49.B SUPARIAN ( 1999 ) 58. NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM BUKU KI AGENG KARANG LOR (KUMPULAN CERITA RAKYAT INDONESIA) SUTINGAN Y.44. KORELASI ANTARA AKTIVITAS KEAGAMAAN & KESEHATAN MENTAL PADA KLEIN / REMAJA DI SASANA REHABILITAS ANAK NAKAL AMONG PUTRA MAGELANG ( 1995) 46. PARTISIPASI ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI DESA SUMUR PANCING KODYA TANGERANG ( 2000 ) 62. NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM SERAT WEDHA TAMAKARYA KEPA MANGKUNEGARA IV ( 1998 ) 57. KORELASI PENGUASAAN MUFRODAT DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KLAS II DI MTS NEGERI YOGYAKARTA II ( 1998 ) 47. METODE-METODE PENDIDIKAN DALAM AL-QUR AN SEBAGAI ALAT UNTUK MENCAPAI TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM ( 1998) 54. MOTIVASI SISWA DALAM PENGAMBILAN JURUSAN BIOLOGI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI YOGYAKARTA III ( 1993) 55. METODE DAN EVALUASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DISASANA TRESNA WERDHA (STW) ABIYASA DUWET SARI PAKEM BIWANGUN PAKEM SLEMAN ( 1999) 50. NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM YANG TERKANDUNG DALAM KISAH NABI MUH AL DIM AL-QUR AN ( 99) 60. PARTISIPASI ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ISLAM LUAR SEKOLAH DI KELURAHAN TONGGAUAN KLATEN TENGAH ( 2000 ) . KOPERASI UNIT DESA (KUD) SUMBER RAHARJO (STUDI KASUS TENTANG MENGENAI KEHIDUPAN KUD DI DESA PLAYEN) ( 1983) 45. PANDANGAN AL-MAWARDI TENTANG ILMU PENGETAHUAN DALAM KITAB ADABU ADI DUNYA WAAD DIIN (SUATU TINJAUAN PSIKOLOGIS PAEDAGAGAS) ( 2000 ) 61. METODE PENGAJARAN BAHASA ARAB DI SMU YOGYAKARTA ( 2000 ) 52.

PELAKSANAAN HOZARIYYATU AL-FURU DALAM PENGAJARAN BAHASA ARAB DI SMP SALAFIYAH PEKALONGAN ( 1992) . PELAKSANAAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN SUBULUK SALAAM KEPUN BENER PEJOSARI KEBON SARI MADIUN ( 2000 ) 64.63.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful