SMA Negeri 1 Sitiung

Tugas Kimia
BIOMOLEKUL
Mentari XII IPA 1

11

Karbohidrat Karbohidrat merupakan salah satu bahan makanan yang penting dan tersebar luas dalaam jaringan binatang maupun tumbuh -tumbuhan. 1. nama. protein dan lemak merupakan tiga golongan senyawa organik yang penting dalam makhluk hidup yang dikenal dengan biomolekul. Berdasarkan gugus fungsinya karbohidrat merupakan polihidroksialdehid atau polihroksiketon. Glukosa berupa zat padat berwarna putih yang mudah larut dalam air. monosakarida digolongkan menjadi golongan aldosa (mengandung gugus aldehid) dan ketosa (mengandung gugus keton). dan lemak. protein. Rumus umum karbohidrat Cn(H2O)m tetap digunakan karena semua karbohidrat memenuhi rumus tersebut. Karbohidrat digolongkan menjadi monosakarida. Monosakarida Monosakarida adalah satuan unit terkecil dari karbohidrat yang tidak dapat dihidrolisis lagi menjadi molekul karbohidrat yang lebih kecil. Karbohidrat dan lemak sebagai sumber energi bagi tubuh sedangkan protein selain sumber juga berfungsi sebagai pengganti selsel yang rusak dan untuk pertumbuhan. A. dan polisakarida.Karbohidrat. . Adanya gugus OH dalam molekul glukosa menyebabkan glukosa bersifat polar dan terjadi ikatan hoidrogen baik antar molekul glukosa maupun dengan air. Berdasarkan gugusnya. misalnya glukosa C6H12O6 dapat dituliskan C6(H2O)6. Lemak merupakan ester dari gliserol dengan asam-asam lemak. Namun demikian ada senyawa bukan karbohidrat yang memiliki rumus Cn(H2O)m . misalnya asam etaneat CH3COOH dapat ditarik rumus Cn(H2O)2. Apa y ang terjadi bila tubuh kita kekurangan senyawa organik tersebut? Tentunya tubuh kita menjadi lemas tidak betenaga dan tidak dapat tumbuh secara normal. Protein merupakan polimer alam yang tersusun dari asam-asam amino. disakarida. sifat dan kegunaan dari karbohidrat. Pada bab ini akan kita bahas tentang struktur. Berdasar reaksi hidrolisisnya karbohidrat digolongkan menjadi monosakarida. Karbohidrat adalah senyawa yang memiliki rumus umum Cn(H2O)m dengan harga n dan m bisa sama atau berbeda. klasifikasi. Sifat-sifat glukosa adalah sebagai berikut : a. Golongan aldosa terdiri atas glukosa dan galaktosa sedang yang termasuk ketosa adalah fruktosa.

Disakarida yang penting adalah sukrosa (gula tebu). Glukosa bersifat optis aktif putar kanan sehingga disebut dekstrosa. c. Rumus molekul disakarida adalah C12H22O11.b. b. CHO [O] COOH glukosa asam glukonat Berdasar reaksi ini adanya glukosa dapat diidentifikasi dengan pereaksi Fehling dan Tollens. Sukrosa H+ Glukosa + fruktosa Pada hidrolisis ini disertai inversi. Disakarida Disakarida adalah karbohidrat yang pada hidrolisisnya terurai menjadi dua molekul monosakarida. Dapat mengalami fermentasi menjadi alkohol dan karbondioksida. Fruktosa berupa zat padat berwarna putih mudah larut dalam air. Hal ini menunjukkan adanya dua bentuk glukosa. Dapat mengalami fermentasi (peragian) menjadi alkohol dan gas CO2 dengan enzim zimasa.C yang disebut ikatan glikosida. yaitu perubahan arah putar bidang . maltosa (gula pati). c. Bila ²glukosa dilarutkan dalam air menunjukkan daya putar 19°. Sifat-sifat sukrosa adalah: 1) Bersifat optis aktif putar kanan. sehingga disebut levulosa. Dapat mereduksi larutan fehling dan tollens d. 3) Dapat mengalami hidrolisis menghasilkan glukosa dan fruktosa dengan enzim invertase. 2) Tidak dapat mereduksi larutan fehling dan tollens. yaitu ²glukosa dan ²glukosa. kemudian berubah menjadi 52°. 2. C6H12O6 Zimasa 2C2H5OH + CO2 glukosa etanol Sifat-sifat fruktosa adalah sebagai berikut : a. a. Larutan glukosa yang baru memiliki daya putar 113° kemudian menjadi 52°. Bersifat optis aktif putar kiri. Glukosa alam adalah ²glukosa sedang ²glukosa diperoleh dari sintesis. d. Dapat dioksidasi (dapat mereduksi) menjadi asam glukonat. dan laktosa (gula susu). Sukrosa (Gula Tebu) Sukrosa tersusun dari molekul glukosa dan fruktosa. Peristiwa perubahan besarnya daya putar bidang polarisasi disebu t mutarotasi. Dua molekul monosakarida dalam disakarida dihubungkan melalui ikatan C ² O .

a. Polisakarida yang penting yaitu amilum. bagian yang lurus disebut amilosa dan bagian yang bercabang disebut amilopektin. Pati tidak larut dalam air dan memberi warna biru dengan larutan iodium. . Maltosa (Gula Pati) Maltosa tersusun dari dua molekul glukosa. Laktosa Laktosa tersusun dari molekul glukosa dan galaktosa. Amilum (Pati) Amilum (pati) merupakan sumber karbohidrat yang paling penting yang terbentuk dari proses fotosintesis tumbuhan: 6x CO2 +6x H2O cahaya dan klorofil (C6H10O5)x + 6xO2 amilum Molekul pati tersusun dari satuan-satuan glukosa dengan ikatan glikosida. Polisakarida Polisakarida merupakan polimer alam yang tersusun dari D ²glukosa dengan rumus umum (C6H10O5)n.polarisasi cahaya dari arah kanan ke kiri (sehingga sukrosa disebut gula invert) 4) Larut dalam air 5) Pada pemanasan yang kuat menghasilkan karamel. Pati terdiri atas dua bagian. dan selulosa. 1. Sifat-sifat maltosa: 1) Dapat mereduksi larutan fehling maupun tollens 2) Dapat dihidrolisis menghasilkan glukosa dengan enzim maltase Maltosa H+ glukosa + glukosa 3) Larut dalam air 4) Bersifat optis aktif putar kanan c. Sifat-sifat amilum (pati) adalah sebagai berikut. 3. Semua polisakarida sukar larut dalam air dan tidak dapat mereduksi larutan fehling. b. glikogen. Sifat-sifat laktosa adalah: 1) dapat mereduksi larutan fehling 2) dapat dihidrolisis menghasilkan glukosa dan galaktosa dengan enzim laktase Laktosa H+ glukosa + galaktosa 3) sedikit larut dalam air 4) bersifat optis aktif putar kanan 3. Tidak dapat mereduksi pereaksi fehling. 2.

1. 3. tetapi larut dalam pereaksi Scheitzer. Dengan asam encer dapat terhidrolisis menjadi glukosa. galaktosa. Selulosa tidak larut dalam air. maltosa mengandung gugus aldehid. yaitu larutan tetramino tembaga (II) hidroksida. Glikogen disebut juga pati hewan yang tidak larut dalam air dengan iodium memberi warna merah. c. Uji Tollens Uji positif terhadap pereduksi (glukosa. Kapas sebagian besar terdiri atas selulosa. . Dengan HNO3 pekat dan H2SO4 pekat terjadi selulosa nitrat yang digunakan untuk pembuatan film dan cat semprot. 3. Pada hidrolisis pati terjadi zat antara yaitu dekstrin. Sifat-sifat selulosa: 1. Uji Fehling Glukosa. Polisakari da yang lain adalah inulin pada pati dahlia dan kitin pada invertebrata. Kegunaan selulosa yang penting adalah untuk rayon dan kertas. sehingga dengan pere aksi Fehling memberikan uji yang positif yang ditandai dengan terbentuknya endapan merah. Fruktosa meskipun tidak mengandung gugus aldehid juga menimbulkan endapan merah dengan pereaksi fehling karena banyak mengandung gugus hidroksil. Pada hidrolisis dengan enzim amilosa (dari pankreas) terurai menjadi maltosa dan kemudian menjadi glukosa. dan maltosa) yang ditandai dengan terbentuknya cermin perak pada dinding tabung. b. Tidak dapat mereduksi pereaksi fehling. Reaksi mengenal karbohidrat adalah sebagai berikut. Hidrolisis pati dengan asam encer menghasilkan glukosa. Dekstrin dengan iodium memberikan warna merah. Dekstrin masih merupakan polisakarida dan digunakan untuk perekat. Selulosa Selulosa merupakan polisakarida penyusun dinding sel tumbuhtumbuhan. Sifat-sifat glikogen adalah sebagai berikut. Sehingga gulagula tersebut disebut gula pereduksi (mereduksi pereaksi fehling). galaktosa. 2.4. 2. 2. Glikogen Glikogen adalah polisakarida yang disimpan dalam tubuh hewan (dalam hati) sebagai cadangan karbohidrat. Selulosa tidak dapat dicerna oleh manusia tetapi dapat dicerna oleh sapi dan hewan lain dengan ba ntuan bakteri. 1.

c. b.3. Asam amino dapat dibedakan berdasarkan gugus R (rantai samping) sebagai berikut. Dengan rantai samping yang mengandung gugus asam atau amida e. Dengan rantai samping alifatik. pertahanan. Dengan rantai samping yang mengandung belerang d. O. a. Di dalam tubuh kita protein berfungsi sebagai zat pembangun. dan N. Dari 20 jenis asam amino ini hanya 10 asam amino yang dapat disintesis dalam tubuh yang dikenal dengan asam amino . sehingga protein juga disebut sebagai polipeptida. 1. Beberapa protein juga mengandung unsur S dan R. dan fungsinya. Asam-asam amino penyusun protein sekitar 20 jenis asam amino. Unsur utama penyusun protein terdiri atas C. baru kemudian kita pelajari protein. Asam Amino Asam amino merupakan senyawa yang memiliki gugus asam karboksilat (²COOH) dan gugus amina ²NH2. Dengan rantai samping yang mengandung gugus basa f. Asam amino di alam pada umumnya terdapat sebagai asam alfa ( ) amino. Amilum + I2 biru Glikogen + I2 merah cokelat Selulosa + I2 negatif B. hanya 20 yang terdapat dalam protein. pengatur. Dengan rantai samping yang mengandung gugus hidroksil. dan sebagai sumber energi setelah karbohidrat dan lemak. Yang mengandung cincin aromatik Meskipun terdapat sekitar 300 jenis asam amino di alam. bentuknya. glikogen dan selulosa. Protein dapat digolongkan berdasarkan strukturnya. H. Uji Iodium Uji ini dapat membedakan antar amilum. selanjutnya amino dan µ amino. sehingga yang kita pelajari adalah asam alfa ( ) amino.000 hingga jutaan. Masa molekul relatif protein berkisar antara 6. Secara umum asam amino dirumuskan dengan Bila gugus ²NH2 terikat pada atom C setelah gugus karboksilat (²COOH) maka termasuk asam alfa ( ) amino. Protein Protein merupakan polimer alam yang tersusun dari asam-asam amino melalui ikatan peptida. Marilah kita pelajari terlebih dahulu asam amino yang merupak an monomer dari protein.

R CH COO ² + OH² R CH COO ² + H2O NH3+ NH2 2. asam amino bersifat amfoter (dapat bereaksi dengan asam dan basa). isoleusin. Seperti halnya dari 26 huruf dapat dibuat kata dan kalimat yang jumlahnya sangat banyak. Sifat-Sifat Asam Amino 1. 2. Asam amino esensial terdiri atas arginin. maka dari 20 jenis asam amino dapat membentuk protein yang banyak sekali jenisnya. maka asam amino bertindak sebagai basa (anion) yang akan menerima H+ dari asam. maka asam amino bertindak sebagai asam (kation) yang akan melepas H+. Karena jumlah asam amino yang menyusun protein beraneka ragam jenis dan urutannya. biasanya antara 8000 dan 10. sehingga asam amino bersifat optis aktif artinya dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi. Oleh karena itu. Asam amino (kecuali glisin) memiliki atom C asimetris. treonin. R CH NH2 COOH R CH NH3+ COO² Bila asam amino direaksikan dengan asam. Oleh karena asam amino memiliki gugus yang bersifat asam dan gugus yang bersifat basa. 3.nonesensial. a. Protein Semua protein merupakan polipeptida dengan massa molekul relatif besar. triptofan. dan valin. Struktur Protein Struktur protein sangat kompleks dan memegang peranan penting . R CH COO² + H+ R CH COOH NH3+ NH3 Bila asam amino direaksikan dengan basa. maka molekul asam amino dapat mengalami reaksi asam-basa intra molekul membentuk ion zwitter yaitu ion yang bermuatan ganda (positif dan negatif). metionin. Asam amino memiliki gugus karboksil (² COOH) yang bersifat asam (dapat melepaskan H+) dan gugus amina yang bersifat basa (dapat menerima H+). leusin. dan yang 10 lainnya tidak dapat disintetis dalam tubuh yang dikenal dengan nama asam amino esensial.000.

struktur protein dibedakan menjadi struktur primer. b. dan kuarterner. 3) Struktur Tersier Struktur tersier protein merupakan susunan keseluruhan dan hubungan berbagai bagian dari suatu rantai polipeptida. asam. mungkin reguler dan berulang secara periodik. Denaturasi protein terjadi akibat perubahan struktur terutama struktur tersier dan struktur kuarternernya. suatu rantai polipeptida mengg ulung seperti spiral (alfa heliks).dalam menentukan aktivitas biologisnya. Protein yang telah mengalami denaturasi umumnya telah kehilangan fungsi biologinya meskipun rangkaian asam-asam amino tidak rusak. Oleh karena itu digunakan singkatan 3 huruf untuk tiap asam amino. 4) Struktur Kuarterner Suatu protein dikatakan mempunyai struktur kuarterner bila protein terdiri atas 2 rantai polipeptida atau lebih disatukan oleh gaya dispersi (ikatan hidrogen). Sifat-Sifat Protein ² Protein tidak menunjukkan titik cair tertentu dan tidak dapat disuling. Karena adanya gaya dispersi atau ikatan hidrogen. ² Pada umumnya protein bersifat koloid hidrofil. dan basa atau dengan pemanasan 100° C. Penggolongan Protein 1) Berdasar Fungsi Biologinya Berdasarkan fungsi biologinya protein diklasifikasikan menjadi 7 . P rotein yang telah dikoagulasikan tidak dapat larut dalam air atau dengan pendinginan karena telah mengalami perubahan irreversibel yang disebut denaturasi. MgSO4. Hidrolisis protein juga dapat dilakukan ole h enzim protease. tersier. Misalnya: Glu ² Ala ² Lys ² Gly ² Tyr ² Ala 2) Struktur Sekunder Hubungan ruang asam amino yang berdekatan pada struktur primer. ² Dapat mengalami hidrolisis oleh asam-asam encer menjadi asam-asam amino. ² Larutan protein dapat diendapkan/dikoagulasikan dengan penambahan larutan pekat NaCl. c. aseton. sekunder. sedangkan asam amino yang menyusunnya disebut monomer. (NH4)2SO4. 1) Struktur Primer Struktur primer menyatakan urutan asam-asam amino pada rantai protein dan letak ikatan disulfida bila ada. Karena protein dapat mengandung 100 atau lebih residu asam amino sehingga sulit menggambarkan rumus bangunnya. Protein seperti ini dinamakan oligomer. alkohol.

stipsin.golongan sebagai berikut. perubahan pH. Contoh: Aktin dan miosin berperan dalam sistem kontraksi otot rangka. Fungsi enzim adalah sebagai katalisator yang spesifik pada reaksi kimia dalam makhluk hidup. a) Enzim Enzim merupakan golongan protein yang terbesar dan sangat penting dalam tubuh makhluk hidup. ribonuklease b) Protein Pembangun. ² Fibrinogen dan trombin merupakan protein penggumpal darah bila terjadi luka. . Contoh: ² Imunoglobin (antibodi) dapat menetralkan bakteri. Contoh: ² Hemoglobin dalam sel darah merah berfungsi sebagai alat pengangkut oksigen dalam darah ² Mioglobin sebagai alat pengangkut oksigen d alam jaringan otot d) Protein Pelindung (Antibodi) Protein pelindung berfungsi melindungi organisme dari serangan penyakit. Contoh: Insulin mengatur metabolisme glukosa. Contoh: pepsin. Enzim dapat mempercepat reaksi kimia tanpa terjadi kenaikan suhu. Protein pembangun berfungsi sebagai zat pembentuk struktur baik yang baru maupun mengganti sel yang rusak. dan antigen (protein asing). dan hasil reaksi tambahan seperti yang terjadi pada reaksi -reaksi kimia biasa. Contoh: Glikoprotein dalam dinding sel ² keratin dalam kulit c) Protein Transpor Protein transpor mempunyai kemampuan mengikat dan memindahkan molekul atau ion spesifik melalui aliran darah. virus. f) Protein Cadangan Protein cadangan disimpan untuk berbagai proses metabolisme dalam tubuh. Contoh: Kasein pada susu Ovalbumin pada putih telur g) Protein Kontraktil Protein kontraktil memberikan kemampuan pada sel dan organisme untuk berubah atau bergerak. e) Protein Pengatur (Hormon) Protein pengatur berfungsi mengatur aktivitas sel.

Reaksi Xantoproteat Reaksi Xantoproteat untuk menguji protein yang mengandung gugus fenol (cincin benzena). Bila protein yang mengandung cincin benzena ditambah HNO3 pekat dan kemudian dibuat alkalis maka akan terjadi warna kuning. yang memiliki fungsi gerak. Pada protein terkonjugasi asam amino juga terikat gugus lain Contoh: Lipoprotein. contoh: L ²keratin pada rambut dan kolagen pada urat. kemudian larutan CuSO4 encer (2%) maka akan terbentuk warna ungu. 3) Berdasarkan Komposisi Kimia Beradasarkan komposisi kimianya. protein dibedakan menjadi protein sederhana dan protein terkonjugasi. Adanya belerang ditandai terjadinya endapan hitam dari Pbs. 1. 2.2) Berdasar Bentuknya Berdasar bentuknya protein digolongkan menjadi dua. Reaksi Biuret Reaksi biuret adalah reaksi yang umum untuk protein (ikatan peptida). 3. . protein yang terkonjugasi lipid (lemak) Glikoprotein. kemudian ditambahkan Pb(NO3)2. Contoh: enzim ribunoklease. Reaksi ini berdasar adanya gugusan peptida. Uji Terhadap Belerang Untuk menguji adanya belerang dalam protein maka ke dalam protein ditambahkan larutan NaOH pekat dan dipanaskan. Protein sederhana h anya tersusun dari asam-asam amino. maka akan terjadi jonjot merah. Contoh: Hemoglobin dan enzim Protein serabut memiliki fungsi pelindung. Reaksi Millon Reaksi Millon digunakan untuk mengidentifikasi adanya tirosin pada protein. yaitu protein globular dan protein serabut. protein yang terkonjugasi karbohidrat Fosfoprotein. Protein globular memiliki rantai polipeptida berlipat rapat menjadi bentuk bulat padat (globular). Bila protein yang mengandung tirosin dipanaskan dengan merkuri nitrat Hg(NO3)2 yang mengandung asam nitrit. 4. Bila protein ditetesi dengan larutan NaOH. protein yang terkonjugasi gugus fosfat Beberapa reaksi pengenal protein.

sedangkan minyak terbentuk dari asam lemak tak jenuh dengan gliserol.C. O CH2 OH R C O CH OH OH CH2 O O C O OH   R H2O + R C O CH O C O R + H2O CH2 gliserol OH R C asam OH CH2 O C R H2O glis erida Perbedaan lemak dengan minyak adalah dalam hal asam pembentuknya. Hidrogenasi Minyak Ikatan rangkap pada minyak dapat dijenuhkan dengan cara hidrogenasi sehingga menjadi lemak padat. O CH2 O C O CH O C O CH2 O C C17H31 CH2 O C17H31 + H2 Ni CH O C17H33 CH2 O O C O C O C C17H35 C17H35 C17H35 . Asam-asam lemak jenuh : C13H27COOH asam miristat C15H31COOH asam palmitat C17H35COOH asam stearat Asam-asam lemak jenuh : C15H29COOH asam palmitoleat C17H33COOH asam oleat C17H31COOH asam linoleat C17H29COOH asam linolenat Reaksi-Reaksi Lemak dan Minyak 1. Ester-ester tersebut dikenal dengan gliserida. Lemak dan Minyak Lemak dan minyak merupakan ester-ester dari gliserol dengan asamasam lemak suku tinggi. Lemak terbentuk dari asam lemak jenuh dan gliserol.

Reaksi Penyabunan Reaksi antara gliserida dengan basa menghasilkan sabun dikenal dengan reaksi penyabunan (saponifikasi). 2. lemak atau minyak dapat mengalami hidrolisis oleh air pada suhu kamar. yaitu angka yang menunjukkan berapa mg KOH yang digunakan uuntuk menyabunkan 1 gram lemak. 3. sedang yang mengandung logam K disebut sabun lunak(sabun mandi). Contoh: O CH2 O C O CH O C O CH2 O C C15H31 C15H31 + 3NaOH 3C15H31 C15H31 O C ONa CH2 + CH CH2 OH OH OH (gliserit tripalmitat) Na palmitat (sabun) gliserol Sabun yang mengandung logam Na (dari lemak + NaOH) disebut sabun keras (sabun cuci). yang dinyatakan dengan angka penyabunan.minyak cair lemak (padat)/margarin Untuk menunjukkan derajat ketidakjenuhan asam (banyaknya ikatan rangkap) dinyatakan dengan angka yod. Untuk menyatakan banyaknya asam yang terkandung dalam lemak digunakan reaksi penyabunan dengan KOH. Reaksi Hidrolisis Dengan adanya enzim lipase. O CH2 O C O CH O C O CH2 O C C17H35 gliserol asam stearat C17H35 + 3H2O C17H35 CH2 CH OH OH + 3C17H35COOH CH2OH gliseril tristearat . yaitu angka yang menyatakan banyaknya gram yodium yang dapat diadisikan pada 100 gram lemak.

Dalam bidang industri. b.Kegunaan lemak adalah sebagai berikut. D. lemak berfungsisebgai sumber energi cadangan dan pelarut vitamin (A. glikolipid dan lipoprotein. susu. K) dan zat tertentu. . a. mentega. Di dalam tubuh. lemak digunakan untuk membuat sabun dan margarin. c. dan ikan segar. Minyak digunakan untuk menggoreng bahan makanan. misalnya : fosfolipid. Lemak dap at bergabung dengan senyawa lain dan disimpan dalam tubuh. E. Lemak terdapat dalam bahan makanan seperti keju. daging.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful