Ancaman nonmiliter

Ancaman adalah setiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa. Ancaman nonmiliter atau nirmiliter memiliki karakteristik yang berbeda dengan ancaman militer, yaitu tidak bersifat fisik serta bentuknya tidak terlihat seperti ancaman militer, karena ancaman ini berdimensi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi, informasi serta keselamatan umum.

Daftar isi y y y y y y y y y 1 Ancaman berdimensi ideologi 2 Ancaman berdimensi politik 3 Ancaman berdimensi ekonomi 4 Ancaman berdimensi sosial budaya 5 Ancaman berdimensi teknologi dan informasi 6 Ancaman berdimensi keselamatan umum 7 Lihat pula 8 Referensi 9 Pranala luar .

dan antar golongan (SARA). Ancaman berdimensi politik Politik merupakan instrumen utama untuk menggerakkan perang. Ancaman dari eksternal dapat berbentuk kinerja ekonomi yang buruk. dan penyeleggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. agama dan etnis. infrastruktur yang tidak memadai. . Kondisi Ekonomi sangat menentukan dalam pertahanan negara. dan konflik horizontal yaitu suku. demokratisasi. Pada tahun 1994 saja. Sementara itu.Ancaman berdimensi ideologi Sistem politik internasional mengalami perubahan sejak Uni Soviet runtuh sehingga paham komunis tidak populer lagi. Ancaman berdimensi ekonomi Ekonomi merupakan salah satu penentu posis tawar setiap negara dalam pergaulan internasional. pengangguran. penanganan lingkungan hidup. keterbelakangan. Sementara itu. dan ketidakadilan yang menjadi dasar timbulnya konflik vertikal antara pemerintah pusat dan daerah. 8 dari 13 operasi pasukan perdamaian yang dijalankan PBB ditujukan untuk mengupayakan terciptanya perdamaian di berbagai konflik antar etnis di dunia. namun potensi ancaman berbasis ideologi masih tetap diperhitungkan. daya saing rendah. Ancaman berdimensi ekonomi terbagi menjadi internal dan eksternal. kebodohan. Ini membuktikan bahwa ancaman politik dapat menumbangkan suatu rezim pemerintahan bahkan dapat menghancurkan suatu negara. 18 peperangan dari 23 peperangan yang terjadi di dunia diakibatkan oleh sentimen-sentimen budaya. dan sistem ekonomi yang tidak jelas. Ancaman berbasis ideologi dapat pula dalam bentuk penetrasi nilai-nilai kebebasan (liberalisme) sehingga dapat memicu proses disintegrasi bangsa. misalnya. 75 persen dari pengungsi dunia yang mengalir ke berbagai negara lainnya didorong oleh alasan yang sama pula. Ancaman dari internal dapat berupa inflasi. ras. ketidaksiapan mengahadapi globalisasi dan tingkat ketergantungan terhadap pihak asing Ancaman berdimensi sosial budaya Ancaman sosial budaya berupa isu-isu kemiskinan. Masyarakat Internasional mengintervensi suatu negara melalui politik seperti Hak Asasi Manusia (HAM). agama.

misalnya gempa bumi. kebakaran. kecelakaan transportasi. dan tsunami. Ancaman karena manusia. Ancaman berdimensi keselamatan umum Ancaman bagi keselamatan umum dapat terjadi karena bencana alam. pembuangan limbah industri. .Ancaman berdimensi teknologi dan informasi Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat pesat dan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat tapi kejahatan mengikuti perkembangan tersebut seperti kejahatan siber dan kejahatan perbankan. meletusnya gunung. misalnya penggunaan obat-obatan dan bahan kimia.