P. 1
membrane transport

membrane transport

|Views: 885|Likes:
Published by Aushia Tanzih

More info:

Published by: Aushia Tanzih on Apr 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2013

pdf

text

original

ANIMAL PHYSIOLOGY

MEMBRANE TRANSPORT
BIOLOGY EDUCATION 08/REG/PLUS

Purwo Susilowati 3.KELOMPOK 1 1. 4. Santi Meiliawati (083204004) (083204007) (083204015) (083204017) PETA KONSEP DIFUSI Difusi Difusi Sederhana Difusi Terfasilitasi Difusi Melalui Kanal Difusi Oleh Protein Pembawa . Haviah Hafidhotul I. Ade Intan Permata A. 2.

Aktivitas ini akan terus berlanjut hingga jumlah partikel yang ada di luar (lingkungan) dan di dalam sel sama atau telah mencapai kesetimbangan dinamis. . Partikel yang bisa berpindah adalah semua partikel yang memiliki ukuran partikel lebih kecil dari pori-pori membran. Ketika konsentrasi O2 yang berada di dalam alveolus lebih tinggi daripada konsentrasi O2 yang ada di dalam sel darah merah. Mekanisme: Ketika konsentrasi partikel di luar sel lebih tinggi daripada di dalam sel. maka partikel tersebut akan masuk dengan cara langsung menembus membran sel. Contoh: Pertukaran O2 dan CO2 yang terjadi di alveolus adalah merupakan contoh mekanisme difusi sederhana. Macam-macam difusi 1.DIFUSI Pengertian Difusi adalah perpindahan partikel dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah untuk mencapai kesetimbangan dinamis. Difusi sederhana adalah difusi dimana partikel suatu zat dapat dengan bebas masuk ke dalam sel melalui membrane secara langsung sel tanpa perantara. Salah satu contoh molekul yang bisa melakukan difusi sederhana adalah CO2. maka O2 akan masuk menembus membrane sel darah merah.

 Difusi oleh protein pembawa (carrier protein) . akan tetapi partikel ini tidak bisa masuk secara bebas melalui membrane sel. Difusi terfasilitasi adalah perpindahan partikel dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah melalui bantuan protein integral. Air tidak dapat berpindah melalui difusi sederhana karena penyusun membrane sel bersifat hidrofobik. Difusi terfasiltasi ini dibagi menjadi 2 yaitu:  Difusi melalui saluran (canal) Mekanisme: Terjadi pada saat konsentrasi partikel di luar sel lebih tinggi daripada konsentrasi partikel yang ada di dalam sel. sehingga untuk bisa masuk ke dalam sel harus melalui saluran (canal) yang berupa protein integral yang ada di membrane sel. Contoh: Masuknya molekul air (H2O) ke dalam sel terjadi melalui difusi lewat saluran.2. sehingga butuh perantara agar air bisa masuk ke dalam sel. Ketika konsentrasi air di lingkungan lebih tinggi dari pada yang ada di dalam sel maka molekul air akan berpindah ke dalam sel hingga tercapai kesetimbangan antara air yang berada di dalam dan di luar sel.

glukosa harus melewati protein pembawa tertentu yang dilengkapi reseptor dan kerjanya spesifik.Mekanisme: Terjadi pada saat konsentrasi partikel di luar sel lebih tinggi daripada konsentrasi partikel yang ada di dalam sel. Mekanisme kerja reseptor untuk mengenali molekul tertentu adalah dengan mencocokan struktur tiga dimensi antara molekul dengan reseptor. maka akan berikatan dan molekul akan dibawa masuk ke dalam sel. Jika struktur tiga dimensinya cocok. Perantara ini berupa protein integral yang bekerja secara spesifik terhadap molekul tertentu. Jika ikatan kimia dari glukosa tersebut sesuai dengan ikatan kimia protein carrier tertentu. . maka molekul glukosa tersebut akan berikatan dengan protein dan dibawa masuk ke dalam sel. sehingga untuk bisa masuk ke dalam sel harus melalui perantara. akan tetapi partikel ini tidak bisa masuk secara bebas melalui membrane sel. sehingga protein integral ini dilengkapi dengan reseptor yang berupa oligosakarida. Contoh: Pada saat konsentrasi dari molekul glukosa di luar sel lebih tinggi daripada konsentrasi glukosa di dalam sel. Namun. untuk masuk ke dalam sel. maka molekul ini cenderung ingin masuk ke dalam sel.

tekanan osmosis dan reverse osmosis (Osmosis Balik) Osmosis adalah perpindahan partikel air dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah melalui membrane semipermeabel sampai terjadi keadaan yang seimbang dan dinamis. dan tidak bisa dilewati oleh zat terlarut). Sebelah kiri diisi oleh larutan garam (gambar bulatan biru untuk molekul terlarut) dan sebelah kanan diisi dengan air (bulatan hijau untuk molekul air). maka molekul-molekul air dari kaki sebelah kanan akan mengalir ke bagian larutan yang ada di sebelah kiri melalui membrane semipermiabel.Osmosis. peristiwa inilah yang disebut sebagai osmosis. Pada keadaan nyata. Sampai akhirnya pada kesetimbangan maka kedua kaki pada tabung U akan menunjukkan perbedaan ketinggian tertentu. sebuah tabung U bagian tengahnya dibatasi dengan membrane semipermiabel ( membrane yang hanya bisa dilewati oleh molekul-molekul pelarut. Perhatikan gambar dibawah ini. Setelah beberapa saat. molekul-molekul air dari larutan juga mengalir menuju bagian kanan akan tetapi kecepatannya lebih kecil jika dibandingkan dengan kecepatan mengalirnya molekul air menuju bagian larutan. (lihat gambar) .

R adalah tetapan konstanta gas 0. peristiwa osmosis balik banyak dimanfaatkan untuk pembuatan air minum dari air laut. peristiwa inilah yang disebut sebagai “reverse osmosis atau osmosis balik”. dan T adalah suhu dalam Kelvin. yaitu molekul-molekul air dari larutan akan mengalir melalui membrane semipermiabel menuju kaki pipa U yang berisi air (sebelah kanan). Bagaimana apabila kaki pada tabung U yang berisi larutan di beri tekanan yang besarnya lebih besar dari tekanan osmosisnya? Maka hal sebaliknya yang akan terjadi. Tekanan inilah yang disebut sebagai tekanan osmosis yang besarnya dapat dirumuskan. . Dimana phi (?) untuk tekanan osmosis dalam atm.Perbedaan ketinggian ini tentu saja akan menimbulkan adanya perbedaan tekanan. M adalah molaritas larutan.08206 L • atm • mol-1 • K-1 .

Primer Pergerakannya dipengaruhi oleh ATP dan perubahan konformasi protein transmembran Fosforilasi: pemompaan ion Na+ keluar Defosforilasi : pemompaan K kedalam Mekanisme : Keterangan Gambar Sebagai Berikut : a. Ketika 3 ion Na + berlekatan dengan sisi sitoplasmik.The Animal Physiology Group 3 Biology Education Plus : Aushia Tanzih Al Haq (083204001)/Hesti Wulansari (083204008)/Rimas Aldilla Putri (083204012)/ Wahyu K. Contoh : Pemompaan natrium-kalium pada sel saraf Macam-macam transport aktif: 1. terjadi fosforilasi (pengikatan ATP) .P (083204023) TRANSPORT AKTIF Definisi: Perpindahan molekul melintasi membran sel dari konsentarsi rendah ke konsentrasi tinggi (melawan gradien konsentrasi ) dengan bantuan protein pengangkut dan energy ATP Tujuan suatu sel melakukan trasportasi aktif adalah untuk menjaga agar zat-zat yang diangkut tersebut dapat berada dalam konsentrasi yang tepat untuk menunjang keoptimalan fungsi sel.

b. Fosforilasi menginduksi perubahan konformasi protein sehingga memiliki afinitas rendah terhadap Na+ dan memiliki afinitas tinggi terhadap ion K c. Sekunder Pergerakan dipengaruhi oleh energi yang disimpan dalam gradien ion bukan dari hidrolisis ATP Contoh : kotranspor (baik simport & antipor) pada pemasukan molekul gula melalui perbedaan gradien ion Na+ Mekanisme : Keterangan Gambar: Gula berpindah dari luar ke dalam sel melalui protein transport berpasangan (coupled transport protein) dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi yang dipengaruhi oleh pergerakan ion Na+ dari luar ke dalam sel karena gula dimasukkan kedalam sel melalui pergerakan ion Na+ pada sisi protein membrane dan arah yang sama. Na+ terlepas dari protein transmembran dan berpindah keluar sel d. Ion K+ terlepas dari protein transmembran dan masuk ke dalam sel 2. Terjadi defosforilasi yang meinduksi perubahan konformasi protein menjadi bentuk semula yang memiliki afinitas tinggi terhadap Na+ dan memiliki afinitas rendah terhadap K+ f. Karena protein transmembran memiliki afinitas tinggi terhadap ion K sehingga 2 ion K + diikat e. .

Molekul tersebut misalnya protein dan polisakarida. 2. Endositosis 1. 063204028 P. Mekanisme . 083204002 EKA FAIZATIN N.BIOLOGI PLUS A.NAMA KELOMPOK 4 PRIMA LINDI T. Definisi Endositosis adalah proses masuknya molekul atau partikel dengan cara membentuk vesikula baru dari membran plasma. 083204003 ICA NUR INDASARI 083204014 NORMA INDAH LIS H.

Macam-macam Berdasarkan materi yang diangkut terdapat 3 macam endositosis. zat yang ditranspor dalam pinositosis tidak memiliki kespesifikan karena salah satu atau seluruh zat yang terlarut dalam zat cair tersebut dimasukkan ke dalam sel. yaitu: a.Mekanisme kerja endositosis secara umum yaitu ketika ada molekul yang mendekati membran plasma. 3. maka sebagian kecil luas membran plasma akan melekuk (invaginasi) ke dalam lalu terbenam ke dalam membentuk kantong. Fagositosis Fagositosis (pemakan seluler) adalah pemasukan molekul padat ke dalam suatu sel. membentuk vesikula yang berisi materi yang telah terdapat di luar selnya. Contohnya adalah sel darah putih (leukosit) yang memakan sel bakteri yang dianggap benda asing yang berbahaya bagi tubuh. Pinositosis Pinositosis (peminum seluler) adalah pemasukan molekul cair ke dalam suatu sel. Setelah kantong ini semakin dalam. kantong terjepit. Amoeba yang memakan zat padat dengan pembentukan pseudopod. . Gambar 1: Proses fagositosis Sumber: Campbell Biology Eight Edition page 139 b. Pinositosis dilakukan oleh sel darah putih. epitel usus dan makrofag hati.

Receptor mediated endocytosist memungkinkan sel dapat meperoleh substansi spesifik dalam jumlah yang melimpah sekalipun substansi itu mungkin saja konsentrasinya tidak tinggi dalam fluida seluler. Mekanisme . Pengertian Eksositosis adalah proses pengeluaran molekul atau partikel yang tidak dibutuhkan dari dalam sel ke luar sel dengan penggabungan vesikula dan membran plasma. Eksositosis 1.Gambar 1: Proses pinositosis Sumber: Campbell Biology Eight Edition page 139 c. 2. namun bersifat selektif terhadap substansi yang ditranspornya. Endositosis yang diperantarai reseptor (receptor mediated endocytosist) Receptor mediated endocytosist merupakan jenis transpor yang hampir sama dengan pinositosis. Gambar 1: Proses receptor mediated endocytosis Sumber: Campbell Biology Eight Edition page 139 B. Contohnya adalah sel manusia menggunakan proses ini untuk menyerap kolesterol dan digunakan dalam sintesis membran dan sebagai prekursor untuk sintesis steroid lainnya.

bakteri akan dikeluarkanSel mensekresikan makromolekul dengan cara menggabungkan vasikula dengan membran plasma. yang menggunakan eksositosis untuk melepaskan sinyal kimiawi yang merangsang neuron lain atau sel otot. Misalnya sel tertentu dalam pankreas menghasilkan hormon insulin dan mensekresikan ke dalam darah melalui eksositosis.Zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh seperti sisa metabolisme. Banyak sel sekretori menggunakan eksositosis untuk mengirim keluar produk-produk mereka. Gambar 1: Proses eksositosis Sumber: Campbell Biology Eight Edition page 130 . Contoh lain ialah neuron.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->