Kode KIM.

06

Larutan Asam dan Basa

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2004

Kim. 06. Larutan Asam dan Basa

i

Kode KIM. 06

Larutan Asa dan Basa

Penyusun:

Dra. Utiya Azizah, M. Pd.
Editor
Drs. Sukarmin, M. Pd. Dra. Heny Subandiyah, M. Hum.

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2004

Kim. 06. Larutan Asam dan Basa

ii

Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan hidayah-Nya, kami dapat menyusun bahan ajar modul manual untuk SMK Bidang Adaptif, yakni mata pelajaran Fisika, Kimia dan Matematika. Modul yang disusun ini menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan kompetensi, sebagai konsekuensi logis dari Kurikulum SMK Edisi 2004 yang menggunakan pendekatan kompetensi (CBT: Competency Based Training). Sumber dan bahan ajar pokok Kurikulum SMK Edisi 2004 adalah modul, baik modul manual maupun interaktif dengan mengacu pada Standar Kompetensi Nasional (SKN) atau standarisasi pada dunia kerja dan industri. Dengan modul ini, diharapkan digunakan sebagai sumber belajar pokok oleh peserta diklat untuk mencapai kompetensi kerja standar yang diharapkan dunia kerja dan industri. Modul ini disusun melalui beberapa tahapan proses, yakni mulai dari penyiapan materi modul, penyusunan naskah secara tertulis, kemudian disetting dengan bantuan alat-alat komputer, serta divalidasi dan diujicobakan empirik secara terbatas. Validasi dilakukan dengan teknik telaah ahli (expertjudgment), sementara ujicoba empirik dilakukan pada beberapa peserta diklat SMK. Harapannya, modul yang telah disusun ini merupakan bahan dan sumber belajar yang berbobot untuk membekali peserta diklat kompetensi kerja yang diharapkan. Namun demikian, karena dinamika perubahan sain dan teknologi di industri begitu cepat terjadi, maka modul ini masih akan selalu dimintakan masukan untuk bahan perbaikan atau direvisi agar supaya selalu relevan dengan kondisi lapangan. Pekerjaan berat ini dapat terselesaikan, tentu dengan banyaknya dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang perlu diberikan penghargaan dan ucapan terima kasih. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini tidak berlebihan bilamana disampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang
Kim. 06. Larutan Asam dan Basa

iii

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan. tenaga. Fisika. M. Kimia. khususnya peserta diklat SMK Bidang Adaptif untuk mata pelajaran Matematika. Dr. NIP 130 675 814 Kim. Gatot Hari Priowirjanto.sebesar-besarnya kepada berbagai pihak. kesesuaian dan fleksibilitas. dengan mengacu pada perkembangan IPTEK pada dunia usaha dan industri dan potensi SMK dan dukungan dunia usaha industri dalam rangka membekali kompetensi yang terstandar pada peserta diklat. Larutan Asam dan Basa iv . terutama tim penyusun modul (penulis. atau praktisi yang sedang mengembangkan modul pembelajaran untuk SMK. n. Ir. tenaga komputerisasi modul. Desember 2004 a. Sc. Kami mengharapkan saran dan kritik dari para pakar di bidang psikologi. dan pakar akademik sebagai bahan untuk melakukan peningkatan kualitas modul. 06. praktisi dunia usaha dan industri. Demikian. semoga modul ini dapat bermanfaat bagi kita semua. dan pikiran untuk menyelesaikan penyusunan modul ini. editor. tenaga ahli desain grafis) atas dedikasi. Jakarta. Diharapkan para pemakai berpegang pada azas keterlaksanaan. pengorbanan waktu.

selain dapat dipakai sebagai sumber belajar. Dalam modul ini akan dipelajari mengenai jenis-jenis larutan berdasarkan tingkat kelarutan. dan dapat membuat siswa belajar kimia dengan senang. konsentrasi larutan dan daya hantar listrik. Akhir kata. Bagi siswa. Surabaya. basa dan garam berdasarkan sifat-sifatnya. Semoga modul ini bermanfaat bagi siswa khususnya. Larutan Asam dan Basa v . sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Bagi sekolah menengah kejuruan. Untuk membuat suatu larutan diperlukan pengetahuan mengenai macam-macam larutan. beserta pH dan pOHnya. modul juga dapat dijadikan sebagai pedoman dalam melakukan suatu kegiatan tertentu. modul merupakan media informasi yang dirasakan efektif. karena isinya yang singkat.Kata Pengantar Modul Kimia untuk siswa SMK ini disusun dengan mengacu kepada kurikulum SMK Edisi 2004. Selain itu akan dipelajari juga klasifikasi larutan asam. dan mudah dipahami oleh siswa sehingga proses pembelajaran yang tepat guna akan dapat dicapai. 06. Desember 2004 Penyusun Utiya Azizah konsentrasi Kim. padat informasi. diharapkan modul ini dapat meringankan tugas guru dalam mengajar. Tak lupa juga kami mengharapkan kritik dan masukan dari para pemakai dan pemerhati buku pelajaran. Modul merupakan salah satu media yang sesuai dan tepat untuk mencapai suatu tujuan tertentu pada setiap pembelajaran.

................................................................................. Kunci Jawaban ............................................................ PEMBELAJARAN A.... f........................ d............ iii Kata Pengantar .... f. Kegiatan Belajar 2 ............. Kompetensi .. c............ Kegiatan Belajar.... Prasyarat ................................................................ e................................................... v Daftar Isi .................................. B....................................... 26 a.... Rencana Belajar Peserta Diklat................. ix Glosary ................................................... Lembar kerja ............... b............................................................ d...... Rangkuman ....................... Kunci Jawaban .............................................. Cek Kemampuan............................... 26 26 47 48 48 49 50 vi Kim................................... Uraian Materi .... 5 B............................................................................................. E......................................................................................................... 1 1 2 2 3 4 II......................... Tes Formatif ................................................................................................................... Rangkuman .......................................... Tugas ................ 6 6 19 19 20 21 23 2.............. F........................................................... b................... Lembar kerja ............. vi Peta Kedudukan Modul ............................ e.............................................. 6 1.............................................................................. g................ Tes Formatif ..................................... ii Kata Pengantar .......................................... 06...................................... Kegiatan Belajar 1.................................................................................................................... c....... C........................................ Uraian Materi ................. Larutan Asam dan Basa ...... Tujuan Akhir................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran.... Tujuan Kegiatan Pembelajaran.............................................................. i Halaman Francis ........................................... PENDAHULUAN A............................................................................................... Petunjuk Penggunaan Modul ..... Deskripsi ....... x I.................................................................................................................................................................................................. D..............Daftar Isi ? ? ? ? ? ? ? ? Halaman Sampul.................................................................................................... viii Daftar Judul Modul................ g...... 6 a........... Tugas ...

..................... 54 A....................................................... Tes tertulis .. Larutan Asam dan Basa vii ............................................. 60 Kim................... 54 B.................................................................... EVALUASI ..................................................... PENUTUP ...................................... 53 KUNCI JAWABAN...III................................................................................. 06............... Tes tertulis ......... Tes Praktik ............................................................ Lembar Penilaian Tes Praktik ..... 52 A.............................................................. 52 B... 59 DAFTAR PUSTAKA .................. 57 IV......................................

Peta Kedudukan Modul MATERI DAN PERUBAHAN LAMBANG UNSUR DAN PERSAMAAN REAKSI STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK KONSEP MOL IKATAN KIMIA DAN TATANANNYA LARUTAN ASAM BASA REDOKS PENCEMARAN LINGKUNGAN THERMOKIMIA HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI LAJU REAKSI SENYAWA KARBON KESETIM BANGAN POLIMER ELEKTROKIMIA KIMIA LINGKUNGAN Kim. Larutan Asam dan Basa viii . 06.

09 KIM. 03 KIM. 11 KIM. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Kode Modul KIM. 06. 06 KIM. 02 KIM. 05 KIM. 08 KIM. 13 KIM. 12 KIM. 07 KIM. 15 KIM. 10 KIM. 01 KIM. Larutan Asam dan Basa ix . 04 KIM.Daftar Judul Modul No. 14 KIM. 16 Judul Modul Materi dan Perubahannya Lambang Unsur dan Persamaan Reaksi Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur Konsep Mol Ikatan Kimia Larutan Asam Basa Reaksi Oksidasi dan Reduksi Pencemaran Lingkungan Termokimia Laju Reaksi Kesetimbangan Kimia Elektrokimia Hidrokarbon dan Minyak Bumi Senyawa Karbon Polimer Kimia Lingkungan Kim.

Larutan Asam dan Basa x . Zat-zat yang dalam air melepaskan ion hidronium (H3O +) Zat-zat yang dalam air melepaskan ion hidroksida (OH-) Senyawa yang terbentuk dari ion negatif sisa asam dan ion positif sisa basa Derajat keasaman suatu asam yang dinyatakan dengan konsentrasi ion hidronium (H 3O+) Perbandingan massa zat terlarut dengan massa larutan Perbandingan volume zat terlarut dengan volume larutan Perbandingan mol salah satu komponen dengan jumlah mol semua komponen Jumlah mol spesi zat terlarut dalam satu liter larutan Jumlah mol zat terlarut dalam 1000 g pelarut Jumlah ekivalen zat terlarut dalam tiap liter larutan Kim. karena zat terlarut terurai sebagian (? << 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut sedikit mengandung ion. Larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan lemah.Glossary ISTILAH Larutan Solvasi Kelarutan Larutan elektrolit Larutan non elektrolit Larutan elektrolit kuat Larutan elektrolit lemah asam basa Garam pH Persen berat Persen volume Fraksi mol Molaritas Molalitas Normalitas KETERANGAN Campuran homogen yang memiliki komposisi merata atau serba sama diseluruh bagian volumenya Interaksi antara zat terlarut dengan pelarut yang samasama bersifat polar Banyaknya zat terlarut maksimal yang dapat larut dalam jumlah tertentu pelarut pada temperatur konstan Larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. karena zat terlarutnya terurai sempurna (derajat ionisasi ? = 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut banyak mengandung ion-ion. karena terdapat ion-ion dalam larutan Larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik Larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. 06.

molaritas. yaitu campuran yang memiliki komposisi merata atau serba sama di seluruh bagian volumenya. Deskripsi Dalam modul ini Anda akan mempelajari tentang larutan elektrolit dan non elektrolit. larutan basa dan larutan garam. dan normalitas. Larutan merupakan campuran yang homogen. larutan asam. suhu dan tekanan. larutan tidak jenuh dan larutan lewat jenuh. dan konsep mol. diantaranya persen berat. Kim. Larutan Asam dan Basa 1 . Banyaknya zat terlarut maksimal yang dapat larut dalam jumlah tertentu pelarut pada temperatur konstan disebut kelarutan. Berdasarkan sifat daya hantar listriknya. Prasyarat Agar dapat mempelajari modul ini Anda harus memahami lambang unsur dan persamaan reaksi. dapat dibedakan larutan jenuh. B. Umumnya larutan asam dan basa bersifat elektrolit. 06. Berdasarkan komposisi zat terlarut dan pelarut yang menyusun larutan. part per million (ppm). volume pelarut.BAB I. Kelarutan suatu zat tergantung pada sifat zat tersebut. Dalam pembuatan larutan diperlukan macam-macam konsentrasi. sedangkan reaksi antara asam dan basa akan menghasilkan garam. fraksi mol. larutan dibagi menjadi dua yaitu larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dan larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. serta konsentrasi larutan. PENDAHULUAN A. persen volume.

C. o Menjelaskan perbedaan larutan elektrolit dan non elektrolit. o Menerapkan macam-macam konsentrasi dalam pembuatan larutan. Bacalah referensi yang lain yang berhubungan dengan materi modul agar Anda mendapatkan pengetahuan tambahan. 06. kerjakan tugas tersebut dengan baik dan jika perlu konsultasikan hasil tersebut pada guru/instruktur. larutan basa. konsentrasi. D. o Menjelaskan perbedaan pH dan pOH. Apabila terdapat evaluasi. o Mengklasifikasikan larutan berdasarkan sifat kelarutan. Perhatikan langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan dengan benar untuk mempermudah dalam memahami suatu proses pekerjaan. 6. dan daya hantar larutan. Petunjuk Penggunaan Modul 1. Bila terdapat penugasan. 5. 2. 3. Jawablah tes formatif dengan jawaban yang singkat dan jelas serta kerjakan sesuai dengan kemampuan Anda setelah mempelajari modul ini. maka kerjakan evaluasi tersebut sebagai sarana latihan. o Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan. o Menjelaskan perbedaan larutan asam. Catatlah kesulitan yang Anda dapatkan dalam modul ini untuk ditanyakan pada guru pada saat kegiatan tatap muka. Tujuan Akhir Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda dapat: o Menjelaskan pengertian larutan. Pelajari daftar isi serta skema kedudukan modul dengan cermat dan teliti karena dalam skema modul akan nampak kedudukan modul yang sedang Anda pelajari ini diantara modul-modul yang lain. dan larutan garam. sehingga diperoleh hasil yang maksimal. Kim. Larutan Asam dan Basa 2 . 4. o Memberikan contoh reaksi penggaraman. pahami setiap materi teori dasar yang akan menunjang penguasaan suatu pekerjaan dengan membaca secara teliti.

Larutan elektrolit dan non elelktrolit ? Mengklasifikasikan larutan elektrolit dan non elektrolit ? Larutan elektrolit dan non elektrolit 3.E. Klasifikasi larutan : LARUTAN ASAM DAN BASA : Program Adaptif : KIMIA/KIM. basa dan garam ? Mereaksikan penggaraman ? Praktek mereaksikan penggaraman KRITERIA KINERJA ? Mengklasifikasikan larutan berdasarkan sifat-sifatnya 2. Konsentrasi Larutan ? Asam. basa dan garam ? Sifat-sifat asam. pOH ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? Kritis Jujur Obyektif Bekerjasama Cermat Teliti Kritis Jujur Obyektif Bekerjasama Cermat Teliti Kritis Jujur Obyektif Cermat Teliti ? Pengertian tentang pH dan pOH ? Dapat membuat macammacam konsentrasi larutan ? Praktek membuat larutan dengan konsentrasi tertentu Kim. kelarutan jenis-jenisnya ? Jenis-jenis larutan dan sifat-sifat berdasarkan konsentrasi larutan larutan dan daya hantar listrik ? Faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan zat ? Contoh larutan elektrolit dan ? Praktek non elektrolit pengaruh larutan elektrolit terhadap arus listrik ? Menyebutkan rumus kimia asam. 06 : 20 jam @ 45 menit LINGKUP BELAJAR ? Larutan ? Jenis-jenis larutan ? Macam-macam pelarut ? Faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan zat ? ? ? ? ? ? SIKAP Kritis Jujur Obyektif Bekerjasama Cermat Teliti MATERI POKOK PEMBELAJARAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN ? Pengertian larutan ? Kemampuan ? Jenis-jenis larutan mendeskripsikan berdasarkan tingkat tentang larutan. Kompetensi Kompetensi Program Keahlian Matadiklat/Kode Durasi Pembelajaran SUB KOMPETENSI 1. Asam. basa dan garam ? Reaksi penggaraman ? Macam-macam konsentrasi ? pH. basa dan garam ? Mereaksikan penggaraman ? Membuat larutan dengan konsentrasi tertentu 4. Larutan Asam dan Basa 3 . basa dan garam ? Mengklasifikasikan asam. 06.

Jelaskan pengertian larutan! 2. Jelaskan perbedaan larutan elektrolit dan non elektrolit! 5. konsentrasi. 06. Bagaimana penerapan macam-macam konsentrasi dalam pembuatan larutan? Kim. larutan basa. dan daya hantar larutan! 3. Berikan contoh reaksi penggaraman! 7. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan! 4. Jelaskan perbedaan pH dan pOH! 8.F. Cek kemampuan 1. Jelaskan perbedaan larutan asam. dan larutan garam! 6. Larutan Asam dan Basa 4 . Klasifikasikan larutan berdasarkan sifat kelarutan.

BAB II. basa dan garam 4. Jika ada perubahan dari rencana semula. Larutan elektrolit dan non elektrolit 3. Konsentrasi larutan Tulislah semua jenis kegiatan yang anda lakukan di dalam tabel kegiatan di bawah ini. berilah alasannya kemudian mintalah tanda tangan kepada guru atau instruktur anda. 06. RENCANA BELAJAR SISWA Kompetensi Sub Kompetensi : Larutan Asam dan Basa : 1. Klassifikasi larutan 2. Asam. PEMBELAJARAN A. Larutan Asam dan Basa 5 . Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar Alasan perubahan Tandatangan Guru Kim.

KEGIATAN BELAJAR 1. Menjelaskan faktor penyebab larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik. Kegiatan Belajar 1 a. rasakan sirup dibagian dasar gelas. 06. Apabila gula pasir dimasukkan dalam air dan diaduk maka padatan gula pasir akan menghilang. Larutan Asam dan Basa 6 .B. ukuran zat terhadap kelarutan suatu zat berdasarkan data percobaan. diharapkan anda dapat: Mengklasifikasikan larutan berdasarkan konsentrasi larutan. Mengklasifikasikan larutan elektrolit lemah dan elektrolit kuat. apakah ada perbedaan? Sirup merupakan salah satu contoh larutan. faktor-faktor yang mempengaruhii b. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar 1. Mengklasifikasikan larutan berdasarkan tingkat kelarutan. bagaimana rasanya? Apakah ada perbedaan rasa? Amati warna sirup di seluruh bagian. Menyimpulkan pengaruh variabel suhu. Dengan bantuan sedotan. Melakukan percobaan mengenai kelarutan. Kim. Menyimpulkan sifat daya hantar listrik larutan elektrolit dan non elektrolit. Mengklasifikasikan larutan elektrolit dan non elektrolit. Kemanakah perginya gula pasir? Ambillah segelas air sirup. Uraian Materi Pengertian Larutan Pernahkah Anda membuat sirup? Sirup dapat dibuat dengan mencampurkan gula pasir dan air. tengah gelas dan permukaan gelas. pengadukan.

Zat terlarut merupakan komponen yang jumlahnya sedikit.Larutan merupakan campuran yang homogen. yaitu campuran yang memiliki komposisi merata atau serba sama di seluruh bagian volumenya. Larutan Asam dan Basa 7 . tetapi pada pembahasan materi ini dibatasi hanya larutan dengan dua macam komponen yaitu larutan biner. Apa saja komponen dari larutan? Suatu larutan mengandung dua komponen atau lebih yang disebut zat terlarut (solut) dan pelarut (solven). Komponen dari larutan biner yaitu zat terlarut dan pelarut yang dapat dilihat dalam Tabel 1. Kim. semua campuran gas Karbon dioksida dalam air Hidrogen dalam platina Alkohol dalam air Raksa dalam tembaga Perak dalam platina Garam dalam air Proses Pembentukan Larutan Proses terjadinya suatu larutan dapat mengikuti salah satu mekanisme berikut: (a) Zat terlarut bereaksi secara kimia dengan pelarut dan membentuk zat yang baru. air merupakan pelarut sedangkan gula merupakan zat terlarut. 06. sedangkan pelarut adalah komponen yang terdapat dalam jumlah banyak. Meskipun larutan dapat mengandung banyak komponen. Pada contoh di atas. Contoh larutan biner Zat terlarut Gas Gas Gas Cair Cair Padat Padat Pelarut Gas Cair Padat Cair Padat Padat Cair Contoh Udara. Tabel 1. (b) Zat terlarut membentuk zat tersolvasi dengan pelarut. (c) Terbentuknya larutan berdasarkan dispersi.

Reaksi kimia dengan pelarut dapat terjadi apabila ada interaksi antara pelarut dan zat terlarut dengan pemutusan satu atau lebih ikatan kimia. Contoh dari gejala ini adalah: P2O 5 + 3H2O ? 2 H 3PO4 NH3 + H2O ? NH4OH Pada contoh diatas terbentuk sistem homogen tetapi sifat kimia zat terlarut berubah. Golongan yang kedua, masih menunjukkan adanya antaraksi antarpelarut dan zat terlarut, tetapi tidak sekuat golongan yang pertama dan tidak disertai perubahan sifat dari zat terlarut. Antaraksi yang terjadi ialah bentuk solvasi, dan dinamakan hidratasi jika pelarutnya air. Solvasi biasanya disebabkan karena adanya antaraksi antara pelarut polar terhadap zat terlarut yang polar pula, seperti bila garam NaCl dilarutkan dalam air (lihat Gambar 1). Molekul air sebagai dwikutub mengelilingi ion-ion Na+ dan Cl - seperti tampak pada Gambar. Dalam hal ini dikatakan ion-ion Na+ dan Cl- dalam kedaan tersolvasi. Solvasi dapat pula terjadi antara molekul yang polar, misalnya etanol C2H5OH dengan air. Oleh dalam air. Sedangkan, proses terjadinya larutan berdasarkan dispersi dapat ditunjukkan oleh CCl4 dan benzena. Kedua molekul ini non polar sehingga tidak ada gaya tarik menarik antara kedua zat tersebut. Kelarutan dalam hal ini disebabkan karena adanya kecenderungan dari benzena dan karbon tetraklorida untuk terdispersi sejauh mungkin. karena itu alkohol dapat larut

Kim. 06. Larutan Asam dan Basa

8

Oksigen pada molekul air bermuatan negatif secara parsial dan sisa hidrogennya bermuatan positif secara parsial. Sehingga bila NaCl larut dalam air, ion negatif (Cl -) akan berinteraksi dengan kutub positif hidrogen dari molekul air dan ion positif (Na+) akan berinteraksi dengan kutub negatif oksigen dari molekul air yang lain.

(a) Ion Na+ tersolvasi oleh air sebagai dwi kutub dan (b) Ion Cl –tersolvasi oleh air sebagai dwikutub ?

Gambar 1. Proses pelarutan NaCl dalam air

Jenis-jenis Larutan
Bermacam-macam larutan dapat diklasifikasikan berdasarkan tingkat kelarutan, konsentrasi zat terlarut dan daya hantar listrik. Berikut kita bahas jenis larutan berdasarkan konsentrasi zat terlarut, kelarutan daya hantar larutan secara terpisah. 1. Konsentrasi Zat Terlarut Apakah Anda pernah membuat teh pada pagi atau sore hari? Teh bagaimana yang Anda inginkan, yang pekat atau yang encer? Bila Anda senang teh yang pekat, pasti banyak ekstrak teh yang Anda larutkan dalam pelarut air, sebaliknya bila Anda senang teh encer, hanya sedikit ekstrak teh yang Anda larutkan dalam air.
Kim. 06. Larutan Asam dan Basa

9

Gambar 2 Lerutan teh pekat (a) dan larutan teh encer (b) (a) (b)

Dalam pembuatan larutan di laboratorium, kita kenal istilah “konsentrasi”. Bila larutan pekat berarti konsentrasinya tinggi, dan bila larutan encer berarti larutan tersebut mempunyai konsentrasi rendah. Larutan dengan konsentrasi tinggi berarti memerlukan lebih banyak zat terlarut daripada larutan dengan konsentrasi rendah. Lebih jelasnya perhatikan Gambar 3 untuk memvisualisasikan perbedaan larutan pekat dan larutan encer.

(a) Gambar 3 Visualisasi larutan pekat (a) dan larutan encer (b)

(b)

Kim. 06. Larutan Asam dan Basa

10

74 g KIO 3 ke dalam air pada temperatur tersebut. volume pelarut. Suatu larutan dengan jumlah maksimum zat terlarut pada temperatur tertentu disebut larutan jenuh.3 g KIO3 dalam 100 g air pada 1000C tersebut. ternyata hanya 4. dan 27. KIO 3 yang larut dalam 100 g air pada 00C. Proses ini disebut rekristalisasi. disebut larutan lewat jenuh. banyaknya zat terlarut maksimal yang dapat larut dalam jumlah tertentu pelarut pada temperatur konstan disebut kelarutan. Misalnya. Sebelum mencapai titik jenuh. Kim. Pada 1000C.74 g kalium iodat. hanya 4. larutan yang mengandung 2 g KIO3 dalam 100 g air pada 00C adalah larutan tidak jenuh. disebut larutan tidak jenuh. Jika larutan yang mengandung 32. Sedangkan suatu keadaan dengan zat terlarut lebih banyak dari pada pelarut. Umumnya zat terlarut larut dalam pelarut tertentu dan temperatur tertentu.3 g per 100 g air. kita dinginkan pada 00c. Perhatikan uraian berikut. Kadang-kadang ada bahan yang sukar larut dan ada juga bahan yang mudah larut. dan ukuran zat terlarut.74 g per 100 g air. Dari uraian di atas. Larutan Asam dan Basa 11 . dapat terjadi bila kita menambahkan sedikit zat terlarut padat pada larutan lewat jenuh seperti ditunjukkan dalam Gambar 4. Maka dapat kita katakan bahwa kelarutan KIO 3 dalam air pada 00C adalah 4. Kelarutan Pengertian Kelarutan Kita sering melarutkan suatu bahan untuk beberapa keperluan.74 g KIO 3 yang masih dalam keadaan larut.6 g KIO 3 akan membentuk kristal dalam larutan. 06. terdapat kelebihan jumlah KIO3 yang tidak larut. kelarutan KIO 3 dalam air adalah 32. Kelarutan suatu zat tergantung pada suhu. Terbentuknya kristal zat terlarut dalam larutan. Bila kita tambahkan 4.2. Jadi .

Bandingkan kelarutan gula dan garam dalam air. Kelarutan Zat dalam Air pada Temperatur Kamar Zat Alkohol Garam Gula Oksigen Karbon dioksida Kelarutan (per 100 gram) Tidak terbatas 36 211 0. Di dalam tubuh kita pun air melarutkan makanan sehingga mudah dicerna. Jika kita sedang memasak sayur. Mana yang lebih mudah melarut? Mengapa kelarutan zat berbeda-beda? Faktor-faktor apa yang mempengaruhinya? Perhatikan Gambar 5. air dinamakan sebagai “ pelarut universal”. Anda pasti akan menemukan jawabannya. Apakah semua zat melarut sama baiknya di dalam air? Untuk menjawab pertanyaan ini. faktor- Kim.144 Berdasarkan Tabel 2 di atas. Tabel 2.0041 0. bermacammacam bumbu kita masukkan untuk mendapatkan rasa yang sedap. Selain suhu. coba perhatikan Tabel 2 berikut. dapat diungkapkan bahwa kelarutan berbagai macam zat dalam air tidak sama. Karena kemampuan yang tinggi dalam melarutkan zat. Hal ini disebabkan karena air merupakan zat yang mudah di dapat dan mempunyai kemampuan tinggi untuk melarutkan zat.Gambar 4 Proses pembentukan kristal zat terlarut dari larutan lewat jenuh Pelarut yang sering digunakan adalah air. 06. Larutan Asam dan Basa 12 . Rasa tersebut merupakan kombinasi rasa dari beberapa macam bumbu yang telah terlarut dalam air (kuah).

(a) (b) (c) Gambar 5. maka kelarutan KNO3 lebih besar daripada KBr sehingga KBr lebih banyak mengkristal pada suhu tinggi. dan KBr dapat dipisahkan dengan menyaring dalam keadaan panas. Akibatnya kontak antara zat terlarut dengan pelarut menjadi lebih sering dan efektif. Kecepatan proses pelarutan dapat ditingkatkan melalui pengadukan (a). Hal ini menyebabkan zat terlarut menjadi lebih mudah larut pada suhu tinggi. Kim. dan ukuran zat terlarut (luas permukaan sentuhan zat terlarut) (Gb.faktor yang mempengaruhi kelarutan adalah pengadukan (Gambar 5a). Jika campuran ini dimasukkan air panas. Perhatikan Gambar 6. sedangkan KBr kecil sekali. dari keadaan tenang menjadi saling berdesakan dan menyebar. Demikian pula pada suhu tinggi partikel-partikel akan bergerak lebih cepat dibandingkan pada suhu rendah. terlihat kelarutan KNO3 sangat berpengaruh oleh kenaikan suhu. 5b). Pasti keadaan orang-orang tersebut akan berbeda. penggerusan secara mekanis (b) dan pemanasan (c) Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kelarutan Suhu Suhu mempengaruhi kelarutan suatu zat. 06. Bayangkan dalam gedung bioskop yang banyak penonton sedang asyik menonton film dan tiba-tiba gedung tersebut terbakar. Larutan Asam dan Basa 13 .

Ikan akan mati dalam air panas karena kelarutan oksigen berkurang. Hal ini karena luas bidang sentuh gula halus lebih luas dari gula pasir. Luas permukaan sentuhan zat terlarut dapat di diperbesar melalui proses pengadukan atau penggerusan secara mekanis. karena gas menguap dan meninggalkan pelarut. Minuman akan mengandung CO2 lebih banyak bila disimpan dalam lemari es dibandingkan di udara terbuka. Kim. Luas Permukaan Sentuhan Zat Kecepatan kelarutan dapat dipengaruhi juga oleh luas permukaan (besar kecilnya partikel zat terlarut). 06. Pengadukan Pengadukan juga menentukan kelarutan zat terlarut.Gambar 6 Kelarutan beberapa senyawa dalam air pada temperatur antara 00C sampai 1000C Jika kelarutan zat padat bertambah dengan kenaikan suhu. Semakin banyak jumlah pengadukan. Larutan Asam dan Basa 14 . Gula halus lebih mudah larut daripada gula pasir. maka zat terlarut umumnya menjadi lebih mudah larut. maka kelarutan gas berkurang bila suhu dinaikkan. sehingga gula halus lebih mudah berinteraksi dengan air.

maka daya hantar listriknya tidak berbeda dengan air murni. Jika dalam larutan terdapat ion. Tetapi jika dalam air ditambahkan gula pasir. Jika dalam larutan tersebut tidak terdapat ion larutan tersebut bersifat non elektrolit. Mengapa air sungai tersebut dapat menghantarkan a rus listrik dan ikan dapat tertraik oleh aliran listrik tersebut? Dalam air sungai terdapat zat-zat terlarut dan ternyata sebagian dari zat terlarut itu ada yang dapat menghantarkan arus listrik. Contoh. larutan dibagi menjadi dua yaitu larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. maka lampu dalam rangkaian tersebut akan menyala dan timbul gas atau endapan pada salah satu atau kedua elektroda. jika dalam air ditambahkan garam dapur. larutan tersebut bersifat elektrolit. Hantaran listrik melalui larutan dapat dtunjukkan dengan alat uji elektrolit seperti pada Gambar 7.3. Larutan Asam dan Basa 15 . yaitu menangkap ikan dengan menggunakan strom listrik. Larutan Elektrolit dan Non-Elektrolit Berdasarkan sifat daya hantar listriknya. Kim. 06. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Hal itu terbukti dengan adanya ikan yang mati akibat sengatan arus listrik. Sifat elektrolit dan non elektrolit didasarkan pada keberadaan ion dalam larutan yang akan mengalirkan arus listrik. maka larutan ini akan dapat menghantarkan listrik dengan baik. Dengan alat tersebut mereka memasukkan aliran listrik ke dalam air sungai atau air laut. Akan tetapi jika dalam air tersebut ditambahkan zat terlarut maka sifat daya hantarnya akan berubah sesua dengan jenis zat yang dilarutkan. Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Jika larutan menghantarkan arus listrik. Air murni merupakan penghantar listrik yang buruk. Daya Hantar Listrik Dalam kehidupan sehari-hari mungkin Anda pernah menjumpai orang yang kurang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

molekul-molekul gula tersebut tidak terurai menjadi ion tetapi hanya berubah wujud dari padat menjadi larutan. 06. Larutan Asam dan Basa 16 . Perhatikan reaksi berikut. Larutan gula adalah contoh dari larutan non elektrolit. Contoh larutan non elektrolit adalah larutan gula. Contoh larutan elektrolit: larutan garam dapur. larutan alkohol. (b) bila senyawa CH2O (formaldehida) tidak ada partikel bermuatan yang membawa arus. Perhatikan reaksi berikut: C12H22O 11(s) + H2O (l) ? C12H22O 11(aq) Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menemukan contoh larutan elektrolit maupun non elektrolit. air sungai. larutan tawas.(aq) Bila gula dilarutkan dalam air. ion positif dan ion negatif membawa arus (lampu menyala). air laut. NaCl (s) + H2O (l) ? Na+ (aq) + Cl . larutan cuka makan. larutan glukosa. Kim.Gambar 7 (a) Bila senyawa ion seperti magnesium klorida. larutan urea. dan tidak ada arus listrik yang diamati (lampu mati) Contoh lain adalah. bila NaCl dilarutan dalam air akan terurai menjadi ion positif dan ion negatif. Ion positif yang dihasilkan dinamakan kation dan ion negatif yang dihasilkan dinamakan anion. MgCl 2 dilarutkan dalam air dan voltase dihubungkan. Larutan NaCl adalah contoh larutan elektrolit. larutan asam sulfat.

beberapa elektrolit yang lain dapat menghantarkan listrik tetapi kurang baik. 06. (Gambar 8b).Elektrolit Kuat dan Elektrolit Lemah Daya hantar listrik larutan elektrolit bergantung pada jenis dan konsentrasinya. redup atau bahkan tidak menyala dan gas yang terbentuk relatif sedikit. larutan ini dinamakan elektrolit kuat. Perhatikan hasil uji elektrolit yang ditunjukkan pada Gambar 8. yaitu elektrolit kuat dan elektrolit lemah. sehingga lampu nyala. Pada larutan elektrolit lampu yang digunakan menyala dan timbul gas pada elektrodanya. Beberapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik dengan baik meskipun konsentrasinya kecil. Larutan ini dinamakan elektrolit kuat. Sedangkan larutan elektrolit yang mempunyai daya hantar lemah meskipun konsentrasinya tinggi dinamakan elektrolit lemah. natrium klorida ? merupakan penghanhantar listrik yang kuat (a) ? asam asetat merupakan penghantar listrik yang lemah (b) Gambar 8 Perbedaan larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah Kim. Beberapa larutan elektrolit dapat mengahantarkan listrik dengan baik sehingga lampu menyala terang dan gas yang terbentuk relatif banyak (Gambar 8a). Dari uraian di atas kita dapat golongkan larutan elektrolit menjadi dua macam. Larutan Asam dan Basa 17 .

Hal ini disebabklan karena zat terlarut akan terurai sebagian (? << 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut sedikit mengandung ion. Tabel berikut menggambarkan larutan-larutan yang termasuk elektrolit kuat. Tabel 3. NaCl (aq) ? 100 % ? ?? Na+ (aq) + Cl. Perhatikan reaksi berikut.(aq) Dari reaksi diatas jika 100 mol NaCl dilarutkan dalam air akan terbentuk 100 mol ion Na+ dan 100 mol ion Cl-. Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan lemah. elektrolit lemah dan non elektrolit. Sebagai contoh larutan NaCl. 06. Jika padatan NaCl dilarutkan dalam air maka NaCl akan terurai sempurna menjadi ion Na+ dan Cl-. Larutan Asam dan Basa 18 . Klassifikasi Larutan Elektrolit Kuat HCl HNO3 HClO 4 H2SO 4 NaOH Ba(OH)2 Elektrolit Lemah CH3COOH HF HNO2 NH3 H2O Non Elektrolit (NH2)2CO (urea) CH3OH (metanol) C2H5OH (etanol) C6H12O 6 (glukosa) C12H22O 11 (sakharosa) Kim. Jadi jika 100 mol NaCl dilarutkan akan terbentuk 200 mol ion.Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Hal ini disebabkan karena zat terlarut akan terurai sempurna (derajat ionisasi ? = 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut banyak mengandung ion-ion.

Kelarutan dipengaruhi oleh suhu. karena zat terlarut terurai sebagian (? << 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut sedikit mengandung ion. tidak jenuh dan lewat jenuh. d. 2. pengadukan dan luas permukaan zat. Larutan Asam dan Basa 19 . karena zat terlarutnya terurai sempurna (derajat ionisasi ? = 1) menjadi ion-ion sehingga dalam larutan tersebut banyak mengandung ion-ion. 06. ? ? Larutan dengan konsentrasi tinggi disebut larutan pekat. Larutan e lektrolit kuat adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Buat tabel untuk membedakan jenis-jenis larutan berdasarkan konsentrasi zat terlarut dan kelarutannya. Jelaskan macam-macam proses pembentukan larutan! 3. ? ? ? Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Suatu larutan dapat dibedakan sebagai larutan jenuh. Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. terdiri dari dua komponen atau lebih yang disebut zat terlarut (solut) dan pelarut (solvent). Tugas 1. Kim. Kelarutan adalah banyaknya zat terlarut maksimal yang dapat larut dalam jumlah tertentu pelarut pada temperatur konstan. sedangkan larutan dengan konsentrasi rendah disebut larutan encer.c. ? Mekanisme dalam proses pembentukan suatu larutan adalah: (a) Zat terlarut bereaksi secara kimia dengan pelarut dan membentuk zat yang baru. Rangkuman ? Larutan adalah campuran zat-zat homogen. (b) Zat terlarut membentuk zat tersolvasi dengan pelarut. (c) Terbentuknya larutan berdasarkan dispersi. ? Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan lemah. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan suatu zat.

Jika sistem ditingkatkan pada 1000C. Apakah larutan jenuh.4. Bila sistem dengan hati-hati mendinginkan pada 00C. 5. pelarut dan larutan? 2. Bila 170 g natrium asetat ditempatkan dalam 100 g air pada 00C. Jumlah massa natrium asetat yang dapat larut dalam 100 g air adalah 119 g pada 00C dan 170 g pada 1000C. Jelaskan faktor penyebab larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik. berapa banyak yang larut? b. tidak jenuh atau lewat jenuh. sebagai berikut. Tes Formatif 1. tidak jenuh atau lewat jenuh? 4. larutan tersebut jenuh. a. suhu dan luas permukaan zat terhadap kelarutan suatu zat! 3. dan tidak ada kristal yang kelihatan apakah sistem homogen atau heterogen? g. Jelaskan proses terbentuknya larutan melalui mekanisme ‘zat terlarut tersolvasi dengan pelarut. f. H2O 6. 6. AgCl b. yaitu amonia (NH3) atau sikloheksana (C 6H12) mana yang dapat melarutkan masing-masing zat terlarut berikut. Bila dalam larutan terdapat kelebihan zat terlarut. Dari dua macam pelarut. Buat tabel untuk mengklasifikasikan sifat-sifat larutan elektrolit lemah dan elektrolit kuat. Apa yang dimaksud dengan zat terlarut. Larutan Asam dan Basa 20 . Kim. tidak jenuh atau lewat jenuh? d. e. a. apakah berupa homogen atau heterogen? e. Data eksperimen daya hantar listrik beberapa larutan. Jelaskan perbedaan sifat daya hantar listrik dari larutan elektrolit dan larutan non elektrolit! 5. Apakah larutan bersifat jenuh. Sistem tersebut homogen atau heterogen? c. 06. Uraikan bagaimana pengaruh pengadukan. C10H8 c.

dan sistem bersifat homogen. 2. Zat terlarut adalah komponen dalam larutan yang jumlahnya lebih sedikit. pelarut adalah komponen dalam larutan yang jumlahnya lebih banyak. c. Kunci Jawaban 1. klasifikasikan jenis-jenis larutan tersebut. Kelarutan suatu zat semakin tinggi bila jumlah pengadukan semakin banyak. Kim. semakin tinggi suhu dan semakin luas permukaan sentuhan zat terhadap pelarut. 3. No Jenis air Nyala lampu Pengamatan lain 1 Air laut Redup Ada gas 2 Air ledeng Ada gas 3 Air danau Sedikit terang Ada gas 4 Air sumur Redup Ada gas 5 Air suling Ada gas Dari data tersebut. semua 170 g zat terlarut larut. Larutan bersifat jenuh. 06. Larutan Asam dan Basa 21 . Sistem heterogen yaitu suatu campuran larutan dan sedikit kelebihan zat terlarut. Bila sistem dipanaskan pada 1000C. Jawaban-jawaban sebagai berikut: a.Pengamatan Nyala lampu Gelembung gas 1 Terang Ada 2 Tidak menyala Tidak ada 3 Tidak menyala Ada 4 Tidak menyala Tidak ada 5 Redup Ada Berdasarkan data di atas. b. dan larutan adalah campuran homogen dari zat terlarut dan pelarut. d. Data percobaan daya hantar listrik air dari berbagai sumber sebagai berikut. apa yang dapat Anda simpulkan? Larutan f. 7. Hanya 119 g natrium asetat yang larut dalam 100 g air pada temperatur 00C.

Sebagai contoh bila garam NaCl dilarutkan dalam air. karena 170 g zat terlarut lebih besar dari 119 g yang stabil pada temperatur ini. c. g. Daya hantar larutan elektrolit disebabkan oleh ion-ion hasil ionisasi elektrolit dalam larutannya. 6. Sedangkan pelarut air (H2O). karena 170 g dalam 100 g air. AgCl lebih suka terlarut dalam pelarut polar NH3. 7. 06. Kim. C10H8 lebih suka terlarut dalam pelarut non-polar C6H12. Homogen karena tidak ada kristal.e. a. Larutan elektrolit lemah : Larutan 3 dan larutan 5. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Artinya ion Na+ dan ion Cltelah tersolvasi oleh air. Larutan non elektrolit : Larutan 2 dan larutan 4. f. Sehingga. 4. yang maksimum dan stabil pada temperatur ini. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa semua jenis air dalam data pengamatan bersifat elektrolit. Larutan Asam dan Basa 22 . akan membentuk muatan negatif dari oksigen dan muatan positif dari hidrogen. Makin banyak ion-ion itu maka makin besar pula daya hantarnya. dan ion Cl. karena keduanya sama-sama polar dan mempunyai ikatan hidrogen. Solvasi umumnya disebabkan karena adanya interaksi antara pelarut polar terhadap zat terlarut polar juga. sistem dalam bentuk larutan. ion Na+ akan berinteraksi dengan kutub negatif oksigen. Larutan elektrolit ketika dialiri arus listrik mengalami penguraian dengan menghasilkan gas (gelembung). Zat terlarut NaCl dalam air akan terionisasi menjadi ion Na+ dan ion Cl-.akan berinteraksi dengan kutub positif hidrogen. 5. b. Bila kita letakkan kristal kecil natrium asetat ditambahkan. Larutan lewat jenuh. Larutan jenuh. Larutan elektrolit kuat : Larutan 1. H2O lebih suka terlarut dalam NH3. pembentukkan kristalisasi kelebihan natrium asetat.

.g... Catat banyaknya pengadukan sampai campuran melarut.... 500C. .. .. . Lakukan percobaan yang sama dengan menggunakan ukuran berat gula pasir dan volume air yang sama...... . Kim.... 06. Larutan Asam dan Basa 23 .. tetapi air yang digunakan dipanaskan dulu pada suhu masing-masing 300C... Siapkan gelas kimia 5 buah............ Percobaan 1 2 3 4 5 Suhu air (0C) Suhu kamar 300C 500C 700C 1000C Banyak adukan . Masukkan 5 gram gula pasir ke dalam gelas kimia yang telah berisi air 50 mL..... 70 0C dan 100 0C.. berilah label nomor pada masing-masing gelas kimia. Lembar Kerja Pengaruh Suhu dan Ukuran Zat Terlarut Terhadap Kelarutan Zat Alat dan Bahan yang diperlukan: ? ? ? ? ? ? ? ? ? Gula pasir (kasar dan halus) Gelas kimia 100 mL (8 buah) Gelas ukur 50 mL Gelas ukur 10 mL Termometer Spatula Neraca Pembakar Kaki tiga dan Kasa Cara Kerja: Pengaruh Suhu Terhadap Kelarutan 1. Catat hasil penyelidikanmu dalam tabel pengamatan. 4. 2. 3...

berilah label nomor pada masing-masing gelas kimia.. Bagaimana pengaruh Ukuran zat terlarut pada proses pelarutan? Uji Daya Hantar Listrik Larutan Alat dan Bahan yang diperlukan: ? ? ? ? ? ? ? ? Zat Gula pasir Gula halus Banyak adukan ... Dalam percobaan kedua... Catat banyaknya pengadukan sampai campuran melarut.. Catat hasil penyelidikanmu dalam tabel pengamatan. .Pengaruh Ukuran Zat Terlarut Terhadap Kelarutan Zat 1. 3.. Larutan Asam dan Basa . Catat banyaknya pengadukan sampai campuran melarut. Dalam percobaan pertama...... Masukkan 1 sendok butiran gula pasir ke dalam gelas kimia yang telah berisi air 10 mL. campuran mana yang membutuhkan jumlah adukan paling banyak untuk melarut? Campuran mana yang membutuhkan paling sedikit jumlah adukan untuk melarut? 4. Percobaan 1 2 Analisis dan Simpulan: 1. 2. Lakukan percobaan yang sama dengan menggunakan 1 sendok gula halus. Bagaimana pengaruh suhu pada proses pelarutan? 3. 4.. 8 Gelas kimia 100 mL Gelas ukur Alat uji daya hantar listrik Larutan Gula Larutan Garam dapur Larutan NH4OH Larutan alkohol (C 2H5OH) Larutan CO(NH2)2 24 Kim. Siapkan gelas kimia 6 buah... 06. campuran mana yang membutuhkan jumlah adukan paling banyak untuk melarut? Campuran mana yang membutuhkan paling sedikit jumlah adukan untuk melarut? 2..

2. Siapkan gelas kimia 8 buah. 06. Larutan ? ? ? ? ? ? ? ? ? Hasil Pengamatan Larutan Gula Larutan Garam dapur Larutan NH4OH Larutan alkohol (C 2H5OH) Larutan CO(NH2)2 Larutan NaOH Larutan asam cuka Larutan HCl Larutan H2SO 4 Analisis dan Simpulan: 1. berilah label nomor pada masing-masing gelas kimia.? ? ? ? Larutan NaOH Larutan asam cuka Larutan HCl Larutan H2SO 4 Cara Kerja: 1. Uji daya hantar masing-masing larutan 4. Catat hasil penyelidikanmu dalam tabel pengamatan. Kelompokkan hasil pengamatan Anda dalam larutan elektrolit lemah dan elektrolit kuat Kim. Kelompokkan hasil pengamatan Anda dalam larutan elektrolit dan non elektrolit 2. Masukkan masing-masing dalam gelas kimia larutan 3. Larutan Asam dan Basa 25 .

asam adalah zat-zat yang dalam air melepaskan ion hidronium (H3O +) sedangkan basa melepaskan ion hidroksida (OH -). mampu membedakan Konsep Asam Basa Arhenius Konsep yang cukup memuaskan tentang asam dan basa. Menjelaskan perbedaan pengertian tentang pH dan pOH. Larutan Asam dan Basa 26 . Di lambung kita terdapat getah yang dikenal sebagai asam lambung yang mengandung asam klorida membantu menghancurkan makanan pada proses pencernaan. sifat-sifat yang teramati dari asam. dikemukakan oleh Arrhenius pada tahun 1884. diharapkan Anda dapat: Mengklasifikasikan larutan asam. Uraian materi Asam. serta yang tetap diterima hingga sekarang. Kimia asam-basa berperan penting dalam banyak proses yang terjadi dalam tubuh kita. Membuat larutan dengan konsentrasi tertentu. Dapatkah Anda menyebutkan contoh asam yang lain? Contoh basa dan garam dalam kehidupan sehari-hari. serta garam dapur. Sari jeruk dan vitamin C sangat dibutuhkan oleh sel-sel tubuh kita. aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida untuk obat nyeri lambung. basa dan garam terdapat dalam banyak bahan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. basa dan garam tersebut. larutan basa dan larutan garam. basa dan garam ternyata asam. karena dalam sari jeruk terdapat asam sitrat dan dalam vitamin C terdapat asam askorbat. Kim. Tujuan kegiatan pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar 2.2. 06. Menurut Arrhenius. antara lain amonia sebagai desinfektan. Kegiatan Belajar 2 a. Menuliskan reaksi penggaraman. b. Secara sederhana.

06. kalium hidroksida. Ca(OH)2. Larutan Asam dan Basa 27 . seperti ditunjukkan dalam Gambar 9. bila suatu molekul polar seperti asam klorida (HCl) dilarutkan dalam air. akan mengalami ionisasi menghasilkan ion hidronium dan ion klorida. karena menghasilkan ion hidroksida bila dilarutkan dalam air (Gambar 11). kalsium hidroksida. zat ini akan menghasilkan ion hidroksida (Gambar 10). H+ akan terpisah dari molekul yang polar dan akan terbentuk ion hidronium.(aq) Gambar 9 Bila asam klorida dilarutkan dalam air.(aq) Gambar 10 Bila amonia dilarutkan dalam air. KOH. NH3 (aq) + H2 O (l) ? NH4 + (aq) + OH. Kim. H3O +. akan mengalami ionisasi menghasilkan ion amonium dan ion hidroksida. Al(OH)3 merupakan contoh basa.Misalnya. Demikian juga bila amonia dilarutkan dalam air. Dapatkah Anda menyebutkan beberapa contoh basa yang lain di laboratorium? Tentu Anda akan menyebutkan senyawa NaOH. dan aluminium hidroksida. Seperti halnya NaOH. daerah bermuatan negatif pada molekul air menarik daerah bermuatan positif dari molekul HCl. HCl (aq) + H2 O (l) ? H3 O+ (aq) + Cl. karena NaOH juga menghasilkan ion hidroksida bila dilarutkan dalam air.

(aq) Asam fosfat dalam air: H3PO4 (aq) + H2O (l) ? 3 H3O+ (aq) + PO43. sedangkan yang dapat memberikan dua ion H3O + disebut asam diprotik. air tidak ditunjukkan dalam reaksi dan ion hidronium dituliskan Kim. Atau dapat dikatakan setiap molekul yang dapat memberikan lebih dari satu ion H3O + disebut asam poliprotik. termasuk asam poliprotik. setiap molekul yang hanya dapat memberikan satu ion H3O + disebut asam monoprotik. dapat juga digunakan bentuk reaksi singkat.(aq) Berdasarkan contoh diatas. Gambar 12 Buah jeruk banyak mengandung asam sitrat. dan tiga ion H3O+ disebut asam triprotik.(aq) Asam sulfat dalam air: H2SO 4 (aq) + H2O (l) ? 2 H 3O+ (aq) + SO 42. karena dalam molekulnya memberikan tiga ion hidronium Akan tetapi. Asam nitrat dalam air: HNO 3 (aq) + H2O (l) ? H3O+ (aq) + NO3. Larutan Asam dan Basa 28 .Gambar 11 Semua senyawa ini adalah basa karena menghasilkan ion hidroksida bila dilarutkan dalam air Perhatikan contoh-contoh berikut. 06. kadang-kadang pembentukan ion hidronium bila terlalu asam panjang dilarutkan untuk dalam menuliskan air atau pembentukkan ion hidroksida bila basa dilarutkan dalam air dengan persamaan reaksi secara lengkap. Untuk itu.

karena beberapa asam dan basa dapat mengakibatkan luka bakar dan merusak jaringan. basa mempunyai rasa pahit. cuka. tomat. 06. Tetapi. Akan tetapi rasa sebaiknya jangan dipergunakan untuk menguji adanya asam atau basa. Asam dan Basa dapat Dibedakan dari Rasa dan Sentuhan Apa yang terdapat dalam pikiran Anda ketika mendengar kata asam? Apakah Anda berpikir pada suatu benda yang rasanya masam atau asam adalah suatu zat yang dapat membakar kulit Anda dan melarutkan logam? Semua itu tergantung dari sifat khas beberapa asam. Karena pada umumnya asam bersifat masam dan basa berasa agak pahit. Pernahkah Anda membersihkan saluran yang tersumbat dengan pembersih saluran? Meminum obat anti maag (antasid) untuk mengatasi gangguan sakit perut dan merasakan licinnya sabun? Hal ini berarti Anda telah berpengalaman dengan sifat kimia basa. Larutan Asam dan Basa 29 . basa dan garam merupakan zat kimia yang memiliki sifat-sifat yang dapat membantu kita untuk membedakannya. Asam mempunyai rasa masam.dalam bentuk ion hidrogen yang terlarut dalam air (aqueous). jus lemon. rasa sebaiknya jangan digunakan untuk menguji adanya asam dan basa.(aq) Sifat-sifat Asam. Kim. Rasa masam yang kita kenal misalnya pada beberapa jenis makanan seperti jeruk. Sebaliknya. karena Anda tidak boleh begitu saja mencicipi zat-zat kimia yang belum dikenal karena banyak diantaranya yang bersifat racun atau bersifat korosif. Dalam bentuk reaksi singkat. minuman ringan ( soft drink) dan beberapa produk seperti sabun yang mengandung belerang dan air accu (Gambar 13). 1. Basa dan Garam Asam. reaksi HA dapat dituliskan sebagai berikut: HA (aq) ? H+(aq) + A .

Gambar 14 Pemutih dan pembersih saluran merupakan produk kimia yang mengandung basa Kim. Basa (seperti sabun) bersifat alkali. yang sama halnya dengan proses pembersihan dari produk pembersih saluran. bereaksi dengan protein di dalam kulit sehingga sel-sel kulit akan mengalami pergantian. Reaksi ini merupakan bagian dari rasa licin yang diberikan oleh sabun. Larutan Asam dan Basa 30 . meskipun Anda telah terbiasa dengan sentuhan sabun saat mandi atau mencuci. sentuhan bukan merupakan cara yang aman untuk menguji basa. 06.Gambar 13 Beberapa produk kimia yang mengandung asam Seperti halnya rasa.

Larutan Asam dan Basa 31 . obat-obatan. Umumnya asam sulfat digunakan dalam pembuatan pupuk. asam fosfat. Asam sulfat (H2SO4) merupakan cairan kental menyerupai oli. Tabel 4. pupuk Baterai mobil. pabrik baja. pewarna. Asam fosfat (H3PO4) digunakan untuk pembuatan pupuk dan deterjen. Namun. pabrik plastik. sayuran Jeruk Larutan pencuci mata Minuman berkarbonasi Asam lambung. peledak (TNT) Deterjen. Empat macam asam yang paling penting dalam industri adalah asam sulfat. Asap HCl Kim. Asam klorida (HCl) adalah gas yang tidak berwarna yang dilarutkan dalam air. obat tetes mata Pupuk. bahan sabun Asam juga merupakan kebutuhan industri yang vital. antasid Pabrik mortar dan plester Obat urus-urus. asam nitrat dan asam klorida. dan untuk pembuatan asam lainnya. 06. pupuk Anggur Apel Sengatan lebah Keju Bahan pengawet makanan Deodoran. sangat disayangkan bahwa fosfat dapat menyebabkan masalah pencemaran di danau-danau dan aliran sungai.Beberapa asam yang telah dikenal dalam kehidupan sehari-hari disajikan dalam Tabel 4. Asam nitrat (HNO 3) banyak digunakan untuk pembuatan bahan peledak dan pupuk. antasid Pembersih saluran pipa air. tomat. Asam nitrat pekat merupakan cairan tidak berwarna yang dapat mengakibatkan luka bakar pada kulit manusia. pengilangan minyak. Beberapa Asam dan Basa Yang Telah Dikenal Nama Asam Asam asetat Asam askorbat Asam sitrat Asam borat Asam karbonat Asam klorida Asam nitrat Asam fosfat Asam sulfat Asam tartrat Asam malat Asam formiat Asam laktat Asam benz oat Basa Aluminium hidroksida Kalsium hidroksida Magnesium hidroksida Natrium hidroksida Didapatkan dalam Larutan Cuka Jeruk.

Amoniak merupakan gas tidak berwarna dengan bau yang sangat menyengat. dan sabun. Gambar 15 menunjukkan bagaimana logam besi dapat bereaksi cepat dengan asam klorida (HCl) membentuk besi (II) klorida (FeCl2) dan gas hidrogen (H2). Basa yang paling banyak digunakan adalah amoniak. Ca(OH)2 yang umumnya disebut soda kaustik suatu basa yang berupa tepung kristal putih yang mudah larut dalam air. antara lain deodorant. Produk rumah tangga apa yang mengandung basa? Beberapa produk rumah tangga yang mengandung basa. Basa yang digunakan secara luas adalah kalsium hidroksida. Kim. marmer dan berbagai bahan lain. nilon dan asam nitrat. Dalam keadaan murni. namun basa kuat juga bersifat korosif dan jika mengenai kulit akan mengakibatkan luka bakar dan merusak jaringan. keduanya berbahaya bagi jaringan tubuh manusia. Uji sederhana lain yang dapat membedakan asam dan basa adalah reaksi asam asetat dengan senyawa-senyawa yang mengandung ion karbonat (CO32-) membentuk gas karbon dioksida. Amoniak digunakan sebagai pupuk. a ntasid. Sedangkan basa secara umum tidak bereaksi dengan logam. sehingga sangat mengganggu saluran pernafasan dan paru-paru bila gas terhirup. 2. Sifat ini dapat menjelaskan mengapa asam bersifat korosif terhadap sebagian besar logam. Larutan Asam dan Basa 32 . serta bahan pembuatan rayon.dan ion-ionnya yang terbentuk dalam larutan. Asam dan Basa Bersifat Korosif Beberapa asam bereaksi sangat kuat pada beberapa logam. kalsium asetat dan air. pada umumnya basa berupa kristal padat. 06.

Jika larutan menghantar arus listrik. kalsium asetat dan air. Demikian juga. Telah dijelaskan pada sub bab sebelumnya bahwa untuk mengetahui apakah suatu larutan bersifat elektrolit digunakan suatu alat yang disebut alat uji elektrolit. Asam. bila asam dan basa dilarutkan dalam air menghasilkan ion-ion. Sesuai dengan konsep Arhenius. maka lampu pijar pada rangkaian itu akan menyala dan terjadi suatu perubahan (misalnya: timbulnya gelembung-gelembung gas) pada salah satu atau kedua elektrodanya. Kim.Gambar 15 Asam dengan karbonat logam dan ? Asam bereaksi dengan logam membentuk senyawa logam dan gas hidrogen. Basa dan Garam Bersifat Elektrolit Asam. Fe(s) + 2HCl (aq) ? FeCl2 (aq) + H 2(g) Cuka. bila garam dilarutkan dalam air menghasilkan ion-ion yang dapat menghantarkan listrik. ? 2HC2H3O2 (aq) + CaCO3(s) ? CO2(g) + Ca(C2H3O2)2 (aq) + H 2O(l) 3. suatu larutan asam asetat bereaksi dengan kulit telur yang mengandung kalsium karbonat. basa dan garam bersifat elektrolit. sehingga larutan asam dan basa tersebut dapat menghantarkan listrik. 06. Alat penguji elektrolit sederhana terdiri dari dua elektroda yang dihubungkan dengan sumber arus listrik searah dan dilengkapi dengan lampu serta bejana untuk meletakkan larutan yang akan diselidiki. menghasilkan karbon dioksida. Larutan Asam dan Basa 33 .

Apa yang dikandung obat-obatan antasid tersebut? Ternyata obat-obatan tersebut mengandung basa. basa dan garam dapat menggunakan kertas lakmus. basa dan garam (larutan netral). larutan basa dan larutan yang bersifat netral ditunjukkan pada Tabel 5. Basa dan Garam dengan Indikator Sifat suatu larutan dapat ditunjukkan dengan menggunakan indikator asam-basa.4. 06. Untuk mengidentifikasi sifat dari asam. Ekstrak bahan-bahan ini dapat memberikan warna yang berbeda dalam larutan asam dan basa. basa dan garam. Warna Lakmus dalam Larutan Yang Bersifat Asam. kertas lakmus dapat digunakan untuk mengidentifikasi sifat dari larutan asam. Secara sederhana. Alat lain yang dapat digunakan untuk mengindikasi apakah larutan bersifat asam. larutan indikator atau indikator alami. mawar dan lain-lain) kunyit. yaitu zat-zat warna yang warnanya berbeda dalam larutan asam. bogenvil. Tabel 5. metil merah dan metil jingga. Larutan Asam dan Basa 34 . seperti daun mahkota bunga (kembang sepatu. Warna-warna kertas lakmus dan larutan indikator dalam larutan asam. kulit manggis dan kubis ungu juga dapat digunakan sebagai indikator asam basa. Reaksi Penetralan/Penggaraman Asam Basa Dari televisi. basa atau netral adalah larutan indikator fenolftalein. Anda sering melihat iklan yang menggambarkan bagaimana efektifnya antasid (obat maag) dalam menetralkan asam lambung. Basa dan Netral Indikator Lakmus Merah Lakmus Biru Fenolftalein (PP) Metil Merah (MM) Metil Jingga (MJ) Larutan Asam Merah Merah Tidak berwarna Merah Merah Larutan Basa Biru Biru Merah Kuning Kuning Larutan Netral Merah Biru Tidak berwarna Kuning Kuning Berbagai bahan tumbuhan yang berwarna. Reaksi Asam. karena hanya basa yang dapat Kim.

Bila garam yang terbentuk itu mudah larut dalam air. Jadi reaksi asam dengan basa disebut juga penggaraman. maka sebagian dari ion H3O + asam akan bereaksi dengan sebagian ion OH. maka ion-ionnya akan tetap ada dalam larutan. HCl(aq)+NaOH(aq)? H+(aq)+Cl-(aq)+Na+(aq)+OH-(aq) Pembentukan air : H+ (aq) + OH. Apakah yang terjadi dengan ion negatif sisa asam dan ion positif sisa basa? Ion-ion ini akan bergabung membentuk senyawa ion yang disebut garam.(aq) ? NaCl (p) NaCl adalah garam yang mudah larut dalam air. Apabila larutan itu diuapkan akan di dapat kristal natrium klorida (NaCl). maka ion-ionnya akan bergabung membentuk endapan. lingkungan.tetap dalam larutan. maka reaksi asam dengan basa disebut reaksi penetralan. dan proses-proses industri yang penting. Bila larutan asam direaksikan dengan larutan basa.basa membentuk air.(aq) ? H2O (l) Pembentukan garam: Na+ (aq) + Cl. Larutan Asam dan Basa 35 . Jadi ion-ion Na+ dan Cl. Umumnya zat-zat dengan sifat yang berlawanan. H3O+ (aq) + OH.(aq) ? 2H2O (l) Karena air bersifat netral. Reaksi asam dan basa merupakan pusat kimiawi sistem kehidupan. Kim. 06. Persamaan diatas hanya memperhitungkan sebagian ion-ion yang ada dalam larutan. Untuk melihat proses pembentukan NaCl perhatikan Gambar 16 berikut. Tetapi jika garam itu sukar larut dalam air. seperti asam dan basa cenderung bereaksi satu sama lain. karena: Asam + Basa ? Garam + Air Persamaan berikut menunjukkan apa yang terjadi pada semua ionion selama terjadi reaksi penetralan atau reaksi penggaraman.menetralkan pengaruh asam.

Kim. bahan peledak Pembuatan sabun dan kaca Pembuatan deterjen Pembuatan baterai kering Tabel 3 memuat informasi tentang beberapa garam yang Walaupun reaksi asam basa disebut reaksi penetralan. Untuk mengetahui seber apa banyak asam atau basa yang diperlukan dalam reaksi penggaraman. Tabel 6. dan CH3COONa bersifat basa. Perhatikan Gambar 17 yang menyajikan berbagai peralatan yang digunakan dalam proses titrasi. NH4Cl bersifat asam. telah dikenal. 06. Sifat asam basa dari larutan garam tergantung pada kekuatan relatif asam basa penyusunnya. Beberapa Garam Yang Dikenal Nama Natrium klorida Natrium hidrogen karbonat Kalsium karbonat Kalium nitrat Kalium karbonat Natrium fosfat Amonium klorida Rumus NaCl NaHCO 3 CaCO 3 KNO 3 K2CO 3 Na3PO 4 NH4Cl Nama Dagang Garam dapur Natrium bikarbonat (baking soda) Kalsit Saltpeter Potash TSP Sal amoniak Kegunaan Penambah rasa makanan Penambah rasa makanan Pembuatan cat dan bahan karet Pembuatan pupuk. digunakan titrasi.Gambar 16 Reaksi antara larutan HCl dengan larutan NaOH membentuk NaCl (terlarut) dan air Garam natrium klorida dalam kehidupan sehari-hari dinamakan garam meja. Garam dari asam kuat dan basa lemah bersifat asam. Larutan Asam dan Basa 36 . Titrasi adalah cara analisis tentang pengukuran jumlah larutan yang diperlukan untuk bereaksi secara tepat dengan zat yang terdapat dalam larutan lain. tetapi hasil reaksi (garam) tidak selalu bersifat netral. Contoh: NaCl bersifat netral. Garam dari asam kuat dan basa kuat bersifat netral. sedangkan garam dari asam lemah dan basa kuat bersifat basa.

(b) sebuah pipet seukuran (pipet gondok) digunakan untuk mengambil larutan yang akan dititrasi. Tujuan dari titrasi adalah menentukan konsentrasi larutan seperti HCl. (e) proses titrasi. Indikator menunjukkan reaksi dengan adanya perubahan warna.Gambar 17 Peralatan yang digunakan untuk titrasi asam basa (reaksi penggaraman) (a) Larutan asam klorida (HCl) dan larutan natrium hidroksida (NaOH). Volume larutan NaOH dibaca dalam buret awal dan akhir titrasi. menggunakan larutan NaOH yang konsentrasinya tidak diketahui. asumsikan masing-masing larutan 1 L (a). 06. Lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut. Larutan NaOH diletakkan dalam buret (d). (c) Labu erlenmeyer digunakan untuk tempat larutan yang akan dititrasi. (d) buret yang terpasang pada klem dan statif. Tahap-tahap titrasi berdasarkan Gambar 17. Jika telah terjadi perubahan warna berarti titik akhir telah tercapai. Larutan Asam dan Basa 37 . Hal ini menandakan bahwa titrasi telah selesai. Lalu proses titrasi dilakukan dengan cara membuka kran buret dan meneteskan setetes demi tetes (e). Jumlah mol HCl sama dengan jumlah mol NaOH dengan reaksi: HCl (aq) + NaOH (aq) ? NaCl (aq) + H2O (l) Selanjutnya kita dapat menghitung konsentrasi larutan HCl. Kim. Kemudian mengambil 25 mL larutan HCl dengan menggunakan pipet seukuran (pipet gondok) (b) dan memasukkan pada tabung erlenmeyer (c). Titik akhir reaksi menunjukkan bahwa mol pereaksi sama dengan mol hasil reaksi. ditambahkan 2 tetes indikator. bila titik akhir telah dicapai.

pembacaan buret awal adalah 1. di dapat tetapan kesetimbangan air. pOH dan pK w 1. sehingga Kw = [H+][OH-] Harga Kw pada berbagai suhu dapat dilihat pada Tabel 7.42 mL. volume larutan HCl 25. maka jumlah mol NaOH = 44.Contoh Soal 1 Hitung konsentrasi larutan HCl bila konsentrasi larutan NaOH 1.500 mmol = 67.000 x 10-14 9.295 x 10-14 0. 06.00 mL Konsep pH.68 mL. karena konsentrasi H2O sangat besar dibandingkan dengan banyaknya H2O yang terionisasi.500 M. maka konsentrasi HCl adalah: 67.550 x 10-14 Kim.42 mL = 44.02 mmol NaOH 1 mL Jumlah mmol HCl adalah 67.10 mL – 1.10 mL. [OH.(aq) Dari persamaan diatas.] K= atau K [H2O] = [H+][OH-] [H 2 O] Konsentrasi H2O dianggap tetap.68 mL x 1. Harga Kw pada berbagai suhu Suhu 10 20 25 60 Kw 0. [H ? ]. Penyelesaian Volume larutan NaOH adalah 46. dan buret akhir 46.02 mmol. Larutan Asam dan Basa 38 . Tabel 7.681 M HCl 25. karena titrasi dihentikan bila jumlah milimol kedua reaktan sama.02 mmol HCl = 2.676 x 10-14 1.00 mL. Tetapan Kesetimbangan Air (Kw) Air merupakan elektrolit sangat lemah dan terionisasi menurut kesetimbangan berikut: H2O (l) ? H+ (aq) + OH.

harga Kw pada suhu 250C untuk larutan encer adalah 1.3 Ingat bahwa ion hidrogen (ion hidronium) dan ion hidroksida ada dalam setiap larutan encer. sehingga untuk menyederhanakan penulisan. Larutan bersifat basa bila konsentrasi ion hidroksida lebih besar dari konsentrasi ion hidronium. Larutan Asam dan Basa larutan asam larutan netral larutan basa 39 . seorang kimiawan dari Denmark bernama Sorrensen mengusulkan konsep pH untuk menyatakan konsentrasi ion H+.30 x 10-3 M Penyelesaian Kw = [H3O +][OH-] = [H3O +](4. Karena produk [H+][OH-] konstan.Dari Tabel 7. Contoh Soal 2 Hitung konsentrasi ion hidronium dari larutan yang mempunyai konsentrasi ion hidroksida 4. pH dan pOH Apakah yang dimaksud dengan pH ? Pada dasarnya skala/tingkat keasaman suatu larutan bergantung pada konsentrasi ion H+ dalam larutan. netral berarti kedua konsentrasi sama. Makin besar konsentrasi ion H+ makin asam larutan tersebut.00 x 10 -14 [H3O +] = 1.33 x 10-12 4.00 x 10 -14 = 2. Nilai pH sama dengan negatif logaritma konsentrasi ion H+ dan secara matematika diungkapkan dengan persamaan: Kim.30 x 10 -3) = 1. Umumnya konsentrasi ion H+ sangat kecil. [H3O +] > [OH-] [H3O +] = [OH-] [H3O +] < [OH-] 2. dan asam bila konsentrasi ion hidronium lebih besar dari ion hidroksida.00 x 10-14. konsentrasi ion hidrogen dalam larutan encer dapat dihitung dari ion hidroksida dan sebaliknya.30 x 10 . 06.

Hitung 6.57 x 10-8 M Skala pH dari 0 sampai 14 ditunjukkan dalam Gambar 18. mungkin bersifat asam atau basa. 06.121 Penyelesaian a. Larutan Asam dan Basa 40 .log (6. pH yang merupakan konsentrasi ion hidronium dalam larutan ditunjukkan dengan skala secara matematis dengan nomor 0 sampai 14.1 x 10-6 ) = 5. Skala pH merupakan suatu cara yang tepat untuk menggambarkan konsentrasi ion-ion hidrogen dalam larutan yang bersifat asam. Bila tidak. yaitu pOH. [H3O +] = 7.21 b. pH = -log [H3O +] = . Kim. konsentrasi ion OH.juga dapat dinyatakan dengan cara yang sama. pOH = -log [OH-] Selain itu.pH = -log [H+] Analog dengan pH. Skala ini terbagi menjadi tiga daerah untuk beberapa larutan dengan pH yang berbeda. Contoh Soal 3 a.1 x 10-6 M ion hidronium dari suatu larutan yang konsentrasi mempunyai pH = 7. dan konsentrasi ion-ion hidroksida dalam larutan basa. Bila larutan mempunyai pH tepat sama dengan 7. Hitung pH suatu larutan yang mempunyai konsentrasi ion hidronium b. larutan tersebut dikatakan netral.

22 x 10-12 ) = 11.Gambar 18 Warna yang ditunjukkan oleh indikator universal pada berbagai macam bahan. Berdasarkan Gambar 18. maka p Kw = pH + pOH asam netral basa hubungan pH < 7 pH = 7 pH > 7 antara pH dengan pOH. maka -log Kw = -log {[H+][OH-]} -log Kw = {-log [H+]} + {-log [OH-]} Dengan p = -log.22 x 10-12 M -3 4.65 Kim.50 x 10 pH = -log [H3O +] = . sama dengan 7 larutan netral. Kw = [H+][OH-] Jika kedua ruas persamaan ini diambil harga negatif logaritmanya.log (2. Contoh Soal 4 Hitung pH larutan NaOH bila konsentrasi ion OH.= 4. [H3O +] > [OH-] [H3O +] = [OH-] [H3O +] < [OH-] Untuk mengetahui perhatikan uraian berikut.00 x 10 -14 = 2. pH kurang dari 7 larutan bersifat asam. Larutan Asam dan Basa 41 . Sehingga kita dapat menuliskan hubungan sebagai berikut.50 x 10 -3) = 1. 06. dan lebih besar dari 7 larutan basa.00 x 10 -14 [H3O +] = 1.5 x 10-3 Penyelesaian Kw = [H3O +][OH-] = [H3O +](4.

Kim. Bila pH meningkat di atas 7. konsentrasi ion hidroksida dan ion hidronium adalah sama.1 M pH = . nilai pH merupakan eksponen negatif dari konsentrasi ion hidronium. Sebagai contoh. artinya makin besar konsentrasi ion H+ (makin asam larutan) maka makin kecil nilai pH. karena pH dan konsentrasi ion H+ dihubungkan dengan tanda negatif. sehingga perubahan kecil dalam pH dapat membuat perubahan besar dalam konsentrasi ion hidronium. maka konsentrasi ion H+ setara dengan konsentrasi asamnya. dan konsentrasi ion hidronium akan berkurang. 06. Hal ini dikarenakan asam/basa kuat terionisasi sempurna. Larutan Asam dan Basa 42 . larutan basa kuat dengan konsentrasi ion hidronium 10-11 M mempunyai pH 11. larutan dengan pH 4 dan larutan dengan pH 3 keduanya bersifat asam.3. Larutan asam kuat dengan pH 1 mempunyai konsentrasi ion hidronium 10-1 M. Hubungan Tingkat Keasaman dengan pH Bila Anda perhatikan. karena dasar logaritma adalah 10 maka larutan yang nilai pH-nya berbeda sebesar n dan mempunyai perbedaan konsentrasi ion H+ sebesar 10n. konsentrasi ion hidronium akan meningkat.1 = 1 Berdasarkan uraian di atas. dan sebaliknya. Selanjutnya.log [H3O +] = . maka kedua besaran itu berbanding terbalik. Dalam larutan netral. Larutan dengan pH 3 mempunyai konsentrasi H3O + 10 kali lebih besar dari pada larutan dengan pH 4.log 0.1 M 0. dan konsentrasi ion hidroksida berkurang. Bila pH berkurang. HCl (aq) + H2O (l) ? H3O + (aq) + Cl. karena mempunyai pH kurang dari 7 . Pada setiap unit penurunan pH sama dengan peningkatan faktor 10 untuk konsentrasi ion hidronium.(aq) 0. Sebagai contoh. konsentrasi ion hidroksida akan meningkat.

06. Pada umumnya konsentrasi dinyatakan dalam satuan fisik. Persen Konsentrasi Dalam bidang kimia sering digunakan persen untuk menyatakan konsentrasi larutan. 1. Berapa persen volume zat B. ppb (bagian per Kim. ppm (bagian persejuta). bila dalam 50 mL larutan terlarut 10 mL zat B. 20 g x 100 % ? 20 % 100 g 10 mL x 100% ? 20% 50 mL 2.Macam-macam Konsentrasi Konsentrasi didefinisikan sebagai jumlah zat terlarut dalam setiap satuan larutan atau pelarut. Larutan Asam dan Basa 43 . Penyelesaian a. Persen konsentrasi dapat dinyatakan dengan persen berat (% W/W) dan persen volume (% V/V) Persen berat (% W/W) Persen Berat (%W/W) ? Gram zat terlarut x 100% Gram zat terlarut ? gram pelarut Persen volume (% V/V) Persen Volume (%V/V) ? Volume zat terlarut x 100% Volume Larutan Contoh Soal 5 a. dan ekivalen. dan parts per billion. misalnya mol. Parts Per Million (ppm) dan Parts Per Billion (ppb) Bila larutan sangat encer digunakan satuan konsentrasi parts per million. b. Berapa persen berat zat A b. massa rumus. Dalam 100 gram larutan terlarut 20 gram zat A. misalnya satuan berat atau satuan volume dan satuan kimia.

maka fraksi mol masing-masing komponen adalah: X A ? A n ?n A B n X B ? n B n ?n A B 4. Larutan Asam dan Basa 44 . 1 ppm ? 1 ppb ? 1 mg zat terlarut x 100% 1 L Larutan 1 µ g zat terlarut x 100% 1 L Larutan Parts per million (ppm) dan parts per billion (ppb) adalah satuan yang mirip persen berat. Molaritas (M) Molaritas atau konsentrasi molar (M) suatu larutan menyatakan jumlah mol spesi zat terlarut dalam 1 liter larutan atau jumlah milimol dam 1 mL larutan. Jika suatu larutan mengandung zat A. dan B dengan jumlah mol masing-masing nA dan nB. Satu ppm ekivalen dengan 1 mg zat terlarut dalam 1 L larutan. 06. Bila persen berat. Satu ppb ekivalen dengan 1 ? g zat terlarut per 1 L larutan. maka ppm gram terlarut per sejuta gram larutan. dan ppb zat terlarut per milliar gram larutan. gram zat terlarut per 100 g larutan. ppm ? ppb ? berat zat terlarut x 10 6 berat larutan berat zat terlarut x 109 berat larutan 3.milliar). Molaritas (M) ? mol zat terlarut liter larutan Kim. Fraksi Mol Fraksi mol (x) adalah perbandingan mol salah satu komponen dengan jumlah mol semua komponen.

Tahap 3. Tahap 2. Masukkan larutan CuSO 4 1 M ke dalam botol reagen Kim. Kemudian lakukan beberapa tahap berikut: Tahap 1.025 x 160 = 4 gram.2 mol ? ? 0. 117 g NaCl = 117 mol ? 2 mol . Tambahkan aquades hingga tepat 250 mL menggunakan pipet tetes. 3 kg air = 58. Tahap 4. M = 2 ? 0.8 mol/L V 0.25 L = 0. Larutan Asam dan Basa 45 .012 2 ? 166. b.6 mol 18 Fraksi mol NaCl = d. Terlebih dahulu kita harus menghitung massa CuSO 4 yang terlarut dalam larutan tersebut. Kocok lagi sampai homogen. 2 mol NaOH terlarut dalam 250 mL larutan. Hitung molaritas larutan Penyelesaian c.025 x Mr CuSO 4 = 0.7 3000 mol ? 166. Masukkan dalam labu ukur 250 mL yang sebelumnya sudah diberi sedikit aquades Masukkan sedikit aquades. kocok hingga CuSO 4 larut. 06.1 M x 0.Contoh Soal 6 a.6 n 0. dengan cara sebagai berikut: Mol CuSO 4 = 0.025 mol Massa CuSO 4 = 0. Hitunglah fraksi mol zat terlarut bila 117 g NaCl dilarutkan dalam 3 kg air.25 L Cara membuat larutan dengan kemolaran tertentu Misalnya larutan yang akan dibuat adalah CuSO 4 dengan molaritas 1 M sebanyak 250 mL. Timbang massa CuSO 4 tersebut sebanyak 4 gram.

karena satuan ini dipakai dalam penyetara zat dalam reaksi. teristimewa dalam sifat koligatif.0 M 5. Molalitas (m) Molalitas (m) menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam 1000 g pelarut. Normalitas(N) ? ekivalen zat terlarut liter larutan Kim. Molalitas tidak tergantung pada temperatur. Larutan Asam dan Basa 46 . 06. Ekivalen zat dalam larutan bergantung pada jenis reaksi yang dialami zat itu.Gambar 19 Proses pembuatan larutan CuSO4 1. Normalitas (N) Normalitas menyatakan jumlah ekivalen zat terlarut dalam tiap liter larutan. Molalitas (m) ? mol zat terlarut kg pelarut 6. dan digunakan dalam bidang kimia fisika.

6.Normalitas (N) ? gram zat terlarut berat ekivalen x liter larutan c. Kim. 7. molalitas dan normalitas. sedangkan setiap molekul yang dapat memberikan lebih dari satu ion H3O + disebut asam poliprotik. Konsentrasi dinyatakan sebagai jumlah zat terlarut dalam setiap satuan larutan atau pelarut. 5. elektrolit. Makin besar konsentrasi ion hidronium. pH adalah derajat keasaman suatu larutan. 3. Setiap molekul yang hanya dapat memberikan satu ion H3O + disebut asam monoprotik. elektrolit. Menurut Arrhenius. zat-zat yang dalam air melepaskan ion hidronium (H3O +) disebut asam. dan jika dilarutkan melepaskan ion logam dan ion sisa asam. persen volume. tidak mengubah warna kertas lakmus. Sifat-sifat basa adalah dalam air menghasilkan ion OH-. korosif dan bereaksi dengan indikator menyebabkan perubahan warna. mempunyai rasa pahit dan licin. ppm. 4. Rangkuman 1. ppb. Macam-macam konsentrasi adalah persen berat. korosif dan bereaksi dengan indikator menyebabkan perubahan warna. Sifat-sifat garam adalah elektrolit. Reaksi penggaraman terjadi bila asam + basa = garam + air. mempunyai rasa masam. fraksi mol. Sifat-sifat asam adalah dalam air menghasilkan ion H3O +. molaritas. 2. 06. makin kecil nilai pH dan sebaliknya. Larutan Asam dan Basa 47 . sedangkan zat-zat dalam air melepaskan ion hidroksida (OH-) disebut basa.

Natrium hidroksida dan asam asetat e. Tugas 1. Asam klorida dan amonium hidroksida b. “basa” dan “netral” dan daerah pHnya.0 g 7.500 % berat larutan NaCl? Kim. Bila kamu disengat lebah.d. Asam nitrat dan kalium hidroksida c. 06. Barium hidroksida dan asam klorida 6. Buat peta konsep tentang nilai pH. Larutan Asam dan Basa 48 . Buatlah daftar yang memuat persamaan dan perbedaan sifat-sifat asam. Bagaimana hubungan antara pH dengan kekuatan asam dan basa. basa dan garam. Dibawah masing-masing kotak tadi. Bagaimana cara menyiapkan 500. KI ditambahkan pada garam dapur akan membantu mencegah masalah kelenjar tiroid. basa dan garam bersifat elektrolit? 2. HCOOH ke dalam tubuhmu. Asam karbonat dan aluminium hidroksida d. 3. a. beri beberapa contoh larutan yang sesuai. pada konsentrasi yang sama? 7. serangga tersebut menginjeksikan asam formiat. Mengapa asam. Ramalkan asam basa apa yang menyusun garam KI tersebut. 5. 2. 4. Tulis suatu reaksi yang menunjukkan bahwa asam formiat adalah suatu asam? 4. Tes Formatif 1. basa dan garam serta kegunaannya. Mulai dengan 3 kotak yang berisi label “asam”. e. Jelaskan bagaimana sabun dapat digunakan untuk membersihkan kotoran yang berlemak. Beri nama dan rumus kimianya garam yang terbentuk dari reaksi-reaksi penggaraman berikut. Jelaskan hubungan antara pH dan pOH. Sebutkan tiga asam. Mengapa mata Anda pedih pada saat terkena shampoo? 5. Bila Kalium iodida. 3.

50 g NaCl dalam 462.328 mol metil alkohol dan 0.0 g larutan – 37.+ H+. G.0 g larutan Kim. NaOH (aq) + CH3COOH (aq) ? CH3COONa (p) + H2O (l) e.219 mol NaCl 58. Ba(OH)2 (aq) + HCl (aq) ? BaCl2(p) + H2O (l) F. D.555 M f. Reaksi-reaksi penggaraman a.0 g x Massa air yang diperlukan: 500. Massa NaCl yang diperlukan: 500. Makin rendah nilai pH.3 g NaCl x 1 mol NaCl = 1.50 g NaCl = 462. asam C. larutan dapat menghantarkan arus listrik. H. 71. 3H2CO 3 (aq) + 2 Al(OH)3 ? Al2(CO 3)3 + 6 H 2O (l) d.500 g NaCl = 37. basa dan garam bersifat elektrolit karena dapat menghasilkan ionion dalam larutan. Makin tinggi nilai pH.949 mol 0. C 2H5OH 10. Contoh jawaban.8. adanya ion H+ menunjukkan bahwa asam formiat adalah asam organik. HCOOH ? HCOO.5 g air.5 g air Maka cara membuat kita melarutkan 37. Larutan Asam dan Basa . 9. Asam.50 g 100. Kunci Jawaban A. HNO3 (aq) + KOH (aq) ? KNO 3 (p) + H2O (l) c.5 g NaCl 49 7. terjadi kenaikan sifat basa yang berarti makin kuat basa tersebut. Respon mungkin bervariasi. CH3OH. basa dan garam dalam sub bab ini. HCl (aq) + NH4OH (aq) ? NH4Cl (p) + H2O (l) b.929 mol etil alkohol. Salah satu alasan adalah karena shampoo mungkin bersifat basa yang membuat mata pedih. 06. namun seharusnya meliputi asam. dalam larutan yang terdiri dari 0. B.3 g NaCl dalam 395 g air. terjadi kenaikan sifat asam yang berarti makin kuat asam tersebut. E. Hitung molalitas larutan yang disiapkan dengan melarutkan 71. Hitung fraksi mol metil alkohol. Hitunglah volume dari suatu zat yang mengandung 0. Akibatnya.

Lembar Kerja Titrasi Asam Basa (Reaksi Penggaraman) Alat dan Bahan yang diperlukan: ? ? ? ? ? ? Statif dan klem Buret Labu erlenmeyer 250 mL Corong Pipet gondok 25 mL Pipet tetes ? ? ? ? ? Botol semprot Gelas kimia 100 mL Gelas ukur NaOH 0. lalu teteskan NaOh dari buret ke dalam larutan HCl dengan hati-hati sampai terjadi perubahan warna dari tak berwarna menjadi merah muda.1 M Cara Kerja: a. J. Larutan Asam dan Basa 50 . Bilas buret yang sudah bersih dengan larutan NaOH yang akan dipakai. Kim. X C H3O H ? 1 kg H2 O = 0.555 mol 0.261 0. Tambahkan 4 tetes indikator fenolptalein.328 mol ? 0. 06.395 kg H 2 O 0. Catat volume akhir NaOH yang diperlukan untuk proses.09 m 0. Ulangi percobaan minimal 3 kali dan hitung konsentrasi larutan NaOH. f. Catat volume awal buret.395 g H2O x molalitas = I. b. c.949 m ol x g. d.1 M HCl 0. e.929 mol 1 L = 1.395 kg H2O 1000 g H2 O 1.71 L 0.328 mol ? 0.219 mol NaCl = 3. Gunakan corong untuk memasukkan larutan NaOH dalam buret dan bersihkan sisa larutan yang menempel di dinding buret dengan kertas saring. Pipet 25 mL larutan HCl dan masukkan ke dalam erlenmeyer.

? Kim. Larutan Asam dan Basa 51 . Apa yang dapat Anda simpulkan dari kegiatan ini.Analisis dan Simpulan: ? Berapa volume NaOH yang diperlukan untuk menitrasi larutan HCl? Kemudian hitung konsentrasi larutan NaOH. 06.

9.8 g air.0 mL larutan yang mengandung 2.8. Tes Tertulis 1. Hitung fraksi mol sukrosa. Mengapa CH2O larut dalam air. Kim. EVALUASI A.5 atau pH 2. basa dan garam! 4. 06. yang mana yang lebih memerlukan lebih banyak antasid.850 mol dilarutkan dalam 55. 6.00 % berat larutan garam. 13. 3. (b) 3.82 x 10-8 M. Hitung molaritas 40. bila 0. 8. 9. (c) 6. pembersih saluran 14. Asam lambung merupakan larutan HCl.07 x 10-4 M.1 g per 100 g air. Hitung massa NaCl dalam 53. Hitung pH larutan yang mempunyai konsentrasi ion hidroksida sebagai berikut: (a) 2.4628 mol CsCl dan 177.0. Tulislah reaksi penggaraman antara asam sulfat dan natrium hidroksida dan berapa perbandingan mol asam sulfat dan natrium hidroksida.BAB III. C12H22O11. Apa yang dapat ditunjukkan oleh pH masing-masing larutan: air hujan 5. Jika antasid digunakan.0 g dari 5. air sungai 8.6 mol air (1 kg) 10. Kelarutan Li2SO 4 dalam air pada 00C adalah 26.0? 7. 13. Apa yang dimaksud dengan pH? 5. Jelaskan bagaimana perubahan warna kertas lakmus biru dalam larutan asam.917 b.447 12.35 mmol zat terlarut! 11.091 c. 4.0. air soda 3. 6. Tunjukkan kelarutan sebagai molalitas.5 mL larutan yang mengandung 0. lambung dengan pH 1. Larutan Asam dan Basa 52 . Hitung konsentrasi ion hidronium dari larutan yang mempunyai pH berikut: a.29 x 10-12 M. Hitung molaritas dan molalitas dari 241. air murni 7. tetapi C6H6 tidak larut? 2.

17 mL larutan NaOH 3. Hitung massa pelarut dalam 0.696 m larutan yang mengandung 0. Tes Paktek 1. C 3H5(OH)3 dalam air. B.14. Hitung fraksi mol gliserin dalam 675 g larutan yang mengandung 1. 06.25 mol gliserin.00 M.91 M yang digunakan untuk menetralkan tablet tersebut? 19. Jelaskan bagaimana menyiapkan 250 g larutan KCl 5.525 m larutan yang mengandung 0. (b) LiOH 0.925 mol zat terlarut. 17.100 M dan (c) KBr 0.100 M.4 g NaHCO3. Rancangkan suatu eksperimen untuk membuktikan bahwa terjadi reaksi penggaraman antara larutan asam oksalat (C 2H2O 4) dan larutan basa NaOH. Hitung konsentrasi larutan H3PO4 bila 25. Tablet “antasid” mengandung 23.250 kg pelarut. Larutan Asam dan Basa 53 . 20. 15.50 % berat. 16. 18.00 mL ternetralisasi secara sempurna oleh 46. Berapa volume asam lambung (HCl) 2. Kim. Hitung jumlah mol zat terlarut dalam 0.100 M. Hitunglah pH dari larutan berikut: (a) HBr 0.

dan keduanya mempunyai ikatan hidrogen.37 mol Li 2 SO 4 ? 2.0588 M 40. Larutan Asam dan Basa 54 . Air hujan sedikit mengandung asam. pH merupakan derajat keasaman larutan.KUNCI JAWABAN A. 7.0151 56.45 mol ? 1 mol ? 2.0 g larutan x 5 g NaCl = 2. 5. 26. C6H6 tidak polar dan tidak mempunyai ikatan hidrogen sehingga tidak larut dalam air. TES TERTULIS 1.65 g NaCl 100 g larutan 1 kg H2 O 8. 06.1 g Li 2SO 4 ? 1 mol Li 2SO 4 ?? 1000 g H2 O ? ? 2. 2.0 L ? 1L ? 40. H2SO 4 + 2 NaOH ? Na2SO 4 + 2 H2O Perbandingan mol H 2SO 4 : NaOH = 1 : 2 3.5 lebih bersifat asam dan memerlukan lebih banyak basa untuk menetralkannya. pembersih saluran air adalah basa kuat. pH 1. 0. Kertas lakmus biru dalam larutan asam berubah menjadi warna merah. Sehingga keduanya dapat saling melarutkan. ? ? 0.35 mol 10. 6. 53.35 mmol ? ? ?1000 mmol? 2.37 m Li 2SO 4 ? ?? ? ? ?? ? 100 g H2 O ? 110 g Li 2 SO 4 ?? 1 kg H2 O ? 9. dalam larutan basa dan garam tidak berubah warna (tetap). 4.850 mol = 0. yang dinyatakan oleh konsentrasi ion H+ suatu larutan. air soda mengandung asam dalam jumlah yang sedang. CH2O dan H2O mengandung molekul polar. air laut adalah basa sedang dan air murni adalah netral.0 mL ? ? ?1000 mL ? Kim.

(a) 10.1778 kg m= 14.603 m CsCl 0.174 mol zat terlarut 1 kg pelarut 18.0 15.11 mol H2O . 19. (c) 3.11 x 10 -14 M.4g NaHCO3 x 1 mol NaHCO 3 1 L x 1 mol HCl x = 0.696 mol zat terlarut = 0.916 M 0.0 dan (c) 7. X C3H5 (OH)3 ? 1. Larutan Asam dan Basa 55 .4628 mol = 1.0386 1. (a) 1.0957 L 84. (b) 13.25 g H 2O 20. Massa gliserin = 1.50 g KCl = 13. (c) 2.925 mol zat terlarut x 17.0 g 1 mol = 115 g Massa air = (675 – 115) g = 560 g 560 g x 1 mol 18 g = 31.11.250 kg x 0.75 g KCl 100 g larutan jadi dengan melarutkan 13. 0. HCl (aq) + NaHCO 3 (s) ? NaCl (aq) + H2O (l) + CO 2 (g) 23.21 x 10-7 M.7 mL asam lambung. 250 g larutan x 5.316 .582. H3PO4 (aq) + 3 NaOH (aq) ? Na3PO4 (aq) + 3 H2O (l) Jumlah milimol NaOH adalah Kim.0 .25 mol ? 0.11 mol 1 kg pelarut = 1.2415 L 0. (b) 8. 06. M = 0.76 kg pelarut 0.4628 mol = 2.799 13. 0.25 mol x 92.25 ? 31.0 g NaHCO 3 1 mol NaHCO 3 2.91 mol HCl Jadi tablet dapat menetralkan 95.57 x 10-5 M 12.525 mol zat terlarut 16. (a) 1.75 g KCl dalam 236. (b) 6.

00 mL Konsentrasi H3PO4 adalah Kim.51 mmol NaOH x 1 mmol H 3 PO4 = 46.000 mmol = 138. 06.847 M 25.46. Larutan Asam dan Basa 56 .17 mmol = 1.17 mmol H 3PO4 3 mmol NaOH 46.51 mmol NaOH 1 mL 138.17 mL x 3.

Larutan Asam dan Basa Skor Maks. Perencanaan a. Skor Keterangan Perolehan 2. Rancangan percobaan yang dibuat dapat menguji prediksi b. 06. Prosedur eksperimen jelas dan komunikatif e.Dibilas air suling . Rumusan masalah menjelaskan kebutuhan eksperimen c. f. Bahasa yang digunakan komunikatif g. Rancangan tersebut memungkinkan variebel respon dapat diukur dengan tepat. Disertai dengan aturan kebersihan dan penanganan keselamatan kerja Sub Total Melakukan Titrasi a. Hasil rancangan eksperimen Sub Total Merancang eksperimen a.Dibilas dengan larutan yang akan dipakai . 57 . Metode dan prosedur yang digunakan dalam eksperimen mengikuti urutan tertentu d. Absen Program Keahlian : : : PEDOMAN PENILAIAN No Aspek Penilaian 1.Pembilas ditampung dalam gelas kimia Kim.Klem ditengah . Memasang dan mencuci buret ? Letak buret . Persiapan alat dan bahan b.B. 3.Buret 1-2 cm di atas erlen meyer . LEMBAR PENILAIAN TES PRAKTEK Nama Siswa No.Skala menghadap penitrasi ? Mencuci buret .

b. Inisiatif d. Sistematika penyusunan laporan b. ? Larutan yang tidak digunakan ditampung dalam gelas kimia c. Sikap/Etos kerja a. Mengisi buret ? Diisi diatas skala nol. Kemandirian Sub Total 5. Tanggung jawab b. Ketelitian c. lalu diturunkan. Menitrasi ? Erlenmeyer diberi alas putih ? Pembacaan skala buret pada awal titrasi ? Memegang dan memutar kran buret dengan tangan kiri ? Memegang leher erlenmeyer dengan tangan kanan ? Menggoyang/memutar erlenmeyer ? Pembacaan skala buret pada akhir titrasi Sub Total 4. Laporan a. 06. Kelengkapan bukti fisik Sub Total Total Kim. Larutan Asam dan Basa 58 .

maka Anda berhak untuk melanjutkan ke topik/modul berikutnya. 06. maka hasil yang berupa nilai dari guru atau berupa portofolio dapat dijadikan bahan verifikasi oleh pihak industri atau asosiasi profesi. Kim. PENUTUP Setelah menyelesaikan modul ini. Larutan Asam dan Basa 59 . Apabila Anda dinyatakan memenuhi syarat kelulusan dari hasil evaluasi dalam modul ini. Mintalah pada guru untuk melakukan uji kompetensi dengan sistem penilaian yang dilakukan langsung oleh pihak industri atau asosiasi yang berkompeten apabila Anda telah menyelesaikan seluruh evaluasi dari setiap modul. Kemudian selanjutnya hasil tersebut dapat dijadikan sebagai penentu standar pemenuhan kompetensi dan bila memenuhi syarat Anda berhak mendapatkan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh dunia industri atau asosiasi profesi. Anda berhak untuk mengikuti tes praktek untuk menguji kompetensi yang telah Anda pelajari.BAB IV.

London: Prentice Hall International (UK) Limited. Chemistry In Context: Applying Chemistry to Society. Goldberg. Eighth Edition. . Carr.. Fourth Edition. 2003. Fifth Edition. Peter C. Larutan Asam dan Basa 60 . John. Winstrom. 1997. Chemistry: Concepts and Application Students Edition. Boston: Mc Graw Hill. Strozak. John W. Paul B. Doris K. . New York The McGraw – Hill Companies. Phillips. General Chemistry: The Essential Concepts.DAFTAR PUSTAKA Chang. 2004. John W. London: Prentice Hall International (UK) Limited. 2003. Cheryl. and Scott. Inc. Conrad L. Hill. Fundamentals of Chemistry. Baum. Chemistry A World of Choices. Et all. 2003. . Third Edition. Chemistry The Molecular Science. New York: GLENCOE McGraw-Hill Kim. 06. Moore. . United States: Thomson Learning. Raymond. 1990. Hill. Victor. Inc. John W. Stanitski. Kelter. Heyworth. James D. 2005. and Kolb. . Stanitski and Jurs. 1998. Second Edition. Boston: Mc Graw Hill. David E. Stuart J. Rex. Feigl. Chemistry for Changing Times. Chemistry A New Approach. Boston: Mc Graw-Hill. Chemistry and Life. Dorothy M. Hongkong: Macmillan Publishers (HK) Limited. 1997. Andrew.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful