Deskripsi Isi Pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan DEPAG Tahun 2005

Dosen Pengampu : Dra. Siti Annijat M. M,Pd

Oleh : Nama : Ahmad Husein NIM : 09650049

Fakultas Sains Dan Teknologi Jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Desember 2009

Kata pengantar Bismillahirrahmanirrahim Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kemudahan kepada kita semua, terutama kepada penyusun sehingga dapat menyelesaikan karya ilmiah ini dengan sebaik-baiknya. Tak lupa pula shalawat beserta salam kita sampaikan kepada Nabi besar Muhammad SAW, mudah-mudahan dengan banyaknya kita bershalawat kepada beliau kita termasuk umatnya yang mendapatkan syafa’atnya di hari akhir kelak, Amin ya Robbal’alamin. Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu penyusun dalam menulis karya ilmiah ini, terutama kepada Ibu Annijat selaku dosen Bahasa Indonesia yang banyak memberi masukan selama proses pembelajaran di kelas. Tak lupa juga kepada teman-teman seperjuangan yang sedikit banyak telah membantu dalam penyusunan dan penyempurnaan isi karya ilmiah ini. Saya sadar karya ilmiah ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu masukan yang berupa kritik dan saran sangat saya harapkan dari pembaca. Akhirnya, semoga sedikit ilmu dari karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi pembaca umumnya dan penyusun khususnya.

Malang, Desember 2009

Penyusun

2. BAB II ISI Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penulisan Manfaat Ruang Lingkup Definisi Operasional Kerangka Teori 2.1.1. 1.5. 1. 1. Deskripsi Isi Pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan Depag Tahun 2005 BAB III BAB IV PEMBAHASAN PENUTUP Daftar Pustaka . 1. 1.7.3.Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN 1. 1.4.6.

2. Ayat ini mengingatkan bahwa Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat adalah sebagian dari sifat-sifat Allah. setelah mendengar keterangan dan melihat mukjizat yang dikemukakan oleh Nabi Musa a. berhubung dengan perkataan mukmin yang terdapat pada ayat 28 surat ini.1. Latar belakang Surat Al Mu'min terdiri atas 85 ayat.s.s. Dinamakan pula Ghafir (yang mengampuni). 1.s. semuanya itu akan diampuni Allah asal benar-benar memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya dan berjanji tidak akan mengerjakan perbuatanperbuatan dosa itu lagi. termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dan surat ini dinamai Dzit Thaul (Yang Mempunyai Kurnia) karena perkataan tersebut terdapat pada ayat 3. karena itu hamba-hamba Allah tidak usah khawatir terhadap perbuatan-perbuatan dosa yang telah terlanjur mereka lakukan. sekalipun telah dikemukakan keterangan dan mukjizat yang diminta mereka. Pada ayat 28 diterangkan bahwa salah seorang dari kaum Fir'aun telah beriman kepada Nabi Musa a.BAB I PENDAHULUAN 1. dengan menyembunyikan imannya kepada kaumnya. karena ada hubungannya dengan kalimat Ghafir yang terdapat pada ayat 3 surat ini. diturunkan sesudah surat Az Zumar.3. Dinamai Al Mu'min (Orang yang beriman).. Hati kecil orang ini mencela Fir'aun dan kaumnya yang tidak mau beriman kepada Nabi Musa a. Tujuan Penulisan . Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah yang penyusun angkat pada karya ilmiah ini adalah : “Bagaimanakah isi pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan DEPAG tahun 2005?” 1.

1. sehingga pada akhirnya kita dapat mengamalkan isi pesan yang terkandung dalam surat Al-Mukmin tersebut dalam kehidupan sehari-hari. c. Manfaat Secara teoritis. 1. Guru tafsir Al-Quran. Asbabun nuzul : sebab-sebab turunnya ayat 2. 1. sebagai pengembangan pendekatan kontekstual Masyarakat muslim.5. . Secara praktis penelitian ini bermanfaat bagi : a. karya ilmiah ini bermanfaat bagi pengembangan khazanah ilmu pengetahuan. melalui fenomena ilmu bahasa yang ada dalam isi Alquran. Kerangka Teori Dalam penyusunan karya ilmiah ini. sebagai salah satu cara untuk menyampaikan sedikit ilmu pengetahuan pragmatik dalam kegiatan belajar-mengajar Alquran. sebagai wawasan yang dapat menambah keteguhan Penulis. 1. b. yang penulis ketahui dan sebagai pemenuhan tugas akhir semester. dan tafsir Alquran.7.4. kerangka teori yang penyusun gunakan adalah kerangka berpikir melalui terjemahan dan tafsir dari surat tersebut. 1.6. Definisi Operasional Agar isi pesan yang penyusun tulis dalam karya ilmiah ini dapat kita pahami bersama maka penyusun merasa perlu untuk membuat daftar batasan istilah sehingga tidak terjadi makna yang ambigu antara penyusun dan pembaca. keyakinan umat Islam. Ruang Lingkup Karya ilmiah ini dibatasi dengan lingkup pendeskripsian terhadap isi pesan yang terkandung dalam surat Al-Mukmin terjemahan DEPAG tahun 2005.Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mendeskripsikan isi pesan dari surat Al-Mukmin terjamahan DEPAG tahun 2005.

” [3] M-13 : “Dia-lah yang memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Nya dan menurunkan untukmu rezki dari langit. Haa Miim[1]. yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah-Nya . dan ada pula yang menafsirkannya. Alif laam miim shaad dan sebagainya. Isi Pesan Indikator M-01 : Makna Ayat 1.1. (Dialah) yang Maha Tinggi derajat-Nya. Alif laam raa. Keesaan Allah Kekuasaan Allah 1. Tidak ada Tuhan selain Dia. yang mempunyai 'Arsy. Hanya kepada-Nyalah kembali. Penafsiran [1] ialah hurufhuruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: Alif laam miim. Dan tiadalah mendapat pelajaran kecuali orang-orang yang kembali (kepada Allah). Maha mengetahui. diantara ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah Karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat. golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat. M-02 s/d M-03 : 2. yang memiliki karunia.” 3. M-15 s/d M-16 : “15. “Kitab [2] ini diturunkan dari Allah Yang Maha perkasa.BAB II Deskripsi Isi Pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan Depag Tahun 2005 No 1. “yang mengampuni dosa dan menerima tobat dan keras hukuman-Nya.

segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.2. seperti memandang kepada wanita yang bukan muhrimnya.” Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan. tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah.” Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah Kemudian dari setetes mani. sesudah itu dari segumpal darah. Semua makhluk pasti akan kembali kepada-Nya. Maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu. “(yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur).” M-65 : “Dialah yang hidup kekal. kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan Hanya buatan Muhammad s.” M-19 : 19. 16. Tanda-tanda kebesaran Allah SWT M-57 : dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para Pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu. Maka sembahlah dia dengan memurnikan ibadat kepada-Nya. Maka jadilah ia. tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa). dia Hanya bekata kepadanya: "Jadilah".a. “Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat[4] dan apa yang disembunyikan oleh hati. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).” [6] 1. “Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui.kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hamba-Nya. supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat). dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad.” M-67 s/d M-68 : 67. di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. semata-mata.w.” [7] . (lalu Allah berfirman): "Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?" kepunyaan Allah yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. [2] Yakni Al-Quran yang diturunkan oleh yang Maha mengetahui tentang makhluknya. [5] Lafadz tiflan 57. [3] Yang mengampuni dosa orang mukmin. Kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak[5]. keras siksaaan-Nya bagi orang kafir.” 68. Maka apabila dia menetapkan sesuatu urusan. Kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua. [4] yang dimaksud dengan pandangan mata yang khianat adalah pandangan yang dilarang.

yang dimaksud hanyalah unta saja namun menurut pendapat yang kuat.” 80. ternak yang dimaksud mencakup pula sapi dan kambing [9] yang dimaksud dengan manfaat yang lain dari binatang ternak itu ialah air susunya. Tuhanmu. sebagaimana yang telah digambarkan oleh makna firman tersebut [7] orang yang tidak mengetahui pada ayat tersebut dapat diumpamakan seperti orang yang buta sedangkan orang yang mengetahui perumpamaannya seperti orang yang dapat melihat. Maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?” M-64 : 64. “Yang demikian itu adalah Allah. Maha Agung Allah. “Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya. 79. Lafadz fayakunu dapat pula dibaca fayakuna tetapi dengan memperkirakan adanya huruf an sebelumnya.M-61 s/d M-62 : 61.” 62. tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia.” M-79 s/d M-81 : sekalipun berbntuk mufrad tapi bermakna jama’ [6] Dia berkehendak mewujudkan sesuatu.3.” 81. “Allahlah yang menjadikan binatang ternak[8] untuk kamu. (Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang orang mukmin berada di sekelilingnya bertasbih . yang demikian itu adalah Allah Tuhanmu. akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu serta memberi kamu rezki dengan sebahagian yang baik-baik. “Dan dia memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda (kekuasaan-Nya).“7. sebagiannya untuk kamu kendarai dan sebagiannya untuk kamu makan. [8] binatang ternak disini menurut suatu pendapat. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia. Pencipta segala sesuatu. dan menjadikan siang terang benderang. Malaikat beribadah M-07 s/d M-09 : kepada Allah dan berdoa untuk orang. Tuhan semesta alam. dan kamu dapat diangkut dengan mengendarai binatang-binatang itu dan dengan mengendarai bahtera. “Dan (ada lagi) manfaatmanfaat yang lain pada binatang ternak itu untuk kamu[9] dan supaya kamu mencapai suatu keperluan yang tersimpan dalam hati dengan mengendarainya. Yakni sesuatu yang dikehendaki itu langsung ada sesudah kehendakNya. Maka tandatanda (kekuasaan) Allah yang manakah yang kamu ingkari?” [10] 1. “Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap.

karena itu janganlah mereka pulang balik dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu”. Disebutkan juga bahwasanya mereka pulang balik untuk mencari penghidupan dalam keadaan selamat. dan orangorang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu Maka Sesungguhnya Telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan Itulah kemenangan yang besar". 8. Azab bagi orang-orang kafir M-05 s/d M-06 : 5. “Sebelum mereka kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu setelahg mereka mendustakan (Rasul) dan setiap umat telah merencanakan (tipu daya) terhadap Rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran. Disebutkannya lafaz ayyun dalam bentuk muzakkar adalah lebih termasyhur daripada bentuk ta’nits-nya..2. Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Karena itu janganlah engkau (Muhammad) tertipu oleh keberhasilan usaha mereka di seluruh negeri. dan keturunan mereka semua. Ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. bulunya dan sebagainya. 2. [10] Istifham atau kata tanya disini mengandung makna cemoohan.. rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu. janganlah hal itu membuatmu terperdaya. kulitnya. dan masukkanlah mereka ke dalam syurga 'Adn yang Telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka. Azab Allah terhadap orang kafir 2. 9.1 Penolakan M-04 : orang kafir terhadap “ Tidak ada yang ayat-ayat Allah memperdebatkan tentang ayat Allah kecuali oarang-orang yang kafir.memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orangorang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami. karena itu aku tawan mereka (dengan azab). karena sesungguhnya akibat dan tempat kembali mereka .”[11] 2. Maka betapa (pedihnya) azab-Ku?” [11] Dalam tafsir Jalalain makna ayat tersebut adalah :”. dan isteriisteri mereka. Maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala.

mereka merasa adalah neraka. [12] Sesungguhnya orang-orang kafir diserukan kepada mereka oleh malaikat.” 22. alat perlengkapan.” M-10 : “Sesungguhnya orang-orang yang kafir diserukan kepada mereka (pada hari kiamat): "Sesungguhnya kebencian Allah (kepadamu) lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri Karena kamu diseru untuk beriman lalu kamu kafir".[12] M-21 s/d M-22 : 21. “Yang demiklan itu adalah Karena Telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata[15] lalu mereka kafir. lafaz minhum dibaca minkum. benteng-benteng dan istana-istana.” 83. “Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi. dan mereka tidak mempunyai seorang pelindung dari azab Allah. Maka Allah mengazab mereka. adalah orangorang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi[16].lebih hebat kekuatannya daripada kalian” [14] Maksudnya: bangunan.. hukumhukum. [16] Maksudnya: bangunan. “Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Maka Allah mengazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. dan ajaranajaran yang dibawanya.6. akan tetapi kebencian Allah lebih besar daripada kebencian mereka sendiri terhadap diri mereka [13] Menurut suatu qiraat. “Dan demikianlah pasti berlaku ketetapan Tuhanmu terhadap orang-orang kafir. sedangkan mereka membenci diri mereka sendiri sewaktu mereka dimasukkan ke dalam neraka. (yaitu) karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka.. artinya “. [17] mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka maksudnya ialah bahwa mereka .” M-82 s/d M-83 : 82. [15] Maksudnya: mukjizat. benteng-benteng dan istana-istana. alat perlengkapan. lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Sesungguhnya dia Maha Kuat lagi Maha keras hukuman-Nya. mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya daripada mereka[13] dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi[14]. Maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka. “Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa ketaranganketerangan.

85. Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah yang Maha Tinggi lagi Maha besar. masingmasing diantara mereka mengalami kerugian yang nyata. dan memang sebelum itu pun mereka adalah orang-orang yang merugi [20] maksud dari ayat ini adalah maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran yakni dengan membawa 3. malah mereka memandang enteng dan memperolokolokkan keterangan yang dibawa rasulrasul itu. “Yang demikian itu adalah Karena kamu kafir apabila Allah saja disembah. Kepada Fir'aun. Allah mengutus Nabi Musa kepad Fir’aun dan pengikutnya 1. Itulah sunnah Allah yang Telah berlaku terhadap hamba-hambaNya[19]. Nabi Musa diutus kepada Fir’aun M-23 s/d M-24 : “23. Maka mereka berkata: . “Mereka menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau Telah mematikan kami dua kali dan Telah menghidupkan kami dua kali (pula) [18]. Dan di kala itu. 24.” M-11 s/d 12 : 11. “Maka tatkala mereka melihat azab kami. kemudian mereka dihidupkan lalu dimatikan lagi lalu mereka dihidupkan lagi pada hari berbangkit [19]yaitu pada semua umat bahwasanya iman tiada gunanya lagi apabila timbul di kala azab turun. Haman dan Qarun. lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Dan Sesungguhnya Telah kami utus Musa dengan membawa ayat-ayat kami dan keterangan yang nyata. “Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka Telah melihat siksa kami. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.” M-84 s/d M-85 : 84. dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang Telah kami persekutukan dengan Allah". mereka berkata: "Kami beriman Hanya kepada Allah saja.2. Maka Adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?" 12. Penyesalan orang kafir senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka[17] dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu.” sudah merasa cukup dengan ilmu pengetahuan yang ada pada mereka dan tidak merasa perlu lagi dengan ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh rasul-rasul mereka. dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan. [18] Karena sesungguhnya sebelum itu mereka berupa mani dalam keadaan mati.1.3. jelaslah kerugian mereka.

“ Untuk menjadi petunjuk dan peringatan bagi orang-orang yang berfikir.[21] 27. Karena Sesungguhnya Aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi". golongan demi golongan [23] Lafaz misli dalam ayat ini merupakan badal atau penggan ti keterangan dari lafaz misli yang sebelumnya.2. Yakni seperti pembalasan yang biasa menimpa orang-orang kafir sebelum kalian. Akan tetapi tipudaya orang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia belaka yakini menjerumuskan mereka sendiri ke dalam neraka [21] Menurut suatu qiraat lafaz au dibaca wa. Dan Sesungguhnya Telah kami berikan petunjuk kepada Musa. Dan Musa berkata: "Sesungguhnya Aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari berhisab". Dan Berkata Fir'aun (kepada pembesar-pembesarnya): "Biarkanlah Aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya. Dan menurut qiraat lain dibaca ay-yazhara fil ardhil fasadu [22] yakni azab yang telah menimpa umatumat terdahulu. 28. mereka berkata : “Bunuhlah anakanak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanitawanita mereka”. dan tipu daya orangorang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia (belaka).1. mereka ditimpa azab di dunia [24] Dapat dibaca at-tanadi atau attanadiy dengan memakai huruf ya pada akhirnya . Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikutpengikut Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata: "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki Karena dia menyatakan: "Tuhanku ialah Allah padahal dia Telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran dari sisi kami mereka berkata: "Bunuhlah anak-anak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanita-wanita mereka". M-53 s/d 54 : “53. [20] 26.” M-25 s/d M-44 : 25. dan jika ia seorang pendusta Maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu. dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya perkara yang hak dari sisi kami. Dialog dan usaha berdakwah Nabi Musa terhadap Fir’aun beserta pengikutnya "(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta". yang ada pada ayat di atas. dan kami wariskan Taurat kepada Bani Israil” 54.

Maka pemanggilan yang mengandung kebahagiaan adalah bagi ahli surga sedangkan panggilan yang mengandung kecelakaan adalah bagi ahli neraka. (yakni) seperti keadaan kaum Nuh. melainkan apa yang Aku pandang baik. setiap panggilan sesuai dengan apa yang dialami oleh pemanggilnya.kepadamu akan menimpamu". Hari kiamat itu dinamakan hari panggil memanggil Karena orang yang berkumpul di padang mahsyar sebagian memanggil sehagian yang lain untuk meminta tolong. Tsamud dan orangorang yang datang sesudah mereka. dan Aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar". artinya adalah Hari Kiamat. Sesungguhnya Aku khawatir terhadapmu akan siksaan hari panggilmemanggil[24]. tidak ada bagimu seorangpun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah. dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya. 33. tetapi kamu senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu. 34. [22] 31. kamu berkata: "Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. dan siapa yang disesatkan Allah. 'Aad. Dan orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku.[23] 32. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta. (Musa berkata): "Hai kaumku. Sesungguhnya Aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti peristiwa kehancuran golongan yang bersekutu. siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita!" Fir'aun berkata: "Aku tidak mengemukakan kepadamu. Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu. [26] lafaz qalbi mutakabbirin dapat dibaca qalbin mutakabbirin. hingga ketika dia meninggal. 30. niscaya tidak ada baginya seorangpun yang akan memberi petunjuk. Dan Sesungguhnya Telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keteranganketerangan. (yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang. 29. untukmulah kerajaan pada hari Ini dengan berkuasa di muka bumi. selain itu masih banyak pula jenis panggilan atau seruan lainnya [25] maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka. Hai kaumku. Dalam tafsir yang lain disebutkan bahwa disebut dengan hari panggil-memanggil karena pada hari itu banyak sekali panggil memanggil antara ahli surga dan ahli neraka. Manakala kalbu seseorang merasa .

Aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar. dan dia dihalangi dari jalan (yang benar). mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab. Hai kaumku. tetapi kamu menyeru Aku ke neraka? 42. (yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka[25]. para saksi tersebut adalah malaikatmalaikat yang memberikan kesaksian bagi para Rasul. Maka mereka akan masuk surga. (Kenapa) kamu menyeruku supaya kafir kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan apa yang tidak kuketahui padahal sombong maka takabburlah pemiliknya. Hai kaumku. supaya Aku dapat melihat Tuhan Musa dan Sesungguhnya Aku memandangnya seorang pendusta". dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman. [26] 36. bagaimanakah kamu. dan tipu daya Fir'aun itu tidak lain hanyalah membawa kerugian. 38. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang. jadi bukan ditujukan pada semua orang [27] maksudnya jalan-jalan yang menuju ke arahnya [28] maksudnya: tidak dapat menolong baik di dunia maupun di akhirat. 40. (yaitu) pintu-pintu langit[27]. Dan berkatalah Fir'aun: "Hai Haman. Orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku. 41.35. Demikianlah dijadikan Fir'aun memandang baik perbuatan yang buruk itu. 37. bahwasanya Rasul-Rasul itu telah menyampaikan risalah-Nya dan mereka mendustakan orang-orang kafir [30] maksudnya: dinampakkan kepada mereka neraka pagi dan petang sebelum hari berbangkit. Lafaz kullun menurut dua qiraat di atas menunjukkan makna tiap-tiap orang yang memiliki kalbu yang sesat. demikian pula sebaliknya. Sesungguhnya kehidupan dunia Ini hanyalah kesenangan (sementara) dan Sesungguhnya akhirat Itulah negeri yang kekal. Maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu. buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang Tinggi supaya Aku sampai ke pintupintu. Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat. [29] lafaz alasyhad adalah bentuk jamak dari lafaz syahidun. amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. ikutilah aku. 39. [31] maksudnya para malaikat tidak akan memberikan syafaat/pertolongan . Aku menyeru kamu kepada keselamatan.

(Dikatakan kepada malaikat): "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras". Maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api .” M-51 : “Sesungguhnya kami menolong rasul-rasul kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat)” [29] M-46 : “Kepada mereka dinampakkan kepada orang-orang kafir.1. maka dari itu doa orang-orang kafir pada waktu itu sia-sia belaka karena tidak akan diperkenankan 1.3. Maka orang-orang yang lemah Berkatakepada orangorang yang menyombongkan diri: "Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu.5. ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka. dan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. mereka Itulah penghuni neraka. Jaminan Allah kepada Nabi Musa Aku menyeru kamu (beriman) kepada yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun? 43. M-45 : “ Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka. Dan (ingatlah). Sudah pasti bahwa apa yang kamu seru supaya Aku (beriman) kepadanya tidak dapat memperkenankan seruan apapun baik di dunia maupun di akhirat[28]. dan Sesungguhnya kita kembali kepada Allah dan Sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas. 44. Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepada kamu. Sesungguhnya Allah Maha melihat akan hamba-hambaNya". dan pada hari terjadinya kiamat. dan Aku menyerahkan urusanku kepada Allah.4. Pengikut Fir’aun saling membantah di dalam neraka neraka pada pagi dan petang[30]. Balasan terhadap Fir’aun dan pengikutnya adalah neraka 1. M-47 s/d M-48 : “47.

Perintah Allah terhadap Nabi Muhammad SAW untuk bersabar menghadapi orang kafir dan berdoa kepada-Nya . “Katakanlah (Ya Muhammad): "Sesungguhnya Aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku. sudah datang". penjagapenjaga Jahannam berkata: "Berdoalah kamu". dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan [32] lafaz at-talaq dapat juga dibaca at-talaqiy dengan memakai huruf ya. sebagaimana dipertemukan pula antara orang yang aniaya dan orang yang dianiaya [33] maksudnya adalah shalat lima waktu [34] yang dimaksud dengan 4. Perintah Allah kepada Nabi Muhammad 4. “Maka Bersabarlah kamu.” [31] 4.neraka?" 48. Perintah Allah SWT terhadap Nabi Muhammad SAW agar menyeru umatnya untuk menyembah Allah SWT M-14 : 14. dan Aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam. Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: "Sesungguhnya kita semua samasama dalam neraka Karena Sesungguhnya Allah Telah menetapkan Keputusan antara 1.” M-55 : 55. Penjaga Jahannam berkata: "Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keteranganketerangan?" mereka menjawab: "Benar. Dialog pengikut hamba-hamba-(Nya)". Karena Sesungguhnya janji Allah itu benar. Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka. Fir’aun dan malaikat M-49 s/d M-50 : penjaga neraka “49. bertemu pula antara Yang Disembah dan yang menyembah. meskipun orangorang kafir tidak menyukai(nya).” Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya. 50. yakni hari kiamat.6.1.” [32] M-66 : 66. Dan orang-orang yang agar azab berada dalam neraka Berkata mereka kepada penjaga-penjaga neraka diringankan Jahannam: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya dia meringankan azab dari kami barang sehari". karena pada hari itu penduduk langit dan penduduk bumi bertemu.2.

dan sembahansembahan yang mereka sembah selain Allah tiada dapat menghukum dengan sesuatu apapun. “Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku.1. Definisi hari kiamat 17. melainkan dengan seizin Allah.3.pagi. yang empat ribu orang diantaranya dari kaum Bani Israil. di antara mereka ada yang kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak kami ceritakan kepadamu[36].” [37] M-17 : 5. Maka apabila Telah datang perintah Allah. pada hakikatnya sebelum itupun orang-orang yang mendustakan para Rasul sudah merugi [38] Dia menghisab semua makhluk hanya dalam waktu setengah hari dunia. dan ketika itu Rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil. “Dan Allah menghukum dengan keadilan. Sesungguhnya Allah Dia-lah yang Maha mendengar lagi Maha Melihat. 20. Sesungguhnya janji Allah adalah benar. diputuskan (semua perkara) dengan adil. Bukti-bukti adanya hari kiamat 5. “Dan Sesungguhnya Telah kami utus beberapa orang Rasul sebelum kamu. kemudian menyusul nun taukid sesudahnya yang juga mengukuhkan makna syarat tadi [36] menurut suatu riwayat diceritakan bahwa Allah SWT telah mengutus delapan ribu orang Nabi untuk menjadi Rasul.” M-20 : menyembah-Ku di sini ialah berdoa kepada-Ku. Tidak dapat bagi seorang Rasul membawa suatu mukjizat.” M-77 : 77. tidak ada yang . namun kepada kami sajalah mereka dikembalikan.” M-78 : 78. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku[34] akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". sedangkan empat ribu selebihnya dari kalangan umatumat selain Bani Israil [37] yakni keputusan itu merupakan kemenangan bagi Rasul-Rasul dan kerugian bagi orang-orang yang mendustakannya. niscaya akan Kuperkenankan bagimu. “Pada hari Ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Maka meskipun kami perlihatkan kepadamu[35] sebagian siksa yang kami ancamkan kepada mereka ataupun kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka). Perintah untuk berlaku adil dalam memutuskan suatu perkara 60.”[33] M-60 : 4. [35] lafaz imma berasal dari in syartiyah yang diidghamkan kepada ma zaidah yang berfungsi mengukuhkan makna syarat di awal fi’il. “Maka Bersabarlah kamu.

seandainya mereka memberi syafaat.1. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya.” 5. orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa'at yang diterima syafa'atnya. “Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Kepastian M-59 : akan datangnya hari 59.” 5. “Sesungguhnya hari kiamat kiamat pasti akan datang. tidak mengandung pengertian apa-apa karena pada asalnya tiada syafaat bagi mereka sebagaimana yang telah diungkapkan dalam firman-Nya yang lain surat AsySyura ayat 26 : “Maka Kami tidak mempunyai pemberi syafaat seorang pun”. Maksudnya.dirugikan pada hari ini. “Sesungguhhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka[40] tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya. niscaya syafaat mereka tidak akan diterima [40] maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka. tidak ada keraguan tentangnya.3. Ciri-ciri orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah SWT M-56 : 56.” [39] demikianlah menurut keterangan Al-Hadits [39] lafaz yutha’u sebagai sifat. Peringatan terhadap orang kafir tentang dahsyatnya hari kiamat M-18 : 18. karena ditinjau dari segi dugaan mereka. Orang-orang yang ingkar terhadap ayatayat Allah SWT 6. Akan tetapi lafaz syafiin pada ayat tersebut memang memiliki makna. akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman. “Dan tidaklah sama orang . yaitu bahwasanya mereka memiliki pemberipemberi syafaat. Maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya dia Maha mendengar lagi Maha Melihat. [41] ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang yang ingkar kepada hari berbangkit [42] lafaz 6.2.” [38] M-52 : 52.” [41] M-58 : 58. “ (yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah la'nat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk.

sedangkan khabarnya tidak disebutkan. . (Dikatakan kepada mereka): "Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam.” 72. “(yaitu) orang-orang yang mendustakan Al Kitab (Al Quran) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul kami yang Telah kami utus. yaitu lafaz fi arjulihim. sedikit sekali kamu mengambil pelajaran.” [42] 6. tatazakkaruna dapat pula dibaca yatazakkaruna. “(yang kamu sembah) selain Allah?" mereka menjawab: "mereka Telah hilang lenyap dari kami. seraya mereka diseret. “Kemudian dikatakan kepada mereka: " manakah berhalaberhala yang selalu kamu persekutukan. Atau berkedudukan menjadi mubtada. [44] mereka menginkari penyembahan mereka kepada berhala-berhala mereka itu. “Yang demikian itu disebabkan Karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan Karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan).yang buta dengan orang yang melihat.” 73. maka artinya adalah : “dan rantai-rantai itupun dipasang di kaki mereka.[44] seperti Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir. bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu".” 76. Kemudian mereka dibakar dalam api (neraka). “Apakah kamu tidak melihat kepada orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah? bagaimanakah mereka dapat dipalingkan?” 70. Kemudian berhalaberhala sembahan mereka itu didatangkan.”. “Ketika belenggu dan rantairantai[43] dipasang di leher mereka. Azab bagi orang-orang yang membantah ayatayat Allah M-69 s/d M-76 : 69. yakni kesadaran mereka terhadap hal ini sangat sedikit [43] lafaz assalasilu ini diathafkan kepada lafaz al-aghlalu.” 71.2. sedang kamu kekal di dalamnya. kelak mereka akan mengetahui.” 74. dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Maka Itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong ".” 75. Dengan demikian. selanjutnya dikatakan kepada mereka sebagaimana yang disebutkan dalam surat Al-Anbiya’ ayat 98 :”Sesungguhnya kalian dan apa yang kalian sembah adalah makanan Jahannam”. “Ke dalam air yang sangat panas.

BAB III PEMBAHASAN .

anjuran bersabar dalam menghadapi kaum musyrikin. Keimanan: Sifat-sifat malaikat yang memikul 'Arsy dan yang berada di sekitarnya. bukti-bukti yang menunjukkan adanya hari berbangkit. 2.w. nikmat-nikmat Allah yang terdapat di daratan dan lautan. ilmu Allah meliputi segala sesuatu. dalil-dalil yang menunjukkan kekuasaan Allah. sifat-sifat Allah yang menunjukkan kebesaran dan keagungan-Nya. janji Rasulullah s. bahwa orang-orang mukmin akan menang terhadap musuhnya.a. . dengan Fir'aun.s. Kisah: Kisah Musa a.BAB IV PENUTUP Kesimpulan Pokok-pokok isinya: 1. permohonan orang-orang kafir supaya dikeluarkan dari neraka. peringatan kepada orang-orang musyrik tentang kedahsyatan hari kiamat. 3. Dan lain-lain: Al Quranul Karim dan sikap orang-orang mukmin dan orang-orang kafir terhadapnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful