Deskripsi Isi Pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan DEPAG Tahun 2005

Dosen Pengampu : Dra. Siti Annijat M. M,Pd

Oleh : Nama : Ahmad Husein NIM : 09650049

Fakultas Sains Dan Teknologi Jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Desember 2009

Kata pengantar Bismillahirrahmanirrahim Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kemudahan kepada kita semua, terutama kepada penyusun sehingga dapat menyelesaikan karya ilmiah ini dengan sebaik-baiknya. Tak lupa pula shalawat beserta salam kita sampaikan kepada Nabi besar Muhammad SAW, mudah-mudahan dengan banyaknya kita bershalawat kepada beliau kita termasuk umatnya yang mendapatkan syafa’atnya di hari akhir kelak, Amin ya Robbal’alamin. Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu penyusun dalam menulis karya ilmiah ini, terutama kepada Ibu Annijat selaku dosen Bahasa Indonesia yang banyak memberi masukan selama proses pembelajaran di kelas. Tak lupa juga kepada teman-teman seperjuangan yang sedikit banyak telah membantu dalam penyusunan dan penyempurnaan isi karya ilmiah ini. Saya sadar karya ilmiah ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu masukan yang berupa kritik dan saran sangat saya harapkan dari pembaca. Akhirnya, semoga sedikit ilmu dari karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi pembaca umumnya dan penyusun khususnya.

Malang, Desember 2009

Penyusun

6. 1.7.1. 1.4. 1. Deskripsi Isi Pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan Depag Tahun 2005 BAB III BAB IV PEMBAHASAN PENUTUP Daftar Pustaka .Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN 1. BAB II ISI Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penulisan Manfaat Ruang Lingkup Definisi Operasional Kerangka Teori 2. 1.5.3. 1. 1.2.1.

semuanya itu akan diampuni Allah asal benar-benar memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya dan berjanji tidak akan mengerjakan perbuatanperbuatan dosa itu lagi.s. setelah mendengar keterangan dan melihat mukjizat yang dikemukakan oleh Nabi Musa a.s. karena ada hubungannya dengan kalimat Ghafir yang terdapat pada ayat 3 surat ini. Tujuan Penulisan . sekalipun telah dikemukakan keterangan dan mukjizat yang diminta mereka. Latar belakang Surat Al Mu'min terdiri atas 85 ayat. diturunkan sesudah surat Az Zumar.1. Hati kecil orang ini mencela Fir'aun dan kaumnya yang tidak mau beriman kepada Nabi Musa a.3. Dinamai Al Mu'min (Orang yang beriman). berhubung dengan perkataan mukmin yang terdapat pada ayat 28 surat ini. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah yang penyusun angkat pada karya ilmiah ini adalah : “Bagaimanakah isi pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan DEPAG tahun 2005?” 1.. dengan menyembunyikan imannya kepada kaumnya. Dan surat ini dinamai Dzit Thaul (Yang Mempunyai Kurnia) karena perkataan tersebut terdapat pada ayat 3. 1. termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Pada ayat 28 diterangkan bahwa salah seorang dari kaum Fir'aun telah beriman kepada Nabi Musa a.2.s. Dinamakan pula Ghafir (yang mengampuni). Ayat ini mengingatkan bahwa Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat adalah sebagian dari sifat-sifat Allah.BAB I PENDAHULUAN 1. karena itu hamba-hamba Allah tidak usah khawatir terhadap perbuatan-perbuatan dosa yang telah terlanjur mereka lakukan.

c.6. . sebagai salah satu cara untuk menyampaikan sedikit ilmu pengetahuan pragmatik dalam kegiatan belajar-mengajar Alquran. kerangka teori yang penyusun gunakan adalah kerangka berpikir melalui terjemahan dan tafsir dari surat tersebut. dan tafsir Alquran. karya ilmiah ini bermanfaat bagi pengembangan khazanah ilmu pengetahuan. Kerangka Teori Dalam penyusunan karya ilmiah ini.4. b. Manfaat Secara teoritis. 1. sebagai wawasan yang dapat menambah keteguhan Penulis. 1. Definisi Operasional Agar isi pesan yang penyusun tulis dalam karya ilmiah ini dapat kita pahami bersama maka penyusun merasa perlu untuk membuat daftar batasan istilah sehingga tidak terjadi makna yang ambigu antara penyusun dan pembaca.Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mendeskripsikan isi pesan dari surat Al-Mukmin terjamahan DEPAG tahun 2005. 1. 1.5. Asbabun nuzul : sebab-sebab turunnya ayat 2. yang penulis ketahui dan sebagai pemenuhan tugas akhir semester. 1. Guru tafsir Al-Quran. melalui fenomena ilmu bahasa yang ada dalam isi Alquran. sebagai pengembangan pendekatan kontekstual Masyarakat muslim. Secara praktis penelitian ini bermanfaat bagi : a. sehingga pada akhirnya kita dapat mengamalkan isi pesan yang terkandung dalam surat Al-Mukmin tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ruang Lingkup Karya ilmiah ini dibatasi dengan lingkup pendeskripsian terhadap isi pesan yang terkandung dalam surat Al-Mukmin terjemahan DEPAG tahun 2005. keyakinan umat Islam.7.

” 3. Alif laam raa. diantara ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah Karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat. yang mempunyai 'Arsy. dan ada pula yang menafsirkannya. yang memiliki karunia. Alif laam miim shaad dan sebagainya. (Dialah) yang Maha Tinggi derajat-Nya. M-02 s/d M-03 : 2. “Kitab [2] ini diturunkan dari Allah Yang Maha perkasa. Penafsiran [1] ialah hurufhuruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: Alif laam miim. Keesaan Allah Kekuasaan Allah 1. Maha mengetahui. “yang mengampuni dosa dan menerima tobat dan keras hukuman-Nya. Tidak ada Tuhan selain Dia. Dan tiadalah mendapat pelajaran kecuali orang-orang yang kembali (kepada Allah). Isi Pesan Indikator M-01 : Makna Ayat 1. Hanya kepada-Nyalah kembali. M-15 s/d M-16 : “15. yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah-Nya . Haa Miim[1].” [3] M-13 : “Dia-lah yang memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Nya dan menurunkan untukmu rezki dari langit.BAB II Deskripsi Isi Pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan Depag Tahun 2005 No 1.1. golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat.

sesudah itu dari segumpal darah.” M-65 : “Dialah yang hidup kekal. (lalu Allah berfirman): "Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?" kepunyaan Allah yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). seperti memandang kepada wanita yang bukan muhrimnya.2. “Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui.” M-67 s/d M-68 : 67. Tanda-tanda kebesaran Allah SWT M-57 : dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para Pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu. dia Hanya bekata kepadanya: "Jadilah". Maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu. di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. 16. Maka apabila dia menetapkan sesuatu urusan. Kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak[5]. Maka sembahlah dia dengan memurnikan ibadat kepada-Nya. kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan Hanya buatan Muhammad s.” 68. tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah.” Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah Kemudian dari setetes mani. tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. [5] Lafadz tiflan 57.” [6] 1. dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad.” Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan. keras siksaaan-Nya bagi orang kafir. Maka jadilah ia. [4] yang dimaksud dengan pandangan mata yang khianat adalah pandangan yang dilarang. semata-mata. [3] Yang mengampuni dosa orang mukmin.kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hamba-Nya. [2] Yakni Al-Quran yang diturunkan oleh yang Maha mengetahui tentang makhluknya.” [7] . “Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat[4] dan apa yang disembunyikan oleh hati. “(yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur). segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.a. supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat).” M-19 : 19. Kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua. Semua makhluk pasti akan kembali kepada-Nya.w. Kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa).

sebagiannya untuk kamu kendarai dan sebagiannya untuk kamu makan. sebagaimana yang telah digambarkan oleh makna firman tersebut [7] orang yang tidak mengetahui pada ayat tersebut dapat diumpamakan seperti orang yang buta sedangkan orang yang mengetahui perumpamaannya seperti orang yang dapat melihat. Maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?” M-64 : 64. Malaikat beribadah M-07 s/d M-09 : kepada Allah dan berdoa untuk orang. “Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya. “Yang demikian itu adalah Allah. dan kamu dapat diangkut dengan mengendarai binatang-binatang itu dan dengan mengendarai bahtera.M-61 s/d M-62 : 61. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia. Yakni sesuatu yang dikehendaki itu langsung ada sesudah kehendakNya. ternak yang dimaksud mencakup pula sapi dan kambing [9] yang dimaksud dengan manfaat yang lain dari binatang ternak itu ialah air susunya. Lafadz fayakunu dapat pula dibaca fayakuna tetapi dengan memperkirakan adanya huruf an sebelumnya. dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu serta memberi kamu rezki dengan sebahagian yang baik-baik.” 80.” 81. “Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap. Tuhanmu.” 62. [8] binatang ternak disini menurut suatu pendapat.“7. yang demikian itu adalah Allah Tuhanmu. 79.3. Tuhan semesta alam. Maka tandatanda (kekuasaan) Allah yang manakah yang kamu ingkari?” [10] 1. “Dan (ada lagi) manfaatmanfaat yang lain pada binatang ternak itu untuk kamu[9] dan supaya kamu mencapai suatu keperluan yang tersimpan dalam hati dengan mengendarainya. yang dimaksud hanyalah unta saja namun menurut pendapat yang kuat. tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. “Allahlah yang menjadikan binatang ternak[8] untuk kamu. Pencipta segala sesuatu.” M-79 s/d M-81 : sekalipun berbntuk mufrad tapi bermakna jama’ [6] Dia berkehendak mewujudkan sesuatu. dan menjadikan siang terang benderang. (Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang orang mukmin berada di sekelilingnya bertasbih . Maha Agung Allah. “Dan dia memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda (kekuasaan-Nya).

9. Karena itu janganlah engkau (Muhammad) tertipu oleh keberhasilan usaha mereka di seluruh negeri. dan keturunan mereka semua. Disebutkannya lafaz ayyun dalam bentuk muzakkar adalah lebih termasyhur daripada bentuk ta’nits-nya. 8.”[11] 2.karena itu janganlah mereka pulang balik dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu”.2. karena itu aku tawan mereka (dengan azab). bulunya dan sebagainya. Ya Tuhan kami.1 Penolakan M-04 : orang kafir terhadap “ Tidak ada yang ayat-ayat Allah memperdebatkan tentang ayat Allah kecuali oarang-orang yang kafir. dan isteriisteri mereka. Azab Allah terhadap orang kafir 2.. Disebutkan juga bahwasanya mereka pulang balik untuk mencari penghidupan dalam keadaan selamat.. 2. Maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala. [10] Istifham atau kata tanya disini mengandung makna cemoohan. dan masukkanlah mereka ke dalam syurga 'Adn yang Telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka. “Sebelum mereka kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu setelahg mereka mendustakan (Rasul) dan setiap umat telah merencanakan (tipu daya) terhadap Rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran.memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orangorang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami. kulitnya. Maka betapa (pedihnya) azab-Ku?” [11] Dalam tafsir Jalalain makna ayat tersebut adalah :”. dan orangorang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu Maka Sesungguhnya Telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan Itulah kemenangan yang besar". Azab bagi orang-orang kafir M-05 s/d M-06 : 5. rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu. karena sesungguhnya akibat dan tempat kembali mereka . Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. janganlah hal itu membuatmu terperdaya.

(yaitu) karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka. “Dan demikianlah pasti berlaku ketetapan Tuhanmu terhadap orang-orang kafir. akan tetapi kebencian Allah lebih besar daripada kebencian mereka sendiri terhadap diri mereka [13] Menurut suatu qiraat. [17] mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka maksudnya ialah bahwa mereka .” M-10 : “Sesungguhnya orang-orang yang kafir diserukan kepada mereka (pada hari kiamat): "Sesungguhnya kebencian Allah (kepadamu) lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri Karena kamu diseru untuk beriman lalu kamu kafir". mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya daripada mereka[13] dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi[14].” 22.” 83. lafaz minhum dibaca minkum. alat perlengkapan. artinya “. hukumhukum. benteng-benteng dan istana-istana. Maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka. Maka Allah mengazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. adalah orangorang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi[16]. “Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi.6. dan mereka tidak mempunyai seorang pelindung dari azab Allah. [16] Maksudnya: bangunan. [12] Sesungguhnya orang-orang kafir diserukan kepada mereka oleh malaikat. “Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Maka Allah mengazab mereka.” M-82 s/d M-83 : 82..[12] M-21 s/d M-22 : 21. “Yang demiklan itu adalah Karena Telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata[15] lalu mereka kafir. mereka merasa adalah neraka. dan ajaranajaran yang dibawanya.. lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. [15] Maksudnya: mukjizat.lebih hebat kekuatannya daripada kalian” [14] Maksudnya: bangunan. benteng-benteng dan istana-istana. alat perlengkapan. Sesungguhnya dia Maha Kuat lagi Maha keras hukuman-Nya. “Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa ketaranganketerangan. sedangkan mereka membenci diri mereka sendiri sewaktu mereka dimasukkan ke dalam neraka.

Maka mereka berkata: . lalu kami mengakui dosa-dosa kami. dan memang sebelum itu pun mereka adalah orang-orang yang merugi [20] maksud dari ayat ini adalah maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran yakni dengan membawa 3. Haman dan Qarun.2. “Yang demikian itu adalah Karena kamu kafir apabila Allah saja disembah. kemudian mereka dihidupkan lalu dimatikan lagi lalu mereka dihidupkan lagi pada hari berbangkit [19]yaitu pada semua umat bahwasanya iman tiada gunanya lagi apabila timbul di kala azab turun. 24. [18] Karena sesungguhnya sebelum itu mereka berupa mani dalam keadaan mati. 85. mereka berkata: "Kami beriman Hanya kepada Allah saja.” M-11 s/d 12 : 11. jelaslah kerugian mereka. Dan Sesungguhnya Telah kami utus Musa dengan membawa ayat-ayat kami dan keterangan yang nyata. Nabi Musa diutus kepada Fir’aun M-23 s/d M-24 : “23.1. Dan di kala itu. “Mereka menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau Telah mematikan kami dua kali dan Telah menghidupkan kami dua kali (pula) [18]. “Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka Telah melihat siksa kami. Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah yang Maha Tinggi lagi Maha besar. Kepada Fir'aun.” sudah merasa cukup dengan ilmu pengetahuan yang ada pada mereka dan tidak merasa perlu lagi dengan ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh rasul-rasul mereka. malah mereka memandang enteng dan memperolokolokkan keterangan yang dibawa rasulrasul itu. Itulah sunnah Allah yang Telah berlaku terhadap hamba-hambaNya[19]. dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang Telah kami persekutukan dengan Allah". Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir. “Maka tatkala mereka melihat azab kami. Allah mengutus Nabi Musa kepad Fir’aun dan pengikutnya 1. dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan. Maka Adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?" 12. Penyesalan orang kafir senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka[17] dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu.3. masingmasing diantara mereka mengalami kerugian yang nyata.” M-84 s/d M-85 : 84.

dan tipu daya orangorang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia (belaka). Dan Berkata Fir'aun (kepada pembesar-pembesarnya): "Biarkanlah Aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya. yang ada pada ayat di atas. dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya perkara yang hak dari sisi kami. Maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran dari sisi kami mereka berkata: "Bunuhlah anak-anak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanita-wanita mereka". Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikutpengikut Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata: "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki Karena dia menyatakan: "Tuhanku ialah Allah padahal dia Telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. dan jika ia seorang pendusta Maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu.2. Karena Sesungguhnya Aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi". mereka berkata : “Bunuhlah anakanak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanitawanita mereka”. “ Untuk menjadi petunjuk dan peringatan bagi orang-orang yang berfikir. Dan Sesungguhnya Telah kami berikan petunjuk kepada Musa. golongan demi golongan [23] Lafaz misli dalam ayat ini merupakan badal atau penggan ti keterangan dari lafaz misli yang sebelumnya. Yakni seperti pembalasan yang biasa menimpa orang-orang kafir sebelum kalian. Dan menurut qiraat lain dibaca ay-yazhara fil ardhil fasadu [22] yakni azab yang telah menimpa umatumat terdahulu. Dialog dan usaha berdakwah Nabi Musa terhadap Fir’aun beserta pengikutnya "(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta". Akan tetapi tipudaya orang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia belaka yakini menjerumuskan mereka sendiri ke dalam neraka [21] Menurut suatu qiraat lafaz au dibaca wa. mereka ditimpa azab di dunia [24] Dapat dibaca at-tanadi atau attanadiy dengan memakai huruf ya pada akhirnya .1. M-53 s/d 54 : “53. 28.” M-25 s/d M-44 : 25. [20] 26. Dan Musa berkata: "Sesungguhnya Aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari berhisab".[21] 27. dan kami wariskan Taurat kepada Bani Israil” 54.

34.[23] 32. hingga ketika dia meninggal. Maka pemanggilan yang mengandung kebahagiaan adalah bagi ahli surga sedangkan panggilan yang mengandung kecelakaan adalah bagi ahli neraka. tidak ada bagimu seorangpun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah. 33. melainkan apa yang Aku pandang baik. niscaya tidak ada baginya seorangpun yang akan memberi petunjuk. Sesungguhnya Aku khawatir terhadapmu akan siksaan hari panggilmemanggil[24]. 30. (yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang. 'Aad. selain itu masih banyak pula jenis panggilan atau seruan lainnya [25] maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta. Hai kaumku. [22] 31.kepadamu akan menimpamu". Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu. Dan orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku. dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya. Tsamud dan orangorang yang datang sesudah mereka. dan Aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar". Sesungguhnya Aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti peristiwa kehancuran golongan yang bersekutu. 29. (yakni) seperti keadaan kaum Nuh. Manakala kalbu seseorang merasa . dan siapa yang disesatkan Allah. Hari kiamat itu dinamakan hari panggil memanggil Karena orang yang berkumpul di padang mahsyar sebagian memanggil sehagian yang lain untuk meminta tolong. untukmulah kerajaan pada hari Ini dengan berkuasa di muka bumi. kamu berkata: "Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. Dalam tafsir yang lain disebutkan bahwa disebut dengan hari panggil-memanggil karena pada hari itu banyak sekali panggil memanggil antara ahli surga dan ahli neraka. (Musa berkata): "Hai kaumku. Dan Sesungguhnya Telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keteranganketerangan. [26] lafaz qalbi mutakabbirin dapat dibaca qalbin mutakabbirin. tetapi kamu senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu. siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita!" Fir'aun berkata: "Aku tidak mengemukakan kepadamu. artinya adalah Hari Kiamat. setiap panggilan sesuai dengan apa yang dialami oleh pemanggilnya.

Dan berkatalah Fir'aun: "Hai Haman. 40. 39. Maka mereka akan masuk surga. para saksi tersebut adalah malaikatmalaikat yang memberikan kesaksian bagi para Rasul. amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab. 37. Hai kaumku. bahwasanya Rasul-Rasul itu telah menyampaikan risalah-Nya dan mereka mendustakan orang-orang kafir [30] maksudnya: dinampakkan kepada mereka neraka pagi dan petang sebelum hari berbangkit. dan dia dihalangi dari jalan (yang benar). ikutilah aku. jadi bukan ditujukan pada semua orang [27] maksudnya jalan-jalan yang menuju ke arahnya [28] maksudnya: tidak dapat menolong baik di dunia maupun di akhirat. demikian pula sebaliknya. Hai kaumku. [26] 36. Aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar. Aku menyeru kamu kepada keselamatan. dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman. Sesungguhnya kehidupan dunia Ini hanyalah kesenangan (sementara) dan Sesungguhnya akhirat Itulah negeri yang kekal. dan tipu daya Fir'aun itu tidak lain hanyalah membawa kerugian. 38. [31] maksudnya para malaikat tidak akan memberikan syafaat/pertolongan . Demikianlah dijadikan Fir'aun memandang baik perbuatan yang buruk itu. bagaimanakah kamu. [29] lafaz alasyhad adalah bentuk jamak dari lafaz syahidun. supaya Aku dapat melihat Tuhan Musa dan Sesungguhnya Aku memandangnya seorang pendusta". Orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku. Maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu. buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang Tinggi supaya Aku sampai ke pintupintu. (yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka[25].35. Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat. 41. Lafaz kullun menurut dua qiraat di atas menunjukkan makna tiap-tiap orang yang memiliki kalbu yang sesat. (yaitu) pintu-pintu langit[27]. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang. tetapi kamu menyeru Aku ke neraka? 42. (Kenapa) kamu menyeruku supaya kafir kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan apa yang tidak kuketahui padahal sombong maka takabburlah pemiliknya.

dan Sesungguhnya kita kembali kepada Allah dan Sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas.5. Maka orang-orang yang lemah Berkatakepada orangorang yang menyombongkan diri: "Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu. Pengikut Fir’aun saling membantah di dalam neraka neraka pada pagi dan petang[30].1. Maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api . (Dikatakan kepada malaikat): "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras". Sudah pasti bahwa apa yang kamu seru supaya Aku (beriman) kepadanya tidak dapat memperkenankan seruan apapun baik di dunia maupun di akhirat[28]. 44.4. M-45 : “ Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka. mereka Itulah penghuni neraka. maka dari itu doa orang-orang kafir pada waktu itu sia-sia belaka karena tidak akan diperkenankan 1. dan Aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Jaminan Allah kepada Nabi Musa Aku menyeru kamu (beriman) kepada yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun? 43.3. dan pada hari terjadinya kiamat.” M-51 : “Sesungguhnya kami menolong rasul-rasul kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat)” [29] M-46 : “Kepada mereka dinampakkan kepada orang-orang kafir. ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka. dan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. Dan (ingatlah). Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepada kamu. M-47 s/d M-48 : “47. Balasan terhadap Fir’aun dan pengikutnya adalah neraka 1. Sesungguhnya Allah Maha melihat akan hamba-hambaNya".

Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka.” [32] M-66 : 66. Perintah Allah kepada Nabi Muhammad 4. Perintah Allah terhadap Nabi Muhammad SAW untuk bersabar menghadapi orang kafir dan berdoa kepada-Nya .6. dan Aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam.neraka?" 48. karena pada hari itu penduduk langit dan penduduk bumi bertemu. 50. Dan orang-orang yang agar azab berada dalam neraka Berkata mereka kepada penjaga-penjaga neraka diringankan Jahannam: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya dia meringankan azab dari kami barang sehari". Karena Sesungguhnya janji Allah itu benar.2.1. “Katakanlah (Ya Muhammad): "Sesungguhnya Aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku. sudah datang".” M-55 : 55. Fir’aun dan malaikat M-49 s/d M-50 : penjaga neraka “49.” [31] 4. meskipun orangorang kafir tidak menyukai(nya). Perintah Allah SWT terhadap Nabi Muhammad SAW agar menyeru umatnya untuk menyembah Allah SWT M-14 : 14.” Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya. “Maka Bersabarlah kamu. Penjaga Jahannam berkata: "Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keteranganketerangan?" mereka menjawab: "Benar. Dialog pengikut hamba-hamba-(Nya)". dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan [32] lafaz at-talaq dapat juga dibaca at-talaqiy dengan memakai huruf ya. sebagaimana dipertemukan pula antara orang yang aniaya dan orang yang dianiaya [33] maksudnya adalah shalat lima waktu [34] yang dimaksud dengan 4. yakni hari kiamat. penjagapenjaga Jahannam berkata: "Berdoalah kamu". bertemu pula antara Yang Disembah dan yang menyembah. Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: "Sesungguhnya kita semua samasama dalam neraka Karena Sesungguhnya Allah Telah menetapkan Keputusan antara 1.

yang empat ribu orang diantaranya dari kaum Bani Israil.” M-78 : 78. dan sembahansembahan yang mereka sembah selain Allah tiada dapat menghukum dengan sesuatu apapun. Definisi hari kiamat 17. “Pada hari Ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. namun kepada kami sajalah mereka dikembalikan.pagi. sedangkan empat ribu selebihnya dari kalangan umatumat selain Bani Israil [37] yakni keputusan itu merupakan kemenangan bagi Rasul-Rasul dan kerugian bagi orang-orang yang mendustakannya.3. niscaya akan Kuperkenankan bagimu. diputuskan (semua perkara) dengan adil.1. tidak ada yang .” M-77 : 77. pada hakikatnya sebelum itupun orang-orang yang mendustakan para Rasul sudah merugi [38] Dia menghisab semua makhluk hanya dalam waktu setengah hari dunia. Maka apabila Telah datang perintah Allah. “Maka Bersabarlah kamu.” [37] M-17 : 5. Maka meskipun kami perlihatkan kepadamu[35] sebagian siksa yang kami ancamkan kepada mereka ataupun kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka). Sesungguhnya janji Allah adalah benar. “Dan Allah menghukum dengan keadilan. [35] lafaz imma berasal dari in syartiyah yang diidghamkan kepada ma zaidah yang berfungsi mengukuhkan makna syarat di awal fi’il. Tidak dapat bagi seorang Rasul membawa suatu mukjizat. “Dan Sesungguhnya Telah kami utus beberapa orang Rasul sebelum kamu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku[34] akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". Sesungguhnya Allah Dia-lah yang Maha mendengar lagi Maha Melihat.”[33] M-60 : 4. dan ketika itu Rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil. 20. Perintah untuk berlaku adil dalam memutuskan suatu perkara 60. “Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku. kemudian menyusul nun taukid sesudahnya yang juga mengukuhkan makna syarat tadi [36] menurut suatu riwayat diceritakan bahwa Allah SWT telah mengutus delapan ribu orang Nabi untuk menjadi Rasul. melainkan dengan seizin Allah. Bukti-bukti adanya hari kiamat 5.” M-20 : menyembah-Ku di sini ialah berdoa kepada-Ku. di antara mereka ada yang kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak kami ceritakan kepadamu[36].

“Dan tidaklah sama orang . Akan tetapi lafaz syafiin pada ayat tersebut memang memiliki makna. Maksudnya. Peringatan terhadap orang kafir tentang dahsyatnya hari kiamat M-18 : 18. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya. “Sesungguhnya hari kiamat kiamat pasti akan datang. Maka mintalah perlindungan kepada Allah.1.2. Kepastian M-59 : akan datangnya hari 59. tidak ada keraguan tentangnya. Sesungguhnya dia Maha mendengar lagi Maha Melihat.” [39] demikianlah menurut keterangan Al-Hadits [39] lafaz yutha’u sebagai sifat. yaitu bahwasanya mereka memiliki pemberipemberi syafaat. “Sesungguhhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka[40] tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya.” 5.3. “Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan.” 5.” [41] M-58 : 58. niscaya syafaat mereka tidak akan diterima [40] maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka. [41] ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang yang ingkar kepada hari berbangkit [42] lafaz 6. Orang-orang yang ingkar terhadap ayatayat Allah SWT 6. karena ditinjau dari segi dugaan mereka. tidak mengandung pengertian apa-apa karena pada asalnya tiada syafaat bagi mereka sebagaimana yang telah diungkapkan dalam firman-Nya yang lain surat AsySyura ayat 26 : “Maka Kami tidak mempunyai pemberi syafaat seorang pun”.dirugikan pada hari ini.” [38] M-52 : 52. seandainya mereka memberi syafaat. orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa'at yang diterima syafa'atnya. akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman. “ (yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah la'nat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk. Ciri-ciri orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah SWT M-56 : 56.

yakni kesadaran mereka terhadap hal ini sangat sedikit [43] lafaz assalasilu ini diathafkan kepada lafaz al-aghlalu. Atau berkedudukan menjadi mubtada.” 74.” 72. sedangkan khabarnya tidak disebutkan. bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu".[44] seperti Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir. kelak mereka akan mengetahui. “Ketika belenggu dan rantairantai[43] dipasang di leher mereka. selanjutnya dikatakan kepada mereka sebagaimana yang disebutkan dalam surat Al-Anbiya’ ayat 98 :”Sesungguhnya kalian dan apa yang kalian sembah adalah makanan Jahannam”. “Ke dalam air yang sangat panas. seraya mereka diseret.” 71. sedang kamu kekal di dalamnya. “(yaitu) orang-orang yang mendustakan Al Kitab (Al Quran) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul kami yang Telah kami utus.”. . Maka Itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong ". Azab bagi orang-orang yang membantah ayatayat Allah M-69 s/d M-76 : 69. “Yang demikian itu disebabkan Karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan Karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan). sedikit sekali kamu mengambil pelajaran. Dengan demikian. Kemudian mereka dibakar dalam api (neraka). [44] mereka menginkari penyembahan mereka kepada berhala-berhala mereka itu.” 73. “Apakah kamu tidak melihat kepada orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah? bagaimanakah mereka dapat dipalingkan?” 70.2. maka artinya adalah : “dan rantai-rantai itupun dipasang di kaki mereka. “(yang kamu sembah) selain Allah?" mereka menjawab: "mereka Telah hilang lenyap dari kami.” 75. tatazakkaruna dapat pula dibaca yatazakkaruna. dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka.yang buta dengan orang yang melihat.” 76. Kemudian berhalaberhala sembahan mereka itu didatangkan. “Kemudian dikatakan kepada mereka: " manakah berhalaberhala yang selalu kamu persekutukan. yaitu lafaz fi arjulihim.” [42] 6. (Dikatakan kepada mereka): "Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam.

BAB III PEMBAHASAN .

. peringatan kepada orang-orang musyrik tentang kedahsyatan hari kiamat. permohonan orang-orang kafir supaya dikeluarkan dari neraka. ilmu Allah meliputi segala sesuatu.w. 2. Keimanan: Sifat-sifat malaikat yang memikul 'Arsy dan yang berada di sekitarnya. dalil-dalil yang menunjukkan kekuasaan Allah. janji Rasulullah s. bukti-bukti yang menunjukkan adanya hari berbangkit.s.a. nikmat-nikmat Allah yang terdapat di daratan dan lautan. sifat-sifat Allah yang menunjukkan kebesaran dan keagungan-Nya. bahwa orang-orang mukmin akan menang terhadap musuhnya. anjuran bersabar dalam menghadapi kaum musyrikin. dengan Fir'aun. Dan lain-lain: Al Quranul Karim dan sikap orang-orang mukmin dan orang-orang kafir terhadapnya. 3.BAB IV PENUTUP Kesimpulan Pokok-pokok isinya: 1. Kisah: Kisah Musa a.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful