P. 1
Deskripsi Isi pesan Surat Al-Mukmin (revisi)

Deskripsi Isi pesan Surat Al-Mukmin (revisi)

|Views: 59|Likes:
Published by Mydie Azriel

More info:

Published by: Mydie Azriel on Apr 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/02/2011

pdf

text

original

Deskripsi Isi Pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan DEPAG Tahun 2005

Dosen Pengampu : Dra. Siti Annijat M. M,Pd

Oleh : Nama : Ahmad Husein NIM : 09650049

Fakultas Sains Dan Teknologi Jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Desember 2009

Kata pengantar Bismillahirrahmanirrahim Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kemudahan kepada kita semua, terutama kepada penyusun sehingga dapat menyelesaikan karya ilmiah ini dengan sebaik-baiknya. Tak lupa pula shalawat beserta salam kita sampaikan kepada Nabi besar Muhammad SAW, mudah-mudahan dengan banyaknya kita bershalawat kepada beliau kita termasuk umatnya yang mendapatkan syafa’atnya di hari akhir kelak, Amin ya Robbal’alamin. Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu penyusun dalam menulis karya ilmiah ini, terutama kepada Ibu Annijat selaku dosen Bahasa Indonesia yang banyak memberi masukan selama proses pembelajaran di kelas. Tak lupa juga kepada teman-teman seperjuangan yang sedikit banyak telah membantu dalam penyusunan dan penyempurnaan isi karya ilmiah ini. Saya sadar karya ilmiah ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu masukan yang berupa kritik dan saran sangat saya harapkan dari pembaca. Akhirnya, semoga sedikit ilmu dari karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi pembaca umumnya dan penyusun khususnya.

Malang, Desember 2009

Penyusun

Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN 1.1. BAB II ISI Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penulisan Manfaat Ruang Lingkup Definisi Operasional Kerangka Teori 2. 1.7. 1. 1. 1. 1.6.5.1.4.2. Deskripsi Isi Pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan Depag Tahun 2005 BAB III BAB IV PEMBAHASAN PENUTUP Daftar Pustaka . 1.3.

termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. karena itu hamba-hamba Allah tidak usah khawatir terhadap perbuatan-perbuatan dosa yang telah terlanjur mereka lakukan. karena ada hubungannya dengan kalimat Ghafir yang terdapat pada ayat 3 surat ini.s. Pada ayat 28 diterangkan bahwa salah seorang dari kaum Fir'aun telah beriman kepada Nabi Musa a. Hati kecil orang ini mencela Fir'aun dan kaumnya yang tidak mau beriman kepada Nabi Musa a.2. Tujuan Penulisan . Dan surat ini dinamai Dzit Thaul (Yang Mempunyai Kurnia) karena perkataan tersebut terdapat pada ayat 3. 1. diturunkan sesudah surat Az Zumar. Ayat ini mengingatkan bahwa Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat adalah sebagian dari sifat-sifat Allah. Dinamai Al Mu'min (Orang yang beriman). Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah yang penyusun angkat pada karya ilmiah ini adalah : “Bagaimanakah isi pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan DEPAG tahun 2005?” 1.1.3. Dinamakan pula Ghafir (yang mengampuni).BAB I PENDAHULUAN 1. sekalipun telah dikemukakan keterangan dan mukjizat yang diminta mereka. berhubung dengan perkataan mukmin yang terdapat pada ayat 28 surat ini.. dengan menyembunyikan imannya kepada kaumnya. Latar belakang Surat Al Mu'min terdiri atas 85 ayat.s. semuanya itu akan diampuni Allah asal benar-benar memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya dan berjanji tidak akan mengerjakan perbuatanperbuatan dosa itu lagi.s. setelah mendengar keterangan dan melihat mukjizat yang dikemukakan oleh Nabi Musa a.

1. sebagai pengembangan pendekatan kontekstual Masyarakat muslim. Ruang Lingkup Karya ilmiah ini dibatasi dengan lingkup pendeskripsian terhadap isi pesan yang terkandung dalam surat Al-Mukmin terjemahan DEPAG tahun 2005. Kerangka Teori Dalam penyusunan karya ilmiah ini. . b. karya ilmiah ini bermanfaat bagi pengembangan khazanah ilmu pengetahuan. Guru tafsir Al-Quran.Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mendeskripsikan isi pesan dari surat Al-Mukmin terjamahan DEPAG tahun 2005. 1. sebagai wawasan yang dapat menambah keteguhan Penulis. sebagai salah satu cara untuk menyampaikan sedikit ilmu pengetahuan pragmatik dalam kegiatan belajar-mengajar Alquran. Secara praktis penelitian ini bermanfaat bagi : a. Definisi Operasional Agar isi pesan yang penyusun tulis dalam karya ilmiah ini dapat kita pahami bersama maka penyusun merasa perlu untuk membuat daftar batasan istilah sehingga tidak terjadi makna yang ambigu antara penyusun dan pembaca. dan tafsir Alquran. kerangka teori yang penyusun gunakan adalah kerangka berpikir melalui terjemahan dan tafsir dari surat tersebut. c. 1.4. 1. sehingga pada akhirnya kita dapat mengamalkan isi pesan yang terkandung dalam surat Al-Mukmin tersebut dalam kehidupan sehari-hari. keyakinan umat Islam.7. melalui fenomena ilmu bahasa yang ada dalam isi Alquran. 1. yang penulis ketahui dan sebagai pemenuhan tugas akhir semester.5. Asbabun nuzul : sebab-sebab turunnya ayat 2. Manfaat Secara teoritis.6.

Penafsiran [1] ialah hurufhuruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: Alif laam miim. golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat. Dan tiadalah mendapat pelajaran kecuali orang-orang yang kembali (kepada Allah). Maha mengetahui. yang mempunyai 'Arsy. M-15 s/d M-16 : “15.BAB II Deskripsi Isi Pesan Surat Al-Mukmin Terjemahan Depag Tahun 2005 No 1. yang memiliki karunia. Isi Pesan Indikator M-01 : Makna Ayat 1.” [3] M-13 : “Dia-lah yang memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Nya dan menurunkan untukmu rezki dari langit. “Kitab [2] ini diturunkan dari Allah Yang Maha perkasa.1. dan ada pula yang menafsirkannya. Haa Miim[1]. Keesaan Allah Kekuasaan Allah 1. Alif laam raa.” 3. (Dialah) yang Maha Tinggi derajat-Nya. Hanya kepada-Nyalah kembali. Alif laam miim shaad dan sebagainya. yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah-Nya . M-02 s/d M-03 : 2. diantara ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah Karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat. “yang mengampuni dosa dan menerima tobat dan keras hukuman-Nya. Tidak ada Tuhan selain Dia.

tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. keras siksaaan-Nya bagi orang kafir.” [7] . seperti memandang kepada wanita yang bukan muhrimnya. [2] Yakni Al-Quran yang diturunkan oleh yang Maha mengetahui tentang makhluknya. [3] Yang mengampuni dosa orang mukmin.” M-19 : 19. “(yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur). Kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa).” Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah Kemudian dari setetes mani.” 68. Maka sembahlah dia dengan memurnikan ibadat kepada-Nya. 16.” [6] 1. (lalu Allah berfirman): "Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?" kepunyaan Allah yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Semua makhluk pasti akan kembali kepada-Nya. tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. “Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui. supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat). dia Hanya bekata kepadanya: "Jadilah". Maka apabila dia menetapkan sesuatu urusan. di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu.w. semata-mata. dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. Maka jadilah ia. Kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak[5]. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hamba-Nya.” Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan. Tanda-tanda kebesaran Allah SWT M-57 : dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para Pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu. [5] Lafadz tiflan 57. sesudah itu dari segumpal darah. Kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua.” M-67 s/d M-68 : 67.2.a. Maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu. [4] yang dimaksud dengan pandangan mata yang khianat adalah pandangan yang dilarang. kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan Hanya buatan Muhammad s.” M-65 : “Dialah yang hidup kekal. “Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat[4] dan apa yang disembunyikan oleh hati.

Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia. Lafadz fayakunu dapat pula dibaca fayakuna tetapi dengan memperkirakan adanya huruf an sebelumnya.” M-79 s/d M-81 : sekalipun berbntuk mufrad tapi bermakna jama’ [6] Dia berkehendak mewujudkan sesuatu. yang demikian itu adalah Allah Tuhanmu. Tuhan semesta alam. “Dan dia memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda (kekuasaan-Nya). “Yang demikian itu adalah Allah.3. [8] binatang ternak disini menurut suatu pendapat. Maka tandatanda (kekuasaan) Allah yang manakah yang kamu ingkari?” [10] 1. dan kamu dapat diangkut dengan mengendarai binatang-binatang itu dan dengan mengendarai bahtera. akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu serta memberi kamu rezki dengan sebahagian yang baik-baik. (Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang orang mukmin berada di sekelilingnya bertasbih . “Dan (ada lagi) manfaatmanfaat yang lain pada binatang ternak itu untuk kamu[9] dan supaya kamu mencapai suatu keperluan yang tersimpan dalam hati dengan mengendarainya. “Allahlah yang menjadikan binatang ternak[8] untuk kamu. 79. dan menjadikan siang terang benderang. Tuhanmu. Pencipta segala sesuatu. yang dimaksud hanyalah unta saja namun menurut pendapat yang kuat. Yakni sesuatu yang dikehendaki itu langsung ada sesudah kehendakNya. Maha Agung Allah.“7.” 81. Maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?” M-64 : 64. “Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya.” 80. “Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap. tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. sebagiannya untuk kamu kendarai dan sebagiannya untuk kamu makan. ternak yang dimaksud mencakup pula sapi dan kambing [9] yang dimaksud dengan manfaat yang lain dari binatang ternak itu ialah air susunya.” 62.M-61 s/d M-62 : 61. Malaikat beribadah M-07 s/d M-09 : kepada Allah dan berdoa untuk orang. sebagaimana yang telah digambarkan oleh makna firman tersebut [7] orang yang tidak mengetahui pada ayat tersebut dapat diumpamakan seperti orang yang buta sedangkan orang yang mengetahui perumpamaannya seperti orang yang dapat melihat.

dan isteriisteri mereka. Azab Allah terhadap orang kafir 2. janganlah hal itu membuatmu terperdaya. Azab bagi orang-orang kafir M-05 s/d M-06 : 5. Maka betapa (pedihnya) azab-Ku?” [11] Dalam tafsir Jalalain makna ayat tersebut adalah :”.2. [10] Istifham atau kata tanya disini mengandung makna cemoohan. Disebutkannya lafaz ayyun dalam bentuk muzakkar adalah lebih termasyhur daripada bentuk ta’nits-nya.karena itu janganlah mereka pulang balik dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu”.memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orangorang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami. Karena itu janganlah engkau (Muhammad) tertipu oleh keberhasilan usaha mereka di seluruh negeri..”[11] 2. bulunya dan sebagainya. rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu.. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. 8.1 Penolakan M-04 : orang kafir terhadap “ Tidak ada yang ayat-ayat Allah memperdebatkan tentang ayat Allah kecuali oarang-orang yang kafir. karena sesungguhnya akibat dan tempat kembali mereka . Ya Tuhan kami. 2. dan orangorang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu Maka Sesungguhnya Telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan Itulah kemenangan yang besar". Disebutkan juga bahwasanya mereka pulang balik untuk mencari penghidupan dalam keadaan selamat. Maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala. kulitnya. “Sebelum mereka kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu setelahg mereka mendustakan (Rasul) dan setiap umat telah merencanakan (tipu daya) terhadap Rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran. dan masukkanlah mereka ke dalam syurga 'Adn yang Telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka. 9. dan keturunan mereka semua. karena itu aku tawan mereka (dengan azab). Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan.

[16] Maksudnya: bangunan. [15] Maksudnya: mukjizat.. akan tetapi kebencian Allah lebih besar daripada kebencian mereka sendiri terhadap diri mereka [13] Menurut suatu qiraat. “Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi. (yaitu) karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka.lebih hebat kekuatannya daripada kalian” [14] Maksudnya: bangunan.6. “Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. artinya “.” 83. benteng-benteng dan istana-istana. mereka merasa adalah neraka. hukumhukum.” M-82 s/d M-83 : 82.. sedangkan mereka membenci diri mereka sendiri sewaktu mereka dimasukkan ke dalam neraka. lafaz minhum dibaca minkum. Sesungguhnya dia Maha Kuat lagi Maha keras hukuman-Nya.” M-10 : “Sesungguhnya orang-orang yang kafir diserukan kepada mereka (pada hari kiamat): "Sesungguhnya kebencian Allah (kepadamu) lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri Karena kamu diseru untuk beriman lalu kamu kafir". Maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka. dan mereka tidak mempunyai seorang pelindung dari azab Allah. alat perlengkapan. mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya daripada mereka[13] dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi[14]. “Yang demiklan itu adalah Karena Telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata[15] lalu mereka kafir. [12] Sesungguhnya orang-orang kafir diserukan kepada mereka oleh malaikat. alat perlengkapan. “Dan demikianlah pasti berlaku ketetapan Tuhanmu terhadap orang-orang kafir. [17] mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka maksudnya ialah bahwa mereka .[12] M-21 s/d M-22 : 21. dan ajaranajaran yang dibawanya.” 22. lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. benteng-benteng dan istana-istana. Maka Allah mengazab mereka. adalah orangorang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi[16]. Maka Allah mengazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. “Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa ketaranganketerangan.

3. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.” M-11 s/d 12 : 11. 24. Maka Adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?" 12. malah mereka memandang enteng dan memperolokolokkan keterangan yang dibawa rasulrasul itu. mereka berkata: "Kami beriman Hanya kepada Allah saja. Maka mereka berkata: . masingmasing diantara mereka mengalami kerugian yang nyata. Penyesalan orang kafir senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka[17] dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu. Haman dan Qarun. “Maka tatkala mereka melihat azab kami. dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan. jelaslah kerugian mereka. “Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka Telah melihat siksa kami. Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah yang Maha Tinggi lagi Maha besar.1. “Mereka menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau Telah mematikan kami dua kali dan Telah menghidupkan kami dua kali (pula) [18]. Dan di kala itu. Kepada Fir'aun. Allah mengutus Nabi Musa kepad Fir’aun dan pengikutnya 1. Itulah sunnah Allah yang Telah berlaku terhadap hamba-hambaNya[19]. 85. lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Nabi Musa diutus kepada Fir’aun M-23 s/d M-24 : “23. dan memang sebelum itu pun mereka adalah orang-orang yang merugi [20] maksud dari ayat ini adalah maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran yakni dengan membawa 3.” M-84 s/d M-85 : 84.” sudah merasa cukup dengan ilmu pengetahuan yang ada pada mereka dan tidak merasa perlu lagi dengan ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh rasul-rasul mereka. [18] Karena sesungguhnya sebelum itu mereka berupa mani dalam keadaan mati. “Yang demikian itu adalah Karena kamu kafir apabila Allah saja disembah. kemudian mereka dihidupkan lalu dimatikan lagi lalu mereka dihidupkan lagi pada hari berbangkit [19]yaitu pada semua umat bahwasanya iman tiada gunanya lagi apabila timbul di kala azab turun. dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang Telah kami persekutukan dengan Allah".2. Dan Sesungguhnya Telah kami utus Musa dengan membawa ayat-ayat kami dan keterangan yang nyata.

Karena Sesungguhnya Aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi". Dan Berkata Fir'aun (kepada pembesar-pembesarnya): "Biarkanlah Aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya. Maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran dari sisi kami mereka berkata: "Bunuhlah anak-anak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanita-wanita mereka". M-53 s/d 54 : “53.[21] 27. Dan menurut qiraat lain dibaca ay-yazhara fil ardhil fasadu [22] yakni azab yang telah menimpa umatumat terdahulu.1. Yakni seperti pembalasan yang biasa menimpa orang-orang kafir sebelum kalian. golongan demi golongan [23] Lafaz misli dalam ayat ini merupakan badal atau penggan ti keterangan dari lafaz misli yang sebelumnya. dan tipu daya orangorang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia (belaka). [20] 26. Dan Sesungguhnya Telah kami berikan petunjuk kepada Musa.” M-25 s/d M-44 : 25. Dan Musa berkata: "Sesungguhnya Aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari berhisab".2. dan jika ia seorang pendusta Maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu. 28. dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya perkara yang hak dari sisi kami. Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikutpengikut Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata: "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki Karena dia menyatakan: "Tuhanku ialah Allah padahal dia Telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. mereka ditimpa azab di dunia [24] Dapat dibaca at-tanadi atau attanadiy dengan memakai huruf ya pada akhirnya . Akan tetapi tipudaya orang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia belaka yakini menjerumuskan mereka sendiri ke dalam neraka [21] Menurut suatu qiraat lafaz au dibaca wa. Dialog dan usaha berdakwah Nabi Musa terhadap Fir’aun beserta pengikutnya "(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta". “ Untuk menjadi petunjuk dan peringatan bagi orang-orang yang berfikir. mereka berkata : “Bunuhlah anakanak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanitawanita mereka”. yang ada pada ayat di atas. dan kami wariskan Taurat kepada Bani Israil” 54.

(yakni) seperti keadaan kaum Nuh. Dan Sesungguhnya Telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keteranganketerangan. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta. niscaya tidak ada baginya seorangpun yang akan memberi petunjuk. Dalam tafsir yang lain disebutkan bahwa disebut dengan hari panggil-memanggil karena pada hari itu banyak sekali panggil memanggil antara ahli surga dan ahli neraka. Manakala kalbu seseorang merasa . tidak ada bagimu seorangpun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah. Sesungguhnya Aku khawatir terhadapmu akan siksaan hari panggilmemanggil[24]. artinya adalah Hari Kiamat. [26] lafaz qalbi mutakabbirin dapat dibaca qalbin mutakabbirin. 'Aad. dan Aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar". Maka pemanggilan yang mengandung kebahagiaan adalah bagi ahli surga sedangkan panggilan yang mengandung kecelakaan adalah bagi ahli neraka. Hai kaumku.kepadamu akan menimpamu". 29. [22] 31. 34. Sesungguhnya Aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti peristiwa kehancuran golongan yang bersekutu. siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita!" Fir'aun berkata: "Aku tidak mengemukakan kepadamu. Dan orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku. untukmulah kerajaan pada hari Ini dengan berkuasa di muka bumi. Tsamud dan orangorang yang datang sesudah mereka. melainkan apa yang Aku pandang baik.[23] 32. hingga ketika dia meninggal. 30. kamu berkata: "Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. 33. (yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang. (Musa berkata): "Hai kaumku. setiap panggilan sesuai dengan apa yang dialami oleh pemanggilnya. dan siapa yang disesatkan Allah. dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya. tetapi kamu senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu. Hari kiamat itu dinamakan hari panggil memanggil Karena orang yang berkumpul di padang mahsyar sebagian memanggil sehagian yang lain untuk meminta tolong. Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu. selain itu masih banyak pula jenis panggilan atau seruan lainnya [25] maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka.

bahwasanya Rasul-Rasul itu telah menyampaikan risalah-Nya dan mereka mendustakan orang-orang kafir [30] maksudnya: dinampakkan kepada mereka neraka pagi dan petang sebelum hari berbangkit. dan dia dihalangi dari jalan (yang benar). Orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku. Dan berkatalah Fir'aun: "Hai Haman. supaya Aku dapat melihat Tuhan Musa dan Sesungguhnya Aku memandangnya seorang pendusta". (Kenapa) kamu menyeruku supaya kafir kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan apa yang tidak kuketahui padahal sombong maka takabburlah pemiliknya. Lafaz kullun menurut dua qiraat di atas menunjukkan makna tiap-tiap orang yang memiliki kalbu yang sesat. Demikianlah dijadikan Fir'aun memandang baik perbuatan yang buruk itu. [31] maksudnya para malaikat tidak akan memberikan syafaat/pertolongan . ikutilah aku. Aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar. [26] 36. Aku menyeru kamu kepada keselamatan. Hai kaumku. 39. para saksi tersebut adalah malaikatmalaikat yang memberikan kesaksian bagi para Rasul. [29] lafaz alasyhad adalah bentuk jamak dari lafaz syahidun. dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman. Maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu.35. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang. demikian pula sebaliknya. 37. 41. bagaimanakah kamu. 38. tetapi kamu menyeru Aku ke neraka? 42. Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat. amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. Hai kaumku. jadi bukan ditujukan pada semua orang [27] maksudnya jalan-jalan yang menuju ke arahnya [28] maksudnya: tidak dapat menolong baik di dunia maupun di akhirat. (yaitu) pintu-pintu langit[27]. 40. Maka mereka akan masuk surga. (yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka[25]. buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang Tinggi supaya Aku sampai ke pintupintu. mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab. Sesungguhnya kehidupan dunia Ini hanyalah kesenangan (sementara) dan Sesungguhnya akhirat Itulah negeri yang kekal. dan tipu daya Fir'aun itu tidak lain hanyalah membawa kerugian.

Balasan terhadap Fir’aun dan pengikutnya adalah neraka 1. dan Aku menyerahkan urusanku kepada Allah. dan pada hari terjadinya kiamat. M-47 s/d M-48 : “47. dan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. Pengikut Fir’aun saling membantah di dalam neraka neraka pada pagi dan petang[30].1.5. M-45 : “ Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka.4.3. (Dikatakan kepada malaikat): "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras". ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka. Sudah pasti bahwa apa yang kamu seru supaya Aku (beriman) kepadanya tidak dapat memperkenankan seruan apapun baik di dunia maupun di akhirat[28]. mereka Itulah penghuni neraka. Maka orang-orang yang lemah Berkatakepada orangorang yang menyombongkan diri: "Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu. 44. Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepada kamu. Dan (ingatlah). Sesungguhnya Allah Maha melihat akan hamba-hambaNya". dan Sesungguhnya kita kembali kepada Allah dan Sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas. Jaminan Allah kepada Nabi Musa Aku menyeru kamu (beriman) kepada yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun? 43. maka dari itu doa orang-orang kafir pada waktu itu sia-sia belaka karena tidak akan diperkenankan 1.” M-51 : “Sesungguhnya kami menolong rasul-rasul kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat)” [29] M-46 : “Kepada mereka dinampakkan kepada orang-orang kafir. Maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api .

penjagapenjaga Jahannam berkata: "Berdoalah kamu". Penjaga Jahannam berkata: "Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keteranganketerangan?" mereka menjawab: "Benar. Perintah Allah SWT terhadap Nabi Muhammad SAW agar menyeru umatnya untuk menyembah Allah SWT M-14 : 14. dan Aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam. Perintah Allah terhadap Nabi Muhammad SAW untuk bersabar menghadapi orang kafir dan berdoa kepada-Nya . sudah datang". Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka. 50. meskipun orangorang kafir tidak menyukai(nya).” [31] 4.6. sebagaimana dipertemukan pula antara orang yang aniaya dan orang yang dianiaya [33] maksudnya adalah shalat lima waktu [34] yang dimaksud dengan 4.” Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya.” M-55 : 55.neraka?" 48.1. Dialog pengikut hamba-hamba-(Nya)". yakni hari kiamat. dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan [32] lafaz at-talaq dapat juga dibaca at-talaqiy dengan memakai huruf ya. karena pada hari itu penduduk langit dan penduduk bumi bertemu. Karena Sesungguhnya janji Allah itu benar. Perintah Allah kepada Nabi Muhammad 4. “Maka Bersabarlah kamu. Dan orang-orang yang agar azab berada dalam neraka Berkata mereka kepada penjaga-penjaga neraka diringankan Jahannam: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya dia meringankan azab dari kami barang sehari".” [32] M-66 : 66. “Katakanlah (Ya Muhammad): "Sesungguhnya Aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku. Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: "Sesungguhnya kita semua samasama dalam neraka Karena Sesungguhnya Allah Telah menetapkan Keputusan antara 1. bertemu pula antara Yang Disembah dan yang menyembah.2. Fir’aun dan malaikat M-49 s/d M-50 : penjaga neraka “49.

“Dan Allah menghukum dengan keadilan.1. niscaya akan Kuperkenankan bagimu. dan ketika itu Rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil. Sesungguhnya Allah Dia-lah yang Maha mendengar lagi Maha Melihat.3. yang empat ribu orang diantaranya dari kaum Bani Israil. Perintah untuk berlaku adil dalam memutuskan suatu perkara 60.” M-77 : 77. “Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku. dan sembahansembahan yang mereka sembah selain Allah tiada dapat menghukum dengan sesuatu apapun.” M-20 : menyembah-Ku di sini ialah berdoa kepada-Ku. [35] lafaz imma berasal dari in syartiyah yang diidghamkan kepada ma zaidah yang berfungsi mengukuhkan makna syarat di awal fi’il. Bukti-bukti adanya hari kiamat 5. Sesungguhnya janji Allah adalah benar.” M-78 : 78.pagi. pada hakikatnya sebelum itupun orang-orang yang mendustakan para Rasul sudah merugi [38] Dia menghisab semua makhluk hanya dalam waktu setengah hari dunia. “Pada hari Ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. 20.” [37] M-17 : 5. namun kepada kami sajalah mereka dikembalikan. Definisi hari kiamat 17. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku[34] akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". Tidak dapat bagi seorang Rasul membawa suatu mukjizat. melainkan dengan seizin Allah. “Maka Bersabarlah kamu. di antara mereka ada yang kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak kami ceritakan kepadamu[36]. “Dan Sesungguhnya Telah kami utus beberapa orang Rasul sebelum kamu. Maka meskipun kami perlihatkan kepadamu[35] sebagian siksa yang kami ancamkan kepada mereka ataupun kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka).”[33] M-60 : 4. kemudian menyusul nun taukid sesudahnya yang juga mengukuhkan makna syarat tadi [36] menurut suatu riwayat diceritakan bahwa Allah SWT telah mengutus delapan ribu orang Nabi untuk menjadi Rasul. tidak ada yang . sedangkan empat ribu selebihnya dari kalangan umatumat selain Bani Israil [37] yakni keputusan itu merupakan kemenangan bagi Rasul-Rasul dan kerugian bagi orang-orang yang mendustakannya. Maka apabila Telah datang perintah Allah. diputuskan (semua perkara) dengan adil.

Maksudnya.2. Maka mintalah perlindungan kepada Allah. niscaya syafaat mereka tidak akan diterima [40] maksudnya mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka.” 5.” [41] M-58 : 58. “Dan tidaklah sama orang . “Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. tidak ada keraguan tentangnya.dirugikan pada hari ini. Orang-orang yang ingkar terhadap ayatayat Allah SWT 6. Akan tetapi lafaz syafiin pada ayat tersebut memang memiliki makna. orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa'at yang diterima syafa'atnya.” [39] demikianlah menurut keterangan Al-Hadits [39] lafaz yutha’u sebagai sifat.3. Kepastian M-59 : akan datangnya hari 59. yaitu bahwasanya mereka memiliki pemberipemberi syafaat. Peringatan terhadap orang kafir tentang dahsyatnya hari kiamat M-18 : 18.” 5. [41] ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang yang ingkar kepada hari berbangkit [42] lafaz 6.1. “Sesungguhnya hari kiamat kiamat pasti akan datang. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya. “Sesungguhhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka[40] tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya.” [38] M-52 : 52. “ (yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah la'nat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk. Ciri-ciri orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah SWT M-56 : 56. Sesungguhnya dia Maha mendengar lagi Maha Melihat. tidak mengandung pengertian apa-apa karena pada asalnya tiada syafaat bagi mereka sebagaimana yang telah diungkapkan dalam firman-Nya yang lain surat AsySyura ayat 26 : “Maka Kami tidak mempunyai pemberi syafaat seorang pun”. seandainya mereka memberi syafaat. akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman. karena ditinjau dari segi dugaan mereka.

yakni kesadaran mereka terhadap hal ini sangat sedikit [43] lafaz assalasilu ini diathafkan kepada lafaz al-aghlalu. “Ke dalam air yang sangat panas. “Yang demikian itu disebabkan Karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan Karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan).”. sedikit sekali kamu mengambil pelajaran. Azab bagi orang-orang yang membantah ayatayat Allah M-69 s/d M-76 : 69. [44] mereka menginkari penyembahan mereka kepada berhala-berhala mereka itu. Dengan demikian. Kemudian berhalaberhala sembahan mereka itu didatangkan. “Ketika belenggu dan rantairantai[43] dipasang di leher mereka. tatazakkaruna dapat pula dibaca yatazakkaruna. bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu". kelak mereka akan mengetahui.” 71.yang buta dengan orang yang melihat. dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. sedang kamu kekal di dalamnya.” 75. (Dikatakan kepada mereka): "Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam. “Apakah kamu tidak melihat kepada orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah? bagaimanakah mereka dapat dipalingkan?” 70.2. “Kemudian dikatakan kepada mereka: " manakah berhalaberhala yang selalu kamu persekutukan. Maka Itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong ".[44] seperti Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir.” 76.” 72.” [42] 6. yaitu lafaz fi arjulihim. Atau berkedudukan menjadi mubtada.” 73. Kemudian mereka dibakar dalam api (neraka).” 74. “(yang kamu sembah) selain Allah?" mereka menjawab: "mereka Telah hilang lenyap dari kami. maka artinya adalah : “dan rantai-rantai itupun dipasang di kaki mereka. seraya mereka diseret. selanjutnya dikatakan kepada mereka sebagaimana yang disebutkan dalam surat Al-Anbiya’ ayat 98 :”Sesungguhnya kalian dan apa yang kalian sembah adalah makanan Jahannam”. sedangkan khabarnya tidak disebutkan. “(yaitu) orang-orang yang mendustakan Al Kitab (Al Quran) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul kami yang Telah kami utus. .

BAB III PEMBAHASAN .

ilmu Allah meliputi segala sesuatu. nikmat-nikmat Allah yang terdapat di daratan dan lautan. dengan Fir'aun. janji Rasulullah s. bukti-bukti yang menunjukkan adanya hari berbangkit. anjuran bersabar dalam menghadapi kaum musyrikin.BAB IV PENUTUP Kesimpulan Pokok-pokok isinya: 1.s.w. Dan lain-lain: Al Quranul Karim dan sikap orang-orang mukmin dan orang-orang kafir terhadapnya. permohonan orang-orang kafir supaya dikeluarkan dari neraka. peringatan kepada orang-orang musyrik tentang kedahsyatan hari kiamat. 2. 3. dalil-dalil yang menunjukkan kekuasaan Allah. bahwa orang-orang mukmin akan menang terhadap musuhnya. Keimanan: Sifat-sifat malaikat yang memikul 'Arsy dan yang berada di sekitarnya. sifat-sifat Allah yang menunjukkan kebesaran dan keagungan-Nya. Kisah: Kisah Musa a. .a.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->