FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL-EKONOMI PADA SISWA KELAS VIII

SMP NEGERI 2 PADAMARA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2005/2006

SKRIPSI
Diajukan dalam rangka penyelesaian Studi Strata I untuk mencapai gelar Sarjana Pendidikan di Universitas Negeri Semarang

Oleh: Endang Fitri Astuti 3364981591 Pendidikan Akuntansi

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh pembimbing untuk diajukan ke sidang panitia ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Dosen Pembimbing I

Dosen Pembimbing II

Drs. Kusmuriyanto, M.Si NIP. 131404309

Drs. Subowo, M.Si NIP. 131404311

Mengetahui Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan sidang panitia ujian skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Selasa : 14 April 2007

Penguji Skripsi

M. Khafid, S.Pd., M.Si NIP. 132243641

Anggota I

Anggota II

Drs. Kusmuriyanto, M.Si NIP. 131404309

Drs. Subowo, M.Si NIP. 131404311

Mengetahui: Dekan,

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. 5 April 2007 Endang Fitri Astuti NIM. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. Semarang. baik sebagian maupun seluruhnya. 3364981591 iv .PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri.

Maka apabila kamu selesai (dari sesuatu urusan) kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (Q. v . Dua mutiara cintaku. Bapak dan Mama. PERSEMBAHAN: Karya ini saya persembahkan untuk: 1. yang selalu menaburkan kasih di tiap titian langkahku di dunia fana ini. Orang yang sabar pasti meraih keberhasilan meskipun memerlukan waktu yang panjang (penulis). 3. adik dan keponakanku yang selalu memotivasi saya untuk dapat menyelesaikan skripsi ini. Kakak.MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto: Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Ali Ma’ruf dan Munarsah yang selalu memberi bantuan dan dukungannya. Terima kasih atas tiap tetesan air mata. 2.s Al Insyiroh: 6-7). lelehan keringat dan doa yang dikeluarkan jua kesabaran untukku.

M. vi . Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan pengarahan dan penulisan skripsi ini. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada : 1. Drs.PRAKATA Segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat. Skripsi ini disusun untuk memenuhi syarat guna mencapai gelar Sarjana Pendidikan pada program studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang.. taufiq dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyusun skripsi dengan judul: Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial–ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006..Si. Sukirman. Rektor Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menuntut ilmu di UNNES. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menuntut ilmu di UNNES. Drs. Agus Wahyudin.Si. 3. 2. M. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak.

M. untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan. dukungan moral maupun spiritual yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Penulis menyadari sepenuhnya kemampuan yang ada dalam diri penulis yang terbatas. Siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara yang telah membantu penulis dalam pengumpulan data. Amien. Khafid.Pd. M. April 2007 Penulis vii . M. Giri Purwoko. Temam-temanku Pur. Drs. Akhirnya semoga penyusunan skripsi ini akan dapat memberikan manfaat sebagaimana yang diharapkan. S. 6. 7. Guru mata pelajaran Pengetahuan Sosial SMP Negeri 2 Padamara yang telah membantu penulis dalam pengumpulan data penelitian di lapangan.4.Md. Semarang. Sarkono..Pd.. A.. Slamet. Kusmuriyanto. Iqoh.Si. Dosen Pembimbing yang telah memberikan bimbingan kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini dengan penuh keikhlasan dan kesabaran hingga selesainya skripsi ini. Bowo. Kepala SMP Negeri 2 Padamara yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk mengadakan penelitian di SMP Negeri 2 Padamara. 9. 5. S. Pd.Si dan Drs. Ayu. Dosen Penguji yang telah memberikan saran dan masukan untuk perbaikan skripsi ini. M.Si. Umi. Mufti dan semua pihak telah memberikan bantuan. Subowo. 8.

SARI Endang Fitri Astuti. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga?. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Skripsi. Kata Kunci: Prestasi Belajar. viii . Untuk pengambilan sampel digunakan rumus slovin dengan taraf signifikansi 5% dan didapat sampel 126. Faktor yang memberi kontribusi paling besar adalah faktor suasana kelas dan faktor guru yaitu sebasar 28. Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006. (5) faktor minat siswa. baik yang datang dari dalam maupun dari luar diri siswa. Progran Studi Pendidikan Akuntansi. (6) faktor lingkungan tempat tinggal dan (7) faktor keaktifan siswa. (2) Perlunya ditingkatkannya metode pembelajaran yang tepat sehingga tingkat kebosanan siswa terhadap pelajaran tidak berlarut-larut dan cepat teratasi. tetapi untuk tercapainya tujuan penelitian sampel yang digunakan ditambah menjadi sebesar 130 responden.47%. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) Perlunya meningkatkan suasana yang nyaman. kontribusi terkecil diberikan oleh faktor keaktifan siswa yaitu sebesar 5. Universitas Negeri Semarang. (3) faktor metode belajar. dan kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tenang. Fakultas Ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel hasil eksplorasi yang akan diteliti seluruhan hubungan interdependent antar variabel-variabelnya.027. (2) faktor sarana belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 184 siswa. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kab. Data yang diperoleh dianalisis dengan tehnik analisis faktor. (3) Perlunya ditingkatkan keaktifan siswa dalam bertanya kepada guru jika menemukan hal-hal yang kurang jelas dan (4) Menyontek adalah salah satu perbuatan yang kurang baik. tenang. 2007. Kebenaran argumen ini perlu dibuktikan melalui kegiatan penelitian agar diperoleh jawaban yang akurat.26% dari keseluruhan kontribusi yang diberikan oleh seluruh faktor yang besarnya 75. Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi. sebaiknya kebiasaan siswa dalam menyontek secepatnya ditanggulangi.66%. faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: (1) faktor suasana kelas dan guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 7 (tujuh) faktor prestasi belajar yang terbentuk. Siswa Prestasi belajar mata pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga dipengaruhi oleh berbagai faktor. (4) faktor motivasi.

............................................................1................................................................ ii Pengesahan kelulusan..5 Manfaat Penelitian ................................................ 6 Bab II Landasan Teori........................................................................................................................................................................................................................................................................................ 1 1...............1 Belajar................................................................................................................. viii Daftar isi...4 Tujuan Penelitian ......................1........1 Pengertian Belajar .................................... v Prakata. xi Daftar lampiran .. ix Daftar tabel.............................................................6 Sistematika Penulisan Skripsi ................... iii Pernyataan ........................................................................... vi Sari .............................................................. 10 ix ....................................................... 6 1.....2 Ciri-ciri Belajar .................................................... 9 2..............................3 Penegasan Istilah.....1 Alasan Pemilihan Judul................................. 8 2......................2 Rumusan Masalah .. iv Motto dan persembahan ...................................................................................... xiii Bab I Pendahuluan ........................................................................ i Persetujuan pembimbing.............................................. 5 1...............................................3 Prinsip-prinsip belajar .. 1 1........ 5 1............................................................................................................................................................ 8 2............. 5 1................................ 8 2.........................................................................DAFTAR ISI Halaman Halaman judul ......................................................................................................................................................................................................................................................................................................1................................................................................................................

..........2 Sampel ................. 74 Daftar Pustaka .................................................5 Validitas dan Reliabilitas.............................................................. 47 4............................................ 34 3...............................................................................3 Variabel Penelitian ................................................1 Populasi ............... 37 3.................................................................2 Prestasi Belajar ..............................1..................... 44 4.......... 76 x ...........................................................1 Simpulan.....................4 Kerangka Berfikir .................2..............1...............................................................................................................................3 Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada Siswa kelas VIII SMP N 2 Padamara Kab............... 75 Lampiran ........................................... 44 4................................................................................................................................................................ 28 2...............................1 Pengertian prestasi belajar........................................................... 12 2. 65 Bab V Penutup .........................................................................................................4 Pembahasan ...1....................................... Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 ....................................4 Metode Pengumpulan Data .......................................................................... 31 3...... 31 3.3 Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial..............2 Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar............................ 11 2.......2 Karakteristik Responden.................2 Saran ............... 36 3..............................................1 Hasil Penelitian.............................................6 Metode Analisis Data ........ 31 3............................ 44 4... 29 Bab III Metode Penelitian .............2. 41 Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan....................................................................... 11 2..........2......................................1 Gambaran Umum SMP Negeri 2 Padamara................................................................................................... 73 5................... 46 4. 73 5...........1...........................................................................

.... 56 4....................... 54 4............................................................................... 58 4.......2 Karakteristik responden menurut jenis kelamin....................... 59 4........................... 46 4....... 47 4.........................1 Jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga. 54 4. 61 4. 58 4...............................11 Frekuensi belajar setiap hari .............13 Cara mempelajari bahan pelajaran ............................................ 56 4..................................8 Fasilitas belajar dari orang tua....................................14 Usaha memahami pelajaran..................................... 55 4....... 32 3...................15 Keinginan menguasai materi ............................................ 59 4....................................................................12 Cara siswa mengerjakan soal..3 Hasil analisis faktor .9 Jumlah buku wajib......................17 Kesuliatn mengerjakan tugas............................. 61 xi .4 Suasana kelas...................................2 Penyebaran populasi dan sampel penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga........................................................................... 52 4...................................................6 Pemberian tugas pada pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi ............................................................................................................16 Perhatian terhadap materi ....1 Pembagian ruang kelas pada SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga ......................................................................... 60 4......................................... 57 4............10 Ketersediaan buku literature.....5 Pemberian tugas pada pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi ...................................DAFTAR TABEL Tabel Halaman 3..................7 Metode penyampaian materi oleh guru ........... 34 4...... 53 4.....

4.18 Ketelitian mengerjakan tugas .................................................................. 62 4.19 Keaktifan siswa bertanya......................................................................... 63 4.20 Komposisi waktu pelajaran ..................................................................... 63 4.21 Suasana rumah......................................................................................... 64 4.22 Kondisi tempat tinggal............................................................................. 65 4.23 Keikutsertaan dalam kegiatan ekstrakurikuler ........................................ 65 4.24 Ketepatan masuk sekolah ........................................................................ 66

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

Halaman

1. Instrumen penelitian ................................................................................... 76 2. Angket penelitian ....................................................................................... 77 3. Lembar jawaban ......................................................................................... 85 4. Tabel perhitungan validitas dan reliabilitas ............................................... 86 5. Perhitungan validitas angket ...................................................................... 89 6. Perhitungan reliabilitas angket ................................................................... 90 7. Tabel distribusi data hasil penelitian .......................................................... 91 8. Analisis faktor I .......................................................................................... 97 9. Analisis faktor II......................................................................................... 100 10. Analisis faktor III ....................................................................................... 103 11. Analisis faktor IV ....................................................................................... 106 12. Surat ijin penelitian .................................................................................... 109 13. Surat keterangan penelitian dari SMP Negeri 2 Padamara ........................ 110 14. Surat rekomendasi ...................................................................................... 111

xiii

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Alasan Pemilihan Judul Pendidikan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan juga merupakan kunci dalam keberhasilan pembangunan. Berhasil tidaknya pembangunan nasional ditentukan oleh kualitas manusia Indonesia itu sendiri. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan modal dasar dalam persaingan di era globalisasi sekarang ini. Hal ini dikarenakan beberapa hal antara lain jumlah penduduk semakin besar sehingga persaingan semakin ketat, berkurangnya sumber daya alam serta semakin majunya teknologi. Oleh karena itu dunia pendidikan dituntut mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berprestasi. Masalah besar yang dihadapi oleh dunia pendidikan di Indonesia adalah mutu, biaya dan kualitas. Kualitas pendidikan dinilai sangat rendah. Dampak dari rendahnya kualitas pendidikan tersebut yaitu rendahnya mutu sumber daya manusia. Rendahnya mutu sumber daya manusia Indonesia salah satu tandanya dapat dilihat dari tingkat HDI (Human Development Indeks). Berdasarkan angka Human Development Indeks negara Indonesia menempati urutan ke 111 dari 177 negara yang diperingkat oleh program pembangunan PBB, bahkan di antara negara Asia Tenggara yang maju, posisi Indonesia berada di urutan paling bawah (www. Human Development Indonesia.Com). Implikasi dari rendahnya sumber daya manusia adalah rendahnya produktivitas dan rendahnya daya saing. 1

kepribadian. siswa. akhlak mulia serta keterampilan yang dibutuhkan dirinya. di tempat inilah kegiatan belajar mengajar berlangsung (ilmu pengetahuan diajarkan dan dikembangkan kepada anak didik) oleh karena itu sekolah menjadi suatu lingkungan yang khas sebagai lingkungan pendidikan. 20 Th 2003). pengendalian diri. Belajar mengacu pada kegiatan siswa dan mengajar mengacu pada kegiatan guru. Sekolah merupakan suatu lembaga pendidikan formal.2 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual-keagamaan. Dengan penerapan strategi yang baik dalam belajar bagi siswa diharapkan akan meningkatkan prestasi belajar siswa. Belajar sebagai proses terjadi manakala ada interaksi antara guru dengan siswa. metode. masyaraklat. guru. Belajar dan mengajar adalah dua konsep yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. bangsa dan negara (UU Sistem Pendidikan Nasional No. situasi . Kegiatan belajar mengajar memiliki peranan yang sangat penting agar pendidikan dapat berjalan dengan baik. bahan. Dalam belajar mengajar terdapat tujuh komponen utama yaitu : tujuan. yaitu tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar dengan segala sarana dan prasarana serta kondisi lingkungan yang mendukung berlangsungnya kegiatan belajar mengajar. Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan diharapkan mampu menerapkan strategi belajar yang baik bagi siswanya dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

karena motivasi merupakan sesuatu yang sangat penting bagi seseorang dalam melakukan sesuatu kegiatan. Keberhasilan siswa dalam belajar dapat dilihat dari hasil belajar siswa tersebut. Tingkat penguasaan belajar . Tetapi pada kenyataannya tidak semua siswa mencapai hasil seperti yang diharapkan. baik yang berasal dari lingkungan sosial yang membahas interaksi antar manusia. dimana ketujuh komponen tersebut saling berhubungan dan saling mempengaruhi satu dengan yang lain. selain itu dapat berpikir kritis dan kreatif. dengan menitik beratkan pada pengembangan individu yang dapat memahami masalah-masalah yang berada dalam lingkungan. Jika seseorang mempelajari sesuatu dengan penuh motivasi maka diharapkan hasil akan baik. Ada siswa yang hasil belajarnya tinggi dan ada pula siswa yang hasil belajarnya rendah. namun apabila seseorang tidak memiliki motivasi untuk mempelajari sesuatu maka jangan diharapkan bahwa seseorang akan berhasil dengan baik dalam mempelajari hal tersebut. Menjadi harapan semua pihak.3 yang memungkinkan proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan alat penilaian. dan dapat melanjutkan serta mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa. Mata pelajaran pengetahuan sosial diberikan di sekolah memiliki tujuan untuk mempersiapkan anak didik menjadi warga negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Hasil belajar siswa yang tinggi akan memberikan dorongan dan semangat siswa meningkatkan motivasi belajar terhadap mata pelajaran. dan lingkungan alam yang membahas interaksi antar manusia dengan lingkungannya. agar setiap siswa mencapai hasil belajar yang sebaik-baiknya.

. dimana termasuk kategori kurang baik. Penulis sangat tertarik untuk meneliti hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi siswa dalam proses belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi. Menurut Slameto (2003:54) prestasi belajar dipengaruhi oleh dua macam yaitu faktor intern (faktor yang bersumber dari dalam diri siswa) dan faktor ekstern (faktor yang bersumber dari luar siswa). Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru (Alwi. faktor psikologis dan faktor kelelahan. Faktor intern meliputi faktor jasmaniah/kondisi fisiologis. lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.4 dalam mata pelajaran pengetahuan sosial dapat dilihat dari prestasi belajar. Berpijak dari data hasil belajar pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga nilai raport untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006 rata-rata siswa memperoleh nilai 6. sedangkan faktor ekstern meliputi faktor lingkungan keluarga. Berdasarkan kenyataan tersebut di atas penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006”. 2002:895).

2002:895). Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran. .3 Penegasan Istilah Untuk memperjelas pokok permasalahan penelitian dan menghindari salah pengertian terhadap penelitian ini. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru (Alwi.5 1. maka penulis memberi batasan istilah sebagai berikut: • Prestasi belajar Prestasi adalah hasil yang telah dicapai dan yang telah dilakukan atau dikerjakan. Prestasi belajar yang dimaksud disini adalah nilai yang telah dicapai oleh siswa kelas VIII dalam menguasai mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang tercermin dalam nilai raport semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006. 1.4 Tujuan Penelitian Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar pada mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.2 Rumusan Masalah Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006? 1.

2. prakata. sehingga guru dapat membantu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Bagi Penulis Penelitian ini dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu dan menambah wawasan dalam mengaplikasikan teori yang sudah didapat dibangku kuliah. motto dan persembahan. rumusan masalah. 2.5 Manfat Penelitian Manfat dari penelitian ini adalah: 1. Bagian isi skripsi Bab I Pendahuluan Berisi latar belakang masalah. 3. sari.6 1. tujuan dan manfaat penelitian dan sistematika skripsi. daftar isi. Bagian permulaan skripsi Berisi: halaman judul. Bagi Siswa Penelitian ini dapat dijadikan acuan pendorong secara sadar untuk dapat mencapai hasil belajar yang optimal sehingga dapat mencapai prestasi belajar yang tinggi. Bagi Lembaga Pendidikan Penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. 1. pengesahan. daftar tabel dan daftar lampiran. baik oleh guru untuk memberikan gambaran tentang hal-hal yang dapat mempengaruhi siswa untuk dapat berprestasi dalam belajar.6 Sistematika Skripsi Sistematika skripsi dibagi menjadi tiga bagian sebagai berikut: 1. . penegasan istilah. pernyataan.

3.7 Bab II Kajian Teoritis Berisi teori-teori yang melatarbelakangi penelitian ini. metode pengumpulan data dan metode analisis data. Meliputi: metode penentuan objek penelitian. Bab III Metode Penelitian Berisi metode-metode yang digunakan dalam penelitian. . Bagian akhir skripsi Berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran. Bab V Penutup Berisi kesimpulan dari hasil penelitian dan saran kepada pihak yang terkait. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Berisi hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian.

Menurut Cronbach dalam Djamarah (2002: 13) belajar sebagai suatu aktivitas yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. Menurut Kingskey dalam Djamarah (2002: 13) belajar adalah proses di mana tigkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan. Ini berarti.1 Pengertian Belajar Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan setiap jenis dan jenjang pendidikan. 8 . sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. bahwa berhasil atau gagalnya pencapaian tujuan pendidikan itu amat bergantung pada proses belajar yang dialami siswa baik di sekolah maupun di lingkungan rumah atau keluarganya sendiri. Menurut Anni (2004:2) belajar merupakan proses penting bagi perubahan perilaku manusia dan ia mencakup segala sesuatu yang difikirkan dan dikerjakan. Menurut Slameto (2003:2) belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan.1 Belajar 2. Menurut Whittaker dalam Djamarah (2002: 12) belajar adalah proses di mana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman.8 BAB II LANDASAN TEORI 2.1.

1. Perubahan perilaku karena belajar bersifat relatif permanen. Perubahan perilaku itu terjadi karena didahului oleh proses pengalaman. 2.9 Dari berbagai pendapat di atas tentang konsep belajar mengandung tiga unsur yaitu: 1. Misalnya kecakapan yang dimiliki seseorang akan terus berkembang kalau terus dipergunakan atau dilatih. Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif Perubahan-perubahan itu senantiasa bertanbah dan tertuju untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya. 2. 3. Suatu perubahan yang terjadi akan menyebabkan perubahan berikutnya dan akan berguna bagi proses belajar berikutnya. Perubahan dalam belajar bersifat fungsional Perubahan yang terjadi dalam diri seseorang berlangsung secara terus menerus dan tidak statis. 4.2 Ciri-ciri belajar Menurut Djamarah (2002:15) ciri-ciri perubahan tingkah laku dalam pengertian belajar meliputi: 1. Perubahan yang terjadi secara sadar Berarti seseorang yang belajar akan menyadari terjadinya perubahan itu atau sekurang-kurangnya ia merasakan telah terjadi adanya suatu perubahan dalam dirinya. 2. 3. Belajar berkaitan dengan perubahan perilaku. . Perubahan dalam belajar bukan bersifat sementara Perubahan yang terjadi karena proses belajar bersifat menetap atau permanen.

b. 3. Belajar adalah proses organisasi. Perubahan belajar terarah pada perubahan tingkah laku yang benar-benar disadari. Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku Perubahan yang diperoleh seseorang setelah melalui suatu proses belajar meliputi perubahan keseluruhan tingkah laku secara menyeluruh dalam sikap. Berdasarkan prasyarat yang diperlukan untuk belajar 1. 4. Dalam belajar setiap siswa harus diusahakan berpartisipasi aktif. . Belajar itu proses kontinyu. 2.1. Sesuai hakekat belajar 1. 6. meningkatkan minat dan membimbing untuk mencapai tujuan instruksional. keterampilan. eksplorasi dan discovery. Misalnya belajar mengetik. Belajar perlu lingkungan yang menantang dimana anak dapat mengembangkan kemampuan bereksplorasi dan belajar dengan efektif. Belajar perlu ada interaksi siswa dengan lingkungannya. 2. Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah Perubahan tingkah laku ini terjadi karena ada tujuan yang akan dicapai.10 5. Belajar harus dapat menimbulakan reinforcement dan motivasi yang kuat pada siswa untuk mencapai tujuan instruksional.3 Prinsip-prinsip belajar Menurut Slameto (2003: 27). prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. maka harus tahap demi tahap menurut perkembangannya. pengetahuan. adaptasi. 2.

Menurut Winkel (1983:102) prestasi belajar adalah hasil suatu penilaian di bidang pengetahuan. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru. Belajar memerlukan sarana yang cukup. Sesuai materi atau bahan yang harus dipelajari 1. 2. 2.2 Prestasi Belajar 2. Belajar bersifat keseluruhan dan materi itu harus memiliki struktur. d. 2. Repetisi dalam proses belajar perlu pengulangan berkali-kali agar pengertian/keterampilan sikap itu mendalam pada siswa.2.1 Pengertian prestasi belajar Menurut Alwi (2002:895) prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran.11 3. c. sehingga siswa dapat belajar dengan tenang. Belajar adalah proses kontinguitas (hubungan antara pengertian yang satu dengan pengertian yang lain) sehingga mendapatkan pengertian yang diharapkan. Belajar harus dapat mengembangkan kemampuan tertentu sesuai dengan tujuan instruksional yang harus dicapainya. Syarat keberhasilan belajar 1. keterampilan dan sikap sebagai hasil belajar yang dinyatakan dalam bentuk nilai. penyajian yang sederhana sehingga siswa mudah menangkap pengertiannya. .

Faktor masyarakat . Faktor keluarga b. Faktor jasmaniah b.2. Faktor eksternal terdir dari a.2 Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar Berhasil atau tidaknya seseorang dalam belajar disebabkan beberapa faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar yaitu yang berasal dari dalam orang yang belajar (faktor internal) dan ada pula yang berasal dari luar orang yang belajar (faktor eksternal). Penilaian ini dapat berupa angka atau huruf. 2. Prestasi belajar dalam penelitian ini adalah nilai yang telah dicapai oleh siswa kelas VIII dalam menguasai mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang tercermin dalam nilai raport semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006. Faktor sekolah c. Dengan demikian prestasi belajar diartikan sebagai suatu hasil atas kecakapan atau kemampuan seseorang pada bidang tertentu dalam mencapai tingkat kedewasaan yang langsung dapat diukur dengan test. Menurut Slameto (2003: 54) faktor-faktor yang mempengaruhi belajar yaitu: 1. Faktor psikologis 2. Faktor internal terdiri dari: a.12 Menurut Sudjana (1989:46) prestasi belajar adalah kemampuan yang dimiliki oleh siswa setelah menerima pengalaman belajar.

Intelegensi dan bakat c. Faktor internal (faktor yang berasal dari dalam diri) a. Keluarga b. Aspek psikologis 2. Aspek fisiologis b. Faktor lingkungan sosial b. Masyarakat d. Cara belajar 2. Sekolah c. Faktor eskternal (faktor yang berasal dari luar diri) a. Faktor lingkungan non sosial. Faktor eksternal meliputi: a. Lingkungan sekitar Menurut Syah (2001:132) faktor-faktor yang mempengaruhi belajar siswa yaitu: 1.13 Menurut Dalyono (1997:55) faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar adalah sebagai berikut: 1. Kesehatan b. Faktor internal meliputi dua aspek yaitu a. Minat dan motivasi d. .

Faktor minat dan perhatian d. Faktor sarana pendukung belajar Dari teori-teori prestasi belajar di atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar dipegaruhi oleh faktor internal dan eksternal dari diri siswa. Sangalang dalam Tu’u (2004:78) faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam mencapai hasil belajar yang baik terdiri dari: 1. Faktor internal dan elsternal tersebut dapat diuraikan sebagai berikut: . Sedangkan faktor ekstrnal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yang berasal dari luar diri siswa. Faktor eksternal meliputi: a. Faktor internal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yang berasal dari dalam diri siswa. Faktor bakat c. Faktor cara belajar 2. Faktor sekolah d. Faktor kesehatan e. Faktor pergaulan c. Faktor kecerdasan b. Faktor internal meliputi: a.14 Menurut Merson U. Faktor lingkungan keluarga b.

kurang bersemangat. Kesehatan seseorang berpengaruh terhadap belajarnya. Kesehatan Sehat berarti dalam keadaan baik segenap badan beserta bagian-bagiannya atau bebas dari penyakit. c. Jika seseorang menginginkan dapat belajar dengan baik haruslah mengusahakan kesehatannya terjamin. Siswa yang masuk sekolah dapat memperoleh informasi terbaru yang bias jadi belum ada dalam buku. Kondisi kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatan seseorang terganggu. a. selain juga cepat lelah. terutama pada mata pelajaran yang selalu berubah mengikuti perkembangan. kurang bersemangat dan mengantuk karena waktu istirahat yang tidak cukup (kurang). b. . kurang darah ataupun gangguangangguan/ kelainan-kelainan funfsi alat indera serta tubuhnya.15 Faktor internal 1. mengantuk jika badannya lemah. Waktu istirahat Proses belajar seseorang akan terganggu jika waktu istirahat seseorang terganggu. Selain mudah lelah. mudah pusing. Kehadiran Kehadiran siswa dalam sekolah merupakan bentuk minat siswa ada pelajaran. Siswa juga mendapatkan informasi tentang buku-buku yang dapat digunakan sebagai referensi dan memberikan dorongan untuk belajar sendiri.

Nilai pelajaran Nilai pelajaran merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan siswa. . Sedangkan bagi siswa yang kurang pandai akan mendapat nilai rendah. Intelegensi/kecerdasan Menurut J. mengetahui relasi dan mempelajarinya dengan cepat.16 2. tidak stabil. Kesulitan dalam mengerjakan tugas merupakan tantangan bagi siswa untuk dapat berhasil dalam mengerjakan tugas dan merupakan suatu kepuasan tersendiri jika siswa dapat berhasil dan mendapat hasil belajar yang baik. Tinggi rendahnya kecerdasan seseorang sangat menentukan keberhasilan dalam belajar. a. mengetahui atau menggunakan konsep-konsep yang abstrak secara efektif. b.P. Siswa yang pandai biasanya akan mendapat nilai yang baik. Kesulitan mengerjakan tugas Kesulitan mengerjakan tugas akan menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut dengan belajar yang rajin. Chaplin dalam Slameto (2003:56) intelegensi adalah kecakapan yang terdiri dari tiga jenis yaitu kecakapan untuk menghadapi dan menyesuaikan ke dalam situasi yang baru dengan cepat dan efektif. Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar. Dalam situasi yang sama siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah.

Dalam belajar. Ketelitian mengerjakan soal Ketelitian dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. Motivasi Motivasi adalah dorongan yang membuat seseorang berbuat sesuatu. maka untuk memudahkan dalam memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. Keinginan menguasai materi Ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran akan memberi dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. Motif mendasari dan mempengaruhi setiap usaha serta kegiatan seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkan. . Perhatian terhadap materi Perhatian adalah melihat dan mendengar dengan baik dan teliti terhadap sesuatu (Tu’u. Siswa yang memiliki keinginan yang kuat untuk menguasai materi pelajatran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. 2004:79). kalau siswa mempunyai motif yang baik dan kuat itu akan memperbesar usaha dan kegiatannya mencapai prestasi yang tinggi. a.17 3. c. b. Siswa yang pandai biasanya akan lebih teliti dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. Kecerobohan dalam menjawab soal akan berakibat sangat fatal. Untuk bias mndapat hasil yang baik dalam belajar harus mempunyai perhatian terhadap pelajaran.

Siswa yang memiliki motivasi yang kuat untuk memahami materi pelajaran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. f. karena dapat memperkaya dan memperluas pengtahuannya.18 d. Cara belajar Keberhasilan studi siswa dipengaruhi oleh cara belajar siswa. Dengan membaca buku-buku pelajaran atau artikel akan meningkatkan pengetahuannya dan meningkatkan prestasi belajarnya. Keaktifan bertanya Keaktifan bertanya menunjukkan rasa ingin tahu terhadap materi yang disampaikan. Cara belajar yang efisien memungkinkan mencapai prestasi lebih tinggi dibandingkan dengan cara belajar yang tidak efisien. Dengan bertanya berarti siswa paham terhadap materi pelajatran. Cara belajar yang efisien sebagai berikut: • Berkonsentrasi sebalum dan pada saat belajar . tetapi mungkin saja ada bagian-bagian tertentu yang tidak dipahami. 4. Siswa yang mempunyai motivasi yang kuat untuk memahami materi pelajaran akan memberi dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. Usaha memahami materi Minat seseorang akan sesuatu sangat mempengaruhi hasil yang dicapai. Dengan bertanya juga bias menambah wawasan dan menunjang dalam belajar siswa tersebut. Minat membaca buku Membaca merupakan suatu tuntutan mutlak bagi setiap siswa. e.

Belajar di rumah walaupun sedikit waktunya. dan berusaha menguasainya dengan sebaik-baiknya • Mencoba menyelesaikan dan melatih mengerjakan soal-soal a. b. sebab badan sudah capek karena semalaman tidak tidur untuk belajar. karena sistem belajar dengan istilah sistem kebut semalam tidak akan efektif. Cara mempelajari bahan pelajaran Dalam belajar siswa harus dapat memilih metode yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari. Jika penggunaan metode belajar salah maka hasil yang akan dicapai akan kurang maksimal. tetapi rutin akan lebih baik dibandingkan dengan waktu belajar semalam namum hanya satu kali pada saat ujian. Untuk pelajaran pengetahuan sosialekonomi yang banyak hafalan. Belajar hanya pada saat mau ulangan saja perlu dihindari.19 • Segera mempelajari kembali bahan yang telah diterima • Membaca dengan teliti dan baik bahan yang sedang dipelajari. Waktu belajar Keberhasilan siswa dalam belajar dipengaruhi oleh waktu belajar siswa itu sendiri. Hal ini tidak akan terjadi apabila siswa memiliki waktu belajar yang teratur setiap harinya. maka metode yang tepat adalah dengan . Frekuensi belajar setiap hari Frekuensi belajar yang baik adalah selalu rutin setiap hari. Waktu belajar yang buruk seperti belajar jika ada ulangan saja dengan sistem kebut semalam tidak akan memberikan hasil yang baik. c.

dan akan muncul masalah-masalah dalam perilaku dan prestasinya (Tu’u. perilaku dan prestasi cenderung terhambat. Faktor eksternal 1.20 memperbanyak membaca buku-buku atau artikel untuk menambah pengetahuan dan membuat intisarinya. Sebaliknya jika keluarga tidak harmonis atau broken home akan berdampak negatif bagi perkembangan siswa. maka untuk memudahkan dalam memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. . Banyak sekali waktu dan kesempatan bagi seorang anak untuk berjumpa dan berinteraksi dengan keluarganya. Siswa yang pandai biasanya akan lebih mudah mennyelesaikan soal yang diberikan oleh guru dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. Kecerobohan dalam menyelesaikan tugas akan berakibat sangat fatal. 2004:80). Kondisi yang harmonis dalam keluarga dapat memberi stimulus dan respon yang bnaik dari anak sehingga perilaku dan prestasinya menjadi baik. Lingkungan keluarga Keluarga adalah suatu lingkungan yang terdiri dari orang-orang terdekat bagi seorang anak. d. Perjumpaan dan interaksi tersebut sudah pasti sangat besar pengaruhnya bagi perilaku dan prestasi seseorang. Cara mengerjakan tugas Dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada.

sehingga siswa dapat berkonsentrasi penuh dalam belajarnya (Slameto. c. Agar anak dapat belajar dengan baik perlu diciptakan suasana runah yang tenang dan tenteram selain anak betah tinggal di rumah. b. Suasana rumah Suasana rumah dimaksudkan sebagai situasi atau kejadian-kejadian yang sering terjadi di dalam keluarga dimana anak berada dan belajar. anak juga dapat belajar dengan baik (Slameto. Dorongan orang tua Orang tua harus dapat menciptakan kondisi harmonis dalam keluarga dan memberi dorongan pada siswa di sekolah atau bisa juga dengan penghargaan yang diberikan atas prestasi yang didapat siswa. pakaian. alat tulismenulis. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya yaitu makanan. tempat tinggal dan kesehatan. buku-buku dan lain-lain.2003:63). Suasana rumah juga merupakan faktor yang penting yang tidak termasuk faktor yang disengaja. meja. Dengan begitu siswa akan merasa tenang dan nyaman karena semua kebutuhannya dapat terpenuhi. kursi. juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. 2003:63). sebagai pemacu siswa untuk belajar agar mendapatkan prestasi belajar yang baik di sekolah.21 a. penerangan. Fasilitas belajar itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempunyai cukup uang. Fasilitas belajar Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak. .

spiritual. Setiap guru memiliki kepribadian masing-masing dan kepribadian tersebut diakui sebagai aspek yang tidak dapat dikesampingkan dari kerangka keberhasilan belajar mengajar. Sekolah merupakan lingkungan pendidikan yang terstruktur. Kualitas guru adalah faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah. Di sekolah nilai-nilai etik. moral. menciptakan suasana tertib dan disiplin. Di sekolah diadakan kegiatan pendidikan. memiliki sistem dan organisasi yang baik. a. Dengan keilmuan yang dimiliki. yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa (Tu’u. disiplin. Dari kepribadian tersebut mempengaruhi pola kepemimpinan guru ketika melaksanakan tugas di kelas. perilaku. Oleh karena itu sekolah menjadi wahana yang sangat dominan bagi pengaruh pembentukan sikap.22 2. . akan dapat mendorong siswa saling berkompetisi dalam pembelajaran. menggunakan metode pembelajaran yang aktif-interaktif. perilaku dan prestasi seorang siswa. Apabila sekolah dapat menciptakan hubungan dan komunikasi yang baik. 2004:81). Guru Guru merupakan unsur manusiawi yang keberadaanya mutlak dibutuhkan dalam proses pembelajaran. mencukupi sarana penunjang pembelajaran. pembelajaran dan latihan. Lingkungan sekolah Sekolah adalah wahana kegiatan dan proses pendidikan berlangsunng. guru dapat menjadikan anak didiknya menjadi orang yang sukses. mental. ilmu pengetahuan dan keterampilan ditanamkan dan dikembangkan.

b.23 1. tetapi sebaliknya harus menggunakan metode yang bervariasi agar siswa tidak bosan. Sumber belajar/literatur Literatur merupakan sumber materi pembelajaran yang digunakan untuk membantu kelancaran belajar. Kalau hanya ada anak didik. guru tidah harus terpaku pada satu metode saja. Dalam penyampaian materi. Metode penyampaian guru Metode mengajar merupakan taknik penyampaian materi. Kurangnya literatur/sumber bacaan dalam . 3. maka tidak akan terjadi kegiatan belajar mengajar di sekolah. menuntut kemandirian siswa dalam belajar dan untuk mengetahui pemahaman terhadap materi. 2. Frekuensi pemberian tugas Tugas merupakan pekerjaan yang harus dikerjakan dan diselesaikan. Cara mengajar guru adalah cara guru dalam penyampaian materi pelajaran dalam proses pembelajaran di sekolah. Kehadiran guru Kehadiran guru mutlak diperlukan didalamnya. Penugasan digunakan untuk mengefektifkan pelajaran yang diberikan. 4. tetapi guru tidak ada. Cara mengajar guru Cara mengajar guru harus sistematis dan jelas disertai variasi-variasi dalam penyampaiannya sehingga mudah diingat dan dipahami siswa.

1. Ketersediaan/kelengkapan buku literatur Ketersediaan/kelengkapan buku literatur dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tersedianya buku wajib yang diperlukan siswa dapat membantu siswa memahami materi pelajaran yang diajarkan. Dengan kepemilikan buku wajib siswa dapat belajar mengenai banyak hal yang terkait dengan materi pelajaran. sebab siswa yang dapat mengerjakan soal-soal di LKS berarti siswa melatih dirinya untuk menguasai materi yang diberikan oleh guru. pengembangan wawasan serta melatih dari untuk berorganisasi. 3. Jumlah buku wajib Buku wajib (pegangan) siswa yang dimiliki dapat meningkatkan hasil belajar siswa. c. Kepemilikan LKS/buku penunjang Dengan memiliki LKS dapat membantu siswa dalam memahami materi pelajaran yang diajarkan. Materi yang belum dimengerti siswa dari penjelasan guru dapat dikaji kembali dalam buku wajib. sekolah sebaiknya juga menyediakan sumber-sumber bacaan lain yan dapat memperluas wawasan siswa serta dapat menunjang hasil belajar siswa. 2.24 jumlah kuantitas dan kualitas membuat penyajian pembelajaran yang tidak baik. Selain buku pelajaran yang dimiliki siswa. . Kegiatan ekstrakurikuler Keikut sertaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler sangat baik sebagai sarana penyaluran bakat yang dimiliki.

e. Jika tempat belajarnya kondusif dan tenang untuk belajar akan memudahkan siswa untuk berkonsentrasi. terutama pada pelajaran yang bersifat praktek. Kurikulum yang kurang baik berpengaruh tidak baik terhadap belajar. Kegiatan itu sebagian besar adalah menyajikan bahan pelajaran agar siswa menerima. hal ini dapat merangsang rasa ingin tahu siswa dan membuat siswa aktif dalam belajar untuk dapat memahami pelajaran yang semula tidak dipahaminya (Darsono. Suasana kelas Kelas merupakan tempat dimana siswa belajar. Keadaan (ruang) kelas 1. Kesulitan dalam belajar juga .25 d. 1. Kesulitan dalam pelajaran akan menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut. 2. Tingkat kesulitan materi Kesulitan dalam belajar adalah ketidakmampuan siswa dalam memahami materi pelajaran. menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu. Sarana dan prasarana pelajaran yang kurang lengkap membuat penyajian pelajaran tidak baik. Sarana dan prasarana kelas Sarana dan prasarana kelas yang lengkap akan memudahkan seorang siswa dalam belajar. Kurikulum Kurikulum diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa. 2000:29).

siang. sore/malam hari.26 merupakan suatu tantangan bagi siswa untuk dapat menguasai mata pelajaran tersebut dan akan mendapat hasil belajar yang baik. dibandingkan pada siang hari atau sore hari kondisi badannya sudah lelah/lemah sehingga siswa sulit untuk berkonsentrasi (Slameto. Pelajaran yang diberikan pada pagi hari lebih baik karena kondisi jasmani masih fit dan pikiran masih segar. Disiplin sekolah 1. 2. Komposisi materi pelajaran Bahan pelajaran merupakan substansi yang akan disampaikan dalam kegiatan belajar mengajar. Waktu itu dapat pagi. Jam pelajaran Memilih jam pelajaran yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar. . Memilih waktu sekolah yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar. 1. Waktu sekolah Waktu sekolah ialah waktu terjadinya proses belajar mengajar di sekolah. belum siap menerima materi karena harus menyesuaikan diri dan mengganggu teman lain. Frekuensi keterlambatan masuk Bentuk pelanggaran yang kerap terjadi adalah terlambat hadir. Siswa yang telat masuk kelas akan ketinggalan materi. Komposisi materi pelajaran yang seimbang akan menimbulkan kemudahan bagi siswa yang belajar. f. Kedisiplinan siswa masuk sekolah dengan tepat menunjukkan kesiapannya dalam mengikuti pelajaran.2003: 68) g.

Keadaan lingkungan. sehingga akan berbut seperti orang-orang yang ada di lingkungannya. anak juga akan terpengaruh juga ke hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang di lingkungannya. a.2003:71). antusias dengan cita-cita yang luhur akan masa depan anaknya. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas Ketepatan waktu dalam mengumpulkan tugas menunjukkan bahwa siswa tersebut memiliki motivasi yang besar terhadap pelajaran dan siswa tersebut mempunyai disiplin yang baik. suasana sekitar. Siswa akan tertarik untuk berbuat seperti yang dilakukan orang-orang di sekitarnya.27 2. bangunan rumah. 3. . Sebaliknya jika lingkungan anak adalah orang-orang yang terpelajar yang baik-baik. mereka mendidik dan menyekolahkan anaknya. Masyarakat yang terdiri dari orang-orang yang tidak terpelajar dan mempunyai kebiasaan yang tidak baik akan berpengaruh pada siswa. Pengaruh itu dapat mendorong semangat siswa untuk belajar lebih giat (Slameto. dan sebagainya. Akibatnya belajarnya terganggu dan bahkan anak akan kehilangan semangat untuk belajar karena perhatiannya terpusat kepada pelajaran berpindah ke perpuatan-perbuatan yang selalu dilakukan orang-orang di sekitarnya. Lingkungan masyarakat Keadaan lingkungan masyarakat juga sangat penting dalam mempengaruhi prestasi belajar. Lingkungan masyarakat Lingkungan masyarakat di sekitar siswa sangat berpengaruh terhadap belajar siswa.

ekonomi dan sejarah.3 Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial Pengertian pengetahuan sosial adalah merupakan perwujudan dari suatu pendekatan interdisiplin dari pelajaran ilmu-ilmu sosial dengan mengintegrasikan bahan/materi atau konsep-konsep ilmu sosial tersebut untuk memahami masalahmasalah sosial yang diberikan di sekolah sebagai suatu program pengajaran (Depdiknas. Bila di sekitar tempat tinggal keadaan masyarakatnya terdiri dari orang-orang yang berpendidikan. geografi. 2005:5). hal ini akan mendorong anak lebih giat belajar. baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Kondisi tempat tinggal Keadaan masyarakat juga menentukan prestasi belajar. dan dapat melanjutkan serta mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa. baik yang berasal dari lingkungan sosial yang membahas interaksi antar manusia. (2) . 2. dan lingkungan alam yang membahas interaksi antar manusia dengan lingkungannya.28 b. terutama anak-anaknya rata-rata bersekolah tinggi dan moralnya baik. dengan menitik beratkan pada pengembangan individu yang dapat memahami masalah-masalah yang berada dalam lingkungan. Mata pelajaran pengetahuan sosial diberikan di sekolah memiliki tujuan untuk mempersiapkan anak didik menjadi warga Negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. selain itu dapat berpikir kritis dan kreatif. Karakteristik mata pelajaran pengetahuan sosial adalah: (1) pengetahuan sosial merupakan perpaduan antara sosiologi.

proses belajar dan lain sebagainya. baik siswa itu sendiri.4 Kerangka Berfikir Banyak faktor baik eksternal maupun internal yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. (4) materi pengetahuan sosial menyangkut peristiwa dan perubahan masyarakat masa lalu dengan prinsip sebab akibat dan kronologis. antara lain faktor fisik. 2004:3-4). Dari keempat struktur keilmuan itu kemudian dirumuskan materi kajian untuk pengetahuan sosial. Potensi berprestasi dalam belajar pada tiap siswa berbeda-beda. yang apabila dioptimalkan dapat memotivasi siswa dalam belajar yang pada gilirannya akan meningkatkan prestasi belajar siswa seperti yang dikehendaki oleh berbagai pihak. sekolah dan masyarakat. faktor psikis. geografi dan sejarah. sejarah dan kewarganegaraan. 2. (3) materi pengetahuan sosial juga menyangkut masalah sosial dan tema-tema yang dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner. Interdisipliner maksudnya melibatkan disiplin ilmu sosiologi. ekonomi. Ada siswa yang prestasi belajarnya tinggi dan ada siswa yang pestasi belajarnya rendah. adaptasi dan pengelolaan lingkungan. faktor lingkungan keluarga. masalah-masalah sosial. ekonomi. termasuk pemenuhan kebutuhan untuk mencapai kesejahteraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (Depdiknas. orang tua. geografi.29 materi kajian pengetahuan sosial berasal dari struktur keilmuan sosiologi. guru dan masyarakat. Hal itu dapat disebabkan . Multidisipliner artinya materi kajian itu mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat. dan isu-isu global yang terjadi di masyarakat. serta upaya perjuangan untuk survive (perjuangan hidup).

tugas • Fasilitas belajar dari orang tua • Keadaan masyarakat Proses Belajar Siswa Prestasi Belajar . siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara dengan kerangka berfikir sebagai berikut: Explorasi faktor-faktor prestasi belajar: • Kondisi kesehatan • Waktu istirahat • Kehadiran • Tingkat kesulitan materi • Keinginan menguasai materi • Perhatian terhadap materi • Frekuensi belajar setiap hari • Cara mempelajari bahan pelajaran • Kesulitan mengerjakan tugas • Frekuensi ketepatan masuk • Cara mengerjakan tugas • Kondisi tempat tinggal • Metode penyampaian guru • Jumlah buku wajib • Motivasi orang tua • Cara mengajar guru • Suasana kelas • Kehadiran guru • Usaha memahami pelajaran • Kegiatan ekstra kurikuler • Keaktifan bertanya • Kepemilikan LKS • Frekuensi pemberian tugas • Suasana rumah • Ketersediaan literatur • Komposisi materi pelajaran • Ketelitian mengerjakan soal • Ketepatan waktu mengumpulkan 1. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin mencari dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi belajar khususnya pada mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi.30 oleh banyak faktor yang dapat berasal dari dalam maupun luar diri siswa.

Sedangkan menurut Sudjana (1996:6). Kelas Jumlah 48 VIII A 1 47 VIII B 2 44 VIII C 3 45 VIII D 4 Jumlah 184 Sumber: SMP Negeri 2 Padamara 3.1 Populasi Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto. sampel adalah sebagian yang diambil dari populasi. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus Slovin.1 Jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 No.2 Sampel Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti (Arikunto. Dengan perincian sebagai berikut: Tabel 3. 1996:115).31 BAB III METODE PENELITIAN 3. 1996:117). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 yang berjumlah 184 siswa. sebagai berikut: n= N 1 + Ne 2 Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi 31 .

Sedangkan untuk pengambilan sampel menggunakan tehnik proporsional random sampling. Sampel seluruhnya sebanyak 130 siswa tersebar secara proporsional dalam 4 kelas. Maka : n= 1 + 184(5% ) 184 2 n = 126. Sedangkan random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara mengacak jumlah sampel yang ada yaitu dengan cara diundi.027 Untuk tercapainya tujuan penelitian. 1999:78).32 e = persen kelonggaran ketidaktelitian Berdasarkan jumlah sampel. maka dalam penelitian ini penulis menggunakan 5 % sebagai kelonggaran ketidaktelitian (Umar. Proporsional digunakan untuk menentukan banyaknya sampel secara merata pada tiap-tiap kelas. Untuk menentukan persentase sampel tiap kelas dapat dihitung melalui perhitungan: jumlah siswa x 100% populasi Untuk menentukan jumlah sampel untuk tiap kelas diperoleh dengan cara: persentase sampel tiap kelas x sampel keseluruhan . sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditambahkan menjadi sebanyak 130 responden.

Kelas VIII D 45 x100% = 24% 184 24% x 130 = 31.2 dibulatkan menjadi 31 4. Kelas VIII A 48 x100% = 26% 184 26% x 130 = 33. VIII B.2 seperti di bawah ini: Tabel 3.2 dibulatkan menjadi 31 Jadi responden seluruhnya sebanyak 130 untuk siswa kelas VIII. tersebar dalam 4 kelas (kelas VIII A.8 dibulatkan menjadi 34 2.2 Penyebaran populasi dan sampel penelitian pada siswa kelas VIII SMP N 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 No.8 dibulatkan menjadi 34 3. VIII D) perinciannya dapat dilihat dalam tabel 3. Kelas VIII B 47 x100% = 26% 184 26% x 130 = 33. Kelas VIII C 44 x100% = 24% 184 24% x 130 = 31. Kelas Jumlah Populasi Jumlah Sampel 34 48 VIII A 1 34 47 VIII B 2 31 44 VIII C 3 31 45 VIII D 4 Jumlah 184 130 Sumber : SMP N 2 Padamara Purbalingga yang telah dimodifikasi .33 Untuk lebih rinci pembagian sampel tiap kelas beserta persentasenya dapat dilihat sebagai berikut: 1. VIII C.

2004: 113-114). Frekuensi belajar setiap hari (X9) 10.34 3. Waktu istirahat (X2) 3. Perhatian terhadap materi (X8) 9. Di dalam analisis faktor. Jumlah jam belajar (X13) . Keinginan menguasai materi (X7) 8. Waktu belajar (X12) 13. Cara mempelajari bahan pelajaran (X11) 12. Dalam analisis faktor. teknik ini disebut dengan teknik interdependensi (Supranto.3 Variabel Penelitian Variabel penelitian adalah objek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian (Arikunto. Variabel yang digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi dapat berasal dari dalam diri siswa (internal) maupun dari luar diri siswa (eksternal). Minat membaca buku (X10) 11. Kehadiran (X3) 4. 1996:97). Kondisi kesehatan (X1) 2. Tingkat kesulitan materi (X6) 7. variabel tidak dikelompokkan menjadi variabel bebas dan terikat. sebaliknya sebagai penggantinya seluruh set hubungan interdependen antar variabel diteliti. Variabel-variabel yang digunakan adalah sebagai berikut 1. Nilai DANEM (X5) 6. Nilai pelajaran (X4) 5.

Suasana kelas (X23) 24. Frekuensi ketepatan masuk (X15) 16. Suasana rumah (X30) 31. Fasilitas belajar di tempat tinggal (X37) 38. Kondisi tempat belajar (X21) 22. Fasilitas belajar dari orang tua (X38) 39.35 14. Kepemilikan LKS (X28) 29. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas (X36) 37. Ketepatan jam pelajaran (X32) 33. Ketersediaan literatur (X33) 34. Kegiatan ekstra kurikuler (X26) 27. Metode penyampaian guru (X18) 19. Usaha memahami pelajaran (X25) 26. Komposisi materi pelajaran (X34) 35. Keadaan masyarakat (X39) . Cara mengerjakan tugas (X16) 17. Kondisi tempat tinggal (X17) 18. Jumlah buku wajib (X19) 20. Kehadiran guru (X24) 25. Kesulitan mengerjakan tugas (X14) 15. Keaktifan bertanya (X27) 28. Cara mengajar guru (X22) 23. Ketelitian mengerjakan soal (X35) 36. Frekuensi pemberian tugas (X29) 30. Motivasi orang tua (X20) 21. Kelengkapan sarana dan prasarana kelas (X31) 32.

1996:140). Angket dalam penelitian ini digunakan untuk mendapatkan informasi tentang faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi siswa kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. atau hal-hal yang ia ketahui. yang sudah disediakan jawabannya sehingga responden tinggal memilih (Arikunto. tenaga dan biaya. Angket yang digunakan adalah angket tertutup.36 3. Responden merupakan orang yang mengetahui akan diri sendiri sehingga akan diperoleh data yang lengkap. Hemat waktu. Alasan menggunakan metode angket dalam penelitian ini adalah: 1. Metode angket atau kuesioner digunakan sebagai cara untuk memperoleh data atau informasi dari responden dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya dan untuk tiap-tiap pertanyaan telah ditentukan skor nilainya. Angket yang digunakan adalah pilihan ganda dimana setiap soal telah disediakan 4 alternatif jawaban dengan skor masing-masing adalah: .4 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. 3. 2. Responden mendapatkan kebebasan dalam mengungkapkan informasi yang diperlukan. Metode Angket atau Kuesioner Menurut Arikunto (1996:139) kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya.

Metode Dokumentasi Menurut Arikunto (1996:148) metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan. surat kabar. legger. jumlah siswa yang menjadi populasi serta untuk penentuan sampel. prasasti. untuk jawaban a diberi skor 4 2. 3.5 Validitas dan Reliabilitas Validitas dan reliabilitas dapat diketahui dengan melakukan uji coba instrumen. Sebaliknya instrumen yang kurang valid berarti memiliki validitas rendah. untuk jawaban b diberi skor 3 3. nilai raport semester ganjil mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. 1. Menurut Arikunto (1996:209) sebaiknya subyek uji coba diambilkan dari populasi yang nanti tidak akan dikenai penelitian. transkrip.37 1. agenda dan sebagainya. untuk jawaban c diberi skor 2 4. Dalam penelitian ini metode dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data tentang daftar nama. majalah. Validitas Menurut Arikunto (1996:158) validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. untuk jawaban d diberi skor 1 2. . Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. buku. notulen rapat.

13.38 Untuk mengukur validitas tidaknya setiap faktor dapat dilakukan dengan cara mengkorelasikan skor faktor tertentu dengan skor total. dengan menggunakan korelasi product moment dengan angka kasar yang dikemukakan oleh Pearson. 21. sebagai berikut: rxy = Dimana : {N ∑ X N ∑ XY . dikarenakan pertanyaan yang tidak valid yang berarti tidak merupakan . 32 dan 37. 31.(∑ X )(∑ Y ) 2 − (∑ X ) N ∑ Y 2 − (∑ Y ) 2 }{ 2 } rxy : validitas instrumen X Y N : jumlah skor tiap butir soal atau jumlah skor faktor : skor total : jumlah subyek (Arikunto. 12. 10. 5. 1996:160) Sedangkan untuk menentukan valid tidaknya instrumen adalah dengan cara mengkonsultasikan hasil perhitungan koefisien korelasi dengan tabel nilai koefisien (r ) pada taraf signifikan 5% atau taraf kepercayaan 95%. xy Apabila rxy ≥ rtabel Apabila rxy ≤ rtabel valid tidak valid Berdasarkan hasil uji validitas angket dapat diketahui bahwa seluruh soal yang diuji cobakan kepada 30 responden diketahui terdapat sembilan butir soal yang tidak valid yaitu butir soal nomor 4.

2. Apabila r11 hitung ≥ r11 tabel reliabel Apabila r11 hitung ≤ r11 tabel tidak reliabel Hasil uji reliabilitas angket memperoleh harga r11 = 0. . Reliabilitas Menurut Arikunto (1996:168). Untuk menguji reliabilitas instrumen digunakan rumus alpha : 2 ⎛ k ⎞⎛ ∑α b ⎞ ⎟ ⎜1 − r11 = ⎜ 2 ⎟ ⎜ k −1 ⎟⎜ ⎟ ⎝ ⎠⎝ ∑α t ⎠ Keterangan : r11 k : Reliabilitas instrumen : Banyaknya butir pertanyaan atau banyaknya soal 2 b ∑α αt 2 : Jumlah varians butir : Varians total (Arikunto.843 > r tabel = 0. 1996:191) Setelah diperoleh koefisien reliabilitas kemudian dikonsultasikan dengan tabel nilai r dengan taraf signifikan 5%.361 pada α 5% untuk N = 30 hal ini menunjukkan bahwa instrumen tersebut reliabel sehingga dapat digunakan untuk pengambilan data penelitian. reliabilitas menunjuk pada suatu pengertian bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik.39 bagian dari faktor. sehingga butir soal tersebut harus dikeluarkan dari instrumen dan tidak digunakan dalam penelitian ini.

Kehadiran (X3) 4. Tingkat kesulitan materi (X4) 5. Kondisi kesehatan (X1) 2. menjadi urutan seperti berikut ini: 1.40 Dari hasil pengujian validitas dan reliabilitas diketahui bahwa terdapat sembilan butir soal yang tidak valid. Kegiatan ekstra kurikuler (X20) 21. Kehadiran guru (X18) 19. Kondisi tempat tinggal (X12) 13. Frekuensi ketepatan masuk (X10) 11. Kesulitan mengerjakan tugas (X9) 10. Cara mempelajari bahan pelajaran (X8) 9. Cara mengerjakan tugas (X11) 12. Frekuensi belajar setiap hari (X7) 8. Keinginan menguasai materi (X5) 6. Usaha memahami pelajaran (X19) 20. Jumlah buku wajib (X14) 15. Metode penyampaian guru (X13) 14. sehingga butir soal tersebut tidak dapat digunakan dan penomoran butir soal diurutkan kembali. Motivasi orang tua (X15) 16. Waktu istirahat (X2) 3. Suasana kelas (X17) 18. Keaktifan bertanya (X21) . Cara mengajar guru (X16) 17. Perhatian terhadap materi (X6) 7.

. Dalam penelitian ini analisis faktor digunakan untuk mengungkap faktor-faktor mana saja yang memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi.. Suasana rumah (X24) 25. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas (X28) 29. Aik Fk + μ i Dimana x1 = Item/variabel dalam faktor = Faktor-faktor = Konstanta Faktor = Faktor-faktor unik F1− k A1− k μi ..41 22.. Frekuensi pemberian tugas (X23) 24. Dengan rumus sebagai berikut: x1 = Ai1 F1 + Ai2 F2 .6 Metode Analisis Data Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model analisis faktor.. 2004:114).. Kepemilikan LKS (X22) 23.. Metode analisis faktor merupakan metode yang digunakan untuk mereduksi data atau meringkas dari variabel yang banyak diubah menjadi variabel yang jumlahnya sedikit (Supranto. Ketersediaan literatur (X25) 26.. Komposisi materi pelajaran (X26) 27... Ketelitian mengerjakan soal (X27) 28. Fasilitas belajar dari orang tua (X29) 30. Keadaan masyarakat (X30) 3.

Perhitungan analisis faktor dengan software SPSS ini meliputi: 1. Correlation Matrix Analisis ini merupakan sajian hasil analisis korelasi antara item yang satu dengan item yang lain yang menjadi indikator.8 maka item tersebut tidak bisa diproses dengan analisis faktor. .8. Suatu item dapat diproses dengan analisis faktor apabila memiliki nilai korelasi < 0. Eigenvalue Merupakan koefisien yang menunjukkan jumlah varian yang berasosiasi dengan masing-masing faktor prestasi belajar. yang mungkin dapat atau tidak dapat dimasukan dalam persamaan analisis faktor. dengan menggunakan software SPSS. Faktor yang mempunyai nilai eigenvalue > 1. 3. Analisis ini merupakan uji hipotesis statistik yang digunakan untuk mengetahui interdependensi atau hubungan antar item yang menjadi indikator suatu variabel. maka faktor tersebut akan dimasukkan ke dalam model. Koefesien Communality disebut cukup efektif apabila bernilai > 50 %. 2. sebaliknya jika nilai korelasi suatu item > 0.42 Analisis faktor digunakan untuk mereduksi dan meringkas dari banyak variabel ke dalam satu atau beberapa faktor. Communality Analisis ini merupakan jumlah varian yang disumbangkan tiap item yang menjadi indikator dari faktor-faktor prestasi belajar dengan item lain ynag dipertimbangkan.

43 4.50 5. Kaiser Mayer Olkin (KMO) KMO Mengukur kelayakan sampling yaitu indeks yang digunakan untuk meneliti ketepatan analisis faktor dari faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa bidang pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Faktor Loading Faktor loading merupakan faktor korelasi sederhana antara variabel dengan faktor atau dapat dikatakan bahwa faktor loading merupakan besarnya muatan suatu variabel.5-1 berarti analisis faktor tepat. sedangkan apabila kurang analisis faktor tidak tepat (Supranto 2004:118). . Suatu variabel akan dapat dimasukan sebagai indikator suatu faktor apabila mempunyai nilai loading > 0. Apabila Koefesien KMO antara 0.

Pada tahun pelajaran 2005/2006. 2) menyelenggarakan pelatihan intensif bidang olah raga (bola volly). setelah sebelumnya dilakukan secara bertahap pada kelas tujuh dan delapan. 10 orang karyawan dan 587 siswa. Pada tahun 2005 SMP Negeri 2 Padamara telah melaksanakan progran KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) secara keseluruhan.1 Gambaran Umum SMP Negeri 2 Padamara Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Padamara didirikan pada tanggal 16 Mei 1997 yang berlokasi di jalan Raya Dawuhan Padamara Purbalingga. 44 .1. seorang wakil kepala sekolah dan 26 guru. SMP Negeri 2 Padamara sebagai suatu lembaga pendidikan bertujuan: 1) untuk menyelenggarakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif. tangguh dalam kepribadian.44 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil penelitian 4. Berdirinya SMP Negeri 2 Padamara berstatus negeri akreditasi B. 3) menyelenggarakan kegiatan pembiasaan pembinaan siswa berkepribadian mantap. 4) menumbuhkan semangat berprestasi kepada seluruh warga sekolah. Sedangkan visinya adalah maju dalam prestasi. berwawasan kebangsaan. 5) menumbuhkan semangat dan jiwa patriotisme. dan 6) mengelola penggalangan partisipasi masyarakat. dalam struktur organisasi SMP Negeri 2 Padamara terdapat seorang kepala sekolah. SMP Negeri 2 Padamara didirikan oleh Pemerintah Daerah.

dengan pembagian seperti dalam tabel 4. ruang serba guna.1 berikut ini: Tabel 4.45 Untuk kegiatan belajar mengajar SMP Negeri 2 Padamara mempunyai 13 ruang kelas yang digunakan untuk kelas VII. ruang perpustakaan. lapangan upacara. Secara geografis lokasi SMP Negeri 2 Padamara cukup strategis sehingga mudah dijangkau. 3. rumah ibadah. lapangan olahraga. ruang unit kesehatan sekolah (UKS). secara langsung berbatasan dengan: Sebelah utara Sebelah timur Sebelah barat : Desa Karangklesem : Desa Gemuruh : Desa Prigi Sebelah selatan : Desa Bojanegara .1 Pembagian Ruang Kelas Pada SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga No. ruang laboratorium. 1. 2. Letak SMP Negeri 2 Padamara yang berada di jalan Raya Dawuhan Padamara Purbalingga. kamar mandi (WC). ruang guru. ruang tata usaha (TU). ruang keterampilan. VIII dan IX. Kelas Kelas VII Kelas VIII Kelas IX Jumlah Jumlah Ruang 5 4 4 13 Jumlah Siswa 223 184 180 587 Sumber: SMP Negeri 2 Padamara Selain ruang kelas masih terdapat ruang kepala sekolah/wakil kepala sekolah. ruang BP/BK.

4. Komputer 4. Seni tari Kegiatan ekstrakurikuler tersebut diharapkan dapat menunjang pembelajaran siswa dan dapat digunakan untukmenyalurkan dan memupuk bakat siswa. antara lain adalah: 1.31 Jumlah 34 34 31 31 130 100 VIII A VIII B VIII C VIII D Jumlah Persentase (%) Sumber: Data Penelitian .69 62. Baca Tulis Al Qur’an (BTAQ) 6. Sepak bola 3. Bola volly 2. secara rinci dapat dilihat dalam tabel berikut ini Tabel 4. Pramuka 5. 4.1. 1.2 Karakteristik Responden Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data tentang responden berdasarkan jenis kelamin. 3. Tata boga 7. SMP Negeri 2 Padamara juga menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler.2 Karakteristik Responden Menurut Jenis Kelamin No. Kelas Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan 15 19 25 9 16 15 25 6 49 81 37.46 Disamping kegiatan belajar mengajar. 2.

faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. a. 2) Communalities. 3) Total Variance Explained.05 sedangkan lainnya nilainya lebih besar dari 0.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah tepat digunakan. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. Analisis ini dilakukan untuk mengungkap faktor . Analisis dilakukan dengan menganalisis jawaban responden terhadap angket yang telah diujicobakan.00 berjumlah 9 (sembilan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan . dimana nampak bahwa faktor nomor 1 nilainya kurang dari 0.3 Analisis Faktor .50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif kecuali faktor nomor 1 yang harus dikeluarkan dari model. yaitu angka indeks yang digunakan untuk menguji ketepatan analisis faktor. Dalam analisis ini dilakukan dengan 4 tahap.47 4. nampak bahwa koefisien KMO sebesar 0.Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada Siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun pelajaran 2005/2006. Analisis Tahap 1 1) KMO (Kaiser—Meyer—Olkin).1.592 lebih besar dari 0. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis faktor melalui software SPSS versi 12. sebab ada beberapa faktor yang harus dikeluarkan setiap tahap sampai dengan semua faktor diketahui sudah tidak ada item faktor yang tereliminasi.

maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan 4 faktor dan melakukan kembali analisis faktor. b. Tampak bahwa terdapat 4 (empat) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X1. X15. X22.604 lebih besar dari 0. 3) Total Variance Explained. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. Analisis Tahap 2 1) Hasil pengujian ulang tahap 2.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. 4) Rotated Component Matrix. X15.00 berjumlah 8 (delapan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 8 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. . dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0. 2) Communalities. dapat diketahui bahwa terdapat 9 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. X28 dan dilakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif. dan X28. setelah ke-4 faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X1. X22. Berdasarkan hasil analisis tahap I.48 terdapat 9 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk suatu variabel.

X16.00 berjumlah 8 (delapan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 8 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. c. 4) Rotated Component Matrix. dapat diketahui bahwa terdapat 8 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII . dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0. X4. Analisis Tahap 3 1) Hasil pengujian ulang tahap 3. X2 dan di lakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0. 2) Communalities.49 4) Rotated Component Matrix. dapat diketahui bahwa terdapat 8 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. X16 dan X2. maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan empat faktor dan melakukan kembali analisis faktor.586 lebih besar dari 0. Berdasarkan hasil analisis tahap 2. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. Setelah ke-4 faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X3. Tampak bahwa terdapat 4 (empat) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X3.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif. 3) Total Variance Explained. X4.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan.

00 berjumlah 7 (tujuh) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 9 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. sehingga analisis tidak diperlukan lagi. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1.50 SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. 3) Total Variance Explained.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. dapat dikatakan bahwa terdapat 7 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Dengan kata lain terdapat 7 .50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif. d. Berdasarkan hasil analisis tahap 3. Tampak bahwa tidak ada faktor yang harus dikeluarkan karena kurang dan 0.50. Analisis Tahap 4 1) Hasil pengujian ulang tahap ke 4.579 lebih besar dari 0. maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan satu faktor dan melakukan kembali analisis faktor. 2) Communalities. Tampak bahwa terdapat 1 (satu) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X30. setelah satu faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X30 dan di lakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0. 4) Rotated Component Matrix.

785 0.714 0.524 0.720 0.827 0.3 Hasil Analisis Faktor Muatan Faktor X17 X23 X18 X13 X29 X14 X25 X7 X11 X8 X19 X5 X6 X9 X27 X21 X26 X24 X12 X20 X10 0.733 0. menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran .610 0.787 0.807 0.513 0.697 0.872 0.596 0.681 0.746 0.51 faktor yang yang terbentuk untuk menyatakan yang prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.738 0.853 0.799 0.564 0.500 Nama Faktor Suasana kelas dan faktor guru Sarana belajar 1 Suasana kelas Frekuensi pemberian tugas Kehadiran Guru Metode penyampaian guru Fasilitas belajar dari orangtua Jumlah buku wajib Ketersediaan literatur Frekuensi belajar setiap hari Cara mengerjakan tugas Cara mempelajari bahan pelajaran Usaha memahami materi Keinginan menguasai materi Perhatian terhadap materi Kesulitan mengerjakan tugas Ketelitian mengerjakan soal Keaktifan bertanya Komposisi waktu pelajaran Suasana rumah Kondisi tempat tinggal Kegiatan ekstrakurikuler Frekuensi ketepatan masuk 2 3 Metode belajar 4 Motivasi Minat siswa 5 6 7 Lingkungan tempat tinggal Keaktifan siswa Berdasarkan hasil analisis faktor di atas.823 0. No Nama Variabel Tabel 4.

sedangkan sebanyak 21 siswa atau 16.46 45. karena dengan banyak berlatih mengerjakan soal-soal terutama untuk yang banyak menggunakan rumus-rumus akan melatih siswa dalam penerapan rumus-rumus tersebut. 4) motivasi. 6) Lingkungan tempat tinggal.38 0.52 2005/2006 terbagi dalam 7 sub variabel yaitu 1) suasana kelas dan faktor guru. Suasana Kelas dan Faktor Guru Sub variabel eksternal siswa terdiri dari 4 faktor yaitu suasana kelas. Pemberian tugas rumah yang diberikan oleh guru terutama guru ilmu . Suasana kelas di SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 terangkum dalam tabel berikut. frekuensi pemberian tugas.00 100 Sangat nyaman dan kondusif Nyaman. 5) minat siswa. Tabel 4. dan 7) keakfitan siswa.4 Suasana Kelas NO 1 2 3 Keterangan Jawaban Responden Frekuensi Persentase 21 16. kurang 59 tenang dan kurang kondusif 4 Tidak nyaman. tenang dan kondusif Kurang nyaman.15% menjawab sangat nyaman dan kondufif suasana kelas untuk proses belajar mengajar Pemberian tugas yang diberikan oleh guru terhadap siswa sangat diperlukan.38% menjawab bahwa kondisi kelas kurang nyaman. kurang tenang dan kurang kondusif untuk proses belajar mengajar. 3) metode belajar.15 50 38. kehadiran guru dam metode penyampaian guru. karena proses belajar mengajar membutuhkan suasana yang tenang. Suasana kelas yang dekat dengan keramaian akan menganggu proses belajar mengajar. 1. 2) sarana belajar. tidak tenang 0 dan tidak kondusif Jumlah 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 59 siswa atau 45.

6 Kehadiran Guru di Kelas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu hadir 40 30.5 Pemberian Tugas pada Pelajaran Pengetahuan Sosial .77 4 Tidak pernah hadir 4 3.08 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 59 siswa atau 45.38 3 Kadang-kadang hadir 27 20. Tentang kehadiran guru pengetahuan sosial-ekonomi di kelas terangkum dalam tabel berikut ini. Lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini.46 4 Tidak pernah 0 0.23 3 Kadang-kadang 37 28.46%).31 2 Sering 51 39. Kehadiran guru sangat diperlukan sekali. Tabel 4. sedangkan sebanyak 4 siswa 3.77 2 Sering hadir 59 45.38% menjawab bahwa guru sering hadir dalam setiap tatap muka atau jadwal yang telah dibuat.Ekonomi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 42 32. Tabel 4.08% menajwab guru tidak pernah hadir dalam .53 pengetahuan sosial – ekonomi telah melaksanakan.00 Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 51 siswa atau 39.23% menjawab bahwa guru pengetahuan sosial-ekonomi sering memberikan tugas-tugas pada siswa. sedangkan yang menjawab kadang-kadang terdapat 37 siswa (28. karena biasaya kelas yang kosong dimana guru tidak berada di dalamnya akan menjadikan kelas tersebut ramai dan menganggu proses belajar mengajar disampingnya.

00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 100 siswa atau 76. Tabel 4.08 2 Cukup Jelas 100 76. 2. dengan terpenuhinya fasilitas belajar maka siswa akan merasa tenang dalam belajar. .00 4 Tidak jelas 0 0.7 Metode Penyampaian Materi oleh Guru Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat jelas 30 23. Sarana belajar Sub variabel sarana belajar terdiri dari 3 faktor yaitu fasilitas belajar dari orang tua. Metode penyampain guru yang monoton akan menjadikan siswa jenuh sehingga materi yang diberikan tidak akan dapat diterima siswa dengan jelas.92 3 Kurang jelas 0 0. Tentang fasilitas belajar yang diberikan oleh orang tua siswa terangkum dalam tabel berikut ini. jumlah buku wajib dan ketersediaan literatur. Berdasarkan hasil penelitian metode penyampaian materi guru kepada siswa terangkum dalam tabel berikut ini. Sarana dan prasanara atau fasilitas belajar sangat mendukung keberhasilan siswa dalam belajar.92% siswa cukup jelas dengan penyampain materi pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang disampaikan oleh guru dan sebanyak 30 siswa atau 23.54 proses belajar mengajar di kelas.08% menjawab sangat jelas terhadap materi yang disampaikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi.

Ketersediaan buku wajib yang dimiliki siswa sangat mendukung keberhasilan dalam proses belajar.08 2 Dua buku 16 12. Tabel 4.77 3 Kurang lengkap 43 33. sedangkan terdapat 13 siswa atau 10.77% fasilitas yang diberikan oleh orang tua terhadap anak-anak untuk menunjang keberhasilan belajar termasuk lengkap sedangkan yang tidak lengkap fasilitas yang diberikan oleh orang tua sebanyak 1 siswa atau 0.08 4 Tidak lengkap 1 0.08% menjawab memiliki buku wajib yang mendukung pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi sebanyak lebih dari dua buku.31 3 Satu buku 45 34.55 Tabel 4.62 4 Tidak diwajibkan 13 10.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 53 siswa 40.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 56 siswa atau 43.8 Fasilitas belajar dari orang Tua Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat lengkap 33 25. Tentang ketersediaan jumlah buku wajaib yang dimiliki siswa terangkum dalam tabel beriku.9 Jumlah Buku Wajib Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Lebih dari satu buku 56 43. Siswa yang tanpa memiliki buku wajib akan merasakan kesulitan jika akan mempelajari materi-materi yang belum jelas.00% yang merasa tidak diwajibkan untuk memiliki buku ataupun juga bisa dikatakan tidak .77%.38 2 Lengkap 53 40.

Tentang frekuensi belajar setiap hari siswa SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 terangkum dalam tabel berikut: .38% yang menjawab bahwa ketersediaan buku literatur pengetahuan sosial – ekonomi cukup lengkap dan sebanyak 4 siswa atau 3.08% yang menjawab bahwa ketersediaan buku literatur pengetahuan sosial – ekonomi sangat lengkap 3.38 3 Kurang lengkap 41 31.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 85 siswa atau 65. Indikator yang ketiga adalah ketersediaan buku literatur yang terangkum dalam tabel berikut. Metode belajar Sub variabel metode belajar terdiri dari 3 faktor yaitu frekuensi belajar setiap hari.08 2 Cukup lengkap 85 65. Tabel 4. cara mengerjakan tugas dan cara mempelajari bahan pelajaran. dengan frekuensi yang banyak maka materi pelajaran yang disampaikan oleh guru tidak akan terlupakan.10 Ketersediaan Buku Literatur Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat lengkap 4 3. Siswa yang aktif akan selalu menyempatkan untuk belajar setiap hari walaupun hanya sebentar saja.56 memiliki buku wajib.54 4 Tidak lengkap 0 0.

57

Tabel 4.11 Frekuensi Belajar Setiap Hari Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu belajar 18 13.85 2 Sering 61 46.92 3 Kadang-kadang 50 38.46 4 Tidak Penah 1 0.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 61 siswa atau 46,92% selalu belajar setiap hari, sedangkan yang tidak pernah belajar setiap hari terdapat 1 siswa atau 0,77%. Mengenai cara atau metode mengerjakan soal yang diberikan oleh guru bidang studi pengetahuan sosial – ekonomi terangkum dalam tabel beriku ini.

Tabel 4.12 Cara siswa mengerjakan Soal Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Memahami materi 35 26.92 2 Mengerjakan sebisanya 68 52.31 3 Menyontek 27 20.77 4 Dikerjakan teman 0 0.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak sebanyak 68 siswa atau 52,31% yang menjawab bahwa dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru bidang studi pengetahuan sosial – ekonomi mengerjakan sebisanya, sedangkan sebanyak 27 siswa atau 20,77% menjawab menyontek dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Sedangkan cara memahami pelajaran pengetahuan sosial terangkum dalam tabel berikut ini.

58

Tabel 4.13 Cara Mempelajari Bahan Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Membaca, memahami dan 28 21.54 mengerjakan soal 2 Membaca dan memahami 52 40.00 3 Membaca dan menghafal 42 32.31 4 Membaca saja 8 6.15 Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 52 siswa atau 40,00% cara mempelajari bahan pelajaran dengan cara membaca dan memahami pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi, sebanyak 8 siswa dengan cara membaca saja, tanpa memahami ataupun mengerjakan soal-soal yang ada.

4. Motivasi
Sub variabel motivasi terdiri dari 3 faktor yaitu usaha memahami materi, keinginan menguasai materi dan perhatian terhadap materi. Usaha siswa untuk memahami materi pelajaran dengan cara menambah jam belajar dan memperbanyak membaca buku-buku litetarur terangkum dalam tabel beriku.

Tabel 4.14 Usaha Memahami Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Membaca buku dan berdiskusi 12 9.23 2 Membaca buku 72 55.38 3 Berdiskusi 31 23.85 4 Tidak melakukan apa-apa 15 11.54 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 72 siswa atau 55,38% untuk menambah pengetahuan tentang pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi dengan cara membaca buku literatur sedangkan sebanyak 15 siswa tidak melakukan apa-

59

apa walaupun belum memahami tentang pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Sedangkan keinginan siswa dalam menguasai materi terangkum dalam tabel berikut ini.

Tabel 4.15 Keinginan menguasai Materi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 37 28.46 2 Sering 53 40.77 3 Kadang-kadang 36 27.69 4 Tidak pernah 4 3.08 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 53 siswa atau 40,77% siswa mempunyai keinginan untuk mendapatkan nilai pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi yang baik dengan cara mempunyai keinginan untuk menguasai materi pelajaran dengan baik, sedangkan sebanyak 4 siswa atau 3,08% tidak pernah mempunyai keinginan untuk memperoleh nilai yang baik dan membuktikan bahwa siswa mampu menguasai materi pelajaran dengan baik. Sedangkan perhatian terhadap pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi terangkum tabel berikut ini.

Tabel 4.16 Perhatian Terhadap Materi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu tidak pernah bosan 5 3.85 2 Tidak pernah bosan 28 21.54 3 Kadang-kadang cepat bosan 97 74.62 4 Selalu cepat bosan 0 0.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006

Tabel 4.54 4 Sering sekali 16 12.60 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 97 siswa atau 74. Mengenai frekuensi kesulitan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru terangkum dalam tabel berikut ini.62% menjawab bahwa siswa kadang-kadang bosan pada saat guru menerangkan materi pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi.38 3 Sering 41 31. sedangkan yang sering sekali merasakan kesulitan dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru sebanyak 16 siswa atau 12.17 Kesulitan Mengerjakan Tugas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Tidak pernah 40 30. keaktifan bertanya dan komposisi waktu pelajaran.77% manjawab tidak pernah mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. . sedangkan sebanyak 5 siswa selalu tidak pernah bosan terhadap materi yang dijelaskan guru.31%.31 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa 40 siswa atau 30. 5. Minat siswa Sub variabel minat siswa terdiri dari 4 faktor yaitu kesulitan mengerjakan tugas.77 2 Kadang-kadang 33 25. Ketelitian dalam mengerjakan soal-soal yang dberikan oleh guru pengetahuan sosial-ekonomi untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini. ketelitian mengerjakan tugas.

sedangkan yang menjawab tidak penah mengerjakan soal dengan teliti sebanyak 14 siswa atau 10.18 Ketelitian dalam mengerjakan tugas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase Selalu dapat mengerjakan soal 1 14 10.08% menjawab kadang-kadang bertanya dalam setiap pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi jika .46 3 Kadang-kadang 69 53.46 2 Sering 37 28.ekonomi terangkum dalam tabel berikut ini. sebaiknya siswa aktif bertanya kepada guru dengan aktif bertanya.19 Keaktifan siswa bertanya Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu bertanyan 24 18.77%.62 soal dengan teliti Tidak pernah mengerjakan 14 10.62% menjawab bahwa kadang-kadang teliti dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Ketika materi yang diberikan oleh guru belum begitu dipahami. materi-materi yang belum dikuasainya ditanyakan kepada guru.85 dengan teliti Kadang-kadang mengerjakan 3 58 44.61 Tabel 4.77 dengan teliti Dapat mengerjakan soal 2 44 33.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 69 siswa atau 53.77 4 soal dengan teliti Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 58 siswa atau 44. Keaktifan bertanya siswa dalam setiap pelajaran pengetahuan sosial. Tabel 4.08 4 Tidak pernah 0 0.

08 2 Cukup 98 75.54% menjawab bahwa waktu yang diberikan untuk pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi masih kurang.54 4 Sangat Kurang 0 0.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 98 siswa atau 75. Tabel 4. 6. Suasana rumah yang ada berdasarkan hasil penelitian terangkum dalam tabel berikut. Lingkungan tempat tinggal Sub variabel lingkungan tempat tinggal terdiri dari 2 faktor yaitu suasana rumah dan kondisi tempat tinggal. Lingkungan tempat tinggal terutama rumah sangat mendukung terjadi proses belajar yang aktif.38 3 Kurang 15 11. . Menegnai komposisi waktu pelajaran penegtahuan sosial – ekonomi dengan banyaknya materi yang harus diselesaikan terangkum dalam tabel berikut. Kondisi rumah yang kurang nyaman tidak akan mendukung terjadinya belajar dirumah.62 materi yang dibberikan oleh guru ada yang belum jelas.38% menjawab komposisi antara waktu pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi dengan jumlah materi pelajaran yang ada sudah termasuk cukup.20 Komposisi Waktu Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat cukup 17 13. sedangkan sebanyak 15 siswa atau 11. sedangkan sebanyak 24 siswa menjawab selalu aktif bertanya jika materi yang diberikan oleh guru belum jelas.

15 3 Kurang mendukung 39 30.31 2 Mendukung 59 45.15% menjawab bahwa lingkungan tempat tinggal yang ditempati sekarang ini mendukung untuk belajar.22 Kondisi Tempat Tinggal Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat mendukung 5 3.54% suasana rumahnya tidak mendukung digunakan untuk belajar.38% manjawab suasana rumah mendukung untuk diguanakan untuk belajar. . Lingkungan tempat tinggal siswa SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini.63 Tabel 4. sebanyak 15 siswa atau 11.21 Suasana Rumah Jawaban Responden Frekuensi Persentase 1 Sangat mendukung 16 12.85% menjawab bahwa lingkungan tempat tinggal yang ditempati sekarang ini sangat mendukung untuk proses belajar. sedangkan sebanyak 5 siswa atau 3.54 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 NO Keterangan Dari tabel di atas tampak bahwa 59 siswa atau 45.85 2 Mendukung 86 66. Tabel 4.00 4 Tidak mendukung 0 0.77 4 Tidak mendukung 15 11.38 3 Kurang mendukung 40 30. Lingkungan yang tenang dan kondusif sangat mendukung siswa ketika sedang belajar dirumah.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 86 siswa atau 66.

46% menjawab selalu tepat waktu dalam pelajaran pengetahuan sosial dan sebanyak 1 siswa atau .62 2 Sering 36 27.24 Ketepatan Masuk Sekolah Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu tepat waktu 76 58.69 3 Kadang-Kadang 45 34. Ketapatan masuk sekolah khususnya pada pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi terangkum dalam tabel berikut. Tabel 4.23 Keikutsertaan dalam kegiatan Ekstrakurikuler Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 45 34.08%.08 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 45 siswa atau 34. Keaktifan Siswa Sub variabel keaktifan siswa terdiri dari 2 faktor yaitu kegiatan ekstrakurikuler dan frekuensi ketepatan masuk.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 76 siswa atau 58.46 3 Kadang-kadang tepat waktu 16 12.62 menjawab selalu dan kadang-kadang dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah pada sore hari sedangkan yang menjawab tidak pernah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah sebanyak 4 siswa atau 3.64 7. Tentang kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh siswa yang dilaksanakan pada sore hari jawaban responden dapat terangkum dalam tabel berikut.46 2 Sering tepat waktu 37 28.62 4 Tidak pernah 4 3. Tabel 4.31 4 Tidak pernah tepat waktu 1 0.

Karena suasana kelas yang ramai dan penuh suara gaduh di sana sini akan menjadikan proses belajar mengajar tidak akan dapat berjalan normal. Suasana yang nyaman dan tenang perlu dicptakan dari semua elemen sekolah. Jika terjadi jam kosong dimana guru tidak dapat mengajar.1. Namun demikian pemberian tugas juga harus diikuti dengan pengkoreksi terhadap hasil pekerjaan siswa. Pemberian tugas di rumah juga menjadikan siswa akan semakin giat dalam belajar. Pemberian yang tanpa diadakan koreksi terhadap hasil pekerjaan siswa akan menjadikan siswa malas untuk mengerjakannya. Pemberian tugas kepada .65 0. Dengan begitu suasana nyaman dan tenang akan dapat terpelihara. Suasana Kelas dan faktor guru Proses belajar mengajar diperlukan suasana yang nyaman. 4. tenang dan kondusif.4 Pembahasan Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 7 (tujuh) Sub variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. sehingga siswa akan lebih termotivasi untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dengan sungguh- sungguh. Pemberian tugas kepada siswa akan menjadikan siswa semakin terlatih dalam mengerjakan soal.77% yang menjawab tidak pernah tepat waktu dalam mengikuti pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. maka siswa diharapkan tidak keluar masuk kelas dan membuat suasana gaduh. Siswa dikondisikan selalu berada di dalam kelas walaupun tidak ada gurunya. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: 1.

Guru diharapkan tidak selalu ijin atau meninggalkan kelas untuk keperluan pribadinya. Penggunaan variasi metode mengajar guru sangat diperlukan. . Metode mengajar guru yang kurang baik akan mempengaruhi belajar siswa yang tidak baik pula.66 siswa dapat berupa tugas pribadi maupun kelompok. ataupun dapat juga berupa studi lapangan. seefisien dan seefektif mungkin. Sehingga kehadiran guru yang rajin akan dapat menciptakan suasana kelas yang kondusif. tugas mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku literatur atau dapat juga dengan pengamatan di lapangan. Guru yang sering melakukan ijin atau sering meninggalkan kelas akan menciptakan suasana kelas tidak harmonis. karena guru yang progresif berani mencoba metode – metode yang baru. Dengan adanya pemberian tugas yang rutin akan menjadikan siswa termotivasi dalam belajar. Dengan menggunakan beberapa metode dalam proses belajar mengajar. yang dapat meningkatkan kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar. karena saat ini bukan guru sentris yang menganggap siswa sebagai obyek saja. Agar siswa dapat belajar dengan baik. maka suanasa kelas akan tercipta proses pembelajaran yang positif. maka metode belajar harus diusahakan yang setepat. metode luar kelas. akan mendorong siswa untuk selalu aktif juga dalam mengikuti pelajaran. diskusi kelas. Siswa diajarakan untuk mempraktekkan ilmu yang diperoleh di sekolah dengan kondisi sebenarnya di masyarakat. Karena sampai saat ini faktor guru yang sebagai subyek dalam pembelajaran merupakan faktor yang penentu keberhasilan dalam belajar. Variasi mengajar guru dapat berupa ceramah. kemudian hasil dari tugas tersebut didiskusikan di sekolah. Keaktifan guru dalam memberikan pelajaran.

Penempatan jam pelajaran yang tepat baik mengenjai jumlah jam dan komposisi materi yang sesuai akan dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar. karena sistem belajar dengan istilah sistem kebut semalam tidak akan efektif. Sarana belajar Dukungan orang tua dapat berupa kemampuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan anaknya di sekolah terutama dalam memenuhi kebutuhan sekolah seperti buku-buku pelajaran. tas. Frekuensi belajar yang baik adalah selalu rutin setiap hari. peralatan tulis maupun semua peralatan yang digunakan untuk sekolah akan menumbuhkan motivasi siswa untuk giat belajar. Dengan kemampuan orang tua menjadikan semua kebutuhan belajar siswa dapat terpenuhi baik buku. Metode Belajar Siswa Untuk memperdalam materi pelajaran yang diberikan oleh guru pada saat pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi diperlukan pengulangan belajar lagi ketika sampai di rumah. . alat tulis dan sebagainya. seragam sekolah. 3.67 2. karena dengan membaca referensi yang banyak maka wawasan seorang siswa akan semakin luas sehingga buku referensi yang kurang dan bahkan kadang-kadang tidak ada sama sekali merupakan yang akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Ketersediaan buku yang harus dimiliki oleh siswa dan buku referensi yang lengkap dan dalam jumlah yang cukup akan mempermudah siswa dalam mencari referensi yang diberikan oleh seorang guru. Belajar hanya pada saat mau ulangan atau test saja efektif perlu dihindari. Belajar dirumah walaupun sedikit waktu tetapi rutin akan lebih baik dibandingkan dengan waktu belajar semalam namun hanya satu kali pada saat ujian. sepatu.

Siswa yang kurang motivasi terhadap pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi akan merasa cepat bosan dengan pelajaran. Pelajaran matematika yang banyak mengandung hitungan. Sehingga minat untuk membaca buku dan berdisuksi dengan teman jika memperoleh kesulitan dalam belajar tidak akan dilakukan. Motivasi Motivasi seseorang akan sesuatu sangat mempengaruhi hasil yang dicapai. Jika menemukan hal-hal yang kurang jelas pada saat belajar.68 Dalam belajar siswa harus dapat memilih metode mana yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari. maka metode yang tepat digunakan adalah dengan memperbanyak latihan-latihan soal-soal. maka sebaiknya siswa menanyakan kepada guru pengampu mata pelajaran. Jika penggunaan metode belajar salah maka hasil yang akan dicapai akan kurang maksimal. Penggunaan metode belajar yang tepat akan menghasilkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan penggunaan metode yang menoton saja. Dengan memperbanyak latihan-latihan soal. Ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran akan memberikan dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. hitungan atau analisis akan sangat berbeda. 4. Siswa yang memiliki keinginan yang kuat untuk memahami pelajaran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal . maka siswa akan dapat dengan mudah menemukan suatu rumus yang dipakai jika dalam suatu test terdapat soal yang sepadam. Karena penggunaan metode belajar untuk pelajaran hafalan. Hal ini sesuai dengan pendapat Effendi (1985:123) bahwa minat adalah kecenderungan yang timbul apabila individu tertarik kepada sesuatu karena sesuai dengan kebutuhan atau merasakan bahwa sesuatu yang akan dipelajari bermakna bagi dirinya.

Untuk itu ketertarikan terhadap materi harus terus dipertahankan. Dengan senang terhadap pelajaran pengetahuan sosial maka menjadikan frekuensi dalam belajar juga semakin banyak. maka untuk memudahkan dalam . Dengan tertarik terhadap materi pelajaran. Sehingga prestasi yang diperolehpun akan kurang memuaskan. Rasa tidak senang tersebut bisa berupa karena sulitnya materi pelajaran atau karena bosan dengan guru yang memberi pelajaran. 5. karena dengan ketelitian terutama dalam menjawab soal-soal yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. Minat Siswa Ketelitian dalam segala bidang sangat diperlukan. siswa akan senang mengikuti pelajaran sehingga materi yang diberikan oleh akan mudah terserap dan dipahami oleh murid. Siswa akan merasa malas untuk mengikuti pelajaran apalagi untuk mempelajarinya pada waktu malam hari. Kecerobohan dalam menjawab soal akan berakibat sangat fatal. Siswa yang pandai biasanya akan lebih teliti dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. Bahan pelajaran yang kurang memadai akan mengakibatkan berkurangnya minat untuk membaca buku. Sedangkan siswa yang tidak tertarik dengan materi pelajaran yang diberikan oleh guru akan sangat merasa berat terbebani dengan mengikuti pelajaran.69 mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. Rasa tidak senang harus dibuang jauh-jauh dan diganti dengan rasa sedang terhadap pelajaran. Dengan memiliki rasa senang terhadap pelajaran maka yang dulunya pelajaran pengetahuan sosial itu terasa sulit akan berubah menjadi pelajaran yang mudah dipahami dan dimengerti. Rasa tidak senang terhadap pelajaran pun akan mengakibatkan seorang siswa tidak akan aktif dalam mengikuti pelajaran..

Hubungan keluarga yang harmonis antara ayah. Lingkungan tempat tinggal Orang tua yang selalu memberikan dukungan terhadap anaknya dalam belajar akan dapat dorongan bagi siswa untuk dapat berpestasi yang baik. Komposisi materi yang sangat banyak sedangkan jumlah jam pelajaran sangat sedikit akan menjadikan siswa merasa terbebani dengan beban yang berat. Penggunaan metode belajar yang efektif adalah penggunaan metode belajar yang sesuai dengan materi pelajaran. yang makan kondisi keluarga yang kondusif sangat berpengaruh terhadap keberhasilan siswa dalam belajar. Dukungan orang tua sangat diperlukan oleh siswa. maka akan permasalahan tersebut tidak akan dapat dipecahkan. Kondisi keluarga yang tenang tanpa ada kericuhan dan pertengkaran setiap hari akan membuat suasana belajar menjadi tenang di rumah. 6. Keluarga yang harmonis selalu tercipta komunikasi dua . sehingga keaktifan bertanya siswa perlu ditumbuhkan. Bahan ajar/literatur merupakan faktor pendukung keberhasilan belajar seorang siswa. ibu dan anak-anak merupakan dambaan bagi setiap siswa. anak akan bertanya kepada orang tua jika menemui hal-hal yang belum diketahuinya. Namun jika dalam belajar menemui suatu kesulitan dan di sekolah tidak mau bertanya kepada guru mata pelajaran. Dengan aktif bertanya maka hal-hal yang belum jelas akan dapat terjawab.70 memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. Sehingga baik jumlah maupun komposisi pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi harus seimbang. sebaliknya orang tua selalu menanyakan perkembangan belajarnya setiap saat. Dukungan orang tua pada saat siswa belajar dapat mendukung motivasi siswa dalam belajar.

jika dalam anggota keluarga menemui suatu kesulitan. Namun demikian pemberian batasan jumlah yang diikuti harus ditetapkan. Antara anak dengan anak. Siswa tidak akan . Karena dengan kedisiplinan akan tercipta suasana belajar yang kondusif. karena siswa yang setiap hari mengikuti kegiatan ekstrakurikuler lama kelamaan akan mengganggu proses belajar. Seperti halnya kedisiplinan siswa dalam menaati peraturan sekolah yang diterapkan. seorang kakak akan dengan senang hati memberikan jalan keluar jika ada adiknya yang megalami kesulitan belajar. anak dengan orang tua dan antara ayah dan ibu. 7. siswa yang bermanat dan berbakat dala bidang seni dapat menyalurkan bakatnya dalam bisang musik. sehingga prestasi belajar yang diperolehpun juga akan semakin baik pula. Kedisiplinan dalam semua bidang sangat diperlukan. Siswa akan kelelahan sesampainya dirumah sehingga tidak dapat belajar pada malam harinya. namun demikian juga terdapat siswa yang hanya kadang-kadang dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Berdasarkan hasil penelitian bahwa keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler termasuk baik. Dan juga dalam hal pelajaran di sekolah. Terdapat siswa yang selalu aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Siswa yang senang bermain sepak bola dapat mengikuti kegiatan esktrakurikuler sepak bola. Keaktifan Siswa Kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan di sekolah berfungsi untuk menyalurkan bakat dan minat siswa dalam bidang seni dan olahraga.71 arah antara anak dan orang tua. Dengan demikian akan tercipta suasana yang menyenangkan dalam keluarga tersebut. Keluarga yang harmonis akan selalu memberikan masukan-masukan kepada anggota keluarga.

. atau siswa tidak masuk sekolah tanpa ijin.72 sesukanya dalam mengikuti pelajaran. Seorang siswa yang sering membolos sekolah atau pelajaran akan ketinggalan pelajaran. gedung sekolah dan lain – lain. Kedisiplinan sekolah mencakup kedisiplinan guru dalam mengajar dengan melaksanakan tata tertib. agar siswa disiplin haruslah guru beserta staf yang lain disiplin pula. sehingga hasil yang diharapkanpun akan semakin baik pula. di rumah dan di perpustakaan. Dengan demikian agar siswa belajar lebih maju. kedisiplinan pegawai/karyawan dalam pekerjaan administrasi dan kebersihan/keteraturan kelas. siswa harus disiplin di dalam belajar baik di sekolah. Dengan terciptanya kondisi disiplin di sekolah maka proses belajar mengajar akan berjalan dengan lancar. Kehadiran seorang siswa dalam setiap pelajaran sangat diperlukan.

Sarana belajar terdiri dari fasilitas belajar dari orang tua. Dari hasil analisis faktor terdapat 7 (tujuh) sub variabel yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini yaitu: a. Lingkungan tempat tinggal terdiri dari suasana rumah dan kondisi tempat tinggal g.1. jumlah buku wajib. cara mengerjakan tugas dan cara mempelajari bahan pelajaran d. frekuensi pemberian tugas. Minat terdiri dari kesulitan mengerjakan tugas. dan ketersediaan literatur c. e. Metode belajar terdiri dari frekuensi belajar setiap hari.73 BAB V PENUTUP 5. kehadiran guru dan metode penyampian guru b. Simpulan Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah disampaikan pada bagian sebelumnya maka dapat diambil beberapa kesimpulan sabagai berikut: 1. Motivasi terdiri dari usaha memahami materi. Keaktifan siswa terdiri dari kegiatan esktrakurikuler dan frekuensi ketepatan masuk 73 . Suasana kelas dan faktor guru terdiri dari suasana kelas. keianginan menguasai materi dan perhatian terhadap materi. ketelitian mengerjakan soal. keaktifan bertanya dan komposisi waktu pelajaran f.

24%. Sarana belajar memiliki kontribusi sebesar 11. Saran-saran 1.14%. (g) keaktifan siswa memiliki kontribusi sebesar 5. Perlunya ditingkatkannya metode pembelajaran yang tepat sehingga tingkat kebosanan siswa terhadap pelajaran tidak berlarut-larut dan cepat teratasi. (f) lingkungan tempat tinggal memiliki kontribusi sebesar 5.22%. 3.66%. (d) motivasi memiliki kontribusi sebesar 8. Menyontek adalah salah satu perbuatan yang kurang baik. (e) minat memiliki kontribusi sebesar 7. tenang dan kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tenang 2. 4. 5. Metode belajar memiliki kontribusi 9. Hasil analisis faktor dapat diketahui sumbangan atau kontribusi dari masingmasing faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 adalah sebagai berikut: (a) suasana kelas dan faktor guru memiliki kontribusi sebesar 28.74 2. Perlunya meningkatkan suasana yang nyaman.26%.44%. (c). . sebaiknya kebiasaan siswa dalam menyontek secepatnya ditanggulangi.51%. (b).2. Perlu ditingkatkan keaktifan siswa dalam bertanya kepada guru jika menemukan hal-hal yang kurang jelas.

Bandung: Tarsito Sudjana. Jakarta: Rineka Cipta Dalyono. 2003. Jakarta: Balai Pustaka Slameto. Kurikulum 2004 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pedoman Khusus Pengembangan Silabus Berbasis Kompetensi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial. Muhibbin. 2004. Jakarta: Rineka Cipta Syah. Nana. 1999. 2004. 1983. 2000. Jakarta: Gramedia . Semarang: IKIP Semarang Press Arikunto. 1989. Dasar dan Menengah Dirpend Lanjutan Pertama Djamarah. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Analisis Multivariat Arti dan Prestasi. Jakarta: PT. Jakarta: Balai Pustaka Depdiknas. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1996. 1999. Raja Grafindo Persada. 2001. Dasar dan Menengah Dirpend Lanjutan Pertama Depdiknas. 1997. Jakarta: Rineka Cipta Garis-Garis Besar Haluan Negara. Bandung: Pustaka Setia Hasan. Belajar dan Pembelajaran. Alwi dkk. M. Husein. Jakarta: Dirjen Pend. Suharsimi.77 DAFTAR PUSTAKA Anni. Psikologi Pendidikan. Winkel. 2005. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Dirjen Pend. Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: Rineka Cipta Sudjana. 1996. J. Bandung: Sinar Baru Supranto. Jakarta: Rineka Cipta Darsono. Tu’u. Syaiful Bahri. Jakarta: Bumi Aksara Umar. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Semarang: IKIP Semarang Press Depdikbud. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Tulus. Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Metoda Statistika. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Materi Pelatihan Terintegrasi IPS. 2004. 2004. Psikologi Belajar. 2000. 2002. Psikologi Belajar. dkk. Psikologi Belajar. 2000. Catharina Tri.

76

INSTRUMEN PENELITIAN Kata Pengantar

Dengan hormat, Dalam rangka penyusunan skripsi yang berjudul ”Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial- Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalinggha Tahun Pelajaran 2005/2006”, Maka dengan segala kerendahan hati mohon bantuan dan partisipasi saudara untuk mengisi angket ini. Pendapat dan sikap jujur dalam pengisian angket ini sangat kami harapkan dan sangat membantu dalam penyususnan Skripsi ini. Jawaban yang saudara berikan tidak mempengaruhi prestasi akademik saudara dan kami jamin kerahasiaannya. Akhirnya batas bantuan dan partisipasi saudara yang telah mengisi angket ini kami ucapkan banyak terima kasih.

Semarang, Penulis

September 2006

Endang Fitri Astuti

77

ANGKET PENELITIAN Petunjuk pengisian : 1. Isilah nama responden dan nomor absen anda pada lembar jawaban yang telah disediakan. 2. Harap anda baca baik-baik setiap pertanyaan di bawah ini. 3. Pilihlah satu jawaban yang paling sesuai, dengan membubuhkan tanda (X) pada huruf jawaban yang tersedia. 4. Jawablah semua pertanyaan yang ada dengan jujur, sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 5. Jika jawaban anda salah dan ingin dibetulkan caranya sebagai berikut: Contoh: a b c d 1. Bagaimanakah a. selalu sehat b. cukup sehat c. kurang sehat d. tidak sehat 2. Berapa lama setiap harinya anda beristirahat? a. lebih dari 8 jam b. 5 jam c. 4 jam d. 3 jam 3. Apakah anda pernah sakit dan tidak masuk pada jam pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah b. pernah 1 kali c. pernah 2 kali d. sering 4. Pernahkah anda mendapat nilai kurang dari 6 untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah diperbaiki a b c d kesehatan anda selama mengikuti pelajaran

kondisi

pengetahuan sosial-ekonomi?

78

b. pernah 1 kali c. pernah 2 kali d. pernah lebih dari 2 kali 5. Berapakah rata-rata DANEM yang anda peroleh di SD? a. lebih dari 6,1 b. 5,1 – 6 c. 4,1 – 5 d. kurang dari 4 6. Bagaimana pendapat anda terhadap tingkat kesulitan materi pengetahuan sosial-ekonomi? a. mudah b. cukup mudah c. sulit d. sangat sulit 7. ”Saya belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi untuk mendapatkan nilai baik dan membuktikan bahwa saya mampu menguasai materi pelajaran dengan baik”. Pernahkah anda berfikir demikian? a. selalu b. sering c. kadang-kadang d. tidak pernah 8. Pada saat guru anda menerangkan materi pelajaran pengetahuan sosialekonomi-ekonomi, apakah anda cepat mudah bosan? a. selalu tidak pernah bosan b. tidak pernah cepat bosan c. kadang-kadang cepat bosan d. selalu cepat bosan 9. Apakah anda selalu belajar tiap hari? a. selalu belajar b. sering c. kadang-kadang d. tidak pernah belajar

memahami dan mengerjakan soal b. selalu b. membaca dan menghafal d. sering sekali . kurang dari 15 menit 14. sering d. sering c. Berapa banyak waktu yang anda gunakan untuk belajar pengetahuan sosialekonomi di rumah? a. satu sampai satu setengah jam b.79 10. tidak pernah b. Bagaimana cara anda dalam mempelajari bahan pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. Berapa waktu yang anda sisihkan untuk belajar pengetahuan sosial-ekonomi setiap hari? a. rutin setiap hari b. membaca dan memahami c. kadang-kadang c. setiap akan ada pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi c. membaca. setiap akan ada ulangan d. tidak pernah belajar 13. 45 menit – 1 jam c. seringkah anda merasa kesulitan? a. membaca saja 12. 15 – 45 menit d. Apakah anda membaca buku tentang pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah 11. Setiap mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. kadang-kadang d.

mengerjakan sebisanya c. selalu tepat waktu b. kurang mendukung d. sering tepat waktu c. kadang-kadang d. Apakah orang tua sering memberi motivasi/suport pada anda? a. sangat jelas b.80 15. mendukung c. sering c. kurang jelas d. satu buku d. selalu b. Bagaimana kondisi lingkungan tempat tinggal yang anda tempati sekarang untuk belajar? a. Apakah anda selalu datang tepat waktu dalam pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. tidak jelas 19. cukup jelas c. tidak diwajibkan 20. Berapakah jumlah buku wajib yang harus dimiliki untuk setiap siswa? a. sangat mendukung b. memahami materi kemudian mengerjakan tugasnya b. Bagaimana cara anda dalam mengerjakan tugas pengetahuan sosial-ekonomi? a. kadang-kadang tepat waktu d. tidak pernah tepat waktu 16. dua buku c. Apakah guru pengetahuan sosial-ekonomi anda cukup jelas menerangkan? a. tidak pernah . dikerjakanteman 17. menyontek d. tidak mendukung 18. lebih dari dua buku b.

tepat c. mendukung kegiatan belajar c. Bagaimana suasana kelas anda pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung? a. tidak mendukung kegiatan belajar 22. tidak tenang dan tidak kondusif digunakan untuk belajar 24. selalu . sangat tepat b. b. sering b. tenang dan kondusif digunakan untuk belajar c. membaca buku c. berdiskusi d. Apakah tempat belajar anda di rumah mendukung kegiatan belajar anda? a.81 21. tidak tepat 23. sangat mendukung kegiatan belajar b. Apa yang anda lakukan untuk menambah pemahaman anda tentang pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. Apakah guru pengetahuian sosial-ekonomi anda selalu hadir mengajar? a. membaca buku dan berdiskusi b. tidak nyaman. agak mendukung kegiatan belajar d. c. tidak melakukan apapun 26. kurang nyaman. Menurut anda bagaimana metode guru pengetahuan sosial-ekonomi anda mengajar? a. selalu hadir sering hadir kadang-kadang tidak pernah hadir 25. kurang tepat d. nyaman. sangat nyaman dan kondusif digunakan untuk belajar b. kurang tenang dan kurang kondusif digunakan untuk belajar d. Apakah anda sering mengikuti kegiatan estra kurikuler di sekolah? a. d.

selalu bertanya b. Apakah guru anda selalu memberi tugas pengetahuan sosial-ekonomi? a.82 c. cukup lengkap c. tidak memiliki LKS 29. Apakah anda aktif bertanya dalam setiap pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. tidak pernah 30. sering c. kurang lengkap d. kadang-kadang d. sering c. tidak pernah 28. kadang-kadang d. memiliki LKS pengetahuan sosial yang diwajibkan oleh guru d. agak mendukung digunakan untuk belajar d. sangat mendukung digunakan untuk belajar b. Bagaimana menurut pendapat anda tentang sarana dan prasarana ruang kelas anda dalam proses belajar mengajar pengetahuan sosial-ekonomi? a. kadang-kadang d. selalu b. tidak lengkap 32. tidak mendukung digunakan untuk belajar 31. Apakah anda memiliki LKS untuk menunjang belajar pengetahuan sosialekonomi anda? a. tidak pernah 27. Apakah suasana rumah anda mendukung digunakan untuk belajar? a. memiliki semua LKS pengetahuan sosial b. lengkap b. Apakah jam pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi anda sudah tepat? a. sangat tepat . memiliki LKS pengetahuan sosial yang dianjurkan oleh guru c. mendukung digunakan untuk belajar c.

Bagaimanakah kelengkapan buku-buku literatur pengetahuan sosial-ekonomi di perpustakaan sekolah? a.83 b. Bagaimana fasilitas belajar yang diberikan orang tua anda? a. kadang-kadang dapat mengerjakan soal dengan teliti d. tidak pernah bisa mengerjakan soal dengan teliti 36. kadang-kadang c. Dalam mengerjakan tugas pengetahuan sosial-ekonomi yang diberikan guru apakah anda tepat waktu dalam mengumpulkan? a. kurang lengkap d. tepat waktu b. tidak lengkap . Jika anda mendapatkan soal dari guru. Bagaimana menurut pendapat anda tentang waktu yang disediakan untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi dalam setiap kali pertemuan? a. tidak lengkap 34. sangat kurang 35. tidak pernah 37. jarang d. sangat cukup b. tidak tepat 33. selalu dapat mengerjakan soal dengan teliti b. kurang lengkap d. kurang d. apakah anda dapat mengerjakan dengan teliti? a. tepat c. cukup lengkap c. dapat mengerjakan soal dengan teliti c. kurang tepat d. cukup c. sangat lengkap b. lengkap c. sangat lengkap b.

lengkap c.84 38. kurang lengkap d. Bagaimana fasilitas belajar yang diberikan orang tua anda? a. sangat baik b. sangat lengkap b. Bagaimana keadaan masyarakat lingkungan sekitar anda? a. baik c. kurang baik d. tidak baik . tidak lengkap 39.

Absen Kelas No. 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D (diisi oleh penulis) .85 LEMBAR JAWABAN Kode Responden Nama Responden No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B : : : : C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D No.

000 1.760 .000 1.000 1.000 1.000 1.502 435 .820 .754 .000 1.592 3043.000 1.745 .000 1.798 .839 .763 .000 1.000 1.821 .698 .710 .896 .000 1.417 .000 1.000 1.000 1.000 1.681 .000 1.000 1.652 .000 1.891 .000 1.000 1.000 1. .744 Extraction Method: Principal Component Analysis.711 .000 1.106 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. .591 .687 . Chi-Square df Sig.660 .708 .000 Extraction .000 1.000 1. Bartlett's Test of Sphericity Approx.742 .924 .859 .785 .000 Communalities X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X22 X23 X24 X25 X26 X27 X28 X29 X30 Initial 1.000 1.000 1.823 .719 .000 1.792 .765 .000 1.756 .000 1.

641 .750 51.707 1.702 2.370 99.031 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Total 8.758 1.449 46.182 2.658 2.558 1.345 7.730 2.072 71.913 .455 28.548 2.121 .156 57.910 .030 .233 38.461 .913 5.953 1.770 9.242 .008 2.405 86.008 6.404 98.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 8.331 .329 78.360 1.751 2.535 8.523 92.656 .817 45.360 3.268 88.466 .169 .563 97.389 .702 9.847 6.680 .168 .802 9.231 99.074 1.532 67.068 2.372 7.072 71.026 Extraction Method: Principal Component Analysis.825 .156 57.558 3.758 6.069 .008 37.722 .031 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.486 1.229 1.362 .473 75.876 9.025 1.512 5.107 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28. .099 99.473 75.532 67.222 4.042 .190 99.008 37.567 .057 .042 3.750 51.805 96.865 .890 90.457 .032 81.360 4.919 6.047 .043 10.190 2.158 99.907 54.398 75.209 .836 .182 9.225 7.731 1.902 .847 1.587 19.392 2.817 45.633 1.814 .345 2.182 28.559 98.142 10.296 93.031 3.697 97.751 84.206 94.040 62.953 4.999 .416 62.142 2.143 2.190 7.486 4.105 95.339 .222 1.817 1.111 .559 68.968 6.339 29.512 1.455 2.182 28.525 1.913 1.235 .040 62.025 6.301 2.087 100.

031 .377 -.222 .105 .084 .025 .436 .254 .330 .160 .054 .129 .032 -.122 .126 .046 .274 .055 -.144 .071 .198 .141 Component 5 .299 .208 .101 .384 .509 -.552 .140 .195 -.610 .390 .460 .101 .082 .146 .266 .303 -.624 .037 .044 .123 .172 .163 .549 .116 .223 .212 -.099 .144 .161 .168 .170 .129 .014 .096 .070 .171 .037 .057 .163 -.149 .028 .073 .062 .192 .108 a Rotated Component Matrix X2 X29 X4 X14 X30 X13 X17 X18 X25 X16 X24 X26 X22 X11 X8 X7 X12 X19 X6 X5 X3 X23 X28 X9 X21 X1 X27 X15 X20 X10 1 .247 .618 .355 -.048 .750 .034 .156 .070 .773 .711 -.184 .492 .396 .269 .232 .199 .328 .687 -.505 .005 .083 .078 .210 4 .211 .836 .071 .209 -.025 .078 .045 .162 -.151 -.136 .129 -.214 .176 .383 .194 .181 2 .240 -.430 -.102 .303 -.191 -.285 -.017 .167 . a.419 .574 Extraction Method: Principal Component Analysis.342 .241 .058 .293 .257 -.236 -.070 .394 .290 .161 .093 -.173 .151 -.166 .073 .087 -.017 -.107 .160 .121 .286 .089 .046 .038 .304 .033 -.291 -.256 .039 .074 .226 -.138 .186 .048 -.882 .191 -.031 .052 .158 .187 -.004 .145 .392 .137 .008 7 .588 .086 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.196 -.578 .065 .149 .125 .075 .795 .067 -.041 .301 -.095 .560 .136 -.246 8 .190 .401 .333 .197 -.005 .658 .053 -.016 .287 -.321 .145 .312 .019 .237 -.071 -.377 .021 .011 -.620 .050 .027 -.175 -.096 -.085 .099 .620 .044 .007 .125 . .244 .245 6 .012 .799 .132 -.784 .192 -.455 .025 .255 .027 -.374 .235 -.732 .514 .261 .063 .012 -.013 .265 .560 -.177 .539 .381 .018 .534 .086 .208 .381 .232 -.023 .241 -.014 -.137 .810 .007 .106 -.247 -.238 .136 .020 .236 .139 -.032 . Rotation converged in 14 iterations.196 .077 .024 .160 .307 .070 .422 .025 -.084 -.118 9 .004 .174 3 -.811 .269 .094 .054 .033 .167 .130 .145 .263 .

000 1.000 1.000 1.000 1. Bartlett's Test of Sphericity Approx.901 325 .817 .000 1.000 1.000 1.000 Extraction .000 1.771 .000 1.757 Extraction Method: Principal Component Analysis.874 . .000 1.000 1.000 Communalities X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X25 X26 X27 X29 X30 Initial 1.774 .000 1.000 1.763 .000 1.787 .830 .781 .000 1.000 1.604 2439.692 .789 .790 .781 .000 1.000 1.771 .761 .681 .109 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.758 . Chi-Square df Sig. .700 .000 1.706 .000 1.665 .000 1.655 .646 .806 .000 1.000 1.648 .000 1.750 .000 1.708 .

150 4.667 2.349 1.491 .205 91.150 .748 .156 .768 10.313 5.758 7.132 100.383 .315 81.879 84.594 .463 87.862 .758 78.667 10.731 46.194 6.768 28.216 99.421 74.849 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.281 4.428 4.373 .640 .258 .334 99.999 7.922 2.849 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Total 7.982 13.421 74.563 74.608 3.503 1.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 7.908 7.693 .507 98.768 2. .259 39.808 1.161 99.731 46.977 .474 93.550 2.635 13.027 7.591 1.602 98.716 10.286 89.029 95.027 2.042 .868 .464 99.259 39.234 .010 7.446 5.268 .664 1.758 1.121 .349 5.693 .933 1.189 65.119 60.436 54.264 2.110 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.778 1.480 28.707 .340 62.203 12.925 70.087 .480 2.982 3.849 3.684 6.033 37.768 28.584 .801 2.435 94.119 60.436 54.010 1.186 .573 .428 1.685 .034 Extraction Method: Principal Component Analysis.313 1.156 .991 96.925 70.189 65.868 11.900 97.286 1.319 26.690 55.503 4.755 1.056 .933 7.591 6.478 69.194 1.281 1.333 2.229 1.301 2.445 47.468 1.132 .

750 .122 .073 .221 .459 .001 -.167 .056 .273 .553 .017 .353 .754 .060 -.284 .268 .138 -.117 .233 -.156 .082 .019 .496 .815 .471 .145 -.243 3 -.209 .352 -.089 .127 .716 .073 -.192 .047 .218 .183 -.031 .562 .165 .095 -.101 .331 -.240 .717 .014 .737 .656 .228 .154 .258 -.069 .188 .147 .185 .292 .258 .158 -.132 .723 .629 .198 -.041 .061 -.082 -.013 .515 -.282 .011 .049 .214 .417 -.046 .026 .066 -.145 -.127 .120 .063 .182 .221 .192 .844 .238 .052 8 .627 .096 .358 .702 .097 .088 6 .229 .273 .101 -.371 .093 .357 .179 .073 Component 4 5 .337 .076 .314 .190 .036 -.170 .291 -.807 .222 .140 .012 .492 .459 .125 .026 .002 .070 -.149 .028 .122 -.063 .384 .155 .062 .330 -.126 -.055 .017 .239 .048 .256 .111 a Rotated Component Matrix X23 X17 X18 X24 X26 X29 X2 X14 X4 X11 X7 X8 X12 X19 X27 X10 X5 X25 X3 X21 X9 X16 X13 X6 X30 X20 1 .090 -.038 .738 .269 .039 .120 -.048 .311 .326 .588 .198 -.029 .812 Extraction Method: Principal Component Analysis.211 .358 -.016 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.059 .789 .012 .150 .200 .026 .440 -.152 -.115 .362 . .115 .440 .095 .444 .086 -.046 -.370 .094 .035 .401 .022 .153 -.258 .412 . Rotation converged in 17 iterations.051 .264 -.079 .149 .153 .203 2 . a.212 -.061 .030 .189 .113 .369 .122 .219 .181 .321 -.126 .134 .263 .297 .357 .041 .429 .024 .103 .386 .785 .238 .217 -.013 .065 .230 .708 .178 .125 -.017 .087 7 -.183 .

.000 1.825 .000 1.000 1.756 .730 . .636 231 .000 1.000 1.000 1.752 . Bartlett's Test of Sphericity Approx.804 .000 1.000 1.000 Communalities X2 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X26 X27 X29 X30 Initial 1.000 1.860 .000 1.640 .000 1.816 .000 1.693 .586 1766.112 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.815 .715 .000 1.000 1.808 Extraction Method: Principal Component Analysis.000 1.727 .873 .865 .000 Extraction .000 1.759 .000 1.000 1.695 .865 . Chi-Square df Sig.817 .000 1.000 1.847 .000 1.819 .777 .

832 38.345 28.878 1.064 64.840 39.320 .805 8.271 .151 1.774 8.333 99.840 39.731 7.385 1.403 99.345 28.050 .089 .265 68.547 1.799 12.009 1.790 98.378 2.958 88.347 5.805 1.132 63.681 99.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 6. .289 1.824 48.861 1.603 11.375 90.578 .522 .373 .127 9.381 .113 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.778 .132 63.013 .448 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.057 2.215 7.448 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Total 6.226 78.569 7.265 68.206 56.603 78.536 81.845 4.697 93.569 1.151 5.009 8.669 47.941 1.233 73.032 97.236 28.983 3.210 2.370 6.185 1.174 .733 92.655 2.603 78.347 1.869 72.206 56.850 8.685 .410 56.431 1.453 95.236 2.612 1.233 73.369 .448 3.314 1.786 .452 .845 1.941 8.158 5.723 26.215 1.353 1.227 .222 1.651 .099 2.013 4.345 10.824 48.073 .233 96.345 2.655 13.004 13.185 8.158 1.385 10.612 5.150 .214 100.164 1.115 85.047 Extraction Method: Principal Component Analysis.

159 .017 -.306 .109 .070 .071 .126 .283 .857 .665 .345 .255 .520 .063 -.002 .227 .199 .158 .183 .119 -.277 -.616 -.636 .030 .415 .178 -.221 .090 -.245 -.018 .730 .766 .287 -.250 .090 .186 .188 .451 -.081 .167 .033 -.252 .075 .102 .169 .130 7 .220 .295 -.094 .171 .671 -.183 .067 .031 -.163 .220 .052 -.060 .139 .166 .757 .039 .078 .036 .347 .375 .380 -.722 .052 -.668 .128 -.212 .102 .020 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.202 .076 -.371 . Rotation converged in 12 iterations.738 .159 .194 .115 .795 .251 -.060 .194 -.157 .051 . a.236 2 -.106 .281 .379 .080 .366 -.160 -.124 -.055 -.221 .288 .011 .154 -.150 .181 .059 Component 4 5 .038 .157 -.050 .110 6 -.008 .327 .091 .847 Extraction Method: Principal Component Analysis.856 .063 .036 .135 .204 .024 .692 .191 -.032 8 .032 -.058 .334 .208 -. .083 -.104 .201 .836 .114 a Rotated Component Matrix X17 X18 X23 X13 X29 X2 X14 X30 X11 X7 X8 X12 X19 X6 X5 X24 X26 X27 X10 X9 X21 X20 1 .214 .173 .473 .057 .144 .273 .168 .375 -.498 .054 .176 .041 .294 .784 .236 3 .148 .113 .291 .139 .044 .216 .168 -.108 .223 .122 .064 .116 -.217 .131 -.042 .279 .196 -.173 -.193 -.743 .073 .061 .023 .642 .028 .021 .830 .393 .104 .249 -.039 .222 .216 .

000 Communalities X2 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X26 X27 X29 Initial 1.714 .871 .000 1.801 .000 1. .115 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.000 1.000 1.000 1.735 .621 .645 .743 .000 Extraction .000 1.000 1.790 .000 1.817 .000 1.879 .708 .628 . .000 1.000 1.679 .000 1.000 1.841 .000 1.833 Extraction Method: Principal Component Analysis.334 210 .775 . Chi-Square df Sig.000 1.687 .000 1.000 1.000 1.835 .717 .579 1635.000 1.784 .000 1. Bartlett's Test of Sphericity Approx.745 .

681 2.256 75.261 7.406 1.438 64.157 5.105 .207 1.776 94.664 28.261 1.111 86.248 90.919 9.700 1.192 79.143 14.885 1.463 4.928 3.929 1.125 75.721 59.256 75.972 39.236 100.077 .896 .357 1.444 2.236 57.081 98. .357 11.165 97.156 10.207 5.700 5.339 1.653 .140 49.795 92.463 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Total 6.157 1.730 8.684 2.496 7.664 2.437 95.919 1.019 28.041 9.227 .104 5.730 1.222 39.562 7.472 .664 28.793 13.555 .373 .366 99.714 98.514 11.116 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.764 .026 1.876 8.508 70.933 68.150 .885 9.880 .302 .140 49.182 .970 14.502 99.245 .026 8.664 11.039 2.268 49.104 .102 1.463 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 2.687 .143 2.301 27.438 64.416 2.724 1.049 Extraction Method: Principal Component Analysis.377 .508 70.399 .222 39.019 2.562 1.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 6.272 82.937 1.236 57.656 3.500 1.643 88.

193 3 .787 .110 . Rotation converged in 12 iterations.087 .827 .310 .053 .033 .024 .083 .024 -.039 .112 .057 .201 .059 -.297 .416 .061 .002 .354 -.125 .156 .056 .189 -.500 Extraction Method: Principal Component Analysis.213 .060 .785 .112 .366 .147 .097 .016 .279 7 .260 -.228 .043 .157 -.264 -.161 .080 .004 .252 .294 .159 .077 .050 -.175 -.746 .248 .133 -.334 -.219 .872 .199 .807 .074 -.270 .150 .204 -.079 -.011 -. a.513 -.038 .048 .043 .317 .234 2 -.697 .314 .610 -.127 .823 .289 .063 -.181 .107 .853 .024 .003 .331 .720 .515 .143 .276 -.190 .117 a Rotated Component Matrix 1 X17 X23 X18 X13 X29 X14 X2 X7 X11 X8 X19 X5 X6 X9 X27 X21 X26 X24 X12 X20 X10 .318 .681 -.044 .087 .596 .119 .026 .122 Component 4 .273 5 .086 .211 .140 .198 .206 .564 .714 -.051 .524 .092 .015 .260 .196 .031 .106 .004 .738 .104 -.074 .200 -.107 .392 .266 -. Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.349 -.139 .130 .733 .089 -.109 .332 -.247 .050 .008 .050 .208 .464 .314 -.799 .369 6 .188 .323 .236 . .105 .230 -.197 -.310 .155 .085 .083 .341 -.170 -.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Σ X 4 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 2 3 3 4 4 96 Y 116 89 109 104 115 99 114 125 107 109 138 128 104 109 105 113 108 118 104 126 120 109 128 108 110 108 122 98 121 137 3401 X2 16 4 9 9 9 9 9 16 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 16 16 16 16 4 9 9 16 16 316 Y2 13456 7921 11881 10816 13225 9801 12996 15625 11449 11881 19044 16384 10816 11881 11025 12769 11664 13924 10816 15876 14400 11881 16384 11664 12100 11664 14884 9604 14641 18769 389241 XY 464 178 327 312 345 297 342 500 321 327 414 384 312 327 315 339 324 354 312 378 360 436 512 432 440 216 366 294 484 548 277 Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 30 rxy = 30 rxy = 0.PERHITUNGAN VALIDITAS ANGKET Rumus : rxy = {ΝΣΧ ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ ) 2 − (ΣΧ) 2 }{ΝΣΥ 2 − (ΣΥ ) 2 } Kriteria Butir angket Valid jika rxy > rtabel Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 1. 1 tersebut Valid. No. maka angket No.427 diperoleh rtabel = 0.361 x 316 96 2 x 277 96 30 x x 3401 389241 3401 2 Pada α = 5% dengan N= 30 karena rxy > r tabel. .

361.88 77 2 30 = 1.699 1 1 - r11 = Pada α = 5% dengan N = 30 diperoleh r tabel = 0.88 122.699 2. Varians Butir 316 = 270 = 30 30 84 2 30 = 1.29 σb2 . 2 σb39 Σσb 2 = = 205 30 21.843 21. maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1. . Varians Total σ t2 = ΣΥ 2 − (ΣΥ )2 Ν 3401 2 30 30 Ν 389241 = = σt2 122.16 2 3. Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel .PERHITUNGAN RELIABILITAS ANGKET Rumus : 2 Σσ b ⎛ k ⎞⎛ r11 = ⎜ ⎟ ⎜1 − σ t2 ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝ ⎞ ⎟ ⎟ ⎠ Kriteria Apabila r11 > r tabel.16 σb1 2 96 2 30 = 0. . Koefisien reliabilitas r11 = 39 39 0.

TABEL DISTRIBUSI DATA HASIL PENELITIAN NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 KODE R-001 R-002 R-003 R-004 R-005 R-006 R-007 R-008 R-009 R-010 R-011 R-012 R-013 R-014 R-015 R-016 R-017 R-018 R-019 R-020 R-021 R-022 R-023 R-024 R-025 R-026 R-027 R-028 R-029 R-030 R-031 R-032 R-033 R-034 R-035 R-036 R-037 R-038 R-039 R-040 R-041 R-042 R-043 R-044 R-045 R-046 R-047 R-048 R-049 R-050 R-051 R-052 R-053 R-054 R-055 R-056 R-057 R-058 R-059 R-060 R-061 R-062 R-063 R-064 R-065 R-066 R-067 R-068 1 4 4 3 3 2 4 2 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 2 4 4 2 3 2 3 2 3 2 3 4 3 2 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 2 4 3 1 1 1 3 4 4 4 3 3 4 4 2 2 2 4 4 3 2 4 4 3 2 2 2 1 4 4 1 2 2 2 3 3 4 2 3 4 3 2 2 2 4 4 3 3 4 4 2 3 1 1 3 3 3 2 4 2 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 2 3 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 2 3 3 2 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 2 4 3 3 4 2 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 2 4 4 3 4 4 3 3 4 1 3 2 4 3 3 4 2 4 3 3 2 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 2 4 2 3 3 2 2 2 2 2 3 4 2 3 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 2 3 3 3 3 4 3 3 4 2 3 3 4 2 4 3 2 5 4 3 3 4 2 4 2 4 3 3 3 2 3 2 2 2 3 3 4 4 2 3 3 3 1 3 2 2 2 3 4 2 2 3 3 1 3 3 3 2 4 4 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 3 4 4 2 2 2 3 2 3 3 3 6 4 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 3 3 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 ANGKET 7 4 3 2 3 2 3 3 1 1 2 4 2 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 2 2 3 2 3 2 1 4 4 1 2 3 2 3 2 2 2 2 3 4 3 3 2 2 2 3 2 4 2 1 1 3 3 4 3 2 3 4 2 2 2 3 2 4 2 1 8 4 3 2 2 3 3 3 2 3 2 4 4 2 2 3 3 2 2 4 4 2 2 2 3 2 2 2 3 2 4 4 2 3 2 2 2 3 2 2 2 4 4 2 2 3 3 2 2 4 4 2 3 2 2 3 3 2 2 3 4 3 3 2 2 4 4 2 3 9 4 3 2 3 3 2 2 3 2 4 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3 3 2 2 4 4 2 2 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 4 2 3 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 10 3 3 2 2 2 1 3 4 3 3 4 4 4 2 3 1 3 2 2 4 2 3 3 2 2 3 4 3 2 3 3 2 3 4 3 2 2 3 3 2 4 4 2 3 1 3 2 4 4 4 3 3 4 3 1 4 2 2 3 3 1 3 2 4 4 4 3 3 11 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 2 3 4 4 2 2 3 4 3 4 3 3 2 4 4 2 3 3 4 3 2 3 2 2 4 4 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 2 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 12 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 2 3 4 2 3 3 2 1 3 1 3 1 3 3 1 3 1 3 1 2 3 3 2 4 3 2 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 13 4 3 4 4 3 4 2 4 3 3 3 2 4 3 3 2 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 2 2 2 2 2 3 2 2 4 4 3 4 2 4 4 4 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 4 2 2 3 2 1 2 4 3 2 2 2 2 3 3 2 .

77% 33.38% 31.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 KODE R-069 R-070 R-071 R-072 R-073 R-074 R-075 R-076 R-077 R-078 R-079 R-080 R-081 R-082 R-083 R-084 R-085 R-086 R-087 R-088 R-089 R-090 R-091 R-092 R-093 R-094 R-095 R-096 R-097 R-098 R-099 R-100 R-101 R-102 R-103 R-104 R-105 R-106 R-107 R-108 R-109 R-110 R-111 R-112 R-113 R-114 R-115 R-116 R-117 R-118 R-119 R-120 R-121 R-122 R-123 R-124 R-125 R-126 R-127 R-128 R-129 R-130 A B C D A B C 1 4 3 4 2 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 29 84 17 0 130 22.54% 3 3 3 1 4 4 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 2 3 3 2 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 4 2 4 4 4 4 3 2 3 4 4 3 4 3 4 3 69 49 11 1 130 53.85% 13 4 2 3 4 4 2 3 4 3 3 4 4 3 2 3 2 4 4 2 3 3 2 2 3 2 2 4 3 4 3 2 3 4 2 3 3 4 2 3 2 3 2 2 4 3 3 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 4 2 4 3 2 3 33 53 43 1 130 25.54% 74.85% 21.85% 46.46% 10 4 3 1 2 4 2 3 3 3 2 2 4 2 3 3 2 2 3 4 3 2 3 2 2 3 4 3 2 2 3 3 2 4 2 2 3 3 3 2 2 2 1 3 4 3 3 4 4 4 2 3 1 3 2 3 4 3 2 2 3 3 2 28 52 42 8 130 21.85% 44.77% 25.46% 41.92% 52.31% 11 2 3 4 3 3 3 3 4 2 3 4 4 2 2 3 2 3 4 3 3 2 2 2 2 3 3 4 3 4 3 2 2 4 4 3 2 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 2 2 35 68 27 0 130 26.08% 9 3 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3 3 2 2 3 1 2 2 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 3 4 3 2 3 3 2 2 3 2 4 2 2 3 3 3 4 4 2 2 3 3 3 2 4 2 2 18 61 50 1 130 13.46% 4 3 2 3 1 4 3 3 4 4 4 3 3 3 2 4 3 4 2 2 3 2 3 2 2 4 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 4 3 3 4 1 3 3 3 4 3 4 2 4 3 3 2 3 2 4 2 2 2 4 4 2 3 37 54 36 3 130 28.62% 18.08% .08% 2 3 1 1 1 3 4 2 4 2 2 2 4 3 2 4 2 3 2 2 2 1 2 3 1 2 2 2 3 4 4 2 3 4 2 2 2 4 2 4 3 1 1 1 3 4 4 4 3 3 4 4 2 4 1 2 2 2 3 4 3 2 3 40 33 41 16 130 30.31% 20.08% 37.62% 13.23% 55.69% 6 2 2 2 2 3 3 2 4 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 4 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 2 5 28 97 0 130 3.38% 40.54% 27.92% 38.46% 53.77% 33.54% 40.38% 23.77% 12 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 4 2 3 3 2 1 3 1 3 1 3 2 1 3 1 3 1 2 3 3 2 4 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 1 3 1 3 1 2 3 3 2 12 72 31 15 130 9.00% 32.77% 27.31% 64.69% 5 4 3 4 2 4 4 4 4 3 3 4 4 2 3 3 3 4 3 4 2 2 2 3 2 2 4 3 1 3 3 3 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 4 4 4 3 3 3 2 3 2 2 2 4 2 2 4 3 1 3 3 3 2 37 53 36 4 130 28.62% ANGKET 7 8 1 2 3 3 3 3 2 3 4 4 2 2 3 3 4 4 3 2 3 2 3 4 3 4 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 1 2 3 2 2 2 1 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 4 3 4 3 2 3 2 4 4 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 1 2 1 3 2 2 4 4 2 4 3 2 2 2 2 3 2 3 4 4 1 2 2 3 1 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 14 24 44 37 58 69 14 0 130 130 10.46% 40.69% 8.46% 28.

77% 10 6.15% 11 0.00% 12 11.77% 4 2.77% .00% ANGKET 7 10.54% 13 0.31% 5 3.77% 8 0.00% 2 12.31% 3 0.08% 6 0.00% 9 0.NO KODE D 1 0.

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 14 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 4 4 2 1 3 4 1 3 1 3 2 2 2 2 3 1 3 1 2 3 1 2 4 4 2 2 3 3 3 3 3 4 3 2 3 2 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 15 4 4 2 2 4 4 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 4 4 3 4 4 4 3 2 2 2 3 3 2 2 2 3 4 3 4 3 4 4 3 2 3 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 4 4 2 2 4 4 2 2 2 3 2 4 3 3 16 4 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 17 4 3 3 4 4 4 2 4 2 3 3 3 4 3 3 2 3 3 4 4 3 3 3 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 3 3 2 3 3 4 3 3 3 2 4 2 4 4 4 3 3 4 2 3 3 4 3 3 3 2 18 4 3 3 4 4 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 3 1 1 3 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 2 19 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 ANGKET 20 21 4 4 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 4 3 4 2 4 3 3 2 3 3 2 3 4 2 4 2 2 3 2 3 1 3 4 3 4 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 1 2 2 3 2 3 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 4 3 4 3 1 3 2 3 2 3 4 2 4 2 2 3 3 3 3 2 4 3 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 2 3 1 2 3 2 4 4 2 3 4 2 4 2 2 3 3 3 3 2 4 3 4 2 22 3 3 2 4 4 4 4 4 3 2 4 3 2 3 3 3 3 2 4 4 3 3 4 2 2 3 3 3 1 2 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 4 4 2 3 3 3 3 2 3 4 2 3 4 2 4 4 4 2 3 3 3 3 3 2 3 4 2 3 23 4 2 3 4 4 3 2 4 2 4 3 2 4 4 4 3 3 2 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 2 3 3 4 4 4 2 3 4 2 4 2 3 4 4 3 2 4 3 4 4 4 2 3 4 2 24 2 4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 2 4 3 3 4 3 2 4 2 3 3 3 3 2 3 4 2 25 4 3 3 3 2 2 2 4 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 4 3 26 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 2 27 4 4 4 4 2 2 2 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 3 4 3 4 3 4 4 3 4 2 2 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 .

46% 26.46% 28.08% 65.38% 25 4 2 2 2 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 2 2 2 4 3 4 3 2 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 26 84 20 0 130 20.62% 23 4 2 3 4 4 3 2 4 3 2 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 2 3 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 2 3 4 2 3 4 4 3 2 4 2 4 3 2 4 4 4 3 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 45 36 45 4 130 34.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 14 3 2 2 2 3 2 3 3 2 2 4 4 2 1 3 3 1 3 1 3 2 2 2 2 3 1 3 1 4 3 1 2 4 4 2 2 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 3 1 3 1 4 3 1 2 16 59 40 15 130 12.85% 24.00% ANGKET 20 21 4 3 2 2 2 2 2 2 4 3 1 2 3 2 4 4 2 3 1 3 4 3 4 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 1 2 3 3 2 2 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 4 3 4 3 1 3 2 3 4 4 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 4 3 4 2 4 3 3 2 3 3 2 3 4 2 4 2 2 3 2 3 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 3 3 3 3 56 4 16 85 45 41 13 0 130 130 43.08% 76.08% 17 4 2 4 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 4 2 4 2 3 3 3 4 3 3 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 42 51 37 0 130 32.69% 43.62% 24 4 3 3 2 3 2 4 2 3 3 4 4 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 2 4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 2 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 21 50 59 0 130 16.69% 34.15% 35.62% 27.46% 18 4 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 3 3 1 3 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 1 3 2 2 4 2 3 4 4 4 40 59 27 4 130 30.00% 64.46% 68.77% 15 4 3 4 4 4 2 4 4 3 2 2 4 4 3 4 3 4 3 2 2 2 3 2 2 2 2 3 4 4 4 3 4 4 2 2 3 4 4 2 2 4 4 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 2 3 4 4 4 3 4 50 34 46 0 130 38.92% 0.62% 3.54% 22 4 2 4 4 4 2 3 3 3 2 4 4 3 3 4 2 2 3 3 3 1 4 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 4 4 2 3 3 3 2 4 4 4 4 4 3 2 4 3 2 3 3 3 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 36 57 32 5 130 27.38% 16 4 3 3 3 4 2 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 37 89 4 0 130 28.38% 26 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 17 98 15 0 130 13.62% 15.38% 20.38% 11.46% 45.31% 34.38% 31.31% 39.77% 19 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 30 100 0 0 130 23.15% 38.31% 45.23% 28.08% 75.54% 27 4 2 2 2 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 3 1 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 2 2 4 3 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 3 4 3 3 4 4 2 76 37 16 1 130 58.31% .08% 12.77% 45.38% 30.46% 12.46% 3.

00% 18 3.00% 27 0.77% .08% 19 0.85% 23 3.08% 24 0.NO 14 11.00% 26 0.00% 17 0.54% 15 0.00% 25 0.00% 0.00% ANGKET 20 21 10.00% 22 3.00% 16 0.

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 28 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 4 2 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 ANGKET 29 3 3 3 3 2 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 30 3 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 4 3 3 2 3 2 2 3 3 3 2 3 2 2 3 4 2 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 112 91 80 98 79 83 74 102 81 96 101 81 96 87 91 79 85 79 107 111 83 85 98 84 79 92 77 81 64 84 84 66 78 79 92 78 75 99 83 84 110 109 77 85 77 91 87 93 82 101 96 76 101 72 81 106 98 76 91 112 78 90 86 93 80 101 97 79 .

08% 100 73 80 80 110 79 92 112 85 80 103 110 83 83 98 76 83 91 80 80 65 80 64 65 81 80 91 77 86 98 83 83 110 101 80 85 112 91 80 96 79 81 79 101 85 96 101 80 94 86 91 80 86 65 81 77 91 76 86 95 83 82 .85% 66.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 28 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 2 3 4 4 3 3 3 2 3 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 2 4 3 2 4 4 3 56 67 7 0 130 43.62% 43.15% 30.38% ANGKET 29 30 3 3 2 2 2 2 2 2 3 4 3 2 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 2 2 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 3 2 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 5 3 86 71 39 56 0 0 130 130 3.54% 5.08% 51.31% 54.00% 2.

NO 28 0.00% 30 0.00% .00% ANGKET 29 0.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful