FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL-EKONOMI PADA SISWA KELAS VIII

SMP NEGERI 2 PADAMARA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2005/2006

SKRIPSI
Diajukan dalam rangka penyelesaian Studi Strata I untuk mencapai gelar Sarjana Pendidikan di Universitas Negeri Semarang

Oleh: Endang Fitri Astuti 3364981591 Pendidikan Akuntansi

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh pembimbing untuk diajukan ke sidang panitia ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Dosen Pembimbing I

Dosen Pembimbing II

Drs. Kusmuriyanto, M.Si NIP. 131404309

Drs. Subowo, M.Si NIP. 131404311

Mengetahui Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan sidang panitia ujian skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Selasa : 14 April 2007

Penguji Skripsi

M. Khafid, S.Pd., M.Si NIP. 132243641

Anggota I

Anggota II

Drs. Kusmuriyanto, M.Si NIP. 131404309

Drs. Subowo, M.Si NIP. 131404311

Mengetahui: Dekan,

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri. 3364981591 iv . bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. Semarang. baik sebagian maupun seluruhnya. 5 April 2007 Endang Fitri Astuti NIM. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah.

3. lelehan keringat dan doa yang dikeluarkan jua kesabaran untukku. Dua mutiara cintaku. Terima kasih atas tiap tetesan air mata. yang selalu menaburkan kasih di tiap titian langkahku di dunia fana ini. adik dan keponakanku yang selalu memotivasi saya untuk dapat menyelesaikan skripsi ini. PERSEMBAHAN: Karya ini saya persembahkan untuk: 1. Ali Ma’ruf dan Munarsah yang selalu memberi bantuan dan dukungannya. Orang yang sabar pasti meraih keberhasilan meskipun memerlukan waktu yang panjang (penulis). v . 2. Kakak.s Al Insyiroh: 6-7).MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto: Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu selesai (dari sesuatu urusan) kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (Q. Bapak dan Mama.

Skripsi ini disusun untuk memenuhi syarat guna mencapai gelar Sarjana Pendidikan pada program studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. taufiq dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyusun skripsi dengan judul: Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial–ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. M. 2. Rektor Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menuntut ilmu di UNNES. Sukirman. vi .. Drs. M. 3.Si. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menuntut ilmu di UNNES. Drs. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada : 1..Si.PRAKATA Segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat. Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan pengarahan dan penulisan skripsi ini. Agus Wahyudin.

Giri Purwoko. Semarang. Iqoh. M. Umi. Bowo. M. Drs.Md. Dosen Pembimbing yang telah memberikan bimbingan kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini dengan penuh keikhlasan dan kesabaran hingga selesainya skripsi ini.Si. S. Kusmuriyanto. Ayu. April 2007 Penulis vii . S.. A. Guru mata pelajaran Pengetahuan Sosial SMP Negeri 2 Padamara yang telah membantu penulis dalam pengumpulan data penelitian di lapangan. 6. Pd. Subowo...4. M. 7. Penulis menyadari sepenuhnya kemampuan yang ada dalam diri penulis yang terbatas.Si dan Drs. Kepala SMP Negeri 2 Padamara yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk mengadakan penelitian di SMP Negeri 2 Padamara. untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan. Sarkono.Pd. Mufti dan semua pihak telah memberikan bantuan. Slamet.Si. Temam-temanku Pur. Siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara yang telah membantu penulis dalam pengumpulan data. dukungan moral maupun spiritual yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Khafid. 5. Dosen Penguji yang telah memberikan saran dan masukan untuk perbaikan skripsi ini. 9. Amien. 8.Pd. M. Akhirnya semoga penyusunan skripsi ini akan dapat memberikan manfaat sebagaimana yang diharapkan.

(2) Perlunya ditingkatkannya metode pembelajaran yang tepat sehingga tingkat kebosanan siswa terhadap pelajaran tidak berlarut-larut dan cepat teratasi. baik yang datang dari dalam maupun dari luar diri siswa. (3) faktor metode belajar.47%. Progran Studi Pendidikan Akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 184 siswa. kontribusi terkecil diberikan oleh faktor keaktifan siswa yaitu sebesar 5. Data yang diperoleh dianalisis dengan tehnik analisis faktor.SARI Endang Fitri Astuti. (3) Perlunya ditingkatkan keaktifan siswa dalam bertanya kepada guru jika menemukan hal-hal yang kurang jelas dan (4) Menyontek adalah salah satu perbuatan yang kurang baik. Kata Kunci: Prestasi Belajar. Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006.027. Untuk pengambilan sampel digunakan rumus slovin dengan taraf signifikansi 5% dan didapat sampel 126. Siswa Prestasi belajar mata pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga dipengaruhi oleh berbagai faktor. viii . faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: (1) faktor suasana kelas dan guru. (2) faktor sarana belajar. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kab. (4) faktor motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga. (5) faktor minat siswa. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga?. tenang. dan kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tenang. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket.66%. Skripsi. (6) faktor lingkungan tempat tinggal dan (7) faktor keaktifan siswa. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang. Faktor yang memberi kontribusi paling besar adalah faktor suasana kelas dan faktor guru yaitu sebasar 28.26% dari keseluruhan kontribusi yang diberikan oleh seluruh faktor yang besarnya 75. 2007. Kebenaran argumen ini perlu dibuktikan melalui kegiatan penelitian agar diperoleh jawaban yang akurat. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) Perlunya meningkatkan suasana yang nyaman. tetapi untuk tercapainya tujuan penelitian sampel yang digunakan ditambah menjadi sebesar 130 responden. sebaiknya kebiasaan siswa dalam menyontek secepatnya ditanggulangi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 7 (tujuh) faktor prestasi belajar yang terbentuk. Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel hasil eksplorasi yang akan diteliti seluruhan hubungan interdependent antar variabel-variabelnya.

..................................2 Ciri-ciri Belajar ............................................................. 8 2........ i Persetujuan pembimbing.......................................... 1 1........................................................................................................ 5 1................................ 6 1................................................................................................................................. ix Daftar tabel...................4 Tujuan Penelitian ............. 8 2...................................................... 9 2................................... 5 1................................ 8 2..................3 Penegasan Istilah.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................. xi Daftar lampiran .....................................................................................................6 Sistematika Penulisan Skripsi .................................................................................................. v Prakata..................................... viii Daftar isi............. xiii Bab I Pendahuluan .......1 Belajar... 5 1.........1................................. 10 ix .................................................................. 1 1.........1...........................................................................................................................................................................................................1..........................DAFTAR ISI Halaman Halaman judul ............3 Prinsip-prinsip belajar ........................................................................................................................................................................ ii Pengesahan kelulusan................................................1 Alasan Pemilihan Judul................... iv Motto dan persembahan .................................... vi Sari .2 Rumusan Masalah ..................... iii Pernyataan .................................................................................... 6 Bab II Landasan Teori....................................................................5 Manfaat Penelitian ............................1 Pengertian Belajar ...........................

.......................................................................2...............................................................................................................1 Gambaran Umum SMP Negeri 2 Padamara............................ 44 4...........................1...........................................................................................1...........1 Populasi .......................................................................................................2 Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar................................................ 65 Bab V Penutup ...................2 Prestasi Belajar ........................... 46 4.............................................1............ 75 Lampiran ...................................... 73 5............ 11 2............................................... 44 4......... 12 2..........................1 Hasil Penelitian...................1 Simpulan...................1 Pengertian prestasi belajar........................................ 36 3.......2 Saran ....................... 31 3...5 Validitas dan Reliabilitas.................... Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 ......... 44 4............................................... 34 3................................................................................2.................................. 31 3.......................2 Sampel .......... 74 Daftar Pustaka ........................................................................ 41 Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan.............4 Kerangka Berfikir ............... 31 3........................................3 Variabel Penelitian . 29 Bab III Metode Penelitian ............................. 73 5........................................... 76 x ..........................................................2 Karakteristik Responden..........................................4 Pembahasan ..........................................................................3 Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial....................................4 Metode Pengumpulan Data .................................................................1..... 28 2.........................................................................................................3 Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada Siswa kelas VIII SMP N 2 Padamara Kab..........2.......... 37 3........ 11 2......................6 Metode Analisis Data ............................................................................................. 47 4..........

...... 61 4......... 52 4......... 58 4......................................................................................................................8 Fasilitas belajar dari orang tua.........6 Pemberian tugas pada pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi ...........................................................15 Keinginan menguasai materi ...................2 Penyebaran populasi dan sampel penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga.............................. 56 4... 54 4.......................... 54 4........................... 59 4.........................................................................4 Suasana kelas.............................................................. 34 4............................. 58 4....1 Jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga..... 57 4..10 Ketersediaan buku literature.......1 Pembagian ruang kelas pada SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga .... 59 4............................................................................17 Kesuliatn mengerjakan tugas...........12 Cara siswa mengerjakan soal...... 53 4..3 Hasil analisis faktor ....................... 55 4.....................7 Metode penyampaian materi oleh guru .................................DAFTAR TABEL Tabel Halaman 3..........11 Frekuensi belajar setiap hari ....... 60 4....................................................................................................................................13 Cara mempelajari bahan pelajaran ....................................................14 Usaha memahami pelajaran......5 Pemberian tugas pada pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi . 46 4..................................9 Jumlah buku wajib.....2 Karakteristik responden menurut jenis kelamin................... 47 4................. 56 4................ 61 xi ............................................................. 32 3....................16 Perhatian terhadap materi ............

4.18 Ketelitian mengerjakan tugas .................................................................. 62 4.19 Keaktifan siswa bertanya......................................................................... 63 4.20 Komposisi waktu pelajaran ..................................................................... 63 4.21 Suasana rumah......................................................................................... 64 4.22 Kondisi tempat tinggal............................................................................. 65 4.23 Keikutsertaan dalam kegiatan ekstrakurikuler ........................................ 65 4.24 Ketepatan masuk sekolah ........................................................................ 66

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

Halaman

1. Instrumen penelitian ................................................................................... 76 2. Angket penelitian ....................................................................................... 77 3. Lembar jawaban ......................................................................................... 85 4. Tabel perhitungan validitas dan reliabilitas ............................................... 86 5. Perhitungan validitas angket ...................................................................... 89 6. Perhitungan reliabilitas angket ................................................................... 90 7. Tabel distribusi data hasil penelitian .......................................................... 91 8. Analisis faktor I .......................................................................................... 97 9. Analisis faktor II......................................................................................... 100 10. Analisis faktor III ....................................................................................... 103 11. Analisis faktor IV ....................................................................................... 106 12. Surat ijin penelitian .................................................................................... 109 13. Surat keterangan penelitian dari SMP Negeri 2 Padamara ........................ 110 14. Surat rekomendasi ...................................................................................... 111

xiii

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Alasan Pemilihan Judul Pendidikan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan juga merupakan kunci dalam keberhasilan pembangunan. Berhasil tidaknya pembangunan nasional ditentukan oleh kualitas manusia Indonesia itu sendiri. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan modal dasar dalam persaingan di era globalisasi sekarang ini. Hal ini dikarenakan beberapa hal antara lain jumlah penduduk semakin besar sehingga persaingan semakin ketat, berkurangnya sumber daya alam serta semakin majunya teknologi. Oleh karena itu dunia pendidikan dituntut mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berprestasi. Masalah besar yang dihadapi oleh dunia pendidikan di Indonesia adalah mutu, biaya dan kualitas. Kualitas pendidikan dinilai sangat rendah. Dampak dari rendahnya kualitas pendidikan tersebut yaitu rendahnya mutu sumber daya manusia. Rendahnya mutu sumber daya manusia Indonesia salah satu tandanya dapat dilihat dari tingkat HDI (Human Development Indeks). Berdasarkan angka Human Development Indeks negara Indonesia menempati urutan ke 111 dari 177 negara yang diperingkat oleh program pembangunan PBB, bahkan di antara negara Asia Tenggara yang maju, posisi Indonesia berada di urutan paling bawah (www. Human Development Indonesia.Com). Implikasi dari rendahnya sumber daya manusia adalah rendahnya produktivitas dan rendahnya daya saing. 1

2 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual-keagamaan. 20 Th 2003). guru. yaitu tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar dengan segala sarana dan prasarana serta kondisi lingkungan yang mendukung berlangsungnya kegiatan belajar mengajar. Dalam belajar mengajar terdapat tujuh komponen utama yaitu : tujuan. situasi . Kegiatan belajar mengajar memiliki peranan yang sangat penting agar pendidikan dapat berjalan dengan baik. Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan diharapkan mampu menerapkan strategi belajar yang baik bagi siswanya dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. siswa. Dengan penerapan strategi yang baik dalam belajar bagi siswa diharapkan akan meningkatkan prestasi belajar siswa. masyaraklat. pengendalian diri. Belajar dan mengajar adalah dua konsep yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Belajar sebagai proses terjadi manakala ada interaksi antara guru dengan siswa. di tempat inilah kegiatan belajar mengajar berlangsung (ilmu pengetahuan diajarkan dan dikembangkan kepada anak didik) oleh karena itu sekolah menjadi suatu lingkungan yang khas sebagai lingkungan pendidikan. Sekolah merupakan suatu lembaga pendidikan formal. bahan. kepribadian. akhlak mulia serta keterampilan yang dibutuhkan dirinya. metode. bangsa dan negara (UU Sistem Pendidikan Nasional No. Belajar mengacu pada kegiatan siswa dan mengajar mengacu pada kegiatan guru.

karena motivasi merupakan sesuatu yang sangat penting bagi seseorang dalam melakukan sesuatu kegiatan. Hasil belajar siswa yang tinggi akan memberikan dorongan dan semangat siswa meningkatkan motivasi belajar terhadap mata pelajaran.3 yang memungkinkan proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan alat penilaian. baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. dengan menitik beratkan pada pengembangan individu yang dapat memahami masalah-masalah yang berada dalam lingkungan. Keberhasilan siswa dalam belajar dapat dilihat dari hasil belajar siswa tersebut. namun apabila seseorang tidak memiliki motivasi untuk mempelajari sesuatu maka jangan diharapkan bahwa seseorang akan berhasil dengan baik dalam mempelajari hal tersebut. Menjadi harapan semua pihak. Tetapi pada kenyataannya tidak semua siswa mencapai hasil seperti yang diharapkan. selain itu dapat berpikir kritis dan kreatif. dan lingkungan alam yang membahas interaksi antar manusia dengan lingkungannya. Mata pelajaran pengetahuan sosial diberikan di sekolah memiliki tujuan untuk mempersiapkan anak didik menjadi warga negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Tingkat penguasaan belajar . Jika seseorang mempelajari sesuatu dengan penuh motivasi maka diharapkan hasil akan baik. Ada siswa yang hasil belajarnya tinggi dan ada pula siswa yang hasil belajarnya rendah. dan dapat melanjutkan serta mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa. dimana ketujuh komponen tersebut saling berhubungan dan saling mempengaruhi satu dengan yang lain. baik yang berasal dari lingkungan sosial yang membahas interaksi antar manusia. agar setiap siswa mencapai hasil belajar yang sebaik-baiknya.

Faktor intern meliputi faktor jasmaniah/kondisi fisiologis. Berpijak dari data hasil belajar pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga nilai raport untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006 rata-rata siswa memperoleh nilai 6. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru (Alwi. faktor psikologis dan faktor kelelahan.4 dalam mata pelajaran pengetahuan sosial dapat dilihat dari prestasi belajar. Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran. 2002:895). . sedangkan faktor ekstern meliputi faktor lingkungan keluarga. lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Berdasarkan kenyataan tersebut di atas penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006”. dimana termasuk kategori kurang baik. Menurut Slameto (2003:54) prestasi belajar dipengaruhi oleh dua macam yaitu faktor intern (faktor yang bersumber dari dalam diri siswa) dan faktor ekstern (faktor yang bersumber dari luar siswa). Penulis sangat tertarik untuk meneliti hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi siswa dalam proses belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi.

1.2 Rumusan Masalah Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006? 1. .5 1.4 Tujuan Penelitian Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar pada mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru (Alwi. Prestasi belajar yang dimaksud disini adalah nilai yang telah dicapai oleh siswa kelas VIII dalam menguasai mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang tercermin dalam nilai raport semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006. 2002:895).3 Penegasan Istilah Untuk memperjelas pokok permasalahan penelitian dan menghindari salah pengertian terhadap penelitian ini. maka penulis memberi batasan istilah sebagai berikut: • Prestasi belajar Prestasi adalah hasil yang telah dicapai dan yang telah dilakukan atau dikerjakan. Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran.

5 Manfat Penelitian Manfat dari penelitian ini adalah: 1. 1. Bagi Siswa Penelitian ini dapat dijadikan acuan pendorong secara sadar untuk dapat mencapai hasil belajar yang optimal sehingga dapat mencapai prestasi belajar yang tinggi. penegasan istilah. Bagian permulaan skripsi Berisi: halaman judul. motto dan persembahan. sehingga guru dapat membantu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. rumusan masalah. Bagi Lembaga Pendidikan Penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Bagi Penulis Penelitian ini dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu dan menambah wawasan dalam mengaplikasikan teori yang sudah didapat dibangku kuliah.6 1. 2. pengesahan. pernyataan. Bagian isi skripsi Bab I Pendahuluan Berisi latar belakang masalah. daftar tabel dan daftar lampiran. daftar isi. prakata. tujuan dan manfaat penelitian dan sistematika skripsi. . baik oleh guru untuk memberikan gambaran tentang hal-hal yang dapat mempengaruhi siswa untuk dapat berprestasi dalam belajar. 3. 2.6 Sistematika Skripsi Sistematika skripsi dibagi menjadi tiga bagian sebagai berikut: 1. sari.

Meliputi: metode penentuan objek penelitian. Bab V Penutup Berisi kesimpulan dari hasil penelitian dan saran kepada pihak yang terkait. . Bab III Metode Penelitian Berisi metode-metode yang digunakan dalam penelitian. Bagian akhir skripsi Berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Berisi hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian. metode pengumpulan data dan metode analisis data.7 Bab II Kajian Teoritis Berisi teori-teori yang melatarbelakangi penelitian ini. 3.

Menurut Slameto (2003:2) belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Ini berarti. 8 . Menurut Cronbach dalam Djamarah (2002: 13) belajar sebagai suatu aktivitas yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. Menurut Anni (2004:2) belajar merupakan proses penting bagi perubahan perilaku manusia dan ia mencakup segala sesuatu yang difikirkan dan dikerjakan. bahwa berhasil atau gagalnya pencapaian tujuan pendidikan itu amat bergantung pada proses belajar yang dialami siswa baik di sekolah maupun di lingkungan rumah atau keluarganya sendiri.1.8 BAB II LANDASAN TEORI 2. sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.1 Belajar 2. Menurut Whittaker dalam Djamarah (2002: 12) belajar adalah proses di mana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman.1 Pengertian Belajar Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan setiap jenis dan jenjang pendidikan. Menurut Kingskey dalam Djamarah (2002: 13) belajar adalah proses di mana tigkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan.

3. Perubahan dalam belajar bersifat fungsional Perubahan yang terjadi dalam diri seseorang berlangsung secara terus menerus dan tidak statis. 4. Perubahan perilaku karena belajar bersifat relatif permanen. Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif Perubahan-perubahan itu senantiasa bertanbah dan tertuju untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya.2 Ciri-ciri belajar Menurut Djamarah (2002:15) ciri-ciri perubahan tingkah laku dalam pengertian belajar meliputi: 1. Perubahan perilaku itu terjadi karena didahului oleh proses pengalaman. 2. 2. Perubahan dalam belajar bukan bersifat sementara Perubahan yang terjadi karena proses belajar bersifat menetap atau permanen.9 Dari berbagai pendapat di atas tentang konsep belajar mengandung tiga unsur yaitu: 1. 3. .1. Misalnya kecakapan yang dimiliki seseorang akan terus berkembang kalau terus dipergunakan atau dilatih. Suatu perubahan yang terjadi akan menyebabkan perubahan berikutnya dan akan berguna bagi proses belajar berikutnya. 2. Belajar berkaitan dengan perubahan perilaku. Perubahan yang terjadi secara sadar Berarti seseorang yang belajar akan menyadari terjadinya perubahan itu atau sekurang-kurangnya ia merasakan telah terjadi adanya suatu perubahan dalam dirinya.

keterampilan. Perubahan belajar terarah pada perubahan tingkah laku yang benar-benar disadari. Berdasarkan prasyarat yang diperlukan untuk belajar 1. . Misalnya belajar mengetik. Belajar harus dapat menimbulakan reinforcement dan motivasi yang kuat pada siswa untuk mencapai tujuan instruksional. Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku Perubahan yang diperoleh seseorang setelah melalui suatu proses belajar meliputi perubahan keseluruhan tingkah laku secara menyeluruh dalam sikap. b. meningkatkan minat dan membimbing untuk mencapai tujuan instruksional.1.10 5. Belajar itu proses kontinyu. 4. pengetahuan. Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah Perubahan tingkah laku ini terjadi karena ada tujuan yang akan dicapai. 3. 6. eksplorasi dan discovery. adaptasi. 2. 2.3 Prinsip-prinsip belajar Menurut Slameto (2003: 27). prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. maka harus tahap demi tahap menurut perkembangannya. Sesuai hakekat belajar 1. Belajar perlu ada interaksi siswa dengan lingkungannya. 2. Belajar perlu lingkungan yang menantang dimana anak dapat mengembangkan kemampuan bereksplorasi dan belajar dengan efektif. Dalam belajar setiap siswa harus diusahakan berpartisipasi aktif. Belajar adalah proses organisasi.

2.2 Prestasi Belajar 2. Belajar bersifat keseluruhan dan materi itu harus memiliki struktur. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru. Sesuai materi atau bahan yang harus dipelajari 1. Belajar harus dapat mengembangkan kemampuan tertentu sesuai dengan tujuan instruksional yang harus dicapainya. keterampilan dan sikap sebagai hasil belajar yang dinyatakan dalam bentuk nilai. Belajar memerlukan sarana yang cukup. Menurut Winkel (1983:102) prestasi belajar adalah hasil suatu penilaian di bidang pengetahuan. d. Repetisi dalam proses belajar perlu pengulangan berkali-kali agar pengertian/keterampilan sikap itu mendalam pada siswa.11 3. 2. . c. Syarat keberhasilan belajar 1.1 Pengertian prestasi belajar Menurut Alwi (2002:895) prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran. Belajar adalah proses kontinguitas (hubungan antara pengertian yang satu dengan pengertian yang lain) sehingga mendapatkan pengertian yang diharapkan. sehingga siswa dapat belajar dengan tenang. 2. penyajian yang sederhana sehingga siswa mudah menangkap pengertiannya.2.

Dengan demikian prestasi belajar diartikan sebagai suatu hasil atas kecakapan atau kemampuan seseorang pada bidang tertentu dalam mencapai tingkat kedewasaan yang langsung dapat diukur dengan test. Faktor internal terdiri dari: a. Faktor jasmaniah b. Faktor psikologis 2.2.12 Menurut Sudjana (1989:46) prestasi belajar adalah kemampuan yang dimiliki oleh siswa setelah menerima pengalaman belajar. Faktor keluarga b. Faktor eksternal terdir dari a. Faktor masyarakat . Menurut Slameto (2003: 54) faktor-faktor yang mempengaruhi belajar yaitu: 1. Penilaian ini dapat berupa angka atau huruf. Prestasi belajar dalam penelitian ini adalah nilai yang telah dicapai oleh siswa kelas VIII dalam menguasai mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang tercermin dalam nilai raport semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006. 2.2 Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar Berhasil atau tidaknya seseorang dalam belajar disebabkan beberapa faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar yaitu yang berasal dari dalam orang yang belajar (faktor internal) dan ada pula yang berasal dari luar orang yang belajar (faktor eksternal). Faktor sekolah c.

Faktor eskternal (faktor yang berasal dari luar diri) a. Kesehatan b. Faktor eksternal meliputi: a. Aspek psikologis 2. Keluarga b. Aspek fisiologis b. Sekolah c. Faktor internal (faktor yang berasal dari dalam diri) a. Minat dan motivasi d. Intelegensi dan bakat c. Masyarakat d.13 Menurut Dalyono (1997:55) faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar adalah sebagai berikut: 1. Lingkungan sekitar Menurut Syah (2001:132) faktor-faktor yang mempengaruhi belajar siswa yaitu: 1. Faktor lingkungan sosial b. Faktor internal meliputi dua aspek yaitu a. . Faktor lingkungan non sosial. Cara belajar 2.

Sangalang dalam Tu’u (2004:78) faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam mencapai hasil belajar yang baik terdiri dari: 1. Faktor internal dan elsternal tersebut dapat diuraikan sebagai berikut: . Faktor kesehatan e. Faktor minat dan perhatian d.14 Menurut Merson U. Faktor internal meliputi: a. Faktor eksternal meliputi: a. Faktor kecerdasan b. Faktor cara belajar 2. Sedangkan faktor ekstrnal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yang berasal dari luar diri siswa. Faktor internal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yang berasal dari dalam diri siswa. Faktor bakat c. Faktor pergaulan c. Faktor sarana pendukung belajar Dari teori-teori prestasi belajar di atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar dipegaruhi oleh faktor internal dan eksternal dari diri siswa. Faktor lingkungan keluarga b. Faktor sekolah d.

Kesehatan seseorang berpengaruh terhadap belajarnya. selain juga cepat lelah. Kondisi kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatan seseorang terganggu. mengantuk jika badannya lemah. c. Siswa yang masuk sekolah dapat memperoleh informasi terbaru yang bias jadi belum ada dalam buku. Waktu istirahat Proses belajar seseorang akan terganggu jika waktu istirahat seseorang terganggu. Kesehatan Sehat berarti dalam keadaan baik segenap badan beserta bagian-bagiannya atau bebas dari penyakit. terutama pada mata pelajaran yang selalu berubah mengikuti perkembangan. kurang bersemangat. Siswa juga mendapatkan informasi tentang buku-buku yang dapat digunakan sebagai referensi dan memberikan dorongan untuk belajar sendiri. Selain mudah lelah.15 Faktor internal 1. kurang darah ataupun gangguangangguan/ kelainan-kelainan funfsi alat indera serta tubuhnya. b. Jika seseorang menginginkan dapat belajar dengan baik haruslah mengusahakan kesehatannya terjamin. kurang bersemangat dan mengantuk karena waktu istirahat yang tidak cukup (kurang). a. . Kehadiran Kehadiran siswa dalam sekolah merupakan bentuk minat siswa ada pelajaran. mudah pusing.

Nilai pelajaran Nilai pelajaran merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan siswa. Intelegensi/kecerdasan Menurut J. Sedangkan bagi siswa yang kurang pandai akan mendapat nilai rendah. mengetahui relasi dan mempelajarinya dengan cepat. mengetahui atau menggunakan konsep-konsep yang abstrak secara efektif. Siswa yang pandai biasanya akan mendapat nilai yang baik. tidak stabil. Tinggi rendahnya kecerdasan seseorang sangat menentukan keberhasilan dalam belajar.P. Kesulitan mengerjakan tugas Kesulitan mengerjakan tugas akan menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut dengan belajar yang rajin.16 2. Kesulitan dalam mengerjakan tugas merupakan tantangan bagi siswa untuk dapat berhasil dalam mengerjakan tugas dan merupakan suatu kepuasan tersendiri jika siswa dapat berhasil dan mendapat hasil belajar yang baik. b. . Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar. Chaplin dalam Slameto (2003:56) intelegensi adalah kecakapan yang terdiri dari tiga jenis yaitu kecakapan untuk menghadapi dan menyesuaikan ke dalam situasi yang baru dengan cepat dan efektif. Dalam situasi yang sama siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. a.

maka untuk memudahkan dalam memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. 2004:79). Kecerobohan dalam menjawab soal akan berakibat sangat fatal. Siswa yang memiliki keinginan yang kuat untuk menguasai materi pelajatran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. a. Dalam belajar. Motivasi Motivasi adalah dorongan yang membuat seseorang berbuat sesuatu. Untuk bias mndapat hasil yang baik dalam belajar harus mempunyai perhatian terhadap pelajaran. . Keinginan menguasai materi Ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran akan memberi dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. b. kalau siswa mempunyai motif yang baik dan kuat itu akan memperbesar usaha dan kegiatannya mencapai prestasi yang tinggi. Motif mendasari dan mempengaruhi setiap usaha serta kegiatan seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Perhatian terhadap materi Perhatian adalah melihat dan mendengar dengan baik dan teliti terhadap sesuatu (Tu’u. c. Ketelitian mengerjakan soal Ketelitian dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. Siswa yang pandai biasanya akan lebih teliti dibandingkan dengan anak yang kurang pandai.17 3.

Siswa yang memiliki motivasi yang kuat untuk memahami materi pelajaran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. Dengan membaca buku-buku pelajaran atau artikel akan meningkatkan pengetahuannya dan meningkatkan prestasi belajarnya. karena dapat memperkaya dan memperluas pengtahuannya. e. tetapi mungkin saja ada bagian-bagian tertentu yang tidak dipahami. Usaha memahami materi Minat seseorang akan sesuatu sangat mempengaruhi hasil yang dicapai. f. Cara belajar yang efisien memungkinkan mencapai prestasi lebih tinggi dibandingkan dengan cara belajar yang tidak efisien. Cara belajar yang efisien sebagai berikut: • Berkonsentrasi sebalum dan pada saat belajar . Keaktifan bertanya Keaktifan bertanya menunjukkan rasa ingin tahu terhadap materi yang disampaikan. Cara belajar Keberhasilan studi siswa dipengaruhi oleh cara belajar siswa. Minat membaca buku Membaca merupakan suatu tuntutan mutlak bagi setiap siswa. Dengan bertanya berarti siswa paham terhadap materi pelajatran.18 d. 4. Siswa yang mempunyai motivasi yang kuat untuk memahami materi pelajaran akan memberi dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. Dengan bertanya juga bias menambah wawasan dan menunjang dalam belajar siswa tersebut.

Hal ini tidak akan terjadi apabila siswa memiliki waktu belajar yang teratur setiap harinya. Jika penggunaan metode belajar salah maka hasil yang akan dicapai akan kurang maksimal. Belajar hanya pada saat mau ulangan saja perlu dihindari. Waktu belajar yang buruk seperti belajar jika ada ulangan saja dengan sistem kebut semalam tidak akan memberikan hasil yang baik. Waktu belajar Keberhasilan siswa dalam belajar dipengaruhi oleh waktu belajar siswa itu sendiri. tetapi rutin akan lebih baik dibandingkan dengan waktu belajar semalam namum hanya satu kali pada saat ujian. sebab badan sudah capek karena semalaman tidak tidur untuk belajar. Untuk pelajaran pengetahuan sosialekonomi yang banyak hafalan. karena sistem belajar dengan istilah sistem kebut semalam tidak akan efektif.19 • Segera mempelajari kembali bahan yang telah diterima • Membaca dengan teliti dan baik bahan yang sedang dipelajari. Cara mempelajari bahan pelajaran Dalam belajar siswa harus dapat memilih metode yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari. Belajar di rumah walaupun sedikit waktunya. c. b. maka metode yang tepat adalah dengan . dan berusaha menguasainya dengan sebaik-baiknya • Mencoba menyelesaikan dan melatih mengerjakan soal-soal a. Frekuensi belajar setiap hari Frekuensi belajar yang baik adalah selalu rutin setiap hari.

Perjumpaan dan interaksi tersebut sudah pasti sangat besar pengaruhnya bagi perilaku dan prestasi seseorang. Siswa yang pandai biasanya akan lebih mudah mennyelesaikan soal yang diberikan oleh guru dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. Kondisi yang harmonis dalam keluarga dapat memberi stimulus dan respon yang bnaik dari anak sehingga perilaku dan prestasinya menjadi baik. d. Kecerobohan dalam menyelesaikan tugas akan berakibat sangat fatal. 2004:80). Sebaliknya jika keluarga tidak harmonis atau broken home akan berdampak negatif bagi perkembangan siswa. maka untuk memudahkan dalam memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. dan akan muncul masalah-masalah dalam perilaku dan prestasinya (Tu’u.20 memperbanyak membaca buku-buku atau artikel untuk menambah pengetahuan dan membuat intisarinya. perilaku dan prestasi cenderung terhambat. Lingkungan keluarga Keluarga adalah suatu lingkungan yang terdiri dari orang-orang terdekat bagi seorang anak. Banyak sekali waktu dan kesempatan bagi seorang anak untuk berjumpa dan berinteraksi dengan keluarganya. Cara mengerjakan tugas Dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. . Faktor eksternal 1.

pakaian. . alat tulismenulis. sebagai pemacu siswa untuk belajar agar mendapatkan prestasi belajar yang baik di sekolah. Suasana rumah Suasana rumah dimaksudkan sebagai situasi atau kejadian-kejadian yang sering terjadi di dalam keluarga dimana anak berada dan belajar. sehingga siswa dapat berkonsentrasi penuh dalam belajarnya (Slameto.2003:63). meja. kursi. 2003:63). penerangan. b. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya yaitu makanan. buku-buku dan lain-lain. Dorongan orang tua Orang tua harus dapat menciptakan kondisi harmonis dalam keluarga dan memberi dorongan pada siswa di sekolah atau bisa juga dengan penghargaan yang diberikan atas prestasi yang didapat siswa. juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. Fasilitas belajar Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak. Suasana rumah juga merupakan faktor yang penting yang tidak termasuk faktor yang disengaja. Dengan begitu siswa akan merasa tenang dan nyaman karena semua kebutuhannya dapat terpenuhi. c. Fasilitas belajar itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempunyai cukup uang.21 a. Agar anak dapat belajar dengan baik perlu diciptakan suasana runah yang tenang dan tenteram selain anak betah tinggal di rumah. tempat tinggal dan kesehatan. anak juga dapat belajar dengan baik (Slameto.

perilaku dan prestasi seorang siswa. guru dapat menjadikan anak didiknya menjadi orang yang sukses. ilmu pengetahuan dan keterampilan ditanamkan dan dikembangkan. 2004:81). mencukupi sarana penunjang pembelajaran. . Oleh karena itu sekolah menjadi wahana yang sangat dominan bagi pengaruh pembentukan sikap. akan dapat mendorong siswa saling berkompetisi dalam pembelajaran. moral. memiliki sistem dan organisasi yang baik. yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa (Tu’u. a. Dari kepribadian tersebut mempengaruhi pola kepemimpinan guru ketika melaksanakan tugas di kelas.22 2. Kualitas guru adalah faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah. perilaku. Setiap guru memiliki kepribadian masing-masing dan kepribadian tersebut diakui sebagai aspek yang tidak dapat dikesampingkan dari kerangka keberhasilan belajar mengajar. Apabila sekolah dapat menciptakan hubungan dan komunikasi yang baik. Guru Guru merupakan unsur manusiawi yang keberadaanya mutlak dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Sekolah merupakan lingkungan pendidikan yang terstruktur. Di sekolah diadakan kegiatan pendidikan. pembelajaran dan latihan. spiritual. menggunakan metode pembelajaran yang aktif-interaktif. Lingkungan sekolah Sekolah adalah wahana kegiatan dan proses pendidikan berlangsunng. disiplin. Dengan keilmuan yang dimiliki. menciptakan suasana tertib dan disiplin. mental. Di sekolah nilai-nilai etik.

tetapi guru tidak ada. Cara mengajar guru adalah cara guru dalam penyampaian materi pelajaran dalam proses pembelajaran di sekolah. 2. Cara mengajar guru Cara mengajar guru harus sistematis dan jelas disertai variasi-variasi dalam penyampaiannya sehingga mudah diingat dan dipahami siswa. menuntut kemandirian siswa dalam belajar dan untuk mengetahui pemahaman terhadap materi. 4. tetapi sebaliknya harus menggunakan metode yang bervariasi agar siswa tidak bosan. Frekuensi pemberian tugas Tugas merupakan pekerjaan yang harus dikerjakan dan diselesaikan. 3. Metode penyampaian guru Metode mengajar merupakan taknik penyampaian materi. Kalau hanya ada anak didik.23 1. Sumber belajar/literatur Literatur merupakan sumber materi pembelajaran yang digunakan untuk membantu kelancaran belajar. Kurangnya literatur/sumber bacaan dalam . guru tidah harus terpaku pada satu metode saja. Dalam penyampaian materi. b. Kehadiran guru Kehadiran guru mutlak diperlukan didalamnya. Penugasan digunakan untuk mengefektifkan pelajaran yang diberikan. maka tidak akan terjadi kegiatan belajar mengajar di sekolah.

. Selain buku pelajaran yang dimiliki siswa. Kepemilikan LKS/buku penunjang Dengan memiliki LKS dapat membantu siswa dalam memahami materi pelajaran yang diajarkan.24 jumlah kuantitas dan kualitas membuat penyajian pembelajaran yang tidak baik. Tersedianya buku wajib yang diperlukan siswa dapat membantu siswa memahami materi pelajaran yang diajarkan. c. Jumlah buku wajib Buku wajib (pegangan) siswa yang dimiliki dapat meningkatkan hasil belajar siswa. sekolah sebaiknya juga menyediakan sumber-sumber bacaan lain yan dapat memperluas wawasan siswa serta dapat menunjang hasil belajar siswa. Kegiatan ekstrakurikuler Keikut sertaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler sangat baik sebagai sarana penyaluran bakat yang dimiliki. Dengan kepemilikan buku wajib siswa dapat belajar mengenai banyak hal yang terkait dengan materi pelajaran. Ketersediaan/kelengkapan buku literatur Ketersediaan/kelengkapan buku literatur dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 2. Materi yang belum dimengerti siswa dari penjelasan guru dapat dikaji kembali dalam buku wajib. 1. 3. sebab siswa yang dapat mengerjakan soal-soal di LKS berarti siswa melatih dirinya untuk menguasai materi yang diberikan oleh guru. pengembangan wawasan serta melatih dari untuk berorganisasi.

Kesulitan dalam belajar juga . 1. Kurikulum yang kurang baik berpengaruh tidak baik terhadap belajar. terutama pada pelajaran yang bersifat praktek. e. menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu.25 d. Keadaan (ruang) kelas 1. Sarana dan prasarana pelajaran yang kurang lengkap membuat penyajian pelajaran tidak baik. 2000:29). Suasana kelas Kelas merupakan tempat dimana siswa belajar. Jika tempat belajarnya kondusif dan tenang untuk belajar akan memudahkan siswa untuk berkonsentrasi. hal ini dapat merangsang rasa ingin tahu siswa dan membuat siswa aktif dalam belajar untuk dapat memahami pelajaran yang semula tidak dipahaminya (Darsono. 2. Kegiatan itu sebagian besar adalah menyajikan bahan pelajaran agar siswa menerima. Kurikulum Kurikulum diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa. Sarana dan prasarana kelas Sarana dan prasarana kelas yang lengkap akan memudahkan seorang siswa dalam belajar. Kesulitan dalam pelajaran akan menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut. Tingkat kesulitan materi Kesulitan dalam belajar adalah ketidakmampuan siswa dalam memahami materi pelajaran.

Jam pelajaran Memilih jam pelajaran yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar. Frekuensi keterlambatan masuk Bentuk pelanggaran yang kerap terjadi adalah terlambat hadir. belum siap menerima materi karena harus menyesuaikan diri dan mengganggu teman lain. Kedisiplinan siswa masuk sekolah dengan tepat menunjukkan kesiapannya dalam mengikuti pelajaran. Disiplin sekolah 1. Waktu sekolah Waktu sekolah ialah waktu terjadinya proses belajar mengajar di sekolah. Komposisi materi pelajaran yang seimbang akan menimbulkan kemudahan bagi siswa yang belajar. Waktu itu dapat pagi. dibandingkan pada siang hari atau sore hari kondisi badannya sudah lelah/lemah sehingga siswa sulit untuk berkonsentrasi (Slameto. sore/malam hari. siang. . Komposisi materi pelajaran Bahan pelajaran merupakan substansi yang akan disampaikan dalam kegiatan belajar mengajar. 1.26 merupakan suatu tantangan bagi siswa untuk dapat menguasai mata pelajaran tersebut dan akan mendapat hasil belajar yang baik. 2. f. Siswa yang telat masuk kelas akan ketinggalan materi. Memilih waktu sekolah yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar. Pelajaran yang diberikan pada pagi hari lebih baik karena kondisi jasmani masih fit dan pikiran masih segar.2003: 68) g.

Lingkungan masyarakat Lingkungan masyarakat di sekitar siswa sangat berpengaruh terhadap belajar siswa. sehingga akan berbut seperti orang-orang yang ada di lingkungannya. anak juga akan terpengaruh juga ke hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang di lingkungannya. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas Ketepatan waktu dalam mengumpulkan tugas menunjukkan bahwa siswa tersebut memiliki motivasi yang besar terhadap pelajaran dan siswa tersebut mempunyai disiplin yang baik. Masyarakat yang terdiri dari orang-orang yang tidak terpelajar dan mempunyai kebiasaan yang tidak baik akan berpengaruh pada siswa. Sebaliknya jika lingkungan anak adalah orang-orang yang terpelajar yang baik-baik. Akibatnya belajarnya terganggu dan bahkan anak akan kehilangan semangat untuk belajar karena perhatiannya terpusat kepada pelajaran berpindah ke perpuatan-perbuatan yang selalu dilakukan orang-orang di sekitarnya. Siswa akan tertarik untuk berbuat seperti yang dilakukan orang-orang di sekitarnya. 3. .2003:71). Lingkungan masyarakat Keadaan lingkungan masyarakat juga sangat penting dalam mempengaruhi prestasi belajar. bangunan rumah.27 2. antusias dengan cita-cita yang luhur akan masa depan anaknya. mereka mendidik dan menyekolahkan anaknya. suasana sekitar. Keadaan lingkungan. a. Pengaruh itu dapat mendorong semangat siswa untuk belajar lebih giat (Slameto. dan sebagainya.

geografi.28 b. baik yang berasal dari lingkungan sosial yang membahas interaksi antar manusia. 2. selain itu dapat berpikir kritis dan kreatif. Bila di sekitar tempat tinggal keadaan masyarakatnya terdiri dari orang-orang yang berpendidikan. (2) . Karakteristik mata pelajaran pengetahuan sosial adalah: (1) pengetahuan sosial merupakan perpaduan antara sosiologi. 2005:5). Kondisi tempat tinggal Keadaan masyarakat juga menentukan prestasi belajar.3 Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial Pengertian pengetahuan sosial adalah merupakan perwujudan dari suatu pendekatan interdisiplin dari pelajaran ilmu-ilmu sosial dengan mengintegrasikan bahan/materi atau konsep-konsep ilmu sosial tersebut untuk memahami masalahmasalah sosial yang diberikan di sekolah sebagai suatu program pengajaran (Depdiknas. hal ini akan mendorong anak lebih giat belajar. terutama anak-anaknya rata-rata bersekolah tinggi dan moralnya baik. ekonomi dan sejarah. dengan menitik beratkan pada pengembangan individu yang dapat memahami masalah-masalah yang berada dalam lingkungan. baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. dan lingkungan alam yang membahas interaksi antar manusia dengan lingkungannya. dan dapat melanjutkan serta mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa. Mata pelajaran pengetahuan sosial diberikan di sekolah memiliki tujuan untuk mempersiapkan anak didik menjadi warga Negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

serta upaya perjuangan untuk survive (perjuangan hidup). geografi dan sejarah. baik siswa itu sendiri. sejarah dan kewarganegaraan.29 materi kajian pengetahuan sosial berasal dari struktur keilmuan sosiologi. Ada siswa yang prestasi belajarnya tinggi dan ada siswa yang pestasi belajarnya rendah. (3) materi pengetahuan sosial juga menyangkut masalah sosial dan tema-tema yang dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner. Hal itu dapat disebabkan . geografi. dan isu-isu global yang terjadi di masyarakat. Interdisipliner maksudnya melibatkan disiplin ilmu sosiologi. Potensi berprestasi dalam belajar pada tiap siswa berbeda-beda. faktor lingkungan keluarga. 2. (4) materi pengetahuan sosial menyangkut peristiwa dan perubahan masyarakat masa lalu dengan prinsip sebab akibat dan kronologis. ekonomi. adaptasi dan pengelolaan lingkungan. sekolah dan masyarakat. masalah-masalah sosial. ekonomi. antara lain faktor fisik. Dari keempat struktur keilmuan itu kemudian dirumuskan materi kajian untuk pengetahuan sosial. yang apabila dioptimalkan dapat memotivasi siswa dalam belajar yang pada gilirannya akan meningkatkan prestasi belajar siswa seperti yang dikehendaki oleh berbagai pihak. guru dan masyarakat. orang tua. termasuk pemenuhan kebutuhan untuk mencapai kesejahteraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (Depdiknas. Multidisipliner artinya materi kajian itu mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.4 Kerangka Berfikir Banyak faktor baik eksternal maupun internal yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. faktor psikis. proses belajar dan lain sebagainya. 2004:3-4).

30 oleh banyak faktor yang dapat berasal dari dalam maupun luar diri siswa. tugas • Fasilitas belajar dari orang tua • Keadaan masyarakat Proses Belajar Siswa Prestasi Belajar . siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara dengan kerangka berfikir sebagai berikut: Explorasi faktor-faktor prestasi belajar: • Kondisi kesehatan • Waktu istirahat • Kehadiran • Tingkat kesulitan materi • Keinginan menguasai materi • Perhatian terhadap materi • Frekuensi belajar setiap hari • Cara mempelajari bahan pelajaran • Kesulitan mengerjakan tugas • Frekuensi ketepatan masuk • Cara mengerjakan tugas • Kondisi tempat tinggal • Metode penyampaian guru • Jumlah buku wajib • Motivasi orang tua • Cara mengajar guru • Suasana kelas • Kehadiran guru • Usaha memahami pelajaran • Kegiatan ekstra kurikuler • Keaktifan bertanya • Kepemilikan LKS • Frekuensi pemberian tugas • Suasana rumah • Ketersediaan literatur • Komposisi materi pelajaran • Ketelitian mengerjakan soal • Ketepatan waktu mengumpulkan 1. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin mencari dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi belajar khususnya pada mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi.

1 Jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 No. Sedangkan menurut Sudjana (1996:6). 1996:115). Kelas Jumlah 48 VIII A 1 47 VIII B 2 44 VIII C 3 45 VIII D 4 Jumlah 184 Sumber: SMP Negeri 2 Padamara 3. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus Slovin. 1996:117). sebagai berikut: n= N 1 + Ne 2 Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi 31 . sampel adalah sebagian yang diambil dari populasi. Dengan perincian sebagai berikut: Tabel 3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 yang berjumlah 184 siswa.31 BAB III METODE PENELITIAN 3.2 Sampel Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti (Arikunto.1 Populasi Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto.

1999:78). Sedangkan untuk pengambilan sampel menggunakan tehnik proporsional random sampling. Untuk menentukan persentase sampel tiap kelas dapat dihitung melalui perhitungan: jumlah siswa x 100% populasi Untuk menentukan jumlah sampel untuk tiap kelas diperoleh dengan cara: persentase sampel tiap kelas x sampel keseluruhan .32 e = persen kelonggaran ketidaktelitian Berdasarkan jumlah sampel. maka dalam penelitian ini penulis menggunakan 5 % sebagai kelonggaran ketidaktelitian (Umar. Maka : n= 1 + 184(5% ) 184 2 n = 126.027 Untuk tercapainya tujuan penelitian. sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditambahkan menjadi sebanyak 130 responden. Sedangkan random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara mengacak jumlah sampel yang ada yaitu dengan cara diundi. Sampel seluruhnya sebanyak 130 siswa tersebar secara proporsional dalam 4 kelas. Proporsional digunakan untuk menentukan banyaknya sampel secara merata pada tiap-tiap kelas.

2 dibulatkan menjadi 31 Jadi responden seluruhnya sebanyak 130 untuk siswa kelas VIII. VIII D) perinciannya dapat dilihat dalam tabel 3.2 dibulatkan menjadi 31 4.33 Untuk lebih rinci pembagian sampel tiap kelas beserta persentasenya dapat dilihat sebagai berikut: 1.2 seperti di bawah ini: Tabel 3. VIII C.2 Penyebaran populasi dan sampel penelitian pada siswa kelas VIII SMP N 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 No. tersebar dalam 4 kelas (kelas VIII A. Kelas VIII B 47 x100% = 26% 184 26% x 130 = 33.8 dibulatkan menjadi 34 2. Kelas VIII C 44 x100% = 24% 184 24% x 130 = 31. Kelas VIII D 45 x100% = 24% 184 24% x 130 = 31. Kelas Jumlah Populasi Jumlah Sampel 34 48 VIII A 1 34 47 VIII B 2 31 44 VIII C 3 31 45 VIII D 4 Jumlah 184 130 Sumber : SMP N 2 Padamara Purbalingga yang telah dimodifikasi .8 dibulatkan menjadi 34 3. VIII B. Kelas VIII A 48 x100% = 26% 184 26% x 130 = 33.

Perhatian terhadap materi (X8) 9. Tingkat kesulitan materi (X6) 7. Nilai DANEM (X5) 6. Keinginan menguasai materi (X7) 8. Kehadiran (X3) 4. Waktu istirahat (X2) 3. Di dalam analisis faktor. teknik ini disebut dengan teknik interdependensi (Supranto. Cara mempelajari bahan pelajaran (X11) 12. variabel tidak dikelompokkan menjadi variabel bebas dan terikat. Dalam analisis faktor. Kondisi kesehatan (X1) 2. Variabel yang digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi dapat berasal dari dalam diri siswa (internal) maupun dari luar diri siswa (eksternal). Minat membaca buku (X10) 11. 2004: 113-114). Nilai pelajaran (X4) 5.34 3. sebaliknya sebagai penggantinya seluruh set hubungan interdependen antar variabel diteliti.3 Variabel Penelitian Variabel penelitian adalah objek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian (Arikunto. Frekuensi belajar setiap hari (X9) 10. 1996:97). Waktu belajar (X12) 13. Variabel-variabel yang digunakan adalah sebagai berikut 1. Jumlah jam belajar (X13) .

Kegiatan ekstra kurikuler (X26) 27. Kesulitan mengerjakan tugas (X14) 15. Ketepatan jam pelajaran (X32) 33. Fasilitas belajar dari orang tua (X38) 39. Cara mengajar guru (X22) 23. Frekuensi pemberian tugas (X29) 30. Jumlah buku wajib (X19) 20. Kondisi tempat tinggal (X17) 18.35 14. Fasilitas belajar di tempat tinggal (X37) 38. Kelengkapan sarana dan prasarana kelas (X31) 32. Ketersediaan literatur (X33) 34. Frekuensi ketepatan masuk (X15) 16. Motivasi orang tua (X20) 21. Kondisi tempat belajar (X21) 22. Kepemilikan LKS (X28) 29. Kehadiran guru (X24) 25. Keadaan masyarakat (X39) . Ketepatan waktu mengumpulkan tugas (X36) 37. Usaha memahami pelajaran (X25) 26. Metode penyampaian guru (X18) 19. Cara mengerjakan tugas (X16) 17. Suasana kelas (X23) 24. Komposisi materi pelajaran (X34) 35. Keaktifan bertanya (X27) 28. Suasana rumah (X30) 31. Ketelitian mengerjakan soal (X35) 36.

Angket yang digunakan adalah angket tertutup.4 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. yang sudah disediakan jawabannya sehingga responden tinggal memilih (Arikunto. Hemat waktu. atau hal-hal yang ia ketahui. Responden merupakan orang yang mengetahui akan diri sendiri sehingga akan diperoleh data yang lengkap. Angket yang digunakan adalah pilihan ganda dimana setiap soal telah disediakan 4 alternatif jawaban dengan skor masing-masing adalah: . tenaga dan biaya. Alasan menggunakan metode angket dalam penelitian ini adalah: 1. 1996:140). 3. 2. Metode angket atau kuesioner digunakan sebagai cara untuk memperoleh data atau informasi dari responden dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya dan untuk tiap-tiap pertanyaan telah ditentukan skor nilainya. Responden mendapatkan kebebasan dalam mengungkapkan informasi yang diperlukan. Metode Angket atau Kuesioner Menurut Arikunto (1996:139) kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya. Angket dalam penelitian ini digunakan untuk mendapatkan informasi tentang faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi siswa kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.36 3.

untuk jawaban b diberi skor 3 3. surat kabar. majalah. jumlah siswa yang menjadi populasi serta untuk penentuan sampel. prasasti. 3. buku. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. untuk jawaban d diberi skor 1 2. Sebaliknya instrumen yang kurang valid berarti memiliki validitas rendah.5 Validitas dan Reliabilitas Validitas dan reliabilitas dapat diketahui dengan melakukan uji coba instrumen. untuk jawaban c diberi skor 2 4. Menurut Arikunto (1996:209) sebaiknya subyek uji coba diambilkan dari populasi yang nanti tidak akan dikenai penelitian. untuk jawaban a diberi skor 4 2. Dalam penelitian ini metode dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data tentang daftar nama. notulen rapat. Metode Dokumentasi Menurut Arikunto (1996:148) metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan.37 1. transkrip. agenda dan sebagainya. legger. nilai raport semester ganjil mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Validitas Menurut Arikunto (1996:158) validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. . 1.

10.(∑ X )(∑ Y ) 2 − (∑ X ) N ∑ Y 2 − (∑ Y ) 2 }{ 2 } rxy : validitas instrumen X Y N : jumlah skor tiap butir soal atau jumlah skor faktor : skor total : jumlah subyek (Arikunto. sebagai berikut: rxy = Dimana : {N ∑ X N ∑ XY .38 Untuk mengukur validitas tidaknya setiap faktor dapat dilakukan dengan cara mengkorelasikan skor faktor tertentu dengan skor total. dikarenakan pertanyaan yang tidak valid yang berarti tidak merupakan . 1996:160) Sedangkan untuk menentukan valid tidaknya instrumen adalah dengan cara mengkonsultasikan hasil perhitungan koefisien korelasi dengan tabel nilai koefisien (r ) pada taraf signifikan 5% atau taraf kepercayaan 95%. 31. 12. 13. dengan menggunakan korelasi product moment dengan angka kasar yang dikemukakan oleh Pearson. 21. 32 dan 37. xy Apabila rxy ≥ rtabel Apabila rxy ≤ rtabel valid tidak valid Berdasarkan hasil uji validitas angket dapat diketahui bahwa seluruh soal yang diuji cobakan kepada 30 responden diketahui terdapat sembilan butir soal yang tidak valid yaitu butir soal nomor 4. 5.

Reliabilitas Menurut Arikunto (1996:168). 2.39 bagian dari faktor. sehingga butir soal tersebut harus dikeluarkan dari instrumen dan tidak digunakan dalam penelitian ini. Apabila r11 hitung ≥ r11 tabel reliabel Apabila r11 hitung ≤ r11 tabel tidak reliabel Hasil uji reliabilitas angket memperoleh harga r11 = 0. .843 > r tabel = 0. 1996:191) Setelah diperoleh koefisien reliabilitas kemudian dikonsultasikan dengan tabel nilai r dengan taraf signifikan 5%. reliabilitas menunjuk pada suatu pengertian bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik. Untuk menguji reliabilitas instrumen digunakan rumus alpha : 2 ⎛ k ⎞⎛ ∑α b ⎞ ⎟ ⎜1 − r11 = ⎜ 2 ⎟ ⎜ k −1 ⎟⎜ ⎟ ⎝ ⎠⎝ ∑α t ⎠ Keterangan : r11 k : Reliabilitas instrumen : Banyaknya butir pertanyaan atau banyaknya soal 2 b ∑α αt 2 : Jumlah varians butir : Varians total (Arikunto.361 pada α 5% untuk N = 30 hal ini menunjukkan bahwa instrumen tersebut reliabel sehingga dapat digunakan untuk pengambilan data penelitian.

Tingkat kesulitan materi (X4) 5. Kehadiran (X3) 4. Frekuensi belajar setiap hari (X7) 8. Motivasi orang tua (X15) 16. Jumlah buku wajib (X14) 15. menjadi urutan seperti berikut ini: 1. Kondisi kesehatan (X1) 2. Kondisi tempat tinggal (X12) 13. Cara mengerjakan tugas (X11) 12. Kesulitan mengerjakan tugas (X9) 10. Metode penyampaian guru (X13) 14. Keinginan menguasai materi (X5) 6. sehingga butir soal tersebut tidak dapat digunakan dan penomoran butir soal diurutkan kembali. Cara mempelajari bahan pelajaran (X8) 9. Kehadiran guru (X18) 19. Usaha memahami pelajaran (X19) 20. Suasana kelas (X17) 18. Frekuensi ketepatan masuk (X10) 11. Keaktifan bertanya (X21) . Perhatian terhadap materi (X6) 7. Waktu istirahat (X2) 3.40 Dari hasil pengujian validitas dan reliabilitas diketahui bahwa terdapat sembilan butir soal yang tidak valid. Cara mengajar guru (X16) 17. Kegiatan ekstra kurikuler (X20) 21.

Suasana rumah (X24) 25. Ketersediaan literatur (X25) 26.. Fasilitas belajar dari orang tua (X29) 30.41 22. Metode analisis faktor merupakan metode yang digunakan untuk mereduksi data atau meringkas dari variabel yang banyak diubah menjadi variabel yang jumlahnya sedikit (Supranto.. Komposisi materi pelajaran (X26) 27.6 Metode Analisis Data Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model analisis faktor. Dalam penelitian ini analisis faktor digunakan untuk mengungkap faktor-faktor mana saja yang memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi. Aik Fk + μ i Dimana x1 = Item/variabel dalam faktor = Faktor-faktor = Konstanta Faktor = Faktor-faktor unik F1− k A1− k μi . Ketepatan waktu mengumpulkan tugas (X28) 29. Ketelitian mengerjakan soal (X27) 28.. Kepemilikan LKS (X22) 23... Frekuensi pemberian tugas (X23) 24.... Keadaan masyarakat (X30) 3... Dengan rumus sebagai berikut: x1 = Ai1 F1 + Ai2 F2 . 2004:114).

Faktor yang mempunyai nilai eigenvalue > 1.8 maka item tersebut tidak bisa diproses dengan analisis faktor.8. Correlation Matrix Analisis ini merupakan sajian hasil analisis korelasi antara item yang satu dengan item yang lain yang menjadi indikator. Analisis ini merupakan uji hipotesis statistik yang digunakan untuk mengetahui interdependensi atau hubungan antar item yang menjadi indikator suatu variabel. . sebaliknya jika nilai korelasi suatu item > 0. 2. maka faktor tersebut akan dimasukkan ke dalam model. Koefesien Communality disebut cukup efektif apabila bernilai > 50 %. Communality Analisis ini merupakan jumlah varian yang disumbangkan tiap item yang menjadi indikator dari faktor-faktor prestasi belajar dengan item lain ynag dipertimbangkan. Eigenvalue Merupakan koefisien yang menunjukkan jumlah varian yang berasosiasi dengan masing-masing faktor prestasi belajar. yang mungkin dapat atau tidak dapat dimasukan dalam persamaan analisis faktor. Perhitungan analisis faktor dengan software SPSS ini meliputi: 1. 3.42 Analisis faktor digunakan untuk mereduksi dan meringkas dari banyak variabel ke dalam satu atau beberapa faktor. Suatu item dapat diproses dengan analisis faktor apabila memiliki nilai korelasi < 0. dengan menggunakan software SPSS.

5-1 berarti analisis faktor tepat. Faktor Loading Faktor loading merupakan faktor korelasi sederhana antara variabel dengan faktor atau dapat dikatakan bahwa faktor loading merupakan besarnya muatan suatu variabel. Apabila Koefesien KMO antara 0. sedangkan apabila kurang analisis faktor tidak tepat (Supranto 2004:118). Suatu variabel akan dapat dimasukan sebagai indikator suatu faktor apabila mempunyai nilai loading > 0. Kaiser Mayer Olkin (KMO) KMO Mengukur kelayakan sampling yaitu indeks yang digunakan untuk meneliti ketepatan analisis faktor dari faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa bidang pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.43 4.50 5. .

1 Gambaran Umum SMP Negeri 2 Padamara Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Padamara didirikan pada tanggal 16 Mei 1997 yang berlokasi di jalan Raya Dawuhan Padamara Purbalingga. setelah sebelumnya dilakukan secara bertahap pada kelas tujuh dan delapan. 10 orang karyawan dan 587 siswa. 5) menumbuhkan semangat dan jiwa patriotisme.44 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. SMP Negeri 2 Padamara sebagai suatu lembaga pendidikan bertujuan: 1) untuk menyelenggarakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif. 2) menyelenggarakan pelatihan intensif bidang olah raga (bola volly). 3) menyelenggarakan kegiatan pembiasaan pembinaan siswa berkepribadian mantap.1. Berdirinya SMP Negeri 2 Padamara berstatus negeri akreditasi B. Pada tahun 2005 SMP Negeri 2 Padamara telah melaksanakan progran KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) secara keseluruhan. tangguh dalam kepribadian.1 Hasil penelitian 4. berwawasan kebangsaan. SMP Negeri 2 Padamara didirikan oleh Pemerintah Daerah. 4) menumbuhkan semangat berprestasi kepada seluruh warga sekolah. 44 . dalam struktur organisasi SMP Negeri 2 Padamara terdapat seorang kepala sekolah. Pada tahun pelajaran 2005/2006. dan 6) mengelola penggalangan partisipasi masyarakat. seorang wakil kepala sekolah dan 26 guru. Sedangkan visinya adalah maju dalam prestasi.

1. rumah ibadah. secara langsung berbatasan dengan: Sebelah utara Sebelah timur Sebelah barat : Desa Karangklesem : Desa Gemuruh : Desa Prigi Sebelah selatan : Desa Bojanegara .45 Untuk kegiatan belajar mengajar SMP Negeri 2 Padamara mempunyai 13 ruang kelas yang digunakan untuk kelas VII. ruang perpustakaan. dengan pembagian seperti dalam tabel 4. 2. VIII dan IX. ruang tata usaha (TU). Secara geografis lokasi SMP Negeri 2 Padamara cukup strategis sehingga mudah dijangkau. Kelas Kelas VII Kelas VIII Kelas IX Jumlah Jumlah Ruang 5 4 4 13 Jumlah Siswa 223 184 180 587 Sumber: SMP Negeri 2 Padamara Selain ruang kelas masih terdapat ruang kepala sekolah/wakil kepala sekolah. kamar mandi (WC). ruang BP/BK. ruang serba guna. ruang keterampilan. ruang laboratorium. ruang unit kesehatan sekolah (UKS). 3.1 Pembagian Ruang Kelas Pada SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga No. lapangan upacara. ruang guru. lapangan olahraga. Letak SMP Negeri 2 Padamara yang berada di jalan Raya Dawuhan Padamara Purbalingga.1 berikut ini: Tabel 4.

antara lain adalah: 1. Tata boga 7.69 62.2 Karakteristik Responden Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data tentang responden berdasarkan jenis kelamin. 4. 2.2 Karakteristik Responden Menurut Jenis Kelamin No. Seni tari Kegiatan ekstrakurikuler tersebut diharapkan dapat menunjang pembelajaran siswa dan dapat digunakan untukmenyalurkan dan memupuk bakat siswa.1. Baca Tulis Al Qur’an (BTAQ) 6. Komputer 4. Sepak bola 3. Pramuka 5. 1. secara rinci dapat dilihat dalam tabel berikut ini Tabel 4. 3. Kelas Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan 15 19 25 9 16 15 25 6 49 81 37. Bola volly 2.31 Jumlah 34 34 31 31 130 100 VIII A VIII B VIII C VIII D Jumlah Persentase (%) Sumber: Data Penelitian . SMP Negeri 2 Padamara juga menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler.46 Disamping kegiatan belajar mengajar. 4.

sebab ada beberapa faktor yang harus dikeluarkan setiap tahap sampai dengan semua faktor diketahui sudah tidak ada item faktor yang tereliminasi.1. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis faktor melalui software SPSS versi 12.05 sedangkan lainnya nilainya lebih besar dari 0. a.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah tepat digunakan.00 berjumlah 9 (sembilan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan . 2) Communalities.faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Analisis dilakukan dengan menganalisis jawaban responden terhadap angket yang telah diujicobakan. nampak bahwa koefisien KMO sebesar 0. yaitu angka indeks yang digunakan untuk menguji ketepatan analisis faktor.47 4. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. dimana nampak bahwa faktor nomor 1 nilainya kurang dari 0. Dalam analisis ini dilakukan dengan 4 tahap.3 Analisis Faktor .592 lebih besar dari 0. Analisis ini dilakukan untuk mengungkap faktor .50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif kecuali faktor nomor 1 yang harus dikeluarkan dari model. Analisis Tahap 1 1) KMO (Kaiser—Meyer—Olkin). 3) Total Variance Explained.Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada Siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun pelajaran 2005/2006.

50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif. . b. maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan 4 faktor dan melakukan kembali analisis faktor.00 berjumlah 8 (delapan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 8 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. dan X28. 3) Total Variance Explained. X22. 2) Communalities. Berdasarkan hasil analisis tahap I. X22.604 lebih besar dari 0. dapat diketahui bahwa terdapat 9 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. X15. X15. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. Tampak bahwa terdapat 4 (empat) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X1. Analisis Tahap 2 1) Hasil pengujian ulang tahap 2. X28 dan dilakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0. setelah ke-4 faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X1. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1.48 terdapat 9 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk suatu variabel. 4) Rotated Component Matrix.

Analisis Tahap 3 1) Hasil pengujian ulang tahap 3.00 berjumlah 8 (delapan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 8 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. c. X16. X2 dan di lakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0.49 4) Rotated Component Matrix. 3) Total Variance Explained.586 lebih besar dari 0. maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan empat faktor dan melakukan kembali analisis faktor. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0. X16 dan X2. dapat diketahui bahwa terdapat 8 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. 2) Communalities.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. 4) Rotated Component Matrix. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. X4. Berdasarkan hasil analisis tahap 2. Setelah ke-4 faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X3. Tampak bahwa terdapat 4 (empat) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X3. dapat diketahui bahwa terdapat 8 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII . X4.

sehingga analisis tidak diperlukan lagi. 2) Communalities. Tampak bahwa tidak ada faktor yang harus dikeluarkan karena kurang dan 0. setelah satu faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X30 dan di lakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0.50. Dengan kata lain terdapat 7 . maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan satu faktor dan melakukan kembali analisis faktor. 4) Rotated Component Matrix. d. 3) Total Variance Explained.00 berjumlah 7 (tujuh) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 9 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. Berdasarkan hasil analisis tahap 3. dapat dikatakan bahwa terdapat 7 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif.579 lebih besar dari 0. Tampak bahwa terdapat 1 (satu) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X30. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0.50 SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Analisis Tahap 4 1) Hasil pengujian ulang tahap ke 4.

500 Nama Faktor Suasana kelas dan faktor guru Sarana belajar 1 Suasana kelas Frekuensi pemberian tugas Kehadiran Guru Metode penyampaian guru Fasilitas belajar dari orangtua Jumlah buku wajib Ketersediaan literatur Frekuensi belajar setiap hari Cara mengerjakan tugas Cara mempelajari bahan pelajaran Usaha memahami materi Keinginan menguasai materi Perhatian terhadap materi Kesulitan mengerjakan tugas Ketelitian mengerjakan soal Keaktifan bertanya Komposisi waktu pelajaran Suasana rumah Kondisi tempat tinggal Kegiatan ekstrakurikuler Frekuensi ketepatan masuk 2 3 Metode belajar 4 Motivasi Minat siswa 5 6 7 Lingkungan tempat tinggal Keaktifan siswa Berdasarkan hasil analisis faktor di atas.807 0.524 0.697 0.738 0.827 0.799 0.720 0.51 faktor yang yang terbentuk untuk menyatakan yang prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.733 0.681 0. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.564 0. menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran .3 Hasil Analisis Faktor Muatan Faktor X17 X23 X18 X13 X29 X14 X25 X7 X11 X8 X19 X5 X6 X9 X27 X21 X26 X24 X12 X20 X10 0.746 0.610 0.714 0.823 0. No Nama Variabel Tabel 4.513 0.785 0.596 0.872 0.787 0.853 0.

2) sarana belajar. Pemberian tugas rumah yang diberikan oleh guru terutama guru ilmu . 1. frekuensi pemberian tugas. 6) Lingkungan tempat tinggal.52 2005/2006 terbagi dalam 7 sub variabel yaitu 1) suasana kelas dan faktor guru.4 Suasana Kelas NO 1 2 3 Keterangan Jawaban Responden Frekuensi Persentase 21 16. 4) motivasi. sedangkan sebanyak 21 siswa atau 16. kehadiran guru dam metode penyampaian guru. dan 7) keakfitan siswa. kurang 59 tenang dan kurang kondusif 4 Tidak nyaman. tenang dan kondusif Kurang nyaman.15% menjawab sangat nyaman dan kondufif suasana kelas untuk proses belajar mengajar Pemberian tugas yang diberikan oleh guru terhadap siswa sangat diperlukan. karena dengan banyak berlatih mengerjakan soal-soal terutama untuk yang banyak menggunakan rumus-rumus akan melatih siswa dalam penerapan rumus-rumus tersebut.38 0. kurang tenang dan kurang kondusif untuk proses belajar mengajar. karena proses belajar mengajar membutuhkan suasana yang tenang. 5) minat siswa. Suasana Kelas dan Faktor Guru Sub variabel eksternal siswa terdiri dari 4 faktor yaitu suasana kelas. Tabel 4. 3) metode belajar. Suasana kelas yang dekat dengan keramaian akan menganggu proses belajar mengajar.46 45.15 50 38. tidak tenang 0 dan tidak kondusif Jumlah 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 59 siswa atau 45.38% menjawab bahwa kondisi kelas kurang nyaman.00 100 Sangat nyaman dan kondusif Nyaman. Suasana kelas di SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 terangkum dalam tabel berikut.

Kehadiran guru sangat diperlukan sekali.23% menjawab bahwa guru pengetahuan sosial-ekonomi sering memberikan tugas-tugas pada siswa.Ekonomi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 42 32.5 Pemberian Tugas pada Pelajaran Pengetahuan Sosial . Lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini.23 3 Kadang-kadang 37 28. karena biasaya kelas yang kosong dimana guru tidak berada di dalamnya akan menjadikan kelas tersebut ramai dan menganggu proses belajar mengajar disampingnya.77 2 Sering hadir 59 45.38 3 Kadang-kadang hadir 27 20. sedangkan yang menjawab kadang-kadang terdapat 37 siswa (28.31 2 Sering 51 39.08% menajwab guru tidak pernah hadir dalam .46 4 Tidak pernah 0 0.00 Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 51 siswa atau 39.53 pengetahuan sosial – ekonomi telah melaksanakan. sedangkan sebanyak 4 siswa 3. Tabel 4. Tabel 4.08 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 59 siswa atau 45.38% menjawab bahwa guru sering hadir dalam setiap tatap muka atau jadwal yang telah dibuat.6 Kehadiran Guru di Kelas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu hadir 40 30.77 4 Tidak pernah hadir 4 3. Tentang kehadiran guru pengetahuan sosial-ekonomi di kelas terangkum dalam tabel berikut ini.46%).

08 2 Cukup Jelas 100 76.00 4 Tidak jelas 0 0.54 proses belajar mengajar di kelas. dengan terpenuhinya fasilitas belajar maka siswa akan merasa tenang dalam belajar. 2. Sarana dan prasanara atau fasilitas belajar sangat mendukung keberhasilan siswa dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian metode penyampaian materi guru kepada siswa terangkum dalam tabel berikut ini. jumlah buku wajib dan ketersediaan literatur. Tabel 4.7 Metode Penyampaian Materi oleh Guru Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat jelas 30 23.08% menjawab sangat jelas terhadap materi yang disampaikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. .00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 100 siswa atau 76. Sarana belajar Sub variabel sarana belajar terdiri dari 3 faktor yaitu fasilitas belajar dari orang tua.92% siswa cukup jelas dengan penyampain materi pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang disampaikan oleh guru dan sebanyak 30 siswa atau 23. Metode penyampain guru yang monoton akan menjadikan siswa jenuh sehingga materi yang diberikan tidak akan dapat diterima siswa dengan jelas.92 3 Kurang jelas 0 0. Tentang fasilitas belajar yang diberikan oleh orang tua siswa terangkum dalam tabel berikut ini.

77%.31 3 Satu buku 45 34. Siswa yang tanpa memiliki buku wajib akan merasakan kesulitan jika akan mempelajari materi-materi yang belum jelas. sedangkan terdapat 13 siswa atau 10.62 4 Tidak diwajibkan 13 10.77% fasilitas yang diberikan oleh orang tua terhadap anak-anak untuk menunjang keberhasilan belajar termasuk lengkap sedangkan yang tidak lengkap fasilitas yang diberikan oleh orang tua sebanyak 1 siswa atau 0.00% yang merasa tidak diwajibkan untuk memiliki buku ataupun juga bisa dikatakan tidak .08 4 Tidak lengkap 1 0.08% menjawab memiliki buku wajib yang mendukung pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi sebanyak lebih dari dua buku. Ketersediaan buku wajib yang dimiliki siswa sangat mendukung keberhasilan dalam proses belajar. Tentang ketersediaan jumlah buku wajaib yang dimiliki siswa terangkum dalam tabel beriku.9 Jumlah Buku Wajib Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Lebih dari satu buku 56 43.8 Fasilitas belajar dari orang Tua Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat lengkap 33 25.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 56 siswa atau 43.55 Tabel 4.77 3 Kurang lengkap 43 33.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 53 siswa 40.38 2 Lengkap 53 40.08 2 Dua buku 16 12. Tabel 4.

38% yang menjawab bahwa ketersediaan buku literatur pengetahuan sosial – ekonomi cukup lengkap dan sebanyak 4 siswa atau 3. Siswa yang aktif akan selalu menyempatkan untuk belajar setiap hari walaupun hanya sebentar saja.08 2 Cukup lengkap 85 65.56 memiliki buku wajib. dengan frekuensi yang banyak maka materi pelajaran yang disampaikan oleh guru tidak akan terlupakan. Tentang frekuensi belajar setiap hari siswa SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 terangkum dalam tabel berikut: .00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 85 siswa atau 65.54 4 Tidak lengkap 0 0.08% yang menjawab bahwa ketersediaan buku literatur pengetahuan sosial – ekonomi sangat lengkap 3.10 Ketersediaan Buku Literatur Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat lengkap 4 3. Metode belajar Sub variabel metode belajar terdiri dari 3 faktor yaitu frekuensi belajar setiap hari.38 3 Kurang lengkap 41 31. Tabel 4. cara mengerjakan tugas dan cara mempelajari bahan pelajaran. Indikator yang ketiga adalah ketersediaan buku literatur yang terangkum dalam tabel berikut.

57

Tabel 4.11 Frekuensi Belajar Setiap Hari Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu belajar 18 13.85 2 Sering 61 46.92 3 Kadang-kadang 50 38.46 4 Tidak Penah 1 0.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 61 siswa atau 46,92% selalu belajar setiap hari, sedangkan yang tidak pernah belajar setiap hari terdapat 1 siswa atau 0,77%. Mengenai cara atau metode mengerjakan soal yang diberikan oleh guru bidang studi pengetahuan sosial – ekonomi terangkum dalam tabel beriku ini.

Tabel 4.12 Cara siswa mengerjakan Soal Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Memahami materi 35 26.92 2 Mengerjakan sebisanya 68 52.31 3 Menyontek 27 20.77 4 Dikerjakan teman 0 0.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak sebanyak 68 siswa atau 52,31% yang menjawab bahwa dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru bidang studi pengetahuan sosial – ekonomi mengerjakan sebisanya, sedangkan sebanyak 27 siswa atau 20,77% menjawab menyontek dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Sedangkan cara memahami pelajaran pengetahuan sosial terangkum dalam tabel berikut ini.

58

Tabel 4.13 Cara Mempelajari Bahan Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Membaca, memahami dan 28 21.54 mengerjakan soal 2 Membaca dan memahami 52 40.00 3 Membaca dan menghafal 42 32.31 4 Membaca saja 8 6.15 Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 52 siswa atau 40,00% cara mempelajari bahan pelajaran dengan cara membaca dan memahami pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi, sebanyak 8 siswa dengan cara membaca saja, tanpa memahami ataupun mengerjakan soal-soal yang ada.

4. Motivasi
Sub variabel motivasi terdiri dari 3 faktor yaitu usaha memahami materi, keinginan menguasai materi dan perhatian terhadap materi. Usaha siswa untuk memahami materi pelajaran dengan cara menambah jam belajar dan memperbanyak membaca buku-buku litetarur terangkum dalam tabel beriku.

Tabel 4.14 Usaha Memahami Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Membaca buku dan berdiskusi 12 9.23 2 Membaca buku 72 55.38 3 Berdiskusi 31 23.85 4 Tidak melakukan apa-apa 15 11.54 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 72 siswa atau 55,38% untuk menambah pengetahuan tentang pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi dengan cara membaca buku literatur sedangkan sebanyak 15 siswa tidak melakukan apa-

59

apa walaupun belum memahami tentang pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Sedangkan keinginan siswa dalam menguasai materi terangkum dalam tabel berikut ini.

Tabel 4.15 Keinginan menguasai Materi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 37 28.46 2 Sering 53 40.77 3 Kadang-kadang 36 27.69 4 Tidak pernah 4 3.08 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 53 siswa atau 40,77% siswa mempunyai keinginan untuk mendapatkan nilai pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi yang baik dengan cara mempunyai keinginan untuk menguasai materi pelajaran dengan baik, sedangkan sebanyak 4 siswa atau 3,08% tidak pernah mempunyai keinginan untuk memperoleh nilai yang baik dan membuktikan bahwa siswa mampu menguasai materi pelajaran dengan baik. Sedangkan perhatian terhadap pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi terangkum tabel berikut ini.

Tabel 4.16 Perhatian Terhadap Materi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu tidak pernah bosan 5 3.85 2 Tidak pernah bosan 28 21.54 3 Kadang-kadang cepat bosan 97 74.62 4 Selalu cepat bosan 0 0.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006

17 Kesulitan Mengerjakan Tugas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Tidak pernah 40 30. keaktifan bertanya dan komposisi waktu pelajaran. 5.54 4 Sering sekali 16 12. Mengenai frekuensi kesulitan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru terangkum dalam tabel berikut ini.31%.77% manjawab tidak pernah mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. sedangkan yang sering sekali merasakan kesulitan dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru sebanyak 16 siswa atau 12.31 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa 40 siswa atau 30. Ketelitian dalam mengerjakan soal-soal yang dberikan oleh guru pengetahuan sosial-ekonomi untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini. Minat siswa Sub variabel minat siswa terdiri dari 4 faktor yaitu kesulitan mengerjakan tugas.60 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 97 siswa atau 74. Tabel 4. sedangkan sebanyak 5 siswa selalu tidak pernah bosan terhadap materi yang dijelaskan guru.62% menjawab bahwa siswa kadang-kadang bosan pada saat guru menerangkan materi pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi.38 3 Sering 41 31. .77 2 Kadang-kadang 33 25. ketelitian mengerjakan tugas.

62 soal dengan teliti Tidak pernah mengerjakan 14 10. Tabel 4.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 69 siswa atau 53. Keaktifan bertanya siswa dalam setiap pelajaran pengetahuan sosial.08 4 Tidak pernah 0 0. sedangkan yang menjawab tidak penah mengerjakan soal dengan teliti sebanyak 14 siswa atau 10. sebaiknya siswa aktif bertanya kepada guru dengan aktif bertanya.77 dengan teliti Dapat mengerjakan soal 2 44 33.19 Keaktifan siswa bertanya Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu bertanyan 24 18.62% menjawab bahwa kadang-kadang teliti dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi.61 Tabel 4.46 2 Sering 37 28. Ketika materi yang diberikan oleh guru belum begitu dipahami.46 3 Kadang-kadang 69 53. materi-materi yang belum dikuasainya ditanyakan kepada guru.85 dengan teliti Kadang-kadang mengerjakan 3 58 44.77 4 soal dengan teliti Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 58 siswa atau 44.08% menjawab kadang-kadang bertanya dalam setiap pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi jika .77%.18 Ketelitian dalam mengerjakan tugas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase Selalu dapat mengerjakan soal 1 14 10.ekonomi terangkum dalam tabel berikut ini.

00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 98 siswa atau 75.54% menjawab bahwa waktu yang diberikan untuk pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi masih kurang. Menegnai komposisi waktu pelajaran penegtahuan sosial – ekonomi dengan banyaknya materi yang harus diselesaikan terangkum dalam tabel berikut.54 4 Sangat Kurang 0 0. sedangkan sebanyak 24 siswa menjawab selalu aktif bertanya jika materi yang diberikan oleh guru belum jelas.62 materi yang dibberikan oleh guru ada yang belum jelas.38% menjawab komposisi antara waktu pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi dengan jumlah materi pelajaran yang ada sudah termasuk cukup. Suasana rumah yang ada berdasarkan hasil penelitian terangkum dalam tabel berikut. Lingkungan tempat tinggal Sub variabel lingkungan tempat tinggal terdiri dari 2 faktor yaitu suasana rumah dan kondisi tempat tinggal. Kondisi rumah yang kurang nyaman tidak akan mendukung terjadinya belajar dirumah. Tabel 4.20 Komposisi Waktu Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat cukup 17 13. sedangkan sebanyak 15 siswa atau 11. Lingkungan tempat tinggal terutama rumah sangat mendukung terjadi proses belajar yang aktif. .38 3 Kurang 15 11. 6.08 2 Cukup 98 75.

Lingkungan yang tenang dan kondusif sangat mendukung siswa ketika sedang belajar dirumah.38% manjawab suasana rumah mendukung untuk diguanakan untuk belajar.21 Suasana Rumah Jawaban Responden Frekuensi Persentase 1 Sangat mendukung 16 12.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 86 siswa atau 66. Lingkungan tempat tinggal siswa SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini.85% menjawab bahwa lingkungan tempat tinggal yang ditempati sekarang ini sangat mendukung untuk proses belajar.54 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 NO Keterangan Dari tabel di atas tampak bahwa 59 siswa atau 45.54% suasana rumahnya tidak mendukung digunakan untuk belajar.00 4 Tidak mendukung 0 0.15 3 Kurang mendukung 39 30. sebanyak 15 siswa atau 11. sedangkan sebanyak 5 siswa atau 3. .22 Kondisi Tempat Tinggal Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat mendukung 5 3.15% menjawab bahwa lingkungan tempat tinggal yang ditempati sekarang ini mendukung untuk belajar.77 4 Tidak mendukung 15 11. Tabel 4.31 2 Mendukung 59 45.38 3 Kurang mendukung 40 30.85 2 Mendukung 86 66.63 Tabel 4.

62 menjawab selalu dan kadang-kadang dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah pada sore hari sedangkan yang menjawab tidak pernah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah sebanyak 4 siswa atau 3.46% menjawab selalu tepat waktu dalam pelajaran pengetahuan sosial dan sebanyak 1 siswa atau .46 2 Sering tepat waktu 37 28.62 4 Tidak pernah 4 3.23 Keikutsertaan dalam kegiatan Ekstrakurikuler Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 45 34. Tentang kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh siswa yang dilaksanakan pada sore hari jawaban responden dapat terangkum dalam tabel berikut.24 Ketepatan Masuk Sekolah Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu tepat waktu 76 58.62 2 Sering 36 27.64 7. Tabel 4.31 4 Tidak pernah tepat waktu 1 0.46 3 Kadang-kadang tepat waktu 16 12. Ketapatan masuk sekolah khususnya pada pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi terangkum dalam tabel berikut.08 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 45 siswa atau 34. Tabel 4.69 3 Kadang-Kadang 45 34.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 76 siswa atau 58.08%. Keaktifan Siswa Sub variabel keaktifan siswa terdiri dari 2 faktor yaitu kegiatan ekstrakurikuler dan frekuensi ketepatan masuk.

Pemberian tugas kepada siswa akan menjadikan siswa semakin terlatih dalam mengerjakan soal.1. Pemberian yang tanpa diadakan koreksi terhadap hasil pekerjaan siswa akan menjadikan siswa malas untuk mengerjakannya. Namun demikian pemberian tugas juga harus diikuti dengan pengkoreksi terhadap hasil pekerjaan siswa. Pemberian tugas di rumah juga menjadikan siswa akan semakin giat dalam belajar.4 Pembahasan Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 7 (tujuh) Sub variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: 1.65 0.77% yang menjawab tidak pernah tepat waktu dalam mengikuti pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Jika terjadi jam kosong dimana guru tidak dapat mengajar. sehingga siswa akan lebih termotivasi untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dengan sungguh- sungguh. Suasana yang nyaman dan tenang perlu dicptakan dari semua elemen sekolah. Siswa dikondisikan selalu berada di dalam kelas walaupun tidak ada gurunya. Karena suasana kelas yang ramai dan penuh suara gaduh di sana sini akan menjadikan proses belajar mengajar tidak akan dapat berjalan normal. 4. tenang dan kondusif. Pemberian tugas kepada . Suasana Kelas dan faktor guru Proses belajar mengajar diperlukan suasana yang nyaman. maka siswa diharapkan tidak keluar masuk kelas dan membuat suasana gaduh. Dengan begitu suasana nyaman dan tenang akan dapat terpelihara.

Guru yang sering melakukan ijin atau sering meninggalkan kelas akan menciptakan suasana kelas tidak harmonis. akan mendorong siswa untuk selalu aktif juga dalam mengikuti pelajaran. Agar siswa dapat belajar dengan baik. Penggunaan variasi metode mengajar guru sangat diperlukan. yang dapat meningkatkan kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar. Dengan menggunakan beberapa metode dalam proses belajar mengajar. . Guru diharapkan tidak selalu ijin atau meninggalkan kelas untuk keperluan pribadinya. Siswa diajarakan untuk mempraktekkan ilmu yang diperoleh di sekolah dengan kondisi sebenarnya di masyarakat. maka metode belajar harus diusahakan yang setepat. kemudian hasil dari tugas tersebut didiskusikan di sekolah. maka suanasa kelas akan tercipta proses pembelajaran yang positif. Sehingga kehadiran guru yang rajin akan dapat menciptakan suasana kelas yang kondusif. tugas mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku literatur atau dapat juga dengan pengamatan di lapangan. Metode mengajar guru yang kurang baik akan mempengaruhi belajar siswa yang tidak baik pula. metode luar kelas. karena saat ini bukan guru sentris yang menganggap siswa sebagai obyek saja.66 siswa dapat berupa tugas pribadi maupun kelompok. diskusi kelas. Karena sampai saat ini faktor guru yang sebagai subyek dalam pembelajaran merupakan faktor yang penentu keberhasilan dalam belajar. ataupun dapat juga berupa studi lapangan. Variasi mengajar guru dapat berupa ceramah. Keaktifan guru dalam memberikan pelajaran. seefisien dan seefektif mungkin. karena guru yang progresif berani mencoba metode – metode yang baru. Dengan adanya pemberian tugas yang rutin akan menjadikan siswa termotivasi dalam belajar.

alat tulis dan sebagainya. . seragam sekolah. Metode Belajar Siswa Untuk memperdalam materi pelajaran yang diberikan oleh guru pada saat pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi diperlukan pengulangan belajar lagi ketika sampai di rumah. peralatan tulis maupun semua peralatan yang digunakan untuk sekolah akan menumbuhkan motivasi siswa untuk giat belajar. Sarana belajar Dukungan orang tua dapat berupa kemampuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan anaknya di sekolah terutama dalam memenuhi kebutuhan sekolah seperti buku-buku pelajaran. karena dengan membaca referensi yang banyak maka wawasan seorang siswa akan semakin luas sehingga buku referensi yang kurang dan bahkan kadang-kadang tidak ada sama sekali merupakan yang akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Frekuensi belajar yang baik adalah selalu rutin setiap hari. Belajar dirumah walaupun sedikit waktu tetapi rutin akan lebih baik dibandingkan dengan waktu belajar semalam namun hanya satu kali pada saat ujian. tas. karena sistem belajar dengan istilah sistem kebut semalam tidak akan efektif. 3. Penempatan jam pelajaran yang tepat baik mengenjai jumlah jam dan komposisi materi yang sesuai akan dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar. Belajar hanya pada saat mau ulangan atau test saja efektif perlu dihindari. Ketersediaan buku yang harus dimiliki oleh siswa dan buku referensi yang lengkap dan dalam jumlah yang cukup akan mempermudah siswa dalam mencari referensi yang diberikan oleh seorang guru. sepatu.67 2. Dengan kemampuan orang tua menjadikan semua kebutuhan belajar siswa dapat terpenuhi baik buku.

Penggunaan metode belajar yang tepat akan menghasilkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan penggunaan metode yang menoton saja. maka metode yang tepat digunakan adalah dengan memperbanyak latihan-latihan soal-soal. Ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran akan memberikan dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. Siswa yang memiliki keinginan yang kuat untuk memahami pelajaran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal .68 Dalam belajar siswa harus dapat memilih metode mana yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari. Sehingga minat untuk membaca buku dan berdisuksi dengan teman jika memperoleh kesulitan dalam belajar tidak akan dilakukan. maka siswa akan dapat dengan mudah menemukan suatu rumus yang dipakai jika dalam suatu test terdapat soal yang sepadam. Siswa yang kurang motivasi terhadap pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi akan merasa cepat bosan dengan pelajaran. maka sebaiknya siswa menanyakan kepada guru pengampu mata pelajaran. Karena penggunaan metode belajar untuk pelajaran hafalan. Jika menemukan hal-hal yang kurang jelas pada saat belajar. Hal ini sesuai dengan pendapat Effendi (1985:123) bahwa minat adalah kecenderungan yang timbul apabila individu tertarik kepada sesuatu karena sesuai dengan kebutuhan atau merasakan bahwa sesuatu yang akan dipelajari bermakna bagi dirinya. Jika penggunaan metode belajar salah maka hasil yang akan dicapai akan kurang maksimal. 4. Pelajaran matematika yang banyak mengandung hitungan. Motivasi Motivasi seseorang akan sesuatu sangat mempengaruhi hasil yang dicapai. hitungan atau analisis akan sangat berbeda. Dengan memperbanyak latihan-latihan soal.

Rasa tidak senang tersebut bisa berupa karena sulitnya materi pelajaran atau karena bosan dengan guru yang memberi pelajaran.69 mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. Bahan pelajaran yang kurang memadai akan mengakibatkan berkurangnya minat untuk membaca buku. karena dengan ketelitian terutama dalam menjawab soal-soal yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. siswa akan senang mengikuti pelajaran sehingga materi yang diberikan oleh akan mudah terserap dan dipahami oleh murid. Dengan senang terhadap pelajaran pengetahuan sosial maka menjadikan frekuensi dalam belajar juga semakin banyak. Sedangkan siswa yang tidak tertarik dengan materi pelajaran yang diberikan oleh guru akan sangat merasa berat terbebani dengan mengikuti pelajaran. Siswa yang pandai biasanya akan lebih teliti dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. Dengan memiliki rasa senang terhadap pelajaran maka yang dulunya pelajaran pengetahuan sosial itu terasa sulit akan berubah menjadi pelajaran yang mudah dipahami dan dimengerti. Sehingga prestasi yang diperolehpun akan kurang memuaskan. maka untuk memudahkan dalam . Siswa akan merasa malas untuk mengikuti pelajaran apalagi untuk mempelajarinya pada waktu malam hari. Kecerobohan dalam menjawab soal akan berakibat sangat fatal. Dengan tertarik terhadap materi pelajaran. Rasa tidak senang terhadap pelajaran pun akan mengakibatkan seorang siswa tidak akan aktif dalam mengikuti pelajaran. Rasa tidak senang harus dibuang jauh-jauh dan diganti dengan rasa sedang terhadap pelajaran. Minat Siswa Ketelitian dalam segala bidang sangat diperlukan. 5. Untuk itu ketertarikan terhadap materi harus terus dipertahankan..

Dukungan orang tua pada saat siswa belajar dapat mendukung motivasi siswa dalam belajar. Namun jika dalam belajar menemui suatu kesulitan dan di sekolah tidak mau bertanya kepada guru mata pelajaran. sehingga keaktifan bertanya siswa perlu ditumbuhkan. 6. Keluarga yang harmonis selalu tercipta komunikasi dua . anak akan bertanya kepada orang tua jika menemui hal-hal yang belum diketahuinya. Dengan aktif bertanya maka hal-hal yang belum jelas akan dapat terjawab. Bahan ajar/literatur merupakan faktor pendukung keberhasilan belajar seorang siswa. Lingkungan tempat tinggal Orang tua yang selalu memberikan dukungan terhadap anaknya dalam belajar akan dapat dorongan bagi siswa untuk dapat berpestasi yang baik. sebaliknya orang tua selalu menanyakan perkembangan belajarnya setiap saat.70 memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. yang makan kondisi keluarga yang kondusif sangat berpengaruh terhadap keberhasilan siswa dalam belajar. Komposisi materi yang sangat banyak sedangkan jumlah jam pelajaran sangat sedikit akan menjadikan siswa merasa terbebani dengan beban yang berat. maka akan permasalahan tersebut tidak akan dapat dipecahkan. Kondisi keluarga yang tenang tanpa ada kericuhan dan pertengkaran setiap hari akan membuat suasana belajar menjadi tenang di rumah. Sehingga baik jumlah maupun komposisi pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi harus seimbang. ibu dan anak-anak merupakan dambaan bagi setiap siswa. Penggunaan metode belajar yang efektif adalah penggunaan metode belajar yang sesuai dengan materi pelajaran. Dukungan orang tua sangat diperlukan oleh siswa. Hubungan keluarga yang harmonis antara ayah.

Dan juga dalam hal pelajaran di sekolah. Siswa tidak akan . sehingga prestasi belajar yang diperolehpun juga akan semakin baik pula. Keaktifan Siswa Kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan di sekolah berfungsi untuk menyalurkan bakat dan minat siswa dalam bidang seni dan olahraga. 7. Berdasarkan hasil penelitian bahwa keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler termasuk baik. Siswa yang senang bermain sepak bola dapat mengikuti kegiatan esktrakurikuler sepak bola. Dengan demikian akan tercipta suasana yang menyenangkan dalam keluarga tersebut. siswa yang bermanat dan berbakat dala bidang seni dapat menyalurkan bakatnya dalam bisang musik. anak dengan orang tua dan antara ayah dan ibu. Keluarga yang harmonis akan selalu memberikan masukan-masukan kepada anggota keluarga. Antara anak dengan anak. Karena dengan kedisiplinan akan tercipta suasana belajar yang kondusif. jika dalam anggota keluarga menemui suatu kesulitan. Siswa akan kelelahan sesampainya dirumah sehingga tidak dapat belajar pada malam harinya. karena siswa yang setiap hari mengikuti kegiatan ekstrakurikuler lama kelamaan akan mengganggu proses belajar. Namun demikian pemberian batasan jumlah yang diikuti harus ditetapkan. namun demikian juga terdapat siswa yang hanya kadang-kadang dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Kedisiplinan dalam semua bidang sangat diperlukan. Terdapat siswa yang selalu aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler.71 arah antara anak dan orang tua. Seperti halnya kedisiplinan siswa dalam menaati peraturan sekolah yang diterapkan. seorang kakak akan dengan senang hati memberikan jalan keluar jika ada adiknya yang megalami kesulitan belajar.

Dengan terciptanya kondisi disiplin di sekolah maka proses belajar mengajar akan berjalan dengan lancar. Kedisiplinan sekolah mencakup kedisiplinan guru dalam mengajar dengan melaksanakan tata tertib. Seorang siswa yang sering membolos sekolah atau pelajaran akan ketinggalan pelajaran. Dengan demikian agar siswa belajar lebih maju. Kehadiran seorang siswa dalam setiap pelajaran sangat diperlukan. kedisiplinan pegawai/karyawan dalam pekerjaan administrasi dan kebersihan/keteraturan kelas. sehingga hasil yang diharapkanpun akan semakin baik pula. gedung sekolah dan lain – lain.72 sesukanya dalam mengikuti pelajaran. siswa harus disiplin di dalam belajar baik di sekolah. atau siswa tidak masuk sekolah tanpa ijin. agar siswa disiplin haruslah guru beserta staf yang lain disiplin pula. . di rumah dan di perpustakaan.

kehadiran guru dan metode penyampian guru b. Simpulan Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah disampaikan pada bagian sebelumnya maka dapat diambil beberapa kesimpulan sabagai berikut: 1. ketelitian mengerjakan soal. e. cara mengerjakan tugas dan cara mempelajari bahan pelajaran d. Motivasi terdiri dari usaha memahami materi. Keaktifan siswa terdiri dari kegiatan esktrakurikuler dan frekuensi ketepatan masuk 73 .1. Minat terdiri dari kesulitan mengerjakan tugas. frekuensi pemberian tugas. keianginan menguasai materi dan perhatian terhadap materi. Sarana belajar terdiri dari fasilitas belajar dari orang tua. Suasana kelas dan faktor guru terdiri dari suasana kelas. Dari hasil analisis faktor terdapat 7 (tujuh) sub variabel yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini yaitu: a. Lingkungan tempat tinggal terdiri dari suasana rumah dan kondisi tempat tinggal g. dan ketersediaan literatur c. Metode belajar terdiri dari frekuensi belajar setiap hari. jumlah buku wajib.73 BAB V PENUTUP 5. keaktifan bertanya dan komposisi waktu pelajaran f.

Perlunya meningkatkan suasana yang nyaman. sebaiknya kebiasaan siswa dalam menyontek secepatnya ditanggulangi. Menyontek adalah salah satu perbuatan yang kurang baik. (d) motivasi memiliki kontribusi sebesar 8.51%. tenang dan kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tenang 2.66%. Metode belajar memiliki kontribusi 9. Sarana belajar memiliki kontribusi sebesar 11.22%. Hasil analisis faktor dapat diketahui sumbangan atau kontribusi dari masingmasing faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 adalah sebagai berikut: (a) suasana kelas dan faktor guru memiliki kontribusi sebesar 28. Perlunya ditingkatkannya metode pembelajaran yang tepat sehingga tingkat kebosanan siswa terhadap pelajaran tidak berlarut-larut dan cepat teratasi. (b). (f) lingkungan tempat tinggal memiliki kontribusi sebesar 5.44%.26%. 5. (c). (e) minat memiliki kontribusi sebesar 7. 4. . 3. Saran-saran 1. Perlu ditingkatkan keaktifan siswa dalam bertanya kepada guru jika menemukan hal-hal yang kurang jelas.74 2.2.14%. (g) keaktifan siswa memiliki kontribusi sebesar 5.24%.

Tu’u. Belajar dan Pembelajaran. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Semarang: IKIP Semarang Press Depdikbud. Kurikulum 2004 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pedoman Khusus Pengembangan Silabus Berbasis Kompetensi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial. Psikologi Belajar. Husein. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Nana. 2003. 2005. 1996. Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. 2000. Analisis Multivariat Arti dan Prestasi. Alwi dkk. Raja Grafindo Persada. Jakarta: PT. J. 1999. Jakarta: Gramedia . Muhibbin. 2004. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta Sudjana. 2004. Semarang: IKIP Semarang Press Arikunto. 1996. Catharina Tri. 2004. Jakarta: Dirjen Pend. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Materi Pelatihan Terintegrasi IPS. Dasar dan Menengah Dirpend Lanjutan Pertama Djamarah. 2001. 2004. Tulus. Bandung: Tarsito Sudjana. Winkel. Metoda Statistika. Syaiful Bahri. M.77 DAFTAR PUSTAKA Anni. 1983. Bandung: Sinar Baru Supranto. Jakarta: Rineka Cipta Garis-Garis Besar Haluan Negara. Psikologi Belajar. Bandung: Pustaka Setia Hasan. Psikologi Pendidikan. 1989. dkk. 2000. Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: Balai Pustaka Depdiknas. Jakarta: Rineka Cipta Darsono. 2000. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta Syah. 1999. Jakarta: Dirjen Pend. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara Umar. Suharsimi. Jakarta: Rineka Cipta Dalyono. Jakarta: Balai Pustaka Slameto. Dasar dan Menengah Dirpend Lanjutan Pertama Depdiknas. 2002. 1997.

76

INSTRUMEN PENELITIAN Kata Pengantar

Dengan hormat, Dalam rangka penyusunan skripsi yang berjudul ”Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial- Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalinggha Tahun Pelajaran 2005/2006”, Maka dengan segala kerendahan hati mohon bantuan dan partisipasi saudara untuk mengisi angket ini. Pendapat dan sikap jujur dalam pengisian angket ini sangat kami harapkan dan sangat membantu dalam penyususnan Skripsi ini. Jawaban yang saudara berikan tidak mempengaruhi prestasi akademik saudara dan kami jamin kerahasiaannya. Akhirnya batas bantuan dan partisipasi saudara yang telah mengisi angket ini kami ucapkan banyak terima kasih.

Semarang, Penulis

September 2006

Endang Fitri Astuti

77

ANGKET PENELITIAN Petunjuk pengisian : 1. Isilah nama responden dan nomor absen anda pada lembar jawaban yang telah disediakan. 2. Harap anda baca baik-baik setiap pertanyaan di bawah ini. 3. Pilihlah satu jawaban yang paling sesuai, dengan membubuhkan tanda (X) pada huruf jawaban yang tersedia. 4. Jawablah semua pertanyaan yang ada dengan jujur, sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 5. Jika jawaban anda salah dan ingin dibetulkan caranya sebagai berikut: Contoh: a b c d 1. Bagaimanakah a. selalu sehat b. cukup sehat c. kurang sehat d. tidak sehat 2. Berapa lama setiap harinya anda beristirahat? a. lebih dari 8 jam b. 5 jam c. 4 jam d. 3 jam 3. Apakah anda pernah sakit dan tidak masuk pada jam pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah b. pernah 1 kali c. pernah 2 kali d. sering 4. Pernahkah anda mendapat nilai kurang dari 6 untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah diperbaiki a b c d kesehatan anda selama mengikuti pelajaran

kondisi

pengetahuan sosial-ekonomi?

78

b. pernah 1 kali c. pernah 2 kali d. pernah lebih dari 2 kali 5. Berapakah rata-rata DANEM yang anda peroleh di SD? a. lebih dari 6,1 b. 5,1 – 6 c. 4,1 – 5 d. kurang dari 4 6. Bagaimana pendapat anda terhadap tingkat kesulitan materi pengetahuan sosial-ekonomi? a. mudah b. cukup mudah c. sulit d. sangat sulit 7. ”Saya belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi untuk mendapatkan nilai baik dan membuktikan bahwa saya mampu menguasai materi pelajaran dengan baik”. Pernahkah anda berfikir demikian? a. selalu b. sering c. kadang-kadang d. tidak pernah 8. Pada saat guru anda menerangkan materi pelajaran pengetahuan sosialekonomi-ekonomi, apakah anda cepat mudah bosan? a. selalu tidak pernah bosan b. tidak pernah cepat bosan c. kadang-kadang cepat bosan d. selalu cepat bosan 9. Apakah anda selalu belajar tiap hari? a. selalu belajar b. sering c. kadang-kadang d. tidak pernah belajar

sering c. seringkah anda merasa kesulitan? a. setiap akan ada ulangan d. tidak pernah b. kurang dari 15 menit 14. Apakah anda membaca buku tentang pengetahuan sosial-ekonomi? a. 45 menit – 1 jam c. Setiap mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. membaca saja 12. tidak pernah belajar 13. kadang-kadang c.79 10. satu sampai satu setengah jam b. rutin setiap hari b. membaca. tidak pernah 11. sering sekali . 15 – 45 menit d. membaca dan memahami c. memahami dan mengerjakan soal b. sering d. membaca dan menghafal d. Berapa waktu yang anda sisihkan untuk belajar pengetahuan sosial-ekonomi setiap hari? a. kadang-kadang d. Berapa banyak waktu yang anda gunakan untuk belajar pengetahuan sosialekonomi di rumah? a. Bagaimana cara anda dalam mempelajari bahan pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. selalu b. setiap akan ada pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi c.

sering c. Apakah guru pengetahuan sosial-ekonomi anda cukup jelas menerangkan? a. mengerjakan sebisanya c. tidak mendukung 18. tidak pernah . sangat jelas b. satu buku d. dikerjakanteman 17. tidak pernah tepat waktu 16. kadang-kadang tepat waktu d. memahami materi kemudian mengerjakan tugasnya b. Bagaimana cara anda dalam mengerjakan tugas pengetahuan sosial-ekonomi? a. Apakah anda selalu datang tepat waktu dalam pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. kurang jelas d. tidak jelas 19. Apakah orang tua sering memberi motivasi/suport pada anda? a. Bagaimana kondisi lingkungan tempat tinggal yang anda tempati sekarang untuk belajar? a. tidak diwajibkan 20. sering tepat waktu c. Berapakah jumlah buku wajib yang harus dimiliki untuk setiap siswa? a. kurang mendukung d. kadang-kadang d. cukup jelas c. menyontek d. mendukung c.80 15. sangat mendukung b. dua buku c. selalu tepat waktu b. lebih dari dua buku b. selalu b.

tepat c. Menurut anda bagaimana metode guru pengetahuan sosial-ekonomi anda mengajar? a. tidak melakukan apapun 26. Apakah tempat belajar anda di rumah mendukung kegiatan belajar anda? a. sangat tepat b. kurang tepat d. nyaman. membaca buku dan berdiskusi b. selalu . tenang dan kondusif digunakan untuk belajar c. selalu hadir sering hadir kadang-kadang tidak pernah hadir 25. mendukung kegiatan belajar c. tidak nyaman. Apa yang anda lakukan untuk menambah pemahaman anda tentang pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. kurang nyaman. sangat nyaman dan kondusif digunakan untuk belajar b. tidak mendukung kegiatan belajar 22. berdiskusi d. sering b. kurang tenang dan kurang kondusif digunakan untuk belajar d. d. sangat mendukung kegiatan belajar b. tidak tenang dan tidak kondusif digunakan untuk belajar 24. Apakah anda sering mengikuti kegiatan estra kurikuler di sekolah? a. c. agak mendukung kegiatan belajar d.81 21. b. membaca buku c. tidak tepat 23. Bagaimana suasana kelas anda pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung? a. Apakah guru pengetahuian sosial-ekonomi anda selalu hadir mengajar? a.

sering c. tidak pernah 30. memiliki LKS pengetahuan sosial yang diwajibkan oleh guru d. selalu bertanya b. tidak mendukung digunakan untuk belajar 31. mendukung digunakan untuk belajar c. memiliki semua LKS pengetahuan sosial b. Bagaimana menurut pendapat anda tentang sarana dan prasarana ruang kelas anda dalam proses belajar mengajar pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak memiliki LKS 29. tidak pernah 27. kadang-kadang d. sering c. tidak lengkap 32. agak mendukung digunakan untuk belajar d. Apakah anda aktif bertanya dalam setiap pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. selalu b. memiliki LKS pengetahuan sosial yang dianjurkan oleh guru c. Apakah jam pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi anda sudah tepat? a. Apakah suasana rumah anda mendukung digunakan untuk belajar? a. Apakah anda memiliki LKS untuk menunjang belajar pengetahuan sosialekonomi anda? a. kadang-kadang d. kadang-kadang d. tidak pernah 28. Apakah guru anda selalu memberi tugas pengetahuan sosial-ekonomi? a.82 c. kurang lengkap d. sangat mendukung digunakan untuk belajar b. sangat tepat . lengkap b. cukup lengkap c.

Bagaimanakah kelengkapan buku-buku literatur pengetahuan sosial-ekonomi di perpustakaan sekolah? a. kurang tepat d. tidak pernah bisa mengerjakan soal dengan teliti 36. dapat mengerjakan soal dengan teliti c. kurang d. tepat c. sangat kurang 35. tidak pernah 37. lengkap c. Bagaimana fasilitas belajar yang diberikan orang tua anda? a. kurang lengkap d. Jika anda mendapatkan soal dari guru.83 b. selalu dapat mengerjakan soal dengan teliti b. tidak tepat 33. apakah anda dapat mengerjakan dengan teliti? a. tidak lengkap . cukup lengkap c. sangat lengkap b. sangat cukup b. kadang-kadang c. Dalam mengerjakan tugas pengetahuan sosial-ekonomi yang diberikan guru apakah anda tepat waktu dalam mengumpulkan? a. Bagaimana menurut pendapat anda tentang waktu yang disediakan untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi dalam setiap kali pertemuan? a. tidak lengkap 34. kadang-kadang dapat mengerjakan soal dengan teliti d. cukup c. tepat waktu b. kurang lengkap d. jarang d. sangat lengkap b.

sangat baik b.84 38. kurang lengkap d. baik c. lengkap c. tidak lengkap 39. Bagaimana keadaan masyarakat lingkungan sekitar anda? a. kurang baik d. sangat lengkap b. tidak baik . Bagaimana fasilitas belajar yang diberikan orang tua anda? a.

21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D (diisi oleh penulis) . 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B : : : : C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D No.85 LEMBAR JAWABAN Kode Responden Nama Responden No. Absen Kelas No.

000 1. .742 .000 1.000 1.502 435 .000 Communalities X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X22 X23 X24 X25 X26 X27 X28 X29 X30 Initial 1.754 .106 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. Chi-Square df Sig. Bartlett's Test of Sphericity Approx.000 1.763 .000 1.760 .660 .000 Extraction .000 1.756 .000 1.823 .652 .000 1.000 1.681 .798 .000 1.000 1.591 .000 1.839 .745 .698 .785 .000 1.820 .896 .000 1.000 1.000 1.417 .000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.891 .710 .687 .765 .000 1.792 .592 3043.000 1.000 1.000 1.000 1.924 .859 .708 . .719 .744 Extraction Method: Principal Component Analysis.821 .000 1.711 .000 1.

999 .392 2.072 71.008 6.182 28.907 54.902 .758 6.633 1.032 81.099 99.182 2.587 19.156 57.523 92.658 2.758 1.953 1.121 .847 1. .563 97.008 37.111 .105 95.389 .817 45.268 88.548 2.865 .707 1.486 4.535 8.025 6.231 99.008 37.730 2.360 4.567 .802 9.398 75.339 .449 46.910 .190 7.069 .532 67.190 2.814 .040 62.558 3.455 28.913 1.473 75.680 .457 .156 57.206 94.876 9.558 1.301 2.750 51.040 62.047 .532 67.142 10.222 1.225 7.057 .190 99.235 .750 51.817 1.890 90.042 3.107 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.751 84.416 62.025 1.913 .143 2.702 2.229 1.770 9.455 2.953 4.817 45.142 2.559 68.209 .731 1.158 99.087 100.169 .331 .525 1.030 .559 98.360 3.805 96.512 5.296 93.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 8.242 .042 .222 4.031 3.913 5.072 71.405 86.168 .068 2.486 1.751 2.656 .026 Extraction Method: Principal Component Analysis.031 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.473 75.074 1.836 .362 .847 6.182 28.702 9.697 97.370 99.329 78.722 .512 1.339 29.031 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Total 8.825 .641 .360 1.043 10.919 6.466 .008 2.345 7.372 7.233 38.461 .968 6.182 9.345 2.404 98.

151 -.226 -.160 .007 .011 -.784 .105 .037 .392 .136 -.138 .070 .027 -.126 .247 .799 .232 .101 .054 .038 .137 .173 .247 -.240 -.390 .136 .285 -.004 .810 .246 8 .377 -.071 .145 .176 .381 .033 -.125 .075 .750 .618 .578 .160 .266 .032 .149 .620 .012 .071 .174 3 -.122 .024 .574 Extraction Method: Principal Component Analysis.241 .197 -.301 -.377 .019 .223 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.422 .198 .560 -.191 -.161 .192 -.773 .287 -.099 .089 .004 .085 .222 .232 -.168 .312 .031 .125 .211 .199 .836 .290 .141 Component 5 .073 .101 .255 .505 .383 .186 .083 .192 .094 .237 -.021 .025 .163 .044 .151 -.136 .711 -.235 -.156 .144 .084 .057 .086 .374 .196 -.795 .610 .025 .381 .055 -.436 .191 -.549 .053 -.087 -.401 .196 .304 .099 .017 -.732 .077 .005 .293 .303 -.274 .106 -.093 -.018 .460 .070 .624 .145 .166 .050 .212 -.167 .210 4 .140 .073 .070 .123 .208 .687 -.209 -.236 -.177 .171 .034 .263 .023 .027 -.063 . Rotation converged in 14 iterations.245 6 .299 .033 .195 -.620 .032 -.342 .394 .303 -.330 .025 .132 -.539 .014 .552 .194 .039 .025 -.144 .095 .492 .020 .005 .158 .070 . .269 .096 -.058 .256 .396 .129 .291 -.052 .170 .321 .102 .455 .046 .208 .082 .146 .161 .384 .509 -.121 .333 .037 . a.054 .184 .048 .514 .071 -.560 .307 .175 -.045 .013 .430 -.078 .145 .328 .811 .172 .257 -.163 -.074 .044 .355 -.062 .118 9 .241 -.129 .130 .041 .286 .238 .046 .139 -.048 -.012 -.008 7 .181 2 .014 -.162 -.017 .016 .588 .031 .190 .096 .108 a Rotated Component Matrix X2 X29 X4 X14 X30 X13 X17 X18 X25 X16 X24 X26 X22 X11 X8 X7 X12 X19 X6 X5 X3 X23 X28 X9 X21 X1 X27 X15 X20 X10 1 .419 .007 .167 .078 .065 .137 .187 -.084 -.269 .129 -.882 .254 .067 -.244 .261 .236 .149 .086 .214 .265 .658 .534 .116 .107 .160 .028 .

109 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. .000 1.708 .604 2439.000 1.000 1.646 .761 . .781 .000 1. Chi-Square df Sig.000 1.655 .771 .000 1.665 .774 .700 .000 1.000 1. Bartlett's Test of Sphericity Approx.000 1.830 .692 .781 .817 .806 .706 .681 .000 1.901 325 .000 1.874 .000 1.000 1.790 .000 1.000 Extraction .000 1.000 Communalities X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X25 X26 X27 X29 X30 Initial 1.789 .787 .000 1.000 1.000 1.757 Extraction Method: Principal Component Analysis.000 1.000 1.000 1.771 .648 .000 1.763 .758 .000 1.000 1.000 1.750 .

503 4.445 47.491 .693 .879 84.056 .435 94.755 1.778 1.550 2.421 74.478 69.922 2.982 3.667 10.602 98.340 62.373 .042 .768 28.474 93.150 .132 .982 13.027 7.768 2.121 .189 65.849 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Total 7.758 7.010 1.150 4.319 26.229 1.463 87.507 98.268 .205 91.480 28.991 96.234 .216 99.119 60.468 1.027 2.608 3.333 2.635 13.480 2.690 55.156 .313 5.667 2.281 1.259 39.868 .563 74.925 70.862 .203 12.640 .758 78.801 2.868 11.908 7.428 4.684 6.436 54.731 46.591 1.315 81.264 2.132 100.421 74.446 5.119 60.584 .591 6.933 1.156 .000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 7.349 1.281 4.194 1.664 1.999 7.301 2.748 .758 1.189 65.594 .033 37.707 .685 .186 .900 97.334 99.933 7.258 .087 .349 5.383 .428 1.436 54.716 10.849 3.110 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.029 95.259 39.808 1.503 1.731 46.849 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.194 6.161 99.768 10.010 7.768 28.977 .693 . .464 99.573 .034 Extraction Method: Principal Component Analysis.925 70.313 1.286 1.286 89.

088 6 .496 .189 .030 .122 -.314 .297 .002 .291 -.101 .352 -. .812 Extraction Method: Principal Component Analysis.115 .039 .103 .047 .492 .127 .754 .238 .026 .627 .113 .371 .056 .048 .370 .167 .386 .331 -.026 .120 .158 -.134 .038 .708 .292 .844 .269 .515 -.122 .238 .087 7 -.358 -.284 .264 -.321 -.125 . Rotation converged in 17 iterations.178 .200 .132 .145 -.228 .222 .073 Component 4 5 .258 -.192 .219 .013 .243 3 -.017 .101 -.012 .190 .183 -.384 .192 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.203 2 .011 .063 .263 .785 .063 .358 .125 -.233 -.149 .094 .214 .138 -.311 .440 -.716 .240 .217 -.154 .126 -.239 .029 .337 .120 -.073 -.013 .588 .789 .702 .073 .076 .471 .017 .026 .016 .369 .062 .046 .096 .150 .014 .815 .459 .031 .046 -.022 .115 .127 .024 .444 .185 .273 . a.061 .553 .060 -.750 .061 -.258 .090 -.089 .082 -.211 .149 .182 .330 -.122 .268 .041 .198 -.093 .051 .723 .229 .147 .181 .429 .070 -.095 -.258 .097 .357 .738 .412 .417 -.353 .362 .155 .111 a Rotated Component Matrix X23 X17 X18 X24 X26 X29 X2 X14 X4 X11 X7 X8 X12 X19 X27 X10 X5 X25 X3 X21 X9 X16 X13 X6 X30 X20 1 .001 -.095 .656 .069 .221 .221 .170 .041 .048 .401 .629 .440 .082 .273 .179 .052 8 .230 .017 .737 .188 .049 .028 .012 .140 .198 -.126 .282 .019 .036 -.035 .326 .357 .717 .086 -.065 .212 -.059 .153 -.153 .079 .807 .055 .209 .218 .183 .459 .165 .117 .066 -.256 .152 -.145 -.156 .562 .

715 .730 .693 .112 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.000 Communalities X2 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X26 X27 X29 X30 Initial 1.865 .000 Extraction .817 .752 .847 . Bartlett's Test of Sphericity Approx.000 1.873 .816 .759 .000 1.000 1. Chi-Square df Sig.804 . .000 1.640 .000 1.819 .000 1.756 .000 1.000 1.000 1.636 231 .000 1. .000 1.000 1.000 1.000 1.727 .000 1.860 .000 1.808 Extraction Method: Principal Component Analysis.586 1766.777 .000 1.000 1.000 1.000 1.695 .815 .865 .825 .000 1.

210 2.385 10.369 .073 .569 7.233 96.347 5. .185 1.222 1.697 93.009 1.805 8.345 10.448 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.174 .132 63.410 56.731 7.681 99.089 .370 6.958 88.215 1.431 1.050 .236 2.805 1.113 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.158 1.353 1.723 26.522 .824 48.233 73.774 8.452 .651 .861 1.840 39.185 8.064 64.603 78.840 39.578 .448 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Total 6.941 1.164 1.345 28.655 13.227 .132 63.115 85.206 56.569 1.099 2.845 4.333 99.832 38.778 .655 2.603 78.057 2.824 48.448 3.453 95.215 7.127 9.150 .536 81.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 6.320 .233 73.669 47.151 5.265 68.385 1.603 11.612 5.032 97.013 .158 5.799 12.547 1.345 28.403 99.214 100.373 .289 1.265 68.941 8.685 .151 1.047 Extraction Method: Principal Component Analysis.347 1.236 28.375 90.850 8.345 2.845 1.612 1.013 4.004 13.314 1.009 8.786 .381 .983 3.733 92.226 78.206 56.878 1.271 .378 2.869 72.790 98.

255 .041 .018 .039 .345 .168 .071 .287 -.642 .380 -. a.334 .722 .366 -.081 .076 -.245 -.221 .106 .102 .032 -.616 -.327 .757 .063 .692 .091 .154 -.108 .520 .291 .347 . Rotation converged in 12 iterations.090 -.288 .236 2 -.158 .220 .061 .371 .183 .109 .060 .159 .144 .094 .186 .730 .236 3 .070 .178 -.044 .055 -.135 .173 .051 .157 -.139 .217 .021 .139 .636 .063 -.196 -. Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.665 .119 -.222 .059 Component 4 5 .202 .057 .157 .251 -.498 .052 -.028 .128 -.379 .020 .277 -.054 .188 .075 .083 -.201 .011 .220 .073 .451 -.116 -.033 -.169 .102 .036 .124 -.017 -.167 .032 8 .795 .738 .216 .671 -.183 .159 .191 -.036 .194 -.208 -.166 .008 .283 .294 .038 .836 .181 .375 .227 .375 -.847 Extraction Method: Principal Component Analysis.193 -.163 .115 .214 .252 .273 .306 .080 .039 .131 -.281 .743 .130 7 .002 .090 .766 .212 .176 .126 .415 .249 -.110 6 -.064 .150 .113 .171 .668 .199 .042 .114 a Rotated Component Matrix X17 X18 X23 X13 X29 X2 X14 X30 X11 X7 X8 X12 X19 X6 X5 X24 X26 X27 X10 X9 X21 X20 1 .173 -.122 .168 -.221 .473 .023 .295 -.160 -.784 .250 . .216 .050 .194 .024 .078 .104 .052 -.148 .204 .223 .030 .104 .058 .830 .067 .279 .031 -.393 .857 .856 .060 .

.000 1.000 1.784 .817 .775 . Bartlett's Test of Sphericity Approx.000 1.000 1.679 .000 1.000 1.000 1.717 .000 1.579 1635.000 Communalities X2 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X26 X27 X29 Initial 1.628 .000 1.000 1.000 1.714 .743 .871 .115 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.000 1.835 .833 Extraction Method: Principal Component Analysis.687 .000 Extraction .708 . Chi-Square df Sig.334 210 .000 1.621 .000 1.790 .000 1.000 1.841 .645 .735 .000 1.000 1.879 .000 1.745 .000 1.801 . .

444 2.077 .653 .301 27.104 5.880 .140 49.256 75.562 7.664 11.463 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Total 6.236 100.700 5.508 70.081 98.919 1.222 39.222 39.227 .730 1.795 92.438 64.041 9.664 28.714 98.261 1.700 1.793 13.357 11.724 1.019 28.366 99.681 2.373 .472 .687 .764 .463 4.339 1.165 97.157 1.562 1.919 9.019 2.876 8.664 2.182 .970 14.664 28.105 .643 88.656 3.102 1.245 .256 75.026 8.140 49.150 .143 14.500 1.730 8.896 .721 59.207 5.039 2.377 .236 57.207 1.192 79.236 57.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 6.248 90.406 1.928 3.972 39.156 10.929 1.885 9.261 7.508 70.684 2. .049 Extraction Method: Principal Component Analysis.143 2.463 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 2.272 82.026 1.555 .496 7.104 .416 2.111 86.933 68.514 11.116 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.357 1.399 .302 .437 95.776 94.125 75.157 5.438 64.268 49.937 1.502 99.885 1.

043 .799 .011 -.310 .513 -.500 Extraction Method: Principal Component Analysis.122 Component 4 .260 -.080 .252 .228 .199 .024 .260 .089 -.143 .050 .060 .044 .331 .787 .610 -.016 .714 -.053 .004 .596 .193 3 .107 .104 -.200 -.127 .270 .031 .279 7 .341 -.130 .085 .038 .063 -.170 -.236 .087 .156 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.248 .733 .872 .008 .150 .039 .318 .366 .057 . Rotation converged in 12 iterations.112 .157 -.112 .198 .107 .853 .354 -.247 .738 .823 .077 .196 .464 .334 -.392 .349 -.033 .206 . .201 .289 .140 .197 -.230 -.317 .015 .310 .106 .314 .125 .048 .002 .139 .024 .003 .332 -.276 -.681 -.416 .043 .133 -.807 .264 -.219 .697 .097 .159 .181 .074 -.024 -.086 .092 .189 -. a.050 .785 .524 .083 .204 -.175 -.188 .059 -.190 .079 -.827 .110 .213 .273 5 .056 .323 .297 .109 .119 .208 .294 .155 .234 2 -.161 .026 .720 .087 .746 .314 -.369 6 .105 .266 -.061 .074 .051 .004 .147 .083 .564 .050 -.117 a Rotated Component Matrix 1 X17 X23 X18 X13 X29 X14 X2 X7 X11 X8 X19 X5 X6 X9 X27 X21 X26 X24 X12 X20 X10 .515 .211 .

361 x 316 96 2 x 277 96 30 x x 3401 389241 3401 2 Pada α = 5% dengan N= 30 karena rxy > r tabel. maka angket No. 1 tersebut Valid. .PERHITUNGAN VALIDITAS ANGKET Rumus : rxy = {ΝΣΧ ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ ) 2 − (ΣΧ) 2 }{ΝΣΥ 2 − (ΣΥ ) 2 } Kriteria Butir angket Valid jika rxy > rtabel Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 1. No.427 diperoleh rtabel = 0. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Σ X 4 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 2 3 3 4 4 96 Y 116 89 109 104 115 99 114 125 107 109 138 128 104 109 105 113 108 118 104 126 120 109 128 108 110 108 122 98 121 137 3401 X2 16 4 9 9 9 9 9 16 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 16 16 16 16 4 9 9 16 16 316 Y2 13456 7921 11881 10816 13225 9801 12996 15625 11449 11881 19044 16384 10816 11881 11025 12769 11664 13924 10816 15876 14400 11881 16384 11664 12100 11664 14884 9604 14641 18769 389241 XY 464 178 327 312 345 297 342 500 321 327 414 384 312 327 315 339 324 354 312 378 360 436 512 432 440 216 366 294 484 548 277 Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 30 rxy = 30 rxy = 0.

Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel .29 σb2 .PERHITUNGAN RELIABILITAS ANGKET Rumus : 2 Σσ b ⎛ k ⎞⎛ r11 = ⎜ ⎟ ⎜1 − σ t2 ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝ ⎞ ⎟ ⎟ ⎠ Kriteria Apabila r11 > r tabel.843 21.699 1 1 - r11 = Pada α = 5% dengan N = 30 diperoleh r tabel = 0. Koefisien reliabilitas r11 = 39 39 0. .88 122.16 σb1 2 96 2 30 = 0. Varians Total σ t2 = ΣΥ 2 − (ΣΥ )2 Ν 3401 2 30 30 Ν 389241 = = σt2 122. 2 σb39 Σσb 2 = = 205 30 21.16 2 3.88 77 2 30 = 1. .699 2. Varians Butir 316 = 270 = 30 30 84 2 30 = 1. maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1.361.

TABEL DISTRIBUSI DATA HASIL PENELITIAN NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 KODE R-001 R-002 R-003 R-004 R-005 R-006 R-007 R-008 R-009 R-010 R-011 R-012 R-013 R-014 R-015 R-016 R-017 R-018 R-019 R-020 R-021 R-022 R-023 R-024 R-025 R-026 R-027 R-028 R-029 R-030 R-031 R-032 R-033 R-034 R-035 R-036 R-037 R-038 R-039 R-040 R-041 R-042 R-043 R-044 R-045 R-046 R-047 R-048 R-049 R-050 R-051 R-052 R-053 R-054 R-055 R-056 R-057 R-058 R-059 R-060 R-061 R-062 R-063 R-064 R-065 R-066 R-067 R-068 1 4 4 3 3 2 4 2 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 2 4 4 2 3 2 3 2 3 2 3 4 3 2 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 2 4 3 1 1 1 3 4 4 4 3 3 4 4 2 2 2 4 4 3 2 4 4 3 2 2 2 1 4 4 1 2 2 2 3 3 4 2 3 4 3 2 2 2 4 4 3 3 4 4 2 3 1 1 3 3 3 2 4 2 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 2 3 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 2 3 3 2 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 2 4 3 3 4 2 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 2 4 4 3 4 4 3 3 4 1 3 2 4 3 3 4 2 4 3 3 2 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 2 4 2 3 3 2 2 2 2 2 3 4 2 3 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 2 3 3 3 3 4 3 3 4 2 3 3 4 2 4 3 2 5 4 3 3 4 2 4 2 4 3 3 3 2 3 2 2 2 3 3 4 4 2 3 3 3 1 3 2 2 2 3 4 2 2 3 3 1 3 3 3 2 4 4 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 3 4 4 2 2 2 3 2 3 3 3 6 4 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 3 3 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 ANGKET 7 4 3 2 3 2 3 3 1 1 2 4 2 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 2 2 3 2 3 2 1 4 4 1 2 3 2 3 2 2 2 2 3 4 3 3 2 2 2 3 2 4 2 1 1 3 3 4 3 2 3 4 2 2 2 3 2 4 2 1 8 4 3 2 2 3 3 3 2 3 2 4 4 2 2 3 3 2 2 4 4 2 2 2 3 2 2 2 3 2 4 4 2 3 2 2 2 3 2 2 2 4 4 2 2 3 3 2 2 4 4 2 3 2 2 3 3 2 2 3 4 3 3 2 2 4 4 2 3 9 4 3 2 3 3 2 2 3 2 4 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3 3 2 2 4 4 2 2 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 4 2 3 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 10 3 3 2 2 2 1 3 4 3 3 4 4 4 2 3 1 3 2 2 4 2 3 3 2 2 3 4 3 2 3 3 2 3 4 3 2 2 3 3 2 4 4 2 3 1 3 2 4 4 4 3 3 4 3 1 4 2 2 3 3 1 3 2 4 4 4 3 3 11 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 2 3 4 4 2 2 3 4 3 4 3 3 2 4 4 2 3 3 4 3 2 3 2 2 4 4 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 2 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 12 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 2 3 4 2 3 3 2 1 3 1 3 1 3 3 1 3 1 3 1 2 3 3 2 4 3 2 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 13 4 3 4 4 3 4 2 4 3 3 3 2 4 3 3 2 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 2 2 2 2 2 3 2 2 4 4 3 4 2 4 4 4 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 4 2 2 3 2 1 2 4 3 2 2 2 2 3 3 2 .

92% 52.46% 4 3 2 3 1 4 3 3 4 4 4 3 3 3 2 4 3 4 2 2 3 2 3 2 2 4 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 4 3 3 4 1 3 3 3 4 3 4 2 4 3 3 2 3 2 4 2 2 2 4 4 2 3 37 54 36 3 130 28.69% 6 2 2 2 2 3 3 2 4 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 4 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 2 5 28 97 0 130 3.85% 46.46% 40.38% 23.54% 3 3 3 1 4 4 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 2 3 3 2 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 4 2 4 4 4 4 3 2 3 4 4 3 4 3 4 3 69 49 11 1 130 53.38% 40.31% 11 2 3 4 3 3 3 3 4 2 3 4 4 2 2 3 2 3 4 3 3 2 2 2 2 3 3 4 3 4 3 2 2 4 4 3 2 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 2 2 35 68 27 0 130 26.31% 64.54% 74.92% 38.46% 41.62% ANGKET 7 8 1 2 3 3 3 3 2 3 4 4 2 2 3 3 4 4 3 2 3 2 3 4 3 4 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 1 2 3 2 2 2 1 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 4 3 4 3 2 3 2 4 4 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 1 2 1 3 2 2 4 4 2 4 3 2 2 2 2 3 2 3 4 4 1 2 2 3 1 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 14 24 44 37 58 69 14 0 130 130 10.69% 5 4 3 4 2 4 4 4 4 3 3 4 4 2 3 3 3 4 3 4 2 2 2 3 2 2 4 3 1 3 3 3 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 4 4 4 3 3 3 2 3 2 2 2 4 2 2 4 3 1 3 3 3 2 37 53 36 4 130 28.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 KODE R-069 R-070 R-071 R-072 R-073 R-074 R-075 R-076 R-077 R-078 R-079 R-080 R-081 R-082 R-083 R-084 R-085 R-086 R-087 R-088 R-089 R-090 R-091 R-092 R-093 R-094 R-095 R-096 R-097 R-098 R-099 R-100 R-101 R-102 R-103 R-104 R-105 R-106 R-107 R-108 R-109 R-110 R-111 R-112 R-113 R-114 R-115 R-116 R-117 R-118 R-119 R-120 R-121 R-122 R-123 R-124 R-125 R-126 R-127 R-128 R-129 R-130 A B C D A B C 1 4 3 4 2 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 29 84 17 0 130 22.85% 13 4 2 3 4 4 2 3 4 3 3 4 4 3 2 3 2 4 4 2 3 3 2 2 3 2 2 4 3 4 3 2 3 4 2 3 3 4 2 3 2 3 2 2 4 3 3 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 4 2 4 3 2 3 33 53 43 1 130 25.23% 55.08% .46% 53.08% 2 3 1 1 1 3 4 2 4 2 2 2 4 3 2 4 2 3 2 2 2 1 2 3 1 2 2 2 3 4 4 2 3 4 2 2 2 4 2 4 3 1 1 1 3 4 4 4 3 3 4 4 2 4 1 2 2 2 3 4 3 2 3 40 33 41 16 130 30.77% 25.77% 12 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 4 2 3 3 2 1 3 1 3 1 3 2 1 3 1 3 1 2 3 3 2 4 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 1 3 1 3 1 2 3 3 2 12 72 31 15 130 9.77% 33.38% 31.31% 20.62% 18.85% 21.08% 37.46% 10 4 3 1 2 4 2 3 3 3 2 2 4 2 3 3 2 2 3 4 3 2 3 2 2 3 4 3 2 2 3 3 2 4 2 2 3 3 3 2 2 2 1 3 4 3 3 4 4 4 2 3 1 3 2 3 4 3 2 2 3 3 2 28 52 42 8 130 21.69% 8.77% 27.54% 40.46% 28.00% 32.77% 33.08% 9 3 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3 3 2 2 3 1 2 2 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 3 4 3 2 3 3 2 2 3 2 4 2 2 3 3 3 4 4 2 2 3 3 3 2 4 2 2 18 61 50 1 130 13.85% 44.62% 13.54% 27.

00% 12 11.77% 8 0.54% 13 0.15% 11 0.77% 4 2.31% 3 0.77% .00% ANGKET 7 10.31% 5 3.08% 6 0.NO KODE D 1 0.77% 10 6.00% 2 12.00% 9 0.

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 14 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 4 4 2 1 3 4 1 3 1 3 2 2 2 2 3 1 3 1 2 3 1 2 4 4 2 2 3 3 3 3 3 4 3 2 3 2 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 15 4 4 2 2 4 4 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 4 4 3 4 4 4 3 2 2 2 3 3 2 2 2 3 4 3 4 3 4 4 3 2 3 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 4 4 2 2 4 4 2 2 2 3 2 4 3 3 16 4 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 17 4 3 3 4 4 4 2 4 2 3 3 3 4 3 3 2 3 3 4 4 3 3 3 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 3 3 2 3 3 4 3 3 3 2 4 2 4 4 4 3 3 4 2 3 3 4 3 3 3 2 18 4 3 3 4 4 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 3 1 1 3 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 2 19 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 ANGKET 20 21 4 4 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 4 3 4 2 4 3 3 2 3 3 2 3 4 2 4 2 2 3 2 3 1 3 4 3 4 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 1 2 2 3 2 3 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 4 3 4 3 1 3 2 3 2 3 4 2 4 2 2 3 3 3 3 2 4 3 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 2 3 1 2 3 2 4 4 2 3 4 2 4 2 2 3 3 3 3 2 4 3 4 2 22 3 3 2 4 4 4 4 4 3 2 4 3 2 3 3 3 3 2 4 4 3 3 4 2 2 3 3 3 1 2 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 4 4 2 3 3 3 3 2 3 4 2 3 4 2 4 4 4 2 3 3 3 3 3 2 3 4 2 3 23 4 2 3 4 4 3 2 4 2 4 3 2 4 4 4 3 3 2 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 2 3 3 4 4 4 2 3 4 2 4 2 3 4 4 3 2 4 3 4 4 4 2 3 4 2 24 2 4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 2 4 3 3 4 3 2 4 2 3 3 3 3 2 3 4 2 25 4 3 3 3 2 2 2 4 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 4 3 26 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 2 27 4 4 4 4 2 2 2 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 3 4 3 4 3 4 4 3 4 2 2 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 .

69% 34.62% 24 4 3 3 2 3 2 4 2 3 3 4 4 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 2 4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 2 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 21 50 59 0 130 16.38% 26 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 17 98 15 0 130 13.46% 68.38% 30.46% 45.00% ANGKET 20 21 4 3 2 2 2 2 2 2 4 3 1 2 3 2 4 4 2 3 1 3 4 3 4 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 1 2 3 3 2 2 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 4 3 4 3 1 3 2 3 4 4 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 4 3 4 2 4 3 3 2 3 3 2 3 4 2 4 2 2 3 2 3 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 3 3 3 3 56 4 16 85 45 41 13 0 130 130 43.00% 64.38% 11.08% 76.08% 17 4 2 4 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 4 2 4 2 3 3 3 4 3 3 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 42 51 37 0 130 32.31% 34.46% 3.77% 19 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 30 100 0 0 130 23.08% 65.15% 38.31% 45.38% 20.54% 22 4 2 4 4 4 2 3 3 3 2 4 4 3 3 4 2 2 3 3 3 1 4 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 4 4 2 3 3 3 2 4 4 4 4 4 3 2 4 3 2 3 3 3 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 36 57 32 5 130 27.62% 23 4 2 3 4 4 3 2 4 3 2 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 2 3 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 2 3 4 2 3 4 4 3 2 4 2 4 3 2 4 4 4 3 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 45 36 45 4 130 34.31% 39.31% .38% 31.38% 16 4 3 3 3 4 2 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 37 89 4 0 130 28.77% 45.46% 28.15% 35.54% 27 4 2 2 2 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 3 1 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 2 2 4 3 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 3 4 3 3 4 4 2 76 37 16 1 130 58.77% 15 4 3 4 4 4 2 4 4 3 2 2 4 4 3 4 3 4 3 2 2 2 3 2 2 2 2 3 4 4 4 3 4 4 2 2 3 4 4 2 2 4 4 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 2 3 4 4 4 3 4 50 34 46 0 130 38.38% 25 4 2 2 2 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 2 2 2 4 3 4 3 2 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 26 84 20 0 130 20.46% 18 4 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 3 3 1 3 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 1 3 2 2 4 2 3 4 4 4 40 59 27 4 130 30.62% 15.23% 28.08% 12.46% 26.85% 24.92% 0.46% 12.62% 27.08% 75.62% 3.69% 43.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 14 3 2 2 2 3 2 3 3 2 2 4 4 2 1 3 3 1 3 1 3 2 2 2 2 3 1 3 1 4 3 1 2 4 4 2 2 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 3 1 3 1 4 3 1 2 16 59 40 15 130 12.

08% 24 0.85% 23 3.00% 17 0.00% 26 0.00% 0.77% .00% 22 3.00% 25 0.08% 19 0.00% 27 0.00% 18 3.00% 16 0.NO 14 11.00% ANGKET 20 21 10.54% 15 0.

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 28 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 4 2 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 ANGKET 29 3 3 3 3 2 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 30 3 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 4 3 3 2 3 2 2 3 3 3 2 3 2 2 3 4 2 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 112 91 80 98 79 83 74 102 81 96 101 81 96 87 91 79 85 79 107 111 83 85 98 84 79 92 77 81 64 84 84 66 78 79 92 78 75 99 83 84 110 109 77 85 77 91 87 93 82 101 96 76 101 72 81 106 98 76 91 112 78 90 86 93 80 101 97 79 .

54% 5.08% 100 73 80 80 110 79 92 112 85 80 103 110 83 83 98 76 83 91 80 80 65 80 64 65 81 80 91 77 86 98 83 83 110 101 80 85 112 91 80 96 79 81 79 101 85 96 101 80 94 86 91 80 86 65 81 77 91 76 86 95 83 82 .NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 28 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 2 3 4 4 3 3 3 2 3 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 2 4 3 2 4 4 3 56 67 7 0 130 43.31% 54.85% 66.38% ANGKET 29 30 3 3 2 2 2 2 2 2 3 4 3 2 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 2 2 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 3 2 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 5 3 86 71 39 56 0 0 130 130 3.15% 30.00% 2.08% 51.62% 43.

00% ANGKET 29 0.00% 30 0.NO 28 0.00% .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful