FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL-EKONOMI PADA SISWA KELAS VIII

SMP NEGERI 2 PADAMARA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2005/2006

SKRIPSI
Diajukan dalam rangka penyelesaian Studi Strata I untuk mencapai gelar Sarjana Pendidikan di Universitas Negeri Semarang

Oleh: Endang Fitri Astuti 3364981591 Pendidikan Akuntansi

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh pembimbing untuk diajukan ke sidang panitia ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Dosen Pembimbing I

Dosen Pembimbing II

Drs. Kusmuriyanto, M.Si NIP. 131404309

Drs. Subowo, M.Si NIP. 131404311

Mengetahui Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan sidang panitia ujian skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Selasa : 14 April 2007

Penguji Skripsi

M. Khafid, S.Pd., M.Si NIP. 132243641

Anggota I

Anggota II

Drs. Kusmuriyanto, M.Si NIP. 131404309

Drs. Subowo, M.Si NIP. 131404311

Mengetahui: Dekan,

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri. baik sebagian maupun seluruhnya. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. 5 April 2007 Endang Fitri Astuti NIM. Semarang. 3364981591 iv .

Dua mutiara cintaku. Kakak. 3. PERSEMBAHAN: Karya ini saya persembahkan untuk: 1. Ali Ma’ruf dan Munarsah yang selalu memberi bantuan dan dukungannya. 2.s Al Insyiroh: 6-7). v . Maka apabila kamu selesai (dari sesuatu urusan) kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (Q. lelehan keringat dan doa yang dikeluarkan jua kesabaran untukku. adik dan keponakanku yang selalu memotivasi saya untuk dapat menyelesaikan skripsi ini. Orang yang sabar pasti meraih keberhasilan meskipun memerlukan waktu yang panjang (penulis). Terima kasih atas tiap tetesan air mata.MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto: Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Bapak dan Mama. yang selalu menaburkan kasih di tiap titian langkahku di dunia fana ini.

M. Rektor Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menuntut ilmu di UNNES. vi .. Skripsi ini disusun untuk memenuhi syarat guna mencapai gelar Sarjana Pendidikan pada program studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Sukirman.Si. Drs. M. 2.Si. Agus Wahyudin. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menuntut ilmu di UNNES. 3.PRAKATA Segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat. taufiq dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyusun skripsi dengan judul: Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial–ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada : 1.. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan pengarahan dan penulisan skripsi ini. Drs.

Guru mata pelajaran Pengetahuan Sosial SMP Negeri 2 Padamara yang telah membantu penulis dalam pengumpulan data penelitian di lapangan.Si dan Drs..4. M. Akhirnya semoga penyusunan skripsi ini akan dapat memberikan manfaat sebagaimana yang diharapkan. M. 8.. Umi. Dosen Pembimbing yang telah memberikan bimbingan kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini dengan penuh keikhlasan dan kesabaran hingga selesainya skripsi ini.Md. Subowo. Iqoh. Kusmuriyanto.Si. Penulis menyadari sepenuhnya kemampuan yang ada dalam diri penulis yang terbatas. Amien. 5. Dosen Penguji yang telah memberikan saran dan masukan untuk perbaikan skripsi ini. Temam-temanku Pur.Si. M. Slamet. 7.. April 2007 Penulis vii .Pd. Sarkono. S. Mufti dan semua pihak telah memberikan bantuan. Drs. Kepala SMP Negeri 2 Padamara yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk mengadakan penelitian di SMP Negeri 2 Padamara. Giri Purwoko.Pd. S. Siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara yang telah membantu penulis dalam pengumpulan data. Pd. untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan. dukungan moral maupun spiritual yang tidak dapat disebutkan satu persatu. 6. 9. M. Bowo. Khafid. Ayu. A. Semarang.

kontribusi terkecil diberikan oleh faktor keaktifan siswa yaitu sebesar 5. 2007. Kebenaran argumen ini perlu dibuktikan melalui kegiatan penelitian agar diperoleh jawaban yang akurat. sebaiknya kebiasaan siswa dalam menyontek secepatnya ditanggulangi.47%. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga?. Faktor yang memberi kontribusi paling besar adalah faktor suasana kelas dan faktor guru yaitu sebasar 28. (2) faktor sarana belajar. tetapi untuk tercapainya tujuan penelitian sampel yang digunakan ditambah menjadi sebesar 130 responden.26% dari keseluruhan kontribusi yang diberikan oleh seluruh faktor yang besarnya 75. Kata Kunci: Prestasi Belajar. Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.SARI Endang Fitri Astuti. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) Perlunya meningkatkan suasana yang nyaman.66%. (3) Perlunya ditingkatkan keaktifan siswa dalam bertanya kepada guru jika menemukan hal-hal yang kurang jelas dan (4) Menyontek adalah salah satu perbuatan yang kurang baik. Data yang diperoleh dianalisis dengan tehnik analisis faktor. Fakultas Ekonomi. faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: (1) faktor suasana kelas dan guru. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 7 (tujuh) faktor prestasi belajar yang terbentuk. Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi. (3) faktor metode belajar. Progran Studi Pendidikan Akuntansi. baik yang datang dari dalam maupun dari luar diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kab. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel hasil eksplorasi yang akan diteliti seluruhan hubungan interdependent antar variabel-variabelnya. viii .027. (2) Perlunya ditingkatkannya metode pembelajaran yang tepat sehingga tingkat kebosanan siswa terhadap pelajaran tidak berlarut-larut dan cepat teratasi. (4) faktor motivasi. Siswa Prestasi belajar mata pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga dipengaruhi oleh berbagai faktor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 184 siswa. tenang. Untuk pengambilan sampel digunakan rumus slovin dengan taraf signifikansi 5% dan didapat sampel 126. dan kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tenang. (6) faktor lingkungan tempat tinggal dan (7) faktor keaktifan siswa. (5) faktor minat siswa.

.................................................1 Belajar......................................... vi Sari ...................................................................................................................................................................... 1 1......................................................3 Penegasan Istilah................................................... i Persetujuan pembimbing................................................ 6 Bab II Landasan Teori............................. 10 ix .......3 Prinsip-prinsip belajar ....... 8 2..............1... xi Daftar lampiran ............. iv Motto dan persembahan ............................................... xiii Bab I Pendahuluan ................................................................................................1 Pengertian Belajar .............................6 Sistematika Penulisan Skripsi ....................... ii Pengesahan kelulusan.......................................................................................................... 6 1.............................................DAFTAR ISI Halaman Halaman judul ...................................................................5 Manfaat Penelitian ..........................................1....................................................................1........................ 8 2........................................................................................................................................... iii Pernyataan ................................................ 5 1........................... 1 1.............................................................................................4 Tujuan Penelitian .......................................................2 Rumusan Masalah ............................................................................................................................ v Prakata...2 Ciri-ciri Belajar .................... 5 1................................... 8 2..........................................................1 Alasan Pemilihan Judul............................................................................................................................................................................................... 9 2........................................................................................... ix Daftar tabel................. viii Daftar isi.................................. 5 1....................................................

........................................ 31 3.2 Prestasi Belajar .....................................................4 Kerangka Berfikir ................................. 73 5................................................................................................3 Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial........................................ 31 3................................1 Hasil Penelitian.............1................................................ 47 4.............................................................................................1 Gambaran Umum SMP Negeri 2 Padamara....4 Metode Pengumpulan Data ..............3 Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada Siswa kelas VIII SMP N 2 Padamara Kab............2 Karakteristik Responden........................................................................... 36 3................................................... 28 2...............2 Sampel ............... 44 4.................................1 Pengertian prestasi belajar................................................................................6 Metode Analisis Data ....................................................... 31 3.....................2...................2.......................3 Variabel Penelitian ..................................................... 12 2....................2......................... 76 x ..........2 Saran ................ 75 Lampiran .................................................... 11 2........................................1..............5 Validitas dan Reliabilitas........................................ 37 3............................................................................................................................... 44 4..................................................................... 73 5....... Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 ..............................4 Pembahasan .... 34 3............... 44 4....................1 Populasi ............................................................... 46 4................... 41 Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan.............1.......................1....................................... 11 2................. 74 Daftar Pustaka ............................................................................................................................2 Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar...................................1 Simpulan.......................................... 29 Bab III Metode Penelitian .. 65 Bab V Penutup .........................

...................... 47 4.9 Jumlah buku wajib................3 Hasil analisis faktor ...........DAFTAR TABEL Tabel Halaman 3............ 54 4........ 58 4.....17 Kesuliatn mengerjakan tugas..... 61 xi ............... 60 4........8 Fasilitas belajar dari orang tua..... 61 4.................................. 52 4................................ 56 4.......... 58 4..........................12 Cara siswa mengerjakan soal....................................................... 57 4............................................................ 53 4...........................................................................5 Pemberian tugas pada pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi .......6 Pemberian tugas pada pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi ...............15 Keinginan menguasai materi ........................................................................13 Cara mempelajari bahan pelajaran ...... 55 4.................. 59 4......2 Penyebaran populasi dan sampel penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga............................. 46 4............................................................ 54 4.....................1 Jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga................................................................................16 Perhatian terhadap materi .2 Karakteristik responden menurut jenis kelamin......................................................1 Pembagian ruang kelas pada SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga .................... 34 4.........................11 Frekuensi belajar setiap hari ......................................... 59 4..............7 Metode penyampaian materi oleh guru .............14 Usaha memahami pelajaran................................... 32 3..........10 Ketersediaan buku literature............................................................................ 56 4.......................................4 Suasana kelas.......................

4.18 Ketelitian mengerjakan tugas .................................................................. 62 4.19 Keaktifan siswa bertanya......................................................................... 63 4.20 Komposisi waktu pelajaran ..................................................................... 63 4.21 Suasana rumah......................................................................................... 64 4.22 Kondisi tempat tinggal............................................................................. 65 4.23 Keikutsertaan dalam kegiatan ekstrakurikuler ........................................ 65 4.24 Ketepatan masuk sekolah ........................................................................ 66

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

Halaman

1. Instrumen penelitian ................................................................................... 76 2. Angket penelitian ....................................................................................... 77 3. Lembar jawaban ......................................................................................... 85 4. Tabel perhitungan validitas dan reliabilitas ............................................... 86 5. Perhitungan validitas angket ...................................................................... 89 6. Perhitungan reliabilitas angket ................................................................... 90 7. Tabel distribusi data hasil penelitian .......................................................... 91 8. Analisis faktor I .......................................................................................... 97 9. Analisis faktor II......................................................................................... 100 10. Analisis faktor III ....................................................................................... 103 11. Analisis faktor IV ....................................................................................... 106 12. Surat ijin penelitian .................................................................................... 109 13. Surat keterangan penelitian dari SMP Negeri 2 Padamara ........................ 110 14. Surat rekomendasi ...................................................................................... 111

xiii

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Alasan Pemilihan Judul Pendidikan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan juga merupakan kunci dalam keberhasilan pembangunan. Berhasil tidaknya pembangunan nasional ditentukan oleh kualitas manusia Indonesia itu sendiri. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan modal dasar dalam persaingan di era globalisasi sekarang ini. Hal ini dikarenakan beberapa hal antara lain jumlah penduduk semakin besar sehingga persaingan semakin ketat, berkurangnya sumber daya alam serta semakin majunya teknologi. Oleh karena itu dunia pendidikan dituntut mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berprestasi. Masalah besar yang dihadapi oleh dunia pendidikan di Indonesia adalah mutu, biaya dan kualitas. Kualitas pendidikan dinilai sangat rendah. Dampak dari rendahnya kualitas pendidikan tersebut yaitu rendahnya mutu sumber daya manusia. Rendahnya mutu sumber daya manusia Indonesia salah satu tandanya dapat dilihat dari tingkat HDI (Human Development Indeks). Berdasarkan angka Human Development Indeks negara Indonesia menempati urutan ke 111 dari 177 negara yang diperingkat oleh program pembangunan PBB, bahkan di antara negara Asia Tenggara yang maju, posisi Indonesia berada di urutan paling bawah (www. Human Development Indonesia.Com). Implikasi dari rendahnya sumber daya manusia adalah rendahnya produktivitas dan rendahnya daya saing. 1

siswa. masyaraklat. Kegiatan belajar mengajar memiliki peranan yang sangat penting agar pendidikan dapat berjalan dengan baik. situasi . metode. akhlak mulia serta keterampilan yang dibutuhkan dirinya.2 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual-keagamaan. Belajar mengacu pada kegiatan siswa dan mengajar mengacu pada kegiatan guru. 20 Th 2003). di tempat inilah kegiatan belajar mengajar berlangsung (ilmu pengetahuan diajarkan dan dikembangkan kepada anak didik) oleh karena itu sekolah menjadi suatu lingkungan yang khas sebagai lingkungan pendidikan. guru. Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan diharapkan mampu menerapkan strategi belajar yang baik bagi siswanya dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. kepribadian. Belajar dan mengajar adalah dua konsep yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. bangsa dan negara (UU Sistem Pendidikan Nasional No. bahan. Belajar sebagai proses terjadi manakala ada interaksi antara guru dengan siswa. Dengan penerapan strategi yang baik dalam belajar bagi siswa diharapkan akan meningkatkan prestasi belajar siswa. pengendalian diri. yaitu tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar dengan segala sarana dan prasarana serta kondisi lingkungan yang mendukung berlangsungnya kegiatan belajar mengajar. Dalam belajar mengajar terdapat tujuh komponen utama yaitu : tujuan. Sekolah merupakan suatu lembaga pendidikan formal.

Tetapi pada kenyataannya tidak semua siswa mencapai hasil seperti yang diharapkan. Hasil belajar siswa yang tinggi akan memberikan dorongan dan semangat siswa meningkatkan motivasi belajar terhadap mata pelajaran. Jika seseorang mempelajari sesuatu dengan penuh motivasi maka diharapkan hasil akan baik.3 yang memungkinkan proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan alat penilaian. dan dapat melanjutkan serta mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa. Mata pelajaran pengetahuan sosial diberikan di sekolah memiliki tujuan untuk mempersiapkan anak didik menjadi warga negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. karena motivasi merupakan sesuatu yang sangat penting bagi seseorang dalam melakukan sesuatu kegiatan. dengan menitik beratkan pada pengembangan individu yang dapat memahami masalah-masalah yang berada dalam lingkungan. dan lingkungan alam yang membahas interaksi antar manusia dengan lingkungannya. Tingkat penguasaan belajar . Ada siswa yang hasil belajarnya tinggi dan ada pula siswa yang hasil belajarnya rendah. baik yang berasal dari lingkungan sosial yang membahas interaksi antar manusia. agar setiap siswa mencapai hasil belajar yang sebaik-baiknya. Menjadi harapan semua pihak. Keberhasilan siswa dalam belajar dapat dilihat dari hasil belajar siswa tersebut. namun apabila seseorang tidak memiliki motivasi untuk mempelajari sesuatu maka jangan diharapkan bahwa seseorang akan berhasil dengan baik dalam mempelajari hal tersebut. selain itu dapat berpikir kritis dan kreatif. dimana ketujuh komponen tersebut saling berhubungan dan saling mempengaruhi satu dengan yang lain.

faktor psikologis dan faktor kelelahan.4 dalam mata pelajaran pengetahuan sosial dapat dilihat dari prestasi belajar. 2002:895). Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru (Alwi. Menurut Slameto (2003:54) prestasi belajar dipengaruhi oleh dua macam yaitu faktor intern (faktor yang bersumber dari dalam diri siswa) dan faktor ekstern (faktor yang bersumber dari luar siswa). dimana termasuk kategori kurang baik. Penulis sangat tertarik untuk meneliti hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi siswa dalam proses belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi. lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. . Berdasarkan kenyataan tersebut di atas penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006”. sedangkan faktor ekstern meliputi faktor lingkungan keluarga. Berpijak dari data hasil belajar pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga nilai raport untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006 rata-rata siswa memperoleh nilai 6. Faktor intern meliputi faktor jasmaniah/kondisi fisiologis.

Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran.4 Tujuan Penelitian Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar pada mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Prestasi belajar yang dimaksud disini adalah nilai yang telah dicapai oleh siswa kelas VIII dalam menguasai mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang tercermin dalam nilai raport semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006.2 Rumusan Masalah Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006? 1. 1. maka penulis memberi batasan istilah sebagai berikut: • Prestasi belajar Prestasi adalah hasil yang telah dicapai dan yang telah dilakukan atau dikerjakan.3 Penegasan Istilah Untuk memperjelas pokok permasalahan penelitian dan menghindari salah pengertian terhadap penelitian ini. 2002:895).5 1. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru (Alwi. .

pernyataan. tujuan dan manfaat penelitian dan sistematika skripsi.6 Sistematika Skripsi Sistematika skripsi dibagi menjadi tiga bagian sebagai berikut: 1. motto dan persembahan. Bagian permulaan skripsi Berisi: halaman judul. 2. prakata. Bagi Siswa Penelitian ini dapat dijadikan acuan pendorong secara sadar untuk dapat mencapai hasil belajar yang optimal sehingga dapat mencapai prestasi belajar yang tinggi. baik oleh guru untuk memberikan gambaran tentang hal-hal yang dapat mempengaruhi siswa untuk dapat berprestasi dalam belajar. Bagian isi skripsi Bab I Pendahuluan Berisi latar belakang masalah.5 Manfat Penelitian Manfat dari penelitian ini adalah: 1. daftar isi. pengesahan. 3. sehingga guru dapat membantu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. penegasan istilah. 2. . rumusan masalah. daftar tabel dan daftar lampiran.6 1. 1. sari. Bagi Lembaga Pendidikan Penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Bagi Penulis Penelitian ini dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu dan menambah wawasan dalam mengaplikasikan teori yang sudah didapat dibangku kuliah.

metode pengumpulan data dan metode analisis data. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Berisi hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian. . 3.7 Bab II Kajian Teoritis Berisi teori-teori yang melatarbelakangi penelitian ini. Bagian akhir skripsi Berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran. Bab V Penutup Berisi kesimpulan dari hasil penelitian dan saran kepada pihak yang terkait. Meliputi: metode penentuan objek penelitian. Bab III Metode Penelitian Berisi metode-metode yang digunakan dalam penelitian.

1 Belajar 2. Menurut Slameto (2003:2) belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan.8 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Menurut Kingskey dalam Djamarah (2002: 13) belajar adalah proses di mana tigkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan. bahwa berhasil atau gagalnya pencapaian tujuan pendidikan itu amat bergantung pada proses belajar yang dialami siswa baik di sekolah maupun di lingkungan rumah atau keluarganya sendiri. Menurut Whittaker dalam Djamarah (2002: 12) belajar adalah proses di mana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman. 8 . sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Ini berarti. Menurut Anni (2004:2) belajar merupakan proses penting bagi perubahan perilaku manusia dan ia mencakup segala sesuatu yang difikirkan dan dikerjakan.1 Pengertian Belajar Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan setiap jenis dan jenjang pendidikan. Menurut Cronbach dalam Djamarah (2002: 13) belajar sebagai suatu aktivitas yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman.

2. Suatu perubahan yang terjadi akan menyebabkan perubahan berikutnya dan akan berguna bagi proses belajar berikutnya. .1. Perubahan yang terjadi secara sadar Berarti seseorang yang belajar akan menyadari terjadinya perubahan itu atau sekurang-kurangnya ia merasakan telah terjadi adanya suatu perubahan dalam dirinya.2 Ciri-ciri belajar Menurut Djamarah (2002:15) ciri-ciri perubahan tingkah laku dalam pengertian belajar meliputi: 1. Belajar berkaitan dengan perubahan perilaku. Perubahan dalam belajar bukan bersifat sementara Perubahan yang terjadi karena proses belajar bersifat menetap atau permanen. 2. 4. 2. 3. Perubahan perilaku itu terjadi karena didahului oleh proses pengalaman. Perubahan perilaku karena belajar bersifat relatif permanen. Misalnya kecakapan yang dimiliki seseorang akan terus berkembang kalau terus dipergunakan atau dilatih. 3. Perubahan dalam belajar bersifat fungsional Perubahan yang terjadi dalam diri seseorang berlangsung secara terus menerus dan tidak statis.9 Dari berbagai pendapat di atas tentang konsep belajar mengandung tiga unsur yaitu: 1. Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif Perubahan-perubahan itu senantiasa bertanbah dan tertuju untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya.

Perubahan belajar terarah pada perubahan tingkah laku yang benar-benar disadari. Berdasarkan prasyarat yang diperlukan untuk belajar 1. Belajar adalah proses organisasi. meningkatkan minat dan membimbing untuk mencapai tujuan instruksional. prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. b. Belajar itu proses kontinyu. Belajar perlu lingkungan yang menantang dimana anak dapat mengembangkan kemampuan bereksplorasi dan belajar dengan efektif.1. 2.3 Prinsip-prinsip belajar Menurut Slameto (2003: 27). pengetahuan. 2. Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku Perubahan yang diperoleh seseorang setelah melalui suatu proses belajar meliputi perubahan keseluruhan tingkah laku secara menyeluruh dalam sikap. 6. Belajar harus dapat menimbulakan reinforcement dan motivasi yang kuat pada siswa untuk mencapai tujuan instruksional. Misalnya belajar mengetik. Sesuai hakekat belajar 1. eksplorasi dan discovery. adaptasi. 2. keterampilan. . 3. maka harus tahap demi tahap menurut perkembangannya.10 5. Belajar perlu ada interaksi siswa dengan lingkungannya. Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah Perubahan tingkah laku ini terjadi karena ada tujuan yang akan dicapai. 4. Dalam belajar setiap siswa harus diusahakan berpartisipasi aktif.

sehingga siswa dapat belajar dengan tenang. Sesuai materi atau bahan yang harus dipelajari 1. Belajar harus dapat mengembangkan kemampuan tertentu sesuai dengan tujuan instruksional yang harus dicapainya. keterampilan dan sikap sebagai hasil belajar yang dinyatakan dalam bentuk nilai.2 Prestasi Belajar 2. 2.1 Pengertian prestasi belajar Menurut Alwi (2002:895) prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran. .11 3. Belajar memerlukan sarana yang cukup. penyajian yang sederhana sehingga siswa mudah menangkap pengertiannya. Syarat keberhasilan belajar 1.2. 2. d. c. Menurut Winkel (1983:102) prestasi belajar adalah hasil suatu penilaian di bidang pengetahuan. Belajar adalah proses kontinguitas (hubungan antara pengertian yang satu dengan pengertian yang lain) sehingga mendapatkan pengertian yang diharapkan. Repetisi dalam proses belajar perlu pengulangan berkali-kali agar pengertian/keterampilan sikap itu mendalam pada siswa. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru. 2. Belajar bersifat keseluruhan dan materi itu harus memiliki struktur.

Faktor internal terdiri dari: a.2 Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar Berhasil atau tidaknya seseorang dalam belajar disebabkan beberapa faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar yaitu yang berasal dari dalam orang yang belajar (faktor internal) dan ada pula yang berasal dari luar orang yang belajar (faktor eksternal). Faktor keluarga b. Faktor psikologis 2. Menurut Slameto (2003: 54) faktor-faktor yang mempengaruhi belajar yaitu: 1.12 Menurut Sudjana (1989:46) prestasi belajar adalah kemampuan yang dimiliki oleh siswa setelah menerima pengalaman belajar. Faktor masyarakat . 2. Penilaian ini dapat berupa angka atau huruf. Dengan demikian prestasi belajar diartikan sebagai suatu hasil atas kecakapan atau kemampuan seseorang pada bidang tertentu dalam mencapai tingkat kedewasaan yang langsung dapat diukur dengan test. Faktor jasmaniah b. Faktor eksternal terdir dari a. Prestasi belajar dalam penelitian ini adalah nilai yang telah dicapai oleh siswa kelas VIII dalam menguasai mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang tercermin dalam nilai raport semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006. Faktor sekolah c.2.

Intelegensi dan bakat c. Aspek psikologis 2. . Faktor lingkungan sosial b. Sekolah c. Lingkungan sekitar Menurut Syah (2001:132) faktor-faktor yang mempengaruhi belajar siswa yaitu: 1. Aspek fisiologis b. Kesehatan b. Minat dan motivasi d. Cara belajar 2.13 Menurut Dalyono (1997:55) faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar adalah sebagai berikut: 1. Faktor internal meliputi dua aspek yaitu a. Keluarga b. Masyarakat d. Faktor eksternal meliputi: a. Faktor eskternal (faktor yang berasal dari luar diri) a. Faktor lingkungan non sosial. Faktor internal (faktor yang berasal dari dalam diri) a.

14 Menurut Merson U. Faktor lingkungan keluarga b. Sedangkan faktor ekstrnal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yang berasal dari luar diri siswa. Faktor sekolah d. Faktor eksternal meliputi: a. Faktor kecerdasan b. Faktor sarana pendukung belajar Dari teori-teori prestasi belajar di atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar dipegaruhi oleh faktor internal dan eksternal dari diri siswa. Faktor internal dan elsternal tersebut dapat diuraikan sebagai berikut: . Faktor minat dan perhatian d. Faktor bakat c. Faktor internal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yang berasal dari dalam diri siswa. Faktor cara belajar 2. Faktor kesehatan e. Faktor pergaulan c. Faktor internal meliputi: a. Sangalang dalam Tu’u (2004:78) faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam mencapai hasil belajar yang baik terdiri dari: 1.

kurang bersemangat dan mengantuk karena waktu istirahat yang tidak cukup (kurang). terutama pada mata pelajaran yang selalu berubah mengikuti perkembangan. mengantuk jika badannya lemah. Siswa yang masuk sekolah dapat memperoleh informasi terbaru yang bias jadi belum ada dalam buku. selain juga cepat lelah. Kondisi kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatan seseorang terganggu. Kesehatan seseorang berpengaruh terhadap belajarnya. Kesehatan Sehat berarti dalam keadaan baik segenap badan beserta bagian-bagiannya atau bebas dari penyakit. Selain mudah lelah. kurang darah ataupun gangguangangguan/ kelainan-kelainan funfsi alat indera serta tubuhnya. Siswa juga mendapatkan informasi tentang buku-buku yang dapat digunakan sebagai referensi dan memberikan dorongan untuk belajar sendiri. mudah pusing. Kehadiran Kehadiran siswa dalam sekolah merupakan bentuk minat siswa ada pelajaran. c. b. . Jika seseorang menginginkan dapat belajar dengan baik haruslah mengusahakan kesehatannya terjamin. a. Waktu istirahat Proses belajar seseorang akan terganggu jika waktu istirahat seseorang terganggu. kurang bersemangat.15 Faktor internal 1.

b. mengetahui atau menggunakan konsep-konsep yang abstrak secara efektif.P. Intelegensi/kecerdasan Menurut J. tidak stabil. Siswa yang pandai biasanya akan mendapat nilai yang baik. Sedangkan bagi siswa yang kurang pandai akan mendapat nilai rendah.16 2. mengetahui relasi dan mempelajarinya dengan cepat. Nilai pelajaran Nilai pelajaran merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan siswa. Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar. . Chaplin dalam Slameto (2003:56) intelegensi adalah kecakapan yang terdiri dari tiga jenis yaitu kecakapan untuk menghadapi dan menyesuaikan ke dalam situasi yang baru dengan cepat dan efektif. Kesulitan dalam mengerjakan tugas merupakan tantangan bagi siswa untuk dapat berhasil dalam mengerjakan tugas dan merupakan suatu kepuasan tersendiri jika siswa dapat berhasil dan mendapat hasil belajar yang baik. Dalam situasi yang sama siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. Kesulitan mengerjakan tugas Kesulitan mengerjakan tugas akan menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut dengan belajar yang rajin. Tinggi rendahnya kecerdasan seseorang sangat menentukan keberhasilan dalam belajar. a.

Ketelitian mengerjakan soal Ketelitian dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. Untuk bias mndapat hasil yang baik dalam belajar harus mempunyai perhatian terhadap pelajaran. c. Kecerobohan dalam menjawab soal akan berakibat sangat fatal. . Dalam belajar. a. Keinginan menguasai materi Ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran akan memberi dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. Siswa yang pandai biasanya akan lebih teliti dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. Motif mendasari dan mempengaruhi setiap usaha serta kegiatan seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkan. b. maka untuk memudahkan dalam memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. 2004:79). Perhatian terhadap materi Perhatian adalah melihat dan mendengar dengan baik dan teliti terhadap sesuatu (Tu’u.17 3. Siswa yang memiliki keinginan yang kuat untuk menguasai materi pelajatran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. Motivasi Motivasi adalah dorongan yang membuat seseorang berbuat sesuatu. kalau siswa mempunyai motif yang baik dan kuat itu akan memperbesar usaha dan kegiatannya mencapai prestasi yang tinggi.

4. karena dapat memperkaya dan memperluas pengtahuannya. Dengan bertanya juga bias menambah wawasan dan menunjang dalam belajar siswa tersebut. Dengan bertanya berarti siswa paham terhadap materi pelajatran. Dengan membaca buku-buku pelajaran atau artikel akan meningkatkan pengetahuannya dan meningkatkan prestasi belajarnya. Keaktifan bertanya Keaktifan bertanya menunjukkan rasa ingin tahu terhadap materi yang disampaikan. f. Siswa yang memiliki motivasi yang kuat untuk memahami materi pelajaran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. Cara belajar Keberhasilan studi siswa dipengaruhi oleh cara belajar siswa.18 d. tetapi mungkin saja ada bagian-bagian tertentu yang tidak dipahami. Siswa yang mempunyai motivasi yang kuat untuk memahami materi pelajaran akan memberi dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. Cara belajar yang efisien memungkinkan mencapai prestasi lebih tinggi dibandingkan dengan cara belajar yang tidak efisien. Usaha memahami materi Minat seseorang akan sesuatu sangat mempengaruhi hasil yang dicapai. Cara belajar yang efisien sebagai berikut: • Berkonsentrasi sebalum dan pada saat belajar . Minat membaca buku Membaca merupakan suatu tuntutan mutlak bagi setiap siswa. e.

tetapi rutin akan lebih baik dibandingkan dengan waktu belajar semalam namum hanya satu kali pada saat ujian. c. dan berusaha menguasainya dengan sebaik-baiknya • Mencoba menyelesaikan dan melatih mengerjakan soal-soal a.19 • Segera mempelajari kembali bahan yang telah diterima • Membaca dengan teliti dan baik bahan yang sedang dipelajari. Hal ini tidak akan terjadi apabila siswa memiliki waktu belajar yang teratur setiap harinya. maka metode yang tepat adalah dengan . karena sistem belajar dengan istilah sistem kebut semalam tidak akan efektif. Cara mempelajari bahan pelajaran Dalam belajar siswa harus dapat memilih metode yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari. Untuk pelajaran pengetahuan sosialekonomi yang banyak hafalan. Belajar hanya pada saat mau ulangan saja perlu dihindari. Belajar di rumah walaupun sedikit waktunya. Jika penggunaan metode belajar salah maka hasil yang akan dicapai akan kurang maksimal. Waktu belajar yang buruk seperti belajar jika ada ulangan saja dengan sistem kebut semalam tidak akan memberikan hasil yang baik. Frekuensi belajar setiap hari Frekuensi belajar yang baik adalah selalu rutin setiap hari. b. Waktu belajar Keberhasilan siswa dalam belajar dipengaruhi oleh waktu belajar siswa itu sendiri. sebab badan sudah capek karena semalaman tidak tidur untuk belajar.

2004:80). Siswa yang pandai biasanya akan lebih mudah mennyelesaikan soal yang diberikan oleh guru dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. Banyak sekali waktu dan kesempatan bagi seorang anak untuk berjumpa dan berinteraksi dengan keluarganya. Perjumpaan dan interaksi tersebut sudah pasti sangat besar pengaruhnya bagi perilaku dan prestasi seseorang. Faktor eksternal 1. maka untuk memudahkan dalam memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. perilaku dan prestasi cenderung terhambat. d. Sebaliknya jika keluarga tidak harmonis atau broken home akan berdampak negatif bagi perkembangan siswa. Kecerobohan dalam menyelesaikan tugas akan berakibat sangat fatal. Cara mengerjakan tugas Dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. . Kondisi yang harmonis dalam keluarga dapat memberi stimulus dan respon yang bnaik dari anak sehingga perilaku dan prestasinya menjadi baik. dan akan muncul masalah-masalah dalam perilaku dan prestasinya (Tu’u.20 memperbanyak membaca buku-buku atau artikel untuk menambah pengetahuan dan membuat intisarinya. Lingkungan keluarga Keluarga adalah suatu lingkungan yang terdiri dari orang-orang terdekat bagi seorang anak.

Agar anak dapat belajar dengan baik perlu diciptakan suasana runah yang tenang dan tenteram selain anak betah tinggal di rumah. b. sebagai pemacu siswa untuk belajar agar mendapatkan prestasi belajar yang baik di sekolah. Suasana rumah Suasana rumah dimaksudkan sebagai situasi atau kejadian-kejadian yang sering terjadi di dalam keluarga dimana anak berada dan belajar. sehingga siswa dapat berkonsentrasi penuh dalam belajarnya (Slameto. tempat tinggal dan kesehatan. kursi. pakaian. Dengan begitu siswa akan merasa tenang dan nyaman karena semua kebutuhannya dapat terpenuhi. meja. juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. buku-buku dan lain-lain. Suasana rumah juga merupakan faktor yang penting yang tidak termasuk faktor yang disengaja.21 a. alat tulismenulis. c. Dorongan orang tua Orang tua harus dapat menciptakan kondisi harmonis dalam keluarga dan memberi dorongan pada siswa di sekolah atau bisa juga dengan penghargaan yang diberikan atas prestasi yang didapat siswa. Fasilitas belajar Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak. penerangan. Fasilitas belajar itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempunyai cukup uang. 2003:63).2003:63). anak juga dapat belajar dengan baik (Slameto. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya yaitu makanan. .

Setiap guru memiliki kepribadian masing-masing dan kepribadian tersebut diakui sebagai aspek yang tidak dapat dikesampingkan dari kerangka keberhasilan belajar mengajar. mencukupi sarana penunjang pembelajaran. menciptakan suasana tertib dan disiplin. . Di sekolah diadakan kegiatan pendidikan. 2004:81). mental. Guru Guru merupakan unsur manusiawi yang keberadaanya mutlak dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Dari kepribadian tersebut mempengaruhi pola kepemimpinan guru ketika melaksanakan tugas di kelas. ilmu pengetahuan dan keterampilan ditanamkan dan dikembangkan. spiritual.22 2. guru dapat menjadikan anak didiknya menjadi orang yang sukses. perilaku. Apabila sekolah dapat menciptakan hubungan dan komunikasi yang baik. Oleh karena itu sekolah menjadi wahana yang sangat dominan bagi pengaruh pembentukan sikap. Dengan keilmuan yang dimiliki. Sekolah merupakan lingkungan pendidikan yang terstruktur. a. Kualitas guru adalah faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah. perilaku dan prestasi seorang siswa. Di sekolah nilai-nilai etik. moral. menggunakan metode pembelajaran yang aktif-interaktif. memiliki sistem dan organisasi yang baik. disiplin. Lingkungan sekolah Sekolah adalah wahana kegiatan dan proses pendidikan berlangsunng. yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa (Tu’u. pembelajaran dan latihan. akan dapat mendorong siswa saling berkompetisi dalam pembelajaran.

tetapi guru tidak ada. Cara mengajar guru Cara mengajar guru harus sistematis dan jelas disertai variasi-variasi dalam penyampaiannya sehingga mudah diingat dan dipahami siswa. b. Cara mengajar guru adalah cara guru dalam penyampaian materi pelajaran dalam proses pembelajaran di sekolah. Penugasan digunakan untuk mengefektifkan pelajaran yang diberikan. Kehadiran guru Kehadiran guru mutlak diperlukan didalamnya. menuntut kemandirian siswa dalam belajar dan untuk mengetahui pemahaman terhadap materi.23 1. Metode penyampaian guru Metode mengajar merupakan taknik penyampaian materi. 4. Kalau hanya ada anak didik. guru tidah harus terpaku pada satu metode saja. Dalam penyampaian materi. 2. Sumber belajar/literatur Literatur merupakan sumber materi pembelajaran yang digunakan untuk membantu kelancaran belajar. maka tidak akan terjadi kegiatan belajar mengajar di sekolah. Frekuensi pemberian tugas Tugas merupakan pekerjaan yang harus dikerjakan dan diselesaikan. 3. tetapi sebaliknya harus menggunakan metode yang bervariasi agar siswa tidak bosan. Kurangnya literatur/sumber bacaan dalam .

Kegiatan ekstrakurikuler Keikut sertaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler sangat baik sebagai sarana penyaluran bakat yang dimiliki. 3. 1. pengembangan wawasan serta melatih dari untuk berorganisasi. Kepemilikan LKS/buku penunjang Dengan memiliki LKS dapat membantu siswa dalam memahami materi pelajaran yang diajarkan. c. Materi yang belum dimengerti siswa dari penjelasan guru dapat dikaji kembali dalam buku wajib. Dengan kepemilikan buku wajib siswa dapat belajar mengenai banyak hal yang terkait dengan materi pelajaran.24 jumlah kuantitas dan kualitas membuat penyajian pembelajaran yang tidak baik. . 2. sebab siswa yang dapat mengerjakan soal-soal di LKS berarti siswa melatih dirinya untuk menguasai materi yang diberikan oleh guru. Tersedianya buku wajib yang diperlukan siswa dapat membantu siswa memahami materi pelajaran yang diajarkan. Ketersediaan/kelengkapan buku literatur Ketersediaan/kelengkapan buku literatur dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jumlah buku wajib Buku wajib (pegangan) siswa yang dimiliki dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Selain buku pelajaran yang dimiliki siswa. sekolah sebaiknya juga menyediakan sumber-sumber bacaan lain yan dapat memperluas wawasan siswa serta dapat menunjang hasil belajar siswa.

e. Kesulitan dalam belajar juga . Suasana kelas Kelas merupakan tempat dimana siswa belajar.25 d. Tingkat kesulitan materi Kesulitan dalam belajar adalah ketidakmampuan siswa dalam memahami materi pelajaran. 2000:29). Kurikulum yang kurang baik berpengaruh tidak baik terhadap belajar. 1. Keadaan (ruang) kelas 1. Kegiatan itu sebagian besar adalah menyajikan bahan pelajaran agar siswa menerima. menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu. 2. Jika tempat belajarnya kondusif dan tenang untuk belajar akan memudahkan siswa untuk berkonsentrasi. Sarana dan prasarana pelajaran yang kurang lengkap membuat penyajian pelajaran tidak baik. Kesulitan dalam pelajaran akan menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut. terutama pada pelajaran yang bersifat praktek. hal ini dapat merangsang rasa ingin tahu siswa dan membuat siswa aktif dalam belajar untuk dapat memahami pelajaran yang semula tidak dipahaminya (Darsono. Kurikulum Kurikulum diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa. Sarana dan prasarana kelas Sarana dan prasarana kelas yang lengkap akan memudahkan seorang siswa dalam belajar.

Siswa yang telat masuk kelas akan ketinggalan materi. Memilih waktu sekolah yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar. Frekuensi keterlambatan masuk Bentuk pelanggaran yang kerap terjadi adalah terlambat hadir. sore/malam hari. Komposisi materi pelajaran Bahan pelajaran merupakan substansi yang akan disampaikan dalam kegiatan belajar mengajar. siang. Komposisi materi pelajaran yang seimbang akan menimbulkan kemudahan bagi siswa yang belajar.2003: 68) g. dibandingkan pada siang hari atau sore hari kondisi badannya sudah lelah/lemah sehingga siswa sulit untuk berkonsentrasi (Slameto. belum siap menerima materi karena harus menyesuaikan diri dan mengganggu teman lain.26 merupakan suatu tantangan bagi siswa untuk dapat menguasai mata pelajaran tersebut dan akan mendapat hasil belajar yang baik. 2. Waktu itu dapat pagi. Kedisiplinan siswa masuk sekolah dengan tepat menunjukkan kesiapannya dalam mengikuti pelajaran. . Jam pelajaran Memilih jam pelajaran yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar. Waktu sekolah Waktu sekolah ialah waktu terjadinya proses belajar mengajar di sekolah. f. 1. Disiplin sekolah 1. Pelajaran yang diberikan pada pagi hari lebih baik karena kondisi jasmani masih fit dan pikiran masih segar.

Pengaruh itu dapat mendorong semangat siswa untuk belajar lebih giat (Slameto. Akibatnya belajarnya terganggu dan bahkan anak akan kehilangan semangat untuk belajar karena perhatiannya terpusat kepada pelajaran berpindah ke perpuatan-perbuatan yang selalu dilakukan orang-orang di sekitarnya. . Lingkungan masyarakat Keadaan lingkungan masyarakat juga sangat penting dalam mempengaruhi prestasi belajar. a. Lingkungan masyarakat Lingkungan masyarakat di sekitar siswa sangat berpengaruh terhadap belajar siswa. bangunan rumah. anak juga akan terpengaruh juga ke hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang di lingkungannya. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas Ketepatan waktu dalam mengumpulkan tugas menunjukkan bahwa siswa tersebut memiliki motivasi yang besar terhadap pelajaran dan siswa tersebut mempunyai disiplin yang baik. dan sebagainya. Siswa akan tertarik untuk berbuat seperti yang dilakukan orang-orang di sekitarnya. Sebaliknya jika lingkungan anak adalah orang-orang yang terpelajar yang baik-baik. Keadaan lingkungan. Masyarakat yang terdiri dari orang-orang yang tidak terpelajar dan mempunyai kebiasaan yang tidak baik akan berpengaruh pada siswa.2003:71). 3. mereka mendidik dan menyekolahkan anaknya. antusias dengan cita-cita yang luhur akan masa depan anaknya.27 2. suasana sekitar. sehingga akan berbut seperti orang-orang yang ada di lingkungannya.

hal ini akan mendorong anak lebih giat belajar. dan dapat melanjutkan serta mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa. (2) . Karakteristik mata pelajaran pengetahuan sosial adalah: (1) pengetahuan sosial merupakan perpaduan antara sosiologi. 2005:5). baik yang berasal dari lingkungan sosial yang membahas interaksi antar manusia.3 Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial Pengertian pengetahuan sosial adalah merupakan perwujudan dari suatu pendekatan interdisiplin dari pelajaran ilmu-ilmu sosial dengan mengintegrasikan bahan/materi atau konsep-konsep ilmu sosial tersebut untuk memahami masalahmasalah sosial yang diberikan di sekolah sebagai suatu program pengajaran (Depdiknas.28 b. terutama anak-anaknya rata-rata bersekolah tinggi dan moralnya baik. selain itu dapat berpikir kritis dan kreatif. dan lingkungan alam yang membahas interaksi antar manusia dengan lingkungannya. baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. ekonomi dan sejarah. 2. dengan menitik beratkan pada pengembangan individu yang dapat memahami masalah-masalah yang berada dalam lingkungan. Kondisi tempat tinggal Keadaan masyarakat juga menentukan prestasi belajar. Mata pelajaran pengetahuan sosial diberikan di sekolah memiliki tujuan untuk mempersiapkan anak didik menjadi warga Negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Bila di sekitar tempat tinggal keadaan masyarakatnya terdiri dari orang-orang yang berpendidikan. geografi.

geografi. ekonomi.29 materi kajian pengetahuan sosial berasal dari struktur keilmuan sosiologi. faktor psikis. 2004:3-4). serta upaya perjuangan untuk survive (perjuangan hidup). ekonomi. baik siswa itu sendiri. termasuk pemenuhan kebutuhan untuk mencapai kesejahteraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (Depdiknas. orang tua. Hal itu dapat disebabkan . proses belajar dan lain sebagainya.4 Kerangka Berfikir Banyak faktor baik eksternal maupun internal yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. masalah-masalah sosial. sekolah dan masyarakat. dan isu-isu global yang terjadi di masyarakat. Dari keempat struktur keilmuan itu kemudian dirumuskan materi kajian untuk pengetahuan sosial. Ada siswa yang prestasi belajarnya tinggi dan ada siswa yang pestasi belajarnya rendah. (4) materi pengetahuan sosial menyangkut peristiwa dan perubahan masyarakat masa lalu dengan prinsip sebab akibat dan kronologis. Potensi berprestasi dalam belajar pada tiap siswa berbeda-beda. Interdisipliner maksudnya melibatkan disiplin ilmu sosiologi. sejarah dan kewarganegaraan. yang apabila dioptimalkan dapat memotivasi siswa dalam belajar yang pada gilirannya akan meningkatkan prestasi belajar siswa seperti yang dikehendaki oleh berbagai pihak. adaptasi dan pengelolaan lingkungan. faktor lingkungan keluarga. antara lain faktor fisik. guru dan masyarakat. geografi dan sejarah. (3) materi pengetahuan sosial juga menyangkut masalah sosial dan tema-tema yang dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner. 2. Multidisipliner artinya materi kajian itu mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.

30 oleh banyak faktor yang dapat berasal dari dalam maupun luar diri siswa. siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara dengan kerangka berfikir sebagai berikut: Explorasi faktor-faktor prestasi belajar: • Kondisi kesehatan • Waktu istirahat • Kehadiran • Tingkat kesulitan materi • Keinginan menguasai materi • Perhatian terhadap materi • Frekuensi belajar setiap hari • Cara mempelajari bahan pelajaran • Kesulitan mengerjakan tugas • Frekuensi ketepatan masuk • Cara mengerjakan tugas • Kondisi tempat tinggal • Metode penyampaian guru • Jumlah buku wajib • Motivasi orang tua • Cara mengajar guru • Suasana kelas • Kehadiran guru • Usaha memahami pelajaran • Kegiatan ekstra kurikuler • Keaktifan bertanya • Kepemilikan LKS • Frekuensi pemberian tugas • Suasana rumah • Ketersediaan literatur • Komposisi materi pelajaran • Ketelitian mengerjakan soal • Ketepatan waktu mengumpulkan 1. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin mencari dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi belajar khususnya pada mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi. tugas • Fasilitas belajar dari orang tua • Keadaan masyarakat Proses Belajar Siswa Prestasi Belajar .

1996:115). Dengan perincian sebagai berikut: Tabel 3. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus Slovin. sebagai berikut: n= N 1 + Ne 2 Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi 31 .31 BAB III METODE PENELITIAN 3. Kelas Jumlah 48 VIII A 1 47 VIII B 2 44 VIII C 3 45 VIII D 4 Jumlah 184 Sumber: SMP Negeri 2 Padamara 3.2 Sampel Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti (Arikunto. 1996:117).1 Populasi Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto. Sedangkan menurut Sudjana (1996:6). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 yang berjumlah 184 siswa. sampel adalah sebagian yang diambil dari populasi.1 Jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 No.

sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditambahkan menjadi sebanyak 130 responden.32 e = persen kelonggaran ketidaktelitian Berdasarkan jumlah sampel.027 Untuk tercapainya tujuan penelitian. 1999:78). Sedangkan random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara mengacak jumlah sampel yang ada yaitu dengan cara diundi. Proporsional digunakan untuk menentukan banyaknya sampel secara merata pada tiap-tiap kelas. Untuk menentukan persentase sampel tiap kelas dapat dihitung melalui perhitungan: jumlah siswa x 100% populasi Untuk menentukan jumlah sampel untuk tiap kelas diperoleh dengan cara: persentase sampel tiap kelas x sampel keseluruhan . maka dalam penelitian ini penulis menggunakan 5 % sebagai kelonggaran ketidaktelitian (Umar. Sampel seluruhnya sebanyak 130 siswa tersebar secara proporsional dalam 4 kelas. Sedangkan untuk pengambilan sampel menggunakan tehnik proporsional random sampling. Maka : n= 1 + 184(5% ) 184 2 n = 126.

Kelas VIII C 44 x100% = 24% 184 24% x 130 = 31. Kelas VIII A 48 x100% = 26% 184 26% x 130 = 33.2 dibulatkan menjadi 31 Jadi responden seluruhnya sebanyak 130 untuk siswa kelas VIII. VIII B. Kelas VIII B 47 x100% = 26% 184 26% x 130 = 33. VIII C.33 Untuk lebih rinci pembagian sampel tiap kelas beserta persentasenya dapat dilihat sebagai berikut: 1. Kelas Jumlah Populasi Jumlah Sampel 34 48 VIII A 1 34 47 VIII B 2 31 44 VIII C 3 31 45 VIII D 4 Jumlah 184 130 Sumber : SMP N 2 Padamara Purbalingga yang telah dimodifikasi .2 seperti di bawah ini: Tabel 3. Kelas VIII D 45 x100% = 24% 184 24% x 130 = 31. VIII D) perinciannya dapat dilihat dalam tabel 3.8 dibulatkan menjadi 34 3.8 dibulatkan menjadi 34 2.2 Penyebaran populasi dan sampel penelitian pada siswa kelas VIII SMP N 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 No.2 dibulatkan menjadi 31 4. tersebar dalam 4 kelas (kelas VIII A.

Minat membaca buku (X10) 11. Dalam analisis faktor. Cara mempelajari bahan pelajaran (X11) 12. Kehadiran (X3) 4. Variabel-variabel yang digunakan adalah sebagai berikut 1. Kondisi kesehatan (X1) 2.3 Variabel Penelitian Variabel penelitian adalah objek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian (Arikunto. variabel tidak dikelompokkan menjadi variabel bebas dan terikat. Waktu istirahat (X2) 3. 2004: 113-114). Jumlah jam belajar (X13) . Variabel yang digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi dapat berasal dari dalam diri siswa (internal) maupun dari luar diri siswa (eksternal). Perhatian terhadap materi (X8) 9. Nilai pelajaran (X4) 5. 1996:97). Frekuensi belajar setiap hari (X9) 10. Keinginan menguasai materi (X7) 8. Di dalam analisis faktor. Nilai DANEM (X5) 6. teknik ini disebut dengan teknik interdependensi (Supranto.34 3. Waktu belajar (X12) 13. sebaliknya sebagai penggantinya seluruh set hubungan interdependen antar variabel diteliti. Tingkat kesulitan materi (X6) 7.

Fasilitas belajar di tempat tinggal (X37) 38. Jumlah buku wajib (X19) 20. Ketelitian mengerjakan soal (X35) 36. Suasana kelas (X23) 24. Kondisi tempat belajar (X21) 22. Motivasi orang tua (X20) 21. Suasana rumah (X30) 31. Frekuensi pemberian tugas (X29) 30. Komposisi materi pelajaran (X34) 35. Keadaan masyarakat (X39) . Fasilitas belajar dari orang tua (X38) 39. Kegiatan ekstra kurikuler (X26) 27.35 14. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas (X36) 37. Ketepatan jam pelajaran (X32) 33. Metode penyampaian guru (X18) 19. Frekuensi ketepatan masuk (X15) 16. Cara mengerjakan tugas (X16) 17. Kepemilikan LKS (X28) 29. Usaha memahami pelajaran (X25) 26. Kelengkapan sarana dan prasarana kelas (X31) 32. Kondisi tempat tinggal (X17) 18. Kehadiran guru (X24) 25. Kesulitan mengerjakan tugas (X14) 15. Cara mengajar guru (X22) 23. Ketersediaan literatur (X33) 34. Keaktifan bertanya (X27) 28.

Responden merupakan orang yang mengetahui akan diri sendiri sehingga akan diperoleh data yang lengkap. Angket yang digunakan adalah angket tertutup. Hemat waktu. Alasan menggunakan metode angket dalam penelitian ini adalah: 1. Angket dalam penelitian ini digunakan untuk mendapatkan informasi tentang faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi siswa kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.4 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. yang sudah disediakan jawabannya sehingga responden tinggal memilih (Arikunto.36 3. Responden mendapatkan kebebasan dalam mengungkapkan informasi yang diperlukan. Metode angket atau kuesioner digunakan sebagai cara untuk memperoleh data atau informasi dari responden dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya dan untuk tiap-tiap pertanyaan telah ditentukan skor nilainya. atau hal-hal yang ia ketahui. tenaga dan biaya. Angket yang digunakan adalah pilihan ganda dimana setiap soal telah disediakan 4 alternatif jawaban dengan skor masing-masing adalah: . 2. Metode Angket atau Kuesioner Menurut Arikunto (1996:139) kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya. 1996:140). 3.

Dalam penelitian ini metode dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data tentang daftar nama. Metode Dokumentasi Menurut Arikunto (1996:148) metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan. jumlah siswa yang menjadi populasi serta untuk penentuan sampel. nilai raport semester ganjil mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Validitas Menurut Arikunto (1996:158) validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. transkrip. untuk jawaban c diberi skor 2 4. untuk jawaban a diberi skor 4 2. 1. agenda dan sebagainya. buku. legger. untuk jawaban d diberi skor 1 2. surat kabar. majalah. Sebaliknya instrumen yang kurang valid berarti memiliki validitas rendah. untuk jawaban b diberi skor 3 3. prasasti. 3.5 Validitas dan Reliabilitas Validitas dan reliabilitas dapat diketahui dengan melakukan uji coba instrumen. Menurut Arikunto (1996:209) sebaiknya subyek uji coba diambilkan dari populasi yang nanti tidak akan dikenai penelitian. notulen rapat. .37 1.

31. 32 dan 37. 10.38 Untuk mengukur validitas tidaknya setiap faktor dapat dilakukan dengan cara mengkorelasikan skor faktor tertentu dengan skor total. 21.(∑ X )(∑ Y ) 2 − (∑ X ) N ∑ Y 2 − (∑ Y ) 2 }{ 2 } rxy : validitas instrumen X Y N : jumlah skor tiap butir soal atau jumlah skor faktor : skor total : jumlah subyek (Arikunto. dengan menggunakan korelasi product moment dengan angka kasar yang dikemukakan oleh Pearson. dikarenakan pertanyaan yang tidak valid yang berarti tidak merupakan . 5. sebagai berikut: rxy = Dimana : {N ∑ X N ∑ XY . 1996:160) Sedangkan untuk menentukan valid tidaknya instrumen adalah dengan cara mengkonsultasikan hasil perhitungan koefisien korelasi dengan tabel nilai koefisien (r ) pada taraf signifikan 5% atau taraf kepercayaan 95%. 12. 13. xy Apabila rxy ≥ rtabel Apabila rxy ≤ rtabel valid tidak valid Berdasarkan hasil uji validitas angket dapat diketahui bahwa seluruh soal yang diuji cobakan kepada 30 responden diketahui terdapat sembilan butir soal yang tidak valid yaitu butir soal nomor 4.

reliabilitas menunjuk pada suatu pengertian bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik.39 bagian dari faktor. Apabila r11 hitung ≥ r11 tabel reliabel Apabila r11 hitung ≤ r11 tabel tidak reliabel Hasil uji reliabilitas angket memperoleh harga r11 = 0. 2. .843 > r tabel = 0.361 pada α 5% untuk N = 30 hal ini menunjukkan bahwa instrumen tersebut reliabel sehingga dapat digunakan untuk pengambilan data penelitian. sehingga butir soal tersebut harus dikeluarkan dari instrumen dan tidak digunakan dalam penelitian ini. 1996:191) Setelah diperoleh koefisien reliabilitas kemudian dikonsultasikan dengan tabel nilai r dengan taraf signifikan 5%. Reliabilitas Menurut Arikunto (1996:168). Untuk menguji reliabilitas instrumen digunakan rumus alpha : 2 ⎛ k ⎞⎛ ∑α b ⎞ ⎟ ⎜1 − r11 = ⎜ 2 ⎟ ⎜ k −1 ⎟⎜ ⎟ ⎝ ⎠⎝ ∑α t ⎠ Keterangan : r11 k : Reliabilitas instrumen : Banyaknya butir pertanyaan atau banyaknya soal 2 b ∑α αt 2 : Jumlah varians butir : Varians total (Arikunto.

Cara mengajar guru (X16) 17. Tingkat kesulitan materi (X4) 5. Suasana kelas (X17) 18. Motivasi orang tua (X15) 16. Kegiatan ekstra kurikuler (X20) 21. menjadi urutan seperti berikut ini: 1. Keaktifan bertanya (X21) . Cara mempelajari bahan pelajaran (X8) 9. Waktu istirahat (X2) 3. sehingga butir soal tersebut tidak dapat digunakan dan penomoran butir soal diurutkan kembali. Keinginan menguasai materi (X5) 6. Metode penyampaian guru (X13) 14. Cara mengerjakan tugas (X11) 12. Kondisi tempat tinggal (X12) 13. Perhatian terhadap materi (X6) 7. Jumlah buku wajib (X14) 15. Kesulitan mengerjakan tugas (X9) 10. Usaha memahami pelajaran (X19) 20. Kehadiran (X3) 4. Frekuensi belajar setiap hari (X7) 8. Frekuensi ketepatan masuk (X10) 11.40 Dari hasil pengujian validitas dan reliabilitas diketahui bahwa terdapat sembilan butir soal yang tidak valid. Kehadiran guru (X18) 19. Kondisi kesehatan (X1) 2.

Ketelitian mengerjakan soal (X27) 28..... Ketersediaan literatur (X25) 26.41 22. Kepemilikan LKS (X22) 23. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas (X28) 29. Keadaan masyarakat (X30) 3.. Frekuensi pemberian tugas (X23) 24.6 Metode Analisis Data Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model analisis faktor. Dalam penelitian ini analisis faktor digunakan untuk mengungkap faktor-faktor mana saja yang memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi. 2004:114).. Dengan rumus sebagai berikut: x1 = Ai1 F1 + Ai2 F2 . Aik Fk + μ i Dimana x1 = Item/variabel dalam faktor = Faktor-faktor = Konstanta Faktor = Faktor-faktor unik F1− k A1− k μi . Fasilitas belajar dari orang tua (X29) 30. Komposisi materi pelajaran (X26) 27.. Metode analisis faktor merupakan metode yang digunakan untuk mereduksi data atau meringkas dari variabel yang banyak diubah menjadi variabel yang jumlahnya sedikit (Supranto... Suasana rumah (X24) 25..

yang mungkin dapat atau tidak dapat dimasukan dalam persamaan analisis faktor. Correlation Matrix Analisis ini merupakan sajian hasil analisis korelasi antara item yang satu dengan item yang lain yang menjadi indikator. sebaliknya jika nilai korelasi suatu item > 0.42 Analisis faktor digunakan untuk mereduksi dan meringkas dari banyak variabel ke dalam satu atau beberapa faktor. Eigenvalue Merupakan koefisien yang menunjukkan jumlah varian yang berasosiasi dengan masing-masing faktor prestasi belajar. 2. Faktor yang mempunyai nilai eigenvalue > 1. Analisis ini merupakan uji hipotesis statistik yang digunakan untuk mengetahui interdependensi atau hubungan antar item yang menjadi indikator suatu variabel. 3. Communality Analisis ini merupakan jumlah varian yang disumbangkan tiap item yang menjadi indikator dari faktor-faktor prestasi belajar dengan item lain ynag dipertimbangkan.8. Perhitungan analisis faktor dengan software SPSS ini meliputi: 1. dengan menggunakan software SPSS.8 maka item tersebut tidak bisa diproses dengan analisis faktor. . Koefesien Communality disebut cukup efektif apabila bernilai > 50 %. maka faktor tersebut akan dimasukkan ke dalam model. Suatu item dapat diproses dengan analisis faktor apabila memiliki nilai korelasi < 0.

Suatu variabel akan dapat dimasukan sebagai indikator suatu faktor apabila mempunyai nilai loading > 0. Apabila Koefesien KMO antara 0. Faktor Loading Faktor loading merupakan faktor korelasi sederhana antara variabel dengan faktor atau dapat dikatakan bahwa faktor loading merupakan besarnya muatan suatu variabel. . sedangkan apabila kurang analisis faktor tidak tepat (Supranto 2004:118).5-1 berarti analisis faktor tepat.43 4. Kaiser Mayer Olkin (KMO) KMO Mengukur kelayakan sampling yaitu indeks yang digunakan untuk meneliti ketepatan analisis faktor dari faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa bidang pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.50 5.

SMP Negeri 2 Padamara sebagai suatu lembaga pendidikan bertujuan: 1) untuk menyelenggarakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif.1 Gambaran Umum SMP Negeri 2 Padamara Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Padamara didirikan pada tanggal 16 Mei 1997 yang berlokasi di jalan Raya Dawuhan Padamara Purbalingga.1 Hasil penelitian 4. 2) menyelenggarakan pelatihan intensif bidang olah raga (bola volly). tangguh dalam kepribadian. 44 . Berdirinya SMP Negeri 2 Padamara berstatus negeri akreditasi B. 3) menyelenggarakan kegiatan pembiasaan pembinaan siswa berkepribadian mantap. seorang wakil kepala sekolah dan 26 guru. 5) menumbuhkan semangat dan jiwa patriotisme. dan 6) mengelola penggalangan partisipasi masyarakat. dalam struktur organisasi SMP Negeri 2 Padamara terdapat seorang kepala sekolah. 4) menumbuhkan semangat berprestasi kepada seluruh warga sekolah.44 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. berwawasan kebangsaan. Sedangkan visinya adalah maju dalam prestasi. Pada tahun pelajaran 2005/2006. SMP Negeri 2 Padamara didirikan oleh Pemerintah Daerah. Pada tahun 2005 SMP Negeri 2 Padamara telah melaksanakan progran KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) secara keseluruhan.1. setelah sebelumnya dilakukan secara bertahap pada kelas tujuh dan delapan. 10 orang karyawan dan 587 siswa.

ruang unit kesehatan sekolah (UKS). lapangan olahraga. ruang tata usaha (TU). ruang BP/BK.1 berikut ini: Tabel 4. lapangan upacara. dengan pembagian seperti dalam tabel 4.45 Untuk kegiatan belajar mengajar SMP Negeri 2 Padamara mempunyai 13 ruang kelas yang digunakan untuk kelas VII. Secara geografis lokasi SMP Negeri 2 Padamara cukup strategis sehingga mudah dijangkau. 1. kamar mandi (WC). ruang perpustakaan. secara langsung berbatasan dengan: Sebelah utara Sebelah timur Sebelah barat : Desa Karangklesem : Desa Gemuruh : Desa Prigi Sebelah selatan : Desa Bojanegara . ruang laboratorium.1 Pembagian Ruang Kelas Pada SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga No. Kelas Kelas VII Kelas VIII Kelas IX Jumlah Jumlah Ruang 5 4 4 13 Jumlah Siswa 223 184 180 587 Sumber: SMP Negeri 2 Padamara Selain ruang kelas masih terdapat ruang kepala sekolah/wakil kepala sekolah. ruang serba guna. ruang guru. rumah ibadah. VIII dan IX. 3. ruang keterampilan. 2. Letak SMP Negeri 2 Padamara yang berada di jalan Raya Dawuhan Padamara Purbalingga.

1. Tata boga 7. Komputer 4. Baca Tulis Al Qur’an (BTAQ) 6. 4. 2. Kelas Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan 15 19 25 9 16 15 25 6 49 81 37.1. 3. 4. Pramuka 5. antara lain adalah: 1.69 62. Sepak bola 3.31 Jumlah 34 34 31 31 130 100 VIII A VIII B VIII C VIII D Jumlah Persentase (%) Sumber: Data Penelitian . secara rinci dapat dilihat dalam tabel berikut ini Tabel 4.46 Disamping kegiatan belajar mengajar.2 Karakteristik Responden Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data tentang responden berdasarkan jenis kelamin. SMP Negeri 2 Padamara juga menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Bola volly 2. Seni tari Kegiatan ekstrakurikuler tersebut diharapkan dapat menunjang pembelajaran siswa dan dapat digunakan untukmenyalurkan dan memupuk bakat siswa.2 Karakteristik Responden Menurut Jenis Kelamin No.

Analisis dilakukan dengan menganalisis jawaban responden terhadap angket yang telah diujicobakan. dimana nampak bahwa faktor nomor 1 nilainya kurang dari 0. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis faktor melalui software SPSS versi 12.05 sedangkan lainnya nilainya lebih besar dari 0. 2) Communalities. Dalam analisis ini dilakukan dengan 4 tahap.592 lebih besar dari 0. Analisis ini dilakukan untuk mengungkap faktor . sebab ada beberapa faktor yang harus dikeluarkan setiap tahap sampai dengan semua faktor diketahui sudah tidak ada item faktor yang tereliminasi.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah tepat digunakan.3 Analisis Faktor .00 berjumlah 9 (sembilan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan . nampak bahwa koefisien KMO sebesar 0. yaitu angka indeks yang digunakan untuk menguji ketepatan analisis faktor.1.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif kecuali faktor nomor 1 yang harus dikeluarkan dari model. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1.faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. 3) Total Variance Explained. a. Analisis Tahap 1 1) KMO (Kaiser—Meyer—Olkin).47 4.Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada Siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun pelajaran 2005/2006.

50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. . X15. b. X22.604 lebih besar dari 0. X15. maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan 4 faktor dan melakukan kembali analisis faktor. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0. Analisis Tahap 2 1) Hasil pengujian ulang tahap 2. 3) Total Variance Explained. dapat diketahui bahwa terdapat 9 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.00 berjumlah 8 (delapan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 8 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. dan X28. Berdasarkan hasil analisis tahap I. 4) Rotated Component Matrix. X22. Tampak bahwa terdapat 4 (empat) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X1. 2) Communalities. setelah ke-4 faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X1.48 terdapat 9 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk suatu variabel. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. X28 dan dilakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0.

X16. Berdasarkan hasil analisis tahap 2. dapat diketahui bahwa terdapat 8 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0. X2 dan di lakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif.586 lebih besar dari 0. 2) Communalities. X4.00 berjumlah 8 (delapan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 8 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. X16 dan X2. c. dapat diketahui bahwa terdapat 8 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII . X4. Tampak bahwa terdapat 4 (empat) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X3. maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan empat faktor dan melakukan kembali analisis faktor. 3) Total Variance Explained. Analisis Tahap 3 1) Hasil pengujian ulang tahap 3. 4) Rotated Component Matrix.49 4) Rotated Component Matrix. Setelah ke-4 faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X3.

maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan satu faktor dan melakukan kembali analisis faktor.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif. sehingga analisis tidak diperlukan lagi.50 SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0.579 lebih besar dari 0.00 berjumlah 7 (tujuh) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 9 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. Berdasarkan hasil analisis tahap 3. dapat dikatakan bahwa terdapat 7 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Tampak bahwa tidak ada faktor yang harus dikeluarkan karena kurang dan 0. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. setelah satu faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X30 dan di lakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0. 2) Communalities. 4) Rotated Component Matrix.50. Dengan kata lain terdapat 7 . 3) Total Variance Explained. d. Tampak bahwa terdapat 1 (satu) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X30. Analisis Tahap 4 1) Hasil pengujian ulang tahap ke 4.

733 0.681 0.714 0.785 0.872 0.697 0.720 0.823 0.524 0.3 Hasil Analisis Faktor Muatan Faktor X17 X23 X18 X13 X29 X14 X25 X7 X11 X8 X19 X5 X6 X9 X27 X21 X26 X24 X12 X20 X10 0.787 0.564 0.610 0.596 0.853 0.51 faktor yang yang terbentuk untuk menyatakan yang prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.827 0.738 0.746 0. No Nama Variabel Tabel 4. menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran .500 Nama Faktor Suasana kelas dan faktor guru Sarana belajar 1 Suasana kelas Frekuensi pemberian tugas Kehadiran Guru Metode penyampaian guru Fasilitas belajar dari orangtua Jumlah buku wajib Ketersediaan literatur Frekuensi belajar setiap hari Cara mengerjakan tugas Cara mempelajari bahan pelajaran Usaha memahami materi Keinginan menguasai materi Perhatian terhadap materi Kesulitan mengerjakan tugas Ketelitian mengerjakan soal Keaktifan bertanya Komposisi waktu pelajaran Suasana rumah Kondisi tempat tinggal Kegiatan ekstrakurikuler Frekuensi ketepatan masuk 2 3 Metode belajar 4 Motivasi Minat siswa 5 6 7 Lingkungan tempat tinggal Keaktifan siswa Berdasarkan hasil analisis faktor di atas.513 0.807 0.799 0. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.

kurang tenang dan kurang kondusif untuk proses belajar mengajar. kurang 59 tenang dan kurang kondusif 4 Tidak nyaman.00 100 Sangat nyaman dan kondusif Nyaman.4 Suasana Kelas NO 1 2 3 Keterangan Jawaban Responden Frekuensi Persentase 21 16. dan 7) keakfitan siswa. 5) minat siswa. 3) metode belajar.46 45. karena dengan banyak berlatih mengerjakan soal-soal terutama untuk yang banyak menggunakan rumus-rumus akan melatih siswa dalam penerapan rumus-rumus tersebut. 6) Lingkungan tempat tinggal.38 0. Suasana Kelas dan Faktor Guru Sub variabel eksternal siswa terdiri dari 4 faktor yaitu suasana kelas.52 2005/2006 terbagi dalam 7 sub variabel yaitu 1) suasana kelas dan faktor guru. 4) motivasi. Suasana kelas yang dekat dengan keramaian akan menganggu proses belajar mengajar. kehadiran guru dam metode penyampaian guru. 2) sarana belajar. Tabel 4. frekuensi pemberian tugas. Suasana kelas di SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 terangkum dalam tabel berikut. karena proses belajar mengajar membutuhkan suasana yang tenang. 1. tidak tenang 0 dan tidak kondusif Jumlah 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 59 siswa atau 45.15 50 38. sedangkan sebanyak 21 siswa atau 16.15% menjawab sangat nyaman dan kondufif suasana kelas untuk proses belajar mengajar Pemberian tugas yang diberikan oleh guru terhadap siswa sangat diperlukan. tenang dan kondusif Kurang nyaman. Pemberian tugas rumah yang diberikan oleh guru terutama guru ilmu .38% menjawab bahwa kondisi kelas kurang nyaman.

Tabel 4.23 3 Kadang-kadang 37 28.5 Pemberian Tugas pada Pelajaran Pengetahuan Sosial .08 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 59 siswa atau 45.Ekonomi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 42 32. Tabel 4.46%). Lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini.00 Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 51 siswa atau 39.46 4 Tidak pernah 0 0.77 2 Sering hadir 59 45. Tentang kehadiran guru pengetahuan sosial-ekonomi di kelas terangkum dalam tabel berikut ini.6 Kehadiran Guru di Kelas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu hadir 40 30.38 3 Kadang-kadang hadir 27 20. karena biasaya kelas yang kosong dimana guru tidak berada di dalamnya akan menjadikan kelas tersebut ramai dan menganggu proses belajar mengajar disampingnya. Kehadiran guru sangat diperlukan sekali.38% menjawab bahwa guru sering hadir dalam setiap tatap muka atau jadwal yang telah dibuat.77 4 Tidak pernah hadir 4 3. sedangkan sebanyak 4 siswa 3. sedangkan yang menjawab kadang-kadang terdapat 37 siswa (28.08% menajwab guru tidak pernah hadir dalam .31 2 Sering 51 39.53 pengetahuan sosial – ekonomi telah melaksanakan.23% menjawab bahwa guru pengetahuan sosial-ekonomi sering memberikan tugas-tugas pada siswa.

Tabel 4.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 100 siswa atau 76. dengan terpenuhinya fasilitas belajar maka siswa akan merasa tenang dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian metode penyampaian materi guru kepada siswa terangkum dalam tabel berikut ini. . jumlah buku wajib dan ketersediaan literatur.7 Metode Penyampaian Materi oleh Guru Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat jelas 30 23. Sarana belajar Sub variabel sarana belajar terdiri dari 3 faktor yaitu fasilitas belajar dari orang tua. Metode penyampain guru yang monoton akan menjadikan siswa jenuh sehingga materi yang diberikan tidak akan dapat diterima siswa dengan jelas.08% menjawab sangat jelas terhadap materi yang disampaikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi.54 proses belajar mengajar di kelas. 2.92 3 Kurang jelas 0 0.08 2 Cukup Jelas 100 76.00 4 Tidak jelas 0 0. Sarana dan prasanara atau fasilitas belajar sangat mendukung keberhasilan siswa dalam belajar. Tentang fasilitas belajar yang diberikan oleh orang tua siswa terangkum dalam tabel berikut ini.92% siswa cukup jelas dengan penyampain materi pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang disampaikan oleh guru dan sebanyak 30 siswa atau 23.

9 Jumlah Buku Wajib Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Lebih dari satu buku 56 43.77% fasilitas yang diberikan oleh orang tua terhadap anak-anak untuk menunjang keberhasilan belajar termasuk lengkap sedangkan yang tidak lengkap fasilitas yang diberikan oleh orang tua sebanyak 1 siswa atau 0. Tabel 4.62 4 Tidak diwajibkan 13 10. Tentang ketersediaan jumlah buku wajaib yang dimiliki siswa terangkum dalam tabel beriku.77%. Siswa yang tanpa memiliki buku wajib akan merasakan kesulitan jika akan mempelajari materi-materi yang belum jelas.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 53 siswa 40.77 3 Kurang lengkap 43 33. Ketersediaan buku wajib yang dimiliki siswa sangat mendukung keberhasilan dalam proses belajar.08 2 Dua buku 16 12.38 2 Lengkap 53 40.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 56 siswa atau 43.55 Tabel 4.31 3 Satu buku 45 34.08% menjawab memiliki buku wajib yang mendukung pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi sebanyak lebih dari dua buku.8 Fasilitas belajar dari orang Tua Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat lengkap 33 25.00% yang merasa tidak diwajibkan untuk memiliki buku ataupun juga bisa dikatakan tidak .08 4 Tidak lengkap 1 0. sedangkan terdapat 13 siswa atau 10.

38 3 Kurang lengkap 41 31.10 Ketersediaan Buku Literatur Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat lengkap 4 3. Metode belajar Sub variabel metode belajar terdiri dari 3 faktor yaitu frekuensi belajar setiap hari.38% yang menjawab bahwa ketersediaan buku literatur pengetahuan sosial – ekonomi cukup lengkap dan sebanyak 4 siswa atau 3.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 85 siswa atau 65. Siswa yang aktif akan selalu menyempatkan untuk belajar setiap hari walaupun hanya sebentar saja. Indikator yang ketiga adalah ketersediaan buku literatur yang terangkum dalam tabel berikut.08% yang menjawab bahwa ketersediaan buku literatur pengetahuan sosial – ekonomi sangat lengkap 3. Tabel 4.54 4 Tidak lengkap 0 0. dengan frekuensi yang banyak maka materi pelajaran yang disampaikan oleh guru tidak akan terlupakan. Tentang frekuensi belajar setiap hari siswa SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 terangkum dalam tabel berikut: .08 2 Cukup lengkap 85 65. cara mengerjakan tugas dan cara mempelajari bahan pelajaran.56 memiliki buku wajib.

57

Tabel 4.11 Frekuensi Belajar Setiap Hari Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu belajar 18 13.85 2 Sering 61 46.92 3 Kadang-kadang 50 38.46 4 Tidak Penah 1 0.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 61 siswa atau 46,92% selalu belajar setiap hari, sedangkan yang tidak pernah belajar setiap hari terdapat 1 siswa atau 0,77%. Mengenai cara atau metode mengerjakan soal yang diberikan oleh guru bidang studi pengetahuan sosial – ekonomi terangkum dalam tabel beriku ini.

Tabel 4.12 Cara siswa mengerjakan Soal Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Memahami materi 35 26.92 2 Mengerjakan sebisanya 68 52.31 3 Menyontek 27 20.77 4 Dikerjakan teman 0 0.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak sebanyak 68 siswa atau 52,31% yang menjawab bahwa dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru bidang studi pengetahuan sosial – ekonomi mengerjakan sebisanya, sedangkan sebanyak 27 siswa atau 20,77% menjawab menyontek dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Sedangkan cara memahami pelajaran pengetahuan sosial terangkum dalam tabel berikut ini.

58

Tabel 4.13 Cara Mempelajari Bahan Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Membaca, memahami dan 28 21.54 mengerjakan soal 2 Membaca dan memahami 52 40.00 3 Membaca dan menghafal 42 32.31 4 Membaca saja 8 6.15 Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 52 siswa atau 40,00% cara mempelajari bahan pelajaran dengan cara membaca dan memahami pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi, sebanyak 8 siswa dengan cara membaca saja, tanpa memahami ataupun mengerjakan soal-soal yang ada.

4. Motivasi
Sub variabel motivasi terdiri dari 3 faktor yaitu usaha memahami materi, keinginan menguasai materi dan perhatian terhadap materi. Usaha siswa untuk memahami materi pelajaran dengan cara menambah jam belajar dan memperbanyak membaca buku-buku litetarur terangkum dalam tabel beriku.

Tabel 4.14 Usaha Memahami Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Membaca buku dan berdiskusi 12 9.23 2 Membaca buku 72 55.38 3 Berdiskusi 31 23.85 4 Tidak melakukan apa-apa 15 11.54 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 72 siswa atau 55,38% untuk menambah pengetahuan tentang pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi dengan cara membaca buku literatur sedangkan sebanyak 15 siswa tidak melakukan apa-

59

apa walaupun belum memahami tentang pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Sedangkan keinginan siswa dalam menguasai materi terangkum dalam tabel berikut ini.

Tabel 4.15 Keinginan menguasai Materi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 37 28.46 2 Sering 53 40.77 3 Kadang-kadang 36 27.69 4 Tidak pernah 4 3.08 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 53 siswa atau 40,77% siswa mempunyai keinginan untuk mendapatkan nilai pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi yang baik dengan cara mempunyai keinginan untuk menguasai materi pelajaran dengan baik, sedangkan sebanyak 4 siswa atau 3,08% tidak pernah mempunyai keinginan untuk memperoleh nilai yang baik dan membuktikan bahwa siswa mampu menguasai materi pelajaran dengan baik. Sedangkan perhatian terhadap pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi terangkum tabel berikut ini.

Tabel 4.16 Perhatian Terhadap Materi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu tidak pernah bosan 5 3.85 2 Tidak pernah bosan 28 21.54 3 Kadang-kadang cepat bosan 97 74.62 4 Selalu cepat bosan 0 0.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006

Mengenai frekuensi kesulitan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru terangkum dalam tabel berikut ini. sedangkan sebanyak 5 siswa selalu tidak pernah bosan terhadap materi yang dijelaskan guru.17 Kesulitan Mengerjakan Tugas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Tidak pernah 40 30.77% manjawab tidak pernah mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. Minat siswa Sub variabel minat siswa terdiri dari 4 faktor yaitu kesulitan mengerjakan tugas. . ketelitian mengerjakan tugas.60 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 97 siswa atau 74.38 3 Sering 41 31.31 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa 40 siswa atau 30.31%.62% menjawab bahwa siswa kadang-kadang bosan pada saat guru menerangkan materi pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. 5.77 2 Kadang-kadang 33 25. Ketelitian dalam mengerjakan soal-soal yang dberikan oleh guru pengetahuan sosial-ekonomi untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini.54 4 Sering sekali 16 12. sedangkan yang sering sekali merasakan kesulitan dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru sebanyak 16 siswa atau 12. Tabel 4. keaktifan bertanya dan komposisi waktu pelajaran.

19 Keaktifan siswa bertanya Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu bertanyan 24 18.61 Tabel 4.08% menjawab kadang-kadang bertanya dalam setiap pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi jika .00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 69 siswa atau 53. materi-materi yang belum dikuasainya ditanyakan kepada guru.85 dengan teliti Kadang-kadang mengerjakan 3 58 44.08 4 Tidak pernah 0 0. Keaktifan bertanya siswa dalam setiap pelajaran pengetahuan sosial.18 Ketelitian dalam mengerjakan tugas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase Selalu dapat mengerjakan soal 1 14 10. Tabel 4.ekonomi terangkum dalam tabel berikut ini.62 soal dengan teliti Tidak pernah mengerjakan 14 10. Ketika materi yang diberikan oleh guru belum begitu dipahami.46 3 Kadang-kadang 69 53. sebaiknya siswa aktif bertanya kepada guru dengan aktif bertanya.77 dengan teliti Dapat mengerjakan soal 2 44 33.62% menjawab bahwa kadang-kadang teliti dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi.46 2 Sering 37 28.77 4 soal dengan teliti Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 58 siswa atau 44.77%. sedangkan yang menjawab tidak penah mengerjakan soal dengan teliti sebanyak 14 siswa atau 10.

Tabel 4.38% menjawab komposisi antara waktu pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi dengan jumlah materi pelajaran yang ada sudah termasuk cukup. 6.08 2 Cukup 98 75. sedangkan sebanyak 15 siswa atau 11.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 98 siswa atau 75. sedangkan sebanyak 24 siswa menjawab selalu aktif bertanya jika materi yang diberikan oleh guru belum jelas. Kondisi rumah yang kurang nyaman tidak akan mendukung terjadinya belajar dirumah. Lingkungan tempat tinggal Sub variabel lingkungan tempat tinggal terdiri dari 2 faktor yaitu suasana rumah dan kondisi tempat tinggal. .38 3 Kurang 15 11.62 materi yang dibberikan oleh guru ada yang belum jelas. Suasana rumah yang ada berdasarkan hasil penelitian terangkum dalam tabel berikut.54% menjawab bahwa waktu yang diberikan untuk pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi masih kurang.54 4 Sangat Kurang 0 0. Lingkungan tempat tinggal terutama rumah sangat mendukung terjadi proses belajar yang aktif.20 Komposisi Waktu Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat cukup 17 13. Menegnai komposisi waktu pelajaran penegtahuan sosial – ekonomi dengan banyaknya materi yang harus diselesaikan terangkum dalam tabel berikut.

85% menjawab bahwa lingkungan tempat tinggal yang ditempati sekarang ini sangat mendukung untuk proses belajar.85 2 Mendukung 86 66. Tabel 4.15 3 Kurang mendukung 39 30.38% manjawab suasana rumah mendukung untuk diguanakan untuk belajar.22 Kondisi Tempat Tinggal Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat mendukung 5 3. .21 Suasana Rumah Jawaban Responden Frekuensi Persentase 1 Sangat mendukung 16 12. sedangkan sebanyak 5 siswa atau 3. sebanyak 15 siswa atau 11.54 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 NO Keterangan Dari tabel di atas tampak bahwa 59 siswa atau 45.31 2 Mendukung 59 45.63 Tabel 4.77 4 Tidak mendukung 15 11. Lingkungan tempat tinggal siswa SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 86 siswa atau 66.54% suasana rumahnya tidak mendukung digunakan untuk belajar. Lingkungan yang tenang dan kondusif sangat mendukung siswa ketika sedang belajar dirumah.15% menjawab bahwa lingkungan tempat tinggal yang ditempati sekarang ini mendukung untuk belajar.00 4 Tidak mendukung 0 0.38 3 Kurang mendukung 40 30.

08%.08 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 45 siswa atau 34.62 2 Sering 36 27. Tabel 4.64 7.46 2 Sering tepat waktu 37 28.62 4 Tidak pernah 4 3.62 menjawab selalu dan kadang-kadang dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah pada sore hari sedangkan yang menjawab tidak pernah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah sebanyak 4 siswa atau 3.31 4 Tidak pernah tepat waktu 1 0.24 Ketepatan Masuk Sekolah Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu tepat waktu 76 58.69 3 Kadang-Kadang 45 34.23 Keikutsertaan dalam kegiatan Ekstrakurikuler Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 45 34. Keaktifan Siswa Sub variabel keaktifan siswa terdiri dari 2 faktor yaitu kegiatan ekstrakurikuler dan frekuensi ketepatan masuk.46% menjawab selalu tepat waktu dalam pelajaran pengetahuan sosial dan sebanyak 1 siswa atau .46 3 Kadang-kadang tepat waktu 16 12. Tentang kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh siswa yang dilaksanakan pada sore hari jawaban responden dapat terangkum dalam tabel berikut. Tabel 4. Ketapatan masuk sekolah khususnya pada pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi terangkum dalam tabel berikut.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 76 siswa atau 58.

Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: 1. Dengan begitu suasana nyaman dan tenang akan dapat terpelihara. Siswa dikondisikan selalu berada di dalam kelas walaupun tidak ada gurunya. 4. Suasana Kelas dan faktor guru Proses belajar mengajar diperlukan suasana yang nyaman. Pemberian tugas kepada siswa akan menjadikan siswa semakin terlatih dalam mengerjakan soal. Jika terjadi jam kosong dimana guru tidak dapat mengajar. Karena suasana kelas yang ramai dan penuh suara gaduh di sana sini akan menjadikan proses belajar mengajar tidak akan dapat berjalan normal. Pemberian yang tanpa diadakan koreksi terhadap hasil pekerjaan siswa akan menjadikan siswa malas untuk mengerjakannya. Suasana yang nyaman dan tenang perlu dicptakan dari semua elemen sekolah. maka siswa diharapkan tidak keluar masuk kelas dan membuat suasana gaduh. Pemberian tugas kepada . sehingga siswa akan lebih termotivasi untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dengan sungguh- sungguh. Pemberian tugas di rumah juga menjadikan siswa akan semakin giat dalam belajar.65 0.77% yang menjawab tidak pernah tepat waktu dalam mengikuti pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. tenang dan kondusif.4 Pembahasan Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 7 (tujuh) Sub variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Namun demikian pemberian tugas juga harus diikuti dengan pengkoreksi terhadap hasil pekerjaan siswa.1.

66 siswa dapat berupa tugas pribadi maupun kelompok. Agar siswa dapat belajar dengan baik. seefisien dan seefektif mungkin. akan mendorong siswa untuk selalu aktif juga dalam mengikuti pelajaran. yang dapat meningkatkan kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar. Siswa diajarakan untuk mempraktekkan ilmu yang diperoleh di sekolah dengan kondisi sebenarnya di masyarakat. Keaktifan guru dalam memberikan pelajaran. karena saat ini bukan guru sentris yang menganggap siswa sebagai obyek saja. Guru yang sering melakukan ijin atau sering meninggalkan kelas akan menciptakan suasana kelas tidak harmonis. diskusi kelas. ataupun dapat juga berupa studi lapangan. Guru diharapkan tidak selalu ijin atau meninggalkan kelas untuk keperluan pribadinya. tugas mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku literatur atau dapat juga dengan pengamatan di lapangan. Penggunaan variasi metode mengajar guru sangat diperlukan. Dengan menggunakan beberapa metode dalam proses belajar mengajar. Metode mengajar guru yang kurang baik akan mempengaruhi belajar siswa yang tidak baik pula. metode luar kelas. maka metode belajar harus diusahakan yang setepat. Dengan adanya pemberian tugas yang rutin akan menjadikan siswa termotivasi dalam belajar. Karena sampai saat ini faktor guru yang sebagai subyek dalam pembelajaran merupakan faktor yang penentu keberhasilan dalam belajar. maka suanasa kelas akan tercipta proses pembelajaran yang positif. kemudian hasil dari tugas tersebut didiskusikan di sekolah. Sehingga kehadiran guru yang rajin akan dapat menciptakan suasana kelas yang kondusif. . Variasi mengajar guru dapat berupa ceramah. karena guru yang progresif berani mencoba metode – metode yang baru.

Sarana belajar Dukungan orang tua dapat berupa kemampuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan anaknya di sekolah terutama dalam memenuhi kebutuhan sekolah seperti buku-buku pelajaran. Dengan kemampuan orang tua menjadikan semua kebutuhan belajar siswa dapat terpenuhi baik buku. sepatu. Belajar hanya pada saat mau ulangan atau test saja efektif perlu dihindari. Ketersediaan buku yang harus dimiliki oleh siswa dan buku referensi yang lengkap dan dalam jumlah yang cukup akan mempermudah siswa dalam mencari referensi yang diberikan oleh seorang guru. peralatan tulis maupun semua peralatan yang digunakan untuk sekolah akan menumbuhkan motivasi siswa untuk giat belajar. karena dengan membaca referensi yang banyak maka wawasan seorang siswa akan semakin luas sehingga buku referensi yang kurang dan bahkan kadang-kadang tidak ada sama sekali merupakan yang akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Frekuensi belajar yang baik adalah selalu rutin setiap hari. tas.67 2. Metode Belajar Siswa Untuk memperdalam materi pelajaran yang diberikan oleh guru pada saat pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi diperlukan pengulangan belajar lagi ketika sampai di rumah. Penempatan jam pelajaran yang tepat baik mengenjai jumlah jam dan komposisi materi yang sesuai akan dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar. Belajar dirumah walaupun sedikit waktu tetapi rutin akan lebih baik dibandingkan dengan waktu belajar semalam namun hanya satu kali pada saat ujian. 3. . karena sistem belajar dengan istilah sistem kebut semalam tidak akan efektif. alat tulis dan sebagainya. seragam sekolah.

4. Jika penggunaan metode belajar salah maka hasil yang akan dicapai akan kurang maksimal. Ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran akan memberikan dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. Sehingga minat untuk membaca buku dan berdisuksi dengan teman jika memperoleh kesulitan dalam belajar tidak akan dilakukan. Siswa yang memiliki keinginan yang kuat untuk memahami pelajaran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal . Pelajaran matematika yang banyak mengandung hitungan. Motivasi Motivasi seseorang akan sesuatu sangat mempengaruhi hasil yang dicapai.68 Dalam belajar siswa harus dapat memilih metode mana yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari. Penggunaan metode belajar yang tepat akan menghasilkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan penggunaan metode yang menoton saja. Siswa yang kurang motivasi terhadap pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi akan merasa cepat bosan dengan pelajaran. maka metode yang tepat digunakan adalah dengan memperbanyak latihan-latihan soal-soal. maka sebaiknya siswa menanyakan kepada guru pengampu mata pelajaran. Hal ini sesuai dengan pendapat Effendi (1985:123) bahwa minat adalah kecenderungan yang timbul apabila individu tertarik kepada sesuatu karena sesuai dengan kebutuhan atau merasakan bahwa sesuatu yang akan dipelajari bermakna bagi dirinya. Dengan memperbanyak latihan-latihan soal. maka siswa akan dapat dengan mudah menemukan suatu rumus yang dipakai jika dalam suatu test terdapat soal yang sepadam. Karena penggunaan metode belajar untuk pelajaran hafalan. hitungan atau analisis akan sangat berbeda. Jika menemukan hal-hal yang kurang jelas pada saat belajar.

. Sehingga prestasi yang diperolehpun akan kurang memuaskan.69 mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. Sedangkan siswa yang tidak tertarik dengan materi pelajaran yang diberikan oleh guru akan sangat merasa berat terbebani dengan mengikuti pelajaran. 5. Rasa tidak senang terhadap pelajaran pun akan mengakibatkan seorang siswa tidak akan aktif dalam mengikuti pelajaran. Dengan senang terhadap pelajaran pengetahuan sosial maka menjadikan frekuensi dalam belajar juga semakin banyak. Siswa yang pandai biasanya akan lebih teliti dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. Dengan tertarik terhadap materi pelajaran. Rasa tidak senang tersebut bisa berupa karena sulitnya materi pelajaran atau karena bosan dengan guru yang memberi pelajaran. karena dengan ketelitian terutama dalam menjawab soal-soal yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. Rasa tidak senang harus dibuang jauh-jauh dan diganti dengan rasa sedang terhadap pelajaran. Siswa akan merasa malas untuk mengikuti pelajaran apalagi untuk mempelajarinya pada waktu malam hari. Bahan pelajaran yang kurang memadai akan mengakibatkan berkurangnya minat untuk membaca buku. Dengan memiliki rasa senang terhadap pelajaran maka yang dulunya pelajaran pengetahuan sosial itu terasa sulit akan berubah menjadi pelajaran yang mudah dipahami dan dimengerti. Untuk itu ketertarikan terhadap materi harus terus dipertahankan. maka untuk memudahkan dalam . Minat Siswa Ketelitian dalam segala bidang sangat diperlukan. siswa akan senang mengikuti pelajaran sehingga materi yang diberikan oleh akan mudah terserap dan dipahami oleh murid. Kecerobohan dalam menjawab soal akan berakibat sangat fatal.

Dukungan orang tua pada saat siswa belajar dapat mendukung motivasi siswa dalam belajar. maka akan permasalahan tersebut tidak akan dapat dipecahkan. Sehingga baik jumlah maupun komposisi pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi harus seimbang. Komposisi materi yang sangat banyak sedangkan jumlah jam pelajaran sangat sedikit akan menjadikan siswa merasa terbebani dengan beban yang berat. Kondisi keluarga yang tenang tanpa ada kericuhan dan pertengkaran setiap hari akan membuat suasana belajar menjadi tenang di rumah.70 memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. sehingga keaktifan bertanya siswa perlu ditumbuhkan. Hubungan keluarga yang harmonis antara ayah. Keluarga yang harmonis selalu tercipta komunikasi dua . ibu dan anak-anak merupakan dambaan bagi setiap siswa. Bahan ajar/literatur merupakan faktor pendukung keberhasilan belajar seorang siswa. Dengan aktif bertanya maka hal-hal yang belum jelas akan dapat terjawab. yang makan kondisi keluarga yang kondusif sangat berpengaruh terhadap keberhasilan siswa dalam belajar. Dukungan orang tua sangat diperlukan oleh siswa. 6. sebaliknya orang tua selalu menanyakan perkembangan belajarnya setiap saat. Penggunaan metode belajar yang efektif adalah penggunaan metode belajar yang sesuai dengan materi pelajaran. Lingkungan tempat tinggal Orang tua yang selalu memberikan dukungan terhadap anaknya dalam belajar akan dapat dorongan bagi siswa untuk dapat berpestasi yang baik. Namun jika dalam belajar menemui suatu kesulitan dan di sekolah tidak mau bertanya kepada guru mata pelajaran. anak akan bertanya kepada orang tua jika menemui hal-hal yang belum diketahuinya.

Keluarga yang harmonis akan selalu memberikan masukan-masukan kepada anggota keluarga. Antara anak dengan anak. Berdasarkan hasil penelitian bahwa keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler termasuk baik. namun demikian juga terdapat siswa yang hanya kadang-kadang dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Karena dengan kedisiplinan akan tercipta suasana belajar yang kondusif. 7. jika dalam anggota keluarga menemui suatu kesulitan. anak dengan orang tua dan antara ayah dan ibu. Terdapat siswa yang selalu aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Siswa akan kelelahan sesampainya dirumah sehingga tidak dapat belajar pada malam harinya. Namun demikian pemberian batasan jumlah yang diikuti harus ditetapkan. Siswa yang senang bermain sepak bola dapat mengikuti kegiatan esktrakurikuler sepak bola. Siswa tidak akan . seorang kakak akan dengan senang hati memberikan jalan keluar jika ada adiknya yang megalami kesulitan belajar. Kedisiplinan dalam semua bidang sangat diperlukan. Keaktifan Siswa Kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan di sekolah berfungsi untuk menyalurkan bakat dan minat siswa dalam bidang seni dan olahraga. sehingga prestasi belajar yang diperolehpun juga akan semakin baik pula. Dengan demikian akan tercipta suasana yang menyenangkan dalam keluarga tersebut. siswa yang bermanat dan berbakat dala bidang seni dapat menyalurkan bakatnya dalam bisang musik. karena siswa yang setiap hari mengikuti kegiatan ekstrakurikuler lama kelamaan akan mengganggu proses belajar. Seperti halnya kedisiplinan siswa dalam menaati peraturan sekolah yang diterapkan. Dan juga dalam hal pelajaran di sekolah.71 arah antara anak dan orang tua.

Dengan demikian agar siswa belajar lebih maju. Kehadiran seorang siswa dalam setiap pelajaran sangat diperlukan. di rumah dan di perpustakaan. gedung sekolah dan lain – lain. Kedisiplinan sekolah mencakup kedisiplinan guru dalam mengajar dengan melaksanakan tata tertib. Seorang siswa yang sering membolos sekolah atau pelajaran akan ketinggalan pelajaran. kedisiplinan pegawai/karyawan dalam pekerjaan administrasi dan kebersihan/keteraturan kelas. Dengan terciptanya kondisi disiplin di sekolah maka proses belajar mengajar akan berjalan dengan lancar. . atau siswa tidak masuk sekolah tanpa ijin. siswa harus disiplin di dalam belajar baik di sekolah.72 sesukanya dalam mengikuti pelajaran. sehingga hasil yang diharapkanpun akan semakin baik pula. agar siswa disiplin haruslah guru beserta staf yang lain disiplin pula.

Suasana kelas dan faktor guru terdiri dari suasana kelas. kehadiran guru dan metode penyampian guru b. cara mengerjakan tugas dan cara mempelajari bahan pelajaran d. Lingkungan tempat tinggal terdiri dari suasana rumah dan kondisi tempat tinggal g. keianginan menguasai materi dan perhatian terhadap materi. Metode belajar terdiri dari frekuensi belajar setiap hari. Keaktifan siswa terdiri dari kegiatan esktrakurikuler dan frekuensi ketepatan masuk 73 . frekuensi pemberian tugas. keaktifan bertanya dan komposisi waktu pelajaran f.73 BAB V PENUTUP 5. jumlah buku wajib. dan ketersediaan literatur c. ketelitian mengerjakan soal. Sarana belajar terdiri dari fasilitas belajar dari orang tua. Simpulan Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah disampaikan pada bagian sebelumnya maka dapat diambil beberapa kesimpulan sabagai berikut: 1.1. Motivasi terdiri dari usaha memahami materi. Dari hasil analisis faktor terdapat 7 (tujuh) sub variabel yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini yaitu: a. Minat terdiri dari kesulitan mengerjakan tugas. e.

Metode belajar memiliki kontribusi 9. (c). (g) keaktifan siswa memiliki kontribusi sebesar 5.22%.51%. tenang dan kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tenang 2.14%. 5. . Saran-saran 1.44%. Perlunya meningkatkan suasana yang nyaman.24%.74 2. (f) lingkungan tempat tinggal memiliki kontribusi sebesar 5. 4. Sarana belajar memiliki kontribusi sebesar 11.26%. Menyontek adalah salah satu perbuatan yang kurang baik. sebaiknya kebiasaan siswa dalam menyontek secepatnya ditanggulangi. (b).66%. Perlunya ditingkatkannya metode pembelajaran yang tepat sehingga tingkat kebosanan siswa terhadap pelajaran tidak berlarut-larut dan cepat teratasi. Hasil analisis faktor dapat diketahui sumbangan atau kontribusi dari masingmasing faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 adalah sebagai berikut: (a) suasana kelas dan faktor guru memiliki kontribusi sebesar 28. (e) minat memiliki kontribusi sebesar 7.2. (d) motivasi memiliki kontribusi sebesar 8. 3. Perlu ditingkatkan keaktifan siswa dalam bertanya kepada guru jika menemukan hal-hal yang kurang jelas.

Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. 1999. 2002. 2003. Jakarta: Rineka Cipta Sudjana. Suharsimi. Materi Pelatihan Terintegrasi IPS. Catharina Tri. 2004. Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa.77 DAFTAR PUSTAKA Anni. Dasar dan Menengah Dirpend Lanjutan Pertama Djamarah. Jakarta: Dirjen Pend. Jakarta: Gramedia . Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Jakarta: Rineka Cipta Garis-Garis Besar Haluan Negara. Psikologi Belajar. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. 1999. 2005. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Dasar dan Menengah Dirpend Lanjutan Pertama Depdiknas. Husein. Psikologi Pendidikan. Semarang: IKIP Semarang Press Depdikbud. Jakarta: Bumi Aksara Umar. Nana. 2001. Jakarta: Rineka Cipta Dalyono. 2004. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. dkk. Jakarta: Balai Pustaka Slameto. 2000. 2000. 1996. Jakarta: Balai Pustaka Depdiknas. Metoda Statistika. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1996. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Psikologi Belajar. 2004. Alwi dkk. Tulus. Bandung: Sinar Baru Supranto. Bandung: Tarsito Sudjana. J. Jakarta: Rineka Cipta Syah. Winkel. Kurikulum 2004 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pedoman Khusus Pengembangan Silabus Berbasis Kompetensi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial. Jakarta: Dirjen Pend. 1983. Analisis Multivariat Arti dan Prestasi. 1997. Syaiful Bahri. Semarang: IKIP Semarang Press Arikunto. Tu’u. 2004. Raja Grafindo Persada. M. Muhibbin. 2000. Jakarta: Rineka Cipta Darsono. Bandung: Pustaka Setia Hasan. 1989. Belajar dan Pembelajaran. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.

76

INSTRUMEN PENELITIAN Kata Pengantar

Dengan hormat, Dalam rangka penyusunan skripsi yang berjudul ”Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial- Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalinggha Tahun Pelajaran 2005/2006”, Maka dengan segala kerendahan hati mohon bantuan dan partisipasi saudara untuk mengisi angket ini. Pendapat dan sikap jujur dalam pengisian angket ini sangat kami harapkan dan sangat membantu dalam penyususnan Skripsi ini. Jawaban yang saudara berikan tidak mempengaruhi prestasi akademik saudara dan kami jamin kerahasiaannya. Akhirnya batas bantuan dan partisipasi saudara yang telah mengisi angket ini kami ucapkan banyak terima kasih.

Semarang, Penulis

September 2006

Endang Fitri Astuti

77

ANGKET PENELITIAN Petunjuk pengisian : 1. Isilah nama responden dan nomor absen anda pada lembar jawaban yang telah disediakan. 2. Harap anda baca baik-baik setiap pertanyaan di bawah ini. 3. Pilihlah satu jawaban yang paling sesuai, dengan membubuhkan tanda (X) pada huruf jawaban yang tersedia. 4. Jawablah semua pertanyaan yang ada dengan jujur, sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 5. Jika jawaban anda salah dan ingin dibetulkan caranya sebagai berikut: Contoh: a b c d 1. Bagaimanakah a. selalu sehat b. cukup sehat c. kurang sehat d. tidak sehat 2. Berapa lama setiap harinya anda beristirahat? a. lebih dari 8 jam b. 5 jam c. 4 jam d. 3 jam 3. Apakah anda pernah sakit dan tidak masuk pada jam pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah b. pernah 1 kali c. pernah 2 kali d. sering 4. Pernahkah anda mendapat nilai kurang dari 6 untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah diperbaiki a b c d kesehatan anda selama mengikuti pelajaran

kondisi

pengetahuan sosial-ekonomi?

78

b. pernah 1 kali c. pernah 2 kali d. pernah lebih dari 2 kali 5. Berapakah rata-rata DANEM yang anda peroleh di SD? a. lebih dari 6,1 b. 5,1 – 6 c. 4,1 – 5 d. kurang dari 4 6. Bagaimana pendapat anda terhadap tingkat kesulitan materi pengetahuan sosial-ekonomi? a. mudah b. cukup mudah c. sulit d. sangat sulit 7. ”Saya belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi untuk mendapatkan nilai baik dan membuktikan bahwa saya mampu menguasai materi pelajaran dengan baik”. Pernahkah anda berfikir demikian? a. selalu b. sering c. kadang-kadang d. tidak pernah 8. Pada saat guru anda menerangkan materi pelajaran pengetahuan sosialekonomi-ekonomi, apakah anda cepat mudah bosan? a. selalu tidak pernah bosan b. tidak pernah cepat bosan c. kadang-kadang cepat bosan d. selalu cepat bosan 9. Apakah anda selalu belajar tiap hari? a. selalu belajar b. sering c. kadang-kadang d. tidak pernah belajar

tidak pernah belajar 13. Setiap mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Berapa banyak waktu yang anda gunakan untuk belajar pengetahuan sosialekonomi di rumah? a. sering c. membaca dan menghafal d. selalu b. seringkah anda merasa kesulitan? a. membaca. sering sekali . 45 menit – 1 jam c. setiap akan ada ulangan d. kadang-kadang c. 15 – 45 menit d. satu sampai satu setengah jam b. sering d. kurang dari 15 menit 14. Apakah anda membaca buku tentang pengetahuan sosial-ekonomi? a. Bagaimana cara anda dalam mempelajari bahan pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. tidak pernah b. Berapa waktu yang anda sisihkan untuk belajar pengetahuan sosial-ekonomi setiap hari? a. memahami dan mengerjakan soal b. rutin setiap hari b. membaca saja 12. setiap akan ada pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi c. kadang-kadang d. tidak pernah 11.79 10. membaca dan memahami c.

Berapakah jumlah buku wajib yang harus dimiliki untuk setiap siswa? a. sering tepat waktu c. cukup jelas c. kadang-kadang tepat waktu d. Apakah orang tua sering memberi motivasi/suport pada anda? a. sering c. selalu tepat waktu b. sangat jelas b. kurang jelas d. tidak diwajibkan 20. tidak jelas 19. kurang mendukung d. Apakah guru pengetahuan sosial-ekonomi anda cukup jelas menerangkan? a. selalu b. tidak pernah . Bagaimana kondisi lingkungan tempat tinggal yang anda tempati sekarang untuk belajar? a. satu buku d. sangat mendukung b. tidak mendukung 18. mendukung c. menyontek d.80 15. memahami materi kemudian mengerjakan tugasnya b. Apakah anda selalu datang tepat waktu dalam pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. dikerjakanteman 17. lebih dari dua buku b. dua buku c. mengerjakan sebisanya c. Bagaimana cara anda dalam mengerjakan tugas pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah tepat waktu 16. kadang-kadang d.

sangat tepat b. berdiskusi d. tidak melakukan apapun 26. selalu hadir sering hadir kadang-kadang tidak pernah hadir 25. kurang tenang dan kurang kondusif digunakan untuk belajar d. kurang tepat d. tenang dan kondusif digunakan untuk belajar c. tidak tepat 23. sering b. Apa yang anda lakukan untuk menambah pemahaman anda tentang pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. Menurut anda bagaimana metode guru pengetahuan sosial-ekonomi anda mengajar? a.81 21. tidak nyaman. agak mendukung kegiatan belajar d. Apakah anda sering mengikuti kegiatan estra kurikuler di sekolah? a. b. tepat c. c. tidak tenang dan tidak kondusif digunakan untuk belajar 24. tidak mendukung kegiatan belajar 22. Apakah guru pengetahuian sosial-ekonomi anda selalu hadir mengajar? a. membaca buku c. d. selalu . sangat nyaman dan kondusif digunakan untuk belajar b. Bagaimana suasana kelas anda pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung? a. membaca buku dan berdiskusi b. sangat mendukung kegiatan belajar b. nyaman. mendukung kegiatan belajar c. Apakah tempat belajar anda di rumah mendukung kegiatan belajar anda? a. kurang nyaman.

sering c. Bagaimana menurut pendapat anda tentang sarana dan prasarana ruang kelas anda dalam proses belajar mengajar pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak mendukung digunakan untuk belajar 31. Apakah jam pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi anda sudah tepat? a. memiliki semua LKS pengetahuan sosial b. kadang-kadang d. kurang lengkap d. memiliki LKS pengetahuan sosial yang diwajibkan oleh guru d. tidak pernah 30. tidak pernah 27. selalu b. mendukung digunakan untuk belajar c. cukup lengkap c. memiliki LKS pengetahuan sosial yang dianjurkan oleh guru c. Apakah suasana rumah anda mendukung digunakan untuk belajar? a. Apakah anda memiliki LKS untuk menunjang belajar pengetahuan sosialekonomi anda? a. kadang-kadang d. tidak memiliki LKS 29. tidak lengkap 32. kadang-kadang d. sering c. sangat tepat . lengkap b. sangat mendukung digunakan untuk belajar b. Apakah guru anda selalu memberi tugas pengetahuan sosial-ekonomi? a.82 c. selalu bertanya b. Apakah anda aktif bertanya dalam setiap pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. agak mendukung digunakan untuk belajar d. tidak pernah 28.

Jika anda mendapatkan soal dari guru. jarang d. sangat lengkap b. cukup c. tidak lengkap .83 b. sangat kurang 35. kadang-kadang dapat mengerjakan soal dengan teliti d. kurang lengkap d. kadang-kadang c. tidak pernah bisa mengerjakan soal dengan teliti 36. apakah anda dapat mengerjakan dengan teliti? a. Bagaimana fasilitas belajar yang diberikan orang tua anda? a. kurang tepat d. Bagaimana menurut pendapat anda tentang waktu yang disediakan untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi dalam setiap kali pertemuan? a. dapat mengerjakan soal dengan teliti c. cukup lengkap c. Dalam mengerjakan tugas pengetahuan sosial-ekonomi yang diberikan guru apakah anda tepat waktu dalam mengumpulkan? a. tepat waktu b. tidak lengkap 34. tidak pernah 37. sangat cukup b. selalu dapat mengerjakan soal dengan teliti b. tepat c. kurang d. sangat lengkap b. kurang lengkap d. tidak tepat 33. Bagaimanakah kelengkapan buku-buku literatur pengetahuan sosial-ekonomi di perpustakaan sekolah? a. lengkap c.

lengkap c.84 38. baik c. tidak lengkap 39. tidak baik . kurang lengkap d. sangat baik b. sangat lengkap b. Bagaimana fasilitas belajar yang diberikan orang tua anda? a. kurang baik d. Bagaimana keadaan masyarakat lingkungan sekitar anda? a.

85 LEMBAR JAWABAN Kode Responden Nama Responden No. 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D (diisi oleh penulis) . Absen Kelas No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B : : : : C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D No.

820 .698 .000 1.000 1.000 1.719 .687 . Chi-Square df Sig.417 .000 1.000 1.000 1.000 1.821 .798 .765 .000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.745 .859 .708 .744 Extraction Method: Principal Component Analysis.000 1.000 1.000 1.839 .891 .924 .000 1.681 .106 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.823 .000 1.000 1.000 1.000 Extraction .000 1.000 1.711 .502 435 .785 . .000 1.660 .792 .000 1.592 3043.000 1. Bartlett's Test of Sphericity Approx.591 .763 .000 1.710 .760 .742 .000 Communalities X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X22 X23 X24 X25 X26 X27 X28 X29 X30 Initial 1.896 .652 .756 .000 1.000 1.754 .000 1. .

235 .486 4.707 1.473 75.999 .008 6.910 .074 1.523 92.072 71.953 1.919 6.360 1.296 93.814 .751 2.680 .000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 8.968 6.392 2.770 9.817 45.587 19.913 1.040 62.847 1.633 1.107 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.182 28.404 98.455 28.758 6.190 99.087 100.360 3.865 .242 .043 10.233 38.047 .512 1.449 46.362 .099 99.902 .389 .229 1.563 97.331 .190 2.697 97.111 .486 1.008 37.339 .817 45.143 2.825 .222 1.466 .702 9.702 2.398 75.730 2.072 71.558 1.758 1.156 57.890 90.042 3.750 51.416 62.656 .532 67.182 28.156 57.105 95.169 .026 Extraction Method: Principal Component Analysis.182 2.658 2.836 .750 51.455 2.345 7.025 6.876 9.907 54.231 99.182 9.559 68.457 .031 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Total 8.209 .121 .805 96.535 8.031 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.008 37.751 84.025 1.461 .142 2.057 .206 94.372 7.802 9.559 98.525 1.030 .142 10.069 .068 2.168 .329 78.301 2.225 7.512 5.222 4.558 3.847 6. .641 .360 4.158 99.268 88.190 7.008 2.913 5.405 86.032 81.913 .722 .370 99.473 75.345 2.532 67.731 1.031 3.040 62.567 .817 1.953 4.339 29.548 2.042 .

046 .062 .732 .254 .067 -.053 -.160 .136 -.087 -.381 .174 3 -.186 .048 .048 -.301 -.232 .041 .244 .005 .094 .019 .711 -.241 -.181 2 .290 .008 7 .132 -.071 -.176 .038 .170 .144 .018 .381 .034 .141 Component 5 .620 .057 .140 .236 -.539 .460 .171 .191 -.194 .044 .075 .173 .419 .108 a Rotated Component Matrix X2 X29 X4 X14 X30 X13 X17 X18 X25 X16 X24 X26 X22 X11 X8 X7 X12 X19 X6 X5 X3 X23 X28 X9 X21 X1 X27 X15 X20 X10 1 .138 .106 -.285 -.160 .208 .058 .191 -.032 .245 6 .125 .102 .222 .017 .065 .195 -.163 .161 .246 8 .184 .004 .303 -.238 .255 .031 .263 .882 .084 .023 .032 -.086 .167 .095 .172 .196 . Rotation converged in 14 iterations.247 -.071 .197 -.016 .187 -.304 .070 .236 .137 .129 .247 .240 -.374 .307 .223 .199 .257 -.560 .237 -.588 .299 .377 -.166 .784 .007 .269 .025 .086 .004 .149 .330 .610 .291 -.145 .073 .383 .145 .130 .401 .333 .033 .430 -.044 .085 .196 -.208 .083 .050 .158 .226 -.139 -.578 .151 -.163 -.312 .084 -.070 .287 -.039 .021 .146 .455 .096 .811 .105 .232 -.096 -.014 -.618 .514 .256 .552 .658 .167 .394 .492 .156 .054 .118 9 .505 .028 .122 .055 -.027 -.071 .168 .560 -.101 .198 .303 -.137 .014 .342 .210 4 .214 .101 .082 .099 .025 -.031 .190 .209 -.293 .033 -.123 .687 -.390 .012 -.045 .620 .750 .054 .012 .093 -.074 .078 .392 .549 .011 -.136 .078 .027 -. a.624 .125 .089 .151 -.328 .149 .070 .235 -.436 .266 .052 .574 Extraction Method: Principal Component Analysis.177 .274 .799 .144 .013 .509 -.377 .175 -.063 .145 .211 .046 .070 . .073 .773 .129 -.136 .269 .396 .037 .024 .321 .836 .384 .160 .795 .020 .099 .162 -.534 .355 -.037 .121 .212 -.241 .126 .007 .017 -.810 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.161 .025 .077 .116 .107 .005 .286 .265 .192 -.261 .192 .025 .129 .422 .

000 1.000 1.000 Communalities X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X25 X26 X27 X29 X30 Initial 1.763 .109 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.000 1.000 1.000 1.000 1. .000 1.000 1.757 Extraction Method: Principal Component Analysis.817 .000 1.771 .781 . .750 .781 .708 .000 1.758 .000 1.648 .681 .000 Extraction .665 .789 .787 .000 1.700 .874 .000 1.774 .000 1.901 325 .000 1.655 .000 1.706 .646 .000 1. Chi-Square df Sig.000 1.000 1.692 .000 1.000 1.806 .000 1.000 1.000 1.790 .000 1.761 .604 2439.830 . Bartlett's Test of Sphericity Approx.771 .

194 1.868 .119 60.982 3.982 13.463 87.602 98.383 .205 91.768 28.301 2.684 6.758 1.056 .319 26.925 70.421 74.707 .189 65.436 54.635 13.573 .849 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Total 7.480 2.690 55.313 1.640 .349 1.428 1.119 60.468 1.731 46.156 .029 95.087 .042 .664 1.667 2.189 65.491 .234 .731 46.591 1.608 3.768 28.428 4.922 2.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 7.203 12.121 .340 62.503 1.132 100.584 .977 .186 .216 99.933 7.150 .563 74.259 39.264 2.594 .801 2.591 6.849 3.758 78.034 Extraction Method: Principal Component Analysis.999 7.862 .507 98.010 1.010 7.150 4.281 1.259 39.258 .716 10.033 37.281 4.333 2.156 .808 1.445 47.925 70.446 5.778 1.900 97.435 94.879 84.334 99.768 10.478 69.474 93.027 7.286 89.991 96.693 .685 .464 99.868 11.421 74.027 2.758 7.768 2.286 1. .933 1.161 99.550 2.132 .849 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.748 .436 54.693 .194 6.315 81.373 .480 28.229 1.503 4.349 5.667 10.268 .313 5.755 1.908 7.110 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.

321 -.039 . .017 .076 .011 .370 .189 .702 .471 .268 .656 .070 -.459 .096 .158 -.145 -.807 .073 -.154 .384 .120 .088 6 .789 .024 .188 .326 .198 -.297 .218 .095 -.061 .060 -.019 .155 .412 .165 .082 .358 .256 .263 .221 .273 .132 .440 -.229 .153 .357 .331 -.056 .353 .079 .029 .016 .002 .125 -.086 -.046 -.717 .330 -.723 .036 -.041 .134 .358 -.101 -.440 .097 .026 .417 -.352 -.401 .126 .178 .429 .038 .026 .138 -.125 .785 .273 .844 .094 .030 .258 .459 .369 .230 .291 -.127 .001 -.362 .243 3 -.051 .222 .073 Component 4 5 .048 .150 .156 .708 .062 .122 .055 .284 .147 .337 .063 . Rotation converged in 17 iterations.190 .192 .013 .013 .239 .198 -.122 .093 .012 .179 .228 .065 .122 -.629 .496 .238 .212 -.047 .264 -.292 .738 .090 -.219 .815 .035 .233 -.211 .562 .492 .314 .145 -.127 .089 .371 .167 .221 .311 .588 .737 .200 .063 .627 .103 .170 .185 .082 -.014 .214 .258 .069 .515 -.812 Extraction Method: Principal Component Analysis.238 .026 .117 .052 8 .126 -.140 .113 . a.386 .553 .031 .049 .240 .209 .203 2 .183 -.017 .066 -.282 .048 .217 -.269 .754 .012 .149 .115 .149 .046 .192 .183 .073 .152 -.444 .017 .095 .716 .022 .087 7 -.153 -.120 -.101 .061 -.041 .115 .357 .059 .028 .258 -.750 .182 .111 a Rotated Component Matrix X23 X17 X18 X24 X26 X29 X2 X14 X4 X11 X7 X8 X12 X19 X27 X10 X5 X25 X3 X21 X9 X16 X13 X6 X30 X20 1 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.181 .

Chi-Square df Sig.727 .808 Extraction Method: Principal Component Analysis.586 1766.000 1.000 1.000 1.759 .000 1.000 1.693 .000 1.636 231 .000 1.000 1.777 .865 .000 1.816 . Bartlett's Test of Sphericity Approx.000 1.000 Communalities X2 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X26 X27 X29 X30 Initial 1.752 .640 .804 .000 1. .715 .000 Extraction .000 1.860 . .000 1.730 .815 .865 .847 .000 1.112 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.817 .000 1.000 1.756 .000 1.825 .873 .000 1.000 1.000 1.819 .695 .000 1.

265 68.786 .236 2.314 1.345 10.345 28.013 4.009 8.603 11.850 8.215 1.032 97.569 1.233 96.612 5.547 1.840 39.164 1.089 .733 92.410 56.236 28. .057 2.569 7.941 1.150 .013 .805 8.151 1.878 1.265 68.185 8.983 3.697 93.347 5.215 7.132 63.681 99.381 .452 .132 63.845 1.448 3.320 .774 8.431 1.612 1.958 88.669 47.832 38.227 .522 .840 39.655 13.373 .271 .206 56.731 7.453 95.845 4.009 1.378 2.004 13.448 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Total 6.723 26.385 10.064 64.050 .369 .578 .370 6.174 .158 1.403 99.185 1.113 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.603 78.233 73.233 73.206 56.651 .941 8.345 2.127 9.685 .151 5.861 1.222 1.448 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.099 2.333 99.347 1.353 1.603 78.805 1.214 100.158 5.869 72.790 98.799 12.047 Extraction Method: Principal Component Analysis.655 2.210 2.778 .824 48.345 28.073 .000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 6.824 48.375 90.536 81.115 85.385 1.289 1.226 78.

122 .193 -.227 .217 .131 -.830 .183 .188 .041 .221 .220 .181 .067 .021 .063 .033 -.856 .076 -.139 .157 .201 .208 -.030 .017 -.236 2 -.135 .379 .199 .075 .191 -.283 .173 -.169 .081 .281 .166 .836 .070 .113 .163 .094 .020 .249 -.473 .054 .104 .102 .128 -.011 .126 .743 .039 . a.052 -.171 .018 .194 -.055 -.498 .158 .024 .279 .415 .178 -.090 -.334 .061 .294 .214 .345 .665 .287 -.036 .212 .051 .157 -.221 .090 .050 .451 -.028 .250 .520 .255 .795 .202 . Rotation converged in 12 iterations.110 6 -.002 .109 .031 -.044 .063 -.032 8 .251 -.064 .042 .288 .194 .080 .038 .393 .245 -.159 .130 7 .277 -.083 -.371 .327 .204 .124 -.160 -.119 -.375 .730 .196 -.216 . .078 .057 .106 .059 Component 4 5 .036 .366 -.375 -. Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.150 .220 .168 -.148 .154 -.032 -.073 .757 .642 .295 -.857 .144 .173 .236 3 .058 .291 .104 .060 .114 a Rotated Component Matrix X17 X18 X23 X13 X29 X2 X14 X30 X11 X7 X8 X12 X19 X6 X5 X24 X26 X27 X10 X9 X21 X20 1 .766 .636 .347 .071 .183 .784 .023 .060 .252 .692 .115 .847 Extraction Method: Principal Component Analysis.108 .380 -.668 .273 .052 -.008 .176 .167 .168 .039 .186 .159 .738 .102 .616 -.722 .116 -.671 -.091 .223 .139 .222 .306 .216 .

000 1.000 1.334 210 .000 1.645 .000 1.835 .000 1.000 1.579 1635.841 .784 .745 .000 1.000 1.708 .743 .801 .871 .000 Extraction .790 . Chi-Square df Sig.714 .687 .000 1.000 1.000 1.000 Communalities X2 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X26 X27 X29 Initial 1.000 1.621 .000 1.817 .000 1.717 . Bartlett's Test of Sphericity Approx. .879 .000 1.833 Extraction Method: Principal Component Analysis.115 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.735 .679 . .000 1.000 1.000 1.628 .000 1.775 .000 1.

764 .500 1.245 .970 14.125 75.104 5.143 2.664 2.463 4.795 92.049 Extraction Method: Principal Component Analysis.104 .373 .357 11.885 1.919 1.207 5.928 3.885 9.111 86.248 90.140 49.919 9.562 1.653 .026 1.077 .972 39.236 57.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 6.150 .399 .508 70.261 7.684 2.664 28.714 98.339 1.880 .143 14.261 1.643 88.776 94.377 .102 1.437 95.721 59.463 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 2.207 1.357 1.019 28.222 39.227 .929 1.508 70.116 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.272 82.366 99.444 2.157 5.876 8.730 8.664 11.416 2.463 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Total 6.156 10.105 .406 1.896 .301 27.236 57.700 1.496 7.555 .438 64.687 .165 97.081 98.039 2.182 .302 .438 64.472 .514 11.222 39.793 13.502 99.256 75.140 49.026 8.724 1.730 1.681 2.664 28.256 75.236 100.937 1.192 79.562 7. .700 5.933 68.656 3.157 1.019 2.268 49.041 9.

044 .823 .323 .063 -.201 .193 3 .738 .230 -.140 .011 -.190 .110 .053 . Rotation converged in 12 iterations.080 .147 .002 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.056 .050 -.061 .785 .107 .026 .125 .464 .156 .211 .175 -.051 .260 .317 .513 -.334 -.086 .048 .252 .060 .043 .264 -.273 5 .083 .003 .033 .270 .208 .016 .236 .827 .872 .130 .500 Extraction Method: Principal Component Analysis.799 .015 .349 -.297 .354 -.039 .416 .260 -.085 .112 .206 .106 .853 .104 -.610 -.515 .127 .004 .733 .157 -.196 .697 .004 .219 .228 .050 .181 .105 .109 .079 -. .341 -.097 .331 .077 .524 .074 .024 .234 2 -.787 .031 .159 .720 .289 .279 7 .133 -.369 6 .807 .266 -.199 .198 .314 -.024 -.038 . a.213 .089 -.043 .746 .139 .087 .247 .112 .107 .188 .248 .200 -.117 a Rotated Component Matrix 1 X17 X23 X18 X13 X29 X14 X2 X7 X11 X8 X19 X5 X6 X9 X27 X21 X26 X24 X12 X20 X10 .714 -.596 .276 -.057 .310 .150 .074 -.161 .681 -.366 .092 .119 .197 -.087 .083 .318 .008 .143 .392 .310 .122 Component 4 .170 -.189 -.314 .294 .059 -.155 .332 -.024 .564 .204 -.050 .

PERHITUNGAN VALIDITAS ANGKET Rumus : rxy = {ΝΣΧ ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ ) 2 − (ΣΧ) 2 }{ΝΣΥ 2 − (ΣΥ ) 2 } Kriteria Butir angket Valid jika rxy > rtabel Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 1. . No.427 diperoleh rtabel = 0.361 x 316 96 2 x 277 96 30 x x 3401 389241 3401 2 Pada α = 5% dengan N= 30 karena rxy > r tabel. maka angket No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Σ X 4 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 2 3 3 4 4 96 Y 116 89 109 104 115 99 114 125 107 109 138 128 104 109 105 113 108 118 104 126 120 109 128 108 110 108 122 98 121 137 3401 X2 16 4 9 9 9 9 9 16 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 16 16 16 16 4 9 9 16 16 316 Y2 13456 7921 11881 10816 13225 9801 12996 15625 11449 11881 19044 16384 10816 11881 11025 12769 11664 13924 10816 15876 14400 11881 16384 11664 12100 11664 14884 9604 14641 18769 389241 XY 464 178 327 312 345 297 342 500 321 327 414 384 312 327 315 339 324 354 312 378 360 436 512 432 440 216 366 294 484 548 277 Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 30 rxy = 30 rxy = 0. 1 tersebut Valid.

699 1 1 - r11 = Pada α = 5% dengan N = 30 diperoleh r tabel = 0. .16 2 3. Koefisien reliabilitas r11 = 39 39 0. maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1.16 σb1 2 96 2 30 = 0. Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel .88 77 2 30 = 1.29 σb2 . 2 σb39 Σσb 2 = = 205 30 21. Varians Butir 316 = 270 = 30 30 84 2 30 = 1.699 2. Varians Total σ t2 = ΣΥ 2 − (ΣΥ )2 Ν 3401 2 30 30 Ν 389241 = = σt2 122.88 122.843 21. .361.PERHITUNGAN RELIABILITAS ANGKET Rumus : 2 Σσ b ⎛ k ⎞⎛ r11 = ⎜ ⎟ ⎜1 − σ t2 ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝ ⎞ ⎟ ⎟ ⎠ Kriteria Apabila r11 > r tabel.

TABEL DISTRIBUSI DATA HASIL PENELITIAN NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 KODE R-001 R-002 R-003 R-004 R-005 R-006 R-007 R-008 R-009 R-010 R-011 R-012 R-013 R-014 R-015 R-016 R-017 R-018 R-019 R-020 R-021 R-022 R-023 R-024 R-025 R-026 R-027 R-028 R-029 R-030 R-031 R-032 R-033 R-034 R-035 R-036 R-037 R-038 R-039 R-040 R-041 R-042 R-043 R-044 R-045 R-046 R-047 R-048 R-049 R-050 R-051 R-052 R-053 R-054 R-055 R-056 R-057 R-058 R-059 R-060 R-061 R-062 R-063 R-064 R-065 R-066 R-067 R-068 1 4 4 3 3 2 4 2 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 2 4 4 2 3 2 3 2 3 2 3 4 3 2 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 2 4 3 1 1 1 3 4 4 4 3 3 4 4 2 2 2 4 4 3 2 4 4 3 2 2 2 1 4 4 1 2 2 2 3 3 4 2 3 4 3 2 2 2 4 4 3 3 4 4 2 3 1 1 3 3 3 2 4 2 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 2 3 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 2 3 3 2 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 2 4 3 3 4 2 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 2 4 4 3 4 4 3 3 4 1 3 2 4 3 3 4 2 4 3 3 2 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 2 4 2 3 3 2 2 2 2 2 3 4 2 3 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 2 3 3 3 3 4 3 3 4 2 3 3 4 2 4 3 2 5 4 3 3 4 2 4 2 4 3 3 3 2 3 2 2 2 3 3 4 4 2 3 3 3 1 3 2 2 2 3 4 2 2 3 3 1 3 3 3 2 4 4 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 3 4 4 2 2 2 3 2 3 3 3 6 4 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 3 3 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 ANGKET 7 4 3 2 3 2 3 3 1 1 2 4 2 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 2 2 3 2 3 2 1 4 4 1 2 3 2 3 2 2 2 2 3 4 3 3 2 2 2 3 2 4 2 1 1 3 3 4 3 2 3 4 2 2 2 3 2 4 2 1 8 4 3 2 2 3 3 3 2 3 2 4 4 2 2 3 3 2 2 4 4 2 2 2 3 2 2 2 3 2 4 4 2 3 2 2 2 3 2 2 2 4 4 2 2 3 3 2 2 4 4 2 3 2 2 3 3 2 2 3 4 3 3 2 2 4 4 2 3 9 4 3 2 3 3 2 2 3 2 4 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3 3 2 2 4 4 2 2 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 4 2 3 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 10 3 3 2 2 2 1 3 4 3 3 4 4 4 2 3 1 3 2 2 4 2 3 3 2 2 3 4 3 2 3 3 2 3 4 3 2 2 3 3 2 4 4 2 3 1 3 2 4 4 4 3 3 4 3 1 4 2 2 3 3 1 3 2 4 4 4 3 3 11 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 2 3 4 4 2 2 3 4 3 4 3 3 2 4 4 2 3 3 4 3 2 3 2 2 4 4 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 2 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 12 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 2 3 4 2 3 3 2 1 3 1 3 1 3 3 1 3 1 3 1 2 3 3 2 4 3 2 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 13 4 3 4 4 3 4 2 4 3 3 3 2 4 3 3 2 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 2 2 2 2 2 3 2 2 4 4 3 4 2 4 4 4 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 4 2 2 3 2 1 2 4 3 2 2 2 2 3 3 2 .

85% 21.46% 40.77% 33.62% ANGKET 7 8 1 2 3 3 3 3 2 3 4 4 2 2 3 3 4 4 3 2 3 2 3 4 3 4 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 1 2 3 2 2 2 1 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 4 3 4 3 2 3 2 4 4 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 1 2 1 3 2 2 4 4 2 4 3 2 2 2 2 3 2 3 4 4 1 2 2 3 1 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 14 24 44 37 58 69 14 0 130 130 10.85% 46.69% 8.77% 27.77% 25.38% 23.31% 64.54% 27.62% 13.00% 32.62% 18.08% 2 3 1 1 1 3 4 2 4 2 2 2 4 3 2 4 2 3 2 2 2 1 2 3 1 2 2 2 3 4 4 2 3 4 2 2 2 4 2 4 3 1 1 1 3 4 4 4 3 3 4 4 2 4 1 2 2 2 3 4 3 2 3 40 33 41 16 130 30.46% 53.92% 52.46% 41.08% 9 3 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3 3 2 2 3 1 2 2 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 3 4 3 2 3 3 2 2 3 2 4 2 2 3 3 3 4 4 2 2 3 3 3 2 4 2 2 18 61 50 1 130 13.46% 4 3 2 3 1 4 3 3 4 4 4 3 3 3 2 4 3 4 2 2 3 2 3 2 2 4 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 4 3 3 4 1 3 3 3 4 3 4 2 4 3 3 2 3 2 4 2 2 2 4 4 2 3 37 54 36 3 130 28.92% 38.69% 6 2 2 2 2 3 3 2 4 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 4 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 2 5 28 97 0 130 3.46% 28.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 KODE R-069 R-070 R-071 R-072 R-073 R-074 R-075 R-076 R-077 R-078 R-079 R-080 R-081 R-082 R-083 R-084 R-085 R-086 R-087 R-088 R-089 R-090 R-091 R-092 R-093 R-094 R-095 R-096 R-097 R-098 R-099 R-100 R-101 R-102 R-103 R-104 R-105 R-106 R-107 R-108 R-109 R-110 R-111 R-112 R-113 R-114 R-115 R-116 R-117 R-118 R-119 R-120 R-121 R-122 R-123 R-124 R-125 R-126 R-127 R-128 R-129 R-130 A B C D A B C 1 4 3 4 2 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 29 84 17 0 130 22.69% 5 4 3 4 2 4 4 4 4 3 3 4 4 2 3 3 3 4 3 4 2 2 2 3 2 2 4 3 1 3 3 3 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 4 4 4 3 3 3 2 3 2 2 2 4 2 2 4 3 1 3 3 3 2 37 53 36 4 130 28.85% 13 4 2 3 4 4 2 3 4 3 3 4 4 3 2 3 2 4 4 2 3 3 2 2 3 2 2 4 3 4 3 2 3 4 2 3 3 4 2 3 2 3 2 2 4 3 3 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 4 2 4 3 2 3 33 53 43 1 130 25.08% 37.54% 3 3 3 1 4 4 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 2 3 3 2 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 4 2 4 4 4 4 3 2 3 4 4 3 4 3 4 3 69 49 11 1 130 53.23% 55.77% 33.38% 40.77% 12 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 4 2 3 3 2 1 3 1 3 1 3 2 1 3 1 3 1 2 3 3 2 4 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 1 3 1 3 1 2 3 3 2 12 72 31 15 130 9.46% 10 4 3 1 2 4 2 3 3 3 2 2 4 2 3 3 2 2 3 4 3 2 3 2 2 3 4 3 2 2 3 3 2 4 2 2 3 3 3 2 2 2 1 3 4 3 3 4 4 4 2 3 1 3 2 3 4 3 2 2 3 3 2 28 52 42 8 130 21.54% 40.31% 11 2 3 4 3 3 3 3 4 2 3 4 4 2 2 3 2 3 4 3 3 2 2 2 2 3 3 4 3 4 3 2 2 4 4 3 2 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 2 2 35 68 27 0 130 26.31% 20.54% 74.85% 44.08% .38% 31.

31% 5 3.77% 8 0.77% .15% 11 0.77% 10 6.31% 3 0.00% 9 0.77% 4 2.00% 12 11.00% ANGKET 7 10.08% 6 0.00% 2 12.NO KODE D 1 0.54% 13 0.

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 14 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 4 4 2 1 3 4 1 3 1 3 2 2 2 2 3 1 3 1 2 3 1 2 4 4 2 2 3 3 3 3 3 4 3 2 3 2 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 15 4 4 2 2 4 4 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 4 4 3 4 4 4 3 2 2 2 3 3 2 2 2 3 4 3 4 3 4 4 3 2 3 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 4 4 2 2 4 4 2 2 2 3 2 4 3 3 16 4 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 17 4 3 3 4 4 4 2 4 2 3 3 3 4 3 3 2 3 3 4 4 3 3 3 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 3 3 2 3 3 4 3 3 3 2 4 2 4 4 4 3 3 4 2 3 3 4 3 3 3 2 18 4 3 3 4 4 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 3 1 1 3 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 2 19 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 ANGKET 20 21 4 4 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 4 3 4 2 4 3 3 2 3 3 2 3 4 2 4 2 2 3 2 3 1 3 4 3 4 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 1 2 2 3 2 3 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 4 3 4 3 1 3 2 3 2 3 4 2 4 2 2 3 3 3 3 2 4 3 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 2 3 1 2 3 2 4 4 2 3 4 2 4 2 2 3 3 3 3 2 4 3 4 2 22 3 3 2 4 4 4 4 4 3 2 4 3 2 3 3 3 3 2 4 4 3 3 4 2 2 3 3 3 1 2 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 4 4 2 3 3 3 3 2 3 4 2 3 4 2 4 4 4 2 3 3 3 3 3 2 3 4 2 3 23 4 2 3 4 4 3 2 4 2 4 3 2 4 4 4 3 3 2 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 2 3 3 4 4 4 2 3 4 2 4 2 3 4 4 3 2 4 3 4 4 4 2 3 4 2 24 2 4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 2 4 3 3 4 3 2 4 2 3 3 3 3 2 3 4 2 25 4 3 3 3 2 2 2 4 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 4 3 26 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 2 27 4 4 4 4 2 2 2 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 3 4 3 4 3 4 4 3 4 2 2 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 .

62% 15.08% 17 4 2 4 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 4 2 4 2 3 3 3 4 3 3 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 42 51 37 0 130 32.92% 0.31% .62% 27.46% 26.46% 12.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 14 3 2 2 2 3 2 3 3 2 2 4 4 2 1 3 3 1 3 1 3 2 2 2 2 3 1 3 1 4 3 1 2 4 4 2 2 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 3 1 3 1 4 3 1 2 16 59 40 15 130 12.62% 3.46% 68.31% 45.08% 76.23% 28.15% 35.77% 45.69% 43.77% 15 4 3 4 4 4 2 4 4 3 2 2 4 4 3 4 3 4 3 2 2 2 3 2 2 2 2 3 4 4 4 3 4 4 2 2 3 4 4 2 2 4 4 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 2 3 4 4 4 3 4 50 34 46 0 130 38.31% 39.38% 25 4 2 2 2 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 2 2 2 4 3 4 3 2 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 26 84 20 0 130 20.00% 64.54% 27 4 2 2 2 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 3 1 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 2 2 4 3 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 3 4 3 3 4 4 2 76 37 16 1 130 58.38% 30.46% 28.38% 20.38% 26 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 17 98 15 0 130 13.69% 34.00% ANGKET 20 21 4 3 2 2 2 2 2 2 4 3 1 2 3 2 4 4 2 3 1 3 4 3 4 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 1 2 3 3 2 2 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 4 3 4 3 1 3 2 3 4 4 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 4 3 4 2 4 3 3 2 3 3 2 3 4 2 4 2 2 3 2 3 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 3 3 3 3 56 4 16 85 45 41 13 0 130 130 43.38% 31.62% 23 4 2 3 4 4 3 2 4 3 2 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 2 3 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 2 3 4 2 3 4 4 3 2 4 2 4 3 2 4 4 4 3 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 45 36 45 4 130 34.54% 22 4 2 4 4 4 2 3 3 3 2 4 4 3 3 4 2 2 3 3 3 1 4 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 4 4 2 3 3 3 2 4 4 4 4 4 3 2 4 3 2 3 3 3 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 36 57 32 5 130 27.38% 16 4 3 3 3 4 2 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 37 89 4 0 130 28.38% 11.08% 12.08% 65.08% 75.46% 18 4 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 3 3 1 3 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 1 3 2 2 4 2 3 4 4 4 40 59 27 4 130 30.85% 24.77% 19 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 30 100 0 0 130 23.62% 24 4 3 3 2 3 2 4 2 3 3 4 4 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 2 4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 2 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 21 50 59 0 130 16.31% 34.46% 3.46% 45.15% 38.

85% 23 3.00% 26 0.NO 14 11.00% ANGKET 20 21 10.00% 25 0.54% 15 0.08% 19 0.00% 17 0.00% 27 0.00% 22 3.08% 24 0.77% .00% 18 3.00% 16 0.00% 0.

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 28 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 4 2 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 ANGKET 29 3 3 3 3 2 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 30 3 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 4 3 3 2 3 2 2 3 3 3 2 3 2 2 3 4 2 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 112 91 80 98 79 83 74 102 81 96 101 81 96 87 91 79 85 79 107 111 83 85 98 84 79 92 77 81 64 84 84 66 78 79 92 78 75 99 83 84 110 109 77 85 77 91 87 93 82 101 96 76 101 72 81 106 98 76 91 112 78 90 86 93 80 101 97 79 .

38% ANGKET 29 30 3 3 2 2 2 2 2 2 3 4 3 2 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 2 2 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 3 2 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 5 3 86 71 39 56 0 0 130 130 3.08% 100 73 80 80 110 79 92 112 85 80 103 110 83 83 98 76 83 91 80 80 65 80 64 65 81 80 91 77 86 98 83 83 110 101 80 85 112 91 80 96 79 81 79 101 85 96 101 80 94 86 91 80 86 65 81 77 91 76 86 95 83 82 .85% 66.08% 51.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 28 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 2 3 4 4 3 3 3 2 3 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 2 4 3 2 4 4 3 56 67 7 0 130 43.00% 2.15% 30.54% 5.31% 54.62% 43.

00% .00% 30 0.NO 28 0.00% ANGKET 29 0.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful