FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL-EKONOMI PADA SISWA KELAS VIII

SMP NEGERI 2 PADAMARA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2005/2006

SKRIPSI
Diajukan dalam rangka penyelesaian Studi Strata I untuk mencapai gelar Sarjana Pendidikan di Universitas Negeri Semarang

Oleh: Endang Fitri Astuti 3364981591 Pendidikan Akuntansi

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh pembimbing untuk diajukan ke sidang panitia ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Dosen Pembimbing I

Dosen Pembimbing II

Drs. Kusmuriyanto, M.Si NIP. 131404309

Drs. Subowo, M.Si NIP. 131404311

Mengetahui Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan sidang panitia ujian skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Selasa : 14 April 2007

Penguji Skripsi

M. Khafid, S.Pd., M.Si NIP. 132243641

Anggota I

Anggota II

Drs. Kusmuriyanto, M.Si NIP. 131404309

Drs. Subowo, M.Si NIP. 131404311

Mengetahui: Dekan,

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri. baik sebagian maupun seluruhnya. 5 April 2007 Endang Fitri Astuti NIM. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. 3364981591 iv . Semarang. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain.

PERSEMBAHAN: Karya ini saya persembahkan untuk: 1. Orang yang sabar pasti meraih keberhasilan meskipun memerlukan waktu yang panjang (penulis).MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto: Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. yang selalu menaburkan kasih di tiap titian langkahku di dunia fana ini. adik dan keponakanku yang selalu memotivasi saya untuk dapat menyelesaikan skripsi ini. Terima kasih atas tiap tetesan air mata. Dua mutiara cintaku. lelehan keringat dan doa yang dikeluarkan jua kesabaran untukku. 2. Bapak dan Mama. Maka apabila kamu selesai (dari sesuatu urusan) kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (Q. Ali Ma’ruf dan Munarsah yang selalu memberi bantuan dan dukungannya. v .s Al Insyiroh: 6-7). 3. Kakak.

Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada : 1. 3. Agus Wahyudin.Si. vi .. Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan pengarahan dan penulisan skripsi ini. taufiq dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyusun skripsi dengan judul: Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial–ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006..Si. M. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menuntut ilmu di UNNES. Drs. Drs. Rektor Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menuntut ilmu di UNNES. Sukirman. M. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. 2.PRAKATA Segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat. Skripsi ini disusun untuk memenuhi syarat guna mencapai gelar Sarjana Pendidikan pada program studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang.

Pd. Bowo.. dukungan moral maupun spiritual yang tidak dapat disebutkan satu persatu. 6. 5. Kusmuriyanto. 7. M. Sarkono. 8. Iqoh. Akhirnya semoga penyusunan skripsi ini akan dapat memberikan manfaat sebagaimana yang diharapkan. Temam-temanku Pur. A. April 2007 Penulis vii . Slamet. Penulis menyadari sepenuhnya kemampuan yang ada dalam diri penulis yang terbatas. Pd.Pd. Khafid. Mufti dan semua pihak telah memberikan bantuan. S. M. Guru mata pelajaran Pengetahuan Sosial SMP Negeri 2 Padamara yang telah membantu penulis dalam pengumpulan data penelitian di lapangan. Semarang. Umi. Dosen Pembimbing yang telah memberikan bimbingan kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini dengan penuh keikhlasan dan kesabaran hingga selesainya skripsi ini. Amien. untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan.Si. Kepala SMP Negeri 2 Padamara yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk mengadakan penelitian di SMP Negeri 2 Padamara. Siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara yang telah membantu penulis dalam pengumpulan data. M. Dosen Penguji yang telah memberikan saran dan masukan untuk perbaikan skripsi ini.Md. Subowo.Si dan Drs. Drs. 9.4..Si. S. Ayu. M. Giri Purwoko..

Kata Kunci: Prestasi Belajar. Untuk pengambilan sampel digunakan rumus slovin dengan taraf signifikansi 5% dan didapat sampel 126. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 184 siswa. Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006. tetapi untuk tercapainya tujuan penelitian sampel yang digunakan ditambah menjadi sebesar 130 responden. (3) Perlunya ditingkatkan keaktifan siswa dalam bertanya kepada guru jika menemukan hal-hal yang kurang jelas dan (4) Menyontek adalah salah satu perbuatan yang kurang baik. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kab. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 7 (tujuh) faktor prestasi belajar yang terbentuk. kontribusi terkecil diberikan oleh faktor keaktifan siswa yaitu sebesar 5. Data yang diperoleh dianalisis dengan tehnik analisis faktor. Siswa Prestasi belajar mata pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga dipengaruhi oleh berbagai faktor. (3) faktor metode belajar.027. (4) faktor motivasi. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga?. (2) Perlunya ditingkatkannya metode pembelajaran yang tepat sehingga tingkat kebosanan siswa terhadap pelajaran tidak berlarut-larut dan cepat teratasi. (2) faktor sarana belajar. Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi. (5) faktor minat siswa. sebaiknya kebiasaan siswa dalam menyontek secepatnya ditanggulangi. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket. faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: (1) faktor suasana kelas dan guru. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) Perlunya meningkatkan suasana yang nyaman. viii . Fakultas Ekonomi. (6) faktor lingkungan tempat tinggal dan (7) faktor keaktifan siswa.26% dari keseluruhan kontribusi yang diberikan oleh seluruh faktor yang besarnya 75.66%. Faktor yang memberi kontribusi paling besar adalah faktor suasana kelas dan faktor guru yaitu sebasar 28. Progran Studi Pendidikan Akuntansi. Skripsi. baik yang datang dari dalam maupun dari luar diri siswa. dan kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tenang.SARI Endang Fitri Astuti. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel hasil eksplorasi yang akan diteliti seluruhan hubungan interdependent antar variabel-variabelnya. 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga. Universitas Negeri Semarang.47%. Kebenaran argumen ini perlu dibuktikan melalui kegiatan penelitian agar diperoleh jawaban yang akurat. tenang.

....................... 1 1............. 5 1................. 8 2......................... 6 Bab II Landasan Teori.................................................... ix Daftar tabel..........................................................................................................................6 Sistematika Penulisan Skripsi ................1............. 6 1.......................................................... xi Daftar lampiran .................. 10 ix ...............................DAFTAR ISI Halaman Halaman judul ...............1 Pengertian Belajar ...........................................................3 Prinsip-prinsip belajar ........................................................................... viii Daftar isi....................................................................................................................................................................................................................................................... 5 1.............................................................................................................................2 Rumusan Masalah ............................1 Belajar.......................... 9 2...................................................... xiii Bab I Pendahuluan .....................................................................................................................................................1...... i Persetujuan pembimbing................................................................................................................. iii Pernyataan .......................................................................................................................1 Alasan Pemilihan Judul......4 Tujuan Penelitian ..........................................3 Penegasan Istilah.... iv Motto dan persembahan ............................ ii Pengesahan kelulusan................ 8 2............................................................................................... 1 1............................................................... 5 1......................................................... 8 2...................................................................5 Manfaat Penelitian .................1.......................................................................................... vi Sari ................2 Ciri-ciri Belajar .............. v Prakata.................................................................................................

.................... 28 2............2 Sampel ..........................1.... 29 Bab III Metode Penelitian .......3 Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial................................1................. 11 2........................................................................6 Metode Analisis Data .............................. 34 3.2.................................................................... 12 2.................................................................2 Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar....................................................... 75 Lampiran ........................................................................................................... 31 3......................................................................................................4 Pembahasan .................................... 44 4..................................................... 76 x ....................................... 73 5........... 37 3..4 Metode Pengumpulan Data ..................2 Karakteristik Responden.1 Populasi ............................ 11 2....2 Saran .................... 47 4....................................1 Hasil Penelitian......1 Simpulan.............................................................................................. Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 .................3 Variabel Penelitian ................................. 44 4.....................................................1 Gambaran Umum SMP Negeri 2 Padamara........................................................................................................1... 73 5........................................................................... 31 3........................................... 74 Daftar Pustaka ................................................................ 41 Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan.............. 46 4..........4 Kerangka Berfikir .............. 44 4............................................3 Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada Siswa kelas VIII SMP N 2 Padamara Kab.......................................... 36 3............... 31 3....................................................2 Prestasi Belajar .....................................................................................2.......................................................2...........................................................1 Pengertian prestasi belajar.......... 65 Bab V Penutup ..5 Validitas dan Reliabilitas............................................1......

....... 61 4............................................. 46 4......... 52 4..........2 Penyebaran populasi dan sampel penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga.................................................................................................................................9 Jumlah buku wajib.... 34 4.............................................................................. 55 4....................14 Usaha memahami pelajaran......3 Hasil analisis faktor ............................................................... 56 4.1 Pembagian ruang kelas pada SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga ......... 59 4.............................................................. 56 4......................... 53 4.................................................DAFTAR TABEL Tabel Halaman 3.. 58 4............................6 Pemberian tugas pada pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi .......................................................................................2 Karakteristik responden menurut jenis kelamin................................................ 61 xi .........16 Perhatian terhadap materi ..........................17 Kesuliatn mengerjakan tugas.....13 Cara mempelajari bahan pelajaran ................................................. 60 4..10 Ketersediaan buku literature.......15 Keinginan menguasai materi ...12 Cara siswa mengerjakan soal..........................................4 Suasana kelas...................8 Fasilitas belajar dari orang tua..............11 Frekuensi belajar setiap hari ...7 Metode penyampaian materi oleh guru ... 54 4................................................... 58 4................... 54 4................... 32 3................5 Pemberian tugas pada pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi ........ 59 4....... 47 4...................... 57 4...........................1 Jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga................................

4.18 Ketelitian mengerjakan tugas .................................................................. 62 4.19 Keaktifan siswa bertanya......................................................................... 63 4.20 Komposisi waktu pelajaran ..................................................................... 63 4.21 Suasana rumah......................................................................................... 64 4.22 Kondisi tempat tinggal............................................................................. 65 4.23 Keikutsertaan dalam kegiatan ekstrakurikuler ........................................ 65 4.24 Ketepatan masuk sekolah ........................................................................ 66

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

Halaman

1. Instrumen penelitian ................................................................................... 76 2. Angket penelitian ....................................................................................... 77 3. Lembar jawaban ......................................................................................... 85 4. Tabel perhitungan validitas dan reliabilitas ............................................... 86 5. Perhitungan validitas angket ...................................................................... 89 6. Perhitungan reliabilitas angket ................................................................... 90 7. Tabel distribusi data hasil penelitian .......................................................... 91 8. Analisis faktor I .......................................................................................... 97 9. Analisis faktor II......................................................................................... 100 10. Analisis faktor III ....................................................................................... 103 11. Analisis faktor IV ....................................................................................... 106 12. Surat ijin penelitian .................................................................................... 109 13. Surat keterangan penelitian dari SMP Negeri 2 Padamara ........................ 110 14. Surat rekomendasi ...................................................................................... 111

xiii

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Alasan Pemilihan Judul Pendidikan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan juga merupakan kunci dalam keberhasilan pembangunan. Berhasil tidaknya pembangunan nasional ditentukan oleh kualitas manusia Indonesia itu sendiri. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan modal dasar dalam persaingan di era globalisasi sekarang ini. Hal ini dikarenakan beberapa hal antara lain jumlah penduduk semakin besar sehingga persaingan semakin ketat, berkurangnya sumber daya alam serta semakin majunya teknologi. Oleh karena itu dunia pendidikan dituntut mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berprestasi. Masalah besar yang dihadapi oleh dunia pendidikan di Indonesia adalah mutu, biaya dan kualitas. Kualitas pendidikan dinilai sangat rendah. Dampak dari rendahnya kualitas pendidikan tersebut yaitu rendahnya mutu sumber daya manusia. Rendahnya mutu sumber daya manusia Indonesia salah satu tandanya dapat dilihat dari tingkat HDI (Human Development Indeks). Berdasarkan angka Human Development Indeks negara Indonesia menempati urutan ke 111 dari 177 negara yang diperingkat oleh program pembangunan PBB, bahkan di antara negara Asia Tenggara yang maju, posisi Indonesia berada di urutan paling bawah (www. Human Development Indonesia.Com). Implikasi dari rendahnya sumber daya manusia adalah rendahnya produktivitas dan rendahnya daya saing. 1

Dalam belajar mengajar terdapat tujuh komponen utama yaitu : tujuan. guru. metode. masyaraklat. di tempat inilah kegiatan belajar mengajar berlangsung (ilmu pengetahuan diajarkan dan dikembangkan kepada anak didik) oleh karena itu sekolah menjadi suatu lingkungan yang khas sebagai lingkungan pendidikan. situasi . Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan diharapkan mampu menerapkan strategi belajar yang baik bagi siswanya dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. bahan. Belajar mengacu pada kegiatan siswa dan mengajar mengacu pada kegiatan guru. Dengan penerapan strategi yang baik dalam belajar bagi siswa diharapkan akan meningkatkan prestasi belajar siswa.2 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual-keagamaan. Sekolah merupakan suatu lembaga pendidikan formal. siswa. 20 Th 2003). Kegiatan belajar mengajar memiliki peranan yang sangat penting agar pendidikan dapat berjalan dengan baik. kepribadian. Belajar dan mengajar adalah dua konsep yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. pengendalian diri. Belajar sebagai proses terjadi manakala ada interaksi antara guru dengan siswa. akhlak mulia serta keterampilan yang dibutuhkan dirinya. bangsa dan negara (UU Sistem Pendidikan Nasional No. yaitu tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar dengan segala sarana dan prasarana serta kondisi lingkungan yang mendukung berlangsungnya kegiatan belajar mengajar.

agar setiap siswa mencapai hasil belajar yang sebaik-baiknya. baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Tetapi pada kenyataannya tidak semua siswa mencapai hasil seperti yang diharapkan. Ada siswa yang hasil belajarnya tinggi dan ada pula siswa yang hasil belajarnya rendah. dan lingkungan alam yang membahas interaksi antar manusia dengan lingkungannya. namun apabila seseorang tidak memiliki motivasi untuk mempelajari sesuatu maka jangan diharapkan bahwa seseorang akan berhasil dengan baik dalam mempelajari hal tersebut.3 yang memungkinkan proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan alat penilaian. dan dapat melanjutkan serta mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa. Jika seseorang mempelajari sesuatu dengan penuh motivasi maka diharapkan hasil akan baik. Mata pelajaran pengetahuan sosial diberikan di sekolah memiliki tujuan untuk mempersiapkan anak didik menjadi warga negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. karena motivasi merupakan sesuatu yang sangat penting bagi seseorang dalam melakukan sesuatu kegiatan. selain itu dapat berpikir kritis dan kreatif. baik yang berasal dari lingkungan sosial yang membahas interaksi antar manusia. Hasil belajar siswa yang tinggi akan memberikan dorongan dan semangat siswa meningkatkan motivasi belajar terhadap mata pelajaran. dimana ketujuh komponen tersebut saling berhubungan dan saling mempengaruhi satu dengan yang lain. Tingkat penguasaan belajar . Menjadi harapan semua pihak. Keberhasilan siswa dalam belajar dapat dilihat dari hasil belajar siswa tersebut. dengan menitik beratkan pada pengembangan individu yang dapat memahami masalah-masalah yang berada dalam lingkungan.

Berdasarkan kenyataan tersebut di atas penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006”. lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Penulis sangat tertarik untuk meneliti hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi siswa dalam proses belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru (Alwi. 2002:895). Berpijak dari data hasil belajar pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga nilai raport untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006 rata-rata siswa memperoleh nilai 6. Menurut Slameto (2003:54) prestasi belajar dipengaruhi oleh dua macam yaitu faktor intern (faktor yang bersumber dari dalam diri siswa) dan faktor ekstern (faktor yang bersumber dari luar siswa). Faktor intern meliputi faktor jasmaniah/kondisi fisiologis. . sedangkan faktor ekstern meliputi faktor lingkungan keluarga. dimana termasuk kategori kurang baik.4 dalam mata pelajaran pengetahuan sosial dapat dilihat dari prestasi belajar. faktor psikologis dan faktor kelelahan. Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran.

Prestasi belajar yang dimaksud disini adalah nilai yang telah dicapai oleh siswa kelas VIII dalam menguasai mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang tercermin dalam nilai raport semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006.2 Rumusan Masalah Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006? 1. . 2002:895). 1.4 Tujuan Penelitian Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar pada mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran.5 1.3 Penegasan Istilah Untuk memperjelas pokok permasalahan penelitian dan menghindari salah pengertian terhadap penelitian ini. maka penulis memberi batasan istilah sebagai berikut: • Prestasi belajar Prestasi adalah hasil yang telah dicapai dan yang telah dilakukan atau dikerjakan. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru (Alwi.

3. pernyataan. motto dan persembahan. daftar tabel dan daftar lampiran. Bagi Penulis Penelitian ini dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu dan menambah wawasan dalam mengaplikasikan teori yang sudah didapat dibangku kuliah. . sehingga guru dapat membantu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. tujuan dan manfaat penelitian dan sistematika skripsi. Bagian isi skripsi Bab I Pendahuluan Berisi latar belakang masalah. daftar isi. 2.6 Sistematika Skripsi Sistematika skripsi dibagi menjadi tiga bagian sebagai berikut: 1. prakata. sari. pengesahan.6 1. Bagi Lembaga Pendidikan Penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. 2. penegasan istilah. baik oleh guru untuk memberikan gambaran tentang hal-hal yang dapat mempengaruhi siswa untuk dapat berprestasi dalam belajar. Bagian permulaan skripsi Berisi: halaman judul.5 Manfat Penelitian Manfat dari penelitian ini adalah: 1. rumusan masalah. Bagi Siswa Penelitian ini dapat dijadikan acuan pendorong secara sadar untuk dapat mencapai hasil belajar yang optimal sehingga dapat mencapai prestasi belajar yang tinggi. 1.

Bagian akhir skripsi Berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.7 Bab II Kajian Teoritis Berisi teori-teori yang melatarbelakangi penelitian ini. 3. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Berisi hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian. Bab V Penutup Berisi kesimpulan dari hasil penelitian dan saran kepada pihak yang terkait. Bab III Metode Penelitian Berisi metode-metode yang digunakan dalam penelitian. metode pengumpulan data dan metode analisis data. . Meliputi: metode penentuan objek penelitian.

Menurut Slameto (2003:2) belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Menurut Anni (2004:2) belajar merupakan proses penting bagi perubahan perilaku manusia dan ia mencakup segala sesuatu yang difikirkan dan dikerjakan.1 Belajar 2.1. Ini berarti.8 BAB II LANDASAN TEORI 2. Menurut Whittaker dalam Djamarah (2002: 12) belajar adalah proses di mana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman.1 Pengertian Belajar Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan setiap jenis dan jenjang pendidikan. Menurut Kingskey dalam Djamarah (2002: 13) belajar adalah proses di mana tigkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan. bahwa berhasil atau gagalnya pencapaian tujuan pendidikan itu amat bergantung pada proses belajar yang dialami siswa baik di sekolah maupun di lingkungan rumah atau keluarganya sendiri. sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. 8 . Menurut Cronbach dalam Djamarah (2002: 13) belajar sebagai suatu aktivitas yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman.

Perubahan dalam belajar bersifat fungsional Perubahan yang terjadi dalam diri seseorang berlangsung secara terus menerus dan tidak statis.9 Dari berbagai pendapat di atas tentang konsep belajar mengandung tiga unsur yaitu: 1. Perubahan yang terjadi secara sadar Berarti seseorang yang belajar akan menyadari terjadinya perubahan itu atau sekurang-kurangnya ia merasakan telah terjadi adanya suatu perubahan dalam dirinya. Perubahan perilaku karena belajar bersifat relatif permanen.2 Ciri-ciri belajar Menurut Djamarah (2002:15) ciri-ciri perubahan tingkah laku dalam pengertian belajar meliputi: 1. . Perubahan dalam belajar bukan bersifat sementara Perubahan yang terjadi karena proses belajar bersifat menetap atau permanen. Belajar berkaitan dengan perubahan perilaku. 2. Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif Perubahan-perubahan itu senantiasa bertanbah dan tertuju untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya. Suatu perubahan yang terjadi akan menyebabkan perubahan berikutnya dan akan berguna bagi proses belajar berikutnya. 3. 3. Misalnya kecakapan yang dimiliki seseorang akan terus berkembang kalau terus dipergunakan atau dilatih. 2.1. 4. 2. Perubahan perilaku itu terjadi karena didahului oleh proses pengalaman.

Sesuai hakekat belajar 1. b. Dalam belajar setiap siswa harus diusahakan berpartisipasi aktif.10 5. Belajar perlu lingkungan yang menantang dimana anak dapat mengembangkan kemampuan bereksplorasi dan belajar dengan efektif. maka harus tahap demi tahap menurut perkembangannya. 2. Perubahan belajar terarah pada perubahan tingkah laku yang benar-benar disadari. Berdasarkan prasyarat yang diperlukan untuk belajar 1. 3. keterampilan. Belajar harus dapat menimbulakan reinforcement dan motivasi yang kuat pada siswa untuk mencapai tujuan instruksional. . eksplorasi dan discovery. pengetahuan. 2. Belajar adalah proses organisasi. prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. Belajar perlu ada interaksi siswa dengan lingkungannya. Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah Perubahan tingkah laku ini terjadi karena ada tujuan yang akan dicapai. 2. Belajar itu proses kontinyu. 4. adaptasi.3 Prinsip-prinsip belajar Menurut Slameto (2003: 27). 6. Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku Perubahan yang diperoleh seseorang setelah melalui suatu proses belajar meliputi perubahan keseluruhan tingkah laku secara menyeluruh dalam sikap. meningkatkan minat dan membimbing untuk mencapai tujuan instruksional.1. Misalnya belajar mengetik.

d.2. Belajar memerlukan sarana yang cukup.2 Prestasi Belajar 2. Menurut Winkel (1983:102) prestasi belajar adalah hasil suatu penilaian di bidang pengetahuan. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru. . Belajar harus dapat mengembangkan kemampuan tertentu sesuai dengan tujuan instruksional yang harus dicapainya. 2.11 3. 2. 2. Belajar bersifat keseluruhan dan materi itu harus memiliki struktur. Syarat keberhasilan belajar 1. keterampilan dan sikap sebagai hasil belajar yang dinyatakan dalam bentuk nilai.1 Pengertian prestasi belajar Menurut Alwi (2002:895) prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran. Repetisi dalam proses belajar perlu pengulangan berkali-kali agar pengertian/keterampilan sikap itu mendalam pada siswa. Sesuai materi atau bahan yang harus dipelajari 1. penyajian yang sederhana sehingga siswa mudah menangkap pengertiannya. Belajar adalah proses kontinguitas (hubungan antara pengertian yang satu dengan pengertian yang lain) sehingga mendapatkan pengertian yang diharapkan. c. sehingga siswa dapat belajar dengan tenang.

Faktor masyarakat . Prestasi belajar dalam penelitian ini adalah nilai yang telah dicapai oleh siswa kelas VIII dalam menguasai mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang tercermin dalam nilai raport semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006.2 Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar Berhasil atau tidaknya seseorang dalam belajar disebabkan beberapa faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar yaitu yang berasal dari dalam orang yang belajar (faktor internal) dan ada pula yang berasal dari luar orang yang belajar (faktor eksternal). Faktor eksternal terdir dari a. Menurut Slameto (2003: 54) faktor-faktor yang mempengaruhi belajar yaitu: 1. Faktor sekolah c. Faktor psikologis 2.2. Faktor internal terdiri dari: a. Dengan demikian prestasi belajar diartikan sebagai suatu hasil atas kecakapan atau kemampuan seseorang pada bidang tertentu dalam mencapai tingkat kedewasaan yang langsung dapat diukur dengan test.12 Menurut Sudjana (1989:46) prestasi belajar adalah kemampuan yang dimiliki oleh siswa setelah menerima pengalaman belajar. Penilaian ini dapat berupa angka atau huruf. Faktor keluarga b. Faktor jasmaniah b. 2.

. Sekolah c. Lingkungan sekitar Menurut Syah (2001:132) faktor-faktor yang mempengaruhi belajar siswa yaitu: 1. Aspek fisiologis b. Kesehatan b. Faktor eskternal (faktor yang berasal dari luar diri) a. Minat dan motivasi d.13 Menurut Dalyono (1997:55) faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar adalah sebagai berikut: 1. Masyarakat d. Faktor internal meliputi dua aspek yaitu a. Cara belajar 2. Aspek psikologis 2. Faktor lingkungan sosial b. Intelegensi dan bakat c. Keluarga b. Faktor internal (faktor yang berasal dari dalam diri) a. Faktor lingkungan non sosial. Faktor eksternal meliputi: a.

Faktor bakat c. Faktor sekolah d. Faktor minat dan perhatian d. Faktor internal dan elsternal tersebut dapat diuraikan sebagai berikut: . Faktor kesehatan e. Sangalang dalam Tu’u (2004:78) faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam mencapai hasil belajar yang baik terdiri dari: 1. Faktor kecerdasan b. Faktor lingkungan keluarga b. Faktor pergaulan c. Faktor internal meliputi: a.14 Menurut Merson U. Sedangkan faktor ekstrnal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yang berasal dari luar diri siswa. Faktor cara belajar 2. Faktor internal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yang berasal dari dalam diri siswa. Faktor sarana pendukung belajar Dari teori-teori prestasi belajar di atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar dipegaruhi oleh faktor internal dan eksternal dari diri siswa. Faktor eksternal meliputi: a.

Kesehatan Sehat berarti dalam keadaan baik segenap badan beserta bagian-bagiannya atau bebas dari penyakit. Selain mudah lelah. Kehadiran Kehadiran siswa dalam sekolah merupakan bentuk minat siswa ada pelajaran. Waktu istirahat Proses belajar seseorang akan terganggu jika waktu istirahat seseorang terganggu. kurang bersemangat. Siswa yang masuk sekolah dapat memperoleh informasi terbaru yang bias jadi belum ada dalam buku. selain juga cepat lelah. Siswa juga mendapatkan informasi tentang buku-buku yang dapat digunakan sebagai referensi dan memberikan dorongan untuk belajar sendiri. mengantuk jika badannya lemah. kurang darah ataupun gangguangangguan/ kelainan-kelainan funfsi alat indera serta tubuhnya. kurang bersemangat dan mengantuk karena waktu istirahat yang tidak cukup (kurang). terutama pada mata pelajaran yang selalu berubah mengikuti perkembangan. mudah pusing. c. Kondisi kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatan seseorang terganggu.15 Faktor internal 1. Jika seseorang menginginkan dapat belajar dengan baik haruslah mengusahakan kesehatannya terjamin. Kesehatan seseorang berpengaruh terhadap belajarnya. b. . a.

P. tidak stabil. mengetahui relasi dan mempelajarinya dengan cepat. mengetahui atau menggunakan konsep-konsep yang abstrak secara efektif. . Kesulitan dalam mengerjakan tugas merupakan tantangan bagi siswa untuk dapat berhasil dalam mengerjakan tugas dan merupakan suatu kepuasan tersendiri jika siswa dapat berhasil dan mendapat hasil belajar yang baik. Dalam situasi yang sama siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. Tinggi rendahnya kecerdasan seseorang sangat menentukan keberhasilan dalam belajar. Chaplin dalam Slameto (2003:56) intelegensi adalah kecakapan yang terdiri dari tiga jenis yaitu kecakapan untuk menghadapi dan menyesuaikan ke dalam situasi yang baru dengan cepat dan efektif. Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar. Siswa yang pandai biasanya akan mendapat nilai yang baik.16 2. b. Intelegensi/kecerdasan Menurut J. Kesulitan mengerjakan tugas Kesulitan mengerjakan tugas akan menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut dengan belajar yang rajin. Nilai pelajaran Nilai pelajaran merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan siswa. a. Sedangkan bagi siswa yang kurang pandai akan mendapat nilai rendah.

Motivasi Motivasi adalah dorongan yang membuat seseorang berbuat sesuatu. Kecerobohan dalam menjawab soal akan berakibat sangat fatal. Siswa yang memiliki keinginan yang kuat untuk menguasai materi pelajatran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. .17 3. Keinginan menguasai materi Ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran akan memberi dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. Untuk bias mndapat hasil yang baik dalam belajar harus mempunyai perhatian terhadap pelajaran. a. b. Perhatian terhadap materi Perhatian adalah melihat dan mendengar dengan baik dan teliti terhadap sesuatu (Tu’u. kalau siswa mempunyai motif yang baik dan kuat itu akan memperbesar usaha dan kegiatannya mencapai prestasi yang tinggi. Siswa yang pandai biasanya akan lebih teliti dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. c. 2004:79). Motif mendasari dan mempengaruhi setiap usaha serta kegiatan seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dalam belajar. maka untuk memudahkan dalam memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. Ketelitian mengerjakan soal Ketelitian dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada.

Dengan membaca buku-buku pelajaran atau artikel akan meningkatkan pengetahuannya dan meningkatkan prestasi belajarnya.18 d. Siswa yang memiliki motivasi yang kuat untuk memahami materi pelajaran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. Dengan bertanya juga bias menambah wawasan dan menunjang dalam belajar siswa tersebut. karena dapat memperkaya dan memperluas pengtahuannya. f. Usaha memahami materi Minat seseorang akan sesuatu sangat mempengaruhi hasil yang dicapai. Keaktifan bertanya Keaktifan bertanya menunjukkan rasa ingin tahu terhadap materi yang disampaikan. Cara belajar yang efisien sebagai berikut: • Berkonsentrasi sebalum dan pada saat belajar . Minat membaca buku Membaca merupakan suatu tuntutan mutlak bagi setiap siswa. Cara belajar yang efisien memungkinkan mencapai prestasi lebih tinggi dibandingkan dengan cara belajar yang tidak efisien. 4. tetapi mungkin saja ada bagian-bagian tertentu yang tidak dipahami. Dengan bertanya berarti siswa paham terhadap materi pelajatran. Siswa yang mempunyai motivasi yang kuat untuk memahami materi pelajaran akan memberi dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. e. Cara belajar Keberhasilan studi siswa dipengaruhi oleh cara belajar siswa.

karena sistem belajar dengan istilah sistem kebut semalam tidak akan efektif. c. Untuk pelajaran pengetahuan sosialekonomi yang banyak hafalan. maka metode yang tepat adalah dengan . Cara mempelajari bahan pelajaran Dalam belajar siswa harus dapat memilih metode yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari. Waktu belajar Keberhasilan siswa dalam belajar dipengaruhi oleh waktu belajar siswa itu sendiri. b. Waktu belajar yang buruk seperti belajar jika ada ulangan saja dengan sistem kebut semalam tidak akan memberikan hasil yang baik. Jika penggunaan metode belajar salah maka hasil yang akan dicapai akan kurang maksimal. Belajar hanya pada saat mau ulangan saja perlu dihindari. dan berusaha menguasainya dengan sebaik-baiknya • Mencoba menyelesaikan dan melatih mengerjakan soal-soal a. Frekuensi belajar setiap hari Frekuensi belajar yang baik adalah selalu rutin setiap hari. tetapi rutin akan lebih baik dibandingkan dengan waktu belajar semalam namum hanya satu kali pada saat ujian.19 • Segera mempelajari kembali bahan yang telah diterima • Membaca dengan teliti dan baik bahan yang sedang dipelajari. Hal ini tidak akan terjadi apabila siswa memiliki waktu belajar yang teratur setiap harinya. sebab badan sudah capek karena semalaman tidak tidur untuk belajar. Belajar di rumah walaupun sedikit waktunya.

Kondisi yang harmonis dalam keluarga dapat memberi stimulus dan respon yang bnaik dari anak sehingga perilaku dan prestasinya menjadi baik. . d. Sebaliknya jika keluarga tidak harmonis atau broken home akan berdampak negatif bagi perkembangan siswa. perilaku dan prestasi cenderung terhambat. Siswa yang pandai biasanya akan lebih mudah mennyelesaikan soal yang diberikan oleh guru dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. maka untuk memudahkan dalam memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. 2004:80). Banyak sekali waktu dan kesempatan bagi seorang anak untuk berjumpa dan berinteraksi dengan keluarganya. Perjumpaan dan interaksi tersebut sudah pasti sangat besar pengaruhnya bagi perilaku dan prestasi seseorang.20 memperbanyak membaca buku-buku atau artikel untuk menambah pengetahuan dan membuat intisarinya. Lingkungan keluarga Keluarga adalah suatu lingkungan yang terdiri dari orang-orang terdekat bagi seorang anak. dan akan muncul masalah-masalah dalam perilaku dan prestasinya (Tu’u. Kecerobohan dalam menyelesaikan tugas akan berakibat sangat fatal. Cara mengerjakan tugas Dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. Faktor eksternal 1.

juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. tempat tinggal dan kesehatan. Fasilitas belajar Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak. sehingga siswa dapat berkonsentrasi penuh dalam belajarnya (Slameto. buku-buku dan lain-lain. meja. Suasana rumah Suasana rumah dimaksudkan sebagai situasi atau kejadian-kejadian yang sering terjadi di dalam keluarga dimana anak berada dan belajar.21 a. anak juga dapat belajar dengan baik (Slameto. pakaian. Suasana rumah juga merupakan faktor yang penting yang tidak termasuk faktor yang disengaja. b. c. Fasilitas belajar itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempunyai cukup uang.2003:63). 2003:63). alat tulismenulis. penerangan. Agar anak dapat belajar dengan baik perlu diciptakan suasana runah yang tenang dan tenteram selain anak betah tinggal di rumah. Dengan begitu siswa akan merasa tenang dan nyaman karena semua kebutuhannya dapat terpenuhi. sebagai pemacu siswa untuk belajar agar mendapatkan prestasi belajar yang baik di sekolah. Dorongan orang tua Orang tua harus dapat menciptakan kondisi harmonis dalam keluarga dan memberi dorongan pada siswa di sekolah atau bisa juga dengan penghargaan yang diberikan atas prestasi yang didapat siswa. kursi. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya yaitu makanan. .

akan dapat mendorong siswa saling berkompetisi dalam pembelajaran. Kualitas guru adalah faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah. Dari kepribadian tersebut mempengaruhi pola kepemimpinan guru ketika melaksanakan tugas di kelas. mencukupi sarana penunjang pembelajaran. Guru Guru merupakan unsur manusiawi yang keberadaanya mutlak dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu sekolah menjadi wahana yang sangat dominan bagi pengaruh pembentukan sikap. Apabila sekolah dapat menciptakan hubungan dan komunikasi yang baik. pembelajaran dan latihan. memiliki sistem dan organisasi yang baik. Di sekolah nilai-nilai etik. moral. menggunakan metode pembelajaran yang aktif-interaktif. Setiap guru memiliki kepribadian masing-masing dan kepribadian tersebut diakui sebagai aspek yang tidak dapat dikesampingkan dari kerangka keberhasilan belajar mengajar. perilaku dan prestasi seorang siswa.22 2. . Lingkungan sekolah Sekolah adalah wahana kegiatan dan proses pendidikan berlangsunng. Di sekolah diadakan kegiatan pendidikan. menciptakan suasana tertib dan disiplin. ilmu pengetahuan dan keterampilan ditanamkan dan dikembangkan. yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa (Tu’u. Dengan keilmuan yang dimiliki. guru dapat menjadikan anak didiknya menjadi orang yang sukses. spiritual. disiplin. mental. 2004:81). a. Sekolah merupakan lingkungan pendidikan yang terstruktur. perilaku.

23 1. Kalau hanya ada anak didik. Metode penyampaian guru Metode mengajar merupakan taknik penyampaian materi. 4. Penugasan digunakan untuk mengefektifkan pelajaran yang diberikan. guru tidah harus terpaku pada satu metode saja. Kurangnya literatur/sumber bacaan dalam . Cara mengajar guru adalah cara guru dalam penyampaian materi pelajaran dalam proses pembelajaran di sekolah. maka tidak akan terjadi kegiatan belajar mengajar di sekolah. Cara mengajar guru Cara mengajar guru harus sistematis dan jelas disertai variasi-variasi dalam penyampaiannya sehingga mudah diingat dan dipahami siswa. tetapi sebaliknya harus menggunakan metode yang bervariasi agar siswa tidak bosan. menuntut kemandirian siswa dalam belajar dan untuk mengetahui pemahaman terhadap materi. Kehadiran guru Kehadiran guru mutlak diperlukan didalamnya. 3. Frekuensi pemberian tugas Tugas merupakan pekerjaan yang harus dikerjakan dan diselesaikan. 2. b. Sumber belajar/literatur Literatur merupakan sumber materi pembelajaran yang digunakan untuk membantu kelancaran belajar. Dalam penyampaian materi. tetapi guru tidak ada.

Selain buku pelajaran yang dimiliki siswa. Ketersediaan/kelengkapan buku literatur Ketersediaan/kelengkapan buku literatur dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 1. 2.24 jumlah kuantitas dan kualitas membuat penyajian pembelajaran yang tidak baik. . Jumlah buku wajib Buku wajib (pegangan) siswa yang dimiliki dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kepemilikan LKS/buku penunjang Dengan memiliki LKS dapat membantu siswa dalam memahami materi pelajaran yang diajarkan. Tersedianya buku wajib yang diperlukan siswa dapat membantu siswa memahami materi pelajaran yang diajarkan. pengembangan wawasan serta melatih dari untuk berorganisasi. 3. Dengan kepemilikan buku wajib siswa dapat belajar mengenai banyak hal yang terkait dengan materi pelajaran. sekolah sebaiknya juga menyediakan sumber-sumber bacaan lain yan dapat memperluas wawasan siswa serta dapat menunjang hasil belajar siswa. sebab siswa yang dapat mengerjakan soal-soal di LKS berarti siswa melatih dirinya untuk menguasai materi yang diberikan oleh guru. c. Materi yang belum dimengerti siswa dari penjelasan guru dapat dikaji kembali dalam buku wajib. Kegiatan ekstrakurikuler Keikut sertaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler sangat baik sebagai sarana penyaluran bakat yang dimiliki.

Kegiatan itu sebagian besar adalah menyajikan bahan pelajaran agar siswa menerima. Kesulitan dalam pelajaran akan menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut. Sarana dan prasarana pelajaran yang kurang lengkap membuat penyajian pelajaran tidak baik. hal ini dapat merangsang rasa ingin tahu siswa dan membuat siswa aktif dalam belajar untuk dapat memahami pelajaran yang semula tidak dipahaminya (Darsono. Kurikulum Kurikulum diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa. terutama pada pelajaran yang bersifat praktek. Kurikulum yang kurang baik berpengaruh tidak baik terhadap belajar. 1. e. Sarana dan prasarana kelas Sarana dan prasarana kelas yang lengkap akan memudahkan seorang siswa dalam belajar. 2000:29). Kesulitan dalam belajar juga . Suasana kelas Kelas merupakan tempat dimana siswa belajar. Jika tempat belajarnya kondusif dan tenang untuk belajar akan memudahkan siswa untuk berkonsentrasi. menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu. Tingkat kesulitan materi Kesulitan dalam belajar adalah ketidakmampuan siswa dalam memahami materi pelajaran. Keadaan (ruang) kelas 1.25 d. 2.

Jam pelajaran Memilih jam pelajaran yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar. Pelajaran yang diberikan pada pagi hari lebih baik karena kondisi jasmani masih fit dan pikiran masih segar. 1. siang. Komposisi materi pelajaran Bahan pelajaran merupakan substansi yang akan disampaikan dalam kegiatan belajar mengajar. Waktu sekolah Waktu sekolah ialah waktu terjadinya proses belajar mengajar di sekolah. 2. Kedisiplinan siswa masuk sekolah dengan tepat menunjukkan kesiapannya dalam mengikuti pelajaran. sore/malam hari. dibandingkan pada siang hari atau sore hari kondisi badannya sudah lelah/lemah sehingga siswa sulit untuk berkonsentrasi (Slameto. Frekuensi keterlambatan masuk Bentuk pelanggaran yang kerap terjadi adalah terlambat hadir. Komposisi materi pelajaran yang seimbang akan menimbulkan kemudahan bagi siswa yang belajar. Memilih waktu sekolah yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar.2003: 68) g. .26 merupakan suatu tantangan bagi siswa untuk dapat menguasai mata pelajaran tersebut dan akan mendapat hasil belajar yang baik. Disiplin sekolah 1. Siswa yang telat masuk kelas akan ketinggalan materi. Waktu itu dapat pagi. belum siap menerima materi karena harus menyesuaikan diri dan mengganggu teman lain. f.

dan sebagainya. a. antusias dengan cita-cita yang luhur akan masa depan anaknya. . Keadaan lingkungan.2003:71). sehingga akan berbut seperti orang-orang yang ada di lingkungannya. bangunan rumah. Masyarakat yang terdiri dari orang-orang yang tidak terpelajar dan mempunyai kebiasaan yang tidak baik akan berpengaruh pada siswa. Pengaruh itu dapat mendorong semangat siswa untuk belajar lebih giat (Slameto. Lingkungan masyarakat Keadaan lingkungan masyarakat juga sangat penting dalam mempengaruhi prestasi belajar. 3. Sebaliknya jika lingkungan anak adalah orang-orang yang terpelajar yang baik-baik. Lingkungan masyarakat Lingkungan masyarakat di sekitar siswa sangat berpengaruh terhadap belajar siswa. Siswa akan tertarik untuk berbuat seperti yang dilakukan orang-orang di sekitarnya. mereka mendidik dan menyekolahkan anaknya.27 2. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas Ketepatan waktu dalam mengumpulkan tugas menunjukkan bahwa siswa tersebut memiliki motivasi yang besar terhadap pelajaran dan siswa tersebut mempunyai disiplin yang baik. anak juga akan terpengaruh juga ke hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang di lingkungannya. suasana sekitar. Akibatnya belajarnya terganggu dan bahkan anak akan kehilangan semangat untuk belajar karena perhatiannya terpusat kepada pelajaran berpindah ke perpuatan-perbuatan yang selalu dilakukan orang-orang di sekitarnya.

selain itu dapat berpikir kritis dan kreatif. Bila di sekitar tempat tinggal keadaan masyarakatnya terdiri dari orang-orang yang berpendidikan. 2005:5). dan lingkungan alam yang membahas interaksi antar manusia dengan lingkungannya. geografi.3 Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial Pengertian pengetahuan sosial adalah merupakan perwujudan dari suatu pendekatan interdisiplin dari pelajaran ilmu-ilmu sosial dengan mengintegrasikan bahan/materi atau konsep-konsep ilmu sosial tersebut untuk memahami masalahmasalah sosial yang diberikan di sekolah sebagai suatu program pengajaran (Depdiknas.28 b. hal ini akan mendorong anak lebih giat belajar. dengan menitik beratkan pada pengembangan individu yang dapat memahami masalah-masalah yang berada dalam lingkungan. 2. Karakteristik mata pelajaran pengetahuan sosial adalah: (1) pengetahuan sosial merupakan perpaduan antara sosiologi. Kondisi tempat tinggal Keadaan masyarakat juga menentukan prestasi belajar. terutama anak-anaknya rata-rata bersekolah tinggi dan moralnya baik. baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. baik yang berasal dari lingkungan sosial yang membahas interaksi antar manusia. dan dapat melanjutkan serta mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa. ekonomi dan sejarah. (2) . Mata pelajaran pengetahuan sosial diberikan di sekolah memiliki tujuan untuk mempersiapkan anak didik menjadi warga Negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

yang apabila dioptimalkan dapat memotivasi siswa dalam belajar yang pada gilirannya akan meningkatkan prestasi belajar siswa seperti yang dikehendaki oleh berbagai pihak. orang tua. faktor lingkungan keluarga. sekolah dan masyarakat. guru dan masyarakat. baik siswa itu sendiri.4 Kerangka Berfikir Banyak faktor baik eksternal maupun internal yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. geografi. (4) materi pengetahuan sosial menyangkut peristiwa dan perubahan masyarakat masa lalu dengan prinsip sebab akibat dan kronologis. sejarah dan kewarganegaraan. 2.29 materi kajian pengetahuan sosial berasal dari struktur keilmuan sosiologi. Potensi berprestasi dalam belajar pada tiap siswa berbeda-beda. Dari keempat struktur keilmuan itu kemudian dirumuskan materi kajian untuk pengetahuan sosial. dan isu-isu global yang terjadi di masyarakat. geografi dan sejarah. ekonomi. antara lain faktor fisik. Hal itu dapat disebabkan . ekonomi. proses belajar dan lain sebagainya. 2004:3-4). Interdisipliner maksudnya melibatkan disiplin ilmu sosiologi. serta upaya perjuangan untuk survive (perjuangan hidup). termasuk pemenuhan kebutuhan untuk mencapai kesejahteraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (Depdiknas. Multidisipliner artinya materi kajian itu mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat. (3) materi pengetahuan sosial juga menyangkut masalah sosial dan tema-tema yang dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner. masalah-masalah sosial. faktor psikis. Ada siswa yang prestasi belajarnya tinggi dan ada siswa yang pestasi belajarnya rendah. adaptasi dan pengelolaan lingkungan.

siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara dengan kerangka berfikir sebagai berikut: Explorasi faktor-faktor prestasi belajar: • Kondisi kesehatan • Waktu istirahat • Kehadiran • Tingkat kesulitan materi • Keinginan menguasai materi • Perhatian terhadap materi • Frekuensi belajar setiap hari • Cara mempelajari bahan pelajaran • Kesulitan mengerjakan tugas • Frekuensi ketepatan masuk • Cara mengerjakan tugas • Kondisi tempat tinggal • Metode penyampaian guru • Jumlah buku wajib • Motivasi orang tua • Cara mengajar guru • Suasana kelas • Kehadiran guru • Usaha memahami pelajaran • Kegiatan ekstra kurikuler • Keaktifan bertanya • Kepemilikan LKS • Frekuensi pemberian tugas • Suasana rumah • Ketersediaan literatur • Komposisi materi pelajaran • Ketelitian mengerjakan soal • Ketepatan waktu mengumpulkan 1. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin mencari dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi belajar khususnya pada mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi. tugas • Fasilitas belajar dari orang tua • Keadaan masyarakat Proses Belajar Siswa Prestasi Belajar .30 oleh banyak faktor yang dapat berasal dari dalam maupun luar diri siswa.

Kelas Jumlah 48 VIII A 1 47 VIII B 2 44 VIII C 3 45 VIII D 4 Jumlah 184 Sumber: SMP Negeri 2 Padamara 3.1 Jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 No.31 BAB III METODE PENELITIAN 3.2 Sampel Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti (Arikunto.1 Populasi Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 yang berjumlah 184 siswa. 1996:115). Dengan perincian sebagai berikut: Tabel 3. sebagai berikut: n= N 1 + Ne 2 Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi 31 . Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus Slovin. 1996:117). Sedangkan menurut Sudjana (1996:6). sampel adalah sebagian yang diambil dari populasi.

Sampel seluruhnya sebanyak 130 siswa tersebar secara proporsional dalam 4 kelas.32 e = persen kelonggaran ketidaktelitian Berdasarkan jumlah sampel. Sedangkan untuk pengambilan sampel menggunakan tehnik proporsional random sampling. Proporsional digunakan untuk menentukan banyaknya sampel secara merata pada tiap-tiap kelas. Maka : n= 1 + 184(5% ) 184 2 n = 126.027 Untuk tercapainya tujuan penelitian. maka dalam penelitian ini penulis menggunakan 5 % sebagai kelonggaran ketidaktelitian (Umar. sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditambahkan menjadi sebanyak 130 responden. Sedangkan random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara mengacak jumlah sampel yang ada yaitu dengan cara diundi. Untuk menentukan persentase sampel tiap kelas dapat dihitung melalui perhitungan: jumlah siswa x 100% populasi Untuk menentukan jumlah sampel untuk tiap kelas diperoleh dengan cara: persentase sampel tiap kelas x sampel keseluruhan . 1999:78).

2 dibulatkan menjadi 31 4. VIII C.8 dibulatkan menjadi 34 3.33 Untuk lebih rinci pembagian sampel tiap kelas beserta persentasenya dapat dilihat sebagai berikut: 1. Kelas VIII C 44 x100% = 24% 184 24% x 130 = 31. VIII B. Kelas VIII B 47 x100% = 26% 184 26% x 130 = 33. Kelas VIII A 48 x100% = 26% 184 26% x 130 = 33.2 seperti di bawah ini: Tabel 3.8 dibulatkan menjadi 34 2.2 dibulatkan menjadi 31 Jadi responden seluruhnya sebanyak 130 untuk siswa kelas VIII.2 Penyebaran populasi dan sampel penelitian pada siswa kelas VIII SMP N 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 No. Kelas Jumlah Populasi Jumlah Sampel 34 48 VIII A 1 34 47 VIII B 2 31 44 VIII C 3 31 45 VIII D 4 Jumlah 184 130 Sumber : SMP N 2 Padamara Purbalingga yang telah dimodifikasi . VIII D) perinciannya dapat dilihat dalam tabel 3. Kelas VIII D 45 x100% = 24% 184 24% x 130 = 31. tersebar dalam 4 kelas (kelas VIII A.

Perhatian terhadap materi (X8) 9. Minat membaca buku (X10) 11. variabel tidak dikelompokkan menjadi variabel bebas dan terikat. Nilai DANEM (X5) 6. 2004: 113-114). Variabel-variabel yang digunakan adalah sebagai berikut 1. Waktu belajar (X12) 13. Keinginan menguasai materi (X7) 8. Dalam analisis faktor. Frekuensi belajar setiap hari (X9) 10. 1996:97). Nilai pelajaran (X4) 5.34 3. sebaliknya sebagai penggantinya seluruh set hubungan interdependen antar variabel diteliti. Cara mempelajari bahan pelajaran (X11) 12. Kehadiran (X3) 4. teknik ini disebut dengan teknik interdependensi (Supranto. Jumlah jam belajar (X13) .3 Variabel Penelitian Variabel penelitian adalah objek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian (Arikunto. Di dalam analisis faktor. Waktu istirahat (X2) 3. Kondisi kesehatan (X1) 2. Tingkat kesulitan materi (X6) 7. Variabel yang digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi dapat berasal dari dalam diri siswa (internal) maupun dari luar diri siswa (eksternal).

Kepemilikan LKS (X28) 29.35 14. Kehadiran guru (X24) 25. Jumlah buku wajib (X19) 20. Suasana rumah (X30) 31. Cara mengerjakan tugas (X16) 17. Frekuensi pemberian tugas (X29) 30. Suasana kelas (X23) 24. Frekuensi ketepatan masuk (X15) 16. Fasilitas belajar dari orang tua (X38) 39. Motivasi orang tua (X20) 21. Kegiatan ekstra kurikuler (X26) 27. Ketelitian mengerjakan soal (X35) 36. Cara mengajar guru (X22) 23. Keadaan masyarakat (X39) . Ketersediaan literatur (X33) 34. Kondisi tempat tinggal (X17) 18. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas (X36) 37. Metode penyampaian guru (X18) 19. Usaha memahami pelajaran (X25) 26. Kondisi tempat belajar (X21) 22. Komposisi materi pelajaran (X34) 35. Kesulitan mengerjakan tugas (X14) 15. Keaktifan bertanya (X27) 28. Ketepatan jam pelajaran (X32) 33. Fasilitas belajar di tempat tinggal (X37) 38. Kelengkapan sarana dan prasarana kelas (X31) 32.

2. Angket dalam penelitian ini digunakan untuk mendapatkan informasi tentang faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi siswa kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. 1996:140).36 3. Metode angket atau kuesioner digunakan sebagai cara untuk memperoleh data atau informasi dari responden dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya dan untuk tiap-tiap pertanyaan telah ditentukan skor nilainya. Responden mendapatkan kebebasan dalam mengungkapkan informasi yang diperlukan. Angket yang digunakan adalah angket tertutup. Hemat waktu. atau hal-hal yang ia ketahui. Angket yang digunakan adalah pilihan ganda dimana setiap soal telah disediakan 4 alternatif jawaban dengan skor masing-masing adalah: . yang sudah disediakan jawabannya sehingga responden tinggal memilih (Arikunto. Responden merupakan orang yang mengetahui akan diri sendiri sehingga akan diperoleh data yang lengkap. 3. Metode Angket atau Kuesioner Menurut Arikunto (1996:139) kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya.4 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. tenaga dan biaya. Alasan menggunakan metode angket dalam penelitian ini adalah: 1.

untuk jawaban a diberi skor 4 2. Menurut Arikunto (1996:209) sebaiknya subyek uji coba diambilkan dari populasi yang nanti tidak akan dikenai penelitian.37 1. majalah. jumlah siswa yang menjadi populasi serta untuk penentuan sampel. Metode Dokumentasi Menurut Arikunto (1996:148) metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan. notulen rapat. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. transkrip. prasasti. Validitas Menurut Arikunto (1996:158) validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. legger. nilai raport semester ganjil mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. 3. 1. untuk jawaban b diberi skor 3 3. buku. untuk jawaban c diberi skor 2 4.5 Validitas dan Reliabilitas Validitas dan reliabilitas dapat diketahui dengan melakukan uji coba instrumen. . agenda dan sebagainya. surat kabar. Dalam penelitian ini metode dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data tentang daftar nama. Sebaliknya instrumen yang kurang valid berarti memiliki validitas rendah. untuk jawaban d diberi skor 1 2.

12.(∑ X )(∑ Y ) 2 − (∑ X ) N ∑ Y 2 − (∑ Y ) 2 }{ 2 } rxy : validitas instrumen X Y N : jumlah skor tiap butir soal atau jumlah skor faktor : skor total : jumlah subyek (Arikunto. 32 dan 37. dengan menggunakan korelasi product moment dengan angka kasar yang dikemukakan oleh Pearson. 21. 31. 1996:160) Sedangkan untuk menentukan valid tidaknya instrumen adalah dengan cara mengkonsultasikan hasil perhitungan koefisien korelasi dengan tabel nilai koefisien (r ) pada taraf signifikan 5% atau taraf kepercayaan 95%. sebagai berikut: rxy = Dimana : {N ∑ X N ∑ XY .38 Untuk mengukur validitas tidaknya setiap faktor dapat dilakukan dengan cara mengkorelasikan skor faktor tertentu dengan skor total. xy Apabila rxy ≥ rtabel Apabila rxy ≤ rtabel valid tidak valid Berdasarkan hasil uji validitas angket dapat diketahui bahwa seluruh soal yang diuji cobakan kepada 30 responden diketahui terdapat sembilan butir soal yang tidak valid yaitu butir soal nomor 4. 13. 5. 10. dikarenakan pertanyaan yang tidak valid yang berarti tidak merupakan .

. reliabilitas menunjuk pada suatu pengertian bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik.361 pada α 5% untuk N = 30 hal ini menunjukkan bahwa instrumen tersebut reliabel sehingga dapat digunakan untuk pengambilan data penelitian. Reliabilitas Menurut Arikunto (1996:168). 1996:191) Setelah diperoleh koefisien reliabilitas kemudian dikonsultasikan dengan tabel nilai r dengan taraf signifikan 5%. Untuk menguji reliabilitas instrumen digunakan rumus alpha : 2 ⎛ k ⎞⎛ ∑α b ⎞ ⎟ ⎜1 − r11 = ⎜ 2 ⎟ ⎜ k −1 ⎟⎜ ⎟ ⎝ ⎠⎝ ∑α t ⎠ Keterangan : r11 k : Reliabilitas instrumen : Banyaknya butir pertanyaan atau banyaknya soal 2 b ∑α αt 2 : Jumlah varians butir : Varians total (Arikunto. 2. sehingga butir soal tersebut harus dikeluarkan dari instrumen dan tidak digunakan dalam penelitian ini. Apabila r11 hitung ≥ r11 tabel reliabel Apabila r11 hitung ≤ r11 tabel tidak reliabel Hasil uji reliabilitas angket memperoleh harga r11 = 0.843 > r tabel = 0.39 bagian dari faktor.

Waktu istirahat (X2) 3. Cara mengajar guru (X16) 17. Keaktifan bertanya (X21) . Cara mengerjakan tugas (X11) 12. Frekuensi ketepatan masuk (X10) 11. Kehadiran guru (X18) 19. Cara mempelajari bahan pelajaran (X8) 9. menjadi urutan seperti berikut ini: 1. Metode penyampaian guru (X13) 14. Suasana kelas (X17) 18. Kondisi tempat tinggal (X12) 13. Frekuensi belajar setiap hari (X7) 8. Tingkat kesulitan materi (X4) 5. Jumlah buku wajib (X14) 15. Motivasi orang tua (X15) 16. Kesulitan mengerjakan tugas (X9) 10. Keinginan menguasai materi (X5) 6. Kondisi kesehatan (X1) 2.40 Dari hasil pengujian validitas dan reliabilitas diketahui bahwa terdapat sembilan butir soal yang tidak valid. Kegiatan ekstra kurikuler (X20) 21. sehingga butir soal tersebut tidak dapat digunakan dan penomoran butir soal diurutkan kembali. Usaha memahami pelajaran (X19) 20. Perhatian terhadap materi (X6) 7. Kehadiran (X3) 4.

. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas (X28) 29.... Kepemilikan LKS (X22) 23.. Dengan rumus sebagai berikut: x1 = Ai1 F1 + Ai2 F2 . 2004:114). Fasilitas belajar dari orang tua (X29) 30. Keadaan masyarakat (X30) 3. Dalam penelitian ini analisis faktor digunakan untuk mengungkap faktor-faktor mana saja yang memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi.41 22. Ketersediaan literatur (X25) 26.. Frekuensi pemberian tugas (X23) 24. Komposisi materi pelajaran (X26) 27. Aik Fk + μ i Dimana x1 = Item/variabel dalam faktor = Faktor-faktor = Konstanta Faktor = Faktor-faktor unik F1− k A1− k μi ...6 Metode Analisis Data Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model analisis faktor.. Suasana rumah (X24) 25. Ketelitian mengerjakan soal (X27) 28. Metode analisis faktor merupakan metode yang digunakan untuk mereduksi data atau meringkas dari variabel yang banyak diubah menjadi variabel yang jumlahnya sedikit (Supranto..

3. Eigenvalue Merupakan koefisien yang menunjukkan jumlah varian yang berasosiasi dengan masing-masing faktor prestasi belajar. Analisis ini merupakan uji hipotesis statistik yang digunakan untuk mengetahui interdependensi atau hubungan antar item yang menjadi indikator suatu variabel. Koefesien Communality disebut cukup efektif apabila bernilai > 50 %. Suatu item dapat diproses dengan analisis faktor apabila memiliki nilai korelasi < 0.8 maka item tersebut tidak bisa diproses dengan analisis faktor.42 Analisis faktor digunakan untuk mereduksi dan meringkas dari banyak variabel ke dalam satu atau beberapa faktor.8. 2. Correlation Matrix Analisis ini merupakan sajian hasil analisis korelasi antara item yang satu dengan item yang lain yang menjadi indikator. . maka faktor tersebut akan dimasukkan ke dalam model. yang mungkin dapat atau tidak dapat dimasukan dalam persamaan analisis faktor. sebaliknya jika nilai korelasi suatu item > 0. Communality Analisis ini merupakan jumlah varian yang disumbangkan tiap item yang menjadi indikator dari faktor-faktor prestasi belajar dengan item lain ynag dipertimbangkan. dengan menggunakan software SPSS. Perhitungan analisis faktor dengan software SPSS ini meliputi: 1. Faktor yang mempunyai nilai eigenvalue > 1.

5-1 berarti analisis faktor tepat.50 5.43 4. Faktor Loading Faktor loading merupakan faktor korelasi sederhana antara variabel dengan faktor atau dapat dikatakan bahwa faktor loading merupakan besarnya muatan suatu variabel. sedangkan apabila kurang analisis faktor tidak tepat (Supranto 2004:118). Suatu variabel akan dapat dimasukan sebagai indikator suatu faktor apabila mempunyai nilai loading > 0. . Kaiser Mayer Olkin (KMO) KMO Mengukur kelayakan sampling yaitu indeks yang digunakan untuk meneliti ketepatan analisis faktor dari faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa bidang pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Apabila Koefesien KMO antara 0.

5) menumbuhkan semangat dan jiwa patriotisme.44 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. SMP Negeri 2 Padamara sebagai suatu lembaga pendidikan bertujuan: 1) untuk menyelenggarakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif. Sedangkan visinya adalah maju dalam prestasi. SMP Negeri 2 Padamara didirikan oleh Pemerintah Daerah. seorang wakil kepala sekolah dan 26 guru. Pada tahun pelajaran 2005/2006.1. dalam struktur organisasi SMP Negeri 2 Padamara terdapat seorang kepala sekolah. Pada tahun 2005 SMP Negeri 2 Padamara telah melaksanakan progran KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) secara keseluruhan. 44 .1 Gambaran Umum SMP Negeri 2 Padamara Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Padamara didirikan pada tanggal 16 Mei 1997 yang berlokasi di jalan Raya Dawuhan Padamara Purbalingga. dan 6) mengelola penggalangan partisipasi masyarakat. 10 orang karyawan dan 587 siswa.1 Hasil penelitian 4. 3) menyelenggarakan kegiatan pembiasaan pembinaan siswa berkepribadian mantap. 4) menumbuhkan semangat berprestasi kepada seluruh warga sekolah. berwawasan kebangsaan. Berdirinya SMP Negeri 2 Padamara berstatus negeri akreditasi B. 2) menyelenggarakan pelatihan intensif bidang olah raga (bola volly). tangguh dalam kepribadian. setelah sebelumnya dilakukan secara bertahap pada kelas tujuh dan delapan.

ruang tata usaha (TU). rumah ibadah. ruang laboratorium. 1.45 Untuk kegiatan belajar mengajar SMP Negeri 2 Padamara mempunyai 13 ruang kelas yang digunakan untuk kelas VII. ruang BP/BK. Letak SMP Negeri 2 Padamara yang berada di jalan Raya Dawuhan Padamara Purbalingga. ruang keterampilan. lapangan upacara. dengan pembagian seperti dalam tabel 4. 2. VIII dan IX. lapangan olahraga. ruang perpustakaan. ruang guru. Secara geografis lokasi SMP Negeri 2 Padamara cukup strategis sehingga mudah dijangkau. kamar mandi (WC). secara langsung berbatasan dengan: Sebelah utara Sebelah timur Sebelah barat : Desa Karangklesem : Desa Gemuruh : Desa Prigi Sebelah selatan : Desa Bojanegara .1 berikut ini: Tabel 4. ruang unit kesehatan sekolah (UKS).1 Pembagian Ruang Kelas Pada SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga No. 3. ruang serba guna. Kelas Kelas VII Kelas VIII Kelas IX Jumlah Jumlah Ruang 5 4 4 13 Jumlah Siswa 223 184 180 587 Sumber: SMP Negeri 2 Padamara Selain ruang kelas masih terdapat ruang kepala sekolah/wakil kepala sekolah.

Baca Tulis Al Qur’an (BTAQ) 6.1. antara lain adalah: 1. Seni tari Kegiatan ekstrakurikuler tersebut diharapkan dapat menunjang pembelajaran siswa dan dapat digunakan untukmenyalurkan dan memupuk bakat siswa.69 62. Pramuka 5. 4. 4. 1.31 Jumlah 34 34 31 31 130 100 VIII A VIII B VIII C VIII D Jumlah Persentase (%) Sumber: Data Penelitian .2 Karakteristik Responden Menurut Jenis Kelamin No. Sepak bola 3. 2.46 Disamping kegiatan belajar mengajar. Tata boga 7.2 Karakteristik Responden Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data tentang responden berdasarkan jenis kelamin. Bola volly 2. Komputer 4. 3. Kelas Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan 15 19 25 9 16 15 25 6 49 81 37. SMP Negeri 2 Padamara juga menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. secara rinci dapat dilihat dalam tabel berikut ini Tabel 4.

592 lebih besar dari 0. Analisis ini dilakukan untuk mengungkap faktor .50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif kecuali faktor nomor 1 yang harus dikeluarkan dari model.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah tepat digunakan. sebab ada beberapa faktor yang harus dikeluarkan setiap tahap sampai dengan semua faktor diketahui sudah tidak ada item faktor yang tereliminasi.1.Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada Siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun pelajaran 2005/2006.00 berjumlah 9 (sembilan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan .faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Dalam analisis ini dilakukan dengan 4 tahap. Analisis Tahap 1 1) KMO (Kaiser—Meyer—Olkin). yaitu angka indeks yang digunakan untuk menguji ketepatan analisis faktor. nampak bahwa koefisien KMO sebesar 0. 3) Total Variance Explained.47 4. Analisis dilakukan dengan menganalisis jawaban responden terhadap angket yang telah diujicobakan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis faktor melalui software SPSS versi 12. a.05 sedangkan lainnya nilainya lebih besar dari 0. 2) Communalities. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. dimana nampak bahwa faktor nomor 1 nilainya kurang dari 0.3 Analisis Faktor .

b.604 lebih besar dari 0. X28 dan dilakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0. . maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan 4 faktor dan melakukan kembali analisis faktor. 3) Total Variance Explained. X15. Berdasarkan hasil analisis tahap I. Tampak bahwa terdapat 4 (empat) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X1. 2) Communalities. 4) Rotated Component Matrix. dan X28. Analisis Tahap 2 1) Hasil pengujian ulang tahap 2. X22.48 terdapat 9 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk suatu variabel. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1.00 berjumlah 8 (delapan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 8 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif. dapat diketahui bahwa terdapat 9 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. X22. setelah ke-4 faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X1. X15.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0.

Tampak bahwa terdapat 4 (empat) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X3.49 4) Rotated Component Matrix.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0. maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan empat faktor dan melakukan kembali analisis faktor.00 berjumlah 8 (delapan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 8 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. Berdasarkan hasil analisis tahap 2. X16 dan X2. X16. dapat diketahui bahwa terdapat 8 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. 4) Rotated Component Matrix. Setelah ke-4 faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X3. X4. dapat diketahui bahwa terdapat 8 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII . 2) Communalities. 3) Total Variance Explained. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1.586 lebih besar dari 0. Analisis Tahap 3 1) Hasil pengujian ulang tahap 3. c. X2 dan di lakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. X4.

Tampak bahwa tidak ada faktor yang harus dikeluarkan karena kurang dan 0. maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan satu faktor dan melakukan kembali analisis faktor. setelah satu faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X30 dan di lakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0.00 berjumlah 7 (tujuh) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 9 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0. sehingga analisis tidak diperlukan lagi.50 SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. 2) Communalities. dapat dikatakan bahwa terdapat 7 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. 3) Total Variance Explained. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. 4) Rotated Component Matrix. Tampak bahwa terdapat 1 (satu) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X30.579 lebih besar dari 0. Analisis Tahap 4 1) Hasil pengujian ulang tahap ke 4.50.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif. Dengan kata lain terdapat 7 . Berdasarkan hasil analisis tahap 3.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. d.

733 0.823 0.500 Nama Faktor Suasana kelas dan faktor guru Sarana belajar 1 Suasana kelas Frekuensi pemberian tugas Kehadiran Guru Metode penyampaian guru Fasilitas belajar dari orangtua Jumlah buku wajib Ketersediaan literatur Frekuensi belajar setiap hari Cara mengerjakan tugas Cara mempelajari bahan pelajaran Usaha memahami materi Keinginan menguasai materi Perhatian terhadap materi Kesulitan mengerjakan tugas Ketelitian mengerjakan soal Keaktifan bertanya Komposisi waktu pelajaran Suasana rumah Kondisi tempat tinggal Kegiatan ekstrakurikuler Frekuensi ketepatan masuk 2 3 Metode belajar 4 Motivasi Minat siswa 5 6 7 Lingkungan tempat tinggal Keaktifan siswa Berdasarkan hasil analisis faktor di atas.51 faktor yang yang terbentuk untuk menyatakan yang prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran .610 0.853 0.827 0.785 0.596 0.524 0.799 0. No Nama Variabel Tabel 4.807 0.720 0.697 0.872 0.3 Hasil Analisis Faktor Muatan Faktor X17 X23 X18 X13 X29 X14 X25 X7 X11 X8 X19 X5 X6 X9 X27 X21 X26 X24 X12 X20 X10 0.746 0.513 0.564 0. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.738 0.681 0.787 0.714 0.

00 100 Sangat nyaman dan kondusif Nyaman. frekuensi pemberian tugas.52 2005/2006 terbagi dalam 7 sub variabel yaitu 1) suasana kelas dan faktor guru. 1. Suasana kelas di SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 terangkum dalam tabel berikut. kurang 59 tenang dan kurang kondusif 4 Tidak nyaman.38% menjawab bahwa kondisi kelas kurang nyaman.46 45. 4) motivasi. Suasana kelas yang dekat dengan keramaian akan menganggu proses belajar mengajar. Pemberian tugas rumah yang diberikan oleh guru terutama guru ilmu .15 50 38. tidak tenang 0 dan tidak kondusif Jumlah 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 59 siswa atau 45. dan 7) keakfitan siswa. Suasana Kelas dan Faktor Guru Sub variabel eksternal siswa terdiri dari 4 faktor yaitu suasana kelas. 3) metode belajar. sedangkan sebanyak 21 siswa atau 16. tenang dan kondusif Kurang nyaman. karena dengan banyak berlatih mengerjakan soal-soal terutama untuk yang banyak menggunakan rumus-rumus akan melatih siswa dalam penerapan rumus-rumus tersebut.4 Suasana Kelas NO 1 2 3 Keterangan Jawaban Responden Frekuensi Persentase 21 16. karena proses belajar mengajar membutuhkan suasana yang tenang.38 0. kurang tenang dan kurang kondusif untuk proses belajar mengajar. 6) Lingkungan tempat tinggal.15% menjawab sangat nyaman dan kondufif suasana kelas untuk proses belajar mengajar Pemberian tugas yang diberikan oleh guru terhadap siswa sangat diperlukan. kehadiran guru dam metode penyampaian guru. Tabel 4. 2) sarana belajar. 5) minat siswa.

Tabel 4. sedangkan yang menjawab kadang-kadang terdapat 37 siswa (28. karena biasaya kelas yang kosong dimana guru tidak berada di dalamnya akan menjadikan kelas tersebut ramai dan menganggu proses belajar mengajar disampingnya.08 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 59 siswa atau 45. Tabel 4.38% menjawab bahwa guru sering hadir dalam setiap tatap muka atau jadwal yang telah dibuat.23 3 Kadang-kadang 37 28.00 Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 51 siswa atau 39.46%).38 3 Kadang-kadang hadir 27 20.31 2 Sering 51 39. Lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini.23% menjawab bahwa guru pengetahuan sosial-ekonomi sering memberikan tugas-tugas pada siswa.Ekonomi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 42 32. sedangkan sebanyak 4 siswa 3. Kehadiran guru sangat diperlukan sekali.6 Kehadiran Guru di Kelas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu hadir 40 30. Tentang kehadiran guru pengetahuan sosial-ekonomi di kelas terangkum dalam tabel berikut ini.46 4 Tidak pernah 0 0.77 4 Tidak pernah hadir 4 3.5 Pemberian Tugas pada Pelajaran Pengetahuan Sosial .08% menajwab guru tidak pernah hadir dalam .53 pengetahuan sosial – ekonomi telah melaksanakan.77 2 Sering hadir 59 45.

92% siswa cukup jelas dengan penyampain materi pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang disampaikan oleh guru dan sebanyak 30 siswa atau 23. . dengan terpenuhinya fasilitas belajar maka siswa akan merasa tenang dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian metode penyampaian materi guru kepada siswa terangkum dalam tabel berikut ini.92 3 Kurang jelas 0 0.7 Metode Penyampaian Materi oleh Guru Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat jelas 30 23. Tentang fasilitas belajar yang diberikan oleh orang tua siswa terangkum dalam tabel berikut ini. Metode penyampain guru yang monoton akan menjadikan siswa jenuh sehingga materi yang diberikan tidak akan dapat diterima siswa dengan jelas.08 2 Cukup Jelas 100 76. 2. Sarana dan prasanara atau fasilitas belajar sangat mendukung keberhasilan siswa dalam belajar.54 proses belajar mengajar di kelas. jumlah buku wajib dan ketersediaan literatur.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 100 siswa atau 76.08% menjawab sangat jelas terhadap materi yang disampaikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi.00 4 Tidak jelas 0 0. Tabel 4. Sarana belajar Sub variabel sarana belajar terdiri dari 3 faktor yaitu fasilitas belajar dari orang tua.

Tentang ketersediaan jumlah buku wajaib yang dimiliki siswa terangkum dalam tabel beriku.62 4 Tidak diwajibkan 13 10.77 3 Kurang lengkap 43 33.77% fasilitas yang diberikan oleh orang tua terhadap anak-anak untuk menunjang keberhasilan belajar termasuk lengkap sedangkan yang tidak lengkap fasilitas yang diberikan oleh orang tua sebanyak 1 siswa atau 0.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 53 siswa 40. Siswa yang tanpa memiliki buku wajib akan merasakan kesulitan jika akan mempelajari materi-materi yang belum jelas. Ketersediaan buku wajib yang dimiliki siswa sangat mendukung keberhasilan dalam proses belajar.8 Fasilitas belajar dari orang Tua Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat lengkap 33 25. Tabel 4.38 2 Lengkap 53 40.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 56 siswa atau 43.55 Tabel 4.77%.08 2 Dua buku 16 12.00% yang merasa tidak diwajibkan untuk memiliki buku ataupun juga bisa dikatakan tidak .08 4 Tidak lengkap 1 0.31 3 Satu buku 45 34.08% menjawab memiliki buku wajib yang mendukung pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi sebanyak lebih dari dua buku.9 Jumlah Buku Wajib Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Lebih dari satu buku 56 43. sedangkan terdapat 13 siswa atau 10.

Tentang frekuensi belajar setiap hari siswa SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 terangkum dalam tabel berikut: . Indikator yang ketiga adalah ketersediaan buku literatur yang terangkum dalam tabel berikut.10 Ketersediaan Buku Literatur Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat lengkap 4 3.54 4 Tidak lengkap 0 0. Metode belajar Sub variabel metode belajar terdiri dari 3 faktor yaitu frekuensi belajar setiap hari.56 memiliki buku wajib.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 85 siswa atau 65. Siswa yang aktif akan selalu menyempatkan untuk belajar setiap hari walaupun hanya sebentar saja.38 3 Kurang lengkap 41 31.38% yang menjawab bahwa ketersediaan buku literatur pengetahuan sosial – ekonomi cukup lengkap dan sebanyak 4 siswa atau 3. cara mengerjakan tugas dan cara mempelajari bahan pelajaran. dengan frekuensi yang banyak maka materi pelajaran yang disampaikan oleh guru tidak akan terlupakan.08 2 Cukup lengkap 85 65.08% yang menjawab bahwa ketersediaan buku literatur pengetahuan sosial – ekonomi sangat lengkap 3. Tabel 4.

57

Tabel 4.11 Frekuensi Belajar Setiap Hari Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu belajar 18 13.85 2 Sering 61 46.92 3 Kadang-kadang 50 38.46 4 Tidak Penah 1 0.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 61 siswa atau 46,92% selalu belajar setiap hari, sedangkan yang tidak pernah belajar setiap hari terdapat 1 siswa atau 0,77%. Mengenai cara atau metode mengerjakan soal yang diberikan oleh guru bidang studi pengetahuan sosial – ekonomi terangkum dalam tabel beriku ini.

Tabel 4.12 Cara siswa mengerjakan Soal Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Memahami materi 35 26.92 2 Mengerjakan sebisanya 68 52.31 3 Menyontek 27 20.77 4 Dikerjakan teman 0 0.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak sebanyak 68 siswa atau 52,31% yang menjawab bahwa dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru bidang studi pengetahuan sosial – ekonomi mengerjakan sebisanya, sedangkan sebanyak 27 siswa atau 20,77% menjawab menyontek dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Sedangkan cara memahami pelajaran pengetahuan sosial terangkum dalam tabel berikut ini.

58

Tabel 4.13 Cara Mempelajari Bahan Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Membaca, memahami dan 28 21.54 mengerjakan soal 2 Membaca dan memahami 52 40.00 3 Membaca dan menghafal 42 32.31 4 Membaca saja 8 6.15 Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 52 siswa atau 40,00% cara mempelajari bahan pelajaran dengan cara membaca dan memahami pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi, sebanyak 8 siswa dengan cara membaca saja, tanpa memahami ataupun mengerjakan soal-soal yang ada.

4. Motivasi
Sub variabel motivasi terdiri dari 3 faktor yaitu usaha memahami materi, keinginan menguasai materi dan perhatian terhadap materi. Usaha siswa untuk memahami materi pelajaran dengan cara menambah jam belajar dan memperbanyak membaca buku-buku litetarur terangkum dalam tabel beriku.

Tabel 4.14 Usaha Memahami Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Membaca buku dan berdiskusi 12 9.23 2 Membaca buku 72 55.38 3 Berdiskusi 31 23.85 4 Tidak melakukan apa-apa 15 11.54 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 72 siswa atau 55,38% untuk menambah pengetahuan tentang pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi dengan cara membaca buku literatur sedangkan sebanyak 15 siswa tidak melakukan apa-

59

apa walaupun belum memahami tentang pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Sedangkan keinginan siswa dalam menguasai materi terangkum dalam tabel berikut ini.

Tabel 4.15 Keinginan menguasai Materi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 37 28.46 2 Sering 53 40.77 3 Kadang-kadang 36 27.69 4 Tidak pernah 4 3.08 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 53 siswa atau 40,77% siswa mempunyai keinginan untuk mendapatkan nilai pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi yang baik dengan cara mempunyai keinginan untuk menguasai materi pelajaran dengan baik, sedangkan sebanyak 4 siswa atau 3,08% tidak pernah mempunyai keinginan untuk memperoleh nilai yang baik dan membuktikan bahwa siswa mampu menguasai materi pelajaran dengan baik. Sedangkan perhatian terhadap pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi terangkum tabel berikut ini.

Tabel 4.16 Perhatian Terhadap Materi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu tidak pernah bosan 5 3.85 2 Tidak pernah bosan 28 21.54 3 Kadang-kadang cepat bosan 97 74.62 4 Selalu cepat bosan 0 0.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006

keaktifan bertanya dan komposisi waktu pelajaran.17 Kesulitan Mengerjakan Tugas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Tidak pernah 40 30. sedangkan sebanyak 5 siswa selalu tidak pernah bosan terhadap materi yang dijelaskan guru.62% menjawab bahwa siswa kadang-kadang bosan pada saat guru menerangkan materi pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. sedangkan yang sering sekali merasakan kesulitan dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru sebanyak 16 siswa atau 12.77% manjawab tidak pernah mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. .54 4 Sering sekali 16 12. ketelitian mengerjakan tugas.31%. Mengenai frekuensi kesulitan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru terangkum dalam tabel berikut ini.38 3 Sering 41 31. Ketelitian dalam mengerjakan soal-soal yang dberikan oleh guru pengetahuan sosial-ekonomi untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini.77 2 Kadang-kadang 33 25.60 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 97 siswa atau 74.31 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa 40 siswa atau 30. Tabel 4. 5. Minat siswa Sub variabel minat siswa terdiri dari 4 faktor yaitu kesulitan mengerjakan tugas.

ekonomi terangkum dalam tabel berikut ini.77 4 soal dengan teliti Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 58 siswa atau 44.62 soal dengan teliti Tidak pernah mengerjakan 14 10.08 4 Tidak pernah 0 0. sebaiknya siswa aktif bertanya kepada guru dengan aktif bertanya.77 dengan teliti Dapat mengerjakan soal 2 44 33.62% menjawab bahwa kadang-kadang teliti dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi.18 Ketelitian dalam mengerjakan tugas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase Selalu dapat mengerjakan soal 1 14 10.77%. sedangkan yang menjawab tidak penah mengerjakan soal dengan teliti sebanyak 14 siswa atau 10.08% menjawab kadang-kadang bertanya dalam setiap pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi jika . Ketika materi yang diberikan oleh guru belum begitu dipahami. Tabel 4.46 2 Sering 37 28.61 Tabel 4.46 3 Kadang-kadang 69 53. materi-materi yang belum dikuasainya ditanyakan kepada guru.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 69 siswa atau 53.19 Keaktifan siswa bertanya Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu bertanyan 24 18. Keaktifan bertanya siswa dalam setiap pelajaran pengetahuan sosial.85 dengan teliti Kadang-kadang mengerjakan 3 58 44.

54% menjawab bahwa waktu yang diberikan untuk pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi masih kurang.54 4 Sangat Kurang 0 0.20 Komposisi Waktu Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat cukup 17 13. 6. .38 3 Kurang 15 11. Kondisi rumah yang kurang nyaman tidak akan mendukung terjadinya belajar dirumah. Lingkungan tempat tinggal Sub variabel lingkungan tempat tinggal terdiri dari 2 faktor yaitu suasana rumah dan kondisi tempat tinggal. Menegnai komposisi waktu pelajaran penegtahuan sosial – ekonomi dengan banyaknya materi yang harus diselesaikan terangkum dalam tabel berikut.38% menjawab komposisi antara waktu pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi dengan jumlah materi pelajaran yang ada sudah termasuk cukup. Tabel 4.62 materi yang dibberikan oleh guru ada yang belum jelas.08 2 Cukup 98 75. sedangkan sebanyak 15 siswa atau 11. Lingkungan tempat tinggal terutama rumah sangat mendukung terjadi proses belajar yang aktif.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 98 siswa atau 75. sedangkan sebanyak 24 siswa menjawab selalu aktif bertanya jika materi yang diberikan oleh guru belum jelas. Suasana rumah yang ada berdasarkan hasil penelitian terangkum dalam tabel berikut.

63 Tabel 4.31 2 Mendukung 59 45.38 3 Kurang mendukung 40 30.15 3 Kurang mendukung 39 30.54% suasana rumahnya tidak mendukung digunakan untuk belajar.77 4 Tidak mendukung 15 11.21 Suasana Rumah Jawaban Responden Frekuensi Persentase 1 Sangat mendukung 16 12. sebanyak 15 siswa atau 11.22 Kondisi Tempat Tinggal Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat mendukung 5 3.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 86 siswa atau 66. Lingkungan yang tenang dan kondusif sangat mendukung siswa ketika sedang belajar dirumah.00 4 Tidak mendukung 0 0.38% manjawab suasana rumah mendukung untuk diguanakan untuk belajar. Lingkungan tempat tinggal siswa SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini. sedangkan sebanyak 5 siswa atau 3.54 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 NO Keterangan Dari tabel di atas tampak bahwa 59 siswa atau 45.85 2 Mendukung 86 66.15% menjawab bahwa lingkungan tempat tinggal yang ditempati sekarang ini mendukung untuk belajar. .85% menjawab bahwa lingkungan tempat tinggal yang ditempati sekarang ini sangat mendukung untuk proses belajar. Tabel 4.

Tentang kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh siswa yang dilaksanakan pada sore hari jawaban responden dapat terangkum dalam tabel berikut. Ketapatan masuk sekolah khususnya pada pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi terangkum dalam tabel berikut.08 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 45 siswa atau 34.46 2 Sering tepat waktu 37 28.08%.23 Keikutsertaan dalam kegiatan Ekstrakurikuler Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 45 34.46% menjawab selalu tepat waktu dalam pelajaran pengetahuan sosial dan sebanyak 1 siswa atau .64 7.62 4 Tidak pernah 4 3. Tabel 4.31 4 Tidak pernah tepat waktu 1 0.69 3 Kadang-Kadang 45 34.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 76 siswa atau 58. Tabel 4.46 3 Kadang-kadang tepat waktu 16 12.62 2 Sering 36 27.24 Ketepatan Masuk Sekolah Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu tepat waktu 76 58. Keaktifan Siswa Sub variabel keaktifan siswa terdiri dari 2 faktor yaitu kegiatan ekstrakurikuler dan frekuensi ketepatan masuk.62 menjawab selalu dan kadang-kadang dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah pada sore hari sedangkan yang menjawab tidak pernah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah sebanyak 4 siswa atau 3.

65 0. Jika terjadi jam kosong dimana guru tidak dapat mengajar. Namun demikian pemberian tugas juga harus diikuti dengan pengkoreksi terhadap hasil pekerjaan siswa. Pemberian yang tanpa diadakan koreksi terhadap hasil pekerjaan siswa akan menjadikan siswa malas untuk mengerjakannya. Karena suasana kelas yang ramai dan penuh suara gaduh di sana sini akan menjadikan proses belajar mengajar tidak akan dapat berjalan normal. Pemberian tugas di rumah juga menjadikan siswa akan semakin giat dalam belajar. Siswa dikondisikan selalu berada di dalam kelas walaupun tidak ada gurunya.1. Suasana yang nyaman dan tenang perlu dicptakan dari semua elemen sekolah. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: 1.4 Pembahasan Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 7 (tujuh) Sub variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. maka siswa diharapkan tidak keluar masuk kelas dan membuat suasana gaduh.77% yang menjawab tidak pernah tepat waktu dalam mengikuti pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Suasana Kelas dan faktor guru Proses belajar mengajar diperlukan suasana yang nyaman. tenang dan kondusif. Dengan begitu suasana nyaman dan tenang akan dapat terpelihara. Pemberian tugas kepada siswa akan menjadikan siswa semakin terlatih dalam mengerjakan soal. Pemberian tugas kepada . sehingga siswa akan lebih termotivasi untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dengan sungguh- sungguh. 4.

66 siswa dapat berupa tugas pribadi maupun kelompok. Dengan menggunakan beberapa metode dalam proses belajar mengajar. kemudian hasil dari tugas tersebut didiskusikan di sekolah. diskusi kelas. Sehingga kehadiran guru yang rajin akan dapat menciptakan suasana kelas yang kondusif. maka suanasa kelas akan tercipta proses pembelajaran yang positif. karena guru yang progresif berani mencoba metode – metode yang baru. Siswa diajarakan untuk mempraktekkan ilmu yang diperoleh di sekolah dengan kondisi sebenarnya di masyarakat. maka metode belajar harus diusahakan yang setepat. akan mendorong siswa untuk selalu aktif juga dalam mengikuti pelajaran. Guru yang sering melakukan ijin atau sering meninggalkan kelas akan menciptakan suasana kelas tidak harmonis. Karena sampai saat ini faktor guru yang sebagai subyek dalam pembelajaran merupakan faktor yang penentu keberhasilan dalam belajar. Penggunaan variasi metode mengajar guru sangat diperlukan. Guru diharapkan tidak selalu ijin atau meninggalkan kelas untuk keperluan pribadinya. seefisien dan seefektif mungkin. tugas mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku literatur atau dapat juga dengan pengamatan di lapangan. Metode mengajar guru yang kurang baik akan mempengaruhi belajar siswa yang tidak baik pula. ataupun dapat juga berupa studi lapangan. metode luar kelas. yang dapat meningkatkan kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar. Agar siswa dapat belajar dengan baik. Dengan adanya pemberian tugas yang rutin akan menjadikan siswa termotivasi dalam belajar. Variasi mengajar guru dapat berupa ceramah. . Keaktifan guru dalam memberikan pelajaran. karena saat ini bukan guru sentris yang menganggap siswa sebagai obyek saja.

karena dengan membaca referensi yang banyak maka wawasan seorang siswa akan semakin luas sehingga buku referensi yang kurang dan bahkan kadang-kadang tidak ada sama sekali merupakan yang akan mempengaruhi hasil belajar siswa. seragam sekolah. Metode Belajar Siswa Untuk memperdalam materi pelajaran yang diberikan oleh guru pada saat pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi diperlukan pengulangan belajar lagi ketika sampai di rumah. Belajar dirumah walaupun sedikit waktu tetapi rutin akan lebih baik dibandingkan dengan waktu belajar semalam namun hanya satu kali pada saat ujian. 3. karena sistem belajar dengan istilah sistem kebut semalam tidak akan efektif.67 2. Sarana belajar Dukungan orang tua dapat berupa kemampuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan anaknya di sekolah terutama dalam memenuhi kebutuhan sekolah seperti buku-buku pelajaran. Dengan kemampuan orang tua menjadikan semua kebutuhan belajar siswa dapat terpenuhi baik buku. tas. Penempatan jam pelajaran yang tepat baik mengenjai jumlah jam dan komposisi materi yang sesuai akan dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar. sepatu. Belajar hanya pada saat mau ulangan atau test saja efektif perlu dihindari. peralatan tulis maupun semua peralatan yang digunakan untuk sekolah akan menumbuhkan motivasi siswa untuk giat belajar. . Frekuensi belajar yang baik adalah selalu rutin setiap hari. Ketersediaan buku yang harus dimiliki oleh siswa dan buku referensi yang lengkap dan dalam jumlah yang cukup akan mempermudah siswa dalam mencari referensi yang diberikan oleh seorang guru. alat tulis dan sebagainya.

Siswa yang kurang motivasi terhadap pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi akan merasa cepat bosan dengan pelajaran. Hal ini sesuai dengan pendapat Effendi (1985:123) bahwa minat adalah kecenderungan yang timbul apabila individu tertarik kepada sesuatu karena sesuai dengan kebutuhan atau merasakan bahwa sesuatu yang akan dipelajari bermakna bagi dirinya. Penggunaan metode belajar yang tepat akan menghasilkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan penggunaan metode yang menoton saja. Motivasi Motivasi seseorang akan sesuatu sangat mempengaruhi hasil yang dicapai. Jika penggunaan metode belajar salah maka hasil yang akan dicapai akan kurang maksimal. Jika menemukan hal-hal yang kurang jelas pada saat belajar. Sehingga minat untuk membaca buku dan berdisuksi dengan teman jika memperoleh kesulitan dalam belajar tidak akan dilakukan. Siswa yang memiliki keinginan yang kuat untuk memahami pelajaran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal . maka metode yang tepat digunakan adalah dengan memperbanyak latihan-latihan soal-soal. maka sebaiknya siswa menanyakan kepada guru pengampu mata pelajaran. Ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran akan memberikan dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. maka siswa akan dapat dengan mudah menemukan suatu rumus yang dipakai jika dalam suatu test terdapat soal yang sepadam. Pelajaran matematika yang banyak mengandung hitungan. Dengan memperbanyak latihan-latihan soal. Karena penggunaan metode belajar untuk pelajaran hafalan. hitungan atau analisis akan sangat berbeda. 4.68 Dalam belajar siswa harus dapat memilih metode mana yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari.

Bahan pelajaran yang kurang memadai akan mengakibatkan berkurangnya minat untuk membaca buku. Rasa tidak senang tersebut bisa berupa karena sulitnya materi pelajaran atau karena bosan dengan guru yang memberi pelajaran. Dengan memiliki rasa senang terhadap pelajaran maka yang dulunya pelajaran pengetahuan sosial itu terasa sulit akan berubah menjadi pelajaran yang mudah dipahami dan dimengerti. Siswa yang pandai biasanya akan lebih teliti dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. maka untuk memudahkan dalam . Rasa tidak senang terhadap pelajaran pun akan mengakibatkan seorang siswa tidak akan aktif dalam mengikuti pelajaran. Kecerobohan dalam menjawab soal akan berakibat sangat fatal. Sehingga prestasi yang diperolehpun akan kurang memuaskan.69 mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. Dengan tertarik terhadap materi pelajaran. Siswa akan merasa malas untuk mengikuti pelajaran apalagi untuk mempelajarinya pada waktu malam hari. 5. Sedangkan siswa yang tidak tertarik dengan materi pelajaran yang diberikan oleh guru akan sangat merasa berat terbebani dengan mengikuti pelajaran. siswa akan senang mengikuti pelajaran sehingga materi yang diberikan oleh akan mudah terserap dan dipahami oleh murid. Rasa tidak senang harus dibuang jauh-jauh dan diganti dengan rasa sedang terhadap pelajaran. karena dengan ketelitian terutama dalam menjawab soal-soal yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. Dengan senang terhadap pelajaran pengetahuan sosial maka menjadikan frekuensi dalam belajar juga semakin banyak. Untuk itu ketertarikan terhadap materi harus terus dipertahankan. Minat Siswa Ketelitian dalam segala bidang sangat diperlukan..

70 memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. 6. Namun jika dalam belajar menemui suatu kesulitan dan di sekolah tidak mau bertanya kepada guru mata pelajaran. Hubungan keluarga yang harmonis antara ayah. yang makan kondisi keluarga yang kondusif sangat berpengaruh terhadap keberhasilan siswa dalam belajar. Penggunaan metode belajar yang efektif adalah penggunaan metode belajar yang sesuai dengan materi pelajaran. sebaliknya orang tua selalu menanyakan perkembangan belajarnya setiap saat. Keluarga yang harmonis selalu tercipta komunikasi dua . Bahan ajar/literatur merupakan faktor pendukung keberhasilan belajar seorang siswa. Sehingga baik jumlah maupun komposisi pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi harus seimbang. ibu dan anak-anak merupakan dambaan bagi setiap siswa. Lingkungan tempat tinggal Orang tua yang selalu memberikan dukungan terhadap anaknya dalam belajar akan dapat dorongan bagi siswa untuk dapat berpestasi yang baik. Dengan aktif bertanya maka hal-hal yang belum jelas akan dapat terjawab. Kondisi keluarga yang tenang tanpa ada kericuhan dan pertengkaran setiap hari akan membuat suasana belajar menjadi tenang di rumah. Dukungan orang tua sangat diperlukan oleh siswa. sehingga keaktifan bertanya siswa perlu ditumbuhkan. anak akan bertanya kepada orang tua jika menemui hal-hal yang belum diketahuinya. maka akan permasalahan tersebut tidak akan dapat dipecahkan. Komposisi materi yang sangat banyak sedangkan jumlah jam pelajaran sangat sedikit akan menjadikan siswa merasa terbebani dengan beban yang berat. Dukungan orang tua pada saat siswa belajar dapat mendukung motivasi siswa dalam belajar.

Keluarga yang harmonis akan selalu memberikan masukan-masukan kepada anggota keluarga. Siswa yang senang bermain sepak bola dapat mengikuti kegiatan esktrakurikuler sepak bola. 7. Karena dengan kedisiplinan akan tercipta suasana belajar yang kondusif. namun demikian juga terdapat siswa yang hanya kadang-kadang dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Dan juga dalam hal pelajaran di sekolah. Seperti halnya kedisiplinan siswa dalam menaati peraturan sekolah yang diterapkan. jika dalam anggota keluarga menemui suatu kesulitan. karena siswa yang setiap hari mengikuti kegiatan ekstrakurikuler lama kelamaan akan mengganggu proses belajar. Antara anak dengan anak. sehingga prestasi belajar yang diperolehpun juga akan semakin baik pula. Terdapat siswa yang selalu aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. siswa yang bermanat dan berbakat dala bidang seni dapat menyalurkan bakatnya dalam bisang musik. Siswa tidak akan . Keaktifan Siswa Kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan di sekolah berfungsi untuk menyalurkan bakat dan minat siswa dalam bidang seni dan olahraga. Berdasarkan hasil penelitian bahwa keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler termasuk baik. seorang kakak akan dengan senang hati memberikan jalan keluar jika ada adiknya yang megalami kesulitan belajar. Kedisiplinan dalam semua bidang sangat diperlukan. Siswa akan kelelahan sesampainya dirumah sehingga tidak dapat belajar pada malam harinya. anak dengan orang tua dan antara ayah dan ibu. Namun demikian pemberian batasan jumlah yang diikuti harus ditetapkan.71 arah antara anak dan orang tua. Dengan demikian akan tercipta suasana yang menyenangkan dalam keluarga tersebut.

sehingga hasil yang diharapkanpun akan semakin baik pula. . di rumah dan di perpustakaan. atau siswa tidak masuk sekolah tanpa ijin. gedung sekolah dan lain – lain. Kedisiplinan sekolah mencakup kedisiplinan guru dalam mengajar dengan melaksanakan tata tertib. kedisiplinan pegawai/karyawan dalam pekerjaan administrasi dan kebersihan/keteraturan kelas. Seorang siswa yang sering membolos sekolah atau pelajaran akan ketinggalan pelajaran. siswa harus disiplin di dalam belajar baik di sekolah. Dengan terciptanya kondisi disiplin di sekolah maka proses belajar mengajar akan berjalan dengan lancar. Dengan demikian agar siswa belajar lebih maju. agar siswa disiplin haruslah guru beserta staf yang lain disiplin pula.72 sesukanya dalam mengikuti pelajaran. Kehadiran seorang siswa dalam setiap pelajaran sangat diperlukan.

keaktifan bertanya dan komposisi waktu pelajaran f. Lingkungan tempat tinggal terdiri dari suasana rumah dan kondisi tempat tinggal g. dan ketersediaan literatur c.73 BAB V PENUTUP 5. e. Keaktifan siswa terdiri dari kegiatan esktrakurikuler dan frekuensi ketepatan masuk 73 . cara mengerjakan tugas dan cara mempelajari bahan pelajaran d.1. frekuensi pemberian tugas. Motivasi terdiri dari usaha memahami materi. Sarana belajar terdiri dari fasilitas belajar dari orang tua. keianginan menguasai materi dan perhatian terhadap materi. Minat terdiri dari kesulitan mengerjakan tugas. Suasana kelas dan faktor guru terdiri dari suasana kelas. kehadiran guru dan metode penyampian guru b. ketelitian mengerjakan soal. Simpulan Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah disampaikan pada bagian sebelumnya maka dapat diambil beberapa kesimpulan sabagai berikut: 1. jumlah buku wajib. Dari hasil analisis faktor terdapat 7 (tujuh) sub variabel yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini yaitu: a. Metode belajar terdiri dari frekuensi belajar setiap hari.

Perlu ditingkatkan keaktifan siswa dalam bertanya kepada guru jika menemukan hal-hal yang kurang jelas. (d) motivasi memiliki kontribusi sebesar 8.66%. 3. Saran-saran 1. Hasil analisis faktor dapat diketahui sumbangan atau kontribusi dari masingmasing faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 adalah sebagai berikut: (a) suasana kelas dan faktor guru memiliki kontribusi sebesar 28.14%. Menyontek adalah salah satu perbuatan yang kurang baik. (b).22%. Metode belajar memiliki kontribusi 9.26%.74 2. Perlunya ditingkatkannya metode pembelajaran yang tepat sehingga tingkat kebosanan siswa terhadap pelajaran tidak berlarut-larut dan cepat teratasi. (c). . Perlunya meningkatkan suasana yang nyaman. 5.2.51%. sebaiknya kebiasaan siswa dalam menyontek secepatnya ditanggulangi. (g) keaktifan siswa memiliki kontribusi sebesar 5.24%. (f) lingkungan tempat tinggal memiliki kontribusi sebesar 5. (e) minat memiliki kontribusi sebesar 7.44%. 4. tenang dan kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tenang 2. Sarana belajar memiliki kontribusi sebesar 11.

Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Semarang: IKIP Semarang Press Arikunto. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1996. 2004. Nana. 2000. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Metoda Statistika. Kurikulum 2004 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pedoman Khusus Pengembangan Silabus Berbasis Kompetensi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial. Husein. 1996. Analisis Multivariat Arti dan Prestasi. 2001. Syaiful Bahri. Psikologi Belajar. Muhibbin. Jakarta: Balai Pustaka Slameto. Jakarta: Rineka Cipta Syah. Jakarta: Dirjen Pend. Semarang: IKIP Semarang Press Depdikbud. Winkel. Bandung: Tarsito Sudjana. Psikologi Belajar. Catharina Tri. Jakarta: Rineka Cipta Garis-Garis Besar Haluan Negara. Tulus.77 DAFTAR PUSTAKA Anni. 2004. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. 2005. Jakarta: Bumi Aksara Umar. 1999. Bandung: Sinar Baru Supranto. M. 1989. Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. 2004. Bandung: Pustaka Setia Hasan. Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa. J. 2002. Jakarta: Balai Pustaka Depdiknas. 1997. 2000. Materi Pelatihan Terintegrasi IPS. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. 1983. Jakarta: Dirjen Pend. 2003. Jakarta: Gramedia . Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. dkk. Dasar dan Menengah Dirpend Lanjutan Pertama Depdiknas. Jakarta: Rineka Cipta Dalyono. Alwi dkk. Psikologi Belajar. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta Sudjana. 1999. Tu’u. 2000. Jakarta: Rineka Cipta Darsono. 2004. Belajar dan Pembelajaran. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Suharsimi. Raja Grafindo Persada. Dasar dan Menengah Dirpend Lanjutan Pertama Djamarah.

76

INSTRUMEN PENELITIAN Kata Pengantar

Dengan hormat, Dalam rangka penyusunan skripsi yang berjudul ”Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial- Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalinggha Tahun Pelajaran 2005/2006”, Maka dengan segala kerendahan hati mohon bantuan dan partisipasi saudara untuk mengisi angket ini. Pendapat dan sikap jujur dalam pengisian angket ini sangat kami harapkan dan sangat membantu dalam penyususnan Skripsi ini. Jawaban yang saudara berikan tidak mempengaruhi prestasi akademik saudara dan kami jamin kerahasiaannya. Akhirnya batas bantuan dan partisipasi saudara yang telah mengisi angket ini kami ucapkan banyak terima kasih.

Semarang, Penulis

September 2006

Endang Fitri Astuti

77

ANGKET PENELITIAN Petunjuk pengisian : 1. Isilah nama responden dan nomor absen anda pada lembar jawaban yang telah disediakan. 2. Harap anda baca baik-baik setiap pertanyaan di bawah ini. 3. Pilihlah satu jawaban yang paling sesuai, dengan membubuhkan tanda (X) pada huruf jawaban yang tersedia. 4. Jawablah semua pertanyaan yang ada dengan jujur, sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 5. Jika jawaban anda salah dan ingin dibetulkan caranya sebagai berikut: Contoh: a b c d 1. Bagaimanakah a. selalu sehat b. cukup sehat c. kurang sehat d. tidak sehat 2. Berapa lama setiap harinya anda beristirahat? a. lebih dari 8 jam b. 5 jam c. 4 jam d. 3 jam 3. Apakah anda pernah sakit dan tidak masuk pada jam pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah b. pernah 1 kali c. pernah 2 kali d. sering 4. Pernahkah anda mendapat nilai kurang dari 6 untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah diperbaiki a b c d kesehatan anda selama mengikuti pelajaran

kondisi

pengetahuan sosial-ekonomi?

78

b. pernah 1 kali c. pernah 2 kali d. pernah lebih dari 2 kali 5. Berapakah rata-rata DANEM yang anda peroleh di SD? a. lebih dari 6,1 b. 5,1 – 6 c. 4,1 – 5 d. kurang dari 4 6. Bagaimana pendapat anda terhadap tingkat kesulitan materi pengetahuan sosial-ekonomi? a. mudah b. cukup mudah c. sulit d. sangat sulit 7. ”Saya belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi untuk mendapatkan nilai baik dan membuktikan bahwa saya mampu menguasai materi pelajaran dengan baik”. Pernahkah anda berfikir demikian? a. selalu b. sering c. kadang-kadang d. tidak pernah 8. Pada saat guru anda menerangkan materi pelajaran pengetahuan sosialekonomi-ekonomi, apakah anda cepat mudah bosan? a. selalu tidak pernah bosan b. tidak pernah cepat bosan c. kadang-kadang cepat bosan d. selalu cepat bosan 9. Apakah anda selalu belajar tiap hari? a. selalu belajar b. sering c. kadang-kadang d. tidak pernah belajar

kadang-kadang d. sering d. 45 menit – 1 jam c. kadang-kadang c. Berapa banyak waktu yang anda gunakan untuk belajar pengetahuan sosialekonomi di rumah? a. memahami dan mengerjakan soal b. tidak pernah 11. 15 – 45 menit d. Bagaimana cara anda dalam mempelajari bahan pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. tidak pernah b. tidak pernah belajar 13. kurang dari 15 menit 14. Setiap mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. seringkah anda merasa kesulitan? a. selalu b. setiap akan ada pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi c. rutin setiap hari b. membaca dan memahami c. membaca dan menghafal d. sering sekali .79 10. setiap akan ada ulangan d. Berapa waktu yang anda sisihkan untuk belajar pengetahuan sosial-ekonomi setiap hari? a. Apakah anda membaca buku tentang pengetahuan sosial-ekonomi? a. membaca saja 12. satu sampai satu setengah jam b. sering c. membaca.

tidak mendukung 18. satu buku d. mendukung c. kadang-kadang tepat waktu d. sangat mendukung b. Bagaimana cara anda dalam mengerjakan tugas pengetahuan sosial-ekonomi? a. sering tepat waktu c. kurang mendukung d. Apakah orang tua sering memberi motivasi/suport pada anda? a. Apakah guru pengetahuan sosial-ekonomi anda cukup jelas menerangkan? a. kadang-kadang d. Bagaimana kondisi lingkungan tempat tinggal yang anda tempati sekarang untuk belajar? a. menyontek d. tidak pernah tepat waktu 16. kurang jelas d. Berapakah jumlah buku wajib yang harus dimiliki untuk setiap siswa? a. dikerjakanteman 17. mengerjakan sebisanya c. selalu tepat waktu b. tidak diwajibkan 20. lebih dari dua buku b. memahami materi kemudian mengerjakan tugasnya b. cukup jelas c. tidak pernah . sering c. Apakah anda selalu datang tepat waktu dalam pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. dua buku c.80 15. selalu b. tidak jelas 19. sangat jelas b.

d. kurang tepat d. b. tidak tenang dan tidak kondusif digunakan untuk belajar 24.81 21. membaca buku c. sangat nyaman dan kondusif digunakan untuk belajar b. Bagaimana suasana kelas anda pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung? a. Menurut anda bagaimana metode guru pengetahuan sosial-ekonomi anda mengajar? a. kurang nyaman. sangat tepat b. tepat c. Apakah tempat belajar anda di rumah mendukung kegiatan belajar anda? a. Apa yang anda lakukan untuk menambah pemahaman anda tentang pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. sering b. tidak nyaman. sangat mendukung kegiatan belajar b. Apakah anda sering mengikuti kegiatan estra kurikuler di sekolah? a. kurang tenang dan kurang kondusif digunakan untuk belajar d. mendukung kegiatan belajar c. tidak melakukan apapun 26. berdiskusi d. tenang dan kondusif digunakan untuk belajar c. selalu . tidak tepat 23. c. selalu hadir sering hadir kadang-kadang tidak pernah hadir 25. tidak mendukung kegiatan belajar 22. membaca buku dan berdiskusi b. nyaman. Apakah guru pengetahuian sosial-ekonomi anda selalu hadir mengajar? a. agak mendukung kegiatan belajar d.

Bagaimana menurut pendapat anda tentang sarana dan prasarana ruang kelas anda dalam proses belajar mengajar pengetahuan sosial-ekonomi? a. Apakah jam pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi anda sudah tepat? a. sangat mendukung digunakan untuk belajar b. Apakah suasana rumah anda mendukung digunakan untuk belajar? a. tidak pernah 27. kurang lengkap d. tidak pernah 30. memiliki LKS pengetahuan sosial yang dianjurkan oleh guru c. selalu bertanya b. sering c. memiliki LKS pengetahuan sosial yang diwajibkan oleh guru d. tidak lengkap 32. agak mendukung digunakan untuk belajar d. Apakah guru anda selalu memberi tugas pengetahuan sosial-ekonomi? a. selalu b. lengkap b.82 c. memiliki semua LKS pengetahuan sosial b. tidak mendukung digunakan untuk belajar 31. kadang-kadang d. cukup lengkap c. tidak pernah 28. Apakah anda aktif bertanya dalam setiap pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. tidak memiliki LKS 29. sangat tepat . mendukung digunakan untuk belajar c. Apakah anda memiliki LKS untuk menunjang belajar pengetahuan sosialekonomi anda? a. kadang-kadang d. kadang-kadang d. sering c.

kadang-kadang c. Jika anda mendapatkan soal dari guru. sangat cukup b. kadang-kadang dapat mengerjakan soal dengan teliti d. tidak tepat 33.83 b. Bagaimana fasilitas belajar yang diberikan orang tua anda? a. tepat c. sangat lengkap b. tidak lengkap 34. apakah anda dapat mengerjakan dengan teliti? a. sangat kurang 35. sangat lengkap b. tidak lengkap . tidak pernah 37. Bagaimanakah kelengkapan buku-buku literatur pengetahuan sosial-ekonomi di perpustakaan sekolah? a. tepat waktu b. kurang lengkap d. cukup lengkap c. kurang d. Bagaimana menurut pendapat anda tentang waktu yang disediakan untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi dalam setiap kali pertemuan? a. cukup c. tidak pernah bisa mengerjakan soal dengan teliti 36. selalu dapat mengerjakan soal dengan teliti b. jarang d. Dalam mengerjakan tugas pengetahuan sosial-ekonomi yang diberikan guru apakah anda tepat waktu dalam mengumpulkan? a. dapat mengerjakan soal dengan teliti c. lengkap c. kurang tepat d. kurang lengkap d.

84 38. Bagaimana fasilitas belajar yang diberikan orang tua anda? a. tidak baik . kurang lengkap d. kurang baik d. Bagaimana keadaan masyarakat lingkungan sekitar anda? a. lengkap c. tidak lengkap 39. sangat lengkap b. sangat baik b. baik c.

Absen Kelas No. 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D (diisi oleh penulis) .85 LEMBAR JAWABAN Kode Responden Nama Responden No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B : : : : C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D No.

000 1.000 1.000 1.000 1.754 .000 Extraction .820 .502 435 .681 .839 .821 .698 .719 .763 .708 .000 1.785 .000 Communalities X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X22 X23 X24 X25 X26 X27 X28 X29 X30 Initial 1.859 .000 1.744 Extraction Method: Principal Component Analysis.000 1.000 1.891 .000 1.765 .000 1.000 1.000 1.000 1.106 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.000 1.711 .000 1.924 .652 .000 1. Bartlett's Test of Sphericity Approx.687 .792 .000 1.591 .000 1.000 1.000 1.742 . Chi-Square df Sig.000 1.710 .000 1.745 .000 1.660 .756 .000 1.000 1.000 1.000 1.760 . .592 3043.798 .823 . .000 1.417 .000 1.896 .

296 93.758 1.069 .532 67.068 2.242 .707 1.099 99.512 1.910 .817 1.042 3.345 2.032 81.074 1.087 100.750 51.206 94.190 7.392 2.182 28.360 1.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 8.339 29.182 9.890 90.182 28.111 . .329 78.817 45.042 .836 .919 6.758 6.953 4.031 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Total 8.817 45.008 6.702 9.339 .455 2.225 7.405 86.558 3.030 .072 71.008 37.168 .121 .389 .633 1.913 5.466 .512 5.847 6.525 1.751 84.107 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.404 98.142 2.658 2.331 .345 7.105 95.142 10.222 1.876 9.680 .026 Extraction Method: Principal Component Analysis.040 62.190 2.751 2.025 1.847 1.907 54.031 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.532 67.473 75.156 57.043 10.231 99.025 6.523 92.968 6.999 .473 75.360 4.372 7.913 .770 9.209 .233 38.143 2.416 62.697 97.169 .370 99.865 .486 1.268 88.360 3.814 .825 .222 4.731 1.953 1.535 8.730 2.008 2.072 71.040 62.057 .902 .190 99.156 57.641 .182 2.031 3.449 46.398 75.008 37.559 68.563 97.047 .559 98.802 9.567 .229 1.461 .548 2.702 2.457 .455 28.158 99.656 .722 .486 4.558 1.362 .805 96.913 1.301 2.750 51.235 .587 19.

211 .086 .321 .149 .021 .187 -.130 .578 .137 .236 -.101 .455 .552 .129 .255 .063 .145 .146 .168 .160 .245 6 .074 .241 -.171 .618 .099 .138 .194 .303 -.232 .836 .106 -. a.054 .013 .333 .122 .085 .038 .191 -.436 .071 .108 a Rotated Component Matrix X2 X29 X4 X14 X30 X13 X17 X18 X25 X16 X24 X26 X22 X11 X8 X7 X12 X19 X6 X5 X3 X23 X28 X9 X21 X1 X27 X15 X20 X10 1 .392 .192 -.381 .167 .033 -.075 .212 -.050 .198 .732 .011 -.070 .008 7 .123 .237 -.610 .077 .126 . .247 .093 -.034 .132 -.244 .054 .390 .094 .136 .624 .181 2 .773 .246 8 .070 .247 -.087 -.226 -.046 .116 .166 .328 .007 .167 .004 .156 .145 .269 .065 .136 .191 -.070 .045 .161 .195 -.534 .293 .208 .197 -.384 .084 -.162 -.020 .144 .032 -.173 .235 -.266 .160 .012 -.381 .383 .101 .401 .078 .492 .287 -.256 .129 .027 -.031 .024 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.067 -.269 .099 .139 -.136 -.257 -.574 Extraction Method: Principal Component Analysis.265 .263 .539 .073 .046 .795 .044 . Rotation converged in 14 iterations.144 .019 .071 .241 .377 -.232 -.089 .190 .658 .290 .214 .151 -.016 .208 .560 -.023 .025 .175 -.274 .430 -.096 .102 .027 -.509 -.141 Component 5 .620 .238 .163 .083 .784 .017 -.025 -.374 .291 -.304 .355 -.121 .082 .240 -.078 .163 -.810 .048 .223 .687 -.025 .303 -.053 -.058 .549 .422 .140 .199 .014 -.004 .028 .041 .018 .209 -.811 .158 .055 -.118 9 .037 .882 .377 .170 .031 .514 .588 .312 .330 .299 .160 .236 .007 .125 .057 .799 .254 .620 .711 -.105 .176 .419 .084 .505 .750 .177 .017 .070 .125 .032 .286 .039 .261 .137 .086 .172 .005 .184 .396 .044 .394 .073 .222 .285 -.210 4 .005 .560 .048 -.012 .196 .192 .196 -.342 .145 .186 .307 .096 -.460 .151 -.301 -.107 .095 .149 .129 -.033 .161 .052 .071 -.174 3 -.037 .014 .062 .025 .

787 .665 .646 .761 .901 325 .604 2439.774 .000 1.806 .781 .750 .655 .648 .000 1.000 1. Chi-Square df Sig.000 1. .757 Extraction Method: Principal Component Analysis.000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.771 .681 .706 .000 1.000 1.000 1.000 Communalities X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X25 X26 X27 X29 X30 Initial 1.692 .000 1. Bartlett's Test of Sphericity Approx.000 1.000 1.817 .000 1.109 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.781 .000 1.874 .771 .000 1.000 1.000 Extraction . .000 1.000 1.000 1.790 .700 .789 .758 .000 1.830 .000 1.708 .763 .

667 2.879 84.156 .258 .640 .933 7.768 28.507 98.758 1.591 6.933 1.731 46.194 1.132 .977 .436 54.150 4.731 46.445 47.999 7.268 .908 7.428 4.333 2.286 1.132 100.034 Extraction Method: Principal Component Analysis.110 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.027 2.436 54.340 62.693 .205 91.203 12.446 5.584 .435 94.301 2.982 3.563 74.768 10.868 11.778 1.491 .755 1.684 6.758 7.259 39.808 1.121 .313 1.768 2.480 2.428 1.186 .156 .748 .463 87.468 1.550 2.383 .286 89.373 .029 95.602 98.982 13.849 3.119 60.150 .685 .768 28.313 5.667 10.259 39.161 99.229 1.690 55.010 1.264 2.027 7.925 70.635 13.281 4.087 .119 60.801 2.608 3.591 1.056 .474 93.010 7.281 1.849 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.707 .234 .194 6.349 1.315 81.664 1.573 .189 65.594 .189 65.421 74.334 99.716 10.991 96.862 .464 99.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 7.503 4.922 2.216 99.033 37.900 97.421 74.925 70.480 28.758 78.693 .478 69.868 .849 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Total 7.503 1.349 5.042 . .319 26.

051 .708 .263 .258 -.182 .055 .041 .229 .429 .127 .017 .553 .048 .311 .321 -.812 Extraction Method: Principal Component Analysis.026 .331 -.292 .048 .181 .444 .750 .183 -.082 .291 -.218 .061 -.001 -.093 .815 .471 .082 -.209 .240 .060 -.122 -.115 .183 .702 .562 .273 .268 .031 .073 .022 .459 .132 .041 .256 .127 .065 .153 -.030 .012 .264 -.358 .754 .401 .052 8 .090 -.026 .200 .371 .357 .844 .111 a Rotated Component Matrix X23 X17 X18 X24 X26 X29 X2 X14 X4 X11 X7 X8 X12 X19 X27 X10 X5 X25 X3 X21 X9 X16 X13 X6 X30 X20 1 .221 .717 .095 .029 .014 .233 -.063 .284 .297 .239 .192 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.155 .330 -.039 .115 .017 .017 .073 Component 4 5 .362 .059 .192 .656 .156 .094 .282 .492 .737 .228 .140 .138 -.165 .588 .212 -.125 -.723 .326 .047 .153 .101 -.369 .013 .120 .101 .179 .145 -.214 .269 .353 .076 .069 .258 .219 .011 .716 .012 .496 .062 .440 .046 -.126 -.357 .026 .515 -.049 .096 .013 .188 .056 .088 6 .079 .103 .038 .243 3 -.221 .178 .370 .028 .036 -.024 .046 .134 .158 -.170 .120 -.113 .189 .337 .238 .125 .198 -.238 .122 .386 .070 -.167 . a.150 .384 .089 .063 .440 -.066 -.190 .095 -.087 7 -.002 .258 . .627 .459 .211 .154 .122 .061 .145 -.412 .785 .149 . Rotation converged in 17 iterations.019 .222 .073 -.185 .217 -.198 -.358 -.147 .126 .314 .149 .738 .152 -.016 .273 .117 .035 .086 -.097 .417 -.352 -.629 .807 .230 .203 2 .789 .

640 .000 1.000 1.847 .752 .819 .000 1.759 .000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.817 .693 .000 1.695 .000 Extraction .586 1766.865 . .112 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.000 1.715 . Bartlett's Test of Sphericity Approx.000 1.000 1.804 .000 1.000 1.865 .860 .000 Communalities X2 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X26 X27 X29 X30 Initial 1.873 .756 .815 .000 1.730 .777 . Chi-Square df Sig. .000 1.000 1.816 .000 1.825 .808 Extraction Method: Principal Component Analysis.636 231 .727 .

013 .009 8.233 96.522 .805 8.115 85.381 .099 2.236 2.824 48.004 13.569 7.431 1.345 28.669 47.353 1.983 3.452 .448 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.861 1.723 26.733 92.233 73.032 97.050 .536 81.151 1.685 .064 64.681 99.790 98.373 .158 5.222 1.210 2.403 99.089 .347 5.113 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.850 8.057 2.778 .345 28.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 6.345 2.378 2.941 1.132 63.840 39.370 6.013 4.185 1.448 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Total 6.150 .603 11.174 .448 3.840 39.824 48.009 1.941 8.265 68.320 .655 2.697 93.215 7.185 8.869 72.786 .215 1.453 95.578 .132 63.603 78.345 10.369 .226 78.151 5.878 1.799 12.206 56.612 1.047 Extraction Method: Principal Component Analysis.073 .547 1.164 1.958 88.410 56.845 1.385 1.385 10.845 4.314 1.805 1.774 8.236 28.612 5.731 7.347 1.227 .127 9.651 .158 1.655 13. .214 100.233 73.289 1.271 .333 99.832 38.569 1.603 78.265 68.375 90.206 56.

223 .668 .011 .171 .057 .281 .055 -.415 .273 .110 6 -.060 .520 .473 .188 .018 .031 -.033 -.104 .847 Extraction Method: Principal Component Analysis.124 -.722 .090 -.126 .002 .051 .032 -.036 .061 .738 .451 -.194 .021 .071 .856 .692 .063 .245 -.795 . .030 .102 .116 -.214 .144 .204 .830 .199 .227 .168 -.073 .216 .380 -.167 .060 .070 .181 .041 .052 -.212 .743 .327 .050 .131 -.216 .371 .194 -.252 .058 .191 -.375 -.108 .115 .080 .168 .345 .220 .064 .196 -.169 .757 .109 .122 .249 -.186 .157 -.023 .784 .106 .042 .154 -.038 .236 2 -.730 .090 .028 .251 -.160 -.075 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.295 -.173 .393 .294 .039 .032 8 .183 .078 .036 .166 .202 .067 .081 .139 .135 .283 .222 .366 -.173 -.857 .054 .277 -.163 .017 -.255 .220 .221 .159 .201 .020 .148 . Rotation converged in 12 iterations.104 .642 .217 .139 .347 .113 .083 -.306 .208 -.128 -.102 .059 Component 4 5 .250 .157 .024 .836 . a.379 .334 .193 -.091 .279 .375 .221 .158 .039 .114 a Rotated Component Matrix X17 X18 X23 X13 X29 X2 X14 X30 X11 X7 X8 X12 X19 X6 X5 X24 X26 X27 X10 X9 X21 X20 1 .076 -.063 -.498 .236 3 .665 .176 .052 -.291 .616 -.288 .636 .671 -.119 -.008 .044 .287 -.150 .183 .159 .094 .178 -.130 7 .766 .

Bartlett's Test of Sphericity Approx.679 .579 1635.000 1.115 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.000 Communalities X2 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X26 X27 X29 Initial 1.621 .000 Extraction .801 .000 1.784 . Chi-Square df Sig.000 1.000 1.717 .334 210 .000 1.645 .000 1.000 1.000 1.879 .735 .000 1.000 1.000 1.000 1. .000 1.628 .000 1.000 1.000 1.835 .687 .871 .775 .708 .841 .745 .833 Extraction Method: Principal Component Analysis.000 1.817 .743 .000 1. .000 1.714 .790 .000 1.

236 57.919 9.227 .970 14.681 2.104 .438 64.165 97.143 14.339 1.463 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Total 6.508 70.406 1. .150 .896 .730 8.664 28.514 11.222 39.049 Extraction Method: Principal Component Analysis.500 1.104 5.793 13.019 28.081 98.248 90.714 98.937 1.256 75.562 1.157 1.140 49.357 11.724 1.236 100.157 5.236 57.502 99.700 1.656 3.102 1.268 49.416 2.562 7.077 .643 88.653 .357 1.373 .302 .222 39.664 11.182 .555 .972 39.192 79.880 .437 95.929 1.463 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 2.438 64.795 92.156 10.019 2.764 .245 .256 75.377 .928 3.207 5.143 2.885 9.111 86.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 6.026 1.366 99.472 .730 1.496 7.207 1.041 9.876 8.039 2.399 .885 1.463 4.272 82.919 1.776 94.664 28.933 68.116 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.105 .664 2.125 75.301 27.444 2.026 8.261 1.687 .721 59.700 5.684 2.140 49.261 7.508 70.

181 .112 .119 .228 .310 .053 .085 .011 -.464 .198 .230 -.199 .107 .515 .273 5 .787 .031 .260 .314 -.050 -.714 -.720 .155 .738 .332 -.003 . .039 .043 .024 .341 -.143 .289 .043 .746 .513 -.266 -.110 .196 .252 .264 -.038 .201 .276 -.089 -.236 .260 -.297 .206 .002 .056 .097 .354 -. a.026 .112 .150 .061 .159 .104 -.087 .175 -.270 .133 -.139 .733 .248 .310 .044 .079 -.189 -.048 .807 .416 .086 .161 .057 .392 .188 .331 .024 .077 .170 -.156 .219 .050 .074 -.334 -.092 .314 .208 .024 -.234 2 -.016 .294 .204 -.140 .366 .105 .106 .827 .317 .500 Extraction Method: Principal Component Analysis.147 .279 7 .200 -.211 .323 .596 .051 .564 .785 .004 .015 .369 6 .107 .122 Component 4 .524 . Rotation converged in 12 iterations.125 .193 3 .004 .074 .063 -.247 .799 .318 .033 .130 .008 .060 .127 .610 -.190 .853 .080 .157 -.823 .349 -.083 .083 .681 -.872 .213 .059 -.197 -.109 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.117 a Rotated Component Matrix 1 X17 X23 X18 X13 X29 X14 X2 X7 X11 X8 X19 X5 X6 X9 X27 X21 X26 X24 X12 X20 X10 .697 .050 .087 .

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Σ X 4 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 2 3 3 4 4 96 Y 116 89 109 104 115 99 114 125 107 109 138 128 104 109 105 113 108 118 104 126 120 109 128 108 110 108 122 98 121 137 3401 X2 16 4 9 9 9 9 9 16 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 16 16 16 16 4 9 9 16 16 316 Y2 13456 7921 11881 10816 13225 9801 12996 15625 11449 11881 19044 16384 10816 11881 11025 12769 11664 13924 10816 15876 14400 11881 16384 11664 12100 11664 14884 9604 14641 18769 389241 XY 464 178 327 312 345 297 342 500 321 327 414 384 312 327 315 339 324 354 312 378 360 436 512 432 440 216 366 294 484 548 277 Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 30 rxy = 30 rxy = 0. .PERHITUNGAN VALIDITAS ANGKET Rumus : rxy = {ΝΣΧ ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ ) 2 − (ΣΧ) 2 }{ΝΣΥ 2 − (ΣΥ ) 2 } Kriteria Butir angket Valid jika rxy > rtabel Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 1. maka angket No.361 x 316 96 2 x 277 96 30 x x 3401 389241 3401 2 Pada α = 5% dengan N= 30 karena rxy > r tabel. No.427 diperoleh rtabel = 0. 1 tersebut Valid.

88 77 2 30 = 1. Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel .699 2. Varians Butir 316 = 270 = 30 30 84 2 30 = 1.16 2 3.88 122.361. maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1.16 σb1 2 96 2 30 = 0.PERHITUNGAN RELIABILITAS ANGKET Rumus : 2 Σσ b ⎛ k ⎞⎛ r11 = ⎜ ⎟ ⎜1 − σ t2 ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝ ⎞ ⎟ ⎟ ⎠ Kriteria Apabila r11 > r tabel. . 2 σb39 Σσb 2 = = 205 30 21.29 σb2 .843 21. .699 1 1 - r11 = Pada α = 5% dengan N = 30 diperoleh r tabel = 0. Varians Total σ t2 = ΣΥ 2 − (ΣΥ )2 Ν 3401 2 30 30 Ν 389241 = = σt2 122. Koefisien reliabilitas r11 = 39 39 0.

TABEL DISTRIBUSI DATA HASIL PENELITIAN NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 KODE R-001 R-002 R-003 R-004 R-005 R-006 R-007 R-008 R-009 R-010 R-011 R-012 R-013 R-014 R-015 R-016 R-017 R-018 R-019 R-020 R-021 R-022 R-023 R-024 R-025 R-026 R-027 R-028 R-029 R-030 R-031 R-032 R-033 R-034 R-035 R-036 R-037 R-038 R-039 R-040 R-041 R-042 R-043 R-044 R-045 R-046 R-047 R-048 R-049 R-050 R-051 R-052 R-053 R-054 R-055 R-056 R-057 R-058 R-059 R-060 R-061 R-062 R-063 R-064 R-065 R-066 R-067 R-068 1 4 4 3 3 2 4 2 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 2 4 4 2 3 2 3 2 3 2 3 4 3 2 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 2 4 3 1 1 1 3 4 4 4 3 3 4 4 2 2 2 4 4 3 2 4 4 3 2 2 2 1 4 4 1 2 2 2 3 3 4 2 3 4 3 2 2 2 4 4 3 3 4 4 2 3 1 1 3 3 3 2 4 2 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 2 3 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 2 3 3 2 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 2 4 3 3 4 2 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 2 4 4 3 4 4 3 3 4 1 3 2 4 3 3 4 2 4 3 3 2 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 2 4 2 3 3 2 2 2 2 2 3 4 2 3 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 2 3 3 3 3 4 3 3 4 2 3 3 4 2 4 3 2 5 4 3 3 4 2 4 2 4 3 3 3 2 3 2 2 2 3 3 4 4 2 3 3 3 1 3 2 2 2 3 4 2 2 3 3 1 3 3 3 2 4 4 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 3 4 4 2 2 2 3 2 3 3 3 6 4 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 3 3 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 ANGKET 7 4 3 2 3 2 3 3 1 1 2 4 2 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 2 2 3 2 3 2 1 4 4 1 2 3 2 3 2 2 2 2 3 4 3 3 2 2 2 3 2 4 2 1 1 3 3 4 3 2 3 4 2 2 2 3 2 4 2 1 8 4 3 2 2 3 3 3 2 3 2 4 4 2 2 3 3 2 2 4 4 2 2 2 3 2 2 2 3 2 4 4 2 3 2 2 2 3 2 2 2 4 4 2 2 3 3 2 2 4 4 2 3 2 2 3 3 2 2 3 4 3 3 2 2 4 4 2 3 9 4 3 2 3 3 2 2 3 2 4 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3 3 2 2 4 4 2 2 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 4 2 3 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 10 3 3 2 2 2 1 3 4 3 3 4 4 4 2 3 1 3 2 2 4 2 3 3 2 2 3 4 3 2 3 3 2 3 4 3 2 2 3 3 2 4 4 2 3 1 3 2 4 4 4 3 3 4 3 1 4 2 2 3 3 1 3 2 4 4 4 3 3 11 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 2 3 4 4 2 2 3 4 3 4 3 3 2 4 4 2 3 3 4 3 2 3 2 2 4 4 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 2 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 12 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 2 3 4 2 3 3 2 1 3 1 3 1 3 3 1 3 1 3 1 2 3 3 2 4 3 2 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 13 4 3 4 4 3 4 2 4 3 3 3 2 4 3 3 2 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 2 2 2 2 2 3 2 2 4 4 3 4 2 4 4 4 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 4 2 2 3 2 1 2 4 3 2 2 2 2 3 3 2 .

85% 21.85% 13 4 2 3 4 4 2 3 4 3 3 4 4 3 2 3 2 4 4 2 3 3 2 2 3 2 2 4 3 4 3 2 3 4 2 3 3 4 2 3 2 3 2 2 4 3 3 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 4 2 4 3 2 3 33 53 43 1 130 25.85% 44.54% 74.31% 11 2 3 4 3 3 3 3 4 2 3 4 4 2 2 3 2 3 4 3 3 2 2 2 2 3 3 4 3 4 3 2 2 4 4 3 2 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 2 2 35 68 27 0 130 26.54% 3 3 3 1 4 4 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 2 3 3 2 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 4 2 4 4 4 4 3 2 3 4 4 3 4 3 4 3 69 49 11 1 130 53.31% 20.46% 53.38% 31.54% 27.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 KODE R-069 R-070 R-071 R-072 R-073 R-074 R-075 R-076 R-077 R-078 R-079 R-080 R-081 R-082 R-083 R-084 R-085 R-086 R-087 R-088 R-089 R-090 R-091 R-092 R-093 R-094 R-095 R-096 R-097 R-098 R-099 R-100 R-101 R-102 R-103 R-104 R-105 R-106 R-107 R-108 R-109 R-110 R-111 R-112 R-113 R-114 R-115 R-116 R-117 R-118 R-119 R-120 R-121 R-122 R-123 R-124 R-125 R-126 R-127 R-128 R-129 R-130 A B C D A B C 1 4 3 4 2 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 29 84 17 0 130 22.54% 40.69% 8.46% 4 3 2 3 1 4 3 3 4 4 4 3 3 3 2 4 3 4 2 2 3 2 3 2 2 4 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 4 3 3 4 1 3 3 3 4 3 4 2 4 3 3 2 3 2 4 2 2 2 4 4 2 3 37 54 36 3 130 28.77% 33.62% ANGKET 7 8 1 2 3 3 3 3 2 3 4 4 2 2 3 3 4 4 3 2 3 2 3 4 3 4 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 1 2 3 2 2 2 1 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 4 3 4 3 2 3 2 4 4 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 1 2 1 3 2 2 4 4 2 4 3 2 2 2 2 3 2 3 4 4 1 2 2 3 1 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 14 24 44 37 58 69 14 0 130 130 10.85% 46.77% 12 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 4 2 3 3 2 1 3 1 3 1 3 2 1 3 1 3 1 2 3 3 2 4 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 1 3 1 3 1 2 3 3 2 12 72 31 15 130 9.08% 9 3 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3 3 2 2 3 1 2 2 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 3 4 3 2 3 3 2 2 3 2 4 2 2 3 3 3 4 4 2 2 3 3 3 2 4 2 2 18 61 50 1 130 13.77% 33.38% 23.08% 37.69% 6 2 2 2 2 3 3 2 4 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 4 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 2 5 28 97 0 130 3.92% 38.08% .77% 25.92% 52.46% 10 4 3 1 2 4 2 3 3 3 2 2 4 2 3 3 2 2 3 4 3 2 3 2 2 3 4 3 2 2 3 3 2 4 2 2 3 3 3 2 2 2 1 3 4 3 3 4 4 4 2 3 1 3 2 3 4 3 2 2 3 3 2 28 52 42 8 130 21.46% 28.23% 55.62% 13.38% 40.46% 41.00% 32.77% 27.62% 18.08% 2 3 1 1 1 3 4 2 4 2 2 2 4 3 2 4 2 3 2 2 2 1 2 3 1 2 2 2 3 4 4 2 3 4 2 2 2 4 2 4 3 1 1 1 3 4 4 4 3 3 4 4 2 4 1 2 2 2 3 4 3 2 3 40 33 41 16 130 30.46% 40.69% 5 4 3 4 2 4 4 4 4 3 3 4 4 2 3 3 3 4 3 4 2 2 2 3 2 2 4 3 1 3 3 3 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 4 4 4 3 3 3 2 3 2 2 2 4 2 2 4 3 1 3 3 3 2 37 53 36 4 130 28.31% 64.

00% 2 12.08% 6 0.31% 3 0.00% 9 0.54% 13 0.00% 12 11.NO KODE D 1 0.15% 11 0.77% 10 6.31% 5 3.77% 8 0.77% 4 2.77% .00% ANGKET 7 10.

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 14 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 4 4 2 1 3 4 1 3 1 3 2 2 2 2 3 1 3 1 2 3 1 2 4 4 2 2 3 3 3 3 3 4 3 2 3 2 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 15 4 4 2 2 4 4 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 4 4 3 4 4 4 3 2 2 2 3 3 2 2 2 3 4 3 4 3 4 4 3 2 3 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 4 4 2 2 4 4 2 2 2 3 2 4 3 3 16 4 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 17 4 3 3 4 4 4 2 4 2 3 3 3 4 3 3 2 3 3 4 4 3 3 3 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 3 3 2 3 3 4 3 3 3 2 4 2 4 4 4 3 3 4 2 3 3 4 3 3 3 2 18 4 3 3 4 4 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 3 1 1 3 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 2 19 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 ANGKET 20 21 4 4 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 4 3 4 2 4 3 3 2 3 3 2 3 4 2 4 2 2 3 2 3 1 3 4 3 4 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 1 2 2 3 2 3 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 4 3 4 3 1 3 2 3 2 3 4 2 4 2 2 3 3 3 3 2 4 3 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 2 3 1 2 3 2 4 4 2 3 4 2 4 2 2 3 3 3 3 2 4 3 4 2 22 3 3 2 4 4 4 4 4 3 2 4 3 2 3 3 3 3 2 4 4 3 3 4 2 2 3 3 3 1 2 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 4 4 2 3 3 3 3 2 3 4 2 3 4 2 4 4 4 2 3 3 3 3 3 2 3 4 2 3 23 4 2 3 4 4 3 2 4 2 4 3 2 4 4 4 3 3 2 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 2 3 3 4 4 4 2 3 4 2 4 2 3 4 4 3 2 4 3 4 4 4 2 3 4 2 24 2 4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 2 4 3 3 4 3 2 4 2 3 3 3 3 2 3 4 2 25 4 3 3 3 2 2 2 4 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 4 3 26 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 2 27 4 4 4 4 2 2 2 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 3 4 3 4 3 4 4 3 4 2 2 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 .

46% 3.46% 26.38% 25 4 2 2 2 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 2 2 2 4 3 4 3 2 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 26 84 20 0 130 20.31% .08% 65.38% 11.54% 27 4 2 2 2 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 3 1 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 2 2 4 3 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 3 4 3 3 4 4 2 76 37 16 1 130 58.77% 19 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 30 100 0 0 130 23.92% 0.69% 34.15% 38.38% 31.23% 28.38% 20.46% 28.46% 18 4 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 3 3 1 3 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 1 3 2 2 4 2 3 4 4 4 40 59 27 4 130 30.54% 22 4 2 4 4 4 2 3 3 3 2 4 4 3 3 4 2 2 3 3 3 1 4 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 4 4 2 3 3 3 2 4 4 4 4 4 3 2 4 3 2 3 3 3 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 36 57 32 5 130 27.85% 24.31% 39.31% 34.38% 26 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 17 98 15 0 130 13.62% 24 4 3 3 2 3 2 4 2 3 3 4 4 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 2 4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 2 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 21 50 59 0 130 16.08% 76.38% 30.69% 43.38% 16 4 3 3 3 4 2 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 37 89 4 0 130 28.46% 68.00% 64.08% 75.46% 12.62% 23 4 2 3 4 4 3 2 4 3 2 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 2 3 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 2 3 4 2 3 4 4 3 2 4 2 4 3 2 4 4 4 3 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 45 36 45 4 130 34.31% 45.00% ANGKET 20 21 4 3 2 2 2 2 2 2 4 3 1 2 3 2 4 4 2 3 1 3 4 3 4 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 1 2 3 3 2 2 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 4 3 4 3 1 3 2 3 4 4 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 4 3 4 2 4 3 3 2 3 3 2 3 4 2 4 2 2 3 2 3 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 3 3 3 3 56 4 16 85 45 41 13 0 130 130 43.08% 12.62% 27.46% 45.08% 17 4 2 4 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 4 2 4 2 3 3 3 4 3 3 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 42 51 37 0 130 32.15% 35.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 14 3 2 2 2 3 2 3 3 2 2 4 4 2 1 3 3 1 3 1 3 2 2 2 2 3 1 3 1 4 3 1 2 4 4 2 2 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 3 1 3 1 4 3 1 2 16 59 40 15 130 12.77% 15 4 3 4 4 4 2 4 4 3 2 2 4 4 3 4 3 4 3 2 2 2 3 2 2 2 2 3 4 4 4 3 4 4 2 2 3 4 4 2 2 4 4 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 2 3 4 4 4 3 4 50 34 46 0 130 38.62% 3.62% 15.77% 45.

00% 26 0.00% 18 3.08% 24 0.00% 17 0.00% 22 3.08% 19 0.00% ANGKET 20 21 10.NO 14 11.77% .00% 27 0.00% 0.85% 23 3.00% 25 0.00% 16 0.54% 15 0.

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 28 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 4 2 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 ANGKET 29 3 3 3 3 2 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 30 3 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 4 3 3 2 3 2 2 3 3 3 2 3 2 2 3 4 2 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 112 91 80 98 79 83 74 102 81 96 101 81 96 87 91 79 85 79 107 111 83 85 98 84 79 92 77 81 64 84 84 66 78 79 92 78 75 99 83 84 110 109 77 85 77 91 87 93 82 101 96 76 101 72 81 106 98 76 91 112 78 90 86 93 80 101 97 79 .

00% 2.31% 54.38% ANGKET 29 30 3 3 2 2 2 2 2 2 3 4 3 2 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 2 2 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 3 2 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 5 3 86 71 39 56 0 0 130 130 3.85% 66.54% 5.62% 43.15% 30.08% 51.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 28 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 2 3 4 4 3 3 3 2 3 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 2 4 3 2 4 4 3 56 67 7 0 130 43.08% 100 73 80 80 110 79 92 112 85 80 103 110 83 83 98 76 83 91 80 80 65 80 64 65 81 80 91 77 86 98 83 83 110 101 80 85 112 91 80 96 79 81 79 101 85 96 101 80 94 86 91 80 86 65 81 77 91 76 86 95 83 82 .

NO 28 0.00% .00% 30 0.00% ANGKET 29 0.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful