FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL-EKONOMI PADA SISWA KELAS VIII

SMP NEGERI 2 PADAMARA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2005/2006

SKRIPSI
Diajukan dalam rangka penyelesaian Studi Strata I untuk mencapai gelar Sarjana Pendidikan di Universitas Negeri Semarang

Oleh: Endang Fitri Astuti 3364981591 Pendidikan Akuntansi

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Skripsi ini telah disetujui oleh pembimbing untuk diajukan ke sidang panitia ujian skripsi pada: Hari Tanggal : :

Dosen Pembimbing I

Dosen Pembimbing II

Drs. Kusmuriyanto, M.Si NIP. 131404309

Drs. Subowo, M.Si NIP. 131404311

Mengetahui Ketua Jurusan Akuntansi

Drs. Sukirman, M.Si NIP. 131967646

ii

PENGESAHAN KELULUSAN

Skripsi ini telah dipertahankan di depan sidang panitia ujian skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang pada: Hari Tanggal : Selasa : 14 April 2007

Penguji Skripsi

M. Khafid, S.Pd., M.Si NIP. 132243641

Anggota I

Anggota II

Drs. Kusmuriyanto, M.Si NIP. 131404309

Drs. Subowo, M.Si NIP. 131404311

Mengetahui: Dekan,

Drs. Agus Wahyudin, M.Si. NIP. 131658236

iii

Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain.PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri. 5 April 2007 Endang Fitri Astuti NIM. baik sebagian maupun seluruhnya. 3364981591 iv . Semarang.

3. PERSEMBAHAN: Karya ini saya persembahkan untuk: 1. Ali Ma’ruf dan Munarsah yang selalu memberi bantuan dan dukungannya. Orang yang sabar pasti meraih keberhasilan meskipun memerlukan waktu yang panjang (penulis). Dua mutiara cintaku. v . yang selalu menaburkan kasih di tiap titian langkahku di dunia fana ini. Kakak. Terima kasih atas tiap tetesan air mata.MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto: Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. adik dan keponakanku yang selalu memotivasi saya untuk dapat menyelesaikan skripsi ini. 2. lelehan keringat dan doa yang dikeluarkan jua kesabaran untukku. Bapak dan Mama. Maka apabila kamu selesai (dari sesuatu urusan) kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (Q.s Al Insyiroh: 6-7).

Drs. M. Drs. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menuntut ilmu di UNNES. Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan pengarahan dan penulisan skripsi ini. M. 3. vi . Rektor Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menuntut ilmu di UNNES.. taufiq dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyusun skripsi dengan judul: Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial–ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.PRAKATA Segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat.. Agus Wahyudin.Si. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada : 1. Skripsi ini disusun untuk memenuhi syarat guna mencapai gelar Sarjana Pendidikan pada program studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. 2.Si. Sukirman.

. 9. Siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara yang telah membantu penulis dalam pengumpulan data. Kepala SMP Negeri 2 Padamara yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk mengadakan penelitian di SMP Negeri 2 Padamara. A.. Akhirnya semoga penyusunan skripsi ini akan dapat memberikan manfaat sebagaimana yang diharapkan. Ayu. Subowo. Penulis menyadari sepenuhnya kemampuan yang ada dalam diri penulis yang terbatas. Sarkono.Pd. Bowo. Khafid.4. April 2007 Penulis vii . Dosen Penguji yang telah memberikan saran dan masukan untuk perbaikan skripsi ini. Temam-temanku Pur. Guru mata pelajaran Pengetahuan Sosial SMP Negeri 2 Padamara yang telah membantu penulis dalam pengumpulan data penelitian di lapangan. M. S. 6. 5. Amien. Umi.Si dan Drs. 7.Md. 8.. Mufti dan semua pihak telah memberikan bantuan. Pd. untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan. Kusmuriyanto.Si. S. Semarang. M. M. Iqoh. Slamet. Giri Purwoko. Drs.Pd. dukungan moral maupun spiritual yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Dosen Pembimbing yang telah memberikan bimbingan kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini dengan penuh keikhlasan dan kesabaran hingga selesainya skripsi ini. M.Si.

(6) faktor lingkungan tempat tinggal dan (7) faktor keaktifan siswa. Progran Studi Pendidikan Akuntansi. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kab. viii . Siswa Prestasi belajar mata pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga dipengaruhi oleh berbagai faktor. faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: (1) faktor suasana kelas dan guru. Untuk pengambilan sampel digunakan rumus slovin dengan taraf signifikansi 5% dan didapat sampel 126. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 7 (tujuh) faktor prestasi belajar yang terbentuk. sebaiknya kebiasaan siswa dalam menyontek secepatnya ditanggulangi. Data yang diperoleh dianalisis dengan tehnik analisis faktor. Kebenaran argumen ini perlu dibuktikan melalui kegiatan penelitian agar diperoleh jawaban yang akurat. dan kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tenang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 184 siswa. Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi.26% dari keseluruhan kontribusi yang diberikan oleh seluruh faktor yang besarnya 75. (3) faktor metode belajar. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga?. kontribusi terkecil diberikan oleh faktor keaktifan siswa yaitu sebesar 5. tetapi untuk tercapainya tujuan penelitian sampel yang digunakan ditambah menjadi sebesar 130 responden. (3) Perlunya ditingkatkan keaktifan siswa dalam bertanya kepada guru jika menemukan hal-hal yang kurang jelas dan (4) Menyontek adalah salah satu perbuatan yang kurang baik. Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006. Skripsi. (4) faktor motivasi. baik yang datang dari dalam maupun dari luar diri siswa. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) Perlunya meningkatkan suasana yang nyaman.027. (5) faktor minat siswa. Faktor yang memberi kontribusi paling besar adalah faktor suasana kelas dan faktor guru yaitu sebasar 28. (2) Perlunya ditingkatkannya metode pembelajaran yang tepat sehingga tingkat kebosanan siswa terhadap pelajaran tidak berlarut-larut dan cepat teratasi. Universitas Negeri Semarang. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket.SARI Endang Fitri Astuti. 2007.66%. tenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga. Kata Kunci: Prestasi Belajar. Fakultas Ekonomi. (2) faktor sarana belajar.47%. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel hasil eksplorasi yang akan diteliti seluruhan hubungan interdependent antar variabel-variabelnya.

....................3 Prinsip-prinsip belajar ............................................................................ 6 1...............6 Sistematika Penulisan Skripsi ................1................................................................................. 1 1............................................................... 9 2............................................................................................. iv Motto dan persembahan .................4 Tujuan Penelitian .........................................DAFTAR ISI Halaman Halaman judul ... 8 2............... iii Pernyataan .............................................. viii Daftar isi....................1........................ 5 1.......................................................................5 Manfaat Penelitian .....................................3 Penegasan Istilah................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................. 10 ix ......2 Rumusan Masalah ................................................ 1 1........................1 Alasan Pemilihan Judul......1 Pengertian Belajar ................................................................................................................................ ii Pengesahan kelulusan.................................................................................................... 5 1................................................1................................................................................................................ v Prakata........................................................ 6 Bab II Landasan Teori.............. i Persetujuan pembimbing.........2 Ciri-ciri Belajar ......... 8 2....................................................................................................................................................................................................... xiii Bab I Pendahuluan .................................................................................. 8 2............ ix Daftar tabel........................................ xi Daftar lampiran .................................................................................................................... 5 1..... vi Sari .......................1 Belajar....

.........................................................................................1 Hasil Penelitian......... 36 3................................................. 28 2................................. 47 4...............................................................................................................................................1........2 Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar.........3 Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial.....................................................2 Sampel ................................................................1 Pengertian prestasi belajar........................................................4 Pembahasan ................................5 Validitas dan Reliabilitas........ 75 Lampiran ...............................................................................1.................................................................................................................................................................................... 11 2.............................. 73 5.............1 Populasi ....... 34 3.........................................2........................................................................ 29 Bab III Metode Penelitian .........................................6 Metode Analisis Data .............2 Karakteristik Responden...... 73 5........................ 76 x ......................2 Prestasi Belajar ............................. Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 ........................... 31 3...... 65 Bab V Penutup ............................................................................... 46 4................................................................... 31 3.................. 11 2...............................................................2 Saran ....................4 Metode Pengumpulan Data ..3 Variabel Penelitian ...............1 Gambaran Umum SMP Negeri 2 Padamara........ 44 4......1.................1 Simpulan.....4 Kerangka Berfikir ............................................................................................................................ 44 4...................2.... 41 Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan........3 Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada Siswa kelas VIII SMP N 2 Padamara Kab................ 74 Daftar Pustaka ................................. 12 2................................. 31 3........... 37 3..2...................................................................................... 44 4..................1.............

........13 Cara mempelajari bahan pelajaran .......5 Pemberian tugas pada pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi ...............4 Suasana kelas............3 Hasil analisis faktor ..11 Frekuensi belajar setiap hari ............................................. 56 4.......................8 Fasilitas belajar dari orang tua........................................................................................................16 Perhatian terhadap materi ...................................... 56 4........ 61 4............... 60 4............ 55 4...................................................................................................................7 Metode penyampaian materi oleh guru ..1 Pembagian ruang kelas pada SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga ................................. 46 4.......15 Keinginan menguasai materi ............ 52 4........DAFTAR TABEL Tabel Halaman 3..... 61 xi ............................................................................................2 Karakteristik responden menurut jenis kelamin..........2 Penyebaran populasi dan sampel penelitian pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga......................................17 Kesuliatn mengerjakan tugas....................... 32 3................10 Ketersediaan buku literature...................................................... 59 4..............12 Cara siswa mengerjakan soal............ 53 4... 54 4......................9 Jumlah buku wajib........................................................................................ 58 4................................... 58 4.......................... 47 4...6 Pemberian tugas pada pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi ........................................................................................ 54 4................ 59 4............ 34 4...1 Jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga.... 57 4..............................14 Usaha memahami pelajaran.....

4.18 Ketelitian mengerjakan tugas .................................................................. 62 4.19 Keaktifan siswa bertanya......................................................................... 63 4.20 Komposisi waktu pelajaran ..................................................................... 63 4.21 Suasana rumah......................................................................................... 64 4.22 Kondisi tempat tinggal............................................................................. 65 4.23 Keikutsertaan dalam kegiatan ekstrakurikuler ........................................ 65 4.24 Ketepatan masuk sekolah ........................................................................ 66

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

Halaman

1. Instrumen penelitian ................................................................................... 76 2. Angket penelitian ....................................................................................... 77 3. Lembar jawaban ......................................................................................... 85 4. Tabel perhitungan validitas dan reliabilitas ............................................... 86 5. Perhitungan validitas angket ...................................................................... 89 6. Perhitungan reliabilitas angket ................................................................... 90 7. Tabel distribusi data hasil penelitian .......................................................... 91 8. Analisis faktor I .......................................................................................... 97 9. Analisis faktor II......................................................................................... 100 10. Analisis faktor III ....................................................................................... 103 11. Analisis faktor IV ....................................................................................... 106 12. Surat ijin penelitian .................................................................................... 109 13. Surat keterangan penelitian dari SMP Negeri 2 Padamara ........................ 110 14. Surat rekomendasi ...................................................................................... 111

xiii

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Alasan Pemilihan Judul Pendidikan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan juga merupakan kunci dalam keberhasilan pembangunan. Berhasil tidaknya pembangunan nasional ditentukan oleh kualitas manusia Indonesia itu sendiri. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan modal dasar dalam persaingan di era globalisasi sekarang ini. Hal ini dikarenakan beberapa hal antara lain jumlah penduduk semakin besar sehingga persaingan semakin ketat, berkurangnya sumber daya alam serta semakin majunya teknologi. Oleh karena itu dunia pendidikan dituntut mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berprestasi. Masalah besar yang dihadapi oleh dunia pendidikan di Indonesia adalah mutu, biaya dan kualitas. Kualitas pendidikan dinilai sangat rendah. Dampak dari rendahnya kualitas pendidikan tersebut yaitu rendahnya mutu sumber daya manusia. Rendahnya mutu sumber daya manusia Indonesia salah satu tandanya dapat dilihat dari tingkat HDI (Human Development Indeks). Berdasarkan angka Human Development Indeks negara Indonesia menempati urutan ke 111 dari 177 negara yang diperingkat oleh program pembangunan PBB, bahkan di antara negara Asia Tenggara yang maju, posisi Indonesia berada di urutan paling bawah (www. Human Development Indonesia.Com). Implikasi dari rendahnya sumber daya manusia adalah rendahnya produktivitas dan rendahnya daya saing. 1

Belajar mengacu pada kegiatan siswa dan mengajar mengacu pada kegiatan guru. siswa. bangsa dan negara (UU Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Th 2003). Belajar dan mengajar adalah dua konsep yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. akhlak mulia serta keterampilan yang dibutuhkan dirinya. guru. Dalam belajar mengajar terdapat tujuh komponen utama yaitu : tujuan. Belajar sebagai proses terjadi manakala ada interaksi antara guru dengan siswa. di tempat inilah kegiatan belajar mengajar berlangsung (ilmu pengetahuan diajarkan dan dikembangkan kepada anak didik) oleh karena itu sekolah menjadi suatu lingkungan yang khas sebagai lingkungan pendidikan.2 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual-keagamaan. pengendalian diri. metode. masyaraklat. Dengan penerapan strategi yang baik dalam belajar bagi siswa diharapkan akan meningkatkan prestasi belajar siswa. kepribadian. Sekolah merupakan suatu lembaga pendidikan formal. yaitu tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar dengan segala sarana dan prasarana serta kondisi lingkungan yang mendukung berlangsungnya kegiatan belajar mengajar. situasi . bahan. Kegiatan belajar mengajar memiliki peranan yang sangat penting agar pendidikan dapat berjalan dengan baik. Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan diharapkan mampu menerapkan strategi belajar yang baik bagi siswanya dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Menjadi harapan semua pihak. agar setiap siswa mencapai hasil belajar yang sebaik-baiknya. Tetapi pada kenyataannya tidak semua siswa mencapai hasil seperti yang diharapkan. Hasil belajar siswa yang tinggi akan memberikan dorongan dan semangat siswa meningkatkan motivasi belajar terhadap mata pelajaran. dan dapat melanjutkan serta mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa. Tingkat penguasaan belajar . Ada siswa yang hasil belajarnya tinggi dan ada pula siswa yang hasil belajarnya rendah. Mata pelajaran pengetahuan sosial diberikan di sekolah memiliki tujuan untuk mempersiapkan anak didik menjadi warga negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. selain itu dapat berpikir kritis dan kreatif. baik yang berasal dari lingkungan sosial yang membahas interaksi antar manusia. karena motivasi merupakan sesuatu yang sangat penting bagi seseorang dalam melakukan sesuatu kegiatan. Jika seseorang mempelajari sesuatu dengan penuh motivasi maka diharapkan hasil akan baik. dimana ketujuh komponen tersebut saling berhubungan dan saling mempengaruhi satu dengan yang lain. namun apabila seseorang tidak memiliki motivasi untuk mempelajari sesuatu maka jangan diharapkan bahwa seseorang akan berhasil dengan baik dalam mempelajari hal tersebut. baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Keberhasilan siswa dalam belajar dapat dilihat dari hasil belajar siswa tersebut. dan lingkungan alam yang membahas interaksi antar manusia dengan lingkungannya. dengan menitik beratkan pada pengembangan individu yang dapat memahami masalah-masalah yang berada dalam lingkungan.3 yang memungkinkan proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan alat penilaian.

Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran. Menurut Slameto (2003:54) prestasi belajar dipengaruhi oleh dua macam yaitu faktor intern (faktor yang bersumber dari dalam diri siswa) dan faktor ekstern (faktor yang bersumber dari luar siswa). sedangkan faktor ekstern meliputi faktor lingkungan keluarga. lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.4 dalam mata pelajaran pengetahuan sosial dapat dilihat dari prestasi belajar. dimana termasuk kategori kurang baik. Berpijak dari data hasil belajar pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga nilai raport untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006 rata-rata siswa memperoleh nilai 6. Penulis sangat tertarik untuk meneliti hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi siswa dalam proses belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru (Alwi. 2002:895). . Berdasarkan kenyataan tersebut di atas penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006”. faktor psikologis dan faktor kelelahan. Faktor intern meliputi faktor jasmaniah/kondisi fisiologis.

5 1. 1.2 Rumusan Masalah Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006? 1.3 Penegasan Istilah Untuk memperjelas pokok permasalahan penelitian dan menghindari salah pengertian terhadap penelitian ini. . maka penulis memberi batasan istilah sebagai berikut: • Prestasi belajar Prestasi adalah hasil yang telah dicapai dan yang telah dilakukan atau dikerjakan. 2002:895). Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran.4 Tujuan Penelitian Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar pada mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru (Alwi. Prestasi belajar yang dimaksud disini adalah nilai yang telah dicapai oleh siswa kelas VIII dalam menguasai mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang tercermin dalam nilai raport semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006.

pernyataan. 1. 2. rumusan masalah. penegasan istilah. prakata.5 Manfat Penelitian Manfat dari penelitian ini adalah: 1. pengesahan. tujuan dan manfaat penelitian dan sistematika skripsi. motto dan persembahan. 3. Bagi Penulis Penelitian ini dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu dan menambah wawasan dalam mengaplikasikan teori yang sudah didapat dibangku kuliah. Bagi Lembaga Pendidikan Penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. 2. daftar tabel dan daftar lampiran. daftar isi. Bagian isi skripsi Bab I Pendahuluan Berisi latar belakang masalah. Bagi Siswa Penelitian ini dapat dijadikan acuan pendorong secara sadar untuk dapat mencapai hasil belajar yang optimal sehingga dapat mencapai prestasi belajar yang tinggi.6 1. Bagian permulaan skripsi Berisi: halaman judul. baik oleh guru untuk memberikan gambaran tentang hal-hal yang dapat mempengaruhi siswa untuk dapat berprestasi dalam belajar. sehingga guru dapat membantu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. sari. .6 Sistematika Skripsi Sistematika skripsi dibagi menjadi tiga bagian sebagai berikut: 1.

7 Bab II Kajian Teoritis Berisi teori-teori yang melatarbelakangi penelitian ini. . Bagian akhir skripsi Berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran. Bab III Metode Penelitian Berisi metode-metode yang digunakan dalam penelitian. Meliputi: metode penentuan objek penelitian. metode pengumpulan data dan metode analisis data. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Berisi hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian. 3. Bab V Penutup Berisi kesimpulan dari hasil penelitian dan saran kepada pihak yang terkait.

1. Menurut Cronbach dalam Djamarah (2002: 13) belajar sebagai suatu aktivitas yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. Ini berarti. Menurut Anni (2004:2) belajar merupakan proses penting bagi perubahan perilaku manusia dan ia mencakup segala sesuatu yang difikirkan dan dikerjakan. Menurut Slameto (2003:2) belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. bahwa berhasil atau gagalnya pencapaian tujuan pendidikan itu amat bergantung pada proses belajar yang dialami siswa baik di sekolah maupun di lingkungan rumah atau keluarganya sendiri. Menurut Kingskey dalam Djamarah (2002: 13) belajar adalah proses di mana tigkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan. 8 .1 Belajar 2.1 Pengertian Belajar Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan setiap jenis dan jenjang pendidikan. Menurut Whittaker dalam Djamarah (2002: 12) belajar adalah proses di mana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman.8 BAB II LANDASAN TEORI 2. sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.

3. 2. 2.2 Ciri-ciri belajar Menurut Djamarah (2002:15) ciri-ciri perubahan tingkah laku dalam pengertian belajar meliputi: 1. Perubahan perilaku itu terjadi karena didahului oleh proses pengalaman. Belajar berkaitan dengan perubahan perilaku. . Perubahan perilaku karena belajar bersifat relatif permanen. Perubahan dalam belajar bukan bersifat sementara Perubahan yang terjadi karena proses belajar bersifat menetap atau permanen. Suatu perubahan yang terjadi akan menyebabkan perubahan berikutnya dan akan berguna bagi proses belajar berikutnya.9 Dari berbagai pendapat di atas tentang konsep belajar mengandung tiga unsur yaitu: 1. Perubahan dalam belajar bersifat fungsional Perubahan yang terjadi dalam diri seseorang berlangsung secara terus menerus dan tidak statis. Misalnya kecakapan yang dimiliki seseorang akan terus berkembang kalau terus dipergunakan atau dilatih. 2. 4.1. Perubahan yang terjadi secara sadar Berarti seseorang yang belajar akan menyadari terjadinya perubahan itu atau sekurang-kurangnya ia merasakan telah terjadi adanya suatu perubahan dalam dirinya. Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif Perubahan-perubahan itu senantiasa bertanbah dan tertuju untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya. 3.

Dalam belajar setiap siswa harus diusahakan berpartisipasi aktif. 2. 6. Perubahan belajar terarah pada perubahan tingkah laku yang benar-benar disadari. Berdasarkan prasyarat yang diperlukan untuk belajar 1. meningkatkan minat dan membimbing untuk mencapai tujuan instruksional. eksplorasi dan discovery. keterampilan. prinsip-prinsip belajar sebagai berikut: a. b. pengetahuan. Misalnya belajar mengetik.3 Prinsip-prinsip belajar Menurut Slameto (2003: 27). Belajar itu proses kontinyu. Sesuai hakekat belajar 1. Belajar perlu lingkungan yang menantang dimana anak dapat mengembangkan kemampuan bereksplorasi dan belajar dengan efektif. adaptasi. Belajar adalah proses organisasi. 4.1. Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku Perubahan yang diperoleh seseorang setelah melalui suatu proses belajar meliputi perubahan keseluruhan tingkah laku secara menyeluruh dalam sikap.10 5. 2. 2. maka harus tahap demi tahap menurut perkembangannya. Belajar harus dapat menimbulakan reinforcement dan motivasi yang kuat pada siswa untuk mencapai tujuan instruksional. 3. . Belajar perlu ada interaksi siswa dengan lingkungannya. Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah Perubahan tingkah laku ini terjadi karena ada tujuan yang akan dicapai.

2. Sesuai materi atau bahan yang harus dipelajari 1. lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru. Belajar adalah proses kontinguitas (hubungan antara pengertian yang satu dengan pengertian yang lain) sehingga mendapatkan pengertian yang diharapkan. Belajar memerlukan sarana yang cukup.2. Belajar bersifat keseluruhan dan materi itu harus memiliki struktur.11 3. sehingga siswa dapat belajar dengan tenang. 2. penyajian yang sederhana sehingga siswa mudah menangkap pengertiannya. Belajar harus dapat mengembangkan kemampuan tertentu sesuai dengan tujuan instruksional yang harus dicapainya.1 Pengertian prestasi belajar Menurut Alwi (2002:895) prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran. d. 2. c. . Syarat keberhasilan belajar 1.2 Prestasi Belajar 2. Repetisi dalam proses belajar perlu pengulangan berkali-kali agar pengertian/keterampilan sikap itu mendalam pada siswa. keterampilan dan sikap sebagai hasil belajar yang dinyatakan dalam bentuk nilai. Menurut Winkel (1983:102) prestasi belajar adalah hasil suatu penilaian di bidang pengetahuan.

Penilaian ini dapat berupa angka atau huruf.2.12 Menurut Sudjana (1989:46) prestasi belajar adalah kemampuan yang dimiliki oleh siswa setelah menerima pengalaman belajar. Faktor masyarakat . Faktor keluarga b. Faktor internal terdiri dari: a. Faktor psikologis 2. Faktor eksternal terdir dari a. Menurut Slameto (2003: 54) faktor-faktor yang mempengaruhi belajar yaitu: 1. Dengan demikian prestasi belajar diartikan sebagai suatu hasil atas kecakapan atau kemampuan seseorang pada bidang tertentu dalam mencapai tingkat kedewasaan yang langsung dapat diukur dengan test. Faktor jasmaniah b. Faktor sekolah c.2 Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar Berhasil atau tidaknya seseorang dalam belajar disebabkan beberapa faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar yaitu yang berasal dari dalam orang yang belajar (faktor internal) dan ada pula yang berasal dari luar orang yang belajar (faktor eksternal). 2. Prestasi belajar dalam penelitian ini adalah nilai yang telah dicapai oleh siswa kelas VIII dalam menguasai mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang tercermin dalam nilai raport semester ganjil tahun pelajaran 2005/2006.

Faktor lingkungan sosial b. Faktor eksternal meliputi: a. Intelegensi dan bakat c. Aspek psikologis 2. Faktor internal meliputi dua aspek yaitu a. Cara belajar 2. Kesehatan b. Aspek fisiologis b. Masyarakat d. Faktor eskternal (faktor yang berasal dari luar diri) a. Faktor lingkungan non sosial.13 Menurut Dalyono (1997:55) faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar adalah sebagai berikut: 1. Minat dan motivasi d. Keluarga b. . Faktor internal (faktor yang berasal dari dalam diri) a. Sekolah c. Lingkungan sekitar Menurut Syah (2001:132) faktor-faktor yang mempengaruhi belajar siswa yaitu: 1.

Sedangkan faktor ekstrnal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yang berasal dari luar diri siswa. Faktor kecerdasan b. Faktor internal meliputi: a. Faktor sarana pendukung belajar Dari teori-teori prestasi belajar di atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar dipegaruhi oleh faktor internal dan eksternal dari diri siswa. Faktor lingkungan keluarga b. Faktor cara belajar 2. Faktor bakat c.14 Menurut Merson U. Faktor internal dan elsternal tersebut dapat diuraikan sebagai berikut: . Faktor internal adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yang berasal dari dalam diri siswa. Faktor minat dan perhatian d. Faktor sekolah d. Sangalang dalam Tu’u (2004:78) faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam mencapai hasil belajar yang baik terdiri dari: 1. Faktor pergaulan c. Faktor kesehatan e. Faktor eksternal meliputi: a.

. Siswa yang masuk sekolah dapat memperoleh informasi terbaru yang bias jadi belum ada dalam buku. Selain mudah lelah. mudah pusing. Waktu istirahat Proses belajar seseorang akan terganggu jika waktu istirahat seseorang terganggu. c.15 Faktor internal 1. b. a. terutama pada mata pelajaran yang selalu berubah mengikuti perkembangan. mengantuk jika badannya lemah. Kehadiran Kehadiran siswa dalam sekolah merupakan bentuk minat siswa ada pelajaran. Kesehatan Sehat berarti dalam keadaan baik segenap badan beserta bagian-bagiannya atau bebas dari penyakit. selain juga cepat lelah. Siswa juga mendapatkan informasi tentang buku-buku yang dapat digunakan sebagai referensi dan memberikan dorongan untuk belajar sendiri. kurang bersemangat dan mengantuk karena waktu istirahat yang tidak cukup (kurang). Kondisi kesehatan Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatan seseorang terganggu. Kesehatan seseorang berpengaruh terhadap belajarnya. kurang bersemangat. kurang darah ataupun gangguangangguan/ kelainan-kelainan funfsi alat indera serta tubuhnya. Jika seseorang menginginkan dapat belajar dengan baik haruslah mengusahakan kesehatannya terjamin.

P.16 2. a. Intelegensi besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar. Kesulitan dalam mengerjakan tugas merupakan tantangan bagi siswa untuk dapat berhasil dalam mengerjakan tugas dan merupakan suatu kepuasan tersendiri jika siswa dapat berhasil dan mendapat hasil belajar yang baik. Tinggi rendahnya kecerdasan seseorang sangat menentukan keberhasilan dalam belajar. . tidak stabil. Dalam situasi yang sama siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil daripada siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. mengetahui atau menggunakan konsep-konsep yang abstrak secara efektif. Sedangkan bagi siswa yang kurang pandai akan mendapat nilai rendah. mengetahui relasi dan mempelajarinya dengan cepat. Siswa yang pandai biasanya akan mendapat nilai yang baik. Intelegensi/kecerdasan Menurut J. Nilai pelajaran Nilai pelajaran merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan siswa. b. Chaplin dalam Slameto (2003:56) intelegensi adalah kecakapan yang terdiri dari tiga jenis yaitu kecakapan untuk menghadapi dan menyesuaikan ke dalam situasi yang baru dengan cepat dan efektif. Kesulitan mengerjakan tugas Kesulitan mengerjakan tugas akan menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut dengan belajar yang rajin.

c. Siswa yang memiliki keinginan yang kuat untuk menguasai materi pelajatran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. 2004:79). Untuk bias mndapat hasil yang baik dalam belajar harus mempunyai perhatian terhadap pelajaran. b. Motivasi Motivasi adalah dorongan yang membuat seseorang berbuat sesuatu. . Kecerobohan dalam menjawab soal akan berakibat sangat fatal. kalau siswa mempunyai motif yang baik dan kuat itu akan memperbesar usaha dan kegiatannya mencapai prestasi yang tinggi. Ketelitian mengerjakan soal Ketelitian dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. Motif mendasari dan mempengaruhi setiap usaha serta kegiatan seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Perhatian terhadap materi Perhatian adalah melihat dan mendengar dengan baik dan teliti terhadap sesuatu (Tu’u. a. maka untuk memudahkan dalam memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. Keinginan menguasai materi Ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran akan memberi dampak yang besar bagi keberhasilan siswa.17 3. Dalam belajar. Siswa yang pandai biasanya akan lebih teliti dibandingkan dengan anak yang kurang pandai.

karena dapat memperkaya dan memperluas pengtahuannya. tetapi mungkin saja ada bagian-bagian tertentu yang tidak dipahami. Dengan bertanya juga bias menambah wawasan dan menunjang dalam belajar siswa tersebut.18 d. Usaha memahami materi Minat seseorang akan sesuatu sangat mempengaruhi hasil yang dicapai. Siswa yang memiliki motivasi yang kuat untuk memahami materi pelajaran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. f. Keaktifan bertanya Keaktifan bertanya menunjukkan rasa ingin tahu terhadap materi yang disampaikan. e. Minat membaca buku Membaca merupakan suatu tuntutan mutlak bagi setiap siswa. Dengan membaca buku-buku pelajaran atau artikel akan meningkatkan pengetahuannya dan meningkatkan prestasi belajarnya. Cara belajar Keberhasilan studi siswa dipengaruhi oleh cara belajar siswa. Siswa yang mempunyai motivasi yang kuat untuk memahami materi pelajaran akan memberi dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. 4. Dengan bertanya berarti siswa paham terhadap materi pelajatran. Cara belajar yang efisien memungkinkan mencapai prestasi lebih tinggi dibandingkan dengan cara belajar yang tidak efisien. Cara belajar yang efisien sebagai berikut: • Berkonsentrasi sebalum dan pada saat belajar .

b. Belajar di rumah walaupun sedikit waktunya. c. Untuk pelajaran pengetahuan sosialekonomi yang banyak hafalan.19 • Segera mempelajari kembali bahan yang telah diterima • Membaca dengan teliti dan baik bahan yang sedang dipelajari. sebab badan sudah capek karena semalaman tidak tidur untuk belajar. Belajar hanya pada saat mau ulangan saja perlu dihindari. Waktu belajar Keberhasilan siswa dalam belajar dipengaruhi oleh waktu belajar siswa itu sendiri. Frekuensi belajar setiap hari Frekuensi belajar yang baik adalah selalu rutin setiap hari. dan berusaha menguasainya dengan sebaik-baiknya • Mencoba menyelesaikan dan melatih mengerjakan soal-soal a. tetapi rutin akan lebih baik dibandingkan dengan waktu belajar semalam namum hanya satu kali pada saat ujian. Waktu belajar yang buruk seperti belajar jika ada ulangan saja dengan sistem kebut semalam tidak akan memberikan hasil yang baik. maka metode yang tepat adalah dengan . Cara mempelajari bahan pelajaran Dalam belajar siswa harus dapat memilih metode yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari. karena sistem belajar dengan istilah sistem kebut semalam tidak akan efektif. Jika penggunaan metode belajar salah maka hasil yang akan dicapai akan kurang maksimal. Hal ini tidak akan terjadi apabila siswa memiliki waktu belajar yang teratur setiap harinya.

Cara mengerjakan tugas Dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. d. . Lingkungan keluarga Keluarga adalah suatu lingkungan yang terdiri dari orang-orang terdekat bagi seorang anak. Sebaliknya jika keluarga tidak harmonis atau broken home akan berdampak negatif bagi perkembangan siswa. Siswa yang pandai biasanya akan lebih mudah mennyelesaikan soal yang diberikan oleh guru dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. Perjumpaan dan interaksi tersebut sudah pasti sangat besar pengaruhnya bagi perilaku dan prestasi seseorang. Faktor eksternal 1. perilaku dan prestasi cenderung terhambat. Kecerobohan dalam menyelesaikan tugas akan berakibat sangat fatal. Kondisi yang harmonis dalam keluarga dapat memberi stimulus dan respon yang bnaik dari anak sehingga perilaku dan prestasinya menjadi baik. 2004:80). dan akan muncul masalah-masalah dalam perilaku dan prestasinya (Tu’u.20 memperbanyak membaca buku-buku atau artikel untuk menambah pengetahuan dan membuat intisarinya. Banyak sekali waktu dan kesempatan bagi seorang anak untuk berjumpa dan berinteraksi dengan keluarganya. maka untuk memudahkan dalam memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati.

Dengan begitu siswa akan merasa tenang dan nyaman karena semua kebutuhannya dapat terpenuhi. pakaian. meja. Suasana rumah juga merupakan faktor yang penting yang tidak termasuk faktor yang disengaja. buku-buku dan lain-lain. anak juga dapat belajar dengan baik (Slameto.21 a. juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar. sebagai pemacu siswa untuk belajar agar mendapatkan prestasi belajar yang baik di sekolah. Dorongan orang tua Orang tua harus dapat menciptakan kondisi harmonis dalam keluarga dan memberi dorongan pada siswa di sekolah atau bisa juga dengan penghargaan yang diberikan atas prestasi yang didapat siswa. Agar anak dapat belajar dengan baik perlu diciptakan suasana runah yang tenang dan tenteram selain anak betah tinggal di rumah. sehingga siswa dapat berkonsentrasi penuh dalam belajarnya (Slameto. Fasilitas belajar Keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak.2003:63). c. . alat tulismenulis. Suasana rumah Suasana rumah dimaksudkan sebagai situasi atau kejadian-kejadian yang sering terjadi di dalam keluarga dimana anak berada dan belajar. b. penerangan. 2003:63). tempat tinggal dan kesehatan. Fasilitas belajar itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempunyai cukup uang. Anak yang sedang belajar selain harus terpenuhi kebutuhan pokoknya yaitu makanan. kursi.

2004:81). spiritual. akan dapat mendorong siswa saling berkompetisi dalam pembelajaran. Dengan keilmuan yang dimiliki. perilaku. pembelajaran dan latihan. ilmu pengetahuan dan keterampilan ditanamkan dan dikembangkan. Lingkungan sekolah Sekolah adalah wahana kegiatan dan proses pendidikan berlangsunng. Guru Guru merupakan unsur manusiawi yang keberadaanya mutlak dibutuhkan dalam proses pembelajaran. mencukupi sarana penunjang pembelajaran. memiliki sistem dan organisasi yang baik. disiplin. Di sekolah diadakan kegiatan pendidikan. Kualitas guru adalah faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah. Di sekolah nilai-nilai etik. Dari kepribadian tersebut mempengaruhi pola kepemimpinan guru ketika melaksanakan tugas di kelas. yang diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa (Tu’u. Sekolah merupakan lingkungan pendidikan yang terstruktur. a.22 2. moral. Setiap guru memiliki kepribadian masing-masing dan kepribadian tersebut diakui sebagai aspek yang tidak dapat dikesampingkan dari kerangka keberhasilan belajar mengajar. . Oleh karena itu sekolah menjadi wahana yang sangat dominan bagi pengaruh pembentukan sikap. perilaku dan prestasi seorang siswa. mental. menggunakan metode pembelajaran yang aktif-interaktif. guru dapat menjadikan anak didiknya menjadi orang yang sukses. menciptakan suasana tertib dan disiplin. Apabila sekolah dapat menciptakan hubungan dan komunikasi yang baik.

Cara mengajar guru adalah cara guru dalam penyampaian materi pelajaran dalam proses pembelajaran di sekolah. Kurangnya literatur/sumber bacaan dalam . tetapi sebaliknya harus menggunakan metode yang bervariasi agar siswa tidak bosan. Cara mengajar guru Cara mengajar guru harus sistematis dan jelas disertai variasi-variasi dalam penyampaiannya sehingga mudah diingat dan dipahami siswa. Dalam penyampaian materi. tetapi guru tidak ada. Metode penyampaian guru Metode mengajar merupakan taknik penyampaian materi.23 1. maka tidak akan terjadi kegiatan belajar mengajar di sekolah. Frekuensi pemberian tugas Tugas merupakan pekerjaan yang harus dikerjakan dan diselesaikan. 3. guru tidah harus terpaku pada satu metode saja. Penugasan digunakan untuk mengefektifkan pelajaran yang diberikan. Sumber belajar/literatur Literatur merupakan sumber materi pembelajaran yang digunakan untuk membantu kelancaran belajar. 2. Kehadiran guru Kehadiran guru mutlak diperlukan didalamnya. b. menuntut kemandirian siswa dalam belajar dan untuk mengetahui pemahaman terhadap materi. Kalau hanya ada anak didik. 4.

Kepemilikan LKS/buku penunjang Dengan memiliki LKS dapat membantu siswa dalam memahami materi pelajaran yang diajarkan. Jumlah buku wajib Buku wajib (pegangan) siswa yang dimiliki dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 1. c. 3. Materi yang belum dimengerti siswa dari penjelasan guru dapat dikaji kembali dalam buku wajib. Tersedianya buku wajib yang diperlukan siswa dapat membantu siswa memahami materi pelajaran yang diajarkan.24 jumlah kuantitas dan kualitas membuat penyajian pembelajaran yang tidak baik. sebab siswa yang dapat mengerjakan soal-soal di LKS berarti siswa melatih dirinya untuk menguasai materi yang diberikan oleh guru. pengembangan wawasan serta melatih dari untuk berorganisasi. Dengan kepemilikan buku wajib siswa dapat belajar mengenai banyak hal yang terkait dengan materi pelajaran. . Selain buku pelajaran yang dimiliki siswa. Kegiatan ekstrakurikuler Keikut sertaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler sangat baik sebagai sarana penyaluran bakat yang dimiliki. 2. Ketersediaan/kelengkapan buku literatur Ketersediaan/kelengkapan buku literatur dapat meningkatkan hasil belajar siswa. sekolah sebaiknya juga menyediakan sumber-sumber bacaan lain yan dapat memperluas wawasan siswa serta dapat menunjang hasil belajar siswa.

e. Kurikulum Kurikulum diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa. 2. hal ini dapat merangsang rasa ingin tahu siswa dan membuat siswa aktif dalam belajar untuk dapat memahami pelajaran yang semula tidak dipahaminya (Darsono. terutama pada pelajaran yang bersifat praktek. Kurikulum yang kurang baik berpengaruh tidak baik terhadap belajar. 2000:29). Kesulitan dalam belajar juga .25 d. Jika tempat belajarnya kondusif dan tenang untuk belajar akan memudahkan siswa untuk berkonsentrasi. Sarana dan prasarana kelas Sarana dan prasarana kelas yang lengkap akan memudahkan seorang siswa dalam belajar. Kesulitan dalam pelajaran akan menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut. Kegiatan itu sebagian besar adalah menyajikan bahan pelajaran agar siswa menerima. 1. Suasana kelas Kelas merupakan tempat dimana siswa belajar. Tingkat kesulitan materi Kesulitan dalam belajar adalah ketidakmampuan siswa dalam memahami materi pelajaran. menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu. Sarana dan prasarana pelajaran yang kurang lengkap membuat penyajian pelajaran tidak baik. Keadaan (ruang) kelas 1.

Disiplin sekolah 1. Memilih waktu sekolah yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar. Waktu itu dapat pagi. Komposisi materi pelajaran Bahan pelajaran merupakan substansi yang akan disampaikan dalam kegiatan belajar mengajar. Siswa yang telat masuk kelas akan ketinggalan materi. . Kedisiplinan siswa masuk sekolah dengan tepat menunjukkan kesiapannya dalam mengikuti pelajaran. Komposisi materi pelajaran yang seimbang akan menimbulkan kemudahan bagi siswa yang belajar. dibandingkan pada siang hari atau sore hari kondisi badannya sudah lelah/lemah sehingga siswa sulit untuk berkonsentrasi (Slameto.26 merupakan suatu tantangan bagi siswa untuk dapat menguasai mata pelajaran tersebut dan akan mendapat hasil belajar yang baik. Waktu sekolah Waktu sekolah ialah waktu terjadinya proses belajar mengajar di sekolah. f. 2. Jam pelajaran Memilih jam pelajaran yang tepat akan memberi pengaruh yang positif terhadap belajar. 1. sore/malam hari. siang. Frekuensi keterlambatan masuk Bentuk pelanggaran yang kerap terjadi adalah terlambat hadir.2003: 68) g. belum siap menerima materi karena harus menyesuaikan diri dan mengganggu teman lain. Pelajaran yang diberikan pada pagi hari lebih baik karena kondisi jasmani masih fit dan pikiran masih segar.

suasana sekitar. Akibatnya belajarnya terganggu dan bahkan anak akan kehilangan semangat untuk belajar karena perhatiannya terpusat kepada pelajaran berpindah ke perpuatan-perbuatan yang selalu dilakukan orang-orang di sekitarnya. anak juga akan terpengaruh juga ke hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang di lingkungannya. . a. bangunan rumah. Pengaruh itu dapat mendorong semangat siswa untuk belajar lebih giat (Slameto. antusias dengan cita-cita yang luhur akan masa depan anaknya. dan sebagainya. 3. mereka mendidik dan menyekolahkan anaknya.27 2.2003:71). Ketepatan waktu mengumpulkan tugas Ketepatan waktu dalam mengumpulkan tugas menunjukkan bahwa siswa tersebut memiliki motivasi yang besar terhadap pelajaran dan siswa tersebut mempunyai disiplin yang baik. sehingga akan berbut seperti orang-orang yang ada di lingkungannya. Lingkungan masyarakat Keadaan lingkungan masyarakat juga sangat penting dalam mempengaruhi prestasi belajar. Keadaan lingkungan. Siswa akan tertarik untuk berbuat seperti yang dilakukan orang-orang di sekitarnya. Sebaliknya jika lingkungan anak adalah orang-orang yang terpelajar yang baik-baik. Masyarakat yang terdiri dari orang-orang yang tidak terpelajar dan mempunyai kebiasaan yang tidak baik akan berpengaruh pada siswa. Lingkungan masyarakat Lingkungan masyarakat di sekitar siswa sangat berpengaruh terhadap belajar siswa.

baik yang berasal dari lingkungan sosial yang membahas interaksi antar manusia.28 b. Mata pelajaran pengetahuan sosial diberikan di sekolah memiliki tujuan untuk mempersiapkan anak didik menjadi warga Negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. dengan menitik beratkan pada pengembangan individu yang dapat memahami masalah-masalah yang berada dalam lingkungan. terutama anak-anaknya rata-rata bersekolah tinggi dan moralnya baik. dan dapat melanjutkan serta mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa. Bila di sekitar tempat tinggal keadaan masyarakatnya terdiri dari orang-orang yang berpendidikan. Karakteristik mata pelajaran pengetahuan sosial adalah: (1) pengetahuan sosial merupakan perpaduan antara sosiologi. hal ini akan mendorong anak lebih giat belajar. ekonomi dan sejarah. (2) . 2005:5). geografi. 2. dan lingkungan alam yang membahas interaksi antar manusia dengan lingkungannya. selain itu dapat berpikir kritis dan kreatif.3 Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial Pengertian pengetahuan sosial adalah merupakan perwujudan dari suatu pendekatan interdisiplin dari pelajaran ilmu-ilmu sosial dengan mengintegrasikan bahan/materi atau konsep-konsep ilmu sosial tersebut untuk memahami masalahmasalah sosial yang diberikan di sekolah sebagai suatu program pengajaran (Depdiknas. Kondisi tempat tinggal Keadaan masyarakat juga menentukan prestasi belajar.

Hal itu dapat disebabkan . sekolah dan masyarakat. 2. sejarah dan kewarganegaraan. baik siswa itu sendiri. proses belajar dan lain sebagainya. (3) materi pengetahuan sosial juga menyangkut masalah sosial dan tema-tema yang dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner. termasuk pemenuhan kebutuhan untuk mencapai kesejahteraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (Depdiknas. ekonomi. ekonomi.4 Kerangka Berfikir Banyak faktor baik eksternal maupun internal yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. faktor psikis. masalah-masalah sosial. dan isu-isu global yang terjadi di masyarakat. orang tua. serta upaya perjuangan untuk survive (perjuangan hidup). antara lain faktor fisik. Multidisipliner artinya materi kajian itu mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat. Potensi berprestasi dalam belajar pada tiap siswa berbeda-beda. guru dan masyarakat. faktor lingkungan keluarga.29 materi kajian pengetahuan sosial berasal dari struktur keilmuan sosiologi. geografi. (4) materi pengetahuan sosial menyangkut peristiwa dan perubahan masyarakat masa lalu dengan prinsip sebab akibat dan kronologis. geografi dan sejarah. Dari keempat struktur keilmuan itu kemudian dirumuskan materi kajian untuk pengetahuan sosial. adaptasi dan pengelolaan lingkungan. Interdisipliner maksudnya melibatkan disiplin ilmu sosiologi. 2004:3-4). yang apabila dioptimalkan dapat memotivasi siswa dalam belajar yang pada gilirannya akan meningkatkan prestasi belajar siswa seperti yang dikehendaki oleh berbagai pihak. Ada siswa yang prestasi belajarnya tinggi dan ada siswa yang pestasi belajarnya rendah.

tugas • Fasilitas belajar dari orang tua • Keadaan masyarakat Proses Belajar Siswa Prestasi Belajar .30 oleh banyak faktor yang dapat berasal dari dalam maupun luar diri siswa. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin mencari dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi belajar khususnya pada mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi. siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara dengan kerangka berfikir sebagai berikut: Explorasi faktor-faktor prestasi belajar: • Kondisi kesehatan • Waktu istirahat • Kehadiran • Tingkat kesulitan materi • Keinginan menguasai materi • Perhatian terhadap materi • Frekuensi belajar setiap hari • Cara mempelajari bahan pelajaran • Kesulitan mengerjakan tugas • Frekuensi ketepatan masuk • Cara mengerjakan tugas • Kondisi tempat tinggal • Metode penyampaian guru • Jumlah buku wajib • Motivasi orang tua • Cara mengajar guru • Suasana kelas • Kehadiran guru • Usaha memahami pelajaran • Kegiatan ekstra kurikuler • Keaktifan bertanya • Kepemilikan LKS • Frekuensi pemberian tugas • Suasana rumah • Ketersediaan literatur • Komposisi materi pelajaran • Ketelitian mengerjakan soal • Ketepatan waktu mengumpulkan 1.

Dengan perincian sebagai berikut: Tabel 3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 yang berjumlah 184 siswa. sampel adalah sebagian yang diambil dari populasi. 1996:117).31 BAB III METODE PENELITIAN 3.2 Sampel Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti (Arikunto. Sedangkan menurut Sudjana (1996:6).1 Populasi Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus Slovin.1 Jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 No. 1996:115). sebagai berikut: n= N 1 + Ne 2 Keterangan: n = ukuran sampel N = ukuran populasi 31 . Kelas Jumlah 48 VIII A 1 47 VIII B 2 44 VIII C 3 45 VIII D 4 Jumlah 184 Sumber: SMP Negeri 2 Padamara 3.

Maka : n= 1 + 184(5% ) 184 2 n = 126. 1999:78). Sedangkan untuk pengambilan sampel menggunakan tehnik proporsional random sampling.027 Untuk tercapainya tujuan penelitian. Untuk menentukan persentase sampel tiap kelas dapat dihitung melalui perhitungan: jumlah siswa x 100% populasi Untuk menentukan jumlah sampel untuk tiap kelas diperoleh dengan cara: persentase sampel tiap kelas x sampel keseluruhan . Proporsional digunakan untuk menentukan banyaknya sampel secara merata pada tiap-tiap kelas. maka dalam penelitian ini penulis menggunakan 5 % sebagai kelonggaran ketidaktelitian (Umar. sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditambahkan menjadi sebanyak 130 responden.32 e = persen kelonggaran ketidaktelitian Berdasarkan jumlah sampel. Sedangkan random sampling adalah pengambilan sampel dengan cara mengacak jumlah sampel yang ada yaitu dengan cara diundi. Sampel seluruhnya sebanyak 130 siswa tersebar secara proporsional dalam 4 kelas.

Kelas Jumlah Populasi Jumlah Sampel 34 48 VIII A 1 34 47 VIII B 2 31 44 VIII C 3 31 45 VIII D 4 Jumlah 184 130 Sumber : SMP N 2 Padamara Purbalingga yang telah dimodifikasi . Kelas VIII C 44 x100% = 24% 184 24% x 130 = 31. VIII B. tersebar dalam 4 kelas (kelas VIII A. VIII D) perinciannya dapat dilihat dalam tabel 3.8 dibulatkan menjadi 34 3.2 dibulatkan menjadi 31 4.2 dibulatkan menjadi 31 Jadi responden seluruhnya sebanyak 130 untuk siswa kelas VIII. Kelas VIII D 45 x100% = 24% 184 24% x 130 = 31. Kelas VIII B 47 x100% = 26% 184 26% x 130 = 33.2 seperti di bawah ini: Tabel 3.33 Untuk lebih rinci pembagian sampel tiap kelas beserta persentasenya dapat dilihat sebagai berikut: 1.8 dibulatkan menjadi 34 2. VIII C.2 Penyebaran populasi dan sampel penelitian pada siswa kelas VIII SMP N 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2005/2006 No. Kelas VIII A 48 x100% = 26% 184 26% x 130 = 33.

Perhatian terhadap materi (X8) 9.3 Variabel Penelitian Variabel penelitian adalah objek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian (Arikunto. Keinginan menguasai materi (X7) 8. 2004: 113-114). Minat membaca buku (X10) 11. Waktu belajar (X12) 13. sebaliknya sebagai penggantinya seluruh set hubungan interdependen antar variabel diteliti. Nilai DANEM (X5) 6. variabel tidak dikelompokkan menjadi variabel bebas dan terikat. Frekuensi belajar setiap hari (X9) 10. Cara mempelajari bahan pelajaran (X11) 12. Jumlah jam belajar (X13) . Kehadiran (X3) 4. Nilai pelajaran (X4) 5.34 3. Tingkat kesulitan materi (X6) 7. Variabel-variabel yang digunakan adalah sebagai berikut 1. 1996:97). Variabel yang digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi dapat berasal dari dalam diri siswa (internal) maupun dari luar diri siswa (eksternal). teknik ini disebut dengan teknik interdependensi (Supranto. Waktu istirahat (X2) 3. Dalam analisis faktor. Kondisi kesehatan (X1) 2. Di dalam analisis faktor.

Suasana kelas (X23) 24. Usaha memahami pelajaran (X25) 26. Fasilitas belajar dari orang tua (X38) 39. Metode penyampaian guru (X18) 19. Cara mengerjakan tugas (X16) 17. Fasilitas belajar di tempat tinggal (X37) 38. Komposisi materi pelajaran (X34) 35. Keaktifan bertanya (X27) 28.35 14. Kondisi tempat belajar (X21) 22. Kepemilikan LKS (X28) 29. Kondisi tempat tinggal (X17) 18. Frekuensi pemberian tugas (X29) 30. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas (X36) 37. Kehadiran guru (X24) 25. Ketersediaan literatur (X33) 34. Cara mengajar guru (X22) 23. Kegiatan ekstra kurikuler (X26) 27. Kesulitan mengerjakan tugas (X14) 15. Suasana rumah (X30) 31. Ketepatan jam pelajaran (X32) 33. Kelengkapan sarana dan prasarana kelas (X31) 32. Frekuensi ketepatan masuk (X15) 16. Motivasi orang tua (X20) 21. Jumlah buku wajib (X19) 20. Keadaan masyarakat (X39) . Ketelitian mengerjakan soal (X35) 36.

Alasan menggunakan metode angket dalam penelitian ini adalah: 1. Hemat waktu. Responden merupakan orang yang mengetahui akan diri sendiri sehingga akan diperoleh data yang lengkap. tenaga dan biaya. Metode Angket atau Kuesioner Menurut Arikunto (1996:139) kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya. yang sudah disediakan jawabannya sehingga responden tinggal memilih (Arikunto. Metode angket atau kuesioner digunakan sebagai cara untuk memperoleh data atau informasi dari responden dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya dan untuk tiap-tiap pertanyaan telah ditentukan skor nilainya. atau hal-hal yang ia ketahui.36 3. Responden mendapatkan kebebasan dalam mengungkapkan informasi yang diperlukan.4 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. Angket dalam penelitian ini digunakan untuk mendapatkan informasi tentang faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi prestasi mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi siswa kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. 3. 2. Angket yang digunakan adalah pilihan ganda dimana setiap soal telah disediakan 4 alternatif jawaban dengan skor masing-masing adalah: . 1996:140). Angket yang digunakan adalah angket tertutup.

untuk jawaban d diberi skor 1 2. 1. 3. untuk jawaban c diberi skor 2 4. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi. notulen rapat. . Metode Dokumentasi Menurut Arikunto (1996:148) metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan. Sebaliknya instrumen yang kurang valid berarti memiliki validitas rendah. Menurut Arikunto (1996:209) sebaiknya subyek uji coba diambilkan dari populasi yang nanti tidak akan dikenai penelitian. Validitas Menurut Arikunto (1996:158) validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Dalam penelitian ini metode dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data tentang daftar nama. nilai raport semester ganjil mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. majalah. untuk jawaban b diberi skor 3 3.37 1. jumlah siswa yang menjadi populasi serta untuk penentuan sampel. transkrip. untuk jawaban a diberi skor 4 2. surat kabar. buku.5 Validitas dan Reliabilitas Validitas dan reliabilitas dapat diketahui dengan melakukan uji coba instrumen. legger. agenda dan sebagainya. prasasti.

21.(∑ X )(∑ Y ) 2 − (∑ X ) N ∑ Y 2 − (∑ Y ) 2 }{ 2 } rxy : validitas instrumen X Y N : jumlah skor tiap butir soal atau jumlah skor faktor : skor total : jumlah subyek (Arikunto. 10. 5. 1996:160) Sedangkan untuk menentukan valid tidaknya instrumen adalah dengan cara mengkonsultasikan hasil perhitungan koefisien korelasi dengan tabel nilai koefisien (r ) pada taraf signifikan 5% atau taraf kepercayaan 95%. dengan menggunakan korelasi product moment dengan angka kasar yang dikemukakan oleh Pearson. 13. dikarenakan pertanyaan yang tidak valid yang berarti tidak merupakan . 32 dan 37. 31. 12. xy Apabila rxy ≥ rtabel Apabila rxy ≤ rtabel valid tidak valid Berdasarkan hasil uji validitas angket dapat diketahui bahwa seluruh soal yang diuji cobakan kepada 30 responden diketahui terdapat sembilan butir soal yang tidak valid yaitu butir soal nomor 4.38 Untuk mengukur validitas tidaknya setiap faktor dapat dilakukan dengan cara mengkorelasikan skor faktor tertentu dengan skor total. sebagai berikut: rxy = Dimana : {N ∑ X N ∑ XY .

39 bagian dari faktor. sehingga butir soal tersebut harus dikeluarkan dari instrumen dan tidak digunakan dalam penelitian ini. Untuk menguji reliabilitas instrumen digunakan rumus alpha : 2 ⎛ k ⎞⎛ ∑α b ⎞ ⎟ ⎜1 − r11 = ⎜ 2 ⎟ ⎜ k −1 ⎟⎜ ⎟ ⎝ ⎠⎝ ∑α t ⎠ Keterangan : r11 k : Reliabilitas instrumen : Banyaknya butir pertanyaan atau banyaknya soal 2 b ∑α αt 2 : Jumlah varians butir : Varians total (Arikunto. Apabila r11 hitung ≥ r11 tabel reliabel Apabila r11 hitung ≤ r11 tabel tidak reliabel Hasil uji reliabilitas angket memperoleh harga r11 = 0. reliabilitas menunjuk pada suatu pengertian bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik. 1996:191) Setelah diperoleh koefisien reliabilitas kemudian dikonsultasikan dengan tabel nilai r dengan taraf signifikan 5%.843 > r tabel = 0. 2. Reliabilitas Menurut Arikunto (1996:168).361 pada α 5% untuk N = 30 hal ini menunjukkan bahwa instrumen tersebut reliabel sehingga dapat digunakan untuk pengambilan data penelitian. .

Cara mempelajari bahan pelajaran (X8) 9. Kegiatan ekstra kurikuler (X20) 21. Cara mengajar guru (X16) 17. menjadi urutan seperti berikut ini: 1. Metode penyampaian guru (X13) 14. Kondisi kesehatan (X1) 2. Kehadiran guru (X18) 19. Keinginan menguasai materi (X5) 6.40 Dari hasil pengujian validitas dan reliabilitas diketahui bahwa terdapat sembilan butir soal yang tidak valid. Kesulitan mengerjakan tugas (X9) 10. sehingga butir soal tersebut tidak dapat digunakan dan penomoran butir soal diurutkan kembali. Frekuensi ketepatan masuk (X10) 11. Jumlah buku wajib (X14) 15. Frekuensi belajar setiap hari (X7) 8. Usaha memahami pelajaran (X19) 20. Suasana kelas (X17) 18. Keaktifan bertanya (X21) . Kehadiran (X3) 4. Waktu istirahat (X2) 3. Perhatian terhadap materi (X6) 7. Motivasi orang tua (X15) 16. Kondisi tempat tinggal (X12) 13. Cara mengerjakan tugas (X11) 12. Tingkat kesulitan materi (X4) 5.

6 Metode Analisis Data Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model analisis faktor...41 22. Ketepatan waktu mengumpulkan tugas (X28) 29.. Dengan rumus sebagai berikut: x1 = Ai1 F1 + Ai2 F2 . Fasilitas belajar dari orang tua (X29) 30. Kepemilikan LKS (X22) 23. Frekuensi pemberian tugas (X23) 24.. 2004:114). Keadaan masyarakat (X30) 3.. Dalam penelitian ini analisis faktor digunakan untuk mengungkap faktor-faktor mana saja yang memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi. Ketersediaan literatur (X25) 26. Ketelitian mengerjakan soal (X27) 28. Aik Fk + μ i Dimana x1 = Item/variabel dalam faktor = Faktor-faktor = Konstanta Faktor = Faktor-faktor unik F1− k A1− k μi .... Suasana rumah (X24) 25.. Komposisi materi pelajaran (X26) 27.. Metode analisis faktor merupakan metode yang digunakan untuk mereduksi data atau meringkas dari variabel yang banyak diubah menjadi variabel yang jumlahnya sedikit (Supranto.

Perhitungan analisis faktor dengan software SPSS ini meliputi: 1. Communality Analisis ini merupakan jumlah varian yang disumbangkan tiap item yang menjadi indikator dari faktor-faktor prestasi belajar dengan item lain ynag dipertimbangkan. dengan menggunakan software SPSS. Eigenvalue Merupakan koefisien yang menunjukkan jumlah varian yang berasosiasi dengan masing-masing faktor prestasi belajar. yang mungkin dapat atau tidak dapat dimasukan dalam persamaan analisis faktor.8 maka item tersebut tidak bisa diproses dengan analisis faktor. . Faktor yang mempunyai nilai eigenvalue > 1.42 Analisis faktor digunakan untuk mereduksi dan meringkas dari banyak variabel ke dalam satu atau beberapa faktor. Analisis ini merupakan uji hipotesis statistik yang digunakan untuk mengetahui interdependensi atau hubungan antar item yang menjadi indikator suatu variabel.8. sebaliknya jika nilai korelasi suatu item > 0. Correlation Matrix Analisis ini merupakan sajian hasil analisis korelasi antara item yang satu dengan item yang lain yang menjadi indikator. 2. 3. Suatu item dapat diproses dengan analisis faktor apabila memiliki nilai korelasi < 0. maka faktor tersebut akan dimasukkan ke dalam model. Koefesien Communality disebut cukup efektif apabila bernilai > 50 %.

43 4. Suatu variabel akan dapat dimasukan sebagai indikator suatu faktor apabila mempunyai nilai loading > 0.50 5. . Faktor Loading Faktor loading merupakan faktor korelasi sederhana antara variabel dengan faktor atau dapat dikatakan bahwa faktor loading merupakan besarnya muatan suatu variabel.5-1 berarti analisis faktor tepat. Kaiser Mayer Olkin (KMO) KMO Mengukur kelayakan sampling yaitu indeks yang digunakan untuk meneliti ketepatan analisis faktor dari faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa bidang pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. Apabila Koefesien KMO antara 0. sedangkan apabila kurang analisis faktor tidak tepat (Supranto 2004:118).

10 orang karyawan dan 587 siswa. setelah sebelumnya dilakukan secara bertahap pada kelas tujuh dan delapan. 5) menumbuhkan semangat dan jiwa patriotisme. 2) menyelenggarakan pelatihan intensif bidang olah raga (bola volly). Berdirinya SMP Negeri 2 Padamara berstatus negeri akreditasi B. SMP Negeri 2 Padamara didirikan oleh Pemerintah Daerah. 3) menyelenggarakan kegiatan pembiasaan pembinaan siswa berkepribadian mantap.1. 4) menumbuhkan semangat berprestasi kepada seluruh warga sekolah.1 Hasil penelitian 4. Pada tahun 2005 SMP Negeri 2 Padamara telah melaksanakan progran KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) secara keseluruhan. seorang wakil kepala sekolah dan 26 guru. dalam struktur organisasi SMP Negeri 2 Padamara terdapat seorang kepala sekolah.44 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Sedangkan visinya adalah maju dalam prestasi. SMP Negeri 2 Padamara sebagai suatu lembaga pendidikan bertujuan: 1) untuk menyelenggarakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif. berwawasan kebangsaan. dan 6) mengelola penggalangan partisipasi masyarakat. tangguh dalam kepribadian. 44 . Pada tahun pelajaran 2005/2006.1 Gambaran Umum SMP Negeri 2 Padamara Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Padamara didirikan pada tanggal 16 Mei 1997 yang berlokasi di jalan Raya Dawuhan Padamara Purbalingga.

ruang serba guna. dengan pembagian seperti dalam tabel 4. 2. 3. ruang keterampilan. secara langsung berbatasan dengan: Sebelah utara Sebelah timur Sebelah barat : Desa Karangklesem : Desa Gemuruh : Desa Prigi Sebelah selatan : Desa Bojanegara .1 berikut ini: Tabel 4. kamar mandi (WC). ruang laboratorium. VIII dan IX. ruang unit kesehatan sekolah (UKS). lapangan upacara. Secara geografis lokasi SMP Negeri 2 Padamara cukup strategis sehingga mudah dijangkau.1 Pembagian Ruang Kelas Pada SMP Negeri 2 Padamara Purbalingga No. Kelas Kelas VII Kelas VIII Kelas IX Jumlah Jumlah Ruang 5 4 4 13 Jumlah Siswa 223 184 180 587 Sumber: SMP Negeri 2 Padamara Selain ruang kelas masih terdapat ruang kepala sekolah/wakil kepala sekolah. Letak SMP Negeri 2 Padamara yang berada di jalan Raya Dawuhan Padamara Purbalingga. ruang BP/BK. 1. ruang perpustakaan. lapangan olahraga. ruang tata usaha (TU). ruang guru.45 Untuk kegiatan belajar mengajar SMP Negeri 2 Padamara mempunyai 13 ruang kelas yang digunakan untuk kelas VII. rumah ibadah.

SMP Negeri 2 Padamara juga menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Komputer 4. secara rinci dapat dilihat dalam tabel berikut ini Tabel 4. Kelas Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan 15 19 25 9 16 15 25 6 49 81 37.46 Disamping kegiatan belajar mengajar. 4.1. Pramuka 5.2 Karakteristik Responden Menurut Jenis Kelamin No. 2. Tata boga 7. 3. Seni tari Kegiatan ekstrakurikuler tersebut diharapkan dapat menunjang pembelajaran siswa dan dapat digunakan untukmenyalurkan dan memupuk bakat siswa.31 Jumlah 34 34 31 31 130 100 VIII A VIII B VIII C VIII D Jumlah Persentase (%) Sumber: Data Penelitian . Baca Tulis Al Qur’an (BTAQ) 6.2 Karakteristik Responden Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data tentang responden berdasarkan jenis kelamin. 1. Bola volly 2. antara lain adalah: 1.69 62. 4. Sepak bola 3.

Analisis Tahap 1 1) KMO (Kaiser—Meyer—Olkin).00 berjumlah 9 (sembilan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan . 2) Communalities.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif kecuali faktor nomor 1 yang harus dikeluarkan dari model. nampak bahwa koefisien KMO sebesar 0.05 sedangkan lainnya nilainya lebih besar dari 0. sebab ada beberapa faktor yang harus dikeluarkan setiap tahap sampai dengan semua faktor diketahui sudah tidak ada item faktor yang tereliminasi.1. a. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. Analisis ini dilakukan untuk mengungkap faktor . dimana nampak bahwa faktor nomor 1 nilainya kurang dari 0. 3) Total Variance Explained.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah tepat digunakan. Analisis dilakukan dengan menganalisis jawaban responden terhadap angket yang telah diujicobakan. Dalam analisis ini dilakukan dengan 4 tahap.Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial-Ekonomi pada Siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga Tahun pelajaran 2005/2006. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis faktor melalui software SPSS versi 12.47 4.3 Analisis Faktor .592 lebih besar dari 0.faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. yaitu angka indeks yang digunakan untuk menguji ketepatan analisis faktor.

X15. b. X15.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan 4 faktor dan melakukan kembali analisis faktor. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0.48 terdapat 9 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk suatu variabel. X28 dan dilakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0. 4) Rotated Component Matrix. . Analisis Tahap 2 1) Hasil pengujian ulang tahap 2. dapat diketahui bahwa terdapat 9 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. dan X28. 2) Communalities. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. setelah ke-4 faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X1.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif. 3) Total Variance Explained.604 lebih besar dari 0. Berdasarkan hasil analisis tahap I. X22. Tampak bahwa terdapat 4 (empat) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X1.00 berjumlah 8 (delapan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 8 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. X22.

3) Total Variance Explained. dapat diketahui bahwa terdapat 8 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII . dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. Tampak bahwa terdapat 4 (empat) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X3.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif. X4.49 4) Rotated Component Matrix. 4) Rotated Component Matrix. X2 dan di lakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0. c.586 lebih besar dari 0. X16. X4. Berdasarkan hasil analisis tahap 2. Setelah ke-4 faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X3. 2) Communalities. dapat diketahui bahwa terdapat 8 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. X16 dan X2.00 berjumlah 8 (delapan) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 8 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan empat faktor dan melakukan kembali analisis faktor. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. Analisis Tahap 3 1) Hasil pengujian ulang tahap 3.

50. dapat dilihat bahwa nilai eigenvalues yang lebih dan 1. Tampak bahwa tidak ada faktor yang harus dikeluarkan karena kurang dan 0. Analisis Tahap 4 1) Hasil pengujian ulang tahap ke 4. Berdasarkan hasil analisis tahap 3.579 lebih besar dari 0. sehingga analisis tidak diperlukan lagi.00 berjumlah 7 (tujuh) buah faktor sehingga dalam hal ini akan terdapat 9 komponen yang akan dibentuk oleh faktor yang akan dimasukkan ke dalam model untuk membentuk variabel. d. setelah satu faktor tersebut dikeluarkan dari model yaitu faktor nomor X30 dan di lakukan pengujian ulang nampak bahwa nilai KMO adalah 0.50 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil analisis ini sudah dapat tepat digunakan. Dengan kata lain terdapat 7 . 4) Rotated Component Matrix. 3) Total Variance Explained. maka perlu adanya revisi yaitu dengan menggugurkan satu faktor dan melakukan kembali analisis faktor.50 SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.50 sehingga dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang bersangkutan cukup efektif. 2) Communalities. Tampak bahwa terdapat 1 (satu) faktor yang gugur dan harus dikeluarkan dari model yaitu faktor X30. dimana nampak bahwa semua faktor nilainya lebih besar dan 0. dapat dikatakan bahwa terdapat 7 kelompok faktor yang nantinya akan membentuk variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.

681 0.3 Hasil Analisis Faktor Muatan Faktor X17 X23 X18 X13 X29 X14 X25 X7 X11 X8 X19 X5 X6 X9 X27 X21 X26 X24 X12 X20 X10 0. menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran .823 0.872 0.827 0.799 0.733 0.714 0.524 0. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.610 0.746 0. No Nama Variabel Tabel 4.720 0.738 0.853 0.697 0.785 0.596 0.513 0.500 Nama Faktor Suasana kelas dan faktor guru Sarana belajar 1 Suasana kelas Frekuensi pemberian tugas Kehadiran Guru Metode penyampaian guru Fasilitas belajar dari orangtua Jumlah buku wajib Ketersediaan literatur Frekuensi belajar setiap hari Cara mengerjakan tugas Cara mempelajari bahan pelajaran Usaha memahami materi Keinginan menguasai materi Perhatian terhadap materi Kesulitan mengerjakan tugas Ketelitian mengerjakan soal Keaktifan bertanya Komposisi waktu pelajaran Suasana rumah Kondisi tempat tinggal Kegiatan ekstrakurikuler Frekuensi ketepatan masuk 2 3 Metode belajar 4 Motivasi Minat siswa 5 6 7 Lingkungan tempat tinggal Keaktifan siswa Berdasarkan hasil analisis faktor di atas.51 faktor yang yang terbentuk untuk menyatakan yang prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006.807 0.564 0.787 0.

52 2005/2006 terbagi dalam 7 sub variabel yaitu 1) suasana kelas dan faktor guru. kurang tenang dan kurang kondusif untuk proses belajar mengajar.46 45. karena proses belajar mengajar membutuhkan suasana yang tenang.4 Suasana Kelas NO 1 2 3 Keterangan Jawaban Responden Frekuensi Persentase 21 16. 4) motivasi. kehadiran guru dam metode penyampaian guru.38 0. Suasana kelas yang dekat dengan keramaian akan menganggu proses belajar mengajar. tenang dan kondusif Kurang nyaman. kurang 59 tenang dan kurang kondusif 4 Tidak nyaman. 3) metode belajar. tidak tenang 0 dan tidak kondusif Jumlah 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 59 siswa atau 45. 6) Lingkungan tempat tinggal. Tabel 4. sedangkan sebanyak 21 siswa atau 16. frekuensi pemberian tugas.15 50 38.38% menjawab bahwa kondisi kelas kurang nyaman. 5) minat siswa. dan 7) keakfitan siswa. karena dengan banyak berlatih mengerjakan soal-soal terutama untuk yang banyak menggunakan rumus-rumus akan melatih siswa dalam penerapan rumus-rumus tersebut. Pemberian tugas rumah yang diberikan oleh guru terutama guru ilmu . Suasana kelas di SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 terangkum dalam tabel berikut. 2) sarana belajar.15% menjawab sangat nyaman dan kondufif suasana kelas untuk proses belajar mengajar Pemberian tugas yang diberikan oleh guru terhadap siswa sangat diperlukan. Suasana Kelas dan Faktor Guru Sub variabel eksternal siswa terdiri dari 4 faktor yaitu suasana kelas. 1.00 100 Sangat nyaman dan kondusif Nyaman.

Lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini. karena biasaya kelas yang kosong dimana guru tidak berada di dalamnya akan menjadikan kelas tersebut ramai dan menganggu proses belajar mengajar disampingnya.31 2 Sering 51 39.77 2 Sering hadir 59 45.46%).6 Kehadiran Guru di Kelas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu hadir 40 30. Tabel 4.Ekonomi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 42 32. sedangkan yang menjawab kadang-kadang terdapat 37 siswa (28.23 3 Kadang-kadang 37 28.00 Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 51 siswa atau 39.46 4 Tidak pernah 0 0.77 4 Tidak pernah hadir 4 3.23% menjawab bahwa guru pengetahuan sosial-ekonomi sering memberikan tugas-tugas pada siswa. Tentang kehadiran guru pengetahuan sosial-ekonomi di kelas terangkum dalam tabel berikut ini.5 Pemberian Tugas pada Pelajaran Pengetahuan Sosial .53 pengetahuan sosial – ekonomi telah melaksanakan.38% menjawab bahwa guru sering hadir dalam setiap tatap muka atau jadwal yang telah dibuat.08 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 59 siswa atau 45. Kehadiran guru sangat diperlukan sekali.08% menajwab guru tidak pernah hadir dalam . Tabel 4. sedangkan sebanyak 4 siswa 3.38 3 Kadang-kadang hadir 27 20.

Tabel 4. Sarana dan prasanara atau fasilitas belajar sangat mendukung keberhasilan siswa dalam belajar. Tentang fasilitas belajar yang diberikan oleh orang tua siswa terangkum dalam tabel berikut ini. jumlah buku wajib dan ketersediaan literatur.7 Metode Penyampaian Materi oleh Guru Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat jelas 30 23. Metode penyampain guru yang monoton akan menjadikan siswa jenuh sehingga materi yang diberikan tidak akan dapat diterima siswa dengan jelas. .00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 100 siswa atau 76.08 2 Cukup Jelas 100 76. 2.00 4 Tidak jelas 0 0.54 proses belajar mengajar di kelas.08% menjawab sangat jelas terhadap materi yang disampaikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian metode penyampaian materi guru kepada siswa terangkum dalam tabel berikut ini. dengan terpenuhinya fasilitas belajar maka siswa akan merasa tenang dalam belajar.92 3 Kurang jelas 0 0. Sarana belajar Sub variabel sarana belajar terdiri dari 3 faktor yaitu fasilitas belajar dari orang tua.92% siswa cukup jelas dengan penyampain materi pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi yang disampaikan oleh guru dan sebanyak 30 siswa atau 23.

08 4 Tidak lengkap 1 0.31 3 Satu buku 45 34.38 2 Lengkap 53 40.08% menjawab memiliki buku wajib yang mendukung pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi sebanyak lebih dari dua buku.77%. sedangkan terdapat 13 siswa atau 10.08 2 Dua buku 16 12.77 3 Kurang lengkap 43 33.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 56 siswa atau 43.55 Tabel 4. Siswa yang tanpa memiliki buku wajib akan merasakan kesulitan jika akan mempelajari materi-materi yang belum jelas. Tabel 4.9 Jumlah Buku Wajib Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Lebih dari satu buku 56 43.62 4 Tidak diwajibkan 13 10. Tentang ketersediaan jumlah buku wajaib yang dimiliki siswa terangkum dalam tabel beriku.77% fasilitas yang diberikan oleh orang tua terhadap anak-anak untuk menunjang keberhasilan belajar termasuk lengkap sedangkan yang tidak lengkap fasilitas yang diberikan oleh orang tua sebanyak 1 siswa atau 0.8 Fasilitas belajar dari orang Tua Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat lengkap 33 25.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 53 siswa 40.00% yang merasa tidak diwajibkan untuk memiliki buku ataupun juga bisa dikatakan tidak . Ketersediaan buku wajib yang dimiliki siswa sangat mendukung keberhasilan dalam proses belajar.

Metode belajar Sub variabel metode belajar terdiri dari 3 faktor yaitu frekuensi belajar setiap hari.10 Ketersediaan Buku Literatur Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat lengkap 4 3. Tabel 4.38 3 Kurang lengkap 41 31. Indikator yang ketiga adalah ketersediaan buku literatur yang terangkum dalam tabel berikut.08% yang menjawab bahwa ketersediaan buku literatur pengetahuan sosial – ekonomi sangat lengkap 3.08 2 Cukup lengkap 85 65.56 memiliki buku wajib.38% yang menjawab bahwa ketersediaan buku literatur pengetahuan sosial – ekonomi cukup lengkap dan sebanyak 4 siswa atau 3. dengan frekuensi yang banyak maka materi pelajaran yang disampaikan oleh guru tidak akan terlupakan. Tentang frekuensi belajar setiap hari siswa SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 terangkum dalam tabel berikut: .00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 85 siswa atau 65. cara mengerjakan tugas dan cara mempelajari bahan pelajaran.54 4 Tidak lengkap 0 0. Siswa yang aktif akan selalu menyempatkan untuk belajar setiap hari walaupun hanya sebentar saja.

57

Tabel 4.11 Frekuensi Belajar Setiap Hari Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu belajar 18 13.85 2 Sering 61 46.92 3 Kadang-kadang 50 38.46 4 Tidak Penah 1 0.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 61 siswa atau 46,92% selalu belajar setiap hari, sedangkan yang tidak pernah belajar setiap hari terdapat 1 siswa atau 0,77%. Mengenai cara atau metode mengerjakan soal yang diberikan oleh guru bidang studi pengetahuan sosial – ekonomi terangkum dalam tabel beriku ini.

Tabel 4.12 Cara siswa mengerjakan Soal Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Memahami materi 35 26.92 2 Mengerjakan sebisanya 68 52.31 3 Menyontek 27 20.77 4 Dikerjakan teman 0 0.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak sebanyak 68 siswa atau 52,31% yang menjawab bahwa dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru bidang studi pengetahuan sosial – ekonomi mengerjakan sebisanya, sedangkan sebanyak 27 siswa atau 20,77% menjawab menyontek dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Sedangkan cara memahami pelajaran pengetahuan sosial terangkum dalam tabel berikut ini.

58

Tabel 4.13 Cara Mempelajari Bahan Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Membaca, memahami dan 28 21.54 mengerjakan soal 2 Membaca dan memahami 52 40.00 3 Membaca dan menghafal 42 32.31 4 Membaca saja 8 6.15 Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 52 siswa atau 40,00% cara mempelajari bahan pelajaran dengan cara membaca dan memahami pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi, sebanyak 8 siswa dengan cara membaca saja, tanpa memahami ataupun mengerjakan soal-soal yang ada.

4. Motivasi
Sub variabel motivasi terdiri dari 3 faktor yaitu usaha memahami materi, keinginan menguasai materi dan perhatian terhadap materi. Usaha siswa untuk memahami materi pelajaran dengan cara menambah jam belajar dan memperbanyak membaca buku-buku litetarur terangkum dalam tabel beriku.

Tabel 4.14 Usaha Memahami Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Membaca buku dan berdiskusi 12 9.23 2 Membaca buku 72 55.38 3 Berdiskusi 31 23.85 4 Tidak melakukan apa-apa 15 11.54 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 72 siswa atau 55,38% untuk menambah pengetahuan tentang pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi dengan cara membaca buku literatur sedangkan sebanyak 15 siswa tidak melakukan apa-

59

apa walaupun belum memahami tentang pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Sedangkan keinginan siswa dalam menguasai materi terangkum dalam tabel berikut ini.

Tabel 4.15 Keinginan menguasai Materi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 37 28.46 2 Sering 53 40.77 3 Kadang-kadang 36 27.69 4 Tidak pernah 4 3.08 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006
Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 53 siswa atau 40,77% siswa mempunyai keinginan untuk mendapatkan nilai pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi yang baik dengan cara mempunyai keinginan untuk menguasai materi pelajaran dengan baik, sedangkan sebanyak 4 siswa atau 3,08% tidak pernah mempunyai keinginan untuk memperoleh nilai yang baik dan membuktikan bahwa siswa mampu menguasai materi pelajaran dengan baik. Sedangkan perhatian terhadap pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi terangkum tabel berikut ini.

Tabel 4.16 Perhatian Terhadap Materi Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu tidak pernah bosan 5 3.85 2 Tidak pernah bosan 28 21.54 3 Kadang-kadang cepat bosan 97 74.62 4 Selalu cepat bosan 0 0.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006

5. Mengenai frekuensi kesulitan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru terangkum dalam tabel berikut ini. Minat siswa Sub variabel minat siswa terdiri dari 4 faktor yaitu kesulitan mengerjakan tugas. sedangkan yang sering sekali merasakan kesulitan dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru sebanyak 16 siswa atau 12.31%. ketelitian mengerjakan tugas. Tabel 4. . Ketelitian dalam mengerjakan soal-soal yang dberikan oleh guru pengetahuan sosial-ekonomi untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini.62% menjawab bahwa siswa kadang-kadang bosan pada saat guru menerangkan materi pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi.38 3 Sering 41 31.17 Kesulitan Mengerjakan Tugas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Tidak pernah 40 30.31 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa 40 siswa atau 30. keaktifan bertanya dan komposisi waktu pelajaran.77% manjawab tidak pernah mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. sedangkan sebanyak 5 siswa selalu tidak pernah bosan terhadap materi yang dijelaskan guru.60 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 97 siswa atau 74.54 4 Sering sekali 16 12.77 2 Kadang-kadang 33 25.

46 2 Sering 37 28. materi-materi yang belum dikuasainya ditanyakan kepada guru.ekonomi terangkum dalam tabel berikut ini.08% menjawab kadang-kadang bertanya dalam setiap pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi jika . sedangkan yang menjawab tidak penah mengerjakan soal dengan teliti sebanyak 14 siswa atau 10.77 4 soal dengan teliti Jumlah 100 130 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 58 siswa atau 44.61 Tabel 4.85 dengan teliti Kadang-kadang mengerjakan 3 58 44.19 Keaktifan siswa bertanya Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu bertanyan 24 18.18 Ketelitian dalam mengerjakan tugas Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase Selalu dapat mengerjakan soal 1 14 10.46 3 Kadang-kadang 69 53.62 soal dengan teliti Tidak pernah mengerjakan 14 10. sebaiknya siswa aktif bertanya kepada guru dengan aktif bertanya.77 dengan teliti Dapat mengerjakan soal 2 44 33. Tabel 4.77%.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 69 siswa atau 53.62% menjawab bahwa kadang-kadang teliti dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Keaktifan bertanya siswa dalam setiap pelajaran pengetahuan sosial.08 4 Tidak pernah 0 0. Ketika materi yang diberikan oleh guru belum begitu dipahami.

Lingkungan tempat tinggal terutama rumah sangat mendukung terjadi proses belajar yang aktif. 6. Tabel 4.62 materi yang dibberikan oleh guru ada yang belum jelas.08 2 Cukup 98 75. Lingkungan tempat tinggal Sub variabel lingkungan tempat tinggal terdiri dari 2 faktor yaitu suasana rumah dan kondisi tempat tinggal.54 4 Sangat Kurang 0 0. Suasana rumah yang ada berdasarkan hasil penelitian terangkum dalam tabel berikut. Menegnai komposisi waktu pelajaran penegtahuan sosial – ekonomi dengan banyaknya materi yang harus diselesaikan terangkum dalam tabel berikut. .20 Komposisi Waktu Pelajaran Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat cukup 17 13.38 3 Kurang 15 11.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 98 siswa atau 75.54% menjawab bahwa waktu yang diberikan untuk pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi masih kurang.38% menjawab komposisi antara waktu pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi dengan jumlah materi pelajaran yang ada sudah termasuk cukup. Kondisi rumah yang kurang nyaman tidak akan mendukung terjadinya belajar dirumah. sedangkan sebanyak 15 siswa atau 11. sedangkan sebanyak 24 siswa menjawab selalu aktif bertanya jika materi yang diberikan oleh guru belum jelas.

22 Kondisi Tempat Tinggal Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Sangat mendukung 5 3.38% manjawab suasana rumah mendukung untuk diguanakan untuk belajar. sedangkan sebanyak 5 siswa atau 3.63 Tabel 4.85 2 Mendukung 86 66.00 4 Tidak mendukung 0 0.31 2 Mendukung 59 45.15 3 Kurang mendukung 39 30.54% suasana rumahnya tidak mendukung digunakan untuk belajar. Lingkungan yang tenang dan kondusif sangat mendukung siswa ketika sedang belajar dirumah.38 3 Kurang mendukung 40 30.15% menjawab bahwa lingkungan tempat tinggal yang ditempati sekarang ini mendukung untuk belajar. .77 4 Tidak mendukung 15 11. Lingkungan tempat tinggal siswa SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada deskriptif persentase berikut ini.00 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Mencermati tabel diatas bahwa sebanyak 86 siswa atau 66. sebanyak 15 siswa atau 11.21 Suasana Rumah Jawaban Responden Frekuensi Persentase 1 Sangat mendukung 16 12.54 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 NO Keterangan Dari tabel di atas tampak bahwa 59 siswa atau 45. Tabel 4.85% menjawab bahwa lingkungan tempat tinggal yang ditempati sekarang ini sangat mendukung untuk proses belajar.

64 7.08 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 45 siswa atau 34.46% menjawab selalu tepat waktu dalam pelajaran pengetahuan sosial dan sebanyak 1 siswa atau .08%. Tentang kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh siswa yang dilaksanakan pada sore hari jawaban responden dapat terangkum dalam tabel berikut.46 3 Kadang-kadang tepat waktu 16 12.62 2 Sering 36 27. Tabel 4. Keaktifan Siswa Sub variabel keaktifan siswa terdiri dari 2 faktor yaitu kegiatan ekstrakurikuler dan frekuensi ketepatan masuk. Tabel 4. Ketapatan masuk sekolah khususnya pada pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi terangkum dalam tabel berikut.46 2 Sering tepat waktu 37 28.77 Jumlah 130 100 Sumber : Data primer yang diolah tahun 2006 Dari tabel di atas tampak bahwa sebanyak 76 siswa atau 58.31 4 Tidak pernah tepat waktu 1 0.23 Keikutsertaan dalam kegiatan Ekstrakurikuler Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu 45 34.24 Ketepatan Masuk Sekolah Jawaban Responden NO Keterangan Frekuensi Persentase 1 Selalu tepat waktu 76 58.62 4 Tidak pernah 4 3.69 3 Kadang-Kadang 45 34.62 menjawab selalu dan kadang-kadang dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah pada sore hari sedangkan yang menjawab tidak pernah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh sekolah sebanyak 4 siswa atau 3.

maka siswa diharapkan tidak keluar masuk kelas dan membuat suasana gaduh.1. Jika terjadi jam kosong dimana guru tidak dapat mengajar.77% yang menjawab tidak pernah tepat waktu dalam mengikuti pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi. Suasana yang nyaman dan tenang perlu dicptakan dari semua elemen sekolah. Dengan begitu suasana nyaman dan tenang akan dapat terpelihara. sehingga siswa akan lebih termotivasi untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dengan sungguh- sungguh. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: 1.4 Pembahasan Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 7 (tujuh) Sub variabel yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006. tenang dan kondusif. Karena suasana kelas yang ramai dan penuh suara gaduh di sana sini akan menjadikan proses belajar mengajar tidak akan dapat berjalan normal. Pemberian tugas kepada . Namun demikian pemberian tugas juga harus diikuti dengan pengkoreksi terhadap hasil pekerjaan siswa. Suasana Kelas dan faktor guru Proses belajar mengajar diperlukan suasana yang nyaman. Pemberian tugas di rumah juga menjadikan siswa akan semakin giat dalam belajar.65 0. Pemberian tugas kepada siswa akan menjadikan siswa semakin terlatih dalam mengerjakan soal. Siswa dikondisikan selalu berada di dalam kelas walaupun tidak ada gurunya. 4. Pemberian yang tanpa diadakan koreksi terhadap hasil pekerjaan siswa akan menjadikan siswa malas untuk mengerjakannya.

maka suanasa kelas akan tercipta proses pembelajaran yang positif. . Sehingga kehadiran guru yang rajin akan dapat menciptakan suasana kelas yang kondusif.66 siswa dapat berupa tugas pribadi maupun kelompok. Keaktifan guru dalam memberikan pelajaran. karena saat ini bukan guru sentris yang menganggap siswa sebagai obyek saja. Guru diharapkan tidak selalu ijin atau meninggalkan kelas untuk keperluan pribadinya. maka metode belajar harus diusahakan yang setepat. ataupun dapat juga berupa studi lapangan. Penggunaan variasi metode mengajar guru sangat diperlukan. seefisien dan seefektif mungkin. yang dapat meningkatkan kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar. Guru yang sering melakukan ijin atau sering meninggalkan kelas akan menciptakan suasana kelas tidak harmonis. Dengan adanya pemberian tugas yang rutin akan menjadikan siswa termotivasi dalam belajar. karena guru yang progresif berani mencoba metode – metode yang baru. Variasi mengajar guru dapat berupa ceramah. Agar siswa dapat belajar dengan baik. Metode mengajar guru yang kurang baik akan mempengaruhi belajar siswa yang tidak baik pula. Dengan menggunakan beberapa metode dalam proses belajar mengajar. kemudian hasil dari tugas tersebut didiskusikan di sekolah. tugas mengerjakan soal-soal yang ada dalam buku literatur atau dapat juga dengan pengamatan di lapangan. Karena sampai saat ini faktor guru yang sebagai subyek dalam pembelajaran merupakan faktor yang penentu keberhasilan dalam belajar. metode luar kelas. akan mendorong siswa untuk selalu aktif juga dalam mengikuti pelajaran. diskusi kelas. Siswa diajarakan untuk mempraktekkan ilmu yang diperoleh di sekolah dengan kondisi sebenarnya di masyarakat.

67 2. peralatan tulis maupun semua peralatan yang digunakan untuk sekolah akan menumbuhkan motivasi siswa untuk giat belajar. alat tulis dan sebagainya. Sarana belajar Dukungan orang tua dapat berupa kemampuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan anaknya di sekolah terutama dalam memenuhi kebutuhan sekolah seperti buku-buku pelajaran. Ketersediaan buku yang harus dimiliki oleh siswa dan buku referensi yang lengkap dan dalam jumlah yang cukup akan mempermudah siswa dalam mencari referensi yang diberikan oleh seorang guru. Penempatan jam pelajaran yang tepat baik mengenjai jumlah jam dan komposisi materi yang sesuai akan dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar. Dengan kemampuan orang tua menjadikan semua kebutuhan belajar siswa dapat terpenuhi baik buku. seragam sekolah. Belajar dirumah walaupun sedikit waktu tetapi rutin akan lebih baik dibandingkan dengan waktu belajar semalam namun hanya satu kali pada saat ujian. 3. karena dengan membaca referensi yang banyak maka wawasan seorang siswa akan semakin luas sehingga buku referensi yang kurang dan bahkan kadang-kadang tidak ada sama sekali merupakan yang akan mempengaruhi hasil belajar siswa. karena sistem belajar dengan istilah sistem kebut semalam tidak akan efektif. sepatu. . Frekuensi belajar yang baik adalah selalu rutin setiap hari. tas. Metode Belajar Siswa Untuk memperdalam materi pelajaran yang diberikan oleh guru pada saat pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi diperlukan pengulangan belajar lagi ketika sampai di rumah. Belajar hanya pada saat mau ulangan atau test saja efektif perlu dihindari.

Jika penggunaan metode belajar salah maka hasil yang akan dicapai akan kurang maksimal. Siswa yang memiliki keinginan yang kuat untuk memahami pelajaran yang diberikan oleh guru akan berusaha semaksimal . maka metode yang tepat digunakan adalah dengan memperbanyak latihan-latihan soal-soal.68 Dalam belajar siswa harus dapat memilih metode mana yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari. 4. Jika menemukan hal-hal yang kurang jelas pada saat belajar. Penggunaan metode belajar yang tepat akan menghasilkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan penggunaan metode yang menoton saja. maka siswa akan dapat dengan mudah menemukan suatu rumus yang dipakai jika dalam suatu test terdapat soal yang sepadam. Motivasi Motivasi seseorang akan sesuatu sangat mempengaruhi hasil yang dicapai. Pelajaran matematika yang banyak mengandung hitungan. Karena penggunaan metode belajar untuk pelajaran hafalan. Sehingga minat untuk membaca buku dan berdisuksi dengan teman jika memperoleh kesulitan dalam belajar tidak akan dilakukan. hitungan atau analisis akan sangat berbeda. Dengan memperbanyak latihan-latihan soal. maka sebaiknya siswa menanyakan kepada guru pengampu mata pelajaran. Hal ini sesuai dengan pendapat Effendi (1985:123) bahwa minat adalah kecenderungan yang timbul apabila individu tertarik kepada sesuatu karena sesuai dengan kebutuhan atau merasakan bahwa sesuatu yang akan dipelajari bermakna bagi dirinya. Ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran akan memberikan dampak yang besar bagi keberhasilan siswa. Siswa yang kurang motivasi terhadap pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi akan merasa cepat bosan dengan pelajaran.

. 5. Dengan senang terhadap pelajaran pengetahuan sosial maka menjadikan frekuensi dalam belajar juga semakin banyak. karena dengan ketelitian terutama dalam menjawab soal-soal yang diberikan oleh guru akan memudahkan dalam memahami maksud dari soal yang ada. Untuk itu ketertarikan terhadap materi harus terus dipertahankan. Sedangkan siswa yang tidak tertarik dengan materi pelajaran yang diberikan oleh guru akan sangat merasa berat terbebani dengan mengikuti pelajaran. Bahan pelajaran yang kurang memadai akan mengakibatkan berkurangnya minat untuk membaca buku. Siswa akan merasa malas untuk mengikuti pelajaran apalagi untuk mempelajarinya pada waktu malam hari. Sehingga prestasi yang diperolehpun akan kurang memuaskan. maka untuk memudahkan dalam . Kecerobohan dalam menjawab soal akan berakibat sangat fatal. Rasa tidak senang harus dibuang jauh-jauh dan diganti dengan rasa sedang terhadap pelajaran. Minat Siswa Ketelitian dalam segala bidang sangat diperlukan.69 mungkin untuk dapat mencapai keinginan tersebut. Dengan tertarik terhadap materi pelajaran. Dengan memiliki rasa senang terhadap pelajaran maka yang dulunya pelajaran pengetahuan sosial itu terasa sulit akan berubah menjadi pelajaran yang mudah dipahami dan dimengerti. Rasa tidak senang terhadap pelajaran pun akan mengakibatkan seorang siswa tidak akan aktif dalam mengikuti pelajaran. Rasa tidak senang tersebut bisa berupa karena sulitnya materi pelajaran atau karena bosan dengan guru yang memberi pelajaran. Siswa yang pandai biasanya akan lebih teliti dibandingkan dengan anak yang kurang pandai. siswa akan senang mengikuti pelajaran sehingga materi yang diberikan oleh akan mudah terserap dan dipahami oleh murid.

70 memahami suatu permasalahan harus secara teliti dan hati-hati. yang makan kondisi keluarga yang kondusif sangat berpengaruh terhadap keberhasilan siswa dalam belajar. Dukungan orang tua pada saat siswa belajar dapat mendukung motivasi siswa dalam belajar. Lingkungan tempat tinggal Orang tua yang selalu memberikan dukungan terhadap anaknya dalam belajar akan dapat dorongan bagi siswa untuk dapat berpestasi yang baik. 6. Dukungan orang tua sangat diperlukan oleh siswa. ibu dan anak-anak merupakan dambaan bagi setiap siswa. Sehingga baik jumlah maupun komposisi pelajaran pengetahuan sosial – ekonomi harus seimbang. Dengan aktif bertanya maka hal-hal yang belum jelas akan dapat terjawab. Bahan ajar/literatur merupakan faktor pendukung keberhasilan belajar seorang siswa. sebaliknya orang tua selalu menanyakan perkembangan belajarnya setiap saat. maka akan permasalahan tersebut tidak akan dapat dipecahkan. Keluarga yang harmonis selalu tercipta komunikasi dua . Kondisi keluarga yang tenang tanpa ada kericuhan dan pertengkaran setiap hari akan membuat suasana belajar menjadi tenang di rumah. Komposisi materi yang sangat banyak sedangkan jumlah jam pelajaran sangat sedikit akan menjadikan siswa merasa terbebani dengan beban yang berat. anak akan bertanya kepada orang tua jika menemui hal-hal yang belum diketahuinya. Namun jika dalam belajar menemui suatu kesulitan dan di sekolah tidak mau bertanya kepada guru mata pelajaran. sehingga keaktifan bertanya siswa perlu ditumbuhkan. Penggunaan metode belajar yang efektif adalah penggunaan metode belajar yang sesuai dengan materi pelajaran. Hubungan keluarga yang harmonis antara ayah.

namun demikian juga terdapat siswa yang hanya kadang-kadang dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. 7.71 arah antara anak dan orang tua. Siswa akan kelelahan sesampainya dirumah sehingga tidak dapat belajar pada malam harinya. seorang kakak akan dengan senang hati memberikan jalan keluar jika ada adiknya yang megalami kesulitan belajar. siswa yang bermanat dan berbakat dala bidang seni dapat menyalurkan bakatnya dalam bisang musik. Terdapat siswa yang selalu aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Berdasarkan hasil penelitian bahwa keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler termasuk baik. sehingga prestasi belajar yang diperolehpun juga akan semakin baik pula. Kedisiplinan dalam semua bidang sangat diperlukan. Seperti halnya kedisiplinan siswa dalam menaati peraturan sekolah yang diterapkan. Dan juga dalam hal pelajaran di sekolah. Antara anak dengan anak. jika dalam anggota keluarga menemui suatu kesulitan. karena siswa yang setiap hari mengikuti kegiatan ekstrakurikuler lama kelamaan akan mengganggu proses belajar. anak dengan orang tua dan antara ayah dan ibu. Namun demikian pemberian batasan jumlah yang diikuti harus ditetapkan. Karena dengan kedisiplinan akan tercipta suasana belajar yang kondusif. Keaktifan Siswa Kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan di sekolah berfungsi untuk menyalurkan bakat dan minat siswa dalam bidang seni dan olahraga. Dengan demikian akan tercipta suasana yang menyenangkan dalam keluarga tersebut. Siswa yang senang bermain sepak bola dapat mengikuti kegiatan esktrakurikuler sepak bola. Siswa tidak akan . Keluarga yang harmonis akan selalu memberikan masukan-masukan kepada anggota keluarga.

. di rumah dan di perpustakaan. Seorang siswa yang sering membolos sekolah atau pelajaran akan ketinggalan pelajaran. gedung sekolah dan lain – lain.72 sesukanya dalam mengikuti pelajaran. Dengan terciptanya kondisi disiplin di sekolah maka proses belajar mengajar akan berjalan dengan lancar. sehingga hasil yang diharapkanpun akan semakin baik pula. siswa harus disiplin di dalam belajar baik di sekolah. atau siswa tidak masuk sekolah tanpa ijin. kedisiplinan pegawai/karyawan dalam pekerjaan administrasi dan kebersihan/keteraturan kelas. Kedisiplinan sekolah mencakup kedisiplinan guru dalam mengajar dengan melaksanakan tata tertib. Kehadiran seorang siswa dalam setiap pelajaran sangat diperlukan. agar siswa disiplin haruslah guru beserta staf yang lain disiplin pula. Dengan demikian agar siswa belajar lebih maju.

keaktifan bertanya dan komposisi waktu pelajaran f. Lingkungan tempat tinggal terdiri dari suasana rumah dan kondisi tempat tinggal g. Sarana belajar terdiri dari fasilitas belajar dari orang tua. Motivasi terdiri dari usaha memahami materi. Metode belajar terdiri dari frekuensi belajar setiap hari. e. Suasana kelas dan faktor guru terdiri dari suasana kelas.1. frekuensi pemberian tugas.73 BAB V PENUTUP 5. keianginan menguasai materi dan perhatian terhadap materi. jumlah buku wajib. kehadiran guru dan metode penyampian guru b. Minat terdiri dari kesulitan mengerjakan tugas. dan ketersediaan literatur c. ketelitian mengerjakan soal. cara mengerjakan tugas dan cara mempelajari bahan pelajaran d. Keaktifan siswa terdiri dari kegiatan esktrakurikuler dan frekuensi ketepatan masuk 73 . Dari hasil analisis faktor terdapat 7 (tujuh) sub variabel yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini yaitu: a. Simpulan Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah disampaikan pada bagian sebelumnya maka dapat diambil beberapa kesimpulan sabagai berikut: 1.

44%. Hasil analisis faktor dapat diketahui sumbangan atau kontribusi dari masingmasing faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalingga tahun pelajaran 2005/2006 adalah sebagai berikut: (a) suasana kelas dan faktor guru memiliki kontribusi sebesar 28.14%. (e) minat memiliki kontribusi sebesar 7. (g) keaktifan siswa memiliki kontribusi sebesar 5.24%.74 2. Perlu ditingkatkan keaktifan siswa dalam bertanya kepada guru jika menemukan hal-hal yang kurang jelas. . 3. (c).26%.2. sebaiknya kebiasaan siswa dalam menyontek secepatnya ditanggulangi.66%. tenang dan kondusif sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan tenang 2. (b).22%. Sarana belajar memiliki kontribusi sebesar 11. Perlunya ditingkatkannya metode pembelajaran yang tepat sehingga tingkat kebosanan siswa terhadap pelajaran tidak berlarut-larut dan cepat teratasi. Perlunya meningkatkan suasana yang nyaman. 4. 5. Metode belajar memiliki kontribusi 9. Menyontek adalah salah satu perbuatan yang kurang baik.51%. Saran-saran 1. (d) motivasi memiliki kontribusi sebesar 8. (f) lingkungan tempat tinggal memiliki kontribusi sebesar 5.

Bandung: Sinar Baru Supranto. 1996. 2004. Raja Grafindo Persada. Jakarta: Rineka Cipta Syah. Suharsimi. 1989. Metoda Statistika. 1997. Kurikulum 2004 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pedoman Khusus Pengembangan Silabus Berbasis Kompetensi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial. Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Tulus. 2000. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta Dalyono. 2005. Psikologi Pendidikan. 2004. Semarang: IKIP Semarang Press Arikunto. Psikologi Belajar. Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa. dkk. Jakarta: Gramedia . Materi Pelatihan Terintegrasi IPS. M. Jakarta: Balai Pustaka Depdiknas. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. 2004. 2001. Dasar dan Menengah Dirpend Lanjutan Pertama Djamarah.77 DAFTAR PUSTAKA Anni. 1999. 1983. 2000. Tu’u. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. J. Nana. Bandung: Pustaka Setia Hasan. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta Garis-Garis Besar Haluan Negara. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. 2000. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta Sudjana. Jakarta: PT. Catharina Tri. Semarang: IKIP Semarang Press Depdikbud. Syaiful Bahri. 2004. Winkel. Jakarta: Dirjen Pend. Jakarta: Rineka Cipta Darsono. Husein. Alwi dkk. Muhibbin. Jakarta: Dirjen Pend. 2002. 1999. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2003. Jakarta: Balai Pustaka Slameto. Psikologi Belajar. Dasar dan Menengah Dirpend Lanjutan Pertama Depdiknas. 1996. Analisis Multivariat Arti dan Prestasi. Bandung: Tarsito Sudjana. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara Umar.

76

INSTRUMEN PENELITIAN Kata Pengantar

Dengan hormat, Dalam rangka penyusunan skripsi yang berjudul ”Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial- Ekonomi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padamara Kabupaten Purbalinggha Tahun Pelajaran 2005/2006”, Maka dengan segala kerendahan hati mohon bantuan dan partisipasi saudara untuk mengisi angket ini. Pendapat dan sikap jujur dalam pengisian angket ini sangat kami harapkan dan sangat membantu dalam penyususnan Skripsi ini. Jawaban yang saudara berikan tidak mempengaruhi prestasi akademik saudara dan kami jamin kerahasiaannya. Akhirnya batas bantuan dan partisipasi saudara yang telah mengisi angket ini kami ucapkan banyak terima kasih.

Semarang, Penulis

September 2006

Endang Fitri Astuti

77

ANGKET PENELITIAN Petunjuk pengisian : 1. Isilah nama responden dan nomor absen anda pada lembar jawaban yang telah disediakan. 2. Harap anda baca baik-baik setiap pertanyaan di bawah ini. 3. Pilihlah satu jawaban yang paling sesuai, dengan membubuhkan tanda (X) pada huruf jawaban yang tersedia. 4. Jawablah semua pertanyaan yang ada dengan jujur, sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 5. Jika jawaban anda salah dan ingin dibetulkan caranya sebagai berikut: Contoh: a b c d 1. Bagaimanakah a. selalu sehat b. cukup sehat c. kurang sehat d. tidak sehat 2. Berapa lama setiap harinya anda beristirahat? a. lebih dari 8 jam b. 5 jam c. 4 jam d. 3 jam 3. Apakah anda pernah sakit dan tidak masuk pada jam pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah b. pernah 1 kali c. pernah 2 kali d. sering 4. Pernahkah anda mendapat nilai kurang dari 6 untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah diperbaiki a b c d kesehatan anda selama mengikuti pelajaran

kondisi

pengetahuan sosial-ekonomi?

78

b. pernah 1 kali c. pernah 2 kali d. pernah lebih dari 2 kali 5. Berapakah rata-rata DANEM yang anda peroleh di SD? a. lebih dari 6,1 b. 5,1 – 6 c. 4,1 – 5 d. kurang dari 4 6. Bagaimana pendapat anda terhadap tingkat kesulitan materi pengetahuan sosial-ekonomi? a. mudah b. cukup mudah c. sulit d. sangat sulit 7. ”Saya belajar mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi untuk mendapatkan nilai baik dan membuktikan bahwa saya mampu menguasai materi pelajaran dengan baik”. Pernahkah anda berfikir demikian? a. selalu b. sering c. kadang-kadang d. tidak pernah 8. Pada saat guru anda menerangkan materi pelajaran pengetahuan sosialekonomi-ekonomi, apakah anda cepat mudah bosan? a. selalu tidak pernah bosan b. tidak pernah cepat bosan c. kadang-kadang cepat bosan d. selalu cepat bosan 9. Apakah anda selalu belajar tiap hari? a. selalu belajar b. sering c. kadang-kadang d. tidak pernah belajar

Setiap mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. sering d. Apakah anda membaca buku tentang pengetahuan sosial-ekonomi? a. memahami dan mengerjakan soal b. 15 – 45 menit d. sering sekali . kurang dari 15 menit 14. membaca dan menghafal d. satu sampai satu setengah jam b.79 10. Bagaimana cara anda dalam mempelajari bahan pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. kadang-kadang d. setiap akan ada ulangan d. Berapa banyak waktu yang anda gunakan untuk belajar pengetahuan sosialekonomi di rumah? a. tidak pernah belajar 13. selalu b. tidak pernah b. Berapa waktu yang anda sisihkan untuk belajar pengetahuan sosial-ekonomi setiap hari? a. seringkah anda merasa kesulitan? a. kadang-kadang c. setiap akan ada pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi c. tidak pernah 11. membaca saja 12. rutin setiap hari b. 45 menit – 1 jam c. membaca. sering c. membaca dan memahami c.

lebih dari dua buku b. tidak mendukung 18. sangat mendukung b. kurang mendukung d. dua buku c. mendukung c. Apakah orang tua sering memberi motivasi/suport pada anda? a. dikerjakanteman 17. Apakah anda selalu datang tepat waktu dalam pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. sangat jelas b. satu buku d. kadang-kadang d. selalu tepat waktu b. cukup jelas c. kurang jelas d. selalu b. Bagaimana cara anda dalam mengerjakan tugas pengetahuan sosial-ekonomi? a.80 15. mengerjakan sebisanya c. tidak diwajibkan 20. Berapakah jumlah buku wajib yang harus dimiliki untuk setiap siswa? a. tidak jelas 19. tidak pernah tepat waktu 16. sering tepat waktu c. kadang-kadang tepat waktu d. Apakah guru pengetahuan sosial-ekonomi anda cukup jelas menerangkan? a. tidak pernah . Bagaimana kondisi lingkungan tempat tinggal yang anda tempati sekarang untuk belajar? a. memahami materi kemudian mengerjakan tugasnya b. menyontek d. sering c.

nyaman. d. agak mendukung kegiatan belajar d. sangat mendukung kegiatan belajar b. membaca buku c. tepat c. tidak mendukung kegiatan belajar 22. tidak tepat 23. selalu hadir sering hadir kadang-kadang tidak pernah hadir 25. c. kurang nyaman. selalu . mendukung kegiatan belajar c. sangat nyaman dan kondusif digunakan untuk belajar b. membaca buku dan berdiskusi b. kurang tenang dan kurang kondusif digunakan untuk belajar d. tidak nyaman. tenang dan kondusif digunakan untuk belajar c. berdiskusi d. Bagaimana suasana kelas anda pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung? a. tidak melakukan apapun 26. b. kurang tepat d. Apakah guru pengetahuian sosial-ekonomi anda selalu hadir mengajar? a.81 21. sangat tepat b. Apa yang anda lakukan untuk menambah pemahaman anda tentang pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi? a. Menurut anda bagaimana metode guru pengetahuan sosial-ekonomi anda mengajar? a. tidak tenang dan tidak kondusif digunakan untuk belajar 24. Apakah anda sering mengikuti kegiatan estra kurikuler di sekolah? a. Apakah tempat belajar anda di rumah mendukung kegiatan belajar anda? a. sering b.

mendukung digunakan untuk belajar c. sangat tepat . kadang-kadang d. tidak lengkap 32. agak mendukung digunakan untuk belajar d. tidak pernah 30. kadang-kadang d. Apakah jam pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi anda sudah tepat? a. kurang lengkap d. tidak pernah 28. selalu bertanya b.82 c. cukup lengkap c. sering c. Bagaimana menurut pendapat anda tentang sarana dan prasarana ruang kelas anda dalam proses belajar mengajar pengetahuan sosial-ekonomi? a. tidak pernah 27. lengkap b. tidak mendukung digunakan untuk belajar 31. sering c. kadang-kadang d. memiliki LKS pengetahuan sosial yang dianjurkan oleh guru c. Apakah anda aktif bertanya dalam setiap pelajaran pengetahuan sosialekonomi? a. selalu b. Apakah guru anda selalu memberi tugas pengetahuan sosial-ekonomi? a. sangat mendukung digunakan untuk belajar b. Apakah suasana rumah anda mendukung digunakan untuk belajar? a. memiliki LKS pengetahuan sosial yang diwajibkan oleh guru d. memiliki semua LKS pengetahuan sosial b. tidak memiliki LKS 29. Apakah anda memiliki LKS untuk menunjang belajar pengetahuan sosialekonomi anda? a.

sangat kurang 35. tepat waktu b. tidak pernah bisa mengerjakan soal dengan teliti 36. sangat lengkap b. apakah anda dapat mengerjakan dengan teliti? a. kadang-kadang dapat mengerjakan soal dengan teliti d. tidak pernah 37. selalu dapat mengerjakan soal dengan teliti b. tidak tepat 33. sangat cukup b. kurang lengkap d. Bagaimanakah kelengkapan buku-buku literatur pengetahuan sosial-ekonomi di perpustakaan sekolah? a. tepat c. cukup lengkap c.83 b. jarang d. cukup c. Jika anda mendapatkan soal dari guru. Bagaimana menurut pendapat anda tentang waktu yang disediakan untuk mata pelajaran pengetahuan sosial-ekonomi dalam setiap kali pertemuan? a. tidak lengkap . dapat mengerjakan soal dengan teliti c. Dalam mengerjakan tugas pengetahuan sosial-ekonomi yang diberikan guru apakah anda tepat waktu dalam mengumpulkan? a. kadang-kadang c. kurang d. lengkap c. kurang tepat d. Bagaimana fasilitas belajar yang diberikan orang tua anda? a. sangat lengkap b. kurang lengkap d. tidak lengkap 34.

sangat lengkap b. baik c.84 38. Bagaimana fasilitas belajar yang diberikan orang tua anda? a. kurang baik d. sangat baik b. lengkap c. tidak lengkap 39. Bagaimana keadaan masyarakat lingkungan sekitar anda? a. kurang lengkap d. tidak baik .

85 LEMBAR JAWABAN Kode Responden Nama Responden No. 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D (diisi oleh penulis) . Absen Kelas No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A A B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B : : : : C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D D No.

Chi-Square df Sig.000 1.820 .681 . .708 .745 .756 .000 1.823 . Bartlett's Test of Sphericity Approx.000 1.744 Extraction Method: Principal Component Analysis.000 1.859 .754 .000 1.742 .000 1.000 1.592 3043.000 1.891 .000 1.719 .106 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. .000 Extraction .760 .000 1.698 .000 1.000 Communalities X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X22 X23 X24 X25 X26 X27 X28 X29 X30 Initial 1.591 .896 .000 1.765 .000 1.000 1.924 .711 .710 .660 .763 .000 1.000 1.000 1.000 1.839 .000 1.000 1.000 1.792 .000 1.785 .417 .000 1.000 1.000 1.000 1.502 435 .652 .000 1.000 1.000 1.821 .798 .687 .

222 1.206 94.461 .814 .758 1.182 28.345 2.702 9.817 1.296 93.523 92.268 88.042 3.730 2.008 6.512 5.758 6.030 .360 4.031 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Total 8.008 2.026 Extraction Method: Principal Component Analysis.532 67.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 8.372 7.563 97.535 8.473 75.750 51.587 19.404 98.847 6.641 .919 6.182 2.231 99.455 2.169 .805 96.486 4.416 62.953 1.910 .836 .751 2.074 1.142 10.068 2.143 2.731 1.222 4.111 .825 .532 67.559 98.339 .360 3.512 1.158 99.025 6.455 28.182 9.190 7.913 5.008 37.389 .331 .466 .360 1.392 2.156 57.449 46.142 2.697 97.032 81.190 99.043 10.558 1.751 84.890 90.362 .802 9.486 1.953 4.558 3.525 1.072 71.329 78.008 37.168 .405 86.072 71.656 .968 6.099 99.770 9.225 7.057 .680 .707 1.902 .233 38.235 .559 68.121 .087 100. .031 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.370 99.750 51.722 .633 1.040 62.548 2.658 2.209 .876 9.907 54.398 75.025 1.301 2.913 1.865 .040 62.182 28.339 29.847 1.999 .042 .473 75.229 1.817 45.817 45.047 .107 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.242 .190 2.105 95.567 .345 7.031 3.702 2.457 .069 .156 57.913 .

514 .004 .436 .144 .192 -.160 .307 .732 .027 -.017 -.374 .125 .509 -.381 .241 .125 .620 .101 .007 .208 .070 .039 .123 .172 .106 -.086 .811 .236 -.383 .167 .624 .160 .033 -.082 .198 .303 -.552 .004 .046 .129 .377 -.226 -.046 .062 .095 .096 .174 3 -.187 -.170 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.038 .618 .390 .071 .031 .687 -.168 .014 -.285 -.121 .130 .222 .008 7 .151 -.025 .195 -.053 -.232 -.084 -.108 a Rotated Component Matrix X2 X29 X4 X14 X30 X13 X17 X18 X25 X16 X24 X26 X22 X11 X8 X7 X12 X19 X6 X5 X3 X23 X28 X9 X21 X1 X27 X15 X20 X10 1 .137 .274 .139 -.196 -.161 .138 .263 .392 .381 .054 .384 .028 .162 -.430 -.070 .232 .333 .191 -.005 .163 .190 .269 .166 .023 .303 -.037 .240 -.261 .087 -.057 .032 .086 .034 .099 .197 -.549 .096 -.005 .238 .013 .539 .192 .237 -.312 .181 2 .377 . a.620 .173 .247 -.158 .041 .578 .247 .196 .107 .209 -.075 .301 -.033 .031 .505 .455 .269 .077 .321 .045 .073 .235 -.342 .122 .254 .396 .328 .151 -.044 .063 .032 -.145 .658 .534 .145 .574 Extraction Method: Principal Component Analysis.070 .175 -.212 -.126 .419 .141 Component 5 . Rotation converged in 14 iterations.836 .241 -.286 .011 -.078 .236 .560 .102 .223 .299 .025 .257 -.177 .129 .304 .588 .245 6 .058 .132 -.118 9 .156 .194 .460 .074 .014 .020 .186 .160 .105 .070 .287 -.208 .025 -.199 .145 .167 .025 .093 -.037 .136 -.018 .799 .266 .050 .560 -.255 .137 .184 .290 .054 .019 .394 .256 .795 .401 .101 .067 -.610 .146 .265 .129 -.144 .711 -.089 .085 .012 .214 .176 .084 .492 .017 .422 .211 .355 -.149 .140 .750 .882 .161 .016 .007 .810 .052 .055 -.784 .021 .210 4 .116 .048 .163 -.048 -.027 -.078 .094 .073 .773 .044 .136 .099 .149 .012 -.071 .191 -.024 .291 -.136 .293 .071 -.083 . .065 .330 .171 .246 8 .244 .

000 1.874 .604 2439.789 .790 .000 1.781 .692 .000 1.000 1.000 1. .774 . Bartlett's Test of Sphericity Approx.000 1.000 1.000 1. Chi-Square df Sig.000 1.681 .000 1.000 1.806 .109 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.000 Communalities X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X25 X26 X27 X29 X30 Initial 1.000 1.648 .646 .000 1.706 .000 1.000 1.771 .781 .757 Extraction Method: Principal Component Analysis.000 1.787 .700 .000 Extraction .901 325 .665 .758 .000 1.000 1.750 . .708 .817 .771 .000 1.761 .000 1.830 .000 1.763 .000 1.655 .000 1.000 1.000 1.

550 2.259 39. .693 .755 1.808 1.591 6.608 3.933 1.205 91.435 94.991 96.478 69.132 .216 99.281 1.027 2.373 .264 2.340 62.748 .119 60.042 .110 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.463 87.849 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Total 7.716 10.313 5.731 46.464 99.982 3.333 2.428 1.436 54.161 99.186 .445 47.087 .150 4.640 .685 .301 2.768 28.573 .925 70.010 1.234 .480 2.029 95.150 .034 Extraction Method: Principal Component Analysis.319 26.119 60.731 46.468 1.664 1.758 1.977 .383 .801 2.259 39.584 .684 6.258 .690 55.446 5.849 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.189 65.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 7.156 .879 84.507 98.194 1.602 98.194 6.334 99.693 .056 .203 12.635 13.758 78.667 10.349 1.189 65.982 13.503 1.286 1.033 37.132 100.999 7.707 .229 1.768 10.421 74.474 93.768 28.010 7.900 97.286 89.849 3.922 2.313 1.925 70.591 1.156 .778 1.594 .563 74.349 5.503 4.868 .428 4.281 4.121 .480 28.758 7.862 .421 74.315 81.027 7.268 .436 54.667 2.868 11.933 7.908 7.768 2.491 .

785 .001 -.089 .145 -.082 .217 -.181 .030 .149 .496 .094 .012 .492 .046 .553 .066 -.738 .038 .062 .440 -.041 .326 .035 .120 -.103 .562 .311 .022 .120 .716 .031 .412 .086 -.002 .321 -.036 -.240 .113 .134 .221 .152 -.115 .239 .192 .028 .212 -.386 .079 .190 .203 2 .723 .154 .238 .337 .122 .219 .145 -.101 .039 .369 .188 .073 Component 4 5 .069 .048 .052 8 .183 .013 .155 .014 .011 .026 .291 -.063 .041 .209 .269 .384 .029 .459 .179 .049 .087 7 -.070 -.256 .330 -.055 . .016 .153 .401 .353 .198 -.314 .737 .358 .331 -.264 -.167 .149 .059 .588 .046 -.073 -. Rotation converged in 17 iterations.789 .170 .138 -.061 -.273 .026 .189 .258 .230 .362 .192 . a.656 .352 -.284 .750 .132 .708 .150 .292 .258 -.185 .090 -.051 .717 .047 .183 -.095 -.017 .126 .097 .515 -.140 .026 .754 .263 .357 .101 -.122 .065 .093 .444 .111 a Rotated Component Matrix X23 X17 X18 X24 X26 X29 X2 X14 X4 X11 X7 X8 X12 X19 X27 X10 X5 X25 X3 X21 X9 X16 X13 X6 X30 X20 1 .429 .214 .117 .088 6 .013 .024 .165 .198 -.211 .297 .048 .222 .125 -.844 .268 .440 .243 3 -.370 .417 -.702 .061 .063 .233 -.153 -.358 -.017 .238 .221 .282 .095 .096 .019 .459 .017 .126 -.807 .147 .073 .127 .357 .060 -.127 .218 .115 .812 Extraction Method: Principal Component Analysis.471 .258 .627 .629 .371 .815 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.125 .200 .012 .158 -.156 .182 .076 .122 -.178 .273 .229 .056 .082 -.228 .

636 231 .730 .860 .112 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.815 .000 1.695 .640 .000 1.693 .000 1.756 . Chi-Square df Sig.817 .000 1.715 .825 .759 .000 1.865 .727 .873 . .000 1.000 1. Bartlett's Test of Sphericity Approx.000 1.000 Extraction .847 .000 Communalities X2 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X26 X27 X29 X30 Initial 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000 1.777 .816 .865 .819 .000 1.000 1.752 .000 1.000 1.808 Extraction Method: Principal Component Analysis.000 1.000 1.000 1. .586 1766.804 .

032 97.385 1.345 28.289 1.004 13.697 93.214 100.824 48.333 99.786 .265 68.381 .206 56.132 63.151 5.271 .651 .373 .840 39.236 28.805 1.603 78.448 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 3.869 72.347 5.832 38.222 1.369 .206 56.612 5.799 12.569 7.151 1.345 10.431 1.378 2.115 85.547 1.013 4.448 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Total 6.174 .452 .655 2.099 2.013 .941 8.370 6.113 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.150 .000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 6.185 1.603 78.215 7.983 3.941 1.236 2.127 9.009 1.233 73.185 8. .840 39.375 90.050 .790 98.655 13.345 28.733 92.824 48.453 95.522 .265 68.353 1.569 1.158 5.132 63.089 .861 1.047 Extraction Method: Principal Component Analysis.448 3.385 10.009 8.210 2.233 73.073 .685 .958 88.215 1.578 .774 8.850 8.805 8.347 1.314 1.057 2.233 96.320 .164 1.845 4.603 11.227 .669 47.778 .536 81.345 2.403 99.410 56.158 1.723 26.845 1.612 1.681 99.226 78.064 64.878 1.731 7.

722 .193 -.283 .236 2 -.104 .671 -.154 -.030 .249 -.113 .223 .273 .167 . a.287 -.083 -.830 .106 .020 .168 .060 .857 .039 .345 .119 -.090 .250 .743 .038 .379 .191 -.102 .080 .245 -.057 .064 .033 -.216 .294 . Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.166 .032 8 .051 .366 -.139 .041 .135 .031 -.017 -.131 -.036 .055 -.159 .150 .173 . .393 .181 .108 .795 .220 .110 6 -.071 .784 .347 .042 .008 .073 .176 .036 .498 .520 .023 .021 .757 .128 -.199 .183 .124 -.194 .665 .836 .060 .094 .295 -.173 -.251 -.288 .636 .220 .114 a Rotated Component Matrix X17 X18 X23 X13 X29 X2 X14 X30 X11 X7 X8 X12 X19 X6 X5 X24 X26 X27 X10 X9 X21 X20 1 .204 .052 -.011 .024 .196 -.227 .109 .076 -.160 -.039 .252 .291 .255 .148 .102 .375 .081 .144 .616 -.451 -.115 .334 .766 .116 -.194 -.188 .059 Component 4 5 .157 -.168 -.415 .306 .018 .183 .157 .847 Extraction Method: Principal Component Analysis.692 .208 -.221 .054 .104 .375 -. Rotation converged in 12 iterations.169 .126 .075 .061 .216 .050 .738 .327 .186 .070 .201 .171 .277 -.380 -.221 .217 .236 3 .090 -.032 -.078 .163 .222 .473 .002 .668 .044 .052 -.091 .063 .856 .730 .212 .281 .371 .158 .178 -.067 .058 .202 .159 .214 .139 .130 7 .642 .122 .028 .063 -.279 .

334 210 .708 .714 .801 .735 .835 . .115 Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy.000 Extraction .000 1.871 .000 1.628 .000 1.000 1.833 Extraction Method: Principal Component Analysis.000 1.000 1.000 1.579 1635.745 .000 1.717 .687 .743 .000 1. Chi-Square df Sig.841 .879 .000 1.621 . .679 .000 1.000 1.000 1. Bartlett's Test of Sphericity Approx.817 .000 1.000 Communalities X2 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X17 X18 X19 X20 X21 X23 X24 X26 X27 X29 Initial 1.000 1.645 .775 .784 .000 1.000 1.790 .000 1.000 1.000 1.

970 14.000 Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 6.653 .687 .156 10.248 90.730 1.643 88.207 1.268 49.885 9.102 1.192 79.041 9.555 .256 75.714 98.140 49.140 49.502 99.929 1.937 1.438 64.562 1.496 7.656 3.896 .500 1.157 1. .366 99.463 Rotation Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % 2.104 .928 3.256 75.681 2.019 2.795 92.664 28.764 .880 .357 1.105 .302 .463 4.730 8.933 68.416 2.245 .664 11.399 .125 75.684 2.444 2.724 1.437 95.472 .236 100.919 9.508 70.373 .438 64.793 13.104 5.463 Component 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Total 6.143 2.406 1.222 39.039 2.700 5.019 28.026 1.301 27.150 .077 .514 11.972 39.664 2.049 Extraction Method: Principal Component Analysis.207 5.116 Total Variance Explained Initial Eigenvalues % of Variance Cumulative % 28.664 28.721 59.776 94.182 .111 86.236 57.236 57.700 1.081 98.261 1.261 7.562 7.339 1.885 1.143 14.377 .876 8.157 5.165 97.222 39.026 8.357 11.919 1.508 70.272 82.227 .

746 .208 . .105 .159 .097 .003 .392 .048 .085 . a.092 .198 .002 .157 -.853 .133 -.331 .106 .201 .610 -.086 .234 2 -.332 -.266 -.109 .236 .057 .310 .143 .087 .260 -.038 .199 .024 -.366 .175 -.213 .297 .799 .087 .334 -.369 6 .341 -.354 -.112 .787 .193 3 .188 .039 .061 .011 -.733 .720 .033 .060 .206 .155 .464 .117 a Rotated Component Matrix 1 X17 X23 X18 X13 X29 X14 X2 X7 X11 X8 X19 X5 X6 X9 X27 X21 X26 X24 X12 X20 X10 .349 -.125 .714 -.318 .031 .063 -.156 .416 .150 .008 .294 . Rotation converged in 12 iterations.161 .513 -.785 .004 .807 .107 .276 -.564 .204 -.264 -.043 .024 .260 .056 .004 .228 .270 .140 .015 .104 -.083 .110 .314 .130 .248 .872 .089 -.107 .211 .189 -.196 .043 .026 .080 .170 -.247 .323 .122 Component 4 .823 .197 -.083 .181 .219 .053 .310 .279 7 .074 .050 .289 .596 .074 -.050 -.051 .827 .059 -. Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization.139 .044 .112 .024 .681 -.079 -.147 .230 -.119 .050 .515 .697 .738 .016 .077 .273 5 .317 .127 .190 .524 .200 -.500 Extraction Method: Principal Component Analysis.252 .314 -.

1 tersebut Valid. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Σ X 4 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 2 3 3 4 4 96 Y 116 89 109 104 115 99 114 125 107 109 138 128 104 109 105 113 108 118 104 126 120 109 128 108 110 108 122 98 121 137 3401 X2 16 4 9 9 9 9 9 16 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 16 16 16 16 4 9 9 16 16 316 Y2 13456 7921 11881 10816 13225 9801 12996 15625 11449 11881 19044 16384 10816 11881 11025 12769 11664 13924 10816 15876 14400 11881 16384 11664 12100 11664 14884 9604 14641 18769 389241 XY 464 178 327 312 345 297 342 500 321 327 414 384 312 327 315 339 324 354 312 378 360 436 512 432 440 216 366 294 484 548 277 Dengan menggunakan rumus tersebut diperoleh : 30 rxy = 30 rxy = 0. . maka angket No.PERHITUNGAN VALIDITAS ANGKET Rumus : rxy = {ΝΣΧ ΝΣΧΥ − (ΣΧ)(ΣΥ ) 2 − (ΣΧ) 2 }{ΝΣΥ 2 − (ΣΥ ) 2 } Kriteria Butir angket Valid jika rxy > rtabel Perhitungan : berikut ini perhitungan validitas angket pada butir nomor 1.427 diperoleh rtabel = 0.361 x 316 96 2 x 277 96 30 x x 3401 389241 3401 2 Pada α = 5% dengan N= 30 karena rxy > r tabel. No.

699 1 1 - r11 = Pada α = 5% dengan N = 30 diperoleh r tabel = 0.843 21.361.29 σb2 .699 2.16 2 3. . . 2 σb39 Σσb 2 = = 205 30 21.88 122.PERHITUNGAN RELIABILITAS ANGKET Rumus : 2 Σσ b ⎛ k ⎞⎛ r11 = ⎜ ⎟ ⎜1 − σ t2 ⎝ k − 1⎠ ⎜ ⎝ ⎞ ⎟ ⎟ ⎠ Kriteria Apabila r11 > r tabel. Varians Butir 316 = 270 = 30 30 84 2 30 = 1.16 σb1 2 96 2 30 = 0. Varians Total σ t2 = ΣΥ 2 − (ΣΥ )2 Ν 3401 2 30 30 Ν 389241 = = σt2 122. Karena r11 > r tabel maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel .88 77 2 30 = 1. Koefisien reliabilitas r11 = 39 39 0. maka angket tersebut reliabel Perhitungan 1.

TABEL DISTRIBUSI DATA HASIL PENELITIAN NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 KODE R-001 R-002 R-003 R-004 R-005 R-006 R-007 R-008 R-009 R-010 R-011 R-012 R-013 R-014 R-015 R-016 R-017 R-018 R-019 R-020 R-021 R-022 R-023 R-024 R-025 R-026 R-027 R-028 R-029 R-030 R-031 R-032 R-033 R-034 R-035 R-036 R-037 R-038 R-039 R-040 R-041 R-042 R-043 R-044 R-045 R-046 R-047 R-048 R-049 R-050 R-051 R-052 R-053 R-054 R-055 R-056 R-057 R-058 R-059 R-060 R-061 R-062 R-063 R-064 R-065 R-066 R-067 R-068 1 4 4 3 3 2 4 2 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 2 4 4 2 3 2 3 2 3 2 3 4 3 2 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 2 4 3 1 1 1 3 4 4 4 3 3 4 4 2 2 2 4 4 3 2 4 4 3 2 2 2 1 4 4 1 2 2 2 3 3 4 2 3 4 3 2 2 2 4 4 3 3 4 4 2 3 1 1 3 3 3 2 4 2 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 2 3 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 2 3 3 2 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 2 4 3 3 4 2 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 2 4 4 3 4 4 3 3 4 1 3 2 4 3 3 4 2 4 3 3 2 4 3 4 3 3 3 4 4 2 2 2 4 2 3 3 2 2 2 2 2 3 4 2 3 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 2 3 3 3 3 4 3 3 4 2 3 3 4 2 4 3 2 5 4 3 3 4 2 4 2 4 3 3 3 2 3 2 2 2 3 3 4 4 2 3 3 3 1 3 2 2 2 3 4 2 2 3 3 1 3 3 3 2 4 4 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 3 4 4 2 2 2 3 2 3 3 3 6 4 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 3 3 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 ANGKET 7 4 3 2 3 2 3 3 1 1 2 4 2 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 2 2 3 2 3 2 1 4 4 1 2 3 2 3 2 2 2 2 3 4 3 3 2 2 2 3 2 4 2 1 1 3 3 4 3 2 3 4 2 2 2 3 2 4 2 1 8 4 3 2 2 3 3 3 2 3 2 4 4 2 2 3 3 2 2 4 4 2 2 2 3 2 2 2 3 2 4 4 2 3 2 2 2 3 2 2 2 4 4 2 2 3 3 2 2 4 4 2 3 2 2 3 3 2 2 3 4 3 3 2 2 4 4 2 3 9 4 3 2 3 3 2 2 3 2 4 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3 3 2 2 4 4 2 2 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 4 2 3 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 10 3 3 2 2 2 1 3 4 3 3 4 4 4 2 3 1 3 2 2 4 2 3 3 2 2 3 4 3 2 3 3 2 3 4 3 2 2 3 3 2 4 4 2 3 1 3 2 4 4 4 3 3 4 3 1 4 2 2 3 3 1 3 2 4 4 4 3 3 11 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 2 3 4 4 2 2 3 4 3 4 3 3 2 4 4 2 3 3 4 3 2 3 2 2 4 4 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 2 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 12 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 2 3 4 2 3 3 2 1 3 1 3 1 3 3 1 3 1 3 1 2 3 3 2 4 3 2 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 13 4 3 4 4 3 4 2 4 3 3 3 2 4 3 3 2 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 2 2 2 2 2 3 2 2 4 4 3 4 2 4 4 4 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 4 2 2 3 2 1 2 4 3 2 2 2 2 3 3 2 .

69% 6 2 2 2 2 3 3 2 4 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 4 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 2 5 28 97 0 130 3.08% 9 3 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3 3 2 2 3 1 2 2 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 3 4 3 2 3 3 2 2 3 2 4 2 2 3 3 3 4 4 2 2 3 3 3 2 4 2 2 18 61 50 1 130 13.31% 11 2 3 4 3 3 3 3 4 2 3 4 4 2 2 3 2 3 4 3 3 2 2 2 2 3 3 4 3 4 3 2 2 4 4 3 2 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 2 2 35 68 27 0 130 26.54% 3 3 3 1 4 4 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 2 3 3 2 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 4 2 4 4 4 4 3 2 3 4 4 3 4 3 4 3 69 49 11 1 130 53.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 KODE R-069 R-070 R-071 R-072 R-073 R-074 R-075 R-076 R-077 R-078 R-079 R-080 R-081 R-082 R-083 R-084 R-085 R-086 R-087 R-088 R-089 R-090 R-091 R-092 R-093 R-094 R-095 R-096 R-097 R-098 R-099 R-100 R-101 R-102 R-103 R-104 R-105 R-106 R-107 R-108 R-109 R-110 R-111 R-112 R-113 R-114 R-115 R-116 R-117 R-118 R-119 R-120 R-121 R-122 R-123 R-124 R-125 R-126 R-127 R-128 R-129 R-130 A B C D A B C 1 4 3 4 2 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 29 84 17 0 130 22.54% 27.77% 12 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 4 2 3 3 2 1 3 1 3 1 3 2 1 3 1 3 1 2 3 3 2 4 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 1 3 1 3 1 2 3 3 2 12 72 31 15 130 9.54% 40.08% 37.38% 40.69% 5 4 3 4 2 4 4 4 4 3 3 4 4 2 3 3 3 4 3 4 2 2 2 3 2 2 4 3 1 3 3 3 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 4 4 4 3 3 3 2 3 2 2 2 4 2 2 4 3 1 3 3 3 2 37 53 36 4 130 28.46% 40.85% 46.46% 41.77% 25.62% 13.77% 33.85% 13 4 2 3 4 4 2 3 4 3 3 4 4 3 2 3 2 4 4 2 3 3 2 2 3 2 2 4 3 4 3 2 3 4 2 3 3 4 2 3 2 3 2 2 4 3 3 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 4 2 4 3 2 3 33 53 43 1 130 25.92% 52.38% 31.92% 38.08% 2 3 1 1 1 3 4 2 4 2 2 2 4 3 2 4 2 3 2 2 2 1 2 3 1 2 2 2 3 4 4 2 3 4 2 2 2 4 2 4 3 1 1 1 3 4 4 4 3 3 4 4 2 4 1 2 2 2 3 4 3 2 3 40 33 41 16 130 30.46% 4 3 2 3 1 4 3 3 4 4 4 3 3 3 2 4 3 4 2 2 3 2 3 2 2 4 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 4 3 3 4 1 3 3 3 4 3 4 2 4 3 3 2 3 2 4 2 2 2 4 4 2 3 37 54 36 3 130 28.38% 23.77% 33.46% 28.00% 32.08% .23% 55.46% 53.31% 20.77% 27.85% 44.69% 8.54% 74.62% 18.31% 64.85% 21.62% ANGKET 7 8 1 2 3 3 3 3 2 3 4 4 2 2 3 3 4 4 3 2 3 2 3 4 3 4 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 1 2 3 2 2 2 1 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 4 3 4 3 2 3 2 4 4 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 1 2 1 3 2 2 4 4 2 4 3 2 2 2 2 3 2 3 4 4 1 2 2 3 1 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 14 24 44 37 58 69 14 0 130 130 10.46% 10 4 3 1 2 4 2 3 3 3 2 2 4 2 3 3 2 2 3 4 3 2 3 2 2 3 4 3 2 2 3 3 2 4 2 2 3 3 3 2 2 2 1 3 4 3 3 4 4 4 2 3 1 3 2 3 4 3 2 2 3 3 2 28 52 42 8 130 21.

00% ANGKET 7 10.00% 2 12.08% 6 0.31% 3 0.NO KODE D 1 0.15% 11 0.54% 13 0.77% .77% 4 2.31% 5 3.77% 8 0.77% 10 6.00% 9 0.00% 12 11.

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 14 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 4 4 2 1 3 4 1 3 1 3 2 2 2 2 3 1 3 1 2 3 1 2 4 4 2 2 3 3 3 3 3 4 3 2 3 2 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 15 4 4 2 2 4 4 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 4 4 3 4 4 4 3 2 2 2 3 3 2 2 2 3 4 3 4 3 4 4 3 2 3 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 4 4 2 2 4 4 2 2 2 3 2 4 3 3 16 4 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 17 4 3 3 4 4 4 2 4 2 3 3 3 4 3 3 2 3 3 4 4 3 3 3 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 3 3 2 3 3 4 3 3 3 2 4 2 4 4 4 3 3 4 2 3 3 4 3 3 3 2 18 4 3 3 4 4 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 3 1 1 3 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 2 19 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 ANGKET 20 21 4 4 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 4 3 4 2 4 3 3 2 3 3 2 3 4 2 4 2 2 3 2 3 1 3 4 3 4 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 1 2 2 3 2 3 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 4 3 4 3 1 3 2 3 2 3 4 2 4 2 2 3 3 3 3 2 4 3 3 2 4 3 2 2 2 2 4 3 2 3 1 2 3 2 4 4 2 3 4 2 4 2 2 3 3 3 3 2 4 3 4 2 22 3 3 2 4 4 4 4 4 3 2 4 3 2 3 3 3 3 2 4 4 3 3 4 2 2 3 3 3 1 2 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 4 4 2 3 3 3 3 2 3 4 2 3 4 2 4 4 4 2 3 3 3 3 3 2 3 4 2 3 23 4 2 3 4 4 3 2 4 2 4 3 2 4 4 4 3 3 2 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 2 3 3 4 4 4 2 3 4 2 4 2 3 4 4 3 2 4 3 4 4 4 2 3 4 2 24 2 4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 2 4 3 3 4 3 2 4 2 3 3 3 3 2 3 4 2 25 4 3 3 3 2 2 2 4 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 4 3 26 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 2 27 4 4 4 4 2 2 2 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 3 4 3 4 3 4 4 3 4 2 2 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 .

46% 18 4 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 2 3 3 1 3 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 2 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 1 3 2 2 4 2 3 4 4 4 40 59 27 4 130 30.15% 38.08% 76.62% 3.54% 27 4 2 2 2 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 3 1 4 4 4 4 3 3 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 2 2 4 3 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 3 4 3 3 4 4 2 76 37 16 1 130 58.46% 3.69% 43.69% 34.00% 64.38% 16 4 3 3 3 4 2 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 37 89 4 0 130 28.62% 15.38% 20.85% 24.54% 22 4 2 4 4 4 2 3 3 3 2 4 4 3 3 4 2 2 3 3 3 1 4 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 4 4 2 3 3 3 2 4 4 4 4 4 3 2 4 3 2 3 3 3 2 1 3 3 3 2 2 4 3 3 36 57 32 5 130 27.62% 27.46% 45.08% 65.46% 12.00% ANGKET 20 21 4 3 2 2 2 2 2 2 4 3 1 2 3 2 4 4 2 3 1 3 4 3 4 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 2 3 4 3 1 2 3 3 2 2 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 4 3 4 3 4 3 4 3 1 3 2 3 4 4 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 4 3 4 2 4 3 3 2 3 3 2 3 4 2 4 2 2 3 2 3 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 2 3 2 3 3 3 3 3 56 4 16 85 45 41 13 0 130 130 43.08% 12.23% 28.38% 11.38% 26 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 17 98 15 0 130 13.62% 23 4 2 3 4 4 3 2 4 3 2 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 2 3 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 4 4 2 3 4 2 3 4 4 3 2 4 2 4 3 2 4 4 4 3 1 2 2 2 2 3 2 4 3 3 45 36 45 4 130 34.46% 26.31% 34.31% .38% 30.62% 24 4 3 3 2 3 2 4 2 3 3 4 4 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 2 4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 2 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 21 50 59 0 130 16.77% 15 4 3 4 4 4 2 4 4 3 2 2 4 4 3 4 3 4 3 2 2 2 3 2 2 2 2 3 4 4 4 3 4 4 2 2 3 4 4 2 2 4 4 4 4 3 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 2 3 4 4 4 3 4 50 34 46 0 130 38.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 14 3 2 2 2 3 2 3 3 2 2 4 4 2 1 3 3 1 3 1 3 2 2 2 2 3 1 3 1 4 3 1 2 4 4 2 2 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 3 1 3 1 4 3 1 2 16 59 40 15 130 12.46% 68.92% 0.15% 35.08% 75.31% 45.08% 17 4 2 4 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 4 2 4 2 3 3 3 4 3 3 2 2 2 2 2 4 4 2 3 3 3 42 51 37 0 130 32.38% 31.38% 25 4 2 2 2 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 2 2 2 4 3 4 3 2 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 26 84 20 0 130 20.77% 45.46% 28.31% 39.77% 19 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 30 100 0 0 130 23.

00% 26 0.00% 17 0.NO 14 11.00% 18 3.00% 27 0.00% 0.00% ANGKET 20 21 10.77% .00% 16 0.08% 24 0.00% 25 0.08% 19 0.54% 15 0.00% 22 3.85% 23 3.

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 28 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 4 2 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 ANGKET 29 3 3 3 3 2 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 30 3 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 4 3 3 2 3 2 2 3 3 3 2 3 2 2 3 4 2 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 112 91 80 98 79 83 74 102 81 96 101 81 96 87 91 79 85 79 107 111 83 85 98 84 79 92 77 81 64 84 84 66 78 79 92 78 75 99 83 84 110 109 77 85 77 91 87 93 82 101 96 76 101 72 81 106 98 76 91 112 78 90 86 93 80 101 97 79 .

08% 100 73 80 80 110 79 92 112 85 80 103 110 83 83 98 76 83 91 80 80 65 80 64 65 81 80 91 77 86 98 83 83 110 101 80 85 112 91 80 96 79 81 79 101 85 96 101 80 94 86 91 80 86 65 81 77 91 76 86 95 83 82 .00% 2.54% 5.15% 30.NO 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 28 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 2 3 4 4 3 3 3 2 3 3 4 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 2 4 3 2 4 4 3 56 67 7 0 130 43.38% ANGKET 29 30 3 3 2 2 2 2 2 2 3 4 3 2 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 2 2 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 3 2 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 5 3 86 71 39 56 0 0 130 130 3.62% 43.85% 66.31% 54.08% 51.

00% ANGKET 29 0.00% .NO 28 0.00% 30 0.