Apa itu Positioning (Pengertian Positioning) Positioning adalah tindakan perusahaan untuk merancang produk dan bauran pemasaran

agar dapat tercipta kesan tertentu diingatan konsumen. Sehingga dengan demikian konsumen segmen memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dalam kaitannya dengan para pesaingnya. Bagi perusahaan tindakan untuk meneliti atau mengindentifikasi posisi pesaing dan memutuskan untuk mengambil posisi setaraf dengan posisi pesaing atau mencari kesempatan dalam pasar. Jika posisi perusahaan itu sendiri dekat dengan pesaing lainnya, perusahaan itu harus menyeleksi dan kemudian mencari perbedaan lebih lanjut melalui perbedaan-perbedaan tersendiri. Menurut Kotler (1997: 262): “Positioning is the act of designing the company’s offer so that it occupies a distinct and value placed in the target customer mind”. Maknanya, mencari ‘posisi’ di dalam pasar, langkah ini dilakukan setelah menentukan strategi segmentasi yang dipakai. Dengan kata lain positioning adalah suatu tindakan atau langkah-langkah dari produsen untuk mendesain citra perusahaan dan penawaran nilai dimana konsumen didalam suatu segmen tertentu mengerti dan menghargai apa yang dilakukan suatu segmen tertentu, mengerti dan menghargai apa yang dilakukan suatu perusahaan, dibandingkan dengan pesaingnya Sedangkan menurut Cravens (1991:255),keputusan pemilihan target pasar merupakan titik vokal dari strategi pemasaran itu sendiri dan menjadi dasar dalam menentukan tujuan dan pengembangan strategi positioning. Oleh karena itu, strategi positioning merupakan faktor utama dalam meningkatkan kekuatan posisi pasar perusahaan di suatu pasar tertentu dibanding pesaingpesaingnya. Dari definisi diatas terkandung pengertian bahwa positioning berorientasi pada pikiran atau persepsi konsumen. Jadi positioning adalah usaha untuk menemukan suatu celah di benak konsumen agar konsumen mempunyai image yang khusus terhadap produk atau merk produk atau bahkan terhadap perusahaan. Peran Positioning Dalam Strategi Pemasaran Menurut Craven (1991:270)bahwa positioning memegang peran yang sangat besar dalam strategi pemasaran, setelah melakukan analisis pasar dan analisis pesaing dalam suatu analisis internal perusahaan(total situation analysis). Alasannya dunia sekarang ini dilanda over komunikasi, terjadi ledakan barang,media, maupun iklan. Akibatnya pikiran para prospek menjadi ajang pertempuran. Oleh karena itu, agar dapat berhasil dalam suatu masyarakat yang over komunikasi, perusahaan apa pun sebaiknya mampu menciptakan suatu posisi yang mempertimbangkan tidak hanya kekuatan dan kelemahan perusahaan sendiri, tetapi juga kekuatan dan kelemahan pesaingnya dalam pikiran prospeknya. Itulah

sebabnya, ancangan dasar ‘positioning’tidak lagi sekadar menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dengan yang lain, tetapi memanfaatkan dengan cerdik apa yang ada di dalam pikiran dan mengkaitkan hubungan-hubungan yang telah ada, hal ini karena pikiran manusia juga memiliki tempat bagi setiap keping informasi yang telah dipilih untuk disimpan. Sementara itu, pikiran konsumen sering dianologikan sebagai benteng terakhir pertahanan melawan riuhnya komunlkasi, sebagai tempat menyaring, menerima atau menolak informasi yang ditawarkannya. Apabila ternyata pikiran konsumen telah terbentuk, biasanya produsen lain mengalami kesulitan untuk merubahnya, apalagi pesaingnya tidak tinggal diam melakukan reposisi. Konkritnya, satu hal pokok yang perlu dilakukan dalam usaha ‘memaku mati’pesan di dalam pikiran seseorang adalah sama sekali bukan yang berhubungan dengan pesannya, tapi justru pikiran itu sendiri. Pikiran yang bersih adalah pikiran yang belum dipoles oleh merk lain. Sehingga peranan positioning merupakan sistem yang terorganisir dalam upaya menemukan suatu hal yang tepat, pada waktu yang tepat di dalam pikiran seseorang. Product Positioning Dalam proses positioning selalu dimulai product positioning. Pendapat ini dikemukakan oleh Regis Mc Kenna (1985: 37), yang juga mengemukakan definisi product positioning sebagai berikut: “The positioning process should begin with the product themselves. To gain a strong product positioning, a company must differentiate its product from all other products on the market. The goal is to give theproduct a unique position in the market place.” Dari definisi diatas mengandung pengertian bahwa proses positioning harus dimulai dengan produk itu sendiri. Untuk mencapai product positioning yang kuat suatu perusahaan perlu melakukan diferensiasi dalam banyak faktor yaitu: teknologi, harga, kualitas, saluran distribusi atau sasaran konsumennya. Rumusan positioning yang dikemukakan Kenna(1985:37) menjelaskan perusahaan sewaktu akan melakukan product positioning perlu mempertimbangkan 4 (empat) hal kunci utama, disebut sebagai The Golden Rules of Product. adapun uraiannya sebagai berikut: 1. Perusahaan perlu mengkutitrend dan dinamika pasar, seperti trend teknologi, persaingan, sosial, dan ekonomi. 2. Perusahaan harus memfokuskan pada posisi teknologi dan kualitas. 3. Perusahaan harus mentargetkan produknya pada segmen pasar tertentu misalnya pada segmen masyarakat atas, menengah atau bawah. Karena lebih baik menjadi ikan besar dalam kolam kecil daripada menjadi ikan kecil di kolam besar (it's better to big fish in a little pond,). 4. Perusahaan harus mau bereksperimen dengan tipe produk baru, kemudian memperhatikan reaksi pasar. Jika pemakai menyarankan perubahan maka

2. Fokus utamanya adalah bagaimana caranya sehingga konsumen mempunyai persepsi yang sama dengan yang diharapkan produsen tentang produk yang ditawarkan. 5. 4. baik dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Product Positioning Strategy Product positioning sangat berhubungan dengan segmentasi pasar karena penempatan produk tersebut ditujukan melayani target market tertentu. Penentuan posisi menurut atribut Ini terjadi bila suatu perusahaan memposisikan dengan menonjolkan atribut produk yang lebih unggul dibanding pesaingnya. Penentuan posisi menurut pemakai Ini berarti memposisikan produk sebagai yang terbaik untuk sejumlah kelompok pemakai. seperti hidup di jamankeemasan koboi Old West. 3. Penentuan posisi menurut manfaat Dalam pengertian ini produk diposisikan sebagai pemimpin dalam suatu manfaat tertentu. Misalnya: Lion Country Safari dapat beriklan memilk lebih banyak macam binatang jika dibandingkan dengan Japanese Deer Park. dan seterusnya. Penentuan posisi menurut pesaing Disini produk secara keseluruhan menonjolkan nama mereknya secara utuh dan diposisiskan lebih baik daripada pesaing.perusahaan harus menyesuaikan strateginya. pengertian strategi product positioning sebagai suatu strategi yang digunakan untuk menanamkan suatu citra produk di benak konsumen sehingga produk tersebut terlihat menonjol dibandingkan dengan produk pesaing. antara lain: 1. . Kembali Kotler (1997:265)menjelaskan beberapa cara product positioning yang dapat dilakukan pemasar dalam memasarkan produk kepada konsumen yang dituju. Misalnya Knotts Berry Farm memposisikan diri sebagai taman hiburan untuk orang-orang yang mencari pengalaman fantasi. seperti ukuran. Oleh karena itu. Dengan kata lain pasar sasaran lebih ditujukan pada sebuah atau lebih komunitas. Penentuan posisi menurut penggunaan atau penerapanSeperangkat nilai-nilai penggunaan atau penerapan inilah yang digunakan sebagai unsur yang ditonjolkan dibandingkan pesaingnya. Misalnya Disneyland dapat mengiklankan din sebagai taman hiburan terbesar di dunia. lama keberadaannya. misal: Japanese Deer Park memposisikan diri untuk wisatawan yang hanya ingin memperoleh hiburan singkat. Misalnya Magic Mountain dapat mengiklankan diri sebagai taman hiburan untuk ‘pencari tantangan’.

Misalnya Busch Gardens dapat memposisikan din sebagai nilai terbaik untuk harga (dibandingkan penentuan posisi seperti kualitas tinggi/harga tinggi atau harga termurah.com/2009/04/peran-positioning-dalam-strategi. Segmentasi pasar pada intinya membagi potensi pasar menjadi bagian-bagian tertentu.Penentuan posisi menurut kategori produk Disini produk diposisikan sebagai pemimpin dalam suatu kategori produk. produk kartu ponsel Esia yang murah meriah cenderung ditujukan untuk golongan B dan golongan C. (Baca :Strategi Repositioning (reposisi suatu produk) untuk membentuk citra merek. targeting dan positioning. Dalam hal ini tentu saja serangkaian program pemasaran yang dilakukan harus pas dengan .6.blogspot. berdasar kelas ekonomi dan pendidikan ataupun juga berdasar gaya hidup (psikografis).) http://jurnal-sdm. Setelah segmentasi atas produk telah ditetapkan. bisa berdasar pembagian demografis. Penentuan posisi harga atau kualitas Disini produk diposisikan sebagai menawarkan nilai terbaik. Sebagai misal. Misalnya: Marineland of the Pacific dapat memposisikan diri bukan sebagai ‘taman rekreasi’ tapi sebagai ‘lembaga pendidikan’. kita pertama kali harus terlebih dahulu melakukan segmentasi pasar atas produk yang akan kita jual. Sebagai misal. Pembagian segmen yang paling lazim dilakukan adalah berdasar kelas sosial ekonomi. maka langkah berikutnya adalah melakukan targeting atau membidik target market yang telah kita pilih dalam analisa segmentasi pasar. kelas B (menengah). Targeting dan Positioning dalam Manajemen Pemasaran Filed in: Artikel Marketing Add comments Dalam praktek manajemen pemasaran dikenal adanya istilah STP atau singkatan dari segmentation. dan kelas AB (menengah atas) dan kelas A (golongan atas).html Segmentasi. Sementara produk mobil mewah seperti BMW atau produk tas Gucci ditujukan untuk segmen kelas atas. pembagain yang sering dilakukan adalah membagi lapisan pasar menjadi empat kelas : misal kelas C (kelas ekonomi rendah). Kita akan mencoba membahasnya secara renyah disertai dengan contoh aktual. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus tentang mmarketing management dan strategy. 7. Untuk mencapai hasil pemasaran yang optimal. silakan KLIK DISINI ).

sangat sedikit kita temuai mobil seperti Mercy.kesuksesan yang mereka peroleh dapat dilihat oleh orang lain” kata salah seorang pelanggan Mercy. BMW dan Volvo banyak ditemui di Indonesia. Hal diatas dilakukan agar kegiatan promosi peasaran yang dilakukan pas dan tepat sasaran dengan segmen pasar yang ditujunya. Manfaat mencakup manfat simbolis. Pada sisi lain Esia selalu mencoba memposisikan dirinya sebegai produk rakyat kebanyakan yang murah dan tersedia dimana-mana. BMW menggunakan slogan “The Ultimate Driving Machine”. maka langkah berikutnya adalah melakukan positioning produk.karakteristik pasar sasaran yang hendak kita tuju. Mobil mewah BMW selalu mencitrakan dan memposisikan dirinya sebagai kendaraan mewah nan elegan. bahkan Jaguar dan Ferrari mulai ditemukan di kota metropolitan. Dan selanjutnya hal ini bisa mendorong mereka untuk melakukan pembelian produk yang ditawarkan. STMIK AMIKOM Yogyakarta Penentuan posisi (positioning) menurut manfaat adalah memposisikan produk sebagai pemimpin dalam suatu manfaat tertentu. sebab dengan begitu mereka bisa meraih simpati dalam benak pelanggan. tetapi di Indonesia manfaat sibol ini masih banyak yang mengejarnya. BMW dan Volvo. manfaat fungsional dan manfaat berdasarkan pengalaman. Dengan membeli mobil mahal. maka mereka selalu memilih mal kelas atas seperti Plaza Senayan dan Pacific Place untuk membuka outletnya. Langkah ini artinya adalah menciptpakan keunikan posisi produk dalam benak atau persepsi pelanggan potensial yang akan dibidik. Demikian pula ProXL menggunakan penentuan posisi berdasarkan fungsional dengan . baik simbolis. Minyak goreng Bimoli menggunakan manfaat fungsional dengan menggunakan ”minyak goreng dengan kualitas terbaik dengan kandungan omega 9”. Positioning yang pas ini menjadi sangat penting. Penentuan posisi berdasarkan manfaat fungsional merupakan penentuan posisi berdasarkan manfaat fungsional produk tersebut. Meskipun sesungguhnya hanyalah kesuksesan semu. dan bukan di mal kelas menengah seperti Plaza Jatinegara. Suyanto.com/2009/08/segmentasi-targeting-dan-positioning-dalam-manajemenpemasaran/ Positioning Menurut Manfaat By M. Khasiat omega 9 dikatakan dapat mengurangi resiko terserang jantung koroner dan relatif tahan panas. Malaysia yang kita temukan hanyalah mobil Proton atau Perodua. mobil Mercy. ”Konsumen yang membeli mobil mahal itu untuk menampakkan kesuksesannya dalam berkarir. Sebagai misal produk-produk tas dan sepatu mewah seperti dengan merk Gucci atau Louis Vuitton. Sebaliknya jika ke Kuala Lumpur. http://rajapresentasi. Penentuan posisi berdasarkan manfaat simbolis adalah penentuan posisi dengan menggunakan daya tarik bagi keinginan seseorang untuk memiliki obyek yang dimiliki orang sukses. Selain targeting. fungsional maupun eksperimental. Manfaat simbolis masih berlaku di Indonesia. Penentuan posisi yang sukses membutuhkan strategi komunikasi yang mampu menarik perhatian pada salah satu kebutuhan pelanggan.

Strategi positioning ini menjadikan Bimoli sebagai Top Brand kategori minyak goreng di Indonesia. Positioning Berdasarkan Atribut . STMIK AMIKOM Yogyakarta Positioning (penentuan posisi) menurut kategori produk adalah memposisikan produk sebagai pemimpin dalam kategori produk. Sariwangi tidak sekedar membuatkan teh untuk pasangannya sebagai rutinitas dan kewajiban. pembentukan fraksi padat sampai pemisahan fraksi pada dan minyak. Strategi positioning yang dilakukan Sariwangi ini menyebabkan Sariwangi secara emosional dekat dengan pelanggannya. Kategori produk dapat kita kelompokkan dalam kategori minuman dan makanan. mulai dari penghilangan getah.slogan ”Tak Hanya Bicara”. jelly drink dan sebagainya. kategori perbankan dan keuangan. minuman sari buah. saus sambal. Positioning Berdasarkan Kategori (1) By M. Bimoli berusaha menyajikan kualitas minyak terbaik dengan melakukan proses pengolahan enam tahap. kategori. Suyanto. Bimoli menggunakan positioning berdasarkan kategori produk. mie instan. yaitu kategori teh celup dengan slogan ”Tea to be shared not to be served”. yaitu kategori minyak goreng dengan slogan ”Kesempurnaan Minyak Goreng”. kategori obat-obatan. minuman penambah tenaga. teh dalam kemasan non botol. produk rumah tangga. susu bubuk. kategori perlengkapan pribadi. misalnya minyak goreng. susu cair dalam kemasan. margarin. tepung terigu. Dengan slogan ”cocok untuk kulit daerah tropis”. Teh celup Sariwangi juga positioning berdasarkan kategori produk. penjernihan warna minyak. minuman isotonik. penghilangan asam lemak bebas. kacang. Penentuan posisi berdasarkan manfaat ekperimental penentuan posisi berdasarkan pengalaman pelanggan dalam memakai produk tersebut baik penampilannya maupun kenyamanannya. Viva tetap menjadi Top Brand Indonesia untuk kategori bedak muka. kategori transportasi dan sebagainya. kopi bubuk. teh dalam kemasan botol. Dalam kategori makanan dan minuman masih ada sub kategori. teh celup. pemurnian aroma. kategori komunikasi dan teknologi informasi. sehingga mampu menjadi Top Brand kategori teh celup di Indonesia. Kebanyakan menggunakan Viva kerena Ibu dan Kakaknya menggunakannya. kategori otomotif. Kelompok remaja terbangun bukan hanya saja tetapi karena kecocokan dengan kulit mereka atau kenyamanan menggunakannya. Termasuk juga mempunyai kandungan Omega 9 yang berfungsi menjaga kadar normal kolesterol. teh hijau. Bedak muka Viva menggunakan penentuan posisi berdasarkan eksperimental. biskuit. kategori perawatan pribadi. kecap manis. kategori perlengkapan rumah. Viva merupakan merek lokal yang mampu bertahan lebih dari 45 tahun dari gempuran merek global yang semakin bervariasi dengan persaingan yang tajam. tetapi Sariwangi menginspirasi kaum perempuan untuk menggunakan ”momen minum teh” sebagai sarana untuk saling berbagi dan berkomunikasi dua arah.

Atribut produk dan konsekuensinya tidak diperoleh begitu saja. Suyanto.000. nilai mempengaruhi atribut dankonsekuensinya. STMIK AMIKOM Yogyakarta Pembidikan pasar menentukan pesaing perusahaan. kesalahan perbaikan dan harga jual yang rendah merupakan konsekuensi negatif (kerugian) yang dihindari konsumen. Suyanto. yaitu merenca¬nakan strategi pemasaran bersaingnya. Promagtermasuk contoh yang sukses memanfaatkan penentuan posisi berdasarkan atribut. menurut penggunaan.Oleh karena itu dari persepsi pelanggan. Penentuan posisi (positioning) adalah tindakan untuk merancang citra perusahaan serta nilai yang ditawarkan sehingga pelanggan dalam suatu segmen memahami dan menghargai kedudukan perusahaan dalam kaitannya dengan pesaing. STMIK AMIKOM Yogyakarta Penentuan posisi (positioning) berdasarkan atribut adalah memposisikan produk berdasarkan atribut atau sifat. ukuran. Dalam posisioning-nya Promag menampilkan sosok seorang muslim yang taat. menurut pemakai. Tugas penentuan posisi terdiri dari tiga langkah: mengenali keunggulan bersaing yang mungkin untuk dimanfaatkan. Nilai dipengaruhi kualitas dan harga. tetapi lebih sebagai konsekuensi dari menerima suatu pernyataan atau positioning. meurut kategori produk. warna. Sosok ini diperankan oleh Dedi Mizwar yang dikenal orang sebagai selebriti yang taat beragama. kedudukan dan sebagainya. Pertamina dengan oli MESRAN . Strategi penentuan posisi produk perusahaan kemudian akan memung¬kinkan perusahaan beranjak ke langkah berikutnya. menurut pesaing. kinerja. Setiap tindakan konsumsi yang bernilai sebagai upaya menerima pernyataan yang di-positioningkan. Penentuan posisi berdasarkan atribut ini akan berjalan dengan baik jika atribut ini dikaitkan dengan konsekuensi dari atribut tersebut bagi pelanggan dan nilai personal yang berkonsekuensi pada penguatan produk tersebut di benak pelanggan. lambang. Nilai tersebut berkaitan erat dengan pernyataan atau perilaku yang dilakukan orang dalam kehidupannya. keamanan dan nilai jual kembali yang tinggi adalah konsekuensi positif (manfaat) bagi kendaraan. Status. Bulan puasa dipilih untuk pencitraan produk sehingga sangat menyentuh hati umat Islam. Shar-e card memposisikan dirinya di benak konsumen sebagai kartu debet berdasarka prinsip syariah yang tersebar luas di Indonesia. Akhirnya menjadikan Promag sebagai pemimpin pasar dengan menguasai pangsa pasar sekitar 80 % Strategi Positioning Berdasarkan Nilai By M. dan. Kemasan promag dipilih dengan warna hijau yangidentik dengan agama Islam. kenyamanan. memilih yang paling tepat dan secara efectif mengi¬syaratkan kepada pasar tentang posisi yang dipilih perusahaan.125. keberadaan. Demikian pula yang dilakukan oleh Promag. Nilai personal merupakan keyakinan yang dianut seseorang yang berkaitan dengan apa yang penting dalam hidup.By M.dengan menggunakan slogan “Cara mudah berbagi hasil”. Penentuan posisi dapat dikelompokkan menjadi penentuan posisi menurut nilai. menurut atribut Penentuan posisi menurut nilai adalah memposisikan produk sebagai pemimpin dalam menawarkan nilai terbaik. karena dapat diperoleh di setiap kantor pos dengan hanya Rp. Perusahaan harus meneliti posisi pesaing dan memutuskan posisinya yang terbaik. sebaliknya kerusakan. Konsekuensi merupakan apa yang diharapkan pelanggan untuk memperoleh manfaat atau kerugian ketika mengkonsumsi produk tersebut.. misalnya simbol. menurut manfaat.

Positioning adalah membangun persepsi relatif satu produk dibanding produk lain. sebagai pesaing langsung produk murah dari china. Disamping juga dilengkapi dengan kemasan yang elegan akan menambah nilai bagi konsumen yang dibidiknya. http://msuyanto. . De-positioning merupakan kegiatan untuk mengganti jalinan kompetitor. memposisikan produk dengan kualitas suara dan kualitas layanan purna jual untuk memberi nilai pada konsumennya. Karena penikmat produk adalah pasar. maka keseluruhan citra perusahaan akan sangat mempengaruhi citra produk. Polytron selalu meningkatkan kualitas dengan inovasi melalui riset dan pengembangan tanpa henti. Demikian pula dengan merek Polytron untuk audio. jalinan kompetitor yang ada dan mengubah citra yang ada di benak konsumen. Indonesia Customer Satisfaction Award (ICSA) dan Anugrah Perusahaan Paling Berjasa dalam pengembangan Teknologi dari Presiden Bambang Susilo Yudoyono. Contoh paling nyata adalah dalam industri otomotif. apabila kita menerapkan family branding dalam mengembangkan produk. Dengan komunikasi pemasaran yang integral. positioning adalah cara yang dilakukan oleh marketer untuk membangun citra atau identitas di benak konsumen untuk produk. Inovation Award untuk Home Theatre Television. 2006 — Frans Dalam pemasaran. Polytron juga mendapatkan Top Brand Award dari Frontier Consulting Group. Gold Award of Indonesia Good Design untuk produk compo Polytron Mini Slim PSC200. Anugrah Adi Produk Asli Indonesia.menawarkan kualitas produk yang mempunyai kemampuan memproteksi mesin.com/baru/?cat=650 Positioning February 17. Oli tersebut juga mendapat sertifikat mutu dari lembaga sertifikasi internasional. produk supra fit dari honda dan Smash dari suzuki. tujuannya adalah untuk mengganti segmen pasar dan kegiatan ini mengharuskan pemilik merk untuk mengubah citra produk yang ada di benak konsumen. Yamaha melakukan de-positioning untuk produk Vega R nya dari segmen menengah ke segmen ekonomis. merk atau lembaga tertentu. akhirnya oli MESRAN menjadi merek Top di Indonesia. Iklan oli Mesran dengan slogan ”Makin Memuaskan dengan MESRAN”. Re-positioning merupakan kegiatan yang melibatkan penggantian identitas produk . Reposisi produk sangat ditentukan dari sudut pandang mana konsumen melihat citra produk kita. maka yang perlu dibangun adalah persepsi pasar. Beberapa penghargaan telah diperoleh antara lain The Best Seller 2005 for Audio Home System dan GFK Certified Indonesia. sehingga konsumen diharapkan merasa puas.

kemudian perhatikan ekspresi wajah merekan dan bagaiman mereka merespon kita. Hanya saja karena jasa tidak memiliki visualisasi yang jelas. Ujikan kepada orang yang belum mengenal apa yang kita lakukan dan apa yang kita jual. mengapa mereka akan memilih jasa orang lain dibanding jasa kita ? dan apakah ada karakteristik khusus yang membedakan layanan kita dibanding perusahaan lain ? Menuliskan nilai pembeda dari sudut pandang konsumen merupakan tahap awal proses positioning kita. Keberhasilan satu positioning biasanya berakar pada berapa lama produk tersebut mempunyai keunggulan bersaing. . maka sebelum membangun positioning. kita harus bertanya kepada konsumen nilai tambah apa yang mereka inginkan dari layanan kita. Beberapa hal mendasar dalam membangun strategi positioning satu produk antara lain : • • • • • • • Positioning Positioning Positioning Positioning Positioning Positioning Positioning pada fitur spesifikasi produk pada spesifikasi penggunaan produk pada frekuensi penggunaan produk pada alasan mengapa memilih produk tersebut dibanding pesaing melawan produk pesaing dengan melakukan pemisahan kelas produk dengan menggunakan simbol budaya/kultur Proses Positioning Produk Pada umumnya. proses postioning produk melibatkan : • • • • • • • Mendefinisikan ke segmen pasar mana produk tersebut akan disaingkan Mengidentifikasikan dimensi atribut dan kemasan untuk menentukan seberapa besar pasar Mengumpulkan informasi dari konsumen tentang persepsi mereka tehadap produk dan produk pesaing Mengukur seberapa jauh persepsi konsumen terhadap produk Mengukur seberapa besar pasar produk pesaing Mengukur kombinasi target pasar untuk menentukan variabel marketing dalam melakukan marketing mix Menguji ketepatan antara o Daya saing produk kita dengan produk pesaing o Posisi produk kita dalam persaingan o Posisi vektor idela dalam marketing mix Positioning produk • Proses positioning untuk barang dan jasa sama saja.Strategi Positioning Produk Kemampuan untuk mengidentifikasi peluang positioning merupakan ujian yang berat bagi seorang marketer. namun prosesnya sama. meskipun jasa tidak memiliki ujud fisik.

Masakapai Lion Air dan Asia Air.wordpress. Canon diposisikan pada pasar fotokopi dengan menonjolkan differential advantage dalam kemampuannya mengcopy dengan volume tinggi. Pemasar menjelaskan pada konsumen dan mencoba menancapkannya di benak mereka tentang keunggulan produk dan bagaimana keunikannya dibandingkan produk pesaing. misalnya.Pada saat mereka ingin tahu lebih banyak tentang produk kita karena mereka tertarik dengan prolog kita. Jadi. Dalam melakukan hal ini. pemasar menyampaikan pesan . pengoperasian berbiaya rendah. dan Positioning). di mana pemasar mencoba memutuskan posisi produk di pasar yang hendak disasar. dan keandalannya.com/2006/02/17/positioning/ POSITIONING: Informasional atau Transformasional Positioning adalah unsur ketiga dari strategi STP (Segmentation. positioning merupakan proses untuk merancang suatu citra atau nilai sehingga konsumen dalam segmen sasaran memahami apa yang ditawarkan perusahaan atau merek jika dibandingkan dengan para pesaingnya. Targeting. Misalnya. diposisikan dalam segmen bisnis perjalanan udara dengan penetapan harga yang sangat terjangkau dan layanan penerbangan cukup baik. Konsep Positioning Secara umum. ada tiga tipe konsep postioning : • Functional positions o o o Pemecahan masalah Menyediakan manfaat bagi konsumen Memperoleh persepsi yang menyenangkan dari investor • Symbolic positions o o o o Peningkatan citra diri Identifikasi diri Rasa ikut memiliki dan tingkat penghargaan lingkungan terhadap perusahaan Membangun pengaruh yang cukup kuat dalam segmen pasar tertentu • Experiential positions o o Mampu menstimulasi sensor motorik Mampu menstimulasi sensor kognitif http://kopisusu. maka kita sdah berada di jalur yang tepat.

bila perusahaan mengejar positioning kualitas tinggi. bauran pemasaran bisa dilihat sebagai rincian taktis dari strategis positioning perusahaan. Jelaslah. pola distribusi. Untuk beberapa perusahaan. Namun bagi perusahaan lain. positioning menjadi unsur penting perencanaan pemasaran. pemilihan strategi positioning ini sedikit kabur atau lebih sulit dan ujung-ujungnya perusahaan mengejar posisi yang sama sebagaimana beberapa pesaing lain di pasar. Dengan kata lain. Sesudah mengidentifikasi benefit atau keunggulan kompetitif yang paling potensial untuk dikembangkan. Misalnya. . perusahaan mengharap positioning dalam hal kualitas layanan dan dunia pengalaman merek SIA menarik konsumen yang menganggap bahwa kualitas dan layanan jauh lebih penting ketimbang harga tiket murah. Karena itu. Karena itu. Singapore Airlines. tingkat kepercayaan terhadap strategi positioning akan merosot drastis.pada konsumen dan mencoba membangun keunggulan kompetitif yang diharapkan bisa mengundang minat konsumen dalam segmen sasaran. Berdasarkan itu. hal ini tidak cukup dicerminkan lewat mutu produk atau layanannya. nampaknya ada manfaat sinergis yang diperoleh dengan mengadopsi pendekatan yang sama di pasar baru atau dengan produk baru. Positioning dimulai dari benefit produk atau merek dan lalu mengaitkannya dengan atribut atau nilai-nilai produk : · Benefit ini bisa ‘dibuktikan’ dengan mengacu atribut atau profil atribut yang ‘menciptakan’ benefit itu. Dalam hal ini. perusahaan mesti mengidentifikasi dan membangun seperangkat benefit atau keunggulan kompetitif yang mampu memikat pasar sasaran dan kemudian dengan efektif menyampaikan benefit-benefit ini. style iklan. Misalnya. yang diintisarikan dalam model IDU: · Identifikasi benefit atau keunggulan kompetitif perusahaan atau merek · Delivery: memutuskan benefit yang hendak ditonjolkan dan ditawarkan kepada konsumen · Unique selling propotion (keunikan benefit) dan implementasi konsep positioning. Misal: Rame Rasanya dari permen Nano-Nano atau Jelas Terasa Sedaapnya dari Mie Sedaap. pemasar mesti memutuskan secara rinci basis diferensiasinya. langkah terakhir adalah mengkomunikasikannya kepada pasar. Jenis positioning bersifat teknis ini disebut informational positioning. pemilihan strategi positioning ini bersifat langsung. tetapi juga lewat setiap elemen dalam bauran pemasaran misalnya harga. jelaslah proses positioning mencakup tiga tahap. bila strategi positioning atau citra tertentu sudah terbangun dalam pasar. dan layanan paska jual. Tanpa konsistensi ini. Sehingga. benefit produk mesti ‘nyambung’ dengan kebutuhan dan nilai-nilai konsumen. Jika ini terjadi maka tingkat dan biaya persaingan akan meningkat tajam. karena keputusan positioning berimplikasi langsung pada keseluruhan bauran pemasaran.

Hal ini berkaitan dengan imaji. Kemudian ini disebut sebagai posisi pasar (market position). · Jika baik informational positioning maupun transformational positioning dipakai dalam kampanye iklan . Untuk menentukan posisi pasar yang paling efektif. Misal: tagline Bikin Hidup Lebih Hidup dari StarMild atau Kutau Yang Kumau dari Sprite. Pada intinya positioning adalah strategi komunikasi dan jika kita gagal melakukannya maka ini akan memperburuk efektivitas bauran pemasaran secara keseluruhan. maka ini disebut sebagai positioning bersisi-ganda. Makna ini dulu kerap dipakai dalam perencanaan strategi. Alasan di balik ini jelas. pembeli tidak bisa diyakinkan tentang posisi perusahaan. Namun. 2. lebih sering terjadi walau perusahaan telah mengidentifikasi keunggulan kompetitif potensialnya. Over-positioning. Terus menantang pemimpin pasar berarti mengundang pembalasan dan perang pemasaran yang berdarah-darah dan mahal. pesannya kabur dan konsumen tidak begitu mengerti apa yang dimaui perusahaan. Sebagai aturan umum. dari pasar shandy minuman rendah alkohol ke pasar minuman ringan (soft drink). Makna ini didasarkan pada amatan bahwa produk adalah suatu konsep kompleks dengan banyak atribut berbeda. dan atribut-atribut ini bisa dikombinasikan guna menciptakan beragam ‘profil’ produk. atau penantang. Under positioning. Tingkatan ini bisa dicapai lantaran menjadi produk pertama yang muncul di pasar (atau ‘perintis’) atau mencerminkan fakta dominasi pasar oleh produk dan karena itu mampu menggariskan aturan main yang mesti diikuti oleh pemain pasar lainnya. pengikut. Makna asli ‘positioning’ mengacu pada competitive market standing perusahaan di antara para pesaingnya. karena perusahaan yang lebih kecil lebih mungkin berhasil jika bisa membangun posisinya sendiri di pasar dan mengembangkan basis pelanggan sendiri. Confused positioning.· Dalam kampanye komunikasi. pemasar akan mampu mencapai posisi pasar baru yang dikejarnya dan pemasar akan bisa mengelola dan berkompetisi secara efektif dan meraih keuntungan dalam posisi barunya. pemasar gagal menekankan benefit-benefit ini secara memadai sehingga menyebabkan dampak berikut ini: 1. perlambang dan gaya hidup dan disebut sebagai transformational positioning. market follower mesti menghindari memposisikan dirinya terlalu dekat atau frontal melawan pemimpin pasar. . Dalam memilih strategi repositioning. 3. pemasar perlu percaya diri bahwa pertama. benefit bisa dikaitkan dengan kebutuhan atau nilai-nilai konsumen. Arti lain konsep “position’ adalah konsep yang menyangkut produk dan atributnya. Suatu ‘posisi’ dalam pasar mencerminkan kepemimpinan dan penguasaan produk. konsumen mempersepsi produk perusahaan sebagai terlalu mahal dan perusahaan luput mengenali rentang pasar yang cukup lebar. Misal: Now Everyone Can Fly dari Asia Air atau Berapa Lapis? Ratusan dari biskuit Tango. Perusahaan yang melakukan repositioning mereknya adalah Green Shand. pemasar memulai dengan mengidentifikasi struktur pasar dan positioning yang ditempati pesaingnya. Strategi positioning bisa sangat berbeda bergantung apakah perusahaan merupakan pemimpin pasar.

pertama merancang produk serta atribut yang nyata maupun tidak nyata. Karena itu makna ‘informational’ ini disebut sebagai product position. memposisikannya dalam benak konsumen. karena posisi pasar perlu dirumuskan dulu. http://uyungs. tetapi keduanya juga saling tergantung satu sama lain dan ‘posisi’ suatu produk atau perusahaan dalam satu ‘wilayah’ amat mempengaruhi posisi di wilayah lainnya. Kedua. perusahaan juga mesti memilih competitive direction. Ada 2 jenis medan perang yaitu: pasar dan benak konsumen. Makna konsep ‘position’ yang lebih dikenal menyangkut produk itu sendiri dan atributnya. Penentuan Target Pasar dan Positioning Segmentasi Pasar Pada dasarnya.Berdasarkan hal ini. Dalam mengembangkan suatu produk. Selain itu penting pula memahami perbedaan antara dua jenis ‘medan perang pemasaran’ di mana produk kita hendak diposisikan. Bukan hanya pasar dan benak konsumen saja yang penting dalam perang pemasaran. segmentasi pasar adalah proses membagi pasar keseluruhan suatu produk atau jasa yang bersifat heterogen ke dalam beberapa segmen. ada dua jenis ‘position’ yang berbeda yaitu pasar dan produk. perencana produk perlu merancang profil atribut-atribut yang paling mampu merayu segmen pasar sasaran. di mana masing-masing segmennya cenderung bersifat homogen dalam segala aspek. Product positioning ini terdiri dari dua tahap yaitu. ‘posisi’ suatu produk mencerminkan gambaran profil atribut-atribut produk tersebut. yang akan sangat mempengaruhi posisi kompetitifnya. Perbedaan antara dua arti konsep ‘positioning’ membantu kita dalam merencanakan strategi pemasaran. Hasil ekonomis upaya pemasaran sebenarnya ditentukan di pasar di mana transaksi terjadi. ‘Lokasi’ produk dalam peta persepsi itulah yang merupakan ‘posisi’ produk. dan baru kemudian menentukan dan memutuskan posisi produk. Singkatnya.com/2008/11/08/positioning-informasional-atau-transformasional/ Segmentasi Pasar . dan lalu memutuskan strategi terbaik menyangkut posisi tersebut. dan ada dua wilayah berbeda di mana positioning diamati atau diukur yaitu: pasar dan benak konsumen. Makna lain ‘positioning’ menyangkut pula jenis medan di mana perang pemasaran berlangsung. dibandingkan dengan produk lain atau kebutuhan konsumen. Persepsi konsumen bisa direpresentasikan dalam peta persepsi (perceptual map) yang terdiri dari beberapa dimensi.wordpress. konsep ‘position’ dalam pemasaran cukup bernuansa dan memiliki beberapa makna yang mesti dipahami dengan baik sebelum bisa diterapkan dengan efektif. Alhasil. Selain market position dan strategi terkait yang mesti dipilih oleh setiap pemain pasar. Pembagian segmen pasar: . tetapi kondisi prasyarat penting guna meraih ini adalah sejauh mana konsep produk bisa ditancapkan di benak konsumen.. masing-masing mewakili setiap atribut atau aspek spesifik produk.

daya tarik struktur segmen secara keseluruhan dan SDM. daya beli. Spesialisasi produk Perusahaan memusatkan diri pada pembuatan produk tertentu yang akan dijual kepada berbagai segmen pasar. * Dapat dijangkau (accessible): dapat dijangkau dan dilayani secara efektif. 2. kemudian perusahaan akan menelaah apakah segmensegmen konsumen ini menunjukkan kebutuhan atau tanggapan produk yang berbeda.1. profil segmen. 2001) * Dapat diukur (measurable). Segmentasi pasar bisnis Yaitu membentuk segmen pasar dengan memperhatikan tanggapan konsumen (consumer responses) terhadap manfaat yang dicari. 3. * Dapat dibedakan (differentiable): secara konseptual dapat dipisahkan dan memberi tanggapan yang berbeda terhadap elemen dan program bauran. Spesialisasi pasar Perusahaan memusatkan diri pada upaya melayani berbagai kebutuhan dari suatu kelompok pelanggan tertentu. dan merupakan segmen yang paling tepat sebagai landasan untuk ekspansi ke segmen lainnya. * Besar segmen (subtantial): cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani. Spesialisasi selektif Perusahaan memilih sejumlah segmen pasar yang menarik dan sesuai dengan tujuan serta sumber daya yang dimiliki. segmen tersebut tidak memiliki pesaing. Evaluasi terhadap segmen pasar adalah adanya pertumbuhan segmen. Segmentasi pasar yang efektif (Fandy Ciptono. Segmentasi pasar konsumen Yaitu membentuk segmen pasar dengan menggunakan ciri-ciri konsumen (consumer characteristic). ukuran. * Dapat diambil tindakan (actionable): program yang efektif dapat dirumuskan untuk menarik dan melayani segmen tersebut. Pelayanan penuh (full market coverage) . Hal itu dilakukan karena dana yang terbatas. daan merek. serta tujuan dan sumber daya perusahaan apakah perusahaan berinvestasi dalam segmen tersebut atau tidak Penentuan Target Pasar Konsentrasi segmen tunggal Perusahaan memilih berkonsentrasi pada segmen tertentu. waktu penggunaan.

Kegiatan ini tidak harus dilakukan dengan riset yang rinci dan biaya tinggi. persepsi pelanggan terhadap dirinya sendiri. karena dibutuhkan sumber daya yang sangat besar.blogspot.Perusahaan berusaha melayani semua kelompok pelanggan dengan semua produk yang mungkin dibutuhkan. penambahan pelayanan. Dengan demikian. Diferensiasi "citra" adalah persepsi masyarakat terhadap perusahaan atau produk.com/2009/07/segmentasi-pasar-penentuan-target-pasar. peningkatan kualitas. pengembangan. persepsi pesaing terhadap perusahaan. Nilai superior sendiri dibentuk dari beberapa komponen. produk dan jasa perusahaan dipersepsikan lebih superior dan khusus (distinctive) dibandingkan dengan produk dan jasa pesaing dalam persepsi konsumen. Fokus utama positioning adalah persepsi pelanggan terhadap produk yang dihasilkan dan bukan hanya sekedar produk fisik. keahlian. persepsi pelanggan terhadap perusahaan. persepsi perusahaan terhadap pesaing. dan persepsi pelanggan terhadap pesaing. terutama jangkauan. Pengertian Deferensiasi Deferensiasi yang kompetitif adalah tindakan merancang satu perbedaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dari lawan/pesaing. http://mycopypast. tetapi bisa dengan cara yang mudah danmurah serta tidak terlalu mengganggu . dan komunikasi keunggulan yang bersifat khas serta unik. dan kinerja saluran tersebut. dll. Keberhasilan positioning sangat ditentukan oleh kemampuan sebuah perusahaan untuk mendeferensiasikan atau memberikan nilai superior kepada pelanggan. persepsi pesaing terhadap dirinya sendiri. Sedangkan deferensiasi "saluran" yaitu perusahaan mencapai deferensiasi dengan cara membentuk saluran distribusi. persepsi pesaing terhadap pelanggan. Hanya perusahaan besar yang mampu menerapkan strategi ini. kemudahan pelanggan. Deferensiasi "personil" dengan cara mempekerjakan atau melatih orang-orang yang lebih baik dari pesaing mereka. Deferensiasi bisa berdasarkan "produk" yang ditawarkan dengan berbagai keistimewaan. Pengertian Positioning Positioning berhubungan dengan upaya identifikasi. persepsi perusahaan terhadap pelanggan. Sedangkan kunci utama keberhasilan positioning terletak pada persepsi yang diciptakan dari: persepsi perusahaan terhadap dirinya sendiri.html Positioning Strategy Identifikasi Target Segmen yang Relevan Yang dimaksud identifikasi target market adalah melihat secara dalam dan jeli tentang perilaku konsumen yang menjadisasarannya.

namun halyang tidak kalah pentingnya adalah upaya meyakinkan konsumenbahwa ciri khas yang ditampikan bukan hanya permukaannyasaja. Pada strategi biaya rendah.konsumen saatmemberikan informasi tentang perilakunya. Dengan demikian menetapkan keunggulanproduk merupakan upaya untuk meyakinkan konsumen. premium dan prestis. Untuk menentukan ciri produk tentunya diperlukan waktuyang relatif lama dan informasi yang akurat. yakni: harga relatif merek dan dimensi intrinsik (yang ditawarkan merek pada konsumen. Merumuskan point of different adalah menetapkan kekhususanproduknya dibanding dengan produk saingannya.aspek material maupun imaterial). yakniupaya untuk menempatkan dan memantapkan kembali posisipasarnya pada benak konsumen. baik dalam aspek. pemasar memilih . Pemasar bisa memilih antara ketiga strategi positioning harga berikut: strategi biaya rendah (low cost).Demikian halnya dalam kegiatan posisi pasarnya harus fleksible agar tidak ditinggal olehkonsumennya. Dengandemikian maka ciri produk tersebut akan terlihat sangat jelas dan nyata. Kesalahan dalammenentukan ciri produk akan berakibat besar bagi perusahaan Tetapkan Keunggulan Kompetitif Produk Menentukan point of differentiation sangatlah penting.Dengan demikian strategi marketing yang dilakukan perusahaanharuslah mengikuti perubahan tersebut. Positioning dan komunikasi pemasaran Penentuan positioning merek biasanya dilakukan pada 2 dimensi. Tindakan ini disebut sebagai repositioning. Kebijakan pricing atau penetapan harga bisa disesuaikan sesuai strategi masing-masing. slogan yang dapat meyakinkan konsumennya Reposisi Pasar Seperti kita ketahui bersama bahwa masyarakat konsumensifatnya selalu berubah sesuai dengan kemajuan tata sosialnya. Kegiatan repositioningdilakukan apabila dirasakan terjadi perubahan dan pergeseransituasi pasar.tetapi benar-benar bisa dinikmati sebagai sesuatu yang benar-benar beda. Untuk kegiatan ini dapat dilakukan dengan membuat motto. melalui pertanyaan sederhananya berikut ini Rumuskan Poin Diferensiasinya. Bahkan bila memungkinkan untuk menarik dan mendapatkan informasitentang konsumen dapat dilakukan dengan memberikan hadiah.Perhatikan apa yang dilakukan oleh Hypermart untuk memelihara posisi pasarnya.

Bagi perusahaan tindakan untuk meneliti atau mengindentifikasi posisi pesaing dan memutuskan untuk mengambil posisi setaraf dengan posisi pesaing atau mencari kesempatan dalam pasar. Untuk diferensiasi material. Pemasar menetapkan positioning harga merek di pasar berlandaskan strategi harga yang dipilih. Jadi. Jadi dalam positioning. Jika memilih strategi biaya rendah. pemasar berusaha menang dalam persaingan dengan memproduksi seefisien dan semurah mungkin (biasanya dengan marjin rendah). Lebih-lagi. derajat diferensiasinya bahkan sangat tinggi (baik dari aspek material maupun imaterial). komunikasi pemasaran menjadi penentu kesuksesan diferensiasi dan karenanya diferensiasi perlu investasi besar. pemasar menghindari jor-joran persaingan harga dengan menawarkan produk yang tinggi maknanya di mata konsumen (lewat strategi diferensiasi). namun lebih pada eksklusivitas target market. merek kerap hanya berfungsi sebagai tanda pengenal bagi harga rendah. Eksklusivitas semacam ini tidak hanya terkait atribut intrinsik produk (kualitas yang sangat tinggi. Dalam positioning intrinsik merek. sehingga merek hanya menambah sedikit nilai material atau imaterial pada produk di mata konsumen (misalnya rokok cap Kerbau).bersaing dengan menawarkan harga serendah mungkin (ingat Asia Air). Pendeknya. Di sini harga lebih berfungsi menegaskan makna psikologis tertentu bagi konsumen. Maka komunikasi pemasaran mutlak diperlukan guna mengokohkan diferensiasi material tersebut. untuk harga prestis. Komunikasi pemasaran menancapkan diferensiasi ini di benak konsumen. Jika posisi perusahaan itu sendiri dekat dengan pesaing lainnya. misalnya). Apalagi bila strategi prestis dipilih di mana eksklusivitas tertentu diterapkan pada merek. pada strategi pemium dan prestis. Kesuksesan strategi premium atau prestis ditentukan differential advantage yang ditawarkan merek. perusahaan itu harus menyeleksi dan kemudian mencari perbedaan lebih lanjut melalui . Contoh klasiknya adalah Rolex. dimensi harga tidak bisa dipisahkan dari dimensi intrinsik merek. Strategi premium menawarkan banyak ruang guna membuat merek bermakna di mata konsumen. Investasi besar? Tidak semua pemasar bisa menerapkannya dong? Solusinya adalah menerapkan bauran komunikasi pemasaran terpadu secara smart. Jika strategi premium dipilih. merek yang bertumpu pada diferensiasi aspek imaterial amat mengandalkan komunikasi pemasaran. Diferensiasi bisa didasarkan pada aspek material dan/atau imaterial (seperti dunia pengalaman di sekitar merek yang diciptakan iklan). PENGERTIAN POSITIONING Positioning adalah tindakan perusahaan untuk merancang produk dan bauran pemasaran agar dapat tercipta kesan tertentu diingatan konsumen. harga produk dipatok setinggi mungkin dengan mengacu harga tertinggi di pasar. Sebaliknya. inovasi produk terus-menerus tentu saja butuh investasi besar. Sehingga dengan demikian konsumen segmen memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dalam kaitannya dengan para pesaingnya. pemasar menekankan kualitas yang cukup bagus yang bisa didapat dengan harga murah.

PERANAN POSITIONING DALAM PEMASARAN Menurut Craven (1991:270) bahwa positioning memegang peran yang sangat besar dalam strategi pemasaran. Itulah sebabnya. Oleh karena itu. Sementara itu. dibandingkan dengan pesaingnya. agar dapat berhasil dalam suatu masyarakat yang over komunikasi. Menurut Kotler (1997: 262): “Positioning is the act of designing the company’s offer so that it occupies a distinct and value placed in the target customer mind”. langkah ini dilakukan setelah menentukan strategi segmentasi yang dipakai. Akibatnya pikiran para prospek menjadi ajang pertempuran. maupun iklan. keputusan pemilihan target pasar merupakan titik vokal dari strategi pemasaran itu sendiri dan menjadi dasar dalam menentukan tujuan dan pengembangan strategi. perusahaan apa pun sebaiknya mampu menciptakan suatu posisi yang mempertimbangkan tidak hanya kekuatan dan kelemahan perusahaan sendiri. Alasannya dunia sekarang ini dilanda over komunikasi. Jadi positioning adalah usaha untuk menemukan suatu celah di benak konsumen agar konsumen mempunyai image yang khusus terhadap produk atau merk produk atau bahkan terhadap perusahaan. strategi positioning merupakan faktor utama dalam meningkatkan kekuatan posisi pasar perusahaan di suatu pasar tertentu dibanding pesaingpesaingnya.media. tetapi juga kekuatan dan kelemahan pesaingnya dalam pikiran prospeknya. biasanya produsen lain mengalami kesulitan untuk merubahnya. Konkritnya. Maknanya. Pendapat ini dikemukakan oleh . Pikiran yang bersih adalah pikiran yang belum dipoles oleh merk lain. mencari ‘posisi’ di dalam pasar. Sedangkan menurut Cravens (1991:255). menerima atau menolak informasi yang ditawarkannya. Dengan kata lain positioning adalah suatu tindakan atau langkah-langkah dari produsen untuk mendesain citra perusahaan dan penawaran nilai dimana konsumen didalam suatu segmen tertentu mengerti dan menghargai apa yang dilakukan suatu segmen tertentu. setelah melakukan analisis pasar dan analisis pesaing dalam suatu analisis internal perusahaan (total situation analysis). Sehingga peranan positioning merupakan sistem yang terorganisir dalam upaya menemukan suatu hal yang tepat. satu hal pokok yang perlu dilakukan dalam usaha ‘memaku mati’pesan di dalam pikiran seseorang adalah sama sekali bukan yang berhubungan dengan pesannya. pikiran konsumen sering dianologikan sebagai benteng terakhir pertahanan melawan riuhnya komunlkasi. tapi justru pikiran itu sendiri. tetapi memanfaatkan dengan cerdik apa yang ada di dalam pikiran dan mengkaitkan hubungan-hubungan yang telah ada. rancangan dasar ‘positioning’ tidak lagi sekadar menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dengan yang lain. Oleh karena itu. sebagai tempat menyaring. terjadi ledakan barang. Apabila ternyata pikiran konsumen telah terbentuk.perbedaan-perbedaan tersendiri. mengerti dan menghargai apa yang dilakukan suatu perusahaan. apalagi pesaingnya tidak tinggal diam melakukan reposisi. pada waktu yang tepat di dalam pikiran seseorang. Dari definisi diatas terkandung pengertian bahwa positioning berorientasi pada pikiran atau persepsi konsumen. PRODUCT POSITIONING Dalam proses positioning selalu dimulai product positioning. hal ini karena pikiran manusia juga memiliki tempat bagi setiap keping informasi yang telah dipilih untuk disimpan.

dan ekonomi. 2. antara lain: 1. Rumusan positioning yang dikemukakan Kenna (1985:37) menjelaskan perusahaan sewaktu akan melakukan product positioning perlu mempertimbangkan 4 (empat) hal kunci utama. a company must differentiate its product from all other products on the market. Oleh karena itu. 3. disebut sebagai The Golden Rules of Product. Kembali Kotler (1997:265) menjelaskan beberapa cara product positioning yang dapat dilakukan pemasar dalam memasarkan produk kepada konsumen yang dituju. Perusahaan harus mentargetkan produknya pada segmen pasar tertentu misalnya pada segmen masyarakat atas. Perusahaan harus mau bereksperimen dengan tipe produk baru. sosial. yang juga mengemukakan definisi product positioning sebagai berikut: “The positioning process should begin with the product themselves. Untuk mencapai product positioning yang kuat suatu perusahaan perlu melakukan diferensiasi dalam banyak faktor yaitu: teknologi. kemudian memperhatikan reaksi pasar. seperti ukuran. The goal is to give theproduct a unique position in the market place. seperti trend teknologi. adapun uraiannya sebagai berikut: 1. Jika pemakai menyarankan perubahan maka perusahaan harus menyesuaikan strateginya. kualitas. Misalnya Knotts Berry Farm memposisikan diri sebagai taman hiburan untuk orang-orang yang mencari pengalaman fantasi. persaingan. dan seterusnya.). harga. PRODUCT POSITIONING STRATEGY Product positioning sangat berhubungan dengan segmentasi pasar karena penempatan produk tersebut ditujukan melayani target market tertentu. Perusahaan harus memfokuskan pada posisi teknologi dan kualitas. saluran distribusi atau sasaran konsumennya. lama keberadaannya.” Dari definisi diatas mengandung pengertian bahwa proses positioning harus dimulai dengan produk itu sendiri. menengah atau bawah. Penentuan posisi menurut penggunaan atau penerapan Seperangkat nilai-nilai penggunaan atau penerapan inilah yang digunakan sebagai unsur yang ditonjolkan dibandingkan pesaingnya. 2. 4. 4. misal: Japanese Deer Park memposisikan diri untuk wisatawan yang hanya ingin memperoleh hiburan singkat. Perusahaan perlu mengkuti trend dan dinamika pasar. Karena lebih baik menjadi ikan besar dalam kolam kecil daripada menjadi ikan kecil di kolam besar (it's better to big fish in a little pond. pengertian strategi product positioning sebagai suatu strategi yang digunakan untuk menanamkan suatu citra produk di benak konsumen sehingga produk tersebut terlihat menonjol dibandingkan dengan produk pesaing. Fokus utamanya adalah bagaimana caranya sehingga konsumen mempunyai persepsi yang sama dengan yang diharapkan produsen tentang produk yang ditawarkan. To gain a strong product positioning. Misalnya Disneyland dapat mengiklankan din sebagai taman hiburan terbesar di dunia. Penentuan posisi menurut pemakai Ini berarti memposisikan produk sebagai yang terbaik untuk sejumlah kelompok pemakai. . 3.Regis Mc Kenna (1985: 37). Penentuan posisi menurut atribut Ini terjadi bila suatu perusahaan memposisikan dengan menonjolkan atribut produk yang lebih unggul dibanding pesaingnya. Penentuan posisi menurut manfaat Dalam pengertian ini produk diposisikan sebagai pemimpin dalam suatu manfaat tertentu. seperti hidup di jamankeemasan koboi Old West.

konsumen dipengaruhi oleh citra badan usaha yang bersangkutan sedangkan posisi produk yang ada di benak konsumen dapat membentuk suatu citra yang khusus di benak konsumen. Misalnya Busch Gardens dapat memposisikan din sebagai nilai terbaik untuk harga (dibandingkan penentuan posisi) seperti kualitas tinggi/harga tinggi atau harga termurah.Penentuan posisi menurut kategori produk Disini produk diposisikan sebagai pemimpin dalam suatu kategori produk. sehingga konsumen diharapkan akan memiliki suatu kesan tertentu terhadap merek tertentu. menurunnya penjualan atau perubahan pada lingkungan sosial seringkali memotivasi perusahaan untuk mereposisi penetapan brand. Penentuan posisi menurut pesaing Disini produk secara keseluruhan menonjolkan nama mereknya secara utuh dan diposisiskan lebih baik daripada pesaing. repositioning adalah merubah persepsi konsumen relasi brand menjadi kompetisi brand. Perubahan demografi. Dari pernyataan ini dapat dikatakan bahwa image dan repositioning mempunyai hubungan yang erat dalam mengambil keputusan pembelian. Reposisi suatu produk (repositioning) yang dilakukan oleh badan usaha terhadap produknya bertujuan untuk menempatkan suatu posisi yang unik di benak konsumen. 5. Terkadang perusahaan melakukan repositioning untuk menyangga pertumbuhan permintaan pada saat pasar sedang melemah atau untuk mengoreksi kesalahan positioning.Dengan kata lain pasar sasaran lebih ditujukan pada sebuah atau lebih komunitas. tentu akan berpengaruh dalam aktivitas pemilihan produk. Hasil yang didapat dari kesuksesan strategi reposisi suatu produk (repositioning strategy) adalah berupa suatu citra merek yang berbeda dan tertanam di dalam benak konsumen dan dipercaya oleh konsumen di dalam melakukan aktivitas pemilihan produk. Untuk itu harus dilaksanakan repositioning secara terus menerus. Menurut Lamb. Misalnya: Lion Country Safari dapat beriklan memilk lebih banyak macam binatang jika dibandingkan dengan Japanese Deer Park. Hair. brand image yang tercipta pada suatu merek dibentuk. Kesan ini adalah brand image. Penentuan posisi harga atau kualitas Disini produk diposisikan sebagai menawarkan nilai terbaik. baik dalam arti sempit maupun dalam arti luas. dan dipengaruhi usaha-usaha repositioning yang dilakukan oleh badan usaha. PENGERTIAN REPOSITIONING Suatu perusahaan atau organisasi yang ingin berkembang pesat harus dapat terus menerus memposisikan diri dibenak konsumen dan membuat konsumen mengutamakan produknya dibanding dengan produk pesaing. Memposisikan produk tidak hanya sekedar konsumen mengetahui keberadaan produk tapi juga dapat memberikan kepuasan yang berarti bagi konsumen. 6. Misalnya Magic Mountain dapat mengiklankan diri sebagai taman hiburan untuk ‘pencari tantangan’. Sasaran utama dari strategi reposisi suatu produk adalah membentuk citra merek tertentu di benak konsumen. Secara psikologis konsumen akan cenderung untuk mengadopsi suatu jenis produk yang mempunyai citra merek yang kuat. 7. Demikian pula sebaliknya. McDaniel (2003: 205). Misalnya: Marineland of the Pacific dapat memposisikan diri bukan sebagai ‘taman rekreasi’ tapi sebagai ‘lembaga pendidikan’. Keberhasilan strategi reposisi suatu produk (repositioning strategy) yang dijalankan badan usaha terhadap produknya adalah dengan terbentuknya brand image yang unik dan tertanam kuat di benak konsumen. . dan unik karena menawarkan sesuatu yang lain dengan yang ditawarkan pesaing.

4. Asosiasi yang berbeda dapat menjadi kunci persaingan yang menguntungkan. jika berniat masuk ke pasar baru. Repositioning dilakukan saat positioning Anda menjadi tidak unik dan tidak menunjukkan “ kenapa “ harus memilih merek anda dibanding pesaing. 2. konsumen dipengaruhi oleh image dari merek yang tertanam di benak konsumen seperti tersebut di atas. Badan usaha melakukan repositioning terhadap produknya dengan positioning tersebut dapat menciptakan suatu image. sehingga dalam melakukan aktifitas pemilihan produk. tetapi pasar yang bagus tersebut justru sering memancing masuknya pesaing – pesaing baru yang ramai – ramai menyerang pemain yang sudah ada. lakukanlah repositioning. Hal ini tentu saja sering memaksa kita memikirkan kembali positioning merek kita saat ini. konsumen akan lebih mudah untuk tertarik membeli produk badan usaha itu. untuk itu perlu dipikirkan untuk menyasar segmen baru. Reaksi atas posisi baru pesaing Rasanya pasti tidak enak jika merek Anda terus diserang oleh pesaing. ALASAN PERLUNYA REPOSITIONING Menurut Kertajaya (2004:96–105). Badan usaha berusaha membentuk image yang positif tentang produknya pada benak konsumennya. Mengubah value offering . selalu ada trend – trend baru yang muncul.Reposisi suatu produk (repositioning) yang ada di dalam benak konsumen dapat membentuk image di benak konsumen. Analisa dengan baik apakah tren tersebut bertahan lama dan yang paling penting adalah apakah trend tersebut akan merubah perilaku konsumen terhadap keputusan pembeliannya. maka badan usaha mempunyai posisi persaingan yang menarik dan akan didukung oleh asosiasi yang kuat pula. 3. maka konsumen cenderung memilihnya dalam keputusan pembeliannya. Untuk itu. setiap segmen tentu memiliki karakteristik yang berbeda. Merek akan sangat berperan penting agar konsumen dapat mengingat produk badan usaha dengan produk badan usaha yang lain untuk itu dengan menanamkan image yang positif pada benak konsumen. Pada situasi persaingan yang semakin ketat perbedaan image suatu produk bisa menjadi lebih kompleks dan pasar menjadi lebih ramai sehingga konsumen menjadi lebih mempercayai citra merek suatu produk dan pada atribut aktual suatu produk dalam keputusan pembeliannya. dengan repositioning yang tepat dan sesuai dengan manfaat dari atribut yang diberikan oleh produk dan jasa yang ditawarkan maka antara harapan dan keinginan konsumen dapat dipenuhi. Menangkap tren baru Pasar tidak ada yang statis. Perkembangan ini tentu merubah preferensi dan perilaku konsumen. Menggapai pasar baru Sebuah merek seringkali telah memiliki pasar yang bagus. Kalau anda tetap berdiam diri terhadap pergerakan pesaing. Atau bisa saja sebuah merek merasa pasar yang selama ini dilayani sudah sulit berkembang. Dengan adanya repositioning yang baik. karena jika suatu merek mempunyai posisi yang lebih baik. Jika ya. apakah cocok? Dapat dikatakan tidak. maka anda harus melakukan repositioning. sehingga konsumen akan mengingat merek dari produk tersebut. anda mungkin akan dikesankan tidak mampu atau kalah bersaing. jika Anda tetap menggunakan positioning lama untuk menyasar segmen baru. Ada beberapa alasan mengapa perusahaan perlu melakukan repositioning : 1. Jika ingin menyasar segmen baru. apakah selalu harus menggunakan repositioning? Pertimbangannya sederhana. sehingga menjadi rintangan berat bagi pesaingnya.

Memang dengan jumlah penduduknya yang besar Cina merupakan pasar yang menggiurkan. Sebagai contoh klasik adalah mobil Volvo yang memiliki posisi di otak konsumen sebagai mobil paling aman . Kalau masih tetap mempertahankan positioning yang lama. Bagaimana kerja otak sampai membuat konsumen membeli suatu merek tergantung pada posisi merek itu di otak konsumen. dan kerjasama regional AFTA. Dan mau tidak mau. bukan B. tak terkecuali industri di Indonesia. Cina dapat dikatakan masih dalam tahap belajar dibandingkan negara-negara mau lainnya. Produkproduk Cina tidak hanya masuk ke negara-negara berkembang tapi juga mampu menembus negara-negara maju seperti Amerika dan Eropa. karena yang ditawarkan sudah berbeda. Pasar Global Pada era perdagangan bebas saat ini. Tapi dalam kemajuan teknologi industri. Akibatnya. usaha pemasaran diperlukan untuk repositioning. Setiap negara bebas untuk memasarkan produknya ke negara lain. di otak konsumen. Otak konsumen diyakini berperan penting dalam pembelian suatu produk atau merek. banyak industri di setiap negara yang khawatir pasar ekspornya akan berkurang.Repositioning bisa dilakukan bila sebuah merek mencoba menawarkan value yang berbeda. C atau pesaing yang lain. Dengan perubahan value yang ditawarkan ke konsumen. maka tidak menunjang perubahan value yang ditawarkan ke konsumen. GATT. Akhirnya. Terbukanya pasar yang lebih luas juga dimungkinkan dengan adanya perjanjian multilateral seperti WTO. Pembatasan ekspor yang sebelumnya berdasarkan kuota yang diberikan oleh negara pengimpor sudah tidak berlaku lagi. Otak konsumen menyimpan posisi suatu merek berbanding dengan merek lain. Tak heran. Sehingga pasar semakin luas dan lalu lintas perdagangan semakin ramai. Karena otaklah yang memerintahkan seorang konsumen membeli suatu merek A. batasan-batasan perdagangan menjadi semakin tipis. maka konsumen yang mementingkan kesehatan akan mencari A. kalau merek A diposisikan sebagai merek yang sehat. hanya negara dengan produk berdaya saing tinggi saja . REPOSITIONING INDUSTRI INDONESIA DI PASAR GLOBAL Dewasa ini produk-produk Cina gencar memasuki pasar ekspor di banyak negara. setiap industri harus bersiap-siap melakukan repositioning strategi bisnisnya untuk menghadapi persaingan dengan produk Cina. Kalau merek B diposisikan sebagai harga murah maka konsumen yang mementingkan harga akan menguber B. tentu sebuah merek mau tidak mau harus melakukan repositioning. Hal ini cukup mengejutkan mengingat sepuluh tahun lalu Cina masih bukan siapa-siapa dalam bidang industri. REPOSISI MEREK PADA MINDSET KONSUMEN Persaingan antar merek tidak dimulai di pasar. Value disini menunjukkan perbandingan antara apa yang didapatkan konsumen (total get) dengan apa yang diberikan (“total give”). Inilah sebenarnya makna dari positioning. Inilah yang mendorong para pemasar memenangkan posisi mereknya di otak konsumen. tetapi lebih awal lagi. Demikian dengan posisi yang lain. Sebagai contoh. Kehnichi Ohmae. Saat posisi ini tidak pas lagi. bahwa dunia akan menjadi borderless world. Seperti dikatakan salah satu guru pemasaran Asia. para pemasar berlomba-lomba supaya mereknya menempati posisi unik di otak konsumen yang berbeda dengan para pesaing.

Berdasarkan data dari departemen perdagangan. di akhir abad ke-20 Korea telah menjadi salah satu raksasa industri di dunia.yang akan mampu bertahan. menyadari perlunya transformasi ekonomi dari masyarakat pertanian menjadi masyarakat industri. Pada tahun itu Cina berhasil mencapai volume pedagangan ekspor sebesar 5. “sang naga” Asia.88 miliar dollar AS. Cina menjadi lebih agresif dengan menyatakan ingin bergabung dengan AFTA. Cina yang sebelumnya menutup diri dengan kebijakan ekonomi sentralistik mulai membuka diri bagi perdagangan dan investasi asing. Pada tahun 1996 Cina yang masih berada diposisi 10 sebagai negara pengekspor terbesar dunia telah mencapai posisi keempat pada tahun 2003. Salah satu kemudahan itu berupa rendahnya tingkat suku bunga yang hanya berkisar lima sampai enam persen. Pertumbuhan ini jelas mengkhawatirkan Negara-negara tetangganya seperti Negara di ASEAN. Change driver kedua adalah sistem ekonomi. Berbeda dengan Cina yang . Park Chung Hee. Selanjutnya sistem ekonomi akan berubah mengikuti change driver ketiga yaitu pasar. Biaya angkutan di pelabuhan bagi industri yang melakukan ekspor juga ditekan semurah mungkin. Presiden Korea Selatan di masa tahun 1960an. Sejarah membuktikan bahwa teknologi informasi mampu membawa suatu negara menuju perkembangan yang pesat. Pasar global memungkinkan pengusaha dari seluruh negara bersaing memperebutkan pasar domestik negara lain. murah. Penggerak perubahan atau change driver yang pertama adalah teknologi. Contohnya Amerika yang kembali menjadi leader dalam kemajuan ekonomi berkat dukungan banyak perusahaan di bidang Information Technology. Geliat Industri di China Cina. pertumbuhan ekonomi Cina jelas-jelas sangat merisaukan. Dengan pemberian kemudahan-kemudahan itu diharapkan industri Cina mampu membuat produk yang berkualitas. Proses perubahan persaingan di era globalisasi ini bisa kita amati dari tiga aspek penggeraknya. Apalagi dengan adanya AFTA sebagai kawasan perdagangan bebas Negara-negara ASEAN. terlihat cepat mengambil peluang di pasar global. Banyak industri nasional yang merasa kehilangan pasar ekspornya akibat membanjirnya produk-produk Cina. dan berdaya saing tinggi di pasar eskpor Internasional. Dan diharapkan pasar akan mulai melirik produk Cina karena mampu berperan sebagai cost leader. Salah satu nilai yang diinginkan pasar adalah produk berkualitas dengan harga murah. Akibatnya pasar akan semakin berhak menentukan seberapa besar nilai yang bisa didapat dari suatu produk. kontribusi ekspor Indonesia dibeberapa Negara cenderung menurun dari tahun 1996 sampai dengan 2003. Kinerja Ekspor Industri Indonesia Bagi Indonesia. Usaha pemerintah Cina ini pelan-pelan mulai membuahkan hasil. ASEAN dengan 530 juta penduduknya. Pemerintah Cina merasa negaranya perlu melakukan transfomasi ekonomi yang bersifat terbuka. Hasilnya. menjadi peluang yang besar bagi produk-produk Cina. Sedangkan bagi Cina. Contoh sukses peran pemerintah dalam mendukung dunia usaha saat ini telah terjadi di Korea Selatan. Hal itu ditunjukan dengan banyaknya kemudahan-kemudahan bagi pendirian usaha dan investasi. Michael Porter dalam bukunya competitive strategy menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memberikan dukungan bagi perusahaan lokal agar lebih kompetitif.

namun pasar Amerika tetap memilih produk Indonesia karena faktor mutu. ujar Wibowo. “Mebel Cina mungkin merajai pasar. India juga mampu mencatat peningkatan ekspor yang signifikan. Kalau Cina mampu mengedepankan harga murah sebagai keunggulan daya saingnya.8 persen dan India 13. membuat biaya produksi menjadi sangat tinggi. positioning disini berupa kualitas. harus dilakukan segmentasi dan penentuan target yang jelas di pasar ekspor internasional. industri Indonesia perlu segera melakukan repositioning.78 persen. pelapisan kayu.terus agresif meningkatkan pangsa pasarnya di pasar ekpor dunia. kita bisa belajar dari pengalaman Wibowo. Karena industri Indonesia tidak hanya perlu mempertahankan pasar ekspornya tapi juga harus mampu mengembangkannya. Ironisnya. dalam kualitas presisi. Di negara mana saja dan pada kelas apa saja produk akan kita arahkan. Sedangkan Cina mengalami peningkatan ekspor 33. Cina dengan nilai utama produknya . Brand disini merupakan resultan dari semua strategi yang dijalankan persahaan terhadap produk. Agar mind share bisa kita menangkan. Nilai inilah yang akan memperkuat kepuasan dan loyalitas pelanggan. dari 7. Niscaya industri massal ala Cina akan kesulitan menghadapi persaingan dengan industri kita yang menomorsatukan kualitas. industri kita akan kehilangan daya saingnya sama sekali. 6 pesen. Tingginya tingkat suku bunga yang mencapai 15-20 persen dan mahalnya biaya tranportasi di pelabuhan. Analisis Strategi Industri Indonesia Kemudian. Inti dari nilai adalah brand. tetapi dalam soal mutu masih kalah jauh dengan produk Indonesia”. Selama ini masih banyak industri kita yang berorientasi ekspor dengan mengandalkan harga murah. Mengambil kasus Wibowo. Dan akibatnya industri Idonesia sangat sulit bersaing dalam harga. Di sini. Walau tidak sebaik Cina. apakah industri nasional kita telah kehilangan daya saingnya? Kalau berdasarkan data tersebut. Sehingga produkproduk Indonesia akan semakin tertanam dibenak pelanggan sebagai produk-produk berkualitas tinggi. seorang pengusaha mebel yang merintis eskpor ke pasar Amerika sejak 2001. Dan ketika ada Negara lain yang mampu membuat produk lebih murah. kita bisa menyimpulkan bahwa Indonesia mengalami krisis daya saing terhadap produk-produknya. Wibowo mencontohkan.1 miliar. Meski harga jual mahal. Ia bercerita telah meraih segmen kelas menengah ke atas.8 miliar menjadi 7. Vietnam 1. Staregi ini meliputi penentuan Segmentation. Untuk Industri mebel. targeting. Repositioning disini berarti Industri nasional harus menganalisis kembali strategi-strategi bisnisnya agar dapat memenangkan pasar. Khusus sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT). maka jelas berat bila industri kita bermain di harga juga. Indonesia mengalami penurunan ekspor sejak 2001 sebesar 6 persen. Namun Cina berhasil merebut pasar ekspor Amerika sebesar 2 miliar dollar AS. sebagian besar bahan baku industri Cina berasal dari Indonesia. Belum lagi peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM) diatas 50 persen. produk Indonesia bersaing ketat dengan produk Cina di pasar ekspor Amerika. Akumulasi tingginya biaya produksi tentu akan membuat harga jual produk menjadi lebih mahal. Yang pertama harus dilakukan adalah bagaimana industri kita meredeifinisi strategi bisnisnya agar bisa memberikan nilai lebih bagi pelanggan. dan positioning yang dapat memenangkan mind share dari pasar. Berbeda dengan Indonesia yang hanya mampu meraih seperempatnya yakni 500 juta dollar AS. Dengan penurunan nilai perdagangan ekspor ini. kekuatan sambungan dan ukiran Indonesia memiliki keunggulan dibanding mebel dari Cina. Strategi ini akan semakin jelas dengan adanya positioning produk yang dilakukan industri kita.

kita bisa terbebas dari hukum tersebut. Sehingga Cina mampu membuat mebel dengan harga murah dari produk mebel Indonesia. industri kita perlu melakukan penajaman diferensiasi produk. atau corak batik pada produk tekstil. Hal ini akan berjalan seiring dengan meningkatnya daya saing dan kinerja ekspor industri kita. Strategi pemasaran dan penjualan jelas menjadi ujung tombak keberhasilan strategi peningkatan daya saing produk Indonesia. Dan kita bisa mematok harga mengikuti kemampuan nilai yang kita tawarkan (perceived value) ke pelanggan. Karena selama ini bahan mentah kayu untuk industri mebel Cina berasal dari Indonesia melalui saluran distribusi yang ilegal. harga.sebagai pengekspor produk-roduk murah tentu akan dapat kita saingi. Namun dengan kekuatan merek. Diferensiasi yang didukung strategi pemasaran dan penjualan terpadu akan dapat meraih pasar ekspor yang jelas. Merek memungkinkan produk terbebas dari aturan dasar kurva permintaan dan penawaran. Bila pemerintah mampu menjaga saluran distribusi. Pemasukan devisa negara semakin tinggi dan tingkat pengangguran akan berkurang. . Diferensiasi ini bisa menjadi daya saing yang sulit untuk ditiru oleh produk dari negara lain. Dalam merealisasikan strategi tersebut. Selain itu Pemerintah perlu membantu menyelesaikan saluran distribusi yang ilegal. diferensiasi memegang peranan sangat penting. Jadi. contoh diferensiasi itu adalah gaya ukiran Jepara pada produk mebel. jadilah differentiator. keuntungannya akan dirasakan oleh pemerintah sendiri. Bahan mentah kayu ilegal tersebut dibeli dengan harga setengahnya dari harga yang legal di Indonesia. pengusaha dapat menciptakan produk yang semakin kompetitif. Nah. dalam berpromosi produk-produk Indonesia tidak hanya perlu mengikuti pameran atau event marketing didalam negeri tetapi juga di pasar luar negeri. Kita pasti telah mengetahui bahwa harga yang terbentuk dari adanya keseimbangan antara penawaran dan permintaan. industri Indonesia akan mampu keluar dari perangkap komoditas. tempat dan promosi akan semakin mendiferensiasikan produk yang ditawarkan perusahaan. Dan diharapkan industri Indonesia akan dapat membangun merek yang kuat. Di samping memposisikan sebagai produk berkualitas tinggi. Dengan memperkuat ekuitas merek. Sebenarnya bila pemerintah mau serius mendukung. Michael Porter menyatakan bila anda tidak bisa menjadi cost leader. Sehingga strategi penjualan akan menjadi taktik yang mampu menangkap market share yang lebih luas dan sustainable Peran Pemerintah Strategi yang dijalankan perusahaan mau tidak mau juga memerlukan peran pemerintah. Dengan dukungan stabilitas ekonomi makro. pelanggan akan mampu menerjemahkan produk dengan mudah. jelas produk mebel kita akan lebih murah dan memiliki daya saing tinggi terhadap produk mebel Cina. untuk industri kita. Bauran pemasaran yang meliputi produk. Dengan diferensiasi yang jelas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful