P. 1
panggul

panggul

|Views: 895|Likes:
Published by Sofia Pranacipta

More info:

Published by: Sofia Pranacipta on Apr 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2013

pdf

text

original

A. Panggul terdiri atas 1. Bagian keras yang dibentuk oleh tulang 2.

Bagian yang lunak dibentuk oleh otot – otot dan ligamentum B. Bagian Keras Panggul Tulang panggul terdiri atas empat tulang : 1. 2 tulang pangkal paha (ossa coxae) 2. 1 tulang kelangkang (os sacrum) 3. 1 tulang tungging (os coccygis) C. Tulang pangkal paha (ossa coxae) terdiri dari a. Tulang usus (os ilium) 1. Merupakan tulang terbesar dari panggul dan membentuk bagian atas dan belakang dari panggul. 2. Bagian atas merupakan pinggir tulang yang tebal yang disebut crista iliaca. 3. Ujung depan maupun belakang dari crista iliaca menonjol disebut spina iliaca anterior superior dan spina iliaca posterior superior. 4. Sedikit dibawah spina iliaca anterior superior terdapat tonjolan tulang lagi ialah spina iliaca anterior inferior, sedangkan sebelah bawah spina iliaca posterior superior terdapat spina iliaca posterior inferior. 5. Dibawah spina iliaca posterior inferior terdapat tekik (lekuk) yang disebut incisura ischiadica mayor. 6. Pada os ilium terdapat lajur ialah linea innominata (linea terminalis) yang menjadi batas antara panggul besar dan panggul kecil. b. Tulang duduk (os ischium) 1. Terdapat sebelah bawah dari tulang usus 2. Pinggir belakang berduri disebut Spina Ischiadica 3. Dibawah spina ischiadica terdapat incisura ischiadica minor. Pinggir bawah tulang duduk sangat tebal, bagian inilah yang mendukung berat badan kalau kita duduk dan disebut tuber ischiadicum. c. Tulang kemaluan (os pubis) 1. Terdapat sebelah bawah dan depan dari tulang usus. Dengan tulang duduk, tulang ini membatasi sebuah lubang dalam tulang panggul yang disebut foramen obturatorium. 2. Tangkai tulang kemaluan yang berhubungan dengan tulang usus disebut rasmus superior ossis pubis. 3. Sedangkan yang berhubungan dengan tulang duduk disebut rasmus inferior ossis pubis. 4. Rasmus inferior kiri dan kanan membentuk arcus pubis. D. Tulang kelangkang (os sacrum) 1. Berbentuk segitiga 2. Melebar diatas dan meruncing kebawah 3. Terletak sebelah belakang antara kedua pangkal paha 4. Terdiri dari 5 ruas tulang bersenyawa 5. Permukaan depannya cekung dari atas kebawah maupun dari samping ke samping 6. Kiri dan kanan dari garis tengah nampak lima buah lobang disebut foramina sacralia anteriora. 7. Lubang ini dilalui urat –urat syaraf yang akan membentuk flexus dan pembuluh darah kecil 8. Flexus sacralis ini melayani tungkai, oleh karena itu kadang-kadang penderita merasa nyeri atau kejang di kaki, kalau flexus sacralis ini tertekan pada waktu kepala turun ke dalam rongga panggul. 9. Permukaan belakang tulang kelangkang gembung dan kasar. Di garis tengahnya terdapat deretan duri disebut crista sacralis 10. Ke atas tulang kelangkang berhubungan dengan ruas ke 5 tulang pinggang 11. Bagian atas dari sacrum yang mengadakan perhubungan ini menonjol ke depan disebut promontorium. E. Tulang tungging (os coxigis) 1. Berbentuk segitiga dan terdiri atas 3-5 ruas bersatu 2. Pada persalinan ujung tulang tungging dapat ditolak sedikit ke belakang, hingga ukuran pintu bawah panggul bertambah besar F. Ruang Panggul (Pelvis Cavity) (1) Pelvis major (false pelvis) (2) Pelvis minor (true pelvis) Pevis major terletak di atas linea terminalis yang di bawah disebut pelvis minor. G. Pintu Panggul (1) Pintu atas panggul (PAP) = Disebut Inlet dibatasi oleh promontorium, linea inominata dan pinggir atas symphisis. (2) Ruang tengah panggul (RTP) kira-kira pada spina ischiadica, disebut

midlet (3) Pintu Bawah Panggul (PBP) dibatasi simfisis dan arkus pubis, disebut outlet (4) Ruang panggul yang sebenarnya (pelvis cavity) berada antara inlet dan outlet. H. Inklinasi panggul / miring panggul yaitu sudut antara pintu atas panggul dengan bidang sejajar tanah, pada wanita yang berdiri sudut ini 55 derajad. I. Menentukan ukuran panggul Ukuran panggul dapat ditentukan secara: 1. Klinik (pelvimetri klinik) 2. Rontgen pelvimetri 1. Pelvimetri Klinik Pintu atas panggul Ukuran terpenting dari pintu atas panggul adalah konjugata vera yang dapat diukur secara tidak langsung yaitu dengan mengukur konjugata diagonalis dengan pemeriksaan dalam: 1,5 – 2 cm (CV = CD – 1,5) Pada panggul yang normal promontorium tidak dapat diraba dengan pemeriksaan dalam karena konjugata diagonalis cukup panjang. Sedangkan pada panggul yang sempit promotorium dapat diraba. Pintu atas panggul dianggap normal bila: a. CD > 11,5 cm b. Multigravida dengan riwayat obstetric yang baik c. Pada primigravida setelah kehamilan 36 minggu, kepala sudah masuk pintu atas panggul Ukuran terbesar kepala sudah melewati pintu atas panggul 1. Pemeriksaan luar: Leopold IV divergen 2. Pemeriksaan dalam: Jarak bidang pintu atas panggul sampai spina iskhiadika adalah 5 cm, jarak bidang biparietal adalah 3-4 cm. Maka jika bagian terendah kepala sudah mencapai spina iskhiadika atau lebih rendah, berarti ukuran terbesar kepala sudah melewati pintu atas panggul. J. Ukuran – ukuran panggul Ukuran-ukuran luar tak dapat dipergunakan untuk penilaian,apakah persalinan dapat berlangsung secara biasa atau tidak. Walaupun begitu ukuran-ukuran luar dapat memberikan petunjuk pada kita akan kemungkinan panggul sempit. Ukuran luar yang terpenting ialah: 1. Distantia spinarum : Jarak antara spina iliaca anterior superior kiri dan kanan (Ind. 23, Er. 26), kurang lebih 24 – 26 cm 2. Distantia cristarum : Jarak yang terjauh antara crista iliaca kanan dan kira (Ind. 26, Er. 29), kurang lebih 28 – 30 cm. 3. Conjugata externa (Baudeloque) : Jarak antara pinggir atas symphysis dan ujung prosessus spinosus ruas tulang lumbal ke-V (Ind. 18, Er. 20), 18 cm. 4. Ukuran lingkar panggul : Dari pinggir atas symphysis ke pertengahan antara spina iliaca anterior superior dan trochanter major sepihak dan kembali melalui tempat – tempat yang sama di pihak yang lain (Ind. 80, Er. 90), kurang lebih 10,5 cm. Ukuran dalam panggul : Pintu atas panggul merupakan suatu bidang yang dibentuk oleh promontorium, linea inniminata, dan pinggir atas simfisis pubis 1. konjugata vera : dengan periksa dalam diperoleh konjugata diagonalis 10,5-11 cm 2. konjugata transversa 12-13 cm 3. konjugata obliqua 13 cm 4. konjugata obstetrica adalah jarak bagian tengah simfisis ke promontorium K. Jenis Panggul Berdasarkan pada ciri-ciri bentuk pintu atas panggul, ada 4 bentuk pokok jenis panggul : (1) Ginekoid : paling ideal, panggul perempuan, diameter anteroposterior sama dengan diameter transversa bulat : 45% (2) Android : panggul pria, PAP segitiga, diameter transversa dekat dengan sacrum. segitiga : 15%

• M. Pada wanita. menyempit arah muka belakang : 5% L. isi organ abdomen) 2.ki & basis ossis sacri) 1. Dgn VL V yg menonjol)α fascies auricularis. Pada pria. PBP makin lebar◊Partus : terdorong ke dorsal CAVUM PELVIS Oleh linea terminalis ( linea arcuata ka . isi organ reproduksi. Bagian Keras : dibentuk tulang. apertura pelvis superior berbentuk oval. bangunannya: corpusα ramus superiorα ramus inferiorα spina ischiadicaα incisura ischiadica minorα tuber ischiadicumα c. Pada pria. SIAS menghadap ke medial. Transversus parinea suferfisialis. • M.5 cm) • Diameter transversa (11 cm) Klasifikiasi bentuk panggul menurut caldwell-moloy Bentuk panggul (pap) caldwell-moloy 1. (4) Bidang Hodge IV : sejajar Hodge I. Os cocygeus (1) OSSA COXAE: Terdiri dari 3 tulang: a. Lapisan tengah • M. Lapisan luar. Bagian Lunak Panggul Terdiri atas otot. dinding pelvis spurium dangkal. Antropoid : ap>t. (3) Bidang Hodge III : sejajar Hodge I dan II setinggi spina ischiadika kanan dan kiri. Bulbokavernosus.5-1. SIAS menghadap ke ventral. Pada pria. 3. ligamentum dan fascia. 2. arcus <90o ap="t. Stingfer uretra. Os illium. lengkung. Bagian Lunak : dibentuk otot & ligamentum TULANG PENYUSUN PELVIS : 1. II dan III setinggi os coccygis N. Pada wanita.5 cm) • Konjugata obstetrica normal >10 cm PTP: • diameter interspinosum (10 cm) Ukuran Panggul PAP • Konjugata vera • Konjugata obstetrica à penting • Konjugata diagonalis à dpt diukur secara klinis Pintu bawah panggul • Diameter anteroposterior (11. Perbedaan bentuk panggul pria dan wanita 1. pelvis major ( dicranial. diameter transversa lebih besar daripada diameter anteroposterior. • M. bangunannya: foramina sacralia anterior (dilalui pleksus sacralisα & vasa darah) cram / nyeri kaki◊ pleksus tertekan ◊ pada saat kepala turun ◊Pada ibu hamil crista sacralisα promontorium (bag. angulus subpubicus merupakan sudut tajam / kecil. Ginekoid : oval. yang meliputi dinding panggul sebelah dalam dan menutupi panggul sebelah bawah (dasar panggul) 1. os cocygeus & kedua tuber ischiadicum Berdiri : inclinatio pelvis ( sudut antara bidang horisontal & aditus pelvis) Perbedaan pelvis laki-laki & perempuan Pelvis Laki . Lapisan dalam (diafragma pelvis) • M. M. 3. Os pubis. pelvis verum merupakan segmen pendek suatu kerucut panjang.pelvis minor ( di kaudal. dengan promontorium os sacrum menonjol ke anterior.">90o Kepala janin Pemeriksaan utk menentukan konjugata diagonalis Hubungan konjugata obstetrica & konjugata diagonalis Station (Penurunan Kepala) Engaged The uterine cycle Series of cyclic phases of the endometriumα Phases coordinate with the ovarian cycleα Endometrial phases directed by FSH and LHα Phases of uterine cycleα – Menstrual phase – days 1-5 Θ Stratum functionalis is shed – Proliferative phase – days 6-14 – Secretory phase – days 15-28 DINDING PELVIS Pelvis 1. dibatasi arcus pubis. Iliokoksigeus. apertura pelvis inferior berbentuk lonjong dan kecil. 6. (4) Platipeloid : picak. ukuran-ukuran diameter rongga panggul lebih besar (perbedaan sampai sebesar 0. Kranial sacrum yg berhub. Pada wanita. Pada pria. diameter lebih besar. berbentuk corong 2. 4. apertura pelvis superior berbentuk heart-shaped. Pada wanita.5 cm) dibandingkan ukuran-ukuran diameter rongga panggul pria.PAP ( aditus pelvis/ apertura pelvis superior/inlet). Transversus parinea profundus. Ossa coxae (2) 2. • M. yang mengelilingi vulva. basis ossis sacriα OS COCYGEUS: 3 . Pada pria. Os sacrum (1) 3.sfingter ani ekternus. diameter anteroposterior lebih besar daripada diameter transversa. dinding pelvis spurium tajam / curam. Pelvis (panggul) Pintu atas & pintu bawah panggul PAP: • diameter transversa (13.laki Pelvis perempuan inclinatio pelvis : 60 70 . • M. Pubokoksigeus. • M. bangunannya : corpusα ramus superiorα ramus inferiorα foramen obturatoriumα OS SACRUM.PBP ( exitus pelvis/apertura pelvis inferior/outlet. apertura pelvis inferior berbentuk bundar. Pada wanita. Sumbu Panggul Sumbu panggul adalah garis yang menghubungkan titik-titik tengah ruang panggul yang melengkung ke depan (sumbu Carus) Bidang-bidang : (1) Bidang Hodge I : dibentuk pada lingkaran PAP dengan bagian atas symphisis dan promontorium (2) Bidang Hodge II : sejajar dengan Hodge I setinggi pinggir bawah symphisis. arcus >90o 2. 5. t>ap. Koksigeus.5 vertebra yg gabung. Os ischium. angulus subpubicus adalah sudut lebar / besar. Pada wanita. Bentuk belah ketupat. yang mengelilingi anus.75 arcus pubis <> 90 Aditu pelvis spt jantung Hampir bulat Ala osisi ilii <> ke ventral daripada tuberculum pubicum .(3) Antropoid : agak lonjong seperti telur. sebagai jalan lahir) 2 pintu : . 2. Bulat dibatasi kedua linea arcuata & promontorium . pelvis verum merupakan segmen panjang suatu kerucut pendek. bangunannya: crista iliacaα ala ossis iliiα spina iliaca anterior superior (SIAS)α spina iliaca anterior inferior (SIAI)α spina iliaca posterior superior (SIPS)α spina iliaca posterior inferior (SIPI)α incisura ischiadica majorα linea arcuata (batas pelvis majorα & minor) acetabulumα b.

dinilai : promontorium (teraba/tidak)Σ diukur Conjugata diagonalisΣ linea terminalis ( teraba seluruhnya / sebagian)Σ dinding samping ( lurus/convergen/divergen)Σ spina ischiadica ( menonjol / tidak)Σ os sacrum ( inclinatio ke depan/belakangΣ & konkavitas) sudut arcus pubis (luas / tidak)Σ OTOT PELVIS Pelvis major : m. Recta pd exitus pelvis Bidang Hodge Σ ( bidang utk menentukan seberapa jauh penuru-nan bag anak ke dalam cavum pelvis): 1. TANDA DUGAAAN HAMIL Terdapat keluhan dan gejala pada tanda dugaan wanita hamil. Pemeriksaan Ultrasonografi Pada pemeriksaan ultrasonografi . Morning Sickness Biasa terjadi pada minggu ke-6 usia kehamilan. Pemeriksaan Hcg Pada wanita hamil . Hegar Sign Pada wanita hamil minggu ke 6. akan terasa lentingan. b.obliqua I (art. serviks uteri menjadi sangat lembek. sempit. iliococygeusα & m.proc. corpus uteri seolah-olah menyatu dengan serviks b. TANDA MUNGKIN HAMIL a. Pemeriksaan electrocardiografi e. yang disebabkan peningkatan kadar Hcg yang meningkat. diukur dengan VT utk memperkirakan Conjugata veraα CV= CD dikurangi 1. > 50 % 2. tanda Mungkin Hamil 3. iliacusΣ Pelvis minor :Σ Terdiri dari otot & lig. Spina ischiadica 4. diraba oleh pemeriksa pada usia kehamilan 20 minggu ke atas c. sphincter ani externaΣ regio urogenitalis : Σ m. m. yang bisa kita dapatkan mulai dari anamnesis.tepi cranial simp)α conjugata vera obstetrica ( promontorium .tepi caudal simphisis).kiri)α diam. Sacroiliaca kanan . bulbospongiosumα m.eminentia iliopectinea kanan)α Conjugata ext ( tepi cranial simphisis . Mendengar denyut jantung janin Denyut jantung janin adalah diagnosis pasti kehamilan. m.pertengahan fascies pelvina ossis sacri pd linea medianaα diam. DIAGNOSIS KEHAMILAN Seringkali kitra mendiagnosis kehamilan hanya dengan berdasarkan strip test. Pemeriksaan Radiologi Pada wanita hamil minggu ke 14. dapat dilihat kantung kehamilan pada usia gestasi 5 minggu. transversus perinei superfiscialis dan fascia inferior membrana urogenital. Permukaan dr exitus pelvis). Hodge II : sejajr Hodge I mll tepi kaudal sympisis 3. Transversa ( jarak kedua tuber ischiadicum)α AXIS PELVIS : garis yg melalui pertengahan conjugata vera anatomica.Ballotement Suatu tanda dimana volume air ketuban lebih banyak daripada volume bayi . Ada 3 macam tanda2 kehamilan: 1. akan terlihat gambaran fokki ossifikasi 2. yang dijabarkan dengan tanda pasti. ischicocygeus pars membranacea.eminentia iliopectinea kiri )α diam. sumbu panjang transversal UKURAN PELVIS Pada aditus pelvis :Σ conjugata vera anatomica ( promontorium . Meraba dan melihat gerakan janin Gerakan janin mulai dapat dirasakan pada ibu. ischiocavernosumα m.dinding dorsal simp)α conjugata diagonalis (promontorium . sehingga jika dilakukan pemeriksaan ballottement. maka pada tulisan kali ini saya akan menjabarkan tentang mendiagnosis kehamilan. karena perkembangan organ janin d. Tanda Pasti Hamil 2.ujung kaudal os cocygeus)α terbesar : pertengahan dorsal simp . denyut jantung janin pada usia 7 minggu d. Android : spt jantung 3. . pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. diameter recta pd tempat terlebar & diam.JENIS PELVIS 1. Sehingga pada pemeriksaan bimanual. dinding post vagina. Sacroiliaca kiri . yg membentuk dasar panggul ( diaphragma pelvicum) yg meliputi: pars muscularis : m. sang ibu akan mengeluh mintah-muntah pada pagi hari.obliqua II (art. yaitu: 3. dan urine akan mengandung Hcg 3. transversus perinei superfiscialα Episiotomi mediolateral.. levator ani ada 3 bagian : m. memanjang ventraldorsal 4.d 2cmα diameter transversa (jarak terbesar antara linea arcuata ka . akan memotong : kulit. Platypelloid : PAP elips. yang dapat didengarkan dengan fetoskop pada usia kehamilan 17-19 minggu. isthmus uteri akan sangat lembek karena peningkatan kadar estrogen dan progesterone. pubococcygeus tdpt celah diaphragma urogenitale yang ditembus oleh urethraα & vagina Fungsi diaphragma pelvis : prolapsus◊menahan organgenital interna lemah Otot daerah perineum ( bag. dan mengabaikan bagaimana pemeriksaan fisik yang harus dilakukan dalam mendiagnosis kehamilan. Tanda Dugaan Hamil 1. psoas minor. yang juga disebabkan peningkatan kadar estrogen dan progesterone c. psoas major. TANDA PASTI HAMIL a. dibagi 2 regio : regio analis : m. dan jika bayi melenting seluruhnya disebut ballottement in toto. dan pada Doppler pada usia kehamilan 10-12 minggu. Hodge I: sesuai PAP 2. mungkin dan dugaan hamil. pubococygeus. Hodge III : sejajar hodge I bisa melahirkan pervaginum◊mll. m. Pembesaran Perut Perut akan membesar pada kehamilan dan makin membesar seiring bertambahnya usia kehamilan f. g.1 Keluhan Hamil a. antara kedua m. Spinosus VL V)α Distansia spinarum ( jarak kedua spina ischiadica)α Distansia cristarum ( jarak kedua crista iliaca)α Pada exisus pelvisΣ diameter recta ( tepi caudal simp .Braxton Hicks adalah tanda dimana uterus berkontraksi tidak teratur. m.5 s. Hodge IV: sejajar Hodge I mll ujung os cocygeus Pada Vaginal Toucher untuk menentukan bentuk & ukuran panggul. kadar Hcg akan meningkat. bulbospongiosum. Goedel Sign Pada wanita hamil 6-8 minggu. Gynecoid : bulat. Anthropoid : PAP oval. Piskacek Sign Adalah suatu tanda dimana uterus membesar tidak rata. dan tidak disertai rasa nyeri e.

Tes positif ditunjukkan melalui adanya perubahan warna. Gangguan Berkemih Seiring dengan membesarnya dan naiknya uterus ke rongga abdomen. • Pasca ooforectomi. Persepsi gerakan janin pertama kali (pada multigravida 14 – 16 minggu. Terdapat reaksi silang antara LH dengan β-subunit hCG pada tes kehamilan. Ibu merasakan gerakan fetus Ibu seolah-olah merasakan gerakan fetus yang mungkin bisa terjadi pada wanita yang sangat menginginkan kehamilan Tidak terdapat reaksi silang dengan LH. amenorea juga dapat terjadi akibat : ketegangan emosional. • Kadar LH tinggi ( rangsangan pada hipofise anterior atau penggunaan obat penenang) menyebabkan reaksi positif palsu. timbul striae d.5 hari. • Sebagian besar tes. • Penyakit imunologi yang menyebabkan reaksi positif palsu akibat adanya interaksi antara IgM dengan reagen. 2. Tabel Pemeriksaan kehamilan secara imunologis Metode Bahan Hasil Pemeriksaan Koagulasi langsungPartikel latex yang dilapisi Koagulasi bila terdapat oleh anti hCG + serum atau hCG (kehamilan +) urine Inhibisi koagulasi Anti hCG + serum atau Koagulasi bila tidak urineditambah terdapat hCG Eritrosit yang sudah di ( kehamilan – ) . Sekresi kolustrum setelah kehamilan 16 minggu.Kedokteran UMJ Jakarta Diagnosa kehamilan ditegakkan atas dasar : • • 3. Quickening. Mudah lelah d. Secara laboratoris. penyakit endokrin dan tumor ginekologi tertentu. • “Testing time” 2 menit sampai dengan 2 jam dan sensitivitas bervariasi antara 250 – 3500 mIU/ml tergantung pada pabrik pembuatan. obat-obat opioid dan dopaminergik. Keadaan ini memerlukan perawatan intensif di Rumah Sakit Terapi emesis gravidarum sedang: o Makan sedikit dan sering o Dukungan emosional o Vitamin B6 dosis tinggi dan Vitamin prenatal o Anti muntah diberikan sebagai pilihan akhir • Keluhan mual disebabkan oleh kenaikan kadar hCG dimana pada trimester I kadar hCG dapat mencapai 100 mIU/ml 3. Amenorea : • Berhentinya menstruasi disebabkan oleh kenaikan kadar estrogen dan progesteron yang dihasilkan oleh corpus luteum • Mempunyai arti penting dalam dugaan kehamilan hanya bila siklus haid sebelumnya berlangsung secara teratur dan spontan. Ketepatan berubah oleh karena : • Proteinuria yang menyebabkan inaktivasi agglutinasi antihCG. Bila tes menunjukkan hasil negatif.Bambang Widjanarko. Manifestasi kehamilan dapat dibagi menjadi : • Dugaan kehamilan (presumptive) 1. Mual dan muntah: • 50% diderita oleh ibu hamil. Amenorrhea b. 2. diulang 2 minggu kemudian atau dilakukan pemeriksaan radioimmunoassay.20 minggu) . hipotiroidisme atau gagal ginjal dapat menunjukkan hasil positif palsu. . dan akan mengeluh sering berkemih bila kepala bayi telah turun ke segmen bawah rahim c. DU GAAN KEH AM IL AN – “Presumptive Diagnosis” Gejala: 1.5 jam Tes Imunologi • Tes imunologi dilakukan atas dasar sifat antigen dari polipeptida protein hCG. 4. Kadar hCG serum dan urine pada situasi normal kembali ke nilai sebelum kehamilan (<> Tes kehamilan positif Keluhan subyektif lain yang mungkin terjadi selama kehamilan : mual dan muntah serta rasa berat pada payudara. menunjukkan hasil positif 4 – 7 hari pasca amenorea. inhibisi sensitisasiatau terjadi bila terdapat Partikel latex yang dilapisi hCG ( kehamilan + ) hCG Pemeriksaan radioimmunoassay hCG • Radio-immunoassay untuk hCG merupakan tes spesifik dan sensitif. GEJ ALA da n TAND A KEHAM IL AN dr. Ibu akan mengeluh jarang berkemih. pada primigravida 18. Puncak kadar hCG urine adalah pada sekitar hari ke 90 Waktu paruh hCG 1. hCG dihasilkan oleh sinstiotrofoblas sejak hari ke 8 pasca fertilisasi dan terdeteksi pada hari ke 9. • hCG di deteksi melalui urine pertama pada pagi hari.b. 3. mencapai puncak pada 8 – 12 minggu • Keluhan semakin berat pada pagi hari (“morning sickness”) • • Derajat keluhan dipengaruhi oleh ketegangan emosi Hiperemesis gravidarum : mual muntah disertai dengan dehidrasi dan ketonuria sehingga mengganggu aktivitas keseharian pasien. Perubahan pada payudara: • Mastodinia (rasa tegang pada payudara). Riwayat amenorea Pembesaran uterus • • Kemungkinan kehamilan (probable) Diagnosa pasti kehamilan (positive) 5. Keluarnya kolostrum c. 3.2. menopause. • • • Pembesaran kelenjar sebaseus sirkumlakteal (Montgomery tubercle) pada kehamilan 6 – 8 minggu akibat stimulasi hormonal. tes ini dapat mendeteksi kadar serum antara 2 – 4 mIU/ml “Home pregnancy test” Merupakan tes imunologi sehingga juga memiliki masalah dalam interpretasi. Gejala dugaan Hamil a. 2. SpOG Fak. • Selain kehamilan. penyakit menahun. Chadwick Sign Suatu gejala dimana mukosa vagina berwarna keunguan karena terjadi pelebaran pembuluh darah DIAGNOSA KEHAMILAN 1. Penurunan kadar hCG setelah persalinan atas dasar waktu-paruh 1.

Chadwick’s sign: kongesti pembuluh darah yang menyebabkan perubahan warna servik dan vagina yang kebiruan Leukorea: peningkatan sekresi vagina yang terdiri dari sel epitel dan peningkatan sekresi lendir servik akibat rangsangan hormon. Spider telengangiectasis” : kelainan kulit akibat tingginya kadar estrogen sirkulasi yang juga dapat terlihat pada kegagalan hepar. Kontraksi uterus tersebut menjadi semakin kuat mendekati saat persalinan. 4. bentuk uterus menjadi globular dan sering mengalami dextro-rotasi. Kontraksi uterus tanpa rasa sakit (Braxton Hicks contraction) mulai muncul pada kehamilan 28 minggu dan biasanya menghilang bila dibawa berjalan-jalan. • o Chloasma gravidarum: setelah kehamilan 16 minggu kulit didaerah muka menjadi gelap dan menjadi semakin gelap bila terkena sinar matahari. KEMUNGKINAN KEHAMILAN“Probable Diagnosis” Tanda Organ panggul Terjadi sejumlah perubahan pada organ panggul yang dapat dirasakan oleh dokter saat melakukan pemeriksaan vagina. Bila kejadian ini terjadi pada bagian cornu (Piskacek’s sign) maka harus dibedakan dengan adanya leiomioma uteri atau kelainan uterus lain. Linea nigra: warna puting susu dan linea alba menjadi gelap akibat adanya rangsangan oleh melanophore akibat peningkatan kadar MSHmelanocyte stimulating hormon. 1. • Dengan tehnik Doppler. Pada kehamilan 10 minggu. Detik jantung janin • Detik jantung janin dapat terdengar dengan menggunakan fetoskop pada ibu yang bertubuh langsing pada kehamilan 17 – 18 minggu. Perubahan pada tulang dan ligamentum panggul: selama kehamilan tulang panggul dan struktur ligamen mengalami sedikit perubahan. sering berkemih dan nocturia Tanda: • Infeksi traktus urinarius Kenaikan suhu basal – kenaikan suhu basal persisten selama 3 minggu. 2. 2. dengan pemeriksaan bimanual dapat terasa adanya benda yang melenting dalam uterus ( tubuh janin ). striae gravidarum”: striae pada payudara dan abdomen akibat separasi jaringan kolagen yang terlihat sebagai jaringan parut iregular. Perubahan pada traktus urinarius: • Iritabilitas vesika urinaria. Terjadi pembesaran abdomen secara progresif dari kehamilan 7 sampai 28 minggu.5. B. Pembesaran abdomen 1. MANIFESTASI POSITIF KEHAMILAN Diagnosa kehamilan pasti didasarkan pada temuan objektif yang tidak selalu dapat ditemukan pada trimester pertama. 1. 2. Palpasi bagian janin • Bentuk tubuh janin sering dapat diperiksa melalui palpasi abdomen pada kehamilan lebih dari 28 minggu. Keadaan ini dijumpai pada kehamilan 6-8 minggu. Von Fernwald’s sign: perlunakan fundus uteri yang iregular diatas lokasi implantasi pada kehamilan 4 – 5 minggu. Gejala: Gejala sama dengan yang sudah dijelaskan • • • Aktivitas jantung dapat dilihat pada kehamilan 5 – 6 minggu Ekstrimitas janin terlihat pada kehamilan 7 – 8 minggu Gerakan jari tangan terlihat pada kehamilan 9 – 10 minggu 1. 3. Diperkirakan akibat pengaruh hormon adrenocorticosteroid dan nampak pada kehamilan lanjut. • Gerakan janin dapat dirasakan setelah kehamilan 18 minggu C. . • • Ladin’s sign: pada minggu ke 6 terjadi pelunakan uterus dibagian mid-line anterior sepanjang uterocervical junction Hegar’s sign: Meluasnya daerah isthmus yang menjadi lunak. sehingga pada pemeriksaan vaginal corpus uteri seolah “terpisah” dari bagian servik. detik jantung janin dapat terdengar pada kehamilan 10 minggu. uterus menjadi simeteris dan berukuran dua kali lipat. Balotemen Pada kehamilan 16 – 20 minggu. Kontraksi uterus Oleh karena uterus membesar. Pada minggu 16-22. A. Perubahan pada kulit: 1. Lendir servik yang disapukan pada objek glas dan dibiarkan mengering tidak memperlihatkan gambaran “daun pakis” tapi gambaran ”granular”. Ultrasonografi • Tehnik ini sangat bermanfaat bagi pemantauan viabilitas janin. 2. pertumbuhan terjadi secara cepat dimana uterus keluar panggul dan mengisi rongga abdomen. Terjadi relaksasi ringan pada sendi simfsis pubis. 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->