KONSEP ELEKTROSTATIK

Elektrostatik adalah cabang ilmu fisika yang berkaitan dengan gaya yang dikeluarkan oleh medan listrik statik (tidak berubah/bergerak) terhadap objek bermuatan yang lain. Konsep dasar Muatan Listrik 

Sejarah kelistrikan diawali dengan diamatinya bahan ambar/resin yang dlm bahasa yunani berarti elektron, apabila bahan tersebut digosok dengan kulit binatang berbulu akan dapat menarik benda-benda halus yang ringan yang setelah menempel padanya lalu ditolaknya.  Sebagai resin, elekron dikatakan menghasilkan muatan listrik negatif maka elektronpun akan bermuatan listrik negatif .

Medan listrik, muatan listrik akan menimbulkan medan listrik disekitarnya. Medan listrik merupakan daerah atau ruang disekitar benda yang bermuatan listrik dimana jika sebuah benda bermuatan lainnya diletakkan pada daerah itu masih mengalami gaya elektrostatis. Tegangan atau beda potensial antara dua titik, adalah usaha yang dibutuhkan untuk membawa muatan satu coulomb dari satu titik ke titik lainnya Kuat medan listrik, sebagai gaya pada satu satuan muatan listrik Garis gaya medan listrik, bukanlah besaran nyata melainkan suatu abstraksi atau angan -angan atau gambaran yang menyatakan arah medan listrik di berbagai tempat di dalam ruang bermedan listrik, yakni yang polanya menyatakan distribusi arah medan listrik Kapasitansi Konduktor. Yang dimaksud dengan kapasitansi adalah ukuran kapasitas, yakni kemampuan menampung muatan listrik. Suatu konduktor kalau dimuati muatan listrik akan me njadi bermedan listrik di permukaannya. Dalam keadaan setimbang komponen medan listrik yang pada arah mendatar adalah nol, yang berarti medan listrik di permukaan konduktor pasti arahnya tegak lurus permukaan. Di dalam konduktor tidak ada medan listrik Gaya adalah besaran vektor, sehingga superposisi gaya-gayanya merupakan penjumlahan vektor Konsep medan berguna untuk menjelaskan adanya interaksi antara dua benda yang tidak saling bersentuhan secara fisik. Hukum Coulomb

hukum Coulomb : yakni yang menyatakan bahwa gaya antara dua muatan listrik q1 dan q2 akan sebanding dengan banyaknya muatan listrik masing masing serta berbanding terbalik dengan kuadrat jarak (r) antara kedua muatan listrik tersebut, serta tergantung pada medium dimana kedua muatan itu berada, yang dalam perumusannya ditetapkan oleh suatu tetapan medium k. Jadi hukum Coulomb merupakan hukum yang fundamental dalam ilmu kelistrikan, yang mendasari semua

Dengan F positif berarti gaya itu tolak-menolak dan sebaliknya F negatif berarti tarik menarik. Adanya muatan listrik didalam ruang akan menyebabkan setiap muatan listrik yang ada didalam ruangan itu mengalami gaya elektrostatika coulomb Muatan listrik akan menimbulkan medan listrik disekitarnya. seperti halnya hukum 'inisial Newton' dalam mekanika yang mendasari semua hukum dan rumus mekanika.k. yang mendasari semua hukum dan rumus kelistrikan. Dalam sistem satuan m. Dalam sistem satuan m. yang dalam perumusannya ditetapkan oleh suatu tetapan medium k. . Dengan F positif berarti gaya itu tolak-menolak dan sebaliknya F negatif berarti tarik menarik. sehingga hukum Coulomb menjadi berbentuk: dan disebut permitivitas medium. Jadi hukum Coulomb merupakan hukum yang fundamental dalam ilmu kelistrikan.k.hukum dan rumus kelistrikan. tetapan medium k tertuliskan sebagai 1/(4 ). hukum Coulomb : yakni yang menyatakan bahwa gaya antara dua muatan listrik q1 dan q2 akan sebanding dengan banyaknya muatan listrik masing masing serta berbanding terbalik dengan kuadrat jarak (r) antara kedua muatan listrik tersebut. serta tergantung pada medium dimana kedua muatan itu berada. seperti halnya hukum 'inisial Newton' dalam mekanika yang mendasari semua hukum dan rumus mekanika. tetapan medium k tertuliskan sebagai 1/(4 ).s. sehingga hukum Coulomb menjadi berbentuk: dan disebut permitivitas medium.s.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful