P. 1
PERENCANAAN MANAJEMEN

PERENCANAAN MANAJEMEN

|Views: 1,177|Likes:

More info:

Published by: Adithia Purapratama Ardinoto on Apr 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2013

pdf

text

original

PERENCANAAN MANAJEMEN

Oleh : Adithia Purapratama Nadhratul Aslamiyah Iis Malasari

kebijaksanaan-kebijaksanaan serta program-program yang dilakukan. pengarahan. tindakan yang diambil dan jadwal yang diikuti. dimana (where). rencana untuk mampu beradaptasi (plan for adaptibility) atau para manajer mungkin juga membuat rencana untuk situasi yang berbeda (plan for contingency) ‡ Pada dasarnya yang dimaksud dengan perencanaan yaitu memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan apa (what).Apakah perencanaan itu ? ‡ Perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi. Para manajer mungkin membuat rencana untuk stabilitas (plan for stability). dan pengontrolan tak akan dapat berjalan. dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.. tugas yang diselesaikan. Rencana meliputi sumber-sumber yang dibutuhkan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian. mengapa (why) dan bagaimana (how) jadi perencanaan yaitu fungsi seorang manajer yang berhubungan dengan pemilihan dari sekumpulan kegiatan-kegiatan dan pemutusan tujuan-tujuan. membuat strategi untuk mencapai tujuan itu. . kapan (when). siapa (who) .

.

Bagaimana manajer merencana? ‡ Perencanaan sering disebut fungsi manajemen primer karena menjadi dasar bagi semua fungsi lain yang dilakukan para manajer. para manajer tidak akan mengetahui apa yang diorganisasi. . dipimpin atau dikendalikan. Perencanaan terdiri dari dua elemen penting. yaitu sasaran (goals) dan rencana itu sendiri (plan). Tanpa perencanaan.

adalah memenuhi kebutuhan sejumlah kelompok yang dilayani. .SASARAN (Goals) ‡ Sasaran adalah hal yang ingin dicapai oleh individu. Dalam prakteknya. Perusahaan bisnis juga ingin meningkatkan pangsa pasar dan membuat karyawan selalu bersemangat terhadap organisasi. Sasaran menjadi arah bagi semua keputusan manajemen dan membentuk kriteria yang digunakan untuk mengukur hasil pencapaian kerja. grup. Sasaran sering pula disebut tujuan. mungkin tampak bahwa organisasi mempunyai tujuan tunggal: bagi perusahaan bisnis. Sasaran memandu manajemen membuat keputusan dan membuat kriteria untuk mengukur suatu pekerjaan. atau bagi organisasi nirlaba. atau seluruh organisasi. Cara lain untuk menggambarkan sasaran adalah berdasarkan apakah sasaran itu nyata atau ditetapkan. semua organisasi mempunyai beragam tujuan. adalah memperoleh laba. Sasaran yang ditetapkan adalah pernyataan resmi mengenai apa yang diyakini oleh berbagai pemercaya sebagai sasarannya. ‡ Jenis sasaran Secara sekilas.

tulislah dan komunikasikan manajer telah siap menyusun rencana untuk memenuhi sasaran itu. ‡ Kajilah hasil untuk melihat apakah sasaran telah tercapai. . ‡ Setelah sasaran ditetapkan. ‡ Mengevaluasi sumber daya yang tersedia. ‡ Tulislah sasaran dan komunikasikan sasaran itu kepada semua yang perlu mengetahuinya.Bagaimana cara manajer menetapkan sasaran ? ‡ Mengkaji misi organisasi yang menjadi tujuan organisasi. ‡ Tentukan sasaran secara individu atau dengan masukan orang lain.

sasaran yang terancang dengan baik dikomunikasikan kepada semua anggota organisasi yang perlu mengetahui sasaran itu. sasaran yang terancang dengan baik haruslah menantang sekaligus dapat dicapai. Walaupun sasaran yang tidak terbatasi kerangk waktunya mungkin lebih disukai karena fleksibilitasnya. Mengapa demikian? Karena menyadarkan orang-orang tentang sasaran menjamin bahwa mereka semua ada di ³halaman yang sama´ dan bekerja dengan cara yang mampu menjamin pencapaian sasaran organisasi. sasaran haruslah dapat diukur dan dihitung.Apakah Karateristik yang dimiliki Sasaran yang Terancang dengan Baik? ‡ Sasaran yang terancang dengan baik harusla tertulis berdasarkan istilah hasil bukannya tindakan. oleh karena itu sasaran harus ditulis supaya mampu mencerminkan hal itu. Selanjutnya. sasaran yang terancang dengan baik juga harus jelas kerangka waktunya. Berikutnya. sasaran tanpa kerangka waktu membuat organisasi kurang fleksibel. pada kenyataannya. Hasil akhir yang diinginkan merupakan unsur yang terpenting dari sasaran manapun. Sejalan dengan perincian ukuran pencapaian yang dapat dihitung. Berikutnya. sasaran yang terancang dengan baik harus ditulis dan akhirnya. .

kerangka waktu (jangka pendek lawan jangka panjang). ‡ Jenis ± Jenis Perencanaan Cara yang paling popular dalam menggambarkan rencana±rencana organisasi adalah menurut luasnya (strategis lawan operasional). dan frekuensi penggunaan (sekali pakai lawan terus-menerus). kekhususan (pengarah lawan perinci).RENCANA (Plan) ‡ Rencana atau plan adalah dokumen yang digunakan sebagai skema untuk mencapai tujuan. .

menjadi sasaran umum organisasi tersebut dan berusaha menempatkan organisasi tersebut kedalam lingkungannya. Rencana yang merinci detail cara mencapai sasaran menyeluruh disebut rencana operasional. . rencana operasional cenderung mencakup periode waktu yang pendek ( bulan. mingguan dan harian). ‡ Apakah perbedaan rencana stretegis dengan rencana operasional? Rencana strategis cenderung mencakup kerangka waktu yang lebih panjang. Rencana strategis juga mencakup perumusan sasaran sedangkan rencana operasional mendefinisikan berbagai cara untuk mencapai sasaran itu.‡ Menurut Luasnya Rencana strategis adalah rencana yang berlaku bagi organisasi secara keseluruhan.

Rencana pengarah (derictional plan) adalah rencana yang fleksibel yang menjadi pedoman umum. Dahulu rencana jangka panjang itu berarti diatas tujuh tahun. Rencana sekali pakai adalah rencana yang digunakan satu kali saja yang secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan situasi yang unik. . tampaknya rencana pemerinci lebih disukai daripada rencana pengarah. Sebaliknya. rencana terus-menerus adalah rencana yang berkesinambungan yang menjadi pedoman bagi kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang. ‡ Menurut Kekhususan Berdasarkan intuisi. Rencana-rencana itu memberikan focus tetapi tidak mengunci para manajer kedalam sasaran atau rangkaian tindakan tertentu. rencana pengarah lebih disukai. Rencana itu memiliki tujuan yang dinyatakan secara rinci. Apabila ketidakpastiannya tinggi dan manajemen harus fleksibel supaya dapat menanggapi perubahan yang tidak terduga. Rencana pemerinci (specific plan) mempunyai sasarn yang didefinisikan dengan jelas dan tidak memberi ruang untuk penafsiran. ‡ Menurut Frekuensi Penggunaan Sejumlah rencana organisasi yang disusun para manajer merupakan rencana yang bersinambung sementara rencana lain hanya digunakan sekali saja. Tidak ada ambigu dan tudak ada masalah kesalahpahaman. atau yang memberi pedoman secara longgar. peraturan dan prosedur.‡ Menurut Kerangka Waktu Perbedaan dalam tahun rencana jangka pendek dan rencana jangka panjang telah banyak memendek. Rencana terus menerus mencakup kebijakan. Rencana jangka panjang adalah rencana dengan kerangka waktu diatas tiga tahun sedangkan rencana jangka pendek merupakan rencana yang mencakup satu tahun atau kurang.

Tugas diartikan sebagai apa yang harus dilakukan. maka dilakukan analisa terhadapnya untuk ditentukan mana yang digunakan.Bagaimana Cara Proses Pembuatan Rencana ? ‡ Menetapkan tugas dan tujuan Antara tugas dan tujuan tidak dapat dipisahkan. suatu rencana tidak dapat difrmulir tanpa ditetapkan terlebih dahulu apa yang menjadi tugas dan tujuannya. misalnya lamanya penyelesian. Membuat sintesa Sintesa yaitu alternatif yang akan dipilih dari kemungkinan-kemungkinan yang ada dengan cara mengawinkan sitesa dari kemungkinan-kemungkinan tersebut. Dimana kemungkinan yang telah diperoleh dapat diurut atas dasar tertentu. Kemungkinan-kemungkinan yang ada mempunyai kelemahan-kelemahan ‡ ‡ ‡ ‡ . besarnya biaya yang dibutuhkan efisiensi dan efektivitas dan lain sebagainya. Mengadakan kemungkinan-kemungkinan Faktor yang tersedia memberikan perencanaan membuat beberapa kemungkinan dalam pencapaian tujuan. sedang tujuan yaitu suatu atau nilai yang akan diperoleh. Observasi dan analisa Menentukan factor-faktor apa yang dapat mempermudah dalam pencapaian tujuan (Observasi) bila sudah diketahui dan terkumpul.

Tiga faktor kontingensi mempengaruhi perencanaan : tingkatan dalam organisasi. Ketika ketidakpastian linkungan tinggi. Konsep komitmen itu berarti bahwa rencana harus cukup jauh membentang supaya dapat mencapai komitmen yang dibuat ketika rencana itu disusun. perencanaan operasional mendominasi kegiatan perencanaan manajer tingkatan rendah. Pada tingkatan organisasi yang tinggi. rencana haruslah rinci.Bagaimana faktor kontingensi mampu mempengaruhi perencanaan? Proses penyusunan rencana dipengaruhi oleh tiga faktor kontingensi dan oleh pendekatan perencanaan yang dikuti. Perencanaan untuk jangka waktu yang terlampau panjang atau terlampau oendek akan tidak efisien atau tidak efektif. . derajat ketidakpastian lingkungan dan lamanya komitmen Untuk sebagian besar. tapi fleksibel. perencanaan berorientasi pada strategi. Faktor kontingensi kedua yang mempengaruhi perencanaan adalah ketidakpastian lingkungan. Para manajer harus bersiap mengerjakan kembali dan mengubah rencana ketika rencana tiu diimplementasikan. Faktor kontingensu terakhir yang mempengaruhi perencanaan juga berkaitan dengan kerangka waktu rencana tersebut.

Agar berguna. . ‡ Perencanaan yang efektif dalam lingkungan yang dinamis Kita telah membahas lingkungan yang tidak pasti sebagai salah satu factor kontingensi utama yang mempengaruhi jenis rencana yang dibuat para manajer. para manajer ingin membuat rencana yang khusus dan fleksibel. Karena lingkungan yang dinamis lebih merupakan norma daripada perkecualian bagi para manajer. Walaupun itu tampaknya kontradiksi. Perencanaan formal membuat masuk akal bagi organisasi (dan individu) untuk menentukan sejumlah arah tertentu. perencanaan formal masi popular sampai sekarang. tetapi rencana jangan menjadi terpaku. tetapi tidak. rencana memerlukan beberapa kekhususan. Dalam lingkungan yan tidak pasti.Masalah Kontemporer Tentang Perencanaan ‡ Kritik terhadap Perencanaan Perencanaan formal menjadi amat popular dalam tahun 1960-an dan bagi sebagian besar. Para manajer harus menyadari bahwa perencanaan merupakan proses yang berkelanjutan.

Apakah keuntungan perencanan ? ‡ Fokus dan fleksiblitas Fokus adalah mengetahui apa yang terbaik . ‡ Perencanaan orientasi pada keuntungan (membantu sumbersumber untuk mendayagunakan kekuatan terbaik). ‡ Perencanaan berorientasi pada hasil (menciptakan pengertian arah orientasi kinerja) ‡ Perencanaan orientasi pada prioritas (memastikan hal yang paling penting dan mendapatkan perhatian utama). ‡ Perencanaan orientasi pada perubahan (membantu mengantisipasi masalah dan kesempatan sehingga dapat dicapai kesesuaian yang terbaik). Fleksibilitas adalah beroperasi dan punya pandangan kedepan perencanaan membantu manajer karena. mengetahui apa yang dibutuhkan dan bagaimana melayani pelanggan. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->