P. 1
PERENCANAAN DAN KELAYAKAN USAHA

PERENCANAAN DAN KELAYAKAN USAHA

|Views: 344|Likes:
Published by Agoenk Ajja

More info:

Published by: Agoenk Ajja on Apr 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/08/2014

pdf

text

original

AGRIBISNIS DAN KEWIRAUHAAN

“PERENCANAAN DAN KELAYAKAN USAHA”

OLEH: KELOMPOK VII:
M. ARIEF INDARTO IRINA AGUSTA MAELSA ENGLA YONA LIZA KARTIKA AMELIA MUHAMMAD AGUNG PERMADI

AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ANDALAS PADANG

Prerencanaan adalah proses menentukan dengan tepat apa yang akan dilakukan organisasi untuk mencapai tujuannya. kemudian diukur. Tujuan Perencanaan Perencanaan organisasional mempunyai dua maksud: perlindungan dan kesepakatan. Pengertian dan Tujuan Perencanaan dan Kelayakan Usaha Pengertian Perencanaan Perencanaan adalah proses bagaimana organisasi bias mencapai tujuannya. Pengertian Kelayakan Usaha Pengertian Studi Kelayakan Usaha adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu usaha atau usaha yang akan dijalankan. Maksud perlindungan adalah meminimalisi resiko dengan mengurangi ketidakpastian disekitar kondisi usaha dan menjelaskan konsekkuensi tindakan manajerial yang berhubungan. evaluasi. dihitung. seleksi diantara kesempatan-kesempatan yang diprediksi terlebih dahulu. Disamping itu. tutjuan perencanaan adalah membentuk usaha terkoordinasi dalam organisasi. Dalam istilah lebih resmi perencanaan didefenisikan sebagai program sistematis dari program tindakan yang ditujukan pada pencapaian tujuan usaha yang telah disepakati melalui proses analisa. Tujuan kesepakatan adalah untuk meningkatkan keberhasilan organisasional. Tanpa adanya perencanaan biasanya disertai dengan tidak adanya koordinasi dan timbulnya efek ketidakpastian. Kelayakan artinya penelitian yang dilakukan secara .2011 PERENCANAAN DAN KELAYAKAN USAHA 1. dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan. dan dianalisis hasil penelitian terebut dengan menggunakan metode-metode tertentu. Mempelajari secara mendalam artinya meneliti secara sungguh-sunggah data dan informasi yang ada.

Fungsi studi ini adalah untuk meminimalkan resiko yang tidak kita inginkan. Kemudian pengerjaan usaha data dilakukan dengan lebih sistematik.mendalam tersebut dilakukan untuk menentukan apakah usaha yang dijalankan memberikan mnfaat yang lebih besar dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. Untuk menentukan layak atau tidaknya suatu usaha dapat dilihat dari berbagai aspek. baik resiko yang bisa dikendalikan dan yang tidak bisa dikendalikan. Tujuan Kelayakan Usaha Perlu diadakan studi kelayakan sebelum proyek dijalankan. Memudahkan pelaksanaan pekerjaan Dengan adanya berbagai rencana yang sudah disusun akan sangat mempermudah pelaksanaan usaha. Menghindari kerugian Masa yang akan datang penuh dengan ketidakpastian. Intinya agar proyek yang dijalankan akan memberikan keuntungan dan manfaat. 4. Memudahkan perencanaan Jika sudah dapat meramalkan apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang. Setiap aspek yang bisa dikatakan layak harus memiliki standar nilai tertentu. 2. sehingga tepat sasaran dan sesuai dengan rencana yang sudah disusun. yaitu : 1. Kondisi ini ada yang dapat diramalkan dan ada yang tidak dapat diramalkan. Penilaian untuk mnentukan kelayakan harus didasarkan pada seluruh aspek yang akan dinilai nantinya. namun keputusan penilaian tak hanya dilakukan pada salah satu aspek saja. sehingga sumber daya yang sudah dikerahkan tidak akan sia-sia. 3. Para pelasana akn memiliki pedoman yang harus dikerjakan. Sedangkn pengertian usaha adalah usaha yang dijalankan yang tujuan utamany untuk memperoleh keuntungan. Paling tidak ada 5 tujuan mengapa melakukan studi kelayakan sebelum memulai usaha. maka akan mempermudah kita dalam melakukan perencanaan dan hal-hal apa saja yang perlu direncanakan. Memudahkan pengawasan .

sehingga bisa dilakukan pengendaliaan atas penyimpangan tersebut. 5. 4. dalam hal ini disebabkan para pemilik tidak mau jika sampai dana yang ditamankan akan mengalami kerugian. maka pihak mereka pun sangat berkepentingan terhadap hasil studi kelayakan yang telah dibuat. 2. Pihak-Pihak yang Memerlukan Studi Kelayakan Hasil penilaian melalui studi kelayakan ini sangat diperlukan dan dibutuhkan oleh berbagai pihak. Pemerintah Bagi pemerintah pentingnya studi kelayakan adalah apakah usaha yang akan dijalankan kan memberikan keuntungan atau manfaat bagi perekonoian secara umum. Pemilik usaha Para pemilik perusahaan sangat berkepentingan terhadap hasil dari analisis studi kelayakan yang telah dibuat. 3. Masyarakat . Memudahkan pengandalian Jika dalam pelaksanaan pekerjaan telah dilakukan dengan pengawasan. Kreditor Jika uang tersebut dibiayai oleh dana pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya. 2. Adapun pihak-pihak yang berkepetingan terhadap hasil studi tersebut adalah : 1. Pengawasan perlu dilakukan agar tidak melenceng dari rencana yang sudah disusun.Dengan dilaksanakannya proyek secara tersusun baik. maka akan mempermudah perusahaan dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya usaha. terutama pihak-pihak yang berkepentingan terhadap usaha atau proyek yang akan dijalankan. maka apabila terjadi suatu penyimpangan kan mudah terdeteksi.

Bagaimana strategi pemasaran yang akan dijalankan. 3. Aspek keuangan Penelitian dalam aspek ini dilakukan untuk menilai biaya-biaya apa saja yang akan dikeluarkan dan berapa banyak. Masing-masing aspek tidak berdiri sendiri tetapi saling berkaitan.atau dengan kata lain berapa besar potensi pasar yang ada untuk produk yang ditawarkan dan berapa besar market sharenya. maka diperlkan suatu perbaikan atau tambahan jika diperlukan. 3. serta dari mana sumber dana berasal.Bagi masyarakat pakah dengan adanya usaha akn emberikan manfaat seperti ketersediaan lapangan pekerjaan baik bagi pekerja maupun bagi masyarakat disekitar lokasi kerja. berapa lama investasi akan kembali. 5. Aspek-Aspek Penilaian Dalam pembuatan dan penilaian studi kelayakan usaha. Manajemen Bagi manajemen hasil studi ini merupakan ukuran kinerja bagi manajemen perusahaan untuk menjalankan tugas yang sudah dijalankan. Sehingga kelayakan usaha semakin akurat. . hendaknya dilakukan secara benar dengan melewati tahap-tahap yang sudah ditentukan. Aspek-aspek tersebut adalah : 1. Artinya apabila jika salah satu aspek tidak dipenuhi. mulai dari bentuk badan usaha sampai izin-izin yang dimiliki. 2. kemudian diteliti juga barapa besar pendapatan yang akan diterima dari usaha tersebut. serta tersedianya fasilitas pendukung dan terbukanya isolasi wilayah. Ada beberapa aspek yang menentukn dalam studi kelayakan usaha. Aspek pasar dan pemasaran Untuk menilai apakah perusahaan yang akan melakukan investasi ditinjau dari segi pasar dan pemasaran memiliki peluang pasar yang diinginkan atau tidak. Aspek Hukum Dalam aspek ini yang akan dibahas adalah masalah kelengkapan dan keabsahan dokume perusahaan.

7. serta dampak social yang mungkin ditimbulkan. Demikian dengan struktur organisasi yang dipilih harus sesuai dengan bentuk dan tujuan perusahaan. Aspek dampak Lingkungan Merupakan analisis yang paling dibutuhkan pada saat ini. Aspek teknis/operasi Dalam aspek ini akan diteliti adalah mengenai lokasi usaha. pabrik atau gudang. Kemudian penentuan lay out ruangan sampai pada usaha perluasan selanjutnya. Aspek manajemen/organisasi Yang dinilai dari aspek ini adalah para pengelola usaha dan struktur organisasi yang ada. Aspek ekonomi sosial Penelitian dalam aspek ini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh yang ditimbulkan dari proyek tersebut bila dijalankan. 5. karena setiap proyek yang dilakukan akan sangat besar dampaknya terhadap lingkungan disekitarnya. . baik kantor usat. cabang. mulai dari direncanakan sampai pengendalian bila ada penyimpangan. Proyek yang dihajalankan akan berhasil bila dijalankan oleh orang yang professional.4. dampak ekonomi secara luas. 6.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->