PENDAHULUAN Latar Belakang Ilmu pengetahuan alam adalah suatu ilmu yang sangat penting untuk dipelajari, berbagai

hal tentang seluk beluk kehidupan makhluk hidup di dunia ini dibahas di dalamnya. Fenomena ± fenomena alam dan masalah-masalah lingkungan yang dampak terhadap kelangsungan makhluk hidup diidentifikasi secara jelas, baik masalah-masalah yang terjadi secara alamiah maupun masalah-masalah yang timbul akibat ulah manusia. Dalam laporan ³Limbah / Sampah´, peserta didik dituntut untuk dapat berfik ir secara ilmiah, memandang suatu masalah yang di hadapi berdasarkan fakta -fakta yang ada. Setelah itu memecahkan masalah tersebut secara logis dengan diperkuat argument-argumen dan bukti-bukti ilmiah. Dengan demikian, peserta didik akan terbiasa berperilaku, dan berfikir layaknya seorang ilmuwan. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan tanggung jawab yang besar didalam diri masing-masing peserta didik. Tujuan dibuat laporan Limbah/Sampah agar peserta didik mampu berfikir, bekerja dan bersikap ilmiah, serta mengomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup dengan menerapkan konsep-konsep ilmiah dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan peserta didik dapat menjadi manusia Indonesia yang lebih berkualitas.

Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3) Definisi dari limbah B3 berdasarkan BAPEDAL (1995) ialah setiap bahan sisa (limbah) suatu kegiatan proses produksi yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) karena sifat (toxicity. Limbah atau sampah juga merupakan suatu bahan yang tidak berarti dan tidak berharga. kehadiran limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia. Pengertian Limbah (Sampah) Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). ada air kakus (black water). dan ada air buangan dari berbagai aktivitas domestik lainnya (grey water). Di antara berbagai jenis limbah ini ada yang bersifat beracun atau berbahaya dan dikenal sebagai limbah. mencemarkan lingkungan. Limbah atau sampah juga bisa berarti sesuatu yang tidak berguna dan dibuang oleh kebanyakan orang.cai r ataupad at. baik pada skala rumah tangga. . disanalah berbagai jenis limbah akan dihasilkan. Dimana masyarakat bermukim.flammabi lity.ampah. dan corrosivity) serta konsentrasi atau jumlahnya yang baik secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak. limbah ini terdiri dari bahan kimia Senyawa organik dan Senyawa anorganik. Ada sampah. Secara umum yang disebut limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses produksi. yang seringkali tidak dikehendaki kehadirannya karena tidak memiliki nilai ekonomis. sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah. Bentuk limbah tersebut dapat berupagas dandebu. Limbah padat lebih dikenal sebagai sLimbah atau sampah yaitu limbah atau kotoran yang dihasilkan karena pembuangan sampah atau zat kimia dari pabrik-pabrik. dan sebagainya. pertambangan. industri. atau membahayakan kesehatan manusia. mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak berguna dan jika dibiarkan t rlalu e lama maka akan menyebabkan penyakit padahal dengan pengolahan sampah secara benar maka bisa menjadikan sampah ini menjadi benda ekonomis. Bila ditinjau secara kimiawi. Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu. tapi kita tidak mengetahui bahwa limbah juga bisa menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat jika diproses secara baik dan benar. reactivity. Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah tergantung pada jenis dan karakteristik limbah.PEMBAHASAN LIMBAH (SAMPAH) 1.

contoh : karbon monoksida (CO). kegiatan industri. Limbah cair adalah semua limbah yang berbentuk cairan atau berada dalam fase cair (air seni atau urine. yaitu sisa suatu usaha dan atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan atau beracun yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya. debu silicosis. karbon dioksida (CO2). dapat mencemarkan dan atau merusakan lingkungan hidup dan atau membahayakan lingkungan hidup. debu asbes.Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. penghancuran dan peledakan. Limbah Organik Limbah ini terdiri atas bahan-bahan yang besifat organik seperti dari kegiatan rumah tangga. baik berupa sisa industri. peternakan. Perkantoran 4. Rumah Sakit 6. dan sulfur oksida (SOx). nitrogen oksida (NOx). baik berasal dari bahan organik maupun anorganik. 2. Limbah Debu yang membahayakan adalah debu kapas. debu yang mengandung Fe2O3. Limbah cair merupakan sisa buangan hasil suatu proses yang sudah tidak dipergunakan lagi. Sedangkan limbah gas adalah semua limbah yang berbentuk gas atau berada dalam fase gas. kelangsungan hidup manusia serta mahluk hidup lain. Sumber-sumber sampah 1. Limbah B3 adalah Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. debu stannosis pada pabrik timah putih. Rumah Tangga 2.Komponen utama limbah cair adalah air (99%) sedangakan komponen lainnya bahan padat yang bergantung asal buangan tersebut. Pertanian 3. Perusahaan 5. Sedangkan limbah gas adalah semua limbah yang berbentuk gas atau berada dalam fase gas. baik secara langsung maupun tidak langsung. rumah tangga. Jenis-jenis limbah 1. Limbah Debu adalah Partikel zat padat yang timbul pada proses industri sepeti pengolahan. debusiderosis. Pasar dll. kesehatan. dan sebagainya. air pencucian alat-alat). pertanian. Limbah ini juga bisa dengan mudah diuraikan .

dan air aki. misalnya MCK(Mandi. magnesium klorida yang berasal dari kegiatan pertambangan dan industri. 2.melalui proses yang alami. botol kaca. Limbah ini mempunyai sifat kimia yang setabil sehingga zat tersebut akan mengendap kedalam tanah. kaleng dan aluminium. danau. zat-zat tersebut adalah :Garam anorganik seperti magnesium sulfat. serta laut dan selanjutnya akan mempengaruhi organisme yang hidup didalamnya. plastik dan lain-lain. Limbah pertanian berupa sisa tumpahan atau penyemprotan yang berlebihan. Kakus) dan secara langsung gas yang dihasilkan oleh limbah pabrik tersebut dikonsumsi dan dipakai oleh masyarakat. minyak goreng bekasdan lain-lain. virus dan sebagainya. Limbah . baterai bekas. kol. kardus atau karton. dapat mengandung bibit-bibit penyakit atau pencemar biologis seperti bakteri. Limbah tersebut tergolong (B3) yaitu bahan berbahaya dan beracun. slada dan lainlain bisa juga berupa kertas.Adapula limbah anorganik yang berasal dari kegiatan rumah tangga seperti botol plastik. begitu pula dengan pemupukan yang berlebihan. Cuci.Asam anorganik seperti asam sulfat yang berasal dari industri pengolahan biji logam dan bahan bakar fosil. Limbah Pabrik Limbah ini bisa dikategorikan sebagai limbah yang berbahaya karena limbah ini mempunyai kadar gasyang beracun. misalnya dari pestisida dan herbisida. Limbah Anorganik Limbah ini terdiri atas limbah industri atau limbah pertambangan. limbah kamar mandi. dan berupa cairan seperti air cucian. Air limbah industri dapat mengandung berbagai jenis bahan anorganik. tas plastik. jamur. Jika berdasarkan sumbernya limbah dikelompokkan menjadi 3 yaitu: 1. Limbah Rumah Tangga Limbah rumah tangga adalah limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah tangga limbah ini bisa berupa sisasisa sayuran seperti wortel. dasar sungai. bayam. Sedangkan limbah rumah tangga dapat berupa padatan seperti kertas. Limbah anorganik berasal dari sumber daya alamyang tidak dapat di uraikan dan tidak dapat diperbaharui. pada umumnya limbah ini dibuang di sungaisungai disekitar tempat tinggal masyarakat dan tidak jarang warga masyarakat mempergunakan sungai untuk kegiatan sehari-hari. 2. Limbah tersebut ada yang mempunyai daya racun yang tinggi misalnya : sisa obat. sedangkan limbah air cucian.

perkantoran. bebek dan makluk hidup lainnya termasuk juga manusia Jenis-jenis Limbah Berdasarkan karakteristiknya. contohnya Arsenik (As) dengan metoda SSA c.1 Limbah cair Limbah cair adalah sisa dari suatu hasil usaha atau kegiatan yang berwujud cair (PP 82 thn 2001). zat-zat tersebut jika masuk ke perairan maka akan menimbulkan pencemaran yang dapat membahayakan makluk hidup pengguna air tersebut misalnya. Jenis-jenis limbah cair dapat digolongkan berdasarkan pada : a. Limbah Industri Limbah ini dihasilkan atau berasal dari hasil produksi oleh pabrik atau perusahaan tertentu. ikan. plastik. Air Laut contohnya Tembaga (Cu) dengan metoda SPR. kain. yaitu : 1. metal. Anorganik non Metalik contohnya Amonia (NH3-N) dengan metoda Biru Indofenol d. 3. Limbah cair Limbah padat Limbah gas dan partikel Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) 1.2 Limbah padat Limbah padat berasal dari kegiatan industri dan domestik. kulit telur.tempat umum.IDA-SSA 1. pertanian serta dari tempat. Mikroorganisme contohnya E Coli dengan metoda MPN f. 3. Limbah ini mengandung zat yang berbahaya diantaranya asam anorganik dan senyawa orgaik. limbah padat kegiatan perdagangan. Organik Agregat contohnya Biological Oxygen Demand (BOD) e. limbah dapat digolongkan menjadi 4 macam. bakteri. Parameter Logam. Limbah domestik pada umumnya berbentuk limbah padat rumah tangga. 2. Keasaman sebagai salah satu contoh sifat limbah dapat diukur dengan menggunakan metoda Titrimetrik b. 4. dll . Sifat Fisika dan Sifat Agregat . gelas/kaca. Jenis-jenis limbah padat: kertas. organik. Sifat Khusus contohnya Asam Borat (H3 BO3) dengan metoda Titrimetrik g.ini juga memiliki daya racun tinggi jika berasal dari sisa obat dan aki. kayu. peternakan. karet/kulit tiruan.

3 Limbah gas atau partikel Polusi udara adalah tercemarnya udara oleh beberapa partikel zat (limbah) yang mengandung partikel (asap dan jelaga) . Dapat digunakan sebagai sumber energi baik untuk pembangkit uap air panas. koran bekas. botol bekas. Kelebihan Cara Membakar adalah : 1. majalah bekas.nitrogen oksida. 3.Yang termasuk limbah B3 antara lain adalah bahan baku yang berbahaya dan beracun yang tidak digunakan lagi karena rusak. mudah terbakar. yang bila diuji dengan toksikologi.sulfur dioksida. TV tua dan sepeda yang usang. Cara ini bisa menjadikan limbah atau sampah yang semula bukan apa-apa sehingga bisa menjadi barang yang ekonomisdan bisa menghasilkan uang. baik langsung maupun tidak langsung. radio tua. Barang-barang yang dapat dijual antara lain kertas-kertas bekas. Cara ini bisa dilakukan dengan cara membakar limbah-limbah padat misalnya kertas-kertas dengan menggunakan minyak tanah lalu dinyalakan apinya.ozon (asap kabut kimiawi).karbon monoksida dan timah. Dapat juga dijual kepada tetangga kita yang menjadi tukang loak ataupun pemulung. Cara Menangani Limbah a. menyebabkan infeksi. Cara Menangani Polusi Akibat Kendaraan Bermotor .1. bersifat reaktif. bersifat korosif. ban bekas.bahan ini termasuk limbah B3 bila memiliki salah satu atau lebih karakteristik berikut: mudah meledak.4 Limbah B3 (Bahan Bahaya dan Beracun) Suatu limbah digolongkan sebagai limbah B3 bila mengandung bahan berbahaya atau beracun yang sifat dan konsentrasinya. sisa kemasan. Membutuhkan tempat atau lokasi yang cukup kecil 3. Dengan cara dibakar Cara ini adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan karena tidak membutuhkan usaha keras. Bahan.hidro karbon. dapat merusak atau mencemarkan lingkungan hidup atau membahayakan kesehatan manusia. tumpahan. Dengan di Daur Ulang dijual kepasar loak atau tukang rongsokan yang biasa lewat di depan rumah ± rumah. b. dan lainlain. dan oli bekas kapal yang memerlukan penanganan dan pengolahan khusus. sisa proses. beracun. Mudah dan tidak membutuhkan usaha keras 2. listrik dan pencairan logam. c. 1.

mampu me-remediasi jenis kontaminan dan jenis tanah yang lebih beragam. Ada 4 teknik dasar yang biasa digunakan dlm bioremediasi: 1. usaha melengkapi kendaraan. dan lebih mudah dikontrol dibanding dengan bioremediasi in-situ. yaitu in-situ (atau on-site) dan ex-situ (atau off-site). Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah. Banyak TCM dipusatkan pada pengurangan kepadatan lalu lintas. Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur. Kota-kota ini telah menjalankan berbagai program mulai dari pemberlakuan hari tanpa berkendaraan. pengaturan kondisi redoks. dan bioremediasi. Bioremediasi ini teknik penanganan limbah atau pemulihan lingkungan. seperti lampu lalu lintas yang terkoordinasi. Pembersihan on-site adalah pembersihan di lokasi. dengan biaya operasi yang relatif murah. yang dapat menjadi teknologi alternatif dalam menangani pencemaran yang diakibatkan oleh kegiatan pertambangan di Indonesia. optimasi pH. sampai pelarangan parkir di kota yang kesemuanya dikenal dengan istilah ³upaya pengendalian transportasi´(³transportasi control measures/´TCM´). dengan menggunakan sistem yang berkisar dari metode fisik. dsb 2. seperti angkutan kota. yaitu mikroorganisme yang memiliki kemampuan biotransformasi khusus . inokulasi (penanaman) mikroorganisme di lokasi tercemar. jalan satu arah dan bermobil patungan atau jalur bus yang terpisah. Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air). walaupun efektif tidak mengurangi pencemaran udara dengan cukup cepat dan menyeluruh. sampai metode penggunaan insentif ekonomi.Bagi banyak daerah perkotaan. bakteri). Sementara bioremediasi ex-situ atau pembersihan off-side dilakukan dengan cara tanah yang tercemar digali dan dipindahkan ke dalam penampungan yang lebih terkontrol. skuter. terdiri dari pembersihan. kemudian diberi perlakuan khusus dengan menggunakan mikroba. Bioremediasi exsitu dapat berlangsung lebih cepat. stimulasi aktivitas mikroorganisme asli (di lokasi tercemar) dengan penambahan nutrien. dan mobil dengan perangkat kendali yang canggih. d. misalnya ´tarif jalur padat´ yang mengharuskan pengemudi membayar jika melalui jalan raya di saat lalu lintas padat. Bioremediasi Bioremediasi merupakan suatu teknologi inovatif pengolahan limbah. venting (injeksi). serta ramah dan aman bagi lingkungan. Ada dua jenis bioremediasi.

derajat keasaman tanah. K). P. Caranya yaitu. Penyakit diare dan tikus. penyakit ini terjadi karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan yang tidak tepat 2. lokasi sumber pencemar. mampu meremediasi jenis kontaminan dan jenis tanah yang lebih beragam. Yang pertama dilakukan adalah mengaktifkan bakte alami pengurai ri minyak bumi yang ada di dalam tanah yang mengalami pencemaran tersebut. penerapan immobilized enzymes 4. nutrien (N. Dalam waktu yang cukup singkat kandungan minyak akan berkurang dan akhirnya hilang. ketersediaan air. Kelemahan bioremediasi ex-situ ini jauh lebih mahal dan rumit. kemudian zat pembersih dipompakan ke bak/tangki tersebut.3. perbandingan C : N kurang dari 30:1. Dampak Limbah Terhadap Lingkungan . kelembaban tanah. 5. penggunaan tanaman (phytoremediation) untuk menghilangkan atau mengubah pencemar. tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar. Selanjutnya zat pencemar dipompakan keluar dari bak yang kemudian diolah dengan instalasi pengolah air limbah. Bakteri ini kemudian akan menguraikan limbah minyak bumi yang telah dikondisikan sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kebutuhan hidup bakteri tersebut. Proses bioremediasi harus memperhatikan antara lain temperatur tanah. Bioremediasi ex-situ meliputi penggalian tanah yang tercemar dan kemudian dibawa ke daerah yang aman. . Setelah itu di daerah aman. Sedangkan keunggulannya antara lain proses bisa lebih cepat dan mudah untuk dikontrol. tanah tersebut disimpan di bak/tanki yang kedap. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: 1. inilah yang disebut sistem bioremediasi.Proses bioremediasi Contoh bioremediasi bagi lingkungan yang tercemar minyak bumi. Penyakit kulit misalnya kudis dan kurap 2. dan ketersediaan oksigen. Dampak Limbah 1. Dampak Limbah Terhadap Kesehatan Dampaknya yaitu dapat menebabkan atau menimbulkan panyakit. sifat dan struktur geologis lapisan tanah.

air lingkungan juga menimbulkan banjir karena banyak orang-orang yang membuang limbah rumah tanggake sungai. . Selain mencemari. sehingga menusia akan terkena dampak limbah baik secara langsung maupun tidak langsung. Tidak jarang manusia juga mengkonsumsi atau menggunakan air untuk kegiatan sehari-hari.Cairan dari limbah ± limbah yang masuk ke sungai akan mencemarkan airnya sehingga mengandung virus-virus penyakit. sehingga pintu air mampet dan pada waktu musim hujan air tidak dapat mengalir dan air naik menggenangi rumahrumah penduduk. Berbagai ikan dapat mati sehingga mungkin lama kelamaan akan punah. sehingga dapat meresahkan para penduduk.

keuntungannya : 1. kita sering mendengar kata limbah. bayangan pada orang akan tertuju pada barang sisa. Pada dasarnya polusi dan limbah adalah sejenis kotoran yang berasal dari h asil pembuangan dan itu mengakibatkan dampak bagi lingkungan di sekitar tetapi sekarang banyak ditemukan cara atau solusi untuk menangani dampak -dampak yang dihasilkan oleh pousi dan limbah. Yang bergabung organic atau limbah yang berasal dari tumbuhan dan hewan yang diambil diambil dari alam atau yang dihasilkan dari kegiatan pertanian. Macam-Macam Limbah Senyawa adalah zat yang terdiri atas dua unsur atau lebih yang bergabung melalui sesuatu reaksi kimia. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa limbah merupakan suatu zat atau benda yang bersifat mencemari lingkungan. dan mencemari lingkungan hidup. peternakan.KESIMPULAN Lingkungan hidup merupakan system kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari. buangan. Dengan konsentrasi dan kualitatas tertentu. terdiri atas kesatuan ruang dengan semua benda. daya. kotoran. baik untuk modal maupun operasi unit pengolahan limbah (on site) . Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah bergantung pada jenis dan karakteristik limbah. baik industri maupun domestic (rumah tangga) yang kehadirannya pada suatu saat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena dapat menurunkan kualitas lingkungan. keadaan dan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. keberadaan limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi keesehatan manusia sehingga perlu dilakukan penanganannya terhadap limbah. Waste minimization. rumah tangga dan industri yang secara alami mudah terurai oleh aktifitas mikroorganisme limbah organic atau limbah yang bukan daei makhluk hidup dan tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme. Keseimbangan lingkungan terganggu jika jumlah hasil buangan tersebut melebihi ambang batas. Begitu mendengar kata limbah. Limbah zat atau bahan buangan yang dihasilkan daei suatu p roses produksi. meskipun demikian pada kenyataannya cara atau solusi tersebut tidak ada hasilnya karena masih banyak asap-asap polusi dan masih banyak pula kita jumpai limbah atau sampah disungaidan didarat yang dapat pula menimbulkan banjir. Mengurangi biaya.

kecelakaan dan tanggap darurat.2. . Mengurangi biaya untuk perizinan dan biaya produksi yang disebabkan peningkatan efisiensi. 5. Mengurangi biaya pengolahan limbah dan transportasi untuk pengolahan limbah diluar perusahaan (on site) 3. Mengurangi resiko akibat tumpahan. 4. Mendapat tambahan keuntungan dari penjualan atau pemanfaatan kembali limbah yang dihasilkan.

SARAN 1. Pengolahan Bahan : upaya untuk mengelola bahan sedemikian rupa agar persediaan selalu cukup untuk menjamin kelancaran proses produksi. Melakukan Preventative Maintenance : Pemeliharaan dan penggantian alat atau bagian alat menurut waktu yang telah dijadwalkan berdasarkan perkiraan waktu kerusakan alat. 2. tumpahan. Segresi Aliran Limbah : Pemisahan berbagai jenis aliran limbah menurut komponen. 4. mengurangi volume dan mengurangi biaya pengolahan limbah. 3. konsentrasi atau keadaannya sehingga mempermudah pengolahan limbah. . kebocoran dan lain sebagainya. House Keeping : Suatu usaha yang dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan perusahaan dari limbah-limbah yang berasal dari eceran.

LAPORAN LIMBAH / SAMPAH Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas ³ Ilmu Pengetahuan Alam´ Kelas : XI ± MB Disusun oleh : y y y y y y y Nova Yulian Irwan Mubarok Sri Mulyani Jamaludin Dede Kurniasih Roni Saeful Ulum Lisnawati SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ISLAM PANIIS 2010 .2011 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful