P. 1
Ungraduated Observation

Ungraduated Observation

|Views: 6,254|Likes:
Published by M Nur Ghoyatul Amin

More info:

Published by: M Nur Ghoyatul Amin on Apr 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2013

pdf

text

original

4.2.3.2.2 Bahan Baku

Bahan baku utama yang digunakan pada minyak daun cengkeh

adalah daun cengkeh kering yang sudah gugur. Ini menyebabkan usaha

minyak daun cengkeh bersifat musiman karena sangat tergantung pada

ketersediaan bahan baku. Pada musim kemarau ketersediaan bahan baku

melimpah dan sebaliknya pada musim penghujan terjadi kekurangan suplai

bahan baku. Beberapa pengusaha pengolahan minyak daun cengkeh

mengantisipasinya dengan menyimpan sebagian hasil produksinya untuk

dijual pada saat mereka tidak dapat melakukan proses produksi dengan

harga yang lebih

4.2.3.2.3 Teknologi

Teknologi yang digunakan dalam proses produksi pengolahan

minyak daun cengkih ini termasuk teknologi sederhana atau tradisional.

Proses yang umum digunakan adalah penyulingan dengan uap air. Proses

penyulingan dilakukan dengan memanaskan bahan baku dan air yang

dimasukkan dalam ketel yang kemudian dipanaskan.

Proses pemanasan dapat menggunakan bahan bakar berupa

limbah daun yang disuling sebelumnya. Uap air dan uap minyak daun

cengkih akan mengalir melalui pipa masuk ke dalam kondensor. Kondensor

tersebut dapat berupa kolam. Semakin lama uap minyak daun cengkih dan

28

uap air berada dalam kolam pendingin, semakin baik proses kondensasi

yang terjadi. Biasanya para penyuling di pedesaan menggunakan 2 kolam

pendingin untuk proses kondensasi ini. Air kolam harus terus dijaga agar

tetap berada pada suhu yang dingin. Kondensasi mengubah uap air dan uap

minyak daun cengkih menjadi bentuk cair berupa minyak daun cengkih dan

air yang ditampung dalam drum.

Metode penyulingan dengan menggunakan uap air memiliki

kelebihan tersendiri. Penyulingan dengan air dan uap ini relatif murah atau

ekonomis. Biaya yang diperlukan relatif rendah dengan rendemen minyak

daun cengkeh yang memadai dan masih memenuhi standar mutu yang

diinginkan. Kelemahan utamanya adalah kecepatan penyulingan yang

rendah.

4.2.3.2.4 Produksi Optimum

Produksi minyak daun cengkeh yang optimum tergantung pada

kapasitas ketel yang digunakan. Ketel dengan kapasitas 1,3 ton daun

cengkeh dapat menghasilkan kurang lebih 20-30 kg minyak daun cengkeh

atau dengan menggunakan batang cengkeh menghasilkan 50-55 kg minyak

cengkeh. Dengan menggunakan dua ketel dan dua kali proses suling per

ketel maka dalam sehari dapat dihasilkan minyak daun cengkeh sebanyak

1,4 kuintal bahkan lebih.

4.2.3.2.5 Kendala Produksi

Kendala produksi utama yang dihadapi oleh pengusaha minyak

daun cengkeh ini terutama terkait dengan pengadaan bahan baku yang

bersifat musiman. Ketersediaan bahan baku daun cengkeh sangat tergantung

pada musim. Pada musim penghujan, pasokan bahan baku bisa dikatakan

tidak ada sehingga para pengusaha tidak berproduksi.

Hambatan yang kedua adalah kapasitas produksi yang masih

sangat terbatas. Seringkali pengusaha kecil penyulingan minyak daun

cengkeh di pedesaan tidak dapat memenuhi permintaan konsumen dalam

jumlah besar pada waktu tertentu.

29

4.2.3.2.6 Tata Letak Perusahaan

Tata letak di UD.Anugerah disusun berdasarkan urutas proses

dari mulai bahan baku sampai menjadi minyak cengkeh dan dikumpulkan

sebelum dijual ke pemasok. Layout atau tata letak UD.Anugerah dibawah

ini

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->