P. 1
Keterampilan Dasar Mengajar

Keterampilan Dasar Mengajar

|Views: 290|Likes:
Published by vhiaa

More info:

Published by: vhiaa on Apr 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2015

pdf

text

original

2011

Mikroteaching
³Keterampilan Dasar Mengajar´

Nama Kelas NIM

: Nur Rezki Octavia : Biologi ICP : 081404174

BIOLOGY DEPARTMENT INTERNATIONAL CLASS PROGRAM MATHEMATIC AND SCIENCE FACULTY STATE UNIVERSITY OF MAKASSAR 2011

yaitu pertanyaan menurut maksudnya dan pertanyaan menurut taksonomi Bloom. Ada 8 keterampilan dasar mengajar yang dapat digunakan guru selama proses belajar mengajar yaitu. sehingga pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan efisien. pertanyaan retoris (rhetorical question). Membangkitkan minat dan rasa ingin tahu siswa terhadap suatu pokok bahasan. yaitu: pertanyaan pengetahuan (recall question atau knowledge question). pertanyaan penerapan (application question). keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil. 1. bertanya memainkan peranan penting sebab pertanyaan yang tersusun dengan baik dan teknik pelontaran yang tepat akan memberikan dampak positif. keterampilan mengadakan variasi. Tujuan-tujuan dalam memberikan pertanyaan tersebut adalah: a. Pertanyaan yang baik di bagi manjadi dua jenis. pertanyaan sintetis (synthesis question) dan pertanyaan evaluasi (evaluation question). keterampilan menjelaskan. Keterampilan dasar merupakan syarat mutlak agar guru bisa mengimplementasikan berbagai strategi pembelajaran. Respon yang di berikan dapat berupa pengetahuan sampai dengan hal-hal yang merupakan hasil pertimbangan. dan ketrampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan. Jadi bertanya merupakan stimulus efektif yang mendorong kemampuan berpikir. pemahaman (comprehension question). Memusatkan perhatian siswa terhadap suatu pokok bahasan atau konsep. keterampilan membuka dan menutup pelajaran. Mendiagnosis kesulitan-kesulitan khusus yang menghambat siswa belajar. keterampilan mengelola kelas. Pertanyaan menurut maksudnya terdiri dari : Pertanyaan permintaan (compliance question). keterampilan bertanya. Bertanya merupakan ucapan verbal yang meminta respon dari seseorang yang dikenal. pertanyaan mengarahkan atau menuntun (prompting question) dan pertanyaan menggali (probing question). b.Keterampilan Dasar Mengajar Keterampilan dasar mengajar bagi guru diperlukan agar guru dapat melaksanakan peranannya dalam pengelolaan proses pembelajaran. c. Dalam proses belajar mengajar. Ketrampilan Bertanya Keterampilan bertanya merupakan ucapan atau pertanyaan yang dilontarkan guru yang menuntun respon atau jawaban dari peserta didik. keterampilan memberikan penguatan. ~1~ . Sedangkan pertanyaan menurut taksonomi Bloom.

f. Mengembangkan cara belajar siswa aktif.d. h. menjawab pertanyaan sendiri. mengulangi jawaban siswa. dan menunjuk siswa sebelum mengajukan pertanyaan. Menghindari kebiasaan mengulang pertanyaan sendiri. kebermaknaan. e. persetujuan dan sebagainya. Penguatan verbal. Ada dua jenis penguatan yang bisa diberikan oleh guru yaitu: a. g. diungkapkan dengan menggunakan kata-kata pujian. Ketrampilan bertanya dasar mempunyai beberapa komponen dasar yang perlu diterapkan dalam mengajukan segala jenis pertanyaan. Mendorong siswa mengemukakannya dalam bidang diskusi. dan menghindari penggunaan respons yang negatif. yang bertujuan memberikan informasi atau umpan balik (feedback) bagi si penerima atas perbuatannya sebagai suatu dorongan atau koreksi. Kehangatan dan keantusiasan. guru perlu memperhatikan prinsip-prinsip berikut: 1. apakah bersifat verbal ataupun nonverbal. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengasimilasikan informasi. penghargaan. Penggunaan penguatan secara efektif harus memperhatikan tiga hal. Susun pertanyaan pokok dan nilai pertanyaan tersebut sesudah selesai mengaja Keterampilan bertanya di bedakan atas ketrampilan bertanya dasar dan ketrampilan bertanya lanjut. Menguji dan mengukur hasil belajar siswa. yaitu kehangatan dan evektifitas. Waktu berpikir yang diberikan untuk pertanyaan tingkat lanjut lebih banyak dari yang diberikan untuk pertanyaan tingkat dasar. 4. 3. 2. Untuk mengetahui keberhasilan guru dalam mengajar. ~2~ . memperbesar pertisipasi dan mendorong siswa agar dapat berinisiatif sendiri. Penguatan juga merupakan respon terhadap suatu tingkah laku yang dapat meningkatkan kemungkinan berulangnya kembali tingkah laku tersebut. Dalam menerapkan keterampilan bertanya dasar dan lanjut. yang merupakan bagian dari modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkah laku siswa. mengajukan pertanyaan yang mengundang jawaban serempak. Ketrampilan Memberikan Penguatan Penguatan (reinforcement) adalah segala bentuk respons. Sedangkan ketrampilan bertanya lanjut merupakan lanjutan dari ketrampilan bertanya dasar yang lebih mengutamakan usaha mengembangkan kemampuan berpikir siswa. 2. mengajukan pertanyaan ganda.

dan berpartisipasi aktif dalam setiap langkah kegiatan pembelajaran. Variasi dalam penggunaan media dan alat pengajaran. b. sehingga siswa menunjukkan sikap antusias dan ketekunan. penguatan dengan sentuhan (contact). dan variasi alat atau bahan yang dapat didengar. variasi alat atau bahan yang dapat dilihat (visual aids). Ketrampilan Mengadakan Variasi Variasi stimulus adalah keterampilan guru untuk menjaga agar iklim pembelajaran tetap menarik perhatian. Ketrampilan Menjelaskan Keterampilan dasar mengajar menjelaskan dalam pembelajaran ialah keterampilan menyajikan informasi secara lisan yang diorganisasi secara sistematis untuk menunjukkan adanya hubungan antara satu bagian dengan lainnya. definisi ~3~ . variasi alat atau bahan yang dapat diraba (motorik). variasi alat atau bahan yang dapat didengart (auditif aids). Kesenyapan atau kebisuan guru (teacher silence). yaitu pola interaksi siswa-guru-siswa. d. 3. penguatan berupa simbol atau benda dan penguatan tak penuh. tidak membosankan. Ada tiga jenis variasi stimulus yang dapat dilakukan guru yaitu: 1. yaitu guru ke siswa. 4. Oleh sebab itu. 3. Pembelajaran adalah proses interaksi antara siswa dengan lingkungannya. Mengadakan kontak pandang dan gerak (eye contact and movement). Variasi dalam ekspresi wajah guru. Penggunaan variasi suara (teacher voice). Kesalahan yang sering terjadi adalah guru hanya menggunakan pola interaksi satu arah. Pemusatan perhatian siswa (focusing). terdiri dari penguatan berupa mimik dan gerakan badan. penguatan dengan kegiatan yang menyenangkan. g. b. c. Adapun variasi penggunaan alat antara lain adalah sebagai berikut : a. Penguatan nonverbal. Variasi dalam cara mengajar guru. meliputi : a.b. misalnya antara sebab dan akibat. dilihat dan diraba (audio visual aids). bahkan pola interaksi yang multiarah. f. c. 2. Variasi gerakan badan mimik. e. penuh gairah. Dan pergantian posisi guru dalam kelas dan gerak guru ( teachers movement). penguatan dengan cara mendekati. guru perlu menggunakan variasi interaksi dua interaksi dua arah.

serta berlatih bersikap positif. Dengan demikian diskusi kelompok dapat meningkatkan kreativitas siswa. Komponen ketrampilan membuka pelajaran meliputi: menarik perhatian siswa. atau pemecahan masalah. 6.dengan contoh atau dengan sesuatu yang belum diketahui. Menyajikan suatu penjelasan 1) Kejelasan 2) Penggunaan contoh dan ilustrasi 3) Pemberian tekanan 4) Balikan 5. Merencanakan: 1) Isi pesan (materi) 2) Penerima pesan (siswa) b. ~4~ . Ketrampilan Membuka dan Menutup pelajaran Yang dimaksud dengan membuka pelajaran (set induction) ialah usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar untuk menciptakan prokondusi bagi siswa agar mental maupun perhatian terpusat pada apa yang akan dipelajarinya sehingga usaha tersebut akan memberikan efek yang positif terhadap kegiatan belajar. Komponen ketrampilan menutup pelajaran meliputi: meninjau kembali penguasaan inti pelajaran dengan merangkum inti pelajaran dan membuat ringkasan. Diskusi kelompok merupakan strategi yang memungkinkan siswa menguasai suatu konsep atau memecahkan suatu masalah melalui satu proses yang memberi kesempatan untuk berpikir. dan membuat kaitan atau hubungan di antara materi-materi yang akan dipelajari. berinteraksi sosial. Komponen-komponen keterampilan menjelaskan yaitu: a. memberi acuan melalui berbagai usaha. serta membina kemampuan berkomunikasi termasuk di dalamnya ketrampilan berbahasa. menimbulkan motivasi. dan mengevaluasi. Sedangkan menutup pelajaran (closure) ialah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mengakhiri pelajaran atau kegiatan belajar mengajar. pengambilan kesimpulan. Ketrampilan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil Diskusi kelompok adalah suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka yang informal dengan berbagai pengalaman atau informasi.

Berikan waktu yang cukup untuk merumuskan dan menjawab permasalahan 3. Menutup diskusi Hal-hal yang harus dihindari dalam membimbing diskusi kelompok kecil : 1. 2. Memperjelas permasalahan 2. 7. Bimbinglah dan jadikanlah diri guru sebagai teman dalam diskusi Komponen keterampilan guru dalam mengembangkan pembimbingan kelompok kecil : 1. ~5~ .Prinsip-prinsip membimbing diskusi kelompok kecil : 1. Menyebarkan kesempatan berpartisipasi 3. Tujuan dari pengelolaan kelas adalah : 1. Pemusatan perhatian 4. Meningkatkan urutan pikiran peserta didik 6. Rencanakan diskusi kelompok dengan sistematis 4. Laksanakan diskusi dalam suasana yang menyenangkan 2. Membiarkan diskusi dikuasai oleh peserta didik tertentu 4. Membiarkan peserta didik mengemukakan pendapat yang tidak ada kaitannya dengan topik pembicaraan 5. Tidak merumuskan hasil diskusi dan tiadak membentuk tindak lanjut. Membiarkan peserta didik tidak aktif 6. Ketrampilan Mengelola Kelas Keterampilan mengelola kelas merupakan kemampuan guru dalam mewujudkan dan mempertahankan suasana belajar mengajar yang optimal dan mengembalikannya manakala terjadi hal-hal yang dapat menggangu suasana pembelajaran. Menghilangkan berbagai hambatan dan pelanggaran disipilin yang dapat merintangi terwujudnya interaksi belajar mengajar. Melaksanakan diskusi yang tidak sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik 2. Menganalisa pandangan peserta didik 5. Mewujudkan situasi dan kondisi kelas yang memungkinkan peserta didik memgembangkan kemampuannya secara optimal. Tidak memberikan kesempatan yang cukup kepada peserta didik untuk memikirkan pemecahan masalah 3.

Keterampilan mengelola kelas yang bersifat represif. Mengatur semua perlengkapan dan peralatan yang memungkinkan peserta didik belajar sesuai dengan lingkungan sosial. 4. emosional dan intelektual peserta didik dalam kelas. Keterampilan yang bersifat preventif guru dapat menggunakan kemampuannya dengan cara : 1) Memusatkan perhatian 2) Menunjukkan sikap tanggap 3) Menegur 4) Membagi perhatian 5) Memberi petunjuk-petunjuk yang jelas 6) Memberi penguatan b. Komponen Keterampilan Pengelolaan Kelas a. digunakan apabila guru mendapatkan hambatan dalam perilaku peserta didik. Tanamkan displin diri. gunakan variasi dalam proses belajar mengajar. Mempertahankan keadaan yang stabil dalam susana kelas. Penyimpangan ~6~ . 5. 2. memikirkan hal positif dan menghindarkan konsentrasi pada hal negative. Menekankan hal-hal positif. Prinsip-prinsip Pengelolaan Kelas: 1. Kehangatan dan keantusiasan. Ketidaktepatan memulai dan mengakhiri kegiatan 2. Keluwesan. gunakan kata-kata. Pengulangan penjelasan yang tidak perlu 3. guru dapat menggunakan keterampilan dengan cara : 1) Pengelolaan kelompok 2) Modifikasi tingkah laku 3) Menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masalah Hal-hal yang harus dihindari dalam mengembangkan keterampilan mengelola kelas : 1.3. Bervariasi. Tantangan. sehingga guru dapat merubah strategi mengajarnya. tindakan atau bahan sajian yang menantang. 3. 4. selalu mendorong peserta didik agar memiliki disipin diri. 6. Melayani dan membimbing perbedaan individual peserta didik. sahingga bila terjadi gangguan dalam belajar mengajar dapat dikurangi dan dihindari. 5.

Bertele-tele 8. Keterampilan dalam pendekatan pribadi 2. Ketrampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perseorangan Keterampilan mengajar kelompok kecil adalah kemampuan guru melayani kegiatan peserta didik dalam belajar secara kelompok dengan jumlah peserta didik berkisar antara 3 hingga 5 orang atau paling banyak 8 orang untuk setiap kelompoknya. Keterampilan dalam membimbing belajar 4. prosedur dan waktu yang digunakan dalam pengajaran dengan memperhatikan tuntutan-tuntutan atau perbedaan-perbedaan individual peserta didik. Keterampilan dalam mengorganisasi 3.4. Kesenyapan 5. Tujuan guru mengembangkan keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan adalah : 1. bahan ajar. Keterampilan dalam merencakan dan melaksanakan KBM ~7~ . Sedangkan keterampilan dalam pengajaran perorangan atau pengajaran individual adalah kemampuan guru dalam menentukan tujuan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->