Laporan Kegiatan

IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU AKADEMIK INTERNAL:

PENYUSUNAN DOKUMEN JAMINAN MUTU

KANTOR PEMBANTU REKTOR 1

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2007

1

November. Medan. Dengan semangat yang tinggi tim dari 21 prodi. 131571761 i . Busmin Gurning. Berdasarkan pertimbangan tersebut. Dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan di sana sini yang sekaligus memerlukan perbaikan baik dalam isi atau prosedurnya. M. Sebagai perguruan tinggi yang telah memiliki memulai penerapan sistem penjaminan mutu. Unimed terlebih dahulu menyusun dokumen yang dibutuhkan baik di tingkat universitas sampai dengan program studi. Unimed melalui kantor pembantu Rektor bidang akademik menyelenggarakan pelatihan penyusunan dokumen yang dibutuhkan dalam sistem penjaminan mutu. sehingga koordinasi peningkatan mutu dapat dilakukan melalui unit penjaminan mutu khususnya dalam ketiga fakultas. sesuai dengan peraturan Dirjen Dikti tentang pengelolaan perguruan tinggi. Dr. Setiap perguruan tinggi diharapkan telah memiliki sistem penjaminan mutu yang dapat mengorganisir semua komponen untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan secara internal. Dengan demikian sistem penjaminan mutu di lingkungan Unimed semakin lebih baik untuk menghasilkan mutu akademik yanag lebih baik pula secara berkelanjutan.Laporan Kegiatan Kata Pengantar Penyelenggaraan penjaminan mutu akademik internal ini merupakan kegiatan yang mesti dilakukan setiap perguruan tinggi termasuk Unimed. Dokumen inilah nantinya menjadi dasar pengembangan dan praktik penyelenggaraan proses pendidikan dilakukan. Semua dokumen akademik dan dokumen mutu telah dapat melengkapi keperluan dalam penyelenggaraan pendidikan di Unimed. 2007 Ketua. tiga fakultas dan Universitas dapat menyusun dokumen tersebut dengan arahan dan bantuan pendampingan yang dilakukan oleh nara sumber dari kantor penjaminan mutu UGM.Pd NIP.

......5 F.....................................................................................Indikator................................4 D.....................................................................................................................Dampak.............................................6 G..............................................ii BAB I PENDAHULUAN.................................DAFTAR ISI Kata Pengantar.......Mekanisme dan Rancangan Kegiatan.......................................8 I........................Jadwal Pelaksanaan.....................................................Rincian Anggaran Biaya.......................................Hasil Pelaksanaan (Output)..........5 E.....................3 A...................................................................................................................................................3 B..............................................................................i DAFTAR ISI................................................................................................................................Sumber Daya ................Peserta Pelatihan...............................................1 BAB II RANCANGAN PELAKSANAAN LOKAKARYA....12 ii .....................4 C...Sumber Daya...............................................................................................................................................................................................................................................................6 H...................................................Pelaksana Lokakarya.....................Latar Belakang...........................................................................................................................................................................................9 J...........................................................1 A.............................................................10 BAB III SIMPULAN DAN SARAN................

maka dipandang perlu untuk menyusun dokumen baik di tingkat universitas dan fakultas atau pun program. misalnya spesifikasi program studi. Tuntutan ini berimplikasi terhadap kebijakan yang dilakukan Unimed untuk menerapkan sistem penjaminan mutu akademik internal yang dikelola melalui sebuah unit penjaminan mutu. mengevaluasi mutu. dan manual mutu) menjadi pedoman dalam penyusunan dokumen di tingkat fakultas. Latar Belakang Kebijakan dasar pengembangan perguruan tinggi sebagaimana tertuang dalam 2003-2010 tinggi mempersyaratkan bertugas untuk perlunya unit penjaminan mutu dalam dan HELTS perguruan penyelenggaraan pendidikan di Perguruan Tinggi. sedangkan di tingkat fakultas gugus 1 .BAB I PENDAHULUAN A. Untuk mencapai tujuan seperti yang ditargetkan. standar peraturan. Unimed telah melakukan tindakan antisipatif dengan melatih lima orang dosen dari lima program studi untuk menyusun dokumen. Tugas ini menunjukkan bahwa tugas penjaminan mutu dapat menjamin mutu (quality assurance). Seterusnya dokumen fakultas menjadi acuan dalam menyusun dokumen program studi.studi. peta kurikulum. mengimplementasikan. Unit penjaminan mutu sebuah merencanakan. Pemberdayaan unit penjaminan mutu Unimed didukung oleh kelengkapan dokumen yang baik yang dapat dipedomani dalam menyelenggarakan program pendidikan di setiap unit atau lembaga perguruan tinggi. peraturan akademik. dan instruksi kerja. Kelengkapan dokumen universitas (dokumen kebijakan akademik. Agar sistem penjaminan mutu di Unimed berhasil sesuai dengan fungsinya sesuai dengan yang dikemukakan di atas. oleh sebab itu dibutuhkan pelatihan untuk melatih dosen tentang pengenalan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi (SMPT) dan juga pentingnya kelengkapan dokumen sebagai dasar pengembangan mutu mulai dari universitas sampai dengan program studi. Berkaitan dengan tugas inilah strategi yang ditempuh Unimed dalam upaya peningkatan mutu lulusan dan citra dan reputasi Unimed adalah membentuk unit penjaminan mutu agar dapat menjaminan mutu lulusan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

dokumen fakultas. manual mutu akademik. 3) menyusun semua dokumen yang dibutuhkan semua program studi di tiga fakultas (MIPA. Dokumen ini dapat mengatur mekanisme perencanaan. 2 . 2) menjelaskan pentingnya kelengkapan dokumen mutu dalam penyelenggaraan pendidikan. dan pengendalian mutu. maka tujuan kegiatan dapat dirumuskan sebagai berikut: 1) menjelaskan pentingnya sistem penjaminan mutu di perguruan tinggi. dan program studi dapat berjalan dengan baik apabila universitas telah menetapkan kebijakan akademik dalam dokumen kebijakan akademik. pelaksanaan. Tujuan Kegiatan Berdasarkan latar belakang tersebut di atas. dan manual prosedur. peta kurikulum. standar kompetensi lulusan. Adapun dokumen yang telah disusun di tingkat universitas/fakultas adalah kebijakan mutu akademik. instruksi kerja.mutu fakultas menyusun dokumen yang sesuai dengan tugas Universitas. Semua dokumen ini akan dijadikan sebagai dasar pengembangan mutu berkelanjutan dalam sistem penjaminan mutu.Teknik. Dokumen kebijakan akademik memiliki peran yang sama dengan dokumen lainnya dalam mengatur jalannya pelaksanaan perkuliahan. dan instruksi kerja. jurusan. Kebijakan akademik inilah menjadi dasar pengembangan akademik yang relevan baik di tingkat fakultas atau pun di tingkat jurusan/program studi. Kegiatan akademik fakultas. pengembangan pembelajaran (silabus dan satuan acara perkuliahan) dan dokumen pendukung lainnya. dan FBS). Sedangkan di tingkat program studi dokumen yang akan dilengkapi adalah spesifikasi program studi. manual prosedur. B. dan dokumen universitas. peraturan akademik. standar akademik.

dan melaporkan hasil pelaksanaan pendidikan.Si) dari Kantor Jaminan Mutu UGM yang bernama Drs. semua peserta mendapat penjelasan tentang peran Sistem Penjaminan Mutu’ dalam penyelenggaraan pendidikan yaitu merencanakan dan melaksanakan. (6) Usai penjelasan kedua topik pada hari pertama. fakultas. Terdapat beberapa langkah yang dilakukan oleh peserta dalam penyelesaikan penyusunan dokumen. Usai penjelasan topik tersebut kemudian dilanjutkan dengan penjelasan peran dokumen mutu dalam menunjang pelaksanaan penjaminan mutu. peserta kemudian dibagi dalam beberapa tim kerja kecil sesuai dengan jenjang dari program studi sampai dengan universitas untuk menyusun dokumen sesuai dengan kebutuhan. M. menyediakan perangkat. dan universitas. (2) Pelatihan melibatkan 76 orang staf akademik seperti dijelaskan pada bagian sebelum ini. (1) Penetapan peserta pelatihan dilakukan dengan syarat yang telah ditentukan oleh pimpinan mulai dari program studi. memonitor. 3 . Mekanisme dan Rancangan Kegiatan Kegiatan penyusunan dokumen jaminan mutu diselenggarakan selama tiga hari yakni tagl 5 s/d 7 November 2007. Pada waktu ini semua draft dokumen mutu telah rampung. (7) Penyusunan dokumen kemudian dilanjutkan di hari kedua oleh tim kerja masing-masing di koordinasi dan bimbingan (technical assitant) nara sumber dari KJM UGM (8) Penyusunan dokumen lengkap dilanjutkan di program studi dan fakultas masing-masing dan juga universitas selama sepuluh hari.BAB II RANCANGAN PELAKSANAAN LOKAKARYA A. (5) Di hari pertama. Ada pun tahapan pelaksanaan penyusunan dokumen ini adalah sebagai berikut. (3) Pelatihan dilakukan selama tiga hari (delapan jam satu haru) (4) Untuk menyelenggarakan pelatihan panitia mengundang tenaga ahli (Soeprapto.

spesifikasi program studi. C. dan FBS) untuk menyusun dokumen jaminan mutu. Berdasarkan hasil justifikasi ini nara sumber kembali memberi penguatan dan bimbingan penyusunan secara langsung. peraturan akademik. sedangkan di Universitas adalah dokumen yang menjadi rujukan dalam penyusunan dokumen fakultas. Disamping itu kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih dosen dari 21 program studi di tiga fakultas (FT. Dokumen fakultas dikembangkan berdasarkan dokumen universitas. menual prosedur.(9) Di masa dua hari berikut setelah masa penyusunan dokumen. fakultas atau universitas. Semua naskah dokumen mutu selama tiga hari telah rampung. peserta menyerahkan hasil kerja setiap kelompok kepada nara sumber untuk dijustifikasi oleh nara sumber. Dengan demikian dokumen yang disusun di tingkat universitas sama dengan yang dikembangkan di fakultas. Peningkatan mutu proses perkuliahan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sejumlah dokumen sesuai dengan program jaminan mutu. manual mutu. program pembelajaran. 4 . Dampak Pelaksanaan lokakarya ini berdampak langsung dan tidak terhadap pelaksanaan Dampak perkuliahan bermutu. standar mutu akademik. B. Semua dokumen digunakan sebagai dasar pengembangan program studi. Semua dokumen ini telah terdokumentasikan di baik di program studi. terdapat lima dokumen yang harus disusun. dan instruksi kerja. Perbedaannya hanya pada muatan setiap dokumen sesuai dengan kebutuhan fakultas masing-masing. Melihat struktur dan sistem penulisan dokumen serta redaksi belum baik dan rapi panitia masih memberi waktu empat hari masa perbaikan. Pendampingan dilakukan selama tiga hari. Terdapat lima nama dokumen yang harus disusun di setiap prodi yakni. Hal yang sama juga dikumen di tingkat fakultas. FMIPA. peta kurikulum. dokumen standar kompetensi program studi. Di hari kelima semua naskan dokumen dapat diserahkan kepada Pembantu Rektor I sebagai laporan kegiatan pelatihan. Hasil Pelaksanaan (Output) Pelaksanaan penyusunan dokumen ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya sistem penjaminan mutu di Unimed dalam peningkatan kualitas perkuliahan. yakni kebijakan mutu akademik.

D. Pelaksanaannya diatur dengan tersedianya peraturan akademik di Universitas atau pun di fakultas. Doing. Perencanaan mutu PT yang didasarkan pada kebijakan. yaitu Fakultas Teknik . dan universitas. pentingnya dokumen dalam menunjang proses pembelajaran yang bermutu. panitia juga mengikutsertakan gugus fakultas dan universitas yakni dari tim kantor Jaminan Mutu Unimed. Peserta dari setiap prodi sebanyak tiga orang. Peserta Pelatihan Peserta pelatihan dengan model pendampingan ini adalah semua jurusan dan program studi dari ketiga fakultas. Dengan penetapan standar kompetensi lulusan setiap program studi. Checking dan Acting (PDCA). Dampak tidak langsung kegiatan lokakarya ini adalah semua peserta lokakarya menanamkan tanggung jawab dalam peningkatan mutu sesuai dengan sistem penjaminan mutu Universitas. Disamping peserta dari jurusan dan program studi dan gugus fakultas. dan instruksi kerja di semua program studi. fakultas dan program studi mendorong semua unit untuk melakukan peningkatan mutu berkelanjutan. fakultas. MIPA. manual prosedur. Proses pencapaian standar kebijakan yang telah ditetapkan didukung oleh ketersediaan dokumen manual mutu. Hal itu dapat tergambar dalam benak dosen dari prodi atau pun dari fakultas adanya upaya meningkatkan semua program study. dan FBS. Ketersediaan dokumen juga sangat bergunan untuk memenuhi persyaratan dalam BAN dan juga sistem penjaminan mutu. Ketersediaan semua dokumen di tingkat universitas. Melalui sistem penjaminan mutu peningkatan mutu pembelajaran dapat dilakukan. ditambah dengan dua orang utusan dari gugus setiap 5 .langsung penyusunan dokumen ini adalah tersedianya sejumlah dokumen di tiga jenjang tersebut. Panitia juga menghadirkan nara sumber dari KJM UGM yang bertuga memberi penjelasan tentang sistem penjaminan mutu. maka jurusan dan program studi dapat menyelenggarakan proses perkuliahan yang fokus sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan. E. baik di tingkat universitas atau pun fakultas dan digunakan sebagai patokan dalam peningkatan mutu sesuai dengan konsep Planning. peningkatan mutu berkelanjutan. Sumber Daya Lokakarya ini menghadirkan sejumlah peserta dari program studi.

fakultas dan 8 orang dari tim universitas atau kantor jaminan mutu universitas. Base line 2 dokumen 1 dokumen 1 dokumen Target 100 % I00 % 100% Jadwal Pelaksanaan Kegiatan penyusunan dokumen mutu ini diselenggarakan pada tanggal 5 s/d 7 November 2007. Dengan demikian jumlah keseluruhan peserta sebanyak 76 orang (Daftar hadir terlampir). tiga gugus fakultas. Kegiatan Dokumen Mutu Program Studi Dokumen Mutu Fakultas Dokumen Mutu Universitas G. Indikator Keberhasilan penyusunan dokumen mutu yang dilakukan oleh semua peserta dari ditunjukkan dengan 21 program studi. tujuh dokumen di tingkat universitas dan fakultas. Terdapat empat jenis dokumen yang telah disusun di tingkat program studi. dan tim universitas tersedianya dokumen lengkap dan relevan sesuai dengan kebutuhan program studi sampai dengan universitas. F. Namun. Di hari pertama sesi pertama dan kedua nara sumber telah menjelaskan fungsi sistem penjaminan mutu dan fungsi dokumen dalam penyelenggaraan sistem penjaminan mutu di perguruan tinggi. Setelah usai pelatihan kegiatan rapat persiapan penyusunan laporan kegiatan. JADWAL LOKAKARYA 6 . pada kegiatan sebelumnya setiap tingkatan hanya satu dokumen yang telah disusun. Sebelum pelaksanaan kegiatan panitia telah bekerja untuk persiapan selama kurang lebih satu bulan (bulan Oktober). Baseline dokumen yang telah ada dan sasaran yang akan dicapai kemudian setelah pelatihan usai seperti dipapar berikut ini. Pelaksanaan kegiatan lokakarya ini ditunjukkan dalam jadwal berikut.

45 11.00 14.45 08.45 – 12.)/standar kompetensi (Prodi) Presentasi Ibid 7 .Soeprapto. M.30 – 14.00 – 08. M. M.Ridwan A.00 11. Eidi Sihombing. Sani.Si Drs.N0 1 2 3 4 5 6 7 6 8 Waktu/Hari Senin 08. Soeprato.00 – 15. M.30 – 11.30 – 17. M.Si Moderator Panitia Dr. Soeprapto. M.30 Topik Daftar Ulang Pembukaan SMPT SMPT Rehat Peranan Nara Sumber Panitia Drs. Indra Maipita. M.Si Panitia Dokumen Drs.Pd Ibid Panitia - 9 15.45 – 09.00 – 11.Si Drs. Soeprapto.00 dalam SMPT -ibid Ishoma Menulis Dokumen Kebijakan Akademik (Fak/Uni.30 10.15 08.30 09.Si Panitia Dr.30 – 10.30 12.Si Ibid Panitia Drs.15 – 08.

30 09.00 – 13. Soeprapto. M.Si Panitia Drs.30 13.Si Moderator Panitia 2 3 4 5 6 8 9 10 11 08.30 15. Soeprapto. Soeprapto./Univ.30 – 12.30 13.00 – 13.30 – 10.Jadwal Lokakarya hari kedua N0 1 Waktu/Hari Selasa 08. Sumber Daya Sumber daya yang dimanfaatkan dalam kegiatan ini adalah satu orang anggota tim dari kantor Jaminan Mutu UGM.30 – 10.Si Panitia Drs.Si Panitia Panitia - Jadwal Lokakarya ketiga N0 1 Waktu/Hari Rabu 08.30 09.00 – 12.00 – 08./Peta kurikulum (Prodi) Ibid Presentasi Rehat Penyusunan Peraturan Akademik (Fak/Univ/ Spesifikasi Mata kuliah (Prodi) Lanjutan Ishoma Peraturan Akademik PT Presentasi Rehat Penyusunan Manual Mutu Nara Sumber Moderator Panitia 2 3 4 5 08.Soeprapto.30 – 15.00 11./Instruksi Kerja (Prodi) Ibid Lanjutan Rehat Presentasi Ishoma Presentasi Rehat Peyusunan Manual Mutu (Instruksi Kerja) Penutupan Nara Sumber Drs.30 13.45 – 17.45 – 09.45 – 09. M.45 Panitia Drs. Soeprapto.45 – 11.00 – 15. M.45 Topik Penyusunan Standar akademik/Peraturan Akademik (Fak. M.30 – 15.00 – 11.Soeprapto.00 15.Si Panitia Drs. M.15 – 17.45 16. Sumber daya lainnya adalah dosen dan juga ketua 8 .00 – 15.00 15. Soeprato.Si Panitia Drs. M.Si Panitia Drs.Si Panitia Panitia Panitia Panitia Panitia H.45 10.30 15./Univ.30 – 13.00 – 08. Zainuddin.45 Topik Penyusunan Manual Mutu (Fak. M.Si Dr.45 10. M.00 11.Si Drs.00 Ibid Panitia Drs.00 12. M.45 – 11. Soeprapto. Soeprato.00 Panitia Drs. Soeprato. M. M.00 12.Si Panitia - 6 7 8 9 10 11 11.15 – 16.

240. Penggandaan 3.500.000 6. Sertifikat peserta Pelaporan 15. Konsumsi Rapat Persiapan (8 org x 3 kali) 2.00 6. .000 2.500. moderator. Transport tenaga ahli dalam kota (2 org x 4 hr x 2 pp) 8.000 4. I. Honorarium moderator (8 kali) 11. Rincian Anggaran Biaya Dana yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan ini adalah dana PNBP Unimed.000 Satuan Jumlah Kegiatan Biaya 24 ok 1 keg. 1 keg. ATK dan bahan habis Pelaksanaan 4.500 15. gugus fakultas.00 800.000 400. Konsumsi penyusunan laporan (8 org x 3 kl) 9 8 opp 0 8 oh 0 16 ohp 0 304 oh 80 org 8 kl 416 oh 4 kel 832 okh 100 ok 100 ok 24 kl 50.000 16.000 7.000.000 15.000 4.000 100.000 750. Seminar Kits 14.jurusan dan ketua program studi.000 1.000 18.000 B.000 18.000 15.000 15.000.190. C.500.000 50. Transport tenaga ahli dari Yogyakarta pp (2 org) pada sesi I dan II 6.000 360.000 360. Insentif penyusunan dokumen mutu (3 fakultas + Universitas) 12. Snack Peserta {(76 + 8 org + 20 org ) x 2 kl x 4 hr)} 13. Volume N0 A AKTIVITAS Persiapan 1.000.000 100.000 100. serta tim dari kantor Jaminan Mutu Unimed. 1 paket 15.000 6.000 4.000.000 100. Transport peserta (76 org x 4 hr) 9.000.000.00 0 1.000 250. panitia {(76 org + 8 org + 20 org) x 4 hr)} 12. Transport panitia (20 org x 4 hr) 10.00 12. Penginapan dan akomodasi (2 x 4 hr) 7. Rincian biaya untuk melaksanakan kegiatan seperti ditunjukkan berikut ini.000 50.500.200. Institution fee tenaga ahli (dari KJM UGM) 5. Konsumsi Peserta.

Sani. 16. Haikal Rahman. S. S. M. Zilkifli Simatupang.Si : Sri Rezeki. Ridwan A.000 25. Busmin Gurning. Abdul Gani Harahap Drs. Sianturi (Sopir) Seksi Persidangan Seksi Perlengkapan Seksi Konsumsi Teknis 10 . M. M.S Drs. Zainuddin.000. Hulman Hutabarat Andra O Norman : Drs.D. Dr.000. Syawal Gultom. Monang Siburian.Ed. M.H. Penggandaan laporan (5 exp) Manajemen Pengelolaan 18. Slamet Triono.Si : Mangasi Siregar.Pd : Elfi Syafrida. M. Honor Penyusunan laporan (8 org) 17.Pd : Dr.500 90. : Dr. 8 org 5 exp 1 kg 250.Sc. M.Pd : Prof.000 Pelaksana Lokakarya Kepanitiaan yang disusun untuk menyelenggarakan kegiatan ini adalah sebagai berikut: Pembina Penggung Jawab Ketua Pelaksana Wkl Ketua Sekretaris Wkl Sekretaris Bendahara Sekretariat : Drs.168. SE Sudarmadi Anwar Sujahri Natiman Sri Munarsih Nasib Jumadi J. M.Pd : Dr. Kadar Chan Drs. Indra Maipita. Honor kepanitian Jumlah J.000 2. M. M.Si Drs.000 8. SE : Drs.000 125. Eidi Sihombing. M.Si : Drs.

11 .

mengaudit mutu. Semua dokumen ini sebaiknya telah disosialisasikan ke seluruh stakeholders sebagai dasar pertanggung jawaban kepada semua stakeholders. melaksanakan mutu. instruksi kerja sesuai dengan kebutuhan masing-masing program studi termasuk unit kerja lainnya. Dokumen yang bermanfaat tersebut adalah dokumen yang telah dikembangkan dan dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan setiap unit. Sosialisasi ini dapat dilakukan melalui ’Website Unimed’. Di samping itu Unimed juga telah memiliki dokumen sebagai dasar pengembengan mutu akademik sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan senat universitas.BAB III SIMPULAN DAN SARAN Pekembangan sains dan teknologi memacu percepatan peningkatan mutu pendidikan di semua program studi. Universsitas negeri Medan dalam perjalanan akademiknya telah banyak berbuat dalam peningkatan mutu lulusan yang disertai dengan berbagai dokumen kebijakan atau dokumen pertauran dan instruksi kerja. manual prosedur. mengevaluasi atau memonitor mutu. Upaya dokumentasi ini dilakukan dengan menyelenggarakan lokakarya penyusunan dokumen. Secara praktis. semua dokumen yang dijadikan sebagai dasar pengembangan tersebut belum terdokumentasikan seperti yang diatur dalam sistem penjaminan mutu. Dokumen tersebut masih berbentuk Surat Keputusan atau lain sebagainya. serta melakukan perbaikan mutu berkelanjutan. manual mutu. peraturan akademik. Dokumen yang dimaksudkan adalah dokumen kebijakan akademik. Namun. unimed telah menunjukkan tanggung jawabnya yang dalam merencanakan mutu. Oleh sebab itu dibutuhkan pendokumentasian dokumen yang baik dan relevan. 12 . standar akdemik. Peningkatan mutu di semua program studi tersebut sangat ditentukan oleh penerapan sistem penjaminan mutu di universitas. Dokumentasi semua jenis dokumen ini menunjukkan Unimeda telah selangkah maju dalam sistem penjaminan mutu akademik. dokumen demikian tidak dapat diterapkna dalam meningkatkan mutu akademik. Dengan tersosialisasnya dokumentersebut melalui Website Unimed.