BAB II PEMBAHASAN

A. METODE PENDIDIKAN KESEHATAN KELUARGA Pendidikan kesehatan (health education), merupakan salah satu kegiatan yang ditujukan dalam rangka promosi kesehatan (health promotion). Pendidikan kesehatan merupakan kegiatan penyampaian pesan kesehatan kepada individu, keluarga, kelompok ataupun masyarakat agar mereka memperoleh pengetahuan kesehatan sehingga nantinya berpengaruh terhadap sikap dan perubahan perilaku kesehatannya. Perubahan yang terjadi di masyarakat, dapat dipengaruhi oleh peran perawat komunitas dalam menyampaikan pesan kesehatan, sasarn penerima pesan kesehatan yang dalam hal ini adalah masyarakat, juga dipengaruhi oleh bagaimana pesan tersebut sampai di masyarakat dengan memeperhatikan aspek waktu, kesesuaian metode dan media/alat peraga yang digunakan, ketersdiaan sarana dan fasilitis yang ada di masyarakat, tujuan penyampaian pendidikan kesehatan, besarnya kelompok masyarakat yang akan diberikan pesan kesehatan dan kemampuan masyarakat dalam menerima pesan kesehatan tersebut.

1. Pengertian metode Metode merupakan cara untuk melaksanakan pendidikan kesehatan kepada sasaran, sedangkan teknikadalah segala upaya tertentuagar cara yang dilaksanakan dapat terwujud secara baik dan sempurna. Pemilihan metode pendidikan kesehatan, disesuaikan dengan pendidikan, kemampuan sasaran, kemampuan pemberi pendidikan kesehatan, besarnya kelompok masyarakat, tingkat pendidikan masyarakat serta waktu penyampaian pendidikan kesehatan.

4

symposium. dan tindakan). symposium. 3.2. curah pendapat. Berikut ini beberapa metode pendidikan kesehatan untuk merubah masingmasing unsur perilaku yang diharapkan seperti: 1. Ceramah Ceramah merupak salah satu metode penyampaian informasi yang disampaikan oleh perawat komunitas kepada masyarakat untuk menjelaskan ide. sikap. tidak 5 . roleplay. perawat komunitas dapat menggunakan metode ceramah. role play. Macam-macam metode pendidikan kesehatan Pada saran individu dan keluarga. dapat menggunakan metode diskusi kelompok. Perubahan sikap/attitude. menyajikan satu asalah untuk dibahas secara diskusi umum sehingga merangsang masyarakat untuk berfikir dan belajar lebih lanjtu tentang suatu masalah. film. a. 2. pengertian atau pesan kesehatan disertai diskusi dan tnya jawab secara langsung. Perubahan pengetahuan/knowledge. 3. panel. Studi kasus. Perubahan tindakan/praktice. Tujuan pemilihan metode pendidikan kesehatan Pemilihan metode pendidikan kesehatan tergantung daripada tujuan yang akan dicapai yaitu terjadinya perubahan perilaku (apakah program mengharapkan terjadinya perubahan pengetahuan. siaran terprogram. diskusi kelompok. curah pendapat (brain storming). panel. perawat komunitas dapat menggunakan metode ceramah. seminar. dapat menggunakan metode domonstrasi. dapat menggunakan metode ceramah. Tujuan penyampaian ceramah unutk menyajikan satu pandangan tentang masalah yang menarik. demonstrasi. eksperimen. tanya jawab. demonstrasi. latihan mandiri. secara langsung dan logis. siaran terpogram. Sedangkan pada sasaran kelompok dan masyarakat. pemutaran film. tanya jawab. Keuntungan penggunan metode ceramah adalah dapat dipakai pada orang dewasa dengan kelompok besa. bengkel kerja. studi kasus.

dengan cara mengembangkan daya kreatif untuk berfikir dan menggalai pendapat masyarakat dengan merangsang partisipasi semua peserta diskusi. Kerugiannya. atau pemimpin diskusi untuk mengarahkan dan mengatur jalannya diskusi sehingga semua orang mempunyai kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapatnya tanpa ada dominasi diantara mereka. Tujuan kegiatan curah pendapat untuk menciptakan suasana menyenangkan bagi peserta diskusi. b.melibatkan terlalu banyakalat bantu. dapat mendorong rasa kesatuan dan menciptakan rasa kepemimpinan bersama dengan saling memberikan pendapat dan memperoleh pendapat dari orang lain. dapat digunakan pada kelompok besar maupun kecil dengan cara membangkitkan dan merangsang pendapat besar maupun kecil dengan cara membangkitkan dan merangsang pendapat baru tanpa 6 . tanpa ada kritik dan evaluasi atas pendapat mereka. Tujuan diskusi diharapkan terjadi keterbukaan dan kebebasan untuk mengeeluarkan pendapat. dapat dilakukan pada masyarakat berpendidikan tinggi maupun hanya menggunakan kata-kata saja. terutama bila diskusi sisominasi oleh orang-orang tertentu saja dan pemimpin diskusi tidak dapat mengarahkan jalannya diskusi. sehingga diperlukan peran fasilitator. Diskusi kelompok Diskusi kelompok dapat dilakukan bila peserta diskusi kurang dari 15 orang. c. sehingga bila daya ingat masyarakat terbatas akan menyebabkan pesan kesehatan tidak sampai di masyarakat karena hanya menggunakan satu indera saja. muda untuk menyelenggarakannya. Keuntungan diskusi kelompok. Curah pendapat (brain storming) Curah pendapat merupakan proses pemecahan masalah dimana anggota-anggotanya mengusulkan semua kemungkinan pemecahan yang difikirkan olehnya. Keuntungan curah pendapat. diskusi kelompok tidak dapat dipakai pada kelompok besar karena dianggap kurang effektif dan diskusi dapat berlarut-larut.

Keuntungan yang didapat terhadap penggunaan metode studi kasus.memberikan evaluasi atas pendapat yang disampaikan. Sedanggkan kekurangan curah pendapat. e. terkadang diskusi mudah terlepas dari kontrol terutama bila pemimpin diskusi atau fasilitator kurang bisa mengarah. membantu anggota mamahami suatu masalah. merangsang semua peserta untuk berbicara dan mengeluarkan pendapatnya. sekedar memberikan berita yang didengar dan dibaca saja. Panel Panel merupakan pembicaraan tentang sebuah topik yang sudah direncanakan. prosedur dengan disertai alat peraga dan tanya jawab. Demonstrasi Demonstrasi merupakan cara penyampaian ide yang dipersiapkan dengan teliti untuk mengevaluasi adanya perubahan psikomotor dengan memperlihatkan bagaiman cara melaksanakan suatu tindakan. memerikan kesempatan kepada anggota secara merata untuk mengusulkan pemecahan. serta memungkinkan dilakukannya tindak lanjut dengan menggunakan simulasi. f. Keuntungan demonstrasi. menganalisa situasi masalah. mencari kemungkinan pemecahan masalah. lebih meyakinkan masyarakat karena ditiru dan dibuktik tidak hanya an. untuk manghubungkan masalah dengan situsi hidup. Studi kasus Studi kusus merupakan gambaran sekumpulan situasi masalah termasuk detail detail yang memungkinkan kelompok menganalisa maslah. Tujuan penggunaan metode studi kasus. d. Panel bertujuan untuk memberikan pendapat yang berbeda dari berbagai aspek tentang suatu 7 . tidak menyita wakti lama. Kerugiannya. memerlukan waktu dan biaya besar dalam mempersiapkan bahan yang diperlukan. karena menggunakan benda dan bahan yang sesungguhnya. dilakukan di depan pengunjung. sangat sulit membuat anggota mengerti bahwa segala pendapatnya dapat diterima dan ada kecendrungan peserta mengadakan evaluasi segera setelah pendapat diajukan.

sulit mengadakan kontrol waktu. Panel dapat memecahbelahkan peserta. dimainkan oleh beberapa orang untuk dipakai sebagai bahan analisis oleh kelompok. Simposium bertujuan untuk mengupas aspek yang berbeda dari topik tertentu. Bermain peran/role play Role play merupakn permaianan sebuah situasi dalam hidup manusia dengan atau tanpa melakukan latihan sebelumnya. h. Panel memerlukan persiapan yag matang dan waktu yang cukup. membahas pokok pembicaraan yang terlalu luas untuk didiskusikan dalam kelompok dan juga untuk menggali suatu masalah. bila mereka mamihak pembicara tertentu. mengungkapak pokok pembicaraan yang sudah ditentukan dengan tidak memerlukan reaksi peserta. Pemutaran film Pemutaran film merupakan penyampaian informasi kepada sasaran melalui media film. g. Kekurangan simposium secara umum membatasi pandapat pembicara. Medi pemutaran film digunakan untuk mencapai 8 .masalah. karena panel dapat berlaru-larut sehingga tujuan diskusi tidak tercapai serta memungkinkan pembicara berbicara terlalu banyak terutama bila moderator tidak trampil dalam memanfaatkan waktu tersedia. kurang spontanitas dan kurang kreatifitas. i. Simposium Simposium merupakan serangkaian pidato pendek di depan pengunjung dengan mengungkapakan aspek-aspek yang berbeda dari suatu topik tertentu dan dipimpinn oleh moderator. Role play bertujuan untuk manganalisis kemungkinanpemecahan bagi satu masalah yang melibatkan emosi dengan memberikan gambaran tentang berbagai sikap yang berbeda dalam satu masalah. hanya menekankan pada pokok pembicaraan serta kurang adanya interaksi sosial. agak terlalu formal.

Kekurangan penggunaan metode siaran terprogram. Pengertian Media Media (alat bantu) merupakan alat yang digunakan dalam menyampaikan pesan pendidikan. tahu kehendak publik serta menguasai teknik wawancara. memebantu proses pengamatan/pengenalan dan ingatan karena bersi at f visual. tenaga pengajar dapat dikurangi sampai seminimal mungkin. j. lebih menarik perhatian. radio. sikap dan tindakan masyarakat. Kekurangan pemutaran film. dapat mencakup sasaran yang luas. memerlukan ruangan khusus karena tidak dapat dilaksanakan di sembarangan tempat serta kesulitan dalam menerima informasi tidak dapat segera diatasi. Alat bantu lebih sering disebut alat peraga karena berfungsi memperagakan sesuatu untuk membantu agar pesan yang disampaikan lebih jelas dan masyarakat dapat menerima 9 .siaran terprogram dapat dipakai secara efektif untuk menambah pengetahuan umum. MEDIA (ALAT PERAGA ) PENDIDIKAN KESEHATAN 1. Siaran terprogram Siaran terprogram merupakan penyampaian informasi secara terprogram melalui siaran radio dan televisi yang bertujuan merubah pengetahuan. B.untuk mencapai sasaran yang lebih besar. memerlukan perencanaan yang matang dan memerlukan penyiar yang mahir. Keuntungan interview adalah pemabahasan sesuai dengan minat dan perhatian publik. tidak kaku ceramah/ kuliah sehingga interviwer harus tahu permasalahan. mahal. televisi belum merata dimiliki oleh semua lapisan masyarakat. memerlukan peralatan dan teknologi tinggi. k. Tanya jawab/interview Interview merupakan tanya jawab yang diarahkan kepada pencapaian tujuan yang telah ditentukan untuk membahas topik masalah secara mendalam.

10 . dapat menghindari kesalahan persepsi dengan menampilkan objek secara jelas sehingga mencapai sasaran lebih banyak dan membantu sasaran belajar lebih cepat dan jelas. Media digunakan sebagai alat bantu penyampaian pesan pendidikan kesehatan dengan menjelaskan adanya fakta ± fakta. apakah individu atau kelompok atau masyarakat. umur. tindakan secara lebih sistimatis. Menumbuhkan minat terhadap kelompok sasaran. bahasa yang digunakan oleh sasaran.1. yang mempunyai intensitas yang paling tinggi adalah benda asli. dengan memanfaatkan seluruh panca indera sehingga mempermudah masyarakat menerima pasan yang disampaikan. serta katagori sasaran seperti pendidikan. Penggunaan alat peraga harus disesuaikan dengan sasaran. seperti pada gambar 4. pekerjaan sasaran. minat dan perhatian sasaran. sedangkan yang mempunyai intensitas yang paling rendah adalah dengan kata-kata. adat istiadat serta kebiasaan sasaran. prosedur. Media dapat mempermudah penyampaian pesankesehatan kepada masyarakat.pesan secara jelas pula. Semakin banyak indera yang digunakan untuk menerima pesan. Penggunaan media ( alat bantu ) pendidikan kesehatan menurut elger dale. semakin jelas pula pengetahuan yang diperoleh. sesuai dengan situasi dan kondisi sasaran. Sehingga pembuatan alat peraga harus memenuhi kebutuhan masyarakat. pengetahuan dan pengalaman sasaran dalam menerima pesan yang disampaikan. sehingga sasaran dapat menyampaikan dan meneruskan pesan terhadap orang lin yang ada disekelilingnya. Masing-masing alat peraga mempunyai intensitas yang bebeda-beda didalam membantu persepsi masyarakat.

membantu dalam mengatasi banyak masalah dalam penyampaian. 7. 9. 6. 2. 10. Kata-kata Tulisan Rekaman radio Film Televisi Pameran Field trip Demonstrasi Sandiwara Benda tiruan Benda asli 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Gambar 4. 3. mencapai sasaran lebih banyak. kemudian lebih mendalami dan akhirnya mendapatkan pengertian yang lebih baik. mempermudah penerimaan penyampaian bahasa mempermudan informasi oleh sasaran serta merangsang sasaran untuk pesan ± pesan yang diterima kepada orang lain. 4. 8.1 Macam alat peraga berdasarkan tingkat intensitasnya Media atau alat peraga mempunyai faedah yang menimbulkan minat sasaran. oleh pendidik. Manfaat media (alat peraga) pendidikan kesehatan: y Merangsang sasaran pendidikan kesehatan untuk meneruskan pesan-pesan yg diterima kepada orang lain y Mempermudah penyampaian bahan pendidikan/informasi oleh para pendidik y Mempermudah penerimaan informasi oleh sasaran pendidikan kesehatan y Mendorong keinginan orang untuk mengetahui. 2.1. 5. y Membantu menegakkan pengertian yang diperoleh 11 . 11.

a. televisi. Leaflet Leaflet merupakan selembar kertas yang berisi tulisan cetak tentang masalah kesehatan tertentu yang ingin disampaikan. yang dalam dilakukan pada saat kunjungan keluarga dirumah seperti leaflet. puskesmas dan sekolah seperti papan tulis. pemutaran film.3. Leaflet dapat dibawa pulang dan dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi kepada sasaran yang lebih luas seperti keluarga dan masyarakat lain yang ada dilingkungannya. buku cerita bergambar. VCD. 12 . b. Leaflet dapat disebarkan kepada sasaran oleh perawat komunitas sebelum atau sesudah penyampaian pendidikan kesehatan. diaroma. flip chart. agar sasaran lebih memahami informasi yang disampaikan. lembar balik. dapat menerangkan pesan yang disampikan secara jelas. papan tulis. benda nyata. buku cerita bergambar. fliph chart. rumah sakit. Poster dibuat dengan gambar dan warna yang merangsang. untuk menambah pengetahuan sasaran. dibuat tidak lebih dari 7 kata dan dapat dibaca dengan jarak 6 meter. Sedangkan penggunaan diinstansi seperti kantor. OHP. poster. diaroma. rumah sakit. Poster biasanya dipasang ditempat ± tempat umum atau ditempat banyak orang berkumpuk seperti dipemberhentian bis. flash card. majalah. poster. flanel graph. Media atau alat peraga yang sering digunakan di masyarakat seperti leaflet. dapat digunakan sebagai bahan diskusi sehingga mencapai sasaran yang lebih luas. Poster Poster merupakan selembar kertas dalam bentuk gambar untuk mempengaruhi seseorang agar tertarik terhadap pesan yang disampaikan. Macam-macam media (alat peraga ) pendidikan kesehatan : Jenis alat peraga yang sederhana. puskesmas. sekolah. dekat pasar. persimpangan jalan.

kata-kata. Flipchart dapat dibawa kemana-mana. vcd. merupakan media bergerak dapat dilihat dan didengar melalui alat bantu 13 . singkat. Tulisan yang ingin disampaikan harus jelas. untuk mengungkapkan berbagai macam informasi yang akan disampaikan. dengan ukuran sama dengan poster. Sedangkan media elektronik seperti televisi. poster. film. biaya murah.Poster harus dapat menggugah emosi bagi masyarakat yang melihatnya. jangan menghalangi sasaran menghadap papan tulis. poster dapat dibuat dengan ukuran 50x70 cm atau 35x50 cm. lembar balik. tidak memerlukan listrik dan dapat dibawa kemana-mana. Leaflet. Flipchart Flipchart merupakan koleksi chart yang disusun dalam urutan tertentu. dan foto dalam tata warna yang menarik. Papan tulis diletakkan pada tempat yang mudah dilihatdan tidak terdapat pantulan sinar yang dapat mengganggu pandangan sasaran. Pemanfaatan papan tulis harus disesuaikan dengan tempat duduk sasaran. urutan penyajian dapat diatur dengan tepat. stiker merupakan media cetak. Sebelum memulai pendidikan kesehatan. bagian bawah papan tulis harus diletakkan sejajar dengan mata sasaran agar sasaran tidak menengadah atau terlalu menunduk. Penulisan dan jumlah flipchart tergantung pesan yang ingin disampaikan dan waktu penyampaian. sehingga mudah untuk merubah perilaku masyarakat. d. Papan tulis Papan Tulis biasanya digunakan oleh perawat komunitas saat melakukan pendidikan kesehatan pada setting sekolah. urutan penyajian dapat diatur dengan tempat sesuai kebutuhan. c. majalah. Papan tulis dapat digunakan berulang kali. sebaiknya chart ditutup dahulu. mudah dibaca sasaran. Media cetak tidak dapat menstimulir efek suara dan gerak. dengan fungsi utamanya memberikan informasi kesehatan melalui gambar.

menghemat waktu dan membiarkan pembaca belajar 14 . bahasa yang disampaikan kuran dapat dimengerti sasaran. Selain faktor media. perlu persiapan matang dan memerlukan keterampilan khusus untuk operasionalnya. kurangnya penguasaan materi yang akan disampaikan. tempatkan pada tempat yang mudah dilihat.elektronika. Tetapi penggunaan media elektronik memerlukan biaya tinggi. lingkungan tempat tinggal sasaran yang tidak mungkin terjadi perubahan perilaku. 1998). dengan mengikutsertakan semua panca indra. intelegensi. 1993). tentukan jangka waktu pemasangan supaya tidak membosankan seperti 1-2 minggu untuk sekolah dan 3 ming gu untuk ruangan umum. Buletin Buketin merupakan alat peraga yang berukuran 90x120 cm yang biasanya ditempelkan gambar. gunakan pada peristiwa tertentu saja seperti pada waktu libur. kepercayaan dan adat istiadat sehingga sulit untuk berubah. e. tulisan dari topik tertentu. ingatan. judul harus menarik. disamping pengaruh kondisi fisik dan psikologi sasaran seprti pengamatan. suara terlalu kecil. lebih menarik karena terdapat gambar dan suara. daya tangkap. motivasi (Notoadmojo. Prinsip pembuatan buletin. tingkat pendidikan. Faktor pemberi pesan kesehatan seperti petugas kesehatan juga mempengaruhi keberhasilan pendidikan kesehatan seperti kurangnya persiapan. penyampaian materi terlalu monoton sehingga membosankan. disamping pemilihan tempat dan penetapan waktu yang tidak sesuai dengan keinginan sasaran (Effendy. merangsang perhatian. perlu listrik dan sedikit rumit. Media elektronik lebih mudah memberi pemahaman ke masyarakat. jangkauan relatif lebih luas. Keuntungan buletin antara lain . faktor idividual subjek sasaran juga mempengaruhi keberhasilan pendidikan kesehatan seperti umur.

murah. yang digunakan pada kelompok kecil. keterangan gambar ditulis pada setiap gambar. foto yang terdiri dari 12 halaman. Keuntungan menggunakan flash card. Keuntungan chart adalah mudah dibuat.masalah dalam urutan tertentu. mudah dibawa kemanakemana. h. g. 15 . garis-garis. Buku cerita bergambar Buku cerita bergambar merupakan alat peraga berupa buku yang berisi gambar. sebagai review terhadap bahan yang pernah diajarkan. Chart Chart merupakan penyampaian pesan dengan menggunakan gambar atau diagram dengan ukuran 50 x 75 cm atau 75 x 100 cm. Diorama Diorama merupakan fisualisasi tiga dimensi yang disajikan seolah-olah seperti bentuk nyata. Flannel Graph Flannel graph merupakan alat peraga yang menggunakan papan keras dititup dengan flannel. mudah dibawa kemana-kemana. Flash Card Flash card merupakan alat peraga berupa kartu bergambar ukuran 25x30 cm untuk menyampaikan masalah tertentu. Figur orang dan lainnya disusun tata letak untuk menggambarkan situasi. Keuntungan penggunaan buku cerita bergambar adalah mudah dibuat. dapat digunakan sebagai bahan diskusi kelompok. tulisan diletakkan di belakang gambar. f. dapat disimpan. i. j. pesan yang ruwet dapat diperlihatkan dengan cara sederhana.