Makalah Tafsir

TAFSIR SURAT AL-IKHLAS
(Bersihkan Jiwa dengan Surat Kemurnian)

Disusun Oleh WILDA RAHMAWATI NIM. 290 919 432

JURUSAN TADRIS KIMIA FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AR-RANIRY SURIEN, 2010

Riwayat Turunnya Pada waktu itu sudah lebih dari 15 surat yang telah diwahyukan kepada Nabi. Tetapi. Surat ini juga masyhur dengan sebutan surat “ash-Shamad” diambil dari ayat 2 surat ini.BAB I PENDAHULUAN Inilah surat ke 112 dalam kitab suci Al-Qur’an menurut mushaf Usmani. Ash-Shaffat: 149-151) . Dan anak-anak Tuhan itu adalah para malaikat. ada 60 Surah yang diwahyukan kepada Nabi selama 5 tahun pertama kenabiannya. Maulana Muhammad Ali. Ash-Shaffat (37): 149-151 sebagai berikut: Tanyakanlah (ya Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah): "Apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak lakilaki. dan masih banyak lagi sebutan bagi surat ini. Surah Al-Ikhlas disebut juga sebagai surah at-Tauhid. (QS. sebagian ulama berpendapat bahwa surah ini merupakan surah ke -19 yang diwahyukan di tahun-tahun pertama kenabian. Meski ditempatkan di bagian akhir kitab. Al-Ikhlas merupakan surah ke-22 yang diturunkan kepada Nabi. Maka orang-orang musyrik Mekkah bertanya-tanya kepada Nabi Muhammad tentang sifat tuhan yang dipercayai Nabi. A. Tetapi belum ada surat yang menjelaskan hakikat Allah kepada masyarakat musyrik Mekkah. Menurut. karena saat ini berisi ajaran untuk memurnikan kepercayaan manusia kepada Tuhan. tetapi al-Ikhlas merupakan surah yang diwahyukan di Mekkah. bahkan surah ini diturunkan di awal kenabian. atau Apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikan(nya)? Ketahuilah bahwa Sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar berdusta. Kepercayaan mereka tentang Tuhan itu direkam dalam QS. Sedangkan masyarakat musyrik sendiri bangga dengan kepercayaan bahwa Tuhan itu memiliki banyak anak.

akhirnya ia tetap jadi imam. 2005). sehingga banyak cerita tentang keutamaan surat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. “Sungguh aku tak bisa meninggalkannya. (HR. 1 . membagi al-Qur’an menjadi tiga bagian”. termasuk di dalamnya meluruskan penyimpangan-penyimpangan konsep ketuhanan. Surat yang mengandung 3 ayat. silahkan imam yang lain. ia selalu membaca surat-surat lainnya. “Namun karena tidak ada orang yang paling baik bacaan al-Qur’annya selain dia. Namun. dan an-Nashr. orang Islam senantiasa mencari-cari keutamaan suatu surat. B. Para ahli menyebutkan. “Mengapa Anda selalu membacanya? Tidakkah anda bosan? “Sahabat itu menjawab. Bersihkan Iman dengan Surat Kemurnian. (Jakarta: PT. bahkan riwayat orang-orang durhaka pun dibicarakan sebagai bahan pelajaran hidup. al-Qashsash (masalah-masalah yang berkaitan dengan kisah-kisah kehidupan para Rasul ataupun orang-orang Saleh.Memerhatikan pernyataan ayat-ayat al-Qur’an tersebut. kandungan-kandungan surat al-Ikhlas memiliki bobot sepertiga al-Qur’an. Kedua. yang dimaksud “sesungguhnya Allah swt. Achmad Chodjim. Kalau kalian tidak suka aku menjadi imam karena sering membaca al-Ikhlash. Rasulullah saw bersabda. Keutamaan Surat Al-Ikhlas Secara tradisional. Surat al-Ikhlas bukanlah surat terpendek atau paling sedikit ayatnya.a berkata. pertama. Serambi Ilmu Semesta. Surat al-Ikhlas pun tidak luput dari yang demikian. Al-‘Aqaid (masalah-masalah yang berkaitan dengan setauhidan dan ketuhanan. Anas r. al-‘Ashr. Ada beberapa surat yang ayatnya lebih sedikit dari al-Ikhlas. jelas turunnya surat al-Ikhlas itu sebagai jawaban terhadap pertanyaan orang-orang musyrik Mekkah. Ketiga. seorang laki-laki Anshar menjadi imam di mesjid Quba. Setiap selesai membaca Fatihah. Lalu kawankawannya berkomentar. “siapa yang membaca Qulhuwallahu Ahad. An-Nasai).1 Diriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab r. Asa-Syar’i (masalahmasalah yang berkaitan dengan peribadatan dan hukum). hal. 33. seolah-olah ia membaca sepertiga al-Qur’an”. yaitu al-Kautsar. Ia hanya mengandung 4 ayat.a.

1635-1638.3 Aam Amiruddin. . (Bandung: Khazanah Inteltktual. Bukan bermakna satu kali baca al-Ikhlas sama dengan membaca seperti al-Qur’an sehingga diartikan dengan tiga kali membaca al-Ikhlas sama dengan menamatkan tiga puluh juz. tidak ada sekutu bagi-Nya dan Allah-lah yang dimaksudkan untuk menyelesaikan segala keperluan. 2002).2 Surat al-Ikhlas ini mengandung penitsbatan (penetapan) keesaan Allah. hal. makna hadits di atas adalah surat al-Ikhlas mewakili sepertiga pembicaraan al-Qur’an yaitu setauhidan. Jelas ini pemahaman yang kurang tepat. Jadi. tidak beranak dan tidak diperanakkan serta tidak ada yang sebandingNya. hal. Tafsir Penjelas al-Qur’anul Karim.Al-Ikhlas artinya kemurnian keesaan atau setauhidan Allah swt. 3 2 Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy. 2004). 48-50. Tafsir al-Qur’an Kontemporer. (Semarang: Pustaka Rizki Putra.

Dan itu adalah nama dari satu saja. 1985). atau keesaan. menyebutkan kata “Qul” yang berarti “katakanlah!” membuktikan bahwa 4 5 Hamka. Dan di balik itu ada derajat lagi yang pada saat itu tidak ada sesuatu pun yang dilihat di dunia kecuali Allah. Mengakui bahwa yang dipertuan itu Allah nama-Nya. “Katakanlah! (Hai utusan-Ku) “Dia adalah Allah. 2004). Tafsir al-Azhar. yang           Maha Esa. Katakanlah: "Dia-lah Allah. Syeikh Abdullah bin Muhammad Ad-Duwais. Berarti penyusun fikiran yang suci murni. Tidak ada yang menyamai-Nya. Koreksi Tafsir fi Zilalil Qur’an. hal. tulus ikhlas bahwa tidak mungkin Tuhan itu lebih dari satu. Jika gambaran seperti ini telah tertanam di hati seseorang. Karena mustahillah ia lebih dari satu. Kekuasaan yang terbagi. Juzu’ XXVIII. Ini adalah suatu derajat pada saat hati seseorang akan melihat tangan Allah di setiap sesuatu yang dilihatnya. (Jakarta: Darul Qolam. Dialah yang Maha Kuasa satu-satunya. Tuhan dan namaNya ialah Allah.5 Prof. tunggal. atau tunggal-Nya. Quraiish Shihab dalam tafsir al-Qur’an al-Karim.4 Karena itu. Pengakuan atas kesatuan. 421-422. yaitu gambaran bahwa tidak ada yang dia lihat di dunia ini kecuali hakikat Allah. Dia Maha Esa. puncak dari kepercayaan. Maha Esa (ayat 1). M. sebab tidak ada lagi hakikat selain hakikat Allah. (Jakarta: Pustaka Panjimas. Inilah aqidah yang tertanam di dalam hati dan sebagan penafsiran dari wujud itu sendiri. Tidak ada yang bisa berbuat untuk sesuatu dan pada sesuatu di alam ini. mutlak Esa. 301-302. artinya sama-sama kurang berkuasa. maka dia akan melihat hakikat itu di semua wujud yang dilahirkannya. tidak ada yang menyerupai-Nya. tidak bersekutu yang lain dengan Dia. kepercayaan itulah yang dinamai Tauhid. Tafsir Ayat Pertama Surat al-Ikhlas 1 . Inilah pokok pangkal aqidah. Karena kalau berbilang terbagilah kekuasaan-Nya. dan tidak ada pula teman hidup-Nya. hal.BAB II PEMBAHASAN A. Dr. tidak ada Tuhan selain Dia. .

tanpa harus ada perantara atau pemberi syafaat. berlindung kepada-Nya. 50. 7 Ustad Muhammad Abduh dalam karyanya tafsir al-Qur’an al-Karim menyatakan. Sesungguhnya kaum musyrikin yang memusuhi Islam percaya kepada eksistensi Allah SWT.cit.6 B. bahwa segala sesuatu ini adalah Dia yang menciptakan. Saat mereka ditegur “mengapa kalian menyembah berhala-berhala ini?” jawabnya.Nabi Muhammad saw. berkehendak kepada Allah. Namun. Op. sedang Dia tidaklah berlindung kepada sesuatu jua pun. Tafsir Ayat Kedua Surat al-Ikhlas 2 . hal. Beliau tidak mengubahnya walau hanya satu huruf. Kami tidak pernah. ini merupakan penolakan terhadap anggapan sebagian orang kafir yang menuduh bahwa alQur’an itu karangan Nabi saw bukan firman Allah SWT. hal. kata ash-Shamad mengisyaratkan pengertian bahwa kepada Allah-lah secara langsung bermuara setiap permohonan. . Allah adalah Tuhan yang bergantung       kepada-Nya segala sesuatu.cit. selalu menyampaikan segala sesuatu yang diterimanya dari ayat-ayat al-Qur’an yang disampaikan oleh malaikat Jibril. 6 7 Aam Amiruddin. beribadah kepada berhala ini. Secara tidak langsung. mereka tidak pernah langsung berdoa atau beribadah kepadanya. kami hanya menjadikannya perantara untuk menyampaikan permohonan kami kepada Allah”. Artinya. Mereka membuat perantara yaitu dalam bentuk berhala atau orang-orang shaleh yang telah meninggal. Penegasan Allaahussamad merupakan antitesis (perlawanan) terhadap keyakinan kaum musyrikin dan penganut agama-agama lainnya yang berkeyakinan bahwa Tuhan harus didekati melalui perantaraan orang-orang saleh. ada atas kehendak-Nya. 302. sebab itu Kata Abu Hurairah: Arti “Ash-Shamadu ialah segala sesuatu memerlukan dan maka segala sesuatu itu kepada-Nyalah bergantung. Op. Hamka.

yaitu kata lam (huruf berharkat fatihah disambung huruf mim yang berharkat sukun) dan kata lan (huruf lam terharkat fatihah disambung huruf nun yang berharkat sukun). berdoa dan beribadah secara langsung kepada-Nya. tidak berpemulaan dan akhirnya tidak berkesudahan. Kemudian si anakpun menyambung kuasa. Tafsir Ayat Ketiga Surat Al-Ikhlas 3 . hal. tidak pula diperankan. tanpa perantara. karena ini merupakan refleksi dari Allahussamad. Sebab Allah hidup terus. hal.dekatnya…" (QS.8 Mustahil dia beranak. Tegasnya tidaklah Dia berbapa. Dia tiada beranak dan tidak pula      diperanakkan. Ada dua kata dalam al-Qur’an yang sering digunakan menafsirkan atau meniadakan sesuatu. Az-Zumar 39: 3) Al-Qur’an mengarahkan agar kita selalu memohon.cit. mustahil memerlukan anak. Oleh sebab itu. Karena kalau Dia berbapak. 52-56. 302. Kata lam pada ayat ini digunakan untuk menggambarkan bahwa saat itu telah beredar keyakinan bahwa Tuhan itu bisa beranak. Yang memerlukan anak hanyalah makhluk bernyawa yang menghendaki keturunan yang akan melanjutkan hidupnya. Dan Dia. Seolah ayat ini mengatakan “keyakinan anda keliru.“… dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan Kami kepada Allah dengan sedekat. Allah itu. Singkatnya kata lam yang digunakan pada ayat lam yalid walam yulad merupakan koreksi terhadap keyakinan yang beredar saat itu.cit. Hamka. Op. Op. teranglah bahwa si anak kemudian lahir ke dunia dari ayahnya.9     8 9 Aam Amiruddin. dan kemudian ayah itupun mati. sesungguhnya Allah tidak beranak dan tidak diperankan”. . maka Allah swt. C. tidak akan pernah mati-mati.

Dan tidak ada seorangpun yang  setara dengan Dia. 12 Aam Amiruddin. Wallahu’alam. bukan hanya dari segi beranak dan diperanakkannya. Tafsir Ayat Keempat Surat al-Ikhlas 4 . 303.11 Artinya. tiada berbagi.cit. Op. Hamka. tiada separuh seorang.cithal. tiada gandingan."          Yang Tuhan itu adalah mutlak kuasa-Nya. 56. tiada bandingan dan tiada tandingan.10 D. Op. . Op.Surat al-Ikhlas ini ditutup dengan ayat yang menafikan (meniadakan) segala hal yang sama dengan Allah swt. hal. tapi Allah itu berbeda engna makhluk dari segala dimensinya.cit. hal.12 10 11 Aam Amiruddin. 56.

3.BAB III PENUTUP A. 4. Ketiga al-Qashash (masalah-masalah yang berkaitan dengan kisahkisah kehidupan para Rasul ataupun orang-orang shaleh) Surat al-Ikhlas mengandung pengitsbatan (penetapan) keesaan Allah. Al-Ikhlas artinya memurnikan keesan Allah swt. . termasuk golongan surat Makkiyah diturunkan sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. 2. Surat ini terdiri atas empat ayat. Kesimpulan 1. peribadatan). tidak beranak dan tidak diperanakkan serta tidak ada yang sebanding dengan-Nya. salah satunya yaitu kandungan surat al-Ikhlas memiliki bobot sepertiga al-Qur’an. Para ahli menyebutkan Allah SWT membagi al-Qur’an menjadi tiga bagian: • • • 5. Banyak keutamaan yang terdapat dalam surat al-Ikhlas. tidak ada sekutu bagin-Nya dan Allah-lah yang dimaksud untuk menyelesaikan segala keperluan. Turunnya surat al-Ikhlas merupakan jawaban terhadap pertanyaan orangorang Musyrik Mekkah tentang sifat Tuhan yang dipercayai Nabi. Pertama Aqaid (masalah-masalah yang berkaitan dengan setauhidan Kedua Asy-Syara’i (masalah-masalah yang berkaitan dengan dan ketuhanan).

Jakarta: PT. 2004. Jakarta: Darul Qolam. Bersihkan Iman dengan Surat Kemurnian. Jakarta: Pustaka Panjimas. Bandung: Khazanah Intelektual. Koreksi Tafsir fi Zilalil Qur’an. Syaikh Abdullah bin Muhammad. Amiruddin. . Semarang: Pustaka Rizki Putra. Tafsir Penjelas al-Qur’anul Karim. Aam. Achmad. 2002. Hamka. Al-Ikhlash. 2005. Muhammad Hasbi. Chodim. Serambi Ilmu Semesta.3 Tafsir al-Qur’an Kontemporer. Tafsir Al-Azhar Juzu’ XXVIII. 1985. Ash-Shiddiiqy. 2003.DAFTAR PUSTAKA Ad-Duwais.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful